Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 582
Page 1
2025
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report
PT AirAsia Indonesia Tbk
CONNECTING DREAMS
EXPANDING HORIZONS
Page 2
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 PT AirAsia Indonesia
Tbk menyajikan gambaran menyeluruh mengenai kinerja keuangan,
capaian operasional, serta arah strategi dan target usaha Perseroan,
yang disusun dengan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-
undangan yang berlaku. Informasi dan pernyataan dalam laporan ini,
termasuk proyeksi dan pandangan ke depan, didasarkan pada asumsi
atas kondisi terkini, estimasi perkembangan di masa mendatang, serta
dinamika lingkungan bisnis tempat Perseroan beroperasi.
Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab
Data yang disampaikan merupakan data konsolidasian Perseroan
bersama entitas anak dengan kepemilikan langsung, yaitu PT Indonesia
AirAsia, kecuali untuk bagian Laporan Keuangan Konsolidasian yang
disajikan secara tersendiri sesuai standar yang berlaku. Realisasi kinerja
aktual dapat berbeda dari proyeksi yang disampaikan, antara lain
sebagai akibat perubahan kondisi ekonomi dan politik, baik domestik
maupun regional, fluktuasi nilai tukar, dinamika harga serta permintaan
dan penawaran komoditas, tingkat persaingan usaha, perubahan regulasi
dan standar akuntansi, maupun penyesuaian kebijakan dan asumsi yang
digunakan dalam penyusunan informasi berwawasan ke depan.
Istilah “Rupiah” atau “Rp” merujuk pada mata uang resmi Republik
Indonesia, sedangkan “Dolar AS” atau “USD” merujuk pada mata uang
resmi Amerika Serikat. Seluruh informasi keuangan dalam laporan ini
disajikan dalam Rupiah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
yang berlaku di Indonesia.
Penyebutan “Perseroan” dalam laporan ini mengacu pada PT AirAsia
Indonesia Tbk sedangkan “IAA” mengacu pada PT Indonesia AirAsia
secara keseluruhan. Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan
Tahun 2025 diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris
dengan format dan ukuran huruf yang dirancang agar mudah dibaca
serta dicetak dengan kualitas yang baik. Apabila terdapat perbedaan
penafsiran antara versi Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia, maka yang
berlaku adalah versi Bahasa Indonesia. Laporan ini tersedia dan dapat
diunduh melalui situs resmi Perseroan di https://ir.aaid.co.id.
The 2025 Annual Report and Sustainability Report of PT AirAsia Indonesia
Tbk provides a comprehensive overview of the Company’s financial
performance, operational achievements, strategic direction, and business
targets, which are prepared in accordance with applicable laws and
regulations. The information and statements in this report, including
projections and forward-looking statements, are based on assumptions of
current conditions, estimates of future developments, and the dynamics
of the business environment in which the Company operates.
The data presented is a consolidation of the Company and its directly
owned subsidiaries, PT Indonesia AirAsia, except for the Consolidated
Disclaimer and Limitation of Liability
Financial Statements section, which is presented separately in
accordance with applicable standards. Actual performance may differ
from the projections presented due to changes in economic and political
conditions, both domestic and regional, exchange rate fluctuations, price
dynamics and commodity supply and demand, the level of business
competition, changes in regulations and accounting standards, as well as
adjustments to the policies and assumptions used in preparing forward-
looking information.
The term “Rupiah” or ‘Rp’ refers to the official currency of the Republic of
Indonesia, while “US Dollar” or “USD” refers to the official currency of the
United States. All financial information in this report is presented in Rupiah
in accordance with the applicable Financial Accounting Standards in
Indonesia.
The term “the Company” in this report refers to PT AirAsia Indonesia Tbk,
while “IAA” refers to PT Indonesia AirAsia as a whole. The 2025 Annual
Report and Sustainability Report are published in Bahasa Indonesia and
English with a format and font size that are designed to be easy to read
and printed with good quality. In the event of any discrepancy between
the English and Indonesian versions, please refer to the Indonesian version.
This report is available and can be downloaded from the Company’s
official website at https://ir.aaid.co.id.
ii
Page 3
1
Annual Report
& Sustainability
and Sustainability
Report 2025
Report AirAsia
• PT 2025 Indonesia
• PT AirAsia Indonesia
Tbk Tbk
Page 4
Penjelasan Tema
Theme Explanation
20
25
CONNECTING DREAMS
EXPANDING HORIZONS
Tema Laporan Tahunan Tahun Buku 2025 Perseroan, The theme of the Company’s 2025 Annual Report,
“Connecting Dreams, Expanding Horizons”, “Connecting Dreams, Expanding Horizons,” represents
merepresentasikan arah strategis Perseroan dalam the Company’s strategic direction in strengthening
memperkuat peran sebagai penyedia layanan its role as an air transportation service provider that
transportasi udara yang menghubungkan berbagai connects various economic and social potentials,
potensi ekonomi dan sosial, sekaligus memperluas whilst expanding its scope of business sustainably.
cakupan bisnis secara berkelanjutan.
“Connecting Dreams” mencerminkan komitmen “Connecting Dreams” reflects the Company’s
Perseroan dalam menyediakan akses konektivitas commitment to providing reliable, affordable, and
yang andal, terjangkau, dan bernilai tambah bagi value-added connectivity access to the community.
masyarakat. Melalui pengelolaan jaringan rute Through measured route network management,
yang terukur, peningkatan kualitas layanan, serta service quality improvement, and operational
optimalisasi kapabilitas operasional, Perseroan capability optimization, the Company strives to
berupaya mendukung mobilitas individu dan dunia support individual and business mobility as part of
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
usaha sebagai bagian dari kontribusi terhadap its contribution to national economic growth.
pertumbuhan ekonomi nasional.
Sementara itu, “Expanding Horizons” menegaskan Meanwhile, “Expanding Horizons” emphasizes
fokus Perseroan pada penguatan fundamental the Company’s focus on strengthening business
bisnis melalui ekspansi yang selektif dan berbasis fundamentals through selective and prudent
prinsip kehati-hatian. Perluasan cakupan usaha expansion. Business expansion is carried out
dilakukan secara terencana, dengan tetap systematically, while maintaining financial discipline,
menjaga disiplin keuangan, meningkatkan efisiensi improving operational efficiency, strengthening
operasional, memperkuat tata kelola perusahaan, corporate governance, and integrating sustainability
serta mengintegrasikan aspek keberlanjutan dalam aspects into the strategic decision-making process.
proses pengambilan keputusan strategis.
Melalui tema ini, Perseroan menegaskan Through this theme, the Company emphasizes
komitmennya untuk menciptakan nilai jangka its commitment to creating long-term value for
panjang bagi pemegang saham dan pemangku shareholders and stakeholders, as well as ensuring
kepentingan, serta memastikan pertumbuhan robust business growth amid the competitive and
usaha yang tangguh di tengah dinamika ever-evolving dynamics of the aviation industry.
industri penerbangan yang kompetitif dan terus
berkembang.
2
Page 5
Kesinambungan Tema
Theme Continuity
20 20
24 23
Opening New Horizons New Hub to Sustain Growth
with Endless Explorations
Tahun 2024 merupakan tahun perbaikan bagi pertumbuhan Tahun 2023 merupakan fase pemulihan bagi industri
industri aviasi seiring dengan adanya pemulihan pada penerbangan global dan nasional. Peningkatan mobilitas
sektor pariwisata serta tumbuhnya mobilitas masyarakat. masyarakat lintas negara maupun domestik memberikan
Melihat kondisi ini, Perseroan memanfaatkan momentum sentimen positif terhadap meningkatnya permintaan jasa
ini untuk memperluas layanan dengan menghadirkan rute penerbangan komersial. Sebagai grup maskapai berbiaya
penerbangan baru, baik nasional dan internasional, melalui hemat terbaik di dunia, Perseroan mengoptimalkan
IAA selaku entitas anak. peluang usaha tersebut dengan menambah pesawat yang
beroperasi dari 16 unit menjadi 24 unit.
Langkah strategis ini terbukti mampu membawa Perseroan
mencatatkan kinerja keuangan dan operasional yang Perseroan juga membuka rute-rute penerbangan baru, baik
positif sekaligus memperluas konektivitas global. di pasar domestik maupun regional. Selain itu, Perseroan
Perluasan jangkauan ini juga membuka peluang berkolaborasi dengan mitra strategis untuk turut serta
pertumbuhan ekonomi nasional yang dapat meningkatkan berkontribusi dalam meningkatkan pariwisata Indonesia.
kunjungan wisatawan mancanegara. Dengan demikian, Seiring dengan penambahan rute penerbangan, Perseroan
Perseroan dapat membuka peluang pertumbuhan baru memperkuat hub utamanya di Jakarta dan Denpasar.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dan menciptakan nilai tambah bagi para pemangku
kepentingan. Tren pemulihan industri penerbangan diprediksi akan terus
berlanjut pada 2024. Perseroan akan terus membuka jalur
2024 marked a recovery period for the aviation industry, penerbangan baru sebagai bagian dari upaya mencapai
driven by the rebound in the tourism sector and increased pertumbuhan berkelanjutan.
public mobility. Capitalizing on this momentum, the
Company expanded its services by introducing new The year 2023 marks a recovery phase for the global and
domestic and international flight routes through its national aviation industry. An increase in cross-country and
subsidiary, IAA. domestic mobility has provided positive sentiment towards
the rising demand for commercial aviation services. As
This strategic initiative successfully delivered positive the world’s leading low-cost airline group, the Company is
financial and operational performance while enhancing capitalizing on this opportunity by increasing its operational
global connectivity. The expanded reach also created fleet from 16 to 24 aircrafts.
opportunities for national economic growth by increasing
international tourist arrivals. Therefore, the Company was The Company has also opened new flight routes in both
able to open new growth opportunities and create added domestic and regional markets. Additionally, the Company
value for stakeholders. collaborates with strategic partners to contribute to the
enhancement of Indonesian tourism. Along with the addition
of new flight routes, the Company has strengthened its
main hubs in Jakarta and Denpasar.
The recovery trend in the aviation industry is predicted to
continue in 2024. As part of its efforts to achieve sustainable
growth, the Company will keep opening new flight routes.
3
Page 6
20
22
Pencapaian Kunci 2025
Resilient & Agile
Tahun 2022 merupakan momentum pemulihan yang
telah dimanfaatkan oleh IAA untuk membalikkan
keadaan. Dampak pandemi COVID-19 signifikan terhadap
perekonomian dunia terutama pada sektor pariwisata.
Dengan pulihnya kondisi pandemi global maupun nasional,
Perseroan bergerak lincah untuk menemukan peluang.
Pada tahun buku ini, Perseroan kembali mencatatkan
pertumbuhan yang positif dengan kembali membuka
sejumlah penerbangan lokal maupun internasional. Dengan
kinerja keuangan dan operasional yang solid, Perseroan
dapat mengatasi dan melalui tantangan sehingga dapat
kembali ke kondisi semula setelah mengalami kesulitan.
The year 2022 was a recovery momentum for IAA to turn
things around. The COVID-19 pandemic has brought
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
significant impact on the world economy, especially in
the tourism sector. As the global and national conditions
recover from the pandemic, the Company is moving swiftly
to discover more opportunities. In this financial year, the
2025 Key Achievement
Company again recorded positive growth by re-opening
a number of local and international flights. Through solid
financial and operational performance, the Company was
able to face and overcome challenges to then return to its
original positive conditions after facing difficult times.
4
Page 7
Kinerja Keuangan
Financial Performance
Rp
7,87
Pendapatan
triliun Usaha
trillion Operating Revenue
Rp
5,05 triliun
trillion
Total Aset
Total Assets
Kinerja Operasional
Operational Performance
22 pesawat
fleets
Pesawat yang
Beroperasi
Operating Fleet
10.687 juta
million
ASK
ASK
8.641 juta
million
RPK
RPK
AirAsia Indonesia Tbk
5,9
Tbk
Jumlah
juta orang
Indonesia
Penumpang
million people Total Passengers
• PT 2025 • PT
AirAsia
7,1
Report
juta kursi Kapasitas
Report 2025
and Sustainability
Capacity
million seats
& Sustainability
83% Tingkat
Annual Report
Keterisian
Load Factor
5
Page 8
01
Profil Dewan Komisaris 60
Board of Commissioners Profile
Profil Direksi 67
Board of Directors Profile
Perubahan Komposisi Dewan 71
Ikhtisar Utama Komisaris dan Direksi di Tahun Buku
Performance Highlights 2025
Changes to the Composition of the
Board of Commissioners and Board
Ikhtisar Keuangan 10
of Directors in 2025 Financial Year
Financial Highlights
Perubahan Komposisi Dewan 73
Ikhtisar Operasional 13
Komisaris dan Direksi Setelah Tahun
Operational Highlights
Buku 2025
Ikhtisar Saham 13 Changes to the Composition of the
Share Highlights Board of Commissioners and Board
of Directors After the 2025 Financial
Peristiwa Penting 16 Year
Sanggahan dan Batasan Tanggung ii Event Highlights
Jawab Aspek Ketenagakerjaan [2-7] 74
Disclaimer and Limitation of Liability Employment Aspects [2-7]
02
Penjelasan Tema 2 Demografi Karyawan [405-1] 75
Theme Explanation Employee Demographics [405-1]
Kesinambungan Tema 3 Komposisi Pemegang Saham 96
Theme Continuity Shareholders Composition
Pencapaian Kunci 2025 Daftar Entitas Anak dan Asosiasi 98
2025 Key Achievement
5
Laporan List of Subsidiaries and Associated
Entities
Daftar Isi 6 Manajemen
Table of Contents Management Report Pemegang Saham Pengendali 99
Controlling Shareholders
Laporan Dewan Komisaris 24 Profil PT Indonesia AirAsia 100
Board of Commissioners Report PT Indonesia AirAsia Profile
Laporan Direksi 32 Kronologi Pencatatan Saham 107
Board of Directors Report Share Listing Chronology
Surat Pernyataan Dewan Komisaris 46 Informasi Akuntan Publik dan Kantor 108
dan Direksi tentang Tanggung Akuntan Publik
Jawab atas Laporan Tahunan dan Information on Public Accountant
Laporan Keberlanjutan PT AirAsia and Public Accounting Firm
Indonesia Tbk Tahun 2025
Statement of the Board of Lembaga dan Profesi Penunjang 108
Commissioners and Board of Pasar Modal
Directors on the Responsibility Capital Market Supporting
for the 2025 Annual Report and Institutions and Professions
Sustainability Report of PT AirAsia Penghargaan dan Sertifikasi 109
Indonesia Tbk Awards and Certifications
Wilayah Operasional 110
03
Operational Area
Website Perseroan 114
Company Website
04
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Profil
Perusahaan
Company Profile
Identitas Perseroan
Corporate Identity
50 Analisis &
Skala Usaha 51
Pembahasan
Scale of Business Manajemen
Riwayat Singkat Perseroan 52 Management Discussion &
Brief History of the Company Analysis
Daftar Isi
Keterangan Perubahan Nama 53
Tinjauan Makro dan Industri 118
Information on Name Changes
Table of Contents
Macro and Industrial Overview
Jejak Langkah 54
Prospek Usaha 122
Milestones
Business Prospect
Visi, Misi, dan Budaya Perseroan 56
Aspek Pemasaran 125
Vision, Mission, and Corporate
Marketing Aspect
Culture
Kinerja Operasional 127
Bidang Usaha 58
Operational Performance
Line of Business
Tinjauan Keuangan 135
Struktur Organisasi 59
Financial Overview
Organizational Structure
Kemampuan Membayar Utang dan 142
Daftar Keanggotaan Asosiasi 59
Tingkat Kolektibilitas Piutang
Membership in Association
6
Page 9
06
Struktur Modal dan Kebijakan 144 Penilaian Kinerja Dewan 208
Manajemen atas Struktur Modal Komisaris dan Direksi serta Organ
Capital Structure and Management Pendukungnya [G-04]
Policy on Capital Structure Performance Assessment of the
Board of Commissioners and the
Ikatan Material untuk Investasi 145
Board of Directors, as well as their
Barang Modal
Material Commitment for Capital
Supporting Organs [G-04] Laporan
Goods Investment Independensi dan Transparansi
Dewan Komisaris dan Direksi
211 Keberlanjutan
Realisasi Investasi Barang Modal 145
Independency and Transparency of
Corporate Governance
Realization of Capital Goods
the Board of Commissioners and
Investment Tentang Laporan Keberlanjutan 302
Board of Directors
About Sustainability Report
Perbandingan Target dan Realisasi 146
Nominasi dan Remunerasi Dewan 218
Tahun 2025 [F.2] Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan 306
Komisaris dan Direksi
Comparison of 2025 Target and Sustainability Performance
Nomination and Remuneration of
Realization [F.2] Highlights
the Board of Commissioners and
Proyeksi Tahun 2026 147 Board of Directors CEO Voice: Flying Forward 309
2026 Projection Responsibly [D.1]
Komite Audit 221
Informasi dan Fakta Material yang 148 Audit Committee Strategi Keberlanjutan [A.1] 318
Terjadi Setelah Tanggal Pelaporan Sustainability Strategy [A.1]
Komite Nominasi dan Remunerasi 231
Keuangan
Nomination and Remuneration Topik Material dan Batasan Laporan 324
Material Information and Facts
Committee Material Topics and Boundaries
Subsequent to the Accountant’s
Reporting Date Sekretaris Perusahaan 240 Tata Kelola Keberlanjutan 331
Corporate Secretary Sustainability Governance
Kebijakan dan Pembagian Dividen 149
Dividend Policy and Distribution Audit Internal 251 Kinerja Ekonomi 352
Internal Audit Economic Performance
Realisasi Penggunaan Dana Hasil 150
Penawaran Umum Sistem Pengendalian Internal 255 Kinerja Lingkungan Hidup 368
Realization of Public Offering Internal Control System Environmental Performance
Proceeds
Manajemen Risiko [E.3] [3-3] 263 AirAsia Net Zero by 2050 369
Informasi Material mengenai 150 Risk Management [E.3] [3-3]
Investasi, Ekspansi, Divestasi, Kinerja Sosial 396
Perkara Penting 272 Social Performance
Penggabungan/Peleburan Usaha,
Important Cases
Akuisisi, dan Restrukturisasi Utang/ Lembar Umpan Balik [G.2] * 450
Modal Kode Etik [G-07] 274 Feedback Form [G.2]
Material Information regarding Code of Ethics [G-07]
Investment, Expansion, Divestment, Referensi Peraturan OJK 452
Merger/Consolidation, Acquisition, Tata Kelola Teknologi Informasi 278 No. 51/POJK.03/2017 & Surat Edaran
and Debt/Capital Restructuring Information Technology Governance OJK No. 16/SEOJK.04/2021 [G.4]
Akuntan Publik 282 Reference to OJK Regulation
Transaksi Material yang 151 No. 51/POJK.03/2017 & OJK Circular
Mengandung Benturan Kepentingan Public Accountant
Letter No. 16/SEOJK.04/2021 [G.4]
dan/atau Transaksi dengan Kebijakan Pemberian Kompensasi 284
Pihak Afiliasi/Berelasi Material Jangka Panjang Berbasis Kinerja Daftar Indikator GRI 455
Transactions Involving Conflict of kepada Manajemen dan/atau GRI Indicator List
Interests and/or Transactions with Karyawan GRI Content Index 456
Affiliated/Related Parties Performance-Based Long-
Perubahan Peraturan yang 154 Term Compensation Policy for
Berpengaruh Signifikan terhadap Management and/or Employees
Perseroan
Regulatory Changes that
Pembelian/Penjualan Saham Dewan 284
Komisaris dan Direksi
Laporan
Significantly Impacting the
Company
Purchase/Sale of Shares of the Keuangan
Board of Commissioners and the Financial Report
Perubahan Kebijakan Akuntansi 157 Board
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Changes in Accounting Policy of Directors
Kebijakan Transaksi Orang Dalam 285
Insider Transaction Policy
05
Akses Informasi dan Data Perseroan 286
Access to Company Information
and Data
Kebijakan Anti Penyuapan dan Anti 287
Korupsi (GRI 205-1, 205-2, 205-3) [G-07]
Governansi Anti-Bribery and Anti-Corruption
Policy (GRI 205-1, 205-2, 205-3) [G-07]
Korporat Pelatihan dan Inisiatif Anti- 288
Corporate Governance Penyuapan dan Anti-Korupsi [GRI 205-2]
Anti-Bribery and Anti-Corruption
Implementasi Governansi Korporat 160 Training and Initiatives [GRI 205-2]
di Perseroan
Implementation of Corporate Sistem Pelaporan Pelanggaran 291
Governance in the Company Whistleblowing System
Rapat Umum Pemegang Saham 172 Penerapan Pedoman Governansi 295
General Meeting of Shareholders Korporat di Perseroan
Implementation of Corporate
Dewan Komisaris 188 Governance Guidelines at the
Board of Commissioners Company
Direksi 200
Board Of Directors
7
Page 10
8
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
01
Ikhtisar
Highlights
Performance
Kinerja
Page 11
Pada tahun 2025, total aset
Perseroan tercatat sebesar Rp5,05
triliun, yang terdiri atas aset lancar
senilai Rp493 miliar dan aset tidak
lancar sebesar Rp4,56 triliun.
In 2025, the Company’s total assets
were recorded at Rp5.05 trillion,
comprising Rp493 billion in current
assets and Rp4.56 trillion in non-
current assets.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
9
Page 12
Ikhtisar
Keuangan
Financial Highlights
Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated
Laporan Laba (Rugi) dan Penghasilan Komprehensif Lainnya
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021
Description
Pendapatan Usaha
7.874.332 7.943.931 6.625.321 3.780.526 626.002
Consolidated Statement of Profit (Loss) and Other Comprehensive Income
Operating Revenue
Beban Usaha
(8.518.923) (8.734.325) (7.431.081) (5.096.189) (2.302.350)
Operating Expenses
Laba (Rugi) Usaha
(644.591) (790.393) (805.761) (1.315.663) (1.676.349)
Operating Profit (Loss)
Rugi Sebelum Manfaat
(Beban) Pajak Penghasilan
(1.291.447) (1.523.195) (1.064.063) (1.643.424) (1.926.206)
Loss Before Income Tax
Benefit (Expenses)
Laba (Rugi) Tahun Berjalan
(1.294.866) (1.526.511) (1.080.716) (1.646.937) (2.345.394)
Profit (Loss) for the Year
Penghasilan/(Beban)
Komprehensif Tahun
Berjalan (1.297.861) (1.532.660) (1.086.809) (1.621.666) (2.298.501)
Comprehensive Income
(Expenses) for the Year
Laba (Rugi) Tahun Berjalan yang Dapat Diatribusikan kepada:
Profit (Loss) for the Year Attributable to:
Pemilik Entitas Induk
Equityholders or the Parent (1.527.475) (1.081.327) (1.649.895) (2.343.088)
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
(1.296.405)
Entity
Kepentingan Non
Pengendali 1.538 964 612 2.958 (2.306)
Non-Controlling Interests
Total Laba (Rugi) Komprehensif Tahun Berjalan yang Dapat Diatribusikan kepada:
Total Comprehensive Income (Loss) for the Year Attributable to:
Pemilik Entitas Induk
Equityholders or the Parent (1.299.117) (1.533.781) (1.087.578) (1.624.526) (2.295.938)
Entity
Konsolidasian
Kepentingan Non
Pengendali 1.256 1.121 769 2.860 (2.518)
Non-Controlling Interests
Rugi per Saham Dasar (Rp)
(121,32) (142,95) (101,20) (154,41) (219,29)
Basic Loss per Share (Rp)
10
Page 13
IKHTISAR KINERJA
PERFORMANCE HIGHLIGHTS
Consolidated Statement of Financial Position
Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021
Description
Total Aset
5.054.193 5.716.561 6.116.294 5.356.963 5.136.949
Total Assets
Laporan Posisi Keuangan
Total Liabilitas
15.786.830 15.151.336 14.018.410 12.172.270 10.330.590
Total Liabilities
Total Ekuitas (Defisiensi
Modal)
(10.732.637) (9.434.776) (7.902.116) (6.815.307) (5.193.641)
Total Equity (Capital
Deficiency)
Total Liabilitas dan
Konsolidasian
Defisiensi Modal – Neto
5.054.193 5.716.561 6.116.295 5.356.963 5.136.949
Total Liabilities and Capital
Deficiency – Net
Ekuitas (Defisiensi Modal)
yang Dapat Diatribusikan
kepada Pemilik Entitas
Induk
(10.740.759) (9.441.642) (7.908.019) (6.820.441) (5.195.915)
Equity (Capital Deficiency)
Attributable to
Equityholders of the Parent
Entity
Dalam %, kecuali dinyatakan lain | In %, unless otherwise stated
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021
Description
Laba Bersih terhadap Aset
(25,62) (26,70) (17,67) (30,74) (45,66)
Return on Assets
Laba Bersih terhadap
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Ekuitas 12,06 16,18 13,68 24,17 45,16
Return on Equity
Rasio Lancar (x)
0,04 0,05 0,04 0,04 0,03
Current Ratio (x)
Rasio Total Liabilitas
terhadap Total Aset (x) 3,1 2,7 2,3 2,3 2,0
Debt to Assets Ratio (x)
Financial Ratio
Keuangan
Rasio Total Liabilitas
terhadap Total Ekuitas (x) (1,5) (1,6) (1,8) (1,8) (2,0)
Debt to Equity Ratio (x)
Margin Laba Usaha
Rasio
(8,19) (9,95) (12,16) (34,80) (267,80)
Gross Profit Margin
Margin Laba Bersih
(16,44) (19,22) (16,31) (43,60) (374,70)
Net Profit Margin
11
Page 14
2025 7.874.332 2025 8.518.923
2024 7.943.931 2024 8.734.325
Pendapatan Usaha
2023 6.625.321 2023 7.431.082
Operating Revenues
Operating Expenses
Beban Usaha
2022 3.780.526 2022 5.096.189
2021 626.002 2021 2.302.350
dalam Jutaan Rp | in Million Rp dalam Jutaan Rp | in Million Rp
2025 (644.591) 2025 5.054.193
(790.393) 5.716.560
Laba (Rugi) Operasional
2024 2024
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
2023 (805.761) 2023 6.116.294
Operating Profit (Loss)
2022 (1.315.663) 2022 5.356.963
Total Aset
Total Assets
2021 (1.676.349) 2021 5.136.949
dalam Jutaan Rp | in Million Rp dalam Jutaan Rp | in Million Rp
12
Page 15
Ikhtisar
IKHTISAR KINERJA
PERFORMANCE HIGHLIGHTS
Operasional
Operational Highlights
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021
Description
Jumlah Penumpang (orang)
5.906.580 6.609.656 6.182.295 3.249.677 801.673
Total Passengers (persons)
Kapasitas (kursi)
7.147.260 7.588.260 7.273.620 4.119.300 1.275.480
Capacity (seat)
Armada Pesawat (unit)
22 24 24 16 26
Fleets (unit)
ASK (juta)
10.687 11.142 10.338 5.140 1.638
ASK (million)
RPK (juta)
8.641 9.636 8.783 4.124 914
RPK (million)
Tingkat Keterisian (%)
83% 87% 85% 79% 64%
Load Factor (%)
Ikhtisar Saham
Share Highlights
Harga Saham Volume
Jumlah
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Share Price Transaksi Kapitalisasi
Lembar
Periode (Lembar) Nilai (Rp) Pasar
Period Saham Value (Rp) Market
Pembukaan Tertinggi Terendah Penutupan Perubahaan Transaction
Number of
Volume Capitalization
Opening Highest Lowest Closing Changes Shares
(Shares)
2025
Q1 86 98 79 86 0 10.685.124.441 7.715.000 669.129.700 918.920.701.926
Q2 84 84 70 80 -4 10.685.124.441 3.765.000 296.356.100 854.809.955.280
Q3 80 101 70 97 +17 10.685.124.441 11.572.300 994.421.300 1.036.457.070.777
Q4 99 128 84 89 -10 10.685.124.441 15.840.600 1.555.850.300 950.976.075.249
2024
Q1 126 134 90 90 -36 10.685.124.441 30.061.700 3.558.155.100 961.661.199.690
Q2 81 81 53 53 -28 10.685.124.441 11.353.400 734.031.600 566.311.595.373
Q3 53 120 52 93 40 10.685.124.441 11.909.100 1.073.085.800 993.716.573.013
Q4 94 95 65 86 -8 10.685.124.441 6.384.400 532.696.700 918.920.701.926
13
Page 16
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
14
2025
2024
0
20
40
60
80
100
120
0
20
40
60
80
100
120
Januari Januari
82
2.765.800 11.244.900
114
January January
Februari Februari
10.993.200
90
117
February 2.360.000 February
Maret Maret
7.823.600
86
2.589.200
90
March March
April April
7.426.100
82
66
April 1.688.700 April
Mei Mei
1.566.500
79
59
May 986.800 May
Closing
Penutupan
Juni 1.089.500 Juni
2.360.800
53
80
June June
Share Price Movement of PT AirAsia Indonesia Tbk in 2024-2025
Juli Juli
72
3.283.800 2.511.100
69
July July
Volume
Agustus Agustus
4.697.500 1.804.200
73
95
August August
September September
3.591.000
97
7.593.800
93
September September
Oktober 6.804.700 Oktober 1.707.800
93
96
October October
Pergerakan Harga Saham PT AirAsia Indonesia Tbk Tahun 2024-2025
November November
5.198.700
75
2.269.300
88
November November
Desember Desember
3.837.200 2.407.300
89
86
December December
0
0
2000000
2000000
6000000
6000000
4000000
4000000
8000000
8000000
12000000
12000000
10000000
10000000
Page 17
IKHTISAR KINERJA
PERFORMANCE HIGHLIGHTS
Aksi Korporasi Corporate Action
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak melakukan Throughout 2025, the Company did not undertake
aksi korporasi yang menyebabkan terjadinya any corporate actions that cause changes to its
perubahan saham, seperti pemecahan saham shares, such as stock splits, reverse stock splits,
(stock split), penggabungan saham (reverse stock bonus shares, changes in nominal value of shares,
split), saham bonus, perubahan nilai normal saham, issuance of convertible securities, or capital
penerbitan efek konversi, serta penambahan dan increases and reductions.
pengurangan modal.
Penghentian Sementara Perdagangan Temporary Suspension of Share Trading
Saham dan/atau Penghapusan and/or Delisting of Shares
Pencatatan Saham
Selama tahun 2025, Perseroan tidak menerima During 2025, the Company did not receive any
sanksi apa pun yang berpotensi memengaruhi sanctions that could potentially affect its stock
kegiatan perdagangan saham di Bursa Efek tempat trading activities on the Stock Exchange where its
saham Perseroan tercatat dan diperdagangkan, shares are listed and traded, including temporary
termasuk penghentian sementara perdagangan suspension of stock trading or delisting.
saham (suspension) maupun pembatalan
pencatatan saham (delisting).
Ikhtisar Obligasi, Sukuk, atau Obligasi Highlights of Bonds, Sukuk, or
Konversi Convertible Bonds
Pada tahun 2025, Perseroan tidak menerbitkan In 2025, the Company did not issue bonds, sukuk,
obligasi, sukuk, dan/atau obligasi konversi. and/or convertible bonds.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
15
Page 18
Peristiwa Penting
Event Highlights
13 Februari 2025
February 2025
22 Maret 2025
March 2025
Grup AirAsia Raih Award di World’s Best Airlines 2025 Penerbangan Perdana Bali-Darwin
Grup AirAsia kembali menegaskan posisinya sebagai IAA semakin memperkuat konektivitasnya di Australia
pemimpin dalam industri penerbangan berbiaya hemat dengan meresmikan penerbangan perdana dari Bali
dengan dinobatkan sebagai Maskapai Berbiaya Hemat menuju Darwin. Rute ini menjadi rute ketiga menuju Australia
Terbaik Dunia 2025 dan Maskapai Berbiaya Hemat Teraman setelah Perth dan Cairns yang menandai komitmen IAA
ke-6 Dunia 2025 oleh AirlineRatings.com dalam ajang dalam memperkuat sektor pariwisata dan bisnis di kedua
World’s Best Airlines 2025. Penghargaan ini menjadi bukti negara.
konsistensi Grup AirAsia dalam menghadirkan perjalanan
udara yang bernilai tinggi dan terus mendorong inovasi Inaugural Flight Bali-Darwin
dalam industri penerbangan. IAA continues to strengthen its connectivity in Australia by
inaugurating its first flight from Bali to Darwin. This route is the third
route to Australia after Perth and Cairns, marking IAA’s commitment
AirAsia Received Awards at the World’s Best Airlines 2025
to boost tourism and business in both countries.
AirAsia Group has reaffirmed its position as a leader in the low-cost
airline industry after being named World’s Best Low-Cost Airline
2025 and World’s 6th Safest Low-Cost Airline 2025 by AirlineRatings.
com in the World’s Best Airlines 2025 awards. These awards are
proof of AirAsia Group’s consistency in providing high-value air travel
and continuing to drive innovation in the aviation industry.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
18 Mei 2025
May 2025
17 Juni 2025
June 2025
AirAsia RedRun di Bali Grup AirAsia Raih Award di Skytrax World Airline
IAA, sukses menggelar ajang lari perdana AirAsia RedRun Awards 2025
2025 dengan diikuti hingga 5.000 peserta dari 33 provinsi Grup AirAsia kembali dinobatkan sebagai Maskapai
di Indonesia dan 40 negara yang memadati kawasan ITDC Berbiaya Hemat Terbaik Dunia dalam ajang Skytrax World
Peninsula Island, Nusa Dua, Bali. Acara ini menjadi bentuk Airline Awards 2025, menegaskan dominasinya selama
nyata komitmen IAA dalam mendukung promosi destinasi 16 tahun berturut-turut sebagai standar tertinggi dalam
wisata dan pengembangan sport tourism di Indonesia. layanan penerbangan berbiaya hemat di dunia.
AirAsia RedRun 2025 menghadirkan tiga kategori lomba:
21K Half Marathon, 10K, dan 5K. AirAsia Group won an Award at Skytrax World Airline Awards 2025
AirAsia Group was once again named the World’s Best Low-Cost
AirAsia RedRun in Bali Airline at the Skytrax World Airline Awards 2025, cementing its
IAA successfully held its first AirAsia RedRun 2025 event, which was dominance for 16 consecutive years as the highest standard in low-
attended by 5,000 participants from 33 provinces in Indonesia and cost airline service worldwide.
40 countries who flooded the ITDC Peninsula Island area in Nusa
Dua, Bali. This event demonstrates IAA’s commitment to supporting
the promotion of tourist destinations and the development of sports
tourism in Indonesia. AirAsia RedRun 2025 featured three running
categories: 21K Half Marathon, 10K, and 5K.
16
Page 19
IKHTISAR KINERJA
PERFORMANCE HIGHLIGHTS
25 Juni 2025
June 2025
17 Juli 2025
July 2025
Penerbangan Perdana Bali-Adelaide Penerbangan Langsung Jakarta-Manado
IAA resmi membuka penerbangan langsung dari Bali ke IAA hari ini secara resmi memulai penerbangan langsung
Adelaide, Australia. Rute ini merupakan rute keempat dari Jakarta ke Manado, Sulawesi Utara. Rute baru ini
yang diterbangi IAA ke Australia, setelah Perth, Cairns, dan membuka kemudahan bagi wisatawan dan pebisnis untuk
Darwin. menjelajahi pesona “Negeri Nyiur Melambai”, sekaligus
mendukung pertumbuhan pariwisata dan perekonomian di
Inaugural Flight Bali-Adelaide kawasan timur Indonesia.
IAA officially launched direct flights from Bali to Adelaide, Australia.
This route is the fourth route flown by IAA to Australia, after Perth, Direct Flights from Jakarta to Manado
Cairns, and Darwin. On this day, IAA officially launched direct flights from Jakarta
to Manado, North Sulawesi. This new route allows tourists and
businessmen to explore the charms of the “Negeri Nyiur Melambai”
(Land of the Waving Coconut Trees), while supporting the growth of
tourism and the economy in eastern Indonesia.
AirAsia RedRun di Surabaya
Setelah sukses menggelar ajang perdananya di Nusa
Dua, Bali, pada Mei 2025 lalu, IAA kembali menghadirkan
semangat sport tourism di jantung Kota Pahlawan
melalui AirAsia RedRun Surabaya. Berbeda dengan edisi
sebelumnya yang berformat kompetisi, AirAsia RedRun
Surabaya hadir dalam format fun run yang lebih santai
namun tetap meriah, dengan melibatkan 1.500 peserta
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dari 12 negara dan 14 provinsi di Indonesia. Kegiatan ini
digelar di kawasan Balai Kota Surabaya, dengan dua
pilihan kategori lari: 5K dan 10K, yang dapat diikuti oleh
pelari dari berbagai kalangan dan usia.
20 Juli 2025
July 2025
AirAsia RedRun in Surabaya
Having successfully held its inaugural event in Nusa Dua, Bali, last
May 2025, IAA once again brought the spirit of sports tourism to
the center of the City of Heroes through AirAsia RedRun Surabaya.
Unlike the previous competition-style edition, AirAsia RedRun
Surabaya takes on a more relaxed yet lively fun run format, involving
1,500 participants from 12 countries and 14 provinces in Indonesia.
The event is held in the Surabaya City Hall area, with two running
categories to choose from: 5K and 10K, which can be participated in
by runners of all backgrounds and ages.
17
Page 20
2 Agustus 2025
August 2025
1 Oktober 2025
October 2025
Livery Terbaru Tema “Labuan Bajo” Penerbangan Perdana Surabaya-Balikpapan dan
IAA kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung Balikpapan-Tarakan
pariwisata Indonesia melalui peluncuran livery terbaru IAA hari ini meresmikan penerbangan perdana Surabaya-
bertema “Labuan Bajo” destinasi unggulan di Nusa Balikpapan dan Balikpapan-Tarakan. Layanan ini tidak
Tenggara Timur yang juga dikenal sebagai Kota Seribu hanya membuka akses langsung dari Surabaya ke Tarakan,
Sunset. Pesawat dengan nomor registrasi PK-AZN, kini tetapi juga memberikan pilihan perjalanan dari dan menuju
tampil memukau dengan desain yang mengangkat Balikpapan yang berperan penting sebagai penghubung
keindahan salah satu destinasi unggulan tanah air ke strategis di Kalimantan Timur sekaligus memperluas
langit internasional. jangkauan layanan hingga Kalimantan Utara.
Latest Livery with “Labuan Bajo” Theme First Flight from Surabaya to Balikpapan and Balikpapan to
IAA once again demonstrates its commitment to supporting Tarakan
Indonesian tourism through the launch of its latest livery with the On this day, IAA inaugurated its first flights from Surabaya to
theme “Labuan Bajo,” a leading destination in East Nusa Tenggara, Balikpapan and Balikpapan to Tarakan. This service not only
also known as the City of a Thousand Sunsets. The aircraft with provides direct access from Surabaya to Tarakan, but also offers
registration number PK-AZN now looks stunning with a design that travel options to and from Balikpapan, which plays an important role
showcases the beauty of one of the country’s leading destinations as a strategic hub in East Kalimantan, while expanding its service
to the international skies. coverage to North Kalimantan.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
2 Oktober 2025
2 Oktober 2025
October 2025 October 2025
Penerbangan Perdana Balikpapan-Berau Penerbangan Perdana Surabaya-Don Mueang, Bangkok
IAA resmi meluncurkan penerbangan perdana Balikpapan- IAA resmi mengoperasikan penerbangan perdana rute
Berau. Rute baru ini menandai komitmen maskapai internasional Surabaya-Don Mueang, Bangkok, Thailand.
untuk memperkuat konektivitas domestik, memudahkan Kehadiran rute baru ini semakin memperkuat posisi
mobilitas masyarakat, serta membuka akses lebih luas ke Surabaya sebagai salah satu hub utama IAA, sekaligus
destinasi wisata bahari unggulan di Kalimantan Timur. membuka akses perjalanan yang lebih luas antara Jawa
Timur dan Thailand.
Inaugural Flight Balikpapan-Berau
IAA officially launched its inaugural flight from Balikpapan to Berau. Inaugural Flight Surabaya-Don Mueang, Bangkok
This new route marks the airline’s commitment to strengthening IAA officially operated its first international flight route from
domestic connectivity, facilitating community mobility, and opening Surabaya to Don Mueang, Bangkok, Thailand. The availability of this
up wider access to leading marine tourism destinations in East new route further strengthens Surabaya’s position as one of IAA’s
Kalimantan. main hubs, while also opening up wider travel access between East
Java and Thailand.
18
Page 21
IKHTISAR KINERJA
PERFORMANCE HIGHLIGHTS
14 Oktober 2025
October 2025
23 Oktober 2025
October 2025
Grup AirAsia Raih Award di World Travel Awards Asia and Sertifikasi Great Place to Work® (GPTW)
Oceania 2025 IAA berhasil meraih sertifikasi dari lembaga sertifikasi
Group AirAsia kembali meraih penghargaan bergengsi tempat kerja global, Great Place to Work® (GPTW), di mana
pada ajang World Travel Awards Asia and Oceania 2025 IAA menjadi satu-satunya maskapai di Indonesia yang
yang berlangsung di Hong Kong, dengan dinobatkan berhasil memperoleh pengakuan tersebut. Penilaian ini
sebagai Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik di Asia (Asia’s didasarkan pada hasil survei Trust Index™ yang dilakukan
Leading Low-Cost Airline 2025) untuk ke-13 kalinya dan terhadap karyawan IAA, di mana perusahaan mencatat
Awak Kabin Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik di Asia skor kepercayaan sebesar 83%, melampaui ambang batas
(Asia’s Leading Low-Cost Airline Cabin Crew 2025) selama sertifikasi yang ditetapkan GPTW. Hasil ini menunjukkan
sembilan tahun berturut-turut. Pencapaian ini menjadi kepercayaan dan kebanggaan karyawan terhadap
bukti atas kepercayaan dan dukungan luar biasa dari budaya kerja yang inklusif, kolaboratif, dan mendukung
jutaan wisatawan di seluruh kawasan Asia. pengembangan diri.
AirAsia Group won Awards at World Travel Awards Asia and Great Place to Work® (GPTW) Certification
Oceania 2025 IAA has been certified by the global workplace certification
AirAsia Group has once again won a prestigious award at the World institute, Great Place to Work® (GPTW), making IAA the only airline
Travel Awards Asia and Oceania 2025 held in Hong Kong, being in Indonesia to receive this certification. This assessment is based
named Asia’s Leading Low-Cost Airline for the 13th time and Asia’s on the results of the Trust Index™ survey conducted among IAA
Leading Low-Cost Airline Cabin Crew 2025 for the ninth consecutive employees, in which the company recorded a trust score of 83%,
year. This achievement proves the remarkable trust and support exceeding the certification threshold set by GPTW. These results
from millions of travelers across Asia. demonstrate the trust and pride of employees in a work culture that
is inclusive, collaborative, and supportive of personal development.
Seluruh Penerbangan Domestik Indonesia AirAsia Pindah
ke Terminal 2E Bandara Internasional Soekarno-Hatta
IAA mengumumkan bahwa seluruh penerbangan domestik
dipindahkan dari Terminal 1A ke Terminal 2E di Bandara
Internasional Soekarno-Hatta (CGK), efektif per 26
Oktober 2025. Langkah ini dilakukan untuk memberikan
kenyamanan yang lebih baik bagi penumpang sekaligus
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
meningkatkan efisiensi operasional maskapai. Sementara
itu, seluruh penerbangan internasional IAA tetap beroperasi
di Terminal 2F tanpa perubahan.
All of Indonesia AirAsia’s Domestic Flights Moved to Terminal 2E
26
of Soekarno-Hatta International Airport
IAA announced that all domestic flights have been moved from
Terminal 1A to Terminal 2E of Soekarno-Hatta International Airport
Oktober 2025 (CGK), effective as of October 26, 2025. This initiative aims to
October 2025 provide more comfort for passengers whilst improving efficiency
of the airlines’ operations. Meanwhile, all international flights of IAA
remains operating from Terminal 2F.
19
Page 22
13 November 2025
November 2025
4 Desember 2025
December 2025
AirAsia Raih FTE APAC Airline Pioneer Award 2025 AirAsia Raih Anugerah Brand Populer Indonesia di Disway
Grup AirAsia, raih FTE APAC Airline Pioneer Award 2025 dari Awards 2025
Future Travel Experience (FTE) di Singapura sebagai bentuk IAA kembali meraih pencapaian penting dengan
pengakuan atas kepemimpinannya dalam mentransformasi mendapatkan Anugerah Brand Populer Indonesia pada
pengalaman perjalanan secara menyeluruh melalui inovasi Disway Awards 2025 untuk kategori Transportasi Udara.
digital, keunggulan operasional, serta semangat kolektif Prestasi tersebut mencerminkan kepercayaan publik
para staf Grup AirAsia. terhadap kualitas layanan yang dihadirkan serta upaya
berkelanjutan IAA dalam memperluas akses konektivitas
AirAsia won the FTE APAC Airline Pioneer Award 2025 di domestik maupun internasional. Disway Awards 2025
AirAsia Group won the FTE APAC Airline Pioneer Award 2025 from
Future Travel Experience (FTE) in Singapore as recognition of its
sendiri merupakan ajang apresiasi bagi Brand Populer
leadership in transforming the overall travel experience through Indonesia dari 50++ kategori sektor pilihan. Dengan
digital innovation, operational excellence, and the collective spirit pencapaian ini, IAA semakin menegaskan peran dan
of AirAsia Group staff. kontribusinya dalam menyediakan layanan penerbangan
yang aman, terjangkau, dan menjangkau lebih banyak
masyarakat.
AirAsia Won the Indonesian Popular Brand Award at the 2025
Disway Awards
IAA made another major achievement by winning the Indonesian
Popular Brand Award at the 2025 Disway Awards in the Air
Transportation category. This achievement reflects public trust
in the quality of services provided and IAA’s consistent efforts
to expand both domestic and international air connectivity. The
Disway Awards 2025 itself is an appreciation event for Indonesia’s
Popular Brands from over 50 selected sector categories. With
this achievement, IAA further solidifies its role and contribution in
providing safe, affordable, and accessible aviation services to a
wider audience.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
20
Page 23
IKHTISAR KINERJA
PERFORMANCE HIGHLIGHTS
7 Desember 2025
December 2025
Grup AirAsia Raih Tiga Award di World Travel Awards
(WTA) Grand Final 2025
Dalam ajang World Travel Awards (WTA) Grand Final
2025 di Bahrain, Grup AirAsia meraih tiga gelar sekaligus,
menunjukkan reputasinya sebagai salah satu merek
paling berpengaruh dan terus bertahan dalam layanan
penerbangan berbiaya hemat di tingkat global.
Grup AirAsia kembali meraih gelar Maskapai Berbiaya
Hemat Terdepan Dunia, menandai pengakuan internasional
selama 13 tahun berturut-turut. Awak kabin Grup AirAsia
juga mempertahankan predikat Awak Kabin Maskapai
Berbiaya Hemat Terdepan Dunia untuk kesembilan
kalinya, sebagai apresiasi atas komitmen mereka dalam
memberikan layanan terbaik di udara. Sementara itu,
Grup AirAsia X (AAX) juga turut mempertahankan gelar
Maskapai Berbiaya Hemat Jarak Jauh Terdepan Dunia
untuk tahun ketiga berturut-turut, sekaligus menegaskan
posisinya dalam menyediakan perjalanan jarak jauh yang
terjangkau.
AirAsia Group Won Three Awards at the World Travel Awards
(WTA) Grand Final 2025
At the World Travel Awards (WTA) Grand Final 2025 in Bahrain,
AirAsia Group won three titles at once, demonstrating its reputation
as one of the most influential and enduring brands in low-cost airline
services globally.
AirAsia Group once again won the World’s Leading Low-Cost Airline
award, marking 13 consecutive years of international recognition.
AirAsia Group cabin crew also retained the World’s Leading Low-
Cost Airline Cabin Crew award for the ninth time, in appreciation of
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
their commitment to provide the best service in the air. Meanwhile,
AirAsia X (AAX) has also retained the title of World’s Leading Long-
Haul Low-Cost Airline for the third consecutive year, reaffirming its
position in providing affordable long-haul travel.
21
Page 24
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
22
02
Report
Laporan
Management
Manajemen
Page 25
Perseroan berfokus untuk
memperkuat hub utamanya di
Jakarta dan Bali sebagai hub yang
merupakan pusat permintaan
tertinggi untuk penerbangan
domestik maupun internasional.
The Company is focused on strengthening its
main hubs in Jakarta and Bali, as these hubs
have the highest demand for both domestic
and international flights.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
23
Page 26
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
24
Laporan
Dewan Komisaris
Board of Commissioners Report
Komisaris Utama
President Commissioner
Ahmad Al Farouk
Bin Ahmad Kamal
Page 27
LAPORAN MANAJEMEN
MANAGEMENT REPORT
Dewan Komisaris memandang bahwa sepanjang
tahun buku 2025, Perseroan menunjukkan
perkembangan yang cukup tangguh di tengah
dinamika industri penerbangan global dan regional.
The Board of Commissioners believes that throughout the financial
year 2025, the Company demonstrated robust growth amid the
dynamics of the global and regional aviation industry.
Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Dear Respected Shareholders and Stakeholders,
Di tengah dinamika dan tantangan Amidst the dynamics and challenges
industri sepanjang tahun 2025, Perseroan in the industry throughout 2025,
berhasil mempertahankan stabilitas the Company managed to maintain
kinerja dan keberlangsungan operasional stable performance and sustainable
secara berkelanjutan. Pencapaian operations. This achievement was
tersebut didukung oleh peran strategis supported by the strategic role of
Dewan Komisaris dan Direksi dalam the Board of Commissioners and the
memastikan pengelolaan Perseroan Board of Directors in ensuring that the
senantiasa berjalan sejalan dengan arah Company’s management remains in line
strategis dan prinsip kehati-hatian. with strategic directions and principles of
prudence.
Selama tahun pelaporan, Dewan Throughout the reporting year, the
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Komisaris secara konsisten menjalankan Board of Commissioners consistently
peran pengawasan dan pemberian carried out its supervisory and advisory
arahan kepada Direksi dengan functions to the Board of Directors
berlandaskan integritas, akuntabilitas, based on integrity, accountability,
serta komitmen terhadap keberlanjutan and commitment to the Company’s
Perseroan. Ruang lingkup pengawasan sustainability. The scope of supervision
mencakup kualitas perencanaan dan includes the quality of planning and
implementasi rencana kerja Perseroan, implementation of the Company’s work
efektivitas pelaksanaan tindak lanjut plans, the effectiveness of follow-up on
atas keputusan Rapat Umum Pemegang decisions made at the General Meeting
Saham (RUPS), penguatan penerapan of Shareholders (GMS), reinforcement of
Tata Kelola Perusahaan yang Baik, the implementation of Good Corporate
efektivitas sistem pengendalian internal, Governance, the effectiveness of the
internalisasi nilai dan budaya Perseroan, internal control system, internalization
serta kepatuhan terhadap seluruh of the Company’s values and culture, as
peraturan perundang-undangan yang well as compliance with all applicable
berlaku. laws and regulations.
25
Page 28
Pengawasan terhadap Kebijakan Supervision of the Board of Directors’
Strategis Direksi Strategic Policies
Dewan Komisaris memandang bahwa sepanjang The Board of Commissioners believes that throughout
tahun buku 2025, Perseroan melalui IAA menunjukkan the 2025 financial year, the Company, through IAA,
perkembangan yang cukup tangguh di tengah has demonstrated robust growth amid the dynamics
dinamika industri penerbangan global dan regional. of the global and regional aviation industry.
Kinerja Perseroan mencerminkan kemampuan The Company’s performance reflects the
manajemen dalam merespons peluang pemulihan management’s ability to respond to opportunities in
mobilitas internasional sekaligus mengelola the recovery of international mobility while managing
berbagai tantangan risiko eksternal yang masih various ongoing external risk challenges. The
berlangsung. Kinerja Perseroan selama tahun 2025 Company’s performance during 2025 was influenced
dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal by both internal and external factors, which directly
maupun eksternal, yang secara langsung maupun and indirectly impacted the Company’s operational
tidak langsung berdampak terhadap pencapaian and financial performance.
kinerja operasional dan keuangan Perseroan.
Dari sisi eksternal, pemulihan aktivitas ekonomi dan Externally, the recovery of economic activity and
perjalanan internasional memberikan dorongan international travel has boosted demand for air
terhadap peningkatan permintaan jasa transportasi transportation services, particularly on international
udara, khususnya pada rute internasional yang routes, which are IAA’s main focus. However, the
menjadi fokus utama IAA. Namun demikian, industri aviation industry remains under pressure from fuel
penerbangan tetap menghadapi tekanan dari price fluctuations, global geopolitical conditions,
fluktuasi harga bahan bakar, kondisi geopolitik global, and increased operational costs and regulatory
serta peningkatan biaya operasional dan tuntutan requirements. These factors affected the level of
regulasi. Faktor-faktor tersebut memengaruhi tingkat demand, operating costs, and the competitive
permintaan, biaya operasional, serta iklim persaingan business climate faced by IAA throughout 2025.
usaha yang dihadapi IAA sepanjang tahun 2025.
Dari sisi internal, Dewan Komisaris menilai bahwa Internally, the Board of Commissioners is of
Direksi telah menjalankan langkah-langkah the opinion that the Board of Directors has
strategis yang selaras dengan rencana usaha implemented strategic measures that are in
Perseroan, antara lain melalui optimalisasi jaringan line with the Company’s business plan, including
rute, pengendalian biaya, peningkatan keandalan through the optimization of the route network, cost
operasional, serta penguatan tata kelola dan control, improvement of operational reliability, and
manajemen risiko. Keberadaan IAA sebagai bagian reinforcement of governance and risk management.
dari Grup AirAsia turut memberikan nilai tambah IAA’s position as part of AirAsia Group also provides
melalui sinergi operasional dan perluasan jaringan added value through operational synergies and the
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
lintas negara. expansion of cross-border networks.
Secara keseluruhan, Dewan Komisaris berpendapat Overall, the Board of Commissioners believes that
bahwa manajemen telah berupaya menjaga the management has been striving to maintain
keseimbangan antara pencapaian kinerja jangka a balance between short-term performance and
pendek dan penguatan fundamental Perseroan untuk reinforcing the Company’s long-term fundamentals.
jangka panjang. Dengan dukungan fundamental Supported by stronger business fundamentals and
usaha yang semakin kuat dan pengelolaan yang prudent management, the Board of Commissioners
cermat, Dewan Komisaris meyakini Perseroan believes that the Company has the capacity to
memiliki kapasitas untuk menjaga keberlanjutan maintain business sustainability and create value for
usaha dan menciptakan nilai bagi para pemangku stakeholders in the future.
kepentingan di masa mendatang.
Pandangan Dewan Komisaris atas Kinerja Board of Commissioners’ Assessment
Direksi of the Performance of the Board of
Directors
Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah The Board of Commissioners considers that the
menjalankan pengelolaan Perseroan sepanjang Board of Directors has managed the Company
26
Page 29
LAPORAN MANAJEMEN
MANAGEMENT REPORT
tahun buku 2025 secara efektif dan bertanggung effectively and responsibly throughout the
jawab, serta selaras dengan strategi dan rencana financial year 2025, in line with the established
kerja yang telah ditetapkan. Di tengah dinamika strategies and work plans. Amidst the dynamics
industri penerbangan yang masih menghadapi in the aviation industry, which still faces various
berbagai tantangan, Direksi dinilai mampu menjaga challenges, the Board of Directors has been
stabilitas operasional, mengelola risiko usaha able to maintain operational stability, manage
secara hati-hati, serta merespons perkembangan business risks prudently, and respond to market
pasar, khususnya pada segmen rute internasional developments, particularly in the international
yang menjadi fokus utama IAA. route segment, which is IAA’s main focus.
Dewan Komisaris menilai positif upaya Direksi The Board of Commissioners appreciates the
dalam mengoptimalkan jaringan rute, memperkuat Board of Directors’ efforts in optimizing the route
sinergi dalam Grup AirAsia, serta meningkatkan network, strengthening synergies within the AirAsia
kualitas layanan, yang secara keseluruhan telah Group, and improving service quality, which overall
memperkuat fondasi IAA untuk pertumbuhan yang have strengthened IAA’s foundation for sustainable
berkelanjutan ke depan. growth in the future.
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris Throughout 2025, the Board of Commissioners
melaksanakan pengawasan terhadap implementasi supervised the implementation of strategies
strategi melalui rapat rutin dan tinjauan kinerja through regular meetings and periodic reviews of
berkala operasional serta keuangan Direksi. the Board of Directors’ operational and financial
Pengawasan mencakup evaluasi efektivitas performance. The supervision covered the evaluation
pengelolaan rute, optimalisasi armada, of the effectiveness of route management, fleet
pengendalian biaya, kualitas layanan pelanggan, optimization, cost control, customer service quality,
serta kepatuhan terhadap regulasi dan prinsip tata and compliance with regulations, as well as good
kelola perusahaan yang baik. Hasil pengawasan corporate governance principles. The supervision
menunjukkan bahwa strategi Perseroan melalui IAA results indicate that the Company’s strategy
dijalankan secara konsisten, dengan pencapaian through IAA was implemented consistently, with
target operasional dan langkah-langkah mitigasi the achievement of operational targets and
risiko yang memadai, sehingga Dewan Komisaris adequate risk mitigation measures; thus, the Board
menilai pelaksanaan strategi Perseroan melalui of Commissioners believes that the implementation
IAA tahun 2025 telah berjalan sesuai rencana dan of the Company’s strategy through IAA in 2025 has
mendukung keberlanjutan usaha jangka panjang. been carried out as planned and supports long-term
business sustainability.
Mekanisme dan Frekuensi Pemberian Mechanism and Frequency of Advisory to
Nasihat kepada Direksi the Board of Directors
Dewan Komisaris menjalankan fungsi pemberian The Board of Commissioners performs its advisory
nasihat kepada Direksi secara terstruktur dan function to the Board of Directors structurally
berkesinambungan sepanjang tahun 2025. and consistently throughout 2025. The advisory
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Mekanisme pemberian nasihat dilakukan melalui mechanism is carried out through regular Board
rapat Dewan Komisaris yang dijadwalkan secara of Commissioners meetings or through relevant
rutin maupun melalui komite-komite terkait, committees, discussions of periodic operational and
pembahasan laporan operasional dan keuangan financial reports, and direct consultations with the
berkala, serta konsultasi langsung dengan Direksi Board of Directors on strategic, operational, and
terkait isu strategis, operasional, dan risiko usaha. business risk issues. In each mechanism, the Board
Dalam setiap mekanisme, Dewan Komisaris of Commissioners provides strategic guidance to
memberikan arahan yang bersifat strategis untuk support the Board of Directors’ decision-making and
mendukung pengambilan keputusan Direksi dan the achievement of the Company’s medium-term
pencapaian tujuan jangka menengah Perseroan. objectives.
Frekuensi pemberian nasihat dilakukan sesuai The frequency of advice is carried out in accordance
kalender rapat yang telah ditetapkan termasuk with the established meeting calendar, including
rapat koordinasi khusus untuk membahas isu special coordination meetings to discuss important
penting seperti pengembangan rute internasional, issues such as international route development,
pengelolaan biaya operasional, sinergi grup usaha, operational cost management, business group
maupun implementasi kebijakan tata kelola synergies, and the implementation of governance
dan kepatuhan regulasi. Melalui mekanisme dan and regulatory compliance policies. Through
27
Page 30
frekuensi tersebut, Dewan Komisaris memastikan these mechanisms and frequency, the Board of
Direksi menerima panduan yang memadai untuk Commissioners ensures that the Board of Directors
menjalankan strategi Perseroan melalui IAA secara receives adequate guidance to effectively
efektif, sekaligus menjaga konsistensi pengawasan implement the Company’s strategy through IAA,
dan kualitas pengambilan keputusan sepanjang while maintaining consistency in supervision and
tahun 2025. quality of decision-making throughout 2025.
Pandangan atas Prospek Usaha yang Overview of the Business Prospects
Disusun oleh Direksi Prepared by the Board of Directors
Dewan Komisaris menilai prospek usaha Perseroan The Board of Commissioners considers the
melalui IAA pada tahun 2026 yang disusun Company’s business prospects through IAA in 2026,
oleh Direksi berada pada arah yang terukur which were prepared by the Board of Directors,
dan realistis, dengan fokus pada peningkatan to be measurable and realistic, with a focus on
kinerja operasional, optimalisasi kapasitas, serta improving operational performance, optimizing
penguatan profitabilitas. Target tingkat keterisian capacity, and strengthening profitability. The
kursi dan ketepatan waktu penerbangan dipandang target seat occupancy rate and flight punctuality
mencerminkan komitmen manajemen dalam are considered to reflect the management’s
menjaga keandalan layanan sekaligus mendukung commitment to maintaining service reliability while
kinerja keuangan yang berkelanjutan. supporting sustainable financial performance.
Dari sisi pertumbuhan, rencana peningkatan kapasitas In terms of growth, the plan to increase seat capacity
kursi dan jumlah penumpang, yang didukung oleh and passengers, which is supported by stronger
penguatan kontribusi rute internasional, dinilai contributions from international routes, is considered
sejalan dengan strategi pengembangan jaringan to be in line with the network development strategy
dan dinamika permintaan pasar. Upaya memperluas and the dynamics of market demand. Efforts to
pangsa pasar melalui pengembangan virtual hub di expand market share through the development
Makassar, penguatan konektivitas domestik di wilayah of a virtual hub in Makassar, improved domestic
Sulawesi, serta optimalisasi layanan Fly-Thru dinilai connectivity in the Sulawesi region, and optimization
akan memperkuat posisi IAA dalam jaringan domestik of Fly-Thru services are expected to strengthen IAA’s
dan internasional. position in the domestic and international networks.
Dewan Komisaris juga memandang strategi The Board of Commissioners also considers the
optimalisasi saluran distribusi dan peningkatan strategy of optimizing distribution channels and
ancillary revenue sebagai langkah yang tepat increasing ancillary revenue to be the right step
untuk memperluas sumber pendapatan. Sejalan to expand revenue sources. Accordingly, the
dengan itu, pemulihan armada secara bertahap, gradual recovery of the fleet, increased aircraft
peningkatan utilisasi pesawat, serta pengendalian utilization, and control of operating costs through
biaya operasional melalui efisiensi CASK diharapkan CASK efficiency are expected to drive sustainable
mampu mendorong pertumbuhan profitabilitas profitability growth.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
yang berkesinambungan.
Secara keseluruhan, Dewan Komisaris meyakini Overall, the Board of Commissioners believes that
bahwa strategi yang dirumuskan Direksi telah the strategy formulated by the Board of Directors
mempertimbangkan keseimbangan antara has taken into account the balance between
ekspansi usaha, efisiensi operasional, dan prinsip business expansion, operational efficiency, and
kehati-hatian, sehingga mendukung pertumbuhan prudence, thereby supporting the Company’s
Perseroan melalui IAA yang berkelanjutan ke depan. sustainable growth through IAA in the future.
Pandangan Dewan Komisaris terhadap Board of Commissioners’ Overview on
Tata Kelola Perusahaan Corporate Governance
Dewan Komisaris memandang bahwa penerapan The Board of Commissioners believes that the
governansi korporat merupakan landasan utama implementation of corporate governance is the
dalam memastikan pengelolaan Perseroan main foundation in ensuring that the Company is
dilaksanakan secara hati-hati, transparan, dan managed prudently, transparently, and accountably,
akuntabel, serta selaras dengan prinsip keberlanjutan as well as in line with the principles of business
28
Page 31
LAPORAN MANAJEMEN
MANAGEMENT REPORT
usaha. Prinsip-prinsip tata kelola menjadi pedoman sustainability. Corporate governance principles
dalam seluruh proses pengelolaan kegiatan usaha serve as guidelines in all business management
dan pengambilan keputusan strategis, dengan processes and strategic decision-making, based on
berlandaskan pada kepatuhan terhadap peraturan compliance with applicable laws and regulations,
perundang-undangan yang berlaku serta penerapan as well as the consistent application of business
etika bisnis yang konsisten di seluruh tingkatan ethics at all levels of the organization, including
organisasi, termasuk pada anak usaha. subsidiaries.
Dewan Komisaris menilai bahwa Perseroan telah The Board of Commissioners considers that the
mengimplementasikan tata kelola perusahaan Company has consistently implemented corporate
secara konsisten sesuai dengan ketentuan yang governance in accordance with applicable
berlaku, antara lain Undang-Undang Nomor 40 regulations, including Law Number 40 of 2007
Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas berikut concerning Limited Liability Companies and
perubahannya, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan its amendments, Financial Services Authority
(POJK), serta Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Regulations (POJK), and Financial Services
(SEOJK). Selain memastikan kepatuhan terhadap Authority Circular Letters (SEOJK). Besides ensuring
regulasi, Perseroan juga senantiasa mengikuti compliance with regulations, the Company also
perkembangan praktik terbaik (best practice) keeps abreast of developments in corporate
governansi korporat guna menjaga relevansi dan governance best practices to maintain the
efektivitas penerapannya dalam mendukung relevance and effectiveness of their implementation
dinamika bisnis Perseroan. in supporting the Company’s business dynamics.
Penerapan prinsip tata kelola perusahaan tidak The implementation of corporate governance
hanya diwujudkan pada tingkat kebijakan dan fungsi principles is not only manifested at the policy and
pengawasan, namun juga diimplementasikan secara supervisory function levels, but is also consistently
konsisten hingga ke level operasional. Komitmen implemented at the operational level. This
tersebut tercermin melalui upaya berkelanjutan commitment is reflected in IAA’s ongoing efforts
IAA dalam memenuhi standar keselamatan dan to meet international flight safety and reliability
keandalan operasi penerbangan internasional, standards, including by conducting an Operational
antara lain dengan melaksanakan Operational Safety Audit (IOSA) organized by the International
Safety Audit (IOSA) yang diselenggarakan oleh Air Transport Association (IATA).
International Air Transport Association (IATA).
Audit IOSA tersebut mencakup evaluasi The IOSA audit includes a comprehensive evaluation
menyeluruh terhadap struktur organisasi dan of the organizational structure and management
sistem manajemen, operasi penerbangan (flight systems, flight operations, operational control and
operations), pengendalian operasional dan flight flight dispatch, aircraft maintenance, cabin services,
dispatch, pemeliharaan pesawat udara (aircraft ground handling activities, cargo operations, as well
maintenance), layanan kabin, kegiatan ground as the implementation of flight safety and security
handling, operasional kargo, serta penerapan management systems. By meeting IOSA standards,
sistem manajemen keselamatan dan keamanan IAA ensures that all operational activities are carried
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
penerbangan. Melalui pemenuhan standar IOSA ini, out safely, reliably, and in line with global aviation
IAA memastikan bahwa seluruh aktivitas operasional industry best practices.
dijalankan secara aman, andal, dan selaras dengan
praktik terbaik industri penerbangan global.
Dewan Komisaris juga menekankan pentingnya The Board of Commissioners also emphasizes the
penguatan berkelanjutan atas sistem pengendalian importance of continuously strengthening internal
internal, manajemen risiko, dan fungsi kepatuhan control systems, risk management, and compliance
sebagai bagian integral dari penerapan governansi functions as an integral part of effective corporate
korporat yang efektif. Upaya tersebut dipandang governance. These efforts are considered crucial
krusial untuk memitigasi berbagai risiko usaha, to mitigating various business risks, maintaining
menjaga kualitas pengelolaan Perseroan, serta the quality of the Company’s management, and
memastikan terlaksananya prinsip kehati-hatian ensuring the implementation of the principle of
dalam setiap aktivitas operasional. prudence in all operational activities.
29
Page 32
Ke depan, Dewan Komisaris meyakini bahwa Going forward, the Board of Commissioners
penerapan governansi korporat yang konsisten dan believes that the consistent and comprehensive
menyeluruh akan berkontribusi signifikan dalam implementation of corporate governance will
mengoptimalkan nilai Perseroan, memperkuat contribute significantly to optimizing the Company’s
daya saing di tingkat nasional dan internasional, value, strengthening its competitiveness at the
meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan, national and international levels, increasing
serta mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan stakeholder confidence, and supporting the
usaha Perseroan dalam jangka panjang. Company’s long-term growth and sustainability.
Penilaian Kinerja Komite di Bawah Dewan Performance Assessment of Committees
Komisaris under the Board of Commissioners
Dewan Komisaris membawahi komite-komite yang The Board of Commissioners oversees committees
akan membantu pelaksanaan tugasnya, yakni that assist in the implementation of its duties,
Komite Audit serta Komite Nominasi dan Remunerasi. including the Audit Committee and the Nomination
Setiap tahun, Dewan Komisaris memberikan and Remuneration Committee. Each year, the Board
penilaian terhadap kinerja masing-masing komite of Commissioners assesses the performance of
sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang each committee in accordance with their duties
diembannya berdasarkan piagam masing-masing and responsibilities as outlined in the respective
komite, serta melalui masukan dan rekomendasi committee charters, as well as based on input and
yang diberikan atas berbagai hal yang berada recommendations regarding matters within the
dalam lingkup pengawasan Dewan Komisaris dan scope of the Board of Commissioners’ supervision
pelaksanaan tugas setiap komite. and the implementation of each committee’s duties.
Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan sepanjang Based on the evaluation results in 2025, the Board of
tahun 2025, Dewan Komisaris menilai bahwa Komite Commissioners considered that the Audit Committee
Audit dan Komite Nominasi dan Remunerasi telah and the Nomination and Remuneration Committee
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara had carried out their duties and responsibilities
efektif dan efisien, dengan berpedoman pada effectively and efficiently, whilst referring to the
prinsip-prinsip governansi korporat serta sejalan corporate governance principles and in line with the
dengan tujuan strategis Perseroan. Company’s strategic objectives.
Perubahan Komposisi Dewan Komisaris Changes in the Composition of the Board
of Commissioners
Pada tahun buku 2025, terdapat perubahan In the financial year 2025, changes were made
komposisi Dewan Komisaris Perseroan berdasarkan to the composition of the Company’s Board of
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Commissioners based on the Resolution of the
Luar Biasa pada tanggal 18 Maret 2025. Adapun Extraordinary General Meeting of Shareholders
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
kronologi perubahan komposisi Dewan Komisaris di (EGMS) on March 18, 2025. The chronology of changes
tahun buku 2025 adalah sebagai berikut: in the composition of the Board of Commissioners in
the financial year 2025 is as follows:
Komposisi Dewan Komisaris periode 1 Januari – 18 Maret 2025
Board of Commissioners Composition as of January 1 – March 18, 2025
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan
Name Position Basis of Appointment
Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Komisaris Utama Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Kamal President Commissioner tanggal 20 Agustus 2024
Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders on August 20, 2024
Sabam Hutajulu Komisaris Independen Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Independent Commissioner tanggal 25 Oktober 2022
Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders on October 25, 2022
Reza Viryawan Komisaris Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Commissioner tanggal 25 Oktober 2022
Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders on October 25, 2022
30
Page 33
LAPORAN MANAJEMEN
MANAGEMENT REPORT
Komposisi Dewan Komisaris periode 18 Maret – 31 Desember 2025
Board of Commissioners Composition as of March 18 – December 31, 2025
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan
Name Position Basis of Appointment
Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Komisaris Utama Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Kamal President Commissioner tanggal 20 Agustus 2024
Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders on August 20, 2024
Sabam Hutajulu Komisaris Independen Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Independent Commissioner tanggal 25 Oktober 2022
Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders on October 25, 2022
Julianto Sidarto Komisaris Independen Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Independent Commissioner tanggal 18 Maret 2025
Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders on March 18, 2025
Reza Viryawan Komisaris Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Commissioner tanggal 25 Oktober 2022
Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders on October 25, 2022
Segenap jajaran Dewan Komisaris berkomitmen All members of the Board of Commissioners
untuk menjalankan amanah ini dengan senantiasa are committed to carrying out this mandate by
mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan always prioritizing the principles of good corporate
yang baik demi kepentingan pemegang saham dan governance for the benefit of shareholders and
para pemangku kepentingan lainnya. other stakeholders.
Penutup Closing
Dewan Komisaris memandang dukungan dan The Board of Commissioners believes that the
kepercayaan pemegang saham serta seluruh support as well as trust of shareholders and all
pemangku kepentingan sebagai modal utama stakeholders are key assets in maintaining the
dalam menjaga kesinambungan strategi dan continuity of the Company’s business strategy and
arah pertumbuhan usaha. Sinergi yang terbangun growth trajectory. The synergy built throughout the
sepanjang tahun pelaporan menjadi faktor kunci reporting year has been a key factor in strengthening
dalam memperkuat fondasi usaha Perseroan di the Company’s business foundation amid industry
tengah dinamika industri. dynamics.
Apresiasi kami sampaikan kepada Direksi, We express our appreciation to the Board of Directors,
manajemen, dan seluruh karyawan atas konsistensi management, and all employees for their consistency
dalam menjalankan transformasi dan peningkatan in driving transformation and improving business
kinerja usaha, serta kepada pelanggan dan mitra performance, as well as to our customers and
bisnis atas kolaborasi yang berkelanjutan. Dengan business partners for their continued collaboration.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
landasan tersebut, Dewan Komisaris optimis With this foundation, the Board of Commissioners is
Perseroan mampu mengelola tantangan ke depan optimistic that the Company will be able to manage
secara terukur dan terus menciptakan nilai jangka future challenges effectively and continue to create
panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. long-term value for all stakeholders.
Tangerang, 27 April 2026 | Tangerang, April 27, 2026
Atas Nama Dewan Komisaris
On Behalf of the Board of Commissioners
Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal
Komisaris Utama
President Commissioner
31
Page 34
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
32
Laporan Direksi
Board of Directors Report
Sadikin
President Director
Direktur Utama
Raden Achmad
Page 35
LAPORAN MANAJEMEN
MANAGEMENT REPORT
Pada tahun 2025, Perseroan menetapkan arah
kinerja operasional yang berfokus pada peningkatan
keandalan layanan, optimalisasi kapasitas, serta
penguatan posisi pasar domestik dan internasional.
In 2025, the Company has established an operational performance
roadmap that focuses on improving service reliability, optimizing
capacity, and strengthening its position in the domestic and
international markets.
Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Dear Respected Shareholders and Stakeholders,
Sebagai perusahaan terbuka, Perseroan, As a public listed company, the Company
memikul tanggung jawab untuk bears the responsibility to manage and
menjalankan pengelolaan usaha dan develop the Company and its subsidiaries
pengembangan Perseroan serta anak in an accountable, transparent, and
usahanya secara akuntabel, transparan, sustainable manner. Currently, the
dan berkelanjutan. Saat ini bisnis utama Company’s core business focuses on
Perseroan berfokus pada investasi investments through its subsidiary, IAA, a
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
melalui kepemilikan entitas anak, IAA, company operating in the aviation sector.
sebuah perusahaan yang bergerak di The Board of Directors plays a central role
bidang penerbangan. Direksi berperan in fulfilling its responsibilities by carrying
sentral dalam mengemban tanggung out the Company’s overall governance
jawabnya melalui pelaksanaan fungsi and management functions.
pengurusan dan pengelolaan Perseroan
secara menyeluruh.
Melalui kesempatan ini, kami mewakili We would like to take this opportunity, on
Direksi menyampaikan Laporan Tahunan behalf of the Board of Directors, to present
Perseroan untuk tahun buku 2025, the Company’s Annual Report for the
yang merupakan bagian integral dari financial year 2025, which is an integral
pertanggungjawaban manajemen atas part of management’s accountability
kinerja, pencapaian, serta dinamika for the Company’s performance,
operasional Perseroan sepanjang tahun achievements, and operational dynamics
pelaporan. throughout the reporting year.
33
Page 36
Analisa Makroekonomi Macroeconomic Analysis
Mengacu pada Laporan Tinjauan Kebijakan Referring to the Bank of Indonesia’s Monetary
Moneter Bank Indonesia edisi Desember 2025 serta Policy Review Report for December 2025 and the
publikasi Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025 publication of Bank of Indonesia’s 2025 Annual
bertema Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Meeting themed Resilient and Self-Reliant: Synergy
Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Driving Higher and More Resilient Economic Growth,
Tahan, perekonomian global pada tahun 2025 the global economy in 2025 showed gradual
menunjukkan perbaikan secara bertahap, meskipun improvement, although it was still marked by a
masih diwarnai oleh tingkat ketidakpastian yang relatively high level of uncertainty. Global economic
relatif tinggi. Pertumbuhan ekonomi global growth is projected to reach around 3.2%, driven
diprakirakan mencapai sekitar 3,2%, didorong oleh by improved performance in several countries,
peningkatan kinerja sejumlah negara, khususnya particularly in the Asian region such as Japan and
di kawasan Asia seperti Jepang dan India, yang India, which were supported by stronger household
ditopang oleh penguatan konsumsi rumah tangga consumption and fiscal policy support.
serta dukungan kebijakan fiskal.
Sementara itu, prospek pertumbuhan di negara maju Meanwhile, growth prospects in developed nations
cenderung melambat, seiring dampak berlanjutnya are showing signs of slowing, driven by the ongoing
kebijakan suku bunga tinggi, tekanan biaya energi, impact of high interest rate policies, energy cost
serta pelemahan konsumsi dan investasi, khususnya pressures, and weaker consumption and investment,
di Amerika Serikat dan Eropa. Di sisi lain, negara particularly in the United States and Europe. On the
berkembang di kawasan Asia tetap menunjukkan other hand, developing nations in the Asian region
prospek pertumbuhan yang relatif lebih kuat, continue to demonstrate relatively stronger growth
meskipun masih dihadapkan pada risiko eksternal prospects, although they remain exposed to external
berupa volatilitas arus modal, fluktuasi nilai tukar, risks such as capital flow volatility, exchange rate
dan ketidakpastian perdagangan global. fluctuations, and global trade uncertainty.
Dari sisi stabilitas global, tekanan inflasi In terms of global stability, inflationary pressures
menunjukkan tren penurunan, namun masih berada are trending downward but remain at relatively high
pada level yang relatif tinggi di sejumlah negara levels in several major economies. These conditions
utama. Kondisi tersebut mendorong bank sentral are prompting global central banks to cautiously
global untuk mempertahankan kebijakan moneter maintain tight monetary policies, which are
ketat secara hati-hati, yang berdampak pada contributing to tight global liquidity, rising funding
ketatnya likuiditas global, meningkatnya biaya costs, and extended volatility in international
pendanaan, serta berlanjutnya volatilitas pasar financial markets.
keuangan internasional.
Di tengah dinamika global tersebut, perekonomian Amid these global dynamics, the Indonesian
Indonesia menunjukkan ketahanan yang relatif economy has demonstrated relatively strong
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
baik dengan fundamental yang tetap terjaga. resilience with fundamentals remaining intact. Bank
Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan Indonesia projects national economic growth to
ekonomi nasional berada pada kisaran 4,7%–5,5%, be in the range of 4.7%–5.5%, supported by robust
didukung oleh kuatnya permintaan domestik serta domestic demand and the continued coordination
kesinambungan koordinasi kebijakan fiskal dan of fiscal and monetary policies. National economic
moneter. Pertumbuhan ekonomi nasional terutama growth is primarily supported by solid household
ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang consumption, in line with sustained purchasing
tetap solid, sejalan dengan terjaganya daya beli power and increasing optimism regarding income
masyarakat dan meningkatnya optimisme terhadap and employment prospects. On the other hand,
prospek pendapatan dan ketenagakerjaan. Di sisi capital expenditure continues to show a positive
lain, pembentukan modal tetap menunjukkan tren trend, driven by improvements in the investment
positif, didukung oleh perbaikan iklim investasi, climate, accelerated infrastructure development,
percepatan pembangunan infrastruktur, serta and increased investment realization in high-value-
peningkatan realisasi investasi pada sektor-sektor added sectors.
bernilai tambah tinggi.
34
Page 37
LAPORAN MANAJEMEN
MANAGEMENT REPORT
Stabilitas harga domestik diprakirakan tetap Domestic price stability is expected to remain within
terjaga dalam kisaran sasaran inflasi 2,5% ±1%, the inflation target range of 2.5% ±1%, reflecting
mencerminkan efektivitas bauran kebijakan dalam the effectiveness of the policy mix in maintaining
menjaga stabilitas makroekonomi sekaligus macroeconomic stability while supporting
mendukung pertumbuhan ekonomi. Pengendalian economic growth. The control of core inflation and
inflasi inti serta stabilisasi harga pangan menjadi the stabilization of food prices are key factors in
faktor penting dalam menciptakan ruang kebijakan creating a conducive policy space for the continuity
yang kondusif bagi kesinambungan aktivitas ekonomi. of economic activity.
Selain itu, ketahanan sektor eksternal Indonesia Furthermore, the resilience of Indonesia’s external
turut memperkuat stabilitas perekonomian sector contributes to the stability of the national
nasional. Neraca pembayaran diproyeksikan berada economy. The balance of payments is projected
pada tingkat yang sehat, ditopang oleh kinerja to remain at a healthy level, supported by resilient
ekspor yang tangguh serta posisi cadangan devisa export performance and adequate foreign exchange
yang memadai. Kondisi ini memberikan bantalan reserves. These conditions provide sufficient buffers
yang cukup dalam menghadapi volatilitas pasar to withstand global financial market volatility while
keuangan global sekaligus mendukung stabilitas supporting the stability of the Rupiah exchange
nilai tukar Rupiah dan menjaga daya tahan ekonomi rate and sustaining the resilience of the national
nasional secara berkelanjutan. economy.
Tinjauan Segmen Industri Industrial Segment Overview
Sebagaimana dikutip dari laporan Global Outlook for As cited in the Global Outlook for Air Transport
Air Transport yang dipublikasikan oleh International report published by the International Air Transport
Air Transport Association (IATA) edisi Desember 2025, Association (IATA) in December 2025, the global
menjelaskan bahwa industri penerbangan global aviation industry continues to show a positive growth
menunjukkan tren pertumbuhan yang tetap positif trend amid rising public mobility and international
seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan trade activity. In 2025, global passenger traffic,
aktivitas perdagangan internasional. Di 2025, lalu measured in Revenue Passenger Kilometers (RPK),
lintas penumpang global yang diukur melalui Revenue recorded solid growth, reflecting continued strong
Passenger Kilometers (RPK) tercatat tumbuh dengan demand for air travel despite the dynamics of the
baik, mencerminkan permintaan perjalanan udara global economy. Looking ahead, demand for air
yang tetap kuat meskipun di tengah dinamika ekonomi travel is projected to continue rising, with global
global. Ke depan, permintaan perjalanan udara passenger traffic growing by approximately 4.9% in
diproyeksikan terus meningkat, dengan pertumbuhan 2026.
trafik penumpang global sekitar 4,9% pada 2026.
Pertumbuhan industri penerbangan global Growth in the global aviation industry is expected
diperkirakan akan semakin didorong oleh kawasan to be dominated by the Asia-Pacific region, which is
Asia Pasifik yang menjadi salah satu motor one of the main engines of expansion for the global
utama ekspansi pasar penerbangan dunia. Trafik aviation market. Passenger traffic in this region is
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
penumpang di kawasan ini diproyeksikan tumbuh projected to grow by approximately 7.3% by 2026,
sekitar 7,3% pada 2026, didukung oleh meningkatnya supported by increasing public mobility, regional
mobilitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi economic growth, and the recovery of international
regional, serta pemulihan konektivitas penerbangan air connectivity. Nevertheless, the industry still
internasional. Meskipun demikian, industri masih faces several challenges, including capacity
menghadapi sejumlah tantangan, antara lain constraints due to aircraft supply chain issues, fleet
keterbatasan kapasitas akibat kendala rantai pasok maintenance needs, and relatively high operational
pesawat, kebutuhan pemeliharaan armada, serta cost pressures.
tekanan biaya operasional yang masih relatif tinggi.
Bagi Indonesia, perkembangan industri For Indonesia, these developments in the global
penerbangan global tersebut membuka peluang aviation industry present an opportunity to
untuk memperkuat konektivitas udara nasional, strengthen national air connectivity, given
mengingat karakteristik Indonesia sebagai negara Indonesia’s characteristics as an archipelagic nation
kepulauan dengan mobilitas domestik tinggi dan with high domestic mobility and growth potential
35
Page 38
potensi pertumbuhan sektor pariwisata serta logistik. in the tourism and logistics sectors. Increased
Peningkatan lalu lintas penumpang dan kargo di passenger and cargo traffic in the Asia-Pacific
kawasan Asia Pasifik diharapkan turut mendorong region is expected to drive growth in both domestic
pertumbuhan aktivitas penerbangan domestik and international aviation activities in Indonesia,
maupun internasional di Indonesia, sekaligus while also reinforcing the role of air transport in
memperkuat peran transportasi udara dalam supporting regional connectivity and national
mendukung konektivitas wilayah dan pertumbuhan economic growth.
ekonomi nasional.
Strategi dan Kebijakan Strategis Corporate Strategy and Policies in 2025
Perusahaan di 2025
Pada tahun 2025, Perseroan, melalui IAA, In 2025, the Company, through IAA, has set the
menetapkan arah kinerja operasional yang berfokus direction for operational performance with a focus
pada peningkatan keandalan layanan, optimalisasi on improving service reliability, optimizing capacity,
kapasitas, serta penguatan posisi pasar domestik and strengthening its domestic and international
dan internasional. Sasaran kinerja tersebut dirancang market positions. These performance targets are
untuk mendukung pertumbuhan penumpang yang designed to support sustainable passenger growth,
berkelanjutan, memperluas jangkauan jaringan, expand network coverage, and strengthen IAA’s
serta memperkuat fondasi operasional IAA di tengah operational foundation amid the dynamics of the
dinamika industri penerbangan. aviation industry.
Di tahun 2025, IAA menargetkan beberapa In 2025, IAA targets several operational performance
pencapaian kinerja operasional, diantaranya adalah milestones, including seat load factor, on-time
tingkat keterisian kursi, ketepatan waktu, indikator performance, customer satisfaction metrics, as well
kepuasan pelanggan, serta peningkatan kapasitas as increases in seat capacity and passenger volume
kursi dan jumlah penumpang dibandingkan dengan compared to 2024.
tahun 2024.
Sejalan dengan predikat IAA sebagai maskapai In line with IAA’s status as Indonesia’s largest
yang memiliki pangsa pasar internasional terbesar international airline by market share, IAA plans to
di Indonesia, IAA menargetkan peluncuran rute- launch new routes to expand its market reach into
rute baru untuk memperluas jangkauan pasar ke new countries beyond the core ASEAN market. IAA
negara-negara baru di luar pasar inti ASEAN. IAA will centralize its fleet operations in Bali to support
akan memusatkan operasional armada di Bali market expansion into Australia. In an effort to
untuk mendukung penguatan pasar ke Australia. expand global connectivity, IAA will also develop
Dalam upaya memperluas konektivitas global, Fly-Thru services for international passengers.
IAA juga akan mengembangkan layanan Fly-Thru Meanwhile, to maintain the performance of its
bagi penumpang internasional. Di sisi lain, dalam domestic route network, IAA will develop routes with
menjaga performa jaringan rute domestik, IAA high potential for demand and profitability.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
akan melakukan pengembangan rute yang memiliki
potensi permintaan dan profitabilitas tinggi.
Sebagai langkah strategis, IAA berfokus untuk As a strategic move, IAA is focused on strengthening
memperkuat hub utamanya di Jakarta dan Bali its main hubs in Jakarta and Bali, which serve as
sebagai hub yang merupakan pusat permintaan the centers of highest demand for both domestic
tertinggi untuk penerbangan domestik maupun and international flights, with the aim of optimizing
internasional, guna mengoptimalkan pertumbuhan market growth and supporting the company’s
pasar dan mendukung kinerja perusahaan yang sustainable performance.
berkelanjutan.
Peranan Direksi dalam Perumusan The Role of the Board of Directors in the
Strategi dan Kebijakan Strategis Formulation of Strategy and Strategic
Policies
Setiap anggota Direksi memiliki fokus spesifik Each member of the Board of Directors has a
dalam merumuskan kebijakan strategis 2025. specific focus in the formulation of the 2025
Direktur Utama bertugas untuk menyelaraskan visi strategic policies. The President Director is
36
Page 39
LAPORAN MANAJEMEN
MANAGEMENT REPORT
jangka panjang dengan target tahunan, mengambil responsible for aligning the long-term vision with
keputusan akhir atas prioritas strategis, dan annual targets, making final decisions on strategic
memastikan seluruh lini bisnis bergerak searah. priorities, and ensuring all business units move in
Di satu sisi, Direktur Keuangan merumuskan the same direction. Meanwhile, the Director of
kebijakan efisiensi biaya, pengelolaan modal Finance formulates policies on cost efficiency and
(capital allocation), serta memastikan strategi capital allocation, as well as ensuring that the
yang disusun memiliki kelayakan finansial dan strategies developed have financial viability and
profitabilitas yang terukur. measurable profitability.
Sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik, In accordance with the principles of good corporate
strategi yang disusun Direksi diajukan kepada Dewan governance, the strategies formulated by the
Komisaris untuk mendapatkan persetujuan maupun Board of Directors are submitted to the Board of
arahan dan masukan sebelum diimplementasikan. Commissioners for approval, guidance, and input
Setelah ditetapkan, kebijakan strategis tingkat before being implemented. Once established,
korporat diturunkan menjadi rencana kerja corporate-level strategic policies are translated into
operasional di tingkat divisi atau departemen agar operational work plans at the division or department
setiap karyawan memahami kontribusinya terhadap level so that every employee understands their
target 2025. contribution to the 2025 targets.
Proses yang dilakukan Direksi untuk Processes Implemented by the Board
Menjamin Implementasi Strategi of Directors to Ensure Strategy
Implementation
Direksi memastikan bahwa implementasi strategi The Board of Directors ensures that the
Perseroan berjalan selaras dengan arah strategis implementation of the Company’s strategy aligns
yang telah ditetapkan melalui penguatan with the established strategic direction by enhancing
komunikasi yang efektif antara Direksi dengan lini the effectiveness of communication between the
bisnis, unit kerja, serta entitas anak. Direksi secara Board of Directors with business lines, work units,
berkala melakukan evaluasi atas indikator kinerja and subsidiaries. The Board of Directors periodically
utama dan menyampaikan arahan serta umpan evaluates key performance indicators and provides
balik yang relevan untuk memastikan pencapaian relevant guidance and feedback to ensure the
sasaran usaha. achievement of business objectives.
Evaluasi tersebut mencakup berbagai aspek, These evaluations cover various aspects, including
antara lain kinerja usaha, pengelolaan dan mitigasi business performance, risk management and
risiko, hubungan dengan pemangku kepentingan, mitigation, stakeholder relations, strengthening
penguatan kapabilitas digital, kualitas layanan digital capabilities, the quality of operational
operasional, serta keamanan informasi. Untuk services, and information security. To support sound
mendukung pengambilan keputusan yang tepat, decision-making, the Company also actively gathers
Perseroan juga secara aktif menghimpun masukan input through various surveys.
melalui berbagai survei.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Dalam pelaksanaannya, Direksi didukung oleh In its implementation, the Board of Directors is
fungsi Manajemen Risiko dan Audit Internal supported by the Risk Management and Internal
untuk memastikan kegiatan operasional Audit functions to ensure the Company’s operational
Perseroan berjalan sesuai dengan prinsip tata activities align with the principles of good corporate
kelola perusahaan yang baik, khususnya dalam governance, particularly in risk management.
pengelolaan risiko. Direksi secara konsisten The Board of Directors consistently follows up on
menindaklanjuti hasil pemantauan dan temuan monitoring results and audit findings, while also
audit, sekaligus menanamkan budaya dan nilai-nilai cultivating the culture and values of the Company
Perseroan dan IAA guna memperkuat kolaborasi, and IAA to strengthen collaboration and cross-
koordinasi lintas departemen, serta memastikan departmental coordination, as well as to ensure
pencapaian target dan rencana Perseroan dan IAA the sustainable achievement of the Company’s and
secara berkelanjutan. IAA’s targets and plans.
37
Page 40
Perbandingan antara hasil yang Dicapai Comparison of Actual Results and
dengan yang Ditargetkan Targets
Dengan mempertimbangkan kondisi internal Taking into account the Company’s internal
Perseroan, kondisi makro ekonomi, dan proyeksi conditions, macroeconomic conditions, and future
pasar ke depan, manajemen telah merancang target market projections, the management has designed
rencana usaha dari beberapa komponen substansial business plan targets for several key components to
sebagai tolak ukur dalam menilai kinerja Perseroan. serve as benchmarks for evaluating the Company’s
Manajemen menilai bahwa Perseroan telah berhasil performance. The management considers that the
melewati tahun 2025 dengan hasil yang lebih baik. Company has successfully exceeded its targets
Sebagai catatan, Perseroan menjalankan kegiatan in 2025. For the record, the Company conducts
usahanya melalui entitas anak dan grup afiliasi yang its business activities through subsidiaries and
bergerak di bidang usaha penerbangan komersial affiliated groups engaged in the scheduled
berjadwal. Dalam menjalankan bisnisnya, Perseroan commercial aviation business. In conducting its
membagi kegiatan usahanya sesuai dengan PSAK business, the Company divides its business activities
108 tentang Segmen Operasi agar dapat menilai in accordance with PSAK 108 on Operating Segments
masing-masing segmen usaha. Berdasarkan hal to assess each business segment. Accordingly,
tersebut, Perseroan melalui IAA membagi aktivitas the Company, through IAA, divides its operational
operasionalnya ke dalam 2 (dua) segmen utama, yaitu activities into two main segments: flight operations
operasi penerbangan serta ancillary dan lain-lain. as well as ancillary and other services.
Perseroan menutup tahun 2025 dengan pencapaian The Company concluded 2025 with improved
yang lebih baik, didukung oleh kontribusi kinerja performance, supported by the contributions of
entitas anak usahanya. Sepanjang 2025, Perseroan its subsidiaries. Throughout 2025, the Company
berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 7,87 recorded revenue of Rp 7.87 trillion. Operating loss
triliun. Rugi usaha mengalami penurunan sebesar decreased by 15% from Rp 1.53 trillion in 2024
15% dari Rp 1,53 triliun pada 2024 menjadi Rp 1,3 to Rp 1.3 trillion in 2025. The net loss for the year
triliun pada 2025. Rugi tahun berjalan yang dapat attributable to owners of the parent entity reached
diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 1.3 trillion.
Rp 1,3 triliun.
Peningkatan performa perusahaan mencerminkan The improvement in the Company’s performance
efektivitas strategi yang dijalankan, ketangguhan reflects the effectiveness of the strategies
model bisnis, serta sinergi yang semakin kuat di implemented, the resilience of the business model,
dalam Grup AirAsia. Capaian tersebut menjadi and the growing synergy within the AirAsia Group.
landasan yang kokoh bagi Perseroan untuk These achievements serve as a solid foundation for
melangkah ke fase pertumbuhan berikutnya. the Company to move into the next phase of growth.
Dengan dukungan pemegang saham, pemangku With the support of shareholders, stakeholders, and
kepentingan, serta komitmen seluruh jajaran the commitment of the entire management and
manajemen dan karyawan, Direksi meyakini staff, the Board of Directors is confident that the
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Perseroan mampu menjaga momentum kinerja, Company can maintain its performance momentum,
mengelola tantangan ke depan secara terukur, dan manage future challenges in a measured manner,
terus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan and continue to create sustainable value for all
bagi seluruh pemangku kepentingan. stakeholders.
Kendala yang Dihadapi dan Solusinya Challenges Faced and the Solutions
Sepanjang tahun 2025, IAA beroperasi dalam Throughout 2025, IAA operated in a dynamic and
lingkungan usaha yang penuh dinamika dan challenging business environment, in terms of both
tantangan, baik dari sisi operasional maupun operations and finance. The depreciation of the
finansial. Pelemahan kurs Rupiah terhadap mata Rupiah against foreign currencies, coupled with
uang asing, yang disertai perubahan kondisi makro shifts in macroeconomic conditions, cost volatility,
ekonomi, volatilitas biaya, serta perkembangan and developments in the global and regional
industri penerbangan global dan regional turut aviation industries, created a business landscape
membentuk lanskap bisnis yang menuntut that demanded resilience, prudence, and adaptive
ketangguhan, kehati-hatian, dan respons strategis strategic responses.
yang adaptif.
38
Page 41
LAPORAN MANAJEMEN
MANAGEMENT REPORT
Beberapa faktor utama yang memengaruhi kinerja Key factors that influenced operational and financial
operasional dan finansial pada tahun 2025 adalah: performance in 2025 include:
1. Pelemahan kurs Rupiah terhadap Dolar 1. The depreciation of the Rupiah against the
Amerika Serikat. Pergerakan nilai tukar U.S. Dollar. Exchange rate movements affect
berpengaruh pada biaya-biaya transaksi yang transaction costs denominated in US Dollars,
berbasis Dolar Amerika Serikat, khususnya particularly for aircraft leasing, maintenance,
untuk biaya sewa pesawat, perawatan, serta and spare parts purchases. This condition
pembelian suku cadang. Hal ini berdampak directly impacts IAA’s profitability.
langsung pada profitabilitas IAA.
2. Keterbatasan armada aktif. Saat ini jumlah 2. Limitations of the active fleet. Currently, the
pesawat operasional IAA belum sepenuhnya number of IAA’s operational aircraft has not yet
kembali ke kapasitas optimal. Kondisi ini fully returned to optimal capacity. This situation
membatasi ruang gerak IAA dalam membuka limits IAA’s ability to launch new routes or
rute baru maupun meningkatkan frekuensi increase flight frequencies.
penerbangan.
3. Kenaikan biaya operasional. Selama tahun 3. Rising operational costs. During the current year,
berjalan, IAA menghadapi peningkatan beban IAA faces increased operational cost burdens
biaya operasional yang dipicu oleh inflasi dan driven by inflation and currency depreciation.
pelemahan kurs. Kondisi ini secara keseluruhan This situation collectively puts pressure on IAA’s
memberikan tekanan terhadap struktur biaya cost structure.
IAA.
4. Fluktuasi harga avtur. Harga bahan bakar 4. Fluctuations in jet fuel prices. Jet fuel prices
avtur masih menunjukkan volatilitas yang cukup continue to exhibit significant volatility. Given
tinggi. Mengingat avtur merupakan salah satu that jet fuel is one of the largest cost components
komponen biaya terbesar dalam operasional in flight operations, fuel price volatility is a
penerbangan, volatilitas harga bahan bakar critical factor that must be carefully managed.
menjadi faktor penting yang harus dikelola
secara hati-hati.
5. Regulasi tarif domestik. Penerapan tarif 5. Domestic fare regulations. The implementation
batas atas dan tarif batas bawah pada rute of upper and lower fare caps on domestic
domestik memberikan kepastian bagi industri, routes provides certainty for the industry, but
namun di sisi lain membatasi fleksibilitas IAA also limits IAA’s flexibility in determining pricing
dalam menentukan strategi harga yang adaptif strategies that adapt to demand dynamics and
terhadap dinamika permintaan dan biaya operational costs.
operasional.
6. Persaingan yang semakin ketat di pasar 6. Increasingly intense competition in key markets.
utama. IAA beroperasi dalam lanskap kompetisi IAA operates in an intensely competitive
yang intens, baik dengan maskapai penyedia landscape, facing both low-cost carriers (no-
pelayanan dengan standar minimum (no-frills) frills) and full-service carriers. This competition
maupun penyedia layanan dengan standar exists on both domestic and international
maksimum (full service). Persaingan ini terjadi di routes, requiring IAA to continuously improve
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
rute domestik maupun internasional, sehingga service quality and efficiency.
menuntut IAA untuk terus meningkatkan kualitas
layanan dan efisiensi.
7. Ketegangan geopolitik di kawasan Asia. Situasi 7. Geopolitical tensions in the Asian region.
politik dan keamanan di beberapa wilayah Asia Political and security situations in several Asian
turut menjadi pertimbangan penting, karena regions are also key considerations, as they can
dapat memengaruhi stabilitas rute internasional impact the stability of international routes and
serta minat perjalanan penumpang. IAA passenger travel demand. IAA continuously
senantiasa memantau perkembangan ini agar monitors these developments to respond swiftly
dapat merespons dengan cepat dan tepat. and appropriately.
39
Page 42
Dalam merespons berbagai tantangan tersebut, In response to these challenges, IAA has
telah diterapkan langkah-langkah strategis yang implemented strategic measures that focus on
terfokus pada pengendalian biaya, peningkatan cost control, improving operational efficiency, and
efisiensi operasional, dan penguatan ketahanan strengthening business resilience. IAA optimizes its
bisnis. IAA melakukan optimalisasi struktur biaya cost structure through ongoing negotiations with
antara lain dengan cara melakukan negosiasi strategic partners, adjustments to operational
berkelanjutan dengan mitra strategis, penyesuaian patterns, and strengthened cash management to
pola operasional, serta penguatan manajemen kas mitigate exchange rate risks and fuel price volatility.
untuk memitigasi risiko nilai tukar dan volatilitas
harga bahan bakar.
Direksi juga terus berpartisipasi aktif dalam dialog The Board of Directors also actively participates in
kebijakan bersama pemangku kepentingan guna policy dialogues with stakeholders to foster a more
mendorong terciptanya struktur biaya industri yang competitive industry cost structure, enabling the
lebih kompetitif, sehingga maskapai nasional dapat national carrier to grow sustainably and enhance
tumbuh secara berkelanjutan dan meningkatkan national connectivity.
konektivitas nasional.
Selain itu, IAA terus meningkatkan kualitas layanan In addition, IAA continues to improve its service
dan keandalan operasional untuk menjaga daya quality and operational reliability to maintain
saing di tengah intensitas persaingan, sekaligus competitiveness amid intense competition, while
memperkuat kepatuhan terhadap regulasi dan strengthening regulatory compliance and risk
manajemen risiko. Dengan pendekatan yang adaptif management. Through an adaptive and measured
dan terukur, Perseroan melalui IAA berupaya menjaga approach, the Company, through IAA, strives to
kesinambungan kinerja serta memanfaatkan peluang maintain consistent performance and capitalize on
pertumbuhan secara berkelanjutan. sustainable growth opportunities.
Gambaran tentang Prospek Usaha Overview on Business Prospects
Dalam menghadapi tahun 2026, Perseroan melalui Going into 2026, the Company, through IAA, has
IAA menetapkan arah strategis yang berfokus established a strategic direction focused on
pada penguatan kinerja operasional, optimalisasi strengthening operational performance, optimizing
kapasitas, serta peningkatan profitabilitas melalui capacity, and improving profitability through the
pengelolaan jaringan, armada, dan pendapatan integrated management of its network, fleet, and
secara terintegrasi. Strategi ini dirancang untuk revenue. This strategy is designed to maintain service
menjaga keandalan layanan, memperluas reliability, expand domestic and international
jangkauan pasar domestik dan internasional, market reach, and optimize operational efficiency
serta mengoptimalkan efisiensi operasional guna to support the sustainable growth of the Company’s
mendukung pertumbuhan anak perusahaan subsidiaries.
Perseroan yang berkelanjutan.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
IAA menetapkan load factor atau tingkat keterisian IAA has set a load factor of 85% by 2026 as one of
kursi sebesar 85% pada tahun 2026 sebagai salah the key performance indicators. Additionally, IAA
satu indikator utama performa perusahaan. Selain aims for an On-Time Performance of 80% during
itu, IAA juga menargetkan ketepatan waktu atau On- the same period, reflecting its commitment to
Time Performance hingga 80% pada periode yang enhancing service reliability.
sama, sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan
keandalan layanan.
Dari sisi kapasitas, IAA menargetkan pertumbuhan In terms of capacity, IAA targets seat growth of over
kursi lebih dari 25% dibandingkan tahun 2025. 25% compared to 2025. This capacity increase is
Peningkatan kapasitas ini didukung oleh pergeseran supported by a shift in route composition, where the
komposisi rute, di mana kontribusi rute internasional contribution of international routes is projected to
diproyeksikan mencapai 64%, sementara rute reach 64%, while domestic routes are expected to
domestik berada pada kisaran 36%. Sejalan account for approximately 36%. In line with this, the
dengan itu, jumlah penumpang pada tahun 2026 number of passengers in 2026 is expected to grow
diharapkan tumbuh sekitar 32% dibandingkan tahun by around 32% compared to the previous year.
sebelumnya.
40
Page 43
LAPORAN MANAJEMEN
MANAGEMENT REPORT
Dalam hal pangsa pasar, IAA berupaya memperluas In terms of market share, IAA is striving to expand its
jangkauan domestik sekaligus memperkuat koneksi domestic reach while strengthening international
feeder internasional melalui pengembangan virtual feeder connections through the development of a
hub di Makassar. Dari sisi pengembangan rute, virtual hub in Makassar. Regarding route development,
IAA akan terus memperluas keterhubungan kota- IAA will continue to expand connectivity between
kota utama di Sulawesi, seperti Palu, Kendari, dan major cities in Sulawesi, such as Palu, Kendari, and
Luwuk, dengan Makassar maupun Surabaya, guna Luwuk, and Makassar or Surabaya, with the aim of
memperkuat jaringan domestik. strengthening its domestic network.
IAA menyadari bahwa ekspansi kapasitas harus tetap IAA recognizes that capacity expansion must be
diseimbangkan dengan pengelolaan yield dan disiplin balanced with yield management and cost discipline.
biaya. Oleh karena itu, pertumbuhan 2026 akan Therefore, the 2026 growth plan will be implemented
dijalankan secara bertahap dan berbasis evaluasi gradually and based on route-by-route profitability
kinerja rute (route-by-route profitability assessment). assessments.
Perseroan melalui IAA juga akan memperluas Through IAA, the Company will also expand its market
jangkauan pasar dengan menggarap potensi island- reach by tapping into the potential of island-to-
to-island serta meningkatkan lalu lintas domestik island routes and increasing domestic traffic through
melalui layanan Fly-Thru. Dari sisi distribusi, selain Fly-Thru services. In terms of distribution, besides
terus mendorong penjualan melalui website www. continuing to drive sales through the website www.
airasia.com dan aplikasi AirAsia MOVE, IAA juga airasia.com and the AirAsia MOVE app, IAA will also
akan mengoptimalkan saluran penjualan dengan optimize sales channels by expanding partnerships
memperluas kerja sama bersama Online Travel Agent with Online Travel Agents and Non-Online Travel
dan Non-Online Travel Agent, serta segmen korporat. Agents, as well as the corporate segment.
Selain itu, peningkatan pendapatan non-tiket Additionally, the Company aims to increase non-ticket
atau ancillary revenue melalui perluasan layanan revenue or ancillary revenue by expanding additional
tambahan seperti Seat Bundle, In-Flight Sales, serta services such as Seat Bundle, In-Flight Sales, and
Dynamic Bundling melalui platform digital seperti Dynamic Bundling through digital platforms like
AirAsia MOVE dan Online Travel Agent. AirAsia MOVE and Online Travel Agents.
Perseroan melalui IAA menargetkan pemulihan Through IAA, the Company aims for a gradual fleet
armada secara bertahap untuk menciptakan recovery to drive sustainable growth and improved
pertumbuhan berkelanjutan sekaligus peningkatan profitability. Concurrently, expanding domestic
profitabilitas. Dalam waktu bersamaan, perluasan reach remains a priority by strengthening the route
jangkauan domestik juga menjadi prioritas dengan network and inter-city connectivity within the
memperkuat jaringan rute dan konektivitas antar country.
kota dalam negeri.
Untuk mendukung rute internasional, IAA akan To support international routes, IAA will strengthen
memperkuat peran feeder melalui pengembangan its role as a feeder by developing a virtual hub
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
virtual hub di Makassar dan penambahan armada in Makassar and expanding its fleet in Surabaya.
di Surabaya. Strategi ini diharapkan mampu This strategy is expected to increase international
meningkatkan volume penumpang internasional passenger volume while reinforcing IAA’s position in
sekaligus memperkuat posisi IAA di pasar yang markets with high demand.
memiliki demand tinggi.
IAA juga berupaya mengoptimalkan volume IAA is also striving to optimize volume and yield,
dan yield, terutama pada rute-rute di mana IAA particularly on routes where IAA holds a strong
memiliki posisi pasar yang kuat. Di sisi operasional, market position. On the operational side, efficiency
efisiensi akan menjadi kunci. Untuk itu, IAA will be vital. For this reason, IAA will maximize
akan memaksimalkan utilisasi armada melalui fleet utilization through more efficient aircraft
penjadwalan rotasi pesawat yang lebih efisien, rotation scheduling, thereby improving the cost per
sehingga dapat meningkatkan kualitas biaya available seat kilometer (CASK). IAA’s operational
operasional atau CASK. Perluasan operasional IAA expansion is expected to drive profitability growth,
diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan optimize market growth, and support the company’s
profitabilitas, mengoptimalkan pertumbuhan sustainable performance.
pasar, dan mendukung kinerja perusahaan yang
berkelanjutan.
41
Page 44
Dengan implementasi strategi yang terukur dan Through the implementation of a measured and
disiplin, Perseroan optimistis mampu menjaga disciplined strategy, the Company is optimistic of its
momentum pertumbuhan, memperkuat daya ability to maintain growth momentum, strengthen
saing, serta meningkatkan nilai tambah secara competitiveness, and continuously enhance value
berkelanjutan. Melalui sinergi seluruh departemen, creation. Through synergy across all departments,
pengelolaan risiko yang cermat, dan fokus prudent risk management, and a sustained focus
berkelanjutan pada efisiensi serta kualitas layanan, on efficiency and service quality, the Company
Perseroan menatap tahun 2026 dengan keyakinan looks toward 2026 with confidence in achieving
untuk mencapai target kinerja dan mendukung performance targets and supporting long-term
pertumbuhan usaha jangka panjang. business growth.
Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Implementation of Good Corporate
Baik Governance
Perseroan senantiasa menetapkan standar kualitas The Company consistently upholds the highest
terbaik dalam penerapan governansi korporat. quality standards in the implementation of
Sebagai perusahaan publik, penerapan governansi corporate governance. As a public company,
korporat di Perseroan dilaksanakan mengacu pada the implementation of corporate governance at
ketentuan yang ditetapkan oleh regulator pasar the Company is carried out in accordance with
modal. Selain itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga the provisions established by the capital market
telah mengatur prosedur dan mekanisme governansi regulator. Additionally, the Financial Services
korporat pada perusahaan publik yang dituangkan Authority (OJK) has also regulated the procedures
dalam POJK No. 21 Tahun 2015 dan SEOJK No. 32 and mechanisms of corporate governance for public
Tahun 2015. companies, as set forth in OJK Regulation No. 21 of
2015 and OJK Circular Letter No. 32 of 2015.
Penerapan governansi korporat di Perseroan juga The implementation of corporate governance at
terus beradaptasi dengan ketentuan yang berlaku. the Company is also continuously adapted to
Perseroan menerapkan governansi korporatnya applicable regulations. The Company implements
dengan mengacu pada prinsip-prinsip dasar yang its corporate governance by referring to the
tercantum dalam Pedoman Umum Governansi fundamental principles outlined in the 2021 General
Korporat Indonesia (PUGKI) tahun 2021 yang Guidelines for Indonesian Corporate Governance
dikeluarkan oleh Komite Nasional Kebijakan (PUGKI) issued by the National Committee on
Governansi (KNKG). PUGKI 2021 merupakan Governance Policy (KNKG). PUGKI 2021 is an update
pembaharuan dari PUGKI 2019 sebagai pedoman to PUGKI 2019 and serves as a guideline for every
bagi setiap korporasi dalam menyusun governansi corporation in establishing its internal governance.
internalnya. Penerapan prinsip governansi korporat The implementation of these corporate governance
tersebut berlandaskan pada 4 (empat) pilar utama, principles is based on four (4) main pillars: Ethical
yaitu Perilaku Beretika, Akuntabilitas, Transparansi, Conduct, Accountability, Transparency, and
Keberlanjutan (ETAK). Sustainability (ETAK).
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Selain penerapan pilar-pilar tersebut, Perseroan Besides implementing these pillars, the Company
juga menerapkan 8 (delapan) prinsip governansi also applies eight corporate governance principles
korporat yang berisi hak-hak pemegang saham, covering the rights of shareholders and stakeholders
pemangku kepentingan dan pemenuhannya, aturan and their fulfillment, fundamental rules regarding
pokok tentang pengelolaan, serta pengawasan management, and oversight of corporate
atas pengelolaan korporasi di Indonesia, termasuk management in Indonesia, including aspects of
aspek etika, manajemen risiko, dan pengungkapan. ethics, risk management, and disclosure. These
Prinsip-prinsip tersebut terbagi dalam 3 (tiga) principles are divided into 3 (three) groups:
kelompok, yakni:
1. Kelompok prinsip pertama, kedua, dan 1. The first, second, and third groups of principles
ketiga adalah prinsip yang mengatur fungsi govern the management and oversight functions
pengurusan dan pengawasan korporasi, yaitu of the corporation, which are the Board of
Direksi dan Dewan Komisaris; Directors and the Board of Commissioners;
2. Kelompok prinsip keempat, kelima, dan keenam 2. The fourth, fifth, and sixth groups of principles
adalah prinsip yang mengatur proses dan govern the processes and outcomes produced
keluaran yang dihasilkan oleh Direksi dan Dewan by the Board of Directors and the Board of
Komisaris; dan Commissioners; and
42
Page 45
LAPORAN MANAJEMEN
MANAGEMENT REPORT
3. Kelompok prinsip ketujuh dan kedelapan adalah 3. The seventh and eighth groups of principles
prinsip yang mengatur pemilik sumber daya, govern the owners of resources, who will primarily
yang terutama akan menerima manfaat dari benefit from the implementation of corporate
pelaksanaan governansi korporat. governance.
Perseroan memiliki komitmen yang kuat dan The Company maintains a strong and consistent
konsisten dalam menerapkan praktik terbaik commitment to implementing best practices in
governansi korporat pada seluruh aktivitas yang corporate governance across all its operations.
dijalankan. Sejak pertama kali diterapkan, komitmen Since its initial implementation, the Company’s
penerapan governansi korporat di Perseroan terus commitment to corporate governance has
berkembang sejalan tren yang baik sebagai langkah continued to evolve in line with positive trends as
perbaikan dan penyempurnaan praktik governansi part of efforts to improve and refine corporate
korporat. governance practices.
Di tahun 2025, Perseroan telah memiliki Governance In 2025, the Company has established a Governance
Roadmap sebagai bentuk komitmen penerapan Roadmap as a manifestation of its commitment to
governansi korporat secara menyeluruh. Roadmap ini the comprehensive implementation of corporate
berfungsi sebagai panduan pelaksanaan governansi governance. This Roadmap serves as a guide for the
di Perseroan agar menjadi lebih terarah, terencana, implementation of governance within the Company
serta berdampak pada terciptanya iklim usaha to ensure it is more focused, well-planned, and
yang kondusif yang pada akhirnya mendorong contributes to the creation of a conducive business
pertumbuhan Perseroan secara sehat, kuat, dan climate, ultimately driving the Company’s healthy,
berkesinambungan. Fokus roadmap Perseroan untuk strong, and sustainable growth. The focus of the
5 (lima) tahun ke depan adalah untuk meningkatkan Company’s roadmap for the next 5 (five) years is
kualitas governansi korporat yang terbagi ke dalam to enhance the quality of corporate governance,
beberapa tahapan, antara lain: divided into several phases, including:
1. Memperkuat kualitas governansi korporat; 1. Strengthening the quality of corporate
governance;
2. Sosialisasi/awareness dan tinjauan atas 2. Awareness-raising and review of corporate
governansi korporat; governance;
3. Memperkuat governansi terintegrasi dan 3. Strengthening integrated governance and
pengoptimalan governansi korporat. optimizing corporate governance.
Di sepanjang tahun 2025, Perseroan telah Throughout 2025, the Company has implemented
melaksanakan governansi korporat sejalan dengan corporate governance in line with the established
Governance Roadmap yang disusun. Adapun Governance Roadmap. The activities and initiatives
kegiatan dan inisiatif terkait penerapan governansi related to the implementation of corporate
korporat yang telah dijalankan oleh Perseroan governance carried out by the Company during the
selama tahun buku, antara lain: financial year are as follows:
1. Pemutakhiran Kebijakan Anti Korupsi dan Anti 1. Updating the Anti-Corruption and Anti-Bribery
Penyuapan di level Grup AirAsia. Policy at the AirAsia Group level.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
2. Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang 2. Holding the Company’s General Meeting of
Saham Perseroan sesuai dengan ketentuan Shareholders in accordance with applicable
yang berlaku. regulations.
3. Penyelenggaraan Rapat Direksi, Dewan 3. Holding meetings of the Board of Directors, the
Komisaris, dan organ pendukung Dewan Board of Commissioners, and the supporting
Komisaris sesuai dengan ketentuan yang organs of the Board of Commissioners in
berlaku. accordance with applicable regulations.
4. Pemutakhiran kebijakan terkait governansi 4. Updating policies related to corporate
korporat. governance.
5. Pelaksanaan Keterbukaan Informasi sesuai 5. Implementing Information Disclosure in
dengan ketentuan yang berlaku. accordance with applicable regulations.
Di sisi lain, pada tahun 2025, Perseroan juga On the other hand, the Company has also reviewed
telah melakukan peninjauan dan pengkinian atas and updated several applicable guidelines and
beberapa pedoman ataupun piagam yang berlaku, charters in 2025, including the Nomination and
diantaranya adalah Pedoman Komite Nominasi dan Remuneration Committee Charter, the Audit
Remunerasi, Piagam Komite Audit, Piagam Audit Committee Charter, the Internal Audit Charter, and
Internal, serta Manual Sekretaris Perusahaan. the Corporate Secretary Manual.
43
Page 46
Perseroan juga mempersiapkan diri menghadapi The Company is also preparing for the implementation
fase implementasi CORSIA dan penguatan standar phase of CORSIA and the strengthening of global
keberlanjutan global dengan meningkatkan sustainability standards by enhancing emissions
pemantauan emisi serta mengevaluasi strategi monitoring and evaluating long-term fuel efficiency
efisiensi bahan bakar jangka panjang. strategies.
Perseroan bersinergi dengan Grup AirAsia dalam The Company is collaborating with AirAsia Group
menerapkan program anti korupsi dan anti to implement anti-corruption and anti-bribery
penyuapan melalui pelaporan hadiah. Untuk programs through gift reporting. To enhance
meningkatkan awareness karyawan terhadap employee awareness of anti-corruption and anti-
kebijakan dan perilaku anti korupsi dan anti bribery policies and conduct, the Company is also
penyuapan, Perseroan juga menyelenggarakan organizing several programs in 2025, including:
beberapa program di tahun 2025 diantaranya:
1. Anti Bribery & Anti Corruption (ABAC) Integrity 1. Anti-Bribery & Anti-Corruption (ABAC) Integrity
Drive pada tanggal 9 Juli 2025, yang dirancang Drive on July 9, 2025, designed to raise awareness
untuk meningkatkan kesadaran terhadap ABAC of ABAC following the implementation of
setelah penerapan Kebijakan ABAC yang telah the revised ABAC Policy in March 2025 and
direvisi pada Maret 2025 serta memperkuat to strengthen the ABAC culture within the
budaya ABAC di dalam organisasi. organization.
2. Program e-learning ABAC melalui outclass yang 2. ABAC e-learning program via Outclass, which is
diwajibkan kepada seluruh karyawan setiap mandatory for all employees annually.
tahunnya.
3. Diseminasi kebijakan terkait dengan pelaporan 3. Dissemination of policies related to gift
hadiah melalui portal internal karyawan reporting through the Workvivo internal
Workvivo. employee portal.
Perubahan Komposisi Direksi Changes in the Composition of the Board
of Directors
Pada tahun buku 2025, terdapat perubahan In the financial year 2025, the composition of the
komposisi Direksi Perseroan berdasarkan Keputusan Company’s Board of Directors changed pursuant
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan to the resolution of the Annual General Meeting of
pada tanggal 25 Juni 2025. Adapun kronologi Shareholders (AGMS) held on June 25, 2025. The
perubahan komposisi Direksi di tahun buku 2025 timeline of changes in the composition of the Board
adalah sebagai berikut: of Directors for the financial year 2025 is as follows:
Komposisi Direksi Periode 1 Januari – 25 Juni 2025
Board of Directors Composition as of January 1 – June 25, 2025
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan
Name Position Basis of Appointment
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Veranita Yosephine Sinaga Direktur Utama Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
President Director tanggal 6 Juli 2022
Annual General Meeting of Shareholders Resolution
dated July 6, 2022
Luh Gede Mega Putri Tjatera Direktur Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Director tanggal 20 Agustus 2024
Extraordinary General Meeting of Shareholders Resolution
dated August 20, 2024
44
Page 47
LAPORAN MANAJEMEN
MANAGEMENT REPORT
Komposisi Direksi Periode 25 Juni – 31 Desember 2025
Board of Directors Composition as of January June 25 – December 31, 2025
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan
Name Position Basis of Appointment
Raden Achmad Sadikin Direktur Utama Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
President Director tanggal 25 Juni 2025
Annual General Meeting of Shareholders Resolution
dated June 25, 2025
Luh Gede Mega Putri Tjatera Direktur Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Director tanggal 20 Agustus 2024
Extraordinary General Meeting of Shareholders Resolution
dated August 20, 2024
Segenap jajaran Direksi berkomitmen untuk The entire Board of Directors is committed to
menjalankan amanah ini dengan senantiasa fulfilling this mandate by consistently upholding the
mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan principles of good corporate governance in the best
yang baik demi kepentingan pemegang saham dan interests of shareholders and other stakeholders.
para pemangku kepentingan lainnya.
Apresiasi Appreciation
Atas pencapaian kinerja Perseroan pada tahun In recognition of the Company’s performance
pelaporan ini, Direksi menyampaikan apresiasi achievements during this reporting year, the Board
kepada seluruh pihak yang telah memberikan of Directors extends its appreciation to all parties
kontribusi terbaik. Direksi mengucapkan terima kasih who have made their best contributions. The Board
kepada para pemegang saham dan pemangku of Directors would like to thank the shareholders and
kepentingan atas dukungan yang berkelanjutan, stakeholders for their continued support, as well as
serta kepada Dewan Komisaris atas pengawasan the Board of Commissioners for their oversight and
dan arahan yang konstruktif sehingga pengelolaan constructive guidance, which have enabled the
Perseroan dapat berjalan secara efektif dan Company’s management to operate effectively
terarah. Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh and purposefully. Our appreciation is also extended
jajaran manajemen dan karyawan atas dedikasi to the entire management team and employees
dan komitmen yang tinggi dalam mendorong for their high level of dedication and commitment
pencapaian kinerja tahun 2025. Direksi optimistis in driving performance toward the 2025 goals. The
kinerja yang baik ini dapat dipertahankan dan Board of Directors is optimistic that this strong
ditingkatkan pada periode-periode mendatang. performance can be maintained and improved in the
coming periods.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Tangerang, 27 April 2026 | Tangerang, April 27, 2026
Atas Nama Direksi
On Behalf of the Board of Directors
Raden Achmad Sadikin
Direktur Utama
President Director
45
Page 48
Surat Pernyataan Dewan Komisaris
dan Direksi tentang Tanggung Jawab atas
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan
PT AirAsia Indonesia Tbk Tahun 2025
Statement of the Board of Commissioners and Board of Directors on
the Responsibility for the 2025 Annual Report and Sustainability Report of
PT AirAsia Indonesia Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan We, the undersigned, declare that all information in
bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan dan the 2025 Annual Report and Sustainability Report
Laporan Keberlanjutan PT AirAsia Indonesia Tbk tahun of PT AirAsia Indonesia Tbk has been presented in
2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung full and we are fully responsible for the accuracy of
jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan dan the contents of the Company’s Annual Report and
Laporan Keberlanjutan Perseroan ini. Sustainability Report.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. This Statement is hereby made in all truthfulness.
Tangerang, 27 April 2026
Tangerang, April 27, 2026
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal
Komisaris Utama
President Commissioner
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Sabam Hutajulu Julianto Sidarto Reza Viryawan
Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris
Independent Commissioner Independent Commissioner Commissioner
Direksi
Board of Directors
Raden Achmad Sadikin Luh Gede Mega Putri Tjatera
Direktur Utama Direktur
President Director Director
46
Page 49
Halaman ini sengaja dikosongkan.
This page is intentionally left blank.
LAPORAN MANAJEMEN
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
47
MANAGEMENT REPORT
Page 50
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
48
03
Profile
Profil
Company
Perusahaan
Page 51
Dalam menjaga performa jaringan
rute domestik dan internasional,
Perseroan melalui IAA senantiasa
melakukan pengembangan rute yang
memiliki potensi profitabilitas tinggi.
The Company through IAA continually
develops high-potential profitable routes to
maintain the performance of its domestic and
international route networks.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
49
Page 52
Identitas Perseroan
Corporate Identity
Nama Perseroan Tanggal Pendirian
Company Name Date of Establishment
• 25 Juli 1989 | PT Centris Multipersada Pratama
• 29 Desember 2017 | PT AirAsia Indonesia Tbk
PT AirAsia Indonesia Tbk • July 25, 1989 | PT Centris Multipersada Pratama
• December 29, 2017 | PT AirAsia Indonesia Tbk
Dasar Hukum Pendirian
Legal Basis of Establishment
Akta Pendirian No. 61 tanggal 25 Juli 1989, yang dibuat di hadapan Muchlis
Munir, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah memperoleh pengesahan dari
Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-4016.
HT.01.01.TH.91 tanggal 21 Agustus 1991 dan telah diumumkan dalam Berita
Negara Republik Indonesia No. 44, Tambahan No. 2460 tanggal 2 Juni 1992
dan perubahan nama menjadi Perseroan Terbatas “PT AirAsia Indonesia Tbk”
berdasarkan Akta No. 81 tanggal 29 Desember 2017 yang dibuat di hadapan
Liestiani Wang S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan,
yang telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan HAM Republik
Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0027936.AH.01.02 TAHUN 2017
tanggal 29 Desember 2017.
The Deed of Establishment No. 61 dated July 25, 1989, drawn up before Muchlis
Munir, S.H., Notary in Jakarta, and ratified by the Minister of Justice of the
Republic of Indonesia through Decree No. C2-4016.HT.01.01.Th.91 dated August
Bidang Usaha 21, 1991, and published in the State Gazette of the Republic of Indonesia No.
Line of Business
44, Supplement No. 2460, dated June 2, 1992 as well as the change of the
Jasa Konsultasi Bisnis dan Company’s name to “PT AirAsia Indonesia Tbk” based on Deed No. 81 dated
Manajemen, dan Perdagangan December 29, 2017, drawn up before Liestiani Wang, S.H., M.Kn., Notary in South
Umum. Jakarta Administrative City, which has obtained approval from the Minister of
Consulting Service on Business Law and Human Rights of the Republic of Indonesia through Decree No. AHU-
and Management, and General 0027936.AH.01.02 TAHUN 2017, dated December 29, 2017.
Trading.
Informasi Perubahan Nama
Modal Dasar Information on Name Changes
Authorized Capital
Sejak berdiri hingga akhir tahun 2025, Perseroan telah mengalami beberapa
kali perubahan nama. Informasi lebih rinci mengenai perubahan nama
Rp10 triliun Perseroan telah dimuat pada pembahasan Keterangan Perubahan Nama
pada Bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
terbagi atas 40.000.000.000
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
lembar saham, masing-masing Since its establishment until the end of 2025, the Company has undergone
dengan nilai nominal Rp250,00 several name changes. Detailed information regarding the name changes
Rp10 trillion comprising of the Company can be found in the discussion regarding Information on
40,000,000,000 shares, each Name Changes in the Company Profile Chapter of this Annual Report and
with a par value of Rp250.00 Sustainability Report.
Modal Ditempatkan dan Tanggal Pencatatan Saham di Kepemilikan Saham
Disetor Penuh Bursa Efek Indonesia Share Ownership
Issued and Fully Paid Capital Share Listing Date in the Indonesia
Stock Exchange
Rp2,67 triliun 8 Desember 1994
December 8, 1994
7,59%
terbagi atas 10.685.124.441
lembar saham, masing-masing
Entitas Anak Usaha 46,25%
dengan nilai nominal Rp250,00 Subsidiaries 46,16%
Rp2.67 trillion comprising
10,685,124,441 shares, each with a • PT Indonesia AirAsia: 57,25%
par value of Rp250.00 (Kepemilikan Langsung |
Direct Ownership)
Kode Saham • PT Garda Tawang Reksa
Stock Code AirAsia Aviation PT Fersindo
Indonesia: 38,36% Group Limited: Nusaperkasa:
(Kepemilikan Tidak Langsung | 46,25% 46,16%
CMPP Indirect Ownership) Masyarakat |
Public: 7,59%
50
Page 53
Skala Usaha
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Scale of Business
Rp
7,874
Pendapatan
Usaha triliun
Operating Revenue trillion
Jumlah Armada
Rp
644
Total Fleets
Laba (Rugi)
triliun
28 Airbus A320-200
Usaha
Operating Profit (Loss) trillion
Jumlah Rute Penerbangan
Number of Flight Routes
11 Rp
5,054
Domestik
Domestic Jumlah Aset triliun
trillion
23 Internasional Total Assets
International
34 Total Rute
Penerbangan
Jumlah
Rp
15,786
Total Flight Routes
Liabilitas triliun
Alamat Kantor Pusat Total Liabilities trillion
Head Office Address
1
AirAsia RedHouse
Jl. Marsekal Suryadharma (M1) No.1
Kel. Selapajang Jaya Kantor Pusat Kantor
Kec. Neglasari, Kota Tangerang Head Office Office
Banten 15127
021 29850888
17
iaa_corporatesecretary@airasia.com
Kantor Perwakilan
Kontak Perseroan
Number of Flight Routes Penjualan Kantor
Representative Office Offices
ir.aaid.co.id
@flyairasia
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
1.163
@flyairasia.id
@airasia_indo Jumlah
@FlyAirAsia Karyawan Orang
AirAsia Total Employees People
51
Page 54
Riwayat Singkat Perseroan
Brief History of the Company
Perseroan didirikan pertama kali dengan nama The Company was first established under the name
PT Centris Multipersada Pratama pada tanggal 25 of PT Centris Multipersada Pratama on July 25, 1989.
Juli 1989. Pendirian tersebut ditetapkan berdasarkan The establishment was legalized based on Deed
Akta Pendirian No. 61 tanggal 25 Juli 1989, yang of Establishment No. 61 dated July 25, 1989, which
diperbaiki dan diubah dengan Akta Perubahan No. 3 was later ratified and amended based on Deed of
tanggal 2 September 1989, Akta Perubahan Nomor Amendment No. 3 dated September 2, 1989, Deed of
1 tanggal 3 Oktober 1990, dan Akta Perubahan No. Amendment No. 1 dated October 3, 1990, and Deed
4 tanggal 4 Februari 1991, yang seluruhnya dibuat of Amendment No. 4 dated February 4, 1991, these
di hadapan Muchlis Munir, S.H., Notaris di Jakarta, amendments were drawn up before Muchlis Munir,
yang telah memperoleh pengesahan dari Menteri S.H., Notary in Jakarta, and ratified by the Minister
Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat of Justice of the Republic of Indonesia under Decree
Keputusan No. C2-4016.HT.01.01.TH.91 tanggal 21 No. C2-4016.HT.01.01.TH.91 dated August 21, 1991
Agustus 1991 dan diumumkan dalam Berita Negara and announced in the State Gazette of the Republic
Republik Indonesia No. 44, Tambahan No. 2460 of Indonesia No. 44, Supplement No. 2460 dated
tanggal 2 Juni 1992. June 2, 1992.
PT Centris Multipersada Pratama melakukan PT Centris Multipersada Pratama conducted
Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Initial Public Offering (IPO) on the Indonesia Stock
Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia yang melepas Exchange and listed 37.04% of its shares to the
37,04% saham kepada publik dengan kode saham public under the stock code CMPP on December 8,
CMPP pada 8 Desember 1994. Selanjutnya, PT Centris 1994. Thereafter, PT Centris Multipersada Pratama
Multipersada Pratama Tbk melakukan perubahan Tbk changed its name into PT Rimau Multi Putra
nama menjadi PT Rimau Multi Putra Pratama Pratama Tbk on June 20, 2014, along with a shift in
Tbk pada 20 Juni 2014 sekaligus diiringi dengan its primary business activities.
pergantian kegiatan usaha utama yang dijalankan.
Di tahun 2017, Perseroan kembali melakukan right In 2017, the Company carried out another right issue
issue sebesar Rp3,4 triliun dari PT Rimau Multi Putra of Rp3.4 trillion from PT Rimau Multi Putra Pratama
Pratama Tbk yang kemudian dibeli oleh PT Fersindo Tbk which was then purchased by PT Fersindo
Nusaperkasa dan AirAsia Investment Ltd., selaku Nusaperkasa and AirAsia Investment Ltd. as the
pemegang saham pengendali Perseroan. Melalui Company’s controlling shareholders. Through this
aksi korporasi ini, Perseroan mengalami perubahan corporate action, the Company changed its name
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
nama menjadi PT AirAsia Indonesia Tbk pada 29 into PT AirAsia Indonesia Tbk on December 29, 2017
Desember 2017 dan mengubah arah kegiatan bisnis and changed the course of its business activities.
Perseroan. Pada 29 Desember 2017, Perseroan On December 29, 2017, the Company officially
secara resmi menjadi entitas induk dari IAA yang became the parent entity of IAA which operates
menjalankan kegiatan usaha di bidang usaha scheduled commercial airline services.
penerbangan komersial berjadwal.
Perseroan yang menjalankan kegiatan usaha jasa As a company that engages in airline services
penerbangan melalui entitas anaknya memiliki 1 (satu) through its subsidiaries, the Company has 1 (one)
Kantor Pusat dan 17 (tujuh belas) kantor perwakilan Head Office and 17 (seventeen) AirAsia Travel Service
penjualan yang tersebar di 13 kota besar di Indonesia. Centers spread across 13 major cities in Indonesia.
Hal tersebut juga merupakan wujud komitmen This presence proves the Company’s commitment in
Perseroan untuk memberikan pelayanan memuaskan providing satisfactory services to all its customers
kepada seluruh pelanggan dan para mitra. and business partners.
52
Page 55
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Sejak pertama kali didirikan hingga akhir tahun 2025, Since its establishment until the end of 2025, the
Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan Company has amended its Articles of Association
Anggaran Dasar. Anggaran Dasar Perseroan terakhir several times. The latest amendment was ratified
telah disahkan berdasarkan Akta No. 90 tanggal 16 based on Deed No. 90 dated November 16, 2023
November 2023 yang dibuat di hadapan Jose Dima drawn up before Jose Dima Satria, S.H., M.Kn.,
Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Notary in South Jakarta Administrative City,
Selatan, tentang perubahan maksud dan tujuan regarding changes to the Company’s purposes and
Perseroan (Penyesuaian KBLI 2020) dan perubahan objectives (aligned with KBLI 2020) and changes to
pengurus Perseroan. Perubahan Anggaran Dasar the Company’s management. The amendment has
tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri obtained approval from the Minister of Justice and
Hukum dan HAM Republik Indonesia dengan Surat Human Rights of the Republic of Indonesia through
Keputusan No. AHU-0071304.AH.01.02.TAHUN 2023 Decree No. AHU-0071304.AH.01.02.TAHUN 2023
tanggal 17 November 2023. dated November 17, 2023.
Keterangan Perubahan Nama
Information on Name Changes
Sejak berdiri, Perseroan telah melalui beberapa Since its establishment, the Company’s corporate
perubahan identitas perusahaan. Perseroan identity has changed several times. The Company
memulai operasinya sebagai PT Centris Multipersada began its operations as PT Centris Multipersada
Pratama. Pada 8 Desember 1994, Perseroan Pratama. On December 8, 1994, the Company
bertransformasi menjadi perusahaan publik transformed into a public company under the name
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dengan nama PT Centris Multipersada Pratama PT Centris Multipersada Pratama Tbk. Then, on June
Tbk. Kemudian, pada 20 Juni 2014, Perseroan 20, 2014, the Company decided to change its name
menetapkan perubahan nama menjadi PT Rimau to PT Rimau Multi Pratama Tbk. Subsequently, on
Multi Pratama Tbk. Selanjutnya, pada 29 Desember December 29, 2017, the Company officially changed
2017, Perseroan secara resmi melakukan perubahan its name to PT AirAsia Indonesia Tbk. The change
nama menjadi PT AirAsia Indonesia Tbk. Perubahan took effect on December 29, 2017, as stipulated in
tersebut efektif berlaku pada 29 Desember 2017 Deed No. 81 dated December 29, 2017, drawn up
yang ditetapkan berdasarkan Akta No. 81 tanggal before Liestiani Wang S.H., M.Kn., Notary in South
29 Desember 2017 yang dibuat di hadapan Liestiani Jakarta Administrative City, which has obtained
Wang S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta approval from the Minister of Law and Human Rights
Selatan, yang telah memperoleh persetujuan dari of the Republic of Indonesia with Decree No. AHU-
Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia dengan 0027936.AH.01.02 TAHUN 2017 dated December 29,
Surat Keputusan No. AHU-0027936.AH.01.02 TAHUN 2017.
2017 tanggal 29 Desember 2017.
53
Page 56
Jejak Langkah
Milestones
2017 2018 2019
November Desember Agustus Januari
November December August January
• Perkuat konektivitas • IAA menyambut • IAA tuntaskan Grup AirAsia meluncurkan tampilan baru
dari Sumatera, IAA pesawat Airbus A320 audit keselamatan pada situs web dan aplikasi serta Chatbot
luncurkan tiga rute yang ke-23. operasional IATA (IOSA). dengan artificial intelligence.
baru. • IAA resmi menjadi • Kedatangan pesawat AirAsia Group launched a new theme on its
• IAA luncurkan Entitas Anak Ke-24 pada bulan website and application as well as artificial
layanan Wifi dalam Perseroan. Agustus 2018. intelligence powered Chatbot.
Penerbangan Berbiaya • IAA welcomed its 23rd • IAA completed the
Hemat Pertama di Airbus A320 aircraft. IATA (IOSA) operational
Mei
Indonesia. • IAA officially became safety audit. May
• IAA strengthened its a subsidiary of the • IAA welcomed its 24th
connectivity from Company. aircraft in August 2018. Menyambut pesawat Airbus A320 ke-25.
Sumatera by launching IAA welcomed its 25th Airbus A320 aircraft.
three new routes.
Oktober
• IAA launched the October Agustus
first Wifi services for August
Low-Cost Carrier in Transfer 8 pesawat Airbus
A320 dari Indonesia Penerbangan perdana Bali-Labuan Bajo.
Indonesia.
AirAsia X ke IAA pada bulan Inaugural flight of Bali-Labuan Bajo.
Oktober 2018.
Transfer of 8 Airbus A320 September
aircraft from Indonesia September
AirAsia X to IAA in October • Menyambut pesawat Airbus A320 Ke-26.
2018. • Menyambut pesawat Airbus A320 ke-27.
• IAA welcomed its 26th Airbus A320
aircraft.
• IAA welcomed its 27th Airbus A320
aircraft.
2023
Januari Juni Agustus Oktober
January June August October
IAA sambut pesawat • Perkuat konektivitas di • IAA meluncurkan Komite • Penerbangan perdana
PK-AZQ. ASEAN, IAA resmi buka rute Diversity, Equity, and Banjarmasin-Bali.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
IAA welcomed PK-AZQ baru Jakarta-Ho Chi Minh, Inclusion (DEI) Indonesia. • IAA resmi menjadi maskapai
aircraft. Vietnam. • Rute Surabaya-Labuan pertama yang melayani
• Penerbangan perdana IAA Bajo resmi mengudara! IAA rute Denpasar dari Bandara
April rute Jakarta-Perth lepas hubungkan pintu gerbang Internasional Kertajati.
April landas. internasional Jawa Timur • IAA launched the Diversity,
• IAA rayakan penerbangan dengan Destinasi Super Equity, and Inclusion (DEI)
• IAA meresmikan
perdana dari Jakarta ke Prioritas. Committee.
peluncuran rute
Kuching. • IAA launched the Diversity, • Inaugural flight of
Jakarta-Phnom
• Inaugural Jakarta-Labuan Equity, and Inclusion (DEI) Banjarmasin-Bali.
Penh.
Bajo. Committee. • IAA officially became the
• IAA resmi buka rute
• IAA strengthened its • Surabaya-Labuan Bajo first airline to serve Denpasar
Jakarta-Lampung.
connectivity in ASEAN by route is officially on the air! – Kertajati International
• IAA inaugurated
launching a new route IAA connected East Asia’s Airport route.
the launching of
of Jakarta-Ho Chi Minh, international gateway
Jakarta-Phnom Penh
Vietnam. through Super Priority
flight route. Desember
• Inaugural flight of IAA’s Destinations. December
• IAA officially
Jakarta-Perth route.
launched Jakarta-
• IAA celebrated its inaugural • IAA resmi beroperasi
Lampung flight hubungkan Denpasar
flight from Jakarta to
route. dan Kupang. Permudah
Kuching.
• Inaugural flight of Jakarta- konektivitas lewat jalur
Labuan Bajo. udara.
• IAA officially connected
Denpasar and Kupang.
Simplifying connectivity by
air.
54
Page 57
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
2020 2021 2022
Oktober Maret November November Juli
October March November November July
• Penerbangan Perdana • Re-opening rute Jakarta- Peluncuran AirAsia IAA operasikan 9 Penerbangan
Jakarta-Belitung Medan. Unlimited Pass untuk rute domestik di Perdana
dan Kuala Lumpur- • Perpindahan Bandara JOG terbang sepuasnya jelajahi Desember dan Denpasar-
Belitung. menjadi YIA. Indonesia. gratis jatah bagasi Kualanamu.
• Peluncuran rute • Re-opening of Jakarta- The launch of AirAsia 20 kg. Inaugural Flight
baru ke Lombok Medan route. Unlimited Pass to provide IAA operated 9 of Denpasar-
dari Surabaya dan • Transfer of JOG Airport to YIA. unlimited flights across domestic routes in Kualanamu.
Yogyakarta. Indonesia. December with a
• Inaugural Flight of Juni free baggage limit
Jakarta-Belitung and June Desember of 20 kg.
Kuala Lumpur-Belitung. December
• Reinstatement after
• IAA launched a new
hibernation (CGK-DPS, CGK- IAA mengoperasikan
route to Lombok
KNO, SUB-KUL, KNO-KUL). kembali rute Bali-Labuan
from Surabaya and
• Reinstating and adding Bajo dan Jakarta-
Yogyakarta.
frequencies (CGK-DPS, CGK- Semarang mulai Januari.
SUB, CGK-LOP, CGK-KNO, IAA re-operated Bali-
Desember CGK-YIA). Labuan Bajo and Jakarta-
December Semarang routes in January.
Menyambut pesawat Juli
Airbus A320 ke-28. July
IAA welcomed its 28th
Reinstating 3 routes: YIA-KNO,
Airbus A320 aircraft. SUB-DPS, CGK-SRG.
2024 2025
Januari Maret Oktober
January Agustus March October
August
IAA mengawali
IAA memperluas • Penerbangan Perdana rute • Penerbangan Perdana rute
tahun 2024 dengan
Bali - Darwin. Surabaya - Balikpapan.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
meluncurkan rute jangkauan penerbangan
penerbangan Bali- dengan membuka empat • Inaugural Flight of Bali- • Penerbangan Perdana rute
Lampung. rute baru, yaitu Jakarta- Darwin. Balikpapan - Tarakan.
IAA started 2024 Bandar Seri Begawan, • Penerbangan Perdana rute
by launching a new Bali-Phuket, Bali-Kota Balikpapan - Berau.
Kinabalu, serta Bali-
Juni
flight route of Bali-
June • Penerbangan Perdana rute
Lampung. Cairns.
Surabaya - Bangkok (Don
IAA expanded its flight • Penerbangan Perdana rute
coverage by launching
Mueang).
Februari Bali - Adelaide.
four new routes, including • Inaugural Flight of
February • Inaugural Flight of Bali-
Jakarta-Bandar Seri Surabaya - Balikpapan.
Adelaide.
Kembali membuka Bengawan, Bali-Phuket, • Inaugural Flight of
rute baru, IAA terbang Bali-Kota Kinabalu, and Balikpapan - Tarakan.
perdana Jakarta-Kota Bali-Cairns. Juli • Inaugural Flight of
Kinabalu. July Balikpapan - Berau.
IAA launched another
Oktober • Penerbangan Perdana rute • Inaugural Flight of
route with its inaugural
flight of Jakarta-Kota
October Jakarta - Manado. Surabaya - Bangkok (Don
Kinabalu. IAA resmi melayani rute • Inaugural Flight of Jakarta- Mueang).
penerbangan langsung Manado.
Bali-Hong Kong dan
Jakarta-Hong Kong.
IAA officially serves direct
flight routes from Bali-
Hong Kong and Jakarta-
Hong Kong.
55
Page 58
Visi, Misi, dan Budaya
Perseroan
Vision, Mission, and Corporate Culture
Mengembangkan IAA agar
menjadi maskapai berbiaya
hemat terbesar di Indonesia
dan memberikan layanan
yang terbaik kepada
masyarakat Indonesia dengan
menyediakan konektivitas
dengan biaya yang terjangkau.
Visi
To grow IAA as Indonesia’s largest
Vision
low-cost carrier and to provide the
best service possible to Indonesian
customers by enabling cost-efficient
connectivity.
Konsisten Dalam
Memberikan Harga
Terjangkau
Menjadi Penyedia
Consistently Affordable
Lapangan
Pekerjaan Terbaik Kami berkomitmen untuk
Best Employer memberikan layanan
penerbangan dengan harga
Kami bertekad untuk menjadi yang terjangkau sehingga
Perseroan terbaik yang semua orang bisa terbang
memperlakukan karyawan dengan AirAsia.
sebagai bagian dari keluarga.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
We are committed to consistently
Dedicated to be the employer offer affordable fares for
of choice where employees are everyone to fly with AirAsia.
recognized as family.
Memastikan
Menjadi Brand Kualitas Layanan
ASEAN yang Diakui dan Produk
Secara Global Service and Product
Globally Recognized Quality Guaranteed
ASEAN Brand
Kami memastikan bahwa
Sebagai bagian dari Grup seluruh produk yang
AirAsia, kami memiliki visi ditawarkan memiliki kualitas
untuk berperan serta dalam tertinggi dan kami akan
menjadikan Perseroan terus berinovasi untuk
Misi
sebagai perusahaan yang
Mission
meningkatkan efisiensi dan
diakui secara global. di saat yang sama terus
As part of AirAsia Group, we meningkatkan kualitas
contribute to positioning the
layanan.
Company as a globally renowned
company. We ensure to always provide only
the best quality products and
we will tirelessly innovate and
strive for better efficiency, better
services.
56
Page 59
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Perseroan berusaha untuk The Company strives to create a
menciptakan brand yang memiliki brand of value as its image. These
nilai yang dapat dijadikan sebagai values and culture also defines the
Nilai-nilai Perusahaan citra Perseroan. Nilai dan budaya
Perseroan juga menggambarkan
Company’s services to its customers.
pelayanan yang Perseroan berikan
kepada para pelanggan.
Corporate Values
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
57
Page 60
Bidang Usaha
Line of Business
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan Based on Article 3 of the latest Articles of Association
terakhir yang disahkan melalui Akta Pernyataan of the Company, which was ratified through the
Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar Deed of Statement of Meeting Resolutions on
Perseroan No. 90 tanggal 16 November 2023, Amendments to the Articles of Association No. 90
Perseroan beroperasi pada aktivitas kantor pusat dated November 16, 2023, the Company operates in
dan konsultasi manajemen. Untuk mencapai maksud headquarters activities and management consulting
dan tujuan tersebut, Perseroan dapat melaksanakan services. To achieve these purposes and objectives,
kegiatan usaha sebagai berikut: the Company may conduct the following business
activities:
1. Kegiatan Usaha Utama Perseroan adalah 1. The Company’s Main Business Activities are
aktivitas konsultasi manajemen lainnya. other management consulting activities.
2. Kegiatan Usaha Penunjang Perseroan 2. The Company’s Supporting Business Activities
adalah untuk melakukan kegiatan usaha are to carry out business activities that support
yang menunjang jasa konsultasi bisnis dan business and management consulting services,
manajemen, serta perdagangan umum as well as general trading, as long as permitted
sepanjang diperbolehkan oleh peraturan by the prevailing laws and regulations.
perundang-undangan yang berlaku.
Perseroan menjalankan kegiatan usaha melalui The Company carries out business activities through
entitas anaknya, IAA, sebagai perusahaan yang its subsidiary, IAA, as a company engaged in the
bergerak pada bidang usaha penerbangan scheduled commercial flights business sector.
komersial berjadwal.
Produk dan Layanan Products and Services
Produk dan layanan yang diberikan Perseroan Products and services provided by the Company
melalui entitas anak dan grup usahanya, meliputi: through its subsidiary and group entity, include:
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Angkutan Udara Makanan dalam
Niaga Berjadwal untuk Pesawat
Penumpang dan Kargo Inflight Meals
Scheduled Commercial Airlines
for Passengers and Cargo
Jasa Kebandarudaraan
Airport Services
Pilih Kursi
Pick-a-Seat
Value Pack & Premium
Flex
Bagasi
Baggage
Produk
Kebandarudaraan
Tune Protect Travel yang Relevan Lainnya
AirAsia Other Relevant Airport Products
58
Page 61
Struktur Organisasi
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Organizational Structure
Struktur organisasi Perseroan per 31 Desember 2025 The Company’s organizational structure as of
dapat dilihat sebagai berikut: December 31, 2025 is as follows:
Rapat Umum Pemegang
Saham
General Meeting of Shareholders
Dewan Komisaris Direksi
Board of Commissioners Board of Directors
Ahmad Al Farouk bin Julianto Sidarto Raden Achmad Sadikin Luh Gede Mega Putri
Ahmad Kamal (Komisaris Independen |
(Direktur Utama | Tjatera
(Komisaris Utama | Independent Commissioner)
President Director) (Direktur | Director)
President Commissioner)
Sabam Hutajulu Reza Viryawan
(Komisaris Independen | (Komisaris | Commissioner)
Independent Commissioner)
Audit Internal
Internal Audit
Komite Audit
Audit Committee Anggih Surya Birawa (Manajer | Manager)
Sabam Hutajulu (Ketua | Chairman)
Julianto Sidarto (Anggota | Member) Hukum dan Sekretaris Perusahaan
Elok Tesnaningsih (Anggota | Member) Legal & Corporate Secretary
Myrnie Zachraini Tamin (Anggota | Member)
Liza Nur Azizah (Kepala | Head)
Komite Nominasi dan Remunerasi
Nomination and Remuneration Committee
SDM dan Budaya
Julianto Sidarto (Ketua | Chairman) People and Culture
Ahmad Al Farouk bin Ahmad Kamal (Anggota | Member)
Sabam Hutajulu (Anggota | Member)
Reza Viryawan (Anggota | Member) Novretta Nursetyawati (Kepala | Head)
Novretta Nursetyawati (Anggota | Member)
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Daftar Keanggotaan Asosiasi
Membership in Association
Nama Asosiasi Status Keanggotaan
Association Name Membership Status
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Anggota Aktif / Active Member
Indonesian Public Listed Companies Association (AEI)
ASEAN Tourism Association (ASEANTA) Anggota Aktif / Active Member
Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Anggota Aktif / Active Member
Indonesian Tourism Industry Association (GIPI)
Indonesia National Air Carriers Association (INACA) Anggota Aktif / Active Member
Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA) Anggota Aktif / Active Member
Indonesian Corporate Counsel Association (ICCA) Anggota Aktif / Active Member
59
Page 62
Profil Dewan Komisaris
Board of Commissioners Profile
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Reza Viryawan Ahmad Al Farouk Sabam Hutajulu Julianto Sidarto
Bin Ahmad Kamal
Komisaris Komisaris Independen Komisaris Independen
Commissioner Komisaris Utama Independent Commissioner Independent Commissioner
President Commissioner
60
Page 63
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Ahmad Al Farouk
bin Ahmad Kamal
Komisaris Kewarganegaraan Domisili Usia
Citizenship Domicile Age
Utama
President Malaysia Malaysia 45 tahun
Commissioner Malaysian 45 years old
Dasar Hukum Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Penunjukan tanggal 20 Agustus 2024
Legal Basis of Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Appointment Shareholders dated August 20, 2024
Riwayat • Master of Science in Finance and Economics dari
Pendidikan London School of Economics and Political Science
Educational (2003-2004)
Background • Bachelor of Science in Economics dari London School
of Economics and Political Science (2000-2003)
• Master of Science in Finance and Economics from
London School of Economics and Political Science
(2003-2004)
• Bachelor of Science in Economics from School of
Economics and Political Science (2000-2003)
Sertifikasi yang -
Dimiliki
Certification
Riwayat Berpengalaman selama lebih dari 15 tahun di bidang
Pekerjaan perbankan investasi, keuangan korporasi, riset dan
Work Experience perdagangan ekuitas di beberapa perusahaan, seperti:
• Chief Executive Officer di Urusharta Jamaah (2023)
• Chief Investment Officer di Urusharta Jamaah (2019-
2023)
• Vice President di Deutsche Bank (2013-2018)
• Vice President di J.P. Morgan (2008-2013)
• Analyst di Credit Suisse (2005-2008)
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
He has over 15 years of experience in investment banking,
corporate finance, equities research and trading, working
in several institutions, including:
• Chief Executive Officer at Urusharta Jamaah (2023)
• Chief Investment Officer at Urusharta Jamaah (2019-
2023)
• Vice President at Deutsche Bank (2013-2018)
• Vice President at J.P. Morgan (2008-2013)
• Analyst at Credit Suisse (2005-2008)
Rangkap Jabatan Deputi Group CEO di AirAsia Aviation Group Limited*
Concurrent (2024-2025)
Position Deputy Group CEO at AirAsia Aviation Group Limited*
(2024-2025)
Hubungan Afiliasi Memiliki hubungan afiliasi sebagai Deputi Group CEO di
Affiliated AirAsia Aviation Group Limited* selaku Pemegang Saham
Relationship Pengendali Perseroan.
He has an affiliated relationship as Deputy Group
CEO of AirAsia Aviation Group Limited*, the Controlling
Shareholder of the Company.
Kepemilikan Tidak ada
Saham None
* Posisi per 31 Desember 2025 | Share Ownership
Position as of December 31, 2025
61
Page 64
Sabam
Hutajulu
Komisaris Kewarganegaraan Domisili Usia
Citizenship Domicile Age
Independen
Independent Indonesia Jakarta, 67 tahun
Commissioner Indonesian Indonesia 67 years old
Dasar Hukum Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Penunjukan tanggal 25 Oktober 2022
Legal Basis of Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Appointment
Shareholders dated October 25, 2022
Riwayat • Ph.D in Accountancy dari Weatherhead School of
Pendidikan Management, Case Western Reserve University
Educational (CWRU), Cleveland, USA (2001)
Background
• Master of Accountancy dari Weatherhead School
of Management, Case Western Reserve University
(CWRU), Cleveland, USA (1997)
• Sarjana Akuntansi dari Fakultas Ekonomi, Universitas
Indonesia (1984)
• Ph.D in Accountancy from Weatherhead School
of Management, Case Western Reserve University
(CWRU), Cleveland, USA (2001)
• Master of Accountancy from Weatherhead School
of Management, Case Western Reserve University
(CWRU), Cleveland, USA (1997)
• Bachelor of Accounting from Faculty of Economics, the
University of Indonesia (1984)
Sertifikasi yang -
Dimiliki
Certification
Riwayat Beliau memiliki spesialisasi di bidang BOD & management
Pekerjaan coach & mentor serta coach & mentoring klien pada isu-
Work Experience isu transformasi & restrukturisasi korporasi; manajemen
risiko GRC & GCG; pemecahan masalah & pengambilan
keputusan; berbagai masalah keuangan dan memberikan
rekomendasi profesional pada orang-proses-eksekusi;
peluang investasi, produk dan layanan. Beliau pernah
menjabat di berbagai posisi penting, di antaranya:
• Komisaris Independen dan Ketua Komite Audit di IFG
Life (2021-2023)
• Direktur Utama di PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri (2019-
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
2020)
• Chief Executive Officer di PT Jardine Lloyd Thompson
Indonesia (JLTI) (2017-2018)
• Presiden Direktur di PT Tugu Pratama Indonesia
(General Insurance) (2015-2017)
• Chief Financial Officer di PT Elnusa Tbk (2011-2015)
• Chairman of the Board di PT Elnusa Petrofin Trading
Company (2011-2012)
• VP Finance & Administration di Pertamina Energy
Services Pte. Ltd., Singapore (2009-2011)
• Senior Manager Treasury di Pertamina Energy Services
Pte. Ltd., Singapore (2007-2009)
• Finance Internal Control Manager di PT Pertamina
(Persero) (2004-2007)
• Strategic Planning Manager di PT Pertamina (Persero)
(2003-2004)
• Assistant Manager for Finance Internal Control di
PT Pertamina (Persero) (2002-2003)
• Senior Auditor di Badan Pengawasan Keuangan dan
Pembangunan (BPKP) (1985-1989)
62
Page 65
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
His specialization is in the field of BOD & management
coach & mentor and also coach & client mentoring on
issues of corporate transformation & restructuring; GRC
& GCG risk management; problem solving & decision
making; various financial matters and provide professional
recommendations on people-process-execution;
investment opportunity, products and services. He has
held several key positions, including:
• Independent Commissioner and Head of Audit
Committee at IFG Life (2021-2023)
• President Director at PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri
(2019-2020)
• Chief Executive Officer at PT Jardine Lloyd Thompson
Indonesia (JLTI) (2017-2018)
• President Director at PT Tugu Pratama Indonesia
(General Insurance) (2015-2017)
• Chief Financial Officer at PT Elnusa Tbk (2011-2015)
• Chairman of the Board at PT Elnusa Petrofin Trading
Company (2011-2012)
• VP Finance & Administration at Pertamina Energy
Services Pte. Ltd., Singapore (2009-2011)
• Senior Manager Treasury at Pertamina Energy Services
Pte. Ltd., Singapore (2007-2009)
• Finance Internal Control Manager at PT Pertamina
(Persero) (2004-2007)
• Strategic Planning Manager at PT Pertamina (Persero)
(2003-2004)
• Assistant Manager for Finance Internal Control at
PT Pertamina (Persero) (2002-2003)
• Senior Auditor at the Financial and Development
Supervisory Agency (BPKP) (1985-1989)
Rangkap Jabatan • Head of Consultancy & Advisory di Indonesia Senior
Concurrent Position Executives Association (ISEA) (2020-sekarang)
• Dosen di Magister Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan
Bisnis Universitas Indonesia dan Adjunct Faculty
di Manipal GlobalNxt University, Kuala Lumpur
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
(2005-sekarang)
• Head of Consultancy & Advisory at Indonesia Senior
Executives Association (ISEA) (2020-present)
• Lecturer at the Master of Accounting, Faculty
Economics and Business, University of Indonesia and
Adjunct Faculty at Manipal GlobalNxt University, Kuala
Lumpur (2005-present)
Hubungan Afiliasi Tidak ada
Affiliated None
Relationship
Kepemilikan Tidak ada
Saham None
Share Ownership
63
Page 66
Julianto
Sidarto
Komisaris Kewarganegaraan Domisili Usia
Citizenship Domicile Age
Independen
Independent Indonesia Jakarta, 64 tahun
Commissioner Indonesian Indonesia 64 years old
Dasar Hukum Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Penunjukan tanggal 18 Maret 2025
Legal Basis of Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Appointment
Shareholders dated March 18, 2025
Riwayat • Master of Business Administration dari University of
Pendidikan California, Los Angeles (UCLA), Amerika Serikat (1988)
Educational • Master of Computer Science dari The Johns Hopkins
Background
University, Amerika Serikat (1984)
• Bachelor of Science in Electrical Engineering dari The
Johns Hopkins University, Amerika Serikat (1984)
• Master of Business Administration from University
of California, Los Angeles (UCLA), United States of
America (1988)
• Master of Computer Science from The Johns Hopkins
University, United States of America (1984)
• Bachelor of Science in Electrical Engineering from The
Johns Hopkins University, United States of America
(1984)
Sertifikasi yang SPPI Basic Finance Certification
Dimiliki
Certification
Riwayat Memiliki pengalaman di bidang konsultan manajemen,
Pekerjaan teknologi, dan operasional. Beliau pernah menjabat di
Work Experience berbagai jabatan, antara lain:
• Komisaris Independen di PT XL Axiata Tbk (2018-2025)
• Management Advisor di Alterra (2020-2022)
• Management Advisor di Sleekr by Mekari (2018-2019)
• Management Advisor di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk
(2017-2023)
• Management Advisor di PT Digital Alpha Indonesia
(2015-2020)
• Management Advisor di Kartuku (2015-2017)
• Management Advisor di PT Pelabuhan Indonesia II
(2015-2016)
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
• Beberapa posisi dengan jabatan terakhir sebagai
Managing Director of Accenture Operations ASEAN di
Accenture (1988-2015)
• Sales Executive di PT Astra Graphia Tbk (1984-1986)
He has extensive experience in management, technology,
and operational consultancy. He has held various
positions, including:
• Independent Commissioner at PT XL Axiata Tbk (2018-
2025)
• Management Advisor at Alterra (2020-2022)
• Management Advisor at Sleekr by Mekari (2018-2019)
• Management Advisor at PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk
(2017-2023)
• Management Advisor at PT Digital Alpha Indonesia
(2015-2020)
• Management Advisor at Kartuku (2015-2017)
• Management Advisor at PT Pelabuhan Indonesia II
(2015-2016)
• Held several positions, most recently as Managing
Director of Accenture Operations ASEAN at Accenture
(1988-2015)
• Sales Executive at PT Astra Graphia Tbk (1984-1986)
64
Page 67
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Rangkap Jabatan • Advisor di Artificial Intelligence Institute for Progress
Concurrent Position (AIIP) (2024-sekarang)
• Advisory Board Member di Resonance (2024-sekarang)
• Advisor Global Advisory Network di Sweef Capital
(2023-sekarang)
• Komisaris Independen di Honest Financial Technologies
(2022-sekarang)
• Management Advisor di VIDA Digital Identity
(2021-sekarang)
• Advisory Council di Yayasan Cinta Anak Bangsa
Foundation (2016-sekarang)
• Mentor di Endeavor Indonesia (2016-sekarang)
• Anggota Komite Audit dan Management Advisor di
PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (2016-sekarang)
• Management Advisor & Commissioner di Alpha JWC
Ventures (2015-sekarang)
• Management Advisor di Gorry Gourmet Indonesia
(2015-sekarang)
• Komisaris Independen di Mediatrac Sistem Komunikasi
(2015-sekarang)
• Advisor at Artificial Intelligence Institute for Progress
(AIIP) (2024-present)
• Advisory Board Member at Resonance (2024-present)
• Advisor Global Advisory Network at Sweef Capital
(2023-present)
• Independent Commissioner at Honest Financial
Technologies (2022-present)
• Management Advisor at VIDA Digital Identity (2021-
present)
• Advisory Council at Yayasan Cinta Anak Bangsa
Foundation (2016-present)
• Mentor di Endeavor Indonesia (2016-present)
• Member of Audit Committee and Management Advisor
at PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (2016-present)
• Management Advisor & Commissioner at Alpha JWC
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Ventures (2015-present)
• Management Advisor at Gorry Gourmet Indonesia
(2015-present)
• Independent Commissioner at Mediatrac Sistem
Komunikasi (2015-present)
Hubungan Afiliasi Tidak ada
Affiliated None
Relationship
Kepemilikan Tidak ada
Saham None
Share Ownership
65
Page 68
Reza
Viryawan
Komisaris Kewarganegaraan Domisili Usia
Citizenship Domicile Age
Commissioner
Indonesia Jakarta, 51 tahun
Indonesian Indonesia 51 years old
Dasar Hukum Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Penunjukan tanggal 25 Oktober 2022
Legal Basis of Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Appointment
Shareholders dated October 25, 2022
Riwayat Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum, Universitas Trisakti,
Pendidikan Indonesia (2000)
Educational Bachelor of Law from Faculty of Law, Trisakti University,
Background
Indonesia (2000)
Sertifikasi yang -
Dimiliki
Certification
Riwayat Beliau berpengalaman selama lebih dari 20 tahun di bidang
Pekerjaan Legal Corporate di beberapa perusahaan di Indonesia.
Work Experience He has over 20 years of experience in Corporate Legal on a
number of companies in Indonesia.
Rangkap • Direktur di PT Fersindo Nusaperkasa (2018-sekarang)
Jabatan • Direktur di PT Rama Putera Investindo (2015-sekarang)
Concurrent • Direktur di PT Grafika Media Solusindo (2015-sekarang)
Position
• Director at PT Fersindo Nusaperkasa (2018-present)
• Director at PT Rama Putera Investindo (2015-present)
• Director at PT Grafika Media Solusindo (2015-present)
Hubungan Memiliki hubungan afiliasi sebagai Direktur di PT Fersindo
Afiliasi Nusaperkasa selaku Pemegang Saham Perseroan.
Affiliated He has an affiliated relationship as Director of PT Fersindo
Relationship
Nusaperkasa, the Shareholder of the Company.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Kepemilikan Tidak ada
Saham None
Share Ownership
66
Page 69
Profil Direksi
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Board of Directors Profile
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Raden Luh Gede Mega
Achmad Sadikin Putri Tjatera
Direktur Utama Direktur
President Director Director
67
Page 70
Raden
Achmad Sadikin
Direktur Utama Kewarganegaraan Domisili Usia
Citizenship Domicile Age
President Director
Indonesia Jakarta, 56 tahun
Indonesian Indonesia 56 years old
Dasar Hukum Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Penunjukan tanggal 25 Juni 2025
Legal Basis of Resolution of the Annual General Meeting of Shareholders
Appointment
dated June 25, 2025
Riwayat • Pendidikan Penerbangan dari Australian Aviation
Pendidikan College, Parafield, Australia Selatan (1991-1992)
Educational • Sarjana Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu
Background
Pengetahuan Alam dari Universitas Padjadjaran (1987-
1991)
• Aviation Education from Australian Aviation College,
Parafield, South Australia (1991-1992)
• Bachelor of Biology, Faculty of Mathematics and
Natural Sciences, Padjadjaran University (1987-1991)
Sertifikasi yang • Company Aviation Safety Officer Training dari
Dimiliki Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian
Certification Perhubungan Republik Indonesia (2009)
• Airline Transport Pilot License Training dari Direktorat
Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian
Perhubungan Republik Indonesia (1996)
• Company Aviation Safety Officer Training from the
Directorate General of Civil Aviation, Ministry of
Transportation of the Republic of Indonesia (2009)
• Airline Transport Pilot License Training from the
Directorate General of Civil Aviation, Ministry of
Transportation of the Republic of Indonesia (1996)
Riwayat • Direktur Safety & Quality di PT Indonesia AirAsia (2024-
Pekerjaan 2025)
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Work Experience • Direktur Corporate Safety di PT Indonesia AirAsia
(2018-2024)
• Direktur Safety & Security di PT Indonesia AirAsia
(2013-2018)
• Chief Flight Safety di PT Indonesia AirAsia (2010-2013)
• Kapten Pilot Airbus A320-200 di PT Indonesia AirAsia
(2009-sekarang)
• Flight Data Analyst Monitoring Team Supervisor di PT
Indonesia AirAsia (2008-2013)
• Kapten Pilot Boeing 737-300 di PT Indonesia AirAsia
(2006-2009)
• First Officer Airbus A310-300 dan Airbus A300-600 di
Air Paradise International (2004-2005)
• Assistant Manager of Flight Crew Admin di PT Merpati
Nusantara Airlines (2002-2003)
• Secretary General di Pilots Association (1997-2003)
• First Officer Fokker 28 dan Fokker 100 serta Kapten
Fokker 27 di PT Merpati Nusantara Airlines (1992-2000)
68
Page 71
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
• Director of Safety & Quality at PT Indonesia AirAsia
(2024-2025)
• Director of Corporate Safety at PT Indonesia AirAsia
(2018-2024)
• Director of Safety & Security at PT Indonesia AirAsia
(2013-2018)
• Chief Flight Safety at PT Indonesia AirAsia (2010-2013)
• Airbus A320-200 Pilot Captain at PT Indonesia AirAsia
(2009-present)
• Flight Data Analyst Monitoring Team Supervisor at PT
Indonesia AirAsia (2008-2013)
• Boeing 737-300 Pilot Captain at PT Indonesia AirAsia
(2006-2009)
• First Officer of Airbus A310-300 and Airbus A300-600
at Air Paradise International (2004-2005)
• Assistant Manager of Flight Crew Admin at PT Merpati
Nusantara Airlines (2002-2003)
• Secretary General at Pilots Association (1997-2003)
• First Officer of Fokker 28 and Fokker 100 as well as
Fokker 27 Captain at PT Merpati Nusantara Airlines
(1992-2000)
Rangkap Jabatan Direktur Utama di PT Indonesia AirAsia (2025-sekarang)
Concurrent Position President Director at PT Indonesia AirAsia (2025-present)
Hubungan Afiliasi Tidak ada
Affiliated None
Relationship
Kepemilikan Tidak ada
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Saham None
Share Ownership
69
Page 72
Luh Gede Mega
Putri Tjatera
Direktur Kewarganegaraan Domisili Usia
Citizenship Domicile Age
Director
Indonesia Bali, 47 tahun
Indonesian Indonesia 47 years old
Dasar Hukum Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Penunjukan tanggal 20 Agustus 2024
Legal Basis of Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Appointment
Shareholders dated August 20, 2024
Riwayat Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia (1996)
Pendidikan Bachelor of Economics from the Faculty of Economics,
Educational University of Indonesia (1996)
Background
Sertifikasi yang Sertifikasi Akuntan Publik (2004)
Dimiliki Public Accountant Certification (2004)
Certification
Riwayat Beliau memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang
Pekerjaan keuangan, akuntansi, dan perpajakan. Beliau pernah
Work Experience menjabat di sejumlah posisi, seperti:
• Senior Vice President of Finance di Lazada Indonesia
(2019-2024)
• Head of Finance di PT Pacific World Nusantara (2016-
2018)
• Chief Financial Officer di Quiksilver SEA (2008-2015)
• Senior Manager Finance & Accounting di PT Quiksilver
Indonesia (2004-2008)
• Senior Auditor di Kantor Akuntan Publik Drs. Hadi Sutanto
& Rekan (PwC Indonesia) (2000-2003)
She has over 24 years of experience in finance, accounting,
and taxation. She has held various positions, including:
• Senior Vice President of Finance at Lazada Indonesia
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
(2019-2024)
• Head of Finance at PT Pacific World Nusantara (2016-
2018)
• Chief Financial Officer at Quiksilver SEA (2008-2015)
• Senior Manager Finance & Accounting at PT Quiksilver
Indonesia (2004-2008)
• Senior Auditor at Drs. Hadi Sutanto & Partners Public
Accounting Firm (PwC Indonesia) (2000-2003)
Rangkap Direktur Keuangan di PT Indonesia AirAsia (2024-sekarang)
Jabatan Director of Finance at PT Indonesia AirAsia (2024-present)
Concurrent
Position
Hubungan Tidak ada
Afiliasi None
Affiliated
Relationship
Kepemilikan Tidak ada
Saham None
Share Ownership
70
Page 73
Perubahan Komposisi
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Dewan Komisaris dan
Direksi di Tahun Buku 2025
Changes to the Composition of the Board of Commissioners
and Board of Directors in 2025 Financial Year
Pada tahun buku 2025, terdapat perubahan In the 2025 financial year, the composition of the
komposisi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan Board of Commissioners and the Board of Directors
berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang of the Company was changed based on the
Saham (RUPS) Luar Biasa tanggal 18 Maret 2025 dan Resolution of the Extraordinary General Meeting of
RUPS Tahunan pada tanggal 25 Juni 2025. Adapun Shareholders (GMS) dated March 18, 2025 and the
komposisi Dewan Komisaris dan Direksi di tahun buku Annual GMS dated June 25, 2025. The composition
2025 adalah sebagai berikut: of the Board of Commissioners and the Board of
Directors in 2025 financial year is as follows:
Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi Periode 1 Januari – 18 Maret 2025
Board of Commissioners and Board of Directors Composition on January 1 – March 18, 2025
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan
Name Position Basis of Appointment
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Ahmad Al Farouk Bin Komisaris Utama Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Ahmad Kamal President Commissioner tanggal 20 Agustus 2024
Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated August 20, 2024
Sabam Hutajulu Komisaris Independen Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Independent Commissioner tanggal 25 Oktober 2022
Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated October 25, 2022
Reza Viryawan Komisaris Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Commissioner tanggal 25 Oktober 2022
Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated October 25, 2022
Direksi
Board of Directors
Veranita Yosephine Direktur Utama Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Sinaga President Director tanggal 6 Juli 2022
Resolution of the Annual General Meeting of
Shareholders dated July 6, 2022
Luh Gede Mega Putri Direktur Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Tjatera Director tanggal 20 Agustus 2024
Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated August 20, 2024
71
Page 74
Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi Periode 18 Maret – 25 Juni 2025
Board of Commissioners and Board of Directors Composition on March 18 – June 25, 2025
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan
Name Position Basis of Appointment
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Ahmad Al Farouk Bin Komisaris Utama Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Ahmad Kamal President Commissioner tanggal 20 Agustus 2024
Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated August 20, 2024
Sabam Hutajulu Komisaris Independen Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Independent Commissioner tanggal 25 Oktober 2022
Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated October 25, 2022
Julianto Sidarto Komisaris Independen Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Independent Commissioner tanggal 18 Maret 2025
Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated March 18, 2025
Reza Viryawan Komisaris Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Commissioner tanggal 25 Oktober 2022
Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated October 25, 2022
Direksi
Board of Directors
Veranita Yosephine Direktur Utama Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Sinaga President Director tanggal 6 Juli 2022
Resolution of the Annual General Meeting of
Shareholders dated July 6, 2022
Luh Gede Mega Putri Direktur Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Tjatera Director tanggal 20 Agustus 2024
Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated August 20, 2024
Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi Periode 25 Juni – 31 Desember 2025
Board of Commissioners and Board of Directors Composition on June 25 – December 31, 2025
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan
Name Position Basis of Appointment
Dewan Komisaris
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Board of Commissioners
Ahmad Al Farouk Bin Komisaris Utama Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Ahmad Kamal President Commissioner tanggal 20 Agustus 2024
Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated August 20, 2024
Sabam Hutajulu Komisaris Independen Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Independent Commissioner tanggal 25 Oktober 2022
Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated October 25, 2022
Julianto Sidarto Komisaris Independen Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Independent Commissioner tanggal 18 Maret 2025
Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated March 18, 2025
Reza Viryawan Komisaris Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Commissioner tanggal 25 Oktober 2022
Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated October 25, 2022
72
Page 75
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan
Name Position Basis of Appointment
Direksi
Board of Directors
Raden Achmad Sadikin Direktur Utama Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
President Director tanggal 25 Juni 2025
Resolution of the Annual General Meeting of
Shareholders dated June 25, 2025
Luh Gede Mega Putri Direktur Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Tjatera Director tanggal 20 Agustus 2024
Resolution of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated August 20, 2024
Perubahan
Komposisi
Dewan
Komisaris dan
Direksi Setelah
Tahun Buku
2025
Changes to the Composition of
the Board of Commissioners and
Board of Directors After the 2025
Financial Year
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Setelah tahun buku 2025 berakhir hingga
penyampaian laporan ini, tidak terdapat perubahan
komposisi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.
After the end of the 2025 financial year until the
submission of this report, there have been no
changes in the composition of the Company’s Board
of Commissioners and the Board of Directors.
73
Page 76
Aspek Ketenagakerjaan [2-7]
Employment Aspects
Perseroan memandang sumber daya manusia The Company regards human resources (HR) as the
(SDM) sebagai fondasi utama keberhasilan main foundation of business success as well as a
bisnis sekaligus aset berharga yang memerlukan valuable asset that requires continuous attention
perhatian dan pengelolaan berkelanjutan. Fokus and management. This focus is realized through two
tersebut diwujudkan melalui dua aspek utama, main aspects, i.e., competency development and
yaitu pengembangan kompetensi dan peningkatan employee welfare improvement, which complement
kesejahteraan karyawan, yang berjalan beriringan each other in creating long-term value for the
dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi Company and all stakeholders.
perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan.
Perseroan meyakini bahwa upaya ini juga berkontribusi The Company believes that these efforts also
terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan contribute to the achievement of Sustainable
Berkelanjutan (TPB) Nomor 8 Pertumbuhan Ekonomi Development Goal (SDG) Number 8, Decent Work and
dan Pekerjaan yang Layak, dengan menciptakan Economic Growth, by creating a work environment
lingkungan kerja yang mendorong produktivitas, that encourages productivity, creativity, and career
kreativitas, serta peluang pengembangan karier. development opportunities.
Melalui berbagai program pengembangan kapasitas Through various capacity building and training
dan pelatihan, Allstars dibekali dengan keahlian dan programs, Allstars are equipped with the relevant
wawasan yang relevan untuk menghadapi dinamika skills and insights to deal with the ever-evolving
industri penerbangan yang terus berkembang. dynamics of the aviation industry. In addition to
Selain peningkatan kemampuan individu, Perseroan improving individual capabilities, the Company is
juga berkomitmen menciptakan lingkungan kerja also committed to creating a safe, healthy, and
yang aman, sehat, dan suportif, sehingga setiap supportive work environment so that every employee
karyawan dapat mencapai performa terbaiknya. can perform at their best.
Dengan tekad untuk menjadi perusahaan penyedia With a commitment to be the best employer,
lapangan kerja terbaik, Perseroan menempatkan the Company treats its employees as part of
karyawan sebagai bagian dari keluarga besar the Company’s extended family. This approach
Perseroan. Pendekatan ini memperkuat budaya fosters a culture of togetherness, loyalty, and
kebersamaan, loyalitas, dan profesionalisme yang professionalism, which is the foundation of business
menjadi landasan keberlanjutan bisnis. Didukung oleh sustainability. Supported by the presence of the
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
kehadiran Grup AirAsia yang beroperasi lintas negara, AirAsia Group, which operates across countries, the
Perseroan terus beradaptasi terhadap kebutuhan Company continues to adapt to global workforce
tenaga kerja global dengan menumbuhkan SDM needs by developing excellent, integrity-driven,
yang unggul, berintegritas, dan kompeten untuk and competent human resources to realize the
mewujudkan tujuan jangka panjang perusahaan. Company’s long-term goals.
Selain itu, keberagaman juga menjadi kekuatan In addition, diversity is also an inherent strength in
yang melekat dalam budaya kerja Perseroan. the Company’s work culture. The Company provides
Perseroan membuka kesempatan yang setara bagi equal opportunities for all individuals regardless of
seluruh individu tanpa membedakan gender, usia, gender, age, background, or beliefs. The diversity
latar belakang, atau keyakinan. Kebijakan diversity and inclusion policy is implemented across all lines
and inclusion diterapkan di seluruh lini organisasi of the organization to ensure that every employee
untuk memastikan bahwa setiap karyawan memiliki has equal opportunities for career and leadership
kesempatan yang sama dalam pengembangan karir development. Employee demographic data is
dan kepemimpinan. Pemantauan data demografi monitored regularly to ensure fair representation
tenaga kerja dilakukan secara berkala untuk and support the continuous development of human
memastikan representasi yang adil dan mendukung resource capacity.
peningkatan kapasitas sumber daya manusia secara
berkelanjutan.
74
Page 77
Demografi Karyawan
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
[405-1]
Employee Demographics
Sampai dengan akhir tahun 2025, jumlah karyawan As of the end of 2025, the Company had 1,163
Perseroan adalah sebanyak 1.163 orang, mengalami employees, decreased by 26.6% compared to in
penurunan sebesar 26,6% dibanding tahun 2024 2024 which was 1,585 employees. Information
yang berjumlah 1.585 orang. Adapun rincian regarding the Company’s employee demographics
demografi karyawan dalam 2 (dua) tahun terakhir over the past 2 (two) years can be seen as follows:
adalah sebagai berikut:
Komposisi Karyawan Berdasarkan Wilayah Operasional dan Jenis Kelamin
Employee Composition Based on Operational Area and Gender
2025 2024
Wilayah Operasional
Operational Area Laki-laki Perempuan Jumlah Laki-laki Perempuan Jumlah
Male Female Total Male Female Total
Bali 137 122 259 229 131 360
Kantor Pusat – Tangerang
200 118 318 254 153 407
Head Office - Tangerang
HUB – CGK 274 155 429 416 158 574
Kolkata - - - 1 - 1
Lombok 1 - 1 1 - 1
Makassar - Ujung Pandang 1 - 1 2 - 2
Medan 24 27 51 58 29 87
New Delhi - - - 1 - 1
Padang 2 - 2 2 - 2
Pekanbaru 1 - 1 1 - 1
Surabaya 68 32 100 115 33 148
Yogyakarta 1 - 1 1 - 1
Jumlah
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
709 454 1.163 1.081 504 1.585
Total
Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian dan Jenis Kelamin
Employee Composition Based on Employment Status and Gender
2025 2024
Status Kepegawaian
Employment Status Laki-laki Perempuan Jumlah Laki-laki Perempuan Jumlah
Male Female Total Male Female Total
Permanen
627 326 953 969 349 1.318
Permanent
Kontrak
82 128 210 112 155 267
Contract
Honorer
- - - - - -
Honorary
Jumlah
709 454 1.163 1.081 504 1.585
Total
75
Page 78
Komposisi Karyawan Berdasarkan Level Jabatan dan Jenis Kelamin
Employee Composition Based on Position and Gender
2025 2024
Level Jabatan
Position Laki-laki Perempuan Jumlah Laki-laki Perempuan Jumlah
Male Female Total Male Female Total
Dewan Komisaris, Direksi,
dan Komite di bawah
Dewan Komisaris
Board of Commissioners, 8 4 12 7 4 11
Board of Directors, and
Committees under the
Board of Commissioners
Manager 185 21 206 186 21 207
Supervisor 192 48 240 293 62 355
Executive 143 109 252 168 120 288
Officer 181 272 453 427 297 724
Jumlah
709 454 1.163 1.081 504 1.585
Total
Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin
Employee Composition Based on Age and Gender
2025 2024
Usia
Age Laki-laki Perempuan Jumlah Laki-laki Perempuan Jumlah
Male Female Total Male Female Total
< 20 tahun
- - - - 3 3
< 20 years old
20-24 tahun
9 31 40 48 52 100
20-24 years old
25-29 tahun
129 118 247 258 135 393
25-29 years old
30-34 tahun
151 106 257 204 123 327
30-34 years old
35-39 tahun
108 99 207 142 94 236
35-39 years old
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
40-45 tahun
109 73 181 167 78 245
40-45 years old
> 45 tahun
203 27 225 262 19 281
> 45 years old
Jumlah
709 454 1.163 1.081 504 1.585
Total
76
Page 79
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenjang Pendidikan dan Jenis Kelamin
Employee Composition Based on Educational Level and Gender
2025 2024
Jenjang Pendidikan
Educational Level Laki-laki Perempuan Jumlah Laki-laki Perempuan Jumlah
Male Female Total Male Female Total
Akademi/Universitas
313 201 514 478 223 701
College/University
SLTA/Sederajat
396 253 649 603 281 884
High School/Equivalent
Jumlah
709 454 1.163 1.081 504 1.585
Total
Komposisi Karyawan Berdasarkan Wilayah Operasional dan Status Kepegawaian
Employee Composition Based on Operational Area and Employment Status
2025 2024
Wilayah Operasional Permanen Kontrak Permanen Kontrak
Operational Area (PKWTT) Contract Jumlah (PKWTT) Contract Jumlah
Permanent Total Permanent Total
(PKWTT) PKWT KHL (PKWTT) PKWT KHL
Bali 179 80 - 259 267 93 - 360
Kantor Pusat – Tangerang
233 85 - 318 280 127 - 407
Head Office - Tangerang
HUB - CGK 407 22 - 429 552 22 - 574
Lombok 1 - - 1 1 - - 1
Kolkata - - - - 1 - - 1
Makassar – Ujung Pandang 1 - - 1 2 - - 2
Medan 43 8 - 51 78 9 - 87
New Delhi - - - - 1 - - 1
Padang 2 - - 2 2 - - 2
Pekanbaru 1 - - 1 1 - - 1
Surabaya 85 15 - 100 132 16 - 148
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Yogyakarta 1 - - 1 1 - - 1
Jumlah
953 210 - 1.163 1.318 267 - 1.585
Total
77
Page 80
Kesetaraan Gender [S-01]
Gender Equality
Laki-laki Perempuan
Male Female
Jumlah Level Persentase Persentase
Total Level Jumlah Karyawan Karyawan (%) Jumlah Karyawan Karyawan (%)
Total Employees Employee Percentage Total Employees Employee Percentage
(%) (%)
Entry-Level 324 27,9% 381 32,8%
Mid-Level 192 16,5% 48 4,1%
Senior-Level 185 15,9% 22 1,9%
Executive-Level 8 0,7% 3 0,3%
Total Karyawan
709 61% 454 39%
Total Employees
Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia, Level Jabatan, dan Jenis Kelamin
Tahun 2025 [S-02]
Employee Composition Based on Age, Position, and Gender in 2025
Tingkat Awal Tingkat Menengah Tingkat Senior Tingkat Eksekutif
Entry Level Mid Level Senior Level Executive Level Jumlah
Usia Karyawan
Age Laki- Laki- Laki- Laki- Total
Perempuan Perempuan Perempuan Perempuan
laki Female
laki Female
laki Female
laki Female
Employees
Male Male Male Male
18-24 tahun
18-24 years 6 29 3 2 - - - - 40
old
25-34 tahun
25-34 years 123 193 118 27 39 4 - - 504
old
35-44 tahun
35-44 years 127 137 31 12 37 10 - - 354
old
45-54 tahun
45-54 years 61 22 37 6 76 6 5 1 214
old
> 54 tahun
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
7 - 3 1 33 2 3 2 51
> 54 years old
Jumlah
324 381 192 48 185 22 8 3 1.163
Total
Penerimaan Karyawan [F.18] [2-8] [401-1] Employee Recruitment [F.18] [2-8] [401-1]
Perseroan menjalankan proses penerimaan The Company manages its recruitment and
dan pengelolaan karyawan secara terencana, employee management processes systematically,
transparan, dan berkeadilan untuk mendapatkan transparently, and fairly in order to attract the best
talenta terbaik yang mampu memperkuat talent capable of strengthening future business
pertumbuhan bisnis di masa depan. Rekrutmen growth. Recruitment is carried out by considering
dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika labor market dynamics and the need to replace
pasar tenaga kerja serta kebutuhan regenerasi dari employees who retire or resign.
karyawan yang pensiun atau mengundurkan diri.
78
Page 81
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Dalam pelaksanaannya, Perseroan menerapkan dua In practice, the Company applies two main
metode rekrutmen utama: recruitment methods:
Rekrutmen internal, dengan memberikan prioritas Internal recruitment, which gives priority to
kesempatan kepada karyawan berpotensi untuk employees with the potential to develop their careers
mengembangkan karier ke posisi lain yang sesuai dengan into other positions that fit their competencies,
kompetensi, pengalaman, serta minat yang dimiliki. experience, and interests.
Rekrutmen eksternal, yang dilakukan melalui situs External recruitment, which is carried out through
karier Grup AirAsia, berbagai job portal, media the AirAsia Group career website, various job portals,
sosial, serta kerja sama dengan pihak ketiga seperti social media, and cooperation with third parties
headhunter, guna menjaring kandidat terbaik sesuai such as headhunters, in order to attract the best
kebutuhan organisasi. candidates according to the organization's needs.
Pencarian kandidat juga dilakukan melalui berbagai The search for candidates is also conducted through
saluran, termasuk basis data CV, platform rekrutmen various channels, including CV databases, online
daring, dan iklan lowongan di media massa. recruitment platforms, and job advertisements in
Seluruh proses rekrutmen dijalankan berdasarkan the mass media. The entire recruitment process is
prinsip transparansi, kejujuran, dan keadilan, tanpa carried out based on the principles of transparency,
diskriminasi terhadap gender, suku, agama, ras, honesty, and fairness, without discrimination based
orientasi seksual, atau latar belakang lainnya. on gender, ethnicity, religion, race, sexual orientation,
or other backgrounds.
Perseroan berkomitmen menciptakan kesetaraan The Company is committed to creating equal
kesempatan kerja di semua level jabatan baik junior, employment opportunities at all levels of
senior, maupun profesional, serta memastikan setiap employment, whether junior, senior, or professionals,
posisi diisi oleh individu yang memiliki kompetensi and ensuring that each position is occupied by
dan keahlian sesuai kebutuhan. Pendekatan ini tidak individuals with the necessary competencies and
hanya memperkuat keberagaman di lingkungan expertise. This approach not only strengthens diversity
kerja, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai inklusif in the work environment but also reflects the inclusive
yang menjadi bagian dari budaya Perseroan. values that are part of the Company's culture.
Proses rekrutmen yang dijalankan secara This comprehensive recruitment process ensures
menyeluruh ini memastikan bahwa setiap Allstars that every new Allstars not only has the necessary
baru tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang technical skills, but also aligns with the company's
mumpuni, tetapi juga sejalan dengan nilai-nilai values in realizing its vision of becoming an innovative,
perusahaan dalam mewujudkan visi Perseroan untuk sustainable, and people-oriented organization.
menjadi organisasi yang inovatif, berkelanjutan, dan
berorientasi pada manusia.
Adapun rangkaian proses rekrutmen Perseroan The Company’s recruitment processes can be seen
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dapat dilihat sebagai berikut: below:
Pengajuan Permintaan Memposting lowongan Seleksi Tahap Awal
Karyawan oleh Manajemen pekerjaan sebelum dilakukan berdasarkan CV
Job Requisition Submission by pencarian Kandidat Early Stage Selection
Hiring Manager Job Posting based on CV
Wawancara
Pemeriksaan Studi Kasus dan Wawancara Awal
Psikotes Preliminary
Kesehatan dengan Hiring Manager
Psychological Interview
Medical Check-Up Test Case Study and Interview with
(MCU) Hiring Manager
Negosiasi Penandatanganan
Pemeriksaan Remunerasi Perjanjian Kerja
Latar Remuneration
Negotiation
Job Contract Signing Mulai Bekerja
Belakang dan
Referensi Onboarding
Background
Check and
Reference Check
79
Page 82
Rekrutmen Karyawan berdasarkan Usia
Employee Recruitment based on Age
2025 2024
Uraian PKWTT PKWT KHL PKWTT PKWT KHL
Description Permanent Contract Freelance Permanent Contract Freelance
L|M P|F L|M P|F L|M P|F L|M P|F L|M P|F L|M P|F
< 20 tahun
- - - - - - - - - - - -
< 20 years old
20 - 24 tahun
- 4 - - - - 1 1 5 1 - -
20 – 24 years old
25 - 29 tahun
4 2 1 1 - - 10 5 5 1 - -
25 – 29 years old
30 - 34 tahun
7 2 2 - - - 6 7 - 1 - -
30 – 34 years old
35 - 39 tahun
2 1 - - - - 4 3 5 - - -
35 – 39 years old
40 - 45 tahun
1 1 - - - - 6 2 - 1 - -
40 – 45 years old
> 45 tahun
3 1 - - - - 2 - - - - -
45 years old
Rekrutmen Karyawan berdasarkan Wilayah Operasional
Employee Recruitment based on Operational Area
2025 2024
Uraian PKWTT PKWT KHL PKWTT PKWT KHL
Description Permanent Contract Freelance Permanent Contract Freelance
L|M P|F L|M P|F L|M P|F L|M P|F L|M P|F L|M P|F
Kantor Pusat - Tangerang
17 11 2 1 - - 22 18 1 2 - -
Head Office - Tangerang
HUB Cengkareng - - - - - - 1 - 13 2 - -
HUB Bali - - - - - - 3 - - - - -
HUB Medan - - 1 - - - - - 1 - - -
HUB Surabaya - - - - - - 2 - - - - -
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Chennai - - - - - - 1 - - - - -
Jenis Pekerja (bukan karyawan) Jumlah Laki-laki Perempuan
Type of Labor (non-employee) Total Male Female
Tenaga Outsourcing
341 310 31
Outsourced Workers
Tenaga Musiman/Project
- - -
Seasonal/Project Workers
Mitra Vendor/Maintenance
- - -
Vendor/Maintenance Partners
80
Page 83
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Karyawan Magang
Intern
2025 2024
Uraian
Description
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Male Female Male Female
Karyawan Magang
58 30 51 17
Intern
Hingga 31 Desember 2025, total jumlah karyawan As of December 31, 2025, the Company had a total of
Perseroan tercatat sebanyak 1.163 orang, yang 1,163 employees, consisting of 709 male employees
terdiri atas 709 karyawan laki-laki dan 454 karyawan and 454 female employees. This composition
perempuan. Komposisi ini mencerminkan penerapan reflects the principle of equality and inclusivity in the
prinsip kesetaraan dan inklusivitas dalam proses recruitment process, where every individual is given
rekrutmen, di mana setiap individu memperoleh equal opportunities regardless of gender.
kesempatan yang sama tanpa memandang gender.
Kebijakan ini sejalan dengan komitmen Perseroan This policy is in line with the Company's commitment
untuk menciptakan lingkungan kerja yang adil, to fostering a fair, open, and competency-oriented
terbuka, dan berorientasi pada kompetensi, di mana work environment, where potential and ability are
potensi dan kemampuan menjadi dasar utama the primary foundations for career development.
dalam pengembangan karier. Profil lengkap tenaga The complete profile of the Company's workforce in
kerja Perseroan pada tahun 2025 dapat dilihat 2025 is as follows:
sebagai berikut:
Perempuan
60,96% 39,03%
Laki-laki
Female
Male
Jumlah Karyawan Sementara [S-04]
Total Contract Employees
Jumlah Karyawan Persentase Karyawan
Uraian (dalam tahun pelaporan) (dalam tahun pelaporan)
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Description Total Employees Employee Percentage
(in the reporting year) (in the reporting year)
Jumlah Karyawan Perusahaan yang dipegang oleh
kontraktor/konsultan
185 15,91%
Total Company’s Employees managed by contractors/
consultants
Karyawan Multigenerasi
Multi-generation Employees
Usia Laki-laki Perempuan
Age Male Female
<30 tahun
11,8% 12,9%
<30 years old
30 - 50 tahun
39,6% 25,8%
30 – 50 years old
> 50 tahun
9,5% 0,34%
> 50 years old
81
Page 84
Karyawan Berdasarkan Profesi
Employees based on Professions
Keterangan Laki-laki Perempuan
Description Male Female
Pilot 23,2% 2,7%
Kru Kabin
13,8% 29,3%
Cabin Crew
Administrasi dan Umum
24% 7%
General Administration
Perputaran Karyawan [401-1] Employee Turnover [401-1]
Perseroan secara konsisten memantau tingkat The Company consistently monitors employee
perputaran karyawan sebagai indikator penting turnover rates as a key indicator of creating a healthy
dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat and sustainable work environment. Good retention
dan berkelanjutan. Tingkat retensi yang baik rates reflect the creation of a safe, comfortable,
mencerminkan terciptanya suasana kerja yang and supportive work environment for employees.
aman, nyaman, serta mendukung kesejahteraan Conversely, an increase in turnover can be a signal
karyawan. Sebaliknya, meningkatnya angka of the need to evaluate internal factors that affect
perputaran dapat menjadi sinyal perlunya evaluasi employee satisfaction and engagement.
terhadap faktor-faktor internal yang mempengaruhi
kepuasan dan keterikatan karyawan.
Untuk itu, Perseroan terus berupaya mewujudkan Therefore, the Company continuously strives to
lingkungan kerja yang inklusif, aman, dan produktif create an inclusive, safe, and productive work
agar seluruh Allstars merasa dihargai serta memiliki environment so that all Allstars feel valued and
motivasi untuk berkembang bersama perusahaan. motivated to grow together with the company. This
Upaya ini merupakan bagian dari strategi jangka effort is part of a long-term strategy to retain the
panjang dalam mempertahankan talenta terbaik best talent while increasing employee loyalty.
sekaligus meningkatkan loyalitas tenaga kerja.
Selama tahun 2025, tingkat perputaran karyawan In 2025, the employee turnover rate was recorded
tercatat sebesar 7,52%, menurun dibandingkan at 7.52%, a decrease compared to 2024, which was
tahun 2024 yang berada di angka 7,95%. Sebagian at 7.95%. Most employees who left the company
besar karyawan yang mengakhiri masa kerja were due to personal decisions or because
melakukannya atas keputusan pribadi atau karena their performance evaluations did not meet the
evaluasi kinerja yang belum memenuhi standar Company's standards.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Perseroan.
Rincian perbandingan tingkat perputaran karyawan Detailed comparisons of employee turnover rates
selama 2 (dua) tahun terakhir disajikan sebagai in the last 2 (two) years are presented as follows:
berikut: [401-1] [401-1]
Perputaran Karyawan
2025 2024
Employee Turnover
Karyawan Masuk (Rekrutmen)*
32 66
Incoming Employees (Recruitment)*
Karyawan Keluar
Outgoing Employees
Pensiun Alami
- 2
Natural Retirement
Meninggal
2 4
Passed Away
Mengundurkan Diri
75 106
Resigned
82
Page 85
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Perputaran Karyawan
2025 2024
Employee Turnover
Diberhentikan karena Melakukan Pelanggaran
2 -
Dismissed due to Violation
Habis Kontrak (PKWT)
12 19
End of Contract (PKWT)
Jumlah
91 131
Total
Tingkat Perputaran Karyawan
7,52% 7,95%
Total Employee Turnover
*) Untuk PKWT & PKWTT | For PKWT & PKWTT
Tingkat Pergantian Karyawan S-03
Employee Turnover Rate
Jumlah Karyawan (dalam Persentase Karyawan
Uraian tahun pelaporan) (dalam tahun pelaporan
Description Total Employees (in the Employee Percentage (in the
reporting year) reporting year)
Jumlah Karyawan Mengundurkan Diri/Pemutusan Hubungan
91 Karyawan
Kerja 7,52 %
91 Employees
Total Employees who Resigned/Dismissed
Jumlah Karyawan Baru/Pengganti 32 Karyawan
2,64 %
Total New/Replacement Employees 32 Employees
Program Pengembangan Kompetensi Employee Competency Development
Karyawan [F.22] [404-1] Program [F.22] [404-1]
Perseroan meyakini bahwa pengembangan The Company believes that employee competency
kompetensi karyawan merupakan fondasi penting development is a key foundation for a sustainable
dalam pengelolaan sumber daya manusia yang human resource management. By improving their
berkelanjutan. Melalui peningkatan kapasitas dan capacity and skills, every Allstars is expected to
keterampilan, setiap Allstars diharapkan dapat develop into an adaptive, competitive individual who
berkembang menjadi individu yang adaptif, berdaya is able to make a real contribution to the company’s
saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata performance and for stakeholder satisfaction.
terhadap kinerja perusahaan maupun kepuasan
para pemangku kepentingan.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan terus Throughout 2025, the Company held various training
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
melaksanakan berbagai program pelatihan dan and development programs, including formal
pengembangan, baik dalam bentuk pendidikan education, technical training (hard skills), and non-
formal, pelatihan teknis (hard skill), maupun pelatihan technical training (soft skills). These programs were
non teknis (soft skill). Program-program ini dirancang designed to strengthen professional abilities while
untuk memperkuat kemampuan profesional sekaligus shaping a collaborative, innovative, and results-
membentuk karakter kerja yang kolaboratif, inovatif, oriented work ethic.
dan berorientasi pada hasil.
Pada periode pelaporan tersebut, sebanyak 994 During the reporting period, a total of 994
karyawan mengikuti pelatihan hard skill dengan employees participated in hard skill training with an
rata-rata durasi 53 jam per peserta, sementara 575 average duration of 53 hours per participant, while
karyawan berpartisipasi dalam pelatihan soft skill 575 employees participated in soft skill training with
dengan rata-rata 39 jam per peserta. an average of 39 hours per participant.
83
Page 86
Seluruh kegiatan pengembangan ini mencerminkan All of these development activities reflect the
komitmen Perseroan untuk memastikan setiap Company’s commitment to ensure that every
karyawan memperoleh kesempatan yang setara employee has equal opportunities to hone their
dalam mengasah kemampuan, memperluas skills, broaden their knowledge, and strengthen their
wawasan, dan memperkuat kompetensi yang competencies relevant to the needs of the modern
relevan dengan kebutuhan industri penerbangan aviation industry. The main training programs
modern. Adapun program pelatihan utama yang attended by the Company’s employees throughout
diikuti oleh karyawan Perseroan sepanjang tahun 2025 are as follows:
2025 adalah sebagai berikut:
Program Pelatihan Tahun 2025
Training Programs in 2025
Level Jabatan Program Pelatihan Penyelenggara Jumlah Peserta
Position Level Training Program Organizer Total Participants
Manajer ke Atas • Executive Leaders • Fish Camp Learning • 19 peserta | participants
Manager and Above Program (Executive Leaders) (Executive Leaders)
• Lead with Impact & • Impact Factory (Lead • 22 peserta | participants
Inspiration with Impact) (Lead with Impact)
• Human Factor Recurrent • Internal • 7 peserta | participants
(Engineering) • Internal • 5 peserta | participants
• Safety Management • Internal • 6 peserta | participants
System (Engineering) • Internal • 152 peserta | participants
• A320 Recurrent • Internal • 152 peserta | participants
(Engineering) • Internal • 155 peserta | participants
• Safety Emergency • Internal • 1 peserta | participants
Procedures (Flight Ops) • TÜV Rheinland • 2 peserta | participants
• Approach and Landing • Internal • 69 peserta | participants
Accident Reduction
(ALAR)
• Crew Resource
Management (Flight Ops)
• Internal Auditor Training
(Corp. QA)
• Lead Auditor Training
• Safety Management
System (Corp. Safety)
Officer dan Eksekutif • Emerging Leaders • Fish Camp Learning • 22 peserta | participants
Officer and Executive Program (Emerging Leaders) (Emerging Leaders)
• Take Off & Take Lead • Impact Factory (Take Off • 27 peserta | participants
Program and Take Lead) (Take off & Take Lead)
• Human Factor Recurrent • Internal • 30 peserta | participants
(Engineering) • Internal • 30 peserta | participants
• Safety Management • Internal • 11 peserta | participants
• Internal • 150 peserta | participants
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
System (Engineering)
• A320 Recurrent • Internal • 150 peserta | participants
(Engineering) • Internal • 155 peserta | participants
• Safety Emergency • Internal • 2 peserta | participants
Procedures (Flight Ops) • INACA • 3 peserta | participants
• Approach and Landing • TÜV Rheinland • 2 peserta | participants
Accident Reduction • Internal • 212 peserta | participants
(ALAR)
• Crew Resource
Management (Flight Ops)
• Internal Auditor Training
(Corp. QA)
• Company Aviation Safety
Officer (CASO)
• Lead Auditor Training
• Safety Management
System (Corp. Safety)
84
Page 87
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Perencanaan Suksesi dan Succession Planning and Leadership
Pengembangan Kepemimpinan Development
Untuk memastikan keberlanjutan kepemimpinan, To ensure sustainable leadership, the Company
Perseroan menjalankan program Talent Council implements a Talent Council program focused on
yang difokuskan pada posisi kritikal, termasuk critical positions, including regulatory positions. This
posisi yang bersifat regulatory. Program ini dimulai program began with identification of prospective
dengan identifikasi calon suksesor oleh pimpinan successors by department leaders, followed by
departemen, dilanjutkan dengan asesmen daring online assessment and readiness mapping based
dan pemetaan kesiapan berdasarkan hasil profiling. on the profiling results. The identified competency
Kesenjangan kompetensi yang teridentifikasi gaps are then followed up through leadership
ditindaklanjuti melalui program pengembangan development programs.
kepemimpinan.
Pada tahun 2025, Perseroan menyelenggarakan In 2025, the Company held two main programs,
dua program utama, yaitu Executive Leaders yang Executive Leaders which was attended by 19
diikuti oleh 19 peserta selama tiga bulan dengan participants for three months resulting in an
keluaran berupa portofolio proyek perbaikan, serta improvement project portfolio, as well as Lead
Lead with Impact and Inspirations yang diikuti oleh with Impact and Inspirations which was attended
22 peserta dengan fokus pada penguatan karakter by 22 participants and focused on strengthening
dan pola pikir kepemimpinan. leadership characters and mindset.
Penilaian Kinerja dan Pengembangan Performance Assessment and Leadership
Kepemimpinan Development
Sebagai bagian dari penguatan jalur kepemimpinan, As an effort to strengthen the leadership pathway,
Perseroan juga menyiapkan program Emerging the Company also prepares the Emerging Leaders
Leaders dan Take Off and Take Lead untuk as well as the Take Off and Take Lead programs
memperkenalkan prinsip-prinsip kepemimpinan to introduce leadership principles to Allstars who
kepada Allstars yang ingin mengembangkan karier inspire to develop their career further. Both programs
ke tahap berikutnya. Kedua program ini dirancang are designed based on applicative and interactive
dengan pendekatan pembelajaran yang aplikatif learning approaches, becoming a foundation for a
dan interaktif, sebagai landasan pengembangan sustainable leadership development in the future.
kepemimpinan berkelanjutan di masa mendatang.
Pelatihan dan Pengembangan Karyawan [S-05]
Employee Training and Development
Rata-rata Jam Pelatihan per Jumlah Karyawan yang ikut serta Persentase jumlah Kayawan yang
Karyawan dalam tahun Pelaporan dalam program pelatihan ikut serta dalam pelatihan
Average Training Hours per Employee in Number of Employees participating in the Percentage of employees participating in
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
the Reporting Year training programs the training
73,14 Jam/Karyawan
1.010 86,84%
73.14 Hours/Employee
85
Page 88
Durasi Pelatihan Karyawan
Employee Training Duration
2025 2024
Jumlah Karyawan yang Rata- Jumlah Karyawan yang Rata-
Memperoleh Pelatihan rata Jam Memperoleh Pelatihan rata Jam
Number of Employees Pelatihan Number of Employees Pelatihan
Uraian Receiving Training Jam Setiap Receiving Training Jam Setiap
Description Pelatihan Karyawan Pelatihan Karyawan
Training Average Training Average
Hours Training Hours Training
L P Jumlah L P Jumlah
M F Total Hours M F Total Hours
of Each of Each
Employee Employee
Keseluruhan
612 398 1.010 73.875 73,14 827 481 1.308 118.252 90,41
Total
Berdasarkan Jenis Pelatihan
Based on Type of Training
Soft Skill 209 366 575 22.435,5 39 248 144 393 35.467 15
Hard Skill 577 417 994 52.349,5 53 579 337 915 82.785 26
Berdasarkan Usia
Based on Age
< 20 tahun
< 20 years - - - - - 1 9 10 817,22 81,72
old
20 - 24
tahun
7 25 32 3.176,6 99,27 60 63 123 10.869,05 88,83
20 - 24
years old
25 - 29
tahun
119 113 232 19.207,5 82,79 197 143 340 30.509,62 89,67
25 - 29
years old
30 - 34
tahun
143 98 241 16.991,3 70,50 143 109 252 22.500,84 89,25
30 - 34
years old
35 - 39
tahun
92 85 177 13.297,5 75,13 115 85 200 17.924,4 89,44
35 - 39
years old
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
40 - 44
tahun
101 64 165 10.342,5 62,68 131 57 188 17.161,66 91,41
40 - 44
years old
> 45 tahun
> 45 years 150 13 163 11.081,3 67,98 181 15 196 18.469,21 94,55
old
86
Page 89
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Biaya Pengembangan Kompetensi Competency Development Costs
Sebagai bagian dari upaya untuk memastikan As part of its efforts to ensure effective human
pengelolaan sumber daya manusia berjalan resource management, the Company consistently
efektif, Perseroan secara konsisten mengalokasikan allocates a special budget for employee
anggaran khusus untuk program pengembangan competency development programs. This funding is
kompetensi karyawan. Pendanaan ini disesuaikan adjusted to the needs of human resource capacity
dengan kebutuhan peningkatan kapasitas SDM building and the company’s financial capabilities
serta kemampuan keuangan perusahaan setiap each year.
tahunnya.
Pada tahun 2025, Perseroan telah merealisasikan In 2025, the Company has realized competency
biaya pengembangan kompetensi sebesar development costs of Rp19,611,539,673 or an
Rp19.611.539.673 atau mengalami penyesuaian adjustment of 7.87% compared to 2024, which was
sebesar 7,87% dibandingkan dengan tahun 2024 recorded at Rp21,286,546,684. This adjustment
yang tercatat sebesar Rp21.286.546.684. was made proportionally by considering budget
Penyesuaian ini dilakukan secara proporsional efficiency, training program priorities, and a focus
dengan mempertimbangkan efisiensi anggaran, on improving the quality of learning that has a
prioritas program pelatihan, serta fokus pada direct impact on employee and organizational
peningkatan kualitas pembelajaran yang performance.
memberikan dampak langsung terhadap kinerja
karyawan dan organisasi.
Uraian Satuan
2025 2024
Description Unit
Biaya Pelatihan
Rp 19.611.539.673 21.286.546.684
Training Costs
Kelayakan Upah dan Hak-Hak Karyawan Wage Fairness and Employee Rights
[F.20] [202-1] [202-2] [401-2] [F.20] [202-1] [202-2] [401-2]
Perseroan berkomitmen untuk menjamin The Company is committed to ensuring the welfare
kesejahteraan setiap Allstars melalui penerapan of every Allstars through the implementation of a
sistem pengupahan yang layak, transparan, serta fair and transparent wage system that complies with
sesuai dengan ketentuan perundang-undangan applicable laws and regulations. This commitment
yang berlaku. Komitmen ini diwujudkan dengan is realized by ensuring that all employees receive
memastikan seluruh karyawan menerima imbalan fair and competitive compensation based on their
kerja yang adil dan kompetitif, berdasarkan competence, performance, experience, as well as in
kompetensi, kinerja, pengalaman, serta mengacu accordance with the Regional Minimum Wage (UMR)
pada Upah Minimum Regional (UMR) di setiap in each operational area. The principle of fair wages
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
wilayah operasional. Prinsip kelayakan upah juga is also accompanied by respect for labor rights,
disertai dengan penghormatan terhadap hak-hak including the right to social security, opportunities
tenaga kerja, termasuk hak atas jaminan sosial, for development, and a safe and inclusive work
kesempatan pengembangan, dan lingkungan kerja environment.
yang aman serta inklusif.
Dalam pelaksanaannya, Perseroan memastikan In its implementation, the Company ensures that the
bahwa sistem remunerasi yang diterapkan tidak applicable remuneration system not only includes
hanya mencakup gaji pokok, tetapi juga berbagai basic salaries, but also various forms of awards
bentuk penghargaan dan tunjangan kesejahteraan and other welfare benefits. Each employee receives
lainnya. Setiap karyawan menerima paket a compensation package that considers their
kompensasi yang mempertimbangkan jabatan, respective position, responsibilities, and periodic
tanggung jawab, serta hasil evaluasi kinerja secara performance evaluations. This remuneration
periodik. Program remunerasi ini dirancang untuk program is designed to create a balance between
menciptakan keseimbangan antara kesejahteraan employee welfare and business sustainability, while
karyawan dan keberlanjutan bisnis, sekaligus strengthening loyalty and work motivation.
memperkuat loyalitas dan motivasi kerja.
87
Page 90
Untuk menjamin kesetaraan dan transparansi In order to ensure equality and transparency in the
dalam struktur remunerasi, Perseroan menerapkan remuneration structure, the Company implements a
kebijakan yang menyesuaikan antara fungsi policy that aligns job functions with the job rating
pekerjaan dengan sistem penilaian jabatan. system. The basis to determine wages, remuneration
Dasar penetapan upah, struktur remunerasi, serta structure, and employee welfare benefits are
tunjangan kesejahteraan karyawan disajikan dalam presented in the following table:
tabel berikut:
Fungsi Dasar Penetapan Upah
Function Basis of Wage Determination
Support Function • Penetapan upah dengan rentang nilai minimal, medium, dan maksimal berdasarkan
peringkat karyawan
• Determination of wages with minimum, medium, and maximum ranges based on
employee ranking
• Penetapan tunjangan tetap berdasarkan dengan posisi karyawan
• Determination of fixed allowances based on employee position
Operational Function Teknis:
• Pembayaran upah per bulan berdasarkan posisi
• Pembayaran tunjangan tetap per bulan berdasarkan posisi
• Tunjangan lisensi berdasarkan lisensi yang dimiliki karyawan
Technical:
• Monthly salary payments based on position
• Payment of fixed allowance per month based on position
• License allowance based on the license owned by the employee
Kru Kabin:
• Upah Cabin Crew Trainee dibayarkan setelah lulus masa pelatihan
• Pembayaran tunjangan tetap dan tidak tetap
Cabin Crew:
• Salary of Cabin Crew Trainee is paid after passing the training period
• Fixed and non-fixed benefit payments
Pilot:
• Upah sebagai First Officer Trainee
• Upah sebagai First Officer
• Upah sebagai pilot berdasarkan tahun menjabat sebagai kapten
Pilot:
• Salary of First Officer Trainee
• Salary of First Officer
• Salary of pilot based on the year of serving as Captain
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Remunerasi dan Kesejahteraan Karyawan Employee Remuneration and Welfare
[405-2] [405-2]
Dari sisi kepatuhan terhadap regulasi, Perseroan In terms of regulatory compliance, the Company
memastikan bahwa upah karyawan tingkat terendah ensures that the lowest employee wages always
selalu memenuhi atau melampaui UMR di wilayah meet or exceed the minimum wage in the operational
operasional. Berdasarkan data periode pelaporan, area. Based on the reporting period data, the entry-
rasio gaji pokok entry-level di Kantor Pusat - level salary ratio at the Tangerang - Head Office is
Tangerang adalah 100% terhadap UMR setempat, 100% of the local minimum wage, demonstrating the
menunjukkan komitmen Perseroan terhadap prinsip Company’s commitment to the principles of fairness
keadilan dan kesejahteraan karyawan. and employee welfare.
88
Page 91
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Selain itu, Perseroan secara konsisten menegakkan In addition, the Company consistently upholds
prinsip kesetaraan dan transparansi dalam sistem the principles of equality and transparency in its
penggajian. Perseroan melakukan kajian berkala remuneration system. The Company conducts
terhadap rasio gaji pokok dan total remunerasi periodic reviews of the ratio of basic salaries and
antara karyawan perempuan dan laki-laki di seluruh total remuneration between female and male
kelompok jabatan yang relevan, sebagai bentuk employees across all relevant job groups, as a
komitmen terhadap praktik ketenagakerjaan yang form of commitment to fair, inclusive, and non-
adil, inklusif, dan bebas diskriminasi. discriminatory employment practices.
Sistem penggajian Perseroan bersifat gender- The Company’s remuneration system is gender-
neutral, dengan penetapan gaji yang sepenuhnya neutral, with salaries determined solely on the basis of
didasarkan pada faktor objektif seperti kompetensi, objective factors such as competence, performance,
kinerja, masa kerja, dan jenjang jabatan. Prinsip ini length of service, and job level. This principle
memastikan bahwa seluruh karyawan memperoleh ensures that all employees receive compensation
imbalan yang sepadan dengan kontribusi dan commensurate with their contributions and
tanggung jawabnya, tanpa dipengaruhi oleh responsibilities, without being influenced by gender
perbedaan gender atau latar belakang pribadi. differences or personal backgrounds.
Rasio Upah Karyawan
Upah Minimum Provinsi/ Imbal Jasa Karyawan Tingkat Terendah dan Entry
Area Operasional Regional (Rp) Tingkat Terendah (Rp) Level terhadap UMR (%)
Operational Area Ratio of Wages of
Provincial/Regional Minimum Benefits of Lowest Level
Lowest and Entry Level
Wage (Rp) Employees (Rp)
Employees
to Minimum Wage (%)
Tangerang 5.069.708 5.070.000 100,01%
Badung 3.534.338 3.535.000 100,02%
Mataram 2.859.620 2.930.092 102,46%
Makassar 3.880.136 3.881.000 100,02%
Medan 4.014.072 4.015.000 100,02%
Padang 2.994.193 2.995.000 100,03%
Pekanbaru 3.675.937 3.676.000 100,00%
Surabaya 4.961.753 4.962.000 100,00%
Sleman 2.466.514 2.930.092 118,79%
Jenis Remunerasi dan Fasilitas
Type of Remuneration and Facilities
No.
Remunerasi dan Fasilitas Karyawan Tetap Karyawan Tidak Tetap Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Remuneration and Facilities Permanent Employees Non-Permanent Employees
1. Gaji Pokok
✔ ✔
Basic Salary
2. Insentif
✔ ✔
Incentives
Tunjangan
Allowances
3. Tunjangan (gabungan termasuk semua)
✔ ✔
Benefits (overall)
Fasilitas
Facilities
4. Seragam
✔ ✔
Uniform
5. Asuransi Ketenagakerjaan & Kesehatan
✔ ✔
Employment & Health Insurance
89
Page 92
Remunerasi dan Fasilitas Karyawan Tetap Karyawan Tidak Tetap
No.
Remuneration and Facilities Permanent Employees Non-Permanent Employees
Cuti
Leave
6. Cuti Tahunan
✔ ✔
Annual Leave
7. Cuti Melahirkan - Karyawan Wanita
✔ ✔
Maternity Leave – Female Employees
8. Cuti Istri Karyawan Melahirkan
✔ ✔
Paternity Leave
9. Cuti Perkawinan Karyawan
✔ ✖
Marital Leave
10. Cuti Pengkhitanan Anak Karyawan
✔ ✖
Child Circumcision Leave
11. Cuti Pembaptisan Anak Karyawan
✔ ✖
Child Baptism Leave
12. Cuti Perkawinan Anak Karyawan
✔ ✖
Child Marriage Leave
13. Cuti Saudara Karyawan Meninggal
✔ ✔
Leave for Employee’s Relative that Passed Away
14. Cuti Karyawan Korban Bencana
✔ ✔
Leave for Disaster Victims
Lain-lain
Others
15. Pengobatan Gigi
✔ ✔
Dental Treatment
16. Pengobatan mata/kacamata
✔ ✔
Eyes treatment/glasses
17. Bantuan Bersalin/Gugur Kandungan
✔ ✔
Maternity/Miscarriage Assistance
Selain menjamin sistem pengupahan yang adil, Apart from ensuring a fair remuneration system,
Perseroan juga menegaskan komitmennya terhadap the Company also affirms its commitment to
pengembangan potensi tenaga kerja nasional. developing the potential of the national workforce.
Perseroan memberikan kesempatan yang luas bagi The Company provides adequate opportunities
karyawan lokal untuk menempati posisi strategis for local employees to occupy strategic and
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dan manajerial di seluruh unit operasional. Sebagian managerial positions in all operational units. Most
besar pimpinan di tingkat operasional, komersial, of the leaders at the operational, commercial, and
dan fungsi pendukung merupakan profesional support functions are Indonesian professionals
warga negara Indonesia yang memiliki kompetensi who are highly competent and understand the
tinggi serta memahami karakteristik pasar characteristics of the domestic market. Through
domestik. Melalui program pelatihan, coaching, ongoing training, coaching, and mentoring programs,
dan mentoring yang berkelanjutan, Perseroan the Company strives to build future leaders from
berupaya membangun kepemimpinan masa depan within the country, while strengthening business
yang lahir dari dalam negeri, sekaligus memperkuat sustainability through inclusive, competitive, and
keberlanjutan bisnis melalui pengelolaan SDM adaptive human resource management.
yang inklusif, berdaya saing, dan adaptif terhadap
perubahan.
90
Page 93
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Cuti Melahirkan [401-3]
Maternity Leave [401-3]
Perseroan berkomitmen untuk menciptakan The Company is committed to creating a work
lingkungan kerja yang mendukung keseimbangan environment that supports a balance between
antara kehidupan pribadi dan profesional bagi personal and professional life for all employees.
seluruh karyawan. Sebagai bentuk kepedulian As a form of concern for female employees, the
terhadap karyawan perempuan, Perseroan Company provides maternity leave in accordance
memberikan hak cuti melahirkan sesuai peraturan with applicable laws and regulations.
perundang-undangan yang berlaku.
Selain itu, Perseroan juga memberikan hak cuti In addition, the Company also provides 45 days of
keguguran selama 45 hari, atau sesuai dengan miscarriage leave, or as recommended by a doctor
rekomendasi medis apabila diperlukan, guna when necessary, to ensure an optimal recovery
memastikan proses pemulihan berlangsung optimal. process. Both types of leave are granted without
Kedua jenis cuti tersebut diberikan tanpa mengurangi reducing the employee’s annual leave entitlement,
hak cuti tahunan karyawan, sehingga memastikan thereby ensuring that every employee receives full
setiap karyawan memperoleh perlindungan penuh protection of their maternity rights.
atas hak maternitasnya.
Informasi terkait jumlah karyawan yang Information regarding the number of employees
memanfaatkan hak cuti melahirkan dalam dua (2) who have taken maternity leave in the last two (2)
tahun terakhir disajikan pada tabel berikut: years is presented in the following table:
2025 2024
Uraian
Description Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Male Female Male Female
Jumlah karyawan yang berhak mendapatkan cuti
melahirkan - 455 - 502
Number of employees eligible for maternity leave
Jumlah karyawan yang mengambil cuti melahirkan
- 7 - 20
Number of employees taking maternity leave
Jumlah karyawan yang kembali bekerja
- 7 - 20
Number of employees returning to work
Total jumlah karyawan yang kembali bekerja setelah cuti
melahirkan berakhir, yang masih dipekerjakan 12 bulan
setelah kembali bekerja
- 7 - 20
Total number of employees who returned to work after
their maternity leave ended, who were still employed 12
months after returning to work
Tingkat karyawan yang mengambil cuti melahirkan yang
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
kembali bekerja dan dan dapat dipertahankan
- 100% - 100%
Rate of employees taking maternity leave who returned to
work and retained
Program Pensiun [201-3] Pension Program [201-3]
Perseroan memastikan kesejahteraan karyawan The Company not only ensures the welfare of its
tidak hanya selama masa aktif bekerja, tetapi juga employees during their active working period, but
setelah memasuki masa purna tugas. Dalam rangka also after they retire. In order to provide long-term
memberikan jaminan finansial jangka panjang, financial security, the Company organizes a post-
Perseroan menyelenggarakan program imbalan employment benefit program for all permanent
pascakerja bagi seluruh karyawan tetap yang employees who have reached retirement age.
mencapai usia pensiun.
91
Page 94
Penetapan nilai manfaat pensiun dilakukan dengan The determination of pension benefits is based
mengacu pada ketentuan perundang-undangan on the provisions of labor laws and regulations
ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia. applicable in Indonesia. The amount of benefits
Besaran imbalan yang diterima karyawan dihitung received by employees is calculated based on
berdasarkan gaji pokok, usia, serta masa kerja their basic salary, age, and length of service with
selama menjadi bagian dari Perseroan. Melalui the Company. Through this program, the Company
program ini, Perseroan berupaya memberikan strives to provide certainty and a sense of security
kepastian dan rasa aman bagi karyawan setelah for employees after completing their service with
menyelesaikan masa baktinya di Perseroan. the Company.
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Jumlah Karyawan yang Memasuki Masa Pensiun Orang
5 5 4
Number of Employees who Enters Pension Age People
Penilaian Kinerja Karyawan [404-3] Employee Performance Assessment [404-3]
Perseroan menjalankan proses penilaian The Company conducts a systematic and
kinerja karyawan secara sistematis dan terukur measurable employee performance assessment
sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan process as part of its efforts to improve productivity,
produktivitas, mengembangkan potensi individu, develop individual potential, and strengthen a
dan memperkuat budaya kinerja tinggi di seluruh high-performance culture across all lines of the
lini organisasi. organization.
Evaluasi dilakukan dengan mengacu pada Evaluations are conducted by referring to Key
Key Performance Indicators (KPI) yang disusun Performance Indicators (KPIs) that are compiled
berdasarkan target tahunan (goal setting), meliputi based on annual targets (goal setting), including
target korporat, target fungsional di tingkat corporate targets, functional targets at the
departemen, serta target individu. Pemantauan atas department level, and individual targets. Monitoring
capaian target dilakukan secara kuartalan, diikuti of target achievement is conducted on a quarterly
dengan penilaian kinerja tahunan sebagai bentuk basis, followed by an annual performance
evaluasi menyeluruh. assessment as a form of comprehensive evaluation.
Proses penilaian dilaksanakan secara kolaboratif The assessment process is carried out collaboratively
antara karyawan dan manajer lini masing-masing. between employees and their respective line
Pendekatan ini memungkinkan manajemen untuk: managers. This approach allows management to:
• Mengapresiasi pencapaian kinerja yang unggul; • Appreciate outstanding performance
achievements;
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
• Menentukan karyawan unggulan yang menjadi • Identify outstanding employees as talent for
talent bagi perusahaan; the company;
• Mengidentifikasi kebutuhan pelatihan dan • Identify training and competency development
pengembangan kompetensi; needs;
• Menempatkan karyawan pada posisi yang • Place employees in positions that best suit their
paling sesuai dengan keahliannya; serta expertise; and
• Menemukan potensi calon pemimpin masa • Discover potential future leaders who are ready
depan yang siap mendukung keberlanjutan to support the Company’s business continuity.
bisnis Perseroan.
92
Page 95
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Tinjauan Kinerja dan Pengembangan Karier [404-3]
Performance Assessment and Career Development
Jumlah yang Menerima
Kategori Karyawan Jumlah Karyawan Tinjauan Kinerja Persentase
Number of Employees
Employee Category Number of Employees Percentage
Receiving Performance
Assessment
Laki-laki
709 656 93 %
Male
Perempuan
454 436 96 %
Female
Total 1163 1092 94 %
Manajerial
214 210 98 %
Managerial
Non-Manajerial
949 942 99 %
Non-Managerial
Total 1163 1152 99 %
Melalui sistem penilaian yang transparan dan Through this transparent and meritocracy-based
berbasis meritokrasi ini, Perseroan memastikan assessment system, the Company ensures that every
setiap Allstars memiliki kesempatan yang adil untuk Allstars has a fair opportunity to grow, develop, and
tumbuh, berkembang, dan berkontribusi maksimal contribute maximally to the company’s progress.
bagi kemajuan perusahaan.
Corporate Goals
Department Goals
Individual Goals
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Pekerja Anak dan Pekerja Paksa Child Labor and Forced Labor
[F.19] [408-1] [409-1][S-10] [F.19] [408-1] [409-1][S-10]
Perseroan memastikan seluruh proses rekrutmen The Company ensures that all recruitment processes
dan kebijakan ketenagakerjaan dijalankan sesuai and employment policies are carried out in
dengan peraturan perundang-undangan yang accordance with applicable laws and regulations, in
berlaku, khususnya Undang-Undang No. 13 tahun particular Law No. 13 of 2003 concerning Manpower
2003 tentang Ketenagakerjaan sebagaimana as amended by Law No. 6 of 2023 concerning the
telah diubah dengan Undang-Undang No. 6 Tahun Stipulation of Government Regulations in Lieu of Law
2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah No. 2 of 2022 concerning Job Creation into Law. In
Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 its implementation, the Company is committed to
tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang. not employ children and not to impose any form of
Dalam implementasinya, Perseroan berkomitmen forced labor.
untuk tidak mempekerjakan pekerja anak serta
tidak menerapkan sistem kerja paksa dalam bentuk
apa pun.
93
Page 96
Calon karyawan yang dapat direkrut wajib Prospective employees who can be recruited must be
berusia minimal 18 tahun, sesuai ketentuan hukum at least 18 years old, in line with labor law provisions.
ketenagakerjaan. Sistem kerja diatur berdasarkan The work system is regulated based on regular
jam kerja reguler selama 8 jam per hari, 40 jam per working hours of 8 hours per day, 40 hours per week,
minggu dan 160 jam per bulan, dengan penerapan and 160 hours per month, with the implementation
shift work pada unit dan level tertentu sesuai of shift work in certain units and levels according
kebutuhan operasional. Apabila terjadi kelebihan to operational needs. In the event of overtime,
waktu kerja, kompensasi lembur diberikan sesuai compensation is provided in accordance with
ketentuan yang berlaku, sehingga tidak merugikan applicable regulations so as not to put employees
karyawan. at a disadvantage.
Selain menjamin kepatuhan terhadap ketentuan Apart from ensuring compliance with working hour
jam kerja, Perseroan juga menyediakan waktu regulations, the Company also provides adequate
istirahat yang memadai agar keseimbangan rest time to maintain a balance between the physical
antara kesehatan fisik dan produktivitas karyawan health and productivity of employees. This policy is
tetap terjaga. Kebijakan ini menjadi bagian dari part of the Company’s commitment to maintaining
komitmen Perseroan untuk menjaga praktik ethical, humane, and sustainable employment
ketenagakerjaan yang etis, manusiawi, dan sesuai practices.
prinsip keberlanjutan.
Hubungan Industrial [2-30] [402-1] [407-1] Industrial Relations [2-30] [402-1] [407-1]
Perseroan memandang hubungan industrial The Company considers harmonious industrial
yang harmonis sebagai fondasi penting bagi relations to be an important foundation for
keberlangsungan operasional yang produktif productive and sustainable operations. Therefore,
dan berkelanjutan. Untuk itu, seluruh praktik all employment practices are carried out by referring
ketenagakerjaan dijalankan dengan mengacu to Law No. 13 of 2003 concerning Manpower as
pada Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang amended by Law No. 6 of 2023 concerning the
Ketenagakerjaan sebagaimana telah diubah Stipulation of Government Regulation in Lieu of Law
dengan Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang No. 2 of 2022 concerning Job Creation into Law, and
Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti is supported by Company Regulations that have
Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta been registered with the Ministry of Manpower of the
Kerja menjadi Undang-Undang, serta didukung Republic of Indonesia.
oleh Peraturan Perusahaan yang telah terdaftar di
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Peraturan tersebut menjadi pedoman resmi These regulations serve as the official guidelines
dalam mengatur hak, kewajiban, dan tata tertib that govern the rights, obligations, and rules
yang berlaku di lingkungan kerja. Di samping itu, that apply in the work environment. Furthermore,
Perseroan juga menyediakan jalur komunikasi the Company also provides communication and
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dan penyampaian keluhan yang memungkinkan complaint channels that enable employees to
karyawan menyampaikan aspirasi, ide, maupun convey their aspirations, ideas, and input related to
masukan terkait hubungan kerja. employment relationships.
Melalui forum komunikasi rutin antara manajemen dan Through regular communication forums between
karyawan, setiap perubahan kebijakan operasional management and employees, any changes
disampaikan secara transparan dan dalam waktu in operational policies are communicated
yang wajar. Pendekatan ini mencerminkan semangat transparently and promptly. This approach reflects
transparansi dan kolaborasi, guna menciptakan a spirit of transparency and collaboration, with
hubungan kerja yang harmonis, saling menghargai, the aim of creating harmonious and mutually
dan selaras dengan nilai-nilai Perseroan. Perseroan respectful working relationships that are in line
menjunjung tinggi kebebasan berserikat serta hak with the Company’s values. The Company upholds
karyawan untuk berpartisipasi dalam perjanjian kerja freedom of association and the right of employees
bersama sesuai dengan ketentuan hukum nasional to participate in collective bargaining agreements in
dan prinsip Organisasi Perburuhan Internasional accordance with national laws and the principles of
(ILO). Melalui hubungan industrial yang sehat ini, the International Labor Organization (ILO). Through
Perseroan senantiasa menjaga stabilitas organisasi these healthy industrial relations, the Company
dan meningkatkan kepercayaan di antara seluruh maintains organizational stability and enhances
pemangku kepentingan internal. trust among all internal stakeholders.
94
Page 97
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Komitmen Perseroan terhadap Hak Asasi The Company’s Commitment to Human
Manusia [412-1][S-07][S-08][S-09] Rights [412-1][S-07][S-08][S-09]
Perseroan menyadari bahwa penghormatan The Company is aware that respect for human rights
terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan is an essential element in realizing sustainable and
elemen penting dalam mewujudkan operasi bisnis responsible business operations. This awareness
yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. forms the basis for the Company in building a work
Kesadaran ini menjadi dasar bagi Perseroan dalam culture that respects human dignity, ensures fair
membangun budaya kerja yang menghormati treatment, and protects the rights of employees,
martabat manusia, menjamin perlakuan adil, dan customers, and business partners throughout the
melindungi hak-hak karyawan, pelanggan, maupun value chain.
mitra usaha di seluruh rantai nilai.
Pada tahap ini, Perseroan masih berada dalam At this stage, the Company is still in the awareness
fase peningkatan kesadaran (awareness stage) stage regarding the systematic implementation of
terkait penerapan sistematis aspek HAM di seluruh human rights aspects across all lines of operation.
lini operasional. Meskipun belum melakukan Although it has not yet conducted a comprehensive
penilaian formal (human rights assessment) formal assessment (human rights assessment),
secara menyeluruh, berbagai elemen prinsip HAM various elements of human rights principles have
telah mulai diintegrasikan ke dalam kebijakan dan begun to be integrated into company policies and
prosedur perusahaan, seperti kebebasan berserikat, procedures, such as freedom of association, anti-
anti-diskriminasi, pencegahan pelecehan, serta discrimination, prevention of harassment, and
jaminan atas kondisi kerja yang aman dan layak. guarantees of safe and decent working conditions.
Ke depan, Perseroan berkomitmen untuk Going forward, the Company is committed to
memperluas penerapan prinsip HAM hingga ke expanding the application of human rights principles
rantai pasok dan mitra bisnis, dengan dukungan to its supply chain and business partners with the
sistem pelaporan dan mekanisme pengaduan yang support of a transparent reporting system and
transparan. Sebagai langkah lanjutan, Perseroan complaint mechanism. As a follow-up, the Company
kedepannya akan mengembangkan pendekatan will develop a more structured approach to ensure
yang lebih terstruktur untuk memastikan integrasi the integration of human rights aspects into its
aspek HAM dalam praktik bisnis, termasuk business practices, including the preparation of a
penyusunan roadmap pelaksanaan human rights roadmap for the implementation of human rights due
due diligence yang akan dimulai secara bertahap. diligence, which will be initiated in stages. Training
Program pelatihan dan sosialisasi juga sedang and socialization programs are also being designed
dirancang untuk meningkatkan pemahaman seluruh to increase the understanding of all employees
karyawan mengenai pentingnya HAM dalam konteks regarding the importance of human rights in the
operasional dan hubungan kerja sehari-hari. context of daily operations and work relationships.
Melalui pendekatan bertahap ini, Perseroan Through this gradual approach, the Company strives
berupaya memastikan seluruh kegiatan usaha to ensure that all business activities are in line with
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
sejalan dengan prinsip tanggung jawab sosial, the principles of social responsibility, international
standar internasional, serta aspirasi menuju praktik standards, and aspirations towards business
bisnis yang menghormati dan melindungi hak asasi practices that respect and protect the human rights
setiap individu. of every individual.
95
Page 98
Komposisi Pemegang Saham
Shareholders Composition
Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase Kepemilikan Saham
Shareholders Number of Shares Ownership Percentage
Pemegang Saham yang Memiliki 5% atau Lebih Saham
Shareholders with 5% or More Share Ownership
AirAsia Aviation Group Limited 4.942.013.300 46,25%
PT Fersindo Nusaperkasa 4.931.915.000 46,16%
Kelompok Pemegang Saham Masyarakat yang Memiliki Kurang dari 5% Saham
Public Shareholders with Less than 5% Share Ownership
Masyarakat (di bawah 5%)
811.196.141 7,59%
Public (below 5%)
Jumlah
10.685.124.441 100,00%
Total
Pemegang Saham Perseroan Tahun 2025
Company Shareholders in 2025
Masyarakat |
Public 7,59%
46,25% AirAsia Aviation
Group Limited
PT Fersindo
Nusaperkasa 46,16%
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Pemegang Saham berdasarkan Klasifikasi
Shareholders based on Classification
Persentase Kepemilikan
Pemegang Saham Jumlah Investor Jumlah Saham
Shareholders Total Investors Number of Shares
Saham
Share Ownership Percentage
Pemodal Nasional
National Investor
Perorangan Indonesia
4.646 165.808.741 1,55177%
Indonesian Individual
Yayasan Dana Pensiun
1 100.000 0,00094%
Pension Funds Foundation
Asuransi
0 0 0%
Insurance
96
Page 99
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Persentase Kepemilikan
Pemegang Saham Jumlah Investor Jumlah Saham
Shareholders Total Investors Number of Shares
Saham
Share Ownership Percentage
Perseroan Terbatas
24 5.568.241.200 52,11209%
Limited Liability Companies
Lain-Lain
0 0 0%
Others
Sub-total 4.671 5.734.149.941 53,66479%
Pemodal Asing
Foreign Investors
Perorangan Asing
8 718.900 0,00673%
Foreign Individual
Badan Usaha Asing
7 4.950.255.600 46,32848%
Foreign Entities
Sub-total 15 4.950.974.500 46,33521%
Jumlah
10.685.124.441 100,00000%
Total
Kepemilikan Saham oleh Dewan Share Ownership by the Board of
Komisaris dan/atau Direksi Commissioners and/or Board of Directors
Sampai dengan 31 Desember 2025, seluruh Dewan As of December 31, 2025, no member of the Board
Komisaris dan/atau Direksi tidak memiliki saham of Commissioners and/or the Board of Directors
Perseroan, baik secara langsung maupun tidak owns any shares in the Company, either directly or
langsung. indirectly.
Persentase Kepemilikan
Pemegang Saham Jumlah Saham
Shareholders Number of Shares
Saham
Share Ownership Percentage
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal - -
Sabam Hutajulu - -
Julianto Sidarto - -
Reza Viryawan - -
Sub-total - -
Direksi
Board of Directors
Raden Achmad Sadikin - -
Luh Gede Mega Putri Tjatera - -
Sub-total - -
Jumlah
- -
Total
97
Page 100
Daftar Entitas Anak dan Asosiasi
List of Subsidiaries and Associated Entities
Sampai dengan 31 Desember 2025, Perseroan As of December 31, 2025, the Company has two
memiliki 2 (dua) entitas anak, yaitu IAA dengan subsidiaries, namely IAA with direct ownership status
status kepemilikan langsung dan PT Garda Tawang and PT Garda Tawang Reksa Indonesia (“GTRI”) with
Reksa Indonesia (“GTRI”) dengan status kepemilikan indirect ownership status. Information regarding
tidak langsung. Informasi terkait kepemilikan saham the Company’s share ownership in subsidiaries is as
Perseroan pada entitas anak dapat dilihat sebagai follows:
berikut:
Tahun Persentase Total Aset Sebelum
Alamat
Beroperasi Kepemilikan Efektif Eliminasi (Rp juta)
dan Kontak Effective Ownership Total Assets Before
Entitas Anak Secara Bidang Usaha
Perusahaan Percentage Elimination (Rp million)
Subsidiaries Company
Komersial Line of Business
Commercial
Address and
Operating 2025 2024 2025 2024
Contact
Year
Kepemilikan Langsung
Direct Ownership
PT Indonesia AirAsia AirAsia 2005 Penerbangan 57,25% 57,25% 5.090.328 5.746.094
RedHouse, Komersial
Jl. Marsekal Berjadwal
Suryadhama Scheduled
No. 1, Commercial
Selapajang Flights
Jaya, Neglasari,
Kota
Tangerang,
Banten 15127
Kepemilikan Tidak Langsung
Indirect Ownership
PT Garda Tawang AirAsia 2016 Ground 38,36% 38,36% 65.924 48.556
Reksa Indonesia RedHouse, Operations
Jl. Marsekal
Suryadharma
No. 1,
Selapajang
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Jaya, Neglasari,
Kota
Tangerang,
Banten 15127
PT AirAsia Indonesia Tbk
Kepemilikan Langsung
Direct Ownership
PT Indonesia AirAsia Kepemilikan Tidak Langsung
57,25% 38,36%
Indirect Ownership
PT Garda Tawang Reksa Indonesia
67%
98
Page 101
Pemegang Saham Pengendali
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Controlling Shareholders
Struktur kepemilikan saham di bawah ini merupakan The shareholding structure set out below reflects
posisi per tanggal 31 Desember 2025: the position as of December 31, 2025:
23,15% indirect ownership through a
shareholding of Tune Live Sdn. Bhd. & Tune Air Sdn. Bhd.
23,18% indirect ownership through a
shareholding of Tune Live Sdn. Bhd. & Tune Air Sdn. Bhd.
Choi Chiu Fai,
Stanley
7,51% indirect
ownership through
a shareholding of
Positive Boom
Limited
Tan Sri Anthony Datuk
Tune Live Tune Air Positive Boom Masyarakat
Francis Kamarudin
Sdn. Bhd. Sdn. Bhd. Limited Public
Fernandes* bin Meranun*
11,49% 11,66% 7,51% 0,05% 0,05% 68,56%
Capital A Berhad
100%
Masyarakat
PT Fersindo Nusaperkasa AirAsia Aviation Group Limited
Public
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
46,16% 46,25% 7,59%
PT AirAsia Indonesia Tbk
38,36% indirect
PT Indonesia AirAsia ownership
57,25%
PT Garda Tawang Reksa
Indonesia
67%
*Pemilik Manfaat Akhir Perseroan
*Ultimate Beneficial Owner of the Company
99
Page 102
Profil PT Indonesia AirAsia
PT Indonesia AirAsia Profile
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Deva Prasetyo
Luh Gede Mega Raden Achmad Akhmad Maulana Wahyu Ristanto
Wibowo
Putri Tjatera Sadikin Hendarto Direktur Pemeliharaan
Direktur Keamanan
Direktur Utama Direktur Operasi & Teknik
& Kualitas Direktur Keuangan Director of Maintenance &
President Director Director of Flight
Director of Safety & Director of Finance
Operations Engineering
Quality
100
Page 103
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
IAA pertama kali didirikan dengan nama PT Awair IAA was initially established under the name PT Awair
Internasional berdasarkan Akta Pendirian No. 15 Internasional based on Deed of Establishment No. 15
tanggal 28 September 1999, yang dibuat di hadapan dated September 28, 1999, drawn up before Budiono,
Budiono, S.H., Notaris di Jakarta. Akta Pendirian S.H., Notary in Jakarta. The Deed of Establishment
tersebut telah mendapat pengesahan dari Menteri was ratified by the Minister of Justice of the Republic
Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat of Indonesia based on Decree No. C-19644 HT.01.01.
Keputusan No. C-19644 HT.01.01.TH.99 pada tanggal TH.99 on December 6, 1999, and announced in the
6 Desember 1999 dan diumumkan dalam Berita State Gazette of the Republic of Indonesia No. 66
Negara Republik Indonesia No. 66 tanggal 18 Agustus dated August 18, 2000, and Supplement No. 4571.
2000 dan Tambahan No. 4571. Perubahan nama The name change to PT Indonesia AirAsia from
menjadi PT Indonesia AirAsia dari sebelumnya PT previously PT Awair International was made official
Awair International secara resmi berdasarkan Akta No. based on Deed No. 9 dated August 23, 2005, drawn
9 tanggal 23 Agustus 2005, yang dibuat di hadapan up before Anne Djoenardi, S.H., MBA., M.H., Notary
Anne Djoenardi, S.H., MBA., M.H., Notaris di Kabupaten in Bogor Regency, which has obtained approval
Bogor, yang telah mendapatkan persetujuan dari from the Ministry of Law and Human Rights of the
Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia Republic of Indonesia based on Decree No. C-25068
berdasarkan Surat Keputusan No. C-25068 HT.01.04. HT.01.04.TH.2005 dated September 9, 2005.
TH.2005 tanggal 9 September 2005.
Anggaran Dasar IAA terakhir kali diubah berdasarkan The Articles of Association of IAA were last amended
Akta No. 3 tanggal 7 Juli 2025 yang dibuat di based on Deed No. 3 dated July 7, 2025, drawn up
hadapan Anne Djoenardi, S.H., MBA., M.H., Notaris di before Anne Djoenardi, S.H., MBA., M.H., Notary in
Jakarta, yang telah mendapatkan surat penerimaan Jakarta, which has received a notification letter
pemberitahuan dari Kementerian Hukum Republik from the Ministry of Law of the Republic of Indonesia
Indonesia melalui Surat Penerimaan Pemberitahuan through the Notification Letter of Amendment to the
Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No. AHU- Articles of Association of the Company No. AHU-
AH.01.03-0185196 tanggal 15 Juli 2025. AH.01.03-0185196 dated July 15, 2025.
Saat ini, IAA melayani penerbangan domestik dan Currently, IAA serves domestic and international
internasional melalui 4 (empat) hub yang berlokasi flights through four hubs in Jakarta, Bali, Surabaya,
di Jakarta, Bali, Surabaya, dan Medan. Sepanjang and Medan. Throughout 2025, the Company added
tahun 2025, Perseroan menambah berbagai rute baru, various new routes, both domestic and international,
baik domestik maupun internasional, sebagai bagian as part of its network expansion strategy to increase
dari strategi perluasan jaringan untuk meningkatkan service coverage and strengthen connectivity for
jangkauan layanan serta memperkuat konektivitas tourists. In addition to this expansion, IAA also
bagi para wisatawan. Selain ekspansi tersebut, IAA operates a number of unique routes that give IAA a
juga mengoperasikan sejumlah rute khas yang menjadi competitive advantage in the international market,
keunggulan kompetitif IAA di pasar internasional, providing a more varied travel option that is not
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
menyediakan pilihan perjalanan yang lebih variatif offered by other airlines in Indonesia. As of 2025, IAA
yang tidak ditawarkan oleh maskapai lain di Indonesia. has transported more than 770 thousand foreign
Hingga tahun 2025, IAA telah mengangkut lebih tourists to Indonesia, a significant contribution in
dari 770 ribu wisatawan mancanegara ke Indonesia, driving inbound tourism growth and reinforcing IAA’s
sebuah kontribusi yang signifikan dalam mendorong role in opening up international flight access to
pertumbuhan wisata masuk serta mempertegas various destinations in the country.
peran IAA dalam membuka akses penerbangan
internasional ke berbagai destinasi di Tanah Air.
Di tahun 2025, IAA senantiasa menjaga kualitas In 2025, IAA continues to maintain the best
operasional dan pelayanan terbaik di kelasnya. operational quality and service in its class. This
Hal ini terbukti dari keberhasilan IAA mendapatkan is evident from IAA’s success in being ranked 5th
peringkat ke-5. maskapai dengan kinerja ketepatan among airlines with the best on-time performance
waktu terbaik di Asia Tenggara. Selain itu, Grup in Southeast Asia. Moreover, AirAsia Group has also
AirAsia juga berhasil meraih predikat sebagai been named the world’s best low-cost airline by
maskapai berbiaya rendah terbaik di dunia versi Skytrax for 16 consecutive years.
Skytrax selama 16 tahun berturut-turut.
101
Page 104
Profil Dewan Komisaris Profil Direksi
PT Indonesia AirAsia PT Indonesia AirAsia
Board of Commissioners Profile of Board of Directors Profile of
PT Indonesia AirAsia PT Indonesia AirAsia
Ahmad Al Farouk bin Ahmad Raden Achmad Sadikin Luh Gede Mega Putri Tjatera
Kamal Direktur Utama Direktur Keuangan
President Director Director of Finance
Komisaris Utama
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
President Commissioner
Profil lengkap Raden Achmad Profil lengkap Luh Gede Mega
Profil lengkap Ahmad Al Farouk Bin Sadikin dapat dilihat pada bagian Putri Tjatera dapat dilihat pada
Ahmad Kamal dapat dilihat pada Profil Direksi Perseroan dalam bagian Profil Direksi Perseroan
bagian Profil Dewan Komisaris laporan ini. dalam laporan ini.
Perseroan dalam laporan ini. The complete profile of Ahmad The complete profile of Luh Gede
The complete profile of Ahmad Al Sadikin can be found in the Mega Putri Tjatera can be found in
Farouk Bin Ahmad Kamal can be Company’s Board of Directors the Company’s Board of Directors
found in the Company’s Board of Profile section of this report. Profile section of this report.
Commissioners Profile section of
this report.
102
Page 105
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Akhmad Maulana Hendarto
Direktur Operasi
Director of Flight Operations
Akhmad Maulana Hendarto menjabat Akhmad Maulana Hendarto has served
sebagai Direktur di IAA sejak Agustus 2024. as a Director at IAA since August 2024. In
Selain itu, beliau juga berperan sebagai addition, he has also served as Company
Company Check Pilot (CCP) sejak 2023 Check Pilot (CCP) since 2023 as well as
serta menjabat sebagai Chief Pilot Officer Chief Pilot Officer and Flight Instructor
dan Flight Instructor Airplane (FIA) sejak Airplane (FIA) since 2018. With his extensive
2018. Dengan pengalaman luas di dunia experience in aviation, he plays an important
penerbangan, beliau memiliki peran penting role in ensuring flight safety and operational
dalam memastikan keselamatan dan standards at IAA.
standar operasional penerbangan di IAA.
Perjalanan kariernya di IAA dimulai pada His career at IAA began in 2005 as a Boeing
tahun 2005 sebagai Co-Pilot Boeing 737- 737-300 Co-Pilot, before being promoted
300, sebelum diangkat menjadi Kapten to Captain for the Airbus A320-200 in 2007.
Airbus A320-200 pada tahun 2007. Selain In addition, he served as Deputy Chief Pilot
itu, beliau pernah menjabat sebagai Deputy Training and Standard in 2017-2018 as
Chief Pilot Training and Standard pada tahun well as Flight Operations Inspector at the
2017-2018 serta Flight Operations Inspector Directorate General of Civil Aviation during
di Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, the same period.
Kementerian Perhubungan Republik
Indonesia, pada periode yang sama.
Dengan total lebih dari 15.000 jam terbang, With a total of more than 15,000 flying hours,
Akhmad Maulana Hendarto memiliki Akhmad Maulana Hendarto has experience
pengalaman menerbangkan berbagai flying various aircraft types, including Boeing
jenis pesawat, termasuk Boeing 737-200, 737-200, Boeing 737-300, and Airbus A320-
Boeing 737-300, dan Airbus A320-200. 200. He also holds various professional
Beliau juga memegang berbagai sertifikasi certifications, including Company Check
profesional, di antaranya Company Check Pilot from the Directorate General of Civil
Pilot dari Direktorat Jenderal Perhubungan Aviation, Ministry of Transportation of
Udara, Kementerian Perhubungan Republik Republic of Indonesia, CASO from INACA,
Indonesia, CASO dari INACA, serta IOSA and IOSA Internal Auditor Course from IATA.
Internal Auditor Course dari IATA. In addition, he has completed the Training
Di samping itu, beliau telah menyelesaikan of Trainers at IAA in 2017 as well as the
Training of Trainer di IAA pada tahun 2017 Flight Operations Inspector Course (FOI)
serta Flight Operations Inspector Course organized by the Directorate General of
(FOI) yang diselenggarakan oleh Direktorat Civil Aviation, Ministry of Transportation
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian of Republic of Indonesia in 2016.
Perhubungan Republik Indonesia, pada
tahun 2016.
Beliau menempuh pendidikan penerbangan He took flight education at PLP Curug Flying
di Pendidikan dan Latihan Penerbangan School, Tangerang, Banten, in 1996-1999,
(PLP) Curug, Tangerang, Banten, pada tahun after previously studying at UPN Veteran
1996-1999, setelah sebelumnya berkuliah di East Java in 1994-1996.
UPN Veteran Jawa Timur pada tahun 1994-
1996.
103
Page 106
Wahyu Ristanto
Direktur Pemeliharaan & Teknik
Director of Maintenance & Engineering
Wahyu Ristanto menjabat sebagai Wahyu Ristanto has served as a Director
Direktur di IAA sejak Maret 2024. Dengan at IAA since March 2024. With more than
lebih dari dua dekade pengalaman di two decades of experience in the aviation
industri penerbangan, beliau memiliki industry, he plays an important role in
peran penting dalam memastikan standar ensuring safety standards, operational
keselamatan, efisiensi operasional, serta efficiency, and business development
strategi pengembangan bisnis di bidang strategies in the areas of maintenance and
pemeliharaan dan teknik penerbangan. aviation engineering.
Sebelum menjabat sebagai Direktur, Prior to his role as Director, he served as
beliau berperan sebagai Senior Manager Senior Manager AMO at IAA from 2018 to
AMO di IAA dari 2018 hingga 2024. Dalam 2024. In this position, he managed various
posisi ini, beliau mengelola berbagai aspects of aircraft maintenance, including
aspek pemeliharaan pesawat, termasuk line maintenance, maintenance support,
perawatan lini, dukungan pemeliharaan, workshop operations, as well as warehouse
operasional workshop, serta pengelolaan and technical workforce management.
gudang dan tenaga kerja teknis. Previously, in 2017, he was appointed as
Sebelumnya, pada tahun 2017, beliau Maintenance Manager, where he was
dipercaya sebagai Maintenance Manager, responsible for all aircraft maintenance
di mana beliau bertanggung jawab atas activities and technical operations to ensure
seluruh kegiatan perawatan pesawat fleet readiness.
serta operasional teknis guna memastikan
kesiapan armada.
Perjalanan kariernya di IAA dimulai pada His career at IAA began in 2008 when he
tahun 2008 ketika beliau menjabat sebagai served as Planning & Technical Service
Planning & Technical Service Manager Manager until 2016. In this role, he managed
hingga 2016. Dalam jabatan ini, beliau aircraft readiness, routine and unscheduled
mengelola kesiapan pesawat, penjadwalan maintenance scheduling, technical
pemeliharaan rutin dan tidak terjadwal, documentation, and provided technical
dokumentasi teknis, serta memberikan recommendations related to Service
rekomendasi teknis terkait Service Bulletin Bulletin (SB) and Airworthiness Directive
(SB) dan Airworthiness Directive (AD). Selain (AD). In addition, he is also involved in fleet
itu, beliau juga terlibat dalam pengelolaan reliability management and maintenance
keandalan armada dan kontrol biaya cost control.
pemeliharaan.
Sebelum bergabung dengan IAA, beliau Prior to joining AirAsia, he has experience
memiliki pengalaman di berbagai maskapai in various major airlines. From 2006 to
besar. Dari 2006 hingga 2008, beliau 2008, he served as Planning & Technical
menjabat sebagai Planning & Technical Service Manager at PT Lion Air, with similar
Service Manager di PT Lion Air, dengan responsibilities in ensuring fleet readiness,
tanggung jawab serupa dalam memastikan aircraft maintenance and technical
kesiapan armada, pemeliharaan pesawat, documentation. In 2005-2006, he worked
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dan dokumentasi teknis. Pada periode at Air Paradise International as a Technical
2005-2006, beliau bekerja di Air Paradise Service Engineer, where he was responsible
International sebagai Technical Service for providing technical recommendations,
Engineer, di mana beliau bertugas overseeing maintenance inspections and
memberikan rekomendasi teknis, mengawasi evaluating aircraft modifications.
inspeksi perawatan, serta mengevaluasi
modifikasi pesawat.
Kariernya di dunia penerbangan bermula His career in aviation began at PT Merpati
di PT Merpati Nusantara Airlines. Dari 1999 Nusantara Airlines. From 1999 to 2005, he
hingga 2005, beliau menjabat sebagai served as Engineering Support Engineer,
Engineering Support Engineer, menangani handling workshop capability development,
pengembangan kapabilitas workshop, aircraft structural damage analysis, and
analisis kerusakan struktur pesawat, serta DHC-6 aircraft rehabilitation program. Prior
program rehabilitasi pesawat DHC-6. to that, from 1994 to 1999, he served as an
Sebelumnya, dari 1994 hingga 1999, beliau Airframe & Power Plant Mechanic, handling
bertugas sebagai Airframe & Powerplant hands-on aircraft maintenance in both
Mechanic, menangani perawatan pesawat scheduled and unscheduled maintenance.
secara langsung baik dalam pemeliharaan
terjadwal maupun tidak terjadwal.
104
Page 107
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Selain pengalaman profesional yang luas, In addition to extensive professional
Wahyu Ristanto juga memiliki berbagai experience, Wahyu Ristanto also holds
lisensi yang mendukung keahliannya various licenses that support his expertise in
di bidang pemeliharaan pesawat, di aircraft maintenance, including A4 General
antaranya A4 General License (1999), A1 License (1999), A1 General License (2001),
General License (2001), C2 General License C2 General License (2004), as well as Type
(2004), serta Type Rating untuk Boeing 737- Ratings for Boeing 737-200, Airbus A319/
200, Airbus A319/A320/A321, dan berbagai A320/A321, and various engines such as
mesin seperti P&W JT8D, CFM56-5, dan IAE CFM56-5 and IAE V2500.
V2500.
Beliau juga terus mengembangkan He also continues to develop his
kompetensinya melalui berbagai pelatihan competencies through various professional
profesional, termasuk Mini MBA dalam trainings, including Mini MBA in General
General Management dari SBM ITB (2023), Management from SBM ITB (2023),
Awareness and Internal Auditor of Quality Awareness and Internal Auditor of Quality
Management System ISO/IEC 9001:2015 Management System ISO/IEC 9001:2015 by
oleh PT TUV Rheinland Indonesia (2023), PT TUV Rheinland Indonesia (2023), CASO
CASO Training dari INACA (2014), serta Training from INACA (2014), and various other
berbagai pelatihan lain seperti SMS Training, trainings such as SMS Training, Dangerous
Dangerous Goods Training, dan Inspector Goods Training, and Inspector Course.
Course.
Wahyu Ristanto meraih gelar Diploma Teknik Wahyu Ristanto earned his Diploma in
Mesin dari Politeknik Universitas Brawijaya, Mechanical Engineering from Polytechnic
Malang pada tahun 1994, kemudian of Brawijaya University, Malang in 1994, then
melanjutkan pendidikan dan memperoleh continued his education and obtained his
gelar Sarjana Teknik Mesin dari Universitas Bachelor’s degree in Mechanical Engineering
17 Agustus 1945, Surabaya pada tahun from Universitas 17 Agustus 1945, Surabaya
2001. in 2001.
Deva Prasetyo Wibowo
Direktur Keamanan & Kualitas
Director of Safety & Quality
Deva Prasetyo Wibowo merupakan Deva Prasetyo Wibowo is a professional in
profesional di industri penerbangan dengan the aviation industry with a long track record
rekam jejak panjang di bidang operasional in flight operations, safety, and quality.
penerbangan serta keselamatan dan He joined IAA in 2010 and is still actively
kualitas penerbangan. Beliau bergabung performing strategic and operational roles
dengan IAA sejak tahun 2010 dan hingga in the Company.
saat ini masih aktif menjalankan peran
strategis maupun operasional di Perseroan.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Di IAA, Deva Prasetyo Wibowo saat ini Deva Prasetyo Wibowo currently serves as
menjabat sebagai Direktur sejak Mei 2025, Director of IAA since May 2025, with primary
dengan tanggung jawab utama dalam responsibility to set the direction of strategy
menetapkan arah strategi dan tata kelola and governance of safety and quality at
keselamatan serta kualitas di tingkat the corporate level, including ensuring the
korporasi, termasuk memastikan efektivitas effective implementation of the Safety
penerapan Safety Management System Management System (SMS) and Quality
(SMS) dan Quality Management System Management System (QMS), regulatory
(QMS), kepatuhan terhadap regulasi, serta compliance, and continuous improvement
peningkatan berkelanjutan di seluruh across the organization.
organisasi.
Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Previously, he served as Head of Corporate
Head of Corporate Safety pada periode Safety from June 2024 to April 2025,
Juni 2024 hingga April 2025, dengan fokus focusing on safety performance oversight,
pada pengawasan kinerja keselamatan, risk management, and compliance with
pengelolaan risiko, serta kepatuhan terhadap aviation regulatory requirements.
ketentuan regulator penerbangan.
105
Page 108
Sejak Mei 2014, beliau juga dipercaya Since May 2014, he was also entrusted
sebagai Flight Safety and Flight Data as Flight Safety and Flight Data Analysis
Analysis Program Manager, berperan Program Manager, playing a role in
dalam pengelolaan program keselamatan managing flight safety programs and flight
penerbangan serta analisis data data analysis to support the strengthening
penerbangan untuk mendukung penguatan of operational safety systems.
sistem keselamatan operasional.
Di sisi operasional, Deva Prasetyo Wibowo On the operational side, Deva Prasetyo
telah menjabat sebagai Line Pilot Captain Wibowo has served as an Airbus A320
Airbus A320 sejak Desember 2012, setelah Line Pilot Captain since December 2012,
sebelumnya menjalankan peran sebagai Line after previously serving as an Airbus A320
Pilot First Officer Airbus A320 pada periode Line Pilot First Officer from May 2010 to
Mei 2010 hingga Desember 2012. Hingga December 2012. To date, he has logged a
saat ini, beliau telah membukukan total jam total of more than 10,600 flight hours on
terbang lebih dari 10.600 jam pada berbagai various aircraft types.
tipe pesawat.
Sebelum bergabung dengan IAA, Deva Prior to joining IAA, Deva
Prasetyo Wibowo berkarier di PT Trigana Air Prasetyo Wibowo worked at
Service selama periode tahun 2000-2010. PT Trigana Air Service from 2000 to 2010.
Di perusahaan tersebut, beliau mengemban During his time at the company, he held a
sejumlah posisi sebagai pilot, termasuk number of positions as a pilot, including Line
Line Pilot First Officer dan Line Pilot Captain Pilot First Officer and Line Pilot Captain for
untuk beberapa tipe pesawat. Pada periode several aircraft types. From 2006 to 2010,
2006 hingga 2010, beliau menjabat sebagai he served as Line Pilot Captain for the ATR
Line Pilot Captain ATR 42/72 dan sekaligus 42/72 and was also entrusted as Type Rating
dipercaya sebagai Type Rating Instructor Instructor for the ATR 42/72. In addition, he
untuk ATR 42/72. Selain itu, beliau juga also has experience as Line Pilot Captain
berpengalaman sebagai Line Pilot Captain for the DHC-6 Twin Otter and Type Rating
DHC-6 Twin Otter serta Type Rating Examiner Examiner for the DHC-6 Twin Otter aircraft.
untuk pesawat DHC-6 Twin Otter.
Latar belakang pendidikan beliau His educational background includes a
adalah lulusan Pendidikan dan Latihan degree from the PLP Curug Flying School
Penerbangan (PLP) Curug (1996-1998), (1996-1998), which became the main
yang menjadi fondasi utama dalam foundation for his professional journey as
perjalanan profesionalnya sebagai pilot a pilot and aviation safety practitioner. To
dan praktisi keselamatan penerbangan. support his professional competence, he
Untuk mendukung kompetensi profesional, has participated in various training and
beliau telah mengikuti berbagai pelatihan certification programs in the field of aviation
dan sertifikasi di bidang keselamatan dan safety and quality, including IOSA Airline
kualitas penerbangan, antara lain pelatihan Auditor, Aviation Safety Risk Management,
IOSA Airline Auditor, Aviation Safety Risk Accident and Incident Investigation, Aviation
Management, Accident and Incident Internal Auditor, as well as various aviation
Investigation, Aviation Internal Auditor, serta safety training programs organized by
berbagai program pelatihan keselamatan national and international institutions. In
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
penerbangan yang diselenggarakan oleh addition, he also holds an ATPL 5301 license
institusi nasional maupun internasional. from the Directorate General of Civil Aviation,
Selain itu, beliau juga memegang lisensi ATPL Ministry of Transportation of the Republic
5301 dari Direktorat Jenderal Penerbangan of Indonesia, which further strengthens his
Sipil, Kementerian Perhubungan Republik technical capabilities and professionalism in
Indonesia, yang semakin memperkuat the aviation industry.
kapabilitas teknis dan profesionalisme beliau
di industri penerbangan.
106
Page 109
Kronologi Pencatatan Saham
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Share Listing Chronology
Jumlah Saham
Jumlah Saham Nilai Nominal Tercatat Setelah
Tanggal Aksi Korporasi
Jenis Pencatatan Tercatat Saham
Type of Listing
Pencatatan Number of
Total Outstanding Share Nominal
Date of Listing Outstanding Shares
Shares Value
After Corporate
Action
Pencatatan Saham Pendiri 29 Agustus 1994
34.000.000 Rp1.000 34.000.000
Company Listing August 29, 1994
Penawaran Umum Saham Perdana 8 Desember 1994
20.000.000 Rp1.000 54.000.000
Initial Public Offering December 8, 1994
Pemecahan Saham 3 September 2014
162.000.000 Rp250 216.000.000
Stock Split September 3, 2014
Penawaran Umum Terbatas I/PUT
I dengan Rasio Pembagian Hak
28 Desember 2017
Memesan Efek Terlebih Dahulu
December 28, 10.469.124.441 Rp250 10.685.124.441
(HMETD)
2017
Limited Public Offering I/PUT I with
Rights Issue Ratio
Kronologi Pencatatan Efek Lainnya Other Securities Listing Chronology
Sampai dengan akhir tahun 2025, Perseroan tidak As of the end of 2025, the Company did not issue
menerbitkan efek lainnya, seperti obligasi, sukuk, other securities such as bonds, sukuk, and/or
dan/atau obligasi konversi di bursa efek mana pun. convertible bonds in any stock exchange. Therefore,
Oleh karena itu, tidak terdapat informasi mengenai there is no information regarding this matter that
hal tersebut yang dapat disajikan dalam laporan ini. can be presented in this report.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
107
Page 110
Informasi Akuntan Publik dan
Kantor Akuntan Publik
Information on Public Accountant and Public Accounting Firm
Kantor Akuntan Publik KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan
Public Accounting Firm (member of BDO International Limited)
Akuntan Publik
Godang Parulian Panjaitan
Public Accountant
Prudential Tower, Lantai 17, Jalan Jenderal Sudirman Kaveling 79, Jakarta Selatan, 12910
Alamat
Telepon/Telephone: 021-57957300
Address
Faksimile/Fax: 021-57957301
Jasa Audit Laporan Keuangan Tahunan Konsolidasian Perseroan yang berakhir pada 31
Jasa yang Diberikan Desember 2025
Services Rendered Audit Service of the Company’s Consolidated Annual Financial Statements that ended on
December 31, 2025
Jasa Lainnya Tidak Ada
Other Services None
Periode Penugasan Tahun Buku 2025
Assignment Period 2025 Financial Year
Biaya
Rp1.738.800.000
Fee
Lembaga dan Profesi Penunjang
Pasar Modal
Capital Market Supporting Institutions and Professions
Biro Administrasi Efek
Share Registrar
PT Bima Registra
Satrio Tower, Lantai 9, Zona A2
Alamat
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Jalan Prof. Dr. Satrio Blok C4, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, 12950
Address
Telepon/Telephone: 021-25984818
Jasa yang Diberikan Administrasi Efek
Services Rendered Administration of Securities
Jasa Lainnya Tidak Ada
Other Services None
Notaris
Notary
Jose Dima Satria, S.H., M.Kn.
Jalan Madrasah, Komplek Taman Gandaria Kaveling 11A, Gandaria Selatan, Cilandak,
Alamat
Jakarta Selatan, 12420
Address
Telepon/Telephone: 021-29125500, 021-29125600
Pembuatan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham dan Akta Pernyataan
Jasa yang Diberikan Keputusan Rapat lainnya
Services Rendered Preparation of Deed of General Meeting of Shareholders Minutes and Deed of Other
Meeting Resolutions
Jasa Lainnya Tidak ada
Other Services None
108
Page 111
Penghargaan dan Sertifikasi
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Awards and Certifications
Penghargaan
Awards
Tanggal Penghargaan Nama Penghargaan Diberikan oleh
Award Date Award Title Awarded by
13 Februari 2025 Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik Dunia 2025 AirlineRatings.com dalam ajang World’s
February 13, 2025 dan Maskapai Berbiaya Hemat Teraman ke-6 Best Airlines
Dunia 2025 AirlineRatings.com in the World’s Best
World's Best Low-Cost Airline 2025 and World's Airlines awards
6th Safest Low-Cost Airline 2025
17 Juni 2025 Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik Dunia 2025 Skytrax World Airline Awards
June 17, 2025 World's Best Low-Cost Airline 2025
14 Oktober 2025 Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik di Asia dan World Travel Awards Asia and Oceania
October 14, 2025 Awak Kabin Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik
di Asia
Asia's Leading Low-Cost Airline 2025 and Asia’s
Leading Low-Cost Airline Cabin Crew 2025
13 November 2025 FTE APAC Airline Pioneer Award 2025 Future Travel Experience
November 13, 2025
4 Desember 2025 Anugerah Brand Populer Indonesia 2025 untuk Disway Awards
December 4, 2025 kategori Transportasi Udara
Popular Brand Indonesia Award 2025 in the Air
Transportation category
7 Desember 2025 Maskapai Berbiaya Hemat Terdepan Dunia World Travel Awards Grand Final
December 7, 2025 2025, Awak Kabin Maskapai Berbiaya Hemat
Terdepan Dunia 2025, dan Maskapai Berbiaya
Hemat Jarak Jauh Terdepan Dunia 2025 untuk
AirAsia X
World's Leading Low-Cost Airline 2025, World’s
Leading Low-Cost Airline Cabin Crew 2025, and
World’s Leading Long Haul Low-Cost Airline
2025 for AirAsia X
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Sertifikasi
Certifications
Nama Sertifikasi Masa Berlaku Sertifikasi Dikeluarkan oleh
Certification Certification Validity Period Issued by
Sertifikat Operator Pesawat 7 Oktober 2022 - 20 Oktober 2027 Direktorat Jenderal Perhubungan Udara,
Udara October 7, 2022 – October 20, 2027 Kementerian Perhubungan Republik
Aircraft Operator Certificate Indonesia
Directorate General of Civil Aviation,
Ministry of Transportation of the
Republic of Indonesia
Certificate of Registration 25 Juli 2023 – 24 Juli 2025 International Air Transport Association
IOSA* July 25, 2023 – July 24, 2025 (IATA)
Sertifikasi Great Place to September 2025 - September 2026 Great Place to Work® (GPTW)
Work®
Great Place to Work®
Certification
*) Perseroan dijadwalkan untuk menjalani proses pembaruan IATA Operational Safety Audit (IOSA) pada Triwulan II tahun 2026. Dalam periode interim, manajemen
secara berkelanjutan memastikan bahwa seluruh standar operasional tetap selaras dengan ketentuan dan persyaratan yang ditetapkan oleh IATA.
*) The Company is scheduled to undergo the IATA Operational Safety Audit (IOSA) renewal process in the second quarter of 2026. During the interim period,
management will continue to ensure that all operational standards remain in line with the provisions and requirements set by IATA.
109
Page 112
Wilayah Operasional
Operational Area
Banda Aceh
Medan
Pekanbaru
Silangit
Padang
Balikpapan
Kertajati
Banjarmasin
Bandar Lampung Cirebon
Surabaya
Cengkareng
Lombok
Jakarta
Bandung Malang
Denpasar
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
AirAsia Travel Service Center
Lokasi Alamat Jam Beroperasi
No.
Location Address Operating Hours
1. Banda Aceh PT Bumi Karunia Wisata Senin-Jumat: 09:00-17:00
Jl. TWK Mohd Daudsyah No. 130, Gp. Peunayong Sabtu: 09:00-15:00
Banda Aceh Hari Libur Nasional Tutup
Telepon: 081240537520, 0651-7315100 Monday-Friday: 09:00-17:00
Saturday: 09:00-15:00
Closed on Sunday and National Public Holidays
2. Medan PT Angkasa Tour and Travel Senin-Jumat: 08:00-17:00
Jl. Karya Wisata, Komplek J City, Blok B No. 2 Sabtu: 08:00-15:00
Johor – Medan Minggu dan Hari Libur Nasional Tutup
Telepon: 0811705888 Monday-Friday: 08:00-17:00
Saturday: 08:00-15:00
Closed on Sunday and National Public Holidays
3. Medan PT Dunia Globalindo Senin-Jumat: 09:00-17:00
Jl. Cirebon No. 1A Medan, Sumatera Utara 20212 Sabtu: 09:00-12:00
Telepon/WA: 0813 7083 5088 Minggu dan Hari Libur Nasional Tutup
Monday-Friday: 09:00-17:00
Saturday: 09:00-12:00
Closed on Sunday and National Public Holidays
110
Page 113
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Makassar
Labuan Bajo
Kupang
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Lokasi Alamat Jam Beroperasi
No.
Location Address Operating Hours
4. Pekanbaru PT Sukses Bersama Mitra Wisata Senin-Jumat: 08:30-17:00
Jl. Arifin Ahmad No. 75D, Pekanbaru, Riau Sabtu: 08:30-15:00
Telepon: 082170358218 Minggu dan Hari Libur Nasional Tutup
Monday-Friday: 08:30-17:00
Saturday: 08:30-15:00
Closed on Sunday and National Public Holidays
5. Padang PT Astria Padang Wisata Senin-Sabtu: 09:00-17:00
Jl. Kp. Nias V No. 5, Padang Barat - Kota Padang Minggu dan Hari Libur Nasional Tutup
Telepon: 0823 8635 8366 Monday-Saturday: 09:00-17:00
Closed on Sunday and National Public Holidays
6. Jakarta PT Dunia Globalindo Travel Senin-Sabtu: 09:00-17:00
Jl Kyai Caringin No. 12B, Cideng, Minggu dan Hari Libur Nasional Tutup
Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat Monday-Saturday: 09:00-17:00
Telepon: 08116032888 Closed on Sunday and National Public Holidays
7. Jakarta PT Dunia Globalindo Travel Senin-Minggu: 11:00-20:00
Point Mall Simatupang 1st Floor, No. 60 Monday-Sunday: 11:00-20:00
Jl. RA Kartini, Lebak Bulus, Cilandak – Jakarta Selatan
Telepon: 082177797009
111
Page 114
Lokasi Alamat Jam Beroperasi
No.
Location Address Operating Hours
8. Jakarta PT Dunia Globalindo Travel Senin-Sabtu: 09:00-18:00
Jl. Boulevard Raya Blok QA 1 No. 11, Minggu dan Hari Libur Nasional Tutup
Kelapa Gading, Jakarta Utara Monday-Saturday: 09:00-18:00
Telepon: 082321999195 Closed on Sunday and National Public Holidays
9. Tangerang PT Dunia Globalindo Travel Senin-Jumat: 09:00-18:00
Ruko Odessa AA No. 36 Sabtu, Minggu dan Hari Libur Nasional Tutup
Jl. Boulevard Raya, Gading Serpong, Tangerang Monday-Friday: 09:00-18:00
Closed on Saturday, Sunday and National
Public Holidays
10. Bandung PT Ratu Expresindo Senin-Sabtu: 09:00-17:00
Hotel Utari Minggu dan Hari Libur Nasional Tutup
Jl. Ir. Juanda No. 50, Bandung Monday-Saturday: 09:00-17:00
Telepon: 0888 2008 153, 081214469992 Closed on Sunday and National Public Holidays
11. Surabaya PT Beyond Aneka Transindo Kencana Senin-Jumat: 09:00-17:00
Ruko Pakuwon Town Square AA2-19, Pakuwon City, Sabtu, Minggu dan Hari Libur Nasional Tutup
Jl. Raya Laguna Kejawen Putih Tambak, Surabaya Monday-Friday: 09:00-17:00
Telepon: 0878553588877 Closed on Saturday, Sunday and National
Public Holidays
12. Surabaya PT Artha Bangun Cemerlang Senin-Minggu: 10:00-22:00
Mall Tunjungan Plaza 2 Lt. 2 Unit LC02.24, Surabaya Hari Libur Nasional Tutup
Sunday-Monday: 10:00-22:00
Closed on National Public Holidays
13. Sidoarjo PT Jasen Jalan Berkah Senin-Jumat: 09:00-18:00
Jl. Kahuripan Raya, Ruko Boulevard no.28, Babatan Jati, Sidoarjo Sabtu: 09:00-12:00
Minggu dan Hari Libur Nasional Tutup
Monday-Friday: 09:00-18:00
Saturday: 09:00-12:00
Closed on Sunday and National Public Holidays
14. Malang CV Kirana Anugerah Terindah Senin-Minggu: 08:00-22:00
Kompleks Ruko Istana Dinoyo Kav D-16 Sunday-Monday: 08:00-22:00
Jl. MT Haryono 1A Malang, Jawa Timur
Telepon: 08995555854
15. Denpasar PT Ratu Expresindo Senin-Minggu: 09:00-17:00
Sun Boutique Hotel Monday-Monday: 09:00-17:00
Jl. Sunset Road No.23, Kuta, Badung, Denpasar, Bali
Telepon: 08979401448
16. Lombok CV Radita Abadi Senin-Jumat: 09:00-17:00
Jl. Brawijaya Ruko Louis No. 7, Cakranegara, Mataram, Lombok Sabtu: 09:00-15:00
Telepon: 087777222237 Minggu dan Hari Libur Nasional Tutup
Monday-Friday: 09:00-17:00
Saturday: 09:00-15:00
Closed on Sunday and National Public Holidays
17. Balikpapan PT Dunia Globalindo Travel Senin-Jumat: 09:00-18:00
Jl. Jenderal Sudirman No. 47, Komplek Balikpapan Superblok Sabtu, Minggu dan Hari Libur Nasional Tutup
No A-9, Damai Bahagia, Balikpapan Monday-Friday: 09:00-18:00
Closed on Saturday, Sunday and National
Public Holidays
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Jaringan Kantor Regional
Regional Office
Lokasi Alamat Jam Beroperasi
No.
Location Address Operating Hours
1. Banda Aceh Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
Jl. Bandara Baru No. 1, Blang Bintang, Aceh Besar, Aceh 23337 According to Flight Schedule
2. Medan Bandar Udara Internasional Kualanamu, Senin-Jumat: 09:00-17:00
Terminal Kedatangan Domestik Lantai 1 Monday-Friday: 09:00-17:00
Beringin, Deli Serdang, Sumatera Utara, 20552
3. Silangit Bandara International Silangit Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
Gedung Perkantoran Terminal B According to Flight Schedule
Jl. Silangit, Silando Muara, Silando, Tapanuli Utara,
Sumatera Utara 22747
4. Pekanbaru Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II Setiap Hari: 09:00-17:00
Area Customer Service, Lantai Dasar, No. B5-a11 Daily: 09:00-17:00
Pekanbaru, Riau 28288
5. Padang Bandar Udara Internasional Minangkabau Setiap Hari: 10:00-17:00
Perkantoran Airline, Lantai 2, Terminal Keberangkatan Daily: 10:00-17:00
Jl. Mr. Sutan M. Rasyid, Padang Pariaman 25586
112
Page 115
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Lokasi Alamat Jam Beroperasi
No.
Location Address Operating Hours
6. Bandar Bandar Udara Internasional Raden Inten II Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
Lampung Jl. Alamsyah Ratu Prawira Negara KM 28, According to Flight Schedule
Branti Natar, Lampung Selatan, Lampung 35362
7. Cengkareng Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta Setiap Hari: 07:00-17:00
Area Perkantoran Terminal 2D Daily: 07:00-17:00
Terminal Keberangkatan 2E, Lantai 1, Pintu 4
Pajang, Benda, Kota Tangerang, Banten 15126
8. Palembang Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
Area Perkantoran Airlines Lantai 2 According to Flight Schedule
Jl. Gubernur H. Asnawi Mangku Alam, Talang Betutu, Sukarame,
Palembang 30155
9. Yogyakarta Bandar Udara Yogyakarta International Airport (YIA) Setiap Hari: 09:00-17:00
Area Perkantoran Lantai Dasar, Gedung Penghubung Daily: 09:00-17:00
Temon, Kulon Progo, Yogyakarta 55654
10. Surabaya Bandar Udara Internasional Juanda Senin-Jumat: 09:00-17:00
Lantai 2, Keberangkatan Terminal 2, Monday-Friday: 09:00-17:00
Jl. Ir. H. Juanda, Sedati, Sidoarjo 61253
11. Denpasar Bandar Udara Internasional Ngurah Rai Senin-Jumat: 09:00-17:00
Terminal Internasional, Lantai 2, Monday-Friday: 09:00-17:00
Jl. Raya I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Kuta, Badung, Bali 80361
12. Lombok Bandar Udara Internasional Lombok Setiap Hari: 07:30-17:00
Terminal Extension Keberangkatan Lantai 1 (domestik) Daily: 07:30-17:00
Jl. Bypass BIL, Tana Awu, Pujut, Lombok Tengah,
Nusa Tenggara Barat 83572
13. Labuan Bajo Bandar Udara Internasional Komodo Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
Jl. Yohanes Sehadun, Batu Cermin, Komodo, Manggarai Barat, According to Flight Schedule
Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, 86554
14. Banjarmasin Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
Terminal Kedatangan Domestik, Lantai 1 According to Flight Schedule
Jl. Akses Bandara Baru, Landasan Ulin, Kota Banjarbaru,
Kalimantan Selatan 70713
15. Balikpapan Bandar Udara Internasional Sultan Aji Sulaiman Sepinggan Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
Jl. Marsma R. Iswahyudi, Sepinggan, Balikpapan Selatan, According to Flight Schedule
Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 76115
16. Makassar Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
Terminal Kedatangan Domestik, Lantai 1, According to Flight Schedule
Jl. Bandar Udara Hasanuddin, Manggai, Maros,
Sulawesi Selatan 90552
17. Batam Bandar Udara Internasional Hang Nadim Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
Terminal Keberangkatan Lantai 1 According to Flight Schedule
Jl. Hang Nadim No. 01 Batu Besar, Nongsa
Kota Batam 29466
18. Semarang Bandar Udara Internasional Ahmad Yani Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
Area Perkantoran Lantai 2 Terminal Keberangkatan According to Flight Schedule
Jl. Bandara Ahmad Yani, Tambakharjo
Semarang, Jawa Tengah 50145
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
19. Pontianak Bandar Udara Internasional Supadio Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
Perkantoran Airlines Lantai 2 According to Flight Schedule
Jl. Adi Sucipto KM 17, Sungai Raya, Kubu Raya,
Kalimantan Barat 78381
20. Manado Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
Area Perkantoran Lantai 2 According to Flight Schedule
Jl. A.A Maramis, Lapangan, Mapanget, Manado 95374
21. Tarakan Bandar Udara Internasional Juwata Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
Area Keberangkatan Lantai 1 According to Flight Schedule
Jl. Mulawarman No. 1, Karang Anyar Pantai, Kota Tarakan 77111
22. Berau Bandar Udara Kalimarau Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
Terminal Keberangkatan Lantai 1 According to Flight Schedule
Jl. Kalimarau, Teluk Bayur, Berau, Kalimantan Timur 77315
23. Luwuk Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
Area Keberangkatan Lantai 1 According to Flight Schedule
Jl. Mandapar No. 2, Bubung, Luwuk Selatan, Banggai
Sulawesi Tengah 94711
24. Palu Bandar Udara Internasional Mutiara Sis Al-Jufri Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
Area Kedatangan Domestik Lantai 1 According to Flight Schedule
Jl. Abdul Rahman Saleh, Birobuli Utara, Kota Palu,
Sulawesi Tengah 94231
25. Kendari Bandar Udara Haluoleo Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
Area Keberangkatan Lantai 1 According to Flight Schedule
Jl. Wolter Monginsidi, Ranomeeto, Konawe Selatan
Sulawesi Tenggara 93871
113
Page 116
Website Perseroan
Company Website
Perseroan telah memiliki situs web resmi sebagai The Company has an official website as part of
bagian dari komitmen atas penerapan prinsip its commitment to implementing the principles of
transparansi dan keterbukaan informasi bagi publik transparency and openness of information to the
secara komunikatif dan terkini dengan alamat public in a communicative and up-to-date manner at
https://ir-id.aaid.co.id. Informasi yang tersedia pada https://ir-id.aaid.co.id. The information available on
situs web resmi Perseroan dapat diakses secara the Company’s official website is openly accessible
terbuka, kapan saja, dan di mana saja, serta mudah anytime and anywhere, providing a simple and user-
dan sederhana dengan tujuan memberikan informasi friendly experience. It aims to deliver comprehensive,
yang komprehensif, akurat dan aktual tentang accurate, and current information about the
Perseroan kepada khalayak luas. Situs web resmi Company to the broader public. The Company’s
Perseroan disajikan dalam 2 (dua) bahasa, yaitu official website is presented in two languages,
bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, juga telah Bahasa Indonesia and English, and complies with
sesuai dengan Peraturan OJK No. 8/POJK.4/2015 the OJK Regulation No. 8/POJK.4/2015 concerning
tentang Situs Web Emiten atau Perusahaan the Websites of Issuers or Public Companies, which
Publik, yang mewajibkan menyampaikan informasi regulates the inclusion of information regarding:
mengenai:
Informasi Umum Mengenai Perseroan Informasi bagi Pemodal atau Investor
General Information of the Company Information for Financiers or Investors
• Nama, alamat, kantor pusat dan kontak Perseroan • Prospektus
• Riwayat singkat Perseroan • Laporan Tahunan
• Struktur organisasi Perseroan • Informasi keuangan berupa Laporan Keuangan Tahunan
• Struktur kepemilikan Perseroan • Ikhtisar data keuangan penting dalam bentuk
• Struktur Grup AirAsia perbadingan
• Profil Direksi dan Dewan Komisaris • Informasi RUPS
• Nama dan alamat (Akuntan Publik dan Biro Administrasi • Informasi saham
Efek) • Informasi mengenai aksi korporasi
• Anggaran Dasar
• Prospectus
• Name, address, head office and contact • Annual Reports
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
• Brief history of the Company • Financial Information such as Annual Financial
• Organizational structure Statements
• Shareholding structure • Summary of key financial data in comparative form
• AirAsia Group structure • GMS Information
• The Board of Directors and the Board of Commissioners • Shares Information
Profile • Information on corporate actions
• Name and address (Public Accountant and Share
Registrar)
• Articles of Association
114
Page 117
PROFIL PERUSAHAAN
COMPANY PROFILE
Informasi terkait Aspek Tanggung Jawab Sosial
Informasi Tata Kelola Perseroan
Information on Corporate Governance
Perseroan
Information on Corporate Social Responsibility Aspects
• Pedoman Kerja Direksi dan Dewan Komisaris • Lingkungan hidup
• Pengangkatan Sekretaris Perusahaan • Praktik ketenagakerjaan, kesehatan, dan keselamatan
• Piagam Unit Internal Audit kerja
• Kode Etik • Pengembangan sosial dan kemasyarakatan
• Pedoman Kerja Komite • Tanggung jawab produk dan/atau layanan
• Pengangkatan Komite
• Kebijakan anti penyuapan dan anti korupsi • Environment
• Sistem pelaporan pelanggaran • Employment, occupational health and safety practices
• Social and community development
• Board of Directors and Board of Commissioners Manual • Responsibility on products and/or services
• Corporate Secretary appointment
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
• Internal Audit Charter
• Code of Conduct
• Committees Charter
• Committees appointment
• Anti-bribery and anticorruption policy
• Whistleblowing system
115
Page 118
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
116
04
Analisis dan
Analysis
Management
Pembahasan
Discussion and
Manajemen
Page 119
Pada tahun 2025,
Perseroan berhasil
membukukan pendapatan
usaha sebesar Rp7,87
triliun, kontribusi terbesar
dari pendapatan usaha
Perseroan berasal dari
penjualan kursi sebesar
Rp6,62 triliun.
In 2025, the Company
managed to record operating
revenue of Rp7.87 trillion,
the largest contributor to
the Company’s operating
revenue comes from the
sale of passenger seats
of Rp6.62 trillion.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
117
Page 120
Tinjauan Makro dan Industri
Macro and Industrial Overview
Tinjauan Makroekonomi Macroeconomic Overview
Tinjauan Perekonomian Global Global Economic Overview
Berdasarkan Laporan Tinjauan Kebijakan Moneter Based on the Monetary Policy Review published
yang dirilis Bank Indonesia edisi Desember 2025, by Bank Indonesia in December 2025, the global
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
kondisi perekonomian global dalam jangka pendek economy showed signs of short-term improvement,
menunjukkan perbaikan, meskipun masih dibayangi although it was still overshadowed by uncertainty
oleh tingkat ketidakpastian yang perlu terus that needed to be monitored closely. Global
dicermati. Pertumbuhan ekonomi global pada tahun economic growth in 2025 was projected to
2025 diprakirakan mencapai sekitar 3,2%, didorong reach around 3.2%, driven by improved economic
oleh peningkatan kinerja ekonomi Jepang dan India performance in Japan and India, which was
yang ditopang oleh penguatan konsumsi rumah supported by stronger household consumption
tangga serta dukungan stimulus fiskal. Prospek and fiscal stimulus measures. The economic
perekonomian kawasan Eropa tetap terjaga dengan outlook across Europe remained positive, in line
baik, seiring berlanjutnya pertumbuhan konsumsi, with continued growth in consumption, investment,
investasi, dan kondisi ketenagakerjaan yang relatif and relatively solid employment conditions. On the
solid. Di sisi lain, perekonomian Amerika Serikat pada other hand, the United States economy in 2025 was
2025 diperkirakan masih mengalami perlambatan, expected to continue to slow down, partly due to the
antara lain dipengaruhi oleh dampak temporary impact of the temporary government shutdown and
government shutdown serta pelemahan pasar weaker labor market. Meanwhile, China’s economic
tenaga kerja. Sementara itu, prospek ekonomi outlook remained on a downward trend, in line with
Tiongkok terus menunjukkan tren perlambatan, weak domestic demand.
sejalan dengan permintaan domestik yang masih
lemah.
118
Page 121
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Sementara itu, sebagaimana dikutip dari buku Meanwhile, as quoted from the Bank Indonesia Annual
Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025 yang Meeting 2025 book titled Resilient and Independent:
bertajuk Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Synergy to Drive Higher and More Resilient Economic
Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Growth, explained that the economic performance
Tahan, menjelaskan bahwa, di kelompok negara maju, of developed countries showed a more noticeable
kinerja ekonomi menunjukkan tren perlambatan slowdown. The United States was projected to
yang lebih nyata. Amerika Serikat diproyeksikan grow moderately as consumption and investment
tumbuh moderat seiring dengan melemahnya weakened due to high interest rates being maintained
konsumsi dan investasi akibat suku bunga tinggi for a longer period. In Europe, economic growth was
yang dipertahankan lebih lama. Di kawasan Eropa, relatively limited due to pressure from energy costs,
pertumbuhan ekonomi relatif terbatas, dipengaruhi decline in manufacturing sector, and tighter financial
oleh tekanan biaya energi, pelemahan sektor conditions. Japan also faced challenges in terms of
manufaktur, serta pengetatan kondisi keuangan. growth due to weak external demand and domestic
Jepang juga menghadapi tantangan pertumbuhan inflation dynamics.
yang berasal dari lemahnya permintaan eksternal
dan dinamika inflasi domestik.
Sebaliknya, negara berkembang, khususnya di In contrast, developing countries, particularly in
kawasan Asia, menunjukkan prospek pertumbuhan Asia, showed relatively stronger growth prospects.
yang relatif lebih kuat. Pertumbuhan ekonomi Economic growth in Asia was supported by solid
di kawasan Asia ditopang oleh permintaan domestic demand, increased investment, and more
domestik yang tetap solid, peningkatan investasi, accommodative government policies. However, Bank
serta dukungan kebijakan pemerintah yang lebih Indonesia emphasized that this resilience remained
akomodatif. Namun demikian, Bank Indonesia exposed to external risks, including capital flow
menekankan bahwa ketahanan tersebut tetap volatility, exchange rate fluctuations, and global
dihadapkan pada risiko eksternal, termasuk trade uncertainty.
volatilitas arus modal, fluktuasi nilai tukar, dan
ketidakpastian perdagangan global.
Dari sisi inflasi global, tekanan harga menunjukkan In terms of global inflation, despite showing a bearish
tren penurunan, namun masih berada pada level trend, price pressures remained relatively high in
yang relatif tinggi di sejumlah negara utama. a number of major countries. This has prompted
Kondisi ini mendorong bank sentral global untuk global central banks to maintain a cautious stance
mempertahankan kebijakan moneter yang ketat on tight monetary policy. The high global interest
secara berhati-hati. Lingkungan suku bunga global rate has resulted in tight international liquidity,
yang tinggi tersebut berdampak pada ketatnya increased funding costs, and continued volatility in
likuiditas internasional, meningkatnya biaya global financial markets.
pendanaan, serta berlanjutnya volatilitas di pasar
keuangan global.
Tinjauan Perekonomian Nasional National Economic Overview
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Di tengah tekanan ekonomi global yang masih Amid the ongoing global economic pressure,
berlangsung, perekonomian Indonesia menunjukkan Indonesia’s economy demonstrated relatively good
ketahanan yang relatif baik dengan fundamental resilience with fundamentals remaining intact.
yang tetap terjaga. Bank Indonesia memproyeksikan Bank Indonesia projected domestic economic
pertumbuhan ekonomi domestik berada pada growth to be in the range of 4.7%–5.5%, reflecting
kisaran 4,7%–5,5%, mencerminkan resiliensi ekonomi the resilience of the national economy supported
nasional yang ditopang oleh kuatnya permintaan by strong domestic demand and the synergy of
domestik serta sinergi kebijakan fiskal dan moneter continuous fiscal and monetary policies.
yang berkesinambungan.
Pertumbuhan ekonomi nasional terus didorong National economic growth continues to be driven
oleh penguatan aktivitas dalam negeri, terutama by stronger domestic activities, particularly public
konsumsi masyarakat yang tetap solid seiring consumption which remained solid in line with
terjaganya daya beli dan meningkatnya optimisme stable purchasing power and increased optimism
terhadap prospek pendapatan dan lapangan kerja. regarding income and employment prospects. On
Di sisi lain, investasi juga menunjukkan perkembangan the other hand, investment also showed positive
yang positif, didukung oleh perbaikan iklim usaha, development, supported by an improved business
119
Page 122
percepatan pembangunan infrastruktur, serta climate, accelerated infrastructure development,
peningkatan realisasi investasi pada sektor-sektor and increased realization of investment in high
bernilai tambah tinggi. value-added sectors.
Stabilitas harga diprakirakan tetap terjaga Price stability was expected to remain within the
dalam kisaran sasaran inflasi sebesar 2,5% ±1%, inflation target range of 2.5% ±1%, reflecting the
mencerminkan efektivitas bauran kebijakan effectiveness of the policy mix in maintaining
dalam menjaga stabilitas makroekonomi tanpa macroeconomic stability without constraining
menghambat pertumbuhan. Pengendalian inflasi growth. The control of core inflation and the
inti dan stabilisasi harga pangan menjadi faktor stabilization of food prices were important factors in
penting dalam menciptakan ruang kebijakan yang creating a conductive policy for continued economic
kondusif bagi kesinambungan aktivitas ekonomi. activities.
Ketahanan sektor eksternal turut memperkuat The resilience of the external sector has also
stabilitas ekonomi nasional. Neraca pembayaran strengthened national economic stability. The
diproyeksikan berada pada tingkat yang sehat, balance of payments was projected to remain
ditopang oleh kinerja ekspor yang tetap tangguh at a healthy level, supported by resilient export
serta posisi cadangan devisa yang memadai. Kondisi performance and adequate foreign exchange
ini berperan sebagai penyangga dalam menghadapi reserves. This condition served as a buffer against
volatilitas pasar keuangan global sekaligus menjaga global financial market volatility while maintaining
stabilitas nilai tukar Rupiah. the stability of the Rupiah exchange rate.
Tinjauan Industri Industrial Overview
Sebagaimana dikutip dari laporan Global Outlook for As quoted from the Global Outlook for Air Transport
Air Transport yang dipublikasikan oleh International report published by the International Air Transport
Air Transport Association (IATA) edisi Desember 2025, Association (IATA) in December 2025, the global
menjelaskan bahwa industri penerbangan global aviation industry continues to demonstrate
terus menunjukkan ketahanan di tengah dinamika resilience amid the global economic landscape,
ekonomi global, tekanan biaya operasional, serta operational cost pressures, and ongoing supply
tantangan rantai pasok yang masih berlangsung. chain challenges. Global air travel demand remains
Permintaan perjalanan udara global tetap berada on a positive growth trajectory, in line with increasing
pada tren pertumbuhan positif, sejalan dengan public mobility and international trade activity. In
meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas 2025, global passenger traffic, measured in Revenue
perdagangan internasional. Di tahun 2025, lalu lintas Passenger Kilometers (RPK), recorded solid growth, in
penumpang global yang diukur melalui Revenue line with the historical average growth of the global
Passenger Kilometers (RPK) tercatat tumbuh dengan aviation industry.
baik, sejalan dengan rata-rata pertumbuhan historis
industri penerbangan dunia.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Ke depan, pertumbuhan trafik penumpang Going forward, passenger traffic growth is projected
diproyeksikan tetap positif meskipun dengan laju to remain positive, although at a more moderate
yang lebih moderat. Pada 2026, trafik penumpang pace. In 2026, global passenger traffic is expected
global diperkirakan meningkat sekitar 4,9% secara to increase by approximately 4.9% year-on-year,
tahunan, didorong oleh permintaan perjalanan driven by travel demand that remains strong in
yang masih kuat di berbagai kawasan. Kawasan various regions. The Asia-Pacific region is projected
Asia Pasifik diproyeksikan menjadi motor utama to be the primary driver of growth with passenger
pertumbuhan dengan ekspansi trafik penumpang traffic expansion of around 7.3%, reflecting high
sekitar 7,3%, mencerminkan tingginya mobilitas population mobility and relatively strong economic
penduduk serta pertumbuhan ekonomi yang relatif growth in the region.
kuat di kawasan tersebut.
Meskipun demikian, industri penerbangan Nevertheless, the global aviation industry still faces
global masih menghadapi sejumlah tantangan a number of structural challenges, particularly
struktural, terutama keterbatasan kapasitas capacity constraints due to aircraft delivery delays,
akibat keterlambatan pengiriman pesawat, fleet maintenance challenges, and labor shortages
120
Page 123
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
kendala pemeliharaan armada, serta kekurangan in the aviation sector. These factors are limiting
tenaga kerja di sektor penerbangan. Faktor-faktor airlines’ ability to rapidly increase flight capacity,
tersebut membatasi kemampuan maskapai untuk meaning that the industry’s seat load factor
menambah kapasitas penerbangan secara cepat, is projected to remain at a high level, reaching
sehingga tingkat keterisian kursi (load factor) approximately 83.8%, which in turn supports the
industri diproyeksikan tetap berada pada level stability of airline revenues.
tinggi, mencapai sekitar 83,8%, yang pada gilirannya
mendukung stabilitas pendapatan maskapai.
Di sisi lain, segmen kargo udara juga menunjukkan On the other hand, the air cargo segment is also
peran yang semakin strategis dalam mendukung demonstrating an increasingly strategic role in
aktivitas perdagangan global. Transportasi supporting global trade activities. Air transport
udara menjadi pilihan utama untuk pengiriman has become the primary choice for shipping high-
barang bernilai tinggi dan sensitif terhadap waktu, value and time-sensitive goods, particularly as
terutama seiring meningkatnya e-commerce e-commerce and trade in technology-related goods
serta perdagangan barang terkait teknologi dan and artificial intelligence continue to grow. Moving
kecerdasan buatan. Ke depan, lalu lintas kargo forward, air cargo traffic is projected to continue
udara diproyeksikan tetap tumbuh, dengan estimasi growing, with an estimated increase of around 2.6%
peningkatan sekitar 2,6% pada 2026, meskipun by 2026, even as global trade growth is expected to
pertumbuhan perdagangan global diperkirakan slow.
melambat.
Selain faktor permintaan, industri penerbangan Aside from demand factors, the global aviation
global juga tengah menghadapi agenda transformasi industry is also navigating a transformation
menuju operasional yang lebih berkelanjutan. Upaya agenda toward more sustainable operations.
dekarbonisasi menjadi fokus utama, terutama Decarbonization efforts have become a key focus,
melalui pengembangan dan pemanfaatan particularly through the development and utilization
Sustainable Aviation Fuel (SAF). Namun demikian, of Sustainable Aviation Fuel (SAF). However, limited
keterbatasan pasokan energi terbarukan dan supplies of renewable energy and high energy
tingginya kebutuhan energi dari sektor lain, seperti demand from other sectors, such as data centers
pusat data dan teknologi kecerdasan buatan, and artificial intelligence technologies, have the
berpotensi meningkatkan kompetisi terhadap potential to intensify competition for these energy
sumber energi tersebut dan memperlambat transisi sources and slow down the energy transition in the
energi di sektor penerbangan. aviation sector.
Bagi Indonesia, tren pertumbuhan industri For Indonesia, the growth trends in the global aviation
penerbangan global, khususnya di kawasan Asia industry, particularly in the Asia-Pacific region,
Pasifik, membuka peluang yang signifikan dalam present significant opportunities to strengthen
penguatan konektivitas udara nasional. Sebagai national air connectivity. As an archipelago with
negara kepulauan dengan mobilitas domestik high domestic mobility and growth potential in the
tinggi serta potensi pertumbuhan sektor pariwisata tourism and logistics sectors, increased passenger
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dan logistik, peningkatan lalu lintas penumpang and cargo traffic in the region has the potential
dan kargo di kawasan berpotensi mendorong to drive growth in both domestic and international
peningkatan aktivitas penerbangan domestik aviation activities.
maupun internasional.
Dengan posisi strategis Indonesia di jalur Given Indonesia’s strategic position in regional
perdagangan regional serta meningkatnya trade routes and the rising demand for air transport
permintaan transportasi udara di Asia Pasifik, in the Asia-Pacific, the national aviation sector is
sektor penerbangan nasional diperkirakan akan expected to remain a key contributor to regional
terus memainkan peran penting dalam mendukung connectivity, tourism development, and national
konektivitas wilayah, pengembangan pariwisata, economic growth. Moving forward, improvements
serta pertumbuhan ekonomi nasional. Ke depan, to air transport infrastructure, expanded airport
penguatan infrastruktur transportasi udara, capacity, and integration with the national logistics
peningkatan kapasitas bandara, serta integrasi network will be critical factors in maximizing the
dengan jaringan logistik nasional menjadi faktor growth potential of Indonesia’s aviation industry.
kunci untuk mengoptimalkan potensi pertumbuhan
industri penerbangan di Indonesia.
121
Page 124
Prospek Usaha
Business Prospect
Lanskap usaha nasional diperkirakan tetap The national business landscape is expected to
bergerak dalam koridor pertumbuhan yang continue moving within a constructive growth
konstruktif, meskipun dinamika ekonomi global corridor, even though global economic dynamics
masih ditandai oleh ketidakpastian yang relatif are still relatively uncertain. Within the policy
tinggi. Dalam kerangka kebijakan yang disampaikan framework presented at the 2025 Bank Indonesia
pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025 Annual Meeting themed “Resilient and Independent:
bertema “Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Synergy to Drive Higher and More Resilient Economic
Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Growth,” Indonesia’s economy is projected to grow
Tahan”, perekonomian Indonesia diproyeksikan in the range of 4.7%–5.5%, reflecting the strong
tumbuh pada kisaran 4,7%–5,5%, mencerminkan fundamentals of the domestic economy. This
ketahanan fundamental ekonomi domestik yang growth is mainly supported by sustained household
kuat. Pertumbuhan tersebut terutama ditopang consumption and increased investment, in line with
oleh keberlanjutan konsumsi rumah tangga dan the strengthening of national economic activities.
peningkatan investasi, sejalan dengan penguatan
aktivitas ekonomi nasional.
Stabilitas harga diperkirakan tetap terjaga dengan Price stability is expected to remain stable with
inflasi berada dalam rentang sasaran 2,5% ±1%, yang inflation within the target range of 2.5% ±1%,
mencerminkan efektivitas bauran kebijakan moneter, reflecting the effectiveness of monetary, fiscal,
fiskal, dan sektor riil dalam menjaga keseimbangan and real sector policy mix in maintaining a balance
antara stabilitas dan pertumbuhan. Lingkungan between stability and growth. This controlled
makro ekonomi yang terkendali ini menjadi fondasi macroeconomic environment is a key foundation
penting dalam menciptakan kepastian usaha serta to create business certainty and strengthen the
memperkuat kepercayaan pelaku ekonomi dan confidence of economic agents and the financial
sektor keuangan. sector.
Dalam konteks tersebut, iklim investasi nasional In this context, the national investment climate
diproyeksikan terus membaik, didukung oleh is projected to continue improving, supported by
kelanjutan pembangunan infrastruktur, penguatan ongoing infrastructure development, strengthening
basis industri manufaktur bernilai tambah, serta of the value-added manufacturing industry base,
akselerasi transformasi ekonomi digital. Dari sisi and acceleration of digital economic transformation.
eksternal, ketahanan neraca pembayaran dan Externally, the resilience of the balance of payments
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
kecukupan cadangan devisa diharapkan tetap and adequacy of foreign exchange reserves are
berperan sebagai penyangga utama stabilitas nilai expected to continue playing a key role in supporting
tukar, sekaligus memitigasi dampak volatilitas pasar exchange rate stability, while mitigating the impact
keuangan global terhadap perekonomian domestik. of global financial market volatility on the domestic
economy.
Sejalan dengan prospek makro ekonomi tersebut, In line with these macroeconomic prospects, the
dalam menghadapi tahun 2026, Perseroan melalui Company through IAA has set a strategic direction
IAA menetapkan arah strategis yang berfokus for 2026 that focuses on enhancing operational
pada penguatan kinerja operasional, optimalisasi performance, optimizing capacity, and increasing
kapasitas, serta peningkatan profitabilitas melalui profitability through integrated management of its
pengelolaan jaringan, armada, dan pendapatan network, fleet, and revenue. This strategy is designed
secara terintegrasi. Strategi ini dirancang untuk to maintain service reliability, expand domestic and
menjaga keandalan layanan, memperluas international market reach, and optimize operational
jangkauan pasar domestik dan internasional, efficiency to support the Company’s sustainable
serta mengoptimalkan efisiensi operasional growth.
guna mendukung pertumbuhan Perseroan yang
berkelanjutan.
122
Page 125
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
IAA menetapkan load factor atau tingkat keterisian IAA has set the load factor or seat occupancy rate
kursi pada tahun 2026 sebagai salah satu in 2026 as one of the main indicators of the IAA’s
indikator utama performa IAA. Selain itu, IAA juga performance. In addition, IAA also aims to improve
menargetkan peningkatan ketepatan waktu atau On-Time Performance during the same period,
On-Time Performance pada periode yang sama, demonstrating the IAA’s commitment to improving
sebagai wujud komitmen IAA dalam meningkatkan service reliability.
keandalan layanan.
Dari sisi kapasitas, IAA menargetkan pertumbuhan In terms of capacity, IAA is targeting an increase in
kursi dibandingkan tahun 2025. Sejalan dengan itu, seat occupancy compared to 2025. Accordingly, the
jumlah penumpang pada tahun 2026 diharapkan number of passengers in 2026 is expected to grow
tumbuh dibandingkan dengan tahun sebelumnya. compared to the previous year.
Dalam hal pangsa pasar, IAA berupaya memperluas In terms of market share, IAA strives to expand its
jangkauan domestik sekaligus memperkuat koneksi domestic reach while strengthening international
feeder internasional melalui pengembangan virtual feeder connections through the development of a
hub di Makassar. Dari sisi pengembangan rute, virtual hub in Makassar. In terms of route development,
IAA akan terus memperluas keterhubungan kota- IAA will continue to expand connectivity between
kota utama di Sulawesi, seperti Palu, Kendari, dan major cities in Sulawesi, such as Palu, Kendari, and
Luwuk, dengan Makassar maupun Surabaya, guna Luwuk, with Makassar and Surabaya, in order to
memperkuat jaringan domestik. strengthen its domestic network.
IAA juga akan memperluas jangkauan pasar IAA will also expand its market reach by exploring
dengan menggarap potensi island-to-island island-to-island potential and increasing domestic
serta meningkatkan lalu lintas domestik melalui traffic by providing fly-thru services. In terms of
layanan fly-thru. Dari sisi distribusi, IAA juga akan distribution, IAA will also optimize its sales channels
mengoptimalkan saluran penjualan melalui AirAsia by leveraging AirAsia MOVE and expanding its
MOVE dan juga dengan memperluas kerja sama partnerships with Online Travel Agents and Non-
bersama Online Travel Agent dan Non-Online Travel Online Travel Agents, as well as the corporate
Agent, serta segmen korporat. segment.
Selain itu, peningkatan pendapatan non-tiket Furthermore, the increase in non-ticket revenue
atau ancillary revenue melalui perluasan layanan or ancillary revenue will be pursued through the
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
tambahan seperti Seat Bundle, In-Flight Sales, serta expansion of additional services such as Seat
Dynamic Bundling melalui platform digital seperti Bundles, In-Flight Sales, and Dynamic Bundling
AirAsia MOVE dan Online Travel Agent. through digital platforms such as AirAsia MOVE and
Online Travel Agents.
IAA menargetkan pemulihan armada secara IAA aims to gradually restore its fleet to create
bertahap untuk menciptakan pertumbuhan sustainable growth and increase profitability.
berkelanjutan sekaligus peningkatan profitabilitas. Concurrently, the expansion of its domestic reach is
Dalam waktu bersamaan, perluasan jangkauan also a priority by strengthening its route network and
domestik juga menjadi prioritas dengan memperkuat connectivity between cities within the country.
jaringan rute dan konektivitas antar kota dalam
negeri.
123
Page 126
Untuk mendukung rute internasional, IAA akan To support international routes, IAA will strengthen
memperkuat peran feeder melalui pengembangan the role of feeder routes through the development
virtual hub di Makassar dan penambahan of a virtual hub in Makassar and the addition of
armada di Medan. Strategi ini diharapkan mampu new aircraft in Medan. This strategy is expected
meningkatkan volume penumpang internasional to increase international passenger volume while
sekaligus memperkuat posisi IAA di pasar yang strengthening IAA’s position in high-demand markets.
memiliki demand tinggi.
IAA juga berupaya mengoptimalkan volume dan yield, IAA also strives to optimize volume and yield,
terutama pada rute-rute di mana IAA memiliki posisi especially on routes where it has a strong market
pasar yang kuat. Di sisi operasional, efisiensi akan position. In terms of operations, efficiency will
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
menjadi kunci. Untuk itu, IAA akan memaksimalkan be paramount. Therefore, IAA will maximize
utilisasi armada melalui penjadwalan rotasi pesawat fleet utilization through more efficient aircraft
yang lebih efisien, sehingga dapat meningkatkan rotation scheduling, thereby improving the quality
kualitas biaya operasional atau CASK. Perluasan of operating costs or CASK. IAA’s operational
operasional IAA diharapkan mampu meningkatkan expansion is expected to increase its profitability
pertumbuhan profitabilitas, mengoptimalkan growth, optimize market growth, and support IAA’s
pertumbuhan pasar, dan mendukung kinerja sustainable performance.
perusahaan yang berkelanjutan.
Dengan implementasi strategi yang terukur dan With the implementation of measurable and
disiplin, Perseroan optimistis mampu menjaga disciplined strategies, the Company is optimistic of
momentum pertumbuhan, memperkuat daya its ability to maintain growth momentum, strengthen
saing, serta meningkatkan nilai tambah secara competitiveness, and increase added value in a
berkelanjutan. Melalui sinergi seluruh divisi, sustainable manner. Through division-wide synergy,
pengelolaan risiko yang prudent, dan fokus prudent risk management, and a continued focus
berkelanjutan pada efisiensi serta kualitas layanan, on efficiency and service quality, the Company
Perseroan menatap tahun 2026 dengan keyakinan looks forward to 2026 with confidence in achieving
untuk mencapai target kinerja dan mendukung its performance targets and supporting long-term
pertumbuhan usaha jangka panjang. business growth.
124
Page 127
Aspek Pemasaran
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Marketing Aspect
Strategi Pemasaran Marketing Strategy
Dinamika industri penerbangan yang semakin pulih The recovery of the aviation industry after the
pasca pandemi menciptakan peluang sekaligus pandemic has created opportunities as well
tantangannya tersendiri. Ketatnya persaingan di as challenges. The intense competition in the
industri penerbangan mendorong IAA untuk terus aviation industry has encouraged IAA to continue
bergerak secara dinamis, memanfaatkan peluang to move dynamically, leveraging opportunities
dan momentum yang ada agar dapat terus tumbuh and momentum to maintain positive growth. This
secara positif. Hal tersebut tercermin melalui approach is reflected in the IAA’s adaptive marketing
strategi pemasaran IAA yang adaptif dengan strategy, which maintains a prudent approach to
tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian guna minimize risks amid dynamic conditions.
meminimalisir risiko di tengah kondisi yang dinamis.
Strategi Pertumbuhan Komersial dan IAA’s Commercial Growth and Market
Ekspansi Pasar IAA 2025 Expansion Strategy for 2025
Memasuki tahun 2025, IAA memproyeksikan Going into 2025, IAA projects aggressive growth
akselerasi pertumbuhan yang agresif dengan acceleration by prioritizing market share expansion
memprioritaskan perluasan pangsa pasar pada in high-value corridors. IAA’s main focus is to expand
koridor-koridor bernilai tinggi. Fokus utama IAA adalah its dominance in international connectivity to
memperluas dominasi konektivitas internasional drive inbound tourism growth while offering more
untuk mendorong pertumbuhan inbound tourism international destination options for Indonesians.
sekaligus membuka lebih banyak pilihan destinasi This strategy is realized through the launch of the
internasional bagi masyarakat Indonesia. Strategi strategic routes Bali (DPS) - Darwin (DRW) and Bali
ini diwujudkan melalui peluncuran rute strategis Bali (DPS) - Adelaide (ADL), which connect two major
(DPS) - Darwin (DRW) dan Bali (DPS) - Adelaide (ADL) Australian cities to capitalize on the high demand
yang menghubungkan 2 (dua) kota utama Australia for leisure and business travel. In addition, IAA is also
guna menangkap tingginya permintaan pasar expanding international access from secondary
leisure dan bisnis. Selain itu, IAA juga memperluas cities by introducing the Surabaya (SUB) - Bangkok
akses internasional dari kota-kota sekunder dengan (DMK) route, allowing the people of Surabaya and
menghadirkan rute Surabaya (SUB) - Bangkok (DMK) its surrounding areas to fly directly to Bangkok
sehingga memungkinkan masyarakat Surabaya without transit, while also reinforcing AirAsia Group’s
dan sekitarnya terbang langsung ke Bangkok tanpa regional network. In the domestic sector, IAA
transit, sekaligus memperkuat jaringan regional strengthened its penetration in Kalimantan as a new
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Grup AirAsia. Di sektor domestik, IAA memperkuat economic center by opening the Surabaya (SUB) -
penetrasi di wilayah Kalimantan sebagai pusat Balikpapan (BPN) route, as well as intra-Kalimantan
ekonomi baru dengan membuka rute Surabaya connectivity through Balikpapan (BPN) - Berau (BEJ)
(SUB) - Balikpapan (BPN), serta koneksi intra- and Balikpapan (BPN) - Tarakan (TRK), which aims to
Kalimantan melalui Balikpapan (BPN) - Berau (BEJ) sustainably optimize fleet utilization and passenger
dan Balikpapan (BPN) - Tarakan (TRK), yang bertujuan volume. In addition, IAA also opened domestic
untuk mengoptimalkan utilisasi armada dan volume flights from Jakarta (CGK) - Manado (MDC) to
penumpang secara berkelanjutan, selain itu IAA juga meet the connectivity between the two cities while
membuka penerbangan domestik dari Jakarta (CGK) supporting economic movement, especially in the
- Manado (MDC) guna memenuhi konektivitas antar 2 tourism sector.
(dua) kota sekaligus menunjang pergerakan ekonomi
khususnya sektor pariwisata.
Dalam upaya memaksimalkan outbound traffic dan In order to maximize outbound traffic and revenue
pendapatan dari rute penghubung, IAA memperkuat from connecting routes, IAA has strengthened
aliansi komersial dengan otoritas pariwisata global, its commercial alliances with global tourism
termasuk Singapore Tourism Board, Malaysia authorities, including the Singapore Tourism
Tourism Board, Tourism Authority of Thailand, Board, Malaysia Tourism Board, Tourism Authority
Sabah Tourism Board, serta Northern Territory of Thailand, Sabah Tourism Board, and Northern
125
Page 128
Australia Tourism. Strategi diversifikasi pasar juga Territory Australia Tourism. The market diversification
diimplementasikan melalui layanan Fly-thru untuk strategy is implemented through Fly-thru services
menggarap pasar potensial di Asia Tengah dan Turki, to explore the market potential in Central Asia
berkolaborasi dengan badan pariwisata Kazakhstan, and Turkey by collaborating with the tourism
Uzbekistan, dan Turki. Kolaborasi dan sinergi ini agencies of Kazakhstan, Uzbekistan, and Turkey.
dirancang untuk menciptakan aliran penumpang This collaboration and synergy aims to create a
baru (new feeder traffic) yang berkelanjutan guna sustainable flow of new feeder traffic to increase the
meningkatkan load factor sekaligus menangkap load factor while capturing the growth in demand
pertumbuhan permintaan dan tren perjalanan religi and trends in religious travel combined with cross-
yang dikombinasikan dengan wisata lintas negara border tourism from Indonesia.
dari Indonesia.
Untuk memperkuat brand equity dan keterlibatan To enhance brand equity and consumer
konsumen, IAA meluncurkan kampanye integratif engagement, IAA launched an integrated campaign
melalui segmen sport tourism dengan tajuk AirAsia through the sport tourism segment titled AirAsia
RedRun. Aktivitas ini mencakup Community Run di RedRun. This activity includes a Community Run
Jakarta serta kompetisi lari skala besar (10K & Half in Jakarta and large-scale running competitions
Marathon) di Surabaya dan Bali untuk menyasar (10K & Half Marathon) in Surabaya and Bali to
segmen pasar yang memiliki daya beli tinggi. Secara target high-purchasing-power market segments.
bersamaan, IAA melakukan penetrasi merek secara Simultaneously, IAA carried out massive brand
masif di Labuan Bajo dengan menguasai berbagai penetration in Labuan Bajo by dominating various
local touchpoints pariwisata. Inisiatif ini bertujuan tourism local touchpoints. This initiative aims to
untuk memastikan IAA menjadi pilihan utama bagi ensure that IAA becomes the first choice for tourists
wisatawan di Labuan Bajo yang ingin melanjutkan in Labuan Bajo who want to continue their journey
perjalanan menuju hub strategis di Jakarta, Bali, dan to strategic hubs in Jakarta, Bali, and Kuala Lumpur,
Kuala Lumpur, yang pada akhirnya akan mendorong which will ultimately drive sales conversion and
konversi penjualan dan memperkuat profitabilitas strengthen IAA’s profitability in 2025.
IAA di tahun 2025.
Pangsa Pasar * Market Share *
Seiring dengan strategi pemasaran yang diterapkan In line with IAA’s marketing strategy amid the current
oleh IAA di tengah dinamika industri yang terjadi, industrial dynamics, IAA has successfully boosted its
IAA berhasil mendorong kinerja pemasaran di tahun marketing performance in 2025.
2025.
Sebagai maskapai penerbangan berbiaya As the world’s best low-cost airline according to
hemat terbaik di dunia versi Skytrax selama 16 Skytrax for 16 consecutive years, IAA continues
tahun berturut-turut, IAA terus berupaya untuk striving to increase its market share in domestic and
meningkatkan pangsa pasar pada penerbangan international flights. In 2025, IAA had a market share
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
domestik dan internasional. Di tahun 2025, IAA of 11% for international routes and 2% for domestic
memiliki pangsa pasar sebesar 11% untuk rute routes.
internasional dan 2% untuk rute domestik.
Pangsa Pangsa
11% 2%
Pasar Rute Pasar Rute
Internasional Domestik
Tahun 2025 Tahun 2025
Market Share for Market Share for
International Routes Domestic Routes
in 2025 in 2025
89% 98%
AirAsia AirAsia
Lain-lain | Others Lain-lain | Others
* Perhitungan pangsa pasar ini menggunakan kapasitas penerbangan sebagai indikator, berdasarkan data Cirium SRS Analyser.
This market share calculation uses flight capacity as an indicator, based on Cirium SRS Analyser data.
126
Page 129
Kinerja Operasional
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Operational Performance
Kinerja Usaha Kategori Penerbangan Business Performance of Aviation
Category
1. PENERBANGAN DOMESTIK 1. DOMESTIC FLIGHTS
Kegiatan operasional penerbangan domestik Operational activities in domestic flights
berfokus pada konektivitas antar daerah dan focus on connectivity between regions and
destinasi wisata utama di Indonesia. IAA secara major tourist destinations in Indonesia. IAA
berkelanjutan mengoptimalkan frekuensi dan continuously optimizes flight frequency
kapasitas penerbangan pada rute dengan and capacity on high-demand routes such
permintaan tinggi seperti Jakarta-Bali, Jakarta- as Jakarta-Bali, Jakarta-Bandar Lampung,
Bandar Lampung, Bali-Labuan Bajo, Jakarta- Bali-Labuan Bajo, Jakarta-Silangit, and
Silangit, dan Balikpapan-Bali. Balikpapan-Bali.
Sepanjang tahun 2025, penerbangan Throughout 2025, the domestic flight recorded
domestik mencatatkan kinerja operasional strong operational performance, in line with
yang baik, sejalan dengan pemulihan the recovery in domestic air travel demand
permintaan perjalanan udara dalam negeri and increased mobility among communities in
dan meningkatnya mobilitas masyarakat various regions. IAA continued to strengthen its
di berbagai wilayah. IAA terus memperkuat position in the domestic market by optimizing
posisinya di pasar domestik melalui optimalisasi its route network and implementing sustainable
jaringan rute, serta penerapan strategi efisiensi operational efficiency strategies.
operasional yang berkelanjutan.
Pertumbuhan permintaan yang solid terutama Solid demand growth was particularly evident on
terjadi pada rute dengan destinasi wisata routes to popular tourist destinations, reflecting
unggulan, yang mencerminkan pemulihan sektor the recovery of the national tourism sector.
pariwisata nasional. IAA juga memperluas IAA also expanded inter-island connectivity
konektivitas antarpulau melalui pembukaan by opening new routes and improving cross-
rute baru dan peningkatan koordinasi airport operational coordination to ensure flight
operasional lintas bandara untuk memastikan punctuality and enhance customer comfort.
ketepatan waktu penerbangan dan peningkatan
kenyamanan pelanggan.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Di tahun 2025, IAA telah mengoperasikan In 2025, IAA operated 11 domestic flight routes.
sebanyak 11 rute penerbangan domestik. Daftar The list of weekly flight routes and frequencies
rute dan frekuensi penerbangan per minggu operated by IAA is as follows:
yang dioperasikan oleh IAA dapat dilihat
sebagai berikut:
Rute Frekuensi Penerbangan per Minggu (kali)
Route Weekly Flight Frequency (times)
Jakarta - Bali 49
Jakarta - Bandar Lampung 19
Jakarta - Silangit 12
Jakarta - Manado 7
Jakarta - Labuan Bajo 3
Bali - Labuan Bajo 10
127
Page 130
Rute Frekuensi Penerbangan per Minggu (kali)
Route Weekly Flight Frequency (times)
Bali - Balikpapan 4
Bali - Banjarmasin 3
Surabaya - Balikpapan 7
Balikpapan - Tarakan 4
Balikpapan - Berau 3
Secara keseluruhan, penerbangan domestik Overall, domestic flights showed stable and
menunjukkan kinerja yang stabil dan produktif. productive performance. Market-oriented
Strategi berorientasi pasar, efisiensi operasional, strategies, operational efficiency, and digital
dan dukungan teknologi digital menjadi faktor technology support were key factors in
kunci dalam mempertahankan daya saing maintaining competitiveness while strengthening
sekaligus memperkuat posisi IAA sebagai salah IAA’s position as one of the leading airlines in the
satu maskapai pilihan utama di pasar domestik Indonesian domestic market.
Indonesia.
2. PENERBANGAN INTERNASIONAL 2. INTERNATIONAL FLIGHTS
Di sisi lain, penerbangan internasional Meanwhile, international flights strengthen
memperkuat konektivitas Indonesia ke berbagai Indonesia’s connectivity to various destinations
destinasi di kawasan Asia dan Australia. IAA in Asia and Australia. IAA continues to expand its
terus memperluas jangkauan rute ke pasar route coverage to key markets such as Malaysia,
utama seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Singapore, Thailand, and Australia, in line with
dan Australia, sejalan dengan pemulihan the recovery of regional tourism and increased
pariwisata regional dan meningkatnya mobilitas cross-border mobility.
lintas negara.
Sepanjang tahun 2025, kategori penerbangan In 2025, the international flight category also
internasional juga berkontribusi bagi contributed to IAA’s growth, driven by increased
pertumbuhan IAA, didorong oleh peningkatan cross-border mobility and the recovery of the
mobilitas lintas negara dan pemulihan sektor regional tourism sector. The improvement in
pariwisata regional. Peningkatan kinerja performance was particularly reflected in routes
terutama tercermin pada rute-rute seperti such as Bali-Perth, Surabaya-Kuala Lumpur,
Bali-Perth, Surabaya-Kuala Lumpur, Jakarta- Jakarta-Kuala Lumpur, Jakarta-Singapore, and
Kuala Lumpur, Jakarta-Singapura, dan Jakarta-Bangkok, which showed high demand.
Jakarta-Bangkok yang menunjukkan tingkat IAA continues to optimize flight frequencies
permintaan tinggi. IAA terus mengoptimalkan and seat capacity to align with market demand
frekuensi penerbangan dan kapasitas kursi patterns, as well as leverage synergies with
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
untuk menyesuaikan dengan pola permintaan AirAsia Group entities in Malaysia, Thailand,
pasar, serta memanfaatkan sinergi dengan and the Philippines to strengthen regional
entitas Grup AirAsia di Malaysia, Thailand, dan connectivity networks.
Filipina guna memperkuat jaringan konektivitas
regional.
Dari sisi operasional, IAA mengedepankan From an operational perspective, IAA prioritizes
efisiensi dan pengalaman pelanggan melalui efficiency and customer experience through
integrasi layanan digital di platform AirAsia the integration of digital services on the AirAsia
MOVE, yang memungkinkan proses pemesanan, MOVE platform, which enables integrated
pengelolaan bagasi, dan layanan tambahan booking, baggage management, and additional
secara terpadu. services.
Di tahun 2025, IAA telah mengoperasikan In 2025, IAA operates 23 international flight
sebanyak 23 rute penerbangan internasional. routes. The list of weekly flight routes and flight
Daftar rute dan frekuensi penerbangan per frequencies operated by IAA is as follows:
minggu yang dioperasikan oleh IAA dapat dilihat
sebagai berikut:
128
Page 131
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Rute Frekuensi Penerbangan per Minggu (kali)
Route Weekly Flight Frequency (times)
Jakarta - Kuala Lumpur 25
Jakarta - Bangkok (DMK) 25
Jakarta - Singapore 24
Jakarta - Johor Bahru 10
Jakarta - Penang 8
Jakarta - Phnom Penh 5
Jakarta - Kuching 5
Jakarta - Bandar Seri Begawan 3
Jakarta - Kota Kinabalu 3
Bali - Perth 32
Bali - Kuala Lumpur 14
Bali - Singapore 11
Bali - Phuket 7
Bali - Adelaide 4
Bali - Darwin 3
Surabaya - Kuala Lumpur 28
Surabaya - Johor Bahru 4
Surabaya - Penang 4
Surabaya - Bangkok (DMK) 4
Medan - Kuala Lumpur 41
Medan - Penang 28
Medan - Bangkok 14
Lombok - Kuala Lumpur 7
Secara keseluruhan, kategori usaha penerbangan Overall, the international aviation business
internasional mencatat pertumbuhan yang category recorded solid growth. With an
baik. Dengan strategi jaringan yang adaptif, adaptive network strategy, operational cost
efisiensi biaya operasional, serta sinergi regional efficiency, and solid regional synergy, IAA has
yang solid, IAA semakin memperkuat posisinya further strengthened its position as one of the
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
sebagai salah satu maskapai dengan jangkauan most competitive and sustainable airlines with
internasional yang kompetitif dan berkelanjutan. international reach.
Tabel Kinerja Penerbangan Domestik dan Internasional
Table of Domestic and International Flight Performance
Pertumbuhan
Uraian Selisih
2025 2024 (%)
Description Difference
Growth (%)
Jumlah Penumpang (Orang)
5.906.580 6.609.656 (703.076) (11%)
Number of Passengers (People)
Kapasitas Kursi (Kursi)
7.1 4 7. 2 6 0 7.588.260 (441.000) (6%)
Seat Capacity (Seats)
RPK (Juta/Million) 8.641 9.638 (997) (10%)
ASK (Juta/Million) 10.687 11.142 (455) (4%)
Tingkat Keterisian (%)
83% 87% (4%) (4%)
Load Factor (%)
129
Page 132
3. LAYANAN KARGO 3. CARGO SERVICES
Pada layanan kargo, Perseroan memanfaatkan In cargo services, the Company utilizes cargo
ruang kargo di setiap penerbangan dan space on every flight and provides fast and
menyediakan layanan logistik udara yang cepat efficient air logistics services.
dan efisien.
Sepanjang tahun 2025, layanan kargo juga Throughout 2025, cargo services have been
menjadi salah satu pilar dalam mendukung one of the pillars supporting IAA’s performance
pertumbuhan kinerja IAA. IAA memanfaatkan growth. IAA optimizes its cargo space capacity
optimalisasi kapasitas ruang kargo di setiap on every passenger flight (belly cargo), while
penerbangan penumpang (belly cargo), strengthening its presence in the domestic and
sekaligus memperkuat kehadiran di pasar international logistics markets. In 2025, the air
logistik domestik dan internasional. Pada cargo business showed a significant recovery
tahun 2025, bisnis kargo udara menunjukkan with cargo volume growth of 24% compared to
pemulihan yang signifikan dengan pertumbuhan the previous year, reaching 22,355 tons. Cargo
volume kargo sebesar 24% dibandingkan Load Factor (CLF) increased by 43% and cargo
tahun sebelumnya, mencapai 22.355 ton. service revenue increased by 15% compared
Cargo Load Factor (CLF) meningkat 43% dan to the previous year. Overall, this trend shows
pendapatan layanan kargo meningkat sebesar positive growth and increased competitiveness
15% dibandingkan tahun sebelumnya. Secara in the air cargo industry amid global market
keseluruhan, tren ini menunjukkan pertumbuhan challenges. This performance indicates better
yang positif dan peningkatan daya saing industri optimization in the utilization of transport
kargo udara di tengah tantangan pasar global. capacity.
Hal ini, mencerminkan optimalisasi yang lebih
baik dalam pemanfaatan kapasitas angkut.
Sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan As part of its strategy to enhance
daya saing, IAA menjalankan serangkaian competitiveness, IAA implemented a series of
strategi sepanjang tahun 2025 untuk strategies throughout 2025 to optimize cargo
mengoptimalkan layanan kargo, diantaranya: services, including:
a. Fokus mengakomodir kargo e-Commerce a. Focusing on accommodating domestic and
domestik dan internasional (ekspor); international (export) e-commerce cargo;
b. Mengembangkan produk layanan kargo b. Developing cargo service products beyond
beyond KUL, ke beberapa destinasi di KUL to several destinations in China through
China melalui layanan Quick Ramp Transfer Quick Ramp Transfer services (utilization of
(utilisasi fasilitas staging area) di bandar staging area facilities) at KUL airport;
udara KUL;
c. Ekspansi layanan kargo dengan optimalisasi c. Expanding cargo services by optimizing
konektivitas dengan penerbangan Grup connectivity with other AirAsia Group flights
AirAsia lainnya untuk destinasi jarak jauh; for long-haul destinations;
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
d. Meningkatkan tonase layanan kargo d. Increasing the tonnage of Transhipment
Transhipment menghubungkan China ke cargo services connecting China to Australia
Australia melalui bandar udara Indonesia; via Indonesian airports;
e. Menstimulasi tumbuhnya pendapatan asli e. Stimulating the growth of local revenue by
daerah dengan mendukung nelayan, petani, supporting fishermen, farmers, and local
dan pedagang lokal melakukan ekspor traders to export directly through the
langsung melalui distribusi perishable goods distribution of perishable goods such as
seperti ikan segar, sayur, dan buah-buahan fresh fish, vegetables, and fruits to export
menuju negara tujuan ekspor; destination countries;
f. Memulai kerja sama dengan pemain global f. Establishing partnerships with global
(Global Freight Forwarder) untuk kerja sama players (Global Freight Forwarders) for
strategis tingkat global menghubungkan strategic global cooperation to connect
produk dari satu negara ke negara lainnya; products from one country to another; and
dan
g. Menjaga tumbuhnya layanan kargo cross- g. Maintaining the growth of cross-border
border dari beberapa negara seperti China, cargo services from several countries
Vietnam, dan India melalui Indonesia dan such as China, Vietnam, and India through
menuju ke negara tujuan. Indonesia to the destination countries.
130
Page 133
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Secara keseluruhan, layanan kargo menunjukkan Overall, cargo services have shown positive
pertumbuhan yang baik terhadap kontribusi growth in contributing to IAA’s non-passenger
pendapatan non-penumpang IAA. Ke depan, IAA revenue. Going forward, IAA will continue to
akan terus memperluas jaringan kargo domestik expand its domestic and international cargo
dan internasional, meningkatkan kapabilitas network, enhance its digital capabilities, and
digital, serta memperkuat kolaborasi strategis strengthen strategic collaborations to capture
guna menangkap peluang pertumbuhan sektor growth opportunities in the increasingly
logistik udara yang kian kompetitif di kawasan competitive air logistics sector in the Asia Pacific
Asia Pasifik dan seiring dengan bertambahnya region, in line with the addition of new routes and
rute dan frekuensi penerbangan. flight frequencies.
4. PENERBANGAN CARTER 4. CHARTER FLIGHTS
Sementara itu, kategori usaha penerbangan In the meantime, IAA continues to develop its
carter juga terus dikembangkan IAA untuk charter flight business category to diversify its
memperkuat diversifikasi sumber pendapatan revenue sources and optimize fleet utilization.
dan meningkatkan pemanfaatan armada secara Charter flights are a flexible premium service
optimal. Penerbangan charter menjadi alternatif alternative that serves corporate needs, special
layanan premium yang fleksibel, melayani trips, and logistics support for various purposes.
kebutuhan korporasi, perjalanan khusus, maupun
dukungan logistik untuk berbagai keperluan.
Sepanjang tahun berjalan, permintaan terhadap Throughout the year, demand for charter flight
layanan penerbangan carter menunjukkan tren services has shown a positive growth trend.
pertumbuhan positif.
IAA memanfaatkan fleksibilitas operasional IAA leverages its operational flexibility and
dan efisiensi biaya yang menjadi keunggulan cost efficiency as its competitive advantages,
kompetitifnya untuk menghadirkan layanan to provide charter services that meet the
carter dengan standar keselamatan dan same safety and comfort standards as regular
kenyamanan setara penerbangan reguler. flights. With the support of a modern fleet and
Dengan dukungan armada yang modern, jadwal flexible schedules, IAA is able to fulfill the needs
yang dapat disesuaikan, IAA mampu memenuhi of institutional and individual customers with
kebutuhan pelanggan institusional maupun efficient and timely travel solutions.
individu dengan solusi perjalanan yang efisien
dan tepat waktu.
IAA juga memperkuat aspek komersial IAA also strengthens the commercial aspect of
penerbangan carter melalui pendekatan charter flights through a strategic partnership-
berbasis kemitraan strategis dengan biro based approach with travel agencies,
perjalanan, lembaga pemerintah, dan government agencies, and private companies. A
perusahaan swasta. Model bisnis yang fleksibel flexible business model allows IAA to offer two
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
memungkinkan IAA menawarkan dua skema charter schemes, full charter (series) and ad-hoc
carter, yaitu full charter (series) dan ad-hoc charter, which are tailored to customer needs
charter, yang disesuaikan dengan kebutuhan and capacity. From an operational perspective,
dan kapasitas pelanggan. Dari sisi operasional, coordination between business units, including
peningkatan koordinasi antar unit bisnis, fleet planning and crew management, has been
termasuk perencanaan armada dan manajemen improved to ensure smooth scheduling and
kru, dilakukan untuk memastikan kelancaran optimal aircraft utilization.
jadwal serta optimalisasi utilisasi pesawat.
Secara keseluruhan, kategori usaha penerbangan Overall, the charter flight business category
carter memberikan kontribusi terhadap kinerja contributes to IAA’s financial performance in
keuangan IAA dalam memperluas portofolio expanding its revenue portfolio. By prioritizing
pendapatan. Dengan mengedepankan service flexibility, operational efficiency, and
fleksibilitas layanan, efisiensi operasional, commitment to safety, IAA is expected to
dan komitmen terhadap keselamatan, IAA strengthen its position as an integrated aviation
diharapkan mampu memperkuat posisinya solutions provider in the region.
sebagai penyedia solusi penerbangan terpadu
di kawasan regional.
131
Page 134
Secara keseluruhan, kategori usaha operasi Overall, IAA’s flight operations business category
penerbangan IAA menunjukkan kinerja yang showed a solid and resilient performance,
solid dan tangguh, ditopang oleh strategi supported by route network optimization
optimalisasi jaringan rute, efisiensi operasional, strategies, operational efficiency, and revenue
serta diversifikasi sumber pendapatan. source diversification. These efforts underscore
Upaya ini menegaskan komitmen IAA dalam IAA’s commitment to solidifying its position as
memperkuat posisi sebagai maskapai berbiaya a leading low-cost airline that provides quality
hemat terkemuka yang menghadirkan layanan service and added value to customers.
berkualitas dan nilai tambah bagi pelanggan.
Kinerja Usaha Kategori Ancillary dan Business Performance of Ancillary and
Lain-Lain Others Category
Kategori usaha Ancillary merupakan salah satu pilar The Ancillary business category is one of the pillars
pendukung pertumbuhan pendapatan IAA, yang supporting IAA’s revenue growth, which focuses on
berfokus pada pengembangan layanan tambahan developing additional services to enhance customer
untuk meningkatkan nilai dan pengalaman value and experience beyond the sale of main
pelanggan di luar penjualan tiket utama. Sepanjang tickets. Throughout 2025, this category recorded
tahun 2025, kategori ini mencatatkan kinerja yang good performance through the optimization of
baik melalui optimalisasi lima lini utama, yaitu five main segments, i.e., baggage services, meals
layanan bagasi, meals (food & beverage), advertising, (food & beverage), advertising, seat selection, and
pemilihan kursi, dan penjualan merchandise. merchandise sales.
Sepanjang tahun 2025, IAA terus mengoptimalkan Throughout 2025, IAA continued to optimize
ancillary revenue sebagai salah satu pilar pendukung ancillary revenue as one of the pillars supporting its
pertumbuhan kinerja. Strategi ini diarahkan untuk performance growth. This strategy aims to increase
meningkatkan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus added value for customers while strengthening the
memperkuat struktur pendapatan nontiket. Pada non-ticket revenue structure. In the baggage service
lini layanan bagasi, IAA menerapkan strategi line, IAA implemented a more flexible and segmented
penawaran yang lebih fleksibel dan tersegmentasi, offering strategy, prioritizing the convenience of
dengan mengedepankan kemudahan pemesanan pre-flight booking through digital channels. This
prapenerbangan melalui kanal digital. Optimalisasi optimization aims to increase the take-up rate of
ini bertujuan meningkatkan take-up rate layanan baggage services while providing cost certainty
bagasi sekaligus memberikan kepastian biaya dan and convenience for passengers according to their
kenyamanan bagi penumpang sesuai kebutuhan individual travel needs.
perjalanan masing-masing.
Untuk lini meals (food & beverage), IAA memperkuat For the meals (food & beverage) segment, IAA
diferensiasi produk melalui variasi menu, is strengthening product differentiation through
peningkatan kualitas layanan, serta kolaborasi menu variety, service quality improvement, and
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dengan mitra kuliner strategis. Pengembangan collaboration with strategic culinary partners. This
ini didukung oleh optimalisasi sistem pre-booked development is supported by the optimization of the
meals guna meningkatkan efisiensi operasional pre-booked meals system to improve operational
dan meminimalkan waste, sekaligus mendorong efficiency and minimize waste, while boosting
kontribusi pendapatan ancillary dari segmen ancillary revenue contributions from the food and
makanan dan minuman. beverage segment.
Pada lini advertising, IAA memaksimalkan potensi In the advertising segment, IAA maximizes the
aset media yang dimiliki, baik melalui platform potential of its media assets, both through digital
digital, kanal pemesanan, maupun media dalam platforms, booking channels, and in-flight media. A
kabin. Pendekatan berbasis data dan segmentasi data-driven approach and audience segmentation
audiens memungkinkan IAA memberikan penawaran enable IAA to offer more relevant advertising
solusi periklanan yang lebih relevan bagi mitra bisnis, solutions to business partners, thereby increasing
sehingga meningkatkan efektivitas kampanye dan campaign effectiveness and commercial value for
nilai komersial bagi pengiklan. advertisers.
132
Page 135
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Sejalan dengan peningkatan preferensi pelanggan In line with the increasing customer preference for
terhadap kenyamanan perjalanan, optimalisasi lini travel comfort, the optimization of the seat selection
pemilihan kursi difokuskan pada penyediaan pilihan segment focuses on providing more variative and
kursi yang lebih variatif dan transparan, termasuk transparent seat options, including seats with more
kursi dengan ruang kaki lebih luas dan posisi legroom and strategic positions. This strategy not
strategis. Strategi ini tidak hanya meningkatkan only improves the customer experience but also
pengalaman pelanggan, tetapi juga berkontribusi contributes to ancillary revenue.
terhadap pendapatan ancillary.
Sementara itu, pada lini penjualan merchandise, IAA Meanwhile, in the merchandise sales segment, IAA
mengembangkan portofolio produk yang selaras is developing a product portfolio that is aligned
dengan identitas merek serta kebutuhan perjalanan with the brand identity and passenger travel needs.
penumpang. Pemanfaatan kanal penjualan The use of digital and in-flight sales channels is
digital dan in-flight diarahkan untuk memperluas aimed at expanding market reach, increasing sales
jangkauan pasar, meningkatkan konversi penjualan, conversions, and strengthening customer loyalty to
serta memperkuat keterikatan pelanggan terhadap the AirAsia brand.
merek AirAsia.
Tabel Kinerja Ancillary
Table of Ancillary Performance
Dalam Jutaan | In Millions
Pertumbuhan
Uraian Selisih
2025 2024 (%)
Description Difference
Growth (%)
Layanan Bagasi
1.001.126 970.448 30.678 3%
Bagage Services
Pelayanan Penerbangan
108.382 132.784 (24.402) (18%)
Airline related
Lain-lain
35.009 51.916 (16.906) (33%)
Others
Secara keseluruhan, kategori usaha Ancillary Overall, the Ancillary business category has made
memberikan kontribusi yang semakin baik terhadap an increasingly positive contribution to IAA’s revenue
diversifikasi pendapatan IAA. Melalui optimalisasi diversification. Through the optimization of these
kelima lini usaha ancillary tersebut, IAA berkomitmen five ancillary business segments, IAA is committed
untuk menciptakan keseimbangan antara to creating a balance between revenue growth,
peningkatan pendapatan, efisiensi operasional, operational efficiency, and service quality. This
dan kualitas layanan. Strategi ini diharapkan dapat strategy is expected to support sustainable business
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
mendukung kinerja usaha yang berkelanjutan serta performance and strengthen IAA’s competitiveness.
memperkuat daya saing IAA.
133
Page 136
Profitabilitas Segmen Usaha
Business Segment Profitability
Dalam Jutaan | In Millions
2025 2024
Keterangan Operasi Ancillary dan Operasi Ancillary dan
Description Penerbangan Lain-lain Total Penerbangan Lain-lain Total
Flight Ancillary and Flight Ancillary and
Operations Others Operations Others
Pendapatan
Segmen 6.444.931 1.429.401 7.874.332 6.521.659 1.422.273 7.943.931
Segment Revenue
Beban Segmen
(7.672.032) (846.891) (8.518.923) (7.724.422) (1.009.903) (8.734.325)
Segment Expenses
Laba (Rugi) Usaha
Segmen
Segment Profit (1.227.101) 582.510 (644.591) (1.202.763) 412.370 (790.393)
(Loss) from
Operations
Kinerja Pendapatan Segmen 2024-2025
Segment Revenue in 2024-2025
7.000.000
6.000.000
6.521.659
6.444.931
5.000.000
1.429.401
1.422.273
4.000.000
3.000.000
2.000.000
1.000.000
0
2024 2025
Operasi Penerbangan Ancillary
Flight Operations Ancillary
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Kategori usaha operasi penerbangan masih menjadi The flight operations business category remains
kontributor utama terhadap pendapatan usaha the main contributor of IAA’s operating revenue
IAA dengan capaian Rp6,44 triliun, jumlah tersebut with a total of Rp6.44 trillion, a decrease of 1.18%
mengalami penurunan 1,18% jika dibandingkan compared to the previous year’s total of Rp6.52
dengan capaian tahun sebelumnya yang tercatat trillion. The decline was mainly attributable to lower
sebesar Rp6,52 triliun. Penurunan ini terutama passenger volume, amid the Company’s continued
dipengaruhi oleh menurunnya volume penumpang, commitment to implementing various operational
di tengah konsistensi Perseroan dalam menerapkan efficiency initiatives on an ongoing basis.
berbagai inisiatif efisiensi operasional secara
berkelanjutan.
134
Page 137
Tinjauan Keuangan
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Financial Overview
Analisis dan pembahasan mengenai kinerja The analysis and discussion of the Company’s
keuangan Perseroan disusun sesuai dengan Laporan financial performance are presented in accordance
Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun- with the Consolidated Financial Statements of the
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 yang Company for the years ended December 31, 2025,
telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) which have been audited by the Public Accounting
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan dan Firm (KAP) Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang &
2024 yang telah diaudit oleh Purwantono, Sungkoro Partners and 2024 which have been audited by the
& Surja, yang seluruhnya dengan opini wajar dalam Public Accounting Firm (KAP) Purwantono, Sungkoro
semua hal yang material. Laporan Keuangan & Surja, all of which with an unqualified opinion in
Konsolidasian Perseroan disusun sesuai dengan all material respects. The Company’s Consolidated
Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku Financial Statements are prepared in accordance
di Indonesia, yang mencakup Pernyataan Standar with the Financial Accounting Standards (SAK)
Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar applicable in Indonesia, which include the Financial
Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Accounting Standards Statements (PSAK) and
Dewan Standar Akuntansi Keuangan-Ikatan Akuntan Financial Accounting Standards Interpretations
Indonesia (DSAK-IAI). (ISAK) issued by the Board of Financial Accounting
Standards-Indonesian Institute of Accountants
(DSAK-IAI).
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial
Position
Aset Assets
Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated
Pertumbuhan
Uraian Growth
2025 2024
Description Persentase (%)
Nominal
Percentage (%)
Aset Lancar
Current Assets
Kas dan Setara Kas
36.749 45.371 (8.622) (19,00%)
Cash and Cash Equivalents
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Piutang Usaha - Pihak Ketiga
18.595 18.637 (42) (0,23%)
Traded Receivables - Third Parties
Piutang Lain-lain, Neto
Other Receivables, Net
Pihak Berelasi
118.545 50.993 67.552 132,47%
Related Parties
Pihak Ketiga
120.411 158.407 (37.996) (23,99%)
Third Parties
Persediaan
139.066 127.058 12.008 9,45%
Inventories
Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka
59.833 32.975 26.858 81,45%
Advances and Prepaid Expenses
Pajak Dibayar di Muka
- - - -
Prepaid Taxes
Total Aset Lancar
493.199 433.442 59.757 13,79%
Total Current Assets
135
Page 138
Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated
Pertumbuhan
Uraian Growth
2025 2024
Description Persentase (%)
Nominal
Percentage (%)
Aset Tidak Lancar
Non-Current Assets
Aset Tetap, Neto
750.106 741.175 8.931 1,20%
Fixed Assets, Net
Aset Hak Guna, Neto
3.450.603 4.162.215 (711.612) (17,10%)
Right-of-Use Assets, Net
Uang Jaminan
341.033 370.641 (29.608) (7,99%)
Security Deposits
Aset Tidak Lancar Lainnya
19.252 9.086 10.166 111,89%
Other Non-Current Assets
Total Aset Tidak Lancar
4.560.994 5.283.118 (722.124) (13,67%)
Total Non-Current Assets
Total Aset
5.054.193 5.716.561 (662.367) (11,59%)
Total Assets
Sampai dengan 31 Desember 2025, jumlah aset As of December 31, 2025, the Company’s total
Perseroan adalah sebesar Rp5,05 triliun, menurun assets were recorded at Rp5.05 trillion, decreased
Rp662,37 miliar atau 11,59% jika dibanding tahun by Rp662.37 billion or 11.59% compared to Rp5.72
2024 yang sebesar Rp5,72 triliun. Penurunan ini trillion recorded in 2024. This decrease was due to
disebabkan oleh adanya pengembalian sejumlah 3 the redelivery of 3 (three) aircraft in 2025.
(tiga) pesawat di tahun 2025.
Aset Lancar Current Assets
Di tahun 2025, jumlah aset lancar Perseroan In 2025, the Company’s total current assets were
tercatat sebesar Rp493,20 miliar, mengalami Rp493.20 billion, an increase of Rp59.76 billion or
kenaikan Rp59,76 miliar atau 13,79% dibanding 13.79% compared to the previous year of Rp433.44
tahun sebelumnya sebesar Rp433,44 miliar. Hal ini billion. This was due to higher other receivables from
dikarenakan adanya peningkatan piutang lain-lain related parties.
dari pihak berelasi.
Aset Tidak Lancar Non-Current Assets
Aset tidak lancar Perseroan di tahun 2025 tercatat The Company’s non-current assets in 2025 were
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
sebesar Rp4,56 triliun, menurun Rp722,12 miliar atau recorded at Rp4.56 trillion, decreased by Rp722.12
setara dengan 13,67% jika dibandingkan dengan billion or equivalent to 13.67% when compared to
tahun 2024 yang sebesar Rp5,28 triliun. Hal tersebut Rp5.28 trillion in 2024. This was due to the redelivery
disebabkan oleh adanya pengembalian sejumlah 3 of 3 (three) aircraft in 2025.
(tiga) pesawat di tahun 2025.
Liabilitas Liabilities
Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated
Pertumbuhan
Uraian Growth
2025 2024
Description Persentase (%)
Nominal
Percentage (%)
Liabilitas Jangka Pendek
Current Liabilities
Utang Usaha - Pihak Ketiga
2.067.999 2.110.179 (42.180) (2,00%)
Trade Payables - Third Parties
Utang Lain-lain - Pihak Berelasi
4.793.423 2.939.967 1.853.456 63,04%
Other Payables - Related Parties
136
Page 139
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated
Pertumbuhan
Uraian Growth
2025 2024
Description Persentase (%)
Nominal
Percentage (%)
Biaya Masih Harus Dibayar
793.004 593.390 199.614 33,64%
Accrued Expenses
Utang Pajak
84.668 68.438 16.230 23,71%
Taxes Payable
Liabilitas Kontrak
1.255.513 1.157.629 97.884 8,46%
Contract Liabilities
Pinjaman Bank Jangka Panjang
77.229 160.525 (83.296) (51,89%)
Long-Term Bank Loans
Liabilitas Sewa
1.941.838 2.096.682 (154.844) (7,39%)
Lease Liabilities
Total Liabilitas Jangka Pendek
11.013.674 9.126.810 1.886.864 20,67%
Total Current Liabilities
Liabilitas Jangka Panjang
Non-Current Liabilities
Liabilitas Sewa
4.551.809 5.772.140 (1.220.331) (21,14%)
Lease Liabilities
Liabilitas Pajak Tangguhan, Neto
6.374 5.723 651 11,38%
Deferred Tax Liabilities, Net
Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan
200.855 201.583 (728) (0,36%)
Employee Benefits Liability
Liabilitas Jangka Panjang Lainnya
14.118 45.080 (30.962) (68,68%)
Other Non-Current Liabilities
Total Liabilitas Jangka Panjang
4.773.156 6.024.526 (1.251.370) (20,77%)
Total Non-Current Liabilities
Total Liabilitas
15.786.830 15.151.336 635.494 4,19%
Total Liabilities
Per 31 Desember 2025, jumlah liabilitas Perseroan As of December 31, 2025, the Company’s total
tercatat sebesar Rp15,79 triliun, meningkat Rp635,49 liabilities were recorded at Rp15.79 trillion, increased
miliar atau 4,19% dibanding tahun sebelumnya by Rp635.49 billion or 4.19% compared to the
sebesar Rp15,15 triliun. Peningkatan ini terutama previous year of Rp15.15 trillion. This increase was
disebabkan adanya peningkatan utang lain-lain dari mainly due to higher other payables to related
pihak berelasi. parties.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Liabilitas Jangka Pendek Current Liabilities
Di tahun 2025, jumlah liabilitas jangka pendek In 2025, the Company’s total current liabilities were
Perseroan tercatat sebesar Rp11,01 triliun, Rp11.01 trillion, an increase of Rp1.89 trilion or 20,67%
mengalami peningkatan Rp1,89 triliun atau 20,67% compared to Rp9.13 trillion which were recorded in
dibanding tahun 2024 yang sebesar Rp9,13 triliun. 2024. This was due to higher other payables to
Hal ini disebabkan oleh peningkatan utang lain-lain related parties.
dari pihak berelasi.
Liabilitas Jangka Panjang Non-Current Liabilities
Liabilitas jangka panjang Perseroan di tahun 2025 The Company’s non-current liabilities in 2025 were
tercatat sebesar Rp4,77 triliun, menurun Rp1,25 triliun recorded at Rp4.77 trillion, decreased by Rp1.25
atau setara dengan 20,77% dari tahun 2024 yang trilion or equivalent to 20.77% from 2024 which were
sebesar Rp6,02 triliun. Hal tersebut dikarenakan at Rp6.02 trillion. This was due to the redelivery of 3
adanya pengembalian 3 (tiga) pesawat di tahun (three) aircraft in 2025.
2025.
137
Page 140
Defisiensi Modal Capital Deficiency
Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated
Pertumbuhan
Growth
Uraian
2025 2024
Description
Persentase (%)
Nominal
Percentage (%)
Defisiensi Modal yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
Modal Saham - Nilai Nominal Rp250 per Saham, Modal Dasar - 40.000.000.000 Saham
Capital Deficiency Attributable to the Equity Holders of the Parent Entity
Share Capital - Par Value of Rp250 per Share, Authorized - 40,000,000,000 Shares
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh -
10.685.124.441 Saham 2.671.281 2.671.281 0 0,00%
Issued and Fully Paid - 10,685,124,441 Shares
Tambahan Modal Disetor
163.674 163.674 0 0,00%
Additional Paid-In Capital
Sekuritas Perpetual
3.486.850 3.486.850 0 0,00%
Perpetual Securities
Laba Komprehensif Lainnya
72.778 75.490 (2.712) (3,59%)
Other Comprehensive Income
Akumulasi Rugi
(17.135.342) (15.838.937) (1.296.405) 8,18%
Accumulated Losses
Defisiensi Modal yang Dapat Diatribusikan
Pemilik Entitas Induk
(10.740.759) (9.441.642) (1.299.117) 13,76%
Capital Deficiency Attributable to the Equity
Holders of the Parent Entity
Kepentingan Non-Pengendali
8.122 6.866 1.256 18,29%
Non-Controlling Interests
Defisiensi Modal
(10.732.637) (9.434.776) (1.297.861) 13,76%
Capital Deficiency
Per 31 Desember 2025, defisiensi modal Perseroan As of December 31, 2025, the Company’s capital
tercatat sebesar Rp10,73 triliun, mengalami deficiency was recorded at Rp10.73 trillion, an
peningkatan Rp1,30 triliun atau 13,76% jika increase of Rp1.30 trillion or 13.76% when compared
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar to 2024 which was Rp9.43 trillion. This increase was
Rp9,43 triliun. Peningkatan ini terutama disebabkan mainly due to the Company’s performance in 2025,
oleh performa Perseroan di tahun 2025 yang which recorded a loss of Rp1.29 trillion.
mencatatkan kerugian sebesar Rp1,29 triliun.
Laporan Laba (Rugi) dan Penghasilan Consolidated Statements of Profit (Loss)
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Komprehensif Lain Konsolidasian and Other Comprehensive Income
Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated
Pertumbuhan
Growth
Uraian
2025 2024
Description
Persentase (%)
Nominal
Percentage (%)
Pendapatan Usaha
7.874.332 7.943.931 (69.599) (0,88%)
Operating Revenues
Total Beban Usaha
(8.518.923) (8.734.325) 215.402 (2,47%)
Operating Expenses
Laba (Rugi) Usaha
(644.591) (790.393) 145.802 (18,45%)
Operating Profit (Loss)
Pendapatan Keuangan
778 1.797 (1.019) (56,71%)
Finance Income
Pajak Final atas Pendapatan Keuangan
(156) (359) 203 (56,55%)
Final Tax on Finance Income
Beban Keuangan
(439.664) (424.340) (15.324) 3,61%
Finance Costs
138
Page 141
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated
Pertumbuhan
Growth
Uraian
2025 2024
Description
Persentase (%)
Nominal
Percentage (%)
Laba (Rugi) Selisih Kurs dari Aktivitas Pendanaan
Profit (Loss) on Foreign Exchange from Financing (207.814) (309.899) 102.085 (32,94%)
Activities
Laba (Rugi) Sebelum Beban Pajak Penghasilan
(1.291.447) (1.523.195) 231.748 (15,21%)
Profit (Loss) Before Income Tax Benefit
Beban Pajak Penghasilan
(3.419) (3.316) (103) 3,11%
Income Tax Expenses
Laba (Rugi) Tahun Berjalan
(1.294.866) (1.526.511) 231.645 (15,17%)
Profit (Loss) for the Year
Penghasilan/(Beban) Komprehensif Lain
Other Comprehensive Income/(Expenses)
Pos yang tidak akan Direklasifikasi ke Laba Rugi
Item that will not be Reclassified to Profit or Loss
Laba (Rugi) Pengukuran Kembali atas
Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan
(3.236) (6.150) 2.914 (47,38%)
Re-Measurement Profit (Loss) of Employee
Benefits Liability
Pengaruh Pajak Penghasilan
241 1 240 24000,00%
Income Tax Influence
Penghasilan/(Beban) Komprehensif Lain Tahun
Berjalan, Setelah Pajak
(2.995) (6.149) 3.154 (51,29%)
Other Comprehensive Income/(Loss) for the
Year, Net of Tax
Total Penghasilan/(Beban) Komprehensif
Tahun Berjalan
(1.297.861) (1.532.660) 234.799 (15,32%)
Total Comprehensive Income/(Expenses) for
the Year
Pendapatan Usaha Operating Revenues
Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated
Pertumbuhan
Growth
Uraian
2025 2024
Description
Persentase (%)
Nominal
Percentage (%)
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Pendapatan Penumpang
Passenger Revenue
Penjualan Kursi
6.626.982 6.730.941 (103.959) (1,54%)
Seat Sales
Bagasi
1.001.127 970.448 30.679 3,16%
Bagage
Pelayanan Penerbangan
108.383 132.785 (24.402) (18,38%)
Airline Related
Lain-lain
35.010 51.916 (16.906) (32,56%)
Others
Pendapatan Kargo
70.948 56.237 14.711 26,16%
Cargo
Pendapatan Carter
31.882 1.604 30.278 1887,66%
Charter
Jumlah Pendapatan Neto
7.874.332 7.943.931 (69.599) (0,88%)
Total Net Revenue
139
Page 142
Perseroan berhasil membukukan pendapatan usaha The Company managed to record an operating
sebesar Rp7,87 triliun pada tahun 2025, mengalami revenue of Rp7.87 trillion in 2025, a decrease by
penurunan Rp69,60 miliar atau 0,88% dari tahun 2024 Rp69.60 billion or 0.88% from 2024 of Rp7.94 trillion.
yang sebesar Rp7,94 triliun. Penurunan ini terutama This decrease was mainly due to a decline in demand
disebabkan oleh adanya penurunan permintaan and the public’s purchasing power, reflected in
dan daya beli dari masyarakat yang tercermin pada reduced capacity and decreased passenger
penurunan kapasitas serta penurunan keterisian occupancy rates.
jumlah penumpang.
Beban Usaha Operating Expenses
Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated
Pertumbuhan
Growth
Uraian
2025 2024
Description
Persentase (%)
Nominal
Percentage (%)
Bahan Bakar
(3.162.987) (3.445.060) 282.073 (8,19%)
Fuel
Perbaikan dan Pemeliharaan
(2.061.926) (1.655.029) (406.897) 24,59%
Repairs and Maintenance
Beban Penyusutan
(842.375) (885.110) 42.735 (4,83%)
Depreciation Expenses
Pelayanan Pesawat dan Penerbangan
Aircraft and Flight Services (876.424) (971.004) 94.580 (9,74%)
Gaji dan Tunjangan
(728.320) (768.219) 39.899 (5,19%)
Salaries and Allowances
Pemasaran
(455.573) (422.615) (32.958) 7,80%
Marketing
Sewa Pesawat
(87.499) (51.906) (35.593) 68,57%
Aircraft Lease
Asuransi
(65.455) (60.954) (4.501) 7,38%
Insurance
Laba (Rugi) Selisih Kurs dari Kegiatan Operasional
(235.026) (270.410) 35.384 (13,09%)
Profit (Loss) on Foreign Exchange from Operating
Activities
Pendapatan (Beban) Usaha Lain, Neto
(3.338) (204.018) 200.680 (98,36%)
Other Operating Income (Loss), Net
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Total Beban Usaha
(8.518.923) (8.734.325) 215.402 (2,47%)
Total Operating Expenses
Di tahun 2025, beban usaha Perseroan tercatat In 2025, the Company’s operating expenses were
sebesar Rp8,52 triliun, turun sebesar Rp215,40 miliar recorded at Rp8.52 trillion, decreased by Rp215.40
atau 2,47% dibanding tahun sebelumnya yang billion or 2.47% compared to the previous year which
mencapai Rp8,73 triliun. Hal tersebut disebabkan were Rp8.73 trillion. This was due to volatility in fuel
oleh volatilitas harga bahan bakar di mana terdapat prices, which has declined compared to 2024.
penurunan dibandingkan dengan tahun 2024. .
Laba (Rugi) Usaha Operating Profit (Loss)
Perseroan mencatatkan rugi usaha sebesar The company recorded an operating loss of
Rp644,59 miliar pada tahun 2025, di mana Rp644,59 billion in 2025, a decrease of Rp145.80
capaian ini turun Rp145,80 miliar atau 18,45% billion or 18.45% loss compared to the previous
jika dibandingkan kerugian dengan tahun year, which recorded an operating loss of Rp790.39
sebelumnya yang tercatat sebesar Rp790,39 miliar. billion. This was supported by the reduction in fuel
140
Page 143
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Hal ini didukung oleh penurunan harga bahan bakar prices and the improvement of the Company’s
disertai dengan peningkatan efisiensi operasional operational efficiency in anticipating fuel price
yang dilakukan Perseroan dalam mengantisipasi volatility.
volatilitas harga bahan bakar.
Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan Net Profit (Loss) for the Year
Per 31 Desember 2025, Perseroan mencatatkan rugi As of December 31, 2025, the Company recorded
bersih sebesar Rp1,29 triliun, mengalami penurunan a net loss of Rp1.29 trillion, a decrease of Rp231.65
Rp231,65 miliar atau setara dengan 15,17% dibanding billion or equivalent to 15.17% loss compared to
kerugian tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp1,53 2024, which was Rp1.53 trillion. This was mainly due
triliun. Hal tersebut terutama dikarenakan kerugian to foreign exchange losses improving compared to
selisih kurs mengalami perbaikan dibandingkan 2024.
dengan tahun 2024.
Laba (Rugi) Komprehensif Tahun Berjalan Comprehensive Profit (Loss) for the Year
Perseroan mencatatkan rugi komprehensif tahun The Company recorded a comprehensive loss for
berjalan sebesar Rp1,30 triliun di tahun 2025, the year of Rp1.30 trillion in 2025, a loss decrease
menurun Rp234,80 miliar atau 15,32% dari kerugian of Rp234.80 billion or 15.32% from the previous
tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,53 triliun. Hal year’s figure of Rp1.53 trillion. This was due to foreign
tersebut disebabkan kerugian selisih kurs mengalami exchange losses improving compared to 2024.
perbaikan dibandingkan dengan tahun 2024.
Laporan Arus Kas Konsolidasian Consolidated Statements of Cash Flows
Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated
Pertumbuhan
Growth
Uraian
2025 2024
Description
Persentase (%)
Nominal
Percentage (%)
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
867.159 890.615 (23.456) (2,63%)
Cash Flow from Operating Activities
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
(27.156) (32.985) 5.829 (17,67%)
Cash Flow from Investing Activities
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
(843.556) (858.348) 14.792 (1,72%)
Cash Flow from Financing Activities
Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas
Net Increase (Decrease) in Cash and Cash (3.553) (718) (2.836) 394,99%
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Equivalents
Dampak Perubahan Selisih Kurs terhadap Kas
dan Setara Kas
(5.069) (10.165) 5.096 (50,13%)
Effect of Changes in Foreign Exchange Rate on
Cash and Cash Equivalents
Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun
45.371 56.254 (10.883) (19,35%)
Cash and Cash Equivalents at Beginning of Year
Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun
36.749 45.371 (8.622) (19,00%)
Cash and Cash Equivalents at End of Year
Posisi kas dan setara kas pada akhir tahun 2025 Cash and cash equivalents positions at the end of
tercatat sebesar Rp36,75 miliar, menurun Rp8,62 2025 were recorded at Rp36.75 billion, decreased
miliar atau 19,01% dari tahun sebelumnya sebesar by Rp8.62 billion or 19.01% from the previous year of
Rp45,37 miliar. Hal ini dikarenakan terjadi penurunan Rp45.37 billion. This was due to a decrease in cash
kas yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan. generated from the Company’s operating activities.
141
Page 144
Arus Kas dari Aktivitas Operasi Cash Flow from Operating Activities
Perseroan membukukan arus kas dari aktivitas The Company recorded cash flow from operating
operasi sebesar Rp867,16 miliar di tahun 2025, activities of Rp867.16 billion in 2025, a decrease of
mengalami penurunan Rp23,46 miliar atau 2,63% Rp23.46 billion or 2.63% compared to the previous
dibanding tahun sebelumnya yang sebesar year of Rp890.62 billion. This was mainly due to a
Rp890,62 miliar. Hal ini terutama dikarenakan decrease in cash receipts from customers in 2025,
penerimaan kas dari pelanggan di periode 2025 amounting to Rp85,68 billion.
mengalami penurunan sebesar Rp85,68 miliar.
Arus Kas dari Aktivitas Investasi Cash Flow from Investing Activities
Di tahun 2025, Perseroan mencatatkan arus kas In 2025, the Company recorded cash flow from
digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp27,16 investing activities of Rp27.16 billion, decreased by
miliar, menurun Rp5,83 miliar atau 17,67% dari tahun Rp5.83 billion or 17.67% from 2024 which was Rp32.99
2024 yang sebesar Rp32,99 miliar. Hal ini terutama billion. This was due to a decrease in the acquisition
disebabkan oleh perolehan aset tetap di tahun 2025 of fixed assets in 2025 amounting to Rp7.85 billion.
mengalami penurunan sebesar Rp7,85 miliar.
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Cash Flow from Financing Activities
Arus kas digunakan untuk aktivitas pendanaan Cash flow from financing activities was recorded
tercatat sebesar Rp843,56 miliar di tahun 2025, at Rp843.56 billion in 2025, decreased by Rp14.79
turun sebesar Rp14,79 miliar atau 1,72% dari tahun billion or 1.72% from the previous year of Rp858.35
sebelumnya yang sebesar Rp858,35 miliar. Hal billion. This mainly was due to a decrease in aircraft
tersebut terutama disebabkan oleh pembayaran lease payments amounting to Rp32.76 billion.
sewa pesawat mengalami penurunan sebesar
Rp32,76 miliar.
Kemampuan Membayar Utang
dan Tingkat Kolektibilitas
Piutang
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Ability to Pay Debts and Receivables Collectibility Rate
Perseroan secara konsisten mengukur kemampuan The Company consistently measures its ability to
dalam membayar utangnya terhadap kreditur, pay its debts to creditors, both short-term and long-
baik jangka pendek maupun jangka panjang, serta term, and optimizes its receivables management. The
mengoptimalkan pengelolaan piutang. Perseroan ability to pay short-term debts is measured using the
mengukur kemampuannya dalam membayar utang current ratio, while the ability to pay long-term debts
jangka pendek dengan menggunakan rasio lancar, is measured using the solvency ratio, and receivables
sementara untuk mengukur kemampuan membayar management is measured based on the receivables
utang jangka panjang dilakukan menggunakan rasio collectibility rate.
solvabilitas, serta pengelolaan piutang yang diukur
melalui tingkat kolektibilitas piutang.
142
Page 145
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Rasio Lancar Current Ratio
Rasio lancar digunakan untuk mengukur kemampuan The current ratio is used to measure the Company’s
Perseroan dalam membayar utang jangka ability to pay its short-term debts. The current ratio
pendeknya. Rasio lancar dapat diukur dengan can be measured by dividing current assets by
membagi aset lancar dengan liabilitas lancar. Di current liabilities. In 2025, the Company’s current
tahun 2025, rasio lancar Perseroan tercatat sebesar ratio was recorded at 0.04 times, an decrease
0,04 kali, mengalami penurunan jika dibandingkan compared to 2024, which was 0.05 times.
dengan tahun 2024 yang sebesar 0,05 kali.
Rasio Solvabilitas Solvency Ratio
Kemampuan Perseroan dalam memenuhi seluruh The Company’s ability to fulfill all of its obligations,
kewajibannya, baik jangka pendek maupun jangka both short-term and long-term, is measured through
panjang, diukur melalui rasio solvabilitas. Rasio ini the solvency ratio. This ratio can be measured based
dapat dilihat berdasarkan rasio liabilitas terhadap on the debt-to-asset ratio (DAR) and the debt-to-
aset (DAR) dan rasio liabilitas terhadap ekuitas (DER). equity ratio (DER). DAR is used to show the Company’s
DAR digunakan untuk menunjukkan kemampuan capital capacity to meet all of its obligations, while
modal yang dimiliki Perseroan untuk memenuhi DER is used to measure how much of the total assets
seluruh kewajibannya, sedangkan DER digunakan are financed by debt.
untuk mengukur berapa bagian dari keseluruhan
aset yang dibiayai dari utang.
Dalam kali | In times
Uraian
2025 2024
Description
Rasio Liabilitas terhadap Aset (DAR)
3,12 2,65
Debt to Assets Ratio (DAR)
Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas (DER)
(1,47) (1,61)
Debt to Equity Ratio (DAR)
Berdasarkan pengukuran tersebut, DAR dan DER Based on the measurements, the Company’s DAR
Perseroan di tahun 2025 masing-masing tercatat and DER in 2025 were at 3.12 times and (1.47) times
sebesar 3,12 kali dan (1,47) kali. respectively.
Tingkat Kolektibilitas Piutang Receivables Collectibility Rate
Perseroan senantiasa mengukur tingkat The Company constantly measures the collectability
kolektibilitas piutang dalam rangka mengoptimalkan of receivables in order to optimize its ability to
kemampuannya dalam mengelola piutang usaha. manage trade receivables. The collectability of
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Tingkat kolektibilitas piutang dipengaruhi oleh receivables is influenced by the Company’s ability
kemampuan Perseroan dalam menagih piutang to collect receivables, whereby the shorter the
yang dimiliki, di mana semakin kecil nilai periode collection period, the better the Company’s ability
penagihannya, maka semakin baik kemampuan to collect its receivables.
Perseroan dalam mengumpulkan piutangnya.
Pada tahun 2025, rata-rata periode penagihan In 2025, the Company’s average collection period
piutang Perseroan tercatat selama 0,86 hari. Rata- was recorded at 0.86 days. This average collection
rata periode penagihan piutang ini lebih cepat period was faster than in 2024, which was 0.87 days.
dibanding tahun 2024 yang selama 0,87 hari.
143
Page 146
Struktur Modal dan Kebijakan
Manajemen atas Struktur Modal
Capital Structure and Management Policy on Capital Structure
Kebijakan Manajemen atas Struktur Management Policy on Capital Structure
Modal
Perseroan senantiasa mengelola permodalannya The Company consistently manages its capital to
guna mempertahankan kelangsungan usaha, maintain business continuity, deliver optimal returns
memberikan imbal hasil optimal bagi pemegang to shareholders and stakeholders, and ensure a
saham dan pemangku kepentingan, serta memastikan healthy capital ratio. The Company also periodically
rasio modal yang sehat. Perseroan juga secara reviews and manages its capital structure by
berkala melakukan telaah dan mengelola struktur considering current economic and industry
modal secara rutin dengan memerhatikan kondisi conditions, as well as future capital requirements.
ekonomi dan industri terkini, serta mempertimbangkan
kebutuhan modal di masa yang akan datang.
Perseroan senantiasa memprioritaskan struktur The Company always prioritizes a sustainable
modal berkelanjutan yang dapat mencakup capital structure that may include adjustments to
penyesuaian pembayaran dividen, pengembalian dividend payments, capital returns to shareholders,
modal kepada pemegang saham, atau penerbitan or the issuance of new shares if necessary. This policy
saham baru jika diperlukan. Kebijakan ini bertujuan aims to maintain a healthy capital structure while
untuk mempertahankan struktur modal yang securing access to funding at reasonable costs.
sehat sekaligus mengamankan akses terhadap
pendanaan pada biaya yang wajar.
Dasar Pemilihan Kebijakan atas Struktur Basis for the Selection of Management
Modal Policy on Capital Structure
Kebijakan pengelolaan modal Perseroan ditujukan The Company’s capital management policy
untuk memaksimalkan manfaat bagi pemegang aims to maximize benefits for shareholders and
saham dan menjaga kelangsungan usaha dengan maintain business continuity by optimizing the
cara mengoptimalkan keseimbangan antara utang balance between debt and equity. The Company’s
dan ekuitas. Kebijakan manajemen atas struktur capital structure management policy is reviewed
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
modal Perseroan senantiasa direviu oleh Direksi dan proactively by the Board of Directors and the Board
Dewan Komisaris secara proaktif meninjau struktur of Commissioners, taking into account the cost of
modal dengan mempertimbangkan biaya modal capital and other related risks. This review aims to
dan risiko terkait lainnya. Penilaian ini bertujuan untuk maintain a strong capital structure to support future
mempertahankan struktur modal yang kuat dalam business growth.
mendukung pertumbuhan bisnis di masa depan.
Rincian Struktur Modal Capital Structure Details
Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated
2025 2024
Uraian
Description Kontribusi (%) Kontribusi (%)
Nominal Nominal
Contribution (%) Contribution (%)
Liabilitas
15.786.830 312,35 15.151.336 265,04
Liabilities
Ekuitas
(10.732.637) (212.35) (9.434.776) (165,04)
Equity
Liabilitas dan Ekuitas
5.054.193 100,00 5.716.561 100,00
Liabilities and Equity
144
Page 147
Ikatan Material untuk Investasi
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Barang Modal
Material Commitment for Capital Goods Investment
Berdasarkan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 Pursuant to OJK Regulation No. 17/POJK.04/2020
tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan concerning Material Transactions and Changes in
Usaha, suatu reaksi dikategorikan sebagai transaksi Business Activities, a transaction is categorized as
material apabila nilai transaksi sama dengan material if its value is equal to or greater than 20%
20% atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka. of the equity of a Public Company. In accordance
Mengacu pada aturan tersebut, Perseroan tidak with this regulation, the Company has no material
memiliki ikatan material terkait investasi barang commitments related to capital goods investments
modal di sepanjang tahun 2025. throughout 2025.
Realisasi Investasi Barang
Modal
Realization of Capital Goods Investment
Selama tahun 2025, Perseroan melakukan investasi Throughout 2025, the Company has invested in
barang modal berupa pembelian sejumlah aset capital goods by purchasing a number of assets
maupun perbaikan terhadap aset yang dimiliki. Bagi or repairing existing assets. For the Company, this
Perseroan, investasi barang modal ini merupakan capital goods investment is crucial to provide added
kegiatan yang penting dalam memberikan nilai value for its future. The items, purposes, and values
tambah bagi Perseroan di masa mendatang. Adapun of the capital goods investment realized by the
nama, tujuan, dan nilai investasi barang modal yang Company in 2025 is as follows:
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
direalisasikan oleh Perseroan pada tahun 2025
adalah sebagai berikut:
Investasi Barang Modal Tujuan Investasi Nilai (Rp juta)
Capital Goods Investment Purpose of Investment Value (Rp million)
Renovasi Mendukung kegiatan operasional Perseroan
947
Renovation To support the Company’s operational activities
Aset Rotable dan Alat Teknik
Mendukung Kegiatan Operasional Perseroan
Rotable Assets and Technical 21.309
To Support The Company’s Operational Activities
Equipment
Peralatan Kantor dan Furnitur Mendukung Kegiatan Operasional Perseroan
2.600
Office Equipment and Furniture To Support The Company’s Operational Activities
Jumlah
24.856
Total
145
Page 148
Perbandingan Target dan
Realisasi Tahun 2025 [F.2]
Comparison of 2025 Target and Realization
Pada awal tahun 2025, Perseroan telah menetapkan At the beginning of 2025, the Company has set a
target yang ingin diraih pada tahun berjalan number of targets to be achieved in the current
sebagaimana tercantum dalam Rencana Kerja dan year as stated in the Company’s Work Plan and
Anggaran Perusahaan (RKAP). Target-target yang Budget (RKAP). The targets set in the RKAP were
telah ditetapkan dalam RKAP tersebut disusun dengan formulated based on industry and economic
mempertimbangkan kondisi industri dan ekonomi conditions throughout 2025. The comparison of the
sepanjang tahun 2025. Adapun perbandingan achievement of targets and realization in 2025 is as
pencapaian sejumlah target dan realisasi pada tahun follows:
2025 dapat dilihat sebagai berikut:
Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated
Uraian Target 2023-2025 Realisasi 2025 Realisasi 2024 Realisasi 2023
Description 2023-2025 Target 2025 Realization 2024 Realization 2023 Realization
Pendapatan Usaha Sesuai Tren
7.874.332 7.943.931 6.625.321
Operating Revenues Pertumbuhan
Tahun Berjalan
Penjualan Kursi
In line with the 6.626.982 6.730.941 5.631.451
Seat Sales
Growth Trend of
Bagasi the Year
1.001.127 970.448 731.749
Bagage
Pelayanan Penerbangan
108.383 132.785 125.853
Airline Related
Lain-lain
35.010 51.916 77.917
Others
Kargo
70.948 56.237 44.263
Cargo
Carter
31.882 1.604 14.087
Charter
Laba (Rugi) Usaha
(644.591) (790.393) (805.761)
Operating Profit (Loss)
Laba (Rugi) Usaha Tanpa Rugi Kurs
Operating Profit (Loss) Excluding 409.565 (519.983) 847.636
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Foreign Exchange Losses
Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan
(1.294.866) (1.526.511) (1.080.716)
Net Profit (Loss) for the Year
Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan
Tanpa Rugi Kurs
852.026 (946.202) 1.225.732
Net Profit (Loss) for the Year Excluding
Foreign Exchange Losses
Aset
5.054.193 5.716.561 6.116.294
Assets
Liabilitas
15.786.830 15.151.336 14.018.410
Liabilities
Ekuitas
(10.732.637) (9.434.776) (7.902.116)
Equity
Tingkat Keterisian
83%. 87% 85%
Load Factor
OTP 76% 83% 72%
Jumlah Penumpang
5.906.580 6.609.656 6.182.295
Total Passengers
146
Page 149
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Perbandingan Target dan Kinerja Comparison of Target and Performance
Portofolio, Target Pembiayaan, atau Portfolio, Financing Targets, or
Investasi Pada Instrumen Keuangan Investment on Financial Instruments or
atau Proyek yang Sejalan dengan Sustainable Development Projects [F.3]
Pembangunan Berkelanjutan [F.3]
Perseroan secara konsisten berupaya menghadirkan The Company consistently strives to deliver
nilai positif bagi seluruh pemangku kepentingan positive value to all stakeholders through various
melalui berbagai inisiatif yang berfokus pada sustainability-focused initiatives. One manifestation
keberlanjutan. Salah satu wujud komitmen tersebut of this commitment is sustainable investment
adalah investasi berkelanjutan dalam proyek-proyek in projects that support the achievement of
yang mendukung ketercapaian tujuan pembangunan sustainable development goals, whilst also
berkelanjutan, sekaligus mendorong peningkatan encouraging improvements in the quality of aviation
kualitas layanan penerbangan. services.
Dalam implementasinya, Perseroan terus In practice, the Company continues to strengthen
memperkuat investasi di bidang penerbangan its investment in environmentally friendly aviation
ramah lingkungan dengan memanfaatkan kemajuan by utilizing the latest technological developments.
teknologi terkini. Langkah ini tidak hanya mendukung This initiative not only supports the achievement
pencapaian target strategis Perseroan, tetapi juga of the Company’s strategic targets, but also
menjadi bagian penting dari transformasi Perseroan essential in the Company’s transformation into an
menuju maskapai komersial yang berwawasan environmentally conscious, efficient, and highly
lingkungan, efisien, dan berdaya saing tinggi di era competitive commercial airline in the transition to a
transisi menuju ekonomi hijau. green economy.
Proyeksi Tahun 2026
2026 Projection
Selain menetapkan target untuk tahun buku, Other than setting targets for the financial year,
Perseroan juga menetapkan proyeksi target untuk the Company also sets projected targets for the
satu tahun mendatang sebagai salah satu upaya coming year as an effort to ensure future business
dalam memastikan kelangsungan bisnis ke depan. continuity. The Company’s performance targets for
Adapun target kinerja Perseroan untuk tahun 2026 2026 and their comparison with the 2025 realization
dan perbandingannya dengan realisasi tahun 2025 are as follows:
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
adalah sebagai berikut:
Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated
Uraian Target 2026 Realisasi 2025
Description 2026 Target 2025 Realization
Pendapatan Usaha
7.874.332
Operating Revenues
Sesuai keadaan ekonomi
Penjualan Kursi tahun 2025 dan mengikuti
tren pertumbuhan 2025 6.626.982
Seat Sales
In line with the economic
Bagasi conditions in 2025 and 1.001.127
Bagage according to the 2025
growth trend
Pelayanan Penerbangan
108.383
Airline Related
Lain-lain
35.010
Others
147
Page 150
Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated
Uraian Target 2026 Realisasi 2025
Description 2026 Target 2025 Realization
Kargo
70.948
Cargo
Carter
31.882
Charter
Laba (Rugi) Usaha
(644.591)
Operating Profit (Loss)
Laba (Rugi) Usaha Tanpa Rugi Kurs
409.565
Operating Profit (Loss) Excluding Foreign Exchange Losses
Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan
(1.294.866)
Net Profit (Loss) for the Year
Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan Tanpa Rugi Kurs
852.026
Net Profit (Loss) for the Year Excluding Foreign Exchange Losses
Aset
5.054.193
Assets
Liabilitas
15.786.830
Liabilities
Ekuitas
(10.732.637)
Equity
Tingkat Keterisian
83%
Load Factor
OTP 76%
Jumlah Penumpang
5.906.580
Total Passengers
Informasi dan Fakta Material
yang Terjadi Setelah Tanggal
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Pelaporan Keuangan
Material Information and Facts Subsequent to the Accountant’s
Reporting Date
Sejak akhir periode 31 Desember 2025 hingga From December 31, 2025 until the accountant
tanggal laporan akuntan pada 13 Maret 2026, reporting date on March 13, 2025, the Company has
Perseroan tidak memiliki peristiwa atau kejadian no material events that significantly influence the
penting yang berpengaruh signifikan terhadap financial statements.
laporan keuangan.
148
Page 151
Kebijakan dan
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Pembagian Dividen
Dividend Policy and Distribution
Kebijakan Pembagian Dividen Dividend Distribution Policy
Dalam menjalankan seluruh kegiatan usahanya, In conducting all of its business activities, the
Perseroan berkomitmen untuk senantiasa Company is committed to always paying attention
memerhatikan hak para pemegang saham dengan to the rights of shareholders while still considering
tetap memperhatikan kondisi keuangan dan kinerja the Company’s financial condition and performance
Perseroan pada tahun berjalan melalui pembayaran for the current year through dividend payments.
dividen. Pembayaran dividen tersebut dilakukan Dividend payments are made in accordance with
sesuai dengan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability
tentang Perseroan Terbatas berikut perubahannya. Companies and its amendments. Based on Article 71
Berdasarkan Pasal 71 ayat 3 dalam undang-undang paragraph 3 of the law, the Company may distribute
tersebut, Perseroan dapat membagikan dividen dividends to shareholders if the Company has a
kepada pemegang saham apabila Perseroan positive profit balance and in accordance with the
memiliki saldo laba yang positif dan sesuai dengan Company’s financial capabilities. The distribution of
kemampuan keuangan Perseroan. Pembagian dividends is carried out based on the decision of the
dividen ini dilakukan berdasarkan keputusan RUPS GMS by considering the level of business growth and
dengan mempertimbangkan tingkat pertumbuhan the Company’s future expansion plans.
usaha dan rencana ekspansi Perseroan ke depan.
Kronologi Pembagian Dividen Dividend Distribution Chronology
Berdasarkan keputusan RUPS Tahunan yang Based on the resolution of the Annual GMS held
diselenggarakan pada 25 Juni 2025, pemegang on June 25, 2025, the shareholders decided
saham memutuskan untuk tidak membagikan not to distribute dividends from the Company’s
dividen dari hasil kinerja Perseroan tahun buku 2024. performance in the 2024 financial year. In 2024,
Di tahun 2024, pemegang saham juga memutuskan shareholders also decided not to distribute
untuk tidak membagikan dividen dari hasil kinerja dividends from the Company’s performance in the
tahun buku 2023 sebagaimana ditetapkan 2023 financial year, as stipulated in the Annual
dalam keputusan RUPS Tahunan tanggal 8 Juli GMS decision dated July 8, 2024. Thus, there is no
2024. Dengan demikian, tidak terdapat informasi information regarding details of the Company’s
mengenai rincian pembayaran dividen Perseroan dividend payments to shareholders in the last two
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
kepada pemegang saham dalam waktu 2 (dua) (2) years.
tahun terakhir.
149
Page 152
Realisasi Penggunaan Dana
Hasil Penawaran Umum
Realization of Public Offering Proceeds
Pada tahun 1994, Perseroan melakukan Penawaran In 1994, the Company held its Initial Public Offering
Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO). All proceeds from the offering were fully
(IPO). Seluruh dana yang diperoleh dari penawaran utilized in the same year to support business
tersebut telah dimanfaatkan pada tahun yang growth by increasing working capital. Therefore, the
sama untuk mendukung pertumbuhan bisnis dengan Company has no obligations regarding the utilization
cara meningkatkan modal kerja. Dengan demikian, of proceeds from the public offering in 2025.
Perseroan tidak memiliki kewajiban penggunaan
realisasi dana hasil penawaran umum pada tahun
2025.
Informasi Material mengenai
Investasi, Ekspansi, Divestasi,
Penggabungan/Peleburan
Usaha, Akuisisi, dan
Restrukturisasi Utang/Modal
Material Information regarding Investment, Expansion, Divestment,
Merger/Consolidation, Acquisition, and Debt/Capital Restructuring
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Sampai dengan 31 Desember 2025, Perseroan tidak As of December 31, 2025, the Company has not
melakukan kegiatan investasi, ekspansi, divestasi, made any investments, expansions, divestments,
penggabungan/peleburan usaha, akuisisi, dan mergers/consolidations, acquisitions, or debt/
restrukturisasi utang/modal. Dengan demikian, tidak capital restructuring. Therefore, there is no material
terdapat informasi material mengenai investasi, information regarding investments, expansions,
ekspansi, divestasi, penggabungan/peleburan divestments, mergers/consolidations, acquisitions,
usaha, akuisisi, dan restrukturisasi utang/modal and debt/capital restructuring that can be presented
yang dapat ditampilkan dalam laporan ini. in this report.
150
Page 153
Transaksi Material yang
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Mengandung Benturan
Kepentingan dan/atau Transaksi
dengan Pihak Afiliasi/Berelasi
Material Transactions Involving Conflict of Interests and/or Transactions
with Affiliated/Related Parties
Kebijakan Mekanisme Reviu atas Transaction Review Mechanism and
Transaksi dan Pemenuhan Peraturan Compliance with Related Regulations
serta Ketentuan Terkait and Provisions
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan In conducting its business activities, the Company
mempunyai transaksi dengan pihak berelasi engages in transactions with related parties as
sebagaimana didefinisikan pada PSAK 224 tentang defined in PSAK 224 on “Disclosure of Related
“Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. Perseroan Parties”. The Company is part of a business group
merupakan bagian dari suatu kelompok usaha which, in conducting its operations, interacts and
yang dalam menjalankan operasinya, Perseroan conducts transactions with related parties.
berhubungan dan melakukan transaksi dengan
pihak-pihak berelasi.
Transaksi tersebut dilakukan dengan persyaratan These transactions are carried out under terms and
dan kondisi yang disepakati masing-masing pihak conditions agreed upon by each party in accordance
sesuai dengan syarat, kondisi, serta manfaat with terms, conditions, and economic benefits
ekonomis yang secara substansial sebanding that are substantially comparable to transactions
dengan transaksi yang dilakukan bersama pihak with third parties. The Company also ensures that
ketiga. Perseroan juga memastikan seluruh transaksi all transactions are carried out with due care in
dilakukan dengan memerhatikan prinsip kehati- accordance with generally accepted business
hatian sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku practices.
umum.
Mekanisme reviu atas transaksi material yang The review mechanism for material transactions
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
mengandung benturan kepentingan dan/atau involving conflicts of interest and/or transactions
transaksi dengan pihak afiliasi/berelasi dilakukan with affiliates/related parties is carried out through
melalui proses audit oleh Komite Audit yang hasilnya an audit process by the Audit Committee, the
kemudian dilaporkan kepada Dewan Komisaris. results of which are then reported to the Board of
Commissioners.
Selama tahun 2025, Perseroan tidak memiliki During 2025, the Company had no violations of laws
pelanggaran atas peraturan perundang-undangan and regulations related to material transactions
terkait transaksi material yang mengandung involving conflicts of interest and/or transactions
benturan kepentingan dan/atau transaksi dengan with affiliates/related parties.
pihak afiliasi/berelasi.
151
Page 154
Komitmen Perseroan atau Manajemen The Company or Management
atas Transaksi Material yang Commitment on Material Transactions
Mengandung Benturan Kepentingan dan/ Containing Conflicts of Interest and/
atau Transaksi dengan Pihak Afiliasi or Transactions with Affiliated/Related
Parties
Terkait transaksi dengan pihak berelasi, melakukan Regarding transactions with related parties, while
transaksi dengan pihak-pihak berelasi seperti yang conducting transactions with related parties
didefinisikan dalam PSAK 224 “Pengungkapan Pihak- as defined in PSAK 224 “Disclosure of Related
pihak Berelasi” dan Peraturan Bapepam-LK Nomor Parties” and Bapepam Regulation - LK Number
KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 tentang KEP-347/BL/2012 dated June 25, 2012 concerning
Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan the Presentation and Disclosure of Financial
Emiten atau Perusahaan Publik. Perseroan, melalui Statements of Issuers or Public Companies. The
Direksi maupun Dewan Komisaris dan Komite Audit, Company, through its Board of Directors, Board
memastikan bahwa seluruh transaksi yang dilakukan of Commissioners, and Audit Committee, ensures
telah melalui prosedur yang memadai, dilaksanakan that all transactions have followed adequate
sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum, procedures, are carried out in accordance with
dan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arm’s generally accepted business practices, and comply
length principle). with the arm’s length principle.
Kebijakan tentang Pihak Afiliasi/Berelasi Policy on Affiliated/Related Parties
Perseroan dan entitas anaknya melakukan transaksi The Company and its subsidiaries engage in
dengan pihak berelasi sesuai dengan definisi yang transactions with related parties as defined in PSAK
diuraikan pada PSAK 224. Transaksi ini dilakukan 224. These transactions are conducted based on
berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua terms agreed upon by both parties, which may differ
belah pihak, yang mungkin tidak sama dengan from transactions carried out with non-related
transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak parties.
yang tidak berelasi.
Pihak-pihak yang dimaksud sebagai pihak berelasi Parties classified as related parties under PSAK 224
berdasarkan PSAK 224, yaitu: are:
1. Orang atau anggota keluarga terdekat 1. A person or his/her immediate family member
mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika is said to have a relationship with the reporting
orang tersebut: entity if the person:
a. Memiliki pengendalian atau pengendalian a. Has control or joint control over the
bersama entitas pelapor; reporting entity;
b. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas b. Has significant influence over the reporting
pelapor; atau entity; or
c. Merupakan personel manajemen kunci c. Is a key management personnel of the
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
entitas pelapor atau entitas induk dari reporting entity or the parent entity of the
entitas pelapor. reporting entity.
2. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor 2. An entity is considered to be related with the
jika memenuhi salah satu hal berikut: reporting entity if it fulfills one of the following:
a. Entitas tersebut dengan entitas pelapor a. The entity and the reporting entity are
adalah anggota dari grup yang sama; members of the same group;
b. Merupakan entitas asosiasi atau ventura b. Is an associate or joint venture of the entity
bersama dari entitas (atau entitas asosiasi (or the associate or joint venture is a member
atau ventura bersama tersebut merupakan of a group of which the entity is a member);
anggota suatu grup di mana entitas adalah
anggota dari grup tersebut);
c. Entitas tersebut dengan entitas lainnya c. The entity and other entities are joint
adalah ventura bersama dari pihak ketiga ventures of the same third party;
yang sama;
d. Satu entitas yang merupakan ventura d. One entity which is a joint venture of a
bersama dari pihak ketiga serta entitas third party and another entity which is an
lain yang merupakan entitas asosiasi dari associate entity of the third party;
entitas ketiga;
152
Page 155
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
e. Entitas yang merupakan suatu program e. An entity that is an Employee Benefits
imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja Liabilities plan for employee benefits from
dari entitas pelapor atau entitas yang the reporting entity or an entity related to
terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas the reporting entity. If the reporting entity
pelapor adalah penyelenggara program is the organizer of the program, then the
tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi sponsoring entity is also related to the
dengan entitas pelapor; reporting entity;
f. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan f. Entity that is controlled or jointly controlled
bersama oleh orang yang diidentifikasi by the person identified in item number (1)
dalam angka (1) di atas; above;
g. Orang yang diidentifikasi dalam angka (1) g. The person identified in item number (1) (a)
(a) memiliki pengaruh signifikan terhadap has significant influence over the entity
entitas atau personel manajemen kunci dari or the key management personnel of that
entitas tersebut. entity.
Nama, Sifat Hubungan, dan Realisasi Name, Nature of Relationship, and
Transaksi dengan Pihak Afiliasi/Berelasi Realization of Transactions with
Affiliated/Related Parties
Nama, sifat hubungan, dan rincian transaksi antara The name, nature of relationship, and realization of
Perseroan dengan pihak berelasi yang material transactions between the Company and related
dapat dilihat pada Catatan 22 dalam Laporan parties that are material can be found in Note 22 of
Keuangan Konsolidasian Audit pada laporan ini. the Audited Consolidated Financial Statements in
this Report.
Pernyataan Direksi bahwa Transaksi Board of Directors’ Statement that the
Afiliasi Telah melalui Prosedur yang Affiliated Transactions have Undergone
Memadai dan Dilaksanakan Sesuai Adequate Procedures and are Carried
dengan Praktik Bisnis yang Berlaku out in Accordance with the Generally
Umum dan Memenuhi Prinsip Transaksi Accepted Business Practices and
yang Wajar Complies with the Principles of Fair
Transactions
Direksi memastikan bahwa seluruh kegiatan The Board of Directors ensures that all material
transaksi material yang dilakukan oleh Perseroan transactions conducted by the Company with
dengan pihak afiliasi/berelasi telah melalui prosedur affiliated/related parties have undergone adequate
yang memadai dan sesuai dengan prinsip transaksi procedures and are in accordance with the arm’s
yang wajar (arm’s length principle). length principle.
Peran Dewan Komisaris dan Komite The Role of the Board of Commissioners
Audit dalam Melakukan Prosedur yang and Audit Committee in Implementing
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Memadai untuk Memastikan bahwa Adequate Procedures to Ensure that
Transaksi Afiliasi Dilaksanakan Sesuai Affiliated Transactions are Carried Out in
dengan Praktik Bisnis yang Berlaku Accordance with the Generally Accepted
Umum dan Memenuhi Prinsip Transaksi Business Practices and Comply with the
yang Wajar Principles of Fair Transactions
Dewan Komisaris dan Komite Audit senantiasa The Board of Commissioners and Audit Committee
melakukan penelaahan untuk memastikan tidak continuously conduct reviews to ensure that there
terdapat transaksi material yang mengandung are no material transactions that involve conflicts
benturan kepentingan, serta transaksi dengan of interest, and that transactions with affiliated/
pihak afiliasi/berelasi dilaksanakan sesuai dengan related parties are conducted in accordance with
praktik bisnis yang berlaku umum, memenuhi prinsip the generally accepted business practices, comply
transaksi yang wajar (arm’s length principle), serta with the arm’s length principle, and are in accordance
dilaksanakan dengan memenuhi ketentuan yang with applicable regulations.
berlaku.
153
Page 156
Pernyataan terkait Pendapatan Usaha Statement regarding Revenue from
yang Dijalankan secara Rutin, Berulang, Routine, Recurring, and/or Continuous
dan/atau Berkelanjutan Business Activities
Kegiatan usaha yang dijalankan dalam rangka Business activities carried out in order to generate
menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan business revenue and conducted on a routine,
secara rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan recurring, and/or continuous basis are part of the
merupakan bagian dari transaksi afiliasi atau transaksi Company’s affiliated transactions or material
material yang dilakukan Perseroan. Sepanjang 2025, transactions. Throughout 2025, all transactions were
seluruh transaksi dilakukan secara wajar (arm’s length) conducted at arm’s length and in accordance with
dan sesuai dengan persyaratan komersial yang standard commercial requirements. The fairness of
standar. Kewajaran transaksi dengan pihak terkait atau transactions with related parties or those involving
mengandung benturan kepentingan telah dilakukan conflicts of interest was determined in accordance
secara wajar sesuai peraturan perundang-undangan. with applicable laws and regulations. Transactions
Transaksi dilakukan atas dasar alasan kebutuhan were conducted based on the Company’s needs and
Perseroan dan bebas dari konflik kepentingan. were free from conflicts of interest.
Perubahan Peraturan yang
Berpengaruh Signifikan
terhadap Perseroan
Regulatory Changes that Significantly Impacting the Company
Di tahun 2025, terdapat perubahan peraturan In 2025, some regulatory changes have significantly
perundang-undangan yang berpengaruh signifikan impacted the Company’s operational and financial
terhadap kinerja operasional dan keuangan performance. The following are the regulatory
Perseroan. Adapun perubahan peraturan changes and their impact on the Company:
perundang-undangan dan dampaknya terhadap
Perseroan dapat dilihat sebagai berikut:
Perubahan Peraturan/Perundang-
Penjelasan Dampak terhadap Perseroan
Undangan Explanation Impact on the Company
Regulatory Changes
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Keputusan Menteri Perhubungan Mencabut Keputusan Menteri • Menambah jumlah bandar udara
Republik Indonesia Nomor KM 37 Perhubungan terkait dengan Bandar internasional yang beroperasi di
Tahun 2025 tentang Penetapan Udara Internasional sebagai berikut: Indonesia yang semula sejumlah
Bandar Udara Internasional. 1. Keputusan Menteri Perhubungan 17 di tahun 2024 menjadi 36 pada
Decree of the Minister of Nomor KM 31 Tahun 2024 tentang tahun 2025.
Transportation of the Republic of Penetapan Bandar Udara • Memperluas jaringan rute
Indonesia Number KM 37 of 2025 Internasional; internasional yang dapat dijangkau
concerning the Designation of 2. Keputusan Menteri Perhubungan oleh Perseroan.
International Airports. Nomor KM 146 Tahun 2024 tentang • Increasing the number of
Penetapan Bandar Udara Domestik international airports operating in
yang dapat Melayani Penerbangan Indonesia from 17 in 2024 to 36 in
ke dan dari Luar Negeri Untuk 2025.
Kepentingan Kegiatan Umrah; • Expanding the network of
international routes accessible by
the Company.
154
Page 157
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Perubahan Peraturan/Perundang-
Penjelasan Dampak terhadap Perseroan
Undangan Explanation Impact on the Company
Regulatory Changes
3. Keputusan Menteri Perhubungan
Nomor KM 26 Tahun 2025 tentang
Penetapan Bandar Udara S.M.
Badaruddin II di Palembang, Bandar
Udara H.A.S. Hanandjoeddin di
Bangka Belitung, dan Bandar
Udara Jenderal Ahmad Yani di
Semarang, sebagai Bandar Udara
Internasional; dan
4. Keputusan Menteri Perhubungan
Nomor KM 30 Tahun 2025
tentang Penetapan Bandar Udara
Syamsuddin Noor di Banjarmasin
dan Bandar Udara Supadio di
Pontianak, sebagai Bandar Udara
Internasional.
Revoking the Decree of the Minister of
Transportation related to International
Airports as follows:
1. Ministry of Transportation Decree
Number KM 31 of 2024 concerning
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
the Designation of International
Airports;
2. Ministry of Transportation Decree
Number KM 146 of 2024 concerning
the Designation of Domestic Airports
that can Accommodate Flights to
and from Foreign Countries for the
Purpose of Umrah Pilgrimages;
3. Ministry of Transportation Decree
Number KM 26 of 2025 concerning
the Designation of S.M. Badaruddin
II Airport in Palembang, H.A.S.
Hanandjoeddin Airport in Bangka
Belitung, and Jenderal Ahmad Yani
Airport in Semarang as International
Airports; and
4. Minister of Transportation Decree
Number KM 30 of 2025 concerning
the Designation of Syamsuddin
Noor Airport in Banjarmasin and
Supadio Airport in Pontianak as
International Airports.
155
Page 158
Perubahan Peraturan/Perundang-
Penjelasan Dampak terhadap Perseroan
Undangan Explanation Impact on the Company
Regulatory Changes
Peraturan Menteri Perhubungan Peraturan Menteri Perhubungan • Maskapai wajib mengoperasikan
Nomor 2 Tahun 2025 tentang Nomor 2 Tahun 2025 mengubah dan penerbangan sesuai Penerapan
Perubahan atas Peraturan Menteri memperbaharui aturan sebelumnya Pelaksanaan Rute Penerbangan
Perhubungan Nomor PM 35 Tahun yaitu Peraturan Menteri Perhubungan dan approved timetable tanpa
2021 Tentang Penyelenggaraan PM 35 Tahun 2021 Tentang tingkat pembatalan tinggi.
Angkutan Udara. Penyelenggaraan Angkutan Udara. • Ketidaksesuaian atau pembatalan
Ministry of Transportation Regulation Ministry of Transportation Regulation di atas 20% berisiko pengurangan
Number 2 of 2025 concerning Number 2 of 2025 amended and hingga pencabutan rute.
Amendments to Ministry of updated the previous regulation • Monitoring rutin setiap 14 hari
Transportation Regulation Number PM which is the Ministry of Transportation meningkatkan tekanan kepatuhan
35 of 2021 concerning the Operation Regulation PM 35 of 2021 concerning regulasi bagi maskapai.
of Air Transportation. the Operation of Air Transportation. • Fleksibilitas perubahan jadwal
untuk alasan komersial menjadi
sangat terbatas.
• Beban biaya meningkat akibat
kewajiban kompensasi, refund, dan
penanganan penumpang.
• Maskapai terdorong menyusun
perencanaan rute dan armada
yang lebih realistis dan disiplin.
• Airlines are required to operate
flights in accordance with the
Implementation of Flight Routes
and approved timetables without
high cancellation rates.
• Non-compliance or cancellations
above 20% may result in a reduction
or revocation of routes.
• Regular monitoring every 14 days
increases regulatory compliance
pressure on airlines.
• Flexibility in schedule changes for
commercial reasons is very limited.
• Operating costs increase due to
obligations for compensation,
refunds, and passenger handling.
• Airlines are encouraged to develop
more realistic and disciplined route
and fleet planning.
Keputusan Direktur Jenderal Tentang Persetujuan Terbang. • Menghapus SKEP/195/IX/2008
Perhubungan Udara Nomor PR-DJPU Concerning Flight Approval. tentang Petunjuk Pelaksanaan
04 Tahun 2025 Tentang Persetujuan Persetujuan Terbang (Flight
Terbang (Flight Approval). Approval).
Decree of the Director General of Civil • Menerapkan masa berlaku
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Aviation Number PR-DJPU 04 of 2025 Persetujuan Terbang (Flight
concerning Flight Approval. Approval) - tergantung dari tipe
persetujuannya.
• Mengharuskan maskapai memiliki
rencana terbang yang lebih akurat.
• Kemungkinan bertambahnya
keterlambatan (delay) jika terjadi
perubahan dari jadwal persetujuan
penerbangan (Flight Approval)
awal.
• Revoking SKEP/195/IX/2008
concerning Flight Approval
Implementation Guidelines.
• Implementing the validity period of
Flight Approval - depending on the
type of approval.
• Requiring airlines to have more
accurate flight plans.
• Possible increase in delays if there
are changes to the initial flight
approval schedule.
156
Page 159
Perubahan Kebijakan Akuntansi
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Changes in Accounting Policy
Perseroan menerapkan kebijakan akuntansi The Company implements accounting policies in
sesuai Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang accordance with the Financial Accounting Standards
telah diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi (SAK) issued by the Financial Accounting Standards
Keuangan-Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) yang Board-Indonesian Institute of Accountants (DSAK-
berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada IAI), which are effective for the financial year starting
1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2025. Adapun on January 1, 2025, to December 31, 2025. The
perubahan kebijakan akuntansi dan dampaknya changes in accounting policies and their impact on
terhadap Perseroan sepanjang tahun 2025 adalah the Company throughout 2025 are as follows:
sebagai berikut:
Dampak terhadap Laporan Keuangan
Kebijakan Akuntansi Penjelasan Perseroan
Accounting Policy Explanation Impact on the Company’s Financial
Statements
Amendemen PSAK 221 “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Penerapan dari revisi standar yang
(Pengaruh Perubahan Asing”, memperjelas pengaturan terkait berlaku efektif mulai 1 Januari 2025
Kurs Valuta Asing – Kekurangan kondisi ketika suatu mata uang tidak ini tidak menimbulkan perubahan
Ketertukaran) tertukarkan serta pengungkapannya. substansial terhadap kebijakan
Amendment to PSAK 221 (Impact of “The Impact of Foreign Exchange Rate akuntansi Grup dan pengaruh yang
Foreign Exchange Rate Fluctuations – Fluctuations,” clarifies the regulations material atas jumlah yang dilaporkan
Exchange Rate Deficits) regarding situations where a currency atas tahun berjalan atau tahun
is non-convertible and the related sebelumnya.
disclosures. The adoption of the revised standards,
which are effective as of January 1,
2025, does not result in any substantial
changes to the Group’s accounting
policies or have a material impact on
the amounts reported for the current or
prior year.
PSAK 117 (Kontrak Asuransi) Mengatur relaksasi beberapa Penerapan dari revisi standar yang
PSAK 117 (Insurance Contract) ketentuan antara lain berupa berlaku efektif mulai 1 Januari 2025
penambahan pengecualian ruang ini tidak menimbulkan perubahan
lingkup, penyesuaian penyajian substansial terhadap kebijakan
laporan keuangan, penerapan opsi akuntansi Grup dan pengaruh yang
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
mitigasi risiko dan beberapa modifikasi material atas jumlah yang dilaporkan
pada ketentuan transisi. PSAK 117 juga atas tahun berjalan atau tahun
mensyaratkan pemisahan yang jelas sebelumnya.
antara pendapatan yang dihasilkan The adoption of the revised standards,
dari bisnis asuransi dengan yang which are effective as of January 1,
berasal dari kegiatan investasi. 2025, does not result in any substantial
Regulates the relaxation of certain changes to the Group’s accounting
provisions, including the addition of policies or have a material impact on
scope exceptions, adjustments to the the amounts reported for the current or
presentation of financial statements, prior year.
the application of risk mitigation
options, and several modifications to
the transition provisions. PSAK 117 also
requires a clear separation between
revenue generated from insurance
operations and that derived from
investment activities.
157
Page 160
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
158
05
Governansi
Corporate
Governance
Korporat
Page 161
Perseroan memiliki komitmen
yang kuat dan konsisten dalam
menerapkan praktik terbaik
governansi korporat pada seluruh
aktivitas yang dijalankan.
The Company is firmly committed and
consistent in implementing the best
governance practices in all its activities.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
159
Page 162
Implementasi Governansi
Korporat di Perseroan
Implementation of Corporate Governance in the Company
Komitmen Perseroan terhadap The Company’s Commitment to
Governansi Korporat Corporate Governance
Perseroan menjadikan governansi korporat The Company adopts corporate governance as
sebagai prinsip-prinsip yang menjadi dasar atas the principles that govern the processes and
proses dan mekanisme pengelolaan kegiatan mechanisms of business management based on
usaha dengan berlandaskan pada peraturan dan the applicable laws and regulations. This approach
perundang-undangan yang berlaku. Hal tersebut is based on the belief that the implementation of
juga dikarenakan penerapan governansi korporat corporate governance can serve as a reflection of
yang dapat menjadi cerminan praktik penerapan ethical business practices. The Company is also
etika bisnis. Perseroan juga berkomitmen untuk committed to apply corporate governance principles
menerapkan prinsip-prinsip governansi korporat in all its subsidiaries to be implemented with the
kepada seluruh anak usahanya sehingga dapat highest ethical standards, which will ultimately
diterapkan dengan standar etika tinggi yang pada raise the Company’s outstanding performance and
akhirnya mampu meningkatkan kinerja unggul sustainably increase stakeholders’ trust.
Perseroan serta meningkatkan kepercayaan
pemangku kepentingan secara berkesinambungan.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Perseroan berkomitmen penuh untuk menerapkan The Company is fully committed to apply corporate
governansi korporat dengan memastikan governance by ensuring that the implementation is in
implementasinya telah sesuai dengan peraturan compliance with the applicable laws and regulations,
perundang-undangan yang berlaku, seperti Undang- including Law No. 40 Year 2007 concerning
Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Limited Liability Companies and its amendments,
Terbatas berikut perubahannya, Peraturan Otoritas Financial Services Authority Regulation (POJK)
Jasa Keuangan (POJK) No. 3/POJK.04/2021 tentang No. 3/POJK.04/2021 concerning the Implementation
Penyelenggaraan Kegiatan di Bidang Pasar Modal, of Capital Market Activities, POJK Number 21/
POJK Nomor 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan POJK.04/2015 concerning the Implementation of
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka, dan Surat Governance Guidelines for Public Companies, and
Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor Financial Services Authority Circular Letter (SEOJK)
32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola Number 32/SEOJK.04/2015 concerning Public
Perusahaan Terbuka. Di samping itu, Perseroan juga Companies Governance Guidelines. Furthermore,
mengikuti perkembangan governansi korporat yang the Company also monitors the developments in
terjadi agar dapat tetap relevan dan sesuai dengan corporate governance in order to remain relevant
kebutuhan, serta memastikan governansi yang and aligned with the current requirements, as well as
dijalankan senantiasa menerapkan praktik terbaik to ensure that the governance practices are always
(best practice). in line with the best practices.
160
Page 163
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Selain pengelolaan bisnis, Perseroan juga Other than business management, the Company
menerapkan prinsip tata kelola yang baik hingga also implements good corporate governance at
ke tingkat operasional. Komitmen ini tercermin the operational level. This commitment is reflected
dari upaya Perseroan melalui IAA untuk dapat in the Company’s efforts through IAA to pass
menyelesaikan audit keselamatan operasional yang the operational safety audit of the International
dilakukan oleh International Air Transport Association Air Transport Association (IATA) through IATA
(IATA) melalui program IATA Operational Safety Audit Operational Safety Audit (IOS) program. This audit
(IOSA). Audit tersebut mencakup berbagai aspek covers various operational and functional aspects
operasional dan fungsional maskapai, termasuk of airlines, including organizational structure and
struktur organisasi dan sistem manajemen, operasi management system, flight operations, operational
penerbangan, pengendalian operasional, dan control, and flight dispatch, aircraft maintenance,
flight dispatch, pemeliharaan pesawat, layanan cabin services, ground handling, cargo operations,
kabin, ground handling, operasional kargo, serta as well as safety and security management. Going
pengelolaan keselamatan dan keamanan. Ke depan, forward, the Company is committed to continue
Perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan improving its management quality by refining its
kualitas pengelolaan melalui penyempurnaan internal control systems, risk management, and
sistem pengendalian internal, manajemen risiko, compliance with all applicable provisions.
serta kepatuhan terhadap seluruh ketentuan yang
berlaku.
Tujuan Penerapan Governansi Korporat Purpose of Corporate Governance
Implementation
Secara umum, tujuan penerapan governansi In general, the purpose of corporate governance
korporat adalah untuk: implementation are:
1. Mengoptimalkan nilai Perseroan agar Perseroan 1. Optimizing the Company’s value in order to have
memiliki daya saing yang kuat, baik secara strong competitiveness, both nationally and
nasional maupun internasional, sehingga internationally, so as to maintain its existence
mampu mempertahankan keberadaannya dan and sustainable living to achieve the Company’s
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
hidup berkelanjutan untuk mencapai maksud purposes and objectives;
dan tujuan Perseroan;
2. Mendorong pengelolaan Perseroan secara 2. Encouraging the Company’s management in a
profesional, efisien dan efektif serta professional, efficient, and effective way, as well
memberdayakan fungsi dan meningkatkan as empowering the functions and increasing the
kemandirian organ Perseroan; independence of the Company’s organs;
3. Mendorong agar organ Perseroan dalam 3. Encouraging the Company’s organs to make
membuat keputusan dan menjalankan tindakan decisions and actions based on high moral values
dilandasi nilai moral yang tinggi dan kepatuhan and compliance with laws and regulations,
terhadap peraturan perundang-undangan, as well as awareness of the Company’s social
serta kesadaran akan adanya tanggung responsibility towards the stakeholders as well
jawab sosial Perseroan terhadap pemangku as the environmental preservation surrounding
kepentingan maupun kelestarian lingkungan di the Company;
sekitar Perseroan;
4. Meningkatkan kontribusi Perseroan dalam 4. Increasing the Company’s contributions to the
perekonomian nasional; dan national economy; and
5. Meningkatkan iklim yang kondusif bagi 5. Improving a conducive climate for national
perkembangan investasi nasional. investment development.
161
Page 164
Landasan Hukum Penerapan Governansi Legal Basis of Corporate Governance
Korporat Implementation
Penerapan governansi korporat di Perseroan The implementation of corporate governance in the
berpedoman pada berbagai peraturan perundang- Company refers to various laws and regulations,
undangan yang berlaku dan praktik terbaik including the best corporate governance practices,
governansi korporat, antara lain: such as:
Undang-Undang Republik Indonesia Republic of Indonesia Law
1. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang 1. Republic of Indonesia Law No. 40 of 2007
Perseroan Terbatas berikut perubahannya (“UU concerning Limited Liability Companies and its
Perseroan Terbatas”). amendments (“Limited Liability Company Law”).
2. Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang 2. Republic of Indonesia Law No. 8 of 1995
Pasar Modal sebagaimana diubah oleh concerning Capital Market as amended by Law
Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang No. 4 of 2023 concerning the Development and
Pengembangan dan Penguatan Sektor Reinforcement of Financial Sector (“Capital
Keuangan (“UU Pasar Modal”). Market Law”).
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Financial Services Authority Regulation
dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (POJK) and Financial Services Authority
(SEOJK) Circular Letter (SEOJK)
1. POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi 1. POJK No. 33/POJK.04/2014 concerning
dan Dewan Komisaris Emiten Atau Perusahaan the Board of Directors and the Board of
Publik (“POJK No. 33/POJK.04/2014”). Commissioners of Issuers or Public Companies
(“POJK No. 33/POJK.04/2014”).
2. POJK No. 34/POJK.04/2014 tentang 2. POJK No. 34/POJK.04/2014 concerning the
Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten Nomination and Remuneration Committee of
atau Perusahaan Publik (“POJK No. 34/ Issuers or Public Companies (“POJK No. 34/
POJK.04/2014”). POJK.04/2014”).
3. POJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris 3. POJK No. 35/POJK.04/2014 concerning
Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik Corporate Secretaries of Issuers or Public
(“POJK No. 35/POJK.04/2014”). Companies (“POJK No. 35/POJK.04/2014”).
4. POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web 4. POJK No. 8/POJK.04/2015 concerning the
Emiten atau Perusahaan Publik. Website of Issuers or Public Companies.
5. POJK No. 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan 5. POJK No. 21/POJK.04/2015 concerning the
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka Implementation of Corporate Governance
(“POJK No. 21 Tahun 2015”). Guidelines for Public Companies (“POJK No. 21
of 2015”).
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
6. POJK No. 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan 6. POJK No. 31/POJK.04/2015 concerning
atas Informasi atau Fakta Material oleh Emiten Disclosure of Material Information or Facts by
atau Perusahaan Publik. Issuers or Public Companies.
7. POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang 7. POJK No. 55/POJK.04/2015 concerning the
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Establishment and Operational Procedures
Komite Audit (“POJK No. 55/POJK.04/2015”). of Audit Committees (“POJK No. 55/
POJK.04/2015”).
8. POJK No. 56/POJK.04/2015 tentang 8. POJK No. 56/POJK.04/2015 concerning the
Pembentukan dan Pedoman Penyusunan Establishment and Guidelines for the Preparation
Piagam Unit Audit Internal (“POJK No. 56/ of Internal Audit Unit Charters (“POJK No. 56/
POJK.04/2015”). POJK.04/2015”).
9. POJK No. 29/POJK.04/2016 tentang Laporan 9. POJK No. 29/POJK.04/2016 concerning Annual
Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik. Reports of Issuers or Public Companies.
10. POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan 10. POJK No. 51/POJK.03/2017 concerning the
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Application of Sustainable Finance for Financial
Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Services Institutions, Issuers, and Public
Companies.
162
Page 165
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
11. POJK No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana 11. POJK No. 15/POJK.04/2020 concerning the Plan
dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang and Implementation of General Meetings of
Saham Perusahaan Terbuka (“POJK No. 15/ Shareholders of Public Companies (“POJK No.
POJK.04/2020”). 15/POJK.04/2020”).
12. POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi 12. POJK No. 17/POJK.04/2020 concerning Material
Material dan Perubahan Kegiatan Usaha. Transactions and Changes in Business Activities.
13. POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi 13. POJK No. 42/POJK.04/2020 concerning
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan. Affiliated Transactions and Conflicts of Interest
Transactions.
14. POJK No. 4 Tahun 2024 tentang Laporan 14. POJK No. 4 of 2024 concerning Reports on
Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan Ownership or Any Changes in Ownership of
Saham Perusahaan Terbuka dan Laporan Shares of Public Companies and Reports on
Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan Shares Pledging of Public Companies.
Terbuka.
15. POJK No. 14 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan 15. POJK No. 14 of 2025 concerning the
Rapat Umum Pemegang Saham, Rapat Implementation of Electronic General
Umum Pemegang Obligasi, dan Rapat Umum Meetings of Shareholders, General Meetings of
Pemegang Sukuk secara Elektronik. Bondholders, and General Meetings of Sukuk
Holders.
16. SEOJK No. 32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman 16. SEOJK No. 32/SEOJK.04/2015 concerning the
Tata Kelola Perusahaan Terbuka (“SEOJK No. 32 Governance Guidelines of Public Companies
Tahun 2015”). (“SEOJK No. 32 of 2015”).
17. SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk 17. SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 concerning the
dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Form and Content of Annual Reports of Issuers
Publik. or Public Companies.
18. SEOJK No. 10/SEOJK.04/2025 tentang 18. SEOJK No. 10/SEOJK.04/2025 concerning the
Penyampaian Laporan Kepemilikan atau Setiap Electronic Submission of Reports on Ownership
Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan or Any Changes in Ownership of Shares of Public
Terbuka dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Companies and Reports on Shares Pledging of
Saham Perusahaan Terbuka secara Elektronik. Public Companies.
Ketentuan-ketentuan Lain Other Provisions
1. ASEAN Corporate Governance Scorecard 1. ASEAN Corporate Governance Scorecard
(ACGS) yang dikeluarkan oleh ASEAN Capital (ACGS) issued by ASEAN Capital Market Forum
Market Forum (ACMF); (ACMF);
2. Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia 2. Indonesian Corporate Governance Guidelines
(PUGKI) 2021 yang dikeluarkan oleh Komite 2021 issued by the National Committee on
Nasional Kebijakan Governance (KNKG); Governance Policy (KNKG);
3. Anggaran Dasar Perseroan; 3. The Company’s Articles of Association;
4. Peraturan Internal Perseroan (meliputi Kode 4. The Company’s Internal Regulations (including
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Etik, Piagam Direksi dan Dewan Komisaris the Code of Conduct, Board Manual,
(Board Manual), Anti-Corruption and Anti- Anti-Corruption and Anti-Bribery Policy,
Bribery Policy, Whistleblowing Policy, Peraturan Whistleblowing Policy, Company Regulations,
Perusahaan, serta kebijakan Perseroan lainnya and other Company policies related to GCG).
terkait Governansi Korporat).
Prinsip-prinsip Governansi Korporat Corporate Governance Principles
Perseroan senantiasa menetapkan standar kualitas The Company consistently sets the highest
terbaik dalam penerapan governansi korporat. quality standards in the implementation of
Sebagai perusahaan publik, penerapan governansi corporate governance. As a public company, the
korporat di Perseroan dilaksanakan mengacu pada implementation of corporate governance in the
ketentuan yang ditetapkan oleh regulator pasar Company is carried out in accordance with the
modal. Selain itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga provisions set by the capital market regulator. In
telah mengatur prosedur dan mekanisme governansi addition, the Financial Services Authority (OJK) has
korporat pada perusahaan publik yang dituangkan also regulated corporate governance procedures
dalam POJK No. 21 Tahun 2015 dan SEOJK No. 32 and mechanisms for public companies as stipulated
Tahun 2015. in POJK No. 21 of 2015 and SEOJK No. 32 of 2015.
163
Page 166
Penerapan governansi korporat di Perseroan juga The implementation of corporate governance in the
terus beradaptasi dengan ketentuan yang berlaku. Company also keeps adapting to the applicable
Perseroan menerapkan governansi korporatnya provisions. The Company implements its corporate
dengan mengacu pada prinsip-prinsip dasar yang governance by referring to the basic principles
tercantum dalam Pedoman Umum Governansi listed in the 2021 Indonesian Corporate Governance
Korporat Indonesia (PUGKI) tahun 2021 yang Guidelines (PUGKI) issued by the National
dikeluarkan oleh Komite Nasional Kebijakan Committee on Governance Policy (KNKG). PUGKI
Governansi (KNKG). PUGKI 2021 merupakan 2021 is an update of PUGKI 2019 as a guideline
pembaruan dari PUGKI 2019 sebagai pedoman for every corporation in developing its internal
bagi setiap korporasi dalam menyusun governansi governance. The application of these corporate
internalnya. Penerapan prinsip governansi governance principles is based on 4 (four) main
korporat tersebut berlandaskan pada 4 (empat) pillars, including:
pilar utama, yaitu:
Prinsip-prinsip
Governansi Korporat Penjelasan Penerapan di Perseroan
Corporate Governance Explanation Implementation in the Company
Principles
Perilaku Beretika Dalam melaksanakan kegiatannya, Perseroan Perseroan telah menetapkan Kebijakan Kode
Ethical Conduct senantiasa mengedepankan kejujuran, Etik yang melandasi komitmen Perseroan
memperlakukan semua pihak dengan hormat dalam menjalankan kegiatan usahanya.
(respect), memenuhi komitmen, membangun Perseroan memastikan bahwa Kode Etik telah
serta menjaga nilai-nilai moral dan kepercayaan diinternalisasi oleh setiap karyawan dan
secara konsisten. Perseroan memperhatikan menjadi bagian dari sikap dan budaya yang
kepentingan pemegang saham dan pemangku mendasari pelaksanaan tugas sehari-hari.
kepentingan lainnya berdasarkan asas Perseroan memastikan penegakan sanksi atas
kewajaran dan kesetaraan (fairness) dan pelanggaran Kode Etik sesuai dengan ketentuan
dikelola secara independen sehingga masing- yang berlaku. Selain itu, Perseroan juga telah
masing organ perusahaan tidak saling menetapkan kebijakan ataupun pedoman kerja
mendominasi dan tidak dapat diintervensi oleh bagi pelaksanaan setiap fungsi yang ada.
pihak lain. The Company has established a Code of
In carrying out its activities, the Company always Conduct as a foundation for its commitment
prioritizes honesty, treats all parties with respect, to conducting business activities. The Company
fulfills commitments, builds and maintains moral ensures that the Code of Conduct is internalized
values and beliefs consistently. The Company by every employee and becomes an integral
pays attention to the interests of shareholders part of the attitude and culture that underpins
and other stakeholders based on the principles the execution of daily tasks. The Company
of fairness and is managed independently so also ensures the enforcement of sanctions
that each organ of the company does not for violations of the Code of Conduct under
dominate each other and cannot be intervened applicable regulations. In addition, the Company
by other parties. has established policies and/or work guidelines
for the implementation of each existing function.
Akuntabilitas Perseroan dapat mempertanggungjawabkan Perseroan dikelola secara profesional dan
Accountability kinerjanya secara transparan dan wajar. sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Untuk itu, Perseroan harus dikelola secara Perseroan maka Perseroan mengungkapkan
benar, terukur dan sesuai dengan kepentingan pelaksanaan tugas Direksi dan Dewan
Perseroan dengan tetap mempertimbangkan Komisaris dalam Laporan Tahunan setiap
kepentingan pemegang saham dan pemangku tahunnya dan melaporkannya kepada Rapat
kepentingan. Akuntabilitas merupakan Umum Pemegang Saham. Selain itu, Perseroan
prasyarat yang diperlukan untuk mencapai juga menunjuk Kantor Akuntan Publik untuk
kinerja yang berkelanjutan. melakukan audit atas laporan keuangan
The Company can be held accountable for its tahunan Perseroan.
performance transparently and reasonably. The Company is managed professionally and
Therefore, the Company must be managed as a form of accountability by the Company’s
correctly, measurably and in accordance with the management, the Company discloses the
Company’s interests while taking into account implementation of the duties of the Board of
the interests of shareholders and stakeholders. Directors and the Board of Commissioners in the
Accountability is a necessary prerequisite for Annual Report yearly and reports them to the
achieving sustainable performance. General Meeting of Shareholders. In addition,
the Company also appoints a Public Accounting
Firm to audit the Company’s annual financial
statements.
164
Page 167
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Prinsip-prinsip
Governansi Korporat Penjelasan Penerapan di Perseroan
Corporate Governance Explanation Implementation in the Company
Principles
Transparansi Untuk menjaga objektivitas dalam menjalankan Perseroan senantiasa menyediakan informasi
Transparency bisnis, Perseroan menyediakan informasi yang relevan kepada pemegang saham
yang material dan relevan dengan cara yang Perseroan terkait dengan capaian kinerja serta
mudah diakses dan dipahami oleh pemangku kegiatan korporasi Perseroan melalui berbagai
kepentingan. Perseroan mengambil inisiatif kanal informasi seperti Laporan Tahunan dan
untuk mengungkapkan tidak hanya masalah Laporan Keuangan, yang dapat diakses melalui
yang disyaratkan oleh peraturan perundang- situs web Bursa Efek Indonesia dan situs web
undangan, tetapi juga hal yang penting untuk Perseroan.
pengambilan keputusan oleh pemegang saham, The Company, through its information channels
kreditur, dan pemangku kepentingan lainnya. and official website, consistently provides
To maintain objectivity in conducting business, information to the Company’s shareholders
the Company provides material and relevant regarding the Company’s performance through
information in a way that is easily accessible and various information channels, such as Annual
understood by stakeholders. The Company takes Reports and Financial Statements, which can
the initiative to disclose not only issues required be accessed via the Indonesian Stock Exchange
by laws and regulations, but also those that are website and the Company’s website.
important for decision-making by shareholders,
creditors, and other stakeholders.
Keberlanjutan Perseroan mematuhi peraturan perundang- Perseroan menerapkan prinsip keberlanjutan
Sustainability undangan serta berkomitmen melaksanakan sebagai bentuk kepatuhan dan upaya
tanggung jawab terhadap masyarakat penciptaan nilai jangka panjang bagi para
dan lingkungan agar berkontribusi pada pemangku kepentingan. Perseroan mengelola
pembangunan berkelanjutan melalui kerja aspek keberlanjutan secara menyeluruh
sama dengan semua pemangku kepentingan melalui tiga pilar, yaitu ekonomi, lingkungan,
terkait untuk meningkatkan kehidupan mereka dan sosial, dengan mengintegrasikan
dengan cara yang selaras dengan kepentingan keberlanjutan ke dalam proses bisnis dan
bisnis dan agenda pembangunan berkelanjutan. tata kelola operasional perusahaan, serta
The Company complies with laws and regulations dituangkan dalam strategi dan kebijakan
and is committed to carrying out its responsibility keberlanjutan Perseroan. Untuk memastikan
towards society and the environment in order to relevansi bagi para pemangku kepentingan
contribute to sustainable development through dan keselarasan dengan kepentingan bisnis,
cooperation with all relevant stakeholders to Perseroan melakukan penilaian materialitas
improve community lives in a way that is in line serta pelibatan pemangku kepentingan secara
with business interests and the sustainable berkala. Implementasi keberlanjutan dipantau
development agenda. dan diungkapkan secara transparan melalui
pelaporan perusahaan, serta dijalankan selaras
dengan agenda pembangunan berkelanjutan.
The Company implements sustainability
principles as a form of compliance and
as an effort to create long-term value
for stakeholders. The Company manages
sustainability aspects comprehensively through
three pillars, i.e., economy, environment, and
social, by integrating sustainability into the
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Company's business processes and operational
governance, as well as incorporating it into the
Company's sustainability strategies and policies.
To ensure its relevance to stakeholders and
alignment with business interests, the Company
conducts periodic materiality assessments and
stakeholder engagement. The implementation
of sustainability is monitored and disclosed
transparently through corporate reporting,
and is carried out in line with the sustainable
development agenda.
165
Page 168
Selain penerapan pilar-pilar tersebut, Perseroan In addition to those pillars, the Company has
juga menerapkan 8 (delapan) prinsip governansi also implemented the 8 (eight) principles of
korporat yang berisi hak-hak pemegang saham, corporate governance which contain the rights
pemangku kepentingan dan pemenuhannya, aturan of shareholders, stakeholders and its fulfillment,
pokok tentang pengelolaan, serta pengawasan basic rules regarding management, and supervision
atas pengelolaan korporasi di Indonesia, termasuk of corporate management in Indonesia, including
aspek etika, manajemen risiko, dan pengungkapan. ethical, risk management, and disclosure aspects.
Prinsip-prinsip tersebut terbagi dalam 3 (tiga) These principles are divided into 3 (three) groups,
kelompok, yakni: namely:
1. Kelompok prinsip pertama, kedua, dan 1. The first three principles are a group of principles
ketiga adalah prinsip yang mengatur fungsi that regulate the management and supervisory
pengurusan dan pengawasan korporasi, yaitu function of a corporation, namely the Board of
Direksi dan Dewan Komisaris; Directors and the Board of Commissioners;
2. Kelompok prinsip keempat, kelima, dan keenam 2. The fourth, fifth, and sixth groups of principles
adalah prinsip yang mengatur proses dan govern the processes and outputs produced
keluaran yang dihasilkan oleh Direksi dan Dewan by the Board of Directors and the Board of
Komisaris; dan Commissioners; and
3. Kelompok prinsip ketujuh dan kedelapan adalah 3. The seventh and eighth groups of principles
prinsip yang mengatur pemilik sumber daya, govern the owners of resources, who are primarily
yang terutama akan menerima manfaat dari the beneficiaries of corporate governance
pelaksanaan governansi korporat. implementation.
Prinsip Definisi Penjelasan
Principle Definition Explanation
Prinsip 1
Principle 1
Peran dan Tanggung Direksi dan Dewan Komisaris menjalankan Prinsip 1 berkaitan dengan peran dan tanggung
Jawab Direksi dan peran dan tanggung jawabnya secara jawab Direksi dalam melakukan pengelolaan
Dewan Komisaris independen untuk menciptakan nilai yang Perseroan serta peran dan tanggung
Roles and berkelanjutan untuk kepentingan terbaik jangka jawab Dewan Komisaris dalam melakukan
Responsibilities of the panjang korporasi dan pemegang saham, pengawasan atas pengelolaan Perseroan oleh
Board of Directors dengan mempertimbangkan kepentingan para Direksi. Di samping itu, prinsip ini mengatur
and the Board of pemangku kepentingan. penilaian kinerja Direksi dan Dewan Komisaris
Commissioners The Board of Directors and the Board of dan anggotanya masing-masing, penanganan
Commissioners carry out their roles and benturan kepentingan yang terjadi pada
responsibilities independently to create anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
sustainable value for the best long-term serta peningkatan kompetensi anggota Direksi
interests of the Company and its shareholders, dan anggota Dewan Komisaris.
taking into account the interests of all Principle 1 is related to the roles and
stakeholders. responsibilities of the Board of Directors in
managing the Company as well as the roles and
responsibilities of the Board of Commissioners
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
in supervising the Company’s management
by the Board of Directors. Furthermore, this
principle governs the performance assessment
of the Board of Directors and the Board of
Commissioners and their respective members,
the resolution of conflicts of interest between
members of the Board of Directors and
members of the Board of Commissioners, and
the competency development of members
of the Board of Directors and members of the
Board of Commissioners.
166
Page 169
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Prinsip Definisi Penjelasan
Principle Definition Explanation
Prinsip 2
Principle 2
Komposisi dan • Anggota Direksi dan anggota Dewan Prinsip 2 mengharuskan pemilihan dan
Remunerasi Direksi Komisaris dipilih dan ditetapkan sedemikian penetapan anggota Direksi dan anggota
dan Dewan Komisaris rupa sehingga komposisi Direksi sebagai Dewan Komisaris dilakukan sedemikian
Composition and organ pengelolaan dan komposisi Dewan rupa sehingga Direksi dan Dewan Komisaris
Remuneration of the Komisaris sebagai organ pengawasan masing-masing sebagai organ pengelolaan
Board of Directors adalah beragam dan masing-masing dan pengawasan memiliki komposisi anggota
and the Board of terdiri dari para Direktur dan Komisaris dengan pengetahuan, kemampuan, dan
Commissioners yang memiliki komitmen, pengetahuan, keahlian yang dibutuhkan sesuai dengan
kemampuan, pengalaman, dan keahlian perannya masing-masing. Di samping itu,
yang dibutuhkan untuk memenuhi secara prinsip ini menekankan pentingnya kebijakan
tepat peran pengelolaan Direksi dan peran remunerasi untuk mendorong anggota Direksi
pengawasan Dewan Komisaris. dan anggota Dewan Komisaris mengutamakan
• Remunerasi dirancang untuk secara efektif kepentingan jangka panjang Perseroan
menyelaraskan kepentingan anggota Direksi berdasarkan prinsip keberlanjutan, serta
dan anggota Dewan Komisaris dengan mengharuskan pengungkapan kebijakan dan
kepentingan jangka panjang korporasi dan informasi remunerasi yang diterima oleh Direksi
penciptaan nilai yang berkelanjutan. dan Dewan Komisaris secara transparan dan
• Members of the Board of Directors and akuntabel.
members of the Board of Commissioners Principle 2 requires the selection and
are selected and determined in such a appointment of members of the Board of
way that the composition of the Board of Directors and members of the Board of
Directors as a management organ and the Commissioners to be carried out in such
composition of the Board of Commissioners a way that the Board of Directors and the
as a supervisory organ is diverse and each Board of Commissioners, as management
consists of Directors and Commissioners and supervisory organs, respectively, have a
who have the commitment, knowledge, composition of members with the necessary
ability, experience and expertise needed to knowledge, abilities, and expertise. Furthermore,
appropriately fulfilling the management role this principle emphasizes the importance of
of the Board of Directors and the supervisory remuneration policies in encouraging members
role of the Board of Commissioners. of the Board of Directors and members of
• Remuneration is designed to effectively the Board of Commissioners to prioritize the
align the interests of members of the Board Company's long-term interests based on
of Directors and members of the Board of the principle of sustainability, and it requires
Commissioners with the long-term interests transparent and accountable disclosure of
of the Company and sustainable value remuneration policies and information received
creation. by the Board of Directors and the Board of
Commissioners.
Prinsip 3
Principle 3
Hubungan Kerja Direksi dan Dewan Komisaris memiliki hubungan Prinsip 3 menekankan pentingnya hubungan
antara Direksi dan kerja yang erat, terbuka, konstruktif, profesional, kerja yang erat, terbuka, konstruktif, profesional,
Dewan Komisaris dan saling percaya untuk kepentingan terbaik dan saling percaya antara Direksi dan Dewan
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Work Relationship Perseroan. Komisaris dalam mencapai kepentingan terbaik
between the The Board of Directors and the Board of Perseroan. Prinsip ini juga mengatur perlunya
Board of Directors Commissioners have a close, open, constructive, Dewan Komisaris mengakses informasi yang
and the Board of professional, and trusting work relationship for lengkap serta pentingnya anggota Direksi dan
Commissioners the best interests of the Company. Dewan Komisaris memahami implikasi struktur
kepemilikan Perseroan terhadap pelaksanaan
perannya.
Principle 3 emphasizes the importance of a
close, open, constructive, professional, and
trusting work relationship between the Board
of Directors and the Board of Commissioners
in achieving the best interests of the Company.
This Principle also regulates the need for the
Board of Commissioners to access complete
information and the importance for members
of the Board of Directors and the Board of
Commissioners to understand the implications
of the Company’s ownership structure for
carrying out their roles.
167
Page 170
Prinsip Definisi Penjelasan
Principle Definition Explanation
Prinsip 4
Principle 4
Perilaku Etis Perseroan memiliki komitmen untuk bertindak Perseroan perlu untuk membuat pernyataan
Ethical Conduct secara etis dan bertanggung jawab, secara berkala tentang komitmen perusahaan
menegakkan nilai-nilai dan budaya organisasi. tidak hanya mematuhi peraturan perundang-
The Company has a commitment to act undangan yang berlaku, namun juga komitmen
ethically and responsibly, upholding the values untuk bertindak etis dan bertanggung jawab.
and culture of the organization. The Company needs to periodically make
statements regarding corporate commitments
not only to comply with applicable laws and
regulations, but also the commitments to act
ethically and responsibly.
Prinsip 5
Principle 5
Manajemen Risiko, Perseroan menjalankan praktik governansi Direksi harus mengimplementasikan governansi,
Pengendalian korporat yang terintegrasi dengan penerapan sistem pengendalian internal dan manajemen
Internal, dan sistem pengendalian internal dan manajemen risiko, dan sistem manajemen kepatuhan
Kepatuhan risiko, serta sistem manajemen kepatuhan yang secara terintegrasi sebagai bagian dari
Risk Management, efektif dalam rangka mendukung pencapaian strategi, perangkat manajemen, dan praktik
Internal Control, and sasaran, visi, misi, tujuan, maupun target kinerja yang dijalankan Perseroan dalam berbisnis
Compliance Perseroan dalam menjalankan bisnis secara secara bertanggung jawab (responsible
berintegritas. business) sebagai warga korporat yang baik
The Company carries out corporate (good corporate citizen). Dewan Komisaris
governance practices that are integrated memantau dan menyampaikan masukan
with the implementation of internal control terhadap efektivitas penerapan governansi,
and risk management systems, as well as an sistem pengendalian internal dan manajemen
effective compliance management system risiko, dan sistem manajemen kepatuhan
in order to support the achievement of the korporat yang dilaksanakan secara terintegrasi
Company’s objectives, vision, mission, goals and oleh Direksi.
performance targets in running business with The Board of Directors must implement
integrity. governance, internal control and risk
management systems, and an integrated
compliance management system as part of
the strategy, management tools, and practices
implemented by the Company in running
responsible business as a good corporate
citizen. The Board of Commissioners monitors
and provides input on the effectiveness of the
implementation of the Company’s governance,
internal control and risk management system,
and corporate compliance management
system, which are carried out in an integrated
manner by the Board of Directors.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Prinsip 6
Principle 6
Pengungkapan dan Perseroan membuat pengungkapan yang Perseroan harus memiliki kerangka governansi
Transparansi akurat dan tepat waktu mengenai semua hal yang mampu memberikan keyakinan yang
Disclosure and yang material tentang Perseroan. dapat menghasilkan pengungkapan yang
Transparency The Company makes accurate and timely akurat dan tepat waktu mengenai semua hal
disclosures regarding all material matters yang material tentang Perseroan, yang meliputi
concerning the Company. kondisi dan kinerja keuangan, kepemilikan atas
Perseroan, dan governansi korporat.
The Company should have a governance
framework capable of providing assurance that
can result in accurate and timely disclosure of
all material matters concerning the Company,
including financial condition and performance,
ownership of the Company, and corporate
governance.
168
Page 171
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Prinsip Definisi Penjelasan
Principle Definition Explanation
Prinsip 7
Principle 7
Hak-Hak Pemegang Perseroan melindungi dan memfasilitasi Prinsip 7 menjelaskan mengenai pemenuhan
Saham pelaksanaan hak pemegang saham dan hak pemegang saham dan perlakuan adil bagi
Rights of memastikan perlakukan yang adil terhadap pemegang saham, bagaimana cara kerja sama
Shareholders pemegang saham, termasuk pemegang saham aktif antara Perseroan dengan pemegang
minoritas. Semua pemegang saham memiliki sahamnya dilaksanakan serta pelaksanaan
kesempatan untuk mendapatkan ganti rugi sebagian hak pemegang saham secara efektif
yang efektif atas pelanggaran hak-hak mereka. melalui RUPS.
The Company protects and facilitates the Principle 7 explains the fulfillment of
exercise of shareholders’ rights and ensures shareholders’ rights and fair treatment for
fair treatment of shareholders, including shareholders, how active cooperation between
minority shareholders. All shareholders have the Company and shareholders is carried out
the opportunity to obtain effective remedies for and the effective implementation of several
violations against their rights. rights of shareholders through the GMS.
Prinsip 8
Principle 8
Hak-Hak Pemangku Perseroan mengakui hak-hak pemangku Prinsip 8 berkaitan dengan peran Direksi dan
Kepentingan kepentingan yang ditetapkan dalam peraturan Dewan Komisaris dalam mengintegrasikan
Rights of perundang-undangan yang berlaku atau suatu aspek keberlanjutan ke dalam model bisnis
Stakeholders perjanjian yang disepakati oleh Perseroan dan Perseroan, melaksanakan keterlibatan
mendorong kerja sama aktif dengan pemangku pemangku kepentingan, serta memastikan
kepentingan dalam menciptakan kekayaan, perlindungan terhadap hak-hak para pemangku
lapangan kerja, dan keberlanjutan usaha yang kepentingan. Dewan Komisaris memantau
sehat secara finansial. pengintegrasian semua aspek tersebut di atas
The Company recognizes the rights of yang dilakukan oleh Direksi.
stakeholders as defined by applicable laws and Principle 8 is related to the roles of the Board
regulations or an agreement reached by the of Directors and the Board of Commissioners
Company, and encourages active collaboration in integrating sustainability aspects into the
with stakeholders in the creation of wealth, Company’s business model, implementing
employment, and financially sound business stakeholder engagement, and ensuring the
continuity. protection of stakeholders’ rights. The Board of
Commissioners monitors the integration of all
of the aforementioned aspects by the Board of
Directors.
Roadmap Governansi Korporat Corporate Governance Roadmap
Perseroan memiliki komitmen yang kuat dan The Company has a strong and consistent
konsisten dalam menerapkan praktik terbaik commitment to implement the best practices of
governansi korporat pada seluruh aktivitas yang corporate governance in all of its activities. Since
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dijalankan. Sejak pertama kali diterapkan, komitmen its introduction, the implementation of corporate
penerapan governansi korporat di Perseroan terus governance in the Company has been continuously
berkembang sejalan tren yang baik sebagai langkah improving in line with positive trends as a measure
perbaikan dan penyempurnaan praktik governansi to improve and refine its corporate governance
korporat. practices.
Di tahun 2025, Perseroan telah memiliki Governance In 2025, the Company has established a Governance
Roadmap sebagai bentuk komitmen penerapan Roadmap as a form of commitment to the
governansi korporat secara menyeluruh. Roadmap ini comprehensive implementation of corporate
berfungsi sebagai panduan pelaksanaan governansi governance. This Roadmap serves as an implementation
di Perseroan agar menjadi lebih terarah, terencana, guideline of governance within the Company, ensuring
serta berdampak pada terciptanya iklim usaha a more structured and planned approach, while
yang kondusif yang pada akhirnya mendorong promoting a conducive business environment , which
pertumbuhan Perseroan secara sehat, kuat, dan ultimately supports the Company’s healthy, strong,
berkesinambungan. Fokus roadmap Perseroan untuk and sustainable growth. The focus of the Company’s
5 (lima) tahun ke depan adalah untuk meningkatkan roadmap for the next five (5) years is to improve the
kualitas governansi korporat yang terbagi ke dalam quality of corporate governance, which is divided into
beberapa tahapan, antara lain: several stages, including:
169
Page 172
1. Memperkuat kualitas governansi korporat; 1. Strengthening the quality of corporate
governance;
2. Sosialisasi/awareness dan tinjauan atas 2. Socializing/awareness and reviewing corporate
governansi korporat; dan governance implementation; and
3. Memperkuat governansi terintegrasi dan 3. Strengthening integrated governance and
pengoptimalan governansi korporat. optimizing corporate governance.
Pelaksanaan Governansi Korporat Implementation of Corporate
Tahun 2025 Governance in 2025
Di sepanjang tahun 2025, Perseroan telah Throughout 2025, the Company has implemented
melaksanakan governansi korporat sejalan dengan corporate governance in line with the established
Governance Roadmap yang disusun. Adapun Governance Roadmap. Activities and initiatives
kegiatan dan inisiatif terkait penerapan governansi related to the implementation of corporate
korporat yang telah dijalankan oleh Perseroan governance that have been carried out by the
selama tahun buku, antara lain: Company during the financial year are as follows:
1. Pemutakhiran Kebijakan Anti Korupsi dan Anti 1. Updating the Anti-Corruption and Anti-Bribery
Penyuapan di level Grup AirAsia. Policy at AirAsia Group.
2. Penyelenggaraan RUPS Perseroan sesuai 2. Organizing the Company’s GMS in accordance
dengan ketentuan yang berlaku. with applicable regulations.
3. Penyelenggaraan Rapat Direksi, Dewan 3. Organizing meetings of the Board of Directors,
Komisaris, dan organ pendukung Dewan Board of Commissioners, and supporting organs
Komisaris sesuai dengan ketentuan yang of the Board of Commissioners in accordance
berlaku. with applicable regulations.
4. Pemutakhiran kebijakan terkait governansi 4. Updating policies related to corporate
korporat, diantaranya adalah Board Manual, governance, including the Board Manual,
Piagam Sekretaris Perusahaan, Piagam Corporate Secretary Charter, Audit Committee
Komite Audit, Pedoman Komite Nominasi dan Charter, Nomination and Remuneration
Remunerasi, dan Piagam Audit Internal. Committee Charter, and Internal Audit Charter.
5. Pelaksanaan Keterbukaan Informasi sesuai 5. Conducting Information Disclosure in
dengan ketentuan yang berlaku. accordance with applicable regulations.
Struktur Governansi Korporat
Corporate Governance Structure
Rapat Umum Pemegang
Saham
General Meeting of Shareholders
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Dewan Komisaris Direksi
Board of Commissioners Board of Directors
Organ Utama Perseroan
The Company’s Main Organ
Organ Pendukung Perseroan
The Company’s Supporting Organ
Komite Nominasi dan Sekretaris
Komite Audit Remunerasi Unit Audit Internal
Perusahaan
Audit Committee Nomination and Remuneration Internal Audit Unit
Sekretaris Perusahaan
Committee
170
Page 173
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Perseroan telah memiliki struktur governansi korporat The Company has a corporate governance structure
yang mengacu pada UU Perseroan Terbatas, yakni that refers to the Limited Liability Company Law,
terdiri dari: which consists of:
1. RUPS 1. GMS
Organ Perseroan yang mempunyai wewenang The only Company’s organ that has the authority
yang tidak diberikan kepada Direksi atau Dewan not given to the Board of Directors or Board of
Komisaris dalam batas yang ditentukan dalam Commissioners within the limits stipulated by the
peraturan dan/atau Anggaran Dasar. regulations and/or the Articles of Association.
2. Dewan Komisaris 2. Board of Commissioners
Organ Perseroan yang bertugas melakukan The Company’s organ with duties to generally
pengawasan secara umum dan/atau khusus and/or specifically supervise in accordance with
sesuai dengan Anggaran Dasar serta memberi the Articles of Association as well as to provide
nasihat kepada Direksi. advice to the Board of Directors.
3. Direksi 3. Board of Directors
Organ Perseroan yang berwenang dan The Company’s organ that has full authority and
bertanggung jawab penuh atas pengurusan responsibilities on the Company’s management
Perseroan untuk kepentingan Perseroan, sesuai for the Company’s interests, in accordance with
dengan maksud dan tujuan Perseroan serta the Company’s purposes and objectives as
mewakili Perseroan, baik di dalam maupun well as representing the Company, either inside
di luar pengadilan sesuai dengan ketentuan or outside the court, in accordance with the
Anggaran Dasar. Articles of Association.
Selain ketiga organ utama tersebut, sesuai dengan Besides the three main organs, in compliance
peraturan perundang-undangan, Perseroan dapat with the laws and regulations, the Company may
membentuk organ pendukung untuk membantu establish supporting organs to assist the Board of
Dewan Komisaris dan Direksi dalam menjalankan Commissioners and the Board of Directors in carrying
fungsi, tugas, dan tanggung jawabnya untuk out their functions, duties, and responsibilities to
mencapai visi dan misi Perseroan. achieve the Company’s purpose, vision, and mission.
Di tahun 2025, Perseroan membentuk organ In 2025, the Company has established Committees
pendukung berupa Komite di bawah Dewan Komisaris under the Board of Commissioners and supporting
dan organ pendukung Direksi. Organ pendukung organs of the Board of Directors, consisting of:
tersebut terdiri dari:
1. Organ Pendukung Dewan Komisaris: 1. Supporting Organs under the Board of
Commissioners:
a. Komite Audit. a. Audit Committee.
b. Komite Nominasi dan Remunerasi. b. Nomination and Remuneration Committee.
2. Organ Pendukung Direksi: 2. Supporting Organs under the Board of Directors:
a. Sekretaris Perusahaan. a. Corporate Secretary.
b. Audit Internal. b. Internal Audit.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Proses Governansi Korporat Corporate Governance Process
Proses governansi korporat yang diterapkan oleh The Company’s corporate governance process
Perseroan bertujuan untuk mendukung efektivitas aims to support effective decision-making,
pengambilan keputusan, pemantauan kinerja, performance monitoring, as well as building stronger
serta memperkuat hubungan dengan para relationships with stakeholders. This process is
pemangku kepentingan. Implementasi proses ini implemented through various activities, including
diwujudkan melalui berbagai kegiatan, antara lain regular meetings of the Board of Commissioners
penyelenggaraan rapat rutin Dewan Komisaris dan and the Board of Directors, strategy formulation
Direksi, sesi perumusan strategi, evaluasi kinerja, sessions, performance evaluations, and stakeholder
serta kegiatan keterlibatan pemangku kepentingan. engagement activities.
171
Page 174
Perseroan senantiasa menjadikan governansi The Company always considers corporate
korporat sebagai elemen penting dalam menjaga governance as an important element in maintaining
kinerja operasional yang optimal. Penerapan optimal operational performance. An optimal
governansi korporat yang optimal mampu membawa corporate governance enables the Company to
Perseroan dalam menghadapi berbagai tantangan overcome various operational challenges, such
operasional, seperti perencanaan rute, pengelolaan as route planning, fleet management, and safety
armada, dan penerapan protokol keselamatan, protocol implementation, while ensuring financial
dengan tetap memastikan keberlanjutan finansial sustainability and compliance with all applicable
serta kepatuhan terhadap seluruh peraturan regulations. All of these processes are carried out
yang berlaku. Seluruh proses tersebut dijalankan based on a solid ethical framework that emphasizes
berdasarkan kerangka etika yang kokoh sekaligus integrity, transparency, and accountability in all of
menekankan nilai integritas, transparansi, dan the Company’s activities.
akuntabilitas dalam setiap kegiatan Perseroan.
Rapat Umum Pemegang Saham
General Meeting of Shareholders
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah The General Meeting of Shareholders (GMS) is
organ tertinggi yang memiliki hak dan wewenang the highest governance organ that has rights and
yang tidak dimiliki oleh Dewan Komisaris maupun authorities not vested in the Board of Commissioners
Direksi dengan batasan yang ditentukan dalam or the Board of Directors, subject to the limitations
peraturan perundang-undangan dan Anggaran stipulated by the applicable laws and regulations
Dasar Perseroan. RUPS berfungsi sebagai forum and the Company’s Articles of Association. The
utama komunikasi antara Dewan Komisaris, Direksi, GMS serves as the main communication forum
dan para pemegang saham, di mana setiap between the Board of Commissioners, the Board
pemegang saham yang hadir memiliki kesempatan of Directors, and the shareholders, providing each
untuk menyampaikan pertanyaan serta pandangan shareholder in attendance with the opportunity
terhadap agenda yang dibahas. to ask questions and express their views on the
agenda being discussed.
Penyelenggaraan RUPS bertujuan untuk menjamin The GMS is held to ensure the principles of
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan transparency, accountability, and fairness in
dalam setiap pengambilan keputusan Perseroan, every decision made by the Company, while also
sekaligus menyelaraskan kepentingan pemegang aligning the interests of shareholders with the
saham dengan tujuan jangka panjang Perseroan. Company’s long-term objectives. Through this
Melalui forum ini, para pemegang saham dapat forum, shareholders can vote on various strategic
memberikan suara terhadap berbagai keputusan decisions, such as the appointment and dismissal
strategis, seperti pengangkatan dan pemberhentian of board members, approval of annual financial
anggota dewan, persetujuan laporan keuangan reports, determination of dividend policies, and other
tahunan, penetapan kebijakan dividen, serta important decisions including mergers, acquisitions,
keputusan penting lainnya termasuk penggabungan, or sales of strategic assets.
akuisisi, atau penjualan aset strategis.
RUPS Perseroan terdiri dari 2 (dua) jenis, yaitu: The Company’s GMS consists of two types, namely:
1. RUPS Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan 1. Annual GMS (AGMS), which is held every year
setiap tahun paling lambat 6 (enam) bulan no later than six (6) months after the end of the
setelah tahun buku Perseroan berakhir. Company’s financial year.
2. RUPS Luar Biasa (RUPSLB) yang dapat 2. Extraordinary GMS (EGMS), which can be held at
diselenggarakan setiap waktu apabila any time when necessary.
diperlukan.
172
Page 175
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Landasan Hukum RUPS Legal Basis of the GMS
Penyelenggaraan RUPS di Perseroan senantiasa The implementation of GMS in the Company always
mengacu pada sejumlah peraturan, antara lain: refers to the following regulations:
1. Anggaran Dasar Perseroan; 1. Articles of Association of the Company;
2. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang 2. Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability
Perseroan Terbatas berikut perubahannya; Companies and its amendments;
3. Peraturan OJK No. 15/POJK.04/2020 Tentang 3. OJK Regulation No. 15/POJK.04/2020 concerning
Rencana dan Penyelenggaraan RUPS Perseroan the Plan and Organization of GMS in Public
Terbuka; Companies;
4. Peraturan OJK No. 14 Tahun 2025 tentang 4. OJK Regulation No. 14 of 2025 concerning
Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham, Electronic Organization of General Meetings of
Rapat Umum Pemegang Obligasi, dan Rapat Shareholders, General Meetings of Bondholders,
Umum Pemegang Sukuk Secara Elektronik; dan and General Meeting of Sukuk Holders; and
5. Peraturan Bursa Efek Indonesia No. I-E tentang 5. Indonesia Stock Exchange Regulation No. I-E
Kewajiban Penyampaian Informasi. concerning the Obligation to Submit Information.
Hak dan Wewenang Pemegang Saham Rights and Authorities of Shareholders in
dalam RUPS the GMS
Pemegang saham adalah individu maupun entitas Shareholders are individuals or legal entities that
hukum yang secara sah memiliki saham Perseroan legally own the Company’s shares, which rights
yang memiliki hak dan tanggung jawab sesuai and responsibilities are stipulated in the laws and
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan regulations as well as the Company’s Articles of
dan Anggaran Dasar Perseroan. Dalam menjalankan Association. In carrying out their roles, shareholders
perannya, pemegang saham tetap menghormati respect the limits of their authority by not interfering
batasan kewenangan dengan tidak melakukan with the functions, duties, and responsibilities of the
intervensi terhadap pelaksanaan fungsi, tugas, dan Board of Commissioners or the Board of Directors,
tanggung jawab Dewan Komisaris maupun Direksi, thereby ensuring that the principles of corporate
sehingga prinsip governansi korporat dapat terjaga governance are optimally maintained.
dengan optimal.
Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan dan Based on the Company’s Articles of Association and
Peraturan OJK, pemegang saham memiliki hak OJK Regulations, shareholders have the right to:
untuk:
1. Menyetujui penggabungan, peleburan, 1. Approve the merger, consolidation, acquisition,
pengambilalihan, pemisahan, pengajuan separation, filing for bankruptcy of the
permohonan pailit atas Perseroan, Company, extension of the Company’s term of
perpanjangan atas jangka waktu berdirinya establishment, dissolution, and liquidation;
Perseroan, pembubaran dan likuidasi;
2. Mengangkat dan memberhentikan anggota 2. Appoint and dismiss members of the Board of
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Direksi dan/atau Dewan Komisaris; Directors and/or the Board of Commissioners;
3. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar 3. Approve amendments of the Company’s Articles
Perseroan; of Association;
4. Menyetujui penambahan Modal Dasar dan/atau 4. Approve the increase in Authorized Capital and/
Modal Disetor dan Ditempatkan; or Paid-up Capital;
5. Menyetujui transaksi material berdasarkan 5. Approve material transactions based on the
batas kewenangan yang diatur dalam peraturan limits of authority as stipulated in the laws
perundang-undangan dan/atau perubahan and regulations and/or changes in business
kegiatan usaha; activities;
6. Menyetujui pengeluaran saham baru dalam 6. Approve the issuance of new shares in reserve
simpanan (portepel); (portepel);
7. Menyetujui rencana untuk memperoleh dan 7. Approve plans to obtain and use the proceeds
menggunakan hasil dari kegiatan-kegiatan from funding activities;
pendanaan;
8. Memberikan persetujuan atas aksi korporasi 8. Grant approval for corporate actions in
sesuai dengan peraturan perundang-undangan accordance with the applicable laws and
yang berlaku; dan regulations; and
173
Page 176
9. Khusus untuk transaksi yang mengandung 9. Specifically for transactions that contain
benturan kepentingan, maka wajib disetujui oleh conflicts of interest, approval must be obtained
Pemegang Saham Independen atau wakilnya from Independent Shareholders or their
yang diberikan kewenangan dalam RUPS. representatives who are granted authority in the
GMS.
Di samping itu, pemegang saham juga memiliki In addition, shareholders also have the authority to:
wewenang untuk:
1. Memberikan persetujuan atas Laporan Tahunan 1. Approve the Annual Report on the Company’s
mengenai jalannya aktivitas usaha Perseroan business activities and the Board of
serta Laporan Kegiatan Pengawasan Dewan Commissioners’ Supervisory Report during the
Komisaris selama tahun buku tersebut yang financial year as published in the Company’s
dimuat dalam Laporan Tahunan Perseroan. Annual Report.
2. Mengesahkan Laporan Keuangan yang terdiri 2. Ratify the Financial Statements consisting of
dari neraca akhir tahun buku dan perhitungan the balance sheet at the end of the financial
laba rugi dari tahun buku yang bersangkutan year and the income statement for the relevant
yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik dan/ financial year that has been audited by a Public
atau Kantor Akuntan Publik. Accountant and/or Public Accounting Firm.
3. Memberikan persetujuan atas usulan 3. Approve the proposed use of the Company’s
penggunaan laba Perseroan. profits.
4. Melakukan penunjukan atau memberikan 4. Appoint or authorize the Board of Commissioners
kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk to appoint a Public Accountant and/or Public
menunjuk Akuntan Publik dan/atau Kantor Accounting Firm for the current year.
Akuntan Publik untuk tahun berjalan.
5. Menentukan remunerasi untuk anggota Direksi 5. Determine the remuneration for members
dan Dewan Komisaris. of the Board of Directors and the Board of
Commissioners.
6. Menyetujui mata acara lain dalam RUPS yang 6. Approve other agenda items in the GMS as
diusulkan sesuai dengan ketentuan Anggaran proposed in accordance with the provisions of
Dasar Perseroan. the Company’s Articles of Association.
Perlakuan Adil Terhadap Pemegang Fair Treatment of Shareholders [G-08]
Saham [G-08]
Perseroan menjunjung tinggi prinsip perlakuan yang The Company upholds the principle of fair and equal
adil dan setara terhadap seluruh pemegang saham. treatment of all shareholders. The policy regarding
Kebijakan mengenai perlakuan yang adil kepada fair treatment of shareholders is stipulated in the
pemegang saham telah diatur dalam Pedoman Tata Company’s Corporate Governance Guidelines, which
Kelola Perusahaan Perseroan yang dipublikasikan are published on the Company’s website under the
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
melalui situs web Perseroan pada menu Tata Kelola. Corporate Governance menu.
Dalam kebijakan tersebut diatur bahwa Perseroan This policy stipulates that the Company guarantees
menjamin setiap pemegang saham memperoleh that every shareholder receives equal treatment
perlakuan yang setara serta dapat menggunakan and can exercise their rights in accordance with the
hak-haknya sesuai dengan ketentuan Anggaran provisions of the Company’s Articles of Association
Dasar Perseroan dan peraturan perundang- as well as the applicable laws and regulations. The
undangan yang berlaku. Perseroan juga memastikan Company also ensures the availability of adequate
tersedianya akses informasi yang memadai dan and transparent information for all shareholders
transparan bagi seluruh pemegang saham guna to support proper decision-making through the
mendukung pengambilan keputusan yang tepat Company’s website and the Indonesia Stock
melalui situs web Perseroan maupun Bursa Efek Exchange.
Indonesia.
174
Page 177
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Tata Cara Penyelenggaraan RUPS GMS Procedures
Berdasarkan peraturan perundang-undangan Based on the laws and the Company’s Articles of
dan Anggaran Dasar Perseroan, mekanisme Association, the mechanism of GMS organization in
penyelenggaraan RUPS di Perseroan adalah sebagai the Company is as follows:
berikut:
1. Pemberitahuan RUPS kepada OJK 1. GMS Notification to OJK
Informasi mengenai rencana penyelenggaraan Information regarding the plan to hold the
RUPS beserta mata acara rapat harus GMS along with the meeting agenda must be
disampaikan kepada OJK selambat-lambatnya submitted to OJK no later than 5 (five) working
5 (lima) hari kerja sebelum pengumuman days before the announcement of the GMS,
RUPS, dengan tidak memperhitungkan tanggal without counting the date of the notification.
pemberitahuan tersebut.
2. Pengumuman RUPS 2. Announcement of GMS
Pengumuman RUPS dilakukan paling lambat Announcement of the GMS shall be made at the
14 (empat belas) hari sebelum pemanggilan latest 14 (fourteen) days prior to the invitation
RUPS, dengan tidak memperhitungkan tanggal of the GMS, without counting the date of the
pengumuman dan pemanggilan, melalui situs announcement, through the Company’s website,
web Perseroan, situs web eASY KSEI, dan situs eASY KSEI website, and the Indonesia Stock
web Bursa Efek Indonesia, dalam Bahasa Exchange, in Indonesian language and foreign
Indonesia serta bahasa asing, dengan minimal language, with a minimum of English for foreign
menggunakan Bahasa Inggris untuk bahasa language.
asing.
3. Pemanggilan RUPS 3. GMS Invitation
Pemanggilan RUPS harus dilakukan paling The GMS invitation must be made at the latest
lambat 21 (dua puluh satu) hari sebelum 21 (twenty one) days prior to the date of the
tanggal pelaksanaan RUPS dengan tidak GMS, without counting the date of invitation and
memperhitungkan tanggal pemanggilan dan the date of the GMS, through the Company’s
tanggal penyelenggaraan RUPS, melalui situs website, eASY KSEI website, and the Indonesia
web Perseroan, situs web eASY KSEI, dan situs Stock Exchange, in Indonesian language and
web Bursa Efek Indonesia, dalam Bahasa foreign language, with a minimum of English for
Indonesia serta bahasa asing, dengan minimal foreign language.
menggunakan Bahasa Inggris untuk bahasa
asing.
4. Pengumuman Ringkasan Risalah RUPS 4. Announcement of Summary of GMS Minutes
Ringkasan hasil RUPS harus disampaikan kepada The summary of the GMS results must be
OJK dan diumumkan kepada publik paling submitted to OJK and announced to the public
lambat 2 (dua) hari kerja setelah pelaksanaan no later than 2 (two) business days after the
RUPS. GMS.
5. Penyampaian Risalah RUPS 5. Submission of GMS Minutes
Risalah RUPS wajib disampaikan kepada OJK The GMS Minutes must be submitted to OJK no
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah RUPS. later than 30 (thirty) days after the GMS.
Pelaksanaan RUPS Tahun 2025 Implementation of GMS in 2025
Di tahun 2025, Perseroan telah menyelenggarakan In 2025, the Company held two (2) GMS, consisting
2 (dua) kali RUPS yang terdiri atas 1 (satu) kali of one (1) Extraordinary GMS (EGMS) on March 18,
RUPS Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 18 Maret 2025 and one (1) Annual GMS (AGMS) on June 25,
2025 dan 1 (satu) kali RUPS Tahunan (RUPST) pada 2025. All GMS were held in accordance with the
tanggal 25 Juni 2025. Seluruh pelaksanaan RUPS applicable laws and regulations and the Company’s
tersebut telah dilakukan sesuai dengan peraturan Articles of Association. Details of the GMS held
perundang-undangan yang berlaku serta Anggaran during 2025 are as follows:
Dasar Perseroan. Adapun rincian penyelenggaraan
RUPS selama tahun 2025 adalah sebagai berikut:
175
Page 178
RUPS Luar Biasa 2025
Extraordinary GMS 2025
Tahapan RUPS Luar Biasa 2025
Stages of the Extraordinary GMS 2025
31 Januari 2025 Pemberitahuan RUPSLB kepada OJK
January 31 2025 Notification of EGMS to OJK
7 Februari 2025 Pengumuman RUPSLB
February 7, 2025 Announcement of EGMS
24 Februari 2025 Pemanggilan RUPSLB
February 24, 2025 Invitation to EGMS
18 Maret 2025 Pelaksanaan RUPSLB
March 18, 2025 Implementation of EGMS
20 Maret 2025 Penyampaian dan Pengumuman Ringkasan Risalah RUPSLB
March 20, 2025 Submission and Announcement of EGMS Minutes Summary
16 April 2025 Penyampaian Risalah Hasil RUPSLB ke OJK
April 16, 2025 Submission of EGMS Minutes to OJK
Tanggal Penyelenggaraan Selasa, 18 Maret 2025
Meeting Date Tuesday, March 18, 2025
Waktu 14.17 WIB s.d. 14.31 WIB
Time
Lokasi Kantor Pusat AirAsia - AirAsia RedHouse
Location Jalan Marsekal Suryadharma No.1, Selapajang Jaya, Neglasari, Kota Tangerang,
Banten, 15127
AirAsia Head Office - AirAsia RedHouse
Jalan Marsekal Suryadharma No.1, Selapajang Jaya, Neglasari, Kota Tangerang,
Banten, 15127
Kuorum Rapat tersebut telah dihadiri sejumlah 9.884.278.536 (sembilan miliar delapan ratus
Quorum delapan puluh empat juta dua ratus tujuh puluh delapan ribu lima ratus tiga puluh enam)
saham yang memiliki hak suara yang sah atau 92,5050% (sembilan puluh dua koma lima
nol lima nol persen) dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan
oleh Perseroan.
The meeting was attended by 9,884,278,536 (nine billion eight hundred eighty-four million
two hundred seventy-eight thousand five hundred thirty-six) shares with valid voting rights,
representing 92.5050% (ninety-two point five zero five zero percent) of all shares with valid
voting rights issued by the Company.
Pihak yang Menghadiri RUPS Dewan Komisaris
• Komisaris Utama: Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal (hadir secara elektronik)
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
GMS Attendants
• Komisaris Independen: Sabam Hutajulu
• Komisaris: Reza Viryawan
Direksi
• Direktur Utama: Veranita Yosephine Sinaga
• Direktur: Luh Gede Mega Putri Tjatera
Board of Commissioners
• President Commissioner: Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal (attending the meeting
electronically)
• Independent Commissioner: Sabam Hutajulu
• Commissioner: Reza Viryawan
Board of Directors
• President Director: Veranita Yosephine Sinaga
• Director: Luh Gede Mega Putri Tjatera
Pihak yang Melakukan Keputusan Rapat dilakukan dengan cara musyawarah untuk mufakat. Apabila musyawarah
Penghitungan Suara untuk mufakat tidak tercapai maka dilakukan melalui pemungutan suara. Penghitungan
Independent Vote Counter suara dilakukan oleh pihak independen, yaitu PT Bima Registra (Biro Administrasi Efek).
Meeting Resolutions are made by deliberation to reach consensus. If deliberation to
reach consensus is not achieved, then a vote is taken. The vote count is carried out by an
independent party, namely PT Bima Registra (Securities Administration Bureau).
176
Page 179
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Mata Acara Rapat Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
Meeting Agenda Changes in the Company’s Management Composition.
Jumlah Pemegang Saham Tidak ada pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat.
yang Bertanya There were no shareholders who raised questions/opinions.
Number of Shareholders
Asking Questions
Pengambilan Keputusan Dengan Pemungutan Suara
Decision Making Voting
Setuju Abstain Tidak Setuju
Agreed Abstained Disagreed
9.884.187.402 suara atau kurang lebih 91.034 suara atau kurang lebih 100 suara atau kurang lebih 0,000%
99,999% dari seluruh saham dengan 0,001% dari seluruh saham dengan dari seluruh saham dengan hak suara
hak suara yang hadir dalam Rapat. hak suara yang hadir dalam Rapat. yang hadir dalam Rapat.
9,884,187,402 votes or approximately 91,034 votes or approximately 0.001% 100 votes or approximately 0.000% of
99.999% of all shares with voting of all shares with voting rights present all shares with voting rights present at
rights present at the Meeting. at the Meeting. the Meeting.
Keputusan Rapat 1. Menyetujui pengangkatan Bapak Julianto Sidarto sebagai Komisaris Independen
Meeting Resolutions Perseroan, terhitung sejak ditutupnya Rapat ini, dengan masa jabatan 5 (lima) tahun
dengan tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham untuk memberhentikan
Dewan Komisaris tersebut sewaktu-waktu sebelum masa jabatannya berakhir.
2. Dengan demikian, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan menjadi
sebagai berikut:
Direksi
• Direktur Utama: Veranita Yosephine Sinaga
• Direktur: Luh Gede Mega Putri Tjatera
Dewan Komisaris
• Komisaris Utama: Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal
• Komisaris Independen: Sabam Hutajulu
• Komisaris Independen: Julianto Sidarto
• Komisaris: Reza Viryawan
3. Menunjuk dan memberi kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk
melakukan segala tindakan yang berhubungan dengan keputusan Rapat, termasuk
namun tidak terbatas untuk menghadap pihak berwenang, mengadakan pembicaraan,
memberi dan/atau meminta keterangan, mengajukan permohonan pemberitahuan
atas perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan kepada Menteri
Hukum Republik Indonesia maupun instansi berwenang terkait lainnya, membuat atau
serta menandatangani akta-akta dan surat-surat maupun dokumen-dokumen lainnya
yang diperlukan atau dianggap perlu, hadir di hadapan Notaris untuk dibuatkan dan
menandatangani Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan dan melaksanakan
hal-hal lain yang harus dan/atau dapat dijalankan untuk dapat terealisasi/terwujudnya
keputusan Rapat.
1. Approved the appointment of Mr. Julianto Sidarto as an Independent Commissioner of
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
the Company, effectively as of the closing of this Meeting, with a term of office of 5 (five)
years without prejudice to the right of the General Meeting of Shareholders to dismiss
the members of the Board of Directors and the Board of Commissioners at any time
before their term of office ends.
2. Thus, the composition of the Company’s Board of Directors and Board of Commissioners
is as follows:
Board of Directors
• President Director: Veranita Yosephine Sinaga
• Director: Luh Gede Mega Putri Tjatera
Board of Commissioners
• President Commissioner: Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal
• Independent Commissioner: Sabam Hutajulu
• Independent Commissioner: Julianto Sidarto
• Commissioner: Reza Viryawan
177
Page 180
3. Appoint and authorize with the right of substitution to the Board of Directors of the
Company to take all actions related to the resolutions of this Meeting, including but not
limited to appearing before the authorities, holding discussions, giving and/or requesting
information, submitting a notification request regarding changes in the composition of
the Company’s Board of Directors and the Board of Commissioners to the Minister of
Law of the Republic of Indonesia and other relevant authorities, making or signing deeds
and letters or other documents that are necessary or deemed necessary, appearing
before a Notary to make and sign the Company’s Deed of Resolution of the Meeting and
carrying out other matters that must be and/or can be carried out for the realization/
realization of the resolutions of the Meeting.
Status Sudah terealisasi.
Realized.
RUPS Tahunan 2025
Annual GMS 2025
Tahapan RUPS Tahunan
Stages of Annual GMS
8 Mei 2025 Pemberitahuan RUPST kepada OJK
May 8, 2025 Notification of AGMS to OJK
19 Mei 2025 Pengumuman RUPST
May 19, 2025 Announcement of AGMS
22 Mei 2025 Pengumuman RUPST (Koreksi)
May 22, 2025 Announcement of AGMS (Correction)
3 Juni 2025 Perubahan Pemberitahuan RUPST kepada OJK
June 3, 2025 Changes to Notification of AGMS to OJK
3 Juni 2025 Pemanggilan RUPST
June 3, 2025 Invitation to AGMS
25 Juni 2025 Pelaksanaan RUPST
June 25, 2025 Implementation of AGMS
26 Juni 2025 Penyampaian dan Pengumuman Ringkasan Risalah RUPST
June 26, 2025 Submission and Announcement of AGMS Minutes Summary
9 Juli 2025 Penyampaian Risalah Hasil RUPST ke OJK
July 9, 2025 Submission of AGMS Minutes to OJK
Tanggal Penyelenggaraan Rabu, 25 Juni 2025
Meeting Date Wednesday, June 25, 2025
Waktu
14.26 WIB s.d. 15.18 WIB
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Time
Lokasi Kantor Pusat AirAsia - AirAsia RedHouse
Location Jalan Marsekal Suryadharma No.1, Selapajang Jaya, Neglasari, Kota Tangerang, Banten, 15127
AirAsia Head Office - AirAsia RedHouse
Jalan Marsekal Suryadharma No.1, Selapajang Jaya, Neglasari, Kota Tangerang, Banten, 15127
Kuorum Rapat tersebut telah dihadiri sejumlah 9.874.121.900 (sembilan miliar delapan ratus
Quorum tujuh puluh empat juta seratus dua puluh satu ribu sembilan ratus) saham yang memiliki
hak suara yang sah atau mewakili 92,4100% (sembilan puluh dua koma empat satu nol
nol persen) dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh
Perseroan.
The meeting was attended by 9,874,121,900 (nine billion eight hundred seventy-four million
one hundred twenty-one thousand nine hundred) shares with valid voting rights, representing
92.4100% (ninety-two point four one zero zero percent) of all shares with valid voting rights
issued by the Company.
178
Page 181
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Pihak yang Menghadiri RUPS Dewan Komisaris
GMS Attendants • Komisaris Utama: Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal (hadir secara elektronik)
• Komisaris Independen: Sabam Hutajulu
• Komisaris Independen: Julianto Sidarto
• Komisaris: Reza Viryawan
Direksi
• Direktur Utama: Veranita Yosephine Sinaga
• Direktur: Luh Gede Mega Putri Tjatera
Board of Commissioners
• President Commissioner: Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal (attending the meeting
electronically)
• Independent Commissioner: Sabam Hutajulu
• Independent Commissioner: Julianto Sidarto
• Commissioner: Reza Viryawan
Board of Directors
• President Director: Veranita Yosephine Sinaga
• Director: Luh Gede Mega Putri Tjatera
Pihak yang Melakukan Keputusan Rapat dilakukan dengan cara musyawarah untuk mufakat. Apabila musyawarah
Penghitungan Suara untuk mufakat tidak tercapai maka dilakukan melalui pemungutan suara. Penghitungan
Independent Vote Counter suara dilakukan oleh pihak independen, yaitu PT Bima Registra (Biro Administrasi Efek).
Meeting Resolutions are made by deliberation to reach consensus. If deliberation to
reach consensus is not achieved, then a vote is taken. The vote count is carried out by an
independent party, namely PT Bima Registra (Securities Administration Bureau).
Mata Acara Rapat ke-1 Persetujuan atas pengesahan Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2024 termasuk
1st Meeting Agenda pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2024 serta memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung
jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi dan
Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang dilakukan
dalam tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
Approval of the Ratification of the Company's Annual Report of the Financial Year 2024,
including the ratification of the Company’s Consolidated Financial Statements for the
financial year ended on December 31, 2024, and to grant full release and discharge of all
responsibilities (volledig acquit et de charge) to all members of the Board of Directors and
the Board of Commissioners of the Company for the management and supervisory actions
carried out in the financial year ended on December 31, 2024.
Jumlah Pemegang Saham Tidak ada pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat.
yang Bertanya There were no shareholders who raised questions/opinions.
Number of Shareholders
Asking Questions
Pengambilan Keputusan Dengan Pemungutan Suara
Decision Making Voting
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Setuju Abstain Tidak Setuju
Agreed Abstained Disagreed
9.874.117.400 suara atau kurang lebih Tidak Ada 4.500 suara atau kurang lebih
99,9999% dari seluruh saham dengan hak None 0,0001% dari seluruh saham dengan
suara yang hadir dalam Rapat. hak suara yang hadir dalam Rapat.
9,874,117,400 votes or approximately 4,500 votes or approximately
99.9999% of all shares with voting rights 0.0001% of all shares with voting
present at the Meeting. rights present at the Meeting.
Keputusan Rapat 1. Menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2024 termasuk
Meeting Resolutions di dalamnya Laporan Pengawasan Dewan Komisaris selama Tahun Buku 2024 serta
mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
2. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig
acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan
atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang dilakukan dalam tahun buku yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, sepanjang tindakan tersebut tercermin
dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan serta tidak bertentangan
dengan ketentuan dan peraturan perundangan-undangan yang berlaku.
179
Page 182
1. Approved and ratified the Company’s Annual Report for the Financial Year 2024,
including the Board of Commissioners’ Supervisory Report for the Financial Year 2024,
and ratified the Company’s Consolidated Financial Statements for the financial year
ended on December 31, 2024.
2. To grant full release and discharge of all responsibilities (volledig acquit et de charge) to
all members of the Board of Directors and the Board of Commissioners of the Company
for their management and supervisory actions carried out during the Financial Year
ended December 31, 2024, to the extent that such actions are reflected in the Company’s
Annual Report and Financial Statements and do not conflict with the prevailing laws and
regulations.
Status Sudah terealisasi di dalam RUPST terkait.
Has been realized in the relevant AGMS.
Mata Acara Rapat ke-2 Persetujuan atas Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik yang akan
2nd Meeting Agenda melakukan Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk Tahun Buku yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.
Approval of the appointment of a Public Accountant and/or Public Accounting Firm to audit
the Company's Financial Statements for the financial year ending on December 31, 2025.
Jumlah Pemegang Saham Tidak ada pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat.
yang Bertanya There were no shareholders who raised questions/opinions.
Number of Shareholders
Asking Questions
Pengambilan Keputusan Dengan Pemungutan Suara
Decision Making Voting
Setuju Abstain Tidak Setuju
Agreed Abstained Disagreed
9.874.117.600 suara atau kurang lebih Tidak Ada 4.300 suara atau kurang lebih
99,9999% dari seluruh saham dengan none 0,0001% dari seluruh saham dengan
hak suara yang hadir dalam Rapat. hak suara yang hadir dalam Rapat.
9,874,117,600 votes or approximately 4,300 votes or approximately 0.0001%
99.9999% of all shares with voting of all shares with voting rights present
rights present at the Meeting. at the Meeting.
Keputusan Rapat 1. Menyetujui pendelegasian kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk
Meeting Resolutions menunjuk Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik yang akan melakukan audit
atas Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2025, termasuk menunjuk Akuntan
Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik pengganti jika diperlukan dalam hal Akuntan
Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik yang telah ditunjuk tidak dapat menyelesaikan
pemberian jasa audit atas informasi keuangan tahunan Perseroan pada periode
penugasan, dengan kriteria/batasan sebagai berikut:
a. Kantor Akuntan Publik Indonesia yang telah tercatat dan terdaftar pada OJK;
b. Kantor Akuntan Publik bekerja sesuai dengan standar auditing professional,
independen, dan kompeten;
c. Kantor Akuntan Publik tersebut mampu memenuhi deadline yang ditetapkan oleh
Perseroan dan peraturan yang berlaku;
d. Memiliki pengalaman melakukan audit terhadap perusahaan terbuka;
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
e. Penggunaan jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan dari Akuntan Publik
yang sama paling lama untuk periode audit selama 3 (tiga) tahun buku pelaporan
secara berturut-turut; dan
f. Kantor Akuntan Publik yang direkomendasikan oleh Komite Audit Perseroan.
2. Memberi kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan
besarnya honorarium dan persyaratan lainnya, sehubungan dengan penunjukan
Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik tersebut di atas.
1. Approved the delegation of authority to the Board of Commissioners of the Company
to appoint a Public Accountant and/or Public Accounting Firm to audit the Company’s
Financial Statements for the Financial Year 2025, including appointing a substitute
Public Accountant and/or Public Accounting Firm if necessary in the event that the
appointed Public Accountant and/or Public Accounting Firm is unable to complete the
audit services for the Company’s annual financial information during the assignment
period, with the following criteria/limitations:
a. Indonesian Public Accounting Firm that has been registered and listed by the OJK;
b. The Public Accounting Firm works in accordance with professional auditing standards,
independent, and competent;
c. The Public Accounting Firm is able to meet the deadline set by the Company and
applicable regulations;
180
Page 183
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
d. Has experience in auditing public companies;
e. Use of audit services for historical annual financial information from the same Public
Accountant for a maximum audit period of 3 (three) consecutive financial years; and
f. The Public Accounting Firm is recommended by the Company’s Audit Committee.
2. Granting power and authority to the Company’s Board of Commissioners to determine
the amount of honorarium and other requirements in relation to the appointment of the
Public Accountant and/or Public Accounting Firm mentioned above.
Status Sudah terealisasi melalui keputusan Dewan Komisaris Perseroan mengenai penunjukan
Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik yang akan melakukan audit atas Laporan
Keuangan Konsolidasian Perseroan Tahun Buku 2025. Laporan penunjukan Akuntan Publik
dan/atau Kantor Akuntan Publik dimaksud, telah disampaikan oleh Perseroan kepada OJK
melalui surat No. AAID/CORSEC/10-2025/043 tertanggal 24 Oktober 2025.
It has been realized through the Company's Board of Commissioners Decree regarding the
appointment of a Public Accountant and/or Public Accounting Firm to audit the Company's
Consolidated Financial Statements for the Financial Year 2025. The report on the
appointment of the Public Accountant and/or Public Accounting Firm has been submitted
by the Company to the OJK through letter No. AAID/CORSEC/10-2025/043 dated October
24, 2025.
Mata Acara Rapat ke-3 Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
3rd Meeting Agenda Changes to the Company’s Management Composition.
Jumlah Pemegang Saham Tidak ada pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat.
yang Bertanya There were no shareholders who raised questions/opinions.
Number of Shareholders
Asking Questions
Pengambilan Keputusan Dengan Pemungutan Suara
Decision Making Voting
Setuju Abstain Tidak Setuju
Agreed Abstained Disagreed
9.874.117.600 suara atau kurang lebih Tidak ada 4.300 suara atau kurang lebih
99,9999% dari seluruh saham dengan None 0,0001% dari seluruh saham dengan
hak suara yang hadir dalam Rapat. hak suara yang hadir dalam Rapat.
9,874,117,600 votes or approximately 4,300 votes or approximately 0.0001%
99.9999% of all shares with voting of all shares with voting rights present
rights present at the Meeting. at the Meeting.
Keputusan Rapat 1. Menerima pengunduran diri Ibu Veranita Yosephine Sinaga dari jabatannya selaku
Meeting Resolutions Direktur Utama Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat disertai dengan ucapan
terima kasih atas jasanya selama menjabat di Perseroan.
2. Menyetujui pengangkatan Bapak Raden Achmad Sadikin sebagai Direktur Utama
Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat, dengan masa jabatan 5 (lima) tahun, dengan
tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham untuk memberhentikannya
sewaktu-waktu.
3. Dengan demikian, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan menjadi
sebagai berikut:
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Direksi
• Direktur Utama: Raden Achmad Sadikin
• Direktur: Luh Gede Mega Putri Tjatera
Dewan Komisaris
• Komisaris Utama: Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal
• Komisaris Independen: Sabam Hutajulu
• Komisaris Independen: Julianto Sidarto
• Komisaris: Reza Viryawan
4. Menunjuk dan memberi kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk
melakukan segala tindakan yang berhubungan dengan keputusan Rapat, termasuk
namun tidak terbatas untuk menghadap pihak berwenang, mengadakan pembicaraan,
memberi dan/atau meminta keterangan, mengajukan permohonan pemberitahuan
atas perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan kepada Menteri
Hukum Republik Indonesia maupun instansi berwenang terkait lainnya, membuat atau
serta menandatangani akta-akta dan surat-surat maupun dokumen-dokumen lainnya
yang diperlukan atau dianggap perlu, hadir di hadapan Notaris untuk dibuatkan dan
menandatangani Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan dan melaksanakan
hal-hal lain yang harus dan/atau dapat dijalankan untuk dapat terealisasi/terwujudnya
keputusan Rapat.
181
Page 184
1. Approved the resignation of Mrs. Veranita Yosephine Sinaga from her position as President
Director of the Company, effective as of the closing of the Meeting, with gratitude for her
services during her tenure at the Company.
2. Approved the appointment of Mr. Raden Achmad Sadikin as President Director of the
Company, effective as of the closing of the Meeting, with a term of office for 5 (five)
years, without prejudice to the right of the General Meeting of Shareholders to dismiss
him at any time.
3. Thus, the composition of the Company’s Board of Directors and Board of Commissioners
is as follows:
Board of Directors
• President Director: Raden Achmad Sadikin
• Director: Luh Gede Mega Putri Tjatera
Board of Commissioners
• President Commissioner: Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal
• Independent Commissioner: Sabam Hutajulu
• Independent Commissioner: Julianto Sidarto
• Commissioner: Reza Viryawan
4. Appoint and authorize with the right of substitution to the Board of Directors of the
Company to take all actions related to the resolutions of the Meeting, including but not
limited to appearing before the authorities, holding discussions, giving and/or requesting
information, submitting a notification request regarding changes in the composition of
the Company’s Board of Directors and the Board of Commissioners to the Minister of
Law of the Republic of Indonesia and other relevant authorities, making or signing deeds
and letters or other documents that are necessary or deemed necessary, appearing
before a Notary to make and sign the Company’s Deed of Resolution of the Meeting and
carrying out other matters that must be and/or can be carried out for the realization/
realization of the resolutions of the Meeting.
Status Sudah terealisasi di dalam RUPST terkait.
Has been realized in the relevant AGMS.
Pelaksanaan RUPS Tahun 2024 Implementation of GMS in 2024
Sepanjang tahun 2024, Perseroan telah mengadakan Throughout 2024, the Company held two (2) GMS,
RUPS sebanyak 2 (dua) kali yang terdiri dari 1 (satu) consisting of one (1) Annual GMS on July 8, 2024
kali RUPS Tahunan pada 8 Juli 2024 dan 1 (satu) kali and one (1) Extraordinary GMS on August 20, 2024.
RUPS Luar Biasa pada 20 Agustus 2024. Seluruh Both GMS were held in accordance with the laws
rangkaian RUPS diselenggarakan sesuai dengan and regulations and the Company’s Articles of
peraturan perundang-undangan dan Anggaran Association. The organization of the GMS in 2024 is
Dasar Perseroan. Penyelenggaraan RUPS di tahun described as follows:
2024 diuraikan sebagai berikut:
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Tahapan RUPS Tahunan
Stages of the Annual GMS
21 Mei 2024 Pemberitahuan RUPST kepada OJK
May 21, 2024 Notification of AGMS to OJK
30 Mei 2024 Pengumuman RUPST
May 30, 2024 Announcement of AGMS
20 Juni 2024 Pemanggilan RUPST
June 20, 2024 Invitation to AGMS
8 Juli 2024 Pelaksanaan RUPST
July 8, 2024 Implementation of AGMS
10 Juli 2024 Penyampaian dan Pengumuman Ringkasan Risalah Hasil RUPST
July 10, 2024 Submission and Announcement of the AGMS Minutes Summary
25 Juli 2024 Penyampaian Risalah Hasil RUPST ke OJK
July 25, 2024 Submission of the AGMS Minutes to OJK
182
Page 185
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Tanggal Penyelenggaraan Senin, 8 Juli 2024
Meeting Date Monday, July 8, 2024
Waktu
14.11 - 15.06 WIB
Time
Lokasi Kantor Pusat AirAsia - AirAsia RedHouse
Location Jl. Marsekal Suryadharma No.1, Selapajang Jaya, Neglasari, Kota Tangerang, Banten 15127
AirAsia Head Office - AirAsia RedHouse
Jl. Marsekal Suryadharma No.1, Selapajang Jaya, Neglasari, Kota Tangerang, Banten 15127
Kuorum Rapat dihadiri sejumlah 10.099.917.335 (sepuluh miliar sembilan puluh sembilan juta
Quorum sembilan ratus tujuh belas ribu tiga ratus tiga puluh lima) saham yang memiliki hak suara
yang sah atau mewakili 94,5232% (sembilan puluh empat koma lima dua tiga dua persen)
dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan.
The Meeting was attended by 10,099,917,335 (ten billion ninety-nine million nine hundred
seventeen thousand three hundred thirty-five) shares with valid voting rights or representing
94.5232% (ninety-four point five two three two percent) of all shares with valid voting rights
issued by the Company.
Pihak yang Menghadiri RUPS Dewan Komisaris
GMS Attendants • Komisaris Independen: Sabam Hutajulu
• Komisaris: Reza Viryawan
Direksi
• Direktur Utama: Veranita Yosephine Sinaga
• Direktur: Jurry Soeryo Wiharko
Board of Commissioners
• Independent Commissioner: Sabam Hutajulu
• Commissioner: Reza Viryawan
Board of Directors
• President Director: Veranita Yosephine Sinaga
• Director: Jurry Soeryo Wiharko
Pihak yang Melakukan Keputusan Rapat dilakukan dengan cara musyawarah untuk mufakat. Apabila musyawarah
Penghitungan Suara untuk mufakat tidak tercapai, maka dilakukan pemungutan suara. Penghitungan suara
Independent Vote Counter dilakukan oleh pihak independen, yaitu PT Bima Registra (Biro Administrasi Efek).
Meeting decisions are made by deliberation to reach consensus. If deliberation to reach
consensus is not achieved, then a vote is taken. The vote count is carried out by an
independent party, namely PT Bima Registra (Securities Administration Bureau).
Mata Acara Rapat ke-1 Persetujuan atas Pengesahan Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2023 termasuk
1st Meeting Agenda pengesahan Laporan Keuangan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023 serta memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya
(volledig acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang dilakukan dalam tahun buku
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Approval of the Ratification of the Company's Annual Report of the Financial Year 2023,
including the ratification of the Financial Statements for the financial year which ended on
December 31, 2023, and to release and discharge of all responsibilities (volledig acquit et
de charge) to all members of the Board of Directors and the Board of Commissioners of the
Company for the management and supervisory actions carried out during the financial year
ended in December 31, 2023.
Jumlah Pemegang Saham Terdapat 1 (satu) pemegang saham yang mengajukan pertanyaan dan sudah dijawab
yang Bertanya dengan baik oleh Direktur Utama.
Number of Shareholders There was 1 (one) shareholder who asked a question and it was answered properly by the
Asking Questions President Director.
Pengambilan Keputusan Dengan Pemungutan Suara
Decision Making Voting
Setuju Abstain Tidak Setuju
Agreed Abstained Disagreed
10.099.826.235 suara atau kurang Tidak Ada 91.000 suara atau kurang lebih 0,09%
lebih 99,91% dari seluruh saham None dari seluruh saham dengan hak suara
dengan hak suara yang hadir dalam yang hadir dalam Rapat.
Rapat. 91,000 votes or approximately 0.09%
10,099,826,235 votes or approximately of all shares with voting rights present
99.91% of all shares with voting rights at the Meeting.
present at the Meeting.
183
Page 186
Keputusan Rapat 1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2023 termasuk pengesahan
Meeting Resolutions Laporan Keuangan 2023 untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2023 serta Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
2. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit
et de charge) kepada Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Perseroan atas tindakan
pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama Tahun Buku yang berakhir
tanggal 31 Desember 2023, sepanjang tindakan tersebut tercatat pada Laporan
Tahunan serta Laporan Keuangan Perseroan dan tidak bertentangan dengan ketentuan
dan peraturan perundang-undangan.
1. Approved the Company's Annual Report for the Financial Year 2023, including the
ratification of the Financial Statements for the financial year ended on December 31,
2023 and the Board of Commissioners' Supervisory Report for the financial year ended
on December 31, 2023.
2. To grant full release and discharge of all responsibilities (volledig acquit et de charge)
to the Board of Commissioners and the Board of Directors of the Company for their
management and supervisory actions carried out during the Financial Year ended
December 31, 2023, to the extent that such actions are reflected in the Company's
Annual Report and Financial Statements and do not conflict with the prevailing laws and
regulations.
Status Sudah terealisasi di dalam RUPST terkait.
Has been realized in the relevant GMS.
Mata Acara Rapat ke-2 Persetujuan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku
2nd Meeting Agenda yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
Approval of the Ratification of the Company’s Consolidated Financial Statements for the
financial year ended on December 31, 2023.
Jumlah Pemegang Saham Tidak ada pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat.
yang Bertanya There were no shareholders who raised questions/opinions.
Number of Shareholders
Asking Questions
Pengambilan Keputusan Dengan Pemungutan Suara
Decision Making Voting
Setuju Abstain Tidak Setuju
Agreed Abstained Disagreed
10.099.826.235 suara atau kurang Tidak Ada 91.100 suara atau kurang lebih 0,09%
lebih 99,91% dari seluruh saham None dari seluruh saham dengan hak suara
dengan hak suara yang hadir dalam yang hadir dalam Rapat.
Rapat. 91,100 votes or approximately 0.09%
10,099,826,235 votes or approximately of all shares with voting rights present
99.91% of all shares with voting rights at the Meeting.
present at the Meeting.
Keputusan Rapat Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Meeting Resolutions pada tanggal 31 Desember 2023.
Ratification of the Company’s Consolidated Financial Statements for the financial year
ended on December 31, 2023.
Status Sudah terealisasi di dalam RUPST terkait.
Has been realized in the relevant GMS.
Mata Acara Rapat ke-3 Persetujuan penunjukan Kantor Akuntan Publik yang akan melakukan audit atas Laporan
3rd Meeting Agenda Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
Approval of the appointment of the Public Accounting Firm to audit the Company’s Financial
Statements for the financial year ending on December 31, 2024.
Jumlah Pemegang Saham Tidak ada pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat.
yang Bertanya There were no shareholders who raised questions/opinions.
Number of Shareholders
Asking Questions
184
Page 187
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Pengambilan Keputusan Dengan Pemungutan Suara
Decision Making Voting
Setuju Abstain Tidak Setuju
Agreed Abstained Disagreed
10.099.917.235 suara atau kurang Tidak Ada 100 suara atau kurang lebih 0,01%
lebih 99,99% dari seluruh saham None dari seluruh saham dengan hak suara
dengan hak suara yang hadir dalam yang hadir dalam Rapat.
Rapat. 100 votes or approximately 0.01% of
10.099.917.235 votes or approximately all shares with voting rights present at
99.99% of all shares with voting rights the Meeting.
present at the Meeting.
Keputusan Rapat 1. Menyetujui atas pendelegasian kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk
Decision Making Kantor Akuntan Publik yang akan melakukan audit atas Laporan Keuangan Perseroan
untuk tahun buku 2024 dengan memperhatikan kriteria yang telah ditetapkan dalam
Rapat, yaitu:
a. Kantor Akuntan Publik Indonesia yang telah tercatat dan terdaftar pada Otoritas
Jasa Keuangan maupun Instansi terkait lainnya;
b. Kantor Akuntan Publik bekerja sesuai dengan standar auditing professional,
independen, dan kompeten;
c. Kantor Akuntan Publik tersebut mampu memenuhi tenggat waktu yang ditetapkan
oleh Perseroan dan peraturan yang berlaku;
d. Memiliki pengalaman melakukan audit terhadap perusahaan terbuka;
e. Kantor Akuntan Publik hanya memberikan jasa audit paling lama untuk periode audit
5 (lima) tahun buku berturut-turut; dan
f. Kantor Akuntan Publik yang direkomendasikan oleh Komite Audit Perseroan serta
untuk menunjuk Akuntan Publik Pengganti apabila Akuntan Publik yang telah
ditunjuk karena alasan apa pun tidak dapat melakukan tugasnya.
2. Memberi kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan besarnya
honorarium dan persyaratan lainnya, sehubungan dengan penunjukan Kantor Akuntan
Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik Pengganti tersebut.
1. Approved the delegation of authority to the Board of Commissioners to appoint a Public
Accounting Firm to audit the Company's Financial Statements for the financial year
2024, in accordance with the criteria determined at the Meeting, as follows:
a. Indonesian Public Accounting Firm that has been registered and listed with the OJK
and other relevant institutions;
b. Public Accounting Firm works in accordance with professional auditing standards,
independent and competent;
c. The Public Accounting Firm is able to meet the deadline set by the Company and
applicable regulations;
d. Has experience in auditing public companies;
e. The Public Accounting Firm only provides audit services for a maximum audit period
of 5 (five) consecutive financial years; and
f. The Public Accounting Firm is recommended by the Company's Audit Committee
with the authority to appoint a substitute Public Accountant if the appointed Public
Accountant for any reason is unable to perform his/her duties.
2. Granting power and authority to the Board of Commissioners to determine the amount
of honorarium and other requirements, in relation to the appointment of the Public
Accounting Firm and/or the Substitute Public Accounting Firm.
Status Sudah terealisasi melalui keputusan Dewan Komisaris Perseroan mengenai penunjukan Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik yang akan melakukan audit atas Laporan
Keuangan Konsolidasian Perseroan Tahun Buku 2024. Laporan penunjukan Akuntan Publik
dan/atau Kantor Akuntan Publik dimaksud, telah disampaikan oleh Perseroan kepada
Otoritas Jasa Keuangan melalui surat No. AAID/CORSEC/12-2024/058 tertanggal 04
Desember 2024.
It has been realized through the Company's Board of Commissioners Decree regarding
the appointment of a Public Accountant and/or Public Accounting Firm to audit the
Company's Consolidated Financial Statements for the Financial Year 2024. The report
on the appointment of the Public Accountant and/or Public Accounting Firm has been
submitted by the Company to the OJK through letter No. AAID/CORSEC/12-2024/058
dated December 4, 2024.
185
Page 188
RUPS Luar Biasa 2024
Extraordinary GMS 2024
Tahapan RUPS Luar Biasa 2024
Stages of Extraordinary GMS 2024
5 Juli 2024 Pemberitahuan RUPSLB kepada OJK
July 5, 2024 Notification of EGMS to OJK
12 Juli 2024 Pengumuman RUPSLB
July 12, 2024 Announcement of EGMS
30 Juli 2024 Pemanggilan RUPSLB
July 39, 2024 Invitation to EGMS
20 Agustus 2024 Pelaksanaan RUPSLB
August 20, 2024 Implementation of EGMS
22 Agustus 2024 Penyampaian dan Pengumuman Ringkasan Risalah Hasil RUPSLB
August 24, 2024 Submission and Announcement of the EGMS Minutes Summary
4 September 2024 Penyampaian Risalah Hasil RUPSLB ke OJK
September 4, 2024 Submission of the EGMS Minutes to OJK
Tanggal Penyelenggaraan Selasa, 20 Agustus 2024
Meeting Date Tuesday, August 20, 2024
Waktu
14.10 - 14.28 WIB
Time
Lokasi Kantor Pusat AirAsia - AirAsia RedHouse
Location Jalan Marsekal Suryadharma No.1, Selapajang Jaya, Neglasari, Kota Tangerang,
Banten, 15127
AirAsia Head Office - AirAsia RedHouse
Jalan Marsekal Suryadharma No.1, Selapajang Jaya, Neglasari, Kota Tangerang,
Banten, 15127
Kuorum Rapat tersebut dihadiri sejumlah 9.874.201.335 (sembilan miliar delapan ratus tujuh puluh
Quorum empat juta dua ratus satu ribu tiga ratus tiga puluh lima) saham yang memiliki hak suara
yang sah atau 92,4107% (sembilan puluh dua koma empat satu nol tujuh persen) dari
seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan.
The Meeting was attended by 9,874,201,335 (nine billion eight hundred seventy-four million
two hundred one thousand three hundred thirty-five) shares with valid voting rights or
92.4107% (ninety-two point four one zero seven percent) of all shares with valid voting rights
issued by the Company.
Pihak yang Menghadiri RUPS Dewan Komisaris
GMS Attendants • Komisaris Independen: Sabam Hutajulu
• Komisaris: Reza Viryawan
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Direksi
• Direktur Utama: Veranita Yosephine Sinaga
• Direktur: Jurry Soeryo Wiharko
Board of Commissioners
• Independent Commissioner: Sabam Hutajulu
• Commissioner: Reza Viryawan
Board of Directors
• President Director: Veranita Yosephine Sinaga
• Director: Jurry Soeryo Wiharko
Pihak yang Melakukan Keputusan Rapat dilakukan dengan cara musyawarah untuk mufakat. Apabila musyawarah
Penghitungan Suara untuk mufakat tidak tercapai, maka dilakukan melakukan pemungutan suara. Penghitungan
Independent Vote Counter suara dilakukan oleh pihak independen, yaitu PT Bima Registra (Biro Administrasi Efek).
Meeting decisions are made by deliberation to reach consensus. If deliberation to reach
consensus is not achieved, then a vote is taken. The vote count is carried out by an
independent party, namely PT Bima Registra (Securities Administration Bureau).
186
Page 189
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Mata Acara Rapat Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
Meeting Agenda Changes to the Company’s Management Composition.
Jumlah Pemegang Saham Tidak ada pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat.
yang Bertanya There were no shareholders who raised questions/opinions.
Number of Shareholders
Asking Questions
Pengambilan Keputusan Dengan Pemungutan Suara
Decision Making Voting
Setuju Abstain Tidak Setuju
Agreed Abstained Disagreed
9.874.201.235 suara atau kurang lebih 100 suara atau kurang lebih 0,01% 0 suara atau kurang lebih 0% dari
99,99% dari seluruh saham dengan dari seluruh saham dengan hak suara seluruh saham dengan hak suara
hak suara yang hadir dalam Rapat. yang hadir dalam Rapat. yang hadir dalam Rapat.
9,874,201,235 votes or approximately 100 votes or approximately 0.01% of 0 votes or approximately 0% of all
99.99% of all shares with voting rights all shares with voting rights present at shares with voting rights present at the
present at the Meeting. the Meeting. Meeting.
Keputusan Rapat 1. Menyetujui pengunduran diri Bapak Jurry Soeryo Wiharko dari jabatannya sebagai
Meeting Resolutions Direktur Perseroan dan Bapak Tharumalingam Kanagalingam dari jabatannya sebagai
Komisaris Utama Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat ini dengan ucapan
terima kasih sebesar-besarnya atas kinerja selama ini di Perseroan, serta memberikan
pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de
charge) kepada Bapak Jurry Soeryo Wiharko selaku Direktur Perseroan dan Bapak
Tharumalingam Kanagalingam selaku Komisaris Utama Perseroan, atas segala
tindakannya selama tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan Perseroan.
2. Menyetujui pengangkatan Ibu Luh Gede Mega Putri Tjatera sebagai Direktur Perseroan
dan Bapak Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal sebagai Komisaris Utama Perseroan,
terhitung sejak ditutupnya Rapat ini, dengan masa jabatan 5 (lima) tahun dengan
tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham untuk memberhentikan anggota
Direksi dan Dewan Komisaris tersebut sewaktu-waktu sebelum masa jabatannya
berakhir.
3. Dengan demikian, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan menjadi
sebagai berikut:
Dewan Komisaris
• Komisaris Utama: Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal
• Komisaris Independen: Sabam Hutajulu
• Komisaris: Reza Viryawan
Direksi
• Direktur Utama: Veranita Yosephine Sinaga
• Direktur: Luh Gede Mega Putri Tjatera
4. Menunjuk dan memberi kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk
melakukan segala tindakan yang berhubungan dengan keputusan Rapat ini, termasuk
namun tidak terbatas untuk menghadap pihak berwenang, mengadakan pembicaraan,
memberi dan/atau meminta keterangan, mengajukan permohonan pemberitahuan
atas perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan kepada Menteri
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia maupun instansi berwenang terkait
lainnya, membuat atau serta menandatangani akta-akta dan surat-surat maupun
dokumen-dokumen lainnya yang diperlukan atau dianggap perlu, hadir di hadapan
Notaris untuk dibuatkan dan menandatangani Akta Pernyataan Keputusan Rapat
Perseroan dan melaksanakan hal-hal lain yang harus dan/atau dapat dijalankan untuk
dapat terealisasi/terwujudnya keputusan Rapat.
1. Approved the resignation of Mr. Jurry Soeryo Wiharko from his position as Director of
the Company and Mr. Tharumalingam Kanagalingam from his position as President
Commissioner of the Company as of the closing of this Meeting with sincere gratitude for
their services during her tenure at the Company, and grant full release and discharge of
all responsibilities (volledig acquit et de charge) to Mr. Jurry Soeryo Wiharko as Director
of the Company and Mr. Tharumalingam Kanagalingam as President Commissioner
of the Company, for all actions taken during their term of office as reflected in the
Company’s Annual Report.
2. Approved the appointment of Ms. Luh Gede Mega Putri Tjatera as Director of the
Company and Mr. Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal as President Commissioner of the
Company, effective as of the closing of this Meeting, with a term of office for 5 (five)
years, without prejudice to the right of the General Meeting of Shareholders to dismiss
the members of the Board of Directors and the Board of Commissioners at any time
before their term of office ends.
187
Page 190
3. Thus, the composition of the Company’s Board of Directors and Board of Commissioners
is as follows:
Board of Commissioners
• President Commissioner: Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal
• Independent Commissioner: Sabam Hutajulu
• Commissioner: Reza Viryawan
Board of Directors
• President Director: Veranita Yosephine Sinaga
• Director: Luh Gede Mega Putri Tjatera
4. Appoint and authorize with the right of substitution to the Board of Directors of the
Company to take all actions related to the resolutions of this Meeting, including but
not limited to appearing before the authorities, holding discussions, giving and/or
requesting information, submitting a notification request regarding the changes in the
composition of the Company’s Board of Directors and the Board of Commissioners to
the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia and other relevant
authorities, making or signing deeds and letters or other documents that are necessary
or deemed necessary, appearing before a Notary to make and sign the Company’s Deed
of Resolution of the Meeting and carrying out other matters that must be and/or can be
carried out for the realization/realization of the resolutions of the Meeting.
Status Sudah terealisasi di dalam RUPST terkait.
Has been realized in the relevant AGMS.
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Dewan Komisaris merupakan salah satu organ The Board of Commissioners is one of the key organs
penting dalam governansi korporat yang memiliki in corporate governance, which plays a major role
peran utama dalam melaksanakan fungsi in performing supervisory functions and providing
pengawasan serta memberikan nasihat dan arahan strategic advice and direction to the Board of
strategis kepada Direksi dalam menjalankan Directors in managing the Company’s activities.
kegiatan pengelolaan Perseroan. Selain menjalankan Besides performing supervisory duties, the Board of
tugas pengawasan, Dewan Komisaris juga berperan Commissioners also actively ensures that corporate
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
aktif dalam memastikan penerapan prinsip-prinsip governance principles are implemented effectively
governansi korporat berjalan secara efektif dan and in accordance with the Articles of Association
selaras dengan ketentuan Anggaran Dasar serta and applicable regulations.
peraturan yang berlaku.
Dasar Hukum Legal Basis
Peraturan terkait penunjukan, kriteria, kewenangan, Regulations related to the appointment, criteria,
serta tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris authority, duties, and responsibilities of the Board of
merujuk pada: Commissioners refer to:
1. UU Perseroan Terbatas; 1. Limited Liability Company Law;
2. POJK No. 33/POJK.04/2014; dan 2. POJK No. 33/POJK.04/2014; and
3. Anggaran Dasar Perseroan. 3. The Company’s Articles of Association.
Pedoman Dewan Komisaris Board of Commissioners Guidelines
Perseroan telah menetapkan Board Manual yang The Company has established a Board Manual,
perubahan terakhirnya disahkan pada tanggal which was last amended on October 1, 2025, as a
1 Oktober 2025 sebagai panduan/pedoman reference/guideline for all members of the Board
188
Page 191
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
bagi seluruh anggota Dewan Komisaris dalam of Commissioners in carrying out their duties,
menjalankan tugas, tanggung jawab, serta responsibilities, and authorities regarding the
wewenangnya dalam melaksanakan fungsi supervisory function of the Company’s management.
pengawasan terhadap pengelolaan Perseroan. The Board Manual is compiled based on the
Pedoman ini disusun berdasarkan ketentuan provisions of applicable laws and regulations and
peraturan perundang-undangan yang berlaku are in line with the Company’s Articles of Association,
serta selaras dengan Anggaran Dasar Perseroan, in order to ensure transparent, accountable, and
guna memastikan pelaksanaan pengawasan yang effective supervision.
transparan, akuntabel, dan efektif.
Masa Jabatan Dewan Komisaris Term of Office of the Board of
Commissioners
Anggota Dewan Komisaris dapat diangkat dan Members of the Board of Commissioners may be
diberhentikan oleh para pemegang saham melalui appointed and dismissed by the shareholders through
mekanisme RUPS berdasarkan rekomendasi dari the GMS mechanism based on recommendations
Komite Nominasi dan Remunerasi. Masa jabatan from the Nomination and Remuneration Committee.
anggota Dewan Komisaris ditetapkan selama 5 The term of office of members of the Board of
(lima) tahun, terhitung sejak tanggal penetapan Commissioners is set for 5 (five) years, starting from
dalam RUPS yang mengangkatnya atau sampai the date of appointment at the GMS that appointed
dengan penutupan RUPS Tahunan kelima berikutnya. them or until the closing of the next fifth Annual
Meskipun demikian, RUPS memiliki kewenangan GMS. However, the GMS has the authority to dismiss
untuk memberhentikan anggota Dewan Komisaris members of the Board of Commissioners at any
sewaktu-waktu apabila dianggap perlu, sesuai time if deemed necessary, subject to the prevailing
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan laws and regulations and the Company’s Articles of
dan Anggaran Dasar Perseroan. Association.
Komposisi Dewan Komisaris Composition of the Board of
Commissioners
Selama tahun 2025, susunan dan komposisi In 2025, the Company’s structure and composition
Perseroan mengalami perubahan. Perubahan changed. These changes were designed to ensure
komposisi tersebut disusun sedemikian rupa untuk that all members of the Board of Commissioners
memastikan seluruh anggota Dewan Komisaris have the diversity of cultural background, age,
memiliki keberagaman latar belakang budaya, abilities, expertise, knowledge, and experience
usia, kemampuan, keahlian, pengetahuan, dan required to fulfill their roles as members of the
pengalaman yang dibutuhkan dalam memenuhi Board of Commissioners. This diversity is expected
perannya sebagai Dewan Komisaris. Keberagaman to strengthen the effectiveness of supervision and
tersebut diharapkan mampu memperkuat efektivitas strategic direction for the Company. The structure
pengawasan dan pemberian arahan strategis bagi and composition of the Company’s Board of
Perseroan. Adapun susunan dan komposisi Dewan Commissioners in 2025 can be seen as follows:
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Komisaris Perseroan di tahun 2025 dapat dilihat
sebagai berikut:
Periode 1 Januari – 18 Maret 2025
Period of January 1 - March 18, 2025
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Masa Jabatan
Name Position Basis of Appointment Term of Office
Ahmad Al Farouk Bin Komisaris Utama RUPSLB 20 Agustus 2024 20 Agustus 2024 – 19 Agustus 2029
Ahmad Kamal President Commissioner EGMS on August 20, 2024 August 20, 2024 - August 19, 2029
Sabam Hutajulu Komisaris Independen RUPSLB 25 Oktober 2022 25 Oktober 2022 – 24 Oktober 2027
Independent EGMS on October 25, 2022 October 25, 2022 - October 24,
Commissioner 2027
Reza Viryawan Komisaris RUPSLB 25 Oktober 2022 25 Oktober 2022 – 24 Oktober 2027
Commissioner EGMS on October 25, 2022 October 25, 2022 - October 24,
2027
189
Page 192
Periode 18 Maret – 31 Desember 2025
Period of March 18 - December 31, 2025
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Masa Jabatan
Name Position Basis of Appointment Term of Office
Ahmad Al Farouk Bin Komisaris Utama RUPSLB 20 Agustus 2024 20 Agustus 2024 – 19 Agustus 2029
Ahmad Kamal President Commissioner EGMS on August 20, 2024 August 20, 2024 - August 19, 2029
Sabam Hutajulu Komisaris Independen RUPSLB 25 Oktober 2022 25 Oktober 2022 – 24 Oktober 2027
Independent EGMS on October 25, 2022 October 25, 2022 - October 24,
Commissioner 2027
Julianto Sidarto Komisaris Independen RUPSLB 18 Maret 2025 18 Maret 2025 – 17 Maret 2030
Independent EGMS on March 18, 2025 March 18, 2025 - March 17, 2030
Commissioner
Reza Viryawan Komisaris RUPSLB 25 Oktober 2022 25 Oktober 2022 – 24 Oktober 2027
Commissioner EGMS on October 25, 2022 October 25, 2022 - October 24,
2027
Profil masing-masing anggota Dewan Komisaris Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan dalam laporan ini.
The profile of each member of the Company’s Board of Commissioners is available in the Company Profile Chapter of this report.
Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang Duties, Responsibilities, and Authorities
Dewan Komisaris of the Board of Commissioners
Berdasarkan Board Manual dan Anggaran Dasar Based on the Company’s Board Manual and Articles
Perseroan, tugas dan tanggung jawab Dewan of Association, the duties and responsibilities of the
Komisaris, antara lain: Board of Commissioners are as follows:
1. Dewan Komisaris bertugas melakukan 1. The Board of Commissioners is responsible
pengawasan dan bertanggung jawab atas for supervising the management policies, the
pengawasan terhadap kebijakan pengurusan, general management regarding the Company
jalannya pengurusan pada umumnya, baik and its business, and providing advice to the
mengenai Perseroan maupun usaha Perseroan, Board of Directors;
dan memberikan nasihat kepada Direksi;
2. Dalam kondisi tertentu, Dewan Komisaris dapat 2. Under certain circumstances, the Board of
menyelenggarakan RUPS Tahunan dan RUPS Commissioners may convene an Annual GMS
Luar Biasa sesuai dengan kewenangannya and Extraordinary GMS in accordance with
sebagaimana diatur dalam peraturan the law and regulations and/or the Company’s
perundang-undangan dan/atau Anggaran Articles of Association;
Dasar Perseroan;
3. Setiap anggota Dewan Komisaris wajib 3. Each member of the Board of Commissioners
melaksanakan tugas dan tanggung jawab must perform their duties and responsibilities in
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dengan itikad baik, penuh tanggung jawab, dan good faith, with full responsibility, and prudence;
kehati-hatian;
4. Dalam rangka mendukung efektivitas 4. To support the effectiveness of its duties and
pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, responsibilities, the Board of Commissioners
Dewan Komisaris membentuk komite-komite; may establish Committees;
5. Dewan Komisaris melakukan evaluasi terhadap 5. The Board of Commissioners evaluates the
kinerja komite yang membantu pelaksanaan performance of its established committees at
tugas dan tanggung jawabnya setiap akhir the end of each financial year;
tahun buku Perseroan;
6. Setiap anggota Dewan Komisaris tidak dapat 6. Each member of the Board of Commissioners
bertindak sendiri-sendiri, melainkan berdasarkan may not act individually but only in accordance
keputusan Dewan Komisaris; with the resolutions of the Board of
Commissioners;
7. Setiap anggota Dewan Komisaris bertanggung 7. Each member of the Board of Commissioners
jawab secara tanggung renteng atas kerugian is collectively responsible for the Company’s
Perseroan yang disebabkan oleh kesalahan losses caused by its member’s error or
atau kelalaian anggota Dewan Komisaris dalam negligence in carrying out its duties.
menjalankan tugasnya;
190
Page 193
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
8. Anggota Dewan Komisaris tidak dapat 8. Members of the Board of Commissioners are not
dipertanggungjawabkan atas kerugian held accountable for Company losses if they
Perseroan, apabila dapat membuktikan: can prove:
a. Kerugian tersebut bukan karena kesalahan a. The losses were not due to their error or
atau kelalaiannya; negligence;
b. Telah melakukan pengawasan dengan b. Performed their supervisory duties in good
itikad baik, penuh tanggung jawab dan faith, with full responsibility, and prudence
kehati-hatian untuk kepentingan dan sesuai in the interests of and aligned with the
dengan maksud dan tujuan Perseroan; purposes and objectives of the Company;
c. Tidak mempunyai benturan kepentingan c. Had no direct or indirect conflict of interest
baik langsung maupun tidak langsung atas in the management actions that caused the
tindakan pengurusan yang mengakibatkan losses; and
kerugian Perseroan; dan
d. Telah mengambil tindakan untuk mencegah d. Took preventive measures to mitigate the
berlanjutnya kerugian Perseroan tersebut. continuation of the losses.
9. Dewan Komisaris memberikan persetujuan atas 9. The Board of of Commissioners approves the
rencana kerja yang memuat anggaran tahunan work plan containing the Company’s annual
Perseroan yang dibuat dan disampaikan oleh budget prepared and submitted by the Board of
Direksi; dan Directors; and
10. Dewan Komisaris memberikan usulan kepada 10. The Board of Commissioners submits a proposal
RUPS untuk penunjukan Akuntan Publik dan/atau to the GMS for the appointment of a Public
Kantor Akuntan Publik yang akan memberikan Accountant and/or Public Accounting Firm
jasa audit atas laporan keuangan Perseroan that provides audit services for the Company’s
dengan tetap memperhatikan rekomendasi financial statements, taking into account the
Komite Audit. recommendations of the Audit Committee.
Sementara, Dewan Komisaris memiliki wewenang Meanwhile, the Board of Commissioners has the
untuk: following authorities:
1. Dewan Komisaris berwenang memberhentikan 1. The Board of Commissioners has the authority
sementara anggota Direksi dengan to temporarily dismiss a member of the Board of
menyebutkan alasannya. Directors by stating the reason.
2. Dalam hal terdapat anggota Direksi yang 2. In the event that a member of the Board of
diberhentikan untuk sementara sebagaimana Directors is temporarily dismissed as referred
dimaksud, Dewan Komisaris harus to the above, the Board of Commissioners must
menyelenggarakan RUPS untuk mencabut hold a GMS to revoke or confirm the decision
atau menguatkan keputusan pemberhentian on the temporary dismissal in accordance with
sementara tersebut sesuai dengan ketentuan the provisions of the Company’s Articles of
Anggaran Dasar Perseroan. Association.
3. Dewan Komisaris dapat melakukan tindakan 3. The Board of Commissioners may manage the
pengurusan Perseroan dalam keadaan tertentu Company in certain circumstances for a specific
untuk jangka waktu tertentu yang ditetapkan period of time as determined by the Articles of
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
berdasarkan Anggaran Dasar atau keputusan Association or a GMS resolution.
RUPS.
4. Dewan Komisaris setiap waktu dalam jam 4. The Board of Commissioners has the right at
kerja kantor Perseroan berhak memasuki any time during the Company’s office hours to
bangunan dan halaman atau tempat lain yang enter buildings and yards or other places used
dipergunakan atau dikuasai oleh Perseroan dan or controlled by the Company and has the right
berhak memeriksa semua pembukuan, surat dan to examine all books, letters and other evidence,
alat bukti lainnya, memeriksa dan mencocokkan examine and reconcile cash balance and other
keadaan uang kas dan lain-lain serta berhak items, and has the right to know all actions that
untuk mengetahui segala tindakan yang telah have been carried out by the Board of Directors.
dijalankan oleh Direksi.
5. Dewan Komisaris memiliki kewenangan untuk 5. The Board of Commissioners has the authority
memberikan pertanyaan kepada Direksi to question the Board of Directors regarding the
mengenai jalannya pengurusan Perseroan oleh management of the Company by the Board of
Direksi. Directors.
191
Page 194
6. Memberikan persetujuan kepada Direksi untuk 6. To give approval to the Board of Directors to do
melakukan hal-hal sebagai berikut: the following:
a. Melepaskan dan mengagunkan barang a. To release and pledge immovable property,
tidak bergerak, termasuk hak atas tanah including rights to land or companies of the
atau perusahaan-perusahaan Perseroan; Company;
b. Mendapatkan barang tidak bergerak, b. Acquiring immovable property, including
termasuk hak atas tanah atau perusahaan- land rights or companies;
perusahaan;
c. Menerima pinjaman uang dari siapa pun, c. Receiving loans from anyone, if the loan
apabila jumlah pinjaman tersebut melebihi amount exceeds the amount and term set
jumlah dan jangka waktu yang ditetapkan by the Board of Commissioners’ Meeting;
oleh Rapat Dewan Komisaris; dan and
d. Memberi pinjaman uang kepada siapa pun, d. Granting loans to anyone, if the loan amount
apabila jumlah pinjaman tersebut melebihi exceeds the amount and term set by the
jumlah dan jangka waktu yang ditetapkan Board of Commissioners’ Meeting with the
oleh Rapat Dewan Komisaris dengan approval and/or document containing the
persetujuan dan/atau dokumen yang relevant transaction.
memuat transaksi yang bersangkutan.
Pembagian Tugas Masing-Masing Dewan Segregation of Duties of the Board of
Komisaris Commissioners
Setiap anggota Dewan Komisaris memiliki tugas Each member of the Board of Commissioners has their
masing-masing yang pembagiannya telah own duties, which are assigned based on the role of
ditetapkan berdasarkan peran masing-masing each member of the Board of Commissioners, taking
anggota Dewan Komisaris, yang menyesuaikan into account their competencies and experience.
dengan kompetensi dan pengalamannya. The division of duties among members of the Board
Pembagian tugas anggota Dewan Komisaris of Commissioners aims to ensure the effectiveness
dilakukan dengan tujuan untuk menjamin efektivitas of their duties and functions to be carried out
tugas dan fungsi agar terlaksana secara efektif dan effectively and responsibly, while remaining
bertanggung jawab, dengan tetap dilaksanakan transparent and accountable, unaffiliated with the
secara transparan dan akuntabel, tidak terafiliasi interests of the Board of Directors and controlling
dengan kepentingan Direksi dan pemegang saham shareholders, and without neglecting the interests
pengendali, serta tidak mengabaikan kepentingan of public shareholders, minority shareholders, and
pemegang saham publik, pemegang saham other stakeholders, while still paying attention to
minoritas dan pemangku kepentingan lainnya, serta the respective duties of each member of the Board
dengan tetap memperhatikan bidang tugas masing- of Directors.
masing anggota Direksi.
Jenis Keputusan yang Perlu Mendapatkan Types of Decisions that Require Approval
Persetujuan Dewan Komisaris from the Board of Commissioners
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Dalam menjalankan fungsi pengelolaan, terdapat In carrying out its management functions, there are
keputusan Direksi yang harus memperoleh certain decisions made by the Board of Directors
persetujuan terlebih dahulu dari Dewan Komisaris, that shall obtain approval from the Board of
antara lain untuk: Commissioners, including:
1. Melepaskan dan mengagunkan barang tidak 1. Relinquishing and pledging immovable property,
bergerak, termasuk hak atas tanah atau including land rights or companies owned by the
perusahaan-perusahaan Perseroan; Company;
2. Mendapatkan barang tidak bergerak, termasuk 2. Acquiring immovable property, including land
hak atas tanah atau perusahaan-perusahaan; rights or companies;
3. Menerima pinjaman uang dari siapa pun, apabila 3. Receiving loans from any party, where the
jumlah pinjaman tersebut melebihi jumlah amount of such loans exceeds the limits
dan jangka waktu yang ditetapkan oleh Rapat and term set by the Board of Commissioners
Dewan Komisaris; dan Meeting; and
4. Memberi pinjaman uang kepada siapa pun, 4. Granting loans to any party, if the amount of
apabila jumlah pinjaman tersebut melebihi such loans exceeds the limits and term set by
jumlah dan jangka waktu yang ditetapkan oleh the Board of Commissioners Meeting.
Rapat Dewan Komisaris.
192
Page 195
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Rapat Dewan Komisaris Board of Commissioners Meeting
Sesuai dengan POJK No. 33/POJK.04/2014, Dewan In accordance with POJK No. 33/POJK.04/2014, the
Komisaris wajib menyelenggarakan rapat sekurang- Board of Commissioners is required to hold a meeting
kurangnya 1 (satu) kali dalam 2 (dua) bulan. Selain at least once every two (2) months. In addition, the
itu, Dewan Komisaris juga wajib mengadakan rapat Board of Commissioners is also required to hold
bersama Direksi secara berkala paling sedikit 1 (satu) joint meetings with the Board of Directors at least
kali dalam 4 (empat) bulan atau sewaktu-waktu once every four (4) months or at any time at the
atas permintaan satu atau beberapa anggota request of one or more members of the Board of
Dewan Komisaris maupun Direksi. Commissioners or the Board of Directors.
Setiap rapat Dewan Komisaris harus dituangkan Every meeting of the Board of Commissioners must
dalam risalah rapat yang ditandatangani oleh be recorded in the minutes of meeting signed by the
pimpinan rapat serta seluruh anggota Dewan chairman of the meeting and all members of the
Komisaris yang hadir. Risalah tersebut memuat Board of Commissioners in attendance. The minutes
hal-hal yang dibahas dan keputusan yang diambil shall contain all matters discussed and the decisions
dalam rapat. taken during the meeting.
Frekuensi dan Agenda Rapat Internal Dewan Frequency and Agenda of Internal Meetings
Komisaris of the Board of Commissioners
Selama tahun 2025, Dewan Komisaris telah In 2025, the Board of Commissioners held 4 (four)
mengadakan rapat internal sebanyak 4 (empat) kali internal meetings. The attendance of each member
dengan tingkat kehadiran masing-masing anggota of the Board of Commissioners and the agenda are
Dewan Komisaris dan agenda sebagai berikut: as follows:
Persentase
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Kehadiran
Name Position Total Meetings Attendance Attendance
Percentage
Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Komisaris Utama 4 3 75%
Kamal President Commissioner
Sabam Hutajulu Komisaris Independen 4 4 100%
Independent Commissioner
Julianto Sidarto* Komisaris Independen 3 3 100%
Independent Commissioner
Reza Viryawan Komisaris 4 2 50%
Commissioner
*) Efektif menjabat sejak 18 Maret 2025 | Effectively serving since March 18, 2025
Agenda Rapat Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Meeting Agenda
Tanggal Pembahasan
No.
Date Agenda
1 4 Maret 2025 → Pembahasan Materi Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi.
March 4, 2025 → Discussion of Materials for the Joint Meeting of the Board of Commissioners and
the Board of Directors.
2 21 Mei 2025 → Pembahasan Rancangan Board Manual.
May 21, 2025 → Penugasan pada Komite di bawah Dewan Komisaris.
→ Discussion of the Board Manual Draft.
→ Assignment to Committees under the Board of Commissioners.
193
Page 196
Tanggal Pembahasan
No.
Date Agenda
3 6 Agustus 2025 → Update mengenai penugasan pada Komite di bawah Dewan Komisaris.
August 6, 2025 → Pendelegasian Wewenang kepada Direksi terkait Penunjukan Akuntan Publik
(AP)/Kantor Akuntan Publik (KAP).
→ Update on assignments to Committees under the Board of Commissioners.
→ Delegation of Authority to the Board of Directors regarding the Appointment of
Public Accountants (AP)/Public Accounting Firm (KAP).
4 5 November 2025 → Kewajiban atas Surat Pernyataan dan Daftar Khusus Dewan Komisaris.
November 5, 2025 → Obligations regarding the Statement Letter and Special List of the Board of
Commissioners.
[G-02] Frekuensi dan Agenda Rapat Gabungan [G-02] Frequency and Agenda of Joint
Dewan Komisaris dan Direksi Meetings of the Board of Commissioners and
the Board of Directors
Pada tahun 2025, Dewan Komisaris Perseroan In 2025, the Company’s Board of Commissioners
melaksanakan 4 (empat) kali rapat gabungan held four (4) joint meetings with the Board of
dengan Direksi. Agenda pembahasan dan tingkat Directors. The agenda and attendance rate of each
kehadiran setiap anggota Dewan Komisaris maupun member of the Board of Commissioners and the
Direksi dalam rapat tersebut dapat dilihat pada Board of Directors at these meetings are shown in
tabel berikut: the following table:
Persentase
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Kehadiran
Name Position Total Meetings Attendance Attendance
Percentage
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Komisaris Utama
4 4 100%
Kamal President Commissioner
Sabam Hutajulu Komisaris Independen
4 4 100%
Independent Commissioner
Julianto Sidarto* Komisaris Independen
3 3 100%
Independent Commissioner
Reza Viryawan Komisaris
4 2 50%
Commissioner
Direksi
Board of Directors
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Veranita Yosephine Sinaga** Direktur Utama
2 2 100%
President Director
Raden Achmad Sadikin*** Direktur Utama
2 2 100%
President Director
Luh Gede Mega Putri Tjatera Direktur
4 4 100%
Director
*) Efektif menjabat sejak 18 Maret 2025 | Effectively serving since March 18, 2025
**)Tidak lagi menjabat sejak 25 Juni 2025 | No longer serving since June 25, 2025
***) Efektif menjabat sejak 25 Juni 2025 | Effectively serving since June 25, 2025
194
Page 197
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Agenda Rapat
Meeting Agenda
No. Tanggal Pembahasan
Date Agenda
1 4 Maret 2025 → Progres Audit dan penyampaian Laporan Keuangan Tahun Buku 2024.
March 4, 2025 → Progres Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024.
→ RUPS Luar Biasa 2025.
→ Audit Progress and Submission of the Financial Statements for Financial Year 2024.
→ Progress of Annual Report and Sustainability Report 2024.
→ Extraordinary GMS 2025.
2 21 Mei 2025 → Update penyampaian Laporan Keuangan Kuartal 1 2025 kepada OJK.
May 21, 2025 → Update penyampaian Laporan Keuangan Tahun Buku 2024 kepada OJK.
→ Update penyampaian Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024.
→ Jadwal RUPS Tahunan Tahun 2024.
→ Lain-lain.
→ Update on the submission of the Quarter 1 Financial Statements 2025 to the OJK.
→ Update on the submission of the Financial Statements for Financial Year 2024 to the OJK.
→ Update on the submission of the Annual Report and Sustainability Report 2024.
→ Schedule of the Annual GMS 2024.
→ Others.
3 6 Agustus 2025 → Laporan Keuangan Kuartal 2 2025.
August 6, 2025 → Persetujuan atas Board Manual Perseroan.
→ Update mengenai penugasan pada Komite di bawah Dewan Komisaris.
→ Update terhadap Kepatuhan Pasar Modal.
→ Pendelegasian wewenang kepada Direksi terkait Penunjukan Akuntan Publik (AP)/Kantor
Akuntan Publik (KAP).
→ Quarter 2 Financial Statements 2025.
→ Approval of the Company's Board Manual.
→ Update on the assignments to Committees under the Board of Commissioners.
→ Update on Capital Market Compliance.
→ Delegation of authority to the Board of Directors regarding the Appointment of a Public
Accountant (AP)/Public Accounting Firm (KAP).
4 5 November 2025 → Update mengenai Kinerja Keuangan Kuartal 3 Perseroan dan progres Laporan Keuangan
November 5, 2025 Tahun Buku 2025.
→ Update mengenai Piagam Perseroan.
→ Kewajiban penyampaian pelaporan Kuartal 3 2025.
→ Update mengenai progress penyusunan Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025.
→ Rencana Paparan Publik (Public Expose) 2025.
→ Update on the Company’s Quarter 3 Financial Performance and progress of the Financial
Statements for Financial Year 2025.
→ Update on the Company’s Charters.
→ Update on the preparation progress of the Annual Report and Sustainability Report 2025.
→ Public Expose 2025 Plan.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris Implementation of the Board of
Tahun 2025 Commissioners’ Duties in 2025
Selama tahun 2025, Dewan Komisaris telah In 2025, the Board of Commissioners carried out
menjalankan fungsi, tugas dan tanggung jawabnya its functions, duties, and responsibilities through a
melalui sejumlah kegiatan dengan rincian sebagai number of activities, as detailed below:
berikut:
1. Dewan Komisaris telah melaksanakan fungsi 1. The Board of Commissioners carried out its
nominasi dan remunerasi melalui Komite nomination and remuneration functions through
Nominasi dan Remunerasi. the Nomination and Remuneration Committee.
2. Dewan Komisaris telah menjalankan fungsi 2. The Board of Commissioners carried out its
pengawasan dan pemberian nasihat melalui supervisory and advisory functions through the
Komite Audit. Audit Committee.
3. Dewan Komisaris telah melakukan penunjukan 3. The Board of Commissioners has appointed a
Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik Public Accountant and/or Public Accounting Firm
yang melakukan audit atas Laporan Keuangan to audit the Company’s Consolidated Financial
Konsolidasian Perseroan untuk Tahun Buku 2025. Statements for the Financial Year 2025.
195
Page 198
Program Orientasi bagi Dewan Komisaris Orientation Program for New
Baru Commissioner
Perseroan menetapkan kebijakan untuk The Company has adopted a policy to hold an
melaksanakan program orientasi bagi anggota orientation program for newly appointed members
Dewan Komisaris yang baru diangkat sebagaimana of the Board of Commissioners as outlined in the
tertuang dalam Board Manual. Program ini bertujuan Board Manual. This program aims to help newly
untuk membantu anggota Dewan Komisaris yang appointed members of the Board of Commissioners
baru menjabat dalam memahami kegiatan usaha to understand the Company’s business activities,
Perseroan, rencana pengembangan di masa future development plans, work guidelines, as well
mendatang, pedoman kerja, serta tanggung jawab as the responsibilities and authorities attached to
dan wewenang yang melekat pada jabatannya, their positions, enabling them to perform their duties
sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan secara optimally and effectively.
optimal dan efektif.
Pelaksanaan program orientasi bagi anggota The orientation program for new members of the
Dewan Komisaris baru dilakukan melalui pemaparan Board of Commissioners was delivered through
mengenai kondisi dan kegiatan usaha Perseroan, presentations regarding the Company’s condition
serta penyampaian berbagai dokumen pendukung and business activities, as well as the submission of
seperti Laporan Tahunan, Rencana Kerja dan various supporting documents such as the Annual
Anggaran Perusahaan (RKAP), Anggaran Dasar, dan Report, Work Plan and Company Budget (RKAP),
sebagainya. Articles of Association, and so on.
Pada tahun 2025, Perseroan telah melaksanakan In 2025, the Company provided an orientation
program orientasi bagi anggota Dewan Komisaris program for newly appointed members of the
yang baru diangkat, sehubungan dengan penetapan Board of Commissioners in connection with the
Julianto Sidarto sebagai Komisaris Independen appointment of Julianto Sidarto as an Independent
berdasarkan Keputusan RUPS Luar Biasa yang Commissioner based on the Extraordinary GMS
diselenggarakan pada 18 Maret 2025. Resolution held on March 18, 2025.
Pengembangan Kompetensi Dewan
[G-05] Board of Commissioners’
[G-05]
Komisaris Competency Development
Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan In order to improve the Board of Commissioners’
kompetensi para anggota Dewan Komisaris, dan knowledge and competency, and to ensure that their
memastikan wawasan profesional, kompetensi professional insight, competency, and leadership
serta kemampuan kepemimpinan para anggota skills develop in line with the latest industry
Dewan Komisaris dapat berkembang selaras developments, the Company provides training to
dengan perkembangan industri terkini, Perseroan each member of the Board of Commissioners. The
memberikan pelatihan kepada setiap anggota Board of Commissioners’ competency development
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Dewan Komisaris. Kebijakan pengembangan policy is outlined in the Company’s Board Manual.
kompetensi Dewan Komisaris tertuang dalam Board
Manual Perseroan.
Sepanjang tahun 2025, pengembangan kompetensi Throughout 2025, members of the Board of
yang diikuti oleh anggota Dewan Komisaris dapat Commissioners attended the following competency
dilihat sebagai berikut: development programs:
Nama dan Jabatan Nama Pelatihan Tanggal Pelatihan Penyelenggara
Name and Position Training Title Training Date Organizer
Ahmad Al Farouk - - -
Bin Ahmad Kamal
Komisaris Utama
President Commissioner
Sabam Hutajulu Commander Pertamina 9 Januari 2025 Sekolah Bisnis IPM
Komisaris Independen PHE Batch 5: Mergers & January 9, 2025 IPMI Business School
Independent Commissioner Acquisition
196
Page 199
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Nama dan Jabatan Nama Pelatihan Tanggal Pelatihan Penyelenggara
Name and Position Training Title Training Date Organizer
Commander Pertamina 12 Februari 2025 Sekolah Bisnis IPMI
PHE Batch 6: Mergers & February 12, 2025 IPMI Business School
Acquisition
Strategic Initiative for DPP 24 Februari 2025 Dana Pensiun Pertamina -
BOD-1 and BOD-2 February 24, 2025 DPP
Pelatihan Komisaris 12 Juni 2025 Intipesan
Strategi Mengawasi Kinerja June 12, 2025
Keuangan Perusahaan
Commissioner Training
on Supervision Strategy
of Company Financial
Performance
Astra International Finance 16 & 19 Juni 2025 Sekolah Bisnis IPMI
for Subsidiary Board Level June 16 & 19, 2025 IPMI Business School
Mini MBA for BOD - Financial 19 Juni 2025 Sekolah Bisnis ITB
Leadership & Governance in June 19, 2025 ITB Business School
Complex Environment
How to achieve strategic 23 Juni 2025 Universitas Jenderal
competitiveness June 23, 2025 Soedirman - Magister
Manajemen
Jenderal Soedirman
University - Master of
Management
Internal Audit & Risk 14 Juli 2025 Paragon Technology
Management for Top July 14, 2025
Management
Business Transformation 29 Juli 2025 Sekolah Bisnis Tri Bhakti
and Risk Management in July 29, 2025 Tri Bhakti Business School
Digital Age
MRT - Strategic Leadership 23 Juli 2025 Sekolah Bisnis PPM
Foresight for Better July 23, 2025 PPM Business School
Sustainability And
Sustaining Growth Through
Innovation of The Three Axes
of Business
Leadership Essential 7 Agustus 2025 Sekolah Bisnis IPMI
Accelerating Program - August 7, 2025 IPMI Business School
Finance for Executives
Commissioner Excellence 13 Agustus 2025 PPA - Pusat Pengembangan
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
- Mastering Strategic August 13, 2025 Akuntansi, FEB UI
Planning & Enterprise Risk PPA - Accounting
Development Center, FEB UI
Pelatihan Komisaris 18 September 2025 Intipesan
Profesional: Strategi September 18, 2025
Mengawasi Kinerja
Keuangan Perusahaan
Professional Commissioner
Training: Supervision
Strategy of Company
Financial Performance
Pendekatan Humanistic 17 September 2025 SESMUBI Bank Indonesia
Leadership atau Servant September 17, 2025
Leadership: Menempatkan
pemimpin sebagai pelayan
Humanistic Leadership
or Servant Leadership
Approach: Positioning
leaders as servants
197
Page 200
Nama dan Jabatan Nama Pelatihan Tanggal Pelatihan Penyelenggara
Name and Position Training Title Training Date Organizer
Program SESPIBANK 22 September 2025 LPPI Kemang
angkatan 81: Strategic September 22, 2025
Foresight Management
SESPIBANK Program batch
81: Strategic Foresight
Management
Mini MBA for BOD 1 & 2: 25 September 2025 Sekolah Bisnis ITB
Financial Leadership & September 25, 2025 ITB Business School
Governance in Complex
Environments
Mini MBA Kuncie: Financial 18 Oktober 2025 Sekolah Bisnis ITB
Management: managing October 18, 2025 ITB Business School
sources of financing,
finance structure, mergers &
acquisition
Investment Academy 30 Oktober 2025 Sekolah Bisnis IPMI
Pertamina Patra Niaga - October 30, 2025 IPMI Business School
Mentoring
Great Manager Development 19 November 2025 Sekolah Bisnis IPMI
Program - Danareksa November 19, 2025 IPMI Business School
Stakeholder Management
Indonesia Financial Group 20 November 2025 LPPI Kemang
- Enhancing Risk Culture
and Governance Excellence November 20, 2025
for Top Level Management
- Strategic Foresight
Management
Investment Academy 28 November 2025 Sekolah Bisnis IPMI
Pertamina Patra Niaga - November 28, 2025 IPMI Business School
Mentoring
Julianto Sidarto Seminar Nasional - Economic 2 September 2025 Asosiasi Perusahaan
Komisaris Independen Outlook 2026 September 2, 2025 Pembiayaan Indonesia
Independent Commissioner National Seminar on (APPI)
Economic Outlook 2026 Indonesian Financing
Companies Association
(APPI)
Reza Viryawan - - -
Komisaris
Commissioner
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Penilaian Kinerja Komite di bawah Dewan Performance Assessment of Committees
Komisaris under the Board of Commissioners
Dewan Komisaris membawahi komite-komite yang The Board of Commissioners oversees committees
akan membantu pelaksanaan tugasnya, yakni that assist them in carrying out their duties,
Komite Audit serta Komite Nominasi dan Remunerasi. including the Audit Committee and the Nomination
Setiap tahun, Dewan Komisaris memberikan and Remuneration Committee. Each year, the Board
penilaian terhadap kinerja masing-masing komite of Commissioners assesses the performance of
sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang each committee in accordance with their duties and
diembannya berdasarkan piagam masing-masing responsibilities as outlined in their respective charters,
komite, serta melalui masukan dan rekomendasi as well as through input and recommendations
yang diberikan atas berbagai hal yang berada provided on various matters within the scope of
dalam lingkup pengawasan Dewan Komisaris dan the Board of Commissioners’ supervision and the
pelaksanaan tugas setiap komite. implementation of each committee’s duties.
198
Page 201
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan sepanjang Based on the evaluation results throughout 2025,
tahun 2025, Dewan Komisaris menilai bahwa Komite the Board of Commissioners believes that the Audit
Audit dan Komite Nominasi dan Remunerasi telah Committee and the Nomination and Remuneration
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara Committee have carried out their duties and
efektif dan efisien, dengan berpedoman pada responsibilities effectively and efficiently, guided by
prinsip-prinsip governansi korporat serta sejalan corporate governance principles and in line with the
dengan tujuan strategis Perseroan. Company’s strategic objectives.
Komisaris Independen Independent Commissioners
Pada tahun 2025, Perseroan memiliki 2 (dua) In 2025, the Company had 2 (two) Independent
orang Komisaris Independen dari jajaran anggota Commissioners from a total of 4 (four) members
Dewan Komisaris yang berjumlah 4 (empat) orang. of the Board of Commissioners. This composition
Komposisi tersebut telah memenuhi ketentuan complies with the provisions of POJK No. 33/
dalam POJK No. 33/POJK.04/2014 yang mengatur POJK.04/2014, which stipulates that every public
bahwa setiap perusahaan publik wajib memiliki company must have Independent Commissioners
Komisaris Independen minimal 30% dari total comprising at least 30% of the total members of the
anggota Dewan Komisaris. Board of Commissioners.
Komisaris Independen Perseroan memiliki peran The Company’s Independent Commissioners are
penting dalam menegakkan pelaksanaan instrumental in enforcing impartial supervision by
pengawasan Dewan Komisaris yang tidak memihak the Board of Commissioners and ensuring balance
dan menjamin keseimbangan dan ketidakberpihakan and impartiality towards various interests, including
terhadap berbagai kepentingan, termasuk those of minority shareholders.
kepentingan pemegang saham minoritas.
Komisaris Independen Perseroan telah memenuhi The Company’s Independent Commissioners have
kriteria sebagai berikut: met the following criteria:
1. Bukan merupakan orang yang bekerja atau 1. Not a person who has worked for or had the
mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk authority and responsibility to plan, lead, control,
merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau or supervise the Company’s activities in the last
mengawasi kegiatan Perseroan dalam waktu 6 6 (six) months, except for reappointment as an
(enam) bulan terakhir, kecuali untuk pengangkatan Independent Commissioner of the Company for
kembali sebagai Komisaris Independen Perseroan the next term;
pada periode berikutnya;
2. Tidak mempunyai saham baik langsung maupun 2. Does not own shares, either directly or indirectly,
tidak langsung pada Perseroan; in the Company;
3. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan 3. Does not have any affiliation with the Company,
Perseroan, anggota Dewan Komisaris, anggota members of the Board of Commissioners,
Direksi, atau pemegang saham utama members of the Board of Directors, or major
Perseroan; dan shareholders of the Company; and
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
4. Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung 4. Does not have any direct or indirect business
maupun tidak langsung yang berkaitan dengan relationship related to the Company’s business
kegiatan usaha Perseroan. activities.
Pernyataan tentang Independensi Independency Statement of Independent
Komisaris Independen Commissioners
Perseroan senantiasa menjamin bahwa Komisaris The Company always ensures that Independent
Independen menjalankan perannya secara objektif Commissioners perform their roles objectively
tanpa adanya potensi benturan kepentingan. without any potential conflicts of interest. In this
Dalam hal ini, Komisaris Independen tidak memiliki case, the Independent Commissioner has no financial
hubungan keuangan, hubungan kepengurusan, relationship, management relationship, share
kepemilikan saham, maupun hubungan keluarga ownership, or family relationship up to the second
hingga derajat kedua dengan anggota Dewan degree with members of the Board of Commissioners,
Komisaris, Direksi, maupun Pemegang Saham Board of Directors, or Controlling Shareholders.
Pengendali. Perseroan juga memastikan tidak The Company also ensures that there are no other
terdapat hubungan lain yang dapat memengaruhi relationships that could affect their independency in
independensi dalam pelaksanaan tugas carrying out their supervisory and advisory duties.
pengawasan dan pemberian nasihat.
199
Page 202
Kriteria
Sabam Hutajulu Julianto Sidarto
Criteria
Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai
wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin,
mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Emiten atau Perusahaan
Publik tersebut dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali untuk
pengangkatan kembali sebagai Komisaris Independen Emiten atau
✔ ✔
Perusahaan Publik pada periode berikutnya;
Not a person who has worked for or had the authority and responsibility
to plan, lead, control, or supervise the Company's activities in the
last 6 (six) months, except for reappointment as an Independent
Commissioner of the Issuer or Public Company for the next term;
Tidak mempunyai saham baik langsung maupun tidak langsung
pada Emiten atau Perusahaan Publik tersebut;
✔ ✔
Does not own shares, either directly or indirectly, in the Issuer or Public
Company;
Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Emiten atau Perusahaan
Publik, anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau Pemegang
Saham Utama Emiten atau Perusahaan Publik tersebut; dan
✔ ✔
Does not have any affiliation with the Company, members of the
Board of Commissioners, members of the Board of Directors, or major
shareholders of the Issuer or Public Company; and
Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun tidak
langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Emiten atau
Perusahaan Publik tersebut. ✔ ✔
Does not have any direct or indirect business relationship related to
the business activities of the Issuer or Public Company.
Direksi
Board Of Directors
Direksi merupakan organ utama dalam struktur The Board of Directors is a key organ in the corporate
tata kelola perusahaan yang memegang tanggung governance structure that bears full responsibility
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
jawab penuh atas pengurusan dan pengelolaan for the management and administration of the
kegiatan Perseroan. Direksi menjalankan tugas serta Company’s activities. The Board of Directors carries
tanggung jawabnya secara kolektif dan bersifat out its duties and responsibilities collectively
kolegial dalam mengelola Perseroan sesuai dengan and collegially to manage the Company in
visi, misi, serta tujuan pendirian yang tercantum accordance with the vision, mission, and objectives
dalam Anggaran Dasar. of its establishment as stated in the Articles of
Association.
Dalam pelaksanaan fungsinya, Direksi berwenang In carrying out its functions, the Board of Directors
mewakili Perseroan, baik di dalam maupun di luar has the authority to represent the Company, both
pengadilan, sesuai dengan ketentuan Anggaran inside and outside the court, as stipulated in the
Dasar dan peraturan perundang-undangan yang Articles of Association and applicable laws and
berlaku. Setiap anggota Direksi menjalankan tugas regulations. Each member of the Board of Directors
dan mengambil keputusan berdasarkan pembagian carries out their duties and make decisions based
tanggung jawab dan wewenang masing-masing on the division of responsibilities and authorities
jabatan, dengan tetap mengedepankan prinsip of their respective positions, while still prioritizing
kehati-hatian serta kepatuhan terhadap ketentuan the principles of prudence and compliance with
yang berlaku. applicable regulations.
200
Page 203
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Dasar Hukum Legal Basis
Peraturan yang mengatur penunjukan, kriteria, The regulations governing the appointment, criteria,
kewenangan, tugas, dan tanggung jawab Direksi authority, duties, and responsibilities of the Board of
meliputi: Directors include:
1. UU Perseroan Terbatas; 1. Limited Liability Company Law;
2. POJK No. 33/POJK.04/2014; dan 2. POJK No. 33/POJK.04/2014; and
3. Anggaran Dasar Perseroan. 3. The Company’s Articles of Association.
Pedoman Direksi Board Manual
Pada tanggal 1 Oktober 2025, Perseroan telah On October 1, 2025, the Company approved the latest
mengesahkan perubahan terakhir atas Board amendments to the Board Manual, which serves
Manual yang berfungsi sebagai panduan/pedoman as a reference/guideline for the Board of Directors
bagi Direksi dalam menjalankan tugas dan tanggung in carrying out their duties and responsibilities in
jawabnya dalam melaksanakan fungsi pengelolaan managing the Company. This manual was prepared
Perseroan. Pedoman ini disusun dengan mengacu based on the applicable laws and regulations and
pada peraturan perundang-undangan yang berlaku the Company’s Articles of Association.
dan Anggaran Dasar Perseroan.
Masa Jabatan Direksi Term of Office of the Board of Directors
Anggota Direksi diangkat dan diberhentikan oleh The members of the Board of Directors are appointed
pemegang saham melalui mekanisme RUPS and dismissed by the shareholders through the GMS
berdasarkan rekomendasi dari Komite Nominasi dan mechanism based on the recommendation from the
Remunerasi. Anggota Direksi diangkat untuk jangka Nomination and Remuneration Committee. Members
waktu 5 (lima) tahun, terhitung sejak tanggal yang of the Board of Directors are appointed for a term of
ditetapkan oleh RUPS yang mengangkatnya atau 5 (five) years, effective from their appointment date
sampai dengan penutupan RUPS Tahunan kelima by the GMS or until the closing of the fifth subsequent
berikutnya. Namun, hal tersebut tidak mengurangi hak Annual GMS. However, this does not diminish the right
RUPS untuk sewaktu-waktu dapat memberhentikan of the GMS to dismiss the Board of Directors at any
Direksi sebelum masa jabatannya berakhir. time before the end of their term of office.
Komposisi Direksi Composition of the Board of Directors
Pada tahun 2025, susunan anggota Direksi Perseroan In 2025, the composition of the Company’s Board
mengalami perubahan sebagaimana ditetapkan of Directors was changed as stipulated in the
dalam RUPS Tahunan tanggal 25 Juni 2025. Susunan Annual GMS on June 25, 2025. The membership and
dan komposisi Direksi telah disusun sedemikian rupa composition of the Board of Directors has been
dengan memerhatikan keberagaman latar belakang arranged with consideration given to the diversity
budaya, usia, kemampuan, keahlian, pengetahuan, of cultural backgrounds, age, abilities, expertise,
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dan pengalaman yang dibutuhkan dalam memenuhi knowledge, and experience required to fulfill
perannya sebagai Direksi. Keberagaman tersebut their roles as Directors. This diversity is expected
diharapkan mampu memperkuat efektivitas to strengthen the effectiveness of supervision
pengawasan dan pemberian arahan strategis bagi and strategic direction for the Company. The
Perseroan. Adapun susunan dan komposisi Direksi membership and composition of the Company’s
Perseroan di tahun 2025 dapat dilihat sebagai berikut: Board of Directors in 2025 is as follows:
Periode 1 Januari – 25 Juni 2025
Period of January 1 - June 25, 2025
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Masa Jabatan
Name Position Basis of Appointment Term of Office
Veranita Yosephine Sinaga Direktur Utama RUPST 6 Juli 2022 6 Juli 2022 – 5 Juli 2027
President Director AGMS on July 6, 2022 July 6, 2022 - July 5, 2027
Luh Gede Mega Putri Tjatera Direktur RUPSLB 20 Agustus 2024 20 Agustus 2024 – 19
Director EGMS on August 20, 2024 Agustus 2029
August 20, 2024 - August 19,
2029
201
Page 204
Periode 25 Juni – 31 Desember 2025
Period of June 25 - December 31, 2025
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Masa Jabatan
Name Position Basis of Appointment Term of Office
Raden Achmad Sadikin Direktur Utama RUPST 25 Juni 2025 25 Juni 2025 – 24 Juni 2030
President Director AGMS on June 25, 2025 June 25, 2025 - June 24,
2030
Luh Gede Mega Putri Tjatera Direktur RUPSLB 20 Agustus 2024 20 Agustus 2024 – 19
Director EGMS on August 20, 2024 Agustus 2029
August 20, 2024 - August 19,
2029
Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang Duties, Responsibilities, and Authorities
Direksi of the Board of Directors
Berdasarkan Board Manual dan Anggaran Dasar Based on the Board Manual and the Company’s
Perseroan, Direksi memiliki tugas dan tanggung Articles of Association, the Board of Directors has
jawab untuk: the following duties and responsibilities:
1. Direksi bertugas menjalankan dan bertanggung 1. The Board of Directors is responsible for
jawab atas pengurusan Perseroan untuk managing the Company’s interests, in
kepentingan Perseroan sesuai dengan maksud accordance with the Company’s objectives as
dan tujuan Perseroan yang ditetapkan dalam outlined in the Articles of Association;
Anggaran Dasar;
2. Direksi wajib menyelenggarakan RUPS Tahunan 2. The Board of Directors organizes the Annual
dan RUPS Luar Biasa sebagaimana diatur dalam GMS and Extraordinary GMS as stipulated in the
peraturan perundang-undangan dan Anggaran applicable laws and regulations and also the
Dasar; Articles of Association;
3. Direksi menyusun Laporan Tahunan dan 3. The Board of Directors prepares and provide
menyediakannya di kantor Perseroan untuk the Annual Report at the Company’s office for
diperiksa oleh para pemegang saham terhitung shareholders’ review from the date of the Annual
sejak tanggal panggilan RUPS Tahunan; GMS notice;
4. Setiap anggota Direksi wajib melaksanakan 4. Each member of the Board of Directors is required
tugas dan tanggung jawab dengan itikad baik, to perform their duties and responsibilities with
penuh tanggung jawab, dan kehati-hatian; good faith, full accountability, and prudence;
5. Dalam rangka mendukung efektivitas 5. To support the effective implementation of
pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, its duties and responsibilities, the Board of
maka Direksi dapat membentuk komite; Directors may establish committees;
6. Direksi melakukan evaluasi terhadap kinerja 6. The Board of Directors evaluates the
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
komite yang dibentuk pada setiap akhir tahun performance of committees established at the
buku Perseroan; end of each financial year;
7. Setiap anggota Direksi bertanggung jawab 7. Each member of the Board of Directors shall
secara tanggung renteng atas kerugian be jointly and severally responsible for any
Perseroan yang disebabkan oleh kesalahan atau losses incurred by the Company due to errors or
kelalaian anggota Direksi dalam menjalankan negligence in performing their duties; and
tugasnya; dan
8. Anggota Direksi tidak dapat 8. Members of the Board of Commissioners shall
dipertanggungjawabkan atas kerugian not be held accountable for the Company
Perseroan, apabila dapat membuktikan: losses if they can prove:
a. Kerugian tersebut bukan karena kesalahan a. The losses were not due to their error or
atau kelalaiannya; negligence;
b. Telah melakukan pengawasan dengan b. Performed their supervisory duties in good
itikad baik, penuh tanggung jawab dan faith, with full responsibility, and prudence
kehati-hatian untuk kepentingan dan sesuai in the interests of and aligned with the
dengan maksud dan tujuan Perseroan; purposes and objectives of the Company;
c. Tidak mempunyai benturan kepentingan c. Had no direct or indirect conflict of interest
baik langsung maupun tidak langsung atas in the management actions that caused the
tindakan pengurusan yang mengakibatkan losses; and
kerugian; dan
202
Page 205
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
d. Telah mengambil tindakan untuk mencegah d. Took preventive measures to mitigate the
berlanjutnya kerugian tersebut. continuation of the losses.
Di samping itu, Direksi juga memiliki sejumlah In addition, the Board of Directors also has the
wewenang, di antaranya: following authorities:
1. Direksi berhak mewakili Perseroan di dalam 1. The Board of Directors is authorized to represent
dan di luar pengadilan tentang segala hal dan the Company inside and outside of court in
kejadian, mengikat Perseroan dengan pihak all matters involving the Company and third
lain dan pihak lain dengan Perseroan, serta parties, as well as to carry out all actions related
menjalankan segala tindakan, baik mengenai to the management or ownership, under the
kepengurusan maupun kepemilikan, akan tetapi limits stipulated in the Company’s Articles of
dengan pembatasan sebagaimana diatur Association;
dalam Anggaran Dasar Perseroan;
2. Direktur Utama berhak dan berwenang 2. The President Director has the right and authority
bertindak untuk dan atas nama Direksi serta to act on behalf of the Board of Directors and
mewakili Perseroan; dan represent the Company; and
3. Dalam hal di mana Direktur Utama berhalangan 3. If the President Director is absent or unable
atau tidak hadir karena sebab apa pun yang to perform their duties for any reason, without
tidak perlu dibuktikan dengan pihak ketiga, the need for verification to third parties,
maka Direksi lainnya berhak mewakili Perseroan other members of the Board of Directors may
setelah mendapatkan surat kuasa dari Direktur represent the Company with a power of attorney
Utama. from the President Director;
Pembagian Tugas Anggota Direksi Segregation of Duties of Members of the
Board of Directors
Dalam rangka memastikan seluruh anggota Direksi To ensure that all members of the Board of Directors
dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya can perform their duties and responsibilities more
dengan lebih optimal, Perseroan telah menetapkan effectively, the Company has assigned specific roles
pembagian tugas dan tanggung jawab bagi masing- and responsibilities to each member based on their
masing anggota Direksi sesuai dengan keahliannya respective expertise. The division of responsibilities
masing-masing. Adapun pembagian tugas masing- is as follows:
masing anggota Direksi adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan Bidang Kerja
Name Position Scope of Work
Raden Achmad Direktur Utama 1. Memastikan pelaksanaan governansi korporat dalam Perseroan;
Sadikin President Director 2. Mengoordinasikan dan mengevaluasi prinsip-prinsip governansi korporat dan
Pedoman Kode Etik secara konsisten dalam Perseroan;
3. Memastikan informasi tentang Perseroan selalu tersedia bila diperlukan oleh
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Dewan Komisaris;
4. Menyelenggarakan dan memimpin Rapat Direksi secara periodik sesuai
ketetapan Direksi atau rapat-rapat lain apabila dipandang perlu sesuai usulan
Direksi;
5. Mengesahkan Keputusan Direksi tentang Kebijakan Manajemen Perseroan;
6. Berhak dan berwenang bertindak untuk dan atas nama Direksi serta sah
mewakili Perseroan; dan
7. Menunjuk anggota Direksi lain yang bertindak atas nama Direksi serta sah
mewakili Perseroan berdasarkan surat kuasa.
1. Ensuring the implementation of corporate governance within the Company;
2. Coordinating and evaluating corporate governance principles and the Code of
Conduct consistently within the Company;
3. Ensuring that information related to the Company is always available when
required by the Board of Commissioners;
4. Organizing and leading the Board of Directors meetings periodically, as determined
by the Board of Directors or convening other meetings as deemed necessary upon
the Board of Directors’ proposal;
5. Endorsing the Board of Directors’ resolutions regarding the Company’s
management policies;
6. Acting on behalf of the Board of Directors and representing the Company; and
203
Page 206
Nama Jabatan Bidang Kerja
Name Position Scope of Work
7. Appointing other members of the Board of Directors to act on behalf of the
Board of Directors and officially represent the Company through a power of
attorney.
Luh Gede Mega Direktur 1. Bersama-sama dengan Direktur Utama memastikan Perseroan telah
Putri Tjatera Director beroperasi sesuai dengan pilar governansi korporat;
2. Mengoordinasikan dan mengevaluasi pilar-pilar governansi korporat dan
Pedoman Kode Etik secara konsisten dalam Perseroan;
3. Memastikan informasi tentang Perseroan selalu tersedia bila diperlukan oleh
Dewan Komisaris; dan
4. Mengawasi dan mengevaluasi kinerja Perseroan.
1. Collaborating with the President Director to ensure that the Company operates
in accordance with corporate governance principles;
2. Coordinating and consistently evaluating the principles of corporate governance
and the Code of Conduct within the Company;
3. Ensuring that the information related to the Company is always available when
required by the Board of Commissioners; and
4. Supervising and evaluating the Company’s performance.
Rapat Direksi Board of Directors Meeting
Sesuai dengan Board Manual, Anggaran Dasar, In accordance with the Board Manual, Articles of
dan POJK No. 33/POJK.04/2014, Direksi wajib Association, and POJK No. 33/POJK.04/2014, the
mengadakan rapat sekurang-kurangnya 1 (satu) kali Board of Directors is required to hold meetings
dalam 1 (satu) bulan. Selain itu, Direksi juga wajib at least once a month. In addition, the Board of
mengadakan rapat bersama Dewan Komisaris paling Directors is also required to hold joint meetings with
kurang 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan. the Board of Commissioners at least once every 4
(four) months.
Meski demikian, Direksi dapat mengadakan However, the Board of Directors may hold meetings
rapat sewaktu-waktu atas permintaan satu atau at any time at the request of one or more members
beberapa anggota Direksi atau permintaan Dewan of the Board of Directors or at the request of the
Komisaris, dengan menyebutkan hal-hal yang akan Board of Commissioners, by stating the agenda to
dibicarakan. Dalam setiap rapat Direksi dibuatkan be discussed. In each Board of Directors meeting,
risalah rapat dan ditandatangani oleh pimpinan the minutes of meeting are recorded and signed by
rapat serta seluruh anggota Direksi yang hadir dalam the chairman of the meeting and all members of the
rapat. Risalah rapat berisi hal-hal yang dibicarakan Board of Directors who are present at the meeting.
dan hal-hal yang diputuskan. The minutes contain the agenda discussed and the
decisions made.
Frekuensi dan Agenda Rapat Internal Direksi Frequency and Agenda of Internal Board of
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Directors Meetings
Sepanjang tahun 2025, Direksi telah Throughout 2025, the Board of Directors held
menyelenggarakan rapat internal sebanyak 12 12 (twelve) internal meetings. The frequency of
(dua belas) kali. Adapun frekuensi kehadiran Direksi attendance and the agenda of these meetings are
dan agenda rapat tersebut dapat dilihat sebagai as follows:
berikut:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase Kehadiran
Name Position Total Meetings Attendance Attendance Percentage
Raden Achmad Sadikin* Direktur Utama
6 6 100%
President Director
Veranita Yosephine Sinaga** Direktur Utama
6 6 100%
President Director
Luh Gede Mega Putri Tjatera Direktur
12 12 100%
Director
*) Efektif menjabat sejak 25 Juni 2025 | Effectively serving since June 25, 2025
**)Tidak lagi menjabat sejak 25 Juni 2025 | No longer serving since June 25, 2025
204
Page 207
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Agenda Rapat
Meeting Agenda
Tanggal Pembahasan
No.
Date Agenda
1 14 Januari 2025 Kewajiban Pelaporan Bulan Desember 2024 dan Kinerja Perseroan Tahun 2024
January 14, 2025 Reporting Obligation of December 2024 and the Company’s Performance in 2024
2 11 Februari 2025 Kewajiban Pelaporan Bulan Januari 2025
February 11, 2025 Reporting Obligation of January 2025
3 4 Maret 2025 Kewajiban Pelaporan Bulan Februari 2025
March 4, 2025 Reporting Obligation of February 2025
4 16 April 2025 Kewajiban Pelaporan Bulan Maret 2025
April 16, 2025 Reporting Obligation of March 2025
5 21 Mei 2025 Kewajiban Pelaporan Bulan April 2025 dan Kinerja Perseroan Kuartal 1 2025
May 21, 2025 Reporting Obligation of April 2025 and the Company’s Performance in the 1st Quarter of 2025
6 17 Juni 2025 Kewajiban Pelaporan Bulan Mei 2025
June 17, 2025 Reporting Obligation of May 2025
7 16 Juli 2025 Kewajiban Pelaporan Bulan Juni 2025 dan Kinerja Perseroan Kuartal 2 2025
July 16, 2025 Reporting Obligation of June 2025 and the Company’s Performance in the 2nd Quarter of
2025
8 6 Agustus 2025 Kewajiban Pelaporan Bulan Juli 2025
August 6, 2025 Reporting Obligation of July 2025
9 16 September 2025 Kewajiban Pelaporan Bulan Agustus 2025
September 16, 2025 Reporting Obligation of August 2025
10 14 Oktober 2025 Kewajiban Pelaporan Bulan September 2025 dan Kinerja Perseroan Kuartal 3 2025
October 14, 2025 Reporting Obligation of September 2025 and the Company’s Performance in the 3rd Quarter of 2025
11 5 November 2025 Kewajiban Pelaporan Bulan Oktober 2025
November 5, 2025 Reporting Obligation of October 2025
12 23 Desember 2025 Kewajiban Pelaporan Bulan November 2025
December 23, 2025 Reporting Obligation of November 2025
Pelaksanaan Tugas Direksi Tahun 2025 Implementation of the Board of
Directors’ Duties in 2025
Sepanjang tahun 2025, Direksi telah menjalankan Throughout 2025, the Board of Directors has
fungsi, tugas, dan tanggung jawabnya dengan conducted out its duties and responsibilities such as:
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
rincian sebagai berikut:
1. Direksi telah menyusun rencana kerja dan 1. The Board of Directors has prepared the annual
anggaran tahunan untuk tahun buku 2025; work plan and budget for the financial year 2025;
2. Direksi telah menyelenggarakan fungsi 2. The Board of Directors has carried out the
kepengurusan Perseroan selama tahun buku Company’s management functions during the
2025 sesuai dengan rencana kerja yang telah financial year 2025 under the established work
ditetapkan; dan plan; and
3. Direksi telah menjalankan kewajiban 3. The Board of Directors has fulfilled their
berdasarkan ketentuan peraturan perundang- obligations under the prevailing laws and
undangan yang terkait dengan kegiatan usaha regulations related to the Company’s business
Perseroan maupun di bidang pasar modal. activities and capital market sector.
Program Orientasi bagi Direksi Baru Orientation Program for new Directors
Perseroan memiliki kebijakan untuk melaksanakan The Company has a policy to hold orientation
program orientasi bagi anggota Direksi yang baru programs for newly appointed members of the
diangkat sebagaimana tertuang di dalam Board Board of Directors. This program is intended to
Manual. Program ini ditujukan untuk memberikan provide an overview of business activities, future
gambaran atas aktivitas bisnis, rencana perusahaan corporate plans, work guidelines, and other matters
205
Page 208
ke depan, pedoman kerja dan hal lainnya yang under the Board of Directors’ responsibility. Through
menjadi tanggung jawab Direksi. Dengan program this program, newly appointed Directors are
ini, anggota Direksi yang baru menjabat diharapkan expected to quickly understand the Company’s
dapat dengan cepat memahami kondisi Perseroan current conditions and perform their duties and
saat ini serta menjalankan tugas dan tanggung responsibilities more effectively.
jawabnya dengan lebih optimal.
Program orientasi bagi anggota Direksi baru dapat The orientation program for new members of the
dilakukan dengan melalui kegiatan pemaparan Board of Directors is held through presentations on
kondisi Perseroan serta disampaikan dokumen- the Company’s condition and supplemented with
dokumen penunjang lainnya, seperti Laporan supporting documents, such as the Annual Report,
Tahunan, Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan, the Corporate Work Plan and Budget, the Articles of
Anggaran Dasar, dan sebagainya. Association, and other relevant materials.
Pada tahun 2025, Perseroan telah melakukan In 2025, the Company held an orientation program
program orientasi bagi Direksi baru. Program for a new member of the Board of Directors. This
tersebut dilakukan seiring dengan diangkatnya program was organized following the appointment
Raden Achmad Sadikin sebagai Direktur Utama of Raden Achmad Sadikin as a President Director
berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan tanggal 25 based on the Annual GMS Resolution on June 25,
Juni 2025. 2025.
Kebijakan Suksesi Direksi Board of Directors’ Succession Policy
Pengangkatan dan pemberhentian anggota Direksi The appointment and dismissal of members of
dilakukan melalui RUPS sesuai dengan aturan hukum the Board of Directors is carried out through the
dan perundang-undangan yang berlaku, Anggaran GMS in accordance with the applicable laws and
Dasar, dan POJK No. 33/POJK.04/2014. Perseroan regulations, the Articles of Association, and POJK
memiliki kriteria dalam penentuan Direksi Perseroan No. 33/POJK.04/2014. The Company has established
dan keputusan untuk mengangkat/memberhentikan criteria for the selection of the Company’s Board
Direksi. of Directors and decisions to appoint/dismiss the
Board of Directors.
Melalui proses seleksi yang dilaksanakan Direksi Through a selection process carried out by the
bersama dengan Dewan Komisaris, Perseroan Board of Directors together with the Board of
memilih calon pemimpin yang dinilai memenuhi Commissioners, the Company selects candidates
kualifikasi untuk menduduki jabatan pimpinan who are deemed qualified to hold leadership
setingkat di bawah Direksi dan Direksi anak positions below the Board of Directors and the
perusahaan yang diharapkan dapat menjadi Board of Directors of subsidiaries who are expected
anggota Direksi Perseroan di masa yang akan to become members of the Company’s Board of
datang yang bersumber dari kalangan pejabat Directors in the future, sourced internally from the
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
internal Perseroan. Company’s officials.
[G-05] Pengembangan Kompetensi Direksi Board of Directors Competency
[G-05]
Development
Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan In order to enhance the knowledge and competencies
kompetensi para anggota Direksi, dan memastikan of the members of the Board of Directors, and to
wawasan profesional, kompetensi serta kemampuan ensure that the professional insights, competencies,
kepemimpinan para anggota Direksi dapat and leadership abilities of the members of the Board
berkembang selaras dengan perkembangan industri of Directors are develop in line with the latest industry
terkini, Perseroan memberikan pelatihan kepada developments, the Company provides training to each
setiap anggota Direksi. Kebijakan pengembangan member of the Board of Directors. The competency
kompetensi Direksi tertuang dalam Board Manual development policy for the Board of Directors is
Perseroan. outlined in the Company’s Board Manual.
Sepanjang tahun 2025, pengembangan kompetensi Throughout 2025, the Board of Directors attended
yang diikuti oleh anggota Direksi dapat dilihat the following competency development programs:
sebagai berikut:
206
Page 209
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Nama dan Jabatan Nama Pelatihan Tanggal Pelatihan Penyelenggara
Name and Position Training Title Training Date Organizer
Raden Achmad Sadikin Aviation Security Enforcement & 24-25 Februari 2025 AirAsia Group Security
Direktur Utama Profiling Training February 24-25, 2025
President Director
EDTO (Extended Diversion Time 28 Februari 2025 Perseroan
Operations) Ground Class February 28, 2025 The Company
EDTO Simulator 6-7 Maret 2025 Perseroan
March 6-7, 2025 The Company
ICAO USOAP (Universal Safety 4 Juni 2025 ICAO Asia Pacific Office
Oversight Audit Programme) June 4, 2025
Course
CBTA (Competency-Based 16 Juni 2025 AirAsia Group Flight
Training and Assessment) June 16, 2025 Operations
Refresher Course
Human Factors Workshop 25 Juni 2025 AirAsia Group Flight
June 25, 2025 Operations
UPRT (Upset Prevention and 29 Agustus 2025 Perseroan
Recovery Training) Simulator August 29, 2025 The Company
OPC (Operator Proficiency Check) 8-9 September 2025 Perseroan
and LOT (Line Oriented Training) September 8-9, 2025 The Company
Simulator Sessions
Luh Gede Mega Pendidikan Profesi Lanjutan 28 Juli 2025 Ikatan Akuntan Publik
Putri Tjatera Akuntan Publik PPPK 2025 July 28, 2025 Indonesia (IAPI)
Direktur Advanced Professional Education Indonesian Institute of
Director for Public Accountants PPPK 2025 Certified Public Accountants
(IAPI)
Audit on Sustainable 22 Agustus 2025 IAPI
Infrastructure Project August 22, 2025
Standar Audit 2021 Series (SA 15 September 2025 IAPI
505, SA 510, SA 520, SA 350, SA September 15, 2025
540, SA 550, dan SA 560)
Audit Standard 2021 Series (SA
505, SA 510, SA 520, SA 350, SA
540, SA 550, and SA 560)
Standar Manajemen Mutu 1, 17 September 2025 IAPI
Standar Manajemen Mutu 2, September 17, 2025
Standar Audit 220 (Revisi), dan
Toolkit Manajemen Mutu
Quality Management Standard 1,
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Quality Management Standard 2,
Audit Standard 220 (Revised), and
Quality Management Toolkit
KEPAP 2021: Kepatuhan Terhadap 19 September 2025 IAPI
Kode Etik, Prinsip Dasar Etika, September 19, 2025
Noclar, serta Independensi dalam
Perikatan Audit, Perikatan Audit,
Perikatan Reviu, dan Perikatan
Asurans Lainnya
KEPAP 2021: Compliance
with the Code of Conduct,
Basic Ethical Principles,
Noclar, and Independency
in Audit Engagements,
Audit Engagements, Review
Engagements, and Other
Assurance Engagements
Update Transfer Pricing 7 Oktober 2025 IAPI
Documentation October 7, 2025
207
Page 210
Penilaian Kinerja Dewan
Komisaris dan Direksi serta
Organ Pendukungnya [G-04]
Performance Assessment of the Board of Commissioners and the Board
of Directors, as well as their Supporting Organs
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Board of Commissioners Performance
Assessment
Perseroan secara konsisten melaksanakan The Company consistently evaluates the
penilaian terhadap kinerja Dewan Komisaris. Proses performance of the Board of Commissioners. The
penilaian tersebut dilakukan secara independen evaluation process is conducted independently by
oleh Dewan Komisaris melalui mekanisme evaluasi the Board of Commissioners through an internal
internal yang dilaksanakan setiap tahun, dengan evaluation mechanism carried out annually, taking
mempertimbangkan tingkat pencapaian kinerja into account the Company’s performance level. The
Perseroan. Hasil evaluasi kinerja Dewan Komisaris results of the Board of Commissioners’ performance
kemudian disampaikan RUPS untuk memperoleh assessment are then submitted to the GMS for
persetujuan. Berdasarkan hasil tersebut, pemegang approval. Based on these results, the shareholders
saham memberikan pelunasan dan pembebasan grant full release and discharge (volledig acquit et
tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de de charge) to the Board of Commissioners for the
charge) kepada Dewan Komisaris atas pelaksanaan performance of their supervisory functions during
fungsi pengawasan selama tahun buku sebelumnya. the previous financial year.
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Performance Assessment Procedure
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilakukan secara The performance assessment of the Board of
self-assessment oleh Dewan Komisaris melalui fungsi Commissioners is carried out through a self-
Komite Nominasi dan Remunerasi. Penilaian kinerja assessment by the Board of Commissioners through
Dewan Komisaris dilaksanakan setiap tahun untuk the Nomination and Remuneration Committee. The
penilaian 1 (satu) tahun buku secara keseluruhan. performance assessment is carried out annually and
Pengukuran keberhasilan kinerja Dewan Komisaris covers the entire financial year. The performance of
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
merupakan hasil kerja kolegial seluruh Dewan the Board of Commissioners is measured based on
Komisaris. the collective work of all members of the Board of
Commissioners.
Kriteria Penilaian Kinerja Performance Assessment Criteria
Kriteria penilaian kinerja Dewan Komisaris adalah The performance assessment criteria for the Board of
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Commissioners are the implementation of the duties
Komisaris dalam fungsi pengawasan atas kebijakan and responsibilities of the Board of Commissioners
pengurusan jalannya Perseroan oleh Direksi in its supervisory function over the management
Perseroan, pemberian nasihat kepada Direksi policies of the Company by the Board of Directors,
untuk kepentingan dan tujuan Perseroan serta the provision of advice to the Board of Directors for
pelaksanaan tugas yang secara khusus diberikan the interests and objectives of the Company, and
kepadanya menurut Anggaran Dasar dan/atau the implementation of duties specifically assigned
berdasarkan keputusan RUPS dalam koridor to it in accordance with the Articles of Association
peraturan perundang-undangan yang berlaku. and/or based on GMS resolutions within the corridor
of applicable laws and regulations.
208
Page 211
Pihak yang Melakukan Penilaian Parties Conducting the Assessment
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Di tahun 2025, pelaksanaan penilaian atas kinerja In 2025, the performance assessment of the Board
Dewan Komisaris dilakukan oleh Dewan Komisaris of Commissioners was carried out independently by
secara mandiri melalui fungsi. Selain melalui self- the Board of Commissioners through its functions.
assessment, penilaian kinerja Dewan Komisaris In addition to self-assessment, the performance
juga dilakukan oleh RUPS dalam RUPS Tahunan assessment of the Board of Commissioners was
pada saat pertanggungjawaban pelaksanaan also carried out by the GMS at the Annual GMS
tugas pengawasan Dewan Komisaris sebagaimana upon the accountability of the supervisory duties
tercermin dalam Laporan Tahunan Perseroan. of the Board of Commissioners as reflected in the
Company’s Annual Report.
Penilaian Kinerja Komite di bawah Dewan Performance Assessment of Committees
Komisaris under the Board of Commissioners
Dewan Komisaris membawahi komite-komite yang The Board of Commissioners oversees committees
akan membantu pelaksanaan tugasnya, yakni that assist in the performance of its duties, including
Komite Audit serta Komite Nominasi dan Remunerasi. the Audit Committee and the Nomination and
Setiap tahun, Dewan Komisaris memberikan Remuneration Committee. Each year, the Board
penilaian terhadap kinerja masing-masing komite of Commissioners assesses the performance of
sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang each committee in accordance with its duties and
diembannya berdasarkan piagam masing-masing responsibilities as outlined in each committee’s
komite, serta melalui masukan dan rekomendasi charter, as well as through input and recommendations
yang diberikan atas berbagai hal yang berada provided on various matters within the scope of
dalam lingkup pengawasan Dewan Komisaris dan the Board of Commissioners’ supervision and the
pelaksanaan tugas setiap Komite. implementation of each Committee’s duties.
Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan sepanjang Based on the results of the evaluation conducted
tahun 2025, Dewan Komisaris menilai bahwa Komite throughout 2025, the Board of Commissioners
Audit dan Komite Nominasi dan Remunerasi telah believes that the Audit Committee and the
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara Nomination and Remuneration Committee have
efektif dan efisien, dengan berpedoman pada carried out their duties and responsibilities
prinsip-prinsip governansi korporat serta sejalan effectively and efficiently by referring to corporate
dengan tujuan strategis Perseroan. governance principles and in line with the Company’s
strategic objectives.
Penilaian Kinerja Direksi Board of Directors’ Performance
Assessment
Perseroan secara berkala melakukan penilaian atas The Company periodically assesses the performance
kinerja Direksi dengan mengacu pada Indikator of the Board of Directors by referring to the Key
Kinerja Utama (KPI) Direksi yang disusun pada Performance Indicators (KPIs) for the Board of
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
awal tahun berjalan. Pencapaian KPI ini kemudian Directors that have been set at the beginning of the
akan dievaluasi oleh Dewan Komisaris dan Komite current year. The achievement of these KPIs is then
Nominasi dan Remunerasi setelah berakhirnya evaluated by the Board of Commissioners and the
tahun buku dengan memperhatikan kesesuaiannya Nomination and Remuneration Committee after the
dengan tugas, tanggung jawab masing-masing end of the financial year, taking into account their
anggota Direksi, serta target Perseroan. suitability with the duties and responsibilities of
each member of the Board of Directors, as well as
the Company’s targets.
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Performance Assessment Procedure
Perseroan secara konsisten melakukan evaluasi The Company consistently evaluates the performance
terhadap kinerja Direksi melalui metode self- of the Board of Directors through a self-assessment
assessment yang dilakukan oleh Direksi yang method conducted by the Board of Directors, which
kemudian dievaluasi oleh Dewan Komisaris melalui is then evaluated by the Board of Commissioners
fungsi Komite Nominasi dan Remunerasi. Penilaian through the Nomination and Remuneration
dilakukan setiap tahun untuk penilaian 1 (satu) tahun Committee. The assessment is conducted annually
buku secara keseluruhan. and covers the entire financial year.
209
Page 212
Kriteria Penilaian Kinerja Performance Assessment Criteria
Secara garis besar, hal-hal yang menjadi dasar In general, the assessment criteria for members of the
kriteria penilaian terhadap anggota Direksi adalah Board of Directors are based on the implementation
pelaksanaan Direksi dalam mengimplementasikan of the Company’s vision and mission by the Board of
visi dan misi Perseroan dalam program kerja di tahun Directors during the current year’s work program, as
berjalan serta pelaksanaan implementasi GCG dan well as the implementation of GCG and compliance
kepatuhan pada peraturan perundang-undangan with applicable laws and regulations.
yang berlaku.
Pihak yang Melakukan Penilaian Parties Conducting the Assessment
Penilaian atas kinerja Direksi dilakukan dengan The performance assessment of the Board of
cara self-assessment oleh Direksi. Selain itu Dewan Directors is conducted through a self-assessment
Komisaris melalui fungsi Komite Nominasi dan by the Board of Directors. In addition, the Board
Remunerasi melakukan evaluasi atas hasil penilaian of Commissioners, through the Nomination and
dimaksud. Remuneration Committee, evaluates the results of
the assessment.
Kebijakan Perusahaan Mengenai Company Policy Regarding the
Pemisahan Komisaris Utama dan Direktur Separation of the President
Utama [G-03] Commissioner and President Director [G-03]
Perseroan menerapkan pemisahan fungsi The Company separates the functions of supervision
pengawasan dan pengelolaan perusahaan melalui and management of the Company through a
struktur tata kelola dua tingkat (two-tier board two-tier board system consisting of a Board of
system) yang terdiri dari Dewan Komisaris dan Commissioners and a Board of Directors. In this
Direksi. Dalam struktur tersebut, jabatan Komisaris structure, the positions of President Commissioner
Utama dan Direktur Utama dijabat oleh individu and President Director are held by different
yang berbeda. individuals.
Pemisahan peran ini bertujuan untuk memastikan This separation aims to ensure the creation of an
terciptanya mekanisme checks and balances effective checks and balances mechanism between
yang efektif antara fungsi pengawasan dan fungsi the supervisory and management functions of the
pengelolaan perusahaan, sehingga mendukung company, thereby supporting the implementation of
penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. good corporate governance principles.
Penerapan pemisahan fungsi tersebut dapat dilihat The separation of functions can be seen in the Board
di dalam Board Manual maupun pengungkapan Manual and the disclosure of the Board of Directors
bagian Direksi dan Dewan Komisaris di dalam and the Board of Commissioners in this Annual
Laporan Tahunan ini. Report.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Penilaian Kinerja Organ Pendukung Performance Assessment of Supporting
Direksi Organs of the Board of Directors
Hingga 31 Desember 2025, Direksi tidak memiliki As of December 31, 2025, the Board of Directors
komite khusus di bawah Direksi. Namun, Direksi does not have any special committees under them.
turut dibantu oleh organ pendukung lainnya dalam However, the Board of Directors is assisted by other
menjalankan fungsi pengelolaan Perseroan, yaitu supporting organs in carrying out the management
Sekretaris Perusahaan dan Unit Audit Internal. functions of the Company, namely the Corporate
Secretary and the Internal Audit Unit.
Direksi senantiasa melakukan evaluasi atas The Board of Directors regularly evaluates the
kinerja organ pendukung secara berkala melalui performance of the supporting organs through the
pencapaian KPI pelaksanaan tugas dan tanggung achievement of KPIs for the implementation of the
jawab masing-masing organ. Di tahun 2025, Direksi duties and responsibilities of each organ. In 2025,
menilai bahwa Sekretaris Perusahaan dan Unit Audit the Board of Directors deemed that the Corporate
Internal telah menjalankan tugasnya dan tanggung Secretary and the Internal Audit Unit had performed
jawabnya dengan baik. their duties and responsibilities well.
210
Page 213
Independensi dan Transparansi
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Dewan Komisaris dan Direksi
Independency and Transparency of the Board of Commissioners and
Board of Directors
Dalam menjalankan fungsi, tugas, dan tanggung In carrying out their functions, duties, and
jawabnya, Dewan Komisaris dan Direksi wajib responsibilities, the Board of Commissioners and
bersikap independen dan terbebas dari kepentingan the Board of Directors must be independent and
mana pun. Informasi terkait independensi anggota free from any interests. Information regarding the
Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan diuraikan di independence of the members of the Company’s
bawah ini. Board of Commissioners and Board of Directors is
described below.
Kebijakan Rangkap Jabatan Dewan Policy on Concurrent Positions of the
Komisaris dan Direksi Board of Commissioners and Board of
Directors
Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan Members of the Board of Commissioners and the
diperbolehkan untuk memiliki rangkap jabatan Board of Directors of the Company are permitted
lain selama pada pelaksanaannya tidak terdapat to hold other concurrent positions as long as there
benturan kepentingan dan tidak bertentangan is no conflict of interest and it does not violate the
dengan ketentuan perundang-undangan yang applicable laws and regulations. The provisions on
berlaku. Ketentuan rangkap jabatan bagi anggota concurrent positions for members of the Board of
Dewan Komisaris dan Direksi sebagaimana Commissioners and the Board of Directors as stated
tercantum pada POJK No. 33/POJK.04/2014 adalah in POJK No. 33/POJK.04/2014 are as follows:
sebagai berikut:
Rangkap Jabatan Dewan Komisaris Concurrent Positions of the Board of
Commissioners
1. Anggota Dewan Komisaris dapat merangkap 1. Members of the Board of Commissioners may
jabatan sebagai: hold concurrent positions as:
a. anggota Direksi paling banyak pada 2 (dua) a. members of the Board of Directors of a
emiten atau perusahaan publik lain; dan maximum of 2 (two) issuers or other public
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
companies; and
b. anggota Dewan Komisaris paling banyak b. members of the Board of Commissioners of
pada 2 (dua) emiten atau perusahaan a maximum of 2 (two) issuers or other public
publik lain. companies.
2. Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak 2. In the event that a member of the Board of
merangkap jabatan sebagai anggota Direksi, Commissioners does not hold a concurrent
anggota Dewan Komisaris yang bersangkutan position as a member of the Board of Directors,
dapat merangkap jabatan sebagai anggota the member of the Board of Commissioners
Dewan Komisaris paling banyak pada 4 (empat) concerned may hold concurrent positions as
emiten atau perusahaan publik lain; a member of the Board of Commissioners in
a maximum of 4 (four) issuers or other public
companies;
3. Anggota Dewan Komisaris dapat merangkap 3. Members of the Board of Commissioners may
sebagai anggota komite paling banyak pada 5 concurrently serve as members of a maximum
(lima) komite di emiten atau perusahaan publik of 5 (five) committees in issuers or public
di mana yang bersangkutan juga menjabat companies where they also serve as members
sebagai anggota Direksi atau anggota Dewan of the Board of Directors or members of the
Komisaris; Board of Commissioners;
211
Page 214
4. Rangkap jabatan sebagai anggota komite 4. Concurrent positions as members of such
tersebut hanya dapat dilakukan sepanjang tidak committees may only be held as long as they do
bertentangan dengan peraturan perundang- not conflict with other laws and regulations.
undangan lainnya.
Rangkap Jabatan Direksi Concurrent Positions of the Board of
Directors
1. Anggota Direksi dapat merangkap jabatan 1. Members of the Board of Directors may
sebagai: concurrently serve as:
a. anggota Direksi paling banyak pada 1 (satu) a. a member of the Board of Directors for a
satu emiten atau perusahaan publik lain; maximum of 1 (one) other issuer or public
company;
b. anggota Dewan Komisaris paling banyak b. members of the Board of Commissioners
pada 3 (tiga) emiten atau perusahaan for a maximum of 3 (three) other issuers or
publik lain; dan/atau public companies; and/or
c. anggota komite paling banyak pada 5 (lima) c. members of committees for a maximum
komite di emiten atau perusahaan publik di of 5 (five) committees in issuers or public
mana yang bersangkutan juga menjabat companies where the person concerned
sebagai anggota Direksi atau anggota also serves as a member of the Board of
Dewan Komisaris. Directors or Board of Commissioners.
2. Rangkap jabatan tersebut hanya dapat 2. Such concurrent positions may only be held as
dilakukan sepanjang tidak bertentangan dengan long as they do not conflict with other laws and
peraturan perundang-undangan lainnya. regulations.
Rangkap Jabatan di
Concurrent Position in
AirAsia Group
Nama Jabatan
Name Position
Dewan Perusahaan/Institusi Lain
Direksi
Komisaris Komite Other Companies/Institutions
Board of
Board of Committee
Directors
Commissioners
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Ahmad Al Komisaris Komisaris Deputi Group Anggota Tidak Ada
Farouk Bin Utama PT Indonesia CEO AirAsia Komite None
Ahmad Kamal President AirAsia Aviation Group Nominasi dan
Commissioner Commissioner Limited* Remunerasi
at PT Deputy Group Member of the
Indonesia CEO of AirAsia Nomination and
AirAsia Aviation Group Remuneration
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Limited* Committee
Sabam Hutajulu Komisaris Tidak Ada Tidak Ada Ketua Komite • Head of Consultancy &
Independen None None Audit Advisory di Indonesia Senior
Independent Anggota Executives Association (ISEA)
Commissioner Komite • Dosen di Magister Akuntansi
Nominasi dan FEB UI
Remunerasi • Adjunct Faculty di Manipal
Chairman GlobalNxt University, Kuala
of the Audit Lumpur
Committee • Head of Consultancy &
Member of the Advisory at Indonesia Senior
Nomination and Executives Association (ISEA)
Remuneration • Lecturer at Magister of
Committee Accounting, FEB UI
• Adjunct Faculty at Manipal
GlobalNxt University, Kuala
Lumpur
* Posisi per 31 Desember 2025 | Position as of December 31, 2025
212
Page 215
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Rangkap Jabatan di
Concurrent Position in
AirAsia Group
Nama Jabatan
Name Position
Dewan Perusahaan/Institusi Lain
Direksi
Komisaris Komite Other Companies/Institutions
Board of
Board of Committee
Directors
Commissioners
Julianto Sidarto Komisaris Tidak Ada Tidak Ada Anggota • Advisor di Artificial Intelligence
Independen None None Komite Audit Institute for Progress (AIIP)
Independent Ketua Komite • Advisory Board Member di
Commissioner Nominasi dan Resonance
Remunerasi • Advisor Global Advisory
Member of the Network di Sweef Capital
Nomination and • Komisaris Independen di PT
Remuneration Honest Financial Technologies
Committee • Management Advisor di VIDA
Digital Identity
• Advisory Council di Yayasan
Cinta Anak Bangsa Foundation
• Mentor di Endeavor Indonesia
• Anggota Komite Audit dan
Management Advisor PT
Aspirasi Hidup Indonesia Tbk
• Management Advisor &
Komisarisdi Alpha JWC
Ventures
• Management Advisor di
PT Gorry Gourmet Indonesia
• Komisaris Independen di
PT Mediatrac Sistem
Komunikasi
• Advisor at Artificial Intelligence
Institute for Progress (AIIP)
• Advisory Board Member at
Resonance
• Advisor Global Advisory
Network at Sweef Capital
• Independent Commissioner
at PT Honest Financial
Technologies
• Management Advisor at VIDA
Digital Identity
• Advisory Council at Yayasan
Cinta Anak Bangsa Foundation
• Mentor at Endeavor Indonesia
• Member of the Audit
Committee and Management
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Advisor at PT Aspirasi Hidup
Indonesia Tbk
• Management Advisor &
Commissioner at Alpha JWC
Ventures
• Management Advisor at
PT Gorry Gourmet Indonesia
• Independent Commissioner
at PT Mediatrac Sistem
Komunikasi
Reza Viryawan Komisaris Tidak Ada Tidak Ada Anggota • Direktur di PT Fersindo
Commissioner None None Komite Nusaperkasa
Nominasi dan • Direktur di PT Rama Putera
Remunerasi Investindo
Member of the • Direktur di PT Grafika Media
Nomination and Solusindo
Remuneration • Director at PT Fersindo
Committee Nusaperkasa
• Director at PT Rama Putera
Investindo
• Director at PT Grafika Media
Solusindo
213
Page 216
Rangkap Jabatan di
Concurrent Position in
AirAsia Group
Nama Jabatan
Name Position
Dewan Perusahaan/Institusi Lain
Direksi
Komisaris Komite Other Companies/Institutions
Board of
Board of Committee
Directors
Commissioners
Direksi
Board of Directors
Raden Achmad Direktur Tidak Ada Direktur Tidak Ada Tidak Ada
Sadikin Utama None Utama di None None
President PT Indonesia
Director AirAsia
President
Director at
PT Indonesia
AirAsia
Luh Gede Mega Direktur Komisaris Direktur di Tidak Ada Tidak Ada
Putri Tjatera Director di PT Garda PT Indonesia None None
Tawang Reksa AirAsia
Commissioner Director at
at PT Garda PT Indonesia
Tawang Reksa AirAsia
Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Affiliated Relationship of Members of
Komisaris, Direksi, dan Pemegang Saham the Board of Commissioners, Board of
Directors, and Shareholders
Hubungan afiliasi antara anggota Dewan Komisaris, The affiliated relationships among members of the
Direksi, dan Pemegang Saham Perseroan, baik Board of Commissioners, the Board of Directors, and
hubungan keuangan maupun hubungan keluarga, the Shareholders of the Company, whether financial
dapat dilihat sebagai berikut: or familial, are presented as follows:
Hubungan Keuangan dengan Hubungan Keluarga dengan
Financial Relationship with Family Relationship with
Nama Jabatan
Name Position Dewan Dewan
Direksi Pemegang Direksi Pemegang
Komisaris Komisaris
Board of Saham Board of Saham
Board of Board of
Directors Shareholders Directors Shareholders
Commissioners Commissioners
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Ahmad Al Farouk Komisaris
Bin Ahmad Kamal Utama
✖ ✖ ✔ ✖ ✖ ✖
President
Commissioner
Sabam Hutajulu Komisaris
Independen
✖ ✖ ✖ ✖ ✖ ✖
Independent
Commissioner
Julianto Sidarto Komisaris
Independen
✖ ✖ ✖ ✖ ✖ ✖
Independent
Commissioner
Reza Viryawan Komisaris
✖ ✖ ✔ ✖ ✖ ✖
Commissioner
214
Page 217
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Hubungan Keuangan dengan Hubungan Keluarga dengan
Financial Relationship with Family Relationship with
Nama Jabatan
Name Position Dewan Dewan
Direksi Pemegang Direksi Pemegang
Komisaris Komisaris
Board of Saham Board of Saham
Board of Board of
Directors Shareholders Directors Shareholders
Commissioners Commissioners
Direksi
Board of Directors
Raden Achmad Direktur
Sadikin Utama
✖ ✖ ✖ ✖ ✖ ✖
President
Director
Luh Gede Mega Direktur
✖ ✖ ✖ ✖ ✖ ✖
Putri Tjatera Director
Keberagaman Komposisi Dewan Diversity of the Board of Commissioners
Komisaris dan Direksi and Board of Directors Composition
Perseroan berkomitmen untuk senantiasa The Company is committed to consistently
menerapkan praktik terbaik governansi korporat, implementing best practices in corporate
termasuk dengan memperhatikan keberagaman governance, including ensuring diversity in the
komposisi anggota Dewan Komisaris dan Direksi composition of the Board of Commissioners and the
sebagaimana diatur dalam SEOJK No. 32/ Board of Directors as stipulated in SEOJK No. 32/
POJK.04/2015. Berdasarkan ketentuan tersebut, POJK.04/2015 concerning the Corporate Governance
Perseroan senantiasa mempertimbangkan aspek Guidelines for Public Companies. In line with these
keberagaman, baik dari sisi usia, latar belakang, provisions, the Company always considers diversity
jenjang pendidikan, serta keahlian masing-masing aspects, including age, background, educational
anggota Dewan Komisaris dengan rincian sebagai level, and expertise of each member of the Board of
berikut: Commissioners, as detailed below:
Nama dan
Jenis
Jabatan Usia Pendidikan Terakhir Pengalaman Kerja Keahlian
Kelamin Age Latest Education Work Experience Expertise
Name and
Gender
Position
Dewan Komisaris
Board of Commisioners
Ahmad Al Laki-laki 45 tahun Master of Science in Berpengalaman selama Investasi perbankan,
Farouk Bin Male 45 years Finance and Economics lebih dari 15 tahun keuangan korporasi,
Ahmad Kamal old dari London School of di bidang investasi riset dan perdagangan
Komisaris Economics and Political perbankan, keuangan saham.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Utama Science korporasi, riset dan Investment banking,
President Master of Science in perdagangan saham di corporate finance,
Commissioner Finance and Economics beberapa perusahaan. equities research and
from London School of He has over 15 years of equities trading.
Economics and Political experience in investment
Science banking, corporate
finance, equities research
and equities trading in
several companies.
215
Page 218
Nama dan
Jenis
Jabatan Usia Pendidikan Terakhir Pengalaman Kerja Keahlian
Kelamin Age Latest Education Work Experience Expertise
Name and
Gender
Position
Sabam Laki-laki 67 tahun Ph.D in Accountancy Memiliki spesialisasi Manajemen risiko
Hutajulu Male 67 years dari Weatherhead di bidang BOD & GRC & GCG,
Komisaris old School of Management, management coach & pemecahan masalah
Independen Case Western Reserve mentor serta coach & dan pengambilan
Independent University (CWRU), mentoring klien pada keputusan.
Commissioner Cleveland, Amerika isu-isu transformasi & GRC & GCG risk
Serikat restrukturisasi korporasi; management, problem
Ph.D in Accountancy manajemen risiko GRC solving, and decision
from the Weatherhead & GCG; pemecahan making.
School of Management, masalah & pengambilan
Case Western Reserve keputusan; berbagai
University (CWRU), masalah keuangan dan
Cleveland, United States memberikan rekomendasi
profesional pada orang-
proses-eksekusi; peluang
investasi, produk dan
layanan.
Specializes in BOD &
management coaching
& mentoring, as well as
coaching & mentoring
clients on issues
related to corporate
transformation &
restructuring; GRC &
GCG risk management;
problem solving &
decision making; various
financial issues and
providing professional
recommendations
on people-process-
execution; investment
opportunities, products
and services.
Julianto Laki-laki 64 tahun Master of Business Memiliki pengalaman Manajemen bisnis.
Sidarto Male 64 years Administration dari di bidang konsultan Business Management.
Komisaris old University of California, manajemen, teknologi,
Independen Los Angeles (UCLA), dan operasional.
Independent Amerika Serikat Experienced in
Commissioner Master of Business management consulting,
Administration from technology and
University of California, operations.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Los Angeles (UCLA),
United States of America
Reza Laki-laki 51 tahun Sarjana Hukum, Fakultas Berpengalaman selama Legal Corporate.
Viryawan Male 51 years Hukum dari Universitas lebih dari 20 tahun di
Komisaris old Trisakti, Indonesia bidang Legal Corporate
Commissioner Bachelor of Law, Faculty di beberapa perusahaan
of Law, Trisakti University, di Indonesia.
Indonesia He has more than 20
years of experience
in Corporate Legal at
several companies in
Indonesia.
Direksi
Board of Directors
Raden Laki-laki 56 tahun Pendidikan Penerbangan Berpengalaman selama Pilot dan manajemen
Achmad Male 56 years dari Australian Aviation 33 tahun sebagai pilot keselamatan & kualitas.
Sadikin old College, Parafield, dan manajerial di bidang Pilot and safety &
Direktur Australia Selatan aviasi. quality management.
Utama Aviation Education 33 years of experience
President from Australian Aviation as a pilot and manager in
Director College, Parafield, South the aviation industry.
Australia
216
Page 219
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Nama dan
Jenis
Jabatan Usia Pendidikan Terakhir Pengalaman Kerja Keahlian
Kelamin Age Latest Education Work Experience Expertise
Name and
Gender
Position
Luh Gede Perempuan 47 tahun Sarjana Ekonomi dari Beliau memiliki Keuangan, akuntansi,
Mega Putri Female 47 years Universitas Indonesia pengalaman lebih dari dan perpajakan.
Tjatera old Bachelor of Economics 25 tahun di bidang Finance, accounting,
Direktur from the University of keuangan, akuntansi, dan and taxation.
Director Indonesia perpajakan.
She has over 25 years
of experience in finance,
accounting, and taxation.
Keberagaman Manajemen
[G-01] [G-01] Board Diversity and Independence
Perseroan dan Independensi
Tipe Manajemen
Perusahaan Laki-Laki Perempuan Jumlah Pihak Independen
Type of Company Male Female Number of Independent Parties
Management
Komisaris 4 0 2
Commissioner
Direksi 1 1 0
Director
Kebijakan Perseroan Terkait
[G-09] Company Policy Regarding
[G-09]
Kewajiban Dewan Komisaris dan/ the Obligations of the Board of
atau Direksi untuk Mencegah Konflik Commissioners and/or the Board of
Kepentingan Directors to Prevent Conflicts of Interest
Perseroan berkomitmen untuk memastikan bahwa The Company is committed to ensuring that
setiap keputusan yang diambil oleh organ Perseroan every decision made by the Company’s organs is
dilakukan secara objektif dan bebas dari pengaruh carried out objectively and is free from conflicts of
benturan kepentingan. Untuk itu, Perseroan telah interest. To that end, the Company has established
menetapkan kebijakan mengenai pencegahan dan a policy on the prevention and handling of conflicts
penanganan konflik kepentingan yang tertuang of interest as outlined in the Board Manual as a
dalam Board Manual sebagai pedoman bagi Dewan guideline for the Board of Commissioners and the
Komisaris dan Direksi dalam menjalankan tugas dan Board of Directors in carrying out their duties and
tanggung jawabnya. responsibilities.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Kebijakan tersebut mengatur kewajiban bagi This policy regulates the obligations of members
anggota Dewan Komisaris dan Direksi untuk of the Board of Commissioners and the Board
selalu mendahulukan kepentingan Perseroan dan of Directors to always prioritize the interests of
larangan menyalahgunakan jabatannya untuk the Company and prohibits them from abusing
kepentingan pribadi baik langsung maupun tidak their positions for personal gain, either directly
langsung selama menjalankan tugas dan tanggung or indirectly, while carrying out their duties and
jawabnya. responsibilities.
Selain itu, di dalam Anggaran Dasar Perseroan In addition, the Company’s Articles of Association
juga telah terdapat pengaturan mengenai kondisi also contain provisions regarding conflicts of
konflik kepentingan dalam hal terdapat kondisi interest in the event of a conflict of interest
konflik kepentingan pada Direksi dan/atau Dewan involving the Board of Directors and/or the Board of
Komisaris. Commissioners.
217
Page 220
Nominasi dan Remunerasi
Dewan Komisaris dan Direksi
Nomination and Remuneration of the Board of Commissioners and
Board of Directors
Nominasi Dewan Komisaris dan Direksi Nomination of the Board of
Commissioners and Board of Directors
Pemegang saham memiliki hak untuk melakukan Shareholders are entitled to appoint and dismiss
pengangkatan dan pemberhentian anggota members of the Board of Commissioners and
Dewan Komisaris dan Direksi, yang dilakukan the Board of Directors through a GMS mechanism,
melalui mekanisme RUPS dengan memperhatikan taking into account compliance with applicable
kesesuaiannya dengan peraturan perundang- laws and regulations. The Company has established
undangan yang berlaku. Perseroan telah memiliki standard procedures for the nomination of members
prosedur yang baku dalam proses nominasi anggota of the Board of Commissioners and/or the Board of
Dewan Komisaris dan/atau Direksi, yaitu melalui Directors through the Nomination and Remuneration
Komite Nominasi dan Remunerasi yang berada Committee under the Board of Commissioners.
di bawah Dewan Komisaris. Rekomendasi yang Recommendations made by the Nomination
diberikan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi and Remuneration Committee will be taken into
akan menjadi pertimbangan bagi pemegang saham consideration by shareholders before being decided
sebelum diputuskan dalam RUPS. Nominasi calon upon at the GMS. Nominations for members of
anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi dapat the Board of Commissioners and/or the Board of
berasal dari pemegang saham pengendali atau dari Directors may come from controlling shareholders
sumber-sumber lainnya, baik dari dalam atau dari or other sources, both from within and outside the
luar Perseroan. Company.
Kriteria Pengangkatan dan Pemberhentian Criteria for Appointment and Dismissal of the
Dewan Komisaris [G-06] Board of Commissioners [G-06]
Kriteria anggota Dewan Komisaris Perseroan The criteria for members of the Company’s Board of
mengacu pada POJK No. 33/POJK.04/2014 dengan Commissioners refer to POJK No. 33/POJK.04/2014
rincian sebagai berikut: with the following details:
1. Memiliki akhlak, moral, dan integritas yang baik 1. Possess good character, morals, and integrity
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
serta cakap melakukan perbuatan hukum; and are capable of performing legal actions;
2. Dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan 2. Within 5 (five) years prior to appointment and
dan selama menjabat: during their term of office:
a. Tidak pernah dinyatakan pailit; a. Never been declared bankrupt;
b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi b. Never been a member of the Board of
dan/atau anggota Dewan Komisaris yang Directors and/or the Board of Commissioners
dinyatakan bersalah menyebabkan suatu who was found guilty of causing a company
perusahaan dinyatakan pailit; to be declared bankrupt;
c. Tidak pernah dihukum karena melakukan c. Never been convicted of a criminal offense
tindak pidana yang merugikan keuangan that caused financial loss to the state and/
negara dan/atau yang berkaitan dengan or was related to the financial sector; and
sektor keuangan; dan
d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi d. Never been a member of the Board of
dan/atau anggota Dewan Komisaris yang Directors and/or the Board of Commissioners
selama menjabat: who, during their term of office:
• Pernah tidak menyelenggarakan RUPS • Failed to hold an annual GMS;
tahunan;
218
Page 221
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
• Pertanggungjawabannya sebagai • Their accountability as a member of
anggota Direksi dan/atau anggota the Board of Directors and/or member
Dewan Komisaris pernah tidak diterima of the Board of Commissioners was
oleh RUPS atau pernah tidak memberikan rejected by the GMS or failed to provide
pertanggungjawaban sebagai anggota accountability as a member of the
Direksi dan/atau anggota Dewan Board of Directors and/or member of
Komisaris kepada RUPS; the Board of Commissioners to the GMS;
• Pernah menyebabkan Perseroan yang • Ever caused the Company that obtained
memperoleh izin, persetujuan, atau a license, approval, or registration from
pendaftaran dari OJK tidak memenuhi the OJK to not fulfill its obligation to
kewajiban menyampaikan Laporan submit Annual Reports and/or Financial
Tahunan dan/atau Laporan Keuangan Reports to the OJK.
kepada OJK.
3. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan 3. Committed to comply with the laws and
perundang-undangan; dan regulations; and
4. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di 4. Possess knowledge and/or expertise in the
bidang yang dibutuhkan Perseroan. fields required by the Company.
Di samping itu, anggota Dewan Komisaris dapat In addition, members of the Board of Commissioners
diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS jika may be dismissed based on a GMS decision if they
memenuhi kondisi-kondisi, seperti: meet the following conditions:
1. Mengundurkan diri; 1. Resigned;
2. Tidak lagi memenuhi persyaratan peraturan 2. No longer fulfill the requirements of the
perundang-undangan yang berlaku; applicable laws and regulations;
3. Meninggal dunia; atau 3. Passed away; or
4. Diberhentikan oleh RUPS. 4. Dismissed by the GMS.
Kriteria Pengangkatan dan Pemberhentian Criteria for Appointment and Dismissal of the
Direksi [G-06] Board of Directors [G-06]
Berdasarkan POJK No. 33/POJK.04/2014, kriteria Based on POJK No. 33/POJK.04/2014, the criteria
anggota Direksi Perseroan, antara lain: for members of the Company’s Board of Directors
include:
1. Memiliki akhlak, moral, dan integritas yang 1. Possess good character, morals, and integrity,
baik serta cakap dalam melakukan perbuatan and be competent in performing legal actions.
hukum.
2. Dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan 2. In the 5 (five) years prior to appointment and
dan selama menjabat: during their term of office:
a. Tidak pernah dinyatakan pailit; a. Never been declared bankrupt;
b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi b. Never been a member of the Board of
dan/atau anggota Dewan Komisaris yang Directors and/or the Board of Commissioners
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dinyatakan bersalah menyebabkan suatu who has been found guilty of causing a
perusahaan dinyatakan pailit; company to be declared bankrupt;
c. Tidak pernah dihukum karena melakukan c. Never been convicted of a criminal offense
tindak pidana yang merugikan keuangan that harms state finances and/or is related
negara dan/atau yang berkaitan dengan to the financial sector; and
sektor keuangan; dan
d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi d. Never been a member of the Board of
dan/atau anggota Dewan Komisaris yang Directors and/or the Board of Commissioners
selama menjabat: who, during their term of office:
• Tidak menyelenggarakan RUPS • Failed to hold an annual GMS.
tahunan.
• Pertanggungjawabannya sebagai • Their accountability as a member of
anggota Direksi dan/atau anggota the Board of Directors and/or the Board
Dewan Komisaris pernah tidak diterima of Commissioners was rejected by the
oleh RUPS atau pernah tidak memberikan GMS or failed to provide accountability
pertanggung jawaban sebagai anggota as a member of the Board of Directors
Direksi dan/atau anggota Dewan and/or the Board of Commissioners to
Komisaris kepada RUPS; the GMS;
219
Page 222
• Pernah menyebabkan Perseroan yang • Caused the Company, which obtained
memperoleh izin, persetujuan, atau a license, approval, or registration
pendaftaran dari OJK tidak memenuhi from the OJK, to fail to fulfill its annual
kewajiban pelaporan tahunan dan/atau reporting and/or financial reporting
laporan keuangan kepada OJK. obligations to the OJK.
3. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan 3. Committed to comply with the applicable laws
perundang-undangan yang berlaku. and regulations.
4. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian yang 4. Possess knowledge and/or expertise relevant to
relevan dengan kebutuhan Perseroan. the Company’s needs.
Di samping itu, anggota Direksi juga dapat In addition, members of the Board of Directors may
diberhentikan melalui mekanisme RUPS apabila also be dismissed through the GMS mechanism if
memenuhi kriteria sebagai berikut: they meet the following criteria:
1. Mengundurkan diri; 1. Resigned;
2. Tidak lagi memenuhi persyaratan peraturan 2. No longer fulfill the requirements of the
perundang-undangan yang berlaku; applicable laws and regulations;
3. Meninggal dunia; atau 3. Passed away; or
4. Diberhentikan saat RUPS. 4. Dismissed by the GMS.
Anggota Direksi dapat diberhentikan sementara Members of the Board of Directors may be temporarily
dengan pemberitahuan resmi secara tertulis dismissed upon formal written notification from the
dari Dewan Komisaris dengan menyebutkan Board of Commissioners by stating the reasons
alasan pemberhentian sementara. Selanjutnya, for the temporary dismissal. Subsequently, a GMS
RUPS harus dilaksanakan untuk mencabut atau must be held to revoke or confirm the temporary
mengkonfirmasi pemberhentian sementara, dalam dismissal within 90 (ninety) days after the date of
waktu 90 (sembilan puluh) hari setelah tanggal the temporary dismissal.
pemberhentian sementara.
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Remuneration of the Board of
Commissioners and the Board of Directors
Prosedur Penetapan Remunerasi Dewan Remuneration Determination Procedure for
Komisaris dan Direksi the Board of Commissioners and the Board of
Directors
Penetapan remunerasi bagi anggota Dewan The determination of remuneration for members
Komisaris dan Direksi Perseroan senantiasa of the Company’s Board of Commissioners and
mengacu kepada UU Perseroan Terbatas. Board of Directors always refers to the Limited
Keputusan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Liability Company Law. Remuneration for the Board
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Direksi ditetapkan oleh pemegang saham melalui of Commissioners and the Board of Directors are
mekanisme RUPS berdasarkan rekomendasi dari determined by shareholders through the GMS
Komite Nominasi dan Remunerasi yang disampaikan mechanism based on recommendations from
melalui Dewan Komisaris. the Nomination and Remuneration Committee
submitted through the Board of Commissioners.
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3
Phase 1 Phase 2 Phase 3
Komite Nominasi dan Remunerasi Dewan Komisaris mengevaluasi RUPS memberikan persetujuan
menyiapkan kerangka remunerasi bagi proposal remunerasi yang disiapkan atas proposal remunerasi yang
Dewan Komisaris dan Direksi. oleh Komite Nominasi dan Remunerasi disampaikan.
The Nomination and Remuneration untuk selanjutnya disampaikan pada The GMS approves the remuneration
Committee prepares the remuneration RUPS. proposals
framework for the Board of The Board of Commissioners evaluates
Commissioners and the Board of the remuneration proposals prepared
Directors. by the Nomination and Remuneration
Committee to be submitted to the
GMS.
220
Page 223
Struktur Remunerasi Dewan Komisaris dan Remuneration Structure of the Board of
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Direksi Commissioners and Board of Directors
Penyusunan struktur dan besaran remunerasi The structure and amount of remuneration are
dilakukan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi determined by the Nomination and Remuneration
dengan memperhatikan berbagai aspek, seperti Committee, taking into account various aspects, such
remunerasi yang berlaku sesuai kegiatan usaha as the remuneration applicable to the Company’s
Perseroan, tugas dan tanggung jawab masing- business activities, the duties and responsibilities of
masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang each member of the Board of Commissioners and
dikaitkan pada pencapaian tujuan dan target the Board of Directors in relation to the achievement
kinerja Perseroan dengan mempertimbangkan of the Company’s objectives and performance
keseimbangan tunjangan yang bersifat tetap dan targets, while considering the balance between fixed
variabel. Adapun struktur remunerasi untuk Dewan and variable allowances. The remuneration structure
Komisaris dan Direksi adalah sebagai berikut: for the Board of Commissioners and the Board of
Directors is as follows:
Struktur bagi Dewan Komisaris Struktur bagi Direksi
Uraian
Remuneration Structure of the Board of Remuneration Structure of the Board of
Description
Commissioners Directors
Honorarium/Gaji Rp2,145,000,000/tahun Rp3,425,500,000/tahun
Honorarium/Salary Rp2,145,000,000/year Rp3,425,500,000/year
Tunjangan - Rp2,094,807,000/tahun
Allowances Rp2,094,807,000/year
Fasilitas - -
Facilities
Tantiem/Insentif Kinerja - -
Bonus/Performance Incentives
Komite Audit
Audit Committee
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Komite Audit adalah organ pendukung yang The Audit Committee is a supporting organ that
bertugas untuk membantu Dewan Komisaris dalam assists the Board of Commissioners in performing
melaksanakan tugas pengawasan serta memberikan its supervisory duties and providing advice to the
nasihat kepada Direksi, khususnya pengawasan Board of Directors, particularly in supervising the
atas efektivitas sistem pengendalian internal, effectiveness of internal control systems, risk
manajemen risiko, audit internal, proses pelaporan management, internal audits, transparent and
keuangan yang transparan dan akuntabel, serta accountable financial reporting processes, and
memberikan pendapat independen mengenai hal- providing independent opinions on matters that
hal yang perlu diketahui oleh Dewan Komisaris. need to be brought to the attention of the Board of
Commissioners.
221
Page 224
Dasar Hukum Legal Basis
Pembentukan Komite Audit di Perseroan mengacu The establishment of the Audit Committee in the
pada peraturan dan ketentuan yang berlaku, seperti: Company refers to applicable laws and regulations,
such as:
1. UU Perseroan Terbatas; 1. Limited Liability Company Law;
2. UU Pasar Modal; 2. Capital Market Law;
3. POJK No. 55/POJK.04/2015; 3. POJK No. 55/POJK.04/2015;
4. Peraturan OJK No. 9 Tahun 2023 tentang 4. OJK Regulation No. 9 of 2023 concerning the Use
Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor of Public Accountants and Public Accounting
Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan; Firms in Financial Services Activities; and
dan
5. Anggaran Dasar Perseroan. 5. the Company’s Articles of Association.
Piagam Komite Audit Audit Committee Charter
Perseroan telah memiliki Piagam Komite Audit The Company has an Audit Committee Charter, which
yang terakhir diperbarui berdasarkan Surat was last updated based on Board of Commissioners
Keputusan Dewan Komisaris No. AAID/CHARTER- Decree No. AAID/CHARTER-AC/08-2025/002 dated
AC/08-2025/002 tanggal 27 Agustus 2025 dan August 27, 2025, which was ratified by the Board
telah disahkan oleh Dewan Komisaris. Piagam of Commissioners. This charter serves as a working
ini berfungsi sebagai panduan kerja bagi Komite guideline for the Audit Committee in carrying out its
Audit dalam melaksanakan tugas dan tanggung duties and responsibilities, as well as in conducting
jawabnya, serta pelaksanaan rapat komite. committee meetings.
Piagam Komite Audit Perseroan terdiri dari: The Company’s Audit Committee Charter consists of:
1. Latar Belakang; 1. Background;
2. Dasar Hukum; 2. Legal Basis;
3. Maksud dan Tujuan; 3. Purpose and Objectives;
4. Struktur, Keanggotaan, Masa Jabatan, dan 4. Structure, Membership, Term of Office, and
Persyaratan; Requirements;
5. Tugas, Tanggung Jawab, dan Kewenangan; 5. Duties, Responsibilities, and Authorities;
6. Tata Cara dan Prosedur Kerja; 6. Work Procedures and Processes;
7. Benturan Kepentingan dan Kode Etik; 7. Conflict of Interest and Code of Conduct;
8. Penyelenggaraan Rapat; 8. Organization of Meetings;
9. Pelaporan Kegiatan dan Evaluasi; 9. Activity Reporting and Evaluation;
10. Penanganan Pengaduan Dugaan Pelanggaran 10. Handling of Complaints of Alleged Financial
Pelaporan Keuangan; dan Reporting Violations; and
11. Penutup. 11. Closing.
Komposisi Komite Audit Audit Committee Composition
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Pada 31 Desember 2025, Komite Audit Perseroan As of December 31, 2025, the Company’s Audit
berjumlah 4 (empat) orang yang berasal dari Committee consisted of 4 (four) members who
Komisaris Independen dan pihak independen di were Independent Commissioners and independent
luar Perseroan yang diangkat dan diberhentikan external parties appointed and dismissed by the
oleh Dewan Komisaris. Komposisi tersebut telah Board of Commissioners. This composition meets
memenuhi persyaratan independensi sebagaimana the independence requirements as stipulated in
diatur dalam POJK No. 55/POJK.04/2015. Komposisi POJK No. 55/POJK.04/2015. The composition of the
anggota Komite Audit Perseroan di tahun 2025 Company’s Audit Committee members in 2025 are
adalah sebagai berikut: as follows:
222
Page 225
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode Jabatan
Name Position Legal Basis Term of Office
Sabam Hutajulu Ketua Surat Keputusan Dewan Komisaris No. AAID/ 17 November 2022 - 24
Chairman SK-DK/11-2022/007 tanggal 17 November Oktober 2027
2022 November 17, 2022 -
Board of Commissioners Decree No. AAID/SK- October 24, 2027
DK/11-2022/007 dated November 17, 2022
Julianto Sidarto Anggota Surat Keputusan Dewan Komisaris No. AAID/ 3 Juni 2025 – 2 Juni 2030
Member SK-DK/06-2025/006 tanggal 3 Juni 2025 June 3, 2025 - June 2, 2030
Board of Commissioners Decree No. AAID/
SK-DK/06-2025/006 dated June 3, 2025
Elok Tresnaningsih Anggota Surat Keputusan Dewan Komisaris No. AAID/ 13 Maret 2023 - 12 Maret
Member SK-DK/03-2023/003 tanggal 13 Maret 2023. 2028
Board of Commissioners Decree No. AAID/ March 13, 2023 - March 12,
SK-DK/03-2023/003 dated March 13, 2023. 2028
Myrnie Zachraini Anggota Surat Keputusan Dewan Komisaris No. AAID/ 26 Juni 2023 - 25 Juni 2028
Tamin Member SK-DK/06-2023/005 tanggal 26 Juni 2023 June 26, 2023 - June 25,
Board of Commissioners Decree No. AAID/ 2028
SK-DK/06-2023/005 dated June 26, 2023
Profil Komite Audit Audit Committee Profile
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Sabam Hutajulu Julianto Sidarto
Ketua Komite Audit Anggota Komite Audit
Chairman of Audit Committee Member of Audit Committee
Beliau ditunjuk sebagai Ketua Komite Audit Beliau ditunjuk sebagai anggota Komite Audit
berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris
No. AAID/SK-DK/11-2022/007 tanggal 17 No. AAID/SK-DK/06-2025/006 tanggal 3 Juni
November 2022. Profil beliau dapat dilihat 2025. Profil beliau dapat dilihat pada bagian
pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam Bab Profil Dewan Komisaris dalam Bab Profil
Profil Perusahaan di Laporan Tahunan ini. Perusahaan di Laporan Tahunan ini.
He was appointed as the Chairman of Audit He was appointed as a member of Audit
Committee based on the Board of Commissioners Committee based on the Board of Commissioners
Decree No. AAID/SK-DK/11-2022/007 dated Decree No. AAID/SK-DK/06-2025/006 dated
November 17, 2022. His profile can be seen in the June 3, 2025. His profile can be seen in the
Board of Commissioners Profile section in the Board of Commissioners Profile section in the
Company Profile Chapter of this Annual Report. Company Profile Chapter of this Annual Report.
223
Page 226
Elok Tresnaningsih
Anggota Komite Audit
Member of Audit Committee
Kewarganegaraan | Citizenship Usia | Age
Indonesia | Indonesian 56 tahun | years old
Dasar Pengangkatan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. AAID/SK-DK/03-2023/003
Basis of Appointment tanggal 13 Maret 2023
Board of Commissioners Decree AAID/SK-DK/03-2023/003
dated March 13, 2023
Riwayat Pendidikan • Magister Sains Akuntansi dari Fakultas Ekonomi, Universitas
Educational Background Indonesia (2007)
• Sarjana Akuntansi dari Fakultas Ekonomi, Universitas
Indonesia (1983)
• Master of Accounting Science from the University of
Indonesia (2007)
• Bachelor Degree in Accounting from the Faculty of Economics,
University of Indonesia (1983)
Pengalaman Kerja • Komite Audit di PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (2013-2021)
Work Experience • Komite Audit di PT PLN (Persero) (2007-2012)
• Associate Director di Pusat Pengembangan Akuntansi (PPA)
FEUI (2007-2009)
• Auditor di Kantor Akuntan Publik Capelle, Tuanakota & Co
(1982-1987)
• Audit Committee at PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
(2013-2021)
• Audit Committee at PT PLN (Persero) (2007-2012)
• Associate Director at Accounting Development Center (PPA)
FEUI (2007-2009)
• Auditor at Public Accounting Firm Capelle, Tuanakota & Co
(1982-1987)
Rangkap Jabatan Dosen Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Indonesia
Concurrent Position (1983-sekarang)
Lecturer of Faculty of Economic & Business, Universitas Indonesia
(1983-present)
Myrnie Zachraini Tamin
Anggota Komite Audit
Member of Audit Committee
Kewarganegaraan | Citizenship Usia | Age
Indonesia | Indonesian 61 tahun | years old
Dasar Pengangkatan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. AAID/SK-DK/06-2023/005
Basis of Appointment tanggal 26 Juni 2023
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Board of Commissioners Decree AAID/SK-DK/06-2023/005
dated June 26, 2023
Riwayat Pendidikan • Magister Hukum Bisnis dari Universitas Padjadjaran (2008)
Educational Background • Sarjana Akuntansi dari Fakultas Ekonomi Universitas
Indonesia (1987)
• Master Degree in Commercial Law from University of
Padjadjaran (2008)
• Bachelor Degree in Accounting from the Faculty of Economics,
University of Indonesia (1987)
Pengalaman Kerja • Anggota Komite Audit di Universitas Indonesia (2020-2024)
Work Experience • Anggota Komite Audit di PT Profesional Telekomunikasi
Indonesia (Protelindo) (2018-2024)
• Anggota Komite Audit di PT Sarana Menara Nusantara Tbk
(2013-2018)
• Dewan Pengurus di Ikatan Komite Audit Indonesia
(2013-2022)
• Anggota Komite Audit di PT Bumi Resources Tbk (2012-2022)
• Komisaris Independen di PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
(2010-2025)
• Anggota Komite Audit di PT Indo Tambangraya Megah Tbk
(2008-2012)
224
Page 227
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
• Konsultan di Tass Consulting (2007-2010)
• Dosen di Yayasan Pendidikan Bakrie (2007-2009)
• Non-Equity Partner di KAP Haryanto Sahari & Rekan
(PricewaterhouseCoopers) (2004-2007)
• Direktur di KAP Hadi Sutanto & Rekan (Price Waterhouse)
(1987-2004)
• Member of Audit Committee at Universitas Indonesia
(2020-2024)
• Member of Audit Committee at PT Profesional Telekomunikasi
Indonesia (Protelindo) (2018-2024)
• Member of Audit Committee at PT Sarana Menara Nusantara
Tbk (2013-2018)
• Executive Board at Indonesian Audit Committee Association
(2013-2022)
• Member of Audit Committee at PT Bumi Resources Tbk
(2012-2022)
• Independent Commissioner at PT Wahana Ottomitra
Multiartha Tbk (2010-2025)
• Member of Audit Committee at PT Indo Tambangraya Megah
Tbk (2008-2012)
• Consultant at Tass Consulting (2007-2010)
• Lecturer at Bakrie Educational Foundation (2007-2009)
• Non-Equity Partner at KAP Haryanto Sahari & Rekan
(PricewaterhouseCoopers) (2004-2007)
• Director at KAP Hadi Sutanto & Rekan (Price Waterhouse)
(1987-2004)
Rangkap Jabatan • Anggota Dewan Pengawas di Koperasi Mitra Dhuafa (Komida)
Concurrent Position (2024–sekarang)
• Anggota Komite Pemantau Risiko di PT Bumi Resources Tbk
(2024–sekarang)
• Anggota Komite Audit di PT Medikaloka Hermina Tbk (2020–
sekarang)
• Member of Supervisory Board at Koperasi Mitra Dhuafa
(Komida) (2024–present)
• Member of Risk Monitoring Committee at PT Bumi Resources
Tbk (2024–present)
• Member of Audit Committee at PT Medikaloka Hermina Tbk
(2020–present)
Independensi Komite Audit Independency of the Audit Committee
Dalam menjalankan fungsinya seluruh anggota In performing their functions, all members of
Komite Audit melakukan tugas dan tanggung the Audit Committee carry out their duties and
jawabnya secara independen. Semua anggota responsibilities independently. All members of the
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Komite Audit Perseroan berasal dari pihak independen Company’s Audit Committee are independent
tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, parties and have no financial, management, share
kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga, ownership and/or family relationships with the Board
dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau of Commissioners, the Board of Directors and/or
Pemegang Saham Pengendali atau hubungan Controlling Shareholders, or any relationship with
dengan Perseroan yang dapat mempengaruhi the Company that could affect their ability to act
kemampuannya bertindak independen. Seluruh independently. All independency requirements of
persyaratan independensi Komite Audit juga telah the Audit Committee have also been set forth in a
dituangkan dalam Surat Pernyataan Pribadi yang Personal Statement documented by the Corporate
didokumentasikan oleh Sekretaris Perusahaan. Secretary.
Sertifikasi Profesi Anggota Komite Professional Certification of Committee
Members
Untuk mendukung optimalisasi penerapan To optimize the implementation of audits, the
audit, Perseroan terus berupaya meningkatkan Company strives to improve the quality of its
kualitas SDM. Komitmen ini diwujudkan melalui human resources. This commitment is realized
pelaksanaan sertifikasi bagi Komite Audit. through the implementation of certification for
225
Page 228
Seluruh anggota Komite Audit telah memiliki the Audit Committee. All members of the Audit
sertifikasi profesi, sebagai berikut: Committee have obtained the following professional
certifications:
Nama Jabatan Sertifikasi Profesi yang Dimiliki
Name Position Professional Certifications
Sabam Hutajulu Ketua Uraian terkait sertifikasi yang dimiliki Sabam Hutajulu dan Julianto
Chairman Sidarto telah dimuat di Profil Dewan Komisaris pada Bab Profil
Perusahaan di Laporan Tahunan ini.
Julianto Sidarto Anggota Details regarding the certifications held by Sabam Hutajulu and
Member Julianto Sidarto are presented in the Board of Commissioners Profile
in the Company Profile section of this Annual Report.
Elok Tresnaningsih Anggota • Akuntan Negara Terdaftar di Kementerian Keuangan Republik
Member Indonesia
• Chartered Accountant (CA) dari Ikatan Akuntan Indonesia
• Certification in Audit Committee Practices (CACP) dari Ikatan
Komite Audit Indonesia
• Registered State Accountant at the Ministry of Finance of the
Republic of Indonesia
• Chartered Accountant (CA) from the Indonesian Institute of
Accountants
• Certification in Audit Committee Practices (CACP) from the
Indonesian Audit Committee Association
Myrnie Zachraini Tamin Anggota • Chartered Accountant (CA) dari Ikatan Akuntan Indonesia
Member • Certification in Audit Committee Practices (CACP) dari Ikatan
Komite Audit Indonesia
• Chartered Accountant (CA) from the Indonesian Institute of
Accountants
• Certification in Audit Committee Practices (CACP) from the
Indonesian Audit Committee Association
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit Duties and Responsibilities of the Audit
Committee
Berdasarkan Piagam Komite Audit, Komite Audit Based on the Audit Committee Charter, the
dalam menjalankan fungsinya memiliki tugas dan Audit Committee has the following duties and
tanggung jawab paling sedikit meliputi: responsibilities:
1. Melakukan penelaahan atas informasi 1. Reviewing financial information that will be
keuangan yang akan dikeluarkan oleh Perseroan issued by the Company or Public Company to
kepada publik dan/atau pihak otoritas, antara the public and/or authorities, including financial
lain Laporan Keuangan, proyeksi, dan laporan statements, projections, and other reports
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
lainnya terkait dengan informasi keuangan related to the Company’s financial information;
Perseroan;
2. Melakukan penelaahan atas ketaatan 2. Reviewing the compliance with laws and
terhadap peraturan perundang-undangan yang regulations related to the Company’s activities;
berhubungan dengan kegiatan Perseroan;
3. Memberikan pendapat independen dalam hal 3. Providing an independent opinion in the event of
terjadi perbedaan pendapat antara manajemen a difference of opinion between management
dan Akuntan atas jasa yang diberikannya; and accountants on the services provided;
4. Memberikan rekomendasi kepada Dewan 4. Providing recommendations to the Board of
Komisaris mengenai penunjukan Akuntan yang Commissioners regarding the appointment of
didasarkan pada independensi, ruang lingkup accountants based on independence, scope of
penugasan, dan imbalan jasa; assignment, and fees;
5. Melakukan evaluasi atas pelaksanaan 5. Evaluating the audit of annual historical
pemberian jasa audit atas informasi keuangan financial information conducted by the Public
historis tahunan oleh Akuntan Publik dan/atau Accountant and/or Public Accounting Firm;
Kantor Akuntan Publik;
6. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan 6. Reviewing the implementation of the audit
pemeriksaan oleh auditor internal dan by the internal auditor and overseeing the
mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh implementation of follow-up by the Board of
Direksi atas temuan auditor internal; Directors on the findings of the Internal Auditor;
226
Page 229
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
7. Melakukan penelaahan terhadap aktivitas 7. Reviewing the implementation of risk
pelaksanaan manajemen risiko yang dilakukan management activities carried out by the Board
oleh Direksi, jika Perseroan tidak memiliki fungsi of Directors, if the Company or Public Company
pemantau risiko di bawah Dewan Komisaris; does not have a risk monitoring function under
the Board of Commissioners;
8. Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan 8. Reviewing inputs relating to the accounting and
proses akuntansi dan pelaporan keuangan financial reporting process of the Company;
Perseroan;
9. Menelaah dan memberikan saran kepada 9. Reviewing and providing advice to the Board of
Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi Commissioners related to the potential conflict of
benturan kepentingan Perseroan; dan interest of the Company or Public Company; and
10. Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan 10. Protecting the confidentiality of the Company’s
informasi Perseroan. documents, data and information.
Tanggung Jawab Komite Audit Responsibilities of the Audit Committee
dalam Pemberian Rekomendasi atas in Providing Recommendations on the
Penunjukan dan Pemberhentian Auditor Appointment and Dismissal of External
Eksternal Auditor
Komite Audit memiliki peran penting terkait The Audit Committee plays an important role in
pemberian rekomendasi atas penunjukan dan recommending the appointment and dismissal
pemberhentian auditor eksternal sebagaimana of external auditors as stipulated in the Audit
telah diatur dalam Piagam Komite Audit. Hal Committee Charter. This role is exercised through
tersebut dilakukan melalui laporan evaluasi evaluation reports on the audit services provided
terhadap pemberian jasa audit atas informasi by Public Accountant (AP) and/or Public Accounting
keuangan historis Perseroan oleh Akuntan Publik Firm (PAF) regarding the Company’s historical
(AP) dan/atau Kantor Akuntan Publik (KAP), paling financial information, which must include at least
sedikit meliputi: the following:
1. Kesesuaian pelaksanaan audit oleh AP dan/ 1. Compliance of the audit conducted by the PA
atau KAP dengan standar audit yang berlaku; and/or PAF with applicable audit standards;
2. Kecukupan waktu pekerjaan lapangan; 2. Adequacy of on-site work time;
3. Pengkajian cakupan jasa yang diberikan dan 3. Review of the scope of services provided and
kecukupan uji petik; dan the adequacy of sampling; and
4. Rekomendasi perbaikan yang diberikan oleh AP 4. Recommendations for improvements provided
dan/atau KAP. by the PA and/or PAF.
Selain itu, Komite Audit wajib menyusun rekomendasi In addition, the Audit Committee must prepare
terkait usulan penunjukan AP dan/atau KAP kepada recommendations regarding the proposed
Dewan Komisaris dengan mempertimbangkan: appointment of a PA and/or a PAF to the Board of
Commissioners, taking into account:
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
1. Independensi AP, KAP, dan orang dalam KAP; 1. The independency of the PA, the PAF, and
insiders of the PAF;
2. Ruang lingkup audit; 2. The scope of the audit;
3. Imbalan jasa audit; 3. Audit fees;
4. Keahlian dan pengalaman AP, KAP, dan tim audit 4. The expertise and experience of the PA, the PAF,
dari KAP; and the PAF’s audit team;
5. Metodologi, teknik, dan sarana audit yang 5. The audit methodologies, techniques, and tools
digunakan KAP; used by the PAF;
6. Manfaat sudut pandang baru yang akan 6. The benefits of a new perspective that will be
diperoleh melalui penggantian AP, KAP, dan tim obtained through the replacement of the PA, the
audit dari KAP; PAF, and the PAF’s audit team;
7. Potensi risiko atas penggunaan jasa audit oleh 7. Potential risks associated with the use of audit
KAP yang sama secara berturut-turut untuk services by the same PAF for a consecutive and
kurun waktu yang cukup panjang; dan sufficiently long period of time; and
8. Hasil evaluasi terhadap pelaksanaan 8. The results of an evaluation of the provision of
pemberian jasa audit atas informasi keuangan audit services for historical annual financial
historis tahunan oleh AP dan KAP pada periode information by the PA and the PAF in the previous
sebelumnya, jika ada. period, if any.
227
Page 230
Rapat Komite Audit Audit Committee Meetings
Mengacu pada Piagam Komite Audit, kebijakan Referring to the Audit Committee Charter, the policy
pelaksanaan rapat Komite Audit adalah sebagai for conducting Audit Committee meetings is as
berikut: follows:
1. Komite Audit mengadakan rapat secara berkala 1. The Audit Committee shall hold meetings at
paling sedikit 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan; least once every three (3) months;
2. Penyelenggaraan Rapat Komite Audit dibantu 2. The scheduling of Audit Committee meetings is
penjadwalannya oleh Sekretaris Perusahaan; assisted by the Corporate Secretary;
3. Rapat Komite Audit dapat diselenggarakan 3. An Audit Committee meeting may be held if
apabila dihadiri oleh lebih dari 1/2 (satu per dua) attended by more than 1/2 (one-half) of the
jumlah anggota; total number of members;
4. Keputusan Rapat Komite Audit diambil 4. Decisions of the Audit Committee meeting are
berdasarkan musyawarah untuk mufakat; made by consensus;
5. Setiap Rapat Komite Audit dituangkan dalam 5. Each Audit Committee meeting is recorded in the
Risalah Rapat Komite Audit, termasuk apabila Audit Committee Meeting Minutes, including any
terdapat perbedaan pendapat (dissenting dissenting opinions, which are signed by all Audit
opinion), yang ditandatangani oleh seluruh Committee members present and submitted to
anggota Komite Audit yang hadir dan the Board of Commissioners.
disampaikan kepada Dewan Komisaris.
Sepanjang tahun 2025, Komite Audit telah Throughout 2025, the Audit Committee held 9
mengadakan rapat sebanyak 9 kali dengan rincian meetings with the following details:
sebagai berikut:
Persentase
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Kehadiran
Name Position Total Meetings Attendance Attendance
Percentage
Sabam Hutajulu Ketua Komite Audit
Chairman of Audit 9 9 100%
Committee
Julianto Sidarto * Anggota Komite Audit
4 4 100%
Member of Audit Committee
Elok Tresnaningsih Anggota Komite Audit
9 9 100%
Member of Audit Committee
Myrnie Zachraini Tamin Anggota Komite Audit
9 9 100%
Member of Audit Committee
* Julianto Sidarto ditunjuk sebagai Anggota Komite Audit per tanggal 3 Juni 2025.
Julianto Sidarto was appointed as the Member of the Audit Committee effective June 3, 2025.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Agenda Rapat
Meeting Agenda
Tanggal Pembahasan
No.
Date Agenda
1 19 Februari 2025 • Laporan Audit Internal Kuartal 4 2024
February 19, 2025 • Manajemen Risiko Kuartal 4 2024
• Q1 2024 Internal Audit Report
• Q4 2024 Risk Management
2 27 Februari 2025 Status Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian 2024
February 27, 2025 Audit Status of the 2024 Consolidated Financial Statements
3 24 Maret 2025 Penutupan Audit atas Laporan Keuangan Tahunan 2024
March 24, 2025 Closing Audit of the Annual Financial Statements 2024
4 2 Mei 2025 • Laporan Tahunan 2024
May 2, 2025 • Evaluasi untuk Kuartal 1 2025
• Lain-lain
• Annual Report 2024
• Q1 2025 Evaluation
• Others
228
Page 231
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Tanggal Pembahasan
No.
Date Agenda
5 21 Mei 2025 • Manajemen Risiko Kuartal 1 2025
May 21, 2025 • Laporan Audit Internal Kuartal 1 2025
• Q1 2025 Risk Management
• Q1 2025 Internal Audit Report
6 7 Juli 2025 • Evaluasi untuk Kuartal 2 2025
July 7, 2025 • Lain-lain
• Q2 2025 Evaluation
• Others
7 6 Agustus 2025 • Update Audit Internal Semester 1 2025
August 6, 2025 • Update Manajemen Risiko Semester 1 2025
• Semester 1 2025 Internal Audit Update
• Semester 1 2025 Risk Management Update
8 5 November 2025 • Manajemen Risiko Kuartal 3 2025
November 5, 2025 • Audit Internal Kuartal 3 2025
• Q3 2025 Risk Management
• Q3 2025 Internal Audit
9 13 November 2025 Kick-off Pelaksanaan Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun 2025
November 13, 2025 Kick-off Audit of the Consolidated Financial Statements 2025
Pengembangan Kompetensi Komite Audit Competency Development of the Audit
Committee
Perseroan memfasilitasi program pengembangan The Company facilitates competency development
kompetensi Komite Audit, agar menambah programs for the Audit Committee to enhance their
pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan knowledge and insight in carrying out their duties
tugas dan tanggung jawabnya. Adapun informasi and responsibilities. Information regarding training
pelatihan dan peningkatan kompetensi Komite and competency development programs for the
Audit selama tahun 2025 yang diselenggarakan di Audit Committee held within the Company during
lingkungan Perseroan dapat dilihat sebagai berikut: 2025 is as follows:
Nama dan Jabatan Nama Pelatihan Tanggal Pelatihan Penyelenggara
Name and Position Training Title Training Date Organizer
Sabam Hutajulu
Ketua Komite Audit
Chairman of Audit Telah disajikan pada sub judul Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris pada bab
Committee Governansi Korporat di Laporan Tahunan ini.
Has been presented in the Board of Commissioners Competency Development sub-title of
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Julianto Sidarto the Corporate Governance Chapter in this Annual Report.
Anggota Komite Audit
Member of Audit Committee
Elok Tresnaningsih Pelatihan Pengungkapan 18 - 19 September 2025 Bappenas, UNDP, dan PPA
Anggota Komite Audit Keuangan Terkait Alam September 18 - 19, 2025 FEB UI
Member of Audit Committee (Nature-Related Financial Bappenas, UNDP, and PPA
Disclosure) FEB UI
Nature-Related Financial
Disclosure Training
Myrnie Zachraini Tamin Webinar Manajemen 7 Januari 2025 Lembaga Sertifikasi Profesi
Anggota Komite Audit Risiko: Determining the Risk January 7, 2025 Manajemen Risiko
Member of Audit Committee Strategy in the Challenges of Risk Management
Environmental, Social, and Professional Certification
Macro Economic Changes Agency
Risk Management Webinar:
Determining the Risk
Strategy in the Challenges
of Environmental, Social, and
Macro Economic Changes
229
Page 232
Nama dan Jabatan Nama Pelatihan Tanggal Pelatihan Penyelenggara
Name and Position Training Title Training Date Organizer
Enhancing the Role 24 September 2025 Institut Akuntan Publik
of Accountants in September 24, 2025 Indonesia dan Institute
Sustainability Reporting of Singapore Chartered
and Assurance: Bridging Accountants
Experience and Standards Indonesian Institute of
for the Future Public Accountants and
the Institute of Singapore
Chartered Accountants
Persiapan dan Mitigasi 13 Oktober 2025 Ikatan Akuntan Indonesia
Penyelesaian dalam October 13, 2025 Indonesian Institute of
Sengketa Perpajakan Accountants
Preparation and Mitigation
Strategies to Resolve Tax
Disputes
Perpajakan untuk HRD 19 Oktober 2025 Ikatan Akuntan Wilayah DKI
(Update UU HPP) October 19, 2025 Jakarta
Taxation for HRD (HPP Law DKI Jakarta Institute of
Update) Accountants
Pelaksanaan Kegiatan Komite Audit Activities of the Audit Committee in 2025
Tahun 2025
Komite Audit telah melaksanakan tugasnya melalui The Audit Committee carried out its duties through
sejumlah program selama tahun 2025, di antaranya: a number of programs throughout 2025, including:
1. Komite Audit telah melakukan evaluasi 1. The Audit Committee evaluated the services of
atas penggunaan jasa Akuntan Publik dan/ the Public Accountant and/or Public Accounting
atau Kantor Akuntan Publik yang melakukan Firm that audited the Company’s Consolidated
audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian Financial Statements for the 2024 Financial Year.
Perseroan untuk Tahun Buku 2024.
2. Komite Audit telah memberikan rekomendasi 2. The Audit Committee has provided
penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor recommendations regarding the appointment
Akuntan Publik yang melakukan audit atas of a Public Accountant and/or Public Accounting
Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Firm to audit the Company’s Consolidated
untuk Tahun Buku 2025. Financial Statements for the 2025 Financial Year.
3. Komite Audit telah menjalankan fungsi 3. The Audit Committee has fulfilled its role of
pemberian masukan kepada Dewan Komisaris providing input to the Board of Commissioners
terkait dengan ruang lingkup tugasnya regarding the scope of its duties in accordance
berdasarkan piagam Komite Audit. with the Audit Committee Charter.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
230
Page 233
Komite Nominasi dan
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Remunerasi
Nomination and Remuneration Committee
Komite Nominasi dan Remunerasi merupakan organ The Nomination and Remuneration Committee is a
pendukung Dewan Komisaris yang berfungsi untuk supporting organ of the Board of Commissioners
memastikan proses nominasi Dewan Komisaris dan tasked with ensuring the nomination process for
Direksi, terdiri dari individu yang berintegritas dan the Board of Commissioners and the Board of
memiliki keragaman yang berkualitas. Selain itu, Directors consists of individuals of integrity and
Komite Nominasi dan Remunerasi juga bertugas diverse backgrounds. Additionally, the Nomination
untuk memberikan rekomendasi kepada Dewan and Remuneration Committee is responsible
Komisaris dan Direksi mengenai sistem remunerasi for providing recommendations to the Board of
bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris. Commissioners and the Board of Directors regarding
the remuneration system for members of the Board
of Directors and the Board of Commissioners.
Dasar Hukum Legal Basis
Pembentukan Komite Nominasi dan Remunerasi di The establishment of the Nomination and
Perseroan mengacu pada sejumlah ketentuan dan Remuneration Committee in the Company is based
peraturan perundang-undangan, antara lain: on a number of laws and regulations, including:
1. UU Perseroan Terbatas; 1. Limited Liability Company Law;
2. UU Pasar Modal; 2. Capital Market Act;
3. POJK No. 34/POJK.04/2014; dan 3. OJK Regulation No. 34/POJK.04/2014; and
4. Anggaran Dasar Perseroan. 4. The Company’s Articles of Association.
Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi Nomination and Remuneration
Committee Charter
Perseroan memiliki Piagam Komite Nominasi dan The Company has a Nomination and Remuneration
Remunerasi yang terakhir kali diperbarui berdasarkan Committee Charter, which was last amended
Surat Keputusan Dewan Komisaris No. AAID/ based on Board of Commissioners’ Decree No.
CHARTER-NRC/05-2025/001 tanggal 21 Mei 2025 AAID/CHARTER-NRC/05-2025/001 dated May
dan telah disahkan oleh Dewan Komisaris. Piagam 21, 2025, and has been approved by the Board of
ini berfungsi sebagai panduan kerja bagi Komite Commissioners. This Charter serves as a guideline
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Nominasi dan Remunerasi dalam melaksanakan for the Nomination and Remuneration Committee in
tugas dan tanggung jawabnya, serta pelaksanaan carrying out its duties and responsibilities, as well as
rapat komite. in conducting committee meetings.
Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan The Company’s Nomination and Remuneration
terdiri dari: Committee Charter consists of:
1. Latar Belakang; 1. Background;
2. Dasar Hukum; 2. Legal Basis;
3. Maksud dan Tujuan; 3. Purpose and Objectives;
4. Struktur, Keanggotaan, Masa Jabatan, dan 4. Structure, Membership, Term of Office, and
Persyaratan; Requirements;
5. Tugas, Tanggung Jawab, dan Kewenangan; 5. Duties, Responsibilities, and Authorities;
6. Tata Cara dan Prosedur Kerja; 6. Operating Procedures and Protocols;
7. Benturan Kepentingan dan Kode Etik; 7. Conflicts of Interest and Code of Conduct;
8. Penyelenggaraan Rapat; 8. Meeting Organization;
9. Pelaporan Kegiatan dan Evaluasi; dan 9. Activity Reporting and Evaluation; and
10. Penutup. 10. Closing.
231
Page 234
Struktur dan Keanggotaan Komite Structure and Membership of the
Nominasi dan Remunerasi Nomination and Remuneration
Committee
Berdasarkan Piagam Komite Nominasi dan Pursuant to the Nomination and Remuneration
Remunerasi, keanggotaan Komite Nominasi dan Committee Charter, membership of the Company’s
Remunerasi Perseroan harus memenuhi ketentuan Nomination and Remuneration Committee must
sebagai berikut: meet the following requirements:
1. Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi yang 1. Members of the Nomination and Remuneration
berasal dari luar Perseroan wajib memenuhi Committee who are external to the Company
syarat: must meet the following criteria:
a. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan a. Has no affiliation with the Company,
Perseroan, anggota Direksi, anggota Dewan members of the Board of Directors,
Komisaris atau Pemegang Saham Utama members of the Board of Commissioners, or
Perseroan; the Company’s Major Shareholders;
b. Memiliki pengalam terkait nominasi dan/ b. Possesses relevant experience in
atau remunerasi; dan nominations and/or remuneration; and
c. Tidak merangkap jabatan sebagai anggota c. Does not hold concurrent positions as
komite lainnya yang dimiliki Perseroan. members of other committees established
by the Company.
2. Anggota Direksi Perseroan tidak dapat menjadi 2. Members of the Company’s Board of Directors
anggota Komite Nominasi dan Remunerasi; may not serve as members of the Nomination
and Remuneration Committee;
3. Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi tidak 3. Members of the Nomination and Remuneration
memiliki hubungan usaha, baik langsung maupun Committee must not have any business
tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan relationships, whether direct or indirect, related
usaha Perseroan yang dapat menimbulkan to the Company’s business activities that could
benturan kepentingan; give rise to a conflict of interest;
4. Memiliki integritas yang tinggi, dedikasi, 4. Possesses high integrity, dedication,
independensi, kemampuan, pengetahuan, dan independence, competence, knowledge, and
pengalaman yang memadai sesuai dengan sufficient experience commensurate with their
bidang pekerjaannya dan latar belakang field of work and educational background,
pendidikannya, serta mampu berkomunikasi and be able to effectively communicate, both
dengan baik secara lisan maupun tertulis semua verbally and in writing, all results of their duties
hasil pelaksanaan tugasnya sesuai prosedur in accordance with applicable procedures;
yang berlaku;
5. Memiliki pengetahuan yang cukup untuk dapat 5. Possesses sufficient knowledge to understand
memahami dan mematuhi prinsip-prinsip GCG and comply with the principles of Good Corporate
dan Pedoman Kode Etik Perseroan; Governance (GCG) and the Company’s Code of
Conduct;
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
6. Memiliki pengetahuan tentang Anggaran Dasar 6. Possesses knowledge of the Company’s
Perseroan, peraturan perundang-undangan Articles of Association, laws and regulations
yang berkaitan dengan kegiatan usaha related to the Company’s business activities,
Perseroan, peraturan perundang-undangan and other laws and regulations relevant to the
lainnya yang terkait dengan pelaksanaan tugas performance of their duties and responsibilities;
dan tanggung jawabnya;
7. Mampu bekerja sama dan berkomunikasi dengan 7. Able to collaborate and communicate
baik dan beretika, serta menyediakan waktu effectively and ethically, and dedicate sufficient
yang cukup untuk melaksanakan tugasnya time to perform their duties well and add value;
dengan baik dan bernilai tambah; dan and
8. Bersedia membuat dan menandatangani 8. Willing to prepare and sign a written statement
pernyataan tertulis berkaitan dengan regarding independence requirements and the
persyaratan independensi dan tidak adanya absence of conflicts of interest.
benturan kepentingan.
232
Page 235
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Komposisi Komite Nominasi dan Composition of the Nomination and
Remunerasi Remuneration Committee
Pada 31 Desember 2025, Komite Nominasi dan As of December 31, 2025, the Company’s
Remunerasi Perseroan berjumlah 5 (lima) orang Nomination and Remuneration Committee consists
yang berasal dari Komisaris Independen, anggota of 5 (five) members, which includes Independent
Dewan Komisaris, dan pihak yang menduduki Commissioners, members of the Board of
jabatan manajerial di bawah Direksi yang Commissioners, and individuals holding managerial
membidangi sumber daya manusia yang diangkat positions under the Board of Directors who are
dan diberhentikan oleh Dewan Komisaris. Komposisi responsible for human resources, who are appointed
anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan and dismissed by the Board of Commissioners. The
adalah sebagai berikut: composition of the Company’s Nomination and
Remuneration Committee is as follows:
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode Jabatan
Name Position Basis of Appointment Term of Office
Julianto Sidarto Ketua Surat Keputusan Dewan Komisaris No. AAID/SK- 3 Juni 2025 – 2 Juni 2030
Chairman DK/06-2025/005 tanggal 3 Juni 2025 June 3, 2025 - June 2, 2030
Board of Commissioners Decree No. AAID/SK-
DK/06-2025/005 dated June 3, 2025
Ahmad AI Farouk Anggota Surat Keputusan Dewan Komisaris No. AAID/SK- 27 Agustus 2024 – 19 Agustus
bin Ahmad Kamal Member DK/08-2024/006 tanggal 27 Agustus 2024 2029
Board of Commissioners Decree No. AAID/SK- August 27, 2024 - August 19,
DK/08-2024/006 dated August 27, 2024 2029
Sabam Hutajulu Anggota Surat Keputusan Dewan Direksi No. AAID/SK- 15 Agustus 2023 - 24 Oktober
Member DK/08-2023/006 tanggal 15 Agustus 2023 2027
Board of Commissioners Decree No. AAID/SK- August 15, 2023 - October 24,
DK/08-2023/006 dated August 15, 2023 2027
Reza Viryawan Anggota Surat Keputusan Dewan Direksi No. AAID/SK- 15 Agustus 2024 - 24 Oktober
Member DK/08-2023/006 tanggal 15 Agustus 2023 2027
Board of Commissioners Decree No. AAID/SK- August 15, 2024 - October 2027
DK/08-2023/006 dated August 15, 2023
Novretta Anggota Surat Keputusan Dewan Komisaris No. AAID/SK- 24 Februari 2025 – 23 Februari
Nursetyawati Member DK/02-2025/001 tanggal 24 Februari 2025 2030
Board of Commissioners Decree No. AAID/SK- February 24, 2025 - February
DK/02-2025/001 dated February 24, 2025 23, 2030
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
233
Page 236
Profil Komite Nominasi dan Remunerasi Profile of the Nomination and Remuneration
Committee
Julianto Sidarto Ahmad AI Farouk bin
Ketua Komite Nominasi Ahmad Kamal
dan Remunerasi Anggota Komite Nominasi dan
Chairman of Nomination and Remunerasi
Remuneration Committee Member of Nomination and
Remuneration Committee
Beliau ditunjuk sebagai
Ketua Komite Nominasi dan Beliau ditunjuk sebagai
Remunerasi berdasarkan Anggota Komite Nominasi
Surat Keputusan Dewan dan Remunerasi berdasarkan
Komisaris No. AAID/SK- Surat Keputusan Dewan
DK/06-2025/005 tanggal 3 Komisaris No. AAID/SK-
Juni 2025. Profil beliau dapat DK/08-2024/006 tanggal 27
dilihat pada bagian Profil Agustus 2024. Profil beliau
Dewan Komisaris dalam Bab dapat dilihat pada bagian
Profil Perusahaan di Laporan Profil Dewan Komisaris dalam
Tahunan ini. Bab Profil Perusahaan di
He was appointed as the Laporan Tahunan ini.
Chairman of Nomination and He was appointed as a
Remuneration Committee Member of Nomination and
based on the Board of Remuneration Committee
Commissioners Decree No. based on the Board of
AAID/SK-DK/06-2025/005 Commissioners Decree No.
dated June 3, 2025. His profile AAID/SK-DK/08-2024/006
can be seen in the Profile of dated August 27, 2024.
the Board of Commissioners His profile can be seen in
of the Company Profile the Profile of the Board
Chapter of this Annual Report. of Commissioners of the
Company Profile Chapter of
this Annual Report.
Sabam Hutajulu Reza Viryawan
Anggota Komite Nominasi Anggota Komite Nominasi
dan Remunerasi dan Remunerasi
Member of Nomination and Member of Nomination and
Remuneration Committee Remuneration Committee
Beliau ditunjuk sebagai Beliau ditunjuk sebagai
Anggota Komite Nominasi Anggota Komite Nominasi
dan Remunerasi berdasarkan dan Remunerasi berdasarkan
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Surat Keputusan Dewan Surat Keputusan Dewan
Direksi No. AAID/SK- Direksi No. AAID/SK-
DK/08-2023/006 tanggal 15 DK/08-2023/006 tanggal 15
Agustus 2023. Profil beliau Agustus 2023. Profil Beliau
dapat dilihat pada bagian dapat dilihat pada bagian
Profil Dewan Komisaris dalam Profil Dewan Komisaris dalam
Bab Profil Perusahaan di Bab Profil Perusahaan di
Laporan Tahunan ini. Laporan Tahunan ini.
He was appointed as a He was appointed as a
Member of Nomination and Member of Nomination and
Remuneration Committee Remuneration Committee
based on the Board of based on the Board of
Directors Decree No. AAID/ Commissioners Decree No.
SK-DK/08-2023/006 dated AAID/SK-DK/08-2023/006
August 15, 2023. His profile dated August 15, 2023.
can be seen in the Profile of His profile can be seen in
the Board of Commissioners the Profile of the Board
of the Company Profile of Commissioners of the
Chapter of this Annual Report. Company Profile Chapter of
this Annual Report.
234
Page 237
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Novretta Nursetyawati
Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
Member of Nomination and Remuneration Committee
Kewarganegaraan | Citizenship Usia | Age
Indonesia | Indonesian 41 tahun | years old
Dasar Pengangkatan Surat Keputusan Dewan Komisaris No. AAID/SK-
Basis of Appointment DK/02-2025/001 tanggal 24 Februari 2025
Board of Commissioners Decree No. AAID/SK-DK/02-2025/001
dated February 24, 2025
Riwayat Pendidikan • Magister Profesi Psikologi Industri & Organisasi dari
Educational Background Universitas Atma Jaya (2009)
• Sarjana Psikologi dari Universitas Atma Jaya (2006)
• Master of Industrial & Organizational Psychology from
Atma Jaya University (2009)
• Bachelor of Psychology from Atma Jaya University (2006)
Pengalaman Kerja • Direktur SDM dan Kultur Korporat di CARSOME Indonesia
Work Experience (2020-2023)
• Manager SDM di PT Karya Bahari Abadi (Yamaha Marine)
(2013-2020)
• Konsultan SDM di Deloitte Consulting (2009-2013)
• Director of HR and Corporate Culture at CARSOME
Indonesia (2020-2023)
• Manager of HR at PT Karya Bahari Abadi (Yamaha Marine)
(2013-2020)
• HR Consultant at Deloitte Consulting (2009-2013)
Rangkap Jabatan Country Head of People Department di PT Indonesia AirAsia
Concurrent Position (2024-sekarang)
Country Head of People Department at PT Indonesia AirAsia
(2024-present)
Independensi Komite Nominasi dan Independency of the Nomination and
Remunerasi Remuneration Committee
Sesuai dengan Piagam Komite Nominasi dan In accordance with the Nomination and Remuneration
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Remunerasi, seluruh anggota Komite Nominasi Committee Charter, all members of the Nomination
dan Remunerasi melakukan tugas dan tanggung and Remuneration Committee perform their
jawabnya secara independen. Dalam keanggotaan duties and responsibilities independently. Of the
komite, 4 (empat) diantaranya merupakan anggota committee members, 4 (four) are members of the
Dewan Komisaris Perseroan dengan 2 (dua) orang Company’s Board of Commissioners, including 2
Komisaris Independen. Ketua Komite Nominasi dan (two) Independent Commissioners. The Chairman
Remunerasi dijabat oleh Komisaris Independen guna of the Nomination and Remuneration Committee
memenuhi persyaratan independensi sebagaimana is held by an Independent Commissioner for the
ketentuan POJK terkait. Mayoritas anggota Komite purpose of meeting the independency requirements
Nominasi dan Remunerasi tidak memiliki hubungan as stipulated in the relevant POJK. The majority of
keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham members of the Nomination and Remuneration
dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Committee have no financial, management,
Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham shareholding, and/or family relationships with the
Pengendali atau hubungan dengan Perseroan yang Board of Commissioners, the Board of Directors, and/
dapat mempengaruhi kemampuannya bertindak or Controlling Shareholders, nor any relationships
independen. with the Company that could affect their ability to
act independently.
235
Page 238
Sertifikasi Profesi Anggota Komite Professional Certification of Committee
Members
Perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan The Company is committed to continuously improving
kualitas SDM, termasuk bagi anggota Komite the quality of its human resources, including for
Nominasi dan Remunerasi guna mengoptimalkan members of the Nomination and Remuneration
fungsi dan tugas yang dijalankan melalui Committee, to optimize the functions and duties
pelaksanaan sertifikasi profesi. Anggota Komite they perform through professional certification.
Nominasi dan Remunerasi telah memiliki sertifikasi Members of the Nomination and Remuneration
profesi, sebagai berikut: Committee have obtained the following professional
certifications:
Nama Jabatan Sertifikasi Profesi yang Dimiliki
Name Position Professional Certifications
Julianto Sidarto Ketua | Chairman SPPI Basic Finance Certification
Ahmad AI Farouk Bin Ahmad Kamal Anggota | Member -
Sabam Hutajulu Anggota | Member -
Reza Viryawan Anggota | Member -
Novretta Nursetyawati Anggota | Member Certified Industrial Relation Professional (IEEEL Institute)
Tugas dan Tanggung Jawab Komite Duties and Responsibilities of the
Nominasi dan Remunerasi Nomination and Remuneration
Committee
Berdasarkan Piagam Komite Nominasi dan Based on the Nomination and Remuneration
Remunerasi, tugas dan tanggung jawab Komite Committee Charter, the duties and responsibilities
Nominasi dan Remunerasi, yaitu: of the Nomination and Remuneration Committee
are as follows:
Terkait dengan Fungsi Nominasi Related to Nomination Functions
1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan 1. Providing recommendations to the Board of
Komisaris mengenai: Commissioners on:
a. Komposisi jabatan anggota Direksi dan/ a. The composition of the Board of Directors
atau Dewan Komisaris; and/or the Board of Commissioners;
b. Kebijakan dan kriteria yang diperlukan b. Policies and criteria required in the
dalam proses nominasi; nomination process;
c. Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota c. Performance evaluation policies for
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan members of the Board of Directors and/or
the Board of Commissioners; and
d. Program pengembangan kemampuan d. Capacity development programs for
anggota Direksi dan Dewan Komisaris. members of the Board of Directors and the
Board of Commissioners.
2. Membantu Dewan Komisaris melakukan 2. Assisting the Board of Commissioners in
penilaian kinerja anggota Direksi dan/atau assessing the performance of members of
anggota Dewan Komisaris berdasarkan tolok the Board of Directors and/or members of the
ukur yang telah disusun sebagai bahan evaluasi; Board of Commissioners based on benchmarks
established for evaluation purposes;
3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan 3. Providing recommendations to the Board
Komisaris mengenai program pengembangan of Commissioners regarding capability
kemampuan anggota Direksi dan/atau anggota development programs for members of
Dewan Komisaris; the Board of Directors and/or the Board of
Commissioners;
4. Memberikan usulan calon yang memenuhi 4. Submitting proposals for qualified candidates
syarat sebagai anggota Direksi dan/atau as members of the Board of Directors and/or
Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk the Board of Commissioners to the Board of
disampaikan kepada RUPS; dan Commissioners for presentation to the General
Meeting of Shareholders; and
236
Page 239
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
5. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Dewan 5. Performing other duties assigned by the Board
Komisaris terkait dengan fungsi nominasi. of Commissioners related to the nomination
function.
Terkait dengan Fungsi Remunerasi Related to Remuneration Function
1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan 1. Provide recommendations to the Board of
Komisaris mengenai struktur remunerasi, Commissioners regarding the remuneration
kebijakan atas remunerasi, dan besaran atas structure, remuneration policies, and
remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi remuneration amounts for the Board of
untuk disampaikan oleh Dewan Komisaris Commissioners and the Board of Directors to
kepada RUPS; be submitted by the Board of Commissioners to
the General Meeting of Shareholders;
2. Membantu Dewan Komisaris melakukan 2. Assist the Board of Commissioners in conducting
penilaian kinerja dengan kesesuaian remunerasi performance evaluations to ensure the
yang diterima masing-masing anggota Direksi appropriateness of the remuneration received
dan/atau Dewan Komisaris; dan by each member of the Board of Directors and/
or the Board of Commissioners; and
3. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Dewan 3. Performing other duties assigned by the Board
Komisaris terkait dengan fungsi remunerasi. of Commissioners related to the remuneration
function.
Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi Nomination and Remuneration
Committee Meetings
Kebijakan terkait pelaksanaan rapat Komite Policies regarding the organization of Nomination
Nominasi dan Remunerasi diatur sebagai berikut: and Remuneration Committee meetings are as
follows:
1. Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi 1. Nomination and Remuneration Committee
mengadakan secara berkala paling kurang 1 meetings are held periodically at least once
(satu) kali dalam 4 (empat) bulan; every 4 (four) months;
2. Penyelenggaraan Rapat Komite Nominasi dan 2. The Corporate Secretary assists in scheduling the
Remunerasi dibantu penjadwalannya oleh meetings of the Nomination and Remuneration
Sekretaris Perusahaan; Committee;
3. Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi hanya 3. Meetings of the Nomination and Remuneration
dapat diselenggarakan apabila: Committee may only be held if:
a. dihadiri oleh mayoritas dari jumlah anggota a. attended by a majority members of the
Komite Nominasi dan Remunerasi; dan Nomination and Remuneration Committee;
and
b. salah satu dari mayoritas jumlah anggota b. the majority of members present at the
Komite Nominasi dan Remunerasi meeting must include the Chairman of the
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
merupakan Ketua Komite Nominasi dan Nomination and Remuneration Committee;
Remunerasi;
4. Keputusan Rapat Komite Nominasi dan 4. Decisions of the Nomination and Remuneration
Remunerasi dilakukan berdasarkan musyawarah Committee meeting are made by consensus;
untuk mufakat;
5. Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah 5. In the event that a decision by consensus cannot
mufakat tersebut tidak tercapai, pengambilan be reached, decisions are made by majority
keputusan dilakukan berdasarkan suara vote;
terbanyak;
6. Segala sesuatu yang dibicarakan dan 6. All items discussed and decided upon during
diputuskan dalam Rapat komite Nominasi dan the Nomination and Remuneration Committee
Remunerasi termasuk pendapat yang berbeda meeting, including dissenting opinions, shall
(dissenting opinions), dituangkan dalam risalah be recorded in written meeting minutes signed
rapat secara tertulis yang ditandatangani by all attending members of the Nomination
oleh seluruh anggota Komite Nominasi dan and Remuneration Committee, serving as
Remunerasi yang hadir, sebagai bukti yang sah valid evidence of the decisions made during
atas keputusan yang diambil dalam rapat dan the meeting and submitted to the Board of
disampaikan kepada Dewan Komisaris; Commissioners;
237
Page 240
7. Hasil Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi 7. The results of the Nomination and Remuneration
wajib dituangkan dalam risalah rapat oleh Committee meeting must be recorded in
Sekretaris Komite Nominasi dan Remunerasi dan the meeting minutes by the Secretary of the
didokumentasikan oleh Perseroan; dan Nomination and Remuneration Committee and
documented by the Company; and
8. Risalah Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi 8. The minutes of the Nomination and Remuneration
tersebut wajib disampaikan secara tertulis Committee meeting must be submitted in
kepada Dewan Komisaris. writing to the Board of Commissioners.
Sepanjang tahun 2025, Komite Nominasi dan Throughout 2025, the Nomination and Remuneration
Remunerasi telah melaksanakan rapat sebanyak 4 Committee held 4 (four) meetings. Information
(empat) kali. Informasi terkait frekuensi kehadiran regarding the attendance frequency and meeting
dan agenda rapat Komite Nominasi dan Remunerasi agendas of the Nomination and Remuneration
adalah sebagai berikut: Committee is as follows:
Persentase
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran
Name Position Total Meetings Attendance
Kehadiran
Attendance Percentage
Julianto Sidarto* Ketua Komite Nominasi dan 2 2 100%
Remunerasi
Chairman of the
Nomination and
Remuneration Committee
Ahmad AI Farouk Bin Ahmad Anggota Komite Nominasi 4 4 100%
Kamal dan Remunerasi
Member of the Nomination
and Remuneration
Committee
Sabam Hutajulu Anggota Komite Nominasi 4 4 100%
dan Remunerasi
Member of the Nomination
and Remuneration
Committee
Reza Viryawan Anggota Komite Nominasi 4 2 50%
dan Remunerasi
Member of the Nomination
and Remuneration
Committee
Novretta Nursetyawati Anggota Komite Nominasi 4 4 100%
dan Remunerasi
Member of the Nomination
and Remuneration
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Committee
* Julianto Sidarto ditunjuk sebagai Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi per tanggal 3 Juni 2025.
Julianto Sidarto was appointed as the Chairman of the Nomination and Remuneration Committee effective June 3, 2025.
Agenda Rapat
Meeting Agenda
Tanggal Pembahasan
No.
Date Agenda
1 4 Maret 2025 • Tingkat Atrisi
March 4, 2025 • Rapat Town Hall
• Skor Loyalitas Karyawan (eNPS)
• Attrition Level
• Town Hall Meeting
• Employee Loyalty Score (eNPS)
2 21 Mei 2025 • Tingkat Atrisi
May 21, 2025 • Evaluasi Kinerja 2024
• Attrition Level
• 2024 Performance Evaluation
238
Page 241
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Tanggal Pembahasan
No.
Date Agenda
3 6 Agustus 2025 • Tingkat Atrisi
August 6, 2025 • Evaluasi Kinerja 2025
• Attrition Level
• 2025 Performance Evaluation
4 5 November 2025 • Tingkat Atrisi
November 5, 2025 • Skor Loyalitas Karyawan (eNPS) Semester 1 2025
• Evaluasi Kinerja Manajemen Kuartal 3 2025
• Struktur Organisasi terbaru
• Attrition Level
• Employee Loyalty Score (eNPS) of Semester 1 2025
• Q3 2025 Management Performance Evaluation
• The latest Organizational Structure
Pengembangan Kompetensi Komite Nomination and Remuneration Committee
Nominasi dan Remunerasi Competency Development
Perseroan memfasilitasi program pengembangan The Company facilitates the competency
kompetensi Komite Nominasi dan Remunerasi agar development program for the Nomination and
menambah pengetahuan dan wawasan dalam Remuneration Committee to enhance their
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Adapun knowledge and insight in carrying out their duties
informasi pelatihan dan peningkatan kompetensi and responsibilities. Information regarding the
Komite Nominasi dan Remunerasi selama tahun training and competency development programs
2025 yang diselenggarakan di lingkungan Perseroan for the Nomination and Remuneration Committee
dapat dilihat sebagai berikut: during 2025 held within the Company is as follows:
Nama dan Jabatan Nama Pelatihan Tanggal Pelatihan Penyelenggara
Name and Position Training Title Training Date Organizer
Julianto Sidarto
Ketua Komite Nominasi dan
Remunerasi
Chairman of the Nomination
and Remuneration
Committee
Ahmad AI Farouk Bin
Ahmad Kamal
Anggota Komite Nominasi
dan Remunerasi
Member of the Nomination
and Remuneration Telah disajikan pada sub judul Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris pada bab
Committee Governansi Korporat di Laporan Tahunan ini.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Has been presented in the Board of Commissioners Competency Development sub-title of
Sabam Hutajulu the Corporate Governance chapter of this Annual Report.
Anggota Komite Nominasi
dan Remunerasi
Member of the Nomination
and Remuneration
Committee
Reza Viryawan
Anggota Komite Nominasi
dan Remunerasi
Member of the Nomination
and Remuneration
Committee
Novretta Nursetyawati Executive Leaders Training Oktober-Desember 2025 Fish Camp Learning
Anggota Komite Nominasi October-December 2025
dan Remunerasi
Member of the Nomination SHL Certification Workshop 18-19 September 2025 SHL
and Remuneration September 18-19, 2025
Committee
239
Page 242
Pelaksanaan Kegiatan Komite Nominasi Nomination and Remuneration
dan Remunerasi Tahun 2025 Committee Activities in 2025
Di tahun 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi In 2025, the Nomination and Remuneration
telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya Committee carried out its duties and responsibilities
melalui sejumlah kegiatan sebagai berikut: through the following activities:
1. Mengidentifikasi dan mengusulkan calon 1. Identifying and proposing qualified candidates
anggota Direksi dan calon anggota Dewan for the Board of Directors and the Board of
Komisaris yang memenuhi syarat untuk Commissioners for approval by the General
mendapatkan persetujuan RUPS. Meeting of Shareholders.
2. Menelaah dan menyiapkan kerangka remunerasi 2. Reviewing and preparing the remuneration
bagi anggota Direksi dan anggota Dewan framework for members of the Board of
Komisaris. Directors and the Board of Commissioners.
3. Meninjau kembali kebijakan nominasi dan 3. Reviewing existing nomination and remuneration
remunerasi yang ada antara lain terkait policies, including those related to performance
dengan kebijakan penilaian kinerja, kebijakan evaluation policies, resignation policies,
pengunduran diri, program pengembangan, dan development programs, and succession plans.
rencana suksesi.
4. Melakukan penilaian kinerja para anggota 4. Conducting performance evaluations of Board
Direksi dan Dewan Komisaris melalui proses dan of Directors and Board of Commissioners
kriteria penilaian yang telah ditetapkan. members through established evaluation
processes and criteria.
Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary
Sekretaris Perusahaan adalah organ pendukung The Corporate Secretary is a supporting organ of
Direksi yang bertugas untuk menjembatani dan the Board of Directors responsible for facilitating
memelihara hubungan yang harmonis antara and maintaining harmonious relationships between
Perseroan dengan otoritas pasar modal, pelaku the Company and capital market authorities,
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
pasar modal, investor, masyarakat umum, maupun capital market participants, investors, the public,
pemangku kepentingan lainnya. Sekretaris and other stakeholders. The Corporate Secretary
Perusahaan juga bertanggung jawab untuk is also responsible for facilitating the needs of the
memfasilitasi kebutuhan Dewan Komisaris dan Board of Commissioners and the Board of Directors
Direksi dengan memastikan kepatuhan terhadap by ensuring compliance with laws and regulations,
peraturan perundang-undangan terutama particularly those in the capital markets sector,
peraturan di bidang pasar modal, dan memastikan and ensuring the implementation of corporate
pelaksanaan governansi korporat. governance.
Dasar Hukum Legal Basis
Perseroan selaku perusahaan publik wajib memiliki As a public company, the Company is required to
fungsi Sekretaris Perusahaan yang berperan sebagai have a Corporate Secretary function that serves as a
penghubung antara organ Perseroan dengan pihak liaison between the Company’s organs and external
eksternal, termasuk lembaga pemerintah dan parties, including government and non-government
nonpemerintah, pemegang saham, serta pelaku agencies, shareholders, and other capital market
pasar modal lainnya. Pembentukan Sekretaris participants. The establishment of the Corporate
Perusahaan mengacu pada beberapa ketentuan, Secretary is based on several provisions, including:
antara lain:
240
Page 243
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
1. POJK No. 35/POJK.03/2014; dan 1. POJK No. 35/POJK.03/2014; and
2. Anggaran Dasar Perseroan. 2. The Company’s Articles of Association.
Piagam Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary Charter
Perseroan memiliki Piagam Sekretaris Perusahaan The Company first established its Corporate
pertama kali pada 29 Agustus 2018 yang telah Secretary Charter on August 29, 2018, which was
diperbarui berdasarkan Surat Keputusan Direksi updated pursuant to Board of Directors Decree
Nomor AAID/CEO-CORSEC/08-2025/001 tanggal No. AAID/CEO-CORSEC/08-2025/001 dated August
19 Agustus 2025. Piagam berfungsi sebagai 19, 2025. The Charter serves as a guideline for
panduan bagi Sekretaris Perusahaan untuk dapat the Corporate Secretary to carry out their duties
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya and responsibilities efficiently, transparently,
secara efisien, transparan, profesional, independen, professionally, independently, and accountably
dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan in accordance with the applicable laws and
peraturan perundang-undangan yang berlaku. regulations.
Profil Sekretaris Perusahaan Company Secretary Profile
Sekretaris Perusahaan bertanggung jawab secara The Company Secretary reports directly to the
langsung kepada Direktur Utama Perseroan. Company’s President Director. The appointment and
Pengangkatan dan pemberhentian Sekretaris dismissal of the Company Secretary are carried out
Perusahaan dilakukan melalui Keputusan Direksi, through a Board of Directors’ Decree, taking into
dengan mempertimbangkan kompetensi profesional account professional competence and integrity
serta integritas yang dimiliki baik di lingkungan demonstrated both within the community and
masyarakat maupun dunia usaha. Pada tahun 2024, the business environment. In 2024, the Company
Perseroan telah menunjuk Liza Nur Azizah sebagai appointed Liza Nur Azizah as Corporate Secretary
Sekretaris Perusahaan berdasarkan Surat Keputusan based on Board of Directors Decree Number AAID/
Direksi Nomor AAID/SK-DK/05-2024/002 tanggal SK-DK/05-2024/002 dated May 20, 2024.
20 Mei 2024.
Liza Nur Azizah
Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary
Usia | Age Domisili | Domicile Kewarganegaraan | Citizenship
45 tahun | years old Jakarta, Indonesia Indonesia | Indonesian
Dasar Pengangkatan Surat Keputusan Direksi No. AAID/SK-DK/05-2024/002 tanggal
Basis of Appointment 20 Mei 2024
Board of Directors Decree No. AAID/SK-DK/05-2024/002 dated
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
May 20, 2024
Riwayat Pendidikan • Master of Law International Business, Trade, & Tax (LL.M) dari
Educational Background Vrije Universiteit Amsterdam (2003)
• Sarjana Hukum dari Universitas Trisakti (1999)
• Master of Law International Business, Trade, & Tax (LL.M) from
Vrije Universiteit Amsterdam (2003)
• Bachelor of Law from Trisakti University (1999)
Lisensi dan Sertifikasi • Advokat (Dewan Pengacara Nasional Indonesia/DPNI)
Licenses and • Certified Legal Auditor (Asosiasi Auditor Hukum Indonesia/
Certifications ASAHI)
• Certified Industrial Relation Professional (IEEEL Institute)
Pengalaman Kerja • Head of Legal di PT Indonesia AirAsia Extra (2014-2022)
Work Experience • Head of Legal di PT Indonesia AirAsia (2013-2014)
• Legal Manager di PT Indonesia AirAsia (2011-2013)
• Legal Executive di PT Indonesia AirAsia (2006-2011)
• Lawyer di Lubis Ganie Surowidjojo (2006)
• Legal Counsel di Nederlandse Financierings-Maatschappij
voor Ontwikkelingslanden (FMO NV) - Entrepreneurial
Development Bank, The Hague (2004)
241
Page 244
• Head of Legal at PT Indonesia AirAsia Extra (2014-2022)
• Head of Legal at PT Indonesia AirAsia (2013-2014)
• Legal Manager at PT Indonesia AirAsia (2011-2013)
• Legal Executive at PT Indonesia AirAsia (2006-2011)
• Lawyer at Lubis Ganie Surowidjojo (2006)
• Legal Counsel at Nederlandse Financierings-Maatschappij
voor Ontwikkelingslanden (FMO NV) - Entrepreneurial
Development Bank, The Hague (2004)
Rangkap Jabatan Head of Legal, Corporate Secretary, and Data Protection Officer
Concurrent Position di PT Indonesia AirAsia (2022 - sekarang)
Head of Legal, Corporate Secretary, and Data Protection Officer
at PT Indonesia AirAsia (2022 - present)
Struktur Organisasi Sekretaris Perusahaan
Organizational Structure of the Corporate Secretary
Legal & Corporate
Secretary
Legal Operations Legal Contract Corporate Secretary
Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris Duties and Responsibilities of the
Perusahaan Corporate Secretary
Berdasarkan piagam yang dimiliki, tugas dan Based on the Corporate Secretary Charter, the duties
tanggung jawab Sekretaris Perusahaan adalah and responsibilities of the Corporate Secretary are
sebagai berikut: as follows:
1. Mengikuti perkembangan Pasar Modal, 1. Keeping up with developments in the Capital
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
khususnya peraturan perundang-undangan Market, particularly laws and regulations
yang berlaku di bidang Pasar Modal; applicable in the Capital Market sector;
2. Memberikan masukan kepada Direksi dan 2. Providing input to the Board of Directors and the
Dewan Komisaris Perseroan untuk mematuhi Board of Commissioners to ensure compliance
ketentuan peraturan perundang-undangan di with laws and regulations in the Capital Market
bidang Pasar Modal; sector;
3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam 3. Assisting the Board of Directors and the Board
pelaksanaan tata kelola perusahaan yang of Commissioners in the implementation of
meliputi: corporate governance, including:
a. Keterbukaan informasi kepada masyarakat, a. Ensuring transparency of information to
termasuk ketersediaan informasi pada situs the public, including the availability of
web Perseroan; information on the Company’s website;
b. Penyampaian laporan kepada Otoritas b. Submitting reports to the Financial Services
Jasa Keuangan tepat waktu; Authority (OJK) on time;
c. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat c. Organizing and documenting meetings of
Umum Pemegang Saham; the Shareholders;
d. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat d. Organizing and documenting meetings of
Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan the Board of Directors and/or the Board of
Commissioners; and
242
Page 245
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
e. Pelaksanaan program orientasi terhadap e. Implementing orientation programs for
Perseroan bagi Direksi dan/atau Dewan the Board of Directors and/or the Board of
Komisaris. Commissioners regarding the Company.
4. Bertindak sebagai penghubung antara 4. Acting as a liaison between the Company and
Perseroan dengan pemegang saham, OJK, BEI, shareholders, OJK, IDX, and other stakeholders;
dan pemangku kepentingan lainnya;
5. Mewakili Perseroan dalam melakukan 5. Representing the Company in correspondence
korespondensi dengan otoritas pasar modal with capital market authorities in accordance
sesuai dengan kewenangan yang diberikan oleh with the authority granted by the Company;
Perseroan;
6. Sekretaris Perusahaan wajib menjaga 6. Ensuring the confidentiality of documents, data,
kerahasiaan dokumen, data dan informasi and information of a confidential nature, except
yang bersifat rahasia, kecuali dalam rangka when fulfilling obligations in accordance with
memenuhi kewajiban sesuai dengan peraturan laws and regulations or as otherwise stipulated
perundang-undangan atau ditentukan lain by applicable regulations.
dalam peraturan perundang-undangan.
Laporan Bulanan Wajib Mandatory Monthly Report
Perseroan secara berkala menyampaikan laporan The Company regularly submits mandatory
bulanan wajib berupa pengungkapan informasi monthly reports disclosing information to the
kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Financial Services Authority (OJK) and the Indonesia
Efek Indonesia (BEI) sebagai bentuk kepatuhan Stock Exchange (IDX) as a form of compliance
terhadap peraturan perundang-undangan yang with applicable laws and regulations regarding
berlaku mengenai keterbukaan informasi. Sejak information disclosure. Since the 3rd Quarter of
Kuartal III Tahun 2015, penyampaian laporan 2015, the Company’s financial reports have been
keuangan Perseroan telah dilakukan melalui Sistem submitted via the Extensible Business Reporting
Extensible Business Reporting Language (XBRL) Language (XBRL) system as well as through the
maupun melalui fasilitas e-Reporting. Adapun e-Reporting facility. Details of the mandatory
informasi terkait laporan wajib Perseroan yang telah reports submitted by the Company to the OJK and
disampaikan kepada OJK dan BEI adalah sebagai IDX are as follows:
berikut:
Laporan Tanggal Submit Penanggung Jawab
No. Regulator/Media
Report Date of Submission Person in Charge
1. Laporan Daftar Pemegang Tanggal 10 setiap bulannya BEI melalui SPE-IDXnet Sekretaris Perusahaan
Saham Bulanan Date 10th of every month IDX via SPE-IDXnet Corporate Secretary
Monthly Shareholder
Register Report
2. Laporan Keuangan Tahunan Pada akhir bulan ketiga setiap BEI dan OJK melalui Sekretaris Perusahaan
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Diaudit tahun setelah tanggal Laporan SPE-IDXnet dan Keuangan
Audited Annual Financial Keuangan Tahunan IDX and OJK via SPE- Corporate Secretary and
Statements At the end of the third month of IDXnet Finance
each year after the date of the
Annual Financial Statements
3. Pengumuman Laporan Pada akhir bulan ketiga setiap Situs Web Perseroan Sekretaris Perusahaan dan
Keuangan Tahunan Diaudit tahun setelah tanggal Laporan dan Siaran Pers Komunikasi Perusahaan
Announcement of the Keuangan Tahunan Company’s Website Corporate Secretary and
Audited Annual Financial At the end of the third month of and Press Release Corporate Communication
Statements each year after the date of the
Annual Financial Statements
4 Laporan Keuangan Interim Pada akhir bulan pertama BEI dan OJK melalui Sekretaris Perusahaan
yang Tidak Diaudit setelah tanggal Laporan SPE-IDXnet dan Keuangan
Unaudited Interim Financial Keuangan Interim (jika tidak IDX and OJK via SPE- Corporate Secretary and
Statements disertai laporan Akuntan Publik) IDXnet Finance
At the end of the first month after
the date of the Interim Financial
Statements (if not accompanied
by a Public Accountant's report)
243
Page 246
Laporan Tanggal Submit Penanggung Jawab
No. Regulator/Media
Report Date of Submission Person in Charge
5 Pengumuman Laporan Pada akhir bulan pertama Situs Web Perseroan Sekretaris Perusahaan dan
Keuangan Interim yang setelah tanggal Laporan dan Siaran Pers Komunikasi Perusahaan
Tidak Diaudit Keuangan Interim (jika tidak Company’s Website Corporate Secretary and
Announcement of the disertai laporan Akuntan Publik) and Press Release Corporate Communication
Unaudited Interim Financial At the end of the first month after
Statements the date of the Interim Financial
Statements (if not accompanied
by a Public Accountant's report)
6 Laporan Tahunan dan Pada akhir bulan keempat BEI dan OJK melalui Sekretaris Perusahaan
Laporan Keberlanjutan setiap tahun SPE-IDXnet Corporate Secretary
Annual Report & At the end of the fourth month Situs Web Perseroan
Sustainability Report of each year IDX and OJK via SPE-
IDXnet
Company’s Website
Perseroan secara konsisten melaksanakan kewajiban The Company consistently fulfills its reporting
pelaporan kepada regulator sebagai bagian dari obligations to regulators as part of the
penerapan governansi korporat. Informasi lebih implementation of corporate governance. Detailed
rinci mengenai laporan-laporan wajib yang telah information on each of the reports submitted
disampaikan sepanjang tahun 2025 disajikan throughout 2025 is as follows:
sebagai berikut:
Laporan Nomor Surat Tanggal Laporan
No. Regulator
Report Letter Number Date of Reporting
1 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek - AAID/ 6 Januari 2025 BEI
Desember 2024 CORSEC/01-2025/001 January 6, 2025 IDX
Monthly Report on Securities Holder
Registration - December 2024
2 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek - AAID/ 5 Februari 2025 BEI
Januari 2025 CORSEC/02-2025/009 February 5, 2025 IDX
Monthly Report on Securities Holder
Registration - January 2025
3 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek - AAID/ 5 Maret 2025 BEI
Februari 2025 CORSEC/03-2025/013 March 5, 2025 IDX
Monthly Report on Securities Holder
Registration - February 2025
4 Laporan Keuangan Konsolidasian dan Entitas AAID/ 26 Maret 2025 BEI dan OJK
Anak untuk Periode yang berakhir pada CORSEC/03-2025/015 March 26, 2025 IDX and OJK
tanggal 31 Desember 2024 (Diaudit)
Consolidated Financial Statements and
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Subsidiaries for the period ending on
December 31, 2025 (Audited)
5 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek - AAID/ 9 April 2025 BEI
Maret 2025 CORSEC/03-2025/016 April 9, 2025 IDX
Monthly Report on Securities Holder
Registration - March 2025
6 Laporan Keuangan Konsolidasian dan Entitas AAID/ 28 April 2025 BEI dan OJK
Anak untuk Periode yang berakhir pada CORSEC/04-2025/019 April 28, 2025 IDX and OJK
tanggal 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
Consolidated Financial Statements and
Subsidiaries for the period ending on March 31,
2025 (Unaudited)
7 Penyampaian Laporan Tahunan dan Laporan AAID/ 29 April 2025 BEI dan OJK
Keberlanjutan CORSEC/04-2025/020 April 29, 2025 IDX and OJK
Submission of Annual Report and Sustainability
Report
8 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek - AAID/ 5 Mei 2025 BEI
April 2025 CORSEC/05-2025/021 May 5, 2025 IDX
Monthly Report on Securities Holder
Registration - April 2025
244
Page 247
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Laporan Nomor Surat Tanggal Laporan
No. Regulator
Report Letter Number Date of Reporting
9 Penyampaian Mata Acara RUPS Tahunan AAID/ 8 Mei 2025 BEI dan OJK
Submission of Annual GMS Agenda CORSEC/05-2025/022 May 8, 2025 IDX and OJK
10 Pemberitahuan Rencana RUPS Tahunan AAID/ 19 Mei 2025 BEI dan OJK
Notification of Annual GMS Agenda CORSEC/05-2025/023 May 19, 2025 IDX and OJK
11 Pemberitahuan Rencana RUPS Tahunan AAID/ 22 Mei 2025 BEI dan OJK
(Koreksi) CORSEC/05-2025/024 May 22, 2025 IDX and OJK
Notification of Annual GMS Agenda
(Correction)
12 Penyampaian Perubahan Mata Acara RUPS AAID/ 3 Juni 2025 BEI dan OJK
Tahunan CORSEC/06-2025/026 June 3, 2025 IDX and OJK
Submission of Correction in Annual GMS
Agenda
13 Pemanggilan RUPS Tahunan AAID/ 3 Juni 2025 BEI dan OJK
Annual GMS Invitation CORSEC/06-2025/027 June 4, 2025 IDX and OJK
14 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek - AAID/ 4 Juni 2025 BEI
Mei 2025 CORSEC/06-2025/028 June 4, 2025 IDX
Monthly Report on Securities Holder
Registration - May 2025
15 Laporan Realisasi Penggunaan Jasa Akuntan AAID/ 16 Juni 2025 OJK
Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik CORSEC/06-2025/030 June 16, 2025
Report on the Use of Public Accountant and/
or Public Accounting Firm
16 Ringkasan Risalah RUPS Tahunan AAID/ 26 Juni 2025 BEI dan OJK
Annual GMS Minutes Summary CORSEC/06-2025/032 June 26, 2025 IDX and OJK
17 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek - AAID/ 3 Juli 2025 BEI
Juni 2025 CORSEC/07-2025/033 July 3, 2025 IDX
Monthly Report on Securities Holder
Registration - June 2025
18 Risalah RUPS Tahunan AAID/ 9 Juli 2025 BEI dan OJK
Annual GMS Minutes CORSEC/07-2025/034 July 9, 2025 IDX and OJK
19 Laporan Keuangan Konsolidasian dan Entitas AAID/ 28 Juli 2025 BEI dan OJK
Anak untuk Periode yang berakhir pada CORSEC/07-2025/037 July 28, 2025 IDX and OJK
tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit)
Consolidated Financial Statements and
Subsidiaries for the period ending on June 31,
2025 (Unaudited)
20 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek - AAID/ 7 Agustus 2025 BEI
Juli 2025 CORSEC/08-2025/039 August 7, 2025 IDX
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Monthly Report on Securities Holder
Registration - July 2025
21 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek - AAID/ 8 September 2025 BEI
Agustus 2025 CORSEC/08-2025/040 September 8, IDX
Monthly Report on Securities Holder 2025
Registration - August 2025
22 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek - AAID/ 2 Oktober 2025 BEI
September 2025 CORSEC/10-2025/041 October 2, 2025 IDX
Monthly Report on Securities Holder
Registration - September 2025
23 Laporan Keuangan Konsolidasian dan Entitas AAID/ 28 Oktober 2025 BEI dan OJK
Anak untuk Periode yang berakhir pada CORSEC/10-2025/044 October 28, 2025 IDX and OJK
tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit)
Consolidated Financial Statements and
Subsidiaries for the period ending on
September 31, 2025 (Unaudited)
24 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek - AAID/ 4 November 2025 BEI
Oktober 2025 CORSEC/11-2025/045 November 4, 2025 IDX
Monthly Report on Securities Holder
Registration - October 2025
245
Page 248
Laporan Nomor Surat Tanggal Laporan
No. Regulator
Report Letter Number Date of Reporting
25 Rencana Penyelenggaraan Public Expose AAID/ 13 November 2025 BEI
Tahunan CORSEC/11-2025/046 November 13, 2025 IDX
Plan to Organize Annual Public Expose
26 Penyampaian Materi Public Expose Tahunan AAID/ 24 November BEI
Submission of Annual Public Expose Materials CORSEC/11-2025/047 2025 IDX
November 24,
2025
27 Laporan Hasil Public Expose Tahunan AAID/ 2 Desember 2025 BEI
Annual Public Expose Report CORSEC/11-2025/048 December 2, 2025 IDX
28 Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek - AAID/ 3 Desember 2025 BEI
November 2025 CORSEC/11-2025/049 December 3, 2025 IDX
Monthly Report on Securities Holder
Registration - November 2025
Laporan Insidental untuk BEI dan OJK Tahun 2025
Incidental Report to IDX and OJK in 2025
Laporan Nomor Surat Tanggal Laporan
No. Regulator
Report Letter Number Date of Reporting
1 Konfirmasi Keterlambatan Penyampaian AAID/ 6 Januari 2025 OJK
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan CORSEC/01-2025/002 January 6, 2025
2023
Confirmation on Late Submission of the 2023
Annual Report and Sustainability Report
2 Konfirmasi Keterlambatan Prosedur RUPS AAID/ 13 Januari 2025 OJK
Confirmation of Delay in the AGM Procedures CORSEC/01-2025/004 January 13, 2025
3 Penjelasan atas Volatilitas Transaksi AAID/ 14 Januari 2025 BEI
Explanation of Transaction Volatility CORSEC/01-2025/005 January 14, 2025 IDX
4 Penyampaian Mata Acara RUPS Luar Biasa AAID/ 31 Januari 2025 BEI dan OJK
Submission of Extraordinary GMS Agenda CORSEC/01-2025/007 January 31, 2025 IDX and OJK
5 Konfirmasi Keterlambatan Penyampaian AAID/ 6 Februari 2025 OJK
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan CORSEC/02-2025/008 February 6, 2025
2022
Confirmation on Late Submission of the 2022
Annual Report and Sustainability Report
6 Pemberitahuan Rencana RUPS Luar Biasa AAID/ 7 Februari 2025 BEI dan OJK
Notification on Extraordinary GMS Plan CORSEC/02-2025/010 February 7, 2025 IDX and OJK
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
7 Pemanggilan RUPS Luar Biasa AAID/ 24 Februari 2025 BEI dan OJK
Extraordinary GMS Invitation CORSEC/02-2025/011 February 24, 2025 IDX and OJK
8 Laporan Penunjukan Kantor Akuntan Publik AAID/ 3 Maret 2025 OJK
dan/atau Akuntan Publik yang ditunjuk oleh CORSEC/03-2025/012 March 3, 2025
Dewan Komisaris
Report on the Appointment of Public
Accountant and/or Public Accounting Firm
Appointed by the Board of Commissioners
9 Ringkasan Risalah RUPS Luar Biasa AAID/ 20 Maret 2025 BEI dan OJK
Extraordinary GMS Minutes Summary CORSEC/03-2025/014 March 20, 2025 IDX and OJK
10 Risalah RUPS Luar Biasa AAID/ 16 April 2025 BEI dan OJK
Extraordinary GMS Minutes Summary CORSEC/04-2025/018 April 16, 2025 IDX and OJK
11 Laporan Informasi dan Fakta Material AAID/ 3 Juni 2025 BEI dan OJK
Material Information and Facts Report CORSEC/06-2025/025 June 3, 2025 IDX and OJK
12 Penyampaian Perubahan Komite Audit AAID/ 5 Juni 2025 OJK
Submission of Changes in Audit Committee CORSEC/06-2025/029 June 5, 2025
13 Penjelasan atas Volatilitas Transaksi AAID/ 14 Juni 2025 BEI
Explanation of Transaction Volatility CORSEC/07-2025/035 June 14, 2025 IDX
246
Page 249
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Laporan Nomor Surat Tanggal Laporan
No. Regulator
Report Letter Number Date of Reporting
14 Permintaan Penjelasan Emiten dan AAID/ 16 Juli 2025 OJK
Perusahaan Publik Lainnya CORSEC/07-2025/036 July 16, 2025
Request of Explanation from Issuers and
Other Public Companies
16 Permintaan Penjelasan Emiten dan AAID/ 5 Agustus 2025 OJK
Perusahaan Publik Lainnya CORSEC/08-2025/038 August 5, 2025
Request of Explanation from Issuers and
Other Public Companies
17 Penyampaian Laporan Akuntan Publik dan/ AAID/ 27 Oktober 2025 OJK
atau Kantor Akuntan Publik Jasa audit atas CORSEC/10-2025/043 October 27, 2025
informasi keuangan historis Tahunan
Submission of Public Accountant and/or
Public Accounting Firm Report on the Annual
historical financial information
Administrasi dan Dukungan Administration and Support
Selain berperan dalam membangun citra Perseroan In addition to its role in building the Company’s image
melalui pengelolaan komunikasi dengan pemangku by managing communications with both internal
kepentingan internal maupun eksternal, Sekretaris and external stakeholders, the Corporate Secretary
Perusahaan juga bertanggung jawab atas is also responsible for managing administrative
pengelolaan administrasi dan fungsi kesekretariatan. and secretarial functions. These responsibilities
Tanggung jawab tersebut mencakup berbagai encompass various routine administrative activities
kegiatan administratif rutin yang mendukung that support the Company’s operational efficiency,
kelancaran operasional Perseroan, termasuk including the preparation, management, and
penyusunan, pengelolaan, dan pemeliharaan maintenance of critical documentation related
dokumentasi penting yang berkaitan dengan to managerial activities and compliance with
kegiatan manajerial serta pemenuhan ketentuan regulatory requirements. The administrative and
regulasi. Adapun pelaksanaan tugas administrasi support tasks carried out by the Corporate Secretary
dan dukungan yang dijalankan oleh Sekretaris are as follows:
Perusahaan adalah sebagai berikut:
1. Mendokumentasikan data legalitas maupun 1. Documenting legal records and the Company’s
surat-surat Perseroan; correspondence;
2. Mengadministrasikan dan mendistribusikan 2. Administrating and distributing all incoming
seluruh surat masuk yang ditujukan kepada correspondence addressed to the Company or
Perseroan atau kepada departemen terkait to the relevant departments for follow-up; and
untuk ditindaklanjuti; dan 3. Assisting and supporting the organization of the
3. Membantu dan mendukung penyelenggaraan Company’s events, both internal and external.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
acara Perseroan baik internal maupun eksternal.
Pemaparan Publik Tahunan Annual Public Expose
Di tahun 2025, Perseroan telah menyelenggarakan In 2025, the Company held one (1) Annual Public
kegiatan Pemaparan Publik Tahunan sebanyak 1 Expose, which took place online on November 27,
(satu) kali, yakni pada 27 November 2025 secara 2025.
daring.
247
Page 250
Pengembangan Kompetensi Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary Competency Development
Tempat dan Tanggal
Nama Pelatihan Penyelenggara
Training Title
Pelatihan Organizer
Venue and Date of Training
Sosialisasi mengenai Laporan Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola 22 Januari 2025 BEI
Socialization on Environment, Social, and Governance Report January 22, 2025 IDX
Sosialisasi Peraturan OJK No. 45 Tahun 2024 6 Februari 2025 OJK
Socialization on OJK Regulation No. 45 of 2024 February 6, 2025
Sosialisasi Form Keterbukaan dan Pelatihan Contract Management 10 Februari 2025 Perseroan
System February 10, 2025 The Company
Socialization on Compliance Form and Training on Contract
Management System
Dengar Pendapat Publik Draf Eksposur Pernyataan Standar 11 Februari 2025 BEI
Pengungkapan Keberlanjutan (PSPK) oleh IAI February 11, 2025 IDX
Public Hearing on the Exposure Draft of the Standard on
Sustainability Disclosure (PSPK) by the IAI
Pendalaman Peraturan OJK No. 9 Tahun 2023 tentang Penggunaan 19 Maret 2025 ICSA
Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan March 19, 2025
Jasa Keuangan & Surat Edaran OJK No. 18/SEOJK.03/2023
tentang Tata Cara Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor
Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan
In-Depth Analysis of OJK Regulation No. 9 of 2023 on the Use
of Public Accountants and Public Accounting Firms in Financial
Services Activities & OJK Circular Letter No. 18/SEOJK.03/2023
on Procedures for the Use of Public Accountants and Public
Accounting Firms in Financial Services Activities
Langkah Awal dalam Membangun Inisiatif ESG: Panduan Praktis 26 Maret 2025 ICSA
untuk Perusahaan March 26, 2025
First Steps in Building an ESG Initiative: A Practical Guide for
Companies
Konfirmasi atas Pengukuran Dampak Komunikasi terhadap 24 April 2025 ICSA
Pemangku Kepentingan April 24, 2025
Confirmation on the Impact Measurement of Communications
with Stakeholders
Perkembangan dan Peluang Transformasi Digital di Bidang Hukum 11 Juli 2025 ICCA
dan Korporasi July 11, 2025
Developments and Opportunities in Digital Transformation in the
Legal and Corporate Sectors
Penerapan dan Pemahaman Peraturan OJK No. 14 Tahun 2025 31 Juli 2025 OJK
Tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham, Rapat July 31, 2025
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Umum Pemegang Saham Obligasi, dan Rapat Umum Pemegang
Saham Sukuk
Implementation and Understanding of OJK Regulation No. 14 of 2025
on the Organization of General Meetings of Shareholders, General
Meetings of Bondholders, and General Meetings of Sukuk Holders
Pelatihan Kesadaran Keamanan Siber 5 Agustus 2025 Perseroan
Cybersecurity Awareness Training August 5, 2025 The Company
Sosialisasi Peraturan OJK No. 14 Tahun 2025 26 Agustus 2025 OJK
Socialization of OJK Regulation No. 14 of 2025 August 26, 2025
Pelatihan Daring Anti Suap dan Anti Korupsi 2025 27 Agustus 2025 Perseroan
Online Anti-Bribery and Anti-Corruption Training 2025 August 27, 2025 The Company
Sosialisasi Surat Edaran OJK No. 10/SEOJK.04/2025 28 Agustus 2025 OJK
Socialization of OJK Circular Letter No. 10/SEOJK.04/2025 August 28, 2025
Peran Sekretaris Perusahaan dalam Kewajiban Pajak Emiten, 19 September 2025 ICSA
Penggabungan & Akuisisi, dan Transaksi Saham September 19, 2025
The Role of the Corporate Secretary in Tax Obligations of Issuers,
Mergers & Acquisitions, and Stock Transactions
248
Page 251
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Tempat dan Tanggal
Nama Pelatihan Penyelenggara
Training Title
Pelatihan Organizer
Venue and Date of Training
Dari Kebijakan ke Dampak: Praktik Terbaik dalam Perjalanan ESG 1 Oktober 2025 ICSA
From Policy to Impact: Best Practices in the ESG Journey October 1, 2025
Pendalaman Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9 14 Oktober 2025 ICSA
Tahun 2025 tentang Dematerialisasi Efek Bersifat Ekuitas dan October 4, 2025
Pengelolaan Aset yang tidak Diklaim di Pasar Modal
In-Depth Analysis of Financial Services Authority Regulation No.
9 of 2025 on the Dematerialization of Equity Securities and the
Management of Unclaimed Assets in the Capital Market
Integrasi Cyber Security dalam Good Corporate Governance 29 Oktober 2025 ICSA
(GCG): Peran Penting Corporate Secretary October 29, 2025
Integrating Cybersecurity into Good Corporate Governance (GCG):
The Crucial Role of the Corporate Secretary
Sosialiasi Pernyataan Standar Pengungkapan Keberlanjutan 29 Oktober 2025 BEI
(PSPK 1 dan PSPK 2) October 29, 2025 IDX
Socialization of Sustainability Disclosure Standards (PSPK 1 and
PSPK 2)
Pelatihan Perekrutan AirAsia 31 Oktober 2025 Perseroan
AirAsia Recruitment Training October 31, 2025 The Company
Update IFRS 1 & 2 dan Wawasan Praktis untuk Perusahaan Publik 13 November 2025 ICSA
Update on IFRS 1 & 2 and Practical Insights for Public Companies November 13, 2025
Media Handling 4.0: Peran Corporate Secretary dalam Era AI dan 1 Desember 2025 ICSA
Reputasi Digital December 1, 2025
Media Handling 4.0: The Role of the Corporate Secretary in the AI
and Digital Reputation Era
Membangun Sistem Whistleblowing yang Efektif dan Berintegritas 2 Desember 2025 ICSA
Berbasis ISO 37002:2021 December 2, 2025
Building an Effective and Ethical Whistleblowing System Based on
ISO 37002:2021
Human Rights Due Diligence 9 Desember 2025 AEI
December 9, 2025
Transforming Together for a Stronger Tomorrow 12 Desember 2025 AEI
December 12, 2025
Kebijakan baru Ditjen AHU terkait penerapan Pemeriksaan 17 Desember 2025 ICCA
Substantif atas perubahan data perseroan yang mulai berlaku December 17, 2025
sejak 27 Oktober 2025
New policy from the Directorate General of AHU regarding the
implementation of Substantive Examination of changes to
corporate data, effective as of October 27, 2025
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Sosialisasi Peraturan dan Penggunaan Sistem Aplikasi AKSes 19 Desember 2025 KSEI dan OJK
sebagai sarana Pelaporan Elektronik terkait Kewajiban December 19, 2025 KSEI and OJK
Penyampaian Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan
Kepemilikan Saham serta Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham
Secara Elektronik
Socialization of Regulations and Use of the AKSes Application
System as an Electronic Reporting Tool related to the Mandatory
Reporting of Share Ownership or Any Changes in Share Ownership,
as well as Electronic Reporting of Share Pledging Activities
Pelaksanaan Kegiatan Sekretaris Implementation of the Corporate
Perusahaan Tahun 2025 Secretary Activities in 2025
Di tahun 2025, Sekretaris Perusahaan telah In 2025, the Corporate Secretary has carried out the
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya melalui following duties and responsibilities:
sejumlah kegiatan sebagai berikut:
249
Page 252
Perihal
No. Status
Subject
1. Menyelenggarakan, menghadiri, dan mendokumentasikan Rapat Direksi, Rapat Dewan Telah dilaksanakan
Komisaris, serta Rapat Gabungan Direksi dan Dewan Komisaris. Realized
Organizing, attending, and documenting The Board of Directors Meetings, The Board of
Commissioners Meetings, as well as Joint-Meetings of the Board of Directors and the
Board of Commissioners.
2. Mengoordinasikan penyelenggaraan Rapat Komite Audit dan Rapat Komite Nominasi Telah dilaksanakan
dan Remunerasi dengan divisi terkait. Realized
Coordinating the organization of Audit Committee Meetings and Nomination and
Remuneration Committee Meetings with the relevant divisions.
3. Menyusun Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan Tahun Buku 2025. Telah dilaksanakan
Preparing the Annual Report and Sustainability Report for the 2025 Financial Year. Realized
4. Menyelenggarakan, menghadiri, dan mendokumentasikan Rapat Umum Pemegang Telah dilaksanakan
Saham (Tahunan dan Luar Biasa) termasuk mempersiapkan segala kebutuhan dan Realized
pelaporan yang terkait dengan penyelenggaraannya.
Organizing, attending, and documenting the General Meeting of Shareholders (Annual
and Extraordinary) including preparing all requirements and reporting related to its
implementation.
5. Menyelenggarakan, menghadiri, dan mendokumentasikan Public Expose, Telah dilaksanakan
termasuk mempersiapkan segala kebutuhan dan pelaporan yang terkait dengan Realized
penyelenggaraannya.
Organizing, attending, and documenting the Public Expose, including preparing all
requirements and reporting related to its implementation.
6. Mengoordinasikan penyampaian Laporan Keuangan kepada regulator sesuai dengan Telah dilaksanakan
ketentuan yang berlaku. Realized
Coordinating the submission of Financial Statements to regulators in accordance with
applicable regulations.
7. Menyiapkan dan menyampaikan Laporan Berkala maupun Insidental terkait dengan Telah dilaksanakan
Keterbukaan Informasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Realized
Preparing and submitting Periodic and Incidental Reports related to Information Disclosure
in accordance with applicable regulations.
8. Melakukan reviu secara periodik terhadap Anggaran Dasar Perseroan dan Kebijakan yang Telah dilaksanakan
terkait Tata Kelola Perusahaan, diantaranya Board Manual, Pedoman Komite Nominasi Realized
dan Remunerasi, Piagam Komite Audit, Piagam Sekretaris Perusahaan, dan Piagam Audit
Internal.
Conducting periodic reviews of the Company’s Articles of Association and policies related
to corporate governance, including the Board Manual, the Nomination and Remuneration
Committee Charter, the Audit Committee Charter, the Corporate Secretary Charter, and
the Internal Audit Charter.
9. Melaksanakan program orientasi perusahaan bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris Telah dilaksanakan
baru. Realized
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Organizing company orientation programs for new members of the Board of Directors
and/or the Board of Commissioners.
10. Melakukan reviu muatan situs web Perseroan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Telah dilaksanakan
Reviewing the content of the Company’s website in accordance with applicable regulations. Realized
11 Mengikuti pelatihan dan/atau pendidikan terkait fungsi Sekretaris Perusahaan. Telah dilaksanakan
Attending training and/or education related to the function of Corporate Secretary. Realized
250
Page 253
Audit Internal
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Internal Audit
Audit Internal merupakan organ pendukung Direksi The Internal Audit is a supporting organ of the
yang memiliki peran strategis dalam mendukung Board of Directors which performs a strategic
efektivitas penerapan tata kelola perusahaan role in ensuring the effective implementation of
yang baik. Unit ini bertugas untuk membantu dan good corporate governance. This unit is tasked
memberikan saran kepada manajemen terkait with assisting and advising management on the
efektivitas manajemen risiko, pengendalian effectiveness of risk management, internal controls,
internal, serta penerapan praktik terbaik governansi and the implementation of best practices in
korporat. Selain itu, Audit Internal juga berperan corporate governance. Additionally, the Internal
dalam melaksanakan fungsi pengawasan terhadap Audit is also responsible for supervising the
kinerja Perseroan, serta memberikan jasa konsultasi Company’s performance and providing consulting
kepada manajemen dalam rangka peningkatan services to management to enhance operational
efektivitas operasional dan keuangan, termasuk and financial effectiveness, including assessing the
dalam penilaian terhadap sistem pengendalian dan Company’s control and management systems.
pengelolaan Perseroan.
Audit Internal berfungsi sebagai Lini Pertahanan Internal Audit functions as the Third Line of Defense
Ketiga dalam Sistem Pengendalian Internal dan within the Company’s Internal Control and Risk
Manajemen Risiko Perseroan. Oleh karena itu, Audit Management System. Therefore, Internal Audit
Internal harus berperan aktif dalam meningkatkan must play an active role in continuously improving
efektivitas sistem Pengendalian Internal secara the effectiveness of the Internal Control system. By
berkesinambungan. Melalui pelaksanaan tugasnya, carrying out its duties, Internal Audit is expected to
Audit Internal diharapkan mampu memberikan provide reasonable assurance that internal controls,
keyakinan yang memadai bahwa pengendalian operational, financial, accounting, information
internal, kegiatan operasional, keuangan, akuntansi, technology, risk management, and other Company
teknologi informasi, manajemen risiko, dan kegiatan activities are functioning effectively, thereby
Perseroan lainnya telah berjalan secara efektif, enabling the achievement of the Company’s
sehingga dapat mewujudkan sasaran dan tujuan objectives and those of all stakeholders.
Perseroan dan seluruh pemangku kepentingan.
Dasar Hukum Legal Basis
Sejalan dengan fungsi dan tanggung jawabnya yang In line with its critical function and responsibility
berperan penting dalam mendukung efektivitas in supporting the effective implementation of
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
penerapan tata kelola perusahaan yang baik, good corporate governance, Internal Audit must
sehingga Audit Internal wajib dijalankan secara be conducted independently, professionally, and
independen, profesional, dan objektif. Pembentukan objectively. The establishment and implementation
dan pelaksanaan fungsi Audit Internal dilakukan of the Internal Audit function are based on various
dengan mengacu pada berbagai ketentuan dan applicable regulations and provisions, including the
peraturan yang berlaku, antara lain sebagai berikut: following:
1. POJK No. 21/POJK.04/2015; 1. POJK No. 21/POJK.04/2015;
2. POJK No. 56/POJK.04/2015; 2. POJK No. 56/POJK.04/2015;
3. Standar Audit Internal Global tanggal 9 Januari 3. Global Internal Audit Standards dated January
2024 tentang Panduan Praktik Profesional Audit 9, 2024, concerning Internal Audit Professional
Internal. Guidelines.
Piagam Audit Internal Internal Audit Charter
Perseroan telah menetapkan pembaruan Piagam The Company has established an updated Internal
Audit Internal yang disahkan oleh Direktur Utama Audit Charter approved by the President Director
melalui Surat Keputusan Direksi Nomor AAID/ through Board of Directors Decree No. AAID/
CHARTER-IA/12-2025/004 tanggal 22 Desember CHARTER-IA/12-2025/004 dated December 22,
251
Page 254
2025. Piagam tersebut berfungsi sebagai pedoman 2025. This Charter serves as a guideline for the
bagi Unit Audit Internal dalam melaksanakan Internal Audit Unit in carrying out its authority, duties,
wewenang, tugas, dan tanggung jawabnya secara and responsibilities professionally, independently,
profesional, independen, serta berlandaskan pada and based on the principles of competence and
prinsip kompetensi dan integritas. integrity.
Profil Kepala Audit Internal Profile of the Head of Internal Audit
Audit Internal dipimpin oleh seorang Kepala The Internal Audit is led by a Head of Internal Audit who
Audit Internal yang diangkat dan diberhentikan is appointed and dismissed by the President Director
oleh Direktur Utama dengan persetujuan Dewan with the approval of the Board of Commissioners.
Komisaris. Secara struktural, Kepala Audit Internal Structurally, the Head of Internal Audit reports to
bertanggung jawab kepada Direktur Utama, the President Director, while functionally, he reports
sedangkan secara fungsional bertanggung jawab to the Board of Commissioners through the Audit
kepada Dewan Komisaris melalui Komite Audit. Committee.
Perseroan melalui Direksi telah menunjuk Anggih The Company, through the Board of Directors, has
Surya Birawa sebagai Kepala Audit Internal appointed Anggih Surya Birawa as Head of Internal
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. AAID/SK- Audit based on Board of Directors Decree No. AAID/
DU/01-2023/001 tanggal 10 Januari 2023. Adapun SK-DU/01-2023/001 dated January 10, 2023. The
profil Kepala Audit Internal disajikan sebagai berikut: profile of the Head of Internal Audit is as follows:
Anggih Surya Birawa
Kepala Audit Internal
Head of Internal Audit
Usia | Age Kewarganegaraan | Citizenship
36 tahun | years old Indonesia | Indonesian
Dasar Pengangkatan Surat Keputusan Direksi No. AAID/SK-DU/01-2023/001 tanggal
Basis of Appointment 10 Januari 2023
Board of Directors Decree No. AAID/SK-DU/01-2023/001 dated
January 10, 2023
Riwayat Pendidikan • Magister Komputer (Manajemen Sistem Informasi) dari
Educational Background Universitas Bina Nusantara (2021)
• Sarjana Ekonomi (Akuntansi) dari Universitas Sriwijaya (2012)
• Master of Computer (Information System Management) from
Bina Nusantara University (2021)
• Bachelor of Economics (Accounting) from Sriwijaya University
(2012)
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Pengalaman Kerja • Account Manager di PT Skylab Cloud Technologies (2022)
Work Experience • Senior Auditor di PT Trakindo Utama (2019-2022)
• Internal Audit Manager di PT Citilink Indonesia (2015-2019)
• Auditor di Mazars Indonesia (2012-2014)
• Account Manager at PT Skylab Cloud Technologies (2022)
• Senior Auditor at PT Trakindo Utama (2019-2022)
• Internal Audit Manager at PT Citilink Indonesia (2015-2019)
• Auditor at Mazars Indonesia (2012-2014)
Rangkap Jabatan Internal Audit Manager di PT Indonesia AirAsia (2023-sekarang)
Concurrent Position Internal Audit Manager at PT Indonesia AirAsia (2023-present)
252
Page 255
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Kedudukan Audit Internal dalam Perseroan
The Position of Internal Audit in the Company
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Direktur Utama
President Director
Komite Audit
Audit Committee
Audit Internal
Internal Audit
Tugas dan Tanggung Jawab Audit Duties and Responsibilities of Internal
Internal Audit
Audit Internal memiliki tugas dan tanggung jawab The Internal Audit has the following duties and
sebagai berikut: responsibilities:
1. Menyusun dan melaksanakan rencana Audit 1. Develop and implement the annual Internal
Internal tahunan; Audit plan;
2. Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan 2. Test and evaluate the implementation of
pengendalian internal dan sistem manajemen internal control and risk management system in
risiko sesuai dengan kebijakan Perseroan; accordance with the Company’s policy;
3. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas 3. Examining and assessing the efficiency and
efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan, effectiveness in finance, accounting, operations,
akuntansi, operasional, sumber daya manusia, human resources, marketing, information
pemasaran, teknologi informasi, dan kegiatan technology and other activities;
lainnya;
4. Memberikan saran perbaikan dan informasi 4. Providing suggestions for improvement and
yang objektif tentang kegiatan yang diperiksa objective information about the activities
pada semua tingkat manajemen; examined at all levels of management;
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
5. Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan 5. Preparing an audit report and submitting the
laporan tersebut kepada Direktur Utama dan report to the President Director and the Board
Dewan Komisaris melalui Komite Audit; of Commissioners through the Audit Committee;
6. Memantau, menganalisis, dan melaporkan 6. Monitoring, analyzing and reporting on the
pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah implementation of followup improvements that
disarankan; have been suggested;
7. Bekerja sama dengan Komite Audit; 7. Cooperating with the Audit Committee;
8. Menyusun program untuk mengevaluasi mutu 8. Developing a program to evaluate the quality of
kegiatan Audit Internal yang dilakukannya; Internal Audit activities performed;
9. Melakukan pemeriksaan khusus dari Direktur 9. Conducting special audit assigned by the
Utama atau Dewan Komisaris apabila President Director or President Commissioners
diperlukan; dan when necessary; and
10. Mempertahankan personil auditor yang 10. Maintaining a professional auditor personnel
profesional dengan pengetahuan, kemampuan, that possess adequate knowledge, capability,
dan pengalaman yang memadai untuk and experience to perform their duties.
melaksanakan tugasnya.
253
Page 256
Sumber Daya Audit Internal Internal Audit Resources
Dalam mendukung tugas dan tanggung jawabnya, In carrying out their duties and responsibilities, the
Divisi Audit Internal didukung oleh 3 (tiga) orang Internal Audit Division is supported by 3 (three)
auditor yang berperan dalam menjalankan fungsi auditors who are responsible for carrying out
audit internal di Perseroan. Divisi Audit Internal internal audit functions within the Company. The
senantiasa bekerja untuk memastikan bahwa sistem Internal Audit is always working to ensure that
pengendalian internal dilaksanakan secara efektif internal control systems are effective and efficient
dan efisien dengan penerapan prosedur pengendalian by implementing control procedures stipulated in
sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku. the applicable provisions and regulations.
Pengembangan Kompetensi Audit Internal Audit Competency Development
Internal
Perseroan mendukung pengembangan kompetensi The Company supports the development of
dan wawasan Unit Audit Internal dengan competencies and insights of the Internal Audit Unit
menyediakan berbagai program pelatihan dan by providing various training programs and relevant
peningkatan keterampilan yang relevan untuk skills enhancement to support the implementation
menunjang pelaksanaan tugas dan tanggung of its duties and responsibilities. The programs that
jawabnya. Program-program yang telah diikuti have been attended by the Internal Audit Unit during
oleh Unit Audit Internal selama tahun 2025 adalah 2025 are as follows:
sebagai berikut:
Nama Pelatihan Tempat dan Tanggal Pelatihan Penyelenggara
Training Title Venue and Date of Training Organizer
GenAI for Internal Audit 24 Maret 2025 Perseroan
March 24, 2025 The Company
Dashboarding skill for Internal Audit 25 Maret 2025 Perseroan
March 25, 2025 The Company
Pelaksanaan Tugas Audit Internal Tahun Implementation of Internal Audit Duties in
2025 2025
Pada tahun 2025, Unit Audit Internal telah In 2025, the Internal Audit Unit has consistently
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara carried out its duties and responsibilities in
konsisten sesuai dengan piagam audit internal accordance with the internal audit charter and
dan ketentuan yang berlaku. Sepanjang tahun applicable regulations. Throughout the reporting
pelaporan, Unit Audit Internal telah menyelesaikan year, the Internal Audit Unit completed 3 (three)
3 (tiga) penugasan audit perusahaan, 3 (tiga) corporate audit assignments, 3 (three) station audit
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
penugasan audit stasiun, serta 1 (satu) penugasan assignments, and 1 (one) information technology
audit teknologi informasi dan keamanan siber. and cybersecurity audit assignment. Besides
Selain pelaksanaan audit, Unit Audit Internal conducting audits, the Internal Audit Unit also
juga menjalankan fungsi assurance dan advisory performed assurance and advisory functions by
melalui pemberian layanan konsultasi kepada providing consulting services to several departments
beberapa departemen guna mendukung penguatan to support the improvement of internal controls and
pengendalian internal dan efektivitas proses bisnis. the effectiveness of business processes.
Sebagai bagian dari aktivitas rutin, Unit Audit As part of routine activities, the Internal Audit
Internal secara berkelanjutan melaksanakan Unit continuously organizes awareness programs
sosialisasi pengendalian internal dan kebijakan on internal controls and anti-bribery policies for
anti-penyuapan (anti-bribery) kepada karyawan, employees, particularly new hires, to foster a culture
khususnya bagi karyawan baru, dalam rangka of compliance and integrity across all levels of
menumbuhkan budaya kepatuhan dan integritas the organization. All these activities are carried
di seluruh lini organisasi. Seluruh kegiatan tersebut out to support the implementation of corporate
dilaksanakan untuk mendukung penerapan governance and the Company’s sustainable risk
governansi korporat serta pengelolaan risiko management.
Perseroan secara berkelanjutan.
254
Page 257
Sistem Pengendalian Internal
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Internal Control System
Sistem Pengendalian Internal (SPI) merupakan The Internal Control System (ICS) is a continuous
mekanisme pengawasan dan pengendalian monitoring and control mechanism that covers
secara berkesinambungan yang mencakup aspek operational, financial, and all business processes
operasional, keuangan, hingga seluruh proses bisnis of the Company. The implementation of the ICS
Perseroan. Penerapan SPI di Perseroan memiliki 3 within the Company has 3 (three) main objectives,
(tiga) tujuan utama, yaitu: including:
1. Tujuan Operasional Terciptanya aktivitas 1. Operational Objective: To ensure effective and
operasional yang efektif dan efisien. efficient operational activities.
2. Tujuan Pelaporan Terciptanya Laporan 2. Reporting Objective: To ensure accurate and
Keuangan yang akurat dan dipercaya (accurate reliable financial reports, both for internal and
and reliable), baik untuk keperluan internal external purposes of the Company.
maupun eksternal Perseroan.
3. Tujuan Compliance Terciptanya kepatuhan 3. Compliance Objective: To ensure compliance
terhadap hukum, peraturan perundang- with applicable laws, regulations, and provisions.
undangan dan ketentuan yang berlaku.
Perseroan memandang bahwa penerapan SPI The Company believes that effective implementation
yang efektif mampu memberikan keyakinan atas of the ICS provides assurance regarding the
meningkatnya efektivitas dan efisiensi pengendalian increased effectiveness and efficiency of controls
kelayakan atas laporan keuangan, operasional, over the Company’s financial reporting, operations,
serta kepatuhan Perseroan. SPI yang efektif juga and compliance. An effective ICS can also assist
dapat membantu manajemen dalam mengelola management in managing and controlling risks
dan mengendalikan risiko terhadap kebutuhan related to the Company’s needs to achieve its
Perseroan untuk mencapai targetnya dengan tetap targets while upholding corporate governance
melaksanakan prinsip-prinsip governansi korporat principles and complying with applicable laws and
dan mematuhi peraturan perundang-undangan regulations.
yang berlaku.
Struktur utama pengendalian internal yang The following are the main internal control structures
diterapkan untuk membantu Dewan Komisaris implemented to assist the Board of Commissioners
dalam menjaga sistem pengendalian internal yang in maintaining an adequate internal control system:
memadai antara lain:
1. Komite Dewan Komisaris 1. Board of Commissioners’ Committees
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Dewan telah membentuk 2 (dua) komite yaitu The Board has established 2 (two) committees,
Komite Audit serta Komite Nominasi dan namely the Audit Committee and the Nomination
Remunerasi untuk membantu pelaksanaan and Remuneration Committee, to assist in the
fungsi tata kelola. execution of governance functions.
2. Manajemen Senior 2. Senior Management
Manajemen Senior menetapkan dan Senior Management establishes and
mengimplementasikan strategi bisnis sekaligus implements business strategies while ensuring
memastikan pengendalian dan pemantauan adequate controls and monitoring through
yang memadai melalui pertemuan rutin di regular meetings across all business lines.
seluruh lini bisnis.
3. Batasan Otorisasi 3. Authorization Limits
Untuk menjaga pemisahan fungsi serta To maintain the separation of duties and avoid
menghindari pengambilan risiko yang berlebihan, excessive risk-taking, the Company establishes
Perseroan menetapkan batas kewenangan authorization limits at each management level
otorisasi pada setiap tingkat manajemen with a clear separation between the authorities
dengan pemisahan yang jelas antara of the Board of Directors and the Board of
kewenangan Direksi dan Dewan Komisaris. Commissioners.
255
Page 258
4. Kebijakan dan Prosedur 4. Policies and Procedures
Kebijakan dan prosedur internal merupakan Internal policies and procedures serve as
titik kontrol penting untuk memastikan critical control points to ensure consistency in
konsistensi kualitas dan pelaksanaan pekerjaan quality and the execution of work in accordance
sesuai standar industri. Kebijakan tersebut with industry standards. These policies are
didokumentasikan dan ditinjau secara berkala. documented and reviewed periodically.
5. Sistem Informasi dan Data 5. Information Systems and Data
Perseroan menerapkan kebijakan keamanan The Company implements information security
informasi dan perlindungan data guna menjaga and data protection policies to safeguard the
kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan confidentiality, integrity, and availability of
informasi. information.
6. Penganggaran dan Manajemen Keuangan 6. Budgeting and Financial Management
Perseroan memiliki proses penganggaran yang The Company maintains a structured budgeting
terstruktur dan secara berkala memantau process and regularly monitors actual
realisasi kinerja dibandingkan dengan anggaran performance against the approved budget.
yang telah disetujui.
7. Asuransi 7. Insurance
Perseroan memiliki perlindungan asuransi yang The Company maintains adequate insurance
memadai untuk melindungi aset dari potensi coverage to protect assets from potential
kerugian material. material losses.
8. Sumber Daya Manusia 8. Human Resources
Proses pengelolaan karyawan didokumentasikan Employee management processes are clearly
secara jelas mulai dari rekrutmen hingga documented, starting from recruitment to
evaluasi kinerja serta mekanisme disiplin sesuai performance evaluation and disciplinary
peraturan yang berlaku. mechanisms in accordance with applicable
regulations.
9. Kode Etik 9. Code of Conduct
Kode Etik diterapkan sebagai pedoman bagi The Code of Conduct serves as a guideline
seluruh karyawan dalam menjalankan perilaku for all employees in conducting work-related
kerja sesuai nilai, kebijakan, dan prosedur behavior in accordance with the Company’s
Perseroan. values, policies, and procedures.
10. Whistleblowing 10. Whistleblowing
Perseroan menyediakan kanal pelaporan yang The Company provides a secure reporting
aman bagi karyawan maupun pihak ketiga untuk channel for employees and third parties to
melaporkan dugaan pelanggaran, fraud, atau report suspected violations, fraud, or unethical
perilaku tidak etis dengan jaminan kerahasiaan. behavior with a guarantee of confidentiality.
Pengendalian Keuangan dan Operasional Financial and Operational Controls
Bagi Perseroan, Sistem Pengendalian Internal For the Company, the Internal Control System aims
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
bertujuan untuk membantu manajemen dalam to assist management in managing and controlling
mengelola dan mengendalikan risiko terhadap risks related to the Company’s needs and objectives
kebutuhan Perseroan untuk targetnya dengan while upholding corporate governance principles
tetap melaksanakan prinsip-prinsip governansi and complying with applicable laws and regulations.
korporat dan mematuhi peraturan dan perundang- In terms of financial controls, the Company
undangan yang berlaku. Pada aspek pengendalian implements the Internal Control System by providing
keuangan, Perseroan menerapkan SPI dengan financial information to all levels of management,
cara menyediakan informasi keuangan bagi shareholders, and stakeholders, which serves as
setiap tingkatan manajemen, pemegang saham, the basis for decision-making. This system can
serta pemangku kepentingan yang dijadikan subsequently be used by management to plan and
sebagai dasar pengambilan keputusan. Sistem control the Company’s operations in accordance
ini nantinya dapat digunakan oleh manajemen with prevailing conditions.
untuk merencanakan dan mengendalikan operasi
Perseroan sesuai dengan kondisi yang terjadi.
256
Page 259
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Sistem pengendalian keuangan diterapkan Perseroan The financial control system is implemented by
dengan cara menyediakan informasi keuangan the Company by providing financial information
bagi setiap tingkatan manajemen, pemegang to all levels of management, shareholders, and
saham, serta pemangku kepentingan yang dijadikan stakeholders, which serves as the basis for decision-
dasar pengambilan keputusan. Sementara, sistem making. Meanwhile, the operational control system
pengendalian operasional dilakukan dengan cara is implemented by applying policies and procedures
menerapkan kebijakan dan prosedur yang secara directly used to achieve objectives and targets,
langsung digunakan untuk mencapai sasaran dan ensuring the accurate reporting of financial
target, menjamin penyampaian laporan keuangan statements, and compliance with applicable laws
yang tepat, serta kepatuhan terhadap hukum dan and regulations.
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Penerapan kedua sistem pengendalian tersebut, The implementation of both control systems,
baik sistem pengendalian keuangan dan sistem financial control and operational control, covers
pengendalian operasional meliputi seluruh elemen all elements within the Company. The objective of
yang terdapat di Perseroan. Tujuan dari pelaksanaan the operational audit is to gather data regarding
audit operasional adalah untuk mengumpulkan deficiencies or irregularities in each operational
data mengenai kekurangan atau ketidaknormalan function.
dalam setiap fungsi kegiatan operasional.
Hasil audit atas pelaksanaan pengendalian The results of the audit on the implementation of
tersebut akan digunakan oleh manajemen sebagai these controls will be used by management as
masukan untuk menyempurnakan implementasi input to improve the implementation of the Internal
SPI di Perseroan. Melalui penerapan SPI yang andal Control System within the Company. The Company
dan efektif, Perseroan percaya bahwa hal tersebut believes that the implementation of a reliable and
dapat meningkatkan budaya risiko yang efektif dan effective Internal Control System is expected to
melekat di setiap jenjang organisasi. foster an effective risk culture that is embedded at
every level of the organization.
Kesesuaian Sistem Pengendalian Internal Alignment of the Internal Control System
dengan Kerangka COSO with the COSO Framework
Sistem Pengendalian Internal di Perseroan dan The Internal Control System at the Company and
anak usahanya mengacu pada Internal Control its subsidiary is based on the Internal Control
Integrated Framework yang dikembangkan oleh Integrated Framework developed by the Committee
The Committee of Sponsoring Organizations of the of Sponsoring Organizations of the Treadway
Treadway Commission (COSO). Penerapan kerangka Commission (COSO). The comprehensive application
kerja COSO yang komprehensif ini bertujuan of the COSO framework aims to enhance the
untuk meningkatkan efektivitas pengendalian effectiveness of the Company’s internal controls as
internal serta sistem pengendalian keuangan dan well as its financial and operational control systems,
operasional Perseroan, yang mencakup 5 (lima) which encompass five (5) main components, namely:
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
komponen utama, yaitu:
1. Lingkungan Pengendalian; 1. Control Environment;
2. Penilaian Risiko; 2. Risk Assessment;
3. Kegiatan Pengendalian; 3. Control Activities;
4. Informasi dan Komunikasi; dan 4. Information and Communication;and
5. Pemantauan. 5. Monitoring.
Kesesuaian Sistem Pengendalian Internal dengan The alignment of the Company’s Internal Control
kerangka COSO di Perseroan dapat dilihat sebagai System with the COSO framework can be seen as
berikut: follows:
257
Page 260
Komponen
Pengendalian
Penjelasan Penerapan di Perseroan
Internal COSO Explanation Implementation in the Company
Components of COSO
Internal Control
Lingkungan Lingkungan pengendalian adalah rangkaian 1. Perseroan telah menetapkan,
Pengendalian standar, proses, dan struktur yang menjadi mendokumentasikan, menerapkan,
Control Environment dasar dalam pelaksanaan SPI di seluruh memelihara, dan secara berkelanjutan
organisasi. Terdapat 5 (lima) prinsip yang meninjau kebijakan, aturan, dan petunjuk
terkait dengan komponen ini yaitu: pelaksanaan yang mengatur standar etika
1. Organisasi menunjukan komitmen dan perilaku bagi pegawai.
terhadap integritas dan nilai-nilai etika. 2. Perseroan telah memiliki perangkat-perangkat
2. Direksi menunjukkan independensi yang berfungsi untuk melakukan reviu dan
dari manajemen dan melaksanakan memastikan kepatuhan dan kecukupan
pengawasan terhadap pengembangan pengendalian dalam pelaksanaan governansi
dan pelaksanaan SPI. organisasi sesuai ketentuan yang berlaku.
3. Dengan Dewan Komisaris, Direksi 3. Perseroan melaporkan hasil reviu secara
menetapkan struktur, bentuk pelaporan, berkala kepada manajemen puncak untuk
tanggung jawab dan otoritas yang dilakukan peninjauan atas efektivitas
diperlukan dalam rangka pencapaian pengendalian di organisasi.
tujuan.
4. Organisasi menetapkan komitmen 1. The Company has established, documented,
dalam menarik, mengembangkan, implemented, maintained and continuously
dan mempertahankan individu yang reviewed policies, rules and guidelines
kompeten dalam rangka pencapaian governing ethical and behavioral standards for
tujuan. employees.
5. Organisasi memegang individu yang 2. The Company has instruments that function
bertanggung jawab dalam pengendalian to review and ensure compliance and
internal dalam rangka pencapaian adequacy of controls in the implementation of
tujuan. organizational governance in accordance with
applicable regulations.
The control environment is a series of 3. The Company periodically reports the results
standards, processes and structures of reviews to top management to review the
that form the basis for implementing ICS effectiveness of controls in the organization.
throughout the organization. There are
5 (five) principles associated with this
component, namely:
1. The organization demonstrates a
commitment to integrity and ethical
values.
2. The Board of Directors demonstrates
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
independence from management and
exercises oversight over the development
and implementation of ICS.
3. With the Board of Commissioners, the
Board of Directors determines the
structure, form of reporting, responsibility
and authority necessary in order to
achieve the objectives.
4. The organization establishes a
commitment to attracting, developing,
and retaining competent individuals in
order to achieve the objectives.
5. The organization holds individuals
responsible for Internal Control in order
to achieve the objectives.
258
Page 261
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Komponen
Pengendalian
Penjelasan Penerapan di Perseroan
Internal COSO Explanation Implementation in the Company
Components of COSO
Internal Control
Penilaian Risiko Evaluasi risiko adalah suatu proses yang 1. Perseroan telah memahami isu-isu eksternal
Risk Assessment terus-menerus dan adaptif, yang bertujuan dan internal yang relevan dengan tujuan dan
untuk mengidentifikasi serta menganalisis strategi perusahaan, khususnya yang dapat
risiko yang mungkin menghalangi mempengaruhi Perseroan dalam pencapaian
pencapaian tujuan. Proses ini juga tujuannya.
memberikan landasan bagi pengelolaan 2. Perseroan memahami bahwa para pemangku
risiko secara efektif. Ada 4 (empat) kepentingan memiliki kebutuhan dan harapan
prinsip utama yang menjadi dasar dalam yang dapat mempengaruhi Perseroan untuk
komponen ini, yaitu: mencapai tujuannya.
1. Organisasi menentukan tujuan yang 3. Perseroan melaksanakan reviu terhadap risiko
spesifik sehingga memungkinkan untuk yang timbul dalam proses pencapaian tujuan,
dilakukan identifikasi dan penilaian risiko yang dilaksanakan secara berkala atau pada
yang terkait dengan tujuan. saat terdapat perubahan penting terhadap
2. Organisasi mengidentifikasi risiko yang struktur dan aktivitas di Perseroan.
terkait dengan pencapaian tujuan di
seluruh entitas dan menganalisis risiko 1. The Company has understood external and
untuk menjadi dasar bagaimana risiko internal matters relevant to the Company’s
akan diperlakukan. objectives and strategies, especially those
3. Organisasi mempertimbangkan potensi that may affect the Company in achieving its
fraud dalam penilaian risiko. objectives.
4. Organisasi mengidentifikasi dan menilai 2. The Company understands that stakeholders’
perubahan yang akan memengaruhi needs and expectations could affect its ability
sistem pengendalian internal secara to realize its objectives.
signifikan. 3. The Company periodically reports the results
of reviews to top management to review the
Risk evaluation is an ongoing and adaptive effectiveness of controls in the organization.
process that aims to identify and analyze
risks that may hinder the achievement of
objectives. It also provides the foundation
for effective risk management. There are
4 (four) key principles that underpin this
component, namely:
1. The organization defines specific
objectives that allow for the identification
and assessment of risks associated with
the objectives.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
2. The organization identifies risks
associated with achieving the objectives
across the entity and analyzes the risks
to inform how the risks will be treated.
3. The organization considers the potential
for fraud in the risk assessment.
4. The organization identifies and assesses
changes that will significantly affect the
internal control system.
259
Page 262
Komponen
Pengendalian
Penjelasan Penerapan di Perseroan
Internal COSO Explanation Implementation in the Company
Components of COSO
Internal Control
Kegiatan Pengendalian Aktivitas Pengendalian merupakan Dalam melakukan kegiatan pengendalian,
Control Activities tindakan yang ditetapkan dengan prosedur Perseroan mengimplementasikannya dengan
dan kebijakan untuk meyakinkan bahwa cara:
manajemen telah mengarah untuk 1. Menentukan kriteria untuk aktivitas dalam
memitigasi risiko dalam rangka pencapaian rangka mencapai tujuannya.
tujuan. Terdapat 3 (tiga) prinsip dalam 2. Menerapkan pengendalian proses sesuai
komponen ini yaitu: dengan kriteria.
1. Organisasi memilih dan mengembangkan 3. Menyimpan informasi terdokumentasi yang
aktivitas pengendalian yang perlu agar mempunyai keyakinan bahwa
berkontribusi terhadap mitigasi risiko proses yang dilakukan telah berjalan sesuai
sampai pada tingkat yang dapat dengan yang direncanakan.
diterima dalam rangka pencapaian
tujuan. The Company conducts control activities by:
2. Organisasi memilih dan mengembangkan 1. Determining criteria for activities in order to
aktivitas pengendalian secara umum achieve its objectives.
terkait teknologi dalam rangka 2. Implementing process controls in accordance
pencapaian tujuan. with the criteria.
3. Organisasi menyebarkan 3. Maintaining documented information
aktivitas pengendalian melalui necessary to have confidence that the
kebijakan dan prosedur dalam process has been carried out as planned.
pengimplementasiannya. The organization has also established
documentation control system procedures to
Control activities are actions established ensure that activities are organized, purposeful,
with procedures and policies to ensure systematic and planned. All documents
that management has led to mitigate risks issued are controlled by being stored in the
in order to achieve objectives. There are 3 Company’s documentation system.
(three) principles in this component, namely:
1. The organization selects and develops
control activities that contribute to risk
mitigation to an acceptable level in order
to achieve objectives.
2. The organization selects and develops
control activities generally related to
technology in order to achieve objectives.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
3. The organization deploys control
activities through policies and procedures
in their implementation.
260
Page 263
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Komponen
Pengendalian
Penjelasan Penerapan di Perseroan
Internal COSO Explanation Implementation in the Company
Components of COSO
Internal Control
Informasi dan Informasi diperlukan dalam rangka 1. Perseroan memiliki fungsi terkait yang
Komunikasi pelaksanaan tanggung jawab pengendalian memastikan bahwa kebijakan ataupun
Information and internalnya dalam rangka pencapaian informasi yang berkualitas dan relevan
Communication tujuan. Sedangkan komunikasi terjadi baik tersedia serta dikomunikasikan kepada seluruh
secara internal maupun eksternal dengan unsur terkait guna mendukung terlaksananya
menyediakan informasi yang diperlukan sistem pengendalian perusahaan.
dalam rangka pelaksanaan pengendalian 2. Perseroan senantiasa melakukan bentuk
internal sehari-hari. Terdapat 3 (tiga) prinsip komunikasi dengan berbagai pihak yang
dalam komponen ini, yaitu: relevan dengan pelaksanaan fungsi
1. Organisasi memperoleh dan pengendalian internal Perseroan.
menggunakan informasi yang
berkualitas dan relevan dalam rangka 1. The Company has established adequate
mendukung fungsi dari komponen lain functions to ensure that quality and relevant
dalam pengendalian internal. policies or information are available and
2. Organisasi secara internal communicated to all relevant elements to
mengomunikasikan informasi, support the implementation of the Company's
termasuk tujuan dan tanggung jawab control system.
pengendalian internal dalam rangka 2. The Company maintains ongoing
mendukung fungsi dari komponen lain communication with various stakeholders
dari pengendalian internal. involved in the implementation of its internal
3. Organisasi berkomunikasi dengan pihak control function.
eksternal terkait hal yang mempengaruhi
fungsi dari komponen lain dalam
pengendalian internal.
Information is needed to fulfill its
responsibilities of Internal Control in achieving
its objectives. Meanwhile, communication
occurs both internally and externally by
providing the necessary information for
the day-today implementation of Internal
Control. There are 3 (three) principles in this
component:
1. The organization obtains and uses quality
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
and relevant information to support the
functions of other components within
Internal Control.
2. The organization internally
communicates information, including the
objectives and responsibilities of Internal
Control, to support the functions of other
components of Internal Control.
3. The organization communicates with
external parties regarding matters that
affect the functions of other components
within Internal Control.
261
Page 264
Komponen
Pengendalian
Penjelasan Penerapan di Perseroan
Internal COSO Explanation Implementation in the Company
Components of COSO
Internal Control
Pemantauan Evaluasi berkelanjutan, terpisah, atau Perseroan telah menetapkan perangkat-
Monitoring kombinasi keduanya untuk memastikan perangkat yang memiliki fungsi untuk memastikan
seluruh komponen SPI ada dan berfungsi. seluruh komponen SPI tersedia, berfungsi dan
Terdapat 2 (dua) prinsip dalam komponen memadai, melalui:
ini yaitu: 1. Corporate Safety.
1. Organisasi memilih, mengembangkan, 2. Corporate Quality Assurance.
dan melaksanakan evaluasi 3. Aviation Security.
berkelanjutan dan/atau terpisah untuk 4. Internal Audit.
memastikan seluruh komponen SPI ada
dan berfungsi. Dalam pelaksanaannya, perangkat tersebut
2. Organisasi mengevaluasi dan dapat bekerja secara bersama maupun mandiri
mengkomunikasikan defisiensi sesuai dengan kebutuhan dalam melakukan
pengendalian internal pada pihak evaluasi SPI.
yang bertanggung jawab agar diambil
tindakan korektif. Setiap perangkat tersebut mengkomunikasikan
hasil evaluasi yang dilakukannya secara berkala
Continuous, separate, or a combination of kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab
both evaluations to ensure all components dan manajemen puncak untuk ditindaklanjuti
of the Internal Control System exist. There dengan tindakan korektif.
are 2 (two) principles present:
1. 1The organization selects, develops, and The Company has established instruments that
implements continuous and/or separate function to ensure all Internal Control System’s
evaluations to ensure all components of components are available, functional and
the SPI exist and function. adequate, including:
2. The organization evaluates and 1. Corporate Safety.
communicates Internal Control 2. Corporate Quality Assurance.
deficiencies to the responsible parties for 3. Aviation Security.
corrective action. 4. Internal Audit.
In its implementation, these instruments can
work together or independently according to the
needs in evaluating the Internal Control System.
Each instrument communicates the results of its
evaluation periodically to the responsible parties
and top management to be followed up with
corrective actions.
Tinjauan atas Efektivitas Sistem Review of the Effectiveness of Internal
Pengendalian Internal Control System
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Manajemen bertanggung jawab atas The management is responsible for ensuring the
terselenggaranya SPI yang andal dan efektif implementation of a reliable and effective internal
serta berkewajiban untuk meningkatkan budaya control system and is required to promote an
risiko yang efektif dan wajib memastikan effective risk culture, ensuring that it is integrated
bahwa hal tersebut telah melekat di setiap into every level of the organization. Meanwhile, the
jenjang organisasi. Sementara, Audit Internal Internal Audit function is responsible for evaluating
bertanggung jawab mengevaluasi dan berperan and actively contributing to continuously improving
aktif dalam meningkatkan efektivitas SPI secara the effectiveness of the internal control system in
berkesinambungan berkaitan dengan pelaksanaan relation to the Company’s operational activities in
operasional Perseroan dalam mencapai sasaran achieving the Company’s established objectives.
yang telah ditetapkan Perseroan.
Dalam memastikan efektivitas sistem pengendalian To ensure the effectiveness of the internal control
internal, Audit Internal secara konsisten membuat system, Internal Audit consistently develops audit
perencanaan audit dengan metode Pendekatan plans using a Risk-Based Approach annually
Berbasis Risiko setiap tahun dalam menentukan to determine the scope, objectives, and audit
ruang lingkup, tujuan, dan prosedur audit berdasarkan procedures based on the level of risk that may
tingkat risiko yang dapat mempengaruhi organisasi. affect the organization. This approach ensures the
262
Page 265
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Pendekatan ini memastikan optimalisasi sumber optimization of audit resources in areas with the
daya audit pada area dengan tingkat risiko tertinggi highest risk levels to enhance the effectiveness and
guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi efficiency of the evaluation process. The results
pelaksanaan evaluasi. Hasil evaluasi tersebut of these evaluations are then communicated
kemudian disampaikan kepada manajemen untuk to management for follow-up and monitoring
ditindaklanjuti dan dimonitor pelaksanaannya untuk of implementation to ensure that the Internal
memastikan SPI di Perseroan telah berjalan secara Control System within the Company is functioning
efektif. effectively.
Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Statement by the Board of Directors and/
Komisaris atas Kecukupan Sistem or the Board of Commissioners on the
Pengendalian Internal Adequacy of the Internal Control System
Sistem Pengendalian Internal adalah suatu The Internal Control System is a process conducted
proses yang dilakukan oleh Direksi bersama-sama by the Board of Directors in collaboration with
dengan Unit Audit Internal untuk memastikan the Internal Audit Unit to ensure the proper
terselenggaranya governansi korporat secara baik. implementation of corporate governance. Both
Dewan Komisaris maupun Direksi berkomitmen untuk the Board of Commissioners and the Board of
memastikan penerapan governansi korporat di Directors are committed to ensuring the application
semua tingkatan sebagai landasan untuk mencapai of corporate governance at all levels as the
tujuan melindungi dan meningkatkan nilai Perseroan. foundation for achieving the objective of protecting
Direksi bertanggung jawab untuk melaksanakan and enhancing the Company’s value. The Board of
pengendalian internal secara efektif agar Perseroan Directors is responsible for effectively implementing
dapat mencapai tujuannya. internal controls so that the Company can achieve
its objectives.
Berdasarkan hasil evaluasi Sistem Pengendalian Based on the results of the Internal Control System
Internal yang dilakukan oleh Audit Internal, Dewan evaluation conducted by the Internal Audit, the
Komisaris, dan Direksi menyimpulkan bahwa Board of Commissioners, and the Board of Directors
penerapan SPI berupa pengendalian aspek concluded that the implementation of the Internal
operasional, keuangan, dan kepatuhan di Perseroan Control System—covering operational, financial,
cukup memadai. Atas hasil ini, Dewan Komisaris and compliance controls within the Company—is
dan Direksi berkomitmen untuk terus melakukan sufficiently adequate. Based on these results, the
pemantauan dan pengembangan atas Sistem Board of Commissioners and the Board of Directors
Pengendalian Internal di Perseroan, guna menjaga are committed to continuously monitor and develop
integritas dan kestabilan operasional dalam rangka the Company’s Internal Control System to maintain
mencapai tujuan bisnis dengan pengelolaan risiko operational integrity and stability in order to achieve
yang memadai. business objectives with adequate risk management.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Manajemen Risiko [E.3] [3-3]
Risk Management
Perseroan menyadari bahwa dalam menjalankan The Company recognizes that its business activities
kegiatan usahanya, terdapat berbagai risiko yang are associated with various risks arising from
dapat timbul baik dari faktor internal maupun both internal and external factors. Therefore, the
eksternal. Oleh karena itu, Perseroan secara aktif dan Company actively and consistently implements
konsisten menerapkan manajemen risiko sebagai risk management as an integral part of ensuring
bagian integral dalam menjamin kesinambungan business continuity and the achievement of the
usaha dan pencapaian tujuan strategis Perseroan. Company’s strategic objectives.
263
Page 266
Sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan As part of our commitment to enhance governance,
tata kelola, transparansi, dan kepercayaan transparency and stakeholders confidence, the
para pemangku kepentingan, Perseroan telah Company has established a sound risk management
membangun sistem manajemen risiko yang kuat. system.
Perseroan senantiasa memastikan kepatuhan The Company ensures compliance with applicable
terhadap peraturan perundang-undangan yang laws and regulations, including capital market
berlaku, termasuk peraturan di bidang pasar modal, regulations in relation to the implementation of the
terkait dengan penerapan sistem manajemen risiko. risk management system.
Dalam pelaksanaannya, Direksi bertanggung In its implementation, the Board of Directors is
jawab untuk menetapkan, mengidentifikasi, responsible to determine, identify, and assess the
serta menilai eksposur risiko Perseroan, sekaligus Company’s risk exposure, as well as ensure the
memastikan tersedianya rencana mitigasi yang availability of effective mitigation plans and the
efektif dan penerapan sistem yang memadai implementation of appropriate systems to manage
dalam mengelola eksposur risiko dan aspek the overall risk and sustainability exposure of the
keberlanjutan Perseroan secara menyeluruh. Company. The risk management process in the
Proses manajemen risiko di Perseroan bertujuan Company aims to identify, measure, monitor, and
untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mitigate major risks that may affect operational
memitigasi risiko utama yang dapat memengaruhi and financial performance, allowing the Company
kinerja operasional maupun keuangan, sehingga to minimize uncertainty while optimizing business
Perseroan mampu meminimalkan ketidakpastian opportunities. Thus, the implementation of effective
sekaligus mengoptimalkan peluang bisnis. Dengan and sustainable risk management is an important
demikian, penerapan manajemen risiko yang foundation that supports strategic decision-making
efektif dan berkesinambungan menjadi landasan by the Board of Directors, taking into account
penting dalam mendukung pengambilan keputusan potential risks and their impact on the achievement
strategis oleh Direksi, dengan mempertimbangkan of the Company’s long-term objectives.
potensi risiko dan dampaknya terhadap pencapaian
tujuan jangka panjang Perseroan.
Kebijakan Manajemen Risiko Risk Management Policy
Dalam menetapkan kebijakan manajemen risiko In establishing its risk management policy, the
Perseroan membuat acuan dalam mencapai Company sets benchmarks to achieve its long-term
sasaran jangka panjang. Kebijakan ini juga wujud targets. This policy also reflects the Company’s
komitmen untuk penerapan manajemen risiko di commitment to implementing risk management
seluruh organisasi secara luas dan terintegrasi, across the entire organization in a comprehensive
dalam rangka menunjang kepastian pencapaian and integrated manner, so as to support the
sasaran jangka panjang Perseroan, serta achievement of the Company’s long-term targets
memberikan kerangka penerapan manajemen risiko and provide a framework for the systematic and
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
secara sistematis dan terukur. measurable implementation of risk management.
Perseroan mewajibkan seluruh perusahaan dalam The Company requires all companies within the
Grup AirAsia untuk memastikan bahwa manajemen AirAsia Group to ensure that risk management is
risiko berjalan secara efektif sesuai dengan carried out effectively in line with the Company’s
kebijakan Enterprise Risk Management Perseroan Enterprise Risk Management policy and other related
dan kebijakan terkait lainnya. Kebijakan tersebut policies. These policies are assigned to individuals or
ditugaskan kepada individu atau departemen dalam departments within the Company to:
Perseroan untuk:
1. Memastikan pengelolaan dan pengawasan 1. Ensure effective management, supervision, and
yang efektif, dan pelaporan; reporting;
2. Memiliki proses untuk memberikan assurance 2. Establish processes to provide risk management
manajemen risiko, misalnya, penyampaian assurance, such as the timely submission of
laporan tepat waktu tentang risiko yang ada reports on existing and emerging risks and on
dan yang muncul dan pada setiap masalah any risk management issues to the President
manajemen risiko kepada Direktur Utama dan Director and the Board of Directors;
Direksi;
3. Membangun budaya manajemen risiko yang 3. Build a strong risk management culture in line
kuat sejalan dengan nilai-nilai AirAsia lainnya. with other AirAsia values.
264
Page 267
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Di tingkat regional, Departemen Risiko Grup At the regional level, the AirAsia Group Risk
AirAsia memberikan masukan tentang strategi dan Department provides input on strategy and
memfasilitasi upaya regional yang terkait dengan facilitates regional efforts related to risk
manajemen risiko. Selain itu, Grup AirAsia juga management. Furthermore, AirAsia Group has
telah membentuk Komite Risiko, Kepatuhan dan also established a Board Risk, Compliance, and
Tata Kelola (BRCGC) untuk memberikan assurance Governance Committee (BRCGC) to provide
kepada Direksi dan Dewan Komisaris bahwa kebijakan assurance to the Board of Directors and the Board
dan proses yang memadai telah dirancang dan of Commissioners that adequate policies and
diterapkan untuk mengelola risiko yang diidentifikasi processes have been designed and implemented
dan selanjutnya untuk mempromosikan budaya to manage identified risks and further promote an
risiko yang tepat. appropriate risk culture.
Struktur Tata Kelola Manajemen Risiko Risk Management Governance Structure
Perseroan telah menetapkan kebijakan pengelolaan The Company has established a risk management
manajemen risiko sebagai upaya untuk policy as an effort to minimize potential risks that
meminimalkan potensi risiko yang dapat timbul may arise in the course of its business activities.
dalam pelaksanaan kegiatan usaha.
Struktur tata kelola yang memadai telah ditetapkan Proper governance structure is established within
di dalam perusahaan, di mana tanggung jawab the Company, where responsibilities are clearly
didefinisikan secara jelas pada seluruh tingkat, defined across all levels, structures and functions
struktur, dan fungsi untuk mendorong akuntabilitas to promote accountability and contribute towards
serta mendukung sistem manajemen risiko an effective risk management and internal control
dan pengendalian internal yang efektif. Untuk system. To promote good corporate governance
mendukung pelaksanaan tata kelola perusahaan culture, the Company’s risk management is carried
yang baik, maka pengelolaan manajemen risiko out to the Three Lines of Defense concept as follows:
di Perseroan dijalankan dengan mengacu pada
konsep Tiga Lini Pertahanan (Three Lines of Defense)
sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Tingkat Dewan
Board Level
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Komite Audit
Audit Committee
Manajemen Risiko (dengan didukung oleh
Keselamatan, Keamanan, dan Kualitas) Audit Internal
Risk Management (with assistance from Safety, Internal Audit Tingkat Menengah
Security, and Quality) Intermediary Level
Lini Pertahanan ke-2 | 2nd Line of Defense Lini Pertahanan ke-3 | 3nd Line of Defense
Manajemen (Pemilik Risiko/Pengendalian)
Direksi, Kepala Departemen, Karyawan
Management (Risk/Control Owner)
BOD, HOD, Employee
Tingkat Operasional
Business Level
Lini Pertahanan ke-1 | 1ST Line of Defense
265
Page 268
Lini Pertama (Direksi, Kepala 1st Line of Defense (BOD, HOD,
Departemen, dan Karyawan) Employees)
Pemilik Risiko yang terdiri dari Direksi, Kepala The Risk Owner (BOD, HOD, and employees)
Departemen, serta karyawan mencakup manajemen comprises operational management, business units,
operasional, unit bisnis, dan fungsi pendukung yang and functional departments that directly run day-
menjalankan aktivitas sehari-hari Perseroan. Mereka to-day activities. They are primarily responsible for
bertanggung jawab secara langsung atas identifikasi, identifying, assessing, and managing risks arising
penilaian, dan pengelolaan risiko yang timbul dari from their operations, including safety, operational,
kegiatan operasional, termasuk risiko keselamatan, financial, compliance, and reputational risks.
operasional, keuangan, kepatuhan, dan reputasi.
Pemilik Risiko merancang, menerapkan, dan The risk owner designs, implements, and maintains
memelihara pengendalian internal pada area masing- internal controls within their areas, ensures
masing, memastikan kepatuhan terhadap kebijakan adherence to established policies and procedures,
dan prosedur yang berlaku, serta menanamkan and embeds risk awareness into daily decision-
kesadaran risiko dalam proses pengambilan making and operational processes. They are also
keputusan dan operasional harian. Mereka juga responsible for promptly reporting incidents, control
bertanggung jawab untuk segera melaporkan insiden, weaknesses, and emerging risks to the Second Line
kelemahan pengendalian, dan risiko yang muncul of Defense and Senior Management, as well as
kepada Lini Kedua serta Manajemen Senior, serta implementing agreed mitigation actions.
melaksanakan tindakan mitigasi yang disepakati.
Lini Kedua (Manajemen Risiko, didukung 2nd Line of Defense (Risk Management
oleh Safety, Security, dan Quality) with assistance from Safety, Security and
Quality)
Departemen Manajemen Risiko bertanggung jawab The Risk Management Department is responsible
atas fungsi Enterprise Risk Management (ERM), for Enterprise Risk Management (“ERM”), Business
Business Continuity Management (BCM), serta Continuity Management (“BCM”) and Integrity
Integrity & Compliance (I&C). Dari perspektif ERM, and Compliance (“I&C”) functions. From the ERM
Departemen Risiko Grup menyusun kebijakan risiko, perspective, the Group Risk Department develops
memberikan panduan terkait pengelolaan risiko, risk policies, provides guidance on risk-related
mengoordinasikan aktivitas manajemen risiko lintas matters, coordinates risk management activities
departemen, serta memantau dan melaporkan with other departments, as well as monitors and
profil risiko Perseroan. reports the Company’s risks.
Dari perspektif Business Continuity Management (BCM), From the BCM perspective, the Risk Department plays
Departemen Manajemen Risiko memegang peran a critical role in ensuring the Company’s resilience
yang krusial dalam memastikan ketahanan Perseroan against disruptions. It establishes comprehensive
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
terhadap berbagai potensi gangguan. Departemen policies and frameworks that guide business
ini menetapkan kebijakan dan kerangka kerja yang continuity planning across key functions. The Group
komprehensif sebagai pedoman dalam perencanaan Risk Department collaborates with business units
kesinambungan usaha pada seluruh fungsi utama to assess vulnerabilities, enhance preparedness,
Perseroan. Departemen Risiko Grup berkolaborasi and validate response strategies. This proactive
dengan unit-unit bisnis untuk mengidentifikasi dan approach ensures that essential operations can
menilai kerentanan, meningkatkan kesiapsiagaan, serta be sustained or swiftly restored during a crisis,
memvalidasi strategi respons yang telah ditetapkan. minimizing downtime and safeguarding business
Pendekatan proaktif ini memastikan bahwa operasional continuity under critical situations.
yang bersifat esensial dapat tetap berjalan atau
dipulihkan secara cepat pada saat terjadi krisis,
sehingga meminimalkan waktu henti (downtime) dan
menjaga keberlangsungan usaha dalam situasi kritis.
Dalam perspektif I&C, Departemen Risiko From the I&C perspective, the Risk Department
memantau kepatuhan terhadap regulasi utama monitors key regulatory compliances for the
serta mengawasi program anti-penyuapan dan Company and oversees the anti-bribery and anti-
anti-korupsi melalui pengembangan kebijakan, corruption programs within the Company, through
pemberian advis, penelaahan, serta penilaian risiko development of policy and guidance, advisory, review
korupsi atas aspek-aspek terkait. and corruption risk assessment on such matters.
266
Page 269
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Lini Ketiga (Audit Internal) 3rd Line of Defense (Internal Audit)
Departemen Audit Internal mengevaluasi kecukupan The Internal Audit Department (“IAD”) evaluates
dan efektivitas pengendalian, manajemen risiko, the adequacy and effectiveness of the controls,
serta proses tata kelola yang diterapkan manajemen. risk management and governance processes
Audit Internal menggunakan pendekatan berbasis implemented by Management. IAD adopts a risk-
risiko dalam menentukan area audit dan frekuensi based approach in determining the auditable areas
pelaksanaan audit. Selain itu, Audit Internal and frequency of audits within the company. In
mengelola saluran whistleblowing Perseroan guna addition, IAD handles the Company’s whistleblowing
memastikan setiap laporan ditindaklanjuti secara channel, ensuring that all reported concerns are
tepat dan memadai. received, assessed, and escalated appropriately.
Komite Audit Audit Committee
Memberikan dukungan kepada Dewan Komisaris Provides support to the Board of Commissioners
melalui fungsi pengawasan pada area yang terkait through its oversight on areas related to audit and
dengan audit dan investigasi, pelaporan keuangan, investigation, financial reporting, annual disclosures,
pengungkapan tahunan, transaksi dengan pihak related party transactions, and risk management. For
berelasi, serta manajemen risiko. Dalam hal ini, this, the AC monitors the adequacy and effectiveness
Komite Audit memantau kecukupan dan efektivitas of the system of internal controls through reviews of
sistem pengendalian internal melalui penelaahan work performed by internal and external auditors, as
atas pekerjaan yang dilakukan oleh auditor internal well as discussions with management.
dan auditor eksternal, serta melalui diskusi dengan
manajemen.
Proses Manajemen Risiko Risk Management Process
Kerangka Enterprise Risk Management (ERM) yang The ERM framework within the ERM Policy supports
diatur dalam Kebijakan ERM mendukung Perseroan the Company in making risk-informed decisions by
dalam pengambilan keputusan yang berbasis standardising the process of identifying, evaluating
risiko dengan menstandarkan proses identifikasi, and managing risks faced by the Company.
evaluasi, dan pengelolaan risiko yang dihadapi oleh
Perseroan.
Kerangka ERM tersebut mencakup fitur-fitur utama The ERM framework covers the following key
sebagai berikut: features:
1. Peran dan tanggung jawab Komite Audit yang 1. Roles and responsibilities of the Audit Committee
melakukan pengawasan terhadap Manajemen overseeing Risk Management, management,
Risiko, manajemen, Departemen Risiko, serta Risk Department and all employees; and
seluruh karyawan; dan
2. Panduan mengenai proses manajemen 2. Guidance on risk management processes
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
risiko untuk secara efektif mengelola to effectively deal with uncertainties and
ketidakpastian dan peluang, serta opportunities, enhancing the capacity to build
meningkatkan kapasitas dalam menciptakan value to the stakeholders.
nilai bagi para pemangku kepentingan.
Proses Manajemen Risiko sebagaimana The Risk Management process depicted in the
digambarkan pada diagram di bawah ini selaras diagram below is aligned with ISO 31000:2018 Risk
dengan ISO 31000:2018 Risk Management – Management - Guidelines.
Guidelines.
Risk Risk Risk Risk Risk
Identification Assessment Control Monitoring Reporting
267
Page 270
Profil Risiko dan Upaya Mitigasi Risk Profile and Mitigation Efforts
Perseroan mengidentifikasi risiko utama yang The Company actively identifies and evaluates key
berpotensi memiliki dampak terhadap operasional risks that have the potential to impact business
bisnis, serta dirumuskan langkah mitigasi yang operations and formulates mitigation measures with
bertujuan mengendalikan dampak dari risiko yang the aim of controlling the impact of these risks.
dihadapi.
Dewan Komisaris dan Direksi menyadari bahwa The Board of Commissioners and the Board of
setiap eksposur risiko utama yang melekat dalam Directors recognise that any major risk exposure
lingkungan operasional dan kegiatan usaha inherent in its operating environment and
Perseroan dapat secara signifikan menghambat business activities could significantly impede the
pencapaian tujuan bisnis dan korporasi Perseroan achievements of the Company’s business and
serta berdampak negatif terhadap kemampuan corporate objectives and would adversely affect the
Perseroan dalam menciptakan dan melindungi nilai. Company’s ability to create and protect value.
Sepanjang tahun buku, risiko utama beserta langkah During the financial year, the key risks exposed by
mitigasi yang telah dirumuskan oleh Perseroan the Company and the corresponding mitigation
adalah sebagai berikut: measures formulated are as follows:
Jenis Risiko Penjelasan Upaya Mitigasi
No.
Type of Risk Explanation Mitigation Effort
1. Risiko arus kas Pendanaan telah diidentifikasi sebagai Perseroan mengatasi risiko ini melalui
Cash flow Risk tantangan utama bagi Perseroan seiring kebijakan keuangan yang hati-hati serta
dengan pemulihan bisnis pasca pandemi. tinjauan secara berkesinambungan terhadap
Meskipun pendapatan menunjukkan tren operasionalnya untuk meningkatkan efisiensi.
peningkatan akibat normalisasi permintaan, Perseroan menerapkan sejumlah langkah
terdapat biaya reaktivasi yang signifikan. strategis untuk memperbaiki arus kas dengan
Funding has been identified as a significant cara mendapatkan pendanaan dari institusi
challenge for the Company as the businesses keuangan, menjalin kolaborasi strategis,
recover post pandemic. Though revenue dan menciptakan sinergi komersial dalam
generation saw an upward trend as a result of ekosistem.
normalisation of demand, there was however a The Company mitigates this risk by prudent
significant reactivation cost involved. financial policies and continuous review of its
operations to improve efficiency. The Company
has implemented a number of strategic steps
to improve cash flow by securing funding from
financial institutions, establishing strategic
collaborations, and creating commercial
synergies within the ecosystem.
2. Risiko Fluktuasi Fluktuasi harga bahan bakar memiliki dampak Perseroan mengatasi risiko ini dengan aktif
Harga Bahan yang signifikan terhadap profitabilitas. Bahan memantau dan mengelola dampak risiko
Bakar Pesawat bakar merupakan komponen biaya utama terhadap volatilitas harga bahan bakar
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Aircraft dalam operasional bisnis. melalui berbagai strategi, seperti penerapan
Fuel Price Fluctuations in fuel prices would have a fuel surcharge. Perseroan juga melakukan
Fluctuation Risk significant impact on the profitability. Fuel is a perencanaan strategis untuk bahan bakar serta
key cost component for the business operations. menerapkan manajemen bahan bakar yang
efisien dan perencanaan rute guna mengelola
risiko kenaikan harga bahan bakar.
The Company mitigates this risk by actively
monitoring and managing its exposure to fuel
price volatility through various strategies e.g.
fuel surcharges. The Company does strategic
planning for fuel and has implemented efficient
fuel management and route planning in order
to manage the risks of fuel price increases.
268
Page 271
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Jenis Risiko Penjelasan Upaya Mitigasi
No.
Type of Risk Explanation Mitigation Effort
3. Risiko Tingkat Risiko suku bunga adalah risiko fluktuasi nilai Risiko suku bunga Perseroan terutama timbul
Suku Bunga wajar atau arus kas di masa mendatang dari dari pinjaman untuk modal kerja dan investasi.
Interest Rate suatu instrumen keuangan yang disebabkan Perseroan memiliki eksposur terhadap risiko
Risk oleh perubahan suku bunga pasar. suku bunga karena sebagian besar pinjamannya
Interest rate risk is the risk that fluctuation in berbasis suku bunga mengambang. Selain itu,
the fair value or future cash flows of a financial bunga atas pinjaman dalam mata uang asing
instrument fluctuates due to changes in market juga terpengaruh oleh fluktuasi nilai tukar.
interest rates. The Company's interest rate risk mainly arises
from loans for working capital and investments.
The Company has an exposure to interest rate
risk as the loans are mostly based on floating
interest rates. Furthermore the interest for
foreign currency borrowings is also exposed to
foreign currency fluctuations.
4. Risiko Perseroan beroperasi di pasar yang kompetitif Perseroan telah menjalankan rencana bisnis
Pertumbuhan di mana bisnisnya menghadapi persaingan yang bijaksana dengan mengoperasikan
Bisnis dengan kompetitor lain yang menawarkan kembali pesawat yang disimpan serta
Business layanan yang serupa dengan layanan yang melakukan pemeliharaan preventif guna
Growth Risk ditawarkan oleh Perseroan. Perseroan juga meminimalkan waktu henti operasional. Selain
memiliki pertumbuhan permintaan pasar dan itu, Perseroan terus meninjau strategi harga dan
prospeknya, serta pertumbuhan Perseroan pemasaran untuk mengelola risiko persaingan.
di masa depan sangat bergantung pada The Company has embarked on its prudent
kemampuan Perseroan dalam mengoptimalkan business plans of getting the storage aircraft
sumber daya (pendanaan dan pesawat), back in service and conducting preventive
terutama pasca pandemi. maintenance on aircraft to minimize down
The Company operates in a competitive market time. The Company also continues to review
where the business faces competition from its pricing and marketing strategies to manage
other competitors offering similar services as competition risk.
its service offerings. There is a growth in market
demand and the prospects, and future growth
of the Company highly rely on its ability to
optimize the resources (funding and aircrafts),
especially post pandemic.
5. Risiko Seiring dengan normalisasi operasional Perusahaan menjaga standar keselamatan
Keselamatan maskapai, peningkatan jumlah penerbangan yang tinggi dengan mengidentifikasi dan
Safety Risk secara langsung meningkatkan paparan memitigasi bahaya melalui Sistem Manajemen
terhadap risiko operasional. Risiko keselamatan Keselamatan, dengan sertifikasi IOSA yang
tidak dapat dihindari dalam industri berfungsi sebagai tolok ukur global bagi kinerja
penerbangan. Namun, kemunculan dan potensi keselamatan kami. Pengawasan dilakukan oleh
dampak negatifnya dapat dikendalikan Dewan Peninjau Keselamatan (Safety Review
melalui tindakan mitigasi yang bertujuan untuk Board/SRB), yang memastikan kepatuhan
mengelola risiko potensial, sehingga mencegah yang ketat terhadap standar keselamatan dan
terbentuknya kondisi tidak aman. kualitas. Selain itu, Departemen Keselamatan
As the airline operations normalise, increase memanfaatkan alat-alat digital untuk
in flights resumption directly increases mengumpulkan dan menganalisis data,
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
exposure to operational hazards. Safety sehingga mendorong perbaikan berkelanjutan
hazards are inevitable within aviation. However, dalam profil risiko keselamatan kami.
the manifestation and potential adverse The Company maintains high safety standards
consequences can be addressed through by identifying and mitigating hazards through
mitigating actions that aim to control potential its Safety Management System, with IOSA
hazards, resulting in unsafe conditions. certification serving as a global benchmark for
our safety performance. Oversight is provided
by the Safety Review Board (SRB), which
ensures strict adherence to safety and quality
standards. Furthermore, the Safety Department
utilizes digital tools to capture and analyze
data, driving continuous improvement in our
safety risk profile.
269
Page 272
Jenis Risiko Penjelasan Upaya Mitigasi
No.
Type of Risk Explanation Mitigation Effort
6. Risiko Bisnis Perseroan melibatkan pengumpulan, Perseroan mengatasi risiko ini dengan
Keamanan pemrosesan, penyimpanan, dan transmisi mempertahankan postur keamanan siber yang
Informasi informasi rahasia dan sensitif. Perseroan kuat melalui peningkatan konfigurasi keamanan
Information menyadari akan selalu ada risiko ancaman sistem. Selain itu, Perseroan mengadopsi sistem
Security Risk keamanan eksternal, seperti serangan keamanan informasi yang tangguh berdasarkan
malware, peretasan, spionase, atau intrusi siber. proses dan metodologi ISO/IEC 27001
Ancaman ini tidak hanya dapat mengganggu untuk melindungi sistem informasi. Penilaian
operasional, tetapi juga merusak reputasi dan keamanan rutin, pengujian penetrasi, dan
melanggar undang-undang perlindungan data tinjauan kode sumber secara berkala dilakukan
pribadi. guna memastikan ketahanan siber.
The Company's business involves the collection, The Company mitigates these risks by
processing, storage and transmission of maintaining a strong cybersecurity posture
confidential and sensitive information. The by enhancing system configuration security.
Company believes that there is always a risk They also adopt a robust information
of external security threats such as malware security system that revolves around the ISO/
attack, hacking, espionage or cyber intrusion. IEC 27001 processes and methodology to
These could not only disrupt the operations, but secure information systems. Regular security
also damage the reputation and violate any assessments, penetration tests and source
personal data protection laws. code reviews are performed on systems to
ensure cyber resilience.
Risiko ESG ESG Risk
Implementasi nilai-nilai Lingkungan, Sosial, dan The Environmental, Social, and Governance (ESG)
Governansi (ESG) dalam pelaksanaan setiap values are implemented in every operational
kegiatan operasional Perseroan bertujuan untuk activity of the Company to ensure long-term
mendorong terciptanya kelangsungan bisnis jangka business continuity. The importance of ESG aspects
panjang. Pentingnya aspek ESG tersebut mendorong encourages the Company to pay attention to ESG
Perseroan untuk memperhatikan risiko ESG yang risks that may affect its operational sustainability
dapat mempengaruhi keberlanjutan operasional and financial performance.
dan kinerja keuangan Perseroan.
Dalam kurun waktu jangka panjang, Perseroan Over the long term, the Company has identified
telah mengidentifikasi beberapa risiko yang several risks that could significantly impact business
berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap sustainability.
keberlanjutan bisnis. 1. Risks related to ESG regulations are categorized
1. Risiko terkait regulasi ESG dikategorikan sebagai as compliance risks, as increasing pressure
risiko kepatuhan, seiring meningkatnya tekanan on ESG management and reporting could
terhadap pengelolaan dan pelaporan ESG, potentially affect the Company’s reputation and
yang berpotensi mempengaruhi reputasi dan financial performance. To mitigate these risks,
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
kinerja keuangan. Untuk memitigasi risiko ini, the Company maintains close collaboration
Perseroan menjalin kerja sama dan komunikasi and communication with regulators and has
erat dengan regulator dan menunjuk penasehat appointed sustainability advisors at the AirAsia
pada tingkat keberlanjutan dari sisi Grup AirAsia. Group level.
2. Risiko keamanan informasi dikategorikan 2. Information security risks are categorized as
sebagai risiko sistem, dengan potensi dampak system risks, with potential impacts including
berupa kerugian finansial dan reputasi financial and reputational losses resulting from
akibat pelanggaran keamanan dan privasi data security and privacy breaches. Mitigation is
data. Mitigasi dilakukan melalui penguatan carried out through strengthening user security,
keamanan pengguna, perlindungan identitas, identity protection, incident response testing,
pengujian respons insiden, serta pemeliharaan and maintenance of critical infrastructure.
infrastruktur kritikal.
3. Risiko geopolitik dikategorikan sebagai 3. Geopolitical risks are categorized as operational
risiko operasional yang dapat berdampak risks that can impact revenue, business
pada pendapatan, kelangsungan operasi, continuity, and safety and security aspects.
serta aspek keselamatan dan keamanan. The Company conducts continuous global
Perseroan melakukan pemantauan global monitoring and prepares alternative Business
secara berkelanjutan dan menyiapkan skenario Continuity Plan scenarios.
alternatif Business Continuity Plan.
270
Page 273
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Evaluasi Efektivitas Manajemen Risiko Evaluation of Risk Management
Effectiveness
Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan The Board of Directors and the Board of
memandang bahwa manajemen risiko telah Commissioners of the Company believe that risk
berkontribusi positif dalam proses perencanaan, management has contributed positively to the
pengambilan keputusan, dan penguatan planning, decision-making, and strengthening of
penerapan governansi korporat di Perseroan. corporate governance of the Company. Therefore, the
Untuk itu, Perseroan secara konsisten melakukan Company consistently evaluates risk management
evaluasi Manajemen Risiko yang dilakukan oleh conducted by the Board of Commissioners and
Dewan Komisaris dan Direksi sebagai pihak yang the Board of Directors in their capacity to ensure
bertanggung jawab dalam pengelolaan risiko effective risk management and the success of risk
yang efektif guna memastikan keberhasilan management at the Company.
pengelolaan manajemen risiko di Perseroan.
Efektivitas proses Manajemen Risiko Perseroan The effectiveness of the Company’s Risk
dievaluasi oleh Unit Audit Internal secara berkala Management process is regularly evaluated by the
terkait kinerja dan efektivitas manajemen risiko Internal Audit Unit in relation to the performance
di Perseroan untuk memastikan bahwa Perseroan and effectiveness of risk management within
selalu menyadari potensi risiko usaha. Penilaian the Company to ensure that the Company is
risiko tersebut juga disesuaikan dengan tingkat always aware of potential business risks. The risk
risiko dan tingkat pengendalian untuk kemudian assessment is also adjusted to the level of risk
digunakan sebagai acuan tindak lanjut perbaikan and level of control to be used as a reference to
pengendalian dan rencana aksi mitigasi. follow up on control improvements and mitigation
action plans.
Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi Board of Commissioners and Board of
atas Kecukupan Sistem Manajemen Directors Statement on the Adequacy of
Risiko the Risk Management System
Sebagai bagian dari komitmen Perseroan As part of our commitment to enhance governance,
untuk meningkatkan tata kelola perusahaan, transparency and stakeholders confidence, the
transparansi, dan kepercayaan para pemangku Company has established a sound risk management
kepentingan, Perseroan telah menerapkan sistem and internal control system. Throughout 2025,
manajemen risiko dan pengendalian internal yang the Company has implemented risk management
memadai. Sepanjang tahun 2025, Perseroan in a structured and effective manner. The Board
telah melaksanakan pengelolaan risiko secara of Commissioners and the Board of Directors are
terstruktur dan efektif. Dewan Komisaris dan Direksi committed to ensuring that key risks have been
berkomitmen untuk memastikan bahwa risiko-risiko identified, assessed, mitigated, and managed
utama telah diidentifikasi, dievaluasi, dimitigasi, dan effectively. The Board of Commissioners and the
dikelola secara efektif. Dewan Komisaris dan Direksi Board of Directors are confident that the Company
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
meyakini bahwa Perseroan akan terus meningkatkan will continue to improve its risk mitigation and
upaya mitigasi dan pengelolaan risiko secara management efforts in the future.
berkelanjutan di masa mendatang.
271
Page 274
Perkara Penting
Important Cases
Permasalahan hukum yang dihadapi Perseroan, Legal cases faced by the Company, its subsidiaries,
entitas anak, serta anggota Dewan Komisaris dan/ and members of the Board of Commissioners and/
atau Direksi, baik perdata dan pidana, yang telah or the Board of Directors—whether civil or criminal—
selesai dan memiliki kekuatan hukum tetap maupun that have been resolved and legally binding, as well
yang masih dalam proses penyelesaian hingga 31 as those still pending resolution through December
Desember 2025 dapat dilihat sebagai berikut: 31, 2025, are as follows:
Perkara Penting
Perdata Pidana
Important Cases
Civil Criminal
Telah Selesai (telah mempunyai kekuatan hukum tetap) 4 -
Resolved (legally binding)
Dalam proses penyelesaian 2 -
Under settlement process
Jumlah
6 -
Total
Pokok Perkara/Gugatan Status Penyelesaian Pengaruh terhadap Perusahaan
Case Subject/Lawsuit Settlement Status Impact on the Company
Gugatan Perlindungan Konsumen Menolak gugatan penggugat untuk Berpengaruh terhadap citra
Consumer Protection Lawsuit seluruhnya. perusahaan.
Dismiss the plaintiff’s lawsuit in its Affects to Company’s reputation.
entirety.
Gugatan PHK Menolak gugatan penggugat untuk Perusahaan melakukan pembayaran
Termination Lawsuit seluruhnya. pesangon sesuai putusan pengadilan.
Dismiss the plaintiff’s lawsuit in its The Company has fulfilled its severance
entirety. payment obligations in line with the
court’s decision.
Gugatan PHK Penyelesaian pada tahap mediasi. Perusahaan melakukan pembayaran
Termination Lawsuit Case resolved at the mediation. pesangon sesuai putusan mediasi.
The Company has fulfilled its severance
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
payment obligations in line with the
mediation’s decision.
Gugatan Perlindungan Konsumen Belum berkekuatan hukum tetap, Terdapat kemungkinan pembayaran
Consumer Protection Lawsuit perkara masih berjalan dan dalam oleh perusahaan terhadap gugatan
tahap konsiliasi. yang diajukan.
The decision is not yet final and binding, The lawsuit may give rise to potential
the case is currently in the conciliation payment obligations for the Company.
stage.
Gugatan Perlindungan Konsumen Belum berkekuatan hukum tetap. Terdapat kemungkinan pembayaran
Consumer Protection Lawsuit Not yet final and binding. oleh perusahaan terhadap gugatan
yang diajukan.
The lawsuit may give rise to potential
payment obligations for the Company.
272
Page 275
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Pokok Perkara/Gugatan Status Penyelesaian Pengaruh terhadap Perusahaan
Case Subject/Lawsuit Settlement Status Impact on the Company
Penyelesaian Kewajiban Sudah berkekuatan hukum tetap. Memberikan dampak finansial seiring
Fulfillment of Obligations Final and binding. dengan realisasi pembayaran atas
klaim yang diajukan, sebagai bagian
dari komitmen Perusahaan dalam
memenuhi kewajibannya.
Providing financial impacts in line
with the payments of submitted
claims, which is part of the Company’s
commitment to fulfilling its obligations.
Sanksi Administratif
Administrative Sanctions
Keterangan Pihak yang Memberikan Sanksi
No
Description Imposed by
1 Sanksi Administratif atas Keterlambatan Penyampaian dan Pengumuman Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Laporan Keuangan Tahunan Perseroan per 31 Desember 2023. Financial Services Authority (OJK)
Administrative Sanction for the Late Submission and Announcement of the
Company’s Annual Financial Statements as of December 31, 2023.
2 Sanksi Administratif atas Keterlambatan Penyampaian dan Pengumuman Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Laporan Keuangan Tahunan Perseroan per 31 Desember 2022. Financial Services Authority (OJK)
Administrative Sanction for the Late Submission and Announcement of the
Company’s Annual Financial Statements as of December 31, 2022.
3 Sanksi Administratif atas Keterlambatan Penyampaian Laporan Tahunan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
dan Laporan Keberlanjutan Perseroan Periode Tahun 2022. Financial Services Authority (OJK)
Administrative Sanction for the Late Submission of the Company’s 2022
Annual Report and Sustainability Report.
4 Sanksi Administratif atas Keterlambatan Penyampaian dan Pengumuman Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Laporan Keuangan Tahunan Perseroan per 31 Desember 2019. Financial Services Authority (OJK)
Administrative Sanction for the Late Submission and Announcement of the
Company’s Annual Financial Statements as of December 31, 2019.
Sanksi administratif di sepanjang tahun 2025 The administrative sanctions imposed on the
yang diterima oleh Perseroan merupakan sanksi Company throughout 2025 were administrative
administratif atas keterlambatan pemenuhan sanctions related to late fulfillment of the
kewajiban Perseroan pada tahun-tahun sebelumnya, Company’s obligations in previous years; these
dimana sanksi ini tidak bersifat material dan tidak sanctions were not material and did not affect
mempengaruhi kelangsungan usaha Perseroan. the Company’s business continuity. Furthermore,
Selain itu, tidak terdapat sanksi administratif yang no administrative sanctions were imposed on
dikenakan kepada anggota Direksi maupun anggota members of the Board of Directors or the Board of
Dewan Komisaris. Perseroan juga tidak melakukan Commissioners. The Company also did not commit
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
pelanggaran hukum apa pun (yang berkaitan dengan any legal violations (related to labor, employment,
masalah perburuhan, ketenagakerjaan, konsumen, consumer, bankruptcy, commercial, competition, or
kepailitan, komersial, persaingan atau lingkungan), environmental issues), did not receive sanctions from
tidak mendapatkan sanksi dari regulator karena regulators for failing to make announcements within
tidak membuat pengumuman dalam jangka waktu the specified timeframe regarding material events,
yang ditentukan untuk peristiwa penting (material and there is no evidence that the Company has failed
event) dan tidak ada bukti bahwa Perseroan belum to comply with listing rules and regulations over the
mematuhi peraturan dan peraturan pencatatan past year, aside from disclosure requirements. The
selama setahun terakhir selain dari aturan Company remains committed to complying with
pengungkapan. Perseroan senantiasa berkomitmen applicable laws and regulations.
untuk mematuhi peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
273
Page 276
Kode Etik [G-07]
Code of Ethics
Dalam pengembangan penerapan governansi In developing the implementation of corporate
korporat, Perseroan telah merumuskan berbagai governance, the Company has formulated various
kebijakan yang menyangkut etika di lingkungan policies regarding ethical conduct within the AirAsia
AirAsia. Perseroan mengupayakan penerapan environment. The Company strives to apply the highest
standar etika terbaik dalam menjalankan segenap ethical standards in conducting all its business activities
aktivitas bisnisnya sesuai dengan visi, misi, dan in accordance with its vision, mission, and culture
budaya yang dimiliki melalui implementasi Kode Etik. through the implementation of the Code of Ethics.
Kode Etik Perseroan ditetapkan berdasarkan The Company’s Code of Ethics was established
Surat Keputusan Direksi No. AAID/CEO- pursuant to Board of Directors’ Decree No. AAID/
CORSEC/12-2018/023 tanggal 7 Desember 2018. CEO-CORSEC/12-2018/023 dated December 7,
Pembentukan Kode Etik ini merupakan salah satu 2018. The Code of Ethics was established as part
wujud komitmen Perseroan dalam menerapkan of the Company’s commitment to implementing
governansi korporat secara komprehensif untuk comprehensive corporate governance to achieve
mencapai keberhasilan jangka panjang. Kode Etik long-term success. It serves as a guideline for
ini juga berfungsi sebagai pedoman yang mengatur business and work ethics, and as a reference
mengenai etika bisnis dan etika kerja, sekaligus for Allstars in carrying out all their activities in
menjadi acuan bagi Allstars dalam menjalankan accordance with the Company’s core values.
seluruh aktivitasnya sesuai dengan nilai-nilai inti
Perseroan.
Kode Etik dan Perilaku [GRI 2-23] [GRI 2-24] Code of Conduct [GRI 2-23] [GRI 2-24]
Perseroan meyakini bahwa penerapan Kode Etik The Company believes that the implementation
dan Perilaku (Code of Conduct) merupakan fondasi of the Code of Conduct is a key foundation in
utama dalam menjaga integritas, profesionalisme, maintaining the integrity, professionalism, and trust
serta kepercayaan seluruh pemangku kepentingan. of all stakeholders. The Code of Conduct serves as
Kode Etik dan Perilaku menjadi pedoman bagi a guide for all Allstars in performing their duties and
seluruh Allstars dalam menjalankan tugas dan responsibilities ethically, legally, and in line with the
tanggung jawabnya secara etis, patuh hukum, dan Company’s values.
selaras dengan nilai-nilai Perseroan.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Sebagai bentuk komitmen terhadap perbaikan As a demonstration of its commitment to continuous
berkelanjutan, Perseroan secara berkala meninjau improvement, the Company periodically reviews
efektivitas Kode Etik dan Perilaku. Pada tahun the effectiveness of the Code of Conduct. From
2025 hingga diterbitkannya Laporan Tahunan ini, 2025 until the publication of this Annual Report,
Perseroan masih dalam proses peninjauan (review) the Company is still in the process of reviewing the
atas Kode Etik dan Perilaku yang berlaku, guna current Code of Conduct to ensure its alignment with
memastikan kesesuaiannya dengan dinamika operational dynamics, regulatory developments,
operasional, perkembangan regulasi, serta praktik and best practices in corporate governance.
terbaik governansi korporat.
Pokok-pokok Kode Etik Code of Conduct Principles
Penyusunan Kode Etik Perseroan dilakukan The preparation of the Company’s Code of Conduct
berdasarkan nilai-nilai inti dan semangat Perseroan is based on the Company’s core values and spirit,
sehingga dapat memberikan pengaruh positif untuk ensuring a positive influence in creating a conducive
menciptakan suasana yang kondusif bagi Allstars atmosphere for Allstars and can encourage the
dan dapat mendorong tercapainya visi dan misi achievement of the Company’s vision and mission.
Perseroan. Kode Etik Perseroan terdiri dari 3 (tiga) The Company’s Code of Conduct consists of 3
bagian utama, yaitu: (three) main sections:
274
Page 277
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
1. Etika Bisnis 1. Business Ethics
Standar perilaku yang diterapkan Perseroan Standards of conduct applied by the Company
dalam berinteraksi dengan pemangku in interactions with stakeholders, which include:
kepentingan yang terdiri dari:
a. Kepatuhan terhadap peraturan perundang- a. Compliance with the laws and regulations;
undangan;
b. Kepedulian terhadap Ketenagakerjaan, b. Concern for Employment, Occupational
Kesehatan, dan Keselamatan Kerja (K3); Health, and Safety (OHS);
c. Pemberian kesempatan yang sama kepada c. Equal opportunity for employees in
karyawan untuk mendapatkan pekerjaan, employment, promotion, and termination;
promosi dan pemberhentian kerja;
d. Standar etika dalam hubungan dengan d. Ethical standards in relations with
pemangku kepentingan; dan stakeholders; and
e. Standar etika jajaran manajemen dan e. Ethical standards for management and
karyawan. employees.
2. Etika Kerja 2. Work Ethics
Penerapan nilai-nilai yang dianut oleh Allstars Application of values upheld by the Allstars in
dalam berinteraksi serta digunakan dalam daily work interactions, including:
pedoman pelaksanaan pekerjaan sehari-hari
yang terdiri dari:
a. Komitmen Allstars; a. Commitment of Allstars;
b. Etika menjaga nama baik Perseroan; b. Ethics in maintaining the Company’s
reputation;
c. Etika menjaga hubungan baik antar c. Ethics in maintaining good relations among
karyawan; employees;
d. Etika menjaga kerahasiaan data dan d. Ethics in safeguarding confidential
informasi Perseroan; Company data and information;
e. Etika menjaga dan memanfaatkan fasilitas e. Ethics in maintaining and utilizing Company
Perseroan; facilities;
f. Etika menjaga keamanan, keselamatan dan f. Ethics in ensuring workplace safety, security,
kesehatan lingkungan kerja; and environmental health;
g. Etika melakukan pencatatan data dan g. Ethics in recording data and reports; and
laporan; dan
h. Etika menghindari benturan kepentingan. h. Ethics in avoiding conflicts of interest.
3. Penerapan dan Penegakan Kode Etik 3. Implementation and Enforcement of the Code
of Conduct
Komitmen penerapan, dan batasan yang tidak Commitment to implementation and boundaries
boleh dilanggar dalam aktivitas sehari-hari that must not be violated in daily activities,
yang terdiri dari: which include:
a. Sosialisasi; a. Socialization;
b. Komitmen dan tanggung jawab; b. Commitment and responsibility;
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
c. Pelaporan atas pelanggaran; c. Reporting of violations;
d. Penanganan pelanggaran; dan d. Handling of violations; and
e. Sanksi. e. Sanctions.
Sosialisasi Kode Etik dan Penegakannya Code of Conduct Socialization and
Enforcement
Perseroan secara konsisten menjalankan program The Company consistently carries out a Code of
internalisasi Kode Etik untuk memastikan bahwa Conduct internalization program to ensure that all
seluruh Allstars telah memahami dan berpedoman Allstars understand and refer to the Code of Conduct
pada Kode Etik dalam menjalankan aktivitasnya. in carrying out their activities. The Company’s
Tim Governansi Korporat Perseroan yang Corporate Governance Team, which is coordinated
dikoordinasikan oleh People & Culture Department by the People & Culture Department and the
dan Divisi Departemen Audit Internal merupakan Internal Audit Division, is primarily responsible for
penanggung jawab utama dalam melaksanakan effectively and comprehensively disseminating the
sosialisasi secara efektif dan menyeluruh untuk Code of Conduct to foster commitment among all
membangun komitmen bagi seluruh pihak-pihak stakeholders.
yang berkepentingan.
275
Page 278
Sosialisasi Kode Etik dilakukan melalui program The socialization of the Code of Ethics is conducted
orientasi karyawan sesuai dengan program through employee orientation programs in
yang diselenggarakan oleh Perseroan dan accordance with the Company’s established
penyegaran secara berkala bagi seluruh Allstars. programs and periodic refresher sessions for all
Selain itu, sosialisasi Kode Etik juga dilakukan Allstars. Additionally, the Code of Conduct is also
kepada pemangku kepentingan Perseroan untuk socialized to the Company’s stakeholders to foster
memberikan pemahaman terhadap etika bisnis dan an understanding of the Company’s business ethics
etika kerja yang dimiliki oleh Perseroan. and work ethics.
Pemberlakuan Kode Etik bagi Seluruh Application of the Code of Conduct to All
Level Organisasi Organizational Levels
Perseroan mengharuskan setiap Allstars untuk The Company requires every Allstar to have a
memiliki komitmen untuk dapat menyelaraskan commitment to align themselves with the Company’s
diri dengan sistem nilai dan budaya kerja di values and work culture. Accordingly, all Allstars are
Perseroan. Untuk itu, seluruh Allstars diwajibkan obligated to understand, internalize, and adhere
untuk mengerti, menghayati, dan menjalankan to the Code of Conduct as the moral foundation,
Kode Etik sebagai landasan moral, sikap, dan etika attitude, and ethical framework for their actions and
dalam bertindak dan berperilaku. Direksi dan seluruh behavior. The Board of Directors and all Heads of
Kepala Departemen bertanggung jawab dalam Department are responsible for ensuring employees
memberikan pemahaman penerapan Kode Etik under their respective work units understand the
kepada karyawan di lingkungan unit kerja masing- implementation of the Code of Conduct to ensure
masing dalam rangka keberhasilan penerapannya. its successful adoption.
Mekanisme Kepatuhan atas Kode Etik Code of Conduct Compliance Mechanism
dan Perilaku [GRI 2-25] [GRI 2-25]
Guna memastikan penerapan Kode Etik dan Perilaku To ensure that the Code of Conduct is implemented
berjalan secara efektif, Perseroan menerapkan effectively, the Company has implemented a
sistem kepatuhan yang terstruktur dan konsisten. structured and consistent compliance system.
Setiap pelanggaran terhadap Kode Etik dan Perilaku Any violation of the Code of Conduct is addressed
ditindaklanjuti melalui mekanisme disipliner yang through strict disciplinary mechanisms, including
tegas, termasuk pemberian peringatan hingga warnings and termination of employment, according
pemutusan hubungan kerja, sesuai dengan tingkat to the degree of violation and the zero-tolerance
pelanggaran dan prinsip zero tolerance policy. policy.
Landasan utama penerapan disiplin tersebut The main foundation for the implementation of these
mengacu pada Peraturan Perusahaan Tahun 2025- disciplinary measures is the Company Regulation
2027, yang mengatur hak dan kewajiban karyawan 2025–2027, which governs employees’ rights
serta standar perilaku di lingkungan kerja. Peraturan and obligations as well as behavioral standards
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Perusahaan ini telah disertifikasi dan diverifikasi in the workplace. This Company Regulation has
oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), sebagai bentuk been certified and verified by the Department
kepatuhan terhadap ketentuan ketenagakerjaan of Labor (Disnaker), demonstrating compliance
yang berlaku. Selain itu, sistem kepatuhan Perseroan with applicable labor regulations. Additionally,
juga telah melalui proses sertifikasi dan verifikasi the Company’s compliance system has passed a
oleh pihak ketiga independen, guna memastikan certification and verification process conducted by
keandalan dan konsistensi implementasinya. an independent third party to ensure the reliability
and consistency of its implementation.
Perseroan melakukan pemantauan terhadap The Company monitors potential ethical violations,
potensi pelanggaran etika yang mencakup which include harassment, fraud, misappropriation,
antara lain pelecehan (harassment), kecurangan misuse of company facilities or assets, and other
(fraud), penyalahgunaan (misappropriation), categories of ethical violations. Based on the results
penyalahgunaan fasilitas atau aset perusahaan, of monitoring and internal review, no confirmed
serta kategori pelanggaran etika lainnya. ethical violations were identified across all these
Berdasarkan hasil pemantauan dan penelaahan categories during the reporting period.
internal, tidak terdapat pelanggaran etika yang
terkonfirmasi pada seluruh kategori tersebut selama
periode pelaporan.
276
Page 279
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Kondisi ini mencerminkan penerapan kebijakan This condition reflects the consistent implementation
etika, pengendalian internal, serta mekanisme of ethical policies, internal controls, and reporting
pelaporan yang dijalankan secara konsisten di mechanisms within the Company. Accordingly, there
lingkungan Perseroan. Sejalan dengan hal tersebut, were no disciplinary sanctions or terminations of
tidak terdapat penerapan sanksi disipliner maupun employment against employees, nor were there
pemutusan hubungan kerja terhadap karyawan, any terminations or non-renewals of business
serta tidak terdapat penghentian atau tidak partnerships with business partners caused by
diperpanjangnya hubungan kerja sama dengan ethical violations.
mitra usaha yang disebabkan oleh pelanggaran
etika.
Perseroan memandang hasil ini sebagai bagian dari The Company considers this result part of its ongoing
upaya berkelanjutan dalam membangun budaya efforts to foster a culture of integrity, enhance
integritas, meningkatkan kesadaran etika, serta ethical awareness, and ensure that any potential
memastikan bahwa setiap potensi pelanggaran violations are addressed objectively, proportionally,
ditangani secara objektif, proporsional, dan sesuai and in accordance with applicable regulations.
dengan ketentuan yang berlaku.
Sanksi atas Pelanggaran Kode Etik Sanctions for Code of Conduct Violations
Untuk memastikan kepatuhan penerapan Kode To ensure compliance with the Code of Conduct, the
Etik, Perseroan memberikan sanksi yang tegas dan Company imposes firm and consistent sanctions
konsisten kepada karyawan yang terbukti melakukan on employees who are proven to have committed
pelanggaran sesuai dengan ketentuan yang violations in accordance with applicable regulations.
berlaku. Sanksi atas pelanggaran yang dilakukan Sanctions for violations committed by the Board of
oleh Dewan Komisaris dan/atau Direksi diberikan Commissioners and/or the Board of Directors are
dengan mengacu pada Anggaran Dasar Perseroan imposed in accordance with the Company’s Articles
dan keputusan RUPS. Sementara, pengenaan of Association and decisions of the General Meeting
sanksi terhadap karyawan dilakukan sesuai dengan of Shareholders. Meanwhile, sanctions imposed on
kesepakatan dalam Peraturan Perusahaan yang employees are carried out in accordance with the
dimiliki Perseroan maupun aturan kepegawaian provisions of the Company’s internal regulations and
yang berlaku. applicable personnel rules.
Pelaporan adanya dugaan pelanggaran yang Reports of alleged violations committed by
dilakukan oleh karyawan harus disertai dengan employees must be accompanied by evidence of
bukti-bukti pelanggaran. Setiap dugaan the violation. Every reported alleged violation will be
pelanggaran yang dilaporkan akan ditindaklanjuti followed up through further review or investigation to
melalui pengkajian atau pemeriksaan lebih lanjut verify the evidence and determine the severity of the
guna proses pembuktian dan penentuan bobot violation, as well as to provide material consideration
pelanggaran, serta sebagai bahan pertimbangan in imposing disciplinary action or sanctions.
dalam pemberian tindakan disiplin atau sanksi.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Jumlah Pelanggaran Kode Etik serta Number of Code of Conduct Violations
Sanksi yang Diberikan and Sanctions Imposed
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak mencatat Throughout 2025, the Company recorded no
adanya pelanggaran maupun sanksi yang diberikan violations or sanctions imposed for Code of Conduct
atas pelanggaran Kode Etik. Hal ini dinilai dapat violations. This achievement reflects Allstars’ strong
mencerminkan tingginya pemahaman Allstars akan understanding of the importance of implementing
pentingnya implementasi Kode Etik pada setiap the Code of Conduct in all their activities.
aktivitas yang dijalankan.
277
Page 280
Tata Kelola Teknologi Informasi
Information Technology Governance
Kebijakan Tata Kelola Teknologi Information Technology Governance
Informasi Policy
Bagi Perseroan, tata kelola teknologi informasi For the Company, information technology governance
bukan sekadar tentang pengelolaan infrastruktur, is not merely about managing infrastructure, but
melainkan tentang membangun pondasi about building a foundation of trust and comfort for
kepercayaan dan kenyamanan bagi seluruh all users. The Company believes that behind every
pengguna. Perseroan meyakini bahwa di balik robust system lies its commitment to safeguarding
setiap sistem yang tangguh, terdapat komitmen data security and ensuring service continuity.
Perseroan untuk menjaga keamanan data dan
keberlangsungan layanan.
Perlindungan dan Ketahanan Digital Infrastructure Protection and
Infrastruktur Digital Resilience
Perseroan secara proaktif menjalankan kebijakan The Company proactively implements strict system
keamanan sistem yang ketat melalui pembaruan security policies through regular operating system
sistem operasi secara berkala (patch management). updates (patch management). The Company
Perseroan menyadari bahwa di tengah maraknya recognizes that amid the proliferation of cyber
ancaman keamanan siber dan risiko kebocoran security threats and data breach risks, strengthening
data (data breach), penguatan infrastruktur the infrastructure is a form of the Company’s
adalah bentuk tanggung jawab Perseroan. Dengan responsibility. By building a more solid security
membangun fondasi sekuriti yang lebih solid, foundation, the Company is committed to minimizing
Perseroan berkomitmen untuk meminimalisir risiko risks and warding off any digital disruptions, to
dan menangkal setiap gangguan digital, demi ensure business activities continue to run smoothly.
memastikan aktivitas bisnis tetap berjalan tanpa
hambatan.
Keunggulan Layanan (ISO 20000) Service Excellence (ISO 20000)
Kebanggaan besar bagi Perseroan di tahun ini adalah A major source of pride for the Company this year
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
keberhasilan Departemen TI dalam meraih sertifikasi is the IT Department’s success in achieving ISO
ISO 20000, sebuah standar emas internasional 20000 certification, an international gold standard
dalam IT Service Management (ITSM). Pencapaian in IT Service Management (ITSM). This achievement
ini merupakan refleksi dari dedikasi dan kerja keras reflects the team’s dedication and hard work in
tim dalam menghadirkan tata kelola layanan yang delivering high-quality service management. With
berkualitas tinggi. Dengan proses internal yang lebih more efficient internal processes, the Company
efisien, Perseroan memastikan tingkat ketersediaan ensures optimal service availability, enabling every
layanan (service availability) yang optimal, sehingga colleague and user to experience ease in their
setiap rekan kerja dan pengguna dapat merasakan activities through reliable technological support.
kemudahan dalam beraktivitas melalui dukungan
teknologi yang andal.
Tujuan Penerapan Tata Kelola Teknologi Objectives of Information Technology
Informasi Governance Implementation
Penerapan tata kelola TI di Perseroan bukan sekadar The implementation of IT governance at the
pemenuhan aspek teknis, melainkan fondasi Company is not merely about meeting technical
untuk membangun kepercayaan dan mendukung requirements, but serves as the foundation for
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan melalui: building trust and supporting sustainable business
growth through:
278
Page 281
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
1. Ketahanan Keamanan Informasi. Perseroan 1. Information Security Resilience. The Company
menempatkan perlindungan data sebagai prioritizes data protection above all else.
prioritas utama. Dengan membangun sistem By building a robust defense system, we
pertahanan yang tangguh, kami memastikan ensure that corporate information assets and
aset informasi korporasi dan privasi data customer data privacy remain protected from
pelanggan tetap terlindungi dari ancaman the increasingly dynamic cyber threats.
siber yang kian dinamis.
2. Kepatuhan dan Harmonisasi Regulasi. Sebagai 2. Regulatory Compliance and Harmonization.
bentuk kepatuhan terhadap hukum yang As a form of compliance with applicable laws,
berlaku, Perseroan memastikan seluruh aktivitas the Company ensures all its IT activities are
TI selaras dengan kebijakan nasional. Kami in line with national policies. We proactively
secara proaktif menjalin kemitraan strategis establish strategic partnerships with authorized
dengan institusi berwenang, seperti BSSN dan institutions, such as BSSN and DGCA, to ensure
DGCA, guna memastikan standar keamanan our security and operational standards remain
dan operasional kami selalu berada di jalur yang on the right track.
benar.
3. Optimalisasi Efisiensi Operasional. Perseroan 3. Optimizing Operational Efficiency. The Company
percaya bahwa teknologi yang dikelola believes that optimally managed technology is
secara optimal adalah kunci efektivitas kerja. the key to operational effectiveness. Through
Melalui tata kelola sumber data TI yang tepat effective IT data governance, we strive to
guna, kami berupaya menghapus hambatan eliminate operational barriers and maximize
operasional dan memberikan nilai tambah value for corporate productivity.
yang maksimal bagi produktivitas perusahaan.
Struktur Organisasi Pengelola Teknologi Organizational Structure of Information
Informasi Technology Management
Untuk memastikan roda transformasi digital To ensure the wheels of digital transformation turn
berputar dengan optimal, Perseroan membentuk optimally, the Company established the Innovation,
Departemen Innovation, Communication, and Communication, and Technology (ICT) Department
Technology (ICT) sebagai jantung penggerak as the driving force of technology within the
teknologi di perusahaan. Company.
Departemen ICT mengemban tanggung jawab The ICT Department is fully responsible for
penuh mulai dari menjaga stabilitas operasional maintaining daily operational stability, leading
harian, memimpin inovasi pengemebangan sistem, system development innovation, and upholding the
hingga menegakkan prinsip-prinsip tata kelola TI principles of accountable IT governance.
yang akuntabel.
Semangat Perseroan adalah kolaborasi. Oleh The Company’s ethos is collaboration. Therefore, the
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
karena itu, ICT Perseroan senantiasa bergerak Company’s ICT Department consistently operates
selaras dalam sinergi global bersama tim ICT Grup in global synergy with the AirAsia Group ICT team in
AirAsia di Malaysia. Kerja sama lintas batas ini Malaysia. This cross-border collaboration enables
memungkinkan terjadinya pertukaran pengetahuan knowledge-sharing and technology standardization,
(knowledge-sharing) dan standarisasi teknologi, ensuring that the solutions we deliver locally
sehingga solusi yang kami hadirkan di tingkat lokal maintain world-class quality and standards.
tetap memiliki kualitas dan standar kelas dunia.
Tata Kelola Teknologi Informasi terkait Information Technology Governance
Disruption, Cyber Security, dan Disaster Regarding Disruption, Cybersecurity, and
Recovery Disaster Recovery
Ketangguhan Digital: Menghadapi Disrupsi, Digital Resilience: Addressing Disruption,
Keamanan Siber, dan Pemulihan Bencana Cybersecurity, and Disaster Recovery
Perseroan menyadari bahwa di era transformasi The Company is aware that in this era of digital
digital, tantangan bukan hanya datang dari transformation, challenges not only stem from
inovasi, tetapi juga risiko yang menyertainya. innovation but also from the risks that accompany
279
Page 282
Perseroan berkomitmen untuk membangun resiliensi it. The Company is committed to building digital
(ketangguhan) digital melalui tata kelola TI yang resilience through IT governance capable of
mampu beradaptasi dengan disrupsi, menangkal adapting to disruption, mitigating cyber threats, and
ancaman siber, dan memastikan pemulihan ensuring rapid disaster recovery. For the Company,
bencana yang cepat. Bagi Perseroan , keberlanjutan operational continuity is our commitment to
operasional adalah janji Perseroan untuk menjaga maintain business continuity and customer trust.
kelancaran bisnis dan kepercayaan pelanggan.
Komitmen terhadap Keamanan Informasi Commitment to Information Security
Dalam menghadapi ancaman yang kian beragam In dealing with increasingly diverse threats of
mulai dari phising, malware, denial of service, hingga phishing, malware, denial of service, and ransomware,
ransomware, Perseroan tidak hanya mengandalkan the Company not only relies on technology but
teknologi, tetapi juga kesigapan respon. Kami also on rapid response. We ensure every incident is
memastikan setiap insiden ditangani dengan cepat handled promptly and comprehensively to protect
dan komprehensif guna melindungi integritas data data integrity and minimize the impact on users.
dan meminimalisir dampak bagi pengguna.
Sebagai langkah nyata dalam membangun As a concrete step in building a healthy and secure
ekosistem digital yang sehat dan aman, Perseroan digital ecosystem, the Company consistently
secara konsisten melakukan upaya-upaya implements the following preventive measures:
pencegahan sebagai berikut:
1. Pembaruan Keamanan Berkala (Proactive 1. Regular Security Updates (Proactive patching):
patching): Kami memastikan seluruh perangkat We ensure all hardware within the Company’s
keras di lingkungan Perseroan selalu terlindungi environment is always protected with the latest
dengan security patches terbaru. Langkah security patches. This step reflects our vigilance
ini adalah bentuk kewaspadaan kami dalam in closing security vulnerabilities before risks
menutup celah kerentanan sebelum risiko materialize.
muncul.
2. Integritas Perangkat dan Perangkat Lunak: Kami 2. Hardware and Software Integrity: We uphold
menjunjung tinggi orisinalitas dengan hanya authenticity by using only genuine hardware
menggunakan perangkat keras dan perangkat and software. This is not merely a matter of
lunak asli. Hal ini bukan hanya soal kepatuhan, compliance but also ensures significantly
tetapi juga tentang memastikan stabilitas dan greater system stability and security.
keamanan sistem yang jauh lebih terjamin.
3. Penguatan Akses Nirkabel yang Tersegmentasi: 3. Strengthening Segmented Wireless Access: We
Kami memperketat dan memodernisasi akses are tightening and modernizing wireless (Wi-Fi)
nirkabel (Wi-Fi) di lingkungan perusahaan access within the corporate environment using
menggunakan teknologi enkripsi terkini. Langkah the latest encryption technologies. This ensures
ini memastikan bahwa setiap koneksi yang that every established connection is secure and
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
terjalin adalah koneksi yang aman dan hanya used only by authorized parties.
digunakan oleh pihak yang berwenang.
4. Kesiapsiagaan Pemulihan Bencana (Disaster 4. Disaster Recovery Preparedness: The Company
Recovery): Perseroan secara rutin memperkuat routinely strengthens data backup procedures
prosedur pencadangan data (data backup) and tests disaster recovery systems. This initiative
dan menguji sistem pemulihan bencana. Hal ensures that even in emergency situations, IT
ini dilakukan untuk memastikan bahwa dalam services can be restored immediately so that
situasi darurat sekalipun, layanan TI dapat business operations and customer service are
segera dipulihkan sehingga aktivitas bisnis dan not disrupted.
pelayanan kepada pelanggan tidak terhenti.
Program Strategis Teknologi Informasi 2025 Strategic Information Technology
Tahun 2025 Program
Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah menjalankan Throughout 2025, the Company has implemented a
sejumlah program strategis di bidang teknologi number of strategic programs related to information
informasi yang dirancang untuk mendukung technology, which are designed to support digital
transformasi digital, meningkatkan efisiensi transformation, improve operational efficiency,
operasional, dan memperkuat daya saing bisnis. and strengthen business competitiveness. These
Program-program tersebut meliputi: programs are:
280
Page 283
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
1. Pengembangan Kapabilitas dan Kompetensi 1. Development of IT Human Resources
SDM TI: “Fokus pada standarisasi kompetensi Capabilities and Competencies: “Focusing
melalui sertifikasi internasional seperti ITIL on standardizing competencies through
Foundation v4, guna memastikan setiap talenta international certifications, such as ITIL
TI memiliki kerangka kerja pengelolaan layanan Foundation v4, to ensure every IT professional
yang selaras dengan praktik terbaik global.” possesses a service management framework
aligned with global best practices.”
2. Modernisasi Infrastruktur Cloud dan Keamanan 2. Modernization of Cloud Infrastructure and
Siber: “Memperkuat resiliensi sistem melalui Cybersecurity: “Strengthening system resilience
adopsi cloud-native yang fleksibel dan through the adoption of flexible cloud-native
penguatan lapisan pertahanan siber untuk solutions and reinforcing cybersecurity defenses
menjamin keamanan data korporasi secara to ensure comprehensive corporate data
menyeluruh.” security.”
3. Optimasi Operasional melalui Kecerdasan 3. Operational Optimization through Artificial
Buatan (AI) dan Otomasi: ”Mengintegrasikan Intelligence (AI) and Automation: “Integrating
teknologi cerdas untuk menyederhanakan intelligent technologies to streamline repetitive
proses bisnis yang berulang, sehingga business processes, thereby improving
meningkatkan akurasi dan kecepatan respon operational accuracy and response speed.”
operasional.”
4. Transformasi Pengalaman Digital Pelanggan: 4. Transforming the Digital Customer Experience:
“Membangun ekosistem digital yang lebih “Building a more intuitive and personalized
intuitif dan personal, yang dirancang untuk digital ecosystem, designed to provide greater
memberikan kenyamanan lebih bagi pelanggan convenience for customers in every digital
dalam setiap interaksi digital.” interaction.”
Rencana Pengembangan Teknologi 2026 Information Technology
Informasi Tahun 2026 Development Plan
Perseroan menetapkan rencana pengembangan The Company has established an information
teknologi informasi untuk tahun 2026 yang sejalan technology development plan for 2026 that aligns
dengan visi jangka panjang perusahaan dalam with its long-term vision of achieving sustainable
mewujudkan transformasi digital yang berkelanjutan. digital transformation. The IT governance
Adapun rencana pengembangan governansi TI ke development plan includes:
depan, antara lain:
1. Akselerasi Kapabilitas SDM TI berbasis Future- 1. Accelerating IT Human Resource Capabilities
ready Skill: “Mempersiapkan talenta TI yang Based on Future-Ready Skills: “Preparing IT
adaptif terhadap perubahan teknologi talent to be adaptive to massive technological
yang masif, khususnya dalam penguasaan changes, particularly in mastering cutting-edge
metodologi mutakhir dan pemanfaatan methodologies and utilizing future technologies.”
perangkat teknologi masa depan.”
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
2. Penyusunan Roadmap Strategis Kecerdasan 2. Development of a Strategic Artificial
Buatan/AI (3-5 Tahun): “Merumuskan cetak biru Intelligence (AI) Roadmap (3–5 Years):
pemanfaatan AI jangka menengah dan panjang “Formulating an integrated mid-to-long-term
yang terintegrasi, mencakup tata kelola data, blueprint for AI utilization, encompassing data
infrastruktur pendukung, hingga implementasi governance, supporting infrastructure, and the
solusi berbasis AI di seluruh lini bisnis.” implementation of AI-based solutions across all
business lines.”
3. Transformasi Operasional Menuju Intelligent 3. Operational Transformation Toward
Enterprise: “Mengalihkan proses operasional an Intelligent Enterprise: “Transforming
konvensional menjadi ekosistem yang adaptif conventional operational processes into an
dan otomatis. Target kami adalah menciptakan adaptive and automated ecosystem. Our goal
sistem yang mampu memberikan analisis is to create a system capable of providing
prediktif, sehingga Perseroan dapat mengambil predictive analytics, enabling the Company to
keputusan lebih cepat dan tepat berdasarkan make faster and more accurate decisions based
data (data-driven decision making).” on data (data-driven decision making).”
281
Page 284
Akuntan Publik
Public Accountant
Akuntan publik dan kantor akuntan publik merupakan Public accountant and public accounting firm
pihak eksternal yang membantu Perseroan dalam are external parties that assist the Company
melakukan pemeriksaan atau audit laporan in conducting audits of financial statements to
keuangan agar sesuai dengan Standar Akuntansi ensure compliance with the Financial Accounting
Keuangan yang berlaku di Indonesia. Perseroan Standards applicable in Indonesia. The Company
menggunakan jasa akuntan publik dan kantor utilizes the services of public accountant and public
akuntan publik sesuai dengan peraturan perundang- accounting firm in accordance with applicable
undangan yang berlaku. Penunjukan akuntan publik laws and regulations. The appointment of a public
dan kantor akuntan publik ini diharapkan dapat accountant and public accounting firm is expected
mendorong Perseroan untuk memberikan informasi to encourage the Company to provide accountable,
dan data yang akuntabel, independen, dan independent, and fair information and data to
wajar kepada pemegang saham, regulator, serta shareholders, regulators, and other stakeholders.
pemangku kepentingan lainnya.
Penunjukan akuntan publik dan kantor akuntan The appointment of public accountant and
publik dilakukan dengan mengacu pada Peraturan public accounting firm refers to OJK Regulation
OJK No. 9 Tahun 2023 juncto Surat Edaran OJK No. 9 of 2023 juncto OJK Circular Letter No. 18/
No. 18/SEOJK.03/2023 tentang Penggunaan SEOJK.03/2023 regarding the Use of Public
Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik Accountant and Public Accounting Firm Services
dalam Kegiatan Jasa Keuangan. Berdasarkan in Financial Services Activities. Pursuant to these
ketentuan tersebut, penunjukan akuntan publik provisions, the appointment of public accountant
dan kantor akuntan publik dilakukan melalui RUPS and public accounting firm is realized through the
Tahunan dengan mempertimbangkan evaluasi dan Annual General Meeting of Shareholders, taking
rekomendasi yang disampaikan oleh Komite Audit into account the evaluation and recommendations
kepada Dewan Komisaris. Perseroan menyampaikan submitted by the Audit Committee to the Board
laporan mengenai penunjukkan akuntan publik dan/ of Commissioners. The Company submits a report
atau kantor akuntan publik kepada OJK. regarding the appointment of public accountant
and/or public accounting firm to the OJK.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
282
Page 285
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Akuntan Publik yang Melakukan Audit Public Accountants Auditing the Annual
Laporan Keuangan Tahunan Selama 5 Financial Statements for the Past 5 Years
Tahun Terakhir
Rincian mengenai akuntan publik beserta informasi Details regarding the public accountants and other
lainnya dalam 5 (lima) tahun terakhir dapat dilihat information for the past 5 (five) years are provided
di bawah ini: below:
Tahun Nama Kantor Akuntan Publik Jasa yang Diberikan Jasa Lain Biaya
Year Public Accounting Firm Services Rendered Other Services Fees
2025 Tanubrata Sutanto Fahmi Audit Laporan Keuangan Tidak Ada Rp1.738.800.000
Bambang & Rekan (anggota Perseroan None
firma BDO International Audit of the Company’s
Limited) Financial Statements
Tanubrata Sutanto Fahmi
Bambang & Partners (member
of BDO International Limited)
2024 Purwantono, Sungkoro & Surja Audit Laporan Keuangan Tidak Ada Rp1.778.000.000
(anggota firma Ernst & Young Perseroan
Global Limited) Audit of the Company’s None
Purwantono, Sungkoro & Surja Financial Statements
(member of Ernst & Young
Global Limited)
2023 Purwantono, Sungkoro & Surja Audit Laporan Keuangan Tidak Ada Rp1.400.000.000
(anggota firma Ernst & Young Perseroan
Global Limited) Audit of the Company’s None
Purwantono, Sungkoro & Surja Financial Statements
(member of Ernst & Young
Global Limited)
2022 Purwantono, Sungkoro & Surja Audit Laporan Keuangan Tidak Ada Rp1.400.000.000
(anggota firma Ernst & Young Perseroan
Global Limited) Audit of the Company’s None
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Purwantono, Sungkoro & Surja Financial Statements
(member of Ernst & Young
Global Limited)
2021 Purwantono, Sungkoro & Surja Audit Laporan Keuangan Tidak Ada Rp1.100.000.000
(anggota firma Ernst & Young Perseroan
Global Limited) Audit of the Company’s None
Purwantono, Sungkoro & Surja Financial Statements
(member of Ernst & Young
Global Limited)
283
Page 286
Kebijakan Pemberian
Kompensasi Jangka Panjang
Berbasis Kinerja kepada
Manajemen dan/atau Karyawan
Performance-Based Long-Term Compensation Policy for Management
and/or Employees
Hingga 31 Desember 2025, Perseroan tidak memiliki As of December 31, 2025, the Company does not
kebijakan pemberian kompensasi jangka panjang have a performance-based long-term compensation
berbasis kinerja kepada manajemen dan/atau policy for management and/or employees, such as
karyawan seperti program kepemilikan saham oleh a management and/ or employee stock ownership
manajemen dan/atau karyawan (MSOP/ESOP). program (MSOP/ESOP).
Pembelian/Penjualan Saham
Dewan Komisaris dan Direksi
Purchase/Sale of Shares of the Board of Commissioners and the Board
of Directors
Hingga akhir tahun 2025, Perseroan belum As of the end of 2025, the Company has not
memiliki kebijakan khusus yang mengatur yet established a specific policy that regulates
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
mengenai kepemilikan saham oleh anggota Dewan share ownership by members of the Board of
Komisaris dan/atau Direksi. Meski demikian, seluruh Commissioners and/or Board of Directors. However,
kepemilikan saham anggota Dewan Komisaris dan all share ownership by the Board of Commissioners
Direksi telah dilaporkan secara transparan, sesuai and the Board of Directors has been transparently
dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Langkah reported in accordance with applicable regulations.
ini mencerminkan komitmen Perseroan terhadap This step reflects the Company’s commitment to
prinsip keterbukaan dan akuntabilitas dalam the principles of transparency and accountability in
menjalankan praktik governansi korporat. implementing corporate governance practices.
284
Page 287
Kebijakan Transaksi
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Orang Dalam
Insider Transaction Policy
Perseroan telah memiliki kebijakan tegas untuk The Company has established strict policies to
menghindari transaksi orang dalam sebagaimana prevent insider transactions, as stipulated in the
diatur dalam Kode Etik Perseroan. Kode Etik Company’s Code of Conduct. The Code of Conduct
Perseroan turut mengatur tanggung jawab Allstars also regulates the responsibility of the Allstars to
untuk menjaga kerahasiaan data dan informasi maintain the confidentiality of the Company’s data
Perseroan, baik dari pihak internal maupun eksternal. and information, both internally and externally. To
Dalam menjaga kerahasiaan tersebut, seluruh uphold this confidentiality, the Allstars are required
Allstars wajib melakukan hal-hal berikut: to:
1. Mengelola setiap informasi berdasarkan tingkat 1. Manage each piece of information according to
kerahasiaan dan mengamankan informasi its level of confidentiality and secure information
sebagai salah satu sumber daya dalam as a key resource in enhancing the Company’s
meningkatkan daya saing Perseroan; competitiveness;
2. Memberikan informasi yang relevan dan 2. Provide relevant and proportional information
proporsional kepada pemangku kepentingan to stakeholders while still considering the
dengan tetap mempertimbangkan kepentingan Company’s interests;
Perseroan;
3. Memberikan jaminan kepada pihak luar, 3. Ensure external parties, especially customers,
khususnya pelanggan bahwa semua data dan that all business-related and supplier-related
informasi yang berkaitan dengan bisnis dan data and information will be kept confidential
pemasok akan dijaga kerahasiaannya dan and used solely for business purposes, and will
pemanfaatannya hanya untuk tujuan bisnis, not be disclosed to unauthorized parties unless
tidak diberikan kepada pihak lain yang tidak written consent is obtained from the data
berwenang, kecuali atas persetujuan tertulis provider;
dari pihak yang mengeluarkan data;
4. Memberikan jaminan bahwa semua data dan 4. Guarantee that all data and information
informasi yang diperoleh dari pihak luar di mana obtained from external parties with whom the
Perseroan melakukan bisnis hanya dipergunakan Company conducts business will only be used
sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan dan for the specified purposes and must not be
dilarang menyalahgunakan untuk kepentingan misused for personal gain;
pribadi;
5. Dalam hal tertentu ketika karyawan berhenti 5. In specific cases where the employees resign or
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
bekerja atau meninggalkan Perseroan atas leave the Company voluntarily, all documents
kemauan sendiri, maka seluruh dokumen atau or records, including soft copies acquired
catatan termasuk salinan digital (softcopy) during employment, remain the property of the
yang didapat selama bekerja di Perseroan tetap Company;
menjadi milik Perseroan;
6. Tugas dan tanggung jawab untuk menjaga 6. Maintain the duty and responsibility to
kerahasiaan informasi pihak ketiga dan safeguard third-party information and the
Perseroan tetap melekat meskipun yang Company’s data, which remains in effect even
bersangkutan sudah tidak lagi bekerja di after the individual is no longer employed by the
Perseroan. Company.
285
Page 288
Selain itu, untuk menjaga kerahasiaan data bisnis, Additionally, to safeguard the confidentiality of
kepegawaian, dan data lainnya, Allstars dilarang business, employee, and other data, Allstars are
untuk: prohibited from:
1. Memberikan data dan informasi mengenai 1. Disclosing customer data and information to
pelanggan kepada pihak mana pun sesuai any party in accordance with the Company’s
aturan rahasia Perseroan dan rahasia jabatan, confidentiality rules and position-related
kecuali secara hukum dibenarkan; confidentiality requirements, except where
legally permitted;
2. Memberikan data dan/atau informasi yang 2. Deliberately or unintentionally sharing
tergolong rahasia Perseroan, baik yang confidential Company data and/or information,
menyangkut keuangan, kebijakan, produk, including financial matters, policies, products,
jasa, teknologi, kepegawaian, dan data lainnya services, technology, personnel, and other
dengan sengaja maupun tidak sengaja yang sensitive data, that could cause concern among
berpotensi menimbulkan keresahan Allstars Allstars or result in financial or reputational
maupun yang dapat menimbulkan kerugian harm to the Company;
Perseroan;
3. Menggunakan data dan informasi yang 3. Using confidential Company data and
tergolong rahasia Perseroan untuk kepentingan information for political purposes or for the
politik dan kepentingan pihak ketiga lainnya. benefit of third parties.
Akses Informasi dan Data
Perseroan
Access to Company Information and Data
Dalam mewujudkan prinsip transparansi dan In realizing the transparency principles and
kepatuhan terhadap keterbukaan informasi, compliance with information disclosure, the
Perseroan secara berkala menyediakan kebutuhan Company regularly provides necessary information
informasi bagi para pemangku kepentingan to stakeholders regarding the Company. The
mengenai Perseroan. Perseroan juga menyampaikan Company also submits material information and
informasi dan fakta material kepada OJK dan BEI facts to OJK and IDX as regulators through letters or
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
selaku regulator melalui surat maupun pelaporan electronic reporting.
elektronik.
Perseroan secara berkala memperbarui informasi The Company regularly updates and provides access
dan memberikan akses informasi mengenai aktivitas to information on its activities and performance
dan kinerja Perseroan kepada para pemangku to stakeholders, ensuring they have a clear and
kepentingan agar dapat mengetahui kondisi transparent understanding of the Company’s
Perseroan secara jelas dan terbuka. Perseroan condition. The Company utilizes various channels as
memiliki berbagai sarana yang berfungsi sebagai means of information disclosure, including:
saluran pengungkapan informasi, yaitu:
286
Page 289
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Situs Web Perseroan http://ir.aaid.co.id/
Company Website
Pertemuan yang Diadakan oleh Hubungan 1 kali
Investor Relations Meeting 1 time
Kontak dan Alamat Kantor Pusat Perseroan Sekretaris Perusahaan | Corporate Secretary
Company Contact and Head Office PT AirAsia Indonesia Tbk
Address AirAsia RedHouse
Jl. Marsekal Suryadharma No.1
Kel. Selapajang Jaya, Kec. Neglasari
Kota Tangerang, Banten 15127
E-mail : iaa_corporatesecretary@airasia.com
Media Sosial Situs Web : ir.aaid.co.id
Social Media Instagram : @flyairasia
Tiktok : @flyairasia.id
X : @airasia_indo
Facebook : FlyAirAsia
Youtube : AirAsia
Kebijakan Anti Penyuapan dan
Anti Korupsi (GRI 205-1, 205-2, 205-3) [G-07]
Anti-Bribery and Anti-Corruption Policy
Perseroan berkomitmen untuk menjalankan kegiatan The Company is committed to carrying out its
usaha secara beretika, transparan, dan bebas dari business activities ethically, transparently, and free
praktik penyuapan maupun korupsi. Komitmen ini from bribery and corruption. This commitment is set
dituangkan dalam Kebijakan Anti-Penyuapan dan forth in the Anti-Bribery and Anti-Corruption Policy
Anti-Korupsi (Anti-Bribery and Anti-Corruption/ (ABAC Policy), which applies to all Allstars and
ABAC Policy) yang berlaku bagi seluruh Allstars dan relevant stakeholders.
pemangku kepentingan terkait.
Pada tahun 2025, Kebijakan ABAC telah direvisi In 2025, the ABAC Policy was revised to further
untuk memberikan kejelasan tambahan atas sikap clarify the existing policy stance and guidelines,
dan panduan kebijakan yang telah ada sebelumnya, particularly in light of common scenarios frequently
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
khususnya berdasarkan skenario umum yang kerap encountered in operational activities. Additionally,
ditemui dalam kegiatan operasional. Selain itu, the Company streamlined the Gift Declaration Form
Perseroan juga melakukan penyederhanaan Gift to focus more on the key information needed to
Declaration Form agar lebih berfokus pada informasi assess corruption risks, without compromising the
kunci yang dibutuhkan dalam menilai risiko korupsi, quality of the control process.
tanpa mengurangi kualitas proses pengendalian. A summary of policies and updates in 2025 is
Ringkasan kebijakan dan pembaharuan tahun 2025 presented in the following table:
disajikan pada tabel berikut:
Kebijakan / Standar Pembaruan Tahun 2025
Policy / Standard Update in 2025
Anti-Bribery and Anti- Direvisi untuk memberikan kejelasan tambahan terhadap sikap kebijakan dan panduan
Corruption Policy berdasarkan skenario operasional yang umum ditemui
Revised to further clarify the policy stance and guideline based on the commonly
encountered operational scenarios
Gift Declaration Form Disederhanakan untuk memfokuskan pada informasi utama dalam penilaian risiko korupsi
Simplified to focus on key information in the assessment of corruption risks
287
Page 290
Pelatihan dan Inisiatif
Anti-Penyuapan dan
Anti-Korupsi [GRI 205-2]
Anti-Bribery and Anti-Corruption Training and Initiatives
Guna memastikan pemahaman dan penerapan In order to ensure consistent understanding and
kebijakan ABAC secara konsisten, Perseroan implementation of ABAC policies, the Company
menyelenggarakan berbagai program pelatihan dan conducts various training programs and anti-
inisiatif kesadaran anti-korupsi yang menjangkau corruption awareness initiatives for both new and
karyawan baru maupun karyawan eksisting. existing employees.
Pelatihan mencakup sesi tatap muka dalam proses The training includes in-person sessions during
onboarding, pelatihan khusus bagi awak kabin baru, the onboarding process, specialized training for
serta modul e-learning ABAC melalui platform new cabin crew, and ABAC e-learning modules via
Outclass yang dilengkapi dengan asesmen tahunan. the Outclass platform, which includes an annual
Selain itu, seluruh Allstars diwajibkan menyampaikan assessment. Moreover, all Allstars are required to
pernyataan kepatuhan (attestation) terhadap ABAC submit an ABAC compliance attestation through
melalui sistem Workday sebagai bentuk komitmen the Workday system as a personal commitment to
personal terhadap integritas. integrity.
Rincian pelatihan dan inisiatif ABAC selama tahun Details of ABAC training and initiatives throughout
2025 adalah sebagai berikut: 2025 are as follows:
Jenis Pelatihan /
Deskripsi Utama Target Peserta Durasi
Inisiatif Main Description Target Participants Duration
Type of Training/Initiative
Do it Right Sessions Pengenalan perilaku etis dan kepatuhan dalam Karyawan baru 1 jam
untuk Cabin Crew baru operasional penerbangan New employees 1 hour
Introduction to ethical conduct and compliance in
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
aviation operations
Onboarding Session Pengenalan kebijakan perusahaan termasuk ABAC Karyawan baru 30 menit
untuk karyawan baru Introduction to company policies, including ABAC New employees 30 minutes
Modul e-learning Modul kesadaran ABAC (~25 menit) dan asesmen Seluruh karyawan ±10 menit
Outclass ABAC tahunan (10 pertanyaan, kelulusan ≥80%) All employees ±10 minutes
ABAC awareness module (~25 minutes) and annual
assessment (10 questions, passing score ≥80%)
Allstars’ Attestation Pernyataan kepatuhan ABAC melalui Workday, Seluruh karyawan 0,5 hari
ABAC termasuk konsekuensi disipliner atas pelanggaran All employees 0.5 day
Statement of compliance with ABAC through
Workday, including disciplinary consequences for
violations
288
Page 291
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Cakupan Pelatihan Anti-Korupsi Scope of Anti-Corruption Training based
berdasarkan Kategori Karyawan [GRI 205-2] on Employee Category [GRI 205-2]
Berdasarkan modul e-learning Outclass ABAC, Based on the ABAC Outclass e-learning modules,
berikut adalah jumlah dan persentase karyawan the following are the total and percentage of
yang telah menerima pelatihan anti-korupsi pada employees who received anti-corruption training in
tahun 2025 berdasarkan kategori karyawan: 2025 based on employee category:
Kategori Karyawan Jumlah Karyawan Persentase (%)
Employee Category Total Employees Percentage (%)
Manajemen Senior 4 80
Senior Management
Manajemen 65 91,5
Management
Eksekutif 187 90,3
Executive
Non-Eksekutif 64 85,3
Non-Executive
Pilot 219 73,2
Cabin Crew 505 100
Insiden Korupsi dan Tindakan Corruption Incidents and Actions Taken
Penanganan [GRI 205-3] [GRI 205-3]
Hingga akhir tahun 2025, hasil pemantauan dan As of the end of 2025, the Company’s internal
penelaahan internal Perseroan tidak menunjukan monitoring and review showed no confirmed
adanya insiden korupsi yang terkonfirmasi. Kondisi ini incidents of corruption. This condition reflects the
mencerminkan penerapan prinsip integritas dan etika consistent application of the principles of integrity
bisnis yang secara konsisten dijalankan dalam seluruh and business ethics across all of the Company’s
aktivitas operasional Perseroan. Sejalan dengan hal operational activities. Therefore, during the reporting
tersebut, selama periode pelaporan tidak terdapat period, there were no disciplinary sanctions or
penerapan sanksi disipliner maupun pemutusan terminations of employee contracts, nor were there
hubungan kerja terhadap karyawan, serta tidak any terminations or non-renewals of partnerships
terdapat penghentian atau tidak diperpanjangnya with business partners related to corruption cases.
kerja sama dengan mitra bisnis yang berkaitan dengan As of 2025, the Company has not recorded any
pelanggaran korupsi. Hingga 2025, Perseroan tidak confirmed corruption incidents. Consequently,
mencatat adanya insiden korupsi yang terkonfirmasi. no employees faced disciplinary sanctions or
Dengan demikian, tidak terdapat karyawan yang termination of employment due to corruption
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dikenakan sanksi disipliner atau pemutusan hubungan cases, and no contracts with business partners were
kerja akibat kasus korupsi, maupun penghentian atau terminated or not renewed due to corruption.
tidak diperpanjangnya kontrak dengan mitra bisnis
terkait pelanggaran korupsi.
Indikator
FY2023 FY2024 FY2025
Indicator
Jumlah insiden korupsi yang terkonfirmasi
Number of confirmed corruption incidents 0 0 0
Tindakan yang diambil atas insiden terkonfirmasi Nihil Nihil Nihil
Actions taken in response to the corruption incidents Nil Nil Nil
Insiden yang mengakibatkan sanksi/pemberhentian karyawan Nihil Nihil Nihil
Incidents resulting in the sanction/dismissal of an employee Nil Nil Nil
Insiden yang mengakibatkan penghentian/ketidaklanjutan
kontrak mitra Nihil Nihil Nihil
Incidents resulting in the termination/no-renewal of a partner Nil Nil Nil
contract
289
Page 292
Risiko Signifikan Terkait Korupsi dan Significant Risks Related to Corruption
Tindak Lanjut [GRI 3-3] and Follow-up Actions [GRI 3-3]
Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan, Based on the assessment results, the culture and
budaya, dan tingkat kesadaran Anti-Bribery and level of awareness regarding Anti-Bribery and Anti-
Anti-Corruption (ABAC) di lingkungan Perseroan Corruption (ABAC) within the Company have shown
menunjukan penguatan dibandingkan tahun- improvement compared to previous years. This
tahun sebelumnya. Peningkatan ini tercermin dari improvement is reflected in the increased number
bertambahnya jumlah pelaporan gratifikasi (gift of gift declarations and the timely completion of
declaration) serta penyelesaian modul pembelajaran e-learning modules, in line with the strengthening of
daring (e-learning) yang semakin tepat waktu, seiring ABAC awareness programs implemented throughout
dengan penguatan program peningkatan kesadaran 2025.
ABAC yang dijalankan sepanjang tahun 2025.
Sejalan dengan pendekatan pengelolaan risiko In line with the sustainable risk management
yang berkelanjutan, Perseroan juga mengidentifikasi approach, the Company also identified that several
bahwa beberapa area operasional masih memerlukan operational areas still require further improvement,
penguatan lebih lanjut, khususnya dalam interaksi particularly in interactions with public officials
dengan pejabat publik dan pihak ketiga. Oleh and third parties. Therefore, the focus of follow-up
karena itu, fokus tindak lanjut pada tahun 2025 dan efforts in 2025 and beyond is directed toward a more
periode selanjutnya diarahkan pada penguatan targeted ABAC awareness program, with training
program kesadaran ABAC yang lebih terarah, dengan materials and methods tailored proportionally to the
penyesuaian materi dan metode pelatihan secara risk profile and characteristics of each operational
proporsional terhadap profil risiko serta karakteristik function.
masing-masing fungsi operasional.
Anti Persaingan Tidak Sehat [206-1] Unfair Competition [206-1]
Perseroan berkomitmen untuk menegakkan prinsip The Company is committed to upholding the
keadilan, transparansi, dan etika dalam seluruh principles of fairness, transparency, and ethics in all
praktik bisnis, dengan memastikan setiap kegiatan business practices, ensuring that every operational
operasional dan komersial mematuhi peraturan and commercial activity complies with regulations
tentang larangan praktik monopoli dan persaingan regarding the prohibition of monopoly practices and
usaha tidak sehat berdasarkan ketentuan peraturan unfair competition in accordance with applicable
perundang undangan yang berlaku yaitu Undang laws and regulations, specifically Law No. 5 of 1999
- Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan on the Prohibition of Monopoly Practices and Unfair
Praktek Monopoli Dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. Competition.
Selama tahun pelaporan 2025, Perseroan tidak During the 2025 reporting year, the Company
mencatat adanya insiden, sanksi, maupun proses recorded no incidents, sanctions, or legal
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
hukum yang terkait dengan praktik anti persaingan proceedings related to anti-competitive practices,
tidak sehat, baik dari Komisi Pengawas Persaingan either from the Indonesian Competition Commission
Usaha (KPPU) di Indonesia maupun dari regulator di (KPPU) or from regulators in other jurisdictions.
yurisdiksi lainnya. Hasil ini mencerminkan efektivitas This outcome reflects the effectiveness of the
penerapan kebijakan persaingan usaha dan budaya implementation of competition policies and a strong
kepatuhan yang tertanam kuat di seluruh lini culture of compliance embedded throughout the
organisasi. Melalui pendekatan ini, Perseroan melalui organization. Through this approach, the Company
IAA terus memperkuat reputasinya sebagai maskapai through IAA continues to solidify its reputation as an
yang berintegritas, menjunjung tinggi keadilan dalam airline of integrity that upholds fairness in business
berbisnis, serta berperan aktif dalam menciptakan and actively contributes to creating a competitive,
pasar penerbangan yang kompetitif, efisien, dan efficient, and consumer-oriented aviation market.
berorientasi pada kepentingan konsumen.
Perseroan memahami pentingnya penerapan prinsip The Company understands the importance of
persaingan usaha yang sehat sebagai bagian dari applying the principles of fair competition as part
tata kelola yang bertanggung jawab. Hingga saat of responsible corporate governance. To date,
ini, Perseroan belum memiliki kebijakan internal the Company does not have internal policies
yang secara khusus mengatur mengenai larangan specifically regulating the prohibition of monopoly
praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. practices and unfair competition. However, all of the
Namun demikian, seluruh kegiatan usaha Perseroan Company’s business activities are always subject to
290
Page 293
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
senantiasa tunduk pada ketentuan peraturan applicable laws and regulations, including Law No.
perundang-undangan yang berlaku, termasuk 5 of 1999 on the Prohibition of Monopoly Practices
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang and Unfair Competition.
Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha
Tidak Sehat.
Sistem Pelaporan Pelanggaran
Whistleblowing System
Kebijakan WBS Perseroan The Company’s WBS Policy
Perseroan senantiasa berupaya memastikan prinsip The Company consistently strives to uphold
akuntabilitas dan menciptakan iklim usaha yang the principle of accountability and foster a
kondusif dengan membentuk Sistem Pelaporan conducive business environment by establishing
Pelanggaran atau Whistleblowing System (WBS). a Whistleblowing System (WBS). The WBS is an
WBS merupakan sistem pengawasan yang efektif effective and efficient oversight system that involves
dan efisien yang melibatkan seluruh jajaran Perseroan all Company’s personnel in the supervisory function
dalam fungsi pengawasan sebagai bagian dari as a part of the Company’s commitment in applying
komitmen untuk menerapkan prinsip akuntabilitas the principle of accountability and cultivating a
dan menumbuhkan iklim bisnis yang positif. positive business climate.
WBS merupakan sarana penyampaian laporan The WBS serves as a reporting channel for individuals
apabila seseorang menemukan hal-hal atau who discover incidents or actions suspected of
tindakan yang diduga melanggar hukum atau Kode violating the law or the Company’s Code of Ethics. In
Etik Perseroan. Dalam penerapannya, Perseroan its implementation, the Company has incorporated
memiliki kebijakan WBS yang tergabung dalam the WBS policy into the Code of Conduct document.
dokumen Kode Etik Perseroan.
Sistem ini merupakan sarana penyampaian informasi This system provides a systematic platform for
secara sistematis dari pemangku kepentingan terkait stakeholders to report violations occurring within the
pelanggaran yang terjadi di lingkungan Perseroan. Company. The WBS also serves as part of an early
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
WBS juga menjadi bagian dari mekanisme deteksi detection mechanism for potential issues arising
dini atas kemungkinan terjadinya masalah akibat from violations. In practice, the WBS implementation
pelanggaran. Dalam penerapannya, kebijakan policy and the violation management mechanism
penerapan WBS dan mekanisme pengelolaan are outlined in the Company’s Code of Conduct
pelanggaran yang terjadi telah dimuat di dalam Kode to ensure comprehensive understanding and
Etik Perseroan agar dapat dipahami dan diterapkan compliance by all Allstars.
secara menyeluruh oleh seluruh Allstars.
Mekanisme Pelaporan dan Penanganan Reporting Mechanism and Handling of
Isu (Whistleblowing System) [2-16] Issues (Whistleblowing System) [2-16]
Sejalan dengan kerangka keberlanjutan Grup In line with AirAsia Group’s sustainability framework,
AirAsia, Perseroan telah mengadopsi sistem the Company has adopted a multi-channel
pelaporan multi-kanal yang memungkinkan seluruh reporting system that allows all Allstars and
Allstars dan pemangku kepentingan eksternal untuk external stakeholders to raise concerns, report
menyampaikan kekhawatiran, laporan dugaan suspected violations, or identify potential risks that
pelanggaran, maupun potensi risiko yang dapat could significantly impact the Company and its
berdampak signifikan terhadap perusahaan dan operations.
operasionalnya.
291
Page 294
Salah satu mekanisme internal yang tersedia One of available internal mechanisms is the
adalah AskPAC system, yaitu sistem helpdesk AskPAC system, a helpdesk system accessible to
yang dapat diakses oleh seluruh Allstars untuk all Allstars for raising issues or requests related
menyampaikan isu atau permintaan terkait to payroll and benefits, mobility documents,
penggajian dan manfaat, dokumen mobilitas, employment relations, employee services, human
hubungan ketenagakerjaan, layanan karyawan, resources technology, and recruitment processes.
teknologi sumber daya manusia, hingga proses This system also serves as a communication
rekrutmen. Sistem ini juga berfungsi sebagai channel among the People and Culture (PAC) team
media komunikasi antar tim People and Culture to assist in resolving various employee issues in a
(PAC) dalam membantu penyelesaian berbagai timely manner.
permasalahan karyawan secara tepat waktu.
Mekanisme Utama: Saluran Primary Mechanism: Whistleblowing
Whistleblowing Channel
Perseroan, bersama Grup AirAsia, menyediakan Together with AirAsia Group, the Company provides
kanal pelaporan (whistleblowing) yang dapat a whistleblowing channel that can be accessed via
diajukan melalui email whistleblower@airasia.com email at whistleblower@airasia.com. This channel
Grup AirAsia. Kanal ini ditujukan untuk melaporkan is designed to report suspected acts of fraud and/
dugaan atas tindakan penipuan dan/atau korupsi, or corruption, violations of regulations, negligence,
pelanggaran terhadap ketentuan/peraturan, conflicts of interest, and unlawful conduct.
kelalaian, benturan kepentingan, dan perbuatan
melawan hukum.
Seluruh sistem pengaduan tersebut menjamin The entire reporting system guarantees the
kerahasiaan identitas pelapor serta memberikan confidentiality of the whistleblower’s identity and
perlindungan dari segala bentuk intimidasi, provides protection against all forms of intimidation,
pembalasan, atau tindakan tidak adil lainnya. retaliation, or other unfair treatment. This approach
Pendekatan ini sejalan dengan prinsip Perseroan aligns with the Company’s principles of fostering
yang menegakkan budaya keterbukaan, integritas, a culture of openness, integrity, and fairness at all
dan keadilan di seluruh tingkatan organisasi. levels of the organization.
Sebagai bagian dari pengendalian gratifikasi, As a part of its gratification control measures, the
Perseroan juga mewajibkan seluruh Allstars untuk Company also requires all Allstars to complete a
mengisi Gift Declaration Form melalui sistem Gift Declaration Form via the Jira system for every
Jira atas setiap penerimaan atau pemberian receipt or provision of gifts, entertainment, and
hadiah, hiburan, dan corporate hospitality (Gifts, corporate hospitality (Gifts, Entertainment, and
Entertainment and Corporate Hospitality/GECH) Corporate Hospitality/GECH) to external parties.
kepada pihak eksternal. Seluruh pengajuan akan All submissions will be evaluated and approved
dievaluasi dan disetujui oleh fungsi Grup AirAsia by AirAsia Group’s Risk function. In 2025, the Gift
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Risk. Pada tahun 2025, proses Gift Declaration Declaration process in Jira has been reviewed
di Jira telah ditinjau dan disederhanakan guna and streamlined to facilitate reporting, without
memudahkan pelaporan, tanpa mengurangi kualitas compromising the quality of information required for
informasi yang dibutuhkan dalam proses evaluasi. the evaluation process.
Perlindungan bagi Pelapor Protection for Whistleblowers
Perseroan menjamin kerahasiaan informasi yang The Company guarantees the confidentiality of
disampaikan dalam laporan pelanggaran dan information provided in violation reports and offers
memberikan perlindungan penuh terhadap Pelapor. full protection to Whistleblowers. This includes
Hal tersebut mencakup perlindungan dari segala protection against any form of intimidation,
bentuk intimidasi, diskriminasi, atau tindakan balasan discrimination, or retaliation that could harm the
yang dapat merugikan Pelapor. Dengan menjamin Whistleblower. By guaranteeing this protection,
perlindungan tersebut, Perseroan berkomitmen the Company is committed to creating a safe
menciptakan lingkungan yang aman bagi pelapor environment for whistleblowers to report alleged
untuk menyampaikan informasi terkait dugaan violations honestly and responsibly.
pelanggaran secara jujur dan bertanggung jawab.
292
Page 295
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Jumlah Pengaduan Pelanggaran dan Number of Violation Reports and
Pelanggaran dalam Proses Ongoing Violations
Manajemen puncak menerima laporan berkala Senior management receives periodic reports on
mengenai data pelaporan dan tindak lanjut kasus, reporting data and case follow-ups, which are used
yang menjadi bahan evaluasi dan pengambilan for evaluation and strategic decision-making. This
keputusan strategis. Komitmen terhadap commitment to transparency is reinforced by the
transparansi ini diperkuat dengan penyajian data presentation of statistical data and report follow-
statistik dan tindak lanjut laporan dalam Laporan ups in the Annual Report and Sustainability Report,
Tahunan dan Laporan Keberlanjutan, sebagai as evidence of the enforcement of a zero-tolerance
bukti penerapan prinsip zero tolerance terhadap policy toward violations and the protection of the
pelanggaran serta perlindungan terhadap hak rights of all Allstars.
seluruh Allstars.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak mencatat Throughout 2025, the Company recorded no cases
adanya kasus pelanggaran etika yang mencakup of ethical violations, including harassment, fraud,
pelecehan (harassment), kecurangan (fraud), misappropriation of assets, misuse of Company
penyalahgunaan aset (misappropriation), facilities or property, or other violations. Thus, the
penyalahgunaan fasilitas atau properti Perseroan total number of ethical violations recorded by the
, maupun pelanggaran lainnya. Dengan demikian, Company during the 2023–2025 period is zero. This
total kasus pelanggaran etika yang tercatat di reflects the effectiveness of the implementation of
Perseroan selama tahun 2023 - 2025 adalah nihil. the Code of Conduct, as well as the internal control
Kondisi ini mencerminkan efektivitas penerapan systems consistently enforced across all levels of
Kode Etik dan Perilaku serta sistem pengendalian the organization.
internal yang dijalankan secara konsisten di seluruh
lini organisasi.
Jenis Pelanggaran Etika
2023 2024 2025
Type of Ethical Violation
Pelecehan (Harassment) 0 0 0
Kecurangan (Fraud) 0 0 0
Penyalahgunaan Aset (Misappropriation) 0 0 0
Penyalahgunaan Fasilitas/Properti Perusahaan 0 0
0
Misuse of Company Facilities/Properties
Lain-lain 0 0
0
Others
Total 0 0 0
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Sanksi atau Tindak Lanjut atas Sanctions or Follow-up on Complaints
Pengaduan yang Selesai Diproses that have Been Processed
Jenis pelanggaran yang dapat dilaporkan adalah The types of violations that can be reported are
tindakan yang dapat merugikan Perseroan, meliputi actions that may harm the Company, including the
hal-hal sebagai berikut: following:
1. Penyimpangan dari peraturan dan perundangan 1. Violations of applicable regulations and laws.
yang berlaku.
2. Penyalahgunaan jabatan untuk kepentingan 2. Abuse of position for other interests outside the
lain di luar Perseroan. Company.
3. Pemerasan. 3. Extortion.
4. Perbuatan curang. 4. Fraudulent acts.
5. Benturan kepentingan. 5. Conflicts of interest.
6. Gratifikasi. 6. Gratification.
7. Penyuapan. 7. Bribery.
8. Perbuatan yang melanggar etika, susila, dan 8. Acts that violate ethics, morality, and standards
norma kesopanan. of decency.
293
Page 296
Setiap laporan yang masuk akan dipelajari, Every report received will be reviewed, classified, and
diklasifikasikan, dan ditindaklanjuti melalui followed up through an in-depth investigation based
penyelidikan mendalam berdasarkan fakta-fakta on the facts obtained. A decision regarding whether
yang diperoleh. Keputusan terhadap terbukti atau the report is substantiated or not will be made
tidaknya pelaporan tersebut akan dibuat dan based on an assessment of the consequences of the
diambil berdasarkan pertimbangan akibat tindakan, action, the degree of intent, and the motive behind
derajat kesengajaan, dan motif tindakan. Sanksi the action. Sanctions imposed could be verbal
yang dijatuhkan dapat berupa teguran lisan, surat warnings, warning letters (I, II, III), to termination of
peringatan (I, II, III), hingga pemutusan hubungan employment. The Company will not tolerate any
kerja (PHK). Perseroan tidak akan menoleransi setiap violations related to integrity.
pelanggaran terkait dengan integritas.
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat laporan Throughout 2025, no incoming reports were
masuk dalam kategori jenis pelanggaran dalam categorized as violations that could be handled
lingkup yang dapat ditangani melalui mekanisme through the Company’s WBS mechanism. The
WBS Perseroan. Perseroan berupaya untuk Company strives to maintain this achievement
mempertahankan capaian ini agar penerapan to ensure the comprehensive implementation of
governansi korporat dapat berjalan secara corporate governance.
menyeluruh.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
294
Page 297
Penerapan Pedoman Governansi
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Korporat di Perseroan
Implementation of Corporate Governance Guidelines at the Company
Perseroan telah menerapkan prinsip governansi The Company has implemented corporate
korporat sesuai dengan POJK No. 21/POJK.04/2015 governance principles in accordance with POJK No.
serta SEOJK No. 32/SEOJK.04/2015. Pedoman 21/POJK.04/2015 and SEOJK No. 32/SEOJK.04/2015.
ini mencakup 5 (lima) aspek, 8 (delapan) prinsip These guidelines cover 5 (five) aspects, 8 (eight)
governansi korporat, serta 25 (dua puluh lima) corporate governance principles, and 25 (twenty-
rekomendasi penerapan aspek dan prinsip five) recommendations for the implementation of
governansi korporat. corporate governance aspects and principles.
Pedoman Tata Kelola Perseroan Terbuka Penerapan di Perseroan
No.
Public Company Governance Guidelines Implementation in the Company
Hubungan Perseroan Terbuka dengan Pemegang Saham dalam Menjamin Hak-Hak Pemegang Saham.
Relationship between Public Company and Shareholders in Guaranteeing the Rights of Shareholders.
Prinsip 1
Meningkatkan Nilai Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Principle 1
Improving the value of General Meeting of Shareholders (GMS) implementation.
1. Perseroan Terbuka memiliki cara atau prosedur Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Tata cara
teknis pengumpulan suara (voting) baik secara mengenai pengambilan suara baik secara terbuka maupun
terbuka maupun tertutup yang mengedepankan secara tertutup diatur di dalam Anggaran Dasar Perseroan.
independensi dan kepentingan pemegang saham. Dalam setiap pelaksanaan RUPS, mekanisme pengambilan
The Public Company has a mechanism or procedure suara merupakan bagian dari tata tertib rapat yang
of both, open and closed voting, which promotes diinformasikan kepada para pemegang saham di awal
independency and shareholders’ interest. rapat.
The Company has fulfilled this recommendation. The
procedures for open and closed voting are regulated in the
Company’s Articles of Association. In the GMS, the voting
mechanism is a part of a meeting order that is informed to
shareholders at the beginning of the meeting.
2. Seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Sehubungan dengan ketentuan peraturan OJK tentang
Komisaris Perseroan terbuka hadir dalam RUPS Penerapan Tata Kelola Perseroan Terbuka, Perseroan
Tahunan. senantiasa meningkatkan nilai penyelenggaraan RUPS
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
All members of the Board of Directors and the Board Tahunan Perseroan antara lain dengan merekomendasikan
of Commissioners of the Public Company attend the seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan
Annual GMS. untuk hadir dalam RUPS Tahunan. Dalam penyelenggaraan
RUPS Tahunan 2025, seluruh Dewan Komisaris dan Direksi
menghadiri RUPS Tahunan Perseroan.
Pursuant to the OJK regulation on the Implementation
of Public Company Governance, the Company continues
to enhance the value of the Company’s Annual GMS by
recommending all members of the Company’s Board of
Directors and Board of Commissioners to attend the Annual
GMS. In the 2025 Annual GMS all members of the Board
of Commissioners and Board of Directors attended the
Company’s Annual GMS.
3. Ringkasan risalah RUPS tersedia dalam situs web Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Perseroan
Perseroan terbuka paling sedikit selama 1 (satu) menyajikan informasi mengenai risalah RUPS Perseroan di
tahun. dalam situs web Perseroan sejak tahun 2017 hingga kini.
GMS Minutes of Meeting Summary is available at the The Company has fulfilled this recommendation. The
Public Company’s website minimum for 1 (one) year Company has published information regarding the GMS
period. minutes of meeting since 2017.
295
Page 298
Pedoman Tata Kelola Perseroan Terbuka Penerapan di Perseroan
No.
Public Company Governance Guidelines Implementation in the Company
Prinsip 2
Meningkatkan Kualitas Perseroan Terbuka dengan Pemegang Saham atau Investor.
Principle 2
Improving the Communication Quality between Public Company and Shareholders or Investors.
1. Perseroan terbuka memiliki suatu kebijakan Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Perseroan telah
komunikasi dengan pemegang saham atau investor. menyusun kebijakan komunikasi dengan pemegang saham
The Public Company has shareholders or investor atau investor di dalam Kode Etik Perseroan dan Pedoman
communication policy. Tata Kelola Perusahaan.
The Company has fulfilled this recommendation. The
Company has established a policy on communication
with shareholders or investors in its Code of Conduct and
Corporate Governance Guidelines.
2. Perseroan terbuka mengungkapkan kebijakan Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Kode Etik dan
komunikasi Perseroan terbuka dengan pemegang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Perseroan seluruhnya
saham atau investor dalam situs web. dapat diakses melalui situs web Perseroan.
The Public Company discloses communication policy The Company has fulfilled this recommendation. The
of the Public Company with shareholders or investor Company’s Code of Conduct and Corporate Governance
on website. Guidelines are fully accessible on the Company’s website.
Prinsip 3
Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Dewan Komisaris.
Principle 3
Strengthening the Membership and Composition of the Board of Commissioners.
1. Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Jumlah
mempertimbangkan kondisi Perseroan terbuka. anggota Dewan Komisaris Perseroan ditetapkan oleh
Determination of the number of the Board of Pemegang Saham dengan memperhatikan kebutuhan dan
Commissioners members with consideration to the kompleksitas usaha Perseroan dan anak usahanya.
Public Company’s condition. The Company has fulfilled this recommendation. The number
of members of the Company’s Board of Commissioners is
determined by the Shareholders, taking into account the
needs and complexity of the Company’s and its subsidiaries’
businesses.
2. Penentuan komposisi anggota Dewan Komisaris Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Komposisi
memperhatikan keberagaman keahlian, anggota Dewan Komisaris Perseroan saat ini ditetapkan oleh
pengetahuan, dan pengalaman yang dibutuhkan. Pemegang Saham dengan memperhatikan keberagaman
The composition of the Board of Commissioners shall keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang dibutuhkan.
be determined with due consideration to the diversity The Company has fulfilled this recommendation. The current
of expertise, knowledge and experience required. composition of the Company’s Board of Commissioners is
determined by the Shareholders, taking into account the
diversity of expertise, knowledge, and experience required.
Prinsip 4
Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Komisaris.
Principle 4
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Enhancing the Implementation Quality of the Board of Commissioners’ Duties and Responsibilities.
1. Dewan Komisaris mempunyai kebijakan penilaian Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Dewan
sendiri (self-assessment) untuk menilai kinerja Dewan Komisaris telah menetapkan kebijakan penilaian sendiri
Komisaris. dalam menilai kinerjanya.
The Board of Commissioners has a self-assessment The Company has fulfilled this recommendation. The Board
policy to evaluate their performance. of Commissioners has established a self-assessment policy
to evaluate their performance.
2. Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Perseroan
menilai kinerja Dewan Komisaris, diungkapkan melalui telah mengungkapkan kebijakan penilaian sendiri Dewan
laporan tahunan Perseroan terbuka. Komisaris dalam Laporan Tahunan ini pada bagian Penilaian
The Board of Commissioners self-assessment policy Kinerja Dewan Komisaris.
is disclosed in the Public Company’s annual report. The Company has fulfilled this recommendation. The
Company has disclosed the Board of Commissioners’ self-
assessment policy in this Annual Report under the “Board of
Commissioners’ Performance Assessment” section.
296
Page 299
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Pedoman Tata Kelola Perseroan Terbuka Penerapan di Perseroan
No.
Public Company Governance Guidelines Implementation in the Company
3. Dewan Komisaris mempunyai kebijakan terkait Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Kebijakan
pengunduran diri anggota Dewan Komisaris apabila pengunduran diri anggota Dewan Komisaris diatur di dalam
terlibat dalam kejahatan keuangan. Anggaran Dasar dan Board Manual Perseroan.
The Board of Commissioners has a resignation policy The Company has fulfilled this recommendation. The
when its member is involved in financial crime. policy regarding the resignation of members of the Board
of Commissioners is set forth in the Company’s Articles of
Association and Board Manual.
4. Dewan Komisaris atau komite yang menjalankan Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Komite
fungsi nominasi dan remunerasi menyusun kebijakan Nominasi dan Remunerasi Perseroan bertanggung jawab
suksesi dalam proses nominasi anggota Direksi. dalam menyusun kebijakan terkait dengan suksesi dalam
The Board of Commissioners or the Comittee carrying proses nominasi anggota Direksi.
out the remuneration and nomination functions shall The Company has fulfilled this recommendation. The
develop a succession policy as part of the nomination Company’s Nomination and Remuneration Committee is
process for members of the Board of Directors. responsible for formulating policies related to succession
in the nomination process for members of the Board of
Directors.
Fungsi dan Peran Direksi
Functions and Roles of the Board of Directors
Prinsip 5
Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Direksi.
Principle 5
Strengthening the Membership and Composition of the Board of Directors.
1. Penentuan jumlah anggota Direksi Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Jumlah
mempertimbangkan kondisi Perseroan terbuka serta anggota Direksi Perseroan ditetapkan oleh Pemegang
efektivitas dalam pengambilan keputusan. Saham dengan mempertimbangkan kondisi Perseroan
Determination of the number of the Board of Directors serta efektivitas dalam pengambilan keputusan terkait
shall take into account the condition of the public dengan operasional Perseroan maupun pengembangan
company and the effectiveness of decision-making. anak perusahaan Perseroan.
The Company has fulfilled this recommendation. The number
of members of the Board of Directors is determined by the
Shareholders, with due consideration to the Company’s
circumstances and the effectiveness of decision-making
for both the Company’s operations and the expansion of its
subsidiaries.
2. Penentuan komposisi anggota Direksi memperhatikan Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Komposisi
keberagaman keahlian, pengetahuan, dan anggota Direksi Perseroan saat ini ditetapkan oleh
pengalaman yang dibutuhkan. Pemegang Saham dengan memperhatikan keberagaman
Determination of the composition of the member of keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang dibutuhkan
the Board of Directors shall take into account the Perseroan maupun dalam rangka pengembangan anak
diversity of expertise, knowledge and experience perusahaan Perseroan.
required. The Company has fulfilled this recommendation. The
number of members of the Company’s Board of Directors
is determined by the Shareholders, taking into account
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
the Company’s circumstances and the effectiveness of
decision-making regarding the Company’s operations and
the development of its subsidiaries.
3. Anggota Direksi yang membawahi bidang akuntansi Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Anggota Direksi
atau keuangan memiliki keahlian dan/atau Perseroan yang membidangi keuangan telah memiliki
pengetahuan di bidang akuntansi. keahlian dan/atau pengetahuan di bidang akuntansi
Members of the Board of Directors in charge sebagaimana dapat dilihat dalam profil Direktur yang
of accounting or finance have expertise and/or bersangkutan yang diungkapkan dalam Laporan Tahunan
knowledge in accounting. ini.
The Company has fulfilled this recommendation. The
member of the Company’s Board of Directors in charge of
finance possesses expertise and/or knowledge in the field
of accounting, as seen in the relevant Director’s profile
disclosed in this Annual Report.
297
Page 300
Pedoman Tata Kelola Perseroan Terbuka Penerapan di Perseroan
No.
Public Company Governance Guidelines Implementation in the Company
Prinsip 6
Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi.
Principle 6
Enhancing the Implementation Quality of the Board of Directors’ Duties and Responsibilities.
1. Direksi mempunyai kebijakan penilaian sendiri (self- Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Kebijakan
assessment) untuk menilai kinerja Direksi. penilaian kinerja Direksi secara umum akan diatur di dalam
The Board of Directors has a self-assessment policy Pedoman Tata Kelola Perusahaan.
to evaluate their performance. The Company has fulfilled this recommendation. The
performance assessment policy for the Board of Directors
will be regulated in the Corporate Governance Guidelines.
2. Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Di dalam
menilai kinerja Direksi diungkapkan melalui laporan Laporan Tahunan ini telah diungkapkan terkait dengan
tahunan Perseroan terbuka. kebijakan penilaian sendiri oleh Direksi.
The Board of Directors self-assessment policy is The Company has fulfilled this recommendation. This Annual
disclosed in the Public Company’s annual report. Report includes disclosures regarding the Board of Directors’
self-assessment policy.
3. Direksi mempunyai kebijakan terkait pengunduran Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Kebijakan
diri anggota Direksi apabila terlibat dalam kejahatan pengunduran diri anggota Direksi diatur di dalam Anggaran
keuangan. Dasar dan Board Manual Perseroan.
The Board of Directors has a resignation policy when The Company has fulfilled this recommendation. The
its member is involved in financial crime. policy regarding the resignation of members of the Board
of Directors is stipulated in the Company's Articles of
Association and Board Manual.
Prinsip 7
Meningkatkan Aspek Tata Kelola Perseroan melalui Partisipasi Pemangku Kepentingan.
Principle 7
Improving Corporate Governance Aspect through Stakeholders Participation.
1. Perseroan terbuka memiliki kebijakan untuk Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Perseroan
mencegah terjadinya insider trading. mengatur ketentuan terkait dengan pencegahan insider
The Public Company has a policy to prevent insider trading dalam Board Manual Perseroan.
trading. The Company has fulfilled this recommendation. The
Company has established provisions regarding the
prevention of insider trading in its Board Manual.
2. Perseroan terbuka memiliki kebijakan anti-korupsi Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Perseroan
dan anti-fraud. tunduk pada kebijakan anti korupsi yang telah ditetapkan
The Public Company has anti-corruption and anti- dari Grup AirAsia.
fraud policies. The Company has fulfilled this recommendation. The
Company complies with the anti-corruption policies
established by AirAsia Group.
3. Perseroan terbuka memiliki kebijakan tentang seleksi Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Perseroan
dan peningkatan kemampuan pemasok atau vendor. menuangkan kebijakan terkait dengan pemasok dan vendor
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
The Public Company has a policy regarding the di dalam Kode Etik dan Pedoman Tata Kelola Perusahaan.
selection and development of vendors or suppliers. The Company has fulfilled this recommendation. The
Company has incorporated policies regarding suppliers and
vendors into its Code of Conduct and Corporate Governance
Guidelines.
4. Perseroan terbuka memiliki kebijakan tentang Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Perseroan
pemenuhan hak-hak kreditur. menuangkan kebijakan terkait dengan pemasok dan vendor
Public Company has a policy regarding the fulfillment di dalam Kode Etik.
of creditors’ rights. The Company has fulfilled this recommendation. The
Company has incorporated policies regarding suppliers and
vendors into its Code of Conduct.
5. Perseroan terbuka memiliki kebijakan whistleblowing Perseroan telah memiliki sistem whistleblowing
System. sebagaimana telah diungkapkan di dalam Laporan Tahunan
The Public Company has a Whistleblowing System Perseroan.
policy. The Company has a whistleblowing system, as disclosed in
the Company’s Annual Report.
298
Page 301
GOVERNANSI KORPORAT
CORPORATE GOVERNANCE
Pedoman Tata Kelola Perseroan Terbuka Penerapan di Perseroan
No.
Public Company Governance Guidelines Implementation in the Company
6. Perseroan terbuka memiliki kebijakan pemberian Struktur remunerasi Direksi yang berlaku saat ini dinilai telah
insentif jangka panjang kepada Direksi. mampu mendukung kinerja Direksi yang akan memberikan
The Public Company has a policy regarding the dampak jangka panjang bagi kinerja Perseroan.
provision of long-term incentives for the Board of The current remuneration structure for the Board of Directors
Directors. is considered to be effective in supporting the performance
of the Board of Directors, which will have a long-term impact
on the Company’s performance.
Prinsip 8
Meningkatkan Pelaksanaan Keterbukaan Informasi.
Principle 8
Improving the Implementation of Information Disclosure.
1. Perseroan terbuka memanfaatkan penggunaan Keterbukaan informasi melalui situs web Perseroan sudah
teknologi informasi secara lebih luas selain situs web mencukupi.
sebagai media keterbukaan Informasi. The disclosure of information via the Company’s website is
The Public Company utilizes information technology sufficient.
more extensively other than websites as a medium of
information disclosure.
2. Laporan tahunan Perseroan terbuka mengungkapkan Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini dengan
pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham mengungkapkan struktur pemegang saham utama dan
Perseroan terbuka paling sedikit 5% (lima persen), pengendali di dalam laporan tahunan.
selain pengungkapan pemilik manfaat akhir dalam The Company has fulfilled this recommendation by disclosing
kepemilikan saham Perseroan terbuka melalui the structure of its major and controlling shareholders in its
pemegang saham utama dan pengendali. annual report.
The Public Company’s Annual Report to disclose
the ultimate beneficiary in the Public Company’s
share ownership of at least 5% (five percent), other
than ultimate beneficiary disclosure in the Public
Company’s share ownership through majority and
controlling shareholders.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
299
Page 302
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
300
06
Report
Laporan
Sustainability
Keberlanjutan
Page 303
Di antara biru langit dan bentang
alam Indonesia, kami menyadari
bahwa keberlanjutan adalah
kompas yang mengarahkan setiap
operasional kami untuk terus
tumbuh tanpa meninggalkan jejak
yang merusak.
Between the blue skies and beautiful
landscapes of Indonesia, we realize that
sustainability is a compass that guides all
our operations to continue growing without
leaving a damaging footprint.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
301
Page 304
Tentang Laporan
Keberlanjutan
About Sustainability Report
Periode Pelaporan, Dasar Penyusunan, Reporting Period, Basis of Preparation,
Frekuensi Pelaporan [2-3] Reporting Frequency [2-3]
Laporan Keberlanjutan PT AirAsia Indonesia Tbk tahun This 2025 Sustainability Report of PT AirAsia
2025 ini, menyajikan kinerja keberlanjutan Perseroan Indonesia Tbk presents the Company’s sustainability
dalam aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan performance in the economic, social, and
selama periode 1 Januari hingga 31 Desember 2025, environmental aspects from January 1 to December
kecuali dinyatakan lain dalam laporan ini. Laporan 31, 2025, unless stated otherwise. This report is
ini diterbitkan satu kali setiap tahun sebagai wujud published annually as a form of accountability
akuntabilitas dan keterbukaan informasi kepada para and information disclosure to stakeholders, and an
pemangku kepentingan, serta menjadi bagian yang integral part of the Company’s Annual Report.
tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan Perseroan.
Penyusunan laporan ini berpedoman pada peraturan The preparation of this report refers to both
dan standar nasional maupun internasional, national and international regulations or standards,
termasuk: including:
• Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang • Law No. 40 Year 2007 concerning Limited Liability
Perseroan Terbatas, yang mewajibkan Company, which requires reporting of Corporate
pelaporan pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial Social and Environmental Responsibilities (CSR);
dan Lingkungan (TJSL);
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. • Financial Services Authority Regulation (POJK) No.
51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan 51/POJK.03/2017 concerning the Implementation
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, of Sustainable Finance in Financial Services
Emiten, dan Perusahaan Publik; Institutions, Issuers, and Public Companies;
• Surat Edaran OJK No. 16/SEOJK.04/2021 • OJK Circular Letter No. 16/SEOJK.04/2021
tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten concerning the Form and Content of Annual
atau Perusahaan Publik; serta Report of Issuers or Public Companies; and
• Standar GRI dengan tingkat kesesuaian • GRI Standards with a “with reference” compliance
“with reference”. level.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Selain itu, laporan ini juga memperhatikan prinsip- Furthermore, this report also considers sustainability
prinsip pelaporan keberlanjutan, yaitu akurasi, reporting principles, which include accuracy,
keseimbangan, kejelasan, keterbandingan, balance, clarity, comparability, completeness,
kelengkapan, konteks keberlanjutan, ketepatan context, sustainability, timeliness, and verifiability.
waktu, dan keterverifikasian. Setiap informasi All information is presented transparently and
disampaikan secara transparan dan berimbang, impartially, covering both positive achievements
mencakup capaian positif maupun tantangan yang and challenges faced in managing economic, social,
dihadapi dalam pengelolaan aspek ekonomi, sosial, and environmental aspects.
dan lingkungan.
Sebagai bentuk konsistensi dan efisiensi, Laporan As a form of consistency and efficiency, this
Keberlanjutan ini disusun selaras dengan Laporan Sustainability Report is prepared in line with the
Tahunan Perseroan sehingga keduanya saling Company’s Annual Report, making them complement
melengkapi tanpa pengulangan informasi. each other without repeating information. To
Untuk kemudahan akses bagi seluruh pemangku facilitate access for all stakeholders, this report is
kepentingan, laporan ini disajikan dalam dua presented in two languages, Indonesian and English,
bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris and can be downloaded from the Company’s official
serta dapat diunduh melalui situs resmi Perseroan di website at https://ir-id.aaid.co.id.
https://ir-id.aaid.co.id.
302
Page 305
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Kontak Pelaporan
Reporting Contact
PT AirAsia Indonesia Tbk
AirAsia RedHouse
Jl. Marsekal Suryadharma (M1)
No.1 Kel. Selapajang Jaya,
Kec. Neglasari, Kota Tangerang,
Banten 15127 Indonesia
021 29850888
ir-id.aaid.co.id
Entitas yang Termasuk dalam Pelaporan Entities Included in Sustainability Report
Keberlanjutan [2-2] [2-2]
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan The 2025 Annual Report and Sustainability Report
PT AirAsia Indonesia Tbk tahun 2025 memuat of PT AirAsia Indonesia Tbk contains information
informasi mengenai kinerja dan praktik pengelolaan regarding the performance and management
yang dijalankan oleh manajemen di Kantor Pusat practices applied by the management at the
Perseroan. Selain informasi keuangan yang disajikan Company’s Head Office. Other than the financial
sesuai laporan keuangan Perseroan, seluruh data information presented according to the Company’s
dan informasi dalam laporan ini bersumber dari financial report, all data and information in this
aktivitas operasional PT Indonesia AirAsia (IAA), report are taken from the operational activities of PT
dan bukan merupakan hasil konsolidasi dari entitas Indonesia AirAsia (IAA), and are not a consolidation
anak Perseroan secara keseluruhan. Perseroan of the Company’s subsidiaries. The Company
menegaskan bahwa cakupan pelaporan ini disusun emphasizes that the scope of this report is based on
berdasarkan ketersediaan dan kesiapan data pada the availability and readiness of data at the entity,
entitas tersebut, serta akan dikembangkan secara and will be developed gradually in the next reporting
bertahap pada periode pelaporan berikutnya. period.
Seluruh data keuangan yang disajikan dalam laporan All financial data presented in this report are sourced
ini bersumber dari Laporan Keuangan Konsolidasian from the 2025 Consolidated Financial Statements
PT AirAsia Indonesia Tbk Tahun 2025, yang of PT AirAsia Indonesia Tbk, which includes all
tercakup dalam daftar entitas anak sebagaimana subsidiaries in the list of subsidiaries as stated in
tercantum pada Catatan atas Laporan Keuangan the Note of Consolidated Financial Statements.
Konsolidasian. Laporan keuangan tersebut telah The Financial Statements have been audited by
diaudit pihak ketiga independen yaitu Kantor an independent third party, Public Accounting Firm
Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Partners,
& Rekan, guna memastikan keandalan dan akurasi which ensures the reliability and accuracy of the
informasi yang disampaikan. information.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Informasi Penyajian Kembali Informasi [2-4] Restatement of Information [2-4]
Dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan In this Annual Report and Sustainability Report,
ini, terdapat data atau informasi yang disajikan some data or information are restated for correction
kembali (restated) untuk memperbaiki atau or adjustment from the previous report. All data
menyesuaikan data dari laporan tahun sebelumnya. presented reflects the actual conditions based on
Seluruh data yang disajikan mencerminkan kondisi the collection and verification results throughout
aktual berdasarkan hasil pengumpulan dan verifikasi the 2025 reporting period.
selama periode pelaporan tahun 2025.
Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen Written Verification from Independent
[G.1] [2-5] Party [G.1] [2-5]
Meskipun Laporan Keberlanjutan Tahun 2025 Although the 2025 Sustainability Report of PT AirAsia
PT AirAsia Indonesia Tbk belum melalui proses Indonesia Tbk has not undergone external assurance
external assurance oleh lembaga independen pihak by an independent third party, the Company remains
ketiga, Perseroan tetap berkomitmen untuk menjaga committed to maintaining the accuracy and integrity
303
Page 306
keakuratan serta integritas seluruh data yang disajikan. of all data presented. This commitment is realized
Komitmen ini diwujudkan melalui proses verifikasi through a rigorous internal verification process and
internal yang ketat serta mekanisme pengendalian multi-layered control and review mechanisms at the
dan penelaahan berlapis pada tingkat tata kelola. governance level.
Laporan ini telah ditinjau oleh Komite Audit This report has been reviewed by the Company’s
Perseroan, serta mendapatkan pengesahan Audit Committee and has received endorsement
(endorsement) dari Dewan Direksi dan Dewan from the Board of Directors and the Board of
Komisaris. Selain itu, sejalan dengan praktik Commissioners. In addition, in line with AirAsia
pelaporan keberlanjutan Grup AirAsia, laporan ini Group’s sustainability reporting practices, this
juga ditinjau oleh Sustainability Working Group report has also been reviewed by the Sustainability
(SWG) yang dibentuk pada Desember 2025, untuk Working Group (SWG) formed in December 2025 to
memperkuat struktur tata kelola keberlanjutan dan strengthen the sustainability governance structure
kualitas pengungkapan di tingkat entitas. and disclosure quality at the entity level.
Dalam aspek lingkungan, emisi karbon dari In environmental aspects, IAA’s carbon emissions
penerbangan internasional IAA telah diverifikasi from international flights have been verified by an
oleh lembaga yang disetujui oleh International Civil agency approved by the International Civil Aviation
Aviation Organization (ICAO) sebagai bagian dari Organization (ICAO) as part of the Monitoring,
proses Monitoring, Reporting, and Verification (MRV) Reporting, and Verification (MRV) process under
dalam skema Carbon Offsetting and Reduction the Carbon Offsetting and Reduction Scheme for
Scheme for International Aviation (CORSIA). Verifikasi International Aviation (CORSIA). This verification
ini memastikan bahwa data emisi IAA memenuhi ensures that IAA’s emissions data comply with
standar internasional yang berlaku dan konsisten applicable international standards and are consistent
dengan proses yang diterapkan di Grup AirAsia. with the processes implemented at AirAsia Group.
Dengan seluruh langkah pengendalian dan verifikasi With all these control and verification measures
tersebut, Perseroan meyakini bahwa laporan ini telah in place, the Company believes that this report
disusun secara akurat, transparan, dan bertanggung has been prepared accurately, transparently, and
jawab, mencerminkan komitmen Perseroan terhadap responsibly, reflecting the Company’s commitment
tata kelola yang kuat, keterbukaan informasi, serta to strong governance, information disclosure, and
akuntabilitas kepada seluruh pemangku kepentingan. accountability to all stakeholders.
Tanggapan atas Umpan Balik Laporan Response to Feedback on the Previous
Tahun Sebelumnya [G.3] Year’s Report [G.3]
Hingga akhir tahun 2025, Perseroan belum menerima Until the end of 2025, the Company has yet to receive
umpan balik maupun tanggapan dari para pemangku feedback or response from stakeholders regarding
kepentingan atas Laporan Keberlanjutan Tahun the 2024 Sustainability Report. Therefore, no
2024. Dengan demikian, belum terdapat informasi additional information or follow up actions that can
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
tambahan atau tindak lanjut yang dapat disampaikan be presented in this Sustainability Report. However,
dalam Laporan Keberlanjutan tahun ini. Meskipun the Company remains committed to continuously
demikian, Perseroan terus berkomitmen untuk improve, especially in the aspects of quantitative or
melakukan penyempurnaan secara berkelanjutan, qualitative data presented, with the aim of providing
khususnya dalam aspek kuantitatif maupun kualitatif more accurate and valuable information. In addition,
data yang disajikan, agar dapat memberikan informasi the Company always provides a communication
yang lebih akurat dan bernilai. Selain itu, Perseroan channel for all stakeholders to deliver inputs and
senantiasa membuka ruang komunikasi bagi seluruh suggestions for future improvement of reporting
pemangku kepentingan untuk menyampaikan quality.
masukan dan saran guna meningkatkan kualitas
pelaporan di masa mendatang.
Perubahan pada Organisasi yang Bersifat Significant Changes in the Organization
Signifikan [C.6] [2-6] [C.6] [2-6]
Selama tahun 2025, IAA memperkuat pengembangan Throughout 2025, IAA has strengthened its
operasional melalui pembukaan sejumlah rute operational development by opening new flight
penerbangan baru, baik domestik maupun internasional, routes, both domestic and international, as part of
sebagai bagian dari strategi perluasan jaringan dan its network expansion strategy and to improve the
peningkatan aksesibilitas transportasi udara. accessibility of air transportation.
304
Page 307
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Pada segmen internasional, IAA membuka rute In the international segment, IAA opened the
Denpasar (DPS) – Darwin (DRW), Denpasar (DPS) Denpasar (DPS) – Darwin (DRW), Denpasar (DPS)
– Adelaide (ADL), serta Surabaya (SUB) – Bangkok – Adelaide (ADL), and Surabaya (SUB) – Bangkok
(DMK). Sementara itu, untuk rute domestik, IAA (DMK) routes. As for domestic route, IAA expanded
menambah layanan Jakarta (CGK) – Manado (MDC), its services with Jakarta (CGK) – Manado (MDC),
Surabaya (SUB) – Balikpapan (BPN) – Tarakan (TRK), Surabaya (SUB) – Balikpapan (BPN) – Tarakan (TRK),
serta Surabaya (SUB) – Balikpapan (BPN) – Berau and Surabaya (SUB) – Balikpapan (BPN) – Berau
(BEJ). (BEJ).
Pembukaan rute-rute tersebut mencerminkan These new routes reflect the Company’s commitment
komitmen Perseroan dalam memperluas konektivitas in expanding air connectivity, supporting public
udara, mendukung mobilitas masyarakat, dan mobility, and encouraging tourism development as
mendorong pertumbuhan sektor pariwisata serta well as economic activities in various regions. This
aktivitas ekonomi di berbagai wilayah. Inisiatif ini initiative is in line with the Company’s commitment
sejalan dengan komitmen Perseroan terhadap to sustainable economic development by
pembangunan ekonomi yang berkelanjutan melalui strengthening access, connectivity, and equitable
penguatan akses, konektivitas, dan pemerataan development opportunities.
peluang pertumbuhan.
Sepanjang tahun 2025, PT AirAsia Indonesia Tbk Throughout 2025, PT AirAsia Indonesia Tbk did
tidak mengalami perubahan signifikan kegiatan not experience significant changes in its business
usaha serta arah strategis Perseroan, yang tetap activities and strategic directions, which remained
berjalan selaras dengan rencana kerja yang in line with the previously established work plans,
telah ditetapkan sebelumnya, tanpa adanya without the establishment, mergers, acquisitions,
pembentukan, penggabungan, akuisisi, maupun or liquidation of subsidiaries that have no material
penghentian entitas anak yang memberikan impacts to the Company’s performance. Therefore,
dampak material terhadap kinerja Perseroan. all information presented in this report reflects a
Dengan demikian, informasi dalam laporan ini stable and consistent condition of the organization
mencerminkan kondisi organisasi yang stabil dan throughout the reporting period.
konsisten sepanjang periode pelaporan.
Namun demikian, tahun 2025 turut menandai However, 2025 marked a number of improvements
beberapa penguatan tata kelola keberlanjutan di in the Company’s sustainability governance. In May
lingkungan Perseroan. Pada Mei 2025, IAA membentuk 2025, IAA established a Sustainability Department
Departemen Sustainability sebagai fungsi yang as a function in charge of coordinating sustainability
bertanggung jawab untuk mengoordinasikan initiatives, improving disclosure quality, as well
inisiatif keberlanjutan, meningkatkan kualitas as supporting the harmonization of sustainability
pengungkapan, serta mendukung harmonisasi practices with AirAsia Group. In addition, IAA has
praktik keberlanjutan dengan Grup AirAsia. Selain also established a Sustainability Working Group
itu, IAA juga telah membentuk Sustainability (SWG) in December 2025 in order to strengthen the
Working Group (SWG) pada Desember 2025 guna integration of sustainability in all its operational
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
memperkuat integrasi keberlanjutan di seluruh unit units and functions.
dan fungsi operasional.
Pada periode yang sama, terjadi perubahan pada During the same period, there were some changes in
jajaran manajemen puncak, yaitu pergantian the top management with the change of President
Direktur Utama (CEO) pada Juni 2025. Perubahan ini Director (CEO) in June 2025. This change does not
tidak berdampak terhadap stabilitas operasional, impact operational stability, and all the Company’s
dan seluruh strategi serta komitmen Perseroan strategies and commitment remain in line with the
tetap berjalan sesuai arah yang telah ditetapkan. established direction.
Secara keseluruhan, Perseroan memasuki tahun Overall, the Company started 2025 with a stable
2025 dengan struktur operasional yang stabil, operational structure and strengthened its
sekaligus memperkuat fondasi tata kelola sustainability governance foundation as part of its
keberlanjutan sebagai bagian dari komitmen jangka long-term commitment to improve performance
panjang untuk meningkatkan kinerja dan nilai bagi and values for all stakeholders.
seluruh pemangku kepentingan.
305
Page 308
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Kinerja Aspek Ekonomi [B.1]
Economic Aspect Performance
Uraian Satuan 2025 2024 2023
Description Unit
Pendapatan Usaha Rp juta
7.874.332 7.943.931 6.625.321
Operating Revenue Rp million
Laba (Rugi) Usaha Rp juta
(644.591) (790.393) (805.761)
Operating Profit (Loss) Rp million
Jumlah Pemasok Lokal
Unit 338 355* 365*
Number of Local Suppliers
Jumlah Penumpang Orang
5.906.580 6.609.656 6.182.295
Total Passengers Person
Kapasitas Kursi Kursi
7.147.260 7.588.260 7.273.620
Seat Capacity Seat
(dalam juta)
Available Seat Kilometres (ASK) 10.687 11.142 10.338
(in million)
(dalam juta)
Revenue Passenger Kilometres (RPK) 8.641 9.636 8.783
(in million)
Jumlah Penerbangan
Unit 39.591 42.155 40.274
Number of Departures
Tingkat Keterisian
% 83 87 85
Load Factor
Produk Ramah Lingkungan
Unit N/A N/A N/A
Environmental Friendly Product
Rata-rata Umur Armada Tahun
14,8 13,9 12,8
Average Age of Fleet Year
* Pada periode pelaporan 2025, Perseroan melakukan peninjauan kembali terhadap * During the 2025 reporting period, the Company reviewed its supplier data collection
metodologi pengumpulan dan pengelolaan data pemasok sebagai bagian dari and management methodology as part of efforts to strengthen procurement
peningkatan kualitas tata kelola pengadaan. Sebelumnya, pengelolaan data governance quality. Previously, procurement data management was centralized
pengadaan dilakukan secara terpusat (centralized) pada tingkat Grup AirAsia. at the AirAsia Group level. Following changes to the operational structure in 2025,
Seiring dengan perubahan struktur operasional pada tahun 2025, fungsi pengadaan the procurement function began to be managed independently by each entity
mulai dikelola secara mandiri oleh masing-masing entitas (decentralized), sehingga (decentralized), resulting in supplier data management and validation being
proses pengelolaan dan validasi data pemasok dilakukan langsung oleh Perseroan. conducted directly by the Company.
Perubahan pendekatan pengelolaan data tersebut mendorong dilakukannya This shift in the data management approach prompted a reconciliation of the supplier
rekonsiliasi ulang terhadap basis data pemasok yang bersumber dari sistem maupun database using both system-generated information and internal operational data.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
data operasional internal. Hasil peninjauan menunjukkan adanya perbedaan jumlah The review identified differences in the number of suppliers reported in the prior period,
pemasok pada periode sebelumnya, terutama setelah dilakukan pembersihan data particularly after data cleansing and the alignment of active vendor status. Within the
(data cleansing) dan penyesuaian status vendor aktif. Dalam sistem pengadaan, procurement system, vendors that are no longer used in operational transactions for
vendor yang dalam jangka waktu tertentu tidak lagi digunakan dalam transaksi a certain period may be deactivated to maintain database management efficiency
operasional dapat dinonaktifkan untuk menjaga efisiensi pengelolaan basis data and reduce system maintenance requirements.
dan mengurangi beban pemeliharaan sistem.
Selain itu, perbedaan waktu penarikan data (cut-off) dari sistem juga dapat In addition, differences in system data extraction cut-off dates may also affect
memengaruhi jumlah pemasok yang tercatat sebagai vendor aktif pada periode the number of suppliers recorded as active vendors in a given period. Based on this
tertentu. Berdasarkan proses verifikasi tersebut, Perseroan melakukan penyesuaian verification process, the Company made a restatement to the previously reported
(restatement) terhadap data jumlah pemasok lokal pada tahun pelaporan number of local suppliers for the prior reporting year.
sebelumnya.
Kinerja Aspek Lingkungan [B.2]
Environmental Aspect Performance
Uraian Satuan 2025 2024 2023
Description Unit
Penggunaan Air (PDAM)
m3 3.307 4.395 4.661
Water Usage
Penggunaan Energi Listrik (PLN) RedHouse
MWh 1.148 1.236 1.248
Electricity Consumption at RedHouse
Konsumsi Bahan Bakar Penerbangan
Ton 219.184 230.162* 208.099*
Aviation Fuel Consumption
306
Page 309
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Uraian Satuan 2025 2024 2023
Description Unit
Konsumsi Bahan Bakar Solar RedHouse
Liter 627 336 498
Diesel Fuel Consumption at RedHouse
Emisi Cakupan 1 (dari penerbangan)
Ton CO2e 698.662 733.656** 663.330**
Scope 1 Emissions (from flights only)
Emisi Cakupan 2
Ton CO2e 998,76 1.075,32*** 1.085,76
Scope 2 Emissions
Emisi Cakupan 3
Ton CO2e 989,52 - -
Scope 3 Emissions
Volume Limbah B3
Kg 220,00 60,50 1.085,80****
Hazardous Waste Volume
Volume Limbah Non-B3
Ton 31,80 35,20 26,70*****
Non-hazardous Waste Volume
Pengurangan Limbah
Waste Reduction
• B3 | Hazardous Kg (159,50) 1.025,30 N/A
• Non-B3 | Non-hazardous Ton 3,40 (8,50) 8,97
Pengurangan Emisi
Emissions Reduction
• Cakupan 1 | Scope 1 Ton CO2e 34.994 (70.326) (325.470)
• Cakupan 2 | Scope 2 Ton CO2e 76,56 10,44 (175,88)
Pelestarian Keanekaragaman Hayati
Bibit
(Penanaman Bibit Mangrove) 519 5.000 0
Seeds
Biodiversity Preservation (Mangrove Planting)
* Dalam proses pelaporan kinerja lingkungan, khususnya terkait konsumsi bahan * In the process of reporting environmental performance, particularly in relation to
bakar penerbangan, Perseroan melakukan penyesuaian (restatement) terhadap aviation fuel consumption, the Company made adjustments (restatements) to
data historis pada periode pelaporan sebelumnya. Penyesuaian ini dilakukan historical data in the previous reporting period. These adjustments were made in
seiring dengan harmonisasi satuan pengukuran dari kiloliter menjadi ton line with the harmonization of measurement units from kiloliters to tons in order
guna memastikan konsistensi metodologi pelaporan dan keselarasan dengan to ensure consistency in reporting methodology and alignment with the emission
pendekatan perhitungan emisi yang digunakan. calculation approach used.
** Terdapat restatement karena adanya penyempurnaan metodologi perhitungan ** There is a restatement due to improvements in the Scope 1 emissions calculation
emisi Scope 1, dimana pada periode sebelumnya perhitungan hanya methodology, whereby in the previous period the calculation only used CO2
menggunakan faktor emisi CO2 dari konsumsi bahan bakar penerbangan, emission factors from aviation fuel consumption, whereas in this reporting period
sedangkan pada periode pelaporan ini perhitungan telah mencakup faktor emisi the calculation includes CH4 and N2O emission factors converted into CO2
CH4 dan N2O yang dikonversi ke dalam satuan CO2 ekuivalen menggunakan equivalent units using Global Warming Potential (GWP).
Global Warming Potential (GWP).
*** Terdapat restatement terhadap data emisi Scope 2 tahun 2024 sebagai bagian *** There is a restatement due to restating its Scope 2 emissions data for 2024 as
dari upaya peningkatan konsistensi metodologi perhitungan emisi gas rumah kaca. part of its efforts to improve the consistency of its greenhouse gas emissions
Restatement dilakukan melalui penyeragaman faktor emisi (emission factor) yang calculation methodology. The restatement was carried out by standardizing the
digunakan dalam penghitungan emisi listrik agar mengacu pada satu referensi emission factors used in calculating electricity emissions so that they refer to the
yang sama dan lebih konsisten antar-periode pelaporan. same reference and are more consistent between reporting periods.
**** Terdapat lonjakan signifikan pada tahun 2023 yang terjadi karena adanya **** There was a significant spike in 2023 due to post-COVID-19 warehouse cleaning
kegiatan pembersihan dan pengosongan gudang pasca COVID-19, dimana and clearance activities, which involved the disposal of accumulated old goods
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dilakukan pembuangan barang-barang dan peralatan lama yang menumpuk, and equipment, such as metal components, compressors and air conditioning
seperti komponen metal, kompresor dan komponen AC, kursi roda bekas, components, used wheelchairs, and other electronic waste classified as
serta limbah elektronik lainnya yang termasuk kategori limbah B3. Setelah hazardous waste. Afterwards, the volume of waste in 2024 returned to reflect
kegiatan tersebut selesai, volume limbah pada 2024 kembali mencerminkan normal operational conditions. The increase in 2025 is reasonable and related to
kondisi operasional normal. Adapun peningkatan pada 2025 bersifat equipment replacement and routine maintenance.
wajar dan terkait dengan penggantian peralatan serta pemeliharaan rutin.
***** Terdapat restatement dikarenakan adanya kesalahan penyajian data atas ***** The restatement was due to an error in the presentation of data on the volume of
volume limbah non-B3 yang telah disajikan pada Laporan Keberlanjutan tahun non-hazardous waste that has been presented in the 2024 Sustainability Report.
2024.
Kinerja Aspek Sosial [B.3]
Social Aspect Performance
Uraian Satuan 2025 2024 2023
Description Unit
Jumlah Karyawan Orang
1.163 1.585 1.709
Number of Employee Person
Jumlah Karyawan Perempuan Orang
454 504 563
Number of Female Employee Person
Jumlah Karyawan Laki-laki Orang
709 1.081 1.146
Number of Male Employee Person
307
Page 310
Uraian Satuan 2025 2024 2023
Description Unit
Persentase Perempuan sebagai Anggota
Dewan Komisaris, Direksi, dan Komite
Percentage of Women as Members of % 33 36 27
the Board of Commissioners, Board of
Directors, and Committees
Jumlah Perempuan yang Menduduki Posisi
Manajemen Senior Orang
5 7 4
Number of Women on the Senior Person
Management Positions
Jumlah Masyarakat Lokal yang Menduduki
Posisi Manajemen Senior Orang
27 31 25
Number of Local People on the Senior Person
Management Positions
Jumlah Karyawan Difabel Orang
0 0 0
Number of Disabled Employee Person
Jumlah Pelatihan* Pelatihan
636 318 491
Number of Training* Training
Rata-rata Jam Pelatihan Karyawan Jam
73,14 90,41 2,92
Average Employee Training Hour Hour
44,5 52,0 53,9
eNPS (Employee Net Promoter Score)
(Good) (Excellent) (Excellent)
NPS (Net Promoter Score) 51 45 50
Jumlah Kecelakaan Kerja Kali
0 0** 0
Number of Work Accidents Time
Kematian Akibat Kerja Kali
0 0 0
Occupational Death Time
Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR) Rate 0 0 0
* Jumlah pelatihan disajikan berdasarkan akumulasi seluruh program pelatihan yang * The number of training sessions is presented as the cumulative total of all training
diikuti oleh masing-masing departemen sepanjang periode pelaporan. Pendekatan programs attended by each department throughout the reporting period. This
ini mencerminkan intensitas pengembangan kompetensi yang dilakukan secara approach reflects the intensity of competency development undertaken across
menyeluruh di tingkat organisasi. Peningkatan signifikan jumlah pelatihan pada tahun the entire organization. The significant increase in the number of training sessions
2025 terutama didorong oleh penguatan ekosistem pembelajaran digital Perseroan, in 2025 was primarily driven by the strengthening of the Company’s digital learning
melalui implementasi platform e-learning baru hasil kerja sama dengan Coursera, ecosystem, through the implementation of a new e-learning platform developed in
serta penambahan modul pelatihan wajib (mandatory training) pada platform collaboration with Coursera, as well as the addition of mandatory training modules
Outclass. Inisiatif ini memperluas akses pembelajaran, meningkatkan fleksibilitas on the Outclass platform. These initiatives expand access to learning, enhance the
partisipasi karyawan, serta mendorong budaya pembelajaran berkelanjutan di flexibility of employee participation, and foster a culture of continuous learning within
lingkungan Perseroan. the Company.
** Terdapat penyesuaian (restatement) atas data kecelakaan kerja tahun 2024 seiring ** There has been a restatement of the 2024 workplace accident data in line with
dengan penyelarasan definisi dan klasifikasi insiden. Penyesuaian ini dilakukan untuk the harmonization of incident definitions and classifications. This restatement was
memastikan konsistensi pelaporan, dimana insiden yang sebelumnya tercatat tidak conducted to ensure consistency in reporting, as incidents previously recorded were
termasuk dalam kategori fatalitas. Dengan demikian, jumlah fatalitas kecelakaan not classified as fatalities. Consequently, the number of workplace fatalities for 2024
kerja tahun 2024 dinyatakan nol (0). is reported as zero (0).
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Sepanjang tahun pelaporan, Perseroan Throughout the reporting year, the Company
melaksanakan sebanyak tiga program Tanggung implemented three major Social and Environmental
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) utama. Responsibility (CSR) programs. All programs
Seluruh program dirancang untuk memberikan were designed to deliver relevant, measurable,
dampak yang relevan, terukur, dan berkelanjutan, and sustainable impacts, and were aligned with
serta diselaraskan dengan kebutuhan pemangku the needs of stakeholders and the Company’s
kepentingan dan arah pembangunan berkelanjutan sustainable development direction. To support the
Perseroan. Untuk mendukung pelaksanaan program implementation of these programs, the Company
tersebut, Perseroan mengalokasikan total dana allocated a total of Rp436,000,000.00 in CSR funds
TJSL sebesar Rp436.000.000,00 untuk program for the TERA Batch-6 Mangrove Planting program,
Mangrove Planting TERA Batch-6, hibah untuk grant for SwaraOwa, and grant for Yayasan Arkom
SwaraOwa, dan hibah untuk Yayasan Arkom Indonesia. These funds were managed to ensure
Indonesia. Alokasi dana ini dikelola untuk memastikan that the CSR contributions provided optimal added
kontribusi TJSL memberikan nilai tambah yang value for the community and the environment.
optimal bagi masyarakat dan lingkungan.
308
Page 311
CEO Voice:
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Flying
Forward
Responsibly [D.1]
Laporan Manajemen | Management Report
Sepanjang tahun 2025, Direksi memandang Throughout 2025, the Board of Directors believes that
Perseroan berada dalam fase pemulihan dan the Company is in a crucial phase of recovery and
konsolidasi yang krusial. Di tengah fokus utama consolidation. Amidst its main focus on strengthening
untuk memperkuat kinerja operasional dan operational performance and maintaining business
menjaga kesinambungan usaha, Perseroan juga continuity, the Company has also started to show
mulai menunjukkan progres yang semakin nyata more tangible progress in its sustainability agenda.
dalam agenda keberlanjutan. Penguatan tata Enhanced governance, improved risk management,
kelola, peningkatan pengelolaan risiko, serta and efforts to manage environmental and social
upaya mengelola dampak lingkungan dan sosial impacts are being implemented more structurally in
dijalankan secara lebih terstruktur seiring dengan line with the increasingly solid recovery.
arah pemulihan yang semakin solid.
Direksi menyampaikan laporan manajemen terkait The Board of Directors submits a management
penerapan Keuangan Berkelanjutan sepanjang report on the implementation of Sustainable Finance
tahun 2025 sebagai bentuk akuntabilitas Perseroan throughout 2025 as a form of the Company’s
dalam menjalankan tata kelola perusahaan yang accountability in implementing good corporate
baik dan upaya keberlanjutan yang bertanggung governance and responsible sustainability efforts.
jawab. Mengingat karakteristik industri penerbangan Given the dynamic nature of the aviation industry
yang dinamis dan sensitif terhadap biaya serta and its sensitivity to costs and operational risks, the
risiko operasional, Direksi memandang bahwa Board of Directors believes that sustainability must
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
keberlanjutan harus dikelola secara seimbang, yaitu be managed in a balanced manner, specifically by
dengan menjaga ketahanan usaha, memperkuat maintaining business resilience, strengthening social
kontribusi sosial, dan meminimalkan dampak contributions, and minimizing environmental impact
lingkungan melalui pendekatan yang terukur dan through a measured and accountable approach.
dapat dipertanggungjawabkan.
A. Kebijakan untuk Merespon Tantangan A. Policies to Respond to Challenges in the
dalam Pemenuhan Strategi Keberlanjutan Fulfillment of Sustainability Strategy
1) Nilai Keberlanjutan Perseroan 1) The Company’s Sustainability Values
Bagi Perseroan, keberlanjutan merupakan nilai For the Company, sustainability is a fundamental
mendasar untuk memastikan ketahanan dan value that ensures long-term business security
kontinuitas usaha dalam jangka panjang. Nilai ini and continuity. This value is realized through
diwujudkan melalui upaya yang seimbang untuk balanced efforts to improve economic
meningkatkan kinerja ekonomi, memperkuat performance, strengthen social contributions,
kontribusi sosial, serta meminimalkan dampak and minimize environmental impact. Thus,
terhadap lingkungan. Dengan demikian, sustainability is not only a matter of fulfilling
keberlanjutan bukan hanya merupakan obligations and compliance, but also a strategic
309
Page 312
pemenuhan kewajiban dan kepatuhan, melainkan approach to creating long-term value for all
pendekatan strategis untuk menciptakan stakeholders.
nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku
kepentingan.
Dalam praktiknya, Perseroan mengintegrasikan In practice, the Company integrates
nilai keberlanjutan ke dalam strategi bisnis dan sustainability values into its business
operasional melalui tiga prinsip, yaitu: integrasi and operational strategies through three
ke proses pengambilan keputusan, penguatan principles: integration into the decision-
tata kelola dan manajemen risiko, serta making process, strengthening governance
pemantauan kinerja yang terukur dan berbasis and risk management, as well as measurable
data. Implementasi prinsip tersebut tercermin and data-driven performance monitoring. The
melalui berbagai inisiatif, seperti: efisiensi implementation of these principles is reflected
operasional untuk meningkatkan produktivitas in various initiatives, such as: operational
sekaligus mengoptimalkan penggunaan sumber efficiency to increase productivity while
daya, transformasi layanan yang inovatif optimizing resource use, innovative and digital-
dan berbasis digital untuk meningkatkan based service transformation to enhance
pengalaman pelanggan, penguatan tata customer experience, strengthening governance,
kelola, kepatuhan, dan perlindungan data untuk compliance, and data protection to maintain
menjaga kepercayaan pasar, serta peningkatan market trust, as well as improving data quality
kualitas data dan pelaporan agar kinerja and reporting to ensure that sustainability
keberlanjutan dapat dipantau, dievaluasi, dan performance can be monitored, evaluated, and
dikomunikasikan secara kredibel. communicated credibly.
2) Respons Perseroan terhadap Isu Keuangan 2) The Company’s Response to Sustainable
Berkelanjutan Finance Issues
Perseroan merespons ketentuan Keuangan The Company responds to Sustainable Finance
Berkelanjutan sebagaimana diwajibkan OJK provisions as required by OJK by ensuring that
dengan memastikan keberlanjutan menjadi sustainability becomes part of the Company’s
bagian dari tata kelola dan pelaporan Perseroan governance and reporting as an issuer or public
sebagai emiten atau perusahaan publik, company, including compiling Sustainability
termasuk penyusunan Laporan Keberlanjutan Report according to the required components,
sesuai dengan komponen yang dipersyaratkan, such as: sustainability strategy, economic,
antara lain: strategi keberlanjutan, kinerja social, and environmental performance, as well
ekonomi, sosial, dan lingkungan, serta aspek as other relevant aspects.
relevan lainnya.
Secara praktis, Direksi memfokuskan respons In practice, the Board of Directors focused its
pada penguatan kerangka kerja internal response on strengthening the internal framework
melalui penetapan peran dan tanggung jawab, by establishing roles and responsibilities,
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
koordinasi lintas fungsi untuk pengumpulan data coordinating cross functional data collection
dan pemantauan kinerja, peningkatan kualitas and performance monitoring, improving data
data, serta konsistensi narasi strategi dan kinerja quality, and ensuring consistency in the narrative
yang selaras dengan konteks Perseroan, Grup of strategy and performance in line with the
AirAsia, dan industri penerbangan. Perseroan context of the Company, AirAsia Group, and the
memastikan bahwa setiap inisiatif keberlanjutan aviation industry. The Company ensures that
dievaluasi berdasarkan dampaknya terhadap each sustainability initiative is evaluated based
stabilitas keuangan, arus kas, dan profitabilitas on its impact on financial stability, cash flow, and
jangka menengah, guna menjaga keseimbangan medium-term profitability, in order to maintain
antara pertumbuhan, ketahanan usaha, serta a balance between growth, business resilience,
tanggung jawab lingkungan dan sosial. and environmental and social responsibility.
3) Komitmen Pimpinan dalam Menerapkan 3) Leadership’s Commitment in Implementing
Keuangan Berkelanjutan Sustainable Finance
Direksi menegaskan komitmen dalam The Board of Directors emphasizes its
memastikan pencapaian target penerapan commitment to ensure the achievement of
Keuangan Berkelanjutan melalui keteladanan Sustainable Finance targets through leadership
dan arahan dari pimpinan (leadership commitment, which places sustainability as part
commitment) yang menempatkan keberlanjutan of the Company’s strategic priorities to maintain
310
Page 313
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
sebagai bagian dari prioritas strategis Perseroan long-term business continuity and resilience.
untuk menjaga kelanjutan dan ketahanan usaha This commitment is realized by ensuring that the
jangka panjang. Komitmen tersebut diwujudkan principles of Sustainable Finance are integrated
dengan memastikan bahwa prinsip Keuangan into the Company’s governance, planning,
Berkelanjutan terintegrasi ke dalam tata decision-making, and performance monitoring,
kelola, perencanaan, pengambilan keputusan, thereby ensuring that the sustainability agenda
serta pemantauan kinerja Perseroan, sehingga does not stand alone but rather becomes part
agenda keberlanjutan tidak berdiri sendiri, of how the Company manages risk, improves
melainkan menjadi bagian dari cara Perseroan efficiency, and creates value for stakeholders.
mengelola risiko, meningkatkan efisiensi, dan
menciptakan nilai bagi pemangku kepentingan.
Dalam implementasinya, Direksi mendorong In its implementation, the Board of Directors
penguatan koordinasi lintas fungsi dan encourages the strengthening of cross-
memperjelas akuntabilitas pelaksanaan, functional coordination and clarifies the
termasuk melalui dukungan atas pembentukan accountability of implementation, including by
Sustainability Working Group (SWG) sebagai supporting the establishment of a Sustainability
forum kolaboratif untuk menyelaraskan arah, Working Group (SWG) as a collaborative
mendorong implementasi program, memastikan forum to align directions, encourage program
konsistensi pengumpulan data dan pelaporan, implementation, ensure consistency in data
serta menjadi wadah pembaruan terkait inisiatif collection and reporting, and serve as a
dan kinerja keberlanjutan di seluruh fungsi. platform for updates on sustainability initiatives
Selain itu, Direksi memastikan bahwa topik-topik and performance across all functions. In
keberlanjutan menjadi salah satu agenda yang addition, the Board of Directors ensures that
dibahas secara rutin dalam rapat manajemen, sustainability topics are included as one of
termasuk dalam rapat Direksi maupun the items regularly discussed in management
pembahasan bersama Dewan Komisaris, meetings, including Board of Directors meetings
sehingga pencapaian target dapat dipantau and joint discussions with the Board of
secara berkala, tantangan dapat diidentifikasi Commissioners, allowing for regular monitoring
sejak dini, dan tindak lanjut dapat ditetapkan of target achievement, early identification of
secara tepat waktu. challenges, and timely follow-up.
Direksi juga meyakini bahwa pencapaian target The Board of Directors also believes that
Keuangan Berkelanjutan tidak dapat dilakukan achieving Sustainable Finance targets requires
hanya melalui inisiatif internal, sehingga more than internal initiatives, hence the Company
Perseroan menerapkan pendekatan kolaboratif adopts a collaborative approach through active
melalui keterlibatan aktif dengan para pemangku engagement with key stakeholders, including
kepentingan utama, termasuk asosiasi maskapai airlines association, aircraft manufacturers,
penerbangan, produsen pesawat, produsen fuel producers, regulators or policymakers, and
bahan bakar, regulator atau pembuat kebijakan, industry associations. This involvement serves
serta asosiasi industri. Keterlibatan ini menjadi as the foundation for various joint activities
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
landasan bagi berbagai kegiatan bersama dan and collaboration opportunities that support
peluang kolaborasi yang mendukung upaya efforts to improve sustainability performance
peningkatan kinerja keberlanjutan di sektor in the aviation sector. The trust and confidence
penerbangan. Kepercayaan dan keyakinan built through this cooperation has begun to
yang dibangun melalui kerja sama tersebut yield tangible benefits, including facilitating
mulai menghasilkan manfaat nyata, antara lain discussion and more concrete steps to support
membuka ruang diskusi serta langkah-langkah the achievement of industry sustainability
yang semakin konkret dalam mendukung goals. Amid global economic uncertainty, this
pencapaian tujuan keberlanjutan industri. Di strategic partnership is expected to strengthen
tengah ketidakpastian ekonomi global, kemitraan the Company’s resilience and competitiveness
strategis ini diharapkan dapat memperkuat in the medium and long term.
ketahanan (resilience) dan daya saing Perseroan
dalam jangka menengah dan panjang.
4) Pencapaian Kinerja Keberlanjutan 4) Sustainability Performance Achievement
Sepanjang tahun 2025, Direksi mengevaluasi Throughout 2025, the Board of Directors
pencapaian dengan melakukan pemantauan has evaluated the Company’s sustainability
realisasi indikator ekonomi, sosial, dan lingkungan achievements by monitoring the realization of
311
Page 314
Perseroan. Secara umum, capaian di tahun economic, social, and environmental indicators. In
2025 mencerminkan kemajuan pada area yang general, the achievements in 2025 show progress
terkait langsung dengan efisiensi operasional in areas that are directly related with operational
dan penguatan tata kelola keberlanjutan, efficiency and the strengthening of sustainability
sementara beberapa area lain masih dalam governance, while several other areas are still
proses penguatan dan implementasi seiring under improvement and implementation in line
peningkatan kebutuhan data, koordinasi lintas with the increasing need for data, cross functional
fungsi, dan kesiapan proses internal. coordination, and internal process readiness.
5) Tantangan dalam Penerapan Keuangan 5) Challenges in the Implementation of
Berkelanjutan Sustainable Finance
Direksi menilai bahwa tantangan utama The Board of Directors believes that the
Perseroan dalam pencapaian kinerja Keuangan Company’s main challenges in realizing
Berkelanjutan pada tahun 2025 mencakup Sustainable Finance in 2025 involve several
beberapa hal. Pertama, kesiapan dan factors. First, the readiness and consistency
konsistensi data metrik keberlanjutan lintas of cross-functional sustainability metrics,
fungsi, termasuk kelengkapan dan kualitas data, including the completeness and quality of
konsistensi pencatatan, serta ketersediaan data, consistency of recording, and availability
dokumen pendukung untuk indikator ekonomi, of supporting documents for economic, social,
sosial, dan lingkungan. Kedua, kebutuhan and environmental indicators. Second, the need
untuk mengintegrasikan agenda keberlanjutan to integrate the sustainability agenda with
dengan prioritas operasional serta stabilitas operational priorities and financial stability
keuangan di industri penerbangan yang sensitif in the cost-sensitive aviation industry. Third,
terhadap biaya. Ketiga, perlunya penguatan the need to strengthen internal capacity and
kapasitas dan koordinasi internal agar coordination so that program implementation
implementasi program dan pelaporan berjalan and reporting are consistent. Fourth, external
konsisten. Keempat, adanya dinamika eksternal dynamics such as operational cost volatility
seperti volatilitas biaya operasional dan and increasing expectations from regulators
meningkatnya ekspektasi regulator maupun and other stakeholders.
pemangku kepentingan lainnya.
Untuk menanganinya, Direksi mendorong To address this, the Board of Directors strives
penguatan tata kelola pelaksanaan program to improve the governance of sustainability
keberlanjutan, penguatan proses konsolidasi programs, strengthen cross-departmental data
data lintas departemen, serta koordinasi melalui consolidation processes, and coordination through
Sustainability Working Group (SWG) untuk the Sustainability Working Group (SWG) to improve
meningkatkan kelengkapan dan kualitas data, data completeness and quality, strengthen
memperkuat kolaborasi dalam implementasi collaboration in program implementation, and
program, dan memfasilitasi diskusi lintas fungsi facilitate regular cross-functional discussions. The
secara rutin. Direksi juga memastikan topik Board of Directors also ensures that sustainability
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
keberlanjutan dibahas secara rutin dalam rapat topics are discussed regularly in management
manajemen agar prioritas program ditetapkan meetings so that program priorities are set
secara prudent, risiko dapat diantisipasi lebih prudently, risks can be anticipated early, and
dini, dan tindak lanjut dilakukan tepat waktu. follow-up actions are taken promptly.
B. Penerapan Keuangan Berkelanjutan B. Implementation of Sustainable Finance
1) Pencapaian Kinerja Penerapan Keberlanjutan 1) Achievement in Sustainability Implementation
Penerapan Keuangan Berkelanjutan Perseroan The Company’s implementation of Sustainable
pada tahun 2025 dipantau melalui indikator Finance in 2025 was monitored based on
kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan. Direksi economic, social, and environmental performance
menilai bahwa capaian Perseroan di tahun indicators. The Board of Directors considers that
pelaporan telah menunjukkan perkembangan the Company’s achievement in the reporting year
pada inisiatif yang paling relevan terhadap bisnis has indicated development on initiatives that are
penerbangan, khususnya pada area efisiensi most relevant to aviation business, especially
dan tata kelola, sembari tetap melanjutkan on efficiency and governance sectors, while
penguatan inisiatif lainnya secara bertahap continuing to strengthen other initiatives gradually
sesuai kesiapan operasional dan ketersediaan in accordance with operational readiness and data
data. availability.
312
Page 315
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Selama tahun 2025, pada aspek lingkungan During 2025, the Company recorded tangible
Perseroan mencatat manfaat nyata dari environmental benefits from various aviation
berbagai inisiatif efisiensi bahan bakar fuel efficiency initiatives, with fuel savings of
penerbangan yang diimplementasikan, dengan 4,344 tons, equivalent to fuel cost savings of
penghematan bahan bakar sebesar 4.344 ton approximately USD 4,196,304. This achievement
yang setara dengan penghematan biaya bahan is equivalent to avoiding 13,727 tons CO2e
bakar sekitar USD 4.196.304. Pencapaian ini in carbon emissions. The fuel savings also
ekuivalen dengan jumlah emisi karbon yang contributed directly to operational cost
berhasil dihindari (CO2 avoidance) sebesar 13.727 efficiency and supported the Company’s efforts
ton CO2e. Penghematan bahan bakar tersebut to improve its financial performance and reduce
turut memberikan kontribusi langsung terhadap operating losses in 2025.
efisiensi biaya operasional dan mendukung
upaya Perseroan dalam memperbaiki kinerja
keuangan serta menurunkan rugi usaha pada
tahun 2025.
Pada aspek sosial, untuk pertama kalinya On the social aspect, the Company earned its
Perseroan meraih sertifikasi “Great Place first “Great Place To Work” certification, which
To Work”, yaitu pengakuan yang diperoleh is based on employee feedback through a work
berdasarkan umpan balik karyawan melalui experience survey (Trust IndexTM) that measures
survei pengalaman kerja (Trust IndexTM) yang the quality of work culture, particularly the
mengukur kualitas budaya kerja, khususnya level of trust, leadership effectiveness, and
tingkat kepercayaan, efektivitas kepemimpinan, overall employee experience. This achievement
dan pengalaman karyawan secara menyeluruh. demonstrates that the Company is building a
Pencapaian ini mencerminkan bahwa work environment that supports engagement,
Perseroan membangun lingkungan kerja yang well-being, and retention of top talent.
mendukung keterlibatan, kesejahteraan, dan Meanwhile, in terms of governance, the Company
retensi talenta terbaik. Sementara itu, pada strengthened its sustainability governance by
aspek tata kelola, Perseroan memperkuat tata establishing a function or work unit specifically
kelola keberlanjutan melalui pembentukan dedicated to sustainability, as well as forming a
fungsi atau unit kerja yang secara khusus Sustainability Working Group (SWG).
menangani keberlanjutan, serta pembentukan
Sustainability Working Group (SWG).
2) Prestasi dan Tantangan termasuk Peristiwa 2) Achievements and Challenges, including Key
Penting Periode Pelaporan Events in the Reporting Period
Terdapat beberapa prestasi serta peristiwa There were several key achievements and
penting pada tahun 2025 yang berpengaruh significant events in 2025 that influenced the
terhadap pencapaian Keuangan Berkelanjutan Company’s progress toward Sustainable Finance,
Perseroan, sekaligus sejumlah tantangan as well as a number of external challenges that
eksternal yang mempengaruhi ketercapaian impacted the implementation of its programs.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
implementasi program.
Dari sisi prestasi, IAA memperoleh pengakuan In terms of achievements, IAA received global
global melalui capaian skor 10/10 dalam audit recognition by scoring 10/10 in a data-driven
keberlanjutan berbasis data yang dilakukan oleh sustainability audit conducted by 42kft.
42kft.com, dan termasuk dalam 25 maskapai com, and was ranked among the top 25
terbaik dari 142 maskapai yang dievaluasi. airlines out of 142 evaluated. This recognition
Pengakuan ini memperkuat kredibilitas arah reinforces the credibility of initiatives focused
inisiatif yang menekankan efisiensi operasional, on operational efficiency, the use of eco-
pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, friendly technology, strategic partnerships, and
kemitraan strategis, serta transparansi transparent reporting. Additionally, in 2025,
pelaporan. Selain itu, pada 2025 Grup AirAsia the AirAsia Group was among the recipients
juga menjadi salah satu penerima penghargaan of the inaugural sustainability awards from
keberlanjutan (sustainability awards) perdana AirlineRatings.com, which evaluates airlines’
dari AirlineRatings.com, yang menilai inisiatif sustainability initiatives globally. This award
keberlanjutan maskapai secara global. serves as external recognition that the efforts
Penghargaan ini menjadi pengakuan eksternal undertaken are on the right track, while also
bahwa upaya-upaya yang dilakukan berada driving improvements in sustainable operations.
313
Page 316
pada jalur yang tepat, sekaligus mendorong This recognition further solidifies IAA’s position as
peningkatan operasional berkelanjutan. an airline with credible sustainability credentials,
Pengakuan tersebut juga memperkuat posisi which serves as a key factor in expanding its
IAA sebagai maskapai yang memiliki kredibilitas international network and enhancing market
keberlanjutan, yang menjadi faktor pendukung confidence.
dalam memperluas jaringan internasional dan
meningkatkan kepercayaan pasar.
Dari sisi peristiwa penting, pada tahun In terms of key events, in 2025 the Company
2025 Perseroan memperkuat fondasi tata strengthened the foundation of its sustainability
kelola keberlanjutan melalui pembentukan governance through the establishment
fungsi atau unit kerja yang secara khusus of a dedicated function or unit to handle
menangani keberlanjutan, termasuk penunjukan sustainability, including the appointment of a
penanggung jawab fungsi tersebut, serta head for this function, as well as the formation
pembentukan Sustainability Working Group of the Sustainability Working Group (SWG). This
(SWG). Langkah ini berdampak positif terhadap step has a positive impact on the consistency
konsistensi implementasi dan kualitas of implementation and the quality of the
pengungkapan keberlanjutan Perseroan. Company’s sustainability disclosures.
Adapun tantangan sepanjang tahun 2025 Challenges throughout 2025 that impacted the
yang mempengaruhi pencapaian Keuangan achievement of Sustainable Finance included
Berkelanjutan antara lain pelemahan kurs Rupiah, the weakening of the Rupiah exchange rate,
volatilitas harga bahan bakar penerbangan, volatility in aviation fuel prices, and rising
serta kenaikan biaya operasional akibat inflasi operational costs due to inflation and other
dan komponen biaya lainnya, yang secara cost components, which collectively increased
keseluruhan meningkatkan tekanan biaya dan cost pressures and required a more prudent
menuntut prioritisasi program secara lebih prioritization of programs. Limitations in the
prudent. Keterbatasan jumlah pesawat atau number of aircraft or the active fleet also impact
armada aktif juga berdampak pada fleksibilitas capacity flexibility and operational reliability,
kapasitas dan keandalan operasional, sehingga so IAA must maintain a balance between
IAA perlu menjaga keseimbangan antara business recovery or resilience and accelerating
pemulihan atau ketahanan bisnis dan percepatan the sustainability agenda. Additionally,
agenda keberlanjutan. Selain itu, ketegangan geopolitical tensions in the Asian region have
geopolitik di kawasan Asia berpotensi the potential to affect stability and demand
mempengaruhi stabilitas serta permintaan for international flight routes, which ultimately
penerbangan rute internasional, yang pada influences operational planning, economic
akhirnya turut mempengaruhi perencanaan performance, and the implementation strategy
operasional, kinerja ekonomi, dan strategi of sustainability programs to remain effective
implementasi program keberlanjutan agar tetap amid global uncertainty.
efektif di tengah ketidakpastian global.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
C. Strategi Pencapaian Target C. Strategy for Achieving Targets
1) Pengelolaan Risiko Penerapan Keuangan 1) Risk Management in the Implementation of
Berkelanjutan Sustainable Finance
Direksi memandang penerapan Keuangan The Board of Directors views the implementation
Berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan of Sustainable Finance as part of strengthening
ketahanan dan kelanjutan usaha, sehingga business resilience and continuity; therefore,
pengelolaan risikonya perlu dilakukan secara risk management must be conducted in a
terstruktur dan terintegrasi. Pada tahun 2025, structured and integrated manner. As of
Perseroan mengakui bahwa proses pengelolaan 2025, the Company acknowledges that the
risiko keberlanjutan belum sepenuhnya sustainability risk management process has not
terintegrasi ke dalam kerangka manajemen risiko yet been fully integrated into the Company’s risk
Perseroan. Namun, Direksi telah menetapkan management framework. However, the Board has
langkah persiapan yang jelas untuk segera established clear preparatory steps to implement
mengimplementasikannya, dengan fokus pada it immediately, focusing on strengthening
314
Page 317
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
penguatan tata kelola, penetapan akuntabilitas, governance, establishing accountability,
dan penyusunan mekanisme identifikasi serta and developing consistent cross-functional
pemantauan risiko yang konsisten lintas fungsi. mechanisms for risk identification and monitoring.
Dalam tahap persiapan ini, Direksi mengarahkan During this preparatory phase, the Board
agar Perseroan melakukan identifikasi dan of Directors has directed the Company to
penilaian risiko serta rencana mitigasi untuk conduct risk identification, assessment, and
tiga aspek utama, yaitu ekonomi, sosial, dan mitigation planning for three key aspects:
lingkungan, dengan pendekatan berbasis economic, social, and environmental using an
materialitas dan dampak terhadap operasi. approach based on materiality and impact
Pada aspek ekonomi, fokus mitigasi diarahkan on operations. In the economic aspect,
pada risiko yang dapat mempengaruhi stabilitas mitigation efforts are focused on risks that
dan keberlanjutan kinerja, seperti tekanan biaya could affect the stability and sustainability
operasional, volatilitas faktor eksternal, serta of performance, such as operational cost
risiko kepatuhan yang berdampak finansial, pressures, volatility of external factors, and
melalui penguatan disiplin biaya, perencanaan compliance risks with financial implications,
yang lebih adaptif, dan pengawasan kepatuhan through strengthened cost discipline, more
yang konsisten. Pada aspek sosial, Direksi adaptive planning, and consistent compliance
menempatkan keselamatan, keamanan, oversight. In the social aspect, the Board of
kualitas layanan, serta pengelolaan SDM Directors prioritizes safety, security, service
sebagai prioritas utama, dengan mitigasi melalui quality, and human resource management, with
penguatan budaya keselamatan, peningkatan mitigation efforts involving the strengthening
kompetensi, serta mekanisme pelaporan dan of a safety culture, competency enhancement,
tindak lanjut yang jelas. Pada aspek lingkungan, and clear reporting and follow-up mechanisms.
mitigasi diarahkan pada upaya yang relevan, Regarding environmental aspects, mitigation
berdampak, serta sesuai kapasitas dan kesiapan efforts are focused on relevant, impactful
Perseroan, terutama efisiensi penggunaan initiatives aligned with the Company’s capacity
sumber daya, pengelolaan dampak operasional, and readiness, particularly resource efficiency,
serta peningkatan kualitas data lingkungan management of operational impacts, and
untuk mendukung pengambilan keputusan dan improved environmental data quality to support
pengungkapan yang kredibel. credible decision-making and disclosure.
Secara khusus untuk risiko terkait iklim, Direksi Specifically regarding climate-related risks, the
melalui fungsi terkait telah memulai penilaian Board of Directors, through relevant functions,
yang lebih terarah pada tahun pelaporan ini has initiated a more targeted assessment
sebagai bagian dari peningkatan kualitas during this reporting year as part of enhancing
pengungkapan Perseroan. Penilaian tersebut the quality of the Company’s disclosures. This
mencakup pemetaan risiko transisi (misalnya: assessment covers the mapping of transition
perubahan kebijakan, potensi biaya terkait risks (e.g., policy changes, potential carbon-
karbon, dan ekspektasi transparansi pasar) serta related costs, and market transparency
risiko fisik (misalnya: gangguan operasional expectations) as well as physical risks (e.g.,
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
akibat cuaca ekstrem atau kejadian terkait iklim), operational disruptions due to extreme weather
berikut prioritisasi area dampak dan rencana or climate-related events), along with the
tindak lanjut awal. Ke depan, Direksi menargetkan prioritization of impact areas and initial action
proses ini untuk diformalkan menjadi risk register plans. Moving forward, the Board aims to
keberlanjutan yang memiliki pemilik risiko (risk formalize this process into a sustainability risk
owner), rencana mitigasi, indikator pemantauan, register that includes risk owners, mitigation
serta agenda peninjauan berkala di tingkat plans, monitoring indicators, and a schedule for
manajemen dan Direksi. Risiko keberlanjutan, periodic reviews at the management and Board
termasuk risiko transisi terkait karbon dan potensi levels. Sustainability risks, including carbon-
peningkatan biaya kepatuhan, dianalisis dalam related transition risks and potential increases in
konteks dampaknya terhadap struktur biaya compliance costs, are analyzed in the context of
dan profitabilitas, sehingga dapat diantisipasi their impact on cost structures and profitability,
melalui perencanaan yang adaptif dan disiplin enabling anticipation through adaptive planning
keuangan. and financial discipline.
315
Page 318
2) Pemanfaatan Peluang dan Prospek Usaha 2) Leveraging Business Opportunities and
Prospects
Direksi mengidentifikasi bahwa peluang The Board of Directors has identified that the most
pertumbuhan yang paling relevan bagi Perseroan relevant growth opportunities for the Company
seiring meningkatnya tuntutan keberlanjutan amid increasing sustainability demands
adalah peluang untuk memperkuat ketahanan are opportunities to strengthen business
usaha, efisiensi biaya, dan kualitas layanan. resilience, cost efficiency, and service quality.
Dalam konteks industri penerbangan yang In the context of the aviation industry, which
sangat dipengaruhi faktor biaya dan reputasi, is heavily influenced by cost and reputation
Direksi memandang bahwa keberlanjutan dapat factors, the Board views sustainability as
dicapai melalui peningkatan produktivitas, achievable through increased productivity,
pengendalian penggunaan sumber daya, dan resource management, and strengthened
penguatan kepercayaan pemangku kepentingan. stakeholder trust. Therefore, the Company
Oleh karena itu, Perseroan memprioritaskan prioritizes opportunities that can be realistically
peluang yang dapat diimplementasikan secara implemented and deliver measurable impacts
realistis dan memberikan dampak terukur bagi on economic, social, and environmental
kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan. performance.
Secara konkret, Direksi melihat peluang utama Specifically, the Board identifies key
pada efisiensi operasional penerbangan opportunities in aviation operational efficiency
(misalnya peningkatan produktivitas armada, (such as fleet productivity improvements,
optimalisasi proses operasional, dan penguatan operational process optimization, and
disiplin penggunaan sumber daya) serta inovasi strengthened resource usage discipline) as
layanan yang bertanggung jawab dan berbasis well as responsible, digital-based service
digital untuk meningkatkan pengalaman innovations to enhance the passenger
penumpang sekaligus meningkatkan efisiensi experience while improving internal process
proses internal. Digitalisasi layanan dapat efficiency. Service digitalization can drive
mendorong peningkatan customer experience improvements in customer experience and
dan respons layanan, penguatan pengambilan service responsiveness, strengthen data-driven
keputusan berbasis data, dan pengurangan decision-making, and reduce waste. At the
pemborosan. Di saat yang sama, Direksi juga same time, the Board also sees opportunities
melihat peluang pada penguatan tata kelola in strengthening governance and the quality of
dan kualitas pelaporan untuk meningkatkan reporting to enhance stakeholder trust and the
kepercayaan pemangku kepentingan dan daya Company’s competitiveness as a listed entity.
saing Perseroan sebagai emiten.
3) Situasi Eksternal yang Berpotensi 3) External Factors Potentially Affecting the
Mempengaruhi Keberlanjutan Perseroan Company’s Sustainability
Direksi menilai bahwa faktor eksternal yang The Board assesses that the external factors
paling memengaruhi keberlanjutan Perseroan most affecting the Company’s sustainability
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
mencakup dinamika ekonomi seperti volatilitas include economic dynamics such as volatility
harga bahan bakar penerbangan dan fluktuasi in aviation fuel prices and exchange rate
nilai tukar yang berdampak langsung pada fluctuations that directly impact operational
struktur biaya operasional, faktor sosial cost structures, social factors such as rising
berupa meningkatnya ekspektasi pemangku stakeholder expectations regarding safety
kepentingan terhadap praktik keselamatan, practices, service quality, and transparency,
kualitas layanan, serta transparansi, serta as well as environmental factors related to
faktor lingkungan yang terkait dengan tuntutan emission management requirements and
pengelolaan emisi dan kesiapan menghadapi readiness to address industry policy trends
arah kebijakan industri menuju penerbangan toward lower-carbon aviation. The combination
yang lebih rendah karbon. Kombinasi faktor of these factors demands that the Company be
tersebut menuntut Perseroan untuk semakin increasingly adaptive in planning, disciplined in
adaptif dalam perencanaan, disiplin dalam execution, and consistent in governance.
eksekusi, dan konsisten dalam tata kelola.
316
Page 319
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Untuk mengantisipasinya, Direksi menerapkan To anticipate these challenges, the Board of
strategi yang berfokus pada penguatan Directors has implemented a strategy focused
fondasi bisnis sekaligus peningkatan kapabilitas on strengthening the business foundation while
keberlanjutan secara bertahap. Dari sisi ekonomi, gradually enhancing sustainability capabilities.
Direksi memprioritaskan efisiensi operasional, From an economic perspective, the Board
pengendalian biaya, serta penguatan proses prioritizes operational efficiency, cost control,
perencanaan yang lebih adaptif terhadap and strengthening planning processes to be more
volatilitas. Dari sisi sosial, Direksi memperkuat adaptive to volatility. From a social perspective,
budaya keselamatan dan kualitas layanan the Board reinforces a culture of safety and
melalui penguatan kompetensi, kepatuhan, serta service quality through enhanced competencies,
perbaikan proses layanan pelanggan yang lebih compliance, and improvements to customer
responsif dan berbasis data. Dari sisi lingkungan, service processes that are more responsive and
Direksi memprioritaskan langkah yang relevan data-driven. From an environmental perspective,
dan berdampak pada operasional, seperti the Board prioritizes relevant and impactful
peningkatan efisiensi penggunaan sumber daya, operational measures, such as improving resource
penguatan pengelolaan dampak operasional, efficiency, strengthening the management of
serta peningkatan kualitas pelaporan, agar operational impacts, and enhancing the quality
Perseroan dapat memenuhi ekspektasi of reporting, so that the Company can meet
transparansi dan kesiapan pengungkapan expectations for transparency and credible
secara kredibel tanpa mengganggu stabilitas disclosure readiness without disrupting financial
keuangan dan operasional. and operational stability.
Selain dinamika ekonomi dan operasional, Beyond economic and operational dynamics,
Perseroan juga mencermati perkembangan the Company is also monitoring global
kebijakan dan mekanisme global di sektor policy developments and mechanisms in the
penerbangan internasional yang semakin international aviation sector, which increasingly
menegaskan pentingnya kesiapan industri underscore the industry’s need for readiness in
dalam pengelolaan emisi. Salah satu emissions management. One indicator is the 2024
indikatornya adalah Sector Growth Factor CORSIA Sector Growth Factor (SGF), recorded
(SGF) CORSIA tahun 2024 yang tercatat positif at a positive 15.4%, indicating that international
sebesar 15,4%, yang menunjukkan adanya aviation emissions are growing above the
pertumbuhan emisi penerbangan internasional established baseline. This situation signals
di atas nilai acuan (baseline) yang ditetapkan. that obligations and expectations regarding
Kondisi ini menjadi sinyal bahwa kewajiban dan the fulfillment of emission reduction targets in
ekspektasi pemenuhan pengurangan emisi di the aviation sector will continue to strengthen;
sektor penerbangan akan semakin menguat, therefore, the Company deems it necessary to
sehingga Perseroan memandang perlu untuk continue strengthening its preparedness and
terus memperkuat kesiapan dan strategi measurable mitigation strategies.
mitigasi yang terukur.
Penutup Conclusion
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Direksi berkomitmen untuk terus memperkuat The Board of Directors is committed to continuously
penerapan Keuangan Berkelanjutan melalui strengthening the implementation of Sustainable
penguatan tata kelola, peningkatan kualitas data Finance through improved governance, enhanced
dan pelaporan, pemantauan risiko yang lebih data quality and reporting, more structured risk
terstruktur, serta implementasi program yang monitoring, and the implementation of relevant,
relevan, berdampak, dan sesuai dengan kapasitas impactful programs aligned with the Company’s
dan kesiapan Perseroan. Dengan pendekatan capacity and readiness. With a prudent yet
yang prudent namun progresif, Perseroan meyakini progressive approach, the Company believes that
bahwa penguatan keberlanjutan akan mendukung strengthening sustainability will support business
ketahanan usaha, memperkuat kepercayaan resilience, reinforce stakeholder trust, and enhance
pemangku kepentingan, dan meningkatkan daya the Company’s competitiveness in the long term.
saing Perseroan dalam jangka panjang.
317
Page 320
Strategi Keberlanjutan [A.1]
Sustainability Strategy
Perseroan memahami bahwa penerapan prinsip The Company understands that the implementation
keberlanjutan merupakan proses jangka panjang of sustainability principles is a long-term process that
yang membutuhkan komitmen, konsistensi, dan requires commitment, consistency, and sustained
kolaborasi berkelanjutan. AirAsia meyakini bahwa collaboration. AirAsia believes that consistent
langkah-langkah kecil yang dilakukan secara terus- small steps can bring meaningful changes in the
menerus dapat membawa perubahan berarti dalam achievement of sustainable development goals.
mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. This view is in line with the Company’s passion to
Pandangan ini sejalan dengan semangat Perseroan continue growing responsibly, providing added value
untuk terus tumbuh secara bertanggung jawab, to shareholders, and creating extensive benefits for
memberikan nilai tambah bagi pemegang saham, all stakeholders.
serta menciptakan manfaat yang luas bagi seluruh
pemangku kepentingan.
Dalam setiap kegiatan operasional, Perseroan In every operational activity, the Company
berupaya menanamkan prinsip Environmental, strives to thoroughly incorporate the principles
Social, and Governance (ESG) secara menyeluruh. of Environmental, Social, and Governance (ESG).
Pendekatan ini diharapkan tidak hanya memperkuat This approach is expected to not only enhance
daya saing bisnis, tetapi juga memberikan dampak business competitiveness, but also positively impact
positif bagi karyawan, lingkungan, masyarakat, employees, the environment, society, and national
serta pertumbuhan ekonomi nasional. economic growth.
Saat ini, Perseroan belum memiliki peta jalan Currently, the Company does not have an
(roadmap) keberlanjutan yang disusun secara mandiri. independently developed sustainability roadmap.
Oleh karena itu, dalam penyusunan dan implementasi Therefore, in the preparation and implementation
strategi keberlanjutan, Perseroan mengacu of its sustainability strategy, the Company refers
sepenuhnya pada Sustainability Framework di tingkat entirely to the Sustainability Framework at AirAsia
Grup AirAsia. Kerangka tersebut menjadi pedoman Group. This framework serves as the main guideline
utama dalam memastikan arah kebijakan, prioritas in ensuring that the Company’s policy direction,
program, serta inisiatif keberlanjutan Perseroan tetap program priorities, and sustainability initiatives
selaras dengan standar dan komitmen keberlanjutan remain in line with the applicable sustainability
yang berlaku di seluruh entitas Grup AirAsia. standards and commitments across AirAsia Group.
Kerangka Keberlanjutan (Sustainability Sustainability Framework [C.1] [2-6] [2-22]
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Framework) [C.1] [2-6] [2-22]
Kerangka Keberlanjutan Perseroan selaras dengan The Company’s Sustainability Framework is aligned
Grup AirAsia serta topik-topik material yang with AirAsia Group’s as well as the material topics
telah diidentifikasi oleh Perseroan dan dibangun identified by the Company and built on three main
berdasarkan tiga pilar utama, yaitu Ekonomi, pillars, namely Economic, Environmental, and Social.
Lingkungan, dan Sosial. Pendekatan holistik ini This holistic approach ensures that the Company
memastikan bahwa Perseroan secara berkelanjutan continuously addresses key sustainability priorities.
menangani prioritas-prioritas utama keberlanjutan. As the Company and AirAsia Group gain a deeper
Seiring Perseroan dan Grup AirAsia yang memperoleh understanding of how to optimize the alignment of
pemahaman lebih mendalam mengenai cara business objectives with the global sustainability
mengoptimalkan penyelarasan tujuan bisnis agenda, this Sustainability Framework will be
dengan agenda keberlanjutan global, Kerangka consistently updated and refined to ensure its
Keberlanjutan ini akan diperbarui dan disempurnakan relevance and effectiveness.
secara konsisten untuk memastikan relevansi dan
efektivitasnya.
318
Page 321
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Visi
Vision
Menjadi maskapai berbiaya rendah yang
berkelanjutan dan terdepan di Asia, dengan
menghubungkan komunitas yang belum terlayani secara
optimal serta mendorong perjalanan udara yang lebih ramah
lingkungan di kawasan ASEAN dan sekitarnya.
To be the leading sustainable low-cost airline in Asia by connecting underserved communities
and championing eco-friendly air travel across ASEAN and beyond.
Misi Mengadopsi teknologi inovatif dan menjalankan operasional yang efisien sumber daya untuk meminimalkan jejak lingkungan,
dalam upaya mencapai target emisi nol bersih pada tahun 2050, sekaligus menciptakan nilai terbaik bagi pelanggan.
Mission Embracing innovative technologies and eco-efficient operations to minimise our environmental footprint in the pursuit of net-zero emissions by
2050, whilst creating exceptional value for our customers.
Ekonomi (E) Lingkungan (E) Sosial (S)
Economic (E) Environmental (E) Social (S)
Menciptakan nilai terbaik bagi Membangun tenaga kerja
pelanggan melalui pemanfaatan yang beragam dan inklusif,
Mendorong operasional yang
teknologi, serta menjaga memastikan keselamatan serta
lebih efisien dan meminimalkan
standar tinggi etika bisnis dan kesejahteraan insan perusahaan,
limbah untuk mengurangi
pengelolaan risiko dan berkontribusi positif bagi
dampak lingkungan
Delivering exceptional value to our
komunitas terdampak
Driving eco-efficient operations
customers by embracing technology and minimizing waste to reduce our Cultivating a diverse and inclusive
and maintaining high standards of environmental footprint workforce, ensuring the safety and
ethical business conduct and risk well-being of our people, and actively
management engaging the communities we impact
Area yang Menjadi Fokus IAA
IAA’s Focus Areas
• Pengalaman Penumpang • Strategi Iklim • Daya Tarik & Retensi Talenta
Guest Experience Climate Strategy Talent Attraction & Retention
• Tata Kelola Perusahaan • Pengelolaan Limbah • Kesehatan & Keselamatan
Corporate Governance Waste Management Health & Safety
• Keamanan Informasi & Privasi Data • Hak Asasi Manusia
Information Security & Data Privacy Human Rights
• Rantai Pasok Berkelanjutan • Keberagaman & Inklusi
Sustainable Supply Chain Diversity & Inclusion
• Teknologi & Inovasi • Investasi Sosial Masyarakat
Technology & Innovation Community Investment
• Kinerja Ekonomi
Economic Performance
In alignment to United Nations Sustainable Development Goals (SDG)
Nilai Keberlanjutan [C.1] Sustainability Values [C.1]
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Perseroan menetapkan nilai-nilai keberlanjutan The Company establishes sustainability values
sebagai pedoman perilaku dan pengambilan as guidelines of conduct and decision-making,
keputusan, yang menekankan integritas dan tata emphasizing integrity and responsible governance,
kelola yang bertanggung jawab, operasional efficient and low-emission operations, safety
yang efisien dan rendah emisi, keselamatan serta and inclusiveness, value creation for customers,
inklusivitas, penciptaan nilai bagi pelanggan, collaboration with partners in the supply chain, and
kolaborasi bersama mitra dalam rantai pasok, innovation as a driver of sustainable growth. These
serta inovasi sebagai penggerak pertumbuhan values become the foundation in the internalization
berkelanjutan. Nilai-nilai tersebut menjadi dasar of a sustainability culture across all lines of the
internalisasi budaya keberlanjutan di seluruh lini organization.
organisasi.
Komitmen terhadap Tujuan Pembangunan Commitment towards the United Nations
Berkelanjutan (TPB) PBB Sustainable Development Goals (SDGs)
Sejak peluncuran Tujuan Pembangunan Since the introduction of the United Nations
Berkelanjutan (TPB) PBB pada tahun 2015, Sustainable Development Goals (SDGs) in 2015, the
Perseroan menyadari pentingnya agenda global Company has recognized the importance of this
ini serta kontribusi Perseroan dalam mendukung global agenda and its contribution to supporting
319
Page 322
pencapaiannya. Pada tahun 2025, Perseroan secara its achievement. In 2025, the Company primarily
utama memfokuskan perhatian dan kontribusi focused its attention and contributions on eight
pada delapan TPB yang selaras dengan inisiatif SDGs that were aligned with the sustainability
keberlanjutan yang diimplementasikan sepanjang initiatives implemented throughout the reporting
tahun pelaporan. year.
TPB Pencapaian Perseroan yang Mendukung TPB
SDGs The Company’s Achievement in Supporting SDGs
• 20% dari Direksi IAA adalah perempuan • 20% of IAA’s Board of Directors are female
• 10% dari pilot IAA adalah perempuan • 10% of IAA’s pilots are female
• 691 Allstars IAA telah menyelesaikan modul anti- • 691 IAA Allstars have completed the anti-
harassment di platform Outclass harassment module in the Outclass platform
• Memperkuat analisis kesenjangan upah berbasis • Enhancing gender pay gap analysis
gender (gender pay gap)
• Menyediakan lapangan kerja bagi 1.163 Allstars • Providing job opportunities for 1,163 Allstars
• 312 Allstars di IAA berpartisipasi dalam kursus • 312 Allstars at IAA have participated in the
peningkatan kesadaran Human Trafficking Human Trafficking awareness training course
#KnowTheSigns #KnowTheSigns
• Nol fatalitas dari aktivitas pekerjaan • Zero work-related fatality
• Menerapkan berbagai inisiatif penghematan bahan • Implementing various fuel efficiency initiatives
bakar yang menghasilkan penghindaran emisi that lead to CO2 avoidance of 13,727 tCO2e
karbon (CO2 avoidance) sebesar 13.727 tCO2e
• Memperkenalkan teknologi chatbot AskBo • Introducing the AskBo chatbot technology
• Safety Management System yang diterapkan • Safety Management System is implemented
memastikan risiko operasional dikelola secara to ensure that operational risks are managed
proaktif melalui prosedur yang relevan untuk proactively through relevant procedures to
mencegah insiden serius prevent serious incidents
• Menerapkan briefing turbulensi pada aktivitas • Holding turbulence briefings during pre-flight
briefing pra-penerbangan dan saat penerbangan and in-flight briefings to increase cabin crew
untuk meningkatkan kewaspadaan awak kabin awareness
• Bermitra dengan 338 pemasok lokal • Partnering with 338 local suppliers
• Menerapkan berbagai inisiatif penghematan • Implementing various fuel efficiency initiatives
bahan bakar yang menghasilkan penghematan that lead to 4,344 ton fuel saving
4.344 ton bahan bakar
• Monitoring, Reporting and Verification (MRV) atas • Monitoring, Reporting and Verification (MRV) of
emisi karbon carbon emissions
• Mengungkapkan emisi Scope 1, 2, dan 3 • Disclosed Scope 1, 2, and 3 emissions
• Menetapkan pengawasan Direksi atas isu • Implementing supervision by the Board of
keberlanjutan Directors on sustainability issues
• 90% Allstars di IAA mengikuti modul e-learning • 90% Allstars at IAA attended the Anti-Bribery &
Anti-Bribery & Anti-Corruption di platform Anti-Corruption e-learning module in Outclass
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Outclass platform
• Nol insiden korupsi • Zero corruption incidents
• Sekitar 800 pemasok aktif dan mitra vendor di • Approximately 800 active suppliers and vendors
sepanjang rantai pasok across the supply chain
• Melakukan engagement dengan ICAO untuk • Engaging with ICAO for compliance with CORSIA
kepatuhan terhadap CORSIA
• Melakukan engagement dengan regulator dan • Engaging with the regulators and industrial
asosiasi industri associations
Kegiatan Membangun Budaya Activity to Build Sustainability Culture
Keberlanjutan [F.1] [F.1]
Sebagai wujud komitmen terhadap praktik bisnis As a form of commitment to responsible business
yang bertanggung jawab, Perseroan senantiasa practices, the Company always instills a culture of
menanamkan budaya keberlanjutan di seluruh lini sustainability across all lines of the organization.
organisasi. Perseroan meyakini bahwa keberlanjutan The Company believes that sustainability is not just
bukan sekadar kebijakan atau inisiatif terpisah, a separate policy or initiative, but a key foundation
melainkan fondasi utama yang membentuk pola that shapes the mindset, attitude, and behavior
pikir, sikap, dan perilaku setiap insan perusahaan. of every Company personnel. A well-internalized
320
Page 323
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Budaya keberlanjutan yang terinternalisasi dengan sustainability culture is expected to be the main
baik diharapkan menjadi pendorong utama dalam driver in realizing ethical and efficient business
mewujudkan praktik bisnis yang beretika, efisien, practices that positively impact the economic,
serta berdampak positif bagi aspek ekonomi, environmental, and social aspects.
lingkungan, dan sosial.
Penerapan budaya keberlanjutan dilakukan secara The sustainability culture is implemented
menyeluruh dan terencana, dimulai sejak proses comprehensively and systematically, starting
rekrutmen melalui penyisipan nilai-nilai keberlanjutan from the recruitment process by incorporating
di tahap rekrutmen serta internalisasi secara konsisten sustainability values at the recruitment stage and
melalui sejumlah program dan kegiatan yang consistent internalization through a number of
mendukung awareness terhadap keberlanjutan. Nilai- programs and activities that raise awareness of
nilai tersebut kemudian dikuatkan melalui edukasi dan sustainability. These values are then reinforced
sosialisasi berkelanjutan, serta pembiasaan perilaku through continuous education and socialization, as
sederhana namun berdampak, seperti penggunaan well as the habit of simple but impactful behaviors,
sumber daya secara efisien, pengelolaan limbah yang such as the efficient use of resources, responsible
bertanggung jawab, dan penerapan prinsip etika serta waste management, and the application of ethical
keterbukaan dalam setiap proses kerja. principles and openness in every work process.
Pada tahun 2025, IAA telah menetapkan Kebijakan In 2025, IAA established a Sustainability Policy
Keberlanjutan (Sustainability Policy) yang mencakup covering economic, social, and environmental
aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, serta aspects, as well as a Sustainable Supply Chain
Kebijakan Rantai Pasok Berkelanjutan (Sustainable Policy. Both policies have been disseminated to
Supply Chain Policy). Kedua kebijakan tersebut all employees and are openly accessible through
telah disosialisasikan kepada seluruh karyawan the RedDocs Portal as the main reference in the
dan dapat diakses secara terbuka melalui RedDocs implementation of daily operational activities.
Portal sebagai referensi utama dalam pelaksanaan
kegiatan operasional sehari-hari.
Penguatan budaya keberlanjutan terus diwujudkan The reinforcement of sustainability culture is
melalui berbagai program dan inisiatif yang continuously realized through various programs
melibatkan seluruh Allstars, antara lain pelaksanaan and initiatives involving all Allstars, including the
Sustainability 101 Workshop yang membahas implementation of the Sustainability 101 Workshop,
dasar-dasar keberlanjutan, konteks keberlanjutan which discusses the basics of sustainability, the
di sektor aviasi dan di AirAsia, serta peran aktif context of sustainability in the aviation sector and
karyawan dalam mendukung agenda keberlanjutan at AirAsia, as well as the active role of employees in
perusahaan. Selain itu, Perseroan juga memulai supporting the Company’s sustainability agenda. In
gerakan #PlasticDetox yang bertujuan mengurangi addition, the Company also started the #PlasticDetox
penggunaan plastik sekali pakai movement, which aims to reduce
di lingkungan kerja sebagai the use of single-use plastics in
bentuk pembiasaan perilaku the work environment as a form
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
ramah lingkungan. of practicing environmentally
friendly behavior.
Internalisasi budaya
keberlanjutan juga diperkuat The internalization of sustainability
melalui penyampaian topik- culture is also strengthened
topik keberlanjutan dalam through the presentation of
agenda Townhall yang sustainability topics in the Townhall
dilaksanakan setiap dua bulan, agenda, which is held every two
serta pembaruan informasi months, as well as regular updates
keberlanjutan yang disampaikan on sustainability information
secara berkala kepada seluruh delivered to all employees through
karyawan melalui platform komunikasi internal the Company’s internal communication platform,
perusahaan, Workvivo. Di tingkat manajemen, Workvivo. At the management level, the strengthening
penguatan budaya keberlanjutan terus dilakukan of sustainability culture continues to be carried out by
dengan menjadikan topik keberlanjutan sebagai making sustainability topics part of the management
bagian dari agenda rapat manajemen, baik pada meeting agenda, both at the Head of Department,
level Head of Department, Direksi, maupun Dewan Board of Directors, and the Board of Commissioners
Komisaris. levels.
321
Page 324
Sepanjang tahun 2025, penguatan budaya Throughout 2025, the strengthening of sustainability
keberlanjutan juga difokuskan pada pembentukan culture was also focused on creating a healthy, safe,
lingkungan kerja yang sehat, aman, dan inklusif sebagai and inclusive work environment as part of efforts
bagian dari upaya menjaga ketahanan organisasi to maintain organizational resilience and improve
serta meningkatkan kualitas produktivitas karyawan. employee productivity. Through various programs
Melalui berbagai program yang diinisiasi oleh Tim initiated by the Culture Team, the Company promotes
Culture, Perseroan mengedepankan pendekatan an educational and participatory approach so that
edukatif dan partisipatif agar nilai keberlanjutan sustainability values can be fully understood and
dapat dipahami secara menyeluruh dan diterapkan consistently applied in daily life, both in the work
secara konsisten dalam keseharian, baik di lingkungan environment and in broader social interactions.
kerja maupun dalam interaksi sosial yang lebih luas.
1) Workplace Well-being & Healthy Workforce 1) Workplace Well-being & Healthy Workforce
• Perseroan memperkuat budaya • The Company strengthens its sustainability
keberlanjutan melalui program kesehatan culture through the Allstars physical and
fisik dan mental Allstars sebagai fondasi mental health program as the foundation for
produktivitas dan ketahanan organisasi. organizational productivity and resilience.
• Inisiatif 2025 mencakup edukasi gaya • The 2025 initiative includes healthy lifestyle
hidup sehat seperti “Brown Bag Session: A education such as “Brown Bag Session: A
Dietician Tips for Your Health” serta “Seminar Dietician’s Tips for Your Health” and “Seminar
and Open Booth: Mindful Eating and Vitamin and Open Booth: Mindful Eating and Vitamin
Balance”. Balance.”
• Perseroan juga mendorong pencegahan • The Company also encourages disease
penyakit melalui “Seminar on Infectious prevention through the “Seminar on
Diseases: TBC”, serta pemeriksaan Infectious Diseases: TBC,” as well as medical
kesehatan seperti Dental Health Day, Skin checkups such as Dental Health Day, Skin
and Hair Check, dan Hari Jantung Sedunia: and Hair Check, and World Heart Day: Heart
Cek Kesehatan Jantung. Health Check.
• Penguatan kesehatan mental dilakukan • Mental health is strengthened through
melalui “Mental Health – Counseling Session “Mental Health – Counseling Session with
with Naluri”, serta partisipasi pada World Naluri,” as well as participation in World
Mental Health Day dan World Sight Day. Mental Health Day and World Sight Day.
2) Inclusion & Safe Space (Diversity, Equity, & 2) Inclusion & Safe Space (Diversity, Equity, &
Inclusion) Inclusion)
• Perseroan membangun lingkungan kerja yang • The Company builds an inclusive and safe work
inklusif dan aman melalui rangkaian program environment through a series of International
International Women’s Day (IWD) 2025. Women’s Day (IWD) 2025 programs.
• Program Women Safe Spaces • The Women Safe Spaces program is
diselenggarakan untuk menyediakan organized to provide safe psychological
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dukungan psikologis yang aman melalui sesi support through private counseling sessions
konseling privat dengan psikolog. with psychologists.
• Program Women Growth Spaces mendorong • The Women Growth Spaces program
pengembangan kepemimpinan melalui sesi encourages leadership development
coaching kelompok. through group coaching sessions.
322
Page 325
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
• Program Women Health Corner memperkuat • The Women Health Corner program
edukasi kesehatan perempuan, termasuk strengthens women’s health education,
deteksi dini kanker payudara dan pap smear. including early detection of breast cancer
and pap smears.
3) Community & Volunteering 3) Community & Volunteering
• Budaya keberlanjutan juga diwujudkan • A culture of sustainability is also realized
melalui kontribusi sosial yang melibatkan through social contributions that involve
partisipasi karyawan. employee participation.
• Pada 2025, Perseroan melaksanakan • In 2025, the Company implemented the
program #AllstarsDoGood: Blood Donation” #AllstarsDoGood: Blood Donation” program
sebagai aksi sosial dan penguatan as a social action and to strengthen
kepedulian terhadap komunitas. community awareness.
4) Literasi & Mindset Berkelanjutan (Pendukung) 4) Literacy & Sustainable Mindset (Support)
• Perseroan turut mendorong ketahanan dan • The Company also fosters employee
awareness karyawan melalui peningkatan resilience and awareness by improving
literasi. literacy.
• Financial Talks menjadi wadah edukasi yang • Financial Talks provides an educational
mendukung kesejahteraan finansial Allstars. platform that supports the financial well-
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
being of Allstars.
• “Fly Further with Impact Investing” • “Fly Further with Impact Investing”
memperkuat pemahaman mengenai improves understanding of long-term value
perspektif nilai jangka panjang dan investasi perspectives and impact investing.
berdampak.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Perseroan Through these initiatives, the Company strives
berupaya memastikan bahwa nilai-nilai to ensure that sustainability values are not only
keberlanjutan tidak hanya dipahami, tetapi juga understood but also become part of work behavior
menjadi bagian dari perilaku kerja dan budaya and organizational culture. Thus, sustainability is
organisasi. Dengan demikian, keberlanjutan benar- truly realized as part of the Company’s identity and
benar terwujud sebagai bagian dari identitas work system, providing added value for shareholders,
dan sistem kerja perusahaan yang memberikan employees, the community, and all stakeholders.
nilai tambah bagi pemegang saham, karyawan,
masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.
323
Page 326
Topik Material dan
Batasan Laporan
Material Topics and Boundaries
Proses Identifikasi Topik Material [3-1] Material Topics Identification Process [3-1]
Sebagai bagian dari komitmen untuk mengintegrasikan As part of its commitment to integrating
prinsip keberlanjutan dalam strategi dan operasional sustainability principles into its business strategy
bisnis, PT AirAsia Indonesia Tbk, melalui anak usaha and operations, PT AirAsia Indonesia Tbk, through
PT Indonesia AirAsia (IAA), telah melaksanakan its subsidiary PT Indonesia AirAsia (IAA), conducted
Materiality Assessment pertama secara mandiri its first independent Materiality Assessment in
pada tahun 2025. Proses ini menjadi tonggak penting 2025. This process is an important milestone in
dalam memperkuat tata kelola keberlanjutan yang establishing transparency, participatory, and data-
transparan, partisipatif, dan berbasis data. driven sustainability governance.
Penilaian dilakukan dengan mengacu pada berbagai The assessment was conducted with reference
kerangka nasional dan internasional, antara lain: to various national and international frameworks,
including:
• Global Reporting Initiative (GRI 3: Material Topics • Global Reporting Initiative (GRI 3: Material
2021) sebagai standar utama dalam penentuan Topics 2021) as the main standard in
topik material berdasarkan dampak ekonomi, determining material topics based on economic,
lingkungan, sosial, dan tata kelola; environmental, social, and governance impacts;
• POJK No. 51/POJK.03/2017 dan SEOJK No. 16/ • POJK No. 51/POJK.03/2017 and SEOJK No. 16/
SEOJK.04/2021, sebagai panduan kepatuhan SEOJK.04/2021, as guidelines of sustainability
pelaporan keberlanjutan di Indonesia; reporting compliance in Indonesia;
• Sustainability Disclosure Grup AirAsia, untuk • AirAsia Group’s Sustainability Disclosure, to
memastikan keselarasan dengan arah kebijakan ensure alignment with AirAsia Group’s policy
Grup AirAsia; dan direction; and
• Benchmarking terhadap praktik keberlanjutan • Benchmarking against similar airlines’
maskapai sejenis di tingkat regional dan global sustainability practices at the regional and
untuk menjamin relevansi serta daya saing global levels to ensure industry relevance and
industri. competitiveness.
Pelibatan Pemangku Kepentingan Stakeholder Engagement
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Dalam proses ini, sebanyak 242 pemangku In this process, 242 stakeholders were involved
kepentingan dilibatkan untuk memberikan perspektif to provide a comprehensive perspective on
yang komprehensif terkait prioritas keberlanjutan. sustainability priorities. The respondents consisted
Komposisi responden terdiri dari 166 pemangku of 166 internal stakeholders and 76 external
kepentingan internal dan 76 pemangku kepentingan stakeholders, representing a variety of interests and
eksternal, yang mewakili beragam kepentingan dan influences on the Company’s operations.
pengaruh terhadap operasi perusahaan.
Kelompok Pemangku Jumlah Peran dan Kontribusi terhadap Proses
Responden Metode Pelibatan
Kepentingan Number of Engagement Method Materialitas
Stakeholders Group Roles and Contributions to the Materiality Process
Respondents
Dewan Direksi (BoD) 2 Online Menetapkan arah strategis keberlanjutan dan
Board of Directors Questionnaire menilai dampak signifikan bagi bisnis.
(BoD) Determine the strategic direction of sustainability
and assess the significant impact to business.
Kepala Departemen 5 Online Menghubungkan kebijakan dengan implementasi di
(HoD) Questionnaire tiap fungsi operasional.
Head of Department Connect policies with implementation in each
(HoD) operational function.
324
Page 327
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Kelompok Pemangku Jumlah Peran dan Kontribusi terhadap Proses
Responden Metode Pelibatan
Kepentingan Number of Engagement Method Materialitas
Stakeholders Group Roles and Contributions to the Materiality Process
Respondents
Manajer & Staf 159 Online Memberikan perspektif operasional dan masukan
(Allstars) Questionnaire terkait penerapan keberlanjutan di lapangan.
Managers & Staffs Provide operational perspectives and feedbacks
(Allstars) related to the on-site implementation of
sustainability.
Investor / Pemegang 4 Online Menilai ekspektasi transparansi, tata kelola, dan
Saham Questionnaire kinerja finansial berkelanjutan.
Investors/Shareholders Assess the expectation for transparency,
governance, and sustainable financial performance.
Regulator / Pemerintah 9 Online Memberikan arahan kepatuhan, keselamatan
Regulator/Government Questionnaire penerbangan, peraturan lingkungan, dan pelaporan
keberlanjutan
Provide direction for compliance, aviation safety,
environmental regulation, and sustainability
reporting.
Pelanggan / 42 Online Menyampaikan ekspektasi terhadap layanan,
Penumpang Questionnaire keselamatan, dan tanggung jawab sosial.
Customers/Passengers Express expectations regarding services, safety,
and social responsibilities.
Pemasok / Vendor 5 Online Menyampaikan pandangan terkait rantai pasok
Suppliers/Vendors Questionnaire berkelanjutan dan praktik etis.
Express opinions regarding sustainable supply chain
and ethical practices.
Media 10 Online Memberikan masukan atas persepsi publik dan
Questionnaire komunikasi korporat.
Provide feedback regarding public perception and
corporate communication.
Komunitas / LSM 6 Online Menilai kontribusi sosial, dampak lingkungan, dan
Communities/NGOs Questionnaire hubungan perusahaan dengan masyarakat.
Assess social contributions, environmental impacts,
and relationship between the Company and the
public.
Pelibatan dilakukan secara kuantitatif melalui The engagement was conducted quantitatively
Online Questionnaire menggunakan skala likert through an Online Questionnaire using a 1–5
1–5. Metode ini dipilih untuk memperoleh gambaran Likert scale. This method was chosen to obtain a
terukur mengenai persepsi dan prioritas pemangku measurable overview of stakeholder perceptions
kepentingan selama periode pelaporan. and priorities during the reporting period.
Proses Penetapan Prioritas Priority Determination Process
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Proses penentuan prioritas topik material dilakukan The determination of material topics priority is
melalui analisis dua dimensi utama, yaitu: carried out using two key dimensions, including:
1. Tingkat signifikansi dampak terhadap bisnis – 1. The significance of impact on the business –
berdasarkan pandangan Direksi dan manajemen based on the opinions of the Board of Directors
senior (internal focus); dan and senior management (internal focus); and
2. Tingkat kepentingan bagi pemangku 2. The importance to stakeholders – based on
kepentingan – berdasarkan hasil survei. survey results.
Hasil penilaian setiap topik kemudian dipetakan The assessment results for each topic were then
ke dalam Matriks Materialitas 2025, yang mapped into the 2025 Materiality Matrix, which
menggambarkan posisi relatif tiap isu keberlanjutan. illustrates the relative position of each sustainability
Seluruh 13 topik material memperoleh skor issue. All 13 material topics scored above 80%
diatas 80% pada kedua sumbu matriks, sehingga on both axes of the matrix, thus all of them were
seluruhnya dikategorikan sebagai “Sangat Penting categorized as “Very Important”.
(Very Important)”.
325
Page 328
Berdasarkan hasil pemetaan, topik keberlanjutan Based on the mapping results, sustainability topics
diklasifikasikan ke dalam tiga tingkat prioritas: were classified into three priority levels:
• Topik Utama: Berdampak tinggi pada bisnis • Key Topics: High impact on the business and
dan memiliki signifikansi besar bagi pemangku highly significant to stakeholders; must be
kepentingan; wajib dilaporkan secara reported comprehensively.
komprehensif.
• Topik Pendukung: Berdampak sedang, tetap • Supporting Topics: Moderate impact, still
relevan untuk pemantauan dan pelaporan relevant to be monitored and reported briefly.
ringkas.
• Isu Emerging: Isu yang masih berkembang dan • Emerging Issues: Issues that are still developing
akan dipantau untuk peningkatan relevansi di and will be monitored to assess their relevance
masa mendatang. in the future.
Validasi akhir dilakukan oleh Dewan Direksi, Final validation is carried out by the Board of
memastikan kesesuaian dengan arah strategi bisnis, Directors, ensuring alignment with the business
kebijakan Grup AirAsia, dan nilai-nilai di AirAsia. strategy direction, AirAsia Group policies, and AirAsia
values.
Daftar dan Analisis Topik Material List and Analysis of Material Topics
Hasil penilaian menghasilkan 13 topik material yang The assessment results in 13 material topics that are
terbagi ke dalam tiga pilar keberlanjutan: Ekonomi, classified into three sustainability pillars: Economic,
Lingkungan, dan Sosial. Environmental, and Social.
Topik Material Alasan Mengapa Material Risiko Utama Peluang
Material Topic Materiality Reason Key Risk Opportunity
Aspek Ekonomi
Economic Aspect
1. Tata Kelola Menjadi fondasi kepercayaan Pelanggaran hukum, Memperkuat fungsi
Perusahaan pemangku kepentingan, kecurangan, atau lemahnya pengawasan, transparansi,
Corporate memastikan kepatuhan tata kelola dapat memicu dan akuntabilitas yang
Governance terhadap regulasi, sanksi serta hilangnya meningkatkan kepercayaan
keberlanjutan bisnis, dan kepercayaan publik. investor serta ketahanan bisnis.
reputasi jangka panjang. Legal violations, fraud, or Strengthening the supervision,
Serving as the foundation of weak governance can trigger transparency, and
stakeholder trust, ensuring sanctions and a loss of public accountability functions that
regulatory compliance, trust. enhance investor confidence
business continuity, and long- and business resilience.
term reputation.
2. Rantai Pasok Mitra dan pemasok berperan Ketidakpatuhan pemasok Pemberdayaan pemasok lokal,
Berkelanjutan langsung terhadap dampak terhadap standar ESG, risiko penerapan kriteria ESG, dan
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Sustainable sosial dan lingkungan; penting hukum dan reputasi, serta pembentukan rantai pasok
Supply Chain memastikan seluruh rantai meningkatnya biaya akibat yang tangguh, efisien, dan
pasok beroperasi secara etis gangguan pasokan. kompetitif.
dan bertanggung jawab. Supplier non-compliance Empowering local suppliers,
Business partners and suppliers with ESG standards, legal implementing ESG criteria,
are directly responsible for social and reputational risks, and and establishing a resilient,
and environmental impacts; it increased costs due to supply efficient, and competitive
is essential to ensure that the disruptions. supply chain.
entire supply chain operates
ethically and responsibly.
3. Pengalaman Kepuasan pelanggan menjadi Kegagalan memenuhi Inovasi layanan, digitalisasi,
Pelanggan kunci loyalitas, pendapatan ekspektasi pelanggan, dan sistem umpan balik yang
Customers berkelanjutan, dan persepsi kualitas layanan menurun, dan memperkuat kepercayaan
Experience positif terhadap merek AirAsia. penurunan daya saing. pelanggan serta meningkatkan
Customer satisfaction is vital Failure to meet customer Net Promoter Score (NPS).
to AirAsia's brand loyalty, expectations, declining Service innovation, digitization,
sustainable revenue, and service quality, and reduced and feedback systems that
positive perception. competitiveness. strengthen customer trust
and improve the Net Promoter
Score (NPS).
326
Page 329
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Topik Material Alasan Mengapa Material Risiko Utama Peluang
Material Topic Materiality Reason Key Risk Opportunity
4. Inovasi Teknologi Pendorong utama efisiensi Adopsi teknologi yang lambat, Otomatisasi dan analitik digital
Technology & operasional, mitigasi risiko, serta kegagalan integrasi sistem, yang mendukung efisiensi,
Innovation meningkatkan pengalaman atau meningkatnya biaya inovasi, serta pengalaman
pelanggan di era digital. implementasi. penerbangan yang lebih
The main drivers of operational Slow technology adoption, seamless.
efficiency, risk mitigation, system integration failures, Automation and digital analytics
and enhancing customer or increased implementation that support efficiency,
experience in the digital age. costs. innovation, and a more seamless
flight experience.
5. Keamanan Data Keamanan siber menjadi Kebocoran data, serangan Penguatan sistem keamanan
& Privasi syarat utama untuk menjaga siber, sanksi regulator, dan siber, peningkatan kesadaran
Data Security & kepercayaan pelanggan, kerusakan reputasi merek. karyawan, serta reputasi
Privacy mematuhi regulasi, dan Data leaks, cyber attacks, unggul sebagai perusahaan
melindungi data bisnis strategis. regulatory sanctions, and yang andal dan terpercaya.
Cybersecurity is essential damage to brand reputation. Strengthening cybersecurity
to maintain customer trust, systems, increasing employee
comply with regulations, and awareness, and maintaining an
protect strategic business data. excellent reputation as a reliable
and trustworthy company.
6. Kinerja Ekonomi Fondasi utama keberlanjutan Volatilitas ekonomi, kenaikan Penguatan efisiensi, diversifikasi
Economic perusahaan melalui stabilitas biaya operasional, atau pendapatan, dan inovasi bisnis
Performance finansial, investasi, dan gangguan arus kas akibat untuk meningkatkan ketahanan
kontribusi terhadap ekonomi fluktuasi permintaan. dan nilai bagi pemangku
nasional. Economic volatility, rising kepentingan.
The main foundation of operating costs, or cash flow Strengthening efficiency,
corporate sustainability lies in disruptions due to fluctuations diversifying revenue, and
financial stability, investment, in demand. business innovation to enhance
and contribution to the national resilience and value for
economy. stakeholders.
Aspek Lingkungan
Environmental Aspect
7. Strategi Iklim Industri penerbangan Ketidakpatuhan terhadap Efisiensi bahan bakar,
Climate Strategy menghadapi tekanan global regulasi karbon, biaya penerapan teknologi
menuju dekarbonisasi operasional meningkat, atau rendah karbon, serta posisi
dan efisiensi energi sesuai reputasi negatif akibat lambat kepemimpinan dalam
komitmen Net Zero Emission. beradaptasi. penerbangan ramah
The aviation industry faces Non-compliance with carbon lingkungan (green aviation).
global pressure towards regulations, increased Fuel efficiency, implementation
decarbonization and energy operating costs, or negative of low-carbon technology, and
efficiency in line with the reputation due to slow leadership in green aviation.
commitment to Net Zero adaptation.
Emission.
8. Pengelolaan Pengelolaan limbah yang baik Limbah tidak terkelola, Kolaborasi daur ulang,
Limbah menjadi bagian penting dalam pelanggaran regulasi, penerapan ekonomi sirkular,
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Waste mengurangi jejak lingkungan peningkatan biaya, dan efisiensi biaya, dan penguatan
Management dan menjaga kepatuhan. penurunan standar kebersihan citra eco-conscious brand.
Proper waste management is layanan. Recycling collaboration, circular
an integral part of reducing Unmanaged waste, regulatory economy implementation, cost
environmental footprints and violations, increased costs, and efficiency, and strengthening
maintaining compliance. a decline in service cleanliness the image of an eco-conscious
standards. brand.
Aspek Sosial
Social Aspect
9. Kesehatan & Keselamatan penerbangan Kecelakaan kerja atau Pelatihan keselamatan,
Keselamatan dan kerja merupakan license penerbangan, kerugian teknologi pemantauan, serta
Health & Safety to operate dan faktor utama reputasi, dan potensi budaya safety first yang
dalam menjaga kepercayaan penghentian operasional. memperkuat keandalan dan
publik. Workplace or flight accidents, kepercayaan pelanggan.
Aviation and workplace safety reputational damage, Safety training, monitoring
are the license to operate and and potential operational technology, and a safety
a key factor in maintaining shutdowns. first culture that strengthens
public trust. reliability and customer trust.
327
Page 330
Topik Material Alasan Mengapa Material Risiko Utama Peluang
Material Topic Materiality Reason Key Risk Opportunity
10. Keberagaman & SDM yang beragam mendorong Diskriminasi atau ketimpangan Penguatan budaya inklusif,
Inklusi inovasi dan kreativitas, serta kesempatan kerja yang kepemimpinan berbasis
Diversity & mencerminkan kepatuhan berdampak pada produktivitas keberagaman, dan posisi
Inclusion terhadap prinsip kesetaraan dan citra perusahaan. sebagai employer of choice.
dan SDGs. Discrimination or inequality in Promoting an inclusive culture,
A diverse workforce drives employment opportunities that diversity-based leadership, and
innovation and creativity, and impact productivity and the positioning as an employer of
reflects compliance with the Company's image. choice.
principles of equality and SDGs.
11. Daya Tarik & Talenta unggul menjadi faktor Tingginya tingkat turnover, Program pengembangan karier,
Retensi Talenta penentu kualitas layanan dan kesenjangan kompetensi, dan sistem penghargaan berbasis
Talent Attraction keselamatan penerbangan. penurunan produktivitas. kinerja, dan lingkungan kerja
& Retention Outstanding talent is a High turnover rates, yang mendukung pertumbuhan.
determining factor in the competency gaps, and Career development programs,
quality of service and flight declining productivity. performance-based reward
safety. systems, and a work environment
that supports growth.
12. Hak Asasi Kepatuhan terhadap standar Pelanggaran HAM, tuntutan Pelatihan dan due diligence
Manusia HAM global menjadi dasar hukum, atau penurunan HAM, kolaborasi dengan
Human Rights hubungan kerja yang adil dan reputasi korporat. mitra bisnis patuh HAM, serta
beretika di seluruh rantai pasok. Human rights violations, penerimaan pasar global.
Compliance with global human lawsuits, or damage to Human rights training and
rights standards becomes corporate reputation. due diligence, collaboration
the foundation for fair and with human rights-compliant
ethical working relationships business partners, and global
throughout the supply chain. market acceptance.
13. Investasi Kontribusi sosial dalam Minimnya dampak sosial, Kolaborasi dengan komunitas
Komunitas pemberdayaan masyarakat penolakan masyarakat, atau dan LSM, program berbasis
Community sekitar bandara dan pariwisata hilangnya social license to SDGs, peningkatan reputasi
Investment berkelanjutan mendukung nilai operate. positif, serta dukungan bagi
jangka panjang. Minimum social impact, ekosistem sosial-ekonomi lokal.
Social contributions in community rejection, or loss of Collaboration with communities
empowering communities social license to operate. and NGOs, SDG-based
around airports and sustainable programs, improved reputation,
tourism support long-term value. and support for the local socio-
economic ecosystem.
Lingkungan Sosial Ekonomi
IAA Materiality Matrix Environmental Social Economic
100% 1. Corporate
Governance
2. Sustainable
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
98%
Supply Chain
Influence on Stakeholder Assessments and Decisions
3. Guest Experience
5
96% 3 4. Technology &
9 1
Innovation
12 5. Information
94% Security & Data
6 Privacy
11 10
6. Economic
92% 2 Performance
8
Very High
4 7. Climate Strategy
90%
8. Waste
Management
13 9. Health & Safety
88% 10. Diversity &
Inclusion
7
11. Talent Attraction
86% & Retention
12. Human Rights
84% 13. Community
Investment
82%
80%
80% 82% 84% 86% 88% 90% 92% 94% 96% 98% 100%
Very High
Significance of Company’s Economic, Environmental and Social Impacts
328
Page 331
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Analisis, Validasi, dan Tindak Lanjut Topik Analysis, Validation, and Follow up on Material
Material Topics
Hasil Materiality Assessment 2025 menunjukkan The results of the Materiality Assessment 2025 show
bahwa seluruh pemangku kepentingan menempatkan that all stakeholders consider governance, integrity,
aspek tata kelola, integritas, keamanan data, dan data security, and customer service quality to be
kualitas layanan pelanggan sebagai prioritas utama AirAsia’s top sustainability priorities. Social topics
keberlanjutan AirAsia. Topik sosial seperti kesehatan such as health and safety, diversity, and human
dan keselamatan, keberagaman, dan hak asasi rights also highlight the Company’s focus on human
manusia juga menegaskan fokus perusahaan pada values and employee welfare.
nilai-nilai kemanusiaan dan kesejahteraan pekerja.
Sementara itu, isu lingkungan seperti Strategi Iklim Meanwhile, environmental issues such as Climate
dan Pengelolaan Limbah menjadi area yang akan Strategy and Waste Management are areas that
terus diperkuat melalui edukasi, komunikasi, dan will be further strengthened through education,
implementasi peta jalan menuju Net Zero Emission. communication, and implementation of the
roadmap towards Net Zero Emission.
Seluruh hasil penilaian telah divalidasi oleh Dewan All assessment results have been validated by
Direksi pada November 2025 dan ditetapkan the Board of Directors in November 2025 and
sebagai dasar penyusunan Laporan Keberlanjutan established as the basis for the preparation of the
2025 serta arah strategi keberlanjutan jangka 2025 Sustainability Report and the Company’s
menengah Perseroan. medium-term sustainability strategy direction.
Sebagai langkah lanjutan: As a follow-up measure:
• IAA akan melakukan survei pulse tahunan (mulai • IAA will conduct an annual pulse survey (starting
2026) untuk memantau persepsi dan kesadaran in 2026) to monitor stakeholder perceptions and
pemangku kepentingan tentang topik-topik awareness of material sustainability topics;
keberlanjutan yang material; • The results and progress of each topic will be
• Hasil dan kemajuan setiap topik akan dilaporkan reported publicly in the annual Sustainability
secara terbuka dalam Laporan Keberlanjutan Report and stakeholder communication forums;
tahunan dan forum komunikasi pemangku and
kepentingan; serta • A materiality review will be conducted every
• Peninjauan ulang materialitas akan dilakukan two to three years to ensure alignment with
setiap dua hingga tiga tahun untuk memastikan regulatory changes, industry trends, and
kesesuaian dengan perubahan regulasi, tren stakeholder expectations.
industri, dan ekspektasi pemangku kepentingan.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
329
Page 332
Dengan pendekatan ini, Perseroan menegaskan With this approach, the Company emphasizes that
bahwa keberlanjutan bukan sekadar kewajiban sustainability is not merely a reporting obligation,
pelaporan, tetapi bagian dari strategi bisnis, but part of its business strategy, organizational
budaya organisasi, dan komitmen kolektif untuk culture, and collective commitment to creating
menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh long-term value for all stakeholders.
pemangku kepentingan.
Perubahan Topik Material Tahun 2025 Changes to Material Topics in 2025
Proses pembaruan penilaian materialitas The materiality assessment update process
yang dilakukan pada tahun 2025 menunjukkan conducted in 2025 shows that most of the
bahwa sebagian besar topik material Perseroan Company’s material topics remain consistent
tetap konsisten dengan pengungkapan topik with the material topics disclosed in the previous
material pada laporan tahun sebelumnya. Hal year’s report. This indicates that the Company’s
ini mencerminkan bahwa fokus keberlanjutan sustainability focus remains rooted in key issues
perusahaan masih berakar pada isu-isu utama yang relevant to the nature of the aviation business,
relevan dengan karakteristik bisnis penerbangan, such as occupational safety and health, customer
seperti keselamatan dan kesehatan kerja, experience, technological innovation, operational
pengalaman pelanggan, inovasi teknologi, efisiensi efficiency, and environmental management.
operasional, serta pengelolaan lingkungan.
Namun, seiring dengan berkembangnya konteks However, in line with the evolving business context
bisnis dan meningkatnya ekspektasi pemangku and increasing stakeholder expectations, this year’s
kepentingan, hasil penilaian tahun ini juga assessment results also indicate the need for
mengindikasikan perlunya penyempurnaan pada improvements in the scope of sustainability issues.
cakupan isu-isu keberlanjutan. Dari proses tersebut, From this process, an important change emerged
muncul satu perubahan penting dalam struktur in the Company’s materiality structure, namely
materialitas Perseroan, yaitu penambahan topik the addition of a new material topic: Economic
material baru: Kinerja Ekonomi. Penambahan topik Performance. The addition of this topic was also
ini juga didasarkan pada hasil benchmark terhadap based on the results of a benchmarking of reporting
praktik pelaporan perusahaan sejenis di industri. practices of similar companies in the industry. The
Kehadiran topik Kinerja Ekonomi tidak hanya menjadi inclusion of the Economic Performance topic is not
respons atas dinamika industri yang semakin only a response to the increasingly complex dynamics
kompleks, tetapi juga mencerminkan komitmen of the industry, but also reflects the Company’s
Perseroan untuk menyajikan informasi keberlanjutan commitment to presenting more comprehensive,
yang lebih utuh, relevan, dan terintegrasi, dengan relevant, and integrated sustainability information,
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
menempatkan kinerja ekonomi sebagai bagian yang by placing economic performance as an integral
saling terkait dengan aspek lingkungan, sosial, dan part of environmental, social, and governance
tata kelola dalam penciptaan nilai jangka panjang. aspects in the creation of long-term value.
Melalui penyesuaian ini, AirAsia memastikan bahwa Through this adjustment, AirAsia ensures that
analisis materialitas 2025 tidak hanya semakin the 2025 materiality analysis is not only more
relevan dan adaptif, tetapi juga mencerminkan relevant and adaptive, but also reflects the
kebutuhan informasi yang berkembang di antara evolving information needs of stakeholders. The
para pemangku kepentingan. Penambahan Kinerja addition of Economic Performance also reinforces
Ekonomi sekaligus memperkuat pendekatan the Company’s approach in demonstrating how
perusahaan dalam menunjukkan bagaimana financial performance, sustainability strategies, and
performa finansial, strategi keberlanjutan, dan tata risk management are interconnected and together
kelola risiko saling terhubung dan bersama-sama form long-term value for the company and all
membentuk nilai jangka panjang bagi perusahaan stakeholders.
dan seluruh pemangku kepentingan.
330
Page 333
Tata Kelola Keberlanjutan
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Sustainability Governance
Pendekatan Kami [3-3] Our Approach [3-3]
Perseroan meyakini bahwa tata kelola perusahaan The Company believes that good corporate
yang baik merupakan fondasi utama untuk governance is the main foundation to ensure ethical,
memastikan praktik bisnis yang etis, transparan, dan transparent, and sustainable business practices.
berkelanjutan. Melalui penerapan prinsip governance Through the implementation of strong governance
yang kuat, Perseroan berupaya menjaga kepercayaan principles, the Company strives to maintain trust
serta melindungi kepentingan seluruh pemangku and protect the interests of all stakeholders, while
kepentingan, sekaligus mendorong pertumbuhan promoting healthy and competitive company
perusahaan yang sehat dan kompetitif. growth.
Sebagai bagian dari komitmen ini, Perseroan As part of this commitment, the Company also
juga secara proaktif mengidentifikasi potensi proactively identifies potential compliance risks
risiko ketidakpatuhan yang dapat berdampak that could negatively impact business continuity
negatif terhadap keberlangsungan usaha maupun and stakeholders. In anticipation, the Company
pemangku kepentingan. Untuk mengantisipasi hal consistently strengthens its sustainability
tersebut, Perseroan secara konsisten memperkuat governance system through the implementation
sistem tata kelola keberlanjutan melalui penerapan of effective internal controls and integrated risk
pengendalian internal yang efektif dan manajemen management.
risiko yang terintegrasi.
Komitmen ini diwujudkan melalui implementasi This commitment is realized through the implementation
sejumlah kebijakan strategis, antara lain: of a number of strategic policies, including:
1. Korupsi dan penyuapan; 1. Corruption and bribery;
2. Diskriminasi; 2. Discrimination;
3. Kerahasiaan informasi; 3. Confidentiality of information;
4. Benturan kepentingan; 4. Conflicts of interest;
5. Praktik antimonopoli/anti-persaingan usaha; 5. Antitrust/anti-competitive practices;
6. Pencucian uang dan/atau perdagangan orang 6. Money-laundering and/or insider trading/
dalam (insider trading); dealing;
7. Lingkungan, kesehatan, dan keselamatan kerja (K3); 7. Environment, health and safety;
8. Pelaporan pelanggaran. 8. Whistleblowing.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Tugas dan Tanggung Jawab Struktur Duties and Responsibilities of the
Tata Kelola dalam Pelaksanaan Kinerja Governance Structure in the Implementation
Keberlanjutan [E.1] [2-12] [2-13] [2-14] [3-3] of Sustainability Performance
[E.1] [2-12] [2-13] [2-14] [3-3]
Pelaksanaan governansi keberlanjutan di Perseroan The implementation of sustainability governance in
berpedoman pada Undang-Undang Nomor 40 the Company refers to Law No. 40 of 2007 concerning
Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas serta Limited Liability Companies and OJK Regulation No.
Peraturan OJK No. 51/POJK.03/2017 mengenai 51/POJK.03/2017 concerning the implementation of
penerapan keuangan berkelanjutan bagi lembaga sustainable finance for financial service institutions,
jasa keuangan, emiten, dan perusahaan publik. issuers, and public companies.
Berdasarkan ketentuan tersebut, struktur Tata Kelola Based on these provisions, the Company’s governance
Perseroan terdiri atas tiga organ utama, yaitu Rapat structure consists of three main organs, the General
Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, Meeting of Shareholders (GMS), the Board of
dan Direksi. Masing-masing organ memiliki peran dan Commissioners, and the Board of Directors. Each
tanggung jawab yang dijalankan sesuai Anggaran organ performs its respective roles and responsibilities
Dasar serta regulasi yang berlaku di Indonesia. in accordance with the Articles of Association and
applicable regulations in Indonesia.
331
Page 334
Dalam konteks keberlanjutan, Direksi memegang In the context of sustainability, the Board of
tanggung jawab utama dalam merumuskan kebijakan, Directors is primarily responsible for formulating
strategi, dan sasaran keberlanjutan yang mencakup sustainability policies, strategies, and objectives
aspek Environmental, Social, and Governance (ESG). that cover Environmental, Social, and Governance
Direksi memastikan bahwa keberlanjutan menjadi (ESG) aspects. The Board of Directors ensures that
bagian integral dari strategi bisnis dan proses sustainability is an integral part of the Company’s
pengambilan keputusan perusahaan. business strategy and decision-making process.
Untuk menjamin efektivitas pelaksanaan program In order to ensure effective implementation of
keberlanjutan, Direksi mendelegasikan fungsi sustainability programs, the Board of Directors
koordinasi dan operasional harian kepada delegates the daily coordination and operational
Departemen Sustainability. Unit ini bertanggung functions to the Sustainability Department. This
jawab dalam mengoordinasikan perencanaan, unit is responsible for coordinating the planning,
implementasi, pemantauan, serta evaluasi berbagai implementation, monitoring, and evaluation of various
inisiatif keberlanjutan di seluruh lini organisasi. sustainability initiatives across the organization.
Sebagai bagian dari penguatan tata kelola As an effort to strengthen sustainability governance,
keberlanjutan, IAA juga membentuk Sustainability IAA has also established a Sustainability Working
Working Group (SWG) sebagai platform formal Group (SWG) as a formal platform for cross-
koordinasi lintas fungsi dalam implementasi dan functional coordination in the implementation
pemantauan inisiatif keberlanjutan perusahaan. and monitoring of the Company’s sustainability
SWG terdiri dari perwakilan seluruh departemen initiatives. The SWG consists of representatives from
terkait, dipimpin oleh Departemen Sustainability, all relevant departments, led by the Sustainability
dan berada di bawah pengawasan manajemen Department, and is under the supervision of
perusahaan. Untuk memastikan konsistensi company management. To ensure consistency in the
pelaksanaan dan efektivitas pengawasan, SWG implementation and effectiveness of supervision,
melaksanakan rapat secara rutin setiap tiga the SWG holds regular quarterly meetings to discuss
bulan (quarterly) guna membahas perkembangan program developments, strategic issues, and follow-
program, isu strategis, serta tindak lanjut atas up on sustainability targets and performance. Other
target dan kinerja keberlanjutan. Beberapa tugas duties and responsibilities include:
dan tanggung jawab lainnya:
• Mengkoordinasikan penyusunan dan • Coordinating the development and
implementasi strategi serta rencana kerja implementation of sustainability strategies and
keberlanjutan; work plans;
• Memastikan keselarasan antara inisiatif • Ensuring alignment between sustainability
keberlanjutan dengan arah strategis dan initiatives and AirAsia Group’s strategic direction
kebijakan Grup AirAsia; and policies;
• Mengelola proses pelaporan keberlanjutan dan • Managing the sustainability reporting process
komunikasi dengan pemangku kepentingan; and communication with stakeholders;
• Melakukan koordinasi lintas departemen • Coordinating across departments in data
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dalam pengumpulan data, pelaksanaan, dan collection, implementation, and monitoring of
pemantauan program ESG; ESG programs;
• Mengidentifikasi risiko dan peluang • Identifying sustainability risks and opportunities
keberlanjutan di tingkat operasional; at the operational level;
• Melakukan evaluasi kinerja keberlanjutan dan • Evaluating sustainability performance and the
efektivitas program yang berjalan; serta effectiveness of ongoing programs; and
• Menyusun rekomendasi perbaikan berkelanjutan • Developing recommendations for continuous
kepada Direksi. improvement to the Board of Directors.
Seluruh perkembangan dan capaian program All developments and achievements of the
keberlanjutan dilaporkan secara berkala kepada sustainability program are reported regularly to
Direksi untuk ditinjau dan mendapatkan arahan the Board of Directors for review and strategic
strategis. Dewan Komisaris menjalankan fungsi direction. The Board of Commissioners performs
pengawasan dan pemberian nasihat, memastikan supervisory and advisory functions, ensuring that
bahwa kebijakan yang mendukung keberlanjutan policies supporting the Company’s sustainability
Perseroan telah dilaksanakan secara konsisten, are implemented consistently, transparently, and
transparan, serta sesuai dengan prinsip tata kelola in accordance with good corporate governance
perusahaan yang baik. Selain itu, Perseroan juga principles. In addition, the Company also refers
mengacu pada kerangka keberlanjutan Grup AirAsia, to the AirAsia Group’s sustainability framework,
332
Page 335
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
yang menjadi panduan bersama bagi seluruh entitas which serves as a common guide for all group entities
grup dalam menyusun kebijakan, program, dan in developing sustainability policies, programs, and
laporan keberlanjutan. Keselarasan ini memastikan reports. This alignment ensures that efforts made
upaya yang dilakukan di tingkat lokal tetap at the local level continue to support the AirAsia
mendukung tujuan keberlanjutan Grup AirAsia secara Group’s overall sustainability goals.
keseluruhan.
Dengan pendekatan yang terkoordinasi namun With a coordinated yet simple approach, the
tetap sederhana, Perseroan terus berupaya Company continuously strives to integrate
mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam sustainability principles into its daily operations.
operasional sehari-hari. Langkah-langkah yang The steps taken are gradual but consistently
dilakukan bersifat bertahap, namun dijalankan implemented as part of the Company’s commitment
secara konsisten sebagai bagian dari komitmen to grow responsibly and provide benefits to all
perusahaan untuk tumbuh secara bertanggung stakeholders.
jawab dan memberikan manfaat bagi seluruh
pemangku kepentingan.
Keragaman Direksi dan Dewan Komisaris Diversity of the Board of Directors and the
[2-9] [2-10] Board of Commissioners [2-9] [2-10]
Perseroan memandang keragaman dalam struktur The Company regards diversity in its governance
tata kelola sebagai elemen penting untuk mendukung structure as an important element in supporting
pengambilan keputusan yang objektif, inklusif, dan objective, inclusive, and business-aligned decision-
selaras dengan dinamika bisnis. Keragaman Direksi making. The diversity of the Company’s Board
dan Dewan Komisaris Perseroan ditinjau berdasarkan of Directors and the Board of Commissioners is
aspek gender dan kelompok usia, sebagai bagian dari reviewed based on gender and age group, as part
upaya memastikan keberimbangan perspektif dalam of efforts to ensure a balanced perspective in the
pengawasan dan pengelolaan perusahaan. supervision and management of the Company.
Hingga akhir tahun 2025, Dewan Komisaris Until the end of 2025, the Company’s Board of
Perseroan seluruhnya terdiri dari anggota laki- Commissioners consists of male members, while the
laki, sementara pada komposisi Direksi terdapat Board of Directors includes female representatives.
keterwakilan perempuan. Dari sisi kelompok usia, In terms of age group, the majority of members of the
mayoritas anggota Direksi berada pada rentang usia Board of Directors members are in the productive
produktif 30-50 tahun dan Dewan Komisaris berada age range of 30-50 years old, while the Board of
pada rentang usia >50 tahun, yang mencerminkan Commissioners are in the age range of >50 years old,
kombinasi pengalaman profesional dan kapasitas reflecting a combination of professional experience
kepemimpinan aktif dalam mendukung strategi and active leadership capacity in supporting the
perusahaan. company’s strategy.
Rincian keragaman Direksi dan Dewan Komisaris Details of the diversity of the Board of Directors and
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
disajikan pada tabel berikut: the Board of Commissioners are presented in the
following table:
2023 2024 2025
Indikator Gender & Usia
Indicators Gender & Age Jumlah Persentase Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Total Percentage Total Percentage Total Percentage
Dewan Perempuan | Female 0 0% 0 0% 0 0%
Komisaris
Board of Laki-laki | Male 3 100% 3 100% 4 100%
Commissioners <30 tahun | years old 0 0% 0 0% 0 0%
30-50 tahun | years old 1 33% 2 67% 1 25%
>50 tahun | years old 2 67% 1 33% 3 75%
Direksi Perempuan | Female 1 20% 2 40% 1 20%
Board of
Directors Laki-laki | Male 4 80% 3 60% 4 80%
<30 tahun | years old 0 0% 0 0% 0 0%
30-50 tahun | years old 3 60% 3 60% 3 60%
>50 tahun | years old 2 40% 2 40% 2 40%
333
Page 336
Perseroan belum memiliki pernyataan formal The Company has yet to issue a formal written
tertulis dari manajemen terkait dukungan terhadap statement from management regarding its support
keragaman gender. Namun demikian, prinsip for gender diversity. However, the principle of
keragaman telah diimplementasikan secara praktis diversity has been implemented in practice during
dalam proses seleksi dan penunjukan anggota the selection and appointment of Board members,
Dewan, dengan mempertimbangkan keseimbangan with gender balance being one of the factors
gender sebagai salah satu faktor dalam considered in the formation of the leadership
pembentukan struktur kepemimpinan. Pendekatan structure. This approach reflects the Company’s
ini mencerminkan komitmen Perseroan untuk secara commitment to gradually developing inclusive and
bertahap membangun tata kelola yang inklusif dan adaptive governance in line with best practices.
adaptif terhadap praktik terbaik. [GRI 2-24] [GRI 2-24]
Peran Dewan Direksi dan Dewan Komisaris Role of the Board of Directors and the
dalam Pembahasan Isu Keberlanjutan [2-12] [2-13] Board of Commissioners in the Discussion of
Sustainability Issues [2-12] [2-13]
Selama tahun 2025, Direksi secara aktif terlibat Throughout 2025, the Board of Directors was actively
dalam pengawasan dan pembahasan isu involved in monitoring and discussing sustainability
keberlanjutan. Isu-isu keberlanjutan dibahas issues. Sustainability issues were discussed at
setidaknya satu kali setiap bulan dalam Rapat least once a month at Board of Directors meetings,
Direksi, mencakup perkembangan kinerja ESG, covering ESG performance developments,
efisiensi operasional, pengelolaan dampak operational efficiency, environmental impact
lingkungan, serta inisiatif keberlanjutan strategis. management, and strategic sustainability initiatives.
Selain itu, pembahasan keberlanjutan juga dilakukan In addition, sustainability discussions were also held
dalam Rapat Gabungan Direksi dan Dewan in the Joint Board of Directors and the Board of
Komisaris yang diselenggarakan secara kuartalan. Commissioners Meeting, which was held quarterly.
Forum ini digunakan untuk menyelaraskan arah This forum was used to align strategic directions,
strategis, memastikan pengawasan yang memadai, ensure adequate oversight, and evaluate the
serta mengevaluasi kemajuan implementasi agenda progress of the Company’s overall sustainability
keberlanjutan Perseroan secara menyeluruh. agenda implementation.
Integrasi Target Keberlanjutan dalam KPI Integration of Sustainability Targets into the
Direksi [3-3] Board of Directors’ KPIs [3-3]
Pada tahun 2025, Perseroan telah mengintegrasikan In 2025, the Company has integrated sustainability
aspek keberlanjutan ke dalam Key Performance aspects into corporate Key Performance Indicators
Indicators (KPI) korporasi yang menjadi dasar (KPIs), which are used as the basis in assessing
penilaian kinerja Direksi. Indikator keberlanjutan yang the performance of the Board of Directors. The
digunakan mencakup Carbon Intensity Measure sustainability indicators being used include Carbon
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dan ESG Rating, yang mencerminkan komitmen Intensity Measure and ESG Rating, which reflect the
Perseroan dalam mengelola dampak lingkungan Company’s commitment to managing environmental
sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola dan impact while improving the quality of governance
kinerja keberlanjutan secara keseluruhan. and overall sustainability performance.
Integrasi indikator tersebut memastikan bahwa The integration of these indicators ensures
pengambilan keputusan strategis di tingkat Direksi that strategic decision-making at the Board of
tidak hanya berorientasi pada kinerja keuangan, Directors level is not only oriented towards financial
tetapi juga mempertimbangkan aspek lingkungan, performance, but also considers environmental,
sosial, dan tata kelola sebagai bagian dari social, and governance aspects as part of long-term
penciptaan nilai jangka panjang. value creation.
Pelatihan dan Pengembangan Sustainability Competency Development
Kompetensi Keberlanjutan [E.2] [404-1] and Training [E.2] [404-1]
Menyadari bahwa keberlanjutan merupakan elemen Realizing that sustainability is an important element
penting bagi ketahanan dan pertumbuhan jangka for the Company’s long-term resilience and growth,
panjang perusahaan, Perseroan berkomitmen untuk the Company is committed to strengthening the
memperkuat kompetensi seluruh Allstars melalui competencies of all Allstars through training
334
Page 337
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
program pelatihan yang berfokus pada pemahaman programs that focus on understanding and applying
dan penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan di sustainability principles in the work environment. This
lingkungan kerja. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan initiative aims not only to raise awareness, but also to
meningkatkan kesadaran, tetapi juga menanamkan instill environmental, social, and governance (ESG)
nilai tanggung jawab lingkungan, sosial, dan tata values in every aspect of the Company’s operations.
kelola (ESG) dalam setiap aspek operasional
perusahaan.
Program Executive Sustainability Leadership
Executive Sustainability Leadership Program
No. Nama Peserta Nama Pelatihan Waktu Pelaksanaan Penyelenggara
Participant Name Training Title Training Date Organizer
1. Sabam Hutajulu Pelatihan Komisaris: Strategi Mengawasi 12 Juni 2025 & 18 Eksternal
(Komisaris) Kinerja Keuangan Perusahaan September 2025 External
(Commissioner) Commissioner Training: Strategy to June 12, 2025 &
Supervise Company Financial Performance September 18, 2025
2. Sabam Hutajulu Internal Audit & Risk Management for Top 14 Juli 2025 Eksternal
(Komisaris) Management July 14, 2025 External
(Commissioner)
3. Sabam Hutajulu Business Transformation and Risk 29 Juli 2025 Eksternal
(Komisaris) Management in Digital Age July 29, 2025 External
(Commissioner)
4. Sabam Hutajulu Strategic Leadership Foresight for Better 23 Juli 2025 Eksternal
(Komisaris) Sustainability and Sustaining Growth July 23, 2025 External
(Commissioner) Through Innovation of the Three Axes of
Business
5. Sabam Hutajulu Commissioner Excellence Mastering 13 Agustus 2025 Eksternal
(Komisaris) Strategic Planning and Enterprise Risk August 13, 2025 External
(Commissioner)
6. Sabam Hutajulu Enhancing Risk Culture and Governance 20 November 2025 Eksternal
(Komisaris) Excellence for Top Level Management - November 20, 2025 External
(Commissioner) Strategic Foresight Management
7. Raden Achmad Sadikin Aviation Security Enforcement & Profiling 24-25 Februari 2025 Internal
(Direktur Utama) Training February 24-25, 2025 Internal
(President Director)
8. Raden Achmad Sadikin EDTO (Extended Diversion Time 28 Februari 2025 Internal
(Direktur Utama) Operations) Ground Class February 28, 2025 Internal
(President Director)
9. Raden Achmad Sadikin ICAO USOAP (Universal Safety Oversight 4 Juni 2025 Eksternal
(Direktur Utama) Audit Programme) Course June 4, 2025 External
(President Director)
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
10. Raden Achmad Sadikin Human Factors Workshop 25 Juni 2025 Internal
(Direktur Utama) June 25, 2025 Internal
(President Director)
11. Luh Gede Mega Putri KEPAP 2021: Kepatuhan Terhadap Kode 19 September 2025 Eksternal
Tjatera Etik, Prinsip Dasar Etika, Noclar, serta September 19, 2025 External
(Direktur) (Director) Independensi dalam Perikatan Audit,
Perikatan Reviu dan Perikatan Asurans
Lainnya
KEPAP 2021: Compliance with the Code of
Conduct, Basic Ethical Principles, Noclar,
and Independence in Audit Engagement,
Review Engagement, and Other Assurance
Engagements
12. Luh Gede Mega Putri Standar Manajemen Mutu 1, Standar 17 September 2025 Eksternal
Tjatera Manajemen Mutu 2, Standar Audit 220 September 17, 2025 External
(Direktur) (Director) (Revisi), dan Toolkit Manajemen Mutu
Quality Management Standard 1, Quality
Management Standard 2, Audit Standard
220 (Revision), and Quality Management
Toolkit
335
Page 338
No. Nama Peserta Nama Pelatihan Waktu Pelaksanaan Penyelenggara
Participant Name Training Title Training Date Organizer
13. Luh Gede Mega Putri Audit on Sustainable Infrastructure 22 Agustus 2025 Eksternal
Tjatera Project August 22, 2025 External
(Direktur) (Director)
14. Akhmad Maulana Safety Emergency Procedures Recurrent 16 April 2025 Eksternal
Hendarto April 16, 2025 External
(Direktur) (Director)
15. Akhmad Maulana Threat Error Management 22 April 2025 Eksternal
Hendarto April 22, 2025 External
(Direktur) (Director)
16. Akhmad Maulana Aviation Security 24 April 2025 Eksternal
Hendarto April 24, 2025 External
(Direktur) (Director)
17. Akhmad Maulana Approach and Landing Accident Reduction 7 Juli 2025 Eksternal
Hendarto July 7, 2025 External
(Direktur) (Director)
18. Akhmad Maulana Managing Carbon Brakes 28 Januari 2025 Internal
Hendarto (Direktur) January 28, 2025 Internal
(Director)
19. Akhmad Maulana Preventing Runway Incursion 14 Oktober 2025 Internal
Hendarto (Direktur) October 14, 2025 Internal
(Director)
20. Akhmad Maulana TCAS RA Prevention 13 Februari 2025 Internal
Hendarto February 13, 2025 Internal
(Direktur) (Director)
21. Akhmad Maulana GNSS Interference Awareness Training 18 Agustus 2025 Internal
Hendarto August 18, 2025 Internal
(Direktur) (Director)
22. Akhmad Maulana When Mayday Isn't Enough - Taking 18 Agustus 2025 Internal
Hendarto Control During Emergency August 18, 2025 Internal
(Direktur) (Director)
23. Akhmad Maulana Introduction to Mission+ v2.0 & Mission+ 12 Desember 2025 Internal
Hendarto Briefing v2.0 December 12, 2025 Internal
(Direktur) (Director)
24. Wahyu Ristanto Human Factor Recurrent 28 Agustus 2025 Eksternal
(Direktur) (Director) August 28, 2025 External
25. Deva Prasetyo Wibowo Just Culture (JERC) 17 April 2025 Internal
(Direktur) (Director) April 17, 2025 Internal
Sustainability in Action: Peningkatan Kompetensi Keberlanjutan bagi Karyawan
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Sustainability in Action: Improving Sustainability Competency for Employees
No. Nama Pelatihan Waktu Pelaksanaan Penyelenggara Peserta
Training Title Training Date Organizer Participant
1. Sustainability 101 Workshop at IAA 23 September 2025 Internal Karyawan IAA (Allstars)
RedHouse September 23, 2025 Internal IAA Employees (Allstars)
2. Sustainability 101 Workshop at 21 November 2025 Internal Karyawan IAA (Allstars)
DPS Hub November 21, 2025 Internal IAA Employees (Allstars)
3. Sustainable Supply Chain Training 24 Juli 2025 Eksternal Sustainability Dept.,
July 2024, 2025 External Procurement Dept., Inflight
Service Dept., Engineering Dept.
4. ICAO CORSIA Workshop 3–5 November 2025 Eksternal Sustainability Dept.
November 3–5, 2025 External
5. ICAO SAP Workshop 6–7 November 2025 Eksternal Sustainability Dept.
November 6–7, 2025 External
6. ACMF-ISSB Technical Training on 28 Mei 2025 Eksternal Sustainability Dept.
IFRS Sustainability Disclosures May 28, 2025 External
Standards
7. Workshop on IFRS Sustainability 23 September 2025 Eksternal Sustainability Dept.
Standards September 23, 2025 External
336
Page 339
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Keamanan Informasi dan Privasi Data [3-3] Information Security and Data Privacy [3-3]
Perseroan memandang keamanan informasi The Company considers information security and
dan perlindungan data pribadi sebagai fondasi personal data protection as the main foundation in
utama dalam menjaga kepercayaan pelanggan, maintaining the trust of customers, employees, and
karyawan, dan mitra usaha, sekaligus memastikan business partners, whilst ensuring compliance with
kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Seiring applicable regulations. With the growing reliance on
meningkatnya ketergantungan pada sistem digital digital systems in flight operations, the Company
dalam operasional penerbangan, Perseroan secara continuously strengthens its policies, frameworks,
berkelanjutan memperkuat kebijakan, kerangka and controls for cybersecurity and data privacy.
kerja, serta pengendalian keamanan siber dan
privasi data.
Pendekatan Perseroan berfokus pada perlindungan The Company’s approach focuses on protecting
aset informasi strategis dan data pribadi melalui strategic information assets and personal data
penerapan prinsip kerahasiaan (confidentiality), through the application of the principles of
integritas (integrity), dan ketersediaan (availability), confidentiality, integrity, and availability, as well as
serta integrasi keamanan informasi ke dalam the integration of information security into corporate
manajemen risiko perusahaan. risk management.
Kebijakan, Standar, dan Strategi Keamanan Information Security Policies, Standards, and
Informasi Strategies
Daftar Kebijakan, Standar, dan Strategi Keamanan Informasi & Privasi Data di Grup AirAsia
List of Information Security & Data Privacy Policies, Standards, and Strategies at AirAsia Group
No. Kebijakan / Standar
Policy / Standard
Deskripsi Singkat
Brief Description
1. Information Security Policy Melindungi sumber daya informasi perusahaan berdasarkan prinsip kerahasiaan,
(AA/ISM/M/001) integritas, dan ketersediaan; mengacu pada PCI DSS, ISO 27001, standar industri,
dan praktik terbaik terkait keamanan informasi.
Protecting corporate information resources based on the principles of
confidentiality, integrity, and availability; referring to PCI DSS, ISO 27001, industry
standards, and best practices related to information security.
2. Data Governance Policy (AA/ Mengatur pengelolaan, perlindungan, dan dokumentasi data, peran dan tanggung
ISM/S/010) jawab, serta kepatuhan terhadap hukum dan standar.
Organizing data management, protection, and documentation, roles and
responsibilities, as well as compliance with laws and standards
3. Server, Database and Network Menetapkan kebijakan, standar, aturan, dan prosedur pengamanan server,
Hardening Policy (AA/ database, dan jaringan untuk meminimalkan risiko teknologi informasi dan
ISM/S/006) memastikan kepatuhan pada regulasi.
Establishing security policies, standards, rules, and procedures for servers,
databases, and networks to minimize information technology risks and ensure
compliance with regulations.
4. Information Security Incident Panduan respons insiden keamanan informasi secara efektif dan efisien untuk Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Response SOP (AA/ISM/S/009) meminimalkan terjadinya gangguan layanan, kehilangan informasi, dan dampak
pada reputasi perusahaan.
Guidelines for responding to information security incidents effectively and
efficiently in order to minimize service disruptions, information loss, and impact on
the Company's reputation
5. BS EN ISO/IEC 27001:2023 Standar internasional sistem manajemen keamanan informasi, yang membantu
perusahaan untuk mengamankan aset informasi, beroperasi secara efisien, dan
membentuk ketahanan.
International standards for information security management systems, which help
companies safeguard their information assets, operate efficiently, and build resilience.
6. Personal Data Protection Act Ketentuan legal terkait perlindungan data pribadi (yang berhubungan dengan
2010 (AA/LGL/S/009) aktivitas komersial dan transaksi lainnya) di yurisdiksi masing-masing AOC
(termasuk IAA).
Legal provisions regarding personal data protection (related to commercial
activities and other transactions) in each AOC jurisdiction (including IAA)
337
Page 340
No. Kebijakan / Standar
Policy / Standard
Deskripsi Singkat
Brief Description
7. Data Security and Privacy (AA/ Komitmen untuk menghormati dan melindungi privasi dan data pelanggan,
ISM/S/016) karyawan, dan pihak ketiga, serta melindungi kerahasiaan informasi penting
terkait bisnis perusahaan dari berbagai ancaman internal dan eksternal.
Commitment to respect and protect the privacy and data of customers, employees,
and third parties, as well as to protect the confidentiality of important information
related to the Company's business from various internal and external threats.
8. Risk-Driven Cyber Security Strategi keamanan siber berbasis risiko dengan empat workstreams utama
Strategy (dijelaskan lebih rinci di bawah tabel ini).
Risk-based cybersecurity strategy with four key workstreams (explained in more
detail below this table)
9. Unified Control Library Berlandaskan pada Standard of Good Practice (SOGP) dengan tujuan untuk
mengonsolidasi kontrol keamanan siber lintas standar dan regulasi (ISO 27001,
NIST CSF, PCI DSS, dan regulasi negara spesifik).
Based on the Standard of Good Practice (SOGP) with the aim of consolidating
cybersecurity controls across standards and regulations (ISO 27001, NIST CSF, PCI
DSS, and country-specific regulations).
10. Cyber Security Risk Kerangka manajemen risiko siber berbasis standar ISF IRAM2, yang meliputi
Management Framework Business Impact Assessment, Threat Prioritization, Vulnerability Scoring,
Likelihood Evaluation, Risk Calculation and Mitigation.
A risk-driven cyber security management framework based on the ISF IRAM2
standard, which includes Business Impact Assessment, Threat Prioritization,
Vulnerability Scoring, Likelihood Evaluation, Risk Calculation and Mitigation.
Strategi Keamanan Siber Berbasis Risiko
Risk-Driven Cyber Security Strategy
Workstream Fokus Utama
Key Focus
Cyber Security Risk Management Penilaian dampak bisnis berdasarkan skenario ancaman siber, evaluasi postur
risiko sistem beserta penyusunan rencana pengurangan risiko, dan pelaksanaan
third-party cyber assurance.
Business impact assessment based on cyber threat scenarios, evaluation of
system risk posture along with the preparation of risk mitigation plans, and
implementation of third-party cyber assurance.
Cyber Defence Pemantauan keamanan 24x7 dan otomasi sistem peringatan melalui Security
Monitoring Solution (SIEM), serta respons insiden secara terstruktur dan tepat
waktu untuk meminimalkan gangguan.
24/7 security monitoring and automated warning systems through Security
Monitoring Solution (SIEM), as well as structured and timely incident response to
minimize disruption
Cyber Security Behaviour Pembuatan kurikulum kesadaran keamanan siber, pelaksanaan simulasi phishing
secara berkala, dan pembuatan materi edukasi yang menarik.
Development of a cybersecurity awareness curriculum, regular implementation of
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
phishing simulations, and creation of engaging educational materials.
Identity & Access Management Perbaikan proses pemantauan dan tata kelola akses dan akun, serta penerapan
konsep least privilege dan pemisahan tanggung jawab terstandarisasi.
Improvements to the monitoring process and the management of access and
accounts, as well as the implementation of the least privilege concept and
standardized segregation of responsibilities
Sepanjang tahun 2025, strategi ini mulai Throughout 2025, the above strategies were
diimplementasikan melalui peningkatan sistem implemented by upgrading security monitoring
pemantauan keamanan, simulasi phishing systems, conducting artificial intelligence-based
berbasis kecerdasan buatan, penilaian kerentanan phishing simulations, performing continuous
berkelanjutan, serta perencanaan inisiatif lanjutan vulnerability assessments, and planning advanced
seperti red-teaming dan pengujian keamanan API. initiatives such as red-teaming and API security
testing.
338
Page 341
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Tata Kelola Privasi Data Data Privacy Governance
Untuk memastikan kepatuhan perlindungan data To ensure compliance with personal data protection,
pribadi, Grup AirAsia telah menunjuk Data Protection AirAsia Group has appointed a Data Protection
Officer (DPO) dari Group Legal Department. Dalam Officer (DPO) from the Group Legal Department.
pelaksanaannya, fungsi Cyber Security mendukung In practice, the Cyber Security function supports
DPO pada aspek keamanan data, sementara the DPO in data security aspects, while privacy
pengelolaan tata kelola privasi dijalankan sesuai governance is carried out in accordance with
ketentuan perundang-undangan dan kebijakan applicable laws and internal policies.
internal yang berlaku.
Pendekatan ini memastikan bahwa pengelolaan This approach ensures that personal data
data pribadi tidak hanya berfokus pada aspek management focuses not only on technical
teknis keamanan, tetapi juga kepatuhan hukum dan security aspects, but also on legal compliance and
akuntabilitas organisasi. organizational accountability.
Pembaruan Struktur dan Peran Tata Kelola Updates to the Structure and Role of
Keamanan Siber Tahun 2025 Cybersecurity Governance in 2025
Sepanjang tahun 2025, Perseroan melakukan Throughout 2025, the Company has updated
penguatan tata kelola keamanan siber sebagai its cybersecurity governance in response to the
respons atas meningkatnya ketergantungan increasing operational reliance on the digital
operasional terhadap ekosistem digital dan ecosystem and cross-functional data management.
pengelolaan data lintas fungsi. Penguatan ini This improvement was realized through
diwujudkan melalui pembaruan struktur organisasi, organizational structure updates, roles, and more
peran, serta mekanisme koordinasi yang lebih integrated coordination mechanisms between the
terintegrasi antara tingkat Grup AirAsia dan unit AirAsia Group and business units.
bisnis.
Pada tingkat Grup AirAsia, Group Chief Information At AirAsia Group, the Group Chief Information
Security Officer (CISO) memegang peran strategis Security Officer (CISO) holds a strategic role as the
sebagai pemilik proses (process owner) atas process owner of all assurance activities related
seluruh aktivitas assurance yang berkaitan to the confidentiality, integrity, and availability of
dengan kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan company, employee, customer, and business partner
data perusahaan, karyawan, pelanggan, serta data. The CISO is responsible for establishing AirAsia
mitra bisnis. CISO bertanggung jawab dalam Group’s information security policies, working with
menetapkan kebijakan keamanan informasi Grup executive management to design, implement,
AirAsia, bekerja sama dengan manajemen eksekutif and maintain information security management
dalam merancang, mengimplementasikan, dan programs, and ensuring that the protection of
memelihara program manajemen keamanan company information assets is adequate. In carrying
informasi, serta memastikan perlindungan aset out its supervisory function, the CISO regularly
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
informasi perusahaan berjalan secara memadai. reports on cybersecurity conditions to the Board of
Dalam menjalankan fungsi pengawasan, CISO Directors, including security posture updates and
secara berkala melaporkan kondisi keamanan siber proposed solutions and improvements to security
kepada Dewan Direksi, termasuk pembaruan postur and information protection systems.
keamanan serta usulan solusi dan peningkatan
sistem keamanan dan perlindungan informasi.
Pada tahun 2025, Grup AirAsia menunjuk CISO In 2025, AirAsia Group appointed a new CISO. Under
baru. Di bawah kepemimpinan ini, sejumlah inisiatif this leadership, a number of strategic initiatives
strategis mengalami percepatan, termasuk were accelerated, including the acquisition of ISO
perolehan sertifikasi ISO 27001:2022 dan PCI DSS 27001:2022 and PCI DSS 4.0.1 certifications, the
4.0.1, peluncuran cyber security roadshow pertama launch of the first cyber security roadshow for
untuk Grup AirAsia, serta pembaruan kebijakan AirAsia Group, and the refreshment of cyber security
keamanan siber agar selaras dengan lanskap policies to align with the current threat landscape
ancaman dan kebutuhan bisnis terkini. and business needs.
339
Page 342
Seiring dengan perluasan cakupan risiko digital, Along with the expansion of the scope of digital risks,
Group Information Security secara resmi direposisi Group Information Security was officially repositioned
dan menggunakan nomenklatur Cyber Security Team. and changed its name to the Cyber Security Team. This
Perubahan ini mencerminkan perluasan mandat yang change reflects an expanded mandate that not only
tidak hanya mencakup pengelolaan informasi, tetapi covers information management, but also software
juga keamanan perangkat lunak, infrastruktur, serta security, infrastructure, and the Company’s entire
keseluruhan ekosistem digital perusahaan. Tim ini digital ecosystem. The team is responsible for setting
bertanggung jawab dalam menetapkan tujuan dan cybersecurity objectives and requirements, ensuring
persyaratan keamanan siber, memastikan kepatuhan compliance with policies and procedures, managing
terhadap kebijakan dan prosedur, mengelola mitigasi risk mitigation and security incident control,
risiko serta pengendalian insiden keamanan, menguji periodically testing the effectiveness of security
efektivitas kontrol keamanan secara berkala, serta controls, as well as designing and implementing an
merancang dan melaksanakan program Information Information Security Awareness Training program for
Security Awareness Training bagi seluruh Allstars. all Allstars.
Pada tingkat operasional, struktur kepemimpinan At the operational level, the Cyber Security leadership
Cyber Security diperkuat dengan pembagian fungsi structure is reinforced by dividing functions into four
ke dalam empat Head of Department, yaitu: Heads of Department, namely:
1. Head of Governance, Risk, and Compliance, 1. Head of Governance, Risk, and Compliance, who
yang bertanggung jawab atas pengembangan is responsible for developing and maintaining
dan pemeliharaan kebijakan, standar, dan cybersecurity governance policies, standards,
dokumentasi tata kelola keamanan siber, and documentation, formulating cybersecurity
penyusunan strategi risiko siber sesuai risk strategies in accordance with the Company’s
appetite perusahaan, serta pelaksanaan risk appetite, and conducting cybersecurity
asesmen dan audit kepatuhan siber; compliance assessments and audits;
2. Head of Cyber Defense, yang mengelola 2. Head of Cyber Defense, who manages real-time
pemantauan insiden siber secara real-time, cyber incident monitoring, incident handling
penanganan dan pemulihan insiden, analisis and recovery, forensic analysis, and the
forensik, serta pelaksanaan vulnerability implementation of vulnerability assessments
assessment dan penetration testing pada and penetration testing on applications,
aplikasi, infrastruktur, dan endpoint; infrastructure, and endpoints;
3. Head of Cyber Strategy and Architecture, yang 3. Head of Cyber Strategy and Architecture, who
memastikan pengembangan arsitektur sistem ensures that system architecture development
selaras dengan prinsip zero-trust architecture, is in line with the principles of zero-trust
secure-by-design, serta strategi keamanan architecture, secure-by-design, and cyber
siber yang mendukung visi, misi, dan konteks security strategies that support the Company’s
risiko perusahaan; vision, mission, and risk context;
4. Head of Cyber Change and Program, yang 4. Head of Cyber Change and Program, who
mengelola program kesadaran dan pelatihan manages cybersecurity awareness and training
keamanan siber serta memantau keselarasan programs and monitors the alignment and
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dan progres berbagai inisiatif keamanan siber. progress of various cybersecurity initiatives.
Selain itu, Business CISO (B-CISO) ditugaskan In addition, Business CISOs (B-CISOs) are assigned
pada masing-masing lini bisnis untuk memastikan to each line of business to ensure the translation
penerjemahan kebijakan dan kebutuhan of cybersecurity policies and requirements at the
keamanan siber di tingkat operasional. B-CISO operational level. B-CISOs serve as the main liaison
berperan sebagai penghubung utama antara between business units and the Cyber Security
unit bisnis dan Cyber Security Team, termasuk Team, including in the identification of requirements,
dalam identifikasi kebutuhan, komunikasi tata governance communication, incident escalation,
kelola, eskalasi insiden, serta mitigasi risiko siber. and cyber risk mitigation.
Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan sejumlah In 2025, the Company implemented a number of cyber
inisiatif tata kelola siber untuk memperkuat kesiapan governance initiatives to strengthen the organization’s
organisasi terhadap risiko keamanan informasi. preparedness for information security risks. One of the
Salah satu inisiatif utama adalah pelaksanaan main initiatives was the implementation of phishing
simulasi phishing kepada karyawan untuk mengukur simulations for employees to measure their level of
tingkat kewaspadaan serta efektivitas respons awareness and the effectiveness of their individual
individu terhadap ancaman siber. Sepanjang periode responses to cyber threats. During the reporting
pelaporan, dua simulasi phishing telah dilakukan period, two phishing simulations were conducted with
dengan rata-rata tingkat kegagalan sebesar 5%. an average failure rate of 5%. These results were used
340
Page 343
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Hasil ini digunakan sebagai dasar penyusunan as the basis for developing more targeted training
pelatihan yang lebih terarah bagi karyawan yang for employees who needed to strengthen their
membutuhkan penguatan kompetensi. competencies.
Dalam aspek kepatuhan dan manajemen risiko, In terms of compliance and risk management,
perusahaan melakukan evaluasi terhadap the Company evaluated the implementation of
implementasi automated security compliance and automated security compliance and risk workflow.
risk workflow. Sistem ini telah dinonaktifkan pada This system was deactivated in 2025 and replaced
tahun 2025 dan digantikan dengan pendekatan with another approach that was deemed more
lain yang dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan suitable for operational needs.
operasional.
Sebagai gantinya, proses asesmen kepatuhan Instead, the information security compliance
keamanan informasi diperkuat melalui pemanfaatan assessment process was enhanced through the use
Jira Software sebagai issue tracking system. Melalui of Jira Software as an issue tracking system. Through
mekanisme ini, checklist keamanan informasi yang this mechanism, the scope of the information
mengacu pada kebijakan internal dan praktik terbaik security checklist, which refers to internal policies
diperluas cakupannya, termasuk aspek pengelolaan and best practices was expanded to include aspects
data dan akses. of data management and access.
Dalam mengelola risiko keamanan informasi yang In managing information security risks arising from
berasal dari pihak ketiga, Grup AirAsia menerapkan third parties, AirAsia Group implements a structured
proses Third-Party Risk Assessment (TPRA) yang Third-Party Risk Assessment (TPRA) process. This
terstruktur. Proses ini dimulai dengan penyebaran process begins with the distribution of questionnaires
kuesioner untuk mengidentifikasi potensi kelemahan to identify potential weaknesses in third-party
dalam proses dan kontrol pihak ketiga. Selanjutnya, processes and controls. Afterwards, risk owners
pemilik risiko melakukan identifikasi risiko serta identify risks and ensure that relevant security
memastikan pengendalian keamanan yang relevan controls are in place. If the residual risk is rated
telah diterapkan. Apabila risiko residual berada pada “High” or “Very High,” approval from the Group CISO
tingkat “High” atau “Very High”, persetujuan dari Group is required before the cooperation can continue. Risk
CISO wajib diperoleh sebelum kerja sama dilanjutkan. owners are fully responsible for implementing the
Pemilik risiko bertanggung jawab penuh atas agreed mitigation plan.
implementasi rencana mitigasi yang telah disepakati.
Inisiatif Keamanan Data dan Privasi Tahun 2025 Data Security and Privacy Initiatives in 2025
Sepanjang tahun 2025, Perseroan memperkuat Throughout 2025, the Company strengthened
sistem keamanan data dan perlindungan privasi its data security and privacy protection systems
melalui sejumlah inisiatif lintas pilar. Pada ranah through a number of cross-pillar initiatives. At
operasional, perusahaan meningkatkan kapabilitas the operational level, the Company enhanced its
Endpoint Detection and Response (EDR) untuk Endpoint Detection and Response (EDR) capabilities
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
mendeteksi dan merespons ancaman seperti to detect and respond to threats such as malware
malware dan ransomware pada perangkat and ransomware on endpoint devices, servers, and
endpoint, server, dan sumber daya cloud. Selain cloud resources. In addition, the implementation
itu, implementasi User Account/Identity Protection of User Account/Identity Protection (IDP) enabled
(IDP) memungkinkan pemantauan aktivitas akun more proactive monitoring of user account activity,
pengguna secara lebih proaktif, termasuk identifikasi including the identification of misconfigurations and
miskonfigurasi dan potensi kerentanan pada sistem potential vulnerabilities in the account management
manajemen akun. system.
Perseroan juga melakukan upgrade solusi keamanan The Company also upgraded its web application
aplikasi web guna melindungi situs yang dapat security solutions to protect publicly accessible
diakses langsung oleh publik (public facing website) websites from various forms of cyberattacks. In
dari berbagai bentuk serangan siber. Dalam terms of data governance, the Company completed
aspek tata kelola data, Perseroan menyelesaikan the implementation of a governance framework
implementasi kerangka tata kelola untuk arsitektur for Data Mesh architecture, including a vetting
Data Mesh, termasuk proses vetting atas seluruh process for all data assets available through Google
aset data yang tersedia melalui Google Dataplex Dataplex to ensure security and privacy compliance.
guna memastikan keamanan dan kepatuhan privasi.
341
Page 344
Pada tingkat infrastruktur kritikal, Perseroan At the critical infrastructure level, the Company
mengimplementasikan Privileged Access implemented Privileged Access Management (PAM)
Management (PAM) untuk memperketat pengelolaan to tighten privileged access management. Through
akses istimewa. Melalui sistem ini, pengguna admin this system, information technology administrators
teknologi informasi tidak lagi menyimpan kredensial no longer store privileged access credentials
akses istimewa secara langsung, dan seluruh directly, and all activities on critical systems must
aktivitas pada sistem kritikal harus melalui proses go through an approval and monitoring process.
persetujuan dan pemantauan.
Di bidang tata kelola, risiko, dan kepatuhan (GRC), In the area of governance, risk, and compliance
perusahaan mengembangkan Automated Security (GRC), the Company developed an Automated
Awareness Platform sebagai peningkatan dari Security Awareness Platform as an upgrade from its
platform e-learning sebelumnya. Platform ini previous e-learning platform. This platform provides
menyediakan konten pelatihan terkini, simulasi the latest training content, threat simulations,
ancaman, evaluasi, serta pengingat otomatis evaluations, and automated reminders with a training
dengan target tingkat penyelesaian pelatihan completion target of 80%. In addition, compliance
sebesar 80%. Selain itu, pelaporan kepatuhan reporting through Jira Software has been completed
melalui Jira Software telah diselesaikan dan menjadi and has become a mandatory mechanism in the
mekanisme wajib dalam proses penilaian keamanan security assessment process for every application
setiap pengembangan dan peluncuran aplikasi. development and launch.
Insiden Keamanan Siber dan Tindak Lanjut Cybersecurity Incidents and Follow-up
Selama periode tahun 2023 hingga 2025, tidak During the period from 2023 to 2025, there were
terdapat pengaduan terbukti terkait pelanggaran no proven complaints related to customer privacy
privasi pelanggan maupun kehilangan data violations or customer data loss. Meanwhile, one
pelanggan. Sementara itu jumlah individu yang individual was affected by a data security incident
terdampak insiden keamanan data tercatat satu in 2023, with none in 2024 and 2025. There were no
orang pada tahun 2023, serta nihil pada 2024 dan fines or financial penalties paid in connection with
2025. Tidak terdapat denda atau sanksi finansial cybersecurity incidents during this period.
yang dibayarkan sehubungan dengan insiden
keamanan siber selama periode tersebut.
Untuk menyelesaikan dan mencegah potensi insiden, To resolve and prevent potential incidents, the
perusahaan telah mengimplementasikan kontrol Company has implemented key technical controls,
teknis utama, termasuk EDR dan SIEM. Pada tahun including EDR and SIEM. In 2025, the Company also
2025, Perseroan juga melakukan migrasi ke sistem migrated to a new SIEM system equipped with an
SIEM baru yang dilengkapi dengan fitur tambahan additional feature in the form of an integrated threat
berupa integrated threat intelligence platform guna intelligence platform to improve threat detection
meningkatkan kemampuan deteksi dan respons and response capabilities.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
ancaman.
Kesadaran Keamanan Siber dan Kesiapsiagaan Cybersecurity Awareness and Incident
Insiden Preparedness
Guna menumbuhkan budaya kesadaran keamanan In order to foster a culture of cybersecurity
siber, Perseroan menyelenggarakan berbagai awareness, the Company organized various training
program pelatihan dan edukasi sepanjang tahun and education programs throughout 2025:
2025:
1. Program Information Security Awareness 1. The Information Security Awareness Education
Education diwajibkan bagi karyawan baru dan program is mandatory for new and existing
karyawan eksisting, dengan durasi 30 menit employees, with a duration of 30 minutes per
per karyawan per tahun dan diikuti oleh 1.204 employee per year and attended by 1,204
peserta; participants;
2. Perusahaan secara rutin membagikan materi 2. The Company regularly distributes information
kesadaran keamanan informasi melalui security awareness materials through the
Information Security Awareness Post yang Information Security Awareness Post, which
diterbitkan secara dua mingguan, dengan total is published biweekly, with a total of eight
delapan publikasi selama tahun berjalan; publications during the year;
342
Page 345
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
3. Perusahaan melaksanakan Cyber Drill 3. The Company held two Cyber Drills (Table Top
(Table Top Exercise) sebanyak dua kali, yang Exercises), which simulated real cyber attack
mensimulasikan skenario serangan siber nyata scenarios to test the effectiveness of cross-
untuk menguji efektivitas prosedur respons functional incident response procedures. These
insiden lintas fungsi. Latihan ini diikuti oleh exercises were attended by 38 participants and
38 peserta dan menjadi dasar evaluasi untuk formed the basis for evaluating and addressing
mengevaluasi dan menutup kekurangan yang identified gaps;
teridentifikasi;
4. Bagi pengembang dan software engineers, 4. For developers and software engineers, Secure
Secure Coding Awareness Training Coding Awareness Training is held annually to
diselenggarakan secara tahunan guna ensure that security principles are embedded
memastikan prinsip keamanan tertanam sejak from the application design stage.
tahap perancangan aplikasi.
Perseroan telah memiliki business continuity The Company has a business continuity plan,
plan, contingency plan, serta prosedur incident contingency plan, and incident response procedures
response yang diterapkan secara konsisten dan diuji that are consistently implemented and tested
setidaknya satu kali setiap tahun untuk memastikan at least once a year to ensure the organization’s
kesiapan organisasi dalam menghadapi gangguan readiness in the event of operational disruptions or
operasional maupun insiden siber. cyber incidents.
Keterlibatan Pemangku Kepentingan Stakeholder Engagement [E.4] [2-29]
[E.4] [2-29]
Bagi Perseroan, keterlibatan pemangku kepentingan For the Company, stakeholder engagement is
merupakan elemen kunci dalam memastikan a key element in ensuring business success and
keberhasilan dan keberlanjutan bisnis. Pemangku sustainability. Stakeholders include all parties
kepentingan mencakup seluruh pihak yang affected, either directly or indirectly, by operational
terpengaruh, baik secara langsung maupun tidak activities, as well as parties that play an important
langsung, oleh kegiatan operasional, serta pihak role in providing permission, support, and legitimacy
yang memiliki peran penting dalam memberikan for the Company to operate sustainably.
izin, dukungan, dan legitimasi bagi Perseroan untuk
beroperasi secara berkelanjutan.
Pemangku kepentingan Perseroan terdiri atas The Company’s stakeholders consist of various local,
berbagai kelompok yang berada di tingkat lokal, regional, national, and international groups, each
regional, nasional, hingga internasional, yang with different interests and expectations regarding
masing-masing memiliki kepentingan dan ekspektasi the Company’s performance.
berbeda terhadap kinerja Perseroan.
Untuk memastikan setiap inisiatif bisnis memberikan To ensure that every business initiative provides
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
manfaat yang seimbang bagi seluruh pihak, balanced benefits for all parties, the Company
Perseroan secara sistematis melakukan identifikasi systematically identifies and maps stakeholders
dan pemetaan pemangku kepentingan berdasarkan based on their level of influence and impact on
tingkat pengaruh dan dampak terhadap kegiatan business activities. This process aims to understand
usaha. Proses ini dilakukan untuk memahami isu-isu the priority issues that are most relevant to
prioritas yang paling relevan bagi masing-masing each stakeholder group and to ensure that the
kelompok pemangku kepentingan serta memastikan communication, engagement, and follow-up
bahwa strategi komunikasi, keterlibatan, dan tindak strategies developed are appropriate, measurable,
lanjut yang disusun dapat dilakukan secara tepat, and aligned with the Company’s sustainability
terukur, dan selaras dengan arah keberlanjutan direction.
Perseroan.
Keterlibatan dengan pemangku kepentingan Stakeholder engagement is carried out continuously
dijalankan secara berkesinambungan melalui through various communication channels, both
berbagai saluran komunikasi, baik formal maupun formal and informal. These regular interactions
informal. Interaksi rutin ini memungkinkan Perseroan enable the Company to receive aspirations,
untuk menerima aspirasi, tanggapan, serta responses, and constructive input that form the
masukan konstruktif yang menjadi dasar dalam basis for policy refinement and sustainability
penyempurnaan kebijakan dan peningkatan kinerja performance improvement.
keberlanjutan.
343
Page 346
Informasi lebih lanjut mengenai kelompok pemangku Further information on the identified stakeholder
kepentingan yang teridentifikasi serta metode groups and the methods of engagement is presented
pelibatannya disajikan pada tabel berikut: in the following table:
Basis Identifikasi
Saluran & Metode
Kelompok / Alasan & Peran Fungsi / Respons &
Pelibatan
Pemangku Kritis Penanggung Pendekatan
(Frekuensi) Isu / Topik Utama
Kepentingan Basis of Key Issue / Topic Jawab Utama Perusahaan
Engagement
Stakeholder Identification / Primary Function / Company Response
Channel & Method
Group Critical Reason & Person in Charge & Approach
(Frequency)
Role
Pelanggan • Sumber utama • Survei kepuasan • Kualitas • Customer • Tindak lanjut
Guests / pendapatan pelanggan layanan & Happiness hasil survei &
Customers dan reputasi • Feedback keselamatan • Sekretaris feedback
perusahaan digital & media • Ketepatan Perusahaan • Peningkatan
• Penentu sosial (harian) jadwal • Ground layanan digital
kepercayaan • Forum penerbangan Operations & kompensasi
publik pelanggan & & kompensasi Dept. delay
• Berdasarkan komunikasi keterlambatan • Customer • Penguatan
ketergantungan langsung • Akses digital & Happiness program
dan kedekatan (berkala) pengalaman • Corporate loyalitas &
hubungan • Promosi & pelanggan Secretary komunikasi dua
• The main kampanye • Service quality • Ground arah
source of the digital (sesuai & safety Operations • Follow up on
Company's kebutuhan) • Flight Dept. survey results
income and • Customer punctuality & and feedback
reputation satisfaction compensation • Improve digital
• The determinant surveys for delays services and
of public trust • Digital feedback • Digital access compensation
• Based on & social media & customer for delays
dependence (daily) experience • Strengthen
and intimacy of • Customer loyalty
relationships forums & direct programs
communication and two-way
(periodic) communication
• Digital
promotions &
campaigns (as
needed)
Karyawan • Penggerak • Townhall • Keselamatan, • People and • Program
Allstars operasional meeting (dua kesehatan, dan Culture Dept. pelatihan
& budaya bulanan) kesejahteraan • Safety Dept. kompetensi &
keberlanjutan • Employee kerja • Facility leadership
• Penentu inovasi survey • Pengembangan Management • Kebijakan
& keselamatan (tahunan) karier & Dept. diversity &
kerja • Platform kompetensi • People and inclusion
• Berdasarkan komunikasi • Keadilan, Culture Dept. • Penghargaan
ketergantungan internal & kesetaraan, • Safety Dept. kinerja &
& tanggung chat group inklusi & • Facility kesejahteraan
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
jawab bersama (berkelanjutan) remunerasi Management karyawan
• Driver of • Pelatihan & • Occupational Dept. • Competency
operations and wellbeing safety, health, & leadership
sustainability program (rutin) and well-being training
culture • Townhall • Career and programs
• Determinant meetings (bi- competency • Diversity &
of innovation monthly) development inclusion
and workplace • Employee • Fairness, policies
safety surveys (annual) equality, • Employee
• Based on • Internal inclusion, and performance &
mutual communication remuneration welfare awards
dependence platforms &
and shared chat groups
responsibility (ongoing)
• Training &
wellbeing
programs
(routine)
344
Page 347
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Basis Identifikasi
Saluran & Metode
Kelompok / Alasan & Peran Fungsi / Respons &
Pelibatan
Pemangku Kritis Penanggung Pendekatan
(Frekuensi) Isu / Topik Utama
Kepentingan Basis of Key Issue / Topic Jawab Utama Perusahaan
Engagement
Stakeholder Identification / Primary Function / Company Response
Channel & Method
Group Critical Reason & Person in Charge & Approach
(Frequency)
Role
Investor & • Penyedia modal • RUPS (tahunan • Kinerja • Sekretaris • Penyampaian
Pemegang & pengambil dan sesuai operasional, Perusahaan kinerja
Saham keputusan kebutuhan) keuangan & • Manajemen perusahaan,
Investors & strategis • Public expose ekonomi Puncak laporan
Shareholders • Pemantau (tahunan) • Transparansi & • Corporate keuangan &
kinerja & tata • Laporan prospek bisnis Communications keberlanjutan
kelola keuangan • Strategi • Corporate secara berkala
• Berdasarkan & kinerja keberlanjutan Secretary • Investor briefing
pengaruh & operasional jangka panjang • Top Management & Q&A session
tanggung jawab (rutin) • Kebijakan • Corporate • Keterbukaan
finansial • Komunikasi dividen & Communications Informasi
• Investors & melalui kanal remunerasi melalui
strategic komunikasi yang • Operational, situs web
decision makers tersedia sesuai financial, and Perusahaan
• Performance kebutuhan economic • Regular
& governance • GMS (annual performance reporting of
supervisors and as needed) • Transparency company
• Based on • Public expose and business performance,
influence (annual) prospects financial
& financial • Financial • Long-term statements, and
responsibility statements & sustainability sustainability
operational strategy • Investor
performance • Dividend and briefings and
reports (routine) remuneration Q&A sessions
• Communication policy • Disclosure of
through information
available through the
communication Company's
channels as website
needed
Pemerintah & • Pembuat • Rapat • Kepatuhan • Risk • Pelaporan
Regulator kebijakan & koordinasi hukum & Management kepatuhan &
Government pemberi izin reguler peraturan • Government klarifikasi audit
& Regulators operasi (triwulan) • Keselamatan Relations Dept. • Partisipasi
• Penjamin • Compliance operasional & • Sekretaris dalam forum
kepatuhan submission perlindungan Perusahaan industri
hukum, & pelaporan konsumen • Sustainability penerbangan
keselamatan & wajib (berkala/ • Lingkungan & Dept. • Pembaruan
lingkungan insidental) emisi karbon • Risk kebijakan sesuai
• Berdasarkan • Forum asosiasi • Komunikasi Management regulasi terbaru
pengaruh & & industry regulatif tepat • Government • Compliance
tanggung jawab dialogue waktu Relations Dept. reporting
hukum (berkala/ • Legal and • Corporate & audit
• Policy makers insidental) regulatory Secretary clarification
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
& issuers of • Regular compliance • Sustainability • Participation in
operating coordination • Operational Dept. aviation industry
licenses meetings safety and forums
• Guarantors (quarterly) consumer • Policy updates
of legal, • Compliance protection in accordance
safety, and submission & • Environment with the latest
environmental mandatory and carbon regulations
compliance reporting emissions
• Based on (periodic/ • Timely
influence incidental) regulatory
and legal • Association communication
responsibility forums &
industry
dialogue
(periodic/
incidental)
345
Page 348
Basis Identifikasi
Saluran & Metode
Kelompok / Alasan & Peran Fungsi / Respons &
Pelibatan
Pemangku Kritis Penanggung Pendekatan
(Frekuensi) Isu / Topik Utama
Kepentingan Basis of Key Issue / Topic Jawab Utama Perusahaan
Engagement
Stakeholder Identification / Primary Function / Company Response
Channel & Method
Group Critical Reason & Person in Charge & Approach
(Frequency)
Role
Pemasok / • Mitra penting • Audit & evaluasi • Kinerja & • Procurement • Penerapan
Vendor dalam kinerja pemasok kepatuhan etika Dept. Supplier Code
Vendors/ rantai pasok (berkala) • Prinsip • Inflight Service of Conduct
Suppliers berkelanjutan • Koordinasi keberlanjutan Dept. • Audit ESG &
• Penentu operasional & transparansi • Engineering kepatuhan etika
efektivitas sesuai rantai pasok Dept. • Kolaborasi
operasional & kebutuhan • Penilaian kinerja (Purchasing) peningkatan
penerapan etika • Audit & berimbang & • Procurement efisiensi &
bisnis evaluation kesinambungan Dept. tanggung jawab
• Berdasarkan of supplier kerja sama • Inflight Service sosial
ketergantungan performance • Performance Dept. • Implementation
& tanggung (periodic) & ethical • Engineering of the Supplier
jawab bersama • Operational compliance Dept. Code of
• Key partners in coordination as • Principles of (Purchasing) Conduct
the sustainable needed sustainability • ESG & ethical
supply chain & supply chain compliance
• Determinants transparency audits
of operational • Balanced • Collaboration
effectiveness performance on efficiency
and business assessment & improvements
ethics continuity of & social
implementation cooperation responsibility
• Based on
mutual
dependence
and shared
responsibility
Media • Penghubung • Press • Transparansi • Sekretaris • Publikasi berita
utama dengan conference informasi Perusahaan & klarifikasi isu
publik • Press release & • Kinerja & inovasi • Corporate secara proaktif
• Pembentuk media briefing layanan Communication • Kolaborasi
persepsi (rutin) • Reputasi & • Corporate peliputan
& reputasi • Kunjungan literasi publik Secretary inovasi layanan
perusahaan media & tentang • Corporate • Peningkatan
• Berdasarkan wawancara keberlanjutan Communication literasi publik
pengaruh (sesuai • Information tentang
komunikasi kebutuhan) transparency keberlanjutan
publik • Peliputan • Service • Proactive
• Main liaison with kegiatan & performance publication
the public inovasi layanan and innovation of news and
• Influencer • Press • Reputation and clarification of
of corporate conference public literacy issues
perception and • Press release & regarding • Collaboration
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
reputation media briefing sustainability on coverage
• Based on (routine) of service
the influence • Media visits & innovations
of public interviews (as • Improvement of
communication needed) public literacy
• Coverage on sustainability
of activities
& service
innovations
346
Page 349
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Basis Identifikasi
Saluran & Metode
Kelompok / Alasan & Peran Fungsi / Respons &
Pelibatan
Pemangku Kritis Penanggung Pendekatan
(Frekuensi) Isu / Topik Utama
Kepentingan Basis of Key Issue / Topic Jawab Utama Perusahaan
Engagement
Stakeholder Identification / Primary Function / Company Response
Channel & Method
Group Critical Reason & Person in Charge & Approach
(Frequency)
Role
Komunitas/ • Pemegang • Program TJSL • Edukasi & • Sustainability • Pelaksanaan
NGO/ social license to (berkala) pemberdayaan Dept. program
Masyarakat operate • Forum ekonomi • Sekretaris kemitraan sosial
Lokal • Mitra dalam komunitas & • Lingkungan Perusahaan • Pelaporan hasil
Communities/ program kemitraan lokal & sosial • Facility & dampak
NGOs/Local sosial & (berkala) kemasyarakatan Management program
Communities pemberdayaan • Kegiatan • Dukungan Dept. tahunan
• Berdasarkan edukasi, pariwisata & • AirAsia • Pengembangan
pengaruh & budaya, agama budaya lokal Foundation proyek berbasis
kedekatan & lingkungan • Education • Sustainability kebutuhan lokal
geografis (sesuai & economic Dept. • Implementation
• Holder of the kebutuhan) empowerment • Corporate of social
social license to • CSR program • Environment & Secretary partnership
operate (periodic) social community • Facility programs
• Partner in • Community • Support for Management • Reporting on
social and forum & local tourism & local Dept. annual program
empowerment partnerships culture • AirAsia results and
programs (periodic) Foundation impact
• Based on • Educational, • Development of
influence and cultural, projects based
geographical religious, and on local needs
proximity environmental
activities (as
needed)
Komunikasi Masalah Penting [2-16] Communication of Critical Issues [2-16]
Sebagai bagian dari tata kelola yang transparan As part of transparent and responsible
dan bertanggung jawab, Perseroan menerapkan governance, the Company implements a two-way
mekanisme komunikasi dua arah antara Perseroan communication mechanism between the Company
dan pemangku kepentingan. Pendekatan ini and its stakeholders. This approach ensures that
memastikan setiap isu penting yang berpotensi any critical issues that could potentially affect the
mempengaruhi kinerja maupun keberlanjutan Company’s performance and sustainability can be
perusahaan dapat diidentifikasi, dibahas, dan identified, discussed, and followed up appropriately.
ditindaklanjuti secara tepat.
Pada tingkat tata kelola tertinggi, Direksi secara At the highest governance level, the Board of
rutin menerima dan menelaah laporan dari berbagai Directors routinely receives and reviews reports
unit kerja yang memuat perkembangan operasional, from various work units containing operational
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
peluang, serta isu strategis yang berkaitan dengan developments, opportunities, and strategic issues
aspek ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola. related to economic, environmental, social, and
Proses penyampaian informasi dilakukan melalui governance aspects. The information delivery
berbagai jalur komunikasi, antara lain: process is carried out through various communication
channels, including:
• Rapat koordinasi berkala antara Direksi, • Periodic coordination meetings between the
manajemen senior, dan fungsi terkait; Board of Directors, senior management, and
related functions;
• Laporan resmi dari Sekretaris Perusahaan yang • Official reports from the Corporate
memuat perkembangan program keberlanjutan, Secretary containing sustainability program
tantangan, dan isu material yang memerlukan developments, challenges, and material issues
perhatian manajemen; that require management attention;
• Forum internal dan eksternal, seperti townhall • Internal and external forums, such as town hall
meeting, Rapat Umum Pemegang Saham meetings, General Meetings of Shareholders
(RUPS), public expose, atau sesi diskusi strategis (GMS), public exposes, or strategic discussion
yang mempertemukan manajemen dengan sessions that bring together management and
pemangku kepentingan utama. key stakeholders.
(Informasi lebih lengkap dapat dilihat pada Bab Tata Kelola (More detailed information can be found in the Corporate Governance
Perusahaan) Chapter)
347
Page 350
Setiap isu penting yang muncul, baik dari hasil Every important issue that arises, whether from the
materiality assessment, pemantauan operasional, results of a materiality assessment, operational
masukan pemangku kepentingan, maupun monitoring, stakeholder input, or regulatory changes,
perubahan regulasi akan diidentifikasi, dikaji risiko will be identified, assessed for risks and opportunities,
serta peluangnya, dan ditindaklanjuti melalui and followed up through strategic decisions or
keputusan strategis atau arahan manajemen. Hasil management directives. The results of these
pembahasan dan tindak lanjut tersebut kemudian discussions and follow-ups are then communicated
dikomunikasikan secara transparan kepada seluruh transparently to all levels of the organization and,
lapisan organisasi, dan bila relevan, disampaikan where relevant, to external stakeholders such as
kepada pemangku kepentingan eksternal seperti investors, customers, regulators, business partners,
investor, pelanggan, regulator, mitra usaha, media, media, or public.
atau masyarakat.
Melalui mekanisme komunikasi yang terbuka dan Through this open and structured communication
terstruktur ini, Perseroan memastikan bahwa mechanism, the Company ensures that every
setiap isu material tidak hanya sampai di tingkat material issue not only reaches the decision-making
pengambilan keputusan, tetapi juga ditangani level, but is also handled quickly, measurably,
secara cepat, terukur, dan akuntabel. Pendekatan and accountably. This approach enhances the
ini memperkuat budaya perusahaan yang adaptif, Company’s adaptive, responsive, and trustworthy
responsif, dan terpercaya, sejalan dengan prinsip culture, in line with the principles of good governance.
tata kelola yang baik.
Jenis dan Kejadian Pelanggaran Etika Types and Incidents of Ethical Violations
Manajemen puncak menerima laporan berkala Top management receives periodic reports on
mengenai data pelaporan dan tindak lanjut kasus, case reporting and follow-up data, which are used
yang menjadi bahan evaluasi dan pengambilan for evaluation and strategic decision-making. This
keputusan strategis. Komitmen terhadap commitment to transparency is reinforced by the
transparansi ini diperkuat dengan penyajian data presentation of statistical data and follow-up
statistik dan tindak lanjut laporan dalam Laporan reports in the Annual Report and Sustainability
Tahunan dan Laporan Keberlanjutan, sebagai Report, as evidence of the application of the
bukti penerapan prinsip zero tolerance terhadap principle of zero tolerance for violations and the
pelanggaran serta perlindungan terhadap hak protection of the rights of all company personnel.
seluruh insan perusahaan.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak mencatat Throughout 2025, the Company did not record any
adanya kasus pelanggaran etika yang mencakup cases of ethical violations, including harassment,
pelecehan (harassment), kecurangan (fraud), fraud, misappropriation of assets, misappropriation
penyalahgunaan aset (misappropriation), of company facilities or property, or other violations.
penyalahgunaan fasilitas atau properti perusahaan, Thus, the total number of ethical violations
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
maupun pelanggaran lainnya. Dengan demikian, total recorded by the Company during 2023-2025 is
kasus pelanggaran etika yang tercatat di Perseroan zero. This achievement reflects the effectiveness
selama tahun 2023 - 2025 adalah nihil. Kondisi ini of the implementation of the Code of Ethics and
mencerminkan efektivitas penerapan Kode Etik dan Conduct as well as the internal control system that
Perilaku serta sistem pengendalian internal yang is consistently implemented across all lines of the
dijalankan secara konsisten di seluruh lini organisasi. organization.
Jenis Pelanggaran Etika 2023 2024 2025
Type of Ethical Violation
Pelecehan (Harassment) 0 0 0
Kecurangan (Fraud) 0 0 0
Penyalahgunaan Aset 0
0 0
Asset Misappropriation
Penyalahgunaan Fasilitas atau Properti Perusahaan 0
Misappropriation of Company Facilities or Properties 0 0
Lain-lain 0
0 0
Others
Total 0 0 0
348
Page 351
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Integrasi dengan Nilai Grup AirAsia Integration with AirAsia Group Values
Pendekatan ini sejalan dengan nilai-nilai Grup This approach is in line with AirAsia Group values, which
AirAsia, yang menekankan pentingnya komunikasi emphasize the importance of open communication,
terbuka, transparansi, dan perlindungan hak individu. transparency, and protection of individual rights.
Setiap isu material atau potensi risiko diperlakukan Any material issues or potential risks are prioritized
sebagai prioritas untuk dikomunikasikan dan to be communicated and resolved thoroughly at
diselesaikan secara tuntas di tingkat tata kelola the highest level of governance, ensuring that the
tertinggi, memastikan bahwa Perseroan senantiasa Company always upholds the principles of integrity,
menjunjung prinsip integritas, keadilan, dan fairness, and accountability in every aspect of its
akuntabilitas dalam setiap aspek operasionalnya. operations.
Selain itu, Perseroan juga menyediakan Lembar In addition, the Company also provides a
Umpan Balik pada bagian akhir Laporan Tahunan dan Feedback Sheet at the end of the Annual Report
Laporan Keberlanjutan. Fasilitas ini memungkinkan and Sustainability Report. This facility allows all
seluruh pemangku kepentingan untuk menyampaikan stakeholders to convey their opinions, suggestions,
opini, saran, maupun evaluasi terhadap kinerja and evaluations of the Company’s sustainability
keberlanjutan Perseroan. Setiap masukan yang performance. Every input received becomes
diterima menjadi bahan pertimbangan berharga valuable consideration in improving policies and
dalam memperbaiki kebijakan dan memperkuat strengthening work programs that cover economic,
program kerja yang mencakup aspek ekonomi, environmental, and social aspects. In this way, the
lingkungan, dan sosial. Dengan cara ini, Perseroan Company ensures that every sustainability initiative
memastikan setiap langkah keberlanjutan is always in line with the expectations of stakeholders
senantiasa selaras dengan harapan para pemangku and the company’s goal of growing responsibly.
kepentingan dan tujuan perusahaan untuk tumbuh
secara bertanggung jawab.
Kendala dalam Penerapan Keuangan Challenges in the Implementation of
Berkelanjutan [E.5] [2-25] Sustainable Finance [E.5] [2-25]
Perseroan menyadari bahwa perjalanan menuju The Company is aware that the implementation
penerapan keuangan berkelanjutan merupakan of sustainable finance is a long and challenging
proses bertahap yang penuh tantangan dan journey that requires a strategic, measurable, and
memerlukan pendekatan yang strategis, terukur, collaborative approach. In line with its commitment
serta kolaboratif. Sejalan dengan komitmen to the principles of Environmental, Social, and
terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) and the Net Zero Emission 2050
Governance (ESG) serta target Net Zero Emission target, the Company openly identifies a number of
2050, Perseroan secara terbuka mengidentifikasi key challenges faced in implementing sustainable
sejumlah kendala utama yang dihadapi dalam finance practices throughout 2025, along with
penerapan praktik keuangan berkelanjutan mitigation strategies as follows:
sepanjang tahun 2025, beserta strategi mitigasinya
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
sebagai berikut:
Kendala Utama Dampak yang Ditimbulkan Strategi Penanganan atau Mitigasi
Primary Challenges Impacts Management or Mitigation Strategies
1. Peningkatan biaya Fluktuasi harga bahan bakar dan energi • Melakukan pemantauan dan evaluasi biaya
operasional dan meningkatkan beban biaya operasional, serta secara berkala, serta mendorong efisiensi
terbatasnya akses sulitnya adaptasi teknologi ramah lingkungan operasional.
pendanaan serta (misalnya: penggunaan Sustainable Aviation • Melakukan studi kelayakan finansial untuk
insentif fiskal Fuel). penerapan teknologi ramah lingkungan.
untuk program Fluctuations in fuel and energy prices increase • Melakukan engagement dengan regulator
keberlanjutan. operational costs, as well as the difficulty of dan pemangku kepentingan lainnya secara
Increased operating adapting environmentally friendly technologies berkala, serta advokasi yang relevan.
costs and limited (e.g., the use of Sustainable Aviation Fuel). • Conduct regular cost monitoring and
access to funding evaluation, and promote operational
and fiscal incentives efficiency.
for sustainability • Conduct financial feasibility studies for the
programs. implementation of environmentally friendly
technologies.
• Establish regular engagement with regulators
and other stakeholders, and conduct relevant
advocacy.
349
Page 352
Kendala Utama Dampak yang Ditimbulkan Strategi Penanganan atau Mitigasi
Primary Challenges Impacts Management or Mitigation Strategies
2. Keterbatasan • Kesulitan memantau kinerja ESG secara • Menyusun roadmap dan sistem integrasi
data ESG (perihal akurat dan real time. data ESG.
akurasi, standarisasi, • Inkonsistensi pelaporan dan potensi • Standarisasi proses pencatatan dan
integrasi, dan kesalahan data. konsolidasi data lintas fungsi.
kelengkapan) • Pengambilan keputusan berbasis data • Peningkatan akurasi, kelengkapan, dan
Limited ESG data (in menjadi kurang optimal. keandalan data melalui penguatan
terms of accuracy, • Difficulty in accurately monitoring ESG pengendalian dan koordinasi internal.
standardization, performance in real time. • Developing an ESG roadmap and data
integration, and • Inconsistent reporting and potential data integration system.
completeness) errors. • Standardizing cross-functional data
• Data-driven decision making becomes less recording and consolidation processes.
optimal. • Improving data accuracy, completeness,
and reliability through strengthened internal
control and coordination.
3. Dinamika regulasi • Meningkatnya beban penyesuaian terhadap • Memantau secara aktif perkembangan
dan standar berbagai regulasi dan standar pelaporan regulasi dan standar nasional dan global.
keberlanjutan yang berbeda. • Menyelaraskan kebijakan internal melalui
nasional dan • Risiko ketidaksesuaian dan ketidakpatuhan koordinasi dengan Grup AirAsia.
global yang belum terhadap regulasi baru. • Peningkatan kapasitas internal melalui
seragam dan belum • Kompleksitas dalam menjaga konsistensi pelatihan, benchmarking, dan kolaborasi
terintegrasi. pengungkapan keberlanjutan. pemangku kepentingan.
The dynamics of • Increased burden to comply with various • Actively monitor developments in national
national and global regulations and different reporting standards. and global regulations and standards.
sustainability • Risk of non-compliance and non-adherence • Align internal policies through coordination
regulations and to new regulations. with the AirAsia Group.
standards that are • Complexity in maintaining consistency in • Enhance internal capacity through
not yet standardized sustainability disclosure. training, benchmarking, and stakeholder
and integrated. collaboration.
4. Ketergantungan • Meningkatkan emisi GRK dari operasional • Mengoptimalkan program efisiensi bahan
pada bahan bakar penerbangan dan infrastruktur pendukung. bakar untuk menekan konsumsi dan emisi
fosil dan material • Berpotensi meningkatkan biaya operasional operasional.
tinggi karbon. akibat volatilitas harga bahan bakar/energi • Mendorong edukasi internal dan rantai
Reliance on fossil fosil. pasok agar secara bertahap mengadopsi
fuels and high- • Membatasi fleksibilitas dan ketahanan bisnis material serta praktik kerja yang lebih ramah
carbon materials. karena opsi energi alternatif di sektor aviasi lingkungan dan rendah karbon.
masih terbatas. • Optimizing fuel efficiency programs to reduce
• Increased GHG emissions from flight operational consumption and emissions.
operations and supporting infrastructure. • Promoting internal education and supply
• Potential increase in operating costs due to chain awareness to gradually adopt more
volatility in fossil fuel/energy prices. environmentally friendly and low-carbon
• Limited business flexibility and resilience materials and work practices.
due to the limited availability of alternative
energy options in the aviation sector.
5. Optimalisasi • Integrasi ESG belum merata di seluruh unit • Melakukan sosialisasi kebijakan dan program
Roadmap Strategis kerja dan rantai pasok. keberlanjutan secara berkala.
dan Keterlibatan • Implementasi kebijakan berpotensi tidak • Mengadakan forum engagement rutin
Pemangku konsisten antar fungsi/area operasional. antara pemangku kepentingan internal dan
• Pengukuran dan pelaporan kinerja ESG
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Kepentingan. eksternal.
Optimization of menjadi kurang menyeluruh dan terstruktur. • Melakukan peninjauan dan pembaharuan
Strategic Roadmap • Risiko kepatuhan dan reputasi dapat roadmap secara periodik sesuai dinamika
and Stakeholder meningkat jika pemahaman ESG tidak industri.
Engagement. selaras di internal dan mitra bisnis. • Conduct regular socialization of sustainability
• Peluang efisiensi dan inovasi keberlanjutan policies and programs.
dari kolaborasi dengan pemasok/mitra • Hold regular engagement forums between
belum optimal. internal and external stakeholders.
• ESG integration is still uneven across work • Review and update the roadmap periodically
units and supply chains. in line with industry dynamics.
• Policy implementation may be inconsistent
across functions/operational areas.
• ESG performance measurement and reporting
are less comprehensive and structured.
• Compliance and reputation risks may
increase if ESG understanding is not aligned
internally and with business partners.
• Opportunities for efficiency and sustainability
innovation from collaboration with suppliers/
partners are suboptimal.
350
Page 353
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Kendala Utama Dampak yang Ditimbulkan Strategi Penanganan atau Mitigasi
Primary Challenges Impacts Management or Mitigation Strategies
6. Pemahaman atas Keterbatasan pelatihan formal terkait ESG, • Menyelenggarakan workshop dan sesi
ESG & keberlanjutan kemampuan pelaporan, serta kesiapan sistem berbagi pengetahuan terkait ESG.
yang belum optimal. digital untuk pemantauan kinerja keberlanjutan. • Meningkatkan kompetensi SDM kunci dalam
Suboptimal Limitations in formal training related to ESG, bidang keberlanjutan.
understanding of reporting capabilities, and the readiness of • Menambahkan topik keberlanjutan ke dalam
ESG & sustainability. digital systems for monitoring sustainability agenda pembahasan rapat koordinasi
performance. berkala.
• Organizing workshops and knowledge-
sharing sessions related to ESG.
• Improving the competence of key human
resources in the field of sustainability.
• Adding sustainability topics to the agenda of
regular coordination meetings.
Untuk memastikan efektivitas implementasi strategi To ensure that the above strategies are implemented
tersebut, kedepannya Perseroan akan menerapkan effectively, the Company will apply the following
langkah-langkah pendukung sebagai berikut: supporting measures:
• Pada akhir tahun 2025, IAA telah membentuk • At the end of 2025, IAA had formed a
Sustainability Working Group (SWG), dengan Sustainability Working Group (SWG), which held
agenda rapat rutin untuk memperkuat regular meetings to strengthen coordination,
koordinasi, implementasi, dan pengawasan implementation, and supervision of sustainability
inisiatif keberlanjutan di seluruh unit kerja, serta initiatives across all work units, as well as to ensure
memastikan keselarasan praktik keberlanjutan the alignment of IAA’s sustainability practices
IAA dengan standar dan pedoman Grup AirAsia; with AirAsia Group standards and guidelines;
• Sosialisasi aktif kebijakan dan inisiatif • Active socialization of sustainability policies
keberlanjutan kepada seluruh karyawan, serta and initiatives to all employees, as well as
edukasi kepada pemasok dan mitra usaha agar education for suppliers and business partners to
memahami dan berpartisipasi dalam penerapan understand and participate in the application of
prinsip ESG; ESG principles;
• Peningkatan sistem pelaporan dan audit • Improvement of internal reporting and audit
internal, guna mendeteksi potensi kendala sejak systems to detect potential obstacles early on
dini dan mendorong perbaikan berkelanjutan. and encourage continuous improvement.
Dengan pendekatan mitigasi yang sistematis dan With a systematic mitigation approach and
pemantauan kinerja yang transparan, Perseroan transparent performance monitoring, the Company
optimis untuk dapat terus meningkatkan kualitas is optimistic in its ability to further improve the quality
praktik keuangan berkelanjutan. Langkah ini of its sustainable finance practices. This initiative
sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan also strengthens the Company’s contribution to
terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/ the Sustainable Development Goals (SDGs) in a
SDGs) secara nyata, terukur, dan berkesinambungan. tangible, measurable, and sustainable manner.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
351
Page 354
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
Pendekatan Kami [3-3] Our Approach [3-3]
Perseroan memahami bahwa kinerja ekonomi yang The Company is aware that sustainable economic
berkelanjutan memainkan peran penting dalam performance is vital in determining the direction
menentukan arah strategi perusahaan, khususnya of corporate strategy, particularly in efforts to
dalam upaya mengurangi potensi dampak negatif reduce the potential negative impact of operational
dari kegiatan operasional. Dengan kesadaran ini, activities. With this awareness, the Company remains
Perseroan senantiasa menempatkan perhatian focused on achieving strong performance while
besar pada pencapaian kinerja yang kuat sekaligus making a tangible contribution to economic growth.
memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan
ekonomi.
Sebagai bagian dari industri penerbangan yang As part of the aviation industry, which is integrated
terintegrasi dengan sektor transportasi dan with the transportation and tourism sectors,
pariwisata, kegiatan usaha Perseroan dan entitas the business activities of the Company and its
anaknya memiliki peranan strategis dalam subsidiaries play a strategic role in driving national
mendorong perkembangan ekonomi nasional. economic development. To ensure the sustainability
Untuk memastikan nilai tambah tersebut tetap of this added value, the Company implements
berkelanjutan, perusahaan menerapkan pendekatan a responsible, ethical, and long-term business
bisnis yang bertanggung jawab, beretika, dan approach.
berorientasi jangka panjang.
Komitmen Perseroan terhadap kinerja ekonomi The Company’s commitment to economic
diwujudkan melalui berbagai inisiatif, antara lain: performance is manifested through various
initiatives, including:
1. Distribusi nilai ekonomi kepada seluruh 1. Fair and transparent distribution of economic
pemangku kepentingan secara adil dan value to all stakeholders;
transparan;
2. Penciptaan lapangan kerja yang luas, dengan 2. Creation of extensive employment opportunities,
prioritas bagi tenaga kerja lokal di wilayah with priority given to local workers in the
operasional; operational areas;
3. Pemberian dampak ekonomi tidak langsung 3. Providing indirect economic impact through
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
melalui program tanggung jawab sosial sustainable corporate social responsibility
perusahaan (TJSL) yang berkesinambungan; (CSR) programs;
4. Penolakan terhadap praktik tidak etis, termasuk 4. Refusing unethical practices, including
Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN), monopoli, serta corruption, collusion, nepotism (KKN),
persaingan usaha yang tidak sehat; dan monopolies, and unfair business competition;
and
5. Kepatuhan terhadap peraturan perundang- 5. Compliance with applicable laws and
undangan dan kebijakan pemerintah yang regulations and government policies.
berlaku.
Perseroan meyakini bahwa keberhasilan dalam The Company believes that success in maintaining
menjaga efisiensi operasional dan mencapai operational efficiency and achieving optimal
kinerja finansial yang optimal akan memperkuat financial performance will enhance its ability to
kemampuan perusahaan untuk terus tumbuh, continue growing, innovating, and expanding the
berinovasi, dan memperluas distribusi nilai ekonomi distribution of economic value to all stakeholders.
bagi seluruh pemangku kepentingan.
352
Page 355
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Perbandingan Target dan Kinerja Comparison of Portfolio Targets and
Portofolio, Target Pembiayaan, atau Performance, Financing Targets, or Investments
Investasi Pada Instrumen Keuangan in Financial Instruments or Projects Aligned with
atau Proyek yang Sejalan dengan Sustainable Development [F.3]
Pembangunan Berkelanjutan [F.3]
Perseroan secara konsisten berupaya menghadirkan The Company consistently strives to deliver positive
nilai positif bagi seluruh pemangku kepentingan value to all stakeholders through various initiatives
melalui berbagai inisiatif yang berfokus pada focused on sustainability. One manifestation of this
keberlanjutan. Salah satu wujud komitmen tersebut commitment is investment in programs and activities
adalah investasi dalam program dan kegiatan yang that support the achievement of sustainable
mendukung pencapaian tujuan pembangunan development goals, while also encouraging
berkelanjutan, sekaligus mendorong peningkatan improvements in the quality of flight services.
kualitas layanan penerbangan.
Pada tahun 2025, Perseroan mengalokasikan In 2025, the Company allocated investments for
investasi untuk program efisiensi bahan bakar aviation fuel efficiency programs with an estimated
penerbangan dengan estimasi nilai sekitar USD value of around USD 151,000, which focused on
151.000, yang difokuskan pada upaya peningkatan efforts to improve operational efficiency and reduce
efisiensi operasional dan pengurangan konsumsi fuel consumption. This value is still an estimate,
bahan bakar. Nilai tersebut masih bersifat estimasi, considering that the final invoice related to the
mengingat tagihan akhir (final invoice) terkait implementation of the program in 2025 is still in the
pelaksanaan program pada tahun 2025 masih process of being issued.
dalam proses penerbitan.
Selain itu, Perseroan juga melaksanakan berbagai In addition, the Company also implemented various
program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Social and Environmental Responsibility (SER)
(TJSL) di bidang lingkungan, antara lain melalui: programs in the environmental field, including
through:
• Program Penanaman Mangrove TERA • The TERA Batch-6 Mangrove Planting Program
Batch-6 dengan nilai kontribusi sebesar with a contribution value of Rp50,000,000,
Rp50.000.000,00 yang bertujuan mendukung which aims to support coastal ecosystem
rehabilitasi ekosistem pesisir dan peningkatan rehabilitation and improve environmental
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
daya dukung lingkungan; carrying capacity;
• Pemberian grant kepada SwaraOwa sebesar • A grant of Rp291,500,000 to SwaraOwa, in
Rp291.500.000,00 sebagai dukungan terhadap support of biodiversity conservation efforts,
upaya pelestarian keanekaragaman hayati, particularly the protection of Indonesia’s
khususnya perlindungan satwa endemik endemic species;
Indonesia;
• Pemberian grant kepada Yayasan Arkom • A grant of Rp94,500,000 to Yayasan Arkom
Indonesia sebesar Rp94.500.000,00 yang Indonesia, focused on strengthening community
difokuskan pada penguatan kapasitas capacity in environmental management and
masyarakat dalam pengelolaan lingkungan dan regional resilience.
ketahanan wilayah.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Perseroan Through these various initiatives, the Company views
memandang investasi keberlanjutan sebagai bagian sustainable investment as part of its efforts to build
dari upaya membangun operasional yang lebih more efficient, responsible operations that are in
efisien, bertanggung jawab, dan selaras dengan arah line with the transition towards a more sustainable
transisi menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan. economy.
353
Page 356
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan Direct Economic Value Generated and
dan Didistribusikan [201-1] Distributed [201-1]
Sebagai entitas bisnis yang bertanggung jawab, As a responsible business entity, the Company is
Perseroan berkomitmen untuk menciptakan dan committed to generating and distributing economic
mendistribusikan nilai ekonomi yang memberi value that benefits all stakeholders. The direct
manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan. Nilai economic value generated reflects the total revenue
ekonomi langsung yang dihasilkan mencerminkan earned from the Company’s operational activities,
total pendapatan yang diperoleh dari aktivitas while the distributed economic value includes
operasional perusahaan, sementara nilai ekonomi all expenditures used to support operational
yang didistribusikan meliputi seluruh pengeluaran sustainability and efficiency, including payments
yang digunakan untuk mendukung keberlangsungan to suppliers, employees, shareholders, as well as
dan efisiensi operasional, termasuk pembayaran contributions to the government and society.
kepada pemasok, karyawan, pemegang saham, serta
kontribusi terhadap pemerintah dan masyarakat.
Melalui pengelolaan keuangan yang transparan dan Through transparent and long-term financial
berorientasi jangka panjang, Perseroan berupaya management, the Company strives to ensure
memastikan bahwa setiap aktivitas ekonomi that every economic activity not only generates
tidak hanya menciptakan keuntungan finansial, financial profits, but also makes a real contribution
tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap to social welfare and economic development in its
kesejahteraan sosial dan pembangunan ekonomi di operational areas.
wilayah operasionalnya.
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan [201-1]
Direct Economic Value Generated and Distributed
Uraian Satuan 2025 2024
Description Unit
Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
Economic Value Generated
Pendapatan Usaha Rp juta
7.874.332 7.943.931
Operating Revenue Rp million
Pendapatan Keuangan Rp juta
778 1.797
Financial Income Rp million
Jumlah Nilai Ekonomi yang Dihasilkan (A) Rp juta
7.875.110 7.945.728
Total Economic Values Generated (A) Rp million
Nilai Ekonomi yang Didistribusikan ke Pemangku Kepentingan:
Economic Values Distributed to Stakeholders
Biaya Operasional (Bahan Bakar, Perbaikan & Pemeliharaan,
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Pelayanan Pesawat & Penerbangan, Sewa Pesawat) Rp juta
6.188.836 6.122.999
Operating Expenses (Fuel, Repair & Maintenance, Aircraft & Rp million
Airline Services, Aircraft Rental)
Pembayaran Gaji dan Tunjangan Karyawan Rp juta
728.320 768.219
Payment of Employee Salaries and Allowances Rp million
Beban Pajak Penghasilan
Pembayaran kepada Pemerintah (Pajak, Retribusi, dan Lainnya) Rp juta
3.420 3.316
Income Tax Expenses Rp million
Payment to Government (Tax, Retribution, and Others)
Alokasi Dana Investasi Sosial Rp juta
410 332
Allocation of Social Investment Funds Rp million
Jumlah Nilai Ekonomi yang Didistribusikan (B) Rp juta
6.920.986 6.894.866
Total Economic Value Distributed (B) Rp million
Nilai Ekonomi yang Ditahan
Economic Value Retained
Jumlah Nilai Ekonomi yang Ditahan (A-B) Rp juta
954.124 1.050.862
Total Economic Value Retained (A-B) Rp million
354
Page 357
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Dampak, Risiko dan Peluang Perubahan Impacts, Risks and Opportunities from
Iklim [201-2] Climate Change [201-2]
IAA menyadari bahwa perubahan iklim merupakan IAA realizes that climate change is a global
tantangan global yang membawa implikasi nyata challenge that has real implications for business
terhadap keberlanjutan bisnis, mulai dari risiko fisik sustainability, including physical risks to flight
terhadap operasional penerbangan hingga dampak operations and long-term financial and reputational
finansial dan reputasi jangka panjang. Dalam impacts. In conducting its business activities, IAA
menjalankan kegiatan usahanya, IAA menghadapi faces potential risks due to the increasing frequency
potensi risiko akibat meningkatnya frekuensi cuaca of extreme weather, higher rainfall, and rising global
ekstrem, curah hujan yang lebih tinggi, serta kenaikan average temperatures.
suhu rata-rata global.
Dampak tersebut bersifat langsung terhadap These impacts have a direct effect on flight
operasional penerbangan, antara lain melalui operations, including increased potential for
peningkatan potensi turbulensi, gangguan jadwal turbulence, disruptions to flight schedules, and
penerbangan, hingga keterlambatan (delay) yang delays, which can affect operational efficiency
dapat memengaruhi efisiensi operasional dan and customer experience. On the other hand, IAA
pengalaman pelanggan. Di sisi lain, IAA memahami recognizes that aviation activities also contribute
bahwa aktivitas penerbangan juga berkontribusi to greenhouse gas emissions. Therefore, IAA
terhadap emisi gas rumah kaca. Oleh karena itu, is committed to continuing to innovate in the
IAA berkomitmen untuk terus berinovasi dalam implementation of more efficient technologies and
penerapan teknologi yang lebih efisien serta the optimization of fuel usage to gradually and
optimalisasi penggunaan bahan bakar guna measurably reduce its operational carbon footprint.
menekan jejak karbon operasional secara bertahap
dan terukur.
Selain itu, IAA menjalankan berbagai inisiatif mitigasi Furthermore, IAA implements various climate
iklim yang mencakup efisiensi energi, pengendalian mitigation initiatives that cover energy efficiency,
emisi, konservasi air, serta pengelolaan limbah emission control, water conservation, and
secara bertanggung jawab. Pendekatan ini tidak responsible waste management. This approach not
hanya mendukung pencapaian target lingkungan only supports the achievement of the Company’s
perusahaan, tetapi juga memperkuat kontribusi IAA environmental targets but also strengthens IAA’s
terhadap upaya global dalam menghadapi krisis contribution to global efforts in addressing the
iklim. climate crisis.
Pendekatan Manajemen dan Kerangka Management Approach and Strategic
Strategis Framework
IAA mengadopsi pendekatan berbasis risiko dan IAA adopts a risk and opportunity-based approach
peluang (risk and opportunity-based approach) in managing the impact of climate change. This
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dalam mengelola dampak perubahan iklim. Strategi strategy is aligned with the Task Force on Climate-
ini diselaraskan dengan kerangka Task Force on related Financial Disclosures (TCFD) and IFRS S2
Climate-related Financial Disclosures (TCFD) dan frameworks, and refers to the AirAsia Group’s policy
IFRS S2, serta mengacu pada arah kebijakan Grup direction.
AirAsia.
Pendekatan tersebut mencakup identifikasi risiko This approach includes the identification of physical
fisik, risiko transisi, dan peluang strategis yang risks, transition risks, and strategic opportunities
dapat memengaruhi kinerja keuangan, reputasi, that could affect financial performance, reputation,
serta kesinambungan operasional. Proses ini and operational continuity. This process is carried
dijalankan melalui koordinasi lintas unit dan evaluasi out through cross-unit coordination and periodic
berkala dalam sistem Enterprise Risk Management evaluation within an integrated Enterprise Risk
(ERM) yang terintegrasi. Integrasi ini memastikan Management (ERM) system. This integration ensures
adanya pendekatan yang terstruktur untuk menilai a structured approach to assessing the likelihood
kemungkinan (likelihood) dan dampak (impact) dari and impact of physical and transition risks.
risiko fisik maupun risiko transisi.
355
Page 358
Identifikasi Risiko dan Strategi Mitigasi Risiko Iklim
Climate Risk Identification and Mitigation Strategies
Jenis Risiko Jangka Waktu Risiko Deskripsi Risiko terkait Iklim
Risk Type Risk Timeframe Climate-related Risk Description
Risiko Transisi Kebijakan dan Regulasi S,M,L Penerapan regulasi terkait iklim yang lebih ketat,
Transition Risks Policy and Legal termasuk mekanisme penetapan harga karbon
(carbon pricing), serta mandat pencampuran
Sustainable Aviation Fuel (SAF) yang bersifat wajib.
Sebagai peserta CORSIA, eksposur utama mencakup
perubahan pada kriteria kelayakan kredit offset,
volatilitas harga kredit karbon, serta penerapan
mekanisme penetapan harga karbon nasional yang
baru. Perkembangan ini dapat secara material
meningkatkan biaya kepatuhan dan berdampak
negatif terhadap margin operasional.
Implementation of stringent climate-related
regulations, including carbon pricing mechanisms, and
mandatory Sustainable Aviation Fuel (SAF) blending
mandates.
As a participant of CORSIA, key exposures include
changes to offset credit eligibility criteria, volatility
in carbon credit prices, and the introduction of
new national carbon pricing mechanisms. These
developments could materially increase compliance
costs and adversely affect operating margins.
Penerapan kerangka pengungkapan terkait
keberlanjutan dan iklim yang bersifat wajib.
Implementation of mandatory sustainability and
climate-related disclosure frameworks.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Peningkatan pengawasan dari para pemangku
kepentingan terhadap klaim terkait keberlanjutan
dan iklim, yang berpotensi meningkatkan eksposur
terhadap tuduhan “greenwashing” atau tindakan
litigasi.
Heightened scrutiny from stakeholders regarding
sustainability and climate-related claims, leading to
potential exposure to "greenwashing" allegations or
litigation.
Teknologi L Perkembangan pesat teknologi rendah karbon yang
Technology dapat membuat armada berbahan bakar fosil serta
peralatan operasional darat yang ada menjadi tidak
terpakai lebih cepat dari perkiraan.
Rapid advancement of low-carbon technologies
rendering the existing fossil-fuel fleet and ground
equipment prematurely obsolete.
356
Page 359
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Note: Short term (1-2 years), Medium term (2-5 years), Long term (beyond 5 years)
Potensi Dampak Finansial Strategi Mitigasi
Potential Financial Impact Mitigation Strategy
Peningkatan biaya operasional langsung, yang • Keterlibatan proaktif dengan instansi pemerintah untuk
berpotensi mendorong kenaikan harga tiket, sehingga membentuk kerangka kerja dan kebijakan dekarbonisasi yang
dapat menekan permintaan perjalanan yang feasible.
sensitif terhadap harga serta memperkecil margin • Pemantauan berkelanjutan atas perkembangan regulasi global
keuntungan. untuk mengantisipasi kewajiban kepatuhan.
Escalation in direct operating costs; leading to • Pelaksanaan strategi Net Zero 2050 IAA, dengan memprioritaskan
potential fare increases, which may suppress price- modernisasi armada, efisiensi operasional, dan integrasi SAF.
sensitive travel demand and compress profit margins. • Penerapan carbon fee untuk mengurangi eksposur biaya.
• Dialog strategis yang berkelanjutan dengan pemasok
bahan bakar untuk mempercepat jadwal produksi SAF dan
mengamankan pasokan.
• Kolaborasi dalam kegiatan R&D untuk mengeksplorasi bahan
baku SAF alternatif dan teknologi produksi.
• Proactive engagement with government bodies to shape feasible
decarbonization frameworks and policies.
• Continuous monitoring of global regulatory developments to
anticipate compliance obligations.
• Execution of IAA’s Net Zero 2050 strategy, prioritizing fleet
modernization, operational efficiency, and SAF integration.
• Introduction of carbon fee to mitigate cost exposure.
• Ongoing strategic dialogue with fuel suppliers to accelerate SAF
production timelines and secure supply.
• Collaborating on R&D to explore alternative SAF feedstocks and
production technologies.
Peningkatan biaya pelaporan, termasuk biaya SDM, • Memanfaatkan infrastruktur digital yang telah ada dan
perangkat pengukuran, serta biaya audit. mengadopsi perangkat manajemen data otomatis untuk
Increase in reporting costs, including manpower memudahkan proses pengumpulan data serta meminimalkan
expenses, measuring tools and audit fees. pekerjaan manual.
• Memanfaatkan sumber daya audit internal untuk melakukan
validasi pra-asurans (pre-assurance), memastikan kesiapan data
dan efisiensi biaya sebelum melibatkan auditor eksternal.
• Berpartisipasi dalam industry peer groups dan sesi pelatihan
untuk mengadopsi praktik terbaik dalam penerapan kerangka
baru (seperti IFRS S1 & S2) secara efektif.
• Leverage existing digital infrastructure and adopt automated
data management tools to streamline collection and minimize
manual effort.
• Utilize internal audit resources to conduct pre-assurance
validation, ensuring data readiness and cost-efficiency before
engaging external auditors.
• Participation in industry peer groups and working sessions to
adopt best practices for implementing new frameworks (such as
IFRS S1 & S2) effectively.
• Memastikan seluruh komunikasi terkait keberlanjutan didasarkan
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Potensi timbulnya biaya hukum yang signifikan,
denda regulasi, serta penurunan reputasi, yang dapat pada data yang dapat diverifikasi serta kerangka pelaporan
menggerus ekuitas brand dan kepercayaan investor. yang terstandarisasi.
Potential for significant legal defense costs, regulatory • Menjaga komunikasi yang terbuka, akurat, dan konsisten
fines, and reputational degradation, which could erode mengenai peta jalan dekarbonisasi IAA, dengan mengakui
brand equity and investor confidence. adanya progres maupun tantangan untuk mengelola ekspektasi.
• Ensure all sustainability communications are rooted in verifiable
data and standardized reporting frameworks.
• Maintain open, accurate, and consistent communication regarding
IAA’s decarbonization roadmap, acknowledging both progress and
challenges to manage expectations.
Potensi penurunan nilai aset, percepatan depresiasi, • Menegosiasikan perjanjian pembelian yang mencakup
serta kebutuhan belanja modal (capital expenditure) conversion rights, sehingga pesanan yang belum terpenuhi dapat
yang signifikan untuk pembaruan armada. ditingkatkan ke spesifikasi generasi berikutnya.
Potential asset devaluation, accelerated depreciation, • Memperkuat strategi armada dengan mengatur jatuh tempo
and significant capital expenditure required for fleet sewa (lease maturities) secara bertahap serta memasukkan
renewal. klausul fleksibilitas untuk memfasilitasi transisi ke teknologi yang
lebih baru.
• Negotiate purchase agreements that include conversion rights,
allowing unfulfilled deliveries to be upgraded to next-generation
specifications.
• Enhance fleet strategy by staggering lease maturities and
incorporating flexibility clauses to facilitate transitions to newer
technology.
357
Page 360
Jenis Risiko Jangka Waktu Risiko Deskripsi Risiko terkait Iklim
Risk Type Risk Timeframe Climate-related Risk Description
M, L Komersialisasi teknologi SAF yang berjalan
lambat dapat menyebabkan kekurangan pasokan
yang bersifat kronis serta harga yang tetap
tinggi dibandingkan bahan bakar penerbangan
konvensional.
Slow commercialization of SAF technologies may lead
to chronic supply shortages and persistently high price
premiums compared to conventional jet fuel.
Pasar S,M,L Meningkatnya kesadaran terhadap isu iklim
Market dapat mendorong wisatawan dan klien korporasi
untuk mengurangi frekuensi penerbangan atau
memprioritaskan alternatif transportasi dengan jejak
karbon yang lebih rendah.
Growing climate awareness may lead travelers
and corporate clients to reduce flight frequency or
prioritize lower-carbon transport alternatives.
Reputasi S,M,L Sentimen negatif dari pemangku kepentingan
Reputation apabila IAA dipersepsikan bertindak kurang memadai
atau terlalu lambat dalam merespons krisis iklim
dibandingkan perusahaan sejenis.
Negative stakeholder sentiment if perceived as acting
insufficiently or slowly on the climate crisis compared
to peers.
Risiko Fisik Akut M, L Gangguan operasional akibat suhu ekstrem yang
Physical Risks Acute menyebabkan aset-aset kritis seperti pesawat,
peralatan operasional darat, atau pusat data (data
centers) menjadi tidak dapat beroperasi untuk
sementara waktu.
Operational disruption caused by extreme
temperatures rendering critical assets such as aircraft,
ground equipment, or data centers temporarily
inoperable.
S,M,L Peningkatan frekuensi dan intensitas kejadian iklim
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
ekstrem (misalnya topan dan banjir) yang berdampak
pada operasional serta integritas infrastruktur.
Increased frequency and intensity of extreme climate
events (e.g., typhoons, floods) impacting operations
and infrastructure integrity.
Kronis L Perubahan iklim jangka panjang dan kenaikan
Chronic permukaan laut yang berpotensi membuat aset di
wilayah dataran rendah serta bandara pesisir tidak
dapat beroperasi atau menjadi lebih rentan terhadap
banjir.
Long-term climate shifts and sea-level rise potentially
rendering low-lying assets and coastal airports
inoperable or flood-prone.
358
Page 361
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Note: Short term (1-2 years), Medium term (2-5 years), Long term (beyond 5 years)
Potensi Dampak Finansial Strategi Mitigasi
Potential Financial Impact Mitigation Strategy
Peningkatan biaya bahan bakar yang menyebabkan • Melakukan advokasi kepada pemerintah untuk mendorong
naiknya biaya operasional dan kenaikan harga tiket insentif serta mekanisme dukungan harga guna menjembatani
yang tidak terelakkan, yang berpotensi memengaruhi kesenjangan biaya dan mempercepat adopsi secara komersial.
daya saing di pasar. • Berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan industri
Escalated fuel costs resulting in higher operating untuk memperkuat sinyal permintaan (demand signals) yang
expenses and inevitable fare increases, potentially mendorong investasi pada kapasitas produksi.
affecting market competitiveness. • Lobby for government incentives and price-support mechanisms
to bridge the cost gap and accelerate commercial adoption.
• Collaborate with industry stakeholders to drive demand signals
that encourage investment in production capacity.
Penurunan tingkat keterisian (load factor) penumpang • Penerapan program voluntary offset, yang memungkinkan
dan volume tiket, yang secara langsung berdampak penumpang menetralkan jejak emisi penerbangan.
pada pendapatan utama. • Investasi strategis pada SAF dan proyek karbon untuk melakukan
Reduced passenger load factors and ticket volume, hedging terhadap peningkatan biaya dekarbonisasi, sehingga
directly impacting top-line revenue. harga tiket tetap kompetitif sekaligus menyediakan opsi
perjalanan yang lebih ramah lingkungan.
• Introduction of a voluntary offset program, empowering
passengers to neutralize flight footprint.
• Strategic investment in SAF and carbon projects to hedge against
rising decarbonization costs, ensuring fares remain competitive
while offering greener travel options.
Kehilangan pangsa pasar dari para kompetitor yang • Memformalkan dan mempublikasikan komitmen Net Zero 2050
dipersepsikan lebih berkelanjutan; serta potensi berbasis sains (science-based), yang didukung oleh peta jalan
divestasi oleh investor yang fokus pada aspek ESG yang jelas dan bertahap.
dan meningkatnya biaya pinjaman dari lembaga • Berinvestasi pada inisiatif pengurangan karbon yang berdampak
keuangan. signifikan serta secara konsisten mengomunikasikan progres
Loss of market share to competitors perceived as melalui pelibatan pemangku kepentingan yang transparan dan
more sustainable; and potential divestment by ESG- multikanal.
focused investors and higher cost of borrowing from • Formalize and publicize a science-based Net Zero 2050
financial institutions. commitment, supported by a clear, phased roadmap.
• Invest in high-impact carbon reduction initiatives and consistently
communicate progress through transparent, multi-channel
stakeholder engagement.
Kehilangan pendapatan serta peningkatan biaya • Penerapan penyesuaian penjadwalan musiman untuk
kompensasi akibat penundaan dan pembatalan menghindari periode dengan tingkat risiko puncak.
penerbangan yang terpaksa dilakukan, serta • Pelaksanaan pembatalan dan penjadwalan ulang secara
gangguan pada jaringan operasi. preemptif untuk mencegah penumpang terlantar serta
Revenue loss and increased compensation costs melindungi integritas aset.
resulting from forced flight delays, cancellations, and • Implementation of seasonal scheduling adjustments to avoid
network interruptions. peak risk periods.
• Execution of preemptive cancellations and rescheduling to
prevent passenger stranding and protect asset integrity.
Biaya kerusakan aset, peningkatan premi asuransi, • Menjaga Business Continuity Plan (BCP) yang kuat untuk
serta kehilangan pendapatan akibat gangguan memastikan pemulihan yang cepat.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
perjalanan. • Maintenance of robust Business Continuity Plans (BCP) to ensure
Cost of asset damage, increase in insurance premiums rapid recovery.
and revenue loss due to travel disruption.
Peningkatan biaya (charges) dan pungutan/pajak • Memprioritaskan pemilihan aset/bandara hub yang berlokasi di
(levies) pada infrastruktur baru yang lebih tangguh zona yang terlindungi dari kenaikan permukaan laut dan cuaca
terhadap iklim; serta penurunan volume penumpang ekstrem.
apabila bandara pengganti berlokasi lebih jauh • Memperkuat pelatihan pilot untuk menghadapi pola cuaca yang
dari pusat kota dengan konektivitas yang kurang terus berubah serta memastikan Business Continuity Plan (BCP)
memadai. selalu mengalami pembaruan.
Higher charges and levies at new, climate-resilient • Memastikan bandara tujuan didukung oleh transportasi umum
infrastructure; and reduced passenger volume if yang memadai untuk memitigasi dampak waktu perjalanan
replacement airports are located further from city menuju bandara yang lebih panjang serta meminimalkan emisi
centers with poor connectivity. Cakupan 3.
• Prioritize the selection of assets/hub airports located in zones
shielded from sea-level rise and extreme weather.
• Reinforce pilot training to handle evolving weather regimes and
maintain up-to-date Business Continuity Plans.
• Ensure destination airports are well-served by public transport
to mitigate the impact of longer airport transfers and minimize
Scope 3 emissions.
359
Page 362
Di luar strategi mitigasi, IAA memandang lanskap Beyond mitigation strategy, IAA views the climate
iklim sebagai sumber keunggulan strategis. IAA landscape as a source of strategic advantage.
mengidentifikasi dan mengevaluasi peluang terkait IAA identifies and evaluates climate-related
iklim, mulai dari efisiensi sumber daya hingga opportunities—ranging from resource efficiency
ketahanan operasional, serta mengintegrasikan to operational resilience—and integrates these
pertimbangan tersebut secara langsung ke dalam considerations directly into corporate strategy
strategi korporasi dan perencanaan keuangan and financial planning. By aligning sustainability
perusahaan. Dengan menyelaraskan tujuan objectives with business operations, IAA ensures that
keberlanjutan dengan operasional bisnis, IAA response to climate challenges acts as a catalyst
memastikan bahwa respons perusahaan terhadap for resilience and long-term value creation.
tantangan iklim menjadi katalis bagi ketahanan
serta penciptaan nilai jangka panjang.
Berikut adalah beberapa peluang terkait iklim The following are among specific climate-related
spesifik yang telah diidentifikasi: opportunities that have been identified:
Peluang terkait Iklim Potensi Dampak Finansial Strategi Mitigasi
Climate-related Opportunities Potential Financial Impact Mitigation Strategy
Efisiensi sumber daya Pengurangan langsung biaya operasional • Melakukan konsultasi secara berkala
Resource efficiency melalui modernisasi armada dan dengan otoritas penerbangan sipil untuk
peningkatan manajemen lalu lintas udara, mengintegrasikan langkah-langkah
yang memperkuat posisi IAA sebagai efisiensi bahan bakar yang baru ke dalam
pemimpin industri dengan Cost per ASK State Action Plans nasional.
(CASK) dan CO2 per ASK paling rendah. • Melakukan advokasi untuk perbaikan
Direct reduction in operating costs struktural pada sistem ruang udara
through fleet modernization and air traffic nasional (misalnya: pemendekan rute
management improvements, reinforcing IAA’s penerbangan) guna menurunkan emisi
position as the industry leader with the lowest GRK secara struktural.
Cost per ASK (CASK) and CO2 per ASK. • Consult regularly with civil aviation
authorities to integrate new fuel efficiency
measures into national State Action Plans.
• Advocate for structural improvements to
national airspace systems (e.g., shortened
flight paths) to structurally lower GHG
emissions.
Diversifikasi sumber daya Mengurangi eksposur terhadap volatilitas • Pelibatan berkelanjutan dengan pemasok
Resource diversification harga bahan bakar fosil dan meningkatnya untuk memastikan ketersediaan SAF,
pajak karbon, sehingga berpotensi dengan memprioritaskan penggunaan
menstabilkan biaya operasional jangka bahan baku yang tersedia secara lokal.
panjang. • Pelaksanaan penandatanganan MoU
Reduces exposure to volatile fossil fuel prices dengan Airbus untuk mengeksplorasi
and escalating carbon taxes, potentially produksi SAF yang terdesentralisasi
stabilizing long-term operating costs. dengan memanfaatkan bahan baku
dan teknologi alternatif di seluruh Asia
Tenggara.
• Ongoing engagement with suppliers to
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
establish SAF availability, prioritizing the
use of locally available feedstocks.
• Execution of an MoU with Airbus to explore
decentralized SAF production using
alternative feedstocks and technologies
across Southeast Asia
Produk dan jasa Peningkatan pendapatan ancillary dari • Meningkatkan platform pemesanan
Products and services penjualan offset dan paket tur berkelanjutan, agar penumpang dapat menyesuaikan
sekaligus perluasan pangsa pasar di segmen kontribusi carbon fee mereka.
wisatawan yang semakin sadar lingkungan • Berkolaborasi dengan social enterprise
(eco-conscious). untuk menjual aktivitas dan pengalaman
Increased ancillary income from offset sales perjalanan berkelanjutan yang
and sustainable tour packages, alongside terakreditasi.
market share expansion among the growing • Enhance the booking platform to allow
segment of eco-conscious travelers. passengers to customize their carbon fee
contributions.
• Collaborate with social enterprises to
retail accredited sustainable travel
activities and experiences.
360
Page 363
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Peluang terkait Iklim Potensi Dampak Finansial Strategi Mitigasi
Climate-related Opportunities Potential Financial Impact Mitigation Strategy
Efisiensi proses administrasi Penghematan biaya langsung melalui Pelibatan aktif dengan otoritas penerbangan
Administrative efficiency penghapusan penggunaan kertas fisik, biaya untuk memperoleh persetujuan penggunaan
pencetakan, serta biaya penyimpanan, e-dokumentasi dan tanda tangan digital
disertai peningkatan kecepatan pemrosesan. dalam pencatatan serta penyampaian
Direct cost savings from the elimination of dokumen wajib kepada regulator.
physical paper, printing, and warehousing/ Active engagement with aviation authorities
storage fees, alongside increased processing to authorize e-documentation and digital
speed. signatures for mandatory regulatory record-
keeping and submissions.
Pasar Pendapatan berkelanjutan yang didorong Memprioritaskan dimulainya kembali
Markets oleh kebutuhan mobilisasi pekerja bantuan penerbangan komersial ke wilayah
(aid workers), tim rekonstruksi, serta penduduk terdampak secepat mungkin ketika aspek
yang kembali selama fase rehabilitasi. keselamatan telah memungkinkan, sehingga
Sustained revenue generation driven by memposisikan Grup AirAsia sebagai enabler
the essential movement of aid workers, utama dalam program pemulihan dan
reconstruction teams, and returning residents pembangunan kembali nasional.
during rehabilitation phases. Prioritize the rapid resumption of commercial
flights to affected zones as soon as safety
permits, positioning the AirAsia Group as a key
enabler of national rebuilding programs.
Ketahanan operasional Meminimalkan gangguan operasional • Investasi pada perangkat prakiraan iklim
Operational resilience dan melindungi arus pendapatan dengan yang canggih untuk mendukung alokasi
memusatkan kapasitas pada lokasi yang armada dan perencanaan rute jangka
terlindungi secara geografis. panjang.
Minimized operational disruptions and • Pelibatan dengan mitra bandara untuk
protected revenue streams by concentrating menilai serta menyelaraskan peta jalan
capacity in geographically shielded locations. ketahanan (resilience roadmap) mereka
dengan kebutuhan operasional IAA.
• Investment in advanced climate
forecasting tools to guide long-term fleet
allocation and route planning.
• Engagement with airport partners to
assess and align their resilience roadmaps
with IAA’s operational needs.
Metrik dan Target Metrics and Targets
Pada tahap ini dalam upaya menghadapi perubahan At this stage of its climate journey, the Company is
iklim, Perseroan berfokus pada penyusunan baseline focused on establishing the data baselines required
data yang diperlukan untuk menetapkan target- to set specific targets for its decarbonization
target spesifik bagi inisiatif dekarbonisasinya. initiatives. In the interim, the Company continues
Sementara itu, Perseroan tetap melakukan to monitor performance regularly through relevant
pemantauan kinerja secara berkala melalui indikator indicators and internal evaluations to ensure that the
dan evaluasi internal yang relevan, guna memastikan implementation approach is effective, measurable,
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
pendekatan implementasi berjalan efektif, terukur, and optimal. The results of this monitoring serve
dan optimal. Hasil pemantauan ini menjadi dasar as the basis for continuous improvement, including
peningkatan berkelanjutan, termasuk untuk to strengthen data reliability, evaluate emission
memperkuat keandalan data, mengevaluasi peluang reduction opportunities, and gradually formulate
penurunan emisi, dan menyusun arah target secara target directions in line with policy developments,
bertahap seiring dengan perkembangan kebijakan, technological readiness, and the availability of
kesiapan teknologi, serta ketersediaan solusi pasar. market solutions.
Pelaporan Emisi GRK
GHG Emissions Report
Nama Total Emisi (tCO2e)
Name Total Emissions (tCO2e)
Kategori 1: Emisi GRK Langsung dan Pembuangan
Category 1: Direct GHG Emissions and Exhaust
Emisi langsung dari pembakaran bergerak
698.662
Direct emissions from mobile combustion
Total Emisi Langsung (Scope 1)
698.662
Total Direct Emissions (Scope 1)
361
Page 364
Nama Total Emisi (tCO2e)
Name Total Emissions (tCO2e)
Kategori 2: Emisi GRK tidak langsung dari energi yang diimpor/dibeli
Category 2: Indirect GHG Emissions from imported/purchased energy
Emisi tidak langsung dari konsumsi jaringan energi yang diimpor/dibeli
998,76
Indirect emissions from consumption of imported/purchased energy
Total Emisi Tidak Langsung (Scope 2)
998,76
Total Indirect Emissions (Scope 2)
Kategori 3: Emisi GRK tidak langsung dari transportasi
Category 3: Indirect GHG emissions from transportation
Perjalanan dinas
989,52
Business travel
Total Emisi Tidak Langsung (Scope 3)
989,52
Total Indirect Emissions (Scope 3)
Total Emisi GRK (Scope 1 dan 2)
699.660,76
Total GHG Emissions (Scope 1 and 2)
Total Emisi GRK (Scope 1, 2, dan 3)
700.650,28
Total GHG Emissions (Scope 1, 2 and 3)
Bantuan Finansial dari Pemerintah [201-4] Financial Support from the Government
[201-4]
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menerima Throughout 2025, the Company did not receive any
bentuk dukungan finansial apapun dari Pemerintah financial support from the Government in carrying
dalam menjalankan kegiatan operasionalnya. out its operational activities. All of the business
Seluruh aktivitas usaha dibiayai melalui sumber daya activities are financed from internal sources and
internal dan kemitraan komersial yang sah, sebagai legal commercial partnership, demonstrating the
wujud komitmen perusahaan terhadap kemandirian company’s commitment to financial independence
finansial dan tata kelola bisnis yang transparan. and transparent business governance.
Rantai Pasok Berkelanjutan [2-6] Sustainable Supply Chain [2-6]
Perseroan menyadari bahwa keberhasilan operasional The Company is aware that operational success is
tidak terlepas dari dukungan para mitra pemasok yang inseparable from the support of its suppliers, who
menjadi bagian penting dalam rantai nilai perusahaan. are an integral part of the company’s value chain.
Sejalan dengan pendekatan praktik pengadaan di In line with AirAsia Group’s procurement practices,
Grup AirAsia, Perseroan berkomitmen membangun the Company is committed to building sustainable,
kemitraan yang berkelanjutan, transparan, dan transparent, and responsible partnerships based on
bertanggung jawab berlandaskan kepercayaan, trust, by promoting the integration of sustainability
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dengan mendorong integrasi nilai-nilai keberlanjutan values throughout all stages of the procurement
di seluruh tahapan proses pengadaan. process.
Komitmen ini dilandasi pemahaman bahwa aktivitas This commitment is based on the understanding
operasional penerbangan, selain menciptakan that flight operations, other than creating economic
kontribusi ekonomi dan sosial, juga membawa and social contributions, also carry potential
potensi risiko lingkungan dan sosial, seperti emisi environmental and social risks, such as carbon
karbon, limbah, serta risiko kepatuhan pada emissions, waste, and compliance risks in labor and
praktik ketenagakerjaan dan keselamatan. Oleh safety practices. Therefore, sustainable supply chain
karena itu, pengelolaan rantai pasok berkelanjutan management is positioned as part of a strategy for
diposisikan sebagai bagian dari strategi mitigasi risk mitigation, increased operational resilience, and
risiko, peningkatan ketahanan operasional, serta the creation of inclusive long-term value.
penciptaan nilai jangka panjang yang inklusif.
Pendekatan dan Prinsip Pengelolaan Management Approach and Principles
Dalam proses pengadaan barang dan jasa, In the procurement of goods and services, the
Perseroan mengedepankan prinsip transparansi, Company prioritizes the principles of transparency,
akuntabilitas, efisiensi, efektivitas, keadilan, accountability, efficiency, effectiveness, fairness,
keamanan, dan keberlangsungan bisnis, dengan security, and business sustainability, whilst ensuring
362
Page 365
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
memastikan kesempatan yang setara bagi pemasok equal opportunities for domestic and international
domestik maupun internasional serta kepatuhan suppliers and strict compliance with applicable laws
penuh terhadap hukum dan regulasi yang berlaku. and regulations. This approach is in line with AirAsia
Pendekatan ini selaras dengan praktik pengadaan Group’s procurement practices, which emphasize
di Grup AirAsia yang menekankan integritas bisnis, business integrity, supply chain risk management,
pengelolaan risiko rantai pasok, serta konsistensi and consistency of procurement standards across
standar pengadaan di seluruh entitas. all entities.
Selain memenuhi aspek biaya, kualitas, dan In addition to meeting cost, quality, and timeliness
ketepatan waktu, Perseroan memastikan aspects, the Company ensures that procurement
pengadaan memberikan nilai bisnis maksimal provides maximum business value through a balance
melalui keseimbangan antara efisiensi biaya, of cost efficiency, delivery reliability, consistency
keandalan pengiriman, konsistensi standar kualitas, in quality standards, and product and service
serta inovasi produk dan layanan. Perseroan juga innovation. The Company also encourages cross-
mendorong sinergi lintas fungsi untuk memastikan functional synergy to ensure that the procurement
proses pengadaan berjalan lebih terkoordinasi, process is more coordinated, efficient, and aligned
efisien, dan selaras dengan arah strategis with the company’s strategic direction.
perusahaan.
Perseroan memprioritaskan pemasok lokal selama The Company prioritizes local suppliers as long
mampu memenuhi standar mutu, efisiensi, serta as they are able to meet the established quality,
kriteria keberlanjutan yang ditetapkan. Kebijakan ini efficiency, and sustainability criteria. This policy
tidak hanya memperkuat ketahanan rantai pasok, not only strengthens supply chain resilience, but
namun juga mendukung pertumbuhan ekonomi also supports national economic growth and the
nasional dan pemberdayaan pelaku usaha lokal. empowerment of local businesses.
Kode Etik Pemasok dan Standar Keberlanjutan Supplier Code of Conduct and Sustainability
[408-1] [409-1] [414-1] Standards [408-1] [409-1] [414-1]
Untuk memastikan keselarasan nilai dan perilaku To ensure alignment of business values and conduct,
bisnis, Perseroan mengadopsi Supplier Code of the Company has adopted AirAsia Group’s Supplier
Conduct (SCOC) dari Grup AirAsia sebagai acuan Code of Conduct (SCOC) as the main reference
utama dalam pengelolaan hubungan dengan in managing relationships with all suppliers. This
seluruh pemasok. Kebijakan ini menjadi salah satu policy is a form of the Company’s commitment
bentuk komitmen Perseroan dalam menjalankan to conducting efficient, ethical, responsible, and
praktik usaha yang efisien, etis, bertanggung jawab, sustainable business practices, while ensuring that
dan berkelanjutan, sekaligus memastikan rantai the supply chain supports fair and competitive
pasok mendukung hasil bisnis yang adil serta business outcomes.
kompetitif.
SCOC menetapkan standar etika dan operasional The SCOC sets mandatory ethical and operational
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
yang bersifat wajib bagi seluruh rantai pasok standards for the Company’s entire supply chain.
Perseroan. Kebijakan ini mewajibkan kepatuhan This policy requires strict compliance with best
yang ketat terhadap praktik terbaik dalam empat practices in the following four main pillars:
pilar utama berikut:
1. Tata Kelola & Integritas: Nol toleransi terhadap 1. Governance & Integrity: Zero tolerance for
korupsi, pengelolaan konflik kepentingan corruption, strict management of conflicts
secara ketat, kepatuhan terhadap ketentuan of interest, compliance with fair business
persaingan usaha yang sehat (antitrust), serta competition (antitrust) regulations, and strong
perlindungan privasi data yang kuat. data privacy protection.
2. Pengelolaan Lingkungan (Environmental 2. Environmental Stewardship: Active climate risk
Stewardship): Pengelolaan risiko iklim secara management, pollution prevention, resource
aktif, pencegahan polusi, efisiensi sumber daya, efficiency, and biodiversity protection.
dan perlindungan keanekaragaman hayati.
3. Hak Asasi Manusia dan Ketenagakerjaan: 3. Human Rights and Labor: A firm commitment to
Komitmen yang teguh terhadap praktik fair labor practices and safe working conditions,
ketenagakerjaan yang adil dan kondisi kerja including a strict zero-tolerance policy on forced
yang aman, termasuk larangan mutlak terhadap labor and child labor.
tenaga kerja paksa dan pekerja anak.
363
Page 366
4. Tanggung Jawab Sosial: Keterlibatan yang 4. Social Responsibility: Ethical engagement and
etis serta kontribusi terhadap komunitas lokal contribution to the local communities where the
tempat Perseroan beroperasi. Company operates.
Pada tahun 2025, Grup AirAsia melakukan revisi In 2025, AirAsia Group comprehensively revised
secara komprehensif terhadap SCOC untuk its SCOC to tighten governance and compliance
memperketat ekspektasi tata kelola dan kepatuhan. expectations.
1. Melakukan penyelarasan yang eksplisit 1. Explicit alignment with International Labor
dengan prinsip-prinsip International Labor Organization (ILO) principles and legal provisions
Organization (ILO) dan ketentuan hukum terkait related to modern slavery, accompanied by
modern slavery, disertai penguatan kewajiban strengthened data protection obligations.
perlindungan data.
2. Memformalkan hak Grup AirAsia untuk 2. Formalization of the AirAsia Group’s right to
melakukan audit dan due diligence, sehingga conduct audits and due diligence, thereby
memperkuat kemampuan Perseroan untuk strengthening the Company’s ability to verify
memverifikasi kepatuhan dan tidak semata- compliance and not solely relying on suppliers’
mata bergantung pada deklarasi mandiri (self- self-declarations.
declaration) pemasok.
3. Memperluas cakupan pengawasan etika 3. Expanding the scope of ethical oversight through
melalui penegakan kewajiban pelaporan the enforcement of direct whistleblowing
pelanggaran (whistleblowing) secara obligations and aligning all supplier protocols
langsung dan menyelaraskan seluruh protokol with AirAsia Group’s centralized Anti-Bribery and
pemasok dengan Kebijakan Anti-Bribery and Anti-Corruption (ABAC) Policy.
Anti-Corruption (ABAC) Grup AirAsia yang
tersentralisasi.
Untuk memastikan standar ini dapat To ensure these standards are operable, SCOC is
dioperasionalkan, SCOC diintegrasikan ke dalam integrated into every stage of the procurement cycle,
setiap tahap siklus pengadaan, mulai dari sourcing from initial sourcing to contract renewal. Formal
awal hingga pembaruan kontrak. Pengakuan recognition of SCOC is a mandatory prerequisite for
formal atas SCOC merupakan prasyarat yang wajib establishing partnerships. By explicitly designating
untuk menjalin kemitraan. Dengan secara eksplisit good corporate governance as a key metric in
menetapkan good corporate governance sebagai the sourcing process, the Company has aligned
metrik utama dalam proses sourcing, Perseroan supplier performance assessments with broader
telah menyelaraskan penilaian kinerja pemasok risk management standards, ensuring that cost
dengan standar manajemen risiko secara lebih efficiencies are never achieved at the expense of
luas, sehingga efisiensi biaya tidak pernah dicapai integrity and ethics.
dengan mengorbankan integritas dan etika.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Penguatan Kapabilitas melalui Pelatihan Rantai Enhancing Capabilities through Sustainable
Pasok Berkelanjutan (Sustainable Supply Chain Supply Chain Training in July 2025
Training) di Bulan Juli 2025
Sebagai penguatan implementasi pengadaan To strengthen the implementation of sustainable
berkelanjutan, pada tahun 2025 Grup AirAsia procurement, in 2025 the AirAsia Group held
menyelenggarakan Sustainable Supply Chain Sustainable Supply Chain Training. This training was
Training. Pelatihan ini diikuti oleh departemen attended by departments involved in procurement
yang terlibat dalam fungsi pengadaan, functions, including the Procurement, Engineering
termasuk Departemen Procurement, Engineering (aircraft-related sourcing), and Inflight Services
364
Page 367
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
(aircraft-related sourcing), serta Inflight Services, departments, to build a basic understanding and
untuk membangun pemahaman dasar sekaligus improve the capabilities of implementing sustainable
meningkatkan kapabilitas implementasi pengadaan procurement in the work environment.
berkelanjutan di lingkungan kerja.
Melalui pelatihan ini, IAA menegaskan bahwa Through this training, IAA emphasizes that sustainable
pengadaan berkelanjutan tidak semata berorientasi procurement is not solely focused on compliance,
pada kepatuhan, melainkan integrasi pertimbangan but rather the integration of environmental, social,
lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dalam and governance (ESG) considerations in the sourcing,
proses sourcing, kontrak, hingga indikator kinerja, contracting, and performance indicator processes,
di samping aspek harga, kualitas, dan pengiriman. in addition to price, quality, and delivery aspects.
Pendekatan ini memperkuat transparansi, ketahanan This approach strengthens transparency, supply
rantai pasok, serta kolaborasi jangka panjang chain resilience, and long-term collaboration with
dengan pemasok. suppliers.
Pelatihan tersebut turut membekali peserta dengan The training also provided participants with
kerangka implementasi rantai pasok berkelanjutan a framework of sustainable supply chain
yang mencakup penguatan komitmen, perencanaan, implementation that includes strengthening
keterlibatan pemasok, hingga pengelolaan kinerja commitment, planning, supplier engagement, and
secara bertahap. gradual performance management.
Pengesahan Sebagai tindak lanjut dari penguatan As a follow-up to the strengthening of internal
Kebijakan kapabilitas internal, IAA menyusun dan capabilities, IAA developed and approved the
Rantai Pasok mengesahkan Sustainable Supply Chain Sustainable Supply Chain Policy in November
Policy pada November 2025. Kebijakan ini 2025. This policy serves as a formal guideline
Berkelanjutan
berfungsi sebagai pedoman formal untuk to ensure that procurement practices are
(Sustainable memastikan praktik pengadaan dijalankan carried out responsibly and to strengthen the
Supply Chain secara bertanggung jawab serta memperkuat integration of ESG principles in the supplier
Policy) integrasi prinsip ESG dalam proses seleksi, selection, evaluation, and management
Approval of the evaluasi, dan pengelolaan pemasok. processes.
Sustainable
Supply Chain Dalam kebijakan tersebut, IAA menegaskan In this policy, IAA stresses its commitment to
Policy komitmen terhadap perlindungan data dan data and information protection, respect for
informasi, penghormatan terhadap hak human rights, and the implementation of fair
asasi manusia, serta penerapan praktik and safe labor practices.
ketenagakerjaan yang adil dan aman.
Pada aspek tata kelola, kebijakan ini In terms of governance, this policy emphasizes
menekankan integritas bisnis dengan business integrity by requiring the prevention
mewajibkan pencegahan korupsi, suap, of corruption, bribery, conflicts of interest, and
benturan kepentingan, dan perilaku anti- anti-competitive behavior, including through
kompetitif, termasuk melalui mekanisme a whistleblowing mechanism that applies at
pelaporan (whistleblowing) yang berlaku di AirAsia Group.
tingkat Grup AirAsia.
Sementara itu, pada aspek lingkungan, IAA On the environmental aspect, IAA encourages Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
mendorong pemasok untuk berkontribusi suppliers to contribute to emissions
dalam pengelolaan emisi, efisiensi energi management, energy and water efficiency,
dan air, pengelolaan limbah, perlindungan waste management, environmental protection,
lingkungan hidup, serta dukungan terhadap and support for the achievement of Sustainable
pencapaian Tujuan Pembangunan Development Goals (SDGs).
Berkelanjutan (TPB).
Proses Seleksi Pemasok [308-1] [308-2] [414-1] [414-2] Supplier Selection Process [308-1] [308-2] [414-1] [414-2]
Untuk memastikan integritas rantai pasok, Perseroan To ensure the integrity of the supply chain, the
menerapkan proses seleksi yang ketat, objektif, Company implements a rigorous, objective,
dan transparan melalui sistem e-procurement. and transparent selection process through an
Setiap calon pemasok wajib mematuhi SCOC dan e-procurement system. Each prospective supplier
memenuhi persyaratan lingkungan, sosial, serta is required to comply with the SCOC and meet the
tata kelola yang telah ditetapkan perusahaan. environmental, social, and governance requirements
set by the company.
365
Page 368
Tahapan utama proses seleksi meliputi: The main stages of the selection process are as
follows:
Langkah Proses dan Kriteria
Stage Process and Criteria
Langkah 1: Sourcing & Calon pemasok yang potensial diundang untuk mengikuti proses penawaran sesuai dengan
Permintaan Penawaran / permintaan yang sudah diberikan. Sebagai prasyarat untuk berpartisipasi, seluruh calon vendor
Proposal wajib menyatakan kesediaan untuk mematuhi SCOC dan menyerahkan dokumen pendukung
Stage 1: Sourcing & jika diperlukan.
Request for Quotation/ Potential suppliers are invited to participate in the bidding process as per the request provided.
Proposal As a prerequisite for participation, all prospective vendors must declare their willingness to
comply with SCOC and submit supporting documents if required.
Langkah 2: Penilaian dan Seluruh proposal akan melalui penilaian multidimensi yang mencakup:
Evaluasi • Kapabilitas Operasional: Kesesuaian terhadap spesifikasi teknis, standar kualitas, kuantitas,
Stage 2 : Assessment and keamanan, dan keandalan pengiriman.
Evaluation • Kelayakan Komersial: Daya saing biaya/harga dan kondisi finansial.
• Keberlanjutan & Tata Kelola: Pernyataan kepatuhan wajib atas SCOC serta kepatuhan
terhadap kriteria ESG tertentu.
All proposals are subject to a multi-dimensional assessment covering:
• Operational Capability: Compliance with technical specifications, quality standards, quantity,
safety, and reliability of delivery.
• Commercial Viability: Cost/price competitiveness and financial condition.
• Sustainability & Governance: Statement of compliance with SCOC and specific ESG criteria.
Langkah 3: Pemilihan dan Rekomendasi akhir untuk pemasok yang terpilih diajukan kepada otoritas pengadaan atau para
Persetujuan pemangku kepentingan yang relevan untuk mendapatkan persetujuan.
Stage 3: Selection and Setelah disetujui, kontrak kerja sama akan dibuat dan ditandatangani dengan bantuan Tim
Approval Legal, untuk memastikan kejelasan tanggung jawab, tingkat layanan (service levels), serta
akuntabilitas bagi kedua belah pihak.
The final recommendation for the selected supplier is submitted to the procurement authority or
relevant stakeholders for approval.
Once approved, a cooperation contract is drafted and signed with the assistance of the Legal
Team to ensure clarity of responsibilities, service levels, and accountability for both parties.
Pengelolaan Rantai Pasok [203-1] [203-2] [204-1] Management of Supply Chain [203-1] [203-2] [204-1]
Perseroan mengelola hubungan dengan pemasok The Company manages relationships with suppliers
sebagai bagian integral dari keberlangsungan as an integral part of its operational sustainability
operasional dan efisiensi bisnis. Data pemasok yang and business efficiency. The supplier data presented
disajikan pada bagian ini tidak mencakup pemasok in this section does not include fuel suppliers, aircraft
bahan bakar, pembelian pesawat, dan lessor, purchases, and lessors, thus reflecting suppliers that
sehingga merefleksikan pemasok yang secara directly support the Company’s daily operations.
langsung mendukung kegiatan operasional harian
Perseroan.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Pada tahun 2025, Perseroan memiliki 800 pemasok. In 2025, the Company had 800 suppliers. Meanwhile,
Sementara itu, jumlah pemasok baru pada tahun the number of new suppliers in 2025 was recorded at
2025 tercatat sebanyak 28 pemasok, lebih rendah 28 suppliers, lower than in previous years, in line with
dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sejalan the Company’s more selective approach in adding
dengan pendekatan Perseroan yang lebih selektif new partners.
dalam penambahan mitra baru.
Tabel Jumlah Pemasok Perseroan
Company Suppliers Table
Indikator 2023 2024 2025
Indicator
Pemasok baru
58 50 28
New suppliers
Total pemasok
832 858 800
Total suppliers
Perseroan terus bekerja sama dengan pemasok The Company continues to collaborate with local
lokal di Indonesia sebagai bagian dari kontribusi suppliers in Indonesia as part of its contribution to
terhadap perekonomian nasional. Pada tahun 2025, the nation’s economy. In 2025, the Company had
366
Page 369
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
jumlah pemasok lokal (tidak termasuk pemasok 338 local suppliers (excluding suppliers of fuel,
bahan bakar, pembelian pesawat, dan lessor) aircraft purchases, and lessors).
tercatat sebanyak 338 pemasok.
Tabel Jumlah Pemasok Lokal
Local Suppliers Table
Indikator 2023 2024 2025
Indicator
Jumlah pemasok lokal
365 355 338
Total local suppliers
Pengeluaran kepada Pemasok Expenses to Suppliers
Total nilai pengeluaran IAA kepada seluruh pemasok IAA’s total expenses to all suppliers in 2025 was
pada tahun 2025 tercatat sebesar USD 7.761.122,93, recorded at USD 7,761,122.93, an increase compared
meningkat dibandingkan tahun 2024. Perseroan to 2024. The Company notes that expenses cannot
mencatat bahwa pengeluaran tidak dapat be separated between local and foreign suppliers,
dipisahkan antara pemasok lokal dan luar negeri, therefore the available data only reflects the total
sehingga data yang tersedia hanya mencerminkan expenses to suppliers as a whole.
total belanja pemasok secara keseluruhan.
Tabel Pengeluaran kepada Pemasok [204-1]
Table of Total Expenses to Suppliers
Indikator 2023 (USD) 2024 (USD) 2025 (USD)
Indicator
Total pengeluaran kepada seluruh pemasok
5.748.396,73 5.775.236,74 7.761.122,93
Total expenses to all suppliers
Line of Business (LOB) dalam Rantai Pasok IAA Line of Business (LOB) in IAA’s Supply Chain
Angka pemasok dan pengeluaran tersebut The number of suppliers and expenses cover various
mencakup berbagai lini bisnis (LOB) yang mendukung lines of business (LOB) that support IAA’s operational
kegiatan operasional IAA, antara lain: activities, including:
• Apparel; • Apparel;
• Commercial & Marketing; • Commercial & Marketing;
• Duty Free; • Duty Free;
• Food & Beverages; • Food & Beverages;
Rental, Construction & Renovation; Rental, Construction & Renovation;
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
• •
• Facilities Services; • Facilities Services;
• General Items; • General Items;
• Ground Services Equipment; • Ground Services Equipment;
• Ground Services Operations; • Ground Services Operations;
• Airline IT; Airport IT; Enterprise; HW/SW, • Airline IT; Airport IT; Enterprise; HW/SW,
Infrastructure/Network & Information Security; Infrastructure/Network & Information Security;
• Logistic & Transportation; • Logistic & Transportation;
• Merchandise; dan • Merchandise; and
• Professional Services. • Professional Services.
Keberagaman LOB ini mencerminkan kompleksitas This diverse LOB reflects the complexity of IAA’s
kebutuhan operasional IAA serta pentingnya operational needs and the importance of a
pengelolaan pemasok yang terstruktur dan structured and coordinated supplier management.
terkoordinasi.
Perseroan juga melakukan pemantauan terhadap The Company also monitors critical suppliers, which
pemasok kritis, yaitu pemasok dengan nilai purchase includes suppliers with purchase order above the
order di atas batas minimum pengeluaran yang established minimum expenses.
telah ditentukan.
367
Page 370
Tabel Pemasok Kritis dan Evaluasi Kinerja
Table of Critical Suppliers and Performance Evaluation
Indikator 2023 2024 2025
Indicator
Jumlah pemasok kritis
5 4 16
Total critical suppliers
Pemasok kritis yang dievaluasi kinerjanya
5 4 16
Critical suppliers whose performance is evaluated
Pemasok kritis dengan kinerja di bawah standar
0 0 0
Critical suppliers with substandard performance
Pada seluruh periode pelaporan, tidak terdapat Throughout the reporting period, there were no
pemasok kritis dengan kinerja di bawah standar, critical suppliers with substandard performance,
menunjukkan bahwa proses seleksi dan pengelolaan indicating that the supplier selection and
pemasok berjalan sesuai dengan kebutuhan management processes were in line with the
operasional Perseroan. Company’s operational needs.
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
Pengelolaan Lingkungan dan Perubahan Environmental Management and Climate
Iklim [3-3] [102-1] [102-2] Change [3-3] [102-1] [102-2]
Pendekatan Manajemen Management Approach
Perseroan menempatkan pengelolaan lingkungan The Company regards environmental management
sebagai salah satu prioritas dalam strategi as one of its priorities in its sustainability strategy.
keberlanjutan. Bagi Perseroan, pengelolaan For the Company, environmental management is
lingkungan bukan hanya kewajiban regulatif, not only a regulatory obligation, but also an integral
melainkan bagian integral dari komitmen perusahaan part of its commitment to achieving responsible
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dalam mewujudkan pertumbuhan bisnis yang and sustainable business growth. This commitment
bertanggung jawab dan berkelanjutan. Komitmen ini is realized through the implementation of efficient
diwujudkan melalui penerapan praktik operasional operational practices, focused on reducing emissions
yang efisien, berorientasi pada pengurangan emisi, and preserving natural resources throughout the
serta menjaga kelestarian sumber daya alam di business chain.
seluruh rantai bisnis.
Perseroan berkomitmen untuk menangani dampak The Company is committed to addressing the
perubahan iklim dan telah menetapkan target untuk impacts of climate change and has set a target
mencapai emisi nol bersih (Net Zero Emissions) pada to achieve net zero emissions by 2050. To achieve
tahun 2050. Untuk mencapai target tersebut, IAA this target, IAA has established four key aviation
telah menetapkan empat inisiatif utama industri pathways supported by additional initiatives under
penerbangan (aviation pathways) yang didukung the company’s Sustainability Policy. These efforts
oleh inisiatif tambahan di bawah Kebijakan focus on controlling pollution, greenhouse gas (GHG)
Keberlanjutan (Sustainability Policy) perusahaan. emissions, and energy consumption, while promoting
Upaya ini berfokus pada pengendalian polusi, emisi responsible water management and biodiversity
gas rumah kaca (GRK), dan konsumsi energi, sekaligus protection.
mendorong pengelolaan air yang bertanggung
jawab serta perlindungan keanekaragaman hayati.
368
Page 371
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Pendekatan pengelolaan kinerja lingkungan IAA IAA’s environmental management approach is
disusun dan dijalankan dengan mengacu pada developed and implemented based on the following
kerangka kebijakan dan kepatuhan berikut: policy and compliance frameworks:
1. Environmental Policy Statement; 1. Environmental Policy Statement;
2. Sustainability Policy; 2. Sustainability Policy;
3. Persyaratan dalam skema Carbon Offsetting 3. Requirements under the Carbon Offsetting and
and Reduction Scheme for International Aviation Reduction Scheme for International Aviation
(CORSIA); (CORSIA);
4. Ketentuan dan panduan dari International Civil 4. Provisions and guidelines from the International
Aviation Organization (ICAO); Civil Aviation Organization (ICAO);
5. Environment Manual; serta 5. Environment Manual; and
6. Peraturan perundang-undangan dan ketentuan 6. Other environmental laws and regulations
lingkungan hidup lainnya yang berlaku di applicable in Indonesia.
Indonesia.
Dengan basis ini, IAA memastikan program dan With this basis, IAA ensures that environmental
inisiatif lingkungan dapat dijalankan secara programs and initiatives can be implemented
terstruktur, terukur, serta dapat ditinjau secara structurally, measurably, and reviewed periodically
berkala untuk menjaga relevansi dan efektivitasnya. to maintain their relevance and effectiveness.
AirAsia Net Zero
by 2050
Tinjauan Tahun 2025 2025 Overview
Pada bulan Oktober 2025, International Civil In October 2025, the International Civil Aviation
Aviation Organization (ICAO) menerbitkan Sectoral Organization (ICAO) published the first positive
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Growth Factor (SGF) positif pertama dalam skema Sectoral Growth Factor (SGF) of its offsetting
offsetting-nya, yang dengan demikian menegaskan scheme, thereby confirming mandatory offsetting
kewajiban offsetting bagi ratusan maskapai yang for hundreds of airlines based in the 126 States that
berbasis di 126 negara yang memilih berpartisipasi opted to participate in CORSIA from 1 January 2024.
dalam CORSIA sejak 1 Januari 2024.
Hal ini merupakan perkembangan paling signifikan This represents the most significant development to
dalam mendorong transisi perubahan iklim di advance the climate change transition of the global
sektor penerbangan global, karena menetapkan aviation sector as it sets up mandatory reduction
target pengurangan dan offsetting yang bersifat and offsetting targets for thousands of airlines
wajib bagi ribuan maskapai di seluruh dunia. Untuk around the world. To meet this compliance, airlines
memenuhi kewajiban kepatuhan ini, maskapai perlu have to step up to deliver on all four decarbonization
mempercepat implementasi pada keempat pilar pillars.
dekarbonisasi.
Capaian IAA dalam mendorong transisi menuju net IAA’s achievements to advance its net zero transition
zero dapat dirangkum sebagai berikut: may be summarized as follows:
369
Page 372
Kontribusi yang
Strategi Diharapkan terhadap Inisiatif Utama Tahun 2025
Strategies Target 2030 2025 Key Initiatives
Expected Contribution to
2030 Targets
• Menerapkan 15 inisiatif operasi penerbangan, yang
Efisiensi Operasional menghasilkan pengurangan emisi CO2 sebesar 13.727 ton.
5%
Operational Efficiencies • Implemented 15 flight operations initiatives, delivering CO2
reduction of 13,727 tonnes.
Teknologi Pesawat
Terbang 2%
Aircraft Technologies
Bahan Bakar Penerbangan
Berkelanjutan
3%
Sustainable Aviation Fuels
(SAF)
• Memperoleh persetujuan dari Ditjen Perhubungan Udara
Indonesia untuk mulai menerapkan carbon fee pada tahun
Offsetting Karbon
13% 2026 guna menutup biaya CORSIA.
Carbon Offsetting
• Secured approvals from DGCA Indonesia to introduce
carbon fees from 2026 to cover CORSIA costs.
Sorotan Praktik Terbaik
Best Practice Highlights
Menetapkan AirAsia berperan penting dalam AirAsia is instrumental in developing a carbon
Arah dalam pengembangan mekanisme penetapan pricing mechanism for airlines to introduce
Pembiayaan harga karbon yang memungkinkan carbon surcharges to airfares. Prior to this,
maskapai penerbangan mengenakan ASEAN airlines were not permitted to introduce
Dekarbonisasi
carbon surcharge pada tarif penerbangan. environmental fees despite global pressures to
Berkelanjutan Sebelumnya, maskapai-maskapai di ASEAN decarbonize. Through sustained advocacy, IAA
Setting the tidak diperkenankan mengenakan biaya has secured approvals from DGCA Indonesia
Agenda on lingkungan, meskipun tekanan global untuk to introduce transparent surcharges starting
Sustainable melakukan dekarbonisasi terus meningkat. in 2026, subject to regulatory oversight.
Decarbonization Melalui advokasi yang berkelanjutan, IAA This landmark development establishes
Financing telah memperoleh persetujuan dari Ditjen a sustainable pathway for the industry to
Perhubungan Udara Indonesia untuk mulai recover decarbonization costs and finance its
menerapkan surcharge yang transparan transition in the region.
sejak tahun 2026, dengan tetap tunduk pada
pengawasan regulator. Perkembangan penting
ini membuka jalur yang berkelanjutan bagi
industri untuk memulihkan biaya dekarbonisasi
dan mendanai transisinya di kawasan.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Pemodelan Net Zero Net Zero Modelling
Sebagai respons atas konfirmasi pertama sectoral In response to the first confirmed positive CORSIA
growth factor CORSIA yang bernilai positif, sectoral growth factor, AirAsia Group updated its net
Grup AirAsia memperbarui pemodelan net zero zero modelling to incorporate the latest statistics
dengan memasukkan statistik terbaru serta dua and two critical refinements.
penyempurnaan penting.
Pertama, Grup AirAsia memetakan secara rinci jadwal First, AirAsia Group mapped the detailed delivery
pengiriman armada baru A321neo hingga tahun 2035. schedule of its new A321neo fleet through 2035.
Jadwal ini mencakup baik ekspansi armada maupun This schedule accounts for both expansion and
penggantian bertahap pesawat yang lebih tua, yang the phased replacement of older aircraft, which
diharapkan dapat memoderasi laju pertumbuhan is expected to moderate its emissions growth
emisi. Kedua, model tersebut kini juga memasukkan trajectory. Second, the model now includes the
proyeksi dampak dari investasi pada teknologi darat projected impact of its investment in new ground
baru yang direncanakan pada tahun 2026, yang technologies planned in 2026, which are anticipated
diperkirakan dapat menurunkan konsumsi bahan to reduce overall jet fuel consumption by 1% upon
bakar avtur secara keseluruhan sebesar 1% apabila optimal implementation.
diimplementasikan secara optimal.
370
Page 373
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Sebagai konsekuensinya, grafik net zero yang telah Consequently, the updated net zero chart reflects a
diperbarui menunjukkan profil pertumbuhan emisi flatter emissions growth profile between 2027 and
yang lebih landai pada periode 2027 hingga 2035. 2035. This shift underscores the proportionately
Perubahan ini menegaskan kontribusi yang secara greater contribution to emissions reduction from
proporsional lebih besar dari modernisasi armada fleet modernization and operation efficiencies
dan efisiensi operasional terhadap pengurangan during this key transitional period.
emisi selama periode transisi yang krusial ini.
Aircraft Tech Operational Efficiency CO2 Reduction due to SAF Carbon Offsetting Remaining CO2
20.000.000
GHG Emissions (tCO2e)
15.000.000
10.000.000
5.000.000
0
2020 2030 2040 2050
Year
Dengan sectoral growth factor CORSIA yang lebih With higher than earlier expected CORSIA sectoral
tinggi dari perkiraan sebelumnya, Grup AirAsia juga growth factors, AirAsia Group also adjusted its
menyesuaikan target pengurangan emisi untuk emissions reduction targets for the period between
periode 2025–2035. Sebagai contoh, untuk tahun 2025-2035. For the year 2025, for example, AirAsia
2025, target pengurangan emisi Grup AirAsia telah Group’s emissions reduction target has been raised
dinaikkan dari 5% menjadi 7%, dan untuk tahun 2030 from 5% to 7% for 2025 and 20%-23% for 2030.
menjadi 20%-23%.
Tahun Total Pengurangan Emisi/Target Offsetting (Tahun Baseline: 2019)
Year Total Emissions Reduction/Offsetting Target (Baseline Year: 2019)
2025 7%
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
2030 23%
2035 35%
2040 55%
2045 75%
2050 100%
Hingga tahun 2035, target pengurangan emisi Grup Up until 2035, AirAsia Group’s emissions reduction
AirAsia akan mengikuti proyeksi offsetting CORSIA. targets will track CORSIA offsetting forecasts.
Setelah itu, target tersebut akan melampaui Thereafter, it will exceed CORSIA requirements
persyaratan CORSIA, karena Grup AirAsia as AirAsia Group expects that by 2035, domestic
memperkirakan bahwa pada tahun 2035 skema emissions reduction schemes will also cover the
pengurangan emisi domestik juga akan mencakup domestic aviation sector.
sektor penerbangan domestik.
Progres tahun ini dalam mendorong empat jalur net This year’s progress in advancing IAA’s four net zero
zero IAA dijabarkan lebih lanjut di bawah ini. pathways is detailed below.
371
Page 374
Pathway 1: Efisiensi Operasional [F.7] [F.26] Pathway 1: Operational Efficiency [F.7] [F.26]
Sepanjang tahun 2025, IAA terus memperkuat Throughout 2025, IAA continued strengthening its
program efisiensi penerbangan yang telah lama long-standing flight efficiency program to reduce
dijalankannya untuk mengurangi emisi langsung emissions at source. In total, IAA operated 15 green
dari sumbernya. Secara total, IAA menerapkan 15 operating procedures which further enhanced flight
prosedur operasi ramah lingkungan yang semakin efficiency.
meningkatkan efisiensi penerbangan.
Tabel di bawah ini menyajikan gambaran umum The table below provides an overview of the top
mengenai kontributor utama terhadap penurunan contributors to 2025 CO2 reductions. Descriptions
emisi CO2 pada tahun 2025. Penjelasan mengenai of all listed fuel efficiency measures are available in
seluruh langkah efisiensi bahan bakar yang AirAsia’s Guide to Aviation Sustainability or from the
tercantum tersedia di dalam AirAsia’s Guide Company’s previous sustainability report.
to Aviation Sustainability atau dalam laporan
keberlanjutan Perseroan sebelumnya.
Cruise
• Weight/Water
Management
• Idle Fuel Flow Factor
Ascent Descent
• Opticlimb • Descent Profile
• 400’ Thrust Reduction Optimiser
Altitude • RNP-AR
Pre-flight Land
• SET-D • Reduced Flaps Landing
• Statistical Taxi-Out Fuel • Idle Reverse Thrust
Planning • SET-A
Kinerja Tahun 2025 (IAA)
Performance Highlights 2025 (IAA)
Tingkat Penerapan di IAA Penghematan Emisi yang
Langkah Utama Efisiensi IAA Implementation Rate Bahan Bakar Dihindari IAA
No. Operasional IAA Tahun Tahun 2025
Key Operational Efficiency 2025 (ton) (tCO2e)
Measure 2023 2024 2025 2025 IAA Fuel 2025 IAA Emissions
Savings (t) Avoided (tCO2e)
1 OptiClimb 67% 68% 77% 2.519 7.960
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
2 Single Engine Taxi - Arrival 96% 81% 91% 308 973
3 Single Engine Taxi -
45% 45% 69% 487 1.539
Departure
4 Reduced Flaps Landing 73% 81% 98% 265 837
5 Idle Reverse Landing 79% 100% 97% 195 616
6 CONF1+F Take-Off 98% 94% 98% 397 1.255
Langkah-langkah tersebut menghasilkan penurunan These measures led to an overall 1.3% reduction in
intensitas karbon secara keseluruhan sebesar carbon intensity on a per-seat basis from 65.2 g/
1,3% per kursi, dari 65,2 g/ASK menjadi 64,8 g/ASK. ASK to 64.8 g/ASK. However, carbon intensity on
Namun demikian, intensitas karbon per penumpang a per-passenger basis rose largely due to lower
meningkat, terutama disebabkan oleh load factor load factors across the four larger AOCs, including
yang lebih rendah di empat AOC yang lebih besar, IAA, a consequence of dampened travel demand
termasuk IAA, sebagai dampak dari melemahnya from ongoing global geopolitical and economic
permintaan perjalanan akibat ketidakpastian uncertainties.
geopolitik dan ekonomi global yang masih
berlangsung.
372
Page 375
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
IAA Carbon Intensity
110,0
105,5
99,2
100,0
Carbon Intensity (gC02e)
90,0
80,2
80,0
82,9 75,6
80,8 75,4
68,2 68,9
70,0 67,5
66,5 65,2
64,2 64,8
60,0
2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025
Year
CO2/ASK CO2/RPK
Menyadari bahwa inisiatif internal telah mendekati Recognizing that internal initiatives are approaching
utilisasi penuh, IAA juga berfokus pada upaya full utilisation, IAA also focused on tackling systemic
mengatasi bottleneck sistemik dalam manajemen bottlenecks in air traffic management (ATM). In June
lalu lintas udara (air traffic management/ATM). 2025, IAA Flight Operations personnels, including
Pada bulan Juni 2025, personel Flight Operations pilot, attended the ASEAN Workshop of Operational
IAA, termasuk pilot, menghadiri ASEAN Workshop of Efficiencies organized by the European Aviation
Operational Efficiencies yang diselenggarakan oleh Safety Agency (EASA) in Malaysia, bringing together
European Aviation Safety Agency (EASA) di Malaysia, regional air traffic control authorities and operators
yang mempertemukan otoritas pengatur lalu lintas to discuss advancements in airspace management,
udara dan operator di kawasan untuk membahas share best practices and improve emissions
progres dalam manajemen ruang udara, berbagi monitoring. Experts from Europe’s Single European
praktik terbaik, serta meningkatkan pemantauan Sky ATM Research (SESAR) project also shared
emisi. Para ahli dari proyek Single European Sky applicable research to enhance regional airspace
ATM Research (SESAR) di Eropa juga membagikan efficiency.
hasil riset yang relevan untuk meningkatkan efisiensi
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
ruang udara di kawasan.
Tabel di bawah ini menunjukkan hasil keseluruhan The table below shows the overall returns of IAA’s
dari investasi berkelanjutan IAA pada berbagai consistent investment in fuel efficiency initiatives:
inisiatif efisiensi bahan bakar:
Bahan Bakar yang Dihemat (ton)
Fuel Saved (tonnes)
4.344
CO2 yang Dihindari (ton CO2e)
CO2 Avoided (tonnes CO2e)
13.727
Setara dengan Jumlah Pohon yang Ditanam
Equivalent Trees Planted
~229.000
Biaya Bahan Bakar yang Dihemat (USD)
Fuel Cost Saved (USD)
4.196.304
373
Page 376
Pathway 2: Manajemen Armada Pesawat [F.7] [F.26] Pathway 2: Fleet Management [F.7] [F.26]
Pada tahun 2025, dua pesawat IAA dikembalikan In 2025, two aircrafts were returned to lessors due to
kepada lessor sehubungan dengan berakhirnya masa lease expiries from IAA. After accounting for these
sewa. Setelah memperhitungkan pergerakan tersebut, movements, IAA’s average fleet age rose slightly to
rata-rata usia armada IAA sedikit meningkat menjadi 14.8 years from 13.9 years the previous year.
14,8 tahun dari 13,9 tahun pada tahun sebelumnya.
Grup AirAsia menerapkan pendekatan dua jalur AirAsia Group is taking a two-pronged approach to
dalam mengelola kebutuhan penggantian dan managing its fleet replacement and expansion needs
ekspansi armada untuk dekade mendatang. Untuk for the next decade. To meet the fleet expansion
memenuhi kebutuhan ekspansi armada guna needs to power its global low-cost network strategy,
mendukung strategi jaringan global berbiaya AirAsia Group converted a portion of its outstanding
rendah, Grup AirAsia mengonversi sebagian dari 354 A321neo order book to A321LR (long range)
outstanding order book sebanyak 354 unit A321neo models with an estimated 6.5-hour maximum range.
menjadi model A321LR (long range) dengan estimasi
jangkauan maksimum 6,5 jam.
Untuk penggantian armada A320ceo, Grup AirAsia For replacement of its A320ceo fleet, AirAsia Group
saat ini sedang mengevaluasi dua model regional jet is currently assessing two regional jet models with
dengan jangkauan terbang lima jam dan kapasitas a five-hour flight range and 160 seat capacity.
160 kursi. Regional jet ini akan memungkinkan operasi These regional jets will enable both more efficient
penerbangan yang lebih efisien sekaligus membantu flying and allow AirAsia Group to rightsize to reduce
Grup AirAsia menyesuaikan kapasitas secara lebih excess capacity on some regional routes. The fleet
tepat untuk mengurangi kapasitas berlebih pada replacement plan will also enable gradual lowering
beberapa rute regional. Rencana penggantian armada of fleet age upon its expected induction from 2028
ini juga akan memungkinkan penurunan usia armada onwards.
secara bertahap seiring dengan proyeksi induksi
pesawat baru mulai tahun 2028 dan seterusnya.
Untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar, seluruh To enhance fuel efficiency, all new aircraft will be
pesawat baru akan dilengkapi dengan konfigurasi equipped with all-economy class and lightweight
penuh kelas ekonomi (all-economy class) dan seats. New aircraft will also be pre-installed
kursi ringan (lightweight seats). Pesawat baru juga with software that allows implementation of the
akan dipasang dengan perangkat lunak yang advanced fuel efficiency program as detailed in the
memungkinkan penerapan program efisiensi bahan section above.
bakar lanjutan sebagaimana dijelaskan pada
bagian sebelumnya.
Tabel di bawah ini menyajikan informasi lebih lanjut The tables below provide more information on IAA’s
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
mengenai armada IAA: fleet:
Distribusi Armada IAA per Tanggal 31 Desember 2025
IAA’s Fleet Distribution as of 31 December 2025
Umur Rata-rata Jumlah Unit yang
Model Jumlah Unit Kapasitas (kursi)
Model Units (tahun) Capacity (Seats) Berakhir Masa Sewa
Average Age (years) Number of Units Retired
A320 28 14,8 180 2
Umur Armada
Fleet Age
Umur Armada % dari Total Armada
Fleet Age % of Total Fleet
< 7 tahun | < 7 years -
7-13 tahun | 7-13 years 25%
> 13 tahun | > 13 years 75%
374
Page 377
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Kekuatan Armada per tanggal 31 Desember di Setiap Tahun Kalender
Fleet Strength as of 31 December of Each Calendar Year
Tahun Jumlah Armada Jumlah yang Beroperasi % Operasional
Year Fleet Size Units in Service % Operational
2023 32 24 75%
2024 30 24 80%
2025 28 22 79%
Pathway 3: Bahan Bakar Penerbangan Pathway 3: Sustainable Aviation Fuel (SAF)
Berkelanjutan (Sustainable Aviation Fuel/SAF) [F.5] [F.7] [F.26]
[F.5] [F.7] [F.26]
Grup AirAsia terlibat aktif dalam perkembangan SAF AirAsia Group is actively engaged in regional SAF
di tingkat regional, dengan fokus pada kerangka developments, focusing on policy frameworks and
kebijakan dan rantai pasok bahan baku. Pada Januari feedstock supply chain. In January 2025, building
2025, sebagai tindak lanjut atas kemitraan tahun on a 2024 partnership to explore decentralized
2024 untuk mengeksplorasi produksi SAF yang SAF production in Southeast Asia, AirAsia Group
terdesentralisasi di Asia Tenggara, Grup AirAsia dan and Airbus held preliminary discussions with
Airbus mengadakan diskusi awal dengan para peneliti researchers from Indonesia’s IPB University to scope
dari IPB University di Indonesia untuk menjajaki a study mapping biomass feedstock accessibility
studi pemetaan aksesibilitas bahan baku biomassa against Indonesia’s supply. Concurrently, AirAsia
terhadap pasokan yang tersedia di Indonesia. Secara Group advocated for regional policy alignment,
paralel, Grup AirAsia juga melakukan advokasi untuk recommending Malaysia’s endorsement of an
penyelarasan kebijakan di tingkat regional, termasuk Indonesia-led ICAO working paper to assess the life
merekomendasikan dukungan Malaysia atas working cycle emissions of SAF derived from palm oil mill
paper yang dipimpin Indonesia di ICAO untuk menilai effluents (POME) and to establish its eligibility under
emisi siklus hidup (life cycle emissions) SAF yang the CORSIA Eligible Fuels framework.
berasal dari palm oil mill effluents (POME) serta
menetapkan kelayakannya dalam kerangka CORSIA
Eligible Fuels.
Dari sisi kebijakan, IAA melakukan dialog dengan On the policy front, IAA engaged in dialogues with
Kementerian Perhubungan, Kementerian Energi dan the Indonesia Ministry of Transportation, Ministry
Sumber Daya Mineral, serta Kementerian Koordinator of Energy and Mineral Resources, and Coordinating
Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Ministry of Infrastructure and Regional Development,
untuk membahas peta jalan SAF nasional Indonesia. to deliberate the country’s national SAF roadmap.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Pathway 4: Carbon Offsetting [F.7] [F.26] Pathway 4: Carbon Offsetting [F.7] [F.26]
Untuk memenuhi kepatuhan terhadap CORSIA, IAA To meet CORSIA compliance, IAA is strategically
secara strategis memfokuskan perhatian pada focusing on Indonesia as a long-term source
Indonesia sebagai sumber jangka panjang kredit of eligible carbon credits. This is driven by the
karbon yang memenuhi syarat. Hal ini didorong government’s decisive policy direction, notably
oleh arah kebijakan pemerintah yang tegas, through Presidential Regulation No. 110 of 2025
khususnya melalui Peraturan Presiden Nomor 110 which positions Indonesia as a future leader in the
Tahun 2025 yang menempatkan Indonesia sebagai global carbon market. The regulation aims to attract
calon pemimpin masa depan di pasar karbon climate finance by streamlining carbon project
global. Regulasi tersebut bertujuan untuk menarik development and creating a robust regulatory
pendanaan iklim dengan menyederhanakan environment to facilitate it.
pengembangan proyek karbon serta menciptakan
lingkungan regulasi yang kuat untuk mendukungnya.
Meskipun saat ini belum tersedia kredit karbon While there are no CORSIA-labelled credits currently
berlabel CORSIA yang berasal dari Indonesia, available from Indonesia, IAA is proactively engaging
IAA secara proaktif menjalin keterlibatan dengan with local project developers, communicating the
para pengembang proyek lokal, menyampaikan growing demand from the aviation sector and
375
Page 378
peningkatan permintaan dari sektor penerbangan, encouraging carbon project developers to upgrade
serta mendorong para pengembang proyek karbon their certification in accordance with CORSIA-eligible
untuk meningkatkan sertifikasi proyek sesuai methodologies. As an example, IAA presented the
dengan metodologi yang memenuhi syarat CORSIA. Indonesian aviation sector’s forecasted CORSIA
Sebagai contoh, IAA mempresentasikan proyeksi Phase 1 requirements on a high-level panel at the
kebutuhan CORSIA Tahap 1 sektor penerbangan Indonesia Carbon Digital Conference. This influential
Indonesia dalam sebuah panel tingkat tinggi pada platform provided a direct channel to communicate
Indonesia Carbon Digital Conference. Platform yang CORSIA requirements to senior representatives
berpengaruh ini memberikan saluran langsung untuk especially top carbon project developers, carbon
mengomunikasikan persyaratan CORSIA kepada registry officials, and key ministries, including the
para perwakilan senior, khususnya pengembang Ministry of Environment, Ministry of Forestry, and
proyek karbon terkemuka, pejabat registri karbon, Ministry of Energy and Mineral Resources. This
serta kementerian-kementerian utama, termasuk engagement helps foster strategic alignment
Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian between Indonesia’s carbon credit supply pipeline
Kehutanan, serta Kementerian Energi dan Sumber and the aviation sector’s escalating compliance
Daya Mineral. Keterlibatan ini membantu mendorong needs.
penyelarasan strategis antara pipeline pasokan
kredit karbon Indonesia dan kebutuhan kepatuhan
sektor penerbangan yang terus meningkat.
IAA juga menangani tantangan krusial terkait IAA is also addressing the critical challenge of
pemulihan biaya bagi maskapai melalui advokasi cost recovery for airlines by advocating for a
atas mekanisme penetapan harga karbon yang carbon pricing mechanism that allows airlines to
memungkinkan maskapai mengintegrasikan biaya integrate CORSIA costs into airfares. Prior to this,
CORSIA ke dalam tarif penerbangan. Sebelumnya, Indonesian carriers were not permitted to introduce
maskapai di Indonesia tidak diperkenankan environmental fees. Through sustained advocacy,
mengenakan biaya lingkungan. Melalui advokasi IAA secured approval from the Directorate General
yang berkelanjutan, IAA memperoleh persetujuan dari of Civil Aviation Indonesia to introduce transparent
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Indonesia surcharges starting in 2026. Beyond engagements
untuk mulai menerapkan surcharge yang transparan with the authorities, IAA also organized a special
sejak tahun 2026. Di luar keterlibatan dengan otoritas, sustainability briefing for members of the Indonesia
IAA juga menyelenggarakan briefing khusus terkait Air Carriers Association (INACA) to develop a unified
keberlanjutan bagi anggota Indonesia National Air industry position and recommend supportive policies
Carriers Association (INACA) untuk membangun to address CORSIA credit supply shortages. This
posisi industri yang selaras serta merekomendasikan establishes a sustainable pathway for the industry
kebijakan pendukung guna mengatasi kekurangan to recover decarbonization costs and finance its
pasokan kredit CORSIA. Langkah ini membentuk jalur climate transition.
yang berkelanjutan bagi industri untuk memulihkan
biaya dekarbonisasi dan mendanai transisi iklimnya.
Pelibatan Pemangku Kepentingan Stakeholder Engagement
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Salah satu fondasi utama dari strategi iklim A cornerstone of IAA climate strategy is extending
IAA adalah memperluas pelibatan pemangku stakeholder engagement beyond policy-makers
kepentingan tidak hanya kepada pembuat kebijakan and industry specialists to foster broader public
dan spesialis industri, tetapi juga untuk mendorong awareness and informed decision-making at all
kesadaran publik yang lebih luas dan pengambilan levels of the company’s organization.
keputusan yang lebih terinformasi di seluruh tingkat
organisasi perusahaan.
Untuk memastikan keselarasan di tingkat To ensure leadership alignment, AirAsia Group
kepemimpinan, Grup AirAsia menyelenggarakan conducted its second comprehensive sustainability
sustainability briefing komprehensif yang kedua briefing in 2025 for all directors and C-level executives
pada tahun 2025 bagi seluruh direktur dan eksekutif across the Capital A Group. This is also supported
C-level di seluruh Grup Capital A. Hal ini juga by quarterly Sustainability Working Group meetings
didukung oleh pertemuan Sustainability Working and dedicated Sustainability Board Committee
Group setiap triwulan dan sesi khusus Sustainability sessions, ensuring that strategic oversight remains
Board Committee, sehingga pengawasan strategis fully attuned to the evolving regulatory and industry
tetap sepenuhnya selaras dengan perkembangan landscape.
lanskap regulasi dan industri.
376
Page 379
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Menanamkan keberlanjutan di seluruh organisasi Embedding sustainability across the organization
juga sama pentingnya. Pada tahun 2025, IAA is equally critical. In 2025, IAA launched the
meluncurkan workshop “Sustainability 101” bagi para “Sustainability 101” workshop for our employees
karyawan (Allstars). Sesi tatap muka yang seluruh (Allstars). These fully-subscribed, in-person sessions,
kuotanya terisi penuh ini, yang diselenggarakan held in Jakarta and Bali, deepened the understanding
di Jakarta dan Bali, meningkatkan pemahaman of the Company’s ESG priorities among 55 staff
mengenai prioritas ESG perusahaan bagi 55 anggota members and highlighted every Allstar’s role in
staf serta menegaskan peran setiap Allstar dalam achieving IAA collective goals.
mencapai tujuan bersama IAA.
IAA juga terus berbagi wawasan melalui konferensi IAA also continues to share insights through
internasional. Pada bulan Desember 2025, international conferences. In December 2025, IAA
perwakilan IAA diundang untuk berbicara sebagai representative was invited to speak as a panelist
panelis dalam Carbon Digital Conference (CDC) 2025 at the Carbon Digital Conference (CDC) 2025
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
yang diselenggarakan di Institut Teknologi Bandung held at the Bandung Institute of Technology (ITB),
(ITB), Bandung, sebagai bagian dari sesi panel yang Bandung, as part of a panel session discussing
membahas kepatuhan CORSIA dan kesiapan pasar. CORSIA compliance and market readiness. This
Keterlibatan ini mencerminkan komitmen IAA untuk engagement reflects IAA’s commitment to fostering
mendorong dialog yang konstruktif dengan berbagai constructive dialogue with various stakeholders,
pemangku kepentingan, sekaligus mendukung while also supporting broader understanding of
pemahaman yang lebih luas mengenai peluang dan the opportunities and challenges associated
tantangan yang terkait dengan dekarbonisasi sektor with aviation decarbonization and carbon market
penerbangan dan pengembangan pasar karbon di development in Indonesia.
Indonesia.
Melalui pendekatan berlapis ini, mulai dari briefing Through this multi-layered approach, from
di tingkat dewan, pelatihan karyawan, hingga forum boardroom briefings and employee training to
publik, IAA memperkuat perannya bukan sekadar public forums, IAA solidifies its role not merely as a
sebagai peserta kebijakan, melainkan sebagai policy participant but as a proactive industry leader
pemimpin industri yang proaktif dalam mendorong championing a credible and collaborative transition
transisi yang kredibel dan kolaboratif menuju target toward global climate targets.
iklim global.
377
Page 380
Pengelolaan Limbah Waste Management
[F.13] [F.14] [306-1] [306-2] [306-3] [306-4] [306-5] [F.13] [F.14] [306-1] [306-2] [306-3] [306-4] [306-5]
Pendekatan dan Komitmen Approach and Commitment
Sebagai bagian dari komitmen terhadap operasional As part of its commitment to sustainable operations,
yang berkelanjutan, Perseroan menerapkan sistem the Company implements an integrated waste
pengelolaan limbah yang terintegrasi untuk management system to ensure that all operational
memastikan seluruh kegiatan operasional berjalan activities are carried out in accordance with the
dengan prinsip tanggung jawab lingkungan. Sistem principle of environmental responsibility. This system
ini mencakup pengelolaan limbah Bahan Berbahaya covers the management of hazardous and toxic (B3)
dan Beracun (B3) maupun non-B3, baik dalam bentuk and non-hazardous waste, both in solid and liquid
padat maupun cair. Seluruh kegiatan pengelolaan form. All waste management activities are carried
dilakukan berdasarkan prinsip kehati-hatian, out based on the principles of prudence, compliance
kepatuhan terhadap peraturan lingkungan hidup, dan with environmental regulations, and the application
penerapan standar operasional terbaik yang sejalan of best operational standards in line with the
dengan kebijakan keberlanjutan Perseroan. Company’s sustainability policies.
Melalui pendekatan ini, Perseroan tidak hanya Through this approach, the Company not only
berfokus pada kepatuhan terhadap regulasi, tetapi focuses on regulatory compliance, but also strives
juga berupaya meminimalkan dampak ekologis to minimize its ecological impact and strengthen
dan memperkuat kontribusinya terhadap mitigasi its contribution to climate change mitigation.
perubahan iklim. Upaya ini mencerminkan nilai inti These efforts reflect the Company’s core values of
perusahaan dalam menciptakan keseimbangan creating a balance between business growth and
antara pertumbuhan bisnis dan perlindungan environmental protection.
lingkungan.
Mekanisme Pengelolaan Limbah di Perseroan Waste Management Mechanisms at the Company
Untuk menjamin efektivitas pelaksanaan To ensure effective waste management, the
pengelolaan limbah, Departemen Facility Facility Management Department is responsible for
Management bertugas melakukan pemantauan, monitoring, supervising, and periodically evaluating
pengawasan, dan evaluasi secara berkala terhadap all waste management processes at the RedHouse
seluruh proses pengelolaan limbah di Gedung Building. Monitoring is carried out from the sorting,
RedHouse. Pemantauan dilakukan mulai dari collection, and storage stages to transportation
tahapan pemilahan, pengumpulan, penyimpanan, and final processing.
hingga pengangkutan dan pemrosesan akhir.
Limbah padat non-B3 seperti kertas, plastik, dan Non-hazardous solid waste such as paper,
sisa makanan, dipisahkan sejak dari sumbernya dan plastic, and food waste is separated at its source
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dikelola melalui kerja sama dengan mitra pengelola and managed in collaboration with licensed
lingkungan berizin. Kertas bekas digunakan kembali environmental management partners. Used paper
untuk kebutuhan internal, sementara limbah organik is recycled for internal needs, while organic and
dan anorganik dikirim ke Tempat Pengolahan inorganic waste is sent to an Integrated Waste
Sampah Terpadu (TPST). Management Facility (TPST).
Limbah yang dihasilkan dari operasional penerbangan In principle, waste generated from flight operations
serta aktivitas operasional di area bandara pada and operational activities in the airport area is
prinsipnya dikelola dan ditangani oleh otoritas managed and handled by the airport authorities
bandara sesuai ketentuan dan prosedur pengelolaan in accordance with the waste management
limbah yang berlaku di masing-masing bandara. regulations and procedures applicable at each
Perseroan mendukung penerapan pengelolaan airport. The Company supports this management
tersebut melalui kepatuhan terhadap ketentuan by complying with operational regulations and
operasional serta koordinasi yang diperlukan guna the necessary coordination to ensure that waste
memastikan penanganan limbah berjalan tertib, handling is orderly, safe, and in accordance with
aman, dan sesuai regulasi. Adapun limbah B3 yang regulations. Hazardous waste generated from
dihasilkan dari kegiatan perawatan pesawat (seperti: aircraft maintenance activities (such as used oil,
oli bekas, baterai, dan ban) disimpan dalam fasilitas batteries, and tires) is stored in special facilities
khusus yang memenuhi ketentuan keselamatan dan that meet safety requirements and handed over to
diserahkan kepada pihak ketiga berizin untuk dilakukan licensed third parties for processing or final disposal.
pengolahan atau pembuangan akhir.
378
Page 381
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Untuk limbah cair domestik, termasuk air limbah dari For domestic liquid waste, including wastewater from
fasilitas kantor, Perseroan mengoperasikan Sewage office facilities, the Company operates a Sewage
Treatment Plant (STP) yang memproses efluen Treatment Plant (STP) that processes effluent to
hingga memenuhi baku mutu lingkungan sebelum meet environmental quality standards before it is
dialirkan ke saluran umum. discharged into public sewers.
Kinerja Pengelolaan Limbah [F.15] Waste Management Performance [F.15]
Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatat Throughout 2025, the Company recorded an
peningkatan efektivitas pengelolaan limbah increase in the effectiveness of waste management
di seluruh area operasional. Tidak ditemukan in all operational areas. There were no incidents
insiden tumpahan, kebocoran, atau pelanggaran of spills, leaks, or waste management violations
pengelolaan limbah baik untuk kategori B3 maupun for either hazardous or non-hazardous waste.
non-B3. Capaian ini menunjukkan konsistensi This achievement demonstrates the Company’s
Perseroan dalam menerapkan sistem pengawasan consistency in implementing a robust internal
internal yang kuat serta kepatuhan terhadap seluruh monitoring system and compliance with all
prosedur lingkungan. environmental procedures.
Sebagian besar limbah domestik yang dihasilkan Most of the domestic waste is generated from
berasal dari aktivitas di kantor pusat, termasuk activities at the head office, including food scraps
sisa makanan dan plastik kemasan. Seluruh limbah and plastic packaging. All waste is managed in
tersebut dikelola dengan memperhatikan standar accordance with environmental hygiene and safety
kebersihan dan keamanan lingkungan. standards.
Limbah residu yang tidak dapat diolah kembali Residual waste that cannot be recycled is
diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sesuai transported to a final processing site (TPA) in
ketentuan dan izin dari pemerintah daerah. Volume accordance with local government regulations
dan proporsi limbah yang didaur ulang maupun and permits. The volume and proportion of waste
dikirim ke TPA dicatat secara agregat dalam laporan that is recycled or sent to the landfill is recorded in
kinerja lingkungan sebagai bentuk transparansi dan aggregate within the environmental performance
akuntabilitas kepada pemangku kepentingan. report as a form of transparency and accountability
to stakeholders.
Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
Total Waste and Effluents Generated by Types
Jenis Limbah Satuan 2025 2024 2023
Type of Waste Unit
Volume Limbah Non-B3 RedHouse
Non-hazardous Waste Volume at RedHouse Ton 31,93 35,20 26,70
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Volume Limbah B3 RedHouse
Kg 220,00 60,50 1.085,80*
Hazardous Waste Volume at RedHouse
* Terdapat lonjakan signifikan pada tahun 2023 yang terjadi karena adanya kegiatan pembersihan dan pengosongan gudang pasca COVID-19, dimana dilakukan pembuangan barang-barang
dan peralatan lama yang menumpuk, seperti komponen metal, kompresor dan komponen AC, kursi roda bekas, serta limbah elektronik lainnya yang termasuk kategori limbah B3. Setelah
kegiatan tersebut selesai, volume limbah pada 2024 kembali mencerminkan kondisi operasional normal. Adapun peningkatan pada 2025 bersifat wajar dan terkait dengan penggantian
peralatan serta pemeliharaan rutin.
There was a significant spike in 2023 due to post-COVID-19 warehouse cleaning and clearing activities, which involved the disposal of accumulated old goods and equipment, such as metal
components, compressors and air conditioning components, used wheelchairs, and other electronic waste classified as hazardous waste. After these clearance, the volume of waste in 2024
returned to normal operational conditions. The increase in 2025 is reasonable and related to equipment replacement and routine maintenance.
Pada tahun 2025, jumlah limbah non-B3 yang In 2025, the amount of non-hazardous waste
dihasilkan di RedHouse tercatat sebesar 31,93 generated at RedHouse was 31.93 tons, a decrease
ton, mengalami penurunan dibandingkan tahun compared to 2024, which reached 35.20 tons. This
2024 yang mencapai 35,20 ton. Penurunan ini decrease was mainly due to the reduced frequency
terutama disebabkan oleh berkurangnya frekuensi of tree pruning, which resulted in a decrease in
pemangkasan pohon, sehingga volume limbah the volume of organic waste from green area
organik yang berasal dari aktivitas pemeliharaan maintenance activities.
area hijau turut menurun.
379
Page 382
Sementara itu, Perseroan saat ini tengah melakukan Meanwhile, the Company is currently adjusting its
penyesuaian metodologi pencatatan volume limbah methodology for recording RedHouse liquid waste
cair RedHouse untuk memastikan konsistensi dan or effluent volumes to ensure data consistency and
keterbandingan data ke depan. Penyempurnaan comparability going forward. These improvements
ini ditargetkan mulai diterapkan pada periode are scheduled to be implemented starting with the
pelaporan berikutnya, sebagai bagian dari komitmen next reporting period, as part of the Company’s
terhadap peningkatan kualitas pengungkapan dan commitment to enhancing the quality of its disclosures
akurasi data keberlanjutan. and the accuracy of its sustainability data.
Tabel Jenis dan Volume Limbah Non-B3 di RedHouse
Table of Non-hazardous Waste Type and Volume at RedHouse
Jenis Limbah Satuan 2025
Type of Waste Unit
Organik
Kg 12.483,70
Organic
Non-Organik
Kg 15.350,40
Non-Organic
Residu
Kg 3.933,70
Residue
E-Waste Kg 163
Total Kg 31.930,80
Keterangan: Description:
• Organik: sayur, buah, daun, sisa makanan, dan sejenisnya. • Organic: vegetables, fruits, leaves, food scraps, and similar items.
• Non-organik: plastik, botol, kaleng, kaca, kardus, kertas, dan sejenisnya. • Non-organic: plastic, bottles, cans, glass, cardboard, paper, and similar items.
• Residu: bungkus makanan, snack wrapper, tisu, styrofoam, dan sejenisnya. • Residue: food wrappers, snack wrappers, tissues, styrofoam, and similar items.
Inisiatif Pengurangan Sampah Waste Reduction Initiatives
Sepanjang tahun 2025, RedHouse menjalankan Throughout 2025, RedHouse implemented a
sejumlah inisiatif untuk memperkuat praktik number of initiatives to improve responsible waste
pengelolaan sampah yang lebih bertanggung management practices, particularly in terms of
jawab, khususnya pada tahap pemilahan limbah di sorting waste at its source. The main initiatives that
sumbernya. Inisiatif utama yang telah diterapkan have been implemented include:
meliputi:
1. Pembangunan TPS sesuai regulasi pemerintah 1. Construction of waste collection sites in
dengan pemisahan penyimpanan menjadi tiga accordance with government regulations, with
kategori limbah; waste separated into three categories;
2. Penerapan kode warna pada plastik dan tempat 2. Implementation of color codes on plastic and
sampah (hijau, kuning, hitam/abu-abu) sesuai trash bins (green, yellow, black/gray) according
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
jenis limbah; to waste type;
3. Kampanye dan sosialisasi pemisahan sampah di 3. Campaigns and socialization of waste
area RedHouse untuk meningkatkan kesadaran separation in the RedHouse area to increase
karyawan. employee awareness.
Terkait sampah makanan, RedHouse telah Regarding food waste, RedHouse has provided
menyediakan tempat sampah terpisah untuk separate bins for organic waste. However, its
kategori organik. Namun, implementasinya implementation has not been optimal as it is still
belum berjalan optimal karena masih ditemukan mixed with other types of waste. As a follow-up, the
pencampuran dengan jenis limbah lain. Sebagai following plans were prepared for 2026:
tindak lanjut, rencana yang disiapkan untuk tahun
2026 meliputi:
a. pemisahan sampah organik menggunakan a. Consistent separation of organic waste using
tempat dan plastik sampah berwarna hijau green trash bins and plastic bags; and
secara konsisten; dan
b. pengembangan program composting atau b. Development of a composting program or
penyediaan bak organik sebagai upaya provision of organic bins as an effort to reduce
pengurangan limbah makanan yang dibuang ke food waste sent to landfills.
tempat pembuangan akhir.
380
Page 383
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Daur Ulang Limbah [306-4] Waste Recycling [306-4]
Pada tahun 2025, RedHouse mulai menerapkan In 2025, RedHouse started to implement a more
pencatatan dan pengelompokan limbah kantor structured system for recording and sorting office
secara lebih terstruktur, sebagaimana ditunjukkan waste, as indicated in the Table of Non-hazardous
oleh Tabel Jenis dan Volume Limbah Non-B3 di Waste Type and Volume at RedHouse. This initiative
RedHouse. Langkah ini dilakukan seiring dengan was carried out in conjunction with the construction
pembangunan Tempat Penampungan Sementara of a temporary storage facility (TPS) and the
(TPS) serta penggantian warna plastik dan tempat replacement of plastic and trash bins with different
sampah untuk mencegah tercampurnya jenis limbah. colors to prevent the mixing of different types of
Oleh karena itu, data tahun 2025 menjadi baseline waste. Therefore, the 2025 data serves as the initial
awal bagi pemantauan daur ulang ke depan, bukan baseline for future recycling monitoring, rather than
sebagai pembanding langsung terhadap tahun as a direct comparison to previous years.
sebelumnya.
Limbah Non-B3 yang Dibuang ke Tempat Non-Hazardous Waste Disposed to Landfills
Pembuangan
Jumlah limbah non-B3 yang dibuang dari RedHouse The amount of non-hazardous waste disposed
pada tahun 2025 tercatat sebesar 31,93 ton, from RedHouse in 2025 was recorded at 31.93 tons,
berkurang 9,30% dibandingkan tahun 2024. Selama a 9.30% decrease compared to 2024. During 2025,
tahun 2025, tidak terdapat praktik pembakaran there was no waste incineration at RedHouse. In
(insinerasi) limbah di RedHouse. Selain itu, seluruh addition, all non-hazardous waste generated has
limbah non-B3 yang dihasilkan belum dialihkan dari not been diverted from disposal because there was
pembuangan karena tidak terdapat limbah yang no waste recycled during the reporting period.
didaur ulang pada periode pelaporan.
Komposisi limbah non-B3 di RedHouse pada The composition of non-hazardous waste at
tahun 2025 didominasi oleh limbah non-organik RedHouse in 2025 was dominated by non-organic and
dan organik, yang masing-masing mencerminkan organic waste, each reflecting the characteristics
karakteristik aktivitas operasional sehari-hari. of daily operational activities. Organic waste has
Limbah organik memiliki potensi untuk dikelola lebih the potential for further management through
lanjut melalui pengolahan kompos, sementara composting, while non-organic waste can be
limbah non-organik dapat dioptimalkan melalui optimized through recycling schemes. As for
skema daur ulang. Adapun limbah elektronik electronic waste (e-waste), although the volume
(e-waste), meskipun jumlahnya relatif kecil, tetap is relatively small, it still requires special handling
memerlukan penanganan khusus melalui mekanisme through management and recycling mechanisms in
pengelolaan dan daur ulang yang sesuai dengan accordance with applicable regulations.
ketentuan yang berlaku.
Perseroan secara berkelanjutan berkomitmen untuk The Company is committed to continuously improving
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
meningkatkan praktik pengelolaan limbah yang more sustainable waste management practices,
lebih berkelanjutan, antara lain melalui pemilahan including through source separation, raising
di sumber limbah, peningkatan kesadaran karyawan, employee awareness, and exploring opportunities
serta eksplorasi peluang kerja sama dengan pihak for collaboration with third parties to support waste
ketiga untuk mendukung pengolahan dan daur processing and recycling. This approach is expected
ulang limbah. Pendekatan ini diharapkan dapat to optimize the reuse of resources while minimizing
mengoptimalkan pemanfaatan kembali sumber the environmental impact of operational activities.
daya sekaligus meminimalkan dampak lingkungan
dari aktivitas operasional.
Tabel Limbah Non-B3 yang Dibuang ke Tempat Pembuangan
Table of Non-hazardous Waste Disposed to Landfill
Entitas Satuan 2025 2024 2023
Entity Unit
IAA (RedHouse) Ton 31,93 35,20 14,45*
* Jumlah limbah non B3 tahun 2023 yang dibuang ke tempat pembuangan berbeda dengan jumlah limbah yang dihasilkan. Hal ini dikarenakan ada sebagian limbah yang dikelola oleh pihak ketiga.
The amount of non-hazardous waste disposed to landfill in 2023 differs from the amount of waste generated. This is because some of the waste was managed by third parties.
381
Page 384
Pengungkapan Penggunaan Material Ramah Disclosure of the Use of Environmentally
Lingkungan dalam Kegiatan Operasional [F.5] Friendly Materials in Operational Activities [F.5]
Sepanjang tahun pelaporan 2025, Perseroan belum Throughout the 2025 reporting year, the
dapat merealisasikan penggunaan material ramah Company has not been able to realize the use of
lingkungan maupun material hasil daur ulang environmentally friendly materials or recycled
dalam kegiatan operasional. Meskipun demikian, materials in its operational activities. However, the
Perseroan terus melakukan pemantauan terhadap Company continuously monitors developments in
perkembangan teknologi dan inovasi material technology and innovations in sustainable materials
berkelanjutan yang relevan dengan sektor aviasi. relevant to the aviation sector.
Inovasi Pengembangan Produk dan Digitalisasi Product Development and Digitalization
untuk Efisiensi Operasional [F.26] [3-3] Innovations for Operational Efficiency [F.26] [3-3]
Sejalan dengan upaya meningkatkan efisiensi In line with efforts to improve operational efficiency
operasional sekaligus mengurangi dampak while reducing the environmental impact of business
lingkungan dari proses bisnis, Perseroan mulai processes, the Company has begun exploring
melakukan penjajakan berbagai inisiatif various digital transformation initiatives in its flight
transformasi digital dalam kegiatan operasional operations. These digitization initiatives are aimed
penerbangan. Inisiatif digitalisasi ini diarahkan at gradually reducing dependence on paper-based
untuk secara bertahap mengurangi ketergantungan processes, improving the accuracy of operational
terhadap dokumen berbasis kertas (paper-based data, and supporting the simplification of daily
process), meningkatkan akurasi data operasional, workflows in the aviation environment.
serta mendukung penyederhanaan alur kerja harian
di lingkungan penerbangan.
Salah satu inisiatif yang sedang dalam tahap One of the initiatives currently being explored is the
eksplorasi adalah rencana implementasi planned implementation of Mission+ as an electronic
Mission+ sebagai electronic flight plan. Sistem ini flight plan. This system is planned to replace the
direncanakan untuk menggantikan penggunaan use of paper flight plans previously used in daily
paper flight plan yang sebelumnya digunakan operations. This digitalization has the potential
dalam operasional harian. Digitalisasi tersebut to significantly reduce paper usage and printing
berpotensi mengurangi penggunaan kertas dan activities, with estimated cost efficiencies of up to
aktivitas pencetakan secara signifikan, dengan around Rp500 million per year. As of end 2025, the
estimasi efisiensi biaya hingga sekitar Rp500 juta Mission+ initiative is still in the process of obtaining
per tahun. Hingga akhir tahun 2025, inisiatif Mission+ regulatory certification requirements before it can
masih berada pada tahap sertifikasi regulator be fully implemented.
sebelum dapat diimplementasikan secara penuh.
Selain itu, Perseroan juga sedang mengeksplorasi In addition, the Company is also exploring the
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
pengembangan Electronic Voyage Report (eVR) development of Electronic Voyage Reports (eVR)
sebagai bagian dari rencana digitalisasi pelaporan as part of its flight reporting digitization plan. eVR is
penerbangan. eVR dirancang sebagai alternatif designed as an alternative to paper voyage reports
pengganti paper voyage report yang digunakan used in every flight. Based on initial estimates, if this
dalam setiap penerbangan. Berdasarkan estimasi system is implemented, eVR has the potential to
awal, apabila sistem ini diterapkan, eVR berpotensi save up to approximately 24,000 sheets of paper
menghemat hingga sekitar 24.000 lembar kertas per year, assuming that each flight uses one sheet
per tahun, dengan asumsi setiap penerbangan of paper and there are an average of around 2,000
menggunakan satu lembar kertas dan rata- flights per month. This reduction is projected to not
rata terdapat sekitar 2.000 penerbangan per only have an impact on resource efficiency, but also
bulan. Pengurangan ini diproyeksikan tidak hanya potentially contribute to a reduction in the carbon
berdampak pada efisiensi penggunaan sumber footprint resulting from the document printing
daya, tetapi juga berpotensi berkontribusi pada process. As of end 2025, the eVR initiative is still in
penurunan jejak karbon yang berasal dari proses the exploration and preliminary study (feasibility
pencetakan dokumen. Hingga akhir tahun 2025, phase) stage to ensure system readiness, safety
inisiatif eVR masih berada pada tahap penjajakan aspects, and integration with existing operational
dan studi awal (feasibility phase) untuk memastikan processes.
kesiapan sistem, aspek keselamatan, serta integrasi
dengan proses operasional yang ada.
382
Page 385
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Melalui berbagai inisiatif digitalisasi tersebut, Through these various digitization initiatives, the
Perseroan memandang transformasi digital Company views digital transformation as a long-
sebagai arah pengembangan jangka panjang yang term development direction that is expected to
diharapkan dapat mendukung operasional yang support more efficient and responsible operations
lebih efisien, bertanggung jawab, dan selaras dengan that are in line with the long-term sustainability
agenda keberlanjutan jangka panjang, dengan agenda, with implementation carried out in stages
implementasi yang dilakukan secara bertahap in accordance with operational readiness and
sesuai kesiapan operasional dan persyaratan regulatory requirements.
regulator.
Transformasi Digital [F.26] Digital Transformation [F.26]
Sejalan dengan Kerangka Keberlanjutan Grup AirAsia, In line with AirAsia Group Sustainability Framework,
IAA terus memperkuat efisiensi operasional melalui IAA continues to strengthen its operational
pemanfaatan teknologi digital. Inisiatif ini ditujukan efficiency through the use of digital technology.
untuk meningkatkan produktivitas dan ketepatan These initiatives are aimed at improving process
proses, memperkuat tata kelola dokumen, serta productivity and accuracy, strengthening
membangun fondasi organisasi yang berbasis data. document management, and building a data-driven
organizational foundation.
1. Digital Trip Files (DTF) 1. Digital Trip Files (DTF)
Sejak implementasi Digital Trip Files, seluruh Since the implementation of Digital Trip Files, all
station di Indonesia telah sepenuhnya stations in Indonesia have fully implemented a
menerapkan sistem pengarsipan dokumen system to archive flight arrival and departure
kedatangan dan keberangkatan penerbangan documents in softcopy. Previously, each flight
dalam bentuk softcopy. Sebelumnya, setiap required an average of 20 printed documents.
penerbangan memerlukan rata-rata 20 lembar Through a system of direct uploading to a secure
dokumen cetak. Melalui sistem unggah langsung cloud platform, the need for physical document
ke platform cloud yang aman, kebutuhan printing has been eliminated.
pencetakan dokumen fisik dapat dieliminasi.
2. Digitalisasi Manual Operasional (E-Manuals) 2. Operational Manual Digitization (E-Manuals)
IAA telah menyelesaikan transisi Ground IAA has completed the transition of Ground
Operations Manual Part 1 and Part 2, Station Operations Manual Part 1 and Part 2, Station
Manager’s Manual, dan Cargo Handling Manual Manager’s Manual, and Cargo Handling Manual
ke format digital. Seluruh manual kini tersedia to digital format. All manuals are now available
dalam bentuk softcopy, dengan satu salinan in softcopy, with one master copy stored by IAA’s
induk yang disimpan oleh Document Control Document Control Center (DCC). In 2025, the
Centre (DCC) IAA. Pada tahun 2025, sistem station documentation system added DocuNet
dokumentasi station telah ditambahkan as a secondary document source in addition
DocuNet sebagai secondary document source to the main source, RedDocs, to ensure more
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
selain sumber utama, yaitu RedDocs, untuk centralized, up-to-date, and well-documented
memastikan pengendalian dokumen yang lebih document control.
terpusat, mutakhir, dan terdokumentasi dengan
baik.
3. Cloud First Strategy 3. Cloud First Strategy
IAA menerapkan pendekatan cloud-first strategy IAA implements a cloud-first strategy approach
dalam pengembangan infrastruktur teknologi in the development of its information technology
informasi. Seluruh infrastruktur server dan infrastructure. All server infrastructure and
sistem eksternal telah dimigrasikan ke Google external systems have been migrated to Google
Cloud Platform (GCP). Migrasi ini memungkinkan Cloud Platform (GCP). This migration enables
peningkatan skalabilitas, fleksibilitas, dan increased scalability, flexibility, and system
keamanan sistem dibandingkan pendekatan security compared to an on-premises approach.
on-premises. Strategi ini juga memperkuat This strategy also strengthens system resilience
ketahanan sistem serta efisiensi biaya jangka and long-term cost efficiency.
panjang.
383
Page 386
4. Data Democratization 4. Data Democratization
Sebagai bagian dari rencana lima tahun Grup ICT, As part of ICT Group’s five-year plan, IAA
IAA mendukung agenda data democratization supports the data democratization agenda to
untuk membangun organisasi yang semakin build an increasingly data-driven organization.
berbasis data. Pendekatan ini memungkinkan This approach allows Allstars to access data
Allstars mengakses data secara mandiri (self- independently (self-service analytics) without
service analytics) tanpa ketergantungan relying directly on the IT team. In the fourth
langsung pada tim IT. Pada kuartal IV tahun 2025, quarter of 2025, IAA introduced AskIVANA as
IAA memperkenalkan AskIVANA sebagai bagian part of its data democratization products. This
dari produk demokratisasi data. Platform ini platform is designed to facilitate access to
dirancang untuk memudahkan akses informasi information and support faster, data-driven
dan mendukung pengambilan keputusan yang decision-making.
lebih cepat dan berbasis data.
5. Corporate ICT Portal (ICT4U) 5. Corporate ICT Portal (ICT4U)
IAA juga mengoperasikan ICT4U Portal sebagai IAA also operates the ICT4U Portal as a self-
portal self-service ICT yang menyediakan service ICT portal that provides a catalog
katalog layanan teknologi, termasuk instalasi of technology services, including software
perangkat lunak dan pengadaan perangkat installation and hardware procurement such as
keras seperti desktop, laptop, dan perangkat desktops, laptops, and other supporting devices.
pendukung lainnya. Pada tahun 2025, ICT4U In 2025, ICT4U will be officially implemented and
telah resmi diimplementasikan dan akan will be reintroduced more widely to all Allstars.
diperkenalkan kembali secara lebih luas kepada
seluruh Allstars.
6. Group AOCs Flight Tracking & Aircraft 6. Group AOCs Flight Tracking & Aircraft
Communications Transition Program Communications Transition Program
Dalam rangka harmonisasi sistem pelacakan In order to harmonize the flight tracking system
penerbangan di tingkat Grup AirAsia, IAA within AirAsia Group, IAA adopted the SkyIQ
mengadopsi platform SkyIQ untuk tim Flight platform for the Flight Operations team. This
Operations. Inisiatif ini merupakan bagian dari initiative is part of the consolidation of tracking
konsolidasi sistem pelacakan dari beberapa systems from several platforms into a single
platform menjadi satu standar terpadu di integrated standard across the AirAsia Group
seluruh AOC Grup AirAsia. Sepanjang 2025, IAA AOC. Throughout 2025, IAA conducted a series
melakukan serangkaian evaluasi dan diskusi of evaluations and technical discussions to
teknis untuk menyesuaikan fitur SkyIQ dengan tailor SkyIQ features to IAA’s operational needs.
kebutuhan operasional IAA.
7. Digitalisasi Proses Check-in dan E-Boarding 7. Digitization of Check-in Processes and
Pass E-Boarding Pass
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Sebagai bagian dari transformasi layanan As part of its customer service transformation,
pelanggan, IAA terus mendorong pemanfaatan IAA continues to promote the use of Self
Self Check-in dan Mobile Check-in. Layanan Check-in and Mobile Check-in. These services
ini tersedia sejak 14 hari hingga 1 jam sebelum are available from 14 days to 1 hour before the
jadwal keberangkatan. Pada tahun 2025, scheduled departure time. In 2025, the Self
metode Self Check-in telah mencapai 65% Check-in method accounted for 65% of all
dari total metode check-in penumpang. IAA passenger check-in methods. IAA is targeting an
menargetkan peningkatan hingga 70% sebagai increase in usage by 70% as part of its efforts to
bagian dari upaya mengurangi antrian di reduce queues at airports, minimize the printing
bandara, meminimalkan pencetakan dokumen of physical documents, and provide a more
fisik, serta memberikan pengalaman perjalanan practical travel experience. The e-Boarding Pass
yang lebih praktis. Fitur e-Boarding Pass juga feature has also been accepted at all airports
telah diterima di seluruh bandara di Indonesia. in Indonesia. The latest development allows for
Pengembangan terbaru memungkinkan the storage of up to nine boarding passes in one
penyimpanan hingga sembilan boarding pass booking code (PNR) and easy sharing through
dalam satu kode pemesanan (PNR) serta various digital channels such as WhatsApp,
kemudahan berbagi melalui berbagai kanal Telegram, and email.
digital seperti WhatsApp, Telegram, dan email.
384
Page 387
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Penggunaan Energi Energy Usage [F.6] [F.12] [302-1] [302-2] [302-3] [302-4]
[F.6] [F.12] [302-1] [302-2] [302-3] [302-4]
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, In carrying out its operational activities, the
Perseroan secara konsisten melakukan pengukuran Company consistently measures and monitors
dan pemantauan atas konsumsi energi di seluruh energy consumption across all lines of business. To
lini usaha. Untuk mendukung kegiatan perkantoran, support office activities, the main energy sources are
sumber energi utama yang digunakan berasal electricity supplied by PT Perusahaan Listrik Negara
dari pasokan listrik PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) and diesel fuel used to power generator
(Persero), serta bahan bakar solar yang digunakan sets to maintain operational reliability.
sebagai penggerak generator set guna menjaga
keandalan operasional.
Sementara itu, aktivitas penerbangan yang Meanwhile, flight activities operated by IAA rely
dioperasikan oleh IAA memanfaatkan Bahan Bakar on Avtur Jet A-1 fuel as the main energy source to
Minyak (BBM) jenis Avtur Jet A-1 sebagai sumber energi support flight services. The Company continuously
utama dalam menunjang layanan penerbangan. strives to optimize energy efficiency by monitoring
Perseroan terus berupaya mengoptimalkan efisiensi consumption and implementing fuel and electricity
energi melalui pemantauan konsumsi dan penerapan efficiency initiatives for operational activities.
inisiatif efisiensi bahan bakar maupun energi listrik
untuk kegiatan operasional.
Tabel Konsumsi Energi
Energy Consumption Table
Energi Satuan 2025 2024 2023
Energy Unit
Konsumsi Bahan Bakar Penerbangan Ton 219.184 230.162* 208.099*
Aviation Fuel Consumption GJ** 9.666.003,42 10.150.139,17 9.177.179,44
Intensitas Konsumsi Bahan Bakar
Penerbangan (Liter/100 RPK) 3,02 3,04 3,23
Intensity of Aviation Fuel Consumption
Konsumsi Bahan Bakar Diesel Liter 627 336 498
Diesel Fuel Consumption GJ** 22,73 12,18 18,05
Konsumsi Energi Listrik (PLN) RedHouse
MWh 1.148 1.236 1.248
Electricity Consumption (PLN) at RedHouse
* Dalam proses pelaporan kinerja lingkungan, khususnya terkait konsumsi bahan bakar * In the process of reporting environmental performance, particularly in relation to aviation
penerbangan, Perseroan melakukan penyesuaian (restatement) terhadap data historis pada fuel consumption, the Company made adjustments (restatements) to historical data from
periode pelaporan sebelumnya. Penyesuaian ini dilakukan seiring dengan harmonisasi satuan previous reporting periods. These adjustments were made in line with the harmonization
pengukuran dari kiloliter menjadi ton guna memastikan konsistensi metodologi pelaporan of measurement units from kiloliters to tons in order to ensure consistency in reporting
dan keselarasan dengan pendekatan perhitungan emisi yang digunakan. methodology and alignment with the emissions calculation approach used.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
** Konversi konsumsi bahan bakar ke dalam satuan energi Gigajoule (GJ) dihitung dengan ** The conversion of fuel consumption into Gigajoule (GJ) energy units was calculated by
mengacu pada faktor konversi yang tercantum dalam 2006 IPCC Guidelines for National referring to the conversion factors listed in the 2006 IPCC Guidelines for National Greenhouse
Greenhouse Gas Inventories. Nilai konversi yang digunakan adalah sebagai berikut: Gas Inventories. The conversion values used are as follows:
• Jet Kerosene menggunakan Net Calorific Value sebesar 44,1 TJ/Gg • Jet Kerosene uses a Net Calorific Value of 44.1 TJ/Gg
• Diesel Oil menggunakan Net Calorific Value sebesar 43,0 TJ/Gg • Diesel Oil uses a Net Calorific Value of 43.0 TJ/Gg
Perhitungan dilakukan dengan mengonversi massa bahan bakar (dalam ton) ke dalam satuan Calculations are made by converting fuel mass (in tons) into energy units (GJ), with the
energi (GJ), dengan ketentuan bahwa 1 TJ setara dengan 1.000 GJ dan 1 Gg setara dengan stipulation that 1 TJ is equivalent to 1,000 GJ and 1 Gg is equivalent to 1,000 tons. Thus, the
1.000 ton. Dengan demikian, faktor konversi energi yang digunakan adalah: energy conversion factors used are:
• Jet Kerosene: 44,1 GJ/ton • Jet Kerosene: 44.1 GJ/ton
• Diesel Oil: 43,0 GJ/ton • Diesel Oil: 43.0 GJ/ton
Pendekatan ini memastikan konsistensi dan keterbandingan data konsumsi energi dengan This approach ensures consistency and comparability of energy consumption data with
metodologi perhitungan emisi gas rumah kaca yang diakui secara internasional. internationally recognized greenhouse gas emission calculation methodologies.
Pada tahun 2025, penurunan konsumsi bahan bakar In 2025, the decrease in aviation fuel consumption
penerbangan dicapai melalui berbagai inisiatif was achieved through various operational efficiency
efisiensi operasional yang telah dijelaskan pada initiatives that have been described in the AirAsia
bagian AirAsia Net Zero by 2050. Selain itu, juga Net Zero by 2050 section. Besides, consumption of
terjadi penurunan konsumsi listrik dibandingkan electricity has decreased compared to 2024. This
dengan tahun 2024. Penurunan tersebut dipengaruhi was influenced by the implementation of electricity
oleh implementasi inisiatif penghematan listrik di saving initiatives within the company.
lingkungan perusahaan.
385
Page 388
Inisiatif Efisiensi Penggunaan Energi Listrik Electricity Efficiency Initiatives
Sepanjang tahun 2025, RedHouse menjalankan Throughout 2025, RedHouse has implemented
sejumlah inisiatif utama untuk mengurangi konsumsi a number of key initiatives to reduce electricity
energi listrik dan meningkatkan efisiensi, antara lain: consumption and improve efficiency, including:
1. Konversi Lampu ke LED 1. Conversion to LED Lighting
Perusahaan melakukan penggantian lampu The company is gradually replacing non-LED
non-LED menjadi lampu LED secara bertahap, lighting with LED lighting, with an implementation
dengan tingkat implementasi mencapai sekitar rate of around 85% by the end of 2025. This
85% hingga akhir tahun 2025. Inisiatif ini initiative contributes to a reduction in electricity
berkontribusi pada penurunan konsumsi listrik, consumption, particularly in office areas and
khususnya di area perkantoran dan fasilitas support facilities.
pendukung.
2. Pengaturan Jadwal Penggunaan Energi Sesuai 2. Regulating Energy Use According to Working
Jam Kerja Hours
Perseroan menerapkan pengaturan penggunaan The company regulates electricity use according
energi listrik sesuai jam operasional kerja, to working hours, including controlling the use of
termasuk pengendalian penggunaan sistem air conditioning systems. In addition, signage
pendingin udara. Selain itu, dipasang signage has been placed to remind people to turn off
pengingat untuk mematikan lampu dan peralatan lights and electrical equipment in unused rooms,
listrik pada ruangan yang tidak digunakan, as part of efforts to build collective awareness
sebagai bagian dari upaya membangun in the work environment.
kesadaran bersama di lingkungan kerja.
3. Efisiensi Operasional Lift 3. Elevator Operational Efficiency
Untuk meningkatkan efisiensi energi, Perseroan To improve energy efficiency, the Company
melakukan pengaturan operasional lift, regulates elevator operations, including limiting
termasuk pembatasan jumlah lift yang the number of elevators operating on weekdays,
beroperasi pada hari kerja, jam operasional during certain operating hours, and on weekends,
tertentu, serta akhir pekan, tanpa mengurangi without reducing accessibility for employees
aksesibilitas bagi karyawan dan tamu. and guests.
Dari implementasi berbagai inisiatif efisiensi energi From the implementation of various electrical energy
listrik tersebut, pada tahun 2025 Perseroan berhasil efficiency initiatives, the Company successfully
mencatat pengurangan konsumsi listrik sebesar recorded a 7.11% reduction in electricity consumption
7,11% (88 MWh). Capaian ini menjadi indikator awal (88 MWh) in 2025. This achievement is an initial
bahwa pendekatan efisiensi energi yang diterapkan indicator that the energy efficiency approach
mulai memberikan hasil yang terukur, sekaligus applied is beginning to yield measurable results,
menjadi dasar untuk pengembangan inisiatif as well as a basis for the development of further
lanjutan di tahun berikutnya. initiatives in the following year.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Ke depan, Perseroan akan melanjutkan dan Going forward, the Company will continue and
menyempurnakan program efisiensi energi listrik refine its existing electricity efficiency program,
yang telah berjalan, termasuk penyelesaian konversi including completing the conversion to LED lighting
lampu LED serta evaluasi lanjutan terhadap pola and conducting further evaluations of electricity
penggunaan listrik di RedHouse. Pada tahun 2026, usage patterns at RedHouse. In 2026, the Company
Perseroan berencana memperkuat pemantauan plans to strengthen its monitoring of electricity
konsumsi energi listrik secara lebih terstruktur sebagai consumption more structurally as a basis for
dasar identifikasi peluang efisiensi tambahan, dengan identifying additional efficiency opportunities, while
tetap mempertimbangkan kebutuhan operasional still considering operational needs and workplace
dan kenyamanan lingkungan kerja. comfort.
Pengelolaan Konsumsi Bahan Bakar Management of Ground Operations Fuel
Operasional Darat [2-5] [305-1] Consumption [2-5] [305-1]
Dalam mendukung kelancaran operasional To support smooth flight operations, the Company
penerbangan, Perseroan menggunakan kendaraan uses land vehicles as part of its ground handling
operasional darat sebagai bagian dari aktivitas activities at airports. All land vehicles used are
ground handling di bandara. Seluruh kendaraan leased from third parties, with the lease scheme
darat yang digunakan merupakan kendaraan sewaan covering fuel costs. With this operational model,
dari pihak ketiga, dimana skema sewa tersebut the Company does not directly purchase fuel for
386
Page 389
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
telah mencakup biaya bahan bakar di dalamnya. land vehicles, so there is no separate recording
Dengan model operasional ini, Perseroan tidak of ground operational fuel consumption in the
melakukan pembelian bahan bakar secara langsung Company’s energy inventory.
untuk kendaraan darat, sehingga tidak terdapat
pencatatan konsumsi bahan bakar operasional darat
yang berdiri sendiri dalam inventaris energi Perseroan.
Meskipun demikian, Perseroan tetap mendorong Nevertheless, the Company continues to promote
efisiensi operasional melalui koordinasi dengan operational efficiency through coordination
penyedia jasa pihak ketiga, khususnya dalam with third-party service providers, particularly in
memastikan penggunaan kendaraan yang sesuai ensuring the use of vehicles that are appropriate
kebutuhan operasional serta meminimalkan for operational needs and minimizing activities
aktivitas yang tidak bernilai tambah. Pendekatan ini that do not add value. This approach is part of the
menjadi bagian dari upaya tidak langsung Perseroan Company’s indirect efforts to responsibly manage
dalam mengelola dampak lingkungan dari aktivitas the environmental impact of its land-based
operasional darat secara bertanggung jawab. operational activities.
Pendekatan terhadap Penggunaan Kendaraan Approach to Electric Vehicle Use [3-3] [305-1]
Listrik [3-3] [305-1]
Seiring dengan meningkatnya perhatian global In line with the increasing global attention to energy
terhadap transisi energi dan dekarbonisasi sektor transition and decarbonization of the transportation
transportasi, Perseroan secara berkala melakukan sector, the Company periodically conducts studies
kajian terhadap potensi adopsi kendaraan listrik on the potential adoption of electric vehicles to
(electric vehicles) sebagai penunjang operasional support land operations. However, until the end of
darat. Namun demikian, hingga akhir tahun 2025, 2025, the Company has no plans to procure electric
Perseroan belum memiliki rencana pengadaan vehicles in the near future.
kendaraan listrik dalam waktu dekat.
Keputusan ini terutama dipengaruhi oleh keterbatasan This decision is mainly influenced by the limited
infrastruktur pendukung di lingkungan bandara supporting infrastructure in airport environments in
di Indonesia, khususnya ketersediaan fasilitas Indonesia, particularly the inadequate availability of
pengisian daya (charging facilities) yang belum charging facilities to support daily and sustainable
memadai untuk mendukung operasional harian dan operations. The Company views ecosystem
berkesinambungan. Perseroan memandang bahwa readiness as a key factor in ensuring the effective
kesiapan ekosistem menjadi faktor kunci dalam implementation of electric vehicles without
memastikan implementasi kendaraan listrik dapat compromising operational safety and punctuality.
berjalan efektif tanpa mengganggu keselamatan Nevertheless, the Company continues to monitor
dan ketepatan waktu operasional. Meskipun developments in infrastructure and policies related
demikian, Perseroan tetap memantau perkembangan to electric vehicles as considerations for its medium-
infrastruktur dan kebijakan terkait kendaraan listrik and long-term planning.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
sebagai bahan pertimbangan untuk perencanaan
jangka menengah dan panjang.
Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca Greenhouse Gas (GHG) Emissions Control
(GRK) [F.11] [102-4] [102-5] [102-6] [102-7] [102-8] [F.11] [102-4] [102-5] [102-6] [102-7] [102-8]
Sebagai bagian dari komitmen menuju Net Zero As part of its commitment towards Net Zero
Emissions 2050, IAA menempatkan pengendalian Emissions 2050, IAA prioritizes greenhouse gas
dan penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) sebagai (GHG) emission control and reduction in its corporate
prioritas utama dalam strategi keberlanjutan sustainability strategy. Since 2021, IAA has been
perusahaan. Sejak tahun 2021, IAA terus berupaya continuously striving to manage emission intensity
mengelola intensitas emisi melalui efisiensi through operational efficiency, technological
operasional, inovasi teknologi, serta penggunaan innovation, and more responsible energy use.
energi yang lebih bertanggung jawab. Upaya These decarbonization efforts are carried out by
dekarbonisasi ini dilaksanakan melalui modernisasi modernizing the aircraft fleet with new generation
armada pesawat dengan tipe generasi baru yang types that have high fuel efficiency, optimizing flight
memiliki efisiensi bahan bakar tinggi, optimalisasi routes, and implementing a strictly supervised Fuel
rute penerbangan, serta penerapan prosedur Fuel Efficiency Management Program.
Efficiency Management Program yang diawasi
secara ketat.
387
Page 390
Selain itu, Perseroan juga melaksanakan program In addition, the Company also implements energy
efisiensi energi di area non-penerbangan, seperti efficiency programs in non-flight areas, such as
kantor pusat (RedHouse) dan fasilitas pendukung the head office (RedHouse) and other supporting
lainnya. Penggunaan lampu LED, pengaturan waktu facilities. The use of LED lights, the regulation of air
operasional pendingin ruangan, serta pemantauan conditioning operating times, and the monitoring
konsumsi listrik diharapkan dapat menurunkan emisi of electricity consumption are expected to reduce
tidak langsung (Scope 2). Dalam lingkup rantai indirect emissions (Scope 2). In the supply chain,
pasok, Perseroan saat ini masih berada dalam the Company is still in the process of enhancing
tahap penguatan ketersediaan dan konsistensi data the availability and consistency of data to monitor
untuk pemantauan emisi tidak langsung (Scope indirect emissions (Scope 3). Therefore, the
3). Oleh karena itu, pengungkapan emisi Scope 3 disclosure of Scope 3 emissions in this reporting
pada periode pelaporan ini difokuskan khusus untuk period is focused specifically on 2025, covering
tahun 2025, dengan cakupan Kategori 6: Business Category 6: Business Travel. Going forward, IAA will
Travel (perjalanan dinas). Ke depan, IAA akan secara gradually expand the scope of Scope 3 emissions
bertahap memperluas ruang lingkup pengukuran measurement as data quality improves, including
emisi Scope 3 seiring dengan peningkatan kualitas through stronger cross-functional coordination and
data, termasuk melalui penguatan koordinasi lintas more active collaboration with business partners
fungsi serta kolaborasi yang lebih aktif bersama to promote more energy-efficient and low-carbon
mitra bisnis untuk mendorong praktik operasional operational practices.
yang lebih efisien energi dan rendah karbon.
Emisi Scope 1 Emisi Scope 2 Emisi Scope 3
Scope 1 Emissions Scope 2 Emissions Scope 3 Emissions
Deskripsi Emisi GRK langsung yang Emisi GRK tidak langsung yang Emisi GRK tidak langsung
Description dihasilkan dari sumber yang dihasilkan dari konsumsi energi lainnya yang dihasilkan di
dimiliki dan dioperasikan oleh listrik sepanjang rantai pasok, baik
perusahaan Indirect GHG emissions from aktivitas upstream maupun
Direct GHG emissions generated electricity consumption downstream
by sources owned and operated Other indirect GHG emissions
by the company across the supply chain, including
upstream and downstream
activities
Sumber Emisi Konsumsi bahan bakar pesawat Konsumsi energi listrik di Aktivitas perjalanan dinas
Source of Emissions terbang RedHouse (business travel)
Aircraft fuel consumption Electricity consumption at Business travel
RedHouse
Untuk penghitungan emisi GRK, Perseroan To calculate GHG emissions, the Company refers
berpedoman pada pendekatan dan panduan to the approaches and guidelines set in the
yang ditetapkan dalam “Greenhouse Gas Protocol “Greenhouse Gas Protocol Corporate Accounting
Corporate Accounting and Reporting Standard”, and Reporting Standard”, in which emission data is
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dengan data emisi dihitung menggunakan faktor calculated using emission factors that are relevant
emisi (emission factors) yang relevan sesuai dengan with the country where the Company operates.
negara tempat Perseroan beroperasi. Rincian emisi Details of the Company’s emissions in the last three
Perseroan selama tiga (3) tahun terakhir dapat (3) years are presented in the following table:
dilihat pada tabel berikut:
Parameter Satuan 2025 2024 2023
Unit
Emisi Cakupan 1 (dari penerbangan saja)
Scope 1 Emissions (flights only) Ton CO2e 698.662 733.656* 663.330*
Intensitas Emisi Cakupan 1 (per RPK)
Intensity of Scope 1 Emissions (per RPK) gCO2e/RPK 80,85 76,14 75,52
Intensitas Emisi Cakupan 1 (per ASK)
Intensity of Scope 1 Emissions (per ASK) gCO2e/ASK 65,37 65,85 64,16
Emisi Cakupan 2
Ton CO2e 998,76 1.075,32** 1.085,76
Scope 2 Emissions
388
Page 391
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Parameter Satuan 2025 2024 2023
Unit
Intensitas Emisi Cakupan 2
(per luas area kantor)
Ton CO2e/m2 0,10 0,11 0,11
Intensity of Scope 2 Emissions
(per office area)
Emisi Cakupan 3 - Kategori 6
(Perjalanan Dinas)***
Ton CO2e 989,52 - -
Scope 3 Emissions - Category 6
(Business Travel)***
Total Emisi Cakupan 1, 2, dan 3
Ton CO2e 700.650,28 734.731,32 664.415,76
Total Scope 1, 2, and 3 Emissions
Pendapatan Usaha Rp juta
Operating Revenue 7.874.332 7.943.931 6.625.321
Rp million
Intensitas Emisi [E-02] Ton CO2e / Rp juta
0,089 0,092 0,100
Intensity of Emissions [E-02] Ton CO2e / Rp million
* Terdapat restatement karena adanya penyempurnaan metodologi perhitungan emisi Scope * There is a restatement due to improvements in the Scope 1 emissions calculation
1, dimana pada periode sebelumnya perhitungan hanya menggunakan faktor emisi CO2 dari methodology, whereby in the previous period the calculation only used CO2 emission factors
konsumsi bahan bakar penerbangan, sedangkan pada periode pelaporan ini perhitungan from aviation fuel consumption, whereas in this reporting period the calculation includes
telah mencakup faktor emisi CH4 dan N2O yang dikonversi ke dalam satuan CO2 ekuivalen CH4 and N2O emission factors converted into CO2 equivalent units using Global Warming
menggunakan Global Warming Potential (GWP). Potential (GWP).
** Terdapat restatement terhadap data emisi Scope 2 tahun 2024 sebagai bagian dari upaya
peningkatan konsistensi metodologi perhitungan emisi gas rumah kaca. Restatement ** There is a restatement due to restating its Scope 2 emissions data for 2024 as part of its
dilakukan melalui penyeragaman faktor emisi (emission factor) yang digunakan dalam efforts to improve the consistency of its greenhouse gas emissions calculation methodology.
penghitungan emisi listrik agar mengacu pada satu referensi yang sama dan lebih konsisten The restatement was carried out by standardizing the emission factors used in calculating
antar-periode pelaporan. electricity emissions so that they refer to the same reference and are more consistent
between reporting periods.
*** Emisi yang dihasilkan dari aktivitas perjalanan dinas (business travel) meliputi penerbangan
untuk perjalanan dinas dengan menggunakan maskapai selain AirAsia (non-AirAsia flights) *** Emissions generated from business travel include flights for business travels using airlines
dan aktivitas menginap di hotel. Emisi dihitung berdasarkan metodologi pada “Technical other than AirAsia (non-AirAsia flights) and hotel stays. Emissions are calculated based on
Guidance for Calculating Scope 3 Emissions” yang dipublikasikan oleh GHG Protocol, dan the methodology in the Technical Guidance for Calculating Scope 3 Emissions published by
faktor emisi yang bersumber dari “UK Government GHG Conversion Factors for Company the GHG Protocol, and emission factors sourced from the UK Government GHG Conversion
Reporting” (versi 1.1 tahun 2024). Factors for Company Reporting (version 1.1 year 2024).
Emisi Non-GRK [305-7] Non-GHG Emissions [305-7]
Selain emisi GRK, pembakaran bahan bakar Other than GHG emissions, the combustion of
penerbangan juga menghasilkan nitrogen oksida aviation fuel also produces nitrogen oxides (NOx),
(NOx), sulfur oksida (SOx), dan senyawa organik sulfur oxides (SOx), and volatile organic compounds
volatil (VOC). Emisi lainnya ini memengaruhi kualitas (VOCs) which affect air quality. Over the past few
udara. Selama beberapa tahun ke belakang, years, improvements in aircraft engine design
penyempurnaan desain mesin pesawat telah secara have gradually reduced these non-GHG emissions.
bertahap menurunkan emisi non-GRK tersebut. Through Annex 16 Volume III of the International
Melalui Annex 16 Volume III pada International Standards on Environmental Protection, ICAO has
Standards on Environmental Protection, ICAO telah set acceptable emission thresholds for aircraft
menetapkan ambang batas emisi yang dapat engines for these types of gases.
diterima dari mesin pesawat untuk jenis-jenis gas
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
tersebut.
Sebagai bentuk kepatuhan terhadap standar ICAO, In compliance with ICAO standards, IAA strives to
IAA berupaya mempertahankan armada pesawat maintain a relatively young fleet of aircraft and use
yang relatif muda dan menggunakan teknologi the latest technology. As of 2025, all IAA aircraft
terbaru. Hingga tahun 2025, seluruh mesin pesawat engines have met the most stringent NOx emission
IAA telah memenuhi standar emisi NOx dari ICAO standards of ICAO CAEP/8. Along with efforts to
CAEP/8 yang paling ketat. Seiring dengan upaya continue phasing out older aircraft, AirAsia Group is
untuk terus mengganti (phase out) pesawat dengan targeting 100% compliance with ICAO CAEP/8 NOx
umur yang lebih tua, Grup AirAsia menargetkan emission standards.
kepatuhan 100% terhadap standar emisi NOx dari
ICAO CAEP/8.
389
Page 392
Tabel Emisi Non-GRK
Non-GHG Emissions Table
Parameter Satuan 2025 2024 2023
Unit
Emisi NOx
NOx Emissions Ton 699,49 744,79 711,56
Emisi SOx
SOx Emissions Ton 31,99 34,07 32,55
Emisi VOC
VOC Emissions Kg 110.600 117.763 112.508
Catatan: Note:
1. Data emisi NOx dan data kepatuhan diperoleh dari ICAO Emissions Data Bank Issue 29B. 1. NOx emission data and compliance data were obtained from ICAO Emissions Data Bank
2. Data emisi SO2 dan VOC bersumber dari US Environmental Protection Agency (US EPA) Issue 29B.
pada Generic Aircraft Type Emission Factors Table, kategori Aircraft/Commercial. SO2 2. SO2 and VOC emission data were sourced from the US Environmental Protection Agency (US
merupakan komponen tertinggi dari emisi SOx berdasarkan standar US EPA sehingga untuk EPA) in the Generic Aircraft Type Emission Factors Table, category Aircraft/Commercial. SO2
tujuan perhitungan, SO2 dianggap sebagai SOx. is the highest component of SOx emissions based on US EPA standards; therefore, SO2 is
considered SOx for calculation purposes.
Pengelolaan Kebisingan (Noise Management) Noise Management
Kebisingan mesin pesawat dapat berdampak pada Aircraft noise can affect the physical and
kondisi fisik maupun psikis masyarakat di sekitar psychological well-being of communities living near
bandara, serta berpotensi mengganggu ekosistem airports, while also potentially disrupting the natural
alam. Menyadari hal tersebut, seluruh pesawat ecosystem. Recognizing this, all AirAsia aircraft
AirAsia mematuhi beberapa standar kebisingan comply with the following noise standards:
sebagai berikut:
No. Kebijakan atau Standar
Policy and Standard
Pemenuhan Standar di 2025
Fulfilment of Standard in 2025
1 ICAO Annex 16 Chapter 4 100%
2 CAAM Civil Aviation Directive - Environmental Protection (Aircraft Noise) 100%
3 Airport Noise Abatement Procedures 100%
Untuk meminimalkan polusi kebisingan, IAA To minimize noise pollution, IAA implements
menerapkan langkah-langkah operasional seperti operational measures such as idle reverse landing,
idle reverse landing, reduced flap landing, dan single- reduced flap landing, and single-engine taxi when
engine taxi apabila memungkinkan. Praktik-praktik possible. These practices significantly reduce noise
ini secara signifikan mengurangi emisi kebisingan whilst retaining operational efficiency.
sekaligus menjaga efisiensi operasional.
Penggunaan Air Water Usage [F.8] [303-1] [303-2] [303-3] [303-4] [303-5]
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
[F.8] [303-1] [303-2] [303-3] [303-4] [303-5]
Air merupakan salah satu sumber daya penting Water is one of the important resources used by
yang digunakan Perseroan untuk menunjang the Company to support its operational activities,
aktivitas operasional, khususnya kebutuhan harian particularly for daily office needs such as bathing,
perkantoran seperti mandi, cuci, dan kakus (MCK). washing, and toilets (MCK). The water supply at the
Pasokan air di kantor pusat (RedHouse) berasal dari head office (RedHouse) comes from the Regional
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Water Company (PDAM).
Perseroan menjaga konsumsi air tetap efisien dan The Company maintains efficient water consumption
melakukan monitoring ketat penggunaan air untuk and closely monitors water usage to prevent waste
mencegah pemborosan serta meminimalkan risiko and minimize the risk of supply shortages in its
kekurangan pasokan di wilayah operasional. Seluruh operational areas. All wastewater or effluent is
limbah air atau efluen diolah melalui Instalasi treated through a Wastewater Treatment Plant
Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebelum dibuang ke (IPAL) before being discharged into the environment,
lingkungan, sesuai regulasi lingkungan hidup. in accordance with environmental regulations.
390
Page 393
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Target dan Upaya Pengurangan Konsumsi Air Water Conservation Targets and Efforts
[3-3] [303-5] [3-3] [303-5]
Perseroan menyadari bahwa pengelolaan air The Company recognizes that water management
merupakan bagian penting dari upaya efisiensi is an important part of resource efficiency and
sumber daya dan tanggung jawab lingkungan, environmental responsibility, particularly in the
khususnya dalam operasional perkantoran dan operation of offices and supporting facilities.
fasilitas pendukung. Sepanjang tahun 2025, Throughout 2025, the Company’s water consumption
konsumsi air Perseroan tercatat dengan rata-rata was recorded at an average of 274 m2 per month,
sebesar 274 m2 per bulan, yang mencerminkan reflecting normal operational requirements during
kebutuhan operasional normal pada periode the reporting period.
pelaporan.
Berdasarkan evaluasi atas pola konsumsi Based on an evaluation of this consumption pattern,
tersebut, Perseroan telah menetapkan target the Company has set a water conservation target
pengurangan konsumsi air untuk tahun 2026, yaitu for 2026 of 250 m2 per month on average. This target
mencapai rata-rata 250 m2 per bulan. Target ini represents a reduction of approximately 25 m2 per
setara dengan penurunan sekitar 25 m2 per bulan month compared to the average consumption in
dibandingkan dengan rata-rata konsumsi tahun 2025. The target was set realistically, taking into
2025. Penetapan target dilakukan secara realistis account operational conditions, employee needs,
dengan mempertimbangkan kondisi operasional, and potential efficiencies that can be achieved
kebutuhan karyawan, serta potensi efisiensi yang without compromising the comfort and functionality
dapat dicapai tanpa mengganggu kenyamanan of the facilities.
dan fungsi fasilitas.
Sebagai langkah konkret untuk mendukung As a concrete step to support the achievement of
pencapaian target tersebut, Perseroan secara this target, the Company is gradually implementing
bertahap menerapkan sejumlah inisiatif efisiensi a number of water efficiency initiatives, including the
air, antara lain pemasangan keran otomatis pada installation of automatic faucets in toilet facilities
fasilitas toilet untuk mengurangi penggunaan air to reduce unnecessary water use. In addition, the
yang tidak diperlukan. Selain itu, Perseroan juga Company is also adjusting the water flow rate on
melakukan penyesuaian debit air pada keran existing toilet faucets to ensure that water usage
toilet eksisting guna memastikan penggunaan air remains optimal as needed. These initiatives are
tetap optimal sesuai kebutuhan. Inisiatif-inisiatif expected to foster more prudent water usage habits
ini diharapkan dapat membangun kebiasaan in the work environment, while contributing to a
penggunaan air yang lebih bijak di lingkungan kerja, reduction in water consumption in a sustainable
sekaligus berkontribusi pada pengurangan konsumsi manner.
air secara berkelanjutan.
Tabel Konsumsi Air
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Water Consumption Table
Penggunaan Air Satuan 2025 2024 2023
Water Usage Unit
Penggunaan Air (PDAM)
m3 3.307 4.395 4.661
Water Usage (PDAM)
Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatat Throughout 2025, the Company’s water
penurunan konsumsi air dibandingkan dengan tahun consumption decreased compared to 2024. This
2024. Penurunan sebesar 24,75% ini tercermin 24.75% decrease was reflected in the intensity
pada intensitas penggunaan air, seiring dengan of water use, along with a reduction in water
berkurangnya kebutuhan air untuk aktivitas non- requirements for non-routine activities. This
rutin. Kondisi tersebut terutama dipengaruhi condition was mainly influenced by the intensity
oleh tingginya aktivitas proyek renovasi dan of renovation and facility construction projects in
pembangunan fasilitas pada tahun 2024, yang 2024, which were no longer significant in the 2025
tidak lagi berlangsung secara signifikan pada tahun reporting year.
pelaporan 2025.
391
Page 394
Pada tahun 2024, konsumsi air meningkat sejalan In 2024, water consumption increased in line with the
dengan pelaksanaan sejumlah proyek infrastruktur, realization of a number of infrastructure projects,
antara lain pembangunan fasilitas lapangan including the construction of the RedCourt sports
olahraga RedCourt, pembaharuan paving block facility, the renewal of phase 1 paving blocks, and the
fase 1, serta pembangunan Tempat Penampungan construction of a temporary waste storage facility
Sementara (TPS) limbah. Seluruh proyek tersebut (TPS). All of these projects required a larger supply
memerlukan pasokan air dalam jumlah lebih besar, of water, particularly for construction work, area
khususnya untuk pekerjaan konstruksi, pembersihan cleaning, and facility testing. With the completion
area, dan pengujian fasilitas. Dengan selesainya of most of these projects, water demand in 2025
sebagian besar proyek tersebut, kebutuhan air returned to a more normal and stable operational
pada tahun 2025 kembali berada pada tingkat level.
operasional yang lebih normal dan stabil.
Penurunan konsumsi air ini tidak diposisikan sebagai This reduction in water consumption is not positioned
pencapaian yang bersifat sementara, melainkan as a temporary achievement, but rather as an
menjadi indikator awal atas penguatan pengelolaan early indicator of stronger, more controlled, and
sumber daya air yang lebih terkendali dan terukur di measurable water resource management in the
lingkungan operasional. Perseroan terus memantau operational environment. The Company continues
penggunaan air secara berkala untuk memastikan to monitor water usage regularly to ensure that the
bahwa efisiensi yang dicapai tidak berdampak efficiency does not impact operational quality or
pada kualitas operasional maupun kenyamanan workplace comfort.
lingkungan kerja.
Perseroan memiliki rencana pengelolaan air yang The Company has a water management plan
dirancang untuk memastikan konservasi serta designed to ensure sustainable conservation
efisiensi penggunaan air secara berkelanjutan. and efficiency in water usage. This plan is part of
Rencana ini menjadi bagian dari pendekatan the Company’s approach to responsible natural
Perseroan dalam mengelola sumber daya alam resource management.
secara bertanggung jawab.
Rencana pengelolaan air tersebut mencakup The water management plan includes several key
beberapa inisiatif utama, antara lain: initiatives, including:
a. target pengurangan konsumsi air, penetapan a. water conservation targets, installation of
perangkat hemat air; water-saving devices;
b. pengaturan debit dan tekanan air; serta b. regulation of water flow and pressure; and
c. implementasi program pemanfaatan air olahan c. implementation of a program to utilize treated
dari Sewage Treatment Plant (STP) untuk water from the Sewage Treatment Plant (STP)
kegiatan penyiraman tanaman di RedHouse. for watering plants at RedHouse.
Melalui pemanfaatan air hasil olahan STP, Perseroan By utilizing treated water from the STP, the Company
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
berupaya mengurangi ketergantungan terhadap seeks to reduce its dependence on clean water while
air bersih sekaligus mengoptimalkan penggunaan optimizing the reuse of water for safe and appropriate
kembali air untuk kebutuhan operasional yang operational needs. This approach supports water
aman dan sesuai peruntukannya. Pendekatan ini conservation efforts without compromising hygiene,
mendukung upaya konservasi air tanpa mengurangi safety, and workplace comfort standards.
standar kebersihan, keselamatan, dan kenyamanan
lingkungan kerja.
Ke depan, Perseroan akan terus menyempurnakan Going forward, the Company will continue to refine
penerapan rencana pengelolaan air melalui the implementation of its water management
pemantauan berkala, evaluasi efektivitas inisiatif, plan through regular monitoring, evaluation of the
serta peningkatan kesadaran karyawan terhadap effectiveness of initiatives, and increasing employee
pentingnya penggunaan air secara efisien. Dengan awareness of the importance of efficient water use.
langkah-langkah tersebut, Perseroan berkomitmen With these efforts, the Company is committed to
untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan maintaining a balance between operational needs
operasional dan tanggung jawab terhadap and its responsibility for the sustainability of water
kelestarian sumber daya air. resources.
392
Page 395
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Pengelolaan Air Limbah [303-2] [303-4] Wastewater Management [303-2] [303-4]
Perseroan mengelola air limbah operasional secara The Company manages operational wastewater
bertanggung jawab sebagai bagian dari upaya responsibly as part of its efforts to maintain
menjaga kualitas lingkungan dan memastikan environmental quality and ensure compliance
kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. with applicable regulations. Throughout 2025,
Sepanjang tahun 2025, pengolahan air limbah di wastewater treatment in the Company’s operational
lingkungan operasional Perseroan dilakukan dengan environment was carried out using a Sewage
memanfaatkan Sewage Treatment Plant (STP) yang Treatment Plant (STP) managed in accordance with
dikelola berdasarkan Prosedur Operasional Standar internal Standard Operating Procedures (SOPs).
(SOP) internal.
Sistem pengolahan air limbah yang digunakan The Wastewater Treatment Plant (WWTP) uses
adalah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) an anaerobic system with a capacity of 60 m3,
dengan sistem anaerob berkapasitas 60 m3, yang designed to treat domestic wastewater before
dirancang untuk mengolah air limbah domestik being discharged into the environment. The treated
sebelum dilepas ke lingkungan. Air limbah yang telah wastewater is then discharged into government
melalui proses pengolahan selanjutnya dialirkan drainage channels, in accordance with the quality
ke saluran drainase pemerintah, dengan tetap standards and technical requirements set by the
memperhatikan baku mutu dan persyaratan teknis relevant authorities.
yang ditetapkan oleh otoritas terkait.
Pada tahun 2025, tidak terdapat perubahan In 2025, there were no significant changes to the
signifikan pada sistem pengolahan air limbah yang wastewater treatment system used. Management
digunakan. Fokus pengelolaan diarahkan pada focused on the operational consistency of the STP,
konsistensi operasional STP, pemantauan rutin, routine monitoring, and compliance with obligations
serta pemenuhan kewajiban kepatuhan agar proses so that the treatment process ran according to its
pengolahan berjalan sesuai kapasitas dan fungsi planned capacity and function. This approach aimed
yang direncanakan. Pendekatan ini bertujuan untuk to minimize the potential environmental impact of
meminimalkan potensi dampak lingkungan dari the Company’s daily operations.
aktivitas operasional harian Perseroan.
Kepatuhan terhadap Regulasi Pengelolaan Air Compliance with Wastewater Management
Limbah Regulations
Dalam mengelola air limbah, Perseroan mengacu In managing wastewater, the Company refers and
dan mematuhi ketentuan peraturan perundang- complies with applicable laws and regulations,
undangan yang berlaku, antara lain: including:
1. Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 1. Government Regulation No. 82 of 2001
2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan concerning Water Quality Management and
Pengendalian Pencemaran Air; Water Pollution Control;
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
2. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan 2. Minister of Environment and Forestry Regulation
Kehutanan Nomor 68 Tahun 2016 tentang Baku No. 68 of 2016 concerning Domestic Wastewater
Mutu Air Limbah Domestik; serta Quality Standards; and
3. Ketentuan dan persyaratan teknis yang 3. Technical provisions and requirements set by the
ditetapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangerang City Environment Agency (DLH).
Kota Tangerang.
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat pembaruan Throughout 2025, there were no regulatory
regulasi yang berdampak signifikan terhadap updates that significantly impacted wastewater
mekanisme pengelolaan air limbah. Perseroan tetap management mechanisms. The Company continues
memastikan bahwa seluruh proses pengolahan dan to ensure that all wastewater treatment and
pembuangan air limbah dilakukan sesuai dengan disposal processes are carried out in accordance
peraturan yang berlaku serta memenuhi persyaratan with applicable regulations and meet the supervision
pengawasan dari instansi berwenang. requirements of the competent authorities.
Ke depan, Perseroan akan terus menjaga kepatuhan Going forward, the Company will continue to
dan keandalan sistem pengolahan air limbah melalui maintain the compliance and reliability of its
pemantauan berkala dan evaluasi operasional, wastewater treatment system through regular
393
Page 396
sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam monitoring and operational evaluations, in line with
menjalankan kegiatan usaha yang bertanggung its commitment to conducting business activities
jawab terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. that are responsible towards the environment and
the surrounding community.
Keanekaragaman Hayati Biodiversity [F.9] [F.10] [304-1] [304-2] [304-3] [304-4]
[F.9] [F.10] [304-1] [304-2] [304-3] [304-4]
Sebagai bagian dari komitmen terhadap praktik As part of its commitment to responsible and
bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, sustainable business practices, the Company
Perseroan memastikan bahwa seluruh kegiatan ensures that all operational activities, including
operasional, termasuk layanan pengiriman kargo cargo delivery services that involve flora and fauna,
yang melibatkan flora dan fauna, dilaksanakan are carried out in accordance with national laws
sesuai dengan ketentuan hukum nasional dan and international conventions. This commitment is
konvensi internasional. Komitmen ini tidak not only compliance-oriented, but also part of the
hanya berorientasi pada kepatuhan, tetapi juga company’s concrete efforts to support biodiversity
merupakan bagian dari upaya nyata perusahaan conservation and prevent the illegal trade of rare
untuk mendukung pelestarian keanekaragaman animals and plants.
hayati dan mencegah terjadinya perdagangan
ilegal satwa serta tumbuhan langka.
Perseroan menyadari bahwa keberadaan kegiatan The Company recognizes that its operational
operasional di berbagai bandara dan rute activities at various airports and flight routes may
penerbangan dapat bersinggungan dengan wilayah intersect with areas that are located near or have
yang berada dekat atau memiliki nilai konservasi dan conservation and biodiversity value. Therefore,
keanekaragaman hayati. Oleh karena itu, Perseroan the Company is committed to ensuring that all
berkomitmen untuk memastikan seluruh aktivitas operational activities are carried out responsibly
operasional dijalankan secara bertanggung jawab and in accordance with applicable regulations, in
dan sesuai ketentuan yang berlaku, sebagai line with its support for ecosystem conservation.
bagian dari dukungan terhadap pelestarian Biodiversity conservation efforts are carried out
ekosistem. Upaya konservasi keanekaragaman by strengthening governance and compliance,
hayati dilakukan melalui penguatan tata kelola implementing relevant operational procedures,
dan kepatuhan, penerapan prosedur operasional and coordinating with relevant authorities and
yang relevan, serta koordinasi dengan otoritas dan stakeholders to ensure that the Company’s activities
pemangku kepentingan terkait guna memastikan remain in line with the principles of sustainability and
aktivitas Perseroan tetap selaras dengan prinsip environmental protection.
keberlanjutan dan perlindungan lingkungan.
Dalam operasionalnya, IAA tidak menerima In its operations, IAA does not accept shipments of
pengiriman live animal (pet) dan hewan yang live animals (pets) and endangered animals, such
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
terancam punah, seperti: hiu, pari manta, dan as sharks, manta rays, and pangolins. IAA accepts
trenggiling. IAA menerima beberapa jenis komoditas several types of commodities transported in cargo
yang diangkut dalam layanan kargo berupa services in the form of certain perishable shipments,
perishable shipment tertentu, seperti: live fish, such as: live fish, edible fish, live crabs, live eels, live
edible fish, live crab, live eel, live shell, live plant, shells, live plants, frozen meat, frozen seafood, fresh
frozen meat, frozen seafood, fresh fruit, cut flower, fruit, cut flowers, vegetables, and fish seeds, subject
vegetable, dan bibit ikan, sesuai dengan ketentuan to applicable regulations and standard operating
dan prosedur operasional standar yang berlaku. procedures. IAA implements a zero tolerance
IAA menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap policy against smuggling, illegal wildlife trade, and
penyelundupan, perdagangan ilegal satwa, maupun shipment of forest products that violate national
pengiriman hasil hutan yang melanggar ketentuan regulations and international agreements.
nasional maupun perjanjian internasional.
Hingga 31 Desember 2025, seluruh aktivitas usaha As of December 31, 2025, all business activities of
Perseroan beserta entitas anak tidak beroperasi di the Company and its subsidiaries are not operating
kawasan konservasi, area lindung, atau wilayah yang in conservation areas, protected areas, or areas
memiliki nilai penting bagi keanekaragaman hayati that are important for biodiversity according to
menurut kriteria nasional maupun internasional. national and international criteria. Until the end
Sampai akhir tahun 2025 tidak terdapat risiko atau of 2025, there were no significant direct risks or
394
Page 397
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
dampak langsung yang signifikan terhadap flora impacts on protected flora and fauna, biodiversity,
dan fauna yang dilindungi, keanekaragaman hayati, or critical ecosystems resulting from the company’s
maupun ekosistem kritis yang diakibatkan oleh operational activities. Throughout the reporting
kegiatan operasional perusahaan. Sepanjang tahun year, the Company also did not record any cases of
pelaporan, Perseroan juga tidak mencatat adanya violations or shipments of protected flora and fauna
kasus pelanggaran atau pengiriman kargo flora dan without permission.
fauna yang dilindungi tanpa izin.
Pada tahun pelaporan, terdapat program Tanggung During the reporting year, the Company implemented
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perseroan yang a Social and Environmental Responsibility (SER)
berkontribusi terhadap pelestarian keanekaragaman program that contributed to the preservation of
hayati, terutama Program Penanaman Mangrove biodiversity, particularly the TERA Batch-6 Mangrove
TERA Batch-6 dan pemberian hibah kepada social Planting Program and the provision of grants to the
enterprise SwaraOwa. Informasi lebih rinci mengenai social enterprise SwaraOwa. Detailed information
program-program ini dapat dilihat pada bagian about these programs can be found in the Social
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan. and Environmental Responsibility Activities section.
Biaya Lingkungan Hidup [F.4] Environmental Expenses [F.4]
Sebagai wujud nyata komitmen terhadap pelestarian As a tangible manifestation of its commitment
lingkungan, Perseroan terus berinvestasi dalam to environmental conservation, the Company
berbagai inisiatif yang mendukung keberlanjutan continues to invest in various initiatives that support
dan penanganan isu-isu lingkungan. Program ini sustainability and address environmental issues. This
difokuskan untuk mengurangi dampak negatif dari program focuses on reducing the negative impact
kegiatan operasional, termasuk potensi pencemaran of operational activities, including potential water
air dan limbah, polusi udara serta emisi, hingga and waste pollution, air pollution and emissions, and
kebisingan yang dapat mempengaruhi kenyamanan, noise that can affect the comfort, health, and safety
kesehatan, dan keselamatan karyawan maupun of employees and the surrounding community.
masyarakat sekitar.
Selama tahun 2025, Perseroan telah mengeluarkan In 2025, the Company has spent Rp436.000.000,00,-
biaya sebesar Rp436.000.000,00,- yang digunakan to support environmental maintenance,
untuk mendukung kegiatan pemeliharaan, management, and development activities. This
pengelolaan, dan pengembangan lingkungan investment is part of ongoing efforts to maintain a
hidup. Investasi ini merupakan bagian dari upaya balance between business growth and environmental
berkelanjutan dalam menjaga keseimbangan antara responsibility.
pertumbuhan bisnis dan tanggung jawab lingkungan.
Pengaduan terkait Lingkungan Hidup [F.16] Environmental Complaints [F.16]
Perseroan menegaskan komitmennya untuk The Company emphasizes its commitment to
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
menjalankan setiap aktivitas operasional secara conducting all operational activities responsibly
bertanggung jawab dan sesuai prinsip tata and in accordance with the principles of good
kelola lingkungan yang baik (Good Environmental environmental governance. As part of its
Governance). Sebagai bagian dari sistem environmental management system, the Company
manajemen lingkungan, Perseroan menerapkan applies the precautionary principle in all business
prinsip kehati-hatian (precautionary principle) dalam processes and ensures compliance with all relevant
setiap proses bisnis serta memastikan kepatuhan national regulations and international environmental
terhadap seluruh peraturan nasional dan kebijakan policies.
lingkungan internasional yang relevan.
Untuk mendukung hal tersebut, Perseroan memiliki To support its commitment, the Company has
mekanisme pengaduan dan pelaporan lingkungan established an environmental complaint and
yang dapat diakses oleh karyawan, mitra kerja, reporting mechanism that is accessible to employees,
maupun masyarakat umum melalui kanal resmi business partners, and the general public through
perusahaan. Seluruh laporan atau keluhan yang the Company’s official channels. All reports or
diterima akan diverifikasi dan ditindaklanjuti oleh complaints received will be verified and followed up
bagian atau tim terkait sesuai dengan prosedur dan by the relevant department or team in accordance
peraturan yang berlaku. with applicable procedures and regulations.
395
Page 398
Sepanjang tahun pelaporan 2025, Perseroan tidak Throughout the 2025 reporting year, the Company did
menerima pengaduan maupun keluhan terkait not receive any complaints or grievances related to
pengelolaan lingkungan hidup di seluruh area environmental management in all of its operational
operasional. Hasil ini mencerminkan efektivitas sistem areas. This achievement reflects the effectiveness of
pemantauan dan implementasi kebijakan lingkungan the company’s environmental monitoring systems and
perusahaan, serta menunjukkan tingkat kepatuhan policy implementation, while also demonstrating a
yang tinggi terhadap peraturan yang berlaku. high level of compliance with applicable regulations.
Capaian tersebut menekankan konsistensi Perseroan This achievement highlights the Company’s
dalam menjaga kualitas lingkungan, membangun consistency in maintaining environmental quality,
hubungan yang harmonis dengan masyarakat building harmonious relationships with the
sekitar, dan memastikan bahwa pertumbuhan bisnis surrounding community, and ensuring that its
yang dicapai selalu sejalan dengan tanggung jawab business growth is always in line with its social and
sosial dan lingkungan perusahaan. environmental responsibilities.
Kepatuhan terhadap Regulasi [307-1] Regulatory Compliance [307-1]
Perseroan berkomitmen penuh untuk mematuhi The Company is fully committed to complying
seluruh peraturan dan standar lingkungan yang with all applicable environmental regulations and
berlaku, baik di tingkat nasional maupun internasional standards, both nationally and internationally,
di setiap kawasan operasinya. Sepanjang periode in each of its operating areas. Throughout the
pelaporan, tidak terdapat pelanggaran material reporting period, there were no material violations of
terhadap undang-undang atau regulasi lingkungan, environmental laws or regulations, nor were there any
serta tidak ada sanksi administratif maupun yudisial significant administrative or judicial sanctions. This
yang signifikan. Komitmen ini diwujudkan melalui commitment is realized through regular monitoring
pemantauan dan evaluasi kepatuhan secara and evaluation of compliance, implementation
berkala, pelaksanaan audit internal, pembaruan of internal audits, updating of environmental
kebijakan lingkungan, serta program pelatihan bagi policies, and training programs for all employees to
seluruh karyawan guna memperkuat penerapan strengthen the implementation of environmentally
praktik operasional yang ramah lingkungan. friendly operational practices.
Kinerja Sosial
Social Performance
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Pendekatan Kami [3-3] Our Approach [3-3]
Perseroan memandang bahwa sumber daya The Company believes that human resources
manusia dan nilai-nilai sosial merupakan fondasi and social values are the main foundations of
utama dalam menjalankan kegiatan bisnis secara sustainable business activities. In terms of human
berkelanjutan. Dalam aspek pengembangan SDM, resource development, the Company strives to
Perseroan berupaya menciptakan lingkungan kerja create an inclusive and productive work environment
yang inklusif dan produktif dengan memperlakukan by treating every employee as part of one big family.
setiap karyawan sebagai bagian dari satu keluarga
besar.
396
Page 399
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Guna memastikan nilai-nilai tersebut diterapkan To ensure that these values are consistently
secara konsisten dalam praktik operasional, applied in operational practices, the Company is
Perseroan didukung oleh kerangka kebijakan dan supported by the following policy framework and
sistem keselamatan sebagai berikut: safety system:
• Safety Policy Statement • Safety Policy Statement
Kebijakan Keselamatan IAA yang telah The amended IAA Safety Policy was published
mengalami amandemen dipublikasikan pada in August 2025 in line with changes in
bulan Agustus 2025 seiring dengan perubahan postholder, as a reaffirmation of management’s
postholder, sebagai penegasan kembali commitment to the implementation of the
komitmen manajemen terhadap penerapan Safety Management System (SMS).
Sistem Manajemen Keselamatan (Safety
Management System/SMS).
• Penyelarasan Regulasi dan Standar • Alignment with International Regulations and
Internasional Standards
Seluruh penerapan Sistem Manajemen The implementation of the IAA Safety
Keselamatan IAA diselaraskan dengan ICAO Management System is aligned with ICAO
Standards and Recommended Practices (SARPs) Standards and Recommended Practices (SARPs)
Annex 19 - Safety Management, sebagaimana Annex 19 - Safety Management, as adopted in
diadopsi dalam Republic of Indonesia CASR the Republic of Indonesia CASR Part 19.
Part 19.
• Occupational Safety, Health, and Environmental • Occupational Safety, Health, and Environmental
Manual Manual
IAA mengacu pada SMK3 Manual 02 00 IAA refers to SMK3 Manual 02 00 November
November 2025 (Doc No. IAA/FMD/M/001) 2025 (Doc No. IAA/FMD/M/001) as the main
sebagai pedoman utama dalam pengelolaan guideline in managing occupational safety and
keselamatan dan kesehatan kerja serta aspek health as well as environmental aspects in all
lingkungan di seluruh aktivitas operasional. operational activities.
• Emergency Response Plan (ERP) • Emergency Response Plan (ERP)
Kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi Preparedness in facing emergency conditions is
darurat diatur melalui ERP Manual 01 00 regulated through the ERP Manual 01 00 April
April 2025 (Doc No. IAA/CSF/M/003) untuk 2025 (Doc No. IAA/CSF/M/003) to ensure a
memastikan respons darurat yang terkoordinasi coordinated and effective emergency response.
dan efektif.
• Flight Data Analysis Manual • Flight Data Analysis Manual
Pendekatan keselamatan berbasis data A data-based safety approach is implemented
diterapkan melalui FDA SOP 04 00 September through FDA SOP 04 00 September 2024
2024 (Doc No. IAA/CSF/S/001) guna memantau (Doc No. IAA/CSF/S/001) to monitor flight
kinerja penerbangan dan mengidentifikasi performance and proactively identify potential
potensi risiko keselamatan secara proaktif. safety risks.4
• IATA Operational Safety Audit (IOSA) • IATA Operational Safety Audit (IOSA)
IAA merencanakan pelaksanaan IOSA pada IAA plans to implement IOSA in 2026 as part
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
tahun 2026 sebagai bagian dari upaya of its continuous improvement efforts and
peningkatan berkelanjutan dan penyelarasan alignment with international aviation safety
dengan standar keselamatan internasional standards.
industri penerbangan.
Dari sisi pendekatan sosial, Perseroan memastikan From a social perspective, the Company ensures
bahwa setiap aktivitas operasional, termasuk produk that all operational activities, including the products
dan layanan yang dihadirkan, mampu memberikan and services it provides, are able to positively impact
dampak positif bagi masyarakat. Komitmen ini the community. This commitment is realized through
diwujudkan melalui berbagai prioritas utama, antara several key priorities, including:
lain:
1. Menjaga keselamatan kerja di seluruh area 1. Maintaining occupational safety in all
operasional; operational areas;
2. Mendorong pemberdayaan dan pengembangan 2. Promoting the empowerment and competency
kompetensi Allstars; development of Allstars;
3. Melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial 3. Implementing a Social and Environmental
dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada Responsibility program that focuses on
peningkatan kesejahteraan masyarakat. improving community welfare.
397
Page 400
Perekrutan dan Retensi Talenta [F.18] Talent Recruitment and Retention [F.18]
Perseroan memandang talenta sebagai penggerak The Company regards talent as the driving force
utama keberlanjutan organisasi. Oleh karena itu, behind organizational sustainability. Therefore,
Perseroan menerapkan strategi perekrutan yang the Company’s recruitment strategy focuses on
berfokus pada penarikan talenta terbaik yang attracting the best talent who are aligned with its
selaras dengan nilai, budaya, dan tujuan jangka values, culture, and long-term goals. The recruitment
panjang perusahaan. Proses perekrutan dirancang process is designed to be transparent, inclusive,
secara transparan, inklusif, dan berbasis kompetensi and competency-based, utilizing various channels,
dengan memanfaatkan berbagai kanal, termasuk including online platforms, partnerships with
platform daring, kemitraan dengan institusi educational institutions, and internal recruitment
pendidikan, serta program internal recruitment. programs.
Selain pemenuhan kebutuhan bisnis, strategi ini Besides fulfilling business needs, this strategy
juga menekankan penguatan employer branding also focuses on strengthening employer branding
melalui komunikasi yang konsisten mengenai nilai through consistent communication about company
perusahaan, lingkungan kerja yang kolaboratif, values, a collaborative work environment, and
serta peluang pengembangan karir jangka panjang. long-term career development opportunities. This
Pendekatan ini memastikan bahwa kandidat approach ensures that new hires not only have the
yang bergabung tidak hanya memiliki kapabilitas right technical capabilities, but also a commitment
teknis yang sesuai, tetapi juga komitmen terhadap to the growth and sustainability of the organization.
pertumbuhan dan keberlanjutan organisasi.
Kesetaraan Kesempatan Kerja dan Rekrutmen Equal Employment Opportunity and Inclusive
yang Inklusif Recruitment
Perseroan menerapkan prinsip Equal Employment The Company applies the principle of Equal
Opportunity (EEO) dalam seluruh proses perekrutan. Employment Opportunity (EEO) in all recruitment
Setiap kandidat dinilai secara adil dan berbasis processes. Each candidate is assessed fairly and
merit, tanpa diskriminasi atas dasar jenis kelamin, based on merit, regardless of gender, age, ethnicity,
usia, etnis, agama, disabilitas, maupun karakteristik religion, disability, or other personal characteristics.
personal lainnya. Kebijakan rekrutmen non- A non-discriminatory recruitment policy is
diskriminatif diterapkan secara konsisten, didukung consistently applied, supported by standardized
oleh kriteria seleksi yang terstandarisasi untuk selection criteria to minimize potential bias, as well
meminimalkan potensi bias, serta kepatuhan as compliance with applicable labor regulations.
terhadap peraturan ketenagakerjaan yang berlaku.
Komitmen terhadap keberagaman dan inklusi ini This commitment to diversity and inclusion aims to
bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang create a work environment that respects differences
saling menghargai perbedaan dan menyediakan and provides equal opportunities for all talents to
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
kesempatan yang setara bagi seluruh talenta untuk develop.
berkembang.
Inisiatif Perekrutan Talenta Tahun 2025 2025 Talent Recruitment Initiative
Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan In 2025, the Company implemented various
berbagai inisiatif untuk memastikan pemenuhan initiatives to ensure the fulfillment of appropriate
kebutuhan talenta yang tepat dan berkelanjutan. and sustainable talent needs. Through internal and
Melalui internal and external job posting di platform external job postings on internal platforms (Workvivo
internal (Workvivo dan Workday) serta platform and Workday) and external professional platforms
profesional eksternal seperti LinkedIn, sekitar 30% such as LinkedIn, approximately 30% of position
kebutuhan posisi berhasil dipenuhi melalui mobilitas needs were successfully occupied through internal
internal. Hal ini mendukung pengembangan karier mobility. This has supported employee career
karyawan sekaligus meningkatkan retensi talenta. development while increasing talent retention.
Sementara itu, perekrutan eksternal memperkaya Meanwhile, external recruitment has enriched the
organisasi dengan perspektif dan keahlian baru dari organization with new perspectives and expertise
latar belakang yang beragam. from diverse backgrounds.
398
Page 401
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Untuk posisi manajerial, spesialis, dan peran kritikal, For managerial, specialist, and critical roles, the
Perseroan memanfaatkan layanan headhunter dan Company utilizes headhunter and professional
rekrutmen profesional. Pendekatan ini menghasilkan recruitment services. This approach results in a high
tingkat kecocokan kandidat yang tinggi, dengan level of candidate suitability, with approximately
sekitar 90% kandidat memenuhi ekspektasi manajer 90% of candidates meeting the expectations of
perekrutan dari sisi kompetensi, pengalaman, dan recruitment managers in terms of competence,
kesesuaian peran. experience, and role suitability.
Penguatan employer branding juga dilakukan Employer branding is also strengthened through
melalui keterlibatan kampus dan institusi pendidikan. engagement with campuses and educational
Program ini berkontribusi pada peningkatan proporsi institutions. This program contributes to an increase
perekrutan dari jalur magang, sekaligus memperkuat in the proportion of recruitment from internships,
early talent pipeline sebagai bagian dari regenerasi while strengthening the early talent pipeline as part
tenaga kerja yang berkelanjutan. of sustainable workforce regeneration.
Pembentukan Jalur Talenta dan Keterlibatan Establishment of Talent Pathways and Campus
Kampus Engagement
Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, As part of its long-term strategy, the Company
Perseroan aktif membangun jalur talenta melalui actively builds talent pathways through various
berbagai kegiatan kampus. Partisipasi sebagai campus activities. Participation as a guest speaker
pembicara tamu di Universitas Indonesia pada bulan at the University of Indonesia in May 2025 raises
Mei 2025 meningkatkan kesadaran mahasiswa awareness among final-year students about
tingkat akhir terhadap peluang karir. Kunjungan career opportunities. A campus visit to the Del
kampus ke Institut Teknologi Del menghasilkan Institute of Technology resulted in the recruitment
perekrutan tiga alumni pada tahun 2025, khususnya of three alumni in 2025, specifically to strengthen
untuk memperkuat talenta berbasis teknologi. technology-based talent.
Selain itu, campus roadshow di tiga universitas In addition, a campus roadshow was held at
di Manado, yaitu Universitas Sam Ratulangi, three universities in Manado, including at Sam
Universitas Negeri Manado, dan Universitas Klabat Ratulangi University, Manado State University,
dilaksanakan untuk memperluas akses talenta and Klabat University to expand access to talent
dari Indonesia Timur, sekaligus menyampaikan from Eastern Indonesia, while also conveying the
komitmen Perseroan terhadap Diversity, Equity, Company’s commitment to Diversity, Equity, and
and Inclusion (DEI). Program industrial visit di Inclusion (DEI). The industrial visit program at
Universitas Brawijaya juga memperkuat employer Brawijaya University also strengthened employer
branding melalui berbagi pengalaman langsung branding by sharing firsthand experiences from
dari alumni yang bekerja di AirAsia, sehingga alumni working at AirAsia, thereby increasing student
meningkatkan minat mahasiswa terhadap program interest in internship programs and early careers.
magang dan karier awal.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi Diversity, Equity, and Inclusion
Perseroan berkomitmen untuk membangun The Company is committed to building a work
lingkungan kerja yang menghargai keberagaman, environment that values diversity, upholds
menjunjung kesetaraan, dan mendorong inklusi bagi equality, and promotes inclusion for all Allstars.
seluruh Allstars. Komitmen ini diwujudkan melalui This commitment is realized through policies,
kebijakan, praktik sumber daya manusia, serta human resource practices, and cultural initiatives
inisiatif budaya yang memastikan setiap individu that ensure every individual is treated fairly, has
diperlakukan secara adil, memiliki kesempatan yang equal opportunities, and can contribute optimally
setara, dan dapat berkontribusi secara optimal according to their competencies.
sesuai kompetensinya.
Pendekatan Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) di The Company’s Diversity, Equity, and Inclusion
Perseroan diterapkan secara terintegrasi dengan (DEI) approach is integrated into the recruitment
proses rekrutmen, pengembangan karyawan, process, employee development, and work culture
serta pengelolaan budaya kerja, sejalan dengan management, in line with the company’s values and
nilai perusahaan dan prinsip keberlanjutan jangka long-term sustainability principles.
panjang.
399
Page 402
Kesenjangan Upah Berbasis Gender Gender Pay Gap
(Gender Pay Gap)
IAA berkomitmen sebagai pemberi kerja yang IAA is committed to being an equal-opportunity
menerapkan prinsip kesetaraan (equal opportunity), employer, proactively identifying and addressing
dengan secara proaktif mengidentifikasi dan remuneration gaps to ensure a fair and equitable
merespons kesenjangan remunerasi guna memastikan workplace. In line with international best practices
terciptanya lingkungan kerja yang adil dan setara. and the regulatory framework adopted by the
Selaras dengan praktik terbaik internasional serta AirAsia Group for gender pay gap reporting, IAA
kerangka regulasi yang diterapkan oleh Grup AirAsia conducts an in-depth analysis across eight distinct
terkait pelaporan gender pay gap, IAA melakukan job grades. This structured approach enables IAA to
analisis yang mendalam pada delapan tingkatan monitor pay equity and strengthen inclusivity within
jabatan (job grades) yang berbeda. Pendekatan the aviation industry, which has historically been
terstruktur ini memungkinkan IAA untuk memantau male-dominated.
aspek kesetaraan dan memperkuat inklusivitas
dalam industri penerbangan yang secara historis
didominasi oleh laki-laki.
Data yang disajikan pada bagian ini merinci kinerja The data presented in this section details IAA’s
kesenjangan upah IAA tahun 2025 di seluruh kategori 2025 gender pay gap performance across all
karyawan. Mengingat ketimpangan gender yang employee categories. Recognizing that extreme
ekstrem pada peran pilot dan awak kabin dapat gender imbalances in pilot and cabin crew roles may
mempengaruhi tren data, IAA mengelompokkan influence overall data trends, IAA has grouped its
pelaporan ke dalam dua kelompok data, yaitu: All reporting into two datasets: All Allstars and Allstars
Allstars dan Allstars tanpa Pilot & Awak Kabin. excluding Pilots & Cabin Crew. This segmentation
Segmentasi ini memungkinkan untuk menyaring allows IAA to filter out technical outliers, gain a
data pencilan (outlier) teknis dan memperoleh deeper understanding of the underlying trends, and
gambaran yang lebih mendalam serta dapat take more informed follow-up actions in relation to
melakukan tindak lanjut terkait potensi bias di potential biases across the broader organization.
organisasi secara lebih luas.
(1) Berikut Merupakan Kinerja Upah IAA per Jam Tahun 2025:
The Following Reflects IAA’s 2025 Hourly Pay Performance:
Semua Allstars (1b) Allstars Tanpa Pilot & Awak Kabin
All Allstars Allstars Excluding Pilots & Cabin Crew
(1a) Rata-rata | Mean: 62,62% (1b) Rata-rata | Mean: 15,18%
Median: 72,59% Median: -16,49%
Catatan: Notes:
• Kesenjangan upah rata-rata (mean pay gap) adalah perbandingan rata-rata upah per jam • The mean pay gap is the comparison between the average hourly pay of female employees
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
karyawan perempuan terhadap karyawan laki-laki. and that of male employees.
• Kesenjangan upah median (median pay gap) menunjukkan titik tengah perbandingan upah • The median pay gap represents the midpoint in the comparison between the hourly pay of
karyawan perempuan dan karyawan laki-laki. female and male employees.
• Persentase positif menunjukkan karyawan perempuan dibayar lebih rendah dibandingkan • A positive percentage indicates that female employees are paid less than male employees,
karyawan laki-laki, sedangkan persentase negatif menunjukkan sebaliknya. while a negative percentage indicates the opposite.
(2) Proporsi Jumlah Karyawan pada Setiap Kuartil Jabatan berdasarkan Gender:
The Propotion of Employees in each Pay Quartile by Gender:
(2a) All Allstars (2b) Allstars Excluding Pilots & Cabin Crew
Pria Wanita Pria Wanita
Male Female Male Female
Q1 (Lower)
43,85% Q1 (Lower)
77,84%
56,15% 22,16%
Q2 (Lower-Middle)
79,83% Q2 (Lower-Middle)
73,03%
20,17% 26,97%
Q3 (Upper-Middle)
89,55% Q3 (Upper-Middle)
77,05%
10,45% 22,95%
Q4 (Upper)
85,71% Q4 (Upper)
85,71%
14,29% 14,29%
0,00% 25,00% 50,00% 75,00% 0,00% 25,00% 50,00% 75,00%
400
Page 403
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Interpretasi Data Data Interpretation
All Allstars All Allstars
Analisis pada tingkat perusahaan menunjukkan The company-wide analysis shows a mean pay
kesenjangan upah rata-rata sebesar 62,62% gap of 62.62% and a median pay gap of 72.59%.
dan kesenjangan upah median sebesar 72,59%. These figures primarily reflect historical structural
Angka-angka ini terutama mencerminkan imbalances rather than unequal pay practices. Given
ketidakseimbangan struktural historis, bukan that pilots and cabin crew make up the majority of
ketidakadilan pemberian upah. Mengingat pilot IAA’s total workforce, at 70.29%, the remuneration
dan awak kabin merupakan mayoritas dari total structure within flight operations (flight deck) is
karyawan IAA, yakni 70,29%, struktur remunerasi the main driver of the pay gap. The current 10.65%
di fungsi penerbangan (flight deck) menjadi faktor female representation in pilot roles explains why
pendorong utama kesenjangan upah. Representasi average pay remains significantly higher for male
perempuan pada peran pilot yang saat ini sebesar employees.
10,65% menjelaskan penyebab rata-rata upah tetap
jauh lebih tinggi bagi karyawan laki-laki.
Allstars Tanpa Pilot & Awak Kabin Allstars excluding Pilots & Cabin Crew
Dengan mengevaluasi kesenjangan upah karyawan By evaluating the pay gap separately for employees
di luar peran pilot dan awak kabin secara terpisah, outside pilot and cabin crew roles, IAA gains a more
IAA memperoleh pemahaman yang lebih presisi precise understanding of pay equity across other
mengenai kesetaraan remunerasi pada fungsi- functions. Within this demographic, the pay gap is
fungsi lainnya. Dalam demografi ini, kesenjangan relatively lower, with a mean of 15.18% and a median
upah relatif lebih rendah, dengan rata-rata (mean) of -16.49%.
15,18% dan median -16,49%.
Nilai mean yang positif menunjukkan bahwa secara The positive mean value indicates that, on average,
rata-rata karyawan laki-laki masih menerima male employees still receive higher overall
remunerasi yang lebih tinggi secara keseluruhan, remuneration, which may be influenced by a number
yang kemungkinan dipengaruhi oleh sejumlah of male employees occupying positions with higher
karyawan laki-laki yang berada pada posisi pay levels. In contrast, the negative median value
dengan tingkat remunerasi lebih tinggi. Sebaliknya, indicates that female employees at the midpoint
nilai median yang negatif menunjukkan bahwa of the distribution receive higher remuneration
karyawan perempuan pada posisi tengah menerima than male employees at the same midpoint.
remunerasi lebih tinggi dibandingkan karyawan laki- This suggests that female employees are not
laki pada posisi tersebut, yang mengindikasikan concentrated in the lowest-paid positions and may
bahwa karyawan perempuan tidak terkonsentrasi instead be more represented in roles with relatively
pada posisi dengan remunerasi terendah dan higher remuneration around the middle of the pay
kemungkinan lebih banyak terwakili pada posisi distribution.
dengan tingkat remunerasi yang relatif lebih tinggi
di sekitar nilai tengah distribusi remunerasi.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Analisis berdasarkan kuartil jabatan semakin The quartile analysis further reinforces this
memperkuat interpretasi tersebut. Karyawan interpretation. Female employees are not
perempuan tidak terwakili secara berlebihan pada disproportionately represented in the lowest
kuartil remunerasi terendah dan bahkan mencatat pay quartile and, in fact, record the highest
proporsi tertinggi pada kuartil dua (lower-middle). representation in quartile two (lower-middle).
Namun demikian, keterwakilan perempuan masih Nevertheless, female representation remains limited
terbatas pada kuartil remunerasi tertinggi. Hal ini in the highest pay quartile. This indicates that male
menunjukkan bahwa karyawan laki-laki masih lebih employees continue to dominate the highest-
dominan pada posisi-posisi dengan remunerasi paid positions, thereby driving the average male
tertinggi, sehingga mendorong rata-rata remunerasi remuneration higher.
laki-laki menjadi lebih tinggi.
401
Page 404
Pemberdayaan Perempuan dan Kesetaraan Women’s Empowerment and Gender Equality
Gender
Sebagai bagian dari peringatan International As part of the 2025 International Women’s Day
Women’s Day tahun 2025, Perseroan melaksanakan celebration, the Company implemented the All-
inisiatif All-Women Flight, di mana seluruh peran Women Flight initiative, in which all operational roles
operasional pada penerbangan tertentu dijalankan on certain flights were carried out by women. This
oleh perempuan. Inisiatif ini melibatkan pilot, initiative involved female pilots, cabin crew, ground
awak kabin, tim ground handling, serta teknisi handling teams, and technicians, and aimed to
perempuan, dan bertujuan untuk menegaskan affirm the role and capabilities of women in various
peran dan kapabilitas perempuan di berbagai fungsi operational functions of the aviation industry.
operasional industri penerbangan.
Pada momen yang sama, Perseroan juga At the same time, the Company also held Women
menyelenggarakan Women Health Talks & Growth Health Talks & Growth Space, an educational
Space, berupa sesi edukasi dan diskusi yang berfokus session and discussion focused on women’s health.
pada kesehatan perempuan. Kegiatan ini mencakup This activity included raising awareness about pap
peningkatan kesadaran mengenai pemeriksaan pap smears and early detection of breast cancer, with
smear serta deteksi dini kanker payudara, dengan the aim of promoting health literacy and preventive
tujuan mendorong literasi kesehatan dan praktik practices among female employees.
pencegahan di kalangan karyawan perempuan.
Dukungan bagi Perempuan di Bidang STEM Support for Women in STEM
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Dalam rangka mendukung partisipasi dan In order to support the participation and
pengembangan perempuan di bidang Science, development of women in the fields of Science,
Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), Technology, Engineering, and Mathematics (STEM),
Tim Culture menginisiasi program coaching khusus the Culture Team initiated a special coaching
bagi Allstars perempuan. Program ini menghadirkan program for female Allstars. This program brings
pelatih (coach) dan peserta (coachee) perempuan together female coaches and coachees through
melalui sesi group coaching yang dirancang group coaching sessions designed to empower
untuk memberdayakan peserta, meningkatkan participants, boost confidence, and strengthen
kepercayaan diri, serta memperkuat kesadaran awareness of the potential and contribution of
akan potensi dan kontribusi perempuan di industri women in the aviation industry.
penerbangan.
Selain itu, IAA juga terus menyempurnakan kebijakan In addition, IAA also continues to refine policies
yang mendukung inklusivitas di peran operasional. that support inclusivity in operational roles. One
Salah satu kebijakan yang diperkenalkan adalah of the policies introduced is the option for female
pemberian pilihan bagi awak kabin perempuan cabin crew to wear the hijab, which will take effect
untuk mengenakan hijab, yang akan berlaku efektif starting in Ramadan 2026. This policy reflects
mulai Ramadhan 2026. Kebijakan ini mencerminkan IAA’s commitment to respecting personal identity
402
Page 405
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
komitmen IAA dalam menghormati identitas dan and beliefs, without compromising safety and
keyakinan personal, tanpa mengesampingkan professionalism standards.
standar keselamatan dan profesionalisme.
Lingkungan Kerja Inklusif bagi Penyandang Inclusive Work Environment for People with
Disabilitas dan Neurodivergen Disabilities and Neurodivergent
Perseroan berkomitmen untuk menciptakan The Company is committed to creating an
lingkungan kerja yang inklusif dan setara bagi inclusive and equal work environment for people
penyandang disabilitas dan/atau individu with disabilities and/or neurodivergent individuals.
neurodivergen. Komitmen ini diwujudkan melalui This commitment is realized through human
kebijakan dan praktik sumber daya manusia yang resource policies and practices that uphold the
menjunjung prinsip non-diskriminasi, kesempatan principles of non-discrimination, equal employment
kerja yang setara, serta penilaian kinerja berbasis opportunities, and competency-based performance
kompetensi. appraisals.
Selain memastikan proses rekrutmen yang adil dan Other than ensuring a fair and inclusive recruitment
inklusif, Perseroan juga terbuka dalam menyediakan process, the Company is also open to providing
reasonable accommodation sesuai kebutuhan reasonable accommodation as needed. Such
individu. Bentuk dukungan tersebut dapat mencakup support may include the provision of work facilities,
penyediaan fasilitas kerja, pengaturan kerja yang flexible work arrangements, and other support
fleksibel, serta dukungan lain yang diperlukan agar necessary for employees to work safely, comfortably,
karyawan dapat bekerja secara aman, nyaman, dan and productively. The Company continuously
produktif. Perseroan secara berkelanjutan melakukan evaluates and refines its policies, facilities, and work
evaluasi dan penyempurnaan kebijakan, fasilitas, approaches to ensure an increasingly inclusive work
serta pendekatan kerja untuk memastikan lingkungan environment for all employees.
kerja yang semakin inklusif bagi seluruh karyawan.
Inisiatif Keberagaman dan Inklusi Tahun 2025
Diversity and Inclusion Initiatives in 2025
Inisiatif Deskripsi Singkat
Initiative Brief Description
All-Women Flight Seluruh peran operasional penerbangan tertentu dijalankan oleh perempuan
dalam rangka International Women’s Day
All operational roles in certain flights are carried out by women during the
International Women’s Day
Women Health Talks & Growth Space Edukasi kesehatan perempuan dan pengembangan diri
Women health education and personal development
Women Coaching Program (STEM) Group coaching untuk memberdayakan perempuan di industri penerbangan
Group coaching to empower women in aviation industry
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Kebijakan Hijab untuk Awak Kabin Kebijakan inklusif bagi awak kabin perempuan, efektif mulai Ramadhan 2026
Hijab Policy for Cabin Crew An inclusive policy for female cabin crew, effective as of Ramadan 2026
Dukungan bagi Penyandang Disabilitas Kebijakan non-diskriminasi dan penyediaan reasonable accommodation
& Neurodivergen Non-discriminatory policy and provision of reasonable accomodation
Support for People with Disability &
Neurodivergent
Penghargaan | Awards
GPTW/Great Pada tahun 2025, IAA memperoleh pengakuan In 2025, IAA was recognized as a Great Place
Place to Work sebagai Great Place to Work®. Penghargaan ini to Work®. This award is based on employee
didasarkan pada umpan balik karyawan dan feedback and independent assessments
penilaian independen yang menyoroti praktik that highlight positive practices in employee
positif dalam keterlibatan karyawan, kredibilitas engagement, leadership credibility, mutual
kepemimpinan, rasa saling menghormati, respect, fairness, and pride in the workplace.
keadilan, dan kebanggaan di tempat This achievement reflects the Company’s
kerja. Pencapaian ini mencerminkan upaya ongoing efforts to create a supportive and
berkelanjutan Perseroan dalam menciptakan inclusive work environment.
lingkungan kerja yang suportif dan inklusif.
403
Page 406
Hak Asasi Manusia [3-3] [408-1] [409-1] Human Rights [3-3] [408-1] [409-1]
Perseroan meyakini bahwa penghormatan dan The Company believes that respect and protection of
perlindungan hak asasi manusia merupakan fondasi human rights are essential in creating fair, safe, and
penting dalam menciptakan hubungan kerja yang ethical working relationships for customers, Allstars,
adil, aman, dan beretika, baik bagi pelanggan, and business partners. This principle is consistently
Allstars, maupun mitra bisnis. Prinsip ini diterapkan applied in all of the Company’s operational activities
secara konsisten dalam seluruh aktivitas operasional and is an integral part of a work culture that upholds
perusahaan dan menjadi bagian integral dari budaya human dignity, equality, and mutual respect.
kerja yang menjunjung tinggi martabat manusia,
kesetaraan, serta rasa saling menghormati.
Dalam memastikan pemenuhan hak-hak In ensuring the fulfillment of employment rights,
ketenagakerjaan, Perseroan berpedoman pada the Company adheres to the Manpower Act
Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun No. 6 of 2023, which is further elaborated in the
2023, yang kemudian dijabarkan lebih lanjut dalam IAA Company Regulations of 2025-2027. These
Peraturan Perusahaan IAA Tahun 2025-2027. Company Regulations serve as the main reference
Peraturan Perusahaan ini menjadi acuan utama in regulating employment relationships, including
dalam mengatur hubungan kerja, termasuk hak employee rights and obligations, fair working
dan kewajiban karyawan, ketentuan kerja yang adil, conditions, and mechanisms for protecting against
serta mekanisme perlindungan terhadap potensi potential human rights violations in the workplace.
pelanggaran hak asasi manusia di lingkungan kerja.
Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas, As a form of transparency and accountability, these
Peraturan Perusahaan tersebut telah disosialisasikan Company Regulations have been disseminated to
kepada seluruh karyawan. Seluruh Allstars dapat all employees. All Allstars can access the Company
mengakses dokumen Peraturan Perusahaan melalui Regulations through the official link provided by
tautan resmi yang disediakan oleh tim CGQ-DCC, the CGQ-DCC team, ensuring that every employee
sehingga dapat memastikan setiap karyawan has an adequate knowledge of their rights and
memiliki pemahaman yang memadai atas hak obligations. Going forward, the Company will
dan kewajibannya. Ke depan, Perseroan akan continue to adjust its employment policies in line
terus menyesuaikan kebijakan ketenagakerjaan with developments in government regulations, both
dengan perkembangan regulasi pemerintah, baik through laws and applicable Minister of Manpower
melalui undang-undang maupun keputusan Menteri decrees.
Ketenagakerjaan yang berlaku.
Pendekatan ini mencerminkan komitmen Perseroan This approach reflects the Company’s commitment
untuk memastikan bahwa praktik ketenagakerjaan to ensuring that employment practices and
dan hubungan industrial dijalankan secara industrial relations are carried out responsibly, in
bertanggung jawab, sejalan dengan prinsip hak line with human rights principles and the national
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
asasi manusia serta kerangka regulasi nasional. regulatory framework.
Pencegahan dan Penanganan Pelecehan Prevention and Handling of Sexual Harassment
Seksual
Perseroan berkomitmen untuk menyediakan The Company is committed to providing a safe,
lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan bebas inclusive, and harassment-free work environment,
dari segala bentuk pelecehan, termasuk pelecehan including from sexual harassment. The Company
seksual. Perusahaan menegaskan sikap tanpa upholds a zero-tolerance policy towards acts that
toleransi terhadap tindakan yang melanggar violate individual dignity and have the potential to
martabat individu dan berpotensi menciptakan rasa create an unsafe workplace.
tidak aman di tempat kerja.
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat laporan kasus Throughout 2025, there were no reported cases of
pelecehan seksual yang tercatat di lingkungan sexual harassment within the Company. Similarly,
Perseroan. Demikian pula pada tahun 2023 dan in 2023 and 2024, the company did not receive any
2024, perusahaan tidak menerima laporan kasus reports of similar cases. In line with these conditions,
serupa. Sejalan dengan kondisi tersebut, tidak there was no reporting platform specifically used
404
Page 407
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
terdapat platform pelaporan yang digunakan secara to handle cases of sexual harassment during the
spesifik untuk menangani kasus pelecehan seksual reporting period, and there were no cases that
pada periode pelaporan, serta tidak ada kasus yang required further resolution.
memerlukan proses penyelesaian lebih lanjut.
Meskipun tidak terdapat kasus yang dilaporkan, Even though there were no reported cases, the
Perseroan tetap memandang upaya pencegahan Company still considers prevention efforts to be a
sebagai aspek yang krusial. Perseroan terus menjaga crucial aspect. The Company continues to maintain
lingkungan kerja yang saling menghormati melalui a mutually respectful work environment through
penerapan Peraturan Perusahaan, internalisasi nilai- the implementation of Company Regulations,
nilai etika kerja, serta komunikasi terbuka antara the internalization of work ethic values, and open
manajemen dan karyawan. Selain itu, Perseroan communication between management and
juga mewajibkan karyawan untuk melakukan employees. In addition, the Company also requires
pembelajaran modul anti pelecehan seksual (anti- employees to complete an anti-sexual harassment
harassment e-learning module) sebagai upaya e-learning module as an effort to increase employee
untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman awareness and understanding of preventive
karyawan terkait tindakan pencegahan. measures.
Indikator 2023 2024 2025
Indicator
Jumlah kasus pelecehan seksual
0 0 0
Number of sexual harassment cases
Platform pelaporan kasus
N/A N/A N/A
Reporting platform
Melalui penerapan kebijakan ketenagakerjaan By implementing employment policies in line with
yang selaras dengan regulasi nasional, mekanisme national regulations, transparent socialization
sosialisasi yang transparan, serta upaya preventif mechanisms, and preventive measures to maintain
dalam menjaga lingkungan kerja yang aman dan a safe and dignified working environment, the
bermartabat, Perseroan berupaya memastikan Company strives to ensure that respect for human
bahwa penghormatan terhadap hak asasi manusia rights is not only a written commitment, but is also
tidak hanya menjadi komitmen tertulis, tetapi reflected in daily work practices. This approach
juga tercermin dalam praktik kerja sehari-hari. supports the sustainability of healthy working
Pendekatan ini mendukung keberlanjutan hubungan relationships, strengthens stakeholder trust, and
kerja yang sehat, memperkuat kepercayaan forms part of the foundation of the Company’s
pemangku kepentingan, dan menjadi bagian dari social sustainability.
fondasi keberlanjutan sosial perusahaan.
Membangun Kewaspadaan terhadap Building Awareness of Human Trafficking
Perdagangan Manusia melalui Modul through the #KnowTheSigns Module
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
#KnowTheSigns
Sebagai perusahaan jasa transportasi udara yang As an air transportation service company that
berinteraksi langsung dengan mobilitas manusia interacts directly with the mobility of people
lintas wilayah dan negara, Perseroan menyadari across regions and countries, the Company realizes
bahwa industri penerbangan memiliki peran strategis that the aviation industry has a strategic role in
dalam upaya pencegahan perdagangan manusia preventing human trafficking. This social risk is not
(human trafficking). Risiko sosial ini tidak selalu always visible to the naked eye, but can arise in
terlihat secara kasat mata, namun dapat muncul everyday travel activities. Therefore, the Company
dalam aktivitas perjalanan sehari-hari. Oleh karena believes that it is important to equip employees with
itu, Perseroan memandang penting untuk membekali knowledge, sensitivity, and the ability to identify
karyawan dengan pemahaman, sensitivitas, dan early indications of human trafficking practices as
kemampuan identifikasi dini terhadap indikasi part of its commitment to protecting human rights
praktik perdagangan manusia sebagai bagian dari and responsible business practices.
komitmen terhadap perlindungan hak asasi manusia
dan praktik bisnis yang bertanggung jawab.
405
Page 408
Sebagai wujud komitmen tersebut, IAA secara As a manifestation of this commitment, IAA
berkelanjutan mengimplementasikan program continuously implements the #KnowTheSigns
#KnowTheSigns e-learning, yang dirancang untuk e-learning program, which is designed to increase
meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan the awareness, knowledge, and response of
respons karyawan (termasuk awak kabin, personel employees (including cabin crew, security personnel,
keamanan, dan petugas layanan di bandara) dalam and airport service officers) in recognizing the early
mengenali tanda-tanda awal perdagangan manusia signs of human trafficking and understanding the
serta memahami langkah tindak lanjut yang tepat appropriate follow-up steps according to their
sesuai peran masing-masing. Modul pelatihan ini respective roles. This training module covers:
mencakup:
1. Identifikasi tanda-tanda perdagangan manusia. 1. Identification of human trafficking signs.
2. Tindakan yang perlu diambil apabila terdapat 2. Actions to be taken when a case of human
kasus perdagangan manusia yang teridentifikasi. trafficking is identified.
3. Pemahaman mengenai perdagangan manusia 3. Understanding human trafficking on aircraft
di pesawat serta informasi terkini terkait tren and the latest information on human trafficking
perdagangan manusia di kawasan ASEAN. trends in the ASEAN region.
Sepanjang periode pelaporan, cakupan pelatihan Throughout the reporting period, the scope of
menunjukkan penguatan yang signifikan. Pada tahun training showed significant improvement. In 2023, 179
2023, sebanyak 179 karyawan IAA telah mengikuti IAA employees participated in the #KnowTheSigns
pelatihan modul #KnowTheSigns dengan total module training, with a total of 95.47 training
95,47 jam pelatihan. Pada tahun 2024, IAA berada hours. In 2024, IAA was in the transition phase of its
dalam fase transisi platform e-learning, sehingga e-learning platform, which limited the extraction and
terdapat keterbatasan dalam proses ekstraksi dan consolidation of training participant data. In 2025,
konsolidasi data peserta pelatihan. Memasuki tahun IAA accelerated its efforts by training 312 employees,
2025, IAA kembali melakukan akselerasi dengan resulting in a total of 166.40 training hours, which
melatih sebanyak 312 karyawan, menghasilkan total strengthened internal capacity to support broader
166,40 jam pelatihan, sebagai bentuk penguatan and more systematic human trafficking prevention.
kapasitas internal dalam mendukung pencegahan To ensure that this training remains relevant and
human trafficking secara lebih luas dan sistematis. effective, the e-learning modules are evaluated
Untuk memastikan pelatihan ini tetap relevan dan and updated every three years to include the
efektif, modul e-learning dievaluasi dan diperbaharui latest trends in human trafficking and exploitation
setiap tiga tahun agar mencakup tren terkini terkait practices.
praktik perdagangan manusia dan eksploitasi.
Melalui implementasi #KnowTheSigns e-learning, By implementing #KnowTheSigns e-learning, IAA
IAA menegaskan perannya tidak hanya sebagai emphasizes its role not only as an air transportation
penyedia layanan transportasi udara, tetapi juga service provider, but also as an active partner in
sebagai mitra aktif dalam upaya pencegahan efforts to prevent human trafficking. This initiative
perdagangan manusia. Inisiatif ini menjadi bagian is part of the Company’s preventive approach to
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dari pendekatan preventif Perseroan dalam managing social risks, while strengthening a culture
mengelola risiko sosial, sekaligus memperkuat of awareness, vigilance, and responsibility among
budaya kepedulian, kewaspadaan, dan tanggung all company personnel towards critical and cross-
jawab seluruh insan perusahaan terhadap isu border humanitarian issues.
kemanusiaan yang bersifat kritikal dan lintas batas.
Kesehatan dan Keselamatan Health and Safety
Perseroan memandang bahwa keberhasilan The Company believes that operational success can
operasional hanya dapat dicapai apabila karyawan only be achieved if employees work in a safe, healthy,
bekerja dalam lingkungan yang aman, sehat, dan and protected environment. Therefore, occupational
terlindungi. Oleh karena itu, keselamatan dan health and safety (OHS) and aviation safety are
kesehatan kerja (K3) serta keselamatan penerbangan top priorities in all of the Company’s operational
menjadi prioritas utama dalam seluruh aktivitas activities. This commitment is implemented in
operasional Perseroan. Komitmen ini dilaksanakan accordance with Law No. 1 of 1970 concerning
sesuai Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Occupational Health and Safety, Government
Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Peraturan Regulation (PP) No. 50 of 2012 concerning the
Pemerintah (PP) No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Implementation of the OHS Management System,
Sistem Manajemen K3, serta standar keselamatan and applicable aviation industry safety standards.
industri penerbangan yang berlaku. [403-2] [403-2]
406
Page 409
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Lingkungan Kerja yang Sehat dan Aman Healthy and Safe Work Environment
[F.21] [403-1] [403-2] [403-3] [403-9] [S-11] [F.21] [403-1] [403-2] [403-3] [403-9] [S-11]
Sebagai bagian dari upaya mendukung lingkungan As part of its efforts to promote a decent and safe
kerja yang layak dan aman, Perseroan menyediakan working environment, the Company provides health
jaminan kesehatan melalui kepesertaan BPJS insurance through membership in the Health Social
Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, serta asuransi Security Agency (BPJS Kesehatan) and the Employment
kesehatan tambahan yang dikelola bersama Social Security Agency (BPJS Ketenagakerjaan),
penyedia layanan kesehatan yang ditunjuk oleh as well as additional health insurance managed
Perseroan. Fasilitas ini ditujukan untuk memastikan jointly with health service providers appointed by
akses layanan kesehatan yang memadai bagi the Company. These facilities are intended to ensure
karyawan dan mendukung produktivitas kerja secara adequate access to health services for employees and
berkelanjutan sesuai dengan Peraturan Menteri support sustainable work productivity in accordance
Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 2 Tahun 1980. with Regulation of the Minister of Manpower and
Transmigration No. 2 of 1980.
Untuk memastikan penerapan yang konsisten, To ensure consistent implementation, the Company
Perseroan mengimplementasikan Sistem Manajemen implements an Occupational Health and Safety
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) guna Management System (OHSMS) to identify potential
mengidentifikasi potensi bahaya, menilai risiko, hazards, assess risks, and determine appropriate
dan menetapkan langkah mitigasi yang tepat. mitigation measures. The implementation of OHSMS
Penerapan SMK3 didukung melalui audit dan inspeksi is supported by regular audits and inspections of
rutin terhadap peralatan serta fasilitas kerja guna equipment and work facilities to ensure compliance
memastikan kesesuaian dengan standar K3 dan with OHS standards and prevent occupational
mencegah terjadinya kecelakaan kerja. [403-1][403-2] accidents. [403-1][403-2]
Perseroan juga memastikan tersedianya fasilitas The Company also ensures the availability of safe,
kerja yang aman, bersih, dan nyaman yang dikelola clean, and comfortable work facilities managed by
oleh Departemen Facility Management, termasuk the Facility Management Department, including
penyediaan toilet, ruang makan, dan ruang ibadah the provision of adequate toilets, dining rooms, and
yang layak, sebagai bagian dari upaya menciptakan prayer rooms, as part of its efforts to create a work
lingkungan kerja yang mendukung kesehatan fisik environment that supports the physical and mental
dan mental karyawan. health of its employees.
Pada tingkat kebijakan, Perseroan memperbarui Policy-wise, the Company updated its Safety Policy
Safety Policy Statement pada Agustus 2025 Statement in August 2025 in line with changes in
seiring dengan perubahan postholder. Pembaruan postholders. This update was made to clarify the
ini dilakukan untuk memperjelas peran, tanggung roles, responsibilities, and accountability of safety
jawab, dan akuntabilitas pengelolaan keselamatan management across the organization, as well as
di seluruh organisasi, serta menegaskan komitmen to reaffirm top management’s commitment to the
manajemen puncak terhadap prinsip safety first principle of safety first and a just culture of safety
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dan budaya pelaporan keselamatan yang adil reporting. [2-5]
(just culture). [2-5]
Dalam mendukung kebutuhan spesifik karyawan, In supporting the specific needs of employees, the
Perseroan menyediakan berbagai fasilitas Company provides various supporting facilities in
penunjang di lingkungan kerja, antara lain ruang the work environment, including a nursing room, a
menyusui (nursing room), ruang kesehatan, fasilitas health room, sports facilities in the form of a gym
olahraga berupa ruang gym dan lapangan olahraga and a RedCourt sports field, an employee break
RedCourt, ruang istirahat karyawan (parking brake), room, and adequate parking areas. The provision of
serta area parkir yang memadai. Penyediaan these facilities is intended to improve the comfort,
fasilitas tersebut ditujukan untuk meningkatkan fitness, and work-life balance of employees.
kenyamanan, kebugaran, dan keseimbangan
kehidupan kerja karyawan.
Sebagai pedoman operasional, Perseroan As an operational guideline, the Company refers to
mengacu pada Occupational Safety, Health and the Occupational Safety, Health and Environmental
Environmental Manual (SMK3 Manual 02 00 Nov Manual (OSHE Manual 02 00 Nov 2025, Doc No.
2025, Doc No. IAA/FMD/M/001) dalam pengelolaan IAA/FMD/M/001) in managing occupational safety,
407
Page 410
keselamatan, kesehatan kerja, dan lingkungan di occupational health, and the environment in land-
area operasional darat. Manual ini menjadi dasar based operational areas. This manual serves
pelaksanaan identifikasi bahaya, pelaksanaan as a guideline for hazard identification, training,
pelatihan, audit berkala, pengendalian risiko, serta periodic audits, risk control, and structured incident
investigasi insiden secara terstruktur. [403-1] investigation. [403-1]
Area kerja Perseroan juga dilengkapi dengan The Company’s work areas are also equipped with
berbagai sarana keselamatan dan keamanan kerja, various occupational safety and security facilities,
seperti alat pendeteksi asap, fasilitas pemadam such as smoke detectors, firefighting facilities, first
kebakaran, perlengkapan pertolongan pertama aid kits, emergency evacuation routes and signs,
pada kecelakaan (P3K), jalur dan rambu evakuasi and other security systems to minimize the risk of
darurat, serta sistem pengamanan lainnya guna accidents and ensure readiness in the event of an
meminimalkan risiko kecelakaan dan memastikan emergency.
kesiapan menghadapi kondisi darurat.
Kesiapsiagaan darurat dikelola melalui penerapan Emergency preparedness is managed through
Emergency Response Plan (ERP Manual 01 00 Apr the implementation of the Emergency Response
2025, Doc No. IAA/CSF/M/003) yang mengatur Plan (ERP Manual 01 00 Apr 2025, Doc No. IAA/
mekanisme respons, struktur komando, dan CSF/M/003), which regulates response mechanisms,
koordinasi lintas fungsi dalam menghadapi keadaan command structures, and cross-functional
darurat, dengan fokus utama pada perlindungan coordination in dealing with emergencies, with a
keselamatan manusia. [403-2] primary focus on protecting human safety. [403-2]
Seluruh data terkait insiden atau kecelakaan kerja All data related to occupational incidents or
telah dilaporkan dan didokumentasikan sesuai accidents has been reported and documented
dengan ketentuan Kementerian Tenaga Kerja in accordance with the provisions of the Ministry
dan Transmigrasi, sebagai bagian dari komitmen of Manpower and Transmigration, as part of
Perseroan terhadap kepatuhan, transparansi, dan the Company’s commitment to compliance,
keselamatan kerja yang berkelanjutan. transparency, and sustainable occupational safety.
Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Hazard Identification, Risk Assessment, and
Investigasi Insiden K3 [403-2] [403-7] OHS Incident Investigation [403-2] [403-7]
Perseroan secara berkelanjutan melakukan The Company continuously conducts safety risk
penilaian risiko keselamatan dan berbagai aktivitas assessments and various other risk management
manajemen risiko lainnya sebagai bagian dari activities as part of the implementation of
penerapan Safety Management System (SMS) dan the Safety Management System (SMS) and
Occupational Health and Safety (OHS). Pendekatan Occupational Health and Safety (OHS). This
ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya approach aims to identify potential hazards in
di lingkungan kerja, menilai tingkat risiko, serta the work environment, assess the level of risk, and
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
memastikan penerapan langkah pengendalian yang ensure the implementation of appropriate control
sesuai guna menciptakan lingkungan kerja yang measures to create a safe, healthy, and efficient
aman, sehat, dan efisien bagi seluruh karyawan. work environment for all employees.
Program Ergonomi Ergonomics Program
Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan In 2025, the Company implemented an ergonomics
program ergonomi yang selaras dengan standar program in line with the standards of the International
Organisasi Perburuhan Internasional (International Labor Organization (ILO), the Occupational Safety
Labor Organization/ILO), Occupational Safety and and Health (Amendment) Act 2022 (OSHA 2022), and
Health (Amendment) Act 2022 (OSHA 2022), serta the Department of Occupational Safety and Health
Department of Occupational Safety and Health (DOSH) Guidelines on Ergonomics Risk Assessment
(DOSH) Guidelines on Ergonomics Risk Assessment (ERA) at the Workplace 2017. This program is
(ERA) at the Workplace 2017. Program ini diterapkan implemented in various work units, including inflight
di berbagai unit kerja, termasuk inflight services, services, flight crew, ADE, ramp, and office areas.
awak pesawat, ADE, ramp, serta area perkantoran.
Program ergonomi dilaksanakan melalui proses The ergonomics program is implemented through
terstruktur yang terintegrasi dengan inspeksi OHS a structured process integrated with quarterly
triwulanan, yang mencakup tiga tahapan utama, OHS inspections, which includes three main stages,
408
Page 411
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
yaitu screening, ergonomics risk assessment (ERA), namely screening, ergonomics risk assessment (ERA),
serta pelatihan dan komunikasi risiko ergonomi. and ergonomics risk training and communication.
1. Tahap screening dilakukan sebagai proses 1. The screening stage is conducted as an initial
identifikasi awal untuk mendeteksi potensi identification process to detect potential
faktor risiko ergonomi di tempat kerja. Kegiatan ergonomic risk factors in the workplace.
ini mencakup observasi aktivitas kerja, This activity includes observation of work
peninjauan tugas dan stasiun kerja, penggunaan activities, review of tasks and work stations,
peralatan, postur kerja, serta masukan dari use of equipment, work posture, and input from
karyawan terkait keluhan atau gejala gangguan employees regarding complaints or symptoms
muskuloskeletal. Hasil screening digunakan of musculoskeletal disorders. The screening
untuk menentukan kebutuhan dilakukannya ERA results are used to determine the need for a
secara lebih mendalam. more in-depth ERA.
2. Tahap ERA dilakukan dengan mengevaluasi 2. The ERA stage is carried out by evaluating
berbagai faktor risiko, seperti postur kerja, various risk factors, such as work posture,
repetisi, gaya atau beban kerja, durasi, getaran, repetition, work style or load, duration, vibration,
serta kondisi lingkungan kerja. Penilaian and working environment conditions. The
dilakukan menggunakan metode dan alat assessment is carried out using recognized
ergonomi yang diakui, sehingga tingkat risiko ergonomic methods and tools, ensuring that
dapat ditentukan secara objektif. Berdasarkan the level of risk can be determined objectively.
hasil penilaian tersebut, Perseroan menetapkan Based on the results of this assessment, the
dan menerapkan langkah pengendalian Company establishes and implements control
sesuai dengan hirarki pengendalian risiko, measures in accordance with the risk control
meliputi substitusi, eliminasi, pengendalian hierarchy, including substitution, elimination,
teknis (engineering controls), pengendalian engineering controls, administrative controls,
administratif, serta perbaikan praktik kerja untuk and improvements in work practices to reduce
mengurangi atau menghilangkan risiko ergonomi. or eliminate ergonomic risks.
3. Tahap pelatihan dan komunikasi risiko ergonomi 3. Ergonomic risk training and communication
dilaksanakan sebagai bagian dari program OHS are carried out as part of the OHS program
untuk meningkatkan pemahaman karyawan, to improve the understanding of employees,
atasan, dan pemangku kepentingan terkait. supervisors, and relevant stakeholders. Training
Materi pelatihan mencakup postur kerja yang materials cover correct work posture, safe use
benar, penggunaan peralatan dan alat kerja of equipment and work tools, early reporting of
secara aman, pelaporan dini ketidaknyamanan physical discomfort, and the implementation
fisik, serta penerapan praktik kerja yang aman of safe work practices to prevent injuries due to
guna mencegah cedera akibat faktor ergonomi. ergonomic factors.
Hearing Conservation Program dan Penilaian Hearing Conservation Program and Noise Risk
Risiko Kebisingan Assessment
Dalam rangka melindungi karyawan dari risiko In order to protect employees from the risk of noise
paparan kebisingan, Perseroan menerapkan exposure, the Company implements a Hearing
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Hearing Conservation Program yang mengacu Conservation Program that refers to Regulation
pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik of the Minister of Manpower of the Republic of
Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pencegahan Indonesia Number 5 of 2018 concerning Prevention
Kecelakaan Kerja (KK) dan Penyakit Akibat Kerja of Occupational Accidents (KK) and Occupational
(PAK). Peraturan ini mengatur nilai ambang batas Diseases (PAK). This regulation sets threshold limit
(Threshold Limit Values/TLV) untuk berbagai faktor values (TLVs) for various physical factors, including
fisik, termasuk kebisingan, guna menciptakan noise, to create a safe and comfortable work
lingkungan kerja yang aman dan nyaman. environment.
Manajemen fasilitas Perseroan secara berkala The Company’s facility management periodically
melakukan inspeksi dan pengukuran intensitas conducts inspections and noise intensity
kebisingan dengan melibatkan pihak ketiga measurements with the involvement of an
independen, sesuai dengan ketentuan dalam independent third party, in accordance with the
peraturan tersebut. Kegiatan penilaian risiko provisions of the regulation. This noise risk assessment
kebisingan ini dilaksanakan dua kali dalam setahun is carried out twice a year (per semester) to ensure
(per semester) untuk memastikan kepatuhan compliance with OHS standards and minimize the
terhadap standar K3 serta meminimalkan potensi potential health impacts of noise exposure in the
dampak kesehatan akibat paparan kebisingan di work environment.
lingkungan kerja.
409
Page 412
Indoor Air Quality Baseline Assessment Indoor Air Quality Baseline Assessment
Sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas As part of its efforts to maintain the quality of the
lingkungan kerja, Perseroan juga melaksanakan working environment, the Company also conducts
Indoor Air Quality Baseline Assessment yang an Indoor Air Quality Baseline Assessment with
mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 22 reference to Government Regulation No. 22 of 2021
Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan concerning the Implementation of Environmental
dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang merupakan Protection and Management, which is a derivative of
turunan dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Law No. 11 of 2020 concerning Job Creation.
tentang Cipta Kerja.
Melalui pengelolaan fasilitas, Perseroan melakukan Through facility management, the Company
inspeksi kualitas lingkungan dengan melibatkan conducts environmental quality inspections
pihak ketiga untuk memastikan pemenuhan standar involving third parties to ensure compliance with
mutu lingkungan, khususnya kualitas udara dan air. environmental quality standards, particularly air
Penilaian ini dilakukan secara berkala dua kali dalam and water quality. This assessment is conducted
setahun (per semester) guna memastikan lingkungan twice a year (per semester) to ensure a safe, healthy,
kerja yang aman, sehat, dan nyaman bagi karyawan, and comfortable work environment for employees
serta mendukung kepatuhan terhadap ketentuan K3 and to support compliance with applicable OHS and
dan peraturan lingkungan yang berlaku. environmental regulations.
Keselamatan Pekerja Worker Safety
Perseroan berkomitmen untuk menyediakan The Company is committed to providing a safe and
lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi healthy work environment for all employees (Allstars)
seluruh karyawan (Allstars) maupun pihak and non-employees working under the Company’s
non-karyawan yang bekerja di bawah kendali operational control. Occupational safety and
operasional Perseroan. Pengelolaan keselamatan health management is carried out systematically
dan kesehatan kerja dilakukan secara sistematis through the implementation of Occupational
melalui penerapan Occupational Health and Safety Health and Safety (OHS) and integrated with the
(OHS) dan terintegrasi dengan Safety Management Safety Management System (SMS), covering the
System (SMS), mencakup pencegahan cedera kerja, prevention of work injuries, occupational diseases,
penyakit akibat kerja, serta pemantauan kinerja and continuous monitoring of safety performance.
keselamatan secara berkelanjutan.
Cedera Akibat Kerja pada Karyawan (Allstars) Work-Related Injuries among Employees
(Allstars)
Sepanjang periode pelaporan, Perseroan mencatat Throughout the reporting period, the Company
tidak adanya kejadian fatalitas maupun cedera recorded no fatalities or recordable work-related
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
akibat kerja yang tercatat (recordable work- injuries among its employees. All key safety
related injuries) pada karyawan. Seluruh indikator indicators, including Lost Time Injury, Lost Time Injury
keselamatan utama, termasuk Lost Time Injury, Rate (LTIR), and Lost Time Injury Frequency Rate
Lost Time Injury Rate (LTIR), dan Lost Time Injury (LTIFR), were recorded as zero for the reporting year.
Frequency Rate (LTIFR), tercatat nihil pada tahun
pelaporan.
Tabel Cedera Akibat Kerja pada Karyawan (Allstars) di Gedung RedHouse [403-9]
Table of Work-Related Injuries among Employees (Allstars) at RedHouse Building
Indikator 2024 2025
Indicator
Total jam kerja (man-hours)
38.880 Jam | Hours 35.136 Jam | Hours
Total man-hours
Fatalitas akibat cedera kerja
NIL NIL
Fatality due to work-related injuries
Cedera kerja tercatat
NIL NIL
Recordable work-related injuries
410
Page 413
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Indikator 2024 2025
Indicator
Jenis utama cedera kerja
NIL NIL
Main types of work-related injuries
Lost Time Injury NIL NIL
LTIR NIL NIL
LTIFR NIL NIL
Incident rate NIL NIL
Severity rate NIL NIL
Penyakit Akibat Kerja pada Karyawan (Allstars) Occupational Disease among Employees
[403-10] (Allstars) [403-10]
Penyakit akibat kerja mencakup kondisi kesehatan Occupational diseases include acute, recurring, and
akut, berulang, maupun kronis yang disebabkan chronic health conditions caused or exacerbated by
atau diperburuk oleh aktivitas kerja, termasuk work activities, including musculoskeletal disorders,
gangguan muskuloskeletal, penyakit kulit dan skin and respiratory diseases, disorders caused
pernapasan, gangguan akibat faktor fisik, serta by physical factors, and mental health disorders.
gangguan kesehatan mental. Mengacu pada definisi Referring to the definition of the International Labor
Organisasi Perburuhan Internasional (International Organization (ILO), during the reporting period, the
Labor Organization/ILO), selama periode pelaporan, Company did not record any fatalities or cases of
Perseroan tidak mencatat adanya fatalitas maupun occupational diseases among its employees.
kasus penyakit akibat kerja yang dapat dicatat
pada karyawan.
Tabel Penyakit Akibat Kerja pada Karyawan (Allstars) di Gedung RedHouse
Table of Occupational Diseases among Employees (Allstars) at RedHouse Building
Indikator 2024 2025
Indicator
Fatalitas akibat penyakit kerja
NIL NIL
Fatality due to occupational diseases
Kasus penyakit kerja tercatat
NIL NIL
Recordable occupational diseases
Tiga jenis utama penyakit kerja
NIL NIL
Three main types of occupational diseases
Cedera Akibat Kerja pada Non-Karyawan Work-Related Injuries among Non-Employees
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Selain karyawan, Perseroan juga memantau Other than employees, the Company also monitors
keselamatan pihak non-karyawan, termasuk the safety of non-employees, which includes
kontraktor, konsultan, dan pihak lain yang contractors, consultants, and other parties whose
aktivitasnya berada di bawah kendali operasional activities are under the Company’s operational
Perseroan. Selama periode pelaporan, tidak control. During the reporting period, there were no
terdapat fatalitas maupun cedera akibat kerja yang fatalities or work-related injuries recorded among
tercatat pada kelompok non-karyawan. non-employees.
Tabel Cedera Akibat Kerja pada Non-Karyawan
Table of Work-Related Injuries among Non-Employees
Indikator 2024 2025
Indicator
Total jam kerja (man-hours)
6.144 Jam | Hours 4.176 Jam | Hours
Total man-hours
Fatalitas akibat cedera kerja
NIL NIL
Fatality due to work-related injuries
Cedera kerja tercatat
NIL NIL
Recordable work-related injuries
411
Page 414
Indikator 2024 2025
Indicator
Jenis utama cedera kerja
NIL NIL
Main types of work-related injuries
Lost Time Injury NIL NIL
LTIR NIL NIL
LTIFR NIL NIL
Incident rate NIL NIL
Severity rate NIL NIL
Accident rate NIL NIL
Penyakit Akibat Kerja pada Non-Karyawan Occupational Diseases among Non-Employees
Perseroan tidak mencatat adanya fatalitas maupun The Company did not record any fatality or
kasus penyakit akibat kerja pada pihak non- occupational diseases among non-employees
karyawan selama periode pelaporan. Pemantauan during the reporting period. Health and safety
kesehatan dan keselamatan bagi pihak non- monitoring for non-employees was carried out
karyawan dilakukan melalui penerapan persyaratan through the implementation of OHS, safety
K3, safety induction, serta pengawasan lingkungan induction, and supervision of the Company’s work
kerja yang berada di bawah kendali Perseroan. environment.
Tabel Penyakit Akibat Kerja pada Non-Karyawan
Table of Occupational Diseases among Non-Employees
Indikator 2024 2025
Indicator
Fatalitas akibat penyakit kerja
NIL NIL
Fatality due to occupational diseases
Kasus penyakit kerja tercatat
NIL NIL
Recordable occupational diseases
Tiga jenis utama penyakit kerja
NIL NIL
Three main types of occupational diseases
Keselamatan Operasional Operational Safety
Dalam aspek keselamatan penerbangan, IAA In terms of flight safety, IAA implements a data-
menerapkan pendekatan berbasis data melalui driven approach through the Flight Data Analysis
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Flight Data Analysis Manual (FDA SOP 04 00 Sep Manual (FDA SOP 04 00 Sep 2024, Doc No. IAA/
2024, Doc No. IAA/CSF/S/001) untuk memantau CSF/S/001) to monitor operational trends and
tren operasional dan mengidentifikasi potensi identify potential risks preventively as part of the
risiko secara preventif sebagai bagian dari Safety Safety Management System (SMS).
Management System (SMS).
Sebagai langkah peningkatan berkelanjutan, IAA As a continuous improvement measure, IAA plans to
merencanakan pelaksanaan IATA Operational implement the IATA Operational Safety Audit (IOSA)
Safety Audit (IOSA) pada tahun 2026 guna menilai in 2026 to assess the compliance of safety systems
kesesuaian sistem dan praktik keselamatan dengan and practices with globally recognized international
standar internasional yang diakui secara global. standards.
Kebijakan dan sistem keselamatan tersebut These safety policies and systems are aligned with
diselaraskan dengan ICAO Standards and ICAO Standards and Recommended Practices
Recommended Practices (SARPs) Annex 19 – (SARPs) Annex 19 – Safety Management, which are
Safety Management yang diadopsi dalam Civil adopted in the Civil Aviation Safety Regulations
Aviation Safety Regulations (CASR) Part 19 Republik (CASR) Part 19 of the Republic of Indonesia, ensuring
Indonesia, guna memastikan kepatuhan terhadap compliance with national regulators and alignment
regulator nasional sekaligus keselarasan dengan with international aviation industry best practices.
praktik terbaik industri penerbangan internasional.
412
Page 415
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Seluruh kebijakan, sistem, dan prosedur All of these safety policies, systems, and
keselamatan tersebut menjadi kerangka kerja yang procedures become a framework that ensures
memastikan pengelolaan keselamatan dijalankan safety management is carried out consistently and
secara konsisten dan terukur di seluruh aktivitas measurably in all of the Company’s operational
operasional Perseroan. Namun demikian, efektivitas activities. However, the effectiveness of the safety
sistem keselamatan tidak hanya ditentukan oleh system is not only determined by the completeness
kelengkapan kebijakan dan prosedur, melainkan of policies and procedures, but also by how safety
juga oleh bagaimana nilai-nilai keselamatan values are translated into daily work behavior and
diterjemahkan ke dalam perilaku kerja sehari-hari become part of the organizational culture. Therefore,
dan menjadi bagian dari budaya organisasi. Oleh the Company places strengthening the safety
karena itu, Perseroan menempatkan penguatan culture as the main focus in the implementation of
budaya keselamatan sebagai fokus utama dalam safety at the operational level with a target of zero
implementasi keselamatan di tingkat operasional accidents every year. [403-5]
dengan target zero accident setiap tahunnya. [403-5]
Sistem Manajemen Keselamatan
Safety Management System/SMS
IAA - SAFETY ORGANIZATION CHART
Safety Review High Level
Board/Committee
Board
(Board of Directors)
Corporate Safety Risk
Safety Office Review
Safety Action Risk Owner
Group (Departmental)
Safety Review Board: Safety Review Board:
• Memantau dan meninjau kinerja keselamatan • Monitors and reviews safety performance to
agar selaras dengan kebijakan dan target ensure alignment with IAA safety policies and
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
keselamatan IAA. targets.
• Memastikan tindak lanjut atas rekomendasi • Ensures that recommendations from incident or
hasil investigasi insiden atau kecelakaan accident investigations are followed up by the
dilaksanakan oleh unit kerja terkait. relevant work units.
• Menilai efektivitas penerapan dan proses Sistem • Assesses the effectiveness of Safety
Manajemen Keselamatan di seluruh organisasi. Management System implementation and
processes across the organization.
Director of Corporate Safety & Quality: Director of Corporate Safety & Quality:
• Memastikan kepatuhan terhadap regulasi • Ensures regulatory compliance and
dan penerapan prosedur keselamatan untuk implementation of safety procedures to
menekan risiko dan mencegah kecelakaan. mitigate risks and prevent accidents.
• Mengembangkan dan meningkatkan pelatihan • Develops and improves training and safety
serta budaya keselamatan di seluruh lini culture across all lines of the organization.
organisasi.
• Mengidentifikasi, menyelidiki, dan menangani • Identifies, investigates, and addresses safety
risiko keselamatan yang muncul dalam kegiatan risks that arise in operational activities.
operasional.
413
Page 416
Safety Action Group: Safety Action Group:
• Mengembangkan, mengelola, dan mengendalikan • Develops, manages, and controls risk mitigation
tindakan mitigasi risiko berdasarkan bahaya dan measures based on identified hazards and risks.
risiko yang teridentifikasi.
• Menyusun Safety Performance Indicator (SPI) • Formulates Safety Performance Indicators (SPI)
serta memantau pencapaiannya secara and monitors their achievement on a regular
berkala. basis.
Safety Risk Review: Safety Risk Review:
• Memantau pencapaian Safety Performance • Monitors the achievement of Safety Performance
Indicator (SPI). Indicators (SPI).
• Meninjau efektivitas sistem pengumpulan dan • Reviews the effectiveness of the safety data
pengolahan data keselamatan serta penerapan collection and processing system and the
Sistem Manajemen Keselamatan IAA. implementation of the IAA Safety Management
System.
Penerapan Safety Management System (SMS) The implementation of the Safety Management
di Perseroan bertujuan untuk mengelola dan System (SMS) in the Company aims to proactively
memitigasi risiko keselamatan secara proaktif manage and mitigate safety risks before they
sebelum berkembang menjadi insiden atau develop into incidents or aviation accidents.
kecelakaan penerbangan. Melalui penerapan SMS Through the implementation of an integrated SMS
yang terintegrasi di seluruh organisasi, Perseroan throughout the organization, the Company can
dapat mengelola aktivitas keselamatan secara manage safety activities in a more disciplined,
lebih disiplin, terarah, dan berbasis risiko, sehingga focused, and risk-based manner, so that safety
sumber daya keselamatan dapat diprioritaskan resources can be effectively prioritized to support
secara efektif untuk mendukung keselamatan sustainable aviation safety.
penerbangan secara berkelanjutan.
SMS dibangun berdasarkan empat pilar utama yang The SMS is built on four main pillars that are
saling terintegrasi untuk memastikan pengelolaan integrated with each other, ensuring that safety
keselamatan berjalan secara sistematis dan management is carried out systematically and
berkelanjutan. Keempat pilar ini menjadi dasar sustainably. These four pillars form the basis for
dalam pengambilan keputusan keselamatan serta safety decision-making and the implementation of
pelaksanaan aktivitas operasional sehari-hari. daily operational activities.
1. Pilar pertama, Safety Policy, menegaskan 1. The first pillar, Safety Policy, affirms senior
komitmen manajemen senior untuk terus management’s commitment to continuously
meningkatkan kinerja keselamatan. Kebijakan improving safety performance. This policy sets
ini menetapkan arah, metode, dan proses the direction, methods, and processes for safety
pengelolaan keselamatan, sekaligus management, while clarifying the accountability
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
memperjelas akuntabilitas dan tanggung jawab and safety responsibilities of all employees
keselamatan bagi seluruh karyawan (Allstars) (Allstars) in achieving the established safety
dalam mencapai tujuan keselamatan yang objectives.
telah ditetapkan.
2. Pilar kedua, Safety Risk Management, 2. The second pillar, Safety Risk Management,
memastikan adanya alur kerja yang terstruktur ensures a structured workflow for analyzing the
dalam menganalisis lingkungan operasional, operational environment, identifying potential
mengidentifikasi potensi bahaya, serta hazards, and establishing risk control measures.
menetapkan langkah pengendalian risiko. Through this approach, safety risks are managed
Melalui pendekatan ini, risiko keselamatan to an acceptable level before operational
dikelola hingga berada pada tingkat yang activities are carried out.
dapat diterima sebelum aktivitas operasional
dijalankan.
3. Pilar ketiga, Safety Assurance, berfungsi untuk 3. The third pillar, Safety Assurance, serves to
mengevaluasi efektivitas pengendalian risiko evaluate the effectiveness of the risk controls
yang telah diterapkan. Pilar ini mendukung that have been implemented. This pillar
identifikasi bahaya baru, pemantauan kinerja supports the identification of new hazards,
keselamatan, serta peningkatan berkelanjutan safety performance monitoring, and continuous
atas penerapan SMS agar tetap relevan dan improvement of SMS implementation to ensure
efektif. it remains relevant and effective.
414
Page 417
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
4. Pilar keempat, Safety Promotion, berfokus 4. The fourth pillar, Safety Promotion, focuses on
pada penguatan budaya keselamatan melalui strengthening the safety culture through SMS
pelatihan SMS, komunikasi keselamatan, training, safety communication, and various
serta berbagai inisiatif lain yang mendorong other initiatives that encourage the active
keterlibatan aktif seluruh Allstars. Pendekatan involvement of all Allstars. This approach aims
ini bertujuan membangun kesadaran bahwa to build awareness that safety is a shared
keselamatan merupakan tanggung jawab responsibility at all levels of the organization.
bersama di seluruh tingkatan organisasi.
Melalui penerapan keempat pilar tersebut secara Through consistent implementation of these
konsisten, Perseroan mengelola keselamatan four pillars, the Company manages safety in an
secara terintegrasi, proaktif, dan berorientasi pada integrated, proactive, and risk-prevention-oriented
pencegahan risiko dalam mendukung keselamatan manner to support sustainable flight safety.
penerbangan yang berkelanjutan.
Manajemen Risiko Keselamatan (Safety Risk Safety Risk Management [403-2]
Management) [403-2]
Proses ini memastikan potensi bahaya dan risiko This process ensures that potential hazards and
operasional diidentifikasi dan dikendalikan secara operational risks are identified and controlled
tepat waktu melalui langkah mitigasi yang sesuai, promptly through appropriate mitigation measures,
guna menjaga lingkungan kerja yang aman dan thereby maintaining a safe working environment and
menekan risiko kecelakaan. reducing the risk of accidents.
Tahapan Uraian
Stage Description
Hazard Perseroan secara berkelanjutan mengidentifikasi potensi bahaya melalui pendekatan reaktif, proaktif,
Identification serta analisis data keselamatan. Proses ini memanfaatkan berbagai sumber internal dan eksternal,
termasuk laporan industri yang relevan. Setiap bahaya dianalisis berdasarkan potensi konsekuensi,
probabilitas, dan tingkat keparahan untuk menentukan prioritas mitigasi serta penanggung jawabnya.
The company continuously identifies potential hazards through reactive and proactive approaches, as
well as safety data analysis. This process utilizes various internal and external sources, including relevant
industry reports. Each hazard is analyzed based on its potential consequences, probability, and severity to
determine mitigation priorities and responsible parties.
Risk Assessment Proses untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan risiko keselamatan hingga berada
pada tingkat yang dapat diterima atau ditoleransi, guna memastikan keberlangsungan seluruh aspek
operasional Perseroan.
The process aims to identify, analyze, and control safety risks to an acceptable or tolerable level in order to
ensure the continuity of all aspects of the Company's operations.
Investigation Investigasi dilakukan untuk memahami kejadian dan mencegah terulangnya kondisi serupa di masa
depan. Proses ini dilakukan secara sistematis dengan mengidentifikasi akar penyebab serta menerapkan
pembelajaran yang diperoleh guna menurunkan kemungkinan dan/atau dampak kejadian di masa
mendatang.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Investigations are conducted to understand incidents and prevent similar conditions from recurring in the
future. This process is carried out systematically by identifying root causes and applying lessons learned to
reduce the likelihood and/or impact of future incidents.
Action Penetapan dan pelaksanaan tindakan mitigasi risiko melalui alokasi sumber daya yang seimbang, guna
memastikan pengendalian risiko keselamatan dapat dijalankan secara efektif dan tepat sasaran.
Establishment and implementation of risk mitigation measures through balanced resource allocation,
ensuring that safety risk control can be carried out effectively and accurately.
Review Proses peninjauan untuk memverifikasi kinerja keselamatan, memantau pencapaian sasaran keselamatan,
serta menilai efektivitas pengendalian risiko yang telah diterapkan sebagai bagian dari peningkatan
berkelanjutan.
A review is carried out to verify safety performance, monitor the achievement of safety targets, and assess
the effectiveness of risk controls that have been implemented as part of continuous improvement.
Pelaporan Keselamatan Safety Report
Keselamatan penerbangan merupakan prioritas Flight safety is the Company’s top priority in all of
utama Perseroan dalam menjalankan seluruh its operational activities. The Company consistently
kegiatan operasional. Perseroan secara konsisten implements a Safety Management System (SMS)
menerapkan Safety Management System (SMS) which is supported by an open, fair, and responsible
yang didukung oleh budaya pelaporan keselamatan safety reporting culture. This system allows every
415
Page 418
(safety reporting culture) yang terbuka, adil, dan potential hazard and safety incident to be reported,
bertanggung jawab. Sistem ini memungkinkan analyzed, and followed up systematically as part of
setiap potensi bahaya dan kejadian keselamatan early risk prevention efforts. [2-25]
dilaporkan, dianalisis, serta ditindaklanjuti secara
sistematis sebagai bagian dari upaya pencegahan
risiko sejak dini. [2-25]
Sepanjang periode 2023-2025, Perseroan mencatat Throughout the 2023-2025 period, the Company
jumlah laporan keselamatan yang relatif stabil dan recorded a relatively stable number of safety
berada dalam kisaran yang terjaga, yaitu antara reports, which remained within a controlled range of
850-1.000 laporan per tahun. Rincian jumlah laporan 850-1,000 reports per year. Details of the number of
keselamatan tersebut disajikan pada tabel berikut. safety reports are presented in the following table.
Tabel Jumlah Laporan Keselamatan
Table of Total Safety Reports
Jenis Laporan Keselamatan Status 2023 2024 2025
Types of Safety Reports
Hazard Reports Open Cases 0 0 0
Closed Cases 871 1.117 943
Incident Reports Open Cases 0 0 0
Closed Cases 9 31 13
Total Safety Reports Open Cases 0 0 0
Closed Cases 880 1.148 956
Mayoritas laporan keselamatan berasal dari hazard The majority of safety reports came from hazard
reports, yang menunjukkan keterlibatan aktif reports, which demonstrate the active involvement
karyawan dalam mengidentifikasi potensi risiko of employees in identifying potential operational
operasional sebelum berkembang menjadi insiden. risks before they develop into incidents. All safety
Seluruh laporan keselamatan yang masuk selama reports received during the reporting period have
periode pelaporan telah ditindaklanjuti hingga been followed up until the case closure stage (closed
tahap penutupan kasus (closed cases) dan disertai cases) and accompanied by the implementation
dengan penerapan tindakan perbaikan (corrective of relevant corrective actions in accordance with
actions) yang relevan sesuai hasil evaluasi risiko the results of internal risk evaluations. There were
internal. Tidak terdapat incident reports dengan no incident reports of open status throughout the
status terbuka pada seluruh tahun pelaporan. reporting year.
Perubahan jumlah laporan keselamatan dari The change in the number of safety reports from
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
tahun 2024 ke 2025 tidak menunjukkan penurunan 2024 to 2025 does not indicate a decline in
komitmen terhadap aspek keselamatan. Jumlah commitment to safety. The number of reports, which
laporan yang tetap berada dalam kisaran normal remained within the normal annual range, reflects
tahunan mencerminkan konsistensi budaya the consistency of the safety reporting culture that
pelaporan keselamatan yang telah terinternalisasi has been well internalized in the Company’s work
dengan baik di lingkungan kerja Perseroan. Kondisi environment. This condition also shows the level
ini juga menunjukkan tingkat kepercayaan karyawan of employee trust in the safety reporting system
terhadap sistem pelaporan keselamatan sebagai as a means of learning and prevention, not as a
sarana pembelajaran dan pencegahan, bukan mechanism for imposing sanctions.
sebagai mekanisme pemberian sanksi.
Fatigue Risk Management Fatigue Risk Management
Perseroan menyadari bahwa kelelahan (fatigue) The Company recognizes that fatigue is one of the
merupakan salah satu faktor risiko utama dalam main risk factors in flight operations. Therefore,
operasional penerbangan. Oleh karena itu, pengelolaan fatigue risk management is carried out through a
risiko kelelahan dilakukan melalui pendekatan prescriptive approach as required by the civil aviation
preskriptif (prescriptive approach) sebagaimana regulatory authority, the Indonesian Directorate
dipersyaratkan oleh otoritas regulator penerbangan General of Civil Aviation (DGCA). This approach
sipil, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (DGCA) ensures that work schedules, rest periods, and task
416
Page 419
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Indonesia. Pendekatan ini memastikan bahwa limitations for flight crew and operational personnel
pengaturan jam kerja, waktu istirahat, serta batasan are adjusted in accordance with applicable safety
tugas awak pesawat dan personel operasional telah regulations and monitored continuously as part of
disesuaikan dengan ketentuan keselamatan yang the Safety Management System (SMS).
berlaku dan dimonitor secara berkelanjutan sebagai
bagian dari Safety Management System (SMS).
Mekanisme Manajemen Substansi secara Systematic Substance Management Mechanism
Sistematis
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keselamatan As part of its commitment to flight safety and a safe
penerbangan dan lingkungan kerja yang aman, working environment, the Company implements a
Perseroan menerapkan mekanisme manajemen systematic substance management mechanism to
substansi yang sistematis untuk mencegah prevent drug and alcohol abuse. Policies related to
penyalahgunaan narkotika dan alkohol. Kebijakan drug and alcohol abuse are clearly stated in the IAA
terkait penyalahgunaan narkotika dan alkohol secara Safety Policy and are applicable to all employees
tegas dinyatakan dalam Safety Policy IAA dan without exception.
berlaku bagi seluruh karyawan tanpa pengecualian.
Upaya pencegahan juga dilakukan melalui kegiatan Preventive efforts are also carried out through
sosialisasi dan edukasi berkelanjutan, termasuk ongoing socialization and educational activities,
penyampaian materi kampanye pencegahan including the dissemination of campaign materials
penyalahgunaan narkotika dan alkohol melalui on the prevention of narcotics and alcohol abuse
berbagai kanal komunikasi internal, seperti SMS through various internal communication channels,
Training dan portal pembelajaran berbasis web. such as SMS Training and web-based learning portals.
Selain itu, Perseroan melaksanakan tes acak (random Furthermore, the Company conducts random tests
test) sebagai langkah pengendalian dan kepatuhan as a measure of control and compliance with the
terhadap standar keselamatan operasional yang operational safety standards set by regulators.
ditetapkan regulator.
Kesehatan Mental dan Kesejahteraan Psikologis Mental Health and Psychological Well-being
Perseroan memandang kesehatan mental dan The Company views mental health and psychological
kesejahteraan psikologis sebagai bagian yang tidak well-being as an integral part of operational safety
terpisahkan dari keselamatan dan kinerja operasional. and performance. Therefore, the Company provides
Untuk itu, Perseroan menyediakan berbagai inisiatif various support initiatives that are accessible to all
dukungan yang dapat diakses oleh seluruh Allstars. Allstars.
Salah satu inisiatif tersebut adalah Allstars Peer One such initiative is the Allstars Peer Support
Support Program, yang dirancang sebagai ruang Program, which is designed as a peer support space
dukungan sejawat bagi karyawan untuk saling berbagi for employees to share experiences and receive
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
pengalaman dan mendapatkan pendampingan initial guidance in dealing with psychological
awal dalam menghadapi tantangan psikologis. challenges. In addition, the Company collaborates
Selain itu, Perseroan bekerja sama dengan Naluri with Naluri to provide weekly counseling services
untuk menyediakan layanan konseling mingguan that are accessible to all employees free of charge.
yang dapat diakses secara gratis oleh seluruh This program aims to help employees maintain
karyawan. Program ini bertujuan untuk membantu mental health balance, manage stress, and improve
karyawan menjaga keseimbangan kesehatan psychological resilience in facing the demands of
mental, mengelola stres, serta meningkatkan work in the dynamic aviation industry.
ketahanan psikologis dalam menghadapi tuntutan
pekerjaan di industri penerbangan yang dinamis.
Critical Incident Stress Management (CISM) Critical Incident Stress Management (CISM)
Dalam menghadapi situasi insiden kritis yang In dealing with critical incidents that have the
berpotensi menimbulkan tekanan psikologis potential to cause high psychological stress, the
tinggi, Perseroan telah mengimplementasikan Company has implemented Critical Incident Stress
Critical Incident Stress Management (CISM) Management (CISM) and integrated it into the
dan mengintegrasikannya ke dalam alur proses safety investigation process. The CISM procedure is
investigasi keselamatan. Prosedur CISM ini dirancang designed to provide rapid support and intervention
417
Page 420
untuk memberikan dukungan dan intervensi secara to pilots and flight crew affected by traumatic
cepat kepada pilot dan awak pesawat yang events or high-stress incidents during flights.
terdampak oleh peristiwa traumatis atau insiden
bertekanan tinggi selama penerbangan.
Integrasi CISM ke dalam proses keselamatan The integration of CISM into the safety process
memungkinkan Perseroan tidak hanya berfokus allows the Company to not only focus on the
pada aspek teknis investigasi, tetapi juga technical aspects of the investigation, but also
memastikan bahwa kondisi psikologis awak to ensure that the psychological condition of the
pesawat mendapatkan perhatian yang memadai flight crew receives adequate attention as part of
sebagai bagian dari pendekatan keselamatan yang a comprehensive, human-centered safety approach.
menyeluruh dan berpusat pada manusia (human-
centered safety approach).
Safety Assurance Safety Assurance
Sebagai bagian dari penerapan Safety Management As part of the implementation of the Safety
System (SMS), Perseroan memastikan bahwa seluruh Management System (SMS), the Company ensures
proses keselamatan tidak hanya dirancang dan that all safety processes are not only designed and
diimplementasikan, tetapi juga dipantau, dievaluasi, implemented, but also monitored, evaluated, and
dan ditingkatkan secara berkelanjutan melalui continuously improved through the Safety Assurance
mekanisme Safety Assurance. Pendekatan ini mechanism. This approach aims to ensure the
bertujuan untuk memastikan efektivitas pengendalian effectiveness of safety control and the achievement
keselamatan serta pencapaian tingkat keselamatan of Acceptable Level of Safety Performance (ALOSP).
yang dapat diterima secara berkelanjutan
(Acceptable Level of Safety Performance/ALOSP).
Pemantauan dan Pengukuran Kinerja Safety Performance Monitoring and
Keselamatan Measurement
Kinerja keselamatan Perseroan dipantau dan The Company’s safety performance is systematically
diverifikasi secara sistematis dengan mengacu monitored and verified by referring to Safety
pada Safety Performance Indicators (SPI), Safety Performance Indicators (SPI), Safety Performance
Performance Targets (SPT), serta alert levels yang Targets (SPT), and alert levels. This evaluation
telah ditetapkan. Evaluasi ini mencakup pencapaian covers the achievement of safety objectives and
sasaran keselamatan dan efektivitas pengendalian the effectiveness of risk control applied in flight
risiko yang diterapkan dalam kegiatan operasional operations.
penerbangan.
Hasil pemantauan tersebut kemudian diukur The results of this monitoring are then measured
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
terhadap ALOSP sebagai tolok ukur untuk against the ALOSP as a benchmark to ensure that
memastikan bahwa tingkat risiko keselamatan tetap the safety risk level remains within acceptable limits.
berada dalam batas yang dapat diterima. Proses ini This process enables the Company to identify trends,
memungkinkan Perseroan untuk mengidentifikasi potential deviations, and the need for corrective
tren, potensi deviasi, serta kebutuhan tindakan action in a timely manner as part of data-driven
korektif secara tepat waktu sebagai bagian dari decision making.
pengambilan keputusan berbasis data.
Manajemen Perubahan (Management of Change) Management of Change
Dalam menghadapi dinamika operasional dan In facing the dynamics of aviation operations and
lingkungan bisnis penerbangan, Perseroan the business environment, the Company implements
menerapkan proses management of change yang a formal and structured management of change
formal dan terstruktur. Proses ini dirancang untuk process. This process is designed to identify any
mengidentifikasi setiap perubahan, baik yang changes, whether internal or external, that have
bersumber dari faktor internal maupun eksternal, the potential to affect flight safety, particularly in
yang berpotensi mempengaruhi keselamatan aircraft operations.
penerbangan, khususnya dalam kegiatan operasi
pesawat.
418
Page 421
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Melalui mekanisme ini, setiap perubahan dievaluasi Through this mechanism, every change is proactively
secara proaktif untuk menilai potensi risiko evaluated to assess the potential safety risks that
keselamatan yang timbul, serta memastikan bahwa may arise and to ensure that appropriate mitigation
langkah mitigasi yang sesuai telah direncanakan measures are planned and implemented before the
dan diterapkan sebelum perubahan tersebut change is implemented. This approach supports
diimplementasikan. Pendekatan ini mendukung upaya risk prevention efforts from the planning stage and
pencegahan risiko sejak tahap perencanaan dan maintains the continuity of operational safety.
menjaga kesinambungan keselamatan operasional.
Peningkatan Berkelanjutan Sistem Manajemen Continuous Improvement of the Safety
Keselamatan Management System
Perseroan secara berkala memantau dan menilai The Company regularly monitors and assesses
seluruh proses dalam SMS untuk menjaga dan all processes in the SMS to maintain and improve
meningkatkan efektivitas sistem secara menyeluruh. the overall effectiveness of the system. Within
Dalam satu tahun kalender, Perseroan memanfaatkan a calendar year, the Company utilizes various
berbagai metode evaluasi yang dapat digunakan evaluation methods that can be used alternately or
secara bergantian atau dikombinasikan, sesuai in combination, according to operational needs and
kebutuhan dan konteks operasional. context.
Metode evaluasi tersebut bisa meliputi audit These evaluation methods may include SMS internal
internal SMS, safety survey, atau SMS gap analysis. audits, safety surveys, or SMS gap analysis. The
Hasil dari setiap evaluasi menjadi dasar untuk results of each evaluation are used to improve
perbaikan proses, penguatan pengendalian reference processes, strengthen safety controls,
keselamatan, serta penyempurnaan kebijakan dan and refine policies and procedures. This approach
prosedur. Pendekatan ini mencerminkan komitmen reflects the Company’s commitment to continuous
Perseroan terhadap perbaikan berkelanjutan dan improvement and the implementation of an SMS
penerapan SMS yang adaptif terhadap perubahan that is adaptive to changes in safety risks.
risiko keselamatan.
Pelatihan Keselamatan Safety Training
Perseroan memandang pelatihan keselamatan The Company considers safety training as a key
sebagai elemen kunci dalam memastikan bahwa element in ensuring that all company personnel
seluruh insan perusahaan (Allstars) memiliki (Allstars) have the adequate competence to carry
kompetensi yang memadai untuk menjalankan out their duties safely and responsibly. Throughout
tugasnya secara aman dan bertanggung jawab. 2025, the Company has organized various safety
Sepanjang tahun 2025, Perseroan menyelenggarakan training programs designed to meet regulatory
berbagai program pelatihan keselamatan yang requirements, strengthen the implementation of the
dirancang untuk memenuhi persyaratan regulasi, Safety Management System (SMS), and support the
memperkuat penerapan Safety Management System comprehensive implementation of Occupational
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
(SMS), serta mendukung implementasi Keselamatan Safety and Health (OSH).
dan Kesehatan Kerja (K3) secara menyeluruh.
Pelatihan keselamatan diberikan tidak hanya kepada Safety training is provided not only to employees,
karyawan, tetapi juga kepada pihak non-karyawan but also to non-employees whose work activities
yang aktivitas kerja dan/atau lokasi kerjanya berada and/or work locations are under the Company’s
di bawah kendali operasional Perseroan, termasuk operational control, including contractors, vendors,
kontraktor, vendor, dan tamu, sebagai bagian dari and guests, as part of safety risk management in the
pengelolaan risiko keselamatan di lingkungan kerja. work environment.
Pelatihan Keselamatan bagi Karyawan (Allstars) Safety Training for Employees (Allstars)
Pada tahun 2025, Perseroan menyelenggarakan In 2025, the Company organized various safety
berbagai program pelatihan keselamatan yang training programs covering SMS training and
mencakup pelatihan SMS serta pelatihan K3 certified OHS training in accordance with statutory
bersertifikasi sesuai ketentuan perundang- provisions. Details of safety training for employees
undangan. Rincian pelatihan keselamatan bagi are presented in the following table:
karyawan disajikan pada tabel berikut:
419
Page 422
Tabel Daftar Pelatihan Keselamatan bagi Karyawan (Allstars) Tahun 2025
Table of Safety Trainings for Employees (Allstars) in 2025
Total Jam
Kelompok Jumlah
Pelatihan
No. Program Pelatihan
Training Program
Deskripsi Singkat
Brief Description Sasaran Peserta
2025
Number of
Target Group Total Training
Participants
Hours in 2025
1 Safety Management System Pelatihan untuk memastikan Seluruh 29 116 jam (@ 4
(Initial) karyawan kompeten dalam karyawan jam/pelatihan)
melaksanakan tugas terkait All employees 116 hours
keselamatan (@4hours/
Training to ensure employee training)
competency in carrying out
safety related duties
2 Safety Management System Pelatihan awal dan Seluruh 425 1.700 jam (@ 4
(Recurrent) pengulangan setiap 24 bulan karyawan (Pilot, jam/pelatihan)
bagi personel operasional dan Awak Kabin, 1,700 hours
manajemen Maintenance) (@4hours/
Initial training and refresher All employees training)
training every 24 months for (Pilot,
operational and management Cabin Crew,
personnel Maintenance)
3 SMK3 – Sertifikasi K3 P3K Pemenuhan persyaratan Personel 2 24 jam (@ 8
(Permenaker No. 15/2008) tenaga ahli K3-P3K berlisensi jam/hari)
OHSMS – First Aid OHS Fulfillment of First Aid-OHS Licensed 24 hours
Certification (Permenaker expert requirements personnel (@8hours/day)
No. 15/2008)
4 SMK3 – Sertifikasi K3 Pelatihan petugas pemadam Personel 2 24 jam (@ 8
Firefighter Kelas D kebakaran internal berlisensi jam/hari)
(Permenaker No. 86/1999) Training for internal firefighters Licensed 24 hours
OHSMS – Firefighter personnel (@8hours/day)
Class D OHS Certification
(Permenaker No. 86/1999)
5 SMK3 – Sertifikasi K3 Listrikan Pelatihan tenaga ahli K3 Personel 1 40 jam (@ 8
(Permenaker No. 33/2015) kelistrikan berlisensi jam/hari)
OHSMS – Electricity OHS Training for Electricity OHS Licensed 40 hours
Certification (Permenaker experts personnel (@8hours/day)
No. 33/2015)
6 SMK3 – Sertifikasi K3 Pelatihan tenaga ahli K3 Personel 1 40 jam (@ 8
Perancah (Permenaker No. perancah berlisensi jam/hari)
PER.01/MEN/1980) Training for scaffolding OHS Licensed 40 hours
OHSMS – Scaffolding OHS experts personnel (@8hours/day)
Certification (Permenaker
No. PER.01/MEN/1980)
7 SMK3 – Sertifikasi K3 Pelatihan tenaga ahli K3 Personel 1 40 jam (@ 8
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Generator (Permenaker No. generator berlisensi jam/hari)
38/2016) Training for generator OHS Licensed 40 hours
OHSMS – Generator OHS experts personnel (@8hours/day)
Certification (Permenaker
No. 38/2016)
Pelaksanaan pelatihan bersertifikasi K3 dilakukan Certified OHS training is carried out in stages and
secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan tailored to the requirements of legal compliance,
pemenuhan persyaratan hukum, jumlah karyawan, the number of employees, and operational activities
serta aktivitas operasional di lingkungan kerja in the Company’s work environment.
Perseroan.
Pelatihan Keselamatan bagi Non-Karyawan Safety Training for Non-Employees (Contractors
(Kontraktor dan Pihak Lainnya) and Other Parties)
Selain karyawan, Perseroan juga memberikan Other than employees, the Company also provides
pelatihan dan pembekalan keselamatan kepada safety training and preparation to non-employees
pihak non-karyawan yang bekerja atau beraktivitas who work or operate under the Company’s
di bawah kendali operasional Perseroan. Program ini operational control. This program aims to ensure
420
Page 423
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh pihak that all parties understand the safety risks and
memahami risiko keselamatan dan prosedur darurat emergency procedures that apply in the Company’s
yang berlaku di lingkungan kerja Perseroan. work environment.
Tabel Pelatihan Keselamatan bagi Non-Karyawan Tahun 2025
Table of Safety Training for Non-Employees in 2025
Program
No. Pelatihan Deskripsi Singkat Peserta Jumlah Peserta Durasi
Brief Description Participants Number of Participants Duration
Training Program
1 Safety Induction Panduan keselamatan wajib Pengunjung, Bergantung jumlah 5–10 menit
(SMK3/OHS) melalui aplikasi tamu dan safety Kontraktor, Vendor, kedatangan 5-10
briefing pada kondisi tertentu Pihak Lain Depends on the minutes
Mandatory safety guidelines Visitors, Contractors, number of visitors
through the guest app and safety Vendors, Other
briefing under certain conditions Parties
2 Building Simulasi darurat gedung untuk Karyawan dan Seluruh penghuni 15–20
Emergency Drill meningkatkan kesiapsiagaan dan Tenant gedung menit per
kepatuhan K3 Employees and All building visitors kegiatan
Building emergency simulations to Tenants 15-20
improve preparedness and OHS minutes
compliance per activity
Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat Emergency Preparedness and Response
Sebagai bagian dari penguatan kesiapsiagaan As an effort to improve emergency preparedness,
darurat, Perseroan menerapkan Emergency the Company implements an Emergency Response
Response Plan (ERP) yang mengatur prosedur, Plan (ERP) that regulates procedures, protocols,
protokol, dan koordinasi dalam menghadapi and coordination in dealing with various emergency
berbagai kondisi darurat, termasuk kecelakaan besar conditions, including major or catastrophic
atau katastropik, pesawat hilang atau terlambat, accidents, missing or delayed aircraft, emergencies
keadaan darurat di udara, insiden keamanan, serta in the air, security incidents, and public health
kondisi darurat kesehatan masyarakat. emergencies.
Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan berbagai In 2025, the Company carried out various emergency
aktivitas emergency preparedness, termasuk preparedness activities, including an Earthquake Drill
Earthquake Drill yang melibatkan Perseroan dan involving the Company and related entities, such as
entitas terkait, seperti GTRI, ADE, SANTAN, MOVE, serta GTRI, ADE, SANTAN, MOVE, and tenants. This exercise
tenant. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari was carried out as part of the implementation of the
penerapan kebijakan K3 untuk memastikan kesiapan OHS policy to ensure a responsive and resilient work
respons dan ketahanan lingkungan kerja. environment.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Survei Keselamatan (Safety Survey) Safety Survey
Departemen Safety telah melaksanakan Safety The Safety Department conducted a Safety
Survey pada tahun 2025 sebagai sarana untuk Survey in 2025 to obtain feedback from employees
memperoleh umpan balik dari karyawan terkait regarding the implementation of safety in the work
penerapan keselamatan di lingkungan kerja. Survei environment. The survey recorded a participation
ini mencatat tingkat partisipasi sebesar 76,28% dari rate of 76.28% out of a total of 1,168 employees,
total 1.168 karyawan, yang dinilai representatif untuk who were considered representative in terms of
menggambarkan kondisi dan persepsi keselamatan. describing safety conditions and perceptions. The
Hasil survei digunakan sebagai bahan evaluasi survey results were used as material for evaluation
dan perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan and continuous improvement in safety management.
keselamatan.
421
Page 424
Promosi Keselamatan (Safety Promotion) Safety Promotion
Perseroan memandang promosi keselamatan The Company considers safety promotion to be an
sebagai elemen penting dalam menjaga important element in maintaining the sustainability
keberlanjutan Safety Management System of the Safety Management System (SMS). Through
(SMS). Melalui berbagai kegiatan komunikasi dan various communication and awareness-raising
peningkatan kesadaran, Perseroan berupaya activities, the Company strives to ensure that safety
memastikan bahwa nilai-nilai keselamatan values are understood, implemented, and become
dipahami, diterapkan, dan menjadi bagian dari part of the daily behavior of all company personnel.
perilaku sehari-hari seluruh insan perusahaan.
Just Culture Just Culture
Perseroan menerapkan kebijakan Just Culture The Company implements a Just Culture policy as
sebagai landasan dalam pengelolaan keselamatan the foundation for aviation safety management.
penerbangan. Kebijakan ini bertujuan untuk This policy aims to create a balance between safety
menciptakan keseimbangan antara pembelajaran learning and accountability, ensuring that every
keselamatan dan akuntabilitas, sehingga setiap incident report can be used as a means of system
laporan kejadian dapat menjadi sarana perbaikan improvement without neglecting individual or
sistem tanpa mengabaikan tanggung jawab individu organizational responsibility.
maupun organisasi.
Dalam penerapannya, kebijakan Just Culture In its implementation, the Just Culture policy is
diarahkan untuk mendukung proses pembelajaran directed at supporting the learning process and
dan peningkatan keselamatan yang dihasilkan dari safety improvements resulting from incident report
investigasi laporan kejadian. Melalui kegiatan safety investigations. Through safety investigation, each
investigation, setiap kejadian dianalisis secara incident is analyzed objectively to identify root
objektif untuk mengidentifikasi akar penyebab, causes, both systemic and individual, in order to
baik yang bersifat sistemik maupun individual, guna maintain flight safety and security.
menjaga keselamatan dan keamanan operasional
penerbangan.
Pada saat yang sama, kebijakan ini juga memenuhi At the same time, this policy also meets the
kebutuhan akuntabilitas organisasi dan individu accountability needs of organizations and individuals
dengan menetapkan batas yang jelas antara by setting clear boundaries between acceptable
perilaku yang dapat diterima dan yang tidak and unacceptable behavior. Every incident may
dapat diterima. Setiap kejadian dapat melibatkan involve organizational and/or individual failure,
kegagalan organisasi dan/atau individu, yang each of which requires accountability according
masing-masing memerlukan pertanggungjawaban to their respective roles. This process is carried out
sesuai perannya. Proses ini dilaksanakan melalui through tracing and investigation by the relevant
penelusuran dan investigasi oleh departemen terkait departments as risk owners, with a fair, proportional,
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
sebagai risk owner, dengan pendekatan yang adil, and consistent approach.
proporsional, dan konsisten.
Safety Day dan Safety Talk Safety Day and Safety Talk
Sebagai bagian dari upaya promosi keselamatan As part of its ongoing safety promotion efforts, the
yang berkelanjutan, Perseroan menyelenggarakan Company organizes Safety Talk sessions to facilitate
kegiatan Safety Talk sebagai sarana komunikasi direct communication between management and
langsung antara manajemen dan karyawan. Pada employees. In 2025, Safety Talk sessions were held
tahun 2025, kegiatan Safety Talk dilaksanakan at several of IAA’s main hubs, including at Soekarno-
di beberapa hub utama IAA, yaitu Soekarno- Hatta (CGK), Juanda (SUB), Ngurah Rai (DPS), and
Hatta (CGK), Juanda (SUB), Ngurah Rai (DPS), dan Kualanamu (KNO).
Kualanamu (KNO).
Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kesadaran These activities are designed to strengthen safety
keselamatan, menyampaikan pembaruan terkait awareness, convey updates on safety policies and
kebijakan dan praktik keselamatan, serta membuka practices, and open a space for dialogue between
ruang dialog antara karyawan dan manajemen employees and management regarding safety
mengenai tantangan keselamatan di lingkungan challenges in the work environment. Through a
kerja. Melalui pendekatan yang partisipatif, participatory approach, the Company encourages
422
Page 425
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Perseroan mendorong keterlibatan aktif karyawan the active involvement of employees in maintaining
dalam menjaga dan meningkatkan standar and improving aviation safety standards sustainably.
keselamatan penerbangan secara berkelanjutan.
Audit Keselamatan dan Kepatuhan Operasional Safety and Operational Compliance Audit
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keselamatan As part of its commitment to flight safety and
penerbangan dan kepatuhan regulasi, IAA secara regulatory compliance, IAA regularly conducts
berkala melaksanakan audit keselamatan dan safety and operational audits to ensure that all
operasional guna memastikan bahwa seluruh flight activities are carried out in accordance with
aktivitas penerbangan berjalan sesuai dengan regulatory requirements, Air Operator Certificate
ketentuan dari regulator, persyaratan Air Operator (AOC) requirements, and IAA’s internal standards.
Certificate (AOC), serta standar internal IAA. Audit These audits cover the Joint Station Compliance
ini mencakup Joint Station Compliance Audit Audit (JSCA), Internal Operations Audit (IOA), and
(JSCA), Internal Operations Audit (IOA), serta audit audits by independent third parties as part of
oleh pihak ketiga independen sebagai bagian a multi-layered oversight mechanism within the
dari mekanisme pengawasan berlapis dalam framework of Corporate Quality Assurance and the
kerangka Corporate Quality Assurance dan sistem company’s compliance monitoring system.
pemantauan kepatuhan perusahaan.
Joint Station Compliance Audit (JSCA) Joint Station Compliance Audit (JSCA)
Joint Station Compliance Audit (JSCA) dilaksanakan Joint Station Compliance Audit (JSCA) is conducted
untuk memastikan bahwa operasional station dan to ensure that station and hub operations comply
hub mematuhi peraturan lokal, standar internal, with local regulations, internal standards, AOC
persyaratan AOC, serta ketentuan keselamatan requirements, and other applicable safety provisions.
lainnya yang berlaku. Sesuai ketentuan, JSCA As stipulated, JSCA is conducted every 24 months
dilakukan setiap 24 bulan untuk station dan setiap for stations and every 12 months for main bases or
12 bulan untuk main base atau hub. hubs.
Sepanjang periode 2023-2025, IAA melaksanakan Throughout the 2023-2025 period, IAA consistently
JSCA secara konsisten di berbagai lokasi conducts JSCA at various operational locations,
operasional, baik di dalam maupun luar negeri, both domestic and international, with audit coverage
dengan cakupan audit yang disesuaikan dengan tailored to the operational needs and safety risks of
kebutuhan operasional dan risiko keselamatan each station.
masing-masing station.
Tabel Jumlah Joint Station Compliance Audit (JSCA) yang Dilaksanakan
Table of Total Joint Station Compliance Audit (JSCA)
Tahun Jumlah JSCA
Year Total JSCA
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
2023 15
2024 20
2025 11
IAA juga melaksanakan audit internal departemen IAA also conducts Internal Department Audit (IDA)
(Internal Department Audit/IDA) pada tahun- during the reporting years, covering various key
tahun pelaporan yang mencakup berbagai fungsi operational functions, including: Organization &
operasional utama, antara lain: Organization & Management System, Flight Operations, Operational
Management System, Flight Operations, Operational Control & Flight Dispatch, Cabin Operations,
Control & Flight Dispatch, Cabin Operations, Ground Handling Operations, Cargo Operations,
Ground Handling Operations, Cargo Operations, Security Management, and Aircraft Engineering &
Security Management, dan Aircraft Engineering & Maintenance. In addition, Third Party Audit was also
Maintenance. Selain itu, audit terhadap pihak ketiga conducted to ensure compliance on the part of
(Third Party Audit) juga dilakukan dalam rangka business partners.
memastikan kepatuhan dari sisi mitra bisnis.
423
Page 426
Internal Operations Audit (IOA) Internal Operations Audit (IOA)
Selain JSCA, IAA juga melaksanakan Internal In addition to JSCA, IAA also conducts Internal
Operations Audit (IOA) sebagai audit internal Operations Audit (IOA) of all flight operational
terhadap seluruh area operasional penerbangan. areas. IOA is conducted using the latest checklist
IOA dilakukan menggunakan daftar periksa terkini that refers to regulatory requirements and the
yang mengacu pada persyaratan regulasi serta applicable edition of the IOSA Standards Manual
edisi IOSA Standards Manual (ISM) yang berlaku. (ISM). In principle, this audit is conducted annually or
Audit ini pada prinsipnya dilakukan setiap tahun atau as needed, based on the request of the Head of the
sesuai kebutuhan, berdasarkan permintaan Kepala Corporate Quality Assurance (CQA) Department.
Departemen Corporate Quality Assurance (CQA).
Tabel Pelaksanaan Internal Operations Audit (IOA)
Table of Internal Operations Audit (IOA)
Tahun Jumlah IOA
Year Total IOA
2023 –
2024 1
2025 1
Kesejahteraan Karyawan Employee Wellbeing
Perseroan meyakini bahwa kesejahteraan dan The Company believes that the wellbeing and
kesehatan Allstars merupakan fondasi penting health of Allstars is an important foundation in
dalam membangun lingkungan kerja yang building a sustainable and resilient work environment.
berkelanjutan dan berdaya tahan. Pada tahun 2025, In 2025, the Culture Team implemented various
Tim Culture melaksanakan berbagai inisiatif yang initiatives designed to support mental, physical, and
dirancang untuk mendukung kesehatan mental, social health of employees through an inclusive and
fisik, dan sosial karyawan melalui pendekatan accessible approach that is aligned with the needs
yang inklusif, mudah diakses, dan selaras dengan of Allstars in a dynamic work environment.
kebutuhan Allstars di lingkungan kerja yang dinamis.
Berbagai program kesejahteraan ini difokuskan pada These welfare programs focus on providing a safe
penyediaan ruang dukungan psikologis yang aman, space for psychological support, increasing health
peningkatan kesadaran kesehatan, serta dorongan awareness, and encouraging an active and balanced
terhadap gaya hidup aktif dan seimbang. Seluruh lifestyle. All initiatives are carried out as part of
inisiatif dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen the Company’s commitment to creating a caring,
Perseroan untuk menciptakan lingkungan kerja yang supportive, and people-centered work environment.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
peduli, suportif, dan berpusat pada manusia.
Dukungan Kesehatan Mental dan Psikologis Mental and Psychological Health Support
Untuk mendukung kesehatan mental Allstars, To support the mental health of Allstars, the Company
Perseroan menyediakan beberapa program provides several confidential and voluntary support
pendampingan dan konseling yang bersifat rahasia and counseling programs. The Allstars Peer Support
dan dapat diakses secara sukarela. Allstars Peer Program provides a safe space for employees to
Support Program menyediakan ruang aman bagi connect with trained peers, allowing Allstars to
karyawan untuk terhubung dengan rekan sejawat share experiences and receive initial support related
yang telah mendapatkan pelatihan, sehingga to mental health. This program was participated in
Allstars dapat berbagi pengalaman dan memperoleh by 18 Allstars throughout the year.
dukungan awal terkait kesehatan mental. Program ini
diikuti oleh 18 Allstars sepanjang tahun.
Selain itu, Perseroan menyediakan layanan konseling In addition, the Company provides professional
profesional melalui The Pillars dan Naluri. The Pillars counseling services through The Pillars and Naluri.
menghadirkan sesi konseling daring gratis dengan The Pillars offers free online counseling sessions
psikolog untuk mendukung kesehatan mental with psychologists to support Allstars’ mental
Allstars, sementara Naluri menyediakan layanan health, while Naluri provides both onsite and online
424
Page 427
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
konseling baik secara onsite maupun daring yang counseling services covering mental, physical, and
mencakup aspek kesehatan mental, fisik, dan nutrisi. nutritional health. Throughout 2025, Naluri’s services
Sepanjang tahun 2025, layanan Naluri dimanfaatkan were utilized by approximately 50 Allstars.
oleh sekitar 50 Allstars.
Promosi Gaya Hidup Sehat dan Aktif Promotion of a Healthy and Active Lifestyle
Dalam rangka mendorong gaya hidup sehat dan In order to encourage a healthy and active lifestyle,
aktif, Tim Culture menginisiasi Allstars Sports Club the Culture Team initiated the Allstars Sports
yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas fisik Club, which aims to increase physical activity and
dan kebersamaan melalui olahraga berbasis tim. togetherness through team-based sports. This
Program ini diikuti oleh sekitar 50 Allstars setiap program is participated in by around 50 Allstars
bulan dan menjadi sarana untuk membangun every month and serves as a means to build healthy
kebiasaan hidup sehat sekaligus memperkuat living habits while strengthening social interactions
interaksi sosial antar karyawan. between employees.
Sebagai pelengkap, Perseroan juga As a complement, the Company also held Health
menyelenggarakan Health Talks, yaitu sesi edukasi Talks, a health education session delivered by health
kesehatan yang disampaikan oleh tenaga kesehatan workers and experts. The material presented covered
dan pakar di bidangnya. Materi yang disampaikan physical and mental health as well as practical
mencakup kesehatan fisik dan mental serta praktik healthy living practices. In 2025, Health Talks were
hidup sehat yang aplikatif. Pada tahun 2025, Health attended by approximately 150 Allstars.
Talks diikuti oleh sekitar 150 Allstars.
Program Pencegahan Masalah Kesehatan dan Health Problem Prevention and Community
Kegiatan Kebersamaan Activities Program
Sebagai langkah pencegahan masalah kesehatan, As a preventive measure against health problems,
Perseroan melaksanakan program vaksinasi the Company carries out an influenza vaccination
influenza untuk melindungi karyawan dari risiko program to protect employees from the risk of
penyakit musiman dan meminimalkan potensi seasonal illnesses and minimize potential health
gangguan kesehatan di tempat kerja. Program ini issues in the workplace. This program was attended
diikuti oleh 234 Allstars pada tahun 2025. by 234 Allstars in 2025.
Selain itu, Tim Culture juga menyelenggarakan In addition, the Culture Team also organized a Regional
Regional Tennis Tournament sebagai bagian dari Tennis Tournament as part of its efforts to build well-
upaya membangun kesejahteraan melalui aktivitas being through physical activity, healthy competition,
fisik, kompetisi yang sehat, dan interaksi sosial lintas and cross-border social interaction. This event was
negara. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 30 Allstars dan attended by more than 30 Allstars and served as a
menjadi sarana untuk memperkuat rasa kebersamaan means to strengthen a sense of togetherness and
serta budaya positif di lingkungan kerja. positive culture in the work environment.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Inisiatif Kesejahteraan dan Kesehatan Allstars Tahun 2025
Allstars Wellbeing and Health Initiatives in 2025
Inisiatif Deskripsi Singkat
Initiative Brief Description
Allstars Peer Support Dukungan kesehatan mental melalui pendampingan sejawat yang bersifat rahasia
A mental health support through confidential peer counseling
The Pillars Sesi konseling daring gratis dengan psikolog
A free online counseling session with a psychologist
Naluri Layanan konseling onsite dan daring terkait kesehatan mental, fisik, dan nutrisi
An onsite and online counseling service on mental, physical, and nutritional health
Allstars Sports Club Kegiatan olahraga rutin untuk mendorong gaya hidup aktif
A routine sports event to promote healthy lifestyle
Health Talks Sesi edukasi kesehatan oleh tenaga profesional
A health education session by professionals
Influenza Vaccination Program pencegahan penyakit musiman
A seasonal disease prevention program
Regional Tennis Kegiatan olahraga lintas wilayah untuk kebersamaan dan kesehatan
Tournament A cross-regional sports event for togetherness and health
425
Page 428
Sebagai bagian dari upaya mendorong gaya As part of its efforts to promote a healthy and
hidup sehat dan aktif, Perseroan secara selektif active lifestyle, the Company selectively develops
mengembangkan inisiatif sponsorship yang selaras sponsorship initiatives that align with market
dengan karakteristik pasar serta memberikan characteristics and deliver measurable added
nilai tambah yang terukur. Pada tahun 2025, IAA value. In 2025, IAA provided logistical support
memberikan dukungan logistik kepada Tim Nasional to the Indonesian National Bowling Team for its
Boling Indonesia dalam partisipasinya pada ajang participation in the 2025 SEA Games, including
SEA Games 2025, antara lain melalui penyediaan the provision of travel tickets as well as training
tiket perjalanan serta perlengkapan latihan bagi equipment for the athletes and support team. This
atlet dan tim pendukung. Inisiatif ini bersifat initiative was incidental in nature and reflects the
insidentil dan mencerminkan pendekatan Perseroan Company’s approach to managing sponsorships
dalam mengelola sponsorship yang didasarkan based on strategic considerations while remaining
pada pertimbangan strategis dan tetap berorientasi focused on creating value for stakeholders.
pada penciptaan nilai bagi pemangku kepentingan.
Aspek Kemasyarakatan Community Aspect
Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar Operational Impact towards Nearby
[F.23] [413-1] [413-2] [S-12] Community [F.23] [413-1] [413-2] [S-12]
Perseroan meyakini bahwa keberhasilan bisnis tidak The Company believes that business success cannot
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dapat dipisahkan dari kesejahteraan masyarakat di be separated from the welfare of the communities
sekitar wilayah operasional. Sebagai perusahaan around its operational areas. As an airline that
penerbangan yang beroperasi lintas wilayah operates across regions and countries through its
dan negara melalui entitas anak (IAA), Perseroan subsidiary (IAA), the Company has a strategic role
memiliki peran strategis dalam mendorong in driving local economic growth, creating jobs, and
pertumbuhan ekonomi lokal, menciptakan lapangan empowering local supply chains and businesses.
kerja, serta memberdayakan rantai pasok dan In addition, the Company’s aviation activities
pelaku usaha lokal. Selain itu, aktivitas penerbangan contribute to the growth of the tourism sector, both
yang dijalankan turut memberikan kontribusi bagi for domestic and international tourists.
peningkatan sektor pariwisata, baik untuk wisatawan
domestik maupun mancanegara.
426
Page 429
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and In line with the principles of Environmental,
Governance (ESG), Perseroan berkomitmen untuk Social, and Governance (ESG), the Company is
memberikan nilai tambah nyata bagi masyarakat committed to providing tangible added value
melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial to the community through various Social and
dan Lingkungan (TJSL). Pada tahun pelaporan, Environmental Responsibility programs. In the
program TJSL difokuskan ke beberapa bidang reporting year, the CSR program focused on several
prioritas, antara lain lingkungan hidup, ketahanan priority areas, including the environment, climate
iklim, kesejahteraan masyarakat, ekonomi lokal, resilience, community welfare, the local economy,
kesehatan, serta bantuan tanggap bencana health, and disaster response assistance with the
dengan tujuan mendukung keberlanjutan sosial aim of supporting social sustainability and helping
serta membantu masyarakat dalam menghadapi the community in facing social, economic, and
tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan. environmental challenges.
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, In carrying out its operational activities, the
Perseroan juga memastikan seluruh aktivitas Company also ensures that all activities comply
mematuhi peraturan dan ketentuan hukum yang with applicable laws and regulations, while
berlaku, sekaligus mengelola potensi dampak carefully managing potential negative impacts
negatif terhadap lingkungan dan masyarakat on the environment and society. Through the
secara hati-hati. Melalui implementasi program implementation of CSR programs throughout 2025,
TJSL sepanjang tahun 2025, Perseroan berhasil the Company has succeeded in creating direct and
menghadirkan dampak ekonomi langsung maupun indirect economic impacts that provide positive
tidak langsung yang memberikan manfaat positif benefits for local communities in the vicinity of its
bagi komunitas lokal di sekitar wilayah operasional. operational areas.
Hingga akhir tahun pelaporan, Perseroan Until the end of the reporting year, the Company did
tidak mencatat adanya pelanggaran atau not record any violations or non-compliance with
ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang- laws and regulations, nor receive any sanctions or
undangan, serta tidak menerima sanksi atau denda fines related to the implementation of its operational
terkait pelaksanaan kegiatan operasionalnya. Hal activities. This reflects the Company’s commitment
ini mencerminkan komitmen Perseroan untuk terus to continue to conduct business in a responsible,
menjalankan bisnis secara bertanggung jawab, etis, ethical, and sustainable manner.
dan berkelanjutan.
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Social and Environmental Responsibility [F.25]
Lingkungan [F.25]
Perseroan memastikan bahwa setiap inisiatif The Company ensures that every Social and
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Environmental Responsibility (CSR) initiative is
dijalankan secara terarah dan selaras dengan carried out strategically and in line with ESG
prinsip-prinsip ESG, dengan tujuan untuk principles, with the aim of making a real contribution
memberikan kontribusi nyata terhadap masyarakat to the community and the surrounding environment.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dan lingkungan sekitar. Seluruh kegiatan TJSL All CSR activities are also designed to support
yang dilakukan juga dirancang untuk mendukung the achievement of Sustainable Development
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Goals (SDGs) that are relevant to the Company’s
(TPB) yang relevan dengan konteks operasional dan operational context and sustainability priorities in
prioritas keberlanjutan di Indonesia. Indonesia.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan Throughout 2025, the Company has spent
telah merealisasikan anggaran sebesar Rp436,000,000.00 to carry out three main CSR
Rp436.000.000,00 untuk pelaksanaan 3 (tiga) activities (Mangrove Planting TERA Batch-6, grant
kegiatan TJSL utama (Mangrove Planting TERA to SwaraOwa, and grant to Yayasan Arkom).
Batch-6, hibah untuk SwaraOwa, dan hibah untuk These programs focus on improving social welfare,
Yayasan Arkom). Program-program tersebut community empowerment, and environmental
berfokus pada peningkatan kesejahteraan sosial, conservation.
pengembangan kapasitas masyarakat, serta
pelestarian lingkungan.
427
Page 430
Realisasi Program TJSL Tahun 2025
Realization of CSR Programs in 2025
Program CSR IAA 2025:
Program Penanaman
Mangrove TERA Batch 6
IAA 2025 CSR Program: Mangrove
Planting TERA Batch 6
Pada tanggal 13 Desember 2025, IAA turut mendukung On December 13, 2025, IAA supported and actively
dan secara aktif berpartisipasi pada kegiatan rehabilitasi participated in coastal ecosystem rehabilitation activities
ekosistem pesisir melalui Program Penanaman Mangrove through the Mangrove Planting Program TERA Batch-6
TERA Batch-6 yang diselenggarakan oleh PT Arunika Bumi organized by PT Arunika Bumi Lestari at the TERA Mangrove
Lestari di TERA Mangrove Center, Pantai Tiris, Desa Pabean Center, Tiris Beach, Pabean Ilir Village, Pasekan District,
Ilir, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Indramayu Regency, West Java.
Sebagai salah satu ekosistem kunci pesisir, mangrove As one of the key coastal ecosystems, mangroves are
berperan penting dalam mengurangi risiko abrasi, important in minimizing the risk of abrasion, helping to
membantu meredam dampak banjir rob, serta mendukung mitigate the impact of tidal flooding, and supporting the
ketahanan masyarakat pesisir terhadap dampak perubahan resilience of coastal communities to the effects of climate
iklim. Pada kegiatan ini, dilakukan penanaman 500 bibit change. During this activity, 500 mangrove seedlings
mangrove pada area seluas 26 m x 10 m dengan jarak were planted in an area of 26 m x 10 m with a planting
tanam 100 cm x 50 cm. Pelaksanaan kegiatan melibatkan distance of 100 cm x 50 cm. This activity involved various
berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah stakeholders, including the local government, the Jaya
setempat, Kelompok Tani Hutan (KTH) Jaya Mandiri, Mandiri Forest Farmers Group (KTH), local communities, and
komunitas lokal, serta pihak pendukung lainnya, sehingga other supporting parties, thereby reinforcing a collaborative
memperkuat pendekatan berbasis kolaborasi. approach.
Lebih dari sekadar penanaman satu kali, kegiatan ini Rather than a one-off planting activity, this initiative is
terhubung dengan pendekatan Program TERA yang linked to the TERA Program approach, which emphasizes
menekankan keberlanjutan dan berbasis masyarakat. community-based sustainability. The community
Penguatan kapasitas masyarakat, terutama melalui KTH empowerment, especially through KTH Jaya Mandiri,
Jaya Mandiri, menjadi elemen penting untuk memastikan is an important element to ensure the maintenance,
pemeliharaan, keberlanjutan manfaat, dan kesinambungan sustainability of benefits, and continuity of mangrove
rehabilitasi mangrove. Dalam konteks ini, dukungan IAA rehabilitation. In this context, IAA’s support contributes to the
turut berkontribusi pada ekosistem pemberdayaan lokal, local empowerment ecosystem, including the development
termasuk berkembangnya kelompok usaha masyarakat of community business groups that utilize the potential of
yang memanfaatkan potensi wilayah pesisir secara lebih coastal areas more productively. Currently, several MSME
produktif. Saat ini telah terbentuk beberapa kelompok groups have been formed under KTH Jaya Mandiri as a result
UMKM yang tergabung di dalam KTH Jaya Mandiri sebagai of guidance from the TERA program. These MSME groups
hasil dari binaan pada program TERA. Kelompok UMKM utilize marine products from the mangrove ecosystem,
tersebut memanfaatkan hasil laut di sekitar ekosistem such as fish, shrimp, crab, and oysters, to make various food
mangrove, seperti ikan, udang, kepiting, dan tiram and beverage products as well as handicrafts that can be
untuk dijadikan berbagai produk makanan, minuman, sold, thereby contributing to improving the livelihoods and
serta kerajinan yang dapat diperjualbelikan sehingga economy of coastal communities.
berkontribusi meningkatkan mata pencaharian dan
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
perekonomian masyarakat pesisir.
Dari sisi penggunaan dana, kontribusi IAA dimanfaatkan In terms of fund utilization, IAA contributions are used for the
untuk kebutuhan utama pelaksanaan program, meliputi primary needs of program implementation, including seed
pengadaan bibit, pengadaan peralatan penanaman, procurement, planting equipment procurement, planting
kegiatan penanaman dan perawatan, serta kebutuhan and maintenance activities, as well as logistics, operational,
logistik, operasional, dan dokumentasi. and documentation needs.
Nilai Kontribusi IAA Area Dampak
IAA’s Contribution Value Area of Impact
• Rehabilitasi ekosistem pesisir dan konservasi mangrove
• Ketahanan iklim dan pengurangan risiko bencana pesisir
• Pemberdayaan dan penguatan mata pencaharian komunitas lokal
• Rehabilitation of coastal ecosystems and mangrove conservation
• Climate resilience and minimizing the risks of coastal disasters
Rp50.000.000,00 • Empowerment and improvement of local community livelihood
428
Page 431
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Program #AllstarsDoGood
#AllstarsDoGood Program
Capaian & Kontribusi TPB
Inisiatif Deskripsi Kegiatan Periode Kontribusi Dampak
Initiative Description of Activity Period Contribution Achievement and
(SDGs)
Contributions to SDGs
Impact
Penggalangan Penggalangan dana Desember Rp29.525.011,00 Tersalurkannya
Dana untuk terbuka dari Allstars 2025 bantuan dana bagi
Sumatera untuk mendukung Allstars December pihak terdampak
(Open dan masyarakat yang 2025 bencana, serta
Donation for terdampak bencana meningkatnya
Sumatera) di wilayah Sumatera, partisipasi dan
meliputi Medan, Padang, solidaritas Allstars
dan Banda Aceh. Dana dalam kegiatan
disalurkan sebagai bentuk tanggap bencana
solidaritas internal dan dan kemanusiaan.
kepedulian kemanusiaan. The distribution of
Allstars launched an financial assistance
open donation campaign to those affected
to support Allstars and by disasters, as
communities affected well as increased
by disasters in Sumatra, participation
including those in Medan, and solidarity
Padang, and Banda from Allstars in
Aceh. The funds were disaster response
distributed as a form of and humanitarian
internal solidarity and activities.
humanitarian concern.
Donor Darah Kegiatan donor darah Februari 100+ relawan Berkontribusi
Allstars (IAA) yang melibatkan 2025 100+ volunteers pada pemenuhan
Allstars partisipasi aktif Allstars February kebutuhan
(IAA) Blood sebagai relawan untuk 2025 darah di fasilitas
Donation mendukung ketersediaan kesehatan serta
darah bagi fasilitas memperkuat budaya
pelayanan kesehatan. kepedulian sosial
Blood donation campaign dan kerelawanan di
involving the active lingkungan kerja.
participation of Allstars Contributing to blood
as volunteers to support supply needs in
the availability of blood at healthcare facilities
healthcare facilities. and strengthening
a culture of social
awareness and
volunteerism in the
workplace.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Program Open Donation for Sumatera mencerminkan The Open Donation for Sumatra program reflects
respons cepat tanggap Perseroan terhadap the Company’s rapid response to natural disasters
bencana alam yang terjadi di wilayah Sumatera. in Sumatra. Through a voluntary internal fundraising,
Melalui mekanisme penggalangan dana internal the Company facilitates the distribution of aid in
yang bersifat sukarela, Perseroan memfasilitasi a transparent, targeted, and responsible manner,
penyaluran bantuan secara transparan, tepat while strengthening a sense of togetherness and
sasaran, bertanggung jawab, sekaligus memperkuat empathy among Allstars.
rasa kebersamaan dan empati di antara Allstars.
Selain itu, pelaksanaan kegiatan donor darah pada In addition, the blood donation campaign in
Februari 2025 menjadi wujud kontribusi sosial February 2025 was a form of volunteer-based social
berbasis kerelawanan yang melibatkan lebih dari 100 contribution that involved more than 100 Allstars.
Allstars. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif This campaign was part of the #AllstarsDoGood
#AllstarsDoGood yang bertujuan menumbuhkan initiative, which aims to raise awareness of public
kepedulian terhadap isu kesehatan masyarakat health issues and encourage active employee
serta mendorong keterlibatan aktif karyawan dalam participation in relevant social activities.
kegiatan sosial yang relevan.
429
Page 432
Sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam As part of the Company’s commitment to
memperkuat kontribusi sosial dan lingkungan strengthening social and environmental
di wilayah operasional, awak kabin (cabin crew) contributions in its operational areas, cabin crew
yang berbasis di Hub Denpasar (DPS Hub) secara based at the Denpasar Hub (DPS Hub) actively
aktif menginisiasi dan melaksanakan berbagai initiated and carried out various social activities
kegiatan sosial sepanjang tahun 2025. Inisiatif throughout 2025. This initiative reflects the spirit
ini mencerminkan semangat dan budaya Allstars and culture of Allstars, which is not only oriented
yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan towards flight services, but also towards community
penerbangan, tetapi juga pada pemberdayaan empowerment and environmental preservation.
komunitas dan pelestarian lingkungan.
Kegiatan yang dijalankan mencakup program The activities carried out include coastal ecosystem
konservasi ekosistem pesisir, edukasi kesehatan bagi conservation programs, health education for
anak-anak, serta kampanye kebersihan pantai yang children, and ongoing beach clean-up campaigns.
dilakukan secara berkelanjutan. Seluruh aktivitas All activities are carried out voluntarily by cabin crew
dilaksanakan secara sukarela oleh awak kabin dan and pilots, in collaboration with local communities
pilot, bekerja sama dengan komunitas lokal dan and partner institutions.
lembaga mitra.
Kegiatan Sosial Hub Denpasar (DPS Hub)
Denpasar Hub (DPS Hub) Social Activities
Waktu
Jenis Kegiatan Lokasi Kegiatan Jumlah Peserta
Pelaksanaan Type of Activity Location Number of Participants
Date
8 Mei 2025 Mangrove Planting (in collaboration Hutan Mangrove, Pedungan, 18 awak kabin dan 1 pilot
May 8, 2025 with Mangrove Ranger) Denpasar Selatan, Bali 18 cabin crews and 1 pilot
26 Juli 2025 Beach Clean Up Pantai Jerman, Kuta, Bali 6 awak kabin and 2 pilot
July 26, 2025 6 cabin crews and 2 pilots
19 September 2025 Health and Wellness Campaign for PAUD Kumara Giri, 50 anak-anak PAUD
September 19, 2025 Kids Karangasem, Bali 12 awak kabin
50 children and 12 cabin crews
28 Oktober 2025 Beach Clean Up Pantai Jerman, Kuta, Bali 12 awak kabin
October 28, 2025 12 cabin crews
3 November 2025 Allstars Explore and Mangrove Hutan Mangrove, Pedungan, 17 awak kabin
November 3, 2025 Clean Up Denpasar Selatan, Bali 17 cabin crews
23 November 2025 Beach Clean Up Pantai Jerman, Kuta, Bali -
November 23, 2025
30 Desember 2025 Beach Clean Up Pantai Jerman, Kuta, Bali 7 awak kabin
December 30, 2025 7 cabin crews
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Mendukung dan Memberdayakan Social Supporting and Empowering Social Enterprises
Enterprise di ASEAN bersama AirAsia Foundation in ASEAN with AirAsia Foundation
Sebagai bagian dari komitmen Grup AirAsia dalam As part of AirAsia Group’s commitment to creating
menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan, sustainable social impact, AirAsia Foundation acts
AirAsia Foundation berperan sebagai platform as a funding and mentoring platform for social
pendanaan dan pendampingan bagi social enterprises in ASEAN countries, including Indonesia.
enterprise di negara-negara ASEAN, termasuk This initiative focuses on community empowerment
Indonesia. Inisiatif ini berfokus pada pemberdayaan by supporting community-based projects that have
masyarakat melalui dukungan terhadap proyek long-term social, environmental, and economic
berbasis komunitas yang memiliki dampak sosial, impact.
lingkungan, dan ekonomi jangka panjang.
430
Page 433
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Sepanjang tahun 2025, AirAsia Foundation Throughout 2025, AirAsia Foundation distributed
menyalurkan tiga hibah (grants), konsisten dengan three grants, consistent with the number of grants
jumlah hibah yang diberikan pada tahun 2023 dan given in 2023 and 2024. Of these, one grant was
2024. Dari jumlah tersebut, satu hibah dialokasikan allocated to Indonesia. Cumulatively, from 2012
untuk Indonesia. Secara kumulatif sejak tahun to the end of 2025, the AirAsia Foundation has
2012 hingga akhir 2025, AirAsia Foundation telah distributed 38 grants, seven of which were given to
menyalurkan 38 hibah, dengan tujuh hibah di social enterprises in Indonesia.
antaranya diberikan kepada social enterprise di
Indonesia.
Pendekatan ini mencerminkan strategi AirAsia This approach reflects the AirAsia Foundation’s
Foundation yang menitikberatkan pada strategy, which emphasizes program continuity and
kesinambungan program dan relevansi dampak, impact relevance, with measurable and selective
dengan pertumbuhan yang terukur serta selektif growth according to community needs.
sesuai kebutuhan komunitas.
Kinerja AirAsia Foundation
AirAsia Foundation Performance
Indikator 2025
Indicator
Jumlah hibah yang diberikan (dalam tahun berjalan)
3
Number of grants provided (in the current year)
Jumlah hibah yang diberikan di Indonesia (dalam tahun berjalan)
1
Number of grants provided in Indonesia (in the current year)
Total hibah sejak 2012
38
Total grants since 2012
Total hibah di Indonesia sejak 2012
7
Total grants in Indonesia since 2012
Jumlah penerima manfaat langsung (direct beneficiaries) di Indonesia (dalam tahun berjalan)
25
Number of direct beneficiaries in Indonesia (in the current year)
Jumlah keluarga dan komunitas yang merasakan dampaknya di Indonesia (dalam tahun berjalan)
100
Number of families and communities affected in Indonesia (in the current year)
Seiring dengan IAA yang memperluas konektivitas As IAA expands connectivity across Indonesia,
di seluruh Indonesia, AirAsia Foundation tetap AirAsia Foundation remains committed to
berkomitmen untuk mendukung komunitas dalam supporting communities within IAA’s operational
wilayah operasional IAA. Melalui kemitraan dengan areas. Through partnerships with social enterprises
social enterprise serta dengan memanfaatkan and by leveraging AirAsia’s broad ecosystem, AirAsia
ekosistem AirAsia yang lebih luas, AirAsia Foundation Foundation contributes to initiatives that generate
berkontribusi pada inisiatif yang menghasilkan positive social and environmental impact.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dampak sosial dan lingkungan yang positif.
Social enterprise memainkan peran penting dalam Social enterprises are vital in driving inclusive
mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, economic growth, addressing local development
menjawab tantangan pembangunan di tingkat lokal, challenges, and strengthening community resilience.
serta memperkuat ketangguhan masyarakat. AirAsia AirAsia Foundation supports a range of social
Foundation mendukung berbagai social enterprise enterprises working in impact areas such as women’s
yang bekerja pada area yang memiliki dampak empowerment, strengthening local livelihoods
seperti pemberdayaan perempuan, penguatan and indigenous communities, cultural heritage
mata pencaharian lokal dan masyarakat adat, preservation, youth engagement, arts and culture,
pelestarian warisan budaya, keterlibatan generasi environmental conservation, and poverty alleviation.
muda, seni dan budaya, konservasi lingkungan, serta
pengentasan kemiskinan.
Pada tahun 2025, AirAsia Foundation menyelaraskan In 2025, AirAsia Foundation aligned its grant
aktivitas pemberian hibah dengan tujuan bisnis IAA activities with IAA’s business objectives and AirAsia
dan prioritas keberlanjutan Grup AirAsia. Dukungan Group’s sustainability priorities. Grant support was
hibah diarahkan kepada social enterprise yang: directed towards social enterprises that:
431
Page 434
1. Mendukung konservasi keanekaragaman hayati. 1. Support biodiversity conservation.
2. Memperkuat ketangguhan terhadap perubahan 2. Strengthen resilience to climate change.
iklim.
Keanekaragaman Hayati Biodiversity
IAA menyadari bahwa hilangnya keanekaragaman IAA recognizes that biodiversity loss is caused
hayati disebabkan oleh berbagai faktor yang saling by a variety of interrelated factors, including
berkaitan, termasuk perubahan iklim, penipisan climate change, resource depletion, pollution,
sumber daya, polusi, serta aktivitas manusia yang and unsustainable human activities. Protecting
tidak berkelanjutan. Perlindungan keanekaragaman biodiversity not only preserves the integrity of the
hayati penting bukan hanya untuk menjaga environment, but also supports the livelihoods and
integritas lingkungan, tetapi juga untuk menopang well-being of communities that depend on healthy
mata pencaharian dan kesejahteraan masyarakat ecosystems.
yang bergantung pada ekosistem yang sehat.
Pada tahun 2025, hibah terbaru AirAsia Foundation In 2025, AirAsia Foundation’s latest grant was
diberikan untuk konservasi keanekaragaman hayati awarded for biodiversity conservation through
melalui penguatan mata pencaharian masyarakat. strengthening community livelihoods.
SwaraOwa: Mendukung
konservasi Owa Jawa
melalui kopi
SwaraOwa: Supporting the
conservation of Javan Gibbon
through coffee Sumber | Source: www.swaraowa.org
SwaraOwa adalah social enterprise yang didirikan pada SwaraOwa is a social enterprise founded in 2017 and based
tahun 2017 dan berbasis di Jawa Tengah, dengan fokus pada in Central Java, focusing on the conservation of endangered
konservasi spesies primata yang terancam punah, khususnya primate species, particularly the Javan gibbon, as well as the
owa Jawa, serta perlindungan habitat hutan tempat protection of its forest habitat. SwaraOwa implements an
hidupnya. SwaraOwa menerapkan pendekatan agroforestri agroforestry approach that links biodiversity conservation
yang menghubungkan konservasi keanekaragaman hayati with sustainable livelihoods for former hunters and local
dengan mata pencaharian berkelanjutan bagi mantan farming communities.
pemburu dan komunitas petani lokal.
Melalui brand kopinya, Owa Coffee, SwaraOwa mendorong Through its coffee brand, Owa Coffee, SwaraOwa promotes
budidaya kopi di bawah naungan (shade-grown coffee) shade-grown coffee cultivation as an effort to preserve forest
sebagai upaya menjaga tutupan hutan sekaligus cover while raising awareness of Javan gibbon conservation.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
meningkatkan kesadaran akan konservasi owa Jawa. Hibah This grant supports the expansion of SwaraOwa’s coffee
ini mendukung perluasan model kopi SwaraOwa melalui model by funding training for 25 shade-grown coffee
pendanaan pelatihan bagi 25 petani kopi shade-grown, farmers, increasing wildlife-friendly coffee production, and
peningkatan produksi kopi yang ramah satwa liar, serta strengthening educational activities, awareness raising, and
penguatan kegiatan edukasi, peningkatan kesadaran, marketing expansion related to conservation and shade-
dan perluasan pemasaran terkait konservasi dan praktik grown coffee cultivation practices.
budidaya kopi shade-grown.
Dengan mendukung pertumbuhan model usaha SwaraOwa, By supporting the growth of SwaraOwa’s business model,
AirAsia Foundation berkontribusi pada konservasi AirAsia Foundation contributes to long-term biodiversity
keanekaragaman hayati jangka panjang sekaligus conservation while opening up community-based economic
membuka peluang ekonomi berbasis komunitas yang opportunities that provide incentives for forest protection.
memberikan insentif bagi perlindungan hutan.
Nilai Hibah Jumlah Hibah yang Disalurkan pada 2025 Area Dampak
Grant Value Number of Grant Distributed in 2025 Area of Impact
Tranche 1 akan disalurkan pada Januari 2026 • Konservasi keanekaragaman hayati
Tranche 1 will be distributed in January 2026 • Mata pencaharian masyarakat
• Pertanian berkelanjutan
• Biodiversity conservation
Rp291.500.000,00 • Community livelihood
• Sustainable agriculture
432
Page 435
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Ketahanan Iklim Climate Resilience
Perubahan iklim menimbulkan risiko yang semakin Climate change presents a growing risk to
meningkat bagi masyarakat, khususnya mereka communities, particularly those in disaster-prone
yang berada di wilayah rawan bencana dan rentan areas and those vulnerable to the impacts of climate
terhadap dampak perubahan iklim. Memperkuat change. Efforts to reinforce community resilience
ketahanan komunitas tetap menjadi fokus utama remain a key focus for the AirAsia Foundation, in
AirAsia Foundation, sejalan dengan pentingnya line with the importance of preparedness, adaptive
kesiapsiagaan, kapasitas adaptif, dan pemulihan. capacity, and recovery.
Pada tahun 2025, hibah terbaru diberikan In 2025, the latest grant was given to an organization
kepada sebuah organisasi di Indonesia untuk in Indonesia to document best practices and lessons
mendokumentasikan praktik terbaik dan learned from effective disaster recovery models,
pembelajaran dari model pemulihan bencana with the aim of strengthening community-based
yang efektif, guna memperkuat respons berbasis responses and contributing to policy development.
komunitas serta berkontribusi pada pembentukan
kebijakan.
Yayasan Arkom Indonesia:
Mendokumentasikan
model relokasi
pascabencana berbasis
komunitas
Yayasan Arkom Indonesia:
Documenting community-based
post-disaster relocation model
AirAsia Foundation memberikan hibah kepada Yayasan AirAsia Foundation provided a grant to Yayasan Arkom
Arkom Indonesia untuk mendukung dokumentasi dan Indonesia to support the documentation and dissemination
diseminasi praktik pemulihan pascabencana yang dipimpin of community-led post-disaster recovery practices. Yayasan
oleh masyarakat (community-led post-disaster recovery). Arkom Indonesia is a network of architects established in
Yayasan Arkom Indonesia merupakan jaringan komunitas 2007 that works in various regions of Indonesia to promote
arsitek yang didirikan pada tahun 2007 dan bekerja di ecological and inclusive housing and settlement solutions
berbagai wilayah Indonesia untuk mendorong solusi for urban communities and those affected by disasters,
perumahan dan permukiman yang ekologis serta inklusif with a focus on participatory planning, post-disaster
bagi komunitas perkotaan dan komunitas terdampak reconstruction, community empowerment, knowledge
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
bencana, dengan fokus pada perencanaan partisipatif, management, and resilience-building.
rekonstruksi pascabencana, pemberdayaan komunitas,
pengelolaan pengetahuan (knowledge management), dan
penguatan ketahanan (resilience-building).
Pada tahun 2018, setelah gempa bumi dan tsunami melanda In 2018, following the earthquake and tsunami that struck
Palu dan Lombok, AirAsia Foundation menginisiasi kampanye Palu and Lombok, AirAsia Foundation initiated a regional
solidaritas regional bertajuk #ToIndonesiaWithLove. Dari solidarity campaign titled #ToIndonesiaWithLove. Through
dana yang dihimpun melalui kampanye tersebut, serta funds raised from the campaign, together with donations
donasi dari AirAsia, total dana yang tersalurkan sebesar from AirAsia, a total of IDR 13 billion was disbursed to
Rp 13 miliar untuk mendukung upaya rehabilitasi dan support long-term rehabilitation and reconstruction efforts
rekonstruksi jangka panjang bagi masyarakat terdampak. for affected communities.
Melalui kolaborasi dengan Yayasan Arkom Indonesia, In collaboration with Yayasan Arkom Indonesia, the
sebanyak 95 unit hunian tahan gempa berhasil dibangun dan programme successfully delivered 95 earthquake-resilient
mendukung 95 keluarga penyintas di sejumlah kelurahan housing units, benefiting 95 survivor families across several
terdampak di Kota Palu dan Kabupaten Donggala. Program affected sub-districts in Palu City and Donggala Regency.
ini juga mencakup pendampingan terhadap 4 desa/ The programme also included assistance to four villages/
kelurahan (Kelurahan Mamboro Barat dan Mamboro untuk sub-districts—Mamboro Barat and Mamboro in Palu City, as
kota Palu, serta Desa Tanjung Padang dan Desa Tompe well as Tanjung Padang and Tompe in Donggala Regency—
untuk Kab. Donggala) dalam penyusunan perencanaan in developing disaster risk-based planning documents,
berbasis risiko bencana yang kemudian disahkan oleh which were subsequently endorsed by the respective local
pemerintah daerah setempat. governments.
433
Page 436
BSejumlah fasilitas masyarakat seperti ruang bersama dan A number of community facilities, including communal
pusat kegiatan warga turut dibangun guna mendukung spaces and community activity centres, were also
pemulihan sosial. Model hunian relokasi mandiri berbasis developed to support social recovery. The community-led
komunitas yang diterapkan dalam program ini kemudian self-relocation housing model applied in this programme
direplikasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan was later replicated by the Ministry of Public Works and
Perumahan Rakyat sebagai salah satu pendekatan dalam Housing as one of the approaches adopted in the national
program pemulihan nasional. recovery programme.
Selain itu, pendekatan pembangunan yang digunakan In addition, the development approach applied through the
turut meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap programme helped raise community awareness of the use of
penggunaan material ramah lingkungan dan tahan gempa, environmentally friendly and earthquake-resilient materials,
sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal melalui while also stimulating the local economy through construction
metode konstruksi berbasis sumber daya setempat. methods that relied on locally available resources.
Berdasarkan capaian tersebut, hibah ini mendukung Building on these outcomes, the grant supports Yayasan
Yayasan Arkom Indonesia untuk mendokumentasikan Arkom Indonesia in documenting lessons learned, challenges,
pembelajaran, tantangan, dan praktik terbaik dari fase and best practices from the post-disaster recovery phase
pemulihan pascabencana melalui sebuah buku dan video through a book and video documentary. Titled “Pilah, Pilih,
dokumenter. Buku berjudul “Pilah, Pilih, Pulih” tersebut Pulih,” the book publication was launched in March 2026 in
diluncurkan pada Maret 2026 bertepatan dengan conjunction with IAA’s inaugural flight to Palu. It serves as a
penerbangan perdana IAA ke Palu. Publikasi ini berfungsi knowledge resource to support policymakers, community
sebagai sumber pengetahuan untuk mendukung pembuat groups and non-governmental organizations in designing
kebijakan, kelompok masyarakat, dan organisasi non- and implementing effective post-disaster recovery efforts,
pemerintah dalam merancang dan melaksanakan upaya contributing to the replication and scaling of community-led
pemulihan pascabencana yang efektif, serta berkontribusi recovery models.
pada replikasi dan perluasan model pemulihan yang
dipimpin oleh komunitas.
Jumlah Hibah yang
Nilai Hibah Area Dampak
Grant Value Disalurkan pada 2025 Area of Impact
Total Grants Distributed in 2025
• Ketahanan Iklim
• Mata pencaharian masyarakat
• Climate Resilience
Rp94.500.000,00 Rp94.500.000,00 (100%) • Community livelihood
Bantuan Kemanusiaan dan Pascabencana Humanitarian and Post-Disaster Aid
Upaya kemanusiaan Grup AirAsia berfokus pada AirAsia Group’s humanitarian efforts focus on
dukungan bagi masyarakat yang terdampak supporting communities affected by climate-related
bencana terkait iklim. Seiring perubahan iklim yang disasters. As climate change continues to increase
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
terus meningkatkan frekuensi dan tingkat keparahan the frequency and severity of disasters, the impact
kejadian bencana, dampak banjir menjadi semakin of flooding has become increasingly apparent and
nyata dan signifikan bagi masyarakat dalam significant for communities within AirAsia Group’s
wilayah operasional Grup AirAsia. Sebagai respons, operational areas. In response, AirAsia Group
Grup AirAsia memprioritaskan inisiatif kemanusiaan prioritizes humanitarian initiatives that support
yang mendukung kesiapsiagaan, respons, dan disaster preparedness, response, and recovery,
pemulihan bencana, dengan menyadari pentingnya recognizing the importance of rapid response and
bantuan cepat tanggap serta ketangguhan jangka long-term resilience in areas vulnerable to the
panjang di wilayah yang rentan terhadap dampak impacts of climate change.
perubahan iklim.
Bencana Banjir di Indonesia Floods in Indonesia
Menyusul banjir besar dan tanah longsor di Following severe flooding and landslides in Sumatra
Sumatera yang disebabkan oleh Topan Senyar caused by Typhoon Senyar in late 2025, AirAsia
pada akhir tahun 2025, Grup AirAsia dan AirAsia Group and AirAsia Foundation provided disaster
Foundation memberikan dukungan sebagai upaya relief and recovery in the affected communities. The
bantuan dan pemulihan di masyarakat terdampak. support was distributed between December 2025
Bantuan disalurkan antara bulan Desember 2025 and January 2026 through a combination of flight
434
Page 437
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
hingga Januari 2026 melalui kombinasi sponsor ticket sponsorships, special fare arrangements, and
tiket penerbangan, pengaturan tarif khusus, dan direct funding, working with local partners to ensure
pendanaan langsung, dengan bekerja sama dengan needs-based interventions on the ground.
mitra lokal untuk memastikan intervensi yang sesuai
kebutuhan di lapangan.
Pada Desember 2025, AirAsia Foundation In December 2025, AirAsia Foundation donated
memberikan 10.000 Ringgit Malaysia kepada Natural 10,000 Malaysian Ringgit to Natural Aceh to help
Aceh untuk membantu masyarakat di Aceh Tamiang communities in Aceh Tamiang by distributing basic
melalui distribusi bantuan kebutuhan pokok, termasuk necessities, including the provision of food packages,
penyediaan paket makanan, pakaian, perlengkapan clothing, sleeping materials, hygiene kits, generators,
tidur, hygiene kit, generator, lampu tenaga surya, solar-powered lamps, and trauma support
serta kegiatan pemulihan trauma bagi anak-anak, activities for children, benefiting an estimated 504
yang memberikan manfaat kepada sekitar 504 individuals. AirAsia Foundation also distributed an
individu. AirAsia Foundation juga menyalurkan additional 5,000 Malaysian Ringgit to the Institute
tambahan bantuan sejumlah 5.000 Ringgit Malaysia for Community Research and Empowerment (LP2M)
kepada Lembaga Pengkajian dan Pemberdayaan to support communities affected by flooding in
Masyarakat (LP2M) untuk mendukung komunitas Padang City, where 187 hygiene kits were distributed
terdampak banjir di Kota Padang, dimana sebanyak to women to support household and personal
187 hygiene kit didistribusikan kepada perempuan hygiene. AirAsia Foundation also sponsored 8 flight
untuk mendukung kebersihan rumah tangga dan tickets for humanitarian aid organizations, including
kebersihan diri. AirAsia Foundation turut mensponsori to Iltizam Relief Society and Global Ehsan Relief,
8 tiket penerbangan bagi organisasi bantuan enabling the distribution of hot ready-to-eat meals,
kemanusiaan, termasuk Iltizam Relief Society dan clean drinking water, food packages, and hygiene
Global Ehsan Relief, sehingga memungkinkan kits to 1,502 affected households in Aceh.
penyaluran makanan hangat siap saji, air minum
bersih, paket makanan, dan hygiene kit kepada 1.502
rumah tangga terdampak di Aceh.
Pada Januari 2026, AirAsia Foundation mensponsori In January 2026, AirAsia Foundation sponsored
8 tiket penerbangan bagi Yayasan Arkom Indonesia eight flight tickets for Yayasan Arkom Indonesia to
untuk melakukan penilaian kebutuhan secara cepat conduct a rapid needs assessment in Aceh Tamiang,
(rapid needs assessment) di Aceh Tamiang, mencakup covering the upstream, midstream, and downstream
wilayah hulu, tengah, dan hilir. Hasil penilaian tersebut areas. The results of the assessment formed the
menjadi dasar perencanaan pemulihan awal melalui basis for initial recovery planning through damage
analisis kerusakan dan kerugian (damage and loss and loss analysis and asset-based community
analysis) serta pengembangan komunitas berbasis development. As part of the response, 13 community
aset (asset-based community development). Sebagai wells were cleaned to address water access
bagian dari respons, sebanyak 13 sumur masyarakat challenges, and the community was trained and
dibersihkan untuk mengatasi tantangan akses air, supplied with equipment to continue cleaning the
dimana masyarakat dilatih dan dibekali peralatan wells independently. This intervention also included
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
agar dapat melanjutkan kegiatan pembersihan the construction of six communal units and the
sumur secara mandiri. Intervensi ini juga mencakup distribution of 13 shelter kits. During the same period,
pembangunan enam unit komunal serta distribusi AirAsia Foundation supported a humanitarian
13 shelter kit. Pada periode yang sama, AirAsia medical mission by Beacon Hospital through special
Foundation mendukung misi medis kemanusiaan oleh fare arrangements, which enabled a team of 19
Beacon Hospital melalui pengaturan tarif khusus, doctors and medical personnel from Malaysia to
yang memungkinkan tim beranggotakan 19 dokter provide on-site medical services to nearly 600 flood
dan tenaga medis dari Malaysia untuk memberikan and landslide victims in Aceh Tamiang and other
layanan medis di lokasi kepada hampir 600 korban affected areas.
banjir dan tanah longsor di Aceh Tamiang dan wilayah
terdampak lainnya.
DestinationGOOD DestinationGOOD
Selain melalui pendanaan sosial atau hibah, In addition to social funding or grants, the
Grup AirAsia mendorong pemberdayaan ekonomi AirAsia Group promotes community economic
masyarakat melalui DestinationGOOD, sebuah empowerment through DestinationGOOD, a
platform yang menghubungkan social enterprise platform that connects social enterprises with
435
Page 438
dengan akses pasar yang lebih luas. Inisiatif broader market access. This initiative promotes
ini mempromosikan produk wirausaha lokal local entrepreneurial products that prioritize social,
yang mengedepankan nilai sosial, budaya, dan cultural, and sustainability values.
keberlanjutan.
Pada tahun 2025, sales turnover DestinationGOOD In 2025, DestinationGOOD’s sales turnover was
tercatat sebesar 19.092 Ringgit Malaysia, lebih recorded at 19,092 Malaysian Ringgit, lower than the
rendah dibandingkan capaian tahun sebelumnya. previous year’s achievement. This decline is in line
Penurunan ini sejalan dengan berkurangnya jumlah with the decrease in the number of social enterprises
social enterprise yang produknya dipasarkan whose products were actively marketed throughout
secara aktif sepanjang tahun. Meskipun demikian, the year. However, the number of registered social
jumlah social enterprise yang terdaftar tetap stabil enterprises remained stable at 49 entities, the same
sebanyak 49 entitas, sama dengan tahun 2024. as in 2024.
Selama periode pelaporan, DestinationGOOD During the reporting period, DestinationGOOD
memasarkan produk dari 16 social enterprise. marketed products from 16 social enterprises.
Tidak terdapat pengenalan produk baru dari There were no new product launches from social
social enterprise pada tahun 2025. Kondisi ini enterprises in 2025. This reflects a more selective
mencerminkan pendekatan yang lebih selektif approach to product curation, with a focus on
dalam kurasi produk, dengan fokus pada kesiapan partner readiness and quality consistency, rather
mitra dan konsistensi kualitas, dibandingkan pada than product expansion.
ekspansi jumlah produk.
Tabel Kinerja DestinationGOOD
Table of DestinationGOOD Performance
Indikator 2023 2024 2025
Indicator
Sales turnover (MYR) 117.770 52.320 19.092
Jumlah social enterprise yang terdaftar
48 49 49
Number of listed social enterpise
Jumlah social enterprise yang produknya dipasarkan
25 29 16
Number of social enterprises which products are marketed
Jumlah social enterprise dengan produk baru (dalam tahun berjalan)
0 1 0
Number of social enterprises with new products (in the current year)
Pengaduan Masyarakat [F.24] Public Complaints [F.24]
Perseroan menyadari bahwa keberhasilan program The Company realizes that the success of the CSR
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
TJSL tidak hanya diukur dari hasil pelaksanaannya, program is not only measured by its implementation
tetapi juga dari sejauh mana masyarakat dapat results, but also by the extent to which the community
terlibat secara aktif dalam proses tersebut. Oleh can actively participate in the process. Therefore,
karena itu, Perseroan menyediakan berbagai saluran the Company provides various communication
komunikasi yang memungkinkan masyarakat di channels that enable the community around its
sekitar wilayah operasional untuk menyampaikan operational areas to convey their aspirations, input,
aspirasi, masukan, maupun pengaduan apabila and complaints regarding activities that have the
terdapat kegiatan yang berpotensi menimbulkan potential to cause negative environmental or social
dampak negatif terhadap aspek lingkungan atau impacts.
sosial.
Mekanisme penyampaian pengaduan dapat Complaints can be submitted directly or indirectly,
dilakukan secara langsung maupun tidak langsung, including via telephone, email, the Company’s
antara lain melalui layanan telepon, surat elektronik, official website, social media, and customer service,
situs resmi Perseroan, media sosial, serta customer which can be accessed by the community and other
service yang dapat diakses oleh masyarakat dan stakeholders. All of these communication channels
pemangku kepentingan lainnya. Seluruh kanal serve as a forum for the community to openly
komunikasi ini berfungsi sebagai wadah bagi express their opinions, as well as a means for the
436
Page 439
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
masyarakat untuk menyampaikan pendapat secara Company to listen and respond quickly to any issues
terbuka, sekaligus sebagai sarana bagi Perseroan that arise in the field.
untuk mendengarkan dan merespons dengan cepat
setiap isu yang muncul di lapangan.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menerima Throughout 2025, the Company did not receive any
pengaduan dari masyarakat terkait kegiatan bisnis public complaints related to its business activities or
maupun dampak sosial dan lingkungan. Hasil social and environmental impacts. This result reflects
ini mencerminkan bahwa kegiatan operasional that the Company’s operational activities have
Perseroan telah berjalan dengan tanggung jawab, been carried out with responsibility, transparency,
transparansi, serta kepatuhan terhadap ketentuan and compliance with applicable regulations, while
yang berlaku, sekaligus memperkuat hubungan yang strengthening the harmonious relationship between
harmonis antara Perseroan dan masyarakat sekitar. the Company and the surrounding community.
Komitmen untuk Memberikan Layanan Commitment to Provide Equitable
atas Produk dan/atau Jasa yang Setara Products and/or Services to Consumers
kepada Konsumen [F.17] [F.17]
Sebagai perusahaan penerbangan yang As an airline company that is committed to providing
berkomitmen menghadirkan pengalaman terbang the best flying experience for all customers, the
terbaik bagi seluruh pelanggan, Perseroan terus Company constantly strives to improve the quality
berupaya meningkatkan mutu layanan produk dan of its products and services. This commitment is in
jasa yang diberikan. Komitmen ini sejalan dengan line with the Company’s vision and mission to provide
visi dan misi Perseroan untuk menghadirkan layanan equitable, inclusive, and customer satisfaction-
yang setara, inklusif, dan berorientasi pada kepuasan oriented services.
pelanggan.
Upaya peningkatan kualitas dilakukan melalui Quality improvement efforts are carried out through
survei kepuasan pelanggan yang menjadi dasar customer satisfaction surveys, which serve as the
bagi evaluasi dan pengembangan berkelanjutan. basis for continuous evaluation and development.
Hasil survei tersebut dimanfaatkan sebagai umpan The survey results are used as feedback to improve
balik untuk memperbaiki aspek layanan yang masih aspects of service that still need to be improved and
perlu ditingkatkan serta memperkuat keunggulan to strengthen the advantages of products that have
produk yang telah mendapat apresiasi pelanggan. received customer appreciation. Thus, every step
Dengan demikian, setiap langkah pengembangan in the development of the Company’s services is
layanan Perseroan selalu didasari oleh pemahaman always based on a direct understanding of customer
langsung terhadap kebutuhan dan ekspektasi needs and expectations.
pelanggan.
Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan juga In line with this, the Company also emphasizes its
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
menegaskan komitmennya untuk memberikan commitment to providing equal, inclusive, and non-
layanan yang setara, inklusif, dan bebas diskriminasi discriminatory services to all customers through
kepada seluruh pelanggan melalui penerapan the implementation of policies and standard
kebijakan dan prosedur operasional standar operating procedures (SOPs) managed by the
(SOP) yang dikelola oleh Departemen Customer Customer Happiness Department. These policies
Happiness. Kebijakan dan prosedur ini menjadi and procedures are the foundation to ensure
landasan dalam memastikan bahwa setiap that every customer receives consistent, fair, and
pelanggan memperoleh kualitas layanan yang respectful service, both during the ground service
konsisten, adil, dan menghormati keberagaman, baik process and during the flight. The implementation
dalam proses pelayanan di darat maupun selama of these policies and procedures is periodically
penerbangan. Implementasi kebijakan dan prosedur reviewed and aligned with applicable regulations,
tersebut secara berkala ditinjau dan diselaraskan customer satisfaction survey results, and complaint
dengan regulasi yang berlaku, hasil survei kepuasan handling mechanisms to ensure their effectiveness
pelanggan, serta mekanisme penanganan in supporting a positive and sustainable customer
keluhan guna memastikan efektivitasnya dalam experience.
mendukung pengalaman pelanggan yang positif
dan berkelanjutan.
437
Page 440
Pengalaman Penumpang (Guest Experience) Guest Experience
Pengalaman pelanggan atau penumpang The customer or guest experience is one of IAA’s main
merupakan salah satu fokus utama IAA, sejalan focuses, in line with its commitment to providing
dengan komitmen untuk menghadirkan layanan reliable, accessible, and passenger-oriented services
yang andal, mudah diakses, dan berorientasi pada at all points of interaction throughout the journey.
kebutuhan penumpang di seluruh titik interaksi Customer experience management is carried out
perjalanan. Pengelolaan pengalaman pelanggan in a structured manner through the Customer
dilakukan secara terstruktur melalui fungsi Customer Happiness function, which is responsible for ensuring
Happiness, yang bertanggung jawab memastikan that all customer feedback, complaints, and needs
setiap masukan, keluhan, dan kebutuhan pelanggan are handled consistently and in a timely manner.
ditangani secara konsisten dan tepat waktu.
Standar Layanan Pelanggan Customer Service Standards
Pengelolaan kepuasan dan keluhan pelanggan Customer satisfaction and complaint management
dilakukan dengan mengacu pada standar is carried out in accordance with the international
internasional ISO 10002:2018 Customer Satisfaction standard of ISO 10002:2018 Customer Satisfaction
and Complaints Management. Tim Customer and Complaints Management. The Customer
Happiness telah memperoleh sertifikasi ini sejak Happiness team has held this certification since
Maret 2023 dan berhasil mempertahankannya March 2023 and has successfully maintained it
secara konsisten hingga Maret 2025. consistently until March 2025.
Seluruh Standard Operating Procedures (SOP) All Customer Happiness Standard Operating
Customer Happiness dipublikasikan dan diperbarui Procedures (SOPs) are published and updated
secara berkala melalui RedDocs Portal, sehingga regularly through the RedDocs Portal, making
dapat diakses secara internal sebagai pedoman them accessible internally as consistent and well-
operasional yang konsisten dan terdokumentasi documented operational guidelines.
dengan baik.
Media Interaksi Pelanggan Customer Interaction Media
IAA menyediakan beragam kanal interaksi guna IAA provides a variety of interaction channels to
memastikan kemudahan akses layanan bagi ensure easy access to services for customers,
pelanggan, meliputi situs web, aplikasi AirAsia including websites, AirAsia MOVE app, social
MOVE, media sosial, messaging platforms (termasuk media, messaging platforms (including WeChat
WeChat untuk layanan penumpang di Tiongkok), for passenger services in China), live chat, AskBo
live chat, chatbot AskBo, SMS, dan email. Layanan chatbot, SMS, and email. Telephone services are
telepon tersedia secara terbatas untuk panggilan available on a limited basis for outgoing calls
keluar terkait penanganan gangguan operasional related to operational disruptions and incoming
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
serta panggilan masuk untuk pelanggan B2B. calls for B2B customers. In addition, walk-in support
Selain itu, dukungan tatap muka (walk-in support) is also available at KL Sentral. This multi-channel
juga tersedia di KL Sentral. Pendekatan multikanal approach is designed to provide flexibility and reach
ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas customers with diverse characteristics.
serta menjangkau kebutuhan pelanggan dengan
karakteristik yang beragam.
Guna memantau kualitas pengalaman pelanggan To monitor the overall quality of the customer
secara menyeluruh, IAA menggunakan dua indikator experience, IAA uses two key indicators, Net Promoter
utama, yaitu Net Promoter Score (NPS) dan Customer Score (NPS) and Customer Satisfaction Rate (CSAT).
Satisfaction Rate (CSAT).
Net Promoter Score (NPS) Net Promoter Score (NPS)
NPS digunakan oleh AirAsia dan AirAsia MOVE untuk NPS is used by AirAsia and AirAsia MOVE to measure
mengukur persepsi pelanggan terhadap keseluruhan customer perceptions of the overall service journey,
perjalanan layanan, mulai dari pemesanan hingga from booking to post-flight.
pasca-penerbangan.
438
Page 441
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Tahun Skor NPS Target Jumlah Responden
Year NPS Score Number of Respondents
2024 45 60 189.505
2025 51 50 188.969
Pada tahun 2025, skor NPS mencapai 51, melampaui In 2025, the NPS score reached 51, exceeding the
target tahunan 50. Survei NPS dilakukan dua kali, annual target of 50. The NPS survey was conducted
yaitu setelah pembayaran pada tahap pemesanan twice, after booking touchpoint and within 24 hours
(booking touchpoint) dan dalam waktu 24 jam after the flight (journey touchpoint). There were no
setelah penerbangan (journey touchpoint). Tidak changes to the survey method, except for the switch
terdapat perubahan metode survei, kecuali peralihan of the journey touchpoint platform to KORE.
platform journey touchpoint ke KORE.
Customer Satisfaction Rate (CSAT) Customer Satisfaction Rate (CSAT)
CSAT digunakan untuk menilai tingkat kepuasan CSAT is used to assess customer satisfaction levels
pelanggan pada interaksi spesifik, terutama melalui for specific interactions, primarily through live chat
live chat dan platform AskBo. and the AskBo platform.
Tahun Kanal CSAT Target Jumlah Responden
Year Channel Number of Respondents
2024 Live Chat 88% 80% 15.095
AskBo 86% 80% 255.828
2025 Live Chat 88% 90% 9.006
AskBo 57% 70% 220.313
Tahun 2025, CSAT live chat tercatat stabil di 88%, In 2025, CSAT live chat was recorded at a stable
dengan total 9.006 responden, meskipun berada 88%, with a total of 9,006 respondents, although
sedikit di bawah target 90%. Sementara itu, CSAT this was slightly below the target of 90%. Meanwhile,
AskBo tercatat sebesar 57% dari 220.313 responden, CSAT AskBo was recorded at 57% from 220,313
dengan target 70%. Survei CSAT dipicu secara respondents, with a target of 70%. The CSAT survey
otomatis setelah titik interaksi tertentu, khususnya was triggered automatically after a certain point of
melalui live chat dan AskBo. interaction, specifically through live chat and AskBo.
Stabilnya skor CSAT live chat pada tahun 2025 The stable CSAT live chat score in 2025 reflects the
mencerminkan efektivitas berbagai inisiatif yang effectiveness of various initiatives that have been
telah dijalankan oleh tim Customer Happiness. carried out by the Customer Happiness team. This
Kinerja ini didukung oleh penurunan volume incoming performance was supported by a 35% decrease in
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
chat sebesar 35% dibandingkan tahun sebelumnya, incoming chat volume compared to the previous
yang turut berdampak pada jumlah respons survei. year, which also impacted the number of survey
Selain itu, Perseroan melakukan identifikasi dan responses. In addition, the Company identified and
penanganan faktor utama penyebab ketidakpuasan addressed the main factors causing dissatisfaction
(DSAT drivers) melalui penyederhanaan serta (DSAT drivers) by simplifying and clarifying service
kejelasan proses layanan. Upaya ini diperkuat processes. These efforts were reinforced with more
dengan pelatihan dan coaching yang lebih terarah targeted training and coaching to ensure consistent
untuk memastikan kualitas layanan yang konsisten service quality across the team.
di seluruh tim.
IAA menetapkan target internal untuk menanggapi IAA set an internal target to respond to customer
keluhan pelanggan dalam waktu 1 hari serta complaints within 1 day and resolve complaints
menyelesaikan keluhan maksimal dalam 7 hari. within a maximum of 7 days. Throughout 2025, case
Sepanjang tahun 2025, waktu penanganan kasus handling times showed improvement compared to
menunjukkan perbaikan dibandingkan tahun the previous year, with an average initial response
sebelumnya, dengan rata-rata waktu respons awal time of 1.3 days and a resolution time of 5 days.
1,3 hari dan waktu penyelesaian 5 hari.
439
Page 442
Inisiatif Peningkatan Pengalaman Pelanggan Customer Experience Improvement Initiatives in
Tahun 2025 2025
Sepanjang tahun 2025, Perseroan memperkenalkan Throughout 2025, the Company introduced and
dan melanjutkan sejumlah inisiatif untuk continued a number of initiatives to improve the
meningkatkan kualitas pengalaman penumpang. quality of the passenger experience. One of the main
Salah satu fokus utama adalah penguatan platform focuses was strengthening the AskBo platform as a
AskBo sebagai virtual assistant berbasis machine machine learning and natural language processing-
learning dan natural language processing. Selama based virtual assistant. During the reporting year,
tahun pelaporan, AskBo melayani 21.254.243 AskBo served 21,254,243 users, with 16,457,719
pengguna, dengan 16.457.719 pertanyaan berhasil questions successfully resolved independently by
diselesaikan secara mandiri oleh sistem, serta the system, and recorded a bot satisfaction score
mencatat bot satisfaction score sebesar 57%. of 57%. The integration of key self-service functions,
Integrasi fungsi layanan mandiri utama, seperti such as voluntary flight schedule changes, refund
perubahan jadwal penerbangan secara sukarela, requests, and the purchase of add-ons, has reduced
pengajuan pengembalian dana, dan pembelian the dependence on agent intervention for routine
add-ons, telah mengurangi ketergantungan pada needs.
intervensi agen untuk kebutuhan rutin.
Selain itu, Perseroan juga berfokus pada In addition, the Company also focused on reducing
pengurangan waktu tunggu layanan, dengan rata- service waiting times, with an average live chat
rata waktu tunggu live chat tahun berjalan sebesar waiting time of 2.3 minutes for the current year.
2,3 menit. Upaya peningkatan kompetensi agen Efforts to improve agent competence are carried
dilakukan melalui penguatan pemahaman produk out through strengthening product and policy
dan kebijakan, pemeriksaan kualitas layanan secara understanding, periodic service quality checks, and
berkala, serta sesi coaching untuk menjaga akurasi, coaching sessions to maintain accuracy, speed,
kecepatan, dan ketepatan nada komunikasi dalam and appropriateness of communication tone in
interaksi dengan pelanggan. interactions with customers.
Ke depan, tim Customer Happiness akan terus Going forward, the Customer Happiness team will
berkolaborasi dengan tim chatbot dan pemangku continue to collaborate with the chatbot team
kepentingan terkait untuk memperluas kemampuan and relevant stakeholders to expand self-service
self-service serta meningkatkan kemampuan AskBo capabilities and improve AskBo’s ability to handle
dalam menangani pertanyaan sederhana secara simple questions independently. This approach is
mandiri. Pendekatan ini diharapkan tidak hanya expected to not only improve operational efficiency,
meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga but also provide an experience that is more focused
memberikan pengalaman yang lebih fokus pada on customer needs.
kebutuhan pelanggan.
Selain penguatan layanan digital dan peningkatan In addition to enhancing digital services and
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
kompetensi agen, IAA juga menjaga konsistensi improving agent competency, IAA also maintains
kualitas pengalaman pelanggan melalui consistent customer experience quality through
pemantauan tingkat kepuasan secara berkala. regular satisfaction monitoring. Throughout 2025,
Sepanjang tahun 2025, skor Customer Satisfaction the Customer Satisfaction (CSAT) score was
(CSAT) terjaga pada angka 88%. Capaian ini didukung maintained at 88%. This achievement was supported
oleh penguatan pemahaman agen terhadap produk by strengthening agents’ understanding of the
dan kebijakan perusahaan, sehingga respons company’s products and policies, resulting in faster
yang diberikan menjadi lebih cepat dan akurat. and more accurate responses. Regular inspection of
Pemeriksaan kualitas layanan secara rutin serta sesi service quality and continuous coaching sessions
coaching berkelanjutan juga membantu memastikan also helped ensure consistency in communication
konsistensi nada komunikasi, ketepatan informasi, tone, accuracy of information, and speed in resolving
dan kecepatan penyelesaian permintaan pelanggan. customer requests.
Di sisi operasional, Perseroan menjalankan kampanye On the operational side, the Company carried
kebersihan kabin untuk memastikan kondisi pesawat out a cabin cleanliness campaign to ensure that
tetap higienis dan nyaman bagi penumpang. the aircraft remained hygienic and comfortable
Sebagian besar armada telah menjalani sedikitnya for passengers. Most of the fleet has undergone
10 kali proses deep cleaning sepanjang tahun at least 10 deep cleaning processes throughout
berjalan. Fokus berikutnya akan diarahkan pada the year. The next focus will be on improving the
440
Page 443
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
peningkatan kualitas pembersihan saat transit turn quality of cleaning during transit turnarounds and
around serta peningkatan frekuensi deep cleaning gradually increasing the frequency of deep cleaning
secara bertahap guna menjaga standar kebersihan to maintain consistent hygiene standards. This
secara konsisten. Program ini akan dikoordinasikan program will be coordinated with the Cabin Crew
bersama Cabin Crew Department (CCD). Department (CCD).
Perlindungan Data dan Privasi Pelanggan Customer Data and Privacy Protection
IAA menempatkan perlindungan data dan privasi IAA places customer data protection and privacy
pelanggan sebagai bagian integral dari pengelolaan as an integral part of managing the customer or
pengalaman pelanggan atau penumpang. passenger experience. Throughout the reporting
Sepanjang periode pelaporan hingga tahun 2025, period until 2025, there have been no reported cases
tidak terdapat kasus pelanggaran privasi pelanggan of customer privacy violations. This commitment
yang dilaporkan. Komitmen ini mencerminkan reflects IAA’s consistency in maintaining customer
konsistensi IAA dalam menjaga kepercayaan trust and complying with applicable data protection
pelanggan serta mematuhi prinsip perlindungan principles.
data yang berlaku.
Tahun Jumlah Kasus
Year Number of Cases
2023 0
2024 0
2025 0
Penanganan Keluhan dan Waktu Penyelesaian Complaint Handling and Resolution Time
Pada tahun 2025, IAA mencatat total 2.350 kasus In 2025, IAA recorded a total of 2,350 customer
keluhan pelanggan. Seluruh kasus tersebut telah complaints. All cases were handled through
ditangani melalui mekanisme internal yang berlaku internal mechanisms in accordance with Customer
sesuai standar Customer Happiness, meskipun tidak Happiness standards, although no cases required
terdapat kasus yang memerlukan tindak lanjut further escalation. This approach ensures that all
eskalasi lebih lanjut. Pendekatan ini memastikan customer feedback is used for continuous evaluation
setiap masukan pelanggan menjadi bahan evaluasi to improve service quality in the future.
berkelanjutan untuk peningkatan kualitas layanan di
masa mendatang.
Jumlah Ditangani /
Tahun Jumlah Keluhan
Year Number of Complaints Ditindaklanjuti
Number of Resolved/Followed up Cases
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Nihil
2024 2.106
Nil
Nihil
2025 2.350
Nil
On-Time Performance (OTP) On-Time Performance (OTP)
Ketepatan waktu penerbangan (On-Time Flight punctuality (On-Time Performance/
Performance/OTP) merupakan indikator penting OTP) is an important indicator in assessing the
dalam menilai kualitas layanan operasional. quality of operational services. The Company
Perseroan secara konsisten memantau dan consistently monitors and evaluates OTP as part
mengevaluasi OTP sebagai bagian dari komitmen of its commitment to providing a reliable travel
untuk memberikan pengalaman perjalanan yang experience for passengers, especially on short-haul
dapat diandalkan bagi penumpang, khususnya flights lasting less than six hours.
pada penerbangan jarak pendek dengan durasi
kurang dari enam jam.
441
Page 444
Pada tahun 2025, OTP Perseroan tercatat sebesar In 2025, the Company’s OTP was recorded at 76%,
76%, menurun dibandingkan capaian tahun 2024 down from 83% in 2024, but still above the 2023 OTP
yang sebesar 83%, namun masih berada di atas level. The OTP target set by management remains at
tingkat OTP tahun 2023. Target OTP yang ditetapkan 85%, consistent from year to year.
oleh manajemen tetap sebesar 85%, konsisten dari
tahun ke tahun.
Indikator 2023 2024 2025
Indicator
On-Time Performance (OTP) 72% 83% 76%
Target 85% 85% 85%
Penurunan OTP pada tahun 2025 dibandingkan The decline in OTP in 2025 compared to 2024
tahun 2024 terutama dipengaruhi oleh keterbatasan was mainly due to limited fleet availability for
ketersediaan armada untuk utilisasi operasional. operational utilization. This condition required the
Kondisi ini menuntut tim operasional dan operational and scheduling teams to make intensive
penjadwalan untuk melakukan penyesuaian yang adjustments, including rearranging aircraft rotations
intensif, termasuk menyusun ulang rotasi pesawat so that all flights could continue to operate as
agar seluruh penerbangan tetap dapat dioperasikan planned. These adjustments, although necessary
sesuai rencana. Penyesuaian tersebut, meskipun to maintain operational continuity, contribute to an
diperlukan untuk menjaga keberlangsungan increased risk of flight delays.
operasional, berkontribusi pada meningkatnya risiko
keterlambatan penerbangan.
Meskipun menghadapi tantangan tersebut, target Despite these challenges, the OTP target of
OTP sebesar 85% tetap dipertahankan untuk tahun 85% is maintained for 2026, in accordance with
2026, sesuai dengan arahan manajemen. Perseroan management directives. The Company believes that
menilai bahwa target tersebut masih relevan this target is still relevant and achievable as fleet
dan dapat dicapai seiring dengan membaiknya availability improves.
ketersediaan armada.
Untuk menjaga dan meningkatkan kinerja OTP, IAA To maintain and improve OTP performance, IAA
menerapkan sejumlah pendekatan operasional implemented a number of operational approaches
yang dijalankan secara konsisten sepanjang tahun that were consistently implemented throughout
2025, antara lain: 2025, including:
1. Walkabouts oleh Pimpinan Operasional 1. Walkabouts by Operational Leaders
Pimpinan operasional secara rutin melakukan Operational leaders routinely conduct
walkabouts untuk memastikan pemahaman walkabouts to ensure a direct understanding
langsung terhadap kondisi di lapangan serta of conditions in the field and to evaluate the
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
mengevaluasi efektivitas proses dan inisiatif effectiveness of ongoing operational processes
operasional yang berjalan. and initiatives.
2. Tinjauan OTP Secara Berkala 2. Regular OTP Reviews
Evaluasi mingguan dan bulanan terhadap Weekly and monthly evaluations of OTP and
OTP serta metrik pendukung lainnya dilakukan other supporting metrics are conducted across
di seluruh AOC, termasuk IAA, sebagai dasar all AOCs, including IAA, as a basis for decision-
pengambilan keputusan dan perbaikan making and continuous improvement.
berkelanjutan.
3. Pendekatan Measure to Manage 3. Measure to Manage Approach
IAA mengembangkan perangkat analisis yang IAA has developed a comprehensive set of
komprehensif untuk meningkatkan visibilitas analytical tools to improve visibility into OTP and
terhadap OTP dan penyebab keterlambatan. the causes of delays. Each department that has
Setiap departemen yang memiliki dampak a direct impact on OTP builds analytical tools to
langsung terhadap OTP membangun alat trace the root causes of delays in greater depth.
analisis untuk menelusuri akar penyebab
keterlambatan secara lebih mendalam.
442
Page 445
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
4. Penerapan Kebijakan Bagasi Kabin 4. Enforcement of Cabin Baggage Policy
Sejalan dengan standar Grup AirAsia, tim Ground In line with AirAsia Group standards, the Ground
Operations secara konsisten memastikan setiap Operations team consistently ensures that each
penumpang hanya membawa maksimum passenger carries a maximum of two pieces of
dua barang bawaan ke kabin dengan berat baggage into the cabin with a combined weight
gabungan 7 kg, guna mendukung kelancaran of 7 kg, in order to support the smooth boarding
proses boarding dan turnaround pesawat. and turnaround of aircraft.
5. Optimalisasi Jadwal Penerbangan 5. Flight Schedule Optimization
Sebelum dipublikasikan, jadwal penerbangan Before publication, flight schedules are
ditinjau dan dioptimalkan secara realistis oleh reviewed and realistically optimized by the
tim penjadwalan dan operasional agar selaras scheduling and operations teams to align
dengan ketersediaan armada serta target OTP, with fleet availability and OTP targets, without
tanpa mengorbankan keandalan jadwal. compromising schedule reliability.
Selama tahun 2025, IAA mulai melihat pola In 2025, IAA began to see a similar improvement
perbaikan serupa dengan periode 2023-2024, pattern to the 2023-2024 period, where the main
dimana strategi utama difokuskan pada optimalisasi strategy focused on schedule optimization and
jadwal dan penyesuaian waktu penerbangan adjusting flight times to actual fleet availability. The
dengan ketersediaan armada aktual. Perseroan company also identified and improved turnaround
juga mengidentifikasi dan memperbaiki titik-titik points that required additional time, including more
turnaround yang memerlukan waktu tambahan, adequate buffer and fire break arrangements.
termasuk pengaturan buffer dan fire breaks yang
lebih memadai.
Selain itu, IAA mengembangkan pendekatan Furthermore, IAA developed an approach to improve
peningkatan OTP dengan memaksimalkan efisiensi OTP by maximizing aircraft rotation efficiency, not
rotasi pesawat, tidak hanya dengan mendorong only by encouraging punctuality on the first wave
ketepatan waktu pada penerbangan gelombang of flights, but also by ensuring the sustainability of
pertama (first wave), tetapi juga dengan memastikan OTP performance across the entire series of flights
keberlanjutan kinerja OTP pada seluruh rangkaian throughout the day.
penerbangan sepanjang hari.
Digitalizing Travel [F.26] Digitalizing Travel [F.26]
Sejalan dengan meningkatnya ekspektasi In line with increasing customer expectations for fast,
pelanggan terhadap layanan yang cepat, mandiri, independent, and integrated services, IAA continues
dan terintegrasi, IAA terus memperkuat digitalisasi to strengthen the digitalization of travel as part of
perjalanan (digitalizing travel) sebagai bagian dari its efforts to create a seamless customer journey.
upaya menciptakan seamless customer journey.
Sepanjang tahun 2025, IAA mengembangkan dan Throughout 2025, IAA developed and implemented
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
mengimplementasikan berbagai inisiatif digital yang various digital initiatives designed to minimize
dirancang untuk meminimalkan interaksi manual, manual interaction, reduce dependence on counter-
mengurangi ketergantungan pada layanan berbasis based services, and expand self-service options
loket, serta memperluas opsi layanan mandiri (self- for customers. These initiatives are also part of the
service) bagi pelanggan. Inisiatif-inisiatif ini juga Company’s readiness to address the continuous
menjadi bagian dari kesiapan Perseroan dalam increase in passenger volume.
menghadapi peningkatan volume penumpang
secara berkelanjutan.
Sebagai kelanjutan dari rencana peningkatan As a continuation of the passenger experience
pengalaman penumpang yang telah ditetapkan improvement plan established in previous years
pada tahun-tahun sebelumnya sejak tahun 2023, since 2023, the Company has updated a number of
Perseroan melakukan pembaruan atas sejumlah strategic initiatives, including:
inisiatif strategis diantaranya:
443
Page 446
No. Inisiatif
Initiative
Perkembangan 2025
Development in 2025
1. Implementasi AskBo menggantikan AVA sebagai virtual assistant utama, dengan fokus pada layanan
Generative AI mandiri dan penanganan kebutuhan yang lebih kompleks
Implementation of AskBo replaces AVA as the primary virtual assistant, focusing on self-service and handling
Generative AI more complex needs.
2. Live journey map pada Fitur peta perjalanan langsung telah tersedia di aplikasi, situs web, dan AskBo, mencakup
status penerbangan informasi check-in counter, baggage carousel, dan boarding gate
Live journey map on The live travel map feature is available on the app, website, and AskBo, providing information
flight status on check-in counters, baggage carousels, and boarding gates.
3. Self-service handbook Buku panduan layanan mandiri tersedia secara daring untuk membantu pelanggan
memanfaatkan AskBo dan fitur self-service lainnya
A self-service guidebook is available online to help customers utilize AskBo and other self-
service features.
Selain itu, IAA juga mengembangkan solusi digital In addition, IAA also develops digital solutions to
untuk mendukung proses operasional di bandara, support operational processes at airports, with
dengan tujuan mengurangi antrian, penggunaan the aim of reducing queues, paper usage, and
kertas, serta ketergantungan pada proses manual. dependence on manual processes.
No. Inisiatif Perkembangan di 2025
Initiative Development in 2025
1. Galaxy Suite Mendukung pergeseran layanan dari berbasis loket menuju layanan mobile (on-the-go
service delivery), memungkinkan transaksi dilakukan tanpa kehadiran di check-in counter.
Support the transition from counter-based services to mobile services (on-the-go service
delivery), enabling transactions to be carried out without having to be present at the check-
in counter.
2. Enhanced VISA Mendukung pemindaian dokumen VISA secara mandiri untuk penerbangan internasional
Document Check sebelum check-in.
Support independent scanning of VISA documents for international flights prior to check-in.
3. Self Check-in (SCI) 65% penumpang telah menggunakan fasilitas self check-in melalui kios, aplikasi, dan situs
web.
65% of passengers have used the self check-in facility via kiosks, apps, and websites.
4. Advanced Baggage Sistem pelacakan bagasi dapat diakses melalui PC dan aplikasi seluler; tingkat mishandling
Tracing System (BTS) baggage tercatat 4,4 per 10.000 penumpang, berada di bawah rata-rata global.
The baggage tracking system can be accessed via PC and mobile applications; baggage
mishandling rate is recorded at 4.4 per 10,000 passengers, which is below the global average.
5. GOMBot / RedApp Mendukung petugas darat melakukan check-in, ancillary upgrades, pembayaran, dan
perubahan penerbangan secara mobile; manual dan IIB tersedia secara digital.
Assisting ground staff with mobile check-in, ancillary upgrades, payments, and flight
changes; manual and IIB available digitally.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Digitalisasi perjalanan pelanggan sepanjang tahun The digitization of the customer journey throughout
2025 berkontribusi pada peningkatan efisiensi 2025 has contributed to increased service
layanan, pengurangan waktu tunggu, serta efficiency, reduced waiting times, and expanded
perluasan opsi layanan mandiri bagi pelanggan. self-service options for customers. Although some
Meskipun beberapa inisiatif masih dalam tahap initiatives are currently being refined and optimized,
penguatan dan optimalisasi, IAA secara bertahap IAA is gradually steering its digital transformation to
mengarahkan transformasi digital untuk mendukung support a simpler, more consistent, and predictable
pengalaman perjalanan yang lebih sederhana, travel experience.
konsisten, dan terprediksi.
Ke depan, fokus pengembangan diarahkan Going forward, development efforts will focus
pada peningkatan kemampuan sistem digital on enhancing the capabilities of digital systems
untuk menangani kebutuhan pelanggan secara to handle customer needs independently,
mandiri, penguatan integrasi antarplatform, strengthening inter-platform integration, and
serta pengurangan ketergantungan pada proses reducing dependence on paper-based processes.
berbasis kertas. Pendekatan ini diharapkan dapat This approach is expected to support continuous
mendukung peningkatan kepuasan pelanggan improvement in customer satisfaction while
secara berkelanjutan sekaligus menjaga efisiensi maintaining IAA’s operational efficiency.
operasional IAA.
444
Page 447
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Membangun Kepercayaan Konsumen Building Consumer Trust [F.27] [F.28] [F.29]
[F.27] [F.28] [F.29]
Di tengah dinamika ekonomi dan industri penerbangan Amidst the dynamics in the economy and aviation
sepanjang tahun 2025, Perseroan senantiasa industry throughout 2025, the Company continues to
memperkuat kepercayaan dan loyalitas pelanggan strengthen customer trust and loyalty by providing
dengan menghadirkan produk serta layanan yang high-quality, safe, and environmentally friendly
berkualitas, aman, dan ramah lingkungan. Aspek products and services. Operational safety is the
keselamatan operasional penerbangan (operational main foundation of all the Company’s operational
safety) menjadi fondasi utama dalam seluruh activities, as part of the Company’s commitment
aktivitas operasional Perseroan, sebagai bagian dari to protecting passengers, flight crew, and other
komitmen Perseroan dalam melindungi penumpang, stakeholders.
awak pesawat, dan pemangku kepentingan lainnya.
Seluruh produk dan layanan Perseroan telah melalui All of the Company’s products and services have
100% proses evaluasi keselamatan dan keamanan undergone a 100% rigorous aviation safety and
penerbangan yang ketat, berlandaskan Standard security evaluation process, based on Standard
Operating Procedure (SOP) dan Standar Pelayanan Operating Procedures (SOP) and Minimum Service
Minimal (SPM), termasuk penerapan Safety Standards (SPM), including the implementation of
Management System (SMS), pemeliharaan armada a Safety Management System (SMS), regular fleet
secara berkala, serta pengawasan kepatuhan maintenance, and monitoring of compliance with
terhadap regulasi penerbangan nasional dan national and international aviation regulations.
internasional. Informasi lebih rinci dapat mengacu For more detailed information, please refer to the
pada bagian Keselamatan Operasional (Operational Operational Safety section of this report.
Safety) di dalam laporan ini.
Dari perspektif dampak produk dan layanan, From the perspective of the impact of products
aktivitas penerbangan IAA memberikan dampak and services, IAA’s aviation activities have a
positif yang signifikan bagi masyarakat, antara lain significant positive impact on society, including
melalui peningkatan konektivitas dan mobilitas antar through increased connectivity and mobility
wilayah, perluasan akses transportasi udara yang between regions, expanded access to affordable air
terjangkau, serta dukungan terhadap pertumbuhan transportation, and support for economic growth,
ekonomi, sektor pariwisata, dan kegiatan usaha di the tourism sector, and business activities in various
berbagai daerah. Keberadaan layanan penerbangan regions. The existence of reliable aviation services
yang andal turut berkontribusi pada penguatan also contributes to strengthening the supply chain,
rantai pasok, penciptaan lapangan kerja, dan creating jobs, and accelerating regional growth.
percepatan pertumbuhan kawasan.
Di sisi lain, Perseroan juga menyadari adanya potensi On the other hand, the Company is also aware of
dampak negatif yang timbul dari operasional the potential negative impacts arising from aviation
penerbangan, seperti emisi karbon, kebisingan, serta operations, such as carbon emissions, noise, and
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
penggunaan sumber daya alam. Untuk memitigasi the use of natural resources. To mitigate these
dampak tersebut, Perseroan secara konsisten impacts, the Company consistently implements
menerapkan berbagai langkah pengelolaan, various management measures, including fuel
termasuk program efisiensi bahan bakar, pengelolaan efficiency programs, optimal fleet management
dan perawatan armada yang optimal, digitalisasi and maintenance, digitization of operational
proses operasional, pelaksanaan program Tanggung processes, implementation of corporate social
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, and environmental responsibility (CSR) programs,
serta pemenuhan terhadap ketentuan dan regulasi and compliance with applicable environmental
lingkungan yang berlaku. provisions and regulations.
Proses identifikasi dan pengelolaan risiko atas The identification and management of risks related
dampak negatif produk dan layanan dilakukan to the negative impacts of products and services
secara terintegrasi melalui kerangka manajemen are carried out in an integrated manner through
risiko Perseroan, sebagaimana diungkapkan dalam the Company’s risk management framework, as
bagian Manajemen Risiko pada laporan ini. Hasil disclosed in the Risk Management section of this
identifikasi risiko tersebut menjadi dasar dalam report. The results of this risk identification are used
penetapan langkah mitigasi yang relevan guna as the basis for determining relevant mitigation
meminimalkan dampak terhadap pelanggan, measures to minimize the impact on customers,
masyarakat, dan lingkungan. community, and environment.
445
Page 448
Komitmen terhadap transparansi juga diwujudkan The commitment to transparency is also realized
melalui penyampaian informasi produk dan through the provision of clear, accurate, and
layanan yang jelas, akurat, dan bertanggung jawab. responsible information on products and services.
Sepanjang tahun pelaporan, tidak terdapat insiden Throughout the reporting year, there were no
ketidakpatuhan terkait pelabelan produk dan incidents of non-compliance related to product and
layanan serta komunikasi pemasaran. Selain itu, service labeling and marketing communications. In
sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak melakukan addition, throughout 2025, the Company did not
penarikan kembali terhadap produk atau layanan recall any of the products or services it offered.
yang ditawarkan. Hasil ini mencerminkan dedikasi These results reflect the Company’s dedication to
Perseroan dalam menjaga integritas informasi serta maintaining the integrity of information and ensuring
memastikan bahwa seluruh layanan yang diberikan that all services provided are reliable, safe, and in
dapat dipercaya, aman, dan selaras dengan prinsip line with the principles of sustainability.
keberlanjutan yang dijalankan.
Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan Customer Health and Safety [416-1] [416-2]
[416-1] [416-2]
Keselamatan dan kesehatan pelanggan merupakan Customer safety and health are top priorities
prioritas utama bagi IAA. Sebagai perusahaan for IAA. As an airline that prioritizes the highest
penerbangan yang mengedepankan standar safety standards, IAA consistently ensures that all
keselamatan tertinggi, IAA secara konsisten products and services provided comply with national
memastikan bahwa seluruh produk dan layanan yang regulations and international standards applicable
diberikan memenuhi ketentuan nasional serta standar in the aviation industry.
internasional yang berlaku di industri penerbangan.
Proses pengawasan mutu dilakukan melalui audit The quality control process is carried out through
keselamatan dan inspeksi rutin yang mencakup safety audits and routine inspections that cover all
seluruh tahapan operasional, mulai dari perawatan stages of operations, from aircraft maintenance
pesawat, kebersihan kabin, hingga penanganan and cabin cleanliness to passenger handling on
penumpang di darat dan udara. Seluruh standar the ground and in the air. All of these standards
tersebut diterapkan berdasarkan Standard are implemented based on Standard Operating
Operating Procedure (SOP) dan Safety Management Procedures (SOPs) and a Safety Management
System (SMS) yang menjadi panduan utama dalam System (SMS), which serve as the main guidelines for
kegiatan operasional sehari-hari. daily operations.
IAA juga terus meningkatkan kesadaran dan IAA also continues to raise awareness and capacity
kapasitas seluruh awak serta karyawan melalui among all crew and employees through regular
pelatihan berkala mengenai keselamatan training on flight safety, emergency handling, and
penerbangan, penanganan darurat, dan kesehatan passenger health. Any feedback or reports from
penumpang. Setiap masukan atau laporan dari customers are followed up through an internal
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
pelanggan ditindaklanjuti melalui mekanisme evaluation mechanism to ensure continuous
evaluasi internal untuk memastikan perbaikan improvement in service and safety aspects.
berkelanjutan atas aspek layanan dan keselamatan.
Selama tahun pelaporan 2025, tidak terdapat During the 2025 reporting year, there were no
insiden material terkait pelanggaran standar material incidents related to violations of customer
kesehatan atau keselamatan pelanggan. Capaian health or safety standards. This achievement
ini mencerminkan efektivitas penerapan sistem reflects the effectiveness of the quality control
pengawasan mutu serta komitmen Perseroan dalam system and the Company’s commitment to ensuring
memastikan pengalaman terbang yang aman, a safe, comfortable, and reliable flying experience
nyaman, dan terpercaya bagi seluruh pelanggan. for all customers.
Keamanan Operasional dan Perlindungan Operational Safety and Customer Protection
Pelanggan [410-1] [410-1]
IAA memprioritaskan aspek keamanan dalam setiap IAA prioritizes safety in every line of operation as
lini operasional sebagai bentuk tanggung jawab part of its responsibility to protect customers,
untuk melindungi pelanggan, karyawan, serta aset employees, and company assets. The safety system
perusahaan. Sistem keamanan dijalankan dengan is implemented based on international aviation
446
Page 449
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
mengacu pada praktik terbaik industri penerbangan industry best practices and regulations set by the
internasional dan ketentuan yang ditetapkan oleh International Civil Aviation Organization (ICAO) and
International Civil Aviation Organization (ICAO), national authorities.
serta otoritas nasional.
Pengelolaan keselamatan penumpang merupakan Passenger safety management is an integral part
bagian integral dari sistem keselamatan operasional of the Company’s operational safety system, which
Perseroan, yang pelaksanaannya mengacu pada is implemented in accordance with risk control
kebijakan, standar, dan praktik pengendalian risiko policies, standards, and practices as described
sebagaimana dijelaskan secara lebih rinci pada in more detail in the Operational Safety section
bagian Keselamatan Operasional dan implementasi and the implementation of the OHS Management
Sistem Manajemen K3. Langkah ini mencerminkan System. This measure reflects IAA’s commitment to
komitmen IAA untuk tidak hanya memenuhi standar not only meeting industry safety standards, but also
keamanan industri, tetapi juga membangun sistem building a service system that guarantees customer
layanan yang menjamin keselamatan pelanggan, safety and ensures a safe, fair, and sustainable flight
dan memastikan pengalaman penerbangan yang experience.
aman, adil, serta berkelanjutan.
Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Customer Satisfaction Survey on
Produk/Jasa [F.30] Products/Services [F.30]
Bagi IAA, pengalaman pelanggan atau penumpang For IAA, an excellent customer or passenger
yang unggul merupakan tolok ukur utama dalam experience is the main benchmark in assessing
menilai kualitas layanan secara menyeluruh. IAA overall service quality. IAA realizes that success
menyadari bahwa keberhasilan dalam industri in the aviation industry is not only determined
penerbangan tidak hanya ditentukan oleh ketepatan by punctuality or competitive prices, but also by
waktu atau harga yang kompetitif, tetapi juga customer perceptions of the entire service journey,
oleh persepsi pelanggan terhadap keseluruhan from the booking process to post-flight services.
perjalanan layanan, mulai dari proses pemesanan Therefore, customer satisfaction and loyalty are
hingga layanan pasca-penerbangan. Oleh karena measured in a structured manner using two main
itu, pengukuran kepuasan dan loyalitas pelanggan indicators, namely the Net Promoter Score (NPS)
dilakukan secara terstruktur menggunakan dua and the Customer Satisfaction Rate (CSAT).
indikator utama, yaitu Net Promoter Score (NPS) dan
Customer Satisfaction Rate (CSAT).
Net Promoter Score (NPS) digunakan untuk mengukur The Net Promoter Score (NPS) is used to measure
persepsi pelanggan terhadap pengalaman customer perceptions of the end-to-end travel
perjalanan secara end-to-end. Penilaian ini experience. This assessment covers the following
mencakup berbagai aspek layanan sebagai berikut: aspects of service:
• Airport Boarding Experience • Airport Boarding Experience
Airport Check-in Experience Airport Check-in Experience
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
• •
• Baggage Claim • Baggage Claim
• Cabin Crew • Cabin Crew
• Cabin Environment • Cabin Environment
• Customer Support • Customer Support
• Flight Time Performance • Flight Time Performance
• Meals • Meals
• Self Check-in • Self Check-in
Pada tahun sebelumnya, IAA mencatat skor NPS In the previous year, IAA recorded an NPS score of
sebesar 45 dari target 60 dengan partisipasi 45 out of a target of 60 with the participation of
189.505 responden. Pada tahun 2025, skor tersebut 189,505 respondents. In 2025, the score increased
meningkat menjadi 51 dan berhasil melampaui to 51 and exceeded the target of 50, with 188,969
target yang ditetapkan sebesar 50, dengan respondents. This increase reflects the improvement
jumlah responden sebanyak 188.969. Peningkatan of customer perceptions of the overall quality
ini mencerminkan penguatan persepsi positif of IAA’s services and the effectiveness of various
pelanggan terhadap kualitas layanan IAA secara improvement initiatives that have been carried out.
keseluruhan serta efektivitas berbagai inisiatif
perbaikan yang telah dilakukan.
447
Page 450
Sementara itu, Customer Satisfaction Rate (CSAT) Meanwhile, the Customer Satisfaction Rate (CSAT)
digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan is used to measure customer satisfaction levels
pelanggan pada interaksi yang lebih spesifik, in more specific interactions, particularly through
khususnya melalui kanal layanan dukungan digital digital support channels such as live chat and AskBo.
seperti live chat dan AskBo. Pada tahun 2025, tingkat In 2025, the Live Chat satisfaction rate remained at
kepuasan Live Chat tetap terjaga pada angka 88%, 88%, although it did not reach the target of 90%,
meskipun belum mencapai target yang ditingkatkan with 9,006 respondents. On the other hand, AskBo’s
menjadi 90%, dengan jumlah responden 9.006. Di CSAT was recorded at 57%, below the target of 70%,
sisi lain, CSAT AskBo tercatat sebesar 57%, berada with 220,313 respondents participating.
di bawah target 70%, dengan partisipasi 220.313
responden.
Perbedaan capaian pada masing-masing kanal The differences in achievements on each channel are
menjadi bahan evaluasi penting bagi IAA untuk important evaluation materials for IAA to strengthen
memperkuat kualitas layanan, khususnya pada service quality, especially on digital support
platform dukungan digital. Hasil pengukuran ini platforms. These measurement results are not only
tidak hanya menjadi indikator kinerja layanan, tetapi indicators of service performance but also the
juga menjadi dasar dalam merumuskan strategi basis for formulating strategies to improve a more
peningkatan pengalaman pelanggan yang lebih adaptive and data-driven customer experience.
adaptif dan berbasis data.
Melalui pemantauan NPS dan CSAT secara konsisten, Through consistent monitoring of NPS and CSAT,
IAA berkomitmen untuk terus meningkatkan standar IAA is committed to continuously improving service
pelayanan, memperkuat loyalitas pelanggan, serta standards, strengthening customer loyalty, and
memastikan bahwa setiap interaksi memberikan ensuring that every interaction provides a positive
pengalaman yang positif dan berkelanjutan. and sustainable experience.
Pemasaran dan Pelabelan Produk Product Marketing and Labeling
[417-1] [417-2] [417-3] [417-1] [417-2] [417-3]
IAA berkomitmen untuk memastikan seluruh IAA is committed to ensuring that all forms of
bentuk komunikasi, promosi, dan informasi produk communication, promotion, and product information
dilakukan secara jujur, transparan, dan bertanggung are conducted in an honest, transparent, and
jawab. Seluruh kegiatan pemasaran dan pelabelan responsible manner. All marketing and product
produk mengacu pada ketentuan perundangan labeling activities refer to applicable laws and
yang berlaku, baik di tingkat nasional maupun regulations, both at the national and international
internasional, serta berpedoman pada prinsip etika levels, and are guided by the principles of business
bisnis dan integritas. ethics and integrity.
Informasi yang disampaikan kepada pelanggan, Information provided to customers, whether through
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
baik melalui media digital, publikasi, maupun kanal digital media, publications, or other communication
komunikasi lainnya, selalu dikaji untuk menjamin channels, is always reviewed to ensure accuracy,
keakuratan, kejelasan, dan kesesuaian dengan fakta clarity, and consistency with facts and operational
dan konteks operasional. IAA juga memastikan context. IAA also ensures that all service claims,
bahwa setiap klaim layanan, promosi harga, serta price promotions, and other information are
informasi lainnya disampaikan secara jelas dan communicated clearly and without misleading
tanpa menyesatkan pelanggan. customers.
IAA bertanggung jawab atas akurasi dan integritas IAA is responsible for the accuracy and integrity of
informasi yang disampaikan kepada pelanggan. the information provided to customers. The Branding
Tim Branding bertanggung jawab membentuk Team is responsible for shaping the company’s
identitas perusahaan serta memastikan komunikasi identity and ensuring that communication is
dilaksanakan dengan konsisten, jelas, dan consistent, clear, and engaging. The Branding Team
menarik. Tim Branding melakukan penyelarasan conducts regular coordination, discussions, and
secara berkala, berdiskusi dan bertukar gagasan exchanges of ideas for key communications and
untuk komunikasi dan publikasi utama, serta publications, and refines guidelines and workflows
menyempurnakan pedoman dan alur kerja agar to ensure that all processes continue to run in
seluruh proses tetap berjalan sesuai dengan accordance with regulations.
ketentuan.
448
Page 451
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
Kebijakan Komunikasi Grup AirAsia memastikan AirAsia Group’s Communication Policy ensures
penyampaian pesan yang jelas, konsisten, dan clear, consistent, and compliant messaging while
sesuai ketentuan, sekaligus menjaga reputasi Grup preserving its reputation. This policy provides
AirAsia. Kebijakan ini memberikan panduan mengenai guidance on disclosure practices, social media use,
praktik pengungkapan (disclosure), penggunaan and internal communication, ensuring the accuracy
media sosial, serta komunikasi internal, sehingga of information delivery across the organization. IAA’s
memastikan akurasi penyampaian informasi di Communication Team constantly reviews content
seluruh organisasi. Tim Komunikasi IAA senantiasa intended for the public in collaboration with relevant
meninjau konten yang ditujukan untuk publik topic owners and stakeholders to maintain accuracy
melalui kolaborasi dengan pemilik topik terkait dan and regulatory compliance.
pemangku kepentingan untuk menjaga akurasi serta
kepatuhan terhadap peraturan.
Untuk memastikan keseragaman nada (tone) dan To ensure consistency in tone and communication
gaya komunikasi, seluruh konten tertulis mengikuti style, all written content follows the Tone of Voice
panduan Tone of Voice yang tercantum dalam Brand guidelines outlined in the Brand Corporate Identity
Corporate Identity Guidelines. Aktivitas copywriting Guidelines. Copywriting and advertising activities
dan periklanan dikelola oleh pemilik topik terkait dan are managed by relevant topic owners and go
melalui beberapa proses peninjauan. through several review processes.
Keberlanjutan telah terintegrasi dalam strategi Grup Sustainability is integrated into AirAsia Group’s
AirAsia, dan seiring dengan perkembangan yang strategy, and as developments unfold, sustainability
ada, inisiatif komunikasi keberlanjutan difokuskan communication initiatives focus on highlighting
untuk menyoroti tantangan, peluang, dan capaian. challenges, opportunities, and achievements.
Hal ini memastikan para pemangku kepentingan This ensures that key stakeholders, including
utama, termasuk pelanggan, publik, regulator atau customers, public, regulators or governments,
pemerintah, mitra bisnis, dan media, memperoleh business partners, and media, receive adequate
informasi yang memadai mengenai bagaimana information on how IAA’s business and operational
model bisnis dan operasional IAA dapat menjawab models address material ESG issues.
isu-isu ESG yang material.
Untuk menjaga transparansi dan kredibilitas, seluruh In order to maintain transparency and credibility,
komunikasi terkait keberlanjutan disusun melalui all sustainability-related communications are
kolaborasi dengan Departemen Sustainability, developed in collaboration with the Sustainability
guna memastikan pesan yang disampaikan Department to ensure that the messages conveyed
merefleksikan upaya yang dijalankan secara akurat. accurately reflect the efforts undertaken. IAA is
IAA berkomitmen untuk menyampaikan informasi committed to providing information and claims
dan klaim yang dapat dibuktikan kebenarannya that can be verified and demonstrate real progress,
dan menunjukkan kemajuan yang nyata, serta while avoiding greenwashing or misleading
menghindari praktik greenwashing maupun representations.
representasi yang menyesatkan.
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Dengan berpegang pada prinsip-prinsip tersebut, By upholding these principles, IAA is committed
IAA berkomitmen untuk membangun kepercayaan, to building trust, integrity, and transparency in
integritas, dan transparansi dalam seluruh komunikasi, all communications, as well as strengthening its
serta memperkuat identitas brand yang mudah recognizable brand identity and thought leadership
dikenali, serta thought leadership di bidang ini. in this field.
Selama tahun pelaporan 2025, tidak terdapat During the 2025 reporting year, there were no
insiden ketidakpatuhan terhadap peraturan terkait incidents of non-compliance with regulations
pelabelan, komunikasi, atau pemasaran produk dan related to labeling, communication, or marketing of
layanan. Hasil ini menunjukkan konsistensi IAA dalam products and services. These results demonstrate
membangun kepercayaan dan kredibilitas merek, IAA’s consistency in building trust and brand
sekaligus memperkuat hubungan jangka panjang credibility, while strengthening long-term
dengan pelanggan melalui komunikasi yang etis dan relationships with customers through ethical and
bertanggung jawab. responsible communication.
449
Page 452
Lembar Umpan Balik [G.2]
Feedback Form
Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian We appreciate your attention and the time you have
dan waktu yang telah Bapak/Ibu/Saudara luangkan taken to review the 2025 Sustainability Report of
untuk menelaah Laporan Keberlanjutan PT AirAsia PT AirAsia Indonesia Tbk. Your feedback is invaluable
Indonesia Tbk tahun buku 2025. Masukan dari to our efforts to improve the quality of future reports.
Anda sangat berarti bagi upaya kami dalam
menyempurnakan kualitas laporan di masa
mendatang.
Kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara untuk mengisi We invite you to complete the following Feedback
Lembar Umpan Balik berikut dengan memberikan Form by checking the available options and
tanda centang pada pilihan yang tersedia serta completing the necessary sections. Your
melengkapi bagian isian yang diperlukan. Partisipasi participation will help us provide more relevant,
Anda akan membantu kami menyajikan informasi transparent, and valuable information
yang semakin relevan, transparan, dan bernilai.
Identitas Pengirim
Respondent’s Identity
Nama
:
Name
Surel
:
E-mail
No. Telp
:
Phone Number
Identifikasi menurut kategori pemangku kepentingan:
Identification based on stakeholder category:
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Pelanggan Pegawai/Organisasi Pemegang Saham Pemerintah, Regulator,
Customer Pegawai Shareholder Legislatif
Employee/Employee Government/Regulator/
Organization Legislative
Mitra Kerja Media Massa Masyarakat Lainnya
Business Partner Mass Media Public Others ....................................
1. Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai kinerja ekonomi, sosial dan lingkungan
PT AirAsia Indonesia Tbk
This Sustainability Report provides clear information regarding PT AirAsia Indonesia Tbk’s economic, social and
environmental performance
a. Setuju | Agree b. Tidak setuju | Disagree c. Tidak tahu | Not sure
2. Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai pemenuhan tanggung jawab sosial dan
lingkungan PT AirAsia Indonesia Tbk
This Sustainability Report provides clear information on PT AirAsia Indonesia Tbk’s fulfillment of social and environmental
responsibilities
a. Setuju | Agree b. Tidak setuju | Disagree c. Tidak tahu | Not sure
450
Page 453
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
3. Materi dan data di dalam Laporan Keberlanjutan ini mudah dibaca dan dipahami
The materials and data presented in this Sustainability Report are easy to read and understand
a. Setuju | Agree b. Tidak setuju | Disagree c. Tidak tahu | Not sure
4. Materi dan data di dalam Laporan Keberlanjutan ini lengkap
The materials and data presented in this Sustainability Report are complete
a. Setuju | Agree b. Tidak setuju | Disagree c. Tidak tahu | Not sure
5. Apakah desain, tata letak, grafis dan foto-foto dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah bagus?
Are the designs, layouts, graphics, and photos in this Sustainability Report good?
a. Setuju | Agree b. Tidak setuju | Disagree c. Tidak tahu | Not sure
6. Informasi apa yang paling bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
What information is most beneficial in this Sustainability Report?
...........................................................................................................................................................................................................................................................................
7. Informasi apa yang dinilai kurang bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
What information is less beneficial in this Sustainability Report?
...........................................................................................................................................................................................................................................................................
8. Informasi apa yang dinilai masih kurang dari Laporan Keberlanjutan ini dan perlu ditambahkan pada Laporan
Keberlanjutan mendatang?
What information is missing and need to be added in the next Sustainability Report?
...........................................................................................................................................................................................................................................................................
Kami menghargai tanggapan PT AirAsia Indonesia Tbk
dan saran yang Anda
berikan kepada kami. Mohon AirAsia RedHouse
kirimkan lembar ini ke: Jl. Marsekal Suryadharma (M1) No.1 Kel. Selapajang Jaya,
We appreciate your response and Kec. Neglasari, Kota Tangerang, Banten 15127 Indonesia
feedback. Please send this form to:
021 29850888
ir-id.aaid.co.id
Agus Maulidan (Manager, Sustainability): agusmaulidan@airasia.com
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
451
Page 454
Referensi Peraturan OJK
No. 51/POJK.03/2017 &
Surat Edaran OJK
No. 16/SEOJK.04/2021 [G.4]
Reference to OJK Regulation No. 51/POJK.03/2017 &
OJK Circular Letter No. 16/SEOJK.04/2021
No Uraian Halaman
Description Page
A Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategies
A.1. Penjelasan Strategi Berkelanjutan
318-319
Explanation of the Sustainability Strategy
B Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
Performance Highlights of Sustainability Aspects
B.1. Aspek Ekonomi
306
Economic Aspect
B.2. Aspek Lingkungan Hidup
306
Environmental Aspect
B.3. Aspek Sosial
307
Social Aspect
C Profil Perusahaan
Company Profile
C.1. Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
317
Vision, Mission, and Sustainability Values
C.2 Alamat Perusahaan
50, 52
Company Address
C.3. Skala Usaha
51
Business Scale
C.4. Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
58
Products, Services, and Business Activities
C.5. Keanggotaan Asosiasi
59
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Association Membership
C.6. Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
53
Significant Changes in the Issuer and Public Company
D Penjelasan Direksi
Explanation of the Board of Directors
D.1. Penjelasan Direksi
309
Explanation of the Board of Directors
E Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
E.1. Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
331
Responsible Party for the Implementation of Sustainable Finance
E.2. Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
334
Competency Development Related to Sustainable Finance
E.3. Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
263
Risk Assessment on the Implementation of Sustainable Finance
E.4. Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
343
Stakeholder Relations
E.5. Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
349
Issues with the Implementation of Sustainable Finance
452
Page 455
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
No Uraian Halaman
Description Page
F Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
F.1. Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
320
Activities to Build Sustainability Culture
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
F.2. Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi,
Pendapatan dan Laba Rugi
146
Comparison of Targets and Performance in Production, Portfolios, Financing Target, or
Investment, Revenue, and Profit & Loss
F.3. Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen
Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
147, 353
Comparison of Targets and Performance in Portfolios, Financing Target, or Investment in
Financial Instruments or Projects that are in Line with Sustainable Finance
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
Aspek Umum
General Aspect
F.4. Biaya Lingkungan Hidup
395
Environmental Cost
Aspek Material
Material Aspect
F.5. Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
375,382
Use of Environmentally Friendly Materials
Aspek Energi
Energy Aspect
F.6. Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
385
Amount and Intensity of Energy Used
F.7. Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
372,374-375
Efforts and Achievements of Energy Efficiency and Use of Renewable Energy
Aspek Air
Water Aspect
F.8. Penggunaan Air
390
Water Usage
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspect
F.9. Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Keanekaragaman Hayati
394
Impact of Operational Areas that are Near or Located in Conservation Areas or Areas with Rich
Biodiversity
F.10. Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
394
Biodiversity Conservation Efforts
Aspek Emisi
Emission Aspect
F.11. Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
387
Amount and Intensity of Emissions Based on Type
F.12. Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi
385
Emission Reduction Efforts and Achievements
Aspek Limbah dan Efluen
Waste and Effluent Aspects
F.13. Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
378
Amount of Waste and Effluent Based on Type
F.14. Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
378
Waste and Effluent Management Mechanism
F.15. Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
379
Spills that Occur (if any)
453
Page 456
No Uraian Halaman
Description Page
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Environmental-Related Complaint Aspect
F.16. Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
395
Number and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
Kinerja Sosial
Social Performance
F.17. Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Konsumen
437
Commitment to Providing Equal Products and/or Services to Consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspect
F.18. Kesetaraan Kesempatan Kerja
78, 398
Equal Employment Opportunity
F.19. Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
93
Child Labor and Forced Labor
F.20. Upah Minimum Regional
87
Regional Minimum Wage
F.21. Lingkungan Kerja yang Layak dan Aman
407
Decent and Safe Work Environment
F.22. Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
83
Employee Training and Skill Development
Aspek Masyarakat
Community Aspect
F.23. Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar
426
Impact of Operations on Surrounding Community
F.24. Pengaduan Masyarakat
436
Public Complaints
F.25. Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
427
Social & Environmental Responsibility (CSR) Activities
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Responsibility on Sustainable Product/Service Development
F.26. Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan 372, 374-375,
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services 382, 443
F.27. Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
445
Products/Services that have been Evaluated for Customer Safety
F.28. Dampak Produk/Jasa
445
Products/Services Impact
F.29. Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
445
Number of Recalled Products
F.30. Survei Kepuasan Pelanggan
447
Customer Satisfaction Survey
G Lain-lain
Others
G.1. Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
303
Written Verification from an Independent Party (if any)
G.2. Lembar Umpan Balik
450
Feedback Form
G.3. Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
304
Response to the Feedback on Previous Year’s Sustainability Report
G.4. Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017
452
List of Disclosures According to Financial Services Authority Regulation Number 51/POJK.03/2017
454
Page 457
Daftar Indikator GRI
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
GRI Indicator List
No. Indeks Nama Indeks Halaman
Index No. Index Name Pages
GRI 2 Standar Universal: Pengungkapan Umum (2021)
Universal Standard: General Disclosure (2021)
2-1 Informasi mengenai organisasi
50
Information on the organization
2-2 Entitas yang termasuk dalam laporan keberlanjutan
303
Entities included in the organization's sustainability reporting
2-3 Periode pelaporan, frekuensi, dan titik kontak
302
Reporting period, frequency and contact point
2-4 Penyajian kembali informasi
303
Restatements of information
2-5 Assurance oleh pihak eksternal
303
External assurance
2-6 Aktivitas, rantai nilai dan hubungan bisnis
304
Activities, value chain and other business relationships
2-7 Karyawan
74
Employees
2-8 Pekerja yang bukan karyawan
78
Workers who are not employees
2-9 Struktur dan komposisi tata kelola
333
Governance structure and composition
2-10 Nominasi dan seleksi badan tata kelola tertinggi
333
Nomination and selection of the highest governance body
2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi
-
Chair of the highest governance body
2-12 Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi pengelolaan dampak
331, 334
Role of the highest governance body in overseeing impact management
2-13 Delegasi tanggung jawab pengelolaan dampak
331, 334
Delegation of responsibility for managing impacts
2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan
331
Role of the highest governance body in sustainability reporting
2-15 Konflik kepentingan
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
217
Conflicts of interest
2-16 Komunikasi masalah penting
291
Communication of critical concerns
2-17 Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi
334-336
Collective knowledge of the highest governance body
2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi
208
Evaluation of the performance of the highest governance body
2-19 Kebijakan remunerasi
218
Remuneration policies
2-20 Proses penentuan remunerasi
220
Process to determine remuneration
2-21 Rasio kompensasi total tahunan
221
Annual total compensation ratio
2-22 Pernyataan strategi pembangunan keberlanjutan
318
Statement on sustainable development strategy
2-23 Komitmen kebijakan
274
Policy commitments
2-24 Implementasi komitmen kebijakan
274, 334
Embedding policy commitments
455
Page 458
No. Indeks Nama Indeks Halaman
Index No. Index Name Pages
2-25 Proses remediasi dampak negatif
276, 349, 416
Processes to remediate negative impacts
2-26 Mekanisme pengaduan dan konsultasi
292
Mechanisms for seeking advice and raising concerns
2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan regulasi
396
Compliance with laws and regulations
2-28 Keanggotaan asosiasi
98
Membership associations
2-29 Pendekatan keterlibatan pemangku kepentingan
376
Approach to stakeholder engagement
2-30 Perjanjian perundingan kolektif
-
Collective bargaining agreements
GRI Content Index
Pernyataan Penggunaan PT AirAsia Indonesia Tbk menyusun Laporan Keberlanjutan merujuk pada standar
Statement of Use GRI untuk periode 1 Januari - 31 Desember 2025.
PT AirAsia Indonesia Tbk has prepared a Sustainability Report with reference to
GRI standards for the period January 1 - December 31, 2025.
GRI 1 yang Digunakan GRI 1: Foundation 2021
GRI 1 Used
GRI Standard Pengungkapan Halaman
Disclosure Page
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
GRI 201 201-1 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan
354
Kinerja Ekonomi Direct economic value generated and distributed
Economic Performance
201-2 Implikasi keuangan serta risiko dan peluang lainnya akibat
perubahan iklim
355
Financial implications and other risks and opportunities due
to climate change
201-3 Kewajiban program imbalan pasti dan program pensiun
lainnya 91
Defined benefit plan obligations and other retirement plans
201-4 Bantuan keuangan yang diterima dari pemerintah
362
Financial assistance received from government
GRI 202 202-1 Rasio upah standar tingkat awal berdasarkan gender
Kehadiran Pasar dibandingkan dengan upah minimum setempat
87
Market Presence Ratios of standard entry level wage by gender compared to
local minimum wage
202-2 Proporsi manajemen senior yang direkrut dari komunitas
lokal
87
Proportion of senior management hired from the local
community
456
Page 459
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
GRI Standard Pengungkapan Halaman
Disclosure Page
GRI 203 203-1 Investasi infrastruktur dan layanan yang didukung
366
Dampak Ekonomi Tidak Infrastructure investments and services supported
Langsung
203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan
Indirect Economic Impacts 366
Significant indirect economic impacts
GRI 204 204-1 Proporsi pengeluaran pada pemasok lokal
Praktik Pengadaan Proportion of spending on local suppliers 366-367
Procurement Practices
GRI 205 205-1 Operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi
287
Anti-korupsi Operations assessed for risks related to corruption
Anti-corruption
205-2 Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan serta prosedur
anti-korupsi
287-288
Communication and training about anti-corruption policies
and procedures
205-3 Insiden korupsi yang terkonfirmasi dan tindakan yang
diambil 286, 288
Confirmed incidents of corruption and actions taken
GRI 206 206-1 Tindakan hukum terkait perilaku anti-persaingan, anti-trust,
Perilaku Anti-persaingan dan praktik monopoli
290
Anti-competitive Behavior Legal actions for anti-competitive behavior, anti-trust, and
monopoly practices
GRI 302 302-1 Konsumsi energi di dalam organisasi
385
Energi Energy consumption within the organization
Energy
302-2 Konsumsi energi di luar organisasi
385
Energy consumption outside of the organization
302-3 Intensitas energi
385
Energy intensity
302-4 Pengurangan konsumsi energi
385
Reduction of energy consumption
302-5 Pengurangan kebutuhan energi pada produk dan layanan
-
Reductions in energy requirements of products and services
GRI 303 303-1 Interaksi dengan air sebagai sumber daya bersama
390
Air dan Efluen Interactions with water as a shared resource
Water and Effluents
303-2 Pengelolaan dampak yang terkait dengan pembuangan air
390, 393
Management of water discharge-related impacts
303-3 Pengambilan air
390
Water withdrawal
303-4 Pembuangan air
390, 393
Water discharge
303-5 Konsumsi air
390, 391
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Water consumption
GRI 304 304-1 Lokasi operasional yang dimiliki, disewa, dikelola di dalam,
Keanekaragaman Hayati atau berdekatan dengan kawasan lindung dan kawasan
Biodiversity dengan nilai keanekaragaman hayati tinggi di luar kawasan
lindung 394
Operational sites owned, leased, managed in, or adjacent
to, protected areas and areas of high biodiversity value
outside protected areas
304-2 Dampak signifikan aktivitas, produk, dan layanan terhadap
keanekaragaman hayati
394
Significant impacts of activities, products and services on
biodiversity
304-1 Habitat yang dilindungi atau dipulihkan
394
Habitats protected or restored
304-2 Spesies dalam Daftar Merah IUCN dan daftar konservasi
nasional yang habitatnya berada di area terdampak
operasi 394
IUCN Red List species and national conservation list species
with habitats in areas affected by operations
457
Page 460
GRI Standard Pengungkapan Halaman
Disclosure Page
GRI 305 305-1 Emisi GRK langsung (Cakupan 1)
386, 387
Emisi Direct (Scope 1) GHG emissions
Emissions
305-2 Emisi GRK tidak langsung dari energi (Cakupan 2)
307
Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
305-3 Emisi GRK tidak langsung lainnya (Cakupan 3)
307
Other indirect (Scope 3) GHG emissions
305-4 Intensitas emisi GRK
388
GHG emissions intensity
305-5 Pengurangan emisi GRK
307
Reduction of GHG emissions
305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS)
-
Emissions of ozone-depleting substances (ODS)
305-7 Oksida nitrogen (NOx), oksida sulfur (SOx), dan emisi udara
signifikan lainnya
389
Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other
significant air emissions
GRI 306 306-1 Tumpahan signifikan
378
Efluen dan Limbah Significant spills
Effluents and Waste
306-2 Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait limbah
378
Waste generation and significant waste-related impacts
306-3 Pengelolaan dampak signifikan terkait limbah
378
Management of significant waste-related impacts
306-4 Limbah yang dihasilkan
381, 378
Waste generated
306-5 Limbah yang dialihkan dari pembuangan
378
Waste diverted from disposal
306-6 Limbah yang diarahkan ke pembuangan
378
Waste directed to disposal
GRI 308 308-1 Pemasok baru yang disaring menggunakan kriteria
Penilaian Lingkungan lingkungan
365
Pemasok New suppliers that were screened using environmental
Supplier Environmental criteria
Assessment
308-2 Dampak lingkungan negatif dalam rantai pasok dan
tindakan yang diambil
365
Negative environmental impacts in the supply chain and
actions taken
GRI 401 401-1 Penerimaan karyawan baru dan perputaran karyawan
78, 82
Ketenagakerjaan New employee hires and employee turnover
Employment
401-2 Manfaat yang diberikan kepada karyawan penuh waktu
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
yang tidak diberikan kepada karyawan sementara atau
paruh waktu 87
Benefits provided to full-time employees that are not
provided to temporary or part-time employees
401-3 Cuti orang tua
91
Parental leave
GRI 402 402-1 Periode pemberitahuan minimum terkait perubahan
Hubungan Tenaga Kerja/ operasional
Manajemen Minimum notice periods regarding operational changes 94
Labor/Management
Relations
458
Page 461
LAPORAN KEBERLANJUTAN
SUSTAINABILITY REPORT
GRI Standard Pengungkapan Halaman
Disclosure Page
GRI 403 403-1 Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja
407-408, 411
Kesehatan dan Occupational health and safety management system
Keselamatan Kerja
403-2 Identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan investigasi insiden
Occupational Health and
Hazard identification, risk assessment, and incident 406-408, 415
Safety
investigation
403-3 Layanan kesehatan kerja
407
Occupational health services
403-4 Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja terkait
kesehatan dan keselamatan kerja
-
Worker participation, consultation, and communication on
occupational health and safety
403-5 Pelatihan pekerja tentang kesehatan dan keselamatan
kerja 413
Worker training on occupational health and safety
403-6 Promosi kesehatan pekerja
-
Promotion of worker health
403-7 Pencegahan dan mitigasi dampak kesehatan dan
keselamatan kerja yang secara langsung terkait dengan
hubungan bisnis 408
Prevention and mitigation of occupational health and
safety impacts directly linked by business relationships
403-8 Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen kesehatan
dan keselamatan kerja
-
Workers covered by an occupational health and safety
management system
403-9 Cedera akibat kerja
407, 410
Work-related injuries
403-10 Gangguan kesehatan akibat kerja
411
Work-related ill health
GRI 404 404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
83, 334
Pelatihan dan Pendidikan Average hours of training per year per employee
Training and Education
404-2 Program peningkatan keterampilan karyawan dan program
bantuan transisi
84
Programs for upgrading employee skills and transition
assistance programs
404-3 Persentase karyawan yang menerima tinjauan kinerja dan
pengembangan karier secara berkala
92-93
Percentage of employees receiving regular performance
and career development reviews
GRI 405 405-1 Keberagaman badan tata kelola dan karyawan
75
Keberagaman dan Diversity of governance bodies and employees
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Kesetaraan Kesempatan
405-2 Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dibanding
Diversity and Equal
laki-laki 88
Opportunity
Ratio of basic salary and remuneration of women to men
GRI 406 406 Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang diambil
Non-diskriminasi Incidents of discrimination and corrective actions taken 95
Non-discrimination
GRI 407 407 Operasi dan pemasok yang hak atas kebebasan berserikat
Kebebasan Berserikat dan dan perundingan bersama mungkin berisiko
Perundingan Bersama Operations and suppliers in which the right to freedom of 94
Freedom of Association and association and collective bargaining may be at risk
Collective Bargaining
459
Page 462
GRI Standard Pengungkapan Halaman
Disclosure Page
GRI 408 408 Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap
Pekerja Anak insiden pekerja anak
93, 363, 404
Child Labor Operations and suppliers at significant risk for incidents of
child labor
GRI 409 409 Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap
Kerja Paksa atau Wajib insiden kerja paksa atau wajib=
93, 363, 404
Forced or Compulsory Operations and suppliers at significant risk for incidents of
Labor forced or compulsory labor
GRI 410 410 Personel keamanan yang dilatih mengenai kebijakan atau
Praktik Keamanan prosedur hak asasi manusia
446
Security Practices Security personnel trained in human rights policies or
procedures
GRI 411 411 Insiden pelanggaran yang melibatkan hak masyarakat
Hak Masyarakat Adat adat
-
Rights of Indigenous Incidents of violations involving rights of indigenous peoples
Peoples
GRI 413 413-1 Operasi dengan keterlibatan komunitas lokal, penilaian
Komunitas Lokal dampak, dan program pengembangan
95
Local Communities Operations with local community engagement, impact
assessments, and development programs
413-2 Operasi dengan dampak negatif aktual dan potensial yang
signifikan terhadap komunitas lokal
426
Operations with significant actual and potential negative
impacts on local communities
GRI 414 414-1 Pemasok baru yang disaring menggunakan kriteria sosial
363, 365
Penilaian Sosial Pemasok New suppliers that were screened using social criteria
Supplier Social Assessment
414-2 Dampak sosial negatif dalam rantai pasok dan tindakan
yang diambil
365
Negative social impacts in the supply chain and actions
taken
GRI 415 415 Kontribusi politik
Kebijakan Publik Political contributions -
Public Policy
GRI 416 416-1 Penilaian dampak kesehatan dan keselamatan dari
Kesehatan dan kategori produk dan layanan
446
Keselamatan Pelanggan Assessment of the health and safety impacts of product
Customer Health and and service categories
Safety
416-2 Insiden ketidakpatuhan terkait dampak kesehatan dan
keselamatan dari produk dan layanan
446
Incidents of non-compliance concerning the health and
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
safety impacts of products and services
GRI 417 417-1 Persyaratan untuk informasi dan pelabelan produk serta
Pemasaran dan Pelabelan layanan
448
Marketing and Labeling Requirements for product and service information and
labeling
417-2 Insiden ketidakpatuhan terkait informasi dan pelabelan
produk serta layanan
448
Incidents of non-compliance concerning product and
service information and labeling
417-3 Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi pemasaran
Incidents of non-compliance concerning marketing 448
communications
GRI 418 418 Keluhan yang terbukti terkait pelanggaran privasi
Privasi Pelanggan pelanggan dan kehilangan data pelanggan
341
Customer Privacy Substantiated complaints concerning breaches of
customer privacy and losses of customer data
460
Page 463
LAPORAN KEBERLANJUTAN
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
SUSTAINABILITY REPORT
461
Page 464
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
462
Laporan
Consolidated
Keuangan
Financial Statements
Konsolidasian
Page 465
PT AIRASIA INDONESIA TBK.
DAN ENTITAS ANAKNYA/AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN/
CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2025/
FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
DAN/AND
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN/
INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT
Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
463
Page 466
The original consolidated financial statements
included herein are in the Indonesian language.
PT AIRASIA INDONESIA TBK. PT AIRASIA INDONESIA TBK.
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 AS OF DECEMBER 31,2025
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL AND FOR THE YEAR
TERSEBUT THEN ENDED
BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN WITH INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
DAFTAR ISI CONTENTS
Pernyataan Direksi Director’s Statement
Ekshibit/
Exhibit
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian A Consolidated Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan/(Beban) Consolidated Statement of Profit or Loss and
Komprehensif Lain Konsolidasian B Other Comprehensive Income/(Expenses)
Laporan Perubahan Ekuitas/(Defisiensi Modal) Consolidated Statement of Changes
Konsolidasian C in Equity/(Capital Deficiency)
Laporan Arus Kas Konsolidasian D Consolidated Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian E Consolidated Notes to Financial Statements
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Page 467
Page 468
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit A Exhibit A
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025 AS OF 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
Notes 31 December 2025 31 December 2024
A S E T A S S E T S
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan bank 4 36.748.573.652 45.371.000.256 Cash on hand and in banks
Trade receivables-third
Piutang usaha- pihak ketiga 5 18.594.922.342 18.637.401.524 parties
Piutang lain-lain, neto Other receivables - net
Pihak berelasi 6,22 118.544.875.429 50.993.482.587 Related parties
Pihak ketiga 6 120.411.312.533 158.407.446.375 Third parties
Persediaan 7,9 139.065.695.166 127.057.603.520 Inventories
Uang muka dan biaya dibayar Advances and prepaid
di muka 8 59.833.137.294 32.975.369.812 expenses
Total Aset Lancar 493.198.516.416 433.442.304.074 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Aset tetap, neto 9 750.106.461.999 741.175.265.570 Fixed assets, net
Aset hak-guna, neto 10 3.450.603.340.139 4.162.215.693.788 Right-of-use assets, net
Uang jaminan 11,27 341.032.917.741 370.641.003.585 Security deposits
Aset tidak lancar lainnya 19.252.069.917 9.086.489.676 Other non-current assets
Total Aset Tidak Lancar 4.560.994.789.796 5.283.118.452.618 Total Non-Current Assets
TOTAL ASET 5.054.193.306.212 5.716.560.756.692 TOTAL ASSETS
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian See accompanying notes to the consolidated financial
pada ekshibit E terlampir yang merupakan bagian statements on exhibit E which are an integral
tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian part of the consolidated financial statements
secara keseluruhan taken as a whole
Page 469
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit A/2 Exhibit A/2
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025 AS OF 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
Notes 31 December 2025 31 December 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS/ LIABILITIES AND EQUITY/
(DEFISIENSI MODAL) (CAPITAL DEFICIENCY)
LIABILITAS LIABILITIES
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES
Utang usaha - pihak ketiga 12,28 2.067.999.305.122 2.110.178.718.333 Trade payables - third parties
Utang lain-lain – Other payables –
pihak berelasi 13,22,28 4.793.422.788.797 2.939.967.340.328 related parties
Biaya masih harus dibayar 14,28 793.004.382.528 593.390.424.428 Accrued expenses
Utang pajak 23a 84.668.121.271 68.438.398.282 Taxes payable
Liabilitas kontrak 16 1.255.513.326.288 1.157.628.863.591 Contract liabilities
Pinjaman bank 15,28 77.228.824.072 160.525.273.356 Bank loan
Bagian yang jatuh tempo
dalam satu tahun: Current maturities of:
Liabilitas sewa 10b,28 1.941.837.683.561 2.096.681.687.585 Lease liabilities
Total Liabilitas Jangka Pendek 11.013.674.431.639 9.126.810.705.903 Total Current Liabilities
LIABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT LIABILITIES
Liabilitas sewa 10b,28 4.551.808.767.553 5.772.140.181.080 Lease liabilities
Liabilitas pajak tangguhan, neto 23c 6.373.744.503 5.722.745.926 Deferred tax liabilities, net
Liabilitas imbalan kerja
karyawan 17 200.854.970.062 201.583.391.808 Employee benefits liability
Liabilitas jangka panjang
lainnya 31 14.118.274.873 45.079.444.204 Other non-current liabilities
Total Liabilitas Jangka Panjang 4.773.155.756.991 6.024.525.763.018 Total Non-current Liabilities
TOTAL LIABILITAS 15.786.830.188.630 15.151.336.468.921 TOTAL LIABILITIES
Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian See accompanying notes to the consolidated financial
pada ekshibit E terlampir yang merupakan bagian statements on exhibit E which are an integral
tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian part of the consolidated financial statements
secara keseluruhan taken as a whole
Page 470
Page 471
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit B Exhibit B
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN CONSOLIDATED STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
PENDAPATAN USAHA 24 7.874.331.842.902 7.943.931.260.078 OPERATING REVENUES
BEBAN USAHA OPERATING EXPENSES
Bahan bakar 25 (3.162.986.808.885) (3.445.060.468.910) Fuel
Perbaikan dan pemeliharaan (2.061.925.707.918) (1.655.028.503.974) Repairs and maintenance
Pelayanan pesawat dan
penerbangan (876.424.372.478) (971.004.115.616) Aircraft and flight services
Penyusutan 9,10 (842.374.531.138) (885.109.535.288) Depreciation
Gaji dan tunjangan (728.320.499.787) (768.219.415.330) Salaries and allowances
Pemasaran (455.572.866.689) (422.614.938.185) Marketing
Beban sewa pesawat (87.499.186.143) (51.905.565.389) Aircraft lease expense
Asuransi (65.455.252.231) (60.953.899.327) Insurance
Laba (rugi) selisih kurs dari Gain (loss) on foreign exchange
kegiatan operasional (235.025.814.519) (270.410.166.355) from operating activities
Pendapatan (beban) usaha lain, Other operating income
neto 26 (3.337.474.770) (204.017.953.585) (expense), net
TOTAL BEBAN USAHA (8.518.922.514.558) (8.734.324.561.959) TOTAL OPERATING EXPENSES
RUGI USAHA (644.590.671.656) (790.393.301.881) LOSS FROM OPERATIONS
PENDAPATAN (BEBAN)
LAIN-LAIN OTHER INCOME (EXPENSES)
Pendapatan keuangan 777.778.310 1.796.683.479 Finance income
Pajak final atas
pendapatan keuangan (155.555.662) (359.336.696) Final tax on finance income
Pendapatan keuangan, neto 622.222.648 1.437.346.783 Finance income, net
Beban keuangan 27 (439.663.687.651) (424.339.559.907) Finance expense
Laba (rugi) selisih kurs dari Gain (loss) on foreign exchange
aktivitas pendanaan (207.814.376.549) (309.899.204.325) from financing activities
RUGI SEBELUM LOSS BEFORE INCOME TAX
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 23b, 30 (1.291.446.513.208) (1.523.194.719.330) EXPENSE
Beban pajak penghasilan 30 (3.419.822.583) (3.315.815.633) Income tax expense
RUGI TAHUN BERJALAN (1.294.866.335.791) (1.526.510.534.963) LOSS FOR THE YEAR
PENGHASILAN/(BEBAN) OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN INCOME/(EXPENSES)
Pos yang tidak akan Item that will not be
direklasifikasi ke laba rugi reclassified to profit or loss
Laba (rugi) pengukuran Re-measurement profit (loss)
kembali atas liabilitas imbalan of employee benefits liability
kerja karyawan 17 (3.236.447.783) (6.150.360.267) Income tax effect
Pengaruh pajak penghasilan 23c 241.613.385 1.060.407 Income tax effect
PENGHASILAN/(BEBAN) OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN TAHUN INCOME/(EXPENSES) FOR
BERJALAN, SETELAH PAJAK (2.994.834.398) (6.149.299.860) THE YEAR, NET OF TAX
TOTAL PENGHASILAN/(BEBAN) TOTAL COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF TAHUN INCOME/(EXPENSES) FOR
BERJALAN (1.297.861.170.189) (1.532.659.834.823) THE YEAR
Page 472
Page 473
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit C Exhibit C
PT AIRASIA INDONESIA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA PT AIRASIA INDONESIA TBK AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Ekuitas/(defisiensi modal) yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk/
Equity/(capital deficiency) attributable to the equity holders of the parent entity
Ekuitas/(defisiensi)
modal yang dapat
diatribusikan kepada
Penghasilan pemilik entitas induk/
Modal saham komprehensif Equity/(capital
ditempatkan dan Tambahan modal Sekuritas lain/ deficiency) Kepentingan Ekuitas/(defisiensi
disetor penuh/ disetor/ perpetual/ Other attributable to the non-pengendali/ modal), neto/
Issued and fully Additional paid- Perpetual comprehensive Akumulasi rugi/ equity holders of the Non-controlling Equity/(capital
paid share capital in capital securities income Accumulated losses parent entity interests deficiency), net
Saldo per 1 Januari 2024 2.671.281.110.250 163.673.995.500 3.486.850.000.000 81.638.294.069 (14.311.462.182.213) (7.908.018.782.394) 5.902.904.988 (7.902.115.877.406) Balance at 1 January 2024
Laba (rugi) tahun berjalan - - - - (1.527.474.720.416) (1.527.474.720.416) 964.185.453 (1.526.510.534.963) Profit (loss) for the year
Laba/(rugi) pengukuran kembali Re-measurement profit/(loss)
atas liabilitas imbalan kerja of employee benefits
karyawan, setelah pajak - - - (6.148.059.184) - (6.148.059.184) (1.240.676) (6.149.299.860) liability, net of tax
Saldo per 31 Desember 2024 2.671.281.110.250 163.673.995.500 3.486.850.000.000 75.490.234.885 (15.838.936.902.629) (9.441.641.561.994) 6.865.849.765 (9.434.775.712.229) Balance at 31 December 2024
Laba (rugi) tahun berjalan - - - - (1.296.405.259.401) (1.296.405.259.401) 1.538.923.610 (1.294.866.335.791) Profit (loss) for the year
Laba/(rugi) pengukuran kembali Re-measurement profit/(loss)
atas liabilitas imbalan kerja of employee benefits
karyawan, setelah pajak - - - (2.712.146.738) - (2.712.146.738) (282.687.660) (2.994.834.398) liability, net of tax
Saldo per 31 Desember 2025 2.671.281.110.250 163.673.995.500 3.486.850.000.000 72.778.088.147 (17.135.342.162.030) (10.740.758.968.133) 8.122.085.715 (10.732.636.882.418) Balance at 31 December 2025
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian See accompanying Notes to Consolidated Financial Statements
pada Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak on Exhibit E which are an integral part of
terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan the Consolidated Financial Statements taken as a whole
Page 474
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit D Exhibit D
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATAED OFOF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/
2025 Notes 2024
CASH FLOWS FROM OPERATING
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI ACTIVITIES
Penerimaan kas dari pelanggan 7.939.123.234.310 8.024.806.606.346 Cash receipts from customers
Pengeluaran kas kepada pemasok dan Cash payments to vendors and
untuk beban usaha (5.840.062.600.892) (5.915.951.700.159) for operating expenses
Pengeluaran kas kepada karyawan (790.636.850.790) (794.328.078.348) Cash payments to employees
Pembayaran pajak penghasilan (3.380.968.367) (2.314.890.690) Payments of corporate income tax
Pembayaran bunga dan beban keuangan (437.883.696.420) (421.596.614.842) Payments of interest an finance charges
Arus kas neto yang diperoleh dari Net cash flows provided
aktivitas operasi 867.159.117.841 890.615.322.307 by operating activities
CASH FLOWS FROM INVESTING
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI ACTIVITIES
Hasil penjualan Proceeds from sale of property
aset tetap 3.041.144.000 5.063.842.643 and equipment
Perolehan aset tetap (30.198.105.885) (38.048.958.534) Acquisitions of fixed assets
Kas neto yang digunakan untuk Net cash used in
aktivitas investasi (27.156.961.885) (32.985.115.891) investing activities
CASH FLOWS FROM FINANCING
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN ACTIVITIES
Pembayaran liabilitas sewa (758.437.816.130) 10,26 (791.195.362.496) Payments of lease liabilities
Pembayaran pinjaman bank, neto (85.118.205.264) 26 (67.152.402.716) Payments of bank loan, net
Arus kas neto yang digunakan Net cash flows used in
untuk aktivitas pendanaan (843.556.021.394) (858.347.765.212) financing activities
KENAIKAN/(PENURUNAN) NETO KAS NET INCREASE/(DECREASE) IN CASH
DAN BANK (3.553.865.438) (717.558.796) ON HAND AND IN BANKS
DAMPAK PERUBAHAN SELISIH KURS NET DECREASE IN CASH
TERHADAP KAS DAN BANK (5.068.561.166) (10.165.461.009) ON HANDS AND IN BANKS
KAS DAN BANK CASH ON HAND AND IN BANKS AT
PADA AWAL TAHUN 45.371.000.256 56.254.020.061 THE BEGINNING OF THE YEAR
KAS DAN BANK CASH ON HAND AND IN BANKS AT
PADA AKHIR TAHUN 36.748.573.652 4 45.371.000.256 THE END OF THE YEAR
Page 475
These Consolidated Financial Statements are originally
issued in Indonesian language
Ekshibit E Exhibit E
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian Perusahaan a. The Company’s establishment
PT AirAsia Indonesia Tbk ("Perusahaan") yang PT AirAsia Indonesia Tbk (the “Company”)
sebelumnya bernama PT Centris Multipersada was established under the name of PT
Pratama Tbk didirikan berdasarkan Akta Centris Multipersada Pratama Tbk based on
Notaris No. 61 pada tanggal 25 Juli 1989 dari the Notarial Deed No. 61, dated 25 July
Notaris Muchlis Munir, S.H., Akta pendirian 1989 of Muchlis Munir, S.H. The deed of the
telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Company’s establishment was approved by
Republik Indonesia sesuai dengan Surat the Ministry of Justice of the Republic of
Keputusan No. C2-4016.HT.01.01.TH.91 Indonesia in Decision Letter No. C2-
tanggal 21 Agustus 1991 serta diumumkan 4016.HT.01.01.TH.91 dated 21 August 1991
dalam Berita Negara Republik Indonesia No. and was published in the State Gazette No.
44, Tambahan No. 2460 tanggal 2 Juni 1992. 44, Supplement No. 2460 dated 2 June 1992.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami The Company’s Articles of Association has
beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir been amended several times. The latest
berdasarkan Akta Notaris No. 90 pada tanggal amendment was based on Notarial Deed No.
16 November 2023 dari Notaris Jose Dima 90, dated 16 November 2023 of Jose Dima
Satria, S.H., M.Kn. terkait perubahan maksud Satria, S.H., M.Kn. regarding the changes in
dan tujuan Perusahaan menyesuaikan dengan the Company's purpose and objectives to
Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia align with the Indonesian Standard
(KBLI) 2020. Industrial Classification (KBLI) 2020.
Perubahan tersebut telah disetujui oleh The said amendment was approved by the
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia sesuai Ministry of Law and Human Rights of the
dengan Surat Keputusan No. AHU- Republic of Indonesia in Decision Letter No.
0071304.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal 17 AHU-0071304.AH.01.02.TAHUN 2023 dated
November 2023. 17 November 2023.
Perusahaan berdomisili dan beralamat di The Company is domiciled and has business
AirAsia Redhouse, Jl. Marsekal Suryadharma address at AirAsia Redhouse, Jl. Marsekal
No. 1, Selapajang Jaya, Neglasari, Kota Suryadharma No.1, Selapajang Jaya,
Tangerang, Banten, 15127. Perusahaan mulai Neglasari, Tangerang City, Banten, 15127.
beroperasi komersial pada tanggal 25 Juli The Company started commercial
1989. operations on 25 July 1989.
AirAsia Aviation Group Limited adalah entitas AirAsia Aviation Group Limited is the parent
induk Perusahaan. Capital A Berhad, Malaysia, entity of the Company. Capital A Berhad,
adalah entitas induk utama Perusahaan. Malaysia, is the ultimate parent entity of
the Company.
Page 476
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/2 Exhibit E/2
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
b. Penawaran umum dan aksi korporasi yang b. Public offering and corporate actions
memengaruhi modal saham yang affecting issued and fully paid share
ditempatkan dan disetor penuh capital
Pada tanggal 11 November 1994, Perusahaan On 11 November 1994, the Company
memperoleh pernyataan efektif dari Badan received the effective statement from the
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Capital Market and Financial Institution
(“BAPEPAM-LK”, sekarang dikenal sebagai Supervisory Agency (“BAPEPAM-LK”,
Otoritas Jasa Keuangan atau “OJK”) dalam currently known as Financial Services
surat No. S-1861/PM/1994, untuk melakukan Authority or “Otoritas Jasa Keuangan”/
penawaran umum perdana atas sahamnya “OJK”) in its letter No. S-1861/PM/1994, to
(“IPO”) sebesar 20.000.000 saham dengan nilai execute Initial Public Offering (“IPO”) of
nominal per saham Rp1.000, dengan harga 20,000,000 shares, par value Rp1,000 per
penawaran sebesar Rp2.450 per saham dan share, at the offering price of Rp2,450 and
pada tanggal 8 Desember 1994, saham on 8 December 1994, the Company’s shares
Perusahaan telah dicatatkan di Bursa Efek were listed on the Indonesia Stock
Indonesia. Exchange.
Sesuai dengan surat pernyataan efektif dari Based on the effective statement from OJK
OJK melalui surat No. S-453/D.04/2017 tanggal through letter No. S-453/D.04/2017 dated
30 November 2017, Perusahaan menerbitkan 30 November 2017, the Company issued an
Penambahan Modal dengan memberikan Hak Additional Paid-in Capital by granting Pre-
Memesan Efek Terlebih Dahulu I ("PMHMETD I"). emptive Rights I ("PMHMETD I"). Based on
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Extraordinary General Meeting of
Luar Biasa tanggal 29 Desember 2017 yang Shareholders held on 29 December 2017, as
telah didokumentasikan dalam Akta Notaris documented in Notarial Deed No. 86 of
No. 86 oleh Notaris Liestiani Wang, S.H., Liestiani Wang, S.H., M.Kn., Notary in
M.Kn., Notaris di Jakarta, diputuskan hal-hal Jakarta, the following issues were decided
berikut: on:
1) Menyetujui rencana Perusahaan 1) Approved the Company's plan to issue
melakukan penerbitan Hak Memesan Efek the Pre-emptive Rights ("HMETD")
Terlebih Dahulu ("HMETD") dengan through Limited Public Offering by
penawaran umum terbatas dengan issuing a total of 13,646,387,267 new
menerbitkan sebanyak-banyaknya shares with a nominal value of Rp250.
13.646.387.267 saham baru dengan nilai
nominal Rp250.
2) Menyetujui setoran modal yang akan 2) Approved the capital injection to be
dilakukan oleh PT Fersindo Nusaperkasa made by PT Fersindo Nusaperkasa and
dan AirAsia Investment Ltd. selaku AirAsia Investment Ltd. as the standby
pembeli siaga dalam penawaran umum buyer in a limited public offering of
terbatas masing-masing sebanyak 5,306,040,000 shares and 5,097,960,000
5.306.040.000 saham dan 5.097.960.000 shares, respectively, through non-cash
saham dalam bentuk selain uang payment in the form of perpetual
(inbreng) berupa sekuritas perpetual yang securities which have been converted
kemudian dikonversi penuh menjadi into shares of PT Indonesia AirAsia with
saham PT Indonesia AirAsia dengan nilai total amount of Rp2,601,000,000,000.
total sebesar Rp2.601.000.000.000.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of 31 December 2025 and 2024, all of
seluruh saham Perusahaan sebanyak the Company's shares of 10,685,124,441
10.685.124.441 saham telah dicatatkan di shares have been listed on the Indonesia
Bursa Efek Indonesia. Stock Exchange.
Page 477
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/3 Exhibit E/3
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
c. Struktur Entitas Anak c. Structure of Subsidiaries
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of 31 December 2025 and 2024, the
Perusahaan mempunyai pengendalian Company has direct and indirect ownership
langsung dan tidak langsung atas entitas anak over the following subsidiaries:
sebagai berikut:
Total Aset Sebelum Eliminasi
Persentase Kepemilikan Efektif/ (dalam jutaan Rupiah)/
Tahun Effective Percentage of Total Assets Before Elimination
Beroperasi Ownership (in millions of Rupiah)
Secara
Komersial/ 31 Desember 31 Desember 31 Desember 31 Desember
Start of 2025/ 2024/ 2025/ 2024/
Entitas Anak/ Domisili/ Commercial Jenis Usaha/ 31 December 31 December 31 December 31 December
Subsidiaries Domicile Operations Nature of Business 2025 2024 2025 2024
Kepemilikan
langsung/
Direct ownership:
PT Indonesia AirAsia Kota 2004 Angkutan udara niaga berjadwal/ 57,25% 57,25% 5.090.328 5.746.094
(“IAA”) Tangerang Scheduled air transport service
Kepemilikan tidak
langsung/
Indirect ownership:
PT Garda Tawang Kota 2016 Aktivitas kebandarudaraan/ 38,36% 38,36% 65.924 48.556
Reksa Indonesia Tangerang Airport activities
(“GTRI”)
PT Indonesia AirAsia (“IAA”) PT Indonesia AirAsia (“IAA”)
IAA menjalankan usaha dalam bidang jasa IAA is engaged in the field of scheduled
angkutan udara niaga berjadwal. Perusahaan commercial air transport service. The
memulai kegiatan operasinya pada tahun 2004. Company started its commercial operations
in 2004.
PT Garda Tawang Reksa Indonesia (“GTRI”) PT Garda Tawang Reksa Indonesia (“GTRI”)
GTRI bergerak dalam bidang aktivitas GTRI is engaged in the business of airport
kebandarudaraan dan memulai operasi activities and commenced its commercial
komersialnya pada tahun 2016. operations in 2016.
Berdasarkan Akta Notaris No. 24 pada tanggal Based on Notarial Deed No. 24, dated
24 Oktober 2016, dari Notaris Anne Djoenardi, 24 October 2016 of Anne Djoenardi, S.H.,
S.H., M.B.A., PT Indonesia AirAsia (“IAA”) M.B.A., PT Indonesia AirAsia (“IAA”)
bersama dengan PT Hutama Bhakti Investindo together with PT Hutama Bhakti Investindo
sepakat untuk mendirikan entitas anak dengan agreed to establish a subsidiary named PT
nama PT Garda Tawang Reksa Indonesia Garda Tawang Reksa Indonesia (“GTRI”).
(“GTRI”). Total kepemilikan saham IAA pada IAA owns 67% of the outstanding shares of
entitas anak tersebut adalah sebesar 67% GTRI equivalent to Rp10,050,000,000 with
setara dengan Rp10.050.000.000 dengan nilai par value of Rp1,000,000. The capital
nominal saham sebesar Rp1.000.000. contribution was fully paid on 5 July 2017,
Kepemilikan saham tersebut telah disetor with cash amounted to Rp5,123,374,000 and
penuh pada tanggal 5 Juli 2017, yang terdiri transfer of fixed assets valued at
dari setoran tunai sebesar Rp5.123.374.000 Rp4,926,626,000 based on appraisal report
dan sisanya melalui pengalihan aset tetap of Aditya Iskandar dan Rekan, Public
sebesar Rp4.926.626.000 diselesaikan dengan Appraisal Services Office.
menyerahkan aset tetap yang telah di nilai
kembali oleh KJPP Aditya Iskandar dan Rekan.
Page 478
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/4 Exhibit E/4
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
c. Struktur Entitas Anak (Lanjutan) c. Structure of Subsidiaries (Continued)
PT Garda Tawang Reksa Indonesia (“GTRI”) PT Garda Tawang Reksa Indonesia (“GTRI”)
(Lanjutan) (Continued)
Berdasarkan Akta Notaris No. 03 tanggal Based on Notarial Deed No. 03, dated
22 Juni 2017, dari Notaris Rizki Meuthia, S.H., 22 June 2017 of Rizki Meuthia, S.H., M.Kn.,
M.Kn., GTRI telah meningkatkan modal dasar GTRI increased its authorized capital from
dari Rp15.000.000.000 menjadi sebesar Rp15,000,000,000 to Rp60,000,000,000. The
Rp60.000.000.000. Perubahan ini telah amendment was approved by the Ministry of
disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Law and Human Rights of the Republic of
Manusia Republik Indonesia dengan Surat Indonesia in Decision Letter No. AHU-
Keputusan No. AHU-0014981.AH.01.02.TAHUN 0014981.AH.01.02.TAHUN 2017 dated
2017 tanggal 21 Juli 2017. 21 July 2017.
Berdasarkan Akta Notaris No. 08 tanggal Based on Notarial Deed No. 08, dated
27 Maret 2019, dari Notaris Rizki Meuthia, S.H., 27 March 2019 of Rizki Meuthia, S.H.,
M.Kn., susunan pemegang saham GTRI menjadi M.Kn., the members of shareholders of GTRI
PT Indonesia AirAsia dan PT Fersindo are PT Indonesia AirAsia and PT Fersindo
Nusaperkasa. Perubahan ini telah disetujui Nusaperkasa. The amendment was approved
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia by the Ministry of Law and Human Rights of
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan the Republic of Indonesia in Decision Letter
No. AHU-0017631.AH.01.02.TAHUN 2019 No. AHU-0017631.AH.01.02.TAHUN 2019
tanggal 30 Maret 2019. dated 30 March 2019.
Perusahaan dan entitas anaknya untuk The Company and its subsidiaries are
selanjutnya secara bersama-sama disebut collectively referred herein as the “Group”.
sebagai “Grup”.
d. Dewan Komisaris dan Direksi dan karyawan d. Board of Commissioners and Board of
Directors and employees
Susunan Dewan Komisaris, Direksi dan Komite The composition of the Company’s Board of
Audit Perusahaan pada tanggal 31 Desember Commissioners, Board of Directors and
2025 adalah sebagai berikut: Audit Committee as of 31 December 2025
are as follows:
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama : Ahmad Al Farouk Bin Ahmad : President Commissioner
Kamal
Komisaris Independen : Sabam Hutajulu : Independent Commissioner
Komisaris Independen : Julianto Sidarto*) : Independent Commissioner
Komisaris : Reza Viryawan : Commissioner
Direksi Board of Directors
Direktur Utama : Raden Achmad Sadikin**) : President Director
Direktur : Luh Gede Mega Putri Tjatera : Director
Komite Audit Audit Committee
Ketua : Sabam Hutajulu : Chairman
Anggota : Julianto Sidarto***) : Member
Anggota : Elok Tresnaningsih : Member
Anggota : Myrnie Zachraini Tamin : Member
Page 479
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/5 Exhibit E/5
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (Lanjutan) 1. GENERAL (Continued)
d. Dewan Komisaris dan Direksi dan karyawan d. Board of Commissioners and Board of
(Lanjutan) Directors and employees (Continued)
(*) Berdasarkan Akta Notaris No.96 tanggal 18 (*) Based on Notarial Deed No. 96, dated 18
Maret 2025, dari Jose Dima Satria, S.H., M.Kn. March 2025 of Jose Dima Satria, S.H., M.Kn.
(**)Berdasarkan Akta Notaris No.171 tanggal (**) Based on Notarial Deed No.171, dated 25
25 Juni 2025, dari Jose Dima Satria, S.H., M.Kn. June 2025 of Jose Dima Satria, S.H., M.Kn.
(***)
Berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris (***)
Based on Board Commissioners Decree
No. AAID/SK-DK/06-2025/006 pada tanggal No. AAID/SK-DK/06-2025/006 dated 3 June
3 Juni 2025. 2025.
Susunan Dewan Komisaris, Direksi dan Komite The composition of the Company’s Board of
Audit Perusahaan pada tanggal 31 December Commissioners, Board of Directors and
2024 adalah sebagai berikut: Audit Committee as of 31 December 2024
are as follows:
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama : Ahmad Al Farouk Bin Ahmad : President Commissioner
Kamal
Komisaris Independen : Sabam Hutajulu : Independent Commissioner
Komisaris : Reza Viryawan : Commissioner
Direksi Board of Directors
Direktur Utama : Veranita Yosephine Sinaga : President Director
Direktur : Luh Gede Mega Putri Tjatera : Director
Komite Audit Audit Committee
Ketua : Sabam Hutajulu : Chairman
Anggota : Elok Tresnaningsih : Member
Anggota : Myrnie Zachraini Tamin : Member
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of 31 December 2025 and 2024, the
Perusahaan memiliki karyawan tetap masing- Company has a total of 1,365 and 1,805
masing sejumlah 1.365 dan 1.805 orang (tidak permanent employees, respectively
diaudit). (unaudited).
e. Penyelesaian laporan keuangan e. Completion of the consolidated financial
konsolidasian statements
Manajemen Perusahaan bertanggung jawab The Company’s management is responsible
atas penyusunan dan penyajian wajar laporan for the preparation and fair presentation of
keuangan konsolidasian ini sesuai dengan these consolidated financial statements in
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang accordance with Indonesian Financial
telah diselesaikan dan diotorisasi untuk Accounting Standards, which were
diterbitkan oleh Direksi Perusahaan pada completed and authorized for issuance by
tanggal 13 Maret 2026. the Board of Directors of the Company on
13 March 2026.
Page 480
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/6 Exhibit E/6
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL POLICIES INFORMATION
a. Dasar penyajian laporan keuangan a. Basis of presentation of the consolidated
konsolidasian financial statements
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun The consolidated financial statements have
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di been prepared in accordance with
Indonesia, yang mencakup Pernyataan dan Indonesian Financial Accounting Standards,
Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan which comprise the Statements and
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Interpretations issued by the Financial
Indonesia (“DSAK IAI”) dan Peraturan- Accounting Standards Board of the Institute
Peraturan serta Pedoman Penyajian dan of Indonesia Chartered Accountants (Dewan
Pengungkapan Laporan Keuangan yang Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan
diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan Indonesia or DSAK IAI) and the Regulations
(“OJK”). and Guidelines on Financial Statement
Presentation and Disclosures issued by
Financial Services Authority (Otoritas Jasa
Keuangan” or “ OJK”).
Laporan keuangan konsolidasian disusun The consolidated financial statements have
berdasarkan konsep akrual, kecuali laporan been prepared on the accrual basis, except
arus kas konsolidasian, dengan menggunakan for the consolidated statement of cash
konsep biaya historis, kecuali seperti yang flows, using the historical cost concept of
disebutkan dalam Catatan atas laporan accounting, except as disclosed in the
keuangan konsolidasian yang relevan. relevant Notes to the consolidated financial
statements herein.
Laporan arus kas konsolidasian yang disajikan The consolidated statement of cash flows,
dengan menggunakan metode langsung, which has been prepared using the direct
menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas method, present receipts and
dan bank yang diklasifikasikan ke dalam disbursements of cash on hands and in banks
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. classified into operating, investing and
financing activities.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan oleh Grup The accounting policies adopted by the
adalah selaras bagi tahun yang dicakup oleh Group are consistently applied for the years
laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk covered by the consolidated financial
standar akuntansi baru dan revisi seperti statements, except for new and revised
diungkapkan pada Catatan 2v dibawah ini. accounting standards as disclosed in the
following Note 2v.
Grup telah menyusun laporan keuangan The Group has prepared the consolidated
konsolidasian dengan dasar bahwa Grup akan financial statements on the basis that it will
terus beroperasi secara berkesinambungan. continue to operate as a going concern.
Page 481
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/7 Exhibit E/7
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
b. Prinsip-prinsip konsolidasi b. Principles of consolidation
Laporan keuangan konsolidasian meliputi The consolidated financial statements
laporan keuangan Perusahaan dan entitas- comprise the financial statements of the
entitas anak. Kendali diperoleh bila Grup Company and its subsidiaries. Control is
terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil achieved when the Group is exposed, or has
variabel dari keterlibatannya dengan investee rights, to variable returns from its
dan memiliki kemampuan untuk involvement with the investee and has the
mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui ability to affect those returns through its
kekuasaannya atas investee. Dengan demikian, power over the investee. Thus, the Group
investor mengendalikan investee jika dan controls an investee if and only if the Group
hanya jika investor memiliki seluruh hal has all of the following:
berikut ini:
i) Kekuasaan atas investee, yaitu hak yang i) Power over the investee, that is
ada saat ini yang memberi investor existing rights that give the investor
kemampuan kini untuk mengarahkan current ability to direct the relevant
aktivitas relevan dari investee, activities of the investee,
ii) Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel ii) Exposure, or rights, to variable returns
dari keterlibatannya dengan investee, dan from its involvement with the investee,
and
iii) Kemampuan untuk menggunakan iii) The ability to use its power over the
kekuasaannya atas investee untuk investee to affect its returns.
memengaruhi jumlah imbal hasil.
Bila Grup tidak memiliki hak suara atau hak When the Group has less than a majority of
serupa secara mayoritas atas suatu investee, the voting or similar rights of an investee,
Grup mempertimbangkan semua fakta dan the Group considers all relevant facts and
keadaan yang relevan dalam mengevaluasi circumstances in assessing whether it has
apakah mereka memiliki kekuasaan atas power over an investee, including:
investee, termasuk:
i) Pengaturan kontraktual dengan pemilik i) The contractual arrangement with the
hak suara lainnya dari investee, other vote holders of the investee,
ii) Hak yang timbul atas pengaturan ii) Rights arising from other contractual
kontraktual lain, dan arrangements, and
iii) Hak suara dan hak suara potensial yang iii) The Group's voting rights and potential
dimiliki Grup. voting rights.
Grup menilai kembali apakah mereka The Group re-assesses whether or not it
mengendalikan investee bila fakta dan controls an investee if facts and
keadaan mengindikasikan adanya perubahan circumstances indicate that there are
terhadap satu atau lebih dari ketiga elemen changes to one or more of the three
dari pengendalian. Konsolidasi atas entitas- elements of control. Consolidation of a
entitas anak dimulai sejak Grup memperoleh subsidiary begins when the Group obtains
pengendalian atas entitas anak dan berakhir control over the subsidiary and ceases when
pada saat Grup kehilangan pengendalian atas the Group loses control of the subsidiary.
entitas anak. Aset, liabilitas, penghasilan dan Assets, liabilities, income and expenses of a
beban dari entitas anak yang diakuisisi pada subsidiary acquired during the year are
tahun tertentu disertakan dalam laporan included in the consolidated financial
keuangan konsolidasian sejak tanggal Grup statements from the date the Group gains
memperoleh kendali sampai tanggal Grup tidak control until the date the Group ceases to
lagi mengendalikan entitas anak tersebut. control the subsidiary.
Page 482
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/8 Exhibit E/8
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
b. Prinsip-prinsip konsolidasi (Lanjutan) b. Principles of consolidation (Continued)
Seluruh laba rugi dan setiap komponen Profit or loss and each component of other
penghasilan komprehensif lain (“PKL”) comprehensive income (“OCI”) are
diatribusikan pada pemilik entitas induk dan attributed to the equity holders of the
pada kepentingan nonpengendali (“KNP”), parent of the Group and to the non-
walaupun hal ini akan menyebabkan saldo KNP controlling interests (“NCI”), even if this
yang defisit. Bila dipandang perlu, results in the NCI having a deficit balance.
penyesuaian dilakukan terhadap laporan When necessary, adjustments are made to
keuangan entitas anak untuk diselaraskan the financial statements of subsidiaries to
dengan kebijakan akuntansi Grup. bring their accounting policies into line with
the Group’s accounting policies
Seluruh aset dan liabilitas, ekuitas, All intra-group assets and liabilities, equity,
penghasilan dan beban dan arus kas atas income, expenses and cash flows relation to
transaksi antar anggota Grup dieliminasi transactions between members of the Group
sepenuhnya pada saat konsolidasi. are eliminated in full on consolidation.
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas A change in the parent’s ownership interest
induk pada entitas anak yang tidak in a subsidiary, without a loss of control, is
mengakibatkan hilangnya pengendalian, accounted for as an equity transaction. If
dicatat sebagai transaksi ekuitas. Bila the Group loses control over a subsidiary, it
kehilangan pengendalian atas suatu entitas derecognizes the related assets (including
anak, maka Grup menghentikan pengakuan goodwill), liabilities, NCI and other
atas aset (termasuk goodwill), liabilitas, KNP component of equity, while any resultant
dan komponen lain dari ekuitas terkait, gain or loss is recognized in the profit or
sementara rugi atau laba yang dihasilkan loss. Any investment retained is recognized
diakui pada laba rugi. Bagian dari investasi at fair value.
yang tersisa diakui pada nilai wajar.
c. Kas dan Bank c. Cash on Hand and in Banks
Kas dan bank dalam laporan posisi keuangan Cash on hand and in banks in the statements
konsolidasian yang terdiri dari kas dan bank of consolidated financial position comprise
serta deposito jangka pendek yang akan jatuh of cash on hand and in banks and short-term
tempo dalam waktu 3 bulan atau kurang, yang deposits with a maturity of 3 months or less,
dapat segera dikonversikan menjadi kas dalam that are readily convertible to a known
jumlah yang dapat ditentukan dan memiliki amount of cash and subject to an
risiko perubahan nilai yang tidak signifikan. insignificant risk of changes in value.
d. Instrumen keuangan d. Financial instruments
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak A financial instrument is any contract that
yang memberikan aset keuangan bagi satu gives rise to a financial asset of one entity
entitas dan liabilitas keuangan atau ekuitas and a financial liability or equity instrument
bagi entitas lain. of another entity.
Page 483
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/9 Exhibit E/9
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
d. Instrumen keuangan (Lanjutan) d. Financial instruments (Continued)
Aset keuangan Financial assets
Pengakuan dan pengukuran awal Initial recognition and measurement
Pada pengakuan awal, Grup mengukur aset At initial recognition, the Group measures a
keuangan pada nilai wajarnya ditambah biaya financial asset at its fair value plus
transaksi, dalam hal aset keuangan tidak transaction costs, in the case of a financial
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi asset not at fair value through profit or loss
(“NWLR”). Piutang usaha yang tidak (“FVTPL”). Trade receivables that do not
mengandung komponen pembiayaan yang contain a significant financing component,
signifikan, dimana Grup telah menerapkan for which the Group has applied the
cara praktis, yaitu diukur pada harga transaksi practical expedient are measured at the
yang ditentukan sesuai PSAK 115: Pendapatan transaction price determined under PSAK
dari kontrak dengan pelanggan. 115: Revenue from contracts with
customers.
Agar aset keuangan diklasifikasikan dan diukur In order for a financial asset to be classified
pada biaya perolehan diamortisasi atau and measured at amortized cost or FVOCI, it
NWPKL, aset keuangan harus menghasilkan needs to give rise to cash flows that are
arus kas yang semata dari pembayaran pokok ‘solely payments of principal and interest
dan bunga (“SPPB”) dari jumlah pokok (“SPPI”)’ on the principal amount
terutang. Penilaian ini disebut sebagai uji outstanding. This assessment is referred to
SPPB dan dilakukan pada tingkat instrumen. as the SPPI test and is performed at an
instrument level.
Model bisnis Grup untuk mengelola aset The Group’s business model for managing
keuangan mengacu pada bagaimana mereka financial assets refers to how it manages its
mengelola aset keuangannya untuk financial assets in order to generate cash
menghasilkan arus kas. Model bisnis flows. The business model determines
menentukan apakah arus kas akan dihasilkan whether cash flows will result from
dari penerimaan arus kas kontraktual, collecting contractual cash flows, selling
penjualan aset keuangan, atau keduanya. the financial assets, or both.
Pengukuran Selanjutnya Subsequent Measurement
Untuk tujuan pengukuran selanjutnya, aset For purposes of subsequent measurement,
keuangan diklasifikasikan dalam empat financial assets are classified in four
kategori: categories:
• Aset keuangan pada biaya perolehan • Financial assets at amortized cost (debt
diamortisasi (instrumen utang). instruments).
• Aset keuangan pada nilai wajar melalui PKL • Financial assets at fair value through OCI
dengan daur ulang keuntungan dan with recycling of cumulative gains and
kerugian kumulatif (instrumen utang). losses (debt instruments).
• Aset keuangan yang ditetapkan pada nilai • Financial assets designated at fair value
wajar melalui PKL tanpa daur ulang through OCI with no recycling of
keuntungan dan kerugian kumulatif setelah cumulative gains and losses upon
penghentian pengakuan (instrumen derecognition (equity instruments).
ekuitas). • Financial assets at fair value through
• Aset keuangan pada nilai wajar melalui profit or loss.
laba rugi.
Page 484
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/10 Exhibit E/10
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
d. Instrumen keuangan (Lanjutan) d. Financial instruments (Continued)
Aset keuangan (Lanjutan) Financial assets (Continued)
Pengukuran Selanjutnya (Lanjutan) Subsequent Measurement (Continued)
Pengukuran selanjutnya dari aset keuangan The subsequent measurement of financial
tergantung kepada klasifikasi masing-masing assets depends on their classification as
aset keuangan seperti berikut ini: described below:
Aset keuangan pada biaya perolehan Financial assets at amortized cost (debt
diamortisasi (instrumen utang). instruments).
Grup mengukur aset keuangan yang diukur The Group measures financial assets at
dengan biaya perolehan diamortisasi jika amortized cost if both of the following
kedua kondisi berikut terpenuhi: conditions are met:
• Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis • The financial asset is held within a
dengan tujuan untuk memiliki aset business model with the objective to
keuangan untuk mengumpulkan arus kas hold financial assets in order to collect
kontraktual, dan contractual cash flows, and
• Persyaratan kontraktual dari aset • The contractual terms of the financial
keuangan menimbulkan arus kas pada asset give rise on specified dates to cash
tanggal tertentu yang hanya merupakan flows that are solely payments of
pembayaran pokok dan bunga dari jumlah principal and interest on the principal
pokok terutang. amount outstanding.
Aset keuangan yang diukur dengan biaya Financial assets at amortized cost are
perolehan diamortisasi selanjutnya diukur subsequently measured using the effective
dengan menggunakan metode suku bunga interest rate (“EIR”) method and are subject
efektif (“SBE”) dan mengalami penurunan to impairment. Gains and losses are
nilai. Keuntungan dan kerugian diakui dalam recognized in profit or loss when the asset
laba rugi pada saat aset dihentikan is derecognized, modified or impaired.
pengakuannya, dimodifikasi atau diturunkan
nilainya.
Seluruh aset keuangan Grup adalah aset All of the Group’s financial assets are
keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. financial assets at amortized cost.
Penghentian Pengakuan Derecognition
Aset keuangan (atau, jika berlaku, bagian dari A financial asset (or, where applicable, a
aset keuangan atau bagian dari kelompok aset part of a financial asset or part of a group
keuangan serupa) terutama dihentikan of similar financial assets) is primarily
pengakuannya (yaitu, dihapus dari laporan derecognized (i.e., removed from the
posisi keuangan konsolidasian Grup) ketika: Group’s consolidated statement of financial
position) when:
• Hak untuk menerima arus kas dari aset • The rights to receive cash flows from the
telah kedaluwarsa; atau asset have expired; or
Page 485
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/11 Exhibit E/11
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
d. Instrumen keuangan (Lanjutan) d. Financial instruments (Continued)
Aset keuangan (Lanjutan) Financial assets (Continued)
Penghentian Pengakuan (Lanjutan) Derecognition (Continued)
• Grup telah mengalihkan haknya untuk • The Group has transferred its rights to
menerima arus kas dari aset atau telah receive cash flows from the asset or has
mengasumsikan kewajiban untuk assumed an obligation to pay the
membayar arus kas yang diterima secara received cash flows in full without
penuh tanpa penundaan material kepada material delay to a third party under a
pihak ketiga berdasarkan pengaturan 'pass- ‘pass-through’ arrangement; and either
through'; dan salah satu (a) Grup telah (a) the Group has transferred
mengalihkan secara substansial semua substantially all the risks and rewards of
risiko dan manfaat aset, atau (b) Grup the asset, or (b) the Group has neither
tidak mengalihkan atau memiliki secara transferred nor retained substantially
substansial seluruh risiko dan manfaat all the risks and rewards of the asset but
aset, tetapi telah mengalihkan has transferred control of the asset.
pengendalian aset.
Ketika Grup telah mengalihkan haknya untuk When the Group has transferred its rights to
menerima arus kas dari suatu aset atau telah receive cash flows from an asset or has
menandatangani kesepakatan ‘pass-through’, entered into a pass-through arrangement, it
Grup mengevaluasi jika, dan sejauh mana, evaluates if, and to what extent, it has
Grup masih mempertahankan risiko dan retained the risks and rewards of
manfaat atas kepemilikan aset. Ketika Grup ownership. When it has neither transferred
tidak mengalihkan maupun seluruh risiko dan nor retained substantially all of the risks
manfaat atas aset dipertahankan secara and rewards of the asset, nor transferred
substansial, maupun tidak mengalihkan control of the asset, the Group continues to
kendali atas aset, Grup tetap mengakui aset recognize the transferred asset to the
yang dialihkan sebesar keterlibatan extent of its continuing involvement. In that
berkelanjutannya. Dalam kasus tersebut, Grup case, the Group also recognizes an
juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang associated liability. The transferred asset
dialihkan dan liabilitas terkait diukur dengan and the associated liability are measured on
basis yang mencerminkan hak dan kewajiban a basis that reflects the rights and
yang masih dipertahankan oleh Grup. obligations that the Group has retained.
Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk Continuing involvement that takes the form
jaminan atas aset yang ditransfer, diukur pada of a guarantee over the transferred asset is
nilai yang lebih rendah antara jumlah tercatat measured at the lower of the original
awal aset dan jumlah maksimum imbalan yang carrying amount of the asset and the
dibutuhkan oleh Grup untuk membayar maximum amount of consideration that the
kembali. Group could be required to repay.
Penurunan nilai Impairment
Grup mengakui penyisihan kerugian kredit The Group recognizes an allowance for
ekspektasian (KKE) untuk semua instrumen expected credit losses (ECLs) for all debt
utang yang tidak dimiliki pada nilai wajar instruments not held at fair value through
melalui laba rugi dan kontrak jaminan profit or loss and financial guarantee
keuangan. KKE ditentukan atas perbedaan contracts. ECLs are based on the difference
antara arus kas kontraktual menurut kontrak between the contractual cash flows due in
dan semua arus kas yang diharapkan akan accordance with the contract and all the
diterima oleh Grup, yang didiskontokan cash flows that the Group expects to
dengan perkiraan SBE orisinal. receive, discounted at an approximation of
the original EIR.
Page 486
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/12 Exhibit E/12
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
d. Instrumen keuangan (Lanjutan) d. Financial instruments (Continued)
Aset keuangan (Lanjutan) Financial assets (Continued)
Penurunan nilai (Lanjutan) Impairment (Continued)
Arus kas yang diharapkan akan mencakup arus The expected cash flows will include cash
kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau flows from the sale of collateral held or
peningkatan kredit lainnya yang merupakan other credit enhancements that are integral
bagian yang tidak terpisahkan dalam to the contractual terms.
ketentuan kontrak.
KKE diakui dalam dua tahap. Bila belum ECLs are recognized in two stages. When
terdapat peningkatan risiko kredit signifikan there have been no significant increases in
sejak pengakuan awal, KKE diakui untuk credit risks since initial recognition, ECLs
kerugian kredit yang dihasilkan dari peristiwa are provided for credit losses that result
gagal bayar yang mungkin terjadi dalam from default events that are possible within
jangka waktu 12 bulan ke depan (KKE 12 the next 12-months (a 12-month ECL). But,
bulan). Namun, bila telah terdapat when there have been significant increases
peningkatan signifikan risiko kredit sejak in credit risks since initial recognition, a loss
pengakuan awal, penyisihan kerugian diakui allowance is recognized for credit losses
untuk kerugian kredit yang diperkirakan expected over the remaining life of the
selama sisa umur aset, tanpa asset, irrespective of timing of the default
mempertimbangkan waktu gagal bayar (KKE (a lifetime ECL).
sepanjang umurnya).
Karena aset kontrak, piutang usaha dan Because its contract assets, trade and other
piutang lain-lainnya tidak memiliki komponen receivables do not contain significant
pembiayaan signifikan, Grup menerapkan financing component, the Group applies a
pendekatan yang disederhanakan dalam simplified approach in calculating ECL.
perhitungan KKE. Oleh karena itu, Grup tidak Therefore, the Group does not track
menelusuri perubahan dalam risiko kredit, changes in credit risk, but instead
namun justru mengakui penyisihan kerugian recognizes a loss allowance based on
berdasarkan KKE sepanjang umurnya pada lifetime ECL at each reporting date. The
setiap tanggal pelaporan. Grup membentuk Group established a provision matrix that is
matriks provisi berdasarkan pengalaman based on its historical credit loss
kerugian kredit masa lampau, disesuaikan experience, adjusted for forward-looking
dengan perkiraan masa depan (forward- factors specific to the debtors and the
looking) atas faktor yang spesifik untuk economic environment.
debitur dan lingkungan ekonomi.
Grup menganggap aset keuangan dalam gagal The Group considers a financial asset in
bayar ketika pembayaran kontraktual telah default when contractual payments are 90
lewat 90 hari dari tanggal jatuh tempo. days past due. However, in certain cases,
Namun, dalam kasus tertentu, Grup juga dapat the Group may also consider a financial
mempertimbangkan aset keuangan menjadi asset to be in default when internal or
gagal bayar ketika informasi internal atau external information indicates that the
eksternal menunjukkan bahwa besar Group is unlikely to receive the outstanding
kemungkinan Grup tidak menerima jumlah contractual amounts in full before taking
kontraktual terutang secara penuh sebelum into account any credit enhancements held
memperhitungkan perbaikan kredit yang by the Group. A financial asset is written off
dimiliki oleh Grup. Aset keuangan dihapuskan when there is no reasonable expectation of
jika tidak terdapat ekspektasi yang wajar recovering the contractual cash flows.
untuk memulihkan arus kas kontraktual.
Page 487
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/13 Exhibit E/13
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
d. Instrumen keuangan (Lanjutan) d. Financial instruments (Continued)
Liabilitas keuangan Financial Liabilities
Pengakuan dan pengukuran awal Initial recognition and measurement
Liabilitas keuangan diklasifikasikan, pada Financial liabilities are classified, at initial
pengakuan awal, sebagai liabilitas keuangan recognition, as financial liabilities at FVTPL,
yang diukur pada FVTPL, utang dan pinjaman loans and borrowings, or as derivatives
atau derivatif ditetapkan sebagai instrumen designated as hedging instruments in an
lindung nilai pada lindung nilai yang efektif, effective hedge, as appropriate.
sesuai dengan kondisinya.
Semua liabilitas keuangan pada awalnya diakui All financial liabilities are recognized
pada nilai wajar dan, untuk utang dan initially at fair value and, in the case of
pinjaman dan utang usaha, setelah dikurangi loans and borrowings and payables, net of
biaya transaksi yang dapat diatribusikan directly attributable transaction costs.
secara langsung.
Grup menetapkan liabilitas keuangannya The Group designates its financial liabilities
sebagai utang dan pinjaman, seperti utang as loans and borrowings, such as trade and
usaha dan lain-lain, biaya masih harus dibayar, other payables, accrued expense, bank loans
liabilitas imbalan kerja jangka pendek, utang and due to related parties.
bank dan utang pihak berelasi.
Pengukuran Selanjutnya Subsequent Measurement
Pengukuran selanjutnya dari liabilitas The subsequent measurement of financial
keuangan ditentukan oleh klasifikasinya liabilities depends on their classification as
sebagai berikut described below:
Liabilitas keuangan pada NWLR Financial liabilities at FVTPL
Liabilitas keuangan yang diukur pada NWLR Financial liabilities at FVTPL include
mencakup liabilitas keuangan yang dimiliki financial liabilities held for trading and
untuk diperdagangkan dan liabilitas keuangan financial liabilities designated upon initial
yang diukur pada NWLR yang ditetapkan saat recognition as at FVTPL
pengakuan awal.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai Financial liabilities are classified as held for
dimiliki untuk diperdagangkan, jika liabilitas trading if they are incurred for the purpose
keuangan tersebut diperoleh untuk tujuan of repurchasing in the near term. This
dibeli kembali dalam waktu dekat. Kategori ini category also includes derivative financial
juga mencakup instrumen keuangan derivatif instruments entered into by the Group that
yang dilakukan oleh Grup dimana instrumen are not designated as hedging instruments
derivatif tersebut tidak ditetapkan sebagai in hedge relationships as defined by PSAK
instrumen lindung nilai dalam hubungan 109: Financial instruments. Separated
lindung nilai sebagaimana didefinisikan dalam embedded derivatives are also classified as
PSAK 109: Instrumen keuangan. Derivatif held for trading unless they are designated
melekat yang dipisahkan juga diklasifikasikan as effective hedging instruments.
sebagai dimiliki untuk diperdagangkan kecuali
ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai
yang efektif.
Keuntungan atau kerugian atas liabilitas yang Gains or losses on liabilities held for trading
dimiliki untuk diperdagangkan diakui dalam are recognized in the statement of profit or
laporan laba rugi. loss.
Page 488
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/14 Exhibit E/14
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
d. Instrumen keuangan (Lanjutan) d. Financial instruments (Continued)
Liabilitas keuangan (Lanjutan) Financial Liabilities (Continued)
Pengukuran Selanjutnya (Lanjutan) Subsequent Measurement (Continued)
Liabilitas keuangan yang diukur pada NWLR Financial liabilities designated upon initial
yang ditetapkan saat pengakuan awal harus recognition at FVTPL are designated at the
memenuhi kriteria dalam PSAK 109 dan initial date of recognition, and only if the
ditetapkan pada tanggal pengakuan awal. criteria in PSAK 109 are satisfied. The Group
Grup tidak menetapkan liabilitas keuangan has not designated any financial liability as
apapun sebagai liabilitas yang diukur pada at FVTPL.
NWLR.
Liabilitas keuangan pada biaya perolehan Financial liabilities at amortized cost (Loans
diamortisasi (Utang dan pinjaman) and borrowings)
i) Utang dan Pinjaman Jangka Panjang yang i) Long-term Interest-bearing Loans and
Dikenakan Bunga Borrowings
Setelah pengakuan awal, utang dan Subsequent to initial recognition, long-
pinjaman jangka panjang yang berbunga term interest-bearing loans and
diukur pada biaya perolehan yang borrowings are measured at amortized
diamortisasi dengan menggunakan metode acquisition costs using EIR method. At
SBE. Pada tanggal pelaporan, biaya bunga the reporting dates, accrued interest is
yang masih harus dibayar dicatat secara recorded separately from the associated
terpisah, dari pokok pinjaman terkait, borrowings within the current liabilities
dalam bagian liabilitas jangka pendek. section.
Keuntungan dan kerugian diakui pada laba Gains and losses are recognized in the
rugi ketika liabilitas dihentikan profit or loss when the liabilities are
pengakuannya maupun melalui proses derecognized as well as through the EIR
amortisasi menggunakan metode SBE. amortization process.
Biaya amortisasi dihitung dengan Amortized cost is calculated by taking
mempertimbangkan setiap diskonto atau into account any discount or premium on
premium atas akuisisi dan komisi atau acquisition and fees or costs that are an
biaya yang merupakan bagian tidak integral part of the EIR. The EIR
terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE amortization is included in finance
dicatat sebagai beban keuangan pada laba expense in the profit or loss.
rugi.
ii) Utang dan Akrual ii) Payables and Accruals
Liabilitas untuk utang usaha dan utang lain- Liabilities for current trade and other
lain jangka pendek, biaya masih harus accounts payable, accrued expenses and
dibayar dan liabilitas imbalan kerja jangka short-term employee benefit liability
pendek dinyatakan sebesar jumlah are stated at carrying amounts (notional
tercatat (jumlah nosional), yang kurang amounts), which approximate their fair
lebih sebesar nilai wajarnya. values.
Page 489
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/15 Exhibit E/15
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
d. Instrumen keuangan (Lanjutan) d. Financial instruments (Continued)
Liabilitas keuangan (Lanjutan) Financial Liabilities (Continued)
Penghentian Pengakuan Derecognition
Suatu liabilitas keuangan dihentikan A financial liability is derecognized when
pengakuannya pada saat kewajiban yang the obligation under the contract is
ditetapkan dalam kontrak berakhir atau discharged or cancelled or expires.
dibatalkan atau kedaluwarsa.
Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar When an existing financial liability is
dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi replaced by another from the same lender
pinjaman yang sama atas persyaratan yang on substantially different terms, or the
secara substansial berbeda, atau bila terms of an existing liability are
persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut substantially modified, such an exchange or
secara substansial dimodifikasi, pertukaran modification is treated as derecognition of
atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat the original liability and recognition of a
sebagai penghentian pengakuan liabilitas new liability, and the difference in the
keuangan orisinal dan pengakuan liabilitas respective carrying amounts is recognized in
keuangan baru, dan selisih antara nilai the profit or loss.
tercatat masing-masing liabilitas keuangan
tersebut diakui pada laba rugi.
Saling Hapus Instrumen Keuangan Offsetting of Financial Instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling Financial assets and financial liabilities are
hapuskan dan nilai netonya disajikan dalam offset, and the net amount reported in the
laporan posisi keuangan konsolidasian jika, consolidated statement of financial position
dan hanya jika, terdapat hak secara hukum if, and only if, there is a currently
untuk melakukan saling hapus atas jumlah enforceable legal right to offset the
tercatat dari aset keuangan dan liabilitas recognized amounts and there is an
keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk intention to settle on a net basis, or to
menyelesaikan secara neto, atau untuk realize the assets and settle the liabilities
merealisasikan aset dan menyelesaikan simultaneously.
liabilitas secara bersamaan.
e. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi e. Transactions with related parties
Perusahaan dan entitas anaknya melakukan The company and subsidiaries have
transaksi dengan pihak berelasi sesuai dengan transactions with related parties as defined
definisi yang diuraikan pada PSAK 224: in PSAK 224: Related Party Disclosures.
Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi.
Transaksi ini dilakukan berdasarkan The transactions are made based on terms
persyaratan yang disetujui oleh kedua belah agreed by the parties, which may not be the
pihak, yang mungkin tidak sama dengan same as those of the transactions between
transaksi lain yang dilakukan dengan unrelated parties.
pihak-pihak yang tidak berelasi.
Page 490
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/16 Exhibit E/16
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
e. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi e. Transactions with related parties
(Lanjutan) (Continued)
Transaksi dan saldo yang material dengan Significant transactions and balances with
pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan 22. related parties are disclosed in Note 22.
Kecuali diungkapkan khusus sebagai pihak Unless specifically identified as related
berelasi, maka pihak lain yang disebutkan parties, the parties disclosed in the Notes
dalam Catatan atas laporan keuangan to the consolidated financial statements
konsolidasian merupakan pihak tidak berelasi. are unrelated parties.
f. Persediaan f. Inventories
Persediaan dinyatakan berdasarkan nilai Inventories are stated at the lower of cost
terendah antara biaya perolehan atau nilai or net realizable value. Cost is determined
realisasi neto. Biaya perolehan ditentukan using the weighted-average method.
dengan menggunakan metode rata-rata Net realizable value is the estimated selling
tertimbang. Nilai realisasi neto adalah estimasi price in the ordinary course of business, less
harga jual dalam kegiatan usaha biasa setelah estimated cost necessary to make the sale.
dikurangi estimasi biaya yang diperlukan untuk
melaksanakan penjualan.
Grup menetapkan penyisihan untuk nilai The Group provides allowance for net
realisasi neto persediaan berdasarkan hasil realizable value of inventories based on
penelaahan berkala atas kondisi fisik dan nilai periodic reviews of the physical conditions
realisasi neto persediaan. and net realizable values of the inventories.
g. Biaya dibayar di muka g. Prepaid expenses
Biaya dibayar di muka diamortisasi dan Prepaid expenses are amortized and
dibebankan pada beban usaha selama masa charged to operation expense over their
manfaat masing-masing biaya dengan beneficial periods using the straight-line
menggunakan metode garis lurus dan disajikan method and are presented as current asset
sebagai aset lancar atau aset tidak lancar or non-current asset based on their nature.
sesuai sifatnya masing-masing.
h. Aset tetap h. Fixed assets
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan Fixed assets are stated at cost less
dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi accumulated depreciation and impairment
penurunan nilai, jika ada. Biaya perolehan losses, if any. Such cost includes the cost of
termasuk biaya penggantian bagian aset tetap replacing part of the fixed assets when that
saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi cost is incurred if the recognition criteria
kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat are met. Likewise, when a major inspection
inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya is performed, its cost is recognized in the
inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat carrying amount of the fixed assets as
(“carrying amount”) aset tetap sebagai suatu replacement if the recognition criteria are
penggantian jika memenuhi kriteria satisfied. All other repairs and maintenance
pengakuan. Semua biaya pemeliharaan dan costs that do not meet the recognition
perbaikan yang tidak memenuhi kriteria criteria are recognized in the consolidated
pengakuan diakui dalam laporan laba rugi dan statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain konsolidasian comprehensive income as incurred.
pada saat terjadinya.
Page 491
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/17 Exhibit E/17
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
h. Aset tetap (Lanjutan) h. Fixed assets (Continued)
Penyusutan aset dimulai pada saat aset Depreciation of an asset starts when it is
tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud available for use and is computed using the
penggunaannya dan dihitung dengan straight-line method based on the
menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimated useful lives of the assets as
taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap follows:
sebagai berikut:
Tahun/Years
Bangunan 28,75 Building
Mesin pesawat dan peralatan Aircraft engines and inflight
penerbangan 5-10 equipments
Rotable assets dan alat teknik 5-10 Rotable assets and engineering tools
Alat bantu darat 5 Ground support equipment
Kendaraan 5 Vehicles
Peralatan kantor 5 Office equipment
Renovasi 5 Renovation
Jumlah tercatat aset ini direviu atas The carrying amounts of fixed assets are
penurunan nilai jika terdapat peristiwa atau reviewed for impairment when events or
perubahan keadaan yang mengindikasikan changes in circumstances indicate that
bahwa jumlah tercatat mungkin tidak dapat their carrying values may not be fully
seluruhnya terealisasi. recoverable.
Jumlah tercatat komponen dari suatu aset The carrying amount of an item of these
dihentikan pengakuannya pada saat assets is derecognized upon disposal or
dilepaskan atau saat sudah tidak ada lagi when no future economic benefits are
manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan expected from its use or disposal. Any gain
dari penggunaan maupun pelepasannya. or loss arising from the derecognition of the
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari asset (calculated as the difference between
penghentian pengakuan tersebut (ditentukan the net disposal proceeds and the carrying
sebesar selisih antara jumlah hasil pelepasan amount of the asset) is directly included in
neto dan jumlah tercatatnya) dimasukkan ke the profit or loss of year the item is
dalam laba rugi pada tahun penghentian derecognized.
pengakuan tersebut dilakukan.
Nilai residu aset, umur manfaat dan metode The asset residual values, useful lives and
penyusutan dievaluasi setiap akhir tahun depreciation method are reviewed at the
pelaporan dan disesuaikan secara prospektif end of each reporting year and adjusted
jika dipandang perlu. prospectively if necessary.
Aset tetap dalam penyelesaian dicatat sebesar Constructions in-progress are stated at
biaya perolehan, yang mencakup kapitalisasi cost, including capitalized borrowing costs
beban pinjaman dan biaya-biaya lainnya yang and other charges incurred in connection
terjadi sehubungan dengan pendanaan aset with the financing of the said asset
tetap dalam penyelesaian tersebut. Akumulasi constructions. The accumulated costs will
biaya perolehan akan direklasifikasi ke akun be reclassified to the appropriate “Fixed
“Aset Tetap” yang bersangkutan pada saat Assets” account when the construction is
aset tetap tersebut telah selesai dikerjakan completed. Assets under construction are
dan siap untuk digunakan. Aset tetap dalam not depreciated until they fulfill the
penyelesaian tidak disusutkan sampai criteria for recognition as fixed assets as
memenuhi syarat pengakuan sebagai aset disclosed above.
tetap seperti diungkapkan di atas.
Page 492
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/18 Exhibit E/18
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
h. Aset tetap (Lanjutan) h. Fixed assets (Continued)
Beban pemeliharaan dan perbaikan Repairs and maintenance expenses are
dibebankan pada laba rugi pada saat taken to the profit or loss when they are
terjadinya. Beban pemugaran dan incurred. The cost of major renovation and
penambahan dalam jumlah besar dikapitalisasi restoration is included in the carrying
kepada jumlah tercatat aset terkait bila besar amount of the related asset when it is
kemungkinan bagi Grup manfaat ekonomi masa probable that future economic benefits in
depan menjadi lebih besar dari standar kinerja excess of the originally assessed standard of
awal yang ditetapkan sebelumnya dan performance of the existing asset will flow
disusutkan sepanjang sisa masa manfaat aset to the Group and is depreciated over the
terkait. remaining useful life of the related asset.
Tanah termasuk biaya pengurusan legal hak Land, including legal cost of land rights in
atas tanah dalam bentuk Hak Guna Usaha the form of Right to Cultivate (“Hak Guna
(“HGU”), Hak Guna Bangunan (“HGB”) dan Hak Usaha” or “HGU”), Right to Build (“Hak
Pakai (“HP”) ketika tanah diperoleh pertama Guna Bangunan” or “HGB”) and Right to Use
kali dinyatakan sebesar biaya perolehan dan (“Hak Pakai” or “HP”) when the land rights
tidak diamortisasi karena manajemen were acquired initially, is stated at cost and
berpendapat bahwa kemungkinan besar hak not amortized as the management is of the
atas tanah tersebut dapat opinion that it is probable the titles of land
diperbaharui/diperpanjang pada saat masa rights can be renewed/extended upon
berlakunya selesai. expiration.
Biaya pengurusan atas perpanjangan atau The extension or the legal renewal costs of
pembaruan legal hak atas tanah dalam bentuk land rights in the form of HGU, HGB and HP
HGU, HGB dan HP ditangguhkan dan are deferred and amortized over the
diamortisasi yang lebih pendek antara umur shorter between the land rights' legal life
hukum hak atas tanah dan umur ekonomi and the economic life of the land, and
tanah, dan disajikan sebagai bagian dari akun presented as part of “Fixed assets, net”
“Aset tetap, neto” pada laporan posisi account in the consolidated statement of
keuangan konsolidasian. financial position.
i. Penurunan nilai aset non-keuangan i. Impairment of non-financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menilai The Group assesses at end of each reporting
apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami period whether there is an indication that
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi an asset may be impaired. If any such
tersebut atau pada saat pengujian secara indication exists, or when annual
tahunan penurunan nilai aset (yaitu aset tak impairment testing for an asset (i.e. an
berwujud dengan umur manfaat tidak intangible asset with an indefinite useful
terbatas, aset tak berwujud yang belum dapat life, an intangible asset not yet available
digunakan, atau goodwill yang diperoleh for use, or goodwill acquired in a business
dalam suatu kombinasi bisnis) diperlukan, combination) is required, the Group makes
maka Grup membuat estimasi atas jumlah an estimate of the asset’s recoverable
terpulihkan aset tersebut. amount.
Page 493
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/19 Exhibit E/19
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
i. Penurunan nilai aset non-keuangan i. Impairment of non-financial assets
(Lanjutan) (Continued)
Grup mendasarkan perhitungan penurunan The Group bases its impairment calculation
nilai pada rincian perhitungan anggaran atau on detailed budgets and forecast
prakiraan yang disusun secara terpisah untuk calculations which are prepared separately
masing-masing Unit Penghasil Kas (“UPK”) for each of the Group’s Cash Generating
Grup atas aset individual yang dialokasikan. Unit (“CGU”) to which the individual assets
Perhitungan anggaran dan prakiraan ini secara are allocated. These budgets and forecast
umum mencakup periode selama lima atau calculations are generally covering a period
sepuluh tahun sesuai dengan kestabilan of five or ten years in accordance with the
masing-masing arus kas terkait. Setelah stability of each cash flows. Beyond the
periode yang dianggarkan, proyeksi arus kas forecasted period, the estimated cash flows
diestimasi dengan melakukan ekstrapolasi are determined by extrapolating the
proyeksi yang dianggarkan dengan forecasted cash flows using a steady long-
menggunakan tingkat pertumbuhan jangka term growth rate.
panjang yang tetap.
Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus In assessing the value in use, the estimated
kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini net future cash flows are discounted to
dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum their present value using a pre-tax discount
pajak yang menggambarkan penilaian pasar rate that reflects current market
kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik assessments of the time value of money and
atas aset. Dalam menentukan nilai wajar the risks specific to the asset. In
dikurangi biaya untuk menjual, digunakan determining fair value less costs to sell,
harga penawaran pasar terakhir, jika tersedia. recent market transactions are taken into
Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Grup account, if available. If no such transactions
menggunakan model penilaian yang sesuai can be identified, an appropriate valuation
untuk menentukan nilai wajar aset. model is used to determine the fair value of
Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh the assets. These calculations are
penilaian berganda atau indikator nilai wajar corroborated by valuation multiples or
yang tersedia. other available fair value indicators.
Kerugian penurunan nilai dari operasi yang Impairment losses of continuing operations,
berkelanjutan, jika ada, diakui pada laporan if any, are recognized in the consolidated
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain statement of profit or loss and other
konsolidasian sesuai dengan kategori biaya comprehensive income under expense
yang konsisten dengan fungsi dari aset yang categories that are consistent with the
diturunkan nilainya, kecuali jika aset tersebut functions of the impaired assets, unless the
dicatat sebesar nilai revaluasi, dimana relevant asset is carried at a revalued
kerugian penurunan nilai diperlakukan sebagai amount, in which case the impairment loss
penurunan revaluasi. is treated as a revaluation decrease.
Page 494
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/20 Exhibit E/20
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
i. Penurunan nilai aset non-keuangan i. Impairment of non-financial assets
(Lanjutan) (Continued)
Penilaian dilakukan pada akhir setiap tanggal An assessment is made at each reporting
pelaporan untuk menilai apakah terdapat date to assess whether there is any
indikasi bahwa rugi penurunan nilai yang telah indication that previously recognized
diakui dalam periode sebelumnya mungkin impairment losses may no longer exist or
tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. may have decreased. If such indication
Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka exists, the asset’s or CGUs recoverable
entitas mengestimasi jumlah terpulihkan aset amount is estimated. A previously
atau UPK tersebut. Kerugian penurunan nilai recognized impairment loss is reversed only
yang telah diakui dalam periode sebelumnya if there has been a change in the
dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsi- assumptions used to determine the asset’s
asumsi yang digunakan untuk menentukan recoverable amount since the last
jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi impairment loss was recognized.
penurunan nilai terakhir diakui.
Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan In this case, the carrying amount of the
ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan asset is increased to its recoverable
tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset amount. The reversal is limited so that the
tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun carrying amount of the asset does not
jumlah tercatat yang telah ditentukan, neto exceed its recoverable amount, nor exceed
setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi the carrying amount that would have been
penurunan nilai yang telah diakui untuk aset determined, net of depreciation, had no
tersebut pada tahun sebelumnya. Pembalikan impairment loss been recognized for the
rugi penurunan nilai diakui sebagai laba atau asset in prior years. Reversal of an
rugi, kecuali jika aset tersebut dicatat pada impairment loss is recognized in profit or
nilai revaluasi, dalam hal tersebut pemulihan loss, unless the relevant asset is carried at
rugi penurunan nilai diperlakukan sebagai a revalued amount, in which case the
kenaikan revaluasi. Setelah pembalikan reversal of the impairment loss is treated as
tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan a revaluation increase. After such reversal,
di periode mendatang untuk mengalokasikan the depreciation charge on the said asset is
jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi adjusted in future period to allocate the
nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis asset’s revised carrying amount, less any
selama sisa umur manfaatnya. residual value, on a systematic basis over its
remaining useful life.
j. Provisi j. Provisions
Provisi diakui jika Grup memiliki kewajiban Provisions are recognized when the Group
kini (baik bersifat hukum maupun bersifat has a present obligation (legal or
konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu, constructive) where, as a result of a past
besar kemungkinannya penyelesaian event, it is probable that an outflow of
kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar resources embodying economic benefits will
sumber daya yang mengandung manfaat be required to settle the obligation and a
ekonomi dan estimasi yang andal mengenai reliable estimate can be made of the amount
jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. of the obligation.
Provisi ditelaah pada setiap tanggal laporan Provisions are reviewed at each reporting
dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi date and adjusted to reflect the current
terbaik yang paling kini. Jika arus keluar best estimate. If it is no longer probable
sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban that an outflow of resources embodying
kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi economic benefits will be required to settle
dibatalkan. the obligation, the provision is reversed.
Page 495
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/21 Exhibit E/21
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
j. Provisi (Lanjutan) j. Provisions (Continued)
Provisi untuk biaya pembongkaran aset Provision for asset dismantling costs is
diestimasi berdasarkan beberapa asumsi dan estimated based on certain assumptions and
disajikan pada nilai wajar sesuai dengan carried at fair value based on applicable
tingkat diskonto yang berlaku. discount rates.
k. Sewa k. Leases
Grup menilai pada saat insepsi kontrak apabila The Group assesses at contract inception
kontrak tersebut adalah, atau mengandung, whether a contract is, or contains, a lease.
sewa. Yaitu, bila kontrak tersebut memberikan That is, if the contract conveys the right to
hak untuk mengendalikan penggunaan aset control the use of an identified asset for a
identifikasian selama suatu jangka waktu period of time in exchange for
untuk dipertukarkan dengan imbalan. consideration.
Grup sebagai penyewa The Group as a lessee
Grup menerapkan pendekatan pengakuan dan The Group applies a single recognition and
pengukuran tunggal untuk semua sewa, kecuali measurement approach for all leases,
untuk sewa jangka pendek dan sewa yang aset except for short-term leases and leases of
pendasarnya bernilai rendah. Grup mengakui low-value assets. The Group recognizes
liabilitas sewa untuk melakukan pembayaran lease liabilities to make lease payments and
sewa dan aset hak-guna yang mewakili hak right-of-use assets representing the right to
untuk menggunakan aset pendasar. use the underlying assets.
i) Aset hak-guna i) Right-of-use assets
Grup mengakui aset hak-guna pada tanggal The Group recognizes right-of-use assets
permulaan sewa (yaitu tanggal aset at the commencement date of the lease
pendasar tersedia untuk digunakan). Aset (i.e., the date the underlying asset is
hak-guna diukur pada harga perolehan, available for use). Right-of-use assets
dikurangi akumulasi penyusutan dan are measured at cost, less any
penurunan nilai, serta disesuaikan dengan accumulated depreciation and
pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya impairment losses, and adjusted for any
perolehan aset hak-guna mencakup jumlah remeasurement of lease liabilities. The
cost of right-of-use assets includes the
liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung
amount of lease liabilities recognized,
awal yang terjadi, dan pembayaran sewa
initial direct costs incurred, and lease
yang dilakukan pada atau sebelum tanggal payments made at or before the
permulaan dikurangi setiap insentif sewa commencement date less any lease
yang diterima. Aset hak-guna disusutkan incentives received. Right-of-use assets
dengan metode garis lurus selama masa are depreciated on a straight-line basis
sewa. over the lease term.
Aset hak-guna disusutkan dengan metode Right-of-use assets are depreciated on a
garis lurus selama periode yang lebih straight-line basis over the shorter of
pendek antara masa sewa dan estimasi the lease term and the estimated useful
masa manfaat aset, sebagai berikut: lives of the assets, as follows:
Page 496
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/22 Exhibit E/22
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
k. Sewa (Lanjutan) k. Leases (Continued)
Grup sebagai penyewa (Lanjutan) The Group as a lessee (Continued)
i) Aset hak-guna (Lanjutan) i) Right-of-use assets (Continued)
Tahun/Years
Pesawat 2 - 10 Aircraft
Mesin pesawat 5 Aircraft engines
Jika kepemilikan aset sewaan beralih ke If ownership of the leased asset
Grup pada akhir masa sewa atau biaya transfers to the Group at the end of the
perolehan mencerminkan pelaksanaan opsi lease term or the cost reflects the
beli, penyusutan dihitung dengan exercise of a purchase option,
menggunakan estimasi masa manfaat aset. depreciation is calculated using the
Aset hak-guna juga mengalami penurunan estimated useful life of the asset. The
nilai (Catatan 2i). right-of-use assets are also subject to
impairment (Note 2i).
ii) Liabilitas sewa ii) Lease liabilities
Pada tanggal permulaan sewa, Grup At the commencement date of the lease,
mengakui liabilitas sewa yang diukur pada the Group recognizes lease liabilities
nilai kini pembayaran sewa yang harus measured at the present value of lease
dilakukan selama masa sewa. payments to be made over the lease
term.
Pembayaran sewa juga mencakup harga The lease payments also include the
pelaksanaan dari opsi beli yang cukup pasti exercise price of a purchase option
akan dilaksanakan oleh Grup, dan reasonably certain to be exercised by the
pembayaran penalti untuk mengakhiri Group and payments of penalties for
sewa, jika masa sewa merefleksikan adanya terminating the lease, if the lease term
opsi dapat mengakhiri sewa. Variabel reflects exercising the option to
pembayaran sewa yang tidak bergantung terminate. Variable of lease payments
pada indeks atau kurs diakui sebagai beban that do not depend on an index or a rate
pada periode di mana peristiwa atau are recognized as expenses in the period
kondisi yang memicu terjadinya in which the event or condition that
pembayaran tersebut. triggers the payment occurs.
Page 497
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/23 Exhibit E/23
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
k. Sewa (Lanjutan) k. Leases (Continued)
Grup sebagai penyewa (Lanjutan) The Group as a lessee (Continued)
ii) Liabilitas sewa (Lanjutan) ii) Lease liabilities (Continued)
Dalam menghitung nilai kini pembayaran In calculating the present value of lease
sewa, Grup menggunakan Suku Bunga payments, the Group uses its
Pinjaman Inkremental (“SBPI”) pada Incremental Borrowing Rate (“IBR”) at
tanggal dimulainya sewa karena tingkat the lease commencement date because
bunga implisit dalam sewa tidak dapat the interest rate implicit in the lease is
segera ditentukan. Setelah tanggal not readily determinable. After the
permulaan, jumlah liabilitas sewa commencement date, the amount of
ditingkatkan mencerminkan akresi bunga lease liabilities are increased to reflect
(atas efek diskonto) dan dikurangi untuk the accretion of interest and reduced for
pembayaran sewa yang dilakukan. the lease payments made.
Selain itu, nilai tercatat liabilitas sewa In addition, the carrying amount of lease
diukur kembali jika ada modifikasi, liabilities are remeasured if there is a
perubahan masa sewa, perubahan modification, a change in the lease
pembayaran sewa (misalnya, perubahan term, a change in the lease payments
pembayaran masa depan akibat perubahan (i.e., changes to future payments
indeks atau kurs yang digunakan untuk resulting from a change in an index or
pembayaran sewa) atau perubahan rate used to determine such lease
penilaian opsi untuk membeli aset payments) or a change in the assessment
pendasar. of an option to purchase the underlying
asset.
iii) Sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai iii) Short-term leases and leases of low-value
rendah assets
Grup menerapkan pengecualian pengakuan The Group applies the short-term lease
sewa jangka pendek (yaitu, sewa yang recognition exemption to its short-term
memiliki jangka waktu sewa 12 bulan atau leases (i.e., those leases that have a
kurang, dari tanggal permulaan dan tidak lease term of 12 months or less from the
mengandung opsi beli). Hal ini juga berlaku commencement date and do not contain
untuk pengecualian pengakuan sewa aset a purchase option). It also applies the
bernilai rendah untuk sewa yang aset lease of low-value assets recognition
pendasarnya dianggap bernilai rendah. exemption to leases that are considered
Pembayaran sewa untuk sewa jangka to be low value. Lease payments on
pendek dan sewa dari aset bernilai rendah short-term leases and leases of low-
diakui sebagai beban dengan metode garis value assets are recognized as expenses
lurus selama masa sewa. on a straight-line basis over the lease
term.
Page 498
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/24 Exhibit E/24
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
k. Sewa (Lanjutan) k. Leases (Continued)
Grup sebagai penyewa (Lanjutan) The Group as a lessee (Continued)
iv) Jual dan sewa-balik iv) Sale and leaseback
Aset yang dijual melalui transaksi jual dan Assets sold under a sale and leaseback
sewa kembali dinilai apakah memenuhi transaction are assessed as to whether it
kriteria PSAK 115: Pendapatan dari kontrak meets the criteria within PSAK 115:
dengan pelanggan atas terjadinya Revenue from contracts with customers
penjualan. Jika penjualan telah terjadi, for a sale to have occurred. If a sale has
maka aset terkait dihentikan pengakuannya occurred, then the associated assets are
dan aset hak-guna serta liabilitas sewa derecognized and a ROU asset and lease
diakui. Aset hak-guna diakui berdasarkan liability is recognized. The ROU asset is
proporsi nilai tercatat aset sebelumnya recognized based on proportion of the
terkait dengan hak pakai yang dimiliki previous carrying amount of the asset
penjual-penyewa. Keuntungan atau that relates to the right of use retained
kerugian yang diakui dibatasi pada jumlah by the seller-lessee. Any gains or losses
yang berkaitan dengan hak yang telah recognized are restricted to the amount
dialihkan kepada pihak lawan transaksi. that relates to the rights that have been
transferred to the counter party to the
transaction.
Jika penjualan belum terjadi, maka aset Where a sale has not occurred, the asset
tersebut tetap disajikan di laporan posisi is retained on the statement of financial
keuangan sebagai “Aset tetap, neto”, dan position within “Fixed assets, net”, and
liabilitas atas aset yang dibiayai diakui an asset financed liability recognized
sebesar hasil pendanaan. Kriteria utama equal to the financing proceeds. The
untuk menilai apakah penjualan telah principal criteria for assessing whether a
terjadi atau tidak adalah apakah kontrak sale has occurred or not is whether the
tersebut memuat opsi, berdasarkan contract contains the option, at the
pertimbangan Grup, untuk membeli discretion of the Group, to repurchase
kembali pesawat tersebut selama masa the aircraft over the lease term. The
sewa. Adanya opsi pembelian kembali existence of such a repurchase option
tersebut mengakibatkan penjualan results in a sale having been deemed not
dianggap tidak terjadi, dan apabila opsi to have occurred, and if no such
pembelian kembali tersebut tidak ada, repurchase option exists, then a sale is
maka penjualan dianggap telah terjadi. deemed to have occurred.
l. Dana pemeliharaan pesawat l. Maintenance reserve funds
Biaya inspeksi besar rangka pesawat dan Major airframe inspection cost relating to
perbaikan besar mesin pesawat atas sewa heavy maintenance visit and engine
pembiayaan dikapitalisasi dan disusutkan overhauls for leased aircraft is capitalized
secara garis lurus selama periode sampai and amortized straight line over the period
dengan inspeksi atau perbaikan besar until the next expected major inspection or
berikutnya. overhaul.
Page 499
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/25 Exhibit E/25
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
m. Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan m. Revenue from Contracts with Customers
dan Pengakuan Beban and Recognition of Expenses
Pendapatan penumpang Passenger revenue
Pendapatan diukur berdasarkan pertimbangan Revenue is measured based on the
yang ditentukan dalam kontrak dengan consideration specified in a contract with a
pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang customer and excludes amounts collected on
dikumpulkan atas nama pihak ketiga. behalf of third parties.
Grup mengakui pendapatan ketika atau saat The Group recognizes revenue when or as it
mengalihkan kendali atas produk atau layanan transfers control over a product or service
kepada pelanggan pada suatu jumlah yang to customers at an amount that reflects the
mencerminkan imbalan yang diharapkan Grup consideration to which the Group expects to
sebagai imbalan atas jasa tersebut. Aset be entitled in exchange for those goods or
ditransfer ketika pelanggan memperoleh services. An asset is transferred when the
kendali atas aset tersebut. customer obtains control of the asset.
Secara umum, Grup menyimpulkan bahwa Generally, the Group has concluded that it
mereka bertindak sebagai prinsipal dalam is the principal in its revenue arrangements.
pengaturan pendapatannya. Pendapatan Passenger revenue relates to scheduled
penumpang terkait dengan penerbangan passenger flight and charter flight income
penumpang berjadwal dan pendapatan and is recorded net of discounts and includes
penerbangan charter dan dicatat setelah the related ancillary revenue (including
dikurangi diskon dan termasuk pendapatan airport and insurance surcharges,
tambahan terkait (termasuk biaya tambahan administrative fees, baggage fee, assigned
bandara dan asuransi, biaya administrasi, seat, cancellation, documentation and other
biaya bagasi, kursi yang ditetapkan, fees, and on-board sale of meals and
pembatalan, dokumentasi dan biaya lainnya, merchandise). Passenger revenue is
dan biaya penjualan makanan dan barang recorded when the air transportation
dagangan di atas pesawat). Pendapatan service is provided (i.e performance at a
penumpang dicatat pada saat layanan point in time).
transportasi udara disediakan (yaitu
pelaksanaan pada suatu titik waktu).
Jika pelanggan membayar imbalan sebelum If a customer pays consideration before the
Grup mentransfer barang atau jasa kepada Group transfers goods or services to the
pelanggan, liabilitas kontrak diakui pada saat customer, a contract liability is recognized
pembayaran dilakukan atau pembayaran jatuh when the payment is made or the payment
tempo (mana yang lebih awal). Liabilitas is due (whichever is earlier). Contract
kontrak diakui sebagai pendapatan pada saat liabilities are recognized as revenue when
Perusahaan melaksanakan berdasarkan the Company performs under the contract.
kontrak.
Pendapatan Kargo h. Cargo Revenue
i.
Pendapatan jasa kargo dan pendapatan terkait j. Cargo waybill revenue and other related
lainnya diakui pada saat jasa selesai revenue are recognized upon the completion
diserahkan. of services rendered.
k.
Beban l. Expenses
Beban diakui pada saat terjadinya (asas Expenses are recognized when they are
akrual). incurred (accrual basis).
Page 500
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/26 Exhibit E/26
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
n. Imbalan kerja n. Employee benefits
Pembayaran program manfaat pensiun iuran Payments to defined contribution
pasti diakui sebagai beban pada saat pekerja retirement benefit plans are recognized as
telah memberikan jasa mereka, dimana an expense when employees have rendered
mereka memperoleh hak atas iuran. service entitling them to the contributions.
Pembayaran kepada Dana Pensiun Lembaga Payments made to Financial Institution
Keuangan diperhitungkan sebagai pembayaran Pension Funds are accounted for as
untuk program iuran pasti di mana kewajiban payments to defined contribution plans
Grup tertentu berdasarkan program tersebut where the obligations of The Group under
setara dengan kewajiban yang timbul dalam the plans are equivalent to those arising in
program manfaat pensiun iuran pasti. a defined contribution retirement benefit
plan.
Grup juga mencatat penyisihan manfaat The Group also provides additional
tambahan selain program dana pensiun provisions on top of the benefits provided
tersebut di atas untuk memenuhi dan menutup under the above-mentioned defined
imbalan minimum yang harus dibayar kepada contribution pension programs in order to
karyawan-karyawan sesuai dengan Perjanjian meet and cover the minimum benefits
Kerja Bersama dan Peraturan Pemerintah required to be paid to the qualified
Pengganti Undang-undang tentang Cipta Kerja employees under Collective Labor
No. 2/2022 (“UU Cipta Kerja”, (UUCK)). Agreement and Government Regulation in
Penyisihan tambahan tersebut diestimasi Lieu of Law No. 2/2022 (the “Cipta Kerja
dengan menggunakan perhitungan aktuarial Law”, (UUCK)). The said additional
metode “Projected Unit Credit”. provisions are estimated using actuarial
calculations based on “Projected Unit
Credit” method.
Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan Re-measurements, comprising of actuarial
dan kerugian aktuarial, segera diakui pada gains and losses, are recognized
laporan posisi keuangan konsolidasian dengan immediately in the consolidated statement
pengaruh langsung didebit atau dikreditkan of financial position with a corresponding
kepada saldo laba melalui PKL pada periode debit or credit to retained earnings through
terjadinya. Pengukuran kembali tidak OCI in the period in which they occur. Re-
direklasifikasi ke laba rugi pada periode measurements are not reclassified to profit
berikutnya. or loss in subsequent periods.
Biaya jasa lalu harus diakui sebagai beban pada Past service costs are recognized in profit or
saat yang lebih awal antara: loss at the earlier between:
i. tanggal amandemen atau kurtailmen i. the date of the plan amendment or
terjadi, dan curtailment, and
ii. tanggal entitas mengakui biaya ii. the date the Group recognizes related
restrukturisasi atau imbalan terminasi restructuring costs.
terkait.
Page 501
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/27 Exhibit E/27
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
n. Imbalan kerja (Lanjutan) n. Employee benefits (Continued)
Bunga neto dihitung dengan menerapkan Net interest is calculated by applying the
tingkat diskonto yang digunakan terhadap discount rate to the net defined benefit
liabilitas imbalan kerja. Grup mengakui liability. The Group recognizes the following
perubahan berikut pada kewajiban obligasi changes in the net defined benefit
neto pada akun “Imbalan kerja karyawan” obligation under “Employee benefits
pada laporan laba rugi dan penghasilan expenses” as appropriate in the
komprehensif lain konsolidasian: consolidated statement of profit or loss and
other comprehensive income:
i) Biaya jasa terdiri atas biaya jasa kini, i) Service costs comprising current service
biaya jasa lalu, keuntungan atau kerugian costs, past-service costs, gains or losses
atas penyelesaian (curtailment) tidak on curtailments and non-routine
rutin, dan settlements, and
ii) Beban atau penghasilan bunga neto. ii) Net interest expense or income.
o. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing o. Foreign currency transactions and
balances
Mata uang penyajian yang digunakan pada The presentation currency used in the
laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah consolidated financial statements is Rupiah,
yang juga merupakan mata uang fungsional which is also the Group’s functional
Grup. currency.
Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam Transactions involving foreign currencies are
mata uang Rupiah berdasarkan kurs yang recorded in Rupiah at the rates
berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada of exchange prevailing at the time the
tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter transactions are made. At the reporting
dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam date, monetary assets and liabilities
Rupiah sesuai dengan kurs tengah Bank denominated in foreign currencies are
Indonesia pada tanggal transaksi terakhir bank adjusted to Rupiah using the Bank
untuk tahun tersebut. Laba atau rugi kurs yang Indonesia’s middle rates
terjadi dikreditkan atau dibebankan pada of exchange at the last banking transaction
operasi periode yang bersangkutan. date of the year. The resulting gains or
losses are credited or charged to current
operations.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, nilai At 31 December 2025 and 2024, the rates of
tukar yang digunakan adalah sebagai berikut: exchange used were:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
1 Dolar AS (“US$”) 16.782 16.162 US Dollar (“US$”) 1
1 Dolar Australia (“AUD”) 11.255 10.082 Australian Dollar (“AUD”) 1
1 Dolar Singapura (“SIN$”) 13.069 11.919 Singapore Dollar (“SIN$”) 1
1 Ringgit Malaysia (“MYR”) 4.144 3.616 Malaysian Ringgit (“MYR”) 1
1 Dong Vietnam (“VND”) 0,6400 0,6350 Vietnam Dong (“VND”) 1
1 Baht Thailand (“THB”) 533 476 Thailand Baht (“THB”) 1
1 Euro (“EUR”) 19.753 16.851 Euro (“EUR”) 1
1 Dolar Hongkong (“HKD”) 2.157 2.082 Hongkong Dollar (“HKD”) 1
1 Dolar Brunei (“BND”) 13.068 11.919 Brunei Dollar(“BND”) 1
Transaksi dalam mata uang asing lain Transactions in other foreign currencies are
dipertimbangkan tidak signifikan. considered not significant.
Page 502
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/28 Exhibit E/28
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
p. Perpajakan p. Taxation
Pajak Penghasilan Kini Current Income Tax
Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun Current income tax assets and liabilities for
berjalan diukur sebesar jumlah yang the current year are measured at the
diharapkan dapat direstitusi dari atau amount expected to be recovered from or
dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Tarif paid to the taxation authority. The tax rates
pajak dan peraturan pajak yang digunakan and tax laws used to compute the amount
untuk menghitung jumlah tersebut adalah yang are those that have been enacted or
telah berlaku atau secara substantif telah substantively enacted as at the reporting
berlaku pada tanggal pelaporan di negara dates in the countries where the Group
tempat Grup beroperasi dan menghasilkan operates and generates taxable income.
pendapatan kena pajak.
Bunga dan denda disajikan sebagai bagian dari Interests and penalties are presented as
pendapatan atau beban usaha lain karena tidak part of other operating income or expenses
dianggap sebagai bagian dari beban pajak since they are not considered as part of the
penghasilan. income tax expense.
Pajak penghasilan kini terkait dengan pos-pos Current income tax relating to items
yang diakui secara langsung di ekuitas diakui recognized directly in equity is recognized
dalam ekuitas dan bukan dalam laporan laba in equity and not in the consolidated
rugi konsolidasian. statement of profit or loss.
Manajemen secara berkala mengevaluasi posisi Management periodically evaluates
yang diambil dalam Surat Pemberitahuan positions taken in the tax returns with
Tahunan (“SPT”) sehubungan dengan situasi di respect to situations in which applicable tax
mana peraturan perpajakan yang berlaku regulations are subject to interpretation
tunduk pada interpretasi dan menetapkan and establishes provisions where
ketentuan yang sesuai. appropriate.
Perubahan terhadap liabilitas perpajakan Amendments to tax obligations are
diakui pada saat Surat Ketetapan Pajak recorded when the Tax Assessment Letter
(“SKP”) diterima atau jika Grup mengajukan (“SKP”) is received or, if appealed against
keberatan, pada saat keputusan atas by the Group, when the result of the appeal
keberatan tersebut telah ditetapkan. is determined. Underpayment and
Kekurangan dan kelebihan pembayaran pajak overpayment of corporate income tax, if
penghasilan badan, jika ada, dicatat sebagai any, are recorded as part of “Current tax
bagian dari akun “Beban pajak kini” dalam expense” in the consolidated statement of
laporan laba rugi dan penghasilan profit or loss and other comprehensive
komprehensif lain konsolidasian. income.
Page 503
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/29 Exhibit E/29
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
p. Perpajakan (Lanjutan) p. Taxation (Continued)
Pajak penghasilan kini (Lanjutan) Current income tax (Contunued)
Bunga dan denda disajikan sebagai bagian dari Interests and penalties are presented as part
pendapatan atau beban usaha lain karena of other operating income or expenses since
tidak dianggap sebagai bagian dari beban they are not considered as part of the
pajak penghasilan. income tax expense.
Pajak penghasilan kini terkait dengan pos-pos Current income tax relating to items
yang diakui secara langsung di ekuitas diakui recognized directly in equity is recognized
dalam ekuitas dan bukan dalam laporan laba in equity and not in the consolidated
rugi konsolidasian. statement of profit or loss.
Manajemen secara berkala mengevaluasi posisi Management periodically evaluates
yang diambil dalam Surat Pemberitahuan positions taken in the tax returns with
Tahunan (“SPT”) sehubungan dengan situasi di respect to situations in which applicable tax
mana peraturan perpajakan yang berlaku regulations are subject to interpretation
tunduk pada interpretasi dan menetapkan and establishes provisions where
ketentuan yang sesuai. appropriate.
Perubahan terhadap liabilitas perpajakan Amendments to tax obligations are
diakui pada saat Surat Ketetapan Pajak (“SKP”) recorded when the Tax Assessment Letter
diterima atau jika Grup mengajukan (“SKP”) is received or, if appealed against
keberatan, pada saat keputusan atas by the Group, when the result of the appeal
keberatan tersebut telah ditetapkan. is determined. Underpayment and
Kekurangan dan kelebihan pembayaran pajak overpayment of corporate income tax, if
penghasilan badan, jika ada, dicatat sebagai any, are recorded as part of “Current tax
bagian dari akun “Beban pajak kini” dalam expense” in the consolidated statement of
laporan laba rugi dan penghasilan profit or loss and other comprehensive
komprehensif lain konsolidasian. income.
Sebagai tanggapan terhadap penerapan In response to the implementation of the
kerangka Pilar Dua Organisasi untuk Kerja Organization for Economic Co-operation
Sama dan Pembangunan Ekonomi and Development (“OECD”) Pillar Two
(Organisation for Economic Co-operation and framework, on 31 December 2024,
Development atau "OECD"), pada tanggal Indonesian Government implemented Pillar
31 Desember 2024, Pemerintah Indonesia Two framework through Ministry of Finance
menerapkan kerangka Pilar Dua melalui Regulation No. 136/2024 (PMK 136/2024).
Peraturan Menteri Keuangan No. 136/2024 The Pillar Two model rules as implemented
(PMK 136/2024). Aturan model Pilar Dua under PMK 136/2024 will take effect for
sebagaimana diterapkan dalam PMK 136/2024 fiscal years beginning on or after 1 January
akan berlaku untuk tahun fiskal yang dimulai 2025. For the year ended 31 December 2025,
pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025. the Group has applied amendments to PSAK
Untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 212: Income Taxes, which provide
2025, Grup telah menerapkan amandemen mandatory temporary exception from
PSAK 212: Pajak Penghasilan, yang recognizing or disclosing deferred taxes
memberikan pengecualian wajib sementara related to Pillar Two.
dari pengakuan atau pengungkapan pajak
tangguhan terkait Pilar Dua.
Page 504
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/30 Exhibit E/30
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
p. Perpajakan (Lanjutan) p. Taxation (Continued)
Pajak tangguhan Deferred tax
Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan Deferred tax is recognized using the liability
metode liabilitas atas perbedaan temporer method on temporary differences at the
pada tanggal pelaporan antara dasar reporting date between the tax bases of
pengenaan pajak dari aset dan liabilitas dan assets and liabilities and their carrying
jumlah tercatatnya untuk tujuan pelaporan amounts for financial reporting purposes at
keuangan pada tanggal pelaporan. the reporting date.
Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua Deferred tax liabilities are recognized for
perbedaan temporer yang kena pajak, kecuali: all taxable temporary differences, except:
i. Liabilitas pajak tangguhan yang terjadi i. Where the deferred tax liability arises
dari pengakuan awal goodwill atau dari from the initial recognition of goodwill
aset atau liabilitas dari transaksi yang or of an asset or liability in a
bukan transaksi kombinasi bisnis, dan transaction that is not a business
pada waktu transaksi tidak memengaruhi combination and, at the time of the
laba akuntansi dan laba kena pajak atau transaction, affects neither the
rugi pajak; accounting profit nor taxable profit or
loss;
ii. Dari perbedaan temporer kena pajak atas ii. In respect of taxable temporary
investasi pada entitas anak, yang saat differences associated with
pembalikannya dapat dikendalikan dan investments in subsidiaries, when the
besar kemungkinannya bahwa beda timing of the reversal of the temporary
temporer itu tidak akan dibalik dalam differences can be controlled and it is
waktu dekat. probable that the temporary
differences will not be reversed in the
foreseeable future.
Page 505
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/31 Exhibit E/31
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
p. Perpajakan (Lanjutan) p. Taxation (Continued)
Pajak tangguhan (Lanjutan) Deferred tax (Continued)
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh Deferred tax assets are recognized for all
perbedaan temporer yang dapat dikurangkan deductible temporary differences and carry
dan akumulasi rugi pajak yang belum forward of unused tax losses, to the extent
dikompensasi, bila kemungkinan besar laba that it is probable that taxable profits will
kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan be available against which deductible
temporer yang dapat dikurangkan, dan rugi temporary differences, and the carry
pajak yang belum dikompensasi, dapat forward of unused tax losses can be
dimanfaatkan, kecuali: utilized, except:
i. Jika aset pajak tangguhan timbul dari i. Where the deferred tax asset relating
pengakuan awal aset atau liabilitas dalam to the deductible temporary difference
transaksi yang bukan transaksi kombinasi arises from the initial recognition of an
bisnis, dan pada waktu transaksi tidak asset or liability in a transaction that
memengaruhi laba akuntansi maupun laba is not a business combination and, at
kena pajak/rugi pajak; atau the time of the transaction, affects
neither the accounting profit nor
taxable profit or loss; or
ii. Dari perbedaan temporer yang dapat ii. In respect of deductible temporary
dikurangkan atas investasi pada entitas differences associated with
anak, aset pajak tangguhan hanya diakui investments in subsidiaries, deferred
bila besar kemungkinannya bahwa beda tax assets are recognized only to the
temporer itu tidak akan dibalik dalam extent that it is probable that the
waktu dekat dan laba kena pajak dapat temporary differences will not be
dikompensasi dengan beda temporer reversed in the foreseeable future and
tersebut. taxable profit will be available against
which the temporary differences can
be utilized.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah The carrying amount of a deferred tax asset
pada setiap tanggal pelaporan dan nilai is reviewed at each reporting date and
tercatat aset pajak tangguhan tersebut reduced to the extent that it is no longer
diturunkan apabila laba fiskal mungkin tidak probable that sufficient taxable profit will
memadai untuk mengkompensasi sebagian be available to allow all or part of the
atau semua manfaat aset pajak tangguhan. benefit of that deferred tax asset to be
Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menilai utilized. Unrecognized deferred tax assets
kembali aset pajak tangguhan yang tidak diakui are reassessed by the Group at each
dan mengakui aset pajak tangguhan yang reporting date and are recognized to the
sebelumnya tidak diakui apabila besar extent that it has become probable that
kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa future taxable profit will allow the
yang akan datang akan tersedia untuk deferred tax assets to be recovered.
dipulihkan.
Page 506
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/32 Exhibit E/32
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
p. Perpajakan (Lanjutan) p. Taxation (Continued)
Pajak tangguhan (Lanjutan) Deferred tax (Continued)
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur Deferred tax assets and liabilities are
dengan menggunakan tarif pajak yang measured at the tax rates that are expected
diharapkan akan berlaku pada tahun saat aset to apply to the year when the asset is
dipulihkan atau liabilitas diselesaikan realized or the liability is settled, based on
berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak tax rates and tax laws that have been
yang berlaku atau yang secara substantif telah enacted or substantively enacted as of the
berlaku pada tanggal pelaporan. reporting date.
Pajak tangguhan terkait dengan pos-pos yang Deferred tax relating to items recognized
diakui di luar laba rugi diakui di luar laba rugi. outside profit or loss is recognized outside
Pajak tangguhan diakui sesuai dengan transaksi profit or loss. Deferred tax is recognized in
yang mendasarinya baik di PKL maupun secara correlation to the underlying transaction
langsung di ekuitas. either in OCI or directly in equity.
Grup melakukan saling hapus aset pajak The Group offsets deferred tax assets and
tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan jika deferred tax liabilities if and only if it has
dan hanya jika memiliki hak yang berkekuatan a legally enforceable right to set off current
hukum untuk saling hapus aset pajak kini dan tax assets and current tax liabilities and the
liabilitas pajak kini dan aset pajak tangguhan deferred tax assets and deferred tax
dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan liabilities relate to income taxes levied by
pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas the same taxation authority on the same
perpajakan yang sama atas entitas kena pajak taxable entity or different taxable entities
yang sama atau entitas kena pajak yang which intend either to settle current tax
berbeda yang bermaksud untuk menyelesaikan liabilities and assets on a net basis, or to
liabilitas dan aset pajak kini secara neto, atau realize the assets and settle the liabilities
untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan simultaneously, in each future period in
liabilitas secara bersamaan, pada setiap which significant amounts of deferred tax
periode masa depan di mana jumlah liabilitas liabilities or assets are expected to be
atau aset pajak tangguhan yang signifikan settled or recovered.
diharapkan untuk diselesaikan atau dipulihkan.
Pajak pertambahan nilai Value-added tax
Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui Revenues, expenses and assets are
neto atas jumlah pajak pertambahan nilai recognized net of the amount of value-
(“PPN”) kecuali: added tax (“VAT”) except:
a) PPN yang muncul dari pembelian aset atau a) Where the VAT incurred on a purchase of
jasa yang tidak dapat dikreditkan oleh assets or services is not recoverable from
kantor pajak, yang dalam hal ini PPN diakui the taxation authority, in which case the
sebagai bagian dari biaya perolehan aset VAT is recognized as part of the cost of
atau sebagai bagian dari akun beban-beban acquisition of the asset or as part of the
yang diterapkan; dan expense account as applicable; and
b) Piutang dan utang yang disajikan termasuk b) For receivables and payables that are
dengan jumlah PPN. stated with the amount of VAT included.
Jumlah PPN neto yang terpulihkan dari, atau The net amount of VAT recoverable from,
terutang kepada, otoritas perpajakan or payable to, the taxation authority is
termasuk sebagai bagian dari piutang atau included as part of receivables or payables
utang pada laporan posisi keuangan in the consolidated statement of financial
konsolidasian. position.
Page 507
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/33 Exhibit E/33
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
p. Perpajakan (Lanjutan) p. Taxation (Continued)
Pajak final Final tax
Sesuai peraturan perpajakan di Indonesia, In accordance with the tax regulation in
pajak final dikenakan atas nilai bruto transaksi, Indonesia, final tax is applied to the gross
dan tetap dikenakan walaupun atas transaksi value of transactions, even when the parties
tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian. carrying the transaction recognize losses.
Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang Final tax is scoped out from PSAK 212.
diatur oleh PSAK 212.
q. Pengukuran nilai wajar q. Fair value measurement
Grup mengukur uang jaminan pada nilai wajar The Group measures security deposits at fair
setiap tanggal pelaporan. Grup juga mengukur value at each reporting date. The Group also
pada pengakuan awal instrumen keuangan, dan initially measures financial instruments, and
aset dan liabilitas yang diperoleh melalui assets and liabilities of the acquirees upon
kombinasi bisnis pada nilai wajar. Grup juga business combinations at fair value. They
mengukur jumlah terpulihkan dari unit also measure certain recoverable amounts of
penghasil kas (“UPK”) tertentu berdasarkan the cash generating unit (“CGU”) using fair
nilai wajar dikurangi biaya pelepasan, dan aset value less cost of disposal (“FVLCD”) and
keuangan tertentu pada nilai wajar melalui certain financial assets at fair value through
penghasilan komprehensif lain (“NWPKL”). other comprehensive income (“FVOCI”).
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima Fair value is the price that would be
dari menjual suatu aset atau harga yang akan received to sell an asset or paid to transfer
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas a liability in an orderly transaction between
dalam transaksi teratur antara pelaku pasar market participants at the measurement
pada tanggal pengukuran. Pengukuran nilai date. The fair value measurement is based
wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk on the presumption that the transaction to
menjual aset atau mengalihkan liabilitas sell the asset or transfer the liability takes
terjadi: place either:
i) di pasar utama untuk aset atau liabilitas i) in the principal market for the asset or
tersebut, atau liability, or
ii) jika tidak terdapat pasar utama, di pasar ii) in the absence of a principal market, in
yang paling menguntungkan untuk aset the most advantageous market for the
atau liabilitas tersebut. asset or liability.
Pasar utama atau pasar yang paling The principal or the most advantageous
menguntungkan tersebut harus dapat diakses market must be accessible by the Group.
oleh Grup.
Nilai wajar dari aset atau liabilitas diukur The fair value of an asset or a liability is
dengan menggunakan asumsi yang akan measured using the assumptions that market
digunakan pelaku pasar ketika menentukan participants would use when pricing the
harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asset or liability, assuming that market
asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam participants act in their best economic
kepentingan ekonomi terbaiknya. interest.
Page 508
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/34 Exhibit E/34
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
q. Pengukuran nilai wajar (Lanjutan) q. Fair value measurement (Continued)
Pengukuran nilai wajar dari suatu aset non- A fair value measurement of a non-financial
keuangan memperhitungkan kemampuan asset takes into account a market
pelaku pasar untuk menghasilkan manfaat participant's ability to generate economic
ekonomi dengan menggunakan aset dalam benefits by using the asset at its highest and
penggunaan tertinggi dan terbaiknya atau best use or by selling it to another market
dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain participant that would use the asset in its
yang akan menggunakan aset tersebut pada highest and best use.
penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
Grup menggunakan teknik penilaian yang The Group uses valuation techniques that are
sesuai dengan keadaan dan data yang appropriate in the circumstances and for
memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, which sufficient data are available to
dengan memaksimalkan masukan (input) yang measure fair value, maximizing the use of
dapat diamati (observable) yang relevan dan relevant observable inputs and minimizing
meminimalkan masukan (input) yang tidak the use of unobservable inputs.
dapat diamati (unobservable).
Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya All assets and liabilities for which fair value
diukur atau diungkapkan dalam laporan is measured or disclosed in the consolidated
keuangan konsolidasian dikategorikan dalam financial statements are categorized within
hierarki nilai wajar berdasarkan level masukan the fair value hierarchy, described as
(input) paling rendah yang signifikan terhadap follows, based on the lowest level input that
pengukuran nilai wajar secara keseluruhan is significant to the fair value measurement
sebagai berikut: as a whole:
i) Level 1 - Harga kuotasian (tanpa i) Level 1 - Quoted (unadjusted) market
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset prices in active markets for identical
atau liabilitas yang identik yang dapat assets or liabilities.
diakses entitas pada tanggal pengukuran
ii) Level 2 - Teknik penilaian yang ii) Level 2 - Valuation techniques for
menggunakan tingkat masukan (input) which the lowest level input that is
yang paling rendah yang signifikan significant to the fair value
terhadap pengukuran nilai wajar yang measurement is directly or indirectly
dapat diamati (observable) baik secara observable.
langsung atau tidak langsung.
iii) Level 3 - Teknik penilaian yang iii) Level 3 - Valuation techniques for
menggunakan tingkat masukan (input) which the lowest level input that is
yang paling rendah yang signifikan significant to the fair value
terhadap pengukuran nilai wajar yang measurement is unobservable.
tidak dapat diamati (unobservable) baik
secara langsung atau tidak langsung.
Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada For assets and liabilities that are recognized
laporan keuangan konsolidasian secara in the consolidated financial statements on
berulang, Grup menentukan apakah terdapat a recurring basis, the Group determines
perpindahan antara level dalam hierarki whether transfers have occurred between
dengan melakukan evaluasi ulang atas levels in the hierarchy by re-assessing
penetapan kategori (berdasarkan level categorization (based on the lowest level
masukan (input) paling rendah yang signifikan input that is significant to the fair value
terhadap pengukuran nilai wajar secara measurement as a whole) at the end of each
keseluruhan) pada tiap akhir periode reporting period.
pelaporan.
Page 509
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/35 Exhibit E/35
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
q. Pengukuran nilai wajar (Lanjutan) q. Fair value measurement (Continued)
Tim pelaporan keuangan Grup bertanggung- The Group’s financial reporting team in
jawab atas penilaian dalam menentukan charge of valuation to determine the
kebijakan dan prosedur untuk pengukuran nilai policies and procedures for recurring fair
wajar berulang, seperti uang jaminan, nilai value measurement, such as security
wajar (dikurangi biaya untuk menjual) UPK deposits and fair value (less costs of
(untuk uji penurunan nilai), dan aset keuangan disposal) of CGUs (for impairment test
pada NWPKL. purpose) and financial assets at FVOCI.
Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, Grup For the purpose of fair value disclosures, the
menentukan klasifikasi aset dan liabilitas Group has determined classes of assets and
berdasarkan sifat, karakteristik dan risikonya liabilities on the basis of the nature,
dan level pada hierarki nilai wajar characteristics and risks of the asset or
sebagaimana dijelaskan diatas. liability and the level of the fair value
hierarchy as explained above.
r. Biaya emisi saham r. Issuance costs of share capital
Biaya yang terjadi sehubungan dengan Costs incurred in connection with the
penerbitan modal saham Perusahaan kepada Company’s issuance of share capital to the
publik dikurangkan langsung dengan hasil public were offset directly with the proceeds
emisi dan disajikan sebagai pengurang akun and presented as deduction to additional
tambahan modal disetor dalam laporan posisi paid-in capital account in the consolidated
keuangan konsolidasian. statement of financial position.
s. Laba (rugi) per saham dasar s. Basic earnings (loss) per share
Sesuai dengan PSAK 233: Laba per Saham, laba In accordance with PSAK 233: Earnings per
(rugi) per saham dasar yang dapat Share, the basic earnings (loss) per share
diatribusikan kepada pemilik entitas induk attributable to the equity holder of the
dihitung dengan membagi laba (rugi) tahun parent entity are computed by dividing profit
berjalan yang dapat diatribusikan kepada (loss) for the year attributable to the equity
pemilik entitas induk dengan rata-rata holders of the parent entity over the
tertimbang jumlah saham yang beredar dan weighted average number of issued and fully
disetor penuh selama tahun yang paid shares during the year.
bersangkutan.
Page 510
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/36 Exhibit E/36
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (Lanjutan) INFORMATION (Continued)
s. Laba (rugi) per saham dasar (Lanjutan) s. Basic earnings (loss) per share (Continued)
Apabila jumlah saham biasa yang beredar If the number of ordinary shares outstanding
meningkat tanpa disertai peningkatan sumber is increased without an increase in resources,
daya, maka jumlah saham biasa yang beredar the number of ordinary shares outstanding
sebelum peristiwa tersebut disesuaikan dengan before the event is adjusted for the
perubahan proporsional atas jumlah saham proportionate change in the number of
beredar seolah-olah peristiwa tersebut terjadi ordinary shares outstanding as of the event
pada permulaan dari periode sajian paling had occurred at the beginning of the earliest
awal. period presented.
Grup tidak mempunyai saham biasa yang The Group has no outstanding dilutive
berpotensi dilutif pada tanggal 31 Desember potential ordinary shares as of 31 December
2025. 2025.
t. Informasi segmen t. Segment information
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan Operating segments are identified on the
laporan internal mengenai komponen dari Grup basis of internal reports about components of
yang secara reguler direviu oleh pengambil the Group that are regularly reviewed by the
keputusan operasional dalam rangka chief operating decision maker in order to
mengalokasikan sumber daya dan menilai allocate resources to the segments and to
kinerja segmen operasi. assess their performances.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari An operating segment is a component of an
entitas: entity:
a. yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang a. that engages in business activities from
mana memperoleh pendapatan dan which it may earn revenue and incur
menimbulkan beban (termasuk expenses (including revenue and
pendapatan dan beban terkait dengan expenses relating to the transaction
transaksi dengan komponen lain dari with other components of the same
entitas yang sama); entity);
b. yang hasil operasinya dikaji ulang secara b. whose operating results are reviewed
reguler oleh pengambil keputusan regularly by the entity’s chief
operasional untuk membuat keputusan operating decision maker to make
tentang sumber daya yang dialokasikan decision about resources to be
pada segmen tersebut dan menilai allocated to the segments and assess its
kinerjanya; dan performance; and
c. dimana tersedia informasi keuangan yang c. for which discrete financial information
dapat dipisahkan. is available.
Informasi yang digunakan oleh pengambil Information reported to the chief operating
keputusan operasional dalam rangka alokasi decision maker for the purpose of resource
sumber daya dan penilaian kinerja mereka allocation and assessment of their
terfokus pada kategori dari setiap segmen. performance is more specifically focused on
the category of each segment.
Grup memiliki dua kategori segmen yaitu The Group has two segment categories
operasi penerbangan dan ancillary dan lain- which are flight operations and ancillary
lain (Catatan 30). and others (Note 30).
Page 511
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/37 Exhibit E/37
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (Lanjutan) INFORMATION (Continued)
u. Peristiwa setelah periode pelaporan u. Events after the reporting period
Peristiwa setelah akhir periode yang Post-period events that provide additional
memberikan tambahan informasi mengenai information about the Group’s consolidated
posisi keuangan konsolidasian Grup pada financial position at the reporting date
tanggal pelaporan (peristiwa penyesuaian), (adjusting events), if any, are reflected in
jika ada, dicerminkan dalam laporan keuangan the consolidated financial statements.
konsolidasian.
Peristiwa setelah akhir periode yang bukan Post-period events that are not adjusting
peristiwa penyesuaian diungkapkan dalam events are disclosed in the notes to
catatan atas laporan keuangan konsolidasian consolidated financial statements when
jika material. material.
v. Perubahan pada pernyataan standar v. Changes to the statements of financial
akuntansi keuangan dan interpretasi accounting standards and interpretations
pernyataan standar akuntansi keuangan of statement of financial accounting
standards
Penerapan dari revisi standar berikut yang The adoption of these amended standards,
berlaku efektif mulai 1 Januari 2025 tidak which are effective beginning 1 January
menimbulkan perubahan substansial terhadap 2025 did not result in substantial changes to
kebijakan akuntansi Grup dan pengaruh yang the Group’s accounting policies and had no
material atas jumlah yang dilaporkan atas material impact on the amounts reported
tahun berjalan atau tahun sebelumnya. for the current or prior financial years.
Amendemen PSAK 221 “Pengaruh Perubahan Amendment of PSAK 221 “The Effects of
Kurs Valuta Asing” – Kekurangan Ketertukaran Changes in Foreign Exchange Rates” – Lack
of Exchangeability
Amandemen PSAK 221, ‘Pengaruh Perubahan Amendment of PSAK 221 “The Effects of
Kurs Valuta Asing', memperjelas pengaturan Changes in Foreign Exchange Rates” clarifies
terkait kondisi ketika suatu mata uang tidak the requirements concerning the conditions
tertukarkan serta pengungkapannya. under which a currency is non-exchangeable
and its disclosure.
PSAK 117 “Kontrak Asuransi” PSAK 117 “Insurance Contract”
PSAK 117 mengatur relaksasi beberapa PSAK 117 regulates the relaxation of several
ketentuan antara lain berupa penambahan provisions, including the addition of scope
pengecualian ruang lingkup, penyesuaian exceptions, adjustments to the presentation
penyajian laporan keuangan, penerapan opsi of financial statements, application of risk
mitigasi risiko dan beberapa modifikasi pada mitigation options and some modifications
ketentuan transisi. PSAK 117 juga to transitional provisions. PSAK 117 also
mensyaratkan pemisahan yang jelas antara requires a clear separation between income
pendapatan yang dihasilkan dari bisnis generated from the insurance business and
asuransi dengan yang berasal dari kegiatan from investment activities.
investasi.
Page 512
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/38 Exhibit E/38
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
w. Standar akuntansi yang telah diterbitkan w. Accounting standards that have been
namun belum berlaku efektif published but not yet effective
Penerapan dari revisi standar berikut yang The adoption of these amended standards,
berlaku efektif mulai 1 Januari 2026 tidak which are effective beginning 1 January
menimbulkan perubahan substansial terhadap 2026 did not result in substantial changes to
kebijakan akuntansi Grup dan pengaruh yang the Group’s accounting policies and had no
material atas jumlah yang dilaporkan atas material impact on the amounts reported
tahun berjalan atau tahun sebelumnya. for the current or prior financial years.
Amendemen PSAK 109 dan PSAK 107 Amendment of PSAK 109 and PSAK 107
“Pengungkapan tentang Klasifikasi dan “Classification and Measurement of
Pengukuran Instrumen Keuangan” Financial Instruments”
Amendemen PSAK 109 ini menambahkan dan The amendment adds and clarifies
mengklarifikasi ketentuan dalam PSAK 109 provisions in PSAK 109 regarding the
terkait penghentian pengakuan liabilitas derecognition of financial liabilities and
keuangan, serta mengklarifikasi penilaian clarifies the assessment of cash flow
karakteristik arus kas untuk aset keuangan characteristics for financial assets with
dengan fitur ESG-linked, aset keuangan environmental, social and governance
dengan fitur non-recourse, dan instrumen yang (ESG)-linked features, financial assets with
terikat secara kontraktual seperti tranche. non-recourse features and contractually
Amendemen ini juga mengubah ketentuan linked instruments such as tranches. The
dalam PSAK 107 terkait persyaratan amendment also modifies provisions in
pengungkapan investasi pada instrumen PSAK 107 related to disclosure
ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui requirements for investments in equity
penghasilan komprehensif lain dan menambah instruments measured at fair value through
ketentuan terkait instrumen keuangan dengan other comprehensive income and adds
persyaratan kontraktual yang mengubah waktu provisions related to financial instruments
atau jumlah arus kas kontraktual. with contractual terms that alter the
timing or amount of contractual cash flow.
Amendemen PSAK 109 dan PSAK 107 terkait Amendments to PSAK 109 and PSAK 107 of
Kontrak yang Mengacu pada Listrik Bergantung Contracts Referencing Nature-dependent
Alam Electricity
Amandemen ini mengubah persyaratan The amendment modifies the 'own use' and
‘pengunaan sendiri' dan akuntansi lindung nilai hedge accounting requirements of PSAK 109
dalam PSAK 109 serta memperkenalkan and introduce specific disclosure
persyaratan pengungkapan khusus untuk PSAK requirements for PSAK 107. They apply only
107. Ketentuan ini hanya berlaku untuk to contracts that involve variability in
kontrak yang melibatkan variabilitas dalam electricity generation due to
pembangkit listrik yang disebabkan oleh uncontrollable natural conditions, like
kondisi alam yang tidak dapat dikendalikan, weather. These are known as 'contracts
seperti cuaca. Kontrak-kontrak ini dikenal referencing nature-dependent electricity’.
sebagai 'kontrak dengan referensi listrik yang
bergantung pada alam'.
Page 513
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/39 Exhibit E/39
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
w. Standar akuntansi yang telah diterbitkan w. Accounting standards that have been
namun belum berlaku efektif (Lanjutan) published but not yet effective
(Continued)
Penerapan dari standar baru berikut berlaku The adoption of the new standard is
efektif mulai 1 Januari 2027. Penerapan effective beginning 1 January 2027.
retrospektif diwajibkan, sehingga informasi Retrospective application is required, and
komparatif untuk tahun keuangan yang so the comparative information for the
berakhir pada 31 Desember 2026 akan financial year ending 31 December 2026 will
disajikan ulang sesuai dengan standar ini. be restated in accordance with this
standard.
PSAK 118 “Penyajian dan Pengungkapan dalam PSAK 118 “Presentation and Disclosure in
Laporan Keuangan” Financial Statements”
PSAK 118 menggantikan PSAK 201, PSAK 118 supersedes PSAK 201, retaining
mempertahankan banyak prinsip yang ada many existing principles but significantly
tetapi secara signifikan mengubah cara entitas changing how entities report “operating
melaporkan “laba atau rugi operasional.” PSAK profit or loss.” It establishes a defined
ini menetapkan struktur yang jelas untuk structure for the statement of profit or
laporan laba rugi dengan mengelompokkan loss, categorising items into operating,
pos-pos ke dalam kategori operasi, investasi, investing, financing, income taxes and
pembiayaan, pajak penghasilan, dan operasi discontinued operations. The standard
yang dihentikan. Standar ini mewajibkan mandates specific disclosures, including
pengungkapan tertentu, termasuk ukuran management-defined performance
kinerja tetapan manajemen (UKTM), yang measures (MPMs), allowing investors to
memungkinkan investor memahami bagaimana understand management's view of the
pandangan manajemen atas kinerja keuangan company's financial performance and how
perusahaan dan bagaimana ukuran tersebut these measures compare to those defined in
dibandingkan dengan ukuran yang didefinisikan PSAK 118.
dalam PSAK 118.
Meskipun PSAK 118 tidak memengaruhi Even though PSAK 118 will not impact the
pengakuan atau pengukuran pos-pos dalam recognition or measurement of items in the
laporan keuangan, dampaknya terhadap financial statements, its impacts on
penyajian dan pengungkapan diperkirakan presentation and disclosure are expected to
akan sangat luas, terutama yang berkaitan be pervasive, in particular those related to
dengan laporan kinerja keuangan dan the statement of financial performance and
penyediaan UKTM dalam laporan keuangan. providing MPM within the financial
statements.
Page 514
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/40 Exhibit E/40
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
w. Standar akuntansi yang telah diterbitkan w. Accounting standards that have been
namun belum berlaku efektif (Lanjutan) published but not yet effective
(Continued)
PSAK 118 “Penyajian dan Pengungkapan dalam PSAK 118 “Presentation and Disclosure in
Laporan Keuangan” (Lanjutan) Financial Statements” (Continued)
Manajemen saat ini sedang menilai secara rinci Management is currently assessing the
implikasi penerapan standar baru ini pada detailed implications of applying the new
laporan keuangan konsolidasian Grup. Dari standard on the Group’s consolidated
penilaian awal, secara garis besar, dampak financial statements. From the high-level
potensial berikut telah diidentifikasi: preliminary assessment performed, the
following potential impacts have been
identified:
1) PSAK 118 “Penyajian dan Pengungkapan 1) Although the adoption of PSAK 118 will
dalam Laporan Keuangan” Meskipun have no impact on the Group’s net
adopsi PSAK 118 tidak akan berpengaruh profit, the Group expects that
pada laba bersih Grup, Grup Grouping items of income and expenses
mengharapkan pengelompokan pos in the statement of profit or loss into
pendapatan dan beban dalam laporan laba the new categories will impact how
rugi ke dalam kategori baru akan operating profit is calculated and
memengaruhi cara perhitungan dan reported. From the high-level impact
pelaporan laba operasi. Dari penilaian assessment that the Group has
dampak garis besar yang dilakukan Grup, performed, the following items might
pos-pos berikut mungkin berpotensi potentially impact operating profit:
memengaruhi laba operasi:
(a) Perbedaan nilai tukar yang saat ini (a) Foreign exchange differences
digabungkan dalam pos ‘pendapatan currently aggregated in the line
lain dan keuntungan/ (kerugian) lain item ‘other income and other
– neto’ dalam laba operasi mungkin gains/(losses) – net’ in operating
perlu dipisahkan, dengan beberapa profit might need to be
keuntungan atau kerugian dari nilai disaggregated, with some foreign
tukar disajikan di bawah laba operasi. exchange gains or losses presented
below operating profit.
(b) PSAK 118 memiliki persyaratan khusus (b) PSAK 118 has specific requirements
mengenai kategori di mana on the category in which derivative
keuntungan atau kerugian derivatif gains or losses are recognized –
diakui – yaitu kategori yang sama which is the same category as the
dengan pendapatan dan beban yang income and expenses affected by
dipengaruhi oleh risiko yang dikelola the risk that the derivative is used
oleh derivatif tersebut. Meskipun Grup to manage. Although the Group
saat ini mengakui beberapa currently recognizes some gains or
keuntungan atau kerugian dalam laba losses in operating profit and
operasi dan lainnya dalam biaya others in finance costs, there might
keuangan, mungkin akan terjadi be a change to where these gains or
perubahan mengenai tempat di mana losses are recognized, and the
keuntungan atau kerugian tersebut Group is currently evaluating the
diakui, dan Grup saat ini sedang need for change.
mengevaluasi kebutuhan untuk
melakukan perubahan.
Page 515
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/41 Exhibit E/41
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
w. Standar akuntansi yang telah diterbitkan w. Accounting standards that have been
namun belum berlaku efektif (Lanjutan) published but not yet effective
(Continued)
PSAK 118 “Penyajian dan Pengungkapan dalam PSAK 118 “Presentation and Disclosure in
Laporan Keuangan” (Lanjutan) Financial Statements” (Continued)
2) Pos-pos yang disajikan dalam laporan 2) The line items presented on the
keuangan utama mungkin akan berubah primary financial statements might
akibat penerapan konsep ‘ringkasan change as a result of the application of
terstruktur yang berguna’ dan prinsip yang the concept of ‘useful structured
ditingkatkan mengenai agregasi dan summary’ and the enhanced principles
disaggregasi. Selain itu, karena goodwill on aggregation and disaggregation. In
akan disajikan secara terpisah dalam addition, since goodwill will be
laporan posisi keuangan, Grup akan required to be separately presented in
memisahkan goodwill dan aset tidak the statement of financial position, the
berwujud lainnya serta menyajikannya Group will disaggregate goodwill and
secara terpisah dalam laporan posisi other intangible assets and present
keuangan. them separately in the statement of
financial position.
3) Grup tidak mengharapkan adanya 3) The Group does not expect there to be
perubahan signifikan dalam informasi yang a significant change in the information
saat ini diungkapkan dalam atatan, karena that is currently disclosed in the notes
persyaratan untuk mengungkapkan because the requirement to disclose
informasi material etap tidak berubah; material information remains
namun, cara pengelompokan informasi unchanged; however, the way in which
tersebut mungkin berubah sebagai akibat the information is Grouped might
dari prinsip agregasi/disaggregasi. Selain change as a result of the aggregation/
itu, akan ada pengungkapan baru yang disaggregation principles. In addition,
signifikan yang diwajibkan untuk: there will be significant new
disclosures required for:
(i) UKTM; (i) MPM;
(ii) Rincian jenis beban untuk pos-pos (ii) a break-down of the nature of
yang disajikan berdasarkan fungsi expenses for line items presented
dalam kategori operasi laporan laba by function in the operating
rugi – rincian ini hanya diperlukan category of the statement of profit
untuk beberapa jenis beban tertentu; or loss – this break-down is only
dan required for certain nature
expenses; and
(iii) untuk periode tahunan pertama (iii) for the first annual period of
penerapan PSAK 118, rekonsiliasi application of PSAK 118, a
untuk setiap pos dalam laporan laba reconciliation for each line item in
rugi antara angka yang telah the statement of profit or loss
disajikan ulang berdasarkan between the restated amounts
penerapan PSAK 118 dan angka yang presented by applying PSAK 118 and
sebelumnya disajikan berdasarkan the amounts previously presented
PSAK 201. applying PSAK 201.
Page 516
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/42 Exhibit E/42
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES INFORMATION (Continued)
w. Standar akuntansi yang telah diterbitkan w. Accounting standards that have been
namun belum berlaku efektif (Lanjutan) published but not yet effective
(Continued)
PSAK 118 “Penyajian dan Pengungkapan dalam PSAK 118 “Presentation and Disclosure in
Laporan Keuangan” (Lanjutan) Financial Statements” (Continued)
4) Dari perspektif laporan arus kas, akan ada 4) From a cash flow statement
perubahan cara penyajian bunga diterima perspective, there will be changes to
dan bunga dibayar. Bunga dibayar akan how interest received and interest paid
disajikan sebagai arus kas pendanaan dan are presented. Interest paid will be
bunga diterima akan disajikan sebagai presented as financing cash flows and
arus kas investasi, yang merupakan interest received as investing cash
perubahan dari penyajian saat ini sebagai flows, which is a change from current
bagian dari arus kas operasi. presentation as part of operating cash
flows.
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI SIGNIFIKAN ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup The preparation of the Group’s
mengharuskan manajemen untuk membuat consolidated financial statements requires
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang management to make judgments, estimates and
mempengaruhi jumlah pendapatan, beban, aset assumptions that affect the reported amounts
dan liabilitas yang dilaporkan, dan pengungkapan of revenues, expenses, assets and liabilities, and
atas liabilitas kontinjensi, pada akhir periode the disclosures of contingent liabilities, at the
pelaporan. end of the reporting periods.
Ketidakpastian tentang asumsi dan estimasi Uncertainty about these assumptions and
tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian estimates could result in outcomes that may
material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas require material adjustments to the carrying
yang terpengaruh pada periode pelaporan amounts of the assets and liabilities affected in
berikutnya. future periods.
Pertimbangan Judgments
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen The following judgments are made by the
dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Grup management in order to apply the Group’s
yang memiliki pengaruh paling signifikan atas accounting policies, that have the most
jumlah yang diakui dalam laporan keuangan significant effects on the amounts recognized in
konsolidasian: the consolidated financial statements:
Page 517
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/43 Exhibit E/43
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (Continued)
Pertimbangan (Lanjutan) Judgments (Continued)
Pajak penghasilan Income tax
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam Significant judgment is involved in determining
menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. the provision for corporate income tax. There
Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang are certain transactions and computation for
penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti which the ultimate tax determination is
sepanjang kegiatan usaha normal. uncertain during the ordinary course of
business.
Ketidakpastian atas interpretasi dari peraturan Uncertainties exist with respect to the
perpajakan yang kompleks dan jumlah serta waktu interpretation of complex tax regulations and
dari penghasilan kena pajak di masa mendatang. the amount and timing of future taxable
Perhitungan untuk pajak penghasilan badan di income. The computation of corporate income
ungkapkan di Catatan 23. tax is disclosed in Note 23.
Opsi pembaruan dan penghentian dalam Lease term of contracts with renewal and
kontrak - Grup sebagai penyewa termination options - Group as lessee
Grup menentukan masa sewa sesuai masa sewa yang The Group determines the lease term as the
tidak dapat terbatalkan, ditambah dengan periode non-cancellable term of the lease, together
yang dicakup oleh opsi untuk memperpanjang masa with any periods covered by an option to extend
sewa jika cukup pasti untuk mengeksekusi, atau the lease if it is reasonably certain to be
setiap periode yang dicakup oleh opsi untuk exercised, or any periods covered by an option
menghentikan sewa, jika cukup pasti untuk tidak to terminate the lease, if it is reasonably
mengeksekusi opsi tersebut. certain not to be exercised.
Grup memiliki beberapa kontrak sewa yang The Group has several lease contracts that
mencakup opsi perpanjangan dan terminasi. Grup include extension and termination options. The
menerapkan pertimbangan dalam mengevaluasi Group applies judgement in evaluating whether
apakah secara wajar akan menggunakan opsi untuk it is reasonably certain to exercise the option to
memperbarui atau mengakhiri sewa. renew or terminate the lease or not.
Pengungkapan lebih lanjut mengenai sewa terdapat Further disclosures of leases are made in
pada Catatan 10. Note 10.
Estimasi dan asumsi Estimations and assumptions
Asumsi utama masa depan dan sumber utama The key assumptions concerning the future and
ketidakpastian estimasi lain pada tanggal other key sources of uncertainty of estimation
pelaporan, yang memiliki risiko signifikan bagi at the reporting date that have a significant risk
penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat of causing material adjustments to the carrying
aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya amounts of assets and liabilities within the next
diungkapkan di bawah ini. financial year are disclosed below.
Page 518
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/44 Exhibit E/44
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (Continued)
Estimasi dan asumsi (Lanjutan) Estimations and assumptions (Continued)
Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada The Group based its assumptions and estimates
parameter yang tersedia pada saat laporan on parameters available when the consolidated
keuangan konsolidasian disusun. Asumsi dan situasi financial statements were prepared. Existing
mengenai perkembangan masa depan mungkin circumstances and assumptions about future
berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar developments may change due to market
kendali Grup. Perubahan tersebut dicerminkan changes or circumstances arising beyond the
dalam asumsi terkait pada saat terjadinya. control of the Group. Such changes are reflected
in the assumptions when they occur.
Penyusutan aset tetap Depreciation of fixed assets
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan The costs of fixed assets are depreciated on a
menggunakan metode garis lurus berdasarkan straight-line method over the estimated useful
estimasi masa manfaat ekonomisnya. Manajemen lives of the assets. Management estimates the
mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap useful lives of these fixed assets to be within 5
antara 5 sampai dengan 28,75 tahun. Ini adalah to 28.75 years. These are common life
umur yang secara umum diharapkan dalam industri expectancies applied in the industries where the
dimana Grup menjalankan bisnisnya. Group conducts its businesses.
Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan Changes in the expected level of usage and
teknologi dapat memengaruhi masa manfaat technological development could impact the
ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya beban economic useful lives and the residual values of
penyusutan masa depan mungkin direvisi. Nilai these assets, and therefore future depreciation
tercatat neto atas aset tetap Grup pada tanggal 31 charges could be revised. The net carrying value
Desember 2025 dan 2024 diungkapkan dalam of the Group’s fixed assets as of 31 December
Catatan 9. 2025 and 2024 is disclosed in Note 9.
Program pensiun dan imbalan kerja Pension plan and employee benefits
Pengukuran liabilitas imbalan kerja Grup The measurement of the Group’s employee
bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan benefits liability is dependent on its selection of
oleh aktuaris independen dalam menghitung certain assumptions used by the independent
jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk actuary in calculating such amounts. Those
antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji assumptions include among others, discount
tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan rates, future annual salary increase, annual
tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan employee turn-over rate, disability rate,
tingkat kematian. Keuntungan atau kerugian retirement age and mortality rate. Actuarial
aktuarial yang timbul dari penyesuaian dan gain or losses arising from experience
perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial diakui adjustments and changes in actuarial
secara langsung pada laporan posisi keuangan assumptions are recognized immediately in the
konsolidasian melalui penghasilan komprehensif consolidated financial position through other
lain dalam periode terjadinya. comprehensive income the period in which they
occur.
Page 519
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/45 Exhibit E/45
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (Continued)
Estimasi dan asumsi (Lanjutan) Estimations and assumptions (Continued)
Program pensiun dan imbalan kerja (Lanjutan) Pension plan and employee benefits (Continued)
Sementara Grup berkeyakinan bahwa asumsi While the Group believes that its assumptions
tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan are reasonable and appropriate, significant
signifikan pada hasil aktual atau perubahan differences in the Group’s actual experiences or
signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Grup significant changes in the Group assumptions
dapat memengaruhi secara material liabilitas may materially affect its estimated liabilities
diestimasi atas pensiun dan imbalan kerja dan for pension and employee benefits and net
beban imbalan kerja neto. employee benefits expense.
Nilai tercatat atas estimasi liabilitas imbalan kerja The carrying amount of the Group’s estimated
Grup pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 employee benefits liability as of 31 December
dijelaskan lebih rinci dalam Catatan 17. 2025 and 2024 are discussed further in Note 17.
Pengakuan dan Pemulihan atas aset pajak Recognition and Recoverability of deferred tax
tangguhan assets
Grup melakukan penelaahan atas nilai tercatat aset The Group reviews the carrying amounts of
pajak tangguhan pada setiap akhir periode deferred tax assets at the end of each reporting
pelaporan dan mengurangi nilai tersebut apabila period and reduces these to the extent that it is
laba kena pajak mungkin tidak memadai untuk no longer probable that sufficient taxable
mengkompensasi sebagian atau semua manfaat income will be available to allow all or part of
aset pajak tangguhan. Penelaahan Grup atas the deferred tax assets to be utilized. The
pengakuan aset pajak tangguhan untuk perbedaan Group’s assessment on the recognition of
temporer yang dapat dikurangkan didasarkan atas deferred tax assets on deductible temporary
tingkat dan waktu dari penghasilan kena pajak yang differences is based on the level and timing of
ditaksirkan untuk periode pelaporan berikutnya. forecasted taxable income of the subsequent
reporting periods.
Taksiran ini berdasarkan hasil pencapaian Grup di This forecast is based on the Group’s past results
masa lalu dan ekspektasi di masa depan terhadap and future expectations on revenues and
pendapatan dan beban, sebagaimana juga dengan expenses as well as future tax planning
strategi perencanaan perpajakan di masa depan. strategies. However, there is no assurance that
Tetapi tidak terdapat kepastian bahwa Grup dapat the Group will generate sufficient taxable
menghasilkan penghasilan kena pajak yang cukup income to allow all or part of the deferred tax
untuk memungkinkan penggunaan sebagian atau assets to be utilized.
seluruh aset pajak tangguhan tersebut.
Page 520
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/46 Exhibit E/46
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (Continued)
Estimasi dan asumsi (Lanjutan) Estimations and assumptions (Continued)
Ketidakpastian kewajiban perpajakan Uncertainty of tax provisions
Dalam situasi tertentu, Grup tidak dapat In certain circumstances, the Group may not be
menentukan secara pasti jumlah utang pajak kini able to determine the exact amount of its
atau masa mendatang atau jumlah klaim restitusi current or future tax liabilities or recoverable
pajak yang dapat terpulihkan karena proses amount of the claim for tax refund due to on-
pemeriksaan yang masih berlangsung atau going investigations by, or negotiation with, the
negosiasi dengan otoritas perpajakan. taxation authority. Uncertainties exist with
Ketidakpastian timbul terkait dengan interpretasi respect to the interpretation of complex tax
dari peraturan perpajakan yang kompleks dan regulations and the amount and timing of future
jumlah dan waktu dari penghasilan kena pajak di taxable income. In determining the amount to
masa depan. Dalam menentukan jumlah yang harus be recognized in respect of an uncertain tax
diakui terkait dengan utang pajak yang tidak pasti liability or the recoverable amount of the claim
atau klaim restitusi pajak yang dapat terpulihkan for tax refund related to uncertain tax
terkait dengan ketidakpastian posisi perpajakan, positions, the Group applies similar
Grup menerapkan pertimbangan yang sama yang considerations as it would use in determining
akan digunakan dalam menentukan jumlah provisi the amount of a provision to be recognized in
yang harus diakui sesuai dengan PSAK 237: Provisi, accordance with PSAK 237: Provisions,
Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi dan Contingent Liabilities and Contingent Assets and
PSAK 212. Grup membuat analisis untuk semua PSAK 212. The Group makes an analysis of all
ketidakpastian posisi perpajakan untuk uncertain tax positions to determine if a tax
menentukan jika utang pajak atas manfaat pajak liability for uncertain tax benefit or a provision
yang tidak pasti atau cadangan atas klaim restitusi for unrecoverable claim for tax refund should be
pajak yang tidak dapat terpulihkan harus diakui. recognized.
Penyisihan atas pengembalian pesawat Provision for redelivery aircrafts
Penyisihan dibuat dengan menggunakan model The provision is made using a model which
yang melibatkan sejumlah asumsi dan memerlukan incorporates a number of assumptions and
pertimbangan yang signifikan termasuk pola requires significant judgement, including past
pemanfaatan dan perawatan pesawat dan mesin di and expected future utilization and
masa lalu dan yang diharapkan di masa depan, maintenance patterns of the aircraft and
perkiraan biaya perawatan pada saat engines, expected cost of the maintenance at
pengembalian pesawat, dan tingkat diskonto the time to return the aircrafts, and discount
diterapkan untuk menghitung nilai sekarang dari rate applied to calculate the present value of
kewajiban masa depan. the future liability.
Page 521
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/47 Exhibit E/47
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (Continued)
Estimasi dan asumsi (Lanjutan) Estimations and assumptions (Continued)
Penurunan nilai aset non-keuangan Impairment of non-financial assets
Penurunan nilai terjadi pada saat nilai tercatat aset Impairment exists when the carrying value of an
melebihi jumlah terpulihkannya, yaitu yang lebih asset exceeds its recoverable amount, which is
tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk the higher of its fair value less costs to sell and
menjual dan nilai pakainya. Nilai wajar dikurangi its value in use. The fair value less costs to sell
biaya untuk menjual didasarkan pada data yang calculation is based on available data from
tersedia dari perjanjian penjualan yang mengikat binding sales transactions in an arm’s length
yang dibuat dalam transaksi normal atas aset transaction of similar assets or observable
serupa atau harga pasar yang dapat diamati market prices less incremental costs for
dikurangi dengan biaya tambahan yang dapat disposing the asset. In assessing the value in use,
diatribusikan dengan pelepasan aset. Dalam the estimated net future cash flows are
menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa discounted to their present value using a pre-tax
depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan discount rate that reflects current market
menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang assessments of the time value of money and the
menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai risks specific to the asset.
waktu uang dan risiko spesifik atas aset.
Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya In determining fair value less costs to sell,
untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar recent market transactions are taken into
terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat account, if available. If no such transactions can
transaksi tersebut, Grup menggunakan model be identified, an appropriate valuation model is
penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai wajar used by the Group to determine the fair value
aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh of the assets. These calculations are
metode penilaian berganda atau indikator nilai corroborated by valuation multiples or other
wajar yang tersedia. Perhitungan nilai pakai available fair value indicators. The value in use
didasarkan pada model arus kas yang calculation is based on a discounted cash flow
didiskontokan. model.
Grup mencatat penurunan nilai aset tetap pada The Group recorded allowance for impairment
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Nilai tercatat losses of fixed assets as of 31 December 2025 and
neto atas aset tetap dan aset hak-guna Grup pada 2024. The net carrying value of the Group’s fixed
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, diungkapkan assets and right-of-use assets as of 31 December
masing-masing dalam Catatan 9 dan 10. 2025 and 2024 are disclosed in Notes 9 and 10,
respectively.
Penyisihan atas kerugian penurunan nilai piutang Allowance for impairment of other receivables
lain-lain
Grup menetapkan estimasi penyisihan penurunan The Group estimates impairment allowance for
nilai piutang lain-lain menggunakan pendekatan other receivables using simplified approach of
yang disederhanakan dari KKE. Matriks provisi ECL. A provision matrix is used to determine ECL
digunakan untuk menghitung KKE untuk piutang for other receivables, where the provision rates
lain-lain. Tarif provisi didasarkan pada hari are based on days past due for groupings of
tunggakan untuk pengelompokan berbagai segmen various customer segments that have similar loss
pelanggan yang memiliki pola kerugian serupa. patterns.
Page 522
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/48 Exhibit E/48
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (Continued)
Estimasi dan asumsi (Lanjutan) Estimations and assumptions (Continued)
Penyisihan atas kerugian penurunan nilai piutang Allowance for impairment of other receivables
lain-lain (Lanjutan) (Continued)
Evaluasi atas korelasi antara tingkat gagal bayar The assessment of the correlation between
yang diamati secara historis, perkiraan kondisi historical observed loss rates, forecast economic
ekonomi dan KKE adalah estimasi signifikan. conditions and ECLs is a significant estimate.
Jumlah KKE sensitif terhadap perubahan keadaan The amount of ECLs is sensitive to changes in
dan prakiraan kondisi ekonomi. Kerugian kredit circumstances and of forecast economic
historis Grup dan perkiraan kondisi ekonomi conditions. The Group’s historical observed loss
mungkin tidak mewakili tingkat gagal bayar rate and forecast of economic conditions may
pelanggan aktual di masa depan. not be representative of customer’s actual
default in the future.
Nilai tercatat piutang lain-lain Grup sebelum The carrying amounts of the Group’s other
penyisihan atas kerugian penurunan nilai pada receivables before allowance for impairment as
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 lebih lanjut of 31 December 2025 and 2024 further details
diungkapkan dalam Catatan 6 atas laporan are presented in Note 6 to the consolidated
keuangan konsolidasian. financial statements.
Sewa - mengestimasi suku bunga pinjaman Leases - estimating the incremental borrowing
inkremental rate
Grup tidak dapat langsung menentukan tingkat The Group cannot readily determine the interest
bunga implisit dalam sewa, oleh karena itu, Grup rate implicit in the lease, therefore, it uses its
menggunakan suku bunga pinjaman inkremental incremental borrowing rate (IBR) to measure
(SBPI) untuk mengukur liabilitas sewa. lease liabilities.
SBPI adalah tingkat suku bunga yang harus dibayar The IBR is the rate of interest that the Group
oleh Grup atas pinjaman dalam jangka waktu yang would have to pay to borrow over a similar term,
sama, dan dengan jaminan serupa, dana yang and with a similar security, the funds necessary
diperlukan untuk memperoleh aset dengan nilai to obtain an asset of a similar value to the
yang sama dengan aset hak-guna dalam lingkungan right-of-use asset in a similar economic
ekonomi yang serupa. Oleh karena itu, SBPI environment. The IBR therefore reflects what
mencerminkan apa yang 'harus dibayar' oleh Grup, the Group ‘would have to pay’, which requires
yang memerlukan estimasi ketika tidak tersedianya estimation when no observable rates are
tarif yang dapat diamati atau ketika mereka perlu available or when they need to be adjusted to
disesuaikan untuk mencerminkan syarat dan reflect the terms and conditions of the lease.
ketentuan sewa.
Grup mengestimasi SBPI dengan menggunakan The Group estimates the IBR using observable
input yang dapat diamati (seperti suku bunga pasar) inputs (such as market interest rates) when
jika tersedia dan diperlukan untuk membuat available and is required to make certain entity-
estimasi spesifik entitas tertentu. specific estimates.
Page 523
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/49 Exhibit E/49
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS DAN BANK 4. CASH ON HAND AND IN BANKS
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Kas 150.265.522 149.256.986 Cash on hand
Bank - pihak ketiga Cash in banks - third parties
Rekening Rupiah Rupiah Accounts
PT Bank CIMB Niaga Tbk 8.399.165.675 10.710.632.115 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 7.181.166.020 10.372.001.020 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 1.164.407.049 1.081.732.434 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 129.147.569 1.278.708.934 (Persero) Tbk
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 96.489.108 118.634.800 PT Bank Maybank Indonesia Tbk
Citibank, N.A. 22.913.686 114.958.411 Citibank, N.A.
Rekening Dolar AS US Dollar Accounts
PT Bank CIMB Niaga Tbk 5.690.670.809 6.396.736.323 PT Bank CIMB Niaga Tbk
Citibank, N.A. 3.310.399.195 5.116.317.550 Citibank, N.A.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.936.463.233 1.052.882.638 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 70.115.028 3.098.754.321 PT Bank Maybank Indonesia Tbk
Rekening Dolar Australia Australian Dollar Account
Citibank, N.A. 5.216.938.740 159.344.013 Citibank, N.A.
Rekening Dong Vietnam Vietnam Dong Account
Citibank, N.A. 1.860.657.894 1.846.121.505 Citibank, N.A.
Rekening Dolar Singapura Singapore Dollar Account
Citibank, N.A. 1.415.984.133 3.472.111.106 Citibank, N.A.
Rekening Ringgit Malaysia Malaysian Ringgit Accounts
Citibank, N.A. 99.329.572 398.915.212 Citibank, N.A.
PT Bank Maybank Indonesia Tbk. 4.460.419 3.892.888 PT Bank Maybank Indonesia Tbk.
Total 36.748.573.652 45.371.000.256 Total
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak As of 31 December 2025 and 2024, there are no
terdapat kas dan bank yang digunakan sebagai cash on hand and in banks as collateral to
jaminan atas utang atau pinjaman. payables or loans.
Rekening di bank memiliki tingkat bunga Accounts in banks earn interest at floating rates
mengambang sesuai dengan tingkat penawaran based on the offered rates from each bank.
pada masing-masing bank. Pendapatan bunga yang Interest income from cash in banks is presented
berasal dari kas di bank disajikan sebagai bagian as part of “Finance income” in the consolidated
dari “Pendapatan keuangan” pada laporan laba rugi statement of profit or loss and other
dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. comprehensive income.
Page 524
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/50 Exhibit E/50
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
5. PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA 5. TRADE RECEIVABLES - THIRD PARTIES
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Kartu kredit 16.366.122.052 16.736.623.822 Credit card
Perantara pembayaran 450.588.610 352.361.425 Payment channel
Lain-lain 1.778.211.680 1.548.416.277 Others
Total 18.594.922.342 18.637.401.524 Total
Rincian piutang usaha - pihak ketiga berdasarkan The details of trade receivables - third parties
mata uang adalah sebagai berikut: based on the currency are as follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Rupiah 18.544.300.415 18.632.876.092 Rupiah
Malaysia Ringgit 5.909.253 - Malaysian Ringgit
Thailand Baht 44.712.674 4.525.432 Thailand Baht
Total 18.594.922.342 18.637.401.524 Total
Analisis umur piutang usaha - pihak ketiga adalah The aging analysis of trade receivables - third
sebagai berikut: parties is as follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Lancar dan tidak mengalami
penurunan nilai 18.589.013.089 18.630.941.030 Neither past due nor impaired
Telah jatuh tempo namun tidak
mengalami penurunan nilai: Past due but not impaired:
1-30 hari - - 1-30 days
31-60 hari - 4.025.899 31-60 days
61-90 hari - 84.929 61-90 days
Lebih dari 90 hari 5.909.253 2.349.666 More than 90 days
Total 18.594.922.342 18.637.401.524 Total
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, piutang As of 31 December 2025 and 2024, trade
usaha PT Indonesia AirAsia, entitas anak, digunakan receivables of PT Indonesia AirAsia, a subsidiary,
sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman yang are pledged as collateral to the loan facilities
diperoleh dari kreditur masing-masing sebesar obtained from creditors amounted to
Rp18.594.922.342 dan Rp18.637.401.524 (Catatan Rp18,594,922,342 and Rp18,637,401,524,
15). respectively (Note 15).
Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh piutang Management believes that all trade receivables
usaha dapat ditagih sepenuhnya sehingga tidak are fully collectible so no allowance for
diperlukan pencadangan atas penurunan nilai impairment of trade receivables are provided.
piutang usaha.
Page 525
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/51 Exhibit E/51
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
6. PIUTANG LAIN-LAIN, NETO 6. OTHER RECEIVABLES, NET
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Pihak ketiga 133.367.047.499 171.363.181.341 Third parties
Penyisihan atas kerugian Allowance for impairment losses
penurunan nilai piutang lain-lain on other receivables
pihak ketiga (12.955.734.966) (12.955.734.966) Third parties
Pihak ketiga, neto 120.411.312.533 158.407.446.375 Third parties, net
Pihak berelasi, neto (Catatan 22) 118.544.875.429 50.993.482.587 Related parties, net (Note 22)
Total neto 238.956.187.962 209.400.928.962 Net Total
Rincian piutang lain-lain berdasarkan mata uang The details of other receivables based on the
adalah sebagai berikut: currency are as follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Rupiah 152.984.344.254 168.189.809.629 Rupiah
Dolar AS 83.934.653.516 40.968.742.843 US Dollar
Dolar Singapura 1.622.818.692 - Singapore Dollar
Ringgit Malaysia 414.371.500 242.376.490 Malaysian Ringgit
Total 238.956.187.962 209.400.928.962 Total
Mutasi penyisihan atas kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for impairment
adalah sebagai berikut: losses are as follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Saldo awal 12.955.734.966 12.955.734.966 US Dollar
Penyisihan selama periode berjalan - - Provision during the period
Penghapusan - - Write-offs
Saldo akhir 12.955.734.966 12.955.734.966 Ending balance
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, piutang As of 31 December 2025 and 2024, other
lain-lain PT Indonesia AirAsia, entitas anak, receivables of PT Indonesia AirAsia, a subsidiary,
digunakan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman are pledged as collateral to the facilities loan
yang diperoleh dari kreditur masing-masing sebesar obtained from creditors amounted to
Rp238.956.187.962 dan Rp209.400.928.962 Rp238,956,187,962 and Rp209,400,928,962,
(Catatan 15). respectively (Note 15).
Manajemen berpendapat bahwa tidak diperlukan Management believes that there is no need to
penyisihan penurunan nilai piutang lain-lain kepada provide the provision for impairment of other
pihak berelasi. receivables to related parties.
Page 526
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/52 Exhibit E/52
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
7. PERSEDIAAN 7. INVENTORIES
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Suku cadang 138.171.432.045 111.822.031.431 Spare parts
Barang dagangan dalam
penerbangan 894.263.121 15.235.572.089 Inflight goods
Total 139.065.695.166 127.057.603.520 Total
Berdasarkan penelaahan pada akhir tahun, Based on the review at the end of the year, the
manajemen yakin bahwa seluruh persediaan dapat management believes that all inventories are
digunakan sepenuhnya sehingga tidak ada fully useable so no impairment and/or allowance
penyisihan penurunan nilai dan/atau penyisihan for inventory obsolescence are provided.
penghapusan.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of 31 December 2025 and 2024, certain
persediaan tertentu diasuransikan terhadap risiko inventories were insured against fire and other
kebakaran dan risiko lainnya (Catatan 9). risks (Note 9). Management believes that the
Manajemen yakin bahwa nilai pertanggungan telah insurance coverage is adequate to cover possible
cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas losses arising from possible losses on the
persediaan yang dipertanggungkan. inventories insured.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak As of 31 December 2025 and 2024, inventories are
terdapat persediaan yang dijaminkan. not pledged as collateral.
8. UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DI MUKA 8. ADVANCES AND PREPAID EXPENSES
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Bahan bakar 50.998.203.944 31.010.204.784 Fuel
Lain-lain 8.834.933.350 1.965.165.028 Others
Total 59.833.137.294 32.975.369.812 Total
Uang muka bahan bakar merupakan pembayaran Advances for fuel represent payments to PT
kepada, PT Pertamina (Persero), Air BP Ltd., Pertamina (Persero), Air BP Ltd., Petronas
Petronas Dagangan Berhad, Chevron (Hongkong) Dagangan Berhad, Chevron (Hongkong) Ltd., Vitol
Ltd., Vitol Aviation BV, dan PTT Oil and Retail Aviation BV, and PTT Oil and Retail Business PCL.
Business PCL.
Mutasi saldo uang muka bahan bakar adalah sebagai The movements in the balance of advances for
berikut: fuel are as follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Saldo awal 31.010.204.784 43.710.233.507 Beginning balance
Penambahan 3.201.678.859.745 3.419.447.396.223 Additions
Pengurangan (3.181.690.860.585) (3.432.147.424.946) Deductions
Saldo akhir 50.998.203.944 31.010.204.784 Total
Page 527
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/53 Exhibit E/53
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
9. ASET TETAP, NETO 9. FIXED ASSETS, NET
31 Desember 2025/31 December 2025
Saldo awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
balance Addition Deduction Reclassification Ending balance
Nilai perolehan Cost
Tanah 176.769.049.934 - - - 176.769.049.934 Land
Bangunan 384.407.638.387 - - - 384.407.638.387 Building
Mesin pesawat
dan peralatan Aircraft engines and
penerbangan 162.708.726.006 113.314.209.794 - - 276.022.935.800 inflight equipment
Rotable assets Rotable assets
dan alat teknik 394.787.150.178 26.074.936.008 (5.935.029.087) - 414.927.057.099 and engineering tools
Ground support
Alat bantu darat 3.870.938.576 - - - 3.870.938.576 equipment
Kendaraan 12.458.041.226 - - - 12.458.041.226 Vehicles
Peralatan kantor 83.547.176.353 3.175.905.855 - - 86.723.082.208 Office equipment
Renovasi 13.991.426.967 947.264.022 - - 14.938.690.989 Renovation
Aset dalam
penyelesaian - - - - - Work in progress
Pesawat 385.015.597.708 - - - 385.015.597.708 Aircraft
Total nilai perolehan 1.617.555.745.335 143.512.315.679 (5.935.029.087) - 1.755.133.031.927 Total cost
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Bangunan 76.927.317.749 13.370.700.466 - - 90.298.018.215 Building
Mesin pesawat dan
peralatan Aircraft engines and
penerbangan 125.057.021.880 27.171.304.259 - - 152.228.326.139 inflight equipment
Rotable assets dan alat Rotable assets and
teknik 294.415.409.439 24.014.019.187 (2.791.976.284) - 315.637.452.342 engineering tools
Ground support
Alat bantu darat 1.116.718.036 27.640.000 - - 1.144.358.036 equipment
Kendaraan 12.513.354.140 - - - 12.513.354.140 Vehicles
Peralatan kantor 72.446.756.781 2.826.932.080 - - 75.273.688.861 Office equipment
Renovasi 11.434.727.171 738.830.712 - - 12.173.557.883 Renovation
Pesawat 269.954.093.715 63.288.639.743 - - 333.242.733.458 Aircraft
Total akumulasi Total accumulated
penyusutan 863.865.398.911 131.438.066.447 (2.791.976.284) - 992.511.489.074 depreciation
Kerugian penurunan
nilai 12.515.080.854 - - - 12.515.080.854 Impairment losses
Nilai buku neto 741.175.265.570 750.106.461.999 Net book value
Page 528
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/54 Exhibit E/54
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
9. ASET TETAP, NETO (Lanjutan) 9. FIXED ASSETS, NET (Continued)
31 Desember 2024/31 December 2024
Saldo awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
balance Addition Deduction Reclassification Ending balance
Nilai perolehan Cost
Tanah 176.769.049.934 - - - 176.769.049.934 Land
Bangunan 384.407.638.387 - - - 384.407.638.387 Building
Mesin pesawat
dan peralatan Aircraft engines and
penerbangan 162.225.499.181 483.226.825 - - 162.708.726.006 inflight equipment
Rotable assets Rotable assets
dan alat teknik 371.854.370.269 31.872.348.535 (8.939.568.626) - 394.787.150.178 and engineering tools
Ground support
Alat bantu darat 1.268.959.704 2.601.978.872 - - 3.870.938.576 equipment
Kendaraan 12.458.041.226 - - - 12.458.041.226 Vehicles
Peralatan kantor 82.062.967.016 1.824.799.199 (340.589.862) - 83.547.176.353 Office equipment
Renovasi 12.203.882.990 1.266.605.103 - 520.938.874 13.991.426.967 Renovation
Aset dalam
penyelesaian 520.938.874 - - (520.938.874) - Work in progress
Pesawat 385.015.597.708 - - - 385.015.597.708 Aircraft
Total nilai perolehan 1.588.786.945.289 38.048.958.534 (9.280.158.488) - 1.617.555.745.335 Total cost
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Bangunan 63.556.617.283 13.370.700.466 - - 76.927.317.749 Building
Mesin pesawat dan
peralatan Aircraft engines and
penerbangan 124.686.972.706 370.049.174 - - 125.057.021.880 inflight equipment
Rotable assets dan alat Rotable assets and
teknik 278.593.412.951 20.826.220.297 (5.004.223.809) - 294.415.409.439 engineering tools
Ground support
Alat bantu darat 1.089.078.036 27.640.000 - - 1.116.718.036 equipment
Kendaraan 12.513.354.140 - - - 12.513.354.140 Vehicles
Peralatan kantor 69.729.991.433 2.716.765.348 - - 72.446.756.781 Office equipment
Renovasi 10.610.961.015 823.766.156 - - 11.434.727.171 Renovation
Pesawat 206.683.376.156 63.270.717.559 - - 269.954.093.715 Aircraft
Total akumulasi Total accumulated
penyusutan 767.463.763.720 101.405.859.000 (5.004.223.809) - 863.865.398.911 depreciation
Kerugian penurunan
nilai 12.515.080.854 - - - 12.515.080.854 Impairment losses
Nilai buku neto 808.808.100.715 741.175.265.570 Net book value
Beban penyusutan yang dibebankan dalam beban Depreciation expense charged to operating
usaha untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 expenses for the year ended 31 December 2025
Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah and 2024 amounted to Rp131,438,066,447 and
sebesar Rp131.438.066.447 dan Rp101.405.859.000. Rp101,405,859,000, respectively.
Pada bulan April 2019, IAA melakukan pembelian tanah In April 2019, IAA purchased land and buildings
dan bangunan sebesar Rp561.176.688.321 atau setara amounted to Rp561,176,688,321 or equivalent to
dengan US$34.000.000, dengan area masing-masing US$34,000,000, with areas of 10,731 square
seluas 10.731 meter persegi (m2) dan 11.200 m2 yang meters (m2) and 11,200 m2, respectively,
berlokasi di Jl. Marsekal Suryadharma No. 1, located at Jl. Marsekal Suryadharma No. 1,
Tangerang, yang sebagian dibayar melalui uang muka Tangerang, that is partially paid as advances
sebesar Rp527.250.888.321 atau setara dengan amounted to Rp527,250,888,321 or equivalent to
US$32.321.066. IAA memperoleh fasilitas pinjaman US$32,321,066. IAA obtained bank loan facility
bank untuk melunasi pembelian tersebut (Catatan 15). to settle such purchase (Note 15).
Page 529
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/55 Exhibit E/55
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
9. ASET TETAP, NETO (Lanjutan) 9. FIXED ASSETS, NET (Continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025, kerugian As of 31 December 2025, impairment losses of
penurunan nilai aset tetap untuk menutupi fixed assets to cover any possible losses that may
kemungkinan kerugian atau penurunan nilai aset arise from the decrease in value of fixed assets
tetap sebesar Rp12.515.080.854. amounted to Rp12,515,080,854.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, nilai As of 31 December 2025 and 2024, the
perolehan aset tetap Grup yang telah disusutkan acquisition costs of the Group’s fixed assets that
penuh namun masih digunakan adalah masing- have been fully depreciated but are still being
masing sebesar Rp296.730.896.602 dan utilized amounted to Rp296,730,896,602 and
Rp274.101.228.611. Rp274,101,228,611, respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset As of 31 December 2025 and 2024, fixed assets
tetap dan persediaan dilindungi dengan asuransi and certain inventories are covered by insurance
terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya against losses from fire and other risks under a
berdasarkan paket polis dengan nilai policy package with insurance coverage totaling
pertanggungan sebesar Rp415.000.000.000 dan Rp415,000,000,000 and US$828,504,252 by PT
US$828.504.252 oleh PT Asuransi Central Asia, yang Asuransi Central Asia, which in management’s
menurut pendapat manajemen cukup untuk opinion is adequate to cover possible losses that
menutup kemungkinan kerugian dari risiko-risiko may arise from the said insured risks.
yang dipertanggungkan.
Jenis kepemilikan hak atas tanah Grup adalah The Group’s titles of ownership on its land rights
berupa Hak Guna Bangunan (“HGB”), yang masa are in the form of Right to Build (“Hak Guna
berlakunya akan berakhir antara tahun 2043 sampai Bangunan” or “HGB”), which will expire
dengan 2046. Manajemen berkeyakinan bahwa between 2043 and 2046. The management
kepemilikan hak atas tanah akan dapat believes that the said titles of land rights
diperbaharui/diperpanjang pada saat jatuh tempo. ownership can be renewed/extended upon
expiry.
Berdasarkan hasil penelaahan kondisi aset tetap, Based on the review of the condition of fixed
manajemen berpendapat bahwa kerugian assets, the management is of the opinion that
penurunan nilai aset tetap cukup untuk menutupi the allowance for impairment losses of fixed
kemungkinan kerugian atas penurunan nilai aset assets is adequate to cover any possible losses
tetap. that may arise from the decrease in value of
fixed assets.
Berdasarkan penelaahan manajemen, tidak Based on management review, there were no
terdapat kejadian-kejadian atau perubahan- events or changes in circumstances which
perubahan keadaan yang mengindikasikan indicate an adjustment for estimated useful
penyesuaian taksiran masa manfaat, nilai residu, life, residual values and depreciation method of
dan metode penyusutan aset tetap pada tanggal the fixed assets as of 31 December 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024. 2024.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset As of 31 December 2025 and 2024, certain assets
tertentu dijaminkan atas pinjaman dari PT Bank were pledged as collateral to the bank loan
CIMB Niaga Tbk. (Catatan 15). obtained from PT Bank CIMB Niaga Tbk. (Note 15).
Page 530
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/56 Exhibit E/56
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
10. SEWA 10. LEASES
a. Aset hak-guna, neto a. Right-of-use assets, net
Pesawat/ Mesin pesawat/ Jumlah/
Aircrafts Aircraft engines Amount
Biaya perolehan At cost
Saldo per Balance as of
1 Januari 2025 7.890.576.128.494 15.241.197.731 7.905.817.326.225 1 January 2025
Penambahan - 37.541.790.220 37.541.790.220 Additions
Modifikasi - 87.330.442.488 87.330.442.488 Modifications
Pengurangan (833.575.853.419) - (833.575.853.419) Deductions
Total nilai perolehan 7.057.000.275.075 140.113.430.439 7.197.113.705.514 Total cost
Accumulated
Akumulasi penyusutan depreciation
Saldo per Balance as of
1 Januari 2025 (3.728.360.434.706) (15.241.197.731) (3.743.601.632.437) 1 January 2025
Penyusutan (698.186.779.348) (12.749.685.343) (710.936.464.691) Depreciation
Pengurangan 708.027.731.753 - 708.027.731.753 Deductions
Total akumulasi Total accumulated
penyusutan (3.718.519.482.301) (27.990.883.074) (3.746.510.365.375) depreciation
Carrying value as
Nilai tercatat per of 31 December
31 Desember 2025 3.338.480.792.774 112.122.547.365 3.450.603.340.139 2025
Page 531
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/57 Exhibit E/57
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
10. SEWA (Lanjutan) 10. LEASES (Continued)
a. Aset hak-guna, neto (Lanjutan) a. Right-of-use assets, net (Continued)
Pesawat/ Mesin pesawat/ Jumlah/
Aircrafts Aircraft engines Amount
Biaya perolehan At cost
Saldo per Balance as of
1 Januari 2024 7.566.189.092.409 15.241.197.731 7.581.430.290.140 1 January 2024
Penambahan 104.441.693.737 - 104.441.693.737 Additions
Modifikasi 219.945.342.348 - 219.945.342.348 Modifications
Total nilai perolehan 7.890.576.128.494 15.241.197.731 7.905.817.326.225 Total cost
Accumulated
Akumulasi penyusutan depreciation
Saldo per 1 Januari Balance as of
2024 (2.944.656.758.418) (15.241.194.731) (2.959.897.956.149) 1 January 2024
Penyusutan (783.703.676.288) - (783.703.676.288) Depreciation
Reklasifikasi - - - Reclassification
Total akumulasi Total accumulated
penyusutan (3.728.360.434.706) (15.241.197.731) (3.743.601.632.437) depreciation
Carrying value as
Nilai tercatat per of 31 December
31 Desember 2024 4.162.215.693.788 - 4.162.215.693.788 2024
Peningkatan aset hak-guna pada tahun 2025 Increase in right-of-use assets in 2025
merupakan penambahan mesin baru dan represents the addition of new aircraft and
penambahan penyisihan atas pengembalian an increase in provisions for aircraft
pesawat, serta pengurangan atas pengembalian returns, as well as a decrease in aircraft
pesawat. returns.
Peningkatan aset hak-guna pada tahun 2024 Increase of right-of-use assets in 2024 is
merupakan penambahan pesawat baru dan from new additional aircraft lease and
penambahan penyisihan atas pengembalian additional of provision for redelivery of
pesawat. aircrafts, respectively.
Pada tahun 2024, modifikasi merupakan In 2024, modifications represent change in
perubahan ketentuan sewa pesawat dari lessor lease terms of aircraft lease agreements
tertentu. Modifikasi tersebut dinegosiasikan from certain lessors. These modifications
oleh Grup untuk memberikan fleksibilitas dalam are negotiated by the Group to provide
mengelola portofolio aset sewaan dan flexibility in managing the leased-asset
menyelaraskan dengan kebutuhan bisnis Grup. portfolio and align with the Group’s
business needs.
Page 532
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/58 Exhibit E/58
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
10. SEWA (Lanjutan) 10. LEASES (Continued)
b. Liabilitas sewa b. Lease liabilities
Nilai tercatat liabilitas sewa dan The carrying amounts of lease liabilities and
pergerakannya selama tahun berjalan adalah the movements during the year are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Saldo awal 7.868.821.868.665 7.536.182.788.463 Beginning balance
Penambahan
selama tahun berjalan 36.101.218.386 141.820.681.458 Addition during the year
Modifikasi 63.380.014.822 513.693.752.455 Modifications
Pengurangan (393.001.629.941) - Deductions
Reklasifikasi - - Reclassifications
Penambahan bunga 394.387.389.199 395.325.639.756 Interest accretion
Pembayaran (1.152.825.205.329) (1.186.521.002.252) Payments
Selisih kurs (323.217.204.688) 468.320.008.785 Foreign exchange
Total 6.493.646.451.114 7.868.821.868.665 Total
Berikut adalah jatuh tempo pembayaran Presented below is the maturity of lease
liabilitas sewa: liability payments:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Tahun Year
2025 - 2.748.899.722.375 2025
2026 2.230.214.925.213 1.183.405.778.620 2026
2027 1.034.728.135.613 1.080.934.661.532 2027
2028 991.764.613.545 994.263.453.791 2028
2029 909.320.378.241 907.445.976.040 2029
2030 dan seterusnya 2.251.934.250.546 2.964.476.803.694 2030 and so on
Total pembayaran sewa 7.417.962.303.158 9.879.426.396.052 Total lease payment
Bunga (924.315.852.044) (2.010.604.527.387) Interest
Total lease liabilities
Total liabilitas sewa (nilai kini (present value of lease
atas pembayaran sewa) 6.493.646.451.114 7.868.821.868.665 payment)
Total liabilitas sewa 6.493.646.451.114 7.868.821.868.665 Total lease liabilities
Bagian yang jatuh tempo
dalam satu tahun (1.941.837.683.561) (2.096.681.687.585) Current portion
Bagian jangka panjang 4.551.808.767.553 5.772.140.181.080 Non-current portion
Page 533
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/59 Exhibit E/59
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
10. SEWA (Lanjutan) 10. LEASES (Continued)
b. Liabilitas sewa (Lanjutan) b. Lease liabilities (Continued)
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi Amounts recognized in the consolidated
dan penghasilan komprehensif lain statement of profit or loss and other
konsolidasian adalah sebagai berikut: comprehensive income are as follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Depreciation expense
Beban penyusutan aset hak-guna 710.936.464.691 783.421.132.103 of right-of-use assets
Beban bunga liabilitas sewa Interest expense on
(Catatan 27) 394.387.389.199 395.325.639.756 lease liabilities (Note 27)
Beban sewa pesawat jangka Short-term aircraft lease
pendek 87.499.186.143 51.905.565.389 expense
Total 1.192.823.040.033 1.230.652.337.248 Total
Pada 31 Desember 2025, Grup memiliki arus On 31 December 2025, the Group had total
kas keluar untuk sewa sebesar cash outflows for leases of
Rp1.152.825.205.329 (31 Desember 2024: Rp1,152,825,205,329 (31 December 2024:
Rp1.186.521.002.252), serta mencatat beban Rp1,186,521,002,252), and recorded
bunga sebesar Rp394.387.389.199 (31 interest expenses of Rp394,387,389,199 (31
Desember 2024: Rp395.325.639.756) pada December 2024: Rp395,325,639,756) in the
laporan laba rugi dan penghasilan consolidated statement of profit or loss and
komprehensif lain konsolidasian. other comprehensive income.
11. UANG JAMINAN 11. SECURITY DEPOSITS
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Uang jaminan - pihak ketiga Security deposits - third parties
Sewa pesawat (Catatan 31) 227.070.422.606 292.173.139.351 Lease of aircraft (Note 31)
Terminal bandara 92.776.737.788 60.941.471.558 Airport terminal
Lain-lain 21.185.757.347 17.526.392.676 Others
Total 341.032.917.741 370.641.003.585 Total
12. UTANG USAHA - PIHAK KETIGA 12. TRADE PAYABLES - THIRD PARTIES
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Jasa bandara 950.258.584.302 977.438.788.013 Airport services
Pemeliharaan pesawat 544.317.583.364 880.910.489.508 Aircraft maintenance
Asuransi 23.519.980.206 12.702.137.183 Insurance
Kesejahteraan karyawan 6.600.188.759 2.308.021.492 Staff welfare
Jasa boga 1.152.360.914 10.828.703.903 Catering
Lain-lain 542.150.607.577 225.990.578.234 Others
Total 2.067.999.305.122 2.110.178.718.333 Total
Page 534
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/60 Exhibit E/60
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. UTANG USAHA - PIHAK KETIGA (Lanjutan) 12. TRADE PAYABLES - THIRD PARTIES (Continued)
Rincian utang usaha - pihak ketiga berdasarkan The details of trade payables - third parties
mata uang adalah sebagai berikut: based on the currency are as follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Rupiah 1.072.852.735.830 1.219.857.220.935 Rupiah
Dolar AS 379.934.384.366 658.962.416.822 US Dollar
Dolar Singapura 236.973.327.612 82.884.098.300 Singapore Dollar
Ringgit Malaysia 183.288.283.208 52.540.343.460 Ringgit Malaysia
Baht Thailand 113.814.647.353 22.244.386.595 Thailand Baht
Dolar Australia 71.573.042.587 73.075.973.469 Australian Dollar
Hongkong Dollar 3.998.159.685 - Hongkong Dollar
Brunei Dollar 1.930.393.057 - Brunei Dollar
Euro 1.926.391.011 520.136.059 Euro
Rupee India 1.707.940.413 94.142.693 Indian Rupees
Total 2.067.999.305.122 2.110.178.718.333 Total
Analisis umur utang usaha - pihak ketiga adalah The aging analysis of trade payables - third parties
sebagai berikut: are as follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Lancar 1.428.403.697.527 1.398.936.690.671 Current
Telah jatuh tempo: Overdue:
1-30 hari 1.116.969.800 217.167.811.861 1-30 days
31-60 hari 38.739.739.787 91.702.257.974 31-60 days
61-90 hari 127.183.043.066 - 61-90 days
Lebih dari 90 hari 472.555.854.942 402.371.957.827 More than 90 days
Total 2.067.999.305.122 2.110.178.718.333 Total
Utang usaha tidak dijamin, tidak dikenakan bunga, Trade payables are unsecured, non-interest
dan umumnya mempunyai syarat pembayaran bearing, and generally have terms of payment
antara 30 hari sampai dengan 60 hari. between 30 to 60 days.
Page 535
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/61 Exhibit E/61
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. UTANG LAIN-LAIN - PIHAK BERELASI 13. OTHER PAYABLES - RELATED PARTIES
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Pemegang Saham Shareholders
AirAsia Aviation Group Limited 2.510.208.134.561 93.200.336.284 AirAsia Aviation Group Limited
Entitas Induk Terakhir Ultimate Parent Entity
Capital A Berhad 28.482.244.066 28.033.113.396 Capital A Berhad
Entitas Sepengendali Entities under Common Control
AirAsia Berhad 1.304.115.890.296 1.672.598.437.090 AirAsia Berhad
Asia Aviation Capital Ltd. 299.802.169.564 275.968.945.939 Asia Aviation Capital Ltd.
AirAsia SEA Ltd. 180.066.892.231 196.897.092.195 AirAsia SEA Ltd.
AirAsia Aviation Management AirAsia Aviation Management
Services Sdn. Bhd. 123.672.761.062 24.064.241.169 Services Sdn. Bhd.
PT Asia Digital Engineering PT Asia Digital Engineering
Indonesia 75.575.090.087 5.135.953.613 Indonesia
Asia Digital Engineering Asia Digital Engineering
Sdn. Bhd. 68.683.431.615 128.354.825.971 Sdn. Bhd.
Airasia (Cambodia) Co., Ltd. 66.305.847.303 6.828.733.977 Airasia (Cambodia) Co., Ltd.
Ground Team Red Sdn. Bhd. 33.523.012.111 18.931.049.404 Ground Team Red Sdn. Bhd.
BIG Life Sdn. Bhd. 4.755.902.772 3.577.933.820 BIG Life Sdn. Bhd.
AirAsia Technology Centre AirAsia Technology Centre
Singapore Pte. Ltd. 3.933.367.677 3.788.051.984 Singapore Pte. Ltd.
Rokki Sdn. Bhd. 2.907.687.583 3.576.040.969 Rokki Sdn. Bhd.
Philippines AirAsia Inc. 704.318.332 93.920.900 Philippines AirAsia Inc.
PT Teleport Bisnis Indonesia 116.949.047 507.739.094 PT Teleport Bisnis Indonesia
Teleport Commerce Malaysia Teleport Commerce Malaysia
Sdn. Bhd. 39.164.326 37.208.210 Sdn. Bhd.
Airasia (Guangzhou) Aviation Airasia (Guangzhou) Aviation
Service Limited Company 6.353.661 5.860.067 Service Limited Company
Teleport Commericial Service Teleport Commericial Service
(Shenzhen) Limited 237.801 229.016 (Shenzhen) Limited
AirAsia SEA Sdn. Bhd. - 13.278.751.024 AirAsia SEA Sdn. Bhd.
Pihak Berelasi Lainnya Other Related Parties
PT Indonesia AirAsia Extra 58.908.108.765 426.498.982.749 PT Indonesia AirAsia Extra
Thai AirAsia X Co. Ltd. 22.107.473.176 22.284.381.524 Thai AirAsia X Co. Ltd.
AirAsia X Services Pty. Ltd. 8.634.589.473 1.359.224.342 AirAsia X Services Pty. Ltd.
Santan Food Sdn. Bhd. 561.603.288 490.146.417 Santan Food Sdn. Bhd.
PT Santan Food Services Indonesia 183.660.000 - PT Santan Food Services Indonesia
PT BIGLIFE Digital Indonesia 127.900.000 - PT BIGLIFE Digital Indonesia
AirAsia X Bhd. - 6.179.158.734 AirAsia X Bhd
Santan Food Services Sdn Bhd. - 8.276.982.440 Santan Food Services Sdn Bhd.
Total 4.793.422.788.797 2.939.967.340.328 Total
Page 536
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/62 Exhibit E/62
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. UTANG LAIN-LAIN - PIHAK BERELASI (Lanjutan) 13. OTHER PAYABLES - RELATED PARTIES
(Continued)
Rincian utang lain-lain - pihak berelasi berdasarkan The details of other payables - related parties
mata uang adalah sebagai berikut: based on the currency are as follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Dolar AS 4.473.533.435.602 2.442.452.187.118 US Dollar
Rupiah 126.588.770.792 419.166.097.630 Rupiah
Ringgit Malaysia 176.784.411.566 69.832.888.316 Malaysian Ringgit
Euro 8.634.589.473 6.718.282.264 Euro
Dolar Australia 7.875.227.703 1.792.024.933 Australian Dollar
China Yuan 6.353.661 5.860.067 China Yuan
Total 4.793.422.788.797 2.939.967.340.328 Total
14. BIAYA MASIH HARUS DIBAYAR 14. ACCRUED EXPENSES
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Penyisihan atas pengembalian Provision for redelivery
pesawat 287.828.423.849 249.094.902.489 of aircrafts
Penyisihan atas perbaikan besar
pesawat 10.157.071.727 28.250.653.322 Provision for aircrafts overhaul
Penyisihan atas tagihan pajak Provision for tax underpayment
(Catatan 23e) 243.221.482.770 166.587.815.391 (Note 23e)
Bonus 68.929.456.930 62.403.622.166 Bonus
Biaya penerbangan 66.437.770.087 69.284.361.480 Flight operation costs
Biaya lisensi merek - 10.512.518.596 Brand license fee
Lain-lain 116.430.177.165 7.256.550.984 Others
Total 793.004.382.528 593.390.424.428 Total
Penyisihan atas pengembalian pesawat merupakan Provision for redelivery aircrafts represents
estimasi biaya perawatan pesawat dan mesin pada estimation cost of maintenance of the aircrafts
saat pengembalian pesawat terjadi. and engines at the time to return the aircrafts.
Penyisihan atas perbaikan besar pesawat Provision for aircraft overhaul represents cost
merupakan biaya perbaikan besar pesawat untuk 12 of maintenance overhaul of the aircrafts for 12
tahun. years.
Saldo biaya masih harus dibayar lain-lain sebagian The balance of accrued expenses is mostly
besar merupakan provisi atas masa akhir sewa provisions for aircraft end of lease.
pesawat.
Page 537
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/63 Exhibit E/63
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
15. PINJAMAN BANK 15. BANK LOAN
Saldo per/
Balance as of
Batas Maksimum 31 Desember 31 Desember
Fasilitas/ Jatuh 2025/ 2024/
Kreditor/ Maximum Credit Tempo/ Jaminan/ 31 December 31 December
Creditors Facilities Maturities Collateral* 2025 2024
Rupiah/Rupiah
PT Bank CIMB Niaga Rp200.000.000.000 Januari Tanah, bangunan 45.000.000.000 95.000.000.000
Tbk. 2027/ dan piutang/
January Land, buildings,
2027 and receivables
Dolar AS/US Dollar
PT Bank CIMB Niaga US$9.200.000 atau Januari Tanah, bangunan 32.228.824.072 65.525.273.356
Tbk. Dolar AS yang 2027/ dan piutang/
setara dengan January Land, buildings,
Rp125.000.000.000/ 2027 and receivables
US$9,200,000 or US
Dollar equivalent to
Rp125,000,000,000
Total/Total 77.228.824.072 160.525.273.356
Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu
tahun/Less current maturities 77.228.824.072 160.525.273.356
Bagian jangka panjang/Long-term portion - -
* Lihat Catatan 5, 6, dan 9 untuk piutang usaha, piutang lain-lain, neto, dan aset tetap, neto yang dijaminkan/Refer to Notes 5, 6, and 10 for
details of trade receivables, other receivables, net, and fixed asset, net, respectively, that are pledged as collateral.
Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 36 tanggal Based on Credit Agreement No. 36 dated 22 May
22 Mei 2018, IAA memperoleh fasilitas pinjaman 2018, IAA obtained an investment loan facility
investasi dari PT Bank CIMB Niaga Tbk. (“CIMB from PT Bank CIMB Niaga Tbk. (“CIMB Niaga”)
Niaga”) dengan maksimum fasilitas senilai with maximum facility amounted to
Rp200.000.000.000 dan US$9.200.000 atau setara Rp200,000,000,000 and US$9,200,000 or
dengan Rp125.000.000.000. equivalent to Rp125,000,000,000.
Tujuan dari fasilitas tersebut adalah untuk The purpose of such facility was for refinancing
pembiayaan kembali pembelian tanah dan the acquisition of land and buildings (Note 9).
bangunan (Catatan 9).
Untuk periode yang berakhir pada tanggal For the period ended 31 December 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024, pinjaman jangka 2024, long-term bank loan denominated in US
panjang dalam mata uang Dólar AS dikenakan suku Dollar bears annual interest rate of 5.75% and
bunga tahunan sebesar 5,75% dan dalam mata uang denominated in Rupiah bears annual interest
Rupiah dikenakan suku bunga tahunan sebesar rate of 10.75%.
10,75%.
IAA dikenakan beban bunga masing-masing sebesar IAA bears interest expense for the periods ended
Rp10.173.873.859 dan Rp15.930.743.779 untuk 31 December 2025 and 2024 amounted to
periode-periode yang berakhir pada tanggal Rp10,173,873,859 and Rp15,930,743,779,
31 Desember 2025 dan 2024 yang dicatat sebagai respectively, which are recorded as part of
bagian dari akun “Beban keuangan” dalam laporan “Finance expense” in the consolidated
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain statement of profit or loss and other
konsolidasian (Catatan 27). comprehensive income (Note 27).
Page 538
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/64 Exhibit E/64
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
15. PINJAMAN BANK (Lanjutan) 15. BANK LOAN (Continued)
Pembatasan-pembatasan Covenants
Berdasarkan persyaratan-persyaratan dalam Under the terms of the related loan agreements,
perjanjian pinjaman-pinjaman tersebut, IAA tidak IAA is not permitted to sell and/or in other ways
diperkenankan untuk menjual dan/atau dengan transfer the rights or lease/surrender the use of
cara lain mengalihkan hak milik atau all or part of the assets in the form of movable
menyewakan/menyerahkan pemakaian seluruh or immovable property; pledge assets to other
atau sebagian kekayaan baik berupa barang parties; enter into an agreement that can give
bergerak maupun tidak bergerak; mengagunkan rise to the obligation of IAA to pay to another
kekayaan kepada pihak lain; mengadakan party; provide loans to other parties, except in
perjanjian yang dapat menimbulkan kewajiban IAA the context of running a daily business that does
membayar kepada pihak lain; memberikan not affect IAA’s ability to implement the Credit
pinjaman kepada pihak lain, kecuali dalam rangka Agreement; make changes to the purposes,
menjalankan usaha IAA sehari-hari yang tidak objectives and business activities of IAA; change
memengaruhi kemampuan Grup untuk IAA’s capital structure including through
melaksanakan Perjanjian Kredit; mengadakan merger, consolidation, expropriation and
perubahan atas maksud, tujuan, dan kegiatan separation.
usaha IAA; melakukan perubahan terhadap struktur
permodalan IAA antara lain penggabungan,
peleburan, pengambilalihan dan pemisahan.
Selain itu, IAA diharuskan untuk menjaga ekuitas In addition, IAA is required to maintain positive
yang positif, dalam hal ini, ekuitas mencakup equity, in this case, equity includes
pinjaman subordinasi dari pemegang saham beserta subordinated loans from shareholders and their
afiliasinya, saldo laba dan modal saham yang affiliates, retained earnings and paid-up share
disetor; menjaga nilai debt service reserve account capital; maintain the value of the debt service
(DSRA) minimum sebesar 1 bulan pembayaran reserve account (DSRA) at a minimum of 1 month
utang pokok dan bunga setiap saat; menjaga debt payment of principal and interest at any time;
to equity ratio (DER), tidak termasuk pinjaman maintain a debt to equity ratio (DER), excluding
subordinasi dari afiliasi dan pemegang saham/total subordinated loans from affiliates and
ekuitas, dimana total ekuitas mencakup semua shareholders/total equity, where the total
pinjaman dari pemegang saham beserta afiliasinya, equity includes all loans from shareholders and
saldo laba dan modal saham yang disetor, their affiliates, retained earnings and paid-up
maksimum dua kali; menjaga debt service coverage share capital, a maximum of twice; maintain a
ratio (DSCR), EBITDA untuk semua pembayaran debt service coverage ratio (DSCR), EBITDA for
utang pokok, bunga dan biaya-biaya lain, tidak all payments of principal, interest and other
termasuk pinjaman dari afiliasi dan pemegang costs, excluding loans from affiliates and
saham, minimal satu kali. shareholders, at least once.
Pada tanggal 1 April 2021, CIMB Niaga dan IAA telah On 1 April 2021, CIMB Niaga and IAA entered into
menandatangani perubahan ketiga atas Perjanjian third amendment of the Credit Agreement
Kredit No. 36 tanggal 22 Mei 2018, dimana CIMB No. 36 dated 22 May 2018, whereas CIMB Niaga
Niaga setuju untuk: agreed to:
- Memperpanjang masa tenggang tambahan atas - Extend additional grace period of the credit
fasilitas kredit sampai dengan tanggal 31 Maret facility up to 31 March 2022.
2022.
- Memperpanjang jangka waktu sekaligus tanggal - Extend the period and the maturity date of
jatuh tempo fasilitas kredit menjadi 1 Januari the credit facility to become 1 January 2027.
2027.
- Mengatur kembali ketentuan pembayaran - Rearrange the loan principal repayment
kembali pokok pinjaman. schedule.
Page 539
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/65 Exhibit E/65
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
15. PINJAMAN BANK (Lanjutan) 15. BANK LOAN (Continued)
Pembatasan-pembatasan (Lanjutan) Covenants (Continued)
Perjanjian tersebut mencakup pelepasan tuntutan Such agreement includes a waiver from CIMB
pelunasan dari CIMB Niaga berkaitan dengan Niaga in regard to the breach of certain financial
pelanggaran atas persyaratan keuangan tertentu covenants i.e. DER, DSCR, and/or positive
yaitu DER, DSCR, dan/atau ekuitas yang positif, equity, covering the period until 31 March 2022.
yang mencakup periode sampai dengan tanggal
31 Maret 2022.
Pada tanggal 31 Desember 2024, Perusahaan belum As of 31 December 2024, the Company had not
memperoleh surat pelepasan (waiver) dari pihak obtained a waiver letter from the lender.
kreditor, sehingga saldo utang bank pada tanggal Accordingly, the outstanding bank loan as of
tersebut diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka that date was classified as a current liability.
pendek.
Pada tanggal 23 Juni 2025, Perusahaan telah On 23 June 2025, the Company obtained a
memperoleh surat pelepasan (waiver) yang waiver letter covering the period from the first
mencakup periode kuartal I sampai dengan kuartal quarter through the fourth quarter of 2025.
IV tahun 2025.
16. LIABILITAS KONTRAK 16. CONTRACT LIABILITIES
Liabilitas kontrak terutama merupakan kas yang Contract liabilities mostly represent cash
diterima dari pembelian tiket penerbangan oleh received from purchases of flight tickets by
penumpang dengan jadwal penerbangan setelah passengers which flights were scheduled after
tanggal 31 Desember 2025 dan 31 December 2024. 31 December 2025 and 31 December 2024.
Liabilitas kontrak pada tanggal 31 Desember 2025 Contract liabilities as of 31 December 2025 and
dan 2024 masing-masing adalah sebesar 2024 amounted to Rp1,255,513,326,288 and
Rp1.255.513.326.288 dan Rp1.157.628.863.591. Rp1,157,628,863,591, respectively.
Liabilitas kontrak pada periode awal yang diakui Contract liabilities at the beginning period
sebagai pendapatan pada tahun 2025 dan 2024 which were recognized as revenue in 2025 and
masing-masing sebesar Rp1.157.628.863.591 dan 2024 amounted to Rp1,157,628,863,591 and
Rp975.209.017.088. Rp975,209,017,088, respectively.
17. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 17. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY
Liabilitas imbalan kerja ditentukan berdasarkan The employee benefits liability was determined
perhitungan aktuaris independen, Kantor Konsultan based on independent actuarial calculation
Aktuaria Azwir, Arifin, dan Rekan dalam laporannya performed by Kantor Konsultan Aktuaria Azwir,
tanggal 18 Februari 2026 untuk tahun yang berakhir Arifin, dan Rekan, as shown in the report dated
pada tanggal 31 Desember 2025, yang 18 February 2026 for the year ended 31
menggunakan metode “Projected Unit Credit”. December 2025, using the “Projected Unit
Credit” method.
Page 540
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/66 Exhibit E/66
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN (Lanjutan) 17. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY (Continued)
Asumsi dasar yang digunakan pada perhitungan The key assumptions used for the said actuarial
aktuarial tersebut, antara lain, adalah sebagai calculations, among others, are as follows:
berikut:
Asumsi ekonomi: Economic assumptions:
a. Tingkat diskonto: 6,56%-6,95% per tahun a. Discount rate: 6.56%-6.95% per annum
(2024: 7,13%) (2024: 7.13%)
b. Tingkat kenaikan gaji: 5,00% per tahun. b. Salary growth rate: 5.00% per annum.
Asumsi lainnya: Other assumptions:
a. Usia pensiun normal: 55 – 60 tahun. a. Normal retirement age: 55 – 60 years.
b. Tingkat mortalitas: TMI IV. b. Mortality rate: TMI IV.
c. Tingkat cacat: 10% dari TMI IV. c. Disability rate: 10% of TMI IV.
d. Tingkat pengunduran diri karyawan d. Annual employee resignation rate: 3% for
tahunan: 3% untuk karyawan di bawah 45 tahun employees before the age of 45 and will
dan menurun secara linear sampai 0% pada linearly decrease until 0% at the age of 55.
umur 55 tahun.
Perubahan liabilitas imbalan kerja karyawan Changes in employee benefits liability
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Nilai kini kewajiban imbalan kerja Present value of future benefit
awal tahun 201.583.391.808 181.638.579.648 obligations at beginning of the year
Perubahan yang dibebankan ke
laba rugi: Charges to profit or loss:
Biaya jasa kini 17.710.962.350 15.778.707.577 Current service cost
Beban bunga 14.382.292.953 12.220.126.664 Interest cost
Nilai kini mutasi karyawan (27.685.158.823) - PVBO for employee mutation
Sub-total 4.408.096.480 27.998.834.241 Sub-total
Imbalan yang dibayarkan (8.372.966.009) (14.204.382.348) Benefits paid
Rugi (laba) pengukuran kembali Re-measurement loss
yang dibebankan ke penghasilan (gain) charged to other
komprehensif lain: comprehensive income:
Kerugian (keuntungan) aktuarial
atas liabilitas imbalan kerja 3.236.447.783 6.150.360.267 Actuarial loss (gain) benefits liability
Saldo akhir 200.854.970.062 201.583.391.808 Ending balance
Analisis sensitivitas terhadap asumsi utama yang Sensitivity analysis to the key assumptions used in
digunakan dalam menentukan kewajiban imbalan determining employee benefits obligations are as
kerja adalah sebagai berikut: follows:
(Penurunan)/Kenaikan Liabilitas
Kenaikan/ Imbalan Kerja Neto/
(Penurunan)/ (Decrease)/Increase in the Net
Asumsi Utama Increase/(Decrease) Employee Benefits Liability Key Assumptions
31 Desember 2025 31 December 2025
Tingkat diskonto tahunan 1%/(1%) (187.646.164.917)/ 215.274.886.184 Annual discount rate
Tingkat kenaikan gaji Future annual salary
tahunan 1%/(1%) 213.272.129.961/(189.244.891.565) increase rate
Page 541
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/67 Exhibit E/67
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN (Lanjutan) 17. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY (Continued)
Pada tanggal 31 December 2025, pembayaran As of 31 December 2025, the following payments
kontribusi yang diharapkan dari kewajiban imbalan are expected contributions to the benefits
kerja pada periode mendatang adalah sebagai obligation in future years:
berikut:
31 Desember 2025/
31 December 2025
Dalam 12 bulan mendatang 14.734.248.397 Within the next 12 months
Antara 1 sampai 2 tahun 6.757.827.483 Between 1 and 2 years
Antara 2 sampai 5 tahun 84.627.827.952 Between 2 and 5 years
Di atas 5 tahun 1.619.901.228.231 Beyond 5 years
Total 1.726.021.132.063 Total
Durasi rata-rata dari kewajiban imbalan kerja pada The average duration of the benefit obligation
tanggal 31 Desember 2025 adalah 17,78 tahun. on 31 December 2025 was 17.78 years.
Berdasarkan hasil penelaahan atas liabilitas Based on the review of the employee benefits
imbalan kerja karyawan, manajemen Grup liability, the Group’s management believes that
berkeyakinan bahwa penyisihan imbalan kerja the provision for employee benefits is sufficient
karyawan adalah cukup untuk memenuhi ketentuan to meet the requirements of the applicable law
dalam undang-undang yang berlaku dan standar and accounting standards.
akuntansi.
18. MODAL SAHAM 18. SHARE CAPITAL
Susunan pemegang saham dan kepemilikan The shareholders and their shareholding as of 31
sahamnya pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 2025 and 2024 are as follows:
adalah sebagai berikut:
Persentase
Kepemilikan/
Percentage
Jumlah Saham/ of Jumlah/
Pemegang Saham Number of Shares Ownership Amount Shareholders
PT Fersindo Nusaperkasa 4.931.915.000 46,16% 1.232.978.750.000 PT Fersindo Nusaperkasa
AirAsia Aviation Group Limited 4.942.013.300 46,25% 1.235.503.325.000 AirAsia Aviation Group Limited
Publik (dengan kepemilikan Public (with ownership interest
masing-masing di bawah 5%) 811.196.141 7,59% 202.799.035.250 below 5% each)
Total 10.685.124.441 100,00% 2.671.281.110.250 Total
Capital A Berhad ("CAB"), sebagai entitas induk Capital A Berhad ("CAB"), the ultimate parent
utama Grup, sedang menjalani proses entity of the Group, is undergoing a
restrukturisasi yang mencakup pelepasan dan restructuring involving the disposal and
reorganisasi beberapa entitas anak. Sebagai bagian reorganization of certain subsidiaries. As a key
utama dari restrukturisasi ini, CAB akan menjual part of this, CAB will sell its investments in
investasinya di AirAsia Aviation Group Limited AirAsia Aviation Group Limited (AAGL), the
(AAGL), yang merupakan entitas induk langsung immediate parent company of IAA, to AirAsia X
dari IAA, kepada AirAsia X Berhad, yang merupakan Berhad, a sister company to CAB.
perusahaan afiliasi dari CAB.
Page 542
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/68 Exhibit E/68
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
18. MODAL SAHAM (Lanjutan) 18. SHARE CAPITAL (Continued)
Pengelolaan modal Capital management
Tujuan utama pengelolaan modal Grup adalah The primary objective of the Group’s capital
untuk memastikan kemampuan pendanaan operasi management is to ensure the Group’s ability to
Grup dalam rangka memaksimalkan imbalan bagi finance its operation in order to maximize
pemegang saham. shareholders’ value.
Grup dipersyaratkan oleh undang-undang The Group is also required by the Limited
Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007 efektif Liability Company Law No. 40 Year 2007
tanggal 16 Agustus 2007 untuk mengkontribusikan effective on 16 August 2007 to contribute to and
sampai dengan 20% dari modal saham ditempatkan maintain a non-distributable reserve fund until
dan disetor penuh ke dalam dana cadangan yang the said reserve reaches at least 20% of the
tidak boleh didistribusikan. Persyaratan issued and fully paid share capital. This
permodalan eksternal tersebut akan externally imposed capital requirement will be
dipertimbangkan oleh Grup ketika Grup considered by the Group when it has reported
melaporkan saldo laba positif. positive retained earnings.
Grup mengelola struktur permodalan dan The Group manages its capital structure and
melakukan penyesuaian berdasarkan perubahan makes adjustments to it in light of changes in
kondisi ekonomi. economic conditions.
Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur To maintain or adjust the capital structure, the
permodalan, Perusahaan dapat menerbitkan saham Company may issue new shares or raise debt
baru atau mengusahakan pendanaan melalui financing. No changes were made in the
pinjaman. Tidak ada perubahan atas tujuan, objectives, policies or processes during the
kebijakan maupun proses selama periode periods presented.
penyajian.
Kebijakan Grup adalah mempertahankan struktur The Group’s policy is to maintain a healthy
permodalan yang sehat untuk mengamankan akses capital structure in order to secure access to
terhadap pendanaan pada biaya yang wajar. finance at a reasonable cost.
Kepentingan non-pengendali Non-controlling interests
Kepentingan non-pengendali pada tanggal Non-controlling interests as of 31 December
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebesar 2025 and 2024 amounted to Rp8,122,085,715
Rp8.122.085.715 dan Rp6.865.849.765 pada and Rp6,865,849,765, respectively, in the
laporan posisi keuangan konsolidasian, serta laba consolidated statement of financial position,
tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada and profit for the year attributable to non-
kepentingan non-pengendali adalah sebesar controlling interests amounted to
Rp1.538.923.610 pada laporan laba rugi dan Rp1,538,923,610 in the consolidated statement
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. of profit or loss and other comprehensive
income.
19. TAMBAHAN MODAL DISETOR 19. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL
Akun ini merupakan penyesuaian terhadap modal This account represents an adjustment to
saham dari entitas induk secara hukum reflect the statutory share capital of the parent
(Perusahaan) sebagai akibat dari akuisisi terbalik, entity (the Company) resulting from the reverse
setelah dikurangi biaya emisi saham sehubungan acquisition, net of issuance cost related to
dengan penawaran umum terbatas. Tambahan limited public offering. Additional paid-in
modal disetor pada tanggal 31 Desember 2025 dan capital as of 31 December 2025 and 2024
2024 adalah sebesar Rp163.673.995.500. amounted to Rp163,673,995,500.
Page 543
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/69 Exhibit E/69
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
20. LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR 20. BASIC INCOME (LOSS) PER SHARE
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Rugi periode berjalan yang dapat Loss for the year attributable
diatribusikan kepada pemilik to equity holders
entitas induk (1.296.405.259.401) (1.527.474.720.416) of the parent entity
Jumlah rata-rata tertimbang Weighted average number
saham 10.685.124.441 10.685.124.441 Of shares
Rugi per saham dasar yang dapat Basic loss per share
diatribusikan kepada attributable to equity holders
pemilik entitas induk (121,32) (142,95) of the parent entity
Grup tidak mempunyai saham biasa yang The Group has no outstanding potential dilutive
berpotensi dilutif pada tanggal-tanggal pelaporan. ordinary shares at reporting dates. Accordingly,
Oleh karenanya, rugi per saham dilusian tidak no diluted loss per share is calculated and
dihitung dan disajikan pada laporan laba rugi dan presented in the consolidated statement of
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. profit or loss and other comprehensive income.
21. SEKURITAS PERPETUAL 21. PERPETUAL SECURITIES
Berdasarkan Perjanjian Pembelian Sekuritas Based on the Perpetual Capital Security
Perpetual (“Perjanjian Perpetual”) tertanggal Purchase Agreements (“PCS Agreement”) dated
29 September 2015 dan 16 Desember 2016, IAA, 29 September 2015 and 16 December 2016, IAA,
entitas anak, menerbitkan sekuritas perpetual a subsidiary, issued perpetual securities to
kepada AirAsia Berhad dengan jumlah total sebesar AirAsia Berhad totaling to Rp5,100,000,000,000,
Rp5.100.000.000.000, yang diselesaikan melalui which was settled through the conversion of
konversi utang lain-lain kepada AirAsia Berhad other payables due to AirAsia Berhad at the
dengan jumlah yang sama. Kondisi dan ketentuan same amount. The terms and conditions of the
yang berlaku atas sekuritas perpetual diatur dalam perpetual securities are stipulated in such
perjanjian tersebut. agreements.
Pada bulan Agustus 2017, AirAsia Berhad, sebagai In August 2017, AirAsia Berhad as the perpetual
pemegang sekuritas perpetual, mengalihkan securities holder, transferred
sekuritas perpetual dengan nilai total sebesar Rp2,601,000,000,000 of the perpetual securities
Rp2.601.000.000.000 kepada PT Fersindo to PT Fersindo Nusaperkasa and AirAsia
Nusaperkasa dan AirAsia Investment Ltd., yang Investment Ltd., which later is used to acquire
kemudian digunakan untuk membeli saham the Company’s shares in December 2017.
Perusahaan pada bulan Desember 2017. Lebih Further, the Company fully converted such
lanjut, Perusahaan mengkonversi seluruh sekuritas perpetual securities into IAA’s shares (Note 1).
perpetual tersebut menjadi saham IAA (Catatan 1).
Page 544
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/70 Exhibit E/70
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
21. SEKURITAS PERPETUAL (Lanjutan) 21. PERPETUAL SECURITIES (Continued)
Berdasarkan Perjanjian Pembelian Sekuritas Based on the Conditional Perpetual Capital
Perpetual Bersyarat tertanggal 31 Desember 2018 Security Purchase Agreements dated
dan adendumnya tertanggal 4 Juli 2019, IAA 31 December 2018 and its addendum dated
menerbitkan tambahan sekuritas perpetual kepada 4 July 2019, IAA issued additional perpetual
AirAsia Berhad dengan jumlah total sebesar securities to AirAsia Berhad totaling
Rp1.128.750.000.000, yang telah diterima dalam Rp1,128,750,000,000, which have been received
bentuk setoran kas. in cash.
Lebih lanjut, pada bulan Januari 2020, IAA, atas Furthermore, in January 2020, IAA, at its own
keputusannya sendiri sepenuhnya, melakukan and sole discretion, has partly redeemed the
penebusan sebagian saldo pokok sekuritas principal amount of perpetual securities
perpetual sebesar Rp140.900.000.000. Seperti yang amounted to Rp140,900,000,000. As stipulated
diatur dalam Perjanjian Perpetual, IAA diharuskan in the CPCS Agreement, IAA is required to pay
membayar bunga (“Distribusi”), termasuk interest (“Distribution”), including the
akumulasi tunggakan Distribusi, ketika melakukan accumulative arrears of Distributions, following
penebusan saldo pokok. AirAsia Berhad telah the redemption of principal amount. AirAsia
menghapuskan Distribusi tersebut sebesar Rp25,2 Berhad has waived such Distribution amounted
miliar. to Rp25.2 billion.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, saldo As of 31 December 2025 and 2024, outstanding
sekuritas perpetual adalah sebesar balance of perpetual securities amounted to
Rp3.486.850.000.000. Sekuritas perpetual Rp3,486,850,000,000. The perpetual securities
memenuhi definisi sebagai instrumen ekuitas dan meet the definition of equity instrument and
disajikan dalam bagian ekuitas pada laporan posisi presented in the equity section of the
keuangan konsolidasian. consolidated statement of financial position.
Sekuritas perpetual dikenakan bunga (“Distribusi”) The perpetual securities bear interest
atas saldo pokok dan Perusahaan dapat membayar (“Distribution”) on its outstanding principal
Distribusi tersebut setiap setengah tahun (“Tanggal amount and the Company may pay such
Pembayaran Distribusi”) dengan tingkat bunga Distribution semi-annually (“Distribution
sebesar 2% per tahun selama 12 bulan efektif sejak Payment Date”) at 2% per annum for the 12
Perjanjian ditandatangani, kemudian berkisar months effective from the date of signing of the
antara 8% - 12% per tahun setelahnya (“Tarif Agreement, and ranging between 8% - 12% per
Distribusi”), sampai dengan tahun ketujuh sejak annum thereafter (“Distribution Rate”), until
diterbitkannya sekuritas perpetual (“First Call the seventh anniversary of the issuance of
Date”). perpetual securities (“First Call Date”).
Pada setiap periode setelah First Call Date, tingkat At each subsequent period after the First Call
bunga yang berlaku adalah Tarif Distribusi Date, the prevailing interest rate is Distribution
ditambah dengan step-up margin sebesar 5%. Rate plus step-up margin of 5%.
Perusahaan dapat, atas keputusannya sendiri The Company may, at its sole and absolute
sepenuhnya, memilih untuk menangguhkan, baik discretion, elect to defer, in whole or in part,
seluruh atau sebagian, pembayaran Distribusi, payment of any Distribution, unless a
kecuali ketika terjadi suatu kejadian keharusan compulsory Distribution payment event has
pembayaran Distribusi. Namun, terjadinya kejadian occurred. However, the occurence of such
keharusan pembayaran Distribusi tersebut compulsory Distribution payment event is at the
merupakan keputusan Perusahaan sendiri sole discretion of the Company. Following a
sepenuhnya. Ketika penangguhan terjadi, deferral, arrears of Distributions are
tunggakan Distribusi diakumulasikan. cumulative.
Page 545
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/71 Exhibit E/71
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
21. SEKURITAS PERPETUAL (Lanjutan) 21. PERPETUAL SECURITIES (Continued)
Sekuritas perpetual tersebut tidak dijamin dan The perpetual securities are unsecured and have
tidak memiliki tanggal penebusan, dengan no fixed redemption date, therefore the
demikian entitas anak tidak berkewajiban untuk subsidiary is not obliged to redeem the principal
melakukan penebusan saldo pokok namun memiliki amount but would have the right, at its own and
hak untuk, atas keputusannya sendiri sepenuhnya, sole discretion, to redeem in whole or in part,
melakukan penebusan baik seluruh atau sebagian, on the First Call Date or any following
pada First Call Date maupun pada tanggal Distribution Payment Date.
Pembayaran Distribusi selanjutnya.
Direksi berpendapat bahwa IAA memiliki In the opinion of the Board of Directors, IAA is
kemampuan dalam menentukan pembayaran baik able to control the delivery of cash or other
secara kas maupun aset keuangan lainnya kepada financial assets to the holders of perpetual
pemegang sekuritas di luar terjadinya likuidasi di securities other than an unforeseen liquidation
luar kontrol IAA. of IAA.
22. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK - PIHAK 22. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED
BERELASI PARTIES
Grup melakukan transaksi dengan pihak-pihak The Group has engaged in transactions with
berelasi dengan syarat dan ketentuan yang related parties under terms and conditions as
disepakati oleh kedua belah pihak. agreed within parties.
Ringkasan saldo signifikan dengan pihak-pihak The summary of significant balances with
berelasi per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah related parties as of 31 December 2025 and 2024
sebagai berikut: are as follows:
Persentase terhadap Total Aset/
Total Percentage to Total Assets
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/ 31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024 31 December 2025 31 December 2024
Piutang lain-lain (Catatan 6): Other receivables (Note 6):
Entitas sepengendali Entities under common control
Teleport Everywhere, Pte. Teleport Everywhere, Pte.
Ltd. 24.741.690.850 15.997.352.696 0,43% 0,28% Ltd.
GTRSG Pte Ltd 7.431.372.851 6.717.771.180 0,13% 0,12% GTRSG Pte Ltd.
AirAsia SEA Sdn. Bhd 2.370.719.781 - 0,06% - AirAsia SEA Sdn. Bhd
Move Digital Sdn. Bhd. 402.882.957 387.998.710 0,01% 0,01% Move Digital Sdn. Bhd.
Teleport (Thailand) Co. Ltd. 94.986 91.477 0,00% 0,00% Teleport (Thailand) Co. Ltd
PT BIGLIFE Digital Indonesia - 5.300.000 - 0,00% PT BIGLIFE Digital Indonesia
Thai AirAsia X Co. Ltd. - 14.359.636.518 - 0,25% Thai AirAsia X Co. Ltd.
Pihak berelasi lainnya Other related parties
AirAsia X Bhd. 68.068.228.880 - 1,34% - AirAsia X Bhd.
PT. Move Travel Indonesia 11.063.374.606 11.704.320.150 0,22% 0,20% PT. Move Travel Indonesia
Thai AirAsia Co., Ltd. 3.166.762.607 - 0,04% - Thai AirAsia Co. Ltd.
Move Travel Sdn Bhd. 993.510.472 1.579.528.070 0,00% 0,03% Move Travel Sdn Bhd.
Move Duty Free Sdn. Bhd. 138.641.304 117.751.807 0,00% 0,00% Move Duty Free Sdn. Bhd.
Santan Food Service Sdn.
Bhd. 66.872.082 - 0,00% - Santan Food Service Sdn. Bhd
Ikhlas Com Travel Sdn. Bhd 79.863.356 103.641.967 0,00% 0,21% Ikhlas Com Travel Sdn. Bhd
Brand AA Sdn. Bhd 20.860.697 20.090.012 0,00% 0,00% Brand AA Sdn. Bhd
Total 118.544.875.429 50.993.482.587 2,38% 0,90% Total
Page 546
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/72 Exhibit E/72
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
22. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK 22. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED
BERELASI (Lanjutan) PARTIES (Continued)
Ringkasan saldo signifikan dengan pihak-pihak The summary of significant balances with
berelasi per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah related parties as of 31 December 2025 and 2024
sebagai berikut: (Lanjutan) are as follows: (Continued)
Persentase terhadap Total Aset/
Total Percentage to Total Assets
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/ 31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024 31 December 2025 31 December 2024
Utang lain-lain (Catatan 13): Other Payables (Note 13):
Entitas Induk Terakhir Ultimate Parent Entity
Capital A Berhad 28.482.244.066 28.033.113.396 0,18% 0,19% Capital A Berhad
Pemegang Saham Shareholder
AirAsia Aviation Group AirAsia Aviation Group
Limited 2.510.208.134.561 93.200.336.284 15,89% 0,62% Limited
Entitas Sepengendali Entities Under Common Control
AirAsia Berhad 1.304.115.890.296 1.672.598.437.090 8,25% 9,52% AirAsia Berhad
Asia Aviation Capital Ltd. 299.802.169.564 275.968.945.939 1,90% 1,82% Asia Aviation Capital Ltd.
AirAsia SEA Ltd. 180.066.892.231 196.897.092.195 1,14% 1,30% AirAsia SEA Ltd.
AirAsia Aviation AirAsia Aviation
Management Services Management Services Sdn.
Sdn. Bhd. 123.672.761.062 24.064.241.169 0,78% 0,16% Bhd.
PT Asia Digital Engineering PT Asia Digital Engineering
Indonesia 75.575.090.087 5.135.953.613 0,48% 0,03% Indonesia
Asia Digital Engineering Sdn. Asia Digital Engineering Sdn.
Bhd. 68.683.431.615 128.354.825.971 0,43% 0,85% Bhd.
AirAsia (Cambodia) Co., Ltd 66.305.847.303 6.828.733.977 0,42% 0,05% AirAsia (Cambodia) Co., Ltd
Ground Team Red Sdn. Bhd. 33.523.012.111 18.931.049.404 0,21% 0,13% Ground Team Red Sdn. Bhd.
BIG Life Sdn. Bhd. 4.755.902.772 3.577.933.820 0,03% 0,02% BIG Life Sdn. Bhd.
Airasia Technology Centre Airasia Technology Centre
Singapore Pte Ltd. 3.933.367.677 3.788.051.984 0,02% 0,03% Singapore Pte Ltd.
Rokki Sdn. Bhd. 2.907.687.583 3.576.040.969 0,02% 0,02% Rokki Sdn. Bhd.
Philippines AirAsia Inc. 704.318.332 93.920.900 0,00% 0,00% Philippines AirAsia Inc.
PT Teleport Bisnis Indonesia 116.949.047 507.739.094 0,00% 0,00% PT Teleport Bisnis Indonesia
Teleport Commerce Malaysia Teleport Commerce
Sdn. Bhd. 39.164.326 37.208.210 0,00% 0,00% Malaysia Sdn. Bhd.
AirAsia (Guangzhou) Aviation AirAsia (Guangzhou)Aviation
Service Limited Company 6.353.661 5.860.067 0,00% 0,00% Service Limited Company
Teleport Commercial Teleport Commercial
Services (Shenzhen) Services (Shenzhen)
Limited 237.801 229.016 0,00% 0,00% Limited
AirAsia SEA Sdn. Bhd. - 13.278.751.024 - 0,09% AirAsia SEA Sdn. Bhd.
Pihak Berelasi Lainnya Other Related Parties
PT Indonesia AirAsia Extra 58.908.108.765 426.498.982.749 0,00% 2,82% PT Indonesia AirAsia Extra
Thai AirAsia X Co. Ltd. 22.107.473.176 22.284.381.524 0,00% 0,15% Thai AirAsia X Co. Ltd.
AirAsia X Services Pty. Ltd. 8.634.589.473 1.359.224.342 0,00% 0,04% AirAsia X Services Pty. Ltd.
Santan Food Sdn. Bhd. 561.603.288 490.146.417 0,00% 0,00% Santan Food Sdn. Bhd.
PT Santan Food Services PT Santan Food Services
Indonesia 183.660.000 - 0,00% - Indonesia
PT BIGLIFE Digital Indonesia 127.900.000 - 0,00% 0,00% PT BIGLIFE Digital Indonesia
AirAsia X Bhd - 6.179.158.734 - 0,01% AirAsia X Bhd
Santan Food Services Sdn. Santan Food Services Sdn.
Bhd. - 8.276.982.440 - 0,05% Bhd.
Total 4.793.422.788.797 2.939.967.340.328 30,34% 17,90% Total
Piutang lain-lain dari Thai AirAsia Co. Ltd. dan Other receivables from Thai AirAsia Co. Ltd. and
AirAsia X Berhad merupakan piutang atas transaksi AirAsia X Berhad represents receivables arising
penerimaan kas atas nama Perusahaan atas from cash receipt transactions on behalf of the
pembelian tiket penerbangan oleh penumpang. Company with regard to the purchases of flight
tickets by passengers.
Piutang lain-lain dari Teleport Everywhere Pte. Other receivables from Teleport Everywhere
Ltd. merupakan piutang atas transaksi kargo. Pte. Ltd. represent receivables arising from
cargo transactions.
Piutang lain-lain dari PT. Move Travel Indonesia Other receivables from PT. Move Travel
(fka PT AirAsia SuperApp Indonesia) merupakan Indonesia (fka PT AirAsia SuperApp Indonesia)
piutang atas transaksi Unlimited Pass dan payroll represent receivables arising from Unlimited
chargeback. Pass and payroll chargeback transactions.
Page 547
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/73 Exhibit E/73
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
22. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK 22. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED
BERELASI (Lanjutan) PARTIES (Continued)
Piutang lain-lain dari GTRSG Pte Ltd merupakan Other receivables from GTRSG Pte Ltd.
piutang atas transaksi Not to Land (NTL) dan represents receivables arising from Not to Land
Ground Handling chargeback. (NTL) and Ground Handling Chargeback.
Piutang lain-lain kepada AirAsia SEA Sdn. Bhd., Other receivable to AirAsia SEA Sdn. Bhd. are
merupakan piutang atas payroll chargeback. receivables from payroll chargebacks.
Piutang lain-lain kepada Move Travel Sdn Bhd atas Other receivable to Move Travel Sdn. Bhd with
komisi atas penjualan dan pemasaran melalui regard to the commission fees from sales and
platform AirAsia SuperApp dan chargeback atas marketing through AirAsia SuperApp platform
transaksi Unlimited Pass. and unlimited pass chargeback transactions.
Utang lain-lain kepada AirAsia Berhad merupakan Other payables to AirAsia Berhad represent
utang atas transaksi yang berkaitan dengan payables arising from transactions related to
pembayaran liabilitas sewa, pemeliharaan pesawat the payments of lease liabilities, aircraft
serta kegiatan operasional Grup lainnya. maintenance and the Group’s other operational
activities.
Utang lain-lain kepada PT Indonesia AirAsia Extra Other payables to PT Indonesia AirAsia Extra
(“IAAX”) terutama merupakan utang atas transaksi (“IAAX”) mostly represent payables arising from
wet lease yang telah berakhir pada bulan Oktober wet lease transaction that has ended in October
2020. Transaksi wet lease merupakan transaksi 2020. Wet lease transaction represents aircraft
sewa pesawat antara IAA dengan IAAX untuk 5 lease between IAA and IAAX for 5 Airbus
pesawat Airbus tipe A-320 dimana IAAX aircrafts type A-320 in which IAAX charges to IAA
mengenakan IAA beban atas sewa pesawat, kru on a monthly basis for aircraft lease, cabin
pesawat, pemeliharaan pesawat dan asuransi crew, aircraft maintenance and insurance.
pesawat.
Utang lain-lain kepada Asia Aviation Capital Ltd. Other payables to Asia Aviation Capital Ltd.
merupakan utang atas transaksi pembayaran sewa represent payables arising from transaction
pesawat dan pembiayaan atas pemeliharaan related to payments of aircraft lease and
pesawat. Utang lain-lain kepada Asia Digital maintenance transactions. Other payables to
Engineering Sdn. Bhd. adalah utang atas pembelian Asia Digital Engineering Sdn. Bhd. represent
persediaan dan aset tetap. payables arising from the purchase of inventory
and fixed asset.
Utang lain-lain kepada AirAsia SEA Ltd. dan AirAsia Other payables to AirAsia SEA Ltd. and AirAsia
Aviation Management Services Sdn Bhd merupakan Aviation Management Services Sdn Bhd
utang atas pembayaran management fee atas jasa represent management fee related to shared
shared service. service.
Page 548
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/74 Exhibit E/74
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
22. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK 22. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED
BERELASI (Lanjutan) PARTIES (Continued)
Utang lain-lain kepada Thai AirAsia X Co. Ltd., dan Other payables to Thai AirAsia X Co. Ltd., and
Ground Team Red Sdn. Bhd. atas pembelian tiket Ground Team Red Sdn. Bhd. with regard to the
penerbangan oleh penumpang dan transaksi ground purchases of flight tickets by passengers and
handling. ground handling transactions.
Ringkasan transaksi signifikan dengan pihak-pihak The summary of significant transactions with
berelasi untuk periode yang berakhir pada tanggal related parties for the period ended 31
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: December 2025 and 2024 are as follows:
Persentase terhadap
Total Beban Usaha/Percentage to
Total Total Operating Expense
Tahun yang Berakhir Tahun yang Berakhir Tahun yang Berakhir Tahun yang Berakhir
pada Tanggal pada Tanggal pada Tanggal pada Tanggal
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/ 31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
Year Ended Year Ended Year Ended Year Ended
31 December 2025 31 December 2024 31 December 2025 31 December 2024
Entitas Sepengendali Under Common Control
Biaya manajemen & layanan: Management & service fees:
AirAsia SEA Sdn. Bhd. 33.886.300.279 30.663.356.154 0,40% 0,55% AirAsia SEA Sdn. Bhd.
AirAsia Aviation AirAsia Aviation
Management Services Management Services Sdn.
Sdn. Bhd 44.415.638.069 27.638.787.033 0,52% 0,27% Bhd.
AirAsia X Services Pty. Ltd 5.657.491.931 3.586.303.143 0,07% 0,04% AirAsia X Services Pty. Ltd
Teleport Everywhere, Pte., Teleport Everywhere, Pte.,
Ltd. 1.545.485.216 1.280.836.852 0,02% 0,01% Ltd.
Komisi: Commission:
Move Travel Sdn Bhd 82.302.982.681 61.507.020.357 0,97% 0,70% Move Travel Sdn Bhd
AirAsia Berhad 6.908.375.625 101.497.743.969 0,08% 1,16% AirAsia Berhad
Biaya ICT: ICT Cost:
AirAsia Aviation AirAsia Aviation
Management Services Management Services
Sdn. Bhd 10.335.404.673 10.803.026.729 0,12% 0,12% Sdn.Bhd.
Biaya lisensi merek: Brand license fee:
AirAsia Aviation Group AirAsia Aviation Group
Limited 83.533.587.400 89.261.487.754 0,98% 1,02% Limited
Beban bunga: Interest expense:
AirAsia Berhad 13.606.717.076 7.077.315.167 0,16% 0,08% AirAsia Berhad
Persentase terhadap
Total Pendapatan/Percentage to
Total Total Revenues
Tahun yang Berakhir Tahun yang Berakhir Tahun yang Berakhir Tahun yang Berakhir
pada Tanggal pada Tanggal pada Tanggal pada Tanggal
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/ 31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
Year Ended Year Ended Year Ended Year Ended
31 December 2025 31 December 2024 31 December 2025 31 December 2024
Entitas Sepengendali Under Common Control
Pendapatan kargo: Cargo revenue:
Teleport Everywhere, Pte. Teleport Everywhere, Pte.
Ltd. 70.947.909.609 56.236.597.320 0,90% 0,71% Ltd.
Untuk periode yang berakhir pada tanggal For the period ended 31 December 2025, the
31 Desember 2025, Grup membayarkan kompensasi Group paid short-term compensation to key
imbalan kerja jangka pendek kepada personel management personnel consisting of Board of
manajemen kunci yang terdiri dari Dewan Komisaris Commissioners and Board of Directors of the
dan Direksi Perusahaan masing-fmasing sebesar Company, amounted to Rp660,000,000 and
Rp660.000.000 dan Rp14.210.952.860 (31 Rp14,210,952,860, respectively (31 December
Desember 2024: Rp660.000.000 dan 2024: Rp660,000,000 and Rp16,499,616,237).
Rp16.499.616.237).
Page 549
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/75 Exhibit E/75
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. PERPAJAKAN 23. TAXATION
a. Utang pajak a. Taxes payable
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Perusahaan The Company
Pajak penghasilan pasal 21 117.257.954 1.218.107 Income taxes article 21
Entitas anak Subsidiary
Pajak penghasilan: Income taxes:
Pasal 21 72.030.027.588 43.862.926.916 Article 21
Pasal 23 8.693.519.573 2.132.607.530 Article 23
Pasal 22 1.779.198.848 12.008.415.881 Article 22
Pasal 4 (2) 514.413.951 8.215.175 Article 4 (2)
Pasal 25 279.191.893 430.616.421 Article 25
Pasal 29 56.980.822 904.726.809 Article 29
Pasal 15 - 8.369.457.894 Article 15
Pajak pertambahan nilai 1.197.530.642 720.213.549 value added tax
Sub total 84.550.463.317 68.437.180.175 Sub-total
Total 84.668.121.271 68.438.398.282 Total
b. Beban pajak kini b. Current tax expense
Perhitungan pajak penghasilan Perusahaan Income tax computation of the Company
Rekonsiliasi antara rugi sebelum beban pajak The reconciliation between loss before
penghasilan, sesuai dengan laporan laba rugi income tax expense, as shown in the
dan penghasilan komprehensif lain consolidated statements of profit or loss,
konsolidasian, dan estimasi rugi fiskal and other comprehensive income and
Perusahaan adalah sebagai berikut: estimated tax loss of the Company is as
follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Rugi sebelum manfaat (beban) Loss before income tax benefit
pajak penghasilan menurut (expense) per consolidated
laporan laba rugi dan statements of
penghasilan komprehensif lain profit or loss and other
konsolidasian (1.291.446.513.208) (1.523.194.719.330) comprehensive income
Rugi sebelum pajak Loss before income
penghasilan Entitas anak 1.285.529.681.212 1.521.335.318.450 tax Subsidiary
Rugi sebelum pajak penghasilan Loss before income tax
Perusahaan (5.916.831.996) (1.859.400.880) of the Company
Beda temporer 227.842.601 6.088.973 Temporary differences
Beda tetap 14.001.000 117.205.670 Permanent differences
Estimasi rugi fiskal (5.674.988.395) (1.736.106.237) Estimated tax loss
Akumulasi rugi fiskal tahun-tahun
sebelumnya (18.404.009.031) (28.984.813.293) Prior years accumulated tax losses
Rugi fiskal yang telah
kedaluwarsa (97.326.479) 12.316.910.499 Expired fiscal losses
Total akumulasi rugi fiskal (24.176.323.905) (18.404.009.031) Total accumulated tax losses
Current tax expense – the
Beban pajak kini - Perusahaan - - Company
Page 550
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/76 Exhibit E/76
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. PERPAJAKAN (Lanjutan) 23. TAXATION (Continued)
b. Beban pajak kini (Lanjutan) b. Current tax expense (Continued)
Perhitungan pajak penghasilan IAA, entitas Income tax computation of IAA, a subsidiary
anak
Rekonsiliasi antara rugi sebelum manfaat The reconciliation between loss before
(beban) pajak penghasilan dan estimasi rugi income tax benefit (expense) and estimated
fiskal IAA adalah sebagai berikut: tax loss of IAA is as follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Rugi sebelum manfaat (beban) Loss before income tax benefit
pajak penghasilan (1.290.743.945.611) (1.524.917.991.994) (expense)
Beda temporer 65.378.369.391 (149.290.522.612) Temporary differences
Beda tetap (112.245.127.846) 124.194.055.375 Permanent differences
Estimasi rugi fiskal (1.337.610.704.066) (1.550.014.459.231) Estimated tax loss
Akumulasi rugi fiskal tahun-tahun Prior years accumulated tax
sebelumnya (6.129.166.260.661) (4.610.051.470.633) losses
Koreksi rugi fiskal tahun Correction on prior year
sebelumnya 181.735.143.532 30.899.669.203 estimated tax loss
Total akumulasi rugi fiskal (7.285.041.821.195) (6.129.166.260.661) Total accumulated tax losses
Beban pajak kini - - Current tax expense
IAA telah melaporkan Surat Pemberitahuan IAA has submitted Annual Corporate Income
Tahunan atas pajak penghasilan badan (“SPT”) Tax Return (“SPT”) to the Tax Office for
ke Kantor Pajak untuk tahun pajak 2024 sesuai fiscal year 2024 in accordance with the tax
dengan perhitungan rugi fiskal yang disajikan loss computation as presented above.
di atas.
Pada tanggal 29 Oktober 2021, Presiden On 29 October 2021, the President of the
Republik Indonesia menandatangani UU Republic of Indonesia signed UU No.7/2021
No.7/2021 tentang “Harmonisasi Peraturan regarding “Harmonization of Tax
Perpajakan”, yang menerapkan, antara lain, Regulation”, which applies, among others,
tarif pajak penghasilan badan sebagai berikut: the corporate income tax rate as follows:
a. sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun a. 22% effective starting fiscal year 2022
pajak 2022 (sebelumnya 20% yang diatur (previously 20% as stipulated in
dalam Peraturan Pemerintah (Perppu) No.1 Government Regulation (Perppu) No.1
Tahun 2020 tertanggal 31 Maret 2020). Year 2020 dated 31 March 2020).
b. Perusahaan Terbuka dalam negeri dengan b. Resident publicly-listed companies in
jumlah keseluruhan saham yang disetor Indonesia whose at least 40% or more of
diperdagangkan pada bursa efek di the total paid-up shares or other equity
Indonesia paling sedikit 40% dan memenuhi instruments are listed for trading in the
persyaratan tertentu sesuai dengan Indonesia stock exchanges and meet
peraturan pemerintah, dapat memperoleh certain requirements in accordance with
tarif sebesar 3% lebih rendah dari tarif pada the government regulations, can apply
butir a di atas. tariff of 3% lower than tariff as stated in
point a above.
Grup telah menggunakan tarif pajak The Group has applied a single tax rate as
penghasilan tunggal sesuai Perppu di atas disclosed in above Perppu for the fiscal year
untuk tahun pajak 2025 dan 2024 sebesar 22%. 2025 and 2024 of 22%.
Pajak Penghasilan Pilar Dua Pillar Two income taxes
Perusahaan merupakan bagian dari grup The Company is within the scope of PMK No.
multinasional yang tercakup dalam ruang 136 of 2024 regarding the Global Minimum
lingkup PMK No. 136 Tahun 2024 mengenai Tax (Pillar Two).
Pajak Minimum Global (Pilar Dua).
Page 551
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/77 Exhibit E/77
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. PERPAJAKAN (Lanjutan) 23. TAXATION (Continued)
b. Beban pajak kini (Lanjutan) b. Current tax expense (Continued)
PMK 136/2024 menerapkan mekanisme PMK 136/2024 applies new taxing
perpajakan baru yang mensyaratkan mechanisms under which a Multinational
Perusahaan Multinasional ("PMN") untuk Enterprises (“MNE”) would pay a top-up tax
membayar pajak tambahan di suatu yurisdiksi in a jurisdiction whenever the effective tax
ketika tarif pajak efektif, yang ditentukan rate, determined on a jurisdictional basis
berdasarkan yurisdiksi menurut aturan Pilar under the Pillar Two rules is below a 15%
Dua, lebih rendah dari tarif minimum 15%. PMK minimum rate. PMK 136/2024 sets out the
136/2024 menetapkan mekanisme untuk mechanics for determining which entity (or
menentukan entitas mana (atau entitas-entitas entities) in an MNE Group should apply the
mana) dalam Grup PMN yang harus top-up tax and the portion of such tax that
menerapkan pajak tambahan tersebut dan is charged to each relevant entity.
porsi pajak yang dibebankan kepada setiap
entitas terkait.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal For the year ended 31 December 2025, the
31 Desember 2025 Grup telah menerapkan Group has applied amendment to PSAK 212:
amandemen PSAK 212: Pajak Penghasilan, Income Taxes, which provides mandatory
yang memberikan pengecualian wajib temporary exception from recognizing or
sementara dari pengakuan atau pengungkapan disclosing deferred taxes related to Pillar
pajak tangguhan terkait aturan Pilar Dua Two rules such that there is no impact to
sehingga tidak ada dampak terhadap Laporan the 2025 consolidated financial statements.
Keuangan konsolidasian 2025. Dampak masa The future impact of Pillar Two rules for the
depan dari aturan Pilar Dua untuk Grup masih Group is still being estimated.
dalam tahap estimasi.
Aturan model Pilar Dua adalah kompleks dan The Pillar Two model rules are complex and
Grup sedang dalam proses untuk mengestimasi the Group is still in the process of assessing
dampak potensialnya terhadap laporan potential impact to the consolidated
keuangan konsolidasian, jika ada. Berdasarkan financial statements, if any. Based on
informasi yang tersedia saat ini, Grup tidak currently available information, the Group
mengharapkan adanya dampak material does not expect any material impact to the
terhadap laporan keuangan konsolidasian. consolidated financial statements.
c. Aset (liabilitas) pajak tangguhan, neto c. Deferred tax assets (liabilities), net
Dicatat di
penghasilan
Dibebankan ke komprehensif Pengaruh atas
laporan laba lain/ Recognized perubahan tarif
rugi/ Charged to in other pajak/ Effect of 31 Desember
1 Januari 2025/ profit or loss for comprehensive changes in tax 2025/
1 January 2025 the year income rate 31 December 2025
Aset (liabilitas) pajak Deferred tax assets (liabilities)
tangguhan
Entitas anak Subsidiaries
Aset tetap, neto (7.399.849.129) (1.286.929.920) - - (8.686.779.049) Fixed assets
Imbalan kerja 1.677.103.203 394.317.957 241.613.385 - 2.313.034.545 Employee benefits
Total (5.722.745.926) (892.611.963) 241.613.385 - (6.373.744.503) Total
Page 552
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/78 Exhibit E/78
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. PERPAJAKAN (Lanjutan) 23. TAXATION (Continued)
c. Aset (liabilitas) pajak tangguhan, neto c. Deferred tax assets (liabilities), net
(Lanjutan) (Continued)
Dicatat di
penghasilan
Dibebankan ke komprehensif Pengaruh atas
laporan laba lain/ Recognized perubahan tarif
rugi/ Charged to in other pajak/ Effect of 31 Desember
1 Januari 2024/ profit or loss for comprehensive changes in tax 2024/
1 January 2024 the year income rate 31 December 2024
Aset (liabilitas) pajak Deferred tax assets (liabilities)
tangguhan
Entitas Anak Subsdiary
Aset tetap (6.102.844.347) (1.297.004.782) - - (7.399.849.129) Fixed assets
Imbalan kerja 1.350.738.247 325.304.549 1.060.407 - 1.677.103.203 Employee benefits
Total (4.752.106.100) (971.700.233) 1.060.407 - (5.722.745.926) Total
Pada tanggal 31 Desember 2025, manajemen As of 31 December 2025, the Group’s
Grup melakukan pengkajian terkait dengan management reviewed the estimated tax
estimasi manfaat pajak yang berasal dari beda benefit arising from temporary differences
temporer yang telah diakui serta rugi fiskal. that have been recognized and tax loss.
Berdasarkan hasil pengkajian manajemen, Based on the management assessment, it
diputuskan bahwa Grup tidak mengakui aset has been decided that the Group did not
pajak tangguhan yang berasal dari imbalan recognize deferred tax assets on employee
kerja, penyisihan bonus karyawan, penyisihan benefits, provision for employee bonuses,
atas penurunan nilai piutang lain-lain, allowance for impairment of other
penyisihan atas penurunan nilai aset hak-guna, receivables, allowance for impairment of
dan akumulasi rugi fiskal, dengan nilai total right-of-use assets, and accumulated tax
sebesar Rp1.414.741.585.907, karena losses, with total amount of
kemungkinan besar tidak tersedia penghasilan Rp1,414,741,585,907, since it is not
kena pajak masa depan untuk memanfaatkan probable that the future taxable profit will
seluruh beda temporer dan rugi fiskal tersebut. be available against such temporary
differences and tax loss.
Rekonsiliasi antara manfaat pajak yang The reconciliation between tax benefit
dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang calculated by applying the applicable tax
berlaku dari rugi sebelum beban pajak rate to the loss before income tax expense
penghasilan dengan jumlah beban pajak and income tax expense as shown in the
penghasilan sesuai dengan laporan laba rugi consolidated statements of profit or loss
dan penghasilan komprehensif lain and other comprehensive income is as
konsolidasian adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Rugi sebelum beban pajak Loss before income tax expense
Penghasilan menurut laporan per consolidated statements of
laba rugi dan penghasilan profit or loss and other
komprehensif lain konsolidasian (1.291.446.513.208) (1.523.194.719.330) comprehensive income
Manfaat pajak pada tarif
pajak berlaku 284.118.232.948 335.102.838.253 Tax benefit at applicable tax rate
Tax effect on permanent
Pengaruh pajak atas beda tetap 23.705.093.188 (28.579.100.317) difference
Aset pajak tangguhan tidak diakui (311.243.148.719) (309.839.539.569) Unrecognized deferred tax asset
Beban pajak penghasilan (3.419.822.583) (3.315.815.633) Income tax expense
Page 553
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/79 Exhibit E/79
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. PERPAJAKAN (Lanjutan) 23. TAXATION (Continued)
d. Pemeriksaan pajak d. Tax audit
Entitas Anak - IAA The Subsidiary - IAA
Audit Pajak Masa 2019 Tax Audit Fiscal Year 2019
Pada bulan Januari 2024, IAA menerima Surat In January 2024, IAA received a Tax
Ketetapan Pajak Kurang Bayar dari Kantor Underpayment Assessment Letter from the
Pajak atas tahun pajak 2019 terkait pajak Tax Office for the 2019 fiscal year, relating
penghasilan Pasal 21, 23, 26, 4(2), 15 serta to Income Tax Articles 21, 23, 26, 4(2), and
PPN, dengan nilai total sebesar 15, as well as VAT, with a total amount of
Rp136.722.469.681, termasuk denda pajak. Rp136,722,469,681, including tax penalties.
IAA menerima sebagian hasil pemeriksaan IAA accepted part of the tax audit findings
pajak sejumlah Rp10.675.489.764 dan amounting to Rp10,675,489,764 and filed
mengajukan keberatan atas jumlah yang an objection for the remaining amount.
tersisa.
Pada bulan April 2024, IAA menyampaikan In April 2024, IAA submitted an objection
surat keberatan untuk sengketa PPh Pasal 23 letter to the Directorate General of Taxes
masa Desember, PPh Pasal 26 masa Desember, (DGT) for disputes related to Income Tax
PPN Jasa Luar Negeri masa Agustus dan Article 23 for the December tax period,
Desember, dan PPN untuk masa Januari sampai Income Tax Article 26 for the December tax
dengan Desember tahun pajak 2019 dengan period, VAT on Offshore Services for the
nilai total sengketa sebesar Rp126.046.979.917 August and December tax periods, and VAT
ke DJP. for the January to December 2019 tax
periods, with a total disputed amount of
Rp126,046,979,917.
Putusan atas permohonan keberatan untuk The decision on the objection for the
sengketa PPh Pasal 26 untuk tahun pajak 2019 Income Tax Article 26 dispute for the 2019
diterbitkan pada September 2024. Berdasarkan fiscal year was issued in September 2024.
putusan keberatan tersebut, DJP mengabulkan Based on the decision, the DGT partially
sebagian sengketa PPh Pasal 26 masa granted the objection for Income Tax
Desember sebesar Rp15.911.576.109 dari total Article 26 for the December tax period,
nilai sengketa sebesar Rp18.463.202.886.Atas amounting to Rp15,911,576,109 out of the
keputusan keberatan ini, IAA tidak mengajukan total disputed amount of
banding. Rp18,463,202,886. Following this decision,
IAA did not proceed with an appeal.
Putusan atas permohonan keberatan untuk The decision on the objection for the VAT
sengketa PPN Jasa Luar Negeri masa Agustus on Offshore Services dispute for the August
dan Desember tahun pajak 2019 diterbitkan and December 2019 tax periods was issued
pada bulan Desember 2024. Berdasarkan in December 2024. Based on the decision,
putusan keberatan tersebut, DJP menolak the DGT rejected the objection in full. IAA
keseluruhan keberatan yang diajukan. Atas did not proceed with an appeal against this
keputusan keberatan ini, IAA tidak mengajukan decision.
banding.
Putusan atas permohonan keberatan untuk The decision on the objection for the
sengketa PPh Pasal 23 untuk tahun pajak 2019 Income Tax Article 23 dispute for the 2019
diterbitkan pada Pada Januari 2025. fiscal year was issued in January 2025.
Berdasarkan putusan keberatan tersebut, DJP Based on the decision, the DGT rejected the
menolak keseluruhan keberatan yang objection in full. IAA did not proceed with
diajukan. Atas keputusan keberatan ini, IAA an appeal against this decision.
tidak mengajukan banding.
Page 554
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/80 Exhibit E/80
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. PERPAJAKAN (Lanjutan) 23. TAXATION (Continued)
e. Pemeriksaan pajak (Lanjutan) e. Tax audit (Continued)
Entitas Anak – IAA (Lanjutan) The Subsidiary – IAA (Continued)
Audit Pajak Masa 2019 (Lanjutan) Tax Audit Fiscal Year 2019 (Continued)
Selanjutnya, DJP menerbitkan Surat Tagihan Subsequently, in September 2025, the DGT
Pajak (STP) Denda Penagihan atas keberatan issued Tax Collection Letters (STP) for
yang ditolak dan tidak diajukan banding atas Collection Penalties related to the rejected
PPh Pasal 23, PPh Pasal 26, serta PPN Jasa Luar objections that were not further appealed,
Negeri untuk Masa Pajak Agustus dan Desember covering Income Tax Article 23, Income Tax
2019 Pada bulan September 2025. Atas STP Article 26, and VAT on Offshore Services for
Denda Penagihan tersebut, IAA mengajukan the August and December 2019 tax periods.
permohonan penghapusan sanksi pada bulan In response, IAA submitted an application
November 2025. Keputusan atas permohonan for the waiver of administrative penalties
penghapusan sanksi tersebut diterbitkan pada in November 2025. The decision on the
bulan Desember 2025. DJP mengabulkan waiver application was issued in December
permohonan penghapusan sanksi PPh Pasal 23 2025, where the DGT approved the waiver
dan PPh Pasal 26, namun menolak permohonan requests for Income Tax Article 23 and
penghapusan sanksi untuk PPN Jasa Luar Income Tax Article 26, but rejected the
Negeri Masa Pajak Agustus dan Desember 2019. waiver request for VAT on Offshore Services
Atas penolakan penghapusan sanksi tersebut, for the August and December 2019 tax
IAA telah melunasi denda penagihan dimaksud periods. Following the rejection, IAA
pada bulan Januari 2026. settled the relevant collection penalties in
January 2026.
Putusan atas permohonan keberatan untuk The decisions on the objections related to
sengketa PPN untuk masa Januari sampai the VAT dispute for the January to
dengan Desember tahun pajak 2019 December 2019 tax periods were issued in
diterbitkan pada bulan September 2024 dan September 2024 and January 2025. Based on
January 2025. Berdasarkan putusan keberatan these decisions, the DGT rejected the
tersebut, DJP menolak keseluruhan keberatan objections in full. Following the rejection,
yang diajukan untuk sengketa PPN. Atas IAA filed an appeal to the Tax Court in
penolakan keberatan tersebut, IAA December 2024 and April 2025. In January
mengajukan permohonan banding ke 2026, the Tax Court issued its decision on
Pengadilan Pajak pada bulan Desember 2024 the VAT appeal for the January to
dan April 2025. Pada bulan Januari 2026, December 2019 tax periods. The Tax Court
Pengadilan Pajak menerbitkan putusan atas rejected the appeal in full for the January
permohonan banding sengketa PPN untuk Masa to November 2019 tax periods, while the
Pajak Januari sampai dengan Desember 2019. appeal for the December 2019 tax period
Pengadilan Pajak menolak seluruh permohonan was partially granted. Based on the appeal
banding untuk masa pajak Januari sampai decision, the remaining tax underpayment
dengan November 2019. Sementara itu, untuk to be settled by IAA amounted to
Masa Pajak Desember 2019, permohonan Rp90,568,225,735, which was fully paid in
banding diterima sebagian. Berdasarkan February 2026. In the same month, the DGT
putusan banding tersebut, jumlah kurang issued an STP for Collection Penalties in
bayar yang masih harus dilunasi oleh IAA connection with the appeal decision,
adalah sebesar Rp90.568.225.735. Kekurangan amounting to Rp54,340,935,441. In
pembayaran tersebut telah dilunasi pada bulan response to this STP, IAA submitted an
Februari 2026. Pada bulan yang sama, DJP application for the waiver of administrative
menerbitkan STP atas Denda Penagihan penalties in February 2026.
sehubungan dengan putusan banding tersebut
dengan jumlah sebesar Rp54.340.935.441.
Atas STP tersebut, IAA telah mengajukan
permohonan penghapusan sanksi pada bulan
Februari 2026.
Page 555
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/81 Exhibit E/81
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. PERPAJAKAN (Lanjutan) 23. TAXATION (Continued)
d. Pemeriksaan pajak (Lanjutan) d. Tax audit (Continued)
Entitas Anak – IAA (Lanjutan) The Subsidiary – IAA (Continued)
Audit Pajak Masa 2020 Tax Audit Fiscal Year 2020
Pada Agustus 2024, IAA menerima surat In August 2024, IAA received a Request for
Permintaan Penjelasan Data dan Keterangan Explanation of Data and Information
(SP2DK) dari DJP untuk tahun pajak 2020. Pada (SP2DK) from the Directorate General of
bulan November 2024, IAA dan DJP Taxes (DGT) for the 2020 fiscal year. In
menandatangani Berita Acara Pelaksanaan November 2024, IAA and the DGT signed the
Permintaan Atas Data dan Keterangan untuk Minutes of Meeting on the Implementation
tahun 2020. IAA menyetujui membayar of the Request for Data and Information for
kekurangan pembayaran pajak sebesar the 2020 fiscal year. IAA agreed to settle
Rp17.089.168.518 dan melakukan pembetulan the tax underpayment amounting to
SPT untuk PPh Badan, PPh pasal 21, PPh pasal Rp17,089,168,518 and subsequently
23, PPh pasal 4(2), PPh pasal 15 dan PPN. amended its tax returns for Corporate
Income Tax, Income Tax Article 21, Income
Tax Article 23, Income Tax Article 4(2),
Income Tax Article 15, and VAT.
IAA menerima Surat Tagih Pajak atas IAA later received several Tax Collection
pembetulan SPT terkait pemenuhan kewajiban Letters (STP) related to the amended tax
perpajakan terkait SP2DK tahun 2020 untuk returns arising from the SP2DK process for
SPT PPN masa Januari, Oktober, November, the 2020 fiscal year. The first STP was
Desember dan PPh pasal 23 masa Desember received for VAT returns for the January,
tahun 2020 dengan total sebesar October, November, and December, and
Rp2.201.411.600. Pada bulan Maret 2025, IAA Income Tax Article 23 for the December,
menerima Surat Tagih Pajak atas pembetulan with a total amount of Rp2,201,411,600. In
SPT terkait pemenuhan kewajiban perpajakan March 2025, IAA received additional STPs
terkait SP2DK tahun 2020 untuk SPT PPN for VAT returns for the February to
Februari, Maret, April, Mei, Juni, Juli, Agustus, September and Income Tax Article 21 for
September dan PPh pasal 21 masa Desember the December, totaling Rp1,589,447,053.
dengan total sebesar Rp1.589.447.053. Subsequently, in November 2025, IAA
Selanjutnya, pada bulan November 2015, IAA received another STP related to Income Tax
menerima Surat Tagih Pajak atas pembetulan Article 4(2) and Income Tax Article 15,
SPT terkait pemenuhan kewajiban perpajakan amounting to Rp133,072,106.
terkait SP2DK tahun 2020 untuk PPh Pasal 4
ayat 2 dan PPh Pasal 15 dengan total
Rp133.072.106.
Atas STP ini, IAA telah melunasi hutang pajak IAA settled the outstanding tax liabilities
tersebut pada bulan April 2025. arising from these STPs in April 2025.
Page 556
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/82 Exhibit E/82
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. PERPAJAKAN (Lanjutan) 23. TAXATION (Continued)
d. Pemeriksaan pajak (Lanjutan) d. Tax audit (Continued)
Entitas Anak – IAA (Lanjutan) The Subsidiary – IAA (Continued)
Audit Pajak Masa 2021 Tax Audit Fiscal Year 2021
Pada September 2024, IAA menerima surat In September 2024, IAA received a Request
Permintaan Penjelasan Data dan Keterangan for Explanation of Data and Information
(SP2DK) dari DJP untuk tahun pajak 2021. Pada (SP2DK) from the Directorate General of
bulan Desember 2024, IAA dan DJP Taxes (DGT) for the fiscal year 2021. In
menandatangani Berita Acara Pelaksanaan December 2024, IAA and the DGT signed the
SP2DK untuk tahun 2021, menyetujui Minutes of Meeting on SP2DK for the fiscal
membayar kekurangan pembayaran pajak year 2021, agreed to settle a tax
sebesar Rp11.957.939.920 dan melakukan underpayment amounting to
pembetulan SPT untuk PPh Badan, PPh pasal Rp11,957,939,920 and subsequently
21, PPh pasal 23, PPh pasal 4(2), PPh pasal 15 amended its tax returns for Corporate
dan PPN. Income Tax, Income Tax Article 21, Income
Tax Article 23, Income Tax Article 4(2),
Income Tax Article 15, and VAT.
IAA menerima Surat Tagih Pajak atas IAA received Tax Collection Letters (STP)
pembetulan SPT terkait pemenuhan kewajiban related to the amended tax returns arising
perpajakan terkait SP2DK tahun 2021 pada from the SP2DK process for the 2021 fiscal
bulan Juli 2025 untuk SPT PPh 21 masa year in July 2025, consisting of Income Tax
Desember sebesar Rp31.082.674, SPT PPh Article 21 for the December tax period
pasal 23 masa Desember sebesar amounting to Rp31,082,674, Income Tax
Rp90.356.929, dan SPT PPN masa Januari Article 23 for the December tax period
sampai dengan Desember dengan total sebesar amounting to Rp90,356,929, and VAT for
Rp2.382.761.277. Atas STP ini, IAA telah the January to December tax periods
mengajukan Permohonan Penghapusan Sanksi totaling Rp2,382,761,277. In response to
Administrasi ke DJP pada bulan Maret & Juli these STPs, IAA submitted applications for
2025. the waiver of administrative penalties to
the Directorate General of Taxes (DGT) in
March and July 2025.
Pada bulan September dan Oktober 2025, IAA In September and October 2025, IAA
menerima Surat Keputusan Penghapusan received Decisions on the Waiver of
Sanksi Administrasi atas semua permohonan Administrative Penalties for all submitted
tersebut. DJP mengabulkan semua applications. The DGT approved all requests
permohonan penghapusan sanksi administrasi for the waiver of administrative penalties
atas pembetulan SPT terkait pemenuhan related to the amended tax returns arising
kewajiban perpajakan terkait SP2DK tahun from the SP2DK for the 2021 fiscal year.
2021.
Page 557
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/83 Exhibit E/83
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
23. PERPAJAKAN (Lanjutan) 23. TAXATION (Continued)
e. Pemeriksaan pajak (Lanjutan) e. Tax audit (Continued)
Entitas Anak – IAA (Lanjutan) The Subsidiary – IAA (Continued)
Audit Pajak Masa 2022 Tax Audit Fiscal Year 2022
Pada April 2025, IAA menerima surat In April 2025, IAA received a Request for
Permintaan Penjelasan Data dan Keterangan Data and Information Explanation Letter
(SP2DK) dari DJP untuk tahun pajak 2022. Pada (SP2DK) from the Directorate General of
bulan September 2025, IAA dan DJP Taxes (DGT) for the 2022 fiscal year. In
menandatangani Berita Acara Pelaksanaan September 2025, IAA and the DGT signed
SP2DK untuk tahun 2022, menyetujui the Minutes of SP2DK for the fiscal year
membayar kekurangan pembayaran pajak 2022, agreed to settle an underpayment of
sebesar Rp12.985.404.744 yang dibayarkan Rp12,985,404,744 which was paid in
pada bulan Desember 2025. IAA melakukan December 2025. IAA submitted amended tax
pembetulan SPT untuk PPh Badan, PPh pasal returns for Corporate Income Tax,
21, PPh pasal 23, PPh pasal 4(2), PPh pasal 15 Withholding Tax Article 21, Article 23,
dan PPN. Article 4(2), Article 15, and VAT.
IAA menerima Surat Tagih Pajak (STP) atas IAA received a Tax Collection Letter (STP)
pembetulan SPT terkait SP2DK tahun 2022 in February 2026 related to fulfillment of
tersebut pada bulan Februari 2026 untuk tax obligations arising from the 2022 SP2DK,
semua jenis pajak dengan total sebesar covering all types of taxes, with a total
Rp3.135.533.743. Atas STP ini, IAA telah amount of Rp3,135,533,743. IAA settled the
melakukan pelunasan pada bulan yang sama. outstanding amount in full within the same
month.
Audit Pajak Masa 2023 Tax Audit Fiscal Year 2023
Pada bulan Oktober 2025, IAA menerima Surat In October 2025, IAA received a Tax Audit
Pemberitahuan Pemeriksaan Pajak untuk Notification Letter for the fiscal year 2023.
Tahun Pajak 2023. Hingga saat ini, proses The audit process is currently ongoing and
pemeriksaan tersebut masih berlangsung dan has not yet been finalized.
belum selesai.
Page 558
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/84 Exhibit E/84
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
24. PENDAPATAN USAHA 24. OPERATING REVENUES
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Pendapatan penumpang Passenger revenue
Penjualan kursi 6.626.982.311.125 6.730.941.117.166 Seat sales
Bagasi 1.001.126.837.862 970.448.023.832 Baggage
Pelayanan penerbangan 108.382.731.541 132.784.892.413 Airline related
Lain-lain 35.009.612.523 51.916.540.186 Others
Kargo 70.947.909.609 56.236.597.320 Cargo
Charter 31.882.440.242 1.604.089.161 Charter
Total 7.874.331.842.902 7.943.931.260.078 Total
Pendapatan penumpang lain-lain merupakan Other passenger revenues represent ancillary
pendapatan ancillary seperti jasa boga dan ground income such as catering and ground handling.
handling.
Tidak terdapat pendapatan dari pelanggan individu No revenue earned from individual customers
yang melebihi 10% dari total pendapatan usaha. exceeded 10% of total operating revenues.
25. BAHAN BAKAR 25. FUEL
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
PT Pertamina (Persero) 1.535.622.000.699 1.759.970.955.388 PT Pertamina (Persero)
Shell Malaysia Trading Sdn. Bhd. 719.235.281.307 606.191.075.208 Shell Malaysia Trading Sdn. Bhd.
PTT Oil and Retail Business PCL. 345.581.356.301 315.605.557.221 PTT Oil and Retail Business PCL.
Petronas Dagangan Berhad 260.627.181.007 493.046.517.290 Petronas Dagangan Berhad
Air BP Ltd. 244.896.585.652 237.754.274.517 Air BP Ltd.
Chevron (Hongkong) Ltd. 37.752.318.781 23.132.021.091 Chevron (Hongkong) Ltd.
Vitol Aviation BV 18.122.123.381 9.360.068.195 Vitol Aviation BV
Lain-lain 1.149.961.757 - Others
Total 3.162.986.808.885 3.445.060.468.910 Total
26. PENDAPATAN (BEBAN) USAHA LAIN, NETO 26. OTHER OPERATING INCOME (EXPENSE), NET
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Pendapatan dari biaya layanan
penumpang yang telah Income from forfeited passenger
kedaluwarsa 110.507.248.342 122.707.823.914 service charge
Pendapatan dari jasa
yang telah kedaluwarsa 38.799.235.180 29.864.958.074 Income from forfeited revenue
Pendapatan dari akun Income from expired
kredit yang telah kedaluwarsa 5.076.856.767 54.505.556.341 credit shell
Pendapatan dari amortisasi Income from amortization of
uang jaminan pesawat 11.631.147.292 11.498.045.612 aircraft security deposit
Beban pajak (142.719.373.402) (172.609.758.512) Tax expense
Beban jasa profesional (119.857.481.124) (94.172.676.651) Professional fees
Beban kantor (110.280.565.723) (125.534.866.373) Office expense
Beban pelatihan karyawan (19.035.780.213) (9.606.088.250) Employee training expense
Beban imbalan kerja karyawan Employee benefit
(Catatan 17) (4.408.096.480) (26.406.972.652) expense (Note 17)
lain-lain 226.949.334.591 5.736.024.912 others
Total (3.337.474.770) (204.017.953.585) Total
Page 559
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/85 Exhibit E/85
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
26. PENDAPATAN (BEBAN) USAHA LAIN, NETO 26. OTHER OPERATING INCOME (EXPENSE), NET
(Lanjutan) (Continued)
Pendapatan dari biaya layanan penumpang yang Income from forfeited passenger service charge
telah kedaluwarsa merupakan pendapatan yang represents income from airport tax fee from no
diakui dari biaya airport tax atas penumpang yang show passengers. Income from expired credit
tidak terbang. Pendapatan atas akun kredit yang shell represents income from passengers’ credit
telah kedaluwarsa merupakan pendapatan yang account that have not been redeemed within
diakui atas saldo akun kredit penumpang yang tidak certain period. Forfeited revenue represents
digunakan dalam jangka waktu tertentu. income from ticket refund charges to passenger.
Pendapatan atas jasa yang telah kedaluwarsa
merupakan pendapatan atas biaya yang dikenakan
kepada penumpang atas pengembalian uang tiket
pesawat.
27. BEBAN KEUANGAN 27. FINANCE EXPENSE
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Bunga atas liabilitas sewa Interest on lease liabilities
(Catatan 10) 394.387.389.199 395.325.639.756 (Note 10)
Bunga atas pinjaman bank Interest on bank loan
(Catatan 15) 10.173.873.859 15.930.743.779 (Note 15)
Lain-lain 35.102.424.593 13.083.176.372 Others
Total 439.663.687.651 424.339.559.907 Total
28. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 28. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN AND POLICIES
Sebagai Grup yang bergerak di bidang industri As a Group that operates in the domestic and
penerbangan domestik, internasional dan bidang international aviation industry and other
lain yang terkait, Grup banyak dipengaruhi oleh related areas, the Group is strongly affected by
risiko keuangan seperti risiko harga bahan bakar various financial risks, including aircraft fuel
pesawat, risiko mata uang asing, risiko suku bunga, price risk, foreign currency risk, interest rate
risiko kredit, dan risiko likuiditas. Secara risk, credit risk, and liquidity risk. The overall
keseluruhan, pendekatan manajemen risiko risk management approach is to minimize the
bertujuan untuk meminimalkan efek dari setiap effect of such risks on the Group’s financial
risiko pada kinerja keuangan Grup. performance.
Kebijakan manajemen risiko keuangan ditelaah Financial risk management policies are
secara berkala dan disetujui oleh Direksi Grup. periodically reviewed and approved by the
Group’s Board of Directors.
Risiko harga bahan bakar pesawat Aircraft fuel price risk
PT Indonesia AirAsia (“IAA”), entitas anak, PT Indonesia AirAsia (“IAA”), a subsidiary, is
berpotensi terkena risiko harga bahan bakar exposed to aircraft fuel price risk arising from
pesawat yang timbul dari fluktuasi harga bahan the fluctuations in the prices of aircraft fuel.
bakar pesawat.
Page 560
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/86 Exhibit E/86
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
28. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 28. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN (Lanjutan) AND POLICIES (Continued)
Risiko harga bahan bakar pesawat (Lanjutan) Aircraft fuel price risk (Continued)
Strategi meminimalisir risiko melalui aktivitas A strategy to minimize the risk through hedging
transaksi lindung nilai dilakukan oleh AirAsia transactions activity is conducted by AirAsia
Berhad bersama dengan grup perusahaan Berhad together with the group of airline
penerbangan dimana IAA merupakan bagian companies of which IAA is a part in it (AirAsia
didalamnya (Grup AirAsia). Berkaitan dengan hal Group). In relation to this, as stated in the
tersebut, seperti disebutkan dalam Master Master Agreement dated 19 November 2004
Agreement tanggal 19 November 2004 antara between AirAsia Berhad and IAA, AirAsia Berhad
AirAsia Berhad dan IAA, AirAsia Berhad akan will enter into commodity hedging transactions
melakukan transaksi lindung nilai komoditas with its counterparties, for AirAsia Berhad’s
dengan pihak lain, untuk mendapatkan manfaat benefit and for the benefit of AirAsia Group.
bagi AirAsia Berhad serta manfaat bagi perusahaan
penerbangan dalam Grup AirAsia.
IAA dan AirAsia Berhad setuju bahwa AirAsia Berhad IAA and AirAsia Berhad agreed that AirAsia
harus mengidentifikasi transaksi-transaksi yang Berhad shall identify transactions which AirAsia
akan disepakati oleh AirAsia Berhad untuk dapat Berhad is entering into for the benefit of IAA,
memberikan manfaat kepada IAA, dan berkaitan and in respect of such transaction:
dengan transaksi tersebut:
(a) Jika AirAsia Berhad menerima pembayaran dari (a) If AirAsia Berhad receives a sum under these
transaksi-transaksi tersebut, AirAsia Berhad transactions, AirAsia Berhad will pay such
akan membayarkan kepada IAA dan, sum to IAA and,
(b) Jika AirAsia Berhad diharuskan untuk (b) If AirAsia Berhad is required to pay a sum
melakukan pembayaran dari transaksi- under such transactions, IAA will pay to
transaksi tersebut, IAA akan membayar kepada AirAsia Berhad.
AirAsia Berhad.
Sebagai bagian dari manajemen bahan bakar, IAA As part of the fuel management strategy, IAA
juga terus melakukan upaya pengelolaan also constantly strives to ensure that costs are
pemakaian bahan bakar secara operasional yaitu controlled by using fuel efficiently in all flight
penghematan biaya dengan penggunaan alternatif operations through effective and efficient use
pesawat secara efektif dan efisien, termasuk juga of alternative aircrafts and evaluation of
melakukan evaluasi untuk kontrak-kontrak current contracts, which are set forth in the IAA
berjalan, yang dituangkan dalam program-program work programs.
kinerja IAA.
Risiko mata uang asing Foreign currency risk
Risiko mata uang asing adalah risiko atas perubahan Foreign currency risk is the risk that arises from
nilai tukar Rupiah sebagai mata uang pelaporan the changes of exchange rate of Rupiah as
terhadap mata uang asing, terutama Dolar Amerika functional currency against foreign currencies,
Serikat (Dolar AS). mainly US Dollar.
Grup dapat dipengaruhi secara signifikan oleh The Group may be affected significantly by
perubahan nilai tukar Dolar AS/Rupiah. Saat ini, movements in the US Dollar/Rupiah exchange
Grup tidak mempunyai kebijakan formal lindung rates. Currently, the Group does not have any
nilai atas risiko mata uang asing. formal hedging policy for foreign exchange
exposure.
Page 561
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/87 Exhibit E/87
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
28. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 28. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN (Lanjutan) AND POLICIES (Continued)
Risiko mata uang asing (Lanjutan) Foreign currency risk (Continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025, jika nilai tukar As of 31 December 2025, had the exchange rate
Rupiah terhadap Dolar AS menguat sebanyak 10% of Rupiah against US Dollar appreciated by 10%
dengan semua variabel konstan, rugi sebelum with all other variables held constant, loss
beban pajak penghasilan untuk tahun yang berakhir before income tax expense for the year then
pada tanggal tersebut akan lebih tinggi/rendah ended would have been Rp1,107 billion
sebesar Rp1.107 miliar, terutama sebagai akibat higher/lower, mainly as a result of foreign
kerugian/keuntungan selisih kurs atas liabilitas exchange losses/gains on the lease liabilities
sewa dalam Dolar AS. denominated in US Dollar.
Risiko suku bunga Interest rate risk
Risiko suku bunga adalah risiko bahwa nilai wajar Interest rate risk is the risk that the fair value
atau arus kas masa depan suatu instrumen or future cash flows of a financial instrument
keuangan akan berfluktuasi karena perubahan will fluctuate because of changes in market
tingkat suku bunga pasar. interest rates.
Risiko suku bunga Grup terutama timbul dari The Group’s interest rate risk mainly arises from
pinjaman untuk modal kerja dan investasi. loans for working capital and investment
Pinjaman dengan suku bunga mengambang purposes. Loans at floating interest rate expose
menimbulkan risiko suku bunga atas nilai wajar the Group to fair value interest rate risk. There
kepada Grup. Tidak terdapat pinjaman Grup yang are no loans of the Group that bear interest at
dikenakan suku bunga tetap. Saat ini, Grup tidak fixed rate. Currently, the Group does not have
mempunyai kebijakan formal lindung nilai atas a formal hedging policy for interest rate
risiko suku bunga. exposures.
Pada tanggal 31 Desember 2025, jika suku bunga As of 31 December 2025, had the floating
mengambang naik/turun sebanyak 50 basis poin interest rate increase/decrease by 50 basis point
dengan semua variabel konstan, rugi sebelum with all other variables held constant, loss
beban pajak penghasilan untuk tahun yang berakhir before income tax expense for the year then
pada tanggal tersebut akan lebih tinggi/rendah ended would have been Rp68,460,386
sebesar Rp68.460.386, sebagai akibat kenaikan/ higher/lower, as a result of increase/decrease
penurunan beban bunga. of interest expense.
Risiko kredit Credit risk
Risiko kredit adalah risiko dimana salah satu pihak Credit risk is the risk that one party of financial
atas instrumen keuangan akan gagal memenuhi instruments will fail to discharge its obligation
kewajibannya dan menyebabkan pihak lain and will incur a financial loss to the other party.
mengalami kerugian keuangan. Aset keuangan Grup The Group’s financial assets that are potentially
yang memiliki potensi konsentrasi risiko kredit subject to significant concentrations of credit
secara signifikan terutama adalah kas di bank dan risk consist principally of cash in banks and trade
piutang usaha dan lain-lain. and other receivables.
Grup memiliki kebijakan untuk menempatkan kas The Group has a policy to place the cash into the
pada institusi keuangan yang terpercaya. creditworthy financial institutions.
Risiko kredit maksimum Grup untuk kas di bank, The Group’s maximum exposure to credit risk for
piutang usaha dan piutang lain-lain pada tanggal 31 cash in banks, trade receivables and other
Desember 2025 dan 2024 adalah sebesar nilai receivables as of 31 December 2025 and 2024 is
tercatatnya seperti yang disajikan dalam laporan equal to the carrying amounts of these financial
posisi keuangan konsolidasian. assets as presented in the consolidated
statements of financial position.
Page 562
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/88 Exhibit E/88
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
28. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 28. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN (Lanjutan) AND POLICIES (Continued)
Risiko likuiditas Liquidity risk
Risiko likuiditas adalah risiko dimana Grup tidak Liquidity risk is the risk that the Group is unable
bisa memenuhi kewajiban pada saat jatuh tempo. to meet its obligations when they fall due. The
Grup mengelola profil likuiditasnya untuk dapat Group manages its liquidity profile to be able to
mendanai pengeluaran modalnya dan mengelola finance its capital expenditure and service its
utang yang jatuh tempo dengan mengatur maturing debts by maintaining sufficient cash
kecukupan kas, dan memastikan pendanaan yang and ensuring adequate funding through the
cukup melalui fasilitas kredit yang telah tersedia. available credit facilities.
Secara umum, kebutuhan dana untuk pelunasan In general, fund needed to settle the current
liabilitas jangka pendek maupun jangka panjang and long-term liabilities is obtained from
yang jatuh tempo diperoleh dari penjualan kepada service activities to customers and due to
pelanggan dan utang kepada pihak berelasi. related parties.
Tabel dibawah merupakan profil liabilitas keuangan The table below summarizes the maturity
Grup pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: profile of the Group’s financial liabilities as at
31 December 2025 and 2024:
31 Desember 2025/31 December 2025
Lebih dari 1
Tahun Sampai
dengan 5 Tahun/ Lebih dari
Di bawah 1 Tahun/ Over 1 Year 5 Tahun/ Total/
Below 1 Year Up to 5 Years Over 5 Years Total
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Utang usaha - pihak ketiga 2.067.999.305.122 - - 2.067.999.305.122 Trade payables - third
parties
Utang lain-lain - pihak Other payables –
berelasi 4.793.422.788.797 - - 4.793.422.788.797 Related parties
Pinjaman bank: Bank loan:
Pokok pinjaman 77.228.824.072 - - 77.228.824.072 Principal
Future imputed
Beban bunga masa depan 8.407.291.054 - - 8.407.291.054 interest charges
Liabilitas sewa: Lease liabilities:
Pokok pinjaman 1.941.837.683.561 3.050.297.035.056 1.501.511.732.497 6.493.646.451.114 Principal
Future imputed
Beban bunga masa depan 288.377.241.652 541.478.617.524 94.459.992.868 924.315.852.044 interest charges
Biaya masih harus dibayar 793.004.382.528 - - 793.004.382.528 Accrued expenses
Total 9.970.277.516.786 3.591.775.652.580 1.595.971.725.365 15.158.024.894.731 Total
31 Desember 2024/31 December 2024
Lebih dari 1
Tahun Sampai
dengan 5 Tahun/ Lebih dari
Di bawah 1 Tahun/ Over 1 Year 5 Tahun/ Total/
Below 1 Year Up to 5 Years Over 5 Years Total
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Utang usaha - pihak ketiga 2.067.999.305.122 - - 2.067.999.305.122 Trade payables - third
parties
Utang lain-lain - pihak Other payables –
berelasi 4.793.422.788.797 - - 4.793.422.788.797 Related parties
Pinjaman bank: Bank loan:
Pokok pinjaman 160.525.273.356 - - 160.525.273.356 Principal
Beban bunga masa depan 10.117.253.278 3.062.750.736 - 13.180.004.014 interest charges
Liabilitas sewa: Lease liabilities:
Pokok pinjaman 2.096.681.687.585 3.181.613.043.882 2.590.527.137.198 7.868.821.868.665 Principal
Future imputed
Beban bunga masa depan 652.218.034.790 984.422.147.491 373.964.345.106 2.010.604.527.387 interest charges
Biaya masih harus dibayar 593.390.424.428 - - 593.390.424.428 Accrued expenses
Total 10.374.354.767.356 4.169.097.942.109 2.964.491.482.304 17.507.944.191.769 Total
Page 563
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/89 Exhibit E/89
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
28. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 28. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN (Lanjutan) AND POLICIES (Continued)
Risiko likuiditas (Lanjutan) Liquidity risk (Continued)
Perubahan Liabilitas yang Timbul dari Aktivitas Changes in Liabilities arising from Financing
Pendanaan Activities
Selisih kurs/
1 Januari 2025/ Arus kas/ Foreign Lain-lain (*)/ 31 Desember 2025/
1 January 2025 Cash flow exchange Others (*) 31 December 2025
Pinjaman bank jangka Long-term bank
panjang 160.525.273.356 (85.118.205.264) 1.821.755.980 - 77.228.824.072 loan
Liabilitas sewa 7.868.821.868.666 (1.152.825.205.329) (323.217.204.688) 100.866.992.465 6.493.646.451.114 Lease liabilities
Total 8.029.347.142.021 (915.720.344.671) (230.484.889.271) 308.070.060.267 7.191.211.968.346 Total
Selisih kurs/
1 Januari 2024/ Arus kas/ Foreign Lain-lain (*)/ 31 Desember 2024/
1 January 2024 Cash flow exchange Others (*) 31 December 2024
Pinjaman bank jangka Long-term bank
panjang 223.817.002.424 (67.152.402.716) 3.860.673.648 - 160.525.273.356 loan
Liabilitas sewa 7.536.182.788.463 (1.186.521.002.252) 468.320.008.785 1.050.840.073.669 7.868.821.868.665 Lease liabilities
Total 7.759.999.790.887 (1.253.673.404.968) 472.180.682.433 1.050.840.073.669 8.029.347.142.021 Total
(*) Lain-lain - liabilitas sewa terdiri dari penambahan selama tahun berjalan, modifikasi dan penambahan bunga (Catatan 10)/Others - lease liabilities consist of addition
during the year, modifications and interest accretion (Note 10)
29. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG ASING 29. ASSETS AND LIABILITIES IN FOREIGN
CURRENCIES
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Grup As of 31 December 2025 and 2024, the Group has
memiliki aset dan liabilitas dalam mata uang asing. assets and liabilities denominated in foreign
Aset dan liabilitas dalam mata uang asing pada currencies. These foreign currencies-
tanggal tersebut disajikan dengan kurs yang denominated assets and liabilities are presented
berlaku pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 using the exchange rates as of 31 December 2025
sebagai berikut: and 2024 as follows:
Mata Uang Asing 31 Desember 2025
(Angka Penuh)/ (Tanggal Pelaporan)/
Foreign Currencies 31 December 2025
(Full Amounts) (Reporting Date)
Aset Assets
Kas dan bank Cash on hand and in Banks
Dalam Dolar AS US$ 554.519 9.305.930.810 In US Dollar
Dalam Dong Vietnam VND 2.907.277.960 1.860.657.894 In Vietnam Dong
Dalam Dolar Singapura SIN$ 108.350 1.415.984.134 In Singapore Dollar
Dalam Dolar Australia AUD 463.528 5.216.938.740 In Australian Dollar
Dalam Ringgit Malaysia MYR 25.048 103.789.992 In Malaysian Ringgit
Piutang usaha Trade receivables
Dalam Baht Thailand THB 11.095 5.909.253 In Thailand Baht
Dalam Ringgit Malaysia MYR 10.790 44.712.674 In Malaysian Ringgit
Piutang lain-lain Other receivables
Dalam Dolar AS US$ 6.635.582 111.358.330.319 In US Dollar
Uang jaminan Security deposits
Dalam Dolar AS US$ 14.187.094 238.087.809.830 In US Dollar
Dalam Dolar Singapura SIN$ 6.012.027 78.568.591.771 In Singapore Dollar
Dalam Dolar Australia AUD 712.418 8.018.160.614 In Australian Dollar
Dalam Dollar Hongkong HK$ 2.700.000 5.824.156.500 In Hongkong Dollar
Dalam Baht Thailand THB 11.913.120 6.344.868.146 In Thailand Baht
Dalam Dolar Brunei BND 198.000 2.587.378.860 In Brunei Dollar
Dalam Ringgit Malaysia MYR 30.000 124.311.450 In Malaysian Ringgit
Total Aset Total Assets
dalam Mata Uang Asing 468.867.530.987 in Foreign Currencies
Page 564
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/90 Exhibit E/90
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
29. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG ASING 29. ASSETS AND LIABILITIES IN FOREIGN
(Lanjutan) CURRENCIES (Continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Grup As of 31 December 2025 and 2024, the Group has
memiliki aset dan liabilitas dalam mata uang asing. assets and liabilities denominated in foreign
Aset dan liabilitas dalam mata uang asing pada currencies. These foreign currencies-
tanggal tersebut disajikan dengan kurs yang denominated assets and liabilities are presented
berlaku pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 using the exchange rates as of 31 December 2025
sebagai berikut: (Lanjutan) and 2024 as follows: (Continued)
Mata Uang Asing 31 Desember 2025
(Angka Penuh)/ (Tanggal Pelaporan)/
Foreign Currencies 31 December 2025
(Full Amounts) (Reporting Date)
Liabilitas Liabilities
Utang usaha - pihak ketiga Trade payables - third parties
Dalam Dolar AS US$ 22.639.398 379.934.384.366 In US Dollar
Dalam Dolar Singapura SIN$ 5.476.551 236.973.327.612 In Singapore Dollar
Dalam Ringgit Malaysia MYR 44.229.798 183.288.283.208 In Malaysian Ringgit
Dalam Baht Thailand THB 213.535.924 113.814.647.353 In Thailand Baht
Dalam Dolar Australia AUD 21.054.938 71.573.042.587 In Australian Dollar
Dalam Dolar Hongkong HKD 1.853.574 3.998.159.685 In Hongkong Dollar
Dalam Dolar Brunei BND 147.719 1.930.393.057 In Brunei Dollar
Dalam Euro EUR 97.524 1.926.391.011 In Euro
Dalam Rupee India INR 9.133.371 1.707.940.413 In Indian Rupees
Other payables - related
Utang lain-lain - pihak berelasi parties
Dalam Dolar AS US$ 266.582.463 4.473.786.890.288 In US Dollar
Dalam Ringgit Malaysia MYR 42.663.265 176.784.411.566 In Malaysian Ringgit
Dalam Euro EUR 398.680 7.875.227.714 In Euro
Dalam Dolar Australia AUD 767.188 8.634.589.473 In Australian Dollar
Dalam Yuan Chinese CNY 2.647 6.353.661 In Chinese Yuan
Liabilitas sewa Lease liabilities
Dalam Dolar AS US$ 325.037.771 5.454.783.868.055 In US Dollar
Biaya masih harus dibayar Accrued expenses
Dalam Dolar AS US$ 24.837.954 416.830.550.237 In US Dollar
Total Liabilitas Total Liabilities
dalam Mata Uang Asing 11.533.848.460.286 in Foreign Currencies
Liabilitas Neto Net Liabilities
dalam Mata Uang Asing (11.064.980.929.299) in Foreign Currencies
Page 565
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/91 Exhibit E/91
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
29. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG ASING 29. ASSETS AND LIABILITIES IN FOREIGN
(Lanjutan) CURRENCIES (Continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Grup As of 31 December 2025 and 2024, the Group has
memiliki aset dan liabilitas dalam mata uang asing. assets and liabilities denominated in foreign
Aset dan liabilitas dalam mata uang asing pada currencies. These foreign currencies-
tanggal tersebut disajikan dengan kurs yang denominated assets and liabilities are presented
berlaku pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 using the exchange rates as of 31 December 2025
sebagai berikut: (Lanjutan) and 2024 as follows: (Continued)
Mata Uang Asing 31 Desember 2024
(Angka Penuh)/ (Tanggal Pelaporan)/
Foreign Currencies 31 December 2024
(Full Amounts) (Reporting Date)
Aset Assets
Kas dan bank Cash on hand and in banks
Dalam Dolar AS US$ 969.229 15.664.690.832 In US Dollar
Dalam Dong Vietnam VND 2.907.277.960 1.846.121.505 In Vietnam Dong
Dalam Dolar Singapura SIN$ 291.301 3.472.111.106 In Singapore Dollar
Dalam Dolar Australia AUD 15.805 159.344.013 In Australian Dollar
Dalam Ringgit Malaysia MYR 111.381 402.808.100 In Malaysian Ringgit
Piutang lain-lain Other receivables
Dalam Dolar AS US$ 2.534.881 40.968.742.843 In US Dollar
Dalam Ringgit Malaysia MYR 67.020 242.376.490 In Malaysian Ringgit
Uang jaminan Security deposits
Dalam Dolar AS US$ 18.734.284 302.783.492.351 In US Dollar
Dalam Baht Thailand THB 11.703.120 5.570.451.058 In Thailand Baht
Dalam Dolar Singapura SIN$ 4.112.026 49.012.623.766 In Singapore Dollar
Dalam Dollar Hongkong HK$ 2.700.000 5.621.454.000 In Hongkong Dollar
Dalam Dolar Australia AUD 601.456 6.063.807.217 In Australian Dollar
Dalam Ringgit Malaysia MYR 30.000 108.494.400 In Malaysian Ringgit
Total Aset Total Assets
dalam Mata Uang Asing 431.916.517.681 in Foreign Currencies
Liabilitas Liabilities
Utang usaha - pihak ketiga Trade payables - third parties
Dalam Dolar AS US$ 40.772.331 658.962.416.822 In US Dollar
Dalam Dolar Singapura SIN$ 6.130.876 73.075.973.469 In Singapore Dollar
Dalam Baht Thailand THB 46.733.868 22.244.386.595 In Thailand Baht
Dalam Dolar Australia AUD 8.221.095 82.884.098.299 In Australian Dollar
Dalam Euro EUR 30.866 520.136.059 In Euro
Dalam Rupee India INR 501.018 94.142.693 In Indian Rupees
Dalam Ringgit Malaysia MYR 14.528.033 52.540.343.460 In Malaysian Ringgit
Utang lain-lain - pihak berelasi Other payables - related parties
Dalam Dolar AS US$ 151.132.867 2.442.452.187.118 In US Dollar
Dalam Ringgit Malaysia MYR 19.309.629 69.832.888.316 In Malaysian Ringgit
Dalam Euro EUR 398.680 6.718.282.264 In Euro
Dalam Dolar Australia AUD 177.747 1.792.024.933 In Australian Dollar
Dalam Yuan Chinese CNY 2.647 5.860.067 In Chinese Yuan
Liabilitas sewa Lease liabilities
Dalam Dolar AS US$ 486.871.790 7.868.821.868.665 In US Dollar
Pinjaman bank jangka panjang Long-term bank loan
Dalam Dolar AS US$ 4.054.280 65.525.273.356 In US Dollar
Biaya masih harus dibayar Accrued expenses
Dalam Dolar AS US$ 16.743.653 270.610.912.676 In US Dollar
Total Liabilitas Total Liabilities
dalam Mata Uang Asing 11.616.080.794.792 in Foreign Currencies
Liabilitas Neto Net Liabilities
dalam Mata Uang Asing (11.184.164.277.111) in Foreign Currencies
Page 566
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/92 Exhibit E/92
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30. INFORMASI SEGMEN 30. SEGMENT INFORMATION
31 Desember 2025/ 31 December 2025
Operasi Ancillary dan Lain-
Penerbangan/ lain/ Ancillary and Total/
Flight Operations Others Total
PENDAPATAN USAHA OPERATING REVENUE
Pendapatan segmen 6.444.930.862.175 1.429.400.980.727 7.874.331.842.902 Segment revenue
Beban segmen (7.672.031.920.206) (846.890.594.352) (8.518.922.514.558) Segment expenses
Rugi usaha segmen (1.227.101.058.031) 582.510.386.375 (644.590.671.656) Segment loss from operations
Pendapatan keuangan Finance income
Pajak final atas pendapatan Final tax on finance income
keuangan 622.222.648
Beban keuangan (439.663.687.651) Finance costs
Laba (rugi) selisih kurs dari Gain (loss) on foreign exchange
Aktivitas keuangan (207.814.376.549) from financing activities
Rugi sebelum pajak penghasilan (1.291.446.513.208) Loss before income tax
Beban pajak penghasilan (3.419.822.583) Income tax expense
RUGI PERIODE BERJALAN (1.294.866.335.791) LOSS FOR THE PERIOD
Penghasilan komprehensif lain Other comprehensive income for
periode berjalan, setelah pajak (2.994.834.398) the period, net of tax
TOTAL RUGI KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE LOSS
PERIODE BERJALAN (1.297.861.170.189) FOR THE PERIOD
Laporan Posisi Keuangan Consolidated Statements of
Konsolidasian Financial Position
Aset segmen 5.069.500.367.490 Segment assets
Liabilitas segmen 15.798.974.405.357 Segment liabilities
Informasi segmen lainnya Other segment information
Pengeluaran modal dan uang Capital expenditure and advance
muka pembelian aset tetap 139.389.145.802 4.123.169.877 143.512.315.679 purchases of fixed assets
Penyusutan 825.438.067.881 16.936.463.257 842.374.531.138 Depreciation
Page 567
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/93 Exhibit E/93
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
30. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan) 30. SEGMENT INFORMATION (Continued)
31 Desember 2024/ 31 December 2024
Operasi Ancillary dan Lain-
Penerbangan/ lain/ Ancillary and Total/
Flight Operations Others Total
PENDAPATAN USAHA OPERATING REVENUE
Pendapatan segmen 6.521.658.540.259 1.422.272.719.819 7.943.931.260.078 Segment revenue
Beban segmen (7.724.422.039.118) (1.009.902.522.841) (8.734.324.561.959) Segment expenses
Rugi usaha segmen (1.202.763.498.859) 412.370.196.978 (790.393.301.881) Segment loss from operations
Pendapatan keuangan 1.796.683.479 Finance income
Pajak final atas pendapatan (359.336.696) Final tax on finance income
keuangan
Beban keuangan (424.339.559.907) Finance costs
Laba (rugi) selisih kurs dari Gain (loss) on foreign exchange
Aktivitas keuangan (309.889.204.325) from financing activities
Rugi sebelum pajak Loss before income tax
penghasilan (1.523.194.719.330)
Beban pajak penghasilan (3.315.815.633) Income tax expense
RUGI PERIODE BERJALAN (1.526.510.534.963) LOSS FOR THE PERIOD
Penghasilan komprehensif lain Other comprehensive income for
periode berjalan, setelah the period, net of tax
pajak (6.149.299.860)
TOTAL RUGI KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE LOSS
PERIODE BERJALAN (1.532.659.834.823) FOR THE PERIOD
Laporan Posisi Keuangan Consolidated Statements of
Konsolidasian Financial Position
Aset segmen 5.716.560.756.692 Segment assets
Liabilitas segmen 15.151.336.468.921 Segment liabilities
Informasi segmen lainnya Other segment information
Pengeluaran modal dan uang Capital expenditure and advance
muka pembelian aset tetap 34.957.554.23 3.091.404.302 38.048.958.534 purchases of fixed assets
Penyusutan 868.198.303.318 16.911.231.970 885.109.535.388 Depreciation
Seluruh aset produktif Grup berada di Indonesia. All of the Group’s productive assets are located
Berikut merupakan pendapatan segmen usaha tiap in Indonesia. The following is the total operating
wilayah berdasarkan pusat operasi: revenue of each region based on its centre hub:
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
31 December 2025 31 December 2024
Jakarta 3.579.594.088.849 3.577.031.224.791 Jakarta
Denpasar 2.545.842.821.481 3.083.313.086.975 Denpasar
Surabaya 777.013.326.451 907.328.948.115 Surabaya
Medan 971.881.606.121 376.258.000.197 Medan
Total 7.874.331.842.902 7.943.931.260.078 Total
Page 568
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/94 Exhibit E/94
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. PERJANJIAN SEWA 31. LEASE AGREEMENTS
IAA sebagai lessee IAA as lessee
i. Pesawat j. i. Aircraft
Pada tanggal 31 Desember 2025, IAA memiliki As of 31 December 2025, IAA has leases of
sewa atas 27 pesawat Airbus tipe A-320, 27 Airbus aircrafts type A-320, with
dengan masa sewa yang akan berakhir paling lease period up to 2034 at the latest.
lama pada tahun 2034. Selama 2024, IAA telah During 2024, IAA has restructured portion
merestrukturisasi sebagian dari liabilitas sewa of its lease liabilities as a result of the
sebagai dampak dari perubahan tarif sewa dan changes in rental rate and lease period as
jangka waktu sewa sebagaimana disepakati stipulated in the lease agreements with
dalam perjanjian sewa dengan lessor tertentu. certain lessors. Such changes resulted in
Perubahan tersebut menyebabkan terjadinya modifications to lease liabilities and the
modifikasi terhadap liabilitas sewa dan aset related right-of-use assets, which are
hak-guna terkait, yang tercatat pada laporan recorded in the consolidated statements of
posisi keuangan (Catatan 10). financial position (Note 10).
ii. Uang Jaminan ii. Security Deposits
IAA diharuskan membayar uang jaminan IAA is required to pay security deposits in
berkaitan dengan sewa pesawat. Pada tanggal relation to the aircraft leases. As of
31 Desember 2025 dan 2024 , uang jaminan 31 December 2025 and 2024, the security
yang telah dibayarkan adalah sebesar deposits paid amounted to US$25,743,260
US$25.743.260 dan US$23,566,960 atau and US$23,566,960 or equivalent to
masing-masing setara dengan Rp432.023.389.320 and Rp380,889,207,520,
Rp432.023.389.320 dan Rp380.889.207.520. respectively.
Nilai wajar uang jaminan pada tanggal 31 The fair values of security deposit as of 31
Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah December 2025 and 2024 amounted to
sebesar Rp227.070.422.606 dan Rp227,070,422,606 and Rp292,173,139,351,
Rp292.173.139.351 (Catatan 11). respectively (Note 11).
Selisih antara nilai uang jaminan yang telah The difference between the amount paid
dibayarkan dengan nilai wajarnya disajikan for security deposits and their fair values
sebagai bagian dari akun “Aset hak-guna, neto” presented as part of “Right-of-use assets,
pada laporan posisi keuangan konsolidasian net” account in the consolidated
(Catatan 10). statements of financial position (Note 10).
iii. Dana Pemeliharaan Pesawat iii. Maintenance Reserve Funds
Sesuai dengan perjanjian sewa pesawat, IAA Based on aircraft lease agreements, IAA is
diharuskan untuk membayar dana required to pay maintenance reserve funds
pemeliharaan untuk pesawat yang disewa. for the leased aircrafts. Maintenance
Dana pemeliharaan pesawat didasarkan atas reserve funds are based on the use of the
penggunaan pesawat selama periode sewa yang aircraft during the lease term consisting of
mencakup dana perbaikan untuk rangka reserves funds for airframe structure
pesawat, pengembalian kinerja mesin, dan maintenance, engine performance
suku cadang mesin, serta alat pendaratan dan restoration maintenance, engine life
Auxiliary Power Unit (APU). Sesuai dengan limited parts maintenance, landing gear
ketentuan-ketentuan dalam perjanjian, IAA maintenance and Auxiliary Power Unit
dapat mengajukan biaya penggantian kepada (APU) maintenance. Following the
lessor atas biaya pemeliharaan dan perbaikan conditions in the agreement, IAA is entitled
pesawat tertentu. to reimburse certain maintenance and
repair costs to the lessor.
Page 569
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/95 Exhibit E/95
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. PERJANJIAN SEWA (Lanjutan) 31. LEASE AGREEMENTS (Continued)
IAA sebagai lessee (Lanjutan) IAA as lessee (Continued)
iv. Kesepakatan jual dan sewa balik v.iv. Sale-and-leaseback
Pada bulan Juni 2023, Perusahaan melakukan In June 2023, the Company entered into
transaksi jual dan sewa-balik atas sale-and-leaseback transactions of its
pesawatnya, yaitu pesawat dengan MSN 3549, aircraft with Aircraft MSN 3549, where the
dimana Perusahaan mencatat transaksi ini Company accounted the transaction as a
sebagai transaksi pembiayaan dengan tetap financing transaction by continue
mengakui aset tersebut sebagai aset tetap recognizing such asset on its consolidated
dalam laporan posisi keuangan konsolidasi. statement of financial position. The
Perusahaan mencatat kewajiban keuangan Company recognized current and non-
jangka pendek dan jangka panjang atas current finance liabilities amounting to
transaksi tersebut masing-masing sebesar Rp32,690,488,481 and Rp14,118,275,916,
Rp32.690.488.481 dan Rp14.118.275.916 respectively, accounted to other payables –
dalam akun utang usaha - pihak ketiga dan third party and other non-current
liabilitas jangka panjang lainnya. liabilities, respectively.
32. NILAI WAJAR DARI INSTRUMEN KEUANGAN 32. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
Nilai tercatat aset keuangan yang disajikan di The carrying amounts of financial instruments
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian presented in the consolidated statement of
kurang lebih sebesar nilai wajarnya. financial position approximate their fair values.
Pada tanggal 31 Desember 2025, hierarki nilai As of 31 December 2025, fair value hierarchy of
wajar liabilitas sewa dan uang jaminan berada pada the lease liabilities and security deposits are on
level 2. Nilai tercatat dari pinjaman bank jangka level 2. The carrying amount of long-term bank
panjang dengan suku bunga mengambang kurang loan with floating interest rate is approximately
lebih sebesar nilai wajarnya karena dinilai ulang at its fair value as it is re-priced frequently.
secara berkala.
Manajemen menetapkan bahwa nilai tercatat Management has determined that the carrying
(berdasarkan jumlah nosional) kas dan bank, amounts (based on notional amounts) of cash on
piutang usaha dan lain-lain, utang usaha dan hand and in banks, trade, and other receivables,
lain-lain, biaya masih harus dibayar, pinjaman bank trade, and other payables, accrued expenses,
jangka panjang, dan liabilitas sewa yang jatuh current maturities of long-term bank loan, and
tempo dalam waktu satu tahun kurang lebih current maturities of lease liabilities reasonably
sebesar nilai wajarnya karena instrumen keuangan approximate their fair values because they are
tersebut berjangka pendek. short-term in nature.
Telah menjadi kebijakan Grup bahwa tidak akan It is and has been the Group policy that no
ada perdagangan dalam instrumen keuangan yang trading in financial instruments shall be
akan dilakukan. undertaken.
Nilai wajar uang jaminan dan liabilitas sewa jangka The fair value of security deposits and lease
panjang ditentukan dengan mendiskontokan arus liabilities - net of current portion are estimated
kas masa datang. by discounting future cash flows.
Page 570
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/96 Exhibit E/96
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
33. PERJANJIAN PENTING ATAU KOMITMEN 33. SIGNIFICANT AGREEMENTS OR COMMITMENTS
a. IAA, entitas anak, mengadakan beberapa B. a. IAA, a subsidiary, entered into several
perjanjian dengan berbagai pihak berkaitan agreements with various parties related to
dengan ground handling dalam the ground handling in airports located
bandara-bandara yang berada di wilayah within Indonesia, Australia, Malaysia,
Indonesia, Australia, Malaysia, Thailand, dan Thailand, and Singapore.
Singapura.
C.
b. IAA mengadakan beberapa perjanjian atas D. b. IAA entered into jet fuel purchase
pembelian avtur dengan berbagai pihak untuk agreements with various parties for
pengisian bahan bakar pesawat dalam bandara- aircraft fuel uplift in airports located
bandara yang berada di wilayah Indonesia, within Indonesia, Australia, Malaysia,
Australia, Malaysia, Thailand, dan Singapura. Thailand, and Singapore.
c. IAA mengadakan perjanjian dengan Avia c. IAA entered into an agreement with Avia
Technics Dirgantara untuk pekerjaan rutin dan Technics Dirgantara for the routine and
non-rutin berkaitan dengan pemeliharaan dan non-routine works related to the
perbaikan pesawat. Perjanjian tersebut maintenance and repair of aircrafts. The
berlaku sejak tanggal 30 Januari 2024 hingga agreement effective for the period
29 Januari 2027. 30 January 2024 to 29 January 2027.
d. PT Indonesia AirAsia mengadakan Perjanjian d. PT Indonesia AirAsia entered into Brand
Lisensi Merek dengan AirAsia Aviation Group License Agreement with AirAsia Aviation
Limited (“AAGL”) pada tanggal 15 Juni 2023, Group Limited (“AAGL”) on 15 June 2023,
yang berlaku untuk jangka waktu lima tahun and will remain in force for an initial term
untuk periode 1 Januari 2023 hingga of five years for the period 1 January 2023
31 Desember 2027. to 31 December 2027.
Berdasarkan perjanjian ini, PT Indonesia Under this agreement, PT Indonesia AirAsia
AirAsia menggunakan merek AirAsia serta uses and applies AirAsia brand as well as
menerapkan dan mengimplementasikan adopts and implements the branding
pedoman branding dan persyaratan operasi guidelines and operating requirements of
AirAsia dalam beberapa area seperti ancillary, AirAsia in areas such as ancillary, branding,
branding, katering dan pelayanan dalam catering and in-flight services,
penerbangan, teknik, operasi penerbangan, engineering, flight operations, marketing,
pemasaran, pengelolaan pendapatan, revenue management, safety and sales and
keselamatan serta penjualan dan distribusi. distribution. The brand license fees shall
Tarif lisensi merek adalah sebesar 1,2% dari be charged at 1.2% of the audited
pendapatan konsolidasian auditan. consolidated revenue.
Page 571
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/97 Exhibit E/97
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
33. PERJANJIAN PENTING ATAU KOMITMEN (Lanjutan) 33. SIGNIFICANT AGREEMENTS OR COMMITMENTS
(Continued)
e. Pada tanggal 20 November 2020, IAA e. On 20 November 2020, IAA entered into an
mengadakan Perjanjian Penunjukan Distribusi Online Distribution Appointment
Online dengan Move Travel Sdn Bhd (fka AirAsia Agreement with Move Travel Sdn Bhd (fka
Com Travel Sdn Bhd) (“AACom”) untuk AirAsia Com Travel Sdn. Bhd.) (“AACom”)
melakukan kegiatan pemasaran, periklanan, which appoints AACom and its subsidiaries
promosi dan penjualan persediaan and affiliates to market, advertise,
penerbangan dan non-penerbangan atas nama promote, and sell flight & non-flight
Perusahaan. Biaya komisi dikenakan sebesar 5% inventories on behalf of the Company.
dari penjualan. Di bawah perjanjian ini, AACom Commission fees shall be charged 5% of the
diberikan hak atas lisensi dan penggunaan sales. Under this agreement, AACom is
kekayaan intelektual untuk melakukan granted the right to license and use any
kewajibannya. intellectual property for the purpose of
performing its obligations.
Pada tanggal 1 September 2022, amandemen On 1 September 2022, an amendment to
Perjanjian Penunjukan Distribusi Online di atas the above Online Distribution Appointment
telah ditandatangani, dimana biaya komisi Agreement was signed, whereas
yang berlaku diubah menjadi sebesar 3,45% Commission fees rate was changed to 3.45%
untuk periode 16 November 2020 hingga for the period of 16 November 2020 to
1 Januari 2022 dan sebesar 3% untuk periode 1 January 2022 and 3% henceforth.
setelahnya.
Pada tanggal 31 Desember 2024, amandemen On 31 December 2024, an amendment to
Perjanjian Penunjukan Distribusi Online telah the above Online Distribution Appointment
ditandatangani, dimana biaya komisi yang Agreement was signed, whereas
berlaku diubah menjadi sebesar 3% dan Commission fees rate was changed to 3%
Perusahaan menerima komisi sebesar 0,5% atas and Company shall received 0,5% from sale
penjualan. proceeds.
34. KELANGSUNGAN USAHA 34. GOING CONCERN
Semenjak tahun 2022, Indonesia menuju akhir Started in 2022, as Indonesia is moving to the
pandemi dan banyak negara melonggarkan end of pandemic and many countries loosen
pembatasan COVID-19 dan membuka kembali their COVID-19 restrictions and reopen borders,
perbatasan, analis menemukan bahwa turis yang analyst found that vacation-starved tourists
ingin berlibur (lokal/internasional) berusaha (local/international) are making up for lost time
menebus waktu yang hilang selama pandemi. during the pandemic. Strong pent-up demand is
Permintaan terpendam yang kuat terbukti dalam evident inflight ticket booking activities where
aktivitas pemesanan tiket penerbangan saat travel restrictions are lifted and additional
pembatasan perjalanan dicabut dan rute tambahan routes re-opened, and this supports the
dibuka kembali, dan hal ini mendukung pemulihan industry’s recovery through 2024 both in the
industri hingga tahun 2024 baik di pasar domestik domestic and international markets during the
maupun internasional selama tahun berjalan, yang year, indicated by the significant increase of
diindikasikan dengan peningkatan signifikan dalam current year revenues compared to prior year.
pendapatan tahun berjalan dibandingkan dengan However, there are still substantial negative
tahun sebelumnya. Namun, masih terdapat financial performance indicators of the Group as
indikator negatif yang substansial terkait kinerja of auditors’ report date.
keuangan Grup pada tanggal laporan auditor.
Page 572
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/98 Exhibit E/98
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. KELANGSUNGAN USAHA (Lanjutan) 34. GOING CONCERN (Continued)
Laporan keuangan konsolidasian ini telah disusun These consolidated financial statements have
dengan asumsi bahwa Grup akan terus beroperasi been prepared assuming that the Group will
secara berkesinambungan, yang mengasumsikan continue to operate as a going concern, which
bahwa aset akan direalisasikan, dan kewajiban assumes that assets will be realized, and
akan diselesaikan dalam kegiatan usaha normal. liabilities will be settled within the normal
course of business.
Grup mengalami rugi konsolidasian tahun berjalan The Group incurred total consolidated loss for the
dan total beban komprehensif konsolidasian untuk year and total comprehensive loss for the year
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember ended 31 December 2025 of Rp1,296 billion and
2025, masing-masing sebesar Rp1.296 milyar dan Rp1,299 billion respectively, and reported
Rp1.299 milyar, serta melaporkan saldo akumulasi consolidated accumulated losses and total capital
kerugian dan total defisiensi modal konsolidasian deficiency as of 31 December 2025 of Rp17,135
pada tanggal 31 Desember 2025 masing-masing billon and Rp10,741 billion, respectively, and that
sebesar Rp17.135 milyar dan Rp10.741 milyar, dan its consolidated total current liabilities exceeded
bahwa total liabilitas jangka pendek konsolidasian its consolidated total current assets by Rp10,520
melampaui total aset lancar konsolidasiannya billion as of such date.
sebesar Rp10.520 milyar pada tanggal tersebut.
Manajemen Grup terus memonitor perkembangan The Group’s management has been monitoring
situasi di atas dan melakukan berbagai macam the development of the above situations and
usaha untuk mendorong pemulihan. Dalam rangka exerted efforts to push for recovery. In
mengantisipasi terjadinya dampak yang merugikan response of the adverse effect to the Group’s
kinerja keuangan Grup, manajemen Grup financial performance, the Group’s
mengimplementasikan rencana-rencana berikut ini: management has been implementing the
following plans:
a. Melanjutkan langkah-langkah efisiensi biaya a. Continue the cost efficiency measures for
untuk pemulihan bisnis dan mampu menjaga business recovery and be able to maintain
keberlangsungan bisnis. business sustainability.
b. Terus bekerja sama dengan Grup AirAsia untuk b. Continue working with AirAsia Group to
menegosiasikan kembali biaya dan renegotiate costs and restructure the
merestrukturisasi liabilitas yang belum dibayar outstanding liabilities with vendors
dengan vendor terutama dengan lessor especially with the aircraft lessors, and
pesawat, dan vendor penting lainnya. other critical vendors.
c. Diskusi dan negosiasi yang berkelanjutan c. Continuous discussions and negotiations
dengan seluruh vendor penting sedang have been ongoing with all key vendors to
berjalan dalam rangka menangguhkan defer the payments with various schedules
pembayaran dengan jadwal yang beragam dan and negotiate price.
melakukan negosiasi harga.
Page 573
These Consolidated Financial Statements are originally issued
in Indonesian language
Ekshibit E/99 Exhibit E/99
PT AIRASIA INDONESIA TBK PT AIRASIA INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT FOR THE YEAR THEN ENDED
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. KELANGSUNGAN USAHA (Lanjutan) 34. GOING CONCERN (Continued)
d. Optimalisasi kapasitas pesawat dengan d. Aircraft capacity optimization with route
pemilihan rute dan fokus pada rute yang selection and focus on profitable routes and
menguntungkan dan rute dengan faktor routes with better load factors, including
muatan yang lebih baik, termasuk membuka re-opening international and domestic
kembali rute internasional dan domestik untuk routes to enhance tourism destinations. In
meningkatkan destinasi pariwisata. Selain itu, addition, the Group is planning to open new
Grup berencana untuk membuka rute domestic and international routes that will
domestik dan internasional baru yang akan add more values to the business and
memberikan nilai tambah terhadap bisnis improving the market share of the Group.
serta meningkatkan pangsa pasar Grup.
e. Tetap fokus terhadap peluang bisnis lain e. Continue to focus on other business
seperti bisnis kargo dan charter. opportunities such as cargo and charter
business.
f. Optimalisasi pendapatan ancillary. f. Ancillary revenue optimization.
g. Secara proaktif mencari peluang pendanaan g. Proactively seeking external funding
eksternal untuk meningkatkan permodalan opportunities to improve the Group’s
Grup guna meningkatkan kemampuan finansial capital in order to boost financial and
dan kelincahan operasional. operational agility.
Walaupun terdapat rencana-rencana tersebut di Notwithstanding the above plans, there are still
atas, masih terdapat ketidakpastian atas uncertainties regarding the Group’s ability to
kemampuan Grup untuk mempertahankan continue as going concern, which highly depends
kelangsungan usahanya, yang sangat bergantung on the availability of an adequate financial
pada ketersediaan sumber daya keuangan untuk resources to meet the Group’s obligations as and
memenuhi kewajiban Grup ketika jatuh tempo. when they fall due. Further, it is not possible to
Selain itu, perkembangan kondisi industri determine the future development on the
penerbangan serta dampaknya terhadap likuiditas airlines industry and its impacts on the Group’s
dan pendapatan Grup di masa depan tidak dapat liquidity and earnings. Accordingly, there is an
ditentukan. Oleh karena itu, terdapat suatu existence of a material uncertainty as of
ketidakpastian material pada tanggal 31 Desember 31 December 2025 that may cast significant
2025 yang dapat menyebabkan keraguan signifikan doubt on the Group’s ability to continue as a
atas kemampuan Grup dalam mempertahankan going concern.
kelangsungan usahanya.
35. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN 35. EVENTS AFTER REPORTING PERIOD
Berdasarkan pengumuman kepada Bursa Malaysia Based on the announcement to Bursa Malaysia
pada tanggal 16 Januari 2026, pemegang saham dated 16 January 2026, the shareholders noted
menyatakan bahwa Capital A Berhad, sebagai that Capital A Berhad, as the ultimate holding
entitas induk terakhir, telah menyelesaikan company, had completed the disposal of its
transaksi penjualan bisnis penerbangannya yang aviation business operated through AirAsia
dijalankan melalui AirAsia Aviation Group Limited Aviation Group Limited to AirAsia X Berhad
kepada AirAsia X Berhad (“AAX”). Transaksi (“AAX”). The transaction forms part of the
tersebut dilakukan sebagai bagian dari langkah Group’s strategic restructuring initiative,
strategis restrukturisasi grup, di mana Capital A whereby Capital A Berhad transferred all
Berhad mengalihkan seluruh aktivitas bisnis aviation-related business activities to AAX.
penerbangan kepada AAX.
Page 574
Tel : +62-21 5795 7300 Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan
Fax : +62-21 5795 7301 Certified Public Accountant
www.bdo.co.id Licence No. 622/KM.1/2016
Head Office
Prudential Tower, 17th Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav. 79
Jakarta 12910 - Indonesia
The original report is in the Indonesian language
No. : 00087/2.1068/AU.1/06/0251-1/1/III/2026 No. : 00087/2.1068/AU.1/06/0251-1/1/III/2026
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Pemegang Saham, Komisaris dan Direksi The Stockholders, Commissioner and Directors
PT AirAsia Indonesia Tbk PT AirAsia Indonesia Tbk
Opini Opinion
Kami telah mengaudit laporan keuangan konsolidasian We have audited the consolidated financial statements
PT AirAsia Indonesia Tbk dan Entitas Anaknya (“Grup”), of PT AirAsia Indonesia Tbk and its subsidiaries
yang terdiri dari laporan posisi keuangan konsolidasian (the “Group”), which comprise the consolidated
tanggal 31 Desember 2025, serta laporan laba rugi dan statement of financial position as of 31 December
penghasilan komprehensif lain konsolidasian, laporan 2025, and the consolidated statements of profit or loss
perubahan ekuitas konsolidasian dan laporan arus kas and other comprehensive income, consolidated
konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal statement of changes in equity and consolidated
tersebut, serta catatan atas laporan keuangan statement of cash flows for the year then ended, and
konsolidasian, termasuk informasi kebijakan akuntansi notes to the consolidated financial statements,
material. including a material accounting policies information.
Menurut opini kami, laporan keuangan konsolidasian In our opinion, the accompanying consolidated
terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal financial statements present fairly, in all material
yang material, posisi keuangan konsolidasian Grup respects, the consolidated financial position of the
tanggal 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan Group as of 31 December 2025, and its consolidated
konsolidasian dan arus kas konsolidasiannya untuk financial performance and its consolidated cash flows
tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai for the year then ended, in accordance with Indonesian
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Financial Accounting Standards.
Basis Opini Basis for Opinion
Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar We conducted our audit in accordance with Standards
Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik on Auditing established by the Indonesian Institute of
Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar Certified Public Accountants. Our responsibilities
tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf under those standards are further described in the
Tanggung Jawab Auditor terhadap audit atas Laporan Auditor’s Responsibilities for the audit of the
Keuangan Konsolidasian pada laporan kami. Kami Consolidated Financial Statements paragraph of our
independen terhadap Grup berdasarkan ketentuan report. We are independent of the Group in accordance
etika yang relevan dalam audit kami atas laporan with the ethical requirements that are relevant to
keuangan konsolidasian di Indonesia, dan kami telah our audit of the consolidated financial statements
memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan in Indonesia, and we have fulfilled our other
ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang ethical responsibilities in accordance with these
telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk requirements. We believe that the audit evidence we
menyediakan suatu basis bagi opini audit kami. have obtained is sufficient and appropriate to provide
a basis for our opinion.
TANUBRATA SUTANTO FAHMI BAMBANG & REKAN
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Certified Public Accountant), an Indonesian partnership, is a member of BDO International Limited, a UK
company limited by guarantee, and forms part of the international BDO network of independent member firms.
Page 575
Halaman 2 Page 2 Ketidakpastian Material yang Terkait dengan Material Uncertainty Related to Going Concern Kelangsungan Usaha Kami memberikan perhatian pada Catatan 34 atas As disclosed in Note 34 to the accompanying laporan keuangan konsolidasian terlampir, Grup consolidated financial statements, the Group incurred mengalami rugi konsolidasian tahun berjalan dan total total consolidated loss for the year and total beban komprehensif konsolidasian untuk tahun yang comprehensive loss for the year ended 31 December 2025 berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, masing- of Rp1,296 billion and Rp1,299 billion respectively, and masing sebesar Rp1.296 milyar dan Rp1.299 milyar, reported consolidated accumulated losses and total serta melaporkan saldo akumulasi kerugian dan total capital deficiency as of 31 December 2025 of Rp17,135 defisiensi modal konsolidasian pada tanggal billon and Rp10,741 billion, respectively, and that its 31 Desember 2025 masing-masing sebesar Rp17.135 consolidated total current liabilities exceeded its milyar dan Rp10.741 milyar, dan bahwa total liabilitas consolidated total current assets by Rp10,520 billion as of jangka pendek konsolidasian melampaui total aset such date. lancar konsolidasiannya sebesar Rp10.520 milyar pada tanggal tersebut. Kondisi tersebut, bersama dengan hal-hal lain yang Such conditions, along with other matters disclosed in diungkapkan dalam Catatan 34 atas laporan keuangan Notes 34 to the accompanying consolidated financial konsolidasian terlampir, menunjukkan adanya statements, indicating the existence of a material ketidakpastian material yang dapat menimbulkan uncertainty that may cast significant doubt on the keraguan yang signifikan atas kemampuan Grup untuk Groups ability to continue as a going concern. Our terus beroperasi sebagai entitas yang berkelanjutan. opinion is not modified in this regard. Opini kami tidak dimodifikasi sehubungan dengan hal ini. Hal Audit Utama Key Audit Matter Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut Key audit matters are those matters that, in our pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang professional judgment, were of most significance in paling signifikan dalam audit kami atas laporan our audit of the consolidated financial statements of keuangan konsolidasian periode kini. Selain hal-hal the current period. In addition to the matters yang diuraikan dalam paragraf Ketidakpastian Material described in the Material Uncertainty Related to Going yang Terkait dengan Kelangsungan Usaha, kami telah Concern paragraph, we have determined the matter menentukan hal yang diuraikan di bawah ini sebagai hal described below to be the key audit matter audit utama yang dikomunikasikan dalam laporan communicated in our auditor’s report. auditor kami. Hal-hal tersebut disampaikan dalam konteks audit kami These matters were addressed in the context of our atas laporan keuangan konsolidasian secara audit of the consolidated financial statements as a keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami atas whole, and in forming our opinion thereon, and we do laporan keuangan konsolidasian terkait, kami tidak not provide a separate opinion on these matters. menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama tersebut. Penurunan nilai aset hak-guna Impairment of right-of-use asset Sebagaimana yang diungkapkan dalam Catatan 10 atas As disclosed in Note 10 to the accompanying laporan keuangan konsolidasian terlampir, nilai tercatat consolidated financial statements, the carrying value aset hak-guna konsolidasian Grup pada tanggal of the Group's consolidated right-of-use assets as of 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp3.451 milyar, yang 31 December 2025 is Rp3,451 billion, which represents merupakan 68% dari total aset konsolidasian Grup pada 68% of the Group's total consolidated assets as of that tanggal tersebut. date. TANUBRATA SUTANTO FAHMI BAMBANG & REKAN Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Certified Public Accountant), an Indonesian partnership, is a member of BDO International Limited, a UK company limited by guarantee, and forms part of the international BDO network of independent member firms.
Page 576
Halaman 3 Page 3
Hal Audit Utama (Lanjutan) Key Audit Matter (Continued)
Penurunan nilai aset hak-guna (Lanjutan) Impairment of right-of-use asset (Continued)
Sebagaimana yang dipersyaratkan oleh Standar As required by Indonesian Financial Accounting
Akuntansi Keuangan di Indonesia, nilai tercatat aset hak- Standards, the carrying amount of consolidated right-
guna konsolidasian diuji untuk penurunan nilai karena of-use assets is tested for impairment because there
terdapat indikator bahwa nilai tercatat tersebut are indicators that such carrying amount may not be
mungkin tidak terpulihkan. Hal ini signifikan dalam audit recoverable. This matter is significant in our audit
kami karena nilai tercatat aset hak-guna konsolidasian because the carrying amount of the consolidated right-
adalah material terhadap laporan keuangan of-use assets is material to the accompanying
konsolidasian terlampir dan penilaian atas penurunan consolidated financial statements and impairment
nilai melibatkan pertimbangan dan asumsi signifikan assessment involves significant judgement and
yang diperngaruhi oleh ketidakpastian estimasi, yang assumptions that are subjected to estimation
mencakup proyeksi arus kas masa depan, pertumbuhan
uncertainty, which include future cash flow
pendapatan, belanja modal masa depan, dan biaya
projections, revenue growth, future capital
modal rata-rata tertimbang.
expenditures and weighted average cost of capital.
Prosedur audit kami mencakup hal-hal berikut: Our audit procedures include the following:
• Memperoleh suatu pemahaman tentang proses • Obtain an understanding of management’s process
manajemen dalam menilai penurunan nilai aset for assessing the impairment of the Group’s
hak-guna konsolidasian Grup; consolidated right-of-use assets;
• Melakukan verifikasi atas kelengkapan dan • Verify the completeness and accuracy of the
keakurasian data relevan yang digunakan dalam relevant data used in the assessment;
penilaian tersebut;
• Membandingkan asumsi signifikan yang digunakan • Compare the significant assumptions used by
oleh manajemen dengan data historis serta tren management with historical data as well as
industri dan ekonomi terkini; current industry and economic trends;
• Menilai dan mengevaluasi kewajaran model • Assess and evaluate the reasonableness of
penilaian manajemen atas arus kas terdiskonto management’s discounted cash flow valuation
serta menguji atas parameter yang digunakan model and test the parameters used in
dalam penentuan tingkat diskonto terhadap data determining the discount rate against market
pasar; data;
• Menilai apakah terdapat potensi sumber informasi • Assess whether there are potential sources of
sebaliknya; dan contrary information; and
• Mengevaluasi kecukupan pengungkapan atas • Evaluate the adequacy of disclosures regarding the
pengujian penurunan nilai aset hak-guna impairment testing of consolidated right-of-use
konsolidasian dalam laporan keuangan assets in the accompanying consolidated financial
konsolidasian terlampir. statements.
Informasi Lain Other Information
Manajemen bertanggung jawab atas informasi lain. Management is responsible for the other information.
Informasi lain merupakan informasi yang tercantum The other information comprises the information
dalam Laporan Tahunan 2025 (“laporan tahunan”) contained in the 2025 Annual Report (the “Annual
tetapi tidak termasuk laporan keuangan konsolidasian Report”) but does not include the consolidated
dan laporan auditor kami. Laporan tahunan diharapkan financial statements and our auditor’s report thereon.
akan tersedia bagi kami setelah tanggal laporan auditor The annual report is expected to be made available to
ini. us after the date of this auditor’s report.
Opini kami atas laporan keuangan konsolidasian tidak Our opinion on the consolidated financial statements
mencakup Laporan Tahunan, dan oleh karena itu, kami does not cover the Annual Report, and accordingly, we
tidak menyatakan bentuk keyakinan apapun atas do not express any form of assurance conclusion
Laporan Tahunan tersebut thereon.
TANUBRATA SUTANTO FAHMI BAMBANG & REKAN
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Certified Public Accountant), an Indonesian partnership, is a member of BDO International Limited, a UK
company limited by guarantee, and forms part of the international BDO network of independent member firms.
Page 577
Halaman 4 Page 4 Informasi Lain (Lanjutan) Other Information (Continued) Sehubungan dengan audit kami atas laporan keuangan In connection with our audit of the consolidated konsolidasian, tanggung jawab kami adalah untuk financial statements, our responsibility is to read the membaca Laporan Tahunan, ketika tersedia dan, dalam Annual Report when it becomes available and, in doing melaksanakannya, mempertimbangkan apakah Laporan so, consider whether the Annual Information is Tahunan mengandung ketidakkonsistensian material materially inconsistent with the consolidated financial dengan laporan keuangan konsolidasian atau statements or our knowledge obtained in the audit or pemahaman yang kami peroleh selama audit, atau otherwise appears to be materially misstated. mengandung kesalahan penyajian material. Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika kami When we read the Annual Report, if we conclude that menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan there is a material misstatement therein, we are penyajian material di dalamnya, kami diharuskan untuk required to communicate the matter to those charged mengomunikasikan hal tersebut kepada pihak yang with governance and take appropriate actions in bertanggung jawab atas tata kelola dan mengambil accordance with Standards on Auditing established by tindakan tepat berdasarkan Standar Audit yang the Indonesian Institute of Certified Public ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia. Accountants. Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang Responsibilities of Management and Those Charged Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap with Governance for the Consolidated Financial Laporan Keuangan Konsolidasian Statements Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan Management is responsible for the preparation and fair penyajian wajar laporan keuangan konsolidasian presentation of the consolidated financial statements tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di in accordance with Indonesian Financial Accounting Indonesia, dan atas pengendalian internal yang Standards, and for such internal control as dianggap perlu oleh manajemen untuk memungkinkan management determines is necessary to enable the penyusunan laporan keuangan konsolidasian yang bebas preparation of consolidated financial statements that dari kesalahan penyajian material, baik yang are free from material misstatement, whether due to disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan. fraud or error. Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian, In preparing consolidated the financial statements, manajemen bertanggung jawab untuk menilai management is responsible for assessing the Group’s kemampuan Grup dalam mempertahankan ability to continue as a going concern, disclosing, as kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai applicable, matters related to going concern and using dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan the going concern basis of accounting unless kelangsungan usaha, dan menggunakan basis akuntansi management either intends to liquidate the Group or kelangsungan usaha, kecuali manajemen memiliki to cease operations, or has no realistic alternative but intensi untuk melikuidasi Grup atau menghentikan to do so. operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis selain melaksanakannya. Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola Those charged with governance are responsible for bertanggung jawab untuk mengawasi proses pelaporan overseeing the Group’s financial reporting process. keuangan Grup. Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Auditor’s Responsibilities for the Audit of the Keuangan Konsolidasian Consolidated Financial Statements Tujuan kami adalah untuk memperoleh keyakinan Our objectives are to obtain reasonable assurance memadai tentang apakah laporan keuangan about whether the consolidated financial statements konsolidasian secara keseluruhan bebas dari kesalahan as a whole are free from material misstatement, penyajian material, baik yang disebabkan oleh whether due to fraud or error, and to issue an auditor’s kecurangan maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan report that includes our opinion. Reasonable assurance laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan is a high level of assurance but is not a guarantee that memadai merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi, an audit conducted in accordance with Standard on namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit Auditing will always detect a material misstatement yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan when it exists. selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika hal tersebut ada. TANUBRATA SUTANTO FAHMI BAMBANG & REKAN Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Certified Public Accountant), an Indonesian partnership, is a member of BDO International Limited, a UK company limited by guarantee, and forms part of the international BDO network of independent member firms.
Page 578
Halaman 5 Page 5
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
Keuangan Konsolidasian (Lanjutan) Consolidated Financial Statements (Continued)
Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan Misstatements can arise from fraud or error and are
maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik considered material if, individually or in the
secara individual maupun secara agregat, dapat aggregate, they could reasonably be expected to
diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi influence the economic decisions of users taken on the
keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna basis of these consolidated financial statements.
berdasarkan laporan keuangan konsolidasian tersebut.
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar As part of an audit in accordance with Standard on
Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional dan Auditing, we exercise professional judgment and
mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. maintain professional skepticism throughout the audit.
Kami juga: We also:
• Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan • Identify and assess the risks of material
penyajian material dalam laporan keuangan misstatement of the consolidated financial
konsolidasian, baik yang disebabkan oleh statements, whether due to fraud or error, design
kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan and perform audit procedures responsive to those
melaksanakan prosedur audit yang responsif risks, and obtain audit evidence that is sufficient
terhadap risiko tersebut, serta memperoleh bukti and appropriate to provide a basis for our opinion.
audit yang cukup dan tepat untuk menyediakan The risk of not detecting a material misstatement
basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya resulting from fraud is higher than for one resulting
kesalahan penyajian material yang disebabkan oleh from error, as fraud may involve collusion, forgery,
kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh intentional omissions, misrepresentations, or the
kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan override of internal control.
kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja,
pernyataan salah, atau pengabaian pengendalian
internal.
• Memperoleh suatu pemahaman tentang • Obtain an understanding of internal control
pengendalian internal yang relevan dengan audit relevant to the audit in order to design audit
untuk mendesain prosedur audit yang tepat sesuai procedures that are appropriate in the
dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan circumstances, but not for the purpose of
menyatakan opini atas keefektivitasan expressing an opinion on the effectiveness of the
pengendalian internal Grup. Group’s internal control.
• Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang • Evaluate the appropriateness of accounting policies
digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan used and the reasonableness of accounting
pengungkapan terkait yang dibuat oleh estimates and related disclosures made by
manajemen. management.
• Menyimpulkan ketepatan penggunaan basis • Conclude on the appropriateness of management's
akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen use of the going concern basis of accounting and,
dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh, based on the audit evidence obtained, whether a
apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang material uncertainty exists related to events or
terkait dengan peristiwa atau kondisi yang dapat conditions that may cast significant doubt on the
menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan Group’s ability to continue as a going concern. If we
Grup untuk mempertahankan kelangsungan conclude that a material uncertainty exists, we are
usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa required to draw attention in our auditor's report
terdapat suatu ketidakpastian material, kami to the related disclosures in the consolidated
diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan financial statements or, if such disclosures are
auditor kami ke pengungkapan terkait dalam inadequate, to modify our opinion. Our conclusions
laporan keuangan konsolidasian atau, jika are based on the audit evidence obtained up to the
pengungkapan tersebut tidak memadai, harus date of our auditor's report. However, future
menentukan apakah perlu untuk memodifikasi opini events or conditions may cause the Group to cease
kami. Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit to continue as a going concern.
yang diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami.
Namun, peristiwa atau kondisi masa depan dapat
menyebabkan Grup tidak dapat mempertahankan
kelangsungan usaha.
TANUBRATA SUTANTO FAHMI BAMBANG & REKAN
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Certified Public Accountant), an Indonesian partnership, is a member of BDO International Limited, a UK
company limited by guarantee, and forms part of the international BDO network of independent member firms.
Page 579
Halaman 6 Page 6
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Auditor’s Responsibilities for the Audit of The
Keuangan Konsolidasian (Lanjutan) Consolidated Financial Statements (Continued)
Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar As part of an audit in accordance with Standard on
Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional dan Auditing, we exercise professional judgment and
mempertahankan skeptisisme profesional selama audit. maintain professional skepticism throughout the audit.
Kami juga: (Lanjutan) We also: (Continued)
• Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan • Evaluate the overall presentation, structure and
keuangan konsolidasian secara keseluruhan, content of the consolidated financial statements,
termasuk pengungkapannya, dan apakah laporan including the disclosures, and whether the
keuangan konsolidasian mencerminkan transaksi consolidated financial statements represent the
dan peristiwa yang mendasarinya dengan suatu cara underlying transactions and events in a manner that
yang mencapai penyajian wajar. achieves fair presentation.
• Memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat • Obtain sufficient appropriate audit evidence
terkait informasi keuangan entitas atau aktivitas regarding the financial information of the entities
bisnis dalam Grup untuk menyatakan opini atas or business activities within the Group to express
laporan keuangan konsolidasian. Kami bertanggung an opinion on the consolidated financial
jawab atas arahan, supervisi, dan pelaksanaan statements. We are responsible for the direction,
audit Grup. Kami tetap bertanggung jawab supervision and performance of the Group audit.
sepenuhnya atas opini audit kami. We remain solely responsible for our audit opinion.
Kami mengomunikasikan kepada pihak yang We communicate with those charged with governance
bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara regarding, among other matters, the planned scope
lain, ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas and timing of the audit and significant audit findings,
audit, serta temuan audit signifikan, termasuk setiap including any significant deficiencies in internal
defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang control that we identify during our audit.
teridentifikasi oleh kami selama audit.
Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak We also provide those charged with governance with a
yang bertanggung jawab atas tata kelola bahwa kami statement that we have complied with relevant ethical
telah mematuhi ketentuan etika yang relevan requirements regarding independence, and to
mengenai independensi, dan mengomunikasikan communicate with them all relationships and other
seluruh hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap matters that may reasonably be thought to bear on our
secara wajar berpengaruh terhadap independensi kami, independence, and where applicable, related
dan, jika relevan, pengamanan terkait. safeguards.
TANUBRATA SUTANTO FAHMI BAMBANG & REKAN
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Certified Public Accountant), an Indonesian partnership, is a member of BDO International Limited, a UK
company limited by guarantee, and forms part of the international BDO network of independent member firms.
Page 580
Halaman 7 Page 7
Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan Auditor’s Responsibilities for the Audit of The
Keuangan Konsolidasian (Lanjutan) Consolidated Financial Statements (Continued)
Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang From the matters communicated with those charged
bertanggung jawab atas tata kelola, kami menentukan with governance, we determine those matters that
hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas were of most significant in the audit of the
laporan keuangan konsolidasian periode kini dan oleh consolidated financial statements of the current period
karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan and are therefore the key audit matters. We describe
hal audit utama dalam laporan independen auditor these matters in our independent auditor's report
kami, kecuali peraturan perundang-undangan melarang unless law or regulation precludes public disclosure
pengungkapan publik tentang hal tersebut atau ketika, about the matter or when, in extremely rare
dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami circumstances, we determine that a matter should not
menentukan bahwa suatu hal tidak boleh be communicated in our report because the adverse
dikomunikasikan dalam laporan kami karena consequences of doing so would reasonably be expected
konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan hal to outweigh the public interest benefits of such
tersebut akan diekspektasikan secara wajar melebihi communication.
manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut.
Kantor Akuntan Publik
TANUBRATA SUTANTO FAHMI BAMBANG & Rekan
Godang Parulian Panjaitan
NIAP AP. 0251/
License No. AP. 0251
13 Maret 2026 / 13 March 2026
TANUBRATA SUTANTO FAHMI BAMBANG & REKAN
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Certified Public Accountant), an Indonesian partnership, is a member of BDO International Limited, a UK
company limited by guarantee, and forms part of the international BDO network of independent member firms.
Page 581
Page 582
2025 Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report
PT AirAsia Indonesia Tbk
Jl. Marsekal Suryadharma (M1) No. 1
Kel. Selapajang Jaya, Kec. Neglasari
Kota Tangerang, Banten 15127
Tel. 021 - 29850888
Web. ir-id.aaid.co.id
Names mentioned 86 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
RPK RPK AirAsia Indonesia Tbk
p.7
unresolved
org
PT AirAsia
p.7 ×3
unresolved
person
Ikhtisar
· Komisaris
p.8
unresolved
org
PT Indonesia AirAsia Profile
p.8
unresolved
org
Public Accounting Firm Indonesia Tbk
p.8
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.8
unresolved
org
Financial Services Authority
p.31 ×4
unresolved
org
Bank Indonesia
p.36 ×3
unresolved
person
Luh Gede Mega Putri Tjatera
· Direktur
p.46 ×16
unresolved
person
Raden Achmad Sadikin
· Direktur Utama
p.47 ×14
unresolved
org
PT Centris Multipersada Pratama
p.52 ×10
unresolved
person
Muchlis Munir
· Notaris
p.52 ×5
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.52
unresolved
person
Liestiani Wang S.H.
· Notaris
p.52 ×5
unresolved
org
Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia
p.52 ×2
unresolved
org
Minister of Justice
p.52 ×2
unresolved
org
Minister of Consulting Service
p.52
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.52
unresolved
org
PT Garda Tawang Reksa Stock
p.52
unresolved
org
PT Fersindo Indonesia
p.52
unresolved
org
PT Centris
p.54
unresolved
org
Centris Multipersada Pratama Multipersada Pratama Tbk
p.54 ×2
unresolved
org
PT Rimau Multi Putra
p.54 ×2
unresolved
org
PT Rimau Multi Putra Pratama
p.54
unresolved
org
Pratama Tbk
p.54
unresolved
org
Rimau Multi Putra Pratama Pratama Tbk
p.54 ×2
unresolved
org
AirAsia Investment Ltd.
p.54 ×2
unresolved
person
Jose Dima Satria
p.55
unresolved
org
PT Centris Multipersada
p.55
unresolved
org
PT Rimau
p.55
unresolved
org
Rimau Multi Pratama Tbk.
p.55 ×2
unresolved
org
Multi Pratama Tbk.
p.55
unresolved
person
Wang S.H.
p.55
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights Selatan
p.55
unresolved
person
Kewarganegaraan
· Komisaris
p.63 ×5
unresolved
person
Malaysian
· Commissioner
p.63
unresolved
org
AirAsia Aviation Group Limited
p.63 ×4
unresolved
org
PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri
p.64 ×2
unresolved
org
PT Jardine Lloyd Thompson Indonesia
p.64 ×2
unresolved
org
PT Tugu Pratama Indonesia
p.64 ×2
unresolved
org
PT Elnusa Petrofin Trading
p.64 ×2
unresolved
org
Pertamina Energy Services Pte. Ltd.
p.64 ×4
unresolved
org
Pengawasan Keuangan
p.64
unresolved
org
PT Digital Alpha Indonesia
p.66 ×2
unresolved
org
PT Pelabuhan Indonesia II
p.66 ×2
unresolved
org
Yayasan Cinta Anak Bangsa Foundation
p.67 ×2
unresolved
org
PT Rama Putera Investindo
p.68 ×2
unresolved
org
PT Grafika Media Solusindo
p.68 ×2
unresolved
—
Nusaperkasa
· Pemegang Saham
p.68
unresolved
org
PT Fersindo Relationship Nusaperkasa
p.68
unresolved
org
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara
p.70
unresolved
org
Kementerian Certification
p.70
unresolved
org
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia
p.70
unresolved
org
Directorate General of Civil Aviation
p.70 ×2
unresolved
org
Ministry of Transportation
p.70 ×2
unresolved
org
PT Merpati Nusantara Airlines
p.70 ×2
unresolved
person
Ahmad Kamal
· President Commissioner
p.73 ×3
unresolved
—
Sinaga
· President Director
p.73 ×2
unresolved
—
Tjatera
· Director
p.73 ×3
unresolved
org
PT Indonesia AirAsia Board
p.104
unresolved
org
PT Indonesia AirAsia Ahmad Al Farouk bin Ahmad
p.104
unresolved
org
Bapepam-LK
p.154 ×2
unresolved
org
Bapepam
p.154 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.