Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-CMPP-att2.pdf

Other Text extracted CMPP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 582

Page 1
2025
Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
Annual Report & Sustainability Report

 PT AirAsia Indonesia Tbk




                         CONNECTING DREAMS
                         EXPANDING HORIZONS
Page 2
                                                                                     Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 PT AirAsia Indonesia
                                                                                     Tbk menyajikan gambaran menyeluruh mengenai kinerja keuangan,
                                                                                     capaian operasional, serta arah strategi dan target usaha Perseroan,
                                                                                     yang disusun dengan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-
                                                                                     undangan yang berlaku. Informasi dan pernyataan dalam laporan ini,
                                                                                     termasuk proyeksi dan pandangan ke depan, didasarkan pada asumsi
                                                                                     atas kondisi terkini, estimasi perkembangan di masa mendatang, serta
                                                                                     dinamika lingkungan bisnis tempat Perseroan beroperasi.
     Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab

                                                                                     Data yang disampaikan merupakan data konsolidasian Perseroan
                                                                                     bersama entitas anak dengan kepemilikan langsung, yaitu PT Indonesia
                                                                                     AirAsia, kecuali untuk bagian Laporan Keuangan Konsolidasian yang
                                                                                     disajikan secara tersendiri sesuai standar yang berlaku. Realisasi kinerja
                                                                                     aktual dapat berbeda dari proyeksi yang disampaikan, antara lain
                                                                                     sebagai akibat perubahan kondisi ekonomi dan politik, baik domestik
                                                                                     maupun regional, fluktuasi nilai tukar, dinamika harga serta permintaan
                                                                                     dan penawaran komoditas, tingkat persaingan usaha, perubahan regulasi
                                                                                     dan standar akuntansi, maupun penyesuaian kebijakan dan asumsi yang
                                                                                     digunakan dalam penyusunan informasi berwawasan ke depan.

                                                                                     Istilah “Rupiah” atau “Rp” merujuk pada mata uang resmi Republik
                                                                                     Indonesia, sedangkan “Dolar AS” atau “USD” merujuk pada mata uang
                                                                                     resmi Amerika Serikat. Seluruh informasi keuangan dalam laporan ini
                                                                                     disajikan dalam Rupiah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
                                                                                     yang berlaku di Indonesia.

                                                                                     Penyebutan “Perseroan” dalam laporan ini mengacu pada PT AirAsia
                                                                                     Indonesia Tbk sedangkan “IAA” mengacu pada PT Indonesia AirAsia
                                                                                     secara keseluruhan. Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan
                                                                                     Tahun 2025 diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris
                                                                                     dengan format dan ukuran huruf yang dirancang agar mudah dibaca
                                                                                     serta dicetak dengan kualitas yang baik. Apabila terdapat perbedaan
                                                                                     penafsiran antara versi Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia, maka yang
                                                                                     berlaku adalah versi Bahasa Indonesia. Laporan ini tersedia dan dapat
                                                                                     diunduh melalui situs resmi Perseroan di https://ir.aaid.co.id.

                                                                                     The 2025 Annual Report and Sustainability Report of PT AirAsia Indonesia
                                                                                     Tbk provides a comprehensive overview of the Company’s financial
                                                                                     performance, operational achievements, strategic direction, and business
                                                                                     targets, which are prepared in accordance with applicable laws and
                                                                                     regulations. The information and statements in this report, including
                                                                                     projections and forward-looking statements, are based on assumptions of
                                                                                     current conditions, estimates of future developments, and the dynamics
                                                                                     of the business environment in which the Company operates.

                                                                                     The data presented is a consolidation of the Company and its directly
                                                                                     owned subsidiaries, PT Indonesia AirAsia, except for the Consolidated
                                            Disclaimer and Limitation of Liability




                                                                                     Financial Statements section, which is presented separately in
                                                                                     accordance with applicable standards. Actual performance may differ
                                                                                     from the projections presented due to changes in economic and political
                                                                                     conditions, both domestic and regional, exchange rate fluctuations, price
                                                                                     dynamics and commodity supply and demand, the level of business
                                                                                     competition, changes in regulations and accounting standards, as well as
                                                                                     adjustments to the policies and assumptions used in preparing forward-
                                                                                     looking information.

                                                                                     The term “Rupiah” or ‘Rp’ refers to the official currency of the Republic of
                                                                                     Indonesia, while “US Dollar” or “USD” refers to the official currency of the
                                                                                     United States. All financial information in this report is presented in Rupiah
                                                                                     in accordance with the applicable Financial Accounting Standards in
                                                                                     Indonesia.

                                                                                     The term “the Company” in this report refers to PT AirAsia Indonesia Tbk,
                                                                                     while “IAA” refers to PT Indonesia AirAsia as a whole. The 2025 Annual
                                                                                     Report and Sustainability Report are published in Bahasa Indonesia and
                                                                                     English with a format and font size that are designed to be easy to read
                                                                                     and printed with good quality. In the event of any discrepancy between
                                                                                     the English and Indonesian versions, please refer to the Indonesian version.
                                                                                     This report is available and can be downloaded from the Company’s
                                                                                     official website at https://ir.aaid.co.id.




ii
Page 3
1
    Annual Report
           & Sustainability
                  and Sustainability
                            Report 2025
                                     Report  AirAsia
                                        • PT 2025     Indonesia
                                                   • PT AirAsia Indonesia
                                                                 Tbk      Tbk
Page 4
                                                                            Penjelasan Tema
                                                                            Theme Explanation




                                                                                                                                                       20
                                                                                                                                                       25

                                                                                                        CONNECTING DREAMS
                                                                                                        EXPANDING HORIZONS
                                                                              Tema Laporan Tahunan Tahun Buku 2025 Perseroan,      The theme of the Company’s 2025 Annual Report,
                                                                              “Connecting     Dreams,    Expanding    Horizons”,   “Connecting Dreams, Expanding Horizons,” represents
                                                                              merepresentasikan arah strategis Perseroan dalam     the Company’s strategic direction in strengthening
                                                                              memperkuat peran sebagai penyedia layanan            its role as an air transportation service provider that
                                                                              transportasi udara yang menghubungkan berbagai       connects various economic and social potentials,
                                                                              potensi ekonomi dan sosial, sekaligus memperluas     whilst expanding its scope of business sustainably.
                                                                              cakupan bisnis secara berkelanjutan.

                                                                              “Connecting Dreams” mencerminkan komitmen            “Connecting Dreams” reflects the Company’s
                                                                              Perseroan dalam menyediakan akses konektivitas       commitment to providing reliable, affordable, and
                                                                              yang andal, terjangkau, dan bernilai tambah bagi     value-added connectivity access to the community.
                                                                              masyarakat. Melalui pengelolaan jaringan rute        Through measured route network management,
                                                                              yang terukur, peningkatan kualitas layanan, serta    service quality improvement, and operational
                                                                              optimalisasi kapabilitas operasional, Perseroan      capability optimization, the Company strives to
                                                                              berupaya mendukung mobilitas individu dan dunia      support individual and business mobility as part of
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                              usaha sebagai bagian dari kontribusi terhadap        its contribution to national economic growth.
                                                                              pertumbuhan ekonomi nasional.

                                                                              Sementara itu, “Expanding Horizons” menegaskan       Meanwhile, “Expanding Horizons” emphasizes
                                                                              fokus Perseroan pada penguatan fundamental           the Company’s focus on strengthening business
                                                                              bisnis melalui ekspansi yang selektif dan berbasis   fundamentals through selective and prudent
                                                                              prinsip kehati-hatian. Perluasan cakupan usaha       expansion. Business expansion is carried out
                                                                              dilakukan secara terencana, dengan tetap             systematically, while maintaining financial discipline,
                                                                              menjaga disiplin keuangan, meningkatkan efisiensi    improving operational efficiency, strengthening
                                                                              operasional, memperkuat tata kelola perusahaan,      corporate governance, and integrating sustainability
                                                                              serta mengintegrasikan aspek keberlanjutan dalam     aspects into the strategic decision-making process.
                                                                              proses pengambilan keputusan strategis.

                                                                              Melalui   tema    ini, Perseroan  menegaskan         Through this theme, the Company emphasizes
                                                                              komitmennya untuk menciptakan nilai jangka           its commitment to creating long-term value for
                                                                              panjang bagi pemegang saham dan pemangku             shareholders and stakeholders, as well as ensuring
                                                                              kepentingan, serta memastikan pertumbuhan            robust business growth amid the competitive and
                                                                              usaha yang tangguh di tengah dinamika                ever-evolving dynamics of the aviation industry.
                                                                              industri penerbangan yang kompetitif dan terus
                                                                              berkembang.




2
Page 5
Kesinambungan Tema
Theme Continuity




  20                                                           20
  24                                                           23

Opening New Horizons                                         New Hub to Sustain Growth
with Endless Explorations
Tahun 2024 merupakan tahun perbaikan bagi pertumbuhan        Tahun 2023 merupakan fase pemulihan bagi industri
industri aviasi seiring dengan adanya pemulihan pada         penerbangan global dan nasional. Peningkatan mobilitas
sektor pariwisata serta tumbuhnya mobilitas masyarakat.      masyarakat lintas negara maupun domestik memberikan
Melihat kondisi ini, Perseroan memanfaatkan momentum         sentimen positif terhadap meningkatnya permintaan jasa
ini untuk memperluas layanan dengan menghadirkan rute        penerbangan komersial. Sebagai grup maskapai berbiaya
penerbangan baru, baik nasional dan internasional, melalui   hemat terbaik di dunia, Perseroan mengoptimalkan
IAA selaku entitas anak.                                     peluang usaha tersebut dengan menambah pesawat yang
                                                             beroperasi dari 16 unit menjadi 24 unit.
Langkah strategis ini terbukti mampu membawa Perseroan
mencatatkan kinerja keuangan dan operasional yang            Perseroan juga membuka rute-rute penerbangan baru, baik
positif sekaligus memperluas konektivitas global.            di pasar domestik maupun regional. Selain itu, Perseroan
Perluasan jangkauan ini juga membuka peluang                 berkolaborasi dengan mitra strategis untuk turut serta
pertumbuhan ekonomi nasional yang dapat meningkatkan         berkontribusi dalam meningkatkan pariwisata Indonesia.
kunjungan wisatawan mancanegara. Dengan demikian,            Seiring dengan penambahan rute penerbangan, Perseroan
Perseroan dapat membuka peluang pertumbuhan baru             memperkuat hub utamanya di Jakarta dan Denpasar.


                                                                                                                               Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dan menciptakan nilai tambah bagi para pemangku
kepentingan.                                                 Tren pemulihan industri penerbangan diprediksi akan terus
                                                             berlanjut pada 2024. Perseroan akan terus membuka jalur
2024 marked a recovery period for the aviation industry,     penerbangan baru sebagai bagian dari upaya mencapai
driven by the rebound in the tourism sector and increased    pertumbuhan berkelanjutan.
public mobility. Capitalizing on this momentum, the
Company expanded its services by introducing new             The year 2023 marks a recovery phase for the global and
domestic and international flight routes through its         national aviation industry. An increase in cross-country and
subsidiary, IAA.                                             domestic mobility has provided positive sentiment towards
                                                             the rising demand for commercial aviation services. As
This strategic initiative successfully delivered positive    the world’s leading low-cost airline group, the Company is
financial and operational performance while enhancing        capitalizing on this opportunity by increasing its operational
global connectivity. The expanded reach also created         fleet from 16 to 24 aircrafts.
opportunities for national economic growth by increasing
international tourist arrivals. Therefore, the Company was   The Company has also opened new flight routes in both
able to open new growth opportunities and create added       domestic and regional markets. Additionally, the Company
value for stakeholders.                                      collaborates with strategic partners to contribute to the
                                                             enhancement of Indonesian tourism. Along with the addition
                                                             of new flight routes, the Company has strengthened its
                                                             main hubs in Jakarta and Denpasar.

                                                             The recovery trend in the aviation industry is predicted to
                                                             continue in 2024. As part of its efforts to achieve sustainable
                                                             growth, the Company will keep opening new flight routes.


                                                                                                                               3
Page 6
                                                                              20
                                                                              22




                                                                                                                                          Pencapaian Kunci 2025
                                                                            Resilient & Agile


                                                                            Tahun 2022 merupakan momentum pemulihan yang
                                                                            telah dimanfaatkan oleh IAA untuk membalikkan
                                                                            keadaan. Dampak pandemi COVID-19 signifikan terhadap
                                                                            perekonomian dunia terutama pada sektor pariwisata.
                                                                            Dengan pulihnya kondisi pandemi global maupun nasional,
                                                                            Perseroan bergerak lincah untuk menemukan peluang.
                                                                            Pada tahun buku ini, Perseroan kembali mencatatkan
                                                                            pertumbuhan yang positif dengan kembali membuka
                                                                            sejumlah penerbangan lokal maupun internasional. Dengan
                                                                            kinerja keuangan dan operasional yang solid, Perseroan
                                                                            dapat mengatasi dan melalui tantangan sehingga dapat
                                                                            kembali ke kondisi semula setelah mengalami kesulitan.

                                                                            The year 2022 was a recovery momentum for IAA to turn
                                                                            things around. The COVID-19 pandemic has brought
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                            significant impact on the world economy, especially in
                                                                            the tourism sector. As the global and national conditions
                                                                            recover from the pandemic, the Company is moving swiftly
                                                                            to discover more opportunities. In this financial year, the
                                                                                                                                                                  2025 Key Achievement




                                                                            Company again recorded positive growth by re-opening
                                                                            a number of local and international flights. Through solid
                                                                            financial and operational performance, the Company was
                                                                            able to face and overcome challenges to then return to its
                                                                            original positive conditions after facing difficult times.




4
Page 7
Kinerja Keuangan
Financial Performance




Rp
   7,87
                                          Pendapatan
                               triliun    Usaha
                               trillion   Operating Revenue




Rp
  5,05                         triliun
                               trillion
                                          Total Aset
                                          Total Assets




Kinerja Operasional
Operational Performance




22                        pesawat
                          fleets
                                          Pesawat yang
                                          Beroperasi
                                          Operating Fleet




10.687                         juta
                               million
                                          ASK
                                          ASK




8.641                          juta
                               million
                                          RPK
                                          RPK


                                                                                                                  AirAsia Indonesia Tbk




5,9
                                                                                                                           Tbk


                                          Jumlah
                    juta orang
                                                                                                                Indonesia




                                          Penumpang
                    million people        Total Passengers
                                                                                                  • PT 2025  • PT
                                                                                                       AirAsia




7,1
                                                                                               Report




                    juta kursi            Kapasitas
                                                                                      Report 2025
                                                                            and Sustainability




                                          Capacity
                    million seats
                                                                     & Sustainability




   83%                                    Tingkat
                                                              Annual Report




                                          Keterisian
                                          Load Factor




                                                              5
Page 8
                                                                                                                          01
                                                                                                                                                                     Profil Dewan Komisaris                  60
                                                                                                                                                                     Board of Commissioners Profile
                                                                                                                                                                     Profil Direksi                           67
                                                                                                                                                                     Board of Directors Profile
                                                                                                                                                                     Perubahan Komposisi Dewan                71
                                                                                                                          Ikhtisar Utama                             Komisaris dan Direksi di Tahun Buku
                                                                                                                          Performance Highlights                     2025
                                                                                                                                                                     Changes to the Composition of the
                                                                                                                                                                     Board of Commissioners and Board
                                                                                                                          Ikhtisar Keuangan                     10
                                                                                                                                                                     of Directors in 2025 Financial Year
                                                                                                                          Financial Highlights
                                                                                                                                                                     Perubahan Komposisi Dewan                73
                                                                                                                          Ikhtisar Operasional                  13
                                                                                                                                                                     Komisaris dan Direksi Setelah Tahun
                                                                                                                          Operational Highlights
                                                                                                                                                                     Buku 2025
                                                                                                                          Ikhtisar Saham                        13   Changes to the Composition of the
                                                                                                                          Share Highlights                           Board of Commissioners and Board
                                                                                                                                                                     of Directors After the 2025 Financial
                                                                                                                          Peristiwa Penting                     16   Year
                                                                            Sanggahan dan Batasan Tanggung           ii   Event Highlights
                                                                            Jawab                                                                                    Aspek Ketenagakerjaan [2-7]              74
                                                                            Disclaimer and Limitation of Liability                                                   Employment Aspects [2-7]




                                                                                                                          02
                                                                            Penjelasan Tema                          2                                               Demografi Karyawan [405-1]               75
                                                                            Theme Explanation                                                                        Employee Demographics [405-1]

                                                                            Kesinambungan Tema                       3                                               Komposisi Pemegang Saham                96
                                                                            Theme Continuity                                                                         Shareholders Composition

                                                                            Pencapaian Kunci 2025                                                                    Daftar Entitas Anak dan Asosiasi        98
                                                                            2025 Key Achievement
                                                                                                                     5
                                                                                                                          Laporan                                    List of Subsidiaries and Associated
                                                                                                                                                                     Entities
                                                                            Daftar Isi                               6    Manajemen
                                                                            Table of Contents                             Management Report                          Pemegang Saham Pengendali               99
                                                                                                                                                                     Controlling Shareholders
                                                                                                                          Laporan Dewan Komisaris               24   Profil PT Indonesia AirAsia             100
                                                                                                                          Board of Commissioners Report              PT Indonesia AirAsia Profile
                                                                                                                          Laporan Direksi                       32   Kronologi Pencatatan Saham              107
                                                                                                                          Board of Directors Report                  Share Listing Chronology
                                                                                                                          Surat Pernyataan Dewan Komisaris      46   Informasi Akuntan Publik dan Kantor     108
                                                                                                                          dan Direksi tentang Tanggung               Akuntan Publik
                                                                                                                          Jawab atas Laporan Tahunan dan             Information on Public Accountant
                                                                                                                          Laporan Keberlanjutan PT AirAsia           and Public Accounting Firm
                                                                                                                          Indonesia Tbk Tahun 2025
                                                                                                                          Statement of the Board of                  Lembaga dan Profesi Penunjang           108
                                                                                                                          Commissioners and Board of                 Pasar Modal
                                                                                                                          Directors on the Responsibility            Capital Market Supporting
                                                                                                                          for the 2025 Annual Report and             Institutions and Professions
                                                                                                                          Sustainability Report of PT AirAsia        Penghargaan dan Sertifikasi             109
                                                                                                                          Indonesia Tbk                              Awards and Certifications
                                                                                                                                                                     Wilayah Operasional                     110




                                                                                                                          03
                                                                                                                                                                     Operational Area
                                                                                                                                                                     Website Perseroan                       114
                                                                                                                                                                     Company Website




                                                                                                                                                                     04
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                                          Profil
                                                                                                                          Perusahaan
                                                                                                                          Company Profile
                                                                                                                          Identitas Perseroan
                                                                                                                          Corporate Identity
                                                                                                                                                                50   Analisis &
                                                                                                                          Skala Usaha                           51
                                                                                                                                                                     Pembahasan
                                                                                                                          Scale of Business                          Manajemen
                                                                                                                          Riwayat Singkat Perseroan             52   Management Discussion &
                                                                                                                          Brief History of the Company               Analysis
                                                                            Daftar Isi




                                                                                                                          Keterangan Perubahan Nama             53
                                                                                                                                                                     Tinjauan Makro dan Industri             118
                                                                                                                          Information on Name Changes
                                                                                         Table of Contents




                                                                                                                                                                     Macro and Industrial Overview
                                                                                                                          Jejak Langkah                         54
                                                                                                                                                                     Prospek Usaha                           122
                                                                                                                          Milestones
                                                                                                                                                                     Business Prospect
                                                                                                                          Visi, Misi, dan Budaya Perseroan      56
                                                                                                                                                                     Aspek Pemasaran                         125
                                                                                                                          Vision, Mission, and Corporate
                                                                                                                                                                     Marketing Aspect
                                                                                                                          Culture
                                                                                                                                                                     Kinerja Operasional                     127
                                                                                                                          Bidang Usaha                          58
                                                                                                                                                                     Operational Performance
                                                                                                                          Line of Business
                                                                                                                                                                     Tinjauan Keuangan                       135
                                                                                                                          Struktur Organisasi                   59
                                                                                                                                                                     Financial Overview
                                                                                                                          Organizational Structure
                                                                                                                                                                     Kemampuan Membayar Utang dan            142
                                                                                                                          Daftar Keanggotaan Asosiasi           59
                                                                                                                                                                     Tingkat Kolektibilitas Piutang
                                                                                                                          Membership in Association


6
Page 9
                                                                                              06
Struktur Modal dan Kebijakan           144   Penilaian Kinerja Dewan                    208
Manajemen atas Struktur Modal                Komisaris dan Direksi serta Organ
Capital Structure and Management             Pendukungnya [G-04]
Policy on Capital Structure                  Performance Assessment of the
                                             Board of Commissioners and the
Ikatan Material untuk Investasi        145
                                             Board of Directors, as well as their
Barang Modal
Material Commitment for Capital
                                             Supporting Organs [G-04]                         Laporan
Goods Investment                             Independensi dan Transparansi
                                             Dewan Komisaris dan Direksi
                                                                                        211   Keberlanjutan
Realisasi Investasi Barang Modal       145
                                             Independency and Transparency of
                                                                                              Corporate Governance
Realization of Capital Goods
                                             the Board of Commissioners and
Investment                                                                                    Tentang Laporan Keberlanjutan        302
                                             Board of Directors
                                                                                              About Sustainability Report
Perbandingan Target dan Realisasi      146
                                             Nominasi dan Remunerasi Dewan              218
Tahun 2025 [F.2]                                                                              Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan       306
                                             Komisaris dan Direksi
Comparison of 2025 Target and                                                                 Sustainability Performance
                                             Nomination and Remuneration of
Realization [F.2]                                                                             Highlights
                                             the Board of Commissioners and
Proyeksi Tahun 2026                    147   Board of Directors                               CEO Voice: Flying Forward            309
2026 Projection                                                                               Responsibly [D.1]
                                             Komite Audit                               221
Informasi dan Fakta Material yang      148   Audit Committee                                  Strategi Keberlanjutan [A.1]         318
Terjadi Setelah Tanggal Pelaporan                                                             Sustainability Strategy [A.1]
                                             Komite Nominasi dan Remunerasi             231
Keuangan
                                             Nomination and Remuneration                      Topik Material dan Batasan Laporan   324
Material Information and Facts
                                             Committee                                        Material Topics and Boundaries
Subsequent to the Accountant’s
Reporting Date                               Sekretaris Perusahaan                      240   Tata Kelola Keberlanjutan            331
                                             Corporate Secretary                              Sustainability Governance
Kebijakan dan Pembagian Dividen        149
Dividend Policy and Distribution             Audit Internal                             251   Kinerja Ekonomi                      352
                                             Internal Audit                                   Economic Performance
Realisasi Penggunaan Dana Hasil        150
Penawaran Umum                               Sistem Pengendalian Internal               255   Kinerja Lingkungan Hidup             368
Realization of Public Offering               Internal Control System                          Environmental Performance
Proceeds
                                             Manajemen Risiko [E.3] [3-3]               263   AirAsia Net Zero by 2050             369
Informasi Material mengenai            150   Risk Management [E.3] [3-3]
Investasi, Ekspansi, Divestasi,                                                               Kinerja Sosial                       396
                                             Perkara Penting                            272   Social Performance
Penggabungan/Peleburan Usaha,
                                             Important Cases
Akuisisi, dan Restrukturisasi Utang/                                                          Lembar Umpan Balik [G.2] *           450
Modal                                        Kode Etik [G-07]                           274   Feedback Form [G.2]
Material Information regarding               Code of Ethics [G-07]
Investment, Expansion, Divestment,                                                            Referensi Peraturan OJK              452
Merger/Consolidation, Acquisition,           Tata Kelola Teknologi Informasi            278   No. 51/POJK.03/2017 & Surat Edaran
and Debt/Capital Restructuring               Information Technology Governance                OJK No. 16/SEOJK.04/2021 [G.4]
                                             Akuntan Publik                             282   Reference to OJK Regulation
Transaksi Material yang                151                                                    No. 51/POJK.03/2017 & OJK Circular
Mengandung Benturan Kepentingan              Public Accountant
                                                                                              Letter No. 16/SEOJK.04/2021 [G.4]
dan/atau Transaksi dengan                    Kebijakan Pemberian Kompensasi             284
Pihak Afiliasi/Berelasi Material             Jangka Panjang Berbasis Kinerja                  Daftar Indikator GRI                 455
Transactions Involving Conflict of           kepada Manajemen dan/atau                        GRI Indicator List
Interests and/or Transactions with           Karyawan                                         GRI Content Index                    456
Affiliated/Related Parties                   Performance-Based Long-
Perubahan Peraturan yang               154   Term Compensation Policy for
Berpengaruh Signifikan terhadap              Management and/or Employees
Perseroan
Regulatory Changes that
                                             Pembelian/Penjualan Saham Dewan 284
                                             Komisaris dan Direksi
                                                                                              Laporan
Significantly Impacting the
Company
                                             Purchase/Sale of Shares of the                   Keuangan
                                             Board of Commissioners and the                   Financial Report
Perubahan Kebijakan Akuntansi          157   Board

                                                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Changes in Accounting Policy                 of Directors
                                             Kebijakan Transaksi Orang Dalam            285
                                             Insider Transaction Policy




05
                                             Akses Informasi dan Data Perseroan         286
                                             Access to Company Information
                                             and Data
                                             Kebijakan Anti Penyuapan dan Anti          287
                                             Korupsi (GRI 205-1, 205-2, 205-3) [G-07]
Governansi                                   Anti-Bribery and Anti-Corruption
                                             Policy (GRI 205-1, 205-2, 205-3) [G-07]
Korporat                                     Pelatihan dan Inisiatif Anti-              288
Corporate Governance                         Penyuapan dan Anti-Korupsi [GRI 205-2]
                                             Anti-Bribery and Anti-Corruption
Implementasi Governansi Korporat       160   Training and Initiatives [GRI 205-2]
di Perseroan
Implementation of Corporate                  Sistem Pelaporan Pelanggaran               291
Governance in the Company                    Whistleblowing System

Rapat Umum Pemegang Saham              172   Penerapan Pedoman Governansi               295
General Meeting of Shareholders              Korporat di Perseroan
                                             Implementation of Corporate
Dewan Komisaris                        188   Governance Guidelines at the
Board of Commissioners                       Company
Direksi                                200
Board Of Directors




                                                                                                                                         7
Page 10
8
    Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                01
                                             Ikhtisar




                        Highlights
                        Performance
                                             Kinerja
Page 11
Pada tahun 2025, total aset
Perseroan tercatat sebesar Rp5,05
triliun, yang terdiri atas aset lancar
senilai Rp493 miliar dan aset tidak
lancar sebesar Rp4,56 triliun.

In 2025, the Company’s total assets
were recorded at Rp5.05 trillion,
comprising Rp493 billion in current
assets and Rp4.56 trillion in non-
current assets.




                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                         9
Page 12
                                                                              Ikhtisar
                                                                              Keuangan
                                                                              Financial Highlights




                                                                                                                                                                                                                                                Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated
                                                                            Laporan Laba (Rugi) dan Penghasilan Komprehensif Lainnya




                                                                                                                                                                                                                Uraian
                                                                                                                                                                                                                                                2025              2024                2023               2022                2021
                                                                                                                                                                                                                Description

                                                                                                                                                                                                                Pendapatan Usaha
                                                                                                                                                                                                                                               7.874.332          7.943.931          6.625.321          3.780.526            626.002
                                                                                                                                       Consolidated Statement of Profit (Loss) and Other Comprehensive Income




                                                                                                                                                                                                                Operating Revenue

                                                                                                                                                                                                                Beban Usaha
                                                                                                                                                                                                                                              (8.518.923)      (8.734.325)          (7.431.081)       (5.096.189)        (2.302.350)
                                                                                                                                                                                                                Operating Expenses

                                                                                                                                                                                                                Laba (Rugi) Usaha
                                                                                                                                                                                                                                               (644.591)         (790.393)           (805.761)         (1.315.663)        (1.676.349)
                                                                                                                                                                                                                Operating Profit (Loss)

                                                                                                                                                                                                                Rugi Sebelum Manfaat
                                                                                                                                                                                                                (Beban) Pajak Penghasilan
                                                                                                                                                                                                                                              (1.291.447)        (1.523.195)       (1.064.063)        (1.643.424)         (1.926.206)
                                                                                                                                                                                                                Loss Before Income Tax
                                                                                                                                                                                                                Benefit (Expenses)

                                                                                                                                                                                                                Laba (Rugi) Tahun Berjalan
                                                                                                                                                                                                                                              (1.294.866)        (1.526.511)       (1.080.716)         (1.646.937)       (2.345.394)
                                                                                                                                                                                                                Profit (Loss) for the Year

                                                                                                                                                                                                                Penghasilan/(Beban)
                                                                                                                                                                                                                Komprehensif Tahun
                                                                                                                                                                                                                Berjalan                      (1.297.861)       (1.532.660)       (1.086.809)          (1.621.666)        (2.298.501)
                                                                                                                                                                                                                Comprehensive Income
                                                                                                                                                                                                                (Expenses) for the Year

                                                                                                                                                                                                                Laba (Rugi) Tahun Berjalan yang Dapat Diatribusikan kepada:
                                                                                                                                                                                                                Profit (Loss) for the Year Attributable to:

                                                                                                                                                                                                                Pemilik Entitas Induk
                                                                                                                                                                                                                Equityholders or the Parent                      (1.527.475)        (1.081.327)       (1.649.895)        (2.343.088)
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                                                                                                                                                              (1.296.405)
                                                                                                                                                                                                                Entity

                                                                                                                                                                                                                Kepentingan Non
                                                                                                                                                                                                                Pengendali                          1.538                964                 612              2.958            (2.306)
                                                                                                                                                                                                                Non-Controlling Interests

                                                                                                                                                                                                                Total Laba (Rugi) Komprehensif Tahun Berjalan yang Dapat Diatribusikan kepada:
                                                                                                                                                                                                                Total Comprehensive Income (Loss) for the Year Attributable to:

                                                                                                                                                                                                                Pemilik Entitas Induk
                                                                                                                                                                                                                Equityholders or the Parent    (1.299.117)       (1.533.781)        (1.087.578)        (1.624.526)       (2.295.938)
                                                                                                                                                                                                                Entity
                                                                            Konsolidasian




                                                                                                                                                                                                                Kepentingan Non
                                                                                                                                                                                                                Pengendali                          1.256                1.121               769             2.860              (2.518)
                                                                                                                                                                                                                Non-Controlling Interests

                                                                                                                                                                                                                Rugi per Saham Dasar (Rp)
                                                                                                                                                                                                                                                 (121,32)           (142,95)           (101,20)            (154,41)           (219,29)
                                                                                                                                                                                                                Basic Loss per Share (Rp)




10
Page 13
                                                                                                                                                                                                        IKHTISAR KINERJA
                                                                                                                                                                                                                                                        PERFORMANCE HIGHLIGHTS
                          Consolidated Statement of Financial Position


                                                                                                            Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated

                                                                         Uraian
                                                                                                            2025              2024                2023               2022                2021
                                                                         Description

                                                                         Total Aset
                                                                                                           5.054.193          5.716.561           6.116.294         5.356.963           5.136.949
                                                                         Total Assets
Laporan Posisi Keuangan




                                                                         Total Liabilitas
                                                                                                          15.786.830         15.151.336         14.018.410          12.172.270       10.330.590
                                                                         Total Liabilities

                                                                         Total Ekuitas (Defisiensi
                                                                         Modal)
                                                                                                         (10.732.637)      (9.434.776)          (7.902.116)       (6.815.307)          (5.193.641)
                                                                         Total Equity (Capital
                                                                         Deficiency)

                                                                         Total Liabilitas dan
Konsolidasian




                                                                         Defisiensi Modal – Neto
                                                                                                           5.054.193          5.716.561           6.116.295         5.356.963           5.136.949
                                                                         Total Liabilities and Capital
                                                                         Deficiency – Net

                                                                         Ekuitas (Defisiensi Modal)
                                                                         yang Dapat Diatribusikan
                                                                         kepada Pemilik Entitas
                                                                         Induk
                                                                                                         (10.740.759)       (9.441.642)        (7.908.019)        (6.820.441)          (5.195.915)
                                                                         Equity (Capital Deficiency)
                                                                         Attributable to
                                                                         Equityholders of the Parent
                                                                         Entity




                                                                                                                                    Dalam %, kecuali dinyatakan lain | In %, unless otherwise stated

                                                                         Uraian
                                                                                                            2025              2024                2023               2022                2021
                                                                         Description

                                                                         Laba Bersih terhadap Aset
                                                                                                              (25,62)            (26,70)              (17,67)           (30,74)            (45,66)
                                                                         Return on Assets

                                                                         Laba Bersih terhadap

                                                                                                                                                                                                                Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                                                                         Ekuitas                                12,06               16,18              13,68               24,17              45,16
                                                                         Return on Equity

                                                                         Rasio Lancar (x)
                                                                                                                 0,04               0,05                0,04               0,04               0,03
                                                                         Current Ratio (x)

                                                                         Rasio Total Liabilitas
                                                                         terhadap Total Aset (x)                    3,1                2,7                2,3                2,3                2,0
                                                                         Debt to Assets Ratio (x)
                          Financial Ratio
Keuangan




                                                                         Rasio Total Liabilitas
                                                                         terhadap Total Ekuitas (x)              (1,5)               (1,6)              (1,8)               (1,8)             (2,0)
                                                                         Debt to Equity Ratio (x)

                                                                         Margin Laba Usaha
Rasio




                                                                                                                (8,19)             (9,95)             (12,16)          (34,80)            (267,80)
                                                                         Gross Profit Margin

                                                                         Margin Laba Bersih
                                                                                                              (16,44)             (19,22)            (16,31)           (43,60)            (374,70)
                                                                         Net Profit Margin




                                                                                                                                                                                                           11
Page 14
                                                                                                                                2025   7.874.332                                                      2025   8.518.923

                                                                                                                                2024   7.943.931                                                      2024   8.734.325
                                                                            Pendapatan Usaha




                                                                                                                                2023   6.625.321                                                      2023   7.431.082
                                                                                                      Operating Revenues




                                                                                                                                                                                 Operating Expenses
                                                                                                                                                                   Beban Usaha
                                                                                                                                2022   3.780.526                                                      2022   5.096.189

                                                                                                                                2021   626.002                                                        2021   2.302.350
                                                                                                                                 dalam Jutaan Rp | in Million Rp                                       dalam Jutaan Rp | in Million Rp




                                                                                                                                2025   (644.591)                                                      2025   5.054.193

                                                                                                                                       (790.393)                                                             5.716.560
                                                                            Laba (Rugi) Operasional




                                                                                                                                2024                                                                  2024
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                                                2023   (805.761)                                                      2023   6.116.294
                                                                                                      Operating Profit (Loss)




                                                                                                                                2022   (1.315.663)                                                    2022   5.356.963
                                                                                                                                                                   Total Aset
                                                                                                                                                                                 Total Assets




                                                                                                                                2021   (1.676.349)                                                    2021   5.136.949
                                                                                                                                 dalam Jutaan Rp | in Million Rp                                       dalam Jutaan Rp | in Million Rp




12
Page 15
Ikhtisar




                                                                                                                                                      IKHTISAR KINERJA
                                                                                                                                                                                                      PERFORMANCE HIGHLIGHTS
Operasional
Operational Highlights


Uraian
                                                   2025               2024              2023                   2022              2021
Description

Jumlah Penumpang (orang)
                                                 5.906.580       6.609.656           6.182.295             3.249.677            801.673
Total Passengers (persons)

Kapasitas (kursi)
                                                 7.147.260       7.588.260           7.273.620               4.119.300          1.275.480
Capacity (seat)

Armada Pesawat (unit)
                                                    22                 24                   24                  16                 26
Fleets (unit)

ASK (juta)
                                                  10.687              11.142            10.338                 5.140              1.638
ASK (million)

RPK (juta)
                                                   8.641              9.636                8.783               4.124              914
RPK (million)

Tingkat Keterisian (%)
                                                   83%                87%                  85%                 79%                64%
Load Factor (%)




Ikhtisar Saham
Share Highlights

                                  Harga Saham                                                     Volume
                                                                               Jumlah

                                                                                                                                                              Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                                   Share Price                                                   Transaksi                          Kapitalisasi
                                                                               Lembar
Periode                                                                                          (Lembar)         Nilai (Rp)          Pasar
Period                                                                         Saham                              Value (Rp)           Market
          Pembukaan   Tertinggi     Terendah     Penutupan   Perubahaan                          Transaction
                                                                               Number of
                                                                                                    Volume                          Capitalization
           Opening     Highest       Lowest       Closing     Changes           Shares
                                                                                                   (Shares)

2025

  Q1            86       98           79            86           0          10.685.124.441       7.715.000       669.129.700      918.920.701.926

  Q2            84       84           70            80          -4          10.685.124.441       3.765.000      296.356.100       854.809.955.280

  Q3            80       101          70            97          +17         10.685.124.441       11.572.300     994.421.300       1.036.457.070.777

  Q4            99       128          84            89          -10         10.685.124.441       15.840.600     1.555.850.300     950.976.075.249

2024

  Q1          126        134          90            90          -36         10.685.124.441       30.061.700     3.558.155.100      961.661.199.690

  Q2            81       81           53            53          -28         10.685.124.441       11.353.400     734.031.600        566.311.595.373

  Q3            53       120          52            93          40          10.685.124.441       11.909.100     1.073.085.800      993.716.573.013

  Q4            94       95           65            86          -8          10.685.124.441       6.384.400      532.696.700       918.920.701.926




                                                                                                                                                      13
Page 16
     Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




14
                                      2025
                                                                                                                                                           2024




                                      0
                                              20
                                                              40
                                                                              60
                                                                                              80
                                                                                                                       100
                                                                                                                                  120
                                                                                                                                                           0
                                                                                                                                                                  20
                                                                                                                                                                                  40
                                                                                                                                                                                                  60
                                                                                                                                                                                                                       80
                                                                                                                                                                                                                                           100
                                                                                                                                                                                                                                                            120
                          Januari                                                                                                               Januari




                                                                                                 82
                                                            2.765.800                                                                                                                                                        11.244.900




                                                                                                                                                                                                                                                      114
                           January                                                                                                              January




                         Februari                                                                                                              Februari
                                                                                                                                                                                                                             10.993.200




                                                                                                             90
                                                                                                                                                                                                                                                       117
                          February                        2.360.000                                                                             February




                           Maret                                                                                                                 Maret
                                                                                                                                                                                            7.823.600




                                                                                                        86
                                                           2.589.200




                                                                                                                                                                                                                                  90
                            March                                                                                                                 March




                             April                                                                                                                April
                                                                                                                                                                                                                        7.426.100




                                                                                                 82
                                                                                                                                                                                                            66
                              April                     1.688.700                                                                                  April




                              Mei                                                                                                                   Mei
                                                                                                                                                                        1.566.500




                                                                                             79
                                                                                                                                                                                                  59
                              May            986.800                                                                                                May




         Closing
         Penutupan
                             Juni            1.089.500                                                                                             Juni
                                                                                                                                                                             2.360.800

                                                                                                                                                                                             53




                                                                                             80
                             June                                                                                                                  June
                                                                                                                                                                                                                                                                       Share Price Movement of PT AirAsia Indonesia Tbk in 2024-2025




                              Juli                                                                                                                  Juli




                                                                                        72
                                                             3.283.800                                                                                                         2.511.100
                                                                                                                                                                                                             69




                              July                                                                                                                  July




           Volume
                         Agustus                                                                                                               Agustus
                                                                             4.697.500                                                                                      1.804.200
                                                                                                                                                                                                                 73




                                                                                                                  95
                           August                                                                                                                August




                       September                                                                                                             September
                                                                           3.591.000




                                                                                                                   97
                                                                                                                                                                                            7.593.800
                                                                                                                                                                                                                                      93




                        September                                                                                                             September




                         Oktober                                        6.804.700                                                              Oktober                  1.707.800
                                                                                                                                                                                                                                      93




                                                                                                                  96
                          October                                                                                                               October
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Pergerakan Harga Saham PT AirAsia Indonesia Tbk Tahun 2024-2025




                       November                                                                                                              November
                                                                              5.198.700
                                                                                                                                                                                                                  75




                                                                                                                                                                             2.269.300




                                                                                                         88
                         November                                                                                                              November




                       Desember                                                                                                              Desember
                                                                        3.837.200                                                                                             2.407.300




                                                                                                         89
                                                                                                                                                                                                                                 86




                         December                                                                                                              December




                                      0
                                                                                                                                                           0




                                              2000000
                                                                                                                                                                  2000000




                                                                              6000000
                                                                                                                                                                                                  6000000




                                                              4000000
                                                                                                                                                                                  4000000




                                                                                              8000000
                                                                                                                                                                                                                       8000000




                                                                                                                                  12000000
                                                                                                                                                                                                                                                            12000000




                                                                                                                       10000000
                                                                                                                                                                                                                                           10000000
Page 17
                                                                                                           IKHTISAR KINERJA
                                                                                                                                                           PERFORMANCE HIGHLIGHTS
Aksi Korporasi                                       Corporate Action

Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak melakukan      Throughout 2025, the Company did not undertake
aksi korporasi yang menyebabkan terjadinya           any corporate actions that cause changes to its
perubahan saham, seperti pemecahan saham             shares, such as stock splits, reverse stock splits,
(stock split), penggabungan saham (reverse stock     bonus shares, changes in nominal value of shares,
split), saham bonus, perubahan nilai normal saham,   issuance of convertible securities, or capital
penerbitan efek konversi, serta penambahan dan       increases and reductions.
pengurangan modal.

Penghentian Sementara Perdagangan                    Temporary Suspension of Share Trading
Saham dan/atau Penghapusan                           and/or Delisting of Shares
Pencatatan Saham

Selama tahun 2025, Perseroan tidak menerima          During 2025, the Company did not receive any
sanksi apa pun yang berpotensi memengaruhi           sanctions that could potentially affect its stock
kegiatan perdagangan saham di Bursa Efek tempat      trading activities on the Stock Exchange where its
saham Perseroan tercatat dan diperdagangkan,         shares are listed and traded, including temporary
termasuk penghentian sementara perdagangan           suspension of stock trading or delisting.
saham     (suspension)    maupun    pembatalan
pencatatan saham (delisting).

Ikhtisar Obligasi, Sukuk, atau Obligasi              Highlights of Bonds, Sukuk, or
Konversi                                             Convertible Bonds

Pada tahun 2025, Perseroan tidak menerbitkan         In 2025, the Company did not issue bonds, sukuk,
obligasi, sukuk, dan/atau obligasi konversi.         and/or convertible bonds.




                                                                                                                   Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                           15
Page 18
                                                                            Peristiwa Penting
                                                                            Event Highlights




                                                                                       13            Februari 2025
                                                                                                     February 2025
                                                                                                                                                                 22              Maret 2025
                                                                                                                                                                                 March 2025

                                                                            Grup AirAsia Raih Award di World’s Best Airlines 2025                     Penerbangan Perdana Bali-Darwin
                                                                            Grup AirAsia kembali menegaskan posisinya sebagai                         IAA semakin memperkuat konektivitasnya di Australia
                                                                            pemimpin dalam industri penerbangan berbiaya hemat                        dengan meresmikan penerbangan perdana dari Bali
                                                                            dengan dinobatkan sebagai Maskapai Berbiaya Hemat                         menuju Darwin. Rute ini menjadi rute ketiga menuju Australia
                                                                            Terbaik Dunia 2025 dan Maskapai Berbiaya Hemat Teraman                    setelah Perth dan Cairns yang menandai komitmen IAA
                                                                            ke-6 Dunia 2025 oleh AirlineRatings.com dalam ajang                       dalam memperkuat sektor pariwisata dan bisnis di kedua
                                                                            World’s Best Airlines 2025. Penghargaan ini menjadi bukti                 negara.
                                                                            konsistensi Grup AirAsia dalam menghadirkan perjalanan
                                                                            udara yang bernilai tinggi dan terus mendorong inovasi                    Inaugural Flight Bali-Darwin
                                                                            dalam industri penerbangan.                                               IAA continues to strengthen its connectivity in Australia by
                                                                                                                                                      inaugurating its first flight from Bali to Darwin. This route is the third
                                                                                                                                                      route to Australia after Perth and Cairns, marking IAA’s commitment
                                                                            AirAsia Received Awards at the World’s Best Airlines 2025
                                                                                                                                                      to boost tourism and business in both countries.
                                                                            AirAsia Group has reaffirmed its position as a leader in the low-cost
                                                                            airline industry after being named World’s Best Low-Cost Airline
                                                                            2025 and World’s 6th Safest Low-Cost Airline 2025 by AirlineRatings.
                                                                            com in the World’s Best Airlines 2025 awards. These awards are
                                                                            proof of AirAsia Group’s consistency in providing high-value air travel
                                                                            and continuing to drive innovation in the aviation industry.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                       18            Mei 2025
                                                                                                     May 2025
                                                                                                                                                                  17             Juni 2025
                                                                                                                                                                                 June 2025

                                                                            AirAsia RedRun di Bali                                                    Grup AirAsia Raih Award di Skytrax World Airline
                                                                            IAA, sukses menggelar ajang lari perdana AirAsia RedRun                   Awards 2025
                                                                            2025 dengan diikuti hingga 5.000 peserta dari 33 provinsi                 Grup AirAsia kembali dinobatkan sebagai Maskapai
                                                                            di Indonesia dan 40 negara yang memadati kawasan ITDC                     Berbiaya Hemat Terbaik Dunia dalam ajang Skytrax World
                                                                            Peninsula Island, Nusa Dua, Bali. Acara ini menjadi bentuk                Airline Awards 2025, menegaskan dominasinya selama
                                                                            nyata komitmen IAA dalam mendukung promosi destinasi                      16 tahun berturut-turut sebagai standar tertinggi dalam
                                                                            wisata dan pengembangan sport tourism di Indonesia.                       layanan penerbangan berbiaya hemat di dunia.
                                                                            AirAsia RedRun 2025 menghadirkan tiga kategori lomba:
                                                                            21K Half Marathon, 10K, dan 5K.                                           AirAsia Group won an Award at Skytrax World Airline Awards 2025
                                                                                                                                                      AirAsia Group was once again named the World’s Best Low-Cost
                                                                            AirAsia RedRun in Bali                                                    Airline at the Skytrax World Airline Awards 2025, cementing its
                                                                            IAA successfully held its first AirAsia RedRun 2025 event, which was      dominance for 16 consecutive years as the highest standard in low-
                                                                            attended by 5,000 participants from 33 provinces in Indonesia and         cost airline service worldwide.
                                                                            40 countries who flooded the ITDC Peninsula Island area in Nusa
                                                                            Dua, Bali. This event demonstrates IAA’s commitment to supporting
                                                                            the promotion of tourist destinations and the development of sports
                                                                            tourism in Indonesia. AirAsia RedRun 2025 featured three running
                                                                            categories: 21K Half Marathon, 10K, and 5K.

16
Page 19
                                                                                                                                                   IKHTISAR KINERJA
                                                                                                                                                                                                   PERFORMANCE HIGHLIGHTS
           25             Juni 2025
                          June 2025
                                                                                      17            Juli 2025
                                                                                                    July 2025

Penerbangan Perdana Bali-Adelaide                                          Penerbangan Langsung Jakarta-Manado
IAA resmi membuka penerbangan langsung dari Bali ke                        IAA hari ini secara resmi memulai penerbangan langsung
Adelaide, Australia. Rute ini merupakan rute keempat                       dari Jakarta ke Manado, Sulawesi Utara. Rute baru ini
yang diterbangi IAA ke Australia, setelah Perth, Cairns, dan               membuka kemudahan bagi wisatawan dan pebisnis untuk
Darwin.                                                                    menjelajahi pesona “Negeri Nyiur Melambai”, sekaligus
                                                                           mendukung pertumbuhan pariwisata dan perekonomian di
Inaugural Flight Bali-Adelaide                                             kawasan timur Indonesia.
IAA officially launched direct flights from Bali to Adelaide, Australia.
This route is the fourth route flown by IAA to Australia, after Perth,     Direct Flights from Jakarta to Manado
Cairns, and Darwin.                                                        On this day, IAA officially launched direct flights from Jakarta
                                                                           to Manado, North Sulawesi. This new route allows tourists and
                                                                           businessmen to explore the charms of the “Negeri Nyiur Melambai”
                                                                           (Land of the Waving Coconut Trees), while supporting the growth of
                                                                           tourism and the economy in eastern Indonesia.




                                                                           AirAsia RedRun di Surabaya
                                                                           Setelah sukses menggelar ajang perdananya di Nusa
                                                                           Dua, Bali, pada Mei 2025 lalu, IAA kembali menghadirkan
                                                                           semangat sport tourism di jantung Kota Pahlawan
                                                                           melalui AirAsia RedRun Surabaya. Berbeda dengan edisi
                                                                           sebelumnya yang berformat kompetisi, AirAsia RedRun
                                                                           Surabaya hadir dalam format fun run yang lebih santai
                                                                           namun tetap meriah, dengan melibatkan 1.500 peserta

                                                                                                                                                           Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                                                                           dari 12 negara dan 14 provinsi di Indonesia. Kegiatan ini
                                                                           digelar di kawasan Balai Kota Surabaya, dengan dua
                                                                           pilihan kategori lari: 5K dan 10K, yang dapat diikuti oleh
                                                                           pelari dari berbagai kalangan dan usia.


          20              Juli 2025
                          July 2025
                                                                           AirAsia RedRun in Surabaya
                                                                           Having successfully held its inaugural event in Nusa Dua, Bali, last
                                                                           May 2025, IAA once again brought the spirit of sports tourism to
                                                                           the center of the City of Heroes through AirAsia RedRun Surabaya.
                                                                           Unlike the previous competition-style edition, AirAsia RedRun
                                                                           Surabaya takes on a more relaxed yet lively fun run format, involving
                                                                           1,500 participants from 12 countries and 14 provinces in Indonesia.
                                                                           The event is held in the Surabaya City Hall area, with two running
                                                                           categories to choose from: 5K and 10K, which can be participated in
                                                                           by runners of all backgrounds and ages.




                                                                                                                                                    17
Page 20
                                                                                         2           Agustus 2025
                                                                                                     August 2025
                                                                                                                                                                  1          Oktober 2025
                                                                                                                                                                             October 2025

                                                                            Livery Terbaru Tema “Labuan Bajo”                                        Penerbangan Perdana Surabaya-Balikpapan dan
                                                                            IAA kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung                      Balikpapan-Tarakan
                                                                            pariwisata Indonesia melalui peluncuran livery terbaru                   IAA hari ini meresmikan penerbangan perdana Surabaya-
                                                                            bertema “Labuan Bajo” destinasi unggulan di Nusa                         Balikpapan dan Balikpapan-Tarakan. Layanan ini tidak
                                                                            Tenggara Timur yang juga dikenal sebagai Kota Seribu                     hanya membuka akses langsung dari Surabaya ke Tarakan,
                                                                            Sunset. Pesawat dengan nomor registrasi PK-AZN, kini                     tetapi juga memberikan pilihan perjalanan dari dan menuju
                                                                            tampil memukau dengan desain yang mengangkat                             Balikpapan yang berperan penting sebagai penghubung
                                                                            keindahan salah satu destinasi unggulan tanah air ke                     strategis di Kalimantan Timur sekaligus memperluas
                                                                            langit internasional.                                                    jangkauan layanan hingga Kalimantan Utara.

                                                                            Latest Livery with “Labuan Bajo” Theme                                   First Flight from Surabaya to Balikpapan and Balikpapan to
                                                                            IAA once again demonstrates its commitment to supporting                 Tarakan
                                                                            Indonesian tourism through the launch of its latest livery with the      On this day, IAA inaugurated its first flights from Surabaya to
                                                                            theme “Labuan Bajo,” a leading destination in East Nusa Tenggara,        Balikpapan and Balikpapan to Tarakan. This service not only
                                                                            also known as the City of a Thousand Sunsets. The aircraft with          provides direct access from Surabaya to Tarakan, but also offers
                                                                            registration number PK-AZN now looks stunning with a design that         travel options to and from Balikpapan, which plays an important role
                                                                            showcases the beauty of one of the country’s leading destinations        as a strategic hub in East Kalimantan, while expanding its service
                                                                            to the international skies.                                              coverage to North Kalimantan.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                         2           Oktober 2025
                                                                                                                                                                  2          Oktober 2025
                                                                                                     October 2025                                                            October 2025

                                                                            Penerbangan Perdana Balikpapan-Berau                                     Penerbangan Perdana Surabaya-Don Mueang, Bangkok
                                                                            IAA resmi meluncurkan penerbangan perdana Balikpapan-                    IAA resmi mengoperasikan penerbangan perdana rute
                                                                            Berau. Rute baru ini menandai komitmen maskapai                          internasional Surabaya-Don Mueang, Bangkok, Thailand.
                                                                            untuk memperkuat konektivitas domestik, memudahkan                       Kehadiran rute baru ini semakin memperkuat posisi
                                                                            mobilitas masyarakat, serta membuka akses lebih luas ke                  Surabaya sebagai salah satu hub utama IAA, sekaligus
                                                                            destinasi wisata bahari unggulan di Kalimantan Timur.                    membuka akses perjalanan yang lebih luas antara Jawa
                                                                                                                                                     Timur dan Thailand.
                                                                            Inaugural Flight Balikpapan-Berau
                                                                            IAA officially launched its inaugural flight from Balikpapan to Berau.   Inaugural Flight Surabaya-Don Mueang, Bangkok
                                                                            This new route marks the airline’s commitment to strengthening           IAA officially operated its first international flight route from
                                                                            domestic connectivity, facilitating community mobility, and opening      Surabaya to Don Mueang, Bangkok, Thailand. The availability of this
                                                                            up wider access to leading marine tourism destinations in East           new route further strengthens Surabaya’s position as one of IAA’s
                                                                            Kalimantan.                                                              main hubs, while also opening up wider travel access between East
                                                                                                                                                     Java and Thailand.




18
Page 21
                                                                                                                                                IKHTISAR KINERJA
                                                                                                                                                                                                PERFORMANCE HIGHLIGHTS
          14            Oktober 2025
                        October 2025
                                                                                23             Oktober 2025
                                                                                               October 2025

Grup AirAsia Raih Award di World Travel Awards Asia and              Sertifikasi Great Place to Work® (GPTW)
Oceania 2025                                                         IAA berhasil meraih sertifikasi dari lembaga sertifikasi
Group AirAsia kembali meraih penghargaan bergengsi                   tempat kerja global, Great Place to Work® (GPTW), di mana
pada ajang World Travel Awards Asia and Oceania 2025                 IAA menjadi satu-satunya maskapai di Indonesia yang
yang berlangsung di Hong Kong, dengan dinobatkan                     berhasil memperoleh pengakuan tersebut. Penilaian ini
sebagai Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik di Asia (Asia’s              didasarkan pada hasil survei Trust Index™ yang dilakukan
Leading Low-Cost Airline 2025) untuk ke-13 kalinya dan               terhadap karyawan IAA, di mana perusahaan mencatat
Awak Kabin Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik di Asia                   skor kepercayaan sebesar 83%, melampaui ambang batas
(Asia’s Leading Low-Cost Airline Cabin Crew 2025) selama             sertifikasi yang ditetapkan GPTW. Hasil ini menunjukkan
sembilan tahun berturut-turut. Pencapaian ini menjadi                kepercayaan dan kebanggaan karyawan terhadap
bukti atas kepercayaan dan dukungan luar biasa dari                  budaya kerja yang inklusif, kolaboratif, dan mendukung
jutaan wisatawan di seluruh kawasan Asia.                            pengembangan diri.

AirAsia Group won Awards at World Travel Awards Asia and             Great Place to Work® (GPTW) Certification
Oceania 2025                                                         IAA has been certified by the global workplace certification
AirAsia Group has once again won a prestigious award at the World    institute, Great Place to Work® (GPTW), making IAA the only airline
Travel Awards Asia and Oceania 2025 held in Hong Kong, being         in Indonesia to receive this certification. This assessment is based
named Asia’s Leading Low-Cost Airline for the 13th time and Asia’s   on the results of the Trust Index™ survey conducted among IAA
Leading Low-Cost Airline Cabin Crew 2025 for the ninth consecutive   employees, in which the company recorded a trust score of 83%,
year. This achievement proves the remarkable trust and support       exceeding the certification threshold set by GPTW. These results
from millions of travelers across Asia.                              demonstrate the trust and pride of employees in a work culture that
                                                                     is inclusive, collaborative, and supportive of personal development.




                                                                     Seluruh Penerbangan Domestik Indonesia AirAsia Pindah
                                                                     ke Terminal 2E Bandara Internasional Soekarno-Hatta
                                                                     IAA mengumumkan bahwa seluruh penerbangan domestik
                                                                     dipindahkan dari Terminal 1A ke Terminal 2E di Bandara
                                                                     Internasional Soekarno-Hatta (CGK), efektif per 26
                                                                     Oktober 2025. Langkah ini dilakukan untuk memberikan
                                                                     kenyamanan yang lebih baik bagi penumpang sekaligus

                                                                                                                                                        Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                                                                     meningkatkan efisiensi operasional maskapai. Sementara
                                                                     itu, seluruh penerbangan internasional IAA tetap beroperasi
                                                                     di Terminal 2F tanpa perubahan.

                                                                     All of Indonesia AirAsia’s Domestic Flights Moved to Terminal 2E


         26
                                                                     of Soekarno-Hatta International Airport
                                                                     IAA announced that all domestic flights have been moved from
                                                                     Terminal 1A to Terminal 2E of Soekarno-Hatta International Airport
                        Oktober 2025                                 (CGK), effective as of October 26, 2025. This initiative aims to
                        October 2025                                 provide more comfort for passengers whilst improving efficiency
                                                                     of the airlines’ operations. Meanwhile, all international flights of IAA
                                                                     remains operating from Terminal 2F.




                                                                                                                                                19
Page 22
                                                                                       13            November 2025
                                                                                                     November 2025
                                                                                                                                                                 4           Desember 2025
                                                                                                                                                                             December 2025

                                                                            AirAsia Raih FTE APAC Airline Pioneer Award 2025                        AirAsia Raih Anugerah Brand Populer Indonesia di Disway
                                                                            Grup AirAsia, raih FTE APAC Airline Pioneer Award 2025 dari             Awards 2025
                                                                            Future Travel Experience (FTE) di Singapura sebagai bentuk              IAA kembali meraih pencapaian penting dengan
                                                                            pengakuan atas kepemimpinannya dalam mentransformasi                    mendapatkan Anugerah Brand Populer Indonesia pada
                                                                            pengalaman perjalanan secara menyeluruh melalui inovasi                 Disway Awards 2025 untuk kategori Transportasi Udara.
                                                                            digital, keunggulan operasional, serta semangat kolektif                Prestasi tersebut mencerminkan kepercayaan publik
                                                                            para staf Grup AirAsia.                                                 terhadap kualitas layanan yang dihadirkan serta upaya
                                                                                                                                                    berkelanjutan IAA dalam memperluas akses konektivitas
                                                                            AirAsia won the FTE APAC Airline Pioneer Award 2025                     di domestik maupun internasional. Disway Awards 2025
                                                                            AirAsia Group won the FTE APAC Airline Pioneer Award 2025 from
                                                                            Future Travel Experience (FTE) in Singapore as recognition of its
                                                                                                                                                    sendiri merupakan ajang apresiasi bagi Brand Populer
                                                                            leadership in transforming the overall travel experience through        Indonesia dari 50++ kategori sektor pilihan. Dengan
                                                                            digital innovation, operational excellence, and the collective spirit   pencapaian ini, IAA semakin menegaskan peran dan
                                                                            of AirAsia Group staff.                                                 kontribusinya dalam menyediakan layanan penerbangan
                                                                                                                                                    yang aman, terjangkau, dan menjangkau lebih banyak
                                                                                                                                                    masyarakat.

                                                                                                                                                    AirAsia Won the Indonesian Popular Brand Award at the 2025
                                                                                                                                                    Disway Awards
                                                                                                                                                    IAA made another major achievement by winning the Indonesian
                                                                                                                                                    Popular Brand Award at the 2025 Disway Awards in the Air
                                                                                                                                                    Transportation category. This achievement reflects public trust
                                                                                                                                                    in the quality of services provided and IAA’s consistent efforts
                                                                                                                                                    to expand both domestic and international air connectivity. The
                                                                                                                                                    Disway Awards 2025 itself is an appreciation event for Indonesia’s
                                                                                                                                                    Popular Brands from over 50 selected sector categories. With
                                                                                                                                                    this achievement, IAA further solidifies its role and contribution in
                                                                                                                                                    providing safe, affordable, and accessible aviation services to a
                                                                                                                                                    wider audience.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




20
Page 23
                                                                         IKHTISAR KINERJA
                                                                                                                         PERFORMANCE HIGHLIGHTS
             7           Desember 2025
                         December 2025

Grup AirAsia Raih Tiga Award di World Travel Awards
(WTA) Grand Final 2025
Dalam ajang World Travel Awards (WTA) Grand Final
2025 di Bahrain, Grup AirAsia meraih tiga gelar sekaligus,
menunjukkan reputasinya sebagai salah satu merek
paling berpengaruh dan terus bertahan dalam layanan
penerbangan berbiaya hemat di tingkat global.

Grup AirAsia kembali meraih gelar Maskapai Berbiaya
Hemat Terdepan Dunia, menandai pengakuan internasional
selama 13 tahun berturut-turut. Awak kabin Grup AirAsia
juga mempertahankan predikat Awak Kabin Maskapai
Berbiaya Hemat Terdepan Dunia untuk kesembilan
kalinya, sebagai apresiasi atas komitmen mereka dalam
memberikan layanan terbaik di udara. Sementara itu,
Grup AirAsia X (AAX) juga turut mempertahankan gelar
Maskapai Berbiaya Hemat Jarak Jauh Terdepan Dunia
untuk tahun ketiga berturut-turut, sekaligus menegaskan
posisinya dalam menyediakan perjalanan jarak jauh yang
terjangkau.


AirAsia Group Won Three Awards at the World Travel Awards
(WTA) Grand Final 2025
At the World Travel Awards (WTA) Grand Final 2025 in Bahrain,
AirAsia Group won three titles at once, demonstrating its reputation
as one of the most influential and enduring brands in low-cost airline
services globally.

AirAsia Group once again won the World’s Leading Low-Cost Airline
award, marking 13 consecutive years of international recognition.
AirAsia Group cabin crew also retained the World’s Leading Low-
Cost Airline Cabin Crew award for the ninth time, in appreciation of

                                                                                 Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
their commitment to provide the best service in the air. Meanwhile,
AirAsia X (AAX) has also retained the title of World’s Leading Long-
Haul Low-Cost Airline for the third consecutive year, reaffirming its
position in providing affordable long-haul travel.




                                                                          21
Page 24
     Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




22
                                                                                 02




                         Report
                                              Laporan




                         Management
                                              Manajemen
Page 25
Perseroan berfokus untuk
memperkuat hub utamanya di
Jakarta dan Bali sebagai hub yang
merupakan pusat permintaan
tertinggi untuk penerbangan
domestik maupun internasional.
The Company is focused on strengthening its
main hubs in Jakarta and Bali, as these hubs
have the highest demand for both domestic
and international flights.




                                               Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                               23
Page 26
     Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




24
     Laporan
     Dewan Komisaris
     Board of Commissioners Report




                               Komisaris Utama
      President Commissioner
                                                 Ahmad Al Farouk
                                                 Bin Ahmad Kamal
Page 27
                                                                                              LAPORAN MANAJEMEN
                                                                                                                                              MANAGEMENT REPORT
Dewan Komisaris memandang bahwa sepanjang
tahun buku 2025, Perseroan menunjukkan
perkembangan yang cukup tangguh di tengah
dinamika industri penerbangan global dan regional.
The Board of Commissioners believes that throughout the financial
year 2025, the Company demonstrated robust growth amid the
dynamics of the global and regional aviation industry.




Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Dear Respected Shareholders and Stakeholders,


Di tengah dinamika dan tantangan                Amidst the dynamics and challenges
industri sepanjang tahun 2025, Perseroan        in the industry throughout 2025,
berhasil mempertahankan stabilitas              the Company managed to maintain
kinerja dan keberlangsungan operasional         stable performance and sustainable
secara      berkelanjutan.    Pencapaian        operations. This achievement was
tersebut didukung oleh peran strategis          supported by the strategic role of
Dewan Komisaris dan Direksi dalam               the Board of Commissioners and the
memastikan pengelolaan Perseroan                Board of Directors in ensuring that the
senantiasa berjalan sejalan dengan arah         Company’s management remains in line
strategis dan prinsip kehati-hatian.            with strategic directions and principles of
                                                prudence.

Selama      tahun     pelaporan,  Dewan         Throughout the reporting year, the
                                                                                                      Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Komisaris secara konsisten menjalankan          Board of Commissioners consistently
peran pengawasan dan pemberian                  carried out its supervisory and advisory
arahan      kepada       Direksi dengan         functions to the Board of Directors
berlandaskan integritas, akuntabilitas,         based on integrity, accountability,
serta komitmen terhadap keberlanjutan           and commitment to the Company’s
Perseroan. Ruang lingkup pengawasan             sustainability. The scope of supervision
mencakup kualitas perencanaan dan               includes the quality of planning and
implementasi rencana kerja Perseroan,           implementation of the Company’s work
efektivitas pelaksanaan tindak lanjut           plans, the effectiveness of follow-up on
atas keputusan Rapat Umum Pemegang              decisions made at the General Meeting
Saham (RUPS), penguatan penerapan               of Shareholders (GMS), reinforcement of
Tata Kelola Perusahaan yang Baik,               the implementation of Good Corporate
efektivitas sistem pengendalian internal,       Governance, the effectiveness of the
internalisasi nilai dan budaya Perseroan,       internal control system, internalization
serta kepatuhan terhadap seluruh                of the Company’s values and culture, as
peraturan perundang-undangan yang               well as compliance with all applicable
berlaku.                                        laws and regulations.




                                                                                              25
Page 28
                                                                            Pengawasan terhadap Kebijakan                             Supervision of the Board of Directors’
                                                                            Strategis Direksi                                         Strategic Policies

                                                                            Dewan Komisaris memandang bahwa sepanjang                 The Board of Commissioners believes that throughout
                                                                            tahun buku 2025, Perseroan melalui IAA menunjukkan        the 2025 financial year, the Company, through IAA,
                                                                            perkembangan yang cukup tangguh di tengah                 has demonstrated robust growth amid the dynamics
                                                                            dinamika industri penerbangan global dan regional.        of the global and regional aviation industry.

                                                                            Kinerja Perseroan mencerminkan kemampuan                  The    Company’s       performance      reflects  the
                                                                            manajemen dalam merespons peluang pemulihan               management’s ability to respond to opportunities in
                                                                            mobilitas    internasional  sekaligus   mengelola         the recovery of international mobility while managing
                                                                            berbagai tantangan risiko eksternal yang masih            various ongoing external risk challenges. The
                                                                            berlangsung. Kinerja Perseroan selama tahun 2025          Company’s performance during 2025 was influenced
                                                                            dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal           by both internal and external factors, which directly
                                                                            maupun eksternal, yang secara langsung maupun             and indirectly impacted the Company’s operational
                                                                            tidak langsung berdampak terhadap pencapaian              and financial performance.
                                                                            kinerja operasional dan keuangan Perseroan.

                                                                            Dari sisi eksternal, pemulihan aktivitas ekonomi dan      Externally, the recovery of economic activity and
                                                                            perjalanan internasional memberikan dorongan              international travel has boosted demand for air
                                                                            terhadap peningkatan permintaan jasa transportasi         transportation services, particularly on international
                                                                            udara, khususnya pada rute internasional yang             routes, which are IAA’s main focus. However, the
                                                                            menjadi fokus utama IAA. Namun demikian, industri         aviation industry remains under pressure from fuel
                                                                            penerbangan tetap menghadapi tekanan dari                 price fluctuations, global geopolitical conditions,
                                                                            fluktuasi harga bahan bakar, kondisi geopolitik global,   and increased operational costs and regulatory
                                                                            serta peningkatan biaya operasional dan tuntutan          requirements. These factors affected the level of
                                                                            regulasi. Faktor-faktor tersebut memengaruhi tingkat      demand, operating costs, and the competitive
                                                                            permintaan, biaya operasional, serta iklim persaingan     business climate faced by IAA throughout 2025.
                                                                            usaha yang dihadapi IAA sepanjang tahun 2025.

                                                                            Dari sisi internal, Dewan Komisaris menilai bahwa         Internally, the Board of Commissioners is of
                                                                            Direksi    telah    menjalankan    langkah-langkah        the opinion that the Board of Directors has
                                                                            strategis yang selaras dengan rencana usaha               implemented strategic measures that are in
                                                                            Perseroan, antara lain melalui optimalisasi jaringan      line with the Company’s business plan, including
                                                                            rute, pengendalian biaya, peningkatan keandalan           through the optimization of the route network, cost
                                                                            operasional, serta penguatan tata kelola dan              control, improvement of operational reliability, and
                                                                            manajemen risiko. Keberadaan IAA sebagai bagian           reinforcement of governance and risk management.
                                                                            dari Grup AirAsia turut memberikan nilai tambah           IAA’s position as part of AirAsia Group also provides
                                                                            melalui sinergi operasional dan perluasan jaringan        added value through operational synergies and the
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                            lintas negara.                                            expansion of cross-border networks.

                                                                            Secara keseluruhan, Dewan Komisaris berpendapat           Overall, the Board of Commissioners believes that
                                                                            bahwa manajemen telah berupaya menjaga                    the management has been striving to maintain
                                                                            keseimbangan antara pencapaian kinerja jangka             a balance between short-term performance and
                                                                            pendek dan penguatan fundamental Perseroan untuk          reinforcing the Company’s long-term fundamentals.
                                                                            jangka panjang. Dengan dukungan fundamental               Supported by stronger business fundamentals and
                                                                            usaha yang semakin kuat dan pengelolaan yang              prudent management, the Board of Commissioners
                                                                            cermat, Dewan Komisaris meyakini Perseroan                believes that the Company has the capacity to
                                                                            memiliki kapasitas untuk menjaga keberlanjutan            maintain business sustainability and create value for
                                                                            usaha dan menciptakan nilai bagi para pemangku            stakeholders in the future.
                                                                            kepentingan di masa mendatang.

                                                                            Pandangan Dewan Komisaris atas Kinerja                    Board of Commissioners’ Assessment
                                                                            Direksi                                                   of the Performance of the Board of
                                                                                                                                      Directors

                                                                            Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah               The Board of Commissioners considers that the
                                                                            menjalankan pengelolaan Perseroan sepanjang               Board of Directors has managed the Company




26
Page 29
                                                                                                                LAPORAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                MANAGEMENT REPORT
tahun buku 2025 secara efektif dan bertanggung          effectively and responsibly throughout the
jawab, serta selaras dengan strategi dan rencana        financial year 2025, in line with the established
kerja yang telah ditetapkan. Di tengah dinamika         strategies and work plans. Amidst the dynamics
industri penerbangan yang masih menghadapi              in the aviation industry, which still faces various
berbagai tantangan, Direksi dinilai mampu menjaga       challenges, the Board of Directors has been
stabilitas operasional, mengelola risiko usaha          able to maintain operational stability, manage
secara hati-hati, serta merespons perkembangan          business risks prudently, and respond to market
pasar, khususnya pada segmen rute internasional         developments, particularly in the international
yang menjadi fokus utama IAA.                           route segment, which is IAA’s main focus.

Dewan Komisaris menilai positif upaya Direksi           The Board of Commissioners appreciates the
dalam mengoptimalkan jaringan rute, memperkuat          Board of Directors’ efforts in optimizing the route
sinergi dalam Grup AirAsia, serta meningkatkan          network, strengthening synergies within the AirAsia
kualitas layanan, yang secara keseluruhan telah         Group, and improving service quality, which overall
memperkuat fondasi IAA untuk pertumbuhan yang           have strengthened IAA’s foundation for sustainable
berkelanjutan ke depan.                                 growth in the future.

Sepanjang    tahun     2025,   Dewan    Komisaris       Throughout 2025, the Board of Commissioners
melaksanakan pengawasan terhadap implementasi           supervised the implementation of strategies
strategi melalui rapat rutin dan tinjauan kinerja       through regular meetings and periodic reviews of
berkala operasional serta keuangan Direksi.             the Board of Directors’ operational and financial
Pengawasan     mencakup      evaluasi  efektivitas      performance. The supervision covered the evaluation
pengelolaan      rute,    optimalisasi    armada,       of the effectiveness of route management, fleet
pengendalian biaya, kualitas layanan pelanggan,         optimization, cost control, customer service quality,
serta kepatuhan terhadap regulasi dan prinsip tata      and compliance with regulations, as well as good
kelola perusahaan yang baik. Hasil pengawasan           corporate governance principles. The supervision
menunjukkan bahwa strategi Perseroan melalui IAA        results indicate that the Company’s strategy
dijalankan secara konsisten, dengan pencapaian          through IAA was implemented consistently, with
target operasional dan langkah-langkah mitigasi         the achievement of operational targets and
risiko yang memadai, sehingga Dewan Komisaris           adequate risk mitigation measures; thus, the Board
menilai pelaksanaan strategi Perseroan melalui          of Commissioners believes that the implementation
IAA tahun 2025 telah berjalan sesuai rencana dan        of the Company’s strategy through IAA in 2025 has
mendukung keberlanjutan usaha jangka panjang.           been carried out as planned and supports long-term
                                                        business sustainability.

Mekanisme dan Frekuensi Pemberian                       Mechanism and Frequency of Advisory to
Nasihat kepada Direksi                                  the Board of Directors

Dewan Komisaris menjalankan fungsi pemberian            The Board of Commissioners performs its advisory
nasihat kepada Direksi secara terstruktur dan           function to the Board of Directors structurally
berkesinambungan        sepanjang     tahun     2025.   and consistently throughout 2025. The advisory
                                                                                                                        Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Mekanisme pemberian nasihat dilakukan melalui           mechanism is carried out through regular Board
rapat Dewan Komisaris yang dijadwalkan secara           of Commissioners meetings or through relevant
rutin maupun melalui komite-komite terkait,             committees, discussions of periodic operational and
pembahasan laporan operasional dan keuangan             financial reports, and direct consultations with the
berkala, serta konsultasi langsung dengan Direksi       Board of Directors on strategic, operational, and
terkait isu strategis, operasional, dan risiko usaha.   business risk issues. In each mechanism, the Board
Dalam setiap mekanisme, Dewan Komisaris                 of Commissioners provides strategic guidance to
memberikan arahan yang bersifat strategis untuk         support the Board of Directors’ decision-making and
mendukung pengambilan keputusan Direksi dan             the achievement of the Company’s medium-term
pencapaian tujuan jangka menengah Perseroan.            objectives.

Frekuensi pemberian nasihat dilakukan sesuai            The frequency of advice is carried out in accordance
kalender rapat yang telah ditetapkan termasuk           with the established meeting calendar, including
rapat koordinasi khusus untuk membahas isu              special coordination meetings to discuss important
penting seperti pengembangan rute internasional,        issues such as international route development,
pengelolaan biaya operasional, sinergi grup usaha,      operational cost management, business group
maupun implementasi kebijakan tata kelola               synergies, and the implementation of governance
dan kepatuhan regulasi. Melalui mekanisme dan           and regulatory compliance policies. Through




                                                                                                                27
Page 30
                                                                            frekuensi tersebut, Dewan Komisaris memastikan          these mechanisms and frequency, the Board of
                                                                            Direksi menerima panduan yang memadai untuk             Commissioners ensures that the Board of Directors
                                                                            menjalankan strategi Perseroan melalui IAA secara       receives adequate guidance to effectively
                                                                            efektif, sekaligus menjaga konsistensi pengawasan       implement the Company’s strategy through IAA,
                                                                            dan kualitas pengambilan keputusan sepanjang            while maintaining consistency in supervision and
                                                                            tahun 2025.                                             quality of decision-making throughout 2025.

                                                                            Pandangan atas Prospek Usaha yang                       Overview of the Business Prospects
                                                                            Disusun oleh Direksi                                    Prepared by the Board of Directors

                                                                            Dewan Komisaris menilai prospek usaha Perseroan         The Board of Commissioners considers the
                                                                            melalui IAA pada tahun 2026 yang disusun                Company’s business prospects through IAA in 2026,
                                                                            oleh Direksi berada pada arah yang terukur              which were prepared by the Board of Directors,
                                                                            dan realistis, dengan fokus pada peningkatan            to be measurable and realistic, with a focus on
                                                                            kinerja operasional, optimalisasi kapasitas, serta      improving operational performance, optimizing
                                                                            penguatan profitabilitas. Target tingkat keterisian     capacity, and strengthening profitability. The
                                                                            kursi dan ketepatan waktu penerbangan dipandang         target seat occupancy rate and flight punctuality
                                                                            mencerminkan komitmen manajemen dalam                   are considered to reflect the management’s
                                                                            menjaga keandalan layanan sekaligus mendukung           commitment to maintaining service reliability while
                                                                            kinerja keuangan yang berkelanjutan.                    supporting sustainable financial performance.

                                                                            Dari sisi pertumbuhan, rencana peningkatan kapasitas    In terms of growth, the plan to increase seat capacity
                                                                            kursi dan jumlah penumpang, yang didukung oleh          and passengers, which is supported by stronger
                                                                            penguatan kontribusi rute internasional, dinilai        contributions from international routes, is considered
                                                                            sejalan dengan strategi pengembangan jaringan           to be in line with the network development strategy
                                                                            dan dinamika permintaan pasar. Upaya memperluas         and the dynamics of market demand. Efforts to
                                                                            pangsa pasar melalui pengembangan virtual hub di        expand market share through the development
                                                                            Makassar, penguatan konektivitas domestik di wilayah    of a virtual hub in Makassar, improved domestic
                                                                            Sulawesi, serta optimalisasi layanan Fly-Thru dinilai   connectivity in the Sulawesi region, and optimization
                                                                            akan memperkuat posisi IAA dalam jaringan domestik      of Fly-Thru services are expected to strengthen IAA’s
                                                                            dan internasional.                                      position in the domestic and international networks.

                                                                            Dewan Komisaris juga memandang strategi                 The Board of Commissioners also considers the
                                                                            optimalisasi saluran distribusi dan peningkatan         strategy of optimizing distribution channels and
                                                                            ancillary revenue sebagai langkah yang tepat            increasing ancillary revenue to be the right step
                                                                            untuk memperluas sumber pendapatan. Sejalan             to expand revenue sources. Accordingly, the
                                                                            dengan itu, pemulihan armada secara bertahap,           gradual recovery of the fleet, increased aircraft
                                                                            peningkatan utilisasi pesawat, serta pengendalian       utilization, and control of operating costs through
                                                                            biaya operasional melalui efisiensi CASK diharapkan     CASK efficiency are expected to drive sustainable
                                                                            mampu mendorong pertumbuhan profitabilitas              profitability growth.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                            yang berkesinambungan.

                                                                            Secara keseluruhan, Dewan Komisaris meyakini            Overall, the Board of Commissioners believes that
                                                                            bahwa strategi yang dirumuskan Direksi telah            the strategy formulated by the Board of Directors
                                                                            mempertimbangkan         keseimbangan       antara      has taken into account the balance between
                                                                            ekspansi usaha, efisiensi operasional, dan prinsip      business expansion, operational efficiency, and
                                                                            kehati-hatian, sehingga mendukung pertumbuhan           prudence, thereby supporting the Company’s
                                                                            Perseroan melalui IAA yang berkelanjutan ke depan.      sustainable growth through IAA in the future.

                                                                            Pandangan Dewan Komisaris terhadap                      Board of Commissioners’ Overview on
                                                                            Tata Kelola Perusahaan                                  Corporate Governance

                                                                            Dewan Komisaris memandang bahwa penerapan               The Board of Commissioners believes that the
                                                                            governansi korporat merupakan landasan utama            implementation of corporate governance is the
                                                                            dalam     memastikan       pengelolaan     Perseroan    main foundation in ensuring that the Company is
                                                                            dilaksanakan secara hati-hati, transparan, dan          managed prudently, transparently, and accountably,
                                                                            akuntabel, serta selaras dengan prinsip keberlanjutan   as well as in line with the principles of business




28
Page 31
                                                                                                                  LAPORAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                  MANAGEMENT REPORT
usaha. Prinsip-prinsip tata kelola menjadi pedoman      sustainability. Corporate governance principles
dalam seluruh proses pengelolaan kegiatan usaha         serve as guidelines in all business management
dan pengambilan keputusan strategis, dengan             processes and strategic decision-making, based on
berlandaskan pada kepatuhan terhadap peraturan          compliance with applicable laws and regulations,
perundang-undangan yang berlaku serta penerapan         as well as the consistent application of business
etika bisnis yang konsisten di seluruh tingkatan        ethics at all levels of the organization, including
organisasi, termasuk pada anak usaha.                   subsidiaries.

Dewan Komisaris menilai bahwa Perseroan telah           The Board of Commissioners considers that the
mengimplementasikan tata kelola perusahaan              Company has consistently implemented corporate
secara konsisten sesuai dengan ketentuan yang           governance in accordance with applicable
berlaku, antara lain Undang-Undang Nomor 40             regulations, including Law Number 40 of 2007
Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas berikut           concerning Limited Liability Companies and
perubahannya, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan          its amendments, Financial Services Authority
(POJK), serta Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan       Regulations (POJK), and Financial Services
(SEOJK). Selain memastikan kepatuhan terhadap           Authority Circular Letters (SEOJK). Besides ensuring
regulasi, Perseroan juga senantiasa mengikuti           compliance with regulations, the Company also
perkembangan praktik terbaik (best practice)            keeps abreast of developments in corporate
governansi korporat guna menjaga relevansi dan          governance best practices to maintain the
efektivitas penerapannya dalam mendukung                relevance and effectiveness of their implementation
dinamika bisnis Perseroan.                              in supporting the Company’s business dynamics.

Penerapan prinsip tata kelola perusahaan tidak          The implementation of corporate governance
hanya diwujudkan pada tingkat kebijakan dan fungsi      principles is not only manifested at the policy and
pengawasan, namun juga diimplementasikan secara         supervisory function levels, but is also consistently
konsisten hingga ke level operasional. Komitmen         implemented at the operational level. This
tersebut tercermin melalui upaya berkelanjutan          commitment is reflected in IAA’s ongoing efforts
IAA dalam memenuhi standar keselamatan dan              to meet international flight safety and reliability
keandalan operasi penerbangan internasional,            standards, including by conducting an Operational
antara lain dengan melaksanakan Operational             Safety Audit (IOSA) organized by the International
Safety Audit (IOSA) yang diselenggarakan oleh           Air Transport Association (IATA).
International Air Transport Association (IATA).

Audit     IOSA     tersebut    mencakup      evaluasi   The IOSA audit includes a comprehensive evaluation
menyeluruh terhadap struktur organisasi dan             of the organizational structure and management
sistem manajemen, operasi penerbangan (flight           systems, flight operations, operational control and
operations), pengendalian operasional dan flight        flight dispatch, aircraft maintenance, cabin services,
dispatch, pemeliharaan pesawat udara (aircraft          ground handling activities, cargo operations, as well
maintenance), layanan kabin, kegiatan ground            as the implementation of flight safety and security
handling, operasional kargo, serta penerapan            management systems. By meeting IOSA standards,
sistem manajemen keselamatan dan keamanan               IAA ensures that all operational activities are carried
                                                                                                                          Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
penerbangan. Melalui pemenuhan standar IOSA ini,        out safely, reliably, and in line with global aviation
IAA memastikan bahwa seluruh aktivitas operasional      industry best practices.
dijalankan secara aman, andal, dan selaras dengan
praktik terbaik industri penerbangan global.

Dewan Komisaris juga menekankan pentingnya              The Board of Commissioners also emphasizes the
penguatan berkelanjutan atas sistem pengendalian        importance of continuously strengthening internal
internal, manajemen risiko, dan fungsi kepatuhan        control systems, risk management, and compliance
sebagai bagian integral dari penerapan governansi       functions as an integral part of effective corporate
korporat yang efektif. Upaya tersebut dipandang         governance. These efforts are considered crucial
krusial untuk memitigasi berbagai risiko usaha,         to mitigating various business risks, maintaining
menjaga kualitas pengelolaan Perseroan, serta           the quality of the Company’s management, and
memastikan terlaksananya prinsip kehati-hatian          ensuring the implementation of the principle of
dalam setiap aktivitas operasional.                     prudence in all operational activities.




                                                                                                                  29
Page 32
                                                                            Ke depan, Dewan Komisaris meyakini bahwa                   Going forward, the Board of Commissioners
                                                                            penerapan governansi korporat yang konsisten dan           believes that the consistent and comprehensive
                                                                            menyeluruh akan berkontribusi signifikan dalam             implementation of corporate governance will
                                                                            mengoptimalkan nilai Perseroan, memperkuat                 contribute significantly to optimizing the Company’s
                                                                            daya saing di tingkat nasional dan internasional,          value, strengthening its competitiveness at the
                                                                            meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan,             national and international levels, increasing
                                                                            serta mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan              stakeholder confidence, and supporting the
                                                                            usaha Perseroan dalam jangka panjang.                      Company’s long-term growth and sustainability.

                                                                            Penilaian Kinerja Komite di Bawah Dewan                    Performance Assessment of Committees
                                                                            Komisaris                                                  under the Board of Commissioners

                                                                            Dewan Komisaris membawahi komite-komite yang               The Board of Commissioners oversees committees
                                                                            akan membantu pelaksanaan tugasnya, yakni                  that assist in the implementation of its duties,
                                                                            Komite Audit serta Komite Nominasi dan Remunerasi.         including the Audit Committee and the Nomination
                                                                            Setiap tahun, Dewan Komisaris memberikan                   and Remuneration Committee. Each year, the Board
                                                                            penilaian terhadap kinerja masing-masing komite            of Commissioners assesses the performance of
                                                                            sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang                each committee in accordance with their duties
                                                                            diembannya berdasarkan piagam masing-masing                and responsibilities as outlined in the respective
                                                                            komite, serta melalui masukan dan rekomendasi              committee charters, as well as based on input and
                                                                            yang diberikan atas berbagai hal yang berada               recommendations regarding matters within the
                                                                            dalam lingkup pengawasan Dewan Komisaris dan               scope of the Board of Commissioners’ supervision
                                                                            pelaksanaan tugas setiap komite.                           and the implementation of each committee’s duties.

                                                                            Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan sepanjang        Based on the evaluation results in 2025, the Board of
                                                                            tahun 2025, Dewan Komisaris menilai bahwa Komite           Commissioners considered that the Audit Committee
                                                                            Audit dan Komite Nominasi dan Remunerasi telah             and the Nomination and Remuneration Committee
                                                                            menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara             had carried out their duties and responsibilities
                                                                            efektif dan efisien, dengan berpedoman pada                effectively and efficiently, whilst referring to the
                                                                            prinsip-prinsip governansi korporat serta sejalan          corporate governance principles and in line with the
                                                                            dengan tujuan strategis Perseroan.                         Company’s strategic objectives.

                                                                            Perubahan Komposisi Dewan Komisaris                        Changes in the Composition of the Board
                                                                                                                                       of Commissioners

                                                                            Pada tahun buku 2025, terdapat perubahan                   In the financial year 2025, changes were made
                                                                            komposisi Dewan Komisaris Perseroan berdasarkan            to the composition of the Company’s Board of
                                                                            Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)                 Commissioners based on the Resolution of the
                                                                            Luar Biasa pada tanggal 18 Maret 2025. Adapun              Extraordinary General Meeting of Shareholders
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                            kronologi perubahan komposisi Dewan Komisaris di           (EGMS) on March 18, 2025. The chronology of changes
                                                                            tahun buku 2025 adalah sebagai berikut:                    in the composition of the Board of Commissioners in
                                                                                                                                       the financial year 2025 is as follows:


                                                                            Komposisi Dewan Komisaris periode 1 Januari – 18 Maret 2025
                                                                            Board of Commissioners Composition as of January 1 – March 18, 2025

                                                                            Nama                                    Jabatan                           Dasar Pengangkatan
                                                                            Name                                     Position                           Basis of Appointment
                                                                            Ahmad Al Farouk Bin Ahmad     Komisaris Utama               Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
                                                                            Kamal                         President Commissioner        tanggal 20 Agustus 2024
                                                                                                                                        Resolution of the Extraordinary General Meeting of
                                                                                                                                        Shareholders on August 20, 2024
                                                                            Sabam Hutajulu                Komisaris Independen          Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
                                                                                                          Independent Commissioner      tanggal 25 Oktober 2022
                                                                                                                                        Resolution of the Extraordinary General Meeting of
                                                                                                                                        Shareholders on October 25, 2022
                                                                            Reza Viryawan                 Komisaris                     Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
                                                                                                          Commissioner                  tanggal 25 Oktober 2022
                                                                                                                                        Resolution of the Extraordinary General Meeting of
                                                                                                                                        Shareholders on October 25, 2022




30
Page 33
                                                                                                                   LAPORAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                   MANAGEMENT REPORT
Komposisi Dewan Komisaris periode 18 Maret – 31 Desember 2025
Board of Commissioners Composition as of March 18 – December 31, 2025

Nama                                   Jabatan                           Dasar Pengangkatan
Name                                    Position                            Basis of Appointment
Ahmad Al Farouk Bin Ahmad     Komisaris Utama              Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Kamal                         President Commissioner       tanggal 20 Agustus 2024
                                                           Resolution of the Extraordinary General Meeting of
                                                           Shareholders on August 20, 2024
Sabam Hutajulu                Komisaris Independen         Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
                              Independent Commissioner     tanggal 25 Oktober 2022
                                                           Resolution of the Extraordinary General Meeting of
                                                           Shareholders on October 25, 2022
Julianto Sidarto              Komisaris Independen         Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
                              Independent Commissioner     tanggal 18 Maret 2025
                                                           Resolution of the Extraordinary General Meeting of
                                                           Shareholders on March 18, 2025
Reza Viryawan                 Komisaris                    Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
                              Commissioner                 tanggal 25 Oktober 2022
                                                           Resolution of the Extraordinary General Meeting of
                                                           Shareholders on October 25, 2022

Segenap jajaran Dewan Komisaris berkomitmen               All members of the Board of Commissioners
untuk menjalankan amanah ini dengan senantiasa            are committed to carrying out this mandate by
mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan              always prioritizing the principles of good corporate
yang baik demi kepentingan pemegang saham dan             governance for the benefit of shareholders and
para pemangku kepentingan lainnya.                        other stakeholders.

Penutup                                                   Closing

Dewan Komisaris memandang dukungan dan                    The Board of Commissioners believes that the
kepercayaan pemegang saham serta seluruh                  support as well as trust of shareholders and all
pemangku kepentingan sebagai modal utama                  stakeholders are key assets in maintaining the
dalam menjaga kesinambungan strategi dan                  continuity of the Company’s business strategy and
arah pertumbuhan usaha. Sinergi yang terbangun            growth trajectory. The synergy built throughout the
sepanjang tahun pelaporan menjadi faktor kunci            reporting year has been a key factor in strengthening
dalam memperkuat fondasi usaha Perseroan di               the Company’s business foundation amid industry
tengah dinamika industri.                                 dynamics.

Apresiasi   kami    sampaikan    kepada     Direksi,      We express our appreciation to the Board of Directors,
manajemen, dan seluruh karyawan atas konsistensi          management, and all employees for their consistency
dalam menjalankan transformasi dan peningkatan            in driving transformation and improving business
kinerja usaha, serta kepada pelanggan dan mitra           performance, as well as to our customers and
bisnis atas kolaborasi yang berkelanjutan. Dengan         business partners for their continued collaboration.
                                                                                                                           Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
landasan tersebut, Dewan Komisaris optimis                With this foundation, the Board of Commissioners is
Perseroan mampu mengelola tantangan ke depan              optimistic that the Company will be able to manage
secara terukur dan terus menciptakan nilai jangka         future challenges effectively and continue to create
panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.                long-term value for all stakeholders.



                             Tangerang, 27 April 2026 | Tangerang, April 27, 2026

                                       Atas Nama Dewan Komisaris
                                  On Behalf of the Board of Commissioners




                                   Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal
                                                Komisaris Utama
                                             President Commissioner




                                                                                                                   31
Page 34
     Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




32
     Laporan Direksi
     Board of Directors Report




                                            Sadikin
      President Director
                           Direktur Utama
                                            Raden Achmad
Page 35
                                                                                                 LAPORAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                 MANAGEMENT REPORT
Pada tahun 2025, Perseroan menetapkan arah
kinerja operasional yang berfokus pada peningkatan
keandalan layanan, optimalisasi kapasitas, serta
penguatan posisi pasar domestik dan internasional.
In 2025, the Company has established an operational performance
roadmap that focuses on improving service reliability, optimizing
capacity, and strengthening its position in the domestic and
international markets.




Para Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Dear Respected Shareholders and Stakeholders,


Sebagai perusahaan terbuka, Perseroan,          As a public listed company, the Company
memikul    tanggung      jawab      untuk       bears the responsibility to manage and
menjalankan pengelolaan usaha dan               develop the Company and its subsidiaries
pengembangan Perseroan serta anak               in an accountable, transparent, and
usahanya secara akuntabel, transparan,          sustainable manner. Currently, the
dan berkelanjutan. Saat ini bisnis utama        Company’s core business focuses on
Perseroan berfokus pada investasi               investments through its subsidiary, IAA, a
                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
melalui kepemilikan entitas anak, IAA,          company operating in the aviation sector.
sebuah perusahaan yang bergerak di              The Board of Directors plays a central role
bidang penerbangan. Direksi berperan            in fulfilling its responsibilities by carrying
sentral dalam mengemban tanggung                out the Company’s overall governance
jawabnya melalui pelaksanaan fungsi             and management functions.
pengurusan dan pengelolaan Perseroan
secara menyeluruh.

Melalui kesempatan ini, kami mewakili           We would like to take this opportunity, on
Direksi menyampaikan Laporan Tahunan            behalf of the Board of Directors, to present
Perseroan untuk tahun buku 2025,                the Company’s Annual Report for the
yang merupakan bagian integral dari             financial year 2025, which is an integral
pertanggungjawaban manajemen atas               part of management’s accountability
kinerja, pencapaian, serta dinamika             for   the     Company’s      performance,
operasional Perseroan sepanjang tahun           achievements, and operational dynamics
pelaporan.                                      throughout the reporting year.




                                                                                                 33
Page 36
                                                                            Analisa Makroekonomi                                    Macroeconomic Analysis

                                                                            Mengacu pada Laporan Tinjauan Kebijakan                 Referring to the Bank of Indonesia’s Monetary
                                                                            Moneter Bank Indonesia edisi Desember 2025 serta        Policy Review Report for December 2025 and the
                                                                            publikasi Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025         publication of Bank of Indonesia’s 2025 Annual
                                                                            bertema Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong          Meeting themed Resilient and Self-Reliant: Synergy
                                                                            Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya            Driving Higher and More Resilient Economic Growth,
                                                                            Tahan, perekonomian global pada tahun 2025              the global economy in 2025 showed gradual
                                                                            menunjukkan perbaikan secara bertahap, meskipun         improvement, although it was still marked by a
                                                                            masih diwarnai oleh tingkat ketidakpastian yang         relatively high level of uncertainty. Global economic
                                                                            relatif tinggi. Pertumbuhan ekonomi global              growth is projected to reach around 3.2%, driven
                                                                            diprakirakan mencapai sekitar 3,2%, didorong oleh       by improved performance in several countries,
                                                                            peningkatan kinerja sejumlah negara, khususnya          particularly in the Asian region such as Japan and
                                                                            di kawasan Asia seperti Jepang dan India, yang          India, which were supported by stronger household
                                                                            ditopang oleh penguatan konsumsi rumah tangga           consumption and fiscal policy support.
                                                                            serta dukungan kebijakan fiskal.

                                                                            Sementara itu, prospek pertumbuhan di negara maju       Meanwhile, growth prospects in developed nations
                                                                            cenderung melambat, seiring dampak berlanjutnya         are showing signs of slowing, driven by the ongoing
                                                                            kebijakan suku bunga tinggi, tekanan biaya energi,      impact of high interest rate policies, energy cost
                                                                            serta pelemahan konsumsi dan investasi, khususnya       pressures, and weaker consumption and investment,
                                                                            di Amerika Serikat dan Eropa. Di sisi lain, negara      particularly in the United States and Europe. On the
                                                                            berkembang di kawasan Asia tetap menunjukkan            other hand, developing nations in the Asian region
                                                                            prospek pertumbuhan yang relatif lebih kuat,            continue to demonstrate relatively stronger growth
                                                                            meskipun masih dihadapkan pada risiko eksternal         prospects, although they remain exposed to external
                                                                            berupa volatilitas arus modal, fluktuasi nilai tukar,   risks such as capital flow volatility, exchange rate
                                                                            dan ketidakpastian perdagangan global.                  fluctuations, and global trade uncertainty.

                                                                            Dari sisi stabilitas global, tekanan inflasi            In terms of global stability, inflationary pressures
                                                                            menunjukkan tren penurunan, namun masih berada          are trending downward but remain at relatively high
                                                                            pada level yang relatif tinggi di sejumlah negara       levels in several major economies. These conditions
                                                                            utama. Kondisi tersebut mendorong bank sentral          are prompting global central banks to cautiously
                                                                            global untuk mempertahankan kebijakan moneter           maintain tight monetary policies, which are
                                                                            ketat secara hati-hati, yang berdampak pada             contributing to tight global liquidity, rising funding
                                                                            ketatnya likuiditas global, meningkatnya biaya          costs, and extended volatility in international
                                                                            pendanaan, serta berlanjutnya volatilitas pasar         financial markets.
                                                                            keuangan internasional.

                                                                            Di tengah dinamika global tersebut, perekonomian        Amid these global dynamics, the Indonesian
                                                                            Indonesia menunjukkan ketahanan yang relatif            economy has demonstrated relatively strong
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                            baik dengan fundamental yang tetap terjaga.             resilience with fundamentals remaining intact. Bank
                                                                            Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan               Indonesia projects national economic growth to
                                                                            ekonomi nasional berada pada kisaran 4,7%–5,5%,         be in the range of 4.7%–5.5%, supported by robust
                                                                            didukung oleh kuatnya permintaan domestik serta         domestic demand and the continued coordination
                                                                            kesinambungan koordinasi kebijakan fiskal dan           of fiscal and monetary policies. National economic
                                                                            moneter. Pertumbuhan ekonomi nasional terutama          growth is primarily supported by solid household
                                                                            ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang                consumption, in line with sustained purchasing
                                                                            tetap solid, sejalan dengan terjaganya daya beli        power and increasing optimism regarding income
                                                                            masyarakat dan meningkatnya optimisme terhadap          and employment prospects. On the other hand,
                                                                            prospek pendapatan dan ketenagakerjaan. Di sisi         capital expenditure continues to show a positive
                                                                            lain, pembentukan modal tetap menunjukkan tren          trend, driven by improvements in the investment
                                                                            positif, didukung oleh perbaikan iklim investasi,       climate, accelerated infrastructure development,
                                                                            percepatan pembangunan infrastruktur, serta             and increased investment realization in high-value-
                                                                            peningkatan realisasi investasi pada sektor-sektor      added sectors.
                                                                            bernilai tambah tinggi.




34
Page 37
                                                                                                                 LAPORAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                 MANAGEMENT REPORT
Stabilitas harga domestik diprakirakan tetap            Domestic price stability is expected to remain within
terjaga dalam kisaran sasaran inflasi 2,5% ±1%,         the inflation target range of 2.5% ±1%, reflecting
mencerminkan efektivitas bauran kebijakan dalam         the effectiveness of the policy mix in maintaining
menjaga       stabilitas   makroekonomi    sekaligus    macroeconomic       stability    while    supporting
mendukung pertumbuhan ekonomi. Pengendalian             economic growth. The control of core inflation and
inflasi inti serta stabilisasi harga pangan menjadi     the stabilization of food prices are key factors in
faktor penting dalam menciptakan ruang kebijakan        creating a conducive policy space for the continuity
yang kondusif bagi kesinambungan aktivitas ekonomi.     of economic activity.

Selain itu, ketahanan sektor eksternal Indonesia        Furthermore, the resilience of Indonesia’s external
turut     memperkuat     stabilitas  perekonomian       sector contributes to the stability of the national
nasional. Neraca pembayaran diproyeksikan berada        economy. The balance of payments is projected
pada tingkat yang sehat, ditopang oleh kinerja          to remain at a healthy level, supported by resilient
ekspor yang tangguh serta posisi cadangan devisa        export performance and adequate foreign exchange
yang memadai. Kondisi ini memberikan bantalan           reserves. These conditions provide sufficient buffers
yang cukup dalam menghadapi volatilitas pasar           to withstand global financial market volatility while
keuangan global sekaligus mendukung stabilitas          supporting the stability of the Rupiah exchange
nilai tukar Rupiah dan menjaga daya tahan ekonomi       rate and sustaining the resilience of the national
nasional secara berkelanjutan.                          economy.

Tinjauan Segmen Industri                                Industrial Segment Overview

Sebagaimana dikutip dari laporan Global Outlook for     As cited in the Global Outlook for Air Transport
Air Transport yang dipublikasikan oleh International    report published by the International Air Transport
Air Transport Association (IATA) edisi Desember 2025,   Association (IATA) in December 2025, the global
menjelaskan bahwa industri penerbangan global           aviation industry continues to show a positive growth
menunjukkan tren pertumbuhan yang tetap positif         trend amid rising public mobility and international
seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan           trade activity. In 2025, global passenger traffic,
aktivitas perdagangan internasional. Di 2025, lalu      measured in Revenue Passenger Kilometers (RPK),
lintas penumpang global yang diukur melalui Revenue     recorded solid growth, reflecting continued strong
Passenger Kilometers (RPK) tercatat tumbuh dengan       demand for air travel despite the dynamics of the
baik, mencerminkan permintaan perjalanan udara          global economy. Looking ahead, demand for air
yang tetap kuat meskipun di tengah dinamika ekonomi     travel is projected to continue rising, with global
global. Ke depan, permintaan perjalanan udara           passenger traffic growing by approximately 4.9% in
diproyeksikan terus meningkat, dengan pertumbuhan       2026.
trafik penumpang global sekitar 4,9% pada 2026.

Pertumbuhan       industri  penerbangan      global     Growth in the global aviation industry is expected
diperkirakan akan semakin didorong oleh kawasan         to be dominated by the Asia-Pacific region, which is
Asia Pasifik yang menjadi salah satu motor              one of the main engines of expansion for the global
utama ekspansi pasar penerbangan dunia. Trafik          aviation market. Passenger traffic in this region is
                                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
penumpang di kawasan ini diproyeksikan tumbuh           projected to grow by approximately 7.3% by 2026,
sekitar 7,3% pada 2026, didukung oleh meningkatnya      supported by increasing public mobility, regional
mobilitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi               economic growth, and the recovery of international
regional, serta pemulihan konektivitas penerbangan      air connectivity. Nevertheless, the industry still
internasional. Meskipun demikian, industri masih        faces several challenges, including capacity
menghadapi sejumlah tantangan, antara lain              constraints due to aircraft supply chain issues, fleet
keterbatasan kapasitas akibat kendala rantai pasok      maintenance needs, and relatively high operational
pesawat, kebutuhan pemeliharaan armada, serta           cost pressures.
tekanan biaya operasional yang masih relatif tinggi.

Bagi    Indonesia,     perkembangan       industri      For Indonesia, these developments in the global
penerbangan global tersebut membuka peluang             aviation industry present an opportunity to
untuk memperkuat konektivitas udara nasional,           strengthen national air connectivity, given
mengingat karakteristik Indonesia sebagai negara        Indonesia’s characteristics as an archipelagic nation
kepulauan dengan mobilitas domestik tinggi dan          with high domestic mobility and growth potential




                                                                                                                 35
Page 38
                                                                            potensi pertumbuhan sektor pariwisata serta logistik.   in the tourism and logistics sectors. Increased
                                                                            Peningkatan lalu lintas penumpang dan kargo di          passenger and cargo traffic in the Asia-Pacific
                                                                            kawasan Asia Pasifik diharapkan turut mendorong         region is expected to drive growth in both domestic
                                                                            pertumbuhan aktivitas penerbangan domestik              and international aviation activities in Indonesia,
                                                                            maupun internasional di Indonesia, sekaligus            while also reinforcing the role of air transport in
                                                                            memperkuat peran transportasi udara dalam               supporting regional connectivity and national
                                                                            mendukung konektivitas wilayah dan pertumbuhan          economic growth.
                                                                            ekonomi nasional.

                                                                            Strategi dan Kebijakan Strategis                        Corporate Strategy and Policies in 2025
                                                                            Perusahaan di 2025

                                                                            Pada tahun 2025, Perseroan, melalui IAA,                In 2025, the Company, through IAA, has set the
                                                                            menetapkan arah kinerja operasional yang berfokus       direction for operational performance with a focus
                                                                            pada peningkatan keandalan layanan, optimalisasi        on improving service reliability, optimizing capacity,
                                                                            kapasitas, serta penguatan posisi pasar domestik        and strengthening its domestic and international
                                                                            dan internasional. Sasaran kinerja tersebut dirancang   market positions. These performance targets are
                                                                            untuk mendukung pertumbuhan penumpang yang              designed to support sustainable passenger growth,
                                                                            berkelanjutan, memperluas jangkauan jaringan,           expand network coverage, and strengthen IAA’s
                                                                            serta memperkuat fondasi operasional IAA di tengah      operational foundation amid the dynamics of the
                                                                            dinamika industri penerbangan.                          aviation industry.

                                                                            Di tahun 2025, IAA menargetkan beberapa                 In 2025, IAA targets several operational performance
                                                                            pencapaian kinerja operasional, diantaranya adalah      milestones, including seat load factor, on-time
                                                                            tingkat keterisian kursi, ketepatan waktu, indikator    performance, customer satisfaction metrics, as well
                                                                            kepuasan pelanggan, serta peningkatan kapasitas         as increases in seat capacity and passenger volume
                                                                            kursi dan jumlah penumpang dibandingkan dengan          compared to 2024.
                                                                            tahun 2024.

                                                                            Sejalan dengan predikat IAA sebagai maskapai            In line with IAA’s status as Indonesia’s largest
                                                                            yang memiliki pangsa pasar internasional terbesar       international airline by market share, IAA plans to
                                                                            di Indonesia, IAA menargetkan peluncuran rute-          launch new routes to expand its market reach into
                                                                            rute baru untuk memperluas jangkauan pasar ke           new countries beyond the core ASEAN market. IAA
                                                                            negara-negara baru di luar pasar inti ASEAN. IAA        will centralize its fleet operations in Bali to support
                                                                            akan memusatkan operasional armada di Bali              market expansion into Australia. In an effort to
                                                                            untuk mendukung penguatan pasar ke Australia.           expand global connectivity, IAA will also develop
                                                                            Dalam upaya memperluas konektivitas global,             Fly-Thru services for international passengers.
                                                                            IAA juga akan mengembangkan layanan Fly-Thru            Meanwhile, to maintain the performance of its
                                                                            bagi penumpang internasional. Di sisi lain, dalam       domestic route network, IAA will develop routes with
                                                                            menjaga performa jaringan rute domestik, IAA            high potential for demand and profitability.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                            akan melakukan pengembangan rute yang memiliki
                                                                            potensi permintaan dan profitabilitas tinggi.

                                                                            Sebagai langkah strategis, IAA berfokus untuk           As a strategic move, IAA is focused on strengthening
                                                                            memperkuat hub utamanya di Jakarta dan Bali             its main hubs in Jakarta and Bali, which serve as
                                                                            sebagai hub yang merupakan pusat permintaan             the centers of highest demand for both domestic
                                                                            tertinggi untuk penerbangan domestik maupun             and international flights, with the aim of optimizing
                                                                            internasional, guna mengoptimalkan pertumbuhan          market growth and supporting the company’s
                                                                            pasar dan mendukung kinerja perusahaan yang             sustainable performance.
                                                                            berkelanjutan.

                                                                            Peranan Direksi dalam Perumusan                         The Role of the Board of Directors in the
                                                                            Strategi dan Kebijakan Strategis                        Formulation of Strategy and Strategic
                                                                                                                                    Policies

                                                                            Setiap anggota Direksi memiliki fokus spesifik          Each member of the Board of Directors has a
                                                                            dalam merumuskan kebijakan strategis 2025.              specific focus in the formulation of the 2025
                                                                            Direktur Utama bertugas untuk menyelaraskan visi        strategic policies. The President Director is




36
Page 39
                                                                                                                  LAPORAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                  MANAGEMENT REPORT
jangka panjang dengan target tahunan, mengambil          responsible for aligning the long-term vision with
keputusan akhir atas prioritas strategis, dan            annual targets, making final decisions on strategic
memastikan seluruh lini bisnis bergerak searah.          priorities, and ensuring all business units move in
Di satu sisi, Direktur Keuangan merumuskan               the same direction. Meanwhile, the Director of
kebijakan efisiensi biaya, pengelolaan modal             Finance formulates policies on cost efficiency and
(capital allocation), serta memastikan strategi          capital allocation, as well as ensuring that the
yang disusun memiliki kelayakan finansial dan            strategies developed have financial viability and
profitabilitas yang terukur.                             measurable profitability.

Sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik,         In accordance with the principles of good corporate
strategi yang disusun Direksi diajukan kepada Dewan      governance, the strategies formulated by the
Komisaris untuk mendapatkan persetujuan maupun           Board of Directors are submitted to the Board of
arahan dan masukan sebelum diimplementasikan.            Commissioners for approval, guidance, and input
Setelah ditetapkan, kebijakan strategis tingkat          before being implemented. Once established,
korporat diturunkan menjadi rencana kerja                corporate-level strategic policies are translated into
operasional di tingkat divisi atau departemen agar       operational work plans at the division or department
setiap karyawan memahami kontribusinya terhadap          level so that every employee understands their
target 2025.                                             contribution to the 2025 targets.

Proses yang dilakukan Direksi untuk                      Processes Implemented by the Board
Menjamin Implementasi Strategi                           of Directors to Ensure Strategy
                                                         Implementation

Direksi memastikan bahwa implementasi strategi           The Board of Directors ensures that the
Perseroan berjalan selaras dengan arah strategis         implementation of the Company’s strategy aligns
yang     telah    ditetapkan     melalui   penguatan     with the established strategic direction by enhancing
komunikasi yang efektif antara Direksi dengan lini       the effectiveness of communication between the
bisnis, unit kerja, serta entitas anak. Direksi secara   Board of Directors with business lines, work units,
berkala melakukan evaluasi atas indikator kinerja        and subsidiaries. The Board of Directors periodically
utama dan menyampaikan arahan serta umpan                evaluates key performance indicators and provides
balik yang relevan untuk memastikan pencapaian           relevant guidance and feedback to ensure the
sasaran usaha.                                           achievement of business objectives.

Evaluasi tersebut mencakup berbagai aspek,               These evaluations cover various aspects, including
antara lain kinerja usaha, pengelolaan dan mitigasi      business performance, risk management and
risiko, hubungan dengan pemangku kepentingan,            mitigation, stakeholder relations, strengthening
penguatan kapabilitas digital, kualitas layanan          digital capabilities, the quality of operational
operasional, serta keamanan informasi. Untuk             services, and information security. To support sound
mendukung pengambilan keputusan yang tepat,              decision-making, the Company also actively gathers
Perseroan juga secara aktif menghimpun masukan           input through various surveys.
melalui berbagai survei.
                                                                                                                          Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Dalam pelaksanaannya, Direksi didukung oleh              In its implementation, the Board of Directors is
fungsi Manajemen Risiko dan Audit Internal               supported by the Risk Management and Internal
untuk     memastikan     kegiatan   operasional          Audit functions to ensure the Company’s operational
Perseroan berjalan sesuai dengan prinsip tata            activities align with the principles of good corporate
kelola perusahaan yang baik, khususnya dalam             governance, particularly in risk management.
pengelolaan risiko. Direksi secara konsisten             The Board of Directors consistently follows up on
menindaklanjuti hasil pemantauan dan temuan              monitoring results and audit findings, while also
audit, sekaligus menanamkan budaya dan nilai-nilai       cultivating the culture and values of the Company
Perseroan dan IAA guna memperkuat kolaborasi,            and IAA to strengthen collaboration and cross-
koordinasi lintas departemen, serta memastikan           departmental coordination, as well as to ensure
pencapaian target dan rencana Perseroan dan IAA          the sustainable achievement of the Company’s and
secara berkelanjutan.                                    IAA’s targets and plans.




                                                                                                                  37
Page 40
                                                                            Perbandingan antara hasil yang Dicapai                   Comparison of Actual Results and
                                                                            dengan yang Ditargetkan                                  Targets

                                                                            Dengan     mempertimbangkan        kondisi    internal   Taking into account the Company’s internal
                                                                            Perseroan, kondisi makro ekonomi, dan proyeksi           conditions, macroeconomic conditions, and future
                                                                            pasar ke depan, manajemen telah merancang target         market projections, the management has designed
                                                                            rencana usaha dari beberapa komponen substansial         business plan targets for several key components to
                                                                            sebagai tolak ukur dalam menilai kinerja Perseroan.      serve as benchmarks for evaluating the Company’s
                                                                            Manajemen menilai bahwa Perseroan telah berhasil         performance. The management considers that the
                                                                            melewati tahun 2025 dengan hasil yang lebih baik.        Company has successfully exceeded its targets
                                                                            Sebagai catatan, Perseroan menjalankan kegiatan          in 2025. For the record, the Company conducts
                                                                            usahanya melalui entitas anak dan grup afiliasi yang     its business activities through subsidiaries and
                                                                            bergerak di bidang usaha penerbangan komersial           affiliated groups engaged in the scheduled
                                                                            berjadwal. Dalam menjalankan bisnisnya, Perseroan        commercial aviation business. In conducting its
                                                                            membagi kegiatan usahanya sesuai dengan PSAK             business, the Company divides its business activities
                                                                            108 tentang Segmen Operasi agar dapat menilai            in accordance with PSAK 108 on Operating Segments
                                                                            masing-masing segmen usaha. Berdasarkan hal              to assess each business segment. Accordingly,
                                                                            tersebut, Perseroan melalui IAA membagi aktivitas        the Company, through IAA, divides its operational
                                                                            operasionalnya ke dalam 2 (dua) segmen utama, yaitu      activities into two main segments: flight operations
                                                                            operasi penerbangan serta ancillary dan lain-lain.       as well as ancillary and other services.

                                                                            Perseroan menutup tahun 2025 dengan pencapaian           The Company concluded 2025 with improved
                                                                            yang lebih baik, didukung oleh kontribusi kinerja        performance, supported by the contributions of
                                                                            entitas anak usahanya. Sepanjang 2025, Perseroan         its subsidiaries. Throughout 2025, the Company
                                                                            berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 7,87           recorded revenue of Rp 7.87 trillion. Operating loss
                                                                            triliun. Rugi usaha mengalami penurunan sebesar          decreased by 15% from Rp 1.53 trillion in 2024
                                                                            15% dari Rp 1,53 triliun pada 2024 menjadi Rp 1,3        to Rp 1.3 trillion in 2025. The net loss for the year
                                                                            triliun pada 2025. Rugi tahun berjalan yang dapat        attributable to owners of the parent entity reached
                                                                            diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai      Rp 1.3 trillion.
                                                                            Rp 1,3 triliun.

                                                                            Peningkatan performa perusahaan mencerminkan             The improvement in the Company’s performance
                                                                            efektivitas strategi yang dijalankan, ketangguhan        reflects the effectiveness of the strategies
                                                                            model bisnis, serta sinergi yang semakin kuat di         implemented, the resilience of the business model,
                                                                            dalam Grup AirAsia. Capaian tersebut menjadi             and the growing synergy within the AirAsia Group.
                                                                            landasan yang kokoh bagi Perseroan untuk                 These achievements serve as a solid foundation for
                                                                            melangkah ke fase pertumbuhan berikutnya.                the Company to move into the next phase of growth.
                                                                            Dengan dukungan pemegang saham, pemangku                 With the support of shareholders, stakeholders, and
                                                                            kepentingan, serta komitmen seluruh jajaran              the commitment of the entire management and
                                                                            manajemen dan karyawan, Direksi meyakini                 staff, the Board of Directors is confident that the
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                            Perseroan mampu menjaga momentum kinerja,                Company can maintain its performance momentum,
                                                                            mengelola tantangan ke depan secara terukur, dan         manage future challenges in a measured manner,
                                                                            terus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan        and continue to create sustainable value for all
                                                                            bagi seluruh pemangku kepentingan.                       stakeholders.

                                                                            Kendala yang Dihadapi dan Solusinya                      Challenges Faced and the Solutions

                                                                            Sepanjang tahun 2025, IAA beroperasi dalam               Throughout 2025, IAA operated in a dynamic and
                                                                            lingkungan usaha yang penuh dinamika dan                 challenging business environment, in terms of both
                                                                            tantangan, baik dari sisi operasional maupun             operations and finance. The depreciation of the
                                                                            finansial. Pelemahan kurs Rupiah terhadap mata           Rupiah against foreign currencies, coupled with
                                                                            uang asing, yang disertai perubahan kondisi makro        shifts in macroeconomic conditions, cost volatility,
                                                                            ekonomi, volatilitas biaya, serta perkembangan           and developments in the global and regional
                                                                            industri penerbangan global dan regional turut           aviation industries, created a business landscape
                                                                            membentuk lanskap bisnis yang menuntut                   that demanded resilience, prudence, and adaptive
                                                                            ketangguhan, kehati-hatian, dan respons strategis        strategic responses.
                                                                            yang adaptif.




38
Page 41
                                                                                                                    LAPORAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                    MANAGEMENT REPORT
Beberapa faktor utama yang memengaruhi kinerja          Key factors that influenced operational and financial
operasional dan finansial pada tahun 2025 adalah:       performance in 2025 include:
1. Pelemahan kurs Rupiah terhadap Dolar                 1. The depreciation of the Rupiah against the
   Amerika Serikat. Pergerakan nilai tukar                  U.S. Dollar. Exchange rate movements affect
   berpengaruh pada biaya-biaya transaksi yang              transaction costs denominated in US Dollars,
   berbasis Dolar Amerika Serikat, khususnya                particularly for aircraft leasing, maintenance,
   untuk biaya sewa pesawat, perawatan, serta               and spare parts purchases. This condition
   pembelian suku cadang. Hal ini berdampak                 directly impacts IAA’s profitability.
   langsung pada profitabilitas IAA.
2. Keterbatasan armada aktif. Saat ini jumlah           2.   Limitations of the active fleet. Currently, the
   pesawat operasional IAA belum sepenuhnya                  number of IAA’s operational aircraft has not yet
   kembali ke kapasitas optimal. Kondisi ini                 fully returned to optimal capacity. This situation
   membatasi ruang gerak IAA dalam membuka                   limits IAA’s ability to launch new routes or
   rute baru maupun meningkatkan frekuensi                   increase flight frequencies.
   penerbangan.
3. Kenaikan biaya operasional. Selama tahun             3.   Rising operational costs. During the current year,
   berjalan, IAA menghadapi peningkatan beban                IAA faces increased operational cost burdens
   biaya operasional yang dipicu oleh inflasi dan            driven by inflation and currency depreciation.
   pelemahan kurs. Kondisi ini secara keseluruhan            This situation collectively puts pressure on IAA’s
   memberikan tekanan terhadap struktur biaya                cost structure.
   IAA.
4. Fluktuasi harga avtur. Harga bahan bakar             4.   Fluctuations in jet fuel prices. Jet fuel prices
   avtur masih menunjukkan volatilitas yang cukup            continue to exhibit significant volatility. Given
   tinggi. Mengingat avtur merupakan salah satu              that jet fuel is one of the largest cost components
   komponen biaya terbesar dalam operasional                 in flight operations, fuel price volatility is a
   penerbangan, volatilitas harga bahan bakar                critical factor that must be carefully managed.
   menjadi faktor penting yang harus dikelola
   secara hati-hati.
5. Regulasi tarif domestik. Penerapan tarif             5.   Domestic fare regulations. The implementation
   batas atas dan tarif batas bawah pada rute                of upper and lower fare caps on domestic
   domestik memberikan kepastian bagi industri,              routes provides certainty for the industry, but
   namun di sisi lain membatasi fleksibilitas IAA            also limits IAA’s flexibility in determining pricing
   dalam menentukan strategi harga yang adaptif              strategies that adapt to demand dynamics and
   terhadap dinamika permintaan dan biaya                    operational costs.
   operasional.
6. Persaingan yang semakin ketat di pasar               6.   Increasingly intense competition in key markets.
   utama. IAA beroperasi dalam lanskap kompetisi             IAA operates in an intensely competitive
   yang intens, baik dengan maskapai penyedia                landscape, facing both low-cost carriers (no-
   pelayanan dengan standar minimum (no-frills)              frills) and full-service carriers. This competition
   maupun penyedia layanan dengan standar                    exists on both domestic and international
   maksimum (full service). Persaingan ini terjadi di        routes, requiring IAA to continuously improve
                                                                                                                            Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
   rute domestik maupun internasional, sehingga              service quality and efficiency.
   menuntut IAA untuk terus meningkatkan kualitas
   layanan dan efisiensi.
7. Ketegangan geopolitik di kawasan Asia. Situasi       7.   Geopolitical tensions in the Asian region.
   politik dan keamanan di beberapa wilayah Asia             Political and security situations in several Asian
   turut menjadi pertimbangan penting, karena                regions are also key considerations, as they can
   dapat memengaruhi stabilitas rute internasional           impact the stability of international routes and
   serta minat perjalanan penumpang. IAA                     passenger travel demand. IAA continuously
   senantiasa memantau perkembangan ini agar                 monitors these developments to respond swiftly
   dapat merespons dengan cepat dan tepat.                   and appropriately.




                                                                                                                    39
Page 42
                                                                            Dalam merespons berbagai tantangan tersebut,            In response to these challenges, IAA has
                                                                            telah diterapkan langkah-langkah strategis yang         implemented strategic measures that focus on
                                                                            terfokus pada pengendalian biaya, peningkatan           cost control, improving operational efficiency, and
                                                                            efisiensi operasional, dan penguatan ketahanan          strengthening business resilience. IAA optimizes its
                                                                            bisnis. IAA melakukan optimalisasi struktur biaya       cost structure through ongoing negotiations with
                                                                            antara lain dengan cara melakukan negosiasi             strategic partners, adjustments to operational
                                                                            berkelanjutan dengan mitra strategis, penyesuaian       patterns, and strengthened cash management to
                                                                            pola operasional, serta penguatan manajemen kas         mitigate exchange rate risks and fuel price volatility.
                                                                            untuk memitigasi risiko nilai tukar dan volatilitas
                                                                            harga bahan bakar.

                                                                            Direksi juga terus berpartisipasi aktif dalam dialog    The Board of Directors also actively participates in
                                                                            kebijakan bersama pemangku kepentingan guna             policy dialogues with stakeholders to foster a more
                                                                            mendorong terciptanya struktur biaya industri yang      competitive industry cost structure, enabling the
                                                                            lebih kompetitif, sehingga maskapai nasional dapat      national carrier to grow sustainably and enhance
                                                                            tumbuh secara berkelanjutan dan meningkatkan            national connectivity.
                                                                            konektivitas nasional.

                                                                            Selain itu, IAA terus meningkatkan kualitas layanan     In addition, IAA continues to improve its service
                                                                            dan keandalan operasional untuk menjaga daya            quality and operational reliability to maintain
                                                                            saing di tengah intensitas persaingan, sekaligus        competitiveness amid intense competition, while
                                                                            memperkuat kepatuhan terhadap regulasi dan              strengthening regulatory compliance and risk
                                                                            manajemen risiko. Dengan pendekatan yang adaptif        management. Through an adaptive and measured
                                                                            dan terukur, Perseroan melalui IAA berupaya menjaga     approach, the Company, through IAA, strives to
                                                                            kesinambungan kinerja serta memanfaatkan peluang        maintain consistent performance and capitalize on
                                                                            pertumbuhan secara berkelanjutan.                       sustainable growth opportunities.

                                                                            Gambaran tentang Prospek Usaha                          Overview on Business Prospects

                                                                            Dalam menghadapi tahun 2026, Perseroan melalui          Going into 2026, the Company, through IAA, has
                                                                            IAA menetapkan arah strategis yang berfokus             established a strategic direction focused on
                                                                            pada penguatan kinerja operasional, optimalisasi        strengthening operational performance, optimizing
                                                                            kapasitas, serta peningkatan profitabilitas melalui     capacity, and improving profitability through the
                                                                            pengelolaan jaringan, armada, dan pendapatan            integrated management of its network, fleet, and
                                                                            secara terintegrasi. Strategi ini dirancang untuk       revenue. This strategy is designed to maintain service
                                                                            menjaga     keandalan     layanan,     memperluas       reliability, expand domestic and international
                                                                            jangkauan pasar domestik dan internasional,             market reach, and optimize operational efficiency
                                                                            serta mengoptimalkan efisiensi operasional guna         to support the sustainable growth of the Company’s
                                                                            mendukung      pertumbuhan     anak    perusahaan       subsidiaries.
                                                                            Perseroan yang berkelanjutan.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                            IAA menetapkan load factor atau tingkat keterisian      IAA has set a load factor of 85% by 2026 as one of
                                                                            kursi sebesar 85% pada tahun 2026 sebagai salah         the key performance indicators. Additionally, IAA
                                                                            satu indikator utama performa perusahaan. Selain        aims for an On-Time Performance of 80% during
                                                                            itu, IAA juga menargetkan ketepatan waktu atau On-      the same period, reflecting its commitment to
                                                                            Time Performance hingga 80% pada periode yang           enhancing service reliability.
                                                                            sama, sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan
                                                                            keandalan layanan.

                                                                            Dari sisi kapasitas, IAA menargetkan pertumbuhan        In terms of capacity, IAA targets seat growth of over
                                                                            kursi lebih dari 25% dibandingkan tahun 2025.           25% compared to 2025. This capacity increase is
                                                                            Peningkatan kapasitas ini didukung oleh pergeseran      supported by a shift in route composition, where the
                                                                            komposisi rute, di mana kontribusi rute internasional   contribution of international routes is projected to
                                                                            diproyeksikan mencapai 64%, sementara rute              reach 64%, while domestic routes are expected to
                                                                            domestik berada pada kisaran 36%. Sejalan               account for approximately 36%. In line with this, the
                                                                            dengan itu, jumlah penumpang pada tahun 2026            number of passengers in 2026 is expected to grow
                                                                            diharapkan tumbuh sekitar 32% dibandingkan tahun        by around 32% compared to the previous year.
                                                                            sebelumnya.




40
Page 43
                                                                                                                    LAPORAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                    MANAGEMENT REPORT
Dalam hal pangsa pasar, IAA berupaya memperluas           In terms of market share, IAA is striving to expand its
jangkauan domestik sekaligus memperkuat koneksi           domestic reach while strengthening international
feeder internasional melalui pengembangan virtual         feeder connections through the development of a
hub di Makassar. Dari sisi pengembangan rute,             virtual hub in Makassar. Regarding route development,
IAA akan terus memperluas keterhubungan kota-             IAA will continue to expand connectivity between
kota utama di Sulawesi, seperti Palu, Kendari, dan        major cities in Sulawesi, such as Palu, Kendari, and
Luwuk, dengan Makassar maupun Surabaya, guna              Luwuk, and Makassar or Surabaya, with the aim of
memperkuat jaringan domestik.                             strengthening its domestic network.

IAA menyadari bahwa ekspansi kapasitas harus tetap        IAA recognizes that capacity expansion must be
diseimbangkan dengan pengelolaan yield dan disiplin       balanced with yield management and cost discipline.
biaya. Oleh karena itu, pertumbuhan 2026 akan             Therefore, the 2026 growth plan will be implemented
dijalankan secara bertahap dan berbasis evaluasi          gradually and based on route-by-route profitability
kinerja rute (route-by-route profitability assessment).   assessments.

Perseroan melalui IAA juga akan memperluas                Through IAA, the Company will also expand its market
jangkauan pasar dengan menggarap potensi island-          reach by tapping into the potential of island-to-
to-island serta meningkatkan lalu lintas domestik         island routes and increasing domestic traffic through
melalui layanan Fly-Thru. Dari sisi distribusi, selain    Fly-Thru services. In terms of distribution, besides
terus mendorong penjualan melalui website www.            continuing to drive sales through the website www.
airasia.com dan aplikasi AirAsia MOVE, IAA juga           airasia.com and the AirAsia MOVE app, IAA will also
akan mengoptimalkan saluran penjualan dengan              optimize sales channels by expanding partnerships
memperluas kerja sama bersama Online Travel Agent         with Online Travel Agents and Non-Online Travel
dan Non-Online Travel Agent, serta segmen korporat.       Agents, as well as the corporate segment.

Selain itu, peningkatan pendapatan non-tiket              Additionally, the Company aims to increase non-ticket
atau ancillary revenue melalui perluasan layanan          revenue or ancillary revenue by expanding additional
tambahan seperti Seat Bundle, In-Flight Sales, serta      services such as Seat Bundle, In-Flight Sales, and
Dynamic Bundling melalui platform digital seperti         Dynamic Bundling through digital platforms like
AirAsia MOVE dan Online Travel Agent.                     AirAsia MOVE and Online Travel Agents.

Perseroan melalui IAA menargetkan pemulihan               Through IAA, the Company aims for a gradual fleet
armada secara bertahap untuk menciptakan                  recovery to drive sustainable growth and improved
pertumbuhan berkelanjutan sekaligus peningkatan           profitability. Concurrently, expanding domestic
profitabilitas. Dalam waktu bersamaan, perluasan          reach remains a priority by strengthening the route
jangkauan domestik juga menjadi prioritas dengan          network and inter-city connectivity within the
memperkuat jaringan rute dan konektivitas antar           country.
kota dalam negeri.

Untuk mendukung rute internasional, IAA akan              To support international routes, IAA will strengthen
memperkuat peran feeder melalui pengembangan              its role as a feeder by developing a virtual hub
                                                                                                                            Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
virtual hub di Makassar dan penambahan armada             in Makassar and expanding its fleet in Surabaya.
di Surabaya. Strategi ini diharapkan mampu                This strategy is expected to increase international
meningkatkan volume penumpang internasional               passenger volume while reinforcing IAA’s position in
sekaligus memperkuat posisi IAA di pasar yang             markets with high demand.
memiliki demand tinggi.

IAA juga berupaya mengoptimalkan volume                   IAA is also striving to optimize volume and yield,
dan yield, terutama pada rute-rute di mana IAA            particularly on routes where IAA holds a strong
memiliki posisi pasar yang kuat. Di sisi operasional,     market position. On the operational side, efficiency
efisiensi akan menjadi kunci. Untuk itu, IAA              will be vital. For this reason, IAA will maximize
akan memaksimalkan utilisasi armada melalui               fleet utilization through more efficient aircraft
penjadwalan rotasi pesawat yang lebih efisien,            rotation scheduling, thereby improving the cost per
sehingga dapat meningkatkan kualitas biaya                available seat kilometer (CASK). IAA’s operational
operasional atau CASK. Perluasan operasional IAA          expansion is expected to drive profitability growth,
diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan                 optimize market growth, and support the company’s
profitabilitas,  mengoptimalkan        pertumbuhan        sustainable performance.
pasar, dan mendukung kinerja perusahaan yang
berkelanjutan.




                                                                                                                    41
Page 44
                                                                            Dengan implementasi strategi yang terukur dan           Through the implementation of a measured and
                                                                            disiplin, Perseroan optimistis mampu menjaga            disciplined strategy, the Company is optimistic of its
                                                                            momentum pertumbuhan, memperkuat daya                   ability to maintain growth momentum, strengthen
                                                                            saing, serta meningkatkan nilai tambah secara           competitiveness, and continuously enhance value
                                                                            berkelanjutan. Melalui sinergi seluruh departemen,      creation. Through synergy across all departments,
                                                                            pengelolaan risiko yang cermat, dan fokus               prudent risk management, and a sustained focus
                                                                            berkelanjutan pada efisiensi serta kualitas layanan,    on efficiency and service quality, the Company
                                                                            Perseroan menatap tahun 2026 dengan keyakinan           looks toward 2026 with confidence in achieving
                                                                            untuk mencapai target kinerja dan mendukung             performance targets and supporting long-term
                                                                            pertumbuhan usaha jangka panjang.                       business growth.

                                                                            Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang                   Implementation of Good Corporate
                                                                            Baik                                                    Governance

                                                                            Perseroan senantiasa menetapkan standar kualitas        The Company consistently upholds the highest
                                                                            terbaik dalam penerapan governansi korporat.            quality standards in the implementation of
                                                                            Sebagai perusahaan publik, penerapan governansi         corporate governance. As a public company,
                                                                            korporat di Perseroan dilaksanakan mengacu pada         the implementation of corporate governance at
                                                                            ketentuan yang ditetapkan oleh regulator pasar          the Company is carried out in accordance with
                                                                            modal. Selain itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga    the provisions established by the capital market
                                                                            telah mengatur prosedur dan mekanisme governansi        regulator. Additionally, the Financial Services
                                                                            korporat pada perusahaan publik yang dituangkan         Authority (OJK) has also regulated the procedures
                                                                            dalam POJK No. 21 Tahun 2015 dan SEOJK No. 32           and mechanisms of corporate governance for public
                                                                            Tahun 2015.                                             companies, as set forth in OJK Regulation No. 21 of
                                                                                                                                    2015 and OJK Circular Letter No. 32 of 2015.

                                                                            Penerapan governansi korporat di Perseroan juga         The implementation of corporate governance at
                                                                            terus beradaptasi dengan ketentuan yang berlaku.        the Company is also continuously adapted to
                                                                            Perseroan menerapkan governansi korporatnya             applicable regulations. The Company implements
                                                                            dengan mengacu pada prinsip-prinsip dasar yang          its corporate governance by referring to the
                                                                            tercantum dalam Pedoman Umum Governansi                 fundamental principles outlined in the 2021 General
                                                                            Korporat Indonesia (PUGKI) tahun 2021 yang              Guidelines for Indonesian Corporate Governance
                                                                            dikeluarkan oleh Komite Nasional Kebijakan              (PUGKI) issued by the National Committee on
                                                                            Governansi (KNKG). PUGKI 2021 merupakan                 Governance Policy (KNKG). PUGKI 2021 is an update
                                                                            pembaharuan dari PUGKI 2019 sebagai pedoman             to PUGKI 2019 and serves as a guideline for every
                                                                            bagi setiap korporasi dalam menyusun governansi         corporation in establishing its internal governance.
                                                                            internalnya. Penerapan prinsip governansi korporat      The implementation of these corporate governance
                                                                            tersebut berlandaskan pada 4 (empat) pilar utama,       principles is based on four (4) main pillars: Ethical
                                                                            yaitu Perilaku Beretika, Akuntabilitas, Transparansi,   Conduct,      Accountability,  Transparency,     and
                                                                            Keberlanjutan (ETAK).                                   Sustainability (ETAK).
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                            Selain penerapan pilar-pilar tersebut, Perseroan        Besides implementing these pillars, the Company
                                                                            juga menerapkan 8 (delapan) prinsip governansi          also applies eight corporate governance principles
                                                                            korporat yang berisi hak-hak pemegang saham,            covering the rights of shareholders and stakeholders
                                                                            pemangku kepentingan dan pemenuhannya, aturan           and their fulfillment, fundamental rules regarding
                                                                            pokok tentang pengelolaan, serta pengawasan             management,        and    oversight    of   corporate
                                                                            atas pengelolaan korporasi di Indonesia, termasuk       management in Indonesia, including aspects of
                                                                            aspek etika, manajemen risiko, dan pengungkapan.        ethics, risk management, and disclosure. These
                                                                            Prinsip-prinsip tersebut terbagi dalam 3 (tiga)         principles are divided into 3 (three) groups:
                                                                            kelompok, yakni:
                                                                            1. Kelompok prinsip pertama, kedua, dan                 1.   The first, second, and third groups of principles
                                                                                ketiga adalah prinsip yang mengatur fungsi               govern the management and oversight functions
                                                                                pengurusan dan pengawasan korporasi, yaitu               of the corporation, which are the Board of
                                                                                Direksi dan Dewan Komisaris;                             Directors and the Board of Commissioners;
                                                                            2. Kelompok prinsip keempat, kelima, dan keenam         2.   The fourth, fifth, and sixth groups of principles
                                                                                adalah prinsip yang mengatur proses dan                  govern the processes and outcomes produced
                                                                                keluaran yang dihasilkan oleh Direksi dan Dewan          by the Board of Directors and the Board of
                                                                                Komisaris; dan                                           Commissioners; and




42
Page 45
                                                                                                                LAPORAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                MANAGEMENT REPORT
3.   Kelompok prinsip ketujuh dan kedelapan adalah    3.   The seventh and eighth groups of principles
     prinsip yang mengatur pemilik sumber daya,            govern the owners of resources, who will primarily
     yang terutama akan menerima manfaat dari              benefit from the implementation of corporate
     pelaksanaan governansi korporat.                      governance.

Perseroan memiliki komitmen yang kuat dan             The Company maintains a strong and consistent
konsisten dalam menerapkan praktik terbaik            commitment to implementing best practices in
governansi korporat pada seluruh aktivitas yang       corporate governance across all its operations.
dijalankan. Sejak pertama kali diterapkan, komitmen   Since its initial implementation, the Company’s
penerapan governansi korporat di Perseroan terus      commitment to corporate governance has
berkembang sejalan tren yang baik sebagai langkah     continued to evolve in line with positive trends as
perbaikan dan penyempurnaan praktik governansi        part of efforts to improve and refine corporate
korporat.                                             governance practices.

Di tahun 2025, Perseroan telah memiliki Governance    In 2025, the Company has established a Governance
Roadmap sebagai bentuk komitmen penerapan             Roadmap as a manifestation of its commitment to
governansi korporat secara menyeluruh. Roadmap ini    the comprehensive implementation of corporate
berfungsi sebagai panduan pelaksanaan governansi      governance. This Roadmap serves as a guide for the
di Perseroan agar menjadi lebih terarah, terencana,   implementation of governance within the Company
serta berdampak pada terciptanya iklim usaha          to ensure it is more focused, well-planned, and
yang kondusif yang pada akhirnya mendorong            contributes to the creation of a conducive business
pertumbuhan Perseroan secara sehat, kuat, dan         climate, ultimately driving the Company’s healthy,
berkesinambungan. Fokus roadmap Perseroan untuk       strong, and sustainable growth. The focus of the
5 (lima) tahun ke depan adalah untuk meningkatkan     Company’s roadmap for the next 5 (five) years is
kualitas governansi korporat yang terbagi ke dalam    to enhance the quality of corporate governance,
beberapa tahapan, antara lain:                        divided into several phases, including:
1. Memperkuat kualitas governansi korporat;           1. Strengthening the quality of corporate
                                                           governance;
2.   Sosialisasi/awareness dan tinjauan       atas    2. Awareness-raising and review of corporate
     governansi korporat;                                  governance;
3.   Memperkuat governansi terintegrasi        dan    3. Strengthening integrated governance and
     pengoptimalan governansi korporat.                    optimizing corporate governance.

Di sepanjang tahun 2025, Perseroan telah              Throughout 2025, the Company has implemented
melaksanakan governansi korporat sejalan dengan       corporate governance in line with the established
Governance Roadmap yang disusun. Adapun               Governance Roadmap. The activities and initiatives
kegiatan dan inisiatif terkait penerapan governansi   related to the implementation of corporate
korporat yang telah dijalankan oleh Perseroan         governance carried out by the Company during the
selama tahun buku, antara lain:                       financial year are as follows:
1. Pemutakhiran Kebijakan Anti Korupsi dan Anti       1. Updating the Anti-Corruption and Anti-Bribery
    Penyuapan di level Grup AirAsia.                      Policy at the AirAsia Group level.
                                                                                                                        Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
2. Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang                2. Holding the Company’s General Meeting of
    Saham Perseroan sesuai dengan ketentuan               Shareholders in accordance with applicable
    yang berlaku.                                         regulations.
3. Penyelenggaraan        Rapat    Direksi, Dewan     3. Holding meetings of the Board of Directors, the
    Komisaris, dan organ pendukung Dewan                  Board of Commissioners, and the supporting
    Komisaris sesuai dengan ketentuan yang                organs of the Board of Commissioners in
    berlaku.                                              accordance with applicable regulations.
4. Pemutakhiran kebijakan terkait governansi          4. Updating policies related to corporate
    korporat.                                             governance.
5. Pelaksanaan Keterbukaan Informasi sesuai           5. Implementing        Information     Disclosure in
    dengan ketentuan yang berlaku.                        accordance with applicable regulations.

Di sisi lain, pada tahun 2025, Perseroan juga         On the other hand, the Company has also reviewed
telah melakukan peninjauan dan pengkinian atas        and updated several applicable guidelines and
beberapa pedoman ataupun piagam yang berlaku,         charters in 2025, including the Nomination and
diantaranya adalah Pedoman Komite Nominasi dan        Remuneration Committee Charter, the Audit
Remunerasi, Piagam Komite Audit, Piagam Audit         Committee Charter, the Internal Audit Charter, and
Internal, serta Manual Sekretaris Perusahaan.         the Corporate Secretary Manual.




                                                                                                                43
Page 46
                                                                            Perseroan juga mempersiapkan diri menghadapi                 The Company is also preparing for the implementation
                                                                            fase implementasi CORSIA dan penguatan standar               phase of CORSIA and the strengthening of global
                                                                            keberlanjutan    global    dengan     meningkatkan           sustainability standards by enhancing emissions
                                                                            pemantauan emisi serta mengevaluasi strategi                 monitoring and evaluating long-term fuel efficiency
                                                                            efisiensi bahan bakar jangka panjang.                        strategies.

                                                                            Perseroan bersinergi dengan Grup AirAsia dalam               The Company is collaborating with AirAsia Group
                                                                            menerapkan program anti korupsi dan anti                     to implement anti-corruption and anti-bribery
                                                                            penyuapan melalui pelaporan hadiah. Untuk                    programs through gift reporting. To enhance
                                                                            meningkatkan awareness karyawan terhadap                     employee awareness of anti-corruption and anti-
                                                                            kebijakan dan perilaku anti korupsi dan anti                 bribery policies and conduct, the Company is also
                                                                            penyuapan, Perseroan juga menyelenggarakan                   organizing several programs in 2025, including:
                                                                            beberapa program di tahun 2025 diantaranya:
                                                                            1. Anti Bribery & Anti Corruption (ABAC) Integrity           1.     Anti-Bribery & Anti-Corruption (ABAC) Integrity
                                                                                Drive pada tanggal 9 Juli 2025, yang dirancang                  Drive on July 9, 2025, designed to raise awareness
                                                                                untuk meningkatkan kesadaran terhadap ABAC                      of ABAC following the implementation of
                                                                                setelah penerapan Kebijakan ABAC yang telah                     the revised ABAC Policy in March 2025 and
                                                                                direvisi pada Maret 2025 serta memperkuat                       to strengthen the ABAC culture within the
                                                                                budaya ABAC di dalam organisasi.                                organization.
                                                                            2. Program e-learning ABAC melalui outclass yang             2.     ABAC e-learning program via Outclass, which is
                                                                                diwajibkan kepada seluruh karyawan setiap                       mandatory for all employees annually.
                                                                                tahunnya.
                                                                            3. Diseminasi kebijakan terkait dengan pelaporan             3.     Dissemination of policies related to gift
                                                                                hadiah melalui portal internal karyawan                         reporting through the Workvivo internal
                                                                                Workvivo.                                                       employee portal.

                                                                            Perubahan Komposisi Direksi                                  Changes in the Composition of the Board
                                                                                                                                         of Directors

                                                                            Pada tahun buku 2025, terdapat perubahan                     In the financial year 2025, the composition of the
                                                                            komposisi Direksi Perseroan berdasarkan Keputusan            Company’s Board of Directors changed pursuant
                                                                            Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan                     to the resolution of the Annual General Meeting of
                                                                            pada tanggal 25 Juni 2025. Adapun kronologi                  Shareholders (AGMS) held on June 25, 2025. The
                                                                            perubahan komposisi Direksi di tahun buku 2025               timeline of changes in the composition of the Board
                                                                            adalah sebagai berikut:                                      of Directors for the financial year 2025 is as follows:


                                                                            Komposisi Direksi Periode 1 Januari – 25 Juni 2025
                                                                            Board of Directors Composition as of January 1 – June 25, 2025

                                                                            Nama                                      Jabatan                               Dasar Pengangkatan
                                                                            Name                                      Position                                 Basis of Appointment
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                            Veranita Yosephine Sinaga      Direktur Utama                    Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
                                                                                                           President Director                tanggal 6 Juli 2022
                                                                                                                                             Annual General Meeting of Shareholders Resolution
                                                                                                                                             dated July 6, 2022
                                                                            Luh Gede Mega Putri Tjatera    Direktur                          Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
                                                                                                           Director                          tanggal 20 Agustus 2024
                                                                                                                                             Extraordinary General Meeting of Shareholders Resolution
                                                                                                                                             dated August 20, 2024




44
Page 47
                                                                                                                           LAPORAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                           MANAGEMENT REPORT
Komposisi Direksi Periode 25 Juni – 31 Desember 2025
Board of Directors Composition as of January June 25 – December 31, 2025

Nama                                       Jabatan                              Dasar Pengangkatan
Name                                        Position                              Basis of Appointment

Raden Achmad Sadikin           Direktur Utama                   Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
                               President Director               tanggal 25 Juni 2025
                                                                Annual General Meeting of Shareholders Resolution
                                                                dated June 25, 2025
Luh Gede Mega Putri Tjatera    Direktur                         Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
                               Director                         tanggal 20 Agustus 2024
                                                                Extraordinary General Meeting of Shareholders Resolution
                                                                dated August 20, 2024


Segenap jajaran Direksi berkomitmen untuk                      The entire Board of Directors is committed to
menjalankan amanah ini dengan senantiasa                       fulfilling this mandate by consistently upholding the
mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan                   principles of good corporate governance in the best
yang baik demi kepentingan pemegang saham dan                  interests of shareholders and other stakeholders.
para pemangku kepentingan lainnya.

Apresiasi                                                      Appreciation

Atas pencapaian kinerja Perseroan pada tahun                   In recognition of the Company’s performance
pelaporan ini, Direksi menyampaikan apresiasi                  achievements during this reporting year, the Board
kepada seluruh pihak yang telah memberikan                     of Directors extends its appreciation to all parties
kontribusi terbaik. Direksi mengucapkan terima kasih           who have made their best contributions. The Board
kepada para pemegang saham dan pemangku                        of Directors would like to thank the shareholders and
kepentingan atas dukungan yang berkelanjutan,                  stakeholders for their continued support, as well as
serta kepada Dewan Komisaris atas pengawasan                   the Board of Commissioners for their oversight and
dan arahan yang konstruktif sehingga pengelolaan               constructive guidance, which have enabled the
Perseroan dapat berjalan secara efektif dan                    Company’s management to operate effectively
terarah. Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh             and purposefully. Our appreciation is also extended
jajaran manajemen dan karyawan atas dedikasi                   to the entire management team and employees
dan komitmen yang tinggi dalam mendorong                       for their high level of dedication and commitment
pencapaian kinerja tahun 2025. Direksi optimistis              in driving performance toward the 2025 goals. The
kinerja yang baik ini dapat dipertahankan dan                  Board of Directors is optimistic that this strong
ditingkatkan pada periode-periode mendatang.                   performance can be maintained and improved in the
                                                               coming periods.




                                                                                                                                   Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                              Tangerang, 27 April 2026 | Tangerang, April 27, 2026

                                                 Atas Nama Direksi
                                          On Behalf of the Board of Directors




                                              Raden Achmad Sadikin
                                                     Direktur Utama
                                                    President Director




                                                                                                                           45
Page 48
                                                                                  Surat Pernyataan Dewan Komisaris
                                                                               dan Direksi tentang Tanggung Jawab atas
                                                                              Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan
                                                                                 PT AirAsia Indonesia Tbk Tahun 2025
                                                                                   Statement of the Board of Commissioners and Board of Directors on
                                                                                the Responsibility for the 2025 Annual Report and Sustainability Report of
                                                                                                          PT AirAsia Indonesia Tbk



                                                                            Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan          We, the undersigned, declare that all information in
                                                                            bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan dan            the 2025 Annual Report and Sustainability Report
                                                                            Laporan Keberlanjutan PT AirAsia Indonesia Tbk tahun       of PT AirAsia Indonesia Tbk has been presented in
                                                                            2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung           full and we are fully responsible for the accuracy of
                                                                            jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan dan         the contents of the Company’s Annual Report and
                                                                            Laporan Keberlanjutan Perseroan ini.                       Sustainability Report.

                                                                            Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.          This Statement is hereby made in all truthfulness.




                                                                                                                        Tangerang, 27 April 2026
                                                                                                                        Tangerang, April 27, 2026



                                                                                                                           Dewan Komisaris
                                                                                                                        Board of Commissioners




                                                                                                                    Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal
                                                                                                                             Komisaris Utama
                                                                                                                          President Commissioner
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                     Sabam Hutajulu                         Julianto Sidarto                       Reza Viryawan
                                                                                    Komisaris Independen                   Komisaris Independen                       Komisaris
                                                                                 Independent Commissioner               Independent Commissioner                     Commissioner




                                                                                                                                 Direksi
                                                                                                                           Board of Directors




                                                                                           Raden Achmad Sadikin                                     Luh Gede Mega Putri Tjatera
                                                                                                Direktur Utama                                                Direktur
                                                                                               President Director                                             Director




46
Page 49
                                                                               Halaman ini sengaja dikosongkan.
                                                                               This page is intentionally left blank.




                                                                                                                        LAPORAN MANAJEMEN
     Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




47
                                                                                                                         MANAGEMENT REPORT
Page 50
     Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




48
                                                                                 03




                         Profile
                                              Profil




                         Company
                                              Perusahaan
Page 51
Dalam menjaga performa jaringan
rute domestik dan internasional,
Perseroan melalui IAA senantiasa
melakukan pengembangan rute yang
memiliki potensi profitabilitas tinggi.

The Company through IAA continually
develops high-potential profitable routes to
maintain the performance of its domestic and
international route networks.




                                               Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                               49
Page 52
                                                                            Identitas Perseroan
                                                                            Corporate Identity



                                                                             Nama Perseroan                        Tanggal Pendirian
                                                                             Company Name                          Date of Establishment

                                                                                                                   •   25 Juli 1989 | PT Centris Multipersada Pratama
                                                                                                                   •   29 Desember 2017 | PT AirAsia Indonesia Tbk
                                                                             PT AirAsia Indonesia Tbk              •   July 25, 1989 | PT Centris Multipersada Pratama
                                                                                                                   •   December 29, 2017 | PT AirAsia Indonesia Tbk

                                                                                                                   Dasar Hukum Pendirian
                                                                                                                   Legal Basis of Establishment

                                                                                                                   Akta Pendirian No. 61 tanggal 25 Juli 1989, yang dibuat di hadapan Muchlis
                                                                                                                   Munir, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah memperoleh pengesahan dari
                                                                                                                   Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-4016.
                                                                                                                   HT.01.01.TH.91 tanggal 21 Agustus 1991 dan telah diumumkan dalam Berita
                                                                                                                   Negara Republik Indonesia No. 44, Tambahan No. 2460 tanggal 2 Juni 1992
                                                                                                                   dan perubahan nama menjadi Perseroan Terbatas “PT AirAsia Indonesia Tbk”
                                                                                                                   berdasarkan Akta No. 81 tanggal 29 Desember 2017 yang dibuat di hadapan
                                                                                                                   Liestiani Wang S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan,
                                                                                                                   yang telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan HAM Republik
                                                                                                                   Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0027936.AH.01.02 TAHUN 2017
                                                                                                                   tanggal 29 Desember 2017.
                                                                                                                   The Deed of Establishment No. 61 dated July 25, 1989, drawn up before Muchlis
                                                                                                                   Munir, S.H., Notary in Jakarta, and ratified by the Minister of Justice of the
                                                                                                                   Republic of Indonesia through Decree No. C2-4016.HT.01.01.Th.91 dated August
                                                                             Bidang Usaha                          21, 1991, and published in the State Gazette of the Republic of Indonesia No.
                                                                             Line of Business
                                                                                                                   44, Supplement No. 2460, dated June 2, 1992 as well as the change of the
                                                                             Jasa Konsultasi Bisnis dan            Company’s name to “PT AirAsia Indonesia Tbk” based on Deed No. 81 dated
                                                                             Manajemen, dan Perdagangan            December 29, 2017, drawn up before Liestiani Wang, S.H., M.Kn., Notary in South
                                                                             Umum.                                 Jakarta Administrative City, which has obtained approval from the Minister of
                                                                             Consulting Service on Business        Law and Human Rights of the Republic of Indonesia through Decree No. AHU-
                                                                             and Management, and General           0027936.AH.01.02 TAHUN 2017, dated December 29, 2017.
                                                                             Trading.
                                                                                                                  Informasi Perubahan Nama
                                                                             Modal Dasar                          Information on Name Changes
                                                                             Authorized Capital
                                                                                                                   Sejak berdiri hingga akhir tahun 2025, Perseroan telah mengalami beberapa
                                                                                                                   kali perubahan nama. Informasi lebih rinci mengenai perubahan nama
                                                                             Rp10 triliun                          Perseroan telah dimuat pada pembahasan Keterangan Perubahan Nama
                                                                                                                   pada Bab Profil Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini.
                                                                             terbagi atas 40.000.000.000
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             lembar saham, masing-masing           Since its establishment until the end of 2025, the Company has undergone
                                                                             dengan nilai nominal Rp250,00         several name changes. Detailed information regarding the name changes
                                                                             Rp10 trillion comprising              of the Company can be found in the discussion regarding Information on
                                                                             40,000,000,000 shares, each           Name Changes in the Company Profile Chapter of this Annual Report and
                                                                             with a par value of Rp250.00          Sustainability Report.

                                                                             Modal Ditempatkan dan                 Tanggal Pencatatan Saham di                Kepemilikan Saham
                                                                             Disetor Penuh                         Bursa Efek Indonesia                       Share Ownership
                                                                             Issued and Fully Paid Capital         Share Listing Date in the Indonesia
                                                                                                                   Stock Exchange

                                                                             Rp2,67 triliun                        8 Desember 1994
                                                                                                                   December 8, 1994
                                                                                                                                                                         7,59%

                                                                             terbagi atas 10.685.124.441
                                                                             lembar saham, masing-masing
                                                                                                                   Entitas Anak Usaha                                               46,25%
                                                                             dengan nilai nominal Rp250,00         Subsidiaries                                 46,16%
                                                                             Rp2.67 trillion comprising
                                                                             10,685,124,441 shares, each with a    •   PT Indonesia AirAsia: 57,25%
                                                                             par value of Rp250.00                     (Kepemilikan Langsung |
                                                                                                                       Direct Ownership)
                                                                             Kode Saham                            •   PT Garda Tawang Reksa
                                                                             Stock Code                                                                          AirAsia Aviation      PT Fersindo
                                                                                                                       Indonesia: 38,36%                         Group Limited:        Nusaperkasa:
                                                                                                                       (Kepemilikan Tidak Langsung |             46,25%                46,16%

                                                                             CMPP                                      Indirect Ownership)                       Masyarakat |
                                                                                                                                                                 Public: 7,59%




50
Page 53
                                         Skala Usaha




                                                                                            PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                            COMPANY PROFILE
                                         Scale of Business




                                                                   Rp
                                                                        7,874
                                         Pendapatan
                                         Usaha                                   triliun
                                         Operating Revenue                       trillion

Jumlah Armada

                                                                   Rp
                                                                        644
Total Fleets
                                         Laba (Rugi)
                                                                                 triliun
28      Airbus A320-200
                                         Usaha
                                         Operating Profit (Loss)                 trillion
Jumlah Rute Penerbangan
Number of Flight Routes


11                                                                 Rp
                                                                        5,054
               Domestik
               Domestic                  Jumlah Aset                             triliun
                                                                                 trillion
23             Internasional             Total Assets
               International

34             Total Rute
               Penerbangan
                                         Jumlah
                                                                   Rp
                                                                        15,786
               Total Flight Routes
                                         Liabilitas                              triliun
Alamat Kantor Pusat                      Total Liabilities                       trillion
Head Office Address




                                                                        1
AirAsia RedHouse
Jl. Marsekal Suryadharma (M1) No.1
Kel. Selapajang Jaya                     Kantor Pusat                            Kantor
Kec. Neglasari, Kota Tangerang           Head Office                             Office
Banten 15127
    021 29850888




                                                                       17
    iaa_corporatesecretary@airasia.com
                                         Kantor Perwakilan
Kontak Perseroan
Number of Flight Routes                  Penjualan                               Kantor
                                         Representative Office                   Offices
   ir.aaid.co.id
   @flyairasia

                                                                                                    Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk



                                                                    1.163
   @flyairasia.id
   @airasia_indo                         Jumlah
   @FlyAirAsia                           Karyawan                                Orang
   AirAsia                               Total Employees                         People




                                                                                            51
Page 54
                                                                            Riwayat Singkat Perseroan
                                                                            Brief History of the Company



                                                                            Perseroan didirikan pertama kali dengan nama             The Company was first established under the name
                                                                            PT Centris Multipersada Pratama pada tanggal 25          of PT Centris Multipersada Pratama on July 25, 1989.
                                                                            Juli 1989. Pendirian tersebut ditetapkan berdasarkan     The establishment was legalized based on Deed
                                                                            Akta Pendirian No. 61 tanggal 25 Juli 1989, yang         of Establishment No. 61 dated July 25, 1989, which
                                                                            diperbaiki dan diubah dengan Akta Perubahan No. 3        was later ratified and amended based on Deed of
                                                                            tanggal 2 September 1989, Akta Perubahan Nomor           Amendment No. 3 dated September 2, 1989, Deed of
                                                                            1 tanggal 3 Oktober 1990, dan Akta Perubahan No.         Amendment No. 1 dated October 3, 1990, and Deed
                                                                            4 tanggal 4 Februari 1991, yang seluruhnya dibuat        of Amendment No. 4 dated February 4, 1991, these
                                                                            di hadapan Muchlis Munir, S.H., Notaris di Jakarta,      amendments were drawn up before Muchlis Munir,
                                                                            yang telah memperoleh pengesahan dari Menteri            S.H., Notary in Jakarta, and ratified by the Minister
                                                                            Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat                of Justice of the Republic of Indonesia under Decree
                                                                            Keputusan No. C2-4016.HT.01.01.TH.91 tanggal 21          No. C2-4016.HT.01.01.TH.91 dated August 21, 1991
                                                                            Agustus 1991 dan diumumkan dalam Berita Negara           and announced in the State Gazette of the Republic
                                                                            Republik Indonesia No. 44, Tambahan No. 2460             of Indonesia No. 44, Supplement No. 2460 dated
                                                                            tanggal 2 Juni 1992.                                     June 2, 1992.

                                                                            PT Centris Multipersada Pratama melakukan                PT Centris Multipersada Pratama conducted
                                                                            Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public         Initial Public Offering (IPO) on the Indonesia Stock
                                                                            Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia yang melepas      Exchange and listed 37.04% of its shares to the
                                                                            37,04% saham kepada publik dengan kode saham             public under the stock code CMPP on December 8,
                                                                            CMPP pada 8 Desember 1994. Selanjutnya, PT Centris       1994. Thereafter, PT Centris Multipersada Pratama
                                                                            Multipersada Pratama Tbk melakukan perubahan             Tbk changed its name into PT Rimau Multi Putra
                                                                            nama menjadi PT Rimau Multi Putra Pratama                Pratama Tbk on June 20, 2014, along with a shift in
                                                                            Tbk pada 20 Juni 2014 sekaligus diiringi dengan          its primary business activities.
                                                                            pergantian kegiatan usaha utama yang dijalankan.

                                                                            Di tahun 2017, Perseroan kembali melakukan right         In 2017, the Company carried out another right issue
                                                                            issue sebesar Rp3,4 triliun dari PT Rimau Multi Putra    of Rp3.4 trillion from PT Rimau Multi Putra Pratama
                                                                            Pratama Tbk yang kemudian dibeli oleh PT Fersindo        Tbk which was then purchased by PT Fersindo
                                                                            Nusaperkasa dan AirAsia Investment Ltd., selaku          Nusaperkasa and AirAsia Investment Ltd. as the
                                                                            pemegang saham pengendali Perseroan. Melalui             Company’s controlling shareholders. Through this
                                                                            aksi korporasi ini, Perseroan mengalami perubahan        corporate action, the Company changed its name
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                            nama menjadi PT AirAsia Indonesia Tbk pada 29            into PT AirAsia Indonesia Tbk on December 29, 2017
                                                                            Desember 2017 dan mengubah arah kegiatan bisnis          and changed the course of its business activities.
                                                                            Perseroan. Pada 29 Desember 2017, Perseroan              On December 29, 2017, the Company officially
                                                                            secara resmi menjadi entitas induk dari IAA yang         became the parent entity of IAA which operates
                                                                            menjalankan kegiatan usaha di bidang usaha               scheduled commercial airline services.
                                                                            penerbangan komersial berjadwal.

                                                                            Perseroan yang menjalankan kegiatan usaha jasa           As a company that engages in airline services
                                                                            penerbangan melalui entitas anaknya memiliki 1 (satu)    through its subsidiaries, the Company has 1 (one)
                                                                            Kantor Pusat dan 17 (tujuh belas) kantor perwakilan      Head Office and 17 (seventeen) AirAsia Travel Service
                                                                            penjualan yang tersebar di 13 kota besar di Indonesia.   Centers spread across 13 major cities in Indonesia.
                                                                            Hal tersebut juga merupakan wujud komitmen               This presence proves the Company’s commitment in
                                                                            Perseroan untuk memberikan pelayanan memuaskan           providing satisfactory services to all its customers
                                                                            kepada seluruh pelanggan dan para mitra.                 and business partners.




52
Page 55
                                                                                                                 PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                                 COMPANY PROFILE
Sejak pertama kali didirikan hingga akhir tahun 2025,       Since its establishment until the end of 2025, the
Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan           Company has amended its Articles of Association
Anggaran Dasar. Anggaran Dasar Perseroan terakhir           several times. The latest amendment was ratified
telah disahkan berdasarkan Akta No. 90 tanggal 16           based on Deed No. 90 dated November 16, 2023
November 2023 yang dibuat di hadapan Jose Dima              drawn up before Jose Dima Satria, S.H., M.Kn.,
Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta   Notary in South Jakarta Administrative City,
Selatan, tentang perubahan maksud dan tujuan                regarding changes to the Company’s purposes and
Perseroan (Penyesuaian KBLI 2020) dan perubahan             objectives (aligned with KBLI 2020) and changes to
pengurus Perseroan. Perubahan Anggaran Dasar                the Company’s management. The amendment has
tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri          obtained approval from the Minister of Justice and
Hukum dan HAM Republik Indonesia dengan Surat               Human Rights of the Republic of Indonesia through
Keputusan No. AHU-0071304.AH.01.02.TAHUN 2023               Decree No. AHU-0071304.AH.01.02.TAHUN 2023
tanggal 17 November 2023.                                   dated November 17, 2023.




Keterangan Perubahan Nama
Information on Name Changes



Sejak berdiri, Perseroan telah melalui beberapa             Since its establishment, the Company’s corporate
perubahan     identitas     perusahaan.     Perseroan       identity has changed several times. The Company
memulai operasinya sebagai PT Centris Multipersada          began its operations as PT Centris Multipersada
Pratama. Pada 8 Desember 1994, Perseroan                    Pratama. On December 8, 1994, the Company
bertransformasi     menjadi      perusahaan     publik      transformed into a public company under the name
                                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dengan nama PT Centris Multipersada Pratama                 PT Centris Multipersada Pratama Tbk. Then, on June
Tbk. Kemudian, pada 20 Juni 2014, Perseroan                 20, 2014, the Company decided to change its name
menetapkan perubahan nama menjadi PT Rimau                  to PT Rimau Multi Pratama Tbk. Subsequently, on
Multi Pratama Tbk. Selanjutnya, pada 29 Desember            December 29, 2017, the Company officially changed
2017, Perseroan secara resmi melakukan perubahan            its name to PT AirAsia Indonesia Tbk. The change
nama menjadi PT AirAsia Indonesia Tbk. Perubahan            took effect on December 29, 2017, as stipulated in
tersebut efektif berlaku pada 29 Desember 2017              Deed No. 81 dated December 29, 2017, drawn up
yang ditetapkan berdasarkan Akta No. 81 tanggal             before Liestiani Wang S.H., M.Kn., Notary in South
29 Desember 2017 yang dibuat di hadapan Liestiani           Jakarta Administrative City, which has obtained
Wang S.H., M.Kn., Notaris di Kota Administrasi Jakarta      approval from the Minister of Law and Human Rights
Selatan, yang telah memperoleh persetujuan dari             of the Republic of Indonesia with Decree No. AHU-
Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia dengan             0027936.AH.01.02 TAHUN 2017 dated December 29,
Surat Keputusan No. AHU-0027936.AH.01.02 TAHUN              2017.
2017 tanggal 29 Desember 2017.




                                                                                                                 53
Page 56
                                                                            Jejak Langkah
                                                                            Milestones



                                                                             2017                                                           2018                                   2019


                                                                             November                      Desember                         Agustus                                Januari
                                                                             November                      December                         August                                 January
                                                                             •   Perkuat konektivitas      •   IAA menyambut                •   IAA tuntaskan                      Grup AirAsia meluncurkan tampilan baru
                                                                                 dari Sumatera, IAA            pesawat Airbus A320              audit keselamatan                  pada situs web dan aplikasi serta Chatbot
                                                                                 luncurkan tiga rute           yang ke-23.                      operasional IATA (IOSA).           dengan artificial intelligence.
                                                                                 baru.                     •   IAA resmi menjadi            •   Kedatangan pesawat                 AirAsia Group launched a new theme on its
                                                                             •   IAA luncurkan                 Entitas Anak                     Ke-24 pada bulan                   website and application as well as artificial
                                                                                 layanan Wifi dalam            Perseroan.                       Agustus 2018.                      intelligence powered Chatbot.
                                                                                 Penerbangan Berbiaya      •   IAA welcomed its 23rd        •   IAA completed the
                                                                                 Hemat Pertama di              Airbus A320 aircraft.            IATA (IOSA) operational
                                                                                                                                                                                   Mei
                                                                                 Indonesia.                •   IAA officially became            safety audit.                      May
                                                                             •   IAA strengthened its          a subsidiary of the          •   IAA welcomed its 24th
                                                                                 connectivity from             Company.                         aircraft in August 2018.           Menyambut pesawat Airbus A320 ke-25.
                                                                                 Sumatera by launching                                                                             IAA welcomed its 25th Airbus A320 aircraft.
                                                                                 three new routes.
                                                                                                                                            Oktober
                                                                             •   IAA launched the                                           October                                Agustus
                                                                                 first Wifi services for                                                                           August
                                                                                 Low-Cost Carrier in                                        Transfer 8 pesawat Airbus
                                                                                                                                            A320 dari Indonesia                    Penerbangan perdana Bali-Labuan Bajo.
                                                                                 Indonesia.
                                                                                                                                            AirAsia X ke IAA pada bulan            Inaugural flight of Bali-Labuan Bajo.
                                                                                                                                            Oktober 2018.
                                                                                                                                            Transfer of 8 Airbus A320              September
                                                                                                                                            aircraft from Indonesia                September
                                                                                                                                            AirAsia X to IAA in October            •   Menyambut pesawat Airbus A320 Ke-26.
                                                                                                                                            2018.                                  •   Menyambut pesawat Airbus A320 ke-27.
                                                                                                                                                                                   •   IAA welcomed its 26th Airbus A320
                                                                                                                                                                                       aircraft.
                                                                                                                                                                                   •   IAA welcomed its 27th Airbus A320
                                                                                                                                                                                       aircraft.


                                                                                   2023


                                                                                   Januari                        Juni                                Agustus                                Oktober
                                                                                   January                        June                                August                                 October
                                                                                   IAA sambut pesawat             •   Perkuat konektivitas di         •   IAA meluncurkan Komite             •   Penerbangan perdana
                                                                                   PK-AZQ.                            ASEAN, IAA resmi buka rute          Diversity, Equity, and                 Banjarmasin-Bali.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                   IAA welcomed PK-AZQ                baru Jakarta-Ho Chi Minh,           Inclusion (DEI) Indonesia.         •   IAA resmi menjadi maskapai
                                                                                   aircraft.                          Vietnam.                        •   Rute Surabaya-Labuan                   pertama yang melayani
                                                                                                                  •   Penerbangan perdana IAA             Bajo resmi mengudara! IAA              rute Denpasar dari Bandara
                                                                                   April                              rute Jakarta-Perth lepas            hubungkan pintu gerbang                Internasional Kertajati.
                                                                                   April                              landas.                             internasional Jawa Timur           •   IAA launched the Diversity,
                                                                                                                  •   IAA rayakan penerbangan             dengan Destinasi Super                 Equity, and Inclusion (DEI)
                                                                                   •   IAA meresmikan
                                                                                                                      perdana dari Jakarta ke             Prioritas.                             Committee.
                                                                                       peluncuran rute
                                                                                                                      Kuching.                        •   IAA launched the Diversity,        •   Inaugural flight of
                                                                                       Jakarta-Phnom
                                                                                                                  •   Inaugural Jakarta-Labuan            Equity, and Inclusion (DEI)            Banjarmasin-Bali.
                                                                                       Penh.
                                                                                                                      Bajo.                               Committee.                         •   IAA officially became the
                                                                                   •   IAA resmi buka rute
                                                                                                                  •   IAA strengthened its            •   Surabaya-Labuan Bajo                   first airline to serve Denpasar
                                                                                       Jakarta-Lampung.
                                                                                                                      connectivity in ASEAN by            route is officially on the air!        – Kertajati International
                                                                                   •   IAA inaugurated
                                                                                                                      launching a new route               IAA connected East Asia’s              Airport route.
                                                                                       the launching of
                                                                                                                      of Jakarta-Ho Chi Minh,             international gateway
                                                                                       Jakarta-Phnom Penh
                                                                                                                      Vietnam.                            through Super Priority
                                                                                       flight route.                                                                                         Desember
                                                                                                                  •   Inaugural flight of IAA’s           Destinations.                      December
                                                                                   •   IAA officially
                                                                                                                      Jakarta-Perth route.
                                                                                       launched Jakarta-
                                                                                                                  •   IAA celebrated its inaugural                                           •   IAA resmi beroperasi
                                                                                       Lampung flight                                                                                            hubungkan Denpasar
                                                                                                                      flight from Jakarta to
                                                                                       route.                                                                                                    dan Kupang. Permudah
                                                                                                                      Kuching.
                                                                                                                  •   Inaugural flight of Jakarta-                                               konektivitas lewat jalur
                                                                                                                      Labuan Bajo.                                                               udara.
                                                                                                                                                                                             •   IAA officially connected
                                                                                                                                                                                                 Denpasar and Kupang.
                                                                                                                                                                                                 Simplifying connectivity by
                                                                                                                                                                                                 air.




54
Page 57
                                                                                                                                                 PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                                                                 COMPANY PROFILE
                                   2020                                                                 2021                  2022


Oktober                            Maret                                  November                      November              Juli
October                            March                                  November                      November              July
•    Penerbangan Perdana           •    Re-opening rute Jakarta-          Peluncuran AirAsia            IAA operasikan 9      Penerbangan
     Jakarta-Belitung                   Medan.                            Unlimited Pass untuk          rute domestik di      Perdana
     dan Kuala Lumpur-             •    Perpindahan Bandara JOG           terbang sepuasnya jelajahi    Desember dan          Denpasar-
     Belitung.                          menjadi YIA.                      Indonesia.                    gratis jatah bagasi   Kualanamu.
•    Peluncuran rute               •    Re-opening of Jakarta-            The launch of AirAsia         20 kg.                Inaugural Flight
     baru ke Lombok                     Medan route.                      Unlimited Pass to provide     IAA operated 9        of Denpasar-
     dari Surabaya dan             •    Transfer of JOG Airport to YIA.   unlimited flights across      domestic routes in    Kualanamu.
     Yogyakarta.                                                          Indonesia.                    December with a
•    Inaugural Flight of           Juni                                                                 free baggage limit
     Jakarta-Belitung and          June                                   Desember                      of 20 kg.
     Kuala Lumpur-Belitung.                                               December
                                   •    Reinstatement after
•    IAA launched a new
                                        hibernation (CGK-DPS, CGK-        IAA mengoperasikan
     route to Lombok
                                        KNO, SUB-KUL, KNO-KUL).           kembali rute Bali-Labuan
     from Surabaya and
                                   •    Reinstating and adding            Bajo dan Jakarta-
     Yogyakarta.
                                        frequencies (CGK-DPS, CGK-        Semarang mulai Januari.
                                        SUB, CGK-LOP, CGK-KNO,            IAA re-operated Bali-
Desember                                CGK-YIA).                         Labuan Bajo and Jakarta-
December                                                                  Semarang routes in January.
Menyambut pesawat                  Juli
Airbus A320 ke-28.                 July
IAA welcomed its 28th
                                   Reinstating 3 routes: YIA-KNO,
Airbus A320 aircraft.              SUB-DPS, CGK-SRG.




    2024                                                                  2025


    Januari                                                               Maret                              Oktober
    January                    Agustus                                    March                              October
                               August
    IAA mengawali
                               IAA memperluas                             • Penerbangan Perdana rute         • Penerbangan Perdana rute
    tahun 2024 dengan
                                                                            Bali - Darwin.                     Surabaya - Balikpapan.

                                                                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
    meluncurkan rute           jangkauan penerbangan
    penerbangan Bali-          dengan membuka empat                       • Inaugural Flight of Bali-        • Penerbangan Perdana rute
    Lampung.                   rute baru, yaitu Jakarta-                    Darwin.                            Balikpapan - Tarakan.
    IAA started 2024           Bandar Seri Begawan,                                                          • Penerbangan Perdana rute
    by launching a new         Bali-Phuket, Bali-Kota                                                          Balikpapan - Berau.
                               Kinabalu, serta Bali-
                                                                          Juni
    flight route of Bali-
                                                                          June                               • Penerbangan Perdana rute
    Lampung.                   Cairns.
                                                                                                               Surabaya - Bangkok (Don
                               IAA expanded its flight                    • Penerbangan Perdana rute
                               coverage by launching
                                                                                                               Mueang).
    Februari                                                                Bali - Adelaide.
                               four new routes, including                                                    • Inaugural Flight of
    February                                                              • Inaugural Flight of Bali-
                               Jakarta-Bandar Seri                                                             Surabaya - Balikpapan.
                                                                            Adelaide.
    Kembali membuka            Bengawan, Bali-Phuket,                                                        • Inaugural Flight of
    rute baru, IAA terbang     Bali-Kota Kinabalu, and                                                         Balikpapan - Tarakan.
    perdana Jakarta-Kota       Bali-Cairns.                               Juli                               • Inaugural Flight of
    Kinabalu.                                                             July                                 Balikpapan - Berau.
    IAA launched another
                               Oktober                                    • Penerbangan Perdana rute         • Inaugural Flight of
    route with its inaugural
    flight of Jakarta-Kota
                               October                                      Jakarta - Manado.                  Surabaya - Bangkok (Don
    Kinabalu.                  IAA resmi melayani rute                    • Inaugural Flight of Jakarta-       Mueang).
                               penerbangan langsung                         Manado.
                               Bali-Hong Kong dan
                               Jakarta-Hong Kong.
                               IAA officially serves direct
                               flight routes from Bali-
                               Hong Kong and Jakarta-
                               Hong Kong.




                                                                                                                                                 55
Page 58
                                                                            Visi, Misi, dan Budaya
                                                                            Perseroan
                                                                            Vision, Mission, and Corporate Culture




                                                                                           Mengembangkan IAA agar
                                                                                           menjadi maskapai berbiaya
                                                                                           hemat terbesar di Indonesia
                                                                                           dan memberikan layanan
                                                                                           yang terbaik kepada
                                                                                           masyarakat Indonesia dengan
                                                                                           menyediakan konektivitas
                                                                                           dengan biaya yang terjangkau.
                                                                            Visi




                                                                                           To grow IAA as Indonesia’s largest
                                                                                 Vision




                                                                                           low-cost carrier and to provide the
                                                                                           best service possible to Indonesian
                                                                                           customers by enabling cost-efficient
                                                                                           connectivity.




                                                                                                                               Konsisten Dalam
                                                                                                                               Memberikan Harga
                                                                                                                               Terjangkau
                                                                                              Menjadi Penyedia
                                                                                                                               Consistently Affordable
                                                                                              Lapangan
                                                                                              Pekerjaan Terbaik                Kami berkomitmen untuk
                                                                                              Best Employer                    memberikan layanan
                                                                                                                               penerbangan dengan harga
                                                                                              Kami bertekad untuk menjadi      yang terjangkau sehingga
                                                                                              Perseroan terbaik yang           semua orang bisa terbang
                                                                                              memperlakukan karyawan           dengan AirAsia.
                                                                                              sebagai bagian dari keluarga.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                                               We are committed to consistently
                                                                                              Dedicated to be the employer     offer affordable fares for
                                                                                              of choice where employees are    everyone to fly with AirAsia.
                                                                                              recognized as family.


                                                                                                                               Memastikan
                                                                                              Menjadi Brand                    Kualitas Layanan
                                                                                              ASEAN yang Diakui                dan Produk
                                                                                              Secara Global                    Service and Product
                                                                                              Globally Recognized              Quality Guaranteed
                                                                                              ASEAN Brand
                                                                                                                               Kami memastikan bahwa
                                                                                              Sebagai bagian dari Grup         seluruh produk yang
                                                                                              AirAsia, kami memiliki visi      ditawarkan memiliki kualitas
                                                                                              untuk berperan serta dalam       tertinggi dan kami akan
                                                                                              menjadikan Perseroan             terus berinovasi untuk
                                                                            Misi




                                                                                              sebagai perusahaan yang
                                                                                 Mission




                                                                                                                               meningkatkan efisiensi dan
                                                                                              diakui secara global.            di saat yang sama terus
                                                                                              As part of AirAsia Group, we     meningkatkan kualitas
                                                                                              contribute to positioning the
                                                                                                                               layanan.
                                                                                              Company as a globally renowned
                                                                                              company.                         We ensure to always provide only
                                                                                                                               the best quality products and
                                                                                                                               we will tirelessly innovate and
                                                                                                                               strive for better efficiency, better
                                                                                                                               services.

56
Page 59
                                                                                                                        PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                                        COMPANY PROFILE
                                            Perseroan berusaha untuk             The Company strives to create a
                                            menciptakan brand yang memiliki      brand of value as its image. These
                                            nilai yang dapat dijadikan sebagai   values and culture also defines the
Nilai-nilai Perusahaan                      citra Perseroan. Nilai dan budaya
                                            Perseroan juga menggambarkan
                                                                                 Company’s services to its customers.

                                            pelayanan yang Perseroan berikan
                                            kepada para pelanggan.
                         Corporate Values




                                                                                                                                Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                                        57
Page 60
                                                                            Bidang Usaha
                                                                            Line of Business



                                                                            Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan          Based on Article 3 of the latest Articles of Association
                                                                            terakhir yang disahkan melalui Akta Pernyataan        of the Company, which was ratified through the
                                                                            Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar              Deed of Statement of Meeting Resolutions on
                                                                            Perseroan No. 90 tanggal 16 November 2023,            Amendments to the Articles of Association No. 90
                                                                            Perseroan beroperasi pada aktivitas kantor pusat      dated November 16, 2023, the Company operates in
                                                                            dan konsultasi manajemen. Untuk mencapai maksud       headquarters activities and management consulting
                                                                            dan tujuan tersebut, Perseroan dapat melaksanakan     services. To achieve these purposes and objectives,
                                                                            kegiatan usaha sebagai berikut:                       the Company may conduct the following business
                                                                                                                                  activities:
                                                                            1.   Kegiatan Usaha Utama Perseroan adalah            1. The Company’s Main Business Activities are
                                                                                 aktivitas konsultasi manajemen lainnya.              other management consulting activities.
                                                                            2.   Kegiatan     Usaha     Penunjang     Perseroan   2. The Company’s Supporting Business Activities
                                                                                 adalah untuk melakukan kegiatan usaha                are to carry out business activities that support
                                                                                 yang menunjang jasa konsultasi bisnis dan            business and management consulting services,
                                                                                 manajemen,       serta  perdagangan      umum        as well as general trading, as long as permitted
                                                                                 sepanjang diperbolehkan oleh peraturan               by the prevailing laws and regulations.
                                                                                 perundang-undangan yang berlaku.

                                                                            Perseroan menjalankan kegiatan usaha melalui          The Company carries out business activities through
                                                                            entitas anaknya, IAA, sebagai perusahaan yang         its subsidiary, IAA, as a company engaged in the
                                                                            bergerak pada bidang usaha penerbangan                scheduled commercial flights business sector.
                                                                            komersial berjadwal.

                                                                            Produk dan Layanan                                    Products and Services

                                                                            Produk dan layanan yang diberikan Perseroan           Products and services provided by the Company
                                                                            melalui entitas anak dan grup usahanya, meliputi:     through its subsidiary and group entity, include:
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                           Angkutan Udara                                  Makanan dalam
                                                                                           Niaga Berjadwal untuk                           Pesawat
                                                                                           Penumpang dan Kargo                             Inflight Meals
                                                                                           Scheduled Commercial Airlines
                                                                                           for Passengers and Cargo

                                                                                                                                           Jasa Kebandarudaraan
                                                                                                                                           Airport Services
                                                                                           Pilih Kursi
                                                                                           Pick-a-Seat

                                                                                                                                           Value Pack & Premium
                                                                                                                                           Flex
                                                                                           Bagasi
                                                                                           Baggage

                                                                                                                                           Produk
                                                                                                                                           Kebandarudaraan
                                                                                           Tune Protect Travel                             yang Relevan Lainnya
                                                                                           AirAsia                                         Other Relevant Airport Products




58
Page 61
Struktur Organisasi




                                                                                                                                                                  PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                                                                                  COMPANY PROFILE
Organizational Structure



Struktur organisasi Perseroan per 31 Desember 2025                                       The Company’s organizational structure as of
dapat dilihat sebagai berikut:                                                           December 31, 2025 is as follows:




                                                                       Rapat Umum Pemegang
                                                                              Saham
                                                                       General Meeting of Shareholders




                           Dewan Komisaris                                                                                         Direksi
                          Board of Commissioners                                                                           Board of Directors


              Ahmad Al Farouk bin         Julianto Sidarto                                               Raden Achmad Sadikin             Luh Gede Mega Putri
              Ahmad Kamal                 (Komisaris Independen |
                                                                                                         (Direktur Utama |                Tjatera
              (Komisaris Utama |          Independent Commissioner)
                                                                                                         President Director)              (Direktur | Director)
              President Commissioner)

              Sabam Hutajulu              Reza Viryawan
              (Komisaris Independen |     (Komisaris | Commissioner)
              Independent Commissioner)
                                                                                                                               Audit Internal
                                                                                                                                 Internal Audit

                                Komite Audit
                               Audit Committee                                                                  Anggih Surya Birawa (Manajer | Manager)


                        Sabam Hutajulu (Ketua | Chairman)
                       Julianto Sidarto (Anggota | Member)                                                  Hukum dan Sekretaris Perusahaan
                      Elok Tesnaningsih (Anggota | Member)                                                            Legal & Corporate Secretary
                    Myrnie Zachraini Tamin (Anggota | Member)


                                                                                                                      Liza Nur Azizah (Kepala | Head)
                   Komite Nominasi dan Remunerasi
                   Nomination and Remuneration Committee

                                                                                                                          SDM dan Budaya
                     Julianto Sidarto (Ketua | Chairman)                                                                       People and Culture
             Ahmad Al Farouk bin Ahmad Kamal (Anggota | Member)
                    Sabam Hutajulu (Anggota | Member)
                     Reza Viryawan (Anggota | Member)                                                            Novretta Nursetyawati (Kepala | Head)
                 Novretta Nursetyawati (Anggota | Member)




                                                                                                                                                                          Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk

Daftar Keanggotaan Asosiasi
Membership in Association


Nama Asosiasi                                                                                                     Status Keanggotaan
Association Name                                                                                                     Membership Status

Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)                                                       Anggota Aktif / Active Member
Indonesian Public Listed Companies Association (AEI)

ASEAN Tourism Association (ASEANTA)                                                   Anggota Aktif / Active Member

Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI)                                         Anggota Aktif / Active Member
Indonesian Tourism Industry Association (GIPI)

Indonesia National Air Carriers Association (INACA)                                   Anggota Aktif / Active Member

Indonesia Corporate Secretary Association (ICSA)                                      Anggota Aktif / Active Member

Indonesian Corporate Counsel Association (ICCA)                                       Anggota Aktif / Active Member



                                                                                                                                                                  59
Page 62
                                                                            Profil Dewan Komisaris
                                                                            Board of Commissioners Profile
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                            Reza Viryawan   Ahmad Al Farouk          Sabam Hutajulu             Julianto Sidarto
                                                                                            Bin Ahmad Kamal
                                                                            Komisaris                                Komisaris Independen       Komisaris Independen
                                                                            Commissioner    Komisaris Utama          Independent Commissioner   Independent Commissioner
                                                                                            President Commissioner




60
Page 63
                                                                                                                           PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                                           COMPANY PROFILE
Ahmad Al Farouk
bin Ahmad Kamal
Komisaris                                      Kewarganegaraan          Domisili                   Usia
                                               Citizenship              Domicile                   Age
Utama
President                                      Malaysia                 Malaysia                   45 tahun
Commissioner                                   Malaysian                                           45 years old



                                           Dasar Hukum         Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
                                           Penunjukan          tanggal 20 Agustus 2024
                                           Legal Basis of      Resolution of the Extraordinary General Meeting of
                                           Appointment         Shareholders dated August 20, 2024

                                           Riwayat             •   Master of Science in Finance and Economics dari
                                           Pendidikan              London School of Economics and Political Science
                                           Educational             (2003-2004)
                                           Background          •   Bachelor of Science in Economics dari London School
                                                                   of Economics and Political Science (2000-2003)
                                                               •   Master of Science in Finance and Economics from
                                                                   London School of Economics and Political Science
                                                                   (2003-2004)
                                                               •   Bachelor of Science in Economics from School of
                                                                   Economics and Political Science (2000-2003)

                                           Sertifikasi yang    -
                                           Dimiliki
                                           Certification

                                           Riwayat             Berpengalaman selama lebih dari 15 tahun di bidang
                                           Pekerjaan           perbankan investasi, keuangan korporasi, riset dan
                                           Work Experience     perdagangan ekuitas di beberapa perusahaan, seperti:
                                                               • Chief Executive Officer di Urusharta Jamaah (2023)
                                                               • Chief Investment Officer di Urusharta Jamaah (2019-
                                                                  2023)
                                                               • Vice President di Deutsche Bank (2013-2018)
                                                               • Vice President di J.P. Morgan (2008-2013)
                                                               • Analyst di Credit Suisse (2005-2008)


                                                                                                                                   Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                                                               He has over 15 years of experience in investment banking,
                                                               corporate finance, equities research and trading, working
                                                               in several institutions, including:
                                                               • Chief Executive Officer at Urusharta Jamaah (2023)
                                                               • Chief Investment Officer at Urusharta Jamaah (2019-
                                                                   2023)
                                                               • Vice President at Deutsche Bank (2013-2018)
                                                               • Vice President at J.P. Morgan (2008-2013)
                                                               • Analyst at Credit Suisse (2005-2008)

                                           Rangkap Jabatan     Deputi Group CEO di AirAsia Aviation Group Limited*
                                           Concurrent          (2024-2025)
                                           Position            Deputy Group CEO at AirAsia Aviation Group Limited*
                                                               (2024-2025)

                                           Hubungan Afiliasi   Memiliki hubungan afiliasi sebagai Deputi Group CEO di
                                           Affiliated          AirAsia Aviation Group Limited* selaku Pemegang Saham
                                           Relationship        Pengendali Perseroan.
                                                               He has an affiliated relationship as Deputy Group
                                                               CEO of AirAsia Aviation Group Limited*, the Controlling
                                                               Shareholder of the Company.

                                           Kepemilikan         Tidak ada
                                           Saham               None
      * Posisi per 31 Desember 2025 |      Share Ownership
        Position as of December 31, 2025


                                                                                                                           61
Page 64
                                                                            Sabam
                                                                            Hutajulu
                                                                            Komisaris          Kewarganegaraan         Domisili                   Usia
                                                                                               Citizenship             Domicile                   Age
                                                                            Independen
                                                                            Independent        Indonesia               Jakarta,                   67 tahun
                                                                            Commissioner       Indonesian              Indonesia                  67 years old



                                                                                           Dasar Hukum        Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
                                                                                           Penunjukan         tanggal 25 Oktober 2022
                                                                                           Legal Basis of     Resolution of the Extraordinary General Meeting of
                                                                                           Appointment
                                                                                                              Shareholders dated October 25, 2022

                                                                                           Riwayat            •   Ph.D in Accountancy dari Weatherhead School of
                                                                                           Pendidikan             Management, Case Western Reserve University
                                                                                           Educational            (CWRU), Cleveland, USA (2001)
                                                                                           Background
                                                                                                              •   Master of Accountancy dari Weatherhead School
                                                                                                                  of Management, Case Western Reserve University
                                                                                                                  (CWRU), Cleveland, USA (1997)
                                                                                                              •   Sarjana Akuntansi dari Fakultas Ekonomi, Universitas
                                                                                                                  Indonesia (1984)
                                                                                                              •   Ph.D in Accountancy from Weatherhead School
                                                                                                                  of Management, Case Western Reserve University
                                                                                                                  (CWRU), Cleveland, USA (2001)
                                                                                                              •   Master of Accountancy from Weatherhead School
                                                                                                                  of Management, Case Western Reserve University
                                                                                                                  (CWRU), Cleveland, USA (1997)
                                                                                                              •   Bachelor of Accounting from Faculty of Economics, the
                                                                                                                  University of Indonesia (1984)

                                                                                           Sertifikasi yang   -
                                                                                           Dimiliki
                                                                                           Certification

                                                                                           Riwayat            Beliau memiliki spesialisasi di bidang BOD & management
                                                                                           Pekerjaan          coach & mentor serta coach & mentoring klien pada isu-
                                                                                           Work Experience    isu transformasi & restrukturisasi korporasi; manajemen
                                                                                                              risiko GRC & GCG; pemecahan masalah & pengambilan
                                                                                                              keputusan; berbagai masalah keuangan dan memberikan
                                                                                                              rekomendasi profesional pada orang-proses-eksekusi;
                                                                                                              peluang investasi, produk dan layanan. Beliau pernah
                                                                                                              menjabat di berbagai posisi penting, di antaranya:
                                                                                                              • Komisaris Independen dan Ketua Komite Audit di IFG
                                                                                                                  Life (2021-2023)
                                                                                                              • Direktur Utama di PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri (2019-
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                                  2020)
                                                                                                              • Chief Executive Officer di PT Jardine Lloyd Thompson
                                                                                                                  Indonesia (JLTI) (2017-2018)
                                                                                                              • Presiden Direktur di PT Tugu Pratama Indonesia
                                                                                                                  (General Insurance) (2015-2017)
                                                                                                              • Chief Financial Officer di PT Elnusa Tbk (2011-2015)
                                                                                                              • Chairman of the Board di PT Elnusa Petrofin Trading
                                                                                                                  Company (2011-2012)
                                                                                                              • VP Finance & Administration di Pertamina Energy
                                                                                                                  Services Pte. Ltd., Singapore (2009-2011)
                                                                                                              • Senior Manager Treasury di Pertamina Energy Services
                                                                                                                  Pte. Ltd., Singapore (2007-2009)
                                                                                                              • Finance Internal Control Manager di PT Pertamina
                                                                                                                  (Persero) (2004-2007)
                                                                                                              • Strategic Planning Manager di PT Pertamina (Persero)
                                                                                                                  (2003-2004)
                                                                                                              • Assistant Manager for Finance Internal Control di
                                                                                                                  PT Pertamina (Persero) (2002-2003)
                                                                                                              • Senior Auditor di Badan Pengawasan Keuangan dan
                                                                                                                  Pembangunan (BPKP) (1985-1989)




62
Page 65
                                                                                   PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                   COMPANY PROFILE
                      His specialization is in the field of BOD & management
                      coach & mentor and also coach & client mentoring on
                      issues of corporate transformation & restructuring; GRC
                      & GCG risk management; problem solving & decision
                      making; various financial matters and provide professional
                      recommendations           on     people-process-execution;
                      investment opportunity, products and services. He has
                      held several key positions, including:
                      • Independent Commissioner and Head of Audit
                         Committee at IFG Life (2021-2023)
                      • President Director at PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri
                         (2019-2020)
                      • Chief Executive Officer at PT Jardine Lloyd Thompson
                         Indonesia (JLTI) (2017-2018)
                      • President Director at PT Tugu Pratama Indonesia
                         (General Insurance) (2015-2017)
                      • Chief Financial Officer at PT Elnusa Tbk (2011-2015)
                      • Chairman of the Board at PT Elnusa Petrofin Trading
                         Company (2011-2012)
                      • VP Finance & Administration at Pertamina Energy
                         Services Pte. Ltd., Singapore (2009-2011)
                      • Senior Manager Treasury at Pertamina Energy Services
                         Pte. Ltd., Singapore (2007-2009)
                      • Finance Internal Control Manager at PT Pertamina
                         (Persero) (2004-2007)
                      • Strategic Planning Manager at PT Pertamina (Persero)
                         (2003-2004)
                      • Assistant Manager for Finance Internal Control at
                         PT Pertamina (Persero) (2002-2003)
                      • Senior Auditor at the Financial and Development
                         Supervisory Agency (BPKP) (1985-1989)

Rangkap Jabatan       •   Head of Consultancy & Advisory di Indonesia Senior
Concurrent Position       Executives Association (ISEA) (2020-sekarang)
                      •   Dosen di Magister Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan
                          Bisnis Universitas Indonesia dan Adjunct Faculty
                          di Manipal GlobalNxt University, Kuala Lumpur

                                                                                           Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                          (2005-sekarang)
                      •   Head of Consultancy & Advisory at Indonesia Senior
                          Executives Association (ISEA) (2020-present)
                      •   Lecturer at the Master of Accounting, Faculty
                          Economics and Business, University of Indonesia and
                          Adjunct Faculty at Manipal GlobalNxt University, Kuala
                          Lumpur (2005-present)

Hubungan Afiliasi     Tidak ada
Affiliated            None
Relationship

Kepemilikan           Tidak ada
Saham                 None
Share Ownership




                                                                                   63
Page 66
                                                                            Julianto
                                                                            Sidarto
                                                                            Komisaris          Kewarganegaraan         Domisili                    Usia
                                                                                               Citizenship             Domicile                    Age
                                                                            Independen
                                                                            Independent        Indonesia               Jakarta,                    64 tahun
                                                                            Commissioner       Indonesian              Indonesia                   64 years old



                                                                                           Dasar Hukum        Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
                                                                                           Penunjukan         tanggal 18 Maret 2025
                                                                                           Legal Basis of     Resolution of the Extraordinary General Meeting of
                                                                                           Appointment
                                                                                                              Shareholders dated March 18, 2025

                                                                                           Riwayat            •   Master of Business Administration dari University of
                                                                                           Pendidikan             California, Los Angeles (UCLA), Amerika Serikat (1988)
                                                                                           Educational        •   Master of Computer Science dari The Johns Hopkins
                                                                                           Background
                                                                                                                  University, Amerika Serikat (1984)
                                                                                                              •   Bachelor of Science in Electrical Engineering dari The
                                                                                                                  Johns Hopkins University, Amerika Serikat (1984)
                                                                                                              •   Master of Business Administration from University
                                                                                                                  of California, Los Angeles (UCLA), United States of
                                                                                                                  America (1988)
                                                                                                              •   Master of Computer Science from The Johns Hopkins
                                                                                                                  University, United States of America (1984)
                                                                                                              •   Bachelor of Science in Electrical Engineering from The
                                                                                                                  Johns Hopkins University, United States of America
                                                                                                                  (1984)

                                                                                           Sertifikasi yang   SPPI Basic Finance Certification
                                                                                           Dimiliki
                                                                                           Certification

                                                                                           Riwayat            Memiliki pengalaman di bidang konsultan manajemen,
                                                                                           Pekerjaan          teknologi, dan operasional. Beliau pernah menjabat di
                                                                                           Work Experience    berbagai jabatan, antara lain:
                                                                                                              • Komisaris Independen di PT XL Axiata Tbk (2018-2025)
                                                                                                              • Management Advisor di Alterra (2020-2022)
                                                                                                              • Management Advisor di Sleekr by Mekari (2018-2019)
                                                                                                              • Management Advisor di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk
                                                                                                                 (2017-2023)
                                                                                                              • Management Advisor di PT Digital Alpha Indonesia
                                                                                                                 (2015-2020)
                                                                                                              • Management Advisor di Kartuku (2015-2017)
                                                                                                              • Management Advisor di PT Pelabuhan Indonesia II
                                                                                                                 (2015-2016)
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                              • Beberapa posisi dengan jabatan terakhir sebagai
                                                                                                                 Managing Director of Accenture Operations ASEAN di
                                                                                                                 Accenture (1988-2015)
                                                                                                              • Sales Executive di PT Astra Graphia Tbk (1984-1986)

                                                                                                              He has extensive experience in management, technology,
                                                                                                              and operational consultancy. He has held various
                                                                                                              positions, including:
                                                                                                              • Independent Commissioner at PT XL Axiata Tbk (2018-
                                                                                                                 2025)
                                                                                                              • Management Advisor at Alterra (2020-2022)
                                                                                                              • Management Advisor at Sleekr by Mekari (2018-2019)
                                                                                                              • Management Advisor at PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk
                                                                                                                 (2017-2023)
                                                                                                              • Management Advisor at PT Digital Alpha Indonesia
                                                                                                                 (2015-2020)
                                                                                                              • Management Advisor at Kartuku (2015-2017)
                                                                                                              • Management Advisor at PT Pelabuhan Indonesia II
                                                                                                                 (2015-2016)
                                                                                                              • Held several positions, most recently as Managing
                                                                                                                 Director of Accenture Operations ASEAN at Accenture
                                                                                                                 (1988-2015)
                                                                                                              • Sales Executive at PT Astra Graphia Tbk (1984-1986)




64
Page 67
                                                                                      PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                      COMPANY PROFILE
Rangkap Jabatan       •   Advisor di Artificial Intelligence Institute for Progress
Concurrent Position       (AIIP) (2024-sekarang)
                      •   Advisory Board Member di Resonance (2024-sekarang)
                      •   Advisor Global Advisory Network di Sweef Capital
                          (2023-sekarang)
                      •   Komisaris Independen di Honest Financial Technologies
                          (2022-sekarang)
                      •   Management Advisor di VIDA Digital Identity
                          (2021-sekarang)
                      •   Advisory Council di Yayasan Cinta Anak Bangsa
                          Foundation (2016-sekarang)
                      •   Mentor di Endeavor Indonesia (2016-sekarang)
                      •   Anggota Komite Audit dan Management Advisor di
                          PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (2016-sekarang)
                      •   Management Advisor & Commissioner di Alpha JWC
                          Ventures (2015-sekarang)
                      •   Management Advisor di Gorry Gourmet Indonesia
                          (2015-sekarang)
                      •   Komisaris Independen di Mediatrac Sistem Komunikasi
                          (2015-sekarang)

                      •   Advisor at Artificial Intelligence Institute for Progress
                          (AIIP) (2024-present)
                      •   Advisory Board Member at Resonance (2024-present)
                      •   Advisor Global Advisory Network at Sweef Capital
                          (2023-present)
                      •   Independent Commissioner at Honest Financial
                          Technologies (2022-present)
                      •   Management Advisor at VIDA Digital Identity (2021-
                          present)
                      •   Advisory Council at Yayasan Cinta Anak Bangsa
                          Foundation (2016-present)
                      •   Mentor di Endeavor Indonesia (2016-present)
                      •   Member of Audit Committee and Management Advisor
                          at PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (2016-present)
                      •   Management Advisor & Commissioner at Alpha JWC


                                                                                              Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                          Ventures (2015-present)
                      •   Management Advisor at Gorry Gourmet Indonesia
                          (2015-present)
                      •   Independent Commissioner at Mediatrac Sistem
                          Komunikasi (2015-present)

Hubungan Afiliasi     Tidak ada
Affiliated            None
Relationship

Kepemilikan           Tidak ada
Saham                 None
Share Ownership




                                                                                      65
Page 68
                                                                            Reza
                                                                            Viryawan
                                                                            Komisaris          Kewarganegaraan            Domisili                   Usia
                                                                                               Citizenship                Domicile                   Age
                                                                            Commissioner
                                                                                               Indonesia                  Jakarta,                   51 tahun
                                                                                               Indonesian                 Indonesia                  51 years old



                                                                                           Dasar Hukum        Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
                                                                                           Penunjukan         tanggal 25 Oktober 2022
                                                                                           Legal Basis of     Resolution of the Extraordinary General Meeting of
                                                                                           Appointment
                                                                                                              Shareholders dated October 25, 2022

                                                                                           Riwayat            Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum, Universitas Trisakti,
                                                                                           Pendidikan         Indonesia (2000)
                                                                                           Educational        Bachelor of Law from Faculty of Law, Trisakti University,
                                                                                           Background
                                                                                                              Indonesia (2000)


                                                                                           Sertifikasi yang   -
                                                                                           Dimiliki
                                                                                           Certification

                                                                                           Riwayat            Beliau berpengalaman selama lebih dari 20 tahun di bidang
                                                                                           Pekerjaan          Legal Corporate di beberapa perusahaan di Indonesia.
                                                                                           Work Experience    He has over 20 years of experience in Corporate Legal on a
                                                                                                              number of companies in Indonesia.

                                                                                           Rangkap            •   Direktur di PT Fersindo Nusaperkasa (2018-sekarang)
                                                                                           Jabatan            •   Direktur di PT Rama Putera Investindo (2015-sekarang)
                                                                                           Concurrent         •   Direktur di PT Grafika Media Solusindo (2015-sekarang)
                                                                                           Position
                                                                                                              •   Director at PT Fersindo Nusaperkasa (2018-present)
                                                                                                              •   Director at PT Rama Putera Investindo (2015-present)
                                                                                                              •   Director at PT Grafika Media Solusindo (2015-present)

                                                                                           Hubungan           Memiliki hubungan afiliasi sebagai Direktur di PT Fersindo
                                                                                           Afiliasi           Nusaperkasa selaku Pemegang Saham Perseroan.
                                                                                           Affiliated         He has an affiliated relationship as Director of PT Fersindo
                                                                                           Relationship
                                                                                                              Nusaperkasa, the Shareholder of the Company.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                           Kepemilikan        Tidak ada
                                                                                           Saham              None
                                                                                           Share Ownership




66
Page 69
Profil Direksi




                                                 PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                 COMPANY PROFILE
Board of Directors Profile




                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




            Raden                Luh Gede Mega
            Achmad Sadikin       Putri Tjatera
            Direktur Utama       Direktur
            President Director   Director




                                                 67
Page 70
                                                                            Raden
                                                                            Achmad Sadikin
                                                                            Direktur Utama           Kewarganegaraan          Domisili                    Usia
                                                                                                     Citizenship              Domicile                    Age
                                                                            President Director
                                                                                                     Indonesia                Jakarta,                    56 tahun
                                                                                                     Indonesian               Indonesia                   56 years old



                                                                                                 Dasar Hukum        Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
                                                                                                 Penunjukan         tanggal 25 Juni 2025
                                                                                                 Legal Basis of     Resolution of the Annual General Meeting of Shareholders
                                                                                                 Appointment
                                                                                                                    dated June 25, 2025

                                                                                                 Riwayat            •   Pendidikan Penerbangan dari Australian Aviation
                                                                                                 Pendidikan             College, Parafield, Australia Selatan (1991-1992)
                                                                                                 Educational        •   Sarjana Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu
                                                                                                 Background
                                                                                                                        Pengetahuan Alam dari Universitas Padjadjaran (1987-
                                                                                                                        1991)
                                                                                                                    •   Aviation Education from Australian Aviation College,
                                                                                                                        Parafield, South Australia (1991-1992)
                                                                                                                    •   Bachelor of Biology, Faculty of Mathematics and
                                                                                                                        Natural Sciences, Padjadjaran University (1987-1991)

                                                                                                 Sertifikasi yang   •   Company Aviation Safety Officer Training dari
                                                                                                 Dimiliki               Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian
                                                                                                 Certification          Perhubungan Republik Indonesia (2009)
                                                                                                                    •   Airline Transport Pilot License Training dari Direktorat
                                                                                                                        Jenderal     Perhubungan        Udara,     Kementerian
                                                                                                                        Perhubungan Republik Indonesia (1996)
                                                                                                                    •   Company Aviation Safety Officer Training from the
                                                                                                                        Directorate General of Civil Aviation, Ministry of
                                                                                                                        Transportation of the Republic of Indonesia (2009)
                                                                                                                    •   Airline Transport Pilot License Training from the
                                                                                                                        Directorate General of Civil Aviation, Ministry of
                                                                                                                        Transportation of the Republic of Indonesia (1996)

                                                                                                 Riwayat            •   Direktur Safety & Quality di PT Indonesia AirAsia (2024-
                                                                                                 Pekerjaan              2025)
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                 Work Experience    •   Direktur Corporate Safety di PT Indonesia AirAsia
                                                                                                                        (2018-2024)
                                                                                                                    •   Direktur Safety & Security di PT Indonesia AirAsia
                                                                                                                        (2013-2018)
                                                                                                                    •   Chief Flight Safety di PT Indonesia AirAsia (2010-2013)
                                                                                                                    •   Kapten Pilot Airbus A320-200 di PT Indonesia AirAsia
                                                                                                                        (2009-sekarang)
                                                                                                                    •   Flight Data Analyst Monitoring Team Supervisor di PT
                                                                                                                        Indonesia AirAsia (2008-2013)
                                                                                                                    •   Kapten Pilot Boeing 737-300 di PT Indonesia AirAsia
                                                                                                                        (2006-2009)
                                                                                                                    •   First Officer Airbus A310-300 dan Airbus A300-600 di
                                                                                                                        Air Paradise International (2004-2005)
                                                                                                                    •   Assistant Manager of Flight Crew Admin di PT Merpati
                                                                                                                        Nusantara Airlines (2002-2003)
                                                                                                                    •   Secretary General di Pilots Association (1997-2003)
                                                                                                                    •   First Officer Fokker 28 dan Fokker 100 serta Kapten
                                                                                                                        Fokker 27 di PT Merpati Nusantara Airlines (1992-2000)




68
Page 71
                                                                                    PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                    COMPANY PROFILE
                      •   Director of Safety & Quality at PT Indonesia AirAsia
                          (2024-2025)
                      •   Director of Corporate Safety at PT Indonesia AirAsia
                          (2018-2024)
                      •   Director of Safety & Security at PT Indonesia AirAsia
                          (2013-2018)
                      •   Chief Flight Safety at PT Indonesia AirAsia (2010-2013)
                      •   Airbus A320-200 Pilot Captain at PT Indonesia AirAsia
                          (2009-present)
                      •   Flight Data Analyst Monitoring Team Supervisor at PT
                          Indonesia AirAsia (2008-2013)
                      •   Boeing 737-300 Pilot Captain at PT Indonesia AirAsia
                          (2006-2009)
                      •   First Officer of Airbus A310-300 and Airbus A300-600
                          at Air Paradise International (2004-2005)
                      •   Assistant Manager of Flight Crew Admin at PT Merpati
                          Nusantara Airlines (2002-2003)
                      •   Secretary General at Pilots Association (1997-2003)
                      •   First Officer of Fokker 28 and Fokker 100 as well as
                          Fokker 27 Captain at PT Merpati Nusantara Airlines
                          (1992-2000)

Rangkap Jabatan       Direktur Utama di PT Indonesia AirAsia (2025-sekarang)
Concurrent Position   President Director at PT Indonesia AirAsia (2025-present)

Hubungan Afiliasi     Tidak ada
Affiliated            None
Relationship

Kepemilikan           Tidak ada

                                                                                            Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Saham                 None
Share Ownership




                                                                                    69
Page 72
                                                                            Luh Gede Mega
                                                                            Putri Tjatera
                                                                            Direktur            Kewarganegaraan            Domisili                     Usia
                                                                                                Citizenship                Domicile                     Age
                                                                            Director
                                                                                                Indonesia                  Bali,                        47 tahun
                                                                                                Indonesian                 Indonesia                    47 years old



                                                                                            Dasar Hukum        Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
                                                                                            Penunjukan         tanggal 20 Agustus 2024
                                                                                            Legal Basis of     Resolution of the Extraordinary General Meeting of
                                                                                            Appointment
                                                                                                               Shareholders dated August 20, 2024

                                                                                            Riwayat            Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia (1996)
                                                                                            Pendidikan         Bachelor of Economics from the Faculty of Economics,
                                                                                            Educational        University of Indonesia (1996)
                                                                                            Background

                                                                                            Sertifikasi yang   Sertifikasi Akuntan Publik (2004)
                                                                                            Dimiliki           Public Accountant Certification (2004)
                                                                                            Certification

                                                                                            Riwayat            Beliau memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang
                                                                                            Pekerjaan          keuangan, akuntansi, dan perpajakan. Beliau pernah
                                                                                            Work Experience    menjabat di sejumlah posisi, seperti:
                                                                                                               • Senior Vice President of Finance di Lazada Indonesia
                                                                                                                  (2019-2024)
                                                                                                               • Head of Finance di PT Pacific World Nusantara (2016-
                                                                                                                  2018)
                                                                                                               • Chief Financial Officer di Quiksilver SEA (2008-2015)
                                                                                                               • Senior Manager Finance & Accounting di PT Quiksilver
                                                                                                                  Indonesia (2004-2008)
                                                                                                               • Senior Auditor di Kantor Akuntan Publik Drs. Hadi Sutanto
                                                                                                                  & Rekan (PwC Indonesia) (2000-2003)

                                                                                                               She has over 24 years of experience in finance, accounting,
                                                                                                               and taxation. She has held various positions, including:
                                                                                                               • Senior Vice President of Finance at Lazada Indonesia
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                                 (2019-2024)
                                                                                                               • Head of Finance at PT Pacific World Nusantara (2016-
                                                                                                                 2018)
                                                                                                               • Chief Financial Officer at Quiksilver SEA (2008-2015)
                                                                                                               • Senior Manager Finance & Accounting at PT Quiksilver
                                                                                                                 Indonesia (2004-2008)
                                                                                                               • Senior Auditor at Drs. Hadi Sutanto & Partners Public
                                                                                                                 Accounting Firm (PwC Indonesia) (2000-2003)

                                                                                            Rangkap            Direktur Keuangan di PT Indonesia AirAsia (2024-sekarang)
                                                                                            Jabatan            Director of Finance at PT Indonesia AirAsia (2024-present)
                                                                                            Concurrent
                                                                                            Position

                                                                                            Hubungan           Tidak ada
                                                                                            Afiliasi           None
                                                                                            Affiliated
                                                                                            Relationship

                                                                                            Kepemilikan        Tidak ada
                                                                                            Saham              None
                                                                                            Share Ownership




70
Page 73
Perubahan Komposisi




                                                                                                                 PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                                 COMPANY PROFILE
Dewan Komisaris dan
Direksi di Tahun Buku 2025
Changes to the Composition of the Board of Commissioners
and Board of Directors in 2025 Financial Year




Pada tahun buku 2025, terdapat perubahan                   In the 2025 financial year, the composition of the
komposisi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan            Board of Commissioners and the Board of Directors
berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang                  of the Company was changed based on the
Saham (RUPS) Luar Biasa tanggal 18 Maret 2025 dan          Resolution of the Extraordinary General Meeting of
RUPS Tahunan pada tanggal 25 Juni 2025. Adapun             Shareholders (GMS) dated March 18, 2025 and the
komposisi Dewan Komisaris dan Direksi di tahun buku        Annual GMS dated June 25, 2025. The composition
2025 adalah sebagai berikut:                               of the Board of Commissioners and the Board of
                                                           Directors in 2025 financial year is as follows:


Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi Periode 1 Januari – 18 Maret 2025
Board of Commissioners and Board of Directors Composition on January 1 – March 18, 2025

Nama                                   Jabatan                               Dasar Pengangkatan
Name                                    Position                              Basis of Appointment

Dewan Komisaris
Board of Commissioners

Ahmad Al Farouk Bin        Komisaris Utama                  Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Ahmad Kamal                President Commissioner           tanggal 20 Agustus 2024
                                                            Resolution of the Extraordinary General Meeting of
                                                            Shareholders dated August 20, 2024

Sabam Hutajulu             Komisaris Independen             Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
                           Independent Commissioner         tanggal 25 Oktober 2022
                                                            Resolution of the Extraordinary General Meeting of
                                                            Shareholders dated October 25, 2022

Reza Viryawan              Komisaris                        Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa


                                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                           Commissioner                     tanggal 25 Oktober 2022
                                                            Resolution of the Extraordinary General Meeting of
                                                            Shareholders dated October 25, 2022

Direksi
Board of Directors

Veranita Yosephine         Direktur Utama                   Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Sinaga                     President Director               tanggal 6 Juli 2022
                                                            Resolution of the Annual General Meeting of
                                                            Shareholders dated July 6, 2022

Luh Gede Mega Putri        Direktur                         Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Tjatera                    Director                         tanggal 20 Agustus 2024
                                                            Resolution of the Extraordinary General Meeting of
                                                            Shareholders dated August 20, 2024




                                                                                                                  71
Page 74
                                                                            Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi Periode 18 Maret – 25 Juni 2025
                                                                            Board of Commissioners and Board of Directors Composition on March 18 – June 25, 2025

                                                                            Nama                                   Jabatan                              Dasar Pengangkatan
                                                                            Name                                    Position                              Basis of Appointment

                                                                            Dewan Komisaris
                                                                            Board of Commissioners

                                                                            Ahmad Al Farouk Bin        Komisaris Utama                  Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
                                                                            Ahmad Kamal                President Commissioner           tanggal 20 Agustus 2024
                                                                                                                                        Resolution of the Extraordinary General Meeting of
                                                                                                                                        Shareholders dated August 20, 2024

                                                                            Sabam Hutajulu             Komisaris Independen             Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
                                                                                                       Independent Commissioner         tanggal 25 Oktober 2022
                                                                                                                                        Resolution of the Extraordinary General Meeting of
                                                                                                                                        Shareholders dated October 25, 2022

                                                                            Julianto Sidarto           Komisaris Independen             Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
                                                                                                       Independent Commissioner         tanggal 18 Maret 2025
                                                                                                                                        Resolution of the Extraordinary General Meeting of
                                                                                                                                        Shareholders dated March 18, 2025

                                                                            Reza Viryawan              Komisaris                        Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
                                                                                                       Commissioner                     tanggal 25 Oktober 2022
                                                                                                                                        Resolution of the Extraordinary General Meeting of
                                                                                                                                        Shareholders dated October 25, 2022

                                                                            Direksi
                                                                            Board of Directors

                                                                            Veranita Yosephine         Direktur Utama                   Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
                                                                            Sinaga                     President Director               tanggal 6 Juli 2022
                                                                                                                                        Resolution of the Annual General Meeting of
                                                                                                                                        Shareholders dated July 6, 2022

                                                                            Luh Gede Mega Putri        Direktur                         Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
                                                                            Tjatera                    Director                         tanggal 20 Agustus 2024
                                                                                                                                        Resolution of the Extraordinary General Meeting of
                                                                                                                                        Shareholders dated August 20, 2024



                                                                            Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi Periode 25 Juni – 31 Desember 2025
                                                                            Board of Commissioners and Board of Directors Composition on June 25 – December 31, 2025

                                                                            Nama                                   Jabatan                              Dasar Pengangkatan
                                                                            Name                                    Position                              Basis of Appointment

                                                                            Dewan Komisaris
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                            Board of Commissioners

                                                                            Ahmad Al Farouk Bin        Komisaris Utama                  Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
                                                                            Ahmad Kamal                President Commissioner           tanggal 20 Agustus 2024
                                                                                                                                        Resolution of the Extraordinary General Meeting of
                                                                                                                                        Shareholders dated August 20, 2024

                                                                            Sabam Hutajulu             Komisaris Independen             Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
                                                                                                       Independent Commissioner         tanggal 25 Oktober 2022
                                                                                                                                        Resolution of the Extraordinary General Meeting of
                                                                                                                                        Shareholders dated October 25, 2022

                                                                            Julianto Sidarto           Komisaris Independen             Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
                                                                                                       Independent Commissioner         tanggal 18 Maret 2025
                                                                                                                                        Resolution of the Extraordinary General Meeting of
                                                                                                                                        Shareholders dated March 18, 2025

                                                                            Reza Viryawan              Komisaris                        Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
                                                                                                       Commissioner                     tanggal 25 Oktober 2022
                                                                                                                                        Resolution of the Extraordinary General Meeting of
                                                                                                                                        Shareholders dated October 25, 2022




72
Page 75
                                                                                                          PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                          COMPANY PROFILE
Nama                                 Jabatan                        Dasar Pengangkatan
Name                                  Position                        Basis of Appointment

Direksi
Board of Directors

Raden Achmad Sadikin     Direktur Utama              Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
                         President Director          tanggal 25 Juni 2025
                                                     Resolution of the Annual General Meeting of
                                                     Shareholders dated June 25, 2025

Luh Gede Mega Putri      Direktur                    Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Tjatera                  Director                    tanggal 20 Agustus 2024
                                                     Resolution of the Extraordinary General Meeting of
                                                     Shareholders dated August 20, 2024




Perubahan
Komposisi
Dewan
Komisaris dan
Direksi Setelah
Tahun Buku
2025
Changes to the Composition of
the Board of Commissioners and
Board of Directors After the 2025
Financial Year
                                                                                                                  Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk



Setelah tahun buku 2025 berakhir hingga
penyampaian laporan ini, tidak terdapat perubahan
komposisi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.

After the end of the 2025 financial year until the
submission of this report, there have been no
changes in the composition of the Company’s Board
of Commissioners and the Board of Directors.




                                                                                                          73
Page 76
                                                                            Aspek Ketenagakerjaan                                                            [2-7]

                                                                            Employment Aspects



                                                                            Perseroan memandang sumber daya manusia                 The Company regards human resources (HR) as the
                                                                            (SDM) sebagai fondasi utama keberhasilan                main foundation of business success as well as a
                                                                            bisnis sekaligus aset berharga yang memerlukan          valuable asset that requires continuous attention
                                                                            perhatian dan pengelolaan berkelanjutan. Fokus          and management. This focus is realized through two
                                                                            tersebut diwujudkan melalui dua aspek utama,            main aspects, i.e., competency development and
                                                                            yaitu pengembangan kompetensi dan peningkatan           employee welfare improvement, which complement
                                                                            kesejahteraan karyawan, yang berjalan beriringan        each other in creating long-term value for the
                                                                            dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi             Company and all stakeholders.
                                                                            perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan.

                                                                            Perseroan meyakini bahwa upaya ini juga berkontribusi   The Company believes that these efforts also
                                                                            terhadap      pencapaian     Tujuan   Pembangunan       contribute to the achievement of Sustainable
                                                                            Berkelanjutan (TPB) Nomor 8 Pertumbuhan Ekonomi         Development Goal (SDG) Number 8, Decent Work and
                                                                            dan Pekerjaan yang Layak, dengan menciptakan            Economic Growth, by creating a work environment
                                                                            lingkungan kerja yang mendorong produktivitas,          that encourages productivity, creativity, and career
                                                                            kreativitas, serta peluang pengembangan karier.         development opportunities.

                                                                            Melalui berbagai program pengembangan kapasitas         Through various capacity building and training
                                                                            dan pelatihan, Allstars dibekali dengan keahlian dan    programs, Allstars are equipped with the relevant
                                                                            wawasan yang relevan untuk menghadapi dinamika          skills and insights to deal with the ever-evolving
                                                                            industri penerbangan yang terus berkembang.             dynamics of the aviation industry. In addition to
                                                                            Selain peningkatan kemampuan individu, Perseroan        improving individual capabilities, the Company is
                                                                            juga berkomitmen menciptakan lingkungan kerja           also committed to creating a safe, healthy, and
                                                                            yang aman, sehat, dan suportif, sehingga setiap         supportive work environment so that every employee
                                                                            karyawan dapat mencapai performa terbaiknya.            can perform at their best.

                                                                            Dengan tekad untuk menjadi perusahaan penyedia          With a commitment to be the best employer,
                                                                            lapangan kerja terbaik, Perseroan menempatkan           the Company treats its employees as part of
                                                                            karyawan sebagai bagian dari keluarga besar             the Company’s extended family. This approach
                                                                            Perseroan. Pendekatan ini memperkuat budaya             fosters a culture of togetherness, loyalty, and
                                                                            kebersamaan, loyalitas, dan profesionalisme yang        professionalism, which is the foundation of business
                                                                            menjadi landasan keberlanjutan bisnis. Didukung oleh    sustainability. Supported by the presence of the
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                            kehadiran Grup AirAsia yang beroperasi lintas negara,   AirAsia Group, which operates across countries, the
                                                                            Perseroan terus beradaptasi terhadap kebutuhan          Company continues to adapt to global workforce
                                                                            tenaga kerja global dengan menumbuhkan SDM              needs by developing excellent, integrity-driven,
                                                                            yang unggul, berintegritas, dan kompeten untuk          and competent human resources to realize the
                                                                            mewujudkan tujuan jangka panjang perusahaan.            Company’s long-term goals.

                                                                            Selain itu, keberagaman juga menjadi kekuatan           In addition, diversity is also an inherent strength in
                                                                            yang melekat dalam budaya kerja Perseroan.              the Company’s work culture. The Company provides
                                                                            Perseroan membuka kesempatan yang setara bagi           equal opportunities for all individuals regardless of
                                                                            seluruh individu tanpa membedakan gender, usia,         gender, age, background, or beliefs. The diversity
                                                                            latar belakang, atau keyakinan. Kebijakan diversity     and inclusion policy is implemented across all lines
                                                                            and inclusion diterapkan di seluruh lini organisasi     of the organization to ensure that every employee
                                                                            untuk memastikan bahwa setiap karyawan memiliki         has equal opportunities for career and leadership
                                                                            kesempatan yang sama dalam pengembangan karir           development. Employee demographic data is
                                                                            dan kepemimpinan. Pemantauan data demografi             monitored regularly to ensure fair representation
                                                                            tenaga kerja dilakukan secara berkala untuk             and support the continuous development of human
                                                                            memastikan representasi yang adil dan mendukung         resource capacity.
                                                                            peningkatan kapasitas sumber daya manusia secara
                                                                            berkelanjutan.




74
Page 77
Demografi Karyawan




                                                                                                                                                 PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                                                                 COMPANY PROFILE
                                                                                            [405-1]

Employee Demographics



Sampai dengan akhir tahun 2025, jumlah karyawan                       As of the end of 2025, the Company had 1,163
Perseroan adalah sebanyak 1.163 orang, mengalami                      employees, decreased by 26.6% compared to in
penurunan sebesar 26,6% dibanding tahun 2024                          2024 which was 1,585 employees. Information
yang berjumlah 1.585 orang. Adapun rincian                            regarding the Company’s employee demographics
demografi karyawan dalam 2 (dua) tahun terakhir                       over the past 2 (two) years can be seen as follows:
adalah sebagai berikut:


Komposisi Karyawan Berdasarkan Wilayah Operasional dan Jenis Kelamin
Employee Composition Based on Operational Area and Gender

                                                     2025                                                       2024
Wilayah Operasional
Operational Area               Laki-laki       Perempuan              Jumlah              Laki-laki       Perempuan              Jumlah
                                 Male              Female               Total               Male              Female               Total

Bali                                    137                 122                 259                229                 131                 360

Kantor Pusat – Tangerang
                                        200                 118                 318                254                 153                 407
Head Office - Tangerang

HUB – CGK                               274                 155                 429                416                 158                 574

Kolkata                                    -                  -                   -                   1                  -                   1

Lombok                                     1                  -                   1                   1                  -                   1

Makassar - Ujung Pandang                   1                  -                   1                   2                  -                   2

Medan                                    24                  27                  51                58                  29                   87

New Delhi                                  -                  -                   -                   1                  -                   1

Padang                                     2                  -                   2                   2                  -                   2

Pekanbaru                                  1                  -                   1                   1                  -                   1

Surabaya                                 68                  32                 100                115                 33                  148

Yogyakarta                                 1                  -                   1                   1                  -                   1

Jumlah

                                                                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                                        709                 454             1.163               1.081              504                1.585
Total



Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian dan Jenis Kelamin
Employee Composition Based on Employment Status and Gender

                                                     2025                                                       2024
Status Kepegawaian
Employment Status              Laki-laki       Perempuan              Jumlah              Laki-laki       Perempuan              Jumlah
                                 Male              Female               Total               Male              Female               Total

Permanen
                           627                 326                953                 969                 349                1.318
Permanent

Kontrak
                           82                  128                210                 112                 155                267
Contract

Honorer
                           -                   -                  -                   -                   -                  -
Honorary

Jumlah
                           709                 454                1.163               1.081               504                1.585
Total




                                                                                                                                                 75
Page 78
                                                                            Komposisi Karyawan Berdasarkan Level Jabatan dan Jenis Kelamin
                                                                            Employee Composition Based on Position and Gender

                                                                                                                           2025                                           2024
                                                                            Level Jabatan
                                                                            Position                     Laki-laki       Perempuan       Jumlah         Laki-laki       Perempuan       Jumlah
                                                                                                           Male           Female          Total           Male           Female          Total

                                                                            Dewan Komisaris, Direksi,
                                                                            dan Komite di bawah
                                                                            Dewan Komisaris
                                                                            Board of Commissioners,                  8              4              12               7              4              11
                                                                            Board of Directors, and
                                                                            Committees under the
                                                                            Board of Commissioners

                                                                            Manager                               185              21             206            186               21            207

                                                                            Supervisor                            192              48             240            293              62             355

                                                                            Executive                             143             109             252            168             120             288

                                                                            Officer                               181             272             453            427             297             724

                                                                            Jumlah
                                                                                                                  709             454         1.163           1.081           504           1.585
                                                                            Total



                                                                            Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin
                                                                            Employee Composition Based on Age and Gender

                                                                                                                           2025                                           2024
                                                                            Usia
                                                                            Age                          Laki-laki       Perempuan       Jumlah         Laki-laki       Perempuan       Jumlah
                                                                                                           Male           Female          Total           Male           Female          Total

                                                                            < 20 tahun
                                                                                                                     -               -              -               -              3               3
                                                                            < 20 years old

                                                                            20-24 tahun
                                                                                                                     9             31             40             48               52             100
                                                                            20-24 years old

                                                                            25-29 tahun
                                                                                                                  129              118            247            258             135             393
                                                                            25-29 years old

                                                                            30-34 tahun
                                                                                                                  151             106             257            204              123            327
                                                                            30-34 years old

                                                                            35-39 tahun
                                                                                                                  108              99             207            142              94             236
                                                                            35-39 years old
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                            40-45 tahun
                                                                                                                  109              73             181            167              78             245
                                                                            40-45 years old

                                                                            > 45 tahun
                                                                                                                  203              27             225            262               19            281
                                                                            > 45 years old

                                                                            Jumlah
                                                                                                                  709             454         1.163           1.081           504           1.585
                                                                            Total




76
Page 79
                                                                                                                                  PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                                                  COMPANY PROFILE
Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenjang Pendidikan dan Jenis Kelamin
Employee Composition Based on Educational Level and Gender

                                              2025                                                  2024
Jenjang Pendidikan
Educational Level            Laki-laki      Perempuan          Jumlah          Laki-laki       Perempuan           Jumlah
                               Male          Female             Total            Male               Female          Total

Akademi/Universitas
                                      313            201                514             478                223              701
College/University

SLTA/Sederajat
                                      396            253                649             603                281              884
High School/Equivalent

Jumlah
                                      709            454            1.163            1.081               504           1.585
Total




Komposisi Karyawan Berdasarkan Wilayah Operasional dan Status Kepegawaian
Employee Composition Based on Operational Area and Employment Status

                                               2025                                                 2024

Wilayah Operasional          Permanen          Kontrak                        Permanen          Kontrak
Operational Area              (PKWTT)          Contract          Jumlah        (PKWTT)          Contract            Jumlah
                              Permanent                           Total       Permanent                              Total
                               (PKWTT)      PKWT       KHL                     (PKWTT)        PKWT           KHL

Bali                              179        80            -      259            267           93              -      360

Kantor Pusat – Tangerang
                                 233         85            -       318           280          127              -      407
Head Office - Tangerang

HUB - CGK                        407         22            -      429            552           22              -       574

Lombok                                1       -            -            1           1           -              -            1

Kolkata                               -       -            -            -           1           -              -            1

Makassar – Ujung Pandang              1       -            -            1          2            -              -            2

Medan                             43          8            -        51            78            9              -        87

New Delhi                             -       -            -            -           1           -              -            1

Padang                                2       -            -            2          2            -              -            2

Pekanbaru                             1       -            -            1           1           -              -            1

Surabaya                          85         15            -      100             132          16              -       148


                                                                                                                                          Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Yogyakarta                            1       -            -            1           1           -              -            1

Jumlah
                                 953        210            -     1.163          1.318         267              -     1.585
Total




                                                                                                                                  77
Page 80
                                                                            Kesetaraan Gender [S-01]
                                                                            Gender Equality

                                                                                                                                   Laki-laki                                            Perempuan
                                                                                                                                     Male                                                   Female

                                                                            Jumlah Level                                                        Persentase                                            Persentase
                                                                            Total Level                    Jumlah Karyawan                     Karyawan (%)        Jumlah Karyawan                   Karyawan (%)
                                                                                                                Total Employees          Employee Percentage            Total Employees         Employee Percentage
                                                                                                                                                 (%)                                                    (%)

                                                                            Entry-Level                                   324                         27,9%                       381                      32,8%

                                                                            Mid-Level                                      192                       16,5%                         48                        4,1%

                                                                            Senior-Level                                  185                        15,9%                          22                       1,9%

                                                                            Executive-Level                                    8                      0,7%                              3                   0,3%

                                                                            Total Karyawan
                                                                                                                          709                          61%                        454                        39%
                                                                            Total Employees



                                                                            Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia, Level Jabatan, dan Jenis Kelamin
                                                                            Tahun 2025 [S-02]
                                                                            Employee Composition Based on Age, Position, and Gender in 2025

                                                                                                Tingkat Awal            Tingkat Menengah               Tingkat Senior            Tingkat Eksekutif
                                                                                                  Entry Level                   Mid Level                Senior Level              Executive Level          Jumlah
                                                                            Usia                                                                                                                           Karyawan
                                                                            Age               Laki-                     Laki-                        Laki-                      Laki-                        Total
                                                                                                      Perempuan                     Perempuan                 Perempuan                     Perempuan
                                                                                               laki     Female
                                                                                                                         laki          Female
                                                                                                                                                      laki      Female
                                                                                                                                                                                 laki          Female
                                                                                                                                                                                                           Employees
                                                                                              Male                      Male                         Male                       Male

                                                                            18-24 tahun
                                                                            18-24 years          6          29             3                   2         -              -           -                -         40
                                                                            old

                                                                            25-34 tahun
                                                                            25-34 years        123         193            118               27         39               4           -                -        504
                                                                            old

                                                                            35-44 tahun
                                                                            35-44 years        127         137             31               12         37           10              -                -        354
                                                                            old

                                                                            45-54 tahun
                                                                            45-54 years         61          22            37                 6         76               6          5                 1        214
                                                                            old

                                                                            > 54 tahun
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                 7              -          3                   1       33               2          3                 2          51
                                                                            > 54 years old

                                                                            Jumlah
                                                                                              324          381           192                48        185           22             8                 3       1.163
                                                                            Total




                                                                            Penerimaan Karyawan [F.18] [2-8] [401-1]                                 Employee Recruitment [F.18] [2-8] [401-1]

                                                                            Perseroan    menjalankan    proses    penerimaan                        The Company manages its recruitment and
                                                                            dan pengelolaan karyawan secara terencana,                              employee management processes systematically,
                                                                            transparan, dan berkeadilan untuk mendapatkan                           transparently, and fairly in order to attract the best
                                                                            talenta terbaik yang mampu memperkuat                                   talent capable of strengthening future business
                                                                            pertumbuhan bisnis di masa depan. Rekrutmen                             growth. Recruitment is carried out by considering
                                                                            dilakukan dengan mempertimbangkan dinamika                              labor market dynamics and the need to replace
                                                                            pasar tenaga kerja serta kebutuhan regenerasi dari                      employees who retire or resign.
                                                                            karyawan yang pensiun atau mengundurkan diri.




78
Page 81
                                                                                                                                                        PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                                                                        COMPANY PROFILE
Dalam pelaksanaannya, Perseroan menerapkan dua                                          In practice, the Company applies two main
metode rekrutmen utama:                                                                 recruitment methods:

Rekrutmen internal, dengan memberikan prioritas                                         Internal recruitment, which gives priority to
kesempatan kepada karyawan berpotensi untuk                                             employees with the potential to develop their careers
mengembangkan karier ke posisi lain yang sesuai dengan                                  into other positions that fit their competencies,
kompetensi, pengalaman, serta minat yang dimiliki.                                      experience, and interests.

Rekrutmen eksternal, yang dilakukan melalui situs                                       External recruitment, which is carried out through
karier Grup AirAsia, berbagai job portal, media                                         the AirAsia Group career website, various job portals,
sosial, serta kerja sama dengan pihak ketiga seperti                                    social media, and cooperation with third parties
headhunter, guna menjaring kandidat terbaik sesuai                                      such as headhunters, in order to attract the best
kebutuhan organisasi.                                                                   candidates according to the organization's needs.

Pencarian kandidat juga dilakukan melalui berbagai                                      The search for candidates is also conducted through
saluran, termasuk basis data CV, platform rekrutmen                                     various channels, including CV databases, online
daring, dan iklan lowongan di media massa.                                              recruitment platforms, and job advertisements in
Seluruh proses rekrutmen dijalankan berdasarkan                                         the mass media. The entire recruitment process is
prinsip transparansi, kejujuran, dan keadilan, tanpa                                    carried out based on the principles of transparency,
diskriminasi terhadap gender, suku, agama, ras,                                         honesty, and fairness, without discrimination based
orientasi seksual, atau latar belakang lainnya.                                         on gender, ethnicity, religion, race, sexual orientation,
                                                                                        or other backgrounds.

Perseroan berkomitmen menciptakan kesetaraan                                            The Company is committed to creating equal
kesempatan kerja di semua level jabatan baik junior,                                    employment opportunities at all levels of
senior, maupun profesional, serta memastikan setiap                                     employment, whether junior, senior, or professionals,
posisi diisi oleh individu yang memiliki kompetensi                                     and ensuring that each position is occupied by
dan keahlian sesuai kebutuhan. Pendekatan ini tidak                                     individuals with the necessary competencies and
hanya memperkuat keberagaman di lingkungan                                              expertise. This approach not only strengthens diversity
kerja, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai inklusif                                    in the work environment but also reflects the inclusive
yang menjadi bagian dari budaya Perseroan.                                              values that are part of the Company's culture.

Proses    rekrutmen   yang     dijalankan    secara                                     This comprehensive recruitment process ensures
menyeluruh ini memastikan bahwa setiap Allstars                                         that every new Allstars not only has the necessary
baru tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang                                         technical skills, but also aligns with the company's
mumpuni, tetapi juga sejalan dengan nilai-nilai                                         values in realizing its vision of becoming an innovative,
perusahaan dalam mewujudkan visi Perseroan untuk                                        sustainable, and people-oriented organization.
menjadi organisasi yang inovatif, berkelanjutan, dan
berorientasi pada manusia.

Adapun rangkaian proses rekrutmen Perseroan                                             The Company’s recruitment processes can be seen
                                                                                                                                                                Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dapat dilihat sebagai berikut:                                                          below:


          Pengajuan Permintaan                           Memposting lowongan                                  Seleksi Tahap Awal
          Karyawan oleh Manajemen                        pekerjaan sebelum dilakukan                          berdasarkan CV
          Job Requisition Submission by                  pencarian Kandidat                                   Early Stage Selection
          Hiring Manager                                 Job Posting                                          based on CV



                                                                                                                                          Wawancara
                                   Pemeriksaan                                                      Studi Kasus dan Wawancara             Awal
                                                                       Psikotes                                                           Preliminary
                                   Kesehatan                                                        dengan Hiring Manager
                                                                       Psychological                                                      Interview
                                   Medical Check-Up                    Test                         Case Study and Interview with
                                   (MCU)                                                            Hiring Manager




                                          Negosiasi                          Penandatanganan
 Pemeriksaan                              Remunerasi                         Perjanjian Kerja
 Latar                                    Remuneration
                                          Negotiation
                                                                             Job Contract Signing                                     Mulai Bekerja
 Belakang dan
 Referensi                                                                                                                            Onboarding
 Background
 Check and
 Reference Check




                                                                                                                                                        79
Page 82
                                                                            Rekrutmen Karyawan berdasarkan Usia
                                                                            Employee Recruitment based on Age

                                                                                                                            2025                                               2024

                                                                            Uraian                           PKWTT          PKWT              KHL        PKWTT                 PKWT               KHL
                                                                            Description                    Permanent    Contract          Freelance     Permanent          Contract           Freelance

                                                                                                           L|M   P|F   L|M     P|F      L|M     P|F     L|M     P|F       L|M     P|F       L|M       P|F

                                                                            < 20 tahun
                                                                                                             -    -     -          -      -         -    -        -        -          -       -         -
                                                                            < 20 years old

                                                                            20 - 24 tahun
                                                                                                             -    4     -          -      -         -    1        1        5          1       -         -
                                                                            20 – 24 years old

                                                                            25 - 29 tahun
                                                                                                            4     2     1          1      -         -   10        5        5          1       -         -
                                                                            25 – 29 years old

                                                                            30 - 34 tahun
                                                                                                            7     2     2          -      -         -    6        7        -          1       -         -
                                                                            30 – 34 years old

                                                                            35 - 39 tahun
                                                                                                            2     1     -          -      -         -    4        3        5          -       -         -
                                                                            35 – 39 years old

                                                                            40 - 45 tahun
                                                                                                             1    1     -          -      -         -    6        2        -          1       -         -
                                                                            40 – 45 years old

                                                                            > 45 tahun
                                                                                                            3     1     -          -      -         -    2        -        -          -       -         -
                                                                            45 years old



                                                                            Rekrutmen Karyawan berdasarkan Wilayah Operasional
                                                                            Employee Recruitment based on Operational Area

                                                                                                                            2025                                               2024

                                                                            Uraian                           PKWTT          PKWT              KHL        PKWTT                 PKWT               KHL
                                                                            Description                    Permanent    Contract          Freelance     Permanent          Contract           Freelance

                                                                                                           L|M   P|F   L|M     P|F      L|M     P|F     L|M     P|F       L|M     P|F       L|M       P|F

                                                                            Kantor Pusat - Tangerang
                                                                                                           17     11    2          1      -         -   22       18        1          2       -         -
                                                                            Head Office - Tangerang

                                                                            HUB Cengkareng                   -    -     -          -      -         -    1        -       13          2       -         -

                                                                            HUB Bali                         -    -     -          -      -         -    3        -        -          -       -         -

                                                                            HUB Medan                        -    -     1          -      -         -    -        -        1          -       -         -

                                                                            HUB Surabaya                     -    -     -          -      -         -    2        -        -          -       -         -
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                            Chennai                          -    -     -          -      -         -    1        -        -          -       -         -



                                                                            Jenis Pekerja (bukan karyawan)                             Jumlah                 Laki-laki                   Perempuan
                                                                            Type of Labor (non-employee)                                Total                   Male                       Female

                                                                            Tenaga Outsourcing
                                                                                                                                        341                     310                          31
                                                                            Outsourced Workers

                                                                            Tenaga Musiman/Project
                                                                                                                                          -                       -                           -
                                                                            Seasonal/Project Workers

                                                                            Mitra Vendor/Maintenance
                                                                                                                                          -                       -                           -
                                                                            Vendor/Maintenance Partners




80
Page 83
                                                                                                                                                      PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                                                                      COMPANY PROFILE
Karyawan Magang
Intern

                                             2025                                                                          2024
 Uraian
 Description
                                 Laki-laki                         Perempuan                                  Laki-laki             Perempuan
                                   Male                             Female                                      Male                   Female

 Karyawan Magang
                                    58                                30                                         51                      17
 Intern



Hingga 31 Desember 2025, total jumlah karyawan                         As of December 31, 2025, the Company had a total of
Perseroan tercatat sebanyak 1.163 orang, yang                          1,163 employees, consisting of 709 male employees
terdiri atas 709 karyawan laki-laki dan 454 karyawan                   and 454 female employees. This composition
perempuan. Komposisi ini mencerminkan penerapan                        reflects the principle of equality and inclusivity in the
prinsip kesetaraan dan inklusivitas dalam proses                       recruitment process, where every individual is given
rekrutmen, di mana setiap individu memperoleh                          equal opportunities regardless of gender.
kesempatan yang sama tanpa memandang gender.

Kebijakan ini sejalan dengan komitmen Perseroan                        This policy is in line with the Company's commitment
untuk menciptakan lingkungan kerja yang adil,                          to fostering a fair, open, and competency-oriented
terbuka, dan berorientasi pada kompetensi, di mana                     work environment, where potential and ability are
potensi dan kemampuan menjadi dasar utama                              the primary foundations for career development.
dalam pengembangan karier. Profil lengkap tenaga                       The complete profile of the Company's workforce in
kerja Perseroan pada tahun 2025 dapat dilihat                          2025 is as follows:
sebagai berikut:
                                                                       Perempuan




                                60,96%                                                        39,03%
                                                Laki-laki




                                                                                   Female
                                                            Male




Jumlah Karyawan Sementara [S-04]
Total Contract Employees

                                                                                   Jumlah Karyawan                          Persentase Karyawan
 Uraian                                                                        (dalam tahun pelaporan)                    (dalam tahun pelaporan)

                                                                                                                                                              Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
 Description                                                                                   Total Employees              Employee Percentage
                                                                                            (in the reporting year)         (in the reporting year)

 Jumlah Karyawan Perusahaan yang dipegang oleh
 kontraktor/konsultan
                                                                                                     185                           15,91%
 Total Company’s Employees managed by contractors/
 consultants


Karyawan Multigenerasi
Multi-generation Employees

 Usia                                                                                             Laki-laki                     Perempuan
 Age                                                                                                Male                           Female

 <30 tahun
                                                                                                    11,8%                           12,9%
 <30 years old

 30 - 50 tahun
                                                                                                   39,6%                           25,8%
 30 – 50 years old

 > 50 tahun
                                                                                                    9,5%                           0,34%
 > 50 years old




                                                                                                                                                      81
Page 84
                                                                            Karyawan Berdasarkan Profesi
                                                                            Employees based on Professions

                                                                            Keterangan                                                       Laki-laki                Perempuan
                                                                            Description                                                        Male                      Female

                                                                            Pilot                                                             23,2%                       2,7%

                                                                            Kru Kabin
                                                                                                                                              13,8%                      29,3%
                                                                            Cabin Crew

                                                                            Administrasi dan Umum
                                                                                                                                               24%                        7%
                                                                            General Administration




                                                                            Perputaran Karyawan [401-1]                            Employee Turnover [401-1]

                                                                            Perseroan secara konsisten memantau tingkat            The Company consistently monitors employee
                                                                            perputaran karyawan sebagai indikator penting          turnover rates as a key indicator of creating a healthy
                                                                            dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat          and sustainable work environment. Good retention
                                                                            dan berkelanjutan. Tingkat retensi yang baik           rates reflect the creation of a safe, comfortable,
                                                                            mencerminkan terciptanya suasana kerja yang            and supportive work environment for employees.
                                                                            aman, nyaman, serta mendukung kesejahteraan            Conversely, an increase in turnover can be a signal
                                                                            karyawan.    Sebaliknya,    meningkatnya   angka       of the need to evaluate internal factors that affect
                                                                            perputaran dapat menjadi sinyal perlunya evaluasi      employee satisfaction and engagement.
                                                                            terhadap faktor-faktor internal yang mempengaruhi
                                                                            kepuasan dan keterikatan karyawan.

                                                                            Untuk itu, Perseroan terus berupaya mewujudkan         Therefore, the Company continuously strives to
                                                                            lingkungan kerja yang inklusif, aman, dan produktif    create an inclusive, safe, and productive work
                                                                            agar seluruh Allstars merasa dihargai serta memiliki   environment so that all Allstars feel valued and
                                                                            motivasi untuk berkembang bersama perusahaan.          motivated to grow together with the company. This
                                                                            Upaya ini merupakan bagian dari strategi jangka        effort is part of a long-term strategy to retain the
                                                                            panjang dalam mempertahankan talenta terbaik           best talent while increasing employee loyalty.
                                                                            sekaligus meningkatkan loyalitas tenaga kerja.

                                                                            Selama tahun 2025, tingkat perputaran karyawan         In 2025, the employee turnover rate was recorded
                                                                            tercatat sebesar 7,52%, menurun dibandingkan           at 7.52%, a decrease compared to 2024, which was
                                                                            tahun 2024 yang berada di angka 7,95%. Sebagian        at 7.95%. Most employees who left the company
                                                                            besar karyawan yang mengakhiri masa kerja              were due to personal decisions or because
                                                                            melakukannya atas keputusan pribadi atau karena        their performance evaluations did not meet the
                                                                            evaluasi kinerja yang belum memenuhi standar           Company's standards.
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                            Perseroan.

                                                                            Rincian perbandingan tingkat perputaran karyawan       Detailed comparisons of employee turnover rates
                                                                            selama 2 (dua) tahun terakhir disajikan sebagai        in the last 2 (two) years are presented as follows:
                                                                            berikut: [401-1]                                       [401-1]




                                                                            Perputaran Karyawan
                                                                                                                                              2025                       2024
                                                                            Employee Turnover

                                                                            Karyawan Masuk (Rekrutmen)*
                                                                                                                                                32                        66
                                                                            Incoming Employees (Recruitment)*

                                                                            Karyawan Keluar
                                                                            Outgoing Employees

                                                                            Pensiun Alami
                                                                                                                                                 -                         2
                                                                            Natural Retirement

                                                                            Meninggal
                                                                                                                                                2                          4
                                                                            Passed Away

                                                                            Mengundurkan Diri
                                                                                                                                                75                        106
                                                                            Resigned




82
Page 85
                                                                                                                     PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                                     COMPANY PROFILE
Perputaran Karyawan
                                                                     2025                        2024
Employee Turnover

Diberhentikan karena Melakukan Pelanggaran
                                                                       2                            -
Dismissed due to Violation

Habis Kontrak (PKWT)
                                                                       12                          19
End of Contract (PKWT)

Jumlah
                                                                       91                         131
Total

Tingkat Perputaran Karyawan
                                                                     7,52%                       7,95%
Total Employee Turnover
*) Untuk PKWT & PKWTT | For PKWT & PKWTT




Tingkat Pergantian Karyawan S-03
Employee Turnover Rate

                                                           Jumlah Karyawan (dalam        Persentase Karyawan
Uraian                                                        tahun pelaporan)         (dalam tahun pelaporan
Description                                                  Total Employees (in the   Employee Percentage (in the
                                                                 reporting year)            reporting year)

Jumlah Karyawan Mengundurkan Diri/Pemutusan Hubungan
                                                                 91 Karyawan
Kerja                                                                                            7,52 %
                                                                 91 Employees
Total Employees who Resigned/Dismissed

Jumlah Karyawan Baru/Pengganti                                   32 Karyawan
                                                                                                2,64 %
Total New/Replacement Employees                                  32 Employees



Program Pengembangan Kompetensi                           Employee Competency Development
Karyawan [F.22] [404-1]                                   Program [F.22] [404-1]

Perseroan    meyakini    bahwa    pengembangan            The Company believes that employee competency
kompetensi karyawan merupakan fondasi penting             development is a key foundation for a sustainable
dalam pengelolaan sumber daya manusia yang                human resource management. By improving their
berkelanjutan. Melalui peningkatan kapasitas dan          capacity and skills, every Allstars is expected to
keterampilan, setiap Allstars diharapkan dapat            develop into an adaptive, competitive individual who
berkembang menjadi individu yang adaptif, berdaya         is able to make a real contribution to the company’s
saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata              performance and for stakeholder satisfaction.
terhadap kinerja perusahaan maupun kepuasan
para pemangku kepentingan.

Sepanjang      tahun        2025,    Perseroan    terus   Throughout 2025, the Company held various training
                                                                                                                             Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
melaksanakan berbagai program pelatihan dan               and development programs, including formal
pengembangan, baik dalam bentuk pendidikan                education, technical training (hard skills), and non-
formal, pelatihan teknis (hard skill), maupun pelatihan   technical training (soft skills). These programs were
non teknis (soft skill). Program-program ini dirancang    designed to strengthen professional abilities while
untuk memperkuat kemampuan profesional sekaligus          shaping a collaborative, innovative, and results-
membentuk karakter kerja yang kolaboratif, inovatif,      oriented work ethic.
dan berorientasi pada hasil.

Pada periode pelaporan tersebut, sebanyak 994             During the reporting period, a total of 994
karyawan mengikuti pelatihan hard skill dengan            employees participated in hard skill training with an
rata-rata durasi 53 jam per peserta, sementara 575        average duration of 53 hours per participant, while
karyawan berpartisipasi dalam pelatihan soft skill        575 employees participated in soft skill training with
dengan rata-rata 39 jam per peserta.                      an average of 39 hours per participant.




                                                                                                                     83
Page 86
                                                                            Seluruh kegiatan pengembangan ini mencerminkan              All of these development activities reflect the
                                                                            komitmen Perseroan untuk memastikan setiap                  Company’s commitment to ensure that every
                                                                            karyawan memperoleh kesempatan yang setara                  employee has equal opportunities to hone their
                                                                            dalam      mengasah   kemampuan,    memperluas              skills, broaden their knowledge, and strengthen their
                                                                            wawasan, dan memperkuat kompetensi yang                     competencies relevant to the needs of the modern
                                                                            relevan dengan kebutuhan industri penerbangan               aviation industry. The main training programs
                                                                            modern. Adapun program pelatihan utama yang                 attended by the Company’s employees throughout
                                                                            diikuti oleh karyawan Perseroan sepanjang tahun             2025 are as follows:
                                                                            2025 adalah sebagai berikut:


                                                                            Program Pelatihan Tahun 2025
                                                                            Training Programs in 2025

                                                                            Level Jabatan                   Program Pelatihan               Penyelenggara                Jumlah Peserta
                                                                            Position Level                    Training Program                 Organizer                 Total Participants

                                                                            Manajer ke Atas             • Executive Leaders           • Fish Camp Learning         • 19 peserta | participants
                                                                            Manager and Above             Program                       (Executive Leaders)          (Executive Leaders)
                                                                                                        • Lead with Impact &          • Impact Factory (Lead       • 22 peserta | participants
                                                                                                          Inspiration                   with Impact)                 (Lead with Impact)
                                                                                                        • Human Factor Recurrent      • Internal                   • 7 peserta | participants
                                                                                                          (Engineering)               • Internal                   • 5 peserta | participants
                                                                                                        • Safety Management           • Internal                   • 6 peserta | participants
                                                                                                          System (Engineering)        • Internal                   • 152 peserta | participants
                                                                                                        • A320 Recurrent              • Internal                   • 152 peserta | participants
                                                                                                          (Engineering)               • Internal                   • 155 peserta | participants
                                                                                                        • Safety Emergency            • Internal                   • 1 peserta | participants
                                                                                                          Procedures (Flight Ops)     • TÜV Rheinland              • 2 peserta | participants
                                                                                                        • Approach and Landing        • Internal                   • 69 peserta | participants
                                                                                                          Accident Reduction
                                                                                                          (ALAR)
                                                                                                        • Crew Resource
                                                                                                          Management (Flight Ops)
                                                                                                        • Internal Auditor Training
                                                                                                          (Corp. QA)
                                                                                                        • Lead Auditor Training
                                                                                                        • Safety Management
                                                                                                          System (Corp. Safety)

                                                                            Officer dan Eksekutif       • Emerging Leaders            • Fish Camp Learning         • 22 peserta | participants
                                                                            Officer and Executive         Program                       (Emerging Leaders)           (Emerging Leaders)
                                                                                                        • Take Off & Take Lead        • Impact Factory (Take Off   • 27 peserta | participants
                                                                                                          Program                       and Take Lead)               (Take off & Take Lead)
                                                                                                        • Human Factor Recurrent      • Internal                   • 30 peserta | participants
                                                                                                          (Engineering)               • Internal                   • 30 peserta | participants
                                                                                                        • Safety Management           • Internal                   • 11 peserta | participants
                                                                                                                                      • Internal                   • 150 peserta | participants
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                          System (Engineering)
                                                                                                        • A320 Recurrent              • Internal                   • 150 peserta | participants
                                                                                                          (Engineering)               • Internal                   • 155 peserta | participants
                                                                                                        • Safety Emergency            • Internal                   • 2 peserta | participants
                                                                                                          Procedures (Flight Ops)     • INACA                      • 3 peserta | participants
                                                                                                        • Approach and Landing        • TÜV Rheinland              • 2 peserta | participants
                                                                                                          Accident Reduction          • Internal                   • 212 peserta | participants
                                                                                                          (ALAR)
                                                                                                        • Crew Resource
                                                                                                          Management (Flight Ops)
                                                                                                        • Internal Auditor Training
                                                                                                          (Corp. QA)
                                                                                                        • Company Aviation Safety
                                                                                                          Officer (CASO)
                                                                                                        • Lead Auditor Training
                                                                                                        • Safety Management
                                                                                                          System (Corp. Safety)




84
Page 87
                                                                                                                               PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                                               COMPANY PROFILE
Perencanaan Suksesi dan                                           Succession Planning and Leadership
Pengembangan Kepemimpinan                                         Development

Untuk memastikan keberlanjutan kepemimpinan,                      To ensure sustainable leadership, the Company
Perseroan menjalankan program Talent Council                      implements a Talent Council program focused on
yang difokuskan pada posisi kritikal, termasuk                    critical positions, including regulatory positions. This
posisi yang bersifat regulatory. Program ini dimulai              program began with identification of prospective
dengan identifikasi calon suksesor oleh pimpinan                  successors by department leaders, followed by
departemen, dilanjutkan dengan asesmen daring                     online assessment and readiness mapping based
dan pemetaan kesiapan berdasarkan hasil profiling.                on the profiling results. The identified competency
Kesenjangan kompetensi yang teridentifikasi                       gaps are then followed up through leadership
ditindaklanjuti melalui program pengembangan                      development programs.
kepemimpinan.

Pada tahun 2025, Perseroan menyelenggarakan                       In 2025, the Company held two main programs,
dua program utama, yaitu Executive Leaders yang                   Executive Leaders which was attended by 19
diikuti oleh 19 peserta selama tiga bulan dengan                  participants for three months resulting in an
keluaran berupa portofolio proyek perbaikan, serta                improvement project portfolio, as well as Lead
Lead with Impact and Inspirations yang diikuti oleh               with Impact and Inspirations which was attended
22 peserta dengan fokus pada penguatan karakter                   by 22 participants and focused on strengthening
dan pola pikir kepemimpinan.                                      leadership characters and mindset.

Penilaian Kinerja dan Pengembangan                                Performance Assessment and Leadership
Kepemimpinan                                                      Development

Sebagai bagian dari penguatan jalur kepemimpinan,                 As an effort to strengthen the leadership pathway,
Perseroan juga menyiapkan program Emerging                        the Company also prepares the Emerging Leaders
Leaders dan Take Off and Take Lead untuk                          as well as the Take Off and Take Lead programs
memperkenalkan prinsip-prinsip kepemimpinan                       to introduce leadership principles to Allstars who
kepada Allstars yang ingin mengembangkan karier                   inspire to develop their career further. Both programs
ke tahap berikutnya. Kedua program ini dirancang                  are designed based on applicative and interactive
dengan pendekatan pembelajaran yang aplikatif                     learning approaches, becoming a foundation for a
dan interaktif, sebagai landasan pengembangan                     sustainable leadership development in the future.
kepemimpinan berkelanjutan di masa mendatang.


Pelatihan dan Pengembangan Karyawan [S-05]
Employee Training and Development

Rata-rata Jam Pelatihan per               Jumlah Karyawan yang ikut serta            Persentase jumlah Kayawan yang
Karyawan dalam tahun Pelaporan               dalam program pelatihan                    ikut serta dalam pelatihan
Average Training Hours per Employee in   Number of Employees participating in the   Percentage of employees participating in

                                                                                                                                       Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
the Reporting Year                                  training programs                             the training

73,14 Jam/Karyawan
                                                          1.010                                    86,84%
73.14 Hours/Employee




                                                                                                                               85
Page 88
                                                                            Durasi Pelatihan Karyawan
                                                                            Employee Training Duration

                                                                                                                   2025                                                      2024

                                                                                           Jumlah Karyawan yang                             Rata-     Jumlah Karyawan yang                         Rata-
                                                                                           Memperoleh Pelatihan                           rata Jam    Memperoleh Pelatihan                       rata Jam
                                                                                             Number of Employees                          Pelatihan    Number of Employees                       Pelatihan
                                                                            Uraian            Receiving Training            Jam            Setiap       Receiving Training            Jam         Setiap
                                                                            Description                                   Pelatihan       Karyawan                                  Pelatihan    Karyawan
                                                                                                                           Training        Average                                   Training     Average
                                                                                                                            Hours          Training                                   Hours       Training
                                                                                            L        P       Jumlah                                    L       P       Jumlah
                                                                                            M        F        Total                         Hours      M       F        Total                      Hours
                                                                                                                                           of Each                                                of Each
                                                                                                                                          Employee                                               Employee

                                                                            Keseluruhan
                                                                                            612     398      1.010          73.875          73,14     827      481     1.308          118.252      90,41
                                                                            Total

                                                                            Berdasarkan Jenis Pelatihan
                                                                            Based on Type of Training

                                                                            Soft Skill     209      366        575        22.435,5            39      248      144      393            35.467         15

                                                                            Hard Skill      577     417       994         52.349,5             53     579      337       915          82.785          26

                                                                            Berdasarkan Usia
                                                                            Based on Age

                                                                            < 20 tahun
                                                                            < 20 years          -        -         -                  -         -          1       9      10           817,22      81,72
                                                                            old

                                                                            20 - 24
                                                                            tahun
                                                                                                7    25         32          3.176,6         99,27      60      63        123        10.869,05      88,83
                                                                            20 - 24
                                                                            years old

                                                                            25 - 29
                                                                            tahun
                                                                                            119     113       232          19.207,5         82,79     197      143      340         30.509,62      89,67
                                                                            25 - 29
                                                                            years old

                                                                            30 - 34
                                                                            tahun
                                                                                            143      98        241         16.991,3         70,50     143      109      252         22.500,84      89,25
                                                                            30 - 34
                                                                            years old

                                                                            35 - 39
                                                                            tahun
                                                                                             92      85        177         13.297,5         75,13      115     85       200           17.924,4     89,44
                                                                            35 - 39
                                                                            years old
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                            40 - 44
                                                                            tahun
                                                                                            101      64        165         10.342,5         62,68      131      57       188         17.161,66     91,41
                                                                            40 - 44
                                                                            years old

                                                                            > 45 tahun
                                                                            > 45 years      150      13        163         11.081,3         67,98     181       15       196        18.469,21      94,55
                                                                            old




86
Page 89
                                                                                                              PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                              COMPANY PROFILE
Biaya Pengembangan Kompetensi                         Competency Development Costs

Sebagai bagian dari upaya untuk memastikan            As part of its efforts to ensure effective human
pengelolaan sumber daya manusia berjalan              resource management, the Company consistently
efektif, Perseroan secara konsisten mengalokasikan    allocates a special budget for employee
anggaran khusus untuk program pengembangan            competency development programs. This funding is
kompetensi karyawan. Pendanaan ini disesuaikan        adjusted to the needs of human resource capacity
dengan kebutuhan peningkatan kapasitas SDM            building and the company’s financial capabilities
serta kemampuan keuangan perusahaan setiap            each year.
tahunnya.

Pada tahun 2025, Perseroan telah merealisasikan       In 2025, the Company has realized competency
biaya     pengembangan     kompetensi   sebesar       development costs of Rp19,611,539,673 or an
Rp19.611.539.673 atau mengalami penyesuaian           adjustment of 7.87% compared to 2024, which was
sebesar 7,87% dibandingkan dengan tahun 2024          recorded at Rp21,286,546,684. This adjustment
yang     tercatat    sebesar  Rp21.286.546.684.       was made proportionally by considering budget
Penyesuaian ini dilakukan secara proporsional         efficiency, training program priorities, and a focus
dengan mempertimbangkan efisiensi anggaran,           on improving the quality of learning that has a
prioritas program pelatihan, serta fokus pada         direct impact on employee and organizational
peningkatan     kualitas   pembelajaran    yang       performance.
memberikan dampak langsung terhadap kinerja
karyawan dan organisasi.


Uraian                              Satuan
                                                                 2025                      2024
Description                           Unit

Biaya Pelatihan
                                      Rp                   19.611.539.673              21.286.546.684
Training Costs



Kelayakan Upah dan Hak-Hak Karyawan                   Wage Fairness and Employee Rights
[F.20] [202-1] [202-2] [401-2]                        [F.20] [202-1] [202-2] [401-2]



Perseroan     berkomitmen      untuk    menjamin      The Company is committed to ensuring the welfare
kesejahteraan setiap Allstars melalui penerapan       of every Allstars through the implementation of a
sistem pengupahan yang layak, transparan, serta       fair and transparent wage system that complies with
sesuai dengan ketentuan perundang-undangan            applicable laws and regulations. This commitment
yang berlaku. Komitmen ini diwujudkan dengan          is realized by ensuring that all employees receive
memastikan seluruh karyawan menerima imbalan          fair and competitive compensation based on their
kerja yang adil dan kompetitif, berdasarkan           competence, performance, experience, as well as in
kompetensi, kinerja, pengalaman, serta mengacu        accordance with the Regional Minimum Wage (UMR)
pada Upah Minimum Regional (UMR) di setiap            in each operational area. The principle of fair wages
                                                                                                                      Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
wilayah operasional. Prinsip kelayakan upah juga      is also accompanied by respect for labor rights,
disertai dengan penghormatan terhadap hak-hak         including the right to social security, opportunities
tenaga kerja, termasuk hak atas jaminan sosial,       for development, and a safe and inclusive work
kesempatan pengembangan, dan lingkungan kerja         environment.
yang aman serta inklusif.

Dalam pelaksanaannya, Perseroan memastikan            In its implementation, the Company ensures that the
bahwa sistem remunerasi yang diterapkan tidak         applicable remuneration system not only includes
hanya mencakup gaji pokok, tetapi juga berbagai       basic salaries, but also various forms of awards
bentuk penghargaan dan tunjangan kesejahteraan        and other welfare benefits. Each employee receives
lainnya. Setiap karyawan menerima paket               a compensation package that considers their
kompensasi yang mempertimbangkan jabatan,             respective position, responsibilities, and periodic
tanggung jawab, serta hasil evaluasi kinerja secara   performance     evaluations.   This    remuneration
periodik. Program remunerasi ini dirancang untuk      program is designed to create a balance between
menciptakan keseimbangan antara kesejahteraan         employee welfare and business sustainability, while
karyawan dan keberlanjutan bisnis, sekaligus          strengthening loyalty and work motivation.
memperkuat loyalitas dan motivasi kerja.




                                                                                                              87
Page 90
                                                                            Untuk menjamin kesetaraan dan transparansi                In order to ensure equality and transparency in the
                                                                            dalam struktur remunerasi, Perseroan menerapkan           remuneration structure, the Company implements a
                                                                            kebijakan yang menyesuaikan antara fungsi                 policy that aligns job functions with the job rating
                                                                            pekerjaan dengan sistem penilaian jabatan.                system. The basis to determine wages, remuneration
                                                                            Dasar penetapan upah, struktur remunerasi, serta          structure, and employee welfare benefits are
                                                                            tunjangan kesejahteraan karyawan disajikan dalam          presented in the following table:
                                                                            tabel berikut:


                                                                            Fungsi                                                     Dasar Penetapan Upah
                                                                            Function                                                  Basis of Wage Determination

                                                                            Support Function          • Penetapan upah dengan rentang nilai minimal, medium, dan maksimal berdasarkan
                                                                                                        peringkat karyawan
                                                                                                      • Determination of wages with minimum, medium, and maximum ranges based on
                                                                                                        employee ranking

                                                                                                      • Penetapan tunjangan tetap berdasarkan dengan posisi karyawan
                                                                                                      • Determination of fixed allowances based on employee position

                                                                            Operational Function      Teknis:
                                                                                                      • Pembayaran upah per bulan berdasarkan posisi
                                                                                                      • Pembayaran tunjangan tetap per bulan berdasarkan posisi
                                                                                                      • Tunjangan lisensi berdasarkan lisensi yang dimiliki karyawan

                                                                                                      Technical:
                                                                                                      • Monthly salary payments based on position
                                                                                                      • Payment of fixed allowance per month based on position
                                                                                                      • License allowance based on the license owned by the employee

                                                                                                      Kru Kabin:
                                                                                                      • Upah Cabin Crew Trainee dibayarkan setelah lulus masa pelatihan
                                                                                                      • Pembayaran tunjangan tetap dan tidak tetap

                                                                                                      Cabin Crew:
                                                                                                      • Salary of Cabin Crew Trainee is paid after passing the training period
                                                                                                      • Fixed and non-fixed benefit payments

                                                                                                      Pilot:
                                                                                                      • Upah sebagai First Officer Trainee
                                                                                                      • Upah sebagai First Officer
                                                                                                      • Upah sebagai pilot berdasarkan tahun menjabat sebagai kapten

                                                                                                      Pilot:
                                                                                                      • Salary of First Officer Trainee
                                                                                                      • Salary of First Officer
                                                                                                      • Salary of pilot based on the year of serving as Captain
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                            Remunerasi dan Kesejahteraan Karyawan                     Employee Remuneration and Welfare
                                                                            [405-2]                                                    [405-2]



                                                                            Dari sisi kepatuhan terhadap regulasi, Perseroan          In terms of regulatory compliance, the Company
                                                                            memastikan bahwa upah karyawan tingkat terendah           ensures that the lowest employee wages always
                                                                            selalu memenuhi atau melampaui UMR di wilayah             meet or exceed the minimum wage in the operational
                                                                            operasional. Berdasarkan data periode pelaporan,          area. Based on the reporting period data, the entry-
                                                                            rasio gaji pokok entry-level di Kantor Pusat -            level salary ratio at the Tangerang - Head Office is
                                                                            Tangerang adalah 100% terhadap UMR setempat,              100% of the local minimum wage, demonstrating the
                                                                            menunjukkan komitmen Perseroan terhadap prinsip           Company’s commitment to the principles of fairness
                                                                            keadilan dan kesejahteraan karyawan.                      and employee welfare.




88
Page 91
                                                                                                                              PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                                              COMPANY PROFILE
Selain itu, Perseroan secara konsisten menegakkan                  In addition, the Company consistently upholds
prinsip kesetaraan dan transparansi dalam sistem                   the principles of equality and transparency in its
penggajian. Perseroan melakukan kajian berkala                     remuneration system. The Company conducts
terhadap rasio gaji pokok dan total remunerasi                     periodic reviews of the ratio of basic salaries and
antara karyawan perempuan dan laki-laki di seluruh                 total remuneration between female and male
kelompok jabatan yang relevan, sebagai bentuk                      employees across all relevant job groups, as a
komitmen terhadap praktik ketenagakerjaan yang                     form of commitment to fair, inclusive, and non-
adil, inklusif, dan bebas diskriminasi.                            discriminatory employment practices.

Sistem penggajian Perseroan bersifat gender-                       The Company’s remuneration system is gender-
neutral, dengan penetapan gaji yang sepenuhnya                     neutral, with salaries determined solely on the basis of
didasarkan pada faktor objektif seperti kompetensi,                objective factors such as competence, performance,
kinerja, masa kerja, dan jenjang jabatan. Prinsip ini              length of service, and job level. This principle
memastikan bahwa seluruh karyawan memperoleh                       ensures that all employees receive compensation
imbalan yang sepadan dengan kontribusi dan                         commensurate with their contributions and
tanggung jawabnya, tanpa dipengaruhi oleh                          responsibilities, without being influenced by gender
perbedaan gender atau latar belakang pribadi.                      differences or personal backgrounds.


                                                                                                  Rasio Upah Karyawan
                                     Upah Minimum Provinsi/         Imbal Jasa Karyawan        Tingkat Terendah dan Entry
Area Operasional                         Regional (Rp)              Tingkat Terendah (Rp)        Level terhadap UMR (%)
Operational Area                                                                                     Ratio of Wages of
                                     Provincial/Regional Minimum    Benefits of Lowest Level
                                                                                                  Lowest and Entry Level
                                              Wage (Rp)                Employees (Rp)
                                                                                                        Employees
                                                                                                   to Minimum Wage (%)

Tangerang                                    5.069.708                    5.070.000                     100,01%

Badung                                       3.534.338                    3.535.000                     100,02%

Mataram                                      2.859.620                    2.930.092                     102,46%

Makassar                                     3.880.136                    3.881.000                     100,02%

Medan                                        4.014.072                    4.015.000                     100,02%

Padang                                       2.994.193                    2.995.000                     100,03%

Pekanbaru                                    3.675.937                    3.676.000                     100,00%

Surabaya                                     4.961.753                    4.962.000                     100,00%

Sleman                                       2.466.514                    2.930.092                     118,79%



Jenis Remunerasi dan Fasilitas
Type of Remuneration and Facilities


 No.
       Remunerasi dan Fasilitas                                       Karyawan Tetap             Karyawan Tidak Tetap                 Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
       Remuneration and Facilities                                  Permanent Employees         Non-Permanent Employees

  1.   Gaji Pokok
                                                                             ✔                             ✔
       Basic Salary

  2.   Insentif
                                                                             ✔                             ✔
       Incentives

Tunjangan
Allowances

  3.   Tunjangan (gabungan termasuk semua)
                                                                             ✔                             ✔
       Benefits (overall)

Fasilitas
Facilities

  4.   Seragam
                                                                             ✔                             ✔
       Uniform

  5.   Asuransi Ketenagakerjaan & Kesehatan
                                                                             ✔                             ✔
       Employment & Health Insurance




                                                                                                                              89
Page 92
                                                                                    Remunerasi dan Fasilitas                            Karyawan Tetap          Karyawan Tidak Tetap
                                                                             No.
                                                                                    Remuneration and Facilities                       Permanent Employees      Non-Permanent Employees

                                                                            Cuti
                                                                            Leave

                                                                             6.     Cuti Tahunan
                                                                                                                                              ✔                          ✔
                                                                                    Annual Leave

                                                                              7.    Cuti Melahirkan - Karyawan Wanita
                                                                                                                                              ✔                          ✔
                                                                                    Maternity Leave – Female Employees

                                                                             8.     Cuti Istri Karyawan Melahirkan
                                                                                                                                              ✔                          ✔
                                                                                    Paternity Leave

                                                                             9.     Cuti Perkawinan Karyawan
                                                                                                                                              ✔                          ✖
                                                                                    Marital Leave

                                                                             10.    Cuti Pengkhitanan Anak Karyawan
                                                                                                                                              ✔                          ✖
                                                                                    Child Circumcision Leave

                                                                             11.    Cuti Pembaptisan Anak Karyawan
                                                                                                                                              ✔                          ✖
                                                                                    Child Baptism Leave

                                                                             12.    Cuti Perkawinan Anak Karyawan
                                                                                                                                              ✔                          ✖
                                                                                    Child Marriage Leave

                                                                             13.    Cuti Saudara Karyawan Meninggal
                                                                                                                                              ✔                          ✔
                                                                                    Leave for Employee’s Relative that Passed Away

                                                                             14.    Cuti Karyawan Korban Bencana
                                                                                                                                              ✔                          ✔
                                                                                    Leave for Disaster Victims

                                                                            Lain-lain
                                                                            Others

                                                                             15.    Pengobatan Gigi
                                                                                                                                              ✔                          ✔
                                                                                    Dental Treatment

                                                                             16.    Pengobatan mata/kacamata
                                                                                                                                              ✔                          ✔
                                                                                    Eyes treatment/glasses

                                                                             17.    Bantuan Bersalin/Gugur Kandungan
                                                                                                                                              ✔                          ✔
                                                                                    Maternity/Miscarriage Assistance



                                                                            Selain menjamin sistem pengupahan yang adil,             Apart from ensuring a fair remuneration system,
                                                                            Perseroan juga menegaskan komitmennya terhadap           the Company also affirms its commitment to
                                                                            pengembangan potensi tenaga kerja nasional.              developing the potential of the national workforce.
                                                                            Perseroan memberikan kesempatan yang luas bagi           The Company provides adequate opportunities
                                                                            karyawan lokal untuk menempati posisi strategis          for local employees to occupy strategic and
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                            dan manajerial di seluruh unit operasional. Sebagian     managerial positions in all operational units. Most
                                                                            besar pimpinan di tingkat operasional, komersial,        of the leaders at the operational, commercial, and
                                                                            dan fungsi pendukung merupakan profesional               support functions are Indonesian professionals
                                                                            warga negara Indonesia yang memiliki kompetensi          who are highly competent and understand the
                                                                            tinggi serta memahami karakteristik pasar                characteristics of the domestic market. Through
                                                                            domestik. Melalui program pelatihan, coaching,           ongoing training, coaching, and mentoring programs,
                                                                            dan mentoring yang berkelanjutan, Perseroan              the Company strives to build future leaders from
                                                                            berupaya membangun kepemimpinan masa depan               within the country, while strengthening business
                                                                            yang lahir dari dalam negeri, sekaligus memperkuat       sustainability through inclusive, competitive, and
                                                                            keberlanjutan bisnis melalui pengelolaan SDM             adaptive human resource management.
                                                                            yang inklusif, berdaya saing, dan adaptif terhadap
                                                                            perubahan.




90
Page 93
                                                                                                                             PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                                             COMPANY PROFILE
Cuti Melahirkan       [401-3]
                                                           Maternity Leave             [401-3]



Perseroan   berkomitmen    untuk   menciptakan             The Company is committed to creating a work
lingkungan kerja yang mendukung keseimbangan               environment that supports a balance between
antara kehidupan pribadi dan profesional bagi              personal and professional life for all employees.
seluruh karyawan. Sebagai bentuk kepedulian                As a form of concern for female employees, the
terhadap    karyawan   perempuan,     Perseroan            Company provides maternity leave in accordance
memberikan hak cuti melahirkan sesuai peraturan            with applicable laws and regulations.
perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu, Perseroan juga memberikan hak cuti             In addition, the Company also provides 45 days of
keguguran selama 45 hari, atau sesuai dengan               miscarriage leave, or as recommended by a doctor
rekomendasi medis apabila diperlukan, guna                 when necessary, to ensure an optimal recovery
memastikan proses pemulihan berlangsung optimal.           process. Both types of leave are granted without
Kedua jenis cuti tersebut diberikan tanpa mengurangi       reducing the employee’s annual leave entitlement,
hak cuti tahunan karyawan, sehingga memastikan             thereby ensuring that every employee receives full
setiap karyawan memperoleh perlindungan penuh              protection of their maternity rights.
atas hak maternitasnya.

Informasi    terkait    jumlah   karyawan    yang          Information regarding the number of employees
memanfaatkan hak cuti melahirkan dalam dua (2)             who have taken maternity leave in the last two (2)
tahun terakhir disajikan pada tabel berikut:               years is presented in the following table:


                                                                       2025                                  2024
Uraian
Description                                                Laki-laki      Perempuan              Laki-laki      Perempuan
                                                             Male             Female               Male             Female

Jumlah karyawan yang berhak mendapatkan cuti
melahirkan                                                     -               455                   -               502
Number of employees eligible for maternity leave

Jumlah karyawan yang mengambil cuti melahirkan
                                                               -                7                    -               20
Number of employees taking maternity leave

Jumlah karyawan yang kembali bekerja
                                                               -                7                    -               20
Number of employees returning to work

Total jumlah karyawan yang kembali bekerja setelah cuti
melahirkan berakhir, yang masih dipekerjakan 12 bulan
setelah kembali bekerja
                                                               -                7                    -               20
Total number of employees who returned to work after
their maternity leave ended, who were still employed 12
months after returning to work

Tingkat karyawan yang mengambil cuti melahirkan yang

                                                                                                                                     Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
kembali bekerja dan dan dapat dipertahankan
                                                               -              100%                   -              100%
Rate of employees taking maternity leave who returned to
work and retained




Program Pensiun [201-3]                                    Pension Program [201-3]

Perseroan memastikan kesejahteraan karyawan                The Company not only ensures the welfare of its
tidak hanya selama masa aktif bekerja, tetapi juga         employees during their active working period, but
setelah memasuki masa purna tugas. Dalam rangka            also after they retire. In order to provide long-term
memberikan jaminan finansial jangka panjang,               financial security, the Company organizes a post-
Perseroan menyelenggarakan program imbalan                 employment benefit program for all permanent
pascakerja bagi seluruh karyawan tetap yang                employees who have reached retirement age.
mencapai usia pensiun.




                                                                                                                             91
Page 94
                                                                            Penetapan nilai manfaat pensiun dilakukan dengan       The determination of pension benefits is based
                                                                            mengacu pada ketentuan perundang-undangan              on the provisions of labor laws and regulations
                                                                            ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia.             applicable in Indonesia. The amount of benefits
                                                                            Besaran imbalan yang diterima karyawan dihitung        received by employees is calculated based on
                                                                            berdasarkan gaji pokok, usia, serta masa kerja         their basic salary, age, and length of service with
                                                                            selama menjadi bagian dari Perseroan. Melalui          the Company. Through this program, the Company
                                                                            program ini, Perseroan berupaya memberikan             strives to provide certainty and a sense of security
                                                                            kepastian dan rasa aman bagi karyawan setelah          for employees after completing their service with
                                                                            menyelesaikan masa baktinya di Perseroan.              the Company.


                                                                                Uraian                                              Satuan
                                                                                                                                                   2025          2024           2023
                                                                                Description                                           Unit

                                                                                Jumlah Karyawan yang Memasuki Masa Pensiun        Orang
                                                                                                                                                     5             5              4
                                                                                Number of Employees who Enters Pension Age        People




                                                                            Penilaian Kinerja Karyawan [404-3]                     Employee Performance Assessment [404-3]

                                                                            Perseroan        menjalankan proses   penilaian        The Company conducts a systematic and
                                                                            kinerja karyawan secara sistematis dan terukur         measurable employee performance assessment
                                                                            sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan           process as part of its efforts to improve productivity,
                                                                            produktivitas, mengembangkan potensi individu,         develop individual potential, and strengthen a
                                                                            dan memperkuat budaya kinerja tinggi di seluruh        high-performance culture across all lines of the
                                                                            lini organisasi.                                       organization.

                                                                            Evaluasi dilakukan dengan mengacu pada                 Evaluations are conducted by referring to Key
                                                                            Key Performance Indicators (KPI) yang disusun          Performance Indicators (KPIs) that are compiled
                                                                            berdasarkan target tahunan (goal setting), meliputi    based on annual targets (goal setting), including
                                                                            target korporat, target fungsional di tingkat          corporate targets, functional targets at the
                                                                            departemen, serta target individu. Pemantauan atas     department level, and individual targets. Monitoring
                                                                            capaian target dilakukan secara kuartalan, diikuti     of target achievement is conducted on a quarterly
                                                                            dengan penilaian kinerja tahunan sebagai bentuk        basis, followed by an annual performance
                                                                            evaluasi menyeluruh.                                   assessment as a form of comprehensive evaluation.

                                                                            Proses penilaian dilaksanakan secara kolaboratif       The assessment process is carried out collaboratively
                                                                            antara karyawan dan manajer lini masing-masing.        between employees and their respective line
                                                                            Pendekatan ini memungkinkan manajemen untuk:           managers. This approach allows management to:
                                                                            •   Mengapresiasi pencapaian kinerja yang unggul;      •   Appreciate        outstanding       performance
                                                                                                                                       achievements;
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                            •      Menentukan karyawan unggulan yang menjadi       •   Identify outstanding employees as talent for
                                                                                   talent bagi perusahaan;                             the company;
                                                                            •      Mengidentifikasi kebutuhan pelatihan dan        •   Identify training and competency development
                                                                                   pengembangan kompetensi;                            needs;
                                                                            •      Menempatkan karyawan pada posisi yang           •   Place employees in positions that best suit their
                                                                                   paling sesuai dengan keahliannya; serta             expertise; and
                                                                            •      Menemukan potensi calon pemimpin masa           •   Discover potential future leaders who are ready
                                                                                   depan yang siap mendukung keberlanjutan             to support the Company’s business continuity.
                                                                                   bisnis Perseroan.




92
Page 95
                                                                                                                           PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                                           COMPANY PROFILE
Tinjauan Kinerja dan Pengembangan Karier [404-3]
Performance Assessment and Career Development

                                                                      Jumlah yang Menerima
Kategori Karyawan                             Jumlah Karyawan            Tinjauan Kinerja            Persentase
                                                                        Number of Employees
Employee Category                            Number of Employees                                      Percentage
                                                                        Receiving Performance
                                                                             Assessment

Laki-laki
                                                    709                            656                  93 %
Male

Perempuan
                                                    454                            436                  96 %
Female

Total                                               1163                          1092                  94 %

Manajerial
                                                    214                            210                  98 %
Managerial

Non-Manajerial
                                                    949                            942                  99 %
Non-Managerial

Total                                               1163                           1152                 99 %


Melalui sistem penilaian yang transparan dan                       Through this transparent and meritocracy-based
berbasis meritokrasi ini, Perseroan memastikan                     assessment system, the Company ensures that every
setiap Allstars memiliki kesempatan yang adil untuk                Allstars has a fair opportunity to grow, develop, and
tumbuh, berkembang, dan berkontribusi maksimal                     contribute maximally to the company’s progress.
bagi kemajuan perusahaan.




                               Corporate Goals




                               Department Goals




                               Individual Goals



                                                                                                                                   Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk


Pekerja Anak dan Pekerja Paksa                                     Child Labor and Forced Labor
[F.19] [408-1] [409-1][S-10]                                       [F.19] [408-1] [409-1][S-10]



Perseroan memastikan seluruh proses rekrutmen                      The Company ensures that all recruitment processes
dan kebijakan ketenagakerjaan dijalankan sesuai                    and employment policies are carried out in
dengan peraturan perundang-undangan yang                           accordance with applicable laws and regulations, in
berlaku, khususnya Undang-Undang No. 13 tahun                      particular Law No. 13 of 2003 concerning Manpower
2003 tentang Ketenagakerjaan sebagaimana                           as amended by Law No. 6 of 2023 concerning the
telah diubah dengan Undang-Undang No. 6 Tahun                      Stipulation of Government Regulations in Lieu of Law
2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah                        No. 2 of 2022 concerning Job Creation into Law. In
Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022                           its implementation, the Company is committed to
tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.                         not employ children and not to impose any form of
Dalam implementasinya, Perseroan berkomitmen                       forced labor.
untuk tidak mempekerjakan pekerja anak serta
tidak menerapkan sistem kerja paksa dalam bentuk
apa pun.




                                                                                                                           93
Page 96
                                                                            Calon karyawan yang dapat direkrut wajib               Prospective employees who can be recruited must be
                                                                            berusia minimal 18 tahun, sesuai ketentuan hukum       at least 18 years old, in line with labor law provisions.
                                                                            ketenagakerjaan. Sistem kerja diatur berdasarkan       The work system is regulated based on regular
                                                                            jam kerja reguler selama 8 jam per hari, 40 jam per    working hours of 8 hours per day, 40 hours per week,
                                                                            minggu dan 160 jam per bulan, dengan penerapan         and 160 hours per month, with the implementation
                                                                            shift work pada unit dan level tertentu sesuai         of shift work in certain units and levels according
                                                                            kebutuhan operasional. Apabila terjadi kelebihan       to operational needs. In the event of overtime,
                                                                            waktu kerja, kompensasi lembur diberikan sesuai        compensation is provided in accordance with
                                                                            ketentuan yang berlaku, sehingga tidak merugikan       applicable regulations so as not to put employees
                                                                            karyawan.                                              at a disadvantage.

                                                                            Selain menjamin kepatuhan terhadap ketentuan           Apart from ensuring compliance with working hour
                                                                            jam kerja, Perseroan juga menyediakan waktu            regulations, the Company also provides adequate
                                                                            istirahat yang memadai agar keseimbangan               rest time to maintain a balance between the physical
                                                                            antara kesehatan fisik dan produktivitas karyawan      health and productivity of employees. This policy is
                                                                            tetap terjaga. Kebijakan ini menjadi bagian dari       part of the Company’s commitment to maintaining
                                                                            komitmen Perseroan untuk menjaga praktik               ethical, humane, and sustainable employment
                                                                            ketenagakerjaan yang etis, manusiawi, dan sesuai       practices.
                                                                            prinsip keberlanjutan.

                                                                            Hubungan Industrial [2-30] [402-1] [407-1]             Industrial Relations [2-30] [402-1] [407-1]

                                                                            Perseroan    memandang     hubungan     industrial     The Company considers harmonious industrial
                                                                            yang harmonis sebagai fondasi penting bagi             relations to be an important foundation for
                                                                            keberlangsungan operasional yang produktif             productive and sustainable operations. Therefore,
                                                                            dan berkelanjutan. Untuk itu, seluruh praktik          all employment practices are carried out by referring
                                                                            ketenagakerjaan dijalankan dengan mengacu              to Law No. 13 of 2003 concerning Manpower as
                                                                            pada Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang           amended by Law No. 6 of 2023 concerning the
                                                                            Ketenagakerjaan sebagaimana telah diubah               Stipulation of Government Regulation in Lieu of Law
                                                                            dengan Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang          No. 2 of 2022 concerning Job Creation into Law, and
                                                                            Penetapan    Peraturan   Pemerintah    Pengganti       is supported by Company Regulations that have
                                                                            Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta           been registered with the Ministry of Manpower of the
                                                                            Kerja menjadi Undang-Undang, serta didukung            Republic of Indonesia.
                                                                            oleh Peraturan Perusahaan yang telah terdaftar di
                                                                            Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

                                                                            Peraturan tersebut menjadi pedoman resmi               These regulations serve as the official guidelines
                                                                            dalam mengatur hak, kewajiban, dan tata tertib         that govern the rights, obligations, and rules
                                                                            yang berlaku di lingkungan kerja. Di samping itu,      that apply in the work environment. Furthermore,
                                                                            Perseroan juga menyediakan jalur komunikasi            the Company also provides communication and
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                            dan penyampaian keluhan yang memungkinkan              complaint channels that enable employees to
                                                                            karyawan menyampaikan aspirasi, ide, maupun            convey their aspirations, ideas, and input related to
                                                                            masukan terkait hubungan kerja.                        employment relationships.

                                                                            Melalui forum komunikasi rutin antara manajemen dan    Through regular communication forums between
                                                                            karyawan, setiap perubahan kebijakan operasional       management and employees, any changes
                                                                            disampaikan secara transparan dan dalam waktu          in   operational     policies   are    communicated
                                                                            yang wajar. Pendekatan ini mencerminkan semangat       transparently and promptly. This approach reflects
                                                                            transparansi dan kolaborasi, guna menciptakan          a spirit of transparency and collaboration, with
                                                                            hubungan kerja yang harmonis, saling menghargai,       the aim of creating harmonious and mutually
                                                                            dan selaras dengan nilai-nilai Perseroan. Perseroan    respectful working relationships that are in line
                                                                            menjunjung tinggi kebebasan berserikat serta hak       with the Company’s values. The Company upholds
                                                                            karyawan untuk berpartisipasi dalam perjanjian kerja   freedom of association and the right of employees
                                                                            bersama sesuai dengan ketentuan hukum nasional         to participate in collective bargaining agreements in
                                                                            dan prinsip Organisasi Perburuhan Internasional        accordance with national laws and the principles of
                                                                            (ILO). Melalui hubungan industrial yang sehat ini,     the International Labor Organization (ILO). Through
                                                                            Perseroan senantiasa menjaga stabilitas organisasi     these healthy industrial relations, the Company
                                                                            dan meningkatkan kepercayaan di antara seluruh         maintains organizational stability and enhances
                                                                            pemangku kepentingan internal.                         trust among all internal stakeholders.




94
Page 97
                                                                                                                 PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                                 COMPANY PROFILE
Komitmen Perseroan terhadap Hak Asasi                  The Company’s Commitment to Human
Manusia [412-1][S-07][S-08][S-09]                      Rights [412-1][S-07][S-08][S-09]

Perseroan    menyadari     bahwa     penghormatan      The Company is aware that respect for human rights
terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan             is an essential element in realizing sustainable and
elemen penting dalam mewujudkan operasi bisnis         responsible business operations. This awareness
yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.              forms the basis for the Company in building a work
Kesadaran ini menjadi dasar bagi Perseroan dalam       culture that respects human dignity, ensures fair
membangun budaya kerja yang menghormati                treatment, and protects the rights of employees,
martabat manusia, menjamin perlakuan adil, dan         customers, and business partners throughout the
melindungi hak-hak karyawan, pelanggan, maupun         value chain.
mitra usaha di seluruh rantai nilai.

Pada tahap ini, Perseroan masih berada dalam           At this stage, the Company is still in the awareness
fase peningkatan kesadaran (awareness stage)           stage regarding the systematic implementation of
terkait penerapan sistematis aspek HAM di seluruh      human rights aspects across all lines of operation.
lini operasional. Meskipun belum melakukan             Although it has not yet conducted a comprehensive
penilaian formal (human rights assessment)             formal assessment (human rights assessment),
secara menyeluruh, berbagai elemen prinsip HAM         various elements of human rights principles have
telah mulai diintegrasikan ke dalam kebijakan dan      begun to be integrated into company policies and
prosedur perusahaan, seperti kebebasan berserikat,     procedures, such as freedom of association, anti-
anti-diskriminasi, pencegahan pelecehan, serta         discrimination, prevention of harassment, and
jaminan atas kondisi kerja yang aman dan layak.        guarantees of safe and decent working conditions.

Ke    depan,    Perseroan    berkomitmen    untuk      Going forward, the Company is committed to
memperluas penerapan prinsip HAM hingga ke             expanding the application of human rights principles
rantai pasok dan mitra bisnis, dengan dukungan         to its supply chain and business partners with the
sistem pelaporan dan mekanisme pengaduan yang          support of a transparent reporting system and
transparan. Sebagai langkah lanjutan, Perseroan        complaint mechanism. As a follow-up, the Company
kedepannya akan mengembangkan pendekatan               will develop a more structured approach to ensure
yang lebih terstruktur untuk memastikan integrasi      the integration of human rights aspects into its
aspek HAM dalam praktik bisnis, termasuk               business practices, including the preparation of a
penyusunan roadmap pelaksanaan human rights            roadmap for the implementation of human rights due
due diligence yang akan dimulai secara bertahap.       diligence, which will be initiated in stages. Training
Program pelatihan dan sosialisasi juga sedang          and socialization programs are also being designed
dirancang untuk meningkatkan pemahaman seluruh         to increase the understanding of all employees
karyawan mengenai pentingnya HAM dalam konteks         regarding the importance of human rights in the
operasional dan hubungan kerja sehari-hari.            context of daily operations and work relationships.

Melalui pendekatan bertahap ini, Perseroan             Through this gradual approach, the Company strives
berupaya memastikan seluruh kegiatan usaha             to ensure that all business activities are in line with
                                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
sejalan dengan prinsip tanggung jawab sosial,          the principles of social responsibility, international
standar internasional, serta aspirasi menuju praktik   standards, and aspirations towards business
bisnis yang menghormati dan melindungi hak asasi       practices that respect and protect the human rights
setiap individu.                                       of every individual.




                                                                                                                 95
Page 98
                                                                            Komposisi Pemegang Saham
                                                                            Shareholders Composition



                                                                            Pemegang Saham                                                Jumlah Saham                   Persentase Kepemilikan Saham
                                                                            Shareholders                                                  Number of Shares                    Ownership Percentage

                                                                            Pemegang Saham yang Memiliki 5% atau Lebih Saham
                                                                            Shareholders with 5% or More Share Ownership

                                                                            AirAsia Aviation Group Limited                                4.942.013.300                              46,25%

                                                                            PT Fersindo Nusaperkasa                                       4.931.915.000                               46,16%

                                                                            Kelompok Pemegang Saham Masyarakat yang Memiliki Kurang dari 5% Saham
                                                                            Public Shareholders with Less than 5% Share Ownership

                                                                            Masyarakat (di bawah 5%)
                                                                                                                                            811.196.141                               7,59%
                                                                            Public (below 5%)

                                                                            Jumlah
                                                                                                                                          10.685.124.441                            100,00%
                                                                            Total



                                                                            Pemegang Saham Perseroan Tahun 2025
                                                                            Company Shareholders in 2025




                                                                                                        Masyarakat |
                                                                                                             Public               7,59%




                                                                                                                                              46,25%                            AirAsia Aviation
                                                                                                                                                                                Group Limited

                                                                                              PT Fersindo
                                                                                             Nusaperkasa               46,16%
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                            Pemegang Saham berdasarkan Klasifikasi
                                                                            Shareholders based on Classification

                                                                                                                                                                                 Persentase Kepemilikan
                                                                            Pemegang Saham                             Jumlah Investor                    Jumlah Saham
                                                                            Shareholders                                Total Investors                Number of Shares
                                                                                                                                                                                         Saham
                                                                                                                                                                                 Share Ownership Percentage

                                                                            Pemodal Nasional
                                                                            National Investor

                                                                            Perorangan Indonesia
                                                                                                                            4.646                          165.808.741                       1,55177%
                                                                            Indonesian Individual

                                                                            Yayasan Dana Pensiun
                                                                                                                              1                              100.000                       0,00094%
                                                                            Pension Funds Foundation

                                                                            Asuransi
                                                                                                                              0                                0                                   0%
                                                                            Insurance




96
Page 99
                                                                                                              PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                              COMPANY PROFILE
                                                                                  Persentase Kepemilikan
Pemegang Saham                     Jumlah Investor           Jumlah Saham
Shareholders                        Total Investors          Number of Shares
                                                                                          Saham
                                                                                 Share Ownership Percentage

Perseroan Terbatas
                                          24                 5.568.241.200               52,11209%
Limited Liability Companies

Lain-Lain
                                          0                         0                       0%
Others

Sub-total                               4.671                 5.734.149.941             53,66479%

Pemodal Asing
Foreign Investors

Perorangan Asing
                                          8                     718.900                  0,00673%
Foreign Individual

Badan Usaha Asing
                                          7                  4.950.255.600              46,32848%
Foreign Entities

Sub-total                                 15                 4.950.974.500              46,33521%

Jumlah
                                                             10.685.124.441            100,00000%
Total




Kepemilikan Saham oleh Dewan                          Share Ownership by the Board of
Komisaris dan/atau Direksi                            Commissioners and/or Board of Directors

Sampai dengan 31 Desember 2025, seluruh Dewan         As of December 31, 2025, no member of the Board
Komisaris dan/atau Direksi tidak memiliki saham       of Commissioners and/or the Board of Directors
Perseroan, baik secara langsung maupun tidak          owns any shares in the Company, either directly or
langsung.                                             indirectly.


                                                                                Persentase Kepemilikan
Pemegang Saham                                           Jumlah Saham
Shareholders                                             Number of Shares
                                                                                        Saham
                                                                                Share Ownership Percentage



                                                                                                                      Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Dewan Komisaris
Board of Commissioners

Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal                                 -                           -

Sabam Hutajulu                                                  -                           -

Julianto Sidarto                                                -                           -

Reza Viryawan                                                   -                           -

Sub-total                                                       -                           -

Direksi
Board of Directors

Raden Achmad Sadikin                                            -                           -

Luh Gede Mega Putri Tjatera                                     -                           -

Sub-total                                                       -                           -

Jumlah
                                                                -                           -
Total




                                                                                                              97
Page 100
                                                                            Daftar Entitas Anak dan Asosiasi
                                                                            List of Subsidiaries and Associated Entities



                                                                            Sampai dengan 31 Desember 2025, Perseroan                          As of December 31, 2025, the Company has two
                                                                            memiliki 2 (dua) entitas anak, yaitu IAA dengan                    subsidiaries, namely IAA with direct ownership status
                                                                            status kepemilikan langsung dan PT Garda Tawang                    and PT Garda Tawang Reksa Indonesia (“GTRI”) with
                                                                            Reksa Indonesia (“GTRI”) dengan status kepemilikan                 indirect ownership status. Information regarding
                                                                            tidak langsung. Informasi terkait kepemilikan saham                the Company’s share ownership in subsidiaries is as
                                                                            Perseroan pada entitas anak dapat dilihat sebagai                  follows:
                                                                            berikut:


                                                                                                                           Tahun                            Persentase                Total Aset Sebelum
                                                                                                      Alamat
                                                                                                                         Beroperasi                      Kepemilikan Efektif           Eliminasi (Rp juta)
                                                                                                    dan Kontak                                            Effective Ownership          Total Assets Before
                                                                            Entitas Anak                                  Secara      Bidang Usaha
                                                                                                    Perusahaan                                                Percentage             Elimination (Rp million)
                                                                            Subsidiaries              Company
                                                                                                                         Komersial    Line of Business
                                                                                                                         Commercial
                                                                                                     Address and
                                                                                                                          Operating                      2025          2024              2025        2024
                                                                                                       Contact
                                                                                                                            Year

                                                                            Kepemilikan Langsung
                                                                            Direct Ownership

                                                                            PT Indonesia AirAsia   AirAsia                 2005       Penerbangan        57,25%       57,25%        5.090.328     5.746.094
                                                                                                   RedHouse,                          Komersial
                                                                                                   Jl. Marsekal                       Berjadwal
                                                                                                   Suryadhama                         Scheduled
                                                                                                   No. 1,                             Commercial
                                                                                                   Selapajang                         Flights
                                                                                                   Jaya, Neglasari,
                                                                                                   Kota
                                                                                                   Tangerang,
                                                                                                   Banten 15127

                                                                            Kepemilikan Tidak Langsung
                                                                            Indirect Ownership

                                                                            PT Garda Tawang        AirAsia                 2016       Ground             38,36%       38,36%          65.924        48.556
                                                                            Reksa Indonesia        RedHouse,                          Operations
                                                                                                   Jl. Marsekal
                                                                                                   Suryadharma
                                                                                                   No. 1,
                                                                                                   Selapajang
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                   Jaya, Neglasari,
                                                                                                   Kota
                                                                                                   Tangerang,
                                                                                                   Banten 15127




                                                                                                    PT AirAsia Indonesia Tbk

                                                                                                                                                                  Kepemilikan Langsung
                                                                                                                                                                  Direct Ownership
                                                                                                         PT Indonesia AirAsia                                     Kepemilikan Tidak Langsung
                                                                                                                57,25%                       38,36%
                                                                                                                                                                  Indirect Ownership




                                                                                                   PT Garda Tawang Reksa Indonesia
                                                                                                                   67%




98
Page 101
Pemegang Saham Pengendali




                                                                                                                                        PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                                                        COMPANY PROFILE
Controlling Shareholders



Struktur kepemilikan saham di bawah ini merupakan                                The shareholding structure set out below reflects
posisi per tanggal 31 Desember 2025:                                             the position as of December 31, 2025:

                                               23,15% indirect ownership through a
                                      shareholding of Tune Live Sdn. Bhd. & Tune Air Sdn. Bhd.



                                                 23,18% indirect ownership through a
                                        shareholding of Tune Live Sdn. Bhd. & Tune Air Sdn. Bhd.




                                                        Choi Chiu Fai,
                                                          Stanley



                                                                    7,51% indirect
                                                                  ownership through
                                                                  a shareholding of
                                                                    Positive Boom
                                                                       Limited



                                                                                 Tan Sri Anthony       Datuk
       Tune Live                  Tune Air              Positive Boom                                                      Masyarakat
                                                                                     Francis        Kamarudin
       Sdn. Bhd.                 Sdn. Bhd.                 Limited                                                           Public
                                                                                   Fernandes*      bin Meranun*
         11,49%                    11,66%                    7,51%                     0,05%          0,05%                  68,56%




                                                                 Capital A Berhad

                                                                          100%




                                                                                                       Masyarakat
                  PT Fersindo Nusaperkasa                  AirAsia Aviation Group Limited
                                                                                                          Public



                                                                                                                                                Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                             46,16%                                      46,25%                            7,59%




                                                         PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                         38,36% indirect
                                                                 PT Indonesia AirAsia                      ownership


                                                                          57,25%



                                                               PT Garda Tawang Reksa
                                                                        Indonesia

                                                                           67%

*Pemilik Manfaat Akhir Perseroan
*Ultimate Beneficial Owner of the Company




                                                                                                                                        99
Page 102
                                                                              Profil PT Indonesia AirAsia
                                                                              PT Indonesia AirAsia Profile
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Deva Prasetyo
                                                                                                    Luh Gede Mega         Raden Achmad         Akhmad Maulana       Wahyu Ristanto
                                                                             Wibowo
                                                                                                    Putri Tjatera         Sadikin              Hendarto             Direktur Pemeliharaan
                                                                             Direktur Keamanan
                                                                                                                          Direktur Utama       Direktur Operasi     & Teknik
                                                                             & Kualitas             Direktur Keuangan                                               Director of Maintenance &
                                                                                                                          President Director   Director of Flight
                                                                             Director of Safety &   Director of Finance
                                                                                                                                               Operations           Engineering
                                                                             Quality




100
Page 103
                                                                                                                   PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                                   COMPANY PROFILE
IAA pertama kali didirikan dengan nama PT Awair          IAA was initially established under the name PT Awair
Internasional berdasarkan Akta Pendirian No. 15          Internasional based on Deed of Establishment No. 15
tanggal 28 September 1999, yang dibuat di hadapan        dated September 28, 1999, drawn up before Budiono,
Budiono, S.H., Notaris di Jakarta. Akta Pendirian        S.H., Notary in Jakarta. The Deed of Establishment
tersebut telah mendapat pengesahan dari Menteri          was ratified by the Minister of Justice of the Republic
Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat           of Indonesia based on Decree No. C-19644 HT.01.01.
Keputusan No. C-19644 HT.01.01.TH.99 pada tanggal        TH.99 on December 6, 1999, and announced in the
6 Desember 1999 dan diumumkan dalam Berita               State Gazette of the Republic of Indonesia No. 66
Negara Republik Indonesia No. 66 tanggal 18 Agustus      dated August 18, 2000, and Supplement No. 4571.
2000 dan Tambahan No. 4571. Perubahan nama               The name change to PT Indonesia AirAsia from
menjadi PT Indonesia AirAsia dari sebelumnya PT          previously PT Awair International was made official
Awair International secara resmi berdasarkan Akta No.    based on Deed No. 9 dated August 23, 2005, drawn
9 tanggal 23 Agustus 2005, yang dibuat di hadapan        up before Anne Djoenardi, S.H., MBA., M.H., Notary
Anne Djoenardi, S.H., MBA., M.H., Notaris di Kabupaten   in Bogor Regency, which has obtained approval
Bogor, yang telah mendapatkan persetujuan dari           from the Ministry of Law and Human Rights of the
Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia             Republic of Indonesia based on Decree No. C-25068
berdasarkan Surat Keputusan No. C-25068 HT.01.04.        HT.01.04.TH.2005 dated September 9, 2005.
TH.2005 tanggal 9 September 2005.

Anggaran Dasar IAA terakhir kali diubah berdasarkan      The Articles of Association of IAA were last amended
Akta No. 3 tanggal 7 Juli 2025 yang dibuat di            based on Deed No. 3 dated July 7, 2025, drawn up
hadapan Anne Djoenardi, S.H., MBA., M.H., Notaris di     before Anne Djoenardi, S.H., MBA., M.H., Notary in
Jakarta, yang telah mendapatkan surat penerimaan         Jakarta, which has received a notification letter
pemberitahuan dari Kementerian Hukum Republik            from the Ministry of Law of the Republic of Indonesia
Indonesia melalui Surat Penerimaan Pemberitahuan         through the Notification Letter of Amendment to the
Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No. AHU-              Articles of Association of the Company No. AHU-
AH.01.03-0185196 tanggal 15 Juli 2025.                   AH.01.03-0185196 dated July 15, 2025.

Saat ini, IAA melayani penerbangan domestik dan          Currently, IAA serves domestic and international
internasional melalui 4 (empat) hub yang berlokasi       flights through four hubs in Jakarta, Bali, Surabaya,
di Jakarta, Bali, Surabaya, dan Medan. Sepanjang         and Medan. Throughout 2025, the Company added
tahun 2025, Perseroan menambah berbagai rute baru,       various new routes, both domestic and international,
baik domestik maupun internasional, sebagai bagian       as part of its network expansion strategy to increase
dari strategi perluasan jaringan untuk meningkatkan      service coverage and strengthen connectivity for
jangkauan layanan serta memperkuat konektivitas          tourists. In addition to this expansion, IAA also
bagi para wisatawan. Selain ekspansi tersebut, IAA       operates a number of unique routes that give IAA a
juga mengoperasikan sejumlah rute khas yang menjadi      competitive advantage in the international market,
keunggulan kompetitif IAA di pasar internasional,        providing a more varied travel option that is not
                                                                                                                           Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
menyediakan pilihan perjalanan yang lebih variatif       offered by other airlines in Indonesia. As of 2025, IAA
yang tidak ditawarkan oleh maskapai lain di Indonesia.   has transported more than 770 thousand foreign
Hingga tahun 2025, IAA telah mengangkut lebih            tourists to Indonesia, a significant contribution in
dari 770 ribu wisatawan mancanegara ke Indonesia,        driving inbound tourism growth and reinforcing IAA’s
sebuah kontribusi yang signifikan dalam mendorong        role in opening up international flight access to
pertumbuhan wisata masuk serta mempertegas               various destinations in the country.
peran IAA dalam membuka akses penerbangan
internasional ke berbagai destinasi di Tanah Air.

Di tahun 2025, IAA senantiasa menjaga kualitas           In 2025, IAA continues to maintain the best
operasional dan pelayanan terbaik di kelasnya.           operational quality and service in its class. This
Hal ini terbukti dari keberhasilan IAA mendapatkan       is evident from IAA’s success in being ranked 5th
peringkat ke-5. maskapai dengan kinerja ketepatan        among airlines with the best on-time performance
waktu terbaik di Asia Tenggara. Selain itu, Grup         in Southeast Asia. Moreover, AirAsia Group has also
AirAsia juga berhasil meraih predikat sebagai            been named the world’s best low-cost airline by
maskapai berbiaya rendah terbaik di dunia versi          Skytrax for 16 consecutive years.
Skytrax selama 16 tahun berturut-turut.




                                                                                                                   101
Page 104
                                                                             Profil Dewan Komisaris               Profil Direksi
                                                                             PT Indonesia AirAsia                 PT Indonesia AirAsia
                                                                             Board of Commissioners Profile of    Board of Directors Profile of
                                                                             PT Indonesia AirAsia                 PT Indonesia AirAsia




                                                                             Ahmad Al Farouk bin Ahmad            Raden Achmad Sadikin                Luh Gede Mega Putri Tjatera
                                                                             Kamal                                Direktur Utama                      Direktur Keuangan
                                                                                                                  President Director                  Director of Finance
                                                                             Komisaris Utama
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             President Commissioner
                                                                                                                  Profil lengkap Raden Achmad         Profil lengkap Luh Gede Mega
                                                                             Profil lengkap Ahmad Al Farouk Bin   Sadikin dapat dilihat pada bagian   Putri Tjatera dapat dilihat pada
                                                                             Ahmad Kamal dapat dilihat pada       Profil Direksi Perseroan dalam      bagian Profil Direksi Perseroan
                                                                             bagian Profil Dewan Komisaris        laporan ini.                        dalam laporan ini.
                                                                             Perseroan dalam laporan ini.         The complete profile of Ahmad       The complete profile of Luh Gede
                                                                             The complete profile of Ahmad Al     Sadikin can be found in the         Mega Putri Tjatera can be found in
                                                                             Farouk Bin Ahmad Kamal can be        Company’s Board of Directors        the Company’s Board of Directors
                                                                             found in the Company’s Board of      Profile section of this report.     Profile section of this report.
                                                                             Commissioners Profile section of
                                                                             this report.




102
Page 105
                                                                                                 PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                 COMPANY PROFILE
Akhmad Maulana Hendarto
Direktur Operasi
Director of Flight Operations


Akhmad Maulana Hendarto menjabat               Akhmad Maulana Hendarto has served
sebagai Direktur di IAA sejak Agustus 2024.    as a Director at IAA since August 2024. In
Selain itu, beliau juga berperan sebagai       addition, he has also served as Company
Company Check Pilot (CCP) sejak 2023           Check Pilot (CCP) since 2023 as well as
serta menjabat sebagai Chief Pilot Officer     Chief Pilot Officer and Flight Instructor
dan Flight Instructor Airplane (FIA) sejak     Airplane (FIA) since 2018. With his extensive
2018. Dengan pengalaman luas di dunia          experience in aviation, he plays an important
penerbangan, beliau memiliki peran penting     role in ensuring flight safety and operational
dalam memastikan keselamatan dan               standards at IAA.
standar operasional penerbangan di IAA.

Perjalanan kariernya di IAA dimulai pada       His career at IAA began in 2005 as a Boeing
tahun 2005 sebagai Co-Pilot Boeing 737-        737-300 Co-Pilot, before being promoted
300, sebelum diangkat menjadi Kapten           to Captain for the Airbus A320-200 in 2007.
Airbus A320-200 pada tahun 2007. Selain        In addition, he served as Deputy Chief Pilot
itu, beliau pernah menjabat sebagai Deputy     Training and Standard in 2017-2018 as
Chief Pilot Training and Standard pada tahun   well as Flight Operations Inspector at the
2017-2018 serta Flight Operations Inspector    Directorate General of Civil Aviation during
di Direktorat Jenderal Perhubungan Udara,      the same period.
Kementerian        Perhubungan      Republik
Indonesia, pada periode yang sama.

Dengan total lebih dari 15.000 jam terbang,    With a total of more than 15,000 flying hours,
Akhmad Maulana Hendarto memiliki               Akhmad Maulana Hendarto has experience
pengalaman       menerbangkan      berbagai    flying various aircraft types, including Boeing
jenis pesawat, termasuk Boeing 737-200,        737-200, Boeing 737-300, and Airbus A320-
Boeing 737-300, dan Airbus A320-200.           200. He also holds various professional
Beliau juga memegang berbagai sertifikasi      certifications, including Company Check
profesional, di antaranya Company Check        Pilot from the Directorate General of Civil
Pilot dari Direktorat Jenderal Perhubungan     Aviation, Ministry of Transportation of
Udara, Kementerian Perhubungan Republik        Republic of Indonesia, CASO from INACA,
Indonesia, CASO dari INACA, serta IOSA         and IOSA Internal Auditor Course from IATA.
Internal Auditor Course dari IATA.             In addition, he has completed the Training

Di samping itu, beliau telah menyelesaikan     of Trainers at IAA in 2017 as well as the
Training of Trainer di IAA pada tahun 2017     Flight Operations Inspector Course (FOI)
serta Flight Operations Inspector Course       organized by the Directorate General of
(FOI) yang diselenggarakan oleh Direktorat     Civil Aviation, Ministry of Transportation


                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian        of Republic of Indonesia in 2016.
Perhubungan Republik Indonesia, pada
tahun 2016.

Beliau menempuh pendidikan penerbangan         He took flight education at PLP Curug Flying
di Pendidikan dan Latihan Penerbangan          School, Tangerang, Banten, in 1996-1999,
(PLP) Curug, Tangerang, Banten, pada tahun     after previously studying at UPN Veteran
1996-1999, setelah sebelumnya berkuliah di     East Java in 1994-1996.
UPN Veteran Jawa Timur pada tahun 1994-
1996.




                                                                                                 103
Page 106
                                                                             Wahyu Ristanto
                                                                             Direktur Pemeliharaan & Teknik
                                                                             Director of Maintenance & Engineering


                                                                             Wahyu     Ristanto    menjabat    sebagai       Wahyu Ristanto has served as a Director
                                                                             Direktur di IAA sejak Maret 2024. Dengan        at IAA since March 2024. With more than
                                                                             lebih dari dua dekade pengalaman di             two decades of experience in the aviation
                                                                             industri penerbangan, beliau memiliki           industry, he plays an important role in
                                                                             peran penting dalam memastikan standar          ensuring safety standards, operational
                                                                             keselamatan, efisiensi operasional, serta       efficiency, and business development
                                                                             strategi pengembangan bisnis di bidang          strategies in the areas of maintenance and
                                                                             pemeliharaan dan teknik penerbangan.            aviation engineering.

                                                                             Sebelum menjabat sebagai Direktur,              Prior to his role as Director, he served as
                                                                             beliau berperan sebagai Senior Manager          Senior Manager AMO at IAA from 2018 to
                                                                             AMO di IAA dari 2018 hingga 2024. Dalam         2024. In this position, he managed various
                                                                             posisi ini, beliau mengelola berbagai           aspects of aircraft maintenance, including
                                                                             aspek pemeliharaan pesawat, termasuk            line maintenance, maintenance support,
                                                                             perawatan lini, dukungan pemeliharaan,          workshop operations, as well as warehouse
                                                                             operasional workshop, serta pengelolaan         and technical workforce management.
                                                                             gudang     dan    tenaga    kerja teknis.       Previously, in 2017, he was appointed as
                                                                             Sebelumnya, pada tahun 2017, beliau             Maintenance Manager, where he was
                                                                             dipercaya sebagai Maintenance Manager,          responsible for all aircraft maintenance
                                                                             di mana beliau bertanggung jawab atas           activities and technical operations to ensure
                                                                             seluruh kegiatan perawatan pesawat              fleet readiness.
                                                                             serta operasional teknis guna memastikan
                                                                             kesiapan armada.

                                                                             Perjalanan kariernya di IAA dimulai pada        His career at IAA began in 2008 when he
                                                                             tahun 2008 ketika beliau menjabat sebagai       served as Planning & Technical Service
                                                                             Planning & Technical Service Manager            Manager until 2016. In this role, he managed
                                                                             hingga 2016. Dalam jabatan ini, beliau          aircraft readiness, routine and unscheduled
                                                                             mengelola kesiapan pesawat, penjadwalan         maintenance         scheduling,      technical
                                                                             pemeliharaan rutin dan tidak terjadwal,         documentation, and provided technical
                                                                             dokumentasi teknis, serta memberikan            recommendations related to Service
                                                                             rekomendasi teknis terkait Service Bulletin     Bulletin (SB) and Airworthiness Directive
                                                                             (SB) dan Airworthiness Directive (AD). Selain   (AD). In addition, he is also involved in fleet
                                                                             itu, beliau juga terlibat dalam pengelolaan     reliability management and maintenance
                                                                             keandalan armada dan kontrol biaya              cost control.
                                                                             pemeliharaan.

                                                                             Sebelum bergabung dengan IAA, beliau            Prior to joining AirAsia, he has experience
                                                                             memiliki pengalaman di berbagai maskapai        in various major airlines. From 2006 to
                                                                             besar. Dari 2006 hingga 2008, beliau            2008, he served as Planning & Technical
                                                                             menjabat sebagai Planning & Technical           Service Manager at PT Lion Air, with similar
                                                                             Service Manager di PT Lion Air, dengan          responsibilities in ensuring fleet readiness,
                                                                             tanggung jawab serupa dalam memastikan          aircraft   maintenance      and     technical
                                                                             kesiapan armada, pemeliharaan pesawat,          documentation. In 2005-2006, he worked
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             dan dokumentasi teknis. Pada periode            at Air Paradise International as a Technical
                                                                             2005-2006, beliau bekerja di Air Paradise       Service Engineer, where he was responsible
                                                                             International sebagai Technical Service         for providing technical recommendations,
                                                                             Engineer, di mana beliau bertugas               overseeing maintenance inspections and
                                                                             memberikan rekomendasi teknis, mengawasi        evaluating aircraft modifications.
                                                                             inspeksi perawatan, serta mengevaluasi
                                                                             modifikasi pesawat.

                                                                             Kariernya di dunia penerbangan bermula          His career in aviation began at PT Merpati
                                                                             di PT Merpati Nusantara Airlines. Dari 1999     Nusantara Airlines. From 1999 to 2005, he
                                                                             hingga 2005, beliau menjabat sebagai            served as Engineering Support Engineer,
                                                                             Engineering Support Engineer, menangani         handling workshop capability development,
                                                                             pengembangan       kapabilitas    workshop,     aircraft structural damage analysis, and
                                                                             analisis kerusakan struktur pesawat, serta      DHC-6 aircraft rehabilitation program. Prior
                                                                             program rehabilitasi pesawat DHC-6.             to that, from 1994 to 1999, he served as an
                                                                             Sebelumnya, dari 1994 hingga 1999, beliau       Airframe & Power Plant Mechanic, handling
                                                                             bertugas sebagai Airframe & Powerplant          hands-on aircraft maintenance in both
                                                                             Mechanic, menangani perawatan pesawat           scheduled and unscheduled maintenance.
                                                                             secara langsung baik dalam pemeliharaan
                                                                             terjadwal maupun tidak terjadwal.




104
Page 107
                                                                                                  PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                  COMPANY PROFILE
Selain pengalaman profesional yang luas,        In addition to extensive professional
Wahyu Ristanto juga memiliki berbagai           experience, Wahyu Ristanto also holds
lisensi yang mendukung keahliannya              various licenses that support his expertise in
di bidang pemeliharaan pesawat, di              aircraft maintenance, including A4 General
antaranya A4 General License (1999), A1         License (1999), A1 General License (2001),
General License (2001), C2 General License      C2 General License (2004), as well as Type
(2004), serta Type Rating untuk Boeing 737-     Ratings for Boeing 737-200, Airbus A319/
200, Airbus A319/A320/A321, dan berbagai        A320/A321, and various engines such as
mesin seperti P&W JT8D, CFM56-5, dan IAE        CFM56-5 and IAE V2500.
V2500.

Beliau   juga    terus    mengembangkan         He also continues to develop his
kompetensinya melalui berbagai pelatihan        competencies through various professional
profesional, termasuk Mini MBA dalam            trainings, including Mini MBA in General
General Management dari SBM ITB (2023),         Management from SBM ITB (2023),
Awareness and Internal Auditor of Quality       Awareness and Internal Auditor of Quality
Management System ISO/IEC 9001:2015             Management System ISO/IEC 9001:2015 by
oleh PT TUV Rheinland Indonesia (2023),         PT TUV Rheinland Indonesia (2023), CASO
CASO Training dari INACA (2014), serta          Training from INACA (2014), and various other
berbagai pelatihan lain seperti SMS Training,   trainings such as SMS Training, Dangerous
Dangerous Goods Training, dan Inspector         Goods Training, and Inspector Course.
Course.

Wahyu Ristanto meraih gelar Diploma Teknik      Wahyu Ristanto earned his Diploma in
Mesin dari Politeknik Universitas Brawijaya,    Mechanical Engineering from Polytechnic
Malang pada tahun 1994, kemudian                of Brawijaya University, Malang in 1994, then
melanjutkan pendidikan dan memperoleh           continued his education and obtained his
gelar Sarjana Teknik Mesin dari Universitas     Bachelor’s degree in Mechanical Engineering
17 Agustus 1945, Surabaya pada tahun            from Universitas 17 Agustus 1945, Surabaya
2001.                                           in 2001.




Deva Prasetyo Wibowo
Direktur Keamanan & Kualitas
Director of Safety & Quality


Deva     Prasetyo     Wibowo     merupakan      Deva Prasetyo Wibowo is a professional in
profesional di industri penerbangan dengan      the aviation industry with a long track record
rekam jejak panjang di bidang operasional       in flight operations, safety, and quality.
penerbangan serta keselamatan dan               He joined IAA in 2010 and is still actively
kualitas penerbangan. Beliau bergabung          performing strategic and operational roles
dengan IAA sejak tahun 2010 dan hingga          in the Company.
saat ini masih aktif menjalankan peran
strategis maupun operasional di Perseroan.

                                                                                                          Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Di IAA, Deva Prasetyo Wibowo saat ini           Deva Prasetyo Wibowo currently serves as
menjabat sebagai Direktur sejak Mei 2025,       Director of IAA since May 2025, with primary
dengan tanggung jawab utama dalam               responsibility to set the direction of strategy
menetapkan arah strategi dan tata kelola        and governance of safety and quality at
keselamatan serta kualitas di tingkat           the corporate level, including ensuring the
korporasi, termasuk memastikan efektivitas      effective implementation of the Safety
penerapan Safety Management System              Management System (SMS) and Quality
(SMS) dan Quality Management System             Management System (QMS), regulatory
(QMS), kepatuhan terhadap regulasi, serta       compliance, and continuous improvement
peningkatan berkelanjutan di seluruh            across the organization.
organisasi.

Sebelumnya, beliau menjabat sebagai             Previously, he served as Head of Corporate
Head of Corporate Safety pada periode           Safety from June 2024 to April 2025,
Juni 2024 hingga April 2025, dengan fokus       focusing on safety performance oversight,
pada pengawasan kinerja keselamatan,            risk management, and compliance with
pengelolaan risiko, serta kepatuhan terhadap    aviation regulatory requirements.
ketentuan regulator penerbangan.




                                                                                                  105
Page 108
                                                                             Sejak Mei 2014, beliau juga dipercaya             Since May 2014, he was also entrusted
                                                                             sebagai Flight Safety and Flight Data             as Flight Safety and Flight Data Analysis
                                                                             Analysis Program Manager, berperan                Program Manager, playing a role in
                                                                             dalam pengelolaan program keselamatan             managing flight safety programs and flight
                                                                             penerbangan     serta    analisis data            data analysis to support the strengthening
                                                                             penerbangan untuk mendukung penguatan             of operational safety systems.
                                                                             sistem keselamatan operasional.

                                                                             Di sisi operasional, Deva Prasetyo Wibowo         On the operational side, Deva Prasetyo
                                                                             telah menjabat sebagai Line Pilot Captain         Wibowo has served as an Airbus A320
                                                                             Airbus A320 sejak Desember 2012, setelah          Line Pilot Captain since December 2012,
                                                                             sebelumnya menjalankan peran sebagai Line         after previously serving as an Airbus A320
                                                                             Pilot First Officer Airbus A320 pada periode      Line Pilot First Officer from May 2010 to
                                                                             Mei 2010 hingga Desember 2012. Hingga             December 2012. To date, he has logged a
                                                                             saat ini, beliau telah membukukan total jam       total of more than 10,600 flight hours on
                                                                             terbang lebih dari 10.600 jam pada berbagai       various aircraft types.
                                                                             tipe pesawat.

                                                                             Sebelum bergabung dengan IAA, Deva                Prior       to      joining     IAA,     Deva
                                                                             Prasetyo Wibowo berkarier di PT Trigana Air       Prasetyo         Wibowo       worked        at
                                                                             Service selama periode tahun 2000-2010.           PT Trigana Air Service from 2000 to 2010.
                                                                             Di perusahaan tersebut, beliau mengemban          During his time at the company, he held a
                                                                             sejumlah posisi sebagai pilot, termasuk           number of positions as a pilot, including Line
                                                                             Line Pilot First Officer dan Line Pilot Captain   Pilot First Officer and Line Pilot Captain for
                                                                             untuk beberapa tipe pesawat. Pada periode         several aircraft types. From 2006 to 2010,
                                                                             2006 hingga 2010, beliau menjabat sebagai         he served as Line Pilot Captain for the ATR
                                                                             Line Pilot Captain ATR 42/72 dan sekaligus        42/72 and was also entrusted as Type Rating
                                                                             dipercaya sebagai Type Rating Instructor          Instructor for the ATR 42/72. In addition, he
                                                                             untuk ATR 42/72. Selain itu, beliau juga          also has experience as Line Pilot Captain
                                                                             berpengalaman sebagai Line Pilot Captain          for the DHC-6 Twin Otter and Type Rating
                                                                             DHC-6 Twin Otter serta Type Rating Examiner       Examiner for the DHC-6 Twin Otter aircraft.
                                                                             untuk pesawat DHC-6 Twin Otter.

                                                                             Latar      belakang      pendidikan     beliau    His educational background includes a
                                                                             adalah lulusan Pendidikan dan Latihan             degree from the PLP Curug Flying School
                                                                             Penerbangan (PLP) Curug (1996-1998),              (1996-1998), which became the main
                                                                             yang menjadi fondasi utama dalam                  foundation for his professional journey as
                                                                             perjalanan profesionalnya sebagai pilot           a pilot and aviation safety practitioner. To
                                                                             dan praktisi keselamatan penerbangan.             support his professional competence, he
                                                                             Untuk mendukung kompetensi profesional,           has participated in various training and
                                                                             beliau telah mengikuti berbagai pelatihan         certification programs in the field of aviation
                                                                             dan sertifikasi di bidang keselamatan dan         safety and quality, including IOSA Airline
                                                                             kualitas penerbangan, antara lain pelatihan       Auditor, Aviation Safety Risk Management,
                                                                             IOSA Airline Auditor, Aviation Safety Risk        Accident and Incident Investigation, Aviation
                                                                             Management,         Accident   and    Incident    Internal Auditor, as well as various aviation
                                                                             Investigation, Aviation Internal Auditor, serta   safety training programs organized by
                                                                             berbagai program pelatihan keselamatan            national and international institutions. In
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             penerbangan yang diselenggarakan oleh             addition, he also holds an ATPL 5301 license
                                                                             institusi nasional maupun internasional.          from the Directorate General of Civil Aviation,
                                                                             Selain itu, beliau juga memegang lisensi ATPL     Ministry of Transportation of the Republic
                                                                             5301 dari Direktorat Jenderal Penerbangan         of Indonesia, which further strengthens his
                                                                             Sipil, Kementerian Perhubungan Republik           technical capabilities and professionalism in
                                                                             Indonesia, yang semakin memperkuat                the aviation industry.
                                                                             kapabilitas teknis dan profesionalisme beliau
                                                                             di industri penerbangan.




106
Page 109
Kronologi Pencatatan Saham




                                                                                                                    PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                                    COMPANY PROFILE
Share Listing Chronology


                                                                                                Jumlah Saham
                                                           Jumlah Saham        Nilai Nominal   Tercatat Setelah
                                          Tanggal                                               Aksi Korporasi
Jenis Pencatatan                                             Tercatat             Saham
Type of Listing
                                         Pencatatan                                                Number of
                                                           Total Outstanding   Share Nominal
                                         Date of Listing                                       Outstanding Shares
                                                                 Shares            Value
                                                                                                After Corporate
                                                                                                     Action

Pencatatan Saham Pendiri               29 Agustus 1994
                                                            34.000.000           Rp1.000         34.000.000
Company Listing                        August 29, 1994

Penawaran Umum Saham Perdana           8 Desember 1994
                                                             20.000.000          Rp1.000         54.000.000
Initial Public Offering                December 8, 1994

Pemecahan Saham                        3 September 2014
                                                            162.000.000           Rp250          216.000.000
Stock Split                            September 3, 2014

Penawaran Umum Terbatas I/PUT
I dengan Rasio Pembagian Hak
                                       28 Desember 2017
Memesan Efek Terlebih Dahulu
                                       December 28,        10.469.124.441         Rp250         10.685.124.441
(HMETD)
                                       2017
Limited Public Offering I/PUT I with
Rights Issue Ratio



Kronologi Pencatatan Efek Lainnya                           Other Securities Listing Chronology

Sampai dengan akhir tahun 2025, Perseroan tidak             As of the end of 2025, the Company did not issue
menerbitkan efek lainnya, seperti obligasi, sukuk,          other securities such as bonds, sukuk, and/or
dan/atau obligasi konversi di bursa efek mana pun.          convertible bonds in any stock exchange. Therefore,
Oleh karena itu, tidak terdapat informasi mengenai          there is no information regarding this matter that
hal tersebut yang dapat disajikan dalam laporan ini.        can be presented in this report.




                                                                                                                            Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                                    107
Page 110
                                                                             Informasi Akuntan Publik dan
                                                                             Kantor Akuntan Publik
                                                                             Information on Public Accountant and Public Accounting Firm

                                                                                Kantor Akuntan Publik       KAP Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan
                                                                                   Public Accounting Firm   (member of BDO International Limited)

                                                                             Akuntan Publik
                                                                                                            Godang Parulian Panjaitan
                                                                             Public Accountant

                                                                                                            Prudential Tower, Lantai 17, Jalan Jenderal Sudirman Kaveling 79, Jakarta Selatan, 12910
                                                                             Alamat
                                                                                                            Telepon/Telephone: 021-57957300
                                                                             Address
                                                                                                            Faksimile/Fax: 021-57957301

                                                                                                            Jasa Audit Laporan Keuangan Tahunan Konsolidasian Perseroan yang berakhir pada 31
                                                                             Jasa yang Diberikan            Desember 2025
                                                                             Services Rendered              Audit Service of the Company’s Consolidated Annual Financial Statements that ended on
                                                                                                            December 31, 2025

                                                                             Jasa Lainnya                   Tidak Ada
                                                                             Other Services                 None

                                                                             Periode Penugasan              Tahun Buku 2025
                                                                             Assignment Period              2025 Financial Year

                                                                             Biaya
                                                                                                            Rp1.738.800.000
                                                                             Fee




                                                                             Lembaga dan Profesi Penunjang
                                                                             Pasar Modal
                                                                             Capital Market Supporting Institutions and Professions

                                                                             Biro Administrasi Efek
                                                                             Share Registrar
                                                                                                            PT Bima Registra

                                                                                                            Satrio Tower, Lantai 9, Zona A2
                                                                             Alamat
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                            Jalan Prof. Dr. Satrio Blok C4, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, 12950
                                                                             Address
                                                                                                            Telepon/Telephone: 021-25984818

                                                                             Jasa yang Diberikan            Administrasi Efek
                                                                             Services Rendered              Administration of Securities

                                                                             Jasa Lainnya                   Tidak Ada
                                                                             Other Services                 None



                                                                             Notaris
                                                                             Notary
                                                                                                            Jose Dima Satria, S.H., M.Kn.

                                                                                                            Jalan Madrasah, Komplek Taman Gandaria Kaveling 11A, Gandaria Selatan, Cilandak,
                                                                             Alamat
                                                                                                            Jakarta Selatan, 12420
                                                                             Address
                                                                                                            Telepon/Telephone: 021-29125500, 021-29125600

                                                                                                            Pembuatan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham dan Akta Pernyataan
                                                                             Jasa yang Diberikan            Keputusan Rapat lainnya
                                                                             Services Rendered              Preparation of Deed of General Meeting of Shareholders Minutes and Deed of Other
                                                                                                            Meeting Resolutions

                                                                             Jasa Lainnya                   Tidak ada
                                                                             Other Services                 None




108
Page 111
Penghargaan dan Sertifikasi




                                                                                                                                                                PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                                                                                COMPANY PROFILE
Awards and Certifications




Penghargaan
Awards

 Tanggal Penghargaan                                      Nama Penghargaan                                                Diberikan oleh
 Award Date                                                      Award Title                                                 Awarded by

 13 Februari 2025                        Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik Dunia 2025                      AirlineRatings.com dalam ajang World’s
 February 13, 2025                       dan Maskapai Berbiaya Hemat Teraman ke-6                        Best Airlines
                                         Dunia 2025                                                      AirlineRatings.com in the World’s Best
                                         World's Best Low-Cost Airline 2025 and World's                  Airlines awards
                                         6th Safest Low-Cost Airline 2025

 17 Juni 2025                            Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik Dunia 2025                      Skytrax World Airline Awards
 June 17, 2025                           World's Best Low-Cost Airline 2025

 14 Oktober 2025                         Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik di Asia dan World Travel Awards Asia and Oceania
 October 14, 2025                        Awak Kabin Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik
                                         di Asia
                                         Asia's Leading Low-Cost Airline 2025 and Asia’s
                                         Leading Low-Cost Airline Cabin Crew 2025

 13 November 2025                        FTE APAC Airline Pioneer Award 2025                             Future Travel Experience
 November 13, 2025

 4 Desember 2025                         Anugerah Brand Populer Indonesia 2025 untuk Disway Awards
 December 4, 2025                        kategori Transportasi Udara
                                         Popular Brand Indonesia Award 2025 in the Air
                                         Transportation category

 7 Desember 2025                         Maskapai Berbiaya Hemat Terdepan Dunia World Travel Awards Grand Final
 December 7, 2025                        2025, Awak Kabin Maskapai Berbiaya Hemat
                                         Terdepan Dunia 2025, dan Maskapai Berbiaya
                                         Hemat Jarak Jauh Terdepan Dunia 2025 untuk
                                         AirAsia X
                                         World's Leading Low-Cost Airline 2025, World’s
                                         Leading Low-Cost Airline Cabin Crew 2025, and
                                         World’s Leading Long Haul Low-Cost Airline
                                         2025 for AirAsia X




                                                                                                                                                                        Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Sertifikasi
Certifications

 Nama Sertifikasi                                       Masa Berlaku Sertifikasi                                         Dikeluarkan oleh
 Certification                                          Certification Validity Period                                         Issued by

 Sertifikat Operator Pesawat             7 Oktober 2022 - 20 Oktober 2027                                Direktorat Jenderal Perhubungan Udara,
 Udara                                   October 7, 2022 – October 20, 2027                              Kementerian Perhubungan Republik
 Aircraft Operator Certificate                                                                           Indonesia
                                                                                                         Directorate General of Civil Aviation,
                                                                                                         Ministry of Transportation of the
                                                                                                         Republic of Indonesia

 Certificate of Registration             25 Juli 2023 – 24 Juli 2025                                     International Air Transport Association
 IOSA*                                   July 25, 2023 – July 24, 2025                                   (IATA)

 Sertifikasi Great Place to              September 2025 - September 2026                                 Great Place to Work® (GPTW)
 Work®
 Great Place to Work®
 Certification
 *) Perseroan dijadwalkan untuk menjalani proses pembaruan IATA Operational Safety Audit (IOSA) pada Triwulan II tahun 2026. Dalam periode interim, manajemen
    secara berkelanjutan memastikan bahwa seluruh standar operasional tetap selaras dengan ketentuan dan persyaratan yang ditetapkan oleh IATA.
 *) The Company is scheduled to undergo the IATA Operational Safety Audit (IOSA) renewal process in the second quarter of 2026. During the interim period,
    management will continue to ensure that all operational standards remain in line with the provisions and requirements set by IATA.




                                                                                                                                                                109
Page 112
                                                                             Wilayah Operasional
                                                                             Operational Area


                                                                                      Banda Aceh




                                                                                                      Medan


                                                                                                                      Pekanbaru



                                                                                   Silangit




                                                                                          Padang



                                                                                                                                                                                                          Balikpapan




                                                                                                                                                       Kertajati
                                                                                                                                                                                            Banjarmasin
                                                                                                   Bandar Lampung                                           Cirebon
                                                                                                                                                                                Surabaya
                                                                                                                   Cengkareng

                                                                                                                                                                                                       Lombok



                                                                                                                                             Jakarta

                                                                                                                                                        Bandung                  Malang
                                                                                                                                                                                               Denpasar
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             AirAsia Travel Service Center
                                                                                        Lokasi                                  Alamat                                           Jam Beroperasi
                                                                             No.
                                                                                       Location                                 Address                                          Operating Hours

                                                                              1.     Banda Aceh    PT Bumi Karunia Wisata                                          Senin-Jumat: 09:00-17:00
                                                                                                   Jl. TWK Mohd Daudsyah No. 130, Gp. Peunayong                    Sabtu: 09:00-15:00
                                                                                                   Banda Aceh                                                      Hari Libur Nasional Tutup
                                                                                                   Telepon: 081240537520, 0651-7315100                             Monday-Friday: 09:00-17:00
                                                                                                                                                                   Saturday: 09:00-15:00
                                                                                                                                                                   Closed on Sunday and National Public Holidays
                                                                              2.     Medan         PT Angkasa Tour and Travel                                      Senin-Jumat: 08:00-17:00
                                                                                                   Jl. Karya Wisata, Komplek J City, Blok B No. 2                  Sabtu: 08:00-15:00
                                                                                                   Johor – Medan                                                   Minggu dan Hari Libur Nasional Tutup
                                                                                                   Telepon: 0811705888                                             Monday-Friday: 08:00-17:00
                                                                                                                                                                   Saturday: 08:00-15:00
                                                                                                                                                                   Closed on Sunday and National Public Holidays
                                                                              3.     Medan         PT Dunia Globalindo                                             Senin-Jumat: 09:00-17:00
                                                                                                   Jl. Cirebon No. 1A Medan, Sumatera Utara 20212                  Sabtu: 09:00-12:00
                                                                                                   Telepon/WA: 0813 7083 5088                                      Minggu dan Hari Libur Nasional Tutup
                                                                                                                                                                   Monday-Friday: 09:00-17:00
                                                                                                                                                                   Saturday: 09:00-12:00
                                                                                                                                                                   Closed on Sunday and National Public Holidays



110
Page 113
                                                                                                                                   PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                                                   COMPANY PROFILE
Makassar




           Labuan Bajo
                             Kupang



                                                                                                                                           Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




              Lokasi                                 Alamat                                      Jam Beroperasi
   No.
             Location                                Address                                     Operating Hours

    4.     Pekanbaru     PT Sukses Bersama Mitra Wisata                            Senin-Jumat: 08:30-17:00
                         Jl. Arifin Ahmad No. 75D, Pekanbaru, Riau                 Sabtu: 08:30-15:00
                         Telepon: 082170358218                                     Minggu dan Hari Libur Nasional Tutup
                                                                                   Monday-Friday: 08:30-17:00
                                                                                   Saturday: 08:30-15:00
                                                                                   Closed on Sunday and National Public Holidays
    5.     Padang        PT Astria Padang Wisata                                   Senin-Sabtu: 09:00-17:00
                         Jl. Kp. Nias V No. 5, Padang Barat - Kota Padang          Minggu dan Hari Libur Nasional Tutup
                         Telepon: 0823 8635 8366                                   Monday-Saturday: 09:00-17:00
                                                                                   Closed on Sunday and National Public Holidays
    6.     Jakarta       PT Dunia Globalindo Travel                                Senin-Sabtu: 09:00-17:00
                         Jl Kyai Caringin No. 12B, Cideng,                         Minggu dan Hari Libur Nasional Tutup
                         Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat                           Monday-Saturday: 09:00-17:00
                         Telepon: 08116032888                                      Closed on Sunday and National Public Holidays
    7.     Jakarta       PT Dunia Globalindo Travel                                Senin-Minggu: 11:00-20:00
                         Point Mall Simatupang 1st Floor, No. 60                   Monday-Sunday: 11:00-20:00
                         Jl. RA Kartini, Lebak Bulus, Cilandak – Jakarta Selatan
                         Telepon: 082177797009


                                                                                                                                   111
Page 114
                                                                                      Lokasi                                 Alamat                                               Jam Beroperasi
                                                                             No.
                                                                                     Location                                Address                                              Operating Hours

                                                                             8.    Jakarta      PT Dunia Globalindo Travel                                         Senin-Sabtu: 09:00-18:00
                                                                                                Jl. Boulevard Raya Blok QA 1 No. 11,                               Minggu dan Hari Libur Nasional Tutup
                                                                                                Kelapa Gading, Jakarta Utara                                       Monday-Saturday: 09:00-18:00
                                                                                                Telepon: 082321999195                                              Closed on Sunday and National Public Holidays
                                                                             9.    Tangerang    PT Dunia Globalindo Travel                                         Senin-Jumat: 09:00-18:00
                                                                                                Ruko Odessa AA No. 36                                              Sabtu, Minggu dan Hari Libur Nasional Tutup
                                                                                                Jl. Boulevard Raya, Gading Serpong, Tangerang                      Monday-Friday: 09:00-18:00
                                                                                                                                                                   Closed on Saturday, Sunday and National
                                                                                                                                                                   Public Holidays
                                                                             10.   Bandung      PT Ratu Expresindo                                                 Senin-Sabtu: 09:00-17:00
                                                                                                Hotel Utari                                                        Minggu dan Hari Libur Nasional Tutup
                                                                                                Jl. Ir. Juanda No. 50, Bandung                                     Monday-Saturday: 09:00-17:00
                                                                                                Telepon: 0888 2008 153, 081214469992                               Closed on Sunday and National Public Holidays
                                                                             11.   Surabaya     PT Beyond Aneka Transindo Kencana                                  Senin-Jumat: 09:00-17:00
                                                                                                Ruko Pakuwon Town Square AA2-19, Pakuwon City,                     Sabtu, Minggu dan Hari Libur Nasional Tutup
                                                                                                Jl. Raya Laguna Kejawen Putih Tambak, Surabaya                     Monday-Friday: 09:00-17:00
                                                                                                Telepon: 0878553588877                                             Closed on Saturday, Sunday and National
                                                                                                                                                                   Public Holidays
                                                                             12.   Surabaya     PT Artha Bangun Cemerlang                                          Senin-Minggu: 10:00-22:00
                                                                                                Mall Tunjungan Plaza 2 Lt. 2 Unit LC02.24, Surabaya                Hari Libur Nasional Tutup
                                                                                                                                                                   Sunday-Monday: 10:00-22:00
                                                                                                                                                                   Closed on National Public Holidays
                                                                             13.   Sidoarjo     PT Jasen Jalan Berkah                                              Senin-Jumat: 09:00-18:00
                                                                                                Jl. Kahuripan Raya, Ruko Boulevard no.28, Babatan Jati, Sidoarjo   Sabtu: 09:00-12:00
                                                                                                                                                                   Minggu dan Hari Libur Nasional Tutup
                                                                                                                                                                   Monday-Friday: 09:00-18:00
                                                                                                                                                                   Saturday: 09:00-12:00
                                                                                                                                                                   Closed on Sunday and National Public Holidays
                                                                             14.   Malang       CV Kirana Anugerah Terindah                                        Senin-Minggu: 08:00-22:00
                                                                                                Kompleks Ruko Istana Dinoyo Kav D-16                               Sunday-Monday: 08:00-22:00
                                                                                                Jl. MT Haryono 1A Malang, Jawa Timur
                                                                                                Telepon: 08995555854
                                                                             15.   Denpasar     PT Ratu Expresindo                                                 Senin-Minggu: 09:00-17:00
                                                                                                Sun Boutique Hotel                                                 Monday-Monday: 09:00-17:00
                                                                                                Jl. Sunset Road No.23, Kuta, Badung, Denpasar, Bali
                                                                                                Telepon: 08979401448
                                                                             16.   Lombok       CV Radita Abadi                                                    Senin-Jumat: 09:00-17:00
                                                                                                Jl. Brawijaya Ruko Louis No. 7, Cakranegara, Mataram, Lombok       Sabtu: 09:00-15:00
                                                                                                Telepon: 087777222237                                              Minggu dan Hari Libur Nasional Tutup
                                                                                                                                                                   Monday-Friday: 09:00-17:00
                                                                                                                                                                   Saturday: 09:00-15:00
                                                                                                                                                                   Closed on Sunday and National Public Holidays
                                                                             17.   Balikpapan   PT Dunia Globalindo Travel                                         Senin-Jumat: 09:00-18:00
                                                                                                Jl. Jenderal Sudirman No. 47, Komplek Balikpapan Superblok         Sabtu, Minggu dan Hari Libur Nasional Tutup
                                                                                                No A-9, Damai Bahagia, Balikpapan                                  Monday-Friday: 09:00-18:00
                                                                                                                                                                   Closed on Saturday, Sunday and National
                                                                                                                                                                   Public Holidays
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                            Jaringan Kantor Regional
                                                                            Regional Office

                                                                                      Lokasi                                 Alamat                                               Jam Beroperasi
                                                                             No.
                                                                                     Location                                Address                                              Operating Hours

                                                                              1.   Banda Aceh   Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda                    Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
                                                                                                Jl. Bandara Baru No. 1, Blang Bintang, Aceh Besar, Aceh 23337      According to Flight Schedule
                                                                             2.    Medan        Bandar Udara Internasional Kualanamu,                              Senin-Jumat: 09:00-17:00
                                                                                                Terminal Kedatangan Domestik Lantai 1                              Monday-Friday: 09:00-17:00
                                                                                                Beringin, Deli Serdang, Sumatera Utara, 20552
                                                                             3.    Silangit     Bandara International Silangit                                     Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
                                                                                                Gedung Perkantoran Terminal B                                      According to Flight Schedule
                                                                                                Jl. Silangit, Silando Muara, Silando, Tapanuli Utara,
                                                                                                Sumatera Utara 22747
                                                                             4.    Pekanbaru    Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II                  Setiap Hari: 09:00-17:00
                                                                                                Area Customer Service, Lantai Dasar, No. B5-a11                    Daily: 09:00-17:00
                                                                                                Pekanbaru, Riau 28288
                                                                             5.    Padang       Bandar Udara Internasional Minangkabau                             Setiap Hari: 10:00-17:00
                                                                                                Perkantoran Airline, Lantai 2, Terminal Keberangkatan              Daily: 10:00-17:00
                                                                                                Jl. Mr. Sutan M. Rasyid, Padang Pariaman 25586




112
Page 115
                                                                                                                      PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                                      COMPANY PROFILE
         Lokasi                                   Alamat                                           Jam Beroperasi
No.
        Location                                  Address                                          Operating Hours

6.    Bandar        Bandar Udara Internasional Raden Inten II                       Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
      Lampung       Jl. Alamsyah Ratu Prawira Negara KM 28,                         According to Flight Schedule
                    Branti Natar, Lampung Selatan, Lampung 35362
7.    Cengkareng    Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta                       Setiap Hari: 07:00-17:00
                    Area Perkantoran Terminal 2D                                    Daily: 07:00-17:00
                    Terminal Keberangkatan 2E, Lantai 1, Pintu 4
                    Pajang, Benda, Kota Tangerang, Banten 15126
8.    Palembang     Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II          Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
                    Area Perkantoran Airlines Lantai 2                              According to Flight Schedule
                    Jl. Gubernur H. Asnawi Mangku Alam, Talang Betutu, Sukarame,
                    Palembang 30155
9.    Yogyakarta    Bandar Udara Yogyakarta International Airport (YIA)             Setiap Hari: 09:00-17:00
                    Area Perkantoran Lantai Dasar, Gedung Penghubung                Daily: 09:00-17:00
                    Temon, Kulon Progo, Yogyakarta 55654
10.   Surabaya      Bandar Udara Internasional Juanda                               Senin-Jumat: 09:00-17:00
                    Lantai 2, Keberangkatan Terminal 2,                             Monday-Friday: 09:00-17:00
                    Jl. Ir. H. Juanda, Sedati, Sidoarjo 61253
11.   Denpasar      Bandar Udara Internasional Ngurah Rai                           Senin-Jumat: 09:00-17:00
                    Terminal Internasional, Lantai 2,                               Monday-Friday: 09:00-17:00
                    Jl. Raya I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Kuta, Badung, Bali 80361
12.   Lombok        Bandar Udara Internasional Lombok                               Setiap Hari: 07:30-17:00
                    Terminal Extension Keberangkatan Lantai 1 (domestik)            Daily: 07:30-17:00
                    Jl. Bypass BIL, Tana Awu, Pujut, Lombok Tengah,
                    Nusa Tenggara Barat 83572
13.   Labuan Bajo   Bandar Udara Internasional Komodo                               Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
                    Jl. Yohanes Sehadun, Batu Cermin, Komodo, Manggarai Barat,      According to Flight Schedule
                    Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, 86554
14.   Banjarmasin   Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor                       Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
                    Terminal Kedatangan Domestik, Lantai 1                          According to Flight Schedule
                    Jl. Akses Bandara Baru, Landasan Ulin, Kota Banjarbaru,
                    Kalimantan Selatan 70713
15.   Balikpapan    Bandar Udara Internasional Sultan Aji Sulaiman Sepinggan        Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
                    Jl. Marsma R. Iswahyudi, Sepinggan, Balikpapan Selatan,         According to Flight Schedule
                    Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 76115
16.   Makassar      Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin                    Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
                    Terminal Kedatangan Domestik, Lantai 1,                         According to Flight Schedule
                    Jl. Bandar Udara Hasanuddin, Manggai, Maros,
                    Sulawesi Selatan 90552
17.   Batam         Bandar Udara Internasional Hang Nadim                           Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
                    Terminal Keberangkatan Lantai 1                                 According to Flight Schedule
                    Jl. Hang Nadim No. 01 Batu Besar, Nongsa
                    Kota Batam 29466
18.   Semarang      Bandar Udara Internasional Ahmad Yani                           Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
                    Area Perkantoran Lantai 2 Terminal Keberangkatan                According to Flight Schedule
                    Jl. Bandara Ahmad Yani, Tambakharjo
                    Semarang, Jawa Tengah 50145


                                                                                                                              Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
19.   Pontianak     Bandar Udara Internasional Supadio                              Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
                    Perkantoran Airlines Lantai 2                                   According to Flight Schedule
                    Jl. Adi Sucipto KM 17, Sungai Raya, Kubu Raya,
                    Kalimantan Barat 78381
20.   Manado        Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi                        Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
                    Area Perkantoran Lantai 2                                       According to Flight Schedule
                    Jl. A.A Maramis, Lapangan, Mapanget, Manado 95374
21.   Tarakan       Bandar Udara Internasional Juwata                               Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
                    Area Keberangkatan Lantai 1                                     According to Flight Schedule
                    Jl. Mulawarman No. 1, Karang Anyar Pantai, Kota Tarakan 77111
22.   Berau         Bandar Udara Kalimarau                                          Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
                    Terminal Keberangkatan Lantai 1                                 According to Flight Schedule
                    Jl. Kalimarau, Teluk Bayur, Berau, Kalimantan Timur 77315
23.   Luwuk         Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir                            Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
                    Area Keberangkatan Lantai 1                                     According to Flight Schedule
                    Jl. Mandapar No. 2, Bubung, Luwuk Selatan, Banggai
                    Sulawesi Tengah 94711
24.   Palu          Bandar Udara Internasional Mutiara Sis Al-Jufri                 Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
                    Area Kedatangan Domestik Lantai 1                               According to Flight Schedule
                    Jl. Abdul Rahman Saleh, Birobuli Utara, Kota Palu,
                    Sulawesi Tengah 94231
25.   Kendari       Bandar Udara Haluoleo                                           Menyesuaikan Jadwal Penerbangan
                    Area Keberangkatan Lantai 1                                     According to Flight Schedule
                    Jl. Wolter Monginsidi, Ranomeeto, Konawe Selatan
                    Sulawesi Tenggara 93871


                                                                                                                      113
Page 116
                                                                             Website Perseroan
                                                                             Company Website




                                                                             Perseroan telah memiliki situs web resmi sebagai              The Company has an official website as part of
                                                                             bagian dari komitmen atas penerapan prinsip                   its commitment to implementing the principles of
                                                                             transparansi dan keterbukaan informasi bagi publik            transparency and openness of information to the
                                                                             secara komunikatif dan terkini dengan alamat                  public in a communicative and up-to-date manner at
                                                                             https://ir-id.aaid.co.id. Informasi yang tersedia pada        https://ir-id.aaid.co.id. The information available on
                                                                             situs web resmi Perseroan dapat diakses secara                the Company’s official website is openly accessible
                                                                             terbuka, kapan saja, dan di mana saja, serta mudah            anytime and anywhere, providing a simple and user-
                                                                             dan sederhana dengan tujuan memberikan informasi              friendly experience. It aims to deliver comprehensive,
                                                                             yang komprehensif, akurat dan aktual tentang                  accurate, and current information about the
                                                                             Perseroan kepada khalayak luas. Situs web resmi               Company to the broader public. The Company’s
                                                                             Perseroan disajikan dalam 2 (dua) bahasa, yaitu               official website is presented in two languages,
                                                                             bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, juga telah               Bahasa Indonesia and English, and complies with
                                                                             sesuai dengan Peraturan OJK No. 8/POJK.4/2015                 the OJK Regulation No. 8/POJK.4/2015 concerning
                                                                             tentang Situs Web Emiten atau Perusahaan                      the Websites of Issuers or Public Companies, which
                                                                             Publik, yang mewajibkan menyampaikan informasi                regulates the inclusion of information regarding:
                                                                             mengenai:



                                                                                       Informasi Umum Mengenai Perseroan                          Informasi bagi Pemodal atau Investor
                                                                                          General Information of the Company                        Information for Financiers or Investors


                                                                             • Nama, alamat, kantor pusat dan kontak Perseroan         • Prospektus
                                                                             • Riwayat singkat Perseroan                               • Laporan Tahunan
                                                                             • Struktur organisasi Perseroan                           • Informasi keuangan berupa Laporan Keuangan Tahunan
                                                                             • Struktur kepemilikan Perseroan                          • Ikhtisar data keuangan penting dalam bentuk
                                                                             • Struktur Grup AirAsia                                     perbadingan
                                                                             • Profil Direksi dan Dewan Komisaris                      • Informasi RUPS
                                                                             • Nama dan alamat (Akuntan Publik dan Biro Administrasi   • Informasi saham
                                                                               Efek)                                                   • Informasi mengenai aksi korporasi
                                                                             • Anggaran Dasar
                                                                                                                                       • Prospectus
                                                                             • Name, address, head office and contact                  • Annual Reports
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             • Brief history of the Company                            • Financial Information such as Annual Financial
                                                                             • Organizational structure                                  Statements
                                                                             • Shareholding structure                                  • Summary of key financial data in comparative form
                                                                             • AirAsia Group structure                                 • GMS Information
                                                                             • The Board of Directors and the Board of Commissioners   • Shares Information
                                                                               Profile                                                 • Information on corporate actions
                                                                             • Name and address (Public Accountant and Share
                                                                               Registrar)
                                                                             • Articles of Association




114
Page 117
                                                                                                                         PROFIL PERUSAHAAN
                                                                                                                                                                         COMPANY PROFILE
                                                                 Informasi terkait Aspek Tanggung Jawab Sosial
             Informasi Tata Kelola Perseroan
            Information on Corporate Governance
                                                                                    Perseroan
                                                                Information on Corporate Social Responsibility Aspects

•   Pedoman Kerja Direksi dan Dewan Komisaris              • Lingkungan hidup
•   Pengangkatan Sekretaris Perusahaan                     • Praktik ketenagakerjaan, kesehatan, dan keselamatan
•   Piagam Unit Internal Audit                               kerja
•   Kode Etik                                              • Pengembangan sosial dan kemasyarakatan
•   Pedoman Kerja Komite                                   • Tanggung jawab produk dan/atau layanan
•   Pengangkatan Komite
•   Kebijakan anti penyuapan dan anti korupsi              •   Environment
•   Sistem pelaporan pelanggaran                           •   Employment, occupational health and safety practices
                                                           •   Social and community development
•   Board of Directors and Board of Commissioners Manual   •   Responsibility on products and/or services
•   Corporate Secretary appointment

                                                                                                                                 Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
•   Internal Audit Charter
•   Code of Conduct
•   Committees Charter
•   Committees appointment
•   Anti-bribery and anticorruption policy
•   Whistleblowing system




                                                                                                                         115
Page 118
      Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




116
                                                                                  04
                                               Analisis dan




                  Analysis
                  Management
                                               Pembahasan




                  Discussion and
                                               Manajemen
Page 119
Pada tahun 2025,
Perseroan berhasil
membukukan pendapatan
usaha sebesar Rp7,87
triliun, kontribusi terbesar
dari pendapatan usaha
Perseroan berasal dari
penjualan kursi sebesar
Rp6,62 triliun.
In 2025, the Company
managed to record operating
revenue of Rp7.87 trillion,
the largest contributor to
the Company’s operating
revenue comes from the
sale of passenger seats
of Rp6.62 trillion.




                               Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                               117
Page 120
                                                                             Tinjauan Makro dan Industri
                                                                             Macro and Industrial Overview




                                                                             Tinjauan Makroekonomi                                    Macroeconomic Overview



                                                                             Tinjauan Perekonomian Global                             Global Economic Overview

                                                                             Berdasarkan Laporan Tinjauan Kebijakan Moneter           Based on the Monetary Policy Review published
                                                                             yang dirilis Bank Indonesia edisi Desember 2025,         by Bank Indonesia in December 2025, the global
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             kondisi perekonomian global dalam jangka pendek          economy showed signs of short-term improvement,
                                                                             menunjukkan perbaikan, meskipun masih dibayangi          although it was still overshadowed by uncertainty
                                                                             oleh tingkat ketidakpastian yang perlu terus             that needed to be monitored closely. Global
                                                                             dicermati. Pertumbuhan ekonomi global pada tahun         economic growth in 2025 was projected to
                                                                             2025 diprakirakan mencapai sekitar 3,2%, didorong        reach around 3.2%, driven by improved economic
                                                                             oleh peningkatan kinerja ekonomi Jepang dan India        performance in Japan and India, which was
                                                                             yang ditopang oleh penguatan konsumsi rumah              supported by stronger household consumption
                                                                             tangga serta dukungan stimulus fiskal. Prospek           and fiscal stimulus measures. The economic
                                                                             perekonomian kawasan Eropa tetap terjaga dengan          outlook across Europe remained positive, in line
                                                                             baik, seiring berlanjutnya pertumbuhan konsumsi,         with continued growth in consumption, investment,
                                                                             investasi, dan kondisi ketenagakerjaan yang relatif      and relatively solid employment conditions. On the
                                                                             solid. Di sisi lain, perekonomian Amerika Serikat pada   other hand, the United States economy in 2025 was
                                                                             2025 diperkirakan masih mengalami perlambatan,           expected to continue to slow down, partly due to the
                                                                             antara lain dipengaruhi oleh dampak temporary            impact of the temporary government shutdown and
                                                                             government shutdown serta pelemahan pasar                weaker labor market. Meanwhile, China’s economic
                                                                             tenaga kerja. Sementara itu, prospek ekonomi             outlook remained on a downward trend, in line with
                                                                             Tiongkok terus menunjukkan tren perlambatan,             weak domestic demand.
                                                                             sejalan dengan permintaan domestik yang masih
                                                                             lemah.




118
Page 121
                                                                                                                  ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                           MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Sementara itu, sebagaimana dikutip dari buku            Meanwhile, as quoted from the Bank Indonesia Annual
Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025 yang              Meeting 2025 book titled Resilient and Independent:
bertajuk Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong         Synergy to Drive Higher and More Resilient Economic
Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya            Growth, explained that the economic performance
Tahan, menjelaskan bahwa, di kelompok negara maju,      of developed countries showed a more noticeable
kinerja ekonomi menunjukkan tren perlambatan            slowdown. The United States was projected to
yang lebih nyata. Amerika Serikat diproyeksikan         grow moderately as consumption and investment
tumbuh moderat seiring dengan melemahnya                weakened due to high interest rates being maintained
konsumsi dan investasi akibat suku bunga tinggi         for a longer period. In Europe, economic growth was
yang dipertahankan lebih lama. Di kawasan Eropa,        relatively limited due to pressure from energy costs,
pertumbuhan ekonomi relatif terbatas, dipengaruhi       decline in manufacturing sector, and tighter financial
oleh tekanan biaya energi, pelemahan sektor             conditions. Japan also faced challenges in terms of
manufaktur, serta pengetatan kondisi keuangan.          growth due to weak external demand and domestic
Jepang juga menghadapi tantangan pertumbuhan            inflation dynamics.
yang berasal dari lemahnya permintaan eksternal
dan dinamika inflasi domestik.

Sebaliknya, negara berkembang, khususnya di             In contrast, developing countries, particularly in
kawasan Asia, menunjukkan prospek pertumbuhan           Asia, showed relatively stronger growth prospects.
yang relatif lebih kuat. Pertumbuhan ekonomi            Economic growth in Asia was supported by solid
di kawasan Asia ditopang oleh permintaan                domestic demand, increased investment, and more
domestik yang tetap solid, peningkatan investasi,       accommodative government policies. However, Bank
serta dukungan kebijakan pemerintah yang lebih          Indonesia emphasized that this resilience remained
akomodatif. Namun demikian, Bank Indonesia              exposed to external risks, including capital flow
menekankan bahwa ketahanan tersebut tetap               volatility, exchange rate fluctuations, and global
dihadapkan pada risiko eksternal, termasuk              trade uncertainty.
volatilitas arus modal, fluktuasi nilai tukar, dan
ketidakpastian perdagangan global.

Dari sisi inflasi global, tekanan harga menunjukkan     In terms of global inflation, despite showing a bearish
tren penurunan, namun masih berada pada level           trend, price pressures remained relatively high in
yang relatif tinggi di sejumlah negara utama.           a number of major countries. This has prompted
Kondisi ini mendorong bank sentral global untuk         global central banks to maintain a cautious stance
mempertahankan kebijakan moneter yang ketat             on tight monetary policy. The high global interest
secara berhati-hati. Lingkungan suku bunga global       rate has resulted in tight international liquidity,
yang tinggi tersebut berdampak pada ketatnya            increased funding costs, and continued volatility in
likuiditas    internasional,   meningkatnya   biaya     global financial markets.
pendanaan, serta berlanjutnya volatilitas di pasar
keuangan global.

Tinjauan Perekonomian Nasional                          National Economic Overview
                                                                                                                                   Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Di tengah tekanan ekonomi global yang masih             Amid the ongoing global economic pressure,
berlangsung, perekonomian Indonesia menunjukkan         Indonesia’s economy demonstrated relatively good
ketahanan yang relatif baik dengan fundamental          resilience with fundamentals remaining intact.
yang tetap terjaga. Bank Indonesia memproyeksikan       Bank Indonesia projected domestic economic
pertumbuhan ekonomi domestik berada pada                growth to be in the range of 4.7%–5.5%, reflecting
kisaran 4,7%–5,5%, mencerminkan resiliensi ekonomi      the resilience of the national economy supported
nasional yang ditopang oleh kuatnya permintaan          by strong domestic demand and the synergy of
domestik serta sinergi kebijakan fiskal dan moneter     continuous fiscal and monetary policies.
yang berkesinambungan.

Pertumbuhan ekonomi nasional terus didorong             National economic growth continues to be driven
oleh penguatan aktivitas dalam negeri, terutama         by stronger domestic activities, particularly public
konsumsi masyarakat yang tetap solid seiring            consumption which remained solid in line with
terjaganya daya beli dan meningkatnya optimisme         stable purchasing power and increased optimism
terhadap prospek pendapatan dan lapangan kerja.         regarding income and employment prospects. On
Di sisi lain, investasi juga menunjukkan perkembangan   the other hand, investment also showed positive
yang positif, didukung oleh perbaikan iklim usaha,      development, supported by an improved business




                                                                                                                  119
Page 122
                                                                             percepatan pembangunan infrastruktur, serta             climate, accelerated infrastructure development,
                                                                             peningkatan realisasi investasi pada sektor-sektor      and increased realization of investment in high
                                                                             bernilai tambah tinggi.                                 value-added sectors.

                                                                             Stabilitas harga diprakirakan tetap terjaga             Price stability was expected to remain within the
                                                                             dalam kisaran sasaran inflasi sebesar 2,5% ±1%,         inflation target range of 2.5% ±1%, reflecting the
                                                                             mencerminkan      efektivitas bauran     kebijakan      effectiveness of the policy mix in maintaining
                                                                             dalam menjaga stabilitas makroekonomi tanpa             macroeconomic stability without constraining
                                                                             menghambat pertumbuhan. Pengendalian inflasi            growth. The control of core inflation and the
                                                                             inti dan stabilisasi harga pangan menjadi faktor        stabilization of food prices were important factors in
                                                                             penting dalam menciptakan ruang kebijakan yang          creating a conductive policy for continued economic
                                                                             kondusif bagi kesinambungan aktivitas ekonomi.          activities.

                                                                             Ketahanan sektor eksternal turut memperkuat             The resilience of the external sector has also
                                                                             stabilitas ekonomi nasional. Neraca pembayaran          strengthened national economic stability. The
                                                                             diproyeksikan berada pada tingkat yang sehat,           balance of payments was projected to remain
                                                                             ditopang oleh kinerja ekspor yang tetap tangguh         at a healthy level, supported by resilient export
                                                                             serta posisi cadangan devisa yang memadai. Kondisi      performance and adequate foreign exchange
                                                                             ini berperan sebagai penyangga dalam menghadapi         reserves. This condition served as a buffer against
                                                                             volatilitas pasar keuangan global sekaligus menjaga     global financial market volatility while maintaining
                                                                             stabilitas nilai tukar Rupiah.                          the stability of the Rupiah exchange rate.

                                                                             Tinjauan Industri                                       Industrial Overview

                                                                             Sebagaimana dikutip dari laporan Global Outlook for     As quoted from the Global Outlook for Air Transport
                                                                             Air Transport yang dipublikasikan oleh International    report published by the International Air Transport
                                                                             Air Transport Association (IATA) edisi Desember 2025,   Association (IATA) in December 2025, the global
                                                                             menjelaskan bahwa industri penerbangan global           aviation industry continues to demonstrate
                                                                             terus menunjukkan ketahanan di tengah dinamika          resilience amid the global economic landscape,
                                                                             ekonomi global, tekanan biaya operasional, serta        operational cost pressures, and ongoing supply
                                                                             tantangan rantai pasok yang masih berlangsung.          chain challenges. Global air travel demand remains
                                                                             Permintaan perjalanan udara global tetap berada         on a positive growth trajectory, in line with increasing
                                                                             pada tren pertumbuhan positif, sejalan dengan           public mobility and international trade activity. In
                                                                             meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas         2025, global passenger traffic, measured in Revenue
                                                                             perdagangan internasional. Di tahun 2025, lalu lintas   Passenger Kilometers (RPK), recorded solid growth, in
                                                                             penumpang global yang diukur melalui Revenue            line with the historical average growth of the global
                                                                             Passenger Kilometers (RPK) tercatat tumbuh dengan       aviation industry.
                                                                             baik, sejalan dengan rata-rata pertumbuhan historis
                                                                             industri penerbangan dunia.
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Ke depan, pertumbuhan trafik penumpang                  Going forward, passenger traffic growth is projected
                                                                             diproyeksikan tetap positif meskipun dengan laju        to remain positive, although at a more moderate
                                                                             yang lebih moderat. Pada 2026, trafik penumpang         pace. In 2026, global passenger traffic is expected
                                                                             global diperkirakan meningkat sekitar 4,9% secara       to increase by approximately 4.9% year-on-year,
                                                                             tahunan, didorong oleh permintaan perjalanan            driven by travel demand that remains strong in
                                                                             yang masih kuat di berbagai kawasan. Kawasan            various regions. The Asia-Pacific region is projected
                                                                             Asia Pasifik diproyeksikan menjadi motor utama          to be the primary driver of growth with passenger
                                                                             pertumbuhan dengan ekspansi trafik penumpang            traffic expansion of around 7.3%, reflecting high
                                                                             sekitar 7,3%, mencerminkan tingginya mobilitas          population mobility and relatively strong economic
                                                                             penduduk serta pertumbuhan ekonomi yang relatif         growth in the region.
                                                                             kuat di kawasan tersebut.

                                                                             Meskipun     demikian,  industri   penerbangan          Nevertheless, the global aviation industry still faces
                                                                             global masih menghadapi sejumlah tantangan              a number of structural challenges, particularly
                                                                             struktural, terutama keterbatasan kapasitas             capacity constraints due to aircraft delivery delays,
                                                                             akibat    keterlambatan   pengiriman  pesawat,          fleet maintenance challenges, and labor shortages




120
Page 123
                                                                                                                 ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                          MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
kendala pemeliharaan armada, serta kekurangan          in the aviation sector. These factors are limiting
tenaga kerja di sektor penerbangan. Faktor-faktor      airlines’ ability to rapidly increase flight capacity,
tersebut membatasi kemampuan maskapai untuk            meaning that the industry’s seat load factor
menambah kapasitas penerbangan secara cepat,           is projected to remain at a high level, reaching
sehingga tingkat keterisian kursi (load factor)        approximately 83.8%, which in turn supports the
industri diproyeksikan tetap berada pada level         stability of airline revenues.
tinggi, mencapai sekitar 83,8%, yang pada gilirannya
mendukung stabilitas pendapatan maskapai.

Di sisi lain, segmen kargo udara juga menunjukkan      On the other hand, the air cargo segment is also
peran yang semakin strategis dalam mendukung           demonstrating an increasingly strategic role in
aktivitas     perdagangan    global.    Transportasi   supporting global trade activities. Air transport
udara menjadi pilihan utama untuk pengiriman           has become the primary choice for shipping high-
barang bernilai tinggi dan sensitif terhadap waktu,    value and time-sensitive goods, particularly as
terutama seiring meningkatnya e-commerce               e-commerce and trade in technology-related goods
serta perdagangan barang terkait teknologi dan         and artificial intelligence continue to grow. Moving
kecerdasan buatan. Ke depan, lalu lintas kargo         forward, air cargo traffic is projected to continue
udara diproyeksikan tetap tumbuh, dengan estimasi      growing, with an estimated increase of around 2.6%
peningkatan sekitar 2,6% pada 2026, meskipun           by 2026, even as global trade growth is expected to
pertumbuhan perdagangan global diperkirakan            slow.
melambat.

Selain faktor permintaan, industri penerbangan         Aside from demand factors, the global aviation
global juga tengah menghadapi agenda transformasi      industry is also navigating a transformation
menuju operasional yang lebih berkelanjutan. Upaya     agenda toward more sustainable operations.
dekarbonisasi menjadi fokus utama, terutama            Decarbonization efforts have become a key focus,
melalui     pengembangan      dan    pemanfaatan       particularly through the development and utilization
Sustainable Aviation Fuel (SAF). Namun demikian,       of Sustainable Aviation Fuel (SAF). However, limited
keterbatasan pasokan energi terbarukan dan             supplies of renewable energy and high energy
tingginya kebutuhan energi dari sektor lain, seperti   demand from other sectors, such as data centers
pusat data dan teknologi kecerdasan buatan,            and artificial intelligence technologies, have the
berpotensi meningkatkan kompetisi terhadap             potential to intensify competition for these energy
sumber energi tersebut dan memperlambat transisi       sources and slow down the energy transition in the
energi di sektor penerbangan.                          aviation sector.

Bagi Indonesia, tren pertumbuhan industri              For Indonesia, the growth trends in the global aviation
penerbangan global, khususnya di kawasan Asia          industry, particularly in the Asia-Pacific region,
Pasifik, membuka peluang yang signifikan dalam         present significant opportunities to strengthen
penguatan konektivitas udara nasional. Sebagai         national air connectivity. As an archipelago with
negara kepulauan dengan mobilitas domestik             high domestic mobility and growth potential in the
tinggi serta potensi pertumbuhan sektor pariwisata     tourism and logistics sectors, increased passenger
                                                                                                                                  Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dan logistik, peningkatan lalu lintas penumpang        and cargo traffic in the region has the potential
dan kargo di kawasan berpotensi mendorong              to drive growth in both domestic and international
peningkatan aktivitas penerbangan domestik             aviation activities.
maupun internasional.

Dengan posisi strategis Indonesia di jalur             Given Indonesia’s strategic position in regional
perdagangan       regional   serta   meningkatnya      trade routes and the rising demand for air transport
permintaan transportasi udara di Asia Pasifik,         in the Asia-Pacific, the national aviation sector is
sektor penerbangan nasional diperkirakan akan          expected to remain a key contributor to regional
terus memainkan peran penting dalam mendukung          connectivity, tourism development, and national
konektivitas wilayah, pengembangan pariwisata,         economic growth. Moving forward, improvements
serta pertumbuhan ekonomi nasional. Ke depan,          to air transport infrastructure, expanded airport
penguatan      infrastruktur  transportasi  udara,     capacity, and integration with the national logistics
peningkatan kapasitas bandara, serta integrasi         network will be critical factors in maximizing the
dengan jaringan logistik nasional menjadi faktor       growth potential of Indonesia’s aviation industry.
kunci untuk mengoptimalkan potensi pertumbuhan
industri penerbangan di Indonesia.




                                                                                                                 121
Page 124
                                                                             Prospek Usaha
                                                                             Business Prospect



                                                                             Lanskap usaha nasional diperkirakan tetap              The national business landscape is expected to
                                                                             bergerak dalam koridor pertumbuhan yang                continue moving within a constructive growth
                                                                             konstruktif, meskipun dinamika ekonomi global          corridor, even though global economic dynamics
                                                                             masih ditandai oleh ketidakpastian yang relatif        are still relatively uncertain. Within the policy
                                                                             tinggi. Dalam kerangka kebijakan yang disampaikan      framework presented at the 2025 Bank Indonesia
                                                                             pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025             Annual Meeting themed “Resilient and Independent:
                                                                             bertema “Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong        Synergy to Drive Higher and More Resilient Economic
                                                                             Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya           Growth,” Indonesia’s economy is projected to grow
                                                                             Tahan”, perekonomian Indonesia diproyeksikan           in the range of 4.7%–5.5%, reflecting the strong
                                                                             tumbuh pada kisaran 4,7%–5,5%, mencerminkan            fundamentals of the domestic economy. This
                                                                             ketahanan fundamental ekonomi domestik yang            growth is mainly supported by sustained household
                                                                             kuat. Pertumbuhan tersebut terutama ditopang           consumption and increased investment, in line with
                                                                             oleh keberlanjutan konsumsi rumah tangga dan           the strengthening of national economic activities.
                                                                             peningkatan investasi, sejalan dengan penguatan
                                                                             aktivitas ekonomi nasional.

                                                                             Stabilitas harga diperkirakan tetap terjaga dengan     Price stability is expected to remain stable with
                                                                             inflasi berada dalam rentang sasaran 2,5% ±1%, yang    inflation within the target range of 2.5% ±1%,
                                                                             mencerminkan efektivitas bauran kebijakan moneter,     reflecting the effectiveness of monetary, fiscal,
                                                                             fiskal, dan sektor riil dalam menjaga keseimbangan     and real sector policy mix in maintaining a balance
                                                                             antara stabilitas dan pertumbuhan. Lingkungan          between stability and growth. This controlled
                                                                             makro ekonomi yang terkendali ini menjadi fondasi      macroeconomic environment is a key foundation
                                                                             penting dalam menciptakan kepastian usaha serta        to create business certainty and strengthen the
                                                                             memperkuat kepercayaan pelaku ekonomi dan              confidence of economic agents and the financial
                                                                             sektor keuangan.                                       sector.

                                                                             Dalam konteks tersebut, iklim investasi nasional       In this context, the national investment climate
                                                                             diproyeksikan terus membaik, didukung oleh             is projected to continue improving, supported by
                                                                             kelanjutan pembangunan infrastruktur, penguatan        ongoing infrastructure development, strengthening
                                                                             basis industri manufaktur bernilai tambah, serta       of the value-added manufacturing industry base,
                                                                             akselerasi transformasi ekonomi digital. Dari sisi     and acceleration of digital economic transformation.
                                                                             eksternal, ketahanan neraca pembayaran dan             Externally, the resilience of the balance of payments
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             kecukupan cadangan devisa diharapkan tetap             and adequacy of foreign exchange reserves are
                                                                             berperan sebagai penyangga utama stabilitas nilai      expected to continue playing a key role in supporting
                                                                             tukar, sekaligus memitigasi dampak volatilitas pasar   exchange rate stability, while mitigating the impact
                                                                             keuangan global terhadap perekonomian domestik.        of global financial market volatility on the domestic
                                                                                                                                    economy.

                                                                             Sejalan dengan prospek makro ekonomi tersebut,         In line with these macroeconomic prospects, the
                                                                             dalam menghadapi tahun 2026, Perseroan melalui         Company through IAA has set a strategic direction
                                                                             IAA menetapkan arah strategis yang berfokus            for 2026 that focuses on enhancing operational
                                                                             pada penguatan kinerja operasional, optimalisasi       performance, optimizing capacity, and increasing
                                                                             kapasitas, serta peningkatan profitabilitas melalui    profitability through integrated management of its
                                                                             pengelolaan jaringan, armada, dan pendapatan           network, fleet, and revenue. This strategy is designed
                                                                             secara terintegrasi. Strategi ini dirancang untuk      to maintain service reliability, expand domestic and
                                                                             menjaga     keandalan     layanan,     memperluas      international market reach, and optimize operational
                                                                             jangkauan pasar domestik dan internasional,            efficiency to support the Company’s sustainable
                                                                             serta   mengoptimalkan      efisiensi  operasional     growth.
                                                                             guna mendukung pertumbuhan Perseroan yang
                                                                             berkelanjutan.




122
Page 125
                                                                                                                   ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                            MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
IAA menetapkan load factor atau tingkat keterisian       IAA has set the load factor or seat occupancy rate
kursi pada tahun 2026 sebagai salah satu                 in 2026 as one of the main indicators of the IAA’s
indikator utama performa IAA. Selain itu, IAA juga       performance. In addition, IAA also aims to improve
menargetkan peningkatan ketepatan waktu atau             On-Time Performance during the same period,
On-Time Performance pada periode yang sama,              demonstrating the IAA’s commitment to improving
sebagai wujud komitmen IAA dalam meningkatkan            service reliability.
keandalan layanan.

Dari sisi kapasitas, IAA menargetkan pertumbuhan         In terms of capacity, IAA is targeting an increase in
kursi dibandingkan tahun 2025. Sejalan dengan itu,       seat occupancy compared to 2025. Accordingly, the
jumlah penumpang pada tahun 2026 diharapkan              number of passengers in 2026 is expected to grow
tumbuh dibandingkan dengan tahun sebelumnya.             compared to the previous year.

Dalam hal pangsa pasar, IAA berupaya memperluas          In terms of market share, IAA strives to expand its
jangkauan domestik sekaligus memperkuat koneksi          domestic reach while strengthening international
feeder internasional melalui pengembangan virtual        feeder connections through the development of a
hub di Makassar. Dari sisi pengembangan rute,            virtual hub in Makassar. In terms of route development,
IAA akan terus memperluas keterhubungan kota-            IAA will continue to expand connectivity between
kota utama di Sulawesi, seperti Palu, Kendari, dan       major cities in Sulawesi, such as Palu, Kendari, and
Luwuk, dengan Makassar maupun Surabaya, guna             Luwuk, with Makassar and Surabaya, in order to
memperkuat jaringan domestik.                            strengthen its domestic network.

IAA juga akan memperluas jangkauan pasar                 IAA will also expand its market reach by exploring
dengan     menggarap      potensi     island-to-island   island-to-island potential and increasing domestic
serta meningkatkan lalu lintas domestik melalui          traffic by providing fly-thru services. In terms of
layanan fly-thru. Dari sisi distribusi, IAA juga akan    distribution, IAA will also optimize its sales channels
mengoptimalkan saluran penjualan melalui AirAsia         by leveraging AirAsia MOVE and expanding its
MOVE dan juga dengan memperluas kerja sama               partnerships with Online Travel Agents and Non-
bersama Online Travel Agent dan Non-Online Travel        Online Travel Agents, as well as the corporate
Agent, serta segmen korporat.                            segment.

Selain itu, peningkatan pendapatan non-tiket             Furthermore, the increase in non-ticket revenue
atau ancillary revenue melalui perluasan layanan         or ancillary revenue will be pursued through the
                                                                                                                                    Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
tambahan seperti Seat Bundle, In-Flight Sales, serta     expansion of additional services such as Seat
Dynamic Bundling melalui platform digital seperti        Bundles, In-Flight Sales, and Dynamic Bundling
AirAsia MOVE dan Online Travel Agent.                    through digital platforms such as AirAsia MOVE and
                                                         Online Travel Agents.

IAA menargetkan pemulihan armada secara                  IAA aims to gradually restore its fleet to create
bertahap     untuk   menciptakan      pertumbuhan        sustainable growth and increase profitability.
berkelanjutan sekaligus peningkatan profitabilitas.      Concurrently, the expansion of its domestic reach is
Dalam waktu bersamaan, perluasan jangkauan               also a priority by strengthening its route network and
domestik juga menjadi prioritas dengan memperkuat        connectivity between cities within the country.
jaringan rute dan konektivitas antar kota dalam
negeri.




                                                                                                                   123
Page 126
                                                                             Untuk mendukung rute internasional, IAA akan           To support international routes, IAA will strengthen
                                                                             memperkuat peran feeder melalui pengembangan           the role of feeder routes through the development
                                                                             virtual hub di Makassar dan penambahan                 of a virtual hub in Makassar and the addition of
                                                                             armada di Medan. Strategi ini diharapkan mampu         new aircraft in Medan. This strategy is expected
                                                                             meningkatkan volume penumpang internasional            to increase international passenger volume while
                                                                             sekaligus memperkuat posisi IAA di pasar yang          strengthening IAA’s position in high-demand markets.
                                                                             memiliki demand tinggi.

                                                                             IAA juga berupaya mengoptimalkan volume dan yield,     IAA also strives to optimize volume and yield,
                                                                             terutama pada rute-rute di mana IAA memiliki posisi    especially on routes where it has a strong market
                                                                             pasar yang kuat. Di sisi operasional, efisiensi akan   position. In terms of operations, efficiency will
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             menjadi kunci. Untuk itu, IAA akan memaksimalkan       be paramount. Therefore, IAA will maximize
                                                                             utilisasi armada melalui penjadwalan rotasi pesawat    fleet utilization through more efficient aircraft
                                                                             yang lebih efisien, sehingga dapat meningkatkan        rotation scheduling, thereby improving the quality
                                                                             kualitas biaya operasional atau CASK. Perluasan        of operating costs or CASK. IAA’s operational
                                                                             operasional IAA diharapkan mampu meningkatkan          expansion is expected to increase its profitability
                                                                             pertumbuhan       profitabilitas, mengoptimalkan       growth, optimize market growth, and support IAA’s
                                                                             pertumbuhan pasar, dan mendukung kinerja               sustainable performance.
                                                                             perusahaan yang berkelanjutan.

                                                                             Dengan implementasi strategi yang terukur dan          With the implementation of measurable and
                                                                             disiplin, Perseroan optimistis mampu menjaga           disciplined strategies, the Company is optimistic of
                                                                             momentum pertumbuhan, memperkuat daya                  its ability to maintain growth momentum, strengthen
                                                                             saing, serta meningkatkan nilai tambah secara          competitiveness, and increase added value in a
                                                                             berkelanjutan. Melalui sinergi seluruh divisi,         sustainable manner. Through division-wide synergy,
                                                                             pengelolaan risiko yang prudent, dan fokus             prudent risk management, and a continued focus
                                                                             berkelanjutan pada efisiensi serta kualitas layanan,   on efficiency and service quality, the Company
                                                                             Perseroan menatap tahun 2026 dengan keyakinan          looks forward to 2026 with confidence in achieving
                                                                             untuk mencapai target kinerja dan mendukung            its performance targets and supporting long-term
                                                                             pertumbuhan usaha jangka panjang.                      business growth.




124
Page 127
Aspek Pemasaran




                                                                                                                      ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                               MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Marketing Aspect


Strategi Pemasaran                                        Marketing Strategy

Dinamika industri penerbangan yang semakin pulih          The recovery of the aviation industry after the
pasca pandemi menciptakan peluang sekaligus               pandemic has created opportunities as well
tantangannya tersendiri. Ketatnya persaingan di           as challenges. The intense competition in the
industri penerbangan mendorong IAA untuk terus            aviation industry has encouraged IAA to continue
bergerak secara dinamis, memanfaatkan peluang             to move dynamically, leveraging opportunities
dan momentum yang ada agar dapat terus tumbuh             and momentum to maintain positive growth. This
secara positif. Hal tersebut tercermin melalui            approach is reflected in the IAA’s adaptive marketing
strategi pemasaran IAA yang adaptif dengan                strategy, which maintains a prudent approach to
tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian guna            minimize risks amid dynamic conditions.
meminimalisir risiko di tengah kondisi yang dinamis.

Strategi Pertumbuhan Komersial dan                        IAA’s Commercial Growth and Market
Ekspansi Pasar IAA 2025                                   Expansion Strategy for 2025

Memasuki tahun 2025, IAA memproyeksikan                   Going into 2025, IAA projects aggressive growth
akselerasi pertumbuhan yang agresif dengan                acceleration by prioritizing market share expansion
memprioritaskan perluasan pangsa pasar pada               in high-value corridors. IAA’s main focus is to expand
koridor-koridor bernilai tinggi. Fokus utama IAA adalah   its dominance in international connectivity to
memperluas dominasi konektivitas internasional            drive inbound tourism growth while offering more
untuk mendorong pertumbuhan inbound tourism               international destination options for Indonesians.
sekaligus membuka lebih banyak pilihan destinasi          This strategy is realized through the launch of the
internasional bagi masyarakat Indonesia. Strategi         strategic routes Bali (DPS) - Darwin (DRW) and Bali
ini diwujudkan melalui peluncuran rute strategis Bali     (DPS) - Adelaide (ADL), which connect two major
(DPS) - Darwin (DRW) dan Bali (DPS) - Adelaide (ADL)      Australian cities to capitalize on the high demand
yang menghubungkan 2 (dua) kota utama Australia           for leisure and business travel. In addition, IAA is also
guna menangkap tingginya permintaan pasar                 expanding international access from secondary
leisure dan bisnis. Selain itu, IAA juga memperluas       cities by introducing the Surabaya (SUB) - Bangkok
akses internasional dari kota-kota sekunder dengan        (DMK) route, allowing the people of Surabaya and
menghadirkan rute Surabaya (SUB) - Bangkok (DMK)          its surrounding areas to fly directly to Bangkok
sehingga memungkinkan masyarakat Surabaya                 without transit, while also reinforcing AirAsia Group’s
dan sekitarnya terbang langsung ke Bangkok tanpa          regional network. In the domestic sector, IAA
transit, sekaligus memperkuat jaringan regional           strengthened its penetration in Kalimantan as a new
                                                                                                                                       Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Grup AirAsia. Di sektor domestik, IAA memperkuat          economic center by opening the Surabaya (SUB) -
penetrasi di wilayah Kalimantan sebagai pusat             Balikpapan (BPN) route, as well as intra-Kalimantan
ekonomi baru dengan membuka rute Surabaya                 connectivity through Balikpapan (BPN) - Berau (BEJ)
(SUB) - Balikpapan (BPN), serta koneksi intra-            and Balikpapan (BPN) - Tarakan (TRK), which aims to
Kalimantan melalui Balikpapan (BPN) - Berau (BEJ)         sustainably optimize fleet utilization and passenger
dan Balikpapan (BPN) - Tarakan (TRK), yang bertujuan      volume. In addition, IAA also opened domestic
untuk mengoptimalkan utilisasi armada dan volume          flights from Jakarta (CGK) - Manado (MDC) to
penumpang secara berkelanjutan, selain itu IAA juga       meet the connectivity between the two cities while
membuka penerbangan domestik dari Jakarta (CGK)           supporting economic movement, especially in the
- Manado (MDC) guna memenuhi konektivitas antar 2         tourism sector.
(dua) kota sekaligus menunjang pergerakan ekonomi
khususnya sektor pariwisata.

Dalam upaya memaksimalkan outbound traffic dan            In order to maximize outbound traffic and revenue
pendapatan dari rute penghubung, IAA memperkuat           from connecting routes, IAA has strengthened
aliansi komersial dengan otoritas pariwisata global,      its commercial alliances with global tourism
termasuk Singapore Tourism Board, Malaysia                authorities, including the Singapore Tourism
Tourism Board, Tourism Authority of Thailand,             Board, Malaysia Tourism Board, Tourism Authority
Sabah Tourism Board, serta Northern Territory             of Thailand, Sabah Tourism Board, and Northern


                                                                                                                      125
Page 128
                                                                             Australia Tourism. Strategi diversifikasi pasar juga                             Territory Australia Tourism. The market diversification
                                                                             diimplementasikan melalui layanan Fly-thru untuk                                 strategy is implemented through Fly-thru services
                                                                             menggarap pasar potensial di Asia Tengah dan Turki,                              to explore the market potential in Central Asia
                                                                             berkolaborasi dengan badan pariwisata Kazakhstan,                                and Turkey by collaborating with the tourism
                                                                             Uzbekistan, dan Turki. Kolaborasi dan sinergi ini                                agencies of Kazakhstan, Uzbekistan, and Turkey.
                                                                             dirancang untuk menciptakan aliran penumpang                                     This collaboration and synergy aims to create a
                                                                             baru (new feeder traffic) yang berkelanjutan guna                                sustainable flow of new feeder traffic to increase the
                                                                             meningkatkan load factor sekaligus menangkap                                     load factor while capturing the growth in demand
                                                                             pertumbuhan permintaan dan tren perjalanan religi                                and trends in religious travel combined with cross-
                                                                             yang dikombinasikan dengan wisata lintas negara                                  border tourism from Indonesia.
                                                                             dari Indonesia.

                                                                             Untuk memperkuat brand equity dan keterlibatan                                   To enhance brand equity and consumer
                                                                             konsumen, IAA meluncurkan kampanye integratif                                    engagement, IAA launched an integrated campaign
                                                                             melalui segmen sport tourism dengan tajuk AirAsia                                through the sport tourism segment titled AirAsia
                                                                             RedRun. Aktivitas ini mencakup Community Run di                                  RedRun. This activity includes a Community Run
                                                                             Jakarta serta kompetisi lari skala besar (10K & Half                             in Jakarta and large-scale running competitions
                                                                             Marathon) di Surabaya dan Bali untuk menyasar                                    (10K & Half Marathon) in Surabaya and Bali to
                                                                             segmen pasar yang memiliki daya beli tinggi. Secara                              target high-purchasing-power market segments.
                                                                             bersamaan, IAA melakukan penetrasi merek secara                                  Simultaneously, IAA carried out massive brand
                                                                             masif di Labuan Bajo dengan menguasai berbagai                                   penetration in Labuan Bajo by dominating various
                                                                             local touchpoints pariwisata. Inisiatif ini bertujuan                            tourism local touchpoints. This initiative aims to
                                                                             untuk memastikan IAA menjadi pilihan utama bagi                                  ensure that IAA becomes the first choice for tourists
                                                                             wisatawan di Labuan Bajo yang ingin melanjutkan                                  in Labuan Bajo who want to continue their journey
                                                                             perjalanan menuju hub strategis di Jakarta, Bali, dan                            to strategic hubs in Jakarta, Bali, and Kuala Lumpur,
                                                                             Kuala Lumpur, yang pada akhirnya akan mendorong                                  which will ultimately drive sales conversion and
                                                                             konversi penjualan dan memperkuat profitabilitas                                 strengthen IAA’s profitability in 2025.
                                                                             IAA di tahun 2025.

                                                                             Pangsa Pasar *                                                                   Market Share *

                                                                             Seiring dengan strategi pemasaran yang diterapkan                                In line with IAA’s marketing strategy amid the current
                                                                             oleh IAA di tengah dinamika industri yang terjadi,                               industrial dynamics, IAA has successfully boosted its
                                                                             IAA berhasil mendorong kinerja pemasaran di tahun                                marketing performance in 2025.
                                                                             2025.

                                                                             Sebagai     maskapai     penerbangan      berbiaya                               As the world’s best low-cost airline according to
                                                                             hemat terbaik di dunia versi Skytrax selama 16                                   Skytrax for 16 consecutive years, IAA continues
                                                                             tahun berturut-turut, IAA terus berupaya untuk                                   striving to increase its market share in domestic and
                                                                             meningkatkan pangsa pasar pada penerbangan                                       international flights. In 2025, IAA had a market share
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             domestik dan internasional. Di tahun 2025, IAA                                   of 11% for international routes and 2% for domestic
                                                                             memiliki pangsa pasar sebesar 11% untuk rute                                     routes.
                                                                             internasional dan 2% untuk rute domestik.



                                                                               Pangsa                                                                           Pangsa
                                                                                                                              11%                                                                        2%
                                                                               Pasar Rute                                                                       Pasar Rute
                                                                               Internasional                                                                    Domestik
                                                                               Tahun 2025                                                                       Tahun 2025
                                                                               Market Share for                                                                 Market Share for
                                                                               International Routes                                                             Domestic Routes
                                                                               in 2025                                                                          in 2025
                                                                                                                    89%                                                                            98%
                                                                                  AirAsia                                                                          AirAsia

                                                                                  Lain-lain | Others                                                               Lain-lain | Others




                                                                             * Perhitungan pangsa pasar ini menggunakan kapasitas penerbangan sebagai indikator, berdasarkan data Cirium SRS Analyser.
                                                                               This market share calculation uses flight capacity as an indicator, based on Cirium SRS Analyser data.




126
Page 129
Kinerja Operasional




                                                                                                                   ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                            MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Operational Performance



Kinerja Usaha Kategori Penerbangan                       Business Performance of Aviation
                                                         Category

1.   PENERBANGAN DOMESTIK                                1.   DOMESTIC FLIGHTS
     Kegiatan operasional penerbangan domestik                Operational activities in domestic flights
     berfokus pada konektivitas antar daerah dan              focus on connectivity between regions and
     destinasi wisata utama di Indonesia. IAA secara          major tourist destinations in Indonesia. IAA
     berkelanjutan mengoptimalkan frekuensi dan               continuously optimizes flight frequency
     kapasitas penerbangan pada rute dengan                   and capacity on high-demand routes such
     permintaan tinggi seperti Jakarta-Bali, Jakarta-         as Jakarta-Bali, Jakarta-Bandar Lampung,
     Bandar Lampung, Bali-Labuan Bajo, Jakarta-               Bali-Labuan Bajo, Jakarta-Silangit, and
     Silangit, dan Balikpapan-Bali.                           Balikpapan-Bali.

     Sepanjang       tahun    2025,    penerbangan            Throughout 2025, the domestic flight recorded
     domestik mencatatkan kinerja operasional                 strong operational performance, in line with
     yang    baik,    sejalan   dengan    pemulihan           the recovery in domestic air travel demand
     permintaan perjalanan udara dalam negeri                 and increased mobility among communities in
     dan meningkatnya mobilitas masyarakat                    various regions. IAA continued to strengthen its
     di berbagai wilayah. IAA terus memperkuat                position in the domestic market by optimizing
     posisinya di pasar domestik melalui optimalisasi         its route network and implementing sustainable
     jaringan rute, serta penerapan strategi efisiensi        operational efficiency strategies.
     operasional yang berkelanjutan.

     Pertumbuhan permintaan yang solid terutama               Solid demand growth was particularly evident on
     terjadi pada rute dengan destinasi wisata                routes to popular tourist destinations, reflecting
     unggulan, yang mencerminkan pemulihan sektor             the recovery of the national tourism sector.
     pariwisata nasional. IAA juga memperluas                 IAA also expanded inter-island connectivity
     konektivitas antarpulau melalui pembukaan                by opening new routes and improving cross-
     rute   baru    dan   peningkatan  koordinasi             airport operational coordination to ensure flight
     operasional lintas bandara untuk memastikan              punctuality and enhance customer comfort.
     ketepatan waktu penerbangan dan peningkatan
     kenyamanan pelanggan.


                                                                                                                                    Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
     Di tahun 2025, IAA telah mengoperasikan                  In 2025, IAA operated 11 domestic flight routes.
     sebanyak 11 rute penerbangan domestik. Daftar            The list of weekly flight routes and frequencies
     rute dan frekuensi penerbangan per minggu                operated by IAA is as follows:
     yang dioperasikan oleh IAA dapat dilihat
     sebagai berikut:


     Rute                                                          Frekuensi Penerbangan per Minggu (kali)
     Route                                                               Weekly Flight Frequency (times)

     Jakarta - Bali                                                                    49

     Jakarta - Bandar Lampung                                                          19

     Jakarta - Silangit                                                                12

     Jakarta - Manado                                                                  7

     Jakarta - Labuan Bajo                                                             3

     Bali - Labuan Bajo                                                                10




                                                                                                                   127
Page 130
                                                                                  Rute                                                            Frekuensi Penerbangan per Minggu (kali)
                                                                                  Route                                                                  Weekly Flight Frequency (times)

                                                                                  Bali - Balikpapan                                                                    4

                                                                                  Bali - Banjarmasin                                                                   3

                                                                                  Surabaya - Balikpapan                                                                7

                                                                                  Balikpapan - Tarakan                                                                 4

                                                                                  Balikpapan - Berau                                                                   3


                                                                                  Secara keseluruhan, penerbangan domestik                   Overall, domestic flights showed stable and
                                                                                  menunjukkan kinerja yang stabil dan produktif.             productive      performance.      Market-oriented
                                                                                  Strategi berorientasi pasar, efisiensi operasional,        strategies, operational efficiency, and digital
                                                                                  dan dukungan teknologi digital menjadi faktor              technology support were key factors in
                                                                                  kunci dalam mempertahankan daya saing                      maintaining competitiveness while strengthening
                                                                                  sekaligus memperkuat posisi IAA sebagai salah              IAA’s position as one of the leading airlines in the
                                                                                  satu maskapai pilihan utama di pasar domestik              Indonesian domestic market.
                                                                                  Indonesia.

                                                                             2.   PENERBANGAN INTERNASIONAL                             2.   INTERNATIONAL FLIGHTS
                                                                                  Di sisi lain, penerbangan internasional                    Meanwhile, international flights strengthen
                                                                                  memperkuat konektivitas Indonesia ke berbagai              Indonesia’s connectivity to various destinations
                                                                                  destinasi di kawasan Asia dan Australia. IAA               in Asia and Australia. IAA continues to expand its
                                                                                  terus memperluas jangkauan rute ke pasar                   route coverage to key markets such as Malaysia,
                                                                                  utama seperti Malaysia, Singapura, Thailand,               Singapore, Thailand, and Australia, in line with
                                                                                  dan Australia, sejalan dengan pemulihan                    the recovery of regional tourism and increased
                                                                                  pariwisata regional dan meningkatnya mobilitas             cross-border mobility.
                                                                                  lintas negara.

                                                                                  Sepanjang tahun 2025, kategori penerbangan                 In 2025, the international flight category also
                                                                                  internasional     juga   berkontribusi      bagi           contributed to IAA’s growth, driven by increased
                                                                                  pertumbuhan IAA, didorong oleh peningkatan                 cross-border mobility and the recovery of the
                                                                                  mobilitas lintas negara dan pemulihan sektor               regional tourism sector. The improvement in
                                                                                  pariwisata    regional.  Peningkatan     kinerja           performance was particularly reflected in routes
                                                                                  terutama tercermin pada rute-rute seperti                  such as Bali-Perth, Surabaya-Kuala Lumpur,
                                                                                  Bali-Perth, Surabaya-Kuala Lumpur, Jakarta-                Jakarta-Kuala Lumpur, Jakarta-Singapore, and
                                                                                  Kuala     Lumpur,    Jakarta-Singapura,     dan            Jakarta-Bangkok, which showed high demand.
                                                                                  Jakarta-Bangkok yang menunjukkan tingkat                   IAA continues to optimize flight frequencies
                                                                                  permintaan tinggi. IAA terus mengoptimalkan                and seat capacity to align with market demand
                                                                                  frekuensi penerbangan dan kapasitas kursi                  patterns, as well as leverage synergies with
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                  untuk menyesuaikan dengan pola permintaan                  AirAsia Group entities in Malaysia, Thailand,
                                                                                  pasar, serta memanfaatkan sinergi dengan                   and the Philippines to strengthen regional
                                                                                  entitas Grup AirAsia di Malaysia, Thailand, dan            connectivity networks.
                                                                                  Filipina guna memperkuat jaringan konektivitas
                                                                                  regional.

                                                                                  Dari sisi operasional, IAA mengedepankan                   From an operational perspective, IAA prioritizes
                                                                                  efisiensi dan pengalaman pelanggan melalui                 efficiency and customer experience through
                                                                                  integrasi layanan digital di platform AirAsia              the integration of digital services on the AirAsia
                                                                                  MOVE, yang memungkinkan proses pemesanan,                  MOVE platform, which enables integrated
                                                                                  pengelolaan bagasi, dan layanan tambahan                   booking, baggage management, and additional
                                                                                  secara terpadu.                                            services.

                                                                                  Di tahun 2025, IAA telah mengoperasikan                    In 2025, IAA operates 23 international flight
                                                                                  sebanyak 23 rute penerbangan internasional.                routes. The list of weekly flight routes and flight
                                                                                  Daftar rute dan frekuensi penerbangan per                  frequencies operated by IAA is as follows:
                                                                                  minggu yang dioperasikan oleh IAA dapat dilihat
                                                                                  sebagai berikut:




128
Page 131
                                                                                                                      ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                               MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Rute                                                                 Frekuensi Penerbangan per Minggu (kali)
Route                                                                       Weekly Flight Frequency (times)

Jakarta - Kuala Lumpur                                                                    25

Jakarta - Bangkok (DMK)                                                                   25

Jakarta - Singapore                                                                       24

Jakarta - Johor Bahru                                                                     10

Jakarta - Penang                                                                          8

Jakarta - Phnom Penh                                                                      5

Jakarta - Kuching                                                                         5

Jakarta - Bandar Seri Begawan                                                             3

Jakarta - Kota Kinabalu                                                                   3

Bali - Perth                                                                              32

Bali - Kuala Lumpur                                                                       14

Bali - Singapore                                                                          11

Bali - Phuket                                                                             7

Bali - Adelaide                                                                           4

Bali - Darwin                                                                             3

Surabaya - Kuala Lumpur                                                                   28

Surabaya - Johor Bahru                                                                    4

Surabaya - Penang                                                                         4

Surabaya - Bangkok (DMK)                                                                  4

Medan - Kuala Lumpur                                                                      41

Medan - Penang                                                                            28

Medan - Bangkok                                                                           14

Lombok - Kuala Lumpur                                                                     7



Secara keseluruhan, kategori usaha penerbangan                  Overall, the international aviation business
internasional mencatat pertumbuhan yang                         category recorded solid growth. With an
baik. Dengan strategi jaringan yang adaptif,                    adaptive network strategy, operational cost
efisiensi biaya operasional, serta sinergi regional             efficiency, and solid regional synergy, IAA has
yang solid, IAA semakin memperkuat posisinya                    further strengthened its position as one of the
                                                                                                                                       Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
sebagai salah satu maskapai dengan jangkauan                    most competitive and sustainable airlines with
internasional yang kompetitif dan berkelanjutan.                international reach.


Tabel Kinerja Penerbangan Domestik dan Internasional
Table of Domestic and International Flight Performance

                                                                                                       Pertumbuhan
Uraian                                                                                 Selisih
                                                  2025               2024                                   (%)
Description                                                                           Difference
                                                                                                         Growth (%)

Jumlah Penumpang (Orang)
                                               5.906.580           6.609.656          (703.076)               (11%)
Number of Passengers (People)

Kapasitas Kursi (Kursi)
                                               7.1 4 7. 2 6 0      7.588.260          (441.000)               (6%)
Seat Capacity (Seats)

RPK (Juta/Million)                                    8.641            9.638               (997)              (10%)

ASK (Juta/Million)                                  10.687             11.142              (455)              (4%)

Tingkat Keterisian (%)
                                                      83%               87%                   (4%)            (4%)
Load Factor (%)




                                                                                                                      129
Page 132
                                                                             3.   LAYANAN KARGO                                       3.   CARGO SERVICES
                                                                                  Pada layanan kargo, Perseroan memanfaatkan               In cargo services, the Company utilizes cargo
                                                                                  ruang kargo di setiap penerbangan dan                    space on every flight and provides fast and
                                                                                  menyediakan layanan logistik udara yang cepat            efficient air logistics services.
                                                                                  dan efisien.

                                                                                  Sepanjang tahun 2025, layanan kargo juga                 Throughout 2025, cargo services have been
                                                                                  menjadi salah satu pilar dalam mendukung                 one of the pillars supporting IAA’s performance
                                                                                  pertumbuhan kinerja IAA. IAA memanfaatkan                growth. IAA optimizes its cargo space capacity
                                                                                  optimalisasi kapasitas ruang kargo di setiap             on every passenger flight (belly cargo), while
                                                                                  penerbangan      penumpang      (belly   cargo),         strengthening its presence in the domestic and
                                                                                  sekaligus memperkuat kehadiran di pasar                  international logistics markets. In 2025, the air
                                                                                  logistik domestik dan internasional. Pada                cargo business showed a significant recovery
                                                                                  tahun 2025, bisnis kargo udara menunjukkan               with cargo volume growth of 24% compared to
                                                                                  pemulihan yang signifikan dengan pertumbuhan             the previous year, reaching 22,355 tons. Cargo
                                                                                  volume kargo sebesar 24% dibandingkan                    Load Factor (CLF) increased by 43% and cargo
                                                                                  tahun sebelumnya, mencapai 22.355 ton.                   service revenue increased by 15% compared
                                                                                  Cargo Load Factor (CLF) meningkat 43% dan                to the previous year. Overall, this trend shows
                                                                                  pendapatan layanan kargo meningkat sebesar               positive growth and increased competitiveness
                                                                                  15% dibandingkan tahun sebelumnya. Secara                in the air cargo industry amid global market
                                                                                  keseluruhan, tren ini menunjukkan pertumbuhan            challenges. This performance indicates better
                                                                                  yang positif dan peningkatan daya saing industri         optimization in the utilization of transport
                                                                                  kargo udara di tengah tantangan pasar global.            capacity.
                                                                                  Hal ini, mencerminkan optimalisasi yang lebih
                                                                                  baik dalam pemanfaatan kapasitas angkut.

                                                                                  Sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan          As part of its strategy to enhance
                                                                                  daya saing, IAA menjalankan serangkaian                  competitiveness, IAA implemented a series of
                                                                                  strategi    sepanjang      tahun   2025     untuk        strategies throughout 2025 to optimize cargo
                                                                                  mengoptimalkan layanan kargo, diantaranya:               services, including:
                                                                                  a. Fokus mengakomodir kargo e-Commerce                   a. Focusing on accommodating domestic and
                                                                                      domestik dan internasional (ekspor);                     international (export) e-commerce cargo;
                                                                                  b. Mengembangkan produk layanan kargo                    b. Developing cargo service products beyond
                                                                                      beyond KUL, ke beberapa destinasi di                     KUL to several destinations in China through
                                                                                      China melalui layanan Quick Ramp Transfer                Quick Ramp Transfer services (utilization of
                                                                                      (utilisasi fasilitas staging area) di bandar             staging area facilities) at KUL airport;
                                                                                      udara KUL;
                                                                                  c. Ekspansi layanan kargo dengan optimalisasi            c.   Expanding cargo services by optimizing
                                                                                      konektivitas dengan penerbangan Grup                      connectivity with other AirAsia Group flights
                                                                                      AirAsia lainnya untuk destinasi jarak jauh;               for long-haul destinations;
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                  d. Meningkatkan tonase layanan kargo                     d.   Increasing the tonnage of Transhipment
                                                                                      Transhipment menghubungkan China ke                       cargo services connecting China to Australia
                                                                                      Australia melalui bandar udara Indonesia;                 via Indonesian airports;
                                                                                  e. Menstimulasi tumbuhnya pendapatan asli                e.   Stimulating the growth of local revenue by
                                                                                      daerah dengan mendukung nelayan, petani,                  supporting fishermen, farmers, and local
                                                                                      dan pedagang lokal melakukan ekspor                       traders to export directly through the
                                                                                      langsung melalui distribusi perishable goods              distribution of perishable goods such as
                                                                                      seperti ikan segar, sayur, dan buah-buahan                fresh fish, vegetables, and fruits to export
                                                                                      menuju negara tujuan ekspor;                              destination countries;
                                                                                  f. Memulai kerja sama dengan pemain global               f.   Establishing partnerships with global
                                                                                      (Global Freight Forwarder) untuk kerja sama               players (Global Freight Forwarders) for
                                                                                      strategis tingkat global menghubungkan                    strategic global cooperation to connect
                                                                                      produk dari satu negara ke negara lainnya;                products from one country to another; and
                                                                                      dan
                                                                                  g. Menjaga tumbuhnya layanan kargo cross-                g.   Maintaining the growth of cross-border
                                                                                      border dari beberapa negara seperti China,                cargo services from several countries
                                                                                      Vietnam, dan India melalui Indonesia dan                  such as China, Vietnam, and India through
                                                                                      menuju ke negara tujuan.                                  Indonesia to the destination countries.




130
Page 133
                                                                                                                    ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                             MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
     Secara keseluruhan, layanan kargo menunjukkan           Overall, cargo services have shown positive
     pertumbuhan yang baik terhadap kontribusi               growth in contributing to IAA’s non-passenger
     pendapatan non-penumpang IAA. Ke depan, IAA             revenue. Going forward, IAA will continue to
     akan terus memperluas jaringan kargo domestik           expand its domestic and international cargo
     dan internasional, meningkatkan kapabilitas             network, enhance its digital capabilities, and
     digital, serta memperkuat kolaborasi strategis          strengthen strategic collaborations to capture
     guna menangkap peluang pertumbuhan sektor               growth opportunities in the increasingly
     logistik udara yang kian kompetitif di kawasan          competitive air logistics sector in the Asia Pacific
     Asia Pasifik dan seiring dengan bertambahnya            region, in line with the addition of new routes and
     rute dan frekuensi penerbangan.                         flight frequencies.

4.   PENERBANGAN CARTER                                 4.   CHARTER FLIGHTS
     Sementara itu, kategori usaha penerbangan               In the meantime, IAA continues to develop its
     carter juga terus dikembangkan IAA untuk                charter flight business category to diversify its
     memperkuat diversifikasi sumber pendapatan              revenue sources and optimize fleet utilization.
     dan meningkatkan pemanfaatan armada secara              Charter flights are a flexible premium service
     optimal. Penerbangan charter menjadi alternatif         alternative that serves corporate needs, special
     layanan premium yang fleksibel, melayani                trips, and logistics support for various purposes.
     kebutuhan korporasi, perjalanan khusus, maupun
     dukungan logistik untuk berbagai keperluan.

     Sepanjang tahun berjalan, permintaan terhadap           Throughout the year, demand for charter flight
     layanan penerbangan carter menunjukkan tren             services has shown a positive growth trend.
     pertumbuhan positif.

     IAA memanfaatkan fleksibilitas operasional              IAA leverages its operational flexibility and
     dan efisiensi biaya yang menjadi keunggulan             cost efficiency as its competitive advantages,
     kompetitifnya untuk menghadirkan layanan                to provide charter services that meet the
     carter dengan standar keselamatan dan                   same safety and comfort standards as regular
     kenyamanan setara penerbangan reguler.                  flights. With the support of a modern fleet and
     Dengan dukungan armada yang modern, jadwal              flexible schedules, IAA is able to fulfill the needs
     yang dapat disesuaikan, IAA mampu memenuhi              of institutional and individual customers with
     kebutuhan pelanggan institusional maupun                efficient and timely travel solutions.
     individu dengan solusi perjalanan yang efisien
     dan tepat waktu.

     IAA juga memperkuat aspek komersial                     IAA also strengthens the commercial aspect of
     penerbangan carter melalui pendekatan                   charter flights through a strategic partnership-
     berbasis kemitraan strategis dengan biro                based approach with travel agencies,
     perjalanan,    lembaga       pemerintah,     dan        government agencies, and private companies. A
     perusahaan swasta. Model bisnis yang fleksibel          flexible business model allows IAA to offer two
                                                                                                                                     Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
     memungkinkan IAA menawarkan dua skema                   charter schemes, full charter (series) and ad-hoc
     carter, yaitu full charter (series) dan ad-hoc          charter, which are tailored to customer needs
     charter, yang disesuaikan dengan kebutuhan              and capacity. From an operational perspective,
     dan kapasitas pelanggan. Dari sisi operasional,         coordination between business units, including
     peningkatan koordinasi antar unit bisnis,               fleet planning and crew management, has been
     termasuk perencanaan armada dan manajemen               improved to ensure smooth scheduling and
     kru, dilakukan untuk memastikan kelancaran              optimal aircraft utilization.
     jadwal serta optimalisasi utilisasi pesawat.

     Secara keseluruhan, kategori usaha penerbangan          Overall, the charter flight business category
     carter memberikan kontribusi terhadap kinerja           contributes to IAA’s financial performance in
     keuangan IAA dalam memperluas portofolio                expanding its revenue portfolio. By prioritizing
     pendapatan.       Dengan       mengedepankan            service flexibility, operational efficiency, and
     fleksibilitas layanan, efisiensi operasional,           commitment to safety, IAA is expected to
     dan komitmen terhadap keselamatan, IAA                  strengthen its position as an integrated aviation
     diharapkan mampu memperkuat posisinya                   solutions provider in the region.
     sebagai penyedia solusi penerbangan terpadu
     di kawasan regional.




                                                                                                                    131
Page 134
                                                                                 Secara keseluruhan, kategori usaha operasi                Overall, IAA’s flight operations business category
                                                                                 penerbangan IAA menunjukkan kinerja yang                  showed a solid and resilient performance,
                                                                                 solid dan tangguh, ditopang oleh strategi                 supported by route network optimization
                                                                                 optimalisasi jaringan rute, efisiensi operasional,        strategies, operational efficiency, and revenue
                                                                                 serta    diversifikasi   sumber      pendapatan.          source diversification. These efforts underscore
                                                                                 Upaya ini menegaskan komitmen IAA dalam                   IAA’s commitment to solidifying its position as
                                                                                 memperkuat posisi sebagai maskapai berbiaya               a leading low-cost airline that provides quality
                                                                                 hemat terkemuka yang menghadirkan layanan                 service and added value to customers.
                                                                                 berkualitas dan nilai tambah bagi pelanggan.

                                                                             Kinerja Usaha Kategori Ancillary dan                      Business Performance of Ancillary and
                                                                             Lain-Lain                                                 Others Category

                                                                             Kategori usaha Ancillary merupakan salah satu pilar       The Ancillary business category is one of the pillars
                                                                             pendukung pertumbuhan pendapatan IAA, yang                supporting IAA’s revenue growth, which focuses on
                                                                             berfokus pada pengembangan layanan tambahan               developing additional services to enhance customer
                                                                             untuk meningkatkan nilai dan pengalaman                   value and experience beyond the sale of main
                                                                             pelanggan di luar penjualan tiket utama. Sepanjang        tickets. Throughout 2025, this category recorded
                                                                             tahun 2025, kategori ini mencatatkan kinerja yang         good performance through the optimization of
                                                                             baik melalui optimalisasi lima lini utama, yaitu          five main segments, i.e., baggage services, meals
                                                                             layanan bagasi, meals (food & beverage), advertising,     (food & beverage), advertising, seat selection, and
                                                                             pemilihan kursi, dan penjualan merchandise.               merchandise sales.

                                                                             Sepanjang tahun 2025, IAA terus mengoptimalkan            Throughout 2025, IAA continued to optimize
                                                                             ancillary revenue sebagai salah satu pilar pendukung      ancillary revenue as one of the pillars supporting its
                                                                             pertumbuhan kinerja. Strategi ini diarahkan untuk         performance growth. This strategy aims to increase
                                                                             meningkatkan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus        added value for customers while strengthening the
                                                                             memperkuat struktur pendapatan nontiket. Pada             non-ticket revenue structure. In the baggage service
                                                                             lini layanan bagasi, IAA menerapkan strategi              line, IAA implemented a more flexible and segmented
                                                                             penawaran yang lebih fleksibel dan tersegmentasi,         offering strategy, prioritizing the convenience of
                                                                             dengan mengedepankan kemudahan pemesanan                  pre-flight booking through digital channels. This
                                                                             prapenerbangan melalui kanal digital. Optimalisasi        optimization aims to increase the take-up rate of
                                                                             ini bertujuan meningkatkan take-up rate layanan           baggage services while providing cost certainty
                                                                             bagasi sekaligus memberikan kepastian biaya dan           and convenience for passengers according to their
                                                                             kenyamanan bagi penumpang sesuai kebutuhan                individual travel needs.
                                                                             perjalanan masing-masing.

                                                                             Untuk lini meals (food & beverage), IAA memperkuat        For the meals (food & beverage) segment, IAA
                                                                             diferensiasi   produk     melalui    variasi menu,        is strengthening product differentiation through
                                                                             peningkatan kualitas layanan, serta kolaborasi            menu variety, service quality improvement, and
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             dengan mitra kuliner strategis. Pengembangan              collaboration with strategic culinary partners. This
                                                                             ini didukung oleh optimalisasi sistem pre-booked          development is supported by the optimization of the
                                                                             meals guna meningkatkan efisiensi operasional             pre-booked meals system to improve operational
                                                                             dan meminimalkan waste, sekaligus mendorong               efficiency and minimize waste, while boosting
                                                                             kontribusi pendapatan ancillary dari segmen               ancillary revenue contributions from the food and
                                                                             makanan dan minuman.                                      beverage segment.

                                                                             Pada lini advertising, IAA memaksimalkan potensi          In the advertising segment, IAA maximizes the
                                                                             aset media yang dimiliki, baik melalui platform           potential of its media assets, both through digital
                                                                             digital, kanal pemesanan, maupun media dalam              platforms, booking channels, and in-flight media. A
                                                                             kabin. Pendekatan berbasis data dan segmentasi            data-driven approach and audience segmentation
                                                                             audiens memungkinkan IAA memberikan penawaran             enable IAA to offer more relevant advertising
                                                                             solusi periklanan yang lebih relevan bagi mitra bisnis,   solutions to business partners, thereby increasing
                                                                             sehingga meningkatkan efektivitas kampanye dan            campaign effectiveness and commercial value for
                                                                             nilai komersial bagi pengiklan.                           advertisers.




132
Page 135
                                                                                                                            ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                                     MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Sejalan dengan peningkatan preferensi pelanggan           In line with the increasing customer preference for
terhadap kenyamanan perjalanan, optimalisasi lini         travel comfort, the optimization of the seat selection
pemilihan kursi difokuskan pada penyediaan pilihan        segment focuses on providing more variative and
kursi yang lebih variatif dan transparan, termasuk        transparent seat options, including seats with more
kursi dengan ruang kaki lebih luas dan posisi             legroom and strategic positions. This strategy not
strategis. Strategi ini tidak hanya meningkatkan          only improves the customer experience but also
pengalaman pelanggan, tetapi juga berkontribusi           contributes to ancillary revenue.
terhadap pendapatan ancillary.

Sementara itu, pada lini penjualan merchandise, IAA       Meanwhile, in the merchandise sales segment, IAA
mengembangkan portofolio produk yang selaras              is developing a product portfolio that is aligned
dengan identitas merek serta kebutuhan perjalanan         with the brand identity and passenger travel needs.
penumpang.      Pemanfaatan      kanal   penjualan        The use of digital and in-flight sales channels is
digital dan in-flight diarahkan untuk memperluas          aimed at expanding market reach, increasing sales
jangkauan pasar, meningkatkan konversi penjualan,         conversions, and strengthening customer loyalty to
serta memperkuat keterikatan pelanggan terhadap           the AirAsia brand.
merek AirAsia.


Tabel Kinerja Ancillary
Table of Ancillary Performance

                                                                                               Dalam Jutaan | In Millions


                                                                                                    Pertumbuhan
Uraian                                                                              Selisih
                                                   2025            2024                                  (%)
Description                                                                       Difference
                                                                                                       Growth (%)

Layanan Bagasi
                                                  1.001.126        970.448           30.678                     3%
Bagage Services

Pelayanan Penerbangan
                                                   108.382          132.784         (24.402)                 (18%)
Airline related

Lain-lain
                                                    35.009           51.916         (16.906)                 (33%)
Others



Secara keseluruhan, kategori usaha Ancillary              Overall, the Ancillary business category has made
memberikan kontribusi yang semakin baik terhadap          an increasingly positive contribution to IAA’s revenue
diversifikasi pendapatan IAA. Melalui optimalisasi        diversification. Through the optimization of these
kelima lini usaha ancillary tersebut, IAA berkomitmen     five ancillary business segments, IAA is committed
untuk      menciptakan       keseimbangan      antara     to creating a balance between revenue growth,
peningkatan pendapatan, efisiensi operasional,            operational efficiency, and service quality. This
dan kualitas layanan. Strategi ini diharapkan dapat       strategy is expected to support sustainable business
                                                                                                                                             Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
mendukung kinerja usaha yang berkelanjutan serta          performance and strengthen IAA’s competitiveness.
memperkuat daya saing IAA.




                                                                                                                            133
Page 136
                                                                             Profitabilitas Segmen Usaha
                                                                             Business Segment Profitability
                                                                                                                                                                                                                    Dalam Jutaan | In Millions

                                                                                                                            2025                                                                            2024

                                                                             Keterangan              Operasi            Ancillary dan                                                   Operasi          Ancillary dan
                                                                             Description           Penerbangan            Lain-lain                           Total                   Penerbangan          Lain-lain            Total
                                                                                                       Flight           Ancillary and                                                     Flight         Ancillary and
                                                                                                     Operations            Others                                                       Operations          Others

                                                                             Pendapatan
                                                                             Segmen                   6.444.931            1.429.401                         7.874.332                   6.521.659          1.422.273           7.943.931
                                                                             Segment Revenue

                                                                             Beban Segmen
                                                                                                     (7.672.032)           (846.891)                        (8.518.923)                 (7.724.422)       (1.009.903)        (8.734.325)
                                                                             Segment Expenses

                                                                             Laba (Rugi) Usaha
                                                                             Segmen
                                                                             Segment Profit           (1.227.101)           582.510                          (644.591)                  (1.202.763)           412.370          (790.393)
                                                                             (Loss) from
                                                                             Operations



                                                                             Kinerja Pendapatan Segmen 2024-2025
                                                                             Segment Revenue in 2024-2025


                                                                                                          7.000.000

                                                                                                          6.000.000
                                                                                                                             6.521.659




                                                                                                                                                                          6.444.931



                                                                                                          5.000.000
                                                                                                                                                                                             1.429.401
                                                                                                                                                1.422.273




                                                                                                          4.000.000

                                                                                                          3.000.000

                                                                                                          2.000.000

                                                                                                          1.000.000

                                                                                                                    0

                                                                                                                                         2024                                         2025


                                                                                                                                    Operasi Penerbangan                                Ancillary
                                                                                                                                    Flight Operations                                  Ancillary
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Kategori usaha operasi penerbangan masih menjadi                                    The flight operations business category remains
                                                                             kontributor utama terhadap pendapatan usaha                                         the main contributor of IAA’s operating revenue
                                                                             IAA dengan capaian Rp6,44 triliun, jumlah tersebut                                  with a total of Rp6.44 trillion, a decrease of 1.18%
                                                                             mengalami penurunan 1,18% jika dibandingkan                                         compared to the previous year’s total of Rp6.52
                                                                             dengan capaian tahun sebelumnya yang tercatat                                       trillion. The decline was mainly attributable to lower
                                                                             sebesar Rp6,52 triliun. Penurunan ini terutama                                      passenger volume, amid the Company’s continued
                                                                             dipengaruhi oleh menurunnya volume penumpang,                                       commitment to implementing various operational
                                                                             di tengah konsistensi Perseroan dalam menerapkan                                    efficiency initiatives on an ongoing basis.
                                                                             berbagai inisiatif efisiensi operasional secara
                                                                             berkelanjutan.




134
Page 137
Tinjauan Keuangan




                                                                                                                                           ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                                                    MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Financial Overview



Analisis dan pembahasan mengenai kinerja                   The analysis and discussion of the Company’s
keuangan Perseroan disusun sesuai dengan Laporan           financial performance are presented in accordance
Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun-              with the Consolidated Financial Statements of the
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 yang             Company for the years ended December 31, 2025,
telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP)             which have been audited by the Public Accounting
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan dan                Firm (KAP) Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang &
2024 yang telah diaudit oleh Purwantono, Sungkoro          Partners and 2024 which have been audited by the
& Surja, yang seluruhnya dengan opini wajar dalam          Public Accounting Firm (KAP) Purwantono, Sungkoro
semua hal yang material. Laporan Keuangan                  & Surja, all of which with an unqualified opinion in
Konsolidasian Perseroan disusun sesuai dengan              all material respects. The Company’s Consolidated
Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku              Financial Statements are prepared in accordance
di Indonesia, yang mencakup Pernyataan Standar             with the Financial Accounting Standards (SAK)
Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar         applicable in Indonesia, which include the Financial
Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh            Accounting Standards Statements (PSAK) and
Dewan Standar Akuntansi Keuangan-Ikatan Akuntan            Financial Accounting Standards Interpretations
Indonesia (DSAK-IAI).                                      (ISAK) issued by the Board of Financial Accounting
                                                           Standards-Indonesian Institute of Accountants
                                                           (DSAK-IAI).

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian                      Consolidated Statements of Financial
                                                           Position

Aset                                                       Assets
                                               Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated

                                                                                                       Pertumbuhan
Uraian                                                                                                      Growth
                                                 2025                    2024
Description                                                                                                       Persentase (%)
                                                                                               Nominal
                                                                                                                    Percentage (%)

Aset Lancar
Current Assets
Kas dan Setara Kas
                                                   36.749                   45.371                 (8.622)               (19,00%)
Cash and Cash Equivalents

                                                                                                                                                            Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Piutang Usaha - Pihak Ketiga
                                                     18.595                 18.637                     (42)                (0,23%)
Traded Receivables - Third Parties
Piutang Lain-lain, Neto
Other Receivables, Net
Pihak Berelasi
                                                  118.545                  50.993                   67.552                132,47%
Related Parties
Pihak Ketiga
                                                  120.411                 158.407                 (37.996)               (23,99%)
Third Parties
Persediaan
                                                 139.066                  127.058                  12.008                   9,45%
Inventories
Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka
                                                   59.833                  32.975                  26.858                  81,45%
Advances and Prepaid Expenses
Pajak Dibayar di Muka
                                                           -                       -                       -                        -
Prepaid Taxes
Total Aset Lancar
                                                 493.199                 433.442                    59.757                 13,79%
Total Current Assets




                                                                                                                                           135
Page 138
                                                                                                                              Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated

                                                                                                                                                                                      Pertumbuhan
                                                                             Uraian                                                                                                        Growth
                                                                                                                                2025                    2024
                                                                             Description                                                                                                         Persentase (%)
                                                                                                                                                                              Nominal
                                                                                                                                                                                                   Percentage (%)

                                                                             Aset Tidak Lancar
                                                                             Non-Current Assets
                                                                             Aset Tetap, Neto
                                                                                                                                750.106                   741.175                   8.931                   1,20%
                                                                             Fixed Assets, Net
                                                                             Aset Hak Guna, Neto
                                                                                                                             3.450.603                 4.162.215                 (711.612)                (17,10%)
                                                                             Right-of-Use Assets, Net
                                                                             Uang Jaminan
                                                                                                                                341.033                  370.641                (29.608)                  (7,99%)
                                                                             Security Deposits
                                                                             Aset Tidak Lancar Lainnya
                                                                                                                                    19.252                 9.086                   10.166                 111,89%
                                                                             Other Non-Current Assets

                                                                             Total Aset Tidak Lancar
                                                                                                                             4.560.994                 5.283.118                (722.124)               (13,67%)
                                                                             Total Non-Current Assets

                                                                             Total Aset
                                                                                                                              5.054.193                5.716.561               (662.367)                 (11,59%)
                                                                             Total Assets


                                                                             Sampai dengan 31 Desember 2025, jumlah aset                  As of December 31, 2025, the Company’s total
                                                                             Perseroan adalah sebesar Rp5,05 triliun, menurun             assets were recorded at Rp5.05 trillion, decreased
                                                                             Rp662,37 miliar atau 11,59% jika dibanding tahun             by Rp662.37 billion or 11.59% compared to Rp5.72
                                                                             2024 yang sebesar Rp5,72 triliun. Penurunan ini              trillion recorded in 2024. This decrease was due to
                                                                             disebabkan oleh adanya pengembalian sejumlah 3               the redelivery of 3 (three) aircraft in 2025.
                                                                             (tiga) pesawat di tahun 2025.

                                                                             Aset Lancar                                                  Current Assets

                                                                             Di tahun 2025, jumlah aset lancar Perseroan                  In 2025, the Company’s total current assets were
                                                                             tercatat sebesar Rp493,20 miliar, mengalami                  Rp493.20 billion, an increase of Rp59.76 billion or
                                                                             kenaikan Rp59,76 miliar atau 13,79% dibanding                13.79% compared to the previous year of Rp433.44
                                                                             tahun sebelumnya sebesar Rp433,44 miliar. Hal ini            billion. This was due to higher other receivables from
                                                                             dikarenakan adanya peningkatan piutang lain-lain             related parties.
                                                                             dari pihak berelasi.

                                                                             Aset Tidak Lancar                                            Non-Current Assets

                                                                             Aset tidak lancar Perseroan di tahun 2025 tercatat           The Company’s non-current assets in 2025 were
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             sebesar Rp4,56 triliun, menurun Rp722,12 miliar atau         recorded at Rp4.56 trillion, decreased by Rp722.12
                                                                             setara dengan 13,67% jika dibandingkan dengan                billion or equivalent to 13.67% when compared to
                                                                             tahun 2024 yang sebesar Rp5,28 triliun. Hal tersebut         Rp5.28 trillion in 2024. This was due to the redelivery
                                                                             disebabkan oleh adanya pengembalian sejumlah 3               of 3 (three) aircraft in 2025.
                                                                             (tiga) pesawat di tahun 2025.

                                                                             Liabilitas                                                   Liabilities
                                                                                                                              Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated

                                                                                                                                                                                      Pertumbuhan
                                                                             Uraian                                                                                                        Growth
                                                                                                                                2025                    2024
                                                                             Description                                                                                                         Persentase (%)
                                                                                                                                                                              Nominal
                                                                                                                                                                                                   Percentage (%)

                                                                             Liabilitas Jangka Pendek
                                                                             Current Liabilities
                                                                             Utang Usaha - Pihak Ketiga
                                                                                                                              2.067.999                 2.110.179                (42.180)                (2,00%)
                                                                             Trade Payables - Third Parties
                                                                             Utang Lain-lain - Pihak Berelasi
                                                                                                                              4.793.423               2.939.967                1.853.456                 63,04%
                                                                             Other Payables - Related Parties




136
Page 139
                                                                                                                                               ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                                                        MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
                                                   Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated

                                                                                                           Pertumbuhan
Uraian                                                                                                          Growth
                                                     2025                    2024
Description                                                                                                           Persentase (%)
                                                                                                   Nominal
                                                                                                                        Percentage (%)

Biaya Masih Harus Dibayar
                                                     793.004                 593.390                   199.614                 33,64%
Accrued Expenses
Utang Pajak
                                                      84.668                   68.438                   16.230                  23,71%
Taxes Payable
Liabilitas Kontrak
                                                    1.255.513                1.157.629                  97.884                  8,46%
Contract Liabilities
Pinjaman Bank Jangka Panjang
                                                          77.229              160.525                (83.296)                (51,89%)
Long-Term Bank Loans
Liabilitas Sewa
                                                    1.941.838              2.096.682                (154.844)                  (7,39%)
Lease Liabilities
Total Liabilitas Jangka Pendek
                                                   11.013.674               9.126.810              1.886.864                   20,67%
Total Current Liabilities

Liabilitas Jangka Panjang
Non-Current Liabilities
Liabilitas Sewa
                                                   4.551.809                5.772.140              (1.220.331)                (21,14%)
Lease Liabilities
Liabilitas Pajak Tangguhan, Neto
                                                          6.374                  5.723                      651                 11,38%
Deferred Tax Liabilities, Net
Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan
                                                     200.855                  201.583                     (728)               (0,36%)
Employee Benefits Liability
Liabilitas Jangka Panjang Lainnya
                                                          14.118              45.080                 (30.962)                (68,68%)
Other Non-Current Liabilities

Total Liabilitas Jangka Panjang
                                                    4.773.156              6.024.526              (1.251.370)                (20,77%)
Total Non-Current Liabilities

Total Liabilitas
                                                  15.786.830               15.151.336                635.494                     4,19%
Total Liabilities



Per 31 Desember 2025, jumlah liabilitas Perseroan              As of December 31, 2025, the Company’s total
tercatat sebesar Rp15,79 triliun, meningkat Rp635,49           liabilities were recorded at Rp15.79 trillion, increased
miliar atau 4,19% dibanding tahun sebelumnya                   by Rp635.49 billion or 4.19% compared to the
sebesar Rp15,15 triliun. Peningkatan ini terutama              previous year of Rp15.15 trillion. This increase was
disebabkan adanya peningkatan utang lain-lain dari             mainly due to higher other payables to related
pihak berelasi.                                                parties.


                                                                                                                                                                Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Liabilitas Jangka Pendek                                       Current Liabilities

Di tahun 2025, jumlah liabilitas jangka pendek                 In 2025, the Company’s total current liabilities were
Perseroan tercatat sebesar Rp11,01 triliun,                    Rp11.01 trillion, an increase of Rp1.89 trilion or 20,67%
mengalami peningkatan Rp1,89 triliun atau 20,67%               compared to Rp9.13 trillion which were recorded in
dibanding tahun 2024 yang sebesar Rp9,13 triliun.              2024. This was due to higher other payables to
Hal ini disebabkan oleh peningkatan utang lain-lain            related parties.
dari pihak berelasi.

Liabilitas Jangka Panjang                                      Non-Current Liabilities

Liabilitas jangka panjang Perseroan di tahun 2025              The Company’s non-current liabilities in 2025 were
tercatat sebesar Rp4,77 triliun, menurun Rp1,25 triliun        recorded at Rp4.77 trillion, decreased by Rp1.25
atau setara dengan 20,77% dari tahun 2024 yang                 trilion or equivalent to 20.77% from 2024 which were
sebesar Rp6,02 triliun. Hal tersebut dikarenakan               at Rp6.02 trillion. This was due to the redelivery of 3
adanya pengembalian 3 (tiga) pesawat di tahun                  (three) aircraft in 2025.
2025.




                                                                                                                                               137
Page 140
                                                                             Defisiensi Modal                                              Capital Deficiency
                                                                                                                               Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated

                                                                                                                                                                                       Pertumbuhan
                                                                                                                                                                                            Growth
                                                                             Uraian
                                                                                                                                 2025                    2024
                                                                             Description
                                                                                                                                                                                                  Persentase (%)
                                                                                                                                                                               Nominal
                                                                                                                                                                                                    Percentage (%)

                                                                             Defisiensi Modal yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
                                                                             Modal Saham - Nilai Nominal Rp250 per Saham, Modal Dasar - 40.000.000.000 Saham
                                                                             Capital Deficiency Attributable to the Equity Holders of the Parent Entity
                                                                             Share Capital - Par Value of Rp250 per Share, Authorized - 40,000,000,000 Shares

                                                                             Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh -
                                                                             10.685.124.441 Saham                               2.671.281               2.671.281                          0                0,00%
                                                                             Issued and Fully Paid - 10,685,124,441 Shares

                                                                             Tambahan Modal Disetor
                                                                                                                                  163.674                 163.674                          0                0,00%
                                                                             Additional Paid-In Capital

                                                                             Sekuritas Perpetual
                                                                                                                              3.486.850               3.486.850                            0                0,00%
                                                                             Perpetual Securities

                                                                             Laba Komprehensif Lainnya
                                                                                                                                   72.778                  75.490                   (2.712)                (3,59%)
                                                                             Other Comprehensive Income

                                                                             Akumulasi Rugi
                                                                                                                             (17.135.342)           (15.838.937)              (1.296.405)                    8,18%
                                                                             Accumulated Losses

                                                                             Defisiensi Modal yang Dapat Diatribusikan
                                                                             Pemilik Entitas Induk
                                                                                                                             (10.740.759)             (9.441.642)               (1.299.117)                 13,76%
                                                                             Capital Deficiency Attributable to the Equity
                                                                             Holders of the Parent Entity

                                                                             Kepentingan Non-Pengendali
                                                                                                                                     8.122                  6.866                     1.256                18,29%
                                                                             Non-Controlling Interests

                                                                             Defisiensi Modal
                                                                                                                             (10.732.637)            (9.434.776)              (1.297.861)                  13,76%
                                                                             Capital Deficiency



                                                                             Per 31 Desember 2025, defisiensi modal Perseroan              As of December 31, 2025, the Company’s capital
                                                                             tercatat sebesar Rp10,73 triliun, mengalami                   deficiency was recorded at Rp10.73 trillion, an
                                                                             peningkatan Rp1,30 triliun atau 13,76% jika                   increase of Rp1.30 trillion or 13.76% when compared
                                                                             dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar                   to 2024 which was Rp9.43 trillion. This increase was
                                                                             Rp9,43 triliun. Peningkatan ini terutama disebabkan           mainly due to the Company’s performance in 2025,
                                                                             oleh performa Perseroan di tahun 2025 yang                    which recorded a loss of Rp1.29 trillion.
                                                                             mencatatkan kerugian sebesar Rp1,29 triliun.

                                                                             Laporan Laba (Rugi) dan Penghasilan                           Consolidated Statements of Profit (Loss)
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Komprehensif Lain Konsolidasian                               and Other Comprehensive Income
                                                                                                                               Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated

                                                                                                                                                                                       Pertumbuhan
                                                                                                                                                                                            Growth
                                                                             Uraian
                                                                                                                                 2025                    2024
                                                                             Description
                                                                                                                                                                                                  Persentase (%)
                                                                                                                                                                               Nominal
                                                                                                                                                                                                    Percentage (%)

                                                                             Pendapatan Usaha
                                                                                                                               7.874.332                7.943.931                (69.599)                 (0,88%)
                                                                             Operating Revenues

                                                                             Total Beban Usaha
                                                                                                                             (8.518.923)             (8.734.325)                  215.402                  (2,47%)
                                                                             Operating Expenses

                                                                             Laba (Rugi) Usaha
                                                                                                                               (644.591)               (790.393)                  145.802                (18,45%)
                                                                             Operating Profit (Loss)

                                                                             Pendapatan Keuangan
                                                                                                                                       778                    1.797                 (1.019)               (56,71%)
                                                                             Finance Income
                                                                             Pajak Final atas Pendapatan Keuangan
                                                                                                                                     (156)                   (359)                     203               (56,55%)
                                                                             Final Tax on Finance Income

                                                                             Beban Keuangan
                                                                                                                               (439.664)               (424.340)                  (15.324)                   3,61%
                                                                             Finance Costs


138
Page 141
                                                                                                                                                    ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                                                             MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
                                                        Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated

                                                                                                                Pertumbuhan
                                                                                                                     Growth
Uraian
                                                          2025                    2024
Description
                                                                                                                           Persentase (%)
                                                                                                        Nominal
                                                                                                                             Percentage (%)

Laba (Rugi) Selisih Kurs dari Aktivitas Pendanaan
Profit (Loss) on Foreign Exchange from Financing         (207.814)              (309.899)                  102.085                (32,94%)
Activities

Laba (Rugi) Sebelum Beban Pajak Penghasilan
                                                       (1.291.447)              (1.523.195)                231.748                 (15,21%)
Profit (Loss) Before Income Tax Benefit

Beban Pajak Penghasilan
                                                            (3.419)                 (3.316)                    (103)                   3,11%
Income Tax Expenses

Laba (Rugi) Tahun Berjalan
                                                       (1.294.866)              (1.526.511)                231.645                  (15,17%)
Profit (Loss) for the Year

Penghasilan/(Beban) Komprehensif Lain
Other Comprehensive Income/(Expenses)

Pos yang tidak akan Direklasifikasi ke Laba Rugi
Item that will not be Reclassified to Profit or Loss

   Laba (Rugi) Pengukuran Kembali atas
   Liabilitas Imbalan Kerja Karyawan
                                                           (3.236)                  (6.150)                    2.914              (47,38%)
   Re-Measurement Profit (Loss) of Employee
   Benefits Liability

   Pengaruh Pajak Penghasilan
                                                                241                         1                   240           24000,00%
   Income Tax Influence

Penghasilan/(Beban) Komprehensif Lain Tahun
Berjalan, Setelah Pajak
                                                           (2.995)                   (6.149)                   3.154              (51,29%)
Other Comprehensive Income/(Loss) for the
Year, Net of Tax

Total Penghasilan/(Beban) Komprehensif
Tahun Berjalan
                                                       (1.297.861)             (1.532.660)                 234.799                 (15,32%)
Total Comprehensive Income/(Expenses) for
the Year


Pendapatan Usaha                                                    Operating Revenues
                                                        Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated

                                                                                                                Pertumbuhan
                                                                                                                     Growth
Uraian
                                                          2025                    2024
Description
                                                                                                                           Persentase (%)
                                                                                                        Nominal
                                                                                                                             Percentage (%)


                                                                                                                                                                     Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Pendapatan Penumpang
Passenger Revenue

   Penjualan Kursi
                                                        6.626.982               6.730.941                (103.959)                  (1,54%)
   Seat Sales

   Bagasi
                                                         1.001.127                970.448                   30.679                    3,16%
   Bagage

   Pelayanan Penerbangan
                                                          108.383                  132.785                (24.402)                (18,38%)
   Airline Related

   Lain-lain
                                                            35.010                   51.916                (16.906)               (32,56%)
   Others

Pendapatan Kargo
                                                           70.948                   56.237                    14.711                 26,16%
Cargo

Pendapatan Carter
                                                            31.882                    1.604                 30.278               1887,66%
Charter

Jumlah Pendapatan Neto
                                                        7.874.332                7.943.931                (69.599)                 (0,88%)
Total Net Revenue




                                                                                                                                                    139
Page 142
                                                                             Perseroan berhasil membukukan pendapatan usaha                    The Company managed to record an operating
                                                                             sebesar Rp7,87 triliun pada tahun 2025, mengalami                 revenue of Rp7.87 trillion in 2025, a decrease by
                                                                             penurunan Rp69,60 miliar atau 0,88% dari tahun 2024               Rp69.60 billion or 0.88% from 2024 of Rp7.94 trillion.
                                                                             yang sebesar Rp7,94 triliun. Penurunan ini terutama               This decrease was mainly due to a decline in demand
                                                                             disebabkan oleh adanya penurunan permintaan                       and the public’s purchasing power, reflected in
                                                                             dan daya beli dari masyarakat yang tercermin pada                 reduced capacity and decreased passenger
                                                                             penurunan kapasitas serta penurunan keterisian                    occupancy rates.
                                                                             jumlah penumpang.

                                                                             Beban Usaha                                                       Operating Expenses
                                                                                                                                   Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated

                                                                                                                                                                                           Pertumbuhan
                                                                                                                                                                                                Growth
                                                                             Uraian
                                                                                                                                     2025                    2024
                                                                             Description
                                                                                                                                                                                                      Persentase (%)
                                                                                                                                                                                   Nominal
                                                                                                                                                                                                        Percentage (%)

                                                                             Bahan Bakar
                                                                                                                                  (3.162.987)            (3.445.060)                  282.073                  (8,19%)
                                                                             Fuel

                                                                             Perbaikan dan Pemeliharaan
                                                                                                                                  (2.061.926)             (1.655.029)              (406.897)                   24,59%
                                                                             Repairs and Maintenance

                                                                             Beban Penyusutan
                                                                                                                                   (842.375)                (885.110)                   42.735                (4,83%)
                                                                             Depreciation Expenses

                                                                             Pelayanan Pesawat dan Penerbangan
                                                                             Aircraft and Flight Services                          (876.424)                (971.004)                  94.580                  (9,74%)

                                                                             Gaji dan Tunjangan
                                                                                                                                   (728.320)                (768.219)                  39.899                  (5,19%)
                                                                             Salaries and Allowances

                                                                             Pemasaran
                                                                                                                                   (455.573)                (422.615)                (32.958)                    7,80%
                                                                             Marketing

                                                                             Sewa Pesawat
                                                                                                                                     (87.499)                (51.906)                (35.593)                  68,57%
                                                                             Aircraft Lease

                                                                             Asuransi
                                                                                                                                     (65.455)                (60.954)                  (4.501)                   7,38%
                                                                             Insurance

                                                                             Laba (Rugi) Selisih Kurs dari Kegiatan Operasional
                                                                                                                                   (235.026)                (270.410)                  35.384                (13,09%)
                                                                             Profit (Loss) on Foreign Exchange from Operating
                                                                             Activities

                                                                             Pendapatan (Beban) Usaha Lain, Neto
                                                                                                                                      (3.338)              (204.018)                 200.680                 (98,36%)
                                                                             Other Operating Income (Loss), Net
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Total Beban Usaha
                                                                                                                                  (8.518.923)            (8.734.325)                  215.402                 (2,47%)
                                                                             Total Operating Expenses



                                                                             Di tahun 2025, beban usaha Perseroan tercatat                     In 2025, the Company’s operating expenses were
                                                                             sebesar Rp8,52 triliun, turun sebesar Rp215,40 miliar             recorded at Rp8.52 trillion, decreased by Rp215.40
                                                                             atau 2,47% dibanding tahun sebelumnya yang                        billion or 2.47% compared to the previous year which
                                                                             mencapai Rp8,73 triliun. Hal tersebut disebabkan                  were Rp8.73 trillion. This was due to volatility in fuel
                                                                             oleh volatilitas harga bahan bakar di mana terdapat               prices, which has declined compared to 2024.
                                                                             penurunan dibandingkan dengan tahun 2024. .

                                                                             Laba (Rugi) Usaha                                                 Operating Profit (Loss)

                                                                             Perseroan mencatatkan rugi usaha sebesar                          The company recorded an operating loss of
                                                                             Rp644,59 miliar pada tahun 2025, di mana                          Rp644,59 billion in 2025, a decrease of Rp145.80
                                                                             capaian ini turun Rp145,80 miliar atau 18,45%                     billion or 18.45% loss compared to the previous
                                                                             jika  dibandingkan   kerugian   dengan    tahun                   year, which recorded an operating loss of Rp790.39
                                                                             sebelumnya yang tercatat sebesar Rp790,39 miliar.                 billion. This was supported by the reduction in fuel




140
Page 143
                                                                                                                                             ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                                                      MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Hal ini didukung oleh penurunan harga bahan bakar            prices and the improvement of the Company’s
disertai dengan peningkatan efisiensi operasional            operational efficiency in anticipating fuel price
yang dilakukan Perseroan dalam mengantisipasi                volatility.
volatilitas harga bahan bakar.

Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan                            Net Profit (Loss) for the Year

Per 31 Desember 2025, Perseroan mencatatkan rugi             As of December 31, 2025, the Company recorded
bersih sebesar Rp1,29 triliun, mengalami penurunan           a net loss of Rp1.29 trillion, a decrease of Rp231.65
Rp231,65 miliar atau setara dengan 15,17% dibanding          billion or equivalent to 15.17% loss compared to
kerugian tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp1,53             2024, which was Rp1.53 trillion. This was mainly due
triliun. Hal tersebut terutama dikarenakan kerugian          to foreign exchange losses improving compared to
selisih kurs mengalami perbaikan dibandingkan                2024.
dengan tahun 2024.

Laba (Rugi) Komprehensif Tahun Berjalan                      Comprehensive Profit (Loss) for the Year

Perseroan mencatatkan rugi komprehensif tahun                The Company recorded a comprehensive loss for
berjalan sebesar Rp1,30 triliun di tahun 2025,               the year of Rp1.30 trillion in 2025, a loss decrease
menurun Rp234,80 miliar atau 15,32% dari kerugian            of Rp234.80 billion or 15.32% from the previous
tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,53 triliun. Hal            year’s figure of Rp1.53 trillion. This was due to foreign
tersebut disebabkan kerugian selisih kurs mengalami          exchange losses improving compared to 2024.
perbaikan dibandingkan dengan tahun 2024.



Laporan Arus Kas Konsolidasian                               Consolidated Statements of Cash Flows
                                                 Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated

                                                                                                         Pertumbuhan
                                                                                                              Growth
Uraian
                                                   2025                    2024
Description
                                                                                                                    Persentase (%)
                                                                                                 Nominal
                                                                                                                      Percentage (%)

Arus Kas dari Aktivitas Operasi
                                                    867.159                 890.615                (23.456)                  (2,63%)
Cash Flow from Operating Activities

Arus Kas dari Aktivitas Investasi
                                                    (27.156)               (32.985)                    5.829                (17,67%)
Cash Flow from Investing Activities

Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
                                                  (843.556)              (858.348)                    14.792                  (1,72%)
Cash Flow from Financing Activities

Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas
Net Increase (Decrease) in Cash and Cash             (3.553)                    (718)                (2.836)               394,99%

                                                                                                                                                              Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Equivalents

Dampak Perubahan Selisih Kurs terhadap Kas
dan Setara Kas
                                                    (5.069)                 (10.165)                   5.096                (50,13%)
Effect of Changes in Foreign Exchange Rate on
Cash and Cash Equivalents

Kas dan Setara Kas pada Awal Tahun
                                                        45.371               56.254                 (10.883)                (19,35%)
Cash and Cash Equivalents at Beginning of Year

Kas dan Setara Kas pada Akhir Tahun
                                                     36.749                   45.371                 (8.622)               (19,00%)
Cash and Cash Equivalents at End of Year



Posisi kas dan setara kas pada akhir tahun 2025              Cash and cash equivalents positions at the end of
tercatat sebesar Rp36,75 miliar, menurun Rp8,62              2025 were recorded at Rp36.75 billion, decreased
miliar atau 19,01% dari tahun sebelumnya sebesar             by Rp8.62 billion or 19.01% from the previous year of
Rp45,37 miliar. Hal ini dikarenakan terjadi penurunan        Rp45.37 billion. This was due to a decrease in cash
kas yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan.         generated from the Company’s operating activities.




                                                                                                                                             141
Page 144
                                                                             Arus Kas dari Aktivitas Operasi                        Cash Flow from Operating Activities

                                                                             Perseroan membukukan arus kas dari aktivitas           The Company recorded cash flow from operating
                                                                             operasi sebesar Rp867,16 miliar di tahun 2025,         activities of Rp867.16 billion in 2025, a decrease of
                                                                             mengalami penurunan Rp23,46 miliar atau 2,63%          Rp23.46 billion or 2.63% compared to the previous
                                                                             dibanding tahun sebelumnya yang sebesar                year of Rp890.62 billion. This was mainly due to a
                                                                             Rp890,62 miliar. Hal ini terutama dikarenakan          decrease in cash receipts from customers in 2025,
                                                                             penerimaan kas dari pelanggan di periode 2025          amounting to Rp85,68 billion.
                                                                             mengalami penurunan sebesar Rp85,68 miliar.

                                                                             Arus Kas dari Aktivitas Investasi                      Cash Flow from Investing Activities

                                                                             Di tahun 2025, Perseroan mencatatkan arus kas          In 2025, the Company recorded cash flow from
                                                                             digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp27,16    investing activities of Rp27.16 billion, decreased by
                                                                             miliar, menurun Rp5,83 miliar atau 17,67% dari tahun   Rp5.83 billion or 17.67% from 2024 which was Rp32.99
                                                                             2024 yang sebesar Rp32,99 miliar. Hal ini terutama     billion. This was due to a decrease in the acquisition
                                                                             disebabkan oleh perolehan aset tetap di tahun 2025     of fixed assets in 2025 amounting to Rp7.85 billion.
                                                                             mengalami penurunan sebesar Rp7,85 miliar.

                                                                             Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan                      Cash Flow from Financing Activities


                                                                             Arus kas digunakan untuk aktivitas pendanaan           Cash flow from financing activities was recorded
                                                                             tercatat sebesar Rp843,56 miliar di tahun 2025,        at Rp843.56 billion in 2025, decreased by Rp14.79
                                                                             turun sebesar Rp14,79 miliar atau 1,72% dari tahun     billion or 1.72% from the previous year of Rp858.35
                                                                             sebelumnya yang sebesar Rp858,35 miliar. Hal           billion. This mainly was due to a decrease in aircraft
                                                                             tersebut terutama disebabkan oleh pembayaran           lease payments amounting to Rp32.76 billion.
                                                                             sewa pesawat mengalami penurunan sebesar
                                                                             Rp32,76 miliar.




                                                                             Kemampuan Membayar Utang
                                                                             dan Tingkat Kolektibilitas
                                                                             Piutang
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Ability to Pay Debts and Receivables Collectibility Rate


                                                                             Perseroan secara konsisten mengukur kemampuan          The Company consistently measures its ability to
                                                                             dalam membayar utangnya terhadap kreditur,             pay its debts to creditors, both short-term and long-
                                                                             baik jangka pendek maupun jangka panjang, serta        term, and optimizes its receivables management. The
                                                                             mengoptimalkan pengelolaan piutang. Perseroan          ability to pay short-term debts is measured using the
                                                                             mengukur kemampuannya dalam membayar utang             current ratio, while the ability to pay long-term debts
                                                                             jangka pendek dengan menggunakan rasio lancar,         is measured using the solvency ratio, and receivables
                                                                             sementara untuk mengukur kemampuan membayar            management is measured based on the receivables
                                                                             utang jangka panjang dilakukan menggunakan rasio       collectibility rate.
                                                                             solvabilitas, serta pengelolaan piutang yang diukur
                                                                             melalui tingkat kolektibilitas piutang.




142
Page 145
                                                                                                                          ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                                   MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Rasio Lancar                                              Current Ratio

Rasio lancar digunakan untuk mengukur kemampuan           The current ratio is used to measure the Company’s
Perseroan dalam membayar utang jangka                     ability to pay its short-term debts. The current ratio
pendeknya. Rasio lancar dapat diukur dengan               can be measured by dividing current assets by
membagi aset lancar dengan liabilitas lancar. Di          current liabilities. In 2025, the Company’s current
tahun 2025, rasio lancar Perseroan tercatat sebesar       ratio was recorded at 0.04 times, an decrease
0,04 kali, mengalami penurunan jika dibandingkan          compared to 2024, which was 0.05 times.
dengan tahun 2024 yang sebesar 0,05 kali.

Rasio Solvabilitas                                        Solvency Ratio

Kemampuan Perseroan dalam memenuhi seluruh                The Company’s ability to fulfill all of its obligations,
kewajibannya, baik jangka pendek maupun jangka            both short-term and long-term, is measured through
panjang, diukur melalui rasio solvabilitas. Rasio ini     the solvency ratio. This ratio can be measured based
dapat dilihat berdasarkan rasio liabilitas terhadap       on the debt-to-asset ratio (DAR) and the debt-to-
aset (DAR) dan rasio liabilitas terhadap ekuitas (DER).   equity ratio (DER). DAR is used to show the Company’s
DAR digunakan untuk menunjukkan kemampuan                 capital capacity to meet all of its obligations, while
modal yang dimiliki Perseroan untuk memenuhi              DER is used to measure how much of the total assets
seluruh kewajibannya, sedangkan DER digunakan             are financed by debt.
untuk mengukur berapa bagian dari keseluruhan
aset yang dibiayai dari utang.

                                                                                                  Dalam kali | In times

Uraian
                                                                     2025                        2024
Description

Rasio Liabilitas terhadap Aset (DAR)
                                                                      3,12                       2,65
Debt to Assets Ratio (DAR)

Rasio Liabilitas terhadap Ekuitas (DER)
                                                                     (1,47)                      (1,61)
Debt to Equity Ratio (DAR)


Berdasarkan pengukuran tersebut, DAR dan DER              Based on the measurements, the Company’s DAR
Perseroan di tahun 2025 masing-masing tercatat            and DER in 2025 were at 3.12 times and (1.47) times
sebesar 3,12 kali dan (1,47) kali.                        respectively.

Tingkat Kolektibilitas Piutang                            Receivables Collectibility Rate

Perseroan        senantiasa    mengukur     tingkat       The Company constantly measures the collectability
kolektibilitas piutang dalam rangka mengoptimalkan        of receivables in order to optimize its ability to
kemampuannya dalam mengelola piutang usaha.               manage trade receivables. The collectability of
                                                                                                                                           Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Tingkat kolektibilitas piutang dipengaruhi oleh           receivables is influenced by the Company’s ability
kemampuan Perseroan dalam menagih piutang                 to collect receivables, whereby the shorter the
yang dimiliki, di mana semakin kecil nilai periode        collection period, the better the Company’s ability
penagihannya, maka semakin baik kemampuan                 to collect its receivables.
Perseroan dalam mengumpulkan piutangnya.

Pada tahun 2025, rata-rata periode penagihan              In 2025, the Company’s average collection period
piutang Perseroan tercatat selama 0,86 hari. Rata-        was recorded at 0.86 days. This average collection
rata periode penagihan piutang ini lebih cepat            period was faster than in 2024, which was 0.87 days.
dibanding tahun 2024 yang selama 0,87 hari.




                                                                                                                          143
Page 146
                                                                             Struktur Modal dan Kebijakan
                                                                             Manajemen atas Struktur Modal
                                                                             Capital Structure and Management Policy on Capital Structure



                                                                             Kebijakan Manajemen atas Struktur                                Management Policy on Capital Structure
                                                                             Modal

                                                                             Perseroan senantiasa mengelola permodalannya                     The Company consistently manages its capital to
                                                                             guna    mempertahankan          kelangsungan   usaha,            maintain business continuity, deliver optimal returns
                                                                             memberikan imbal hasil optimal bagi pemegang                     to shareholders and stakeholders, and ensure a
                                                                             saham dan pemangku kepentingan, serta memastikan                 healthy capital ratio. The Company also periodically
                                                                             rasio modal yang sehat. Perseroan juga secara                    reviews and manages its capital structure by
                                                                             berkala melakukan telaah dan mengelola struktur                  considering current economic and industry
                                                                             modal secara rutin dengan memerhatikan kondisi                   conditions, as well as future capital requirements.
                                                                             ekonomi dan industri terkini, serta mempertimbangkan
                                                                             kebutuhan modal di masa yang akan datang.

                                                                             Perseroan senantiasa memprioritaskan struktur                    The Company always prioritizes a sustainable
                                                                             modal berkelanjutan yang dapat mencakup                          capital structure that may include adjustments to
                                                                             penyesuaian pembayaran dividen, pengembalian                     dividend payments, capital returns to shareholders,
                                                                             modal kepada pemegang saham, atau penerbitan                     or the issuance of new shares if necessary. This policy
                                                                             saham baru jika diperlukan. Kebijakan ini bertujuan              aims to maintain a healthy capital structure while
                                                                             untuk mempertahankan struktur modal yang                         securing access to funding at reasonable costs.
                                                                             sehat sekaligus mengamankan akses terhadap
                                                                             pendanaan pada biaya yang wajar.

                                                                             Dasar Pemilihan Kebijakan atas Struktur                          Basis for the Selection of Management
                                                                             Modal                                                            Policy on Capital Structure

                                                                             Kebijakan pengelolaan modal Perseroan ditujukan                  The Company’s capital management policy
                                                                             untuk memaksimalkan manfaat bagi pemegang                        aims to maximize benefits for shareholders and
                                                                             saham dan menjaga kelangsungan usaha dengan                      maintain business continuity by optimizing the
                                                                             cara mengoptimalkan keseimbangan antara utang                    balance between debt and equity. The Company’s
                                                                             dan ekuitas. Kebijakan manajemen atas struktur                   capital structure management policy is reviewed
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             modal Perseroan senantiasa direviu oleh Direksi dan              proactively by the Board of Directors and the Board
                                                                             Dewan Komisaris secara proaktif meninjau struktur                of Commissioners, taking into account the cost of
                                                                             modal dengan mempertimbangkan biaya modal                        capital and other related risks. This review aims to
                                                                             dan risiko terkait lainnya. Penilaian ini bertujuan untuk        maintain a strong capital structure to support future
                                                                             mempertahankan struktur modal yang kuat dalam                    business growth.
                                                                             mendukung pertumbuhan bisnis di masa depan.

                                                                             Rincian Struktur Modal                                           Capital Structure Details
                                                                                                                                  Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated

                                                                                                                                                2025                                            2024
                                                                              Uraian
                                                                              Description                                                            Kontribusi (%)                                   Kontribusi (%)
                                                                                                                                  Nominal                                         Nominal
                                                                                                                                                     Contribution (%)                                 Contribution (%)

                                                                              Liabilitas
                                                                                                                                 15.786.830                    312,35             15.151.336                  265,04
                                                                              Liabilities

                                                                              Ekuitas
                                                                                                                                (10.732.637)                 (212.35)            (9.434.776)                 (165,04)
                                                                              Equity

                                                                              Liabilitas dan Ekuitas
                                                                                                                                   5.054.193                  100,00               5.716.561                  100,00
                                                                              Liabilities and Equity



144
Page 147
Ikatan Material untuk Investasi




                                                                                                                  ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                           MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Barang Modal
Material Commitment for Capital Goods Investment



Berdasarkan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020             Pursuant to OJK Regulation No. 17/POJK.04/2020
tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan         concerning Material Transactions and Changes in
Usaha, suatu reaksi dikategorikan sebagai transaksi       Business Activities, a transaction is categorized as
material apabila nilai transaksi sama dengan              material if its value is equal to or greater than 20%
20% atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka.           of the equity of a Public Company. In accordance
Mengacu pada aturan tersebut, Perseroan tidak             with this regulation, the Company has no material
memiliki ikatan material terkait investasi barang         commitments related to capital goods investments
modal di sepanjang tahun 2025.                            throughout 2025.




Realisasi Investasi Barang
Modal
Realization of Capital Goods Investment



Selama tahun 2025, Perseroan melakukan investasi          Throughout 2025, the Company has invested in
barang modal berupa pembelian sejumlah aset               capital goods by purchasing a number of assets
maupun perbaikan terhadap aset yang dimiliki. Bagi        or repairing existing assets. For the Company, this
Perseroan, investasi barang modal ini merupakan           capital goods investment is crucial to provide added
kegiatan yang penting dalam memberikan nilai              value for its future. The items, purposes, and values
tambah bagi Perseroan di masa mendatang. Adapun           of the capital goods investment realized by the
nama, tujuan, dan nilai investasi barang modal yang       Company in 2025 is as follows:
                                                                                                                                   Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
direalisasikan oleh Perseroan pada tahun 2025
adalah sebagai berikut:


Investasi Barang Modal                             Tujuan Investasi                        Nilai (Rp juta)
Capital Goods Investment                          Purpose of Investment                   Value (Rp million)

Renovasi                          Mendukung kegiatan operasional Perseroan
                                                                                                    947
Renovation                        To support the Company’s operational activities

Aset Rotable dan Alat Teknik
                                  Mendukung Kegiatan Operasional Perseroan
Rotable Assets and Technical                                                                     21.309
                                  To Support The Company’s Operational Activities
Equipment

Peralatan Kantor dan Furnitur     Mendukung Kegiatan Operasional Perseroan
                                                                                                  2.600
Office Equipment and Furniture    To Support The Company’s Operational Activities

Jumlah
                                                                                                24.856
Total




                                                                                                                  145
Page 148
                                                                             Perbandingan Target dan
                                                                             Realisasi Tahun 2025                                                                        [F.2]

                                                                             Comparison of 2025 Target and Realization


                                                                             Pada awal tahun 2025, Perseroan telah menetapkan                    At the beginning of 2025, the Company has set a
                                                                             target yang ingin diraih pada tahun berjalan                        number of targets to be achieved in the current
                                                                             sebagaimana tercantum dalam Rencana Kerja dan                       year as stated in the Company’s Work Plan and
                                                                             Anggaran Perusahaan (RKAP). Target-target yang                      Budget (RKAP). The targets set in the RKAP were
                                                                             telah ditetapkan dalam RKAP tersebut disusun dengan                 formulated based on industry and economic
                                                                             mempertimbangkan kondisi industri dan ekonomi                       conditions throughout 2025. The comparison of the
                                                                             sepanjang tahun 2025. Adapun perbandingan                           achievement of targets and realization in 2025 is as
                                                                             pencapaian sejumlah target dan realisasi pada tahun                 follows:
                                                                             2025 dapat dilihat sebagai berikut:

                                                                                                                                      Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated

                                                                             Uraian                                     Target 2023-2025        Realisasi 2025              Realisasi 2024              Realisasi 2023
                                                                             Description                                2023-2025 Target       2025 Realization             2024 Realization            2023 Realization

                                                                             Pendapatan Usaha                              Sesuai Tren
                                                                                                                                                        7.874.332                   7.943.931                  6.625.321
                                                                             Operating Revenues                          Pertumbuhan
                                                                                                                        Tahun Berjalan
                                                                                Penjualan Kursi
                                                                                                                         In line with the              6.626.982                   6.730.941                    5.631.451
                                                                                Seat Sales
                                                                                                                        Growth Trend of
                                                                                Bagasi                                       the Year
                                                                                                                                                         1.001.127                   970.448                      731.749
                                                                                Bagage
                                                                                Pelayanan Penerbangan
                                                                                                                                                         108.383                      132.785                    125.853
                                                                                Airline Related
                                                                                Lain-lain
                                                                                                                                                           35.010                       51.916                      77.917
                                                                                Others
                                                                                Kargo
                                                                                                                                                           70.948                      56.237                     44.263
                                                                                Cargo
                                                                                Carter
                                                                                                                                                           31.882                        1.604                     14.087
                                                                                Charter
                                                                             Laba (Rugi) Usaha
                                                                                                                                                       (644.591)                   (790.393)                   (805.761)
                                                                             Operating Profit (Loss)
                                                                             Laba (Rugi) Usaha Tanpa Rugi Kurs
                                                                             Operating Profit (Loss) Excluding                                           409.565                    (519.983)                    847.636
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Foreign Exchange Losses
                                                                             Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan
                                                                                                                                                     (1.294.866)                   (1.526.511)               (1.080.716)
                                                                             Net Profit (Loss) for the Year
                                                                             Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan
                                                                             Tanpa Rugi Kurs
                                                                                                                                                         852.026                   (946.202)                    1.225.732
                                                                             Net Profit (Loss) for the Year Excluding
                                                                             Foreign Exchange Losses
                                                                             Aset
                                                                                                                                                       5.054.193                    5.716.561                   6.116.294
                                                                             Assets
                                                                             Liabilitas
                                                                                                                                                     15.786.830                    15.151.336                 14.018.410
                                                                             Liabilities
                                                                             Ekuitas
                                                                                                                                                    (10.732.637)                 (9.434.776)                  (7.902.116)
                                                                             Equity
                                                                             Tingkat Keterisian
                                                                                                                                                              83%.                        87%                         85%
                                                                             Load Factor
                                                                             OTP                                                                               76%                        83%                         72%
                                                                             Jumlah Penumpang
                                                                                                                                                      5.906.580                   6.609.656                    6.182.295
                                                                             Total Passengers




146
Page 149
                                                                                                                                              ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                                                       MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Perbandingan Target dan Kinerja                               Comparison of Target and Performance
Portofolio, Target Pembiayaan, atau                           Portfolio, Financing Targets, or
Investasi Pada Instrumen Keuangan                             Investment on Financial Instruments or
atau Proyek yang Sejalan dengan                               Sustainable Development Projects [F.3]
Pembangunan Berkelanjutan [F.3]

Perseroan secara konsisten berupaya menghadirkan              The Company consistently strives to deliver
nilai positif bagi seluruh pemangku kepentingan               positive value to all stakeholders through various
melalui berbagai inisiatif yang berfokus pada                 sustainability-focused initiatives. One manifestation
keberlanjutan. Salah satu wujud komitmen tersebut             of this commitment is sustainable investment
adalah investasi berkelanjutan dalam proyek-proyek            in projects that support the achievement of
yang mendukung ketercapaian tujuan pembangunan                sustainable development goals, whilst also
berkelanjutan, sekaligus mendorong peningkatan                encouraging improvements in the quality of aviation
kualitas layanan penerbangan.                                 services.

Dalam      implementasinya,         Perseroan   terus         In practice, the Company continues to strengthen
memperkuat investasi di bidang penerbangan                    its investment in environmentally friendly aviation
ramah lingkungan dengan memanfaatkan kemajuan                 by utilizing the latest technological developments.
teknologi terkini. Langkah ini tidak hanya mendukung          This initiative not only supports the achievement
pencapaian target strategis Perseroan, tetapi juga            of the Company’s strategic targets, but also
menjadi bagian penting dari transformasi Perseroan            essential in the Company’s transformation into an
menuju maskapai komersial yang berwawasan                     environmentally conscious, efficient, and highly
lingkungan, efisien, dan berdaya saing tinggi di era          competitive commercial airline in the transition to a
transisi menuju ekonomi hijau.                                green economy.




Proyeksi Tahun 2026
2026 Projection


Selain menetapkan target untuk tahun buku,                    Other than setting targets for the financial year,
Perseroan juga menetapkan proyeksi target untuk               the Company also sets projected targets for the
satu tahun mendatang sebagai salah satu upaya                 coming year as an effort to ensure future business
dalam memastikan kelangsungan bisnis ke depan.                continuity. The Company’s performance targets for
Adapun target kinerja Perseroan untuk tahun 2026              2026 and their comparison with the 2025 realization
dan perbandingannya dengan realisasi tahun 2025               are as follows:
                                                                                                                                                               Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
adalah sebagai berikut:

                                                  Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated

Uraian                                                                   Target 2026                          Realisasi 2025
Description                                                               2026 Target                        2025 Realization

Pendapatan Usaha
                                                                                                                       7.874.332
Operating Revenues
                                                                 Sesuai keadaan ekonomi
   Penjualan Kursi                                              tahun 2025 dan mengikuti
                                                                  tren pertumbuhan 2025                               6.626.982
   Seat Sales
                                                                 In line with the economic
   Bagasi                                                          conditions in 2025 and                               1.001.127
   Bagage                                                          according to the 2025
                                                                        growth trend
   Pelayanan Penerbangan
                                                                                                                         108.383
   Airline Related

   Lain-lain
                                                                                                                          35.010
   Others




                                                                                                                                              147
Page 150
                                                                                                                                    Dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain | In million Rupiah, unless otherwise stated

                                                                             Uraian                                                                        Target 2026                          Realisasi 2025
                                                                             Description                                                                    2026 Target                        2025 Realization

                                                                                Kargo
                                                                                                                                                                                                            70.948
                                                                                Cargo

                                                                                Carter
                                                                                                                                                                                                             31.882
                                                                                Charter

                                                                             Laba (Rugi) Usaha
                                                                                                                                                                                                         (644.591)
                                                                             Operating Profit (Loss)

                                                                             Laba (Rugi) Usaha Tanpa Rugi Kurs
                                                                                                                                                                                                          409.565
                                                                             Operating Profit (Loss) Excluding Foreign Exchange Losses

                                                                             Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan
                                                                                                                                                                                                      (1.294.866)
                                                                             Net Profit (Loss) for the Year

                                                                             Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan Tanpa Rugi Kurs
                                                                                                                                                                                                          852.026
                                                                             Net Profit (Loss) for the Year Excluding Foreign Exchange Losses

                                                                             Aset
                                                                                                                                                                                                        5.054.193
                                                                             Assets

                                                                             Liabilitas
                                                                                                                                                                                                       15.786.830
                                                                             Liabilities

                                                                             Ekuitas
                                                                                                                                                                                                     (10.732.637)
                                                                             Equity

                                                                             Tingkat Keterisian
                                                                                                                                                                                                                83%
                                                                             Load Factor

                                                                             OTP                                                                                                                                76%

                                                                             Jumlah Penumpang
                                                                                                                                                                                                       5.906.580
                                                                             Total Passengers




                                                                             Informasi dan Fakta Material
                                                                             yang Terjadi Setelah Tanggal
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Pelaporan Keuangan
                                                                             Material Information and Facts Subsequent to the Accountant’s
                                                                             Reporting Date


                                                                             Sejak akhir periode 31 Desember 2025 hingga                        From December 31, 2025 until the accountant
                                                                             tanggal laporan akuntan pada 13 Maret 2026,                        reporting date on March 13, 2025, the Company has
                                                                             Perseroan tidak memiliki peristiwa atau kejadian                   no material events that significantly influence the
                                                                             penting yang berpengaruh signifikan terhadap                       financial statements.
                                                                             laporan keuangan.




148
Page 151
Kebijakan dan




                                                                                                                ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                         MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Pembagian Dividen
Dividend Policy and Distribution



Kebijakan Pembagian Dividen                             Dividend Distribution Policy

Dalam menjalankan seluruh kegiatan usahanya,            In conducting all of its business activities, the
Perseroan      berkomitmen     untuk    senantiasa      Company is committed to always paying attention
memerhatikan hak para pemegang saham dengan             to the rights of shareholders while still considering
tetap memperhatikan kondisi keuangan dan kinerja        the Company’s financial condition and performance
Perseroan pada tahun berjalan melalui pembayaran        for the current year through dividend payments.
dividen. Pembayaran dividen tersebut dilakukan          Dividend payments are made in accordance with
sesuai dengan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007           Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability
tentang Perseroan Terbatas berikut perubahannya.        Companies and its amendments. Based on Article 71
Berdasarkan Pasal 71 ayat 3 dalam undang-undang         paragraph 3 of the law, the Company may distribute
tersebut, Perseroan dapat membagikan dividen            dividends to shareholders if the Company has a
kepada pemegang saham apabila Perseroan                 positive profit balance and in accordance with the
memiliki saldo laba yang positif dan sesuai dengan      Company’s financial capabilities. The distribution of
kemampuan keuangan Perseroan. Pembagian                 dividends is carried out based on the decision of the
dividen ini dilakukan berdasarkan keputusan RUPS        GMS by considering the level of business growth and
dengan mempertimbangkan tingkat pertumbuhan             the Company’s future expansion plans.
usaha dan rencana ekspansi Perseroan ke depan.

Kronologi Pembagian Dividen                             Dividend Distribution Chronology

Berdasarkan keputusan RUPS Tahunan yang                 Based on the resolution of the Annual GMS held
diselenggarakan pada 25 Juni 2025, pemegang             on June 25, 2025, the shareholders decided
saham memutuskan untuk tidak membagikan                 not to distribute dividends from the Company’s
dividen dari hasil kinerja Perseroan tahun buku 2024.   performance in the 2024 financial year. In 2024,
Di tahun 2024, pemegang saham juga memutuskan           shareholders also decided not to distribute
untuk tidak membagikan dividen dari hasil kinerja       dividends from the Company’s performance in the
tahun buku 2023 sebagaimana ditetapkan                  2023 financial year, as stipulated in the Annual
dalam keputusan RUPS Tahunan tanggal 8 Juli             GMS decision dated July 8, 2024. Thus, there is no
2024. Dengan demikian, tidak terdapat informasi         information regarding details of the Company’s
mengenai rincian pembayaran dividen Perseroan           dividend payments to shareholders in the last two
                                                                                                                                 Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
kepada pemegang saham dalam waktu 2 (dua)               (2) years.
tahun terakhir.




                                                                                                                149
Page 152
                                                                             Realisasi Penggunaan Dana
                                                                             Hasil Penawaran Umum
                                                                             Realization of Public Offering Proceeds



                                                                             Pada tahun 1994, Perseroan melakukan Penawaran        In 1994, the Company held its Initial Public Offering
                                                                             Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering       (IPO). All proceeds from the offering were fully
                                                                             (IPO). Seluruh dana yang diperoleh dari penawaran     utilized in the same year to support business
                                                                             tersebut telah dimanfaatkan pada tahun yang           growth by increasing working capital. Therefore, the
                                                                             sama untuk mendukung pertumbuhan bisnis dengan        Company has no obligations regarding the utilization
                                                                             cara meningkatkan modal kerja. Dengan demikian,       of proceeds from the public offering in 2025.
                                                                             Perseroan tidak memiliki kewajiban penggunaan
                                                                             realisasi dana hasil penawaran umum pada tahun
                                                                             2025.




                                                                             Informasi Material mengenai
                                                                             Investasi, Ekspansi, Divestasi,
                                                                             Penggabungan/Peleburan
                                                                             Usaha, Akuisisi, dan
                                                                             Restrukturisasi Utang/Modal
                                                                             Material Information regarding Investment, Expansion, Divestment,
                                                                             Merger/Consolidation, Acquisition, and Debt/Capital Restructuring
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Sampai dengan 31 Desember 2025, Perseroan tidak       As of December 31, 2025, the Company has not
                                                                             melakukan kegiatan investasi, ekspansi, divestasi,    made any investments, expansions, divestments,
                                                                             penggabungan/peleburan usaha, akuisisi, dan           mergers/consolidations, acquisitions, or debt/
                                                                             restrukturisasi utang/modal. Dengan demikian, tidak   capital restructuring. Therefore, there is no material
                                                                             terdapat informasi material mengenai investasi,       information regarding investments, expansions,
                                                                             ekspansi,    divestasi,  penggabungan/peleburan       divestments, mergers/consolidations, acquisitions,
                                                                             usaha, akuisisi, dan restrukturisasi utang/modal      and debt/capital restructuring that can be presented
                                                                             yang dapat ditampilkan dalam laporan ini.             in this report.




150
Page 153
Transaksi Material yang




                                                                                                                ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                         MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Mengandung Benturan
Kepentingan dan/atau Transaksi
dengan Pihak Afiliasi/Berelasi
Material Transactions Involving Conflict of Interests and/or Transactions
with Affiliated/Related Parties




Kebijakan Mekanisme Reviu atas                         Transaction Review Mechanism and
Transaksi dan Pemenuhan Peraturan                      Compliance with Related Regulations
serta Ketentuan Terkait                                and Provisions

Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan         In conducting its business activities, the Company
mempunyai transaksi dengan pihak berelasi              engages in transactions with related parties as
sebagaimana didefinisikan pada PSAK 224 tentang        defined in PSAK 224 on “Disclosure of Related
“Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. Perseroan         Parties”. The Company is part of a business group
merupakan bagian dari suatu kelompok usaha             which, in conducting its operations, interacts and
yang dalam menjalankan operasinya, Perseroan           conducts transactions with related parties.
berhubungan dan melakukan transaksi dengan
pihak-pihak berelasi.

Transaksi tersebut dilakukan dengan persyaratan        These transactions are carried out under terms and
dan kondisi yang disepakati masing-masing pihak        conditions agreed upon by each party in accordance
sesuai dengan syarat, kondisi, serta manfaat           with terms, conditions, and economic benefits
ekonomis yang secara substansial sebanding             that are substantially comparable to transactions
dengan transaksi yang dilakukan bersama pihak          with third parties. The Company also ensures that
ketiga. Perseroan juga memastikan seluruh transaksi    all transactions are carried out with due care in
dilakukan dengan memerhatikan prinsip kehati-          accordance with generally accepted business
hatian sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku       practices.
umum.

Mekanisme reviu atas transaksi material yang           The review mechanism for material transactions
                                                                                                                                 Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
mengandung benturan kepentingan dan/atau               involving conflicts of interest and/or transactions
transaksi dengan pihak afiliasi/berelasi dilakukan     with affiliates/related parties is carried out through
melalui proses audit oleh Komite Audit yang hasilnya   an audit process by the Audit Committee, the
kemudian dilaporkan kepada Dewan Komisaris.            results of which are then reported to the Board of
                                                       Commissioners.

Selama tahun 2025, Perseroan tidak memiliki            During 2025, the Company had no violations of laws
pelanggaran atas peraturan perundang-undangan          and regulations related to material transactions
terkait transaksi material yang mengandung             involving conflicts of interest and/or transactions
benturan kepentingan dan/atau transaksi dengan         with affiliates/related parties.
pihak afiliasi/berelasi.




                                                                                                                151
Page 154
                                                                             Komitmen Perseroan atau Manajemen                      The Company or Management
                                                                             atas Transaksi Material yang                           Commitment on Material Transactions
                                                                             Mengandung Benturan Kepentingan dan/                   Containing Conflicts of Interest and/
                                                                             atau Transaksi dengan Pihak Afiliasi                   or Transactions with Affiliated/Related
                                                                                                                                    Parties

                                                                             Terkait transaksi dengan pihak berelasi, melakukan     Regarding transactions with related parties, while
                                                                             transaksi dengan pihak-pihak berelasi seperti yang     conducting transactions with related parties
                                                                             didefinisikan dalam PSAK 224 “Pengungkapan Pihak-      as defined in PSAK 224 “Disclosure of Related
                                                                             pihak Berelasi” dan Peraturan Bapepam-LK Nomor         Parties” and Bapepam Regulation - LK Number
                                                                             KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 tentang           KEP-347/BL/2012 dated June 25, 2012 concerning
                                                                             Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan            the Presentation and Disclosure of Financial
                                                                             Emiten atau Perusahaan Publik. Perseroan, melalui      Statements of Issuers or Public Companies. The
                                                                             Direksi maupun Dewan Komisaris dan Komite Audit,       Company, through its Board of Directors, Board
                                                                             memastikan bahwa seluruh transaksi yang dilakukan      of Commissioners, and Audit Committee, ensures
                                                                             telah melalui prosedur yang memadai, dilaksanakan      that all transactions have followed adequate
                                                                             sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum,        procedures, are carried out in accordance with
                                                                             dan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arm’s       generally accepted business practices, and comply
                                                                             length principle).                                     with the arm’s length principle.

                                                                             Kebijakan tentang Pihak Afiliasi/Berelasi              Policy on Affiliated/Related Parties

                                                                             Perseroan dan entitas anaknya melakukan transaksi      The Company and its subsidiaries engage in
                                                                             dengan pihak berelasi sesuai dengan definisi yang      transactions with related parties as defined in PSAK
                                                                             diuraikan pada PSAK 224. Transaksi ini dilakukan       224. These transactions are conducted based on
                                                                             berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua      terms agreed upon by both parties, which may differ
                                                                             belah pihak, yang mungkin tidak sama dengan            from transactions carried out with non-related
                                                                             transaksi lain yang dilakukan dengan pihak-pihak       parties.
                                                                             yang tidak berelasi.

                                                                             Pihak-pihak yang dimaksud sebagai pihak berelasi       Parties classified as related parties under PSAK 224
                                                                             berdasarkan PSAK 224, yaitu:                           are:
                                                                             1. Orang atau anggota keluarga terdekat                1. A person or his/her immediate family member
                                                                                 mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika            is said to have a relationship with the reporting
                                                                                 orang tersebut:                                         entity if the person:
                                                                                 a. Memiliki pengendalian atau pengendalian              a. Has control or joint control over the
                                                                                      bersama entitas pelapor;                                reporting entity;
                                                                                 b. Memiliki pengaruh signifikan atas entitas            b. Has significant influence over the reporting
                                                                                      pelapor; atau                                           entity; or
                                                                                 c. Merupakan personel manajemen kunci                   c. Is a key management personnel of the
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                      entitas pelapor atau entitas induk dari                 reporting entity or the parent entity of the
                                                                                      entitas pelapor.                                        reporting entity.
                                                                             2. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor       2. An entity is considered to be related with the
                                                                                 jika memenuhi salah satu hal berikut:                   reporting entity if it fulfills one of the following:
                                                                                 a. Entitas tersebut dengan entitas pelapor              a. The entity and the reporting entity are
                                                                                      adalah anggota dari grup yang sama;                     members of the same group;
                                                                                 b. Merupakan entitas asosiasi atau ventura              b. Is an associate or joint venture of the entity
                                                                                      bersama dari entitas (atau entitas asosiasi             (or the associate or joint venture is a member
                                                                                      atau ventura bersama tersebut merupakan                 of a group of which the entity is a member);
                                                                                      anggota suatu grup di mana entitas adalah
                                                                                      anggota dari grup tersebut);
                                                                                 c. Entitas tersebut dengan entitas lainnya             c.   The entity and other entities are joint
                                                                                      adalah ventura bersama dari pihak ketiga               ventures of the same third party;
                                                                                      yang sama;
                                                                                 d. Satu entitas yang merupakan ventura                 d.   One entity which is a joint venture of a
                                                                                      bersama dari pihak ketiga serta entitas                third party and another entity which is an
                                                                                      lain yang merupakan entitas asosiasi dari              associate entity of the third party;
                                                                                      entitas ketiga;




152
Page 155
                                                                                                                   ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                            MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
    e.   Entitas yang merupakan suatu program               e.   An entity that is an Employee Benefits
         imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja                 Liabilities plan for employee benefits from
         dari entitas pelapor atau entitas yang                  the reporting entity or an entity related to
         terkait dengan entitas pelapor. Jika entitas            the reporting entity. If the reporting entity
         pelapor adalah penyelenggara program                    is the organizer of the program, then the
         tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi            sponsoring entity is also related to the
         dengan entitas pelapor;                                 reporting entity;
    f.   Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan        f.   Entity that is controlled or jointly controlled
         bersama oleh orang yang diidentifikasi                  by the person identified in item number (1)
         dalam angka (1) di atas;                                above;
    g.   Orang yang diidentifikasi dalam angka (1)          g.   The person identified in item number (1) (a)
         (a) memiliki pengaruh signifikan terhadap               has significant influence over the entity
         entitas atau personel manajemen kunci dari              or the key management personnel of that
         entitas tersebut.                                       entity.

Nama, Sifat Hubungan, dan Realisasi                     Name, Nature of Relationship, and
Transaksi dengan Pihak Afiliasi/Berelasi                Realization of Transactions with
                                                        Affiliated/Related Parties

Nama, sifat hubungan, dan rincian transaksi antara      The name, nature of relationship, and realization of
Perseroan dengan pihak berelasi yang material           transactions between the Company and related
dapat dilihat pada Catatan 22 dalam Laporan             parties that are material can be found in Note 22 of
Keuangan Konsolidasian Audit pada laporan ini.          the Audited Consolidated Financial Statements in
                                                        this Report.

Pernyataan Direksi bahwa Transaksi                      Board of Directors’ Statement that the
Afiliasi Telah melalui Prosedur yang                    Affiliated Transactions have Undergone
Memadai dan Dilaksanakan Sesuai                         Adequate Procedures and are Carried
dengan Praktik Bisnis yang Berlaku                      out in Accordance with the Generally
Umum dan Memenuhi Prinsip Transaksi                     Accepted Business Practices and
yang Wajar                                              Complies with the Principles of Fair
                                                        Transactions

Direksi memastikan bahwa seluruh kegiatan               The Board of Directors ensures that all material
transaksi material yang dilakukan oleh Perseroan        transactions conducted by the Company with
dengan pihak afiliasi/berelasi telah melalui prosedur   affiliated/related parties have undergone adequate
yang memadai dan sesuai dengan prinsip transaksi        procedures and are in accordance with the arm’s
yang wajar (arm’s length principle).                    length principle.

Peran Dewan Komisaris dan Komite                        The Role of the Board of Commissioners
Audit dalam Melakukan Prosedur yang                     and Audit Committee in Implementing
                                                                                                                                    Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Memadai untuk Memastikan bahwa                          Adequate Procedures to Ensure that
Transaksi Afiliasi Dilaksanakan Sesuai                  Affiliated Transactions are Carried Out in
dengan Praktik Bisnis yang Berlaku                      Accordance with the Generally Accepted
Umum dan Memenuhi Prinsip Transaksi                     Business Practices and Comply with the
yang Wajar                                              Principles of Fair Transactions

Dewan Komisaris dan Komite Audit senantiasa             The Board of Commissioners and Audit Committee
melakukan penelaahan untuk memastikan tidak             continuously conduct reviews to ensure that there
terdapat transaksi material yang mengandung             are no material transactions that involve conflicts
benturan kepentingan, serta transaksi dengan            of interest, and that transactions with affiliated/
pihak afiliasi/berelasi dilaksanakan sesuai dengan      related parties are conducted in accordance with
praktik bisnis yang berlaku umum, memenuhi prinsip      the generally accepted business practices, comply
transaksi yang wajar (arm’s length principle), serta    with the arm’s length principle, and are in accordance
dilaksanakan dengan memenuhi ketentuan yang             with applicable regulations.
berlaku.




                                                                                                                   153
Page 156
                                                                             Pernyataan terkait Pendapatan Usaha                         Statement regarding Revenue from
                                                                             yang Dijalankan secara Rutin, Berulang,                     Routine, Recurring, and/or Continuous
                                                                             dan/atau Berkelanjutan                                      Business Activities

                                                                             Kegiatan usaha yang dijalankan dalam rangka                 Business activities carried out in order to generate
                                                                             menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan                business revenue and conducted on a routine,
                                                                             secara rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan              recurring, and/or continuous basis are part of the
                                                                             merupakan bagian dari transaksi afiliasi atau transaksi     Company’s affiliated transactions or material
                                                                             material yang dilakukan Perseroan. Sepanjang 2025,          transactions. Throughout 2025, all transactions were
                                                                             seluruh transaksi dilakukan secara wajar (arm’s length)     conducted at arm’s length and in accordance with
                                                                             dan sesuai dengan persyaratan komersial yang                standard commercial requirements. The fairness of
                                                                             standar. Kewajaran transaksi dengan pihak terkait atau      transactions with related parties or those involving
                                                                             mengandung benturan kepentingan telah dilakukan             conflicts of interest was determined in accordance
                                                                             secara wajar sesuai peraturan perundang-undangan.           with applicable laws and regulations. Transactions
                                                                             Transaksi dilakukan atas dasar alasan kebutuhan             were conducted based on the Company’s needs and
                                                                             Perseroan dan bebas dari konflik kepentingan.               were free from conflicts of interest.




                                                                             Perubahan Peraturan yang
                                                                             Berpengaruh Signifikan
                                                                             terhadap Perseroan
                                                                             Regulatory Changes that Significantly Impacting the Company


                                                                             Di tahun 2025, terdapat perubahan peraturan                 In 2025, some regulatory changes have significantly
                                                                             perundang-undangan yang berpengaruh signifikan              impacted the Company’s operational and financial
                                                                             terhadap kinerja operasional dan keuangan                   performance. The following are the regulatory
                                                                             Perseroan.   Adapun       perubahan      peraturan          changes and their impact on the Company:
                                                                             perundang-undangan dan dampaknya terhadap
                                                                             Perseroan dapat dilihat sebagai berikut:


                                                                             Perubahan Peraturan/Perundang-
                                                                                                                                 Penjelasan                     Dampak terhadap Perseroan
                                                                             Undangan                                            Explanation                        Impact on the Company
                                                                             Regulatory Changes
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Keputusan Menteri Perhubungan          Mencabut       Keputusan      Menteri   • Menambah jumlah bandar udara
                                                                             Republik Indonesia Nomor KM 37         Perhubungan terkait dengan Bandar         internasional yang beroperasi di
                                                                             Tahun 2025 tentang Penetapan           Udara Internasional sebagai berikut:      Indonesia yang semula sejumlah
                                                                             Bandar Udara Internasional.            1. Keputusan Menteri Perhubungan          17 di tahun 2024 menjadi 36 pada
                                                                             Decree of the Minister of                 Nomor KM 31 Tahun 2024 tentang         tahun 2025.
                                                                             Transportation of the Republic of         Penetapan       Bandar       Udara   • Memperluas         jaringan     rute
                                                                             Indonesia Number KM 37 of 2025            Internasional;                         internasional yang dapat dijangkau
                                                                             concerning the Designation of          2. Keputusan Menteri Perhubungan          oleh Perseroan.
                                                                             International Airports.                   Nomor KM 146 Tahun 2024 tentang      • Increasing     the      number    of
                                                                                                                       Penetapan Bandar Udara Domestik        international airports operating in
                                                                                                                       yang dapat Melayani Penerbangan        Indonesia from 17 in 2024 to 36 in
                                                                                                                       ke dan dari Luar Negeri Untuk          2025.
                                                                                                                       Kepentingan Kegiatan Umrah;          • Expanding      the      network   of
                                                                                                                                                              international routes accessible by
                                                                                                                                                              the Company.




154
Page 157
                                                                                                       ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Perubahan Peraturan/Perundang-
                                              Penjelasan                   Dampak terhadap Perseroan
Undangan                                       Explanation                    Impact on the Company
Regulatory Changes

                                 3. Keputusan Menteri Perhubungan
                                    Nomor KM 26 Tahun 2025 tentang
                                    Penetapan Bandar Udara S.M.
                                    Badaruddin II di Palembang, Bandar
                                    Udara H.A.S. Hanandjoeddin di
                                    Bangka Belitung, dan Bandar
                                    Udara Jenderal Ahmad Yani di
                                    Semarang, sebagai Bandar Udara
                                    Internasional; dan
                                 4. Keputusan Menteri Perhubungan
                                    Nomor KM 30 Tahun 2025
                                    tentang Penetapan Bandar Udara
                                    Syamsuddin Noor di Banjarmasin
                                    dan Bandar Udara Supadio di
                                    Pontianak, sebagai Bandar Udara
                                    Internasional.
                                 Revoking the Decree of the Minister of
                                 Transportation related to International
                                 Airports as follows:
                                 1. Ministry of Transportation Decree
                                    Number KM 31 of 2024 concerning

                                                                                                                        Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                                    the Designation of International
                                    Airports;
                                 2. Ministry of Transportation Decree
                                    Number KM 146 of 2024 concerning
                                    the Designation of Domestic Airports
                                    that can Accommodate Flights to
                                    and from Foreign Countries for the
                                    Purpose of Umrah Pilgrimages;
                                 3. Ministry of Transportation Decree
                                    Number KM 26 of 2025 concerning
                                    the Designation of S.M. Badaruddin
                                    II Airport in Palembang, H.A.S.
                                    Hanandjoeddin Airport in Bangka
                                    Belitung, and Jenderal Ahmad Yani
                                    Airport in Semarang as International
                                    Airports; and
                                 4. Minister of Transportation Decree
                                    Number KM 30 of 2025 concerning
                                    the Designation of Syamsuddin
                                    Noor Airport in Banjarmasin and
                                    Supadio Airport in Pontianak as
                                    International Airports.




                                                                                                       155
Page 158
                                                                             Perubahan Peraturan/Perundang-
                                                                                                                                    Penjelasan                       Dampak terhadap Perseroan
                                                                             Undangan                                                Explanation                         Impact on the Company
                                                                             Regulatory Changes

                                                                             Peraturan Menteri Perhubungan             Peraturan     Menteri     Perhubungan     • Maskapai wajib mengoperasikan
                                                                             Nomor 2 Tahun 2025 tentang                Nomor 2 Tahun 2025 mengubah dan             penerbangan sesuai Penerapan
                                                                             Perubahan atas Peraturan Menteri          memperbaharui aturan sebelumnya             Pelaksanaan Rute Penerbangan
                                                                             Perhubungan Nomor PM 35 Tahun             yaitu Peraturan Menteri Perhubungan         dan approved timetable tanpa
                                                                             2021 Tentang Penyelenggaraan              PM     35    Tahun     2021    Tentang      tingkat pembatalan tinggi.
                                                                             Angkutan Udara.                           Penyelenggaraan Angkutan Udara.           • Ketidaksesuaian atau pembatalan
                                                                             Ministry of Transportation Regulation     Ministry of Transportation Regulation       di atas 20% berisiko pengurangan
                                                                             Number 2 of 2025 concerning               Number 2 of 2025 amended and                hingga pencabutan rute.
                                                                             Amendments to Ministry of                 updated the previous regulation           • Monitoring rutin setiap 14 hari
                                                                             Transportation Regulation Number PM       which is the Ministry of Transportation     meningkatkan tekanan kepatuhan
                                                                             35 of 2021 concerning the Operation       Regulation PM 35 of 2021 concerning         regulasi bagi maskapai.
                                                                             of Air Transportation.                    the Operation of Air Transportation.      • Fleksibilitas    perubahan     jadwal
                                                                                                                                                                   untuk alasan komersial menjadi
                                                                                                                                                                   sangat terbatas.
                                                                                                                                                                 • Beban biaya meningkat akibat
                                                                                                                                                                   kewajiban kompensasi, refund, dan
                                                                                                                                                                   penanganan penumpang.
                                                                                                                                                                 • Maskapai terdorong menyusun
                                                                                                                                                                   perencanaan rute dan armada
                                                                                                                                                                   yang lebih realistis dan disiplin.
                                                                                                                                                                 • Airlines are required to operate
                                                                                                                                                                   flights in accordance with the
                                                                                                                                                                   Implementation of Flight Routes
                                                                                                                                                                   and approved timetables without
                                                                                                                                                                   high cancellation rates.
                                                                                                                                                                 • Non-compliance or cancellations
                                                                                                                                                                   above 20% may result in a reduction
                                                                                                                                                                   or revocation of routes.
                                                                                                                                                                 • Regular monitoring every 14 days
                                                                                                                                                                   increases regulatory compliance
                                                                                                                                                                   pressure on airlines.
                                                                                                                                                                 • Flexibility in schedule changes for
                                                                                                                                                                   commercial reasons is very limited.
                                                                                                                                                                 • Operating costs increase due to
                                                                                                                                                                   obligations     for   compensation,
                                                                                                                                                                   refunds, and passenger handling.
                                                                                                                                                                 • Airlines are encouraged to develop
                                                                                                                                                                   more realistic and disciplined route
                                                                                                                                                                   and fleet planning.

                                                                             Keputusan Direktur Jenderal               Tentang Persetujuan Terbang.              • Menghapus         SKEP/195/IX/2008
                                                                             Perhubungan Udara Nomor PR-DJPU           Concerning Flight Approval.                 tentang Petunjuk Pelaksanaan
                                                                             04 Tahun 2025 Tentang Persetujuan                                                     Persetujuan      Terbang      (Flight
                                                                             Terbang (Flight Approval).                                                            Approval).
                                                                             Decree of the Director General of Civil                                             • Menerapkan        masa       berlaku
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Aviation Number PR-DJPU 04 of 2025                                                    Persetujuan      Terbang      (Flight
                                                                             concerning Flight Approval.                                                           Approval) - tergantung dari tipe
                                                                                                                                                                   persetujuannya.
                                                                                                                                                                 • Mengharuskan maskapai memiliki
                                                                                                                                                                   rencana terbang yang lebih akurat.
                                                                                                                                                                 • Kemungkinan           bertambahnya
                                                                                                                                                                   keterlambatan (delay) jika terjadi
                                                                                                                                                                   perubahan dari jadwal persetujuan
                                                                                                                                                                   penerbangan (Flight Approval)
                                                                                                                                                                   awal.
                                                                                                                                                                 • Revoking           SKEP/195/IX/2008
                                                                                                                                                                   concerning       Flight    Approval
                                                                                                                                                                   Implementation Guidelines.
                                                                                                                                                                 • Implementing the validity period of
                                                                                                                                                                   Flight Approval - depending on the
                                                                                                                                                                   type of approval.
                                                                                                                                                                 • Requiring airlines to have more
                                                                                                                                                                   accurate flight plans.
                                                                                                                                                                 • Possible increase in delays if there
                                                                                                                                                                   are changes to the initial flight
                                                                                                                                                                   approval schedule.




156
Page 159
Perubahan Kebijakan Akuntansi




                                                                                                                              ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
                                                                                                                                                                                       MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS
Changes in Accounting Policy



Perseroan     menerapkan     kebijakan   akuntansi            The Company implements accounting policies in
sesuai Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang                  accordance with the Financial Accounting Standards
telah diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi                (SAK) issued by the Financial Accounting Standards
Keuangan-Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) yang             Board-Indonesian Institute of Accountants (DSAK-
berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada            IAI), which are effective for the financial year starting
1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2025. Adapun                on January 1, 2025, to December 31, 2025. The
perubahan kebijakan akuntansi dan dampaknya                   changes in accounting policies and their impact on
terhadap Perseroan sepanjang tahun 2025 adalah                the Company throughout 2025 are as follows:
sebagai berikut:



                                                                                   Dampak terhadap Laporan Keuangan
Kebijakan Akuntansi                                 Penjelasan                                 Perseroan
Accounting Policy                                   Explanation                       Impact on the Company’s Financial
                                                                                                 Statements

Amendemen PSAK 221                     “Pengaruh Perubahan Kurs Valuta             Penerapan dari revisi standar yang
(Pengaruh Perubahan                    Asing”, memperjelas pengaturan terkait      berlaku efektif mulai 1 Januari 2025
Kurs Valuta Asing – Kekurangan         kondisi ketika suatu mata uang tidak        ini tidak menimbulkan perubahan
Ketertukaran)                          tertukarkan serta pengungkapannya.          substansial     terhadap       kebijakan
Amendment to PSAK 221 (Impact of       “The Impact of Foreign Exchange Rate        akuntansi Grup dan pengaruh yang
Foreign Exchange Rate Fluctuations –   Fluctuations,” clarifies the regulations    material atas jumlah yang dilaporkan
Exchange Rate Deficits)                regarding situations where a currency       atas tahun berjalan atau tahun
                                       is non-convertible and the related          sebelumnya.
                                       disclosures.                                The adoption of the revised standards,
                                                                                   which are effective as of January 1,
                                                                                   2025, does not result in any substantial
                                                                                   changes to the Group’s accounting
                                                                                   policies or have a material impact on
                                                                                   the amounts reported for the current or
                                                                                   prior year.

PSAK 117 (Kontrak Asuransi)            Mengatur         relaksasi      beberapa    Penerapan dari revisi standar yang
PSAK 117 (Insurance Contract)          ketentuan       antara     lain   berupa    berlaku efektif mulai 1 Januari 2025
                                       penambahan pengecualian ruang               ini tidak menimbulkan perubahan
                                       lingkup,      penyesuaian       penyajian   substansial     terhadap       kebijakan
                                       laporan keuangan, penerapan opsi            akuntansi Grup dan pengaruh yang


                                                                                                                                               Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                                       mitigasi risiko dan beberapa modifikasi     material atas jumlah yang dilaporkan
                                       pada ketentuan transisi. PSAK 117 juga      atas tahun berjalan atau tahun
                                       mensyaratkan pemisahan yang jelas           sebelumnya.
                                       antara pendapatan yang dihasilkan           The adoption of the revised standards,
                                       dari bisnis asuransi dengan yang            which are effective as of January 1,
                                       berasal dari kegiatan investasi.            2025, does not result in any substantial
                                       Regulates the relaxation of certain         changes to the Group’s accounting
                                       provisions, including the addition of       policies or have a material impact on
                                       scope exceptions, adjustments to the        the amounts reported for the current or
                                       presentation of financial statements,       prior year.
                                       the application of risk mitigation
                                       options, and several modifications to
                                       the transition provisions. PSAK 117 also
                                       requires a clear separation between
                                       revenue generated from insurance
                                       operations and that derived from
                                       investment activities.




                                                                                                                              157
Page 160
      Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




158
                                                                                  05
                                               Governansi




                          Corporate
                          Governance
                                               Korporat
Page 161
Perseroan memiliki komitmen
yang kuat dan konsisten dalam
menerapkan praktik terbaik
governansi korporat pada seluruh
aktivitas yang dijalankan.

The Company is firmly committed and
consistent in implementing the best
governance practices in all its activities.




                                               Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                              159
Page 162
                                                                             Implementasi Governansi
                                                                             Korporat di Perseroan
                                                                             Implementation of Corporate Governance in the Company



                                                                             Komitmen Perseroan terhadap                          The Company’s Commitment to
                                                                             Governansi Korporat                                  Corporate Governance

                                                                             Perseroan     menjadikan   governansi    korporat    The Company adopts corporate governance as
                                                                             sebagai prinsip-prinsip yang menjadi dasar atas      the principles that govern the processes and
                                                                             proses dan mekanisme pengelolaan kegiatan            mechanisms of business management based on
                                                                             usaha dengan berlandaskan pada peraturan dan         the applicable laws and regulations. This approach
                                                                             perundang-undangan yang berlaku. Hal tersebut        is based on the belief that the implementation of
                                                                             juga dikarenakan penerapan governansi korporat       corporate governance can serve as a reflection of
                                                                             yang dapat menjadi cerminan praktik penerapan        ethical business practices. The Company is also
                                                                             etika bisnis. Perseroan juga berkomitmen untuk       committed to apply corporate governance principles
                                                                             menerapkan prinsip-prinsip governansi korporat       in all its subsidiaries to be implemented with the
                                                                             kepada seluruh anak usahanya sehingga dapat          highest ethical standards, which will ultimately
                                                                             diterapkan dengan standar etika tinggi yang pada     raise the Company’s outstanding performance and
                                                                             akhirnya mampu meningkatkan kinerja unggul           sustainably increase stakeholders’ trust.
                                                                             Perseroan     serta  meningkatkan    kepercayaan
                                                                             pemangku kepentingan secara berkesinambungan.
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Perseroan berkomitmen penuh untuk menerapkan         The Company is fully committed to apply corporate
                                                                             governansi      korporat    dengan     memastikan    governance by ensuring that the implementation is in
                                                                             implementasinya telah sesuai dengan peraturan        compliance with the applicable laws and regulations,
                                                                             perundang-undangan yang berlaku, seperti Undang-     including Law No. 40 Year 2007 concerning
                                                                             Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan           Limited Liability Companies and its amendments,
                                                                             Terbatas berikut perubahannya, Peraturan Otoritas    Financial Services Authority Regulation (POJK)
                                                                             Jasa Keuangan (POJK) No. 3/POJK.04/2021 tentang      No. 3/POJK.04/2021 concerning the Implementation
                                                                             Penyelenggaraan Kegiatan di Bidang Pasar Modal,      of Capital Market Activities, POJK Number 21/
                                                                             POJK Nomor 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan         POJK.04/2015 concerning the Implementation of
                                                                             Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka, dan Surat    Governance Guidelines for Public Companies, and
                                                                             Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor          Financial Services Authority Circular Letter (SEOJK)
                                                                             32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata Kelola         Number 32/SEOJK.04/2015 concerning Public
                                                                             Perusahaan Terbuka. Di samping itu, Perseroan juga   Companies Governance Guidelines. Furthermore,
                                                                             mengikuti perkembangan governansi korporat yang      the Company also monitors the developments in
                                                                             terjadi agar dapat tetap relevan dan sesuai dengan   corporate governance in order to remain relevant
                                                                             kebutuhan, serta memastikan governansi yang          and aligned with the current requirements, as well as
                                                                             dijalankan senantiasa menerapkan praktik terbaik     to ensure that the governance practices are always
                                                                             (best practice).                                     in line with the best practices.




160
Page 163
                                                                                                                    GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                     CORPORATE GOVERNANCE
Selain    pengelolaan     bisnis,    Perseroan    juga   Other than business management, the Company
menerapkan prinsip tata kelola yang baik hingga          also implements good corporate governance at
ke tingkat operasional. Komitmen ini tercermin           the operational level. This commitment is reflected
dari upaya Perseroan melalui IAA untuk dapat             in the Company’s efforts through IAA to pass
menyelesaikan audit keselamatan operasional yang         the operational safety audit of the International
dilakukan oleh International Air Transport Association   Air Transport Association (IATA) through IATA
(IATA) melalui program IATA Operational Safety Audit     Operational Safety Audit (IOS) program. This audit
(IOSA). Audit tersebut mencakup berbagai aspek           covers various operational and functional aspects
operasional dan fungsional maskapai, termasuk            of airlines, including organizational structure and
struktur organisasi dan sistem manajemen, operasi        management system, flight operations, operational
penerbangan, pengendalian operasional, dan               control, and flight dispatch, aircraft maintenance,
flight dispatch, pemeliharaan pesawat, layanan           cabin services, ground handling, cargo operations,
kabin, ground handling, operasional kargo, serta         as well as safety and security management. Going
pengelolaan keselamatan dan keamanan. Ke depan,          forward, the Company is committed to continue
Perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan           improving its management quality by refining its
kualitas pengelolaan melalui penyempurnaan               internal control systems, risk management, and
sistem pengendalian internal, manajemen risiko,          compliance with all applicable provisions.
serta kepatuhan terhadap seluruh ketentuan yang
berlaku.

Tujuan Penerapan Governansi Korporat                     Purpose of Corporate Governance
                                                         Implementation

Secara umum, tujuan penerapan governansi                 In general, the purpose of corporate governance
korporat adalah untuk:                                   implementation are:
1. Mengoptimalkan nilai Perseroan agar Perseroan         1. Optimizing the Company’s value in order to have
    memiliki daya saing yang kuat, baik secara               strong competitiveness, both nationally and
    nasional maupun internasional, sehingga                  internationally, so as to maintain its existence
    mampu mempertahankan keberadaannya dan                   and sustainable living to achieve the Company’s
                                                                                                                             Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
    hidup berkelanjutan untuk mencapai maksud                purposes and objectives;
    dan tujuan Perseroan;
2. Mendorong pengelolaan Perseroan secara                2.   Encouraging the Company’s management in a
    profesional,    efisien   dan     efektif  serta          professional, efficient, and effective way, as well
    memberdayakan fungsi dan meningkatkan                     as empowering the functions and increasing the
    kemandirian organ Perseroan;                              independence of the Company’s organs;
3. Mendorong agar organ Perseroan dalam                  3.   Encouraging the Company’s organs to make
    membuat keputusan dan menjalankan tindakan                decisions and actions based on high moral values
    dilandasi nilai moral yang tinggi dan kepatuhan           and compliance with laws and regulations,
    terhadap peraturan perundang-undangan,                    as well as awareness of the Company’s social
    serta kesadaran akan adanya tanggung                      responsibility towards the stakeholders as well
    jawab sosial Perseroan terhadap pemangku                  as the environmental preservation surrounding
    kepentingan maupun kelestarian lingkungan di              the Company;
    sekitar Perseroan;
4. Meningkatkan kontribusi Perseroan dalam               4.   Increasing the Company’s contributions to the
    perekonomian nasional; dan                                national economy; and
5. Meningkatkan iklim yang kondusif bagi                 5.   Improving a conducive climate for national
    perkembangan investasi nasional.                          investment development.




                                                                                                                    161
Page 164
                                                                             Landasan Hukum Penerapan Governansi                   Legal Basis of Corporate Governance
                                                                             Korporat                                              Implementation

                                                                             Penerapan governansi korporat di Perseroan            The implementation of corporate governance in the
                                                                             berpedoman pada berbagai peraturan perundang-         Company refers to various laws and regulations,
                                                                             undangan yang berlaku dan praktik terbaik             including the best corporate governance practices,
                                                                             governansi korporat, antara lain:                     such as:

                                                                             Undang-Undang Republik Indonesia                      Republic of Indonesia Law

                                                                             1.   Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang          1.   Republic of Indonesia Law No. 40 of 2007
                                                                                  Perseroan Terbatas berikut perubahannya (“UU          concerning Limited Liability Companies and its
                                                                                  Perseroan Terbatas”).                                 amendments (“Limited Liability Company Law”).
                                                                             2.   Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang           2.   Republic of Indonesia Law No. 8 of 1995
                                                                                  Pasar Modal sebagaimana diubah oleh                   concerning Capital Market as amended by Law
                                                                                  Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang              No. 4 of 2023 concerning the Development and
                                                                                  Pengembangan      dan    Penguatan    Sektor          Reinforcement of Financial Sector (“Capital
                                                                                  Keuangan (“UU Pasar Modal”).                          Market Law”).

                                                                             Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)               Financial Services Authority Regulation
                                                                             dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan               (POJK) and Financial Services Authority
                                                                             (SEOJK)                                               Circular Letter (SEOJK)

                                                                             1.   POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi         1.  POJK     No.     33/POJK.04/2014      concerning
                                                                                  dan Dewan Komisaris Emiten Atau Perusahaan           the Board of Directors and the Board of
                                                                                  Publik (“POJK No. 33/POJK.04/2014”).                 Commissioners of Issuers or Public Companies
                                                                                                                                       (“POJK No. 33/POJK.04/2014”).
                                                                             2.   POJK     No.     34/POJK.04/2014   tentang       2. POJK No. 34/POJK.04/2014 concerning the
                                                                                  Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten                Nomination and Remuneration Committee of
                                                                                  atau Perusahaan Publik (“POJK No. 34/                Issuers or Public Companies (“POJK No. 34/
                                                                                  POJK.04/2014”).                                      POJK.04/2014”).
                                                                             3.   POJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris      3. POJK      No.     35/POJK.04/2014      concerning
                                                                                  Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik             Corporate Secretaries of Issuers or Public
                                                                                  (“POJK No. 35/POJK.04/2014”).                        Companies (“POJK No. 35/POJK.04/2014”).
                                                                             4.   POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web        4. POJK No. 8/POJK.04/2015 concerning the
                                                                                  Emiten atau Perusahaan Publik.                       Website of Issuers or Public Companies.
                                                                             5.   POJK No. 21/POJK.04/2015 tentang Penerapan       5. POJK No. 21/POJK.04/2015 concerning the
                                                                                  Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka               Implementation of Corporate Governance
                                                                                  (“POJK No. 21 Tahun 2015”).                          Guidelines for Public Companies (“POJK No. 21
                                                                                                                                       of 2015”).
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             6.   POJK No. 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan     6. POJK      No.     31/POJK.04/2015      concerning
                                                                                  atas Informasi atau Fakta Material oleh Emiten       Disclosure of Material Information or Facts by
                                                                                  atau Perusahaan Publik.                              Issuers or Public Companies.
                                                                             7.   POJK      No.    55/POJK.04/2015       tentang   7. POJK No. 55/POJK.04/2015 concerning the
                                                                                  Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja            Establishment and Operational Procedures
                                                                                  Komite Audit (“POJK No. 55/POJK.04/2015”).           of Audit Committees (“POJK No. 55/
                                                                                                                                       POJK.04/2015”).
                                                                             8.  POJK     No.    56/POJK.04/2015      tentang      8. POJK No. 56/POJK.04/2015 concerning the
                                                                                 Pembentukan dan Pedoman Penyusunan                    Establishment and Guidelines for the Preparation
                                                                                 Piagam Unit Audit Internal (“POJK No. 56/             of Internal Audit Unit Charters (“POJK No. 56/
                                                                                 POJK.04/2015”).                                       POJK.04/2015”).
                                                                             9. POJK No. 29/POJK.04/2016 tentang Laporan           9. POJK No. 29/POJK.04/2016 concerning Annual
                                                                                 Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.                Reports of Issuers or Public Companies.
                                                                             10. POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan        10. POJK No. 51/POJK.03/2017 concerning the
                                                                                 Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa              Application of Sustainable Finance for Financial
                                                                                 Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik.              Services Institutions, Issuers, and Public
                                                                                                                                       Companies.




162
Page 165
                                                                                                                GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                 CORPORATE GOVERNANCE
11. POJK No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana            11. POJK No. 15/POJK.04/2020 concerning the Plan
    dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang                 and Implementation of General Meetings of
    Saham Perusahaan Terbuka (“POJK No. 15/                 Shareholders of Public Companies (“POJK No.
    POJK.04/2020”).                                         15/POJK.04/2020”).
12. POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi          12. POJK No. 17/POJK.04/2020 concerning Material
    Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.                  Transactions and Changes in Business Activities.
13. POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi          13. POJK     No.    42/POJK.04/2020      concerning
    Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.            Affiliated Transactions and Conflicts of Interest
                                                            Transactions.
14. POJK No. 4 Tahun 2024 tentang Laporan               14. POJK No. 4 of 2024 concerning Reports on
    Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan           Ownership or Any Changes in Ownership of
    Saham Perusahaan Terbuka dan Laporan                    Shares of Public Companies and Reports on
    Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan                  Shares Pledging of Public Companies.
    Terbuka.
15. POJK No. 14 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan          15. POJK No. 14 of 2025 concerning the
    Rapat Umum Pemegang Saham, Rapat                        Implementation      of    Electronic   General
    Umum Pemegang Obligasi, dan Rapat Umum                  Meetings of Shareholders, General Meetings of
    Pemegang Sukuk secara Elektronik.                       Bondholders, and General Meetings of Sukuk
                                                            Holders.
16. SEOJK No. 32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman          16. SEOJK No. 32/SEOJK.04/2015 concerning the
    Tata Kelola Perusahaan Terbuka (“SEOJK No. 32           Governance Guidelines of Public Companies
    Tahun 2015”).                                           (“SEOJK No. 32 of 2015”).
17. SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk           17. SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021 concerning the
    dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan          Form and Content of Annual Reports of Issuers
    Publik.                                                 or Public Companies.
18. SEOJK      No.    10/SEOJK.04/2025      tentang     18. SEOJK No. 10/SEOJK.04/2025 concerning the
    Penyampaian Laporan Kepemilikan atau Setiap             Electronic Submission of Reports on Ownership
    Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan                  or Any Changes in Ownership of Shares of Public
    Terbuka dan Laporan Aktivitas Menjaminkan               Companies and Reports on Shares Pledging of
    Saham Perusahaan Terbuka secara Elektronik.             Public Companies.

Ketentuan-ketentuan Lain                                Other Provisions

1.   ASEAN Corporate Governance Scorecard               1.   ASEAN Corporate Governance Scorecard
     (ACGS) yang dikeluarkan oleh ASEAN Capital              (ACGS) issued by ASEAN Capital Market Forum
     Market Forum (ACMF);                                    (ACMF);
2.   Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia         2.   Indonesian Corporate Governance Guidelines
     (PUGKI) 2021 yang dikeluarkan oleh Komite               2021 issued by the National Committee on
     Nasional Kebijakan Governance (KNKG);                   Governance Policy (KNKG);
3.   Anggaran Dasar Perseroan;                          3.   The Company’s Articles of Association;
4.   Peraturan Internal Perseroan (meliputi Kode        4.   The Company’s Internal Regulations (including
                                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
     Etik, Piagam Direksi dan Dewan Komisaris                the Code of Conduct, Board Manual,
     (Board Manual), Anti-Corruption and Anti-               Anti-Corruption   and    Anti-Bribery  Policy,
     Bribery Policy, Whistleblowing Policy, Peraturan        Whistleblowing Policy, Company Regulations,
     Perusahaan, serta kebijakan Perseroan lainnya           and other Company policies related to GCG).
     terkait Governansi Korporat).

Prinsip-prinsip Governansi Korporat                     Corporate Governance Principles

Perseroan senantiasa menetapkan standar kualitas        The Company consistently sets the highest
terbaik dalam penerapan governansi korporat.            quality standards in the implementation of
Sebagai perusahaan publik, penerapan governansi         corporate governance. As a public company, the
korporat di Perseroan dilaksanakan mengacu pada         implementation of corporate governance in the
ketentuan yang ditetapkan oleh regulator pasar          Company is carried out in accordance with the
modal. Selain itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga    provisions set by the capital market regulator. In
telah mengatur prosedur dan mekanisme governansi        addition, the Financial Services Authority (OJK) has
korporat pada perusahaan publik yang dituangkan         also regulated corporate governance procedures
dalam POJK No. 21 Tahun 2015 dan SEOJK No. 32           and mechanisms for public companies as stipulated
Tahun 2015.                                             in POJK No. 21 of 2015 and SEOJK No. 32 of 2015.




                                                                                                                163
Page 166
                                                                             Penerapan governansi korporat di Perseroan juga                    The implementation of corporate governance in the
                                                                             terus beradaptasi dengan ketentuan yang berlaku.                   Company also keeps adapting to the applicable
                                                                             Perseroan menerapkan governansi korporatnya                        provisions. The Company implements its corporate
                                                                             dengan mengacu pada prinsip-prinsip dasar yang                     governance by referring to the basic principles
                                                                             tercantum dalam Pedoman Umum Governansi                            listed in the 2021 Indonesian Corporate Governance
                                                                             Korporat Indonesia (PUGKI) tahun 2021 yang                         Guidelines (PUGKI) issued by the National
                                                                             dikeluarkan oleh Komite Nasional Kebijakan                         Committee on Governance Policy (KNKG). PUGKI
                                                                             Governansi (KNKG). PUGKI 2021 merupakan                            2021 is an update of PUGKI 2019 as a guideline
                                                                             pembaruan dari PUGKI 2019 sebagai pedoman                          for every corporation in developing its internal
                                                                             bagi setiap korporasi dalam menyusun governansi                    governance. The application of these corporate
                                                                             internalnya.   Penerapan    prinsip  governansi                    governance principles is based on 4 (four) main
                                                                             korporat tersebut berlandaskan pada 4 (empat)                      pillars, including:
                                                                             pilar utama, yaitu:


                                                                             Prinsip-prinsip
                                                                             Governansi Korporat                        Penjelasan                                     Penerapan di Perseroan
                                                                             Corporate Governance                       Explanation                                  Implementation in the Company
                                                                             Principles

                                                                             Perilaku Beretika      Dalam melaksanakan kegiatannya, Perseroan               Perseroan telah menetapkan Kebijakan Kode
                                                                             Ethical Conduct        senantiasa         mengedepankan           kejujuran,   Etik yang melandasi komitmen Perseroan
                                                                                                    memperlakukan semua pihak dengan hormat                 dalam menjalankan kegiatan usahanya.
                                                                                                    (respect), memenuhi komitmen, membangun                 Perseroan memastikan bahwa Kode Etik telah
                                                                                                    serta menjaga nilai-nilai moral dan kepercayaan         diinternalisasi oleh setiap karyawan dan
                                                                                                    secara konsisten. Perseroan memperhatikan               menjadi bagian dari sikap dan budaya yang
                                                                                                    kepentingan pemegang saham dan pemangku                 mendasari pelaksanaan tugas sehari-hari.
                                                                                                    kepentingan       lainnya       berdasarkan     asas    Perseroan memastikan penegakan sanksi atas
                                                                                                    kewajaran dan kesetaraan (fairness) dan                 pelanggaran Kode Etik sesuai dengan ketentuan
                                                                                                    dikelola secara independen sehingga masing-             yang berlaku. Selain itu, Perseroan juga telah
                                                                                                    masing organ perusahaan tidak saling                    menetapkan kebijakan ataupun pedoman kerja
                                                                                                    mendominasi dan tidak dapat diintervensi oleh           bagi pelaksanaan setiap fungsi yang ada.
                                                                                                    pihak lain.                                             The Company has established a Code of
                                                                                                    In carrying out its activities, the Company always      Conduct as a foundation for its commitment
                                                                                                    prioritizes honesty, treats all parties with respect,   to conducting business activities. The Company
                                                                                                    fulfills commitments, builds and maintains moral        ensures that the Code of Conduct is internalized
                                                                                                    values and beliefs consistently. The Company            by every employee and becomes an integral
                                                                                                    pays attention to the interests of shareholders         part of the attitude and culture that underpins
                                                                                                    and other stakeholders based on the principles          the execution of daily tasks. The Company
                                                                                                    of fairness and is managed independently so             also ensures the enforcement of sanctions
                                                                                                    that each organ of the company does not                 for violations of the Code of Conduct under
                                                                                                    dominate each other and cannot be intervened            applicable regulations. In addition, the Company
                                                                                                    by other parties.                                       has established policies and/or work guidelines
                                                                                                                                                            for the implementation of each existing function.

                                                                             Akuntabilitas          Perseroan dapat mempertanggungjawabkan                  Perseroan dikelola secara profesional dan
                                                                             Accountability         kinerjanya secara transparan dan wajar.                 sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                    Untuk itu, Perseroan harus dikelola secara              Perseroan maka Perseroan mengungkapkan
                                                                                                    benar, terukur dan sesuai dengan kepentingan            pelaksanaan tugas Direksi dan Dewan
                                                                                                    Perseroan dengan tetap mempertimbangkan                 Komisaris dalam Laporan Tahunan setiap
                                                                                                    kepentingan pemegang saham dan pemangku                 tahunnya dan melaporkannya kepada Rapat
                                                                                                    kepentingan.       Akuntabilitas    merupakan           Umum Pemegang Saham. Selain itu, Perseroan
                                                                                                    prasyarat yang diperlukan untuk mencapai                juga menunjuk Kantor Akuntan Publik untuk
                                                                                                    kinerja yang berkelanjutan.                             melakukan audit atas laporan keuangan
                                                                                                    The Company can be held accountable for its             tahunan Perseroan.
                                                                                                    performance transparently and reasonably.               The Company is managed professionally and
                                                                                                    Therefore, the Company must be managed                  as a form of accountability by the Company’s
                                                                                                    correctly, measurably and in accordance with the        management, the Company discloses the
                                                                                                    Company’s interests while taking into account           implementation of the duties of the Board of
                                                                                                    the interests of shareholders and stakeholders.         Directors and the Board of Commissioners in the
                                                                                                    Accountability is a necessary prerequisite for          Annual Report yearly and reports them to the
                                                                                                    achieving sustainable performance.                      General Meeting of Shareholders. In addition,
                                                                                                                                                            the Company also appoints a Public Accounting
                                                                                                                                                            Firm to audit the Company’s annual financial
                                                                                                                                                            statements.




164
Page 167
                                                                                                                                 GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                                  CORPORATE GOVERNANCE
Prinsip-prinsip
Governansi Korporat                       Penjelasan                                    Penerapan di Perseroan
Corporate Governance                      Explanation                                 Implementation in the Company
Principles

Transparansi           Untuk menjaga objektivitas dalam menjalankan          Perseroan senantiasa menyediakan informasi
Transparency           bisnis, Perseroan menyediakan informasi               yang relevan kepada pemegang saham
                       yang material dan relevan dengan cara yang            Perseroan terkait dengan capaian kinerja serta
                       mudah diakses dan dipahami oleh pemangku              kegiatan korporasi Perseroan melalui berbagai
                       kepentingan. Perseroan mengambil inisiatif            kanal informasi seperti Laporan Tahunan dan
                       untuk mengungkapkan tidak hanya masalah               Laporan Keuangan, yang dapat diakses melalui
                       yang disyaratkan oleh peraturan perundang-            situs web Bursa Efek Indonesia dan situs web
                       undangan, tetapi juga hal yang penting untuk          Perseroan.
                       pengambilan keputusan oleh pemegang saham,            The Company, through its information channels
                       kreditur, dan pemangku kepentingan lainnya.           and official website, consistently provides
                       To maintain objectivity in conducting business,       information to the Company’s shareholders
                       the Company provides material and relevant            regarding the Company’s performance through
                       information in a way that is easily accessible and    various information channels, such as Annual
                       understood by stakeholders. The Company takes         Reports and Financial Statements, which can
                       the initiative to disclose not only issues required   be accessed via the Indonesian Stock Exchange
                       by laws and regulations, but also those that are      website and the Company’s website.
                       important for decision-making by shareholders,
                       creditors, and other stakeholders.

Keberlanjutan          Perseroan mematuhi peraturan perundang-               Perseroan menerapkan prinsip keberlanjutan
Sustainability         undangan serta berkomitmen melaksanakan               sebagai bentuk kepatuhan dan upaya
                       tanggung     jawab     terhadap       masyarakat      penciptaan nilai jangka panjang bagi para
                       dan lingkungan agar berkontribusi pada                pemangku kepentingan. Perseroan mengelola
                       pembangunan berkelanjutan melalui kerja               aspek keberlanjutan secara menyeluruh
                       sama dengan semua pemangku kepentingan                melalui tiga pilar, yaitu ekonomi, lingkungan,
                       terkait untuk meningkatkan kehidupan mereka           dan      sosial,     dengan   mengintegrasikan
                       dengan cara yang selaras dengan kepentingan           keberlanjutan ke dalam proses bisnis dan
                       bisnis dan agenda pembangunan berkelanjutan.          tata kelola operasional perusahaan, serta
                       The Company complies with laws and regulations        dituangkan dalam strategi dan kebijakan
                       and is committed to carrying out its responsibility   keberlanjutan Perseroan. Untuk memastikan
                       towards society and the environment in order to       relevansi bagi para pemangku kepentingan
                       contribute to sustainable development through         dan keselarasan dengan kepentingan bisnis,
                       cooperation with all relevant stakeholders to         Perseroan melakukan penilaian materialitas
                       improve community lives in a way that is in line      serta pelibatan pemangku kepentingan secara
                       with business interests and the sustainable           berkala. Implementasi keberlanjutan dipantau
                       development agenda.                                   dan diungkapkan secara transparan melalui
                                                                             pelaporan perusahaan, serta dijalankan selaras
                                                                             dengan agenda pembangunan berkelanjutan.
                                                                             The    Company        implements   sustainability
                                                                             principles as a form of compliance and
                                                                             as an effort to create long-term value
                                                                             for stakeholders. The Company manages
                                                                             sustainability aspects comprehensively through
                                                                             three pillars, i.e., economy, environment, and
                                                                             social, by integrating sustainability into the
                                                                                                                                          Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                                                                             Company's business processes and operational
                                                                             governance, as well as incorporating it into the
                                                                             Company's sustainability strategies and policies.
                                                                             To ensure its relevance to stakeholders and
                                                                             alignment with business interests, the Company
                                                                             conducts periodic materiality assessments and
                                                                             stakeholder engagement. The implementation
                                                                             of sustainability is monitored and disclosed
                                                                             transparently through corporate reporting,
                                                                             and is carried out in line with the sustainable
                                                                             development agenda.




                                                                                                                                 165
Page 168
                                                                             Selain penerapan pilar-pilar tersebut, Perseroan                In addition to those pillars, the Company has
                                                                             juga menerapkan 8 (delapan) prinsip governansi                  also implemented the 8 (eight) principles of
                                                                             korporat yang berisi hak-hak pemegang saham,                    corporate governance which contain the rights
                                                                             pemangku kepentingan dan pemenuhannya, aturan                   of shareholders, stakeholders and its fulfillment,
                                                                             pokok tentang pengelolaan, serta pengawasan                     basic rules regarding management, and supervision
                                                                             atas pengelolaan korporasi di Indonesia, termasuk               of corporate management in Indonesia, including
                                                                             aspek etika, manajemen risiko, dan pengungkapan.                ethical, risk management, and disclosure aspects.
                                                                             Prinsip-prinsip tersebut terbagi dalam 3 (tiga)                 These principles are divided into 3 (three) groups,
                                                                             kelompok, yakni:                                                namely:
                                                                             1. Kelompok prinsip pertama, kedua, dan                         1. The first three principles are a group of principles
                                                                                 ketiga adalah prinsip yang mengatur fungsi                      that regulate the management and supervisory
                                                                                 pengurusan dan pengawasan korporasi, yaitu                      function of a corporation, namely the Board of
                                                                                 Direksi dan Dewan Komisaris;                                    Directors and the Board of Commissioners;
                                                                             2. Kelompok prinsip keempat, kelima, dan keenam                 2. The fourth, fifth, and sixth groups of principles
                                                                                 adalah prinsip yang mengatur proses dan                         govern the processes and outputs produced
                                                                                 keluaran yang dihasilkan oleh Direksi dan Dewan                 by the Board of Directors and the Board of
                                                                                 Komisaris; dan                                                  Commissioners; and
                                                                             3. Kelompok prinsip ketujuh dan kedelapan adalah                3. The seventh and eighth groups of principles
                                                                                 prinsip yang mengatur pemilik sumber daya,                      govern the owners of resources, who are primarily
                                                                                 yang terutama akan menerima manfaat dari                        the beneficiaries of corporate governance
                                                                                 pelaksanaan governansi korporat.                                implementation.


                                                                             Prinsip                                      Definisi                                       Penjelasan
                                                                             Principle                                   Definition                                       Explanation

                                                                             Prinsip 1
                                                                             Principle 1

                                                                             Peran dan Tanggung        Direksi dan Dewan Komisaris menjalankan          Prinsip 1 berkaitan dengan peran dan tanggung
                                                                             Jawab Direksi dan         peran dan tanggung jawabnya secara               jawab Direksi dalam melakukan pengelolaan
                                                                             Dewan Komisaris           independen untuk menciptakan nilai yang          Perseroan      serta   peran   dan     tanggung
                                                                             Roles and                 berkelanjutan untuk kepentingan terbaik jangka   jawab Dewan Komisaris dalam melakukan
                                                                             Responsibilities of the   panjang korporasi dan pemegang saham,            pengawasan atas pengelolaan Perseroan oleh
                                                                             Board of Directors        dengan mempertimbangkan kepentingan para         Direksi. Di samping itu, prinsip ini mengatur
                                                                             and the Board of          pemangku kepentingan.                            penilaian kinerja Direksi dan Dewan Komisaris
                                                                             Commissioners             The Board of Directors and the Board of          dan anggotanya masing-masing, penanganan
                                                                                                       Commissioners carry out their roles and          benturan kepentingan yang terjadi pada
                                                                                                       responsibilities  independently   to    create   anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris
                                                                                                       sustainable value for the best long-term         serta peningkatan kompetensi anggota Direksi
                                                                                                       interests of the Company and its shareholders,   dan anggota Dewan Komisaris.
                                                                                                       taking into account the interests of all         Principle 1 is related to the roles and
                                                                                                       stakeholders.                                    responsibilities of the Board of Directors in
                                                                                                                                                        managing the Company as well as the roles and
                                                                                                                                                        responsibilities of the Board of Commissioners
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                                                                        in supervising the Company’s management
                                                                                                                                                        by the Board of Directors. Furthermore, this
                                                                                                                                                        principle governs the performance assessment
                                                                                                                                                        of the Board of Directors and the Board of
                                                                                                                                                        Commissioners and their respective members,
                                                                                                                                                        the resolution of conflicts of interest between
                                                                                                                                                        members of the Board of Directors and
                                                                                                                                                        members of the Board of Commissioners, and
                                                                                                                                                        the competency development of members
                                                                                                                                                        of the Board of Directors and members of the
                                                                                                                                                        Board of Commissioners.




166
Page 169
                                                                                                                                  GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                                   CORPORATE GOVERNANCE
Prinsip                                    Definisi                                            Penjelasan
Principle                                 Definition                                           Explanation

Prinsip 2
Principle 2

Komposisi dan         • Anggota Direksi dan anggota Dewan                   Prinsip 2 mengharuskan pemilihan dan
Remunerasi Direksi      Komisaris dipilih dan ditetapkan sedemikian         penetapan anggota Direksi dan anggota
dan Dewan Komisaris     rupa sehingga komposisi Direksi sebagai             Dewan      Komisaris    dilakukan     sedemikian
Composition and         organ pengelolaan dan komposisi Dewan               rupa sehingga Direksi dan Dewan Komisaris
Remuneration of the     Komisaris sebagai organ pengawasan                  masing-masing sebagai organ pengelolaan
Board of Directors      adalah beragam dan masing-masing                    dan pengawasan memiliki komposisi anggota
and the Board of        terdiri dari para Direktur dan Komisaris            dengan pengetahuan, kemampuan, dan
Commissioners           yang memiliki komitmen, pengetahuan,                keahlian yang dibutuhkan sesuai dengan
                        kemampuan, pengalaman, dan keahlian                 perannya masing-masing. Di samping itu,
                        yang dibutuhkan untuk memenuhi secara               prinsip ini menekankan pentingnya kebijakan
                        tepat peran pengelolaan Direksi dan peran           remunerasi untuk mendorong anggota Direksi
                        pengawasan Dewan Komisaris.                         dan anggota Dewan Komisaris mengutamakan
                      • Remunerasi dirancang untuk secara efektif           kepentingan     jangka     panjang     Perseroan
                        menyelaraskan kepentingan anggota Direksi           berdasarkan prinsip keberlanjutan, serta
                        dan anggota Dewan Komisaris dengan                  mengharuskan pengungkapan kebijakan dan
                        kepentingan jangka panjang korporasi dan            informasi remunerasi yang diterima oleh Direksi
                        penciptaan nilai yang berkelanjutan.                dan Dewan Komisaris secara transparan dan
                      • Members of the Board of Directors and               akuntabel.
                        members of the Board of Commissioners               Principle 2 requires the selection and
                        are selected and determined in such a               appointment of members of the Board of
                        way that the composition of the Board of            Directors and members of the Board of
                        Directors as a management organ and the             Commissioners to be carried out in such
                        composition of the Board of Commissioners           a way that the Board of Directors and the
                        as a supervisory organ is diverse and each          Board of Commissioners, as management
                        consists of Directors and Commissioners             and supervisory organs, respectively, have a
                        who have the commitment, knowledge,                 composition of members with the necessary
                        ability, experience and expertise needed to         knowledge, abilities, and expertise. Furthermore,
                        appropriately fulfilling the management role        this principle emphasizes the importance of
                        of the Board of Directors and the supervisory       remuneration policies in encouraging members
                        role of the Board of Commissioners.                 of the Board of Directors and members of
                      • Remuneration is designed to effectively             the Board of Commissioners to prioritize the
                        align the interests of members of the Board         Company's long-term interests based on
                        of Directors and members of the Board of            the principle of sustainability, and it requires
                        Commissioners with the long-term interests          transparent and accountable disclosure of
                        of the Company and sustainable value                remuneration policies and information received
                        creation.                                           by the Board of Directors and the Board of
                                                                            Commissioners.

Prinsip 3
Principle 3

Hubungan Kerja        Direksi dan Dewan Komisaris memiliki hubungan         Prinsip 3 menekankan pentingnya hubungan
antara Direksi dan    kerja yang erat, terbuka, konstruktif, profesional,   kerja yang erat, terbuka, konstruktif, profesional,
Dewan Komisaris       dan saling percaya untuk kepentingan terbaik          dan saling percaya antara Direksi dan Dewan

                                                                                                                                           Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Work Relationship     Perseroan.                                            Komisaris dalam mencapai kepentingan terbaik
between the           The Board of Directors and the Board of               Perseroan. Prinsip ini juga mengatur perlunya
Board of Directors    Commissioners have a close, open, constructive,       Dewan Komisaris mengakses informasi yang
and the Board of      professional, and trusting work relationship for      lengkap serta pentingnya anggota Direksi dan
Commissioners         the best interests of the Company.                    Dewan Komisaris memahami implikasi struktur
                                                                            kepemilikan Perseroan terhadap pelaksanaan
                                                                            perannya.
                                                                            Principle 3 emphasizes the importance of a
                                                                            close, open, constructive, professional, and
                                                                            trusting work relationship between the Board
                                                                            of Directors and the Board of Commissioners
                                                                            in achieving the best interests of the Company.
                                                                            This Principle also regulates the need for the
                                                                            Board of Commissioners to access complete
                                                                            information and the importance for members
                                                                            of the Board of Directors and the Board of
                                                                            Commissioners to understand the implications
                                                                            of the Company’s ownership structure for
                                                                            carrying out their roles.




                                                                                                                                  167
Page 170
                                                                             Prinsip                                     Definisi                                          Penjelasan
                                                                             Principle                                   Definition                                         Explanation

                                                                             Prinsip 4
                                                                             Principle 4

                                                                             Perilaku Etis           Perseroan memiliki komitmen untuk bertindak          Perseroan perlu untuk membuat pernyataan
                                                                             Ethical Conduct         secara     etis   dan    bertanggung     jawab,      secara berkala tentang komitmen perusahaan
                                                                                                     menegakkan nilai-nilai dan budaya organisasi.        tidak hanya mematuhi peraturan perundang-
                                                                                                     The Company has a commitment to act                  undangan yang berlaku, namun juga komitmen
                                                                                                     ethically and responsibly, upholding the values      untuk bertindak etis dan bertanggung jawab.
                                                                                                     and culture of the organization.                     The Company needs to periodically make
                                                                                                                                                          statements regarding corporate commitments
                                                                                                                                                          not only to comply with applicable laws and
                                                                                                                                                          regulations, but also the commitments to act
                                                                                                                                                          ethically and responsibly.

                                                                             Prinsip 5
                                                                             Principle 5

                                                                             Manajemen Risiko,       Perseroan menjalankan praktik governansi             Direksi harus mengimplementasikan governansi,
                                                                             Pengendalian            korporat yang terintegrasi dengan penerapan          sistem pengendalian internal dan manajemen
                                                                             Internal, dan           sistem pengendalian internal dan manajemen           risiko, dan sistem manajemen kepatuhan
                                                                             Kepatuhan               risiko, serta sistem manajemen kepatuhan yang        secara terintegrasi sebagai bagian dari
                                                                             Risk Management,        efektif dalam rangka mendukung pencapaian            strategi, perangkat manajemen, dan praktik
                                                                             Internal Control, and   sasaran, visi, misi, tujuan, maupun target kinerja   yang dijalankan Perseroan dalam berbisnis
                                                                             Compliance              Perseroan dalam menjalankan bisnis secara            secara bertanggung jawab (responsible
                                                                                                     berintegritas.                                       business) sebagai warga korporat yang baik
                                                                                                     The      Company        carries  out   corporate     (good corporate citizen). Dewan Komisaris
                                                                                                     governance practices that are integrated             memantau dan menyampaikan masukan
                                                                                                     with the implementation of internal control          terhadap efektivitas penerapan governansi,
                                                                                                     and risk management systems, as well as an           sistem pengendalian internal dan manajemen
                                                                                                     effective compliance management system               risiko, dan sistem manajemen kepatuhan
                                                                                                     in order to support the achievement of the           korporat yang dilaksanakan secara terintegrasi
                                                                                                     Company’s objectives, vision, mission, goals and     oleh Direksi.
                                                                                                     performance targets in running business with         The Board of Directors must implement
                                                                                                     integrity.                                           governance,     internal   control  and    risk
                                                                                                                                                          management systems, and an integrated
                                                                                                                                                          compliance management system as part of
                                                                                                                                                          the strategy, management tools, and practices
                                                                                                                                                          implemented by the Company in running
                                                                                                                                                          responsible business as a good corporate
                                                                                                                                                          citizen. The Board of Commissioners monitors
                                                                                                                                                          and provides input on the effectiveness of the
                                                                                                                                                          implementation of the Company’s governance,
                                                                                                                                                          internal control and risk management system,
                                                                                                                                                          and corporate compliance management
                                                                                                                                                          system, which are carried out in an integrated
                                                                                                                                                          manner by the Board of Directors.
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Prinsip 6
                                                                             Principle 6

                                                                             Pengungkapan dan        Perseroan membuat pengungkapan yang                  Perseroan harus memiliki kerangka governansi
                                                                             Transparansi            akurat dan tepat waktu mengenai semua hal            yang mampu memberikan keyakinan yang
                                                                             Disclosure and          yang material tentang Perseroan.                     dapat menghasilkan pengungkapan yang
                                                                             Transparency            The Company makes accurate and timely                akurat dan tepat waktu mengenai semua hal
                                                                                                     disclosures regarding all material matters           yang material tentang Perseroan, yang meliputi
                                                                                                     concerning the Company.                              kondisi dan kinerja keuangan, kepemilikan atas
                                                                                                                                                          Perseroan, dan governansi korporat.
                                                                                                                                                          The Company should have a governance
                                                                                                                                                          framework capable of providing assurance that
                                                                                                                                                          can result in accurate and timely disclosure of
                                                                                                                                                          all material matters concerning the Company,
                                                                                                                                                          including financial condition and performance,
                                                                                                                                                          ownership of the Company, and corporate
                                                                                                                                                          governance.




168
Page 171
                                                                                                                            GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                             CORPORATE GOVERNANCE
Prinsip                                  Definisi                                         Penjelasan
Principle                               Definition                                        Explanation

Prinsip 7
Principle 7

Hak-Hak Pemegang     Perseroan melindungi dan memfasilitasi             Prinsip 7 menjelaskan mengenai pemenuhan
Saham                pelaksanaan hak pemegang saham dan                 hak pemegang saham dan perlakuan adil bagi
Rights of            memastikan perlakukan yang adil terhadap           pemegang saham, bagaimana cara kerja sama
Shareholders         pemegang saham, termasuk pemegang saham            aktif antara Perseroan dengan pemegang
                     minoritas. Semua pemegang saham memiliki           sahamnya dilaksanakan serta pelaksanaan
                     kesempatan untuk mendapatkan ganti rugi            sebagian hak pemegang saham secara efektif
                     yang efektif atas pelanggaran hak-hak mereka.      melalui RUPS.
                     The Company protects and facilitates the           Principle 7 explains the fulfillment of
                     exercise of shareholders’ rights and ensures       shareholders’ rights and fair treatment for
                     fair treatment of shareholders, including          shareholders, how active cooperation between
                     minority shareholders. All shareholders have       the Company and shareholders is carried out
                     the opportunity to obtain effective remedies for   and the effective implementation of several
                     violations against their rights.                   rights of shareholders through the GMS.


Prinsip 8
Principle 8

Hak-Hak Pemangku     Perseroan mengakui hak-hak pemangku                Prinsip 8 berkaitan dengan peran Direksi dan
Kepentingan          kepentingan yang ditetapkan dalam peraturan        Dewan Komisaris dalam mengintegrasikan
Rights of            perundang-undangan yang berlaku atau suatu         aspek keberlanjutan ke dalam model bisnis
Stakeholders         perjanjian yang disepakati oleh Perseroan dan      Perseroan,       melaksanakan        keterlibatan
                     mendorong kerja sama aktif dengan pemangku         pemangku kepentingan, serta memastikan
                     kepentingan dalam menciptakan kekayaan,            perlindungan terhadap hak-hak para pemangku
                     lapangan kerja, dan keberlanjutan usaha yang       kepentingan. Dewan Komisaris memantau
                     sehat secara finansial.                            pengintegrasian semua aspek tersebut di atas
                     The Company recognizes the rights of               yang dilakukan oleh Direksi.
                     stakeholders as defined by applicable laws and     Principle 8 is related to the roles of the Board
                     regulations or an agreement reached by the         of Directors and the Board of Commissioners
                     Company, and encourages active collaboration       in integrating sustainability aspects into the
                     with stakeholders in the creation of wealth,       Company’s business model, implementing
                     employment, and financially sound business         stakeholder engagement, and ensuring the
                     continuity.                                        protection of stakeholders’ rights. The Board of
                                                                        Commissioners monitors the integration of all
                                                                        of the aforementioned aspects by the Board of
                                                                        Directors.



Roadmap Governansi Korporat                                 Corporate Governance Roadmap

Perseroan memiliki komitmen yang kuat dan                   The Company has a strong and consistent
konsisten dalam menerapkan praktik terbaik                  commitment to implement the best practices of
governansi korporat pada seluruh aktivitas yang             corporate governance in all of its activities. Since
                                                                                                                                     Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dijalankan. Sejak pertama kali diterapkan, komitmen         its introduction, the implementation of corporate
penerapan governansi korporat di Perseroan terus            governance in the Company has been continuously
berkembang sejalan tren yang baik sebagai langkah           improving in line with positive trends as a measure
perbaikan dan penyempurnaan praktik governansi              to improve and refine its corporate governance
korporat.                                                   practices.

Di tahun 2025, Perseroan telah memiliki Governance          In 2025, the Company has established a Governance
Roadmap sebagai bentuk komitmen penerapan                   Roadmap as a form of commitment to the
governansi korporat secara menyeluruh. Roadmap ini          comprehensive       implementation    of    corporate
berfungsi sebagai panduan pelaksanaan governansi            governance. This Roadmap serves as an implementation
di Perseroan agar menjadi lebih terarah, terencana,         guideline of governance within the Company, ensuring
serta berdampak pada terciptanya iklim usaha                a more structured and planned approach, while
yang kondusif yang pada akhirnya mendorong                  promoting a conducive business environment , which
pertumbuhan Perseroan secara sehat, kuat, dan               ultimately supports the Company’s healthy, strong,
berkesinambungan. Fokus roadmap Perseroan untuk             and sustainable growth. The focus of the Company’s
5 (lima) tahun ke depan adalah untuk meningkatkan           roadmap for the next five (5) years is to improve the
kualitas governansi korporat yang terbagi ke dalam          quality of corporate governance, which is divided into
beberapa tahapan, antara lain:                              several stages, including:




                                                                                                                            169
Page 172
                                                                             1.   Memperkuat kualitas governansi korporat;                             1.    Strengthening the quality of corporate
                                                                                                                                                             governance;
                                                                             2.   Sosialisasi/awareness dan tinjauan                         atas      2.    Socializing/awareness and reviewing corporate
                                                                                  governansi korporat; dan                                                   governance implementation; and
                                                                             3.   Memperkuat governansi terintegrasi                          dan      3.    Strengthening integrated governance and
                                                                                  pengoptimalan governansi korporat.                                         optimizing corporate governance.

                                                                             Pelaksanaan Governansi Korporat                                           Implementation of Corporate
                                                                             Tahun 2025                                                                Governance in 2025

                                                                             Di sepanjang tahun 2025, Perseroan telah                                  Throughout 2025, the Company has implemented
                                                                             melaksanakan governansi korporat sejalan dengan                           corporate governance in line with the established
                                                                             Governance Roadmap yang disusun. Adapun                                   Governance Roadmap. Activities and initiatives
                                                                             kegiatan dan inisiatif terkait penerapan governansi                       related to the implementation of corporate
                                                                             korporat yang telah dijalankan oleh Perseroan                             governance that have been carried out by the
                                                                             selama tahun buku, antara lain:                                           Company during the financial year are as follows:
                                                                             1. Pemutakhiran Kebijakan Anti Korupsi dan Anti                           1. Updating the Anti-Corruption and Anti-Bribery
                                                                                 Penyuapan di level Grup AirAsia.                                          Policy at AirAsia Group.
                                                                             2. Penyelenggaraan RUPS Perseroan sesuai                                  2. Organizing the Company’s GMS in accordance
                                                                                 dengan ketentuan yang berlaku.                                            with applicable regulations.
                                                                             3. Penyelenggaraan        Rapat     Direksi,  Dewan                       3. Organizing meetings of the Board of Directors,
                                                                                 Komisaris, dan organ pendukung Dewan                                      Board of Commissioners, and supporting organs
                                                                                 Komisaris sesuai dengan ketentuan yang                                    of the Board of Commissioners in accordance
                                                                                 berlaku.                                                                  with applicable regulations.
                                                                             4. Pemutakhiran kebijakan terkait governansi                              4. Updating policies related to corporate
                                                                                 korporat, diantaranya adalah Board Manual,                                governance, including the Board Manual,
                                                                                 Piagam    Sekretaris      Perusahaan,    Piagam                           Corporate Secretary Charter, Audit Committee
                                                                                 Komite Audit, Pedoman Komite Nominasi dan                                 Charter,     Nomination    and   Remuneration
                                                                                 Remunerasi, dan Piagam Audit Internal.                                    Committee Charter, and Internal Audit Charter.
                                                                             5. Pelaksanaan Keterbukaan Informasi sesuai                               5. Conducting        Information   Disclosure     in
                                                                                 dengan ketentuan yang berlaku.                                            accordance with applicable regulations.


                                                                             Struktur Governansi Korporat
                                                                             Corporate Governance Structure




                                                                                                                                     Rapat Umum Pemegang
                                                                                                                                            Saham
                                                                                                                                     General Meeting of Shareholders
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                         Dewan Komisaris                                                                 Direksi
                                                                                                     Board of Commissioners                                                          Board of Directors



                                                                                                                                                                                                    Organ Utama Perseroan
                                                                                                                                                                                                     The Company’s Main Organ




                                                                                                                                                                                                   Organ Pendukung Perseroan
                                                                                                                                                                                                   The Company’s Supporting Organ




                                                                                                                       Komite Nominasi dan                       Sekretaris
                                                                                       Komite Audit                        Remunerasi                                                                     Unit Audit Internal
                                                                                                                                                                Perusahaan
                                                                                       Audit Committee                Nomination and Remuneration                                                           Internal Audit Unit
                                                                                                                                                             Sekretaris Perusahaan
                                                                                                                              Committee




170
Page 173
                                                                                                                GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                 CORPORATE GOVERNANCE
Perseroan telah memiliki struktur governansi korporat   The Company has a corporate governance structure
yang mengacu pada UU Perseroan Terbatas, yakni          that refers to the Limited Liability Company Law,
terdiri dari:                                           which consists of:
1. RUPS                                                 1. GMS
    Organ Perseroan yang mempunyai wewenang                 The only Company’s organ that has the authority
    yang tidak diberikan kepada Direksi atau Dewan          not given to the Board of Directors or Board of
    Komisaris dalam batas yang ditentukan dalam             Commissioners within the limits stipulated by the
    peraturan dan/atau Anggaran Dasar.                      regulations and/or the Articles of Association.
2. Dewan Komisaris                                      2. Board of Commissioners
    Organ Perseroan yang bertugas melakukan                 The Company’s organ with duties to generally
    pengawasan secara umum dan/atau khusus                  and/or specifically supervise in accordance with
    sesuai dengan Anggaran Dasar serta memberi              the Articles of Association as well as to provide
    nasihat kepada Direksi.                                 advice to the Board of Directors.
3. Direksi                                              3. Board of Directors
    Organ Perseroan yang berwenang dan                      The Company’s organ that has full authority and
    bertanggung jawab penuh atas pengurusan                 responsibilities on the Company’s management
    Perseroan untuk kepentingan Perseroan, sesuai           for the Company’s interests, in accordance with
    dengan maksud dan tujuan Perseroan serta                the Company’s purposes and objectives as
    mewakili Perseroan, baik di dalam maupun                well as representing the Company, either inside
    di luar pengadilan sesuai dengan ketentuan              or outside the court, in accordance with the
    Anggaran Dasar.                                         Articles of Association.

Selain ketiga organ utama tersebut, sesuai dengan       Besides the three main organs, in compliance
peraturan perundang-undangan, Perseroan dapat           with the laws and regulations, the Company may
membentuk organ pendukung untuk membantu                establish supporting organs to assist the Board of
Dewan Komisaris dan Direksi dalam menjalankan           Commissioners and the Board of Directors in carrying
fungsi, tugas, dan tanggung jawabnya untuk              out their functions, duties, and responsibilities to
mencapai visi dan misi Perseroan.                       achieve the Company’s purpose, vision, and mission.

Di tahun 2025, Perseroan membentuk organ                In 2025, the Company has established Committees
pendukung berupa Komite di bawah Dewan Komisaris        under the Board of Commissioners and supporting
dan organ pendukung Direksi. Organ pendukung            organs of the Board of Directors, consisting of:
tersebut terdiri dari:
1. Organ Pendukung Dewan Komisaris:                     1.   Supporting Organs under the Board of
                                                             Commissioners:
     a. Komite Audit.                                        a. Audit Committee.
     b. Komite Nominasi dan Remunerasi.                      b. Nomination and Remuneration Committee.
2.   Organ Pendukung Direksi:                           2.   Supporting Organs under the Board of Directors:
     a. Sekretaris Perusahaan.                               a. Corporate Secretary.
     b. Audit Internal.                                      b. Internal Audit.


                                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Proses Governansi Korporat                              Corporate Governance Process

Proses governansi korporat yang diterapkan oleh         The Company’s corporate governance process
Perseroan bertujuan untuk mendukung efektivitas         aims to support effective decision-making,
pengambilan keputusan, pemantauan kinerja,              performance monitoring, as well as building stronger
serta memperkuat hubungan dengan para                   relationships with stakeholders. This process is
pemangku kepentingan. Implementasi proses ini           implemented through various activities, including
diwujudkan melalui berbagai kegiatan, antara lain       regular meetings of the Board of Commissioners
penyelenggaraan rapat rutin Dewan Komisaris dan         and the Board of Directors, strategy formulation
Direksi, sesi perumusan strategi, evaluasi kinerja,     sessions, performance evaluations, and stakeholder
serta kegiatan keterlibatan pemangku kepentingan.       engagement activities.




                                                                                                                171
Page 174
                                                                             Perseroan senantiasa menjadikan governansi               The Company always considers corporate
                                                                             korporat sebagai elemen penting dalam menjaga            governance as an important element in maintaining
                                                                             kinerja operasional yang optimal. Penerapan              optimal operational performance. An optimal
                                                                             governansi korporat yang optimal mampu membawa           corporate governance enables the Company to
                                                                             Perseroan dalam menghadapi berbagai tantangan            overcome various operational challenges, such
                                                                             operasional, seperti perencanaan rute, pengelolaan       as route planning, fleet management, and safety
                                                                             armada, dan penerapan protokol keselamatan,              protocol implementation, while ensuring financial
                                                                             dengan tetap memastikan keberlanjutan finansial          sustainability and compliance with all applicable
                                                                             serta kepatuhan terhadap seluruh peraturan               regulations. All of these processes are carried out
                                                                             yang berlaku. Seluruh proses tersebut dijalankan         based on a solid ethical framework that emphasizes
                                                                             berdasarkan kerangka etika yang kokoh sekaligus          integrity, transparency, and accountability in all of
                                                                             menekankan nilai integritas, transparansi, dan           the Company’s activities.
                                                                             akuntabilitas dalam setiap kegiatan Perseroan.




                                                                             Rapat Umum Pemegang Saham
                                                                             General Meeting of Shareholders



                                                                             Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah                  The General Meeting of Shareholders (GMS) is
                                                                             organ tertinggi yang memiliki hak dan wewenang           the highest governance organ that has rights and
                                                                             yang tidak dimiliki oleh Dewan Komisaris maupun          authorities not vested in the Board of Commissioners
                                                                             Direksi dengan batasan yang ditentukan dalam             or the Board of Directors, subject to the limitations
                                                                             peraturan perundang-undangan dan Anggaran                stipulated by the applicable laws and regulations
                                                                             Dasar Perseroan. RUPS berfungsi sebagai forum            and the Company’s Articles of Association. The
                                                                             utama komunikasi antara Dewan Komisaris, Direksi,        GMS serves as the main communication forum
                                                                             dan para pemegang saham, di mana setiap                  between the Board of Commissioners, the Board
                                                                             pemegang saham yang hadir memiliki kesempatan            of Directors, and the shareholders, providing each
                                                                             untuk menyampaikan pertanyaan serta pandangan            shareholder in attendance with the opportunity
                                                                             terhadap agenda yang dibahas.                            to ask questions and express their views on the
                                                                                                                                      agenda being discussed.

                                                                             Penyelenggaraan RUPS bertujuan untuk menjamin            The GMS is held to ensure the principles of
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan        transparency, accountability, and fairness in
                                                                             dalam setiap pengambilan keputusan Perseroan,            every decision made by the Company, while also
                                                                             sekaligus menyelaraskan kepentingan pemegang             aligning the interests of shareholders with the
                                                                             saham dengan tujuan jangka panjang Perseroan.            Company’s long-term objectives. Through this
                                                                             Melalui forum ini, para pemegang saham dapat             forum, shareholders can vote on various strategic
                                                                             memberikan suara terhadap berbagai keputusan             decisions, such as the appointment and dismissal
                                                                             strategis, seperti pengangkatan dan pemberhentian        of board members, approval of annual financial
                                                                             anggota dewan, persetujuan laporan keuangan              reports, determination of dividend policies, and other
                                                                             tahunan, penetapan kebijakan dividen, serta              important decisions including mergers, acquisitions,
                                                                             keputusan penting lainnya termasuk penggabungan,         or sales of strategic assets.
                                                                             akuisisi, atau penjualan aset strategis.

                                                                             RUPS Perseroan terdiri dari 2 (dua) jenis, yaitu:        The Company’s GMS consists of two types, namely:
                                                                             1. RUPS Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan             1. Annual GMS (AGMS), which is held every year
                                                                                setiap tahun paling lambat 6 (enam) bulan                 no later than six (6) months after the end of the
                                                                                setelah tahun buku Perseroan berakhir.                    Company’s financial year.
                                                                             2. RUPS Luar Biasa (RUPSLB) yang dapat                   2. Extraordinary GMS (EGMS), which can be held at
                                                                                diselenggarakan      setiap      waktu      apabila       any time when necessary.
                                                                                diperlukan.




172
Page 175
                                                                                                                GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                 CORPORATE GOVERNANCE
Landasan Hukum RUPS                                  Legal Basis of the GMS

Penyelenggaraan RUPS di Perseroan senantiasa         The implementation of GMS in the Company always
mengacu pada sejumlah peraturan, antara lain:        refers to the following regulations:
1. Anggaran Dasar Perseroan;                         1. Articles of Association of the Company;
2. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang           2. Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability
   Perseroan Terbatas berikut perubahannya;              Companies and its amendments;
3. Peraturan OJK No. 15/POJK.04/2020 Tentang         3. OJK Regulation No. 15/POJK.04/2020 concerning
   Rencana dan Penyelenggaraan RUPS Perseroan            the Plan and Organization of GMS in Public
   Terbuka;                                              Companies;
4. Peraturan OJK No. 14 Tahun 2025 tentang           4. OJK Regulation No. 14 of 2025 concerning
   Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham,                Electronic Organization of General Meetings of
   Rapat Umum Pemegang Obligasi, dan Rapat               Shareholders, General Meetings of Bondholders,
   Umum Pemegang Sukuk Secara Elektronik; dan            and General Meeting of Sukuk Holders; and
5. Peraturan Bursa Efek Indonesia No. I-E tentang    5. Indonesia Stock Exchange Regulation No. I-E
   Kewajiban Penyampaian Informasi.                      concerning the Obligation to Submit Information.

Hak dan Wewenang Pemegang Saham                      Rights and Authorities of Shareholders in
dalam RUPS                                           the GMS

Pemegang saham adalah individu maupun entitas        Shareholders are individuals or legal entities that
hukum yang secara sah memiliki saham Perseroan       legally own the Company’s shares, which rights
yang memiliki hak dan tanggung jawab sesuai          and responsibilities are stipulated in the laws and
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan        regulations as well as the Company’s Articles of
dan Anggaran Dasar Perseroan. Dalam menjalankan      Association. In carrying out their roles, shareholders
perannya, pemegang saham tetap menghormati           respect the limits of their authority by not interfering
batasan kewenangan dengan tidak melakukan            with the functions, duties, and responsibilities of the
intervensi terhadap pelaksanaan fungsi, tugas, dan   Board of Commissioners or the Board of Directors,
tanggung jawab Dewan Komisaris maupun Direksi,       thereby ensuring that the principles of corporate
sehingga prinsip governansi korporat dapat terjaga   governance are optimally maintained.
dengan optimal.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan dan             Based on the Company’s Articles of Association and
Peraturan OJK, pemegang saham memiliki hak           OJK Regulations, shareholders have the right to:
untuk:
1. Menyetujui       penggabungan,       peleburan,   1.   Approve the merger, consolidation, acquisition,
    pengambilalihan,      pemisahan,   pengajuan          separation, filing for bankruptcy of the
    permohonan        pailit   atas     Perseroan,        Company, extension of the Company’s term of
    perpanjangan atas jangka waktu berdirinya             establishment, dissolution, and liquidation;
    Perseroan, pembubaran dan likuidasi;
2. Mengangkat dan memberhentikan anggota             2.   Appoint and dismiss members of the Board of
                                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
    Direksi dan/atau Dewan Komisaris;                     Directors and/or the Board of Commissioners;
3. Menyetujui     perubahan     Anggaran    Dasar    3.   Approve amendments of the Company’s Articles
    Perseroan;                                            of Association;
4. Menyetujui penambahan Modal Dasar dan/atau        4.   Approve the increase in Authorized Capital and/
    Modal Disetor dan Ditempatkan;                        or Paid-up Capital;
5. Menyetujui transaksi material berdasarkan         5.   Approve material transactions based on the
    batas kewenangan yang diatur dalam peraturan          limits of authority as stipulated in the laws
    perundang-undangan dan/atau perubahan                 and regulations and/or changes in business
    kegiatan usaha;                                       activities;
6. Menyetujui pengeluaran saham baru dalam           6.   Approve the issuance of new shares in reserve
    simpanan (portepel);                                  (portepel);
7. Menyetujui rencana untuk memperoleh dan           7.   Approve plans to obtain and use the proceeds
    menggunakan hasil dari kegiatan-kegiatan              from funding activities;
    pendanaan;
8. Memberikan persetujuan atas aksi korporasi        8.   Grant approval for corporate actions in
    sesuai dengan peraturan perundang-undangan            accordance with the applicable laws and
    yang berlaku; dan                                     regulations; and




                                                                                                                173
Page 176
                                                                             9.   Khusus untuk transaksi yang mengandung            9.   Specifically for transactions that contain
                                                                                  benturan kepentingan, maka wajib disetujui oleh        conflicts of interest, approval must be obtained
                                                                                  Pemegang Saham Independen atau wakilnya                from Independent Shareholders or their
                                                                                  yang diberikan kewenangan dalam RUPS.                  representatives who are granted authority in the
                                                                                                                                         GMS.

                                                                             Di samping itu, pemegang saham juga memiliki           In addition, shareholders also have the authority to:
                                                                             wewenang untuk:
                                                                             1. Memberikan persetujuan atas Laporan Tahunan         1.   Approve the Annual Report on the Company’s
                                                                                 mengenai jalannya aktivitas usaha Perseroan             business activities and the Board of
                                                                                 serta Laporan Kegiatan Pengawasan Dewan                 Commissioners’ Supervisory Report during the
                                                                                 Komisaris selama tahun buku tersebut yang               financial year as published in the Company’s
                                                                                 dimuat dalam Laporan Tahunan Perseroan.                 Annual Report.
                                                                             2. Mengesahkan Laporan Keuangan yang terdiri           2.   Ratify the Financial Statements consisting of
                                                                                 dari neraca akhir tahun buku dan perhitungan            the balance sheet at the end of the financial
                                                                                 laba rugi dari tahun buku yang bersangkutan             year and the income statement for the relevant
                                                                                 yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik dan/           financial year that has been audited by a Public
                                                                                 atau Kantor Akuntan Publik.                             Accountant and/or Public Accounting Firm.
                                                                             3. Memberikan       persetujuan     atas   usulan      3.   Approve the proposed use of the Company’s
                                                                                 penggunaan laba Perseroan.                              profits.
                                                                             4. Melakukan penunjukan atau memberikan                4.   Appoint or authorize the Board of Commissioners
                                                                                 kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk                 to appoint a Public Accountant and/or Public
                                                                                 menunjuk Akuntan Publik dan/atau Kantor                 Accounting Firm for the current year.
                                                                                 Akuntan Publik untuk tahun berjalan.
                                                                             5. Menentukan remunerasi untuk anggota Direksi         5.   Determine the remuneration for members
                                                                                 dan Dewan Komisaris.                                    of the Board of Directors and the Board of
                                                                                                                                         Commissioners.
                                                                             6.   Menyetujui mata acara lain dalam RUPS yang        6.   Approve other agenda items in the GMS as
                                                                                  diusulkan sesuai dengan ketentuan Anggaran             proposed in accordance with the provisions of
                                                                                  Dasar Perseroan.                                       the Company’s Articles of Association.



                                                                             Perlakuan Adil Terhadap Pemegang                       Fair Treatment of Shareholders [G-08]
                                                                             Saham [G-08]

                                                                             Perseroan menjunjung tinggi prinsip perlakuan yang     The Company upholds the principle of fair and equal
                                                                             adil dan setara terhadap seluruh pemegang saham.       treatment of all shareholders. The policy regarding
                                                                             Kebijakan mengenai perlakuan yang adil kepada          fair treatment of shareholders is stipulated in the
                                                                             pemegang saham telah diatur dalam Pedoman Tata         Company’s Corporate Governance Guidelines, which
                                                                             Kelola Perusahaan Perseroan yang dipublikasikan        are published on the Company’s website under the
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             melalui situs web Perseroan pada menu Tata Kelola.     Corporate Governance menu.

                                                                             Dalam kebijakan tersebut diatur bahwa Perseroan        This policy stipulates that the Company guarantees
                                                                             menjamin setiap pemegang saham memperoleh              that every shareholder receives equal treatment
                                                                             perlakuan yang setara serta dapat menggunakan          and can exercise their rights in accordance with the
                                                                             hak-haknya sesuai dengan ketentuan Anggaran            provisions of the Company’s Articles of Association
                                                                             Dasar Perseroan dan peraturan perundang-               as well as the applicable laws and regulations. The
                                                                             undangan yang berlaku. Perseroan juga memastikan       Company also ensures the availability of adequate
                                                                             tersedianya akses informasi yang memadai dan           and transparent information for all shareholders
                                                                             transparan bagi seluruh pemegang saham guna            to support proper decision-making through the
                                                                             mendukung pengambilan keputusan yang tepat             Company’s website and the Indonesia Stock
                                                                             melalui situs web Perseroan maupun Bursa Efek          Exchange.
                                                                             Indonesia.




174
Page 177
                                                                                                                GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                 CORPORATE GOVERNANCE
Tata Cara Penyelenggaraan RUPS                         GMS Procedures

Berdasarkan     peraturan    perundang-undangan        Based on the laws and the Company’s Articles of
dan Anggaran Dasar Perseroan, mekanisme                Association, the mechanism of GMS organization in
penyelenggaraan RUPS di Perseroan adalah sebagai       the Company is as follows:
berikut:
1. Pemberitahuan RUPS kepada OJK                       1.   GMS Notification to OJK
    Informasi mengenai rencana penyelenggaraan              Information regarding the plan to hold the
    RUPS beserta mata acara rapat harus                     GMS along with the meeting agenda must be
    disampaikan kepada OJK selambat-lambatnya               submitted to OJK no later than 5 (five) working
    5 (lima) hari kerja sebelum pengumuman                  days before the announcement of the GMS,
    RUPS, dengan tidak memperhitungkan tanggal              without counting the date of the notification.
    pemberitahuan tersebut.
2. Pengumuman RUPS                                     2.   Announcement of GMS
    Pengumuman RUPS dilakukan paling lambat                 Announcement of the GMS shall be made at the
    14 (empat belas) hari sebelum pemanggilan               latest 14 (fourteen) days prior to the invitation
    RUPS, dengan tidak memperhitungkan tanggal              of the GMS, without counting the date of the
    pengumuman dan pemanggilan, melalui situs               announcement, through the Company’s website,
    web Perseroan, situs web eASY KSEI, dan situs           eASY KSEI website, and the Indonesia Stock
    web Bursa Efek Indonesia, dalam Bahasa                  Exchange, in Indonesian language and foreign
    Indonesia serta bahasa asing, dengan minimal            language, with a minimum of English for foreign
    menggunakan Bahasa Inggris untuk bahasa                 language.
    asing.
3. Pemanggilan RUPS                                    3.   GMS Invitation
    Pemanggilan RUPS harus dilakukan paling                 The GMS invitation must be made at the latest
    lambat 21 (dua puluh satu) hari sebelum                 21 (twenty one) days prior to the date of the
    tanggal pelaksanaan RUPS dengan tidak                   GMS, without counting the date of invitation and
    memperhitungkan tanggal pemanggilan dan                 the date of the GMS, through the Company’s
    tanggal penyelenggaraan RUPS, melalui situs             website, eASY KSEI website, and the Indonesia
    web Perseroan, situs web eASY KSEI, dan situs           Stock Exchange, in Indonesian language and
    web Bursa Efek Indonesia, dalam Bahasa                  foreign language, with a minimum of English for
    Indonesia serta bahasa asing, dengan minimal            foreign language.
    menggunakan Bahasa Inggris untuk bahasa
    asing.
4. Pengumuman Ringkasan Risalah RUPS                   4.   Announcement of Summary of GMS Minutes
    Ringkasan hasil RUPS harus disampaikan kepada           The summary of the GMS results must be
    OJK dan diumumkan kepada publik paling                  submitted to OJK and announced to the public
    lambat 2 (dua) hari kerja setelah pelaksanaan           no later than 2 (two) business days after the
    RUPS.                                                   GMS.
5. Penyampaian Risalah RUPS                            5.   Submission of GMS Minutes
    Risalah RUPS wajib disampaikan kepada OJK               The GMS Minutes must be submitted to OJK no
                                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
    paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah RUPS.        later than 30 (thirty) days after the GMS.

Pelaksanaan RUPS Tahun 2025                            Implementation of GMS in 2025

Di tahun 2025, Perseroan telah menyelenggarakan        In 2025, the Company held two (2) GMS, consisting
2 (dua) kali RUPS yang terdiri atas 1 (satu) kali      of one (1) Extraordinary GMS (EGMS) on March 18,
RUPS Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 18 Maret         2025 and one (1) Annual GMS (AGMS) on June 25,
2025 dan 1 (satu) kali RUPS Tahunan (RUPST) pada       2025. All GMS were held in accordance with the
tanggal 25 Juni 2025. Seluruh pelaksanaan RUPS         applicable laws and regulations and the Company’s
tersebut telah dilakukan sesuai dengan peraturan       Articles of Association. Details of the GMS held
perundang-undangan yang berlaku serta Anggaran         during 2025 are as follows:
Dasar Perseroan. Adapun rincian penyelenggaraan
RUPS selama tahun 2025 adalah sebagai berikut:




                                                                                                                175
Page 178
                                                                             RUPS Luar Biasa 2025
                                                                             Extraordinary GMS 2025

                                                                             Tahapan RUPS Luar Biasa 2025
                                                                             Stages of the Extraordinary GMS 2025

                                                                             31 Januari 2025                 Pemberitahuan RUPSLB kepada OJK
                                                                             January 31 2025                 Notification of EGMS to OJK

                                                                             7 Februari 2025                 Pengumuman RUPSLB
                                                                             February 7, 2025                Announcement of EGMS

                                                                             24 Februari 2025                Pemanggilan RUPSLB
                                                                             February 24, 2025               Invitation to EGMS

                                                                             18 Maret 2025                   Pelaksanaan RUPSLB
                                                                             March 18, 2025                  Implementation of EGMS

                                                                             20 Maret 2025                   Penyampaian dan Pengumuman Ringkasan Risalah RUPSLB
                                                                             March 20, 2025                  Submission and Announcement of EGMS Minutes Summary

                                                                             16 April 2025                   Penyampaian Risalah Hasil RUPSLB ke OJK
                                                                             April 16, 2025                  Submission of EGMS Minutes to OJK



                                                                             Tanggal Penyelenggaraan                                           Selasa, 18 Maret 2025
                                                                             Meeting Date                                                       Tuesday, March 18, 2025

                                                                             Waktu                           14.17 WIB s.d. 14.31 WIB
                                                                             Time

                                                                             Lokasi                          Kantor Pusat AirAsia - AirAsia RedHouse
                                                                             Location                        Jalan Marsekal Suryadharma No.1, Selapajang Jaya, Neglasari, Kota Tangerang,
                                                                                                             Banten, 15127

                                                                                                             AirAsia Head Office - AirAsia RedHouse
                                                                                                             Jalan Marsekal Suryadharma No.1, Selapajang Jaya, Neglasari, Kota Tangerang,
                                                                                                             Banten, 15127

                                                                             Kuorum                          Rapat tersebut telah dihadiri sejumlah 9.884.278.536 (sembilan miliar delapan ratus
                                                                             Quorum                          delapan puluh empat juta dua ratus tujuh puluh delapan ribu lima ratus tiga puluh enam)
                                                                                                             saham yang memiliki hak suara yang sah atau 92,5050% (sembilan puluh dua koma lima
                                                                                                             nol lima nol persen) dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan
                                                                                                             oleh Perseroan.
                                                                                                             The meeting was attended by 9,884,278,536 (nine billion eight hundred eighty-four million
                                                                                                             two hundred seventy-eight thousand five hundred thirty-six) shares with valid voting rights,
                                                                                                             representing 92.5050% (ninety-two point five zero five zero percent) of all shares with valid
                                                                                                             voting rights issued by the Company.

                                                                             Pihak yang Menghadiri RUPS      Dewan Komisaris
                                                                                                             • Komisaris Utama: Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal (hadir secara elektronik)
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             GMS Attendants
                                                                                                             • Komisaris Independen: Sabam Hutajulu
                                                                                                             • Komisaris: Reza Viryawan

                                                                                                             Direksi
                                                                                                             • Direktur Utama: Veranita Yosephine Sinaga
                                                                                                             • Direktur: Luh Gede Mega Putri Tjatera

                                                                                                             Board of Commissioners
                                                                                                             • President Commissioner: Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal (attending the meeting
                                                                                                               electronically)
                                                                                                             • Independent Commissioner: Sabam Hutajulu
                                                                                                             • Commissioner: Reza Viryawan

                                                                                                             Board of Directors
                                                                                                             • President Director: Veranita Yosephine Sinaga
                                                                                                             • Director: Luh Gede Mega Putri Tjatera

                                                                             Pihak yang Melakukan            Keputusan Rapat dilakukan dengan cara musyawarah untuk mufakat. Apabila musyawarah
                                                                             Penghitungan Suara              untuk mufakat tidak tercapai maka dilakukan melalui pemungutan suara. Penghitungan
                                                                             Independent Vote Counter        suara dilakukan oleh pihak independen, yaitu PT Bima Registra (Biro Administrasi Efek).
                                                                                                             Meeting Resolutions are made by deliberation to reach consensus. If deliberation to
                                                                                                             reach consensus is not achieved, then a vote is taken. The vote count is carried out by an
                                                                                                             independent party, namely PT Bima Registra (Securities Administration Bureau).



176
Page 179
                                                                                                                                                       GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                                                        CORPORATE GOVERNANCE
Mata Acara Rapat                                       Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
Meeting Agenda                                     Changes in the Company’s Management Composition.

Jumlah Pemegang Saham    Tidak ada pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat.
yang Bertanya            There were no shareholders who raised questions/opinions.
Number of Shareholders
Asking Questions

Pengambilan Keputusan    Dengan Pemungutan Suara
Decision Making          Voting
                         Setuju                                  Abstain                                    Tidak Setuju
                         Agreed                                  Abstained                                  Disagreed

                         9.884.187.402 suara atau kurang lebih   91.034 suara atau kurang lebih             100 suara atau kurang lebih 0,000%
                         99,999% dari seluruh saham dengan       0,001% dari seluruh saham dengan           dari seluruh saham dengan hak suara
                         hak suara yang hadir dalam Rapat.       hak suara yang hadir dalam Rapat.          yang hadir dalam Rapat.
                         9,884,187,402 votes or approximately    91,034 votes or approximately 0.001%       100 votes or approximately 0.000% of
                         99.999% of all shares with voting       of all shares with voting rights present   all shares with voting rights present at
                         rights present at the Meeting.          at the Meeting.                            the Meeting.

Keputusan Rapat          1. Menyetujui pengangkatan Bapak Julianto Sidarto sebagai Komisaris Independen
Meeting Resolutions         Perseroan, terhitung sejak ditutupnya Rapat ini, dengan masa jabatan 5 (lima) tahun
                            dengan tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham untuk memberhentikan
                            Dewan Komisaris tersebut sewaktu-waktu sebelum masa jabatannya berakhir.

                         2. Dengan demikian, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan menjadi
                            sebagai berikut:

                             Direksi
                             • Direktur Utama: Veranita Yosephine Sinaga
                             • Direktur: Luh Gede Mega Putri Tjatera

                             Dewan Komisaris
                             • Komisaris Utama: Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal
                             • Komisaris Independen: Sabam Hutajulu
                             • Komisaris Independen: Julianto Sidarto
                             • Komisaris: Reza Viryawan

                         3. Menunjuk dan memberi kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk
                            melakukan segala tindakan yang berhubungan dengan keputusan Rapat, termasuk
                            namun tidak terbatas untuk menghadap pihak berwenang, mengadakan pembicaraan,
                            memberi dan/atau meminta keterangan, mengajukan permohonan pemberitahuan
                            atas perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan kepada Menteri
                            Hukum Republik Indonesia maupun instansi berwenang terkait lainnya, membuat atau
                            serta menandatangani akta-akta dan surat-surat maupun dokumen-dokumen lainnya
                            yang diperlukan atau dianggap perlu, hadir di hadapan Notaris untuk dibuatkan dan
                            menandatangani Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan dan melaksanakan
                            hal-hal lain yang harus dan/atau dapat dijalankan untuk dapat terealisasi/terwujudnya
                            keputusan Rapat.

                         1. Approved the appointment of Mr. Julianto Sidarto as an Independent Commissioner of


                                                                                                                                                                Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                            the Company, effectively as of the closing of this Meeting, with a term of office of 5 (five)
                            years without prejudice to the right of the General Meeting of Shareholders to dismiss
                            the members of the Board of Directors and the Board of Commissioners at any time
                            before their term of office ends.

                         2. Thus, the composition of the Company’s Board of Directors and Board of Commissioners
                            is as follows:

                             Board of Directors
                             • President Director: Veranita Yosephine Sinaga
                             • Director: Luh Gede Mega Putri Tjatera

                             Board of Commissioners
                             • President Commissioner: Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal
                             • Independent Commissioner: Sabam Hutajulu
                             • Independent Commissioner: Julianto Sidarto
                             • Commissioner: Reza Viryawan




                                                                                                                                                       177
Page 180
                                                                                                       3. Appoint and authorize with the right of substitution to the Board of Directors of the
                                                                                                          Company to take all actions related to the resolutions of this Meeting, including but not
                                                                                                          limited to appearing before the authorities, holding discussions, giving and/or requesting
                                                                                                          information, submitting a notification request regarding changes in the composition of
                                                                                                          the Company’s Board of Directors and the Board of Commissioners to the Minister of
                                                                                                          Law of the Republic of Indonesia and other relevant authorities, making or signing deeds
                                                                                                          and letters or other documents that are necessary or deemed necessary, appearing
                                                                                                          before a Notary to make and sign the Company’s Deed of Resolution of the Meeting and
                                                                                                          carrying out other matters that must be and/or can be carried out for the realization/
                                                                                                          realization of the resolutions of the Meeting.

                                                                             Status                    Sudah terealisasi.
                                                                                                       Realized.




                                                                             RUPS Tahunan 2025
                                                                             Annual GMS 2025

                                                                             Tahapan RUPS Tahunan
                                                                             Stages of Annual GMS

                                                                             8 Mei 2025                Pemberitahuan RUPST kepada OJK
                                                                             May 8, 2025               Notification of AGMS to OJK

                                                                             19 Mei 2025               Pengumuman RUPST
                                                                             May 19, 2025              Announcement of AGMS

                                                                             22 Mei 2025               Pengumuman RUPST (Koreksi)
                                                                             May 22, 2025              Announcement of AGMS (Correction)

                                                                             3 Juni 2025               Perubahan Pemberitahuan RUPST kepada OJK
                                                                             June 3, 2025              Changes to Notification of AGMS to OJK

                                                                             3 Juni 2025               Pemanggilan RUPST
                                                                             June 3, 2025              Invitation to AGMS

                                                                             25 Juni 2025              Pelaksanaan RUPST
                                                                             June 25, 2025             Implementation of AGMS

                                                                             26 Juni 2025              Penyampaian dan Pengumuman Ringkasan Risalah RUPST
                                                                             June 26, 2025             Submission and Announcement of AGMS Minutes Summary

                                                                             9 Juli 2025               Penyampaian Risalah Hasil RUPST ke OJK
                                                                             July 9, 2025              Submission of AGMS Minutes to OJK


                                                                             Tanggal Penyelenggaraan                                       Rabu, 25 Juni 2025
                                                                             Meeting Date                                                Wednesday, June 25, 2025

                                                                             Waktu
                                                                                                       14.26 WIB s.d. 15.18 WIB
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Time

                                                                             Lokasi                    Kantor Pusat AirAsia - AirAsia RedHouse
                                                                             Location                  Jalan Marsekal Suryadharma No.1, Selapajang Jaya, Neglasari, Kota Tangerang, Banten, 15127

                                                                                                       AirAsia Head Office - AirAsia RedHouse
                                                                                                       Jalan Marsekal Suryadharma No.1, Selapajang Jaya, Neglasari, Kota Tangerang, Banten, 15127

                                                                             Kuorum                    Rapat tersebut telah dihadiri sejumlah 9.874.121.900 (sembilan miliar delapan ratus
                                                                             Quorum                    tujuh puluh empat juta seratus dua puluh satu ribu sembilan ratus) saham yang memiliki
                                                                                                       hak suara yang sah atau mewakili 92,4100% (sembilan puluh dua koma empat satu nol
                                                                                                       nol persen) dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh
                                                                                                       Perseroan.
                                                                                                       The meeting was attended by 9,874,121,900 (nine billion eight hundred seventy-four million
                                                                                                       one hundred twenty-one thousand nine hundred) shares with valid voting rights, representing
                                                                                                       92.4100% (ninety-two point four one zero zero percent) of all shares with valid voting rights
                                                                                                       issued by the Company.




178
Page 181
                                                                                                                                 GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                                  CORPORATE GOVERNANCE
Pihak yang Menghadiri RUPS   Dewan Komisaris
GMS Attendants               • Komisaris Utama: Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal (hadir secara elektronik)
                             • Komisaris Independen: Sabam Hutajulu
                             • Komisaris Independen: Julianto Sidarto
                             • Komisaris: Reza Viryawan

                             Direksi
                             • Direktur Utama: Veranita Yosephine Sinaga
                             • Direktur: Luh Gede Mega Putri Tjatera

                             Board of Commissioners
                             • President Commissioner: Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal (attending the meeting
                               electronically)
                             • Independent Commissioner: Sabam Hutajulu
                             • Independent Commissioner: Julianto Sidarto
                             • Commissioner: Reza Viryawan

                             Board of Directors
                             • President Director: Veranita Yosephine Sinaga
                             • Director: Luh Gede Mega Putri Tjatera

Pihak yang Melakukan         Keputusan Rapat dilakukan dengan cara musyawarah untuk mufakat. Apabila musyawarah
Penghitungan Suara           untuk mufakat tidak tercapai maka dilakukan melalui pemungutan suara. Penghitungan
Independent Vote Counter     suara dilakukan oleh pihak independen, yaitu PT Bima Registra (Biro Administrasi Efek).
                             Meeting Resolutions are made by deliberation to reach consensus. If deliberation to
                             reach consensus is not achieved, then a vote is taken. The vote count is carried out by an
                             independent party, namely PT Bima Registra (Securities Administration Bureau).



Mata Acara Rapat ke-1        Persetujuan atas pengesahan Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2024 termasuk
1st Meeting Agenda           pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir
                             pada tanggal 31 Desember 2024 serta memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung
                             jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi dan
                             Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang dilakukan
                             dalam tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
                             Approval of the Ratification of the Company's Annual Report of the Financial Year 2024,
                             including the ratification of the Company’s Consolidated Financial Statements for the
                             financial year ended on December 31, 2024, and to grant full release and discharge of all
                             responsibilities (volledig acquit et de charge) to all members of the Board of Directors and
                             the Board of Commissioners of the Company for the management and supervisory actions
                             carried out in the financial year ended on December 31, 2024.

Jumlah Pemegang Saham        Tidak ada pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat.
yang Bertanya                There were no shareholders who raised questions/opinions.
Number of Shareholders
Asking Questions

Pengambilan Keputusan        Dengan Pemungutan Suara
Decision Making              Voting

                                                                                                                                          Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                             Setuju                                      Abstain             Tidak Setuju
                             Agreed                                      Abstained           Disagreed

                             9.874.117.400 suara atau kurang lebih       Tidak Ada           4.500 suara atau kurang lebih
                             99,9999% dari seluruh saham dengan hak      None                0,0001% dari seluruh saham dengan
                             suara yang hadir dalam Rapat.                                   hak suara yang hadir dalam Rapat.
                             9,874,117,400 votes or approximately                            4,500 votes or approximately
                             99.9999% of all shares with voting rights                       0.0001% of all shares with voting
                             present at the Meeting.                                         rights present at the Meeting.

Keputusan Rapat              1. Menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2024 termasuk
Meeting Resolutions             di dalamnya Laporan Pengawasan Dewan Komisaris selama Tahun Buku 2024 serta
                                mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang
                                berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
                             2. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig
                                acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan
                                atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang dilakukan dalam tahun buku yang
                                berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, sepanjang tindakan tersebut tercermin
                                dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan serta tidak bertentangan
                                dengan ketentuan dan peraturan perundangan-undangan yang berlaku.




                                                                                                                                 179
Page 182
                                                                                                      1. Approved and ratified the Company’s Annual Report for the Financial Year 2024,
                                                                                                         including the Board of Commissioners’ Supervisory Report for the Financial Year 2024,
                                                                                                         and ratified the Company’s Consolidated Financial Statements for the financial year
                                                                                                         ended on December 31, 2024.
                                                                                                      2. To grant full release and discharge of all responsibilities (volledig acquit et de charge) to
                                                                                                         all members of the Board of Directors and the Board of Commissioners of the Company
                                                                                                         for their management and supervisory actions carried out during the Financial Year
                                                                                                         ended December 31, 2024, to the extent that such actions are reflected in the Company’s
                                                                                                         Annual Report and Financial Statements and do not conflict with the prevailing laws and
                                                                                                         regulations.

                                                                             Status                   Sudah terealisasi di dalam RUPST terkait.
                                                                                                      Has been realized in the relevant AGMS.


                                                                             Mata Acara Rapat ke-2    Persetujuan atas Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik yang akan
                                                                             2nd Meeting Agenda       melakukan Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk Tahun Buku yang
                                                                                                      berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.
                                                                                                      Approval of the appointment of a Public Accountant and/or Public Accounting Firm to audit
                                                                                                      the Company's Financial Statements for the financial year ending on December 31, 2025.

                                                                             Jumlah Pemegang Saham    Tidak ada pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat.
                                                                             yang Bertanya            There were no shareholders who raised questions/opinions.
                                                                             Number of Shareholders
                                                                             Asking Questions

                                                                             Pengambilan Keputusan    Dengan Pemungutan Suara
                                                                             Decision Making          Voting
                                                                                                      Setuju                                  Abstain                  Tidak Setuju
                                                                                                      Agreed                                  Abstained                Disagreed

                                                                                                      9.874.117.600 suara atau kurang lebih   Tidak Ada                4.300 suara atau kurang lebih
                                                                                                      99,9999% dari seluruh saham dengan      none                     0,0001% dari seluruh saham dengan
                                                                                                      hak suara yang hadir dalam Rapat.                                hak suara yang hadir dalam Rapat.
                                                                                                      9,874,117,600 votes or approximately                             4,300 votes or approximately 0.0001%
                                                                                                      99.9999% of all shares with voting                               of all shares with voting rights present
                                                                                                      rights present at the Meeting.                                   at the Meeting.

                                                                             Keputusan Rapat          1. Menyetujui pendelegasian kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk
                                                                             Meeting Resolutions         menunjuk Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik yang akan melakukan audit
                                                                                                         atas Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2025, termasuk menunjuk Akuntan
                                                                                                         Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik pengganti jika diperlukan dalam hal Akuntan
                                                                                                         Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik yang telah ditunjuk tidak dapat menyelesaikan
                                                                                                         pemberian jasa audit atas informasi keuangan tahunan Perseroan pada periode
                                                                                                         penugasan, dengan kriteria/batasan sebagai berikut:
                                                                                                         a. Kantor Akuntan Publik Indonesia yang telah tercatat dan terdaftar pada OJK;
                                                                                                         b. Kantor Akuntan Publik bekerja sesuai dengan standar auditing professional,
                                                                                                            independen, dan kompeten;
                                                                                                         c. Kantor Akuntan Publik tersebut mampu memenuhi deadline yang ditetapkan oleh
                                                                                                            Perseroan dan peraturan yang berlaku;
                                                                                                         d. Memiliki pengalaman melakukan audit terhadap perusahaan terbuka;
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                         e. Penggunaan jasa audit atas informasi keuangan historis tahunan dari Akuntan Publik
                                                                                                            yang sama paling lama untuk periode audit selama 3 (tiga) tahun buku pelaporan
                                                                                                            secara berturut-turut; dan
                                                                                                         f. Kantor Akuntan Publik yang direkomendasikan oleh Komite Audit Perseroan.
                                                                                                      2. Memberi kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan
                                                                                                         besarnya honorarium dan persyaratan lainnya, sehubungan dengan penunjukan
                                                                                                         Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik tersebut di atas.

                                                                                                      1. Approved the delegation of authority to the Board of Commissioners of the Company
                                                                                                         to appoint a Public Accountant and/or Public Accounting Firm to audit the Company’s
                                                                                                         Financial Statements for the Financial Year 2025, including appointing a substitute
                                                                                                         Public Accountant and/or Public Accounting Firm if necessary in the event that the
                                                                                                         appointed Public Accountant and/or Public Accounting Firm is unable to complete the
                                                                                                         audit services for the Company’s annual financial information during the assignment
                                                                                                         period, with the following criteria/limitations:
                                                                                                         a. Indonesian Public Accounting Firm that has been registered and listed by the OJK;
                                                                                                         b. The Public Accounting Firm works in accordance with professional auditing standards,
                                                                                                            independent, and competent;
                                                                                                         c. The Public Accounting Firm is able to meet the deadline set by the Company and
                                                                                                            applicable regulations;




180
Page 183
                                                                                                                                  GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                                   CORPORATE GOVERNANCE
                            d. Has experience in auditing public companies;
                            e. Use of audit services for historical annual financial information from the same Public
                               Accountant for a maximum audit period of 3 (three) consecutive financial years; and
                            f. The Public Accounting Firm is recommended by the Company’s Audit Committee.
                         2. Granting power and authority to the Company’s Board of Commissioners to determine
                            the amount of honorarium and other requirements in relation to the appointment of the
                            Public Accountant and/or Public Accounting Firm mentioned above.

Status                   Sudah terealisasi melalui keputusan Dewan Komisaris Perseroan mengenai penunjukan
                         Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik yang akan melakukan audit atas Laporan
                         Keuangan Konsolidasian Perseroan Tahun Buku 2025. Laporan penunjukan Akuntan Publik
                         dan/atau Kantor Akuntan Publik dimaksud, telah disampaikan oleh Perseroan kepada OJK
                         melalui surat No. AAID/CORSEC/10-2025/043 tertanggal 24 Oktober 2025.
                         It has been realized through the Company's Board of Commissioners Decree regarding the
                         appointment of a Public Accountant and/or Public Accounting Firm to audit the Company's
                         Consolidated Financial Statements for the Financial Year 2025. The report on the
                         appointment of the Public Accountant and/or Public Accounting Firm has been submitted
                         by the Company to the OJK through letter No. AAID/CORSEC/10-2025/043 dated October
                         24, 2025.


Mata Acara Rapat ke-3    Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
3rd Meeting Agenda       Changes to the Company’s Management Composition.

Jumlah Pemegang Saham    Tidak ada pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat.
yang Bertanya            There were no shareholders who raised questions/opinions.
Number of Shareholders
Asking Questions

Pengambilan Keputusan    Dengan Pemungutan Suara
Decision Making          Voting
                         Setuju                                  Abstain               Tidak Setuju
                         Agreed                                  Abstained             Disagreed

                         9.874.117.600 suara atau kurang lebih   Tidak ada             4.300 suara atau kurang lebih
                         99,9999% dari seluruh saham dengan      None                  0,0001% dari seluruh saham dengan
                         hak suara yang hadir dalam Rapat.                             hak suara yang hadir dalam Rapat.
                         9,874,117,600 votes or approximately                          4,300 votes or approximately 0.0001%
                         99.9999% of all shares with voting                            of all shares with voting rights present
                         rights present at the Meeting.                                at the Meeting.

Keputusan Rapat          1. Menerima pengunduran diri Ibu Veranita Yosephine Sinaga dari jabatannya selaku
Meeting Resolutions         Direktur Utama Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat disertai dengan ucapan
                            terima kasih atas jasanya selama menjabat di Perseroan.
                         2. Menyetujui pengangkatan Bapak Raden Achmad Sadikin sebagai Direktur Utama
                            Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat, dengan masa jabatan 5 (lima) tahun, dengan
                            tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham untuk memberhentikannya
                            sewaktu-waktu.
                         3. Dengan demikian, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan menjadi
                            sebagai berikut:



                                                                                                                                           Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                             Direksi
                             • Direktur Utama: Raden Achmad Sadikin
                             • Direktur: Luh Gede Mega Putri Tjatera

                             Dewan Komisaris
                             • Komisaris Utama: Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal
                             • Komisaris Independen: Sabam Hutajulu
                             • Komisaris Independen: Julianto Sidarto
                             • Komisaris: Reza Viryawan

                         4. Menunjuk dan memberi kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk
                            melakukan segala tindakan yang berhubungan dengan keputusan Rapat, termasuk
                            namun tidak terbatas untuk menghadap pihak berwenang, mengadakan pembicaraan,
                            memberi dan/atau meminta keterangan, mengajukan permohonan pemberitahuan
                            atas perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan kepada Menteri
                            Hukum Republik Indonesia maupun instansi berwenang terkait lainnya, membuat atau
                            serta menandatangani akta-akta dan surat-surat maupun dokumen-dokumen lainnya
                            yang diperlukan atau dianggap perlu, hadir di hadapan Notaris untuk dibuatkan dan
                            menandatangani Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perseroan dan melaksanakan
                            hal-hal lain yang harus dan/atau dapat dijalankan untuk dapat terealisasi/terwujudnya
                            keputusan Rapat.




                                                                                                                                  181
Page 184
                                                                                                         1. Approved the resignation of Mrs. Veranita Yosephine Sinaga from her position as President
                                                                                                            Director of the Company, effective as of the closing of the Meeting, with gratitude for her
                                                                                                            services during her tenure at the Company.
                                                                                                         2. Approved the appointment of Mr. Raden Achmad Sadikin as President Director of the
                                                                                                            Company, effective as of the closing of the Meeting, with a term of office for 5 (five)
                                                                                                            years, without prejudice to the right of the General Meeting of Shareholders to dismiss
                                                                                                            him at any time.
                                                                                                         3. Thus, the composition of the Company’s Board of Directors and Board of Commissioners
                                                                                                            is as follows:

                                                                                                            Board of Directors
                                                                                                            • President Director: Raden Achmad Sadikin
                                                                                                            • Director: Luh Gede Mega Putri Tjatera

                                                                                                            Board of Commissioners
                                                                                                            • President Commissioner: Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal
                                                                                                            • Independent Commissioner: Sabam Hutajulu
                                                                                                            • Independent Commissioner: Julianto Sidarto
                                                                                                            • Commissioner: Reza Viryawan

                                                                                                         4. Appoint and authorize with the right of substitution to the Board of Directors of the
                                                                                                            Company to take all actions related to the resolutions of the Meeting, including but not
                                                                                                            limited to appearing before the authorities, holding discussions, giving and/or requesting
                                                                                                            information, submitting a notification request regarding changes in the composition of
                                                                                                            the Company’s Board of Directors and the Board of Commissioners to the Minister of
                                                                                                            Law of the Republic of Indonesia and other relevant authorities, making or signing deeds
                                                                                                            and letters or other documents that are necessary or deemed necessary, appearing
                                                                                                            before a Notary to make and sign the Company’s Deed of Resolution of the Meeting and
                                                                                                            carrying out other matters that must be and/or can be carried out for the realization/
                                                                                                            realization of the resolutions of the Meeting.

                                                                             Status                      Sudah terealisasi di dalam RUPST terkait.
                                                                                                         Has been realized in the relevant AGMS.


                                                                             Pelaksanaan RUPS Tahun 2024                                  Implementation of GMS in 2024

                                                                             Sepanjang tahun 2024, Perseroan telah mengadakan             Throughout 2024, the Company held two (2) GMS,
                                                                             RUPS sebanyak 2 (dua) kali yang terdiri dari 1 (satu)        consisting of one (1) Annual GMS on July 8, 2024
                                                                             kali RUPS Tahunan pada 8 Juli 2024 dan 1 (satu) kali         and one (1) Extraordinary GMS on August 20, 2024.
                                                                             RUPS Luar Biasa pada 20 Agustus 2024. Seluruh                Both GMS were held in accordance with the laws
                                                                             rangkaian RUPS diselenggarakan sesuai dengan                 and regulations and the Company’s Articles of
                                                                             peraturan perundang-undangan dan Anggaran                    Association. The organization of the GMS in 2024 is
                                                                             Dasar Perseroan. Penyelenggaraan RUPS di tahun               described as follows:
                                                                             2024 diuraikan sebagai berikut:
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Tahapan RUPS Tahunan
                                                                             Stages of the Annual GMS

                                                                             21 Mei 2024                 Pemberitahuan RUPST kepada OJK
                                                                             May 21, 2024                Notification of AGMS to OJK

                                                                             30 Mei 2024                 Pengumuman RUPST
                                                                             May 30, 2024                Announcement of AGMS

                                                                             20 Juni 2024                Pemanggilan RUPST
                                                                             June 20, 2024               Invitation to AGMS

                                                                             8 Juli 2024                 Pelaksanaan RUPST
                                                                             July 8, 2024                Implementation of AGMS

                                                                             10 Juli 2024                Penyampaian dan Pengumuman Ringkasan Risalah Hasil RUPST
                                                                             July 10, 2024               Submission and Announcement of the AGMS Minutes Summary

                                                                             25 Juli 2024                Penyampaian Risalah Hasil RUPST ke OJK
                                                                             July 25, 2024               Submission of the AGMS Minutes to OJK




182
Page 185
                                                                                                                                              GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                                               CORPORATE GOVERNANCE
Tanggal Penyelenggaraan                                                      Senin, 8 Juli 2024
Meeting Date                                                                Monday, July 8, 2024

Waktu
                             14.11 - 15.06 WIB
Time

Lokasi                       Kantor Pusat AirAsia - AirAsia RedHouse
Location                     Jl. Marsekal Suryadharma No.1, Selapajang Jaya, Neglasari, Kota Tangerang, Banten 15127

                             AirAsia Head Office - AirAsia RedHouse
                             Jl. Marsekal Suryadharma No.1, Selapajang Jaya, Neglasari, Kota Tangerang, Banten 15127

Kuorum                       Rapat dihadiri sejumlah 10.099.917.335 (sepuluh miliar sembilan puluh sembilan juta
Quorum                       sembilan ratus tujuh belas ribu tiga ratus tiga puluh lima) saham yang memiliki hak suara
                             yang sah atau mewakili 94,5232% (sembilan puluh empat koma lima dua tiga dua persen)
                             dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan.
                             The Meeting was attended by 10,099,917,335 (ten billion ninety-nine million nine hundred
                             seventeen thousand three hundred thirty-five) shares with valid voting rights or representing
                             94.5232% (ninety-four point five two three two percent) of all shares with valid voting rights
                             issued by the Company.

Pihak yang Menghadiri RUPS   Dewan Komisaris
GMS Attendants               • Komisaris Independen: Sabam Hutajulu
                             • Komisaris: Reza Viryawan

                             Direksi
                             • Direktur Utama: Veranita Yosephine Sinaga
                             • Direktur: Jurry Soeryo Wiharko

                             Board of Commissioners
                             • Independent Commissioner: Sabam Hutajulu
                             • Commissioner: Reza Viryawan

                             Board of Directors
                             • President Director: Veranita Yosephine Sinaga
                             • Director: Jurry Soeryo Wiharko

Pihak yang Melakukan         Keputusan Rapat dilakukan dengan cara musyawarah untuk mufakat. Apabila musyawarah
Penghitungan Suara           untuk mufakat tidak tercapai, maka dilakukan pemungutan suara. Penghitungan suara
Independent Vote Counter     dilakukan oleh pihak independen, yaitu PT Bima Registra (Biro Administrasi Efek).
                             Meeting decisions are made by deliberation to reach consensus. If deliberation to reach
                             consensus is not achieved, then a vote is taken. The vote count is carried out by an
                             independent party, namely PT Bima Registra (Securities Administration Bureau).



Mata Acara Rapat ke-1        Persetujuan atas Pengesahan Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2023 termasuk
1st Meeting Agenda           pengesahan Laporan Keuangan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember
                             2023 serta memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya
                             (volledig acquit et de charge) kepada seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris
                             Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang dilakukan dalam tahun buku

                                                                                                                                                       Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                             yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
                             Approval of the Ratification of the Company's Annual Report of the Financial Year 2023,
                             including the ratification of the Financial Statements for the financial year which ended on
                             December 31, 2023, and to release and discharge of all responsibilities (volledig acquit et
                             de charge) to all members of the Board of Directors and the Board of Commissioners of the
                             Company for the management and supervisory actions carried out during the financial year
                             ended in December 31, 2023.

Jumlah Pemegang Saham        Terdapat 1 (satu) pemegang saham yang mengajukan pertanyaan dan sudah dijawab
yang Bertanya                dengan baik oleh Direktur Utama.
Number of Shareholders       There was 1 (one) shareholder who asked a question and it was answered properly by the
Asking Questions             President Director.

Pengambilan Keputusan        Dengan Pemungutan Suara
Decision Making              Voting
                             Setuju                                    Abstain                     Tidak Setuju
                             Agreed                                    Abstained                   Disagreed

                             10.099.826.235 suara atau kurang          Tidak Ada                   91.000 suara atau kurang lebih 0,09%
                             lebih 99,91% dari seluruh saham           None                        dari seluruh saham dengan hak suara
                             dengan hak suara yang hadir dalam                                     yang hadir dalam Rapat.
                             Rapat.                                                                91,000 votes or approximately 0.09%
                             10,099,826,235 votes or approximately                                 of all shares with voting rights present
                             99.91% of all shares with voting rights                               at the Meeting.
                             present at the Meeting.




                                                                                                                                              183
Page 186
                                                                             Keputusan Rapat          1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2023 termasuk pengesahan
                                                                             Meeting Resolutions         Laporan Keuangan 2023 untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember
                                                                                                         2023 serta Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang
                                                                                                         berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
                                                                                                      2. Memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit
                                                                                                         et de charge) kepada Dewan Komisaris dan Dewan Direksi Perseroan atas tindakan
                                                                                                         pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama Tahun Buku yang berakhir
                                                                                                         tanggal 31 Desember 2023, sepanjang tindakan tersebut tercatat pada Laporan
                                                                                                         Tahunan serta Laporan Keuangan Perseroan dan tidak bertentangan dengan ketentuan
                                                                                                         dan peraturan perundang-undangan.

                                                                                                      1. Approved the Company's Annual Report for the Financial Year 2023, including the
                                                                                                         ratification of the Financial Statements for the financial year ended on December 31,
                                                                                                         2023 and the Board of Commissioners' Supervisory Report for the financial year ended
                                                                                                         on December 31, 2023.
                                                                                                      2. To grant full release and discharge of all responsibilities (volledig acquit et de charge)
                                                                                                         to the Board of Commissioners and the Board of Directors of the Company for their
                                                                                                         management and supervisory actions carried out during the Financial Year ended
                                                                                                         December 31, 2023, to the extent that such actions are reflected in the Company's
                                                                                                         Annual Report and Financial Statements and do not conflict with the prevailing laws and
                                                                                                         regulations.

                                                                             Status                   Sudah terealisasi di dalam RUPST terkait.
                                                                                                      Has been realized in the relevant GMS.




                                                                             Mata Acara Rapat ke-2    Persetujuan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku
                                                                             2nd Meeting Agenda       yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023.
                                                                                                      Approval of the Ratification of the Company’s Consolidated Financial Statements for the
                                                                                                      financial year ended on December 31, 2023.

                                                                             Jumlah Pemegang Saham    Tidak ada pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat.
                                                                             yang Bertanya            There were no shareholders who raised questions/opinions.
                                                                             Number of Shareholders
                                                                             Asking Questions

                                                                             Pengambilan Keputusan    Dengan Pemungutan Suara
                                                                             Decision Making          Voting
                                                                                                      Setuju                                    Abstain              Tidak Setuju
                                                                                                      Agreed                                    Abstained            Disagreed

                                                                                                      10.099.826.235 suara atau kurang          Tidak Ada            91.100 suara atau kurang lebih 0,09%
                                                                                                      lebih 99,91% dari seluruh saham           None                 dari seluruh saham dengan hak suara
                                                                                                      dengan hak suara yang hadir dalam                              yang hadir dalam Rapat.
                                                                                                      Rapat.                                                         91,100 votes or approximately 0.09%
                                                                                                      10,099,826,235 votes or approximately                          of all shares with voting rights present
                                                                                                      99.91% of all shares with voting rights                        at the Meeting.
                                                                                                      present at the Meeting.

                                                                             Keputusan Rapat          Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku yang berakhir
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Meeting Resolutions      pada tanggal 31 Desember 2023.
                                                                                                      Ratification of the Company’s Consolidated Financial Statements for the financial year
                                                                                                      ended on December 31, 2023.


                                                                             Status                   Sudah terealisasi di dalam RUPST terkait.
                                                                                                      Has been realized in the relevant GMS.


                                                                             Mata Acara Rapat ke-3    Persetujuan penunjukan Kantor Akuntan Publik yang akan melakukan audit atas Laporan
                                                                             3rd Meeting Agenda       Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.
                                                                                                      Approval of the appointment of the Public Accounting Firm to audit the Company’s Financial
                                                                                                      Statements for the financial year ending on December 31, 2024.

                                                                             Jumlah Pemegang Saham    Tidak ada pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat.
                                                                             yang Bertanya            There were no shareholders who raised questions/opinions.
                                                                             Number of Shareholders
                                                                             Asking Questions




184
Page 187
                                                                                                                                GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                                 CORPORATE GOVERNANCE
Pengambilan Keputusan   Dengan Pemungutan Suara
Decision Making         Voting
                        Setuju                                    Abstain            Tidak Setuju
                        Agreed                                    Abstained          Disagreed

                        10.099.917.235 suara atau kurang          Tidak Ada          100 suara atau kurang lebih 0,01%
                        lebih 99,99% dari seluruh saham           None               dari seluruh saham dengan hak suara
                        dengan hak suara yang hadir dalam                            yang hadir dalam Rapat.
                        Rapat.                                                       100 votes or approximately 0.01% of
                        10.099.917.235 votes or approximately                        all shares with voting rights present at
                        99.99% of all shares with voting rights                      the Meeting.
                        present at the Meeting.

Keputusan Rapat         1. Menyetujui atas pendelegasian kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk
Decision Making            Kantor Akuntan Publik yang akan melakukan audit atas Laporan Keuangan Perseroan
                           untuk tahun buku 2024 dengan memperhatikan kriteria yang telah ditetapkan dalam
                           Rapat, yaitu:
                           a. Kantor Akuntan Publik Indonesia yang telah tercatat dan terdaftar pada Otoritas
                              Jasa Keuangan maupun Instansi terkait lainnya;
                           b. Kantor Akuntan Publik bekerja sesuai dengan standar auditing professional,
                              independen, dan kompeten;
                           c. Kantor Akuntan Publik tersebut mampu memenuhi tenggat waktu yang ditetapkan
                              oleh Perseroan dan peraturan yang berlaku;
                           d. Memiliki pengalaman melakukan audit terhadap perusahaan terbuka;
                           e. Kantor Akuntan Publik hanya memberikan jasa audit paling lama untuk periode audit
                              5 (lima) tahun buku berturut-turut; dan
                           f. Kantor Akuntan Publik yang direkomendasikan oleh Komite Audit Perseroan serta
                              untuk menunjuk Akuntan Publik Pengganti apabila Akuntan Publik yang telah
                              ditunjuk karena alasan apa pun tidak dapat melakukan tugasnya.
                        2. Memberi kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan besarnya
                           honorarium dan persyaratan lainnya, sehubungan dengan penunjukan Kantor Akuntan
                           Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik Pengganti tersebut.

                        1. Approved the delegation of authority to the Board of Commissioners to appoint a Public
                           Accounting Firm to audit the Company's Financial Statements for the financial year
                           2024, in accordance with the criteria determined at the Meeting, as follows:
                           a. Indonesian Public Accounting Firm that has been registered and listed with the OJK
                              and other relevant institutions;
                           b. Public Accounting Firm works in accordance with professional auditing standards,
                              independent and competent;
                           c. The Public Accounting Firm is able to meet the deadline set by the Company and
                              applicable regulations;
                           d. Has experience in auditing public companies;
                           e. The Public Accounting Firm only provides audit services for a maximum audit period
                              of 5 (five) consecutive financial years; and
                           f. The Public Accounting Firm is recommended by the Company's Audit Committee
                              with the authority to appoint a substitute Public Accountant if the appointed Public
                              Accountant for any reason is unable to perform his/her duties.
                        2. Granting power and authority to the Board of Commissioners to determine the amount
                           of honorarium and other requirements, in relation to the appointment of the Public
                           Accounting Firm and/or the Substitute Public Accounting Firm.

Status                  Sudah terealisasi melalui keputusan Dewan Komisaris Perseroan mengenai penunjukan                                Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                        Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik yang akan melakukan audit atas Laporan
                        Keuangan Konsolidasian Perseroan Tahun Buku 2024. Laporan penunjukan Akuntan Publik
                        dan/atau Kantor Akuntan Publik dimaksud, telah disampaikan oleh Perseroan kepada
                        Otoritas Jasa Keuangan melalui surat No. AAID/CORSEC/12-2024/058 tertanggal 04
                        Desember 2024.
                        It has been realized through the Company's Board of Commissioners Decree regarding
                        the appointment of a Public Accountant and/or Public Accounting Firm to audit the
                        Company's Consolidated Financial Statements for the Financial Year 2024. The report
                        on the appointment of the Public Accountant and/or Public Accounting Firm has been
                        submitted by the Company to the OJK through letter No. AAID/CORSEC/12-2024/058
                        dated December 4, 2024.




                                                                                                                                185
Page 188
                                                                             RUPS Luar Biasa 2024
                                                                             Extraordinary GMS 2024

                                                                             Tahapan RUPS Luar Biasa 2024
                                                                             Stages of Extraordinary GMS 2024

                                                                             5 Juli 2024                    Pemberitahuan RUPSLB kepada OJK
                                                                             July 5, 2024                   Notification of EGMS to OJK

                                                                             12 Juli 2024                   Pengumuman RUPSLB
                                                                             July 12, 2024                  Announcement of EGMS

                                                                             30 Juli 2024                   Pemanggilan RUPSLB
                                                                             July 39, 2024                  Invitation to EGMS

                                                                             20 Agustus 2024                Pelaksanaan RUPSLB
                                                                             August 20, 2024                Implementation of EGMS

                                                                             22 Agustus 2024                Penyampaian dan Pengumuman Ringkasan Risalah Hasil RUPSLB
                                                                             August 24, 2024                Submission and Announcement of the EGMS Minutes Summary

                                                                             4 September 2024               Penyampaian Risalah Hasil RUPSLB ke OJK
                                                                             September 4, 2024              Submission of the EGMS Minutes to OJK



                                                                             Tanggal Penyelenggaraan                                         Selasa, 20 Agustus 2024
                                                                             Meeting Date                                                     Tuesday, August 20, 2024

                                                                             Waktu
                                                                                                            14.10 - 14.28 WIB
                                                                             Time

                                                                             Lokasi                         Kantor Pusat AirAsia - AirAsia RedHouse
                                                                             Location                       Jalan Marsekal Suryadharma No.1, Selapajang Jaya, Neglasari, Kota Tangerang,
                                                                                                            Banten, 15127

                                                                                                            AirAsia Head Office - AirAsia RedHouse
                                                                                                            Jalan Marsekal Suryadharma No.1, Selapajang Jaya, Neglasari, Kota Tangerang,
                                                                                                            Banten, 15127

                                                                             Kuorum                         Rapat tersebut dihadiri sejumlah 9.874.201.335 (sembilan miliar delapan ratus tujuh puluh
                                                                             Quorum                         empat juta dua ratus satu ribu tiga ratus tiga puluh lima) saham yang memiliki hak suara
                                                                                                            yang sah atau 92,4107% (sembilan puluh dua koma empat satu nol tujuh persen) dari
                                                                                                            seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan.
                                                                                                            The Meeting was attended by 9,874,201,335 (nine billion eight hundred seventy-four million
                                                                                                            two hundred one thousand three hundred thirty-five) shares with valid voting rights or
                                                                                                            92.4107% (ninety-two point four one zero seven percent) of all shares with valid voting rights
                                                                                                            issued by the Company.

                                                                             Pihak yang Menghadiri RUPS     Dewan Komisaris
                                                                             GMS Attendants                 • Komisaris Independen: Sabam Hutajulu
                                                                                                            • Komisaris: Reza Viryawan
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                            Direksi
                                                                                                            • Direktur Utama: Veranita Yosephine Sinaga
                                                                                                            • Direktur: Jurry Soeryo Wiharko

                                                                                                            Board of Commissioners
                                                                                                            • Independent Commissioner: Sabam Hutajulu
                                                                                                            • Commissioner: Reza Viryawan

                                                                                                            Board of Directors
                                                                                                            • President Director: Veranita Yosephine Sinaga
                                                                                                            • Director: Jurry Soeryo Wiharko

                                                                             Pihak yang Melakukan           Keputusan Rapat dilakukan dengan cara musyawarah untuk mufakat. Apabila musyawarah
                                                                             Penghitungan Suara             untuk mufakat tidak tercapai, maka dilakukan melakukan pemungutan suara. Penghitungan
                                                                             Independent Vote Counter       suara dilakukan oleh pihak independen, yaitu PT Bima Registra (Biro Administrasi Efek).
                                                                                                            Meeting decisions are made by deliberation to reach consensus. If deliberation to reach
                                                                                                            consensus is not achieved, then a vote is taken. The vote count is carried out by an
                                                                                                            independent party, namely PT Bima Registra (Securities Administration Bureau).




186
Page 189
                                                                                                                                                         GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                                                          CORPORATE GOVERNANCE
Mata Acara Rapat                                         Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.
Meeting Agenda                                      Changes to the Company’s Management Composition.

Jumlah Pemegang Saham    Tidak ada pemegang saham yang mengajukan pertanyaan/pendapat.
yang Bertanya            There were no shareholders who raised questions/opinions.
Number of Shareholders
Asking Questions

Pengambilan Keputusan    Dengan Pemungutan Suara
Decision Making          Voting
                         Setuju                                    Abstain                                    Tidak Setuju
                         Agreed                                    Abstained                                  Disagreed

                         9.874.201.235 suara atau kurang lebih     100 suara atau kurang lebih 0,01%          0 suara atau kurang lebih 0% dari
                         99,99% dari seluruh saham dengan          dari seluruh saham dengan hak suara        seluruh saham dengan hak suara
                         hak suara yang hadir dalam Rapat.         yang hadir dalam Rapat.                    yang hadir dalam Rapat.
                         9,874,201,235 votes or approximately      100 votes or approximately 0.01% of        0 votes or approximately 0% of all
                         99.99% of all shares with voting rights   all shares with voting rights present at   shares with voting rights present at the
                         present at the Meeting.                   the Meeting.                               Meeting.

Keputusan Rapat          1. Menyetujui pengunduran diri Bapak Jurry Soeryo Wiharko dari jabatannya sebagai
Meeting Resolutions         Direktur Perseroan dan Bapak Tharumalingam Kanagalingam dari jabatannya sebagai
                            Komisaris Utama Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat ini dengan ucapan
                            terima kasih sebesar-besarnya atas kinerja selama ini di Perseroan, serta memberikan
                            pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de
                            charge) kepada Bapak Jurry Soeryo Wiharko selaku Direktur Perseroan dan Bapak
                            Tharumalingam Kanagalingam selaku Komisaris Utama Perseroan, atas segala
                            tindakannya selama tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan Perseroan.
                         2. Menyetujui pengangkatan Ibu Luh Gede Mega Putri Tjatera sebagai Direktur Perseroan
                            dan Bapak Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal sebagai Komisaris Utama Perseroan,
                            terhitung sejak ditutupnya Rapat ini, dengan masa jabatan 5 (lima) tahun dengan
                            tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham untuk memberhentikan anggota
                            Direksi dan Dewan Komisaris tersebut sewaktu-waktu sebelum masa jabatannya
                            berakhir.
                         3. Dengan demikian, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan menjadi
                            sebagai berikut:

                             Dewan Komisaris
                             • Komisaris Utama: Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal
                             • Komisaris Independen: Sabam Hutajulu
                             • Komisaris: Reza Viryawan

                             Direksi
                             • Direktur Utama: Veranita Yosephine Sinaga
                             • Direktur: Luh Gede Mega Putri Tjatera

                         4. Menunjuk dan memberi kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan untuk
                            melakukan segala tindakan yang berhubungan dengan keputusan Rapat ini, termasuk
                            namun tidak terbatas untuk menghadap pihak berwenang, mengadakan pembicaraan,
                            memberi dan/atau meminta keterangan, mengajukan permohonan pemberitahuan
                            atas perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan kepada Menteri

                                                                                                                                                                  Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                            Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia maupun instansi berwenang terkait
                            lainnya, membuat atau serta menandatangani akta-akta dan surat-surat maupun
                            dokumen-dokumen lainnya yang diperlukan atau dianggap perlu, hadir di hadapan
                            Notaris untuk dibuatkan dan menandatangani Akta Pernyataan Keputusan Rapat
                            Perseroan dan melaksanakan hal-hal lain yang harus dan/atau dapat dijalankan untuk
                            dapat terealisasi/terwujudnya keputusan Rapat.

                         1. Approved the resignation of Mr. Jurry Soeryo Wiharko from his position as Director of
                            the Company and Mr. Tharumalingam Kanagalingam from his position as President
                            Commissioner of the Company as of the closing of this Meeting with sincere gratitude for
                            their services during her tenure at the Company, and grant full release and discharge of
                            all responsibilities (volledig acquit et de charge) to Mr. Jurry Soeryo Wiharko as Director
                            of the Company and Mr. Tharumalingam Kanagalingam as President Commissioner
                            of the Company, for all actions taken during their term of office as reflected in the
                            Company’s Annual Report.
                         2. Approved the appointment of Ms. Luh Gede Mega Putri Tjatera as Director of the
                            Company and Mr. Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal as President Commissioner of the
                            Company, effective as of the closing of this Meeting, with a term of office for 5 (five)
                            years, without prejudice to the right of the General Meeting of Shareholders to dismiss
                            the members of the Board of Directors and the Board of Commissioners at any time
                            before their term of office ends.




                                                                                                                                                         187
Page 190
                                                                                                        3. Thus, the composition of the Company’s Board of Directors and Board of Commissioners
                                                                                                           is as follows:

                                                                                                           Board of Commissioners
                                                                                                           • President Commissioner: Ahmad Al Farouk Bin Ahmad Kamal
                                                                                                           • Independent Commissioner: Sabam Hutajulu
                                                                                                           • Commissioner: Reza Viryawan

                                                                                                           Board of Directors
                                                                                                           • President Director: Veranita Yosephine Sinaga
                                                                                                           • Director: Luh Gede Mega Putri Tjatera

                                                                                                        4. Appoint and authorize with the right of substitution to the Board of Directors of the
                                                                                                           Company to take all actions related to the resolutions of this Meeting, including but
                                                                                                           not limited to appearing before the authorities, holding discussions, giving and/or
                                                                                                           requesting information, submitting a notification request regarding the changes in the
                                                                                                           composition of the Company’s Board of Directors and the Board of Commissioners to
                                                                                                           the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia and other relevant
                                                                                                           authorities, making or signing deeds and letters or other documents that are necessary
                                                                                                           or deemed necessary, appearing before a Notary to make and sign the Company’s Deed
                                                                                                           of Resolution of the Meeting and carrying out other matters that must be and/or can be
                                                                                                           carried out for the realization/realization of the resolutions of the Meeting.

                                                                             Status                     Sudah terealisasi di dalam RUPST terkait.
                                                                                                        Has been realized in the relevant AGMS.




                                                                             Dewan Komisaris
                                                                             Board of Commissioners


                                                                             Dewan Komisaris merupakan salah satu organ                 The Board of Commissioners is one of the key organs
                                                                             penting dalam governansi korporat yang memiliki            in corporate governance, which plays a major role
                                                                             peran utama dalam melaksanakan fungsi                      in performing supervisory functions and providing
                                                                             pengawasan serta memberikan nasihat dan arahan             strategic advice and direction to the Board of
                                                                             strategis kepada Direksi dalam menjalankan                 Directors in managing the Company’s activities.
                                                                             kegiatan pengelolaan Perseroan. Selain menjalankan         Besides performing supervisory duties, the Board of
                                                                             tugas pengawasan, Dewan Komisaris juga berperan            Commissioners also actively ensures that corporate
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             aktif dalam memastikan penerapan prinsip-prinsip           governance principles are implemented effectively
                                                                             governansi korporat berjalan secara efektif dan            and in accordance with the Articles of Association
                                                                             selaras dengan ketentuan Anggaran Dasar serta              and applicable regulations.
                                                                             peraturan yang berlaku.

                                                                             Dasar Hukum                                                Legal Basis

                                                                             Peraturan terkait penunjukan, kriteria, kewenangan,        Regulations related to the appointment, criteria,
                                                                             serta tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris             authority, duties, and responsibilities of the Board of
                                                                             merujuk pada:                                              Commissioners refer to:
                                                                             1. UU Perseroan Terbatas;                                  1. Limited Liability Company Law;
                                                                             2. POJK No. 33/POJK.04/2014; dan                           2. POJK No. 33/POJK.04/2014; and
                                                                             3. Anggaran Dasar Perseroan.                               3. The Company’s Articles of Association.

                                                                             Pedoman Dewan Komisaris                                    Board of Commissioners Guidelines

                                                                             Perseroan telah menetapkan Board Manual yang               The Company has established a Board Manual,
                                                                             perubahan terakhirnya disahkan pada tanggal                which was last amended on October 1, 2025, as a
                                                                             1 Oktober 2025 sebagai panduan/pedoman                     reference/guideline for all members of the Board




188
Page 191
                                                                                                                    GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                     CORPORATE GOVERNANCE
bagi seluruh anggota Dewan Komisaris dalam                of Commissioners in carrying out their duties,
menjalankan tugas, tanggung jawab, serta                  responsibilities, and authorities regarding the
wewenangnya      dalam     melaksanakan fungsi            supervisory function of the Company’s management.
pengawasan terhadap pengelolaan Perseroan.                The Board Manual is compiled based on the
Pedoman ini disusun berdasarkan ketentuan                 provisions of applicable laws and regulations and
peraturan perundang-undangan yang berlaku                 are in line with the Company’s Articles of Association,
serta selaras dengan Anggaran Dasar Perseroan,            in order to ensure transparent, accountable, and
guna memastikan pelaksanaan pengawasan yang               effective supervision.
transparan, akuntabel, dan efektif.

Masa Jabatan Dewan Komisaris                              Term of Office of the Board of
                                                          Commissioners

Anggota Dewan Komisaris dapat diangkat dan                Members of the Board of Commissioners may be
diberhentikan oleh para pemegang saham melalui            appointed and dismissed by the shareholders through
mekanisme RUPS berdasarkan rekomendasi dari               the GMS mechanism based on recommendations
Komite Nominasi dan Remunerasi. Masa jabatan              from the Nomination and Remuneration Committee.
anggota Dewan Komisaris ditetapkan selama 5               The term of office of members of the Board of
(lima) tahun, terhitung sejak tanggal penetapan           Commissioners is set for 5 (five) years, starting from
dalam RUPS yang mengangkatnya atau sampai                 the date of appointment at the GMS that appointed
dengan penutupan RUPS Tahunan kelima berikutnya.          them or until the closing of the next fifth Annual
Meskipun demikian, RUPS memiliki kewenangan               GMS. However, the GMS has the authority to dismiss
untuk memberhentikan anggota Dewan Komisaris              members of the Board of Commissioners at any
sewaktu-waktu apabila dianggap perlu, sesuai              time if deemed necessary, subject to the prevailing
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan             laws and regulations and the Company’s Articles of
dan Anggaran Dasar Perseroan.                             Association.

Komposisi Dewan Komisaris                                 Composition of the Board of
                                                          Commissioners

Selama tahun 2025, susunan dan komposisi                  In 2025, the Company’s structure and composition
Perseroan mengalami perubahan. Perubahan                  changed. These changes were designed to ensure
komposisi tersebut disusun sedemikian rupa untuk          that all members of the Board of Commissioners
memastikan seluruh anggota Dewan Komisaris                have the diversity of cultural background, age,
memiliki keberagaman latar belakang budaya,               abilities, expertise, knowledge, and experience
usia, kemampuan, keahlian, pengetahuan, dan               required to fulfill their roles as members of the
pengalaman yang dibutuhkan dalam memenuhi                 Board of Commissioners. This diversity is expected
perannya sebagai Dewan Komisaris. Keberagaman             to strengthen the effectiveness of supervision and
tersebut diharapkan mampu memperkuat efektivitas          strategic direction for the Company. The structure
pengawasan dan pemberian arahan strategis bagi            and composition of the Company’s Board of
Perseroan. Adapun susunan dan komposisi Dewan             Commissioners in 2025 can be seen as follows:
                                                                                                                             Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Komisaris Perseroan di tahun 2025 dapat dilihat
sebagai berikut:


Periode 1 Januari – 18 Maret 2025
Period of January 1 - March 18, 2025

 Nama                                  Jabatan         Dasar Pengangkatan               Masa Jabatan
 Name                                  Position         Basis of Appointment             Term of Office

 Ahmad Al Farouk Bin        Komisaris Utama          RUPSLB 20 Agustus 2024    20 Agustus 2024 – 19 Agustus 2029
 Ahmad Kamal                President Commissioner   EGMS on August 20, 2024   August 20, 2024 - August 19, 2029

 Sabam Hutajulu             Komisaris Independen     RUPSLB 25 Oktober 2022   25 Oktober 2022 – 24 Oktober 2027
                            Independent              EGMS on October 25, 2022 October 25, 2022 - October 24,
                            Commissioner                                      2027

 Reza Viryawan              Komisaris                RUPSLB 25 Oktober 2022   25 Oktober 2022 – 24 Oktober 2027
                            Commissioner             EGMS on October 25, 2022 October 25, 2022 - October 24,
                                                                              2027




                                                                                                                    189
Page 192
                                                                             Periode 18 Maret – 31 Desember 2025
                                                                             Period of March 18 - December 31, 2025

                                                                              Nama                                             Jabatan                     Dasar Pengangkatan                              Masa Jabatan
                                                                              Name                                             Position                      Basis of Appointment                              Term of Office

                                                                              Ahmad Al Farouk Bin                  Komisaris Utama                      RUPSLB 20 Agustus 2024                20 Agustus 2024 – 19 Agustus 2029
                                                                              Ahmad Kamal                          President Commissioner               EGMS on August 20, 2024               August 20, 2024 - August 19, 2029

                                                                              Sabam Hutajulu                       Komisaris Independen                 RUPSLB 25 Oktober 2022   25 Oktober 2022 – 24 Oktober 2027
                                                                                                                   Independent                          EGMS on October 25, 2022 October 25, 2022 - October 24,
                                                                                                                   Commissioner                                                  2027

                                                                              Julianto Sidarto                     Komisaris Independen                 RUPSLB 18 Maret 2025                  18 Maret 2025 – 17 Maret 2030
                                                                                                                   Independent                          EGMS on March 18, 2025                March 18, 2025 - March 17, 2030
                                                                                                                   Commissioner

                                                                              Reza Viryawan                        Komisaris                            RUPSLB 25 Oktober 2022   25 Oktober 2022 – 24 Oktober 2027
                                                                                                                   Commissioner                         EGMS on October 25, 2022 October 25, 2022 - October 24,
                                                                                                                                                                                 2027
                                                                              Profil masing-masing anggota Dewan Komisaris Perseroan dapat dilihat pada Bab Profil Perusahaan dalam laporan ini.
                                                                              The profile of each member of the Company’s Board of Commissioners is available in the Company Profile Chapter of this report.




                                                                             Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang                                                 Duties, Responsibilities, and Authorities
                                                                             Dewan Komisaris                                                                     of the Board of Commissioners

                                                                             Berdasarkan Board Manual dan Anggaran Dasar                                         Based on the Company’s Board Manual and Articles
                                                                             Perseroan, tugas dan tanggung jawab Dewan                                           of Association, the duties and responsibilities of the
                                                                             Komisaris, antara lain:                                                             Board of Commissioners are as follows:
                                                                             1. Dewan       Komisaris       bertugas   melakukan                                 1. The Board of Commissioners is responsible
                                                                                 pengawasan dan bertanggung jawab atas                                               for supervising the management policies, the
                                                                                 pengawasan terhadap kebijakan pengurusan,                                           general management regarding the Company
                                                                                 jalannya pengurusan pada umumnya, baik                                              and its business, and providing advice to the
                                                                                 mengenai Perseroan maupun usaha Perseroan,                                          Board of Directors;
                                                                                 dan memberikan nasihat kepada Direksi;
                                                                             2. Dalam kondisi tertentu, Dewan Komisaris dapat                                    2.    Under certain circumstances, the Board of
                                                                                 menyelenggarakan RUPS Tahunan dan RUPS                                                Commissioners may convene an Annual GMS
                                                                                 Luar Biasa sesuai dengan kewenangannya                                                and Extraordinary GMS in accordance with
                                                                                 sebagaimana         diatur    dalam    peraturan                                      the law and regulations and/or the Company’s
                                                                                 perundang-undangan          dan/atau    Anggaran                                      Articles of Association;
                                                                                 Dasar Perseroan;
                                                                             3. Setiap anggota Dewan Komisaris wajib                                             3.    Each member of the Board of Commissioners
                                                                                 melaksanakan tugas dan tanggung jawab                                                 must perform their duties and responsibilities in
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                 dengan itikad baik, penuh tanggung jawab, dan                                         good faith, with full responsibility, and prudence;
                                                                                 kehati-hatian;
                                                                             4. Dalam       rangka       mendukung      efektivitas                              4.    To support the effectiveness of its duties and
                                                                                 pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya,                                              responsibilities, the Board of Commissioners
                                                                                 Dewan Komisaris membentuk komite-komite;                                              may establish Committees;
                                                                             5. Dewan Komisaris melakukan evaluasi terhadap                                      5.    The Board of Commissioners evaluates the
                                                                                 kinerja komite yang membantu pelaksanaan                                              performance of its established committees at
                                                                                 tugas dan tanggung jawabnya setiap akhir                                              the end of each financial year;
                                                                                 tahun buku Perseroan;
                                                                             6. Setiap anggota Dewan Komisaris tidak dapat                                       6.    Each member of the Board of Commissioners
                                                                                 bertindak sendiri-sendiri, melainkan berdasarkan                                      may not act individually but only in accordance
                                                                                 keputusan Dewan Komisaris;                                                            with the resolutions of the Board of
                                                                                                                                                                       Commissioners;
                                                                             7.   Setiap anggota Dewan Komisaris bertanggung                                     7.    Each member of the Board of Commissioners
                                                                                  jawab secara tanggung renteng atas kerugian                                          is collectively responsible for the Company’s
                                                                                  Perseroan yang disebabkan oleh kesalahan                                             losses caused by its member’s error or
                                                                                  atau kelalaian anggota Dewan Komisaris dalam                                         negligence in carrying out its duties.
                                                                                  menjalankan tugasnya;




190
Page 193
                                                                                                               GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                CORPORATE GOVERNANCE
8.  Anggota Dewan Komisaris tidak dapat               8.   Members of the Board of Commissioners are not
    dipertanggungjawabkan        atas     kerugian         held accountable for Company losses if they
    Perseroan, apabila dapat membuktikan:                  can prove:
    a. Kerugian tersebut bukan karena kesalahan            a. The losses were not due to their error or
        atau kelalaiannya;                                     negligence;
    b. Telah melakukan pengawasan dengan                   b. Performed their supervisory duties in good
        itikad baik, penuh tanggung jawab dan                  faith, with full responsibility, and prudence
        kehati-hatian untuk kepentingan dan sesuai             in the interests of and aligned with the
        dengan maksud dan tujuan Perseroan;                    purposes and objectives of the Company;
    c. Tidak mempunyai benturan kepentingan                c. Had no direct or indirect conflict of interest
        baik langsung maupun tidak langsung atas               in the management actions that caused the
        tindakan pengurusan yang mengakibatkan                 losses; and
        kerugian Perseroan; dan
    d. Telah mengambil tindakan untuk mencegah             d. Took preventive measures to mitigate the
        berlanjutnya kerugian Perseroan tersebut.             continuation of the losses.
9. Dewan Komisaris memberikan persetujuan atas        9. The Board of of Commissioners approves the
    rencana kerja yang memuat anggaran tahunan            work plan containing the Company’s annual
    Perseroan yang dibuat dan disampaikan oleh            budget prepared and submitted by the Board of
    Direksi; dan                                          Directors; and
10. Dewan Komisaris memberikan usulan kepada          10. The Board of Commissioners submits a proposal
    RUPS untuk penunjukan Akuntan Publik dan/atau         to the GMS for the appointment of a Public
    Kantor Akuntan Publik yang akan memberikan            Accountant and/or Public Accounting Firm
    jasa audit atas laporan keuangan Perseroan            that provides audit services for the Company’s
    dengan tetap memperhatikan rekomendasi                financial statements, taking into account the
    Komite Audit.                                         recommendations of the Audit Committee.

Sementara, Dewan Komisaris memiliki wewenang          Meanwhile, the Board of Commissioners has the
untuk:                                                following authorities:
1. Dewan Komisaris berwenang memberhentikan           1. The Board of Commissioners has the authority
    sementara        anggota     Direksi   dengan          to temporarily dismiss a member of the Board of
    menyebutkan alasannya.                                 Directors by stating the reason.
2. Dalam hal terdapat anggota Direksi yang            2. In the event that a member of the Board of
    diberhentikan untuk sementara sebagaimana              Directors is temporarily dismissed as referred
    dimaksud,        Dewan      Komisaris    harus         to the above, the Board of Commissioners must
    menyelenggarakan RUPS untuk mencabut                   hold a GMS to revoke or confirm the decision
    atau menguatkan keputusan pemberhentian                on the temporary dismissal in accordance with
    sementara tersebut sesuai dengan ketentuan             the provisions of the Company’s Articles of
    Anggaran Dasar Perseroan.                              Association.
3. Dewan Komisaris dapat melakukan tindakan           3. The Board of Commissioners may manage the
    pengurusan Perseroan dalam keadaan tertentu            Company in certain circumstances for a specific
    untuk jangka waktu tertentu yang ditetapkan            period of time as determined by the Articles of
                                                                                                                        Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
    berdasarkan Anggaran Dasar atau keputusan              Association or a GMS resolution.
    RUPS.
4. Dewan Komisaris setiap waktu dalam jam             4.   The Board of Commissioners has the right at
    kerja kantor Perseroan berhak memasuki                 any time during the Company’s office hours to
    bangunan dan halaman atau tempat lain yang             enter buildings and yards or other places used
    dipergunakan atau dikuasai oleh Perseroan dan          or controlled by the Company and has the right
    berhak memeriksa semua pembukuan, surat dan            to examine all books, letters and other evidence,
    alat bukti lainnya, memeriksa dan mencocokkan          examine and reconcile cash balance and other
    keadaan uang kas dan lain-lain serta berhak            items, and has the right to know all actions that
    untuk mengetahui segala tindakan yang telah            have been carried out by the Board of Directors.
    dijalankan oleh Direksi.
5. Dewan Komisaris memiliki kewenangan untuk          5.   The Board of Commissioners has the authority
    memberikan       pertanyaan    kepada   Direksi        to question the Board of Directors regarding the
    mengenai jalannya pengurusan Perseroan oleh            management of the Company by the Board of
    Direksi.                                               Directors.




                                                                                                               191
Page 194
                                                                             6.   Memberikan persetujuan kepada Direksi untuk      6.   To give approval to the Board of Directors to do
                                                                                  melakukan hal-hal sebagai berikut:                    the following:
                                                                                  a. Melepaskan dan mengagunkan barang                  a. To release and pledge immovable property,
                                                                                     tidak bergerak, termasuk hak atas tanah                including rights to land or companies of the
                                                                                     atau perusahaan-perusahaan Perseroan;                  Company;
                                                                                  b. Mendapatkan barang tidak bergerak,                 b. Acquiring immovable property, including
                                                                                     termasuk hak atas tanah atau perusahaan-               land rights or companies;
                                                                                     perusahaan;
                                                                                  c. Menerima pinjaman uang dari siapa pun,             c.   Receiving loans from anyone, if the loan
                                                                                     apabila jumlah pinjaman tersebut melebihi               amount exceeds the amount and term set
                                                                                     jumlah dan jangka waktu yang ditetapkan                 by the Board of Commissioners’ Meeting;
                                                                                     oleh Rapat Dewan Komisaris; dan                         and
                                                                                  d. Memberi pinjaman uang kepada siapa pun,            d.   Granting loans to anyone, if the loan amount
                                                                                     apabila jumlah pinjaman tersebut melebihi               exceeds the amount and term set by the
                                                                                     jumlah dan jangka waktu yang ditetapkan                 Board of Commissioners’ Meeting with the
                                                                                     oleh Rapat Dewan Komisaris dengan                       approval and/or document containing the
                                                                                     persetujuan dan/atau dokumen yang                       relevant transaction.
                                                                                     memuat transaksi yang bersangkutan.

                                                                             Pembagian Tugas Masing-Masing Dewan                   Segregation of Duties of the Board of
                                                                             Komisaris                                             Commissioners

                                                                             Setiap anggota Dewan Komisaris memiliki tugas         Each member of the Board of Commissioners has their
                                                                             masing-masing     yang      pembagiannya      telah   own duties, which are assigned based on the role of
                                                                             ditetapkan berdasarkan peran masing-masing            each member of the Board of Commissioners, taking
                                                                             anggota Dewan Komisaris, yang menyesuaikan            into account their competencies and experience.
                                                                             dengan     kompetensi      dan    pengalamannya.      The division of duties among members of the Board
                                                                             Pembagian tugas anggota Dewan Komisaris               of Commissioners aims to ensure the effectiveness
                                                                             dilakukan dengan tujuan untuk menjamin efektivitas    of their duties and functions to be carried out
                                                                             tugas dan fungsi agar terlaksana secara efektif dan   effectively and responsibly, while remaining
                                                                             bertanggung jawab, dengan tetap dilaksanakan          transparent and accountable, unaffiliated with the
                                                                             secara transparan dan akuntabel, tidak terafiliasi    interests of the Board of Directors and controlling
                                                                             dengan kepentingan Direksi dan pemegang saham         shareholders, and without neglecting the interests
                                                                             pengendali, serta tidak mengabaikan kepentingan       of public shareholders, minority shareholders, and
                                                                             pemegang saham publik, pemegang saham                 other stakeholders, while still paying attention to
                                                                             minoritas dan pemangku kepentingan lainnya, serta     the respective duties of each member of the Board
                                                                             dengan tetap memperhatikan bidang tugas masing-       of Directors.
                                                                             masing anggota Direksi.

                                                                             Jenis Keputusan yang Perlu Mendapatkan                Types of Decisions that Require Approval
                                                                             Persetujuan Dewan Komisaris                           from the Board of Commissioners
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Dalam menjalankan fungsi pengelolaan, terdapat        In carrying out its management functions, there are
                                                                             keputusan Direksi yang harus memperoleh               certain decisions made by the Board of Directors
                                                                             persetujuan terlebih dahulu dari Dewan Komisaris,     that shall obtain approval from the Board of
                                                                             antara lain untuk:                                    Commissioners, including:
                                                                             1. Melepaskan dan mengagunkan barang tidak            1. Relinquishing and pledging immovable property,
                                                                                 bergerak, termasuk hak atas tanah atau                including land rights or companies owned by the
                                                                                 perusahaan-perusahaan Perseroan;                      Company;
                                                                             2. Mendapatkan barang tidak bergerak, termasuk        2. Acquiring immovable property, including land
                                                                                 hak atas tanah atau perusahaan-perusahaan;            rights or companies;
                                                                             3. Menerima pinjaman uang dari siapa pun, apabila     3. Receiving loans from any party, where the
                                                                                 jumlah pinjaman tersebut melebihi jumlah              amount of such loans exceeds the limits
                                                                                 dan jangka waktu yang ditetapkan oleh Rapat           and term set by the Board of Commissioners
                                                                                 Dewan Komisaris; dan                                  Meeting; and
                                                                             4. Memberi pinjaman uang kepada siapa pun,            4. Granting loans to any party, if the amount of
                                                                                 apabila jumlah pinjaman tersebut melebihi             such loans exceeds the limits and term set by
                                                                                 jumlah dan jangka waktu yang ditetapkan oleh          the Board of Commissioners Meeting.
                                                                                 Rapat Dewan Komisaris.




192
Page 195
                                                                                                                                             GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                                              CORPORATE GOVERNANCE
Rapat Dewan Komisaris                                                                Board of Commissioners Meeting

Sesuai dengan POJK No. 33/POJK.04/2014, Dewan                                        In accordance with POJK No. 33/POJK.04/2014, the
Komisaris wajib menyelenggarakan rapat sekurang-                                     Board of Commissioners is required to hold a meeting
kurangnya 1 (satu) kali dalam 2 (dua) bulan. Selain                                  at least once every two (2) months. In addition, the
itu, Dewan Komisaris juga wajib mengadakan rapat                                     Board of Commissioners is also required to hold
bersama Direksi secara berkala paling sedikit 1 (satu)                               joint meetings with the Board of Directors at least
kali dalam 4 (empat) bulan atau sewaktu-waktu                                        once every four (4) months or at any time at the
atas permintaan satu atau beberapa anggota                                           request of one or more members of the Board of
Dewan Komisaris maupun Direksi.                                                      Commissioners or the Board of Directors.

Setiap rapat Dewan Komisaris harus dituangkan                                        Every meeting of the Board of Commissioners must
dalam risalah rapat yang ditandatangani oleh                                         be recorded in the minutes of meeting signed by the
pimpinan rapat serta seluruh anggota Dewan                                           chairman of the meeting and all members of the
Komisaris yang hadir. Risalah tersebut memuat                                        Board of Commissioners in attendance. The minutes
hal-hal yang dibahas dan keputusan yang diambil                                      shall contain all matters discussed and the decisions
dalam rapat.                                                                         taken during the meeting.

Frekuensi dan Agenda Rapat Internal Dewan                                            Frequency and Agenda of Internal Meetings
Komisaris                                                                            of the Board of Commissioners

Selama tahun 2025, Dewan Komisaris telah                                             In 2025, the Board of Commissioners held 4 (four)
mengadakan rapat internal sebanyak 4 (empat) kali                                    internal meetings. The attendance of each member
dengan tingkat kehadiran masing-masing anggota                                       of the Board of Commissioners and the agenda are
Dewan Komisaris dan agenda sebagai berikut:                                          as follows:


                                                                                                                           Persentase
Nama                                                      Jabatan                      Jumlah Rapat       Kehadiran        Kehadiran
Name                                                       Position                    Total Meetings     Attendance        Attendance
                                                                                                                            Percentage

Ahmad Al Farouk Bin Ahmad                  Komisaris Utama                                   4                3                75%
Kamal                                      President Commissioner

Sabam Hutajulu                             Komisaris Independen                              4                4               100%
                                           Independent Commissioner

Julianto Sidarto*                          Komisaris Independen                              3                3               100%
                                           Independent Commissioner

Reza Viryawan                              Komisaris                                         4                2                50%
                                           Commissioner
*) Efektif menjabat sejak 18 Maret 2025 | Effectively serving since March 18, 2025




Agenda Rapat                                                                                                                                          Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk

Meeting Agenda

        Tanggal                                                                              Pembahasan
 No.
        Date                                                                                     Agenda

  1     4 Maret 2025                              → Pembahasan Materi Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi.
        March 4, 2025                             → Discussion of Materials for the Joint Meeting of the Board of Commissioners and
                                                    the Board of Directors.

  2     21 Mei 2025                               →   Pembahasan Rancangan Board Manual.
        May 21, 2025                              →   Penugasan pada Komite di bawah Dewan Komisaris.
                                                  →   Discussion of the Board Manual Draft.
                                                  →   Assignment to Committees under the Board of Commissioners.




                                                                                                                                             193
Page 196
                                                                                     Tanggal                                                                              Pembahasan
                                                                              No.
                                                                                     Date                                                                                     Agenda

                                                                              3      6 Agustus 2025                            → Update mengenai penugasan pada Komite di bawah Dewan Komisaris.
                                                                                     August 6, 2025                            → Pendelegasian Wewenang kepada Direksi terkait Penunjukan Akuntan Publik
                                                                                                                                 (AP)/Kantor Akuntan Publik (KAP).
                                                                                                                               → Update on assignments to Committees under the Board of Commissioners.
                                                                                                                               → Delegation of Authority to the Board of Directors regarding the Appointment of
                                                                                                                                 Public Accountants (AP)/Public Accounting Firm (KAP).

                                                                              4      5 November 2025                           → Kewajiban atas Surat Pernyataan dan Daftar Khusus Dewan Komisaris.
                                                                                     November 5, 2025                          → Obligations regarding the Statement Letter and Special List of the Board of
                                                                                                                                 Commissioners.


                                                                             [G-02] Frekuensi dan Agenda Rapat Gabungan                                           [G-02] Frequency and Agenda of Joint

                                                                             Dewan Komisaris dan Direksi                                                          Meetings of the Board of Commissioners and
                                                                                                                                                                  the Board of Directors

                                                                             Pada tahun 2025, Dewan Komisaris Perseroan                                           In 2025, the Company’s Board of Commissioners
                                                                             melaksanakan 4 (empat) kali rapat gabungan                                           held four (4) joint meetings with the Board of
                                                                             dengan Direksi. Agenda pembahasan dan tingkat                                        Directors. The agenda and attendance rate of each
                                                                             kehadiran setiap anggota Dewan Komisaris maupun                                      member of the Board of Commissioners and the
                                                                             Direksi dalam rapat tersebut dapat dilihat pada                                      Board of Directors at these meetings are shown in
                                                                             tabel berikut:                                                                       the following table:


                                                                                                                                                                                                      Persentase
                                                                             Nama                                                      Jabatan                      Jumlah Rapat       Kehadiran      Kehadiran
                                                                             Name                                                       Position                    Total Meetings     Attendance     Attendance
                                                                                                                                                                                                      Percentage

                                                                             Dewan Komisaris
                                                                             Board of Commissioners

                                                                             Ahmad Al Farouk Bin Ahmad                  Komisaris Utama
                                                                                                                                                                          4                4            100%
                                                                             Kamal                                      President Commissioner

                                                                             Sabam Hutajulu                             Komisaris Independen
                                                                                                                                                                          4                4            100%
                                                                                                                        Independent Commissioner

                                                                             Julianto Sidarto*                          Komisaris Independen
                                                                                                                                                                          3                3            100%
                                                                                                                        Independent Commissioner

                                                                             Reza Viryawan                              Komisaris
                                                                                                                                                                          4                2             50%
                                                                                                                        Commissioner

                                                                             Direksi
                                                                             Board of Directors
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Veranita Yosephine Sinaga**                Direktur Utama
                                                                                                                                                                          2                2            100%
                                                                                                                        President Director

                                                                             Raden Achmad Sadikin***                    Direktur Utama
                                                                                                                                                                          2                2            100%
                                                                                                                        President Director

                                                                             Luh Gede Mega Putri Tjatera                Direktur
                                                                                                                                                                          4                4            100%
                                                                                                                        Director
                                                                             *) Efektif menjabat sejak 18 Maret 2025 | Effectively serving since March 18, 2025
                                                                             **)Tidak lagi menjabat sejak 25 Juni 2025 | No longer serving since June 25, 2025
                                                                             ***) Efektif menjabat sejak 25 Juni 2025 | Effectively serving since June 25, 2025




194
Page 197
                                                                                                                         GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                          CORPORATE GOVERNANCE
Agenda Rapat
Meeting Agenda

 No.        Tanggal                                               Pembahasan
             Date                                                     Agenda

  1    4 Maret 2025       →   Progres Audit dan penyampaian Laporan Keuangan Tahun Buku 2024.
       March 4, 2025      →   Progres Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024.
                          →   RUPS Luar Biasa 2025.
                          →   Audit Progress and Submission of the Financial Statements for Financial Year 2024.
                          →   Progress of Annual Report and Sustainability Report 2024.
                          →   Extraordinary GMS 2025.

  2    21 Mei 2025        →   Update penyampaian Laporan Keuangan Kuartal 1 2025 kepada OJK.
       May 21, 2025       →   Update penyampaian Laporan Keuangan Tahun Buku 2024 kepada OJK.
                          →   Update penyampaian Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2024.
                          →   Jadwal RUPS Tahunan Tahun 2024.
                          →   Lain-lain.
                          →   Update on the submission of the Quarter 1 Financial Statements 2025 to the OJK.
                          →   Update on the submission of the Financial Statements for Financial Year 2024 to the OJK.
                          →   Update on the submission of the Annual Report and Sustainability Report 2024.
                          →   Schedule of the Annual GMS 2024.
                          →   Others.

  3    6 Agustus 2025     →   Laporan Keuangan Kuartal 2 2025.
       August 6, 2025     →   Persetujuan atas Board Manual Perseroan.
                          →   Update mengenai penugasan pada Komite di bawah Dewan Komisaris.
                          →   Update terhadap Kepatuhan Pasar Modal.
                          →   Pendelegasian wewenang kepada Direksi terkait Penunjukan Akuntan Publik (AP)/Kantor
                              Akuntan Publik (KAP).
                          →   Quarter 2 Financial Statements 2025.
                          →   Approval of the Company's Board Manual.
                          →   Update on the assignments to Committees under the Board of Commissioners.
                          →   Update on Capital Market Compliance.
                          →   Delegation of authority to the Board of Directors regarding the Appointment of a Public
                              Accountant (AP)/Public Accounting Firm (KAP).

  4    5 November 2025    → Update mengenai Kinerja Keuangan Kuartal 3 Perseroan dan progres Laporan Keuangan
       November 5, 2025     Tahun Buku 2025.
                          → Update mengenai Piagam Perseroan.
                          → Kewajiban penyampaian pelaporan Kuartal 3 2025.
                          → Update mengenai progress penyusunan Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025.
                          → Rencana Paparan Publik (Public Expose) 2025.
                          → Update on the Company’s Quarter 3 Financial Performance and progress of the Financial
                            Statements for Financial Year 2025.
                          → Update on the Company’s Charters.
                          → Update on the preparation progress of the Annual Report and Sustainability Report 2025.
                          → Public Expose 2025 Plan.



                                                                                                                                  Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Pelaksanaan Tugas Dewan Komisaris                            Implementation of the Board of
Tahun 2025                                                   Commissioners’ Duties in 2025

Selama tahun 2025, Dewan Komisaris telah                     In 2025, the Board of Commissioners carried out
menjalankan fungsi, tugas dan tanggung jawabnya              its functions, duties, and responsibilities through a
melalui sejumlah kegiatan dengan rincian sebagai             number of activities, as detailed below:
berikut:
1. Dewan Komisaris telah melaksanakan fungsi                 1.   The Board of Commissioners carried out its
    nominasi dan remunerasi melalui Komite                        nomination and remuneration functions through
    Nominasi dan Remunerasi.                                      the Nomination and Remuneration Committee.
2. Dewan Komisaris telah menjalankan fungsi                  2.   The Board of Commissioners carried out its
    pengawasan dan pemberian nasihat melalui                      supervisory and advisory functions through the
    Komite Audit.                                                 Audit Committee.
3. Dewan Komisaris telah melakukan penunjukan                3.   The Board of Commissioners has appointed a
    Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik                 Public Accountant and/or Public Accounting Firm
    yang melakukan audit atas Laporan Keuangan                    to audit the Company’s Consolidated Financial
    Konsolidasian Perseroan untuk Tahun Buku 2025.                Statements for the Financial Year 2025.




                                                                                                                         195
Page 198
                                                                             Program Orientasi bagi Dewan Komisaris               Orientation Program for New
                                                                             Baru                                                 Commissioner

                                                                             Perseroan     menetapkan      kebijakan      untuk   The Company has adopted a policy to hold an
                                                                             melaksanakan program orientasi bagi anggota          orientation program for newly appointed members
                                                                             Dewan Komisaris yang baru diangkat sebagaimana       of the Board of Commissioners as outlined in the
                                                                             tertuang dalam Board Manual. Program ini bertujuan   Board Manual. This program aims to help newly
                                                                             untuk membantu anggota Dewan Komisaris yang          appointed members of the Board of Commissioners
                                                                             baru menjabat dalam memahami kegiatan usaha          to understand the Company’s business activities,
                                                                             Perseroan, rencana pengembangan di masa              future development plans, work guidelines, as well
                                                                             mendatang, pedoman kerja, serta tanggung jawab       as the responsibilities and authorities attached to
                                                                             dan wewenang yang melekat pada jabatannya,           their positions, enabling them to perform their duties
                                                                             sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan secara     optimally and effectively.
                                                                             optimal dan efektif.

                                                                             Pelaksanaan program orientasi bagi anggota           The orientation program for new members of the
                                                                             Dewan Komisaris baru dilakukan melalui pemaparan     Board of Commissioners was delivered through
                                                                             mengenai kondisi dan kegiatan usaha Perseroan,       presentations regarding the Company’s condition
                                                                             serta penyampaian berbagai dokumen pendukung         and business activities, as well as the submission of
                                                                             seperti Laporan Tahunan, Rencana Kerja dan           various supporting documents such as the Annual
                                                                             Anggaran Perusahaan (RKAP), Anggaran Dasar, dan      Report, Work Plan and Company Budget (RKAP),
                                                                             sebagainya.                                          Articles of Association, and so on.

                                                                             Pada tahun 2025, Perseroan telah melaksanakan        In 2025, the Company provided an orientation
                                                                             program orientasi bagi anggota Dewan Komisaris       program for newly appointed members of the
                                                                             yang baru diangkat, sehubungan dengan penetapan      Board of Commissioners in connection with the
                                                                             Julianto Sidarto sebagai Komisaris Independen        appointment of Julianto Sidarto as an Independent
                                                                             berdasarkan Keputusan RUPS Luar Biasa yang           Commissioner based on the Extraordinary GMS
                                                                             diselenggarakan pada 18 Maret 2025.                  Resolution held on March 18, 2025.

                                                                                 Pengembangan Kompetensi Dewan
                                                                             [G-05]                                                  Board of Commissioners’
                                                                                                                                  [G-05]

                                                                             Komisaris                                            Competency Development

                                                                             Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan            In order to improve the Board of Commissioners’
                                                                             kompetensi para anggota Dewan Komisaris, dan         knowledge and competency, and to ensure that their
                                                                             memastikan wawasan profesional, kompetensi           professional insight, competency, and leadership
                                                                             serta kemampuan kepemimpinan para anggota            skills develop in line with the latest industry
                                                                             Dewan Komisaris dapat berkembang selaras             developments, the Company provides training to
                                                                             dengan perkembangan industri terkini, Perseroan      each member of the Board of Commissioners. The
                                                                             memberikan pelatihan kepada setiap anggota           Board of Commissioners’ competency development
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Dewan    Komisaris. Kebijakan    pengembangan        policy is outlined in the Company’s Board Manual.
                                                                             kompetensi Dewan Komisaris tertuang dalam Board
                                                                             Manual Perseroan.

                                                                             Sepanjang tahun 2025, pengembangan kompetensi        Throughout 2025, members of the Board of
                                                                             yang diikuti oleh anggota Dewan Komisaris dapat      Commissioners attended the following competency
                                                                             dilihat sebagai berikut:                             development programs:


                                                                             Nama dan Jabatan                Nama Pelatihan          Tanggal Pelatihan            Penyelenggara
                                                                             Name and Position                 Training Title              Training Date             Organizer

                                                                             Ahmad Al Farouk            -                                        -                       -
                                                                             Bin Ahmad Kamal
                                                                             Komisaris Utama
                                                                             President Commissioner

                                                                             Sabam Hutajulu             Commander     Pertamina       9 Januari 2025              Sekolah Bisnis IPM
                                                                             Komisaris Independen       PHE Batch 5: Mergers &        January 9, 2025           IPMI Business School
                                                                             Independent Commissioner   Acquisition




196
Page 199
                                                                                                       GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                        CORPORATE GOVERNANCE
Nama dan Jabatan          Nama Pelatihan            Tanggal Pelatihan          Penyelenggara
Name and Position           Training Title             Training Date              Organizer

                    Commander     Pertamina          12 Februari 2025        Sekolah Bisnis IPMI
                    PHE Batch 6: Mergers &           February 12, 2025      IPMI Business School
                    Acquisition

                    Strategic Initiative for DPP    24 Februari 2025     Dana Pensiun Pertamina -
                    BOD-1 and BOD-2                 February 24, 2025             DPP

                    Pelatihan       Komisaris          12 Juni 2025               Intipesan
                    Strategi Mengawasi Kinerja        June 12, 2025
                    Keuangan Perusahaan
                    Commissioner      Training
                    on Supervision Strategy
                    of    Company    Financial
                    Performance

                    Astra International Finance     16 & 19 Juni 2025        Sekolah Bisnis IPMI
                    for Subsidiary Board Level      June 16 & 19, 2025      IPMI Business School

                    Mini MBA for BOD - Financial      19 Juni 2025           Sekolah Bisnis ITB
                    Leadership & Governance in        June 19, 2025         ITB Business School
                    Complex Environment

                    How to achieve strategic           23 Juni 2025         Universitas Jenderal
                    competitiveness                   June 23, 2025         Soedirman - Magister
                                                                                Manajemen
                                                                             Jenderal Soedirman
                                                                            University - Master of
                                                                                Management

                    Internal Audit   &       Risk      14 Juli 2025         Paragon Technology
                    Management     for       Top       July 14, 2025
                    Management

                    Business    Transformation         29 Juli 2025        Sekolah Bisnis Tri Bhakti
                    and Risk Management in             July 29, 2025      Tri Bhakti Business School
                    Digital Age

                    MRT - Strategic Leadership         23 Juli 2025          Sekolah Bisnis PPM
                    Foresight      for    Better       July 23, 2025        PPM Business School
                    Sustainability          And
                    Sustaining Growth Through
                    Innovation of The Three Axes
                    of Business

                    Leadership          Essential     7 Agustus 2025         Sekolah Bisnis IPMI
                    Accelerating    Program     -     August 7, 2025        IPMI Business School
                    Finance for Executives

                    Commissioner     Excellence      13 Agustus 2025     PPA - Pusat Pengembangan

                                                                                                                Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                    -    Mastering     Strategic     August 13, 2025          Akuntansi, FEB UI
                    Planning & Enterprise Risk                                PPA - Accounting
                                                                         Development Center, FEB UI

                    Pelatihan         Komisaris     18 September 2025             Intipesan
                    Profesional:        Strategi    September 18, 2025
                    Mengawasi            Kinerja
                    Keuangan Perusahaan
                    Professional Commissioner
                    Training:        Supervision
                    Strategy     of   Company
                    Financial Performance

                    Pendekatan       Humanistic     17 September 2025     SESMUBI Bank Indonesia
                    Leadership atau Servant         September 17, 2025
                    Leadership: Menempatkan
                    pemimpin sebagai pelayan
                    Humanistic        Leadership
                    or    Servant     Leadership
                    Approach:         Positioning
                    leaders as servants




                                                                                                       197
Page 200
                                                                             Nama dan Jabatan                 Nama Pelatihan               Tanggal Pelatihan               Penyelenggara
                                                                             Name and Position                  Training Title                Training Date                   Organizer

                                                                                                        Program         SESPIBANK         22 September 2025                 LPPI Kemang
                                                                                                        angkatan    81:  Strategic        September 22, 2025
                                                                                                        Foresight Management
                                                                                                        SESPIBANK Program batch
                                                                                                        81:   Strategic   Foresight
                                                                                                        Management

                                                                                                        Mini MBA for BOD 1 & 2:           25 September 2025               Sekolah Bisnis ITB
                                                                                                        Financial  Leadership &           September 25, 2025             ITB Business School
                                                                                                        Governance in Complex
                                                                                                        Environments

                                                                                                        Mini MBA Kuncie: Financial         18 Oktober 2025                Sekolah Bisnis ITB
                                                                                                        Management:        managing        October 18, 2025              ITB Business School
                                                                                                        sources     of     financing,
                                                                                                        finance structure, mergers &
                                                                                                        acquisition

                                                                                                        Investment      Academy            30 Oktober 2025               Sekolah Bisnis IPMI
                                                                                                        Pertamina Patra Niaga -            October 30, 2025             IPMI Business School
                                                                                                        Mentoring

                                                                                                        Great Manager Development         19 November 2025               Sekolah Bisnis IPMI
                                                                                                        Program     -   Danareksa         November 19, 2025             IPMI Business School
                                                                                                        Stakeholder Management

                                                                                                        Indonesia Financial Group         20 November 2025                  LPPI Kemang
                                                                                                        - Enhancing Risk Culture
                                                                                                        and Governance Excellence         November 20, 2025
                                                                                                        for Top Level Management
                                                                                                        -    Strategic   Foresight
                                                                                                        Management

                                                                                                        Investment      Academy           28 November 2025               Sekolah Bisnis IPMI
                                                                                                        Pertamina Patra Niaga -           November 28, 2025             IPMI Business School
                                                                                                        Mentoring

                                                                             Julianto Sidarto           Seminar Nasional - Economic        2 September 2025             Asosiasi Perusahaan
                                                                             Komisaris Independen       Outlook 2026                       September 2, 2025           Pembiayaan Indonesia
                                                                             Independent Commissioner   National    Seminar      on                                            (APPI)
                                                                                                        Economic Outlook 2026                                           Indonesian Financing
                                                                                                                                                                       Companies Association
                                                                                                                                                                               (APPI)

                                                                             Reza Viryawan              -                                           -                             -
                                                                             Komisaris
                                                                             Commissioner
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Penilaian Kinerja Komite di bawah Dewan                    Performance Assessment of Committees
                                                                             Komisaris                                                  under the Board of Commissioners

                                                                             Dewan Komisaris membawahi komite-komite yang               The Board of Commissioners oversees committees
                                                                             akan membantu pelaksanaan tugasnya, yakni                  that assist them in carrying out their duties,
                                                                             Komite Audit serta Komite Nominasi dan Remunerasi.         including the Audit Committee and the Nomination
                                                                             Setiap tahun, Dewan Komisaris memberikan                   and Remuneration Committee. Each year, the Board
                                                                             penilaian terhadap kinerja masing-masing komite            of Commissioners assesses the performance of
                                                                             sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang                each committee in accordance with their duties and
                                                                             diembannya berdasarkan piagam masing-masing                responsibilities as outlined in their respective charters,
                                                                             komite, serta melalui masukan dan rekomendasi              as well as through input and recommendations
                                                                             yang diberikan atas berbagai hal yang berada               provided on various matters within the scope of
                                                                             dalam lingkup pengawasan Dewan Komisaris dan               the Board of Commissioners’ supervision and the
                                                                             pelaksanaan tugas setiap komite.                           implementation of each committee’s duties.




198
Page 201
                                                                                                                    GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                     CORPORATE GOVERNANCE
Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan sepanjang      Based on the evaluation results throughout 2025,
tahun 2025, Dewan Komisaris menilai bahwa Komite         the Board of Commissioners believes that the Audit
Audit dan Komite Nominasi dan Remunerasi telah           Committee and the Nomination and Remuneration
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara           Committee have carried out their duties and
efektif dan efisien, dengan berpedoman pada              responsibilities effectively and efficiently, guided by
prinsip-prinsip governansi korporat serta sejalan        corporate governance principles and in line with the
dengan tujuan strategis Perseroan.                       Company’s strategic objectives.

Komisaris Independen                                     Independent Commissioners

Pada tahun 2025, Perseroan memiliki 2 (dua)              In 2025, the Company had 2 (two) Independent
orang Komisaris Independen dari jajaran anggota          Commissioners from a total of 4 (four) members
Dewan Komisaris yang berjumlah 4 (empat) orang.          of the Board of Commissioners. This composition
Komposisi tersebut telah memenuhi ketentuan              complies with the provisions of POJK No. 33/
dalam POJK No. 33/POJK.04/2014 yang mengatur             POJK.04/2014, which stipulates that every public
bahwa setiap perusahaan publik wajib memiliki            company must have Independent Commissioners
Komisaris Independen minimal 30% dari total              comprising at least 30% of the total members of the
anggota Dewan Komisaris.                                 Board of Commissioners.

Komisaris Independen Perseroan memiliki peran            The Company’s Independent Commissioners are
penting    dalam    menegakkan      pelaksanaan          instrumental in enforcing impartial supervision by
pengawasan Dewan Komisaris yang tidak memihak            the Board of Commissioners and ensuring balance
dan menjamin keseimbangan dan ketidakberpihakan          and impartiality towards various interests, including
terhadap    berbagai   kepentingan,    termasuk          those of minority shareholders.
kepentingan pemegang saham minoritas.

Komisaris Independen Perseroan telah memenuhi            The Company’s Independent Commissioners have
kriteria sebagai berikut:                                met the following criteria:
1. Bukan merupakan orang yang bekerja atau               1. Not a person who has worked for or had the
     mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk            authority and responsibility to plan, lead, control,
     merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau            or supervise the Company’s activities in the last
     mengawasi kegiatan Perseroan dalam waktu 6             6 (six) months, except for reappointment as an
     (enam) bulan terakhir, kecuali untuk pengangkatan      Independent Commissioner of the Company for
     kembali sebagai Komisaris Independen Perseroan         the next term;
     pada periode berikutnya;
2. Tidak mempunyai saham baik langsung maupun            2.   Does not own shares, either directly or indirectly,
     tidak langsung pada Perseroan;                           in the Company;
3. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan              3.   Does not have any affiliation with the Company,
     Perseroan, anggota Dewan Komisaris, anggota              members of the Board of Commissioners,
     Direksi, atau pemegang saham utama                       members of the Board of Directors, or major
     Perseroan; dan                                           shareholders of the Company; and
                                                                                                                             Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
4. Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung          4.   Does not have any direct or indirect business
     maupun tidak langsung yang berkaitan dengan              relationship related to the Company’s business
     kegiatan usaha Perseroan.                                activities.

Pernyataan tentang Independensi                          Independency Statement of Independent
Komisaris Independen                                     Commissioners

Perseroan senantiasa menjamin bahwa Komisaris            The Company always ensures that Independent
Independen menjalankan perannya secara objektif          Commissioners perform their roles objectively
tanpa adanya potensi benturan kepentingan.               without any potential conflicts of interest. In this
Dalam hal ini, Komisaris Independen tidak memiliki       case, the Independent Commissioner has no financial
hubungan keuangan, hubungan kepengurusan,                relationship,   management        relationship,   share
kepemilikan saham, maupun hubungan keluarga              ownership, or family relationship up to the second
hingga derajat kedua dengan anggota Dewan                degree with members of the Board of Commissioners,
Komisaris, Direksi, maupun Pemegang Saham                Board of Directors, or Controlling Shareholders.
Pengendali. Perseroan juga memastikan tidak              The Company also ensures that there are no other
terdapat hubungan lain yang dapat memengaruhi            relationships that could affect their independency in
independensi     dalam      pelaksanaan    tugas         carrying out their supervisory and advisory duties.
pengawasan dan pemberian nasihat.


                                                                                                                    199
Page 202
                                                                             Kriteria
                                                                                                                                                            Sabam Hutajulu          Julianto Sidarto
                                                                             Criteria

                                                                             Bukan merupakan orang yang bekerja atau mempunyai
                                                                             wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin,
                                                                             mengendalikan, atau mengawasi kegiatan Emiten atau Perusahaan
                                                                             Publik tersebut dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir, kecuali untuk
                                                                             pengangkatan kembali sebagai Komisaris Independen Emiten atau
                                                                                                                                                                  ✔                        ✔
                                                                             Perusahaan Publik pada periode berikutnya;
                                                                             Not a person who has worked for or had the authority and responsibility
                                                                             to plan, lead, control, or supervise the Company's activities in the
                                                                             last 6 (six) months, except for reappointment as an Independent
                                                                             Commissioner of the Issuer or Public Company for the next term;

                                                                             Tidak mempunyai saham baik langsung maupun tidak langsung
                                                                             pada Emiten atau Perusahaan Publik tersebut;
                                                                                                                                                                  ✔                        ✔
                                                                             Does not own shares, either directly or indirectly, in the Issuer or Public
                                                                             Company;

                                                                             Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Emiten atau Perusahaan
                                                                             Publik, anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau Pemegang
                                                                             Saham Utama Emiten atau Perusahaan Publik tersebut; dan
                                                                                                                                                                  ✔                        ✔
                                                                             Does not have any affiliation with the Company, members of the
                                                                             Board of Commissioners, members of the Board of Directors, or major
                                                                             shareholders of the Issuer or Public Company; and

                                                                             Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun tidak
                                                                             langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Emiten atau
                                                                             Perusahaan Publik tersebut.                                                          ✔                        ✔
                                                                             Does not have any direct or indirect business relationship related to
                                                                             the business activities of the Issuer or Public Company.




                                                                             Direksi
                                                                             Board Of Directors



                                                                             Direksi merupakan organ utama dalam struktur                         The Board of Directors is a key organ in the corporate
                                                                             tata kelola perusahaan yang memegang tanggung                        governance structure that bears full responsibility
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             jawab penuh atas pengurusan dan pengelolaan                          for the management and administration of the
                                                                             kegiatan Perseroan. Direksi menjalankan tugas serta                  Company’s activities. The Board of Directors carries
                                                                             tanggung jawabnya secara kolektif dan bersifat                       out its duties and responsibilities collectively
                                                                             kolegial dalam mengelola Perseroan sesuai dengan                     and collegially to manage the Company in
                                                                             visi, misi, serta tujuan pendirian yang tercantum                    accordance with the vision, mission, and objectives
                                                                             dalam Anggaran Dasar.                                                of its establishment as stated in the Articles of
                                                                                                                                                  Association.

                                                                             Dalam pelaksanaan fungsinya, Direksi berwenang                       In carrying out its functions, the Board of Directors
                                                                             mewakili Perseroan, baik di dalam maupun di luar                     has the authority to represent the Company, both
                                                                             pengadilan, sesuai dengan ketentuan Anggaran                         inside and outside the court, as stipulated in the
                                                                             Dasar dan peraturan perundang-undangan yang                          Articles of Association and applicable laws and
                                                                             berlaku. Setiap anggota Direksi menjalankan tugas                    regulations. Each member of the Board of Directors
                                                                             dan mengambil keputusan berdasarkan pembagian                        carries out their duties and make decisions based
                                                                             tanggung jawab dan wewenang masing-masing                            on the division of responsibilities and authorities
                                                                             jabatan, dengan tetap mengedepankan prinsip                          of their respective positions, while still prioritizing
                                                                             kehati-hatian serta kepatuhan terhadap ketentuan                     the principles of prudence and compliance with
                                                                             yang berlaku.                                                        applicable regulations.




200
Page 203
                                                                                                                    GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                     CORPORATE GOVERNANCE
Dasar Hukum                                               Legal Basis

Peraturan yang mengatur penunjukan, kriteria,             The regulations governing the appointment, criteria,
kewenangan, tugas, dan tanggung jawab Direksi             authority, duties, and responsibilities of the Board of
meliputi:                                                 Directors include:
1. UU Perseroan Terbatas;                                 1. Limited Liability Company Law;
2. POJK No. 33/POJK.04/2014; dan                          2. POJK No. 33/POJK.04/2014; and
3. Anggaran Dasar Perseroan.                              3. The Company’s Articles of Association.

Pedoman Direksi                                           Board Manual

Pada tanggal 1 Oktober 2025, Perseroan telah              On October 1, 2025, the Company approved the latest
mengesahkan perubahan terakhir atas Board                 amendments to the Board Manual, which serves
Manual yang berfungsi sebagai panduan/pedoman             as a reference/guideline for the Board of Directors
bagi Direksi dalam menjalankan tugas dan tanggung         in carrying out their duties and responsibilities in
jawabnya dalam melaksanakan fungsi pengelolaan            managing the Company. This manual was prepared
Perseroan. Pedoman ini disusun dengan mengacu             based on the applicable laws and regulations and
pada peraturan perundang-undangan yang berlaku            the Company’s Articles of Association.
dan Anggaran Dasar Perseroan.

Masa Jabatan Direksi                                      Term of Office of the Board of Directors

Anggota Direksi diangkat dan diberhentikan oleh           The members of the Board of Directors are appointed
pemegang saham melalui mekanisme RUPS                     and dismissed by the shareholders through the GMS
berdasarkan rekomendasi dari Komite Nominasi dan          mechanism based on the recommendation from the
Remunerasi. Anggota Direksi diangkat untuk jangka         Nomination and Remuneration Committee. Members
waktu 5 (lima) tahun, terhitung sejak tanggal yang        of the Board of Directors are appointed for a term of
ditetapkan oleh RUPS yang mengangkatnya atau              5 (five) years, effective from their appointment date
sampai dengan penutupan RUPS Tahunan kelima               by the GMS or until the closing of the fifth subsequent
berikutnya. Namun, hal tersebut tidak mengurangi hak      Annual GMS. However, this does not diminish the right
RUPS untuk sewaktu-waktu dapat memberhentikan             of the GMS to dismiss the Board of Directors at any
Direksi sebelum masa jabatannya berakhir.                 time before the end of their term of office.

Komposisi Direksi                                         Composition of the Board of Directors

Pada tahun 2025, susunan anggota Direksi Perseroan        In 2025, the composition of the Company’s Board
mengalami perubahan sebagaimana ditetapkan                of Directors was changed as stipulated in the
dalam RUPS Tahunan tanggal 25 Juni 2025. Susunan          Annual GMS on June 25, 2025. The membership and
dan komposisi Direksi telah disusun sedemikian rupa       composition of the Board of Directors has been
dengan memerhatikan keberagaman latar belakang            arranged with consideration given to the diversity
budaya, usia, kemampuan, keahlian, pengetahuan,           of cultural backgrounds, age, abilities, expertise,
                                                                                                                             Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dan pengalaman yang dibutuhkan dalam memenuhi             knowledge, and experience required to fulfill
perannya sebagai Direksi. Keberagaman tersebut            their roles as Directors. This diversity is expected
diharapkan     mampu      memperkuat      efektivitas     to strengthen the effectiveness of supervision
pengawasan dan pemberian arahan strategis bagi            and strategic direction for the Company. The
Perseroan. Adapun susunan dan komposisi Direksi           membership and composition of the Company’s
Perseroan di tahun 2025 dapat dilihat sebagai berikut:    Board of Directors in 2025 is as follows:


Periode 1 Januari – 25 Juni 2025
Period of January 1 - June 25, 2025

 Nama                                     Jabatan           Dasar Pengangkatan              Masa Jabatan
 Name                                     Position           Basis of Appointment            Term of Office

 Veranita Yosephine Sinaga     Direktur Utama            RUPST 6 Juli 2022           6 Juli 2022 – 5 Juli 2027
                               President Director        AGMS on July 6, 2022        July 6, 2022 - July 5, 2027

 Luh Gede Mega Putri Tjatera   Direktur                  RUPSLB 20 Agustus 2024      20 Agustus 2024 – 19
                               Director                  EGMS on August 20, 2024     Agustus 2029
                                                                                     August 20, 2024 - August 19,
                                                                                     2029




                                                                                                                    201
Page 204
                                                                             Periode 25 Juni – 31 Desember 2025
                                                                             Period of June 25 - December 31, 2025

                                                                             Nama                                     Jabatan            Dasar Pengangkatan            Masa Jabatan
                                                                             Name                                     Position           Basis of Appointment           Term of Office

                                                                             Raden Achmad Sadikin          Direktur Utama          RUPST 25 Juni 2025           25 Juni 2025 – 24 Juni 2030
                                                                                                           President Director      AGMS on June 25, 2025        June 25, 2025 - June 24,
                                                                                                                                                                2030

                                                                             Luh Gede Mega Putri Tjatera   Direktur                RUPSLB 20 Agustus 2024       20 Agustus 2024 – 19
                                                                                                           Director                EGMS on August 20, 2024      Agustus 2029
                                                                                                                                                                August 20, 2024 - August 19,
                                                                                                                                                                2029




                                                                             Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang                    Duties, Responsibilities, and Authorities
                                                                             Direksi                                                of the Board of Directors

                                                                             Berdasarkan Board Manual dan Anggaran Dasar            Based on the Board Manual and the Company’s
                                                                             Perseroan, Direksi memiliki tugas dan tanggung         Articles of Association, the Board of Directors has
                                                                             jawab untuk:                                           the following duties and responsibilities:
                                                                             1. Direksi bertugas menjalankan dan bertanggung        1. The Board of Directors is responsible for
                                                                                 jawab atas pengurusan Perseroan untuk                   managing      the    Company’s      interests, in
                                                                                 kepentingan Perseroan sesuai dengan maksud              accordance with the Company’s objectives as
                                                                                 dan tujuan Perseroan yang ditetapkan dalam              outlined in the Articles of Association;
                                                                                 Anggaran Dasar;
                                                                             2. Direksi wajib menyelenggarakan RUPS Tahunan         2.     The Board of Directors organizes the Annual
                                                                                 dan RUPS Luar Biasa sebagaimana diatur dalam              GMS and Extraordinary GMS as stipulated in the
                                                                                 peraturan perundang-undangan dan Anggaran                 applicable laws and regulations and also the
                                                                                 Dasar;                                                    Articles of Association;
                                                                             3. Direksi menyusun Laporan Tahunan dan                3.     The Board of Directors prepares and provide
                                                                                 menyediakannya di kantor Perseroan untuk                  the Annual Report at the Company’s office for
                                                                                 diperiksa oleh para pemegang saham terhitung              shareholders’ review from the date of the Annual
                                                                                 sejak tanggal panggilan RUPS Tahunan;                     GMS notice;
                                                                             4. Setiap anggota Direksi wajib melaksanakan           4.     Each member of the Board of Directors is required
                                                                                 tugas dan tanggung jawab dengan itikad baik,              to perform their duties and responsibilities with
                                                                                 penuh tanggung jawab, dan kehati-hatian;                  good faith, full accountability, and prudence;
                                                                             5. Dalam       rangka     mendukung     efektivitas    5.     To support the effective implementation of
                                                                                 pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya,                  its duties and responsibilities, the Board of
                                                                                 maka Direksi dapat membentuk komite;                      Directors may establish committees;
                                                                             6. Direksi melakukan evaluasi terhadap kinerja         6.     The Board of Directors evaluates the
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                 komite yang dibentuk pada setiap akhir tahun              performance of committees established at the
                                                                                 buku Perseroan;                                           end of each financial year;
                                                                             7. Setiap anggota Direksi bertanggung jawab            7.     Each member of the Board of Directors shall
                                                                                 secara tanggung renteng atas kerugian                     be jointly and severally responsible for any
                                                                                 Perseroan yang disebabkan oleh kesalahan atau             losses incurred by the Company due to errors or
                                                                                 kelalaian anggota Direksi dalam menjalankan               negligence in performing their duties; and
                                                                                 tugasnya; dan
                                                                             8. Anggota          Direksi     tidak       dapat      8.     Members of the Board of Commissioners shall
                                                                                 dipertanggungjawabkan        atas     kerugian            not be held accountable for the Company
                                                                                 Perseroan, apabila dapat membuktikan:                     losses if they can prove:
                                                                                 a. Kerugian tersebut bukan karena kesalahan               a. The losses were not due to their error or
                                                                                     atau kelalaiannya;                                        negligence;
                                                                                 b. Telah melakukan pengawasan dengan                      b. Performed their supervisory duties in good
                                                                                     itikad baik, penuh tanggung jawab dan                     faith, with full responsibility, and prudence
                                                                                     kehati-hatian untuk kepentingan dan sesuai                in the interests of and aligned with the
                                                                                     dengan maksud dan tujuan Perseroan;                       purposes and objectives of the Company;
                                                                                 c. Tidak mempunyai benturan kepentingan                   c. Had no direct or indirect conflict of interest
                                                                                     baik langsung maupun tidak langsung atas                  in the management actions that caused the
                                                                                     tindakan pengurusan yang mengakibatkan                    losses; and
                                                                                     kerugian; dan


202
Page 205
                                                                                                                            GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                             CORPORATE GOVERNANCE
   d.   Telah mengambil tindakan untuk mencegah                  d.   Took preventive measures to mitigate the
        berlanjutnya kerugian tersebut.                               continuation of the losses.

Di samping itu, Direksi juga memiliki sejumlah              In addition, the Board of Directors also has the
wewenang, di antaranya:                                     following authorities:
1. Direksi berhak mewakili Perseroan di dalam               1. The Board of Directors is authorized to represent
   dan di luar pengadilan tentang segala hal dan                 the Company inside and outside of court in
   kejadian, mengikat Perseroan dengan pihak                     all matters involving the Company and third
   lain dan pihak lain dengan Perseroan, serta                   parties, as well as to carry out all actions related
   menjalankan segala tindakan, baik mengenai                    to the management or ownership, under the
   kepengurusan maupun kepemilikan, akan tetapi                  limits stipulated in the Company’s Articles of
   dengan pembatasan sebagaimana diatur                          Association;
   dalam Anggaran Dasar Perseroan;
2. Direktur Utama berhak dan berwenang                      2.   The President Director has the right and authority
   bertindak untuk dan atas nama Direksi serta                   to act on behalf of the Board of Directors and
   mewakili Perseroan; dan                                       represent the Company; and
3. Dalam hal di mana Direktur Utama berhalangan             3.   If the President Director is absent or unable
   atau tidak hadir karena sebab apa pun yang                    to perform their duties for any reason, without
   tidak perlu dibuktikan dengan pihak ketiga,                   the need for verification to third parties,
   maka Direksi lainnya berhak mewakili Perseroan                other members of the Board of Directors may
   setelah mendapatkan surat kuasa dari Direktur                 represent the Company with a power of attorney
   Utama.                                                        from the President Director;



Pembagian Tugas Anggota Direksi                             Segregation of Duties of Members of the
                                                            Board of Directors

Dalam rangka memastikan seluruh anggota Direksi             To ensure that all members of the Board of Directors
dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya              can perform their duties and responsibilities more
dengan lebih optimal, Perseroan telah menetapkan            effectively, the Company has assigned specific roles
pembagian tugas dan tanggung jawab bagi masing-             and responsibilities to each member based on their
masing anggota Direksi sesuai dengan keahliannya            respective expertise. The division of responsibilities
masing-masing. Adapun pembagian tugas masing-               is as follows:
masing anggota Direksi adalah sebagai berikut:


Nama                Jabatan                                            Bidang Kerja
Name                 Position                                          Scope of Work

Raden Achmad   Direktur Utama       1. Memastikan pelaksanaan governansi korporat dalam Perseroan;
Sadikin        President Director   2. Mengoordinasikan dan mengevaluasi prinsip-prinsip governansi korporat dan
                                       Pedoman Kode Etik secara konsisten dalam Perseroan;
                                    3. Memastikan informasi tentang Perseroan selalu tersedia bila diperlukan oleh

                                                                                                                                     Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                                       Dewan Komisaris;
                                    4. Menyelenggarakan dan memimpin Rapat Direksi secara periodik sesuai
                                       ketetapan Direksi atau rapat-rapat lain apabila dipandang perlu sesuai usulan
                                       Direksi;
                                    5. Mengesahkan Keputusan Direksi tentang Kebijakan Manajemen Perseroan;
                                    6. Berhak dan berwenang bertindak untuk dan atas nama Direksi serta sah
                                       mewakili Perseroan; dan
                                    7. Menunjuk anggota Direksi lain yang bertindak atas nama Direksi serta sah
                                       mewakili Perseroan berdasarkan surat kuasa.

                                    1. Ensuring the implementation of corporate governance within the Company;
                                    2. Coordinating and evaluating corporate governance principles and the Code of
                                       Conduct consistently within the Company;
                                    3. Ensuring that information related to the Company is always available when
                                       required by the Board of Commissioners;
                                    4. Organizing and leading the Board of Directors meetings periodically, as determined
                                       by the Board of Directors or convening other meetings as deemed necessary upon
                                       the Board of Directors’ proposal;
                                    5. Endorsing the Board of Directors’ resolutions regarding the Company’s
                                       management policies;
                                    6. Acting on behalf of the Board of Directors and representing the Company; and




                                                                                                                            203
Page 206
                                                                             Nama                           Jabatan                                                         Bidang Kerja
                                                                             Name                            Position                                                       Scope of Work

                                                                                                                                 7. Appointing other members of the Board of Directors to act on behalf of the
                                                                                                                                    Board of Directors and officially represent the Company through a power of
                                                                                                                                    attorney.

                                                                             Luh Gede Mega          Direktur                     1. Bersama-sama dengan Direktur Utama memastikan Perseroan telah
                                                                             Putri Tjatera          Director                        beroperasi sesuai dengan pilar governansi korporat;
                                                                                                                                 2. Mengoordinasikan dan mengevaluasi pilar-pilar governansi korporat dan
                                                                                                                                    Pedoman Kode Etik secara konsisten dalam Perseroan;
                                                                                                                                 3. Memastikan informasi tentang Perseroan selalu tersedia bila diperlukan oleh
                                                                                                                                    Dewan Komisaris; dan
                                                                                                                                 4. Mengawasi dan mengevaluasi kinerja Perseroan.
                                                                                                                                 1. Collaborating with the President Director to ensure that the Company operates
                                                                                                                                    in accordance with corporate governance principles;
                                                                                                                                 2. Coordinating and consistently evaluating the principles of corporate governance
                                                                                                                                    and the Code of Conduct within the Company;
                                                                                                                                 3. Ensuring that the information related to the Company is always available when
                                                                                                                                    required by the Board of Commissioners; and
                                                                                                                                 4. Supervising and evaluating the Company’s performance.



                                                                             Rapat Direksi                                                                        Board of Directors Meeting

                                                                             Sesuai dengan Board Manual, Anggaran Dasar,                                          In accordance with the Board Manual, Articles of
                                                                             dan POJK No. 33/POJK.04/2014, Direksi wajib                                          Association, and POJK No. 33/POJK.04/2014, the
                                                                             mengadakan rapat sekurang-kurangnya 1 (satu) kali                                    Board of Directors is required to hold meetings
                                                                             dalam 1 (satu) bulan. Selain itu, Direksi juga wajib                                 at least once a month. In addition, the Board of
                                                                             mengadakan rapat bersama Dewan Komisaris paling                                      Directors is also required to hold joint meetings with
                                                                             kurang 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan.                                          the Board of Commissioners at least once every 4
                                                                                                                                                                  (four) months.

                                                                             Meski demikian, Direksi dapat mengadakan                                             However, the Board of Directors may hold meetings
                                                                             rapat sewaktu-waktu atas permintaan satu atau                                        at any time at the request of one or more members
                                                                             beberapa anggota Direksi atau permintaan Dewan                                       of the Board of Directors or at the request of the
                                                                             Komisaris, dengan menyebutkan hal-hal yang akan                                      Board of Commissioners, by stating the agenda to
                                                                             dibicarakan. Dalam setiap rapat Direksi dibuatkan                                    be discussed. In each Board of Directors meeting,
                                                                             risalah rapat dan ditandatangani oleh pimpinan                                       the minutes of meeting are recorded and signed by
                                                                             rapat serta seluruh anggota Direksi yang hadir dalam                                 the chairman of the meeting and all members of the
                                                                             rapat. Risalah rapat berisi hal-hal yang dibicarakan                                 Board of Directors who are present at the meeting.
                                                                             dan hal-hal yang diputuskan.                                                         The minutes contain the agenda discussed and the
                                                                                                                                                                  decisions made.

                                                                             Frekuensi dan Agenda Rapat Internal Direksi                                          Frequency and Agenda of Internal Board of
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                                                                                  Directors Meetings

                                                                             Sepanjang      tahun     2025,      Direksi   telah                                  Throughout 2025, the Board of Directors held
                                                                             menyelenggarakan rapat internal sebanyak 12                                          12 (twelve) internal meetings. The frequency of
                                                                             (dua belas) kali. Adapun frekuensi kehadiran Direksi                                 attendance and the agenda of these meetings are
                                                                             dan agenda rapat tersebut dapat dilihat sebagai                                      as follows:
                                                                             berikut:


                                                                             Nama                                                  Jabatan                       Jumlah Rapat       Kehadiran     Persentase Kehadiran
                                                                             Name                                                   Position                     Total Meetings     Attendance    Attendance Percentage

                                                                             Raden Achmad Sadikin*                    Direktur Utama
                                                                                                                                                                       6                    6            100%
                                                                                                                      President Director

                                                                             Veranita Yosephine Sinaga**              Direktur Utama
                                                                                                                                                                       6                    6            100%
                                                                                                                      President Director

                                                                             Luh Gede Mega Putri Tjatera              Direktur
                                                                                                                                                                      12                12               100%
                                                                                                                      Director
                                                                             *) Efektif menjabat sejak 25 Juni 2025 | Effectively serving since June 25, 2025
                                                                             **)Tidak lagi menjabat sejak 25 Juni 2025 | No longer serving since June 25, 2025




204
Page 207
                                                                                                                              GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                               CORPORATE GOVERNANCE
Agenda Rapat
Meeting Agenda

       Tanggal                                                      Pembahasan
 No.
       Date                                                            Agenda

  1    14 Januari 2025      Kewajiban Pelaporan Bulan Desember 2024 dan Kinerja Perseroan Tahun 2024
       January 14, 2025     Reporting Obligation of December 2024 and the Company’s Performance in 2024

  2    11 Februari 2025     Kewajiban Pelaporan Bulan Januari 2025
       February 11, 2025    Reporting Obligation of January 2025

  3    4 Maret 2025         Kewajiban Pelaporan Bulan Februari 2025
       March 4, 2025        Reporting Obligation of February 2025

  4    16 April 2025        Kewajiban Pelaporan Bulan Maret 2025
       April 16, 2025       Reporting Obligation of March 2025

  5    21 Mei 2025          Kewajiban Pelaporan Bulan April 2025 dan Kinerja Perseroan Kuartal 1 2025
       May 21, 2025         Reporting Obligation of April 2025 and the Company’s Performance in the 1st Quarter of 2025

  6    17 Juni 2025         Kewajiban Pelaporan Bulan Mei 2025
       June 17, 2025        Reporting Obligation of May 2025

  7    16 Juli 2025         Kewajiban Pelaporan Bulan Juni 2025 dan Kinerja Perseroan Kuartal 2 2025
       July 16, 2025        Reporting Obligation of June 2025 and the Company’s Performance in the 2nd Quarter of
                            2025

  8    6 Agustus 2025       Kewajiban Pelaporan Bulan Juli 2025
       August 6, 2025       Reporting Obligation of July 2025

  9    16 September 2025    Kewajiban Pelaporan Bulan Agustus 2025
       September 16, 2025   Reporting Obligation of August 2025

 10    14 Oktober 2025      Kewajiban Pelaporan Bulan September 2025 dan Kinerja Perseroan Kuartal 3 2025
       October 14, 2025     Reporting Obligation of September 2025 and the Company’s Performance in the 3rd Quarter of 2025

 11    5 November 2025      Kewajiban Pelaporan Bulan Oktober 2025
       November 5, 2025     Reporting Obligation of October 2025

 12    23 Desember 2025     Kewajiban Pelaporan Bulan November 2025
       December 23, 2025    Reporting Obligation of November 2025




Pelaksanaan Tugas Direksi Tahun 2025                           Implementation of the Board of
                                                               Directors’ Duties in 2025

Sepanjang tahun 2025, Direksi telah menjalankan                Throughout 2025, the Board of Directors has
fungsi, tugas, dan tanggung jawabnya dengan                    conducted out its duties and responsibilities such as:
                                                                                                                                       Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
rincian sebagai berikut:
1. Direksi telah menyusun rencana kerja dan                    1.   The Board of Directors has prepared the annual
     anggaran tahunan untuk tahun buku 2025;                        work plan and budget for the financial year 2025;
2. Direksi    telah     menyelenggarakan   fungsi              2.   The Board of Directors has carried out the
     kepengurusan Perseroan selama tahun buku                       Company’s management functions during the
     2025 sesuai dengan rencana kerja yang telah                    financial year 2025 under the established work
     ditetapkan; dan                                                plan; and
3. Direksi     telah     menjalankan    kewajiban              3.   The Board of Directors has fulfilled their
     berdasarkan ketentuan peraturan perundang-                     obligations under the prevailing laws and
     undangan yang terkait dengan kegiatan usaha                    regulations related to the Company’s business
     Perseroan maupun di bidang pasar modal.                        activities and capital market sector.

Program Orientasi bagi Direksi Baru                            Orientation Program for new Directors

Perseroan memiliki kebijakan untuk melaksanakan                The Company has a policy to hold orientation
program orientasi bagi anggota Direksi yang baru               programs for newly appointed members of the
diangkat sebagaimana tertuang di dalam Board                   Board of Directors. This program is intended to
Manual. Program ini ditujukan untuk memberikan                 provide an overview of business activities, future
gambaran atas aktivitas bisnis, rencana perusahaan             corporate plans, work guidelines, and other matters


                                                                                                                              205
Page 208
                                                                             ke depan, pedoman kerja dan hal lainnya yang          under the Board of Directors’ responsibility. Through
                                                                             menjadi tanggung jawab Direksi. Dengan program        this program, newly appointed Directors are
                                                                             ini, anggota Direksi yang baru menjabat diharapkan    expected to quickly understand the Company’s
                                                                             dapat dengan cepat memahami kondisi Perseroan         current conditions and perform their duties and
                                                                             saat ini serta menjalankan tugas dan tanggung         responsibilities more effectively.
                                                                             jawabnya dengan lebih optimal.

                                                                             Program orientasi bagi anggota Direksi baru dapat     The orientation program for new members of the
                                                                             dilakukan dengan melalui kegiatan pemaparan           Board of Directors is held through presentations on
                                                                             kondisi Perseroan serta disampaikan dokumen-          the Company’s condition and supplemented with
                                                                             dokumen penunjang lainnya, seperti Laporan            supporting documents, such as the Annual Report,
                                                                             Tahunan, Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan,       the Corporate Work Plan and Budget, the Articles of
                                                                             Anggaran Dasar, dan sebagainya.                       Association, and other relevant materials.

                                                                             Pada tahun 2025, Perseroan telah melakukan            In 2025, the Company held an orientation program
                                                                             program orientasi bagi Direksi baru. Program          for a new member of the Board of Directors. This
                                                                             tersebut dilakukan seiring dengan diangkatnya         program was organized following the appointment
                                                                             Raden Achmad Sadikin sebagai Direktur Utama           of Raden Achmad Sadikin as a President Director
                                                                             berdasarkan Keputusan RUPS Tahunan tanggal 25         based on the Annual GMS Resolution on June 25,
                                                                             Juni 2025.                                            2025.

                                                                             Kebijakan Suksesi Direksi                             Board of Directors’ Succession Policy

                                                                             Pengangkatan dan pemberhentian anggota Direksi        The appointment and dismissal of members of
                                                                             dilakukan melalui RUPS sesuai dengan aturan hukum     the Board of Directors is carried out through the
                                                                             dan perundang-undangan yang berlaku, Anggaran         GMS in accordance with the applicable laws and
                                                                             Dasar, dan POJK No. 33/POJK.04/2014. Perseroan        regulations, the Articles of Association, and POJK
                                                                             memiliki kriteria dalam penentuan Direksi Perseroan   No. 33/POJK.04/2014. The Company has established
                                                                             dan keputusan untuk mengangkat/memberhentikan         criteria for the selection of the Company’s Board
                                                                             Direksi.                                              of Directors and decisions to appoint/dismiss the
                                                                                                                                   Board of Directors.

                                                                             Melalui proses seleksi yang dilaksanakan Direksi      Through a selection process carried out by the
                                                                             bersama dengan Dewan Komisaris, Perseroan             Board of Directors together with the Board of
                                                                             memilih calon pemimpin yang dinilai memenuhi          Commissioners, the Company selects candidates
                                                                             kualifikasi untuk menduduki jabatan pimpinan          who are deemed qualified to hold leadership
                                                                             setingkat di bawah Direksi dan Direksi anak           positions below the Board of Directors and the
                                                                             perusahaan yang diharapkan dapat menjadi              Board of Directors of subsidiaries who are expected
                                                                             anggota Direksi Perseroan di masa yang akan           to become members of the Company’s Board of
                                                                             datang yang bersumber dari kalangan pejabat           Directors in the future, sourced internally from the
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             internal Perseroan.                                   Company’s officials.

                                                                             [G-05]   Pengembangan Kompetensi Direksi                  Board of Directors Competency
                                                                                                                                   [G-05]

                                                                                                                                   Development

                                                                             Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan             In order to enhance the knowledge and competencies
                                                                             kompetensi para anggota Direksi, dan memastikan       of the members of the Board of Directors, and to
                                                                             wawasan profesional, kompetensi serta kemampuan       ensure that the professional insights, competencies,
                                                                             kepemimpinan para anggota Direksi dapat               and leadership abilities of the members of the Board
                                                                             berkembang selaras dengan perkembangan industri       of Directors are develop in line with the latest industry
                                                                             terkini, Perseroan memberikan pelatihan kepada        developments, the Company provides training to each
                                                                             setiap anggota Direksi. Kebijakan pengembangan        member of the Board of Directors. The competency
                                                                             kompetensi Direksi tertuang dalam Board Manual        development policy for the Board of Directors is
                                                                             Perseroan.                                            outlined in the Company’s Board Manual.

                                                                             Sepanjang tahun 2025, pengembangan kompetensi         Throughout 2025, the Board of Directors attended
                                                                             yang diikuti oleh anggota Direksi dapat dilihat       the following competency development programs:
                                                                             sebagai berikut:




206
Page 209
                                                                                                                   GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                    CORPORATE GOVERNANCE
Nama dan Jabatan               Nama Pelatihan                   Tanggal Pelatihan          Penyelenggara
Name and Position                 Training Title                  Training Date               Organizer

Raden Achmad Sadikin   Aviation Security Enforcement &      24-25 Februari 2025     AirAsia Group Security
Direktur Utama         Profiling Training                   February 24-25, 2025
President Director

                       EDTO (Extended Diversion Time        28 Februari 2025        Perseroan
                       Operations) Ground Class             February 28, 2025       The Company

                       EDTO Simulator                       6-7 Maret 2025          Perseroan
                                                            March 6-7, 2025         The Company

                       ICAO USOAP (Universal Safety 4 Juni 2025                     ICAO Asia Pacific Office
                       Oversight Audit Programme) June 4, 2025
                       Course

                       CBTA        (Competency-Based 16 Juni 2025                   AirAsia Group Flight
                       Training    and   Assessment) June 16, 2025                  Operations
                       Refresher Course

                       Human Factors Workshop               25 Juni 2025            AirAsia Group Flight
                                                            June 25, 2025           Operations

                       UPRT (Upset Prevention and           29 Agustus 2025         Perseroan
                       Recovery Training) Simulator         August 29, 2025         The Company

                       OPC (Operator Proficiency Check) 8-9 September 2025          Perseroan
                       and LOT (Line Oriented Training) September 8-9, 2025         The Company
                       Simulator Sessions

Luh Gede Mega          Pendidikan     Profesi   Lanjutan 28 Juli 2025               Ikatan Akuntan Publik
Putri Tjatera          Akuntan Publik PPPK 2025          July 28, 2025              Indonesia (IAPI)
Direktur               Advanced Professional Education                              Indonesian Institute of
Director               for Public Accountants PPPK 2025                             Certified Public Accountants
                                                                                    (IAPI)

                       Audit       on         Sustainable   22 Agustus 2025         IAPI
                       Infrastructure Project               August 22, 2025

                       Standar Audit 2021 Series (SA 15 September 2025              IAPI
                       505, SA 510, SA 520, SA 350, SA September 15, 2025
                       540, SA 550, dan SA 560)
                       Audit Standard 2021 Series (SA
                       505, SA 510, SA 520, SA 350, SA
                       540, SA 550, and SA 560)

                       Standar Manajemen Mutu 1, 17 September 2025                  IAPI
                       Standar Manajemen Mutu 2, September 17, 2025
                       Standar Audit 220 (Revisi), dan
                       Toolkit Manajemen Mutu
                       Quality Management Standard 1,

                                                                                                                            Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                       Quality Management Standard 2,
                       Audit Standard 220 (Revised), and
                       Quality Management Toolkit

                       KEPAP 2021: Kepatuhan Terhadap 19 September 2025             IAPI
                       Kode Etik, Prinsip Dasar Etika, September 19, 2025
                       Noclar, serta Independensi dalam
                       Perikatan Audit, Perikatan Audit,
                       Perikatan Reviu, dan Perikatan
                       Asurans Lainnya
                       KEPAP       2021:     Compliance
                       with the Code of Conduct,
                       Basic       Ethical     Principles,
                       Noclar,     and     Independency
                       in      Audit       Engagements,
                       Audit    Engagements,       Review
                       Engagements,        and      Other
                       Assurance Engagements

                       Update Transfer Pricing              7 Oktober 2025          IAPI
                       Documentation                        October 7, 2025




                                                                                                                   207
Page 210
                                                                             Penilaian Kinerja Dewan
                                                                             Komisaris dan Direksi serta
                                                                             Organ Pendukungnya                                                     [G-04]

                                                                             Performance Assessment of the Board of Commissioners and the Board
                                                                             of Directors, as well as their Supporting Organs




                                                                             Penilaian Kinerja Dewan Komisaris                     Board of Commissioners Performance
                                                                                                                                   Assessment

                                                                             Perseroan     secara    konsisten    melaksanakan     The     Company      consistently  evaluates    the
                                                                             penilaian terhadap kinerja Dewan Komisaris. Proses    performance of the Board of Commissioners. The
                                                                             penilaian tersebut dilakukan secara independen        evaluation process is conducted independently by
                                                                             oleh Dewan Komisaris melalui mekanisme evaluasi       the Board of Commissioners through an internal
                                                                             internal yang dilaksanakan setiap tahun, dengan       evaluation mechanism carried out annually, taking
                                                                             mempertimbangkan tingkat pencapaian kinerja           into account the Company’s performance level. The
                                                                             Perseroan. Hasil evaluasi kinerja Dewan Komisaris     results of the Board of Commissioners’ performance
                                                                             kemudian disampaikan RUPS untuk memperoleh            assessment are then submitted to the GMS for
                                                                             persetujuan. Berdasarkan hasil tersebut, pemegang     approval. Based on these results, the shareholders
                                                                             saham memberikan pelunasan dan pembebasan             grant full release and discharge (volledig acquit et
                                                                             tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de      de charge) to the Board of Commissioners for the
                                                                             charge) kepada Dewan Komisaris atas pelaksanaan       performance of their supervisory functions during
                                                                             fungsi pengawasan selama tahun buku sebelumnya.       the previous financial year.

                                                                             Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja                Performance Assessment Procedure

                                                                             Penilaian kinerja Dewan Komisaris dilakukan secara    The performance assessment of the Board of
                                                                             self-assessment oleh Dewan Komisaris melalui fungsi   Commissioners is carried out through a self-
                                                                             Komite Nominasi dan Remunerasi. Penilaian kinerja     assessment by the Board of Commissioners through
                                                                             Dewan Komisaris dilaksanakan setiap tahun untuk       the Nomination and Remuneration Committee. The
                                                                             penilaian 1 (satu) tahun buku secara keseluruhan.     performance assessment is carried out annually and
                                                                             Pengukuran keberhasilan kinerja Dewan Komisaris       covers the entire financial year. The performance of
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             merupakan hasil kerja kolegial seluruh Dewan          the Board of Commissioners is measured based on
                                                                             Komisaris.                                            the collective work of all members of the Board of
                                                                                                                                   Commissioners.

                                                                             Kriteria Penilaian Kinerja                            Performance Assessment Criteria

                                                                             Kriteria penilaian kinerja Dewan Komisaris adalah     The performance assessment criteria for the Board of
                                                                             pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan            Commissioners are the implementation of the duties
                                                                             Komisaris dalam fungsi pengawasan atas kebijakan      and responsibilities of the Board of Commissioners
                                                                             pengurusan jalannya Perseroan oleh Direksi            in its supervisory function over the management
                                                                             Perseroan, pemberian nasihat kepada Direksi           policies of the Company by the Board of Directors,
                                                                             untuk kepentingan dan tujuan Perseroan serta          the provision of advice to the Board of Directors for
                                                                             pelaksanaan tugas yang secara khusus diberikan        the interests and objectives of the Company, and
                                                                             kepadanya menurut Anggaran Dasar dan/atau             the implementation of duties specifically assigned
                                                                             berdasarkan keputusan RUPS dalam koridor              to it in accordance with the Articles of Association
                                                                             peraturan perundang-undangan yang berlaku.            and/or based on GMS resolutions within the corridor
                                                                                                                                   of applicable laws and regulations.




208
Page 211
Pihak yang Melakukan Penilaian                          Parties Conducting the Assessment




                                                                                                                  GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                   CORPORATE GOVERNANCE
Di tahun 2025, pelaksanaan penilaian atas kinerja       In 2025, the performance assessment of the Board
Dewan Komisaris dilakukan oleh Dewan Komisaris          of Commissioners was carried out independently by
secara mandiri melalui fungsi. Selain melalui self-     the Board of Commissioners through its functions.
assessment, penilaian kinerja Dewan Komisaris           In addition to self-assessment, the performance
juga dilakukan oleh RUPS dalam RUPS Tahunan             assessment of the Board of Commissioners was
pada saat pertanggungjawaban pelaksanaan                also carried out by the GMS at the Annual GMS
tugas pengawasan Dewan Komisaris sebagaimana            upon the accountability of the supervisory duties
tercermin dalam Laporan Tahunan Perseroan.              of the Board of Commissioners as reflected in the
                                                        Company’s Annual Report.

Penilaian Kinerja Komite di bawah Dewan                 Performance Assessment of Committees
Komisaris                                               under the Board of Commissioners

Dewan Komisaris membawahi komite-komite yang            The Board of Commissioners oversees committees
akan membantu pelaksanaan tugasnya, yakni               that assist in the performance of its duties, including
Komite Audit serta Komite Nominasi dan Remunerasi.      the Audit Committee and the Nomination and
Setiap tahun, Dewan Komisaris memberikan                Remuneration Committee. Each year, the Board
penilaian terhadap kinerja masing-masing komite         of Commissioners assesses the performance of
sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang             each committee in accordance with its duties and
diembannya berdasarkan piagam masing-masing             responsibilities as outlined in each committee’s
komite, serta melalui masukan dan rekomendasi           charter, as well as through input and recommendations
yang diberikan atas berbagai hal yang berada            provided on various matters within the scope of
dalam lingkup pengawasan Dewan Komisaris dan            the Board of Commissioners’ supervision and the
pelaksanaan tugas setiap Komite.                        implementation of each Committee’s duties.

Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan sepanjang     Based on the results of the evaluation conducted
tahun 2025, Dewan Komisaris menilai bahwa Komite        throughout 2025, the Board of Commissioners
Audit dan Komite Nominasi dan Remunerasi telah          believes that the Audit Committee and the
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara          Nomination and Remuneration Committee have
efektif dan efisien, dengan berpedoman pada             carried out their duties and responsibilities
prinsip-prinsip governansi korporat serta sejalan       effectively and efficiently by referring to corporate
dengan tujuan strategis Perseroan.                      governance principles and in line with the Company’s
                                                        strategic objectives.

Penilaian Kinerja Direksi                               Board of Directors’ Performance
                                                        Assessment

Perseroan secara berkala melakukan penilaian atas       The Company periodically assesses the performance
kinerja Direksi dengan mengacu pada Indikator           of the Board of Directors by referring to the Key
Kinerja Utama (KPI) Direksi yang disusun pada           Performance Indicators (KPIs) for the Board of
                                                                                                                           Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
awal tahun berjalan. Pencapaian KPI ini kemudian        Directors that have been set at the beginning of the
akan dievaluasi oleh Dewan Komisaris dan Komite         current year. The achievement of these KPIs is then
Nominasi dan Remunerasi setelah berakhirnya             evaluated by the Board of Commissioners and the
tahun buku dengan memperhatikan kesesuaiannya           Nomination and Remuneration Committee after the
dengan tugas, tanggung jawab masing-masing              end of the financial year, taking into account their
anggota Direksi, serta target Perseroan.                suitability with the duties and responsibilities of
                                                        each member of the Board of Directors, as well as
                                                        the Company’s targets.

Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja                  Performance Assessment Procedure

Perseroan secara konsisten melakukan evaluasi           The Company consistently evaluates the performance
terhadap kinerja Direksi melalui metode self-           of the Board of Directors through a self-assessment
assessment yang dilakukan oleh Direksi yang             method conducted by the Board of Directors, which
kemudian dievaluasi oleh Dewan Komisaris melalui        is then evaluated by the Board of Commissioners
fungsi Komite Nominasi dan Remunerasi. Penilaian        through the Nomination and Remuneration
dilakukan setiap tahun untuk penilaian 1 (satu) tahun   Committee. The assessment is conducted annually
buku secara keseluruhan.                                and covers the entire financial year.




                                                                                                                  209
Page 212
                                                                             Kriteria Penilaian Kinerja                             Performance Assessment Criteria
                                                                             Secara garis besar, hal-hal yang menjadi dasar         In general, the assessment criteria for members of the
                                                                             kriteria penilaian terhadap anggota Direksi adalah     Board of Directors are based on the implementation
                                                                             pelaksanaan Direksi dalam mengimplementasikan          of the Company’s vision and mission by the Board of
                                                                             visi dan misi Perseroan dalam program kerja di tahun   Directors during the current year’s work program, as
                                                                             berjalan serta pelaksanaan implementasi GCG dan        well as the implementation of GCG and compliance
                                                                             kepatuhan pada peraturan perundang-undangan            with applicable laws and regulations.
                                                                             yang berlaku.

                                                                             Pihak yang Melakukan Penilaian                         Parties Conducting the Assessment

                                                                             Penilaian atas kinerja Direksi dilakukan dengan        The performance assessment of the Board of
                                                                             cara self-assessment oleh Direksi. Selain itu Dewan    Directors is conducted through a self-assessment
                                                                             Komisaris melalui fungsi Komite Nominasi dan           by the Board of Directors. In addition, the Board
                                                                             Remunerasi melakukan evaluasi atas hasil penilaian     of Commissioners, through the Nomination and
                                                                             dimaksud.                                              Remuneration Committee, evaluates the results of
                                                                                                                                    the assessment.

                                                                             Kebijakan Perusahaan Mengenai                          Company Policy Regarding the
                                                                             Pemisahan Komisaris Utama dan Direktur                 Separation of the President
                                                                             Utama [G-03]                                           Commissioner and President Director [G-03]

                                                                             Perseroan     menerapkan      pemisahan     fungsi     The Company separates the functions of supervision
                                                                             pengawasan dan pengelolaan perusahaan melalui          and management of the Company through a
                                                                             struktur tata kelola dua tingkat (two-tier board       two-tier board system consisting of a Board of
                                                                             system) yang terdiri dari Dewan Komisaris dan          Commissioners and a Board of Directors. In this
                                                                             Direksi. Dalam struktur tersebut, jabatan Komisaris    structure, the positions of President Commissioner
                                                                             Utama dan Direktur Utama dijabat oleh individu         and President Director are held by different
                                                                             yang berbeda.                                          individuals.

                                                                             Pemisahan peran ini bertujuan untuk memastikan         This separation aims to ensure the creation of an
                                                                             terciptanya mekanisme checks and balances              effective checks and balances mechanism between
                                                                             yang efektif antara fungsi pengawasan dan fungsi       the supervisory and management functions of the
                                                                             pengelolaan perusahaan, sehingga mendukung             company, thereby supporting the implementation of
                                                                             penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.    good corporate governance principles.

                                                                             Penerapan pemisahan fungsi tersebut dapat dilihat      The separation of functions can be seen in the Board
                                                                             di dalam Board Manual maupun pengungkapan              Manual and the disclosure of the Board of Directors
                                                                             bagian Direksi dan Dewan Komisaris di dalam            and the Board of Commissioners in this Annual
                                                                             Laporan Tahunan ini.                                   Report.
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Penilaian Kinerja Organ Pendukung                      Performance Assessment of Supporting
                                                                             Direksi                                                Organs of the Board of Directors

                                                                             Hingga 31 Desember 2025, Direksi tidak memiliki        As of December 31, 2025, the Board of Directors
                                                                             komite khusus di bawah Direksi. Namun, Direksi         does not have any special committees under them.
                                                                             turut dibantu oleh organ pendukung lainnya dalam       However, the Board of Directors is assisted by other
                                                                             menjalankan fungsi pengelolaan Perseroan, yaitu        supporting organs in carrying out the management
                                                                             Sekretaris Perusahaan dan Unit Audit Internal.         functions of the Company, namely the Corporate
                                                                                                                                    Secretary and the Internal Audit Unit.

                                                                             Direksi senantiasa melakukan evaluasi atas             The Board of Directors regularly evaluates the
                                                                             kinerja organ pendukung secara berkala melalui         performance of the supporting organs through the
                                                                             pencapaian KPI pelaksanaan tugas dan tanggung          achievement of KPIs for the implementation of the
                                                                             jawab masing-masing organ. Di tahun 2025, Direksi      duties and responsibilities of each organ. In 2025,
                                                                             menilai bahwa Sekretaris Perusahaan dan Unit Audit     the Board of Directors deemed that the Corporate
                                                                             Internal telah menjalankan tugasnya dan tanggung       Secretary and the Internal Audit Unit had performed
                                                                             jawabnya dengan baik.                                  their duties and responsibilities well.




210
Page 213
Independensi dan Transparansi




                                                                                                               GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                CORPORATE GOVERNANCE
Dewan Komisaris dan Direksi
Independency and Transparency of the Board of Commissioners and
Board of Directors




Dalam menjalankan fungsi, tugas, dan tanggung         In carrying out their functions, duties, and
jawabnya, Dewan Komisaris dan Direksi wajib           responsibilities, the Board of Commissioners and
bersikap independen dan terbebas dari kepentingan     the Board of Directors must be independent and
mana pun. Informasi terkait independensi anggota      free from any interests. Information regarding the
Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan diuraikan di    independence of the members of the Company’s
bawah ini.                                            Board of Commissioners and Board of Directors is
                                                      described below.

Kebijakan Rangkap Jabatan Dewan                       Policy on Concurrent Positions of the
Komisaris dan Direksi                                 Board of Commissioners and Board of
                                                      Directors

Anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan         Members of the Board of Commissioners and the
diperbolehkan untuk memiliki rangkap jabatan          Board of Directors of the Company are permitted
lain selama pada pelaksanaannya tidak terdapat        to hold other concurrent positions as long as there
benturan kepentingan dan tidak bertentangan           is no conflict of interest and it does not violate the
dengan ketentuan perundang-undangan yang              applicable laws and regulations. The provisions on
berlaku. Ketentuan rangkap jabatan bagi anggota       concurrent positions for members of the Board of
Dewan Komisaris dan Direksi sebagaimana               Commissioners and the Board of Directors as stated
tercantum pada POJK No. 33/POJK.04/2014 adalah        in POJK No. 33/POJK.04/2014 are as follows:
sebagai berikut:

Rangkap Jabatan Dewan Komisaris                       Concurrent Positions of the Board of
                                                      Commissioners

1.   Anggota Dewan Komisaris dapat merangkap          1.   Members of the Board of Commissioners may
     jabatan sebagai:                                      hold concurrent positions as:
     a. anggota Direksi paling banyak pada 2 (dua)         a. members of the Board of Directors of a
         emiten atau perusahaan publik lain; dan               maximum of 2 (two) issuers or other public
                                                                                                                        Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                                                               companies; and
     b.  anggota Dewan Komisaris paling banyak             b. members of the Board of Commissioners of
         pada 2 (dua) emiten atau perusahaan                   a maximum of 2 (two) issuers or other public
         publik lain.                                          companies.
2.   Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak          2.   In the event that a member of the Board of
     merangkap jabatan sebagai anggota Direksi,            Commissioners does not hold a concurrent
     anggota Dewan Komisaris yang bersangkutan             position as a member of the Board of Directors,
     dapat merangkap jabatan sebagai anggota               the member of the Board of Commissioners
     Dewan Komisaris paling banyak pada 4 (empat)          concerned may hold concurrent positions as
     emiten atau perusahaan publik lain;                   a member of the Board of Commissioners in
                                                           a maximum of 4 (four) issuers or other public
                                                           companies;
3.   Anggota Dewan Komisaris dapat merangkap          3.   Members of the Board of Commissioners may
     sebagai anggota komite paling banyak pada 5           concurrently serve as members of a maximum
     (lima) komite di emiten atau perusahaan publik        of 5 (five) committees in issuers or public
     di mana yang bersangkutan juga menjabat               companies where they also serve as members
     sebagai anggota Direksi atau anggota Dewan            of the Board of Directors or members of the
     Komisaris;                                            Board of Commissioners;




                                                                                                               211
Page 214
                                                                             4.    Rangkap jabatan sebagai anggota komite                                     4.   Concurrent positions as members of such
                                                                                   tersebut hanya dapat dilakukan sepanjang tidak                                  committees may only be held as long as they do
                                                                                   bertentangan dengan peraturan perundang-                                        not conflict with other laws and regulations.
                                                                                   undangan lainnya.

                                                                             Rangkap Jabatan Direksi                                                          Concurrent Positions of the Board of
                                                                                                                                                              Directors

                                                                             1.    Anggota Direksi dapat merangkap jabatan                                    1.   Members of the Board of Directors may
                                                                                   sebagai:                                                                        concurrently serve as:
                                                                                   a. anggota Direksi paling banyak pada 1 (satu)                                  a. a member of the Board of Directors for a
                                                                                      satu emiten atau perusahaan publik lain;                                         maximum of 1 (one) other issuer or public
                                                                                                                                                                       company;
                                                                                   b.  anggota Dewan Komisaris paling banyak                                       b. members of the Board of Commissioners
                                                                                       pada 3 (tiga) emiten atau perusahaan                                            for a maximum of 3 (three) other issuers or
                                                                                       publik lain; dan/atau                                                           public companies; and/or
                                                                                   c. anggota komite paling banyak pada 5 (lima)                                   c. members of committees for a maximum
                                                                                       komite di emiten atau perusahaan publik di                                      of 5 (five) committees in issuers or public
                                                                                       mana yang bersangkutan juga menjabat                                            companies where the person concerned
                                                                                       sebagai anggota Direksi atau anggota                                            also serves as a member of the Board of
                                                                                       Dewan Komisaris.                                                                Directors or Board of Commissioners.
                                                                             2.    Rangkap jabatan tersebut hanya dapat                                       2.   Such concurrent positions may only be held as
                                                                                   dilakukan sepanjang tidak bertentangan dengan                                   long as they do not conflict with other laws and
                                                                                   peraturan perundang-undangan lainnya.                                           regulations.


                                                                                                                                                                   Rangkap Jabatan di
                                                                                                                                                                   Concurrent Position in

                                                                                                                                                AirAsia Group
                                                                              Nama                        Jabatan
                                                                              Name                         Position
                                                                                                                                Dewan                                                       Perusahaan/Institusi Lain
                                                                                                                                                   Direksi
                                                                                                                               Komisaris                               Komite               Other Companies/Institutions
                                                                                                                                                  Board of
                                                                                                                               Board of                               Committee
                                                                                                                                                  Directors
                                                                                                                             Commissioners

                                                                              Dewan Komisaris
                                                                              Board of Commissioners

                                                                              Ahmad Al                Komisaris             Komisaris           Deputi Group       Anggota            Tidak Ada
                                                                              Farouk Bin              Utama                 PT Indonesia        CEO AirAsia        Komite             None
                                                                              Ahmad Kamal             President             AirAsia             Aviation Group     Nominasi dan
                                                                                                      Commissioner          Commissioner        Limited*           Remunerasi
                                                                                                                            at PT               Deputy Group       Member of the
                                                                                                                            Indonesia           CEO of AirAsia     Nomination and
                                                                                                                            AirAsia             Aviation Group     Remuneration
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                                                                Limited*           Committee

                                                                              Sabam Hutajulu          Komisaris             Tidak Ada           Tidak Ada          Ketua Komite       • Head of Consultancy &
                                                                                                      Independen            None                None               Audit                Advisory di Indonesia Senior
                                                                                                      Independent                                                  Anggota              Executives Association (ISEA)
                                                                                                      Commissioner                                                 Komite             • Dosen di Magister Akuntansi
                                                                                                                                                                   Nominasi dan         FEB UI
                                                                                                                                                                   Remunerasi         • Adjunct Faculty di Manipal
                                                                                                                                                                   Chairman             GlobalNxt University, Kuala
                                                                                                                                                                   of the Audit         Lumpur
                                                                                                                                                                   Committee          • Head of Consultancy &
                                                                                                                                                                   Member of the        Advisory at Indonesia Senior
                                                                                                                                                                   Nomination and       Executives Association (ISEA)
                                                                                                                                                                   Remuneration       • Lecturer at Magister of
                                                                                                                                                                   Committee            Accounting, FEB UI
                                                                                                                                                                                      • Adjunct Faculty at Manipal
                                                                                                                                                                                        GlobalNxt University, Kuala
                                                                                                                                                                                        Lumpur

                                                                             * Posisi per 31 Desember 2025 | Position as of December 31, 2025




212
Page 215
                                                                                                                            GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                             CORPORATE GOVERNANCE
                                                                  Rangkap Jabatan di
                                                                  Concurrent Position in

                                                  AirAsia Group
Nama                 Jabatan
Name                  Position
                                     Dewan                                                 Perusahaan/Institusi Lain
                                                     Direksi
                                    Komisaris                         Komite               Other Companies/Institutions
                                                    Board of
                                    Board of                         Committee
                                                    Directors
                                  Commissioners

Julianto Sidarto   Komisaris      Tidak Ada       Tidak Ada       Anggota            • Advisor di Artificial Intelligence
                   Independen     None            None            Komite Audit         Institute for Progress (AIIP)
                   Independent                                    Ketua Komite       • Advisory Board Member di
                   Commissioner                                   Nominasi dan         Resonance
                                                                  Remunerasi         • Advisor Global Advisory
                                                                  Member of the        Network di Sweef Capital
                                                                  Nomination and     • Komisaris Independen di PT
                                                                  Remuneration         Honest Financial Technologies
                                                                  Committee          • Management Advisor di VIDA
                                                                                       Digital Identity
                                                                                     • Advisory Council di Yayasan
                                                                                       Cinta Anak Bangsa Foundation
                                                                                     • Mentor di Endeavor Indonesia
                                                                                     • Anggota Komite Audit dan
                                                                                       Management Advisor PT
                                                                                       Aspirasi Hidup Indonesia Tbk
                                                                                     • Management Advisor &
                                                                                       Komisarisdi Alpha JWC
                                                                                       Ventures
                                                                                     • Management Advisor di
                                                                                       PT Gorry Gourmet Indonesia
                                                                                     • Komisaris Independen di
                                                                                       PT Mediatrac Sistem
                                                                                       Komunikasi
                                                                                     • Advisor at Artificial Intelligence
                                                                                       Institute for Progress (AIIP)
                                                                                     • Advisory Board Member at
                                                                                       Resonance
                                                                                     • Advisor Global Advisory
                                                                                       Network at Sweef Capital
                                                                                     • Independent Commissioner
                                                                                       at PT Honest Financial
                                                                                       Technologies
                                                                                     • Management Advisor at VIDA
                                                                                       Digital Identity
                                                                                     • Advisory Council at Yayasan
                                                                                       Cinta Anak Bangsa Foundation
                                                                                     • Mentor at Endeavor Indonesia
                                                                                     • Member of the Audit
                                                                                       Committee and Management

                                                                                                                                     Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                                                                                       Advisor at PT Aspirasi Hidup
                                                                                       Indonesia Tbk
                                                                                     • Management Advisor &
                                                                                       Commissioner at Alpha JWC
                                                                                       Ventures
                                                                                     • Management Advisor at
                                                                                       PT Gorry Gourmet Indonesia
                                                                                     • Independent Commissioner
                                                                                       at PT Mediatrac Sistem
                                                                                       Komunikasi

Reza Viryawan      Komisaris      Tidak Ada       Tidak Ada       Anggota            • Direktur di PT Fersindo
                   Commissioner   None            None            Komite               Nusaperkasa
                                                                  Nominasi dan       • Direktur di PT Rama Putera
                                                                  Remunerasi           Investindo
                                                                  Member of the      • Direktur di PT Grafika Media
                                                                  Nomination and       Solusindo
                                                                  Remuneration       • Director at PT Fersindo
                                                                  Committee            Nusaperkasa
                                                                                     • Director at PT Rama Putera
                                                                                       Investindo
                                                                                     • Director at PT Grafika Media
                                                                                       Solusindo




                                                                                                                            213
Page 216
                                                                                                                                                    Rangkap Jabatan di
                                                                                                                                                     Concurrent Position in

                                                                                                                                   AirAsia Group
                                                                             Nama                  Jabatan
                                                                             Name                  Position
                                                                                                                    Dewan                                                     Perusahaan/Institusi Lain
                                                                                                                                      Direksi
                                                                                                                   Komisaris                              Komite              Other Companies/Institutions
                                                                                                                                     Board of
                                                                                                                   Board of                              Committee
                                                                                                                                     Directors
                                                                                                                 Commissioners

                                                                             Direksi
                                                                             Board of Directors

                                                                             Raden Achmad       Direktur         Tidak Ada        Direktur           Tidak Ada           Tidak Ada
                                                                             Sadikin            Utama            None             Utama di           None                None
                                                                                                President                         PT Indonesia
                                                                                                Director                          AirAsia
                                                                                                                                  President
                                                                                                                                  Director at
                                                                                                                                  PT Indonesia
                                                                                                                                  AirAsia

                                                                             Luh Gede Mega      Direktur         Komisaris        Direktur di        Tidak Ada           Tidak Ada
                                                                             Putri Tjatera      Director         di PT Garda      PT Indonesia       None                None
                                                                                                                 Tawang Reksa     AirAsia
                                                                                                                 Commissioner     Director at
                                                                                                                 at PT Garda      PT Indonesia
                                                                                                                 Tawang Reksa     AirAsia



                                                                             Hubungan Afiliasi Anggota Dewan                                     Affiliated Relationship of Members of
                                                                             Komisaris, Direksi, dan Pemegang Saham                              the Board of Commissioners, Board of
                                                                                                                                                 Directors, and Shareholders

                                                                             Hubungan afiliasi antara anggota Dewan Komisaris,                   The affiliated relationships among members of the
                                                                             Direksi, dan Pemegang Saham Perseroan, baik                         Board of Commissioners, the Board of Directors, and
                                                                             hubungan keuangan maupun hubungan keluarga,                         the Shareholders of the Company, whether financial
                                                                             dapat dilihat sebagai berikut:                                      or familial, are presented as follows:


                                                                                                                       Hubungan Keuangan dengan                          Hubungan Keluarga dengan
                                                                                                                           Financial Relationship with                        Family Relationship with
                                                                             Nama                   Jabatan
                                                                             Name                    Position       Dewan                                             Dewan
                                                                                                                                     Direksi        Pemegang                           Direksi      Pemegang
                                                                                                                   Komisaris                                         Komisaris
                                                                                                                                     Board of        Saham                            Board of       Saham
                                                                                                                    Board of                                         Board of
                                                                                                                                     Directors     Shareholders                       Directors     Shareholders
                                                                                                                  Commissioners                                    Commissioners

                                                                             Dewan Komisaris
                                                                             Board of Commissioners
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Ahmad Al Farouk      Komisaris
                                                                             Bin Ahmad Kamal      Utama
                                                                                                                       ✖               ✖                 ✔              ✖                ✖               ✖
                                                                                                  President
                                                                                                  Commissioner

                                                                             Sabam Hutajulu       Komisaris
                                                                                                  Independen
                                                                                                                       ✖               ✖                 ✖              ✖                ✖               ✖
                                                                                                  Independent
                                                                                                  Commissioner

                                                                             Julianto Sidarto     Komisaris
                                                                                                  Independen
                                                                                                                       ✖               ✖                 ✖              ✖                ✖               ✖
                                                                                                  Independent
                                                                                                  Commissioner

                                                                             Reza Viryawan        Komisaris
                                                                                                                       ✖               ✖                 ✔              ✖                ✖               ✖
                                                                                                  Commissioner




214
Page 217
                                                                                                                                              GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                                               CORPORATE GOVERNANCE
                                               Hubungan Keuangan dengan                          Hubungan Keluarga dengan
                                                   Financial Relationship with                         Family Relationship with
Nama                   Jabatan
Name                    Position            Dewan                                            Dewan
                                                             Direksi        Pemegang                            Direksi         Pemegang
                                           Komisaris                                        Komisaris
                                                             Board of        Saham                             Board of          Saham
                                            Board of                                         Board of
                                                             Directors     Shareholders                        Directors       Shareholders
                                          Commissioners                                    Commissioners

Direksi
Board of Directors

Raden Achmad         Direktur
Sadikin              Utama
                                               ✖               ✖                 ✖              ✖                 ✖                   ✖
                     President
                     Director

Luh Gede Mega        Direktur
                                               ✖               ✖                 ✖              ✖                 ✖                   ✖
Putri Tjatera        Director




Keberagaman Komposisi Dewan                                              Diversity of the Board of Commissioners
Komisaris dan Direksi                                                    and Board of Directors Composition

Perseroan    berkomitmen      untuk    senantiasa                        The Company is committed to consistently
menerapkan praktik terbaik governansi korporat,                          implementing      best    practices in   corporate
termasuk dengan memperhatikan keberagaman                                governance, including ensuring diversity in the
komposisi anggota Dewan Komisaris dan Direksi                            composition of the Board of Commissioners and the
sebagaimana diatur dalam SEOJK No. 32/                                   Board of Directors as stipulated in SEOJK No. 32/
POJK.04/2015. Berdasarkan ketentuan tersebut,                            POJK.04/2015 concerning the Corporate Governance
Perseroan senantiasa mempertimbangkan aspek                              Guidelines for Public Companies. In line with these
keberagaman, baik dari sisi usia, latar belakang,                        provisions, the Company always considers diversity
jenjang pendidikan, serta keahlian masing-masing                         aspects, including age, background, educational
anggota Dewan Komisaris dengan rincian sebagai                           level, and expertise of each member of the Board of
berikut:                                                                 Commissioners, as detailed below:


Nama dan
                  Jenis
Jabatan                            Usia          Pendidikan Terakhir             Pengalaman Kerja                      Keahlian
                 Kelamin           Age              Latest Education                 Work Experience                      Expertise
Name and
                  Gender
Position

Dewan Komisaris
Board of Commisioners

Ahmad Al        Laki-laki       45 tahun      Master of Science in           Berpengalaman selama             Investasi perbankan,
Farouk Bin      Male            45 years      Finance and Economics          lebih dari 15 tahun              keuangan korporasi,
Ahmad Kamal                     old           dari London School of          di bidang investasi              riset dan perdagangan
Komisaris                                     Economics and Political        perbankan, keuangan              saham.

                                                                                                                                                       Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Utama                                         Science                        korporasi, riset dan             Investment banking,
President                                     Master of Science in           perdagangan saham di             corporate finance,
Commissioner                                  Finance and Economics          beberapa perusahaan.             equities research and
                                              from London School of          He has over 15 years of          equities trading.
                                              Economics and Political        experience in investment
                                              Science                        banking, corporate
                                                                             finance, equities research
                                                                             and equities trading in
                                                                             several companies.




                                                                                                                                              215
Page 218
                                                                             Nama dan
                                                                                               Jenis
                                                                             Jabatan                      Usia        Pendidikan Terakhir            Pengalaman Kerja                 Keahlian
                                                                                              Kelamin     Age           Latest Education               Work Experience                Expertise
                                                                             Name and
                                                                                              Gender
                                                                             Position

                                                                             Sabam          Laki-laki   67 tahun   Ph.D in Accountancy            Memiliki spesialisasi        Manajemen risiko
                                                                             Hutajulu       Male        67 years   dari Weatherhead               di bidang BOD &              GRC & GCG,
                                                                             Komisaris                  old        School of Management,          management coach &           pemecahan masalah
                                                                             Independen                            Case Western Reserve           mentor serta coach &         dan pengambilan
                                                                             Independent                           University (CWRU),             mentoring klien pada         keputusan.
                                                                             Commissioner                          Cleveland, Amerika             isu-isu transformasi &       GRC & GCG risk
                                                                                                                   Serikat                        restrukturisasi korporasi;   management, problem
                                                                                                                   Ph.D in Accountancy            manajemen risiko GRC         solving, and decision
                                                                                                                   from the Weatherhead           & GCG; pemecahan             making.
                                                                                                                   School of Management,          masalah & pengambilan
                                                                                                                   Case Western Reserve           keputusan; berbagai
                                                                                                                   University (CWRU),             masalah keuangan dan
                                                                                                                   Cleveland, United States       memberikan rekomendasi
                                                                                                                                                  profesional pada orang-
                                                                                                                                                  proses-eksekusi; peluang
                                                                                                                                                  investasi, produk dan
                                                                                                                                                  layanan.
                                                                                                                                                  Specializes in BOD &
                                                                                                                                                  management coaching
                                                                                                                                                  & mentoring, as well as
                                                                                                                                                  coaching & mentoring
                                                                                                                                                  clients on issues
                                                                                                                                                  related to corporate
                                                                                                                                                  transformation &
                                                                                                                                                  restructuring; GRC &
                                                                                                                                                  GCG risk management;
                                                                                                                                                  problem solving &
                                                                                                                                                  decision making; various
                                                                                                                                                  financial issues and
                                                                                                                                                  providing professional
                                                                                                                                                  recommendations
                                                                                                                                                  on people-process-
                                                                                                                                                  execution; investment
                                                                                                                                                  opportunities, products
                                                                                                                                                  and services.

                                                                             Julianto       Laki-laki   64 tahun   Master of Business             Memiliki pengalaman          Manajemen bisnis.
                                                                             Sidarto        Male        64 years   Administration dari            di bidang konsultan          Business Management.
                                                                             Komisaris                  old        University of California,      manajemen, teknologi,
                                                                             Independen                            Los Angeles (UCLA),            dan operasional.
                                                                             Independent                           Amerika Serikat                Experienced in
                                                                             Commissioner                          Master of Business             management consulting,
                                                                                                                   Administration from            technology and
                                                                                                                   University of California,      operations.
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                                   Los Angeles (UCLA),
                                                                                                                   United States of America

                                                                             Reza           Laki-laki   51 tahun   Sarjana Hukum, Fakultas        Berpengalaman selama         Legal Corporate.
                                                                             Viryawan       Male        51 years   Hukum dari Universitas         lebih dari 20 tahun di
                                                                             Komisaris                  old        Trisakti, Indonesia            bidang Legal Corporate
                                                                             Commissioner                          Bachelor of Law, Faculty       di beberapa perusahaan
                                                                                                                   of Law, Trisakti University,   di Indonesia.
                                                                                                                   Indonesia                      He has more than 20
                                                                                                                                                  years of experience
                                                                                                                                                  in Corporate Legal at
                                                                                                                                                  several companies in
                                                                                                                                                  Indonesia.

                                                                             Direksi
                                                                             Board of Directors

                                                                             Raden          Laki-laki   56 tahun   Pendidikan Penerbangan         Berpengalaman selama         Pilot dan manajemen
                                                                             Achmad         Male        56 years   dari Australian Aviation       33 tahun sebagai pilot       keselamatan & kualitas.
                                                                             Sadikin                    old        College, Parafield,            dan manajerial di bidang     Pilot and safety &
                                                                             Direktur                              Australia Selatan              aviasi.                      quality management.
                                                                             Utama                                 Aviation Education             33 years of experience
                                                                             President                             from Australian Aviation       as a pilot and manager in
                                                                             Director                              College, Parafield, South      the aviation industry.
                                                                                                                   Australia


216
Page 219
                                                                                                                                 GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                                  CORPORATE GOVERNANCE
Nama dan
                    Jenis
Jabatan                       Usia         Pendidikan Terakhir                Pengalaman Kerja               Keahlian
                   Kelamin     Age              Latest Education               Work Experience               Expertise
Name and
                    Gender
Position

Luh Gede          Perempuan 47 tahun    Sarjana Ekonomi dari            Beliau memiliki              Keuangan, akuntansi,
Mega Putri        Female    47 years    Universitas Indonesia           pengalaman lebih dari        dan perpajakan.
Tjatera                     old         Bachelor of Economics           25 tahun di bidang           Finance, accounting,
Direktur                                from the University of          keuangan, akuntansi, dan     and taxation.
Director                                Indonesia                       perpajakan.
                                                                        She has over 25 years
                                                                        of experience in finance,
                                                                        accounting, and taxation.




    Keberagaman Manajemen
[G-01]                                                             [G-01]   Board Diversity and Independence
Perseroan dan Independensi

Tipe Manajemen
Perusahaan                             Laki-Laki                            Perempuan            Jumlah Pihak Independen
Type of Company                          Male                                Female              Number of Independent Parties
Management

Komisaris                                  4                                   0                               2
Commissioner

Direksi                                    1                                    1                              0
Director




    Kebijakan Perseroan Terkait
[G-09]                                                                  Company Policy Regarding
                                                                   [G-09]

Kewajiban Dewan Komisaris dan/                                     the Obligations of the Board of
atau Direksi untuk Mencegah Konflik                                Commissioners and/or the Board of
Kepentingan                                                        Directors to Prevent Conflicts of Interest

Perseroan berkomitmen untuk memastikan bahwa                       The Company is committed to ensuring that
setiap keputusan yang diambil oleh organ Perseroan                 every decision made by the Company’s organs is
dilakukan secara objektif dan bebas dari pengaruh                  carried out objectively and is free from conflicts of
benturan kepentingan. Untuk itu, Perseroan telah                   interest. To that end, the Company has established
menetapkan kebijakan mengenai pencegahan dan                       a policy on the prevention and handling of conflicts
penanganan konflik kepentingan yang tertuang                       of interest as outlined in the Board Manual as a
dalam Board Manual sebagai pedoman bagi Dewan                      guideline for the Board of Commissioners and the
Komisaris dan Direksi dalam menjalankan tugas dan                  Board of Directors in carrying out their duties and
tanggung jawabnya.                                                 responsibilities.
                                                                                                                                          Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Kebijakan tersebut mengatur kewajiban bagi                         This policy regulates the obligations of members
anggota Dewan Komisaris dan Direksi untuk                          of the Board of Commissioners and the Board
selalu mendahulukan kepentingan Perseroan dan                      of Directors to always prioritize the interests of
larangan menyalahgunakan jabatannya untuk                          the Company and prohibits them from abusing
kepentingan pribadi baik langsung maupun tidak                     their positions for personal gain, either directly
langsung selama menjalankan tugas dan tanggung                     or indirectly, while carrying out their duties and
jawabnya.                                                          responsibilities.

Selain itu, di dalam Anggaran Dasar Perseroan                      In addition, the Company’s Articles of Association
juga telah terdapat pengaturan mengenai kondisi                    also contain provisions regarding conflicts of
konflik kepentingan dalam hal terdapat kondisi                     interest in the event of a conflict of interest
konflik kepentingan pada Direksi dan/atau Dewan                    involving the Board of Directors and/or the Board of
Komisaris.                                                         Commissioners.




                                                                                                                                 217
Page 220
                                                                             Nominasi dan Remunerasi
                                                                             Dewan Komisaris dan Direksi
                                                                             Nomination and Remuneration of the Board of Commissioners and
                                                                             Board of Directors




                                                                             Nominasi Dewan Komisaris dan Direksi                  Nomination of the Board of
                                                                                                                                   Commissioners and Board of Directors

                                                                             Pemegang saham memiliki hak untuk melakukan           Shareholders are entitled to appoint and dismiss
                                                                             pengangkatan     dan   pemberhentian     anggota      members of the Board of Commissioners and
                                                                             Dewan Komisaris dan Direksi, yang dilakukan           the Board of Directors through a GMS mechanism,
                                                                             melalui mekanisme RUPS dengan memperhatikan           taking into account compliance with applicable
                                                                             kesesuaiannya dengan peraturan perundang-             laws and regulations. The Company has established
                                                                             undangan yang berlaku. Perseroan telah memiliki       standard procedures for the nomination of members
                                                                             prosedur yang baku dalam proses nominasi anggota      of the Board of Commissioners and/or the Board of
                                                                             Dewan Komisaris dan/atau Direksi, yaitu melalui       Directors through the Nomination and Remuneration
                                                                             Komite Nominasi dan Remunerasi yang berada            Committee under the Board of Commissioners.
                                                                             di bawah Dewan Komisaris. Rekomendasi yang            Recommendations made by the Nomination
                                                                             diberikan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi         and Remuneration Committee will be taken into
                                                                             akan menjadi pertimbangan bagi pemegang saham         consideration by shareholders before being decided
                                                                             sebelum diputuskan dalam RUPS. Nominasi calon         upon at the GMS. Nominations for members of
                                                                             anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi dapat        the Board of Commissioners and/or the Board of
                                                                             berasal dari pemegang saham pengendali atau dari      Directors may come from controlling shareholders
                                                                             sumber-sumber lainnya, baik dari dalam atau dari      or other sources, both from within and outside the
                                                                             luar Perseroan.                                       Company.

                                                                             Kriteria Pengangkatan dan Pemberhentian               Criteria for Appointment and Dismissal of the
                                                                             Dewan Komisaris [G-06]                                Board of Commissioners [G-06]

                                                                             Kriteria anggota Dewan Komisaris Perseroan            The criteria for members of the Company’s Board of
                                                                             mengacu pada POJK No. 33/POJK.04/2014 dengan          Commissioners refer to POJK No. 33/POJK.04/2014
                                                                             rincian sebagai berikut:                              with the following details:
                                                                             1. Memiliki akhlak, moral, dan integritas yang baik   1. Possess good character, morals, and integrity
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                  serta cakap melakukan perbuatan hukum;               and are capable of performing legal actions;
                                                                             2. Dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan          2. Within 5 (five) years prior to appointment and
                                                                                  dan selama menjabat:                                 during their term of office:
                                                                                  a. Tidak pernah dinyatakan pailit;                   a. Never been declared bankrupt;
                                                                                  b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi              b. Never been a member of the Board of
                                                                                      dan/atau anggota Dewan Komisaris yang                 Directors and/or the Board of Commissioners
                                                                                      dinyatakan bersalah menyebabkan suatu                 who was found guilty of causing a company
                                                                                      perusahaan dinyatakan pailit;                         to be declared bankrupt;
                                                                                  c. Tidak pernah dihukum karena melakukan             c. Never been convicted of a criminal offense
                                                                                      tindak pidana yang merugikan keuangan                 that caused financial loss to the state and/
                                                                                      negara dan/atau yang berkaitan dengan                 or was related to the financial sector; and
                                                                                      sektor keuangan; dan
                                                                                  d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi              d.    Never been a member of the Board of
                                                                                      dan/atau anggota Dewan Komisaris yang                  Directors and/or the Board of Commissioners
                                                                                      selama menjabat:                                       who, during their term of office:
                                                                                      •   Pernah tidak menyelenggarakan RUPS                •    Failed to hold an annual GMS;
                                                                                          tahunan;




218
Page 221
                                                                                                                GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                 CORPORATE GOVERNANCE
        •    Pertanggungjawabannya          sebagai             •   Their accountability as a member of
             anggota Direksi dan/atau anggota                       the Board of Directors and/or member
             Dewan Komisaris pernah tidak diterima                  of the Board of Commissioners was
             oleh RUPS atau pernah tidak memberikan                 rejected by the GMS or failed to provide
             pertanggungjawaban sebagai anggota                     accountability as a member of the
             Direksi dan/atau anggota Dewan                         Board of Directors and/or member of
             Komisaris kepada RUPS;                                 the Board of Commissioners to the GMS;
         •   Pernah menyebabkan Perseroan yang                  •   Ever caused the Company that obtained
             memperoleh izin, persetujuan, atau                     a license, approval, or registration from
             pendaftaran dari OJK tidak memenuhi                    the OJK to not fulfill its obligation to
             kewajiban menyampaikan Laporan                         submit Annual Reports and/or Financial
             Tahunan dan/atau Laporan Keuangan                      Reports to the OJK.
             kepada OJK.
3.   Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan       3.   Committed to comply with the laws and
     perundang-undangan; dan                               regulations; and
4.   Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di        4.   Possess knowledge and/or expertise in the
     bidang yang dibutuhkan Perseroan.                     fields required by the Company.

Di samping itu, anggota Dewan Komisaris dapat         In addition, members of the Board of Commissioners
diberhentikan berdasarkan keputusan RUPS jika         may be dismissed based on a GMS decision if they
memenuhi kondisi-kondisi, seperti:                    meet the following conditions:
1. Mengundurkan diri;                                 1. Resigned;
2. Tidak lagi memenuhi persyaratan peraturan          2. No longer fulfill the requirements of the
    perundang-undangan yang berlaku;                      applicable laws and regulations;
3. Meninggal dunia; atau                              3. Passed away; or
4. Diberhentikan oleh RUPS.                           4. Dismissed by the GMS.

Kriteria Pengangkatan dan Pemberhentian               Criteria for Appointment and Dismissal of the
Direksi [G-06]                                        Board of Directors [G-06]

Berdasarkan POJK No. 33/POJK.04/2014, kriteria        Based on POJK No. 33/POJK.04/2014, the criteria
anggota Direksi Perseroan, antara lain:               for members of the Company’s Board of Directors
                                                      include:
1.   Memiliki akhlak, moral, dan integritas yang      1. Possess good character, morals, and integrity,
     baik serta cakap dalam melakukan perbuatan            and be competent in performing legal actions.
     hukum.
2.   Dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan        2.   In the 5 (five) years prior to appointment and
     dan selama menjabat:                                  during their term of office:
     a. Tidak pernah dinyatakan pailit;                    a. Never been declared bankrupt;
     b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi               b. Never been a member of the Board of
         dan/atau anggota Dewan Komisaris yang                 Directors and/or the Board of Commissioners
                                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
         dinyatakan bersalah menyebabkan suatu                 who has been found guilty of causing a
         perusahaan dinyatakan pailit;                         company to be declared bankrupt;
     c. Tidak pernah dihukum karena melakukan              c. Never been convicted of a criminal offense
         tindak pidana yang merugikan keuangan                 that harms state finances and/or is related
         negara dan/atau yang berkaitan dengan                 to the financial sector; and
         sektor keuangan; dan
     d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi               d.    Never been a member of the Board of
         dan/atau anggota Dewan Komisaris yang                   Directors and/or the Board of Commissioners
         selama menjabat:                                        who, during their term of office:
         •   Tidak     menyelenggarakan      RUPS               •    Failed to hold an annual GMS.
             tahunan.
         •   Pertanggungjawabannya         sebagai              •   Their accountability as a member of
             anggota Direksi dan/atau anggota                       the Board of Directors and/or the Board
             Dewan Komisaris pernah tidak diterima                  of Commissioners was rejected by the
             oleh RUPS atau pernah tidak memberikan                 GMS or failed to provide accountability
             pertanggung jawaban sebagai anggota                    as a member of the Board of Directors
             Direksi dan/atau anggota Dewan                         and/or the Board of Commissioners to
             Komisaris kepada RUPS;                                 the GMS;




                                                                                                                219
Page 222
                                                                                        • Pernah menyebabkan Perseroan yang                     •   Caused the Company, which obtained
                                                                                          memperoleh izin, persetujuan, atau                        a license, approval, or registration
                                                                                          pendaftaran dari OJK tidak memenuhi                       from the OJK, to fail to fulfill its annual
                                                                                          kewajiban pelaporan tahunan dan/atau                      reporting and/or financial reporting
                                                                                          laporan keuangan kepada OJK.                              obligations to the OJK.
                                                                             3.   Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan            3.   Committed to comply with the applicable laws
                                                                                  perundang-undangan yang berlaku.                           and regulations.
                                                                             4.   Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian yang           4.   Possess knowledge and/or expertise relevant to
                                                                                  relevan dengan kebutuhan Perseroan.                        the Company’s needs.

                                                                             Di samping itu, anggota Direksi juga dapat                 In addition, members of the Board of Directors may
                                                                             diberhentikan melalui mekanisme RUPS apabila               also be dismissed through the GMS mechanism if
                                                                             memenuhi kriteria sebagai berikut:                         they meet the following criteria:
                                                                             1. Mengundurkan diri;                                      1. Resigned;
                                                                             2. Tidak lagi memenuhi persyaratan peraturan               2. No longer fulfill the requirements of the
                                                                                 perundang-undangan yang berlaku;                           applicable laws and regulations;
                                                                             3. Meninggal dunia; atau                                   3. Passed away; or
                                                                             4. Diberhentikan saat RUPS.                                4. Dismissed by the GMS.

                                                                             Anggota Direksi dapat diberhentikan sementara              Members of the Board of Directors may be temporarily
                                                                             dengan pemberitahuan resmi secara tertulis                 dismissed upon formal written notification from the
                                                                             dari Dewan Komisaris dengan menyebutkan                    Board of Commissioners by stating the reasons
                                                                             alasan pemberhentian sementara. Selanjutnya,               for the temporary dismissal. Subsequently, a GMS
                                                                             RUPS harus dilaksanakan untuk mencabut atau                must be held to revoke or confirm the temporary
                                                                             mengkonfirmasi pemberhentian sementara, dalam              dismissal within 90 (ninety) days after the date of
                                                                             waktu 90 (sembilan puluh) hari setelah tanggal             the temporary dismissal.
                                                                             pemberhentian sementara.

                                                                             Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi                     Remuneration of the Board of
                                                                                                                                        Commissioners and the Board of Directors

                                                                             Prosedur Penetapan Remunerasi Dewan                        Remuneration Determination Procedure for
                                                                             Komisaris dan Direksi                                      the Board of Commissioners and the Board of
                                                                                                                                        Directors

                                                                             Penetapan remunerasi bagi anggota Dewan                    The determination of remuneration for members
                                                                             Komisaris dan Direksi Perseroan senantiasa                 of the Company’s Board of Commissioners and
                                                                             mengacu      kepada    UU  Perseroan   Terbatas.           Board of Directors always refers to the Limited
                                                                             Keputusan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan              Liability Company Law. Remuneration for the Board
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Direksi ditetapkan oleh pemegang saham melalui             of Commissioners and the Board of Directors are
                                                                             mekanisme RUPS berdasarkan rekomendasi dari                determined by shareholders through the GMS
                                                                             Komite Nominasi dan Remunerasi yang disampaikan            mechanism based on recommendations from
                                                                             melalui Dewan Komisaris.                                   the Nomination and Remuneration Committee
                                                                                                                                        submitted through the Board of Commissioners.


                                                                              Tahap 1                                             Tahap 2                               Tahap 3
                                                                              Phase 1                                             Phase 2                               Phase 3

                                                                              Komite Nominasi dan Remunerasi        Dewan     Komisaris    mengevaluasi    RUPS      memberikan persetujuan
                                                                              menyiapkan kerangka remunerasi bagi   proposal remunerasi yang disiapkan     atas proposal remunerasi yang
                                                                              Dewan Komisaris dan Direksi.          oleh Komite Nominasi dan Remunerasi    disampaikan.
                                                                              The Nomination and Remuneration       untuk selanjutnya disampaikan pada     The GMS approves the remuneration
                                                                              Committee prepares the remuneration   RUPS.                                  proposals
                                                                              framework   for   the    Board   of   The Board of Commissioners evaluates
                                                                              Commissioners and the Board of        the remuneration proposals prepared
                                                                              Directors.                            by the Nomination and Remuneration
                                                                                                                    Committee to be submitted to the
                                                                                                                    GMS.




220
Page 223
Struktur Remunerasi Dewan Komisaris dan                    Remuneration Structure of the Board of




                                                                                                                       GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                        CORPORATE GOVERNANCE
Direksi                                                    Commissioners and Board of Directors
Penyusunan struktur dan besaran remunerasi                 The structure and amount of remuneration are
dilakukan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi              determined by the Nomination and Remuneration
dengan memperhatikan berbagai aspek, seperti               Committee, taking into account various aspects, such
remunerasi yang berlaku sesuai kegiatan usaha              as the remuneration applicable to the Company’s
Perseroan, tugas dan tanggung jawab masing-                business activities, the duties and responsibilities of
masing anggota Dewan Komisaris dan Direksi yang            each member of the Board of Commissioners and
dikaitkan pada pencapaian tujuan dan target                the Board of Directors in relation to the achievement
kinerja Perseroan dengan mempertimbangkan                  of the Company’s objectives and performance
keseimbangan tunjangan yang bersifat tetap dan             targets, while considering the balance between fixed
variabel. Adapun struktur remunerasi untuk Dewan           and variable allowances. The remuneration structure
Komisaris dan Direksi adalah sebagai berikut:              for the Board of Commissioners and the Board of
                                                           Directors is as follows:


                                       Struktur bagi Dewan Komisaris                 Struktur bagi Direksi
Uraian
                                     Remuneration Structure of the Board of   Remuneration Structure of the Board of
Description
                                               Commissioners                               Directors

Honorarium/Gaji                            Rp2,145,000,000/tahun                   Rp3,425,500,000/tahun
Honorarium/Salary                           Rp2,145,000,000/year                    Rp3,425,500,000/year

Tunjangan                                              -                            Rp2,094,807,000/tahun
Allowances                                                                           Rp2,094,807,000/year

Fasilitas                                              -                                        -
Facilities

Tantiem/Insentif Kinerja                               -                                        -
Bonus/Performance Incentives




Komite Audit
Audit Committee

                                                                                                                                Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk


Komite Audit adalah organ pendukung yang                   The Audit Committee is a supporting organ that
bertugas untuk membantu Dewan Komisaris dalam              assists the Board of Commissioners in performing
melaksanakan tugas pengawasan serta memberikan             its supervisory duties and providing advice to the
nasihat kepada Direksi, khususnya pengawasan               Board of Directors, particularly in supervising the
atas efektivitas sistem pengendalian internal,             effectiveness of internal control systems, risk
manajemen risiko, audit internal, proses pelaporan         management, internal audits, transparent and
keuangan yang transparan dan akuntabel, serta              accountable financial reporting processes, and
memberikan pendapat independen mengenai hal-               providing independent opinions on matters that
hal yang perlu diketahui oleh Dewan Komisaris.             need to be brought to the attention of the Board of
                                                           Commissioners.




                                                                                                                       221
Page 224
                                                                             Dasar Hukum                                           Legal Basis

                                                                             Pembentukan Komite Audit di Perseroan mengacu         The establishment of the Audit Committee in the
                                                                             pada peraturan dan ketentuan yang berlaku, seperti:   Company refers to applicable laws and regulations,
                                                                                                                                   such as:
                                                                             1.   UU Perseroan Terbatas;                           1. Limited Liability Company Law;
                                                                             2.   UU Pasar Modal;                                  2. Capital Market Law;
                                                                             3.   POJK No. 55/POJK.04/2015;                        3. POJK No. 55/POJK.04/2015;
                                                                             4.   Peraturan OJK No. 9 Tahun 2023 tentang           4. OJK Regulation No. 9 of 2023 concerning the Use
                                                                                  Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor            of Public Accountants and Public Accounting
                                                                                  Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan;         Firms in Financial Services Activities; and
                                                                                  dan
                                                                             5.   Anggaran Dasar Perseroan.                        5.   the Company’s Articles of Association.

                                                                             Piagam Komite Audit                                   Audit Committee Charter

                                                                             Perseroan telah memiliki Piagam Komite Audit          The Company has an Audit Committee Charter, which
                                                                             yang terakhir diperbarui berdasarkan Surat            was last updated based on Board of Commissioners
                                                                             Keputusan Dewan Komisaris No. AAID/CHARTER-           Decree No. AAID/CHARTER-AC/08-2025/002 dated
                                                                             AC/08-2025/002 tanggal 27 Agustus 2025 dan            August 27, 2025, which was ratified by the Board
                                                                             telah disahkan oleh Dewan Komisaris. Piagam           of Commissioners. This charter serves as a working
                                                                             ini berfungsi sebagai panduan kerja bagi Komite       guideline for the Audit Committee in carrying out its
                                                                             Audit dalam melaksanakan tugas dan tanggung           duties and responsibilities, as well as in conducting
                                                                             jawabnya, serta pelaksanaan rapat komite.             committee meetings.

                                                                             Piagam Komite Audit Perseroan terdiri dari:           The Company’s Audit Committee Charter consists of:
                                                                             1. Latar Belakang;                                    1. Background;
                                                                             2. Dasar Hukum;                                       2. Legal Basis;
                                                                             3. Maksud dan Tujuan;                                 3. Purpose and Objectives;
                                                                             4. Struktur, Keanggotaan, Masa Jabatan, dan           4. Structure, Membership, Term of Office, and
                                                                                 Persyaratan;                                          Requirements;
                                                                             5. Tugas, Tanggung Jawab, dan Kewenangan;             5. Duties, Responsibilities, and Authorities;
                                                                             6. Tata Cara dan Prosedur Kerja;                      6. Work Procedures and Processes;
                                                                             7. Benturan Kepentingan dan Kode Etik;                7. Conflict of Interest and Code of Conduct;
                                                                             8. Penyelenggaraan Rapat;                             8. Organization of Meetings;
                                                                             9. Pelaporan Kegiatan dan Evaluasi;                   9. Activity Reporting and Evaluation;
                                                                             10. Penanganan Pengaduan Dugaan Pelanggaran           10. Handling of Complaints of Alleged Financial
                                                                                 Pelaporan Keuangan; dan                               Reporting Violations; and
                                                                             11. Penutup.                                          11. Closing.

                                                                             Komposisi Komite Audit                                Audit Committee Composition
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Pada 31 Desember 2025, Komite Audit Perseroan         As of December 31, 2025, the Company’s Audit
                                                                             berjumlah 4 (empat) orang yang berasal dari           Committee consisted of 4 (four) members who
                                                                             Komisaris Independen dan pihak independen di          were Independent Commissioners and independent
                                                                             luar Perseroan yang diangkat dan diberhentikan        external parties appointed and dismissed by the
                                                                             oleh Dewan Komisaris. Komposisi tersebut telah        Board of Commissioners. This composition meets
                                                                             memenuhi persyaratan independensi sebagaimana         the independence requirements as stipulated in
                                                                             diatur dalam POJK No. 55/POJK.04/2015. Komposisi      POJK No. 55/POJK.04/2015. The composition of the
                                                                             anggota Komite Audit Perseroan di tahun 2025          Company’s Audit Committee members in 2025 are
                                                                             adalah sebagai berikut:                               as follows:




222
Page 225
                                                                                                                          GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                           CORPORATE GOVERNANCE
Nama                           Jabatan                     Dasar Pengangkatan                     Periode Jabatan
Name                            Position                        Legal Basis                         Term of Office

Sabam Hutajulu           Ketua                  Surat Keputusan Dewan Komisaris No. AAID/    17 November 2022 - 24
                         Chairman               SK-DK/11-2022/007 tanggal 17 November        Oktober 2027
                                                2022                                         November     17, 2022 -
                                                Board of Commissioners Decree No. AAID/SK-   October 24, 2027
                                                DK/11-2022/007 dated November 17, 2022

Julianto Sidarto         Anggota                Surat Keputusan Dewan Komisaris No. AAID/ 3 Juni 2025 – 2 Juni 2030
                         Member                 SK-DK/06-2025/006 tanggal 3 Juni 2025     June 3, 2025 - June 2, 2030
                                                Board of Commissioners Decree No. AAID/
                                                SK-DK/06-2025/006 dated June 3, 2025

Elok Tresnaningsih       Anggota                Surat Keputusan Dewan Komisaris No. AAID/    13 Maret 2023 - 12 Maret
                         Member                 SK-DK/03-2023/003 tanggal 13 Maret 2023.     2028
                                                Board of Commissioners Decree No. AAID/      March 13, 2023 - March 12,
                                                SK-DK/03-2023/003 dated March 13, 2023.      2028

Myrnie Zachraini         Anggota                Surat Keputusan Dewan Komisaris No. AAID/ 26 Juni 2023 - 25 Juni 2028
Tamin                    Member                 SK-DK/06-2023/005 tanggal 26 Juni 2023    June 26, 2023 - June 25,
                                                Board of Commissioners Decree No. AAID/ 2028
                                                SK-DK/06-2023/005 dated June 26, 2023



Profil Komite Audit                                            Audit Committee Profile




                                                                                                                                   Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




       Sabam Hutajulu                                                 Julianto Sidarto
       Ketua Komite Audit                                             Anggota Komite Audit
       Chairman of Audit Committee                                    Member of Audit Committee

       Beliau ditunjuk sebagai Ketua Komite Audit                     Beliau ditunjuk sebagai anggota Komite Audit
       berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris                    berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris
       No. AAID/SK-DK/11-2022/007 tanggal 17                          No. AAID/SK-DK/06-2025/006 tanggal 3 Juni
       November 2022. Profil beliau dapat dilihat                     2025. Profil beliau dapat dilihat pada bagian
       pada bagian Profil Dewan Komisaris dalam Bab                   Profil Dewan Komisaris dalam Bab Profil
       Profil Perusahaan di Laporan Tahunan ini.                      Perusahaan di Laporan Tahunan ini.
       He was appointed as the Chairman of Audit                      He was appointed as a member of Audit
       Committee based on the Board of Commissioners                  Committee based on the Board of Commissioners
       Decree No. AAID/SK-DK/11-2022/007 dated                        Decree No. AAID/SK-DK/06-2025/006 dated
       November 17, 2022. His profile can be seen in the              June 3, 2025. His profile can be seen in the
       Board of Commissioners Profile section in the                  Board of Commissioners Profile section in the
       Company Profile Chapter of this Annual Report.                 Company Profile Chapter of this Annual Report.


                                                                                                                          223
Page 226
                                                                             Elok Tresnaningsih
                                                                             Anggota Komite Audit
                                                                             Member of Audit Committee
                                                                                  Kewarganegaraan | Citizenship           Usia | Age
                                                                                  Indonesia | Indonesian                  56 tahun | years old

                                                                             Dasar Pengangkatan          Surat Keputusan Dewan Komisaris No. AAID/SK-DK/03-2023/003
                                                                             Basis of Appointment        tanggal 13 Maret 2023
                                                                                                         Board of Commissioners Decree AAID/SK-DK/03-2023/003
                                                                                                         dated March 13, 2023

                                                                             Riwayat Pendidikan          • Magister Sains Akuntansi dari Fakultas Ekonomi, Universitas
                                                                             Educational Background        Indonesia (2007)
                                                                                                         • Sarjana Akuntansi dari Fakultas Ekonomi, Universitas
                                                                                                           Indonesia (1983)
                                                                                                         • Master of Accounting Science from the University of
                                                                                                           Indonesia (2007)
                                                                                                         • Bachelor Degree in Accounting from the Faculty of Economics,
                                                                                                           University of Indonesia (1983)

                                                                             Pengalaman Kerja            • Komite Audit di PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (2013-2021)
                                                                             Work Experience             • Komite Audit di PT PLN (Persero) (2007-2012)
                                                                                                         • Associate Director di Pusat Pengembangan Akuntansi (PPA)
                                                                                                           FEUI (2007-2009)
                                                                                                         • Auditor di Kantor Akuntan Publik Capelle, Tuanakota & Co
                                                                                                           (1982-1987)
                                                                                                         • Audit Committee at PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
                                                                                                           (2013-2021)
                                                                                                         • Audit Committee at PT PLN (Persero) (2007-2012)
                                                                                                         • Associate Director at Accounting Development Center (PPA)
                                                                                                           FEUI (2007-2009)
                                                                                                         • Auditor at Public Accounting Firm Capelle, Tuanakota & Co
                                                                                                           (1982-1987)

                                                                             Rangkap Jabatan             Dosen Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Indonesia
                                                                             Concurrent Position         (1983-sekarang)
                                                                                                         Lecturer of Faculty of Economic & Business, Universitas Indonesia
                                                                                                         (1983-present)


                                                                             Myrnie Zachraini Tamin
                                                                             Anggota Komite Audit
                                                                             Member of Audit Committee
                                                                                  Kewarganegaraan | Citizenship           Usia | Age
                                                                                  Indonesia | Indonesian                  61 tahun | years old

                                                                             Dasar Pengangkatan          Surat Keputusan Dewan Komisaris No. AAID/SK-DK/06-2023/005
                                                                             Basis of Appointment        tanggal 26 Juni 2023
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                         Board of Commissioners Decree AAID/SK-DK/06-2023/005
                                                                                                         dated June 26, 2023

                                                                             Riwayat Pendidikan          • Magister Hukum Bisnis dari Universitas Padjadjaran (2008)
                                                                             Educational Background      • Sarjana Akuntansi dari Fakultas Ekonomi Universitas
                                                                                                           Indonesia (1987)
                                                                                                         • Master Degree in Commercial Law from University of
                                                                                                           Padjadjaran (2008)
                                                                                                         • Bachelor Degree in Accounting from the Faculty of Economics,
                                                                                                           University of Indonesia (1987)

                                                                             Pengalaman Kerja            • Anggota Komite Audit di Universitas Indonesia (2020-2024)
                                                                             Work Experience             • Anggota Komite Audit di PT Profesional Telekomunikasi
                                                                                                           Indonesia (Protelindo) (2018-2024)
                                                                                                         • Anggota Komite Audit di PT Sarana Menara Nusantara Tbk
                                                                                                           (2013-2018)
                                                                                                         • Dewan Pengurus di Ikatan Komite Audit Indonesia
                                                                                                           (2013-2022)
                                                                                                         • Anggota Komite Audit di PT Bumi Resources Tbk (2012-2022)
                                                                                                         • Komisaris Independen di PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk
                                                                                                           (2010-2025)
                                                                                                         • Anggota Komite Audit di PT Indo Tambangraya Megah Tbk
                                                                                                           (2008-2012)




224
Page 227
                                                                                                                GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                 CORPORATE GOVERNANCE
                                                • Konsultan di Tass Consulting (2007-2010)
                                                • Dosen di Yayasan Pendidikan Bakrie (2007-2009)
                                                • Non-Equity Partner di KAP Haryanto Sahari & Rekan
                                                  (PricewaterhouseCoopers) (2004-2007)
                                                • Direktur di KAP Hadi Sutanto & Rekan (Price Waterhouse)
                                                  (1987-2004)
                                                • Member of Audit Committee at Universitas Indonesia
                                                  (2020-2024)
                                                • Member of Audit Committee at PT Profesional Telekomunikasi
                                                  Indonesia (Protelindo) (2018-2024)
                                                • Member of Audit Committee at PT Sarana Menara Nusantara
                                                  Tbk (2013-2018)
                                                • Executive Board at Indonesian Audit Committee Association
                                                  (2013-2022)
                                                • Member of Audit Committee at PT Bumi Resources Tbk
                                                  (2012-2022)
                                                • Independent Commissioner at PT Wahana Ottomitra
                                                  Multiartha Tbk (2010-2025)
                                                • Member of Audit Committee at PT Indo Tambangraya Megah
                                                  Tbk (2008-2012)
                                                • Consultant at Tass Consulting (2007-2010)
                                                • Lecturer at Bakrie Educational Foundation (2007-2009)
                                                • Non-Equity Partner at KAP Haryanto Sahari & Rekan
                                                  (PricewaterhouseCoopers) (2004-2007)
                                                • Director at KAP Hadi Sutanto & Rekan (Price Waterhouse)
                                                  (1987-2004)

                         Rangkap Jabatan        • Anggota Dewan Pengawas di Koperasi Mitra Dhuafa (Komida)
                         Concurrent Position      (2024–sekarang)
                                                • Anggota Komite Pemantau Risiko di PT Bumi Resources Tbk
                                                  (2024–sekarang)
                                                • Anggota Komite Audit di PT Medikaloka Hermina Tbk (2020–
                                                  sekarang)
                                                • Member of Supervisory Board at Koperasi Mitra Dhuafa
                                                  (Komida) (2024–present)
                                                • Member of Risk Monitoring Committee at PT Bumi Resources
                                                  Tbk (2024–present)
                                                • Member of Audit Committee at PT Medikaloka Hermina Tbk
                                                  (2020–present)




Independensi Komite Audit                                Independency of the Audit Committee

Dalam menjalankan fungsinya seluruh anggota              In performing their functions, all members of
Komite Audit melakukan tugas dan tanggung                the Audit Committee carry out their duties and
jawabnya secara independen. Semua anggota                responsibilities independently. All members of the
                                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Komite Audit Perseroan berasal dari pihak independen     Company’s Audit Committee are independent
tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,          parties and have no financial, management, share
kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga,            ownership and/or family relationships with the Board
dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau                 of Commissioners, the Board of Directors and/or
Pemegang Saham Pengendali atau hubungan                  Controlling Shareholders, or any relationship with
dengan Perseroan yang dapat mempengaruhi                 the Company that could affect their ability to act
kemampuannya bertindak independen. Seluruh               independently. All independency requirements of
persyaratan independensi Komite Audit juga telah         the Audit Committee have also been set forth in a
dituangkan dalam Surat Pernyataan Pribadi yang           Personal Statement documented by the Corporate
didokumentasikan oleh Sekretaris Perusahaan.             Secretary.

Sertifikasi Profesi Anggota Komite                       Professional Certification of Committee
                                                         Members

Untuk    mendukung    optimalisasi penerapan             To optimize the implementation of audits, the
audit, Perseroan terus berupaya meningkatkan             Company strives to improve the quality of its
kualitas SDM. Komitmen ini diwujudkan melalui            human resources. This commitment is realized
pelaksanaan sertifikasi bagi Komite Audit.               through the implementation of certification for




                                                                                                                225
Page 228
                                                                             Seluruh anggota Komite Audit telah memiliki             the Audit Committee. All members of the Audit
                                                                             sertifikasi profesi, sebagai berikut:                   Committee have obtained the following professional
                                                                                                                                     certifications:


                                                                             Nama                           Jabatan                          Sertifikasi Profesi yang Dimiliki
                                                                             Name                               Position                         Professional Certifications

                                                                             Sabam Hutajulu           Ketua                 Uraian terkait sertifikasi yang dimiliki Sabam Hutajulu dan Julianto
                                                                                                      Chairman              Sidarto telah dimuat di Profil Dewan Komisaris pada Bab Profil
                                                                                                                            Perusahaan di Laporan Tahunan ini.
                                                                             Julianto Sidarto         Anggota               Details regarding the certifications held by Sabam Hutajulu and
                                                                                                      Member                Julianto Sidarto are presented in the Board of Commissioners Profile
                                                                                                                            in the Company Profile section of this Annual Report.

                                                                             Elok Tresnaningsih       Anggota               • Akuntan Negara Terdaftar di Kementerian Keuangan Republik
                                                                                                      Member                  Indonesia
                                                                                                                            • Chartered Accountant (CA) dari Ikatan Akuntan Indonesia
                                                                                                                            • Certification in Audit Committee Practices (CACP) dari Ikatan
                                                                                                                              Komite Audit Indonesia
                                                                                                                            • Registered State Accountant at the Ministry of Finance of the
                                                                                                                              Republic of Indonesia
                                                                                                                            • Chartered Accountant (CA) from the Indonesian Institute of
                                                                                                                              Accountants
                                                                                                                            • Certification in Audit Committee Practices (CACP) from the
                                                                                                                              Indonesian Audit Committee Association

                                                                             Myrnie Zachraini Tamin   Anggota               • Chartered Accountant (CA) dari Ikatan Akuntan Indonesia
                                                                                                      Member                • Certification in Audit Committee Practices (CACP) dari Ikatan
                                                                                                                              Komite Audit Indonesia
                                                                                                                            • Chartered Accountant (CA) from the Indonesian Institute of
                                                                                                                              Accountants
                                                                                                                            • Certification in Audit Committee Practices (CACP) from the
                                                                                                                              Indonesian Audit Committee Association



                                                                             Tugas dan Tanggung Jawab Komite Audit                   Duties and Responsibilities of the Audit
                                                                                                                                     Committee

                                                                             Berdasarkan Piagam Komite Audit, Komite Audit           Based on the Audit Committee Charter, the
                                                                             dalam menjalankan fungsinya memiliki tugas dan          Audit Committee has the following duties and
                                                                             tanggung jawab paling sedikit meliputi:                 responsibilities:
                                                                             1. Melakukan       penelaahan      atas   informasi     1. Reviewing financial information that will be
                                                                                 keuangan yang akan dikeluarkan oleh Perseroan           issued by the Company or Public Company to
                                                                                 kepada publik dan/atau pihak otoritas, antara           the public and/or authorities, including financial
                                                                                 lain Laporan Keuangan, proyeksi, dan laporan            statements, projections, and other reports
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                 lainnya terkait dengan informasi keuangan               related to the Company’s financial information;
                                                                                 Perseroan;
                                                                             2. Melakukan       penelaahan      atas    ketaatan     2.   Reviewing the compliance with laws and
                                                                                 terhadap peraturan perundang-undangan yang               regulations related to the Company’s activities;
                                                                                 berhubungan dengan kegiatan Perseroan;
                                                                             3. Memberikan pendapat independen dalam hal             3.   Providing an independent opinion in the event of
                                                                                 terjadi perbedaan pendapat antara manajemen              a difference of opinion between management
                                                                                 dan Akuntan atas jasa yang diberikannya;                 and accountants on the services provided;
                                                                             4. Memberikan rekomendasi kepada Dewan                  4.   Providing recommendations to the Board of
                                                                                 Komisaris mengenai penunjukan Akuntan yang               Commissioners regarding the appointment of
                                                                                 didasarkan pada independensi, ruang lingkup              accountants based on independence, scope of
                                                                                 penugasan, dan imbalan jasa;                             assignment, and fees;
                                                                             5. Melakukan       evaluasi   atas     pelaksanaan      5.   Evaluating the audit of annual historical
                                                                                 pemberian jasa audit atas informasi keuangan             financial information conducted by the Public
                                                                                 historis tahunan oleh Akuntan Publik dan/atau            Accountant and/or Public Accounting Firm;
                                                                                 Kantor Akuntan Publik;
                                                                             6. Melakukan penelaahan atas pelaksanaan                6.   Reviewing the implementation of the audit
                                                                                 pemeriksaan oleh auditor internal dan                    by the internal auditor and overseeing the
                                                                                 mengawasi pelaksanaan tindak lanjut oleh                 implementation of follow-up by the Board of
                                                                                 Direksi atas temuan auditor internal;                    Directors on the findings of the Internal Auditor;


226
Page 229
                                                                                                                   GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                    CORPORATE GOVERNANCE
7.   Melakukan penelaahan terhadap aktivitas              7.   Reviewing      the    implementation    of  risk
     pelaksanaan manajemen risiko yang dilakukan               management activities carried out by the Board
     oleh Direksi, jika Perseroan tidak memiliki fungsi        of Directors, if the Company or Public Company
     pemantau risiko di bawah Dewan Komisaris;                 does not have a risk monitoring function under
                                                               the Board of Commissioners;
8.  Menelaah pengaduan yang berkaitan dengan              8.   Reviewing inputs relating to the accounting and
    proses akuntansi dan pelaporan keuangan                    financial reporting process of the Company;
    Perseroan;
9. Menelaah dan memberikan saran kepada                   9.  Reviewing and providing advice to the Board of
    Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi             Commissioners related to the potential conflict of
    benturan kepentingan Perseroan; dan                       interest of the Company or Public Company; and
10. Menjaga kerahasiaan dokumen, data, dan                10. Protecting the confidentiality of the Company’s
    informasi Perseroan.                                      documents, data and information.

Tanggung Jawab Komite Audit                               Responsibilities of the Audit Committee
dalam Pemberian Rekomendasi atas                          in Providing Recommendations on the
Penunjukan dan Pemberhentian Auditor                      Appointment and Dismissal of External
Eksternal                                                 Auditor

Komite Audit memiliki peran penting terkait               The Audit Committee plays an important role in
pemberian rekomendasi atas penunjukan dan                 recommending the appointment and dismissal
pemberhentian auditor eksternal sebagaimana               of external auditors as stipulated in the Audit
telah diatur dalam Piagam Komite Audit. Hal               Committee Charter. This role is exercised through
tersebut dilakukan melalui laporan evaluasi               evaluation reports on the audit services provided
terhadap pemberian jasa audit atas informasi              by Public Accountant (AP) and/or Public Accounting
keuangan historis Perseroan oleh Akuntan Publik           Firm (PAF) regarding the Company’s historical
(AP) dan/atau Kantor Akuntan Publik (KAP), paling         financial information, which must include at least
sedikit meliputi:                                         the following:

1.   Kesesuaian pelaksanaan audit oleh AP dan/            1.   Compliance of the audit conducted by the PA
     atau KAP dengan standar audit yang berlaku;               and/or PAF with applicable audit standards;
2.   Kecukupan waktu pekerjaan lapangan;                  2.   Adequacy of on-site work time;
3.   Pengkajian cakupan jasa yang diberikan dan           3.   Review of the scope of services provided and
     kecukupan uji petik; dan                                  the adequacy of sampling; and
4.   Rekomendasi perbaikan yang diberikan oleh AP         4.   Recommendations for improvements provided
     dan/atau KAP.                                             by the PA and/or PAF.

Selain itu, Komite Audit wajib menyusun rekomendasi       In addition, the Audit Committee must prepare
terkait usulan penunjukan AP dan/atau KAP kepada          recommendations        regarding     the   proposed
Dewan Komisaris dengan mempertimbangkan:                  appointment of a PA and/or a PAF to the Board of
                                                          Commissioners, taking into account:
                                                                                                                            Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
1.   Independensi AP, KAP, dan orang dalam KAP;           1. The independency of the PA, the PAF, and
                                                              insiders of the PAF;
2.   Ruang lingkup audit;                                 2. The scope of the audit;
3.   Imbalan jasa audit;                                  3. Audit fees;
4.   Keahlian dan pengalaman AP, KAP, dan tim audit       4. The expertise and experience of the PA, the PAF,
     dari KAP;                                                and the PAF’s audit team;
5.   Metodologi, teknik, dan sarana audit yang            5. The audit methodologies, techniques, and tools
     digunakan KAP;                                           used by the PAF;
6.   Manfaat sudut pandang baru yang akan                 6. The benefits of a new perspective that will be
     diperoleh melalui penggantian AP, KAP, dan tim           obtained through the replacement of the PA, the
     audit dari KAP;                                          PAF, and the PAF’s audit team;
7.   Potensi risiko atas penggunaan jasa audit oleh       7. Potential risks associated with the use of audit
     KAP yang sama secara berturut-turut untuk                services by the same PAF for a consecutive and
     kurun waktu yang cukup panjang; dan                      sufficiently long period of time; and
8.   Hasil     evaluasi    terhadap    pelaksanaan        8. The results of an evaluation of the provision of
     pemberian jasa audit atas informasi keuangan             audit services for historical annual financial
     historis tahunan oleh AP dan KAP pada periode            information by the PA and the PAF in the previous
     sebelumnya, jika ada.                                    period, if any.




                                                                                                                   227
Page 230
                                                                             Rapat Komite Audit                                                                Audit Committee Meetings

                                                                             Mengacu pada Piagam Komite Audit, kebijakan                                       Referring to the Audit Committee Charter, the policy
                                                                             pelaksanaan rapat Komite Audit adalah sebagai                                     for conducting Audit Committee meetings is as
                                                                             berikut:                                                                          follows:
                                                                             1. Komite Audit mengadakan rapat secara berkala                                   1. The Audit Committee shall hold meetings at
                                                                                 paling sedikit 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan;                                 least once every three (3) months;
                                                                             2. Penyelenggaraan Rapat Komite Audit dibantu                                     2. The scheduling of Audit Committee meetings is
                                                                                 penjadwalannya oleh Sekretaris Perusahaan;                                         assisted by the Corporate Secretary;
                                                                             3. Rapat Komite Audit dapat diselenggarakan                                       3. An Audit Committee meeting may be held if
                                                                                 apabila dihadiri oleh lebih dari 1/2 (satu per dua)                                attended by more than 1/2 (one-half) of the
                                                                                 jumlah anggota;                                                                    total number of members;
                                                                             4. Keputusan Rapat Komite Audit diambil                                           4. Decisions of the Audit Committee meeting are
                                                                                 berdasarkan musyawarah untuk mufakat;                                              made by consensus;
                                                                             5. Setiap Rapat Komite Audit dituangkan dalam                                     5. Each Audit Committee meeting is recorded in the
                                                                                 Risalah Rapat Komite Audit, termasuk apabila                                       Audit Committee Meeting Minutes, including any
                                                                                 terdapat perbedaan pendapat (dissenting                                            dissenting opinions, which are signed by all Audit
                                                                                 opinion), yang ditandatangani oleh seluruh                                         Committee members present and submitted to
                                                                                 anggota Komite Audit yang hadir dan                                                the Board of Commissioners.
                                                                                 disampaikan kepada Dewan Komisaris.

                                                                             Sepanjang tahun 2025, Komite Audit telah                                          Throughout 2025, the Audit Committee held 9
                                                                             mengadakan rapat sebanyak 9 kali dengan rincian                                   meetings with the following details:
                                                                             sebagai berikut:


                                                                                                                                                                                                       Persentase
                                                                             Nama                                                 Jabatan                       Jumlah Rapat          Kehadiran        Kehadiran
                                                                             Name                                                  Position                     Total Meetings        Attendance       Attendance
                                                                                                                                                                                                       Percentage

                                                                             Sabam Hutajulu                          Ketua Komite Audit
                                                                                                                     Chairman of Audit                                  9                 9              100%
                                                                                                                     Committee

                                                                             Julianto Sidarto *                      Anggota Komite Audit
                                                                                                                                                                        4                 4              100%
                                                                                                                     Member of Audit Committee

                                                                             Elok Tresnaningsih                      Anggota Komite Audit
                                                                                                                                                                        9                 9              100%
                                                                                                                     Member of Audit Committee

                                                                             Myrnie Zachraini Tamin                  Anggota Komite Audit
                                                                                                                                                                        9                 9              100%
                                                                                                                     Member of Audit Committee
                                                                             * Julianto Sidarto ditunjuk sebagai Anggota Komite Audit per tanggal 3 Juni 2025.
                                                                               Julianto Sidarto was appointed as the Member of the Audit Committee effective June 3, 2025.
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Agenda Rapat
                                                                             Meeting Agenda

                                                                                               Tanggal                                                                 Pembahasan
                                                                              No.
                                                                                                 Date                                                                        Agenda

                                                                               1     19 Februari 2025                 •   Laporan Audit Internal Kuartal 4 2024
                                                                                     February 19, 2025                •   Manajemen Risiko Kuartal 4 2024
                                                                                                                      •   Q1 2024 Internal Audit Report
                                                                                                                      •   Q4 2024 Risk Management

                                                                               2     27 Februari 2025                 Status Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian 2024
                                                                                     February 27, 2025                Audit Status of the 2024 Consolidated Financial Statements

                                                                               3     24 Maret 2025                    Penutupan Audit atas Laporan Keuangan Tahunan 2024
                                                                                     March 24, 2025                   Closing Audit of the Annual Financial Statements 2024

                                                                               4     2 Mei 2025                       •   Laporan Tahunan 2024
                                                                                     May 2, 2025                      •   Evaluasi untuk Kuartal 1 2025
                                                                                                                      •   Lain-lain
                                                                                                                      •   Annual Report 2024
                                                                                                                      •   Q1 2025 Evaluation
                                                                                                                      •   Others



228
Page 231
                                                                                                                   GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                    CORPORATE GOVERNANCE
               Tanggal                                             Pembahasan
 No.
                 Date                                                    Agenda

  5    21 Mei 2025           •   Manajemen Risiko Kuartal 1 2025
       May 21, 2025          •   Laporan Audit Internal Kuartal 1 2025
                             •   Q1 2025 Risk Management
                             •   Q1 2025 Internal Audit Report

  6    7 Juli 2025           •   Evaluasi untuk Kuartal 2 2025
       July 7, 2025          •   Lain-lain
                             •   Q2 2025 Evaluation
                             •   Others

  7    6 Agustus 2025        •   Update Audit Internal Semester 1 2025
       August 6, 2025        •   Update Manajemen Risiko Semester 1 2025
                             •   Semester 1 2025 Internal Audit Update
                             •   Semester 1 2025 Risk Management Update

  8    5 November 2025       •   Manajemen Risiko Kuartal 3 2025
       November 5, 2025      •   Audit Internal Kuartal 3 2025
                             •   Q3 2025 Risk Management
                             •   Q3 2025 Internal Audit

  9    13 November 2025      Kick-off Pelaksanaan Audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun 2025
       November 13, 2025     Kick-off Audit of the Consolidated Financial Statements 2025




Pengembangan Kompetensi Komite Audit                        Competency Development of the Audit
                                                            Committee

Perseroan memfasilitasi program pengembangan                The Company facilitates competency development
kompetensi Komite Audit, agar menambah                      programs for the Audit Committee to enhance their
pengetahuan dan wawasan dalam menjalankan                   knowledge and insight in carrying out their duties
tugas dan tanggung jawabnya. Adapun informasi               and responsibilities. Information regarding training
pelatihan dan peningkatan kompetensi Komite                 and competency development programs for the
Audit selama tahun 2025 yang diselenggarakan di             Audit Committee held within the Company during
lingkungan Perseroan dapat dilihat sebagai berikut:         2025 is as follows:



Nama dan Jabatan                  Nama Pelatihan                 Tanggal Pelatihan         Penyelenggara
Name and Position                    Training Title                 Training Date             Organizer

Sabam Hutajulu
Ketua Komite Audit
Chairman of Audit           Telah disajikan pada sub judul Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris pada bab
Committee                   Governansi Korporat di Laporan Tahunan ini.
                            Has been presented in the Board of Commissioners Competency Development sub-title of

                                                                                                                            Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Julianto Sidarto            the Corporate Governance Chapter in this Annual Report.
Anggota Komite Audit
Member of Audit Committee

Elok Tresnaningsih          Pelatihan     Pengungkapan 18 - 19 September 2025        Bappenas, UNDP, dan PPA
Anggota Komite Audit        Keuangan      Terkait    Alam September 18 - 19, 2025    FEB UI
Member of Audit Committee   (Nature-Related     Financial                            Bappenas, UNDP, and PPA
                            Disclosure)                                              FEB UI
                            Nature-Related       Financial
                            Disclosure Training

Myrnie Zachraini Tamin      Webinar          Manajemen 7 Januari 2025                Lembaga Sertifikasi Profesi
Anggota Komite Audit        Risiko: Determining the Risk January 7, 2025             Manajemen Risiko
Member of Audit Committee   Strategy in the Challenges of                            Risk         Management
                            Environmental, Social, and                               Professional  Certification
                            Macro Economic Changes                                   Agency
                            Risk Management Webinar:
                            Determining      the      Risk
                            Strategy in the Challenges
                            of Environmental, Social, and
                            Macro Economic Changes




                                                                                                                   229
Page 232
                                                                             Nama dan Jabatan               Nama Pelatihan               Tanggal Pelatihan            Penyelenggara
                                                                             Name and Position                Training Title                Training Date                 Organizer

                                                                                                       Enhancing      the     Role 24 September 2025            Institut   Akuntan      Publik
                                                                                                       of       Accountants      in September 24, 2025          Indonesia    dan     Institute
                                                                                                       Sustainability    Reporting                              of Singapore Chartered
                                                                                                       and Assurance: Bridging                                  Accountants
                                                                                                       Experience and Standards                                 Indonesian    Institute     of
                                                                                                       for the Future                                           Public Accountants and
                                                                                                                                                                the Institute of Singapore
                                                                                                                                                                Chartered Accountants

                                                                                                       Persiapan    dan   Mitigasi 13 Oktober 2025              Ikatan Akuntan Indonesia
                                                                                                       Penyelesaian        dalam October 13, 2025               Indonesian    Institute  of
                                                                                                       Sengketa Perpajakan                                      Accountants
                                                                                                       Preparation and Mitigation
                                                                                                       Strategies to Resolve Tax
                                                                                                       Disputes

                                                                                                       Perpajakan    untuk   HRD 19 Oktober 2025                Ikatan Akuntan Wilayah DKI
                                                                                                       (Update UU HPP)           October 19, 2025               Jakarta
                                                                                                       Taxation for HRD (HPP Law                                DKI Jakarta Institute of
                                                                                                       Update)                                                  Accountants




                                                                             Pelaksanaan Kegiatan Komite Audit                      Activities of the Audit Committee in 2025
                                                                             Tahun 2025

                                                                             Komite Audit telah melaksanakan tugasnya melalui       The Audit Committee carried out its duties through
                                                                             sejumlah program selama tahun 2025, di antaranya:      a number of programs throughout 2025, including:
                                                                             1. Komite Audit telah melakukan evaluasi               1. The Audit Committee evaluated the services of
                                                                                 atas penggunaan jasa Akuntan Publik dan/               the Public Accountant and/or Public Accounting
                                                                                 atau Kantor Akuntan Publik yang melakukan              Firm that audited the Company’s Consolidated
                                                                                 audit atas Laporan Keuangan Konsolidasian              Financial Statements for the 2024 Financial Year.
                                                                                 Perseroan untuk Tahun Buku 2024.
                                                                             2. Komite Audit telah memberikan rekomendasi           2.    The     Audit    Committee      has     provided
                                                                                 penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor                recommendations regarding the appointment
                                                                                 Akuntan Publik yang melakukan audit atas                 of a Public Accountant and/or Public Accounting
                                                                                 Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan                 Firm to audit the Company’s Consolidated
                                                                                 untuk Tahun Buku 2025.                                   Financial Statements for the 2025 Financial Year.
                                                                             3. Komite Audit telah menjalankan fungsi               3.    The Audit Committee has fulfilled its role of
                                                                                 pemberian masukan kepada Dewan Komisaris                 providing input to the Board of Commissioners
                                                                                 terkait dengan ruang lingkup tugasnya                    regarding the scope of its duties in accordance
                                                                                 berdasarkan piagam Komite Audit.                         with the Audit Committee Charter.
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




230
Page 233
Komite Nominasi dan




                                                                                                                   GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                    CORPORATE GOVERNANCE
Remunerasi
Nomination and Remuneration Committee



Komite Nominasi dan Remunerasi merupakan organ          The Nomination and Remuneration Committee is a
pendukung Dewan Komisaris yang berfungsi untuk          supporting organ of the Board of Commissioners
memastikan proses nominasi Dewan Komisaris dan          tasked with ensuring the nomination process for
Direksi, terdiri dari individu yang berintegritas dan   the Board of Commissioners and the Board of
memiliki keragaman yang berkualitas. Selain itu,        Directors consists of individuals of integrity and
Komite Nominasi dan Remunerasi juga bertugas            diverse backgrounds. Additionally, the Nomination
untuk memberikan rekomendasi kepada Dewan               and Remuneration Committee is responsible
Komisaris dan Direksi mengenai sistem remunerasi        for providing recommendations to the Board of
bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris.               Commissioners and the Board of Directors regarding
                                                        the remuneration system for members of the Board
                                                        of Directors and the Board of Commissioners.

Dasar Hukum                                             Legal Basis

Pembentukan Komite Nominasi dan Remunerasi di           The establishment of the Nomination and
Perseroan mengacu pada sejumlah ketentuan dan           Remuneration Committee in the Company is based
peraturan perundang-undangan, antara lain:              on a number of laws and regulations, including:
1. UU Perseroan Terbatas;                               1. Limited Liability Company Law;
2. UU Pasar Modal;                                      2. Capital Market Act;
3. POJK No. 34/POJK.04/2014; dan                        3. OJK Regulation No. 34/POJK.04/2014; and
4. Anggaran Dasar Perseroan.                            4. The Company’s Articles of Association.

Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi                   Nomination and Remuneration
                                                        Committee Charter

Perseroan memiliki Piagam Komite Nominasi dan           The Company has a Nomination and Remuneration
Remunerasi yang terakhir kali diperbarui berdasarkan    Committee Charter, which was last amended
Surat Keputusan Dewan Komisaris No. AAID/               based on Board of Commissioners’ Decree No.
CHARTER-NRC/05-2025/001 tanggal 21 Mei 2025             AAID/CHARTER-NRC/05-2025/001             dated     May
dan telah disahkan oleh Dewan Komisaris. Piagam         21, 2025, and has been approved by the Board of
ini berfungsi sebagai panduan kerja bagi Komite         Commissioners. This Charter serves as a guideline
                                                                                                                            Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Nominasi dan Remunerasi dalam melaksanakan              for the Nomination and Remuneration Committee in
tugas dan tanggung jawabnya, serta pelaksanaan          carrying out its duties and responsibilities, as well as
rapat komite.                                           in conducting committee meetings.

Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan         The Company’s Nomination and Remuneration
terdiri dari:                                           Committee Charter consists of:
1. Latar Belakang;                                      1. Background;
2. Dasar Hukum;                                         2. Legal Basis;
3. Maksud dan Tujuan;                                   3. Purpose and Objectives;
4. Struktur, Keanggotaan, Masa Jabatan, dan             4. Structure, Membership, Term of Office, and
    Persyaratan;                                            Requirements;
5. Tugas, Tanggung Jawab, dan Kewenangan;               5. Duties, Responsibilities, and Authorities;
6. Tata Cara dan Prosedur Kerja;                        6. Operating Procedures and Protocols;
7. Benturan Kepentingan dan Kode Etik;                  7. Conflicts of Interest and Code of Conduct;
8. Penyelenggaraan Rapat;                               8. Meeting Organization;
9. Pelaporan Kegiatan dan Evaluasi; dan                 9. Activity Reporting and Evaluation; and
10. Penutup.                                            10. Closing.




                                                                                                                   231
Page 234
                                                                             Struktur dan Keanggotaan Komite                       Structure and Membership of the
                                                                             Nominasi dan Remunerasi                               Nomination and Remuneration
                                                                                                                                   Committee

                                                                             Berdasarkan Piagam Komite Nominasi dan                Pursuant to the Nomination and Remuneration
                                                                             Remunerasi, keanggotaan Komite Nominasi dan           Committee Charter, membership of the Company’s
                                                                             Remunerasi Perseroan harus memenuhi ketentuan         Nomination and Remuneration Committee must
                                                                             sebagai berikut:                                      meet the following requirements:
                                                                             1. Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi yang        1. Members of the Nomination and Remuneration
                                                                                 berasal dari luar Perseroan wajib memenuhi            Committee who are external to the Company
                                                                                 syarat:                                               must meet the following criteria:
                                                                                 a. Tidak mempunyai hubungan afiliasi dengan           a. Has no affiliation with the Company,
                                                                                     Perseroan, anggota Direksi, anggota Dewan              members of the Board of Directors,
                                                                                     Komisaris atau Pemegang Saham Utama                    members of the Board of Commissioners, or
                                                                                     Perseroan;                                             the Company’s Major Shareholders;
                                                                                 b. Memiliki pengalam terkait nominasi dan/            b. Possesses         relevant     experience      in
                                                                                     atau remunerasi; dan                                   nominations and/or remuneration; and
                                                                                 c. Tidak merangkap jabatan sebagai anggota            c. Does not hold concurrent positions as
                                                                                     komite lainnya yang dimiliki Perseroan.                members of other committees established
                                                                                                                                            by the Company.
                                                                             2.   Anggota Direksi Perseroan tidak dapat menjadi    2. Members of the Company’s Board of Directors
                                                                                  anggota Komite Nominasi dan Remunerasi;              may not serve as members of the Nomination
                                                                                                                                       and Remuneration Committee;
                                                                             3.   Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi tidak     3. Members of the Nomination and Remuneration
                                                                                  memiliki hubungan usaha, baik langsung maupun        Committee must not have any business
                                                                                  tidak langsung yang berkaitan dengan kegiatan        relationships, whether direct or indirect, related
                                                                                  usaha Perseroan yang dapat menimbulkan               to the Company’s business activities that could
                                                                                  benturan kepentingan;                                give rise to a conflict of interest;
                                                                             4.   Memiliki integritas yang tinggi, dedikasi,       4. Possesses        high      integrity,    dedication,
                                                                                  independensi, kemampuan, pengetahuan, dan            independence, competence, knowledge, and
                                                                                  pengalaman yang memadai sesuai dengan                sufficient experience commensurate with their
                                                                                  bidang pekerjaannya dan latar belakang               field of work and educational background,
                                                                                  pendidikannya, serta mampu berkomunikasi             and be able to effectively communicate, both
                                                                                  dengan baik secara lisan maupun tertulis semua       verbally and in writing, all results of their duties
                                                                                  hasil pelaksanaan tugasnya sesuai prosedur           in accordance with applicable procedures;
                                                                                  yang berlaku;
                                                                             5.   Memiliki pengetahuan yang cukup untuk dapat      5.   Possesses sufficient knowledge to understand
                                                                                  memahami dan mematuhi prinsip-prinsip GCG             and comply with the principles of Good Corporate
                                                                                  dan Pedoman Kode Etik Perseroan;                      Governance (GCG) and the Company’s Code of
                                                                                                                                        Conduct;
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             6.   Memiliki pengetahuan tentang Anggaran Dasar      6.   Possesses knowledge of the Company’s
                                                                                  Perseroan, peraturan perundang-undangan               Articles of Association, laws and regulations
                                                                                  yang berkaitan dengan kegiatan usaha                  related to the Company’s business activities,
                                                                                  Perseroan, peraturan perundang-undangan               and other laws and regulations relevant to the
                                                                                  lainnya yang terkait dengan pelaksanaan tugas         performance of their duties and responsibilities;
                                                                                  dan tanggung jawabnya;
                                                                             7.   Mampu bekerja sama dan berkomunikasi dengan      7.   Able to collaborate and communicate
                                                                                  baik dan beretika, serta menyediakan waktu            effectively and ethically, and dedicate sufficient
                                                                                  yang cukup untuk melaksanakan tugasnya                time to perform their duties well and add value;
                                                                                  dengan baik dan bernilai tambah; dan                  and
                                                                             8.   Bersedia membuat dan menandatangani              8.   Willing to prepare and sign a written statement
                                                                                  pernyataan     tertulis    berkaitan  dengan          regarding independence requirements and the
                                                                                  persyaratan independensi dan tidak adanya             absence of conflicts of interest.
                                                                                  benturan kepentingan.




232
Page 235
                                                                                                                  GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                   CORPORATE GOVERNANCE
Komposisi Komite Nominasi dan                           Composition of the Nomination and
Remunerasi                                              Remuneration Committee

Pada 31 Desember 2025, Komite Nominasi dan              As of December 31, 2025, the Company’s
Remunerasi Perseroan berjumlah 5 (lima) orang           Nomination and Remuneration Committee consists
yang berasal dari Komisaris Independen, anggota         of 5 (five) members, which includes Independent
Dewan Komisaris, dan pihak yang menduduki               Commissioners, members of the Board of
jabatan manajerial di bawah Direksi yang                Commissioners, and individuals holding managerial
membidangi sumber daya manusia yang diangkat            positions under the Board of Directors who are
dan diberhentikan oleh Dewan Komisaris. Komposisi       responsible for human resources, who are appointed
anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Perseroan        and dismissed by the Board of Commissioners. The
adalah sebagai berikut:                                 composition of the Company’s Nomination and
                                                        Remuneration Committee is as follows:


Nama                  Jabatan                Dasar Pengangkatan                        Periode Jabatan
Name                   Position                Basis of Appointment                      Term of Office

Julianto Sidarto   Ketua          Surat Keputusan Dewan Komisaris No. AAID/SK- 3 Juni 2025 – 2 Juni 2030
                   Chairman       DK/06-2025/005 tanggal 3 Juni 2025           June 3, 2025 - June 2, 2030
                                  Board of Commissioners Decree No. AAID/SK-
                                  DK/06-2025/005 dated June 3, 2025

Ahmad AI Farouk    Anggota        Surat Keputusan Dewan Komisaris No. AAID/SK-   27 Agustus 2024 – 19 Agustus
bin Ahmad Kamal    Member         DK/08-2024/006 tanggal 27 Agustus 2024         2029
                                  Board of Commissioners Decree No. AAID/SK-     August 27, 2024 - August 19,
                                  DK/08-2024/006 dated August 27, 2024           2029

Sabam Hutajulu     Anggota        Surat Keputusan Dewan Direksi No. AAID/SK-     15 Agustus 2023 - 24 Oktober
                   Member         DK/08-2023/006 tanggal 15 Agustus 2023         2027
                                  Board of Commissioners Decree No. AAID/SK-     August 15, 2023 - October 24,
                                  DK/08-2023/006 dated August 15, 2023           2027

Reza Viryawan      Anggota        Surat Keputusan Dewan Direksi No. AAID/SK- 15 Agustus 2024 - 24 Oktober
                   Member         DK/08-2023/006 tanggal 15 Agustus 2023     2027
                                  Board of Commissioners Decree No. AAID/SK- August 15, 2024 - October 2027
                                  DK/08-2023/006 dated August 15, 2023

Novretta           Anggota        Surat Keputusan Dewan Komisaris No. AAID/SK-   24 Februari 2025 – 23 Februari
Nursetyawati       Member         DK/02-2025/001 tanggal 24 Februari 2025        2030
                                  Board of Commissioners Decree No. AAID/SK-     February 24, 2025 - February
                                  DK/02-2025/001 dated February 24, 2025         23, 2030




                                                                                                                           Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                                  233
Page 236
                                                                             Profil Komite Nominasi dan Remunerasi                 Profile of the Nomination and Remuneration
                                                                                                                                   Committee



                                                                                                 Julianto Sidarto                                      Ahmad AI Farouk bin
                                                                                                 Ketua Komite Nominasi                                 Ahmad Kamal
                                                                                                 dan Remunerasi                                        Anggota Komite Nominasi dan
                                                                                                 Chairman of Nomination and                            Remunerasi
                                                                                                 Remuneration Committee                                Member    of   Nomination   and
                                                                                                                                                       Remuneration Committee
                                                                                                 Beliau     ditunjuk    sebagai
                                                                                                 Ketua Komite Nominasi dan                             Beliau    ditunjuk     sebagai
                                                                                                 Remunerasi         berdasarkan                        Anggota Komite Nominasi
                                                                                                 Surat    Keputusan      Dewan                         dan Remunerasi berdasarkan
                                                                                                 Komisaris      No.    AAID/SK-                        Surat    Keputusan      Dewan
                                                                                                 DK/06-2025/005 tanggal 3                              Komisaris     No.     AAID/SK-
                                                                                                 Juni 2025. Profil beliau dapat                        DK/08-2024/006 tanggal 27
                                                                                                 dilihat pada bagian Profil                            Agustus 2024. Profil beliau
                                                                                                 Dewan Komisaris dalam Bab                             dapat dilihat pada bagian
                                                                                                 Profil Perusahaan di Laporan                          Profil Dewan Komisaris dalam
                                                                                                 Tahunan ini.                                          Bab Profil Perusahaan di
                                                                                                 He was appointed as the                               Laporan Tahunan ini.
                                                                                                 Chairman of Nomination and                            He was appointed as a
                                                                                                 Remuneration        Committee                         Member of Nomination and
                                                                                                 based on the Board of                                 Remuneration        Committee
                                                                                                 Commissioners Decree No.                              based on the Board of
                                                                                                 AAID/SK-DK/06-2025/005                                Commissioners Decree No.
                                                                                                 dated June 3, 2025. His profile                       AAID/SK-DK/08-2024/006
                                                                                                 can be seen in the Profile of                         dated August 27, 2024.
                                                                                                 the Board of Commissioners                            His profile can be seen in
                                                                                                 of the Company Profile                                the Profile of the Board
                                                                                                 Chapter of this Annual Report.                        of Commissioners of the
                                                                                                                                                       Company Profile Chapter of
                                                                                                                                                       this Annual Report.




                                                                                                 Sabam Hutajulu                                        Reza Viryawan
                                                                                                 Anggota Komite       Nominasi                         Anggota Komite      Nominasi
                                                                                                 dan Remunerasi                                        dan Remunerasi
                                                                                                 Member of Nomination       and                        Member of Nomination        and
                                                                                                 Remuneration Committee                                Remuneration Committee

                                                                                                 Beliau    ditunjuk    sebagai                         Beliau    ditunjuk     sebagai
                                                                                                 Anggota Komite Nominasi                               Anggota Komite Nominasi
                                                                                                 dan Remunerasi berdasarkan                            dan Remunerasi berdasarkan
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                 Surat    Keputusan     Dewan                          Surat    Keputusan      Dewan
                                                                                                 Direksi     No.      AAID/SK-                         Direksi      No.      AAID/SK-
                                                                                                 DK/08-2023/006 tanggal 15                             DK/08-2023/006 tanggal 15
                                                                                                 Agustus 2023. Profil beliau                           Agustus 2023. Profil Beliau
                                                                                                 dapat dilihat pada bagian                             dapat dilihat pada bagian
                                                                                                 Profil Dewan Komisaris dalam                          Profil Dewan Komisaris dalam
                                                                                                 Bab Profil Perusahaan di                              Bab Profil Perusahaan di
                                                                                                 Laporan Tahunan ini.                                  Laporan Tahunan ini.
                                                                                                 He was appointed as a                                 He was appointed as a
                                                                                                 Member of Nomination and                              Member of Nomination and
                                                                                                 Remuneration       Committee                          Remuneration        Committee
                                                                                                 based on the Board of                                 based on the Board of
                                                                                                 Directors Decree No. AAID/                            Commissioners Decree No.
                                                                                                 SK-DK/08-2023/006 dated                               AAID/SK-DK/08-2023/006
                                                                                                 August 15, 2023. His profile                          dated August 15, 2023.
                                                                                                 can be seen in the Profile of                         His profile can be seen in
                                                                                                 the Board of Commissioners                            the Profile of the Board
                                                                                                 of the Company Profile                                of Commissioners of the
                                                                                                 Chapter of this Annual Report.                        Company Profile Chapter of
                                                                                                                                                       this Annual Report.




234
Page 237
                                                                                                                   GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                    CORPORATE GOVERNANCE
                       Novretta Nursetyawati
                       Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi
                       Member of Nomination and Remuneration Committee

                            Kewarganegaraan | Citizenship         Usia | Age
                            Indonesia | Indonesian                41 tahun | years old


                       Dasar Pengangkatan            Surat    Keputusan    Dewan    Komisaris   No.   AAID/SK-
                       Basis of Appointment          DK/02-2025/001 tanggal 24 Februari 2025
                                                     Board of Commissioners Decree No. AAID/SK-DK/02-2025/001
                                                     dated February 24, 2025

                       Riwayat Pendidikan            • Magister Profesi Psikologi Industri & Organisasi dari
                       Educational Background          Universitas Atma Jaya (2009)
                                                     • Sarjana Psikologi dari Universitas Atma Jaya (2006)
                                                     • Master of Industrial & Organizational Psychology from
                                                       Atma Jaya University (2009)
                                                     • Bachelor of Psychology from Atma Jaya University (2006)

                       Pengalaman Kerja              • Direktur SDM dan Kultur Korporat di CARSOME Indonesia
                       Work Experience                 (2020-2023)
                                                     • Manager SDM di PT Karya Bahari Abadi (Yamaha Marine)
                                                       (2013-2020)
                                                     • Konsultan SDM di Deloitte Consulting (2009-2013)
                                                     • Director of HR and Corporate Culture at CARSOME
                                                       Indonesia (2020-2023)
                                                     • Manager of HR at PT Karya Bahari Abadi (Yamaha Marine)
                                                       (2013-2020)
                                                     • HR Consultant at Deloitte Consulting (2009-2013)

                       Rangkap Jabatan               Country Head of People Department di PT Indonesia AirAsia
                       Concurrent Position           (2024-sekarang)
                                                     Country Head of People Department at PT Indonesia AirAsia
                                                     (2024-present)




Independensi Komite Nominasi dan                            Independency of the Nomination and
Remunerasi                                                  Remuneration Committee

Sesuai dengan Piagam Komite Nominasi dan                    In accordance with the Nomination and Remuneration
                                                                                                                            Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Remunerasi, seluruh anggota Komite Nominasi                 Committee Charter, all members of the Nomination
dan Remunerasi melakukan tugas dan tanggung                 and Remuneration Committee perform their
jawabnya secara independen. Dalam keanggotaan               duties and responsibilities independently. Of the
komite, 4 (empat) diantaranya merupakan anggota             committee members, 4 (four) are members of the
Dewan Komisaris Perseroan dengan 2 (dua) orang              Company’s Board of Commissioners, including 2
Komisaris Independen. Ketua Komite Nominasi dan             (two) Independent Commissioners. The Chairman
Remunerasi dijabat oleh Komisaris Independen guna           of the Nomination and Remuneration Committee
memenuhi persyaratan independensi sebagaimana               is held by an Independent Commissioner for the
ketentuan POJK terkait. Mayoritas anggota Komite            purpose of meeting the independency requirements
Nominasi dan Remunerasi tidak memiliki hubungan             as stipulated in the relevant POJK. The majority of
keuangan, kepengurusan, kepemilikan saham                   members of the Nomination and Remuneration
dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan                     Committee have no financial, management,
Komisaris, Direksi dan/atau Pemegang Saham                  shareholding, and/or family relationships with the
Pengendali atau hubungan dengan Perseroan yang              Board of Commissioners, the Board of Directors, and/
dapat mempengaruhi kemampuannya bertindak                   or Controlling Shareholders, nor any relationships
independen.                                                 with the Company that could affect their ability to
                                                            act independently.




                                                                                                                   235
Page 238
                                                                             Sertifikasi Profesi Anggota Komite                         Professional Certification of Committee
                                                                                                                                        Members

                                                                             Perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan             The Company is committed to continuously improving
                                                                             kualitas SDM, termasuk bagi anggota Komite                 the quality of its human resources, including for
                                                                             Nominasi dan Remunerasi guna mengoptimalkan                members of the Nomination and Remuneration
                                                                             fungsi dan tugas yang dijalankan melalui                   Committee, to optimize the functions and duties
                                                                             pelaksanaan sertifikasi profesi. Anggota Komite            they perform through professional certification.
                                                                             Nominasi dan Remunerasi telah memiliki sertifikasi         Members of the Nomination and Remuneration
                                                                             profesi, sebagai berikut:                                  Committee have obtained the following professional
                                                                                                                                        certifications:
                                                                              Nama                                   Jabatan                       Sertifikasi Profesi yang Dimiliki
                                                                              Name                                    Position                        Professional Certifications

                                                                              Julianto Sidarto                  Ketua | Chairman    SPPI Basic Finance Certification

                                                                              Ahmad AI Farouk Bin Ahmad Kamal   Anggota | Member    -

                                                                              Sabam Hutajulu                    Anggota | Member    -

                                                                              Reza Viryawan                     Anggota | Member    -

                                                                              Novretta Nursetyawati             Anggota | Member    Certified Industrial Relation Professional (IEEEL Institute)



                                                                             Tugas dan Tanggung Jawab Komite                            Duties and Responsibilities of the
                                                                             Nominasi dan Remunerasi                                    Nomination and Remuneration
                                                                                                                                        Committee

                                                                             Berdasarkan Piagam Komite Nominasi dan                     Based on the Nomination and Remuneration
                                                                             Remunerasi, tugas dan tanggung jawab Komite                Committee Charter, the duties and responsibilities
                                                                             Nominasi dan Remunerasi, yaitu:                            of the Nomination and Remuneration Committee
                                                                                                                                        are as follows:

                                                                             Terkait dengan Fungsi Nominasi                             Related to Nomination Functions

                                                                             1.   Memberikan rekomendasi kepada Dewan                   1.   Providing recommendations to the Board of
                                                                                  Komisaris mengenai:                                        Commissioners on:
                                                                                  a. Komposisi jabatan anggota Direksi dan/                  a. The composition of the Board of Directors
                                                                                     atau Dewan Komisaris;                                       and/or the Board of Commissioners;
                                                                                  b. Kebijakan dan kriteria yang diperlukan                  b. Policies and criteria required in the
                                                                                     dalam proses nominasi;                                      nomination process;
                                                                                  c. Kebijakan evaluasi kinerja bagi anggota                 c. Performance       evaluation   policies  for
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                     Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan                       members of the Board of Directors and/or
                                                                                                                                                 the Board of Commissioners; and
                                                                                  d.   Program    pengembangan     kemampuan                 d. Capacity development programs for
                                                                                       anggota Direksi dan Dewan Komisaris.                      members of the Board of Directors and the
                                                                                                                                                 Board of Commissioners.
                                                                             2.   Membantu      Dewan      Komisaris  melakukan         2.   Assisting the Board of Commissioners in
                                                                                  penilaian kinerja anggota Direksi dan/atau                 assessing the performance of members of
                                                                                  anggota Dewan Komisaris berdasarkan tolok                  the Board of Directors and/or members of the
                                                                                  ukur yang telah disusun sebagai bahan evaluasi;            Board of Commissioners based on benchmarks
                                                                                                                                             established for evaluation purposes;
                                                                             3.   Memberikan rekomendasi kepada Dewan                   3.   Providing recommendations to the Board
                                                                                  Komisaris mengenai program pengembangan                    of    Commissioners      regarding    capability
                                                                                  kemampuan anggota Direksi dan/atau anggota                 development programs for members of
                                                                                  Dewan Komisaris;                                           the Board of Directors and/or the Board of
                                                                                                                                             Commissioners;
                                                                             4.   Memberikan usulan calon yang memenuhi                 4.   Submitting proposals for qualified candidates
                                                                                  syarat sebagai anggota Direksi dan/atau                    as members of the Board of Directors and/or
                                                                                  Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk               the Board of Commissioners to the Board of
                                                                                  disampaikan kepada RUPS; dan                               Commissioners for presentation to the General
                                                                                                                                             Meeting of Shareholders; and


236
Page 239
                                                                                                               GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                CORPORATE GOVERNANCE
5.   Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Dewan    5.   Performing other duties assigned by the Board
     Komisaris terkait dengan fungsi nominasi.              of Commissioners related to the nomination
                                                            function.

Terkait dengan Fungsi Remunerasi                       Related to Remuneration Function

1.   Memberikan rekomendasi kepada Dewan               1.   Provide recommendations to the Board of
     Komisaris mengenai struktur remunerasi,                Commissioners regarding the remuneration
     kebijakan atas remunerasi, dan besaran atas            structure,    remuneration    policies,    and
     remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi            remuneration amounts for the Board of
     untuk disampaikan oleh Dewan Komisaris                 Commissioners and the Board of Directors to
     kepada RUPS;                                           be submitted by the Board of Commissioners to
                                                            the General Meeting of Shareholders;
2.   Membantu       Dewan    Komisaris   melakukan     2.   Assist the Board of Commissioners in conducting
     penilaian kinerja dengan kesesuaian remunerasi         performance evaluations to ensure the
     yang diterima masing-masing anggota Direksi            appropriateness of the remuneration received
     dan/atau Dewan Komisaris; dan                          by each member of the Board of Directors and/
                                                            or the Board of Commissioners; and
3.   Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Dewan    3.   Performing other duties assigned by the Board
     Komisaris terkait dengan fungsi remunerasi.            of Commissioners related to the remuneration
                                                            function.

Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi                   Nomination and Remuneration
                                                       Committee Meetings

Kebijakan terkait pelaksanaan rapat Komite             Policies regarding the organization of Nomination
Nominasi dan Remunerasi diatur sebagai berikut:        and Remuneration Committee meetings are as
                                                       follows:
1.   Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi              1. Nomination and Remuneration Committee
     mengadakan secara berkala paling kurang 1              meetings are held periodically at least once
     (satu) kali dalam 4 (empat) bulan;                     every 4 (four) months;
2.   Penyelenggaraan Rapat Komite Nominasi dan         2. The Corporate Secretary assists in scheduling the
     Remunerasi dibantu penjadwalannya oleh                 meetings of the Nomination and Remuneration
     Sekretaris Perusahaan;                                 Committee;
3.   Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi hanya        3. Meetings of the Nomination and Remuneration
     dapat diselenggarakan apabila:                         Committee may only be held if:
     a. dihadiri oleh mayoritas dari jumlah anggota         a. attended by a majority members of the
         Komite Nominasi dan Remunerasi; dan                    Nomination and Remuneration Committee;
                                                                and
     b.   salah satu dari mayoritas jumlah anggota          b. the majority of members present at the
          Komite    Nominasi      dan    Remunerasi             meeting must include the Chairman of the
                                                                                                                        Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
          merupakan Ketua Komite Nominasi dan                   Nomination and Remuneration Committee;
          Remunerasi;
4.   Keputusan Rapat Komite Nominasi dan               4.   Decisions of the Nomination and Remuneration
     Remunerasi dilakukan berdasarkan musyawarah            Committee meeting are made by consensus;
     untuk mufakat;
5.   Dalam hal keputusan berdasarkan musyawarah        5.   In the event that a decision by consensus cannot
     mufakat tersebut tidak tercapai, pengambilan           be reached, decisions are made by majority
     keputusan     dilakukan    berdasarkan    suara        vote;
     terbanyak;
6.   Segala sesuatu yang dibicarakan dan               6.   All items discussed and decided upon during
     diputuskan dalam Rapat komite Nominasi dan             the Nomination and Remuneration Committee
     Remunerasi termasuk pendapat yang berbeda              meeting, including dissenting opinions, shall
     (dissenting opinions), dituangkan dalam risalah        be recorded in written meeting minutes signed
     rapat secara tertulis yang ditandatangani              by all attending members of the Nomination
     oleh seluruh anggota Komite Nominasi dan               and Remuneration Committee, serving as
     Remunerasi yang hadir, sebagai bukti yang sah          valid evidence of the decisions made during
     atas keputusan yang diambil dalam rapat dan            the meeting and submitted to the Board of
     disampaikan kepada Dewan Komisaris;                    Commissioners;




                                                                                                               237
Page 240
                                                                             7.        Hasil Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi                             7.    The results of the Nomination and Remuneration
                                                                                       wajib dituangkan dalam risalah rapat oleh                                    Committee meeting must be recorded in
                                                                                       Sekretaris Komite Nominasi dan Remunerasi dan                                the meeting minutes by the Secretary of the
                                                                                       didokumentasikan oleh Perseroan; dan                                         Nomination and Remuneration Committee and
                                                                                                                                                                    documented by the Company; and
                                                                             8.        Risalah Rapat Komite Nominasi dan Remunerasi                           8.    The minutes of the Nomination and Remuneration
                                                                                       tersebut wajib disampaikan secara tertulis                                   Committee meeting must be submitted in
                                                                                       kepada Dewan Komisaris.                                                      writing to the Board of Commissioners.

                                                                             Sepanjang tahun 2025, Komite Nominasi dan                                        Throughout 2025, the Nomination and Remuneration
                                                                             Remunerasi telah melaksanakan rapat sebanyak 4                                   Committee held 4 (four) meetings. Information
                                                                             (empat) kali. Informasi terkait frekuensi kehadiran                              regarding the attendance frequency and meeting
                                                                             dan agenda rapat Komite Nominasi dan Remunerasi                                  agendas of the Nomination and Remuneration
                                                                             adalah sebagai berikut:                                                          Committee is as follows:


                                                                                                                                                                                                          Persentase
                                                                              Nama                                                 Jabatan                    Jumlah Rapat              Kehadiran
                                                                              Name                                                  Position                   Total Meetings           Attendance
                                                                                                                                                                                                          Kehadiran
                                                                                                                                                                                                      Attendance Percentage

                                                                              Julianto Sidarto*                         Ketua Komite Nominasi dan                      2                      2              100%
                                                                                                                        Remunerasi
                                                                                                                        Chairman      of      the
                                                                                                                        Nomination            and
                                                                                                                        Remuneration Committee

                                                                              Ahmad AI Farouk Bin Ahmad                 Anggota Komite Nominasi                       4                       4              100%
                                                                              Kamal                                     dan Remunerasi
                                                                                                                        Member of the Nomination
                                                                                                                        and         Remuneration
                                                                                                                        Committee

                                                                              Sabam Hutajulu                            Anggota Komite Nominasi                       4                       4              100%
                                                                                                                        dan Remunerasi
                                                                                                                        Member of the Nomination
                                                                                                                        and         Remuneration
                                                                                                                        Committee

                                                                              Reza Viryawan                             Anggota Komite Nominasi                       4                       2               50%
                                                                                                                        dan Remunerasi
                                                                                                                        Member of the Nomination
                                                                                                                        and         Remuneration
                                                                                                                        Committee

                                                                              Novretta Nursetyawati                     Anggota Komite Nominasi                       4                       4              100%
                                                                                                                        dan Remunerasi
                                                                                                                        Member of the Nomination
                                                                                                                        and         Remuneration
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                                        Committee
                                                                              * Julianto Sidarto ditunjuk sebagai Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi per tanggal 3 Juni 2025.
                                                                                Julianto Sidarto was appointed as the Chairman of the Nomination and Remuneration Committee effective June 3, 2025.




                                                                             Agenda Rapat
                                                                             Meeting Agenda

                                                                                         Tanggal                                                                       Pembahasan
                                                                                  No.
                                                                                         Date                                                                              Agenda

                                                                                   1     4 Maret 2025                 •   Tingkat Atrisi
                                                                                         March 4, 2025                •   Rapat Town Hall
                                                                                                                      •   Skor Loyalitas Karyawan (eNPS)
                                                                                                                      •   Attrition Level
                                                                                                                      •   Town Hall Meeting
                                                                                                                      •   Employee Loyalty Score (eNPS)

                                                                                  2      21 Mei 2025                  •   Tingkat Atrisi
                                                                                         May 21, 2025                 •   Evaluasi Kinerja 2024
                                                                                                                      •   Attrition Level
                                                                                                                      •   2024 Performance Evaluation




238
Page 241
                                                                                                                    GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                     CORPORATE GOVERNANCE
       Tanggal                                                    Pembahasan
 No.
       Date                                                           Agenda

  3    6 Agustus 2025         •   Tingkat Atrisi
       August 6, 2025         •   Evaluasi Kinerja 2025
                              •   Attrition Level
                              •   2025 Performance Evaluation

  4    5 November 2025        •   Tingkat Atrisi
       November 5, 2025       •   Skor Loyalitas Karyawan (eNPS) Semester 1 2025
                              •   Evaluasi Kinerja Manajemen Kuartal 3 2025
                              •   Struktur Organisasi terbaru
                              •   Attrition Level
                              •   Employee Loyalty Score (eNPS) of Semester 1 2025
                              •   Q3 2025 Management Performance Evaluation
                              •   The latest Organizational Structure



Pengembangan Kompetensi Komite                              Nomination and Remuneration Committee
Nominasi dan Remunerasi                                     Competency Development

Perseroan memfasilitasi program pengembangan                The    Company     facilitates the    competency
kompetensi Komite Nominasi dan Remunerasi agar              development program for the Nomination and
menambah pengetahuan dan wawasan dalam                      Remuneration Committee to enhance their
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Adapun             knowledge and insight in carrying out their duties
informasi pelatihan dan peningkatan kompetensi              and responsibilities. Information regarding the
Komite Nominasi dan Remunerasi selama tahun                 training and competency development programs
2025 yang diselenggarakan di lingkungan Perseroan           for the Nomination and Remuneration Committee
dapat dilihat sebagai berikut:                              during 2025 held within the Company is as follows:


Nama dan Jabatan                   Nama Pelatihan               Tanggal Pelatihan           Penyelenggara
Name and Position                    Training Title                Training Date               Organizer

Julianto Sidarto
Ketua Komite Nominasi dan
Remunerasi
Chairman of the Nomination
and Remuneration
Committee

Ahmad AI Farouk Bin
Ahmad Kamal
Anggota Komite Nominasi
dan Remunerasi
Member of the Nomination
and Remuneration             Telah disajikan pada sub judul Pengembangan Kompetensi Dewan Komisaris pada bab
Committee                    Governansi Korporat di Laporan Tahunan ini.

                                                                                                                             Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                             Has been presented in the Board of Commissioners Competency Development sub-title of
Sabam Hutajulu               the Corporate Governance chapter of this Annual Report.
Anggota Komite Nominasi
dan Remunerasi
Member of the Nomination
and Remuneration
Committee

Reza Viryawan
Anggota Komite Nominasi
dan Remunerasi
Member of the Nomination
and Remuneration
Committee

Novretta Nursetyawati        Executive Leaders Training   Oktober-Desember 2025       Fish Camp Learning
Anggota Komite Nominasi                                   October-December 2025
dan Remunerasi
Member of the Nomination     SHL Certification Workshop   18-19 September 2025        SHL
and Remuneration                                          September 18-19, 2025
Committee




                                                                                                                    239
Page 242
                                                                             Pelaksanaan Kegiatan Komite Nominasi                 Nomination and Remuneration
                                                                             dan Remunerasi Tahun 2025                            Committee Activities in 2025

                                                                             Di tahun 2025, Komite Nominasi dan Remunerasi        In 2025, the Nomination and Remuneration
                                                                             telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya        Committee carried out its duties and responsibilities
                                                                             melalui sejumlah kegiatan sebagai berikut:           through the following activities:
                                                                             1. Mengidentifikasi dan mengusulkan calon            1. Identifying and proposing qualified candidates
                                                                                 anggota Direksi dan calon anggota Dewan              for the Board of Directors and the Board of
                                                                                 Komisaris yang memenuhi syarat untuk                 Commissioners for approval by the General
                                                                                 mendapatkan persetujuan RUPS.                        Meeting of Shareholders.
                                                                             2. Menelaah dan menyiapkan kerangka remunerasi       2. Reviewing and preparing the remuneration
                                                                                 bagi anggota Direksi dan anggota Dewan               framework for members of the Board of
                                                                                 Komisaris.                                           Directors and the Board of Commissioners.
                                                                             3. Meninjau kembali kebijakan nominasi dan           3. Reviewing existing nomination and remuneration
                                                                                 remunerasi yang ada antara lain terkait              policies, including those related to performance
                                                                                 dengan kebijakan penilaian kinerja, kebijakan        evaluation     policies,   resignation    policies,
                                                                                 pengunduran diri, program pengembangan, dan          development programs, and succession plans.
                                                                                 rencana suksesi.
                                                                             4. Melakukan penilaian kinerja para anggota          4.   Conducting performance evaluations of Board
                                                                                 Direksi dan Dewan Komisaris melalui proses dan        of Directors and Board of Commissioners
                                                                                 kriteria penilaian yang telah ditetapkan.             members through established evaluation
                                                                                                                                       processes and criteria.




                                                                             Sekretaris Perusahaan
                                                                             Corporate Secretary



                                                                             Sekretaris Perusahaan adalah organ pendukung         The Corporate Secretary is a supporting organ of
                                                                             Direksi yang bertugas untuk menjembatani dan         the Board of Directors responsible for facilitating
                                                                             memelihara hubungan yang harmonis antara             and maintaining harmonious relationships between
                                                                             Perseroan dengan otoritas pasar modal, pelaku        the Company and capital market authorities,
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             pasar modal, investor, masyarakat umum, maupun       capital market participants, investors, the public,
                                                                             pemangku      kepentingan    lainnya. Sekretaris     and other stakeholders. The Corporate Secretary
                                                                             Perusahaan juga bertanggung jawab untuk              is also responsible for facilitating the needs of the
                                                                             memfasilitasi kebutuhan Dewan Komisaris dan          Board of Commissioners and the Board of Directors
                                                                             Direksi dengan memastikan kepatuhan terhadap         by ensuring compliance with laws and regulations,
                                                                             peraturan      perundang-undangan      terutama      particularly those in the capital markets sector,
                                                                             peraturan di bidang pasar modal, dan memastikan      and ensuring the implementation of corporate
                                                                             pelaksanaan governansi korporat.                     governance.

                                                                             Dasar Hukum                                          Legal Basis

                                                                             Perseroan selaku perusahaan publik wajib memiliki    As a public company, the Company is required to
                                                                             fungsi Sekretaris Perusahaan yang berperan sebagai   have a Corporate Secretary function that serves as a
                                                                             penghubung antara organ Perseroan dengan pihak       liaison between the Company’s organs and external
                                                                             eksternal, termasuk lembaga pemerintah dan           parties, including government and non-government
                                                                             nonpemerintah, pemegang saham, serta pelaku          agencies, shareholders, and other capital market
                                                                             pasar modal lainnya. Pembentukan Sekretaris          participants. The establishment of the Corporate
                                                                             Perusahaan mengacu pada beberapa ketentuan,          Secretary is based on several provisions, including:
                                                                             antara lain:




240
Page 243
                                                                                                                       GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                        CORPORATE GOVERNANCE
1.   POJK No. 35/POJK.03/2014; dan                            1.    POJK No. 35/POJK.03/2014; and
2.   Anggaran Dasar Perseroan.                                2.    The Company’s Articles of Association.

Piagam Sekretaris Perusahaan                                  Corporate Secretary Charter

Perseroan memiliki Piagam Sekretaris Perusahaan               The Company first established its Corporate
pertama kali pada 29 Agustus 2018 yang telah                  Secretary Charter on August 29, 2018, which was
diperbarui berdasarkan Surat Keputusan Direksi                updated pursuant to Board of Directors Decree
Nomor AAID/CEO-CORSEC/08-2025/001 tanggal                     No. AAID/CEO-CORSEC/08-2025/001 dated August
19 Agustus 2025. Piagam berfungsi sebagai                     19, 2025. The Charter serves as a guideline for
panduan bagi Sekretaris Perusahaan untuk dapat                the Corporate Secretary to carry out their duties
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya                      and responsibilities efficiently, transparently,
secara efisien, transparan, profesional, independen,          professionally, independently, and accountably
dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan                 in accordance with the applicable laws and
peraturan perundang-undangan yang berlaku.                    regulations.

Profil Sekretaris Perusahaan                                  Company Secretary Profile

Sekretaris Perusahaan bertanggung jawab secara                The Company Secretary reports directly to the
langsung kepada Direktur Utama Perseroan.                     Company’s President Director. The appointment and
Pengangkatan dan pemberhentian Sekretaris                     dismissal of the Company Secretary are carried out
Perusahaan dilakukan melalui Keputusan Direksi,               through a Board of Directors’ Decree, taking into
dengan mempertimbangkan kompetensi profesional                account professional competence and integrity
serta integritas yang dimiliki baik di lingkungan             demonstrated both within the community and
masyarakat maupun dunia usaha. Pada tahun 2024,               the business environment. In 2024, the Company
Perseroan telah menunjuk Liza Nur Azizah sebagai              appointed Liza Nur Azizah as Corporate Secretary
Sekretaris Perusahaan berdasarkan Surat Keputusan             based on Board of Directors Decree Number AAID/
Direksi Nomor AAID/SK-DK/05-2024/002 tanggal                  SK-DK/05-2024/002 dated May 20, 2024.
20 Mei 2024.




                        Liza Nur Azizah
                        Sekretaris Perusahaan
                        Corporate Secretary

                             Usia | Age                    Domisili | Domicile        Kewarganegaraan | Citizenship
                             45 tahun | years old          Jakarta, Indonesia         Indonesia | Indonesian


                        Dasar Pengangkatan          Surat Keputusan Direksi No. AAID/SK-DK/05-2024/002 tanggal
                        Basis of Appointment        20 Mei 2024
                                                    Board of Directors Decree No. AAID/SK-DK/05-2024/002 dated

                                                                                                                                Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                                                    May 20, 2024

                        Riwayat Pendidikan          • Master of Law International Business, Trade, & Tax (LL.M) dari
                        Educational Background        Vrije Universiteit Amsterdam (2003)
                                                    • Sarjana Hukum dari Universitas Trisakti (1999)
                                                    • Master of Law International Business, Trade, & Tax (LL.M) from
                                                      Vrije Universiteit Amsterdam (2003)
                                                    • Bachelor of Law from Trisakti University (1999)

                        Lisensi dan Sertifikasi     • Advokat (Dewan Pengacara Nasional Indonesia/DPNI)
                        Licenses and                • Certified Legal Auditor (Asosiasi Auditor Hukum Indonesia/
                        Certifications                ASAHI)
                                                    • Certified Industrial Relation Professional (IEEEL Institute)

                        Pengalaman Kerja            •   Head of Legal di PT Indonesia AirAsia Extra (2014-2022)
                        Work Experience             •   Head of Legal di PT Indonesia AirAsia (2013-2014)
                                                    •   Legal Manager di PT Indonesia AirAsia (2011-2013)
                                                    •   Legal Executive di PT Indonesia AirAsia (2006-2011)
                                                    •   Lawyer di Lubis Ganie Surowidjojo (2006)
                                                    •   Legal Counsel di Nederlandse Financierings-Maatschappij
                                                        voor Ontwikkelingslanden (FMO NV) - Entrepreneurial
                                                        Development Bank, The Hague (2004)




                                                                                                                       241
Page 244
                                                                                                                                   •   Head of Legal at PT Indonesia AirAsia Extra (2014-2022)
                                                                                                                                   •   Head of Legal at PT Indonesia AirAsia (2013-2014)
                                                                                                                                   •   Legal Manager at PT Indonesia AirAsia (2011-2013)
                                                                                                                                   •   Legal Executive at PT Indonesia AirAsia (2006-2011)
                                                                                                                                   •   Lawyer at Lubis Ganie Surowidjojo (2006)
                                                                                                                                   •   Legal Counsel at Nederlandse Financierings-Maatschappij
                                                                                                                                       voor Ontwikkelingslanden (FMO NV) - Entrepreneurial
                                                                                                                                       Development Bank, The Hague (2004)

                                                                                                       Rangkap Jabatan             Head of Legal, Corporate Secretary, and Data Protection Officer
                                                                                                       Concurrent Position         di PT Indonesia AirAsia (2022 - sekarang)
                                                                                                                                   Head of Legal, Corporate Secretary, and Data Protection Officer
                                                                                                                                   at PT Indonesia AirAsia (2022 - present)




                                                                             Struktur Organisasi Sekretaris Perusahaan
                                                                             Organizational Structure of the Corporate Secretary




                                                                                                                             Legal & Corporate
                                                                                                                                 Secretary




                                                                                                Legal Operations                   Legal Contract               Corporate Secretary




                                                                             Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris                             Duties and Responsibilities of the
                                                                             Perusahaan                                                      Corporate Secretary

                                                                             Berdasarkan piagam yang dimiliki, tugas dan                     Based on the Corporate Secretary Charter, the duties
                                                                             tanggung jawab Sekretaris Perusahaan adalah                     and responsibilities of the Corporate Secretary are
                                                                             sebagai berikut:                                                as follows:
                                                                             1. Mengikuti     perkembangan      Pasar    Modal,              1. Keeping up with developments in the Capital
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                 khususnya peraturan perundang-undangan                          Market, particularly laws and regulations
                                                                                 yang berlaku di bidang Pasar Modal;                             applicable in the Capital Market sector;
                                                                             2. Memberikan masukan kepada Direksi dan                        2. Providing input to the Board of Directors and the
                                                                                 Dewan Komisaris Perseroan untuk mematuhi                        Board of Commissioners to ensure compliance
                                                                                 ketentuan peraturan perundang-undangan di                       with laws and regulations in the Capital Market
                                                                                 bidang Pasar Modal;                                             sector;
                                                                             3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam                   3. Assisting the Board of Directors and the Board
                                                                                 pelaksanaan tata kelola perusahaan yang                         of Commissioners in the implementation of
                                                                                 meliputi:                                                       corporate governance, including:
                                                                                 a. Keterbukaan informasi kepada masyarakat,                     a. Ensuring transparency of information to
                                                                                     termasuk ketersediaan informasi pada situs                       the public, including the availability of
                                                                                     web Perseroan;                                                   information on the Company’s website;
                                                                                 b. Penyampaian laporan kepada Otoritas                          b. Submitting reports to the Financial Services
                                                                                     Jasa Keuangan tepat waktu;                                       Authority (OJK) on time;
                                                                                 c. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat                        c. Organizing and documenting meetings of
                                                                                     Umum Pemegang Saham;                                             the Shareholders;
                                                                                 d. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat                        d. Organizing and documenting meetings of
                                                                                     Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan                            the Board of Directors and/or the Board of
                                                                                                                                                      Commissioners; and




242
Page 245
                                                                                                                                        GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                                         CORPORATE GOVERNANCE
          e.  Pelaksanaan program orientasi terhadap                           e.  Implementing orientation programs for
              Perseroan bagi Direksi dan/atau Dewan                                the Board of Directors and/or the Board of
              Komisaris.                                                           Commissioners regarding the Company.
4.        Bertindak    sebagai   penghubung    antara                  4.      Acting as a liaison between the Company and
          Perseroan dengan pemegang saham, OJK, BEI,                           shareholders, OJK, IDX, and other stakeholders;
          dan pemangku kepentingan lainnya;
5.        Mewakili    Perseroan    dalam    melakukan                  5.      Representing the Company in correspondence
          korespondensi dengan otoritas pasar modal                            with capital market authorities in accordance
          sesuai dengan kewenangan yang diberikan oleh                         with the authority granted by the Company;
          Perseroan;
6.        Sekretaris    Perusahaan    wajib   menjaga                  6.      Ensuring the confidentiality of documents, data,
          kerahasiaan dokumen, data dan informasi                              and information of a confidential nature, except
          yang bersifat rahasia, kecuali dalam rangka                          when fulfilling obligations in accordance with
          memenuhi kewajiban sesuai dengan peraturan                           laws and regulations or as otherwise stipulated
          perundang-undangan atau ditentukan lain                              by applicable regulations.
          dalam peraturan perundang-undangan.

Laporan Bulanan Wajib                                                  Mandatory Monthly Report

Perseroan secara berkala menyampaikan laporan                          The Company regularly submits mandatory
bulanan wajib berupa pengungkapan informasi                            monthly reports disclosing information to the
kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa                          Financial Services Authority (OJK) and the Indonesia
Efek Indonesia (BEI) sebagai bentuk kepatuhan                          Stock Exchange (IDX) as a form of compliance
terhadap peraturan perundang-undangan yang                             with applicable laws and regulations regarding
berlaku mengenai keterbukaan informasi. Sejak                          information disclosure. Since the 3rd Quarter of
Kuartal III Tahun 2015, penyampaian laporan                            2015, the Company’s financial reports have been
keuangan Perseroan telah dilakukan melalui Sistem                      submitted via the Extensible Business Reporting
Extensible Business Reporting Language (XBRL)                          Language (XBRL) system as well as through the
maupun melalui fasilitas e-Reporting. Adapun                           e-Reporting facility. Details of the mandatory
informasi terkait laporan wajib Perseroan yang telah                   reports submitted by the Company to the OJK and
disampaikan kepada OJK dan BEI adalah sebagai                          IDX are as follows:
berikut:


           Laporan                               Tanggal Submit                                               Penanggung Jawab
 No.                                                                                  Regulator/Media
           Report                                Date of Submission                                              Person in Charge

     1.    Laporan Daftar Pemegang       Tanggal 10 setiap bulannya                 BEI melalui SPE-IDXnet Sekretaris Perusahaan
           Saham Bulanan                 Date 10th of every month                   IDX via SPE-IDXnet     Corporate Secretary
           Monthly Shareholder
           Register Report

 2.        Laporan Keuangan Tahunan      Pada akhir bulan ketiga setiap             BEI dan OJK melalui     Sekretaris  Perusahaan

                                                                                                                                                 Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
           Diaudit                       tahun setelah tanggal Laporan              SPE-IDXnet              dan Keuangan
           Audited Annual Financial      Keuangan Tahunan                           IDX and OJK via SPE-    Corporate Secretary and
           Statements                    At the end of the third month of           IDXnet                  Finance
                                         each year after the date of the
                                         Annual Financial Statements

 3.        Pengumuman Laporan            Pada akhir bulan ketiga setiap             Situs Web Perseroan     Sekretaris Perusahaan dan
           Keuangan Tahunan Diaudit      tahun setelah tanggal Laporan              dan Siaran Pers         Komunikasi Perusahaan
           Announcement of the           Keuangan Tahunan                           Company’s     Website   Corporate Secretary and
           Audited Annual Financial      At the end of the third month of           and Press Release       Corporate Communication
           Statements                    each year after the date of the
                                         Annual Financial Statements

     4     Laporan Keuangan Interim      Pada akhir bulan pertama                   BEI dan OJK melalui     Sekretaris  Perusahaan
           yang Tidak Diaudit            setelah     tanggal       Laporan          SPE-IDXnet              dan Keuangan
           Unaudited Interim Financial   Keuangan Interim (jika tidak               IDX and OJK via SPE-    Corporate Secretary and
           Statements                    disertai laporan Akuntan Publik)           IDXnet                  Finance
                                         At the end of the first month after
                                         the date of the Interim Financial
                                         Statements (if not accompanied
                                         by a Public Accountant's report)




                                                                                                                                        243
Page 246
                                                                                   Laporan                               Tanggal Submit                                            Penanggung Jawab
                                                                             No.                                                                         Regulator/Media
                                                                                   Report                                Date of Submission                                            Person in Charge

                                                                              5    Pengumuman         Laporan    Pada akhir bulan pertama              Situs Web Perseroan       Sekretaris Perusahaan dan
                                                                                   Keuangan Interim yang         setelah     tanggal       Laporan     dan Siaran Pers           Komunikasi Perusahaan
                                                                                   Tidak Diaudit                 Keuangan Interim (jika tidak          Company’s     Website     Corporate Secretary and
                                                                                   Announcement      of   the    disertai laporan Akuntan Publik)      and Press Release         Corporate Communication
                                                                                   Unaudited Interim Financial   At the end of the first month after
                                                                                   Statements                    the date of the Interim Financial
                                                                                                                 Statements (if not accompanied
                                                                                                                 by a Public Accountant's report)

                                                                              6    Laporan     Tahunan   dan     Pada akhir bulan keempat              BEI dan OJK melalui Sekretaris Perusahaan
                                                                                   Laporan Keberlanjutan         setiap tahun                          SPE-IDXnet           Corporate Secretary
                                                                                   Annual        Report    &     At the end of the fourth month        Situs Web Perseroan
                                                                                   Sustainability Report         of each year                          IDX and OJK via SPE-
                                                                                                                                                       IDXnet
                                                                                                                                                       Company’s Website


                                                                             Perseroan secara konsisten melaksanakan kewajiban                 The Company consistently fulfills its reporting
                                                                             pelaporan kepada regulator sebagai bagian dari                    obligations to regulators as part of the
                                                                             penerapan governansi korporat. Informasi lebih                    implementation of corporate governance. Detailed
                                                                             rinci mengenai laporan-laporan wajib yang telah                   information on each of the reports submitted
                                                                             disampaikan sepanjang tahun 2025 disajikan                        throughout 2025 is as follows:
                                                                             sebagai berikut:


                                                                                   Laporan                                                 Nomor Surat            Tanggal Laporan
                                                                             No.                                                                                                               Regulator
                                                                                   Report                                                  Letter Number           Date of Reporting

                                                                              1    Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek - AAID/                              6 Januari 2025          BEI
                                                                                   Desember 2024                              CORSEC/01-2025/001                 January 6, 2025         IDX
                                                                                   Monthly Report on Securities Holder
                                                                                   Registration - December 2024

                                                                              2    Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek - AAID/                              5 Februari 2025         BEI
                                                                                   Januari 2025                               CORSEC/02-2025/009                 February 5, 2025        IDX
                                                                                   Monthly Report on Securities Holder
                                                                                   Registration - January 2025

                                                                              3    Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek - AAID/                              5 Maret 2025            BEI
                                                                                   Februari 2025                              CORSEC/03-2025/013                 March 5, 2025           IDX
                                                                                   Monthly Report on Securities Holder
                                                                                   Registration - February 2025

                                                                              4    Laporan Keuangan Konsolidasian dan Entitas AAID/                              26 Maret 2025           BEI dan OJK
                                                                                   Anak untuk Periode yang berakhir pada CORSEC/03-2025/015                      March 26, 2025          IDX and OJK
                                                                                   tanggal 31 Desember 2024 (Diaudit)
                                                                                   Consolidated Financial Statements and
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                   Subsidiaries for the period ending on
                                                                                   December 31, 2025 (Audited)

                                                                              5    Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek - AAID/                              9 April 2025            BEI
                                                                                   Maret 2025                                 CORSEC/03-2025/016                 April 9, 2025           IDX
                                                                                   Monthly Report on Securities Holder
                                                                                   Registration - March 2025

                                                                              6    Laporan Keuangan Konsolidasian dan Entitas AAID/                              28 April 2025           BEI dan OJK
                                                                                   Anak untuk Periode yang berakhir pada CORSEC/04-2025/019                      April 28, 2025          IDX and OJK
                                                                                   tanggal 31 Maret 2025 (Tidak Diaudit)
                                                                                   Consolidated Financial Statements and
                                                                                   Subsidiaries for the period ending on March 31,
                                                                                   2025 (Unaudited)

                                                                              7    Penyampaian Laporan Tahunan dan Laporan AAID/                                 29 April 2025           BEI dan OJK
                                                                                   Keberlanjutan                                  CORSEC/04-2025/020             April 29, 2025          IDX and OJK
                                                                                   Submission of Annual Report and Sustainability
                                                                                   Report

                                                                              8    Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek - AAID/                              5 Mei 2025              BEI
                                                                                   April 2025                                 CORSEC/05-2025/021                 May 5, 2025             IDX
                                                                                   Monthly Report on Securities Holder
                                                                                   Registration - April 2025



244
Page 247
                                                                                                                GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                 CORPORATE GOVERNANCE
      Laporan                                            Nomor Surat     Tanggal Laporan
No.                                                                                                 Regulator
      Report                                             Letter Number    Date of Reporting

9     Penyampaian Mata Acara RUPS Tahunan           AAID/                8 Mei 2025           BEI dan OJK
      Submission of Annual GMS Agenda               CORSEC/05-2025/022   May 8, 2025          IDX and OJK

10    Pemberitahuan Rencana RUPS Tahunan            AAID/                19 Mei 2025          BEI dan OJK
      Notification of Annual GMS Agenda             CORSEC/05-2025/023   May 19, 2025         IDX and OJK

11    Pemberitahuan Rencana      RUPS   Tahunan     AAID/                22 Mei 2025          BEI dan OJK
      (Koreksi)                                     CORSEC/05-2025/024   May 22, 2025         IDX and OJK
      Notification of Annual      GMS    Agenda
      (Correction)

12    Penyampaian Perubahan Mata Acara RUPS AAID/                        3 Juni 2025          BEI dan OJK
      Tahunan                                CORSEC/06-2025/026          June 3, 2025         IDX and OJK
      Submission of Correction in Annual GMS
      Agenda

13    Pemanggilan RUPS Tahunan                      AAID/                3 Juni 2025          BEI dan OJK
      Annual GMS Invitation                         CORSEC/06-2025/027   June 4, 2025         IDX and OJK

14    Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek - AAID/                   4 Juni 2025          BEI
      Mei 2025                                   CORSEC/06-2025/028      June 4, 2025         IDX
      Monthly Report on Securities Holder
      Registration - May 2025

15    Laporan Realisasi Penggunaan Jasa Akuntan     AAID/                16 Juni 2025         OJK
      Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik         CORSEC/06-2025/030   June 16, 2025
      Report on the Use of Public Accountant and/
      or Public Accounting Firm

16    Ringkasan Risalah RUPS Tahunan                AAID/                26 Juni 2025         BEI dan OJK
      Annual GMS Minutes Summary                    CORSEC/06-2025/032   June 26, 2025        IDX and OJK

17    Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek - AAID/                   3 Juli 2025          BEI
      Juni 2025                                  CORSEC/07-2025/033      July 3, 2025         IDX
      Monthly Report on Securities Holder
      Registration - June 2025

18    Risalah RUPS Tahunan                          AAID/                9 Juli 2025          BEI dan OJK
      Annual GMS Minutes                            CORSEC/07-2025/034   July 9, 2025         IDX and OJK

19    Laporan Keuangan Konsolidasian dan Entitas AAID/                   28 Juli 2025         BEI dan OJK
      Anak untuk Periode yang berakhir pada CORSEC/07-2025/037           July 28, 2025        IDX and OJK
      tanggal 30 Juni 2025 (Tidak Diaudit)
      Consolidated Financial Statements and
      Subsidiaries for the period ending on June 31,
      2025 (Unaudited)

20    Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek - AAID/                   7 Agustus 2025       BEI
      Juli 2025                                  CORSEC/08-2025/039      August 7, 2025       IDX

                                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
      Monthly Report on Securities Holder
      Registration - July 2025

21    Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek - AAID/                   8 September 2025 BEI
      Agustus 2025                               CORSEC/08-2025/040      September      8, IDX
      Monthly Report on Securities Holder                                2025
      Registration - August 2025

22    Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek - AAID/                   2 Oktober 2025       BEI
      September 2025                             CORSEC/10-2025/041      October 2, 2025      IDX
      Monthly Report on Securities Holder
      Registration - September 2025

23    Laporan Keuangan Konsolidasian dan Entitas AAID/                   28 Oktober 2025      BEI dan OJK
      Anak untuk Periode yang berakhir pada CORSEC/10-2025/044           October 28, 2025     IDX and OJK
      tanggal 30 September 2025 (Tidak Diaudit)
      Consolidated Financial Statements and
      Subsidiaries for the period ending on
      September 31, 2025 (Unaudited)

24    Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek - AAID/                   4 November 2025      BEI
      Oktober 2025                               CORSEC/11-2025/045      November 4, 2025     IDX
      Monthly Report on Securities Holder
      Registration - October 2025




                                                                                                                245
Page 248
                                                                                   Laporan                                              Nomor Surat     Tanggal Laporan
                                                                             No.                                                                                                   Regulator
                                                                                   Report                                               Letter Number    Date of Reporting

                                                                             25    Rencana Penyelenggaraan Public Expose AAID/                          13 November 2025     BEI
                                                                                   Tahunan                               CORSEC/11-2025/046             November 13, 2025    IDX
                                                                                   Plan to Organize Annual Public Expose

                                                                             26    Penyampaian Materi Public Expose Tahunan       AAID/                 24    November BEI
                                                                                   Submission of Annual Public Expose Materials   CORSEC/11-2025/047    2025           IDX
                                                                                                                                                        November   24,
                                                                                                                                                        2025

                                                                             27    Laporan Hasil Public Expose Tahunan            AAID/                 2 Desember 2025      BEI
                                                                                   Annual Public Expose Report                    CORSEC/11-2025/048    December 2, 2025     IDX

                                                                             28    Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek - AAID/                     3 Desember 2025      BEI
                                                                                   November 2025                              CORSEC/11-2025/049        December 3, 2025     IDX
                                                                                   Monthly Report on Securities Holder
                                                                                   Registration - November 2025




                                                                             Laporan Insidental untuk BEI dan OJK Tahun 2025
                                                                             Incidental Report to IDX and OJK in 2025

                                                                                   Laporan                                        Nomor Surat           Tanggal Laporan
                                                                             No.                                                                                                   Regulator
                                                                                   Report                                         Letter Number          Date of Reporting

                                                                              1    Konfirmasi Keterlambatan Penyampaian AAID/                           6 Januari 2025       OJK
                                                                                   Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan CORSEC/01-2025/002         January 6, 2025
                                                                                   2023
                                                                                   Confirmation on Late Submission of the 2023
                                                                                   Annual Report and Sustainability Report

                                                                              2    Konfirmasi Keterlambatan Prosedur RUPS         AAID/                 13 Januari 2025      OJK
                                                                                   Confirmation of Delay in the AGM Procedures    CORSEC/01-2025/004    January 13, 2025

                                                                             3     Penjelasan atas Volatilitas Transaksi          AAID/                 14 Januari 2025      BEI
                                                                                   Explanation of Transaction Volatility          CORSEC/01-2025/005    January 14, 2025     IDX

                                                                             4     Penyampaian Mata Acara RUPS Luar Biasa         AAID/                 31 Januari 2025      BEI dan OJK
                                                                                   Submission of Extraordinary GMS Agenda         CORSEC/01-2025/007    January 31, 2025     IDX and OJK

                                                                             5     Konfirmasi Keterlambatan Penyampaian           AAID/                 6 Februari 2025      OJK
                                                                                   Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan      CORSEC/02-2025/008    February 6, 2025
                                                                                   2022
                                                                                   Confirmation on Late Submission of the 2022
                                                                                   Annual Report and Sustainability Report

                                                                             6     Pemberitahuan Rencana RUPS Luar Biasa          AAID/                 7 Februari 2025      BEI dan OJK
                                                                                   Notification on Extraordinary GMS Plan         CORSEC/02-2025/010    February 7, 2025     IDX and OJK
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                              7    Pemanggilan RUPS Luar Biasa                    AAID/                 24 Februari 2025     BEI dan OJK
                                                                                   Extraordinary GMS Invitation                   CORSEC/02-2025/011    February 24, 2025    IDX and OJK

                                                                             8     Laporan Penunjukan Kantor Akuntan Publik AAID/                       3 Maret 2025         OJK
                                                                                   dan/atau Akuntan Publik yang ditunjuk oleh CORSEC/03-2025/012        March 3, 2025
                                                                                   Dewan Komisaris
                                                                                   Report on the Appointment of Public
                                                                                   Accountant and/or Public Accounting Firm
                                                                                   Appointed by the Board of Commissioners

                                                                             9     Ringkasan Risalah RUPS Luar Biasa              AAID/                 20 Maret 2025        BEI dan OJK
                                                                                   Extraordinary GMS Minutes Summary              CORSEC/03-2025/014    March 20, 2025       IDX and OJK

                                                                             10    Risalah RUPS Luar Biasa                        AAID/                 16 April 2025        BEI dan OJK
                                                                                   Extraordinary GMS Minutes Summary              CORSEC/04-2025/018    April 16, 2025       IDX and OJK

                                                                             11    Laporan Informasi dan Fakta Material           AAID/                 3 Juni 2025          BEI dan OJK
                                                                                   Material Information and Facts Report          CORSEC/06-2025/025    June 3, 2025         IDX and OJK

                                                                             12    Penyampaian Perubahan Komite Audit             AAID/                 5 Juni 2025          OJK
                                                                                   Submission of Changes in Audit Committee       CORSEC/06-2025/029    June 5, 2025

                                                                             13    Penjelasan atas Volatilitas Transaksi          AAID/                 14 Juni 2025         BEI
                                                                                   Explanation of Transaction Volatility          CORSEC/07-2025/035    June 14, 2025        IDX




246
Page 249
                                                                                                                   GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                    CORPORATE GOVERNANCE
      Laporan                                  Nomor Surat                 Tanggal Laporan
No.                                                                                                   Regulator
      Report                                   Letter Number                Date of Reporting

 14   Permintaan     Penjelasan Emiten    dan AAID/                        16 Juli 2025         OJK
      Perusahaan Publik Lainnya               CORSEC/07-2025/036           July 16, 2025
      Request of Explanation from Issuers and
      Other Public Companies

 16   Permintaan     Penjelasan Emiten    dan AAID/                        5 Agustus 2025       OJK
      Perusahaan Publik Lainnya               CORSEC/08-2025/038           August 5, 2025
      Request of Explanation from Issuers and
      Other Public Companies

 17   Penyampaian Laporan Akuntan Publik dan/ AAID/                        27 Oktober 2025      OJK
      atau Kantor Akuntan Publik Jasa audit atas CORSEC/10-2025/043        October 27, 2025
      informasi keuangan historis Tahunan
      Submission of Public Accountant and/or
      Public Accounting Firm Report on the Annual
      historical financial information




Administrasi dan Dukungan                                Administration and Support

Selain berperan dalam membangun citra Perseroan          In addition to its role in building the Company’s image
melalui pengelolaan komunikasi dengan pemangku           by managing communications with both internal
kepentingan internal maupun eksternal, Sekretaris        and external stakeholders, the Corporate Secretary
Perusahaan juga bertanggung jawab atas                   is also responsible for managing administrative
pengelolaan administrasi dan fungsi kesekretariatan.     and secretarial functions. These responsibilities
Tanggung jawab tersebut mencakup berbagai                encompass various routine administrative activities
kegiatan administratif rutin yang mendukung              that support the Company’s operational efficiency,
kelancaran operasional Perseroan, termasuk               including the preparation, management, and
penyusunan, pengelolaan, dan pemeliharaan                maintenance of critical documentation related
dokumentasi penting yang berkaitan dengan                to managerial activities and compliance with
kegiatan manajerial serta pemenuhan ketentuan            regulatory requirements. The administrative and
regulasi. Adapun pelaksanaan tugas administrasi          support tasks carried out by the Corporate Secretary
dan dukungan yang dijalankan oleh Sekretaris             are as follows:
Perusahaan adalah sebagai berikut:
1. Mendokumentasikan data legalitas maupun               1.    Documenting legal records and the Company’s
    surat-surat Perseroan;                                     correspondence;
2. Mengadministrasikan dan mendistribusikan              2.    Administrating and distributing all incoming
    seluruh surat masuk yang ditujukan kepada                  correspondence addressed to the Company or
    Perseroan atau kepada departemen terkait                   to the relevant departments for follow-up; and
    untuk ditindaklanjuti; dan                           3.    Assisting and supporting the organization of the
3. Membantu dan mendukung penyelenggaraan                      Company’s events, both internal and external.
                                                                                                                            Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
    acara Perseroan baik internal maupun eksternal.

Pemaparan Publik Tahunan                                 Annual Public Expose

Di tahun 2025, Perseroan telah menyelenggarakan          In 2025, the Company held one (1) Annual Public
kegiatan Pemaparan Publik Tahunan sebanyak 1             Expose, which took place online on November 27,
(satu) kali, yakni pada 27 November 2025 secara          2025.
daring.




                                                                                                                   247
Page 250
                                                                             Pengembangan Kompetensi Sekretaris Perusahaan
                                                                             Corporate Secretary Competency Development

                                                                                                                                                  Tempat dan Tanggal
                                                                             Nama Pelatihan                                                                                         Penyelenggara
                                                                             Training Title
                                                                                                                                                      Pelatihan                       Organizer
                                                                                                                                                Venue and Date of Training

                                                                             Sosialisasi mengenai Laporan Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola   22 Januari 2025              BEI
                                                                             Socialization on Environment, Social, and Governance Report        January 22, 2025             IDX

                                                                             Sosialisasi Peraturan OJK No. 45 Tahun 2024                        6 Februari 2025              OJK
                                                                             Socialization on OJK Regulation No. 45 of 2024                     February 6, 2025

                                                                             Sosialisasi Form Keterbukaan dan Pelatihan Contract Management     10 Februari 2025             Perseroan
                                                                             System                                                             February 10, 2025            The Company
                                                                             Socialization on Compliance Form and Training on Contract
                                                                             Management System

                                                                             Dengar Pendapat Publik Draf Eksposur Pernyataan Standar 11 Februari 2025                        BEI
                                                                             Pengungkapan Keberlanjutan (PSPK) oleh IAI              February 11, 2025                       IDX
                                                                             Public Hearing on the Exposure Draft of the Standard on
                                                                             Sustainability Disclosure (PSPK) by the IAI

                                                                             Pendalaman Peraturan OJK No. 9 Tahun 2023 tentang Penggunaan 19 Maret 2025                      ICSA
                                                                             Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik dalam Kegiatan March 19, 2025
                                                                             Jasa Keuangan & Surat Edaran OJK No. 18/SEOJK.03/2023
                                                                             tentang Tata Cara Penggunaan Jasa Akuntan Publik dan Kantor
                                                                             Akuntan Publik dalam Kegiatan Jasa Keuangan
                                                                             In-Depth Analysis of OJK Regulation No. 9 of 2023 on the Use
                                                                             of Public Accountants and Public Accounting Firms in Financial
                                                                             Services Activities & OJK Circular Letter No. 18/SEOJK.03/2023
                                                                             on Procedures for the Use of Public Accountants and Public
                                                                             Accounting Firms in Financial Services Activities

                                                                             Langkah Awal dalam Membangun Inisiatif ESG: Panduan Praktis 26 Maret 2025                       ICSA
                                                                             untuk Perusahaan                                                 March 26, 2025
                                                                             First Steps in Building an ESG Initiative: A Practical Guide for
                                                                             Companies

                                                                             Konfirmasi atas Pengukuran Dampak Komunikasi terhadap              24 April 2025                ICSA
                                                                             Pemangku Kepentingan                                               April 24, 2025
                                                                             Confirmation on the Impact Measurement of Communications
                                                                             with Stakeholders

                                                                             Perkembangan dan Peluang Transformasi Digital di Bidang Hukum      11 Juli 2025                 ICCA
                                                                             dan Korporasi                                                      July 11, 2025
                                                                             Developments and Opportunities in Digital Transformation in the
                                                                             Legal and Corporate Sectors

                                                                             Penerapan dan Pemahaman Peraturan OJK No. 14 Tahun 2025 31 Juli 2025                            OJK
                                                                             Tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham, Rapat July 31, 2025
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Umum Pemegang Saham Obligasi, dan Rapat Umum Pemegang
                                                                             Saham Sukuk
                                                                             Implementation and Understanding of OJK Regulation No. 14 of 2025
                                                                             on the Organization of General Meetings of Shareholders, General
                                                                             Meetings of Bondholders, and General Meetings of Sukuk Holders

                                                                             Pelatihan Kesadaran Keamanan Siber                                 5 Agustus 2025               Perseroan
                                                                             Cybersecurity Awareness Training                                   August 5, 2025               The Company

                                                                             Sosialisasi Peraturan OJK No. 14 Tahun 2025                        26 Agustus 2025              OJK
                                                                             Socialization of OJK Regulation No. 14 of 2025                     August 26, 2025

                                                                             Pelatihan Daring Anti Suap dan Anti Korupsi 2025                   27 Agustus 2025              Perseroan
                                                                             Online Anti-Bribery and Anti-Corruption Training 2025              August 27, 2025              The Company

                                                                             Sosialisasi Surat Edaran OJK No. 10/SEOJK.04/2025                  28 Agustus 2025              OJK
                                                                             Socialization of OJK Circular Letter No. 10/SEOJK.04/2025          August 28, 2025

                                                                             Peran Sekretaris Perusahaan dalam Kewajiban Pajak Emiten, 19 September 2025                     ICSA
                                                                             Penggabungan & Akuisisi, dan Transaksi Saham                       September 19, 2025
                                                                             The Role of the Corporate Secretary in Tax Obligations of Issuers,
                                                                             Mergers & Acquisitions, and Stock Transactions




248
Page 251
                                                                                                                       GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                        CORPORATE GOVERNANCE
                                                                    Tempat dan Tanggal
Nama Pelatihan                                                                                         Penyelenggara
Training Title
                                                                        Pelatihan                        Organizer
                                                                   Venue and Date of Training

Dari Kebijakan ke Dampak: Praktik Terbaik dalam Perjalanan ESG 1 Oktober 2025                   ICSA
From Policy to Impact: Best Practices in the ESG Journey       October 1, 2025

Pendalaman Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9 14 Oktober 2025                             ICSA
Tahun 2025 tentang Dematerialisasi Efek Bersifat Ekuitas dan October 4, 2025
Pengelolaan Aset yang tidak Diklaim di Pasar Modal
In-Depth Analysis of Financial Services Authority Regulation No.
9 of 2025 on the Dematerialization of Equity Securities and the
Management of Unclaimed Assets in the Capital Market

Integrasi Cyber Security dalam Good Corporate Governance 29 Oktober 2025                        ICSA
(GCG): Peran Penting Corporate Secretary                        October 29, 2025
Integrating Cybersecurity into Good Corporate Governance (GCG):
The Crucial Role of the Corporate Secretary

Sosialiasi Pernyataan Standar Pengungkapan Keberlanjutan 29 Oktober 2025                        BEI
(PSPK 1 dan PSPK 2)                                              October 29, 2025               IDX
Socialization of Sustainability Disclosure Standards (PSPK 1 and
PSPK 2)

Pelatihan Perekrutan AirAsia                                       31 Oktober 2025              Perseroan
AirAsia Recruitment Training                                       October 31, 2025             The Company

Update IFRS 1 & 2 dan Wawasan Praktis untuk Perusahaan Publik      13 November 2025             ICSA
Update on IFRS 1 & 2 and Practical Insights for Public Companies   November 13, 2025

Media Handling 4.0: Peran Corporate Secretary dalam Era AI dan 1 Desember 2025                  ICSA
Reputasi Digital                                                  December 1, 2025
Media Handling 4.0: The Role of the Corporate Secretary in the AI
and Digital Reputation Era

Membangun Sistem Whistleblowing yang Efektif dan Berintegritas     2 Desember 2025              ICSA
Berbasis ISO 37002:2021                                            December 2, 2025
Building an Effective and Ethical Whistleblowing System Based on
ISO 37002:2021

Human Rights Due Diligence                                         9 Desember 2025              AEI
                                                                   December 9, 2025

Transforming Together for a Stronger Tomorrow                      12 Desember 2025             AEI
                                                                   December 12, 2025

Kebijakan baru Ditjen AHU terkait penerapan Pemeriksaan 17 Desember 2025                        ICCA
Substantif atas perubahan data perseroan yang mulai berlaku December 17, 2025
sejak 27 Oktober 2025
New policy from the Directorate General of AHU regarding the
implementation of Substantive Examination of changes to
corporate data, effective as of October 27, 2025

                                                                                                                                Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Sosialisasi Peraturan dan Penggunaan Sistem Aplikasi AKSes 19 Desember 2025                     KSEI dan OJK
sebagai sarana Pelaporan Elektronik terkait Kewajiban December 19, 2025                         KSEI and OJK
Penyampaian Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan
Kepemilikan Saham serta Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham
Secara Elektronik
Socialization of Regulations and Use of the AKSes Application
System as an Electronic Reporting Tool related to the Mandatory
Reporting of Share Ownership or Any Changes in Share Ownership,
as well as Electronic Reporting of Share Pledging Activities




Pelaksanaan Kegiatan Sekretaris                               Implementation of the Corporate
Perusahaan Tahun 2025                                         Secretary Activities in 2025

Di tahun 2025, Sekretaris Perusahaan telah                    In 2025, the Corporate Secretary has carried out the
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya melalui               following duties and responsibilities:
sejumlah kegiatan sebagai berikut:




                                                                                                                       249
Page 252
                                                                                                                            Perihal
                                                                             No.                                                                                                        Status
                                                                                                                            Subject

                                                                             1.    Menyelenggarakan, menghadiri, dan mendokumentasikan Rapat Direksi, Rapat Dewan Telah dilaksanakan
                                                                                   Komisaris, serta Rapat Gabungan Direksi dan Dewan Komisaris.                         Realized
                                                                                   Organizing, attending, and documenting The Board of Directors Meetings, The Board of
                                                                                   Commissioners Meetings, as well as Joint-Meetings of the Board of Directors and the
                                                                                   Board of Commissioners.

                                                                             2.    Mengoordinasikan penyelenggaraan Rapat Komite Audit dan Rapat Komite Nominasi Telah dilaksanakan
                                                                                   dan Remunerasi dengan divisi terkait.                                         Realized
                                                                                   Coordinating the organization of Audit Committee Meetings and Nomination and
                                                                                   Remuneration Committee Meetings with the relevant divisions.

                                                                             3.    Menyusun Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan Tahun Buku 2025.                          Telah dilaksanakan
                                                                                   Preparing the Annual Report and Sustainability Report for the 2025 Financial Year.           Realized

                                                                             4.    Menyelenggarakan, menghadiri, dan mendokumentasikan Rapat Umum Pemegang Telah dilaksanakan
                                                                                   Saham (Tahunan dan Luar Biasa) termasuk mempersiapkan segala kebutuhan dan Realized
                                                                                   pelaporan yang terkait dengan penyelenggaraannya.
                                                                                   Organizing, attending, and documenting the General Meeting of Shareholders (Annual
                                                                                   and Extraordinary) including preparing all requirements and reporting related to its
                                                                                   implementation.

                                                                             5.    Menyelenggarakan,      menghadiri,     dan     mendokumentasikan Public  Expose, Telah dilaksanakan
                                                                                   termasuk mempersiapkan segala kebutuhan dan pelaporan yang terkait dengan Realized
                                                                                   penyelenggaraannya.
                                                                                   Organizing, attending, and documenting the Public Expose, including preparing all
                                                                                   requirements and reporting related to its implementation.

                                                                             6.    Mengoordinasikan penyampaian Laporan Keuangan kepada regulator sesuai dengan Telah dilaksanakan
                                                                                   ketentuan yang berlaku.                                                              Realized
                                                                                   Coordinating the submission of Financial Statements to regulators in accordance with
                                                                                   applicable regulations.

                                                                             7.    Menyiapkan dan menyampaikan Laporan Berkala maupun Insidental terkait dengan                 Telah dilaksanakan
                                                                                   Keterbukaan Informasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.                                  Realized
                                                                                   Preparing and submitting Periodic and Incidental Reports related to Information Disclosure
                                                                                   in accordance with applicable regulations.

                                                                             8.    Melakukan reviu secara periodik terhadap Anggaran Dasar Perseroan dan Kebijakan yang Telah dilaksanakan
                                                                                   terkait Tata Kelola Perusahaan, diantaranya Board Manual, Pedoman Komite Nominasi Realized
                                                                                   dan Remunerasi, Piagam Komite Audit, Piagam Sekretaris Perusahaan, dan Piagam Audit
                                                                                   Internal.
                                                                                   Conducting periodic reviews of the Company’s Articles of Association and policies related
                                                                                   to corporate governance, including the Board Manual, the Nomination and Remuneration
                                                                                   Committee Charter, the Audit Committee Charter, the Corporate Secretary Charter, and
                                                                                   the Internal Audit Charter.

                                                                             9.    Melaksanakan program orientasi perusahaan bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris Telah dilaksanakan
                                                                                   baru.                                                                             Realized
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                   Organizing company orientation programs for new members of the Board of Directors
                                                                                   and/or the Board of Commissioners.

                                                                             10.   Melakukan reviu muatan situs web Perseroan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.          Telah dilaksanakan
                                                                                   Reviewing the content of the Company’s website in accordance with applicable regulations. Realized

                                                                             11    Mengikuti pelatihan dan/atau pendidikan terkait fungsi Sekretaris Perusahaan.                Telah dilaksanakan
                                                                                   Attending training and/or education related to the function of Corporate Secretary.          Realized




250
Page 253
Audit Internal




                                                                                                                GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                 CORPORATE GOVERNANCE
Internal Audit



Audit Internal merupakan organ pendukung Direksi       The Internal Audit is a supporting organ of the
yang memiliki peran strategis dalam mendukung          Board of Directors which performs a strategic
efektivitas penerapan tata kelola perusahaan           role in ensuring the effective implementation of
yang baik. Unit ini bertugas untuk membantu dan        good corporate governance. This unit is tasked
memberikan saran kepada manajemen terkait              with assisting and advising management on the
efektivitas    manajemen     risiko,  pengendalian     effectiveness of risk management, internal controls,
internal, serta penerapan praktik terbaik governansi   and the implementation of best practices in
korporat. Selain itu, Audit Internal juga berperan     corporate governance. Additionally, the Internal
dalam melaksanakan fungsi pengawasan terhadap          Audit is also responsible for supervising the
kinerja Perseroan, serta memberikan jasa konsultasi    Company’s performance and providing consulting
kepada manajemen dalam rangka peningkatan              services to management to enhance operational
efektivitas operasional dan keuangan, termasuk         and financial effectiveness, including assessing the
dalam penilaian terhadap sistem pengendalian dan       Company’s control and management systems.
pengelolaan Perseroan.

Audit Internal berfungsi sebagai Lini Pertahanan       Internal Audit functions as the Third Line of Defense
Ketiga dalam Sistem Pengendalian Internal dan          within the Company’s Internal Control and Risk
Manajemen Risiko Perseroan. Oleh karena itu, Audit     Management System. Therefore, Internal Audit
Internal harus berperan aktif dalam meningkatkan       must play an active role in continuously improving
efektivitas sistem Pengendalian Internal secara        the effectiveness of the Internal Control system. By
berkesinambungan. Melalui pelaksanaan tugasnya,        carrying out its duties, Internal Audit is expected to
Audit Internal diharapkan mampu memberikan             provide reasonable assurance that internal controls,
keyakinan yang memadai bahwa pengendalian              operational, financial, accounting, information
internal, kegiatan operasional, keuangan, akuntansi,   technology, risk management, and other Company
teknologi informasi, manajemen risiko, dan kegiatan    activities are functioning effectively, thereby
Perseroan lainnya telah berjalan secara efektif,       enabling the achievement of the Company’s
sehingga dapat mewujudkan sasaran dan tujuan           objectives and those of all stakeholders.
Perseroan dan seluruh pemangku kepentingan.

Dasar Hukum                                            Legal Basis

Sejalan dengan fungsi dan tanggung jawabnya yang       In line with its critical function and responsibility
berperan penting dalam mendukung efektivitas           in supporting the effective implementation of
                                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
penerapan tata kelola perusahaan yang baik,            good corporate governance, Internal Audit must
sehingga Audit Internal wajib dijalankan secara        be conducted independently, professionally, and
independen, profesional, dan objektif. Pembentukan     objectively. The establishment and implementation
dan pelaksanaan fungsi Audit Internal dilakukan        of the Internal Audit function are based on various
dengan mengacu pada berbagai ketentuan dan             applicable regulations and provisions, including the
peraturan yang berlaku, antara lain sebagai berikut:   following:
1. POJK No. 21/POJK.04/2015;                           1. POJK No. 21/POJK.04/2015;
2. POJK No. 56/POJK.04/2015;                           2. POJK No. 56/POJK.04/2015;
3. Standar Audit Internal Global tanggal 9 Januari     3. Global Internal Audit Standards dated January
    2024 tentang Panduan Praktik Profesional Audit          9, 2024, concerning Internal Audit Professional
    Internal.                                               Guidelines.

Piagam Audit Internal                                  Internal Audit Charter

Perseroan telah menetapkan pembaruan Piagam            The Company has established an updated Internal
Audit Internal yang disahkan oleh Direktur Utama       Audit Charter approved by the President Director
melalui Surat Keputusan Direksi Nomor AAID/            through Board of Directors Decree No. AAID/
CHARTER-IA/12-2025/004 tanggal 22 Desember             CHARTER-IA/12-2025/004 dated December 22,




                                                                                                                251
Page 254
                                                                             2025. Piagam tersebut berfungsi sebagai pedoman                  2025. This Charter serves as a guideline for the
                                                                             bagi Unit Audit Internal dalam melaksanakan                      Internal Audit Unit in carrying out its authority, duties,
                                                                             wewenang, tugas, dan tanggung jawabnya secara                    and responsibilities professionally, independently,
                                                                             profesional, independen, serta berlandaskan pada                 and based on the principles of competence and
                                                                             prinsip kompetensi dan integritas.                               integrity.

                                                                             Profil Kepala Audit Internal                                     Profile of the Head of Internal Audit

                                                                             Audit Internal dipimpin oleh seorang Kepala                      The Internal Audit is led by a Head of Internal Audit who
                                                                             Audit Internal yang diangkat dan diberhentikan                   is appointed and dismissed by the President Director
                                                                             oleh Direktur Utama dengan persetujuan Dewan                     with the approval of the Board of Commissioners.
                                                                             Komisaris. Secara struktural, Kepala Audit Internal              Structurally, the Head of Internal Audit reports to
                                                                             bertanggung jawab kepada Direktur Utama,                         the President Director, while functionally, he reports
                                                                             sedangkan secara fungsional bertanggung jawab                    to the Board of Commissioners through the Audit
                                                                             kepada Dewan Komisaris melalui Komite Audit.                     Committee.

                                                                             Perseroan melalui Direksi telah menunjuk Anggih                  The Company, through the Board of Directors, has
                                                                             Surya Birawa sebagai Kepala Audit Internal                       appointed Anggih Surya Birawa as Head of Internal
                                                                             berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. AAID/SK-                 Audit based on Board of Directors Decree No. AAID/
                                                                             DU/01-2023/001 tanggal 10 Januari 2023. Adapun                   SK-DU/01-2023/001 dated January 10, 2023. The
                                                                             profil Kepala Audit Internal disajikan sebagai berikut:          profile of the Head of Internal Audit is as follows:




                                                                                                       Anggih Surya Birawa
                                                                                                       Kepala Audit Internal
                                                                                                       Head of Internal Audit


                                                                                                            Usia | Age                      Kewarganegaraan | Citizenship
                                                                                                            36 tahun | years old            Indonesia | Indonesian


                                                                                                       Dasar Pengangkatan          Surat Keputusan Direksi No. AAID/SK-DU/01-2023/001 tanggal
                                                                                                       Basis of Appointment        10 Januari 2023
                                                                                                                                   Board of Directors Decree No. AAID/SK-DU/01-2023/001 dated
                                                                                                                                   January 10, 2023

                                                                                                       Riwayat Pendidikan          • Magister Komputer (Manajemen Sistem Informasi) dari
                                                                                                       Educational Background        Universitas Bina Nusantara (2021)
                                                                                                                                   • Sarjana Ekonomi (Akuntansi) dari Universitas Sriwijaya (2012)
                                                                                                                                   • Master of Computer (Information System Management) from
                                                                                                                                     Bina Nusantara University (2021)
                                                                                                                                   • Bachelor of Economics (Accounting) from Sriwijaya University
                                                                                                                                     (2012)
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                       Pengalaman Kerja            •   Account Manager di PT Skylab Cloud Technologies (2022)
                                                                                                       Work Experience             •   Senior Auditor di PT Trakindo Utama (2019-2022)
                                                                                                                                   •   Internal Audit Manager di PT Citilink Indonesia (2015-2019)
                                                                                                                                   •   Auditor di Mazars Indonesia (2012-2014)
                                                                                                                                   •   Account Manager at PT Skylab Cloud Technologies (2022)
                                                                                                                                   •   Senior Auditor at PT Trakindo Utama (2019-2022)
                                                                                                                                   •   Internal Audit Manager at PT Citilink Indonesia (2015-2019)
                                                                                                                                   •   Auditor at Mazars Indonesia (2012-2014)

                                                                                                       Rangkap Jabatan             Internal Audit Manager di PT Indonesia AirAsia (2023-sekarang)
                                                                                                       Concurrent Position         Internal Audit Manager at PT Indonesia AirAsia (2023-present)




252
Page 255
                                                                                                              GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                               CORPORATE GOVERNANCE
Kedudukan Audit Internal dalam Perseroan
The Position of Internal Audit in the Company




                 Dewan Komisaris
                Board of Commissioners



                                                                    Direktur Utama
                                                                     President Director

                      Komite Audit
                      Audit Committee




                                                                        Audit Internal
                                                                         Internal Audit




Tugas dan Tanggung Jawab Audit                        Duties and Responsibilities of Internal
Internal                                              Audit

Audit Internal memiliki tugas dan tanggung jawab      The Internal Audit has the following duties and
sebagai berikut:                                      responsibilities:
1. Menyusun dan melaksanakan rencana Audit            1. Develop and implement the annual Internal
    Internal tahunan;                                     Audit plan;
2. Menguji dan mengevaluasi pelaksanaan               2. Test and evaluate the implementation of
    pengendalian internal dan sistem manajemen            internal control and risk management system in
    risiko sesuai dengan kebijakan Perseroan;             accordance with the Company’s policy;
3. Melakukan pemeriksaan dan penilaian atas           3. Examining and assessing the efficiency and
    efisiensi dan efektivitas di bidang keuangan,         effectiveness in finance, accounting, operations,
    akuntansi, operasional, sumber daya manusia,          human resources, marketing, information
    pemasaran, teknologi informasi, dan kegiatan          technology and other activities;
    lainnya;
4. Memberikan saran perbaikan dan informasi           4.  Providing suggestions for improvement and
    yang objektif tentang kegiatan yang diperiksa         objective information about the activities
    pada semua tingkat manajemen;                         examined at all levels of management;
                                                                                                                       Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
5. Membuat laporan hasil audit dan menyampaikan       5. Preparing an audit report and submitting the
    laporan tersebut kepada Direktur Utama dan            report to the President Director and the Board
    Dewan Komisaris melalui Komite Audit;                 of Commissioners through the Audit Committee;
6. Memantau, menganalisis, dan melaporkan             6. Monitoring, analyzing and reporting on the
    pelaksanaan tindak lanjut perbaikan yang telah        implementation of followup improvements that
    disarankan;                                           have been suggested;
7. Bekerja sama dengan Komite Audit;                  7. Cooperating with the Audit Committee;
8. Menyusun program untuk mengevaluasi mutu           8. Developing a program to evaluate the quality of
    kegiatan Audit Internal yang dilakukannya;            Internal Audit activities performed;
9. Melakukan pemeriksaan khusus dari Direktur         9. Conducting special audit assigned by the
    Utama atau Dewan Komisaris apabila                    President Director or President Commissioners
    diperlukan; dan                                       when necessary; and
10. Mempertahankan        personil   auditor   yang   10. Maintaining a professional auditor personnel
    profesional dengan pengetahuan, kemampuan,            that possess adequate knowledge, capability,
    dan pengalaman yang memadai untuk                     and experience to perform their duties.
    melaksanakan tugasnya.




                                                                                                              253
Page 256
                                                                             Sumber Daya Audit Internal                                  Internal Audit Resources

                                                                             Dalam mendukung tugas dan tanggung jawabnya,                In carrying out their duties and responsibilities, the
                                                                             Divisi Audit Internal didukung oleh 3 (tiga) orang          Internal Audit Division is supported by 3 (three)
                                                                             auditor yang berperan dalam menjalankan fungsi              auditors who are responsible for carrying out
                                                                             audit internal di Perseroan. Divisi Audit Internal          internal audit functions within the Company. The
                                                                             senantiasa bekerja untuk memastikan bahwa sistem            Internal Audit is always working to ensure that
                                                                             pengendalian internal dilaksanakan secara efektif           internal control systems are effective and efficient
                                                                             dan efisien dengan penerapan prosedur pengendalian          by implementing control procedures stipulated in
                                                                             sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku.                the applicable provisions and regulations.

                                                                             Pengembangan Kompetensi Audit                               Internal Audit Competency Development
                                                                             Internal

                                                                             Perseroan mendukung pengembangan kompetensi                 The Company supports the development of
                                                                             dan wawasan Unit Audit Internal dengan                      competencies and insights of the Internal Audit Unit
                                                                             menyediakan berbagai program pelatihan dan                  by providing various training programs and relevant
                                                                             peningkatan keterampilan yang relevan untuk                 skills enhancement to support the implementation
                                                                             menunjang pelaksanaan tugas dan tanggung                    of its duties and responsibilities. The programs that
                                                                             jawabnya. Program-program yang telah diikuti                have been attended by the Internal Audit Unit during
                                                                             oleh Unit Audit Internal selama tahun 2025 adalah           2025 are as follows:
                                                                             sebagai berikut:


                                                                             Nama Pelatihan                           Tempat dan Tanggal Pelatihan                  Penyelenggara
                                                                             Training Title                              Venue and Date of Training                    Organizer

                                                                             GenAI for Internal Audit                        24 Maret 2025                             Perseroan
                                                                                                                             March 24, 2025                          The Company

                                                                             Dashboarding skill for Internal Audit           25 Maret 2025                             Perseroan
                                                                                                                             March 25, 2025                          The Company


                                                                             Pelaksanaan Tugas Audit Internal Tahun                      Implementation of Internal Audit Duties in
                                                                             2025                                                        2025

                                                                             Pada tahun 2025, Unit Audit Internal telah                  In 2025, the Internal Audit Unit has consistently
                                                                             melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara             carried out its duties and responsibilities in
                                                                             konsisten sesuai dengan piagam audit internal               accordance with the internal audit charter and
                                                                             dan ketentuan yang berlaku. Sepanjang tahun                 applicable regulations. Throughout the reporting
                                                                             pelaporan, Unit Audit Internal telah menyelesaikan          year, the Internal Audit Unit completed 3 (three)
                                                                             3 (tiga) penugasan audit perusahaan, 3 (tiga)               corporate audit assignments, 3 (three) station audit
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             penugasan audit stasiun, serta 1 (satu) penugasan           assignments, and 1 (one) information technology
                                                                             audit teknologi informasi dan keamanan siber.               and cybersecurity audit assignment. Besides
                                                                             Selain pelaksanaan audit, Unit Audit Internal               conducting audits, the Internal Audit Unit also
                                                                             juga menjalankan fungsi assurance dan advisory              performed assurance and advisory functions by
                                                                             melalui pemberian layanan konsultasi kepada                 providing consulting services to several departments
                                                                             beberapa departemen guna mendukung penguatan                to support the improvement of internal controls and
                                                                             pengendalian internal dan efektivitas proses bisnis.        the effectiveness of business processes.

                                                                             Sebagai bagian dari aktivitas rutin, Unit Audit             As part of routine activities, the Internal Audit
                                                                             Internal secara berkelanjutan melaksanakan                  Unit continuously organizes awareness programs
                                                                             sosialisasi pengendalian internal dan kebijakan             on internal controls and anti-bribery policies for
                                                                             anti-penyuapan (anti-bribery) kepada karyawan,              employees, particularly new hires, to foster a culture
                                                                             khususnya bagi karyawan baru, dalam rangka                  of compliance and integrity across all levels of
                                                                             menumbuhkan budaya kepatuhan dan integritas                 the organization. All these activities are carried
                                                                             di seluruh lini organisasi. Seluruh kegiatan tersebut       out to support the implementation of corporate
                                                                             dilaksanakan      untuk     mendukung      penerapan        governance and the Company’s sustainable risk
                                                                             governansi korporat serta pengelolaan risiko                management.
                                                                             Perseroan secara berkelanjutan.




254
Page 257
Sistem Pengendalian Internal




                                                                                                                 GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                  CORPORATE GOVERNANCE
Internal Control System



Sistem Pengendalian Internal (SPI) merupakan           The Internal Control System (ICS) is a continuous
mekanisme       pengawasan      dan    pengendalian    monitoring and control mechanism that covers
secara berkesinambungan yang mencakup aspek            operational, financial, and all business processes
operasional, keuangan, hingga seluruh proses bisnis    of the Company. The implementation of the ICS
Perseroan. Penerapan SPI di Perseroan memiliki 3       within the Company has 3 (three) main objectives,
(tiga) tujuan utama, yaitu:                            including:
1. Tujuan Operasional Terciptanya aktivitas            1. Operational Objective: To ensure effective and
     operasional yang efektif dan efisien.                  efficient operational activities.
2. Tujuan      Pelaporan     Terciptanya     Laporan   2. Reporting Objective: To ensure accurate and
     Keuangan yang akurat dan dipercaya (accurate           reliable financial reports, both for internal and
     and reliable), baik untuk keperluan internal           external purposes of the Company.
     maupun eksternal Perseroan.
3. Tujuan Compliance Terciptanya kepatuhan             3.   Compliance Objective: To ensure compliance
     terhadap     hukum,    peraturan     perundang-        with applicable laws, regulations, and provisions.
     undangan dan ketentuan yang berlaku.

Perseroan memandang bahwa penerapan SPI                The Company believes that effective implementation
yang efektif mampu memberikan keyakinan atas           of the ICS provides assurance regarding the
meningkatnya efektivitas dan efisiensi pengendalian    increased effectiveness and efficiency of controls
kelayakan atas laporan keuangan, operasional,          over the Company’s financial reporting, operations,
serta kepatuhan Perseroan. SPI yang efektif juga       and compliance. An effective ICS can also assist
dapat membantu manajemen dalam mengelola               management in managing and controlling risks
dan mengendalikan risiko terhadap kebutuhan            related to the Company’s needs to achieve its
Perseroan untuk mencapai targetnya dengan tetap        targets while upholding corporate governance
melaksanakan prinsip-prinsip governansi korporat       principles and complying with applicable laws and
dan mematuhi peraturan perundang-undangan              regulations.
yang berlaku.

Struktur utama pengendalian internal yang              The following are the main internal control structures
diterapkan untuk membantu Dewan Komisaris              implemented to assist the Board of Commissioners
dalam menjaga sistem pengendalian internal yang        in maintaining an adequate internal control system:
memadai antara lain:
1. Komite Dewan Komisaris                              1.   Board of Commissioners’ Committees
                                                                                                                          Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
    Dewan telah membentuk 2 (dua) komite yaitu              The Board has established 2 (two) committees,
    Komite Audit serta Komite Nominasi dan                  namely the Audit Committee and the Nomination
    Remunerasi untuk membantu pelaksanaan                   and Remuneration Committee, to assist in the
    fungsi tata kelola.                                     execution of governance functions.
2. Manajemen Senior                                    2.   Senior Management
    Manajemen          Senior   menetapkan     dan          Senior    Management         establishes    and
    mengimplementasikan strategi bisnis sekaligus           implements business strategies while ensuring
    memastikan pengendalian dan pemantauan                  adequate controls and monitoring through
    yang memadai melalui pertemuan rutin di                 regular meetings across all business lines.
    seluruh lini bisnis.
3. Batasan Otorisasi                                   3.   Authorization Limits
    Untuk menjaga pemisahan fungsi serta                    To maintain the separation of duties and avoid
    menghindari pengambilan risiko yang berlebihan,         excessive risk-taking, the Company establishes
    Perseroan menetapkan batas kewenangan                   authorization limits at each management level
    otorisasi pada setiap tingkat manajemen                 with a clear separation between the authorities
    dengan       pemisahan    yang   jelas  antara          of the Board of Directors and the Board of
    kewenangan Direksi dan Dewan Komisaris.                 Commissioners.




                                                                                                                 255
Page 258
                                                                             4.   Kebijakan dan Prosedur                             4.   Policies and Procedures
                                                                                  Kebijakan dan prosedur internal merupakan               Internal policies and procedures serve as
                                                                                  titik kontrol penting untuk memastikan                  critical control points to ensure consistency in
                                                                                  konsistensi kualitas dan pelaksanaan pekerjaan          quality and the execution of work in accordance
                                                                                  sesuai standar industri. Kebijakan tersebut             with industry standards. These policies are
                                                                                  didokumentasikan dan ditinjau secara berkala.           documented and reviewed periodically.
                                                                             5.   Sistem Informasi dan Data                          5.   Information Systems and Data
                                                                                  Perseroan menerapkan kebijakan keamanan                 The Company implements information security
                                                                                  informasi dan perlindungan data guna menjaga            and data protection policies to safeguard the
                                                                                  kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan               confidentiality, integrity, and availability of
                                                                                  informasi.                                              information.
                                                                             6.   Penganggaran dan Manajemen Keuangan                6.   Budgeting and Financial Management
                                                                                  Perseroan memiliki proses penganggaran yang             The Company maintains a structured budgeting
                                                                                  terstruktur dan secara berkala memantau                 process and regularly monitors actual
                                                                                  realisasi kinerja dibandingkan dengan anggaran          performance against the approved budget.
                                                                                  yang telah disetujui.
                                                                             7.   Asuransi                                           7.  Insurance
                                                                                  Perseroan memiliki perlindungan asuransi yang          The Company maintains adequate insurance
                                                                                  memadai untuk melindungi aset dari potensi             coverage to protect assets from potential
                                                                                  kerugian material.                                     material losses.
                                                                             8.   Sumber Daya Manusia                                8. Human Resources
                                                                                  Proses pengelolaan karyawan didokumentasikan           Employee management processes are clearly
                                                                                  secara jelas mulai dari rekrutmen hingga               documented, starting from recruitment to
                                                                                  evaluasi kinerja serta mekanisme disiplin sesuai       performance evaluation and disciplinary
                                                                                  peraturan yang berlaku.                                mechanisms in accordance with applicable
                                                                                                                                         regulations.
                                                                             9.  Kode Etik                                           9. Code of Conduct
                                                                                 Kode Etik diterapkan sebagai pedoman bagi               The Code of Conduct serves as a guideline
                                                                                 seluruh karyawan dalam menjalankan perilaku             for all employees in conducting work-related
                                                                                 kerja sesuai nilai, kebijakan, dan prosedur             behavior in accordance with the Company’s
                                                                                 Perseroan.                                              values, policies, and procedures.
                                                                             10. Whistleblowing                                      10. Whistleblowing
                                                                                 Perseroan menyediakan kanal pelaporan yang              The Company provides a secure reporting
                                                                                 aman bagi karyawan maupun pihak ketiga untuk            channel for employees and third parties to
                                                                                 melaporkan dugaan pelanggaran, fraud, atau              report suspected violations, fraud, or unethical
                                                                                 perilaku tidak etis dengan jaminan kerahasiaan.         behavior with a guarantee of confidentiality.

                                                                             Pengendalian Keuangan dan Operasional                   Financial and Operational Controls

                                                                             Bagi Perseroan, Sistem Pengendalian Internal            For the Company, the Internal Control System aims
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             bertujuan untuk membantu manajemen dalam                to assist management in managing and controlling
                                                                             mengelola dan mengendalikan risiko terhadap             risks related to the Company’s needs and objectives
                                                                             kebutuhan Perseroan untuk targetnya dengan              while upholding corporate governance principles
                                                                             tetap melaksanakan prinsip-prinsip governansi           and complying with applicable laws and regulations.
                                                                             korporat dan mematuhi peraturan dan perundang-          In terms of financial controls, the Company
                                                                             undangan yang berlaku. Pada aspek pengendalian          implements the Internal Control System by providing
                                                                             keuangan, Perseroan menerapkan SPI dengan               financial information to all levels of management,
                                                                             cara menyediakan informasi keuangan bagi                shareholders, and stakeholders, which serves as
                                                                             setiap tingkatan manajemen, pemegang saham,             the basis for decision-making. This system can
                                                                             serta pemangku kepentingan yang dijadikan               subsequently be used by management to plan and
                                                                             sebagai dasar pengambilan keputusan. Sistem             control the Company’s operations in accordance
                                                                             ini nantinya dapat digunakan oleh manajemen             with prevailing conditions.
                                                                             untuk merencanakan dan mengendalikan operasi
                                                                             Perseroan sesuai dengan kondisi yang terjadi.




256
Page 259
                                                                                                               GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                CORPORATE GOVERNANCE
Sistem pengendalian keuangan diterapkan Perseroan     The financial control system is implemented by
dengan cara menyediakan informasi keuangan            the Company by providing financial information
bagi setiap tingkatan manajemen, pemegang             to all levels of management, shareholders, and
saham, serta pemangku kepentingan yang dijadikan      stakeholders, which serves as the basis for decision-
dasar pengambilan keputusan. Sementara, sistem        making. Meanwhile, the operational control system
pengendalian operasional dilakukan dengan cara        is implemented by applying policies and procedures
menerapkan kebijakan dan prosedur yang secara         directly used to achieve objectives and targets,
langsung digunakan untuk mencapai sasaran dan         ensuring the accurate reporting of financial
target, menjamin penyampaian laporan keuangan         statements, and compliance with applicable laws
yang tepat, serta kepatuhan terhadap hukum dan        and regulations.
peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Penerapan kedua sistem pengendalian tersebut,         The implementation of both control systems,
baik sistem pengendalian keuangan dan sistem          financial control and operational control, covers
pengendalian operasional meliputi seluruh elemen      all elements within the Company. The objective of
yang terdapat di Perseroan. Tujuan dari pelaksanaan   the operational audit is to gather data regarding
audit operasional adalah untuk mengumpulkan           deficiencies or irregularities in each operational
data mengenai kekurangan atau ketidaknormalan         function.
dalam setiap fungsi kegiatan operasional.

Hasil audit atas pelaksanaan pengendalian             The results of the audit on the implementation of
tersebut akan digunakan oleh manajemen sebagai        these controls will be used by management as
masukan untuk menyempurnakan implementasi             input to improve the implementation of the Internal
SPI di Perseroan. Melalui penerapan SPI yang andal    Control System within the Company. The Company
dan efektif, Perseroan percaya bahwa hal tersebut     believes that the implementation of a reliable and
dapat meningkatkan budaya risiko yang efektif dan     effective Internal Control System is expected to
melekat di setiap jenjang organisasi.                 foster an effective risk culture that is embedded at
                                                      every level of the organization.

Kesesuaian Sistem Pengendalian Internal               Alignment of the Internal Control System
dengan Kerangka COSO                                  with the COSO Framework

Sistem Pengendalian Internal di Perseroan dan         The Internal Control System at the Company and
anak usahanya mengacu pada Internal Control           its subsidiary is based on the Internal Control
Integrated Framework yang dikembangkan oleh           Integrated Framework developed by the Committee
The Committee of Sponsoring Organizations of the      of Sponsoring Organizations of the Treadway
Treadway Commission (COSO). Penerapan kerangka        Commission (COSO). The comprehensive application
kerja COSO yang komprehensif ini bertujuan            of the COSO framework aims to enhance the
untuk meningkatkan efektivitas pengendalian           effectiveness of the Company’s internal controls as
internal serta sistem pengendalian keuangan dan       well as its financial and operational control systems,
operasional Perseroan, yang mencakup 5 (lima)         which encompass five (5) main components, namely:
                                                                                                                        Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
komponen utama, yaitu:
1. Lingkungan Pengendalian;                           1.   Control Environment;
2. Penilaian Risiko;                                  2.   Risk Assessment;
3. Kegiatan Pengendalian;                             3.   Control Activities;
4. Informasi dan Komunikasi; dan                      4.   Information and Communication;and
5. Pemantauan.                                        5.   Monitoring.

Kesesuaian Sistem Pengendalian Internal dengan        The alignment of the Company’s Internal Control
kerangka COSO di Perseroan dapat dilihat sebagai      System with the COSO framework can be seen as
berikut:                                              follows:




                                                                                                               257
Page 260
                                                                             Komponen
                                                                             Pengendalian
                                                                                                                    Penjelasan                                  Penerapan di Perseroan
                                                                             Internal COSO                          Explanation                               Implementation in the Company
                                                                             Components of COSO
                                                                             Internal Control

                                                                             Lingkungan            Lingkungan pengendalian adalah rangkaian         1. Perseroan          telah         menetapkan,
                                                                             Pengendalian          standar, proses, dan struktur yang menjadi          mendokumentasikan,               menerapkan,
                                                                             Control Environment   dasar dalam pelaksanaan SPI di seluruh              memelihara, dan secara berkelanjutan
                                                                                                   organisasi. Terdapat 5 (lima) prinsip yang          meninjau kebijakan, aturan, dan petunjuk
                                                                                                   terkait dengan komponen ini yaitu:                  pelaksanaan yang mengatur standar etika
                                                                                                   1. Organisasi     menunjukan      komitmen          dan perilaku bagi pegawai.
                                                                                                      terhadap integritas dan nilai-nilai etika.    2. Perseroan telah memiliki perangkat-perangkat
                                                                                                   2. Direksi    menunjukkan      independensi         yang berfungsi untuk melakukan reviu dan
                                                                                                      dari manajemen dan melaksanakan                  memastikan kepatuhan dan kecukupan
                                                                                                      pengawasan terhadap pengembangan                 pengendalian dalam pelaksanaan governansi
                                                                                                      dan pelaksanaan SPI.                             organisasi sesuai ketentuan yang berlaku.
                                                                                                   3. Dengan     Dewan     Komisaris,     Direksi   3. Perseroan melaporkan hasil reviu secara
                                                                                                      menetapkan struktur, bentuk pelaporan,           berkala kepada manajemen puncak untuk
                                                                                                      tanggung jawab dan otoritas yang                 dilakukan    peninjauan     atas   efektivitas
                                                                                                      diperlukan dalam rangka pencapaian               pengendalian di organisasi.
                                                                                                      tujuan.
                                                                                                   4. Organisasi    menetapkan       komitmen      1. The Company has established, documented,
                                                                                                      dalam      menarik,   mengembangkan,            implemented, maintained and continuously
                                                                                                      dan mempertahankan individu yang                reviewed policies, rules and guidelines
                                                                                                      kompeten dalam rangka pencapaian                governing ethical and behavioral standards for
                                                                                                      tujuan.                                         employees.
                                                                                                   5. Organisasi memegang individu yang            2. The Company has instruments that function
                                                                                                      bertanggung jawab dalam pengendalian            to review and ensure compliance and
                                                                                                      internal dalam rangka pencapaian                adequacy of controls in the implementation of
                                                                                                      tujuan.                                         organizational governance in accordance with
                                                                                                                                                      applicable regulations.
                                                                                                   The control environment is a series of 3. The Company periodically reports the results
                                                                                                   standards, processes and structures                of reviews to top management to review the
                                                                                                   that form the basis for implementing ICS           effectiveness of controls in the organization.
                                                                                                   throughout the organization. There are
                                                                                                   5 (five) principles associated with this
                                                                                                   component, namely:
                                                                                                   1. The    organization    demonstrates        a
                                                                                                      commitment to integrity and ethical
                                                                                                      values.
                                                                                                   2. The Board of Directors demonstrates
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                      independence from management and
                                                                                                      exercises oversight over the development
                                                                                                      and implementation of ICS.
                                                                                                   3. With the Board of Commissioners, the
                                                                                                      Board of Directors determines the
                                                                                                      structure, form of reporting, responsibility
                                                                                                      and authority necessary in order to
                                                                                                      achieve the objectives.
                                                                                                   4. The     organization     establishes       a
                                                                                                      commitment to attracting, developing,
                                                                                                      and retaining competent individuals in
                                                                                                      order to achieve the objectives.
                                                                                                   5. The organization holds individuals
                                                                                                      responsible for Internal Control in order
                                                                                                      to achieve the objectives.




258
Page 261
                                                                                                                            GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                             CORPORATE GOVERNANCE
Komponen
Pengendalian
                                      Penjelasan                                  Penerapan di Perseroan
Internal COSO                         Explanation                               Implementation in the Company
Components of COSO
Internal Control

Penilaian Risiko     Evaluasi risiko adalah suatu proses yang          1. Perseroan telah memahami isu-isu eksternal
Risk Assessment      terus-menerus dan adaptif, yang bertujuan            dan internal yang relevan dengan tujuan dan
                     untuk mengidentifikasi serta menganalisis            strategi perusahaan, khususnya yang dapat
                     risiko     yang    mungkin      menghalangi          mempengaruhi Perseroan dalam pencapaian
                     pencapaian tujuan. Proses ini juga                   tujuannya.
                     memberikan landasan bagi pengelolaan              2. Perseroan memahami bahwa para pemangku
                     risiko secara efektif. Ada 4 (empat)                 kepentingan memiliki kebutuhan dan harapan
                     prinsip utama yang menjadi dasar dalam               yang dapat mempengaruhi Perseroan untuk
                     komponen ini, yaitu:                                 mencapai tujuannya.
                     1. Organisasi menentukan tujuan yang              3. Perseroan melaksanakan reviu terhadap risiko
                         spesifik sehingga memungkinkan untuk             yang timbul dalam proses pencapaian tujuan,
                         dilakukan identifikasi dan penilaian risiko      yang dilaksanakan secara berkala atau pada
                         yang terkait dengan tujuan.                      saat terdapat perubahan penting terhadap
                     2. Organisasi mengidentifikasi risiko yang           struktur dan aktivitas di Perseroan.
                         terkait dengan pencapaian tujuan di
                         seluruh entitas dan menganalisis risiko       1. The Company has understood external and
                         untuk menjadi dasar bagaimana risiko             internal matters relevant to the Company’s
                         akan diperlakukan.                               objectives and strategies, especially those
                     3. Organisasi mempertimbangkan potensi               that may affect the Company in achieving its
                         fraud dalam penilaian risiko.                    objectives.
                     4. Organisasi mengidentifikasi dan menilai        2. The Company understands that stakeholders’
                         perubahan yang akan memengaruhi                  needs and expectations could affect its ability
                         sistem pengendalian internal secara              to realize its objectives.
                         signifikan.                                   3. The Company periodically reports the results
                                                                          of reviews to top management to review the
                     Risk evaluation is an ongoing and adaptive           effectiveness of controls in the organization.
                     process that aims to identify and analyze
                     risks that may hinder the achievement of
                     objectives. It also provides the foundation
                     for effective risk management. There are
                     4 (four) key principles that underpin this
                     component, namely:
                     1. The      organization     defines     specific
                         objectives that allow for the identification
                         and assessment of risks associated with
                         the objectives.

                                                                                                                                     Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                     2. The      organization      identifies    risks
                         associated with achieving the objectives
                         across the entity and analyzes the risks
                         to inform how the risks will be treated.
                     3. The organization considers the potential
                         for fraud in the risk assessment.
                     4. The organization identifies and assesses
                         changes that will significantly affect the
                         internal control system.




                                                                                                                            259
Page 262
                                                                             Komponen
                                                                             Pengendalian
                                                                                                                      Penjelasan                                  Penerapan di Perseroan
                                                                             Internal COSO                            Explanation                              Implementation in the Company
                                                                             Components of COSO
                                                                             Internal Control

                                                                             Kegiatan Pengendalian   Aktivitas     Pengendalian      merupakan       Dalam melakukan kegiatan pengendalian,
                                                                             Control Activities      tindakan yang ditetapkan dengan prosedur        Perseroan mengimplementasikannya dengan
                                                                                                     dan kebijakan untuk meyakinkan bahwa            cara:
                                                                                                     manajemen       telah   mengarah     untuk      1. Menentukan kriteria untuk aktivitas dalam
                                                                                                     memitigasi risiko dalam rangka pencapaian          rangka mencapai tujuannya.
                                                                                                     tujuan. Terdapat 3 (tiga) prinsip dalam         2. Menerapkan pengendalian proses sesuai
                                                                                                     komponen ini yaitu:                                dengan kriteria.
                                                                                                     1. Organisasi memilih dan mengembangkan         3. Menyimpan informasi terdokumentasi yang
                                                                                                        aktivitas       pengendalian      yang          perlu agar mempunyai keyakinan bahwa
                                                                                                        berkontribusi terhadap mitigasi risiko          proses yang dilakukan telah berjalan sesuai
                                                                                                        sampai pada tingkat yang dapat                  dengan yang direncanakan.
                                                                                                        diterima dalam rangka pencapaian
                                                                                                        tujuan.                                      The Company conducts control activities by:
                                                                                                     2. Organisasi memilih dan mengembangkan         1. Determining criteria for activities in order to
                                                                                                        aktivitas pengendalian secara umum              achieve its objectives.
                                                                                                        terkait    teknologi   dalam    rangka       2. Implementing process controls in accordance
                                                                                                        pencapaian tujuan.                              with the criteria.
                                                                                                     3. Organisasi                menyebarkan        3. Maintaining        documented        information
                                                                                                        aktivitas      pengendalian     melalui         necessary to have confidence that the
                                                                                                        kebijakan     dan    prosedur    dalam          process has been carried out as planned.
                                                                                                        pengimplementasiannya.                          The organization has also established
                                                                                                                                                        documentation control system procedures to
                                                                                                     Control activities are actions established         ensure that activities are organized, purposeful,
                                                                                                     with procedures and policies to ensure             systematic and planned. All documents
                                                                                                     that management has led to mitigate risks          issued are controlled by being stored in the
                                                                                                     in order to achieve objectives. There are 3        Company’s documentation system.
                                                                                                     (three) principles in this component, namely:
                                                                                                     1. The organization selects and develops
                                                                                                         control activities that contribute to risk
                                                                                                         mitigation to an acceptable level in order
                                                                                                         to achieve objectives.
                                                                                                     2. The organization selects and develops
                                                                                                         control activities generally related to
                                                                                                         technology in order to achieve objectives.
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                     3. The      organization     deploys    control
                                                                                                         activities through policies and procedures
                                                                                                         in their implementation.




260
Page 263
                                                                                                                              GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                               CORPORATE GOVERNANCE
Komponen
Pengendalian
                                       Penjelasan                                     Penerapan di Perseroan
Internal COSO                          Explanation                                  Implementation in the Company
Components of COSO
Internal Control

Informasi dan        Informasi    diperlukan       dalam     rangka       1. Perseroan memiliki fungsi terkait yang
Komunikasi           pelaksanaan tanggung jawab pengendalian                 memastikan bahwa kebijakan ataupun
Information and      internalnya dalam rangka pencapaian                     informasi yang berkualitas dan relevan
Communication        tujuan. Sedangkan komunikasi terjadi baik               tersedia serta dikomunikasikan kepada seluruh
                     secara internal maupun eksternal dengan                 unsur terkait guna mendukung terlaksananya
                     menyediakan informasi yang diperlukan                   sistem pengendalian perusahaan.
                     dalam rangka pelaksanaan pengendalian                2. Perseroan senantiasa melakukan bentuk
                     internal sehari-hari. Terdapat 3 (tiga) prinsip         komunikasi dengan berbagai pihak yang
                     dalam komponen ini, yaitu:                              relevan     dengan     pelaksanaan     fungsi
                     1. Organisasi          memperoleh          dan          pengendalian internal Perseroan.
                        menggunakan            informasi       yang
                        berkualitas dan relevan dalam rangka              1. The Company has established adequate
                        mendukung fungsi dari komponen lain                  functions to ensure that quality and relevant
                        dalam pengendalian internal.                         policies or information are available and
                     2. Organisasi           secara         internal         communicated to all relevant elements to
                        mengomunikasikan                  informasi,         support the implementation of the Company's
                        termasuk tujuan dan tanggung jawab                   control system.
                        pengendalian internal dalam rangka                2. The      Company       maintains     ongoing
                        mendukung fungsi dari komponen lain                  communication with various stakeholders
                        dari pengendalian internal.                          involved in the implementation of its internal
                     3. Organisasi berkomunikasi dengan pihak                control function.
                        eksternal terkait hal yang mempengaruhi
                        fungsi dari komponen lain dalam
                        pengendalian internal.

                     Information is needed to fulfill its
                     responsibilities of Internal Control in achieving
                     its objectives. Meanwhile, communication
                     occurs both internally and externally by
                     providing the necessary information for
                     the day-today implementation of Internal
                     Control. There are 3 (three) principles in this
                     component:
                     1. The organization obtains and uses quality

                                                                                                                                       Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                         and relevant information to support the
                         functions of other components within
                         Internal Control.
                     2. The           organization           internally
                         communicates information, including the
                         objectives and responsibilities of Internal
                         Control, to support the functions of other
                         components of Internal Control.
                     3. The organization communicates with
                         external parties regarding matters that
                         affect the functions of other components
                         within Internal Control.




                                                                                                                              261
Page 264
                                                                             Komponen
                                                                             Pengendalian
                                                                                                                     Penjelasan                                 Penerapan di Perseroan
                                                                             Internal COSO                           Explanation                              Implementation in the Company
                                                                             Components of COSO
                                                                             Internal Control

                                                                             Pemantauan              Evaluasi berkelanjutan, terpisah, atau         Perseroan     telah   menetapkan      perangkat-
                                                                             Monitoring              kombinasi keduanya untuk memastikan            perangkat yang memiliki fungsi untuk memastikan
                                                                                                     seluruh komponen SPI ada dan berfungsi.        seluruh komponen SPI tersedia, berfungsi dan
                                                                                                     Terdapat 2 (dua) prinsip dalam komponen        memadai, melalui:
                                                                                                     ini yaitu:                                     1. Corporate Safety.
                                                                                                     1. Organisasi memilih, mengembangkan,          2. Corporate Quality Assurance.
                                                                                                         dan       melaksanakan         evaluasi    3. Aviation Security.
                                                                                                         berkelanjutan dan/atau terpisah untuk      4. Internal Audit.
                                                                                                         memastikan seluruh komponen SPI ada
                                                                                                         dan berfungsi.                             Dalam pelaksanaannya, perangkat tersebut
                                                                                                     2. Organisasi        mengevaluasi       dan    dapat bekerja secara bersama maupun mandiri
                                                                                                         mengkomunikasikan             defisiensi   sesuai dengan kebutuhan dalam melakukan
                                                                                                         pengendalian internal pada pihak           evaluasi SPI.
                                                                                                         yang bertanggung jawab agar diambil
                                                                                                         tindakan korektif.                         Setiap perangkat tersebut mengkomunikasikan
                                                                                                                                                    hasil evaluasi yang dilakukannya secara berkala
                                                                                                     Continuous, separate, or a combination of kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab
                                                                                                     both evaluations to ensure all components dan manajemen puncak untuk ditindaklanjuti
                                                                                                     of the Internal Control System exist. There dengan tindakan korektif.
                                                                                                     are 2 (two) principles present:
                                                                                                     1. 1The organization selects, develops, and The Company has established instruments that
                                                                                                        implements continuous and/or separate function to ensure all Internal Control System’s
                                                                                                        evaluations to ensure all components of components are available, functional and
                                                                                                        the SPI exist and function.                 adequate, including:
                                                                                                     2. The     organization     evaluates    and 1. Corporate Safety.
                                                                                                        communicates          Internal     Control 2. Corporate Quality Assurance.
                                                                                                        deficiencies to the responsible parties for 3. Aviation Security.
                                                                                                        corrective action.                          4. Internal Audit.

                                                                                                                                                    In its implementation, these instruments can
                                                                                                                                                    work together or independently according to the
                                                                                                                                                    needs in evaluating the Internal Control System.
                                                                                                                                                    Each instrument communicates the results of its
                                                                                                                                                    evaluation periodically to the responsible parties
                                                                                                                                                    and top management to be followed up with
                                                                                                                                                    corrective actions.




                                                                             Tinjauan atas Efektivitas Sistem                             Review of the Effectiveness of Internal
                                                                             Pengendalian Internal                                        Control System
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Manajemen        bertanggung     jawab     atas              The management is responsible for ensuring the
                                                                             terselenggaranya SPI yang andal dan efektif                  implementation of a reliable and effective internal
                                                                             serta berkewajiban untuk meningkatkan budaya                 control system and is required to promote an
                                                                             risiko yang efektif dan wajib memastikan                     effective risk culture, ensuring that it is integrated
                                                                             bahwa hal tersebut telah melekat di setiap                   into every level of the organization. Meanwhile, the
                                                                             jenjang organisasi. Sementara, Audit Internal                Internal Audit function is responsible for evaluating
                                                                             bertanggung jawab mengevaluasi dan berperan                  and actively contributing to continuously improving
                                                                             aktif dalam meningkatkan efektivitas SPI secara              the effectiveness of the internal control system in
                                                                             berkesinambungan berkaitan dengan pelaksanaan                relation to the Company’s operational activities in
                                                                             operasional Perseroan dalam mencapai sasaran                 achieving the Company’s established objectives.
                                                                             yang telah ditetapkan Perseroan.

                                                                             Dalam memastikan efektivitas sistem pengendalian             To ensure the effectiveness of the internal control
                                                                             internal, Audit Internal secara konsisten membuat            system, Internal Audit consistently develops audit
                                                                             perencanaan audit dengan metode Pendekatan                   plans using a Risk-Based Approach annually
                                                                             Berbasis Risiko setiap tahun dalam menentukan                to determine the scope, objectives, and audit
                                                                             ruang lingkup, tujuan, dan prosedur audit berdasarkan        procedures based on the level of risk that may
                                                                             tingkat risiko yang dapat mempengaruhi organisasi.           affect the organization. This approach ensures the




262
Page 265
                                                                                                                   GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                    CORPORATE GOVERNANCE
Pendekatan ini memastikan optimalisasi sumber            optimization of audit resources in areas with the
daya audit pada area dengan tingkat risiko tertinggi     highest risk levels to enhance the effectiveness and
guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi              efficiency of the evaluation process. The results
pelaksanaan evaluasi. Hasil evaluasi tersebut            of these evaluations are then communicated
kemudian disampaikan kepada manajemen untuk              to management for follow-up and monitoring
ditindaklanjuti dan dimonitor pelaksanaannya untuk       of implementation to ensure that the Internal
memastikan SPI di Perseroan telah berjalan secara        Control System within the Company is functioning
efektif.                                                 effectively.

Pernyataan Direksi dan/atau Dewan                        Statement by the Board of Directors and/
Komisaris atas Kecukupan Sistem                          or the Board of Commissioners on the
Pengendalian Internal                                    Adequacy of the Internal Control System

Sistem Pengendalian Internal adalah suatu                The Internal Control System is a process conducted
proses yang dilakukan oleh Direksi bersama-sama          by the Board of Directors in collaboration with
dengan Unit Audit Internal untuk memastikan              the Internal Audit Unit to ensure the proper
terselenggaranya governansi korporat secara baik.        implementation of corporate governance. Both
Dewan Komisaris maupun Direksi berkomitmen untuk         the Board of Commissioners and the Board of
memastikan penerapan governansi korporat di              Directors are committed to ensuring the application
semua tingkatan sebagai landasan untuk mencapai          of corporate governance at all levels as the
tujuan melindungi dan meningkatkan nilai Perseroan.      foundation for achieving the objective of protecting
Direksi bertanggung jawab untuk melaksanakan             and enhancing the Company’s value. The Board of
pengendalian internal secara efektif agar Perseroan      Directors is responsible for effectively implementing
dapat mencapai tujuannya.                                internal controls so that the Company can achieve
                                                         its objectives.

Berdasarkan hasil evaluasi Sistem Pengendalian           Based on the results of the Internal Control System
Internal yang dilakukan oleh Audit Internal, Dewan       evaluation conducted by the Internal Audit, the
Komisaris, dan Direksi menyimpulkan bahwa                Board of Commissioners, and the Board of Directors
penerapan SPI berupa pengendalian aspek                  concluded that the implementation of the Internal
operasional, keuangan, dan kepatuhan di Perseroan        Control System—covering operational, financial,
cukup memadai. Atas hasil ini, Dewan Komisaris           and compliance controls within the Company—is
dan Direksi berkomitmen untuk terus melakukan            sufficiently adequate. Based on these results, the
pemantauan dan pengembangan atas Sistem                  Board of Commissioners and the Board of Directors
Pengendalian Internal di Perseroan, guna menjaga         are committed to continuously monitor and develop
integritas dan kestabilan operasional dalam rangka       the Company’s Internal Control System to maintain
mencapai tujuan bisnis dengan pengelolaan risiko         operational integrity and stability in order to achieve
yang memadai.                                            business objectives with adequate risk management.




                                                                                                                            Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk



Manajemen Risiko                                              [E.3] [3-3]

Risk Management



Perseroan menyadari bahwa dalam menjalankan              The Company recognizes that its business activities
kegiatan usahanya, terdapat berbagai risiko yang         are associated with various risks arising from
dapat timbul baik dari faktor internal maupun            both internal and external factors. Therefore, the
eksternal. Oleh karena itu, Perseroan secara aktif dan   Company actively and consistently implements
konsisten menerapkan manajemen risiko sebagai            risk management as an integral part of ensuring
bagian integral dalam menjamin kesinambungan             business continuity and the achievement of the
usaha dan pencapaian tujuan strategis Perseroan.         Company’s strategic objectives.




                                                                                                                   263
Page 266
                                                                             Sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan         As part of our commitment to enhance governance,
                                                                             tata kelola, transparansi, dan kepercayaan              transparency and stakeholders confidence, the
                                                                             para pemangku kepentingan, Perseroan telah              Company has established a sound risk management
                                                                             membangun sistem manajemen risiko yang kuat.            system.

                                                                             Perseroan senantiasa memastikan kepatuhan               The Company ensures compliance with applicable
                                                                             terhadap peraturan perundang-undangan yang              laws and regulations, including capital market
                                                                             berlaku, termasuk peraturan di bidang pasar modal,      regulations in relation to the implementation of the
                                                                             terkait dengan penerapan sistem manajemen risiko.       risk management system.

                                                                             Dalam pelaksanaannya, Direksi bertanggung               In its implementation, the Board of Directors is
                                                                             jawab     untuk     menetapkan,   mengidentifikasi,     responsible to determine, identify, and assess the
                                                                             serta menilai eksposur risiko Perseroan, sekaligus      Company’s risk exposure, as well as ensure the
                                                                             memastikan tersedianya rencana mitigasi yang            availability of effective mitigation plans and the
                                                                             efektif dan penerapan sistem yang memadai               implementation of appropriate systems to manage
                                                                             dalam mengelola eksposur risiko dan aspek               the overall risk and sustainability exposure of the
                                                                             keberlanjutan Perseroan secara menyeluruh.              Company. The risk management process in the
                                                                             Proses manajemen risiko di Perseroan bertujuan          Company aims to identify, measure, monitor, and
                                                                             untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan         mitigate major risks that may affect operational
                                                                             memitigasi risiko utama yang dapat memengaruhi          and financial performance, allowing the Company
                                                                             kinerja operasional maupun keuangan, sehingga           to minimize uncertainty while optimizing business
                                                                             Perseroan mampu meminimalkan ketidakpastian             opportunities. Thus, the implementation of effective
                                                                             sekaligus mengoptimalkan peluang bisnis. Dengan         and sustainable risk management is an important
                                                                             demikian, penerapan manajemen risiko yang               foundation that supports strategic decision-making
                                                                             efektif dan berkesinambungan menjadi landasan           by the Board of Directors, taking into account
                                                                             penting dalam mendukung pengambilan keputusan           potential risks and their impact on the achievement
                                                                             strategis oleh Direksi, dengan mempertimbangkan         of the Company’s long-term objectives.
                                                                             potensi risiko dan dampaknya terhadap pencapaian
                                                                             tujuan jangka panjang Perseroan.

                                                                             Kebijakan Manajemen Risiko                              Risk Management Policy

                                                                             Dalam menetapkan kebijakan manajemen risiko             In establishing its risk management policy, the
                                                                             Perseroan membuat acuan dalam mencapai                  Company sets benchmarks to achieve its long-term
                                                                             sasaran jangka panjang. Kebijakan ini juga wujud        targets. This policy also reflects the Company’s
                                                                             komitmen untuk penerapan manajemen risiko di            commitment to implementing risk management
                                                                             seluruh organisasi secara luas dan terintegrasi,        across the entire organization in a comprehensive
                                                                             dalam rangka menunjang kepastian pencapaian             and integrated manner, so as to support the
                                                                             sasaran    jangka   panjang    Perseroan,  serta        achievement of the Company’s long-term targets
                                                                             memberikan kerangka penerapan manajemen risiko          and provide a framework for the systematic and
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             secara sistematis dan terukur.                          measurable implementation of risk management.

                                                                             Perseroan mewajibkan seluruh perusahaan dalam           The Company requires all companies within the
                                                                             Grup AirAsia untuk memastikan bahwa manajemen           AirAsia Group to ensure that risk management is
                                                                             risiko berjalan secara efektif sesuai dengan            carried out effectively in line with the Company’s
                                                                             kebijakan Enterprise Risk Management Perseroan          Enterprise Risk Management policy and other related
                                                                             dan kebijakan terkait lainnya. Kebijakan tersebut       policies. These policies are assigned to individuals or
                                                                             ditugaskan kepada individu atau departemen dalam        departments within the Company to:
                                                                             Perseroan untuk:
                                                                             1. Memastikan pengelolaan dan pengawasan                1.   Ensure effective management, supervision, and
                                                                                  yang efektif, dan pelaporan;                            reporting;
                                                                             2. Memiliki proses untuk memberikan assurance           2.   Establish processes to provide risk management
                                                                                  manajemen risiko, misalnya, penyampaian                 assurance, such as the timely submission of
                                                                                  laporan tepat waktu tentang risiko yang ada             reports on existing and emerging risks and on
                                                                                  dan yang muncul dan pada setiap masalah                 any risk management issues to the President
                                                                                  manajemen risiko kepada Direktur Utama dan              Director and the Board of Directors;
                                                                                  Direksi;
                                                                             3. Membangun budaya manajemen risiko yang               3.   Build a strong risk management culture in line
                                                                                  kuat sejalan dengan nilai-nilai AirAsia lainnya.        with other AirAsia values.




264
Page 267
                                                                                                                                                                             GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                                                                              CORPORATE GOVERNANCE
Di tingkat regional, Departemen Risiko Grup                                                                          At the regional level, the AirAsia Group Risk
AirAsia memberikan masukan tentang strategi dan                                                                      Department provides input on strategy and
memfasilitasi upaya regional yang terkait dengan                                                                     facilitates regional efforts related to risk
manajemen risiko. Selain itu, Grup AirAsia juga                                                                      management. Furthermore, AirAsia Group has
telah membentuk Komite Risiko, Kepatuhan dan                                                                         also established a Board Risk, Compliance, and
Tata Kelola (BRCGC) untuk memberikan assurance                                                                       Governance Committee (BRCGC) to provide
kepada Direksi dan Dewan Komisaris bahwa kebijakan                                                                   assurance to the Board of Directors and the Board
dan proses yang memadai telah dirancang dan                                                                          of Commissioners that adequate policies and
diterapkan untuk mengelola risiko yang diidentifikasi                                                                processes have been designed and implemented
dan selanjutnya untuk mempromosikan budaya                                                                           to manage identified risks and further promote an
risiko yang tepat.                                                                                                   appropriate risk culture.

Struktur Tata Kelola Manajemen Risiko                                                                                Risk Management Governance Structure

Perseroan telah menetapkan kebijakan pengelolaan                                                                     The Company has established a risk management
manajemen      risiko sebagai     upaya    untuk                                                                     policy as an effort to minimize potential risks that
meminimalkan potensi risiko yang dapat timbul                                                                        may arise in the course of its business activities.
dalam pelaksanaan kegiatan usaha.

Struktur tata kelola yang memadai telah ditetapkan                                                                   Proper governance structure is established within
di dalam perusahaan, di mana tanggung jawab                                                                          the Company, where responsibilities are clearly
didefinisikan secara jelas pada seluruh tingkat,                                                                     defined across all levels, structures and functions
struktur, dan fungsi untuk mendorong akuntabilitas                                                                   to promote accountability and contribute towards
serta mendukung sistem manajemen risiko                                                                              an effective risk management and internal control
dan pengendalian internal yang efektif. Untuk                                                                        system. To promote good corporate governance
mendukung pelaksanaan tata kelola perusahaan                                                                         culture, the Company’s risk management is carried
yang baik, maka pengelolaan manajemen risiko                                                                         out to the Three Lines of Defense concept as follows:
di Perseroan dijalankan dengan mengacu pada
konsep Tiga Lini Pertahanan (Three Lines of Defense)
sebagai berikut:




                                                 Dewan Komisaris
                                               Board of Commissioners



                                                                                                                                                  Tingkat Dewan
                                                                                                                                                     Board Level




                                                                                                                                                                                      Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                                                          Komite Audit
                                                         Audit Committee




    Manajemen Risiko (dengan didukung oleh
     Keselamatan, Keamanan, dan Kualitas)                                                           Audit Internal
     Risk Management (with assistance from Safety,                                                   Internal Audit                                Tingkat Menengah
                Security, and Quality)                                                                                                               Intermediary Level

           Lini Pertahanan ke-2 | 2nd Line of Defense                                    Lini Pertahanan ke-3 | 3nd Line of Defense




                                         Manajemen (Pemilik Risiko/Pengendalian)
                                          Direksi, Kepala Departemen, Karyawan
                                                 Management (Risk/Control Owner)
                                                      BOD, HOD, Employee
                                                                                                                                                  Tingkat Operasional
                                                                                                                                                       Business Level
                                                  Lini Pertahanan ke-1 | 1ST Line of Defense




                                                                                                                                                                             265
Page 268
                                                                             Lini Pertama (Direksi, Kepala                           1st Line of Defense (BOD, HOD,
                                                                             Departemen, dan Karyawan)                               Employees)

                                                                             Pemilik Risiko yang terdiri dari Direksi, Kepala        The Risk Owner (BOD, HOD, and employees)
                                                                             Departemen, serta karyawan mencakup manajemen           comprises operational management, business units,
                                                                             operasional, unit bisnis, dan fungsi pendukung yang     and functional departments that directly run day-
                                                                             menjalankan aktivitas sehari-hari Perseroan. Mereka     to-day activities. They are primarily responsible for
                                                                             bertanggung jawab secara langsung atas identifikasi,    identifying, assessing, and managing risks arising
                                                                             penilaian, dan pengelolaan risiko yang timbul dari      from their operations, including safety, operational,
                                                                             kegiatan operasional, termasuk risiko keselamatan,      financial, compliance, and reputational risks.
                                                                             operasional, keuangan, kepatuhan, dan reputasi.

                                                                             Pemilik Risiko merancang, menerapkan, dan               The risk owner designs, implements, and maintains
                                                                             memelihara pengendalian internal pada area masing-      internal controls within their areas, ensures
                                                                             masing, memastikan kepatuhan terhadap kebijakan         adherence to established policies and procedures,
                                                                             dan prosedur yang berlaku, serta menanamkan             and embeds risk awareness into daily decision-
                                                                             kesadaran risiko dalam proses pengambilan               making and operational processes. They are also
                                                                             keputusan dan operasional harian. Mereka juga           responsible for promptly reporting incidents, control
                                                                             bertanggung jawab untuk segera melaporkan insiden,      weaknesses, and emerging risks to the Second Line
                                                                             kelemahan pengendalian, dan risiko yang muncul          of Defense and Senior Management, as well as
                                                                             kepada Lini Kedua serta Manajemen Senior, serta         implementing agreed mitigation actions.
                                                                             melaksanakan tindakan mitigasi yang disepakati.

                                                                             Lini Kedua (Manajemen Risiko, didukung                  2nd Line of Defense (Risk Management
                                                                             oleh Safety, Security, dan Quality)                     with assistance from Safety, Security and
                                                                                                                                     Quality)

                                                                             Departemen Manajemen Risiko bertanggung jawab           The Risk Management Department is responsible
                                                                             atas fungsi Enterprise Risk Management (ERM),           for Enterprise Risk Management (“ERM”), Business
                                                                             Business Continuity Management (BCM), serta             Continuity Management (“BCM”) and Integrity
                                                                             Integrity & Compliance (I&C). Dari perspektif ERM,      and Compliance (“I&C”) functions. From the ERM
                                                                             Departemen Risiko Grup menyusun kebijakan risiko,       perspective, the Group Risk Department develops
                                                                             memberikan panduan terkait pengelolaan risiko,          risk policies, provides guidance on risk-related
                                                                             mengoordinasikan aktivitas manajemen risiko lintas      matters, coordinates risk management activities
                                                                             departemen, serta memantau dan melaporkan               with other departments, as well as monitors and
                                                                             profil risiko Perseroan.                                reports the Company’s risks.

                                                                             Dari perspektif Business Continuity Management (BCM),   From the BCM perspective, the Risk Department plays
                                                                             Departemen Manajemen Risiko memegang peran              a critical role in ensuring the Company’s resilience
                                                                             yang krusial dalam memastikan ketahanan Perseroan       against disruptions. It establishes comprehensive
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             terhadap berbagai potensi gangguan. Departemen          policies and frameworks that guide business
                                                                             ini menetapkan kebijakan dan kerangka kerja yang        continuity planning across key functions. The Group
                                                                             komprehensif sebagai pedoman dalam perencanaan          Risk Department collaborates with business units
                                                                             kesinambungan usaha pada seluruh fungsi utama           to assess vulnerabilities, enhance preparedness,
                                                                             Perseroan. Departemen Risiko Grup berkolaborasi         and validate response strategies. This proactive
                                                                             dengan unit-unit bisnis untuk mengidentifikasi dan      approach ensures that essential operations can
                                                                             menilai kerentanan, meningkatkan kesiapsiagaan, serta   be sustained or swiftly restored during a crisis,
                                                                             memvalidasi strategi respons yang telah ditetapkan.     minimizing downtime and safeguarding business
                                                                             Pendekatan proaktif ini memastikan bahwa operasional    continuity under critical situations.
                                                                             yang bersifat esensial dapat tetap berjalan atau
                                                                             dipulihkan secara cepat pada saat terjadi krisis,
                                                                             sehingga meminimalkan waktu henti (downtime) dan
                                                                             menjaga keberlangsungan usaha dalam situasi kritis.

                                                                             Dalam     perspektif  I&C,   Departemen     Risiko      From the I&C perspective, the Risk Department
                                                                             memantau kepatuhan terhadap regulasi utama              monitors key regulatory compliances for the
                                                                             serta mengawasi program anti-penyuapan dan              Company and oversees the anti-bribery and anti-
                                                                             anti-korupsi melalui pengembangan kebijakan,            corruption programs within the Company, through
                                                                             pemberian advis, penelaahan, serta penilaian risiko     development of policy and guidance, advisory, review
                                                                             korupsi atas aspek-aspek terkait.                       and corruption risk assessment on such matters.


266
Page 269
                                                                                                                GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                 CORPORATE GOVERNANCE
Lini Ketiga (Audit Internal)                          3rd Line of Defense (Internal Audit)

Departemen Audit Internal mengevaluasi kecukupan      The Internal Audit Department (“IAD”) evaluates
dan efektivitas pengendalian, manajemen risiko,       the adequacy and effectiveness of the controls,
serta proses tata kelola yang diterapkan manajemen.   risk management and governance processes
Audit Internal menggunakan pendekatan berbasis        implemented by Management. IAD adopts a risk-
risiko dalam menentukan area audit dan frekuensi      based approach in determining the auditable areas
pelaksanaan audit. Selain itu, Audit Internal         and frequency of audits within the company. In
mengelola saluran whistleblowing Perseroan guna       addition, IAD handles the Company’s whistleblowing
memastikan setiap laporan ditindaklanjuti secara      channel, ensuring that all reported concerns are
tepat dan memadai.                                    received, assessed, and escalated appropriately.

Komite Audit                                          Audit Committee

Memberikan dukungan kepada Dewan Komisaris            Provides support to the Board of Commissioners
melalui fungsi pengawasan pada area yang terkait      through its oversight on areas related to audit and
dengan audit dan investigasi, pelaporan keuangan,     investigation, financial reporting, annual disclosures,
pengungkapan tahunan, transaksi dengan pihak          related party transactions, and risk management. For
berelasi, serta manajemen risiko. Dalam hal ini,      this, the AC monitors the adequacy and effectiveness
Komite Audit memantau kecukupan dan efektivitas       of the system of internal controls through reviews of
sistem pengendalian internal melalui penelaahan       work performed by internal and external auditors, as
atas pekerjaan yang dilakukan oleh auditor internal   well as discussions with management.
dan auditor eksternal, serta melalui diskusi dengan
manajemen.

Proses Manajemen Risiko                               Risk Management Process

Kerangka Enterprise Risk Management (ERM) yang        The ERM framework within the ERM Policy supports
diatur dalam Kebijakan ERM mendukung Perseroan        the Company in making risk-informed decisions by
dalam pengambilan keputusan yang berbasis             standardising the process of identifying, evaluating
risiko dengan menstandarkan proses identifikasi,      and managing risks faced by the Company.
evaluasi, dan pengelolaan risiko yang dihadapi oleh
Perseroan.

Kerangka ERM tersebut mencakup fitur-fitur utama      The ERM framework covers the following key
sebagai berikut:                                      features:
1. Peran dan tanggung jawab Komite Audit yang         1. Roles and responsibilities of the Audit Committee
    melakukan pengawasan terhadap Manajemen               overseeing Risk Management, management,
    Risiko, manajemen, Departemen Risiko, serta           Risk Department and all employees; and
    seluruh karyawan; dan
2. Panduan       mengenai  proses   manajemen         2.   Guidance on risk management processes
                                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
    risiko   untuk  secara  efektif   mengelola            to effectively deal with uncertainties and
    ketidakpastian     dan    peluang,      serta          opportunities, enhancing the capacity to build
    meningkatkan kapasitas dalam menciptakan               value to the stakeholders.
    nilai bagi para pemangku kepentingan.

Proses      Manajemen  Risiko  sebagaimana            The Risk Management process depicted in the
digambarkan pada diagram di bawah ini selaras         diagram below is aligned with ISO 31000:2018 Risk
dengan ISO 31000:2018 Risk Management –               Management - Guidelines.
Guidelines.




     Risk                   Risk                  Risk                  Risk                    Risk
 Identification          Assessment              Control              Monitoring              Reporting




                                                                                                                267
Page 270
                                                                             Profil Risiko dan Upaya Mitigasi                                   Risk Profile and Mitigation Efforts

                                                                             Perseroan mengidentifikasi risiko utama yang                       The Company actively identifies and evaluates key
                                                                             berpotensi memiliki dampak terhadap operasional                    risks that have the potential to impact business
                                                                             bisnis, serta dirumuskan langkah mitigasi yang                     operations and formulates mitigation measures with
                                                                             bertujuan mengendalikan dampak dari risiko yang                    the aim of controlling the impact of these risks.
                                                                             dihadapi.

                                                                             Dewan Komisaris dan Direksi menyadari bahwa                        The Board of Commissioners and the Board of
                                                                             setiap eksposur risiko utama yang melekat dalam                    Directors recognise that any major risk exposure
                                                                             lingkungan operasional dan kegiatan usaha                          inherent in its operating environment and
                                                                             Perseroan dapat secara signifikan menghambat                       business activities could significantly impede the
                                                                             pencapaian tujuan bisnis dan korporasi Perseroan                   achievements of the Company’s business and
                                                                             serta berdampak negatif terhadap kemampuan                         corporate objectives and would adversely affect the
                                                                             Perseroan dalam menciptakan dan melindungi nilai.                  Company’s ability to create and protect value.

                                                                             Sepanjang tahun buku, risiko utama beserta langkah                 During the financial year, the key risks exposed by
                                                                             mitigasi yang telah dirumuskan oleh Perseroan                      the Company and the corresponding mitigation
                                                                             adalah sebagai berikut:                                            measures formulated are as follows:


                                                                                    Jenis Risiko                         Penjelasan                                         Upaya Mitigasi
                                                                              No.
                                                                                    Type of Risk                          Explanation                                       Mitigation Effort

                                                                               1.   Risiko arus kas    Pendanaan       telah    diidentifikasi sebagai      Perseroan mengatasi risiko ini melalui
                                                                                    Cash flow Risk     tantangan utama bagi Perseroan seiring               kebijakan keuangan yang hati-hati serta
                                                                                                       dengan pemulihan bisnis pasca pandemi.               tinjauan secara berkesinambungan terhadap
                                                                                                       Meskipun pendapatan menunjukkan tren                 operasionalnya untuk meningkatkan efisiensi.
                                                                                                       peningkatan akibat normalisasi permintaan,           Perseroan menerapkan sejumlah langkah
                                                                                                       terdapat biaya reaktivasi yang signifikan.           strategis untuk memperbaiki arus kas dengan
                                                                                                       Funding has been identified as a significant         cara mendapatkan pendanaan dari institusi
                                                                                                       challenge for the Company as the businesses          keuangan, menjalin kolaborasi strategis,
                                                                                                       recover post pandemic. Though revenue                dan menciptakan sinergi komersial dalam
                                                                                                       generation saw an upward trend as a result of        ekosistem.
                                                                                                       normalisation of demand, there was however a         The Company mitigates this risk by prudent
                                                                                                       significant reactivation cost involved.              financial policies and continuous review of its
                                                                                                                                                            operations to improve efficiency. The Company
                                                                                                                                                            has implemented a number of strategic steps
                                                                                                                                                            to improve cash flow by securing funding from
                                                                                                                                                            financial institutions, establishing strategic
                                                                                                                                                            collaborations, and creating commercial
                                                                                                                                                            synergies within the ecosystem.

                                                                              2.    Risiko Fluktuasi   Fluktuasi harga bahan bakar memiliki dampak          Perseroan mengatasi risiko ini dengan aktif
                                                                                    Harga Bahan        yang signifikan terhadap profitabilitas. Bahan       memantau dan mengelola dampak risiko
                                                                                    Bakar Pesawat      bakar merupakan komponen biaya utama                 terhadap volatilitas harga bahan bakar
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                    Aircraft           dalam operasional bisnis.                            melalui berbagai strategi, seperti penerapan
                                                                                    Fuel Price         Fluctuations in fuel prices would have a             fuel surcharge. Perseroan juga melakukan
                                                                                    Fluctuation Risk   significant impact on the profitability. Fuel is a   perencanaan strategis untuk bahan bakar serta
                                                                                                       key cost component for the business operations.      menerapkan manajemen bahan bakar yang
                                                                                                                                                            efisien dan perencanaan rute guna mengelola
                                                                                                                                                            risiko kenaikan harga bahan bakar.
                                                                                                                                                            The Company mitigates this risk by actively
                                                                                                                                                            monitoring and managing its exposure to fuel
                                                                                                                                                            price volatility through various strategies e.g.
                                                                                                                                                            fuel surcharges. The Company does strategic
                                                                                                                                                            planning for fuel and has implemented efficient
                                                                                                                                                            fuel management and route planning in order
                                                                                                                                                            to manage the risks of fuel price increases.




268
Page 271
                                                                                                                               GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                                CORPORATE GOVERNANCE
      Jenis Risiko                       Penjelasan                                         Upaya Mitigasi
No.
      Type of Risk                        Explanation                                       Mitigation Effort

3.    Risiko Tingkat   Risiko suku bunga adalah risiko fluktuasi nilai      Risiko suku bunga Perseroan terutama timbul
      Suku Bunga       wajar atau arus kas di masa mendatang dari           dari pinjaman untuk modal kerja dan investasi.
      Interest Rate    suatu instrumen keuangan yang disebabkan             Perseroan memiliki eksposur terhadap risiko
      Risk             oleh perubahan suku bunga pasar.                     suku bunga karena sebagian besar pinjamannya
                       Interest rate risk is the risk that fluctuation in   berbasis suku bunga mengambang. Selain itu,
                       the fair value or future cash flows of a financial   bunga atas pinjaman dalam mata uang asing
                       instrument fluctuates due to changes in market       juga terpengaruh oleh fluktuasi nilai tukar.
                       interest rates.                                      The Company's interest rate risk mainly arises
                                                                            from loans for working capital and investments.
                                                                            The Company has an exposure to interest rate
                                                                            risk as the loans are mostly based on floating
                                                                            interest rates. Furthermore the interest for
                                                                            foreign currency borrowings is also exposed to
                                                                            foreign currency fluctuations.

4.    Risiko           Perseroan beroperasi di pasar yang kompetitif        Perseroan telah menjalankan rencana bisnis
      Pertumbuhan      di mana bisnisnya menghadapi persaingan              yang bijaksana dengan mengoperasikan
      Bisnis           dengan kompetitor lain yang menawarkan               kembali pesawat yang disimpan serta
      Business         layanan yang serupa dengan layanan yang              melakukan pemeliharaan preventif guna
      Growth Risk      ditawarkan oleh Perseroan. Perseroan juga            meminimalkan waktu henti operasional. Selain
                       memiliki pertumbuhan permintaan pasar dan            itu, Perseroan terus meninjau strategi harga dan
                       prospeknya, serta pertumbuhan Perseroan              pemasaran untuk mengelola risiko persaingan.
                       di masa depan sangat bergantung pada                 The Company has embarked on its prudent
                       kemampuan Perseroan dalam mengoptimalkan             business plans of getting the storage aircraft
                       sumber daya (pendanaan dan pesawat),                 back in service and conducting preventive
                       terutama pasca pandemi.                              maintenance on aircraft to minimize down
                       The Company operates in a competitive market         time. The Company also continues to review
                       where the business faces competition from            its pricing and marketing strategies to manage
                       other competitors offering similar services as       competition risk.
                       its service offerings. There is a growth in market
                       demand and the prospects, and future growth
                       of the Company highly rely on its ability to
                       optimize the resources (funding and aircrafts),
                       especially post pandemic.

5.    Risiko           Seiring    dengan      normalisasi   operasional     Perusahaan menjaga standar keselamatan
      Keselamatan      maskapai, peningkatan jumlah penerbangan             yang tinggi dengan mengidentifikasi dan
      Safety Risk      secara langsung meningkatkan paparan                 memitigasi bahaya melalui Sistem Manajemen
                       terhadap risiko operasional. Risiko keselamatan      Keselamatan, dengan sertifikasi IOSA yang
                       tidak    dapat      dihindari   dalam    industri    berfungsi sebagai tolok ukur global bagi kinerja
                       penerbangan. Namun, kemunculan dan potensi           keselamatan kami. Pengawasan dilakukan oleh
                       dampak negatifnya dapat dikendalikan                 Dewan Peninjau Keselamatan (Safety Review
                       melalui tindakan mitigasi yang bertujuan untuk       Board/SRB), yang memastikan kepatuhan
                       mengelola risiko potensial, sehingga mencegah        yang ketat terhadap standar keselamatan dan
                       terbentuknya kondisi tidak aman.                     kualitas. Selain itu, Departemen Keselamatan
                       As the airline operations normalise, increase        memanfaatkan         alat-alat   digital  untuk
                       in flights resumption directly increases             mengumpulkan dan menganalisis data,

                                                                                                                                        Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                       exposure to operational hazards. Safety              sehingga mendorong perbaikan berkelanjutan
                       hazards are inevitable within aviation. However,     dalam profil risiko keselamatan kami.
                       the manifestation and potential adverse              The Company maintains high safety standards
                       consequences can be addressed through                by identifying and mitigating hazards through
                       mitigating actions that aim to control potential     its Safety Management System, with IOSA
                       hazards, resulting in unsafe conditions.             certification serving as a global benchmark for
                                                                            our safety performance. Oversight is provided
                                                                            by the Safety Review Board (SRB), which
                                                                            ensures strict adherence to safety and quality
                                                                            standards. Furthermore, the Safety Department
                                                                            utilizes digital tools to capture and analyze
                                                                            data, driving continuous improvement in our
                                                                            safety risk profile.




                                                                                                                               269
Page 272
                                                                                    Jenis Risiko                      Penjelasan                                       Upaya Mitigasi
                                                                              No.
                                                                                    Type of Risk                      Explanation                                       Mitigation Effort

                                                                               6.   Risiko          Bisnis Perseroan melibatkan pengumpulan,            Perseroan mengatasi risiko ini dengan
                                                                                    Keamanan        pemrosesan, penyimpanan, dan transmisi              mempertahankan postur keamanan siber yang
                                                                                    Informasi       informasi rahasia dan sensitif. Perseroan           kuat melalui peningkatan konfigurasi keamanan
                                                                                    Information     menyadari akan selalu ada risiko ancaman            sistem. Selain itu, Perseroan mengadopsi sistem
                                                                                    Security Risk   keamanan      eksternal,   seperti    serangan      keamanan informasi yang tangguh berdasarkan
                                                                                                    malware, peretasan, spionase, atau intrusi siber.   proses dan metodologi ISO/IEC 27001
                                                                                                    Ancaman ini tidak hanya dapat mengganggu            untuk melindungi sistem informasi. Penilaian
                                                                                                    operasional, tetapi juga merusak reputasi dan       keamanan rutin, pengujian penetrasi, dan
                                                                                                    melanggar undang-undang perlindungan data           tinjauan kode sumber secara berkala dilakukan
                                                                                                    pribadi.                                            guna memastikan ketahanan siber.
                                                                                                    The Company's business involves the collection,     The Company mitigates these risks by
                                                                                                    processing, storage and transmission of             maintaining a strong cybersecurity posture
                                                                                                    confidential and sensitive information. The         by enhancing system configuration security.
                                                                                                    Company believes that there is always a risk        They also adopt a robust information
                                                                                                    of external security threats such as malware        security system that revolves around the ISO/
                                                                                                    attack, hacking, espionage or cyber intrusion.      IEC 27001 processes and methodology to
                                                                                                    These could not only disrupt the operations, but    secure information systems. Regular security
                                                                                                    also damage the reputation and violate any          assessments, penetration tests and source
                                                                                                    personal data protection laws.                      code reviews are performed on systems to
                                                                                                                                                        ensure cyber resilience.



                                                                             Risiko ESG                                                     ESG Risk

                                                                             Implementasi nilai-nilai Lingkungan, Sosial, dan               The Environmental, Social, and Governance (ESG)
                                                                             Governansi (ESG) dalam pelaksanaan setiap                      values are implemented in every operational
                                                                             kegiatan operasional Perseroan bertujuan untuk                 activity of the Company to ensure long-term
                                                                             mendorong terciptanya kelangsungan bisnis jangka               business continuity. The importance of ESG aspects
                                                                             panjang. Pentingnya aspek ESG tersebut mendorong               encourages the Company to pay attention to ESG
                                                                             Perseroan untuk memperhatikan risiko ESG yang                  risks that may affect its operational sustainability
                                                                             dapat mempengaruhi keberlanjutan operasional                   and financial performance.
                                                                             dan kinerja keuangan Perseroan.

                                                                             Dalam kurun waktu jangka panjang, Perseroan                    Over the long term, the Company has identified
                                                                             telah mengidentifikasi beberapa risiko yang                    several risks that could significantly impact business
                                                                             berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap               sustainability.
                                                                             keberlanjutan bisnis.                                          1. Risks related to ESG regulations are categorized
                                                                             1. Risiko terkait regulasi ESG dikategorikan sebagai               as compliance risks, as increasing pressure
                                                                                 risiko kepatuhan, seiring meningkatnya tekanan                 on ESG management and reporting could
                                                                                 terhadap pengelolaan dan pelaporan ESG,                        potentially affect the Company’s reputation and
                                                                                 yang berpotensi mempengaruhi reputasi dan                      financial performance. To mitigate these risks,
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                 kinerja keuangan. Untuk memitigasi risiko ini,                 the Company maintains close collaboration
                                                                                 Perseroan menjalin kerja sama dan komunikasi                   and communication with regulators and has
                                                                                 erat dengan regulator dan menunjuk penasehat                   appointed sustainability advisors at the AirAsia
                                                                                 pada tingkat keberlanjutan dari sisi Grup AirAsia.             Group level.
                                                                             2. Risiko keamanan informasi dikategorikan                     2. Information security risks are categorized as
                                                                                 sebagai risiko sistem, dengan potensi dampak                   system risks, with potential impacts including
                                                                                 berupa kerugian finansial dan reputasi                         financial and reputational losses resulting from
                                                                                 akibat pelanggaran keamanan dan privasi                        data security and privacy breaches. Mitigation is
                                                                                 data. Mitigasi dilakukan melalui penguatan                     carried out through strengthening user security,
                                                                                 keamanan pengguna, perlindungan identitas,                     identity protection, incident response testing,
                                                                                 pengujian respons insiden, serta pemeliharaan                  and maintenance of critical infrastructure.
                                                                                 infrastruktur kritikal.
                                                                             3. Risiko     geopolitik    dikategorikan    sebagai           3.   Geopolitical risks are categorized as operational
                                                                                 risiko operasional yang dapat berdampak                         risks that can impact revenue, business
                                                                                 pada pendapatan, kelangsungan operasi,                          continuity, and safety and security aspects.
                                                                                 serta aspek keselamatan dan keamanan.                           The Company conducts continuous global
                                                                                 Perseroan melakukan pemantauan global                           monitoring and prepares alternative Business
                                                                                 secara berkelanjutan dan menyiapkan skenario                    Continuity Plan scenarios.
                                                                                 alternatif Business Continuity Plan.




270
Page 273
                                                                                                                GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                 CORPORATE GOVERNANCE
Evaluasi Efektivitas Manajemen Risiko                     Evaluation of Risk Management
                                                          Effectiveness

Direksi   dan    Dewan     Komisaris   Perseroan          The Board of Directors and the Board of
memandang bahwa manajemen risiko telah                    Commissioners of the Company believe that risk
berkontribusi positif dalam proses perencanaan,           management has contributed positively to the
pengambilan      keputusan,    dan    penguatan           planning, decision-making, and strengthening of
penerapan governansi korporat di Perseroan.               corporate governance of the Company. Therefore, the
Untuk itu, Perseroan secara konsisten melakukan           Company consistently evaluates risk management
evaluasi Manajemen Risiko yang dilakukan oleh             conducted by the Board of Commissioners and
Dewan Komisaris dan Direksi sebagai pihak yang            the Board of Directors in their capacity to ensure
bertanggung jawab dalam pengelolaan risiko                effective risk management and the success of risk
yang efektif guna memastikan keberhasilan                 management at the Company.
pengelolaan manajemen risiko di Perseroan.

Efektivitas proses Manajemen Risiko Perseroan             The effectiveness of the Company’s Risk
dievaluasi oleh Unit Audit Internal secara berkala        Management process is regularly evaluated by the
terkait kinerja dan efektivitas manajemen risiko          Internal Audit Unit in relation to the performance
di Perseroan untuk memastikan bahwa Perseroan             and effectiveness of risk management within
selalu menyadari potensi risiko usaha. Penilaian          the Company to ensure that the Company is
risiko tersebut juga disesuaikan dengan tingkat           always aware of potential business risks. The risk
risiko dan tingkat pengendalian untuk kemudian            assessment is also adjusted to the level of risk
digunakan sebagai acuan tindak lanjut perbaikan           and level of control to be used as a reference to
pengendalian dan rencana aksi mitigasi.                   follow up on control improvements and mitigation
                                                          action plans.

Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi                    Board of Commissioners and Board of
atas Kecukupan Sistem Manajemen                           Directors Statement on the Adequacy of
Risiko                                                    the Risk Management System

Sebagai     bagian    dari    komitmen      Perseroan     As part of our commitment to enhance governance,
untuk meningkatkan tata kelola perusahaan,                transparency and stakeholders confidence, the
transparansi, dan kepercayaan para pemangku               Company has established a sound risk management
kepentingan, Perseroan telah menerapkan sistem            and internal control system. Throughout 2025,
manajemen risiko dan pengendalian internal yang           the Company has implemented risk management
memadai. Sepanjang tahun 2025, Perseroan                  in a structured and effective manner. The Board
telah melaksanakan pengelolaan risiko secara              of Commissioners and the Board of Directors are
terstruktur dan efektif. Dewan Komisaris dan Direksi      committed to ensuring that key risks have been
berkomitmen untuk memastikan bahwa risiko-risiko          identified, assessed, mitigated, and managed
utama telah diidentifikasi, dievaluasi, dimitigasi, dan   effectively. The Board of Commissioners and the
dikelola secara efektif. Dewan Komisaris dan Direksi      Board of Directors are confident that the Company
                                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
meyakini bahwa Perseroan akan terus meningkatkan          will continue to improve its risk mitigation and
upaya mitigasi dan pengelolaan risiko secara              management efforts in the future.
berkelanjutan di masa mendatang.




                                                                                                                271
Page 274
                                                                             Perkara Penting
                                                                             Important Cases



                                                                             Permasalahan hukum yang dihadapi Perseroan,                   Legal cases faced by the Company, its subsidiaries,
                                                                             entitas anak, serta anggota Dewan Komisaris dan/              and members of the Board of Commissioners and/
                                                                             atau Direksi, baik perdata dan pidana, yang telah             or the Board of Directors—whether civil or criminal—
                                                                             selesai dan memiliki kekuatan hukum tetap maupun              that have been resolved and legally binding, as well
                                                                             yang masih dalam proses penyelesaian hingga 31                as those still pending resolution through December
                                                                             Desember 2025 dapat dilihat sebagai berikut:                  31, 2025, are as follows:



                                                                             Perkara Penting
                                                                                                                                                Perdata                            Pidana
                                                                             Important Cases
                                                                                                                                                   Civil                           Criminal


                                                                             Telah Selesai (telah mempunyai kekuatan hukum tetap)                   4                                  -
                                                                             Resolved (legally binding)

                                                                             Dalam proses penyelesaian                                              2                                  -
                                                                             Under settlement process

                                                                             Jumlah
                                                                                                                                                    6                                  -
                                                                             Total



                                                                             Pokok Perkara/Gugatan                          Status Penyelesaian                    Pengaruh terhadap Perusahaan
                                                                             Case Subject/Lawsuit                              Settlement Status                        Impact on the Company

                                                                             Gugatan Perlindungan Konsumen         Menolak gugatan penggugat untuk Berpengaruh             terhadap        citra
                                                                             Consumer Protection Lawsuit           seluruhnya.                            perusahaan.
                                                                                                                   Dismiss the plaintiff’s lawsuit in its Affects to Company’s reputation.
                                                                                                                   entirety.

                                                                             Gugatan PHK                           Menolak gugatan penggugat untuk Perusahaan melakukan pembayaran
                                                                             Termination Lawsuit                   seluruhnya.                            pesangon sesuai putusan pengadilan.
                                                                                                                   Dismiss the plaintiff’s lawsuit in its The Company has fulfilled its severance
                                                                                                                   entirety.                              payment obligations in line with the
                                                                                                                                                          court’s decision.

                                                                             Gugatan PHK                           Penyelesaian pada tahap mediasi.             Perusahaan melakukan pembayaran
                                                                             Termination Lawsuit                   Case resolved at the mediation.              pesangon sesuai putusan mediasi.
                                                                                                                                                                The Company has fulfilled its severance
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                                                                                payment obligations in line with the
                                                                                                                                                                mediation’s decision.

                                                                             Gugatan Perlindungan Konsumen         Belum berkekuatan hukum tetap,               Terdapat kemungkinan pembayaran
                                                                             Consumer Protection Lawsuit           perkara masih berjalan dan dalam             oleh perusahaan terhadap gugatan
                                                                                                                   tahap konsiliasi.                            yang diajukan.
                                                                                                                   The decision is not yet final and binding,   The lawsuit may give rise to potential
                                                                                                                   the case is currently in the conciliation    payment obligations for the Company.
                                                                                                                   stage.

                                                                             Gugatan Perlindungan Konsumen         Belum berkekuatan hukum tetap.               Terdapat kemungkinan pembayaran
                                                                             Consumer Protection Lawsuit           Not yet final and binding.                   oleh perusahaan terhadap gugatan
                                                                                                                                                                yang diajukan.
                                                                                                                                                                The lawsuit may give rise to potential
                                                                                                                                                                payment obligations for the Company.




272
Page 275
                                                                                                                          GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                           CORPORATE GOVERNANCE
Pokok Perkara/Gugatan                          Status Penyelesaian               Pengaruh terhadap Perusahaan
Case Subject/Lawsuit                             Settlement Status                     Impact on the Company

Penyelesaian Kewajiban                 Sudah berkekuatan hukum tetap.         Memberikan dampak finansial seiring
Fulfillment of Obligations             Final and binding.                     dengan realisasi pembayaran atas
                                                                              klaim yang diajukan, sebagai bagian
                                                                              dari komitmen Perusahaan dalam
                                                                              memenuhi kewajibannya.
                                                                              Providing financial impacts in line
                                                                              with the payments of submitted
                                                                              claims, which is part of the Company’s
                                                                              commitment to fulfilling its obligations.


Sanksi Administratif
Administrative Sanctions
      Keterangan                                                                  Pihak yang Memberikan Sanksi
 No
      Description                                                                            Imposed by

  1   Sanksi Administratif atas Keterlambatan Penyampaian dan Pengumuman Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
      Laporan Keuangan Tahunan Perseroan per 31 Desember 2023.                Financial Services Authority (OJK)
      Administrative Sanction for the Late Submission and Announcement of the
      Company’s Annual Financial Statements as of December 31, 2023.

  2   Sanksi Administratif atas Keterlambatan Penyampaian dan Pengumuman Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
      Laporan Keuangan Tahunan Perseroan per 31 Desember 2022.                Financial Services Authority (OJK)
      Administrative Sanction for the Late Submission and Announcement of the
      Company’s Annual Financial Statements as of December 31, 2022.

  3   Sanksi Administratif atas Keterlambatan Penyampaian Laporan Tahunan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
      dan Laporan Keberlanjutan Perseroan Periode Tahun 2022.               Financial Services Authority (OJK)
      Administrative Sanction for the Late Submission of the Company’s 2022
      Annual Report and Sustainability Report.

  4   Sanksi Administratif atas Keterlambatan Penyampaian dan Pengumuman Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
      Laporan Keuangan Tahunan Perseroan per 31 Desember 2019.                Financial Services Authority (OJK)
      Administrative Sanction for the Late Submission and Announcement of the
      Company’s Annual Financial Statements as of December 31, 2019.


Sanksi administratif di sepanjang tahun 2025                The administrative sanctions imposed on the
yang diterima oleh Perseroan merupakan sanksi               Company throughout 2025 were administrative
administratif atas keterlambatan pemenuhan                  sanctions related to late fulfillment of the
kewajiban Perseroan pada tahun-tahun sebelumnya,            Company’s obligations in previous years; these
dimana sanksi ini tidak bersifat material dan tidak         sanctions were not material and did not affect
mempengaruhi kelangsungan usaha Perseroan.                  the Company’s business continuity. Furthermore,
Selain itu, tidak terdapat sanksi administratif yang        no administrative sanctions were imposed on
dikenakan kepada anggota Direksi maupun anggota             members of the Board of Directors or the Board of
Dewan Komisaris. Perseroan juga tidak melakukan             Commissioners. The Company also did not commit
                                                                                                                                   Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
pelanggaran hukum apa pun (yang berkaitan dengan            any legal violations (related to labor, employment,
masalah perburuhan, ketenagakerjaan, konsumen,              consumer, bankruptcy, commercial, competition, or
kepailitan, komersial, persaingan atau lingkungan),         environmental issues), did not receive sanctions from
tidak mendapatkan sanksi dari regulator karena              regulators for failing to make announcements within
tidak membuat pengumuman dalam jangka waktu                 the specified timeframe regarding material events,
yang ditentukan untuk peristiwa penting (material           and there is no evidence that the Company has failed
event) dan tidak ada bukti bahwa Perseroan belum            to comply with listing rules and regulations over the
mematuhi peraturan dan peraturan pencatatan                 past year, aside from disclosure requirements. The
selama setahun terakhir selain dari aturan                  Company remains committed to complying with
pengungkapan. Perseroan senantiasa berkomitmen              applicable laws and regulations.
untuk mematuhi peraturan perundang-undangan
yang berlaku.




                                                                                                                          273
Page 276
                                                                             Kode Etik                        [G-07]

                                                                             Code of Ethics



                                                                             Dalam pengembangan penerapan governansi                In developing the implementation of corporate
                                                                             korporat, Perseroan telah merumuskan berbagai          governance, the Company has formulated various
                                                                             kebijakan yang menyangkut etika di lingkungan          policies regarding ethical conduct within the AirAsia
                                                                             AirAsia. Perseroan mengupayakan penerapan              environment. The Company strives to apply the highest
                                                                             standar etika terbaik dalam menjalankan segenap        ethical standards in conducting all its business activities
                                                                             aktivitas bisnisnya sesuai dengan visi, misi, dan      in accordance with its vision, mission, and culture
                                                                             budaya yang dimiliki melalui implementasi Kode Etik.   through the implementation of the Code of Ethics.

                                                                             Kode Etik Perseroan ditetapkan berdasarkan             The Company’s Code of Ethics was established
                                                                             Surat     Keputusan     Direksi No.    AAID/CEO-       pursuant to Board of Directors’ Decree No. AAID/
                                                                             CORSEC/12-2018/023 tanggal 7 Desember 2018.            CEO-CORSEC/12-2018/023 dated December 7,
                                                                             Pembentukan Kode Etik ini merupakan salah satu         2018. The Code of Ethics was established as part
                                                                             wujud komitmen Perseroan dalam menerapkan              of the Company’s commitment to implementing
                                                                             governansi korporat secara komprehensif untuk          comprehensive corporate governance to achieve
                                                                             mencapai keberhasilan jangka panjang. Kode Etik        long-term success. It serves as a guideline for
                                                                             ini juga berfungsi sebagai pedoman yang mengatur       business and work ethics, and as a reference
                                                                             mengenai etika bisnis dan etika kerja, sekaligus       for Allstars in carrying out all their activities in
                                                                             menjadi acuan bagi Allstars dalam menjalankan          accordance with the Company’s core values.
                                                                             seluruh aktivitasnya sesuai dengan nilai-nilai inti
                                                                             Perseroan.

                                                                             Kode Etik dan Perilaku [GRI 2-23] [GRI 2-24]           Code of Conduct [GRI 2-23] [GRI 2-24]

                                                                             Perseroan meyakini bahwa penerapan Kode Etik           The Company believes that the implementation
                                                                             dan Perilaku (Code of Conduct) merupakan fondasi       of the Code of Conduct is a key foundation in
                                                                             utama dalam menjaga integritas, profesionalisme,       maintaining the integrity, professionalism, and trust
                                                                             serta kepercayaan seluruh pemangku kepentingan.        of all stakeholders. The Code of Conduct serves as
                                                                             Kode Etik dan Perilaku menjadi pedoman bagi            a guide for all Allstars in performing their duties and
                                                                             seluruh Allstars dalam menjalankan tugas dan           responsibilities ethically, legally, and in line with the
                                                                             tanggung jawabnya secara etis, patuh hukum, dan        Company’s values.
                                                                             selaras dengan nilai-nilai Perseroan.
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Sebagai bentuk komitmen terhadap perbaikan             As a demonstration of its commitment to continuous
                                                                             berkelanjutan, Perseroan secara berkala meninjau       improvement, the Company periodically reviews
                                                                             efektivitas Kode Etik dan Perilaku. Pada tahun         the effectiveness of the Code of Conduct. From
                                                                             2025 hingga diterbitkannya Laporan Tahunan ini,        2025 until the publication of this Annual Report,
                                                                             Perseroan masih dalam proses peninjauan (review)       the Company is still in the process of reviewing the
                                                                             atas Kode Etik dan Perilaku yang berlaku, guna         current Code of Conduct to ensure its alignment with
                                                                             memastikan kesesuaiannya dengan dinamika               operational dynamics, regulatory developments,
                                                                             operasional, perkembangan regulasi, serta praktik      and best practices in corporate governance.
                                                                             terbaik governansi korporat.

                                                                             Pokok-pokok Kode Etik                                  Code of Conduct Principles

                                                                             Penyusunan Kode Etik Perseroan dilakukan               The preparation of the Company’s Code of Conduct
                                                                             berdasarkan nilai-nilai inti dan semangat Perseroan    is based on the Company’s core values and spirit,
                                                                             sehingga dapat memberikan pengaruh positif untuk       ensuring a positive influence in creating a conducive
                                                                             menciptakan suasana yang kondusif bagi Allstars        atmosphere for Allstars and can encourage the
                                                                             dan dapat mendorong tercapainya visi dan misi          achievement of the Company’s vision and mission.
                                                                             Perseroan. Kode Etik Perseroan terdiri dari 3 (tiga)   The Company’s Code of Conduct consists of 3
                                                                             bagian utama, yaitu:                                   (three) main sections:




274
Page 277
                                                                                                                  GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                   CORPORATE GOVERNANCE
1.   Etika Bisnis                                      1.   Business Ethics
     Standar perilaku yang diterapkan Perseroan             Standards of conduct applied by the Company
     dalam      berinteraksi   dengan    pemangku           in interactions with stakeholders, which include:
     kepentingan yang terdiri dari:
     a. Kepatuhan terhadap peraturan perundang-             a.   Compliance with the laws and regulations;
         undangan;
     b. Kepedulian terhadap Ketenagakerjaan,                b.   Concern for Employment, Occupational
         Kesehatan, dan Keselamatan Kerja (K3);                  Health, and Safety (OHS);
     c. Pemberian kesempatan yang sama kepada               c.   Equal opportunity for employees in
         karyawan untuk mendapatkan pekerjaan,                   employment, promotion, and termination;
         promosi dan pemberhentian kerja;
     d. Standar etika dalam hubungan dengan                 d.  Ethical standards in relations with
         pemangku kepentingan; dan                              stakeholders; and
     e. Standar etika jajaran manajemen dan                 e. Ethical standards for management and
         karyawan.                                              employees.
2.   Etika Kerja                                       2.   Work Ethics
     Penerapan nilai-nilai yang dianut oleh Allstars        Application of values upheld by the Allstars in
     dalam berinteraksi serta digunakan dalam               daily work interactions, including:
     pedoman pelaksanaan pekerjaan sehari-hari
     yang terdiri dari:
     a. Komitmen Allstars;                                  a.   Commitment of Allstars;
     b. Etika menjaga nama baik Perseroan;                  b.   Ethics in maintaining the Company’s
                                                                 reputation;
     c. Etika menjaga hubungan baik antar                   c.   Ethics in maintaining good relations among
        karyawan;                                                employees;
     d. Etika menjaga kerahasiaan data dan                  d.   Ethics      in  safeguarding      confidential
        informasi Perseroan;                                     Company data and information;
     e. Etika menjaga dan memanfaatkan fasilitas            e.   Ethics in maintaining and utilizing Company
        Perseroan;                                               facilities;
     f. Etika menjaga keamanan, keselamatan dan             f.   Ethics in ensuring workplace safety, security,
        kesehatan lingkungan kerja;                              and environmental health;
     g. Etika melakukan pencatatan data dan                 g.   Ethics in recording data and reports; and
        laporan; dan
     h. Etika menghindari benturan kepentingan.             h. Ethics in avoiding conflicts of interest.
3.   Penerapan dan Penegakan Kode Etik                 3.   Implementation and Enforcement of the Code
                                                            of Conduct
     Komitmen penerapan, dan batasan yang tidak             Commitment to implementation and boundaries
     boleh dilanggar dalam aktivitas sehari-hari            that must not be violated in daily activities,
     yang terdiri dari:                                     which include:
     a. Sosialisasi;                                        a. Socialization;
     b. Komitmen dan tanggung jawab;                        b. Commitment and responsibility;
                                                                                                                           Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
     c. Pelaporan atas pelanggaran;                         c. Reporting of violations;
     d. Penanganan pelanggaran; dan                         d. Handling of violations; and
     e. Sanksi.                                             e. Sanctions.

Sosialisasi Kode Etik dan Penegakannya                 Code of Conduct Socialization and
                                                       Enforcement

Perseroan secara konsisten menjalankan program         The Company consistently carries out a Code of
internalisasi Kode Etik untuk memastikan bahwa         Conduct internalization program to ensure that all
seluruh Allstars telah memahami dan berpedoman         Allstars understand and refer to the Code of Conduct
pada Kode Etik dalam menjalankan aktivitasnya.         in carrying out their activities. The Company’s
Tim     Governansi    Korporat Perseroan    yang       Corporate Governance Team, which is coordinated
dikoordinasikan oleh People & Culture Department       by the People & Culture Department and the
dan Divisi Departemen Audit Internal merupakan         Internal Audit Division, is primarily responsible for
penanggung jawab utama dalam melaksanakan              effectively and comprehensively disseminating the
sosialisasi secara efektif dan menyeluruh untuk        Code of Conduct to foster commitment among all
membangun komitmen bagi seluruh pihak-pihak            stakeholders.
yang berkepentingan.




                                                                                                                  275
Page 278
                                                                             Sosialisasi Kode Etik dilakukan melalui program         The socialization of the Code of Ethics is conducted
                                                                             orientasi karyawan sesuai dengan program                through employee orientation programs in
                                                                             yang diselenggarakan oleh Perseroan dan                 accordance with the Company’s established
                                                                             penyegaran secara berkala bagi seluruh Allstars.        programs and periodic refresher sessions for all
                                                                             Selain itu, sosialisasi Kode Etik juga dilakukan        Allstars. Additionally, the Code of Conduct is also
                                                                             kepada pemangku kepentingan Perseroan untuk             socialized to the Company’s stakeholders to foster
                                                                             memberikan pemahaman terhadap etika bisnis dan          an understanding of the Company’s business ethics
                                                                             etika kerja yang dimiliki oleh Perseroan.               and work ethics.

                                                                             Pemberlakuan Kode Etik bagi Seluruh                     Application of the Code of Conduct to All
                                                                             Level Organisasi                                        Organizational Levels

                                                                             Perseroan mengharuskan setiap Allstars untuk            The Company requires every Allstar to have a
                                                                             memiliki komitmen untuk dapat menyelaraskan             commitment to align themselves with the Company’s
                                                                             diri dengan sistem nilai dan budaya kerja di            values and work culture. Accordingly, all Allstars are
                                                                             Perseroan. Untuk itu, seluruh Allstars diwajibkan       obligated to understand, internalize, and adhere
                                                                             untuk mengerti, menghayati, dan menjalankan             to the Code of Conduct as the moral foundation,
                                                                             Kode Etik sebagai landasan moral, sikap, dan etika      attitude, and ethical framework for their actions and
                                                                             dalam bertindak dan berperilaku. Direksi dan seluruh    behavior. The Board of Directors and all Heads of
                                                                             Kepala Departemen bertanggung jawab dalam               Department are responsible for ensuring employees
                                                                             memberikan pemahaman penerapan Kode Etik                under their respective work units understand the
                                                                             kepada karyawan di lingkungan unit kerja masing-        implementation of the Code of Conduct to ensure
                                                                             masing dalam rangka keberhasilan penerapannya.          its successful adoption.

                                                                             Mekanisme Kepatuhan atas Kode Etik                      Code of Conduct Compliance Mechanism
                                                                             dan Perilaku [GRI 2-25]                                 [GRI 2-25]



                                                                             Guna memastikan penerapan Kode Etik dan Perilaku        To ensure that the Code of Conduct is implemented
                                                                             berjalan secara efektif, Perseroan menerapkan           effectively, the Company has implemented a
                                                                             sistem kepatuhan yang terstruktur dan konsisten.        structured and consistent compliance system.
                                                                             Setiap pelanggaran terhadap Kode Etik dan Perilaku      Any violation of the Code of Conduct is addressed
                                                                             ditindaklanjuti melalui mekanisme disipliner yang       through strict disciplinary mechanisms, including
                                                                             tegas, termasuk pemberian peringatan hingga             warnings and termination of employment, according
                                                                             pemutusan hubungan kerja, sesuai dengan tingkat         to the degree of violation and the zero-tolerance
                                                                             pelanggaran dan prinsip zero tolerance policy.          policy.

                                                                             Landasan utama penerapan disiplin tersebut              The main foundation for the implementation of these
                                                                             mengacu pada Peraturan Perusahaan Tahun 2025-           disciplinary measures is the Company Regulation
                                                                             2027, yang mengatur hak dan kewajiban karyawan          2025–2027, which governs employees’ rights
                                                                             serta standar perilaku di lingkungan kerja. Peraturan   and obligations as well as behavioral standards
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Perusahaan ini telah disertifikasi dan diverifikasi     in the workplace. This Company Regulation has
                                                                             oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), sebagai bentuk      been certified and verified by the Department
                                                                             kepatuhan terhadap ketentuan ketenagakerjaan            of Labor (Disnaker), demonstrating compliance
                                                                             yang berlaku. Selain itu, sistem kepatuhan Perseroan    with applicable labor regulations. Additionally,
                                                                             juga telah melalui proses sertifikasi dan verifikasi    the Company’s compliance system has passed a
                                                                             oleh pihak ketiga independen, guna memastikan           certification and verification process conducted by
                                                                             keandalan dan konsistensi implementasinya.              an independent third party to ensure the reliability
                                                                                                                                     and consistency of its implementation.

                                                                             Perseroan melakukan pemantauan terhadap                 The Company monitors potential ethical violations,
                                                                             potensi pelanggaran etika yang mencakup                 which include harassment, fraud, misappropriation,
                                                                             antara lain pelecehan (harassment), kecurangan          misuse of company facilities or assets, and other
                                                                             (fraud),     penyalahgunaan     (misappropriation),     categories of ethical violations. Based on the results
                                                                             penyalahgunaan fasilitas atau aset perusahaan,          of monitoring and internal review, no confirmed
                                                                             serta    kategori   pelanggaran      etika  lainnya.    ethical violations were identified across all these
                                                                             Berdasarkan hasil pemantauan dan penelaahan             categories during the reporting period.
                                                                             internal, tidak terdapat pelanggaran etika yang
                                                                             terkonfirmasi pada seluruh kategori tersebut selama
                                                                             periode pelaporan.




276
Page 279
                                                                                                                GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                 CORPORATE GOVERNANCE
Kondisi ini mencerminkan penerapan kebijakan          This condition reflects the consistent implementation
etika, pengendalian internal, serta mekanisme         of ethical policies, internal controls, and reporting
pelaporan yang dijalankan secara konsisten di         mechanisms within the Company. Accordingly, there
lingkungan Perseroan. Sejalan dengan hal tersebut,    were no disciplinary sanctions or terminations of
tidak terdapat penerapan sanksi disipliner maupun     employment against employees, nor were there
pemutusan hubungan kerja terhadap karyawan,           any terminations or non-renewals of business
serta tidak terdapat penghentian atau tidak           partnerships with business partners caused by
diperpanjangnya hubungan kerja sama dengan            ethical violations.
mitra usaha yang disebabkan oleh pelanggaran
etika.

Perseroan memandang hasil ini sebagai bagian dari     The Company considers this result part of its ongoing
upaya berkelanjutan dalam membangun budaya            efforts to foster a culture of integrity, enhance
integritas, meningkatkan kesadaran etika, serta       ethical awareness, and ensure that any potential
memastikan bahwa setiap potensi pelanggaran           violations are addressed objectively, proportionally,
ditangani secara objektif, proporsional, dan sesuai   and in accordance with applicable regulations.
dengan ketentuan yang berlaku.

Sanksi atas Pelanggaran Kode Etik                     Sanctions for Code of Conduct Violations

Untuk memastikan kepatuhan penerapan Kode             To ensure compliance with the Code of Conduct, the
Etik, Perseroan memberikan sanksi yang tegas dan      Company imposes firm and consistent sanctions
konsisten kepada karyawan yang terbukti melakukan     on employees who are proven to have committed
pelanggaran sesuai dengan ketentuan yang              violations in accordance with applicable regulations.
berlaku. Sanksi atas pelanggaran yang dilakukan       Sanctions for violations committed by the Board of
oleh Dewan Komisaris dan/atau Direksi diberikan       Commissioners and/or the Board of Directors are
dengan mengacu pada Anggaran Dasar Perseroan          imposed in accordance with the Company’s Articles
dan keputusan RUPS. Sementara, pengenaan              of Association and decisions of the General Meeting
sanksi terhadap karyawan dilakukan sesuai dengan      of Shareholders. Meanwhile, sanctions imposed on
kesepakatan dalam Peraturan Perusahaan yang           employees are carried out in accordance with the
dimiliki Perseroan maupun aturan kepegawaian          provisions of the Company’s internal regulations and
yang berlaku.                                         applicable personnel rules.

Pelaporan adanya dugaan pelanggaran yang              Reports of alleged violations committed by
dilakukan oleh karyawan harus disertai dengan         employees must be accompanied by evidence of
bukti-bukti   pelanggaran.      Setiap    dugaan      the violation. Every reported alleged violation will be
pelanggaran yang dilaporkan akan ditindaklanjuti      followed up through further review or investigation to
melalui pengkajian atau pemeriksaan lebih lanjut      verify the evidence and determine the severity of the
guna proses pembuktian dan penentuan bobot            violation, as well as to provide material consideration
pelanggaran, serta sebagai bahan pertimbangan         in imposing disciplinary action or sanctions.
dalam pemberian tindakan disiplin atau sanksi.
                                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Jumlah Pelanggaran Kode Etik serta                    Number of Code of Conduct Violations
Sanksi yang Diberikan                                 and Sanctions Imposed

Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak mencatat        Throughout 2025, the Company recorded no
adanya pelanggaran maupun sanksi yang diberikan       violations or sanctions imposed for Code of Conduct
atas pelanggaran Kode Etik. Hal ini dinilai dapat     violations. This achievement reflects Allstars’ strong
mencerminkan tingginya pemahaman Allstars akan        understanding of the importance of implementing
pentingnya implementasi Kode Etik pada setiap         the Code of Conduct in all their activities.
aktivitas yang dijalankan.




                                                                                                                277
Page 280
                                                                             Tata Kelola Teknologi Informasi
                                                                             Information Technology Governance




                                                                             Kebijakan Tata Kelola Teknologi                         Information Technology Governance
                                                                             Informasi                                               Policy

                                                                             Bagi Perseroan, tata kelola teknologi informasi         For the Company, information technology governance
                                                                             bukan sekadar tentang pengelolaan infrastruktur,        is not merely about managing infrastructure, but
                                                                             melainkan    tentang     membangun      pondasi         about building a foundation of trust and comfort for
                                                                             kepercayaan dan kenyamanan bagi seluruh                 all users. The Company believes that behind every
                                                                             pengguna. Perseroan meyakini bahwa di balik             robust system lies its commitment to safeguarding
                                                                             setiap sistem yang tangguh, terdapat komitmen           data security and ensuring service continuity.
                                                                             Perseroan untuk menjaga keamanan data dan
                                                                             keberlangsungan layanan.

                                                                             Perlindungan dan Ketahanan                              Digital Infrastructure Protection and
                                                                             Infrastruktur Digital                                   Resilience

                                                                             Perseroan secara proaktif menjalankan kebijakan         The Company proactively implements strict system
                                                                             keamanan sistem yang ketat melalui pembaruan            security policies through regular operating system
                                                                             sistem operasi secara berkala (patch management).       updates (patch management). The Company
                                                                             Perseroan menyadari bahwa di tengah maraknya            recognizes that amid the proliferation of cyber
                                                                             ancaman keamanan siber dan risiko kebocoran             security threats and data breach risks, strengthening
                                                                             data (data breach), penguatan infrastruktur             the infrastructure is a form of the Company’s
                                                                             adalah bentuk tanggung jawab Perseroan. Dengan          responsibility. By building a more solid security
                                                                             membangun fondasi sekuriti yang lebih solid,            foundation, the Company is committed to minimizing
                                                                             Perseroan berkomitmen untuk meminimalisir risiko        risks and warding off any digital disruptions, to
                                                                             dan menangkal setiap gangguan digital, demi             ensure business activities continue to run smoothly.
                                                                             memastikan aktivitas bisnis tetap berjalan tanpa
                                                                             hambatan.

                                                                             Keunggulan Layanan (ISO 20000)                          Service Excellence (ISO 20000)

                                                                             Kebanggaan besar bagi Perseroan di tahun ini adalah     A major source of pride for the Company this year
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             keberhasilan Departemen TI dalam meraih sertifikasi     is the IT Department’s success in achieving ISO
                                                                             ISO 20000, sebuah standar emas internasional            20000 certification, an international gold standard
                                                                             dalam IT Service Management (ITSM). Pencapaian          in IT Service Management (ITSM). This achievement
                                                                             ini merupakan refleksi dari dedikasi dan kerja keras    reflects the team’s dedication and hard work in
                                                                             tim dalam menghadirkan tata kelola layanan yang         delivering high-quality service management. With
                                                                             berkualitas tinggi. Dengan proses internal yang lebih   more efficient internal processes, the Company
                                                                             efisien, Perseroan memastikan tingkat ketersediaan      ensures optimal service availability, enabling every
                                                                             layanan (service availability) yang optimal, sehingga   colleague and user to experience ease in their
                                                                             setiap rekan kerja dan pengguna dapat merasakan         activities through reliable technological support.
                                                                             kemudahan dalam beraktivitas melalui dukungan
                                                                             teknologi yang andal.

                                                                             Tujuan Penerapan Tata Kelola Teknologi                  Objectives of Information Technology
                                                                             Informasi                                               Governance Implementation

                                                                             Penerapan tata kelola TI di Perseroan bukan sekadar     The implementation of IT governance at the
                                                                             pemenuhan aspek teknis, melainkan fondasi               Company is not merely about meeting technical
                                                                             untuk membangun kepercayaan dan mendukung               requirements, but serves as the foundation for
                                                                             pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan melalui:          building trust and supporting sustainable business
                                                                                                                                     growth through:


278
Page 281
                                                                                                                GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                 CORPORATE GOVERNANCE
1.   Ketahanan Keamanan Informasi. Perseroan            1.   Information Security Resilience. The Company
     menempatkan perlindungan data sebagai                   prioritizes data protection above all else.
     prioritas utama. Dengan membangun sistem                By building a robust defense system, we
     pertahanan yang tangguh, kami memastikan                ensure that corporate information assets and
     aset informasi korporasi dan privasi data               customer data privacy remain protected from
     pelanggan tetap terlindungi dari ancaman                the increasingly dynamic cyber threats.
     siber yang kian dinamis.
2.   Kepatuhan dan Harmonisasi Regulasi. Sebagai        2.   Regulatory Compliance and Harmonization.
     bentuk kepatuhan terhadap hukum yang                    As a form of compliance with applicable laws,
     berlaku, Perseroan memastikan seluruh aktivitas         the Company ensures all its IT activities are
     TI selaras dengan kebijakan nasional. Kami              in line with national policies. We proactively
     secara proaktif menjalin kemitraan strategis            establish strategic partnerships with authorized
     dengan institusi berwenang, seperti BSSN dan            institutions, such as BSSN and DGCA, to ensure
     DGCA, guna memastikan standar keamanan                  our security and operational standards remain
     dan operasional kami selalu berada di jalur yang        on the right track.
     benar.
3.   Optimalisasi Efisiensi Operasional. Perseroan      3.   Optimizing Operational Efficiency. The Company
     percaya bahwa teknologi yang dikelola                   believes that optimally managed technology is
     secara optimal adalah kunci efektivitas kerja.          the key to operational effectiveness. Through
     Melalui tata kelola sumber data TI yang tepat           effective IT data governance, we strive to
     guna, kami berupaya menghapus hambatan                  eliminate operational barriers and maximize
     operasional dan memberikan nilai tambah                 value for corporate productivity.
     yang maksimal bagi produktivitas perusahaan.



Struktur Organisasi Pengelola Teknologi                 Organizational Structure of Information
Informasi                                               Technology Management

Untuk memastikan roda transformasi digital              To ensure the wheels of digital transformation turn
berputar dengan optimal, Perseroan membentuk            optimally, the Company established the Innovation,
Departemen Innovation, Communication, and               Communication, and Technology (ICT) Department
Technology (ICT) sebagai jantung penggerak              as the driving force of technology within the
teknologi di perusahaan.                                Company.

Departemen ICT mengemban tanggung jawab                 The ICT Department is fully responsible for
penuh mulai dari menjaga stabilitas operasional         maintaining daily operational stability, leading
harian, memimpin inovasi pengemebangan sistem,          system development innovation, and upholding the
hingga menegakkan prinsip-prinsip tata kelola TI        principles of accountable IT governance.
yang akuntabel.

Semangat Perseroan adalah kolaborasi. Oleh              The Company’s ethos is collaboration. Therefore, the
                                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
karena itu, ICT Perseroan senantiasa bergerak           Company’s ICT Department consistently operates
selaras dalam sinergi global bersama tim ICT Grup       in global synergy with the AirAsia Group ICT team in
AirAsia di Malaysia. Kerja sama lintas batas ini        Malaysia. This cross-border collaboration enables
memungkinkan terjadinya pertukaran pengetahuan          knowledge-sharing and technology standardization,
(knowledge-sharing) dan standarisasi teknologi,         ensuring that the solutions we deliver locally
sehingga solusi yang kami hadirkan di tingkat lokal     maintain world-class quality and standards.
tetap memiliki kualitas dan standar kelas dunia.



Tata Kelola Teknologi Informasi terkait                 Information Technology Governance
Disruption, Cyber Security, dan Disaster                Regarding Disruption, Cybersecurity, and
Recovery                                                Disaster Recovery

Ketangguhan Digital: Menghadapi Disrupsi,               Digital Resilience: Addressing Disruption,
Keamanan Siber, dan Pemulihan Bencana                   Cybersecurity, and Disaster Recovery
Perseroan menyadari bahwa di era transformasi           The Company is aware that in this era of digital
digital, tantangan bukan hanya datang dari              transformation, challenges not only stem from
inovasi, tetapi juga risiko yang menyertainya.          innovation but also from the risks that accompany


                                                                                                                279
Page 282
                                                                             Perseroan berkomitmen untuk membangun resiliensi         it. The Company is committed to building digital
                                                                             (ketangguhan) digital melalui tata kelola TI yang        resilience through IT governance capable of
                                                                             mampu beradaptasi dengan disrupsi, menangkal             adapting to disruption, mitigating cyber threats, and
                                                                             ancaman siber, dan memastikan pemulihan                  ensuring rapid disaster recovery. For the Company,
                                                                             bencana yang cepat. Bagi Perseroan , keberlanjutan       operational continuity is our commitment to
                                                                             operasional adalah janji Perseroan untuk menjaga         maintain business continuity and customer trust.
                                                                             kelancaran bisnis dan kepercayaan pelanggan.

                                                                             Komitmen terhadap Keamanan Informasi                     Commitment to Information Security

                                                                             Dalam menghadapi ancaman yang kian beragam               In dealing with increasingly diverse threats of
                                                                             mulai dari phising, malware, denial of service, hingga   phishing, malware, denial of service, and ransomware,
                                                                             ransomware, Perseroan tidak hanya mengandalkan           the Company not only relies on technology but
                                                                             teknologi, tetapi juga kesigapan respon. Kami            also on rapid response. We ensure every incident is
                                                                             memastikan setiap insiden ditangani dengan cepat         handled promptly and comprehensively to protect
                                                                             dan komprehensif guna melindungi integritas data         data integrity and minimize the impact on users.
                                                                             dan meminimalisir dampak bagi pengguna.

                                                                             Sebagai langkah nyata dalam membangun                    As a concrete step in building a healthy and secure
                                                                             ekosistem digital yang sehat dan aman, Perseroan         digital ecosystem, the Company consistently
                                                                             secara      konsisten    melakukan    upaya-upaya        implements the following preventive measures:
                                                                             pencegahan sebagai berikut:
                                                                             1. Pembaruan Keamanan Berkala (Proactive                 1.   Regular Security Updates (Proactive patching):
                                                                                 patching): Kami memastikan seluruh perangkat              We ensure all hardware within the Company’s
                                                                                 keras di lingkungan Perseroan selalu terlindungi          environment is always protected with the latest
                                                                                 dengan security patches terbaru. Langkah                  security patches. This step reflects our vigilance
                                                                                 ini adalah bentuk kewaspadaan kami dalam                  in closing security vulnerabilities before risks
                                                                                 menutup celah kerentanan sebelum risiko                   materialize.
                                                                                 muncul.
                                                                             2. Integritas Perangkat dan Perangkat Lunak: Kami        2.   Hardware and Software Integrity: We uphold
                                                                                 menjunjung tinggi orisinalitas dengan hanya               authenticity by using only genuine hardware
                                                                                 menggunakan perangkat keras dan perangkat                 and software. This is not merely a matter of
                                                                                 lunak asli. Hal ini bukan hanya soal kepatuhan,           compliance but also ensures significantly
                                                                                 tetapi juga tentang memastikan stabilitas dan             greater system stability and security.
                                                                                 keamanan sistem yang jauh lebih terjamin.
                                                                             3. Penguatan Akses Nirkabel yang Tersegmentasi:          3.   Strengthening Segmented Wireless Access: We
                                                                                 Kami memperketat dan memodernisasi akses                  are tightening and modernizing wireless (Wi-Fi)
                                                                                 nirkabel (Wi-Fi) di lingkungan perusahaan                 access within the corporate environment using
                                                                                 menggunakan teknologi enkripsi terkini. Langkah           the latest encryption technologies. This ensures
                                                                                 ini memastikan bahwa setiap koneksi yang                  that every established connection is secure and
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                 terjalin adalah koneksi yang aman dan hanya               used only by authorized parties.
                                                                                 digunakan oleh pihak yang berwenang.
                                                                             4. Kesiapsiagaan Pemulihan Bencana (Disaster             4.   Disaster Recovery Preparedness: The Company
                                                                                 Recovery): Perseroan secara rutin memperkuat              routinely strengthens data backup procedures
                                                                                 prosedur pencadangan data (data backup)                   and tests disaster recovery systems. This initiative
                                                                                 dan menguji sistem pemulihan bencana. Hal                 ensures that even in emergency situations, IT
                                                                                 ini dilakukan untuk memastikan bahwa dalam                services can be restored immediately so that
                                                                                 situasi darurat sekalipun, layanan TI dapat               business operations and customer service are
                                                                                 segera dipulihkan sehingga aktivitas bisnis dan           not disrupted.
                                                                                 pelayanan kepada pelanggan tidak terhenti.

                                                                             Program Strategis Teknologi Informasi                    2025 Strategic Information Technology
                                                                             Tahun 2025                                               Program

                                                                             Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah menjalankan        Throughout 2025, the Company has implemented a
                                                                             sejumlah program strategis di bidang teknologi           number of strategic programs related to information
                                                                             informasi yang dirancang untuk mendukung                 technology, which are designed to support digital
                                                                             transformasi   digital,  meningkatkan     efisiensi      transformation, improve operational efficiency,
                                                                             operasional, dan memperkuat daya saing bisnis.           and strengthen business competitiveness. These
                                                                             Program-program tersebut meliputi:                       programs are:


280
Page 283
                                                                                                                       GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                        CORPORATE GOVERNANCE
1.   Pengembangan Kapabilitas dan Kompetensi                1.   Development       of   IT    Human    Resources
     SDM TI: “Fokus pada standarisasi kompetensi                 Capabilities and Competencies: “Focusing
     melalui sertifikasi internasional seperti ITIL              on     standardizing    competencies     through
     Foundation v4, guna memastikan setiap talenta               international certifications, such as ITIL
     TI memiliki kerangka kerja pengelolaan layanan              Foundation v4, to ensure every IT professional
     yang selaras dengan praktik terbaik global.”                possesses a service management framework
                                                                 aligned with global best practices.”
2.   Modernisasi Infrastruktur Cloud dan Keamanan           2.   Modernization of Cloud Infrastructure and
     Siber: “Memperkuat resiliensi sistem melalui                Cybersecurity: “Strengthening system resilience
     adopsi cloud-native yang fleksibel dan                      through the adoption of flexible cloud-native
     penguatan lapisan pertahanan siber untuk                    solutions and reinforcing cybersecurity defenses
     menjamin keamanan data korporasi secara                     to ensure comprehensive corporate data
     menyeluruh.”                                                security.”
3.   Optimasi Operasional melalui Kecerdasan                3.   Operational Optimization through Artificial
     Buatan (AI) dan Otomasi: ”Mengintegrasikan                  Intelligence (AI) and Automation: “Integrating
     teknologi cerdas untuk menyederhanakan                      intelligent technologies to streamline repetitive
     proses bisnis yang berulang, sehingga                       business      processes,    thereby    improving
     meningkatkan akurasi dan kecepatan respon                   operational accuracy and response speed.”
     operasional.”
4.   Transformasi Pengalaman Digital Pelanggan:             4.   Transforming the Digital Customer Experience:
     “Membangun ekosistem digital yang lebih                     “Building a more intuitive and personalized
     intuitif dan personal, yang dirancang untuk                 digital ecosystem, designed to provide greater
     memberikan kenyamanan lebih bagi pelanggan                  convenience for customers in every digital
     dalam setiap interaksi digital.”                            interaction.”



Rencana Pengembangan Teknologi                              2026 Information Technology
Informasi Tahun 2026                                        Development Plan

Perseroan menetapkan rencana pengembangan                   The Company has established an information
teknologi informasi untuk tahun 2026 yang sejalan           technology development plan for 2026 that aligns
dengan visi jangka panjang perusahaan dalam                 with its long-term vision of achieving sustainable
mewujudkan transformasi digital yang berkelanjutan.         digital   transformation.   The   IT   governance
Adapun rencana pengembangan governansi TI ke                development plan includes:
depan, antara lain:
1. Akselerasi Kapabilitas SDM TI berbasis Future-           1.   Accelerating IT Human Resource Capabilities
    ready Skill: “Mempersiapkan talenta TI yang                  Based on Future-Ready Skills: “Preparing IT
    adaptif     terhadap      perubahan         teknologi        talent to be adaptive to massive technological
    yang masif, khususnya dalam penguasaan                       changes, particularly in mastering cutting-edge
    metodologi      mutakhir     dan      pemanfaatan            methodologies and utilizing future technologies.”
    perangkat teknologi masa depan.”
                                                                                                                                Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
2. Penyusunan Roadmap Strategis Kecerdasan                  2.   Development        of   a    Strategic   Artificial
    Buatan/AI (3-5 Tahun): “Merumuskan cetak biru                Intelligence (AI) Roadmap (3–5 Years):
    pemanfaatan AI jangka menengah dan panjang                   “Formulating an integrated mid-to-long-term
    yang terintegrasi, mencakup tata kelola data,                blueprint for AI utilization, encompassing data
    infrastruktur pendukung, hingga implementasi                 governance, supporting infrastructure, and the
    solusi berbasis AI di seluruh lini bisnis.”                  implementation of AI-based solutions across all
                                                                 business lines.”
3.   Transformasi Operasional Menuju Intelligent            3.   Operational          Transformation        Toward
     Enterprise: “Mengalihkan proses operasional                 an     Intelligent    Enterprise:   “Transforming
     konvensional menjadi ekosistem yang adaptif                 conventional operational processes into an
     dan otomatis. Target kami adalah menciptakan                adaptive and automated ecosystem. Our goal
     sistem yang mampu memberikan analisis                       is to create a system capable of providing
     prediktif, sehingga Perseroan dapat mengambil               predictive analytics, enabling the Company to
     keputusan lebih cepat dan tepat berdasarkan                 make faster and more accurate decisions based
     data (data-driven decision making).”                        on data (data-driven decision making).”




                                                                                                                       281
Page 284
                                                                             Akuntan Publik
                                                                             Public Accountant




                                                                             Akuntan publik dan kantor akuntan publik merupakan   Public accountant and public accounting firm
                                                                             pihak eksternal yang membantu Perseroan dalam        are external parties that assist the Company
                                                                             melakukan pemeriksaan atau audit laporan             in conducting audits of financial statements to
                                                                             keuangan agar sesuai dengan Standar Akuntansi        ensure compliance with the Financial Accounting
                                                                             Keuangan yang berlaku di Indonesia. Perseroan        Standards applicable in Indonesia. The Company
                                                                             menggunakan jasa akuntan publik dan kantor           utilizes the services of public accountant and public
                                                                             akuntan publik sesuai dengan peraturan perundang-    accounting firm in accordance with applicable
                                                                             undangan yang berlaku. Penunjukan akuntan publik     laws and regulations. The appointment of a public
                                                                             dan kantor akuntan publik ini diharapkan dapat       accountant and public accounting firm is expected
                                                                             mendorong Perseroan untuk memberikan informasi       to encourage the Company to provide accountable,
                                                                             dan data yang akuntabel, independen, dan             independent, and fair information and data to
                                                                             wajar kepada pemegang saham, regulator, serta        shareholders, regulators, and other stakeholders.
                                                                             pemangku kepentingan lainnya.

                                                                             Penunjukan akuntan publik dan kantor akuntan         The appointment of public accountant and
                                                                             publik dilakukan dengan mengacu pada Peraturan       public accounting firm refers to OJK Regulation
                                                                             OJK No. 9 Tahun 2023 juncto Surat Edaran OJK         No. 9 of 2023 juncto OJK Circular Letter No. 18/
                                                                             No. 18/SEOJK.03/2023 tentang Penggunaan              SEOJK.03/2023 regarding the Use of Public
                                                                             Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik        Accountant and Public Accounting Firm Services
                                                                             dalam Kegiatan Jasa Keuangan. Berdasarkan            in Financial Services Activities. Pursuant to these
                                                                             ketentuan tersebut, penunjukan akuntan publik        provisions, the appointment of public accountant
                                                                             dan kantor akuntan publik dilakukan melalui RUPS     and public accounting firm is realized through the
                                                                             Tahunan dengan mempertimbangkan evaluasi dan         Annual General Meeting of Shareholders, taking
                                                                             rekomendasi yang disampaikan oleh Komite Audit       into account the evaluation and recommendations
                                                                             kepada Dewan Komisaris. Perseroan menyampaikan       submitted by the Audit Committee to the Board
                                                                             laporan mengenai penunjukkan akuntan publik dan/     of Commissioners. The Company submits a report
                                                                             atau kantor akuntan publik kepada OJK.               regarding the appointment of public accountant
                                                                                                                                  and/or public accounting firm to the OJK.
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




282
Page 285
                                                                                                                    GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                     CORPORATE GOVERNANCE
Akuntan Publik yang Melakukan Audit                          Public Accountants Auditing the Annual
Laporan Keuangan Tahunan Selama 5                            Financial Statements for the Past 5 Years
Tahun Terakhir

Rincian mengenai akuntan publik beserta informasi            Details regarding the public accountants and other
lainnya dalam 5 (lima) tahun terakhir dapat dilihat          information for the past 5 (five) years are provided
di bawah ini:                                                below:


Tahun        Nama Kantor Akuntan Publik           Jasa yang Diberikan          Jasa Lain             Biaya
Year         Public Accounting Firm                 Services Rendered        Other Services          Fees

2025         Tanubrata Sutanto Fahmi          Audit    Laporan   Keuangan Tidak Ada           Rp1.738.800.000
             Bambang & Rekan (anggota         Perseroan                   None
             firma    BDO     International   Audit of the Company’s
             Limited)                         Financial Statements
             Tanubrata    Sutanto     Fahmi
             Bambang & Partners (member
             of BDO International Limited)

2024         Purwantono, Sungkoro & Surja     Audit    Laporan   Keuangan Tidak Ada           Rp1.778.000.000
             (anggota firma Ernst & Young     Perseroan
             Global Limited)                  Audit of the Company’s None
             Purwantono, Sungkoro & Surja     Financial Statements
             (member of Ernst & Young
             Global Limited)

2023         Purwantono, Sungkoro & Surja     Audit    Laporan   Keuangan Tidak Ada           Rp1.400.000.000
             (anggota firma Ernst & Young     Perseroan
             Global Limited)                  Audit of the Company’s None
             Purwantono, Sungkoro & Surja     Financial Statements
             (member of Ernst & Young
             Global Limited)

2022         Purwantono, Sungkoro & Surja     Audit    Laporan   Keuangan Tidak Ada           Rp1.400.000.000
             (anggota firma Ernst & Young     Perseroan
             Global Limited)                  Audit of the Company’s None

                                                                                                                             Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
             Purwantono, Sungkoro & Surja     Financial Statements
             (member of Ernst & Young
             Global Limited)

2021         Purwantono, Sungkoro & Surja     Audit    Laporan   Keuangan Tidak Ada           Rp1.100.000.000
             (anggota firma Ernst & Young     Perseroan
             Global Limited)                  Audit of the Company’s None
             Purwantono, Sungkoro & Surja     Financial Statements
             (member of Ernst & Young
             Global Limited)




                                                                                                                    283
Page 286
                                                                             Kebijakan Pemberian
                                                                             Kompensasi Jangka Panjang
                                                                             Berbasis Kinerja kepada
                                                                             Manajemen dan/atau Karyawan
                                                                             Performance-Based Long-Term Compensation Policy for Management
                                                                             and/or Employees



                                                                             Hingga 31 Desember 2025, Perseroan tidak memiliki     As of December 31, 2025, the Company does not
                                                                             kebijakan pemberian kompensasi jangka panjang         have a performance-based long-term compensation
                                                                             berbasis kinerja kepada manajemen dan/atau            policy for management and/or employees, such as
                                                                             karyawan seperti program kepemilikan saham oleh       a management and/ or employee stock ownership
                                                                             manajemen dan/atau karyawan (MSOP/ESOP).              program (MSOP/ESOP).




                                                                             Pembelian/Penjualan Saham
                                                                             Dewan Komisaris dan Direksi
                                                                             Purchase/Sale of Shares of the Board of Commissioners and the Board
                                                                             of Directors



                                                                             Hingga akhir tahun 2025, Perseroan belum              As of the end of 2025, the Company has not
                                                                             memiliki    kebijakan   khusus   yang    mengatur     yet established a specific policy that regulates
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             mengenai kepemilikan saham oleh anggota Dewan         share ownership by members of the Board of
                                                                             Komisaris dan/atau Direksi. Meski demikian, seluruh   Commissioners and/or Board of Directors. However,
                                                                             kepemilikan saham anggota Dewan Komisaris dan         all share ownership by the Board of Commissioners
                                                                             Direksi telah dilaporkan secara transparan, sesuai    and the Board of Directors has been transparently
                                                                             dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Langkah      reported in accordance with applicable regulations.
                                                                             ini mencerminkan komitmen Perseroan terhadap          This step reflects the Company’s commitment to
                                                                             prinsip keterbukaan dan akuntabilitas dalam           the principles of transparency and accountability in
                                                                             menjalankan praktik governansi korporat.              implementing corporate governance practices.




284
Page 287
Kebijakan Transaksi




                                                                                                                  GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                   CORPORATE GOVERNANCE
Orang Dalam
Insider Transaction Policy



Perseroan telah memiliki kebijakan tegas untuk          The Company has established strict policies to
menghindari transaksi orang dalam sebagaimana           prevent insider transactions, as stipulated in the
diatur dalam Kode Etik Perseroan. Kode Etik             Company’s Code of Conduct. The Code of Conduct
Perseroan turut mengatur tanggung jawab Allstars        also regulates the responsibility of the Allstars to
untuk menjaga kerahasiaan data dan informasi            maintain the confidentiality of the Company’s data
Perseroan, baik dari pihak internal maupun eksternal.   and information, both internally and externally. To
Dalam menjaga kerahasiaan tersebut, seluruh             uphold this confidentiality, the Allstars are required
Allstars wajib melakukan hal-hal berikut:               to:
1. Mengelola setiap informasi berdasarkan tingkat       1. Manage each piece of information according to
     kerahasiaan dan mengamankan informasi                  its level of confidentiality and secure information
     sebagai salah satu sumber daya dalam                   as a key resource in enhancing the Company’s
     meningkatkan daya saing Perseroan;                     competitiveness;
2. Memberikan informasi yang relevan dan                2. Provide relevant and proportional information
     proporsional kepada pemangku kepentingan               to stakeholders while still considering the
     dengan tetap mempertimbangkan kepentingan              Company’s interests;
     Perseroan;
3. Memberikan jaminan kepada pihak luar,                3.   Ensure external parties, especially customers,
     khususnya pelanggan bahwa semua data dan                that all business-related and supplier-related
     informasi yang berkaitan dengan bisnis dan              data and information will be kept confidential
     pemasok akan dijaga kerahasiaannya dan                  and used solely for business purposes, and will
     pemanfaatannya hanya untuk tujuan bisnis,               not be disclosed to unauthorized parties unless
     tidak diberikan kepada pihak lain yang tidak            written consent is obtained from the data
     berwenang, kecuali atas persetujuan tertulis            provider;
     dari pihak yang mengeluarkan data;
4. Memberikan jaminan bahwa semua data dan              4.   Guarantee that all data and information
     informasi yang diperoleh dari pihak luar di mana        obtained from external parties with whom the
     Perseroan melakukan bisnis hanya dipergunakan           Company conducts business will only be used
     sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan dan          for the specified purposes and must not be
     dilarang menyalahgunakan untuk kepentingan              misused for personal gain;
     pribadi;
5. Dalam hal tertentu ketika karyawan berhenti          5.   In specific cases where the employees resign or
                                                                                                                           Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
     bekerja atau meninggalkan Perseroan atas                leave the Company voluntarily, all documents
     kemauan sendiri, maka seluruh dokumen atau              or records, including soft copies acquired
     catatan termasuk salinan digital (softcopy)             during employment, remain the property of the
     yang didapat selama bekerja di Perseroan tetap          Company;
     menjadi milik Perseroan;
6. Tugas dan tanggung jawab untuk menjaga               6.   Maintain the duty and responsibility to
     kerahasiaan informasi pihak ketiga dan                  safeguard third-party information and the
     Perseroan tetap melekat meskipun yang                   Company’s data, which remains in effect even
     bersangkutan sudah tidak lagi bekerja di                after the individual is no longer employed by the
     Perseroan.                                              Company.




                                                                                                                  285
Page 288
                                                                             Selain itu, untuk menjaga kerahasiaan data bisnis,    Additionally, to safeguard the confidentiality of
                                                                             kepegawaian, dan data lainnya, Allstars dilarang      business, employee, and other data, Allstars are
                                                                             untuk:                                                prohibited from:
                                                                             1. Memberikan data dan informasi mengenai             1. Disclosing customer data and information to
                                                                                 pelanggan kepada pihak mana pun sesuai                any party in accordance with the Company’s
                                                                                 aturan rahasia Perseroan dan rahasia jabatan,         confidentiality rules and position-related
                                                                                 kecuali secara hukum dibenarkan;                      confidentiality requirements, except where
                                                                                                                                       legally permitted;
                                                                             2.   Memberikan data dan/atau informasi yang          2. Deliberately      or    unintentionally   sharing
                                                                                  tergolong rahasia Perseroan, baik yang               confidential Company data and/or information,
                                                                                  menyangkut keuangan, kebijakan, produk,              including financial matters, policies, products,
                                                                                  jasa, teknologi, kepegawaian, dan data lainnya       services, technology, personnel, and other
                                                                                  dengan sengaja maupun tidak sengaja yang             sensitive data, that could cause concern among
                                                                                  berpotensi menimbulkan keresahan Allstars            Allstars or result in financial or reputational
                                                                                  maupun yang dapat menimbulkan kerugian               harm to the Company;
                                                                                  Perseroan;
                                                                             3.   Menggunakan data dan informasi yang              3.   Using confidential Company data and
                                                                                  tergolong rahasia Perseroan untuk kepentingan         information for political purposes or for the
                                                                                  politik dan kepentingan pihak ketiga lainnya.         benefit of third parties.




                                                                             Akses Informasi dan Data
                                                                             Perseroan
                                                                             Access to Company Information and Data



                                                                             Dalam mewujudkan prinsip transparansi dan             In realizing the transparency principles and
                                                                             kepatuhan    terhadap    keterbukaan   informasi,     compliance with information disclosure, the
                                                                             Perseroan secara berkala menyediakan kebutuhan        Company regularly provides necessary information
                                                                             informasi bagi para pemangku kepentingan              to stakeholders regarding the Company. The
                                                                             mengenai Perseroan. Perseroan juga menyampaikan       Company also submits material information and
                                                                             informasi dan fakta material kepada OJK dan BEI       facts to OJK and IDX as regulators through letters or
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             selaku regulator melalui surat maupun pelaporan       electronic reporting.
                                                                             elektronik.

                                                                             Perseroan secara berkala memperbarui informasi        The Company regularly updates and provides access
                                                                             dan memberikan akses informasi mengenai aktivitas     to information on its activities and performance
                                                                             dan kinerja Perseroan kepada para pemangku            to stakeholders, ensuring they have a clear and
                                                                             kepentingan agar dapat mengetahui kondisi             transparent understanding of the Company’s
                                                                             Perseroan secara jelas dan terbuka. Perseroan         condition. The Company utilizes various channels as
                                                                             memiliki berbagai sarana yang berfungsi sebagai       means of information disclosure, including:
                                                                             saluran pengungkapan informasi, yaitu:




286
Page 289
                                                                                                                     GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                      CORPORATE GOVERNANCE
Situs Web Perseroan                         http://ir.aaid.co.id/
Company Website

Pertemuan yang Diadakan oleh Hubungan       1 kali
Investor Relations Meeting                  1 time

Kontak dan Alamat Kantor Pusat Perseroan    Sekretaris Perusahaan | Corporate Secretary
Company Contact and Head Office             PT AirAsia Indonesia Tbk
Address                                     AirAsia RedHouse
                                            Jl. Marsekal Suryadharma No.1
                                            Kel. Selapajang Jaya, Kec. Neglasari
                                            Kota Tangerang, Banten 15127
                                            E-mail		           : iaa_corporatesecretary@airasia.com

Media Sosial                                Situs Web               : ir.aaid.co.id
Social Media                                Instagram               : @flyairasia
                                            Tiktok		                : @flyairasia.id
                                            X		                     : @airasia_indo
                                            Facebook                : FlyAirAsia
                                            Youtube		               : AirAsia




Kebijakan Anti Penyuapan dan
Anti Korupsi                               (GRI 205-1, 205-2, 205-3) [G-07]

Anti-Bribery and Anti-Corruption Policy



Perseroan berkomitmen untuk menjalankan kegiatan            The Company is committed to carrying out its
usaha secara beretika, transparan, dan bebas dari           business activities ethically, transparently, and free
praktik penyuapan maupun korupsi. Komitmen ini              from bribery and corruption. This commitment is set
dituangkan dalam Kebijakan Anti-Penyuapan dan               forth in the Anti-Bribery and Anti-Corruption Policy
Anti-Korupsi (Anti-Bribery and Anti-Corruption/             (ABAC Policy), which applies to all Allstars and
ABAC Policy) yang berlaku bagi seluruh Allstars dan         relevant stakeholders.
pemangku kepentingan terkait.

Pada tahun 2025, Kebijakan ABAC telah direvisi              In 2025, the ABAC Policy was revised to further
untuk memberikan kejelasan tambahan atas sikap              clarify the existing policy stance and guidelines,
dan panduan kebijakan yang telah ada sebelumnya,            particularly in light of common scenarios frequently
                                                                                                                              Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
khususnya berdasarkan skenario umum yang kerap              encountered in operational activities. Additionally,
ditemui dalam kegiatan operasional. Selain itu,             the Company streamlined the Gift Declaration Form
Perseroan juga melakukan penyederhanaan Gift                to focus more on the key information needed to
Declaration Form agar lebih berfokus pada informasi         assess corruption risks, without compromising the
kunci yang dibutuhkan dalam menilai risiko korupsi,         quality of the control process.
tanpa mengurangi kualitas proses pengendalian.              A summary of policies and updates in 2025 is
Ringkasan kebijakan dan pembaharuan tahun 2025              presented in the following table:
disajikan pada tabel berikut:


Kebijakan / Standar        Pembaruan Tahun 2025
Policy / Standard          Update in 2025

Anti-Bribery and Anti-     Direvisi untuk memberikan kejelasan tambahan terhadap sikap kebijakan dan panduan
Corruption Policy          berdasarkan skenario operasional yang umum ditemui
                           Revised to further clarify the policy stance and guideline based on the commonly
                           encountered operational scenarios

Gift Declaration Form      Disederhanakan untuk memfokuskan pada informasi utama dalam penilaian risiko korupsi
                           Simplified to focus on key information in the assessment of corruption risks




                                                                                                                     287
Page 290
                                                                             Pelatihan dan Inisiatif
                                                                             Anti-Penyuapan dan
                                                                             Anti-Korupsi                                     [GRI 205-2]

                                                                             Anti-Bribery and Anti-Corruption Training and Initiatives




                                                                             Guna memastikan pemahaman dan penerapan                          In order to ensure consistent understanding and
                                                                             kebijakan ABAC secara konsisten, Perseroan                       implementation of ABAC policies, the Company
                                                                             menyelenggarakan berbagai program pelatihan dan                  conducts various training programs and anti-
                                                                             inisiatif kesadaran anti-korupsi yang menjangkau                 corruption awareness initiatives for both new and
                                                                             karyawan baru maupun karyawan eksisting.                         existing employees.

                                                                             Pelatihan mencakup sesi tatap muka dalam proses                  The training includes in-person sessions during
                                                                             onboarding, pelatihan khusus bagi awak kabin baru,               the onboarding process, specialized training for
                                                                             serta modul e-learning ABAC melalui platform                     new cabin crew, and ABAC e-learning modules via
                                                                             Outclass yang dilengkapi dengan asesmen tahunan.                 the Outclass platform, which includes an annual
                                                                             Selain itu, seluruh Allstars diwajibkan menyampaikan             assessment. Moreover, all Allstars are required to
                                                                             pernyataan kepatuhan (attestation) terhadap ABAC                 submit an ABAC compliance attestation through
                                                                             melalui sistem Workday sebagai bentuk komitmen                   the Workday system as a personal commitment to
                                                                             personal terhadap integritas.                                    integrity.

                                                                             Rincian pelatihan dan inisiatif ABAC selama tahun                Details of ABAC training and initiatives throughout
                                                                             2025 adalah sebagai berikut:                                     2025 are as follows:


                                                                             Jenis Pelatihan /
                                                                                                                          Deskripsi Utama                       Target Peserta                Durasi
                                                                             Inisiatif                                     Main Description                    Target Participants        Duration
                                                                             Type of Training/Initiative

                                                                             Do it Right Sessions          Pengenalan perilaku etis dan kepatuhan dalam Karyawan baru                1 jam
                                                                             untuk Cabin Crew baru         operasional penerbangan                           New employees           1 hour
                                                                                                           Introduction to ethical conduct and compliance in
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                           aviation operations

                                                                             Onboarding Session            Pengenalan kebijakan perusahaan termasuk ABAC      Karyawan baru          30 menit
                                                                             untuk karyawan baru           Introduction to company policies, including ABAC   New employees          30 minutes



                                                                             Modul e-learning              Modul kesadaran ABAC (~25 menit) dan asesmen Seluruh karyawan             ±10 menit
                                                                             Outclass ABAC                 tahunan (10 pertanyaan, kelulusan ≥80%)        All employees              ±10 minutes
                                                                                                           ABAC awareness module (~25 minutes) and annual
                                                                                                           assessment (10 questions, passing score ≥80%)

                                                                             Allstars’ Attestation         Pernyataan kepatuhan ABAC melalui Workday, Seluruh karyawan               0,5 hari
                                                                             ABAC                          termasuk konsekuensi disipliner atas pelanggaran All employees            0.5 day
                                                                                                           Statement of compliance with ABAC through
                                                                                                           Workday, including disciplinary consequences for
                                                                                                           violations




288
Page 291
                                                                                                                           GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                            CORPORATE GOVERNANCE
Cakupan Pelatihan Anti-Korupsi                                   Scope of Anti-Corruption Training based
berdasarkan Kategori Karyawan [GRI 205-2]                        on Employee Category [GRI 205-2]

Berdasarkan modul e-learning Outclass ABAC,                      Based on the ABAC Outclass e-learning modules,
berikut adalah jumlah dan persentase karyawan                    the following are the total and percentage of
yang telah menerima pelatihan anti-korupsi pada                  employees who received anti-corruption training in
tahun 2025 berdasarkan kategori karyawan:                        2025 based on employee category:


Kategori Karyawan                                                     Jumlah Karyawan              Persentase (%)
Employee Category                                                       Total Employees            Percentage (%)

Manajemen Senior                                                                 4                      80
Senior Management

Manajemen                                                                        65                     91,5
Management

Eksekutif                                                                        187                    90,3
Executive

Non-Eksekutif                                                                    64                     85,3
Non-Executive

Pilot                                                                            219                    73,2

Cabin Crew                                                                       505                    100



Insiden Korupsi dan Tindakan                                     Corruption Incidents and Actions Taken
Penanganan [GRI 205-3]                                           [GRI 205-3]



Hingga akhir tahun 2025, hasil pemantauan dan                    As of the end of 2025, the Company’s internal
penelaahan internal Perseroan tidak menunjukan                   monitoring and review showed no confirmed
adanya insiden korupsi yang terkonfirmasi. Kondisi ini           incidents of corruption. This condition reflects the
mencerminkan penerapan prinsip integritas dan etika              consistent application of the principles of integrity
bisnis yang secara konsisten dijalankan dalam seluruh            and business ethics across all of the Company’s
aktivitas operasional Perseroan. Sejalan dengan hal              operational activities. Therefore, during the reporting
tersebut, selama periode pelaporan tidak terdapat                period, there were no disciplinary sanctions or
penerapan sanksi disipliner maupun pemutusan                     terminations of employee contracts, nor were there
hubungan kerja terhadap karyawan, serta tidak                    any terminations or non-renewals of partnerships
terdapat penghentian atau tidak diperpanjangnya                  with business partners related to corruption cases.
kerja sama dengan mitra bisnis yang berkaitan dengan             As of 2025, the Company has not recorded any
pelanggaran korupsi. Hingga 2025, Perseroan tidak                confirmed corruption incidents. Consequently,
mencatat adanya insiden korupsi yang terkonfirmasi.              no employees faced disciplinary sanctions or
Dengan demikian, tidak terdapat karyawan yang                    termination of employment due to corruption
                                                                                                                                    Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dikenakan sanksi disipliner atau pemutusan hubungan              cases, and no contracts with business partners were
kerja akibat kasus korupsi, maupun penghentian atau              terminated or not renewed due to corruption.
tidak diperpanjangnya kontrak dengan mitra bisnis
terkait pelanggaran korupsi.


Indikator
                                                                       FY2023             FY2024           FY2025
Indicator

Jumlah insiden korupsi yang terkonfirmasi
Number of confirmed corruption incidents                                  0                 0                   0


Tindakan yang diambil atas insiden terkonfirmasi                         Nihil             Nihil               Nihil
Actions taken in response to the corruption incidents                     Nil               Nil                 Nil

Insiden yang mengakibatkan sanksi/pemberhentian karyawan                 Nihil             Nihil               Nihil
Incidents resulting in the sanction/dismissal of an employee              Nil               Nil                 Nil

Insiden yang mengakibatkan penghentian/ketidaklanjutan
kontrak mitra                                                            Nihil             Nihil               Nihil
Incidents resulting in the termination/no-renewal of a partner            Nil               Nil                 Nil
contract



                                                                                                                           289
Page 292
                                                                             Risiko Signifikan Terkait Korupsi dan                     Significant Risks Related to Corruption
                                                                             Tindak Lanjut [GRI 3-3]                                   and Follow-up Actions [GRI 3-3]

                                                                             Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan,               Based on the assessment results, the culture and
                                                                             budaya, dan tingkat kesadaran Anti-Bribery and            level of awareness regarding Anti-Bribery and Anti-
                                                                             Anti-Corruption (ABAC) di lingkungan Perseroan            Corruption (ABAC) within the Company have shown
                                                                             menunjukan      penguatan    dibandingkan     tahun-      improvement compared to previous years. This
                                                                             tahun sebelumnya. Peningkatan ini tercermin dari          improvement is reflected in the increased number
                                                                             bertambahnya jumlah pelaporan gratifikasi (gift           of gift declarations and the timely completion of
                                                                             declaration) serta penyelesaian modul pembelajaran        e-learning modules, in line with the strengthening of
                                                                             daring (e-learning) yang semakin tepat waktu, seiring     ABAC awareness programs implemented throughout
                                                                             dengan penguatan program peningkatan kesadaran            2025.
                                                                             ABAC yang dijalankan sepanjang tahun 2025.

                                                                             Sejalan dengan pendekatan pengelolaan risiko              In line with the sustainable risk management
                                                                             yang berkelanjutan, Perseroan juga mengidentifikasi       approach, the Company also identified that several
                                                                             bahwa beberapa area operasional masih memerlukan          operational areas still require further improvement,
                                                                             penguatan lebih lanjut, khususnya dalam interaksi         particularly in interactions with public officials
                                                                             dengan pejabat publik dan pihak ketiga. Oleh              and third parties. Therefore, the focus of follow-up
                                                                             karena itu, fokus tindak lanjut pada tahun 2025 dan       efforts in 2025 and beyond is directed toward a more
                                                                             periode selanjutnya diarahkan pada penguatan              targeted ABAC awareness program, with training
                                                                             program kesadaran ABAC yang lebih terarah, dengan         materials and methods tailored proportionally to the
                                                                             penyesuaian materi dan metode pelatihan secara            risk profile and characteristics of each operational
                                                                             proporsional terhadap profil risiko serta karakteristik   function.
                                                                             masing-masing fungsi operasional.

                                                                             Anti Persaingan Tidak Sehat [206-1]                       Unfair Competition [206-1]

                                                                             Perseroan berkomitmen untuk menegakkan prinsip            The Company is committed to upholding the
                                                                             keadilan, transparansi, dan etika dalam seluruh           principles of fairness, transparency, and ethics in all
                                                                             praktik bisnis, dengan memastikan setiap kegiatan         business practices, ensuring that every operational
                                                                             operasional dan komersial mematuhi peraturan              and commercial activity complies with regulations
                                                                             tentang larangan praktik monopoli dan persaingan          regarding the prohibition of monopoly practices and
                                                                             usaha tidak sehat berdasarkan ketentuan peraturan         unfair competition in accordance with applicable
                                                                             perundang undangan yang berlaku yaitu Undang              laws and regulations, specifically Law No. 5 of 1999
                                                                             - Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan              on the Prohibition of Monopoly Practices and Unfair
                                                                             Praktek Monopoli Dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.        Competition.

                                                                             Selama tahun pelaporan 2025, Perseroan tidak              During the 2025 reporting year, the Company
                                                                             mencatat adanya insiden, sanksi, maupun proses            recorded no incidents, sanctions, or legal
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             hukum yang terkait dengan praktik anti persaingan         proceedings related to anti-competitive practices,
                                                                             tidak sehat, baik dari Komisi Pengawas Persaingan         either from the Indonesian Competition Commission
                                                                             Usaha (KPPU) di Indonesia maupun dari regulator di        (KPPU) or from regulators in other jurisdictions.
                                                                             yurisdiksi lainnya. Hasil ini mencerminkan efektivitas    This outcome reflects the effectiveness of the
                                                                             penerapan kebijakan persaingan usaha dan budaya           implementation of competition policies and a strong
                                                                             kepatuhan yang tertanam kuat di seluruh lini              culture of compliance embedded throughout the
                                                                             organisasi. Melalui pendekatan ini, Perseroan melalui     organization. Through this approach, the Company
                                                                             IAA terus memperkuat reputasinya sebagai maskapai         through IAA continues to solidify its reputation as an
                                                                             yang berintegritas, menjunjung tinggi keadilan dalam      airline of integrity that upholds fairness in business
                                                                             berbisnis, serta berperan aktif dalam menciptakan         and actively contributes to creating a competitive,
                                                                             pasar penerbangan yang kompetitif, efisien, dan           efficient, and consumer-oriented aviation market.
                                                                             berorientasi pada kepentingan konsumen.

                                                                             Perseroan memahami pentingnya penerapan prinsip           The Company understands the importance of
                                                                             persaingan usaha yang sehat sebagai bagian dari           applying the principles of fair competition as part
                                                                             tata kelola yang bertanggung jawab. Hingga saat           of responsible corporate governance. To date,
                                                                             ini, Perseroan belum memiliki kebijakan internal          the Company does not have internal policies
                                                                             yang secara khusus mengatur mengenai larangan             specifically regulating the prohibition of monopoly
                                                                             praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat.        practices and unfair competition. However, all of the
                                                                             Namun demikian, seluruh kegiatan usaha Perseroan          Company’s business activities are always subject to


290
Page 293
                                                                                                                 GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                  CORPORATE GOVERNANCE
senantiasa tunduk pada ketentuan peraturan              applicable laws and regulations, including Law No.
perundang-undangan yang berlaku, termasuk               5 of 1999 on the Prohibition of Monopoly Practices
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang                and Unfair Competition.
Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha
Tidak Sehat.




Sistem Pelaporan Pelanggaran
Whistleblowing System


Kebijakan WBS Perseroan                                 The Company’s WBS Policy

Perseroan senantiasa berupaya memastikan prinsip        The Company consistently strives to uphold
akuntabilitas dan menciptakan iklim usaha yang          the principle of accountability and foster a
kondusif dengan membentuk Sistem Pelaporan              conducive business environment by establishing
Pelanggaran atau Whistleblowing System (WBS).           a Whistleblowing System (WBS). The WBS is an
WBS merupakan sistem pengawasan yang efektif            effective and efficient oversight system that involves
dan efisien yang melibatkan seluruh jajaran Perseroan   all Company’s personnel in the supervisory function
dalam fungsi pengawasan sebagai bagian dari             as a part of the Company’s commitment in applying
komitmen untuk menerapkan prinsip akuntabilitas         the principle of accountability and cultivating a
dan menumbuhkan iklim bisnis yang positif.              positive business climate.

WBS merupakan sarana penyampaian laporan                The WBS serves as a reporting channel for individuals
apabila seseorang menemukan hal-hal atau                who discover incidents or actions suspected of
tindakan yang diduga melanggar hukum atau Kode          violating the law or the Company’s Code of Ethics. In
Etik Perseroan. Dalam penerapannya, Perseroan           its implementation, the Company has incorporated
memiliki kebijakan WBS yang tergabung dalam             the WBS policy into the Code of Conduct document.
dokumen Kode Etik Perseroan.

Sistem ini merupakan sarana penyampaian informasi       This system provides a systematic platform for
secara sistematis dari pemangku kepentingan terkait     stakeholders to report violations occurring within the
pelanggaran yang terjadi di lingkungan Perseroan.       Company. The WBS also serves as part of an early
                                                                                                                          Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
WBS juga menjadi bagian dari mekanisme deteksi          detection mechanism for potential issues arising
dini atas kemungkinan terjadinya masalah akibat         from violations. In practice, the WBS implementation
pelanggaran. Dalam penerapannya, kebijakan              policy and the violation management mechanism
penerapan WBS dan mekanisme pengelolaan                 are outlined in the Company’s Code of Conduct
pelanggaran yang terjadi telah dimuat di dalam Kode     to ensure comprehensive understanding and
Etik Perseroan agar dapat dipahami dan diterapkan       compliance by all Allstars.
secara menyeluruh oleh seluruh Allstars.

Mekanisme Pelaporan dan Penanganan                      Reporting Mechanism and Handling of
Isu (Whistleblowing System) [2-16]                      Issues (Whistleblowing System) [2-16]

Sejalan dengan kerangka keberlanjutan Grup              In line with AirAsia Group’s sustainability framework,
AirAsia, Perseroan telah mengadopsi sistem              the Company has adopted a multi-channel
pelaporan multi-kanal yang memungkinkan seluruh         reporting system that allows all Allstars and
Allstars dan pemangku kepentingan eksternal untuk       external stakeholders to raise concerns, report
menyampaikan kekhawatiran, laporan dugaan               suspected violations, or identify potential risks that
pelanggaran, maupun potensi risiko yang dapat           could significantly impact the Company and its
berdampak signifikan terhadap perusahaan dan            operations.
operasionalnya.


                                                                                                                 291
Page 294
                                                                             Salah satu mekanisme internal yang tersedia              One of available internal mechanisms is the
                                                                             adalah AskPAC system, yaitu sistem helpdesk              AskPAC system, a helpdesk system accessible to
                                                                             yang dapat diakses oleh seluruh Allstars untuk           all Allstars for raising issues or requests related
                                                                             menyampaikan isu atau permintaan terkait                 to payroll and benefits, mobility documents,
                                                                             penggajian dan manfaat, dokumen mobilitas,               employment relations, employee services, human
                                                                             hubungan ketenagakerjaan, layanan karyawan,              resources technology, and recruitment processes.
                                                                             teknologi sumber daya manusia, hingga proses             This system also serves as a communication
                                                                             rekrutmen. Sistem ini juga berfungsi sebagai             channel among the People and Culture (PAC) team
                                                                             media komunikasi antar tim People and Culture            to assist in resolving various employee issues in a
                                                                             (PAC) dalam membantu penyelesaian berbagai               timely manner.
                                                                             permasalahan karyawan secara tepat waktu.

                                                                             Mekanisme Utama: Saluran                                 Primary Mechanism: Whistleblowing
                                                                             Whistleblowing                                           Channel

                                                                             Perseroan, bersama Grup AirAsia, menyediakan             Together with AirAsia Group, the Company provides
                                                                             kanal pelaporan (whistleblowing) yang dapat              a whistleblowing channel that can be accessed via
                                                                             diajukan melalui email whistleblower@airasia.com         email at whistleblower@airasia.com. This channel
                                                                             Grup AirAsia. Kanal ini ditujukan untuk melaporkan       is designed to report suspected acts of fraud and/
                                                                             dugaan atas tindakan penipuan dan/atau korupsi,          or corruption, violations of regulations, negligence,
                                                                             pelanggaran      terhadap      ketentuan/peraturan,      conflicts of interest, and unlawful conduct.
                                                                             kelalaian, benturan kepentingan, dan perbuatan
                                                                             melawan hukum.

                                                                             Seluruh sistem pengaduan tersebut menjamin               The entire reporting system guarantees the
                                                                             kerahasiaan identitas pelapor serta memberikan           confidentiality of the whistleblower’s identity and
                                                                             perlindungan dari segala bentuk intimidasi,              provides protection against all forms of intimidation,
                                                                             pembalasan, atau tindakan tidak adil lainnya.            retaliation, or other unfair treatment. This approach
                                                                             Pendekatan ini sejalan dengan prinsip Perseroan          aligns with the Company’s principles of fostering
                                                                             yang menegakkan budaya keterbukaan, integritas,          a culture of openness, integrity, and fairness at all
                                                                             dan keadilan di seluruh tingkatan organisasi.            levels of the organization.

                                                                             Sebagai bagian dari pengendalian gratifikasi,            As a part of its gratification control measures, the
                                                                             Perseroan juga mewajibkan seluruh Allstars untuk         Company also requires all Allstars to complete a
                                                                             mengisi Gift Declaration Form melalui sistem             Gift Declaration Form via the Jira system for every
                                                                             Jira atas setiap penerimaan atau pemberian               receipt or provision of gifts, entertainment, and
                                                                             hadiah, hiburan, dan corporate hospitality (Gifts,       corporate hospitality (Gifts, Entertainment, and
                                                                             Entertainment and Corporate Hospitality/GECH)            Corporate Hospitality/GECH) to external parties.
                                                                             kepada pihak eksternal. Seluruh pengajuan akan           All submissions will be evaluated and approved
                                                                             dievaluasi dan disetujui oleh fungsi Grup AirAsia        by AirAsia Group’s Risk function. In 2025, the Gift
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Risk. Pada tahun 2025, proses Gift Declaration           Declaration process in Jira has been reviewed
                                                                             di Jira telah ditinjau dan disederhanakan guna           and streamlined to facilitate reporting, without
                                                                             memudahkan pelaporan, tanpa mengurangi kualitas          compromising the quality of information required for
                                                                             informasi yang dibutuhkan dalam proses evaluasi.         the evaluation process.



                                                                             Perlindungan bagi Pelapor                                Protection for Whistleblowers

                                                                             Perseroan menjamin kerahasiaan informasi yang            The Company guarantees the confidentiality of
                                                                             disampaikan dalam laporan pelanggaran dan                information provided in violation reports and offers
                                                                             memberikan perlindungan penuh terhadap Pelapor.          full protection to Whistleblowers. This includes
                                                                             Hal tersebut mencakup perlindungan dari segala           protection against any form of intimidation,
                                                                             bentuk intimidasi, diskriminasi, atau tindakan balasan   discrimination, or retaliation that could harm the
                                                                             yang dapat merugikan Pelapor. Dengan menjamin            Whistleblower. By guaranteeing this protection,
                                                                             perlindungan tersebut, Perseroan berkomitmen             the Company is committed to creating a safe
                                                                             menciptakan lingkungan yang aman bagi pelapor            environment for whistleblowers to report alleged
                                                                             untuk menyampaikan informasi terkait dugaan              violations honestly and responsibly.
                                                                             pelanggaran secara jujur dan bertanggung jawab.




292
Page 295
                                                                                                                     GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                      CORPORATE GOVERNANCE
Jumlah Pengaduan Pelanggaran dan                            Number of Violation Reports and
Pelanggaran dalam Proses                                    Ongoing Violations

Manajemen puncak menerima laporan berkala                   Senior management receives periodic reports on
mengenai data pelaporan dan tindak lanjut kasus,            reporting data and case follow-ups, which are used
yang menjadi bahan evaluasi dan pengambilan                 for evaluation and strategic decision-making. This
keputusan      strategis.    Komitmen    terhadap           commitment to transparency is reinforced by the
transparansi ini diperkuat dengan penyajian data            presentation of statistical data and report follow-
statistik dan tindak lanjut laporan dalam Laporan           ups in the Annual Report and Sustainability Report,
Tahunan dan Laporan Keberlanjutan, sebagai                  as evidence of the enforcement of a zero-tolerance
bukti penerapan prinsip zero tolerance terhadap             policy toward violations and the protection of the
pelanggaran serta perlindungan terhadap hak                 rights of all Allstars.
seluruh Allstars.

Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak mencatat              Throughout 2025, the Company recorded no cases
adanya kasus pelanggaran etika yang mencakup                of ethical violations, including harassment, fraud,
pelecehan (harassment), kecurangan (fraud),                 misappropriation of assets, misuse of Company
penyalahgunaan         aset      (misappropriation),        facilities or property, or other violations. Thus, the
penyalahgunaan fasilitas atau properti Perseroan            total number of ethical violations recorded by the
, maupun pelanggaran lainnya. Dengan demikian,              Company during the 2023–2025 period is zero. This
total kasus pelanggaran etika yang tercatat di              reflects the effectiveness of the implementation of
Perseroan selama tahun 2023 - 2025 adalah nihil.            the Code of Conduct, as well as the internal control
Kondisi ini mencerminkan efektivitas penerapan              systems consistently enforced across all levels of
Kode Etik dan Perilaku serta sistem pengendalian            the organization.
internal yang dijalankan secara konsisten di seluruh
lini organisasi.


Jenis Pelanggaran Etika
                                                       2023                    2024                 2025
Type of Ethical Violation

Pelecehan (Harassment)                                  0                       0                     0

Kecurangan (Fraud)                                      0                       0                     0

Penyalahgunaan Aset (Misappropriation)                  0                       0                     0

Penyalahgunaan Fasilitas/Properti Perusahaan            0                       0
                                                                                                      0
Misuse of Company Facilities/Properties

Lain-lain                                               0                       0
                                                                                                      0
Others

Total                                                   0                       0                     0



                                                                                                                              Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Sanksi atau Tindak Lanjut atas                              Sanctions or Follow-up on Complaints
Pengaduan yang Selesai Diproses                             that have Been Processed

Jenis pelanggaran yang dapat dilaporkan adalah              The types of violations that can be reported are
tindakan yang dapat merugikan Perseroan, meliputi           actions that may harm the Company, including the
hal-hal sebagai berikut:                                    following:
1. Penyimpangan dari peraturan dan perundangan              1. Violations of applicable regulations and laws.
    yang berlaku.
2. Penyalahgunaan jabatan untuk kepentingan                 2.   Abuse of position for other interests outside the
    lain di luar Perseroan.                                      Company.
3. Pemerasan.                                               3.   Extortion.
4. Perbuatan curang.                                        4.   Fraudulent acts.
5. Benturan kepentingan.                                    5.   Conflicts of interest.
6. Gratifikasi.                                             6.   Gratification.
7. Penyuapan.                                               7.   Bribery.
8. Perbuatan yang melanggar etika, susila, dan              8.   Acts that violate ethics, morality, and standards
    norma kesopanan.                                             of decency.




                                                                                                                     293
Page 296
                                                                             Setiap laporan yang masuk akan dipelajari,              Every report received will be reviewed, classified, and
                                                                             diklasifikasikan,     dan     ditindaklanjuti melalui   followed up through an in-depth investigation based
                                                                             penyelidikan mendalam berdasarkan fakta-fakta           on the facts obtained. A decision regarding whether
                                                                             yang diperoleh. Keputusan terhadap terbukti atau        the report is substantiated or not will be made
                                                                             tidaknya pelaporan tersebut akan dibuat dan             based on an assessment of the consequences of the
                                                                             diambil berdasarkan pertimbangan akibat tindakan,       action, the degree of intent, and the motive behind
                                                                             derajat kesengajaan, dan motif tindakan. Sanksi         the action. Sanctions imposed could be verbal
                                                                             yang dijatuhkan dapat berupa teguran lisan, surat       warnings, warning letters (I, II, III), to termination of
                                                                             peringatan (I, II, III), hingga pemutusan hubungan      employment. The Company will not tolerate any
                                                                             kerja (PHK). Perseroan tidak akan menoleransi setiap    violations related to integrity.
                                                                             pelanggaran terkait dengan integritas.

                                                                             Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat laporan            Throughout 2025, no incoming reports were
                                                                             masuk dalam kategori jenis pelanggaran dalam            categorized as violations that could be handled
                                                                             lingkup yang dapat ditangani melalui mekanisme          through the Company’s WBS mechanism. The
                                                                             WBS Perseroan. Perseroan berupaya untuk                 Company strives to maintain this achievement
                                                                             mempertahankan capaian ini agar penerapan               to ensure the comprehensive implementation of
                                                                             governansi korporat dapat berjalan secara               corporate governance.
                                                                             menyeluruh.
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




294
Page 297
Penerapan Pedoman Governansi




                                                                                                                          GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                           CORPORATE GOVERNANCE
Korporat di Perseroan
Implementation of Corporate Governance Guidelines at the Company



Perseroan telah menerapkan prinsip governansi                 The Company has implemented corporate
korporat sesuai dengan POJK No. 21/POJK.04/2015               governance principles in accordance with POJK No.
serta SEOJK No. 32/SEOJK.04/2015. Pedoman                     21/POJK.04/2015 and SEOJK No. 32/SEOJK.04/2015.
ini mencakup 5 (lima) aspek, 8 (delapan) prinsip              These guidelines cover 5 (five) aspects, 8 (eight)
governansi korporat, serta 25 (dua puluh lima)                corporate governance principles, and 25 (twenty-
rekomendasi penerapan aspek dan prinsip                       five) recommendations for the implementation of
governansi korporat.                                          corporate governance aspects and principles.



            Pedoman Tata Kelola Perseroan Terbuka                              Penerapan di Perseroan
 No.
               Public Company Governance Guidelines                        Implementation in the Company

Hubungan Perseroan Terbuka dengan Pemegang Saham dalam Menjamin Hak-Hak Pemegang Saham.
Relationship between Public Company and Shareholders in Guaranteeing the Rights of Shareholders.

Prinsip 1
Meningkatkan Nilai Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Principle 1
Improving the value of General Meeting of Shareholders (GMS) implementation.

  1.   Perseroan Terbuka memiliki cara atau prosedur         Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Tata cara
       teknis pengumpulan suara (voting) baik secara         mengenai pengambilan suara baik secara terbuka maupun
       terbuka maupun tertutup yang mengedepankan            secara tertutup diatur di dalam Anggaran Dasar Perseroan.
       independensi dan kepentingan pemegang saham.          Dalam setiap pelaksanaan RUPS, mekanisme pengambilan
       The Public Company has a mechanism or procedure       suara merupakan bagian dari tata tertib rapat yang
       of both, open and closed voting, which promotes       diinformasikan kepada para pemegang saham di awal
       independency and shareholders’ interest.              rapat.
                                                             The Company has fulfilled this recommendation. The
                                                             procedures for open and closed voting are regulated in the
                                                             Company’s Articles of Association. In the GMS, the voting
                                                             mechanism is a part of a meeting order that is informed to
                                                             shareholders at the beginning of the meeting.

 2.    Seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan             Sehubungan dengan ketentuan peraturan OJK tentang
       Komisaris Perseroan terbuka hadir dalam RUPS          Penerapan Tata Kelola Perseroan Terbuka, Perseroan
       Tahunan.                                              senantiasa meningkatkan nilai penyelenggaraan RUPS

                                                                                                                                   Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
       All members of the Board of Directors and the Board   Tahunan Perseroan antara lain dengan merekomendasikan
       of Commissioners of the Public Company attend the     seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan
       Annual GMS.                                           untuk hadir dalam RUPS Tahunan. Dalam penyelenggaraan
                                                             RUPS Tahunan 2025, seluruh Dewan Komisaris dan Direksi
                                                             menghadiri RUPS Tahunan Perseroan.
                                                             Pursuant to the OJK regulation on the Implementation
                                                             of Public Company Governance, the Company continues
                                                             to enhance the value of the Company’s Annual GMS by
                                                             recommending all members of the Company’s Board of
                                                             Directors and Board of Commissioners to attend the Annual
                                                             GMS. In the 2025 Annual GMS all members of the Board
                                                             of Commissioners and Board of Directors attended the
                                                             Company’s Annual GMS.

 3.    Ringkasan risalah RUPS tersedia dalam situs web       Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Perseroan
       Perseroan terbuka paling sedikit selama 1 (satu)      menyajikan informasi mengenai risalah RUPS Perseroan di
       tahun.                                                dalam situs web Perseroan sejak tahun 2017 hingga kini.
       GMS Minutes of Meeting Summary is available at the    The Company has fulfilled this recommendation. The
       Public Company’s website minimum for 1 (one) year     Company has published information regarding the GMS
       period.                                               minutes of meeting since 2017.




                                                                                                                          295
Page 298
                                                                                        Pedoman Tata Kelola Perseroan Terbuka                               Penerapan di Perseroan
                                                                             No.
                                                                                           Public Company Governance Guidelines                           Implementation in the Company

                                                                             Prinsip 2
                                                                             Meningkatkan Kualitas Perseroan Terbuka dengan Pemegang Saham atau Investor.
                                                                             Principle 2
                                                                             Improving the Communication Quality between Public Company and Shareholders or Investors.

                                                                              1.   Perseroan terbuka memiliki suatu kebijakan              Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Perseroan telah
                                                                                   komunikasi dengan pemegang saham atau investor.         menyusun kebijakan komunikasi dengan pemegang saham
                                                                                   The Public Company has shareholders or investor         atau investor di dalam Kode Etik Perseroan dan Pedoman
                                                                                   communication policy.                                   Tata Kelola Perusahaan.
                                                                                                                                           The Company has fulfilled this recommendation. The
                                                                                                                                           Company has established a policy on communication
                                                                                                                                           with shareholders or investors in its Code of Conduct and
                                                                                                                                           Corporate Governance Guidelines.

                                                                              2.   Perseroan terbuka mengungkapkan kebijakan               Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Kode Etik dan
                                                                                   komunikasi Perseroan terbuka dengan pemegang            Pedoman Tata Kelola Perusahaan Perseroan seluruhnya
                                                                                   saham atau investor dalam situs web.                    dapat diakses melalui situs web Perseroan.
                                                                                   The Public Company discloses communication policy       The Company has fulfilled this recommendation. The
                                                                                   of the Public Company with shareholders or investor     Company’s Code of Conduct and Corporate Governance
                                                                                   on website.                                             Guidelines are fully accessible on the Company’s website.

                                                                             Prinsip 3
                                                                             Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Dewan Komisaris.
                                                                             Principle 3
                                                                             Strengthening the Membership and Composition of the Board of Commissioners.

                                                                              1.   Penentuan jumlah anggota Dewan Komisaris                Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Jumlah
                                                                                   mempertimbangkan kondisi Perseroan terbuka.             anggota Dewan Komisaris Perseroan ditetapkan oleh
                                                                                   Determination of the number of the Board of             Pemegang Saham dengan memperhatikan kebutuhan dan
                                                                                   Commissioners members with consideration to the         kompleksitas usaha Perseroan dan anak usahanya.
                                                                                   Public Company’s condition.                             The Company has fulfilled this recommendation. The number
                                                                                                                                           of members of the Company’s Board of Commissioners is
                                                                                                                                           determined by the Shareholders, taking into account the
                                                                                                                                           needs and complexity of the Company’s and its subsidiaries’
                                                                                                                                           businesses.

                                                                              2.   Penentuan komposisi anggota Dewan Komisaris             Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Komposisi
                                                                                   memperhatikan          keberagaman          keahlian,   anggota Dewan Komisaris Perseroan saat ini ditetapkan oleh
                                                                                   pengetahuan, dan pengalaman yang dibutuhkan.            Pemegang Saham dengan memperhatikan keberagaman
                                                                                   The composition of the Board of Commissioners shall     keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang dibutuhkan.
                                                                                   be determined with due consideration to the diversity   The Company has fulfilled this recommendation. The current
                                                                                   of expertise, knowledge and experience required.        composition of the Company’s Board of Commissioners is
                                                                                                                                           determined by the Shareholders, taking into account the
                                                                                                                                           diversity of expertise, knowledge, and experience required.

                                                                             Prinsip 4
                                                                             Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Komisaris.
                                                                             Principle 4
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Enhancing the Implementation Quality of the Board of Commissioners’ Duties and Responsibilities.

                                                                              1.   Dewan Komisaris mempunyai kebijakan penilaian           Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Dewan
                                                                                   sendiri (self-assessment) untuk menilai kinerja Dewan   Komisaris telah menetapkan kebijakan penilaian sendiri
                                                                                   Komisaris.                                              dalam menilai kinerjanya.
                                                                                   The Board of Commissioners has a self-assessment        The Company has fulfilled this recommendation. The Board
                                                                                   policy to evaluate their performance.                   of Commissioners has established a self-assessment policy
                                                                                                                                           to evaluate their performance.

                                                                              2.   Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk     Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Perseroan
                                                                                   menilai kinerja Dewan Komisaris, diungkapkan melalui    telah mengungkapkan kebijakan penilaian sendiri Dewan
                                                                                   laporan tahunan Perseroan terbuka.                      Komisaris dalam Laporan Tahunan ini pada bagian Penilaian
                                                                                   The Board of Commissioners self-assessment policy       Kinerja Dewan Komisaris.
                                                                                   is disclosed in the Public Company’s annual report.     The Company has fulfilled this recommendation. The
                                                                                                                                           Company has disclosed the Board of Commissioners’ self-
                                                                                                                                           assessment policy in this Annual Report under the “Board of
                                                                                                                                           Commissioners’ Performance Assessment” section.




296
Page 299
                                                                                                                            GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                             CORPORATE GOVERNANCE
           Pedoman Tata Kelola Perseroan Terbuka                                Penerapan di Perseroan
No.
              Public Company Governance Guidelines                           Implementation in the Company

 3.   Dewan Komisaris mempunyai kebijakan terkait              Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Kebijakan
      pengunduran diri anggota Dewan Komisaris apabila         pengunduran diri anggota Dewan Komisaris diatur di dalam
      terlibat dalam kejahatan keuangan.                       Anggaran Dasar dan Board Manual Perseroan.
      The Board of Commissioners has a resignation policy      The Company has fulfilled this recommendation. The
      when its member is involved in financial crime.          policy regarding the resignation of members of the Board
                                                               of Commissioners is set forth in the Company’s Articles of
                                                               Association and Board Manual.

 4.   Dewan Komisaris atau komite yang menjalankan             Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Komite
      fungsi nominasi dan remunerasi menyusun kebijakan        Nominasi dan Remunerasi Perseroan bertanggung jawab
      suksesi dalam proses nominasi anggota Direksi.           dalam menyusun kebijakan terkait dengan suksesi dalam
      The Board of Commissioners or the Comittee carrying      proses nominasi anggota Direksi.
      out the remuneration and nomination functions shall      The Company has fulfilled this recommendation. The
      develop a succession policy as part of the nomination    Company’s Nomination and Remuneration Committee is
      process for members of the Board of Directors.           responsible for formulating policies related to succession
                                                               in the nomination process for members of the Board of
                                                               Directors.

Fungsi dan Peran Direksi
Functions and Roles of the Board of Directors

Prinsip 5
Memperkuat Keanggotaan dan Komposisi Direksi.
Principle 5
Strengthening the Membership and Composition of the Board of Directors.

1.    Penentuan         jumlah      anggota          Direksi   Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Jumlah
      mempertimbangkan kondisi Perseroan terbuka serta         anggota Direksi Perseroan ditetapkan oleh Pemegang
      efektivitas dalam pengambilan keputusan.                 Saham dengan mempertimbangkan kondisi Perseroan
      Determination of the number of the Board of Directors    serta efektivitas dalam pengambilan keputusan terkait
      shall take into account the condition of the public      dengan operasional Perseroan maupun pengembangan
      company and the effectiveness of decision-making.        anak perusahaan Perseroan.
                                                               The Company has fulfilled this recommendation. The number
                                                               of members of the Board of Directors is determined by the
                                                               Shareholders, with due consideration to the Company’s
                                                               circumstances and the effectiveness of decision-making
                                                               for both the Company’s operations and the expansion of its
                                                               subsidiaries.

2.    Penentuan komposisi anggota Direksi memperhatikan        Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Komposisi
      keberagaman      keahlian,    pengetahuan,    dan        anggota Direksi Perseroan saat ini ditetapkan oleh
      pengalaman yang dibutuhkan.                              Pemegang Saham dengan memperhatikan keberagaman
      Determination of the composition of the member of        keahlian, pengetahuan, dan pengalaman yang dibutuhkan
      the Board of Directors shall take into account the       Perseroan maupun dalam rangka pengembangan anak
      diversity of expertise, knowledge and experience         perusahaan Perseroan.
      required.                                                The Company has fulfilled this recommendation. The
                                                               number of members of the Company’s Board of Directors
                                                               is determined by the Shareholders, taking into account
                                                                                                                                     Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                                                               the Company’s circumstances and the effectiveness of
                                                               decision-making regarding the Company’s operations and
                                                               the development of its subsidiaries.

3.    Anggota Direksi yang membawahi bidang akuntansi          Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Anggota Direksi
      atau   keuangan    memiliki  keahlian dan/atau           Perseroan yang membidangi keuangan telah memiliki
      pengetahuan di bidang akuntansi.                         keahlian dan/atau pengetahuan di bidang akuntansi
      Members of the Board of Directors in charge              sebagaimana dapat dilihat dalam profil Direktur yang
      of accounting or finance have expertise and/or           bersangkutan yang diungkapkan dalam Laporan Tahunan
      knowledge in accounting.                                 ini.
                                                               The Company has fulfilled this recommendation. The
                                                               member of the Company’s Board of Directors in charge of
                                                               finance possesses expertise and/or knowledge in the field
                                                               of accounting, as seen in the relevant Director’s profile
                                                               disclosed in this Annual Report.




                                                                                                                            297
Page 300
                                                                                         Pedoman Tata Kelola Perseroan Terbuka                              Penerapan di Perseroan
                                                                             No.
                                                                                            Public Company Governance Guidelines                          Implementation in the Company

                                                                             Prinsip 6
                                                                             Meningkatkan Kualitas Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Direksi.
                                                                             Principle 6
                                                                             Enhancing the Implementation Quality of the Board of Directors’ Duties and Responsibilities.

                                                                             1.    Direksi mempunyai kebijakan penilaian sendiri (self-    Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Kebijakan
                                                                                   assessment) untuk menilai kinerja Direksi.              penilaian kinerja Direksi secara umum akan diatur di dalam
                                                                                   The Board of Directors has a self-assessment policy     Pedoman Tata Kelola Perusahaan.
                                                                                   to evaluate their performance.                          The Company has fulfilled this recommendation. The
                                                                                                                                           performance assessment policy for the Board of Directors
                                                                                                                                           will be regulated in the Corporate Governance Guidelines.

                                                                             2.    Kebijakan penilaian sendiri (self-assessment) untuk     Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Di dalam
                                                                                   menilai kinerja Direksi diungkapkan melalui laporan     Laporan Tahunan ini telah diungkapkan terkait dengan
                                                                                   tahunan Perseroan terbuka.                              kebijakan penilaian sendiri oleh Direksi.
                                                                                   The Board of Directors self-assessment policy is        The Company has fulfilled this recommendation. This Annual
                                                                                   disclosed in the Public Company’s annual report.        Report includes disclosures regarding the Board of Directors’
                                                                                                                                           self-assessment policy.

                                                                             3.    Direksi mempunyai kebijakan terkait pengunduran         Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Kebijakan
                                                                                   diri anggota Direksi apabila terlibat dalam kejahatan   pengunduran diri anggota Direksi diatur di dalam Anggaran
                                                                                   keuangan.                                               Dasar dan Board Manual Perseroan.
                                                                                   The Board of Directors has a resignation policy when    The Company has fulfilled this recommendation. The
                                                                                   its member is involved in financial crime.              policy regarding the resignation of members of the Board
                                                                                                                                           of Directors is stipulated in the Company's Articles of
                                                                                                                                           Association and Board Manual.

                                                                             Prinsip 7
                                                                             Meningkatkan Aspek Tata Kelola Perseroan melalui Partisipasi Pemangku Kepentingan.
                                                                             Principle 7
                                                                             Improving Corporate Governance Aspect through Stakeholders Participation.

                                                                             1.    Perseroan terbuka memiliki kebijakan untuk              Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Perseroan
                                                                                   mencegah terjadinya insider trading.                    mengatur ketentuan terkait dengan pencegahan insider
                                                                                   The Public Company has a policy to prevent insider      trading dalam Board Manual Perseroan.
                                                                                   trading.                                                The Company has fulfilled this recommendation. The
                                                                                                                                           Company has established provisions regarding the
                                                                                                                                           prevention of insider trading in its Board Manual.

                                                                             2.    Perseroan terbuka memiliki kebijakan anti-korupsi       Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Perseroan
                                                                                   dan anti-fraud.                                         tunduk pada kebijakan anti korupsi yang telah ditetapkan
                                                                                   The Public Company has anti-corruption and anti-        dari Grup AirAsia.
                                                                                   fraud policies.                                         The Company has fulfilled this recommendation. The
                                                                                                                                           Company complies with the anti-corruption policies
                                                                                                                                           established by AirAsia Group.

                                                                             3.    Perseroan terbuka memiliki kebijakan tentang seleksi    Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Perseroan
                                                                                   dan peningkatan kemampuan pemasok atau vendor.          menuangkan kebijakan terkait dengan pemasok dan vendor
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                   The Public Company has a policy regarding the           di dalam Kode Etik dan Pedoman Tata Kelola Perusahaan.
                                                                                   selection and development of vendors or suppliers.      The Company has fulfilled this recommendation. The
                                                                                                                                           Company has incorporated policies regarding suppliers and
                                                                                                                                           vendors into its Code of Conduct and Corporate Governance
                                                                                                                                           Guidelines.

                                                                             4.    Perseroan terbuka memiliki kebijakan tentang            Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini. Perseroan
                                                                                   pemenuhan hak-hak kreditur.                             menuangkan kebijakan terkait dengan pemasok dan vendor
                                                                                   Public Company has a policy regarding the fulfillment   di dalam Kode Etik.
                                                                                   of creditors’ rights.                                   The Company has fulfilled this recommendation. The
                                                                                                                                           Company has incorporated policies regarding suppliers and
                                                                                                                                           vendors into its Code of Conduct.

                                                                             5.    Perseroan terbuka memiliki kebijakan whistleblowing     Perseroan  telah     memiliki  sistem    whistleblowing
                                                                                   System.                                                 sebagaimana telah diungkapkan di dalam Laporan Tahunan
                                                                                   The Public Company has a Whistleblowing System          Perseroan.
                                                                                   policy.                                                 The Company has a whistleblowing system, as disclosed in
                                                                                                                                           the Company’s Annual Report.




298
Page 301
                                                                                                                                 GOVERNANSI KORPORAT
                                                                                                                                                                                  CORPORATE GOVERNANCE
           Pedoman Tata Kelola Perseroan Terbuka                                 Penerapan di Perseroan
No.
              Public Company Governance Guidelines                             Implementation in the Company

6.    Perseroan terbuka memiliki kebijakan pemberian           Struktur remunerasi Direksi yang berlaku saat ini dinilai telah
      insentif jangka panjang kepada Direksi.                  mampu mendukung kinerja Direksi yang akan memberikan
      The Public Company has a policy regarding the            dampak jangka panjang bagi kinerja Perseroan.
      provision of long-term incentives for the Board of       The current remuneration structure for the Board of Directors
      Directors.                                               is considered to be effective in supporting the performance
                                                               of the Board of Directors, which will have a long-term impact
                                                               on the Company’s performance.

Prinsip 8
Meningkatkan Pelaksanaan Keterbukaan Informasi.
Principle 8
Improving the Implementation of Information Disclosure.

1.    Perseroan terbuka memanfaatkan penggunaan                Keterbukaan informasi melalui situs web Perseroan sudah
      teknologi informasi secara lebih luas selain situs web   mencukupi.
      sebagai media keterbukaan Informasi.                     The disclosure of information via the Company’s website is
      The Public Company utilizes information technology       sufficient.
      more extensively other than websites as a medium of
      information disclosure.

2.    Laporan tahunan Perseroan terbuka mengungkapkan          Perseroan telah memenuhi rekomendasi ini dengan
      pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham            mengungkapkan struktur pemegang saham utama dan
      Perseroan terbuka paling sedikit 5% (lima persen),       pengendali di dalam laporan tahunan.
      selain pengungkapan pemilik manfaat akhir dalam          The Company has fulfilled this recommendation by disclosing
      kepemilikan saham Perseroan terbuka melalui              the structure of its major and controlling shareholders in its
      pemegang saham utama dan pengendali.                     annual report.
      The Public Company’s Annual Report to disclose
      the ultimate beneficiary in the Public Company’s
      share ownership of at least 5% (five percent), other
      than ultimate beneficiary disclosure in the Public
      Company’s share ownership through majority and
      controlling shareholders.




                                                                                                                                          Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                                                 299
Page 302
      Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




300
                                                                                  06




                          Report
                                               Laporan




                          Sustainability
                                               Keberlanjutan
Page 303
Di antara biru langit dan bentang
alam Indonesia, kami menyadari
bahwa keberlanjutan adalah
kompas yang mengarahkan setiap
operasional kami untuk terus
tumbuh tanpa meninggalkan jejak
yang merusak.
Between the blue skies and beautiful
landscapes of Indonesia, we realize that
sustainability is a compass that guides all
our operations to continue growing without
leaving a damaging footprint.




                                               Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                              301
Page 304
                                                                             Tentang Laporan
                                                                             Keberlanjutan
                                                                             About Sustainability Report



                                                                             Periode Pelaporan, Dasar Penyusunan,                   Reporting Period, Basis of Preparation,
                                                                             Frekuensi Pelaporan [2-3]                              Reporting Frequency [2-3]

                                                                             Laporan Keberlanjutan PT AirAsia Indonesia Tbk tahun   This 2025 Sustainability Report of PT AirAsia
                                                                             2025 ini, menyajikan kinerja keberlanjutan Perseroan   Indonesia Tbk presents the Company’s sustainability
                                                                             dalam aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan            performance in the economic, social, and
                                                                             selama periode 1 Januari hingga 31 Desember 2025,      environmental aspects from January 1 to December
                                                                             kecuali dinyatakan lain dalam laporan ini. Laporan     31, 2025, unless stated otherwise. This report is
                                                                             ini diterbitkan satu kali setiap tahun sebagai wujud   published annually as a form of accountability
                                                                             akuntabilitas dan keterbukaan informasi kepada para    and information disclosure to stakeholders, and an
                                                                             pemangku kepentingan, serta menjadi bagian yang        integral part of the Company’s Annual Report.
                                                                             tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan Perseroan.

                                                                             Penyusunan laporan ini berpedoman pada peraturan       The preparation of this report refers to both
                                                                             dan standar nasional maupun internasional,             national and international regulations or standards,
                                                                             termasuk:                                              including:
                                                                             •   Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang            •   Law No. 40 Year 2007 concerning Limited Liability
                                                                                 Perseroan     Terbatas,   yang    mewajibkan           Company, which requires reporting of Corporate
                                                                                 pelaporan pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial            Social and Environmental Responsibilities (CSR);
                                                                                 dan Lingkungan (TJSL);
                                                                             •   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.        •   Financial Services Authority Regulation (POJK) No.
                                                                                 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan             51/POJK.03/2017 concerning the Implementation
                                                                                 Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan,              of Sustainable Finance in Financial Services
                                                                                 Emiten, dan Perusahaan Publik;                         Institutions, Issuers, and Public Companies;
                                                                             •   Surat Edaran OJK No. 16/SEOJK.04/2021              •   OJK Circular Letter No. 16/SEOJK.04/2021
                                                                                 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten          concerning the Form and Content of Annual
                                                                                 atau Perusahaan Publik; serta                          Report of Issuers or Public Companies; and
                                                                             •   Standar GRI dengan tingkat kesesuaian              •   GRI Standards with a “with reference” compliance
                                                                                 “with reference”.                                      level.
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Selain itu, laporan ini juga memperhatikan prinsip-    Furthermore, this report also considers sustainability
                                                                             prinsip pelaporan keberlanjutan, yaitu akurasi,        reporting principles, which include accuracy,
                                                                             keseimbangan,        kejelasan,   keterbandingan,      balance, clarity, comparability, completeness,
                                                                             kelengkapan, konteks keberlanjutan, ketepatan          context, sustainability, timeliness, and verifiability.
                                                                             waktu, dan keterverifikasian. Setiap informasi         All information is presented transparently and
                                                                             disampaikan secara transparan dan berimbang,           impartially, covering both positive achievements
                                                                             mencakup capaian positif maupun tantangan yang         and challenges faced in managing economic, social,
                                                                             dihadapi dalam pengelolaan aspek ekonomi, sosial,      and environmental aspects.
                                                                             dan lingkungan.

                                                                             Sebagai bentuk konsistensi dan efisiensi, Laporan      As a form of consistency and efficiency, this
                                                                             Keberlanjutan ini disusun selaras dengan Laporan       Sustainability Report is prepared in line with the
                                                                             Tahunan Perseroan sehingga keduanya saling             Company’s Annual Report, making them complement
                                                                             melengkapi       tanpa    pengulangan     informasi.   each other without repeating information. To
                                                                             Untuk kemudahan akses bagi seluruh pemangku            facilitate access for all stakeholders, this report is
                                                                             kepentingan, laporan ini disajikan dalam dua           presented in two languages, Indonesian and English,
                                                                             bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris      and can be downloaded from the Company’s official
                                                                             serta dapat diunduh melalui situs resmi Perseroan di   website at https://ir-id.aaid.co.id.
                                                                             https://ir-id.aaid.co.id.




302
Page 305
                                                                                                                LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                  SUSTAINABILITY REPORT
                                                                         Kontak Pelaporan
                                                                         Reporting Contact


                                                                         PT AirAsia Indonesia Tbk
                                                                         AirAsia RedHouse
                                                                         Jl. Marsekal Suryadharma (M1)
                                                                         No.1 Kel. Selapajang Jaya,
                                                                         Kec. Neglasari, Kota Tangerang,
                                                                         Banten 15127 Indonesia
                                                                         021 29850888
                                                                         ir-id.aaid.co.id




Entitas yang Termasuk dalam Pelaporan                 Entities Included in Sustainability Report
Keberlanjutan [2-2]                                   [2-2]



Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan             The 2025 Annual Report and Sustainability Report
PT AirAsia Indonesia Tbk tahun 2025 memuat            of PT AirAsia Indonesia Tbk contains information
informasi mengenai kinerja dan praktik pengelolaan    regarding the performance and management
yang dijalankan oleh manajemen di Kantor Pusat        practices applied by the management at the
Perseroan. Selain informasi keuangan yang disajikan   Company’s Head Office. Other than the financial
sesuai laporan keuangan Perseroan, seluruh data       information presented according to the Company’s
dan informasi dalam laporan ini bersumber dari        financial report, all data and information in this
aktivitas operasional PT Indonesia AirAsia (IAA),     report are taken from the operational activities of PT
dan bukan merupakan hasil konsolidasi dari entitas    Indonesia AirAsia (IAA), and are not a consolidation
anak Perseroan secara keseluruhan. Perseroan          of the Company’s subsidiaries. The Company
menegaskan bahwa cakupan pelaporan ini disusun        emphasizes that the scope of this report is based on
berdasarkan ketersediaan dan kesiapan data pada       the availability and readiness of data at the entity,
entitas tersebut, serta akan dikembangkan secara      and will be developed gradually in the next reporting
bertahap pada periode pelaporan berikutnya.           period.

Seluruh data keuangan yang disajikan dalam laporan    All financial data presented in this report are sourced
ini bersumber dari Laporan Keuangan Konsolidasian     from the 2025 Consolidated Financial Statements
PT AirAsia Indonesia Tbk Tahun 2025, yang             of PT AirAsia Indonesia Tbk, which includes all
tercakup dalam daftar entitas anak sebagaimana        subsidiaries in the list of subsidiaries as stated in
tercantum pada Catatan atas Laporan Keuangan          the Note of Consolidated Financial Statements.
Konsolidasian. Laporan keuangan tersebut telah        The Financial Statements have been audited by
diaudit pihak ketiga independen yaitu Kantor          an independent third party, Public Accounting Firm
Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang        Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Partners,
& Rekan, guna memastikan keandalan dan akurasi        which ensures the reliability and accuracy of the
informasi yang disampaikan.                           information.
                                                                                                                          Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Informasi Penyajian Kembali Informasi [2-4]           Restatement of Information [2-4]

Dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan       In this Annual Report and Sustainability Report,
ini, terdapat data atau informasi yang disajikan      some data or information are restated for correction
kembali (restated) untuk memperbaiki atau             or adjustment from the previous report. All data
menyesuaikan data dari laporan tahun sebelumnya.      presented reflects the actual conditions based on
Seluruh data yang disajikan mencerminkan kondisi      the collection and verification results throughout
aktual berdasarkan hasil pengumpulan dan verifikasi   the 2025 reporting period.
selama periode pelaporan tahun 2025.

Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen             Written Verification from Independent
[G.1] [2-5]                                           Party [G.1] [2-5]

Meskipun Laporan Keberlanjutan Tahun 2025             Although the 2025 Sustainability Report of PT AirAsia
PT AirAsia Indonesia Tbk belum melalui proses         Indonesia Tbk has not undergone external assurance
external assurance oleh lembaga independen pihak      by an independent third party, the Company remains
ketiga, Perseroan tetap berkomitmen untuk menjaga     committed to maintaining the accuracy and integrity




                                                                                                                303
Page 306
                                                                             keakuratan serta integritas seluruh data yang disajikan.   of all data presented. This commitment is realized
                                                                             Komitmen ini diwujudkan melalui proses verifikasi          through a rigorous internal verification process and
                                                                             internal yang ketat serta mekanisme pengendalian           multi-layered control and review mechanisms at the
                                                                             dan penelaahan berlapis pada tingkat tata kelola.          governance level.

                                                                             Laporan ini telah ditinjau oleh Komite Audit               This report has been reviewed by the Company’s
                                                                             Perseroan,   serta  mendapatkan        pengesahan          Audit Committee and has received endorsement
                                                                             (endorsement) dari Dewan Direksi dan Dewan                 from the Board of Directors and the Board of
                                                                             Komisaris. Selain itu, sejalan dengan praktik              Commissioners. In addition, in line with AirAsia
                                                                             pelaporan keberlanjutan Grup AirAsia, laporan ini          Group’s sustainability reporting practices, this
                                                                             juga ditinjau oleh Sustainability Working Group            report has also been reviewed by the Sustainability
                                                                             (SWG) yang dibentuk pada Desember 2025, untuk              Working Group (SWG) formed in December 2025 to
                                                                             memperkuat struktur tata kelola keberlanjutan dan          strengthen the sustainability governance structure
                                                                             kualitas pengungkapan di tingkat entitas.                  and disclosure quality at the entity level.

                                                                             Dalam aspek lingkungan, emisi karbon dari                  In environmental aspects, IAA’s carbon emissions
                                                                             penerbangan internasional IAA telah diverifikasi           from international flights have been verified by an
                                                                             oleh lembaga yang disetujui oleh International Civil       agency approved by the International Civil Aviation
                                                                             Aviation Organization (ICAO) sebagai bagian dari           Organization (ICAO) as part of the Monitoring,
                                                                             proses Monitoring, Reporting, and Verification (MRV)       Reporting, and Verification (MRV) process under
                                                                             dalam skema Carbon Offsetting and Reduction                the Carbon Offsetting and Reduction Scheme for
                                                                             Scheme for International Aviation (CORSIA). Verifikasi     International Aviation (CORSIA). This verification
                                                                             ini memastikan bahwa data emisi IAA memenuhi               ensures that IAA’s emissions data comply with
                                                                             standar internasional yang berlaku dan konsisten           applicable international standards and are consistent
                                                                             dengan proses yang diterapkan di Grup AirAsia.             with the processes implemented at AirAsia Group.

                                                                             Dengan seluruh langkah pengendalian dan verifikasi         With all these control and verification measures
                                                                             tersebut, Perseroan meyakini bahwa laporan ini telah       in place, the Company believes that this report
                                                                             disusun secara akurat, transparan, dan bertanggung         has been prepared accurately, transparently, and
                                                                             jawab, mencerminkan komitmen Perseroan terhadap            responsibly, reflecting the Company’s commitment
                                                                             tata kelola yang kuat, keterbukaan informasi, serta        to strong governance, information disclosure, and
                                                                             akuntabilitas kepada seluruh pemangku kepentingan.         accountability to all stakeholders.

                                                                             Tanggapan atas Umpan Balik Laporan                         Response to Feedback on the Previous
                                                                             Tahun Sebelumnya [G.3]                                     Year’s Report [G.3]

                                                                             Hingga akhir tahun 2025, Perseroan belum menerima          Until the end of 2025, the Company has yet to receive
                                                                             umpan balik maupun tanggapan dari para pemangku            feedback or response from stakeholders regarding
                                                                             kepentingan atas Laporan Keberlanjutan Tahun               the 2024 Sustainability Report. Therefore, no
                                                                             2024. Dengan demikian, belum terdapat informasi            additional information or follow up actions that can
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             tambahan atau tindak lanjut yang dapat disampaikan         be presented in this Sustainability Report. However,
                                                                             dalam Laporan Keberlanjutan tahun ini. Meskipun            the Company remains committed to continuously
                                                                             demikian, Perseroan terus berkomitmen untuk                improve, especially in the aspects of quantitative or
                                                                             melakukan penyempurnaan secara berkelanjutan,              qualitative data presented, with the aim of providing
                                                                             khususnya dalam aspek kuantitatif maupun kualitatif        more accurate and valuable information. In addition,
                                                                             data yang disajikan, agar dapat memberikan informasi       the Company always provides a communication
                                                                             yang lebih akurat dan bernilai. Selain itu, Perseroan      channel for all stakeholders to deliver inputs and
                                                                             senantiasa membuka ruang komunikasi bagi seluruh           suggestions for future improvement of reporting
                                                                             pemangku kepentingan untuk menyampaikan                    quality.
                                                                             masukan dan saran guna meningkatkan kualitas
                                                                             pelaporan di masa mendatang.

                                                                             Perubahan pada Organisasi yang Bersifat                    Significant Changes in the Organization
                                                                             Signifikan [C.6] [2-6]                                     [C.6] [2-6]



                                                                             Selama tahun 2025, IAA memperkuat pengembangan             Throughout 2025, IAA has strengthened its
                                                                             operasional melalui pembukaan sejumlah rute                operational development by opening new flight
                                                                             penerbangan baru, baik domestik maupun internasional,      routes, both domestic and international, as part of
                                                                             sebagai bagian dari strategi perluasan jaringan dan        its network expansion strategy and to improve the
                                                                             peningkatan aksesibilitas transportasi udara.              accessibility of air transportation.


304
Page 307
                                                                                                                LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                  SUSTAINABILITY REPORT
Pada segmen internasional, IAA membuka rute            In the international segment, IAA opened the
Denpasar (DPS) – Darwin (DRW), Denpasar (DPS)          Denpasar (DPS) – Darwin (DRW), Denpasar (DPS)
– Adelaide (ADL), serta Surabaya (SUB) – Bangkok       – Adelaide (ADL), and Surabaya (SUB) – Bangkok
(DMK). Sementara itu, untuk rute domestik, IAA         (DMK) routes. As for domestic route, IAA expanded
menambah layanan Jakarta (CGK) – Manado (MDC),         its services with Jakarta (CGK) – Manado (MDC),
Surabaya (SUB) – Balikpapan (BPN) – Tarakan (TRK),     Surabaya (SUB) – Balikpapan (BPN) – Tarakan (TRK),
serta Surabaya (SUB) – Balikpapan (BPN) – Berau        and Surabaya (SUB) – Balikpapan (BPN) – Berau
(BEJ).                                                 (BEJ).

Pembukaan rute-rute tersebut mencerminkan              These new routes reflect the Company’s commitment
komitmen Perseroan dalam memperluas konektivitas       in expanding air connectivity, supporting public
udara, mendukung mobilitas masyarakat, dan             mobility, and encouraging tourism development as
mendorong pertumbuhan sektor pariwisata serta          well as economic activities in various regions. This
aktivitas ekonomi di berbagai wilayah. Inisiatif ini   initiative is in line with the Company’s commitment
sejalan dengan komitmen Perseroan terhadap             to     sustainable      economic   development   by
pembangunan ekonomi yang berkelanjutan melalui         strengthening access, connectivity, and equitable
penguatan akses, konektivitas, dan pemerataan          development opportunities.
peluang pertumbuhan.

Sepanjang tahun 2025, PT AirAsia Indonesia Tbk         Throughout 2025, PT AirAsia Indonesia Tbk did
tidak mengalami perubahan signifikan kegiatan          not experience significant changes in its business
usaha serta arah strategis Perseroan, yang tetap       activities and strategic directions, which remained
berjalan selaras dengan rencana kerja yang             in line with the previously established work plans,
telah ditetapkan sebelumnya, tanpa adanya              without the establishment, mergers, acquisitions,
pembentukan, penggabungan, akuisisi, maupun            or liquidation of subsidiaries that have no material
penghentian entitas anak yang memberikan               impacts to the Company’s performance. Therefore,
dampak material terhadap kinerja Perseroan.            all information presented in this report reflects a
Dengan demikian, informasi dalam laporan ini           stable and consistent condition of the organization
mencerminkan kondisi organisasi yang stabil dan        throughout the reporting period.
konsisten sepanjang periode pelaporan.

Namun demikian, tahun 2025 turut menandai              However, 2025 marked a number of improvements
beberapa penguatan tata kelola keberlanjutan di        in the Company’s sustainability governance. In May
lingkungan Perseroan. Pada Mei 2025, IAA membentuk     2025, IAA established a Sustainability Department
Departemen Sustainability sebagai fungsi yang          as a function in charge of coordinating sustainability
bertanggung jawab untuk mengoordinasikan               initiatives, improving disclosure quality, as well
inisiatif keberlanjutan, meningkatkan kualitas         as supporting the harmonization of sustainability
pengungkapan, serta mendukung harmonisasi              practices with AirAsia Group. In addition, IAA has
praktik keberlanjutan dengan Grup AirAsia. Selain      also established a Sustainability Working Group
itu, IAA juga telah membentuk Sustainability           (SWG) in December 2025 in order to strengthen the
Working Group (SWG) pada Desember 2025 guna            integration of sustainability in all its operational
                                                                                                                          Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
memperkuat integrasi keberlanjutan di seluruh unit     units and functions.
dan fungsi operasional.

Pada periode yang sama, terjadi perubahan pada         During the same period, there were some changes in
jajaran manajemen puncak, yaitu pergantian             the top management with the change of President
Direktur Utama (CEO) pada Juni 2025. Perubahan ini     Director (CEO) in June 2025. This change does not
tidak berdampak terhadap stabilitas operasional,       impact operational stability, and all the Company’s
dan seluruh strategi serta komitmen Perseroan          strategies and commitment remain in line with the
tetap berjalan sesuai arah yang telah ditetapkan.      established direction.

Secara keseluruhan, Perseroan memasuki tahun           Overall, the Company started 2025 with a stable
2025 dengan struktur operasional yang stabil,          operational structure and strengthened its
sekaligus memperkuat fondasi tata kelola               sustainability governance foundation as part of its
keberlanjutan sebagai bagian dari komitmen jangka      long-term commitment to improve performance
panjang untuk meningkatkan kinerja dan nilai bagi      and values for all stakeholders.
seluruh pemangku kepentingan.




                                                                                                                305
Page 308
                                                                             Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
                                                                             Sustainability Performance Highlights



                                                                             Kinerja Aspek Ekonomi                         [B.1]

                                                                             Economic Aspect Performance

                                                                             Uraian                                                                Satuan                        2025                          2024                           2023
                                                                             Description                                                              Unit

                                                                             Pendapatan Usaha                                                      Rp juta
                                                                                                                                                                              7.874.332                      7.943.931                     6.625.321
                                                                             Operating Revenue                                                    Rp million
                                                                             Laba (Rugi) Usaha                                                     Rp juta
                                                                                                                                                                              (644.591)                     (790.393)                      (805.761)
                                                                             Operating Profit (Loss)                                              Rp million
                                                                             Jumlah Pemasok Lokal
                                                                                                                                                      Unit                        338                           355*                          365*
                                                                             Number of Local Suppliers
                                                                             Jumlah Penumpang                                                       Orang
                                                                                                                                                                             5.906.580                      6.609.656                      6.182.295
                                                                             Total Passengers                                                       Person
                                                                             Kapasitas Kursi                                                         Kursi
                                                                                                                                                                              7.147.260                     7.588.260                      7.273.620
                                                                             Seat Capacity                                                           Seat
                                                                                                                                                (dalam juta)
                                                                             Available Seat Kilometres (ASK)                                                                    10.687                          11.142                       10.338
                                                                                                                                                 (in million)
                                                                                                                                                (dalam juta)
                                                                             Revenue Passenger Kilometres (RPK)                                                                  8.641                         9.636                          8.783
                                                                                                                                                 (in million)
                                                                             Jumlah Penerbangan
                                                                                                                                                      Unit                      39.591                         42.155                        40.274
                                                                             Number of Departures
                                                                             Tingkat Keterisian
                                                                                                                                                       %                           83                             87                            85
                                                                             Load Factor
                                                                             Produk Ramah Lingkungan
                                                                                                                                                      Unit                        N/A                            N/A                           N/A
                                                                             Environmental Friendly Product
                                                                             Rata-rata Umur Armada                                                  Tahun
                                                                                                                                                                                  14,8                           13,9                          12,8
                                                                             Average Age of Fleet                                                    Year

                                                                             * Pada periode pelaporan 2025, Perseroan melakukan peninjauan kembali terhadap         * During the 2025 reporting period, the Company reviewed its supplier data collection
                                                                               metodologi pengumpulan dan pengelolaan data pemasok sebagai bagian dari                and management methodology as part of efforts to strengthen procurement
                                                                               peningkatan kualitas tata kelola pengadaan. Sebelumnya, pengelolaan data               governance quality. Previously, procurement data management was centralized
                                                                               pengadaan dilakukan secara terpusat (centralized) pada tingkat Grup AirAsia.           at the AirAsia Group level. Following changes to the operational structure in 2025,
                                                                               Seiring dengan perubahan struktur operasional pada tahun 2025, fungsi pengadaan        the procurement function began to be managed independently by each entity
                                                                               mulai dikelola secara mandiri oleh masing-masing entitas (decentralized), sehingga     (decentralized), resulting in supplier data management and validation being
                                                                               proses pengelolaan dan validasi data pemasok dilakukan langsung oleh Perseroan.        conducted directly by the Company.

                                                                               Perubahan pendekatan pengelolaan data tersebut mendorong dilakukannya                  This shift in the data management approach prompted a reconciliation of the supplier
                                                                               rekonsiliasi ulang terhadap basis data pemasok yang bersumber dari sistem maupun       database using both system-generated information and internal operational data.
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                               data operasional internal. Hasil peninjauan menunjukkan adanya perbedaan jumlah        The review identified differences in the number of suppliers reported in the prior period,
                                                                               pemasok pada periode sebelumnya, terutama setelah dilakukan pembersihan data           particularly after data cleansing and the alignment of active vendor status. Within the
                                                                               (data cleansing) dan penyesuaian status vendor aktif. Dalam sistem pengadaan,          procurement system, vendors that are no longer used in operational transactions for
                                                                               vendor yang dalam jangka waktu tertentu tidak lagi digunakan dalam transaksi           a certain period may be deactivated to maintain database management efficiency
                                                                               operasional dapat dinonaktifkan untuk menjaga efisiensi pengelolaan basis data         and reduce system maintenance requirements.
                                                                               dan mengurangi beban pemeliharaan sistem.

                                                                               Selain itu, perbedaan waktu penarikan data (cut-off) dari sistem juga dapat            In addition, differences in system data extraction cut-off dates may also affect
                                                                               memengaruhi jumlah pemasok yang tercatat sebagai vendor aktif pada periode             the number of suppliers recorded as active vendors in a given period. Based on this
                                                                               tertentu. Berdasarkan proses verifikasi tersebut, Perseroan melakukan penyesuaian      verification process, the Company made a restatement to the previously reported
                                                                               (restatement) terhadap data jumlah pemasok lokal pada tahun pelaporan                  number of local suppliers for the prior reporting year.
                                                                               sebelumnya.




                                                                             Kinerja Aspek Lingkungan                              [B.2]

                                                                             Environmental Aspect Performance

                                                                             Uraian                                                               Satuan                        2025                           2024                          2023
                                                                             Description                                                              Unit

                                                                             Penggunaan Air (PDAM)
                                                                                                                                                      m3                         3.307                         4.395                          4.661
                                                                             Water Usage
                                                                             Penggunaan Energi Listrik (PLN) RedHouse
                                                                                                                                                     MWh                         1.148                         1.236                          1.248
                                                                             Electricity Consumption at RedHouse
                                                                             Konsumsi Bahan Bakar Penerbangan
                                                                                                                                                      Ton                      219.184                       230.162*                     208.099*
                                                                             Aviation Fuel Consumption




306
Page 309
                                                                                                                                                                                     LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                                                                                       SUSTAINABILITY REPORT
Uraian                                                                Satuan                         2025                         2024                          2023
Description                                                               Unit

Konsumsi Bahan Bakar Solar RedHouse
                                                                         Liter                         627                          336                          498
Diesel Fuel Consumption at RedHouse
Emisi Cakupan 1 (dari penerbangan)
                                                                      Ton CO2e                     698.662                     733.656**                    663.330**
Scope 1 Emissions (from flights only)
Emisi Cakupan 2
                                                                      Ton CO2e                      998,76                     1.075,32***                    1.085,76
Scope 2 Emissions
Emisi Cakupan 3
                                                                      Ton CO2e                      989,52                            -                             -
Scope 3 Emissions
Volume Limbah B3
                                                                          Kg                        220,00                        60,50                    1.085,80****
Hazardous Waste Volume
Volume Limbah Non-B3
                                                                          Ton                        31,80                        35,20                      26,70*****
Non-hazardous Waste Volume
Pengurangan Limbah
Waste Reduction

• B3 | Hazardous                                                          Kg                       (159,50)                     1.025,30                         N/A

• Non-B3 | Non-hazardous                                                  Ton                         3,40                        (8,50)                         8,97

Pengurangan Emisi
Emissions Reduction

• Cakupan 1 | Scope 1                                                 Ton CO2e                      34.994                       (70.326)                    (325.470)

• Cakupan 2 | Scope 2                                                 Ton CO2e                       76,56                         10,44                      (175,88)

Pelestarian Keanekaragaman Hayati
                                                                         Bibit
(Penanaman Bibit Mangrove)                                                                             519                        5.000                            0
                                                                        Seeds
Biodiversity Preservation (Mangrove Planting)

*     Dalam proses pelaporan kinerja lingkungan, khususnya terkait konsumsi bahan       *     In the process of reporting environmental performance, particularly in relation to
      bakar penerbangan, Perseroan melakukan penyesuaian (restatement) terhadap               aviation fuel consumption, the Company made adjustments (restatements) to
      data historis pada periode pelaporan sebelumnya. Penyesuaian ini dilakukan              historical data in the previous reporting period. These adjustments were made in
      seiring dengan harmonisasi satuan pengukuran dari kiloliter menjadi ton                 line with the harmonization of measurement units from kiloliters to tons in order
      guna memastikan konsistensi metodologi pelaporan dan keselarasan dengan                 to ensure consistency in reporting methodology and alignment with the emission
      pendekatan perhitungan emisi yang digunakan.                                            calculation approach used.

**    Terdapat restatement karena adanya penyempurnaan metodologi perhitungan           **    There is a restatement due to improvements in the Scope 1 emissions calculation
      emisi Scope 1, dimana pada periode sebelumnya perhitungan hanya                         methodology, whereby in the previous period the calculation only used CO2
      menggunakan faktor emisi CO2 dari konsumsi bahan bakar penerbangan,                     emission factors from aviation fuel consumption, whereas in this reporting period
      sedangkan pada periode pelaporan ini perhitungan telah mencakup faktor emisi            the calculation includes CH4 and N2O emission factors converted into CO2
      CH4 dan N2O yang dikonversi ke dalam satuan CO2 ekuivalen menggunakan                   equivalent units using Global Warming Potential (GWP).
      Global Warming Potential (GWP).

***   Terdapat restatement terhadap data emisi Scope 2 tahun 2024 sebagai bagian        ***   There is a restatement due to restating its Scope 2 emissions data for 2024 as
      dari upaya peningkatan konsistensi metodologi perhitungan emisi gas rumah kaca.         part of its efforts to improve the consistency of its greenhouse gas emissions
      Restatement dilakukan melalui penyeragaman faktor emisi (emission factor) yang          calculation methodology. The restatement was carried out by standardizing the
      digunakan dalam penghitungan emisi listrik agar mengacu pada satu referensi             emission factors used in calculating electricity emissions so that they refer to the
      yang sama dan lebih konsisten antar-periode pelaporan.                                  same reference and are more consistent between reporting periods.

**** Terdapat lonjakan signifikan pada tahun 2023 yang terjadi karena adanya            **** There was a significant spike in 2023 due to post-COVID-19 warehouse cleaning
     kegiatan pembersihan dan pengosongan gudang pasca COVID-19, dimana                      and clearance activities, which involved the disposal of accumulated old goods


                                                                                                                                                                                               Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
     dilakukan pembuangan barang-barang dan peralatan lama yang menumpuk,                    and equipment, such as metal components, compressors and air conditioning
     seperti komponen metal, kompresor dan komponen AC, kursi roda bekas,                    components, used wheelchairs, and other electronic waste classified as
     serta limbah elektronik lainnya yang termasuk kategori limbah B3. Setelah               hazardous waste. Afterwards, the volume of waste in 2024 returned to reflect
     kegiatan tersebut selesai, volume limbah pada 2024 kembali mencerminkan                 normal operational conditions. The increase in 2025 is reasonable and related to
     kondisi operasional normal. Adapun peningkatan pada 2025 bersifat                       equipment replacement and routine maintenance.
     wajar dan terkait dengan penggantian peralatan serta pemeliharaan rutin.

***** Terdapat restatement dikarenakan adanya kesalahan penyajian data atas             ***** The restatement was due to an error in the presentation of data on the volume of
      volume limbah non-B3 yang telah disajikan pada Laporan Keberlanjutan tahun              non-hazardous waste that has been presented in the 2024 Sustainability Report.
      2024.




Kinerja Aspek Sosial                      [B.3]

Social Aspect Performance

Uraian                                                                Satuan                         2025                         2024                          2023
Description                                                               Unit

Jumlah Karyawan                                                         Orang
                                                                                                      1.163                        1.585                        1.709
Number of Employee                                                      Person
Jumlah Karyawan Perempuan                                               Orang
                                                                                                       454                          504                          563
Number of Female Employee                                               Person
Jumlah Karyawan Laki-laki                                               Orang
                                                                                                       709                         1.081                         1.146
Number of Male Employee                                                 Person




                                                                                                                                                                                     307
Page 310
                                                                             Uraian                                                                   Satuan                         2025                          2024                          2023
                                                                             Description                                                                 Unit

                                                                             Persentase Perempuan sebagai Anggota
                                                                             Dewan Komisaris, Direksi, dan Komite
                                                                             Percentage of Women as Members of                                             %                           33                            36                            27
                                                                             the Board of Commissioners, Board of
                                                                             Directors, and Committees
                                                                             Jumlah Perempuan yang Menduduki Posisi
                                                                             Manajemen Senior                                                          Orang
                                                                                                                                                                                        5                             7                             4
                                                                             Number of Women on the Senior                                             Person
                                                                             Management Positions
                                                                             Jumlah Masyarakat Lokal yang Menduduki
                                                                             Posisi Manajemen Senior                                                   Orang
                                                                                                                                                                                        27                            31                           25
                                                                             Number of Local People on the Senior                                      Person
                                                                             Management Positions
                                                                             Jumlah Karyawan Difabel                                                   Orang
                                                                                                                                                                                        0                             0                             0
                                                                             Number of Disabled Employee                                               Person
                                                                             Jumlah Pelatihan*                                                       Pelatihan
                                                                                                                                                                                      636                            318                          491
                                                                             Number of Training*                                                      Training
                                                                             Rata-rata Jam Pelatihan Karyawan                                            Jam
                                                                                                                                                                                     73,14                         90,41                          2,92
                                                                             Average Employee Training Hour                                              Hour
                                                                                                                                                                                     44,5                         52,0                          53,9
                                                                             eNPS (Employee Net Promoter Score)
                                                                                                                                                                                    (Good)                     (Excellent)                   (Excellent)
                                                                             NPS (Net Promoter Score)                                                                                   51                           45                            50
                                                                             Jumlah Kecelakaan Kerja                                                    Kali
                                                                                                                                                                                        0                            0**                            0
                                                                             Number of Work Accidents                                                   Time
                                                                             Kematian Akibat Kerja                                                      Kali
                                                                                                                                                                                        0                             0                             0
                                                                             Occupational Death                                                         Time
                                                                             Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR)                                     Rate                           0                             0                             0

                                                                             * Jumlah pelatihan disajikan berdasarkan akumulasi seluruh program pelatihan yang          * The number of training sessions is presented as the cumulative total of all training
                                                                               diikuti oleh masing-masing departemen sepanjang periode pelaporan. Pendekatan              programs attended by each department throughout the reporting period. This
                                                                               ini mencerminkan intensitas pengembangan kompetensi yang dilakukan secara                  approach reflects the intensity of competency development undertaken across
                                                                               menyeluruh di tingkat organisasi. Peningkatan signifikan jumlah pelatihan pada tahun       the entire organization. The significant increase in the number of training sessions
                                                                               2025 terutama didorong oleh penguatan ekosistem pembelajaran digital Perseroan,            in 2025 was primarily driven by the strengthening of the Company’s digital learning
                                                                               melalui implementasi platform e-learning baru hasil kerja sama dengan Coursera,            ecosystem, through the implementation of a new e-learning platform developed in
                                                                               serta penambahan modul pelatihan wajib (mandatory training) pada platform                  collaboration with Coursera, as well as the addition of mandatory training modules
                                                                               Outclass. Inisiatif ini memperluas akses pembelajaran, meningkatkan fleksibilitas          on the Outclass platform. These initiatives expand access to learning, enhance the
                                                                               partisipasi karyawan, serta mendorong budaya pembelajaran berkelanjutan di                 flexibility of employee participation, and foster a culture of continuous learning within
                                                                               lingkungan Perseroan.                                                                      the Company.

                                                                             ** Terdapat penyesuaian (restatement) atas data kecelakaan kerja tahun 2024 seiring        ** There has been a restatement of the 2024 workplace accident data in line with
                                                                                dengan penyelarasan definisi dan klasifikasi insiden. Penyesuaian ini dilakukan untuk      the harmonization of incident definitions and classifications. This restatement was
                                                                                memastikan konsistensi pelaporan, dimana insiden yang sebelumnya tercatat tidak            conducted to ensure consistency in reporting, as incidents previously recorded were
                                                                                termasuk dalam kategori fatalitas. Dengan demikian, jumlah fatalitas kecelakaan            not classified as fatalities. Consequently, the number of workplace fatalities for 2024
                                                                                kerja tahun 2024 dinyatakan nol (0).                                                       is reported as zero (0).
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Sepanjang       tahun       pelaporan,      Perseroan                                        Throughout the reporting year, the Company
                                                                             melaksanakan sebanyak tiga program Tanggung                                                  implemented three major Social and Environmental
                                                                             Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) utama.                                                    Responsibility (CSR) programs. All programs
                                                                             Seluruh program dirancang untuk memberikan                                                   were designed to deliver relevant, measurable,
                                                                             dampak yang relevan, terukur, dan berkelanjutan,                                             and sustainable impacts, and were aligned with
                                                                             serta diselaraskan dengan kebutuhan pemangku                                                 the needs of stakeholders and the Company’s
                                                                             kepentingan dan arah pembangunan berkelanjutan                                               sustainable development direction. To support the
                                                                             Perseroan. Untuk mendukung pelaksanaan program                                               implementation of these programs, the Company
                                                                             tersebut, Perseroan mengalokasikan total dana                                                allocated a total of Rp436,000,000.00 in CSR funds
                                                                             TJSL sebesar Rp436.000.000,00 untuk program                                                  for the TERA Batch-6 Mangrove Planting program,
                                                                             Mangrove Planting TERA Batch-6, hibah untuk                                                  grant for SwaraOwa, and grant for Yayasan Arkom
                                                                             SwaraOwa, dan hibah untuk Yayasan Arkom                                                      Indonesia. These funds were managed to ensure
                                                                             Indonesia. Alokasi dana ini dikelola untuk memastikan                                        that the CSR contributions provided optimal added
                                                                             kontribusi TJSL memberikan nilai tambah yang                                                 value for the community and the environment.
                                                                             optimal bagi masyarakat dan lingkungan.




308
Page 311
CEO Voice:




                                                                                                                   LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                     SUSTAINABILITY REPORT
Flying
Forward
Responsibly                                 [D.1]


Laporan Manajemen | Management Report




Sepanjang tahun 2025, Direksi memandang                  Throughout 2025, the Board of Directors believes that
Perseroan berada dalam fase pemulihan dan                the Company is in a crucial phase of recovery and
konsolidasi yang krusial. Di tengah fokus utama          consolidation. Amidst its main focus on strengthening
untuk memperkuat kinerja operasional dan                 operational performance and maintaining business
menjaga kesinambungan usaha, Perseroan juga              continuity, the Company has also started to show
mulai menunjukkan progres yang semakin nyata             more tangible progress in its sustainability agenda.
dalam agenda keberlanjutan. Penguatan tata               Enhanced governance, improved risk management,
kelola, peningkatan pengelolaan risiko, serta            and efforts to manage environmental and social
upaya mengelola dampak lingkungan dan sosial             impacts are being implemented more structurally in
dijalankan secara lebih terstruktur seiring dengan       line with the increasingly solid recovery.
arah pemulihan yang semakin solid.

Direksi menyampaikan laporan manajemen terkait           The Board of Directors submits a management
penerapan Keuangan Berkelanjutan sepanjang               report on the implementation of Sustainable Finance
tahun 2025 sebagai bentuk akuntabilitas Perseroan        throughout 2025 as a form of the Company’s
dalam menjalankan tata kelola perusahaan yang            accountability in implementing good corporate
baik dan upaya keberlanjutan yang bertanggung            governance and responsible sustainability efforts.
jawab. Mengingat karakteristik industri penerbangan      Given the dynamic nature of the aviation industry
yang dinamis dan sensitif terhadap biaya serta           and its sensitivity to costs and operational risks, the
risiko operasional, Direksi memandang bahwa              Board of Directors believes that sustainability must
                                                                                                                             Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
keberlanjutan harus dikelola secara seimbang, yaitu      be managed in a balanced manner, specifically by
dengan menjaga ketahanan usaha, memperkuat               maintaining business resilience, strengthening social
kontribusi sosial, dan meminimalkan dampak               contributions, and minimizing environmental impact
lingkungan melalui pendekatan yang terukur dan           through a measured and accountable approach.
dapat dipertanggungjawabkan.

A. Kebijakan untuk Merespon Tantangan                    A. Policies to Respond to Challenges in the
   dalam Pemenuhan Strategi Keberlanjutan                   Fulfillment of Sustainability Strategy

1)   Nilai Keberlanjutan Perseroan                       1)   The Company’s Sustainability Values
     Bagi Perseroan, keberlanjutan merupakan nilai            For the Company, sustainability is a fundamental
     mendasar untuk memastikan ketahanan dan                  value that ensures long-term business security
     kontinuitas usaha dalam jangka panjang. Nilai ini        and continuity. This value is realized through
     diwujudkan melalui upaya yang seimbang untuk             balanced efforts to improve economic
     meningkatkan kinerja ekonomi, memperkuat                 performance, strengthen social contributions,
     kontribusi sosial, serta meminimalkan dampak             and minimize environmental impact. Thus,
     terhadap     lingkungan.   Dengan    demikian,           sustainability is not only a matter of fulfilling
     keberlanjutan     bukan    hanya    merupakan            obligations and compliance, but also a strategic




                                                                                                                   309
Page 312
                                                                                  pemenuhan kewajiban dan kepatuhan, melainkan               approach to creating long-term value for all
                                                                                  pendekatan    strategis untuk   menciptakan                stakeholders.
                                                                                  nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku
                                                                                  kepentingan.

                                                                                  Dalam praktiknya, Perseroan mengintegrasikan               In    practice,   the   Company       integrates
                                                                                  nilai keberlanjutan ke dalam strategi bisnis dan           sustainability   values    into   its   business
                                                                                  operasional melalui tiga prinsip, yaitu: integrasi         and operational strategies through three
                                                                                  ke proses pengambilan keputusan, penguatan                 principles: integration into the decision-
                                                                                  tata kelola dan manajemen risiko, serta                    making process, strengthening governance
                                                                                  pemantauan kinerja yang terukur dan berbasis               and risk management, as well as measurable
                                                                                  data. Implementasi prinsip tersebut tercermin              and data-driven performance monitoring. The
                                                                                  melalui berbagai inisiatif, seperti: efisiensi             implementation of these principles is reflected
                                                                                  operasional untuk meningkatkan produktivitas               in various initiatives, such as: operational
                                                                                  sekaligus mengoptimalkan penggunaan sumber                 efficiency to increase productivity while
                                                                                  daya, transformasi layanan yang inovatif                   optimizing resource use, innovative and digital-
                                                                                  dan berbasis digital untuk meningkatkan                    based service transformation to enhance
                                                                                  pengalaman pelanggan, penguatan tata                       customer experience, strengthening governance,
                                                                                  kelola, kepatuhan, dan perlindungan data untuk             compliance, and data protection to maintain
                                                                                  menjaga kepercayaan pasar, serta peningkatan               market trust, as well as improving data quality
                                                                                  kualitas data dan pelaporan agar kinerja                   and reporting to ensure that sustainability
                                                                                  keberlanjutan dapat dipantau, dievaluasi, dan              performance can be monitored, evaluated, and
                                                                                  dikomunikasikan secara kredibel.                           communicated credibly.

                                                                             2)   Respons Perseroan terhadap Isu Keuangan               2)   The Company’s Response to Sustainable
                                                                                  Berkelanjutan                                              Finance Issues
                                                                                  Perseroan merespons ketentuan Keuangan                     The Company responds to Sustainable Finance
                                                                                  Berkelanjutan sebagaimana diwajibkan OJK                   provisions as required by OJK by ensuring that
                                                                                  dengan memastikan keberlanjutan menjadi                    sustainability becomes part of the Company’s
                                                                                  bagian dari tata kelola dan pelaporan Perseroan            governance and reporting as an issuer or public
                                                                                  sebagai emiten atau perusahaan publik,                     company, including compiling Sustainability
                                                                                  termasuk penyusunan Laporan Keberlanjutan                  Report according to the required components,
                                                                                  sesuai dengan komponen yang dipersyaratkan,                such as: sustainability strategy, economic,
                                                                                  antara lain: strategi keberlanjutan, kinerja               social, and environmental performance, as well
                                                                                  ekonomi, sosial, dan lingkungan, serta aspek               as other relevant aspects.
                                                                                  relevan lainnya.

                                                                                  Secara praktis, Direksi memfokuskan respons                In practice, the Board of Directors focused its
                                                                                  pada penguatan kerangka kerja internal                     response on strengthening the internal framework
                                                                                  melalui penetapan peran dan tanggung jawab,                by establishing roles and responsibilities,
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                  koordinasi lintas fungsi untuk pengumpulan data            coordinating cross functional data collection
                                                                                  dan pemantauan kinerja, peningkatan kualitas               and performance monitoring, improving data
                                                                                  data, serta konsistensi narasi strategi dan kinerja        quality, and ensuring consistency in the narrative
                                                                                  yang selaras dengan konteks Perseroan, Grup                of strategy and performance in line with the
                                                                                  AirAsia, dan industri penerbangan. Perseroan               context of the Company, AirAsia Group, and the
                                                                                  memastikan bahwa setiap inisiatif keberlanjutan            aviation industry. The Company ensures that
                                                                                  dievaluasi berdasarkan dampaknya terhadap                  each sustainability initiative is evaluated based
                                                                                  stabilitas keuangan, arus kas, dan profitabilitas          on its impact on financial stability, cash flow, and
                                                                                  jangka menengah, guna menjaga keseimbangan                 medium-term profitability, in order to maintain
                                                                                  antara pertumbuhan, ketahanan usaha, serta                 a balance between growth, business resilience,
                                                                                  tanggung jawab lingkungan dan sosial.                      and environmental and social responsibility.

                                                                             3)   Komitmen Pimpinan dalam Menerapkan                    3)   Leadership’s Commitment in Implementing
                                                                                  Keuangan Berkelanjutan                                     Sustainable Finance
                                                                                  Direksi    menegaskan    komitmen    dalam                 The Board of Directors emphasizes its
                                                                                  memastikan pencapaian target penerapan                     commitment to ensure the achievement of
                                                                                  Keuangan Berkelanjutan melalui keteladanan                 Sustainable Finance targets through leadership
                                                                                  dan     arahan  dari  pimpinan  (leadership                commitment, which places sustainability as part
                                                                                  commitment) yang menempatkan keberlanjutan                 of the Company’s strategic priorities to maintain




310
Page 313
                                                                                                                 LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                   SUSTAINABILITY REPORT
    sebagai bagian dari prioritas strategis Perseroan       long-term business continuity and resilience.
    untuk menjaga kelanjutan dan ketahanan usaha            This commitment is realized by ensuring that the
    jangka panjang. Komitmen tersebut diwujudkan            principles of Sustainable Finance are integrated
    dengan memastikan bahwa prinsip Keuangan                into the Company’s governance, planning,
    Berkelanjutan terintegrasi ke dalam tata                decision-making, and performance monitoring,
    kelola, perencanaan, pengambilan keputusan,             thereby ensuring that the sustainability agenda
    serta pemantauan kinerja Perseroan, sehingga            does not stand alone but rather becomes part
    agenda keberlanjutan tidak berdiri sendiri,             of how the Company manages risk, improves
    melainkan menjadi bagian dari cara Perseroan            efficiency, and creates value for stakeholders.
    mengelola risiko, meningkatkan efisiensi, dan
    menciptakan nilai bagi pemangku kepentingan.

    Dalam implementasinya, Direksi mendorong                In its implementation, the Board of Directors
    penguatan koordinasi lintas fungsi dan                  encourages the strengthening of cross-
    memperjelas         akuntabilitas  pelaksanaan,         functional coordination and clarifies the
    termasuk melalui dukungan atas pembentukan              accountability of implementation, including by
    Sustainability Working Group (SWG) sebagai              supporting the establishment of a Sustainability
    forum kolaboratif untuk menyelaraskan arah,             Working Group (SWG) as a collaborative
    mendorong implementasi program, memastikan              forum to align directions, encourage program
    konsistensi pengumpulan data dan pelaporan,             implementation, ensure consistency in data
    serta menjadi wadah pembaruan terkait inisiatif         collection and reporting, and serve as a
    dan kinerja keberlanjutan di seluruh fungsi.            platform for updates on sustainability initiatives
    Selain itu, Direksi memastikan bahwa topik-topik        and performance across all functions. In
    keberlanjutan menjadi salah satu agenda yang            addition, the Board of Directors ensures that
    dibahas secara rutin dalam rapat manajemen,             sustainability topics are included as one of
    termasuk dalam rapat Direksi maupun                     the items regularly discussed in management
    pembahasan bersama Dewan Komisaris,                     meetings, including Board of Directors meetings
    sehingga pencapaian target dapat dipantau               and joint discussions with the Board of
    secara berkala, tantangan dapat diidentifikasi          Commissioners, allowing for regular monitoring
    sejak dini, dan tindak lanjut dapat ditetapkan          of target achievement, early identification of
    secara tepat waktu.                                     challenges, and timely follow-up.

    Direksi juga meyakini bahwa pencapaian target           The Board of Directors also believes that
    Keuangan Berkelanjutan tidak dapat dilakukan            achieving Sustainable Finance targets requires
    hanya melalui inisiatif internal, sehingga              more than internal initiatives, hence the Company
    Perseroan menerapkan pendekatan kolaboratif             adopts a collaborative approach through active
    melalui keterlibatan aktif dengan para pemangku         engagement with key stakeholders, including
    kepentingan utama, termasuk asosiasi maskapai           airlines association, aircraft manufacturers,
    penerbangan, produsen pesawat, produsen                 fuel producers, regulators or policymakers, and
    bahan bakar, regulator atau pembuat kebijakan,          industry associations. This involvement serves
    serta asosiasi industri. Keterlibatan ini menjadi       as the foundation for various joint activities
                                                                                                                           Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
    landasan bagi berbagai kegiatan bersama dan             and collaboration opportunities that support
    peluang kolaborasi yang mendukung upaya                 efforts to improve sustainability performance
    peningkatan kinerja keberlanjutan di sektor             in the aviation sector. The trust and confidence
    penerbangan. Kepercayaan dan keyakinan                  built through this cooperation has begun to
    yang dibangun melalui kerja sama tersebut               yield tangible benefits, including facilitating
    mulai menghasilkan manfaat nyata, antara lain           discussion and more concrete steps to support
    membuka ruang diskusi serta langkah-langkah             the achievement of industry sustainability
    yang semakin konkret dalam mendukung                    goals. Amid global economic uncertainty, this
    pencapaian tujuan keberlanjutan industri. Di            strategic partnership is expected to strengthen
    tengah ketidakpastian ekonomi global, kemitraan         the Company’s resilience and competitiveness
    strategis ini diharapkan dapat memperkuat               in the medium and long term.
    ketahanan (resilience) dan daya saing Perseroan
    dalam jangka menengah dan panjang.

4) Pencapaian Kinerja Keberlanjutan                      4) Sustainability Performance Achievement
   Sepanjang tahun 2025, Direksi mengevaluasi               Throughout 2025, the Board of Directors
   pencapaian dengan melakukan pemantauan                   has evaluated the Company’s sustainability
   realisasi indikator ekonomi, sosial, dan lingkungan      achievements by monitoring the realization of




                                                                                                                 311
Page 314
                                                                                  Perseroan. Secara umum, capaian di tahun                  economic, social, and environmental indicators. In
                                                                                  2025 mencerminkan kemajuan pada area yang                 general, the achievements in 2025 show progress
                                                                                  terkait langsung dengan efisiensi operasional             in areas that are directly related with operational
                                                                                  dan penguatan tata kelola keberlanjutan,                  efficiency and the strengthening of sustainability
                                                                                  sementara beberapa area lain masih dalam                  governance, while several other areas are still
                                                                                  proses penguatan dan implementasi seiring                 under improvement and implementation in line
                                                                                  peningkatan kebutuhan data, koordinasi lintas             with the increasing need for data, cross functional
                                                                                  fungsi, dan kesiapan proses internal.                     coordination, and internal process readiness.

                                                                             5)   Tantangan dalam Penerapan Keuangan                   5)   Challenges in the Implementation of
                                                                                  Berkelanjutan                                             Sustainable Finance
                                                                                  Direksi menilai bahwa tantangan utama                     The Board of Directors believes that the
                                                                                  Perseroan dalam pencapaian kinerja Keuangan               Company’s main challenges in realizing
                                                                                  Berkelanjutan pada tahun 2025 mencakup                    Sustainable Finance in 2025 involve several
                                                                                  beberapa hal. Pertama, kesiapan dan                       factors. First, the readiness and consistency
                                                                                  konsistensi data metrik keberlanjutan lintas              of cross-functional sustainability metrics,
                                                                                  fungsi, termasuk kelengkapan dan kualitas data,           including the completeness and quality of
                                                                                  konsistensi pencatatan, serta ketersediaan                data, consistency of recording, and availability
                                                                                  dokumen pendukung untuk indikator ekonomi,                of supporting documents for economic, social,
                                                                                  sosial, dan lingkungan. Kedua, kebutuhan                  and environmental indicators. Second, the need
                                                                                  untuk mengintegrasikan agenda keberlanjutan               to integrate the sustainability agenda with
                                                                                  dengan prioritas operasional serta stabilitas             operational priorities and financial stability
                                                                                  keuangan di industri penerbangan yang sensitif            in the cost-sensitive aviation industry. Third,
                                                                                  terhadap biaya. Ketiga, perlunya penguatan                the need to strengthen internal capacity and
                                                                                  kapasitas dan koordinasi internal agar                    coordination so that program implementation
                                                                                  implementasi program dan pelaporan berjalan               and reporting are consistent. Fourth, external
                                                                                  konsisten. Keempat, adanya dinamika eksternal             dynamics such as operational cost volatility
                                                                                  seperti volatilitas biaya operasional dan                 and increasing expectations from regulators
                                                                                  meningkatnya ekspektasi regulator maupun                  and other stakeholders.
                                                                                  pemangku kepentingan lainnya.

                                                                                  Untuk menanganinya, Direksi mendorong                     To address this, the Board of Directors strives
                                                                                  penguatan tata kelola pelaksanaan program                 to improve the governance of sustainability
                                                                                  keberlanjutan, penguatan proses konsolidasi               programs, strengthen cross-departmental data
                                                                                  data lintas departemen, serta koordinasi melalui          consolidation processes, and coordination through
                                                                                  Sustainability Working Group (SWG) untuk                  the Sustainability Working Group (SWG) to improve
                                                                                  meningkatkan kelengkapan dan kualitas data,               data completeness and quality, strengthen
                                                                                  memperkuat kolaborasi dalam implementasi                  collaboration in program implementation, and
                                                                                  program, dan memfasilitasi diskusi lintas fungsi          facilitate regular cross-functional discussions. The
                                                                                  secara rutin. Direksi juga memastikan topik               Board of Directors also ensures that sustainability
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                  keberlanjutan dibahas secara rutin dalam rapat            topics are discussed regularly in management
                                                                                  manajemen agar prioritas program ditetapkan               meetings so that program priorities are set
                                                                                  secara prudent, risiko dapat diantisipasi lebih           prudently, risks can be anticipated early, and
                                                                                  dini, dan tindak lanjut dilakukan tepat waktu.            follow-up actions are taken promptly.

                                                                             B. Penerapan Keuangan Berkelanjutan                       B. Implementation of Sustainable Finance

                                                                             1)   Pencapaian Kinerja Penerapan Keberlanjutan           1)   Achievement in Sustainability Implementation
                                                                                  Penerapan Keuangan Berkelanjutan Perseroan                The Company’s implementation of Sustainable
                                                                                  pada tahun 2025 dipantau melalui indikator                Finance in 2025 was monitored based on
                                                                                  kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan. Direksi          economic, social, and environmental performance
                                                                                  menilai bahwa capaian Perseroan di tahun                  indicators. The Board of Directors considers that
                                                                                  pelaporan telah menunjukkan perkembangan                  the Company’s achievement in the reporting year
                                                                                  pada inisiatif yang paling relevan terhadap bisnis        has indicated development on initiatives that are
                                                                                  penerbangan, khususnya pada area efisiensi                most relevant to aviation business, especially
                                                                                  dan tata kelola, sembari tetap melanjutkan                on efficiency and governance sectors, while
                                                                                  penguatan inisiatif lainnya secara bertahap               continuing to strengthen other initiatives gradually
                                                                                  sesuai kesiapan operasional dan ketersediaan              in accordance with operational readiness and data
                                                                                  data.                                                     availability.




312
Page 315
                                                                                                                  LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                    SUSTAINABILITY REPORT
     Selama tahun 2025, pada aspek lingkungan                 During 2025, the Company recorded tangible
     Perseroan mencatat manfaat nyata dari                    environmental benefits from various aviation
     berbagai inisiatif efisiensi bahan bakar                 fuel efficiency initiatives, with fuel savings of
     penerbangan yang diimplementasikan, dengan               4,344 tons, equivalent to fuel cost savings of
     penghematan bahan bakar sebesar 4.344 ton                approximately USD 4,196,304. This achievement
     yang setara dengan penghematan biaya bahan               is equivalent to avoiding 13,727 tons CO2e
     bakar sekitar USD 4.196.304. Pencapaian ini              in carbon emissions. The fuel savings also
     ekuivalen dengan jumlah emisi karbon yang                contributed directly to operational cost
     berhasil dihindari (CO2 avoidance) sebesar 13.727        efficiency and supported the Company’s efforts
     ton CO2e. Penghematan bahan bakar tersebut               to improve its financial performance and reduce
     turut memberikan kontribusi langsung terhadap            operating losses in 2025.
     efisiensi biaya operasional dan mendukung
     upaya Perseroan dalam memperbaiki kinerja
     keuangan serta menurunkan rugi usaha pada
     tahun 2025.

     Pada aspek sosial, untuk pertama kalinya                 On the social aspect, the Company earned its
     Perseroan meraih sertifikasi “Great Place                first “Great Place To Work” certification, which
     To Work”, yaitu pengakuan yang diperoleh                 is based on employee feedback through a work
     berdasarkan umpan balik karyawan melalui                 experience survey (Trust IndexTM) that measures
     survei pengalaman kerja (Trust IndexTM) yang             the quality of work culture, particularly the
     mengukur kualitas budaya kerja, khususnya                level of trust, leadership effectiveness, and
     tingkat kepercayaan, efektivitas kepemimpinan,           overall employee experience. This achievement
     dan pengalaman karyawan secara menyeluruh.               demonstrates that the Company is building a
     Pencapaian      ini   mencerminkan      bahwa            work environment that supports engagement,
     Perseroan membangun lingkungan kerja yang                well-being, and retention of top talent.
     mendukung keterlibatan, kesejahteraan, dan               Meanwhile, in terms of governance, the Company
     retensi talenta terbaik. Sementara itu, pada             strengthened its sustainability governance by
     aspek tata kelola, Perseroan memperkuat tata             establishing a function or work unit specifically
     kelola keberlanjutan melalui pembentukan                 dedicated to sustainability, as well as forming a
     fungsi atau unit kerja yang secara khusus                Sustainability Working Group (SWG).
     menangani keberlanjutan, serta pembentukan
     Sustainability Working Group (SWG).

2)   Prestasi dan Tantangan termasuk Peristiwa           2)   Achievements and Challenges, including Key
     Penting Periode Pelaporan                                Events in the Reporting Period
     Terdapat beberapa prestasi serta peristiwa               There were several key achievements and
     penting pada tahun 2025 yang berpengaruh                 significant events in 2025 that influenced the
     terhadap pencapaian Keuangan Berkelanjutan               Company’s progress toward Sustainable Finance,
     Perseroan, sekaligus sejumlah tantangan                  as well as a number of external challenges that
     eksternal yang mempengaruhi ketercapaian                 impacted the implementation of its programs.
                                                                                                                            Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
     implementasi program.

     Dari sisi prestasi, IAA memperoleh pengakuan             In terms of achievements, IAA received global
     global melalui capaian skor 10/10 dalam audit            recognition by scoring 10/10 in a data-driven
     keberlanjutan berbasis data yang dilakukan oleh          sustainability audit conducted by 42kft.
     42kft.com, dan termasuk dalam 25 maskapai                com, and was ranked among the top 25
     terbaik dari 142 maskapai yang dievaluasi.               airlines out of 142 evaluated. This recognition
     Pengakuan ini memperkuat kredibilitas arah               reinforces the credibility of initiatives focused
     inisiatif yang menekankan efisiensi operasional,         on operational efficiency, the use of eco-
     pemanfaatan teknologi ramah lingkungan,                  friendly technology, strategic partnerships, and
     kemitraan      strategis, serta     transparansi         transparent reporting. Additionally, in 2025,
     pelaporan. Selain itu, pada 2025 Grup AirAsia            the AirAsia Group was among the recipients
     juga menjadi salah satu penerima penghargaan             of the inaugural sustainability awards from
     keberlanjutan (sustainability awards) perdana            AirlineRatings.com, which evaluates airlines’
     dari AirlineRatings.com, yang menilai inisiatif          sustainability initiatives globally. This award
     keberlanjutan      maskapai   secara     global.         serves as external recognition that the efforts
     Penghargaan ini menjadi pengakuan eksternal              undertaken are on the right track, while also
     bahwa upaya-upaya yang dilakukan berada                  driving improvements in sustainable operations.




                                                                                                                  313
Page 316
                                                                                  pada jalur yang tepat, sekaligus mendorong              This recognition further solidifies IAA’s position as
                                                                                  peningkatan      operasional    berkelanjutan.          an airline with credible sustainability credentials,
                                                                                  Pengakuan tersebut juga memperkuat posisi               which serves as a key factor in expanding its
                                                                                  IAA sebagai maskapai yang memiliki kredibilitas         international network and enhancing market
                                                                                  keberlanjutan, yang menjadi faktor pendukung            confidence.
                                                                                  dalam memperluas jaringan internasional dan
                                                                                  meningkatkan kepercayaan pasar.

                                                                                  Dari sisi peristiwa penting, pada tahun                 In terms of key events, in 2025 the Company
                                                                                  2025 Perseroan memperkuat fondasi tata                  strengthened the foundation of its sustainability
                                                                                  kelola keberlanjutan melalui pembentukan                governance       through    the   establishment
                                                                                  fungsi atau unit kerja yang secara khusus               of a dedicated function or unit to handle
                                                                                  menangani keberlanjutan, termasuk penunjukan            sustainability, including the appointment of a
                                                                                  penanggung jawab fungsi tersebut, serta                 head for this function, as well as the formation
                                                                                  pembentukan Sustainability Working Group                of the Sustainability Working Group (SWG). This
                                                                                  (SWG). Langkah ini berdampak positif terhadap           step has a positive impact on the consistency
                                                                                  konsistensi  implementasi     dan     kualitas          of implementation and the quality of the
                                                                                  pengungkapan keberlanjutan Perseroan.                   Company’s sustainability disclosures.

                                                                                  Adapun tantangan sepanjang tahun 2025                   Challenges throughout 2025 that impacted the
                                                                                  yang mempengaruhi pencapaian Keuangan                   achievement of Sustainable Finance included
                                                                                  Berkelanjutan antara lain pelemahan kurs Rupiah,        the weakening of the Rupiah exchange rate,
                                                                                  volatilitas harga bahan bakar penerbangan,              volatility in aviation fuel prices, and rising
                                                                                  serta kenaikan biaya operasional akibat inflasi         operational costs due to inflation and other
                                                                                  dan komponen biaya lainnya, yang secara                 cost components, which collectively increased
                                                                                  keseluruhan meningkatkan tekanan biaya dan              cost pressures and required a more prudent
                                                                                  menuntut prioritisasi program secara lebih              prioritization of programs. Limitations in the
                                                                                  prudent. Keterbatasan jumlah pesawat atau               number of aircraft or the active fleet also impact
                                                                                  armada aktif juga berdampak pada fleksibilitas          capacity flexibility and operational reliability,
                                                                                  kapasitas dan keandalan operasional, sehingga           so IAA must maintain a balance between
                                                                                  IAA perlu menjaga keseimbangan antara                   business recovery or resilience and accelerating
                                                                                  pemulihan atau ketahanan bisnis dan percepatan          the     sustainability   agenda.      Additionally,
                                                                                  agenda keberlanjutan. Selain itu, ketegangan            geopolitical tensions in the Asian region have
                                                                                  geopolitik     di  kawasan     Asia   berpotensi        the potential to affect stability and demand
                                                                                  mempengaruhi stabilitas serta permintaan                for international flight routes, which ultimately
                                                                                  penerbangan rute internasional, yang pada               influences operational planning, economic
                                                                                  akhirnya turut mempengaruhi perencanaan                 performance, and the implementation strategy
                                                                                  operasional, kinerja ekonomi, dan strategi              of sustainability programs to remain effective
                                                                                  implementasi program keberlanjutan agar tetap           amid global uncertainty.
                                                                                  efektif di tengah ketidakpastian global.
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             C. Strategi Pencapaian Target                           C. Strategy for Achieving Targets

                                                                             1)   Pengelolaan Risiko Penerapan Keuangan              1)   Risk Management in the Implementation of
                                                                                  Berkelanjutan                                           Sustainable Finance
                                                                                  Direksi memandang penerapan Keuangan                    The Board of Directors views the implementation
                                                                                  Berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan             of Sustainable Finance as part of strengthening
                                                                                  ketahanan dan kelanjutan usaha, sehingga                business resilience and continuity; therefore,
                                                                                  pengelolaan risikonya perlu dilakukan secara            risk management must be conducted in a
                                                                                  terstruktur dan terintegrasi. Pada tahun 2025,          structured and integrated manner. As of
                                                                                  Perseroan mengakui bahwa proses pengelolaan             2025, the Company acknowledges that the
                                                                                  risiko   keberlanjutan    belum    sepenuhnya           sustainability risk management process has not
                                                                                  terintegrasi ke dalam kerangka manajemen risiko         yet been fully integrated into the Company’s risk
                                                                                  Perseroan. Namun, Direksi telah menetapkan              management framework. However, the Board has
                                                                                  langkah persiapan yang jelas untuk segera               established clear preparatory steps to implement
                                                                                  mengimplementasikannya, dengan fokus pada               it immediately, focusing on strengthening




314
Page 317
                                                                                                            LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                              SUSTAINABILITY REPORT
penguatan tata kelola, penetapan akuntabilitas,       governance,      establishing       accountability,
dan penyusunan mekanisme identifikasi serta           and developing consistent cross-functional
pemantauan risiko yang konsisten lintas fungsi.       mechanisms for risk identification and monitoring.

Dalam tahap persiapan ini, Direksi mengarahkan        During this preparatory phase, the Board
agar Perseroan melakukan identifikasi dan             of Directors has directed the Company to
penilaian risiko serta rencana mitigasi untuk         conduct risk identification, assessment, and
tiga aspek utama, yaitu ekonomi, sosial, dan          mitigation planning for three key aspects:
lingkungan, dengan pendekatan berbasis                economic, social, and environmental using an
materialitas dan dampak terhadap operasi.             approach based on materiality and impact
Pada aspek ekonomi, fokus mitigasi diarahkan          on operations. In the economic aspect,
pada risiko yang dapat mempengaruhi stabilitas        mitigation efforts are focused on risks that
dan keberlanjutan kinerja, seperti tekanan biaya      could affect the stability and sustainability
operasional, volatilitas faktor eksternal, serta      of performance, such as operational cost
risiko kepatuhan yang berdampak finansial,            pressures, volatility of external factors, and
melalui penguatan disiplin biaya, perencanaan         compliance risks with financial implications,
yang lebih adaptif, dan pengawasan kepatuhan          through strengthened cost discipline, more
yang konsisten. Pada aspek sosial, Direksi            adaptive planning, and consistent compliance
menempatkan         keselamatan,      keamanan,       oversight. In the social aspect, the Board of
kualitas layanan, serta pengelolaan SDM               Directors prioritizes safety, security, service
sebagai prioritas utama, dengan mitigasi melalui      quality, and human resource management, with
penguatan budaya keselamatan, peningkatan             mitigation efforts involving the strengthening
kompetensi, serta mekanisme pelaporan dan             of a safety culture, competency enhancement,
tindak lanjut yang jelas. Pada aspek lingkungan,      and clear reporting and follow-up mechanisms.
mitigasi diarahkan pada upaya yang relevan,           Regarding environmental aspects, mitigation
berdampak, serta sesuai kapasitas dan kesiapan        efforts are focused on relevant, impactful
Perseroan, terutama efisiensi penggunaan              initiatives aligned with the Company’s capacity
sumber daya, pengelolaan dampak operasional,          and readiness, particularly resource efficiency,
serta peningkatan kualitas data lingkungan            management of operational impacts, and
untuk mendukung pengambilan keputusan dan             improved environmental data quality to support
pengungkapan yang kredibel.                           credible decision-making and disclosure.

Secara khusus untuk risiko terkait iklim, Direksi     Specifically regarding climate-related risks, the
melalui fungsi terkait telah memulai penilaian        Board of Directors, through relevant functions,
yang lebih terarah pada tahun pelaporan ini           has initiated a more targeted assessment
sebagai bagian dari peningkatan kualitas              during this reporting year as part of enhancing
pengungkapan Perseroan. Penilaian tersebut            the quality of the Company’s disclosures. This
mencakup pemetaan risiko transisi (misalnya:          assessment covers the mapping of transition
perubahan kebijakan, potensi biaya terkait            risks (e.g., policy changes, potential carbon-
karbon, dan ekspektasi transparansi pasar) serta      related costs, and market transparency
risiko fisik (misalnya: gangguan operasional          expectations) as well as physical risks (e.g.,
                                                                                                                      Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
akibat cuaca ekstrem atau kejadian terkait iklim),    operational disruptions due to extreme weather
berikut prioritisasi area dampak dan rencana          or climate-related events), along with the
tindak lanjut awal. Ke depan, Direksi menargetkan     prioritization of impact areas and initial action
proses ini untuk diformalkan menjadi risk register    plans. Moving forward, the Board aims to
keberlanjutan yang memiliki pemilik risiko (risk      formalize this process into a sustainability risk
owner), rencana mitigasi, indikator pemantauan,       register that includes risk owners, mitigation
serta agenda peninjauan berkala di tingkat            plans, monitoring indicators, and a schedule for
manajemen dan Direksi. Risiko keberlanjutan,          periodic reviews at the management and Board
termasuk risiko transisi terkait karbon dan potensi   levels. Sustainability risks, including carbon-
peningkatan biaya kepatuhan, dianalisis dalam         related transition risks and potential increases in
konteks dampaknya terhadap struktur biaya             compliance costs, are analyzed in the context of
dan profitabilitas, sehingga dapat diantisipasi       their impact on cost structures and profitability,
melalui perencanaan yang adaptif dan disiplin         enabling anticipation through adaptive planning
keuangan.                                             and financial discipline.




                                                                                                            315
Page 318
                                                                             2)   Pemanfaatan Peluang dan Prospek Usaha              2)   Leveraging      Business     Opportunities      and
                                                                                                                                          Prospects
                                                                                  Direksi    mengidentifikasi     bahwa    peluang        The Board of Directors has identified that the most
                                                                                  pertumbuhan yang paling relevan bagi Perseroan          relevant growth opportunities for the Company
                                                                                  seiring meningkatnya tuntutan keberlanjutan             amid      increasing   sustainability    demands
                                                                                  adalah peluang untuk memperkuat ketahanan               are opportunities to strengthen business
                                                                                  usaha, efisiensi biaya, dan kualitas layanan.           resilience, cost efficiency, and service quality.
                                                                                  Dalam konteks industri penerbangan yang                 In the context of the aviation industry, which
                                                                                  sangat dipengaruhi faktor biaya dan reputasi,           is heavily influenced by cost and reputation
                                                                                  Direksi memandang bahwa keberlanjutan dapat             factors, the Board views sustainability as
                                                                                  dicapai melalui peningkatan produktivitas,              achievable through increased productivity,
                                                                                  pengendalian penggunaan sumber daya, dan                resource management, and strengthened
                                                                                  penguatan kepercayaan pemangku kepentingan.             stakeholder trust. Therefore, the Company
                                                                                  Oleh karena itu, Perseroan memprioritaskan              prioritizes opportunities that can be realistically
                                                                                  peluang yang dapat diimplementasikan secara             implemented and deliver measurable impacts
                                                                                  realistis dan memberikan dampak terukur bagi            on economic, social, and environmental
                                                                                  kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan.                performance.

                                                                                  Secara konkret, Direksi melihat peluang utama           Specifically,   the    Board   identifies    key
                                                                                  pada efisiensi operasional penerbangan                  opportunities in aviation operational efficiency
                                                                                  (misalnya peningkatan produktivitas armada,             (such as fleet productivity improvements,
                                                                                  optimalisasi proses operasional, dan penguatan          operational     process    optimization,     and
                                                                                  disiplin penggunaan sumber daya) serta inovasi          strengthened resource usage discipline) as
                                                                                  layanan yang bertanggung jawab dan berbasis             well as responsible, digital-based service
                                                                                  digital untuk meningkatkan pengalaman                   innovations to enhance the passenger
                                                                                  penumpang sekaligus meningkatkan efisiensi              experience while improving internal process
                                                                                  proses internal. Digitalisasi layanan dapat             efficiency. Service digitalization can drive
                                                                                  mendorong peningkatan customer experience               improvements in customer experience and
                                                                                  dan respons layanan, penguatan pengambilan              service responsiveness, strengthen data-driven
                                                                                  keputusan berbasis data, dan pengurangan                decision-making, and reduce waste. At the
                                                                                  pemborosan. Di saat yang sama, Direksi juga             same time, the Board also sees opportunities
                                                                                  melihat peluang pada penguatan tata kelola              in strengthening governance and the quality of
                                                                                  dan kualitas pelaporan untuk meningkatkan               reporting to enhance stakeholder trust and the
                                                                                  kepercayaan pemangku kepentingan dan daya               Company’s competitiveness as a listed entity.
                                                                                  saing Perseroan sebagai emiten.

                                                                             3)   Situasi Eksternal yang Berpotensi                  3) External Factors Potentially Affecting the
                                                                                  Mempengaruhi Keberlanjutan Perseroan                  Company’s Sustainability
                                                                                  Direksi menilai bahwa faktor eksternal yang           The Board assesses that the external factors
                                                                                  paling memengaruhi keberlanjutan Perseroan            most affecting the Company’s sustainability
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                  mencakup dinamika ekonomi seperti volatilitas         include economic dynamics such as volatility
                                                                                  harga bahan bakar penerbangan dan fluktuasi           in aviation fuel prices and exchange rate
                                                                                  nilai tukar yang berdampak langsung pada              fluctuations that directly impact operational
                                                                                  struktur biaya operasional, faktor sosial             cost structures, social factors such as rising
                                                                                  berupa meningkatnya ekspektasi pemangku               stakeholder expectations regarding safety
                                                                                  kepentingan terhadap praktik keselamatan,             practices, service quality, and transparency,
                                                                                  kualitas layanan, serta transparansi, serta           as well as environmental factors related to
                                                                                  faktor lingkungan yang terkait dengan tuntutan        emission management requirements and
                                                                                  pengelolaan emisi dan kesiapan menghadapi             readiness to address industry policy trends
                                                                                  arah kebijakan industri menuju penerbangan            toward lower-carbon aviation. The combination
                                                                                  yang lebih rendah karbon. Kombinasi faktor            of these factors demands that the Company be
                                                                                  tersebut menuntut Perseroan untuk semakin             increasingly adaptive in planning, disciplined in
                                                                                  adaptif dalam perencanaan, disiplin dalam             execution, and consistent in governance.
                                                                                  eksekusi, dan konsisten dalam tata kelola.




316
Page 319
                                                                                                                 LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                   SUSTAINABILITY REPORT
   Untuk mengantisipasinya, Direksi menerapkan              To anticipate these challenges, the Board of
   strategi yang berfokus pada penguatan                    Directors has implemented a strategy focused
   fondasi bisnis sekaligus peningkatan kapabilitas         on strengthening the business foundation while
   keberlanjutan secara bertahap. Dari sisi ekonomi,        gradually enhancing sustainability capabilities.
   Direksi memprioritaskan efisiensi operasional,           From an economic perspective, the Board
   pengendalian biaya, serta penguatan proses               prioritizes operational efficiency, cost control,
   perencanaan yang lebih adaptif terhadap                  and strengthening planning processes to be more
   volatilitas. Dari sisi sosial, Direksi memperkuat        adaptive to volatility. From a social perspective,
   budaya keselamatan dan kualitas layanan                  the Board reinforces a culture of safety and
   melalui penguatan kompetensi, kepatuhan, serta           service quality through enhanced competencies,
   perbaikan proses layanan pelanggan yang lebih            compliance, and improvements to customer
   responsif dan berbasis data. Dari sisi lingkungan,       service processes that are more responsive and
   Direksi memprioritaskan langkah yang relevan             data-driven. From an environmental perspective,
   dan berdampak pada operasional, seperti                  the Board prioritizes relevant and impactful
   peningkatan efisiensi penggunaan sumber daya,            operational measures, such as improving resource
   penguatan pengelolaan dampak operasional,                efficiency, strengthening the management of
   serta peningkatan kualitas pelaporan, agar               operational impacts, and enhancing the quality
   Perseroan      dapat      memenuhi      ekspektasi       of reporting, so that the Company can meet
   transparansi dan kesiapan pengungkapan                   expectations for transparency and credible
   secara kredibel tanpa mengganggu stabilitas              disclosure readiness without disrupting financial
   keuangan dan operasional.                                and operational stability.

   Selain dinamika ekonomi dan operasional,                 Beyond economic and operational dynamics,
   Perseroan juga mencermati perkembangan                   the Company is also monitoring global
   kebijakan dan mekanisme global di sektor                 policy developments and mechanisms in the
   penerbangan internasional yang semakin                   international aviation sector, which increasingly
   menegaskan pentingnya kesiapan industri                  underscore the industry’s need for readiness in
   dalam      pengelolaan     emisi. Salah    satu          emissions management. One indicator is the 2024
   indikatornya adalah Sector Growth Factor                 CORSIA Sector Growth Factor (SGF), recorded
   (SGF) CORSIA tahun 2024 yang tercatat positif            at a positive 15.4%, indicating that international
   sebesar 15,4%, yang menunjukkan adanya                   aviation emissions are growing above the
   pertumbuhan emisi penerbangan internasional              established baseline. This situation signals
   di atas nilai acuan (baseline) yang ditetapkan.          that obligations and expectations regarding
   Kondisi ini menjadi sinyal bahwa kewajiban dan           the fulfillment of emission reduction targets in
   ekspektasi pemenuhan pengurangan emisi di                the aviation sector will continue to strengthen;
   sektor penerbangan akan semakin menguat,                 therefore, the Company deems it necessary to
   sehingga Perseroan memandang perlu untuk                 continue strengthening its preparedness and
   terus memperkuat kesiapan dan strategi                   measurable mitigation strategies.
   mitigasi yang terukur.

Penutup                                                 Conclusion
                                                                                                                           Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Direksi berkomitmen untuk terus memperkuat              The Board of Directors is committed to continuously
penerapan     Keuangan    Berkelanjutan   melalui       strengthening the implementation of Sustainable
penguatan tata kelola, peningkatan kualitas data        Finance through improved governance, enhanced
dan pelaporan, pemantauan risiko yang lebih             data quality and reporting, more structured risk
terstruktur, serta implementasi program yang            monitoring, and the implementation of relevant,
relevan, berdampak, dan sesuai dengan kapasitas         impactful programs aligned with the Company’s
dan kesiapan Perseroan. Dengan pendekatan               capacity and readiness. With a prudent yet
yang prudent namun progresif, Perseroan meyakini        progressive approach, the Company believes that
bahwa penguatan keberlanjutan akan mendukung            strengthening sustainability will support business
ketahanan usaha, memperkuat kepercayaan                 resilience, reinforce stakeholder trust, and enhance
pemangku kepentingan, dan meningkatkan daya             the Company’s competitiveness in the long term.
saing Perseroan dalam jangka panjang.




                                                                                                                 317
Page 320
                                                                             Strategi Keberlanjutan                                                          [A.1]

                                                                             Sustainability Strategy



                                                                             Perseroan memahami bahwa penerapan prinsip               The Company understands that the implementation
                                                                             keberlanjutan merupakan proses jangka panjang            of sustainability principles is a long-term process that
                                                                             yang membutuhkan komitmen, konsistensi, dan              requires commitment, consistency, and sustained
                                                                             kolaborasi berkelanjutan. AirAsia meyakini bahwa         collaboration. AirAsia believes that consistent
                                                                             langkah-langkah kecil yang dilakukan secara terus-       small steps can bring meaningful changes in the
                                                                             menerus dapat membawa perubahan berarti dalam            achievement of sustainable development goals.
                                                                             mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.               This view is in line with the Company’s passion to
                                                                             Pandangan ini sejalan dengan semangat Perseroan          continue growing responsibly, providing added value
                                                                             untuk terus tumbuh secara bertanggung jawab,             to shareholders, and creating extensive benefits for
                                                                             memberikan nilai tambah bagi pemegang saham,             all stakeholders.
                                                                             serta menciptakan manfaat yang luas bagi seluruh
                                                                             pemangku kepentingan.

                                                                             Dalam setiap kegiatan operasional, Perseroan             In every operational activity, the Company
                                                                             berupaya menanamkan prinsip Environmental,               strives to thoroughly incorporate the principles
                                                                             Social, and Governance (ESG) secara menyeluruh.          of Environmental, Social, and Governance (ESG).
                                                                             Pendekatan ini diharapkan tidak hanya memperkuat         This approach is expected to not only enhance
                                                                             daya saing bisnis, tetapi juga memberikan dampak         business competitiveness, but also positively impact
                                                                             positif bagi karyawan, lingkungan, masyarakat,           employees, the environment, society, and national
                                                                             serta pertumbuhan ekonomi nasional.                      economic growth.

                                                                             Saat ini, Perseroan belum memiliki peta jalan            Currently, the Company does not have an
                                                                             (roadmap) keberlanjutan yang disusun secara mandiri.     independently developed sustainability roadmap.
                                                                             Oleh karena itu, dalam penyusunan dan implementasi       Therefore, in the preparation and implementation
                                                                             strategi   keberlanjutan,       Perseroan    mengacu     of its sustainability strategy, the Company refers
                                                                             sepenuhnya pada Sustainability Framework di tingkat      entirely to the Sustainability Framework at AirAsia
                                                                             Grup AirAsia. Kerangka tersebut menjadi pedoman          Group. This framework serves as the main guideline
                                                                             utama dalam memastikan arah kebijakan, prioritas         in ensuring that the Company’s policy direction,
                                                                             program, serta inisiatif keberlanjutan Perseroan tetap   program priorities, and sustainability initiatives
                                                                             selaras dengan standar dan komitmen keberlanjutan        remain in line with the applicable sustainability
                                                                             yang berlaku di seluruh entitas Grup AirAsia.            standards and commitments across AirAsia Group.

                                                                             Kerangka Keberlanjutan (Sustainability                   Sustainability Framework [C.1] [2-6] [2-22]
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Framework) [C.1] [2-6] [2-22]

                                                                             Kerangka Keberlanjutan Perseroan selaras dengan          The Company’s Sustainability Framework is aligned
                                                                             Grup AirAsia serta topik-topik material yang             with AirAsia Group’s as well as the material topics
                                                                             telah diidentifikasi oleh Perseroan dan dibangun         identified by the Company and built on three main
                                                                             berdasarkan tiga pilar utama, yaitu Ekonomi,             pillars, namely Economic, Environmental, and Social.
                                                                             Lingkungan, dan Sosial. Pendekatan holistik ini          This holistic approach ensures that the Company
                                                                             memastikan bahwa Perseroan secara berkelanjutan          continuously addresses key sustainability priorities.
                                                                             menangani prioritas-prioritas utama keberlanjutan.       As the Company and AirAsia Group gain a deeper
                                                                             Seiring Perseroan dan Grup AirAsia yang memperoleh       understanding of how to optimize the alignment of
                                                                             pemahaman lebih mendalam mengenai cara                   business objectives with the global sustainability
                                                                             mengoptimalkan       penyelarasan     tujuan  bisnis     agenda, this Sustainability Framework will be
                                                                             dengan agenda keberlanjutan global, Kerangka             consistently updated and refined to ensure its
                                                                             Keberlanjutan ini akan diperbarui dan disempurnakan      relevance and effectiveness.
                                                                             secara konsisten untuk memastikan relevansi dan
                                                                             efektivitasnya.




318
Page 321
                                                                                                                                                                       LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                                                                         SUSTAINABILITY REPORT
                                                                                 Visi
                                                                                 Vision
                                                            Menjadi maskapai berbiaya rendah yang
                                                           berkelanjutan dan terdepan di Asia, dengan
                                                   menghubungkan komunitas yang belum terlayani secara
                                                 optimal serta mendorong perjalanan udara yang lebih ramah
                                                        lingkungan di kawasan ASEAN dan sekitarnya.
                                       To be the leading sustainable low-cost airline in Asia by connecting underserved communities
                                                    and championing eco-friendly air travel across ASEAN and beyond.




          Misi        Mengadopsi teknologi inovatif dan menjalankan operasional yang efisien sumber daya untuk meminimalkan jejak lingkungan,
                      dalam upaya mencapai target emisi nol bersih pada tahun 2050, sekaligus menciptakan nilai terbaik bagi pelanggan.
          Mission     Embracing innovative technologies and eco-efficient operations to minimise our environmental footprint in the pursuit of net-zero emissions by
                      2050, whilst creating exceptional value for our customers.



                           Ekonomi (E)                                    Lingkungan (E)                                        Sosial (S)
                            Economic (E)                                   Environmental (E)                                      Social (S)


                Menciptakan nilai terbaik bagi                                                                         Membangun tenaga kerja
               pelanggan melalui pemanfaatan                                                                          yang beragam dan inklusif,
                                                                   Mendorong operasional yang
                   teknologi, serta menjaga                                                                         memastikan keselamatan serta
                                                                  lebih efisien dan meminimalkan
                standar tinggi etika bisnis dan                                                                    kesejahteraan insan perusahaan,
                                                                     limbah untuk mengurangi
                      pengelolaan risiko                                                                             dan berkontribusi positif bagi
                                                                        dampak lingkungan
                  Delivering exceptional value to our
                                                                                                                        komunitas terdampak
                                                                    Driving eco-efficient operations
                 customers by embracing technology                 and minimizing waste to reduce our                 Cultivating a diverse and inclusive
                  and maintaining high standards of                      environmental footprint                     workforce, ensuring the safety and
                   ethical business conduct and risk                                                                well-being of our people, and actively
                             management                                                                             engaging the communities we impact



                                                              Area yang Menjadi Fokus IAA
                                                                           IAA’s Focus Areas

                 • Pengalaman Penumpang                                • Strategi Iklim                      • Daya Tarik & Retensi Talenta
                    Guest Experience                                      Climate Strategy                      Talent Attraction & Retention
                 • Tata Kelola Perusahaan                              • Pengelolaan Limbah                  • Kesehatan & Keselamatan
                    Corporate Governance                                  Waste Management                      Health & Safety
                 • Keamanan Informasi & Privasi Data                                                         • Hak Asasi Manusia
                    Information Security & Data Privacy                                                         Human Rights
                 • Rantai Pasok Berkelanjutan                                                                • Keberagaman & Inklusi
                    Sustainable Supply Chain                                                                    Diversity & Inclusion
                 • Teknologi & Inovasi                                                                       • Investasi Sosial Masyarakat
                    Technology & Innovation                                                                     Community Investment
                 • Kinerja Ekonomi
                    Economic Performance




                               In alignment to United Nations Sustainable Development Goals (SDG)




Nilai Keberlanjutan [C.1]                                                                 Sustainability Values [C.1]

                                                                                                                                                                                 Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Perseroan menetapkan nilai-nilai keberlanjutan                                            The Company establishes sustainability values
sebagai pedoman perilaku dan pengambilan                                                  as guidelines of conduct and decision-making,
keputusan, yang menekankan integritas dan tata                                            emphasizing integrity and responsible governance,
kelola yang bertanggung jawab, operasional                                                efficient and low-emission operations, safety
yang efisien dan rendah emisi, keselamatan serta                                          and inclusiveness, value creation for customers,
inklusivitas, penciptaan nilai bagi pelanggan,                                            collaboration with partners in the supply chain, and
kolaborasi bersama mitra dalam rantai pasok,                                              innovation as a driver of sustainable growth. These
serta inovasi sebagai penggerak pertumbuhan                                               values become the foundation in the internalization
berkelanjutan. Nilai-nilai tersebut menjadi dasar                                         of a sustainability culture across all lines of the
internalisasi budaya keberlanjutan di seluruh lini                                        organization.
organisasi.

Komitmen terhadap Tujuan Pembangunan                                                      Commitment towards the United Nations
Berkelanjutan (TPB) PBB                                                                   Sustainable Development Goals (SDGs)

Sejak     peluncuran      Tujuan   Pembangunan                                            Since the introduction of the United Nations
Berkelanjutan (TPB) PBB pada tahun 2015,                                                  Sustainable Development Goals (SDGs) in 2015, the
Perseroan menyadari pentingnya agenda global                                              Company has recognized the importance of this
ini serta kontribusi Perseroan dalam mendukung                                            global agenda and its contribution to supporting


                                                                                                                                                                       319
Page 322
                                                                             pencapaiannya. Pada tahun 2025, Perseroan secara            its achievement. In 2025, the Company primarily
                                                                             utama memfokuskan perhatian dan kontribusi                  focused its attention and contributions on eight
                                                                             pada delapan TPB yang selaras dengan inisiatif              SDGs that were aligned with the sustainability
                                                                             keberlanjutan yang diimplementasikan sepanjang              initiatives implemented throughout the reporting
                                                                             tahun pelaporan.                                            year.

                                                                             TPB                                   Pencapaian Perseroan yang Mendukung TPB
                                                                             SDGs                                      The Company’s Achievement in Supporting SDGs

                                                                                          • 20% dari Direksi IAA adalah perempuan                 • 20% of IAA’s Board of Directors are female
                                                                                          • 10% dari pilot IAA adalah perempuan                   • 10% of IAA’s pilots are female
                                                                                          • 691 Allstars IAA telah menyelesaikan modul anti-      • 691 IAA Allstars have completed the anti-
                                                                                            harassment di platform Outclass                         harassment module in the Outclass platform
                                                                                          • Memperkuat analisis kesenjangan upah berbasis         • Enhancing gender pay gap analysis
                                                                                            gender (gender pay gap)
                                                                                          • Menyediakan lapangan kerja bagi 1.163 Allstars  • Providing job opportunities for 1,163 Allstars
                                                                                          • 312 Allstars di IAA berpartisipasi dalam kursus • 312 Allstars at IAA have participated in the
                                                                                            peningkatan kesadaran Human Trafficking           Human Trafficking awareness training course
                                                                                            #KnowTheSigns                                     #KnowTheSigns
                                                                                          • Nol fatalitas dari aktivitas pekerjaan          • Zero work-related fatality

                                                                                          • Menerapkan berbagai inisiatif penghematan bahan • Implementing various fuel efficiency initiatives
                                                                                            bakar yang menghasilkan penghindaran emisi        that lead to CO2 avoidance of 13,727 tCO2e
                                                                                            karbon (CO2 avoidance) sebesar 13.727 tCO2e
                                                                                          • Memperkenalkan teknologi chatbot AskBo          • Introducing the AskBo chatbot technology

                                                                                          • Safety Management System yang diterapkan • Safety Management System is implemented
                                                                                            memastikan risiko operasional dikelola secara   to ensure that operational risks are managed
                                                                                            proaktif melalui prosedur yang relevan untuk    proactively through relevant procedures to
                                                                                            mencegah insiden serius                         prevent serious incidents
                                                                                          • Menerapkan briefing turbulensi pada aktivitas • Holding turbulence briefings during pre-flight
                                                                                            briefing pra-penerbangan dan saat penerbangan   and in-flight briefings to increase cabin crew
                                                                                            untuk meningkatkan kewaspadaan awak kabin       awareness
                                                                                          • Bermitra dengan 338 pemasok lokal         • Partnering with 338 local suppliers
                                                                                          • Menerapkan berbagai inisiatif penghematan • Implementing various fuel efficiency initiatives
                                                                                            bahan bakar yang menghasilkan penghematan   that lead to 4,344 ton fuel saving
                                                                                            4.344 ton bahan bakar

                                                                                          • Monitoring, Reporting and Verification (MRV) atas • Monitoring, Reporting and Verification (MRV) of
                                                                                            emisi karbon                                        carbon emissions
                                                                                          • Mengungkapkan emisi Scope 1, 2, dan 3             • Disclosed Scope 1, 2, and 3 emissions



                                                                                          • Menetapkan pengawasan Direksi atas isu • Implementing supervision by the Board of
                                                                                            keberlanjutan                                    Directors on sustainability issues
                                                                                          • 90% Allstars di IAA mengikuti modul e-learning • 90% Allstars at IAA attended the Anti-Bribery &
                                                                                            Anti-Bribery & Anti-Corruption di platform       Anti-Corruption e-learning module in Outclass
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                            Outclass                                         platform
                                                                                          • Nol insiden korupsi                            • Zero corruption incidents
                                                                                          • Sekitar 800 pemasok aktif dan mitra vendor di • Approximately 800 active suppliers and vendors
                                                                                            sepanjang rantai pasok                          across the supply chain
                                                                                          • Melakukan engagement dengan ICAO untuk • Engaging with ICAO for compliance with CORSIA
                                                                                            kepatuhan terhadap CORSIA
                                                                                          • Melakukan engagement dengan regulator dan • Engaging with the regulators and industrial
                                                                                            asosiasi industri                               associations


                                                                             Kegiatan Membangun Budaya                                   Activity to Build Sustainability Culture
                                                                             Keberlanjutan [F.1]                                          [F.1]



                                                                             Sebagai wujud komitmen terhadap praktik bisnis              As a form of commitment to responsible business
                                                                             yang bertanggung jawab, Perseroan senantiasa                practices, the Company always instills a culture of
                                                                             menanamkan budaya keberlanjutan di seluruh lini             sustainability across all lines of the organization.
                                                                             organisasi. Perseroan meyakini bahwa keberlanjutan          The Company believes that sustainability is not just
                                                                             bukan sekadar kebijakan atau inisiatif terpisah,            a separate policy or initiative, but a key foundation
                                                                             melainkan fondasi utama yang membentuk pola                 that shapes the mindset, attitude, and behavior
                                                                             pikir, sikap, dan perilaku setiap insan perusahaan.         of every Company personnel. A well-internalized




320
Page 323
                                                                                                                       LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                         SUSTAINABILITY REPORT
Budaya keberlanjutan yang terinternalisasi dengan         sustainability culture is expected to be the main
baik diharapkan menjadi pendorong utama dalam             driver in realizing ethical and efficient business
mewujudkan praktik bisnis yang beretika, efisien,         practices that positively impact the economic,
serta berdampak positif bagi aspek ekonomi,               environmental, and social aspects.
lingkungan, dan sosial.

Penerapan budaya keberlanjutan dilakukan secara           The    sustainability   culture   is   implemented
menyeluruh dan terencana, dimulai sejak proses            comprehensively and systematically, starting
rekrutmen melalui penyisipan nilai-nilai keberlanjutan    from the recruitment process by incorporating
di tahap rekrutmen serta internalisasi secara konsisten   sustainability values at the recruitment stage and
melalui sejumlah program dan kegiatan yang                consistent internalization through a number of
mendukung awareness terhadap keberlanjutan. Nilai-        programs and activities that raise awareness of
nilai tersebut kemudian dikuatkan melalui edukasi dan     sustainability. These values are then reinforced
sosialisasi berkelanjutan, serta pembiasaan perilaku      through continuous education and socialization, as
sederhana namun berdampak, seperti penggunaan             well as the habit of simple but impactful behaviors,
sumber daya secara efisien, pengelolaan limbah yang       such as the efficient use of resources, responsible
bertanggung jawab, dan penerapan prinsip etika serta      waste management, and the application of ethical
keterbukaan dalam setiap proses kerja.                    principles and openness in every work process.

Pada tahun 2025, IAA telah menetapkan Kebijakan           In 2025, IAA established a Sustainability Policy
Keberlanjutan (Sustainability Policy) yang mencakup       covering economic, social, and environmental
aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, serta              aspects, as well as a Sustainable Supply Chain
Kebijakan Rantai Pasok Berkelanjutan (Sustainable         Policy. Both policies have been disseminated to
Supply Chain Policy). Kedua kebijakan tersebut            all employees and are openly accessible through
telah disosialisasikan kepada seluruh karyawan            the RedDocs Portal as the main reference in the
dan dapat diakses secara terbuka melalui RedDocs          implementation of daily operational activities.
Portal sebagai referensi utama dalam pelaksanaan
kegiatan operasional sehari-hari.

Penguatan budaya keberlanjutan terus diwujudkan           The reinforcement of sustainability culture is
melalui berbagai program dan inisiatif yang               continuously realized through various programs
melibatkan seluruh Allstars, antara lain pelaksanaan      and initiatives involving all Allstars, including the
Sustainability 101 Workshop yang membahas                 implementation of the Sustainability 101 Workshop,
dasar-dasar keberlanjutan, konteks keberlanjutan          which discusses the basics of sustainability, the
di sektor aviasi dan di AirAsia, serta peran aktif        context of sustainability in the aviation sector and
karyawan dalam mendukung agenda keberlanjutan             at AirAsia, as well as the active role of employees in
perusahaan. Selain itu, Perseroan juga memulai            supporting the Company’s sustainability agenda. In
gerakan #PlasticDetox yang bertujuan mengurangi           addition, the Company also started the #PlasticDetox
penggunaan plastik sekali pakai                                               movement, which aims to reduce
di lingkungan kerja sebagai                                                   the use of single-use plastics in
bentuk pembiasaan perilaku                                                    the work environment as a form
                                                                                                                                 Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
ramah lingkungan.                                                             of practicing environmentally
                                                                              friendly behavior.
Internalisasi             budaya
keberlanjutan juga diperkuat                                                   The internalization of sustainability
melalui    penyampaian      topik-                                             culture is also strengthened
topik     keberlanjutan    dalam                                               through the presentation of
agenda        Townhall       yang                                              sustainability topics in the Townhall
dilaksanakan setiap dua bulan,                                                 agenda, which is held every two
serta     pembaruan     informasi                                              months, as well as regular updates
keberlanjutan yang disampaikan                                                 on    sustainability      information
secara berkala kepada seluruh                                                  delivered to all employees through
karyawan melalui platform komunikasi internal             the Company’s internal communication platform,
perusahaan, Workvivo. Di tingkat manajemen,               Workvivo. At the management level, the strengthening
penguatan budaya keberlanjutan terus dilakukan            of sustainability culture continues to be carried out by
dengan menjadikan topik keberlanjutan sebagai             making sustainability topics part of the management
bagian dari agenda rapat manajemen, baik pada             meeting agenda, both at the Head of Department,
level Head of Department, Direksi, maupun Dewan           Board of Directors, and the Board of Commissioners
Komisaris.                                                levels.




                                                                                                                       321
Page 324
                                                                             Sepanjang tahun 2025, penguatan budaya                    Throughout 2025, the strengthening of sustainability
                                                                             keberlanjutan juga difokuskan pada pembentukan            culture was also focused on creating a healthy, safe,
                                                                             lingkungan kerja yang sehat, aman, dan inklusif sebagai   and inclusive work environment as part of efforts
                                                                             bagian dari upaya menjaga ketahanan organisasi            to maintain organizational resilience and improve
                                                                             serta meningkatkan kualitas produktivitas karyawan.       employee productivity. Through various programs
                                                                             Melalui berbagai program yang diinisiasi oleh Tim         initiated by the Culture Team, the Company promotes
                                                                             Culture, Perseroan mengedepankan pendekatan               an educational and participatory approach so that
                                                                             edukatif dan partisipatif agar nilai keberlanjutan        sustainability values can be fully understood and
                                                                             dapat dipahami secara menyeluruh dan diterapkan           consistently applied in daily life, both in the work
                                                                             secara konsisten dalam keseharian, baik di lingkungan     environment and in broader social interactions.
                                                                             kerja maupun dalam interaksi sosial yang lebih luas.

                                                                             1)   Workplace Well-being & Healthy Workforce             1)   Workplace Well-being & Healthy Workforce
                                                                                  •  Perseroan          memperkuat          budaya          •  The Company strengthens its sustainability
                                                                                     keberlanjutan melalui program kesehatan                   culture through the Allstars physical and
                                                                                     fisik dan mental Allstars sebagai fondasi                 mental health program as the foundation for
                                                                                     produktivitas dan ketahanan organisasi.                   organizational productivity and resilience.
                                                                                  •  Inisiatif 2025 mencakup edukasi gaya                   •  The 2025 initiative includes healthy lifestyle
                                                                                     hidup sehat seperti “Brown Bag Session: A                 education such as “Brown Bag Session: A
                                                                                     Dietician Tips for Your Health” serta “Seminar            Dietician’s Tips for Your Health” and “Seminar
                                                                                     and Open Booth: Mindful Eating and Vitamin                and Open Booth: Mindful Eating and Vitamin
                                                                                     Balance”.                                                 Balance.”
                                                                                  •  Perseroan juga mendorong pencegahan                    •  The Company also encourages disease
                                                                                     penyakit melalui “Seminar on Infectious                   prevention through the “Seminar on
                                                                                     Diseases:     TBC”,     serta    pemeriksaan              Infectious Diseases: TBC,” as well as medical
                                                                                     kesehatan seperti Dental Health Day, Skin                 checkups such as Dental Health Day, Skin
                                                                                     and Hair Check, dan Hari Jantung Sedunia:                 and Hair Check, and World Heart Day: Heart
                                                                                     Cek Kesehatan Jantung.                                    Health Check.
                                                                                  •  Penguatan kesehatan mental dilakukan                   •  Mental health is strengthened through
                                                                                     melalui “Mental Health – Counseling Session               “Mental Health – Counseling Session with
                                                                                     with Naluri”, serta partisipasi pada World                Naluri,” as well as participation in World
                                                                                     Mental Health Day dan World Sight Day.                    Mental Health Day and World Sight Day.

                                                                             2)   Inclusion & Safe Space (Diversity, Equity, &         2)   Inclusion & Safe Space (Diversity, Equity, &
                                                                                  Inclusion)                                                Inclusion)
                                                                                  •   Perseroan membangun lingkungan kerja yang             •   The Company builds an inclusive and safe work
                                                                                      inklusif dan aman melalui rangkaian program               environment through a series of International
                                                                                      International Women’s Day (IWD) 2025.                     Women’s Day (IWD) 2025 programs.
                                                                                  •   Program        Women       Safe      Spaces           •   The Women Safe Spaces program is
                                                                                      diselenggarakan      untuk     menyediakan                organized to provide safe psychological
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                      dukungan psikologis yang aman melalui sesi                support through private counseling sessions
                                                                                      konseling privat dengan psikolog.                         with psychologists.




                                                                                  •   Program Women Growth Spaces mendorong                 •   The Women Growth Spaces program
                                                                                      pengembangan kepemimpinan melalui sesi                    encourages     leadership    development
                                                                                      coaching kelompok.                                        through group coaching sessions.




322
Page 325
                                                                                                                LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                  SUSTAINABILITY REPORT
     •   Program Women Health Corner memperkuat               •   The Women Health Corner program
         edukasi kesehatan perempuan, termasuk                    strengthens women’s health education,
         deteksi dini kanker payudara dan pap smear.              including early detection of breast cancer
                                                                  and pap smears.

3)   Community & Volunteering                            3)   Community & Volunteering
     •  Budaya keberlanjutan juga diwujudkan                  •  A culture of sustainability is also realized
        melalui kontribusi sosial yang melibatkan                through social contributions that involve
        partisipasi karyawan.                                    employee participation.




     •   Pada 2025, Perseroan melaksanakan                    •   In 2025, the Company implemented the
         program #AllstarsDoGood: Blood Donation”                 #AllstarsDoGood: Blood Donation” program
         sebagai aksi sosial dan penguatan                        as a social action and to strengthen
         kepedulian terhadap komunitas.                           community awareness.

4) Literasi & Mindset Berkelanjutan (Pendukung)          4) Literacy & Sustainable Mindset (Support)
   •   Perseroan turut mendorong ketahanan dan              •   The Company also fosters employee
       awareness karyawan melalui peningkatan                   resilience and awareness by improving
       literasi.                                                literacy.
   •   Financial Talks menjadi wadah edukasi yang           •   Financial Talks provides an educational
       mendukung kesejahteraan finansial Allstars.              platform that supports the financial well-
                                                                                                                          Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                                                                being of Allstars.
     •   “Fly Further with Impact Investing”                •   “Fly Further with Impact Investing”
         memperkuat         pemahaman      mengenai             improves understanding of long-term value
         perspektif nilai jangka panjang dan investasi          perspectives and impact investing.
         berdampak.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Perseroan           Through these initiatives, the Company strives
berupaya      memastikan      bahwa      nilai-nilai     to ensure that sustainability values are not only
keberlanjutan tidak hanya dipahami, tetapi juga          understood but also become part of work behavior
menjadi bagian dari perilaku kerja dan budaya            and organizational culture. Thus, sustainability is
organisasi. Dengan demikian, keberlanjutan benar-        truly realized as part of the Company’s identity and
benar terwujud sebagai bagian dari identitas             work system, providing added value for shareholders,
dan sistem kerja perusahaan yang memberikan              employees, the community, and all stakeholders.
nilai tambah bagi pemegang saham, karyawan,
masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.




                                                                                                                323
Page 326
                                                                             Topik Material dan
                                                                             Batasan Laporan
                                                                             Material Topics and Boundaries



                                                                             Proses Identifikasi Topik Material           [3-1]                 Material Topics Identification Process            [3-1]



                                                                             Sebagai bagian dari komitmen untuk mengintegrasikan                As part of its commitment to integrating
                                                                             prinsip keberlanjutan dalam strategi dan operasional               sustainability principles into its business strategy
                                                                             bisnis, PT AirAsia Indonesia Tbk, melalui anak usaha               and operations, PT AirAsia Indonesia Tbk, through
                                                                             PT Indonesia AirAsia (IAA), telah melaksanakan                     its subsidiary PT Indonesia AirAsia (IAA), conducted
                                                                             Materiality Assessment pertama secara mandiri                      its first independent Materiality Assessment in
                                                                             pada tahun 2025. Proses ini menjadi tonggak penting                2025. This process is an important milestone in
                                                                             dalam memperkuat tata kelola keberlanjutan yang                    establishing transparency, participatory, and data-
                                                                             transparan, partisipatif, dan berbasis data.                       driven sustainability governance.

                                                                             Penilaian dilakukan dengan mengacu pada berbagai                   The assessment was conducted with reference
                                                                             kerangka nasional dan internasional, antara lain:                  to various national and international frameworks,
                                                                                                                                                including:
                                                                             •      Global Reporting Initiative (GRI 3: Material Topics         •    Global Reporting Initiative (GRI 3: Material
                                                                                    2021) sebagai standar utama dalam penentuan                      Topics 2021) as the main standard in
                                                                                    topik material berdasarkan dampak ekonomi,                       determining material topics based on economic,
                                                                                    lingkungan, sosial, dan tata kelola;                             environmental, social, and governance impacts;
                                                                             •      POJK No. 51/POJK.03/2017 dan SEOJK No. 16/                  •    POJK No. 51/POJK.03/2017 and SEOJK No. 16/
                                                                                    SEOJK.04/2021, sebagai panduan kepatuhan                         SEOJK.04/2021, as guidelines of sustainability
                                                                                    pelaporan keberlanjutan di Indonesia;                            reporting compliance in Indonesia;
                                                                             •      Sustainability Disclosure Grup AirAsia, untuk               •    AirAsia Group’s Sustainability Disclosure, to
                                                                                    memastikan keselarasan dengan arah kebijakan                     ensure alignment with AirAsia Group’s policy
                                                                                    Grup AirAsia; dan                                                direction; and
                                                                             •      Benchmarking terhadap praktik keberlanjutan                 •    Benchmarking      against     similar   airlines’
                                                                                    maskapai sejenis di tingkat regional dan global                  sustainability practices at the regional and
                                                                                    untuk menjamin relevansi serta daya saing                        global levels to ensure industry relevance and
                                                                                    industri.                                                        competitiveness.

                                                                             Pelibatan Pemangku Kepentingan                                     Stakeholder Engagement
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Dalam proses ini, sebanyak 242 pemangku                            In this process, 242 stakeholders were involved
                                                                             kepentingan dilibatkan untuk memberikan perspektif                 to provide a comprehensive perspective on
                                                                             yang komprehensif terkait prioritas keberlanjutan.                 sustainability priorities. The respondents consisted
                                                                             Komposisi responden terdiri dari 166 pemangku                      of 166 internal stakeholders and 76 external
                                                                             kepentingan internal dan 76 pemangku kepentingan                   stakeholders, representing a variety of interests and
                                                                             eksternal, yang mewakili beragam kepentingan dan                   influences on the Company’s operations.
                                                                             pengaruh terhadap operasi perusahaan.


                                                                                 Kelompok Pemangku           Jumlah                                      Peran dan Kontribusi terhadap Proses
                                                                                                           Responden              Metode Pelibatan
                                                                                 Kepentingan                 Number of            Engagement Method                  Materialitas
                                                                                 Stakeholders Group                                                     Roles and Contributions to the Materiality Process
                                                                                                            Respondents

                                                                                 Dewan Direksi (BoD)             2                     Online         Menetapkan arah strategis keberlanjutan dan
                                                                                 Board of Directors                                 Questionnaire     menilai dampak signifikan bagi bisnis.
                                                                                 (BoD)                                                                Determine the strategic direction of sustainability
                                                                                                                                                      and assess the significant impact to business.
                                                                                 Kepala Departemen               5                     Online         Menghubungkan kebijakan dengan implementasi di
                                                                                 (HoD)                                              Questionnaire     tiap fungsi operasional.
                                                                                 Head of Department                                                   Connect policies with implementation in each
                                                                                 (HoD)                                                                operational function.



324
Page 327
                                                                                                                       LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                         SUSTAINABILITY REPORT
Kelompok Pemangku           Jumlah                                Peran dan Kontribusi terhadap Proses
                          Responden       Metode Pelibatan
Kepentingan                Number of       Engagement Method                  Materialitas
Stakeholders Group                                                Roles and Contributions to the Materiality Process
                          Respondents

Manajer & Staf                159               Online         Memberikan perspektif operasional dan masukan
(Allstars)                                   Questionnaire     terkait penerapan keberlanjutan di lapangan.
Managers & Staffs                                              Provide operational perspectives and feedbacks
(Allstars)                                                     related to the on-site implementation of
                                                               sustainability.
Investor / Pemegang            4                Online         Menilai ekspektasi transparansi, tata kelola, dan
Saham                                        Questionnaire     kinerja finansial berkelanjutan.
Investors/Shareholders                                         Assess     the    expectation    for transparency,
                                                               governance, and sustainable financial performance.
Regulator / Pemerintah         9                Online         Memberikan arahan kepatuhan, keselamatan
Regulator/Government                         Questionnaire     penerbangan, peraturan lingkungan, dan pelaporan
                                                               keberlanjutan
                                                               Provide direction for compliance, aviation safety,
                                                               environmental regulation, and sustainability
                                                               reporting.
Pelanggan /                   42                Online         Menyampaikan ekspektasi terhadap layanan,
Penumpang                                    Questionnaire     keselamatan, dan tanggung jawab sosial.
Customers/Passengers                                           Express expectations regarding services, safety,
                                                               and social responsibilities.
Pemasok / Vendor               5                Online         Menyampaikan pandangan terkait rantai pasok
Suppliers/Vendors                            Questionnaire     berkelanjutan dan praktik etis.
                                                               Express opinions regarding sustainable supply chain
                                                               and ethical practices.
Media                          10               Online         Memberikan masukan atas persepsi publik dan
                                             Questionnaire     komunikasi korporat.
                                                               Provide feedback regarding public perception and
                                                               corporate communication.
Komunitas / LSM                6                Online         Menilai kontribusi sosial, dampak lingkungan, dan
Communities/NGOs                             Questionnaire     hubungan perusahaan dengan masyarakat.
                                                               Assess social contributions, environmental impacts,
                                                               and relationship between the Company and the
                                                               public.



Pelibatan dilakukan secara kuantitatif melalui           The engagement was conducted quantitatively
Online Questionnaire menggunakan skala likert            through an Online Questionnaire using a 1–5
1–5. Metode ini dipilih untuk memperoleh gambaran        Likert scale. This method was chosen to obtain a
terukur mengenai persepsi dan prioritas pemangku         measurable overview of stakeholder perceptions
kepentingan selama periode pelaporan.                    and priorities during the reporting period.

Proses Penetapan Prioritas                               Priority Determination Process
                                                                                                                                 Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Proses penentuan prioritas topik material dilakukan      The determination of material topics priority is
melalui analisis dua dimensi utama, yaitu:               carried out using two key dimensions, including:
1. Tingkat signifikansi dampak terhadap bisnis –         1. The significance of impact on the business –
    berdasarkan pandangan Direksi dan manajemen              based on the opinions of the Board of Directors
    senior (internal focus); dan                             and senior management (internal focus); and
2. Tingkat       kepentingan     bagi     pemangku       2. The importance to stakeholders – based on
    kepentingan – berdasarkan hasil survei.                  survey results.

Hasil penilaian setiap topik kemudian dipetakan          The assessment results for each topic were then
ke dalam Matriks Materialitas 2025, yang                 mapped into the 2025 Materiality Matrix, which
menggambarkan posisi relatif tiap isu keberlanjutan.     illustrates the relative position of each sustainability
Seluruh 13 topik material memperoleh skor                issue. All 13 material topics scored above 80%
diatas 80% pada kedua sumbu matriks, sehingga            on both axes of the matrix, thus all of them were
seluruhnya dikategorikan sebagai “Sangat Penting         categorized as “Very Important”.
(Very Important)”.




                                                                                                                       325
Page 328
                                                                             Berdasarkan hasil pemetaan, topik keberlanjutan                  Based on the mapping results, sustainability topics
                                                                             diklasifikasikan ke dalam tiga tingkat prioritas:                were classified into three priority levels:
                                                                             •    Topik Utama: Berdampak tinggi pada bisnis                   •  Key Topics: High impact on the business and
                                                                                  dan memiliki signifikansi besar bagi pemangku                  highly significant to stakeholders; must be
                                                                                  kepentingan;     wajib     dilaporkan     secara               reported comprehensively.
                                                                                  komprehensif.
                                                                             •    Topik Pendukung: Berdampak sedang, tetap                    •     Supporting Topics: Moderate impact, still
                                                                                  relevan untuk pemantauan dan pelaporan                            relevant to be monitored and reported briefly.
                                                                                  ringkas.
                                                                             •    Isu Emerging: Isu yang masih berkembang dan                 •     Emerging Issues: Issues that are still developing
                                                                                  akan dipantau untuk peningkatan relevansi di                      and will be monitored to assess their relevance
                                                                                  masa mendatang.                                                   in the future.

                                                                             Validasi akhir dilakukan oleh Dewan Direksi,                     Final validation is carried out by the Board of
                                                                             memastikan kesesuaian dengan arah strategi bisnis,               Directors, ensuring alignment with the business
                                                                             kebijakan Grup AirAsia, dan nilai-nilai di AirAsia.              strategy direction, AirAsia Group policies, and AirAsia
                                                                                                                                              values.

                                                                             Daftar dan Analisis Topik Material                               List and Analysis of Material Topics

                                                                             Hasil penilaian menghasilkan 13 topik material yang              The assessment results in 13 material topics that are
                                                                             terbagi ke dalam tiga pilar keberlanjutan: Ekonomi,              classified into three sustainability pillars: Economic,
                                                                             Lingkungan, dan Sosial.                                          Environmental, and Social.


                                                                             Topik Material        Alasan Mengapa Material                        Risiko Utama                      Peluang
                                                                             Material Topic              Materiality Reason                          Key Risk                      Opportunity


                                                                             Aspek Ekonomi
                                                                             Economic Aspect
                                                                             1. Tata Kelola       Menjadi fondasi kepercayaan           Pelanggaran            hukum,    Memperkuat               fungsi
                                                                                Perusahaan        pemangku           kepentingan,       kecurangan, atau lemahnya        pengawasan,        transparansi,
                                                                                Corporate         memastikan            kepatuhan       tata kelola dapat memicu         dan      akuntabilitas    yang
                                                                                Governance        terhadap                regulasi,     sanksi    serta     hilangnya    meningkatkan       kepercayaan
                                                                                                  keberlanjutan     bisnis,   dan       kepercayaan publik.              investor serta ketahanan bisnis.
                                                                                                  reputasi jangka panjang.              Legal violations, fraud, or      Strengthening the supervision,
                                                                                                  Serving as the foundation of          weak governance can trigger      transparency,              and
                                                                                                  stakeholder    trust,   ensuring      sanctions and a loss of public   accountability functions that
                                                                                                  regulatory          compliance,       trust.                           enhance investor confidence
                                                                                                  business continuity, and long-                                         and business resilience.
                                                                                                  term reputation.
                                                                             2. Rantai Pasok      Mitra dan pemasok berperan            Ketidakpatuhan      pemasok      Pemberdayaan pemasok lokal,
                                                                                Berkelanjutan     langsung terhadap dampak              terhadap standar ESG, risiko     penerapan kriteria ESG, dan
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                Sustainable       sosial dan lingkungan; penting        hukum dan reputasi, serta        pembentukan rantai pasok
                                                                                Supply Chain      memastikan seluruh rantai             meningkatnya biaya akibat        yang tangguh, efisien, dan
                                                                                                  pasok beroperasi secara etis          gangguan pasokan.                kompetitif.
                                                                                                  dan bertanggung jawab.                Supplier      non-compliance     Empowering local suppliers,
                                                                                                  Business partners and suppliers       with ESG standards, legal        implementing ESG criteria,
                                                                                                  are directly responsible for social   and reputational risks, and      and establishing a resilient,
                                                                                                  and environmental impacts; it         increased costs due to supply    efficient,  and   competitive
                                                                                                  is essential to ensure that the       disruptions.                     supply chain.
                                                                                                  entire supply chain operates
                                                                                                  ethically and responsibly.
                                                                             3. Pengalaman        Kepuasan pelanggan menjadi            Kegagalan           memenuhi     Inovasi layanan, digitalisasi,
                                                                                Pelanggan         kunci loyalitas, pendapatan           ekspektasi         pelanggan,    dan sistem umpan balik yang
                                                                                Customers         berkelanjutan, dan persepsi           kualitas layanan menurun, dan    memperkuat        kepercayaan
                                                                                Experience        positif terhadap merek AirAsia.       penurunan daya saing.            pelanggan serta meningkatkan
                                                                                                  Customer satisfaction is vital        Failure to meet customer         Net Promoter Score (NPS).
                                                                                                  to AirAsia's brand loyalty,           expectations,        declining   Service innovation, digitization,
                                                                                                  sustainable    revenue,    and        service quality, and reduced     and feedback systems that
                                                                                                  positive perception.                  competitiveness.                 strengthen customer trust
                                                                                                                                                                         and improve the Net Promoter
                                                                                                                                                                         Score (NPS).




326
Page 329
                                                                                                                                       LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                                         SUSTAINABILITY REPORT
Topik Material         Alasan Mengapa Material                       Risiko Utama                            Peluang
Material Topic                Materiality Reason                          Key Risk                          Opportunity


4. Inovasi Teknologi   Pendorong utama efisiensi             Adopsi teknologi yang lambat,        Otomatisasi dan analitik digital
   Technology &        operasional, mitigasi risiko, serta   kegagalan integrasi sistem,          yang     mendukung      efisiensi,
   Innovation          meningkatkan       pengalaman         atau    meningkatnya    biaya        inovasi, serta pengalaman
                       pelanggan di era digital.             implementasi.                        penerbangan        yang     lebih
                       The main drivers of operational       Slow technology adoption,            seamless.
                       efficiency,   risk    mitigation,     system integration failures,         Automation and digital analytics
                       and     enhancing       customer      or increased implementation          that      support     efficiency,
                       experience in the digital age.        costs.                               innovation, and a more seamless
                                                                                                  flight experience.
5. Keamanan Data       Keamanan       siber     menjadi      Kebocoran data, serangan             Penguatan sistem keamanan
   & Privasi           syarat utama untuk menjaga            siber, sanksi regulator, dan         siber, peningkatan kesadaran
   Data Security &     kepercayaan          pelanggan,       kerusakan reputasi merek.            karyawan,      serta    reputasi
   Privacy             mematuhi       regulasi,    dan       Data leaks, cyber attacks,           unggul sebagai perusahaan
                       melindungi data bisnis strategis.     regulatory   sanctions,   and        yang andal dan terpercaya.
                       Cybersecurity     is   essential      damage to brand reputation.          Strengthening      cybersecurity
                       to maintain customer trust,                                                systems, increasing employee
                       comply with regulations, and                                               awareness, and maintaining an
                       protect strategic business data.                                           excellent reputation as a reliable
                                                                                                  and trustworthy company.
6. Kinerja Ekonomi     Fondasi utama keberlanjutan           Volatilitas ekonomi, kenaikan        Penguatan efisiensi, diversifikasi
   Economic            perusahaan melalui stabilitas         biaya      operasional,    atau      pendapatan, dan inovasi bisnis
   Performance         finansial,   investasi,     dan       gangguan arus kas akibat             untuk meningkatkan ketahanan
                       kontribusi terhadap ekonomi           fluktuasi permintaan.                dan nilai bagi pemangku
                       nasional.                             Economic      volatility, rising     kepentingan.
                       The    main    foundation     of      operating costs, or cash flow        Strengthening         efficiency,
                       corporate sustainability lies in      disruptions due to fluctuations      diversifying   revenue,       and
                       financial stability, investment,      in demand.                           business innovation to enhance
                       and contribution to the national                                           resilience   and     value     for
                       economy.                                                                   stakeholders.
Aspek Lingkungan
Environmental Aspect
7. Strategi Iklim      Industri         penerbangan          Ketidakpatuhan        terhadap       Efisiensi     bahan        bakar,
   Climate Strategy    menghadapi tekanan global             regulasi     karbon,      biaya      penerapan              teknologi
                       menuju          dekarbonisasi         operasional meningkat, atau          rendah karbon, serta posisi
                       dan efisiensi energi sesuai           reputasi negatif akibat lambat       kepemimpinan              dalam
                       komitmen Net Zero Emission.           beradaptasi.                         penerbangan               ramah
                       The aviation industry faces           Non-compliance with carbon           lingkungan (green aviation).
                       global    pressure    towards         regulations,         increased       Fuel efficiency, implementation
                       decarbonization and energy            operating costs, or negative         of low-carbon technology, and
                       efficiency in line with the           reputation    due    to    slow      leadership in green aviation.
                       commitment to Net Zero                adaptation.
                       Emission.
8. Pengelolaan         Pengelolaan limbah yang baik          Limbah        tidak    terkelola,    Kolaborasi       daur     ulang,
   Limbah              menjadi bagian penting dalam          pelanggaran              regulasi,   penerapan ekonomi sirkular,

                                                                                                                                                 Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
   Waste               mengurangi jejak lingkungan           peningkatan        biaya,    dan     efisiensi biaya, dan penguatan
   Management          dan menjaga kepatuhan.                penurunan standar kebersihan         citra eco-conscious brand.
                       Proper waste management is            layanan.                             Recycling collaboration, circular
                       an integral part of reducing          Unmanaged waste, regulatory          economy implementation, cost
                       environmental footprints and          violations, increased costs, and     efficiency, and strengthening
                       maintaining compliance.               a decline in service cleanliness     the image of an eco-conscious
                                                             standards.                           brand.
Aspek Sosial
Social Aspect
9. Kesehatan &         Keselamatan       penerbangan         Kecelakaan       kerja     atau      Pelatihan          keselamatan,
   Keselamatan         dan kerja merupakan license           penerbangan,           kerugian      teknologi pemantauan, serta
   Health & Safety     to operate dan faktor utama           reputasi,     dan       potensi      budaya safety first yang
                       dalam menjaga kepercayaan             penghentian operasional.             memperkuat keandalan dan
                       publik.                               Workplace or flight accidents,       kepercayaan pelanggan.
                       Aviation and workplace safety         reputational           damage,       Safety training, monitoring
                       are the license to operate and        and    potential    operational      technology, and a safety
                       a key factor in maintaining           shutdowns.                           first culture that strengthens
                       public trust.                                                              reliability and customer trust.




                                                                                                                                       327
Page 330
                                                                                                Topik Material                                               Alasan Mengapa Material                           Risiko Utama                                   Peluang
                                                                                                Material Topic                                                        Materiality Reason                             Key Risk                                 Opportunity


                                                                                                10. Keberagaman &                                            SDM yang beragam mendorong            Diskriminasi atau ketimpangan                   Penguatan budaya inklusif,
                                                                                                    Inklusi                                                  inovasi dan kreativitas, serta        kesempatan       kerja    yang                  kepemimpinan          berbasis
                                                                                                    Diversity &                                              mencerminkan          kepatuhan       berdampak pada produktivitas                    keberagaman,      dan    posisi
                                                                                                    Inclusion                                                terhadap prinsip kesetaraan           dan citra perusahaan.                           sebagai employer of choice.
                                                                                                                                                             dan SDGs.                             Discrimination or inequality in                 Promoting an inclusive culture,
                                                                                                                                                             A diverse workforce drives            employment opportunities that                   diversity-based leadership, and
                                                                                                                                                             innovation and creativity, and        impact productivity and the                     positioning as an employer of
                                                                                                                                                             reflects compliance with the          Company's image.                                choice.
                                                                                                                                                             principles of equality and SDGs.
                                                                                                11. Daya Tarik &                                             Talenta unggul menjadi faktor         Tingginya tingkat turnover,                     Program pengembangan karier,
                                                                                                    Retensi Talenta                                          penentu kualitas layanan dan          kesenjangan kompetensi, dan                     sistem penghargaan berbasis
                                                                                                    Talent Attraction                                        keselamatan penerbangan.              penurunan produktivitas.                        kinerja, dan lingkungan kerja
                                                                                                    & Retention                                              Outstanding    talent  is   a         High       turnover      rates,                 yang mendukung pertumbuhan.
                                                                                                                                                             determining factor in the             competency       gaps,     and                  Career development programs,
                                                                                                                                                             quality of service and flight         declining productivity.                         performance-based         reward
                                                                                                                                                             safety.                                                                               systems, and a work environment
                                                                                                                                                                                                                                                   that supports growth.
                                                                                                12. Hak Asasi                                                Kepatuhan terhadap standar            Pelanggaran HAM, tuntutan                       Pelatihan dan due diligence
                                                                                                    Manusia                                                  HAM global menjadi dasar              hukum,     atau     penurunan                   HAM,     kolaborasi   dengan
                                                                                                    Human Rights                                             hubungan kerja yang adil dan          reputasi korporat.                              mitra bisnis patuh HAM, serta
                                                                                                                                                             beretika di seluruh rantai pasok.     Human      rights    violations,                penerimaan pasar global.
                                                                                                                                                             Compliance with global human          lawsuits,   or    damage     to                 Human rights training and
                                                                                                                                                             rights standards becomes              corporate reputation.                           due diligence, collaboration
                                                                                                                                                             the foundation for fair and                                                           with human rights-compliant
                                                                                                                                                             ethical working relationships                                                         business partners, and global
                                                                                                                                                             throughout the supply chain.                                                          market acceptance.
                                                                                                13. Investasi                                                Kontribusi    sosial     dalam        Minimnya      dampak      sosial,               Kolaborasi dengan komunitas
                                                                                                    Komunitas                                                pemberdayaan        masyarakat        penolakan masyarakat, atau                      dan LSM, program berbasis
                                                                                                    Community                                                sekitar bandara dan pariwisata        hilangnya social license to                     SDGs, peningkatan reputasi
                                                                                                    Investment                                               berkelanjutan mendukung nilai         operate.                                        positif, serta dukungan bagi
                                                                                                                                                             jangka panjang.                       Minimum       social    impact,                 ekosistem sosial-ekonomi lokal.
                                                                                                                                                             Social     contributions      in      community rejection, or loss of                 Collaboration with communities
                                                                                                                                                             empowering         communities        social license to operate.                      and      NGOs,      SDG-based
                                                                                                                                                             around airports and sustainable                                                       programs, improved reputation,
                                                                                                                                                             tourism support long-term value.                                                      and support for the local socio-
                                                                                                                                                                                                                                                   economic ecosystem.




                                                                                                                                                                                                       Lingkungan                   Sosial         Ekonomi
                                                                             IAA Materiality Matrix                                                                                                    Environmental                Social         Economic

                                                                                                                                              100%                                                                                                                    1. Corporate
                                                                                                                                                                                                                                                                         Governance
                                                                                                                                                                                                                                                                      2. Sustainable
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                                                              98%
                                                                                                                                                                                                                                                                         Supply Chain
                                                                             Influence on Stakeholder Assessments and Decisions




                                                                                                                                                                                                                                                                      3. Guest Experience
                                                                                                                                                                                                                                5
                                                                                                                                              96%                                                                                3                                    4. Technology &
                                                                                                                                                                                                                     9           1
                                                                                                                                                                                                                                                                         Innovation
                                                                                                                                                                                                                     12                                               5. Information
                                                                                                                                              94%                                                                                                                        Security & Data
                                                                                                                                                                                                                                6                                        Privacy
                                                                                                                                                                                  11                                 10
                                                                                                                                                                                                                                                                      6. Economic
                                                                                                                                              92%                                                      2                                                                 Performance
                                                                                                                                                                                                           8
                                                                                                                                  Very High




                                                                                                                                                                        4                                                                                             7. Climate Strategy

                                                                                                                                              90%
                                                                                                                                                                                                                                                                      8. Waste
                                                                                                                                                                                                                                                                         Management
                                                                                                                                                                                       13                                                                             9. Health & Safety
                                                                                                                                              88%                                                                                                                     10. Diversity &
                                                                                                                                                                                                                                                                          Inclusion
                                                                                                                                                               7
                                                                                                                                                                                                                                                                      11. Talent Attraction
                                                                                                                                              86%                                                                                                                         & Retention
                                                                                                                                                                                                                                                                      12. Human Rights
                                                                                                                                              84%                                                                                                                     13. Community
                                                                                                                                                                                                                                                                          Investment


                                                                                                                                              82%



                                                                                                                                              80%
                                                                                                                                                 80%   82%      84%         86%        88%       90%           92%        94%                96%     98%       100%

                                                                                                                                                                                             Very High
                                                                                                                                                             Significance of Company’s Economic, Environmental and Social Impacts

328
Page 331
                                                                                                                 LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                   SUSTAINABILITY REPORT
Analisis, Validasi, dan Tindak Lanjut Topik             Analysis, Validation, and Follow up on Material
Material                                                Topics

Hasil Materiality Assessment 2025 menunjukkan           The results of the Materiality Assessment 2025 show
bahwa seluruh pemangku kepentingan menempatkan          that all stakeholders consider governance, integrity,
aspek tata kelola, integritas, keamanan data, dan       data security, and customer service quality to be
kualitas layanan pelanggan sebagai prioritas utama      AirAsia’s top sustainability priorities. Social topics
keberlanjutan AirAsia. Topik sosial seperti kesehatan   such as health and safety, diversity, and human
dan keselamatan, keberagaman, dan hak asasi             rights also highlight the Company’s focus on human
manusia juga menegaskan fokus perusahaan pada           values and employee welfare.
nilai-nilai kemanusiaan dan kesejahteraan pekerja.

Sementara itu, isu lingkungan seperti Strategi Iklim    Meanwhile, environmental issues such as Climate
dan Pengelolaan Limbah menjadi area yang akan           Strategy and Waste Management are areas that
terus diperkuat melalui edukasi, komunikasi, dan        will be further strengthened through education,
implementasi peta jalan menuju Net Zero Emission.       communication, and implementation of the
                                                        roadmap towards Net Zero Emission.

Seluruh hasil penilaian telah divalidasi oleh Dewan     All assessment results have been validated by
Direksi pada November 2025 dan ditetapkan               the Board of Directors in November 2025 and
sebagai dasar penyusunan Laporan Keberlanjutan          established as the basis for the preparation of the
2025 serta arah strategi keberlanjutan jangka           2025 Sustainability Report and the Company’s
menengah Perseroan.                                     medium-term sustainability strategy direction.

Sebagai langkah lanjutan:                               As a follow-up measure:
•  IAA akan melakukan survei pulse tahunan (mulai       •   IAA will conduct an annual pulse survey (starting
   2026) untuk memantau persepsi dan kesadaran              in 2026) to monitor stakeholder perceptions and
   pemangku kepentingan tentang topik-topik                 awareness of material sustainability topics;
   keberlanjutan yang material;                         •   The results and progress of each topic will be
•  Hasil dan kemajuan setiap topik akan dilaporkan          reported publicly in the annual Sustainability
   secara terbuka dalam Laporan Keberlanjutan               Report and stakeholder communication forums;
   tahunan dan forum komunikasi pemangku                    and
   kepentingan; serta                                   •   A materiality review will be conducted every
•  Peninjauan ulang materialitas akan dilakukan             two to three years to ensure alignment with
   setiap dua hingga tiga tahun untuk memastikan            regulatory changes, industry trends, and
   kesesuaian dengan perubahan regulasi, tren               stakeholder expectations.
   industri, dan ekspektasi pemangku kepentingan.




                                                                                                                           Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                                 329
Page 332
                                                                             Dengan pendekatan ini, Perseroan menegaskan            With this approach, the Company emphasizes that
                                                                             bahwa keberlanjutan bukan sekadar kewajiban            sustainability is not merely a reporting obligation,
                                                                             pelaporan, tetapi bagian dari strategi bisnis,         but part of its business strategy, organizational
                                                                             budaya organisasi, dan komitmen kolektif untuk         culture, and collective commitment to creating
                                                                             menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh          long-term value for all stakeholders.
                                                                             pemangku kepentingan.

                                                                             Perubahan Topik Material Tahun 2025                    Changes to Material Topics in 2025

                                                                             Proses    pembaruan       penilaian    materialitas    The materiality assessment update process
                                                                             yang dilakukan pada tahun 2025 menunjukkan             conducted in 2025 shows that most of the
                                                                             bahwa sebagian besar topik material Perseroan          Company’s material topics remain consistent
                                                                             tetap konsisten dengan pengungkapan topik              with the material topics disclosed in the previous
                                                                             material pada laporan tahun sebelumnya. Hal            year’s report. This indicates that the Company’s
                                                                             ini mencerminkan bahwa fokus keberlanjutan             sustainability focus remains rooted in key issues
                                                                             perusahaan masih berakar pada isu-isu utama yang       relevant to the nature of the aviation business,
                                                                             relevan dengan karakteristik bisnis penerbangan,       such as occupational safety and health, customer
                                                                             seperti keselamatan dan kesehatan kerja,               experience, technological innovation, operational
                                                                             pengalaman pelanggan, inovasi teknologi, efisiensi     efficiency, and environmental management.
                                                                             operasional, serta pengelolaan lingkungan.

                                                                             Namun, seiring dengan berkembangnya konteks            However, in line with the evolving business context
                                                                             bisnis dan meningkatnya ekspektasi pemangku            and increasing stakeholder expectations, this year’s
                                                                             kepentingan, hasil penilaian tahun ini juga            assessment results also indicate the need for
                                                                             mengindikasikan perlunya penyempurnaan pada            improvements in the scope of sustainability issues.
                                                                             cakupan isu-isu keberlanjutan. Dari proses tersebut,   From this process, an important change emerged
                                                                             muncul satu perubahan penting dalam struktur           in the Company’s materiality structure, namely
                                                                             materialitas Perseroan, yaitu penambahan topik         the addition of a new material topic: Economic
                                                                             material baru: Kinerja Ekonomi. Penambahan topik       Performance. The addition of this topic was also
                                                                             ini juga didasarkan pada hasil benchmark terhadap      based on the results of a benchmarking of reporting
                                                                             praktik pelaporan perusahaan sejenis di industri.      practices of similar companies in the industry. The
                                                                             Kehadiran topik Kinerja Ekonomi tidak hanya menjadi    inclusion of the Economic Performance topic is not
                                                                             respons atas dinamika industri yang semakin            only a response to the increasingly complex dynamics
                                                                             kompleks, tetapi juga mencerminkan komitmen            of the industry, but also reflects the Company’s
                                                                             Perseroan untuk menyajikan informasi keberlanjutan     commitment to presenting more comprehensive,
                                                                             yang lebih utuh, relevan, dan terintegrasi, dengan     relevant, and integrated sustainability information,
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             menempatkan kinerja ekonomi sebagai bagian yang        by placing economic performance as an integral
                                                                             saling terkait dengan aspek lingkungan, sosial, dan    part of environmental, social, and governance
                                                                             tata kelola dalam penciptaan nilai jangka panjang.     aspects in the creation of long-term value.

                                                                             Melalui penyesuaian ini, AirAsia memastikan bahwa      Through this adjustment, AirAsia ensures that
                                                                             analisis materialitas 2025 tidak hanya semakin         the 2025 materiality analysis is not only more
                                                                             relevan dan adaptif, tetapi juga mencerminkan          relevant and adaptive, but also reflects the
                                                                             kebutuhan informasi yang berkembang di antara          evolving information needs of stakeholders. The
                                                                             para pemangku kepentingan. Penambahan Kinerja          addition of Economic Performance also reinforces
                                                                             Ekonomi      sekaligus   memperkuat     pendekatan     the Company’s approach in demonstrating how
                                                                             perusahaan dalam menunjukkan bagaimana                 financial performance, sustainability strategies, and
                                                                             performa finansial, strategi keberlanjutan, dan tata   risk management are interconnected and together
                                                                             kelola risiko saling terhubung dan bersama-sama        form long-term value for the company and all
                                                                             membentuk nilai jangka panjang bagi perusahaan         stakeholders.
                                                                             dan seluruh pemangku kepentingan.




330
Page 333
Tata Kelola Keberlanjutan




                                                                                                                   LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                     SUSTAINABILITY REPORT
Sustainability Governance



Pendekatan Kami [3-3]                                   Our Approach [3-3]

Perseroan meyakini bahwa tata kelola perusahaan         The Company believes that good corporate
yang baik merupakan fondasi utama untuk                 governance is the main foundation to ensure ethical,
memastikan praktik bisnis yang etis, transparan, dan    transparent, and sustainable business practices.
berkelanjutan. Melalui penerapan prinsip governance     Through the implementation of strong governance
yang kuat, Perseroan berupaya menjaga kepercayaan       principles, the Company strives to maintain trust
serta melindungi kepentingan seluruh pemangku           and protect the interests of all stakeholders, while
kepentingan, sekaligus mendorong pertumbuhan            promoting healthy and competitive company
perusahaan yang sehat dan kompetitif.                   growth.

Sebagai bagian dari komitmen ini, Perseroan             As part of this commitment, the Company also
juga secara proaktif mengidentifikasi potensi           proactively identifies potential compliance risks
risiko ketidakpatuhan yang dapat berdampak              that could negatively impact business continuity
negatif terhadap keberlangsungan usaha maupun           and stakeholders. In anticipation, the Company
pemangku kepentingan. Untuk mengantisipasi hal          consistently    strengthens    its   sustainability
tersebut, Perseroan secara konsisten memperkuat         governance system through the implementation
sistem tata kelola keberlanjutan melalui penerapan      of effective internal controls and integrated risk
pengendalian internal yang efektif dan manajemen        management.
risiko yang terintegrasi.

Komitmen ini diwujudkan melalui implementasi            This commitment is realized through the implementation
sejumlah kebijakan strategis, antara lain:              of a number of strategic policies, including:
1. Korupsi dan penyuapan;                               1. Corruption and bribery;
2. Diskriminasi;                                        2. Discrimination;
3. Kerahasiaan informasi;                               3. Confidentiality of information;
4. Benturan kepentingan;                                4. Conflicts of interest;
5. Praktik antimonopoli/anti-persaingan usaha;          5. Antitrust/anti-competitive practices;
6. Pencucian uang dan/atau perdagangan orang            6. Money-laundering and/or insider trading/
    dalam (insider trading);                                 dealing;
7. Lingkungan, kesehatan, dan keselamatan kerja (K3);   7. Environment, health and safety;
8. Pelaporan pelanggaran.                               8. Whistleblowing.


                                                                                                                             Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Tugas dan Tanggung Jawab Struktur                       Duties and Responsibilities of the
Tata Kelola dalam Pelaksanaan Kinerja                   Governance Structure in the Implementation
Keberlanjutan [E.1] [2-12] [2-13] [2-14] [3-3]          of Sustainability Performance
                                                        [E.1] [2-12] [2-13] [2-14] [3-3]



Pelaksanaan governansi keberlanjutan di Perseroan       The implementation of sustainability governance in
berpedoman pada Undang-Undang Nomor 40                  the Company refers to Law No. 40 of 2007 concerning
Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas serta             Limited Liability Companies and OJK Regulation No.
Peraturan OJK No. 51/POJK.03/2017 mengenai              51/POJK.03/2017 concerning the implementation of
penerapan keuangan berkelanjutan bagi lembaga           sustainable finance for financial service institutions,
jasa keuangan, emiten, dan perusahaan publik.           issuers, and public companies.

Berdasarkan ketentuan tersebut, struktur Tata Kelola    Based on these provisions, the Company’s governance
Perseroan terdiri atas tiga organ utama, yaitu Rapat    structure consists of three main organs, the General
Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris,            Meeting of Shareholders (GMS), the Board of
dan Direksi. Masing-masing organ memiliki peran dan     Commissioners, and the Board of Directors. Each
tanggung jawab yang dijalankan sesuai Anggaran          organ performs its respective roles and responsibilities
Dasar serta regulasi yang berlaku di Indonesia.         in accordance with the Articles of Association and
                                                        applicable regulations in Indonesia.


                                                                                                                   331
Page 334
                                                                             Dalam konteks keberlanjutan, Direksi memegang            In the context of sustainability, the Board of
                                                                             tanggung jawab utama dalam merumuskan kebijakan,         Directors is primarily responsible for formulating
                                                                             strategi, dan sasaran keberlanjutan yang mencakup        sustainability policies, strategies, and objectives
                                                                             aspek Environmental, Social, and Governance (ESG).       that cover Environmental, Social, and Governance
                                                                             Direksi memastikan bahwa keberlanjutan menjadi           (ESG) aspects. The Board of Directors ensures that
                                                                             bagian integral dari strategi bisnis dan proses          sustainability is an integral part of the Company’s
                                                                             pengambilan keputusan perusahaan.                        business strategy and decision-making process.

                                                                             Untuk menjamin efektivitas pelaksanaan program           In order to ensure effective implementation of
                                                                             keberlanjutan, Direksi mendelegasikan fungsi             sustainability programs, the Board of Directors
                                                                             koordinasi dan operasional harian kepada                 delegates the daily coordination and operational
                                                                             Departemen Sustainability. Unit ini bertanggung          functions to the Sustainability Department. This
                                                                             jawab dalam mengoordinasikan perencanaan,                unit is responsible for coordinating the planning,
                                                                             implementasi, pemantauan, serta evaluasi berbagai        implementation, monitoring, and evaluation of various
                                                                             inisiatif keberlanjutan di seluruh lini organisasi.      sustainability initiatives across the organization.

                                                                             Sebagai bagian dari penguatan tata kelola                As an effort to strengthen sustainability governance,
                                                                             keberlanjutan, IAA juga membentuk Sustainability         IAA has also established a Sustainability Working
                                                                             Working Group (SWG) sebagai platform formal              Group (SWG) as a formal platform for cross-
                                                                             koordinasi lintas fungsi dalam implementasi dan          functional coordination in the implementation
                                                                             pemantauan inisiatif keberlanjutan perusahaan.           and monitoring of the Company’s sustainability
                                                                             SWG terdiri dari perwakilan seluruh departemen           initiatives. The SWG consists of representatives from
                                                                             terkait, dipimpin oleh Departemen Sustainability,        all relevant departments, led by the Sustainability
                                                                             dan berada di bawah pengawasan manajemen                 Department, and is under the supervision of
                                                                             perusahaan.      Untuk    memastikan      konsistensi    company management. To ensure consistency in the
                                                                             pelaksanaan dan efektivitas pengawasan, SWG              implementation and effectiveness of supervision,
                                                                             melaksanakan rapat secara rutin setiap tiga              the SWG holds regular quarterly meetings to discuss
                                                                             bulan (quarterly) guna membahas perkembangan             program developments, strategic issues, and follow-
                                                                             program, isu strategis, serta tindak lanjut atas         up on sustainability targets and performance. Other
                                                                             target dan kinerja keberlanjutan. Beberapa tugas         duties and responsibilities include:
                                                                             dan tanggung jawab lainnya:
                                                                             •   Mengkoordinasikan           penyusunan       dan     •   Coordinating        the     development        and
                                                                                 implementasi strategi serta rencana kerja                implementation of sustainability strategies and
                                                                                 keberlanjutan;                                           work plans;
                                                                             •   Memastikan      keselarasan     antara   inisiatif   •   Ensuring alignment between sustainability
                                                                                 keberlanjutan dengan arah strategis dan                  initiatives and AirAsia Group’s strategic direction
                                                                                 kebijakan Grup AirAsia;                                  and policies;
                                                                             •   Mengelola proses pelaporan keberlanjutan dan         •   Managing the sustainability reporting process
                                                                                 komunikasi dengan pemangku kepentingan;                  and communication with stakeholders;
                                                                             •   Melakukan koordinasi lintas departemen               •   Coordinating across departments in data
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                 dalam pengumpulan data, pelaksanaan, dan                 collection, implementation, and monitoring of
                                                                                 pemantauan program ESG;                                  ESG programs;
                                                                             •   Mengidentifikasi      risiko    dan     peluang      •   Identifying sustainability risks and opportunities
                                                                                 keberlanjutan di tingkat operasional;                    at the operational level;
                                                                             •   Melakukan evaluasi kinerja keberlanjutan dan         •   Evaluating sustainability performance and the
                                                                                 efektivitas program yang berjalan; serta                 effectiveness of ongoing programs; and
                                                                             •   Menyusun rekomendasi perbaikan berkelanjutan         •   Developing recommendations for continuous
                                                                                 kepada Direksi.                                          improvement to the Board of Directors.

                                                                             Seluruh perkembangan dan capaian program                 All developments and achievements of the
                                                                             keberlanjutan dilaporkan secara berkala kepada           sustainability program are reported regularly to
                                                                             Direksi untuk ditinjau dan mendapatkan arahan            the Board of Directors for review and strategic
                                                                             strategis. Dewan Komisaris menjalankan fungsi            direction. The Board of Commissioners performs
                                                                             pengawasan dan pemberian nasihat, memastikan             supervisory and advisory functions, ensuring that
                                                                             bahwa kebijakan yang mendukung keberlanjutan             policies supporting the Company’s sustainability
                                                                             Perseroan telah dilaksanakan secara konsisten,           are implemented consistently, transparently, and
                                                                             transparan, serta sesuai dengan prinsip tata kelola      in accordance with good corporate governance
                                                                             perusahaan yang baik. Selain itu, Perseroan juga         principles. In addition, the Company also refers
                                                                             mengacu pada kerangka keberlanjutan Grup AirAsia,        to the AirAsia Group’s sustainability framework,




332
Page 335
                                                                                                                     LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                       SUSTAINABILITY REPORT
yang menjadi panduan bersama bagi seluruh entitas        which serves as a common guide for all group entities
grup dalam menyusun kebijakan, program, dan              in developing sustainability policies, programs, and
laporan keberlanjutan. Keselarasan ini memastikan        reports. This alignment ensures that efforts made
upaya yang dilakukan di tingkat lokal tetap              at the local level continue to support the AirAsia
mendukung tujuan keberlanjutan Grup AirAsia secara       Group’s overall sustainability goals.
keseluruhan.

Dengan pendekatan yang terkoordinasi namun               With a coordinated yet simple approach, the
tetap sederhana, Perseroan terus berupaya                Company continuously strives to integrate
mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam          sustainability principles into its daily operations.
operasional sehari-hari. Langkah-langkah yang            The steps taken are gradual but consistently
dilakukan bersifat bertahap, namun dijalankan            implemented as part of the Company’s commitment
secara konsisten sebagai bagian dari komitmen            to grow responsibly and provide benefits to all
perusahaan untuk tumbuh secara bertanggung               stakeholders.
jawab dan memberikan manfaat bagi seluruh
pemangku kepentingan.

Keragaman Direksi dan Dewan Komisaris                    Diversity of the Board of Directors and the
[2-9] [2-10]                                             Board of Commissioners [2-9] [2-10]

Perseroan memandang keragaman dalam struktur             The Company regards diversity in its governance
tata kelola sebagai elemen penting untuk mendukung       structure as an important element in supporting
pengambilan keputusan yang objektif, inklusif, dan       objective, inclusive, and business-aligned decision-
selaras dengan dinamika bisnis. Keragaman Direksi        making. The diversity of the Company’s Board
dan Dewan Komisaris Perseroan ditinjau berdasarkan       of Directors and the Board of Commissioners is
aspek gender dan kelompok usia, sebagai bagian dari      reviewed based on gender and age group, as part
upaya memastikan keberimbangan perspektif dalam          of efforts to ensure a balanced perspective in the
pengawasan dan pengelolaan perusahaan.                   supervision and management of the Company.

Hingga akhir tahun 2025, Dewan Komisaris                 Until the end of 2025, the Company’s Board of
Perseroan seluruhnya terdiri dari anggota laki-          Commissioners consists of male members, while the
laki, sementara pada komposisi Direksi terdapat          Board of Directors includes female representatives.
keterwakilan perempuan. Dari sisi kelompok usia,         In terms of age group, the majority of members of the
mayoritas anggota Direksi berada pada rentang usia       Board of Directors members are in the productive
produktif 30-50 tahun dan Dewan Komisaris berada         age range of 30-50 years old, while the Board of
pada rentang usia >50 tahun, yang mencerminkan           Commissioners are in the age range of >50 years old,
kombinasi pengalaman profesional dan kapasitas           reflecting a combination of professional experience
kepemimpinan aktif dalam mendukung strategi              and active leadership capacity in supporting the
perusahaan.                                              company’s strategy.

Rincian keragaman Direksi dan Dewan Komisaris            Details of the diversity of the Board of Directors and
                                                                                                                               Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
disajikan pada tabel berikut:                            the Board of Commissioners are presented in the
                                                         following table:

                                                      2023                    2024                    2025
Indikator               Gender & Usia
Indicators                Gender & Age      Jumlah     Persentase    Jumlah    Persentase    Jumlah    Persentase
                                             Total      Percentage    Total     Percentage    Total     Percentage

Dewan            Perempuan | Female            0             0%        0             0%        0             0%
Komisaris
Board of         Laki-laki | Male              3         100%          3         100%          4         100%
Commissioners    <30 tahun | years old         0             0%        0             0%        0             0%
                 30-50 tahun | years old       1             33%       2             67%        1            25%
                 >50 tahun | years old         2             67%        1         33%          3             75%
Direksi          Perempuan | Female            1          20%          2          40%           1         20%
Board of
Directors        Laki-laki | Male              4          80%          3          60%          4          80%
                 <30 tahun | years old         0             0%        0             0%        0             0%
                 30-50 tahun | years old       3          60%          3          60%          3          60%
                 >50 tahun | years old         2          40%          2          40%          2          40%


                                                                                                                     333
Page 336
                                                                             Perseroan belum memiliki pernyataan formal                The Company has yet to issue a formal written
                                                                             tertulis dari manajemen terkait dukungan terhadap         statement from management regarding its support
                                                                             keragaman gender. Namun demikian, prinsip                 for gender diversity. However, the principle of
                                                                             keragaman telah diimplementasikan secara praktis          diversity has been implemented in practice during
                                                                             dalam proses seleksi dan penunjukan anggota               the selection and appointment of Board members,
                                                                             Dewan, dengan mempertimbangkan keseimbangan               with gender balance being one of the factors
                                                                             gender sebagai salah satu faktor dalam                    considered in the formation of the leadership
                                                                             pembentukan struktur kepemimpinan. Pendekatan             structure. This approach reflects the Company’s
                                                                             ini mencerminkan komitmen Perseroan untuk secara          commitment to gradually developing inclusive and
                                                                             bertahap membangun tata kelola yang inklusif dan          adaptive governance in line with best practices.
                                                                             adaptif terhadap praktik terbaik. [GRI 2-24]              [GRI 2-24]




                                                                             Peran Dewan Direksi dan Dewan Komisaris                   Role of the Board of Directors and the
                                                                             dalam Pembahasan Isu Keberlanjutan [2-12] [2-13]          Board of Commissioners in the Discussion of
                                                                                                                                       Sustainability Issues [2-12] [2-13]

                                                                             Selama tahun 2025, Direksi secara aktif terlibat          Throughout 2025, the Board of Directors was actively
                                                                             dalam pengawasan dan pembahasan isu                       involved in monitoring and discussing sustainability
                                                                             keberlanjutan. Isu-isu keberlanjutan dibahas              issues. Sustainability issues were discussed at
                                                                             setidaknya satu kali setiap bulan dalam Rapat             least once a month at Board of Directors meetings,
                                                                             Direksi, mencakup perkembangan kinerja ESG,               covering    ESG      performance     developments,
                                                                             efisiensi  operasional,      pengelolaan     dampak       operational efficiency, environmental impact
                                                                             lingkungan, serta inisiatif keberlanjutan strategis.      management, and strategic sustainability initiatives.

                                                                             Selain itu, pembahasan keberlanjutan juga dilakukan       In addition, sustainability discussions were also held
                                                                             dalam Rapat Gabungan Direksi dan Dewan                    in the Joint Board of Directors and the Board of
                                                                             Komisaris yang diselenggarakan secara kuartalan.          Commissioners Meeting, which was held quarterly.
                                                                             Forum ini digunakan untuk menyelaraskan arah              This forum was used to align strategic directions,
                                                                             strategis, memastikan pengawasan yang memadai,            ensure adequate oversight, and evaluate the
                                                                             serta mengevaluasi kemajuan implementasi agenda           progress of the Company’s overall sustainability
                                                                             keberlanjutan Perseroan secara menyeluruh.                agenda implementation.

                                                                             Integrasi Target Keberlanjutan dalam KPI                  Integration of Sustainability Targets into the
                                                                             Direksi [3-3]                                             Board of Directors’ KPIs [3-3]

                                                                             Pada tahun 2025, Perseroan telah mengintegrasikan         In 2025, the Company has integrated sustainability
                                                                             aspek keberlanjutan ke dalam Key Performance              aspects into corporate Key Performance Indicators
                                                                             Indicators (KPI) korporasi yang menjadi dasar             (KPIs), which are used as the basis in assessing
                                                                             penilaian kinerja Direksi. Indikator keberlanjutan yang   the performance of the Board of Directors. The
                                                                             digunakan mencakup Carbon Intensity Measure               sustainability indicators being used include Carbon
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             dan ESG Rating, yang mencerminkan komitmen                Intensity Measure and ESG Rating, which reflect the
                                                                             Perseroan dalam mengelola dampak lingkungan               Company’s commitment to managing environmental
                                                                             sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola dan           impact while improving the quality of governance
                                                                             kinerja keberlanjutan secara keseluruhan.                 and overall sustainability performance.

                                                                             Integrasi indikator tersebut memastikan bahwa             The integration of these indicators ensures
                                                                             pengambilan keputusan strategis di tingkat Direksi        that strategic decision-making at the Board of
                                                                             tidak hanya berorientasi pada kinerja keuangan,           Directors level is not only oriented towards financial
                                                                             tetapi juga mempertimbangkan aspek lingkungan,            performance, but also considers environmental,
                                                                             sosial, dan tata kelola sebagai bagian dari               social, and governance aspects as part of long-term
                                                                             penciptaan nilai jangka panjang.                          value creation.

                                                                             Pelatihan dan Pengembangan                                Sustainability Competency Development
                                                                             Kompetensi Keberlanjutan [E.2] [404-1]                    and Training [E.2] [404-1]

                                                                             Menyadari bahwa keberlanjutan merupakan elemen            Realizing that sustainability is an important element
                                                                             penting bagi ketahanan dan pertumbuhan jangka             for the Company’s long-term resilience and growth,
                                                                             panjang perusahaan, Perseroan berkomitmen untuk           the Company is committed to strengthening the
                                                                             memperkuat kompetensi seluruh Allstars melalui            competencies of all Allstars through training




334
Page 337
                                                                                                                            LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                              SUSTAINABILITY REPORT
program pelatihan yang berfokus pada pemahaman                   programs that focus on understanding and applying
dan penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan di                   sustainability principles in the work environment. This
lingkungan kerja. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan            initiative aims not only to raise awareness, but also to
meningkatkan kesadaran, tetapi juga menanamkan                   instill environmental, social, and governance (ESG)
nilai tanggung jawab lingkungan, sosial, dan tata                values in every aspect of the Company’s operations.
kelola (ESG) dalam setiap aspek operasional
perusahaan.


Program Executive Sustainability Leadership
Executive Sustainability Leadership Program

No.    Nama Peserta                           Nama Pelatihan                  Waktu Pelaksanaan        Penyelenggara
       Participant Name                         Training Title                      Training Date          Organizer

  1.   Sabam Hutajulu           Pelatihan Komisaris: Strategi Mengawasi       12 Juni 2025 & 18        Eksternal
       (Komisaris)              Kinerja Keuangan Perusahaan                   September 2025           External
       (Commissioner)           Commissioner Training: Strategy to            June 12, 2025 &
                                Supervise Company Financial Performance       September 18, 2025
  2.   Sabam Hutajulu           Internal Audit & Risk Management for Top      14 Juli 2025             Eksternal
       (Komisaris)              Management                                    July 14, 2025            External
       (Commissioner)
  3.   Sabam Hutajulu           Business Transformation          and    Risk 29 Juli 2025              Eksternal
       (Komisaris)              Management in Digital Age                    July 29, 2025             External
       (Commissioner)
  4.   Sabam Hutajulu           Strategic Leadership Foresight for Better 23 Juli 2025                 Eksternal
       (Komisaris)              Sustainability and Sustaining Growth July 23, 2025                     External
       (Commissioner)           Through Innovation of the Three Axes of
                                Business
  5.   Sabam Hutajulu           Commissioner     Excellence     Mastering     13 Agustus 2025          Eksternal
       (Komisaris)              Strategic Planning and Enterprise Risk        August 13, 2025          External
       (Commissioner)
  6.   Sabam Hutajulu           Enhancing Risk Culture and Governance 20 November 2025                 Eksternal
       (Komisaris)              Excellence for Top Level Management - November 20, 2025                External
       (Commissioner)           Strategic Foresight Management
  7.   Raden Achmad Sadikin     Aviation Security Enforcement & Profiling     24-25 Februari 2025      Internal
       (Direktur Utama)         Training                                      February 24-25, 2025     Internal
       (President Director)
  8.   Raden Achmad Sadikin     EDTO     (Extended    Diversion        Time   28 Februari 2025         Internal
       (Direktur Utama)         Operations) Ground Class                      February 28, 2025        Internal
       (President Director)
  9.   Raden Achmad Sadikin     ICAO USOAP (Universal Safety Oversight 4 Juni 2025                     Eksternal
       (Direktur Utama)         Audit Programme) Course                June 4, 2025                    External
       (President Director)


                                                                                                                                      Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
 10.   Raden Achmad Sadikin     Human Factors Workshop                        25 Juni 2025             Internal
       (Direktur Utama)                                                       June 25, 2025            Internal
       (President Director)
 11.   Luh Gede Mega Putri      KEPAP 2021: Kepatuhan Terhadap Kode 19 September 2025                  Eksternal
       Tjatera                  Etik, Prinsip Dasar Etika, Noclar, serta September 19, 2025            External
       (Direktur) (Director)    Independensi dalam Perikatan Audit,
                                Perikatan Reviu dan Perikatan Asurans
                                Lainnya
                                KEPAP 2021: Compliance with the Code of
                                Conduct, Basic Ethical Principles, Noclar,
                                and Independence in Audit Engagement,
                                Review Engagement, and Other Assurance
                                Engagements
 12.   Luh Gede Mega Putri      Standar Manajemen Mutu 1, Standar 17 September 2025                    Eksternal
       Tjatera                  Manajemen Mutu 2, Standar Audit 220 September 17, 2025                 External
       (Direktur) (Director)    (Revisi), dan Toolkit Manajemen Mutu
                                Quality Management Standard 1, Quality
                                Management Standard 2, Audit Standard
                                220 (Revision), and Quality Management
                                Toolkit




                                                                                                                            335
Page 338
                                                                             No.    Nama Peserta                          Nama Pelatihan                         Waktu Pelaksanaan            Penyelenggara
                                                                                    Participant Name                          Training Title                           Training Date               Organizer

                                                                              13.   Luh Gede Mega Putri       Audit on      Sustainable        Infrastructure    22 Agustus 2025              Eksternal
                                                                                    Tjatera                   Project                                            August 22, 2025              External
                                                                                    (Direktur) (Director)
                                                                              14.   Akhmad Maulana            Safety Emergency Procedures Recurrent              16 April 2025                Eksternal
                                                                                    Hendarto                                                                     April 16, 2025               External
                                                                                    (Direktur) (Director)
                                                                              15.   Akhmad Maulana            Threat Error Management                            22 April 2025                Eksternal
                                                                                    Hendarto                                                                     April 22, 2025               External
                                                                                    (Direktur) (Director)
                                                                              16.   Akhmad Maulana            Aviation Security                                  24 April 2025                Eksternal
                                                                                    Hendarto                                                                     April 24, 2025               External
                                                                                    (Direktur) (Director)
                                                                              17.   Akhmad Maulana            Approach and Landing Accident Reduction            7 Juli 2025                  Eksternal
                                                                                    Hendarto                                                                     July 7, 2025                 External
                                                                                    (Direktur) (Director)
                                                                              18.   Akhmad Maulana            Managing Carbon Brakes                             28 Januari 2025              Internal
                                                                                    Hendarto (Direktur)                                                          January 28, 2025             Internal
                                                                                    (Director)
                                                                              19.   Akhmad Maulana            Preventing Runway Incursion                        14 Oktober 2025              Internal
                                                                                    Hendarto (Direktur)                                                          October 14, 2025             Internal
                                                                                    (Director)
                                                                              20.   Akhmad Maulana            TCAS RA Prevention                                 13 Februari 2025             Internal
                                                                                    Hendarto                                                                     February 13, 2025            Internal
                                                                                    (Direktur) (Director)
                                                                              21.   Akhmad Maulana            GNSS Interference Awareness Training               18 Agustus 2025              Internal
                                                                                    Hendarto                                                                     August 18, 2025              Internal
                                                                                    (Direktur) (Director)
                                                                              22.   Akhmad Maulana            When Mayday Isn't Enough - Taking                  18 Agustus 2025              Internal
                                                                                    Hendarto                  Control During Emergency                           August 18, 2025              Internal
                                                                                    (Direktur) (Director)
                                                                              23.   Akhmad Maulana            Introduction to Mission+ v2.0 & Mission+ 12 Desember 2025                       Internal
                                                                                    Hendarto                  Briefing v2.0                            December 12, 2025                      Internal
                                                                                    (Direktur) (Director)
                                                                              24.   Wahyu Ristanto            Human Factor Recurrent                             28 Agustus 2025              Eksternal
                                                                                    (Direktur) (Director)                                                        August 28, 2025              External
                                                                              25.   Deva Prasetyo Wibowo      Just Culture (JERC)                                17 April 2025                Internal
                                                                                    (Direktur) (Director)                                                        April 17, 2025               Internal



                                                                             Sustainability in Action: Peningkatan Kompetensi Keberlanjutan bagi Karyawan
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Sustainability in Action: Improving Sustainability Competency for Employees

                                                                             No.    Nama Pelatihan                       Waktu Pelaksanaan            Penyelenggara                        Peserta
                                                                                    Training Title                            Training Date                Organizer                       Participant

                                                                               1.   Sustainability 101 Workshop at IAA   23 September 2025            Internal                  Karyawan IAA (Allstars)
                                                                                    RedHouse                             September 23, 2025           Internal                  IAA Employees (Allstars)
                                                                               2.   Sustainability 101 Workshop at       21 November 2025             Internal                  Karyawan IAA (Allstars)
                                                                                    DPS Hub                              November 21, 2025            Internal                  IAA Employees (Allstars)
                                                                               3.   Sustainable Supply Chain Training    24 Juli 2025                 Eksternal                 Sustainability Dept.,
                                                                                                                         July 2024, 2025              External                  Procurement Dept., Inflight
                                                                                                                                                                                Service Dept., Engineering Dept.
                                                                               4.   ICAO CORSIA Workshop                 3–5 November 2025            Eksternal                 Sustainability Dept.
                                                                                                                         November 3–5, 2025           External
                                                                               5.   ICAO SAP Workshop                    6–7 November 2025            Eksternal                 Sustainability Dept.
                                                                                                                         November 6–7, 2025           External
                                                                               6.   ACMF-ISSB Technical Training on      28 Mei 2025                  Eksternal                 Sustainability Dept.
                                                                                    IFRS Sustainability Disclosures      May 28, 2025                 External
                                                                                    Standards
                                                                               7.   Workshop on IFRS Sustainability      23 September 2025            Eksternal                 Sustainability Dept.
                                                                                    Standards                            September 23, 2025           External




336
Page 339
                                                                                                                                   LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                                     SUSTAINABILITY REPORT
Keamanan Informasi dan Privasi Data [3-3]                        Information Security and Data Privacy [3-3]

Perseroan memandang keamanan informasi                           The Company considers information security and
dan perlindungan data pribadi sebagai fondasi                    personal data protection as the main foundation in
utama dalam menjaga kepercayaan pelanggan,                       maintaining the trust of customers, employees, and
karyawan, dan mitra usaha, sekaligus memastikan                  business partners, whilst ensuring compliance with
kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Seiring                applicable regulations. With the growing reliance on
meningkatnya ketergantungan pada sistem digital                  digital systems in flight operations, the Company
dalam operasional penerbangan, Perseroan secara                  continuously strengthens its policies, frameworks,
berkelanjutan memperkuat kebijakan, kerangka                     and controls for cybersecurity and data privacy.
kerja, serta pengendalian keamanan siber dan
privasi data.

Pendekatan Perseroan berfokus pada perlindungan                  The Company’s approach focuses on protecting
aset informasi strategis dan data pribadi melalui                strategic information assets and personal data
penerapan prinsip kerahasiaan (confidentiality),                 through the application of the principles of
integritas (integrity), dan ketersediaan (availability),         confidentiality, integrity, and availability, as well as
serta integrasi keamanan informasi ke dalam                      the integration of information security into corporate
manajemen risiko perusahaan.                                     risk management.

Kebijakan, Standar, dan Strategi Keamanan                        Information Security Policies, Standards, and
Informasi                                                        Strategies

Daftar Kebijakan, Standar, dan Strategi Keamanan Informasi & Privasi Data di Grup AirAsia
List of Information Security & Data Privacy Policies, Standards, and Strategies at AirAsia Group

 No. Kebijakan    / Standar
     Policy / Standard
                                                                         Deskripsi Singkat
                                                                           Brief Description

  1.   Information Security Policy      Melindungi sumber daya informasi perusahaan berdasarkan prinsip kerahasiaan,
       (AA/ISM/M/001)                   integritas, dan ketersediaan; mengacu pada PCI DSS, ISO 27001, standar industri,
                                        dan praktik terbaik terkait keamanan informasi.
                                        Protecting corporate information resources based on the principles of
                                        confidentiality, integrity, and availability; referring to PCI DSS, ISO 27001, industry
                                        standards, and best practices related to information security.
  2.   Data Governance Policy (AA/      Mengatur pengelolaan, perlindungan, dan dokumentasi data, peran dan tanggung
       ISM/S/010)                       jawab, serta kepatuhan terhadap hukum dan standar.
                                        Organizing data management, protection, and documentation, roles and
                                        responsibilities, as well as compliance with laws and standards
  3.   Server, Database and Network     Menetapkan kebijakan, standar, aturan, dan prosedur pengamanan server,
       Hardening Policy (AA/            database, dan jaringan untuk meminimalkan risiko teknologi informasi dan
       ISM/S/006)                       memastikan kepatuhan pada regulasi.
                                        Establishing security policies, standards, rules, and procedures for servers,
                                        databases, and networks to minimize information technology risks and ensure
                                        compliance with regulations.
  4.   Information Security Incident    Panduan respons insiden keamanan informasi secara efektif dan efisien untuk                          Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
       Response SOP (AA/ISM/S/009)      meminimalkan terjadinya gangguan layanan, kehilangan informasi, dan dampak
                                        pada reputasi perusahaan.
                                        Guidelines for responding to information security incidents effectively and
                                        efficiently in order to minimize service disruptions, information loss, and impact on
                                        the Company's reputation
  5.   BS EN ISO/IEC 27001:2023         Standar internasional sistem manajemen keamanan informasi, yang membantu
                                        perusahaan untuk mengamankan aset informasi, beroperasi secara efisien, dan
                                        membentuk ketahanan.
                                        International standards for information security management systems, which help
                                        companies safeguard their information assets, operate efficiently, and build resilience.
  6.   Personal Data Protection Act     Ketentuan legal terkait perlindungan data pribadi (yang berhubungan dengan
       2010 (AA/LGL/S/009)              aktivitas komersial dan transaksi lainnya) di yurisdiksi masing-masing AOC
                                        (termasuk IAA).
                                        Legal provisions regarding personal data protection (related to commercial
                                        activities and other transactions) in each AOC jurisdiction (including IAA)




                                                                                                                                   337
Page 340
                                                                              No. Kebijakan    / Standar
                                                                                  Policy / Standard
                                                                                                                                                     Deskripsi Singkat
                                                                                                                                                       Brief Description

                                                                               7.   Data Security and Privacy (AA/   Komitmen untuk menghormati dan melindungi privasi dan data pelanggan,
                                                                                    ISM/S/016)                       karyawan, dan pihak ketiga, serta melindungi kerahasiaan informasi penting
                                                                                                                     terkait bisnis perusahaan dari berbagai ancaman internal dan eksternal.
                                                                                                                     Commitment to respect and protect the privacy and data of customers, employees,
                                                                                                                     and third parties, as well as to protect the confidentiality of important information
                                                                                                                     related to the Company's business from various internal and external threats.
                                                                               8.   Risk-Driven Cyber Security       Strategi keamanan siber berbasis risiko dengan empat workstreams utama
                                                                                    Strategy                         (dijelaskan lebih rinci di bawah tabel ini).
                                                                                                                     Risk-based cybersecurity strategy with four key workstreams (explained in more
                                                                                                                     detail below this table)
                                                                               9.   Unified Control Library          Berlandaskan pada Standard of Good Practice (SOGP) dengan tujuan untuk
                                                                                                                     mengonsolidasi kontrol keamanan siber lintas standar dan regulasi (ISO 27001,
                                                                                                                     NIST CSF, PCI DSS, dan regulasi negara spesifik).
                                                                                                                     Based on the Standard of Good Practice (SOGP) with the aim of consolidating
                                                                                                                     cybersecurity controls across standards and regulations (ISO 27001, NIST CSF, PCI
                                                                                                                     DSS, and country-specific regulations).
                                                                              10.   Cyber Security Risk              Kerangka manajemen risiko siber berbasis standar ISF IRAM2, yang meliputi
                                                                                    Management Framework             Business Impact Assessment, Threat Prioritization, Vulnerability Scoring,
                                                                                                                     Likelihood Evaluation, Risk Calculation and Mitigation.
                                                                                                                     A risk-driven cyber security management framework based on the ISF IRAM2
                                                                                                                     standard, which includes Business Impact Assessment, Threat Prioritization,
                                                                                                                     Vulnerability Scoring, Likelihood Evaluation, Risk Calculation and Mitigation.



                                                                             Strategi Keamanan Siber Berbasis Risiko
                                                                             Risk-Driven Cyber Security Strategy

                                                                             Workstream                                                                Fokus Utama
                                                                                                                                                           Key Focus

                                                                             Cyber Security Risk Management          Penilaian dampak bisnis berdasarkan skenario ancaman siber, evaluasi postur
                                                                                                                     risiko sistem beserta penyusunan rencana pengurangan risiko, dan pelaksanaan
                                                                                                                     third-party cyber assurance.
                                                                                                                     Business impact assessment based on cyber threat scenarios, evaluation of
                                                                                                                     system risk posture along with the preparation of risk mitigation plans, and
                                                                                                                     implementation of third-party cyber assurance.
                                                                             Cyber Defence                           Pemantauan keamanan 24x7 dan otomasi sistem peringatan melalui Security
                                                                                                                     Monitoring Solution (SIEM), serta respons insiden secara terstruktur dan tepat
                                                                                                                     waktu untuk meminimalkan gangguan.
                                                                                                                     24/7 security monitoring and automated warning systems through Security
                                                                                                                     Monitoring Solution (SIEM), as well as structured and timely incident response to
                                                                                                                     minimize disruption
                                                                             Cyber Security Behaviour                Pembuatan kurikulum kesadaran keamanan siber, pelaksanaan simulasi phishing
                                                                                                                     secara berkala, dan pembuatan materi edukasi yang menarik.
                                                                                                                     Development of a cybersecurity awareness curriculum, regular implementation of
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                                     phishing simulations, and creation of engaging educational materials.
                                                                             Identity & Access Management            Perbaikan proses pemantauan dan tata kelola akses dan akun, serta penerapan
                                                                                                                     konsep least privilege dan pemisahan tanggung jawab terstandarisasi.
                                                                                                                     Improvements to the monitoring process and the management of access and
                                                                                                                     accounts, as well as the implementation of the least privilege concept and
                                                                                                                     standardized segregation of responsibilities



                                                                             Sepanjang tahun 2025, strategi ini mulai                        Throughout 2025, the above strategies were
                                                                             diimplementasikan melalui peningkatan sistem                    implemented by upgrading security monitoring
                                                                             pemantauan      keamanan,     simulasi     phishing             systems, conducting artificial intelligence-based
                                                                             berbasis kecerdasan buatan, penilaian kerentanan                phishing     simulations, performing    continuous
                                                                             berkelanjutan, serta perencanaan inisiatif lanjutan             vulnerability assessments, and planning advanced
                                                                             seperti red-teaming dan pengujian keamanan API.                 initiatives such as red-teaming and API security
                                                                                                                                             testing.




338
Page 341
                                                                                                                LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                  SUSTAINABILITY REPORT
Tata Kelola Privasi Data                               Data Privacy Governance

Untuk memastikan kepatuhan perlindungan data           To ensure compliance with personal data protection,
pribadi, Grup AirAsia telah menunjuk Data Protection   AirAsia Group has appointed a Data Protection
Officer (DPO) dari Group Legal Department. Dalam       Officer (DPO) from the Group Legal Department.
pelaksanaannya, fungsi Cyber Security mendukung        In practice, the Cyber Security function supports
DPO pada aspek keamanan data, sementara                the DPO in data security aspects, while privacy
pengelolaan tata kelola privasi dijalankan sesuai      governance is carried out in accordance with
ketentuan perundang-undangan dan kebijakan             applicable laws and internal policies.
internal yang berlaku.

Pendekatan ini memastikan bahwa pengelolaan            This approach ensures that personal data
data pribadi tidak hanya berfokus pada aspek           management focuses not only on technical
teknis keamanan, tetapi juga kepatuhan hukum dan       security aspects, but also on legal compliance and
akuntabilitas organisasi.                              organizational accountability.

Pembaruan Struktur dan Peran Tata Kelola               Updates to the Structure and Role of
Keamanan Siber Tahun 2025                              Cybersecurity Governance in 2025

Sepanjang tahun 2025, Perseroan melakukan              Throughout 2025, the Company has updated
penguatan tata kelola keamanan siber sebagai           its cybersecurity governance in response to the
respons atas meningkatnya ketergantungan               increasing operational reliance on the digital
operasional terhadap ekosistem digital dan             ecosystem and cross-functional data management.
pengelolaan data lintas fungsi. Penguatan ini          This    improvement     was     realized   through
diwujudkan melalui pembaruan struktur organisasi,      organizational structure updates, roles, and more
peran, serta mekanisme koordinasi yang lebih           integrated coordination mechanisms between the
terintegrasi antara tingkat Grup AirAsia dan unit      AirAsia Group and business units.
bisnis.

Pada tingkat Grup AirAsia, Group Chief Information     At AirAsia Group, the Group Chief Information
Security Officer (CISO) memegang peran strategis       Security Officer (CISO) holds a strategic role as the
sebagai pemilik proses (process owner) atas            process owner of all assurance activities related
seluruh aktivitas assurance yang berkaitan             to the confidentiality, integrity, and availability of
dengan kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan       company, employee, customer, and business partner
data perusahaan, karyawan, pelanggan, serta            data. The CISO is responsible for establishing AirAsia
mitra bisnis. CISO bertanggung jawab dalam             Group’s information security policies, working with
menetapkan kebijakan keamanan informasi Grup           executive management to design, implement,
AirAsia, bekerja sama dengan manajemen eksekutif       and maintain information security management
dalam merancang, mengimplementasikan, dan              programs, and ensuring that the protection of
memelihara program manajemen keamanan                  company information assets is adequate. In carrying
informasi, serta memastikan perlindungan aset          out its supervisory function, the CISO regularly
                                                                                                                          Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
informasi perusahaan berjalan secara memadai.          reports on cybersecurity conditions to the Board of
Dalam menjalankan fungsi pengawasan, CISO              Directors, including security posture updates and
secara berkala melaporkan kondisi keamanan siber       proposed solutions and improvements to security
kepada Dewan Direksi, termasuk pembaruan postur        and information protection systems.
keamanan serta usulan solusi dan peningkatan
sistem keamanan dan perlindungan informasi.

Pada tahun 2025, Grup AirAsia menunjuk CISO            In 2025, AirAsia Group appointed a new CISO. Under
baru. Di bawah kepemimpinan ini, sejumlah inisiatif    this leadership, a number of strategic initiatives
strategis    mengalami     percepatan,   termasuk      were accelerated, including the acquisition of ISO
perolehan sertifikasi ISO 27001:2022 dan PCI DSS       27001:2022 and PCI DSS 4.0.1 certifications, the
4.0.1, peluncuran cyber security roadshow pertama      launch of the first cyber security roadshow for
untuk Grup AirAsia, serta pembaruan kebijakan          AirAsia Group, and the refreshment of cyber security
keamanan siber agar selaras dengan lanskap             policies to align with the current threat landscape
ancaman dan kebutuhan bisnis terkini.                  and business needs.




                                                                                                                339
Page 342
                                                                             Seiring dengan perluasan cakupan risiko digital,         Along with the expansion of the scope of digital risks,
                                                                             Group Information Security secara resmi direposisi       Group Information Security was officially repositioned
                                                                             dan menggunakan nomenklatur Cyber Security Team.         and changed its name to the Cyber Security Team. This
                                                                             Perubahan ini mencerminkan perluasan mandat yang         change reflects an expanded mandate that not only
                                                                             tidak hanya mencakup pengelolaan informasi, tetapi       covers information management, but also software
                                                                             juga keamanan perangkat lunak, infrastruktur, serta      security, infrastructure, and the Company’s entire
                                                                             keseluruhan ekosistem digital perusahaan. Tim ini        digital ecosystem. The team is responsible for setting
                                                                             bertanggung jawab dalam menetapkan tujuan dan            cybersecurity objectives and requirements, ensuring
                                                                             persyaratan keamanan siber, memastikan kepatuhan         compliance with policies and procedures, managing
                                                                             terhadap kebijakan dan prosedur, mengelola mitigasi      risk mitigation and security incident control,
                                                                             risiko serta pengendalian insiden keamanan, menguji      periodically testing the effectiveness of security
                                                                             efektivitas kontrol keamanan secara berkala, serta       controls, as well as designing and implementing an
                                                                             merancang dan melaksanakan program Information           Information Security Awareness Training program for
                                                                             Security Awareness Training bagi seluruh Allstars.       all Allstars.

                                                                             Pada tingkat operasional, struktur kepemimpinan          At the operational level, the Cyber Security leadership
                                                                             Cyber Security diperkuat dengan pembagian fungsi         structure is reinforced by dividing functions into four
                                                                             ke dalam empat Head of Department, yaitu:                Heads of Department, namely:
                                                                             1. Head of Governance, Risk, and Compliance,             1. Head of Governance, Risk, and Compliance, who
                                                                                 yang bertanggung jawab atas pengembangan                  is responsible for developing and maintaining
                                                                                 dan pemeliharaan kebijakan, standar, dan                  cybersecurity governance policies, standards,
                                                                                 dokumentasi tata kelola keamanan siber,                   and documentation, formulating cybersecurity
                                                                                 penyusunan strategi risiko siber sesuai risk              strategies in accordance with the Company’s
                                                                                 appetite perusahaan, serta pelaksanaan                    risk appetite, and conducting cybersecurity
                                                                                 asesmen dan audit kepatuhan siber;                        compliance assessments and audits;
                                                                             2. Head of Cyber Defense, yang mengelola                 2. Head of Cyber Defense, who manages real-time
                                                                                 pemantauan insiden siber secara real-time,                cyber incident monitoring, incident handling
                                                                                 penanganan dan pemulihan insiden, analisis                and recovery, forensic analysis, and the
                                                                                 forensik, serta pelaksanaan vulnerability                 implementation of vulnerability assessments
                                                                                 assessment dan penetration testing pada                   and penetration testing on applications,
                                                                                 aplikasi, infrastruktur, dan endpoint;                    infrastructure, and endpoints;
                                                                             3. Head of Cyber Strategy and Architecture, yang         3. Head of Cyber Strategy and Architecture, who
                                                                                 memastikan pengembangan arsitektur sistem                 ensures that system architecture development
                                                                                 selaras dengan prinsip zero-trust architecture,           is in line with the principles of zero-trust
                                                                                 secure-by-design, serta strategi keamanan                 architecture, secure-by-design, and cyber
                                                                                 siber yang mendukung visi, misi, dan konteks              security strategies that support the Company’s
                                                                                 risiko perusahaan;                                        vision, mission, and risk context;
                                                                             4. Head of Cyber Change and Program, yang                4. Head of Cyber Change and Program, who
                                                                                 mengelola program kesadaran dan pelatihan                 manages cybersecurity awareness and training
                                                                                 keamanan siber serta memantau keselarasan                 programs and monitors the alignment and
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                 dan progres berbagai inisiatif keamanan siber.            progress of various cybersecurity initiatives.

                                                                             Selain itu, Business CISO (B-CISO) ditugaskan            In addition, Business CISOs (B-CISOs) are assigned
                                                                             pada masing-masing lini bisnis untuk memastikan          to each line of business to ensure the translation
                                                                             penerjemahan        kebijakan    dan      kebutuhan      of cybersecurity policies and requirements at the
                                                                             keamanan siber di tingkat operasional. B-CISO            operational level. B-CISOs serve as the main liaison
                                                                             berperan sebagai penghubung utama antara                 between business units and the Cyber Security
                                                                             unit bisnis dan Cyber Security Team, termasuk            Team, including in the identification of requirements,
                                                                             dalam identifikasi kebutuhan, komunikasi tata            governance communication, incident escalation,
                                                                             kelola, eskalasi insiden, serta mitigasi risiko siber.   and cyber risk mitigation.

                                                                             Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan sejumlah         In 2025, the Company implemented a number of cyber
                                                                             inisiatif tata kelola siber untuk memperkuat kesiapan    governance initiatives to strengthen the organization’s
                                                                             organisasi terhadap risiko keamanan informasi.           preparedness for information security risks. One of the
                                                                             Salah satu inisiatif utama adalah pelaksanaan            main initiatives was the implementation of phishing
                                                                             simulasi phishing kepada karyawan untuk mengukur         simulations for employees to measure their level of
                                                                             tingkat kewaspadaan serta efektivitas respons            awareness and the effectiveness of their individual
                                                                             individu terhadap ancaman siber. Sepanjang periode       responses to cyber threats. During the reporting
                                                                             pelaporan, dua simulasi phishing telah dilakukan         period, two phishing simulations were conducted with
                                                                             dengan rata-rata tingkat kegagalan sebesar 5%.           an average failure rate of 5%. These results were used


340
Page 343
                                                                                                                   LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                     SUSTAINABILITY REPORT
Hasil ini digunakan sebagai dasar penyusunan              as the basis for developing more targeted training
pelatihan yang lebih terarah bagi karyawan yang           for employees who needed to strengthen their
membutuhkan penguatan kompetensi.                         competencies.

Dalam aspek kepatuhan dan manajemen risiko,               In terms of compliance and risk management,
perusahaan      melakukan      evaluasi   terhadap        the Company evaluated the implementation of
implementasi automated security compliance and            automated security compliance and risk workflow.
risk workflow. Sistem ini telah dinonaktifkan pada        This system was deactivated in 2025 and replaced
tahun 2025 dan digantikan dengan pendekatan               with another approach that was deemed more
lain yang dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan           suitable for operational needs.
operasional.

Sebagai gantinya, proses asesmen kepatuhan                Instead, the information security compliance
keamanan informasi diperkuat melalui pemanfaatan          assessment process was enhanced through the use
Jira Software sebagai issue tracking system. Melalui      of Jira Software as an issue tracking system. Through
mekanisme ini, checklist keamanan informasi yang          this mechanism, the scope of the information
mengacu pada kebijakan internal dan praktik terbaik       security checklist, which refers to internal policies
diperluas cakupannya, termasuk aspek pengelolaan          and best practices was expanded to include aspects
data dan akses.                                           of data management and access.

Dalam mengelola risiko keamanan informasi yang            In managing information security risks arising from
berasal dari pihak ketiga, Grup AirAsia menerapkan        third parties, AirAsia Group implements a structured
proses Third-Party Risk Assessment (TPRA) yang            Third-Party Risk Assessment (TPRA) process. This
terstruktur. Proses ini dimulai dengan penyebaran         process begins with the distribution of questionnaires
kuesioner untuk mengidentifikasi potensi kelemahan        to identify potential weaknesses in third-party
dalam proses dan kontrol pihak ketiga. Selanjutnya,       processes and controls. Afterwards, risk owners
pemilik risiko melakukan identifikasi risiko serta        identify risks and ensure that relevant security
memastikan pengendalian keamanan yang relevan             controls are in place. If the residual risk is rated
telah diterapkan. Apabila risiko residual berada pada     “High” or “Very High,” approval from the Group CISO
tingkat “High” atau “Very High”, persetujuan dari Group   is required before the cooperation can continue. Risk
CISO wajib diperoleh sebelum kerja sama dilanjutkan.      owners are fully responsible for implementing the
Pemilik risiko bertanggung jawab penuh atas               agreed mitigation plan.
implementasi rencana mitigasi yang telah disepakati.

Inisiatif Keamanan Data dan Privasi Tahun 2025            Data Security and Privacy Initiatives in 2025

Sepanjang tahun 2025, Perseroan memperkuat                Throughout 2025, the Company strengthened
sistem keamanan data dan perlindungan privasi             its data security and privacy protection systems
melalui sejumlah inisiatif lintas pilar. Pada ranah       through a number of cross-pillar initiatives. At
operasional, perusahaan meningkatkan kapabilitas          the operational level, the Company enhanced its
Endpoint Detection and Response (EDR) untuk               Endpoint Detection and Response (EDR) capabilities
                                                                                                                             Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
mendeteksi dan merespons ancaman seperti                  to detect and respond to threats such as malware
malware dan ransomware pada perangkat                     and ransomware on endpoint devices, servers, and
endpoint, server, dan sumber daya cloud. Selain           cloud resources. In addition, the implementation
itu, implementasi User Account/Identity Protection        of User Account/Identity Protection (IDP) enabled
(IDP) memungkinkan pemantauan aktivitas akun              more proactive monitoring of user account activity,
pengguna secara lebih proaktif, termasuk identifikasi     including the identification of misconfigurations and
miskonfigurasi dan potensi kerentanan pada sistem         potential vulnerabilities in the account management
manajemen akun.                                           system.

Perseroan juga melakukan upgrade solusi keamanan          The Company also upgraded its web application
aplikasi web guna melindungi situs yang dapat             security solutions to protect publicly accessible
diakses langsung oleh publik (public facing website)      websites from various forms of cyberattacks. In
dari berbagai bentuk serangan siber. Dalam                terms of data governance, the Company completed
aspek tata kelola data, Perseroan menyelesaikan           the implementation of a governance framework
implementasi kerangka tata kelola untuk arsitektur        for Data Mesh architecture, including a vetting
Data Mesh, termasuk proses vetting atas seluruh           process for all data assets available through Google
aset data yang tersedia melalui Google Dataplex           Dataplex to ensure security and privacy compliance.
guna memastikan keamanan dan kepatuhan privasi.




                                                                                                                   341
Page 344
                                                                             Pada tingkat infrastruktur kritikal, Perseroan         At the critical infrastructure level, the Company
                                                                             mengimplementasikan           Privileged     Access    implemented Privileged Access Management (PAM)
                                                                             Management (PAM) untuk memperketat pengelolaan         to tighten privileged access management. Through
                                                                             akses istimewa. Melalui sistem ini, pengguna admin     this system, information technology administrators
                                                                             teknologi informasi tidak lagi menyimpan kredensial    no longer store privileged access credentials
                                                                             akses istimewa secara langsung, dan seluruh            directly, and all activities on critical systems must
                                                                             aktivitas pada sistem kritikal harus melalui proses    go through an approval and monitoring process.
                                                                             persetujuan dan pemantauan.

                                                                             Di bidang tata kelola, risiko, dan kepatuhan (GRC),    In the area of governance, risk, and compliance
                                                                             perusahaan mengembangkan Automated Security            (GRC), the Company developed an Automated
                                                                             Awareness Platform sebagai peningkatan dari            Security Awareness Platform as an upgrade from its
                                                                             platform e-learning sebelumnya. Platform ini           previous e-learning platform. This platform provides
                                                                             menyediakan konten pelatihan terkini, simulasi         the latest training content, threat simulations,
                                                                             ancaman, evaluasi, serta pengingat otomatis            evaluations, and automated reminders with a training
                                                                             dengan target tingkat penyelesaian pelatihan           completion target of 80%. In addition, compliance
                                                                             sebesar 80%. Selain itu, pelaporan kepatuhan           reporting through Jira Software has been completed
                                                                             melalui Jira Software telah diselesaikan dan menjadi   and has become a mandatory mechanism in the
                                                                             mekanisme wajib dalam proses penilaian keamanan        security assessment process for every application
                                                                             setiap pengembangan dan peluncuran aplikasi.           development and launch.

                                                                             Insiden Keamanan Siber dan Tindak Lanjut               Cybersecurity Incidents and Follow-up

                                                                             Selama periode tahun 2023 hingga 2025, tidak           During the period from 2023 to 2025, there were
                                                                             terdapat pengaduan terbukti terkait pelanggaran        no proven complaints related to customer privacy
                                                                             privasi pelanggan maupun kehilangan data               violations or customer data loss. Meanwhile, one
                                                                             pelanggan. Sementara itu jumlah individu yang          individual was affected by a data security incident
                                                                             terdampak insiden keamanan data tercatat satu          in 2023, with none in 2024 and 2025. There were no
                                                                             orang pada tahun 2023, serta nihil pada 2024 dan       fines or financial penalties paid in connection with
                                                                             2025. Tidak terdapat denda atau sanksi finansial       cybersecurity incidents during this period.
                                                                             yang dibayarkan sehubungan dengan insiden
                                                                             keamanan siber selama periode tersebut.

                                                                             Untuk menyelesaikan dan mencegah potensi insiden,      To resolve and prevent potential incidents, the
                                                                             perusahaan telah mengimplementasikan kontrol           Company has implemented key technical controls,
                                                                             teknis utama, termasuk EDR dan SIEM. Pada tahun        including EDR and SIEM. In 2025, the Company also
                                                                             2025, Perseroan juga melakukan migrasi ke sistem       migrated to a new SIEM system equipped with an
                                                                             SIEM baru yang dilengkapi dengan fitur tambahan        additional feature in the form of an integrated threat
                                                                             berupa integrated threat intelligence platform guna    intelligence platform to improve threat detection
                                                                             meningkatkan kemampuan deteksi dan respons             and response capabilities.
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             ancaman.

                                                                             Kesadaran Keamanan Siber dan Kesiapsiagaan             Cybersecurity Awareness and Incident
                                                                             Insiden                                                Preparedness

                                                                             Guna menumbuhkan budaya kesadaran keamanan             In order to foster a culture of cybersecurity
                                                                             siber, Perseroan menyelenggarakan berbagai             awareness, the Company organized various training
                                                                             program pelatihan dan edukasi sepanjang tahun          and education programs throughout 2025:
                                                                             2025:
                                                                             1. Program Information Security Awareness              1.   The Information Security Awareness Education
                                                                                 Education diwajibkan bagi karyawan baru dan             program is mandatory for new and existing
                                                                                 karyawan eksisting, dengan durasi 30 menit              employees, with a duration of 30 minutes per
                                                                                 per karyawan per tahun dan diikuti oleh 1.204           employee per year and attended by 1,204
                                                                                 peserta;                                                participants;
                                                                             2. Perusahaan secara rutin membagikan materi           2.   The Company regularly distributes information
                                                                                 kesadaran     keamanan     informasi   melalui          security awareness materials through the
                                                                                 Information Security Awareness Post yang                Information Security Awareness Post, which
                                                                                 diterbitkan secara dua mingguan, dengan total           is published biweekly, with a total of eight
                                                                                 delapan publikasi selama tahun berjalan;                publications during the year;




342
Page 345
                                                                                                                   LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                     SUSTAINABILITY REPORT
3.   Perusahaan       melaksanakan    Cyber      Drill   3.   The Company held two Cyber Drills (Table Top
     (Table Top Exercise) sebanyak dua kali, yang             Exercises), which simulated real cyber attack
     mensimulasikan skenario serangan siber nyata             scenarios to test the effectiveness of cross-
     untuk menguji efektivitas prosedur respons               functional incident response procedures. These
     insiden lintas fungsi. Latihan ini diikuti oleh          exercises were attended by 38 participants and
     38 peserta dan menjadi dasar evaluasi untuk              formed the basis for evaluating and addressing
     mengevaluasi dan menutup kekurangan yang                 identified gaps;
     teridentifikasi;
4.   Bagi pengembang dan software engineers,             4.   For developers and software engineers, Secure
     Secure       Coding     Awareness      Training          Coding Awareness Training is held annually to
     diselenggarakan      secara   tahunan      guna          ensure that security principles are embedded
     memastikan prinsip keamanan tertanam sejak               from the application design stage.
     tahap perancangan aplikasi.

Perseroan telah memiliki business continuity             The Company has a business continuity plan,
plan, contingency plan, serta prosedur incident          contingency plan, and incident response procedures
response yang diterapkan secara konsisten dan diuji      that are consistently implemented and tested
setidaknya satu kali setiap tahun untuk memastikan       at least once a year to ensure the organization’s
kesiapan organisasi dalam menghadapi gangguan            readiness in the event of operational disruptions or
operasional maupun insiden siber.                        cyber incidents.

Keterlibatan Pemangku Kepentingan                        Stakeholder Engagement [E.4] [2-29]
[E.4] [2-29]



Bagi Perseroan, keterlibatan pemangku kepentingan        For the Company, stakeholder engagement is
merupakan elemen kunci dalam memastikan                  a key element in ensuring business success and
keberhasilan dan keberlanjutan bisnis. Pemangku          sustainability. Stakeholders include all parties
kepentingan mencakup seluruh pihak yang                  affected, either directly or indirectly, by operational
terpengaruh, baik secara langsung maupun tidak           activities, as well as parties that play an important
langsung, oleh kegiatan operasional, serta pihak         role in providing permission, support, and legitimacy
yang memiliki peran penting dalam memberikan             for the Company to operate sustainably.
izin, dukungan, dan legitimasi bagi Perseroan untuk
beroperasi secara berkelanjutan.

Pemangku kepentingan Perseroan terdiri atas              The Company’s stakeholders consist of various local,
berbagai kelompok yang berada di tingkat lokal,          regional, national, and international groups, each
regional, nasional, hingga internasional, yang           with different interests and expectations regarding
masing-masing memiliki kepentingan dan ekspektasi        the Company’s performance.
berbeda terhadap kinerja Perseroan.

Untuk memastikan setiap inisiatif bisnis memberikan      To ensure that every business initiative provides
                                                                                                                             Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
manfaat yang seimbang bagi seluruh pihak,                balanced benefits for all parties, the Company
Perseroan secara sistematis melakukan identifikasi       systematically identifies and maps stakeholders
dan pemetaan pemangku kepentingan berdasarkan            based on their level of influence and impact on
tingkat pengaruh dan dampak terhadap kegiatan            business activities. This process aims to understand
usaha. Proses ini dilakukan untuk memahami isu-isu       the priority issues that are most relevant to
prioritas yang paling relevan bagi masing-masing         each stakeholder group and to ensure that the
kelompok pemangku kepentingan serta memastikan           communication, engagement, and follow-up
bahwa strategi komunikasi, keterlibatan, dan tindak      strategies developed are appropriate, measurable,
lanjut yang disusun dapat dilakukan secara tepat,        and aligned with the Company’s sustainability
terukur, dan selaras dengan arah keberlanjutan           direction.
Perseroan.

Keterlibatan dengan pemangku kepentingan                 Stakeholder engagement is carried out continuously
dijalankan secara berkesinambungan melalui               through various communication channels, both
berbagai saluran komunikasi, baik formal maupun          formal and informal. These regular interactions
informal. Interaksi rutin ini memungkinkan Perseroan     enable the Company to receive aspirations,
untuk menerima aspirasi, tanggapan, serta                responses, and constructive input that form the
masukan konstruktif yang menjadi dasar dalam             basis for policy refinement and sustainability
penyempurnaan kebijakan dan peningkatan kinerja          performance improvement.
keberlanjutan.

                                                                                                                   343
Page 346
                                                                             Informasi lebih lanjut mengenai kelompok pemangku            Further information on the identified stakeholder
                                                                             kepentingan yang teridentifikasi serta metode                groups and the methods of engagement is presented
                                                                             pelibatannya disajikan pada tabel berikut:                   in the following table:

                                                                                            Basis Identifikasi
                                                                                                                 Saluran & Metode
                                                                             Kelompok       / Alasan & Peran                                                     Fungsi /             Respons &
                                                                                                                     Pelibatan
                                                                             Pemangku             Kritis                                                       Penanggung            Pendekatan
                                                                                                                    (Frekuensi)       Isu / Topik Utama
                                                                             Kepentingan          Basis of                              Key Issue / Topic     Jawab Utama            Perusahaan
                                                                                                                    Engagement
                                                                             Stakeholder      Identification /                                               Primary Function /   Company Response
                                                                                                                  Channel & Method
                                                                             Group           Critical Reason &                                                Person in Charge       & Approach
                                                                                                                    (Frequency)
                                                                                                    Role

                                                                             Pelanggan     • Sumber utama        • Survei kepuasan    • Kualitas            • Customer            • Tindak lanjut
                                                                             Guests /        pendapatan            pelanggan            layanan &             Happiness             hasil survei &
                                                                             Customers       dan reputasi        • Feedback             keselamatan         • Sekretaris            feedback
                                                                                             perusahaan            digital & media    • Ketepatan             Perusahaan          • Peningkatan
                                                                                           • Penentu               sosial (harian)      jadwal              • Ground                layanan digital
                                                                                             kepercayaan         • Forum                penerbangan           Operations            & kompensasi
                                                                                             publik                pelanggan &          & kompensasi          Dept.                 delay
                                                                                           • Berdasarkan           komunikasi           keterlambatan       • Customer            • Penguatan
                                                                                             ketergantungan        langsung           • Akses digital &       Happiness             program
                                                                                             dan kedekatan         (berkala)            pengalaman          • Corporate             loyalitas &
                                                                                             hubungan            • Promosi &            pelanggan             Secretary             komunikasi dua
                                                                                           • The main              kampanye           • Service quality     • Ground                arah
                                                                                             source of the         digital (sesuai      & safety              Operations          • Follow up on
                                                                                             Company's             kebutuhan)         • Flight                Dept.                 survey results
                                                                                             income and          • Customer             punctuality &                               and feedback
                                                                                             reputation            satisfaction         compensation                              • Improve digital
                                                                                           • The determinant       surveys              for delays                                  services and
                                                                                             of public trust     • Digital feedback   • Digital access                              compensation
                                                                                           • Based on              & social media       & customer                                  for delays
                                                                                             dependence            (daily)              experience                                • Strengthen
                                                                                             and intimacy of     • Customer                                                         loyalty
                                                                                             relationships         forums & direct                                                  programs
                                                                                                                   communication                                                    and two-way
                                                                                                                   (periodic)                                                       communication
                                                                                                                 • Digital
                                                                                                                   promotions &
                                                                                                                   campaigns (as
                                                                                                                   needed)
                                                                             Karyawan      • Penggerak           • Townhall           • Keselamatan,        • People and          • Program
                                                                             Allstars        operasional           meeting (dua         kesehatan, dan        Culture Dept.         pelatihan
                                                                                             & budaya              bulanan)             kesejahteraan       • Safety Dept.          kompetensi &
                                                                                             keberlanjutan       • Employee             kerja               • Facility              leadership
                                                                                           • Penentu inovasi       survey             • Pengembangan          Management          • Kebijakan
                                                                                             & keselamatan         (tahunan)            karier &              Dept.                 diversity &
                                                                                             kerja               • Platform             kompetensi          • People and            inclusion
                                                                                           • Berdasarkan           komunikasi         • Keadilan,             Culture Dept.       • Penghargaan
                                                                                             ketergantungan        internal &           kesetaraan,         • Safety Dept.          kinerja &
                                                                                             & tanggung            chat group           inklusi &           • Facility              kesejahteraan
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                             jawab bersama         (berkelanjutan)      remunerasi            Management            karyawan
                                                                                           • Driver of           • Pelatihan &        • Occupational          Dept.               • Competency
                                                                                             operations and        wellbeing            safety, health,                             & leadership
                                                                                             sustainability        program (rutin)      and well-being                              training
                                                                                             culture             • Townhall           • Career and                                  programs
                                                                                           • Determinant           meetings (bi-        competency                                • Diversity &
                                                                                             of innovation         monthly)             development                                 inclusion
                                                                                             and workplace       • Employee           • Fairness,                                   policies
                                                                                             safety                surveys (annual)     equality,                                 • Employee
                                                                                           • Based on            • Internal             inclusion, and                              performance &
                                                                                             mutual                communication        remuneration                                welfare awards
                                                                                             dependence            platforms &
                                                                                             and shared            chat groups
                                                                                             responsibility        (ongoing)
                                                                                                                 • Training &
                                                                                                                   wellbeing
                                                                                                                   programs
                                                                                                                   (routine)




344
Page 347
                                                                                                                            LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                              SUSTAINABILITY REPORT
               Basis Identifikasi
                                    Saluran & Metode
Kelompok       / Alasan & Peran                                                      Fungsi /             Respons &
                                        Pelibatan
Pemangku             Kritis                                                        Penanggung            Pendekatan
                                       (Frekuensi)        Isu / Topik Utama
Kepentingan          Basis of                               Key Issue / Topic     Jawab Utama            Perusahaan
                                       Engagement
Stakeholder      Identification /                                                Primary Function /   Company Response
                                     Channel & Method
Group           Critical Reason &                                                 Person in Charge       & Approach
                                       (Frequency)
                       Role

Investor &     • Penyedia modal     • RUPS (tahunan       • Kinerja             • Sekretaris          • Penyampaian
Pemegang         & pengambil          dan sesuai            operasional,          Perusahaan            kinerja
Saham            keputusan            kebutuhan)            keuangan &          • Manajemen             perusahaan,
Investors &      strategis          • Public expose         ekonomi               Puncak                laporan
Shareholders   • Pemantau             (tahunan)           • Transparansi &      • Corporate             keuangan &
                 kinerja & tata     • Laporan               prospek bisnis        Communications        keberlanjutan
                 kelola               keuangan            • Strategi            • Corporate             secara berkala
               • Berdasarkan          & kinerja             keberlanjutan         Secretary           • Investor briefing
                 pengaruh &           operasional           jangka panjang      • Top Management        & Q&A session
                 tanggung jawab       (rutin)             • Kebijakan           • Corporate           • Keterbukaan
                 finansial          • Komunikasi            dividen &             Communications        Informasi
               • Investors &          melalui kanal         remunerasi                                  melalui
                 strategic            komunikasi yang     • Operational,                                situs web
                 decision makers      tersedia sesuai       financial, and                              Perusahaan
               • Performance          kebutuhan             economic                                  • Regular
                 & governance       • GMS (annual           performance                                 reporting of
                 supervisors          and as needed)      • Transparency                                company
               • Based on           • Public expose         and business                                performance,
                 influence            (annual)              prospects                                   financial
                 & financial        • Financial           • Long-term                                   statements, and
                 responsibility       statements &          sustainability                              sustainability
                                      operational           strategy                                  • Investor
                                      performance         • Dividend and                                briefings and
                                      reports (routine)     remuneration                                Q&A sessions
                                    • Communication         policy                                    • Disclosure of
                                      through                                                           information
                                      available                                                         through the
                                      communication                                                     Company's
                                      channels as                                                       website
                                      needed
Pemerintah &   • Pembuat            • Rapat               • Kepatuhan           • Risk                • Pelaporan
Regulator        kebijakan &          koordinasi            hukum &               Management            kepatuhan &
Government       pemberi izin         reguler               peraturan           • Government            klarifikasi audit
& Regulators     operasi              (triwulan)          • Keselamatan           Relations Dept.     • Partisipasi
               • Penjamin           • Compliance            operasional &       • Sekretaris            dalam forum
                 kepatuhan            submission            perlindungan          Perusahaan            industri
                 hukum,               & pelaporan           konsumen            • Sustainability        penerbangan
                 keselamatan &        wajib (berkala/     • Lingkungan &          Dept.               • Pembaruan
                 lingkungan           insidental)           emisi karbon        • Risk                  kebijakan sesuai
               • Berdasarkan        • Forum asosiasi      • Komunikasi            Management            regulasi terbaru
                 pengaruh &           & industry            regulatif tepat     • Government          • Compliance
                 tanggung jawab       dialogue              waktu                 Relations Dept.       reporting
                 hukum                (berkala/           • Legal and           • Corporate             & audit
               • Policy makers        insidental)           regulatory            Secretary             clarification

                                                                                                                                      Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                 & issuers of       • Regular               compliance          • Sustainability      • Participation in
                 operating            coordination        • Operational           Dept.                 aviation industry
                 licenses             meetings              safety and                                  forums
               • Guarantors           (quarterly)           consumer                                  • Policy updates
                 of legal,          • Compliance            protection                                  in accordance
                 safety, and          submission &        • Environment                                 with the latest
                 environmental        mandatory             and carbon                                  regulations
                 compliance           reporting             emissions
               • Based on             (periodic/          • Timely
                 influence            incidental)           regulatory
                 and legal          • Association           communication
                 responsibility       forums &
                                      industry
                                      dialogue
                                      (periodic/
                                      incidental)




                                                                                                                            345
Page 348
                                                                                           Basis Identifikasi
                                                                                                                 Saluran & Metode
                                                                             Kelompok      / Alasan & Peran                                                      Fungsi /             Respons &
                                                                                                                     Pelibatan
                                                                             Pemangku            Kritis                                                        Penanggung            Pendekatan
                                                                                                                    (Frekuensi)       Isu / Topik Utama
                                                                             Kepentingan         Basis of                               Key Issue / Topic     Jawab Utama            Perusahaan
                                                                                                                    Engagement
                                                                             Stakeholder     Identification /                                                Primary Function /   Company Response
                                                                                                                  Channel & Method
                                                                             Group          Critical Reason &                                                 Person in Charge       & Approach
                                                                                                                    (Frequency)
                                                                                                   Role

                                                                             Pemasok /     • Mitra penting       • Audit & evaluasi   • Kinerja &           • Procurement         • Penerapan
                                                                             Vendor          dalam                 kinerja pemasok      kepatuhan etika       Dept.                 Supplier Code
                                                                             Vendors/        rantai pasok          (berkala)          • Prinsip             • Inflight Service      of Conduct
                                                                             Suppliers       berkelanjutan       • Koordinasi           keberlanjutan         Dept.               • Audit ESG &
                                                                                           • Penentu               operasional          & transparansi      • Engineering           kepatuhan etika
                                                                                             efektivitas           sesuai               rantai pasok          Dept.               • Kolaborasi
                                                                                             operasional &         kebutuhan          • Penilaian kinerja     (Purchasing)          peningkatan
                                                                                             penerapan etika     • Audit &              berimbang &         • Procurement           efisiensi &
                                                                                             bisnis                evaluation           kesinambungan         Dept.                 tanggung jawab
                                                                                           • Berdasarkan           of supplier          kerja sama          • Inflight Service      sosial
                                                                                             ketergantungan        performance        • Performance           Dept.               • Implementation
                                                                                             & tanggung            (periodic)           & ethical           • Engineering           of the Supplier
                                                                                             jawab bersama       • Operational          compliance            Dept.                 Code of
                                                                                           • Key partners in       coordination as    • Principles of         (Purchasing)          Conduct
                                                                                             the sustainable       needed               sustainability                            • ESG & ethical
                                                                                             supply chain                               & supply chain                              compliance
                                                                                           • Determinants                               transparency                                audits
                                                                                             of operational                           • Balanced                                  • Collaboration
                                                                                             effectiveness                              performance                                 on efficiency
                                                                                             and business                               assessment &                                improvements
                                                                                             ethics                                     continuity of                               & social
                                                                                             implementation                             cooperation                                 responsibility
                                                                                           • Based on
                                                                                             mutual
                                                                                             dependence
                                                                                             and shared
                                                                                             responsibility
                                                                             Media         • Penghubung          • Press              • Transparansi        • Sekretaris          • Publikasi berita
                                                                                             utama dengan          conference           informasi             Perusahaan            & klarifikasi isu
                                                                                             publik              • Press release &    • Kinerja & inovasi   • Corporate             secara proaktif
                                                                                           • Pembentuk             media briefing       layanan               Communication       • Kolaborasi
                                                                                             persepsi              (rutin)            • Reputasi &          • Corporate             peliputan
                                                                                             & reputasi          • Kunjungan            literasi publik       Secretary             inovasi layanan
                                                                                             perusahaan            media &              tentang             • Corporate           • Peningkatan
                                                                                           • Berdasarkan           wawancara            keberlanjutan         Communication         literasi publik
                                                                                             pengaruh              (sesuai            • Information                                 tentang
                                                                                             komunikasi            kebutuhan)           transparency                                keberlanjutan
                                                                                             publik              • Peliputan          • Service                                   • Proactive
                                                                                           • Main liaison with     kegiatan &           performance                                 publication
                                                                                             the public            inovasi layanan      and innovation                              of news and
                                                                                           • Influencer          • Press              • Reputation and                              clarification of
                                                                                             of corporate          conference           public literacy                             issues
                                                                                             perception and      • Press release &      regarding                                 • Collaboration
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                             reputation            media briefing       sustainability                              on coverage
                                                                                           • Based on              (routine)                                                        of service
                                                                                             the influence       • Media visits &                                                   innovations
                                                                                             of public             interviews (as                                                 • Improvement of
                                                                                             communication         needed)                                                          public literacy
                                                                                                                 • Coverage                                                         on sustainability
                                                                                                                   of activities
                                                                                                                   & service
                                                                                                                   innovations




346
Page 349
                                                                                                                                                           LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                                                             SUSTAINABILITY REPORT
                        Basis Identifikasi
                                                  Saluran & Metode
    Kelompok            / Alasan & Peran                                                                  Fungsi /                 Respons &
                                                      Pelibatan
    Pemangku                  Kritis                                                                    Penanggung                Pendekatan
                                                     (Frekuensi)            Isu / Topik Utama
    Kepentingan               Basis of                                        Key Issue / Topic        Jawab Utama                Perusahaan
                                                     Engagement
    Stakeholder           Identification /                                                           Primary Function /        Company Response
                                                   Channel & Method
    Group                Critical Reason &                                                            Person in Charge            & Approach
                                                     (Frequency)
                                Role

    Komunitas/        • Pemegang                  • Program TJSL            • Edukasi &             • Sustainability          • Pelaksanaan
    NGO/                social license to           (berkala)                 pemberdayaan            Dept.                     program
    Masyarakat          operate                   • Forum                     ekonomi               • Sekretaris                kemitraan sosial
    Lokal             • Mitra dalam                 komunitas &             • Lingkungan              Perusahaan              • Pelaporan hasil
    Communities/        program                     kemitraan lokal           & sosial              • Facility                  & dampak
    NGOs/Local          sosial &                    (berkala)                 kemasyarakatan          Management                program
    Communities         pemberdayaan              • Kegiatan                • Dukungan                Dept.                     tahunan
                      • Berdasarkan                 edukasi,                  pariwisata &          • AirAsia                 • Pengembangan
                        pengaruh &                  budaya, agama             budaya lokal            Foundation                proyek berbasis
                        kedekatan                   & lingkungan            • Education             • Sustainability            kebutuhan lokal
                        geografis                   (sesuai                   & economic              Dept.                   • Implementation
                      • Holder of the               kebutuhan)                empowerment           • Corporate                 of social
                        social license to         • CSR program             • Environment &           Secretary                 partnership
                        operate                     (periodic)                social community      • Facility                  programs
                      • Partner in                • Community               • Support for             Management              • Reporting on
                        social and                  forum & local             tourism & local         Dept.                     annual program
                        empowerment                 partnerships              culture               • AirAsia                   results and
                        programs                    (periodic)                                        Foundation                impact
                      • Based on                  • Educational,                                                              • Development of
                        influence and               cultural,                                                                   projects based
                        geographical                religious, and                                                              on local needs
                        proximity                   environmental
                                                    activities (as
                                                    needed)




Komunikasi Masalah Penting [2-16]                                               Communication of Critical Issues [2-16]

Sebagai bagian dari tata kelola yang transparan                                 As    part     of   transparent   and     responsible
dan bertanggung jawab, Perseroan menerapkan                                     governance, the Company implements a two-way
mekanisme komunikasi dua arah antara Perseroan                                  communication mechanism between the Company
dan pemangku kepentingan. Pendekatan ini                                        and its stakeholders. This approach ensures that
memastikan setiap isu penting yang berpotensi                                   any critical issues that could potentially affect the
mempengaruhi kinerja maupun keberlanjutan                                       Company’s performance and sustainability can be
perusahaan dapat diidentifikasi, dibahas, dan                                   identified, discussed, and followed up appropriately.
ditindaklanjuti secara tepat.

Pada tingkat tata kelola tertinggi, Direksi secara                              At the highest governance level, the Board of
rutin menerima dan menelaah laporan dari berbagai                               Directors routinely receives and reviews reports
unit kerja yang memuat perkembangan operasional,                                from various work units containing operational
                                                                                                                                                                     Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
peluang, serta isu strategis yang berkaitan dengan                              developments, opportunities, and strategic issues
aspek ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola.                             related to economic, environmental, social, and
Proses penyampaian informasi dilakukan melalui                                  governance aspects. The information delivery
berbagai jalur komunikasi, antara lain:                                         process is carried out through various communication
                                                                                channels, including:

•      Rapat koordinasi berkala antara                           Direksi,       •    Periodic coordination meetings between the
       manajemen senior, dan fungsi terkait;                                         Board of Directors, senior management, and
                                                                                     related functions;
•      Laporan resmi dari Sekretaris Perusahaan yang                            •    Official    reports   from    the   Corporate
       memuat perkembangan program keberlanjutan,                                    Secretary containing sustainability program
       tantangan, dan isu material yang memerlukan                                   developments, challenges, and material issues
       perhatian manajemen;                                                          that require management attention;
•      Forum internal dan eksternal, seperti townhall                           •    Internal and external forums, such as town hall
       meeting, Rapat Umum Pemegang Saham                                            meetings, General Meetings of Shareholders
       (RUPS), public expose, atau sesi diskusi strategis                            (GMS), public exposes, or strategic discussion
       yang mempertemukan manajemen dengan                                           sessions that bring together management and
       pemangku kepentingan utama.                                                   key stakeholders.
       (Informasi lebih lengkap dapat dilihat pada Bab Tata Kelola                   (More detailed information can be found in the Corporate Governance
       Perusahaan)                                                                   Chapter)



                                                                                                                                                           347
Page 350
                                                                             Setiap isu penting yang muncul, baik dari hasil           Every important issue that arises, whether from the
                                                                             materiality assessment, pemantauan operasional,           results of a materiality assessment, operational
                                                                             masukan      pemangku      kepentingan,    maupun         monitoring, stakeholder input, or regulatory changes,
                                                                             perubahan regulasi akan diidentifikasi, dikaji risiko     will be identified, assessed for risks and opportunities,
                                                                             serta peluangnya, dan ditindaklanjuti melalui             and followed up through strategic decisions or
                                                                             keputusan strategis atau arahan manajemen. Hasil          management directives. The results of these
                                                                             pembahasan dan tindak lanjut tersebut kemudian            discussions and follow-ups are then communicated
                                                                             dikomunikasikan secara transparan kepada seluruh          transparently to all levels of the organization and,
                                                                             lapisan organisasi, dan bila relevan, disampaikan         where relevant, to external stakeholders such as
                                                                             kepada pemangku kepentingan eksternal seperti             investors, customers, regulators, business partners,
                                                                             investor, pelanggan, regulator, mitra usaha, media,       media, or public.
                                                                             atau masyarakat.

                                                                             Melalui mekanisme komunikasi yang terbuka dan             Through this open and structured communication
                                                                             terstruktur ini, Perseroan memastikan bahwa               mechanism, the Company ensures that every
                                                                             setiap isu material tidak hanya sampai di tingkat         material issue not only reaches the decision-making
                                                                             pengambilan keputusan, tetapi juga ditangani              level, but is also handled quickly, measurably,
                                                                             secara cepat, terukur, dan akuntabel. Pendekatan          and accountably. This approach enhances the
                                                                             ini memperkuat budaya perusahaan yang adaptif,            Company’s adaptive, responsive, and trustworthy
                                                                             responsif, dan terpercaya, sejalan dengan prinsip         culture, in line with the principles of good governance.
                                                                             tata kelola yang baik.

                                                                             Jenis dan Kejadian Pelanggaran Etika                      Types and Incidents of Ethical Violations

                                                                             Manajemen puncak menerima laporan berkala                 Top management receives periodic reports on
                                                                             mengenai data pelaporan dan tindak lanjut kasus,          case reporting and follow-up data, which are used
                                                                             yang menjadi bahan evaluasi dan pengambilan               for evaluation and strategic decision-making. This
                                                                             keputusan      strategis.    Komitmen    terhadap         commitment to transparency is reinforced by the
                                                                             transparansi ini diperkuat dengan penyajian data          presentation of statistical data and follow-up
                                                                             statistik dan tindak lanjut laporan dalam Laporan         reports in the Annual Report and Sustainability
                                                                             Tahunan dan Laporan Keberlanjutan, sebagai                Report, as evidence of the application of the
                                                                             bukti penerapan prinsip zero tolerance terhadap           principle of zero tolerance for violations and the
                                                                             pelanggaran serta perlindungan terhadap hak               protection of the rights of all company personnel.
                                                                             seluruh insan perusahaan.

                                                                             Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak mencatat            Throughout 2025, the Company did not record any
                                                                             adanya kasus pelanggaran etika yang mencakup              cases of ethical violations, including harassment,
                                                                             pelecehan (harassment), kecurangan (fraud),               fraud, misappropriation of assets, misappropriation
                                                                             penyalahgunaan         aset       (misappropriation),     of company facilities or property, or other violations.
                                                                             penyalahgunaan fasilitas atau properti perusahaan,        Thus, the total number of ethical violations
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             maupun pelanggaran lainnya. Dengan demikian, total        recorded by the Company during 2023-2025 is
                                                                             kasus pelanggaran etika yang tercatat di Perseroan        zero. This achievement reflects the effectiveness
                                                                             selama tahun 2023 - 2025 adalah nihil. Kondisi ini        of the implementation of the Code of Ethics and
                                                                             mencerminkan efektivitas penerapan Kode Etik dan          Conduct as well as the internal control system that
                                                                             Perilaku serta sistem pengendalian internal yang          is consistently implemented across all lines of the
                                                                             dijalankan secara konsisten di seluruh lini organisasi.   organization.

                                                                             Jenis Pelanggaran Etika                                         2023               2024               2025
                                                                             Type of Ethical Violation

                                                                             Pelecehan (Harassment)                                            0                  0                  0
                                                                             Kecurangan (Fraud)                                                0                  0                  0
                                                                             Penyalahgunaan Aset                                               0
                                                                                                                                                                  0                  0
                                                                             Asset Misappropriation
                                                                             Penyalahgunaan Fasilitas atau Properti Perusahaan                 0
                                                                             Misappropriation of Company Facilities or Properties                                 0                  0

                                                                             Lain-lain                                                         0
                                                                                                                                                                  0                  0
                                                                             Others
                                                                             Total                                                             0                  0                  0




348
Page 351
                                                                                                                               LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                                 SUSTAINABILITY REPORT
Integrasi dengan Nilai Grup AirAsia                             Integration with AirAsia Group Values

Pendekatan ini sejalan dengan nilai-nilai Grup                  This approach is in line with AirAsia Group values, which
AirAsia, yang menekankan pentingnya komunikasi                  emphasize the importance of open communication,
terbuka, transparansi, dan perlindungan hak individu.           transparency, and protection of individual rights.
Setiap isu material atau potensi risiko diperlakukan            Any material issues or potential risks are prioritized
sebagai prioritas untuk dikomunikasikan dan                     to be communicated and resolved thoroughly at
diselesaikan secara tuntas di tingkat tata kelola               the highest level of governance, ensuring that the
tertinggi, memastikan bahwa Perseroan senantiasa                Company always upholds the principles of integrity,
menjunjung prinsip integritas, keadilan, dan                    fairness, and accountability in every aspect of its
akuntabilitas dalam setiap aspek operasionalnya.                operations.

Selain itu, Perseroan juga menyediakan Lembar                   In addition, the Company also provides a
Umpan Balik pada bagian akhir Laporan Tahunan dan               Feedback Sheet at the end of the Annual Report
Laporan Keberlanjutan. Fasilitas ini memungkinkan               and Sustainability Report. This facility allows all
seluruh pemangku kepentingan untuk menyampaikan                 stakeholders to convey their opinions, suggestions,
opini, saran, maupun evaluasi terhadap kinerja                  and evaluations of the Company’s sustainability
keberlanjutan Perseroan. Setiap masukan yang                    performance. Every input received becomes
diterima menjadi bahan pertimbangan berharga                    valuable consideration in improving policies and
dalam memperbaiki kebijakan dan memperkuat                      strengthening work programs that cover economic,
program kerja yang mencakup aspek ekonomi,                      environmental, and social aspects. In this way, the
lingkungan, dan sosial. Dengan cara ini, Perseroan              Company ensures that every sustainability initiative
memastikan      setiap    langkah     keberlanjutan             is always in line with the expectations of stakeholders
senantiasa selaras dengan harapan para pemangku                 and the company’s goal of growing responsibly.
kepentingan dan tujuan perusahaan untuk tumbuh
secara bertanggung jawab.

Kendala dalam Penerapan Keuangan                                Challenges in the Implementation of
Berkelanjutan [E.5] [2-25]                                      Sustainable Finance [E.5] [2-25]

Perseroan menyadari bahwa perjalanan menuju                     The Company is aware that the implementation
penerapan keuangan berkelanjutan merupakan                      of sustainable finance is a long and challenging
proses bertahap yang penuh tantangan dan                        journey that requires a strategic, measurable, and
memerlukan pendekatan yang strategis, terukur,                  collaborative approach. In line with its commitment
serta kolaboratif. Sejalan dengan komitmen                      to the principles of Environmental, Social, and
terhadap prinsip Environmental, Social, and                     Governance (ESG) and the Net Zero Emission 2050
Governance (ESG) serta target Net Zero Emission                 target, the Company openly identifies a number of
2050, Perseroan secara terbuka mengidentifikasi                 key challenges faced in implementing sustainable
sejumlah kendala utama yang dihadapi dalam                      finance practices throughout 2025, along with
penerapan     praktik  keuangan     berkelanjutan               mitigation strategies as follows:
sepanjang tahun 2025, beserta strategi mitigasinya
                                                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
sebagai berikut:


Kendala Utama                     Dampak yang Ditimbulkan                       Strategi Penanganan atau Mitigasi
Primary Challenges                            Impacts                              Management or Mitigation Strategies

1. Peningkatan biaya       Fluktuasi harga bahan bakar dan energi            • Melakukan pemantauan dan evaluasi biaya
   operasional dan         meningkatkan beban biaya operasional, serta         secara berkala, serta mendorong efisiensi
   terbatasnya akses       sulitnya adaptasi teknologi ramah lingkungan        operasional.
   pendanaan serta         (misalnya: penggunaan Sustainable Aviation        • Melakukan studi kelayakan finansial untuk
   insentif fiskal         Fuel).                                              penerapan teknologi ramah lingkungan.
   untuk program           Fluctuations in fuel and energy prices increase   • Melakukan engagement dengan regulator
   keberlanjutan.          operational costs, as well as the difficulty of     dan pemangku kepentingan lainnya secara
   Increased operating     adapting environmentally friendly technologies      berkala, serta advokasi yang relevan.
   costs and limited       (e.g., the use of Sustainable Aviation Fuel).     • Conduct regular cost monitoring and
   access to funding                                                           evaluation,    and    promote    operational
   and fiscal incentives                                                       efficiency.
   for sustainability                                                        • Conduct financial feasibility studies for the
   programs.                                                                   implementation of environmentally friendly
                                                                               technologies.
                                                                             • Establish regular engagement with regulators
                                                                               and other stakeholders, and conduct relevant
                                                                               advocacy.




                                                                                                                               349
Page 352
                                                                             Kendala Utama                       Dampak yang Ditimbulkan                        Strategi Penanganan atau Mitigasi
                                                                             Primary Challenges                              Impacts                               Management or Mitigation Strategies

                                                                             2. Keterbatasan             • Kesulitan memantau kinerja ESG secara             • Menyusun roadmap dan sistem integrasi
                                                                                data ESG (perihal          akurat dan real time.                               data ESG.
                                                                                akurasi, standarisasi,   • Inkonsistensi   pelaporan   dan    potensi        • Standarisasi     proses    pencatatan    dan
                                                                                integrasi, dan             kesalahan data.                                     konsolidasi data lintas fungsi.
                                                                                kelengkapan)             • Pengambilan keputusan berbasis data               • Peningkatan akurasi, kelengkapan, dan
                                                                                Limited ESG data (in       menjadi kurang optimal.                             keandalan       data    melalui   penguatan
                                                                                terms of accuracy,       • Difficulty in accurately monitoring ESG             pengendalian dan koordinasi internal.
                                                                                standardization,           performance in real time.                         • Developing an ESG roadmap and data
                                                                                integration, and         • Inconsistent reporting and potential data           integration system.
                                                                                completeness)              errors.                                           • Standardizing       cross-functional    data
                                                                                                         • Data-driven decision making becomes less            recording and consolidation processes.
                                                                                                           optimal.                                          • Improving data accuracy, completeness,
                                                                                                                                                               and reliability through strengthened internal
                                                                                                                                                               control and coordination.
                                                                             3. Dinamika regulasi        • Meningkatnya beban penyesuaian terhadap           • Memantau secara aktif perkembangan
                                                                                dan standar                berbagai regulasi dan standar pelaporan             regulasi dan standar nasional dan global.
                                                                                keberlanjutan              yang berbeda.                                     • Menyelaraskan kebijakan internal melalui
                                                                                nasional dan             • Risiko ketidaksesuaian dan ketidakpatuhan           koordinasi dengan Grup AirAsia.
                                                                                global yang belum          terhadap regulasi baru.                           • Peningkatan kapasitas internal melalui
                                                                                seragam dan belum        • Kompleksitas dalam menjaga konsistensi              pelatihan, benchmarking, dan kolaborasi
                                                                                terintegrasi.              pengungkapan keberlanjutan.                         pemangku kepentingan.
                                                                                The dynamics of          • Increased burden to comply with various           • Actively monitor developments in national
                                                                                national and global        regulations and different reporting standards.      and global regulations and standards.
                                                                                sustainability           • Risk of non-compliance and non-adherence          • Align internal policies through coordination
                                                                                regulations and            to new regulations.                                 with the AirAsia Group.
                                                                                standards that are       • Complexity in maintaining consistency in          • Enhance      internal    capacity   through
                                                                                not yet standardized       sustainability disclosure.                          training, benchmarking, and stakeholder
                                                                                and integrated.                                                                collaboration.
                                                                             4. Ketergantungan           • Meningkatkan emisi GRK dari operasional           • Mengoptimalkan program efisiensi bahan
                                                                                pada bahan bakar           penerbangan dan infrastruktur pendukung.            bakar untuk menekan konsumsi dan emisi
                                                                                fosil dan material       • Berpotensi meningkatkan biaya operasional           operasional.
                                                                                tinggi karbon.             akibat volatilitas harga bahan bakar/energi       • Mendorong edukasi internal dan rantai
                                                                                Reliance on fossil         fosil.                                              pasok agar secara bertahap mengadopsi
                                                                                fuels and high-          • Membatasi fleksibilitas dan ketahanan bisnis        material serta praktik kerja yang lebih ramah
                                                                                carbon materials.          karena opsi energi alternatif di sektor aviasi      lingkungan dan rendah karbon.
                                                                                                           masih terbatas.                                   • Optimizing fuel efficiency programs to reduce
                                                                                                         • Increased GHG emissions from flight                 operational consumption and emissions.
                                                                                                           operations and supporting infrastructure.         • Promoting internal education and supply
                                                                                                         • Potential increase in operating costs due to        chain awareness to gradually adopt more
                                                                                                           volatility in fossil fuel/energy prices.            environmentally friendly and low-carbon
                                                                                                         • Limited business flexibility and resilience         materials and work practices.
                                                                                                           due to the limited availability of alternative
                                                                                                           energy options in the aviation sector.
                                                                             5. Optimalisasi             • Integrasi ESG belum merata di seluruh unit        • Melakukan sosialisasi kebijakan dan program
                                                                                Roadmap Strategis          kerja dan rantai pasok.                             keberlanjutan secara berkala.
                                                                                dan Keterlibatan         • Implementasi kebijakan berpotensi tidak           • Mengadakan forum engagement rutin
                                                                                Pemangku                   konsisten antar fungsi/area operasional.            antara pemangku kepentingan internal dan
                                                                                                         • Pengukuran dan pelaporan kinerja ESG
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                Kepentingan.                                                                   eksternal.
                                                                                Optimization of            menjadi kurang menyeluruh dan terstruktur.        • Melakukan peninjauan dan pembaharuan
                                                                                Strategic Roadmap        • Risiko kepatuhan dan reputasi dapat                 roadmap secara periodik sesuai dinamika
                                                                                and Stakeholder            meningkat jika pemahaman ESG tidak                  industri.
                                                                                Engagement.                selaras di internal dan mitra bisnis.             • Conduct regular socialization of sustainability
                                                                                                         • Peluang efisiensi dan inovasi keberlanjutan         policies and programs.
                                                                                                           dari kolaborasi dengan pemasok/mitra              • Hold regular engagement forums between
                                                                                                           belum optimal.                                      internal and external stakeholders.
                                                                                                         • ESG integration is still uneven across work       • Review and update the roadmap periodically
                                                                                                           units and supply chains.                            in line with industry dynamics.
                                                                                                         • Policy implementation may be inconsistent
                                                                                                           across functions/operational areas.
                                                                                                         • ESG performance measurement and reporting
                                                                                                           are less comprehensive and structured.
                                                                                                         • Compliance and reputation risks may
                                                                                                           increase if ESG understanding is not aligned
                                                                                                           internally and with business partners.
                                                                                                         • Opportunities for efficiency and sustainability
                                                                                                           innovation from collaboration with suppliers/
                                                                                                           partners are suboptimal.




350
Page 353
                                                                                                                               LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                                 SUSTAINABILITY REPORT
Kendala Utama                     Dampak yang Ditimbulkan                       Strategi Penanganan atau Mitigasi
Primary Challenges                            Impacts                              Management or Mitigation Strategies

6. Pemahaman atas          Keterbatasan pelatihan formal terkait ESG,        • Menyelenggarakan workshop dan sesi
   ESG & keberlanjutan     kemampuan pelaporan, serta kesiapan sistem          berbagi pengetahuan terkait ESG.
   yang belum optimal.     digital untuk pemantauan kinerja keberlanjutan.   • Meningkatkan kompetensi SDM kunci dalam
   Suboptimal              Limitations in formal training related to ESG,      bidang keberlanjutan.
   understanding of        reporting capabilities, and the readiness of      • Menambahkan topik keberlanjutan ke dalam
   ESG & sustainability.   digital systems for monitoring sustainability       agenda pembahasan rapat koordinasi
                           performance.                                        berkala.
                                                                             • Organizing workshops and knowledge-
                                                                               sharing sessions related to ESG.
                                                                             • Improving the competence of key human
                                                                               resources in the field of sustainability.
                                                                             • Adding sustainability topics to the agenda of
                                                                               regular coordination meetings.




Untuk memastikan efektivitas implementasi strategi              To ensure that the above strategies are implemented
tersebut, kedepannya Perseroan akan menerapkan                  effectively, the Company will apply the following
langkah-langkah pendukung sebagai berikut:                      supporting measures:
•   Pada akhir tahun 2025, IAA telah membentuk                  •   At the end of 2025, IAA had formed a
    Sustainability Working Group (SWG), dengan                      Sustainability Working Group (SWG), which held
    agenda rapat rutin untuk memperkuat                             regular meetings to strengthen coordination,
    koordinasi, implementasi, dan pengawasan                        implementation, and supervision of sustainability
    inisiatif keberlanjutan di seluruh unit kerja, serta            initiatives across all work units, as well as to ensure
    memastikan keselarasan praktik keberlanjutan                    the alignment of IAA’s sustainability practices
    IAA dengan standar dan pedoman Grup AirAsia;                    with AirAsia Group standards and guidelines;
•   Sosialisasi aktif kebijakan dan inisiatif                   •   Active socialization of sustainability policies
    keberlanjutan kepada seluruh karyawan, serta                    and initiatives to all employees, as well as
    edukasi kepada pemasok dan mitra usaha agar                     education for suppliers and business partners to
    memahami dan berpartisipasi dalam penerapan                     understand and participate in the application of
    prinsip ESG;                                                    ESG principles;
•   Peningkatan sistem pelaporan dan audit                      •   Improvement of internal reporting and audit
    internal, guna mendeteksi potensi kendala sejak                 systems to detect potential obstacles early on
    dini dan mendorong perbaikan berkelanjutan.                     and encourage continuous improvement.

Dengan pendekatan mitigasi yang sistematis dan                  With a systematic mitigation approach and
pemantauan kinerja yang transparan, Perseroan                   transparent performance monitoring, the Company
optimis untuk dapat terus meningkatkan kualitas                 is optimistic in its ability to further improve the quality
praktik keuangan berkelanjutan. Langkah ini                     of its sustainable finance practices. This initiative
sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan                      also strengthens the Company’s contribution to
terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/                 the Sustainable Development Goals (SDGs) in a
SDGs) secara nyata, terukur, dan berkesinambungan.              tangible, measurable, and sustainable manner.
                                                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                                               351
Page 354
                                                                             Kinerja Ekonomi
                                                                             Economic Performance



                                                                             Pendekatan Kami [3-3]                                    Our Approach [3-3]

                                                                             Perseroan memahami bahwa kinerja ekonomi yang            The Company is aware that sustainable economic
                                                                             berkelanjutan memainkan peran penting dalam              performance is vital in determining the direction
                                                                             menentukan arah strategi perusahaan, khususnya           of corporate strategy, particularly in efforts to
                                                                             dalam upaya mengurangi potensi dampak negatif            reduce the potential negative impact of operational
                                                                             dari kegiatan operasional. Dengan kesadaran ini,         activities. With this awareness, the Company remains
                                                                             Perseroan senantiasa menempatkan perhatian               focused on achieving strong performance while
                                                                             besar pada pencapaian kinerja yang kuat sekaligus        making a tangible contribution to economic growth.
                                                                             memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan
                                                                             ekonomi.

                                                                             Sebagai bagian dari industri penerbangan yang            As part of the aviation industry, which is integrated
                                                                             terintegrasi dengan sektor transportasi dan              with the transportation and tourism sectors,
                                                                             pariwisata, kegiatan usaha Perseroan dan entitas         the business activities of the Company and its
                                                                             anaknya memiliki peranan strategis dalam                 subsidiaries play a strategic role in driving national
                                                                             mendorong perkembangan ekonomi nasional.                 economic development. To ensure the sustainability
                                                                             Untuk memastikan nilai tambah tersebut tetap             of this added value, the Company implements
                                                                             berkelanjutan, perusahaan menerapkan pendekatan          a responsible, ethical, and long-term business
                                                                             bisnis yang bertanggung jawab, beretika, dan             approach.
                                                                             berorientasi jangka panjang.

                                                                             Komitmen Perseroan terhadap kinerja ekonomi              The Company’s commitment to economic
                                                                             diwujudkan melalui berbagai inisiatif, antara lain:      performance is manifested through various
                                                                                                                                      initiatives, including:
                                                                             1.   Distribusi nilai ekonomi kepada seluruh             1. Fair and transparent distribution of economic
                                                                                  pemangku kepentingan secara adil dan                     value to all stakeholders;
                                                                                  transparan;
                                                                             2.   Penciptaan lapangan kerja yang luas, dengan         2.   Creation of extensive employment opportunities,
                                                                                  prioritas bagi tenaga kerja lokal di wilayah             with priority given to local workers in the
                                                                                  operasional;                                             operational areas;
                                                                             3.   Pemberian dampak ekonomi tidak langsung             3.   Providing indirect economic impact through
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                  melalui program tanggung jawab sosial                    sustainable corporate social responsibility
                                                                                  perusahaan (TJSL) yang berkesinambungan;                 (CSR) programs;
                                                                             4.   Penolakan terhadap praktik tidak etis, termasuk     4.   Refusing     unethical    practices,  including
                                                                                  Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN), monopoli, serta        corruption,    collusion,    nepotism    (KKN),
                                                                                  persaingan usaha yang tidak sehat; dan                   monopolies, and unfair business competition;
                                                                                                                                           and
                                                                             5.   Kepatuhan terhadap peraturan perundang-             5.   Compliance with applicable laws and
                                                                                  undangan dan kebijakan pemerintah yang                   regulations and government policies.
                                                                                  berlaku.

                                                                             Perseroan meyakini bahwa keberhasilan dalam              The Company believes that success in maintaining
                                                                             menjaga efisiensi operasional dan mencapai               operational efficiency and achieving optimal
                                                                             kinerja finansial yang optimal akan memperkuat           financial performance will enhance its ability to
                                                                             kemampuan perusahaan untuk terus tumbuh,                 continue growing, innovating, and expanding the
                                                                             berinovasi, dan memperluas distribusi nilai ekonomi      distribution of economic value to all stakeholders.
                                                                             bagi seluruh pemangku kepentingan.




352
Page 355
                                                                                                                LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                  SUSTAINABILITY REPORT
Perbandingan Target dan Kinerja                        Comparison of Portfolio Targets and
Portofolio, Target Pembiayaan, atau                    Performance, Financing Targets, or Investments
Investasi Pada Instrumen Keuangan                      in Financial Instruments or Projects Aligned with
atau Proyek yang Sejalan dengan                        Sustainable Development [F.3]
Pembangunan Berkelanjutan [F.3]

Perseroan secara konsisten berupaya menghadirkan       The Company consistently strives to deliver positive
nilai positif bagi seluruh pemangku kepentingan        value to all stakeholders through various initiatives
melalui berbagai inisiatif yang berfokus pada          focused on sustainability. One manifestation of this
keberlanjutan. Salah satu wujud komitmen tersebut      commitment is investment in programs and activities
adalah investasi dalam program dan kegiatan yang       that support the achievement of sustainable
mendukung pencapaian tujuan pembangunan                development goals, while also encouraging
berkelanjutan, sekaligus mendorong peningkatan         improvements in the quality of flight services.
kualitas layanan penerbangan.

Pada tahun 2025, Perseroan mengalokasikan              In 2025, the Company allocated investments for
investasi untuk program efisiensi bahan bakar          aviation fuel efficiency programs with an estimated
penerbangan dengan estimasi nilai sekitar USD          value of around USD 151,000, which focused on
151.000, yang difokuskan pada upaya peningkatan        efforts to improve operational efficiency and reduce
efisiensi operasional dan pengurangan konsumsi         fuel consumption. This value is still an estimate,
bahan bakar. Nilai tersebut masih bersifat estimasi,   considering that the final invoice related to the
mengingat tagihan akhir (final invoice) terkait        implementation of the program in 2025 is still in the
pelaksanaan program pada tahun 2025 masih              process of being issued.
dalam proses penerbitan.

Selain itu, Perseroan juga melaksanakan berbagai       In addition, the Company also implemented various
program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan           Social and Environmental Responsibility (SER)
(TJSL) di bidang lingkungan, antara lain melalui:      programs in the environmental field, including
                                                       through:
•   Program      Penanaman       Mangrove     TERA     •   The TERA Batch-6 Mangrove Planting Program
    Batch-6 dengan nilai kontribusi sebesar                with a contribution value of Rp50,000,000,
    Rp50.000.000,00 yang bertujuan mendukung               which aims to support coastal ecosystem
    rehabilitasi ekosistem pesisir dan peningkatan         rehabilitation and improve environmental
                                                                                                                          Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
    daya dukung lingkungan;                                carrying capacity;
•   Pemberian grant kepada SwaraOwa sebesar            •   A grant of Rp291,500,000 to SwaraOwa, in
    Rp291.500.000,00 sebagai dukungan terhadap             support of biodiversity conservation efforts,
    upaya pelestarian keanekaragaman hayati,               particularly the protection of Indonesia’s
    khususnya     perlindungan     satwa   endemik         endemic species;
    Indonesia;
•   Pemberian grant kepada Yayasan Arkom               •   A grant of Rp94,500,000 to Yayasan Arkom
    Indonesia sebesar Rp94.500.000,00 yang                 Indonesia, focused on strengthening community
    difokuskan     pada    penguatan     kapasitas         capacity in environmental management and
    masyarakat dalam pengelolaan lingkungan dan            regional resilience.
    ketahanan wilayah.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Perseroan         Through these various initiatives, the Company views
memandang investasi keberlanjutan sebagai bagian       sustainable investment as part of its efforts to build
dari upaya membangun operasional yang lebih            more efficient, responsible operations that are in
efisien, bertanggung jawab, dan selaras dengan arah    line with the transition towards a more sustainable
transisi menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan.      economy.




                                                                                                                353
Page 356
                                                                             Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan                         Direct Economic Value Generated and
                                                                             dan Didistribusikan [201-1]                                    Distributed [201-1]

                                                                             Sebagai entitas bisnis yang bertanggung jawab,                 As a responsible business entity, the Company is
                                                                             Perseroan berkomitmen untuk menciptakan dan                    committed to generating and distributing economic
                                                                             mendistribusikan nilai ekonomi yang memberi                    value that benefits all stakeholders. The direct
                                                                             manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan. Nilai               economic value generated reflects the total revenue
                                                                             ekonomi langsung yang dihasilkan mencerminkan                  earned from the Company’s operational activities,
                                                                             total pendapatan yang diperoleh dari aktivitas                 while the distributed economic value includes
                                                                             operasional perusahaan, sementara nilai ekonomi                all expenditures used to support operational
                                                                             yang didistribusikan meliputi seluruh pengeluaran              sustainability and efficiency, including payments
                                                                             yang digunakan untuk mendukung keberlangsungan                 to suppliers, employees, shareholders, as well as
                                                                             dan efisiensi operasional, termasuk pembayaran                 contributions to the government and society.
                                                                             kepada pemasok, karyawan, pemegang saham, serta
                                                                             kontribusi terhadap pemerintah dan masyarakat.

                                                                             Melalui pengelolaan keuangan yang transparan dan               Through transparent and long-term financial
                                                                             berorientasi jangka panjang, Perseroan berupaya                management, the Company strives to ensure
                                                                             memastikan bahwa setiap aktivitas ekonomi                      that every economic activity not only generates
                                                                             tidak hanya menciptakan keuntungan finansial,                  financial profits, but also makes a real contribution
                                                                             tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap               to social welfare and economic development in its
                                                                             kesejahteraan sosial dan pembangunan ekonomi di                operational areas.
                                                                             wilayah operasionalnya.


                                                                             Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan [201-1]
                                                                             Direct Economic Value Generated and Distributed

                                                                             Uraian                                                              Satuan            2025              2024
                                                                             Description                                                           Unit

                                                                             Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
                                                                             Economic Value Generated
                                                                             Pendapatan Usaha                                                    Rp juta
                                                                                                                                                                  7.874.332         7.943.931
                                                                             Operating Revenue                                                  Rp million
                                                                             Pendapatan Keuangan                                                 Rp juta
                                                                                                                                                                    778               1.797
                                                                             Financial Income                                                   Rp million
                                                                             Jumlah Nilai Ekonomi yang Dihasilkan (A)                            Rp juta
                                                                                                                                                                  7.875.110        7.945.728
                                                                             Total Economic Values Generated (A)                                Rp million
                                                                             Nilai Ekonomi yang Didistribusikan ke Pemangku Kepentingan:
                                                                             Economic Values Distributed to Stakeholders
                                                                             Biaya Operasional (Bahan Bakar, Perbaikan & Pemeliharaan,
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Pelayanan Pesawat & Penerbangan, Sewa Pesawat)                      Rp juta
                                                                                                                                                                  6.188.836        6.122.999
                                                                             Operating Expenses (Fuel, Repair & Maintenance, Aircraft &         Rp million
                                                                             Airline Services, Aircraft Rental)
                                                                             Pembayaran Gaji dan Tunjangan Karyawan                              Rp juta
                                                                                                                                                                  728.320           768.219
                                                                             Payment of Employee Salaries and Allowances                        Rp million
                                                                             Beban Pajak Penghasilan
                                                                             Pembayaran kepada Pemerintah (Pajak, Retribusi, dan Lainnya)        Rp juta
                                                                                                                                                                   3.420             3.316
                                                                             Income Tax Expenses                                                Rp million
                                                                             Payment to Government (Tax, Retribution, and Others)
                                                                             Alokasi Dana Investasi Sosial                                       Rp juta
                                                                                                                                                                    410               332
                                                                             Allocation of Social Investment Funds                              Rp million
                                                                             Jumlah Nilai Ekonomi yang Didistribusikan (B)                       Rp juta
                                                                                                                                                                 6.920.986         6.894.866
                                                                             Total Economic Value Distributed (B)                               Rp million
                                                                             Nilai Ekonomi yang Ditahan
                                                                             Economic Value Retained
                                                                             Jumlah Nilai Ekonomi yang Ditahan (A-B)                             Rp juta
                                                                                                                                                                  954.124          1.050.862
                                                                             Total Economic Value Retained (A-B)                                Rp million




354
Page 357
                                                                                                                   LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                     SUSTAINABILITY REPORT
Dampak, Risiko dan Peluang Perubahan                      Impacts, Risks and Opportunities from
Iklim [201-2]                                             Climate Change [201-2]

IAA menyadari bahwa perubahan iklim merupakan             IAA realizes that climate change is a global
tantangan global yang membawa implikasi nyata             challenge that has real implications for business
terhadap keberlanjutan bisnis, mulai dari risiko fisik    sustainability, including physical risks to flight
terhadap operasional penerbangan hingga dampak            operations and long-term financial and reputational
finansial dan reputasi jangka panjang. Dalam              impacts. In conducting its business activities, IAA
menjalankan kegiatan usahanya, IAA menghadapi             faces potential risks due to the increasing frequency
potensi risiko akibat meningkatnya frekuensi cuaca        of extreme weather, higher rainfall, and rising global
ekstrem, curah hujan yang lebih tinggi, serta kenaikan    average temperatures.
suhu rata-rata global.

Dampak tersebut bersifat langsung terhadap                These impacts have a direct effect on flight
operasional penerbangan, antara lain melalui              operations, including increased potential for
peningkatan potensi turbulensi, gangguan jadwal           turbulence, disruptions to flight schedules, and
penerbangan, hingga keterlambatan (delay) yang            delays, which can affect operational efficiency
dapat memengaruhi efisiensi operasional dan               and customer experience. On the other hand, IAA
pengalaman pelanggan. Di sisi lain, IAA memahami          recognizes that aviation activities also contribute
bahwa aktivitas penerbangan juga berkontribusi            to greenhouse gas emissions. Therefore, IAA
terhadap emisi gas rumah kaca. Oleh karena itu,           is committed to continuing to innovate in the
IAA berkomitmen untuk terus berinovasi dalam              implementation of more efficient technologies and
penerapan teknologi yang lebih efisien serta              the optimization of fuel usage to gradually and
optimalisasi penggunaan bahan bakar guna                  measurably reduce its operational carbon footprint.
menekan jejak karbon operasional secara bertahap
dan terukur.

Selain itu, IAA menjalankan berbagai inisiatif mitigasi   Furthermore, IAA implements various climate
iklim yang mencakup efisiensi energi, pengendalian        mitigation initiatives that cover energy efficiency,
emisi, konservasi air, serta pengelolaan limbah           emission    control,    water   conservation,   and
secara bertanggung jawab. Pendekatan ini tidak            responsible waste management. This approach not
hanya mendukung pencapaian target lingkungan              only supports the achievement of the Company’s
perusahaan, tetapi juga memperkuat kontribusi IAA         environmental targets but also strengthens IAA’s
terhadap upaya global dalam menghadapi krisis             contribution to global efforts in addressing the
iklim.                                                    climate crisis.

Pendekatan Manajemen dan Kerangka                         Management Approach and Strategic
Strategis                                                 Framework

IAA mengadopsi pendekatan berbasis risiko dan             IAA adopts a risk and opportunity-based approach
peluang (risk and opportunity-based approach)             in managing the impact of climate change. This
                                                                                                                             Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dalam mengelola dampak perubahan iklim. Strategi          strategy is aligned with the Task Force on Climate-
ini diselaraskan dengan kerangka Task Force on            related Financial Disclosures (TCFD) and IFRS S2
Climate-related Financial Disclosures (TCFD) dan          frameworks, and refers to the AirAsia Group’s policy
IFRS S2, serta mengacu pada arah kebijakan Grup           direction.
AirAsia.

Pendekatan tersebut mencakup identifikasi risiko          This approach includes the identification of physical
fisik, risiko transisi, dan peluang strategis yang        risks, transition risks, and strategic opportunities
dapat memengaruhi kinerja keuangan, reputasi,             that could affect financial performance, reputation,
serta kesinambungan operasional. Proses ini               and operational continuity. This process is carried
dijalankan melalui koordinasi lintas unit dan evaluasi    out through cross-unit coordination and periodic
berkala dalam sistem Enterprise Risk Management           evaluation within an integrated Enterprise Risk
(ERM) yang terintegrasi. Integrasi ini memastikan         Management (ERM) system. This integration ensures
adanya pendekatan yang terstruktur untuk menilai          a structured approach to assessing the likelihood
kemungkinan (likelihood) dan dampak (impact) dari         and impact of physical and transition risks.
risiko fisik maupun risiko transisi.




                                                                                                                   355
Page 358
                                                                             Identifikasi Risiko dan Strategi Mitigasi Risiko Iklim
                                                                             Climate Risk Identification and Mitigation Strategies



                                                                              Jenis Risiko                                Jangka Waktu Risiko             Deskripsi Risiko terkait Iklim
                                                                              Risk Type                                      Risk Timeframe                 Climate-related Risk Description

                                                                              Risiko Transisi    Kebijakan dan Regulasi          S,M,L          Penerapan regulasi terkait iklim yang lebih ketat,
                                                                              Transition Risks   Policy and Legal                               termasuk mekanisme penetapan harga karbon
                                                                                                                                                (carbon pricing), serta mandat pencampuran
                                                                                                                                                Sustainable Aviation Fuel (SAF) yang bersifat wajib.
                                                                                                                                                Sebagai peserta CORSIA, eksposur utama mencakup
                                                                                                                                                perubahan pada kriteria kelayakan kredit offset,
                                                                                                                                                volatilitas harga kredit karbon, serta penerapan
                                                                                                                                                mekanisme penetapan harga karbon nasional yang
                                                                                                                                                baru. Perkembangan ini dapat secara material
                                                                                                                                                meningkatkan biaya kepatuhan dan berdampak
                                                                                                                                                negatif terhadap margin operasional.

                                                                                                                                                Implementation       of   stringent    climate-related
                                                                                                                                                regulations, including carbon pricing mechanisms, and
                                                                                                                                                mandatory Sustainable Aviation Fuel (SAF) blending
                                                                                                                                                mandates.
                                                                                                                                                As a participant of CORSIA, key exposures include
                                                                                                                                                changes to offset credit eligibility criteria, volatility
                                                                                                                                                in carbon credit prices, and the introduction of
                                                                                                                                                new national carbon pricing mechanisms. These
                                                                                                                                                developments could materially increase compliance
                                                                                                                                                costs and adversely affect operating margins.



                                                                                                                                                Penerapan     kerangka       pengungkapan    terkait
                                                                                                                                                keberlanjutan dan iklim yang bersifat wajib.
                                                                                                                                                Implementation of mandatory sustainability and
                                                                                                                                                climate-related disclosure frameworks.
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                                                                Peningkatan pengawasan dari para pemangku
                                                                                                                                                kepentingan terhadap klaim terkait keberlanjutan
                                                                                                                                                dan iklim, yang berpotensi meningkatkan eksposur
                                                                                                                                                terhadap tuduhan “greenwashing” atau tindakan
                                                                                                                                                litigasi.
                                                                                                                                                Heightened scrutiny from stakeholders regarding
                                                                                                                                                sustainability and climate-related claims, leading to
                                                                                                                                                potential exposure to "greenwashing" allegations or
                                                                                                                                                litigation.



                                                                                                 Teknologi                           L          Perkembangan pesat teknologi rendah karbon yang
                                                                                                 Technology                                     dapat membuat armada berbahan bakar fosil serta
                                                                                                                                                peralatan operasional darat yang ada menjadi tidak
                                                                                                                                                terpakai lebih cepat dari perkiraan.
                                                                                                                                                Rapid advancement of low-carbon technologies
                                                                                                                                                rendering the existing fossil-fuel fleet and ground
                                                                                                                                                equipment prematurely obsolete.




356
Page 359
                                                                                                                                                    LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                                                      SUSTAINABILITY REPORT
                                                                Note: Short term (1-2 years), Medium term (2-5 years), Long term (beyond 5 years)

            Potensi Dampak Finansial                                                     Strategi Mitigasi
               Potential Financial Impact                                                 Mitigation Strategy

Peningkatan biaya operasional langsung, yang                • Keterlibatan proaktif dengan instansi pemerintah untuk
berpotensi mendorong kenaikan harga tiket, sehingga           membentuk kerangka kerja dan kebijakan dekarbonisasi yang
dapat menekan permintaan perjalanan yang                      feasible.
sensitif terhadap harga serta memperkecil margin            • Pemantauan berkelanjutan atas perkembangan regulasi global
keuntungan.                                                   untuk mengantisipasi kewajiban kepatuhan.
Escalation in direct operating costs; leading to            • Pelaksanaan strategi Net Zero 2050 IAA, dengan memprioritaskan
potential fare increases, which may suppress price-           modernisasi armada, efisiensi operasional, dan integrasi SAF.
sensitive travel demand and compress profit margins.        • Penerapan carbon fee untuk mengurangi eksposur biaya.
                                                            • Dialog strategis yang berkelanjutan dengan pemasok
                                                              bahan bakar untuk mempercepat jadwal produksi SAF dan
                                                              mengamankan pasokan.
                                                            • Kolaborasi dalam kegiatan R&D untuk mengeksplorasi bahan
                                                              baku SAF alternatif dan teknologi produksi.
                                                            • Proactive engagement with government bodies to shape feasible
                                                              decarbonization frameworks and policies.
                                                            • Continuous monitoring of global regulatory developments to
                                                              anticipate compliance obligations.
                                                            • Execution of IAA’s Net Zero 2050 strategy, prioritizing fleet
                                                              modernization, operational efficiency, and SAF integration.
                                                            • Introduction of carbon fee to mitigate cost exposure.
                                                            • Ongoing strategic dialogue with fuel suppliers to accelerate SAF
                                                              production timelines and secure supply.
                                                            • Collaborating on R&D to explore alternative SAF feedstocks and
                                                              production technologies.
Peningkatan biaya pelaporan, termasuk biaya SDM,            • Memanfaatkan infrastruktur digital yang telah ada dan
perangkat pengukuran, serta biaya audit.                      mengadopsi perangkat manajemen data otomatis untuk
Increase in reporting costs, including manpower               memudahkan proses pengumpulan data serta meminimalkan
expenses, measuring tools and audit fees.                     pekerjaan manual.
                                                            • Memanfaatkan sumber daya audit internal untuk melakukan
                                                              validasi pra-asurans (pre-assurance), memastikan kesiapan data
                                                              dan efisiensi biaya sebelum melibatkan auditor eksternal.
                                                            • Berpartisipasi dalam industry peer groups dan sesi pelatihan
                                                              untuk mengadopsi praktik terbaik dalam penerapan kerangka
                                                              baru (seperti IFRS S1 & S2) secara efektif.
                                                            • Leverage existing digital infrastructure and adopt automated
                                                              data management tools to streamline collection and minimize
                                                              manual effort.
                                                            • Utilize internal audit resources to conduct pre-assurance
                                                              validation, ensuring data readiness and cost-efficiency before
                                                              engaging external auditors.
                                                            • Participation in industry peer groups and working sessions to
                                                              adopt best practices for implementing new frameworks (such as
                                                              IFRS S1 & S2) effectively.
                                                            • Memastikan seluruh komunikasi terkait keberlanjutan didasarkan
                                                                                                                                                              Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Potensi timbulnya biaya hukum yang signifikan,
denda regulasi, serta penurunan reputasi, yang dapat          pada data yang dapat diverifikasi serta kerangka pelaporan
menggerus ekuitas brand dan kepercayaan investor.             yang terstandarisasi.
Potential for significant legal defense costs, regulatory   • Menjaga komunikasi yang terbuka, akurat, dan konsisten
fines, and reputational degradation, which could erode        mengenai peta jalan dekarbonisasi IAA, dengan mengakui
brand equity and investor confidence.                         adanya progres maupun tantangan untuk mengelola ekspektasi.
                                                            • Ensure all sustainability communications are rooted in verifiable
                                                              data and standardized reporting frameworks.
                                                            • Maintain open, accurate, and consistent communication regarding
                                                              IAA’s decarbonization roadmap, acknowledging both progress and
                                                              challenges to manage expectations.
Potensi penurunan nilai aset, percepatan depresiasi,        • Menegosiasikan       perjanjian    pembelian      yang    mencakup
serta kebutuhan belanja modal (capital expenditure)           conversion rights, sehingga pesanan yang belum terpenuhi dapat
yang signifikan untuk pembaruan armada.                       ditingkatkan ke spesifikasi generasi berikutnya.
Potential asset devaluation, accelerated depreciation,      • Memperkuat strategi armada dengan mengatur jatuh tempo
and significant capital expenditure required for fleet        sewa (lease maturities) secara bertahap serta memasukkan
renewal.                                                      klausul fleksibilitas untuk memfasilitasi transisi ke teknologi yang
                                                              lebih baru.
                                                            • Negotiate purchase agreements that include conversion rights,
                                                              allowing unfulfilled deliveries to be upgraded to next-generation
                                                              specifications.
                                                            • Enhance fleet strategy by staggering lease maturities and
                                                              incorporating flexibility clauses to facilitate transitions to newer
                                                              technology.




                                                                                                                                                    357
Page 360
                                                                             Jenis Risiko                  Jangka Waktu Risiko             Deskripsi Risiko terkait Iklim
                                                                             Risk Type                        Risk Timeframe                 Climate-related Risk Description

                                                                                                                   M, L          Komersialisasi    teknologi   SAF    yang     berjalan
                                                                                                                                 lambat dapat menyebabkan kekurangan pasokan
                                                                                                                                 yang bersifat kronis serta harga yang tetap
                                                                                                                                 tinggi dibandingkan bahan bakar penerbangan
                                                                                                                                 konvensional.
                                                                                                                                 Slow commercialization of SAF technologies may lead
                                                                                                                                 to chronic supply shortages and persistently high price
                                                                                                                                 premiums compared to conventional jet fuel.



                                                                                              Pasar               S,M,L          Meningkatnya kesadaran terhadap isu iklim
                                                                                              Market                             dapat mendorong wisatawan dan klien korporasi
                                                                                                                                 untuk mengurangi frekuensi penerbangan atau
                                                                                                                                 memprioritaskan alternatif transportasi dengan jejak
                                                                                                                                 karbon yang lebih rendah.
                                                                                                                                 Growing climate awareness may lead travelers
                                                                                                                                 and corporate clients to reduce flight frequency or
                                                                                                                                 prioritize lower-carbon transport alternatives.




                                                                                              Reputasi            S,M,L          Sentimen negatif dari pemangku kepentingan
                                                                                              Reputation                         apabila IAA dipersepsikan bertindak kurang memadai
                                                                                                                                 atau terlalu lambat dalam merespons krisis iklim
                                                                                                                                 dibandingkan perusahaan sejenis.
                                                                                                                                 Negative stakeholder sentiment if perceived as acting
                                                                                                                                 insufficiently or slowly on the climate crisis compared
                                                                                                                                 to peers.




                                                                             Risiko Fisik     Akut                 M, L          Gangguan operasional akibat suhu ekstrem yang
                                                                             Physical Risks   Acute                              menyebabkan aset-aset kritis seperti pesawat,
                                                                                                                                 peralatan operasional darat, atau pusat data (data
                                                                                                                                 centers) menjadi tidak dapat beroperasi untuk
                                                                                                                                 sementara waktu.
                                                                                                                                 Operational   disruption     caused     by    extreme
                                                                                                                                 temperatures rendering critical assets such as aircraft,
                                                                                                                                 ground equipment, or data centers temporarily
                                                                                                                                 inoperable.
                                                                                                                  S,M,L          Peningkatan frekuensi dan intensitas kejadian iklim
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                                                 ekstrem (misalnya topan dan banjir) yang berdampak
                                                                                                                                 pada operasional serta integritas infrastruktur.
                                                                                                                                 Increased frequency and intensity of extreme climate
                                                                                                                                 events (e.g., typhoons, floods) impacting operations
                                                                                                                                 and infrastructure integrity.
                                                                                              Kronis                L            Perubahan iklim jangka panjang dan kenaikan
                                                                                              Chronic                            permukaan laut yang berpotensi membuat aset di
                                                                                                                                 wilayah dataran rendah serta bandara pesisir tidak
                                                                                                                                 dapat beroperasi atau menjadi lebih rentan terhadap
                                                                                                                                 banjir.
                                                                                                                                 Long-term climate shifts and sea-level rise potentially
                                                                                                                                 rendering low-lying assets and coastal airports
                                                                                                                                 inoperable or flood-prone.




358
Page 361
                                                                                                                                                 LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                                                   SUSTAINABILITY REPORT
                                                             Note: Short term (1-2 years), Medium term (2-5 years), Long term (beyond 5 years)

           Potensi Dampak Finansial                                                   Strategi Mitigasi
              Potential Financial Impact                                               Mitigation Strategy

Peningkatan biaya bahan bakar yang menyebabkan            • Melakukan advokasi kepada pemerintah untuk mendorong
naiknya biaya operasional dan kenaikan harga tiket          insentif serta mekanisme dukungan harga guna menjembatani
yang tidak terelakkan, yang berpotensi memengaruhi          kesenjangan biaya dan mempercepat adopsi secara komersial.
daya saing di pasar.                                      • Berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan industri
Escalated fuel costs resulting in higher operating          untuk memperkuat sinyal permintaan (demand signals) yang
expenses and inevitable fare increases, potentially         mendorong investasi pada kapasitas produksi.
affecting market competitiveness.                         • Lobby for government incentives and price-support mechanisms
                                                            to bridge the cost gap and accelerate commercial adoption.
                                                          • Collaborate with industry stakeholders to drive demand signals
                                                            that encourage investment in production capacity.
Penurunan tingkat keterisian (load factor) penumpang      • Penerapan program voluntary offset, yang memungkinkan
dan volume tiket, yang secara langsung berdampak            penumpang menetralkan jejak emisi penerbangan.
pada pendapatan utama.                                    • Investasi strategis pada SAF dan proyek karbon untuk melakukan
Reduced passenger load factors and ticket volume,           hedging terhadap peningkatan biaya dekarbonisasi, sehingga
directly impacting top-line revenue.                        harga tiket tetap kompetitif sekaligus menyediakan opsi
                                                            perjalanan yang lebih ramah lingkungan.
                                                          • Introduction of a voluntary offset program, empowering
                                                            passengers to neutralize flight footprint.
                                                          • Strategic investment in SAF and carbon projects to hedge against
                                                            rising decarbonization costs, ensuring fares remain competitive
                                                            while offering greener travel options.
Kehilangan pangsa pasar dari para kompetitor yang         • Memformalkan dan mempublikasikan komitmen Net Zero 2050
dipersepsikan lebih berkelanjutan; serta potensi            berbasis sains (science-based), yang didukung oleh peta jalan
divestasi oleh investor yang fokus pada aspek ESG           yang jelas dan bertahap.
dan meningkatnya biaya pinjaman dari lembaga              • Berinvestasi pada inisiatif pengurangan karbon yang berdampak
keuangan.                                                   signifikan serta secara konsisten mengomunikasikan progres
Loss of market share to competitors perceived as            melalui pelibatan pemangku kepentingan yang transparan dan
more sustainable; and potential divestment by ESG-          multikanal.
focused investors and higher cost of borrowing from       • Formalize and publicize a science-based Net Zero 2050
financial institutions.                                     commitment, supported by a clear, phased roadmap.
                                                          • Invest in high-impact carbon reduction initiatives and consistently
                                                            communicate progress through transparent, multi-channel
                                                            stakeholder engagement.
Kehilangan pendapatan serta peningkatan biaya             • Penerapan      penyesuaian   penjadwalan     musiman     untuk
kompensasi akibat penundaan dan pembatalan                  menghindari periode dengan tingkat risiko puncak.
penerbangan yang terpaksa dilakukan, serta                • Pelaksanaan pembatalan dan penjadwalan ulang secara
gangguan pada jaringan operasi.                             preemptif untuk mencegah penumpang terlantar serta
Revenue loss and increased compensation costs               melindungi integritas aset.
resulting from forced flight delays, cancellations, and   • Implementation of seasonal scheduling adjustments to avoid
network interruptions.                                      peak risk periods.
                                                          • Execution of preemptive cancellations and rescheduling to
                                                            prevent passenger stranding and protect asset integrity.
Biaya kerusakan aset, peningkatan premi asuransi,         • Menjaga Business Continuity Plan (BCP) yang kuat untuk
serta kehilangan pendapatan akibat gangguan                 memastikan pemulihan yang cepat.

                                                                                                                                                           Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
perjalanan.                                               • Maintenance of robust Business Continuity Plans (BCP) to ensure
Cost of asset damage, increase in insurance premiums        rapid recovery.
and revenue loss due to travel disruption.


Peningkatan biaya (charges) dan pungutan/pajak            • Memprioritaskan pemilihan aset/bandara hub yang berlokasi di
(levies) pada infrastruktur baru yang lebih tangguh         zona yang terlindungi dari kenaikan permukaan laut dan cuaca
terhadap iklim; serta penurunan volume penumpang            ekstrem.
apabila bandara pengganti berlokasi lebih jauh            • Memperkuat pelatihan pilot untuk menghadapi pola cuaca yang
dari pusat kota dengan konektivitas yang kurang             terus berubah serta memastikan Business Continuity Plan (BCP)
memadai.                                                    selalu mengalami pembaruan.
Higher charges and levies at new, climate-resilient       • Memastikan bandara tujuan didukung oleh transportasi umum
infrastructure; and reduced passenger volume if             yang memadai untuk memitigasi dampak waktu perjalanan
replacement airports are located further from city          menuju bandara yang lebih panjang serta meminimalkan emisi
centers with poor connectivity.                             Cakupan 3.
                                                          • Prioritize the selection of assets/hub airports located in zones
                                                            shielded from sea-level rise and extreme weather.
                                                          • Reinforce pilot training to handle evolving weather regimes and
                                                            maintain up-to-date Business Continuity Plans.
                                                          • Ensure destination airports are well-served by public transport
                                                            to mitigate the impact of longer airport transfers and minimize
                                                            Scope 3 emissions.




                                                                                                                                                 359
Page 362
                                                                             Di luar strategi mitigasi, IAA memandang lanskap                  Beyond mitigation strategy, IAA views the climate
                                                                             iklim sebagai sumber keunggulan strategis. IAA                    landscape as a source of strategic advantage.
                                                                             mengidentifikasi dan mengevaluasi peluang terkait                 IAA identifies and evaluates climate-related
                                                                             iklim, mulai dari efisiensi sumber daya hingga                    opportunities—ranging from resource efficiency
                                                                             ketahanan operasional, serta mengintegrasikan                     to operational resilience—and integrates these
                                                                             pertimbangan tersebut secara langsung ke dalam                    considerations directly into corporate strategy
                                                                             strategi korporasi dan perencanaan keuangan                       and financial planning. By aligning sustainability
                                                                             perusahaan.     Dengan      menyelaraskan  tujuan                 objectives with business operations, IAA ensures that
                                                                             keberlanjutan dengan operasional bisnis, IAA                      response to climate challenges acts as a catalyst
                                                                             memastikan bahwa respons perusahaan terhadap                      for resilience and long-term value creation.
                                                                             tantangan iklim menjadi katalis bagi ketahanan
                                                                             serta penciptaan nilai jangka panjang.

                                                                             Berikut adalah beberapa peluang terkait iklim                     The following are among specific climate-related
                                                                             spesifik yang telah diidentifikasi:                               opportunities that have been identified:

                                                                             Peluang terkait Iklim                  Potensi Dampak Finansial                               Strategi Mitigasi
                                                                             Climate-related Opportunities             Potential Financial Impact                           Mitigation Strategy

                                                                             Efisiensi sumber daya           Pengurangan langsung biaya operasional            • Melakukan konsultasi secara berkala
                                                                             Resource efficiency             melalui      modernisasi      armada        dan     dengan otoritas penerbangan sipil untuk
                                                                                                             peningkatan manajemen lalu lintas udara,            mengintegrasikan          langkah-langkah
                                                                                                             yang memperkuat posisi IAA sebagai                  efisiensi bahan bakar yang baru ke dalam
                                                                                                             pemimpin industri dengan Cost per ASK               State Action Plans nasional.
                                                                                                             (CASK) dan CO2 per ASK paling rendah.             • Melakukan advokasi untuk perbaikan
                                                                                                             Direct    reduction    in   operating     costs     struktural pada sistem ruang udara
                                                                                                             through fleet modernization and air traffic         nasional (misalnya: pemendekan rute
                                                                                                             management improvements, reinforcing IAA’s          penerbangan) guna menurunkan emisi
                                                                                                             position as the industry leader with the lowest     GRK secara struktural.
                                                                                                             Cost per ASK (CASK) and CO2 per ASK.              • Consult regularly with civil aviation
                                                                                                                                                                 authorities to integrate new fuel efficiency
                                                                                                                                                                 measures into national State Action Plans.
                                                                                                                                                               • Advocate for structural improvements to
                                                                                                                                                                 national airspace systems (e.g., shortened
                                                                                                                                                                 flight paths) to structurally lower GHG
                                                                                                                                                                 emissions.
                                                                             Diversifikasi sumber daya       Mengurangi eksposur terhadap volatilitas          • Pelibatan berkelanjutan dengan pemasok
                                                                             Resource diversification        harga bahan bakar fosil dan meningkatnya            untuk memastikan ketersediaan SAF,
                                                                                                             pajak      karbon,    sehingga     berpotensi       dengan memprioritaskan penggunaan
                                                                                                             menstabilkan biaya operasional jangka               bahan baku yang tersedia secara lokal.
                                                                                                             panjang.                                          • Pelaksanaan penandatanganan MoU
                                                                                                             Reduces exposure to volatile fossil fuel prices     dengan Airbus untuk mengeksplorasi
                                                                                                             and escalating carbon taxes, potentially            produksi SAF yang terdesentralisasi
                                                                                                             stabilizing long-term operating costs.              dengan memanfaatkan bahan baku
                                                                                                                                                                 dan teknologi alternatif di seluruh Asia
                                                                                                                                                                 Tenggara.
                                                                                                                                                               • Ongoing engagement with suppliers to
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                                                                                 establish SAF availability, prioritizing the
                                                                                                                                                                 use of locally available feedstocks.
                                                                                                                                                               • Execution of an MoU with Airbus to explore
                                                                                                                                                                 decentralized SAF production using
                                                                                                                                                                 alternative feedstocks and technologies
                                                                                                                                                                 across Southeast Asia
                                                                             Produk dan jasa                 Peningkatan pendapatan ancillary dari             • Meningkatkan      platform    pemesanan
                                                                             Products and services           penjualan offset dan paket tur berkelanjutan,       agar penumpang dapat menyesuaikan
                                                                                                             sekaligus perluasan pangsa pasar di segmen          kontribusi carbon fee mereka.
                                                                                                             wisatawan yang semakin sadar lingkungan           • Berkolaborasi dengan social enterprise
                                                                                                             (eco-conscious).                                    untuk menjual aktivitas dan pengalaman
                                                                                                             Increased ancillary income from offset sales        perjalanan        berkelanjutan    yang
                                                                                                             and sustainable tour packages, alongside            terakreditasi.
                                                                                                             market share expansion among the growing          • Enhance the booking platform to allow
                                                                                                             segment of eco-conscious travelers.                 passengers to customize their carbon fee
                                                                                                                                                                 contributions.
                                                                                                                                                               • Collaborate with social enterprises to
                                                                                                                                                                 retail accredited sustainable travel
                                                                                                                                                                 activities and experiences.




360
Page 363
                                                                                                                                    LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                                      SUSTAINABILITY REPORT
Peluang terkait Iklim                  Potensi Dampak Finansial                                Strategi Mitigasi
Climate-related Opportunities             Potential Financial Impact                            Mitigation Strategy

Efisiensi proses administrasi   Penghematan biaya langsung melalui                Pelibatan aktif dengan otoritas penerbangan
Administrative efficiency       penghapusan penggunaan kertas fisik, biaya        untuk memperoleh persetujuan penggunaan
                                pencetakan, serta biaya penyimpanan,              e-dokumentasi dan tanda tangan digital
                                disertai peningkatan kecepatan pemrosesan.        dalam pencatatan serta penyampaian
                                Direct cost savings from the elimination of       dokumen wajib kepada regulator.
                                physical paper, printing, and warehousing/        Active engagement with aviation authorities
                                storage fees, alongside increased processing      to authorize e-documentation and digital
                                speed.                                            signatures for mandatory regulatory record-
                                                                                  keeping and submissions.
Pasar                           Pendapatan berkelanjutan yang didorong            Memprioritaskan         dimulainya     kembali
Markets                         oleh kebutuhan mobilisasi pekerja bantuan         penerbangan         komersial    ke    wilayah
                                (aid workers), tim rekonstruksi, serta penduduk   terdampak secepat mungkin ketika aspek
                                yang kembali selama fase rehabilitasi.            keselamatan telah memungkinkan, sehingga
                                Sustained revenue generation driven by            memposisikan Grup AirAsia sebagai enabler
                                the essential movement of aid workers,            utama dalam program pemulihan dan
                                reconstruction teams, and returning residents     pembangunan kembali nasional.
                                during rehabilitation phases.                     Prioritize the rapid resumption of commercial
                                                                                  flights to affected zones as soon as safety
                                                                                  permits, positioning the AirAsia Group as a key
                                                                                  enabler of national rebuilding programs.
Ketahanan operasional           Meminimalkan       gangguan       operasional     • Investasi pada perangkat prakiraan iklim
Operational resilience          dan melindungi arus pendapatan dengan               yang canggih untuk mendukung alokasi
                                memusatkan kapasitas pada lokasi yang               armada dan perencanaan rute jangka
                                terlindungi secara geografis.                       panjang.
                                Minimized operational disruptions and             • Pelibatan dengan mitra bandara untuk
                                protected revenue streams by concentrating          menilai serta menyelaraskan peta jalan
                                capacity in geographically shielded locations.      ketahanan (resilience roadmap) mereka
                                                                                    dengan kebutuhan operasional IAA.
                                                                                  • Investment      in   advanced        climate
                                                                                    forecasting tools to guide long-term fleet
                                                                                    allocation and route planning.
                                                                                  • Engagement with airport partners to
                                                                                    assess and align their resilience roadmaps
                                                                                    with IAA’s operational needs.




Metrik dan Target                                                 Metrics and Targets

Pada tahap ini dalam upaya menghadapi perubahan                   At this stage of its climate journey, the Company is
iklim, Perseroan berfokus pada penyusunan baseline                focused on establishing the data baselines required
data yang diperlukan untuk menetapkan target-                     to set specific targets for its decarbonization
target spesifik bagi inisiatif dekarbonisasinya.                  initiatives. In the interim, the Company continues
Sementara itu, Perseroan tetap melakukan                          to monitor performance regularly through relevant
pemantauan kinerja secara berkala melalui indikator               indicators and internal evaluations to ensure that the
dan evaluasi internal yang relevan, guna memastikan               implementation approach is effective, measurable,
                                                                                                                                              Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
pendekatan implementasi berjalan efektif, terukur,                and optimal. The results of this monitoring serve
dan optimal. Hasil pemantauan ini menjadi dasar                   as the basis for continuous improvement, including
peningkatan      berkelanjutan,   termasuk      untuk             to strengthen data reliability, evaluate emission
memperkuat keandalan data, mengevaluasi peluang                   reduction opportunities, and gradually formulate
penurunan emisi, dan menyusun arah target secara                  target directions in line with policy developments,
bertahap seiring dengan perkembangan kebijakan,                   technological readiness, and the availability of
kesiapan teknologi, serta ketersediaan solusi pasar.              market solutions.


Pelaporan Emisi GRK
GHG Emissions Report

Nama                                                                                                 Total Emisi (tCO2e)
Name                                                                                                  Total Emissions (tCO2e)

Kategori 1: Emisi GRK Langsung dan Pembuangan
Category 1: Direct GHG Emissions and Exhaust
Emisi langsung dari pembakaran bergerak
                                                                                                            698.662
Direct emissions from mobile combustion
Total Emisi Langsung (Scope 1)
                                                                                                            698.662
Total Direct Emissions (Scope 1)



                                                                                                                                    361
Page 364
                                                                             Nama                                                                                        Total Emisi (tCO2e)
                                                                             Name                                                                                         Total Emissions (tCO2e)

                                                                             Kategori 2: Emisi GRK tidak langsung dari energi yang diimpor/dibeli
                                                                             Category 2: Indirect GHG Emissions from imported/purchased energy
                                                                             Emisi tidak langsung dari konsumsi jaringan energi yang diimpor/dibeli
                                                                                                                                                                                 998,76
                                                                             Indirect emissions from consumption of imported/purchased energy
                                                                             Total Emisi Tidak Langsung (Scope 2)
                                                                                                                                                                                 998,76
                                                                             Total Indirect Emissions (Scope 2)
                                                                             Kategori 3: Emisi GRK tidak langsung dari transportasi
                                                                             Category 3: Indirect GHG emissions from transportation
                                                                             Perjalanan dinas
                                                                                                                                                                                 989,52
                                                                             Business travel
                                                                             Total Emisi Tidak Langsung (Scope 3)
                                                                                                                                                                                 989,52
                                                                             Total Indirect Emissions (Scope 3)
                                                                             Total Emisi GRK (Scope 1 dan 2)
                                                                                                                                                                               699.660,76
                                                                             Total GHG Emissions (Scope 1 and 2)
                                                                             Total Emisi GRK (Scope 1, 2, dan 3)
                                                                                                                                                                              700.650,28
                                                                             Total GHG Emissions (Scope 1, 2 and 3)



                                                                             Bantuan Finansial dari Pemerintah [201-4]                      Financial Support from the Government
                                                                                                                                             [201-4]



                                                                             Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menerima                 Throughout 2025, the Company did not receive any
                                                                             bentuk dukungan finansial apapun dari Pemerintah               financial support from the Government in carrying
                                                                             dalam menjalankan kegiatan operasionalnya.                     out its operational activities. All of the business
                                                                             Seluruh aktivitas usaha dibiayai melalui sumber daya           activities are financed from internal sources and
                                                                             internal dan kemitraan komersial yang sah, sebagai             legal commercial partnership, demonstrating the
                                                                             wujud komitmen perusahaan terhadap kemandirian                 company’s commitment to financial independence
                                                                             finansial dan tata kelola bisnis yang transparan.              and transparent business governance.

                                                                             Rantai Pasok Berkelanjutan [2-6]                               Sustainable Supply Chain [2-6]

                                                                             Perseroan menyadari bahwa keberhasilan operasional             The Company is aware that operational success is
                                                                             tidak terlepas dari dukungan para mitra pemasok yang           inseparable from the support of its suppliers, who
                                                                             menjadi bagian penting dalam rantai nilai perusahaan.          are an integral part of the company’s value chain.
                                                                             Sejalan dengan pendekatan praktik pengadaan di                 In line with AirAsia Group’s procurement practices,
                                                                             Grup AirAsia, Perseroan berkomitmen membangun                  the Company is committed to building sustainable,
                                                                             kemitraan yang berkelanjutan, transparan, dan                  transparent, and responsible partnerships based on
                                                                             bertanggung jawab berlandaskan kepercayaan,                    trust, by promoting the integration of sustainability
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             dengan mendorong integrasi nilai-nilai keberlanjutan           values throughout all stages of the procurement
                                                                             di seluruh tahapan proses pengadaan.                           process.

                                                                             Komitmen ini dilandasi pemahaman bahwa aktivitas               This commitment is based on the understanding
                                                                             operasional penerbangan, selain menciptakan                    that flight operations, other than creating economic
                                                                             kontribusi ekonomi dan sosial, juga membawa                    and social contributions, also carry potential
                                                                             potensi risiko lingkungan dan sosial, seperti emisi            environmental and social risks, such as carbon
                                                                             karbon, limbah, serta risiko kepatuhan pada                    emissions, waste, and compliance risks in labor and
                                                                             praktik ketenagakerjaan dan keselamatan. Oleh                  safety practices. Therefore, sustainable supply chain
                                                                             karena itu, pengelolaan rantai pasok berkelanjutan             management is positioned as part of a strategy for
                                                                             diposisikan sebagai bagian dari strategi mitigasi              risk mitigation, increased operational resilience, and
                                                                             risiko, peningkatan ketahanan operasional, serta               the creation of inclusive long-term value.
                                                                             penciptaan nilai jangka panjang yang inklusif.

                                                                             Pendekatan dan Prinsip Pengelolaan                             Management Approach and Principles

                                                                             Dalam proses pengadaan barang dan jasa,                        In the procurement of goods and services, the
                                                                             Perseroan mengedepankan prinsip transparansi,                  Company prioritizes the principles of transparency,
                                                                             akuntabilitas, efisiensi, efektivitas, keadilan,               accountability, efficiency, effectiveness, fairness,
                                                                             keamanan, dan keberlangsungan bisnis, dengan                   security, and business sustainability, whilst ensuring


362
Page 365
                                                                                                                  LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                    SUSTAINABILITY REPORT
memastikan kesempatan yang setara bagi pemasok          equal opportunities for domestic and international
domestik maupun internasional serta kepatuhan           suppliers and strict compliance with applicable laws
penuh terhadap hukum dan regulasi yang berlaku.         and regulations. This approach is in line with AirAsia
Pendekatan ini selaras dengan praktik pengadaan         Group’s procurement practices, which emphasize
di Grup AirAsia yang menekankan integritas bisnis,      business integrity, supply chain risk management,
pengelolaan risiko rantai pasok, serta konsistensi      and consistency of procurement standards across
standar pengadaan di seluruh entitas.                   all entities.

Selain memenuhi aspek biaya, kualitas, dan              In addition to meeting cost, quality, and timeliness
ketepatan     waktu,    Perseroan     memastikan        aspects, the Company ensures that procurement
pengadaan memberikan nilai bisnis maksimal              provides maximum business value through a balance
melalui keseimbangan antara efisiensi biaya,            of cost efficiency, delivery reliability, consistency
keandalan pengiriman, konsistensi standar kualitas,     in quality standards, and product and service
serta inovasi produk dan layanan. Perseroan juga        innovation. The Company also encourages cross-
mendorong sinergi lintas fungsi untuk memastikan        functional synergy to ensure that the procurement
proses pengadaan berjalan lebih terkoordinasi,          process is more coordinated, efficient, and aligned
efisien, dan selaras dengan arah strategis              with the company’s strategic direction.
perusahaan.

Perseroan memprioritaskan pemasok lokal selama          The Company prioritizes local suppliers as long
mampu memenuhi standar mutu, efisiensi, serta           as they are able to meet the established quality,
kriteria keberlanjutan yang ditetapkan. Kebijakan ini   efficiency, and sustainability criteria. This policy
tidak hanya memperkuat ketahanan rantai pasok,          not only strengthens supply chain resilience, but
namun juga mendukung pertumbuhan ekonomi                also supports national economic growth and the
nasional dan pemberdayaan pelaku usaha lokal.           empowerment of local businesses.

Kode Etik Pemasok dan Standar Keberlanjutan             Supplier Code of Conduct and Sustainability
[408-1] [409-1] [414-1]                                 Standards [408-1] [409-1] [414-1]

Untuk memastikan keselarasan nilai dan perilaku         To ensure alignment of business values and conduct,
bisnis, Perseroan mengadopsi Supplier Code of           the Company has adopted AirAsia Group’s Supplier
Conduct (SCOC) dari Grup AirAsia sebagai acuan          Code of Conduct (SCOC) as the main reference
utama dalam pengelolaan hubungan dengan                 in managing relationships with all suppliers. This
seluruh pemasok. Kebijakan ini menjadi salah satu       policy is a form of the Company’s commitment
bentuk komitmen Perseroan dalam menjalankan             to conducting efficient, ethical, responsible, and
praktik usaha yang efisien, etis, bertanggung jawab,    sustainable business practices, while ensuring that
dan berkelanjutan, sekaligus memastikan rantai          the supply chain supports fair and competitive
pasok mendukung hasil bisnis yang adil serta            business outcomes.
kompetitif.

SCOC menetapkan standar etika dan operasional           The SCOC sets mandatory ethical and operational
                                                                                                                            Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
yang bersifat wajib bagi seluruh rantai pasok           standards for the Company’s entire supply chain.
Perseroan. Kebijakan ini mewajibkan kepatuhan           This policy requires strict compliance with best
yang ketat terhadap praktik terbaik dalam empat         practices in the following four main pillars:
pilar utama berikut:
1. Tata Kelola & Integritas: Nol toleransi terhadap     1.   Governance & Integrity: Zero tolerance for
     korupsi, pengelolaan konflik kepentingan                corruption, strict management of conflicts
     secara ketat, kepatuhan terhadap ketentuan              of interest, compliance with fair business
     persaingan usaha yang sehat (antitrust), serta          competition (antitrust) regulations, and strong
     perlindungan privasi data yang kuat.                    data privacy protection.
2. Pengelolaan        Lingkungan       (Environmental   2.   Environmental Stewardship: Active climate risk
     Stewardship): Pengelolaan risiko iklim secara           management, pollution prevention, resource
     aktif, pencegahan polusi, efisiensi sumber daya,        efficiency, and biodiversity protection.
     dan perlindungan keanekaragaman hayati.
3. Hak Asasi Manusia dan Ketenagakerjaan:               3.   Human Rights and Labor: A firm commitment to
     Komitmen yang teguh terhadap praktik                    fair labor practices and safe working conditions,
     ketenagakerjaan yang adil dan kondisi kerja             including a strict zero-tolerance policy on forced
     yang aman, termasuk larangan mutlak terhadap            labor and child labor.
     tenaga kerja paksa dan pekerja anak.




                                                                                                                  363
Page 366
                                                                             4.   Tanggung Jawab Sosial: Keterlibatan yang         4.   Social Responsibility: Ethical engagement and
                                                                                  etis serta kontribusi terhadap komunitas lokal        contribution to the local communities where the
                                                                                  tempat Perseroan beroperasi.                          Company operates.

                                                                             Pada tahun 2025, Grup AirAsia melakukan revisi        In 2025, AirAsia Group comprehensively revised
                                                                             secara komprehensif terhadap SCOC untuk               its SCOC to tighten governance and compliance
                                                                             memperketat ekspektasi tata kelola dan kepatuhan.     expectations.
                                                                             1. Melakukan      penyelarasan    yang    eksplisit   1. Explicit alignment with International Labor
                                                                                dengan prinsip-prinsip International Labor             Organization (ILO) principles and legal provisions
                                                                                Organization (ILO) dan ketentuan hukum terkait         related to modern slavery, accompanied by
                                                                                modern slavery, disertai penguatan kewajiban           strengthened data protection obligations.
                                                                                perlindungan data.
                                                                             2. Memformalkan hak Grup AirAsia untuk                2.   Formalization of the AirAsia Group’s right to
                                                                                melakukan audit dan due diligence, sehingga             conduct audits and due diligence, thereby
                                                                                memperkuat kemampuan Perseroan untuk                    strengthening the Company’s ability to verify
                                                                                memverifikasi kepatuhan dan tidak semata-               compliance and not solely relying on suppliers’
                                                                                mata bergantung pada deklarasi mandiri (self-           self-declarations.
                                                                                declaration) pemasok.
                                                                             3. Memperluas cakupan pengawasan etika                3.   Expanding the scope of ethical oversight through
                                                                                melalui penegakan kewajiban pelaporan                   the enforcement of direct whistleblowing
                                                                                pelanggaran        (whistleblowing)     secara          obligations and aligning all supplier protocols
                                                                                langsung dan menyelaraskan seluruh protokol             with AirAsia Group’s centralized Anti-Bribery and
                                                                                pemasok dengan Kebijakan Anti-Bribery and               Anti-Corruption (ABAC) Policy.
                                                                                Anti-Corruption (ABAC) Grup AirAsia yang
                                                                                tersentralisasi.

                                                                             Untuk      memastikan       standar    ini   dapat    To ensure these standards are operable, SCOC is
                                                                             dioperasionalkan, SCOC diintegrasikan ke dalam        integrated into every stage of the procurement cycle,
                                                                             setiap tahap siklus pengadaan, mulai dari sourcing    from initial sourcing to contract renewal. Formal
                                                                             awal hingga pembaruan kontrak. Pengakuan              recognition of SCOC is a mandatory prerequisite for
                                                                             formal atas SCOC merupakan prasyarat yang wajib       establishing partnerships. By explicitly designating
                                                                             untuk menjalin kemitraan. Dengan secara eksplisit     good corporate governance as a key metric in
                                                                             menetapkan good corporate governance sebagai          the sourcing process, the Company has aligned
                                                                             metrik utama dalam proses sourcing, Perseroan         supplier performance assessments with broader
                                                                             telah menyelaraskan penilaian kinerja pemasok         risk management standards, ensuring that cost
                                                                             dengan standar manajemen risiko secara lebih          efficiencies are never achieved at the expense of
                                                                             luas, sehingga efisiensi biaya tidak pernah dicapai   integrity and ethics.
                                                                             dengan mengorbankan integritas dan etika.
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Penguatan Kapabilitas melalui Pelatihan Rantai        Enhancing Capabilities through Sustainable
                                                                             Pasok Berkelanjutan (Sustainable Supply Chain         Supply Chain Training in July 2025
                                                                             Training) di Bulan Juli 2025

                                                                             Sebagai penguatan implementasi pengadaan              To strengthen the implementation of sustainable
                                                                             berkelanjutan, pada tahun 2025 Grup AirAsia           procurement, in 2025 the AirAsia Group held
                                                                             menyelenggarakan Sustainable Supply Chain             Sustainable Supply Chain Training. This training was
                                                                             Training. Pelatihan ini diikuti oleh departemen       attended by departments involved in procurement
                                                                             yang     terlibat  dalam     fungsi  pengadaan,       functions, including the Procurement, Engineering
                                                                             termasuk Departemen Procurement, Engineering          (aircraft-related sourcing), and Inflight Services


364
Page 367
                                                                                                                                 LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                                   SUSTAINABILITY REPORT
(aircraft-related sourcing), serta Inflight Services,         departments, to build a basic understanding and
untuk membangun pemahaman dasar sekaligus                     improve the capabilities of implementing sustainable
meningkatkan kapabilitas implementasi pengadaan               procurement in the work environment.
berkelanjutan di lingkungan kerja.

Melalui pelatihan ini, IAA menegaskan bahwa                   Through this training, IAA emphasizes that sustainable
pengadaan berkelanjutan tidak semata berorientasi             procurement is not solely focused on compliance,
pada kepatuhan, melainkan integrasi pertimbangan              but rather the integration of environmental, social,
lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dalam               and governance (ESG) considerations in the sourcing,
proses sourcing, kontrak, hingga indikator kinerja,           contracting, and performance indicator processes,
di samping aspek harga, kualitas, dan pengiriman.             in addition to price, quality, and delivery aspects.
Pendekatan ini memperkuat transparansi, ketahanan             This approach strengthens transparency, supply
rantai pasok, serta kolaborasi jangka panjang                 chain resilience, and long-term collaboration with
dengan pemasok.                                               suppliers.

Pelatihan tersebut turut membekali peserta dengan             The training also provided participants with
kerangka implementasi rantai pasok berkelanjutan              a framework of sustainable supply chain
yang mencakup penguatan komitmen, perencanaan,                implementation   that   includes  strengthening
keterlibatan pemasok, hingga pengelolaan kinerja              commitment, planning, supplier engagement, and
secara bertahap.                                              gradual performance management.



  Pengesahan         Sebagai tindak lanjut dari penguatan              As a follow-up to the strengthening of internal
  Kebijakan          kapabilitas internal, IAA menyusun dan            capabilities, IAA developed and approved the
  Rantai Pasok       mengesahkan Sustainable Supply Chain              Sustainable Supply Chain Policy in November
                     Policy pada November 2025. Kebijakan ini          2025. This policy serves as a formal guideline
  Berkelanjutan
                     berfungsi sebagai pedoman formal untuk            to ensure that procurement practices are
  (Sustainable       memastikan praktik pengadaan dijalankan           carried out responsibly and to strengthen the
  Supply Chain       secara bertanggung jawab serta memperkuat         integration of ESG principles in the supplier
  Policy)            integrasi prinsip ESG dalam proses seleksi,       selection, evaluation, and management
  Approval of the    evaluasi, dan pengelolaan pemasok.                processes.
  Sustainable
  Supply Chain       Dalam kebijakan tersebut, IAA menegaskan          In this policy, IAA stresses its commitment to
  Policy             komitmen terhadap perlindungan data dan           data and information protection, respect for
                     informasi, penghormatan terhadap hak              human rights, and the implementation of fair
                     asasi manusia, serta penerapan praktik            and safe labor practices.
                     ketenagakerjaan yang adil dan aman.

                     Pada aspek tata kelola, kebijakan ini             In terms of governance, this policy emphasizes
                     menekankan       integritas bisnis dengan         business integrity by requiring the prevention
                     mewajibkan pencegahan korupsi, suap,              of corruption, bribery, conflicts of interest, and
                     benturan kepentingan, dan perilaku anti-          anti-competitive behavior, including through
                     kompetitif, termasuk melalui mekanisme            a whistleblowing mechanism that applies at
                     pelaporan (whistleblowing) yang berlaku di        AirAsia Group.
                     tingkat Grup AirAsia.

                     Sementara itu, pada aspek lingkungan, IAA         On the environmental aspect, IAA encourages                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                     mendorong pemasok untuk berkontribusi             suppliers   to    contribute  to     emissions
                     dalam pengelolaan emisi, efisiensi energi         management, energy and water efficiency,
                     dan air, pengelolaan limbah, perlindungan         waste management, environmental protection,
                     lingkungan hidup, serta dukungan terhadap         and support for the achievement of Sustainable
                     pencapaian        Tujuan     Pembangunan          Development Goals (SDGs).
                     Berkelanjutan (TPB).




Proses Seleksi Pemasok      [308-1] [308-2] [414-1] [414-2]   Supplier Selection Process       [308-1] [308-2] [414-1] [414-2]



Untuk memastikan integritas rantai pasok, Perseroan           To ensure the integrity of the supply chain, the
menerapkan proses seleksi yang ketat, objektif,               Company implements a rigorous, objective,
dan transparan melalui sistem e-procurement.                  and transparent selection process through an
Setiap calon pemasok wajib mematuhi SCOC dan                  e-procurement system. Each prospective supplier
memenuhi persyaratan lingkungan, sosial, serta                is required to comply with the SCOC and meet the
tata kelola yang telah ditetapkan perusahaan.                 environmental, social, and governance requirements
                                                              set by the company.




                                                                                                                                 365
Page 368
                                                                             Tahapan utama proses seleksi meliputi:                         The main stages of the selection process are as
                                                                                                                                            follows:

                                                                             Langkah                                                         Proses dan Kriteria
                                                                             Stage                                                             Process and Criteria

                                                                             Langkah 1: Sourcing &      Calon pemasok yang potensial diundang untuk mengikuti proses penawaran sesuai dengan
                                                                             Permintaan Penawaran /     permintaan yang sudah diberikan. Sebagai prasyarat untuk berpartisipasi, seluruh calon vendor
                                                                             Proposal                   wajib menyatakan kesediaan untuk mematuhi SCOC dan menyerahkan dokumen pendukung
                                                                             Stage 1: Sourcing &        jika diperlukan.
                                                                             Request for Quotation/     Potential suppliers are invited to participate in the bidding process as per the request provided.
                                                                             Proposal                   As a prerequisite for participation, all prospective vendors must declare their willingness to
                                                                                                        comply with SCOC and submit supporting documents if required.
                                                                             Langkah 2: Penilaian dan   Seluruh proposal akan melalui penilaian multidimensi yang mencakup:
                                                                             Evaluasi                   • Kapabilitas Operasional: Kesesuaian terhadap spesifikasi teknis, standar kualitas, kuantitas,
                                                                             Stage 2 : Assessment and       keamanan, dan keandalan pengiriman.
                                                                             Evaluation                 • Kelayakan Komersial: Daya saing biaya/harga dan kondisi finansial.
                                                                                                        • Keberlanjutan & Tata Kelola: Pernyataan kepatuhan wajib atas SCOC serta kepatuhan
                                                                                                            terhadap kriteria ESG tertentu.
                                                                                                        All proposals are subject to a multi-dimensional assessment covering:
                                                                                                        • Operational Capability: Compliance with technical specifications, quality standards, quantity,
                                                                                                            safety, and reliability of delivery.
                                                                                                        • Commercial Viability: Cost/price competitiveness and financial condition.
                                                                                                        • Sustainability & Governance: Statement of compliance with SCOC and specific ESG criteria.
                                                                             Langkah 3: Pemilihan dan   Rekomendasi akhir untuk pemasok yang terpilih diajukan kepada otoritas pengadaan atau para
                                                                             Persetujuan                pemangku kepentingan yang relevan untuk mendapatkan persetujuan.
                                                                             Stage 3: Selection and     Setelah disetujui, kontrak kerja sama akan dibuat dan ditandatangani dengan bantuan Tim
                                                                             Approval                   Legal, untuk memastikan kejelasan tanggung jawab, tingkat layanan (service levels), serta
                                                                                                        akuntabilitas bagi kedua belah pihak.
                                                                                                        The final recommendation for the selected supplier is submitted to the procurement authority or
                                                                                                        relevant stakeholders for approval.
                                                                                                        Once approved, a cooperation contract is drafted and signed with the assistance of the Legal
                                                                                                        Team to ensure clarity of responsibilities, service levels, and accountability for both parties.



                                                                             Pengelolaan Rantai Pasok [203-1] [203-2] [204-1]               Management of Supply Chain [203-1] [203-2] [204-1]

                                                                             Perseroan mengelola hubungan dengan pemasok                    The Company manages relationships with suppliers
                                                                             sebagai bagian integral dari keberlangsungan                   as an integral part of its operational sustainability
                                                                             operasional dan efisiensi bisnis. Data pemasok yang            and business efficiency. The supplier data presented
                                                                             disajikan pada bagian ini tidak mencakup pemasok               in this section does not include fuel suppliers, aircraft
                                                                             bahan bakar, pembelian pesawat, dan lessor,                    purchases, and lessors, thus reflecting suppliers that
                                                                             sehingga merefleksikan pemasok yang secara                     directly support the Company’s daily operations.
                                                                             langsung mendukung kegiatan operasional harian
                                                                             Perseroan.
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Pada tahun 2025, Perseroan memiliki 800 pemasok.               In 2025, the Company had 800 suppliers. Meanwhile,
                                                                             Sementara itu, jumlah pemasok baru pada tahun                  the number of new suppliers in 2025 was recorded at
                                                                             2025 tercatat sebanyak 28 pemasok, lebih rendah                28 suppliers, lower than in previous years, in line with
                                                                             dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sejalan                   the Company’s more selective approach in adding
                                                                             dengan pendekatan Perseroan yang lebih selektif                new partners.
                                                                             dalam penambahan mitra baru.


                                                                             Tabel Jumlah Pemasok Perseroan
                                                                             Company Suppliers Table

                                                                             Indikator                                                              2023                2024                 2025
                                                                             Indicator

                                                                             Pemasok baru
                                                                                                                                                     58                   50                   28
                                                                             New suppliers
                                                                             Total pemasok
                                                                                                                                                     832                 858                  800
                                                                             Total suppliers


                                                                             Perseroan terus bekerja sama dengan pemasok                    The Company continues to collaborate with local
                                                                             lokal di Indonesia sebagai bagian dari kontribusi              suppliers in Indonesia as part of its contribution to
                                                                             terhadap perekonomian nasional. Pada tahun 2025,               the nation’s economy. In 2025, the Company had


366
Page 369
                                                                                                               LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                 SUSTAINABILITY REPORT
jumlah pemasok lokal (tidak termasuk pemasok          338 local suppliers (excluding suppliers of fuel,
bahan bakar, pembelian pesawat, dan lessor)           aircraft purchases, and lessors).
tercatat sebanyak 338 pemasok.


Tabel Jumlah Pemasok Lokal
Local Suppliers Table

 Indikator                                                  2023              2024              2025
 Indicator

 Jumlah pemasok lokal
                                                             365               355               338
 Total local suppliers


Pengeluaran kepada Pemasok                            Expenses to Suppliers

Total nilai pengeluaran IAA kepada seluruh pemasok    IAA’s total expenses to all suppliers in 2025 was
pada tahun 2025 tercatat sebesar USD 7.761.122,93,    recorded at USD 7,761,122.93, an increase compared
meningkat dibandingkan tahun 2024. Perseroan          to 2024. The Company notes that expenses cannot
mencatat bahwa pengeluaran tidak dapat                be separated between local and foreign suppliers,
dipisahkan antara pemasok lokal dan luar negeri,      therefore the available data only reflects the total
sehingga data yang tersedia hanya mencerminkan        expenses to suppliers as a whole.
total belanja pemasok secara keseluruhan.


Tabel Pengeluaran kepada Pemasok [204-1]
Table of Total Expenses to Suppliers

 Indikator                                               2023 (USD)        2024 (USD)        2025 (USD)
 Indicator

 Total pengeluaran kepada seluruh pemasok
                                                         5.748.396,73      5.775.236,74      7.761.122,93
 Total expenses to all suppliers



Line of Business (LOB) dalam Rantai Pasok IAA         Line of Business (LOB) in IAA’s Supply Chain

Angka pemasok dan pengeluaran tersebut                The number of suppliers and expenses cover various
mencakup berbagai lini bisnis (LOB) yang mendukung    lines of business (LOB) that support IAA’s operational
kegiatan operasional IAA, antara lain:                activities, including:
•   Apparel;                                          •    Apparel;
•   Commercial & Marketing;                           •    Commercial & Marketing;
•   Duty Free;                                        •    Duty Free;
•   Food & Beverages;                                 •    Food & Beverages;
    Rental, Construction & Renovation;                     Rental, Construction & Renovation;
                                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
•                                                     •
•   Facilities Services;                              •    Facilities Services;
•   General Items;                                    •    General Items;
•   Ground Services Equipment;                        •    Ground Services Equipment;
•   Ground Services Operations;                       •    Ground Services Operations;
•   Airline IT; Airport IT; Enterprise; HW/SW,        •    Airline IT; Airport IT; Enterprise; HW/SW,
    Infrastructure/Network & Information Security;         Infrastructure/Network & Information Security;
•   Logistic & Transportation;                        •    Logistic & Transportation;
•   Merchandise; dan                                  •    Merchandise; and
•   Professional Services.                            •    Professional Services.

Keberagaman LOB ini mencerminkan kompleksitas         This diverse LOB reflects the complexity of IAA’s
kebutuhan operasional IAA serta pentingnya            operational needs and the importance of a
pengelolaan pemasok yang terstruktur dan              structured and coordinated supplier management.
terkoordinasi.

Perseroan juga melakukan pemantauan terhadap          The Company also monitors critical suppliers, which
pemasok kritis, yaitu pemasok dengan nilai purchase   includes suppliers with purchase order above the
order di atas batas minimum pengeluaran yang          established minimum expenses.
telah ditentukan.


                                                                                                               367
Page 370
                                                                             Tabel Pemasok Kritis dan Evaluasi Kinerja
                                                                             Table of Critical Suppliers and Performance Evaluation

                                                                             Indikator                                                      2023               2024              2025
                                                                             Indicator

                                                                             Jumlah pemasok kritis
                                                                                                                                              5                  4                 16
                                                                             Total critical suppliers
                                                                             Pemasok kritis yang dievaluasi kinerjanya
                                                                                                                                              5                  4                 16
                                                                             Critical suppliers whose performance is evaluated
                                                                             Pemasok kritis dengan kinerja di bawah standar
                                                                                                                                              0                  0                 0
                                                                             Critical suppliers with substandard performance


                                                                             Pada seluruh periode pelaporan, tidak terdapat           Throughout the reporting period, there were no
                                                                             pemasok kritis dengan kinerja di bawah standar,          critical suppliers with substandard performance,
                                                                             menunjukkan bahwa proses seleksi dan pengelolaan         indicating that the supplier selection and
                                                                             pemasok berjalan sesuai dengan kebutuhan                 management processes were in line with the
                                                                             operasional Perseroan.                                   Company’s operational needs.




                                                                             Kinerja Lingkungan Hidup
                                                                             Environmental Performance


                                                                             Pengelolaan Lingkungan dan Perubahan                     Environmental Management and Climate
                                                                             Iklim [3-3] [102-1] [102-2]                              Change [3-3] [102-1] [102-2]

                                                                             Pendekatan Manajemen                                     Management Approach

                                                                             Perseroan menempatkan pengelolaan lingkungan             The Company regards environmental management
                                                                             sebagai salah satu prioritas dalam strategi              as one of its priorities in its sustainability strategy.
                                                                             keberlanjutan.    Bagi    Perseroan,   pengelolaan       For the Company, environmental management is
                                                                             lingkungan bukan hanya kewajiban regulatif,              not only a regulatory obligation, but also an integral
                                                                             melainkan bagian integral dari komitmen perusahaan       part of its commitment to achieving responsible
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             dalam mewujudkan pertumbuhan bisnis yang                 and sustainable business growth. This commitment
                                                                             bertanggung jawab dan berkelanjutan. Komitmen ini        is realized through the implementation of efficient
                                                                             diwujudkan melalui penerapan praktik operasional         operational practices, focused on reducing emissions
                                                                             yang efisien, berorientasi pada pengurangan emisi,       and preserving natural resources throughout the
                                                                             serta menjaga kelestarian sumber daya alam di            business chain.
                                                                             seluruh rantai bisnis.

                                                                             Perseroan berkomitmen untuk menangani dampak             The Company is committed to addressing the
                                                                             perubahan iklim dan telah menetapkan target untuk        impacts of climate change and has set a target
                                                                             mencapai emisi nol bersih (Net Zero Emissions) pada      to achieve net zero emissions by 2050. To achieve
                                                                             tahun 2050. Untuk mencapai target tersebut, IAA          this target, IAA has established four key aviation
                                                                             telah menetapkan empat inisiatif utama industri          pathways supported by additional initiatives under
                                                                             penerbangan (aviation pathways) yang didukung            the company’s Sustainability Policy. These efforts
                                                                             oleh inisiatif tambahan di bawah Kebijakan               focus on controlling pollution, greenhouse gas (GHG)
                                                                             Keberlanjutan (Sustainability Policy) perusahaan.        emissions, and energy consumption, while promoting
                                                                             Upaya ini berfokus pada pengendalian polusi, emisi       responsible water management and biodiversity
                                                                             gas rumah kaca (GRK), dan konsumsi energi, sekaligus     protection.
                                                                             mendorong pengelolaan air yang bertanggung
                                                                             jawab serta perlindungan keanekaragaman hayati.




368
Page 371
                                                                                                               LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                 SUSTAINABILITY REPORT
Pendekatan pengelolaan kinerja lingkungan IAA         IAA’s environmental management approach is
disusun dan dijalankan dengan mengacu pada            developed and implemented based on the following
kerangka kebijakan dan kepatuhan berikut:             policy and compliance frameworks:
1. Environmental Policy Statement;                    1. Environmental Policy Statement;
2. Sustainability Policy;                             2. Sustainability Policy;
3. Persyaratan dalam skema Carbon Offsetting          3. Requirements under the Carbon Offsetting and
    and Reduction Scheme for International Aviation        Reduction Scheme for International Aviation
    (CORSIA);                                              (CORSIA);
4. Ketentuan dan panduan dari International Civil     4. Provisions and guidelines from the International
    Aviation Organization (ICAO);                          Civil Aviation Organization (ICAO);
5. Environment Manual; serta                          5. Environment Manual; and
6. Peraturan perundang-undangan dan ketentuan         6. Other environmental laws and regulations
    lingkungan hidup lainnya yang berlaku di               applicable in Indonesia.
    Indonesia.

Dengan basis ini, IAA memastikan program dan          With this basis, IAA ensures that environmental
inisiatif lingkungan dapat dijalankan secara          programs and initiatives can be implemented
terstruktur, terukur, serta dapat ditinjau secara     structurally, measurably, and reviewed periodically
berkala untuk menjaga relevansi dan efektivitasnya.   to maintain their relevance and effectiveness.




AirAsia Net Zero
by 2050

Tinjauan Tahun 2025                                   2025 Overview


Pada bulan Oktober 2025, International Civil          In October 2025, the International Civil Aviation
Aviation Organization (ICAO) menerbitkan Sectoral     Organization (ICAO) published the first positive
                                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Growth Factor (SGF) positif pertama dalam skema       Sectoral Growth Factor (SGF) of its offsetting
offsetting-nya, yang dengan demikian menegaskan       scheme, thereby confirming mandatory offsetting
kewajiban offsetting bagi ratusan maskapai yang       for hundreds of airlines based in the 126 States that
berbasis di 126 negara yang memilih berpartisipasi    opted to participate in CORSIA from 1 January 2024.
dalam CORSIA sejak 1 Januari 2024.

Hal ini merupakan perkembangan paling signifikan      This represents the most significant development to
dalam mendorong transisi perubahan iklim di           advance the climate change transition of the global
sektor penerbangan global, karena menetapkan          aviation sector as it sets up mandatory reduction
target pengurangan dan offsetting yang bersifat       and offsetting targets for thousands of airlines
wajib bagi ribuan maskapai di seluruh dunia. Untuk    around the world. To meet this compliance, airlines
memenuhi kewajiban kepatuhan ini, maskapai perlu      have to step up to deliver on all four decarbonization
mempercepat implementasi pada keempat pilar           pillars.
dekarbonisasi.

Capaian IAA dalam mendorong transisi menuju net       IAA’s achievements to advance its net zero transition
zero dapat dirangkum sebagai berikut:                 may be summarized as follows:




                                                                                                               369
Page 372
                                                                                                               Kontribusi yang
                                                                              Strategi                      Diharapkan terhadap                         Inisiatif Utama Tahun 2025
                                                                              Strategies                        Target 2030                                    2025 Key Initiatives
                                                                                                              Expected Contribution to
                                                                                                                   2030 Targets

                                                                                                                                         • Menerapkan 15 inisiatif operasi penerbangan, yang
                                                                              Efisiensi Operasional                                        menghasilkan pengurangan emisi CO2 sebesar 13.727 ton.
                                                                                                                        5%
                                                                              Operational Efficiencies                                   • Implemented 15 flight operations initiatives, delivering CO2
                                                                                                                                           reduction of 13,727 tonnes.
                                                                              Teknologi Pesawat
                                                                              Terbang                                   2%
                                                                              Aircraft Technologies
                                                                              Bahan Bakar Penerbangan
                                                                              Berkelanjutan
                                                                                                                        3%
                                                                              Sustainable Aviation Fuels
                                                                              (SAF)
                                                                                                                                         • Memperoleh persetujuan dari Ditjen Perhubungan Udara
                                                                                                                                           Indonesia untuk mulai menerapkan carbon fee pada tahun
                                                                              Offsetting Karbon
                                                                                                                       13%                 2026 guna menutup biaya CORSIA.
                                                                              Carbon Offsetting
                                                                                                                                         • Secured approvals from DGCA Indonesia to introduce
                                                                                                                                           carbon fees from 2026 to cover CORSIA costs.




                                                                             Sorotan Praktik Terbaik
                                                                             Best Practice Highlights


                                                                               Menetapkan             AirAsia      berperan     penting     dalam      AirAsia is instrumental in developing a carbon
                                                                               Arah dalam             pengembangan        mekanisme     penetapan      pricing mechanism for airlines to introduce
                                                                               Pembiayaan             harga      karbon     yang    memungkinkan       carbon surcharges to airfares. Prior to this,
                                                                                                      maskapai       penerbangan       mengenakan      ASEAN airlines were not permitted to introduce
                                                                               Dekarbonisasi
                                                                                                      carbon surcharge pada tarif penerbangan.         environmental fees despite global pressures to
                                                                               Berkelanjutan          Sebelumnya, maskapai-maskapai di ASEAN           decarbonize. Through sustained advocacy, IAA
                                                                               Setting the            tidak diperkenankan mengenakan biaya             has secured approvals from DGCA Indonesia
                                                                               Agenda on              lingkungan, meskipun tekanan global untuk        to introduce transparent surcharges starting
                                                                               Sustainable            melakukan dekarbonisasi terus meningkat.         in 2026, subject to regulatory oversight.
                                                                               Decarbonization        Melalui advokasi yang berkelanjutan, IAA         This landmark development establishes
                                                                               Financing              telah memperoleh persetujuan dari Ditjen         a sustainable pathway for the industry to
                                                                                                      Perhubungan Udara Indonesia untuk mulai          recover decarbonization costs and finance its
                                                                                                      menerapkan surcharge yang transparan             transition in the region.
                                                                                                      sejak tahun 2026, dengan tetap tunduk pada
                                                                                                      pengawasan regulator. Perkembangan penting
                                                                                                      ini membuka jalur yang berkelanjutan bagi
                                                                                                      industri untuk memulihkan biaya dekarbonisasi
                                                                                                      dan mendanai transisinya di kawasan.
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Pemodelan Net Zero                                              Net Zero Modelling

                                                                             Sebagai respons atas konfirmasi pertama sectoral                In response to the first confirmed positive CORSIA
                                                                             growth factor CORSIA yang bernilai positif,                     sectoral growth factor, AirAsia Group updated its net
                                                                             Grup AirAsia memperbarui pemodelan net zero                     zero modelling to incorporate the latest statistics
                                                                             dengan memasukkan statistik terbaru serta dua                   and two critical refinements.
                                                                             penyempurnaan penting.

                                                                             Pertama, Grup AirAsia memetakan secara rinci jadwal             First, AirAsia Group mapped the detailed delivery
                                                                             pengiriman armada baru A321neo hingga tahun 2035.               schedule of its new A321neo fleet through 2035.
                                                                             Jadwal ini mencakup baik ekspansi armada maupun                 This schedule accounts for both expansion and
                                                                             penggantian bertahap pesawat yang lebih tua, yang               the phased replacement of older aircraft, which
                                                                             diharapkan dapat memoderasi laju pertumbuhan                    is expected to moderate its emissions growth
                                                                             emisi. Kedua, model tersebut kini juga memasukkan               trajectory. Second, the model now includes the
                                                                             proyeksi dampak dari investasi pada teknologi darat             projected impact of its investment in new ground
                                                                             baru yang direncanakan pada tahun 2026, yang                    technologies planned in 2026, which are anticipated
                                                                             diperkirakan dapat menurunkan konsumsi bahan                    to reduce overall jet fuel consumption by 1% upon
                                                                             bakar avtur secara keseluruhan sebesar 1% apabila               optimal implementation.
                                                                             diimplementasikan secara optimal.

370
Page 373
                                                                                                                                                          LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                                                            SUSTAINABILITY REPORT
Sebagai konsekuensinya, grafik net zero yang telah                                            Consequently, the updated net zero chart reflects a
diperbarui menunjukkan profil pertumbuhan emisi                                               flatter emissions growth profile between 2027 and
yang lebih landai pada periode 2027 hingga 2035.                                              2035. This shift underscores the proportionately
Perubahan ini menegaskan kontribusi yang secara                                               greater contribution to emissions reduction from
proporsional lebih besar dari modernisasi armada                                              fleet modernization and operation efficiencies
dan efisiensi operasional terhadap pengurangan                                                during this key transitional period.
emisi selama periode transisi yang krusial ini.


       Aircraft Tech                              Operational Efficiency         CO2 Reduction due to SAF            Carbon Offsetting    Remaining CO2



                                   20.000.000
          GHG Emissions (tCO2e)




                                   15.000.000




                                   10.000.000




                                    5.000.000




                                           0
                                                2020                          2030                            2040                       2050


                                                                                               Year




Dengan sectoral growth factor CORSIA yang lebih                                               With higher than earlier expected CORSIA sectoral
tinggi dari perkiraan sebelumnya, Grup AirAsia juga                                           growth factors, AirAsia Group also adjusted its
menyesuaikan target pengurangan emisi untuk                                                   emissions reduction targets for the period between
periode 2025–2035. Sebagai contoh, untuk tahun                                                2025-2035. For the year 2025, for example, AirAsia
2025, target pengurangan emisi Grup AirAsia telah                                             Group’s emissions reduction target has been raised
dinaikkan dari 5% menjadi 7%, dan untuk tahun 2030                                            from 5% to 7% for 2025 and 20%-23% for 2030.
menjadi 20%-23%.

Tahun                                                             Total Pengurangan Emisi/Target Offsetting (Tahun Baseline: 2019)
Year                                                                       Total Emissions Reduction/Offsetting Target (Baseline Year: 2019)

                                  2025                                                                      7%


                                                                                                                                                                    Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                                  2030                                                                      23%
                                  2035                                                                      35%
                                  2040                                                                      55%
                                  2045                                                                      75%
                                  2050                                                                      100%


Hingga tahun 2035, target pengurangan emisi Grup                                              Up until 2035, AirAsia Group’s emissions reduction
AirAsia akan mengikuti proyeksi offsetting CORSIA.                                            targets will track CORSIA offsetting forecasts.
Setelah itu, target tersebut akan melampaui                                                   Thereafter, it will exceed CORSIA requirements
persyaratan   CORSIA,     karena    Grup    AirAsia                                           as AirAsia Group expects that by 2035, domestic
memperkirakan bahwa pada tahun 2035 skema                                                     emissions reduction schemes will also cover the
pengurangan emisi domestik juga akan mencakup                                                 domestic aviation sector.
sektor penerbangan domestik.

Progres tahun ini dalam mendorong empat jalur net                                             This year’s progress in advancing IAA’s four net zero
zero IAA dijabarkan lebih lanjut di bawah ini.                                                pathways is detailed below.




                                                                                                                                                          371
Page 374
                                                                             Pathway 1: Efisiensi Operasional [F.7] [F.26]                            Pathway 1: Operational Efficiency [F.7] [F.26]

                                                                             Sepanjang tahun 2025, IAA terus memperkuat                               Throughout 2025, IAA continued strengthening its
                                                                             program efisiensi penerbangan yang telah lama                            long-standing flight efficiency program to reduce
                                                                             dijalankannya untuk mengurangi emisi langsung                            emissions at source. In total, IAA operated 15 green
                                                                             dari sumbernya. Secara total, IAA menerapkan 15                          operating procedures which further enhanced flight
                                                                             prosedur operasi ramah lingkungan yang semakin                           efficiency.
                                                                             meningkatkan efisiensi penerbangan.



                                                                             Tabel di bawah ini menyajikan gambaran umum                              The table below provides an overview of the top
                                                                             mengenai kontributor utama terhadap penurunan                            contributors to 2025 CO2 reductions. Descriptions
                                                                             emisi CO2 pada tahun 2025. Penjelasan mengenai                           of all listed fuel efficiency measures are available in
                                                                             seluruh langkah efisiensi bahan bakar yang                               AirAsia’s Guide to Aviation Sustainability or from the
                                                                             tercantum tersedia di dalam AirAsia’s Guide                              Company’s previous sustainability report.
                                                                             to Aviation Sustainability atau dalam laporan
                                                                             keberlanjutan Perseroan sebelumnya.




                                                                                                                                     Cruise
                                                                                                                                     • Weight/Water
                                                                                                                                       Management
                                                                                                                                     • Idle Fuel Flow Factor

                                                                                                                   Ascent                                      Descent
                                                                                                                   • Opticlimb                                 • Descent Profile
                                                                                                                   • 400’ Thrust Reduction                       Optimiser
                                                                                                                     Altitude                                  • RNP-AR
                                                                                   Pre-flight                                                                                                 Land
                                                                                   • SET-D                                                                                                    • Reduced Flaps Landing
                                                                                   • Statistical Taxi-Out Fuel                                                                                • Idle Reverse Thrust
                                                                                     Planning                                                                                                 • SET-A




                                                                             Kinerja Tahun 2025 (IAA)
                                                                             Performance Highlights 2025 (IAA)

                                                                                                                              Tingkat Penerapan di IAA                       Penghematan                 Emisi yang
                                                                                    Langkah Utama Efisiensi                       IAA Implementation Rate                    Bahan Bakar                Dihindari IAA
                                                                             No.    Operasional                                                                                IAA Tahun                Tahun 2025
                                                                                    Key Operational Efficiency                                                                2025 (ton)                   (tCO2e)
                                                                                    Measure                              2023                 2024             2025                2025 IAA Fuel       2025 IAA Emissions
                                                                                                                                                                                    Savings (t)         Avoided (tCO2e)

                                                                               1    OptiClimb                             67%                 68%              77%                    2.519                   7.960
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                               2    Single Engine Taxi - Arrival          96%                 81%              91%                     308                     973
                                                                               3    Single Engine Taxi -
                                                                                                                          45%                 45%              69%                     487                    1.539
                                                                                    Departure
                                                                               4    Reduced Flaps Landing                 73%                 81%              98%                     265                     837
                                                                               5    Idle Reverse Landing                  79%                 100%             97%                     195                     616
                                                                               6    CONF1+F Take-Off                      98%                 94%              98%                     397                    1.255


                                                                             Langkah-langkah tersebut menghasilkan penurunan                          These measures led to an overall 1.3% reduction in
                                                                             intensitas karbon secara keseluruhan sebesar                             carbon intensity on a per-seat basis from 65.2 g/
                                                                             1,3% per kursi, dari 65,2 g/ASK menjadi 64,8 g/ASK.                      ASK to 64.8 g/ASK. However, carbon intensity on
                                                                             Namun demikian, intensitas karbon per penumpang                          a per-passenger basis rose largely due to lower
                                                                             meningkat, terutama disebabkan oleh load factor                          load factors across the four larger AOCs, including
                                                                             yang lebih rendah di empat AOC yang lebih besar,                         IAA, a consequence of dampened travel demand
                                                                             termasuk IAA, sebagai dampak dari melemahnya                             from ongoing global geopolitical and economic
                                                                             permintaan perjalanan akibat ketidakpastian                              uncertainties.
                                                                             geopolitik dan ekonomi global yang masih
                                                                             berlangsung.




372
Page 375
                                                                                                                                    LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                                      SUSTAINABILITY REPORT
                                                          IAA Carbon Intensity

                                    110,0
                                                          105,5


                                                   99,2
                                    100,0
         Carbon Intensity (gC02e)




                                    90,0




                                                                                                                80,2
                                    80,0
                                                                         82,9           75,6
                                            80,8                                                   75,4


                                                   68,2   68,9
                                     70,0   67,5
                                                                         66,5                     65,2
                                                                                        64,2                   64,8


                                    60,0
                                            2019   2020    2021          2022           2023      2024          2025


                                                                       Year


                                                             CO2/ASK          CO2/RPK




Menyadari bahwa inisiatif internal telah mendekati                        Recognizing that internal initiatives are approaching
utilisasi penuh, IAA juga berfokus pada upaya                             full utilisation, IAA also focused on tackling systemic
mengatasi bottleneck sistemik dalam manajemen                             bottlenecks in air traffic management (ATM). In June
lalu lintas udara (air traffic management/ATM).                           2025, IAA Flight Operations personnels, including
Pada bulan Juni 2025, personel Flight Operations                          pilot, attended the ASEAN Workshop of Operational
IAA, termasuk pilot, menghadiri ASEAN Workshop of                         Efficiencies organized by the European Aviation
Operational Efficiencies yang diselenggarakan oleh                        Safety Agency (EASA) in Malaysia, bringing together
European Aviation Safety Agency (EASA) di Malaysia,                       regional air traffic control authorities and operators
yang mempertemukan otoritas pengatur lalu lintas                          to discuss advancements in airspace management,
udara dan operator di kawasan untuk membahas                              share best practices and improve emissions
progres dalam manajemen ruang udara, berbagi                              monitoring. Experts from Europe’s Single European
praktik terbaik, serta meningkatkan pemantauan                            Sky ATM Research (SESAR) project also shared
emisi. Para ahli dari proyek Single European Sky                          applicable research to enhance regional airspace
ATM Research (SESAR) di Eropa juga membagikan                             efficiency.
hasil riset yang relevan untuk meningkatkan efisiensi
                                                                                                                                              Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
ruang udara di kawasan.

Tabel di bawah ini menunjukkan hasil keseluruhan                          The table below shows the overall returns of IAA’s
dari investasi berkelanjutan IAA pada berbagai                            consistent investment in fuel efficiency initiatives:
inisiatif efisiensi bahan bakar:


Bahan Bakar yang Dihemat (ton)
Fuel Saved (tonnes)
                                                                                                           4.344

CO2 yang Dihindari (ton CO2e)
CO2 Avoided (tonnes CO2e)
                                                                                                           13.727

Setara dengan Jumlah Pohon yang Ditanam
Equivalent Trees Planted
                                                                                                          ~229.000

Biaya Bahan Bakar yang Dihemat (USD)
Fuel Cost Saved (USD)
                                                                                                          4.196.304




                                                                                                                                    373
Page 376
                                                                             Pathway 2: Manajemen Armada Pesawat [F.7] [F.26]                 Pathway 2: Fleet Management [F.7] [F.26]

                                                                             Pada tahun 2025, dua pesawat IAA dikembalikan                    In 2025, two aircrafts were returned to lessors due to
                                                                             kepada lessor sehubungan dengan berakhirnya masa                 lease expiries from IAA. After accounting for these
                                                                             sewa. Setelah memperhitungkan pergerakan tersebut,               movements, IAA’s average fleet age rose slightly to
                                                                             rata-rata usia armada IAA sedikit meningkat menjadi              14.8 years from 13.9 years the previous year.
                                                                             14,8 tahun dari 13,9 tahun pada tahun sebelumnya.

                                                                             Grup AirAsia menerapkan pendekatan dua jalur                     AirAsia Group is taking a two-pronged approach to
                                                                             dalam mengelola kebutuhan penggantian dan                        managing its fleet replacement and expansion needs
                                                                             ekspansi armada untuk dekade mendatang. Untuk                    for the next decade. To meet the fleet expansion
                                                                             memenuhi kebutuhan ekspansi armada guna                          needs to power its global low-cost network strategy,
                                                                             mendukung strategi jaringan global berbiaya                      AirAsia Group converted a portion of its outstanding
                                                                             rendah, Grup AirAsia mengonversi sebagian dari                   354 A321neo order book to A321LR (long range)
                                                                             outstanding order book sebanyak 354 unit A321neo                 models with an estimated 6.5-hour maximum range.
                                                                             menjadi model A321LR (long range) dengan estimasi
                                                                             jangkauan maksimum 6,5 jam.

                                                                             Untuk penggantian armada A320ceo, Grup AirAsia                   For replacement of its A320ceo fleet, AirAsia Group
                                                                             saat ini sedang mengevaluasi dua model regional jet              is currently assessing two regional jet models with
                                                                             dengan jangkauan terbang lima jam dan kapasitas                  a five-hour flight range and 160 seat capacity.
                                                                             160 kursi. Regional jet ini akan memungkinkan operasi            These regional jets will enable both more efficient
                                                                             penerbangan yang lebih efisien sekaligus membantu                flying and allow AirAsia Group to rightsize to reduce
                                                                             Grup AirAsia menyesuaikan kapasitas secara lebih                 excess capacity on some regional routes. The fleet
                                                                             tepat untuk mengurangi kapasitas berlebih pada                   replacement plan will also enable gradual lowering
                                                                             beberapa rute regional. Rencana penggantian armada               of fleet age upon its expected induction from 2028
                                                                             ini juga akan memungkinkan penurunan usia armada                 onwards.
                                                                             secara bertahap seiring dengan proyeksi induksi
                                                                             pesawat baru mulai tahun 2028 dan seterusnya.

                                                                             Untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar, seluruh                To enhance fuel efficiency, all new aircraft will be
                                                                             pesawat baru akan dilengkapi dengan konfigurasi                  equipped with all-economy class and lightweight
                                                                             penuh kelas ekonomi (all-economy class) dan                      seats. New aircraft will also be pre-installed
                                                                             kursi ringan (lightweight seats). Pesawat baru juga              with software that allows implementation of the
                                                                             akan dipasang dengan perangkat lunak yang                        advanced fuel efficiency program as detailed in the
                                                                             memungkinkan penerapan program efisiensi bahan                   section above.
                                                                             bakar lanjutan sebagaimana dijelaskan pada
                                                                             bagian sebelumnya.

                                                                             Tabel di bawah ini menyajikan informasi lebih lanjut             The tables below provide more information on IAA’s
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             mengenai armada IAA:                                             fleet:


                                                                             Distribusi Armada IAA per Tanggal 31 Desember 2025
                                                                             IAA’s Fleet Distribution as of 31 December 2025

                                                                                                                               Umur Rata-rata                                      Jumlah Unit yang
                                                                              Model                     Jumlah Unit                                    Kapasitas (kursi)
                                                                              Model                        Units                  (tahun)                Capacity (Seats)         Berakhir Masa Sewa
                                                                                                                               Average Age (years)                                Number of Units Retired

                                                                              A320                          28                        14,8                     180                          2


                                                                             Umur Armada
                                                                             Fleet Age

                                                                              Umur Armada                                                                         % dari Total Armada
                                                                              Fleet Age                                                                                % of Total Fleet

                                                                              < 7 tahun | < 7 years                                                                           -
                                                                              7-13 tahun | 7-13 years                                                                       25%
                                                                              > 13 tahun | > 13 years                                                                       75%




374
Page 377
                                                                                                                    LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                      SUSTAINABILITY REPORT
Kekuatan Armada per tanggal 31 Desember di Setiap Tahun Kalender
Fleet Strength as of 31 December of Each Calendar Year

Tahun                            Jumlah Armada           Jumlah yang Beroperasi           % Operasional
Year                                  Fleet Size                 Units in Service           % Operational

2023                                     32                              24                     75%

2024                                     30                              24                     80%

2025                                     28                              22                     79%




Pathway 3: Bahan Bakar Penerbangan                        Pathway 3: Sustainable Aviation Fuel (SAF)
Berkelanjutan (Sustainable Aviation Fuel/SAF)              [F.5] [F.7] [F.26]
[F.5] [F.7] [F.26]



Grup AirAsia terlibat aktif dalam perkembangan SAF        AirAsia Group is actively engaged in regional SAF
di tingkat regional, dengan fokus pada kerangka           developments, focusing on policy frameworks and
kebijakan dan rantai pasok bahan baku. Pada Januari       feedstock supply chain. In January 2025, building
2025, sebagai tindak lanjut atas kemitraan tahun          on a 2024 partnership to explore decentralized
2024 untuk mengeksplorasi produksi SAF yang               SAF production in Southeast Asia, AirAsia Group
terdesentralisasi di Asia Tenggara, Grup AirAsia dan      and Airbus held preliminary discussions with
Airbus mengadakan diskusi awal dengan para peneliti       researchers from Indonesia’s IPB University to scope
dari IPB University di Indonesia untuk menjajaki          a study mapping biomass feedstock accessibility
studi pemetaan aksesibilitas bahan baku biomassa          against Indonesia’s supply. Concurrently, AirAsia
terhadap pasokan yang tersedia di Indonesia. Secara       Group advocated for regional policy alignment,
paralel, Grup AirAsia juga melakukan advokasi untuk       recommending Malaysia’s endorsement of an
penyelarasan kebijakan di tingkat regional, termasuk      Indonesia-led ICAO working paper to assess the life
merekomendasikan dukungan Malaysia atas working           cycle emissions of SAF derived from palm oil mill
paper yang dipimpin Indonesia di ICAO untuk menilai       effluents (POME) and to establish its eligibility under
emisi siklus hidup (life cycle emissions) SAF yang        the CORSIA Eligible Fuels framework.
berasal dari palm oil mill effluents (POME) serta
menetapkan kelayakannya dalam kerangka CORSIA
Eligible Fuels.

Dari sisi kebijakan, IAA melakukan dialog dengan          On the policy front, IAA engaged in dialogues with
Kementerian Perhubungan, Kementerian Energi dan           the Indonesia Ministry of Transportation, Ministry
Sumber Daya Mineral, serta Kementerian Koordinator        of Energy and Mineral Resources, and Coordinating
Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan          Ministry of Infrastructure and Regional Development,
untuk membahas peta jalan SAF nasional Indonesia.         to deliberate the country’s national SAF roadmap.


                                                                                                                              Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Pathway 4: Carbon Offsetting [F.7] [F.26]                 Pathway 4: Carbon Offsetting [F.7] [F.26]

Untuk memenuhi kepatuhan terhadap CORSIA, IAA             To meet CORSIA compliance, IAA is strategically
secara strategis memfokuskan perhatian pada               focusing on Indonesia as a long-term source
Indonesia sebagai sumber jangka panjang kredit            of eligible carbon credits. This is driven by the
karbon yang memenuhi syarat. Hal ini didorong             government’s decisive policy direction, notably
oleh arah kebijakan pemerintah yang tegas,                through Presidential Regulation No. 110 of 2025
khususnya melalui Peraturan Presiden Nomor 110            which positions Indonesia as a future leader in the
Tahun 2025 yang menempatkan Indonesia sebagai             global carbon market. The regulation aims to attract
calon pemimpin masa depan di pasar karbon                 climate finance by streamlining carbon project
global. Regulasi tersebut bertujuan untuk menarik         development and creating a robust regulatory
pendanaan     iklim   dengan     menyederhanakan          environment to facilitate it.
pengembangan proyek karbon serta menciptakan
lingkungan regulasi yang kuat untuk mendukungnya.

Meskipun saat ini belum tersedia kredit karbon            While there are no CORSIA-labelled credits currently
berlabel CORSIA yang berasal dari Indonesia,              available from Indonesia, IAA is proactively engaging
IAA secara proaktif menjalin keterlibatan dengan          with local project developers, communicating the
para pengembang proyek lokal, menyampaikan                growing demand from the aviation sector and


                                                                                                                    375
Page 378
                                                                             peningkatan permintaan dari sektor penerbangan,           encouraging carbon project developers to upgrade
                                                                             serta mendorong para pengembang proyek karbon             their certification in accordance with CORSIA-eligible
                                                                             untuk meningkatkan sertifikasi proyek sesuai              methodologies. As an example, IAA presented the
                                                                             dengan metodologi yang memenuhi syarat CORSIA.            Indonesian aviation sector’s forecasted CORSIA
                                                                             Sebagai contoh, IAA mempresentasikan proyeksi             Phase 1 requirements on a high-level panel at the
                                                                             kebutuhan CORSIA Tahap 1 sektor penerbangan               Indonesia Carbon Digital Conference. This influential
                                                                             Indonesia dalam sebuah panel tingkat tinggi pada          platform provided a direct channel to communicate
                                                                             Indonesia Carbon Digital Conference. Platform yang        CORSIA requirements to senior representatives
                                                                             berpengaruh ini memberikan saluran langsung untuk         especially top carbon project developers, carbon
                                                                             mengomunikasikan persyaratan CORSIA kepada                registry officials, and key ministries, including the
                                                                             para perwakilan senior, khususnya pengembang              Ministry of Environment, Ministry of Forestry, and
                                                                             proyek karbon terkemuka, pejabat registri karbon,         Ministry of Energy and Mineral Resources. This
                                                                             serta kementerian-kementerian utama, termasuk             engagement helps foster strategic alignment
                                                                             Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian                 between Indonesia’s carbon credit supply pipeline
                                                                             Kehutanan, serta Kementerian Energi dan Sumber            and the aviation sector’s escalating compliance
                                                                             Daya Mineral. Keterlibatan ini membantu mendorong         needs.
                                                                             penyelarasan strategis antara pipeline pasokan
                                                                             kredit karbon Indonesia dan kebutuhan kepatuhan
                                                                             sektor penerbangan yang terus meningkat.

                                                                             IAA juga menangani tantangan krusial terkait              IAA is also addressing the critical challenge of
                                                                             pemulihan biaya bagi maskapai melalui advokasi            cost recovery for airlines by advocating for a
                                                                             atas mekanisme penetapan harga karbon yang                carbon pricing mechanism that allows airlines to
                                                                             memungkinkan maskapai mengintegrasikan biaya              integrate CORSIA costs into airfares. Prior to this,
                                                                             CORSIA ke dalam tarif penerbangan. Sebelumnya,            Indonesian carriers were not permitted to introduce
                                                                             maskapai di Indonesia tidak diperkenankan                 environmental fees. Through sustained advocacy,
                                                                             mengenakan biaya lingkungan. Melalui advokasi             IAA secured approval from the Directorate General
                                                                             yang berkelanjutan, IAA memperoleh persetujuan dari       of Civil Aviation Indonesia to introduce transparent
                                                                             Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Indonesia           surcharges starting in 2026. Beyond engagements
                                                                             untuk mulai menerapkan surcharge yang transparan          with the authorities, IAA also organized a special
                                                                             sejak tahun 2026. Di luar keterlibatan dengan otoritas,   sustainability briefing for members of the Indonesia
                                                                             IAA juga menyelenggarakan briefing khusus terkait         Air Carriers Association (INACA) to develop a unified
                                                                             keberlanjutan bagi anggota Indonesia National Air         industry position and recommend supportive policies
                                                                             Carriers Association (INACA) untuk membangun              to address CORSIA credit supply shortages. This
                                                                             posisi industri yang selaras serta merekomendasikan       establishes a sustainable pathway for the industry
                                                                             kebijakan pendukung guna mengatasi kekurangan             to recover decarbonization costs and finance its
                                                                             pasokan kredit CORSIA. Langkah ini membentuk jalur        climate transition.
                                                                             yang berkelanjutan bagi industri untuk memulihkan
                                                                             biaya dekarbonisasi dan mendanai transisi iklimnya.

                                                                             Pelibatan Pemangku Kepentingan                            Stakeholder Engagement
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Salah satu fondasi utama dari strategi iklim              A cornerstone of IAA climate strategy is extending
                                                                             IAA adalah memperluas pelibatan pemangku                  stakeholder engagement beyond policy-makers
                                                                             kepentingan tidak hanya kepada pembuat kebijakan          and industry specialists to foster broader public
                                                                             dan spesialis industri, tetapi juga untuk mendorong       awareness and informed decision-making at all
                                                                             kesadaran publik yang lebih luas dan pengambilan          levels of the company’s organization.
                                                                             keputusan yang lebih terinformasi di seluruh tingkat
                                                                             organisasi perusahaan.

                                                                             Untuk    memastikan     keselarasan    di   tingkat       To ensure leadership alignment, AirAsia Group
                                                                             kepemimpinan, Grup AirAsia menyelenggarakan               conducted its second comprehensive sustainability
                                                                             sustainability briefing komprehensif yang kedua           briefing in 2025 for all directors and C-level executives
                                                                             pada tahun 2025 bagi seluruh direktur dan eksekutif       across the Capital A Group. This is also supported
                                                                             C-level di seluruh Grup Capital A. Hal ini juga           by quarterly Sustainability Working Group meetings
                                                                             didukung oleh pertemuan Sustainability Working            and dedicated Sustainability Board Committee
                                                                             Group setiap triwulan dan sesi khusus Sustainability      sessions, ensuring that strategic oversight remains
                                                                             Board Committee, sehingga pengawasan strategis            fully attuned to the evolving regulatory and industry
                                                                             tetap sepenuhnya selaras dengan perkembangan              landscape.
                                                                             lanskap regulasi dan industri.


376
Page 379
                                                                                                                 LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                   SUSTAINABILITY REPORT
Menanamkan keberlanjutan di seluruh organisasi         Embedding sustainability across the organization
juga sama pentingnya. Pada tahun 2025, IAA             is equally critical. In 2025, IAA launched the
meluncurkan workshop “Sustainability 101” bagi para    “Sustainability 101” workshop for our employees
karyawan (Allstars). Sesi tatap muka yang seluruh      (Allstars). These fully-subscribed, in-person sessions,
kuotanya terisi penuh ini, yang diselenggarakan        held in Jakarta and Bali, deepened the understanding
di Jakarta dan Bali, meningkatkan pemahaman            of the Company’s ESG priorities among 55 staff
mengenai prioritas ESG perusahaan bagi 55 anggota      members and highlighted every Allstar’s role in
staf serta menegaskan peran setiap Allstar dalam       achieving IAA collective goals.
mencapai tujuan bersama IAA.




IAA juga terus berbagi wawasan melalui konferensi      IAA also continues to share insights through
internasional. Pada bulan Desember 2025,               international conferences. In December 2025, IAA
perwakilan IAA diundang untuk berbicara sebagai        representative was invited to speak as a panelist
panelis dalam Carbon Digital Conference (CDC) 2025     at the Carbon Digital Conference (CDC) 2025
                                                                                                                           Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
yang diselenggarakan di Institut Teknologi Bandung     held at the Bandung Institute of Technology (ITB),
(ITB), Bandung, sebagai bagian dari sesi panel yang    Bandung, as part of a panel session discussing
membahas kepatuhan CORSIA dan kesiapan pasar.          CORSIA compliance and market readiness. This
Keterlibatan ini mencerminkan komitmen IAA untuk       engagement reflects IAA’s commitment to fostering
mendorong dialog yang konstruktif dengan berbagai      constructive dialogue with various stakeholders,
pemangku kepentingan, sekaligus mendukung              while also supporting broader understanding of
pemahaman yang lebih luas mengenai peluang dan         the opportunities and challenges associated
tantangan yang terkait dengan dekarbonisasi sektor     with aviation decarbonization and carbon market
penerbangan dan pengembangan pasar karbon di           development in Indonesia.
Indonesia.

Melalui pendekatan berlapis ini, mulai dari briefing   Through this multi-layered approach, from
di tingkat dewan, pelatihan karyawan, hingga forum     boardroom briefings and employee training to
publik, IAA memperkuat perannya bukan sekadar          public forums, IAA solidifies its role not merely as a
sebagai peserta kebijakan, melainkan sebagai           policy participant but as a proactive industry leader
pemimpin industri yang proaktif dalam mendorong        championing a credible and collaborative transition
transisi yang kredibel dan kolaboratif menuju target   toward global climate targets.
iklim global.




                                                                                                                 377
Page 380
                                                                             Pengelolaan Limbah                                       Waste Management
                                                                             [F.13] [F.14] [306-1] [306-2] [306-3] [306-4] [306-5]    [F.13] [F.14] [306-1] [306-2] [306-3] [306-4] [306-5]



                                                                             Pendekatan dan Komitmen                                  Approach and Commitment

                                                                             Sebagai bagian dari komitmen terhadap operasional        As part of its commitment to sustainable operations,
                                                                             yang berkelanjutan, Perseroan menerapkan sistem          the Company implements an integrated waste
                                                                             pengelolaan limbah yang terintegrasi untuk               management system to ensure that all operational
                                                                             memastikan seluruh kegiatan operasional berjalan         activities are carried out in accordance with the
                                                                             dengan prinsip tanggung jawab lingkungan. Sistem         principle of environmental responsibility. This system
                                                                             ini mencakup pengelolaan limbah Bahan Berbahaya          covers the management of hazardous and toxic (B3)
                                                                             dan Beracun (B3) maupun non-B3, baik dalam bentuk        and non-hazardous waste, both in solid and liquid
                                                                             padat maupun cair. Seluruh kegiatan pengelolaan          form. All waste management activities are carried
                                                                             dilakukan   berdasarkan     prinsip  kehati-hatian,      out based on the principles of prudence, compliance
                                                                             kepatuhan terhadap peraturan lingkungan hidup, dan       with environmental regulations, and the application
                                                                             penerapan standar operasional terbaik yang sejalan       of best operational standards in line with the
                                                                             dengan kebijakan keberlanjutan Perseroan.                Company’s sustainability policies.

                                                                             Melalui pendekatan ini, Perseroan tidak hanya            Through this approach, the Company not only
                                                                             berfokus pada kepatuhan terhadap regulasi, tetapi        focuses on regulatory compliance, but also strives
                                                                             juga berupaya meminimalkan dampak ekologis               to minimize its ecological impact and strengthen
                                                                             dan memperkuat kontribusinya terhadap mitigasi           its contribution to climate change mitigation.
                                                                             perubahan iklim. Upaya ini mencerminkan nilai inti       These efforts reflect the Company’s core values of
                                                                             perusahaan dalam menciptakan keseimbangan                creating a balance between business growth and
                                                                             antara pertumbuhan bisnis dan perlindungan               environmental protection.
                                                                             lingkungan.

                                                                             Mekanisme Pengelolaan Limbah di Perseroan                Waste Management Mechanisms at the Company

                                                                             Untuk    menjamin      efektivitas  pelaksanaan          To ensure effective waste management, the
                                                                             pengelolaan    limbah,     Departemen     Facility       Facility Management Department is responsible for
                                                                             Management bertugas melakukan pemantauan,                monitoring, supervising, and periodically evaluating
                                                                             pengawasan, dan evaluasi secara berkala terhadap         all waste management processes at the RedHouse
                                                                             seluruh proses pengelolaan limbah di Gedung              Building. Monitoring is carried out from the sorting,
                                                                             RedHouse. Pemantauan dilakukan mulai dari                collection, and storage stages to transportation
                                                                             tahapan pemilahan, pengumpulan, penyimpanan,             and final processing.
                                                                             hingga pengangkutan dan pemrosesan akhir.

                                                                             Limbah padat non-B3 seperti kertas, plastik, dan         Non-hazardous solid waste such as paper,
                                                                             sisa makanan, dipisahkan sejak dari sumbernya dan        plastic, and food waste is separated at its source
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             dikelola melalui kerja sama dengan mitra pengelola       and managed in collaboration with licensed
                                                                             lingkungan berizin. Kertas bekas digunakan kembali       environmental management partners. Used paper
                                                                             untuk kebutuhan internal, sementara limbah organik       is recycled for internal needs, while organic and
                                                                             dan anorganik dikirim ke Tempat Pengolahan               inorganic waste is sent to an Integrated Waste
                                                                             Sampah Terpadu (TPST).                                   Management Facility (TPST).

                                                                             Limbah yang dihasilkan dari operasional penerbangan      In principle, waste generated from flight operations
                                                                             serta aktivitas operasional di area bandara pada         and operational activities in the airport area is
                                                                             prinsipnya dikelola dan ditangani oleh otoritas          managed and handled by the airport authorities
                                                                             bandara sesuai ketentuan dan prosedur pengelolaan        in accordance with the waste management
                                                                             limbah yang berlaku di masing-masing bandara.            regulations and procedures applicable at each
                                                                             Perseroan mendukung penerapan pengelolaan                airport. The Company supports this management
                                                                             tersebut melalui kepatuhan terhadap ketentuan            by complying with operational regulations and
                                                                             operasional serta koordinasi yang diperlukan guna        the necessary coordination to ensure that waste
                                                                             memastikan penanganan limbah berjalan tertib,            handling is orderly, safe, and in accordance with
                                                                             aman, dan sesuai regulasi. Adapun limbah B3 yang         regulations. Hazardous waste generated from
                                                                             dihasilkan dari kegiatan perawatan pesawat (seperti:     aircraft maintenance activities (such as used oil,
                                                                             oli bekas, baterai, dan ban) disimpan dalam fasilitas    batteries, and tires) is stored in special facilities
                                                                             khusus yang memenuhi ketentuan keselamatan dan           that meet safety requirements and handed over to
                                                                             diserahkan kepada pihak ketiga berizin untuk dilakukan   licensed third parties for processing or final disposal.
                                                                             pengolahan atau pembuangan akhir.

378
Page 381
                                                                                                                                                                                             LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                                                                                               SUSTAINABILITY REPORT
Untuk limbah cair domestik, termasuk air limbah dari                                             For domestic liquid waste, including wastewater from
fasilitas kantor, Perseroan mengoperasikan Sewage                                                office facilities, the Company operates a Sewage
Treatment Plant (STP) yang memproses efluen                                                      Treatment Plant (STP) that processes effluent to
hingga memenuhi baku mutu lingkungan sebelum                                                     meet environmental quality standards before it is
dialirkan ke saluran umum.                                                                       discharged into public sewers.

Kinerja Pengelolaan Limbah [F.15]                                                                Waste Management Performance [F.15]

Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatat                                                         Throughout 2025, the Company recorded an
peningkatan     efektivitas   pengelolaan   limbah                                               increase in the effectiveness of waste management
di seluruh area operasional. Tidak ditemukan                                                     in all operational areas. There were no incidents
insiden tumpahan, kebocoran, atau pelanggaran                                                    of spills, leaks, or waste management violations
pengelolaan limbah baik untuk kategori B3 maupun                                                 for either hazardous or non-hazardous waste.
non-B3. Capaian ini menunjukkan konsistensi                                                      This achievement demonstrates the Company’s
Perseroan dalam menerapkan sistem pengawasan                                                     consistency in implementing a robust internal
internal yang kuat serta kepatuhan terhadap seluruh                                              monitoring system and compliance with all
prosedur lingkungan.                                                                             environmental procedures.

Sebagian besar limbah domestik yang dihasilkan                                                   Most of the domestic waste is generated from
berasal dari aktivitas di kantor pusat, termasuk                                                 activities at the head office, including food scraps
sisa makanan dan plastik kemasan. Seluruh limbah                                                 and plastic packaging. All waste is managed in
tersebut dikelola dengan memperhatikan standar                                                   accordance with environmental hygiene and safety
kebersihan dan keamanan lingkungan.                                                              standards.

Limbah residu yang tidak dapat diolah kembali                                                    Residual waste that cannot be recycled is
diangkut ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sesuai                                                 transported to a final processing site (TPA) in
ketentuan dan izin dari pemerintah daerah. Volume                                                accordance with local government regulations
dan proporsi limbah yang didaur ulang maupun                                                     and permits. The volume and proportion of waste
dikirim ke TPA dicatat secara agregat dalam laporan                                              that is recycled or sent to the landfill is recorded in
kinerja lingkungan sebagai bentuk transparansi dan                                               aggregate within the environmental performance
akuntabilitas kepada pemangku kepentingan.                                                       report as a form of transparency and accountability
                                                                                                 to stakeholders.


Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
Total Waste and Effluents Generated by Types

Jenis Limbah                                                                Satuan                         2025                          2024                           2023
Type of Waste                                                                  Unit

Volume Limbah Non-B3 RedHouse
Non-hazardous Waste Volume at RedHouse                                         Ton                          31,93                         35,20                         26,70



                                                                                                                                                                                                       Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Volume Limbah B3 RedHouse
                                                                                Kg                        220,00                         60,50                       1.085,80*
Hazardous Waste Volume at RedHouse
* Terdapat lonjakan signifikan pada tahun 2023 yang terjadi karena adanya kegiatan pembersihan dan pengosongan gudang pasca COVID-19, dimana dilakukan pembuangan barang-barang
  dan peralatan lama yang menumpuk, seperti komponen metal, kompresor dan komponen AC, kursi roda bekas, serta limbah elektronik lainnya yang termasuk kategori limbah B3. Setelah
  kegiatan tersebut selesai, volume limbah pada 2024 kembali mencerminkan kondisi operasional normal. Adapun peningkatan pada 2025 bersifat wajar dan terkait dengan penggantian
  peralatan serta pemeliharaan rutin.
  There was a significant spike in 2023 due to post-COVID-19 warehouse cleaning and clearing activities, which involved the disposal of accumulated old goods and equipment, such as metal
  components, compressors and air conditioning components, used wheelchairs, and other electronic waste classified as hazardous waste. After these clearance, the volume of waste in 2024
  returned to normal operational conditions. The increase in 2025 is reasonable and related to equipment replacement and routine maintenance.




Pada tahun 2025, jumlah limbah non-B3 yang                                                       In 2025, the amount of non-hazardous waste
dihasilkan di RedHouse tercatat sebesar 31,93                                                    generated at RedHouse was 31.93 tons, a decrease
ton, mengalami penurunan dibandingkan tahun                                                      compared to 2024, which reached 35.20 tons. This
2024 yang mencapai 35,20 ton. Penurunan ini                                                      decrease was mainly due to the reduced frequency
terutama disebabkan oleh berkurangnya frekuensi                                                  of tree pruning, which resulted in a decrease in
pemangkasan pohon, sehingga volume limbah                                                        the volume of organic waste from green area
organik yang berasal dari aktivitas pemeliharaan                                                 maintenance activities.
area hijau turut menurun.




                                                                                                                                                                                             379
Page 382
                                                                             Sementara itu, Perseroan saat ini tengah melakukan                               Meanwhile, the Company is currently adjusting its
                                                                             penyesuaian metodologi pencatatan volume limbah                                  methodology for recording RedHouse liquid waste
                                                                             cair RedHouse untuk memastikan konsistensi dan                                   or effluent volumes to ensure data consistency and
                                                                             keterbandingan data ke depan. Penyempurnaan                                      comparability going forward. These improvements
                                                                             ini ditargetkan mulai diterapkan pada periode                                    are scheduled to be implemented starting with the
                                                                             pelaporan berikutnya, sebagai bagian dari komitmen                               next reporting period, as part of the Company’s
                                                                             terhadap peningkatan kualitas pengungkapan dan                                   commitment to enhancing the quality of its disclosures
                                                                             akurasi data keberlanjutan.                                                      and the accuracy of its sustainability data.


                                                                             Tabel Jenis dan Volume Limbah Non-B3 di RedHouse
                                                                             Table of Non-hazardous Waste Type and Volume at RedHouse

                                                                             Jenis Limbah                                                                                       Satuan                                            2025
                                                                             Type of Waste                                                                                          Unit

                                                                             Organik
                                                                                                                                                                                     Kg                                        12.483,70
                                                                             Organic
                                                                             Non-Organik
                                                                                                                                                                                     Kg                                        15.350,40
                                                                             Non-Organic
                                                                             Residu
                                                                                                                                                                                     Kg                                         3.933,70
                                                                             Residue
                                                                             E-Waste                                                                                                 Kg                                             163
                                                                             Total                                                                                                   Kg                                        31.930,80

                                                                             Keterangan:                                                                    Description:
                                                                             • Organik: sayur, buah, daun, sisa makanan, dan sejenisnya.                    • Organic: vegetables, fruits, leaves, food scraps, and similar items.
                                                                             • Non-organik: plastik, botol, kaleng, kaca, kardus, kertas, dan sejenisnya.   • Non-organic: plastic, bottles, cans, glass, cardboard, paper, and similar items.
                                                                             • Residu: bungkus makanan, snack wrapper, tisu, styrofoam, dan sejenisnya.     • Residue: food wrappers, snack wrappers, tissues, styrofoam, and similar items.




                                                                             Inisiatif Pengurangan Sampah                                                     Waste Reduction Initiatives

                                                                             Sepanjang tahun 2025, RedHouse menjalankan                                       Throughout 2025, RedHouse implemented a
                                                                             sejumlah inisiatif untuk memperkuat praktik                                      number of initiatives to improve responsible waste
                                                                             pengelolaan sampah yang lebih bertanggung                                        management practices, particularly in terms of
                                                                             jawab, khususnya pada tahap pemilahan limbah di                                  sorting waste at its source. The main initiatives that
                                                                             sumbernya. Inisiatif utama yang telah diterapkan                                 have been implemented include:
                                                                             meliputi:
                                                                             1. Pembangunan TPS sesuai regulasi pemerintah                                    1.      Construction of waste collection sites in
                                                                                 dengan pemisahan penyimpanan menjadi tiga                                            accordance with government regulations, with
                                                                                 kategori limbah;                                                                     waste separated into three categories;
                                                                             2. Penerapan kode warna pada plastik dan tempat                                  2.      Implementation of color codes on plastic and
                                                                                 sampah (hijau, kuning, hitam/abu-abu) sesuai                                         trash bins (green, yellow, black/gray) according
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                 jenis limbah;                                                                        to waste type;
                                                                             3. Kampanye dan sosialisasi pemisahan sampah di                                  3.      Campaigns and socialization of waste
                                                                                 area RedHouse untuk meningkatkan kesadaran                                           separation in the RedHouse area to increase
                                                                                 karyawan.                                                                            employee awareness.

                                                                             Terkait sampah makanan, RedHouse telah                                           Regarding food waste, RedHouse has provided
                                                                             menyediakan tempat sampah terpisah untuk                                         separate bins for organic waste. However, its
                                                                             kategori    organik.   Namun,     implementasinya                                implementation has not been optimal as it is still
                                                                             belum berjalan optimal karena masih ditemukan                                    mixed with other types of waste. As a follow-up, the
                                                                             pencampuran dengan jenis limbah lain. Sebagai                                    following plans were prepared for 2026:
                                                                             tindak lanjut, rencana yang disiapkan untuk tahun
                                                                             2026 meliputi:
                                                                             a. pemisahan sampah organik menggunakan                                          a.      Consistent separation of organic waste using
                                                                                 tempat dan plastik sampah berwarna hijau                                             green trash bins and plastic bags; and
                                                                                 secara konsisten; dan
                                                                             b. pengembangan program composting atau                                          b.      Development of a composting program or
                                                                                 penyediaan bak organik sebagai upaya                                                 provision of organic bins as an effort to reduce
                                                                                 pengurangan limbah makanan yang dibuang ke                                           food waste sent to landfills.
                                                                                 tempat pembuangan akhir.




380
Page 383
                                                                                                                                                                                             LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                                                                                               SUSTAINABILITY REPORT
Daur Ulang Limbah [306-4]                                                                        Waste Recycling [306-4]

Pada tahun 2025, RedHouse mulai menerapkan                                                       In 2025, RedHouse started to implement a more
pencatatan dan pengelompokan limbah kantor                                                       structured system for recording and sorting office
secara lebih terstruktur, sebagaimana ditunjukkan                                                waste, as indicated in the Table of Non-hazardous
oleh Tabel Jenis dan Volume Limbah Non-B3 di                                                     Waste Type and Volume at RedHouse. This initiative
RedHouse. Langkah ini dilakukan seiring dengan                                                   was carried out in conjunction with the construction
pembangunan Tempat Penampungan Sementara                                                         of a temporary storage facility (TPS) and the
(TPS) serta penggantian warna plastik dan tempat                                                 replacement of plastic and trash bins with different
sampah untuk mencegah tercampurnya jenis limbah.                                                 colors to prevent the mixing of different types of
Oleh karena itu, data tahun 2025 menjadi baseline                                                waste. Therefore, the 2025 data serves as the initial
awal bagi pemantauan daur ulang ke depan, bukan                                                  baseline for future recycling monitoring, rather than
sebagai pembanding langsung terhadap tahun                                                       as a direct comparison to previous years.
sebelumnya.

Limbah Non-B3 yang Dibuang ke Tempat                                                             Non-Hazardous Waste Disposed to Landfills
Pembuangan

Jumlah limbah non-B3 yang dibuang dari RedHouse                                                  The amount of non-hazardous waste disposed
pada tahun 2025 tercatat sebesar 31,93 ton,                                                      from RedHouse in 2025 was recorded at 31.93 tons,
berkurang 9,30% dibandingkan tahun 2024. Selama                                                  a 9.30% decrease compared to 2024. During 2025,
tahun 2025, tidak terdapat praktik pembakaran                                                    there was no waste incineration at RedHouse. In
(insinerasi) limbah di RedHouse. Selain itu, seluruh                                             addition, all non-hazardous waste generated has
limbah non-B3 yang dihasilkan belum dialihkan dari                                               not been diverted from disposal because there was
pembuangan karena tidak terdapat limbah yang                                                     no waste recycled during the reporting period.
didaur ulang pada periode pelaporan.

Komposisi limbah non-B3 di RedHouse pada                                                         The composition of non-hazardous waste at
tahun 2025 didominasi oleh limbah non-organik                                                    RedHouse in 2025 was dominated by non-organic and
dan organik, yang masing-masing mencerminkan                                                     organic waste, each reflecting the characteristics
karakteristik aktivitas operasional sehari-hari.                                                 of daily operational activities. Organic waste has
Limbah organik memiliki potensi untuk dikelola lebih                                             the potential for further management through
lanjut melalui pengolahan kompos, sementara                                                      composting, while non-organic waste can be
limbah non-organik dapat dioptimalkan melalui                                                    optimized through recycling schemes. As for
skema daur ulang. Adapun limbah elektronik                                                       electronic waste (e-waste), although the volume
(e-waste), meskipun jumlahnya relatif kecil, tetap                                               is relatively small, it still requires special handling
memerlukan penanganan khusus melalui mekanisme                                                   through management and recycling mechanisms in
pengelolaan dan daur ulang yang sesuai dengan                                                    accordance with applicable regulations.
ketentuan yang berlaku.

Perseroan secara berkelanjutan berkomitmen untuk                                                 The Company is committed to continuously improving
                                                                                                                                                                                                       Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
meningkatkan praktik pengelolaan limbah yang                                                     more sustainable waste management practices,
lebih berkelanjutan, antara lain melalui pemilahan                                               including through source separation, raising
di sumber limbah, peningkatan kesadaran karyawan,                                                employee awareness, and exploring opportunities
serta eksplorasi peluang kerja sama dengan pihak                                                 for collaboration with third parties to support waste
ketiga untuk mendukung pengolahan dan daur                                                       processing and recycling. This approach is expected
ulang limbah. Pendekatan ini diharapkan dapat                                                    to optimize the reuse of resources while minimizing
mengoptimalkan pemanfaatan kembali sumber                                                        the environmental impact of operational activities.
daya sekaligus meminimalkan dampak lingkungan
dari aktivitas operasional.


Tabel Limbah Non-B3 yang Dibuang ke Tempat Pembuangan
Table of Non-hazardous Waste Disposed to Landfill

Entitas                                                                     Satuan                          2025                          2024                          2023
Entity                                                                          Unit

IAA (RedHouse)                                                                  Ton                         31,93                         35,20                        14,45*
* Jumlah limbah non B3 tahun 2023 yang dibuang ke tempat pembuangan berbeda dengan jumlah limbah yang dihasilkan. Hal ini dikarenakan ada sebagian limbah yang dikelola oleh pihak ketiga.
  The amount of non-hazardous waste disposed to landfill in 2023 differs from the amount of waste generated. This is because some of the waste was managed by third parties.




                                                                                                                                                                                             381
Page 384
                                                                             Pengungkapan Penggunaan Material Ramah                   Disclosure of the Use of Environmentally
                                                                             Lingkungan dalam Kegiatan Operasional [F.5]              Friendly Materials in Operational Activities [F.5]

                                                                             Sepanjang tahun pelaporan 2025, Perseroan belum          Throughout the 2025 reporting year, the
                                                                             dapat merealisasikan penggunaan material ramah           Company has not been able to realize the use of
                                                                             lingkungan maupun material hasil daur ulang              environmentally friendly materials or recycled
                                                                             dalam kegiatan operasional. Meskipun demikian,           materials in its operational activities. However, the
                                                                             Perseroan terus melakukan pemantauan terhadap            Company continuously monitors developments in
                                                                             perkembangan teknologi dan inovasi material              technology and innovations in sustainable materials
                                                                             berkelanjutan yang relevan dengan sektor aviasi.         relevant to the aviation sector.

                                                                             Inovasi Pengembangan Produk dan Digitalisasi             Product Development and Digitalization
                                                                             untuk Efisiensi Operasional [F.26] [3-3]                 Innovations for Operational Efficiency [F.26] [3-3]

                                                                             Sejalan dengan upaya meningkatkan efisiensi              In line with efforts to improve operational efficiency
                                                                             operasional    sekaligus   mengurangi     dampak         while reducing the environmental impact of business
                                                                             lingkungan dari proses bisnis, Perseroan mulai           processes, the Company has begun exploring
                                                                             melakukan      penjajakan    berbagai      inisiatif     various digital transformation initiatives in its flight
                                                                             transformasi digital dalam kegiatan operasional          operations. These digitization initiatives are aimed
                                                                             penerbangan. Inisiatif digitalisasi ini diarahkan        at gradually reducing dependence on paper-based
                                                                             untuk secara bertahap mengurangi ketergantungan          processes, improving the accuracy of operational
                                                                             terhadap dokumen berbasis kertas (paper-based            data, and supporting the simplification of daily
                                                                             process), meningkatkan akurasi data operasional,         workflows in the aviation environment.
                                                                             serta mendukung penyederhanaan alur kerja harian
                                                                             di lingkungan penerbangan.

                                                                             Salah satu inisiatif yang sedang dalam tahap             One of the initiatives currently being explored is the
                                                                             eksplorasi     adalah     rencana      implementasi      planned implementation of Mission+ as an electronic
                                                                             Mission+ sebagai electronic flight plan. Sistem ini      flight plan. This system is planned to replace the
                                                                             direncanakan untuk menggantikan penggunaan               use of paper flight plans previously used in daily
                                                                             paper flight plan yang sebelumnya digunakan              operations. This digitalization has the potential
                                                                             dalam operasional harian. Digitalisasi tersebut          to significantly reduce paper usage and printing
                                                                             berpotensi mengurangi penggunaan kertas dan              activities, with estimated cost efficiencies of up to
                                                                             aktivitas pencetakan secara signifikan, dengan           around Rp500 million per year. As of end 2025, the
                                                                             estimasi efisiensi biaya hingga sekitar Rp500 juta       Mission+ initiative is still in the process of obtaining
                                                                             per tahun. Hingga akhir tahun 2025, inisiatif Mission+   regulatory certification requirements before it can
                                                                             masih berada pada tahap sertifikasi regulator            be fully implemented.
                                                                             sebelum dapat diimplementasikan secara penuh.

                                                                             Selain itu, Perseroan juga sedang mengeksplorasi         In addition, the Company is also exploring the
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             pengembangan Electronic Voyage Report (eVR)              development of Electronic Voyage Reports (eVR)
                                                                             sebagai bagian dari rencana digitalisasi pelaporan       as part of its flight reporting digitization plan. eVR is
                                                                             penerbangan. eVR dirancang sebagai alternatif            designed as an alternative to paper voyage reports
                                                                             pengganti paper voyage report yang digunakan             used in every flight. Based on initial estimates, if this
                                                                             dalam setiap penerbangan. Berdasarkan estimasi           system is implemented, eVR has the potential to
                                                                             awal, apabila sistem ini diterapkan, eVR berpotensi      save up to approximately 24,000 sheets of paper
                                                                             menghemat hingga sekitar 24.000 lembar kertas            per year, assuming that each flight uses one sheet
                                                                             per tahun, dengan asumsi setiap penerbangan              of paper and there are an average of around 2,000
                                                                             menggunakan satu lembar kertas dan rata-                 flights per month. This reduction is projected to not
                                                                             rata terdapat sekitar 2.000 penerbangan per              only have an impact on resource efficiency, but also
                                                                             bulan. Pengurangan ini diproyeksikan tidak hanya         potentially contribute to a reduction in the carbon
                                                                             berdampak pada efisiensi penggunaan sumber               footprint resulting from the document printing
                                                                             daya, tetapi juga berpotensi berkontribusi pada          process. As of end 2025, the eVR initiative is still in
                                                                             penurunan jejak karbon yang berasal dari proses          the exploration and preliminary study (feasibility
                                                                             pencetakan dokumen. Hingga akhir tahun 2025,             phase) stage to ensure system readiness, safety
                                                                             inisiatif eVR masih berada pada tahap penjajakan         aspects, and integration with existing operational
                                                                             dan studi awal (feasibility phase) untuk memastikan      processes.
                                                                             kesiapan sistem, aspek keselamatan, serta integrasi
                                                                             dengan proses operasional yang ada.




382
Page 385
                                                                                                                    LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                      SUSTAINABILITY REPORT
Melalui berbagai inisiatif digitalisasi tersebut,        Through these various digitization initiatives, the
Perseroan       memandang     transformasi     digital   Company views digital transformation as a long-
sebagai arah pengembangan jangka panjang yang            term development direction that is expected to
diharapkan dapat mendukung operasional yang              support more efficient and responsible operations
lebih efisien, bertanggung jawab, dan selaras dengan     that are in line with the long-term sustainability
agenda keberlanjutan jangka panjang, dengan              agenda, with implementation carried out in stages
implementasi yang dilakukan secara bertahap              in accordance with operational readiness and
sesuai kesiapan operasional dan persyaratan              regulatory requirements.
regulator.

Transformasi Digital [F.26]                              Digital Transformation [F.26]

Sejalan dengan Kerangka Keberlanjutan Grup AirAsia,      In line with AirAsia Group Sustainability Framework,
IAA terus memperkuat efisiensi operasional melalui       IAA continues to strengthen its operational
pemanfaatan teknologi digital. Inisiatif ini ditujukan   efficiency through the use of digital technology.
untuk meningkatkan produktivitas dan ketepatan           These initiatives are aimed at improving process
proses, memperkuat tata kelola dokumen, serta            productivity      and    accuracy,     strengthening
membangun fondasi organisasi yang berbasis data.         document management, and building a data-driven
                                                         organizational foundation.

1.   Digital Trip Files (DTF)                            1.   Digital Trip Files (DTF)
     Sejak implementasi Digital Trip Files, seluruh           Since the implementation of Digital Trip Files, all
     station di Indonesia telah sepenuhnya                    stations in Indonesia have fully implemented a
     menerapkan sistem pengarsipan dokumen                    system to archive flight arrival and departure
     kedatangan dan keberangkatan penerbangan                 documents in softcopy. Previously, each flight
     dalam bentuk softcopy. Sebelumnya, setiap                required an average of 20 printed documents.
     penerbangan memerlukan rata-rata 20 lembar               Through a system of direct uploading to a secure
     dokumen cetak. Melalui sistem unggah langsung            cloud platform, the need for physical document
     ke platform cloud yang aman, kebutuhan                   printing has been eliminated.
     pencetakan dokumen fisik dapat dieliminasi.

2.   Digitalisasi Manual Operasional (E-Manuals)         2.   Operational Manual Digitization (E-Manuals)
     IAA telah menyelesaikan transisi Ground                  IAA has completed the transition of Ground
     Operations Manual Part 1 and Part 2, Station             Operations Manual Part 1 and Part 2, Station
     Manager’s Manual, dan Cargo Handling Manual              Manager’s Manual, and Cargo Handling Manual
     ke format digital. Seluruh manual kini tersedia          to digital format. All manuals are now available
     dalam bentuk softcopy, dengan satu salinan               in softcopy, with one master copy stored by IAA’s
     induk yang disimpan oleh Document Control                Document Control Center (DCC). In 2025, the
     Centre (DCC) IAA. Pada tahun 2025, sistem                station documentation system added DocuNet
     dokumentasi station telah ditambahkan                    as a secondary document source in addition
     DocuNet sebagai secondary document source                to the main source, RedDocs, to ensure more
                                                                                                                              Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
     selain sumber utama, yaitu RedDocs, untuk                centralized, up-to-date, and well-documented
     memastikan pengendalian dokumen yang lebih               document control.
     terpusat, mutakhir, dan terdokumentasi dengan
     baik.

3.   Cloud First Strategy                                3.   Cloud First Strategy
     IAA menerapkan pendekatan cloud-first strategy           IAA implements a cloud-first strategy approach
     dalam pengembangan infrastruktur teknologi               in the development of its information technology
     informasi. Seluruh infrastruktur server dan              infrastructure. All server infrastructure and
     sistem eksternal telah dimigrasikan ke Google            external systems have been migrated to Google
     Cloud Platform (GCP). Migrasi ini memungkinkan           Cloud Platform (GCP). This migration enables
     peningkatan skalabilitas, fleksibilitas, dan             increased scalability, flexibility, and system
     keamanan sistem dibandingkan pendekatan                  security compared to an on-premises approach.
     on-premises. Strategi ini juga memperkuat                This strategy also strengthens system resilience
     ketahanan sistem serta efisiensi biaya jangka            and long-term cost efficiency.
     panjang.




                                                                                                                    383
Page 386
                                                                             4.   Data Democratization                                4.   Data Democratization
                                                                                  Sebagai bagian dari rencana lima tahun Grup ICT,         As part of ICT Group’s five-year plan, IAA
                                                                                  IAA mendukung agenda data democratization                supports the data democratization agenda to
                                                                                  untuk membangun organisasi yang semakin                  build an increasingly data-driven organization.
                                                                                  berbasis data. Pendekatan ini memungkinkan               This approach allows Allstars to access data
                                                                                  Allstars mengakses data secara mandiri (self-            independently (self-service analytics) without
                                                                                  service analytics) tanpa ketergantungan                  relying directly on the IT team. In the fourth
                                                                                  langsung pada tim IT. Pada kuartal IV tahun 2025,        quarter of 2025, IAA introduced AskIVANA as
                                                                                  IAA memperkenalkan AskIVANA sebagai bagian               part of its data democratization products. This
                                                                                  dari produk demokratisasi data. Platform ini             platform is designed to facilitate access to
                                                                                  dirancang untuk memudahkan akses informasi               information and support faster, data-driven
                                                                                  dan mendukung pengambilan keputusan yang                 decision-making.
                                                                                  lebih cepat dan berbasis data.

                                                                             5.   Corporate ICT Portal (ICT4U)                        5.   Corporate ICT Portal (ICT4U)
                                                                                  IAA juga mengoperasikan ICT4U Portal sebagai             IAA also operates the ICT4U Portal as a self-
                                                                                  portal self-service ICT yang menyediakan                 service ICT portal that provides a catalog
                                                                                  katalog layanan teknologi, termasuk instalasi            of technology services, including software
                                                                                  perangkat lunak dan pengadaan perangkat                  installation and hardware procurement such as
                                                                                  keras seperti desktop, laptop, dan perangkat             desktops, laptops, and other supporting devices.
                                                                                  pendukung lainnya. Pada tahun 2025, ICT4U                In 2025, ICT4U will be officially implemented and
                                                                                  telah resmi diimplementasikan dan akan                   will be reintroduced more widely to all Allstars.
                                                                                  diperkenalkan kembali secara lebih luas kepada
                                                                                  seluruh Allstars.

                                                                             6.   Group AOCs Flight Tracking & Aircraft               6.   Group AOCs Flight Tracking & Aircraft
                                                                                  Communications Transition Program                        Communications Transition Program
                                                                                  Dalam rangka harmonisasi sistem pelacakan                In order to harmonize the flight tracking system
                                                                                  penerbangan di tingkat Grup AirAsia, IAA                 within AirAsia Group, IAA adopted the SkyIQ
                                                                                  mengadopsi platform SkyIQ untuk tim Flight               platform for the Flight Operations team. This
                                                                                  Operations. Inisiatif ini merupakan bagian dari          initiative is part of the consolidation of tracking
                                                                                  konsolidasi sistem pelacakan dari beberapa               systems from several platforms into a single
                                                                                  platform menjadi satu standar terpadu di                 integrated standard across the AirAsia Group
                                                                                  seluruh AOC Grup AirAsia. Sepanjang 2025, IAA            AOC. Throughout 2025, IAA conducted a series
                                                                                  melakukan serangkaian evaluasi dan diskusi               of evaluations and technical discussions to
                                                                                  teknis untuk menyesuaikan fitur SkyIQ dengan             tailor SkyIQ features to IAA’s operational needs.
                                                                                  kebutuhan operasional IAA.

                                                                             7.   Digitalisasi Proses Check-in dan E-Boarding         7.   Digitization of Check-in Processes and
                                                                                  Pass                                                     E-Boarding Pass
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                  Sebagai bagian dari transformasi layanan                 As part of its customer service transformation,
                                                                                  pelanggan, IAA terus mendorong pemanfaatan               IAA continues to promote the use of Self
                                                                                  Self Check-in dan Mobile Check-in. Layanan               Check-in and Mobile Check-in. These services
                                                                                  ini tersedia sejak 14 hari hingga 1 jam sebelum          are available from 14 days to 1 hour before the
                                                                                  jadwal keberangkatan. Pada tahun 2025,                   scheduled departure time. In 2025, the Self
                                                                                  metode Self Check-in telah mencapai 65%                  Check-in method accounted for 65% of all
                                                                                  dari total metode check-in penumpang. IAA                passenger check-in methods. IAA is targeting an
                                                                                  menargetkan peningkatan hingga 70% sebagai               increase in usage by 70% as part of its efforts to
                                                                                  bagian dari upaya mengurangi antrian di                  reduce queues at airports, minimize the printing
                                                                                  bandara, meminimalkan pencetakan dokumen                 of physical documents, and provide a more
                                                                                  fisik, serta memberikan pengalaman perjalanan            practical travel experience. The e-Boarding Pass
                                                                                  yang lebih praktis. Fitur e-Boarding Pass juga           feature has also been accepted at all airports
                                                                                  telah diterima di seluruh bandara di Indonesia.          in Indonesia. The latest development allows for
                                                                                  Pengembangan          terbaru     memungkinkan           the storage of up to nine boarding passes in one
                                                                                  penyimpanan hingga sembilan boarding pass                booking code (PNR) and easy sharing through
                                                                                  dalam satu kode pemesanan (PNR) serta                    various digital channels such as WhatsApp,
                                                                                  kemudahan berbagi melalui berbagai kanal                 Telegram, and email.
                                                                                  digital seperti WhatsApp, Telegram, dan email.




384
Page 387
                                                                                                                                                                                                  LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                                                                                                    SUSTAINABILITY REPORT
Penggunaan Energi                                                                               Energy Usage [F.6] [F.12] [302-1] [302-2] [302-3] [302-4]
[F.6] [F.12] [302-1] [302-2] [302-3] [302-4]



Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya,                                                      In carrying out its operational activities, the
Perseroan secara konsisten melakukan pengukuran                                                 Company consistently measures and monitors
dan pemantauan atas konsumsi energi di seluruh                                                  energy consumption across all lines of business. To
lini usaha. Untuk mendukung kegiatan perkantoran,                                               support office activities, the main energy sources are
sumber energi utama yang digunakan berasal                                                      electricity supplied by PT Perusahaan Listrik Negara
dari pasokan listrik PT Perusahaan Listrik Negara                                               (Persero) and diesel fuel used to power generator
(Persero), serta bahan bakar solar yang digunakan                                               sets to maintain operational reliability.
sebagai penggerak generator set guna menjaga
keandalan operasional.

Sementara itu, aktivitas penerbangan yang                                                       Meanwhile, flight activities operated by IAA rely
dioperasikan oleh IAA memanfaatkan Bahan Bakar                                                  on Avtur Jet A-1 fuel as the main energy source to
Minyak (BBM) jenis Avtur Jet A-1 sebagai sumber energi                                          support flight services. The Company continuously
utama dalam menunjang layanan penerbangan.                                                      strives to optimize energy efficiency by monitoring
Perseroan terus berupaya mengoptimalkan efisiensi                                               consumption and implementing fuel and electricity
energi melalui pemantauan konsumsi dan penerapan                                                efficiency initiatives for operational activities.
inisiatif efisiensi bahan bakar maupun energi listrik
untuk kegiatan operasional.


Tabel Konsumsi Energi
Energy Consumption Table

Energi                                                                      Satuan                          2025                            2024                            2023
Energy                                                                          Unit

Konsumsi Bahan Bakar Penerbangan                                                Ton                        219.184                        230.162*                       208.099*
Aviation Fuel Consumption                                                      GJ**                   9.666.003,42                     10.150.139,17                   9.177.179,44
Intensitas Konsumsi Bahan Bakar
Penerbangan                                                            (Liter/100 RPK)                        3,02                           3,04                            3,23
Intensity of Aviation Fuel Consumption

Konsumsi Bahan Bakar Diesel                                                    Liter                          627                             336                            498
Diesel Fuel Consumption                                                        GJ**                          22,73                           12,18                          18,05
Konsumsi Energi Listrik (PLN) RedHouse
                                                                              MWh                            1.148                           1.236                          1.248
Electricity Consumption (PLN) at RedHouse

* Dalam proses pelaporan kinerja lingkungan, khususnya terkait konsumsi bahan bakar           * In the process of reporting environmental performance, particularly in relation to aviation
  penerbangan, Perseroan melakukan penyesuaian (restatement) terhadap data historis pada        fuel consumption, the Company made adjustments (restatements) to historical data from
  periode pelaporan sebelumnya. Penyesuaian ini dilakukan seiring dengan harmonisasi satuan     previous reporting periods. These adjustments were made in line with the harmonization
  pengukuran dari kiloliter menjadi ton guna memastikan konsistensi metodologi pelaporan        of measurement units from kiloliters to tons in order to ensure consistency in reporting
  dan keselarasan dengan pendekatan perhitungan emisi yang digunakan.                           methodology and alignment with the emissions calculation approach used.




                                                                                                                                                                                                            Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
** Konversi konsumsi bahan bakar ke dalam satuan energi Gigajoule (GJ) dihitung dengan        ** The conversion of fuel consumption into Gigajoule (GJ) energy units was calculated by
   mengacu pada faktor konversi yang tercantum dalam 2006 IPCC Guidelines for National           referring to the conversion factors listed in the 2006 IPCC Guidelines for National Greenhouse
   Greenhouse Gas Inventories. Nilai konversi yang digunakan adalah sebagai berikut:             Gas Inventories. The conversion values used are as follows:
   • Jet Kerosene menggunakan Net Calorific Value sebesar 44,1 TJ/Gg                             • Jet Kerosene uses a Net Calorific Value of 44.1 TJ/Gg
   • Diesel Oil menggunakan Net Calorific Value sebesar 43,0 TJ/Gg                               • Diesel Oil uses a Net Calorific Value of 43.0 TJ/Gg

  Perhitungan dilakukan dengan mengonversi massa bahan bakar (dalam ton) ke dalam satuan        Calculations are made by converting fuel mass (in tons) into energy units (GJ), with the
  energi (GJ), dengan ketentuan bahwa 1 TJ setara dengan 1.000 GJ dan 1 Gg setara dengan        stipulation that 1 TJ is equivalent to 1,000 GJ and 1 Gg is equivalent to 1,000 tons. Thus, the
  1.000 ton. Dengan demikian, faktor konversi energi yang digunakan adalah:                     energy conversion factors used are:
  • Jet Kerosene: 44,1 GJ/ton                                                                   • Jet Kerosene: 44.1 GJ/ton
  • Diesel Oil: 43,0 GJ/ton                                                                     • Diesel Oil: 43.0 GJ/ton

  Pendekatan ini memastikan konsistensi dan keterbandingan data konsumsi energi dengan          This approach ensures consistency and comparability of energy consumption data with
  metodologi perhitungan emisi gas rumah kaca yang diakui secara internasional.                 internationally recognized greenhouse gas emission calculation methodologies.




Pada tahun 2025, penurunan konsumsi bahan bakar                                                 In 2025, the decrease in aviation fuel consumption
penerbangan dicapai melalui berbagai inisiatif                                                  was achieved through various operational efficiency
efisiensi operasional yang telah dijelaskan pada                                                initiatives that have been described in the AirAsia
bagian AirAsia Net Zero by 2050. Selain itu, juga                                               Net Zero by 2050 section. Besides, consumption of
terjadi penurunan konsumsi listrik dibandingkan                                                 electricity has decreased compared to 2024. This
dengan tahun 2024. Penurunan tersebut dipengaruhi                                               was influenced by the implementation of electricity
oleh implementasi inisiatif penghematan listrik di                                              saving initiatives within the company.
lingkungan perusahaan.




                                                                                                                                                                                                  385
Page 388
                                                                             Inisiatif Efisiensi Penggunaan Energi Listrik              Electricity Efficiency Initiatives

                                                                             Sepanjang tahun 2025, RedHouse menjalankan                 Throughout 2025, RedHouse has implemented
                                                                             sejumlah inisiatif utama untuk mengurangi konsumsi         a number of key initiatives to reduce electricity
                                                                             energi listrik dan meningkatkan efisiensi, antara lain:    consumption and improve efficiency, including:
                                                                             1. Konversi Lampu ke LED                                   1. Conversion to LED Lighting
                                                                                 Perusahaan melakukan penggantian lampu                     The company is gradually replacing non-LED
                                                                                 non-LED menjadi lampu LED secara bertahap,                 lighting with LED lighting, with an implementation
                                                                                 dengan tingkat implementasi mencapai sekitar               rate of around 85% by the end of 2025. This
                                                                                 85% hingga akhir tahun 2025. Inisiatif ini                 initiative contributes to a reduction in electricity
                                                                                 berkontribusi pada penurunan konsumsi listrik,             consumption, particularly in office areas and
                                                                                 khususnya di area perkantoran dan fasilitas                support facilities.
                                                                                 pendukung.
                                                                             2. Pengaturan Jadwal Penggunaan Energi Sesuai              2.   Regulating Energy Use According to Working
                                                                                 Jam Kerja                                                   Hours
                                                                                 Perseroan menerapkan pengaturan penggunaan                  The company regulates electricity use according
                                                                                 energi listrik sesuai jam operasional kerja,                to working hours, including controlling the use of
                                                                                 termasuk pengendalian penggunaan sistem                     air conditioning systems. In addition, signage
                                                                                 pendingin udara. Selain itu, dipasang signage               has been placed to remind people to turn off
                                                                                 pengingat untuk mematikan lampu dan peralatan               lights and electrical equipment in unused rooms,
                                                                                 listrik pada ruangan yang tidak digunakan,                  as part of efforts to build collective awareness
                                                                                 sebagai bagian dari upaya membangun                         in the work environment.
                                                                                 kesadaran bersama di lingkungan kerja.
                                                                             3. Efisiensi Operasional Lift                              3.   Elevator Operational Efficiency
                                                                                 Untuk meningkatkan efisiensi energi, Perseroan              To improve energy efficiency, the Company
                                                                                 melakukan       pengaturan    operasional      lift,        regulates elevator operations, including limiting
                                                                                 termasuk pembatasan jumlah lift yang                        the number of elevators operating on weekdays,
                                                                                 beroperasi pada hari kerja, jam operasional                 during certain operating hours, and on weekends,
                                                                                 tertentu, serta akhir pekan, tanpa mengurangi               without reducing accessibility for employees
                                                                                 aksesibilitas bagi karyawan dan tamu.                       and guests.

                                                                             Dari implementasi berbagai inisiatif efisiensi energi      From the implementation of various electrical energy
                                                                             listrik tersebut, pada tahun 2025 Perseroan berhasil       efficiency initiatives, the Company successfully
                                                                             mencatat pengurangan konsumsi listrik sebesar              recorded a 7.11% reduction in electricity consumption
                                                                             7,11% (88 MWh). Capaian ini menjadi indikator awal         (88 MWh) in 2025. This achievement is an initial
                                                                             bahwa pendekatan efisiensi energi yang diterapkan          indicator that the energy efficiency approach
                                                                             mulai memberikan hasil yang terukur, sekaligus             applied is beginning to yield measurable results,
                                                                             menjadi dasar untuk pengembangan inisiatif                 as well as a basis for the development of further
                                                                             lanjutan di tahun berikutnya.                              initiatives in the following year.
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Ke depan, Perseroan akan melanjutkan dan                   Going forward, the Company will continue and
                                                                             menyempurnakan program efisiensi energi listrik            refine its existing electricity efficiency program,
                                                                             yang telah berjalan, termasuk penyelesaian konversi        including completing the conversion to LED lighting
                                                                             lampu LED serta evaluasi lanjutan terhadap pola            and conducting further evaluations of electricity
                                                                             penggunaan listrik di RedHouse. Pada tahun 2026,           usage patterns at RedHouse. In 2026, the Company
                                                                             Perseroan berencana memperkuat pemantauan                  plans to strengthen its monitoring of electricity
                                                                             konsumsi energi listrik secara lebih terstruktur sebagai   consumption more structurally as a basis for
                                                                             dasar identifikasi peluang efisiensi tambahan, dengan      identifying additional efficiency opportunities, while
                                                                             tetap mempertimbangkan kebutuhan operasional               still considering operational needs and workplace
                                                                             dan kenyamanan lingkungan kerja.                           comfort.

                                                                             Pengelolaan Konsumsi Bahan Bakar                           Management of Ground Operations Fuel
                                                                             Operasional Darat [2-5] [305-1]                            Consumption [2-5] [305-1]

                                                                             Dalam     mendukung     kelancaran   operasional           To support smooth flight operations, the Company
                                                                             penerbangan, Perseroan menggunakan kendaraan               uses land vehicles as part of its ground handling
                                                                             operasional darat sebagai bagian dari aktivitas            activities at airports. All land vehicles used are
                                                                             ground handling di bandara. Seluruh kendaraan              leased from third parties, with the lease scheme
                                                                             darat yang digunakan merupakan kendaraan sewaan            covering fuel costs. With this operational model,
                                                                             dari pihak ketiga, dimana skema sewa tersebut              the Company does not directly purchase fuel for


386
Page 389
                                                                                                                    LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                      SUSTAINABILITY REPORT
telah mencakup biaya bahan bakar di dalamnya.             land vehicles, so there is no separate recording
Dengan model operasional ini, Perseroan tidak             of ground operational fuel consumption in the
melakukan pembelian bahan bakar secara langsung           Company’s energy inventory.
untuk kendaraan darat, sehingga tidak terdapat
pencatatan konsumsi bahan bakar operasional darat
yang berdiri sendiri dalam inventaris energi Perseroan.

Meskipun demikian, Perseroan tetap mendorong              Nevertheless, the Company continues to promote
efisiensi operasional melalui koordinasi dengan           operational    efficiency   through   coordination
penyedia jasa pihak ketiga, khususnya dalam               with third-party service providers, particularly in
memastikan penggunaan kendaraan yang sesuai               ensuring the use of vehicles that are appropriate
kebutuhan     operasional      serta  meminimalkan        for operational needs and minimizing activities
aktivitas yang tidak bernilai tambah. Pendekatan ini      that do not add value. This approach is part of the
menjadi bagian dari upaya tidak langsung Perseroan        Company’s indirect efforts to responsibly manage
dalam mengelola dampak lingkungan dari aktivitas          the environmental impact of its land-based
operasional darat secara bertanggung jawab.               operational activities.

Pendekatan terhadap Penggunaan Kendaraan                  Approach to Electric Vehicle Use [3-3] [305-1]
Listrik [3-3] [305-1]

Seiring dengan meningkatnya perhatian global              In line with the increasing global attention to energy
terhadap transisi energi dan dekarbonisasi sektor         transition and decarbonization of the transportation
transportasi, Perseroan secara berkala melakukan          sector, the Company periodically conducts studies
kajian terhadap potensi adopsi kendaraan listrik          on the potential adoption of electric vehicles to
(electric vehicles) sebagai penunjang operasional         support land operations. However, until the end of
darat. Namun demikian, hingga akhir tahun 2025,           2025, the Company has no plans to procure electric
Perseroan belum memiliki rencana pengadaan                vehicles in the near future.
kendaraan listrik dalam waktu dekat.

Keputusan ini terutama dipengaruhi oleh keterbatasan      This decision is mainly influenced by the limited
infrastruktur pendukung di lingkungan bandara             supporting infrastructure in airport environments in
di Indonesia, khususnya ketersediaan fasilitas            Indonesia, particularly the inadequate availability of
pengisian daya (charging facilities) yang belum           charging facilities to support daily and sustainable
memadai untuk mendukung operasional harian dan            operations. The Company views ecosystem
berkesinambungan. Perseroan memandang bahwa               readiness as a key factor in ensuring the effective
kesiapan ekosistem menjadi faktor kunci dalam             implementation of electric vehicles without
memastikan implementasi kendaraan listrik dapat           compromising operational safety and punctuality.
berjalan efektif tanpa mengganggu keselamatan             Nevertheless, the Company continues to monitor
dan ketepatan waktu operasional. Meskipun                 developments in infrastructure and policies related
demikian, Perseroan tetap memantau perkembangan           to electric vehicles as considerations for its medium-
infrastruktur dan kebijakan terkait kendaraan listrik     and long-term planning.
                                                                                                                              Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
sebagai bahan pertimbangan untuk perencanaan
jangka menengah dan panjang.

Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca                         Greenhouse Gas (GHG) Emissions Control
(GRK) [F.11] [102-4] [102-5] [102-6] [102-7] [102-8]      [F.11] [102-4] [102-5] [102-6] [102-7] [102-8]



Sebagai bagian dari komitmen menuju Net Zero              As part of its commitment towards Net Zero
Emissions 2050, IAA menempatkan pengendalian              Emissions 2050, IAA prioritizes greenhouse gas
dan penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) sebagai          (GHG) emission control and reduction in its corporate
prioritas utama dalam strategi keberlanjutan              sustainability strategy. Since 2021, IAA has been
perusahaan. Sejak tahun 2021, IAA terus berupaya          continuously striving to manage emission intensity
mengelola intensitas emisi melalui efisiensi              through operational efficiency, technological
operasional, inovasi teknologi, serta penggunaan          innovation, and more responsible energy use.
energi yang lebih bertanggung jawab. Upaya                These decarbonization efforts are carried out by
dekarbonisasi ini dilaksanakan melalui modernisasi        modernizing the aircraft fleet with new generation
armada pesawat dengan tipe generasi baru yang             types that have high fuel efficiency, optimizing flight
memiliki efisiensi bahan bakar tinggi, optimalisasi       routes, and implementing a strictly supervised Fuel
rute penerbangan, serta penerapan prosedur Fuel           Efficiency Management Program.
Efficiency Management Program yang diawasi
secara ketat.

                                                                                                                    387
Page 390
                                                                             Selain itu, Perseroan juga melaksanakan program                    In addition, the Company also implements energy
                                                                             efisiensi energi di area non-penerbangan, seperti                  efficiency programs in non-flight areas, such as
                                                                             kantor pusat (RedHouse) dan fasilitas pendukung                    the head office (RedHouse) and other supporting
                                                                             lainnya. Penggunaan lampu LED, pengaturan waktu                    facilities. The use of LED lights, the regulation of air
                                                                             operasional pendingin ruangan, serta pemantauan                    conditioning operating times, and the monitoring
                                                                             konsumsi listrik diharapkan dapat menurunkan emisi                 of electricity consumption are expected to reduce
                                                                             tidak langsung (Scope 2). Dalam lingkup rantai                     indirect emissions (Scope 2). In the supply chain,
                                                                             pasok, Perseroan saat ini masih berada dalam                       the Company is still in the process of enhancing
                                                                             tahap penguatan ketersediaan dan konsistensi data                  the availability and consistency of data to monitor
                                                                             untuk pemantauan emisi tidak langsung (Scope                       indirect emissions (Scope 3). Therefore, the
                                                                             3). Oleh karena itu, pengungkapan emisi Scope 3                    disclosure of Scope 3 emissions in this reporting
                                                                             pada periode pelaporan ini difokuskan khusus untuk                 period is focused specifically on 2025, covering
                                                                             tahun 2025, dengan cakupan Kategori 6: Business                    Category 6: Business Travel. Going forward, IAA will
                                                                             Travel (perjalanan dinas). Ke depan, IAA akan secara               gradually expand the scope of Scope 3 emissions
                                                                             bertahap memperluas ruang lingkup pengukuran                       measurement as data quality improves, including
                                                                             emisi Scope 3 seiring dengan peningkatan kualitas                  through stronger cross-functional coordination and
                                                                             data, termasuk melalui penguatan koordinasi lintas                 more active collaboration with business partners
                                                                             fungsi serta kolaborasi yang lebih aktif bersama                   to promote more energy-efficient and low-carbon
                                                                             mitra bisnis untuk mendorong praktik operasional                   operational practices.
                                                                             yang lebih efisien energi dan rendah karbon.

                                                                                                            Emisi Scope 1                        Emisi Scope 2                             Emisi Scope 3
                                                                                                            Scope 1 Emissions                    Scope 2 Emissions                        Scope 3 Emissions

                                                                             Deskripsi              Emisi GRK langsung yang              Emisi GRK tidak langsung yang           Emisi GRK tidak langsung
                                                                             Description            dihasilkan dari sumber yang          dihasilkan dari konsumsi energi         lainnya yang dihasilkan di
                                                                                                    dimiliki dan dioperasikan oleh       listrik                                 sepanjang rantai pasok, baik
                                                                                                    perusahaan                           Indirect GHG emissions from             aktivitas upstream maupun
                                                                                                    Direct GHG emissions generated       electricity consumption                 downstream
                                                                                                    by sources owned and operated                                                Other indirect GHG emissions
                                                                                                    by the company                                                               across the supply chain, including
                                                                                                                                                                                 upstream     and    downstream
                                                                                                                                                                                 activities
                                                                             Sumber Emisi           Konsumsi bahan bakar pesawat         Konsumsi      energi    listrik   di    Aktivitas    perjalanan       dinas
                                                                             Source of Emissions    terbang                              RedHouse                                (business travel)
                                                                                                    Aircraft fuel consumption            Electricity   consumption         at    Business travel
                                                                                                                                         RedHouse



                                                                             Untuk penghitungan emisi GRK, Perseroan                            To calculate GHG emissions, the Company refers
                                                                             berpedoman pada pendekatan dan panduan                             to the approaches and guidelines set in the
                                                                             yang ditetapkan dalam “Greenhouse Gas Protocol                     “Greenhouse Gas Protocol Corporate Accounting
                                                                             Corporate Accounting and Reporting Standard”,                      and Reporting Standard”, in which emission data is
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             dengan data emisi dihitung menggunakan faktor                      calculated using emission factors that are relevant
                                                                             emisi (emission factors) yang relevan sesuai dengan                with the country where the Company operates.
                                                                             negara tempat Perseroan beroperasi. Rincian emisi                  Details of the Company’s emissions in the last three
                                                                             Perseroan selama tiga (3) tahun terakhir dapat                     (3) years are presented in the following table:
                                                                             dilihat pada tabel berikut:


                                                                             Parameter                                          Satuan                  2025                     2024                 2023
                                                                                                                                  Unit

                                                                             Emisi Cakupan 1 (dari penerbangan saja)
                                                                             Scope 1 Emissions (flights only)                   Ton CO2e               698.662                  733.656*            663.330*

                                                                             Intensitas Emisi Cakupan 1 (per RPK)
                                                                             Intensity of Scope 1 Emissions (per RPK)       gCO2e/RPK                   80,85                     76,14               75,52

                                                                             Intensitas Emisi Cakupan 1 (per ASK)
                                                                             Intensity of Scope 1 Emissions (per ASK)       gCO2e/ASK                    65,37                    65,85                64,16

                                                                             Emisi Cakupan 2
                                                                                                                                Ton CO2e                998,76                  1.075,32**           1.085,76
                                                                             Scope 2 Emissions




388
Page 391
                                                                                                                                                                                                      LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                                                                                                        SUSTAINABILITY REPORT
Parameter                                                                    Satuan                              2025                            2024                           2023
                                                                                 Unit

Intensitas Emisi Cakupan 2
(per luas area kantor)
                                                                          Ton CO2e/m2                              0,10                            0,11                           0,11
Intensity of Scope 2 Emissions
(per office area)
Emisi Cakupan 3 - Kategori 6
(Perjalanan Dinas)***
                                                                            Ton CO2e                            989,52                               -                              -
Scope 3 Emissions - Category 6
(Business Travel)***
Total Emisi Cakupan 1, 2, dan 3
                                                                            Ton CO2e                         700.650,28                      734.731,32                     664.415,76
Total Scope 1, 2, and 3 Emissions
Pendapatan Usaha                                                             Rp juta
Operating Revenue                                                                                              7.874.332                      7.943.931                      6.625.321
                                                                            Rp million

Intensitas Emisi [E-02]                                             Ton CO2e / Rp juta
                                                                                                                 0,089                           0,092                           0,100
Intensity of Emissions [E-02]                                      Ton CO2e / Rp million

*   Terdapat restatement karena adanya penyempurnaan metodologi perhitungan emisi Scope            *   There is a restatement due to improvements in the Scope 1 emissions calculation
    1, dimana pada periode sebelumnya perhitungan hanya menggunakan faktor emisi CO2 dari              methodology, whereby in the previous period the calculation only used CO2 emission factors
    konsumsi bahan bakar penerbangan, sedangkan pada periode pelaporan ini perhitungan                 from aviation fuel consumption, whereas in this reporting period the calculation includes
    telah mencakup faktor emisi CH4 dan N2O yang dikonversi ke dalam satuan CO2 ekuivalen              CH4 and N2O emission factors converted into CO2 equivalent units using Global Warming
    menggunakan Global Warming Potential (GWP).                                                        Potential (GWP).

** Terdapat restatement terhadap data emisi Scope 2 tahun 2024 sebagai bagian dari upaya
   peningkatan konsistensi metodologi perhitungan emisi gas rumah kaca. Restatement                ** There is a restatement due to restating its Scope 2 emissions data for 2024 as part of its
   dilakukan melalui penyeragaman faktor emisi (emission factor) yang digunakan dalam                 efforts to improve the consistency of its greenhouse gas emissions calculation methodology.
   penghitungan emisi listrik agar mengacu pada satu referensi yang sama dan lebih konsisten          The restatement was carried out by standardizing the emission factors used in calculating
   antar-periode pelaporan.                                                                           electricity emissions so that they refer to the same reference and are more consistent
                                                                                                      between reporting periods.
*** Emisi yang dihasilkan dari aktivitas perjalanan dinas (business travel) meliputi penerbangan
    untuk perjalanan dinas dengan menggunakan maskapai selain AirAsia (non-AirAsia flights)        *** Emissions generated from business travel include flights for business travels using airlines
    dan aktivitas menginap di hotel. Emisi dihitung berdasarkan metodologi pada “Technical             other than AirAsia (non-AirAsia flights) and hotel stays. Emissions are calculated based on
    Guidance for Calculating Scope 3 Emissions” yang dipublikasikan oleh GHG Protocol, dan             the methodology in the Technical Guidance for Calculating Scope 3 Emissions published by
    faktor emisi yang bersumber dari “UK Government GHG Conversion Factors for Company                 the GHG Protocol, and emission factors sourced from the UK Government GHG Conversion
    Reporting” (versi 1.1 tahun 2024).                                                                 Factors for Company Reporting (version 1.1 year 2024).




Emisi Non-GRK [305-7]                                                                                  Non-GHG Emissions [305-7]

Selain emisi GRK, pembakaran bahan bakar                                                               Other than GHG emissions, the combustion of
penerbangan juga menghasilkan nitrogen oksida                                                          aviation fuel also produces nitrogen oxides (NOx),
(NOx), sulfur oksida (SOx), dan senyawa organik                                                        sulfur oxides (SOx), and volatile organic compounds
volatil (VOC). Emisi lainnya ini memengaruhi kualitas                                                  (VOCs) which affect air quality. Over the past few
udara. Selama beberapa tahun ke belakang,                                                              years, improvements in aircraft engine design
penyempurnaan desain mesin pesawat telah secara                                                        have gradually reduced these non-GHG emissions.
bertahap menurunkan emisi non-GRK tersebut.                                                            Through Annex 16 Volume III of the International
Melalui Annex 16 Volume III pada International                                                         Standards on Environmental Protection, ICAO has
Standards on Environmental Protection, ICAO telah                                                      set acceptable emission thresholds for aircraft
menetapkan ambang batas emisi yang dapat                                                               engines for these types of gases.
diterima dari mesin pesawat untuk jenis-jenis gas
                                                                                                                                                                                                                Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
tersebut.

Sebagai bentuk kepatuhan terhadap standar ICAO,                                                        In compliance with ICAO standards, IAA strives to
IAA berupaya mempertahankan armada pesawat                                                             maintain a relatively young fleet of aircraft and use
yang relatif muda dan menggunakan teknologi                                                            the latest technology. As of 2025, all IAA aircraft
terbaru. Hingga tahun 2025, seluruh mesin pesawat                                                      engines have met the most stringent NOx emission
IAA telah memenuhi standar emisi NOx dari ICAO                                                         standards of ICAO CAEP/8. Along with efforts to
CAEP/8 yang paling ketat. Seiring dengan upaya                                                         continue phasing out older aircraft, AirAsia Group is
untuk terus mengganti (phase out) pesawat dengan                                                       targeting 100% compliance with ICAO CAEP/8 NOx
umur yang lebih tua, Grup AirAsia menargetkan                                                          emission standards.
kepatuhan 100% terhadap standar emisi NOx dari
ICAO CAEP/8.




                                                                                                                                                                                                      389
Page 392
                                                                             Tabel Emisi Non-GRK
                                                                             Non-GHG Emissions Table

                                                                             Parameter                                                                Satuan                          2025                           2024                           2023
                                                                                                                                                          Unit

                                                                             Emisi NOx
                                                                             NOx Emissions                                                                Ton                        699,49                         744,79                         711,56

                                                                             Emisi SOx
                                                                             SOx Emissions                                                                Ton                         31,99                          34,07                          32,55

                                                                             Emisi VOC
                                                                             VOC Emissions                                                                 Kg                       110.600                         117.763                       112.508

                                                                             Catatan:                                                                                   Note:
                                                                             1. Data emisi NOx dan data kepatuhan diperoleh dari ICAO Emissions Data Bank Issue 29B.    1. NOx emission data and compliance data were obtained from ICAO Emissions Data Bank
                                                                             2. Data emisi SO2 dan VOC bersumber dari US Environmental Protection Agency (US EPA)          Issue 29B.
                                                                                pada Generic Aircraft Type Emission Factors Table, kategori Aircraft/Commercial. SO2    2. SO2 and VOC emission data were sourced from the US Environmental Protection Agency (US
                                                                                merupakan komponen tertinggi dari emisi SOx berdasarkan standar US EPA sehingga untuk      EPA) in the Generic Aircraft Type Emission Factors Table, category Aircraft/Commercial. SO2
                                                                                tujuan perhitungan, SO2 dianggap sebagai SOx.                                              is the highest component of SOx emissions based on US EPA standards; therefore, SO2 is
                                                                                                                                                                           considered SOx for calculation purposes.




                                                                             Pengelolaan Kebisingan (Noise Management)                                                     Noise Management

                                                                             Kebisingan mesin pesawat dapat berdampak pada                                                 Aircraft noise can affect the physical and
                                                                             kondisi fisik maupun psikis masyarakat di sekitar                                             psychological well-being of communities living near
                                                                             bandara, serta berpotensi mengganggu ekosistem                                                airports, while also potentially disrupting the natural
                                                                             alam. Menyadari hal tersebut, seluruh pesawat                                                 ecosystem. Recognizing this, all AirAsia aircraft
                                                                             AirAsia mematuhi beberapa standar kebisingan                                                  comply with the following noise standards:
                                                                             sebagai berikut:


                                                                              No. Kebijakan    atau Standar
                                                                                  Policy and Standard
                                                                                                                                                                                                               Pemenuhan Standar di 2025
                                                                                                                                                                                                                   Fulfilment of Standard in 2025

                                                                               1      ICAO Annex 16 Chapter 4                                                                                                                       100%
                                                                               2      CAAM Civil Aviation Directive - Environmental Protection (Aircraft Noise)                                                                     100%
                                                                               3      Airport Noise Abatement Procedures                                                                                                            100%


                                                                             Untuk meminimalkan polusi kebisingan, IAA                                                     To minimize noise pollution, IAA implements
                                                                             menerapkan langkah-langkah operasional seperti                                                operational measures such as idle reverse landing,
                                                                             idle reverse landing, reduced flap landing, dan single-                                       reduced flap landing, and single-engine taxi when
                                                                             engine taxi apabila memungkinkan. Praktik-praktik                                             possible. These practices significantly reduce noise
                                                                             ini secara signifikan mengurangi emisi kebisingan                                             whilst retaining operational efficiency.
                                                                             sekaligus menjaga efisiensi operasional.

                                                                             Penggunaan Air                                                                                Water Usage [F.8] [303-1] [303-2] [303-3] [303-4] [303-5]
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             [F.8] [303-1] [303-2] [303-3] [303-4] [303-5]



                                                                             Air merupakan salah satu sumber daya penting                                                  Water is one of the important resources used by
                                                                             yang digunakan Perseroan untuk menunjang                                                      the Company to support its operational activities,
                                                                             aktivitas operasional, khususnya kebutuhan harian                                             particularly for daily office needs such as bathing,
                                                                             perkantoran seperti mandi, cuci, dan kakus (MCK).                                             washing, and toilets (MCK). The water supply at the
                                                                             Pasokan air di kantor pusat (RedHouse) berasal dari                                           head office (RedHouse) comes from the Regional
                                                                             Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).                                                           Water Company (PDAM).

                                                                             Perseroan menjaga konsumsi air tetap efisien dan                                              The Company maintains efficient water consumption
                                                                             melakukan monitoring ketat penggunaan air untuk                                               and closely monitors water usage to prevent waste
                                                                             mencegah pemborosan serta meminimalkan risiko                                                 and minimize the risk of supply shortages in its
                                                                             kekurangan pasokan di wilayah operasional. Seluruh                                            operational areas. All wastewater or effluent is
                                                                             limbah air atau efluen diolah melalui Instalasi                                               treated through a Wastewater Treatment Plant
                                                                             Pengolahan Air Limbah (IPAL) sebelum dibuang ke                                               (IPAL) before being discharged into the environment,
                                                                             lingkungan, sesuai regulasi lingkungan hidup.                                                 in accordance with environmental regulations.




390
Page 393
                                                                                                                 LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                   SUSTAINABILITY REPORT
Target dan Upaya Pengurangan Konsumsi Air              Water Conservation Targets and Efforts
[3-3] [303-5]                                          [3-3] [303-5]



Perseroan menyadari bahwa pengelolaan air              The Company recognizes that water management
merupakan bagian penting dari upaya efisiensi          is an important part of resource efficiency and
sumber daya dan tanggung jawab lingkungan,             environmental responsibility, particularly in the
khususnya dalam operasional perkantoran dan            operation of offices and supporting facilities.
fasilitas pendukung. Sepanjang tahun 2025,             Throughout 2025, the Company’s water consumption
konsumsi air Perseroan tercatat dengan rata-rata       was recorded at an average of 274 m2 per month,
sebesar 274 m2 per bulan, yang mencerminkan            reflecting normal operational requirements during
kebutuhan operasional normal pada periode              the reporting period.
pelaporan.

Berdasarkan      evaluasi atas  pola    konsumsi       Based on an evaluation of this consumption pattern,
tersebut, Perseroan telah menetapkan target            the Company has set a water conservation target
pengurangan konsumsi air untuk tahun 2026, yaitu       for 2026 of 250 m2 per month on average. This target
mencapai rata-rata 250 m2 per bulan. Target ini        represents a reduction of approximately 25 m2 per
setara dengan penurunan sekitar 25 m2 per bulan        month compared to the average consumption in
dibandingkan dengan rata-rata konsumsi tahun           2025. The target was set realistically, taking into
2025. Penetapan target dilakukan secara realistis      account operational conditions, employee needs,
dengan mempertimbangkan kondisi operasional,           and potential efficiencies that can be achieved
kebutuhan karyawan, serta potensi efisiensi yang       without compromising the comfort and functionality
dapat dicapai tanpa mengganggu kenyamanan              of the facilities.
dan fungsi fasilitas.

Sebagai langkah konkret untuk mendukung                As a concrete step to support the achievement of
pencapaian target tersebut, Perseroan secara           this target, the Company is gradually implementing
bertahap menerapkan sejumlah inisiatif efisiensi       a number of water efficiency initiatives, including the
air, antara lain pemasangan keran otomatis pada        installation of automatic faucets in toilet facilities
fasilitas toilet untuk mengurangi penggunaan air       to reduce unnecessary water use. In addition, the
yang tidak diperlukan. Selain itu, Perseroan juga      Company is also adjusting the water flow rate on
melakukan penyesuaian debit air pada keran             existing toilet faucets to ensure that water usage
toilet eksisting guna memastikan penggunaan air        remains optimal as needed. These initiatives are
tetap optimal sesuai kebutuhan. Inisiatif-inisiatif    expected to foster more prudent water usage habits
ini diharapkan dapat membangun kebiasaan               in the work environment, while contributing to a
penggunaan air yang lebih bijak di lingkungan kerja,   reduction in water consumption in a sustainable
sekaligus berkontribusi pada pengurangan konsumsi      manner.
air secara berkelanjutan.


Tabel Konsumsi Air

                                                                                                                           Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Water Consumption Table

Penggunaan Air                              Satuan            2025             2024              2023
Water Usage                                    Unit

Penggunaan Air (PDAM)
                                               m3             3.307            4.395              4.661
Water Usage (PDAM)


Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatat               Throughout      2025,   the   Company’s      water
penurunan konsumsi air dibandingkan dengan tahun       consumption decreased compared to 2024. This
2024. Penurunan sebesar 24,75% ini tercermin           24.75% decrease was reflected in the intensity
pada intensitas penggunaan air, seiring dengan         of water use, along with a reduction in water
berkurangnya kebutuhan air untuk aktivitas non-        requirements for non-routine activities. This
rutin. Kondisi tersebut terutama dipengaruhi           condition was mainly influenced by the intensity
oleh tingginya aktivitas proyek renovasi dan           of renovation and facility construction projects in
pembangunan fasilitas pada tahun 2024, yang            2024, which were no longer significant in the 2025
tidak lagi berlangsung secara signifikan pada tahun    reporting year.
pelaporan 2025.




                                                                                                                 391
Page 394
                                                                             Pada tahun 2024, konsumsi air meningkat sejalan        In 2024, water consumption increased in line with the
                                                                             dengan pelaksanaan sejumlah proyek infrastruktur,      realization of a number of infrastructure projects,
                                                                             antara lain pembangunan fasilitas lapangan             including the construction of the RedCourt sports
                                                                             olahraga RedCourt, pembaharuan paving block            facility, the renewal of phase 1 paving blocks, and the
                                                                             fase 1, serta pembangunan Tempat Penampungan           construction of a temporary waste storage facility
                                                                             Sementara (TPS) limbah. Seluruh proyek tersebut        (TPS). All of these projects required a larger supply
                                                                             memerlukan pasokan air dalam jumlah lebih besar,       of water, particularly for construction work, area
                                                                             khususnya untuk pekerjaan konstruksi, pembersihan      cleaning, and facility testing. With the completion
                                                                             area, dan pengujian fasilitas. Dengan selesainya       of most of these projects, water demand in 2025
                                                                             sebagian besar proyek tersebut, kebutuhan air          returned to a more normal and stable operational
                                                                             pada tahun 2025 kembali berada pada tingkat            level.
                                                                             operasional yang lebih normal dan stabil.

                                                                             Penurunan konsumsi air ini tidak diposisikan sebagai   This reduction in water consumption is not positioned
                                                                             pencapaian yang bersifat sementara, melainkan          as a temporary achievement, but rather as an
                                                                             menjadi indikator awal atas penguatan pengelolaan      early indicator of stronger, more controlled, and
                                                                             sumber daya air yang lebih terkendali dan terukur di   measurable water resource management in the
                                                                             lingkungan operasional. Perseroan terus memantau       operational environment. The Company continues
                                                                             penggunaan air secara berkala untuk memastikan         to monitor water usage regularly to ensure that the
                                                                             bahwa efisiensi yang dicapai tidak berdampak           efficiency does not impact operational quality or
                                                                             pada kualitas operasional maupun kenyamanan            workplace comfort.
                                                                             lingkungan kerja.

                                                                             Perseroan memiliki rencana pengelolaan air yang        The Company has a water management plan
                                                                             dirancang untuk memastikan konservasi serta            designed to ensure sustainable conservation
                                                                             efisiensi penggunaan air secara berkelanjutan.         and efficiency in water usage. This plan is part of
                                                                             Rencana ini menjadi bagian dari pendekatan             the Company’s approach to responsible natural
                                                                             Perseroan dalam mengelola sumber daya alam             resource management.
                                                                             secara bertanggung jawab.

                                                                             Rencana pengelolaan air tersebut mencakup              The water management plan includes several key
                                                                             beberapa inisiatif utama, antara lain:                 initiatives, including:
                                                                             a. target pengurangan konsumsi air, penetapan          a. water conservation targets, installation of
                                                                                perangkat hemat air;                                     water-saving devices;
                                                                             b. pengaturan debit dan tekanan air; serta             b. regulation of water flow and pressure; and
                                                                             c. implementasi program pemanfaatan air olahan         c. implementation of a program to utilize treated
                                                                                dari Sewage Treatment Plant (STP) untuk                  water from the Sewage Treatment Plant (STP)
                                                                                kegiatan penyiraman tanaman di RedHouse.                 for watering plants at RedHouse.

                                                                             Melalui pemanfaatan air hasil olahan STP, Perseroan    By utilizing treated water from the STP, the Company
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             berupaya mengurangi ketergantungan terhadap            seeks to reduce its dependence on clean water while
                                                                             air bersih sekaligus mengoptimalkan penggunaan         optimizing the reuse of water for safe and appropriate
                                                                             kembali air untuk kebutuhan operasional yang           operational needs. This approach supports water
                                                                             aman dan sesuai peruntukannya. Pendekatan ini          conservation efforts without compromising hygiene,
                                                                             mendukung upaya konservasi air tanpa mengurangi        safety, and workplace comfort standards.
                                                                             standar kebersihan, keselamatan, dan kenyamanan
                                                                             lingkungan kerja.

                                                                             Ke depan, Perseroan akan terus menyempurnakan          Going forward, the Company will continue to refine
                                                                             penerapan rencana pengelolaan air melalui              the implementation of its water management
                                                                             pemantauan berkala, evaluasi efektivitas inisiatif,    plan through regular monitoring, evaluation of the
                                                                             serta peningkatan kesadaran karyawan terhadap          effectiveness of initiatives, and increasing employee
                                                                             pentingnya penggunaan air secara efisien. Dengan       awareness of the importance of efficient water use.
                                                                             langkah-langkah tersebut, Perseroan berkomitmen        With these efforts, the Company is committed to
                                                                             untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan            maintaining a balance between operational needs
                                                                             operasional dan tanggung jawab terhadap                and its responsibility for the sustainability of water
                                                                             kelestarian sumber daya air.                           resources.




392
Page 395
                                                                                                              LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                SUSTAINABILITY REPORT
Pengelolaan Air Limbah [303-2] [303-4]                 Wastewater Management [303-2] [303-4]

Perseroan mengelola air limbah operasional secara      The Company manages operational wastewater
bertanggung jawab sebagai bagian dari upaya            responsibly as part of its efforts to maintain
menjaga kualitas lingkungan dan memastikan             environmental quality and ensure compliance
kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.             with applicable regulations. Throughout 2025,
Sepanjang tahun 2025, pengolahan air limbah di         wastewater treatment in the Company’s operational
lingkungan operasional Perseroan dilakukan dengan      environment was carried out using a Sewage
memanfaatkan Sewage Treatment Plant (STP) yang         Treatment Plant (STP) managed in accordance with
dikelola berdasarkan Prosedur Operasional Standar      internal Standard Operating Procedures (SOPs).
(SOP) internal.

Sistem pengolahan air limbah yang digunakan            The Wastewater Treatment Plant (WWTP) uses
adalah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)          an anaerobic system with a capacity of 60 m3,
dengan sistem anaerob berkapasitas 60 m3, yang         designed to treat domestic wastewater before
dirancang untuk mengolah air limbah domestik           being discharged into the environment. The treated
sebelum dilepas ke lingkungan. Air limbah yang telah   wastewater is then discharged into government
melalui proses pengolahan selanjutnya dialirkan        drainage channels, in accordance with the quality
ke saluran drainase pemerintah, dengan tetap           standards and technical requirements set by the
memperhatikan baku mutu dan persyaratan teknis         relevant authorities.
yang ditetapkan oleh otoritas terkait.

Pada tahun 2025, tidak terdapat perubahan              In 2025, there were no significant changes to the
signifikan pada sistem pengolahan air limbah yang      wastewater treatment system used. Management
digunakan. Fokus pengelolaan diarahkan pada            focused on the operational consistency of the STP,
konsistensi operasional STP, pemantauan rutin,         routine monitoring, and compliance with obligations
serta pemenuhan kewajiban kepatuhan agar proses        so that the treatment process ran according to its
pengolahan berjalan sesuai kapasitas dan fungsi        planned capacity and function. This approach aimed
yang direncanakan. Pendekatan ini bertujuan untuk      to minimize the potential environmental impact of
meminimalkan potensi dampak lingkungan dari            the Company’s daily operations.
aktivitas operasional harian Perseroan.

Kepatuhan terhadap Regulasi Pengelolaan Air            Compliance with Wastewater Management
Limbah                                                 Regulations

Dalam mengelola air limbah, Perseroan mengacu          In managing wastewater, the Company refers and
dan mematuhi ketentuan peraturan perundang-            complies with applicable laws and regulations,
undangan yang berlaku, antara lain:                    including:
1. Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun                 1. Government Regulation No. 82 of 2001
    2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan               concerning Water Quality Management and
    Pengendalian Pencemaran Air;                            Water Pollution Control;
                                                                                                                        Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
2. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan              2. Minister of Environment and Forestry Regulation
    Kehutanan Nomor 68 Tahun 2016 tentang Baku              No. 68 of 2016 concerning Domestic Wastewater
    Mutu Air Limbah Domestik; serta                         Quality Standards; and
3. Ketentuan dan persyaratan teknis yang               3. Technical provisions and requirements set by the
    ditetapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH)            Tangerang City Environment Agency (DLH).
    Kota Tangerang.

Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat pembaruan         Throughout 2025, there were no regulatory
regulasi yang berdampak signifikan terhadap            updates that significantly impacted wastewater
mekanisme pengelolaan air limbah. Perseroan tetap      management mechanisms. The Company continues
memastikan bahwa seluruh proses pengolahan dan         to ensure that all wastewater treatment and
pembuangan air limbah dilakukan sesuai dengan          disposal processes are carried out in accordance
peraturan yang berlaku serta memenuhi persyaratan      with applicable regulations and meet the supervision
pengawasan dari instansi berwenang.                    requirements of the competent authorities.

Ke depan, Perseroan akan terus menjaga kepatuhan       Going forward, the Company will continue to
dan keandalan sistem pengolahan air limbah melalui     maintain the compliance and reliability of its
pemantauan berkala dan evaluasi operasional,           wastewater treatment system through regular




                                                                                                              393
Page 396
                                                                             sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam                monitoring and operational evaluations, in line with
                                                                             menjalankan kegiatan usaha yang bertanggung                 its commitment to conducting business activities
                                                                             jawab terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.           that are responsible towards the environment and
                                                                                                                                         the surrounding community.

                                                                             Keanekaragaman Hayati                                       Biodiversity [F.9] [F.10] [304-1] [304-2] [304-3] [304-4]
                                                                             [F.9] [F.10] [304-1] [304-2] [304-3] [304-4]



                                                                             Sebagai bagian dari komitmen terhadap praktik               As part of its commitment to responsible and
                                                                             bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan,            sustainable business practices, the Company
                                                                             Perseroan memastikan bahwa seluruh kegiatan                 ensures that all operational activities, including
                                                                             operasional, termasuk layanan pengiriman kargo              cargo delivery services that involve flora and fauna,
                                                                             yang melibatkan flora dan fauna, dilaksanakan               are carried out in accordance with national laws
                                                                             sesuai dengan ketentuan hukum nasional dan                  and international conventions. This commitment is
                                                                             konvensi    internasional. Komitmen   ini  tidak            not only compliance-oriented, but also part of the
                                                                             hanya berorientasi pada kepatuhan, tetapi juga              company’s concrete efforts to support biodiversity
                                                                             merupakan bagian dari upaya nyata perusahaan                conservation and prevent the illegal trade of rare
                                                                             untuk mendukung pelestarian keanekaragaman                  animals and plants.
                                                                             hayati dan mencegah terjadinya perdagangan
                                                                             ilegal satwa serta tumbuhan langka.

                                                                             Perseroan menyadari bahwa keberadaan kegiatan               The Company recognizes that its operational
                                                                             operasional di berbagai bandara dan rute                    activities at various airports and flight routes may
                                                                             penerbangan dapat bersinggungan dengan wilayah              intersect with areas that are located near or have
                                                                             yang berada dekat atau memiliki nilai konservasi dan        conservation and biodiversity value. Therefore,
                                                                             keanekaragaman hayati. Oleh karena itu, Perseroan           the Company is committed to ensuring that all
                                                                             berkomitmen untuk memastikan seluruh aktivitas              operational activities are carried out responsibly
                                                                             operasional dijalankan secara bertanggung jawab             and in accordance with applicable regulations, in
                                                                             dan sesuai ketentuan yang berlaku, sebagai                  line with its support for ecosystem conservation.
                                                                             bagian dari dukungan terhadap pelestarian                   Biodiversity conservation efforts are carried out
                                                                             ekosistem. Upaya konservasi keanekaragaman                  by strengthening governance and compliance,
                                                                             hayati dilakukan melalui penguatan tata kelola              implementing relevant operational procedures,
                                                                             dan kepatuhan, penerapan prosedur operasional               and coordinating with relevant authorities and
                                                                             yang relevan, serta koordinasi dengan otoritas dan          stakeholders to ensure that the Company’s activities
                                                                             pemangku kepentingan terkait guna memastikan                remain in line with the principles of sustainability and
                                                                             aktivitas Perseroan tetap selaras dengan prinsip            environmental protection.
                                                                             keberlanjutan dan perlindungan lingkungan.

                                                                             Dalam operasionalnya, IAA tidak menerima                    In its operations, IAA does not accept shipments of
                                                                             pengiriman live animal (pet) dan hewan yang                 live animals (pets) and endangered animals, such
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             terancam punah, seperti: hiu, pari manta, dan               as sharks, manta rays, and pangolins. IAA accepts
                                                                             trenggiling. IAA menerima beberapa jenis komoditas          several types of commodities transported in cargo
                                                                             yang diangkut dalam layanan kargo berupa                    services in the form of certain perishable shipments,
                                                                             perishable shipment tertentu, seperti: live fish,           such as: live fish, edible fish, live crabs, live eels, live
                                                                             edible fish, live crab, live eel, live shell, live plant,   shells, live plants, frozen meat, frozen seafood, fresh
                                                                             frozen meat, frozen seafood, fresh fruit, cut flower,       fruit, cut flowers, vegetables, and fish seeds, subject
                                                                             vegetable, dan bibit ikan, sesuai dengan ketentuan          to applicable regulations and standard operating
                                                                             dan prosedur operasional standar yang berlaku.              procedures. IAA implements a zero tolerance
                                                                             IAA menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap            policy against smuggling, illegal wildlife trade, and
                                                                             penyelundupan, perdagangan ilegal satwa, maupun             shipment of forest products that violate national
                                                                             pengiriman hasil hutan yang melanggar ketentuan             regulations and international agreements.
                                                                             nasional maupun perjanjian internasional.

                                                                             Hingga 31 Desember 2025, seluruh aktivitas usaha            As of December 31, 2025, all business activities of
                                                                             Perseroan beserta entitas anak tidak beroperasi di          the Company and its subsidiaries are not operating
                                                                             kawasan konservasi, area lindung, atau wilayah yang         in conservation areas, protected areas, or areas
                                                                             memiliki nilai penting bagi keanekaragaman hayati           that are important for biodiversity according to
                                                                             menurut kriteria nasional maupun internasional.             national and international criteria. Until the end
                                                                             Sampai akhir tahun 2025 tidak terdapat risiko atau          of 2025, there were no significant direct risks or




394
Page 397
                                                                                                                   LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                     SUSTAINABILITY REPORT
dampak langsung yang signifikan terhadap flora           impacts on protected flora and fauna, biodiversity,
dan fauna yang dilindungi, keanekaragaman hayati,        or critical ecosystems resulting from the company’s
maupun ekosistem kritis yang diakibatkan oleh            operational activities. Throughout the reporting
kegiatan operasional perusahaan. Sepanjang tahun         year, the Company also did not record any cases of
pelaporan, Perseroan juga tidak mencatat adanya          violations or shipments of protected flora and fauna
kasus pelanggaran atau pengiriman kargo flora dan        without permission.
fauna yang dilindungi tanpa izin.

Pada tahun pelaporan, terdapat program Tanggung          During the reporting year, the Company implemented
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perseroan yang        a Social and Environmental Responsibility (SER)
berkontribusi terhadap pelestarian keanekaragaman        program that contributed to the preservation of
hayati, terutama Program Penanaman Mangrove              biodiversity, particularly the TERA Batch-6 Mangrove
TERA Batch-6 dan pemberian hibah kepada social           Planting Program and the provision of grants to the
enterprise SwaraOwa. Informasi lebih rinci mengenai      social enterprise SwaraOwa. Detailed information
program-program ini dapat dilihat pada bagian            about these programs can be found in the Social
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.           and Environmental Responsibility Activities section.

Biaya Lingkungan Hidup [F.4]                             Environmental Expenses [F.4]

Sebagai wujud nyata komitmen terhadap pelestarian        As a tangible manifestation of its commitment
lingkungan, Perseroan terus berinvestasi dalam           to environmental conservation, the Company
berbagai inisiatif yang mendukung keberlanjutan          continues to invest in various initiatives that support
dan penanganan isu-isu lingkungan. Program ini           sustainability and address environmental issues. This
difokuskan untuk mengurangi dampak negatif dari          program focuses on reducing the negative impact
kegiatan operasional, termasuk potensi pencemaran        of operational activities, including potential water
air dan limbah, polusi udara serta emisi, hingga         and waste pollution, air pollution and emissions, and
kebisingan yang dapat mempengaruhi kenyamanan,           noise that can affect the comfort, health, and safety
kesehatan, dan keselamatan karyawan maupun               of employees and the surrounding community.
masyarakat sekitar.

Selama tahun 2025, Perseroan telah mengeluarkan          In 2025, the Company has spent Rp436.000.000,00,-
biaya sebesar Rp436.000.000,00,- yang digunakan          to     support     environmental      maintenance,
untuk     mendukung      kegiatan   pemeliharaan,        management, and development activities. This
pengelolaan, dan pengembangan lingkungan                 investment is part of ongoing efforts to maintain a
hidup. Investasi ini merupakan bagian dari upaya         balance between business growth and environmental
berkelanjutan dalam menjaga keseimbangan antara          responsibility.
pertumbuhan bisnis dan tanggung jawab lingkungan.

Pengaduan terkait Lingkungan Hidup [F.16]                Environmental Complaints [F.16]

Perseroan     menegaskan       komitmennya       untuk   The Company emphasizes its commitment to
                                                                                                                             Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
menjalankan setiap aktivitas operasional secara          conducting all operational activities responsibly
bertanggung jawab dan sesuai prinsip tata                and in accordance with the principles of good
kelola lingkungan yang baik (Good Environmental          environmental governance. As part of its
Governance).     Sebagai     bagian     dari    sistem   environmental management system, the Company
manajemen lingkungan, Perseroan menerapkan               applies the precautionary principle in all business
prinsip kehati-hatian (precautionary principle) dalam    processes and ensures compliance with all relevant
setiap proses bisnis serta memastikan kepatuhan          national regulations and international environmental
terhadap seluruh peraturan nasional dan kebijakan        policies.
lingkungan internasional yang relevan.

Untuk mendukung hal tersebut, Perseroan memiliki         To support its commitment, the Company has
mekanisme pengaduan dan pelaporan lingkungan             established an environmental complaint and
yang dapat diakses oleh karyawan, mitra kerja,           reporting mechanism that is accessible to employees,
maupun masyarakat umum melalui kanal resmi               business partners, and the general public through
perusahaan. Seluruh laporan atau keluhan yang            the Company’s official channels. All reports or
diterima akan diverifikasi dan ditindaklanjuti oleh      complaints received will be verified and followed up
bagian atau tim terkait sesuai dengan prosedur dan       by the relevant department or team in accordance
peraturan yang berlaku.                                  with applicable procedures and regulations.




                                                                                                                   395
Page 398
                                                                             Sepanjang tahun pelaporan 2025, Perseroan tidak          Throughout the 2025 reporting year, the Company did
                                                                             menerima pengaduan maupun keluhan terkait                not receive any complaints or grievances related to
                                                                             pengelolaan lingkungan hidup di seluruh area             environmental management in all of its operational
                                                                             operasional. Hasil ini mencerminkan efektivitas sistem   areas. This achievement reflects the effectiveness of
                                                                             pemantauan dan implementasi kebijakan lingkungan         the company’s environmental monitoring systems and
                                                                             perusahaan, serta menunjukkan tingkat kepatuhan          policy implementation, while also demonstrating a
                                                                             yang tinggi terhadap peraturan yang berlaku.             high level of compliance with applicable regulations.

                                                                             Capaian tersebut menekankan konsistensi Perseroan        This achievement highlights the Company’s
                                                                             dalam menjaga kualitas lingkungan, membangun             consistency in maintaining environmental quality,
                                                                             hubungan yang harmonis dengan masyarakat                 building harmonious relationships with the
                                                                             sekitar, dan memastikan bahwa pertumbuhan bisnis         surrounding community, and ensuring that its
                                                                             yang dicapai selalu sejalan dengan tanggung jawab        business growth is always in line with its social and
                                                                             sosial dan lingkungan perusahaan.                        environmental responsibilities.

                                                                             Kepatuhan terhadap Regulasi        [307-1]               Regulatory Compliance [307-1]

                                                                             Perseroan berkomitmen penuh untuk mematuhi               The Company is fully committed to complying
                                                                             seluruh peraturan dan standar lingkungan yang            with all applicable environmental regulations and
                                                                             berlaku, baik di tingkat nasional maupun internasional   standards, both nationally and internationally,
                                                                             di setiap kawasan operasinya. Sepanjang periode          in each of its operating areas. Throughout the
                                                                             pelaporan, tidak terdapat pelanggaran material           reporting period, there were no material violations of
                                                                             terhadap undang-undang atau regulasi lingkungan,         environmental laws or regulations, nor were there any
                                                                             serta tidak ada sanksi administratif maupun yudisial     significant administrative or judicial sanctions. This
                                                                             yang signifikan. Komitmen ini diwujudkan melalui         commitment is realized through regular monitoring
                                                                             pemantauan dan evaluasi kepatuhan secara                 and evaluation of compliance, implementation
                                                                             berkala, pelaksanaan audit internal, pembaruan           of internal audits, updating of environmental
                                                                             kebijakan lingkungan, serta program pelatihan bagi       policies, and training programs for all employees to
                                                                             seluruh karyawan guna memperkuat penerapan               strengthen the implementation of environmentally
                                                                             praktik operasional yang ramah lingkungan.               friendly operational practices.




                                                                             Kinerja Sosial
                                                                             Social Performance
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Pendekatan Kami [3-3]                                    Our Approach [3-3]

                                                                             Perseroan memandang bahwa sumber daya                    The Company believes that human resources
                                                                             manusia dan nilai-nilai sosial merupakan fondasi         and social values are the main foundations of
                                                                             utama dalam menjalankan kegiatan bisnis secara           sustainable business activities. In terms of human
                                                                             berkelanjutan. Dalam aspek pengembangan SDM,             resource development, the Company strives to
                                                                             Perseroan berupaya menciptakan lingkungan kerja          create an inclusive and productive work environment
                                                                             yang inklusif dan produktif dengan memperlakukan         by treating every employee as part of one big family.
                                                                             setiap karyawan sebagai bagian dari satu keluarga
                                                                             besar.




396
Page 399
                                                                                                                   LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                     SUSTAINABILITY REPORT
Guna memastikan nilai-nilai tersebut diterapkan          To ensure that these values are consistently
secara konsisten dalam praktik operasional,              applied in operational practices, the Company is
Perseroan didukung oleh kerangka kebijakan dan           supported by the following policy framework and
sistem keselamatan sebagai berikut:                      safety system:
•    Safety Policy Statement                             •   Safety Policy Statement
     Kebijakan Keselamatan IAA yang telah                    The amended IAA Safety Policy was published
     mengalami amandemen dipublikasikan pada                 in August 2025 in line with changes in
     bulan Agustus 2025 seiring dengan perubahan             postholder, as a reaffirmation of management’s
     postholder,     sebagai   penegasan       kembali       commitment to the implementation of the
     komitmen manajemen terhadap penerapan                   Safety Management System (SMS).
     Sistem Manajemen Keselamatan (Safety
     Management System/SMS).
•    Penyelarasan        Regulasi     dan     Standar    •    Alignment with International Regulations and
     Internasional                                            Standards
     Seluruh     penerapan     Sistem     Manajemen           The implementation of the IAA Safety
     Keselamatan IAA diselaraskan dengan ICAO                 Management System is aligned with ICAO
     Standards and Recommended Practices (SARPs)              Standards and Recommended Practices (SARPs)
     Annex 19 - Safety Management, sebagaimana                Annex 19 - Safety Management, as adopted in
     diadopsi dalam Republic of Indonesia CASR                the Republic of Indonesia CASR Part 19.
     Part 19.
•    Occupational Safety, Health, and Environmental      •    Occupational Safety, Health, and Environmental
     Manual                                                   Manual
     IAA mengacu pada SMK3 Manual 02 00                       IAA refers to SMK3 Manual 02 00 November
     November 2025 (Doc No. IAA/FMD/M/001)                    2025 (Doc No. IAA/FMD/M/001) as the main
     sebagai pedoman utama dalam pengelolaan                  guideline in managing occupational safety and
     keselamatan dan kesehatan kerja serta aspek              health as well as environmental aspects in all
     lingkungan di seluruh aktivitas operasional.             operational activities.
•    Emergency Response Plan (ERP)                       •    Emergency Response Plan (ERP)
     Kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi                   Preparedness in facing emergency conditions is
     darurat diatur melalui ERP Manual 01 00                  regulated through the ERP Manual 01 00 April
     April 2025 (Doc No. IAA/CSF/M/003) untuk                 2025 (Doc No. IAA/CSF/M/003) to ensure a
     memastikan respons darurat yang terkoordinasi            coordinated and effective emergency response.
     dan efektif.
•    Flight Data Analysis Manual                         •    Flight Data Analysis Manual
     Pendekatan       keselamatan     berbasis    data        A data-based safety approach is implemented
     diterapkan melalui FDA SOP 04 00 September               through FDA SOP 04 00 September 2024
     2024 (Doc No. IAA/CSF/S/001) guna memantau               (Doc No. IAA/CSF/S/001) to monitor flight
     kinerja penerbangan dan mengidentifikasi                 performance and proactively identify potential
     potensi risiko keselamatan secara proaktif.              safety risks.4
•    IATA Operational Safety Audit (IOSA)                •    IATA Operational Safety Audit (IOSA)
     IAA merencanakan pelaksanaan IOSA pada                   IAA plans to implement IOSA in 2026 as part
                                                                                                                             Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
     tahun 2026 sebagai bagian dari upaya                     of its continuous improvement efforts and
     peningkatan berkelanjutan dan penyelarasan               alignment with international aviation safety
     dengan standar keselamatan internasional                 standards.
     industri penerbangan.

Dari sisi pendekatan sosial, Perseroan memastikan        From a social perspective, the Company ensures
bahwa setiap aktivitas operasional, termasuk produk      that all operational activities, including the products
dan layanan yang dihadirkan, mampu memberikan            and services it provides, are able to positively impact
dampak positif bagi masyarakat. Komitmen ini             the community. This commitment is realized through
diwujudkan melalui berbagai prioritas utama, antara      several key priorities, including:
lain:
1. Menjaga keselamatan kerja di seluruh area             1.   Maintaining occupational safety in all
      operasional;                                            operational areas;
2. Mendorong pemberdayaan dan pengembangan               2.   Promoting the empowerment and competency
      kompetensi Allstars;                                    development of Allstars;
3. Melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial            3.   Implementing a Social and Environmental
      dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada                Responsibility program that focuses on
      peningkatan kesejahteraan masyarakat.                   improving community welfare.




                                                                                                                   397
Page 400
                                                                             Perekrutan dan Retensi Talenta [F.18]                   Talent Recruitment and Retention [F.18]

                                                                             Perseroan memandang talenta sebagai penggerak           The Company regards talent as the driving force
                                                                             utama keberlanjutan organisasi. Oleh karena itu,        behind organizational sustainability. Therefore,
                                                                             Perseroan menerapkan strategi perekrutan yang           the Company’s recruitment strategy focuses on
                                                                             berfokus pada penarikan talenta terbaik yang            attracting the best talent who are aligned with its
                                                                             selaras dengan nilai, budaya, dan tujuan jangka         values, culture, and long-term goals. The recruitment
                                                                             panjang perusahaan. Proses perekrutan dirancang         process is designed to be transparent, inclusive,
                                                                             secara transparan, inklusif, dan berbasis kompetensi    and competency-based, utilizing various channels,
                                                                             dengan memanfaatkan berbagai kanal, termasuk            including online platforms, partnerships with
                                                                             platform daring, kemitraan dengan institusi             educational institutions, and internal recruitment
                                                                             pendidikan, serta program internal recruitment.         programs.

                                                                             Selain pemenuhan kebutuhan bisnis, strategi ini         Besides fulfilling business needs, this strategy
                                                                             juga menekankan penguatan employer branding             also focuses on strengthening employer branding
                                                                             melalui komunikasi yang konsisten mengenai nilai        through consistent communication about company
                                                                             perusahaan, lingkungan kerja yang kolaboratif,          values, a collaborative work environment, and
                                                                             serta peluang pengembangan karir jangka panjang.        long-term career development opportunities. This
                                                                             Pendekatan ini memastikan bahwa kandidat                approach ensures that new hires not only have the
                                                                             yang bergabung tidak hanya memiliki kapabilitas         right technical capabilities, but also a commitment
                                                                             teknis yang sesuai, tetapi juga komitmen terhadap       to the growth and sustainability of the organization.
                                                                             pertumbuhan dan keberlanjutan organisasi.

                                                                             Kesetaraan Kesempatan Kerja dan Rekrutmen               Equal Employment Opportunity and Inclusive
                                                                             yang Inklusif                                           Recruitment

                                                                             Perseroan menerapkan prinsip Equal Employment           The Company applies the principle of Equal
                                                                             Opportunity (EEO) dalam seluruh proses perekrutan.      Employment Opportunity (EEO) in all recruitment
                                                                             Setiap kandidat dinilai secara adil dan berbasis        processes. Each candidate is assessed fairly and
                                                                             merit, tanpa diskriminasi atas dasar jenis kelamin,     based on merit, regardless of gender, age, ethnicity,
                                                                             usia, etnis, agama, disabilitas, maupun karakteristik   religion, disability, or other personal characteristics.
                                                                             personal lainnya. Kebijakan rekrutmen non-              A    non-discriminatory       recruitment   policy    is
                                                                             diskriminatif diterapkan secara konsisten, didukung     consistently applied, supported by standardized
                                                                             oleh kriteria seleksi yang terstandarisasi untuk        selection criteria to minimize potential bias, as well
                                                                             meminimalkan potensi bias, serta kepatuhan              as compliance with applicable labor regulations.
                                                                             terhadap peraturan ketenagakerjaan yang berlaku.

                                                                             Komitmen terhadap keberagaman dan inklusi ini           This commitment to diversity and inclusion aims to
                                                                             bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang       create a work environment that respects differences
                                                                             saling menghargai perbedaan dan menyediakan             and provides equal opportunities for all talents to
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             kesempatan yang setara bagi seluruh talenta untuk       develop.
                                                                             berkembang.

                                                                             Inisiatif Perekrutan Talenta Tahun 2025                 2025 Talent Recruitment Initiative

                                                                             Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan                 In 2025, the Company implemented various
                                                                             berbagai inisiatif untuk memastikan pemenuhan           initiatives to ensure the fulfillment of appropriate
                                                                             kebutuhan talenta yang tepat dan berkelanjutan.         and sustainable talent needs. Through internal and
                                                                             Melalui internal and external job posting di platform   external job postings on internal platforms (Workvivo
                                                                             internal (Workvivo dan Workday) serta platform          and Workday) and external professional platforms
                                                                             profesional eksternal seperti LinkedIn, sekitar 30%     such as LinkedIn, approximately 30% of position
                                                                             kebutuhan posisi berhasil dipenuhi melalui mobilitas    needs were successfully occupied through internal
                                                                             internal. Hal ini mendukung pengembangan karier         mobility. This has supported employee career
                                                                             karyawan sekaligus meningkatkan retensi talenta.        development while increasing talent retention.
                                                                             Sementara itu, perekrutan eksternal memperkaya          Meanwhile, external recruitment has enriched the
                                                                             organisasi dengan perspektif dan keahlian baru dari     organization with new perspectives and expertise
                                                                             latar belakang yang beragam.                            from diverse backgrounds.




398
Page 401
                                                                                                                  LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                    SUSTAINABILITY REPORT
Untuk posisi manajerial, spesialis, dan peran kritikal,   For managerial, specialist, and critical roles, the
Perseroan memanfaatkan layanan headhunter dan             Company utilizes headhunter and professional
rekrutmen profesional. Pendekatan ini menghasilkan        recruitment services. This approach results in a high
tingkat kecocokan kandidat yang tinggi, dengan            level of candidate suitability, with approximately
sekitar 90% kandidat memenuhi ekspektasi manajer          90% of candidates meeting the expectations of
perekrutan dari sisi kompetensi, pengalaman, dan          recruitment managers in terms of competence,
kesesuaian peran.                                         experience, and role suitability.

Penguatan employer branding juga dilakukan                Employer branding is also strengthened through
melalui keterlibatan kampus dan institusi pendidikan.     engagement with campuses and educational
Program ini berkontribusi pada peningkatan proporsi       institutions. This program contributes to an increase
perekrutan dari jalur magang, sekaligus memperkuat        in the proportion of recruitment from internships,
early talent pipeline sebagai bagian dari regenerasi      while strengthening the early talent pipeline as part
tenaga kerja yang berkelanjutan.                          of sustainable workforce regeneration.

Pembentukan Jalur Talenta dan Keterlibatan                Establishment of Talent Pathways and Campus
Kampus                                                    Engagement

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang,              As part of its long-term strategy, the Company
Perseroan aktif membangun jalur talenta melalui           actively builds talent pathways through various
berbagai kegiatan kampus. Partisipasi sebagai             campus activities. Participation as a guest speaker
pembicara tamu di Universitas Indonesia pada bulan        at the University of Indonesia in May 2025 raises
Mei 2025 meningkatkan kesadaran mahasiswa                 awareness among final-year students about
tingkat akhir terhadap peluang karir. Kunjungan           career opportunities. A campus visit to the Del
kampus ke Institut Teknologi Del menghasilkan             Institute of Technology resulted in the recruitment
perekrutan tiga alumni pada tahun 2025, khususnya         of three alumni in 2025, specifically to strengthen
untuk memperkuat talenta berbasis teknologi.              technology-based talent.

Selain itu, campus roadshow di tiga universitas           In addition, a campus roadshow was held at
di Manado, yaitu Universitas Sam Ratulangi,               three universities in Manado, including at Sam
Universitas Negeri Manado, dan Universitas Klabat         Ratulangi University, Manado State University,
dilaksanakan untuk memperluas akses talenta               and Klabat University to expand access to talent
dari Indonesia Timur, sekaligus menyampaikan              from Eastern Indonesia, while also conveying the
komitmen Perseroan terhadap Diversity, Equity,            Company’s commitment to Diversity, Equity, and
and Inclusion (DEI). Program industrial visit di          Inclusion (DEI). The industrial visit program at
Universitas Brawijaya juga memperkuat employer            Brawijaya University also strengthened employer
branding melalui berbagi pengalaman langsung              branding by sharing firsthand experiences from
dari alumni yang bekerja di AirAsia, sehingga             alumni working at AirAsia, thereby increasing student
meningkatkan minat mahasiswa terhadap program             interest in internship programs and early careers.
magang dan karier awal.


                                                                                                                            Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi                      Diversity, Equity, and Inclusion

Perseroan     berkomitmen    untuk     membangun          The Company is committed to building a work
lingkungan kerja yang menghargai keberagaman,             environment that values diversity, upholds
menjunjung kesetaraan, dan mendorong inklusi bagi         equality, and promotes inclusion for all Allstars.
seluruh Allstars. Komitmen ini diwujudkan melalui         This commitment is realized through policies,
kebijakan, praktik sumber daya manusia, serta             human resource practices, and cultural initiatives
inisiatif budaya yang memastikan setiap individu          that ensure every individual is treated fairly, has
diperlakukan secara adil, memiliki kesempatan yang        equal opportunities, and can contribute optimally
setara, dan dapat berkontribusi secara optimal            according to their competencies.
sesuai kompetensinya.

Pendekatan Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) di      The Company’s Diversity, Equity, and Inclusion
Perseroan diterapkan secara terintegrasi dengan           (DEI) approach is integrated into the recruitment
proses rekrutmen, pengembangan karyawan,                  process, employee development, and work culture
serta pengelolaan budaya kerja, sejalan dengan            management, in line with the company’s values and
nilai perusahaan dan prinsip keberlanjutan jangka         long-term sustainability principles.
panjang.




                                                                                                                  399
Page 402
                                                                             Kesenjangan Upah Berbasis Gender                                                              Gender Pay Gap
                                                                             (Gender Pay Gap)

                                                                             IAA berkomitmen sebagai pemberi kerja yang                                                    IAA is committed to being an equal-opportunity
                                                                             menerapkan prinsip kesetaraan (equal opportunity),                                            employer, proactively identifying and addressing
                                                                             dengan secara proaktif mengidentifikasi dan                                                   remuneration gaps to ensure a fair and equitable
                                                                             merespons kesenjangan remunerasi guna memastikan                                              workplace. In line with international best practices
                                                                             terciptanya lingkungan kerja yang adil dan setara.                                            and the regulatory framework adopted by the
                                                                             Selaras dengan praktik terbaik internasional serta                                            AirAsia Group for gender pay gap reporting, IAA
                                                                             kerangka regulasi yang diterapkan oleh Grup AirAsia                                           conducts an in-depth analysis across eight distinct
                                                                             terkait pelaporan gender pay gap, IAA melakukan                                               job grades. This structured approach enables IAA to
                                                                             analisis yang mendalam pada delapan tingkatan                                                 monitor pay equity and strengthen inclusivity within
                                                                             jabatan (job grades) yang berbeda. Pendekatan                                                 the aviation industry, which has historically been
                                                                             terstruktur ini memungkinkan IAA untuk memantau                                               male-dominated.
                                                                             aspek kesetaraan dan memperkuat inklusivitas
                                                                             dalam industri penerbangan yang secara historis
                                                                             didominasi oleh laki-laki.

                                                                             Data yang disajikan pada bagian ini merinci kinerja                                           The data presented in this section details IAA’s
                                                                             kesenjangan upah IAA tahun 2025 di seluruh kategori                                           2025 gender pay gap performance across all
                                                                             karyawan. Mengingat ketimpangan gender yang                                                   employee categories. Recognizing that extreme
                                                                             ekstrem pada peran pilot dan awak kabin dapat                                                 gender imbalances in pilot and cabin crew roles may
                                                                             mempengaruhi tren data, IAA mengelompokkan                                                    influence overall data trends, IAA has grouped its
                                                                             pelaporan ke dalam dua kelompok data, yaitu: All                                              reporting into two datasets: All Allstars and Allstars
                                                                             Allstars dan Allstars tanpa Pilot & Awak Kabin.                                               excluding Pilots & Cabin Crew. This segmentation
                                                                             Segmentasi ini memungkinkan untuk menyaring                                                   allows IAA to filter out technical outliers, gain a
                                                                             data pencilan (outlier) teknis dan memperoleh                                                 deeper understanding of the underlying trends, and
                                                                             gambaran yang lebih mendalam serta dapat                                                      take more informed follow-up actions in relation to
                                                                             melakukan tindak lanjut terkait potensi bias di                                               potential biases across the broader organization.
                                                                             organisasi secara lebih luas.


                                                                             (1) Berikut Merupakan Kinerja Upah IAA per Jam Tahun 2025:
                                                                                  The Following Reflects IAA’s 2025 Hourly Pay Performance:

                                                                                                                       Semua Allstars                                                               (1b) Allstars Tanpa Pilot & Awak Kabin
                                                                                                                           All Allstars                                                                 Allstars Excluding Pilots & Cabin Crew
                                                                               (1a)                      Rata-rata | Mean: 62,62%                                         (1b)                       Rata-rata | Mean: 15,18%
                                                                                                             Median: 72,59%                                                                             Median: -16,49%
                                                                             Catatan:                                                                                   Notes:
                                                                             •   Kesenjangan upah rata-rata (mean pay gap) adalah perbandingan rata-rata upah per jam   •   The mean pay gap is the comparison between the average hourly pay of female employees
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                 karyawan perempuan terhadap karyawan laki-laki.                                            and that of male employees.
                                                                             •   Kesenjangan upah median (median pay gap) menunjukkan titik tengah perbandingan upah    •   The median pay gap represents the midpoint in the comparison between the hourly pay of
                                                                                 karyawan perempuan dan karyawan laki-laki.                                                 female and male employees.
                                                                             •   Persentase positif menunjukkan karyawan perempuan dibayar lebih rendah dibandingkan    •   A positive percentage indicates that female employees are paid less than male employees,
                                                                                 karyawan laki-laki, sedangkan persentase negatif menunjukkan sebaliknya.                   while a negative percentage indicates the opposite.




                                                                             (2) Proporsi Jumlah Karyawan pada Setiap Kuartil Jabatan berdasarkan Gender:
                                                                                  The Propotion of Employees in each Pay Quartile by Gender:


                                                                                                              (2a) All Allstars                                                  (2b) Allstars Excluding Pilots & Cabin Crew

                                                                                                             Pria             Wanita                                                                     Pria               Wanita
                                                                                                             Male             Female                                                                     Male               Female




                                                                                         Q1 (Lower)
                                                                                                                          43,85%                                                    Q1 (Lower)
                                                                                                                                                                                                                                            77,84%
                                                                                                                                56,15%                                                                    22,16%

                                                                                  Q2 (Lower-Middle)
                                                                                                                                                   79,83%                    Q2 (Lower-Middle)
                                                                                                                                                                                                                                          73,03%
                                                                                                              20,17%                                                                                            26,97%

                                                                                  Q3 (Upper-Middle)
                                                                                                                                                       89,55%                Q3 (Upper-Middle)
                                                                                                                                                                                                                                            77,05%
                                                                                                          10,45%                                                                                           22,95%

                                                                                        Q4 (Upper)
                                                                                                                                                     85,71%                        Q4 (Upper)
                                                                                                                                                                                                                                                  85,71%
                                                                                                           14,29%                                                                                      14,29%

                                                                                                 0,00%        25,00%      50,00%          75,00%                                            0,00%        25,00%          50,00%        75,00%




400
Page 403
                                                                                                              LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                SUSTAINABILITY REPORT
Interpretasi Data                                     Data Interpretation

All Allstars                                          All Allstars
Analisis pada tingkat perusahaan menunjukkan          The company-wide analysis shows a mean pay
kesenjangan upah rata-rata sebesar 62,62%             gap of 62.62% and a median pay gap of 72.59%.
dan kesenjangan upah median sebesar 72,59%.           These figures primarily reflect historical structural
Angka-angka        ini   terutama      mencerminkan   imbalances rather than unequal pay practices. Given
ketidakseimbangan struktural historis, bukan          that pilots and cabin crew make up the majority of
ketidakadilan pemberian upah. Mengingat pilot         IAA’s total workforce, at 70.29%, the remuneration
dan awak kabin merupakan mayoritas dari total         structure within flight operations (flight deck) is
karyawan IAA, yakni 70,29%, struktur remunerasi       the main driver of the pay gap. The current 10.65%
di fungsi penerbangan (flight deck) menjadi faktor    female representation in pilot roles explains why
pendorong utama kesenjangan upah. Representasi        average pay remains significantly higher for male
perempuan pada peran pilot yang saat ini sebesar      employees.
10,65% menjelaskan penyebab rata-rata upah tetap
jauh lebih tinggi bagi karyawan laki-laki.

Allstars Tanpa Pilot & Awak Kabin                     Allstars excluding Pilots & Cabin Crew
Dengan mengevaluasi kesenjangan upah karyawan         By evaluating the pay gap separately for employees
di luar peran pilot dan awak kabin secara terpisah,   outside pilot and cabin crew roles, IAA gains a more
IAA memperoleh pemahaman yang lebih presisi           precise understanding of pay equity across other
mengenai kesetaraan remunerasi pada fungsi-           functions. Within this demographic, the pay gap is
fungsi lainnya. Dalam demografi ini, kesenjangan      relatively lower, with a mean of 15.18% and a median
upah relatif lebih rendah, dengan rata-rata (mean)    of -16.49%.
15,18% dan median -16,49%.

Nilai mean yang positif menunjukkan bahwa secara      The positive mean value indicates that, on average,
rata-rata karyawan laki-laki masih menerima           male employees still receive higher overall
remunerasi yang lebih tinggi secara keseluruhan,      remuneration, which may be influenced by a number
yang kemungkinan dipengaruhi oleh sejumlah            of male employees occupying positions with higher
karyawan laki-laki yang berada pada posisi            pay levels. In contrast, the negative median value
dengan tingkat remunerasi lebih tinggi. Sebaliknya,   indicates that female employees at the midpoint
nilai median yang negatif menunjukkan bahwa           of the distribution receive higher remuneration
karyawan perempuan pada posisi tengah menerima        than male employees at the same midpoint.
remunerasi lebih tinggi dibandingkan karyawan laki-   This suggests that female employees are not
laki pada posisi tersebut, yang mengindikasikan       concentrated in the lowest-paid positions and may
bahwa karyawan perempuan tidak terkonsentrasi         instead be more represented in roles with relatively
pada posisi dengan remunerasi terendah dan            higher remuneration around the middle of the pay
kemungkinan lebih banyak terwakili pada posisi        distribution.
dengan tingkat remunerasi yang relatif lebih tinggi
di sekitar nilai tengah distribusi remunerasi.
                                                                                                                        Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Analisis berdasarkan kuartil jabatan semakin          The quartile analysis further reinforces this
memperkuat interpretasi tersebut. Karyawan            interpretation.  Female      employees      are   not
perempuan tidak terwakili secara berlebihan pada      disproportionately represented in the lowest
kuartil remunerasi terendah dan bahkan mencatat       pay quartile and, in fact, record the highest
proporsi tertinggi pada kuartil dua (lower-middle).   representation in quartile two (lower-middle).
Namun demikian, keterwakilan perempuan masih          Nevertheless, female representation remains limited
terbatas pada kuartil remunerasi tertinggi. Hal ini   in the highest pay quartile. This indicates that male
menunjukkan bahwa karyawan laki-laki masih lebih      employees continue to dominate the highest-
dominan pada posisi-posisi dengan remunerasi          paid positions, thereby driving the average male
tertinggi, sehingga mendorong rata-rata remunerasi    remuneration higher.
laki-laki menjadi lebih tinggi.




                                                                                                              401
Page 404
                                                                             Pemberdayaan Perempuan dan Kesetaraan                  Women’s Empowerment and Gender Equality
                                                                             Gender




                                                                             Sebagai bagian dari peringatan International           As part of the 2025 International Women’s Day
                                                                             Women’s Day tahun 2025, Perseroan melaksanakan         celebration, the Company implemented the All-
                                                                             inisiatif All-Women Flight, di mana seluruh peran      Women Flight initiative, in which all operational roles
                                                                             operasional pada penerbangan tertentu dijalankan       on certain flights were carried out by women. This
                                                                             oleh perempuan. Inisiatif ini melibatkan pilot,        initiative involved female pilots, cabin crew, ground
                                                                             awak kabin, tim ground handling, serta teknisi         handling teams, and technicians, and aimed to
                                                                             perempuan, dan bertujuan untuk menegaskan              affirm the role and capabilities of women in various
                                                                             peran dan kapabilitas perempuan di berbagai fungsi     operational functions of the aviation industry.
                                                                             operasional industri penerbangan.

                                                                             Pada momen yang sama, Perseroan juga                   At the same time, the Company also held Women
                                                                             menyelenggarakan Women Health Talks & Growth           Health Talks & Growth Space, an educational
                                                                             Space, berupa sesi edukasi dan diskusi yang berfokus   session and discussion focused on women’s health.
                                                                             pada kesehatan perempuan. Kegiatan ini mencakup        This activity included raising awareness about pap
                                                                             peningkatan kesadaran mengenai pemeriksaan pap         smears and early detection of breast cancer, with
                                                                             smear serta deteksi dini kanker payudara, dengan       the aim of promoting health literacy and preventive
                                                                             tujuan mendorong literasi kesehatan dan praktik        practices among female employees.
                                                                             pencegahan di kalangan karyawan perempuan.

                                                                             Dukungan bagi Perempuan di Bidang STEM                 Support for Women in STEM
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Dalam rangka mendukung partisipasi dan                 In order to support the participation and
                                                                             pengembangan perempuan di bidang Science,              development of women in the fields of Science,
                                                                             Technology, Engineering, and Mathematics (STEM),       Technology, Engineering, and Mathematics (STEM),
                                                                             Tim Culture menginisiasi program coaching khusus       the Culture Team initiated a special coaching
                                                                             bagi Allstars perempuan. Program ini menghadirkan      program for female Allstars. This program brings
                                                                             pelatih (coach) dan peserta (coachee) perempuan        together female coaches and coachees through
                                                                             melalui sesi group coaching yang dirancang             group coaching sessions designed to empower
                                                                             untuk memberdayakan peserta, meningkatkan              participants, boost confidence, and strengthen
                                                                             kepercayaan diri, serta memperkuat kesadaran           awareness of the potential and contribution of
                                                                             akan potensi dan kontribusi perempuan di industri      women in the aviation industry.
                                                                             penerbangan.

                                                                             Selain itu, IAA juga terus menyempurnakan kebijakan    In addition, IAA also continues to refine policies
                                                                             yang mendukung inklusivitas di peran operasional.      that support inclusivity in operational roles. One
                                                                             Salah satu kebijakan yang diperkenalkan adalah         of the policies introduced is the option for female
                                                                             pemberian pilihan bagi awak kabin perempuan            cabin crew to wear the hijab, which will take effect
                                                                             untuk mengenakan hijab, yang akan berlaku efektif      starting in Ramadan 2026. This policy reflects
                                                                             mulai Ramadhan 2026. Kebijakan ini mencerminkan        IAA’s commitment to respecting personal identity




402
Page 405
                                                                                                                              LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                                SUSTAINABILITY REPORT
komitmen IAA dalam menghormati identitas dan                      and beliefs, without compromising safety and
keyakinan personal, tanpa mengesampingkan                         professionalism standards.
standar keselamatan dan profesionalisme.

Lingkungan Kerja Inklusif bagi Penyandang                         Inclusive Work Environment for People with
Disabilitas dan Neurodivergen                                     Disabilities and Neurodivergent

Perseroan    berkomitmen     untuk    menciptakan                 The Company is committed to creating an
lingkungan kerja yang inklusif dan setara bagi                    inclusive and equal work environment for people
penyandang      disabilitas   dan/atau      individu              with disabilities and/or neurodivergent individuals.
neurodivergen. Komitmen ini diwujudkan melalui                    This commitment is realized through human
kebijakan dan praktik sumber daya manusia yang                    resource policies and practices that uphold the
menjunjung prinsip non-diskriminasi, kesempatan                   principles of non-discrimination, equal employment
kerja yang setara, serta penilaian kinerja berbasis               opportunities, and competency-based performance
kompetensi.                                                       appraisals.

Selain memastikan proses rekrutmen yang adil dan                  Other than ensuring a fair and inclusive recruitment
inklusif, Perseroan juga terbuka dalam menyediakan                process, the Company is also open to providing
reasonable accommodation sesuai kebutuhan                         reasonable accommodation as needed. Such
individu. Bentuk dukungan tersebut dapat mencakup                 support may include the provision of work facilities,
penyediaan fasilitas kerja, pengaturan kerja yang                 flexible work arrangements, and other support
fleksibel, serta dukungan lain yang diperlukan agar               necessary for employees to work safely, comfortably,
karyawan dapat bekerja secara aman, nyaman, dan                   and productively. The Company continuously
produktif. Perseroan secara berkelanjutan melakukan               evaluates and refines its policies, facilities, and work
evaluasi dan penyempurnaan kebijakan, fasilitas,                  approaches to ensure an increasingly inclusive work
serta pendekatan kerja untuk memastikan lingkungan                environment for all employees.
kerja yang semakin inklusif bagi seluruh karyawan.


Inisiatif Keberagaman dan Inklusi Tahun 2025
Diversity and Inclusion Initiatives in 2025

 Inisiatif                                                                  Deskripsi Singkat
 Initiative                                                                   Brief Description

 All-Women Flight                             Seluruh peran operasional penerbangan tertentu dijalankan oleh perempuan
                                              dalam rangka International Women’s Day
                                              All operational roles in certain flights are carried out by women during the
                                              International Women’s Day
 Women Health Talks & Growth Space            Edukasi kesehatan perempuan dan pengembangan diri
                                              Women health education and personal development
 Women Coaching Program (STEM)                Group coaching untuk memberdayakan perempuan di industri penerbangan
                                              Group coaching to empower women in aviation industry

                                                                                                                                        Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
 Kebijakan Hijab untuk Awak Kabin             Kebijakan inklusif bagi awak kabin perempuan, efektif mulai Ramadhan 2026
 Hijab Policy for Cabin Crew                  An inclusive policy for female cabin crew, effective as of Ramadan 2026
 Dukungan bagi Penyandang Disabilitas         Kebijakan non-diskriminasi dan penyediaan reasonable accommodation
 & Neurodivergen                              Non-discriminatory policy and provision of reasonable accomodation
 Support for People with Disability &
 Neurodivergent



Penghargaan | Awards

  GPTW/Great            Pada tahun 2025, IAA memperoleh pengakuan            In 2025, IAA was recognized as a Great Place
  Place to Work         sebagai Great Place to Work®. Penghargaan ini        to Work®. This award is based on employee
                        didasarkan pada umpan balik karyawan dan             feedback and independent assessments
                        penilaian independen yang menyoroti praktik          that highlight positive practices in employee
                        positif dalam keterlibatan karyawan, kredibilitas    engagement, leadership credibility, mutual
                        kepemimpinan, rasa saling menghormati,               respect, fairness, and pride in the workplace.
                        keadilan, dan kebanggaan di tempat                   This achievement reflects the Company’s
                        kerja. Pencapaian ini mencerminkan upaya             ongoing efforts to create a supportive and
                        berkelanjutan Perseroan dalam menciptakan            inclusive work environment.
                        lingkungan kerja yang suportif dan inklusif.




                                                                                                                              403
Page 406
                                                                             Hak Asasi Manusia [3-3] [408-1] [409-1]                 Human Rights [3-3] [408-1] [409-1]

                                                                             Perseroan meyakini bahwa penghormatan dan               The Company believes that respect and protection of
                                                                             perlindungan hak asasi manusia merupakan fondasi        human rights are essential in creating fair, safe, and
                                                                             penting dalam menciptakan hubungan kerja yang           ethical working relationships for customers, Allstars,
                                                                             adil, aman, dan beretika, baik bagi pelanggan,          and business partners. This principle is consistently
                                                                             Allstars, maupun mitra bisnis. Prinsip ini diterapkan   applied in all of the Company’s operational activities
                                                                             secara konsisten dalam seluruh aktivitas operasional    and is an integral part of a work culture that upholds
                                                                             perusahaan dan menjadi bagian integral dari budaya      human dignity, equality, and mutual respect.
                                                                             kerja yang menjunjung tinggi martabat manusia,
                                                                             kesetaraan, serta rasa saling menghormati.

                                                                             Dalam     memastikan      pemenuhan       hak-hak       In ensuring the fulfillment of employment rights,
                                                                             ketenagakerjaan, Perseroan berpedoman pada              the Company adheres to the Manpower Act
                                                                             Undang-Undang Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun             No. 6 of 2023, which is further elaborated in the
                                                                             2023, yang kemudian dijabarkan lebih lanjut dalam       IAA Company Regulations of 2025-2027. These
                                                                             Peraturan Perusahaan IAA Tahun 2025-2027.               Company Regulations serve as the main reference
                                                                             Peraturan Perusahaan ini menjadi acuan utama            in regulating employment relationships, including
                                                                             dalam mengatur hubungan kerja, termasuk hak             employee rights and obligations, fair working
                                                                             dan kewajiban karyawan, ketentuan kerja yang adil,      conditions, and mechanisms for protecting against
                                                                             serta mekanisme perlindungan terhadap potensi           potential human rights violations in the workplace.
                                                                             pelanggaran hak asasi manusia di lingkungan kerja.

                                                                             Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas,          As a form of transparency and accountability, these
                                                                             Peraturan Perusahaan tersebut telah disosialisasikan    Company Regulations have been disseminated to
                                                                             kepada seluruh karyawan. Seluruh Allstars dapat         all employees. All Allstars can access the Company
                                                                             mengakses dokumen Peraturan Perusahaan melalui          Regulations through the official link provided by
                                                                             tautan resmi yang disediakan oleh tim CGQ-DCC,          the CGQ-DCC team, ensuring that every employee
                                                                             sehingga dapat memastikan setiap karyawan               has an adequate knowledge of their rights and
                                                                             memiliki pemahaman yang memadai atas hak                obligations. Going forward, the Company will
                                                                             dan kewajibannya. Ke depan, Perseroan akan              continue to adjust its employment policies in line
                                                                             terus menyesuaikan kebijakan ketenagakerjaan            with developments in government regulations, both
                                                                             dengan perkembangan regulasi pemerintah, baik           through laws and applicable Minister of Manpower
                                                                             melalui undang-undang maupun keputusan Menteri          decrees.
                                                                             Ketenagakerjaan yang berlaku.

                                                                             Pendekatan ini mencerminkan komitmen Perseroan          This approach reflects the Company’s commitment
                                                                             untuk memastikan bahwa praktik ketenagakerjaan          to ensuring that employment practices and
                                                                             dan hubungan industrial dijalankan secara               industrial relations are carried out responsibly, in
                                                                             bertanggung jawab, sejalan dengan prinsip hak           line with human rights principles and the national
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             asasi manusia serta kerangka regulasi nasional.         regulatory framework.

                                                                             Pencegahan dan Penanganan Pelecehan                     Prevention and Handling of Sexual Harassment
                                                                             Seksual

                                                                             Perseroan    berkomitmen    untuk   menyediakan         The Company is committed to providing a safe,
                                                                             lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan bebas         inclusive, and harassment-free work environment,
                                                                             dari segala bentuk pelecehan, termasuk pelecehan        including from sexual harassment. The Company
                                                                             seksual. Perusahaan menegaskan sikap tanpa              upholds a zero-tolerance policy towards acts that
                                                                             toleransi terhadap tindakan yang melanggar              violate individual dignity and have the potential to
                                                                             martabat individu dan berpotensi menciptakan rasa       create an unsafe workplace.
                                                                             tidak aman di tempat kerja.

                                                                             Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat laporan kasus      Throughout 2025, there were no reported cases of
                                                                             pelecehan seksual yang tercatat di lingkungan           sexual harassment within the Company. Similarly,
                                                                             Perseroan. Demikian pula pada tahun 2023 dan            in 2023 and 2024, the company did not receive any
                                                                             2024, perusahaan tidak menerima laporan kasus           reports of similar cases. In line with these conditions,
                                                                             serupa. Sejalan dengan kondisi tersebut, tidak          there was no reporting platform specifically used




404
Page 407
                                                                                                               LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                 SUSTAINABILITY REPORT
terdapat platform pelaporan yang digunakan secara      to handle cases of sexual harassment during the
spesifik untuk menangani kasus pelecehan seksual       reporting period, and there were no cases that
pada periode pelaporan, serta tidak ada kasus yang     required further resolution.
memerlukan proses penyelesaian lebih lanjut.

Meskipun tidak terdapat kasus yang dilaporkan,         Even though there were no reported cases, the
Perseroan tetap memandang upaya pencegahan             Company still considers prevention efforts to be a
sebagai aspek yang krusial. Perseroan terus menjaga    crucial aspect. The Company continues to maintain
lingkungan kerja yang saling menghormati melalui       a mutually respectful work environment through
penerapan Peraturan Perusahaan, internalisasi nilai-   the implementation of Company Regulations,
nilai etika kerja, serta komunikasi terbuka antara     the internalization of work ethic values, and open
manajemen dan karyawan. Selain itu, Perseroan          communication      between      management      and
juga mewajibkan karyawan untuk melakukan               employees. In addition, the Company also requires
pembelajaran modul anti pelecehan seksual (anti-       employees to complete an anti-sexual harassment
harassment e-learning module) sebagai upaya            e-learning module as an effort to increase employee
untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman             awareness and understanding of preventive
karyawan terkait tindakan pencegahan.                  measures.

Indikator                                                    2023             2024              2025
Indicator

Jumlah kasus pelecehan seksual
                                                               0                0                 0
Number of sexual harassment cases
Platform pelaporan kasus
                                                              N/A              N/A               N/A
Reporting platform



Melalui penerapan kebijakan ketenagakerjaan            By implementing employment policies in line with
yang selaras dengan regulasi nasional, mekanisme       national regulations, transparent socialization
sosialisasi yang transparan, serta upaya preventif     mechanisms, and preventive measures to maintain
dalam menjaga lingkungan kerja yang aman dan           a safe and dignified working environment, the
bermartabat, Perseroan berupaya memastikan             Company strives to ensure that respect for human
bahwa penghormatan terhadap hak asasi manusia          rights is not only a written commitment, but is also
tidak hanya menjadi komitmen tertulis, tetapi          reflected in daily work practices. This approach
juga tercermin dalam praktik kerja sehari-hari.        supports the sustainability of healthy working
Pendekatan ini mendukung keberlanjutan hubungan        relationships, strengthens stakeholder trust, and
kerja yang sehat, memperkuat kepercayaan               forms part of the foundation of the Company’s
pemangku kepentingan, dan menjadi bagian dari          social sustainability.
fondasi keberlanjutan sosial perusahaan.

Membangun Kewaspadaan terhadap                         Building Awareness of Human Trafficking
Perdagangan Manusia melalui Modul                      through the #KnowTheSigns Module
                                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
#KnowTheSigns

Sebagai perusahaan jasa transportasi udara yang        As an air transportation service company that
berinteraksi langsung dengan mobilitas manusia         interacts directly with the mobility of people
lintas wilayah dan negara, Perseroan menyadari         across regions and countries, the Company realizes
bahwa industri penerbangan memiliki peran strategis    that the aviation industry has a strategic role in
dalam upaya pencegahan perdagangan manusia             preventing human trafficking. This social risk is not
(human trafficking). Risiko sosial ini tidak selalu    always visible to the naked eye, but can arise in
terlihat secara kasat mata, namun dapat muncul         everyday travel activities. Therefore, the Company
dalam aktivitas perjalanan sehari-hari. Oleh karena    believes that it is important to equip employees with
itu, Perseroan memandang penting untuk membekali       knowledge, sensitivity, and the ability to identify
karyawan dengan pemahaman, sensitivitas, dan           early indications of human trafficking practices as
kemampuan identifikasi dini terhadap indikasi          part of its commitment to protecting human rights
praktik perdagangan manusia sebagai bagian dari        and responsible business practices.
komitmen terhadap perlindungan hak asasi manusia
dan praktik bisnis yang bertanggung jawab.




                                                                                                               405
Page 408
                                                                             Sebagai wujud komitmen tersebut, IAA secara               As a manifestation of this commitment, IAA
                                                                             berkelanjutan     mengimplementasikan     program         continuously implements the #KnowTheSigns
                                                                             #KnowTheSigns e-learning, yang dirancang untuk            e-learning program, which is designed to increase
                                                                             meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan                  the awareness, knowledge, and response of
                                                                             respons karyawan (termasuk awak kabin, personel           employees (including cabin crew, security personnel,
                                                                             keamanan, dan petugas layanan di bandara) dalam           and airport service officers) in recognizing the early
                                                                             mengenali tanda-tanda awal perdagangan manusia            signs of human trafficking and understanding the
                                                                             serta memahami langkah tindak lanjut yang tepat           appropriate follow-up steps according to their
                                                                             sesuai peran masing-masing. Modul pelatihan ini           respective roles. This training module covers:
                                                                             mencakup:
                                                                             1. Identifikasi tanda-tanda perdagangan manusia.          1.    Identification of human trafficking signs.
                                                                             2. Tindakan yang perlu diambil apabila terdapat           2.    Actions to be taken when a case of human
                                                                                 kasus perdagangan manusia yang teridentifikasi.             trafficking is identified.
                                                                             3. Pemahaman mengenai perdagangan manusia                 3.    Understanding human trafficking on aircraft
                                                                                 di pesawat serta informasi terkini terkait tren             and the latest information on human trafficking
                                                                                 perdagangan manusia di kawasan ASEAN.                       trends in the ASEAN region.

                                                                             Sepanjang periode pelaporan, cakupan pelatihan            Throughout the reporting period, the scope of
                                                                             menunjukkan penguatan yang signifikan. Pada tahun         training showed significant improvement. In 2023, 179
                                                                             2023, sebanyak 179 karyawan IAA telah mengikuti           IAA employees participated in the #KnowTheSigns
                                                                             pelatihan modul #KnowTheSigns dengan total                module training, with a total of 95.47 training
                                                                             95,47 jam pelatihan. Pada tahun 2024, IAA berada          hours. In 2024, IAA was in the transition phase of its
                                                                             dalam fase transisi platform e-learning, sehingga         e-learning platform, which limited the extraction and
                                                                             terdapat keterbatasan dalam proses ekstraksi dan          consolidation of training participant data. In 2025,
                                                                             konsolidasi data peserta pelatihan. Memasuki tahun        IAA accelerated its efforts by training 312 employees,
                                                                             2025, IAA kembali melakukan akselerasi dengan             resulting in a total of 166.40 training hours, which
                                                                             melatih sebanyak 312 karyawan, menghasilkan total         strengthened internal capacity to support broader
                                                                             166,40 jam pelatihan, sebagai bentuk penguatan            and more systematic human trafficking prevention.
                                                                             kapasitas internal dalam mendukung pencegahan             To ensure that this training remains relevant and
                                                                             human trafficking secara lebih luas dan sistematis.       effective, the e-learning modules are evaluated
                                                                             Untuk memastikan pelatihan ini tetap relevan dan          and updated every three years to include the
                                                                             efektif, modul e-learning dievaluasi dan diperbaharui     latest trends in human trafficking and exploitation
                                                                             setiap tiga tahun agar mencakup tren terkini terkait      practices.
                                                                             praktik perdagangan manusia dan eksploitasi.

                                                                             Melalui implementasi #KnowTheSigns e-learning,            By implementing #KnowTheSigns e-learning, IAA
                                                                             IAA menegaskan perannya tidak hanya sebagai               emphasizes its role not only as an air transportation
                                                                             penyedia layanan transportasi udara, tetapi juga          service provider, but also as an active partner in
                                                                             sebagai mitra aktif dalam upaya pencegahan                efforts to prevent human trafficking. This initiative
                                                                             perdagangan manusia. Inisiatif ini menjadi bagian         is part of the Company’s preventive approach to
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             dari pendekatan preventif Perseroan dalam                 managing social risks, while strengthening a culture
                                                                             mengelola risiko sosial, sekaligus memperkuat             of awareness, vigilance, and responsibility among
                                                                             budaya kepedulian, kewaspadaan, dan tanggung              all company personnel towards critical and cross-
                                                                             jawab seluruh insan perusahaan terhadap isu               border humanitarian issues.
                                                                             kemanusiaan yang bersifat kritikal dan lintas batas.

                                                                             Kesehatan dan Keselamatan                                 Health and Safety

                                                                             Perseroan     memandang        bahwa       keberhasilan   The Company believes that operational success can
                                                                             operasional hanya dapat dicapai apabila karyawan          only be achieved if employees work in a safe, healthy,
                                                                             bekerja dalam lingkungan yang aman, sehat, dan            and protected environment. Therefore, occupational
                                                                             terlindungi. Oleh karena itu, keselamatan dan             health and safety (OHS) and aviation safety are
                                                                             kesehatan kerja (K3) serta keselamatan penerbangan        top priorities in all of the Company’s operational
                                                                             menjadi prioritas utama dalam seluruh aktivitas           activities. This commitment is implemented in
                                                                             operasional Perseroan. Komitmen ini dilaksanakan          accordance with Law No. 1 of 1970 concerning
                                                                             sesuai Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang             Occupational Health and Safety, Government
                                                                             Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Peraturan                Regulation (PP) No. 50 of 2012 concerning the
                                                                             Pemerintah (PP) No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan       Implementation of the OHS Management System,
                                                                             Sistem Manajemen K3, serta standar keselamatan            and applicable aviation industry safety standards.
                                                                             industri penerbangan yang berlaku. [403-2]                [403-2]




406
Page 409
                                                                                                                LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                  SUSTAINABILITY REPORT
Lingkungan Kerja yang Sehat dan Aman                   Healthy and Safe Work Environment
[F.21] [403-1] [403-2] [403-3] [403-9] [S-11]          [F.21] [403-1] [403-2] [403-3] [403-9] [S-11]



Sebagai bagian dari upaya mendukung lingkungan         As part of its efforts to promote a decent and safe
kerja yang layak dan aman, Perseroan menyediakan       working environment, the Company provides health
jaminan kesehatan melalui kepesertaan BPJS             insurance through membership in the Health Social
Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, serta asuransi     Security Agency (BPJS Kesehatan) and the Employment
kesehatan tambahan yang dikelola bersama               Social Security Agency (BPJS Ketenagakerjaan),
penyedia layanan kesehatan yang ditunjuk oleh          as well as additional health insurance managed
Perseroan. Fasilitas ini ditujukan untuk memastikan    jointly with health service providers appointed by
akses layanan kesehatan yang memadai bagi              the Company. These facilities are intended to ensure
karyawan dan mendukung produktivitas kerja secara      adequate access to health services for employees and
berkelanjutan sesuai dengan Peraturan Menteri          support sustainable work productivity in accordance
Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 2 Tahun 1980.        with Regulation of the Minister of Manpower and
                                                       Transmigration No. 2 of 1980.

Untuk memastikan penerapan yang konsisten,             To ensure consistent implementation, the Company
Perseroan mengimplementasikan Sistem Manajemen         implements an Occupational Health and Safety
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) guna            Management System (OHSMS) to identify potential
mengidentifikasi potensi bahaya, menilai risiko,       hazards, assess risks, and determine appropriate
dan menetapkan langkah mitigasi yang tepat.            mitigation measures. The implementation of OHSMS
Penerapan SMK3 didukung melalui audit dan inspeksi     is supported by regular audits and inspections of
rutin terhadap peralatan serta fasilitas kerja guna    equipment and work facilities to ensure compliance
memastikan kesesuaian dengan standar K3 dan            with OHS standards and prevent occupational
mencegah terjadinya kecelakaan kerja. [403-1][403-2]   accidents. [403-1][403-2]

Perseroan juga memastikan tersedianya fasilitas        The Company also ensures the availability of safe,
kerja yang aman, bersih, dan nyaman yang dikelola      clean, and comfortable work facilities managed by
oleh Departemen Facility Management, termasuk          the Facility Management Department, including
penyediaan toilet, ruang makan, dan ruang ibadah       the provision of adequate toilets, dining rooms, and
yang layak, sebagai bagian dari upaya menciptakan      prayer rooms, as part of its efforts to create a work
lingkungan kerja yang mendukung kesehatan fisik        environment that supports the physical and mental
dan mental karyawan.                                   health of its employees.

Pada tingkat kebijakan, Perseroan memperbarui          Policy-wise, the Company updated its Safety Policy
Safety Policy Statement pada Agustus 2025              Statement in August 2025 in line with changes in
seiring dengan perubahan postholder. Pembaruan         postholders. This update was made to clarify the
ini dilakukan untuk memperjelas peran, tanggung        roles, responsibilities, and accountability of safety
jawab, dan akuntabilitas pengelolaan keselamatan       management across the organization, as well as
di seluruh organisasi, serta menegaskan komitmen       to reaffirm top management’s commitment to the
manajemen puncak terhadap prinsip safety first         principle of safety first and a just culture of safety
                                                                                                                          Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dan budaya pelaporan keselamatan yang adil             reporting. [2-5]
(just culture). [2-5]

Dalam mendukung kebutuhan spesifik karyawan,           In supporting the specific needs of employees, the
Perseroan     menyediakan      berbagai    fasilitas   Company provides various supporting facilities in
penunjang di lingkungan kerja, antara lain ruang       the work environment, including a nursing room, a
menyusui (nursing room), ruang kesehatan, fasilitas    health room, sports facilities in the form of a gym
olahraga berupa ruang gym dan lapangan olahraga        and a RedCourt sports field, an employee break
RedCourt, ruang istirahat karyawan (parking brake),    room, and adequate parking areas. The provision of
serta area parkir yang memadai. Penyediaan             these facilities is intended to improve the comfort,
fasilitas tersebut ditujukan untuk meningkatkan        fitness, and work-life balance of employees.
kenyamanan, kebugaran, dan keseimbangan
kehidupan kerja karyawan.

Sebagai    pedoman     operasional,  Perseroan         As an operational guideline, the Company refers to
mengacu pada Occupational Safety, Health and           the Occupational Safety, Health and Environmental
Environmental Manual (SMK3 Manual 02 00 Nov            Manual (OSHE Manual 02 00 Nov 2025, Doc No.
2025, Doc No. IAA/FMD/M/001) dalam pengelolaan         IAA/FMD/M/001) in managing occupational safety,




                                                                                                                407
Page 410
                                                                             keselamatan, kesehatan kerja, dan lingkungan di        occupational health, and the environment in land-
                                                                             area operasional darat. Manual ini menjadi dasar       based operational areas. This manual serves
                                                                             pelaksanaan identifikasi bahaya, pelaksanaan           as a guideline for hazard identification, training,
                                                                             pelatihan, audit berkala, pengendalian risiko, serta   periodic audits, risk control, and structured incident
                                                                             investigasi insiden secara terstruktur. [403-1]        investigation. [403-1]

                                                                             Area kerja Perseroan juga dilengkapi dengan            The Company’s work areas are also equipped with
                                                                             berbagai sarana keselamatan dan keamanan kerja,        various occupational safety and security facilities,
                                                                             seperti alat pendeteksi asap, fasilitas pemadam        such as smoke detectors, firefighting facilities, first
                                                                             kebakaran, perlengkapan pertolongan pertama            aid kits, emergency evacuation routes and signs,
                                                                             pada kecelakaan (P3K), jalur dan rambu evakuasi        and other security systems to minimize the risk of
                                                                             darurat, serta sistem pengamanan lainnya guna          accidents and ensure readiness in the event of an
                                                                             meminimalkan risiko kecelakaan dan memastikan          emergency.
                                                                             kesiapan menghadapi kondisi darurat.

                                                                             Kesiapsiagaan darurat dikelola melalui penerapan       Emergency preparedness is managed through
                                                                             Emergency Response Plan (ERP Manual 01 00 Apr          the implementation of the Emergency Response
                                                                             2025, Doc No. IAA/CSF/M/003) yang mengatur             Plan (ERP Manual 01 00 Apr 2025, Doc No. IAA/
                                                                             mekanisme respons, struktur komando, dan               CSF/M/003), which regulates response mechanisms,
                                                                             koordinasi lintas fungsi dalam menghadapi keadaan      command      structures,    and   cross-functional
                                                                             darurat, dengan fokus utama pada perlindungan          coordination in dealing with emergencies, with a
                                                                             keselamatan manusia. [403-2]                           primary focus on protecting human safety. [403-2]

                                                                             Seluruh data terkait insiden atau kecelakaan kerja     All data related to occupational incidents or
                                                                             telah dilaporkan dan didokumentasikan sesuai           accidents has been reported and documented
                                                                             dengan ketentuan Kementerian Tenaga Kerja              in accordance with the provisions of the Ministry
                                                                             dan Transmigrasi, sebagai bagian dari komitmen         of Manpower and Transmigration, as part of
                                                                             Perseroan terhadap kepatuhan, transparansi, dan        the Company’s commitment to compliance,
                                                                             keselamatan kerja yang berkelanjutan.                  transparency, and sustainable occupational safety.

                                                                             Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan             Hazard Identification, Risk Assessment, and
                                                                             Investigasi Insiden K3 [403-2] [403-7]                 OHS Incident Investigation [403-2] [403-7]

                                                                             Perseroan      secara   berkelanjutan    melakukan     The Company continuously conducts safety risk
                                                                             penilaian risiko keselamatan dan berbagai aktivitas    assessments and various other risk management
                                                                             manajemen risiko lainnya sebagai bagian dari           activities as part of the implementation of
                                                                             penerapan Safety Management System (SMS) dan           the Safety Management System (SMS) and
                                                                             Occupational Health and Safety (OHS). Pendekatan       Occupational Health and Safety (OHS). This
                                                                             ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya    approach aims to identify potential hazards in
                                                                             di lingkungan kerja, menilai tingkat risiko, serta     the work environment, assess the level of risk, and
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             memastikan penerapan langkah pengendalian yang         ensure the implementation of appropriate control
                                                                             sesuai guna menciptakan lingkungan kerja yang          measures to create a safe, healthy, and efficient
                                                                             aman, sehat, dan efisien bagi seluruh karyawan.        work environment for all employees.

                                                                             Program Ergonomi                                       Ergonomics Program

                                                                             Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan                In 2025, the Company implemented an ergonomics
                                                                             program ergonomi yang selaras dengan standar           program in line with the standards of the International
                                                                             Organisasi Perburuhan Internasional (International     Labor Organization (ILO), the Occupational Safety
                                                                             Labor Organization/ILO), Occupational Safety and       and Health (Amendment) Act 2022 (OSHA 2022), and
                                                                             Health (Amendment) Act 2022 (OSHA 2022), serta         the Department of Occupational Safety and Health
                                                                             Department of Occupational Safety and Health           (DOSH) Guidelines on Ergonomics Risk Assessment
                                                                             (DOSH) Guidelines on Ergonomics Risk Assessment        (ERA) at the Workplace 2017. This program is
                                                                             (ERA) at the Workplace 2017. Program ini diterapkan    implemented in various work units, including inflight
                                                                             di berbagai unit kerja, termasuk inflight services,    services, flight crew, ADE, ramp, and office areas.
                                                                             awak pesawat, ADE, ramp, serta area perkantoran.

                                                                             Program ergonomi dilaksanakan melalui proses           The ergonomics program is implemented through
                                                                             terstruktur yang terintegrasi dengan inspeksi OHS      a structured process integrated with quarterly
                                                                             triwulanan, yang mencakup tiga tahapan utama,          OHS inspections, which includes three main stages,


408
Page 411
                                                                                                                      LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                        SUSTAINABILITY REPORT
yaitu screening, ergonomics risk assessment (ERA),       namely screening, ergonomics risk assessment (ERA),
serta pelatihan dan komunikasi risiko ergonomi.          and ergonomics risk training and communication.
1. Tahap screening dilakukan sebagai proses              1. The screening stage is conducted as an initial
    identifikasi awal untuk mendeteksi potensi              identification process to detect potential
    faktor risiko ergonomi di tempat kerja. Kegiatan        ergonomic risk factors in the workplace.
    ini mencakup observasi aktivitas kerja,                 This activity includes observation of work
    peninjauan tugas dan stasiun kerja, penggunaan          activities, review of tasks and work stations,
    peralatan, postur kerja, serta masukan dari             use of equipment, work posture, and input from
    karyawan terkait keluhan atau gejala gangguan           employees regarding complaints or symptoms
    muskuloskeletal. Hasil screening digunakan              of musculoskeletal disorders. The screening
    untuk menentukan kebutuhan dilakukannya ERA             results are used to determine the need for a
    secara lebih mendalam.                                  more in-depth ERA.
2. Tahap ERA dilakukan dengan mengevaluasi               2. The ERA stage is carried out by evaluating
    berbagai faktor risiko, seperti postur kerja,           various risk factors, such as work posture,
    repetisi, gaya atau beban kerja, durasi, getaran,       repetition, work style or load, duration, vibration,
    serta kondisi lingkungan kerja. Penilaian               and working environment conditions. The
    dilakukan menggunakan metode dan alat                   assessment is carried out using recognized
    ergonomi yang diakui, sehingga tingkat risiko           ergonomic methods and tools, ensuring that
    dapat ditentukan secara objektif. Berdasarkan           the level of risk can be determined objectively.
    hasil penilaian tersebut, Perseroan menetapkan          Based on the results of this assessment, the
    dan      menerapkan     langkah    pengendalian         Company establishes and implements control
    sesuai dengan hirarki pengendalian risiko,              measures in accordance with the risk control
    meliputi substitusi, eliminasi, pengendalian            hierarchy, including substitution, elimination,
    teknis (engineering controls), pengendalian             engineering controls, administrative controls,
    administratif, serta perbaikan praktik kerja untuk      and improvements in work practices to reduce
    mengurangi atau menghilangkan risiko ergonomi.          or eliminate ergonomic risks.
3. Tahap pelatihan dan komunikasi risiko ergonomi        3. Ergonomic risk training and communication
    dilaksanakan sebagai bagian dari program OHS            are carried out as part of the OHS program
    untuk meningkatkan pemahaman karyawan,                  to improve the understanding of employees,
    atasan, dan pemangku kepentingan terkait.               supervisors, and relevant stakeholders. Training
    Materi pelatihan mencakup postur kerja yang             materials cover correct work posture, safe use
    benar, penggunaan peralatan dan alat kerja              of equipment and work tools, early reporting of
    secara aman, pelaporan dini ketidaknyamanan             physical discomfort, and the implementation
    fisik, serta penerapan praktik kerja yang aman          of safe work practices to prevent injuries due to
    guna mencegah cedera akibat faktor ergonomi.            ergonomic factors.

Hearing Conservation Program dan Penilaian               Hearing Conservation Program and Noise Risk
Risiko Kebisingan                                        Assessment

Dalam rangka melindungi karyawan dari risiko             In order to protect employees from the risk of noise
paparan     kebisingan,  Perseroan    menerapkan         exposure, the Company implements a Hearing
                                                                                                                                Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Hearing Conservation Program yang mengacu                Conservation Program that refers to Regulation
pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik          of the Minister of Manpower of the Republic of
Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pencegahan          Indonesia Number 5 of 2018 concerning Prevention
Kecelakaan Kerja (KK) dan Penyakit Akibat Kerja          of Occupational Accidents (KK) and Occupational
(PAK). Peraturan ini mengatur nilai ambang batas         Diseases (PAK). This regulation sets threshold limit
(Threshold Limit Values/TLV) untuk berbagai faktor       values (TLVs) for various physical factors, including
fisik, termasuk kebisingan, guna menciptakan             noise, to create a safe and comfortable work
lingkungan kerja yang aman dan nyaman.                   environment.

Manajemen fasilitas Perseroan secara berkala             The Company’s facility management periodically
melakukan inspeksi dan pengukuran intensitas             conducts      inspections      and     noise     intensity
kebisingan dengan melibatkan pihak ketiga                measurements with the involvement of an
independen, sesuai dengan ketentuan dalam                independent third party, in accordance with the
peraturan tersebut. Kegiatan penilaian risiko            provisions of the regulation. This noise risk assessment
kebisingan ini dilaksanakan dua kali dalam setahun       is carried out twice a year (per semester) to ensure
(per semester) untuk memastikan kepatuhan                compliance with OHS standards and minimize the
terhadap standar K3 serta meminimalkan potensi           potential health impacts of noise exposure in the
dampak kesehatan akibat paparan kebisingan di            work environment.
lingkungan kerja.


                                                                                                                      409
Page 412
                                                                             Indoor Air Quality Baseline Assessment                      Indoor Air Quality Baseline Assessment

                                                                             Sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas                  As part of its efforts to maintain the quality of the
                                                                             lingkungan kerja, Perseroan juga melaksanakan               working environment, the Company also conducts
                                                                             Indoor Air Quality Baseline Assessment yang                 an Indoor Air Quality Baseline Assessment with
                                                                             mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 22                  reference to Government Regulation No. 22 of 2021
                                                                             Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan             concerning the Implementation of Environmental
                                                                             dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang merupakan            Protection and Management, which is a derivative of
                                                                             turunan dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020              Law No. 11 of 2020 concerning Job Creation.
                                                                             tentang Cipta Kerja.

                                                                             Melalui pengelolaan fasilitas, Perseroan melakukan          Through facility management, the Company
                                                                             inspeksi kualitas lingkungan dengan melibatkan              conducts     environmental     quality    inspections
                                                                             pihak ketiga untuk memastikan pemenuhan standar             involving third parties to ensure compliance with
                                                                             mutu lingkungan, khususnya kualitas udara dan air.          environmental quality standards, particularly air
                                                                             Penilaian ini dilakukan secara berkala dua kali dalam       and water quality. This assessment is conducted
                                                                             setahun (per semester) guna memastikan lingkungan           twice a year (per semester) to ensure a safe, healthy,
                                                                             kerja yang aman, sehat, dan nyaman bagi karyawan,           and comfortable work environment for employees
                                                                             serta mendukung kepatuhan terhadap ketentuan K3             and to support compliance with applicable OHS and
                                                                             dan peraturan lingkungan yang berlaku.                      environmental regulations.

                                                                             Keselamatan Pekerja                                         Worker Safety

                                                                             Perseroan    berkomitmen      untuk  menyediakan            The Company is committed to providing a safe and
                                                                             lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi                   healthy work environment for all employees (Allstars)
                                                                             seluruh   karyawan     (Allstars)  maupun  pihak            and non-employees working under the Company’s
                                                                             non-karyawan yang bekerja di bawah kendali                  operational control. Occupational safety and
                                                                             operasional Perseroan. Pengelolaan keselamatan              health management is carried out systematically
                                                                             dan kesehatan kerja dilakukan secara sistematis             through the implementation of Occupational
                                                                             melalui penerapan Occupational Health and Safety            Health and Safety (OHS) and integrated with the
                                                                             (OHS) dan terintegrasi dengan Safety Management             Safety Management System (SMS), covering the
                                                                             System (SMS), mencakup pencegahan cedera kerja,             prevention of work injuries, occupational diseases,
                                                                             penyakit akibat kerja, serta pemantauan kinerja             and continuous monitoring of safety performance.
                                                                             keselamatan secara berkelanjutan.

                                                                             Cedera Akibat Kerja pada Karyawan (Allstars)                Work-Related Injuries among Employees
                                                                                                                                         (Allstars)

                                                                             Sepanjang periode pelaporan, Perseroan mencatat             Throughout the reporting period, the Company
                                                                             tidak adanya kejadian fatalitas maupun cedera               recorded no fatalities or recordable work-related
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             akibat kerja yang tercatat (recordable work-                injuries among its employees. All key safety
                                                                             related injuries) pada karyawan. Seluruh indikator          indicators, including Lost Time Injury, Lost Time Injury
                                                                             keselamatan utama, termasuk Lost Time Injury,               Rate (LTIR), and Lost Time Injury Frequency Rate
                                                                             Lost Time Injury Rate (LTIR), dan Lost Time Injury          (LTIFR), were recorded as zero for the reporting year.
                                                                             Frequency Rate (LTIFR), tercatat nihil pada tahun
                                                                             pelaporan.


                                                                             Tabel Cedera Akibat Kerja pada Karyawan (Allstars) di Gedung RedHouse [403-9]
                                                                             Table of Work-Related Injuries among Employees (Allstars) at RedHouse Building

                                                                             Indikator                                                              2024                        2025
                                                                             Indicator

                                                                             Total jam kerja (man-hours)
                                                                                                                                              38.880 Jam | Hours          35.136 Jam | Hours
                                                                             Total man-hours
                                                                             Fatalitas akibat cedera kerja
                                                                                                                                                     NIL                         NIL
                                                                             Fatality due to work-related injuries
                                                                             Cedera kerja tercatat
                                                                                                                                                     NIL                         NIL
                                                                             Recordable work-related injuries




410
Page 413
                                                                                                                    LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                      SUSTAINABILITY REPORT
Indikator                                                             2024                      2025
Indicator

Jenis utama cedera kerja
                                                                       NIL                        NIL
Main types of work-related injuries
Lost Time Injury                                                       NIL                        NIL
LTIR                                                                   NIL                        NIL
LTIFR                                                                  NIL                        NIL
Incident rate                                                          NIL                        NIL
Severity rate                                                          NIL                        NIL



Penyakit Akibat Kerja pada Karyawan (Allstars)             Occupational Disease among Employees
[403-10]                                                   (Allstars) [403-10]

Penyakit akibat kerja mencakup kondisi kesehatan           Occupational diseases include acute, recurring, and
akut, berulang, maupun kronis yang disebabkan              chronic health conditions caused or exacerbated by
atau diperburuk oleh aktivitas kerja, termasuk             work activities, including musculoskeletal disorders,
gangguan muskuloskeletal, penyakit kulit dan               skin and respiratory diseases, disorders caused
pernapasan, gangguan akibat faktor fisik, serta            by physical factors, and mental health disorders.
gangguan kesehatan mental. Mengacu pada definisi           Referring to the definition of the International Labor
Organisasi Perburuhan Internasional (International         Organization (ILO), during the reporting period, the
Labor Organization/ILO), selama periode pelaporan,         Company did not record any fatalities or cases of
Perseroan tidak mencatat adanya fatalitas maupun           occupational diseases among its employees.
kasus penyakit akibat kerja yang dapat dicatat
pada karyawan.


Tabel Penyakit Akibat Kerja pada Karyawan (Allstars) di Gedung RedHouse
Table of Occupational Diseases among Employees (Allstars) at RedHouse Building

Indikator                                                             2024                      2025
Indicator

Fatalitas akibat penyakit kerja
                                                                       NIL                        NIL
Fatality due to occupational diseases
Kasus penyakit kerja tercatat
                                                                       NIL                        NIL
Recordable occupational diseases
Tiga jenis utama penyakit kerja
                                                                       NIL                        NIL
Three main types of occupational diseases


Cedera Akibat Kerja pada Non-Karyawan                      Work-Related Injuries among Non-Employees

                                                                                                                              Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Selain karyawan, Perseroan juga memantau                   Other than employees, the Company also monitors
keselamatan     pihak  non-karyawan,     termasuk          the safety of non-employees, which includes
kontraktor, konsultan, dan pihak lain yang                 contractors, consultants, and other parties whose
aktivitasnya berada di bawah kendali operasional           activities are under the Company’s operational
Perseroan. Selama periode pelaporan, tidak                 control. During the reporting period, there were no
terdapat fatalitas maupun cedera akibat kerja yang         fatalities or work-related injuries recorded among
tercatat pada kelompok non-karyawan.                       non-employees.


Tabel Cedera Akibat Kerja pada Non-Karyawan
Table of Work-Related Injuries among Non-Employees

Indikator                                                             2024                      2025
Indicator

Total jam kerja (man-hours)
                                                                6.144 Jam | Hours          4.176 Jam | Hours
Total man-hours
Fatalitas akibat cedera kerja
                                                                       NIL                        NIL
Fatality due to work-related injuries
Cedera kerja tercatat
                                                                       NIL                        NIL
Recordable work-related injuries



                                                                                                                    411
Page 414
                                                                             Indikator                                                       2024                       2025
                                                                             Indicator

                                                                             Jenis utama cedera kerja
                                                                                                                                              NIL                        NIL
                                                                             Main types of work-related injuries
                                                                             Lost Time Injury                                                 NIL                        NIL
                                                                             LTIR                                                             NIL                        NIL
                                                                             LTIFR                                                            NIL                        NIL
                                                                             Incident rate                                                    NIL                        NIL
                                                                             Severity rate                                                    NIL                        NIL
                                                                             Accident rate                                                    NIL                        NIL


                                                                             Penyakit Akibat Kerja pada Non-Karyawan               Occupational Diseases among Non-Employees

                                                                             Perseroan tidak mencatat adanya fatalitas maupun      The Company did not record any fatality or
                                                                             kasus penyakit akibat kerja pada pihak non-           occupational diseases among non-employees
                                                                             karyawan selama periode pelaporan. Pemantauan         during the reporting period. Health and safety
                                                                             kesehatan dan keselamatan bagi pihak non-             monitoring for non-employees was carried out
                                                                             karyawan dilakukan melalui penerapan persyaratan      through the implementation of OHS, safety
                                                                             K3, safety induction, serta pengawasan lingkungan     induction, and supervision of the Company’s work
                                                                             kerja yang berada di bawah kendali Perseroan.         environment.


                                                                             Tabel Penyakit Akibat Kerja pada Non-Karyawan
                                                                             Table of Occupational Diseases among Non-Employees

                                                                             Indikator                                                       2024                      2025
                                                                             Indicator

                                                                             Fatalitas akibat penyakit kerja
                                                                                                                                              NIL                        NIL
                                                                             Fatality due to occupational diseases
                                                                             Kasus penyakit kerja tercatat
                                                                                                                                              NIL                        NIL
                                                                             Recordable occupational diseases
                                                                             Tiga jenis utama penyakit kerja
                                                                                                                                              NIL                        NIL
                                                                             Three main types of occupational diseases



                                                                             Keselamatan Operasional                               Operational Safety

                                                                             Dalam aspek keselamatan penerbangan, IAA              In terms of flight safety, IAA implements a data-
                                                                             menerapkan pendekatan berbasis data melalui           driven approach through the Flight Data Analysis
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Flight Data Analysis Manual (FDA SOP 04 00 Sep        Manual (FDA SOP 04 00 Sep 2024, Doc No. IAA/
                                                                             2024, Doc No. IAA/CSF/S/001) untuk memantau           CSF/S/001) to monitor operational trends and
                                                                             tren operasional dan mengidentifikasi potensi         identify potential risks preventively as part of the
                                                                             risiko secara preventif sebagai bagian dari Safety    Safety Management System (SMS).
                                                                             Management System (SMS).

                                                                             Sebagai langkah peningkatan berkelanjutan, IAA        As a continuous improvement measure, IAA plans to
                                                                             merencanakan pelaksanaan IATA Operational             implement the IATA Operational Safety Audit (IOSA)
                                                                             Safety Audit (IOSA) pada tahun 2026 guna menilai      in 2026 to assess the compliance of safety systems
                                                                             kesesuaian sistem dan praktik keselamatan dengan      and practices with globally recognized international
                                                                             standar internasional yang diakui secara global.      standards.

                                                                             Kebijakan dan sistem keselamatan tersebut             These safety policies and systems are aligned with
                                                                             diselaraskan dengan ICAO Standards and                ICAO Standards and Recommended Practices
                                                                             Recommended Practices (SARPs) Annex 19 –              (SARPs) Annex 19 – Safety Management, which are
                                                                             Safety Management yang diadopsi dalam Civil           adopted in the Civil Aviation Safety Regulations
                                                                             Aviation Safety Regulations (CASR) Part 19 Republik   (CASR) Part 19 of the Republic of Indonesia, ensuring
                                                                             Indonesia, guna memastikan kepatuhan terhadap         compliance with national regulators and alignment
                                                                             regulator nasional sekaligus keselarasan dengan       with international aviation industry best practices.
                                                                             praktik terbaik industri penerbangan internasional.


412
Page 415
                                                                                                                  LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                    SUSTAINABILITY REPORT
Seluruh   kebijakan,    sistem,    dan   prosedur         All of these safety policies, systems, and
keselamatan tersebut menjadi kerangka kerja yang          procedures become a framework that ensures
memastikan pengelolaan keselamatan dijalankan             safety management is carried out consistently and
secara konsisten dan terukur di seluruh aktivitas         measurably in all of the Company’s operational
operasional Perseroan. Namun demikian, efektivitas        activities. However, the effectiveness of the safety
sistem keselamatan tidak hanya ditentukan oleh            system is not only determined by the completeness
kelengkapan kebijakan dan prosedur, melainkan             of policies and procedures, but also by how safety
juga oleh bagaimana nilai-nilai keselamatan               values are translated into daily work behavior and
diterjemahkan ke dalam perilaku kerja sehari-hari         become part of the organizational culture. Therefore,
dan menjadi bagian dari budaya organisasi. Oleh           the Company places strengthening the safety
karena itu, Perseroan menempatkan penguatan               culture as the main focus in the implementation of
budaya keselamatan sebagai fokus utama dalam              safety at the operational level with a target of zero
implementasi keselamatan di tingkat operasional           accidents every year. [403-5]
dengan target zero accident setiap tahunnya. [403-5]


Sistem Manajemen Keselamatan
Safety Management System/SMS



                                 IAA - SAFETY ORGANIZATION CHART


                                                       Safety Review   High Level
                                                                       Board/Committee
                                                          Board
                                                                       (Board of Directors)




               Corporate     Safety Risk
             Safety Office     Review




                                                       Safety Action   Risk Owner
                                                          Group        (Departmental)




Safety Review Board:                                      Safety Review Board:
•   Memantau dan meninjau kinerja keselamatan             •   Monitors and reviews safety performance to
    agar selaras dengan kebijakan dan target                  ensure alignment with IAA safety policies and
                                                                                                                            Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
    keselamatan IAA.                                          targets.
•   Memastikan tindak lanjut atas rekomendasi             •   Ensures that recommendations from incident or
    hasil investigasi insiden atau kecelakaan                 accident investigations are followed up by the
    dilaksanakan oleh unit kerja terkait.                     relevant work units.
•   Menilai efektivitas penerapan dan proses Sistem       •   Assesses    the     effectiveness  of   Safety
    Manajemen Keselamatan di seluruh organisasi.              Management System implementation and
                                                              processes across the organization.

Director of Corporate Safety & Quality:                   Director of Corporate Safety & Quality:
•   Memastikan kepatuhan terhadap regulasi                •   Ensures      regulatory       compliance      and
    dan penerapan prosedur keselamatan untuk                  implementation of safety procedures to
    menekan risiko dan mencegah kecelakaan.                   mitigate risks and prevent accidents.
•   Mengembangkan dan meningkatkan pelatihan              •   Develops and improves training and safety
    serta budaya keselamatan di seluruh lini                  culture across all lines of the organization.
    organisasi.
•   Mengidentifikasi, menyelidiki, dan menangani          •   Identifies, investigates, and addresses safety
    risiko keselamatan yang muncul dalam kegiatan             risks that arise in operational activities.
    operasional.




                                                                                                                  413
Page 416
                                                                             Safety Action Group:                                     Safety Action Group:
                                                                             •   Mengembangkan, mengelola, dan mengendalikan          •   Develops, manages, and controls risk mitigation
                                                                                 tindakan mitigasi risiko berdasarkan bahaya dan          measures based on identified hazards and risks.
                                                                                 risiko yang teridentifikasi.
                                                                             •   Menyusun Safety Performance Indicator (SPI)          •    Formulates Safety Performance Indicators (SPI)
                                                                                 serta memantau pencapaiannya secara                       and monitors their achievement on a regular
                                                                                 berkala.                                                  basis.

                                                                             Safety Risk Review:                                      Safety Risk Review:
                                                                             •   Memantau pencapaian Safety Performance               •   Monitors the achievement of Safety Performance
                                                                                 Indicator (SPI).                                         Indicators (SPI).
                                                                             •   Meninjau efektivitas sistem pengumpulan dan          •   Reviews the effectiveness of the safety data
                                                                                 pengolahan data keselamatan serta penerapan              collection and processing system and the
                                                                                 Sistem Manajemen Keselamatan IAA.                        implementation of the IAA Safety Management
                                                                                                                                          System.

                                                                             Penerapan Safety Management System (SMS)                 The implementation of the Safety Management
                                                                             di Perseroan bertujuan untuk mengelola dan               System (SMS) in the Company aims to proactively
                                                                             memitigasi risiko keselamatan secara proaktif            manage and mitigate safety risks before they
                                                                             sebelum berkembang menjadi insiden atau                  develop into incidents or aviation accidents.
                                                                             kecelakaan penerbangan. Melalui penerapan SMS            Through the implementation of an integrated SMS
                                                                             yang terintegrasi di seluruh organisasi, Perseroan       throughout the organization, the Company can
                                                                             dapat mengelola aktivitas keselamatan secara             manage safety activities in a more disciplined,
                                                                             lebih disiplin, terarah, dan berbasis risiko, sehingga   focused, and risk-based manner, so that safety
                                                                             sumber daya keselamatan dapat diprioritaskan             resources can be effectively prioritized to support
                                                                             secara efektif untuk mendukung keselamatan               sustainable aviation safety.
                                                                             penerbangan secara berkelanjutan.

                                                                             SMS dibangun berdasarkan empat pilar utama yang          The SMS is built on four main pillars that are
                                                                             saling terintegrasi untuk memastikan pengelolaan         integrated with each other, ensuring that safety
                                                                             keselamatan berjalan secara sistematis dan               management is carried out systematically and
                                                                             berkelanjutan. Keempat pilar ini menjadi dasar           sustainably. These four pillars form the basis for
                                                                             dalam pengambilan keputusan keselamatan serta            safety decision-making and the implementation of
                                                                             pelaksanaan aktivitas operasional sehari-hari.           daily operational activities.

                                                                             1.   Pilar pertama, Safety Policy, menegaskan            1.   The first pillar, Safety Policy, affirms senior
                                                                                  komitmen manajemen senior untuk terus                    management’s commitment to continuously
                                                                                  meningkatkan kinerja keselamatan. Kebijakan              improving safety performance. This policy sets
                                                                                  ini menetapkan arah, metode, dan proses                  the direction, methods, and processes for safety
                                                                                  pengelolaan         keselamatan,      sekaligus          management, while clarifying the accountability
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                  memperjelas akuntabilitas dan tanggung jawab             and safety responsibilities of all employees
                                                                                  keselamatan bagi seluruh karyawan (Allstars)             (Allstars) in achieving the established safety
                                                                                  dalam mencapai tujuan keselamatan yang                   objectives.
                                                                                  telah ditetapkan.
                                                                             2.   Pilar    kedua,   Safety   Risk   Management,       2.   The second pillar, Safety Risk Management,
                                                                                  memastikan adanya alur kerja yang terstruktur            ensures a structured workflow for analyzing the
                                                                                  dalam menganalisis lingkungan operasional,               operational environment, identifying potential
                                                                                  mengidentifikasi     potensi    bahaya,   serta          hazards, and establishing risk control measures.
                                                                                  menetapkan langkah pengendalian risiko.                  Through this approach, safety risks are managed
                                                                                  Melalui pendekatan ini, risiko keselamatan               to an acceptable level before operational
                                                                                  dikelola hingga berada pada tingkat yang                 activities are carried out.
                                                                                  dapat diterima sebelum aktivitas operasional
                                                                                  dijalankan.
                                                                             3.   Pilar ketiga, Safety Assurance, berfungsi untuk     3.   The third pillar, Safety Assurance, serves to
                                                                                  mengevaluasi efektivitas pengendalian risiko             evaluate the effectiveness of the risk controls
                                                                                  yang telah diterapkan. Pilar ini mendukung               that have been implemented. This pillar
                                                                                  identifikasi bahaya baru, pemantauan kinerja             supports the identification of new hazards,
                                                                                  keselamatan, serta peningkatan berkelanjutan             safety performance monitoring, and continuous
                                                                                  atas penerapan SMS agar tetap relevan dan                improvement of SMS implementation to ensure
                                                                                  efektif.                                                 it remains relevant and effective.


414
Page 417
                                                                                                                                     LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                                       SUSTAINABILITY REPORT
4.   Pilar keempat, Safety Promotion, berfokus                     4.    The fourth pillar, Safety Promotion, focuses on
     pada penguatan budaya keselamatan melalui                           strengthening the safety culture through SMS
     pelatihan    SMS,    komunikasi    keselamatan,                     training, safety communication, and various
     serta berbagai inisiatif lain yang mendorong                        other initiatives that encourage the active
     keterlibatan aktif seluruh Allstars. Pendekatan                     involvement of all Allstars. This approach aims
     ini bertujuan membangun kesadaran bahwa                             to build awareness that safety is a shared
     keselamatan merupakan tanggung jawab                                responsibility at all levels of the organization.
     bersama di seluruh tingkatan organisasi.

Melalui penerapan keempat pilar tersebut secara                    Through consistent implementation of these
konsisten, Perseroan mengelola keselamatan                         four pillars, the Company manages safety in an
secara terintegrasi, proaktif, dan berorientasi pada               integrated, proactive, and risk-prevention-oriented
pencegahan risiko dalam mendukung keselamatan                      manner to support sustainable flight safety.
penerbangan yang berkelanjutan.

Manajemen Risiko Keselamatan (Safety Risk                          Safety Risk Management [403-2]
Management) [403-2]

Proses ini memastikan potensi bahaya dan risiko                    This process ensures that potential hazards and
operasional diidentifikasi dan dikendalikan secara                 operational risks are identified and controlled
tepat waktu melalui langkah mitigasi yang sesuai,                  promptly through appropriate mitigation measures,
guna menjaga lingkungan kerja yang aman dan                        thereby maintaining a safe working environment and
menekan risiko kecelakaan.                                         reducing the risk of accidents.

 Tahapan                                                                Uraian
 Stage                                                              Description

 Hazard            Perseroan secara berkelanjutan mengidentifikasi potensi bahaya melalui pendekatan reaktif, proaktif,
 Identification    serta analisis data keselamatan. Proses ini memanfaatkan berbagai sumber internal dan eksternal,
                   termasuk laporan industri yang relevan. Setiap bahaya dianalisis berdasarkan potensi konsekuensi,
                   probabilitas, dan tingkat keparahan untuk menentukan prioritas mitigasi serta penanggung jawabnya.
                   The company continuously identifies potential hazards through reactive and proactive approaches, as
                   well as safety data analysis. This process utilizes various internal and external sources, including relevant
                   industry reports. Each hazard is analyzed based on its potential consequences, probability, and severity to
                   determine mitigation priorities and responsible parties.
 Risk Assessment   Proses untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan risiko keselamatan hingga berada
                   pada tingkat yang dapat diterima atau ditoleransi, guna memastikan keberlangsungan seluruh aspek
                   operasional Perseroan.
                   The process aims to identify, analyze, and control safety risks to an acceptable or tolerable level in order to
                   ensure the continuity of all aspects of the Company's operations.
 Investigation     Investigasi dilakukan untuk memahami kejadian dan mencegah terulangnya kondisi serupa di masa
                   depan. Proses ini dilakukan secara sistematis dengan mengidentifikasi akar penyebab serta menerapkan
                   pembelajaran yang diperoleh guna menurunkan kemungkinan dan/atau dampak kejadian di masa
                   mendatang.

                                                                                                                                               Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                   Investigations are conducted to understand incidents and prevent similar conditions from recurring in the
                   future. This process is carried out systematically by identifying root causes and applying lessons learned to
                   reduce the likelihood and/or impact of future incidents.
 Action            Penetapan dan pelaksanaan tindakan mitigasi risiko melalui alokasi sumber daya yang seimbang, guna
                   memastikan pengendalian risiko keselamatan dapat dijalankan secara efektif dan tepat sasaran.
                   Establishment and implementation of risk mitigation measures through balanced resource allocation,
                   ensuring that safety risk control can be carried out effectively and accurately.
 Review            Proses peninjauan untuk memverifikasi kinerja keselamatan, memantau pencapaian sasaran keselamatan,
                   serta menilai efektivitas pengendalian risiko yang telah diterapkan sebagai bagian dari peningkatan
                   berkelanjutan.
                   A review is carried out to verify safety performance, monitor the achievement of safety targets, and assess
                   the effectiveness of risk controls that have been implemented as part of continuous improvement.



Pelaporan Keselamatan                                              Safety Report

Keselamatan penerbangan merupakan prioritas                        Flight safety is the Company’s top priority in all of
utama Perseroan dalam menjalankan seluruh                          its operational activities. The Company consistently
kegiatan operasional. Perseroan secara konsisten                   implements a Safety Management System (SMS)
menerapkan Safety Management System (SMS)                          which is supported by an open, fair, and responsible
yang didukung oleh budaya pelaporan keselamatan                    safety reporting culture. This system allows every


                                                                                                                                     415
Page 418
                                                                             (safety reporting culture) yang terbuka, adil, dan      potential hazard and safety incident to be reported,
                                                                             bertanggung jawab. Sistem ini memungkinkan              analyzed, and followed up systematically as part of
                                                                             setiap potensi bahaya dan kejadian keselamatan          early risk prevention efforts. [2-25]
                                                                             dilaporkan, dianalisis, serta ditindaklanjuti secara
                                                                             sistematis sebagai bagian dari upaya pencegahan
                                                                             risiko sejak dini. [2-25]

                                                                             Sepanjang periode 2023-2025, Perseroan mencatat         Throughout the 2023-2025 period, the Company
                                                                             jumlah laporan keselamatan yang relatif stabil dan      recorded a relatively stable number of safety
                                                                             berada dalam kisaran yang terjaga, yaitu antara         reports, which remained within a controlled range of
                                                                             850-1.000 laporan per tahun. Rincian jumlah laporan     850-1,000 reports per year. Details of the number of
                                                                             keselamatan tersebut disajikan pada tabel berikut.      safety reports are presented in the following table.


                                                                             Tabel Jumlah Laporan Keselamatan
                                                                             Table of Total Safety Reports

                                                                              Jenis Laporan Keselamatan                    Status          2023              2024               2025
                                                                              Types of Safety Reports

                                                                              Hazard Reports                          Open Cases             0                  0                 0
                                                                                                                      Closed Cases          871               1.117              943
                                                                              Incident Reports                        Open Cases             0                  0                 0
                                                                                                                      Closed Cases           9                 31                13
                                                                              Total Safety Reports                    Open Cases             0                  0                 0
                                                                                                                      Closed Cases          880               1.148              956



                                                                             Mayoritas laporan keselamatan berasal dari hazard       The majority of safety reports came from hazard
                                                                             reports, yang menunjukkan keterlibatan aktif            reports, which demonstrate the active involvement
                                                                             karyawan dalam mengidentifikasi potensi risiko          of employees in identifying potential operational
                                                                             operasional sebelum berkembang menjadi insiden.         risks before they develop into incidents. All safety
                                                                             Seluruh laporan keselamatan yang masuk selama           reports received during the reporting period have
                                                                             periode pelaporan telah ditindaklanjuti hingga          been followed up until the case closure stage (closed
                                                                             tahap penutupan kasus (closed cases) dan disertai       cases) and accompanied by the implementation
                                                                             dengan penerapan tindakan perbaikan (corrective         of relevant corrective actions in accordance with
                                                                             actions) yang relevan sesuai hasil evaluasi risiko      the results of internal risk evaluations. There were
                                                                             internal. Tidak terdapat incident reports dengan        no incident reports of open status throughout the
                                                                             status terbuka pada seluruh tahun pelaporan.            reporting year.

                                                                             Perubahan jumlah laporan keselamatan dari               The change in the number of safety reports from
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             tahun 2024 ke 2025 tidak menunjukkan penurunan          2024 to 2025 does not indicate a decline in
                                                                             komitmen terhadap aspek keselamatan. Jumlah             commitment to safety. The number of reports, which
                                                                             laporan yang tetap berada dalam kisaran normal          remained within the normal annual range, reflects
                                                                             tahunan     mencerminkan      konsistensi  budaya       the consistency of the safety reporting culture that
                                                                             pelaporan keselamatan yang telah terinternalisasi       has been well internalized in the Company’s work
                                                                             dengan baik di lingkungan kerja Perseroan. Kondisi      environment. This condition also shows the level
                                                                             ini juga menunjukkan tingkat kepercayaan karyawan       of employee trust in the safety reporting system
                                                                             terhadap sistem pelaporan keselamatan sebagai           as a means of learning and prevention, not as a
                                                                             sarana pembelajaran dan pencegahan, bukan               mechanism for imposing sanctions.
                                                                             sebagai mekanisme pemberian sanksi.

                                                                             Fatigue Risk Management                                 Fatigue Risk Management

                                                                             Perseroan menyadari bahwa kelelahan (fatigue)           The Company recognizes that fatigue is one of the
                                                                             merupakan salah satu faktor risiko utama dalam          main risk factors in flight operations. Therefore,
                                                                             operasional penerbangan. Oleh karena itu, pengelolaan   fatigue risk management is carried out through a
                                                                             risiko kelelahan dilakukan melalui pendekatan           prescriptive approach as required by the civil aviation
                                                                             preskriptif (prescriptive approach) sebagaimana         regulatory authority, the Indonesian Directorate
                                                                             dipersyaratkan oleh otoritas regulator penerbangan      General of Civil Aviation (DGCA). This approach
                                                                             sipil, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (DGCA)     ensures that work schedules, rest periods, and task


416
Page 419
                                                                                                                 LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                   SUSTAINABILITY REPORT
Indonesia. Pendekatan ini memastikan bahwa              limitations for flight crew and operational personnel
pengaturan jam kerja, waktu istirahat, serta batasan    are adjusted in accordance with applicable safety
tugas awak pesawat dan personel operasional telah       regulations and monitored continuously as part of
disesuaikan dengan ketentuan keselamatan yang           the Safety Management System (SMS).
berlaku dan dimonitor secara berkelanjutan sebagai
bagian dari Safety Management System (SMS).

Mekanisme Manajemen Substansi secara                    Systematic Substance Management Mechanism
Sistematis

Sebagai bagian dari komitmen terhadap keselamatan       As part of its commitment to flight safety and a safe
penerbangan dan lingkungan kerja yang aman,             working environment, the Company implements a
Perseroan menerapkan mekanisme manajemen                systematic substance management mechanism to
substansi yang sistematis untuk mencegah                prevent drug and alcohol abuse. Policies related to
penyalahgunaan narkotika dan alkohol. Kebijakan         drug and alcohol abuse are clearly stated in the IAA
terkait penyalahgunaan narkotika dan alkohol secara     Safety Policy and are applicable to all employees
tegas dinyatakan dalam Safety Policy IAA dan            without exception.
berlaku bagi seluruh karyawan tanpa pengecualian.

Upaya pencegahan juga dilakukan melalui kegiatan        Preventive efforts are also carried out through
sosialisasi dan edukasi berkelanjutan, termasuk         ongoing socialization and educational activities,
penyampaian materi kampanye pencegahan                  including the dissemination of campaign materials
penyalahgunaan narkotika dan alkohol melalui            on the prevention of narcotics and alcohol abuse
berbagai kanal komunikasi internal, seperti SMS         through various internal communication channels,
Training dan portal pembelajaran berbasis web.          such as SMS Training and web-based learning portals.
Selain itu, Perseroan melaksanakan tes acak (random     Furthermore, the Company conducts random tests
test) sebagai langkah pengendalian dan kepatuhan        as a measure of control and compliance with the
terhadap standar keselamatan operasional yang           operational safety standards set by regulators.
ditetapkan regulator.

Kesehatan Mental dan Kesejahteraan Psikologis           Mental Health and Psychological Well-being

Perseroan memandang kesehatan mental dan                The Company views mental health and psychological
kesejahteraan psikologis sebagai bagian yang tidak      well-being as an integral part of operational safety
terpisahkan dari keselamatan dan kinerja operasional.   and performance. Therefore, the Company provides
Untuk itu, Perseroan menyediakan berbagai inisiatif     various support initiatives that are accessible to all
dukungan yang dapat diakses oleh seluruh Allstars.      Allstars.

Salah satu inisiatif tersebut adalah Allstars Peer      One such initiative is the Allstars Peer Support
Support Program, yang dirancang sebagai ruang           Program, which is designed as a peer support space
dukungan sejawat bagi karyawan untuk saling berbagi     for employees to share experiences and receive
                                                                                                                           Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
pengalaman dan mendapatkan pendampingan                 initial guidance in dealing with psychological
awal dalam menghadapi tantangan psikologis.             challenges. In addition, the Company collaborates
Selain itu, Perseroan bekerja sama dengan Naluri        with Naluri to provide weekly counseling services
untuk menyediakan layanan konseling mingguan            that are accessible to all employees free of charge.
yang dapat diakses secara gratis oleh seluruh           This program aims to help employees maintain
karyawan. Program ini bertujuan untuk membantu          mental health balance, manage stress, and improve
karyawan menjaga keseimbangan kesehatan                 psychological resilience in facing the demands of
mental, mengelola stres, serta meningkatkan             work in the dynamic aviation industry.
ketahanan psikologis dalam menghadapi tuntutan
pekerjaan di industri penerbangan yang dinamis.

Critical Incident Stress Management (CISM)              Critical Incident Stress Management (CISM)

Dalam menghadapi situasi insiden kritis yang            In dealing with critical incidents that have the
berpotensi     menimbulkan    tekanan      psikologis   potential to cause high psychological stress, the
tinggi, Perseroan telah mengimplementasikan             Company has implemented Critical Incident Stress
Critical Incident Stress Management (CISM)              Management (CISM) and integrated it into the
dan mengintegrasikannya ke dalam alur proses            safety investigation process. The CISM procedure is
investigasi keselamatan. Prosedur CISM ini dirancang    designed to provide rapid support and intervention


                                                                                                                 417
Page 420
                                                                             untuk memberikan dukungan dan intervensi secara        to pilots and flight crew affected by traumatic
                                                                             cepat kepada pilot dan awak pesawat yang               events or high-stress incidents during flights.
                                                                             terdampak oleh peristiwa traumatis atau insiden
                                                                             bertekanan tinggi selama penerbangan.

                                                                             Integrasi CISM ke dalam proses keselamatan             The integration of CISM into the safety process
                                                                             memungkinkan Perseroan tidak hanya berfokus            allows the Company to not only focus on the
                                                                             pada aspek teknis investigasi, tetapi juga             technical aspects of the investigation, but also
                                                                             memastikan bahwa kondisi psikologis awak               to ensure that the psychological condition of the
                                                                             pesawat mendapatkan perhatian yang memadai             flight crew receives adequate attention as part of
                                                                             sebagai bagian dari pendekatan keselamatan yang        a comprehensive, human-centered safety approach.
                                                                             menyeluruh dan berpusat pada manusia (human-
                                                                             centered safety approach).

                                                                             Safety Assurance                                       Safety Assurance

                                                                             Sebagai bagian dari penerapan Safety Management        As part of the implementation of the Safety
                                                                             System (SMS), Perseroan memastikan bahwa seluruh       Management System (SMS), the Company ensures
                                                                             proses keselamatan tidak hanya dirancang dan           that all safety processes are not only designed and
                                                                             diimplementasikan, tetapi juga dipantau, dievaluasi,   implemented, but also monitored, evaluated, and
                                                                             dan ditingkatkan secara berkelanjutan melalui          continuously improved through the Safety Assurance
                                                                             mekanisme Safety Assurance. Pendekatan ini             mechanism. This approach aims to ensure the
                                                                             bertujuan untuk memastikan efektivitas pengendalian    effectiveness of safety control and the achievement
                                                                             keselamatan serta pencapaian tingkat keselamatan       of Acceptable Level of Safety Performance (ALOSP).
                                                                             yang    dapat    diterima    secara    berkelanjutan
                                                                             (Acceptable Level of Safety Performance/ALOSP).

                                                                             Pemantauan dan Pengukuran Kinerja                      Safety Performance Monitoring and
                                                                             Keselamatan                                            Measurement

                                                                             Kinerja keselamatan Perseroan dipantau dan             The Company’s safety performance is systematically
                                                                             diverifikasi secara sistematis dengan mengacu          monitored and verified by referring to Safety
                                                                             pada Safety Performance Indicators (SPI), Safety       Performance Indicators (SPI), Safety Performance
                                                                             Performance Targets (SPT), serta alert levels yang     Targets (SPT), and alert levels. This evaluation
                                                                             telah ditetapkan. Evaluasi ini mencakup pencapaian     covers the achievement of safety objectives and
                                                                             sasaran keselamatan dan efektivitas pengendalian       the effectiveness of risk control applied in flight
                                                                             risiko yang diterapkan dalam kegiatan operasional      operations.
                                                                             penerbangan.

                                                                             Hasil pemantauan tersebut kemudian diukur              The results of this monitoring are then measured
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             terhadap ALOSP sebagai tolok ukur untuk                against the ALOSP as a benchmark to ensure that
                                                                             memastikan bahwa tingkat risiko keselamatan tetap      the safety risk level remains within acceptable limits.
                                                                             berada dalam batas yang dapat diterima. Proses ini     This process enables the Company to identify trends,
                                                                             memungkinkan Perseroan untuk mengidentifikasi          potential deviations, and the need for corrective
                                                                             tren, potensi deviasi, serta kebutuhan tindakan        action in a timely manner as part of data-driven
                                                                             korektif secara tepat waktu sebagai bagian dari        decision making.
                                                                             pengambilan keputusan berbasis data.

                                                                             Manajemen Perubahan (Management of Change)             Management of Change

                                                                             Dalam menghadapi dinamika operasional dan              In facing the dynamics of aviation operations and
                                                                             lingkungan    bisnis    penerbangan,     Perseroan     the business environment, the Company implements
                                                                             menerapkan proses management of change yang            a formal and structured management of change
                                                                             formal dan terstruktur. Proses ini dirancang untuk     process. This process is designed to identify any
                                                                             mengidentifikasi setiap perubahan, baik yang           changes, whether internal or external, that have
                                                                             bersumber dari faktor internal maupun eksternal,       the potential to affect flight safety, particularly in
                                                                             yang berpotensi mempengaruhi keselamatan               aircraft operations.
                                                                             penerbangan, khususnya dalam kegiatan operasi
                                                                             pesawat.




418
Page 421
                                                                                                              LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                SUSTAINABILITY REPORT
Melalui mekanisme ini, setiap perubahan dievaluasi     Through this mechanism, every change is proactively
secara proaktif untuk menilai potensi risiko           evaluated to assess the potential safety risks that
keselamatan yang timbul, serta memastikan bahwa        may arise and to ensure that appropriate mitigation
langkah mitigasi yang sesuai telah direncanakan        measures are planned and implemented before the
dan diterapkan sebelum perubahan tersebut              change is implemented. This approach supports
diimplementasikan. Pendekatan ini mendukung upaya      risk prevention efforts from the planning stage and
pencegahan risiko sejak tahap perencanaan dan          maintains the continuity of operational safety.
menjaga kesinambungan keselamatan operasional.

Peningkatan Berkelanjutan Sistem Manajemen             Continuous Improvement of the Safety
Keselamatan                                            Management System

Perseroan secara berkala memantau dan menilai          The Company regularly monitors and assesses
seluruh proses dalam SMS untuk menjaga dan             all processes in the SMS to maintain and improve
meningkatkan efektivitas sistem secara menyeluruh.     the overall effectiveness of the system. Within
Dalam satu tahun kalender, Perseroan memanfaatkan      a calendar year, the Company utilizes various
berbagai metode evaluasi yang dapat digunakan          evaluation methods that can be used alternately or
secara bergantian atau dikombinasikan, sesuai          in combination, according to operational needs and
kebutuhan dan konteks operasional.                     context.

Metode evaluasi tersebut bisa meliputi audit           These evaluation methods may include SMS internal
internal SMS, safety survey, atau SMS gap analysis.    audits, safety surveys, or SMS gap analysis. The
Hasil dari setiap evaluasi menjadi dasar untuk         results of each evaluation are used to improve
perbaikan     proses,   penguatan    pengendalian      reference processes, strengthen safety controls,
keselamatan, serta penyempurnaan kebijakan dan         and refine policies and procedures. This approach
prosedur. Pendekatan ini mencerminkan komitmen         reflects the Company’s commitment to continuous
Perseroan terhadap perbaikan berkelanjutan dan         improvement and the implementation of an SMS
penerapan SMS yang adaptif terhadap perubahan          that is adaptive to changes in safety risks.
risiko keselamatan.

Pelatihan Keselamatan                                  Safety Training

Perseroan memandang pelatihan keselamatan              The Company considers safety training as a key
sebagai elemen kunci dalam memastikan bahwa            element in ensuring that all company personnel
seluruh insan perusahaan (Allstars) memiliki           (Allstars) have the adequate competence to carry
kompetensi yang memadai untuk menjalankan              out their duties safely and responsibly. Throughout
tugasnya secara aman dan bertanggung jawab.            2025, the Company has organized various safety
Sepanjang tahun 2025, Perseroan menyelenggarakan       training programs designed to meet regulatory
berbagai program pelatihan keselamatan yang            requirements, strengthen the implementation of the
dirancang untuk memenuhi persyaratan regulasi,         Safety Management System (SMS), and support the
memperkuat penerapan Safety Management System          comprehensive implementation of Occupational
                                                                                                                        Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
(SMS), serta mendukung implementasi Keselamatan        Safety and Health (OSH).
dan Kesehatan Kerja (K3) secara menyeluruh.

Pelatihan keselamatan diberikan tidak hanya kepada     Safety training is provided not only to employees,
karyawan, tetapi juga kepada pihak non-karyawan        but also to non-employees whose work activities
yang aktivitas kerja dan/atau lokasi kerjanya berada   and/or work locations are under the Company’s
di bawah kendali operasional Perseroan, termasuk       operational control, including contractors, vendors,
kontraktor, vendor, dan tamu, sebagai bagian dari      and guests, as part of safety risk management in the
pengelolaan risiko keselamatan di lingkungan kerja.    work environment.

Pelatihan Keselamatan bagi Karyawan (Allstars)         Safety Training for Employees (Allstars)

Pada tahun 2025, Perseroan menyelenggarakan            In 2025, the Company organized various safety
berbagai program pelatihan keselamatan yang            training programs covering SMS training and
mencakup pelatihan SMS serta pelatihan K3              certified OHS training in accordance with statutory
bersertifikasi  sesuai   ketentuan     perundang-      provisions. Details of safety training for employees
undangan. Rincian pelatihan keselamatan bagi           are presented in the following table:
karyawan disajikan pada tabel berikut:




                                                                                                              419
Page 422
                                                                             Tabel Daftar Pelatihan Keselamatan bagi Karyawan (Allstars) Tahun 2025
                                                                             Table of Safety Trainings for Employees (Allstars) in 2025

                                                                                                                                                                                           Total Jam
                                                                                                                                                         Kelompok          Jumlah
                                                                                                                                                                                           Pelatihan
                                                                              No. Program     Pelatihan
                                                                                  Training Program
                                                                                                                           Deskripsi Singkat
                                                                                                                             Brief Description            Sasaran          Peserta
                                                                                                                                                                                             2025
                                                                                                                                                                           Number of
                                                                                                                                                         Target Group                     Total Training
                                                                                                                                                                          Participants
                                                                                                                                                                                          Hours in 2025

                                                                               1    Safety Management System Pelatihan untuk memastikan Seluruh                               29         116 jam (@ 4
                                                                                    (Initial)                karyawan kompeten dalam karyawan                                            jam/pelatihan)
                                                                                                             melaksanakan tugas terkait All employees                                    116 hours
                                                                                                             keselamatan                                                                 (@4hours/
                                                                                                             Training to ensure employee                                                 training)
                                                                                                             competency in carrying out
                                                                                                             safety related duties
                                                                               2    Safety Management System Pelatihan        awal     dan             Seluruh               425         1.700 jam (@ 4
                                                                                    (Recurrent)              pengulangan setiap 24 bulan               karyawan (Pilot,                  jam/pelatihan)
                                                                                                             bagi personel operasional dan             Awak Kabin,                       1,700 hours
                                                                                                             manajemen                                 Maintenance)                      (@4hours/
                                                                                                             Initial training and refresher            All employees                     training)
                                                                                                             training every 24 months for              (Pilot,
                                                                                                             operational and management                Cabin Crew,
                                                                                                             personnel                                 Maintenance)
                                                                               3    SMK3 – Sertifikasi K3 P3K         Pemenuhan         persyaratan    Personel                2         24 jam (@ 8
                                                                                    (Permenaker No. 15/2008)          tenaga ahli K3-P3K               berlisensi                        jam/hari)
                                                                                    OHSMS – First Aid OHS             Fulfillment of First Aid-OHS     Licensed                          24 hours
                                                                                    Certification  (Permenaker        expert requirements              personnel                         (@8hours/day)
                                                                                    No. 15/2008)
                                                                               4    SMK3     –  Sertifikasi   K3 Pelatihan petugas pemadam             Personel                2         24 jam (@ 8
                                                                                    Firefighter    Kelas       D kebakaran internal                    berlisensi                        jam/hari)
                                                                                    (Permenaker No. 86/1999)      Training for internal firefighters   Licensed                          24 hours
                                                                                    OHSMS        –    Firefighter                                      personnel                         (@8hours/day)
                                                                                    Class D OHS Certification
                                                                                    (Permenaker No. 86/1999)
                                                                               5    SMK3 – Sertifikasi K3 Listrikan   Pelatihan tenaga ahli K3         Personel                1         40 jam (@ 8
                                                                                    (Permenaker No. 33/2015)          kelistrikan                      berlisensi                        jam/hari)
                                                                                    OHSMS – Electricity OHS           Training for Electricity OHS     Licensed                          40 hours
                                                                                    Certification   (Permenaker       experts                          personnel                         (@8hours/day)
                                                                                    No. 33/2015)
                                                                               6    SMK3     –    Sertifikasi K3      Pelatihan tenaga ahli K3         Personel                1         40 jam (@ 8
                                                                                    Perancah (Permenaker No.          perancah                         berlisensi                        jam/hari)
                                                                                    PER.01/MEN/1980)                  Training for scaffolding OHS     Licensed                          40 hours
                                                                                    OHSMS – Scaffolding OHS           experts                          personnel                         (@8hours/day)
                                                                                    Certification    (Permenaker
                                                                                    No. PER.01/MEN/1980)
                                                                               7    SMK3     –    Sertifikasi K3      Pelatihan tenaga ahli K3         Personel                1         40 jam (@ 8
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                    Generator (Permenaker No.         generator                        berlisensi                        jam/hari)
                                                                                    38/2016)                          Training for generator OHS       Licensed                          40 hours
                                                                                    OHSMS – Generator OHS             experts                          personnel                         (@8hours/day)
                                                                                    Certification    (Permenaker
                                                                                    No. 38/2016)



                                                                             Pelaksanaan pelatihan bersertifikasi K3 dilakukan                   Certified OHS training is carried out in stages and
                                                                             secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan                    tailored to the requirements of legal compliance,
                                                                             pemenuhan persyaratan hukum, jumlah karyawan,                       the number of employees, and operational activities
                                                                             serta aktivitas operasional di lingkungan kerja                     in the Company’s work environment.
                                                                             Perseroan.

                                                                             Pelatihan Keselamatan bagi Non-Karyawan                             Safety Training for Non-Employees (Contractors
                                                                             (Kontraktor dan Pihak Lainnya)                                      and Other Parties)

                                                                             Selain karyawan, Perseroan juga memberikan                          Other than employees, the Company also provides
                                                                             pelatihan dan pembekalan keselamatan kepada                         safety training and preparation to non-employees
                                                                             pihak non-karyawan yang bekerja atau beraktivitas                   who work or operate under the Company’s
                                                                             di bawah kendali operasional Perseroan. Program ini                 operational control. This program aims to ensure




420
Page 423
                                                                                                                                 LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                                   SUSTAINABILITY REPORT
bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh pihak                  that all parties understand the safety risks and
memahami risiko keselamatan dan prosedur darurat                emergency procedures that apply in the Company’s
yang berlaku di lingkungan kerja Perseroan.                     work environment.


Tabel Pelatihan Keselamatan bagi Non-Karyawan Tahun 2025
Table of Safety Training for Non-Employees in 2025

     Program
 No. Pelatihan            Deskripsi Singkat                     Peserta                  Jumlah Peserta           Durasi
                          Brief Description                     Participants             Number of Participants   Duration
      Training Program

  1   Safety Induction    Panduan      keselamatan      wajib   Pengunjung,              Bergantung jumlah        5–10 menit
      (SMK3/OHS)          melalui aplikasi tamu dan safety      Kontraktor, Vendor,      kedatangan               5-10
                          briefing pada kondisi tertentu        Pihak Lain               Depends on the           minutes
                          Mandatory      safety    guidelines   Visitors, Contractors,   number of visitors
                          through the guest app and safety      Vendors, Other
                          briefing under certain conditions     Parties
  2   Building            Simulasi darurat gedung untuk         Karyawan dan             Seluruh penghuni         15–20
      Emergency Drill     meningkatkan kesiapsiagaan dan        Tenant                   gedung                   menit per
                          kepatuhan K3                          Employees and            All building visitors    kegiatan
                          Building emergency simulations to     Tenants                                           15-20
                          improve preparedness and OHS                                                            minutes
                          compliance                                                                              per activity



Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat                               Emergency Preparedness and Response

Sebagai bagian dari penguatan kesiapsiagaan                     As an effort to improve emergency preparedness,
darurat,    Perseroan     menerapkan     Emergency              the Company implements an Emergency Response
Response Plan (ERP) yang mengatur prosedur,                     Plan (ERP) that regulates procedures, protocols,
protokol, dan koordinasi dalam menghadapi                       and coordination in dealing with various emergency
berbagai kondisi darurat, termasuk kecelakaan besar             conditions, including major or catastrophic
atau katastropik, pesawat hilang atau terlambat,                accidents, missing or delayed aircraft, emergencies
keadaan darurat di udara, insiden keamanan, serta               in the air, security incidents, and public health
kondisi darurat kesehatan masyarakat.                           emergencies.

Pada tahun 2025, Perseroan melaksanakan berbagai                In 2025, the Company carried out various emergency
aktivitas   emergency        preparedness,   termasuk           preparedness activities, including an Earthquake Drill
Earthquake Drill yang melibatkan Perseroan dan                  involving the Company and related entities, such as
entitas terkait, seperti GTRI, ADE, SANTAN, MOVE, serta         GTRI, ADE, SANTAN, MOVE, and tenants. This exercise
tenant. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari           was carried out as part of the implementation of the
penerapan kebijakan K3 untuk memastikan kesiapan                OHS policy to ensure a responsive and resilient work
respons dan ketahanan lingkungan kerja.                         environment.


                                                                                                                                           Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Survei Keselamatan (Safety Survey)                              Safety Survey

Departemen Safety telah melaksanakan Safety                     The Safety Department conducted a Safety
Survey pada tahun 2025 sebagai sarana untuk                     Survey in 2025 to obtain feedback from employees
memperoleh umpan balik dari karyawan terkait                    regarding the implementation of safety in the work
penerapan keselamatan di lingkungan kerja. Survei               environment. The survey recorded a participation
ini mencatat tingkat partisipasi sebesar 76,28% dari            rate of 76.28% out of a total of 1,168 employees,
total 1.168 karyawan, yang dinilai representatif untuk          who were considered representative in terms of
menggambarkan kondisi dan persepsi keselamatan.                 describing safety conditions and perceptions. The
Hasil survei digunakan sebagai bahan evaluasi                   survey results were used as material for evaluation
dan perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan                   and continuous improvement in safety management.
keselamatan.




                                                                                                                                 421
Page 424
                                                                             Promosi Keselamatan (Safety Promotion)                  Safety Promotion

                                                                             Perseroan memandang promosi keselamatan                 The Company considers safety promotion to be an
                                                                             sebagai     elemen      penting      dalam    menjaga   important element in maintaining the sustainability
                                                                             keberlanjutan     Safety      Management       System   of the Safety Management System (SMS). Through
                                                                             (SMS). Melalui berbagai kegiatan komunikasi dan         various communication and awareness-raising
                                                                             peningkatan kesadaran, Perseroan berupaya               activities, the Company strives to ensure that safety
                                                                             memastikan      bahwa       nilai-nilai   keselamatan   values are understood, implemented, and become
                                                                             dipahami, diterapkan, dan menjadi bagian dari           part of the daily behavior of all company personnel.
                                                                             perilaku sehari-hari seluruh insan perusahaan.

                                                                             Just Culture                                            Just Culture
                                                                             Perseroan menerapkan kebijakan Just Culture             The Company implements a Just Culture policy as
                                                                             sebagai landasan dalam pengelolaan keselamatan          the foundation for aviation safety management.
                                                                             penerbangan. Kebijakan ini bertujuan untuk              This policy aims to create a balance between safety
                                                                             menciptakan keseimbangan antara pembelajaran            learning and accountability, ensuring that every
                                                                             keselamatan dan akuntabilitas, sehingga setiap          incident report can be used as a means of system
                                                                             laporan kejadian dapat menjadi sarana perbaikan         improvement without neglecting individual or
                                                                             sistem tanpa mengabaikan tanggung jawab individu        organizational responsibility.
                                                                             maupun organisasi.

                                                                             Dalam penerapannya, kebijakan Just Culture              In its implementation, the Just Culture policy is
                                                                             diarahkan untuk mendukung proses pembelajaran           directed at supporting the learning process and
                                                                             dan peningkatan keselamatan yang dihasilkan dari        safety improvements resulting from incident report
                                                                             investigasi laporan kejadian. Melalui kegiatan safety   investigations. Through safety investigation, each
                                                                             investigation, setiap kejadian dianalisis secara        incident is analyzed objectively to identify root
                                                                             objektif untuk mengidentifikasi akar penyebab,          causes, both systemic and individual, in order to
                                                                             baik yang bersifat sistemik maupun individual, guna     maintain flight safety and security.
                                                                             menjaga keselamatan dan keamanan operasional
                                                                             penerbangan.

                                                                             Pada saat yang sama, kebijakan ini juga memenuhi        At the same time, this policy also meets the
                                                                             kebutuhan akuntabilitas organisasi dan individu         accountability needs of organizations and individuals
                                                                             dengan menetapkan batas yang jelas antara               by setting clear boundaries between acceptable
                                                                             perilaku yang dapat diterima dan yang tidak             and unacceptable behavior. Every incident may
                                                                             dapat diterima. Setiap kejadian dapat melibatkan        involve organizational and/or individual failure,
                                                                             kegagalan organisasi dan/atau individu, yang            each of which requires accountability according
                                                                             masing-masing memerlukan pertanggungjawaban             to their respective roles. This process is carried out
                                                                             sesuai perannya. Proses ini dilaksanakan melalui        through tracing and investigation by the relevant
                                                                             penelusuran dan investigasi oleh departemen terkait     departments as risk owners, with a fair, proportional,
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             sebagai risk owner, dengan pendekatan yang adil,        and consistent approach.
                                                                             proporsional, dan konsisten.

                                                                             Safety Day dan Safety Talk                              Safety Day and Safety Talk
                                                                             Sebagai bagian dari upaya promosi keselamatan           As part of its ongoing safety promotion efforts, the
                                                                             yang berkelanjutan, Perseroan menyelenggarakan          Company organizes Safety Talk sessions to facilitate
                                                                             kegiatan Safety Talk sebagai sarana komunikasi          direct communication between management and
                                                                             langsung antara manajemen dan karyawan. Pada            employees. In 2025, Safety Talk sessions were held
                                                                             tahun 2025, kegiatan Safety Talk dilaksanakan           at several of IAA’s main hubs, including at Soekarno-
                                                                             di beberapa hub utama IAA, yaitu Soekarno-              Hatta (CGK), Juanda (SUB), Ngurah Rai (DPS), and
                                                                             Hatta (CGK), Juanda (SUB), Ngurah Rai (DPS), dan        Kualanamu (KNO).
                                                                             Kualanamu (KNO).

                                                                             Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kesadaran       These activities are designed to strengthen safety
                                                                             keselamatan, menyampaikan pembaruan terkait             awareness, convey updates on safety policies and
                                                                             kebijakan dan praktik keselamatan, serta membuka        practices, and open a space for dialogue between
                                                                             ruang dialog antara karyawan dan manajemen              employees and management regarding safety
                                                                             mengenai tantangan keselamatan di lingkungan            challenges in the work environment. Through a
                                                                             kerja. Melalui pendekatan yang partisipatif,            participatory approach, the Company encourages




422
Page 425
                                                                                                               LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                 SUSTAINABILITY REPORT
Perseroan mendorong keterlibatan aktif karyawan        the active involvement of employees in maintaining
dalam menjaga dan meningkatkan standar                 and improving aviation safety standards sustainably.
keselamatan penerbangan secara berkelanjutan.

Audit Keselamatan dan Kepatuhan Operasional            Safety and Operational Compliance Audit

Sebagai bagian dari komitmen terhadap keselamatan      As part of its commitment to flight safety and
penerbangan dan kepatuhan regulasi, IAA secara         regulatory compliance, IAA regularly conducts
berkala melaksanakan audit keselamatan dan             safety and operational audits to ensure that all
operasional guna memastikan bahwa seluruh              flight activities are carried out in accordance with
aktivitas penerbangan berjalan sesuai dengan           regulatory requirements, Air Operator Certificate
ketentuan dari regulator, persyaratan Air Operator     (AOC) requirements, and IAA’s internal standards.
Certificate (AOC), serta standar internal IAA. Audit   These audits cover the Joint Station Compliance
ini mencakup Joint Station Compliance Audit            Audit (JSCA), Internal Operations Audit (IOA), and
(JSCA), Internal Operations Audit (IOA), serta audit   audits by independent third parties as part of
oleh pihak ketiga independen sebagai bagian            a multi-layered oversight mechanism within the
dari mekanisme pengawasan berlapis dalam               framework of Corporate Quality Assurance and the
kerangka Corporate Quality Assurance dan sistem        company’s compliance monitoring system.
pemantauan kepatuhan perusahaan.

Joint Station Compliance Audit (JSCA)                  Joint Station Compliance Audit (JSCA)
Joint Station Compliance Audit (JSCA) dilaksanakan     Joint Station Compliance Audit (JSCA) is conducted
untuk memastikan bahwa operasional station dan         to ensure that station and hub operations comply
hub mematuhi peraturan lokal, standar internal,        with local regulations, internal standards, AOC
persyaratan AOC, serta ketentuan keselamatan           requirements, and other applicable safety provisions.
lainnya yang berlaku. Sesuai ketentuan, JSCA           As stipulated, JSCA is conducted every 24 months
dilakukan setiap 24 bulan untuk station dan setiap     for stations and every 12 months for main bases or
12 bulan untuk main base atau hub.                     hubs.

Sepanjang periode 2023-2025, IAA melaksanakan          Throughout the 2023-2025 period, IAA consistently
JSCA secara konsisten di berbagai lokasi               conducts JSCA at various operational locations,
operasional, baik di dalam maupun luar negeri,         both domestic and international, with audit coverage
dengan cakupan audit yang disesuaikan dengan           tailored to the operational needs and safety risks of
kebutuhan operasional dan risiko keselamatan           each station.
masing-masing station.


Tabel Jumlah Joint Station Compliance Audit (JSCA) yang Dilaksanakan
Table of Total Joint Station Compliance Audit (JSCA)

                          Tahun                                          Jumlah JSCA
                           Year                                            Total JSCA

                                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                           2023                                                15
                           2024                                               20
                           2025                                                11


IAA juga melaksanakan audit internal departemen        IAA also conducts Internal Department Audit (IDA)
(Internal Department Audit/IDA) pada tahun-            during the reporting years, covering various key
tahun pelaporan yang mencakup berbagai fungsi          operational functions, including: Organization &
operasional utama, antara lain: Organization &         Management System, Flight Operations, Operational
Management System, Flight Operations, Operational      Control & Flight Dispatch, Cabin Operations,
Control & Flight Dispatch, Cabin Operations,           Ground Handling Operations, Cargo Operations,
Ground Handling Operations, Cargo Operations,          Security Management, and Aircraft Engineering &
Security Management, dan Aircraft Engineering &        Maintenance. In addition, Third Party Audit was also
Maintenance. Selain itu, audit terhadap pihak ketiga   conducted to ensure compliance on the part of
(Third Party Audit) juga dilakukan dalam rangka        business partners.
memastikan kepatuhan dari sisi mitra bisnis.




                                                                                                               423
Page 426
                                                                             Internal Operations Audit (IOA)                           Internal Operations Audit (IOA)

                                                                             Selain JSCA, IAA juga melaksanakan Internal               In addition to JSCA, IAA also conducts Internal
                                                                             Operations Audit (IOA) sebagai audit internal             Operations Audit (IOA) of all flight operational
                                                                             terhadap seluruh area operasional penerbangan.            areas. IOA is conducted using the latest checklist
                                                                             IOA dilakukan menggunakan daftar periksa terkini          that refers to regulatory requirements and the
                                                                             yang mengacu pada persyaratan regulasi serta              applicable edition of the IOSA Standards Manual
                                                                             edisi IOSA Standards Manual (ISM) yang berlaku.           (ISM). In principle, this audit is conducted annually or
                                                                             Audit ini pada prinsipnya dilakukan setiap tahun atau     as needed, based on the request of the Head of the
                                                                             sesuai kebutuhan, berdasarkan permintaan Kepala           Corporate Quality Assurance (CQA) Department.
                                                                             Departemen Corporate Quality Assurance (CQA).


                                                                             Tabel Pelaksanaan Internal Operations Audit (IOA)
                                                                             Table of Internal Operations Audit (IOA)

                                                                                                       Tahun                                               Jumlah IOA
                                                                                                         Year                                                Total IOA

                                                                                                        2023                                                    –
                                                                                                        2024                                                     1
                                                                                                        2025                                                     1


                                                                             Kesejahteraan Karyawan                                    Employee Wellbeing

                                                                             Perseroan meyakini bahwa kesejahteraan dan                The Company believes that the wellbeing and
                                                                             kesehatan Allstars merupakan fondasi penting              health of Allstars is an important foundation in
                                                                             dalam membangun lingkungan kerja yang                     building a sustainable and resilient work environment.
                                                                             berkelanjutan dan berdaya tahan. Pada tahun 2025,         In 2025, the Culture Team implemented various
                                                                             Tim Culture melaksanakan berbagai inisiatif yang          initiatives designed to support mental, physical, and
                                                                             dirancang untuk mendukung kesehatan mental,               social health of employees through an inclusive and
                                                                             fisik, dan sosial karyawan melalui pendekatan             accessible approach that is aligned with the needs
                                                                             yang inklusif, mudah diakses, dan selaras dengan          of Allstars in a dynamic work environment.
                                                                             kebutuhan Allstars di lingkungan kerja yang dinamis.

                                                                             Berbagai program kesejahteraan ini difokuskan pada        These welfare programs focus on providing a safe
                                                                             penyediaan ruang dukungan psikologis yang aman,           space for psychological support, increasing health
                                                                             peningkatan kesadaran kesehatan, serta dorongan           awareness, and encouraging an active and balanced
                                                                             terhadap gaya hidup aktif dan seimbang. Seluruh           lifestyle. All initiatives are carried out as part of
                                                                             inisiatif dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen       the Company’s commitment to creating a caring,
                                                                             Perseroan untuk menciptakan lingkungan kerja yang         supportive, and people-centered work environment.
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             peduli, suportif, dan berpusat pada manusia.

                                                                             Dukungan Kesehatan Mental dan Psikologis                  Mental and Psychological Health Support

                                                                             Untuk mendukung kesehatan mental Allstars,                To support the mental health of Allstars, the Company
                                                                             Perseroan       menyediakan      beberapa program         provides several confidential and voluntary support
                                                                             pendampingan dan konseling yang bersifat rahasia          and counseling programs. The Allstars Peer Support
                                                                             dan dapat diakses secara sukarela. Allstars Peer          Program provides a safe space for employees to
                                                                             Support Program menyediakan ruang aman bagi               connect with trained peers, allowing Allstars to
                                                                             karyawan untuk terhubung dengan rekan sejawat             share experiences and receive initial support related
                                                                             yang telah mendapatkan pelatihan, sehingga                to mental health. This program was participated in
                                                                             Allstars dapat berbagi pengalaman dan memperoleh          by 18 Allstars throughout the year.
                                                                             dukungan awal terkait kesehatan mental. Program ini
                                                                             diikuti oleh 18 Allstars sepanjang tahun.

                                                                             Selain itu, Perseroan menyediakan layanan konseling       In addition, the Company provides professional
                                                                             profesional melalui The Pillars dan Naluri. The Pillars   counseling services through The Pillars and Naluri.
                                                                             menghadirkan sesi konseling daring gratis dengan          The Pillars offers free online counseling sessions
                                                                             psikolog untuk mendukung kesehatan mental                 with psychologists to support Allstars’ mental
                                                                             Allstars, sementara Naluri menyediakan layanan            health, while Naluri provides both onsite and online


424
Page 427
                                                                                                                             LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                               SUSTAINABILITY REPORT
konseling baik secara onsite maupun daring yang                    counseling services covering mental, physical, and
mencakup aspek kesehatan mental, fisik, dan nutrisi.               nutritional health. Throughout 2025, Naluri’s services
Sepanjang tahun 2025, layanan Naluri dimanfaatkan                  were utilized by approximately 50 Allstars.
oleh sekitar 50 Allstars.

Promosi Gaya Hidup Sehat dan Aktif                                 Promotion of a Healthy and Active Lifestyle

Dalam rangka mendorong gaya hidup sehat dan                        In order to encourage a healthy and active lifestyle,
aktif, Tim Culture menginisiasi Allstars Sports Club               the Culture Team initiated the Allstars Sports
yang bertujuan untuk meningkatkan aktivitas fisik                  Club, which aims to increase physical activity and
dan kebersamaan melalui olahraga berbasis tim.                     togetherness through team-based sports. This
Program ini diikuti oleh sekitar 50 Allstars setiap                program is participated in by around 50 Allstars
bulan dan menjadi sarana untuk membangun                           every month and serves as a means to build healthy
kebiasaan hidup sehat sekaligus memperkuat                         living habits while strengthening social interactions
interaksi sosial antar karyawan.                                   between employees.

Sebagai         pelengkap,         Perseroan   juga                As a complement, the Company also held Health
menyelenggarakan Health Talks, yaitu sesi edukasi                  Talks, a health education session delivered by health
kesehatan yang disampaikan oleh tenaga kesehatan                   workers and experts. The material presented covered
dan pakar di bidangnya. Materi yang disampaikan                    physical and mental health as well as practical
mencakup kesehatan fisik dan mental serta praktik                  healthy living practices. In 2025, Health Talks were
hidup sehat yang aplikatif. Pada tahun 2025, Health                attended by approximately 150 Allstars.
Talks diikuti oleh sekitar 150 Allstars.

Program Pencegahan Masalah Kesehatan dan                           Health Problem Prevention and Community
Kegiatan Kebersamaan                                               Activities Program

Sebagai langkah pencegahan masalah kesehatan,                      As a preventive measure against health problems,
Perseroan      melaksanakan      program   vaksinasi               the Company carries out an influenza vaccination
influenza untuk melindungi karyawan dari risiko                    program to protect employees from the risk of
penyakit musiman dan meminimalkan potensi                          seasonal illnesses and minimize potential health
gangguan kesehatan di tempat kerja. Program ini                    issues in the workplace. This program was attended
diikuti oleh 234 Allstars pada tahun 2025.                         by 234 Allstars in 2025.

Selain itu, Tim Culture juga menyelenggarakan                      In addition, the Culture Team also organized a Regional
Regional Tennis Tournament sebagai bagian dari                     Tennis Tournament as part of its efforts to build well-
upaya membangun kesejahteraan melalui aktivitas                    being through physical activity, healthy competition,
fisik, kompetisi yang sehat, dan interaksi sosial lintas           and cross-border social interaction. This event was
negara. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 30 Allstars dan       attended by more than 30 Allstars and served as a
menjadi sarana untuk memperkuat rasa kebersamaan                   means to strengthen a sense of togetherness and
serta budaya positif di lingkungan kerja.                          positive culture in the work environment.
                                                                                                                                       Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Inisiatif Kesejahteraan dan Kesehatan Allstars Tahun 2025
Allstars Wellbeing and Health Initiatives in 2025

 Inisiatif                                                       Deskripsi Singkat
 Initiative                                                         Brief Description

 Allstars Peer Support   Dukungan kesehatan mental melalui pendampingan sejawat yang bersifat rahasia
                         A mental health support through confidential peer counseling
 The Pillars             Sesi konseling daring gratis dengan psikolog
                         A free online counseling session with a psychologist
 Naluri                  Layanan konseling onsite dan daring terkait kesehatan mental, fisik, dan nutrisi
                         An onsite and online counseling service on mental, physical, and nutritional health
 Allstars Sports Club    Kegiatan olahraga rutin untuk mendorong gaya hidup aktif
                         A routine sports event to promote healthy lifestyle
 Health Talks            Sesi edukasi kesehatan oleh tenaga profesional
                         A health education session by professionals
 Influenza Vaccination   Program pencegahan penyakit musiman
                         A seasonal disease prevention program
 Regional Tennis         Kegiatan olahraga lintas wilayah untuk kebersamaan dan kesehatan
 Tournament              A cross-regional sports event for togetherness and health


                                                                                                                             425
Page 428
                                                                             Sebagai bagian dari upaya mendorong gaya                As part of its efforts to promote a healthy and
                                                                             hidup sehat dan aktif, Perseroan secara selektif        active lifestyle, the Company selectively develops
                                                                             mengembangkan inisiatif sponsorship yang selaras        sponsorship initiatives that align with market
                                                                             dengan karakteristik pasar serta memberikan             characteristics and deliver measurable added
                                                                             nilai tambah yang terukur. Pada tahun 2025, IAA         value. In 2025, IAA provided logistical support
                                                                             memberikan dukungan logistik kepada Tim Nasional        to the Indonesian National Bowling Team for its
                                                                             Boling Indonesia dalam partisipasinya pada ajang        participation in the 2025 SEA Games, including
                                                                             SEA Games 2025, antara lain melalui penyediaan          the provision of travel tickets as well as training
                                                                             tiket perjalanan serta perlengkapan latihan bagi        equipment for the athletes and support team. This
                                                                             atlet dan tim pendukung. Inisiatif ini bersifat         initiative was incidental in nature and reflects the
                                                                             insidentil dan mencerminkan pendekatan Perseroan        Company’s approach to managing sponsorships
                                                                             dalam mengelola sponsorship yang didasarkan             based on strategic considerations while remaining
                                                                             pada pertimbangan strategis dan tetap berorientasi      focused on creating value for stakeholders.
                                                                             pada penciptaan nilai bagi pemangku kepentingan.



                                                                             Aspek Kemasyarakatan                                    Community Aspect

                                                                             Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar              Operational Impact towards Nearby
                                                                             [F.23] [413-1] [413-2] [S-12]                           Community [F.23] [413-1] [413-2] [S-12]

                                                                             Perseroan meyakini bahwa keberhasilan bisnis tidak      The Company believes that business success cannot
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             dapat dipisahkan dari kesejahteraan masyarakat di       be separated from the welfare of the communities
                                                                             sekitar wilayah operasional. Sebagai perusahaan         around its operational areas. As an airline that
                                                                             penerbangan yang beroperasi lintas wilayah              operates across regions and countries through its
                                                                             dan negara melalui entitas anak (IAA), Perseroan        subsidiary (IAA), the Company has a strategic role
                                                                             memiliki peran strategis dalam mendorong                in driving local economic growth, creating jobs, and
                                                                             pertumbuhan ekonomi lokal, menciptakan lapangan         empowering local supply chains and businesses.
                                                                             kerja, serta memberdayakan rantai pasok dan             In addition, the Company’s aviation activities
                                                                             pelaku usaha lokal. Selain itu, aktivitas penerbangan   contribute to the growth of the tourism sector, both
                                                                             yang dijalankan turut memberikan kontribusi bagi        for domestic and international tourists.
                                                                             peningkatan sektor pariwisata, baik untuk wisatawan
                                                                             domestik maupun mancanegara.




426
Page 429
                                                                                                                LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                  SUSTAINABILITY REPORT
Sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and      In line with the principles of Environmental,
Governance (ESG), Perseroan berkomitmen untuk          Social, and Governance (ESG), the Company is
memberikan nilai tambah nyata bagi masyarakat          committed to providing tangible added value
melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial         to the community through various Social and
dan Lingkungan (TJSL). Pada tahun pelaporan,           Environmental Responsibility programs. In the
program TJSL difokuskan ke beberapa bidang             reporting year, the CSR program focused on several
prioritas, antara lain lingkungan hidup, ketahanan     priority areas, including the environment, climate
iklim, kesejahteraan masyarakat, ekonomi lokal,        resilience, community welfare, the local economy,
kesehatan, serta bantuan tanggap bencana               health, and disaster response assistance with the
dengan tujuan mendukung keberlanjutan sosial           aim of supporting social sustainability and helping
serta membantu masyarakat dalam menghadapi             the community in facing social, economic, and
tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan.             environmental challenges.

Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya,             In carrying out its operational activities, the
Perseroan juga memastikan seluruh aktivitas            Company also ensures that all activities comply
mematuhi peraturan dan ketentuan hukum yang            with applicable laws and regulations, while
berlaku, sekaligus mengelola potensi dampak            carefully managing potential negative impacts
negatif terhadap lingkungan dan masyarakat             on the environment and society. Through the
secara hati-hati. Melalui implementasi program         implementation of CSR programs throughout 2025,
TJSL sepanjang tahun 2025, Perseroan berhasil          the Company has succeeded in creating direct and
menghadirkan dampak ekonomi langsung maupun            indirect economic impacts that provide positive
tidak langsung yang memberikan manfaat positif         benefits for local communities in the vicinity of its
bagi komunitas lokal di sekitar wilayah operasional.   operational areas.

Hingga     akhir  tahun   pelaporan,   Perseroan       Until the end of the reporting year, the Company did
tidak mencatat adanya pelanggaran atau                 not record any violations or non-compliance with
ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-           laws and regulations, nor receive any sanctions or
undangan, serta tidak menerima sanksi atau denda       fines related to the implementation of its operational
terkait pelaksanaan kegiatan operasionalnya. Hal       activities. This reflects the Company’s commitment
ini mencerminkan komitmen Perseroan untuk terus        to continue to conduct business in a responsible,
menjalankan bisnis secara bertanggung jawab, etis,     ethical, and sustainable manner.
dan berkelanjutan.

Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan                     Social and Environmental Responsibility [F.25]
Lingkungan [F.25]

Perseroan memastikan bahwa setiap inisiatif            The Company ensures that every Social and
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)            Environmental Responsibility (CSR) initiative is
dijalankan secara terarah dan selaras dengan           carried out strategically and in line with ESG
prinsip-prinsip   ESG,     dengan     tujuan untuk     principles, with the aim of making a real contribution
memberikan kontribusi nyata terhadap masyarakat        to the community and the surrounding environment.
                                                                                                                          Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dan lingkungan sekitar. Seluruh kegiatan TJSL          All CSR activities are also designed to support
yang dilakukan juga dirancang untuk mendukung          the achievement of Sustainable Development
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan            Goals (SDGs) that are relevant to the Company’s
(TPB) yang relevan dengan konteks operasional dan      operational context and sustainability priorities in
prioritas keberlanjutan di Indonesia.                  Indonesia.

Sepanjang         tahun     2025,     Perseroan        Throughout 2025, the Company has spent
telah     merealisasikan    anggaran    sebesar        Rp436,000,000.00 to carry out three main CSR
Rp436.000.000,00 untuk pelaksanaan 3 (tiga)            activities (Mangrove Planting TERA Batch-6, grant
kegiatan TJSL utama (Mangrove Planting TERA            to SwaraOwa, and grant to Yayasan Arkom).
Batch-6, hibah untuk SwaraOwa, dan hibah untuk         These programs focus on improving social welfare,
Yayasan     Arkom).   Program-program  tersebut        community empowerment, and environmental
berfokus pada peningkatan kesejahteraan sosial,        conservation.
pengembangan kapasitas masyarakat, serta
pelestarian lingkungan.




                                                                                                                427
Page 430
                                                                             Realisasi Program TJSL Tahun 2025
                                                                             Realization of CSR Programs in 2025


                                                                             Program CSR IAA 2025:
                                                                             Program Penanaman
                                                                             Mangrove TERA Batch 6
                                                                             IAA 2025 CSR Program: Mangrove
                                                                             Planting TERA Batch 6
                                                                             Pada tanggal 13 Desember 2025, IAA turut mendukung           On December 13, 2025, IAA supported and actively
                                                                             dan secara aktif berpartisipasi pada kegiatan rehabilitasi   participated in coastal ecosystem rehabilitation activities
                                                                             ekosistem pesisir melalui Program Penanaman Mangrove         through the Mangrove Planting Program TERA Batch-6
                                                                             TERA Batch-6 yang diselenggarakan oleh PT Arunika Bumi       organized by PT Arunika Bumi Lestari at the TERA Mangrove
                                                                             Lestari di TERA Mangrove Center, Pantai Tiris, Desa Pabean   Center, Tiris Beach, Pabean Ilir Village, Pasekan District,
                                                                             Ilir, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.    Indramayu Regency, West Java.

                                                                             Sebagai salah satu ekosistem kunci pesisir, mangrove         As one of the key coastal ecosystems, mangroves are
                                                                             berperan penting dalam mengurangi risiko abrasi,             important in minimizing the risk of abrasion, helping to
                                                                             membantu meredam dampak banjir rob, serta mendukung          mitigate the impact of tidal flooding, and supporting the
                                                                             ketahanan masyarakat pesisir terhadap dampak perubahan       resilience of coastal communities to the effects of climate
                                                                             iklim. Pada kegiatan ini, dilakukan penanaman 500 bibit      change. During this activity, 500 mangrove seedlings
                                                                             mangrove pada area seluas 26 m x 10 m dengan jarak           were planted in an area of 26 m x 10 m with a planting
                                                                             tanam 100 cm x 50 cm. Pelaksanaan kegiatan melibatkan        distance of 100 cm x 50 cm. This activity involved various
                                                                             berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah           stakeholders, including the local government, the Jaya
                                                                             setempat, Kelompok Tani Hutan (KTH) Jaya Mandiri,            Mandiri Forest Farmers Group (KTH), local communities, and
                                                                             komunitas lokal, serta pihak pendukung lainnya, sehingga     other supporting parties, thereby reinforcing a collaborative
                                                                             memperkuat pendekatan berbasis kolaborasi.                   approach.

                                                                             Lebih dari sekadar penanaman satu kali, kegiatan ini         Rather than a one-off planting activity, this initiative is
                                                                             terhubung dengan pendekatan Program TERA yang                linked to the TERA Program approach, which emphasizes
                                                                             menekankan keberlanjutan dan berbasis masyarakat.            community-based           sustainability.    The      community
                                                                             Penguatan kapasitas masyarakat, terutama melalui KTH         empowerment, especially through KTH Jaya Mandiri,
                                                                             Jaya Mandiri, menjadi elemen penting untuk memastikan        is an important element to ensure the maintenance,
                                                                             pemeliharaan, keberlanjutan manfaat, dan kesinambungan       sustainability of benefits, and continuity of mangrove
                                                                             rehabilitasi mangrove. Dalam konteks ini, dukungan IAA       rehabilitation. In this context, IAA’s support contributes to the
                                                                             turut berkontribusi pada ekosistem pemberdayaan lokal,       local empowerment ecosystem, including the development
                                                                             termasuk berkembangnya kelompok usaha masyarakat             of community business groups that utilize the potential of
                                                                             yang memanfaatkan potensi wilayah pesisir secara lebih       coastal areas more productively. Currently, several MSME
                                                                             produktif. Saat ini telah terbentuk beberapa kelompok        groups have been formed under KTH Jaya Mandiri as a result
                                                                             UMKM yang tergabung di dalam KTH Jaya Mandiri sebagai        of guidance from the TERA program. These MSME groups
                                                                             hasil dari binaan pada program TERA. Kelompok UMKM           utilize marine products from the mangrove ecosystem,
                                                                             tersebut memanfaatkan hasil laut di sekitar ekosistem        such as fish, shrimp, crab, and oysters, to make various food
                                                                             mangrove, seperti ikan, udang, kepiting, dan tiram           and beverage products as well as handicrafts that can be
                                                                             untuk dijadikan berbagai produk makanan, minuman,            sold, thereby contributing to improving the livelihoods and
                                                                             serta kerajinan yang dapat diperjualbelikan sehingga         economy of coastal communities.
                                                                             berkontribusi meningkatkan mata pencaharian dan
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             perekonomian masyarakat pesisir.

                                                                             Dari sisi penggunaan dana, kontribusi IAA dimanfaatkan       In terms of fund utilization, IAA contributions are used for the
                                                                             untuk kebutuhan utama pelaksanaan program, meliputi          primary needs of program implementation, including seed
                                                                             pengadaan bibit, pengadaan peralatan penanaman,              procurement, planting equipment procurement, planting
                                                                             kegiatan penanaman dan perawatan, serta kebutuhan            and maintenance activities, as well as logistics, operational,
                                                                             logistik, operasional, dan dokumentasi.                      and documentation needs.



                                                                                  Nilai Kontribusi IAA                                          Area Dampak
                                                                                  IAA’s Contribution Value                                       Area of Impact

                                                                                                             •   Rehabilitasi ekosistem pesisir dan konservasi mangrove
                                                                                                             •   Ketahanan iklim dan pengurangan risiko bencana pesisir
                                                                                                             •   Pemberdayaan dan penguatan mata pencaharian komunitas lokal
                                                                                                             •   Rehabilitation of coastal ecosystems and mangrove conservation
                                                                                                             •   Climate resilience and minimizing the risks of coastal disasters
                                                                                   Rp50.000.000,00           •   Empowerment and improvement of local community livelihood




428
Page 431
                                                                                                                             LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                               SUSTAINABILITY REPORT
Program #AllstarsDoGood
#AllstarsDoGood Program

                                                                                 Capaian &            Kontribusi TPB
Inisiatif          Deskripsi Kegiatan           Periode      Kontribusi           Dampak
Initiative          Description of Activity       Period     Contribution       Achievement and
                                                                                                         (SDGs)
                                                                                                     Contributions to SDGs
                                                                                     Impact

Penggalangan     Penggalangan dana              Desember   Rp29.525.011,00   Tersalurkannya
Dana untuk       terbuka dari Allstars          2025                         bantuan dana bagi
Sumatera         untuk mendukung Allstars       December                     pihak terdampak
(Open            dan masyarakat yang            2025                         bencana, serta
Donation for     terdampak bencana                                           meningkatnya
Sumatera)        di wilayah Sumatera,                                        partisipasi dan
                 meliputi Medan, Padang,                                     solidaritas Allstars
                 dan Banda Aceh. Dana                                        dalam kegiatan
                 disalurkan sebagai bentuk                                   tanggap bencana
                 solidaritas internal dan                                    dan kemanusiaan.
                 kepedulian kemanusiaan.                                     The distribution of
                 Allstars launched an                                        financial assistance
                 open donation campaign                                      to those affected
                 to support Allstars and                                     by disasters, as
                 communities affected                                        well as increased
                 by disasters in Sumatra,                                    participation
                 including those in Medan,                                   and solidarity
                 Padang, and Banda                                           from Allstars in
                 Aceh. The funds were                                        disaster response
                 distributed as a form of                                    and humanitarian
                 internal solidarity and                                     activities.
                 humanitarian concern.
Donor Darah      Kegiatan donor darah           Februari   100+ relawan      Berkontribusi
Allstars (IAA)   yang melibatkan                2025       100+ volunteers   pada pemenuhan
Allstars         partisipasi aktif Allstars     February                     kebutuhan
(IAA) Blood      sebagai relawan untuk          2025                         darah di fasilitas
Donation         mendukung ketersediaan                                      kesehatan serta
                 darah bagi fasilitas                                        memperkuat budaya
                 pelayanan kesehatan.                                        kepedulian sosial
                 Blood donation campaign                                     dan kerelawanan di
                 involving the active                                        lingkungan kerja.
                 participation of Allstars                                   Contributing to blood
                 as volunteers to support                                    supply needs in
                 the availability of blood at                                healthcare facilities
                 healthcare facilities.                                      and strengthening
                                                                             a culture of social
                                                                             awareness and
                                                                             volunteerism in the
                                                                             workplace.




                                                                                                                                       Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Program Open Donation for Sumatera mencerminkan                The Open Donation for Sumatra program reflects
respons cepat tanggap Perseroan terhadap                       the Company’s rapid response to natural disasters
bencana alam yang terjadi di wilayah Sumatera.                 in Sumatra. Through a voluntary internal fundraising,
Melalui mekanisme penggalangan dana internal                   the Company facilitates the distribution of aid in
yang bersifat sukarela, Perseroan memfasilitasi                a transparent, targeted, and responsible manner,
penyaluran bantuan secara transparan, tepat                    while strengthening a sense of togetherness and
sasaran, bertanggung jawab, sekaligus memperkuat               empathy among Allstars.
rasa kebersamaan dan empati di antara Allstars.

Selain itu, pelaksanaan kegiatan donor darah pada              In addition, the blood donation campaign in
Februari 2025 menjadi wujud kontribusi sosial                  February 2025 was a form of volunteer-based social
berbasis kerelawanan yang melibatkan lebih dari 100            contribution that involved more than 100 Allstars.
Allstars. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif         This campaign was part of the #AllstarsDoGood
#AllstarsDoGood yang bertujuan menumbuhkan                     initiative, which aims to raise awareness of public
kepedulian terhadap isu kesehatan masyarakat                   health issues and encourage active employee
serta mendorong keterlibatan aktif karyawan dalam              participation in relevant social activities.
kegiatan sosial yang relevan.




                                                                                                                             429
Page 432
                                                                             Sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam                 As part of the Company’s commitment to
                                                                             memperkuat kontribusi sosial dan lingkungan                  strengthening      social      and     environmental
                                                                             di wilayah operasional, awak kabin (cabin crew)              contributions in its operational areas, cabin crew
                                                                             yang berbasis di Hub Denpasar (DPS Hub) secara               based at the Denpasar Hub (DPS Hub) actively
                                                                             aktif menginisiasi dan melaksanakan berbagai                 initiated and carried out various social activities
                                                                             kegiatan sosial sepanjang tahun 2025. Inisiatif              throughout 2025. This initiative reflects the spirit
                                                                             ini mencerminkan semangat dan budaya Allstars                and culture of Allstars, which is not only oriented
                                                                             yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan                 towards flight services, but also towards community
                                                                             penerbangan, tetapi juga pada pemberdayaan                   empowerment and environmental preservation.
                                                                             komunitas dan pelestarian lingkungan.

                                                                             Kegiatan yang dijalankan mencakup program                    The activities carried out include coastal ecosystem
                                                                             konservasi ekosistem pesisir, edukasi kesehatan bagi         conservation programs, health education for
                                                                             anak-anak, serta kampanye kebersihan pantai yang             children, and ongoing beach clean-up campaigns.
                                                                             dilakukan secara berkelanjutan. Seluruh aktivitas            All activities are carried out voluntarily by cabin crew
                                                                             dilaksanakan secara sukarela oleh awak kabin dan             and pilots, in collaboration with local communities
                                                                             pilot, bekerja sama dengan komunitas lokal dan               and partner institutions.
                                                                             lembaga mitra.


                                                                             Kegiatan Sosial Hub Denpasar (DPS Hub)
                                                                             Denpasar Hub (DPS Hub) Social Activities

                                                                             Waktu
                                                                                                             Jenis Kegiatan                   Lokasi Kegiatan             Jumlah Peserta
                                                                             Pelaksanaan                      Type of Activity                     Location              Number of Participants
                                                                             Date

                                                                             8 Mei 2025            Mangrove Planting (in collaboration   Hutan Mangrove, Pedungan,   18 awak kabin dan 1 pilot
                                                                             May 8, 2025           with Mangrove Ranger)                 Denpasar Selatan, Bali      18 cabin crews and 1 pilot
                                                                             26 Juli 2025          Beach Clean Up                        Pantai Jerman, Kuta, Bali   6 awak kabin and 2 pilot
                                                                             July 26, 2025                                                                           6 cabin crews and 2 pilots
                                                                             19 September 2025     Health and Wellness Campaign for      PAUD Kumara Giri,           50 anak-anak PAUD
                                                                             September 19, 2025    Kids                                  Karangasem, Bali            12 awak kabin
                                                                                                                                                                     50 children and 12 cabin crews
                                                                             28 Oktober 2025       Beach Clean Up                        Pantai Jerman, Kuta, Bali   12 awak kabin
                                                                             October 28, 2025                                                                        12 cabin crews
                                                                             3 November 2025       Allstars Explore and Mangrove         Hutan Mangrove, Pedungan,   17 awak kabin
                                                                             November 3, 2025      Clean Up                              Denpasar Selatan, Bali      17 cabin crews
                                                                             23 November 2025      Beach Clean Up                        Pantai Jerman, Kuta, Bali   -
                                                                             November 23, 2025
                                                                             30 Desember 2025      Beach Clean Up                        Pantai Jerman, Kuta, Bali   7 awak kabin
                                                                             December 30, 2025                                                                       7 cabin crews
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Mendukung dan Memberdayakan Social                           Supporting and Empowering Social Enterprises
                                                                             Enterprise di ASEAN bersama AirAsia Foundation               in ASEAN with AirAsia Foundation




                                                                             Sebagai bagian dari komitmen Grup AirAsia dalam              As part of AirAsia Group’s commitment to creating
                                                                             menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan,                sustainable social impact, AirAsia Foundation acts
                                                                             AirAsia Foundation berperan sebagai platform                 as a funding and mentoring platform for social
                                                                             pendanaan dan pendampingan bagi social                       enterprises in ASEAN countries, including Indonesia.
                                                                             enterprise di negara-negara ASEAN, termasuk                  This initiative focuses on community empowerment
                                                                             Indonesia. Inisiatif ini berfokus pada pemberdayaan          by supporting community-based projects that have
                                                                             masyarakat melalui dukungan terhadap proyek                  long-term social, environmental, and economic
                                                                             berbasis komunitas yang memiliki dampak sosial,              impact.
                                                                             lingkungan, dan ekonomi jangka panjang.




430
Page 433
                                                                                                                     LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                       SUSTAINABILITY REPORT
Sepanjang tahun 2025, AirAsia Foundation                     Throughout 2025, AirAsia Foundation distributed
menyalurkan tiga hibah (grants), konsisten dengan            three grants, consistent with the number of grants
jumlah hibah yang diberikan pada tahun 2023 dan              given in 2023 and 2024. Of these, one grant was
2024. Dari jumlah tersebut, satu hibah dialokasikan          allocated to Indonesia. Cumulatively, from 2012
untuk Indonesia. Secara kumulatif sejak tahun                to the end of 2025, the AirAsia Foundation has
2012 hingga akhir 2025, AirAsia Foundation telah             distributed 38 grants, seven of which were given to
menyalurkan 38 hibah, dengan tujuh hibah di                  social enterprises in Indonesia.
antaranya diberikan kepada social enterprise di
Indonesia.

Pendekatan ini mencerminkan strategi AirAsia                 This approach reflects the AirAsia Foundation’s
Foundation     yang     menitikberatkan pada                 strategy, which emphasizes program continuity and
kesinambungan program dan relevansi dampak,                  impact relevance, with measurable and selective
dengan pertumbuhan yang terukur serta selektif               growth according to community needs.
sesuai kebutuhan komunitas.


Kinerja AirAsia Foundation
AirAsia Foundation Performance

Indikator                                                                                            2025
Indicator

Jumlah hibah yang diberikan (dalam tahun berjalan)
                                                                                                       3
Number of grants provided (in the current year)
Jumlah hibah yang diberikan di Indonesia (dalam tahun berjalan)
                                                                                                       1
Number of grants provided in Indonesia (in the current year)
Total hibah sejak 2012
                                                                                                      38
Total grants since 2012
Total hibah di Indonesia sejak 2012
                                                                                                       7
Total grants in Indonesia since 2012
Jumlah penerima manfaat langsung (direct beneficiaries) di Indonesia (dalam tahun berjalan)
                                                                                                      25
Number of direct beneficiaries in Indonesia (in the current year)
Jumlah keluarga dan komunitas yang merasakan dampaknya di Indonesia (dalam tahun berjalan)
                                                                                                      100
Number of families and communities affected in Indonesia (in the current year)


Seiring dengan IAA yang memperluas konektivitas              As IAA expands connectivity across Indonesia,
di seluruh Indonesia, AirAsia Foundation tetap               AirAsia   Foundation     remains    committed     to
berkomitmen untuk mendukung komunitas dalam                  supporting communities within IAA’s operational
wilayah operasional IAA. Melalui kemitraan dengan            areas. Through partnerships with social enterprises
social enterprise serta dengan memanfaatkan                  and by leveraging AirAsia’s broad ecosystem, AirAsia
ekosistem AirAsia yang lebih luas, AirAsia Foundation        Foundation contributes to initiatives that generate
berkontribusi pada inisiatif yang menghasilkan               positive social and environmental impact.
                                                                                                                               Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
dampak sosial dan lingkungan yang positif.

Social enterprise memainkan peran penting dalam              Social enterprises are vital in driving inclusive
mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,                 economic growth, addressing local development
menjawab tantangan pembangunan di tingkat lokal,             challenges, and strengthening community resilience.
serta memperkuat ketangguhan masyarakat. AirAsia             AirAsia Foundation supports a range of social
Foundation mendukung berbagai social enterprise              enterprises working in impact areas such as women’s
yang bekerja pada area yang memiliki dampak                  empowerment, strengthening local livelihoods
seperti pemberdayaan perempuan, penguatan                    and indigenous communities, cultural heritage
mata pencaharian lokal dan masyarakat adat,                  preservation, youth engagement, arts and culture,
pelestarian warisan budaya, keterlibatan generasi            environmental conservation, and poverty alleviation.
muda, seni dan budaya, konservasi lingkungan, serta
pengentasan kemiskinan.

Pada tahun 2025, AirAsia Foundation menyelaraskan            In 2025, AirAsia Foundation aligned its grant
aktivitas pemberian hibah dengan tujuan bisnis IAA           activities with IAA’s business objectives and AirAsia
dan prioritas keberlanjutan Grup AirAsia. Dukungan           Group’s sustainability priorities. Grant support was
hibah diarahkan kepada social enterprise yang:               directed towards social enterprises that:




                                                                                                                     431
Page 434
                                                                             1.     Mendukung konservasi keanekaragaman hayati.              1.     Support biodiversity conservation.
                                                                             2.     Memperkuat ketangguhan terhadap perubahan                2.     Strengthen resilience to climate change.
                                                                                    iklim.

                                                                             Keanekaragaman Hayati                                           Biodiversity

                                                                             IAA menyadari bahwa hilangnya keanekaragaman                    IAA recognizes that biodiversity loss is caused
                                                                             hayati disebabkan oleh berbagai faktor yang saling              by a variety of interrelated factors, including
                                                                             berkaitan, termasuk perubahan iklim, penipisan                  climate change, resource depletion, pollution,
                                                                             sumber daya, polusi, serta aktivitas manusia yang               and unsustainable human activities. Protecting
                                                                             tidak berkelanjutan. Perlindungan keanekaragaman                biodiversity not only preserves the integrity of the
                                                                             hayati penting bukan hanya untuk menjaga                        environment, but also supports the livelihoods and
                                                                             integritas lingkungan, tetapi juga untuk menopang               well-being of communities that depend on healthy
                                                                             mata pencaharian dan kesejahteraan masyarakat                   ecosystems.
                                                                             yang bergantung pada ekosistem yang sehat.

                                                                             Pada tahun 2025, hibah terbaru AirAsia Foundation               In 2025, AirAsia Foundation’s latest grant was
                                                                             diberikan untuk konservasi keanekaragaman hayati                awarded for biodiversity conservation through
                                                                             melalui penguatan mata pencaharian masyarakat.                  strengthening community livelihoods.




                                                                              SwaraOwa: Mendukung
                                                                              konservasi Owa Jawa
                                                                              melalui kopi
                                                                              SwaraOwa: Supporting the
                                                                              conservation of Javan Gibbon
                                                                              through coffee                                                Sumber | Source: www.swaraowa.org


                                                                              SwaraOwa adalah social enterprise yang didirikan pada        SwaraOwa is a social enterprise founded in 2017 and based
                                                                              tahun 2017 dan berbasis di Jawa Tengah, dengan fokus pada    in Central Java, focusing on the conservation of endangered
                                                                              konservasi spesies primata yang terancam punah, khususnya    primate species, particularly the Javan gibbon, as well as the
                                                                              owa Jawa, serta perlindungan habitat hutan tempat            protection of its forest habitat. SwaraOwa implements an
                                                                              hidupnya. SwaraOwa menerapkan pendekatan agroforestri        agroforestry approach that links biodiversity conservation
                                                                              yang menghubungkan konservasi keanekaragaman hayati          with sustainable livelihoods for former hunters and local
                                                                              dengan mata pencaharian berkelanjutan bagi mantan            farming communities.
                                                                              pemburu dan komunitas petani lokal.

                                                                              Melalui brand kopinya, Owa Coffee, SwaraOwa mendorong        Through its coffee brand, Owa Coffee, SwaraOwa promotes
                                                                              budidaya kopi di bawah naungan (shade-grown coffee)          shade-grown coffee cultivation as an effort to preserve forest
                                                                              sebagai upaya menjaga tutupan hutan sekaligus                cover while raising awareness of Javan gibbon conservation.
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                              meningkatkan kesadaran akan konservasi owa Jawa. Hibah       This grant supports the expansion of SwaraOwa’s coffee
                                                                              ini mendukung perluasan model kopi SwaraOwa melalui          model by funding training for 25 shade-grown coffee
                                                                              pendanaan pelatihan bagi 25 petani kopi shade-grown,         farmers, increasing wildlife-friendly coffee production, and
                                                                              peningkatan produksi kopi yang ramah satwa liar, serta       strengthening educational activities, awareness raising, and
                                                                              penguatan kegiatan edukasi, peningkatan kesadaran,           marketing expansion related to conservation and shade-
                                                                              dan perluasan pemasaran terkait konservasi dan praktik       grown coffee cultivation practices.
                                                                              budidaya kopi shade-grown.

                                                                              Dengan mendukung pertumbuhan model usaha SwaraOwa,           By supporting the growth of SwaraOwa’s business model,
                                                                              AirAsia Foundation berkontribusi pada konservasi             AirAsia Foundation contributes to long-term biodiversity
                                                                              keanekaragaman hayati jangka panjang sekaligus               conservation while opening up community-based economic
                                                                              membuka peluang ekonomi berbasis komunitas yang              opportunities that provide incentives for forest protection.
                                                                              memberikan insentif bagi perlindungan hutan.


                                                                                  Nilai Hibah          Jumlah Hibah yang Disalurkan pada 2025                               Area Dampak
                                                                                  Grant Value                 Number of Grant Distributed in 2025                               Area of Impact

                                                                                                       Tranche 1 akan disalurkan pada Januari 2026         •   Konservasi keanekaragaman hayati
                                                                                                       Tranche 1 will be distributed in January 2026       •   Mata pencaharian masyarakat
                                                                                                                                                           •   Pertanian berkelanjutan
                                                                                                                                                           •   Biodiversity conservation
                                                                                  Rp291.500.000,00                                                         •   Community livelihood
                                                                                                                                                           •   Sustainable agriculture




432
Page 435
                                                                                                                            LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                              SUSTAINABILITY REPORT
Ketahanan Iklim                                              Climate Resilience

Perubahan iklim menimbulkan risiko yang semakin              Climate change presents a growing risk to
meningkat bagi masyarakat, khususnya mereka                  communities, particularly those in disaster-prone
yang berada di wilayah rawan bencana dan rentan              areas and those vulnerable to the impacts of climate
terhadap dampak perubahan iklim. Memperkuat                  change. Efforts to reinforce community resilience
ketahanan komunitas tetap menjadi fokus utama                remain a key focus for the AirAsia Foundation, in
AirAsia Foundation, sejalan dengan pentingnya                line with the importance of preparedness, adaptive
kesiapsiagaan, kapasitas adaptif, dan pemulihan.             capacity, and recovery.

Pada tahun 2025, hibah terbaru diberikan                     In 2025, the latest grant was given to an organization
kepada sebuah organisasi di Indonesia untuk                  in Indonesia to document best practices and lessons
mendokumentasikan      praktik    terbaik  dan               learned from effective disaster recovery models,
pembelajaran dari model pemulihan bencana                    with the aim of strengthening community-based
yang efektif, guna memperkuat respons berbasis               responses and contributing to policy development.
komunitas serta berkontribusi pada pembentukan
kebijakan.




Yayasan Arkom Indonesia:
Mendokumentasikan
model relokasi
pascabencana berbasis
komunitas
Yayasan Arkom Indonesia:
Documenting community-based
post-disaster relocation model
AirAsia Foundation memberikan hibah kepada Yayasan          AirAsia Foundation provided a grant to Yayasan Arkom
Arkom Indonesia untuk mendukung dokumentasi dan             Indonesia to support the documentation and dissemination
diseminasi praktik pemulihan pascabencana yang dipimpin     of community-led post-disaster recovery practices. Yayasan
oleh masyarakat (community-led post-disaster recovery).     Arkom Indonesia is a network of architects established in
Yayasan Arkom Indonesia merupakan jaringan komunitas        2007 that works in various regions of Indonesia to promote
arsitek yang didirikan pada tahun 2007 dan bekerja di       ecological and inclusive housing and settlement solutions
berbagai wilayah Indonesia untuk mendorong solusi           for urban communities and those affected by disasters,
perumahan dan permukiman yang ekologis serta inklusif       with a focus on participatory planning, post-disaster
bagi komunitas perkotaan dan komunitas terdampak            reconstruction, community empowerment, knowledge

                                                                                                                                      Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
bencana, dengan fokus pada perencanaan partisipatif,        management, and resilience-building.
rekonstruksi pascabencana, pemberdayaan komunitas,
pengelolaan pengetahuan (knowledge management), dan
penguatan ketahanan (resilience-building).

Pada tahun 2018, setelah gempa bumi dan tsunami melanda     In 2018, following the earthquake and tsunami that struck
Palu dan Lombok, AirAsia Foundation menginisiasi kampanye   Palu and Lombok, AirAsia Foundation initiated a regional
solidaritas regional bertajuk #ToIndonesiaWithLove. Dari    solidarity campaign titled #ToIndonesiaWithLove. Through
dana yang dihimpun melalui kampanye tersebut, serta         funds raised from the campaign, together with donations
donasi dari AirAsia, total dana yang tersalurkan sebesar    from AirAsia, a total of IDR 13 billion was disbursed to
Rp 13 miliar untuk mendukung upaya rehabilitasi dan         support long-term rehabilitation and reconstruction efforts
rekonstruksi jangka panjang bagi masyarakat terdampak.      for affected communities.

Melalui kolaborasi dengan Yayasan Arkom Indonesia,          In collaboration with Yayasan Arkom Indonesia, the
sebanyak 95 unit hunian tahan gempa berhasil dibangun dan   programme successfully delivered 95 earthquake-resilient
mendukung 95 keluarga penyintas di sejumlah kelurahan       housing units, benefiting 95 survivor families across several
terdampak di Kota Palu dan Kabupaten Donggala. Program      affected sub-districts in Palu City and Donggala Regency.
ini juga mencakup pendampingan terhadap 4 desa/             The programme also included assistance to four villages/
kelurahan (Kelurahan Mamboro Barat dan Mamboro untuk        sub-districts—Mamboro Barat and Mamboro in Palu City, as
kota Palu, serta Desa Tanjung Padang dan Desa Tompe         well as Tanjung Padang and Tompe in Donggala Regency—
untuk Kab. Donggala) dalam penyusunan perencanaan           in developing disaster risk-based planning documents,
berbasis risiko bencana yang kemudian disahkan oleh         which were subsequently endorsed by the respective local
pemerintah daerah setempat.                                 governments.




                                                                                                                            433
Page 436
                                                                             BSejumlah fasilitas masyarakat seperti ruang bersama dan      A number of community facilities, including communal
                                                                             pusat kegiatan warga turut dibangun guna mendukung            spaces and community activity centres, were also
                                                                             pemulihan sosial. Model hunian relokasi mandiri berbasis      developed to support social recovery. The community-led
                                                                             komunitas yang diterapkan dalam program ini kemudian          self-relocation housing model applied in this programme
                                                                             direplikasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan               was later replicated by the Ministry of Public Works and
                                                                             Perumahan Rakyat sebagai salah satu pendekatan dalam          Housing as one of the approaches adopted in the national
                                                                             program pemulihan nasional.                                   recovery programme.

                                                                             Selain itu, pendekatan pembangunan yang digunakan             In addition, the development approach applied through the
                                                                             turut meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap              programme helped raise community awareness of the use of
                                                                             penggunaan material ramah lingkungan dan tahan gempa,         environmentally friendly and earthquake-resilient materials,
                                                                             sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal melalui          while also stimulating the local economy through construction
                                                                             metode konstruksi berbasis sumber daya setempat.              methods that relied on locally available resources.

                                                                             Berdasarkan capaian tersebut, hibah ini mendukung             Building on these outcomes, the grant supports Yayasan
                                                                             Yayasan Arkom Indonesia untuk mendokumentasikan               Arkom Indonesia in documenting lessons learned, challenges,
                                                                             pembelajaran, tantangan, dan praktik terbaik dari fase        and best practices from the post-disaster recovery phase
                                                                             pemulihan pascabencana melalui sebuah buku dan video          through a book and video documentary. Titled “Pilah, Pilih,
                                                                             dokumenter. Buku berjudul “Pilah, Pilih, Pulih” tersebut      Pulih,” the book publication was launched in March 2026 in
                                                                             diluncurkan pada Maret 2026 bertepatan dengan                 conjunction with IAA’s inaugural flight to Palu. It serves as a
                                                                             penerbangan perdana IAA ke Palu. Publikasi ini berfungsi      knowledge resource to support policymakers, community
                                                                             sebagai sumber pengetahuan untuk mendukung pembuat            groups and non-governmental organizations in designing
                                                                             kebijakan, kelompok masyarakat, dan organisasi non-           and implementing effective post-disaster recovery efforts,
                                                                             pemerintah dalam merancang dan melaksanakan upaya             contributing to the replication and scaling of community-led
                                                                             pemulihan pascabencana yang efektif, serta berkontribusi      recovery models.
                                                                             pada replikasi dan perluasan model pemulihan yang
                                                                             dipimpin oleh komunitas.


                                                                                                                 Jumlah Hibah yang
                                                                              Nilai Hibah                                                                           Area Dampak
                                                                              Grant Value                       Disalurkan pada 2025                                 Area of Impact
                                                                                                               Total Grants Distributed in 2025

                                                                                                                                                  •   Ketahanan Iklim
                                                                                                                                                  •   Mata pencaharian masyarakat
                                                                                                                                                  •   Climate Resilience
                                                                              Rp94.500.000,00                   Rp94.500.000,00 (100%)            •   Community livelihood




                                                                             Bantuan Kemanusiaan dan Pascabencana                            Humanitarian and Post-Disaster Aid

                                                                             Upaya kemanusiaan Grup AirAsia berfokus pada                    AirAsia Group’s humanitarian efforts focus on
                                                                             dukungan bagi masyarakat yang terdampak                         supporting communities affected by climate-related
                                                                             bencana terkait iklim. Seiring perubahan iklim yang             disasters. As climate change continues to increase
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             terus meningkatkan frekuensi dan tingkat keparahan              the frequency and severity of disasters, the impact
                                                                             kejadian bencana, dampak banjir menjadi semakin                 of flooding has become increasingly apparent and
                                                                             nyata dan signifikan bagi masyarakat dalam                      significant for communities within AirAsia Group’s
                                                                             wilayah operasional Grup AirAsia. Sebagai respons,              operational areas. In response, AirAsia Group
                                                                             Grup AirAsia memprioritaskan inisiatif kemanusiaan              prioritizes humanitarian initiatives that support
                                                                             yang mendukung kesiapsiagaan, respons, dan                      disaster preparedness, response, and recovery,
                                                                             pemulihan bencana, dengan menyadari pentingnya                  recognizing the importance of rapid response and
                                                                             bantuan cepat tanggap serta ketangguhan jangka                  long-term resilience in areas vulnerable to the
                                                                             panjang di wilayah yang rentan terhadap dampak                  impacts of climate change.
                                                                             perubahan iklim.

                                                                             Bencana Banjir di Indonesia                                     Floods in Indonesia

                                                                             Menyusul banjir besar dan tanah longsor di                      Following severe flooding and landslides in Sumatra
                                                                             Sumatera yang disebabkan oleh Topan Senyar                      caused by Typhoon Senyar in late 2025, AirAsia
                                                                             pada akhir tahun 2025, Grup AirAsia dan AirAsia                 Group and AirAsia Foundation provided disaster
                                                                             Foundation memberikan dukungan sebagai upaya                    relief and recovery in the affected communities. The
                                                                             bantuan dan pemulihan di masyarakat terdampak.                  support was distributed between December 2025
                                                                             Bantuan disalurkan antara bulan Desember 2025                   and January 2026 through a combination of flight




434
Page 437
                                                                                                                       LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                         SUSTAINABILITY REPORT
hingga Januari 2026 melalui kombinasi sponsor               ticket sponsorships, special fare arrangements, and
tiket penerbangan, pengaturan tarif khusus, dan             direct funding, working with local partners to ensure
pendanaan langsung, dengan bekerja sama dengan              needs-based interventions on the ground.
mitra lokal untuk memastikan intervensi yang sesuai
kebutuhan di lapangan.

Pada     Desember       2025,    AirAsia   Foundation       In December 2025, AirAsia Foundation donated
memberikan 10.000 Ringgit Malaysia kepada Natural           10,000 Malaysian Ringgit to Natural Aceh to help
Aceh untuk membantu masyarakat di Aceh Tamiang              communities in Aceh Tamiang by distributing basic
melalui distribusi bantuan kebutuhan pokok, termasuk        necessities, including the provision of food packages,
penyediaan paket makanan, pakaian, perlengkapan             clothing, sleeping materials, hygiene kits, generators,
tidur, hygiene kit, generator, lampu tenaga surya,          solar-powered lamps, and trauma support
serta kegiatan pemulihan trauma bagi anak-anak,             activities for children, benefiting an estimated 504
yang memberikan manfaat kepada sekitar 504                  individuals. AirAsia Foundation also distributed an
individu. AirAsia Foundation juga menyalurkan               additional 5,000 Malaysian Ringgit to the Institute
tambahan bantuan sejumlah 5.000 Ringgit Malaysia            for Community Research and Empowerment (LP2M)
kepada Lembaga Pengkajian dan Pemberdayaan                  to support communities affected by flooding in
Masyarakat (LP2M) untuk mendukung komunitas                 Padang City, where 187 hygiene kits were distributed
terdampak banjir di Kota Padang, dimana sebanyak            to women to support household and personal
187 hygiene kit didistribusikan kepada perempuan            hygiene. AirAsia Foundation also sponsored 8 flight
untuk mendukung kebersihan rumah tangga dan                 tickets for humanitarian aid organizations, including
kebersihan diri. AirAsia Foundation turut mensponsori       to Iltizam Relief Society and Global Ehsan Relief,
8 tiket penerbangan bagi organisasi bantuan                 enabling the distribution of hot ready-to-eat meals,
kemanusiaan, termasuk Iltizam Relief Society dan            clean drinking water, food packages, and hygiene
Global Ehsan Relief, sehingga memungkinkan                  kits to 1,502 affected households in Aceh.
penyaluran makanan hangat siap saji, air minum
bersih, paket makanan, dan hygiene kit kepada 1.502
rumah tangga terdampak di Aceh.

Pada Januari 2026, AirAsia Foundation mensponsori           In January 2026, AirAsia Foundation sponsored
8 tiket penerbangan bagi Yayasan Arkom Indonesia            eight flight tickets for Yayasan Arkom Indonesia to
untuk melakukan penilaian kebutuhan secara cepat            conduct a rapid needs assessment in Aceh Tamiang,
(rapid needs assessment) di Aceh Tamiang, mencakup          covering the upstream, midstream, and downstream
wilayah hulu, tengah, dan hilir. Hasil penilaian tersebut   areas. The results of the assessment formed the
menjadi dasar perencanaan pemulihan awal melalui            basis for initial recovery planning through damage
analisis kerusakan dan kerugian (damage and loss            and loss analysis and asset-based community
analysis) serta pengembangan komunitas berbasis             development. As part of the response, 13 community
aset (asset-based community development). Sebagai           wells were cleaned to address water access
bagian dari respons, sebanyak 13 sumur masyarakat           challenges, and the community was trained and
dibersihkan untuk mengatasi tantangan akses air,            supplied with equipment to continue cleaning the
dimana masyarakat dilatih dan dibekali peralatan            wells independently. This intervention also included
                                                                                                                                 Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
agar dapat melanjutkan kegiatan pembersihan                 the construction of six communal units and the
sumur secara mandiri. Intervensi ini juga mencakup          distribution of 13 shelter kits. During the same period,
pembangunan enam unit komunal serta distribusi              AirAsia Foundation supported a humanitarian
13 shelter kit. Pada periode yang sama, AirAsia             medical mission by Beacon Hospital through special
Foundation mendukung misi medis kemanusiaan oleh            fare arrangements, which enabled a team of 19
Beacon Hospital melalui pengaturan tarif khusus,            doctors and medical personnel from Malaysia to
yang memungkinkan tim beranggotakan 19 dokter               provide on-site medical services to nearly 600 flood
dan tenaga medis dari Malaysia untuk memberikan             and landslide victims in Aceh Tamiang and other
layanan medis di lokasi kepada hampir 600 korban            affected areas.
banjir dan tanah longsor di Aceh Tamiang dan wilayah
terdampak lainnya.

DestinationGOOD                                             DestinationGOOD

Selain melalui pendanaan sosial atau hibah,                 In addition to social funding or grants, the
Grup AirAsia mendorong pemberdayaan ekonomi                 AirAsia Group promotes community economic
masyarakat melalui DestinationGOOD, sebuah                  empowerment    through   DestinationGOOD,    a
platform yang menghubungkan social enterprise               platform that connects social enterprises with




                                                                                                                       435
Page 438
                                                                             dengan akses pasar yang lebih luas. Inisiatif                 broader market access. This initiative promotes
                                                                             ini mempromosikan produk wirausaha lokal                      local entrepreneurial products that prioritize social,
                                                                             yang mengedepankan nilai sosial, budaya, dan                  cultural, and sustainability values.
                                                                             keberlanjutan.

                                                                             Pada tahun 2025, sales turnover DestinationGOOD               In 2025, DestinationGOOD’s sales turnover was
                                                                             tercatat sebesar 19.092 Ringgit Malaysia, lebih               recorded at 19,092 Malaysian Ringgit, lower than the
                                                                             rendah dibandingkan capaian tahun sebelumnya.                 previous year’s achievement. This decline is in line
                                                                             Penurunan ini sejalan dengan berkurangnya jumlah              with the decrease in the number of social enterprises
                                                                             social enterprise yang produknya dipasarkan                   whose products were actively marketed throughout
                                                                             secara aktif sepanjang tahun. Meskipun demikian,              the year. However, the number of registered social
                                                                             jumlah social enterprise yang terdaftar tetap stabil          enterprises remained stable at 49 entities, the same
                                                                             sebanyak 49 entitas, sama dengan tahun 2024.                  as in 2024.

                                                                             Selama periode pelaporan, DestinationGOOD                     During the reporting period, DestinationGOOD
                                                                             memasarkan produk dari 16 social enterprise.                  marketed products from 16 social enterprises.
                                                                             Tidak terdapat pengenalan produk baru dari                    There were no new product launches from social
                                                                             social enterprise pada tahun 2025. Kondisi ini                enterprises in 2025. This reflects a more selective
                                                                             mencerminkan pendekatan yang lebih selektif                   approach to product curation, with a focus on
                                                                             dalam kurasi produk, dengan fokus pada kesiapan               partner readiness and quality consistency, rather
                                                                             mitra dan konsistensi kualitas, dibandingkan pada             than product expansion.
                                                                             ekspansi jumlah produk.


                                                                             Tabel Kinerja DestinationGOOD
                                                                             Table of DestinationGOOD Performance

                                                                             Indikator                                                                2023            2024            2025
                                                                             Indicator

                                                                             Sales turnover (MYR)                                                     117.770         52.320          19.092
                                                                             Jumlah social enterprise yang terdaftar
                                                                                                                                                        48              49             49
                                                                             Number of listed social enterpise
                                                                             Jumlah social enterprise yang produknya dipasarkan
                                                                                                                                                        25              29              16
                                                                             Number of social enterprises which products are marketed
                                                                             Jumlah social enterprise dengan produk baru (dalam tahun berjalan)
                                                                                                                                                        0               1               0
                                                                             Number of social enterprises with new products (in the current year)



                                                                             Pengaduan Masyarakat [F.24]                                   Public Complaints [F.24]

                                                                             Perseroan menyadari bahwa keberhasilan program                The Company realizes that the success of the CSR
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             TJSL tidak hanya diukur dari hasil pelaksanaannya,            program is not only measured by its implementation
                                                                             tetapi juga dari sejauh mana masyarakat dapat                 results, but also by the extent to which the community
                                                                             terlibat secara aktif dalam proses tersebut. Oleh             can actively participate in the process. Therefore,
                                                                             karena itu, Perseroan menyediakan berbagai saluran            the Company provides various communication
                                                                             komunikasi yang memungkinkan masyarakat di                    channels that enable the community around its
                                                                             sekitar wilayah operasional untuk menyampaikan                operational areas to convey their aspirations, input,
                                                                             aspirasi, masukan, maupun pengaduan apabila                   and complaints regarding activities that have the
                                                                             terdapat kegiatan yang berpotensi menimbulkan                 potential to cause negative environmental or social
                                                                             dampak negatif terhadap aspek lingkungan atau                 impacts.
                                                                             sosial.



                                                                             Mekanisme penyampaian pengaduan dapat                         Complaints can be submitted directly or indirectly,
                                                                             dilakukan secara langsung maupun tidak langsung,              including via telephone, email, the Company’s
                                                                             antara lain melalui layanan telepon, surat elektronik,        official website, social media, and customer service,
                                                                             situs resmi Perseroan, media sosial, serta customer           which can be accessed by the community and other
                                                                             service yang dapat diakses oleh masyarakat dan                stakeholders. All of these communication channels
                                                                             pemangku kepentingan lainnya. Seluruh kanal                   serve as a forum for the community to openly
                                                                             komunikasi ini berfungsi sebagai wadah bagi                   express their opinions, as well as a means for the




436
Page 439
                                                                                                                  LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                    SUSTAINABILITY REPORT
masyarakat untuk menyampaikan pendapat secara           Company to listen and respond quickly to any issues
terbuka, sekaligus sebagai sarana bagi Perseroan        that arise in the field.
untuk mendengarkan dan merespons dengan cepat
setiap isu yang muncul di lapangan.

Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menerima          Throughout 2025, the Company did not receive any
pengaduan dari masyarakat terkait kegiatan bisnis       public complaints related to its business activities or
maupun dampak sosial dan lingkungan. Hasil              social and environmental impacts. This result reflects
ini mencerminkan bahwa kegiatan operasional             that the Company’s operational activities have
Perseroan telah berjalan dengan tanggung jawab,         been carried out with responsibility, transparency,
transparansi, serta kepatuhan terhadap ketentuan        and compliance with applicable regulations, while
yang berlaku, sekaligus memperkuat hubungan yang        strengthening the harmonious relationship between
harmonis antara Perseroan dan masyarakat sekitar.       the Company and the surrounding community.



Komitmen untuk Memberikan Layanan                       Commitment to Provide Equitable
atas Produk dan/atau Jasa yang Setara                   Products and/or Services to Consumers
kepada Konsumen [F.17]                                  [F.17]



Sebagai       perusahaan       penerbangan       yang   As an airline company that is committed to providing
berkomitmen menghadirkan pengalaman terbang             the best flying experience for all customers, the
terbaik bagi seluruh pelanggan, Perseroan terus         Company constantly strives to improve the quality
berupaya meningkatkan mutu layanan produk dan           of its products and services. This commitment is in
jasa yang diberikan. Komitmen ini sejalan dengan        line with the Company’s vision and mission to provide
visi dan misi Perseroan untuk menghadirkan layanan      equitable, inclusive, and customer satisfaction-
yang setara, inklusif, dan berorientasi pada kepuasan   oriented services.
pelanggan.

Upaya peningkatan kualitas dilakukan melalui            Quality improvement efforts are carried out through
survei kepuasan pelanggan yang menjadi dasar            customer satisfaction surveys, which serve as the
bagi evaluasi dan pengembangan berkelanjutan.           basis for continuous evaluation and development.
Hasil survei tersebut dimanfaatkan sebagai umpan        The survey results are used as feedback to improve
balik untuk memperbaiki aspek layanan yang masih        aspects of service that still need to be improved and
perlu ditingkatkan serta memperkuat keunggulan          to strengthen the advantages of products that have
produk yang telah mendapat apresiasi pelanggan.         received customer appreciation. Thus, every step
Dengan demikian, setiap langkah pengembangan            in the development of the Company’s services is
layanan Perseroan selalu didasari oleh pemahaman        always based on a direct understanding of customer
langsung terhadap kebutuhan dan ekspektasi              needs and expectations.
pelanggan.

Sejalan dengan hal tersebut, Perseroan juga             In line with this, the Company also emphasizes its
                                                                                                                            Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
menegaskan komitmennya untuk memberikan                 commitment to providing equal, inclusive, and non-
layanan yang setara, inklusif, dan bebas diskriminasi   discriminatory services to all customers through
kepada seluruh pelanggan melalui penerapan              the implementation of policies and standard
kebijakan dan prosedur operasional standar              operating procedures (SOPs) managed by the
(SOP) yang dikelola oleh Departemen Customer            Customer Happiness Department. These policies
Happiness. Kebijakan dan prosedur ini menjadi           and procedures are the foundation to ensure
landasan dalam memastikan bahwa setiap                  that every customer receives consistent, fair, and
pelanggan memperoleh kualitas layanan yang              respectful service, both during the ground service
konsisten, adil, dan menghormati keberagaman, baik      process and during the flight. The implementation
dalam proses pelayanan di darat maupun selama           of these policies and procedures is periodically
penerbangan. Implementasi kebijakan dan prosedur        reviewed and aligned with applicable regulations,
tersebut secara berkala ditinjau dan diselaraskan       customer satisfaction survey results, and complaint
dengan regulasi yang berlaku, hasil survei kepuasan     handling mechanisms to ensure their effectiveness
pelanggan,       serta   mekanisme     penanganan       in supporting a positive and sustainable customer
keluhan guna memastikan efektivitasnya dalam            experience.
mendukung pengalaman pelanggan yang positif
dan berkelanjutan.




                                                                                                                  437
Page 440
                                                                             Pengalaman Penumpang (Guest Experience)                Guest Experience

                                                                             Pengalaman      pelanggan      atau      penumpang     The customer or guest experience is one of IAA’s main
                                                                             merupakan salah satu fokus utama IAA, sejalan          focuses, in line with its commitment to providing
                                                                             dengan komitmen untuk menghadirkan layanan             reliable, accessible, and passenger-oriented services
                                                                             yang andal, mudah diakses, dan berorientasi pada       at all points of interaction throughout the journey.
                                                                             kebutuhan penumpang di seluruh titik interaksi         Customer experience management is carried out
                                                                             perjalanan. Pengelolaan pengalaman pelanggan           in a structured manner through the Customer
                                                                             dilakukan secara terstruktur melalui fungsi Customer   Happiness function, which is responsible for ensuring
                                                                             Happiness, yang bertanggung jawab memastikan           that all customer feedback, complaints, and needs
                                                                             setiap masukan, keluhan, dan kebutuhan pelanggan       are handled consistently and in a timely manner.
                                                                             ditangani secara konsisten dan tepat waktu.

                                                                             Standar Layanan Pelanggan                              Customer Service Standards

                                                                             Pengelolaan kepuasan dan keluhan pelanggan             Customer satisfaction and complaint management
                                                                             dilakukan dengan mengacu pada standar                  is carried out in accordance with the international
                                                                             internasional ISO 10002:2018 Customer Satisfaction     standard of ISO 10002:2018 Customer Satisfaction
                                                                             and Complaints Management. Tim Customer                and Complaints Management. The Customer
                                                                             Happiness telah memperoleh sertifikasi ini sejak       Happiness team has held this certification since
                                                                             Maret 2023 dan berhasil mempertahankannya              March 2023 and has successfully maintained it
                                                                             secara konsisten hingga Maret 2025.                    consistently until March 2025.

                                                                             Seluruh Standard Operating Procedures (SOP)            All Customer Happiness Standard Operating
                                                                             Customer Happiness dipublikasikan dan diperbarui       Procedures (SOPs) are published and updated
                                                                             secara berkala melalui RedDocs Portal, sehingga        regularly through the RedDocs Portal, making
                                                                             dapat diakses secara internal sebagai pedoman          them accessible internally as consistent and well-
                                                                             operasional yang konsisten dan terdokumentasi          documented operational guidelines.
                                                                             dengan baik.

                                                                             Media Interaksi Pelanggan                              Customer Interaction Media

                                                                             IAA menyediakan beragam kanal interaksi guna           IAA provides a variety of interaction channels to
                                                                             memastikan kemudahan akses layanan bagi                ensure easy access to services for customers,
                                                                             pelanggan, meliputi situs web, aplikasi AirAsia        including websites, AirAsia MOVE app, social
                                                                             MOVE, media sosial, messaging platforms (termasuk      media, messaging platforms (including WeChat
                                                                             WeChat untuk layanan penumpang di Tiongkok),           for passenger services in China), live chat, AskBo
                                                                             live chat, chatbot AskBo, SMS, dan email. Layanan      chatbot, SMS, and email. Telephone services are
                                                                             telepon tersedia secara terbatas untuk panggilan       available on a limited basis for outgoing calls
                                                                             keluar terkait penanganan gangguan operasional         related to operational disruptions and incoming
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             serta panggilan masuk untuk pelanggan B2B.             calls for B2B customers. In addition, walk-in support
                                                                             Selain itu, dukungan tatap muka (walk-in support)      is also available at KL Sentral. This multi-channel
                                                                             juga tersedia di KL Sentral. Pendekatan multikanal     approach is designed to provide flexibility and reach
                                                                             ini dirancang untuk memberikan fleksibilitas           customers with diverse characteristics.
                                                                             serta menjangkau kebutuhan pelanggan dengan
                                                                             karakteristik yang beragam.

                                                                             Guna memantau kualitas pengalaman pelanggan            To monitor the overall quality of the customer
                                                                             secara menyeluruh, IAA menggunakan dua indikator       experience, IAA uses two key indicators, Net Promoter
                                                                             utama, yaitu Net Promoter Score (NPS) dan Customer     Score (NPS) and Customer Satisfaction Rate (CSAT).
                                                                             Satisfaction Rate (CSAT).



                                                                             Net Promoter Score (NPS)                               Net Promoter Score (NPS)

                                                                             NPS digunakan oleh AirAsia dan AirAsia MOVE untuk      NPS is used by AirAsia and AirAsia MOVE to measure
                                                                             mengukur persepsi pelanggan terhadap keseluruhan       customer perceptions of the overall service journey,
                                                                             perjalanan layanan, mulai dari pemesanan hingga        from booking to post-flight.
                                                                             pasca-penerbangan.




438
Page 441
                                                                                                                      LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                        SUSTAINABILITY REPORT
Tahun                                   Skor NPS                     Target               Jumlah Responden
Year                                    NPS Score                                         Number of Respondents

2024                                       45                          60                        189.505
2025                                       51                          50                        188.969



Pada tahun 2025, skor NPS mencapai 51, melampaui             In 2025, the NPS score reached 51, exceeding the
target tahunan 50. Survei NPS dilakukan dua kali,            annual target of 50. The NPS survey was conducted
yaitu setelah pembayaran pada tahap pemesanan                twice, after booking touchpoint and within 24 hours
(booking touchpoint) dan dalam waktu 24 jam                  after the flight (journey touchpoint). There were no
setelah penerbangan (journey touchpoint). Tidak              changes to the survey method, except for the switch
terdapat perubahan metode survei, kecuali peralihan          of the journey touchpoint platform to KORE.
platform journey touchpoint ke KORE.

Customer Satisfaction Rate (CSAT)                            Customer Satisfaction Rate (CSAT)

CSAT digunakan untuk menilai tingkat kepuasan                CSAT is used to assess customer satisfaction levels
pelanggan pada interaksi spesifik, terutama melalui          for specific interactions, primarily through live chat
live chat dan platform AskBo.                                and the AskBo platform.

Tahun                         Kanal                 CSAT                      Target         Jumlah Responden
Year                          Channel                                                        Number of Respondents

2024                  Live Chat                        88%                     80%                  15.095
                      AskBo                            86%                     80%                 255.828
2025                  Live Chat                        88%                     90%                  9.006
                      AskBo                            57%                     70%                  220.313



Tahun 2025, CSAT live chat tercatat stabil di 88%,           In 2025, CSAT live chat was recorded at a stable
dengan total 9.006 responden, meskipun berada                88%, with a total of 9,006 respondents, although
sedikit di bawah target 90%. Sementara itu, CSAT             this was slightly below the target of 90%. Meanwhile,
AskBo tercatat sebesar 57% dari 220.313 responden,           CSAT AskBo was recorded at 57% from 220,313
dengan target 70%. Survei CSAT dipicu secara                 respondents, with a target of 70%. The CSAT survey
otomatis setelah titik interaksi tertentu, khususnya         was triggered automatically after a certain point of
melalui live chat dan AskBo.                                 interaction, specifically through live chat and AskBo.

Stabilnya skor CSAT live chat pada tahun 2025                The stable CSAT live chat score in 2025 reflects the
mencerminkan efektivitas berbagai inisiatif yang             effectiveness of various initiatives that have been
telah dijalankan oleh tim Customer Happiness.                carried out by the Customer Happiness team. This
Kinerja ini didukung oleh penurunan volume incoming          performance was supported by a 35% decrease in
                                                                                                                                Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
chat sebesar 35% dibandingkan tahun sebelumnya,              incoming chat volume compared to the previous
yang turut berdampak pada jumlah respons survei.             year, which also impacted the number of survey
Selain itu, Perseroan melakukan identifikasi dan             responses. In addition, the Company identified and
penanganan faktor utama penyebab ketidakpuasan               addressed the main factors causing dissatisfaction
(DSAT drivers) melalui penyederhanaan serta                  (DSAT drivers) by simplifying and clarifying service
kejelasan proses layanan. Upaya ini diperkuat                processes. These efforts were reinforced with more
dengan pelatihan dan coaching yang lebih terarah             targeted training and coaching to ensure consistent
untuk memastikan kualitas layanan yang konsisten             service quality across the team.
di seluruh tim.

IAA menetapkan target internal untuk menanggapi              IAA set an internal target to respond to customer
keluhan pelanggan dalam waktu 1 hari serta                   complaints within 1 day and resolve complaints
menyelesaikan keluhan maksimal dalam 7 hari.                 within a maximum of 7 days. Throughout 2025, case
Sepanjang tahun 2025, waktu penanganan kasus                 handling times showed improvement compared to
menunjukkan      perbaikan   dibandingkan tahun              the previous year, with an average initial response
sebelumnya, dengan rata-rata waktu respons awal              time of 1.3 days and a resolution time of 5 days.
1,3 hari dan waktu penyelesaian 5 hari.




                                                                                                                      439
Page 442
                                                                             Inisiatif Peningkatan Pengalaman Pelanggan             Customer Experience Improvement Initiatives in
                                                                             Tahun 2025                                             2025

                                                                             Sepanjang tahun 2025, Perseroan memperkenalkan         Throughout 2025, the Company introduced and
                                                                             dan    melanjutkan     sejumlah    inisiatif untuk     continued a number of initiatives to improve the
                                                                             meningkatkan kualitas pengalaman penumpang.            quality of the passenger experience. One of the main
                                                                             Salah satu fokus utama adalah penguatan platform       focuses was strengthening the AskBo platform as a
                                                                             AskBo sebagai virtual assistant berbasis machine       machine learning and natural language processing-
                                                                             learning dan natural language processing. Selama       based virtual assistant. During the reporting year,
                                                                             tahun pelaporan, AskBo melayani 21.254.243             AskBo served 21,254,243 users, with 16,457,719
                                                                             pengguna, dengan 16.457.719 pertanyaan berhasil        questions successfully resolved independently by
                                                                             diselesaikan secara mandiri oleh sistem, serta         the system, and recorded a bot satisfaction score
                                                                             mencatat bot satisfaction score sebesar 57%.           of 57%. The integration of key self-service functions,
                                                                             Integrasi fungsi layanan mandiri utama, seperti        such as voluntary flight schedule changes, refund
                                                                             perubahan jadwal penerbangan secara sukarela,          requests, and the purchase of add-ons, has reduced
                                                                             pengajuan pengembalian dana, dan pembelian             the dependence on agent intervention for routine
                                                                             add-ons, telah mengurangi ketergantungan pada          needs.
                                                                             intervensi agen untuk kebutuhan rutin.

                                                                             Selain itu, Perseroan juga berfokus pada               In addition, the Company also focused on reducing
                                                                             pengurangan waktu tunggu layanan, dengan rata-         service waiting times, with an average live chat
                                                                             rata waktu tunggu live chat tahun berjalan sebesar     waiting time of 2.3 minutes for the current year.
                                                                             2,3 menit. Upaya peningkatan kompetensi agen           Efforts to improve agent competence are carried
                                                                             dilakukan melalui penguatan pemahaman produk           out through strengthening product and policy
                                                                             dan kebijakan, pemeriksaan kualitas layanan secara     understanding, periodic service quality checks, and
                                                                             berkala, serta sesi coaching untuk menjaga akurasi,    coaching sessions to maintain accuracy, speed,
                                                                             kecepatan, dan ketepatan nada komunikasi dalam         and appropriateness of communication tone in
                                                                             interaksi dengan pelanggan.                            interactions with customers.

                                                                             Ke depan, tim Customer Happiness akan terus            Going forward, the Customer Happiness team will
                                                                             berkolaborasi dengan tim chatbot dan pemangku          continue to collaborate with the chatbot team
                                                                             kepentingan terkait untuk memperluas kemampuan         and relevant stakeholders to expand self-service
                                                                             self-service serta meningkatkan kemampuan AskBo        capabilities and improve AskBo’s ability to handle
                                                                             dalam menangani pertanyaan sederhana secara            simple questions independently. This approach is
                                                                             mandiri. Pendekatan ini diharapkan tidak hanya         expected to not only improve operational efficiency,
                                                                             meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga        but also provide an experience that is more focused
                                                                             memberikan pengalaman yang lebih fokus pada            on customer needs.
                                                                             kebutuhan pelanggan.

                                                                             Selain penguatan layanan digital dan peningkatan       In addition to enhancing digital services and
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             kompetensi agen, IAA juga menjaga konsistensi          improving agent competency, IAA also maintains
                                                                             kualitas     pengalaman      pelanggan       melalui   consistent customer experience quality through
                                                                             pemantauan tingkat kepuasan secara berkala.            regular satisfaction monitoring. Throughout 2025,
                                                                             Sepanjang tahun 2025, skor Customer Satisfaction       the Customer Satisfaction (CSAT) score was
                                                                             (CSAT) terjaga pada angka 88%. Capaian ini didukung    maintained at 88%. This achievement was supported
                                                                             oleh penguatan pemahaman agen terhadap produk          by strengthening agents’ understanding of the
                                                                             dan kebijakan perusahaan, sehingga respons             company’s products and policies, resulting in faster
                                                                             yang diberikan menjadi lebih cepat dan akurat.         and more accurate responses. Regular inspection of
                                                                             Pemeriksaan kualitas layanan secara rutin serta sesi   service quality and continuous coaching sessions
                                                                             coaching berkelanjutan juga membantu memastikan        also helped ensure consistency in communication
                                                                             konsistensi nada komunikasi, ketepatan informasi,      tone, accuracy of information, and speed in resolving
                                                                             dan kecepatan penyelesaian permintaan pelanggan.       customer requests.

                                                                             Di sisi operasional, Perseroan menjalankan kampanye    On the operational side, the Company carried
                                                                             kebersihan kabin untuk memastikan kondisi pesawat      out a cabin cleanliness campaign to ensure that
                                                                             tetap higienis dan nyaman bagi penumpang.              the aircraft remained hygienic and comfortable
                                                                             Sebagian besar armada telah menjalani sedikitnya       for passengers. Most of the fleet has undergone
                                                                             10 kali proses deep cleaning sepanjang tahun           at least 10 deep cleaning processes throughout
                                                                             berjalan. Fokus berikutnya akan diarahkan pada         the year. The next focus will be on improving the




440
Page 443
                                                                                                                      LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                        SUSTAINABILITY REPORT
peningkatan kualitas pembersihan saat transit turn            quality of cleaning during transit turnarounds and
around serta peningkatan frekuensi deep cleaning              gradually increasing the frequency of deep cleaning
secara bertahap guna menjaga standar kebersihan               to maintain consistent hygiene standards. This
secara konsisten. Program ini akan dikoordinasikan            program will be coordinated with the Cabin Crew
bersama Cabin Crew Department (CCD).                          Department (CCD).

Perlindungan Data dan Privasi Pelanggan                       Customer Data and Privacy Protection

IAA menempatkan perlindungan data dan privasi                 IAA places customer data protection and privacy
pelanggan sebagai bagian integral dari pengelolaan            as an integral part of managing the customer or
pengalaman      pelanggan     atau     penumpang.             passenger experience. Throughout the reporting
Sepanjang periode pelaporan hingga tahun 2025,                period until 2025, there have been no reported cases
tidak terdapat kasus pelanggaran privasi pelanggan            of customer privacy violations. This commitment
yang dilaporkan. Komitmen ini mencerminkan                    reflects IAA’s consistency in maintaining customer
konsistensi IAA dalam menjaga kepercayaan                     trust and complying with applicable data protection
pelanggan serta mematuhi prinsip perlindungan                 principles.
data yang berlaku.

                      Tahun                                                Jumlah Kasus
                       Year                                                Number of Cases

                       2023                                                      0
                       2024                                                      0
                       2025                                                      0


Penanganan Keluhan dan Waktu Penyelesaian                     Complaint Handling and Resolution Time

Pada tahun 2025, IAA mencatat total 2.350 kasus               In 2025, IAA recorded a total of 2,350 customer
keluhan pelanggan. Seluruh kasus tersebut telah               complaints. All cases were handled through
ditangani melalui mekanisme internal yang berlaku             internal mechanisms in accordance with Customer
sesuai standar Customer Happiness, meskipun tidak             Happiness standards, although no cases required
terdapat kasus yang memerlukan tindak lanjut                  further escalation. This approach ensures that all
eskalasi lebih lanjut. Pendekatan ini memastikan              customer feedback is used for continuous evaluation
setiap masukan pelanggan menjadi bahan evaluasi               to improve service quality in the future.
berkelanjutan untuk peningkatan kualitas layanan di
masa mendatang.


                                                                                      Jumlah Ditangani /
Tahun                                        Jumlah Keluhan
Year                                        Number of Complaints                        Ditindaklanjuti
                                                                               Number of Resolved/Followed up Cases



                                                                                                                                Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                                                                                              Nihil
2024                                                  2.106
                                                                                               Nil
                                                                                              Nihil
2025                                               2.350
                                                                                               Nil



On-Time Performance (OTP)                                     On-Time Performance (OTP)

Ketepatan     waktu   penerbangan     (On-Time                Flight     punctuality     (On-Time   Performance/
Performance/OTP) merupakan indikator penting                  OTP) is an important indicator in assessing the
dalam menilai kualitas layanan operasional.                   quality of operational services. The Company
Perseroan secara konsisten memantau dan                       consistently monitors and evaluates OTP as part
mengevaluasi OTP sebagai bagian dari komitmen                 of its commitment to providing a reliable travel
untuk memberikan pengalaman perjalanan yang                   experience for passengers, especially on short-haul
dapat diandalkan bagi penumpang, khususnya                    flights lasting less than six hours.
pada penerbangan jarak pendek dengan durasi
kurang dari enam jam.




                                                                                                                      441
Page 444
                                                                             Pada tahun 2025, OTP Perseroan tercatat sebesar       In 2025, the Company’s OTP was recorded at 76%,
                                                                             76%, menurun dibandingkan capaian tahun 2024          down from 83% in 2024, but still above the 2023 OTP
                                                                             yang sebesar 83%, namun masih berada di atas          level. The OTP target set by management remains at
                                                                             tingkat OTP tahun 2023. Target OTP yang ditetapkan    85%, consistent from year to year.
                                                                             oleh manajemen tetap sebesar 85%, konsisten dari
                                                                             tahun ke tahun.

                                                                             Indikator                                                                  2023         2024        2025
                                                                             Indicator

                                                                             On-Time Performance (OTP)                                                   72%         83%          76%
                                                                             Target                                                                      85%         85%          85%


                                                                             Penurunan OTP pada tahun 2025 dibandingkan            The decline in OTP in 2025 compared to 2024
                                                                             tahun 2024 terutama dipengaruhi oleh keterbatasan     was mainly due to limited fleet availability for
                                                                             ketersediaan armada untuk utilisasi operasional.      operational utilization. This condition required the
                                                                             Kondisi ini menuntut tim operasional dan              operational and scheduling teams to make intensive
                                                                             penjadwalan untuk melakukan penyesuaian yang          adjustments, including rearranging aircraft rotations
                                                                             intensif, termasuk menyusun ulang rotasi pesawat      so that all flights could continue to operate as
                                                                             agar seluruh penerbangan tetap dapat dioperasikan     planned. These adjustments, although necessary
                                                                             sesuai rencana. Penyesuaian tersebut, meskipun        to maintain operational continuity, contribute to an
                                                                             diperlukan    untuk    menjaga   keberlangsungan      increased risk of flight delays.
                                                                             operasional, berkontribusi pada meningkatnya risiko
                                                                             keterlambatan penerbangan.

                                                                             Meskipun menghadapi tantangan tersebut, target        Despite these challenges, the OTP target of
                                                                             OTP sebesar 85% tetap dipertahankan untuk tahun       85% is maintained for 2026, in accordance with
                                                                             2026, sesuai dengan arahan manajemen. Perseroan       management directives. The Company believes that
                                                                             menilai bahwa target tersebut masih relevan           this target is still relevant and achievable as fleet
                                                                             dan dapat dicapai seiring dengan membaiknya           availability improves.
                                                                             ketersediaan armada.

                                                                             Untuk menjaga dan meningkatkan kinerja OTP, IAA       To maintain and improve OTP performance, IAA
                                                                             menerapkan sejumlah pendekatan operasional            implemented a number of operational approaches
                                                                             yang dijalankan secara konsisten sepanjang tahun      that were consistently implemented throughout
                                                                             2025, antara lain:                                    2025, including:
                                                                             1. Walkabouts oleh Pimpinan Operasional               1. Walkabouts by Operational Leaders
                                                                                Pimpinan operasional secara rutin melakukan            Operational      leaders    routinely    conduct
                                                                                walkabouts untuk memastikan pemahaman                  walkabouts to ensure a direct understanding
                                                                                langsung terhadap kondisi di lapangan serta            of conditions in the field and to evaluate the
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                mengevaluasi efektivitas proses dan inisiatif          effectiveness of ongoing operational processes
                                                                                operasional yang berjalan.                             and initiatives.
                                                                             2. Tinjauan OTP Secara Berkala                        2. Regular OTP Reviews
                                                                                Evaluasi mingguan dan bulanan terhadap                 Weekly and monthly evaluations of OTP and
                                                                                OTP serta metrik pendukung lainnya dilakukan           other supporting metrics are conducted across
                                                                                di seluruh AOC, termasuk IAA, sebagai dasar            all AOCs, including IAA, as a basis for decision-
                                                                                pengambilan     keputusan     dan   perbaikan          making and continuous improvement.
                                                                                berkelanjutan.
                                                                             3. Pendekatan Measure to Manage                       3.   Measure to Manage Approach
                                                                                IAA mengembangkan perangkat analisis yang               IAA has developed a comprehensive set of
                                                                                komprehensif untuk meningkatkan visibilitas             analytical tools to improve visibility into OTP and
                                                                                terhadap OTP dan penyebab keterlambatan.                the causes of delays. Each department that has
                                                                                Setiap departemen yang memiliki dampak                  a direct impact on OTP builds analytical tools to
                                                                                langsung terhadap OTP membangun alat                    trace the root causes of delays in greater depth.
                                                                                analisis untuk menelusuri akar penyebab
                                                                                keterlambatan secara lebih mendalam.




442
Page 445
                                                                                                                   LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                     SUSTAINABILITY REPORT
4.   Penerapan Kebijakan Bagasi Kabin                   4.   Enforcement of Cabin Baggage Policy
     Sejalan dengan standar Grup AirAsia, tim Ground         In line with AirAsia Group standards, the Ground
     Operations secara konsisten memastikan setiap           Operations team consistently ensures that each
     penumpang hanya membawa maksimum                        passenger carries a maximum of two pieces of
     dua barang bawaan ke kabin dengan berat                 baggage into the cabin with a combined weight
     gabungan 7 kg, guna mendukung kelancaran                of 7 kg, in order to support the smooth boarding
     proses boarding dan turnaround pesawat.                 and turnaround of aircraft.
5.   Optimalisasi Jadwal Penerbangan                    5.   Flight Schedule Optimization
     Sebelum dipublikasikan, jadwal penerbangan              Before publication, flight schedules are
     ditinjau dan dioptimalkan secara realistis oleh         reviewed and realistically optimized by the
     tim penjadwalan dan operasional agar selaras            scheduling and operations teams to align
     dengan ketersediaan armada serta target OTP,            with fleet availability and OTP targets, without
     tanpa mengorbankan keandalan jadwal.                    compromising schedule reliability.

Selama tahun 2025, IAA mulai melihat pola               In 2025, IAA began to see a similar improvement
perbaikan serupa dengan periode 2023-2024,              pattern to the 2023-2024 period, where the main
dimana strategi utama difokuskan pada optimalisasi      strategy focused on schedule optimization and
jadwal dan penyesuaian waktu penerbangan                adjusting flight times to actual fleet availability. The
dengan ketersediaan armada aktual. Perseroan            company also identified and improved turnaround
juga mengidentifikasi dan memperbaiki titik-titik       points that required additional time, including more
turnaround yang memerlukan waktu tambahan,              adequate buffer and fire break arrangements.
termasuk pengaturan buffer dan fire breaks yang
lebih memadai.

Selain itu, IAA mengembangkan pendekatan                Furthermore, IAA developed an approach to improve
peningkatan OTP dengan memaksimalkan efisiensi          OTP by maximizing aircraft rotation efficiency, not
rotasi pesawat, tidak hanya dengan mendorong            only by encouraging punctuality on the first wave
ketepatan waktu pada penerbangan gelombang              of flights, but also by ensuring the sustainability of
pertama (first wave), tetapi juga dengan memastikan     OTP performance across the entire series of flights
keberlanjutan kinerja OTP pada seluruh rangkaian        throughout the day.
penerbangan sepanjang hari.

Digitalizing Travel [F.26]                              Digitalizing Travel [F.26]

Sejalan    dengan       meningkatnya      ekspektasi    In line with increasing customer expectations for fast,
pelanggan terhadap layanan yang cepat, mandiri,         independent, and integrated services, IAA continues
dan terintegrasi, IAA terus memperkuat digitalisasi     to strengthen the digitalization of travel as part of
perjalanan (digitalizing travel) sebagai bagian dari    its efforts to create a seamless customer journey.
upaya menciptakan seamless customer journey.

Sepanjang tahun 2025, IAA mengembangkan dan             Throughout 2025, IAA developed and implemented
                                                                                                                             Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
mengimplementasikan berbagai inisiatif digital yang     various digital initiatives designed to minimize
dirancang untuk meminimalkan interaksi manual,          manual interaction, reduce dependence on counter-
mengurangi ketergantungan pada layanan berbasis         based services, and expand self-service options
loket, serta memperluas opsi layanan mandiri (self-     for customers. These initiatives are also part of the
service) bagi pelanggan. Inisiatif-inisiatif ini juga   Company’s readiness to address the continuous
menjadi bagian dari kesiapan Perseroan dalam            increase in passenger volume.
menghadapi peningkatan volume penumpang
secara berkelanjutan.

Sebagai kelanjutan dari rencana peningkatan             As a continuation of the passenger experience
pengalaman penumpang yang telah ditetapkan              improvement plan established in previous years
pada tahun-tahun sebelumnya sejak tahun 2023,           since 2023, the Company has updated a number of
Perseroan melakukan pembaruan atas sejumlah             strategic initiatives, including:
inisiatif strategis diantaranya:




                                                                                                                   443
Page 446
                                                                              No. Inisiatif
                                                                                  Initiative
                                                                                                                                              Perkembangan 2025
                                                                                                                                                Development in 2025

                                                                               1.   Implementasi            AskBo menggantikan AVA sebagai virtual assistant utama, dengan fokus pada layanan
                                                                                    Generative AI           mandiri dan penanganan kebutuhan yang lebih kompleks
                                                                                    Implementation of       AskBo replaces AVA as the primary virtual assistant, focusing on self-service and handling
                                                                                    Generative AI           more complex needs.
                                                                               2.   Live journey map pada   Fitur peta perjalanan langsung telah tersedia di aplikasi, situs web, dan AskBo, mencakup
                                                                                    status penerbangan      informasi check-in counter, baggage carousel, dan boarding gate
                                                                                    Live journey map on     The live travel map feature is available on the app, website, and AskBo, providing information
                                                                                    flight status           on check-in counters, baggage carousels, and boarding gates.

                                                                               3.   Self-service handbook   Buku panduan layanan mandiri tersedia secara daring untuk membantu pelanggan
                                                                                                            memanfaatkan AskBo dan fitur self-service lainnya
                                                                                                            A self-service guidebook is available online to help customers utilize AskBo and other self-
                                                                                                            service features.


                                                                             Selain itu, IAA juga mengembangkan solusi digital               In addition, IAA also develops digital solutions to
                                                                             untuk mendukung proses operasional di bandara,                  support operational processes at airports, with
                                                                             dengan tujuan mengurangi antrian, penggunaan                    the aim of reducing queues, paper usage, and
                                                                             kertas, serta ketergantungan pada proses manual.                dependence on manual processes.


                                                                             No.    Inisiatif                                               Perkembangan di 2025
                                                                                    Initiative                                                  Development in 2025

                                                                               1.   Galaxy Suite            Mendukung pergeseran layanan dari berbasis loket menuju layanan mobile (on-the-go
                                                                                                            service delivery), memungkinkan transaksi dilakukan tanpa kehadiran di check-in counter.
                                                                                                            Support the transition from counter-based services to mobile services (on-the-go service
                                                                                                            delivery), enabling transactions to be carried out without having to be present at the check-
                                                                                                            in counter.
                                                                               2.   Enhanced VISA           Mendukung pemindaian dokumen VISA secara mandiri untuk penerbangan internasional
                                                                                    Document Check          sebelum check-in.
                                                                                                            Support independent scanning of VISA documents for international flights prior to check-in.
                                                                               3.   Self Check-in (SCI)     65% penumpang telah menggunakan fasilitas self check-in melalui kios, aplikasi, dan situs
                                                                                                            web.
                                                                                                            65% of passengers have used the self check-in facility via kiosks, apps, and websites.
                                                                              4.    Advanced Baggage        Sistem pelacakan bagasi dapat diakses melalui PC dan aplikasi seluler; tingkat mishandling
                                                                                    Tracing System (BTS)    baggage tercatat 4,4 per 10.000 penumpang, berada di bawah rata-rata global.
                                                                                                            The baggage tracking system can be accessed via PC and mobile applications; baggage
                                                                                                            mishandling rate is recorded at 4.4 per 10,000 passengers, which is below the global average.
                                                                              5.    GOMBot / RedApp         Mendukung petugas darat melakukan check-in, ancillary upgrades, pembayaran, dan
                                                                                                            perubahan penerbangan secara mobile; manual dan IIB tersedia secara digital.
                                                                                                            Assisting ground staff with mobile check-in, ancillary upgrades, payments, and flight
                                                                                                            changes; manual and IIB available digitally.
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             Digitalisasi perjalanan pelanggan sepanjang tahun               The digitization of the customer journey throughout
                                                                             2025 berkontribusi pada peningkatan efisiensi                   2025 has contributed to increased service
                                                                             layanan, pengurangan waktu tunggu, serta                        efficiency, reduced waiting times, and expanded
                                                                             perluasan opsi layanan mandiri bagi pelanggan.                  self-service options for customers. Although some
                                                                             Meskipun beberapa inisiatif masih dalam tahap                   initiatives are currently being refined and optimized,
                                                                             penguatan dan optimalisasi, IAA secara bertahap                 IAA is gradually steering its digital transformation to
                                                                             mengarahkan transformasi digital untuk mendukung                support a simpler, more consistent, and predictable
                                                                             pengalaman perjalanan yang lebih sederhana,                     travel experience.
                                                                             konsisten, dan terprediksi.

                                                                             Ke depan, fokus pengembangan diarahkan                          Going forward, development efforts will focus
                                                                             pada peningkatan kemampuan sistem digital                       on enhancing the capabilities of digital systems
                                                                             untuk menangani kebutuhan pelanggan secara                      to   handle    customer     needs     independently,
                                                                             mandiri,  penguatan     integrasi   antarplatform,              strengthening inter-platform integration, and
                                                                             serta pengurangan ketergantungan pada proses                    reducing dependence on paper-based processes.
                                                                             berbasis kertas. Pendekatan ini diharapkan dapat                This approach is expected to support continuous
                                                                             mendukung peningkatan kepuasan pelanggan                        improvement in customer satisfaction while
                                                                             secara berkelanjutan sekaligus menjaga efisiensi                maintaining IAA’s operational efficiency.
                                                                             operasional IAA.




444
Page 447
                                                                                                                   LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                     SUSTAINABILITY REPORT
Membangun Kepercayaan Konsumen                          Building Consumer Trust [F.27] [F.28] [F.29]
[F.27] [F.28] [F.29]



Di tengah dinamika ekonomi dan industri penerbangan     Amidst the dynamics in the economy and aviation
sepanjang tahun 2025, Perseroan senantiasa              industry throughout 2025, the Company continues to
memperkuat kepercayaan dan loyalitas pelanggan          strengthen customer trust and loyalty by providing
dengan menghadirkan produk serta layanan yang           high-quality, safe, and environmentally friendly
berkualitas, aman, dan ramah lingkungan. Aspek          products and services. Operational safety is the
keselamatan operasional penerbangan (operational        main foundation of all the Company’s operational
safety) menjadi fondasi utama dalam seluruh             activities, as part of the Company’s commitment
aktivitas operasional Perseroan, sebagai bagian dari    to protecting passengers, flight crew, and other
komitmen Perseroan dalam melindungi penumpang,          stakeholders.
awak pesawat, dan pemangku kepentingan lainnya.

Seluruh produk dan layanan Perseroan telah melalui      All of the Company’s products and services have
100% proses evaluasi keselamatan dan keamanan           undergone a 100% rigorous aviation safety and
penerbangan yang ketat, berlandaskan Standard           security evaluation process, based on Standard
Operating Procedure (SOP) dan Standar Pelayanan         Operating Procedures (SOP) and Minimum Service
Minimal (SPM), termasuk penerapan Safety                Standards (SPM), including the implementation of
Management System (SMS), pemeliharaan armada            a Safety Management System (SMS), regular fleet
secara berkala, serta pengawasan kepatuhan              maintenance, and monitoring of compliance with
terhadap regulasi penerbangan nasional dan              national and international aviation regulations.
internasional. Informasi lebih rinci dapat mengacu      For more detailed information, please refer to the
pada bagian Keselamatan Operasional (Operational        Operational Safety section of this report.
Safety) di dalam laporan ini.

Dari perspektif dampak produk dan layanan,              From the perspective of the impact of products
aktivitas penerbangan IAA memberikan dampak             and services, IAA’s aviation activities have a
positif yang signifikan bagi masyarakat, antara lain    significant positive impact on society, including
melalui peningkatan konektivitas dan mobilitas antar    through increased connectivity and mobility
wilayah, perluasan akses transportasi udara yang        between regions, expanded access to affordable air
terjangkau, serta dukungan terhadap pertumbuhan         transportation, and support for economic growth,
ekonomi, sektor pariwisata, dan kegiatan usaha di       the tourism sector, and business activities in various
berbagai daerah. Keberadaan layanan penerbangan         regions. The existence of reliable aviation services
yang andal turut berkontribusi pada penguatan           also contributes to strengthening the supply chain,
rantai pasok, penciptaan lapangan kerja, dan            creating jobs, and accelerating regional growth.
percepatan pertumbuhan kawasan.

Di sisi lain, Perseroan juga menyadari adanya potensi   On the other hand, the Company is also aware of
dampak negatif yang timbul dari operasional             the potential negative impacts arising from aviation
penerbangan, seperti emisi karbon, kebisingan, serta    operations, such as carbon emissions, noise, and
                                                                                                                             Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
penggunaan sumber daya alam. Untuk memitigasi           the use of natural resources. To mitigate these
dampak tersebut, Perseroan secara konsisten             impacts, the Company consistently implements
menerapkan         berbagai   langkah    pengelolaan,   various management measures, including fuel
termasuk program efisiensi bahan bakar, pengelolaan     efficiency programs, optimal fleet management
dan perawatan armada yang optimal, digitalisasi         and maintenance, digitization of operational
proses operasional, pelaksanaan program Tanggung        processes, implementation of corporate social
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan,          and environmental responsibility (CSR) programs,
serta pemenuhan terhadap ketentuan dan regulasi         and compliance with applicable environmental
lingkungan yang berlaku.                                provisions and regulations.

Proses identifikasi dan pengelolaan risiko atas         The identification and management of risks related
dampak negatif produk dan layanan dilakukan             to the negative impacts of products and services
secara terintegrasi melalui kerangka manajemen          are carried out in an integrated manner through
risiko Perseroan, sebagaimana diungkapkan dalam         the Company’s risk management framework, as
bagian Manajemen Risiko pada laporan ini. Hasil         disclosed in the Risk Management section of this
identifikasi risiko tersebut menjadi dasar dalam        report. The results of this risk identification are used
penetapan langkah mitigasi yang relevan guna            as the basis for determining relevant mitigation
meminimalkan dampak terhadap pelanggan,                 measures to minimize the impact on customers,
masyarakat, dan lingkungan.                             community, and environment.


                                                                                                                   445
Page 448
                                                                             Komitmen terhadap transparansi juga diwujudkan          The commitment to transparency is also realized
                                                                             melalui penyampaian informasi produk dan                through the provision of clear, accurate, and
                                                                             layanan yang jelas, akurat, dan bertanggung jawab.      responsible information on products and services.
                                                                             Sepanjang tahun pelaporan, tidak terdapat insiden       Throughout the reporting year, there were no
                                                                             ketidakpatuhan terkait pelabelan produk dan             incidents of non-compliance related to product and
                                                                             layanan serta komunikasi pemasaran. Selain itu,         service labeling and marketing communications. In
                                                                             sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak melakukan         addition, throughout 2025, the Company did not
                                                                             penarikan kembali terhadap produk atau layanan          recall any of the products or services it offered.
                                                                             yang ditawarkan. Hasil ini mencerminkan dedikasi        These results reflect the Company’s dedication to
                                                                             Perseroan dalam menjaga integritas informasi serta      maintaining the integrity of information and ensuring
                                                                             memastikan bahwa seluruh layanan yang diberikan         that all services provided are reliable, safe, and in
                                                                             dapat dipercaya, aman, dan selaras dengan prinsip       line with the principles of sustainability.
                                                                             keberlanjutan yang dijalankan.

                                                                             Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan                     Customer Health and Safety [416-1] [416-2]
                                                                             [416-1] [416-2]



                                                                             Keselamatan dan kesehatan pelanggan merupakan           Customer safety and health are top priorities
                                                                             prioritas utama bagi IAA. Sebagai perusahaan            for IAA. As an airline that prioritizes the highest
                                                                             penerbangan      yang    mengedepankan        standar   safety standards, IAA consistently ensures that all
                                                                             keselamatan tertinggi, IAA secara konsisten             products and services provided comply with national
                                                                             memastikan bahwa seluruh produk dan layanan yang        regulations and international standards applicable
                                                                             diberikan memenuhi ketentuan nasional serta standar     in the aviation industry.
                                                                             internasional yang berlaku di industri penerbangan.

                                                                             Proses pengawasan mutu dilakukan melalui audit          The quality control process is carried out through
                                                                             keselamatan dan inspeksi rutin yang mencakup            safety audits and routine inspections that cover all
                                                                             seluruh tahapan operasional, mulai dari perawatan       stages of operations, from aircraft maintenance
                                                                             pesawat, kebersihan kabin, hingga penanganan            and cabin cleanliness to passenger handling on
                                                                             penumpang di darat dan udara. Seluruh standar           the ground and in the air. All of these standards
                                                                             tersebut    diterapkan   berdasarkan     Standard       are implemented based on Standard Operating
                                                                             Operating Procedure (SOP) dan Safety Management         Procedures (SOPs) and a Safety Management
                                                                             System (SMS) yang menjadi panduan utama dalam           System (SMS), which serve as the main guidelines for
                                                                             kegiatan operasional sehari-hari.                       daily operations.

                                                                             IAA juga terus meningkatkan kesadaran dan               IAA also continues to raise awareness and capacity
                                                                             kapasitas seluruh awak serta karyawan melalui           among all crew and employees through regular
                                                                             pelatihan    berkala    mengenai     keselamatan        training on flight safety, emergency handling, and
                                                                             penerbangan, penanganan darurat, dan kesehatan          passenger health. Any feedback or reports from
                                                                             penumpang. Setiap masukan atau laporan dari             customers are followed up through an internal
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             pelanggan ditindaklanjuti melalui mekanisme             evaluation mechanism to ensure continuous
                                                                             evaluasi internal untuk memastikan perbaikan            improvement in service and safety aspects.
                                                                             berkelanjutan atas aspek layanan dan keselamatan.

                                                                             Selama tahun pelaporan 2025, tidak terdapat             During the 2025 reporting year, there were no
                                                                             insiden material terkait pelanggaran standar            material incidents related to violations of customer
                                                                             kesehatan atau keselamatan pelanggan. Capaian           health or safety standards. This achievement
                                                                             ini mencerminkan efektivitas penerapan sistem           reflects the effectiveness of the quality control
                                                                             pengawasan mutu serta komitmen Perseroan dalam          system and the Company’s commitment to ensuring
                                                                             memastikan pengalaman terbang yang aman,                a safe, comfortable, and reliable flying experience
                                                                             nyaman, dan terpercaya bagi seluruh pelanggan.          for all customers.

                                                                             Keamanan Operasional dan Perlindungan                   Operational Safety and Customer Protection
                                                                             Pelanggan [410-1]                                       [410-1]



                                                                             IAA memprioritaskan aspek keamanan dalam setiap         IAA prioritizes safety in every line of operation as
                                                                             lini operasional sebagai bentuk tanggung jawab          part of its responsibility to protect customers,
                                                                             untuk melindungi pelanggan, karyawan, serta aset        employees, and company assets. The safety system
                                                                             perusahaan. Sistem keamanan dijalankan dengan           is implemented based on international aviation




446
Page 449
                                                                                                                LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                  SUSTAINABILITY REPORT
mengacu pada praktik terbaik industri penerbangan     industry best practices and regulations set by the
internasional dan ketentuan yang ditetapkan oleh      International Civil Aviation Organization (ICAO) and
International Civil Aviation Organization (ICAO),     national authorities.
serta otoritas nasional.

Pengelolaan keselamatan penumpang merupakan           Passenger safety management is an integral part
bagian integral dari sistem keselamatan operasional   of the Company’s operational safety system, which
Perseroan, yang pelaksanaannya mengacu pada           is implemented in accordance with risk control
kebijakan, standar, dan praktik pengendalian risiko   policies, standards, and practices as described
sebagaimana dijelaskan secara lebih rinci pada        in more detail in the Operational Safety section
bagian Keselamatan Operasional dan implementasi       and the implementation of the OHS Management
Sistem Manajemen K3. Langkah ini mencerminkan         System. This measure reflects IAA’s commitment to
komitmen IAA untuk tidak hanya memenuhi standar       not only meeting industry safety standards, but also
keamanan industri, tetapi juga membangun sistem       building a service system that guarantees customer
layanan yang menjamin keselamatan pelanggan,          safety and ensures a safe, fair, and sustainable flight
dan memastikan pengalaman penerbangan yang            experience.
aman, adil, serta berkelanjutan.

Survei Kepuasan Pelanggan terhadap                    Customer Satisfaction Survey on
Produk/Jasa [F.30]                                    Products/Services [F.30]

Bagi IAA, pengalaman pelanggan atau penumpang         For IAA, an excellent customer or passenger
yang unggul merupakan tolok ukur utama dalam          experience is the main benchmark in assessing
menilai kualitas layanan secara menyeluruh. IAA       overall service quality. IAA realizes that success
menyadari bahwa keberhasilan dalam industri           in the aviation industry is not only determined
penerbangan tidak hanya ditentukan oleh ketepatan     by punctuality or competitive prices, but also by
waktu atau harga yang kompetitif, tetapi juga         customer perceptions of the entire service journey,
oleh persepsi pelanggan terhadap keseluruhan          from the booking process to post-flight services.
perjalanan layanan, mulai dari proses pemesanan       Therefore, customer satisfaction and loyalty are
hingga layanan pasca-penerbangan. Oleh karena         measured in a structured manner using two main
itu, pengukuran kepuasan dan loyalitas pelanggan      indicators, namely the Net Promoter Score (NPS)
dilakukan secara terstruktur menggunakan dua          and the Customer Satisfaction Rate (CSAT).
indikator utama, yaitu Net Promoter Score (NPS) dan
Customer Satisfaction Rate (CSAT).

Net Promoter Score (NPS) digunakan untuk mengukur     The Net Promoter Score (NPS) is used to measure
persepsi     pelanggan    terhadap    pengalaman      customer perceptions of the end-to-end travel
perjalanan secara end-to-end. Penilaian ini           experience. This assessment covers the following
mencakup berbagai aspek layanan sebagai berikut:      aspects of service:
•   Airport Boarding Experience                       •   Airport Boarding Experience
    Airport Check-in Experience                           Airport Check-in Experience
                                                                                                                          Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
•                                                     •
•   Baggage Claim                                     •   Baggage Claim
•   Cabin Crew                                        •   Cabin Crew
•   Cabin Environment                                 •   Cabin Environment
•   Customer Support                                  •   Customer Support
•   Flight Time Performance                           •   Flight Time Performance
•   Meals                                             •   Meals
•   Self Check-in                                     •   Self Check-in

Pada tahun sebelumnya, IAA mencatat skor NPS          In the previous year, IAA recorded an NPS score of
sebesar 45 dari target 60 dengan partisipasi          45 out of a target of 60 with the participation of
189.505 responden. Pada tahun 2025, skor tersebut     189,505 respondents. In 2025, the score increased
meningkat menjadi 51 dan berhasil melampaui           to 51 and exceeded the target of 50, with 188,969
target yang ditetapkan sebesar 50, dengan             respondents. This increase reflects the improvement
jumlah responden sebanyak 188.969. Peningkatan        of customer perceptions of the overall quality
ini mencerminkan penguatan persepsi positif           of IAA’s services and the effectiveness of various
pelanggan terhadap kualitas layanan IAA secara        improvement initiatives that have been carried out.
keseluruhan serta efektivitas berbagai inisiatif
perbaikan yang telah dilakukan.




                                                                                                                447
Page 450
                                                                             Sementara itu, Customer Satisfaction Rate (CSAT)        Meanwhile, the Customer Satisfaction Rate (CSAT)
                                                                             digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan               is used to measure customer satisfaction levels
                                                                             pelanggan pada interaksi yang lebih spesifik,           in more specific interactions, particularly through
                                                                             khususnya melalui kanal layanan dukungan digital        digital support channels such as live chat and AskBo.
                                                                             seperti live chat dan AskBo. Pada tahun 2025, tingkat   In 2025, the Live Chat satisfaction rate remained at
                                                                             kepuasan Live Chat tetap terjaga pada angka 88%,        88%, although it did not reach the target of 90%,
                                                                             meskipun belum mencapai target yang ditingkatkan        with 9,006 respondents. On the other hand, AskBo’s
                                                                             menjadi 90%, dengan jumlah responden 9.006. Di          CSAT was recorded at 57%, below the target of 70%,
                                                                             sisi lain, CSAT AskBo tercatat sebesar 57%, berada      with 220,313 respondents participating.
                                                                             di bawah target 70%, dengan partisipasi 220.313
                                                                             responden.

                                                                             Perbedaan capaian pada masing-masing kanal              The differences in achievements on each channel are
                                                                             menjadi bahan evaluasi penting bagi IAA untuk           important evaluation materials for IAA to strengthen
                                                                             memperkuat kualitas layanan, khususnya pada             service quality, especially on digital support
                                                                             platform dukungan digital. Hasil pengukuran ini         platforms. These measurement results are not only
                                                                             tidak hanya menjadi indikator kinerja layanan, tetapi   indicators of service performance but also the
                                                                             juga menjadi dasar dalam merumuskan strategi            basis for formulating strategies to improve a more
                                                                             peningkatan pengalaman pelanggan yang lebih             adaptive and data-driven customer experience.
                                                                             adaptif dan berbasis data.

                                                                             Melalui pemantauan NPS dan CSAT secara konsisten,       Through consistent monitoring of NPS and CSAT,
                                                                             IAA berkomitmen untuk terus meningkatkan standar        IAA is committed to continuously improving service
                                                                             pelayanan, memperkuat loyalitas pelanggan, serta        standards, strengthening customer loyalty, and
                                                                             memastikan bahwa setiap interaksi memberikan            ensuring that every interaction provides a positive
                                                                             pengalaman yang positif dan berkelanjutan.              and sustainable experience.

                                                                             Pemasaran dan Pelabelan Produk                          Product Marketing and Labeling
                                                                             [417-1] [417-2] [417-3]                                 [417-1] [417-2] [417-3]



                                                                             IAA berkomitmen untuk memastikan seluruh                IAA is committed to ensuring that all forms of
                                                                             bentuk komunikasi, promosi, dan informasi produk        communication, promotion, and product information
                                                                             dilakukan secara jujur, transparan, dan bertanggung     are conducted in an honest, transparent, and
                                                                             jawab. Seluruh kegiatan pemasaran dan pelabelan         responsible manner. All marketing and product
                                                                             produk mengacu pada ketentuan perundangan               labeling activities refer to applicable laws and
                                                                             yang berlaku, baik di tingkat nasional maupun           regulations, both at the national and international
                                                                             internasional, serta berpedoman pada prinsip etika      levels, and are guided by the principles of business
                                                                             bisnis dan integritas.                                  ethics and integrity.

                                                                             Informasi yang disampaikan kepada pelanggan,            Information provided to customers, whether through
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             baik melalui media digital, publikasi, maupun kanal     digital media, publications, or other communication
                                                                             komunikasi lainnya, selalu dikaji untuk menjamin        channels, is always reviewed to ensure accuracy,
                                                                             keakuratan, kejelasan, dan kesesuaian dengan fakta      clarity, and consistency with facts and operational
                                                                             dan konteks operasional. IAA juga memastikan            context. IAA also ensures that all service claims,
                                                                             bahwa setiap klaim layanan, promosi harga, serta        price promotions, and other information are
                                                                             informasi lainnya disampaikan secara jelas dan          communicated clearly and without misleading
                                                                             tanpa menyesatkan pelanggan.                            customers.

                                                                             IAA bertanggung jawab atas akurasi dan integritas       IAA is responsible for the accuracy and integrity of
                                                                             informasi yang disampaikan kepada pelanggan.            the information provided to customers. The Branding
                                                                             Tim Branding bertanggung jawab membentuk                Team is responsible for shaping the company’s
                                                                             identitas perusahaan serta memastikan komunikasi        identity and ensuring that communication is
                                                                             dilaksanakan dengan konsisten, jelas, dan               consistent, clear, and engaging. The Branding Team
                                                                             menarik. Tim Branding melakukan penyelarasan            conducts regular coordination, discussions, and
                                                                             secara berkala, berdiskusi dan bertukar gagasan         exchanges of ideas for key communications and
                                                                             untuk komunikasi dan publikasi utama, serta             publications, and refines guidelines and workflows
                                                                             menyempurnakan pedoman dan alur kerja agar              to ensure that all processes continue to run in
                                                                             seluruh proses tetap berjalan sesuai dengan             accordance with regulations.
                                                                             ketentuan.




448
Page 451
                                                                                                                  LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                    SUSTAINABILITY REPORT
Kebijakan Komunikasi Grup AirAsia memastikan             AirAsia Group’s Communication Policy ensures
penyampaian pesan yang jelas, konsisten, dan             clear, consistent, and compliant messaging while
sesuai ketentuan, sekaligus menjaga reputasi Grup        preserving its reputation. This policy provides
AirAsia. Kebijakan ini memberikan panduan mengenai       guidance on disclosure practices, social media use,
praktik pengungkapan (disclosure), penggunaan            and internal communication, ensuring the accuracy
media sosial, serta komunikasi internal, sehingga        of information delivery across the organization. IAA’s
memastikan akurasi penyampaian informasi di              Communication Team constantly reviews content
seluruh organisasi. Tim Komunikasi IAA senantiasa        intended for the public in collaboration with relevant
meninjau konten yang ditujukan untuk publik              topic owners and stakeholders to maintain accuracy
melalui kolaborasi dengan pemilik topik terkait dan      and regulatory compliance.
pemangku kepentingan untuk menjaga akurasi serta
kepatuhan terhadap peraturan.

Untuk memastikan keseragaman nada (tone) dan             To ensure consistency in tone and communication
gaya komunikasi, seluruh konten tertulis mengikuti       style, all written content follows the Tone of Voice
panduan Tone of Voice yang tercantum dalam Brand         guidelines outlined in the Brand Corporate Identity
Corporate Identity Guidelines. Aktivitas copywriting     Guidelines. Copywriting and advertising activities
dan periklanan dikelola oleh pemilik topik terkait dan   are managed by relevant topic owners and go
melalui beberapa proses peninjauan.                      through several review processes.

Keberlanjutan telah terintegrasi dalam strategi Grup     Sustainability is integrated into AirAsia Group’s
AirAsia, dan seiring dengan perkembangan yang            strategy, and as developments unfold, sustainability
ada, inisiatif komunikasi keberlanjutan difokuskan       communication initiatives focus on highlighting
untuk menyoroti tantangan, peluang, dan capaian.         challenges, opportunities, and achievements.
Hal ini memastikan para pemangku kepentingan             This ensures that key stakeholders, including
utama, termasuk pelanggan, publik, regulator atau        customers, public, regulators or governments,
pemerintah, mitra bisnis, dan media, memperoleh          business partners, and media, receive adequate
informasi yang memadai mengenai bagaimana                information on how IAA’s business and operational
model bisnis dan operasional IAA dapat menjawab          models address material ESG issues.
isu-isu ESG yang material.

Untuk menjaga transparansi dan kredibilitas, seluruh     In order to maintain transparency and credibility,
komunikasi terkait keberlanjutan disusun melalui         all sustainability-related communications are
kolaborasi dengan Departemen Sustainability,             developed in collaboration with the Sustainability
guna memastikan pesan yang disampaikan                   Department to ensure that the messages conveyed
merefleksikan upaya yang dijalankan secara akurat.       accurately reflect the efforts undertaken. IAA is
IAA berkomitmen untuk menyampaikan informasi             committed to providing information and claims
dan klaim yang dapat dibuktikan kebenarannya             that can be verified and demonstrate real progress,
dan menunjukkan kemajuan yang nyata, serta               while avoiding greenwashing or misleading
menghindari    praktik   greenwashing      maupun        representations.
representasi yang menyesatkan.
                                                                                                                            Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Dengan berpegang pada prinsip-prinsip tersebut,          By upholding these principles, IAA is committed
IAA berkomitmen untuk membangun kepercayaan,             to building trust, integrity, and transparency in
integritas, dan transparansi dalam seluruh komunikasi,   all communications, as well as strengthening its
serta memperkuat identitas brand yang mudah              recognizable brand identity and thought leadership
dikenali, serta thought leadership di bidang ini.        in this field.

Selama tahun pelaporan 2025, tidak terdapat              During the 2025 reporting year, there were no
insiden ketidakpatuhan terhadap peraturan terkait        incidents of non-compliance with regulations
pelabelan, komunikasi, atau pemasaran produk dan         related to labeling, communication, or marketing of
layanan. Hasil ini menunjukkan konsistensi IAA dalam     products and services. These results demonstrate
membangun kepercayaan dan kredibilitas merek,            IAA’s consistency in building trust and brand
sekaligus memperkuat hubungan jangka panjang             credibility,  while     strengthening    long-term
dengan pelanggan melalui komunikasi yang etis dan        relationships with customers through ethical and
bertanggung jawab.                                       responsible communication.




                                                                                                                  449
Page 452
                                                                             Lembar Umpan Balik                                                                 [G.2]

                                                                             Feedback Form



                                                                             Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian                     We appreciate your attention and the time you have
                                                                             dan waktu yang telah Bapak/Ibu/Saudara luangkan                  taken to review the 2025 Sustainability Report of
                                                                             untuk menelaah Laporan Keberlanjutan PT AirAsia                  PT AirAsia Indonesia Tbk. Your feedback is invaluable
                                                                             Indonesia Tbk tahun buku 2025. Masukan dari                      to our efforts to improve the quality of future reports.
                                                                             Anda sangat berarti bagi upaya kami dalam
                                                                             menyempurnakan kualitas laporan di masa
                                                                             mendatang.

                                                                             Kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara untuk mengisi                  We invite you to complete the following Feedback
                                                                             Lembar Umpan Balik berikut dengan memberikan                     Form by checking the available options and
                                                                             tanda centang pada pilihan yang tersedia serta                   completing     the   necessary     sections. Your
                                                                             melengkapi bagian isian yang diperlukan. Partisipasi             participation will help us provide more relevant,
                                                                             Anda akan membantu kami menyajikan informasi                     transparent, and valuable information
                                                                             yang semakin relevan, transparan, dan bernilai.




                                                                             Identitas Pengirim
                                                                             Respondent’s Identity

                                                                             Nama
                                                                                                       :
                                                                             Name

                                                                             Surel
                                                                                                       :
                                                                             E-mail

                                                                             No. Telp
                                                                                                       :
                                                                             Phone Number



                                                                             Identifikasi menurut kategori pemangku kepentingan:
                                                                             Identification based on stakeholder category:
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                 Pelanggan                      Pegawai/Organisasi              Pemegang Saham                  Pemerintah, Regulator,
                                                                                 Customer                       Pegawai                         Shareholder                     Legislatif
                                                                                                                Employee/Employee                                               Government/Regulator/
                                                                                                                Organization                                                    Legislative

                                                                                 Mitra Kerja                    Media Massa                     Masyarakat                      Lainnya
                                                                                 Business Partner               Mass Media                      Public                          Others     ....................................



                                                                             1. Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai kinerja ekonomi, sosial dan lingkungan
                                                                                PT AirAsia Indonesia Tbk
                                                                                This Sustainability Report provides clear information regarding PT AirAsia Indonesia Tbk’s economic, social and
                                                                                environmental performance

                                                                                a. Setuju | Agree                         b. Tidak setuju | Disagree                 c. Tidak tahu | Not sure


                                                                             2. Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai pemenuhan tanggung jawab sosial dan
                                                                                lingkungan PT AirAsia Indonesia Tbk
                                                                                This Sustainability Report provides clear information on PT AirAsia Indonesia Tbk’s fulfillment of social and environmental
                                                                                responsibilities

                                                                                a. Setuju | Agree                         b. Tidak setuju | Disagree                 c. Tidak tahu | Not sure




450
Page 453
                                                                                                                                                                                                                                                                                 LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   SUSTAINABILITY REPORT
3. Materi dan data di dalam Laporan Keberlanjutan ini mudah dibaca dan dipahami
   The materials and data presented in this Sustainability Report are easy to read and understand

   a. Setuju | Agree                                                                           b. Tidak setuju | Disagree                                                                   c. Tidak tahu | Not sure


4. Materi dan data di dalam Laporan Keberlanjutan ini lengkap
   The materials and data presented in this Sustainability Report are complete

   a. Setuju | Agree                                                                           b. Tidak setuju | Disagree                                                                   c. Tidak tahu | Not sure


5. Apakah desain, tata letak, grafis dan foto-foto dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah bagus?
   Are the designs, layouts, graphics, and photos in this Sustainability Report good?

   a. Setuju | Agree                                                                           b. Tidak setuju | Disagree                                                                   c. Tidak tahu | Not sure


6. Informasi apa yang paling bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
   What information is most beneficial in this Sustainability Report?

   ...........................................................................................................................................................................................................................................................................


7. Informasi apa yang dinilai kurang bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
   What information is less beneficial in this Sustainability Report?

   ...........................................................................................................................................................................................................................................................................


8. Informasi apa yang dinilai masih kurang dari Laporan Keberlanjutan ini dan perlu ditambahkan pada Laporan
   Keberlanjutan mendatang?
   What information is missing and need to be added in the next Sustainability Report?

   ...........................................................................................................................................................................................................................................................................




 Kami menghargai tanggapan                                                                     PT AirAsia Indonesia Tbk
 dan saran yang Anda
 berikan kepada kami. Mohon                                                                    AirAsia RedHouse
 kirimkan lembar ini ke:                                                                       Jl. Marsekal Suryadharma (M1) No.1 Kel. Selapajang Jaya,
 We appreciate your response and                                                               Kec. Neglasari, Kota Tangerang, Banten 15127 Indonesia
 feedback. Please send this form to:
                                                                                                   021 29850888
                                                                                                   ir-id.aaid.co.id

                                                                                               Agus Maulidan (Manager, Sustainability): agusmaulidan@airasia.com




                                                                                                                                                                                                                                                                                           Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                                                                                                                                                                                                 451
Page 454
                                                                             Referensi Peraturan OJK
                                                                             No. 51/POJK.03/2017 &
                                                                             Surat Edaran OJK
                                                                             No. 16/SEOJK.04/2021                                                          [G.4]

                                                                             Reference to OJK Regulation No. 51/POJK.03/2017 &
                                                                             OJK Circular Letter No. 16/SEOJK.04/2021


                                                                             No                                                   Uraian                           Halaman
                                                                                                                                 Description                        Page

                                                                             A    Strategi Keberlanjutan
                                                                                  Sustainability Strategies
                                                                                  A.1.   Penjelasan Strategi Berkelanjutan
                                                                                                                                                                   318-319
                                                                                         Explanation of the Sustainability Strategy
                                                                             B    Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
                                                                                  Performance Highlights of Sustainability Aspects
                                                                                  B.1.   Aspek Ekonomi
                                                                                                                                                                     306
                                                                                         Economic Aspect
                                                                                  B.2.   Aspek Lingkungan Hidup
                                                                                                                                                                     306
                                                                                         Environmental Aspect
                                                                                  B.3.   Aspek Sosial
                                                                                                                                                                     307
                                                                                         Social Aspect
                                                                             C    Profil Perusahaan
                                                                                  Company Profile
                                                                                  C.1.   Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
                                                                                                                                                                     317
                                                                                         Vision, Mission, and Sustainability Values
                                                                                  C.2    Alamat Perusahaan
                                                                                                                                                                    50, 52
                                                                                         Company Address
                                                                                  C.3.   Skala Usaha
                                                                                                                                                                     51
                                                                                         Business Scale
                                                                                  C.4.   Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
                                                                                                                                                                     58
                                                                                         Products, Services, and Business Activities
                                                                                  C.5.   Keanggotaan Asosiasi
                                                                                                                                                                     59
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                         Association Membership
                                                                                  C.6.   Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
                                                                                                                                                                     53
                                                                                         Significant Changes in the Issuer and Public Company
                                                                             D    Penjelasan Direksi
                                                                                  Explanation of the Board of Directors
                                                                                  D.1.   Penjelasan Direksi
                                                                                                                                                                     309
                                                                                         Explanation of the Board of Directors
                                                                             E    Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                  Sustainability Governance
                                                                                  E.1.   Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                                                                                     331
                                                                                         Responsible Party for the Implementation of Sustainable Finance
                                                                                  E.2.   Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                                                                                     334
                                                                                         Competency Development Related to Sustainable Finance
                                                                                  E.3.   Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                                                                                     263
                                                                                         Risk Assessment on the Implementation of Sustainable Finance
                                                                                  E.4.   Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
                                                                                                                                                                     343
                                                                                         Stakeholder Relations
                                                                                  E.5.   Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                                                                                     349
                                                                                         Issues with the Implementation of Sustainable Finance



452
Page 455
                                                                                                                           LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                             SUSTAINABILITY REPORT
No                                                  Uraian                                                   Halaman
                                                   Description                                                  Page

F    Kinerja Keberlanjutan
     Sustainability Performance
     F.1.    Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
                                                                                                                320
             Activities to Build Sustainability Culture
     Kinerja Ekonomi
     Economic Performance
     F.2.    Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi,
             Pendapatan dan Laba Rugi
                                                                                                                146
             Comparison of Targets and Performance in Production, Portfolios, Financing Target, or
             Investment, Revenue, and Profit & Loss
     F.3.    Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen
             Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                              147, 353
             Comparison of Targets and Performance in Portfolios, Financing Target, or Investment in
             Financial Instruments or Projects that are in Line with Sustainable Finance
     Kinerja Lingkungan Hidup
     Environmental Performance
     Aspek Umum
     General Aspect
     F.4.    Biaya Lingkungan Hidup
                                                                                                                395
             Environmental Cost
     Aspek Material
     Material Aspect
     F.5.    Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
                                                                                                              375,382
             Use of Environmentally Friendly Materials
     Aspek Energi
     Energy Aspect
     F.6.    Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
                                                                                                                385
             Amount and Intensity of Energy Used
     F.7.    Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
                                                                                                             372,374-375
             Efforts and Achievements of Energy Efficiency and Use of Renewable Energy
     Aspek Air
     Water Aspect
     F.8.    Penggunaan Air
                                                                                                                390
             Water Usage
     Aspek Keanekaragaman Hayati
     Biodiversity Aspect
     F.9.    Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki

                                                                                                                                     Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
             Keanekaragaman Hayati
                                                                                                                394
             Impact of Operational Areas that are Near or Located in Conservation Areas or Areas with Rich
             Biodiversity
     F.10.   Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
                                                                                                                394
             Biodiversity Conservation Efforts
     Aspek Emisi
     Emission Aspect
     F.11.   Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
                                                                                                                387
             Amount and Intensity of Emissions Based on Type
     F.12.   Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi
                                                                                                                385
             Emission Reduction Efforts and Achievements
     Aspek Limbah dan Efluen
     Waste and Effluent Aspects
     F.13.   Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
                                                                                                                378
             Amount of Waste and Effluent Based on Type
     F.14.   Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
                                                                                                                378
             Waste and Effluent Management Mechanism
     F.15.   Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
                                                                                                                379
             Spills that Occur (if any)



                                                                                                                           453
Page 456
                                                                             No                                                   Uraian                                                     Halaman
                                                                                                                                 Description                                                    Page

                                                                                  Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
                                                                                  Environmental-Related Complaint Aspect
                                                                                  F.16.   Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
                                                                                                                                                                                                395
                                                                                          Number and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
                                                                                  Kinerja Sosial
                                                                                  Social Performance
                                                                                  F.17.   Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Konsumen
                                                                                                                                                                                                437
                                                                                          Commitment to Providing Equal Products and/or Services to Consumers
                                                                                  Aspek Ketenagakerjaan
                                                                                  Employment Aspect
                                                                                  F.18.   Kesetaraan Kesempatan Kerja
                                                                                                                                                                                              78, 398
                                                                                          Equal Employment Opportunity
                                                                                  F.19.   Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
                                                                                                                                                                                                 93
                                                                                          Child Labor and Forced Labor
                                                                                  F.20. Upah Minimum Regional
                                                                                                                                                                                                 87
                                                                                        Regional Minimum Wage
                                                                                  F.21.   Lingkungan Kerja yang Layak dan Aman
                                                                                                                                                                                                407
                                                                                          Decent and Safe Work Environment
                                                                                  F.22. Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
                                                                                                                                                                                                 83
                                                                                        Employee Training and Skill Development
                                                                                  Aspek Masyarakat
                                                                                  Community Aspect
                                                                                  F.23. Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar
                                                                                                                                                                                                426
                                                                                        Impact of Operations on Surrounding Community
                                                                                  F.24. Pengaduan Masyarakat
                                                                                                                                                                                                436
                                                                                        Public Complaints
                                                                                  F.25. Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
                                                                                                                                                                                                427
                                                                                        Social & Environmental Responsibility (CSR) Activities
                                                                                  Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
                                                                                  Responsibility on Sustainable Product/Service Development
                                                                                  F.26. Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan                                         372, 374-375,
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                        Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services                                 382, 443
                                                                                  F.27.   Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
                                                                                                                                                                                                445
                                                                                          Products/Services that have been Evaluated for Customer Safety
                                                                                  F.28. Dampak Produk/Jasa
                                                                                                                                                                                                445
                                                                                        Products/Services Impact
                                                                                  F.29. Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
                                                                                                                                                                                                445
                                                                                        Number of Recalled Products
                                                                                  F.30. Survei Kepuasan Pelanggan
                                                                                                                                                                                                447
                                                                                        Customer Satisfaction Survey
                                                                             G    Lain-lain
                                                                                  Others
                                                                                  G.1.    Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
                                                                                                                                                                                                303
                                                                                          Written Verification from an Independent Party (if any)
                                                                                  G.2.    Lembar Umpan Balik
                                                                                                                                                                                                450
                                                                                          Feedback Form
                                                                                  G.3.    Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
                                                                                                                                                                                                304
                                                                                          Response to the Feedback on Previous Year’s Sustainability Report
                                                                                  G.4.    Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017
                                                                                                                                                                                                452
                                                                                          List of Disclosures According to Financial Services Authority Regulation Number 51/POJK.03/2017



454
Page 457
Daftar Indikator GRI




                                                                                               LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                 SUSTAINABILITY REPORT
GRI Indicator List


No. Indeks                                          Nama Indeks                     Halaman
Index No.                                              Index Name                    Pages

GRI 2        Standar Universal: Pengungkapan Umum (2021)
             Universal Standard: General Disclosure (2021)
2-1          Informasi mengenai organisasi
                                                                                      50
             Information on the organization
2-2          Entitas yang termasuk dalam laporan keberlanjutan
                                                                                      303
             Entities included in the organization's sustainability reporting
2-3          Periode pelaporan, frekuensi, dan titik kontak
                                                                                      302
             Reporting period, frequency and contact point
2-4          Penyajian kembali informasi
                                                                                      303
             Restatements of information
2-5          Assurance oleh pihak eksternal
                                                                                      303
             External assurance
2-6          Aktivitas, rantai nilai dan hubungan bisnis
                                                                                      304
             Activities, value chain and other business relationships
2-7          Karyawan
                                                                                      74
             Employees
2-8          Pekerja yang bukan karyawan
                                                                                      78
             Workers who are not employees
2-9          Struktur dan komposisi tata kelola
                                                                                      333
             Governance structure and composition
2-10         Nominasi dan seleksi badan tata kelola tertinggi
                                                                                      333
             Nomination and selection of the highest governance body
2-11         Ketua badan tata kelola tertinggi
                                                                                       -
             Chair of the highest governance body
2-12         Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi pengelolaan dampak
                                                                                    331, 334
             Role of the highest governance body in overseeing impact management
2-13         Delegasi tanggung jawab pengelolaan dampak
                                                                                    331, 334
             Delegation of responsibility for managing impacts
2-14         Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan
                                                                                      331
             Role of the highest governance body in sustainability reporting
2-15         Konflik kepentingan

                                                                                                         Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                                                                                      217
             Conflicts of interest
2-16         Komunikasi masalah penting
                                                                                      291
             Communication of critical concerns
2-17         Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi
                                                                                    334-336
             Collective knowledge of the highest governance body
2-18         Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi
                                                                                      208
             Evaluation of the performance of the highest governance body
2-19         Kebijakan remunerasi
                                                                                      218
             Remuneration policies
2-20         Proses penentuan remunerasi
                                                                                      220
             Process to determine remuneration
2-21         Rasio kompensasi total tahunan
                                                                                      221
             Annual total compensation ratio
2-22         Pernyataan strategi pembangunan keberlanjutan
                                                                                      318
             Statement on sustainable development strategy
2-23         Komitmen kebijakan
                                                                                      274
             Policy commitments
2-24         Implementasi komitmen kebijakan
                                                                                    274, 334
             Embedding policy commitments



                                                                                               455
Page 458
                                                                             No. Indeks                                          Nama Indeks                                            Halaman
                                                                             Index No.                                             Index Name                                              Pages

                                                                             2-25           Proses remediasi dampak negatif
                                                                                                                                                                                       276, 349, 416
                                                                                            Processes to remediate negative impacts
                                                                             2-26           Mekanisme pengaduan dan konsultasi
                                                                                                                                                                                              292
                                                                                            Mechanisms for seeking advice and raising concerns
                                                                             2-27           Kepatuhan terhadap hukum dan regulasi
                                                                                                                                                                                              396
                                                                                            Compliance with laws and regulations
                                                                             2-28           Keanggotaan asosiasi
                                                                                                                                                                                               98
                                                                                            Membership associations
                                                                             2-29           Pendekatan keterlibatan pemangku kepentingan
                                                                                                                                                                                              376
                                                                                            Approach to stakeholder engagement
                                                                             2-30           Perjanjian perundingan kolektif
                                                                                                                                                                                               -
                                                                                            Collective bargaining agreements




                                                                             GRI Content Index

                                                                             Pernyataan Penggunaan                    PT AirAsia Indonesia Tbk menyusun Laporan Keberlanjutan merujuk pada standar
                                                                             Statement of Use                         GRI untuk periode 1 Januari - 31 Desember 2025.
                                                                                                                      PT AirAsia Indonesia Tbk has prepared a Sustainability Report with reference to
                                                                                                                      GRI standards for the period January 1 - December 31, 2025.
                                                                             GRI 1 yang Digunakan                     GRI 1: Foundation 2021
                                                                             GRI 1 Used




                                                                             GRI Standard                                           Pengungkapan                                     Halaman
                                                                                                                                        Disclosure                                      Page
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                             GRI 201                      201-1   Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan
                                                                                                                                                                                        354
                                                                             Kinerja Ekonomi                      Direct economic value generated and distributed
                                                                             Economic Performance
                                                                                                          201-2   Implikasi keuangan serta risiko dan peluang lainnya akibat
                                                                                                                  perubahan iklim
                                                                                                                                                                                        355
                                                                                                                  Financial implications and other risks and opportunities due
                                                                                                                  to climate change
                                                                                                          201-3 Kewajiban program imbalan pasti dan program pensiun
                                                                                                                lainnya                                                                  91
                                                                                                                Defined benefit plan obligations and other retirement plans
                                                                                                          201-4 Bantuan keuangan yang diterima dari pemerintah
                                                                                                                                                                                        362
                                                                                                                Financial assistance received from government
                                                                             GRI 202                      202-1   Rasio upah standar tingkat awal berdasarkan gender
                                                                             Kehadiran Pasar                      dibandingkan dengan upah minimum setempat
                                                                                                                                                                                         87
                                                                             Market Presence                      Ratios of standard entry level wage by gender compared to
                                                                                                                  local minimum wage
                                                                                                          202-2 Proporsi manajemen senior yang direkrut dari komunitas
                                                                                                                lokal
                                                                                                                                                                                         87
                                                                                                                Proportion of senior management hired from the local
                                                                                                                community




456
Page 459
                                                                                                            LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                              SUSTAINABILITY REPORT
GRI Standard                                          Pengungkapan                               Halaman
                                                        Disclosure                                Page

GRI 203                     203-1 Investasi infrastruktur dan layanan yang didukung
                                                                                                   366
Dampak Ekonomi Tidak              Infrastructure investments and services supported
Langsung
                            203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan
Indirect Economic Impacts                                                                          366
                                  Significant indirect economic impacts
GRI 204                     204-1 Proporsi pengeluaran pada pemasok lokal
Praktik Pengadaan                 Proportion of spending on local suppliers                      366-367
Procurement Practices
GRI 205                     205-1 Operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi
                                                                                                   287
Anti-korupsi                      Operations assessed for risks related to corruption
Anti-corruption
                            205-2 Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan serta prosedur
                                  anti-korupsi
                                                                                                 287-288
                                  Communication and training about anti-corruption policies
                                  and procedures
                            205-3 Insiden korupsi yang terkonfirmasi dan tindakan yang
                                  diambil                                                        286, 288
                                  Confirmed incidents of corruption and actions taken
GRI 206                     206-1 Tindakan hukum terkait perilaku anti-persaingan, anti-trust,
Perilaku Anti-persaingan          dan praktik monopoli
                                                                                                   290
Anti-competitive Behavior         Legal actions for anti-competitive behavior, anti-trust, and
                                  monopoly practices
GRI 302                     302-1 Konsumsi energi di dalam organisasi
                                                                                                   385
Energi                            Energy consumption within the organization
Energy
                            302-2 Konsumsi energi di luar organisasi
                                                                                                   385
                                  Energy consumption outside of the organization
                            302-3 Intensitas energi
                                                                                                   385
                                  Energy intensity
                            302-4 Pengurangan konsumsi energi
                                                                                                   385
                                  Reduction of energy consumption
                            302-5 Pengurangan kebutuhan energi pada produk dan layanan
                                                                                                    -
                                  Reductions in energy requirements of products and services
GRI 303                     303-1 Interaksi dengan air sebagai sumber daya bersama
                                                                                                   390
Air dan Efluen                    Interactions with water as a shared resource
Water and Effluents
                            303-2 Pengelolaan dampak yang terkait dengan pembuangan air
                                                                                                 390, 393
                                  Management of water discharge-related impacts
                            303-3 Pengambilan air
                                                                                                   390
                                  Water withdrawal
                            303-4 Pembuangan air
                                                                                                 390, 393
                                  Water discharge
                            303-5 Konsumsi air
                                                                                                 390, 391

                                                                                                                      Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                                  Water consumption
GRI 304                     304-1 Lokasi operasional yang dimiliki, disewa, dikelola di dalam,
Keanekaragaman Hayati             atau berdekatan dengan kawasan lindung dan kawasan
Biodiversity                      dengan nilai keanekaragaman hayati tinggi di luar kawasan
                                  lindung                                                          394
                                  Operational sites owned, leased, managed in, or adjacent
                                  to, protected areas and areas of high biodiversity value
                                  outside protected areas
                            304-2 Dampak signifikan aktivitas, produk, dan layanan terhadap
                                  keanekaragaman hayati
                                                                                                   394
                                  Significant impacts of activities, products and services on
                                  biodiversity
                            304-1 Habitat yang dilindungi atau dipulihkan
                                                                                                   394
                                  Habitats protected or restored
                            304-2 Spesies dalam Daftar Merah IUCN dan daftar konservasi
                                  nasional yang habitatnya berada di area terdampak
                                  operasi                                                          394
                                  IUCN Red List species and national conservation list species
                                  with habitats in areas affected by operations




                                                                                                            457
Page 460
                                                                             GRI Standard                                    Pengungkapan                                 Halaman
                                                                                                                                  Disclosure                               Page

                                                                             GRI 305                  305-1 Emisi GRK langsung (Cakupan 1)
                                                                                                                                                                          386, 387
                                                                             Emisi                          Direct (Scope 1) GHG emissions
                                                                             Emissions
                                                                                                      305-2 Emisi GRK tidak langsung dari energi (Cakupan 2)
                                                                                                                                                                            307
                                                                                                            Energy indirect (Scope 2) GHG emissions
                                                                                                      305-3 Emisi GRK tidak langsung lainnya (Cakupan 3)
                                                                                                                                                                            307
                                                                                                            Other indirect (Scope 3) GHG emissions
                                                                                                      305-4 Intensitas emisi GRK
                                                                                                                                                                            388
                                                                                                            GHG emissions intensity
                                                                                                      305-5 Pengurangan emisi GRK
                                                                                                                                                                            307
                                                                                                            Reduction of GHG emissions
                                                                                                      305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS)
                                                                                                                                                                             -
                                                                                                            Emissions of ozone-depleting substances (ODS)
                                                                                                      305-7 Oksida nitrogen (NOx), oksida sulfur (SOx), dan emisi udara
                                                                                                            signifikan lainnya
                                                                                                                                                                            389
                                                                                                            Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other
                                                                                                            significant air emissions
                                                                             GRI 306                  306-1 Tumpahan signifikan
                                                                                                                                                                            378
                                                                             Efluen dan Limbah              Significant spills
                                                                             Effluents and Waste
                                                                                                      306-2 Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait limbah
                                                                                                                                                                            378
                                                                                                            Waste generation and significant waste-related impacts
                                                                                                      306-3 Pengelolaan dampak signifikan terkait limbah
                                                                                                                                                                            378
                                                                                                            Management of significant waste-related impacts
                                                                                                      306-4 Limbah yang dihasilkan
                                                                                                                                                                          381, 378
                                                                                                            Waste generated
                                                                                                      306-5 Limbah yang dialihkan dari pembuangan
                                                                                                                                                                            378
                                                                                                            Waste diverted from disposal
                                                                                                      306-6 Limbah yang diarahkan ke pembuangan
                                                                                                                                                                            378
                                                                                                            Waste directed to disposal
                                                                             GRI 308                  308-1 Pemasok baru yang disaring menggunakan kriteria
                                                                             Penilaian Lingkungan           lingkungan
                                                                                                                                                                            365
                                                                             Pemasok                        New suppliers that were screened using environmental
                                                                             Supplier Environmental         criteria
                                                                             Assessment
                                                                                                      308-2 Dampak lingkungan negatif dalam rantai pasok dan
                                                                                                            tindakan yang diambil
                                                                                                                                                                            365
                                                                                                            Negative environmental impacts in the supply chain and
                                                                                                            actions taken
                                                                             GRI 401                  401-1   Penerimaan karyawan baru dan perputaran karyawan
                                                                                                                                                                           78, 82
                                                                             Ketenagakerjaan                  New employee hires and employee turnover
                                                                             Employment
                                                                                                      401-2 Manfaat yang diberikan kepada karyawan penuh waktu
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                            yang tidak diberikan kepada karyawan sementara atau
                                                                                                            paruh waktu                                                     87
                                                                                                            Benefits provided to full-time employees that are not
                                                                                                            provided to temporary or part-time employees
                                                                                                      401-3 Cuti orang tua
                                                                                                                                                                            91
                                                                                                            Parental leave
                                                                             GRI 402                  402-1 Periode pemberitahuan minimum terkait perubahan
                                                                             Hubungan Tenaga Kerja/         operasional
                                                                             Manajemen                      Minimum notice periods regarding operational changes            94
                                                                             Labor/Management
                                                                             Relations




458
Page 461
                                                                                                                   LAPORAN KEBERLANJUTAN
                                                                                                                                                                     SUSTAINABILITY REPORT
GRI Standard                                          Pengungkapan                                   Halaman
                                                           Disclosure                                  Page

GRI 403                      403-1 Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja
                                                                                                    407-408, 411
Kesehatan dan                      Occupational health and safety management system
Keselamatan Kerja
                             403-2 Identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan investigasi insiden
Occupational Health and
                                   Hazard identification, risk assessment, and incident             406-408, 415
Safety
                                   investigation
                             403-3 Layanan kesehatan kerja
                                                                                                        407
                                   Occupational health services
                             403-4 Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja terkait
                                   kesehatan dan keselamatan kerja
                                                                                                         -
                                   Worker participation, consultation, and communication on
                                   occupational health and safety
                             403-5 Pelatihan pekerja tentang kesehatan dan keselamatan
                                   kerja                                                                413
                                   Worker training on occupational health and safety
                             403-6 Promosi kesehatan pekerja
                                                                                                         -
                                   Promotion of worker health
                             403-7 Pencegahan dan mitigasi dampak kesehatan dan
                                   keselamatan kerja yang secara langsung terkait dengan
                                   hubungan bisnis                                                      408
                                   Prevention and mitigation of occupational health and
                                   safety impacts directly linked by business relationships
                             403-8 Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen kesehatan
                                   dan keselamatan kerja
                                                                                                         -
                                   Workers covered by an occupational health and safety
                                   management system
                             403-9 Cedera akibat kerja
                                                                                                      407, 410
                                   Work-related injuries
                             403-10 Gangguan kesehatan akibat kerja
                                                                                                        411
                                    Work-related ill health
GRI 404                      404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
                                                                                                      83, 334
Pelatihan dan Pendidikan           Average hours of training per year per employee
Training and Education
                             404-2 Program peningkatan keterampilan karyawan dan program
                                   bantuan transisi
                                                                                                        84
                                   Programs for upgrading employee skills and transition
                                   assistance programs
                             404-3 Persentase karyawan yang menerima tinjauan kinerja dan
                                   pengembangan karier secara berkala
                                                                                                       92-93
                                   Percentage of employees receiving regular performance
                                   and career development reviews
GRI 405                      405-1 Keberagaman badan tata kelola dan karyawan
                                                                                                        75
Keberagaman dan                    Diversity of governance bodies and employees

                                                                                                                             Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
Kesetaraan Kesempatan
                             405-2 Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dibanding
Diversity and Equal
                                   laki-laki                                                            88
Opportunity
                                   Ratio of basic salary and remuneration of women to men
GRI 406                      406    Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang diambil
Non-diskriminasi                    Incidents of discrimination and corrective actions taken            95
Non-discrimination
GRI 407                      407    Operasi dan pemasok yang hak atas kebebasan berserikat
Kebebasan Berserikat dan            dan perundingan bersama mungkin berisiko
Perundingan Bersama                 Operations and suppliers in which the right to freedom of           94
Freedom of Association and          association and collective bargaining may be at risk
Collective Bargaining




                                                                                                                   459
Page 462
                                                                             GRI Standard                                          Pengungkapan                                    Halaman
                                                                                                                                        Disclosure                                    Page

                                                                             GRI 408                      408     Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap
                                                                             Pekerja Anak                         insiden pekerja anak
                                                                                                                                                                                   93, 363, 404
                                                                             Child Labor                          Operations and suppliers at significant risk for incidents of
                                                                                                                  child labor
                                                                             GRI 409                      409     Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap
                                                                             Kerja Paksa atau Wajib               insiden kerja paksa atau wajib=
                                                                                                                                                                                   93, 363, 404
                                                                             Forced or Compulsory                 Operations and suppliers at significant risk for incidents of
                                                                             Labor                                forced or compulsory labor
                                                                             GRI 410                      410     Personel keamanan yang dilatih mengenai kebijakan atau
                                                                             Praktik Keamanan                     prosedur hak asasi manusia
                                                                                                                                                                                       446
                                                                             Security Practices                   Security personnel trained in human rights policies or
                                                                                                                  procedures
                                                                             GRI 411                      411     Insiden pelanggaran yang melibatkan hak masyarakat
                                                                             Hak Masyarakat Adat                  adat
                                                                                                                                                                                        -
                                                                             Rights of Indigenous                 Incidents of violations involving rights of indigenous peoples
                                                                             Peoples
                                                                             GRI 413                      413-1   Operasi dengan keterlibatan komunitas lokal, penilaian
                                                                             Komunitas Lokal                      dampak, dan program pengembangan
                                                                                                                                                                                       95
                                                                             Local Communities                    Operations with local community engagement, impact
                                                                                                                  assessments, and development programs
                                                                                                          413-2   Operasi dengan dampak negatif aktual dan potensial yang
                                                                                                                  signifikan terhadap komunitas lokal
                                                                                                                                                                                       426
                                                                                                                  Operations with significant actual and potential negative
                                                                                                                  impacts on local communities
                                                                             GRI 414                      414-1   Pemasok baru yang disaring menggunakan kriteria sosial
                                                                                                                                                                                    363, 365
                                                                             Penilaian Sosial Pemasok             New suppliers that were screened using social criteria
                                                                             Supplier Social Assessment
                                                                                                          414-2   Dampak sosial negatif dalam rantai pasok dan tindakan
                                                                                                                  yang diambil
                                                                                                                                                                                       365
                                                                                                                  Negative social impacts in the supply chain and actions
                                                                                                                  taken
                                                                             GRI 415                      415     Kontribusi politik
                                                                             Kebijakan Publik                     Political contributions                                               -
                                                                             Public Policy
                                                                             GRI 416                      416-1   Penilaian dampak kesehatan dan keselamatan dari
                                                                             Kesehatan dan                        kategori produk dan layanan
                                                                                                                                                                                       446
                                                                             Keselamatan Pelanggan                Assessment of the health and safety impacts of product
                                                                             Customer Health and                  and service categories
                                                                             Safety
                                                                                                          416-2   Insiden ketidakpatuhan terkait dampak kesehatan dan
                                                                                                                  keselamatan dari produk dan layanan
                                                                                                                                                                                       446
                                                                                                                  Incidents of non-compliance concerning the health and
 Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                                                                                  safety impacts of products and services
                                                                             GRI 417                      417-1   Persyaratan untuk informasi dan pelabelan produk serta
                                                                             Pemasaran dan Pelabelan              layanan
                                                                                                                                                                                       448
                                                                             Marketing and Labeling               Requirements for product and service information and
                                                                                                                  labeling
                                                                                                          417-2   Insiden ketidakpatuhan terkait informasi dan pelabelan
                                                                                                                  produk serta layanan
                                                                                                                                                                                       448
                                                                                                                  Incidents of non-compliance concerning product and
                                                                                                                  service information and labeling
                                                                                                          417-3   Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi pemasaran
                                                                                                                  Incidents of non-compliance concerning marketing                     448
                                                                                                                  communications
                                                                             GRI 418                      418     Keluhan yang terbukti terkait pelanggaran privasi
                                                                             Privasi Pelanggan                    pelanggan dan kehilangan data pelanggan
                                                                                                                                                                                       341
                                                                             Customer Privacy                     Substantiated complaints concerning breaches of
                                                                                                                  customer privacy and losses of customer data




460
Page 463
                                                                                LAPORAN KEBERLANJUTAN
      Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk
                                                                                   SUSTAINABILITY REPORT




461
Page 464
      Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




462
                                                 Laporan




                          Consolidated
                                                 Keuangan




                          Financial Statements
                                                 Konsolidasian
Page 465
        PT AIRASIA INDONESIA TBK.
DAN ENTITAS ANAKNYA/AND ITS SUBSIDIARIES
        LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN/
       CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS

UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2025/
      FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025

                    DAN/AND

          LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN/
         INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT




                                                    Annual Report and Sustainability Report 2025 • PT AirAsia Indonesia Tbk




                                                   463
Page 466
                                                           The original consolidated financial statements
                                                             included herein are in the Indonesian language.

            PT AIRASIA INDONESIA TBK.                           PT AIRASIA INDONESIA TBK.
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                  AND ITS SUBSIDIARIES
        LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
           TANGGAL 31 DESEMBER 2025                               AS OF DECEMBER 31,2025
  DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL                         AND FOR THE YEAR
                    TERSEBUT                                            THEN ENDED
      BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN                    WITH INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT




                  DAFTAR ISI                                              CONTENTS



Pernyataan Direksi                                                                   Director’s Statement


                                               Ekshibit/
                                                Exhibit

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian              A         Consolidated Statement of Financial Position


Laporan Laba Rugi dan Penghasilan/(Beban)                    Consolidated Statement of Profit or Loss and
Komprehensif Lain Konsolidasian                    B              Other Comprehensive Income/(Expenses)


Laporan Perubahan Ekuitas/(Defisiensi Modal)                           Consolidated Statement of Changes
Konsolidasian                                      C                        in Equity/(Capital Deficiency)


Laporan Arus Kas Konsolidasian                    D                 Consolidated Statement of Cash Flows


Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian        E          Consolidated Notes to Financial Statements


Laporan Auditor Independen                                                  Independent Auditor’s Report
Page 467

          
Page 468
                                                            These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                              in Indonesian language
                                              Ekshibit A                                                        Exhibit A

               PT AIRASIA INDONESIA TBK                                PT AIRASIA INDONESIA TBK
                DAN ENTITAS ANAKNYA                                       AND ITS SUBSIDIARIES
      LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN                 CONSOLIDATED STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
           PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025                                AS OF 31 DECEMBER 2025
   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

                               Catatan/ 31 Desember 2025/       31 Desember 2024/
                                Notes   31 December 2025        31 December 2024

A S E T                                                                                                   A S S E T S

ASET LANCAR                                                                                          CURRENT ASSETS
Kas dan bank                       4           36.748.573.652         45.371.000.256         Cash on hand and in banks
                                                                                               Trade receivables-third
Piutang usaha- pihak ketiga        5           18.594.922.342         18.637.401.524                          parties
Piutang lain-lain, neto                                                                         Other receivables - net
  Pihak berelasi                 6,22         118.544.875.429         50.993.482.587                  Related parties
  Pihak ketiga                     6          120.411.312.533        158.407.446.375                    Third parties
Persediaan                        7,9         139.065.695.166        127.057.603.520                        Inventories
Uang muka dan biaya dibayar                                                                      Advances and prepaid
  di muka                          8           59.833.137.294         32.975.369.812                        expenses

Total Aset Lancar                             493.198.516.416        433.442.304.074              Total Current Assets

ASET TIDAK LANCAR                                                                              NON-CURRENT ASSETS
Aset tetap, neto                  9           750.106.461.999        741.175.265.570                  Fixed assets, net
Aset hak-guna, neto              10         3.450.603.340.139      4.162.215.693.788           Right-of-use assets, net
Uang jaminan                    11,27         341.032.917.741        370.641.003.585                 Security deposits
Aset tidak lancar lainnya                      19.252.069.917          9.086.489.676          Other non-current assets

Total Aset Tidak Lancar                     4.560.994.789.796      5.283.118.452.618         Total Non-Current Assets

TOTAL ASET                                5.054.193.306.212      5.716.560.756.692                       TOTAL ASSETS


     Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian          See accompanying notes to the consolidated financial
      pada ekshibit E terlampir yang merupakan bagian               statements on exhibit E which are an integral
   tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian            part of the consolidated financial statements
                     secara keseluruhan                                            taken as a whole
Page 469
                                                                 These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                   in Indonesian language
                                              Ekshibit A/2                                                        Exhibit A/2

               PT AIRASIA INDONESIA TBK                                     PT AIRASIA INDONESIA TBK
                DAN ENTITAS ANAKNYA                                            AND ITS SUBSIDIARIES
      LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN                      CONSOLIDATED STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
           PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2025                                     AS OF 31 DECEMBER 2025
   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

                                  Catatan/   31 Desember 2025/        31 Desember 2024/
                                   Notes     31 December 2025         31 December 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS/                                                                             LIABILITIES AND EQUITY/
  (DEFISIENSI MODAL)                                                                                 (CAPITAL DEFICIENCY)
LIABILITAS                                                                                                         LIABILITIES
LIABILITAS JANGKA PENDEK                                                                               CURRENT LIABILITIES
Utang usaha - pihak ketiga         12,28       2.067.999.305.122         2.110.178.718.333      Trade payables - third parties
Utang lain-lain –                                                                                           Other payables –
  pihak berelasi                  13,22,28     4.793.422.788.797         2.939.967.340.328                  related parties
Biaya masih harus dibayar          14,28         793.004.382.528           593.390.424.428                 Accrued expenses
Utang pajak                         23a           84.668.121.271            68.438.398.282                     Taxes payable
Liabilitas kontrak                   16        1.255.513.326.288         1.157.628.863.591                Contract liabilities
Pinjaman bank                      15,28          77.228.824.072           160.525.273.356                          Bank loan
Bagian yang jatuh tempo
    dalam satu tahun:                                                                                   Current maturities of:
    Liabilitas sewa               10b,28       1.941.837.683.561         2.096.681.687.585                   Lease liabilities
Total Liabilitas Jangka Pendek                11.013.674.431.639         9.126.810.705.903            Total Current Liabilities

LIABILITAS JANGKA PANJANG                                                                         NON-CURRENT LIABILITIES
Liabilitas sewa                  10b,28        4.551.808.767.553         5.772.140.181.080                   Lease liabilities
Liabilitas pajak tangguhan, neto  23c              6.373.744.503             5.722.745.926        Deferred tax liabilities, net
Liabilitas imbalan kerja
  karyawan                         17            200.854.970.062           201.583.391.808         Employee benefits liability
Liabilitas jangka panjang
  lainnya                          31             14.118.274.873             45.079.444.204      Other non-current liabilities
Total Liabilitas Jangka Panjang                4.773.155.756.991         6.024.525.763.018     Total Non-current Liabilities

TOTAL LIABILITAS                             15.786.830.188.630       15.151.336.468.921                   TOTAL LIABILITIES



     Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian              See accompanying notes to the consolidated financial
      pada ekshibit E terlampir yang merupakan bagian                   statements on exhibit E which are an integral
   tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian                part of the consolidated financial statements
                     secara keseluruhan                                                taken as a whole
Page 470

          
Page 471
                                                                 These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                   in Indonesian language
                                            Ekshibit B                                                      Exhibit B
               PT AIRASIA INDONESIA TBK                                     PT AIRASIA INDONESIA TBK
                 DAN ENTITAS ANAKNYA                                           AND ITS SUBSIDIARIES
               LAPORAN LABA RUGI DAN                             CONSOLIDATED STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
  PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN                            OTHER COMPREHENSIVE INCOME
            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR                                          FOR THE YEAR ENDED
                PADA 31 DESEMBER 2025                                            31 DECEMBER 2025
   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

                                    Catatan/
                                     Notes           2025                   2024

PENDAPATAN USAHA                      24         7.874.331.842.902      7.943.931.260.078              OPERATING REVENUES

BEBAN USAHA                                                                                             OPERATING EXPENSES
Bahan bakar                           25        (3.162.986.808.885)    (3.445.060.468.910)                              Fuel
Perbaikan dan pemeliharaan                      (2.061.925.707.918)    (1.655.028.503.974)           Repairs and maintenance
Pelayanan pesawat dan
  penerbangan                                     (876.424.372.478)      (971.004.115.616)         Aircraft and flight services
Penyusutan                           9,10         (842.374.531.138)      (885.109.535.288)                        Depreciation
Gaji dan tunjangan                                (728.320.499.787)      (768.219.415.330)             Salaries and allowances
Pemasaran                                         (455.572.866.689)      (422.614.938.185)                           Marketing
Beban sewa pesawat                                 (87.499.186.143)       (51.905.565.389)              Aircraft lease expense
Asuransi                                           (65.455.252.231)       (60.953.899.327)                            Insurance
Laba (rugi) selisih kurs dari                                                                  Gain (loss) on foreign exchange
  kegiatan operasional                            (235.025.814.519)      (270.410.166.355)         from operating activities
Pendapatan (beban) usaha lain,                                                                         Other operating income
  neto                                26            (3.337.474.770)      (204.017.953.585)                    (expense), net

TOTAL BEBAN USAHA                               (8.518.922.514.558)    (8.734.324.561.959)     TOTAL OPERATING EXPENSES

RUGI USAHA                                      (644.590.671.656)      (790.393.301.881)             LOSS FROM OPERATIONS
PENDAPATAN (BEBAN)
  LAIN-LAIN                                                                                      OTHER INCOME (EXPENSES)
Pendapatan keuangan                                    777.778.310           1.796.683.479                 Finance income
Pajak final atas
  pendapatan keuangan                                 (155.555.662)          (359.336.696)        Final tax on finance income

Pendapatan keuangan, neto                               622.222.648          1.437.346.783                Finance income, net
Beban keuangan                        27          (439.663.687.651)      (424.339.559.907)                    Finance expense
Laba (rugi) selisih kurs dari                                                                 Gain (loss) on foreign exchange
  aktivitas pendanaan                             (207.814.376.549)      (309.899.204.325)        from financing activities

RUGI SEBELUM                                                                                       LOSS BEFORE INCOME TAX
 BEBAN PAJAK PENGHASILAN            23b, 30    (1.291.446.513.208)    (1.523.194.719.330)                        EXPENSE
Beban pajak penghasilan               30            (3.419.822.583)        (3.315.815.633)                 Income tax expense

RUGI TAHUN BERJALAN                            (1.294.866.335.791)    (1.526.510.534.963)                LOSS FOR THE YEAR
PENGHASILAN/(BEBAN)                                                                                  OTHER COMPREHENSIVE
 KOMPREHENSIF LAIN                                                                                     INCOME/(EXPENSES)
Pos yang tidak akan                                                                                     Item that will not be
  direklasifikasi ke laba rugi                                                                reclassified to profit or loss
Laba (rugi) pengukuran                                                                           Re-measurement profit (loss)
  kembali atas liabilitas imbalan                                                             of employee benefits liability
  kerja karyawan                      17            (3.236.447.783)        (6.150.360.267)                Income tax effect
Pengaruh pajak penghasilan            23c               241.613.385              1.060.407                  Income tax effect

PENGHASILAN/(BEBAN)                                                                                 OTHER COMPREHENSIVE
 KOMPREHENSIF LAIN TAHUN                                                                          INCOME/(EXPENSES) FOR
 BERJALAN, SETELAH PAJAK                           (2.994.834.398)        (6.149.299.860)          THE YEAR, NET OF TAX

TOTAL PENGHASILAN/(BEBAN)                                                                            TOTAL COMPREHENSIVE
 KOMPREHENSIF TAHUN                                                                               INCOME/(EXPENSES) FOR
 BERJALAN                                      (1.297.861.170.189)    (1.532.659.834.823)                     THE YEAR
Page 472

          
Page 473
                                                                                                                                                                         These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                                                                                                                           in Indonesian language

                                                                                                                     Ekshibit C                                                                                                                             Exhibit C

                                   PT AIRASIA INDONESIA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                                                 PT AIRASIA INDONESIA TBK AND ITS SUBSIDIARIES
                                     LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN                                                                                                   CONSOLIDATED STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
                                 UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2025                                                                                                   FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

                                                                         Ekuitas/(defisiensi modal) yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk/
                                                                        Equity/(capital deficiency) attributable to the equity holders of the parent entity

                                                                                                                                                                   Ekuitas/(defisiensi)
                                                                                                                                                                    modal yang dapat
                                                                                                                                                                  diatribusikan kepada
                                                                                                                   Penghasilan                                    pemilik entitas induk/
                                          Modal saham                                                             komprehensif                                       Equity/(capital
                                        ditempatkan dan         Tambahan modal               Sekuritas                 lain/                                           deficiency)               Kepentingan            Ekuitas/(defisiensi
                                         disetor penuh/             disetor/                perpetual/                Other                                        attributable to the         non-pengendali/            modal), neto/
                                        Issued and fully        Additional paid-            Perpetual            comprehensive             Akumulasi rugi/        equity holders of the        Non-controlling           Equity/(capital
                                       paid share capital          in capital               securities               income              Accumulated losses           parent entity               interests              deficiency), net

Saldo per 1 Januari 2024               2.671.281.110.250        163.673.995.500         3.486.850.000.000         81.638.294.069        (14.311.462.182.213)        (7.908.018.782.394)          5.902.904.988          (7.902.115.877.406)       Balance at 1 January 2024

Laba (rugi) tahun berjalan                               -                       -                        -                       -        (1.527.474.720.416)        (1.527.474.720.416)            964.185.453          (1.526.510.534.963)        Profit (loss) for the year

Laba/(rugi) pengukuran kembali                                                                                                                                                                                                                   Re-measurement profit/(loss)
 atas liabilitas imbalan kerja                                                                                                                                                                                                                       of employee benefits
 karyawan, setelah pajak                                 -                       -                        -        (6.148.059.184)                            -           (6.148.059.184)             (1.240.676)             (6.149.299.860)          liability, net of tax

Saldo per 31 Desember 2024            2.671.281.110.250         163.673.995.500         3.486.850.000.000         75.490.234.885        (15.838.936.902.629)        (9.441.641.561.994)           6.865.849.765         (9.434.775.712.229)     Balance at 31 December 2024

Laba (rugi) tahun berjalan                               -                       -                        -                       -        (1.296.405.259.401)        (1.296.405.259.401)          1.538.923.610          (1.294.866.335.791)        Profit (loss) for the year

Laba/(rugi) pengukuran kembali                                                                                                                                                                                                                   Re-measurement profit/(loss)
 atas liabilitas imbalan kerja                                                                                                                                                                                                                       of employee benefits
 karyawan, setelah pajak                                 -                       -                        -        (2.712.146.738)                            -          (2.712.146.738)           (282.687.660)             (2.994.834.398)           liability, net of tax

Saldo per 31 Desember 2025            2.671.281.110.250         163.673.995.500         3.486.850.000.000         72.778.088.147        (17.135.342.162.030)       (10.740.758.968.133)          8.122.085.715        (10.732.636.882.418)      Balance at 31 December 2025




                                          Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian                                                                                     See accompanying Notes to Consolidated Financial Statements
                                      pada Ekshibit E terlampir yang merupakan bagian yang tidak                                                                                            on Exhibit E which are an integral part of
                                 terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian secara keseluruhan                                                                                  the Consolidated Financial Statements taken as a whole
Page 474
                                                                       These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                         in Indonesian language
                                                 Ekshibit D                                                                Exhibit D

              PT AIRASIA INDONESIA TBK                                             PT AIRASIA INDONESIA TBK
                DAN ENTITAS ANAKNYA                                                   AND ITS SUBSIDIARIES
          LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN                                       CONSOLIDATAED OFOF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2025                             FOR THE YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


                                                            Catatan/
                                           2025              Notes            2024

                                                                                                      CASH FLOWS FROM OPERATING
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI                                                                                     ACTIVITIES

Penerimaan kas dari pelanggan          7.939.123.234.310                 8.024.806.606.346             Cash receipts from customers
Pengeluaran kas kepada pemasok dan                                                                    Cash payments to vendors and
 untuk beban usaha                    (5.840.062.600.892)              (5.915.951.700.159)                  for operating expenses
Pengeluaran kas kepada karyawan         (790.636.850.790)                (794.328.078.348)              Cash payments to employees
Pembayaran pajak penghasilan              (3.380.968.367)                  (2.314.890.690)        Payments of corporate income tax
Pembayaran bunga dan beban keuangan     (437.883.696.420)                (421.596.614.842)    Payments of interest an finance charges

Arus kas neto yang diperoleh dari                                                                             Net cash flows provided
  aktivitas operasi                      867.159.117.841                   890.615.322.307                   by operating activities

                                                                                                      CASH FLOWS FROM INVESTING
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI                                                                                      ACTIVITIES
Hasil penjualan                                                                                       Proceeds from sale of property
  aset tetap                                3.041.144.000                     5.063.842.643                         and equipment
Perolehan aset tetap                     (30.198.105.885)                  (38.048.958.534)               Acquisitions of fixed assets

Kas neto yang digunakan untuk                                                                                       Net cash used in
 aktivitas investasi                     (27.156.961.885)                  (32.985.115.891)                    investing activities

                                                                                                      CASH FLOWS FROM FINANCING
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN                                                                                     ACTIVITIES
Pembayaran liabilitas sewa             (758.437.816.130)     10,26       (791.195.362.496)               Payments of lease liabilities
Pembayaran pinjaman bank, neto          (85.118.205.264)      26          (67.152.402.716)                Payments of bank loan, net

Arus kas neto yang digunakan                                                                                   Net cash flows used in
  untuk aktivitas pendanaan            (843.556.021.394)                 (858.347.765.212)                      financing activities

KENAIKAN/(PENURUNAN) NETO KAS                                                                    NET INCREASE/(DECREASE) IN CASH
 DAN BANK                                 (3.553.865.438)                     (717.558.796)              ON HAND AND IN BANKS

DAMPAK PERUBAHAN SELISIH KURS                                                                                NET DECREASE IN CASH
 TERHADAP KAS DAN BANK                    (5.068.561.166)                  (10.165.461.009)               ON HANDS AND IN BANKS

KAS DAN BANK                                                                                        CASH ON HAND AND IN BANKS AT
 PADA AWAL TAHUN                          45.371.000.256                    56.254.020.061          THE BEGINNING OF THE YEAR

KAS DAN BANK                                                                                        CASH ON HAND AND IN BANKS AT
 PADA AKHIR TAHUN                         36.748.573.652       4            45.371.000.256                THE END OF THE YEAR
Page 475
                                                               These Consolidated Financial Statements are originally
                                                                           issued in Indonesian language

                                           Ekshibit E                                                       Exhibit E
              PT AIRASIA INDONESIA TBK                                  PT AIRASIA INDONESIA TBK
               DAN ENTITAS ANAKNYA                                         AND ITS SUBSIDIARIES
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE CONSOLIDATED
                     KONSOLIDASIAN                                       FINANCIAL STATEMENTS
      TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                              AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
 TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                             FOR THE YEAR THEN ENDED
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

1.   UMUM                                                 1.     GENERAL

     a.   Pendirian Perusahaan                                   a.   The Company’s establishment

          PT AirAsia Indonesia Tbk ("Perusahaan") yang                PT AirAsia Indonesia Tbk (the “Company”)
          sebelumnya bernama PT Centris Multipersada                  was established under the name of PT
          Pratama Tbk didirikan berdasarkan Akta                      Centris Multipersada Pratama Tbk based on
          Notaris No. 61 pada tanggal 25 Juli 1989 dari               the Notarial Deed No. 61, dated 25 July
          Notaris Muchlis Munir, S.H., Akta pendirian                 1989 of Muchlis Munir, S.H. The deed of the
          telah disahkan oleh Menteri Kehakiman                       Company’s establishment was approved by
          Republik Indonesia sesuai dengan Surat                      the Ministry of Justice of the Republic of
          Keputusan     No.    C2-4016.HT.01.01.TH.91                 Indonesia in Decision Letter No. C2-
          tanggal 21 Agustus 1991 serta diumumkan                     4016.HT.01.01.TH.91 dated 21 August 1991
          dalam Berita Negara Republik Indonesia No.                  and was published in the State Gazette No.
          44, Tambahan No. 2460 tanggal 2 Juni 1992.                  44, Supplement No. 2460 dated 2 June 1992.

          Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami                   The Company’s Articles of Association has
          beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir                 been amended several times. The latest
          berdasarkan Akta Notaris No. 90 pada tanggal                amendment was based on Notarial Deed No.
          16 November 2023 dari Notaris Jose Dima                     90, dated 16 November 2023 of Jose Dima
          Satria, S.H., M.Kn. terkait perubahan maksud                Satria, S.H., M.Kn. regarding the changes in
          dan tujuan Perusahaan menyesuaikan dengan                   the Company's purpose and objectives to
          Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia                   align with the Indonesian Standard
          (KBLI) 2020.                                                Industrial Classification (KBLI) 2020.

          Perubahan tersebut telah disetujui oleh                     The said amendment was approved by the
          Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia sesuai                  Ministry of Law and Human Rights of the
          dengan    Surat   Keputusan   No.    AHU-                   Republic of Indonesia in Decision Letter No.
          0071304.AH.01.02.TAHUN 2023 tanggal 17                      AHU-0071304.AH.01.02.TAHUN 2023 dated
          November 2023.                                              17 November 2023.


          Perusahaan berdomisili dan beralamat di                     The Company is domiciled and has business
          AirAsia Redhouse, Jl. Marsekal Suryadharma                  address at AirAsia Redhouse, Jl. Marsekal
          No. 1, Selapajang Jaya, Neglasari, Kota                     Suryadharma No.1, Selapajang Jaya,
          Tangerang, Banten, 15127. Perusahaan mulai                  Neglasari, Tangerang City, Banten, 15127.
          beroperasi komersial pada tanggal 25 Juli                   The    Company      started   commercial
          1989.                                                       operations on 25 July 1989.

          AirAsia Aviation Group Limited adalah entitas               AirAsia Aviation Group Limited is the parent
          induk Perusahaan. Capital A Berhad, Malaysia,               entity of the Company. Capital A Berhad,
          adalah entitas induk utama Perusahaan.                      Malaysia, is the ultimate parent entity of
                                                                      the Company.
Page 476
                                                           These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                             in Indonesian language

                                       Ekshibit E/2                                                Exhibit E/2
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                 PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                        AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                        FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                             AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                            FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

1.   UMUM (Lanjutan)                                       1.   GENERAL (Continued)

     b.   Penawaran umum dan aksi korporasi yang                b.   Public offering and corporate actions
          memengaruhi      modal     saham  yang                     affecting issued and fully paid share
          ditempatkan dan disetor penuh                              capital

          Pada tanggal 11 November 1994, Perusahaan                  On 11 November 1994, the Company
          memperoleh pernyataan efektif dari Badan                   received the effective statement from the
          Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan                  Capital Market and Financial Institution
          (“BAPEPAM-LK”, sekarang dikenal sebagai                    Supervisory      Agency     (“BAPEPAM-LK”,
          Otoritas Jasa Keuangan atau “OJK”) dalam                   currently known as Financial Services
          surat No. S-1861/PM/1994, untuk melakukan                  Authority or “Otoritas Jasa Keuangan”/
          penawaran umum perdana atas sahamnya                       “OJK”) in its letter No. S-1861/PM/1994, to
          (“IPO”) sebesar 20.000.000 saham dengan nilai              execute Initial Public Offering (“IPO”) of
          nominal per saham Rp1.000, dengan harga                    20,000,000 shares, par value Rp1,000 per
          penawaran sebesar Rp2.450 per saham dan                    share, at the offering price of Rp2,450 and
          pada tanggal 8 Desember 1994, saham                        on 8 December 1994, the Company’s shares
          Perusahaan telah dicatatkan di Bursa Efek                  were listed on the Indonesia Stock
          Indonesia.                                                 Exchange.

           Sesuai dengan surat pernyataan efektif dari               Based on the effective statement from OJK
          OJK melalui surat No. S-453/D.04/2017 tanggal              through letter No. S-453/D.04/2017 dated
          30 November 2017, Perusahaan menerbitkan                   30 November 2017, the Company issued an
          Penambahan Modal dengan memberikan Hak                     Additional Paid-in Capital by granting Pre-
          Memesan Efek Terlebih Dahulu I ("PMHMETD I").              emptive Rights I ("PMHMETD I"). Based on
          Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham                      Extraordinary     General    Meeting     of
          Luar Biasa tanggal 29 Desember 2017 yang                   Shareholders held on 29 December 2017, as
          telah didokumentasikan dalam Akta Notaris                  documented in Notarial Deed No. 86 of
          No. 86 oleh Notaris Liestiani Wang, S.H.,                  Liestiani Wang, S.H., M.Kn., Notary in
          M.Kn., Notaris di Jakarta, diputuskan hal-hal              Jakarta, the following issues were decided
          berikut:                                                   on:

          1)   Menyetujui      rencana       Perusahaan               1) Approved the Company's plan to issue
               melakukan penerbitan Hak Memesan Efek                     the Pre-emptive Rights ("HMETD")
               Terlebih Dahulu ("HMETD") dengan                          through Limited Public Offering by
               penawaran umum terbatas dengan                            issuing a total of 13,646,387,267 new
               menerbitkan         sebanyak-banyaknya                    shares with a nominal value of Rp250.
               13.646.387.267 saham baru dengan nilai
               nominal Rp250.
          2)   Menyetujui setoran modal yang akan                     2) Approved the capital injection to be
               dilakukan oleh PT Fersindo Nusaperkasa                    made by PT Fersindo Nusaperkasa and
               dan AirAsia Investment Ltd. selaku                        AirAsia Investment Ltd. as the standby
               pembeli siaga dalam penawaran umum                        buyer in a limited public offering of
               terbatas     masing-masing      sebanyak                  5,306,040,000 shares and 5,097,960,000
               5.306.040.000 saham dan 5.097.960.000                     shares, respectively, through non-cash
               saham dalam bentuk selain uang                            payment in the form of perpetual
               (inbreng) berupa sekuritas perpetual yang                 securities which have been converted
               kemudian dikonversi penuh menjadi                         into shares of PT Indonesia AirAsia with
               saham PT Indonesia AirAsia dengan nilai                   total amount of Rp2,601,000,000,000.
               total sebesar Rp2.601.000.000.000.

          Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                     As of 31 December 2025 and 2024, all of
          seluruh    saham      Perusahaan sebanyak                   the Company's shares of 10,685,124,441
          10.685.124.441 saham telah dicatatkan di                    shares have been listed on the Indonesia
          Bursa Efek Indonesia.                                       Stock Exchange.
Page 477
                                                                                   These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                                     in Indonesian language

                                       Ekshibit E/3                                                                           Exhibit E/3
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                                            PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                   AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                          NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                                                   FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                                        AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                                       FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                      (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

1.   UMUM (Lanjutan)                                                               1.    GENERAL (Continued)

     c.   Struktur Entitas Anak                                                          c.     Structure of Subsidiaries

          Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                                               As of 31 December 2025 and 2024, the
          Perusahaan       mempunyai      pengendalian                                          Company has direct and indirect ownership
          langsung dan tidak langsung atas entitas anak                                         over the following subsidiaries:
          sebagai berikut:

                                                                                                                                Total Aset Sebelum Eliminasi
                                                                                             Persentase Kepemilikan Efektif/       (dalam jutaan Rupiah)/
                                                Tahun                                            Effective Percentage of       Total Assets Before Elimination
                                             Beroperasi                                                 Ownership                  (in millions of Rupiah)
                                                Secara
                                             Komersial/                                       31 Desember      31 Desember     31 Desember      31 Desember
                                               Start of                                          2025/            2024/           2025/            2024/
              Entitas Anak/      Domisili/   Commercial            Jenis Usaha/               31 December      31 December     31 December      31 December
              Subsidiaries       Domicile    Operations          Nature of Business               2025             2024            2025             2024

          Kepemilikan
          langsung/
          Direct ownership:
          PT Indonesia AirAsia     Kota        2004       Angkutan udara niaga berjadwal/             57,25%          57,25%        5.090.328        5.746.094
            (“IAA”)              Tangerang                 Scheduled air transport service
          Kepemilikan tidak
          langsung/
          Indirect ownership:
          PT Garda Tawang          Kota        2016       Aktivitas kebandarudaraan/                  38,36%          38,36%           65.924          48.556
            Reksa Indonesia      Tangerang                 Airport activities
            (“GTRI”)


          PT Indonesia AirAsia (“IAA”)                                                           PT Indonesia AirAsia (“IAA”)

          IAA menjalankan usaha dalam bidang jasa                                                IAA is engaged in the field of scheduled
          angkutan udara niaga berjadwal. Perusahaan                                             commercial air transport service. The
          memulai kegiatan operasinya pada tahun 2004.                                           Company started its commercial operations
                                                                                                 in 2004.

          PT Garda Tawang Reksa Indonesia (“GTRI”)                                               PT Garda Tawang Reksa Indonesia (“GTRI”)

          GTRI bergerak dalam bidang aktivitas                                                   GTRI is engaged in the business of airport
          kebandarudaraan dan memulai operasi                                                    activities and commenced its commercial
          komersialnya pada tahun 2016.                                                          operations in 2016.

          Berdasarkan Akta Notaris No. 24 pada tanggal                                           Based on Notarial Deed No. 24, dated
          24 Oktober 2016, dari Notaris Anne Djoenardi,                                          24 October 2016 of Anne Djoenardi, S.H.,
          S.H., M.B.A., PT Indonesia AirAsia (“IAA”)                                             M.B.A., PT Indonesia AirAsia (“IAA”)
          bersama dengan PT Hutama Bhakti Investindo                                             together with PT Hutama Bhakti Investindo
          sepakat untuk mendirikan entitas anak dengan                                           agreed to establish a subsidiary named PT
          nama PT Garda Tawang Reksa Indonesia                                                   Garda Tawang Reksa Indonesia (“GTRI”).
          (“GTRI”). Total kepemilikan saham IAA pada                                             IAA owns 67% of the outstanding shares of
          entitas anak tersebut adalah sebesar 67%                                               GTRI equivalent to Rp10,050,000,000 with
          setara dengan Rp10.050.000.000 dengan nilai                                            par value of Rp1,000,000. The capital
          nominal    saham     sebesar    Rp1.000.000.                                           contribution was fully paid on 5 July 2017,
          Kepemilikan saham tersebut telah disetor                                               with cash amounted to Rp5,123,374,000 and
          penuh pada tanggal 5 Juli 2017, yang terdiri                                           transfer of fixed assets valued at
          dari setoran tunai sebesar Rp5.123.374.000                                             Rp4,926,626,000 based on appraisal report
          dan sisanya melalui pengalihan aset tetap                                              of Aditya Iskandar dan Rekan, Public
          sebesar Rp4.926.626.000 diselesaikan dengan                                            Appraisal Services Office.
          menyerahkan aset tetap yang telah di nilai
          kembali oleh KJPP Aditya Iskandar dan Rekan.
Page 478
                                                                These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                  in Indonesian language

                                       Ekshibit E/4                                                     Exhibit E/4
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                      PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                             FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                  AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                 FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

1.   UMUM (Lanjutan)                                              1. GENERAL (Continued)

     c.   Struktur Entitas Anak (Lanjutan)                           c.     Structure of Subsidiaries (Continued)

          PT Garda Tawang Reksa Indonesia (“GTRI”)                          PT Garda Tawang Reksa Indonesia (“GTRI”)
          (Lanjutan)                                                        (Continued)

          Berdasarkan Akta Notaris No. 03 tanggal                           Based on Notarial Deed No. 03, dated
          22 Juni 2017, dari Notaris Rizki Meuthia, S.H.,                   22 June 2017 of Rizki Meuthia, S.H., M.Kn.,
          M.Kn., GTRI telah meningkatkan modal dasar                        GTRI increased its authorized capital from
          dari Rp15.000.000.000 menjadi sebesar                             Rp15,000,000,000 to Rp60,000,000,000. The
          Rp60.000.000.000. Perubahan ini telah                             amendment was approved by the Ministry of
          disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi                        Law and Human Rights of the Republic of
          Manusia Republik Indonesia dengan Surat                           Indonesia in Decision Letter No. AHU-
          Keputusan No. AHU-0014981.AH.01.02.TAHUN                          0014981.AH.01.02.TAHUN       2017    dated
          2017 tanggal 21 Juli 2017.                                        21 July 2017.

          Berdasarkan Akta Notaris No. 08 tanggal                           Based on Notarial Deed No. 08, dated
          27 Maret 2019, dari Notaris Rizki Meuthia, S.H.,                  27 March 2019 of Rizki Meuthia, S.H.,
          M.Kn., susunan pemegang saham GTRI menjadi                        M.Kn., the members of shareholders of GTRI
          PT Indonesia AirAsia dan PT Fersindo                              are PT Indonesia AirAsia and PT Fersindo
          Nusaperkasa. Perubahan ini telah disetujui                        Nusaperkasa. The amendment was approved
          oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia                          by the Ministry of Law and Human Rights of
          Republik Indonesia dengan Surat Keputusan                         the Republic of Indonesia in Decision Letter
          No.    AHU-0017631.AH.01.02.TAHUN          2019                   No. AHU-0017631.AH.01.02.TAHUN 2019
          tanggal 30 Maret 2019.                                            dated 30 March 2019.

          Perusahaan dan entitas anaknya untuk                              The Company and its subsidiaries are
          selanjutnya secara bersama-sama disebut                           collectively referred herein as the “Group”.
          sebagai “Grup”.

     d.   Dewan Komisaris dan Direksi dan karyawan                   d.     Board of Commissioners and Board of
                                                                            Directors and employees
          Susunan Dewan Komisaris, Direksi dan Komite                     The composition of the Company’s Board of
          Audit Perusahaan pada tanggal 31 Desember                       Commissioners, Board of Directors and
          2025 adalah sebagai berikut:                                    Audit Committee as of 31 December 2025
                                                                          are as follows:

          Dewan Komisaris                                                                     Board of Commissioners
          Komisaris Utama                 :      Ahmad Al Farouk Bin Ahmad          :          President Commissioner
                                                           Kamal
          Komisaris Independen            :           Sabam Hutajulu                :       Independent Commissioner
          Komisaris Independen            :          Julianto Sidarto*)             :       Independent Commissioner
          Komisaris                       :            Reza Viryawan                :                   Commissioner

          Direksi                                                                                    Board of Directors
          Direktur Utama                  :       Raden Achmad Sadikin**)           :                 President Director
          Direktur                        :     Luh Gede Mega Putri Tjatera         :                           Director

          Komite Audit                                                                                 Audit Committee
          Ketua                           :           Sabam Hutajulu                :                         Chairman
          Anggota                         :          Julianto Sidarto***)           :                          Member
          Anggota                         :          Elok Tresnaningsih             :                          Member
          Anggota                         :        Myrnie Zachraini Tamin           :                          Member
Page 479
                                                                These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                  in Indonesian language

                                       Ekshibit E/5                                                     Exhibit E/5
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                      PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                             FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                  AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                 FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

1.   UMUM (Lanjutan)                                              1. GENERAL (Continued)

     d.   Dewan Komisaris dan Direksi dan karyawan                   d.     Board of Commissioners and Board of
          (Lanjutan)                                                        Directors and employees (Continued)
          (*) Berdasarkan Akta Notaris No.96 tanggal   18                 (*) Based on Notarial Deed No. 96, dated  18
          Maret 2025, dari Jose Dima Satria, S.H., M.Kn.                  March 2025 of Jose Dima Satria, S.H., M.Kn.
          (**)Berdasarkan Akta Notaris No.171 tanggal                     (**) Based on Notarial Deed No.171, dated 25

          25 Juni 2025, dari Jose Dima Satria, S.H., M.Kn.                June 2025 of Jose Dima Satria, S.H., M.Kn.

          (***)
              Berdasarkan Keputusan Dewan Komisaris                       (***)
                                                                             Based on Board Commissioners Decree
          No. AAID/SK-DK/06-2025/006 pada tanggal                         No. AAID/SK-DK/06-2025/006 dated 3 June
          3 Juni 2025.                                                    2025.

          Susunan Dewan Komisaris, Direksi dan Komite                     The composition of the Company’s Board of
          Audit Perusahaan pada tanggal 31 December                       Commissioners, Board of Directors and
          2024 adalah sebagai berikut:                                    Audit Committee as of 31 December 2024
                                                                          are as follows:

          Dewan Komisaris                                                                     Board of Commissioners
          Komisaris Utama                 :      Ahmad Al Farouk Bin Ahmad         :           President Commissioner
                                                           Kamal
          Komisaris Independen            :           Sabam Hutajulu               :        Independent Commissioner
          Komisaris                       :            Reza Viryawan               :                    Commissioner

          Direksi                                                                                    Board of Directors
          Direktur Utama                  :      Veranita Yosephine Sinaga         :                  President Director
          Direktur                        :     Luh Gede Mega Putri Tjatera        :                            Director

          Komite Audit                                                                                 Audit Committee
          Ketua                           :           Sabam Hutajulu               :                          Chairman
          Anggota                         :          Elok Tresnaningsih            :                           Member
          Anggota                         :        Myrnie Zachraini Tamin          :                           Member

          Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                           As of 31 December 2025 and 2024, the
          Perusahaan memiliki karyawan tetap masing-                        Company has a total of 1,365 and 1,805
          masing sejumlah 1.365 dan 1.805 orang (tidak                      permanent    employees,     respectively
          diaudit).                                                         (unaudited).

     e.   Penyelesaian         laporan         keuangan              e.     Completion of the consolidated financial
          konsolidasian                                                     statements

          Manajemen Perusahaan bertanggung jawab                            The Company’s management is responsible
          atas penyusunan dan penyajian wajar laporan                       for the preparation and fair presentation of
          keuangan konsolidasian ini sesuai dengan                          these consolidated financial statements in
          Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang                     accordance with Indonesian Financial
          telah diselesaikan dan diotorisasi untuk                          Accounting     Standards,     which    were
          diterbitkan oleh Direksi Perusahaan pada                          completed and authorized for issuance by
          tanggal 13 Maret 2026.                                            the Board of Directors of the Company on
                                                                            13 March 2026.
Page 480
                                                          These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                            in Indonesian language

                                       Ekshibit E/6                                                  Exhibit E/6
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                   PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                          AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                          FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                               AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                              FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI        KEBIJAKAN   AKUNTANSI      2.     SUMMARY      OF  MATERIAL           ACCOUNTING
     MATERIAL                                                    POLICIES INFORMATION

     a.   Dasar    penyajian     laporan     keuangan            a.   Basis of presentation of the consolidated
          konsolidasian                                               financial statements

          Laporan keuangan konsolidasian telah disusun                The consolidated financial statements have
          sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di                 been prepared in accordance with
          Indonesia, yang mencakup Pernyataan dan                     Indonesian Financial Accounting Standards,
          Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan                    which comprise the Statements and
          Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan                   Interpretations issued by the Financial
          Indonesia (“DSAK IAI”) dan Peraturan-                       Accounting Standards Board of the Institute
          Peraturan serta Pedoman Penyajian dan                       of Indonesia Chartered Accountants (Dewan
          Pengungkapan     Laporan   Keuangan     yang                Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan
          diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan                     Indonesia or DSAK IAI) and the Regulations
          (“OJK”).                                                    and Guidelines on Financial Statement
                                                                      Presentation and Disclosures issued by
                                                                      Financial Services Authority (Otoritas Jasa
                                                                      Keuangan” or “ OJK”).

          Laporan keuangan konsolidasian disusun                      The consolidated financial statements have
          berdasarkan konsep akrual, kecuali laporan                  been prepared on the accrual basis, except
          arus kas konsolidasian, dengan menggunakan                  for the consolidated statement of cash
          konsep biaya historis, kecuali seperti yang                 flows, using the historical cost concept of
          disebutkan dalam Catatan atas laporan                       accounting, except as disclosed in the
          keuangan konsolidasian yang relevan.                        relevant Notes to the consolidated financial
                                                                      statements herein.

          Laporan arus kas konsolidasian yang disajikan               The consolidated statement of cash flows,
          dengan menggunakan metode langsung,                         which has been prepared using the direct
          menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas                   method,       present     receipts      and
          dan bank yang diklasifikasikan ke dalam                     disbursements of cash on hands and in banks
          aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.                 classified into operating, investing and
                                                                      financing activities.

          Kebijakan akuntansi yang diterapkan oleh Grup               The accounting policies adopted by the
          adalah selaras bagi tahun yang dicakup oleh                 Group are consistently applied for the years
          laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk               covered by the consolidated financial
          standar akuntansi baru dan revisi seperti                   statements, except for new and revised
          diungkapkan pada Catatan 2v dibawah ini.                    accounting standards as disclosed in the
                                                                      following Note 2v.

          Grup telah menyusun laporan keuangan                        The Group has prepared the consolidated
          konsolidasian dengan dasar bahwa Grup akan                  financial statements on the basis that it will
          terus beroperasi secara berkesinambungan.                   continue to operate as a going concern.
Page 481
                                                            These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                              in Indonesian language

                                        Ekshibit E/7                                                   Exhibit E/7
              PT AIRASIA INDONESIA TBK                                    PT AIRASIA INDONESIA TBK
               DAN ENTITAS ANAKNYA                                           AND ITS SUBSIDIARIES
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                           FINANCIAL STATEMENTS
      TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
 TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                               FOR THE YEAR THEN ENDED
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI        KEBIJAKAN     AKUNTANSI      2.     SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                           POLICIES INFORMATION (Continued)

     b.   Prinsip-prinsip konsolidasi                              b. Principles of consolidation

          Laporan keuangan konsolidasian meliputi                     The consolidated financial statements
          laporan keuangan Perusahaan dan entitas-                    comprise the financial statements of the
          entitas anak. Kendali diperoleh bila Grup                   Company and its subsidiaries. Control is
          terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil                achieved when the Group is exposed, or has
          variabel dari keterlibatannya dengan investee               rights, to variable returns from its
          dan       memiliki      kemampuan       untuk               involvement with the investee and has the
          mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui                   ability to affect those returns through its
          kekuasaannya atas investee. Dengan demikian,                power over the investee. Thus, the Group
          investor mengendalikan investee jika dan                    controls an investee if and only if the Group
          hanya jika investor memiliki seluruh hal                    has all of the following:
          berikut ini:

          i)  Kekuasaan atas investee, yaitu hak yang                 i)   Power over the investee, that is
              ada saat ini yang memberi investor                           existing rights that give the investor
              kemampuan kini untuk mengarahkan                             current ability to direct the relevant
              aktivitas relevan dari investee,                             activities of the investee,
          ii) Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel             ii) Exposure, or rights, to variable returns
              dari keterlibatannya dengan investee, dan                    from its involvement with the investee,
                                                                           and
          iii) Kemampuan      untuk     menggunakan                   iii) The ability to use its power over the
               kekuasaannya atas investee untuk                            investee to affect its returns.
               memengaruhi jumlah imbal hasil.

          Bila Grup tidak memiliki hak suara atau hak                 When the Group has less than a majority of
          serupa secara mayoritas atas suatu investee,                the voting or similar rights of an investee,
          Grup mempertimbangkan semua fakta dan                       the Group considers all relevant facts and
          keadaan yang relevan dalam mengevaluasi                     circumstances in assessing whether it has
          apakah mereka memiliki kekuasaan atas                       power over an investee, including:
          investee, termasuk:

          i)   Pengaturan kontraktual dengan pemilik                  i)   The contractual arrangement with the
               hak suara lainnya dari investee,                            other vote holders of the investee,
          ii) Hak yang timbul atas pengaturan                         ii) Rights arising from other contractual
               kontraktual lain, dan                                       arrangements, and
          iii) Hak suara dan hak suara potensial yang                 iii) The Group's voting rights and potential
               dimiliki Grup.                                              voting rights.

          Grup menilai kembali apakah mereka                          The Group re-assesses whether or not it
          mengendalikan investee bila fakta dan                       controls an investee if facts and
          keadaan mengindikasikan adanya perubahan                    circumstances indicate that there are
          terhadap satu atau lebih dari ketiga elemen                 changes to one or more of the three
          dari pengendalian. Konsolidasi atas entitas-                elements of control. Consolidation of a
          entitas anak dimulai sejak Grup memperoleh                  subsidiary begins when the Group obtains
          pengendalian atas entitas anak dan berakhir                 control over the subsidiary and ceases when
          pada saat Grup kehilangan pengendalian atas                 the Group loses control of the subsidiary.
          entitas anak. Aset, liabilitas, penghasilan dan             Assets, liabilities, income and expenses of a
          beban dari entitas anak yang diakuisisi pada                subsidiary acquired during the year are
          tahun tertentu disertakan dalam laporan                     included in the consolidated financial
          keuangan konsolidasian sejak tanggal Grup                   statements from the date the Group gains
          memperoleh kendali sampai tanggal Grup tidak                control until the date the Group ceases to
          lagi mengendalikan entitas anak tersebut.                   control the subsidiary.
Page 482
                                                           These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                             in Indonesian language

                                       Ekshibit E/8                                                   Exhibit E/8
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                    PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                           AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                           FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                               FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI       KEBIJAKAN     AKUNTANSI      2.     SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                          POLICIES INFORMATION (Continued)

     b.   Prinsip-prinsip konsolidasi (Lanjutan)                  b. Principles of consolidation (Continued)

          Seluruh laba rugi dan setiap komponen                        Profit or loss and each component of other
          penghasilan komprehensif lain (“PKL”)                        comprehensive      income     (“OCI”)      are
          diatribusikan pada pemilik entitas induk dan                 attributed to the equity holders of the
          pada kepentingan nonpengendali (“KNP”),                      parent of the Group and to the non-
          walaupun hal ini akan menyebabkan saldo KNP                  controlling interests (“NCI”), even if this
          yang    defisit.   Bila  dipandang     perlu,                results in the NCI having a deficit balance.
          penyesuaian dilakukan terhadap laporan                       When necessary, adjustments are made to
          keuangan entitas anak untuk diselaraskan                     the financial statements of subsidiaries to
          dengan kebijakan akuntansi Grup.                             bring their accounting policies into line with
                                                                       the Group’s accounting policies

          Seluruh   aset   dan    liabilitas, ekuitas,                  All intra-group assets and liabilities, equity,
          penghasilan dan beban dan arus kas atas                      income, expenses and cash flows relation to
          transaksi antar anggota Grup dieliminasi                     transactions between members of the Group
          sepenuhnya pada saat konsolidasi.                            are eliminated in full on consolidation.

          Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas                   A change in the parent’s ownership interest
          induk pada entitas anak yang tidak                           in a subsidiary, without a loss of control, is
          mengakibatkan       hilangnya    pengendalian,               accounted for as an equity transaction. If
          dicatat sebagai transaksi ekuitas. Bila                      the Group loses control over a subsidiary, it
          kehilangan pengendalian atas suatu entitas                   derecognizes the related assets (including
          anak, maka Grup menghentikan pengakuan                       goodwill), liabilities, NCI and other
          atas aset (termasuk goodwill), liabilitas, KNP               component of equity, while any resultant
          dan komponen lain dari ekuitas terkait,                      gain or loss is recognized in the profit or
          sementara rugi atau laba yang dihasilkan                     loss. Any investment retained is recognized
          diakui pada laba rugi. Bagian dari investasi                 at fair value.
          yang tersisa diakui pada nilai wajar.

     c.   Kas dan Bank                                            c.   Cash on Hand and in Banks

          Kas dan bank dalam laporan posisi keuangan                   Cash on hand and in banks in the statements
          konsolidasian yang terdiri dari kas dan bank                 of consolidated financial position comprise
          serta deposito jangka pendek yang akan jatuh                 of cash on hand and in banks and short-term
          tempo dalam waktu 3 bulan atau kurang, yang                  deposits with a maturity of 3 months or less,
          dapat segera dikonversikan menjadi kas dalam                 that are readily convertible to a known
          jumlah yang dapat ditentukan dan memiliki                    amount of cash and subject to an
          risiko perubahan nilai yang tidak signifikan.                insignificant risk of changes in value.


     d.   Instrumen keuangan                                      d.   Financial instruments

          Instrumen keuangan adalah setiap kontrak                     A financial instrument is any contract that
          yang memberikan aset keuangan bagi satu                      gives rise to a financial asset of one entity
          entitas dan liabilitas keuangan atau ekuitas                 and a financial liability or equity instrument
          bagi entitas lain.                                           of another entity.
Page 483
                                                          These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                            in Indonesian language

                                       Ekshibit E/9                                                  Exhibit E/9
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                   PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                          AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                          FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                               AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                              FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI     KEBIJAKAN     AKUNTANSI       2.     SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                         POLICIES INFORMATION (Continued)

     d. Instrumen keuangan (Lanjutan)                            d. Financial instruments (Continued)

        Aset keuangan                                               Financial assets

        Pengakuan dan pengukuran awal                               Initial recognition and measurement

        Pada pengakuan awal, Grup mengukur aset                     At initial recognition, the Group measures a
        keuangan pada nilai wajarnya ditambah biaya                 financial asset at its fair value plus
        transaksi, dalam hal aset keuangan tidak                    transaction costs, in the case of a financial
        diukur pada nilai wajar melalui laba rugi                   asset not at fair value through profit or loss
        (“NWLR”). Piutang usaha yang tidak                          (“FVTPL”). Trade receivables that do not
        mengandung komponen pembiayaan yang                         contain a significant financing component,
        signifikan, dimana Grup telah menerapkan                    for which the Group has applied the
        cara praktis, yaitu diukur pada harga transaksi             practical expedient are measured at the
        yang ditentukan sesuai PSAK 115: Pendapatan                 transaction price determined under PSAK
        dari kontrak dengan pelanggan.                              115: Revenue from contracts with
                                                                    customers.

        Agar aset keuangan diklasifikasikan dan diukur              In order for a financial asset to be classified
        pada biaya perolehan diamortisasi atau                      and measured at amortized cost or FVOCI, it
        NWPKL, aset keuangan harus menghasilkan                     needs to give rise to cash flows that are
        arus kas yang semata dari pembayaran pokok                  ‘solely payments of principal and interest
        dan bunga (“SPPB”) dari jumlah pokok                        (“SPPI”)’ on the principal amount
        terutang. Penilaian ini disebut sebagai uji                 outstanding. This assessment is referred to
        SPPB dan dilakukan pada tingkat instrumen.                  as the SPPI test and is performed at an
                                                                    instrument level.

        Model bisnis Grup untuk mengelola aset                      The Group’s business model for managing
        keuangan mengacu pada bagaimana mereka                      financial assets refers to how it manages its
        mengelola     aset    keuangannya     untuk                 financial assets in order to generate cash
        menghasilkan arus kas.        Model bisnis                  flows. The business model determines
        menentukan apakah arus kas akan dihasilkan                  whether cash flows will result from
        dari penerimaan arus kas kontraktual,                       collecting contractual cash flows, selling
        penjualan aset keuangan, atau keduanya.                     the financial assets, or both.

        Pengukuran Selanjutnya                                      Subsequent Measurement

        Untuk tujuan pengukuran selanjutnya, aset                   For purposes of subsequent measurement,
        keuangan diklasifikasikan dalam empat                       financial assets are classified in four
        kategori:                                                   categories:

        •   Aset keuangan pada biaya perolehan                      •   Financial assets at amortized cost (debt
            diamortisasi (instrumen utang).                             instruments).
        •   Aset keuangan pada nilai wajar melalui PKL              •   Financial assets at fair value through OCI
            dengan daur ulang keuntungan dan                            with recycling of cumulative gains and
            kerugian kumulatif (instrumen utang).                       losses (debt instruments).
        •   Aset keuangan yang ditetapkan pada nilai                •   Financial assets designated at fair value
            wajar melalui PKL tanpa daur ulang                          through OCI with no recycling of
            keuntungan dan kerugian kumulatif setelah                   cumulative gains and losses upon
            penghentian       pengakuan     (instrumen                  derecognition (equity instruments).
            ekuitas).                                               •   Financial assets at fair value through
        •   Aset keuangan pada nilai wajar melalui                      profit or loss.
            laba rugi.
Page 484
                                                         These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                           in Indonesian language

                                      Ekshibit E/10                                                Exhibit E/10
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                  PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                         AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                         FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                              AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                             FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI     KEBIJAKAN     AKUNTANSI      2.     SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                        POLICIES INFORMATION (Continued)

     d. Instrumen keuangan (Lanjutan)                           d. Financial instruments (Continued)

        Aset keuangan (Lanjutan)                                   Financial assets (Continued)

        Pengukuran Selanjutnya (Lanjutan)                          Subsequent Measurement (Continued)

        Pengukuran selanjutnya dari aset keuangan                  The subsequent measurement of financial
        tergantung kepada klasifikasi masing-masing                assets depends on their classification as
        aset keuangan seperti berikut ini:                         described below:

        Aset keuangan pada biaya            perolehan              Financial assets at amortized cost (debt
        diamortisasi (instrumen utang).                            instruments).

        Grup mengukur aset keuangan yang diukur                    The Group measures financial assets at
        dengan biaya perolehan diamortisasi jika                   amortized cost if both of the following
        kedua kondisi berikut terpenuhi:                           conditions are met:

        •   Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis              •   The financial asset is held within a
            dengan tujuan untuk memiliki aset                          business model with the objective to
            keuangan untuk mengumpulkan arus kas                       hold financial assets in order to collect
            kontraktual, dan                                           contractual cash flows, and
        •   Persyaratan    kontraktual   dari   aset               •   The contractual terms of the financial
            keuangan menimbulkan arus kas pada                         asset give rise on specified dates to cash
            tanggal tertentu yang hanya merupakan                      flows that are solely payments of
            pembayaran pokok dan bunga dari jumlah                     principal and interest on the principal
            pokok terutang.                                            amount outstanding.

        Aset keuangan yang diukur dengan biaya                     Financial assets at amortized cost are
        perolehan diamortisasi selanjutnya diukur                  subsequently measured using the effective
        dengan menggunakan metode suku bunga                       interest rate (“EIR”) method and are subject
        efektif (“SBE”) dan mengalami penurunan                    to impairment. Gains and losses are
        nilai. Keuntungan dan kerugian diakui dalam                recognized in profit or loss when the asset
        laba rugi pada saat aset dihentikan                        is derecognized, modified or impaired.
        pengakuannya, dimodifikasi atau diturunkan
        nilainya.

        Seluruh aset keuangan Grup adalah aset                     All of the Group’s financial assets are
        keuangan pada biaya perolehan diamortisasi.                financial assets at amortized cost.

        Penghentian Pengakuan                                      Derecognition

        Aset keuangan (atau, jika berlaku, bagian dari             A financial asset (or, where applicable, a
        aset keuangan atau bagian dari kelompok aset               part of a financial asset or part of a group
        keuangan serupa) terutama dihentikan                       of similar financial assets) is primarily
        pengakuannya (yaitu, dihapus dari laporan                  derecognized (i.e., removed from the
        posisi keuangan konsolidasian Grup) ketika:                Group’s consolidated statement of financial
                                                                   position) when:

        •   Hak untuk menerima arus kas dari aset                  •   The rights to receive cash flows from the
            telah kedaluwarsa; atau                                    asset have expired; or
Page 485
                                                            These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                              in Indonesian language

                                      Ekshibit E/11                                                   Exhibit E/11
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                     PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                            AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                            FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                 AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI       KEBIJAKAN     AKUNTANSI       2.     SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                           POLICIES INFORMATION (Continued)

     d.   Instrumen keuangan (Lanjutan)                            d. Financial instruments (Continued)
          Aset keuangan (Lanjutan)                                    Financial assets (Continued)
          Penghentian Pengakuan (Lanjutan)                            Derecognition (Continued)
          •   Grup telah mengalihkan haknya untuk                     •   The Group has transferred its rights to
              menerima arus kas dari aset atau telah                      receive cash flows from the asset or has
              mengasumsikan        kewajiban      untuk                   assumed an obligation to pay the
              membayar arus kas yang diterima secara                      received cash flows in full without
              penuh tanpa penundaan material kepada                       material delay to a third party under a
              pihak ketiga berdasarkan pengaturan 'pass-                  ‘pass-through’ arrangement; and either
              through'; dan salah satu (a) Grup telah                     (a)    the     Group    has    transferred
              mengalihkan secara substansial semua                        substantially all the risks and rewards of
              risiko dan manfaat aset, atau (b) Grup                      the asset, or (b) the Group has neither
              tidak mengalihkan atau memiliki secara                      transferred nor retained substantially
              substansial seluruh risiko dan manfaat                      all the risks and rewards of the asset but
              aset,     tetapi    telah    mengalihkan                    has transferred control of the asset.
              pengendalian aset.
          Ketika Grup telah mengalihkan haknya untuk                  When the Group has transferred its rights to
          menerima arus kas dari suatu aset atau telah                receive cash flows from an asset or has
          menandatangani kesepakatan ‘pass-through’,                  entered into a pass-through arrangement, it
          Grup mengevaluasi jika, dan sejauh mana,                    evaluates if, and to what extent, it has
          Grup masih mempertahankan risiko dan                        retained the risks and rewards of
          manfaat atas kepemilikan aset. Ketika Grup                  ownership. When it has neither transferred
          tidak mengalihkan maupun seluruh risiko dan                 nor retained substantially all of the risks
          manfaat atas aset dipertahankan secara                      and rewards of the asset, nor transferred
          substansial, maupun tidak mengalihkan                       control of the asset, the Group continues to
          kendali atas aset, Grup tetap mengakui aset                 recognize the transferred asset to the
          yang     dialihkan     sebesar     keterlibatan             extent of its continuing involvement. In that
          berkelanjutannya. Dalam kasus tersebut, Grup                case, the Group also recognizes an
          juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang                 associated liability. The transferred asset
          dialihkan dan liabilitas terkait diukur dengan              and the associated liability are measured on
          basis yang mencerminkan hak dan kewajiban                   a basis that reflects the rights and
          yang masih dipertahankan oleh Grup.                         obligations that the Group has retained.

          Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk                     Continuing involvement that takes the form
          jaminan atas aset yang ditransfer, diukur pada              of a guarantee over the transferred asset is
          nilai yang lebih rendah antara jumlah tercatat              measured at the lower of the original
          awal aset dan jumlah maksimum imbalan yang                  carrying amount of the asset and the
          dibutuhkan oleh Grup untuk membayar                         maximum amount of consideration that the
          kembali.                                                    Group could be required to repay.

          Penurunan nilai                                             Impairment
          Grup mengakui penyisihan kerugian kredit                    The Group recognizes an allowance for
          ekspektasian (KKE) untuk semua instrumen                    expected credit losses (ECLs) for all debt
          utang yang tidak dimiliki pada nilai wajar                  instruments not held at fair value through
          melalui laba rugi dan kontrak jaminan                       profit or loss and financial guarantee
          keuangan. KKE ditentukan atas perbedaan                     contracts. ECLs are based on the difference
          antara arus kas kontraktual menurut kontrak                 between the contractual cash flows due in
          dan semua arus kas yang diharapkan akan                     accordance with the contract and all the
          diterima oleh Grup, yang didiskontokan                      cash flows that the Group expects to
          dengan perkiraan SBE orisinal.                              receive, discounted at an approximation of
                                                                      the original EIR.
Page 486
                                                           These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                             in Indonesian language

                                      Ekshibit E/12                                                  Exhibit E/12
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                    PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                           AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                           FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                               FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI       KEBIJAKAN     AKUNTANSI      2.     SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                          POLICIES INFORMATION (Continued)

     d.   Instrumen keuangan (Lanjutan)                           d. Financial instruments (Continued)

          Aset keuangan (Lanjutan)                                   Financial assets (Continued)

          Penurunan nilai (Lanjutan)                                 Impairment (Continued)

          Arus kas yang diharapkan akan mencakup arus                The expected cash flows will include cash
          kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau               flows from the sale of collateral held or
          peningkatan kredit lainnya yang merupakan                  other credit enhancements that are integral
          bagian yang tidak terpisahkan dalam                        to the contractual terms.
          ketentuan kontrak.

          KKE diakui dalam dua tahap. Bila belum                     ECLs are recognized in two stages. When
          terdapat peningkatan risiko kredit signifikan              there have been no significant increases in
          sejak pengakuan awal, KKE diakui untuk                     credit risks since initial recognition, ECLs
          kerugian kredit yang dihasilkan dari peristiwa             are provided for credit losses that result
          gagal bayar yang mungkin terjadi dalam                     from default events that are possible within
          jangka waktu 12 bulan ke depan (KKE 12                     the next 12-months (a 12-month ECL). But,
          bulan).       Namun, bila telah terdapat                   when there have been significant increases
          peningkatan signifikan risiko kredit sejak                 in credit risks since initial recognition, a loss
          pengakuan awal, penyisihan kerugian diakui                 allowance is recognized for credit losses
          untuk kerugian kredit yang diperkirakan                    expected over the remaining life of the
          selama     sisa     umur      aset,     tanpa              asset, irrespective of timing of the default
          mempertimbangkan waktu gagal bayar (KKE                    (a lifetime ECL).
          sepanjang umurnya).

          Karena aset kontrak, piutang usaha dan                     Because its contract assets, trade and other
          piutang lain-lainnya tidak memiliki komponen               receivables do not contain significant
          pembiayaan signifikan, Grup menerapkan                     financing component, the Group applies a
          pendekatan yang disederhanakan dalam                       simplified approach in calculating ECL.
          perhitungan KKE. Oleh karena itu, Grup tidak               Therefore, the Group does not track
          menelusuri perubahan dalam risiko kredit,                  changes in credit risk, but instead
          namun justru mengakui penyisihan kerugian                  recognizes a loss allowance based on
          berdasarkan KKE sepanjang umurnya pada                     lifetime ECL at each reporting date. The
          setiap tanggal pelaporan. Grup membentuk                   Group established a provision matrix that is
          matriks provisi berdasarkan pengalaman                     based on its historical credit loss
          kerugian kredit masa lampau, disesuaikan                   experience, adjusted for forward-looking
          dengan perkiraan masa depan (forward-                      factors specific to the debtors and the
          looking) atas faktor yang spesifik untuk                   economic environment.
          debitur dan lingkungan ekonomi.

          Grup menganggap aset keuangan dalam gagal                  The Group considers a financial asset in
          bayar ketika pembayaran kontraktual telah                  default when contractual payments are 90
          lewat 90 hari dari tanggal jatuh tempo.                    days past due. However, in certain cases,
          Namun, dalam kasus tertentu, Grup juga dapat               the Group may also consider a financial
          mempertimbangkan aset keuangan menjadi                     asset to be in default when internal or
          gagal bayar ketika informasi internal atau                 external information indicates that the
          eksternal     menunjukkan     bahwa    besar               Group is unlikely to receive the outstanding
          kemungkinan Grup tidak menerima jumlah                     contractual amounts in full before taking
          kontraktual terutang secara penuh sebelum                  into account any credit enhancements held
          memperhitungkan perbaikan kredit yang                      by the Group. A financial asset is written off
          dimiliki oleh Grup. Aset keuangan dihapuskan               when there is no reasonable expectation of
          jika tidak terdapat ekspektasi yang wajar                  recovering the contractual cash flows.
          untuk memulihkan arus kas kontraktual.
Page 487
                                                            These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                              in Indonesian language

                                      Ekshibit E/13                                                   Exhibit E/13
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                     PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                            AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                            FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                 AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI         KEBIJAKAN    AKUNTANSI      2.     SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                           POLICIES INFORMATION (Continued)

     d.   Instrumen keuangan (Lanjutan)                            d. Financial instruments (Continued)

          Liabilitas keuangan                                         Financial Liabilities

          Pengakuan dan pengukuran awal                               Initial recognition and measurement
          Liabilitas keuangan diklasifikasikan, pada                  Financial liabilities are classified, at initial
          pengakuan awal, sebagai liabilitas keuangan                 recognition, as financial liabilities at FVTPL,
          yang diukur pada FVTPL, utang dan pinjaman                  loans and borrowings, or as derivatives
          atau derivatif ditetapkan sebagai instrumen                 designated as hedging instruments in an
          lindung nilai pada lindung nilai yang efektif,              effective hedge, as appropriate.
          sesuai dengan kondisinya.
          Semua liabilitas keuangan pada awalnya diakui               All financial liabilities are recognized
          pada nilai wajar dan, untuk utang dan                       initially at fair value and, in the case of
          pinjaman dan utang usaha, setelah dikurangi                 loans and borrowings and payables, net of
          biaya transaksi yang dapat diatribusikan                    directly attributable transaction costs.
          secara langsung.
          Grup menetapkan liabilitas keuangannya                      The Group designates its financial liabilities
          sebagai utang dan pinjaman, seperti utang                   as loans and borrowings, such as trade and
          usaha dan lain-lain, biaya masih harus dibayar,             other payables, accrued expense, bank loans
          liabilitas imbalan kerja jangka pendek, utang               and due to related parties.
          bank dan utang pihak berelasi.

          Pengukuran Selanjutnya                                      Subsequent Measurement
          Pengukuran     selanjutnya dari liabilitas                  The subsequent measurement of financial
          keuangan ditentukan oleh klasifikasinya                     liabilities depends on their classification as
          sebagai berikut                                             described below:

          Liabilitas keuangan pada NWLR                               Financial liabilities at FVTPL

          Liabilitas keuangan yang diukur pada NWLR                   Financial liabilities at FVTPL include
          mencakup liabilitas keuangan yang dimiliki                  financial liabilities held for trading and
          untuk diperdagangkan dan liabilitas keuangan                financial liabilities designated upon initial
          yang diukur pada NWLR yang ditetapkan saat                  recognition as at FVTPL
          pengakuan awal.
          Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai                Financial liabilities are classified as held for
          dimiliki untuk diperdagangkan, jika liabilitas              trading if they are incurred for the purpose
          keuangan tersebut diperoleh untuk tujuan                    of repurchasing in the near term. This
          dibeli kembali dalam waktu dekat. Kategori ini              category also includes derivative financial
          juga mencakup instrumen keuangan derivatif                  instruments entered into by the Group that
          yang dilakukan oleh Grup dimana instrumen                   are not designated as hedging instruments
          derivatif tersebut tidak ditetapkan sebagai                 in hedge relationships as defined by PSAK
          instrumen lindung nilai dalam hubungan                      109: Financial instruments. Separated
          lindung nilai sebagaimana didefinisikan dalam               embedded derivatives are also classified as
          PSAK 109: Instrumen keuangan. Derivatif                     held for trading unless they are designated
          melekat yang dipisahkan juga diklasifikasikan               as effective hedging instruments.
          sebagai dimiliki untuk diperdagangkan kecuali
          ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai
          yang efektif.

          Keuntungan atau kerugian atas liabilitas yang               Gains or losses on liabilities held for trading
          dimiliki untuk diperdagangkan diakui dalam                  are recognized in the statement of profit or
          laporan laba rugi.                                          loss.
Page 488
                                                           These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                             in Indonesian language

                                      Ekshibit E/14                                                  Exhibit E/14
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                    PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                           AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                           FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                               FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI      KEBIJAKAN     AKUNTANSI       2.     SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                          POLICIES INFORMATION (Continued)

      d. Instrumen keuangan (Lanjutan)                            d. Financial instruments (Continued)

         Liabilitas keuangan (Lanjutan)                              Financial Liabilities (Continued)

         Pengukuran Selanjutnya (Lanjutan)                           Subsequent Measurement (Continued)

         Liabilitas keuangan yang diukur pada NWLR                   Financial liabilities designated upon initial
         yang ditetapkan saat pengakuan awal harus                   recognition at FVTPL are designated at the
         memenuhi kriteria dalam PSAK 109 dan                        initial date of recognition, and only if the
         ditetapkan pada tanggal pengakuan awal.                     criteria in PSAK 109 are satisfied. The Group
         Grup tidak menetapkan liabilitas keuangan                   has not designated any financial liability as
         apapun sebagai liabilitas yang diukur pada                  at FVTPL.
         NWLR.

         Liabilitas keuangan pada biaya perolehan                    Financial liabilities at amortized cost (Loans
         diamortisasi (Utang dan pinjaman)                           and borrowings)

         i) Utang dan Pinjaman Jangka Panjang yang                   i) Long-term Interest-bearing Loans and
            Dikenakan Bunga                                             Borrowings

            Setelah pengakuan awal, utang dan                            Subsequent to initial recognition, long-
            pinjaman jangka panjang yang berbunga                        term     interest-bearing   loans    and
            diukur pada biaya perolehan yang                             borrowings are measured at amortized
            diamortisasi dengan menggunakan metode                       acquisition costs using EIR method. At
            SBE. Pada tanggal pelaporan, biaya bunga                     the reporting dates, accrued interest is
            yang masih harus dibayar dicatat secara                      recorded separately from the associated
            terpisah, dari pokok pinjaman terkait,                       borrowings within the current liabilities
            dalam bagian liabilitas jangka pendek.                       section.


            Keuntungan dan kerugian diakui pada laba                     Gains and losses are recognized in the
            rugi    ketika   liabilitas   dihentikan                     profit or loss when the liabilities are
            pengakuannya maupun melalui proses                           derecognized as well as through the EIR
            amortisasi menggunakan metode SBE.                           amortization process.

            Biaya    amortisasi    dihitung  dengan                      Amortized cost is calculated by taking
            mempertimbangkan setiap diskonto atau                        into account any discount or premium on
            premium atas akuisisi dan komisi atau                        acquisition and fees or costs that are an
            biaya yang merupakan bagian tidak                            integral part of the EIR. The EIR
            terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE                         amortization is included in finance
            dicatat sebagai beban keuangan pada laba                     expense in the profit or loss.
            rugi.

         ii) Utang dan Akrual                                        ii) Payables and Accruals

            Liabilitas untuk utang usaha dan utang lain-                 Liabilities for current trade and other
            lain jangka pendek, biaya masih harus                        accounts payable, accrued expenses and
            dibayar dan liabilitas imbalan kerja jangka                  short-term employee benefit liability
            pendek      dinyatakan    sebesar   jumlah                   are stated at carrying amounts (notional
            tercatat (jumlah nosional), yang kurang                      amounts), which approximate their fair
            lebih sebesar nilai wajarnya.                                values.
Page 489
                                                           These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                             in Indonesian language

                                      Ekshibit E/15                                                  Exhibit E/15
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                    PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                           AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                           FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                               FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI       KEBIJAKAN     AKUNTANSI      2.     SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                          POLICIES INFORMATION (Continued)

     d. Instrumen keuangan (Lanjutan)                             d. Financial instruments (Continued)

          Liabilitas keuangan (Lanjutan)                               Financial Liabilities (Continued)

          Penghentian Pengakuan                                        Derecognition

          Suatu    liabilitas  keuangan dihentikan                     A financial liability is derecognized when
          pengakuannya pada saat kewajiban yang                        the obligation under the contract is
          ditetapkan dalam kontrak berakhir atau                       discharged or cancelled or expires.
          dibatalkan atau kedaluwarsa.

          Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar                    When an existing financial liability is
          dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi                 replaced by another from the same lender
          pinjaman yang sama atas persyaratan yang                     on substantially different terms, or the
          secara substansial berbeda, atau bila                        terms of an existing liability are
          persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut                substantially modified, such an exchange or
          secara substansial dimodifikasi, pertukaran                  modification is treated as derecognition of
          atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat                 the original liability and recognition of a
          sebagai penghentian pengakuan liabilitas                     new liability, and the difference in the
          keuangan orisinal dan pengakuan liabilitas                   respective carrying amounts is recognized in
          keuangan baru, dan selisih antara nilai                      the profit or loss.
          tercatat masing-masing liabilitas keuangan
          tersebut diakui pada laba rugi.

          Saling Hapus Instrumen Keuangan                              Offsetting of Financial Instruments

          Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling               Financial assets and financial liabilities are
          hapuskan dan nilai netonya disajikan dalam                   offset, and the net amount reported in the
          laporan posisi keuangan konsolidasian jika,                  consolidated statement of financial position
          dan hanya jika, terdapat hak secara hukum                    if, and only if, there is a currently
          untuk melakukan saling hapus atas jumlah                     enforceable legal right to offset the
          tercatat dari aset keuangan dan liabilitas                   recognized amounts and there is an
          keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk                 intention to settle on a net basis, or to
          menyelesaikan secara neto, atau untuk                        realize the assets and settle the liabilities
          merealisasikan aset dan menyelesaikan                        simultaneously.
          liabilitas secara bersamaan.

     e.   Transaksi dengan pihak-pihak berelasi                   e.   Transactions with related parties

          Perusahaan dan entitas anaknya melakukan                     The company and subsidiaries have
          transaksi dengan pihak berelasi sesuai dengan                transactions with related parties as defined
          definisi yang diuraikan pada PSAK 224:                       in PSAK 224: Related Party Disclosures.
          Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi.

          Transaksi      ini   dilakukan    berdasarkan                The transactions are made based on terms
          persyaratan yang disetujui oleh kedua belah                  agreed by the parties, which may not be the
          pihak, yang mungkin tidak sama dengan                        same as those of the transactions between
          transaksi lain yang dilakukan dengan                         unrelated parties.
          pihak-pihak yang tidak berelasi.
Page 490
                                                             These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                               in Indonesian language

                                      Ekshibit E/16                                                    Exhibit E/16
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                      PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                             FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                  AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                 FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI         KEBIJAKAN    AKUNTANSI       2.     SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                            POLICIES INFORMATION (Continued)

     e.   Transaksi    dengan     pihak-pihak    berelasi           e.   Transactions     with     related     parties
          (Lanjutan)                                                     (Continued)

          Transaksi dan saldo yang material dengan                       Significant transactions and balances with
          pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan 22.                   related parties are disclosed in Note 22.

          Kecuali diungkapkan khusus sebagai pihak                       Unless specifically identified as related
          berelasi, maka pihak lain yang disebutkan                      parties, the parties disclosed in the Notes
          dalam Catatan atas laporan keuangan                            to the consolidated financial statements
          konsolidasian merupakan pihak tidak berelasi.                  are unrelated parties.

     f.   Persediaan                                                f.   Inventories

          Persediaan dinyatakan berdasarkan nilai                        Inventories are stated at the lower of cost
          terendah antara biaya perolehan atau nilai                     or net realizable value. Cost is determined
          realisasi neto. Biaya perolehan ditentukan                     using the weighted-average method.
          dengan menggunakan metode rata-rata                            Net realizable value is the estimated selling
          tertimbang. Nilai realisasi neto adalah estimasi               price in the ordinary course of business, less
          harga jual dalam kegiatan usaha biasa setelah                  estimated cost necessary to make the sale.
          dikurangi estimasi biaya yang diperlukan untuk
          melaksanakan penjualan.

          Grup menetapkan penyisihan untuk nilai                         The Group provides allowance for net
          realisasi neto persediaan berdasarkan hasil                    realizable value of inventories based on
          penelaahan berkala atas kondisi fisik dan nilai                periodic reviews of the physical conditions
          realisasi neto persediaan.                                     and net realizable values of the inventories.

     g.   Biaya dibayar di muka                                     g.   Prepaid expenses

          Biaya dibayar di muka diamortisasi dan                         Prepaid expenses are amortized and
          dibebankan pada beban usaha selama masa                        charged to operation expense over their
          manfaat      masing-masing    biaya  dengan                    beneficial periods using the straight-line
          menggunakan metode garis lurus dan disajikan                   method and are presented as current asset
          sebagai aset lancar atau aset tidak lancar                     or non-current asset based on their nature.
          sesuai sifatnya masing-masing.

     h.   Aset tetap                                                h.   Fixed assets

          Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan                  Fixed assets are stated at cost less
          dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi                        accumulated depreciation and impairment
          penurunan nilai, jika ada. Biaya perolehan                     losses, if any. Such cost includes the cost of
          termasuk biaya penggantian bagian aset tetap                   replacing part of the fixed assets when that
          saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi                     cost is incurred if the recognition criteria
          kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat                     are met. Likewise, when a major inspection
          inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya                      is performed, its cost is recognized in the
          inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat                   carrying amount of the fixed assets as
          (“carrying amount”) aset tetap sebagai suatu                   replacement if the recognition criteria are
          penggantian      jika   memenuhi      kriteria                 satisfied. All other repairs and maintenance
          pengakuan. Semua biaya pemeliharaan dan                        costs that do not meet the recognition
          perbaikan yang tidak memenuhi kriteria                         criteria are recognized in the consolidated
          pengakuan diakui dalam laporan laba rugi dan                   statement of profit or loss and other
          penghasilan komprehensif lain konsolidasian                    comprehensive income as incurred.
          pada saat terjadinya.
Page 491
                                                                  These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                    in Indonesian language

                                      Ekshibit E/17                                                         Exhibit E/17
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                           PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                                  AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                                  FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                       AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                      FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                     (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI       KEBIJAKAN    AKUNTANSI              2.     SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                                 POLICIES INFORMATION (Continued)

     h.   Aset tetap (Lanjutan)                                          h.   Fixed assets (Continued)

          Penyusutan aset dimulai pada saat aset                              Depreciation of an asset starts when it is
          tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud                         available for use and is computed using the
          penggunaannya      dan    dihitung   dengan                         straight-line method based on the
          menggunakan metode garis lurus berdasarkan                          estimated useful lives of the assets as
          taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap                           follows:
          sebagai berikut:

                                                     Tahun/Years

          Bangunan                                        28,75                                                   Building
          Mesin     pesawat      dan     peralatan                                            Aircraft engines and inflight
          penerbangan                                     5-10                                                 equipments
          Rotable assets dan alat teknik                  5-10                        Rotable assets and engineering tools
          Alat bantu darat                                  5                                  Ground support equipment
          Kendaraan                                         5                                                     Vehicles
          Peralatan kantor                                  5                                            Office equipment
          Renovasi                                          5                                                   Renovation

          Jumlah tercatat aset ini direviu atas                               The carrying amounts of fixed assets are
          penurunan nilai jika terdapat peristiwa atau                        reviewed for impairment when events or
          perubahan keadaan yang mengindikasikan                              changes in circumstances indicate that
          bahwa jumlah tercatat mungkin tidak dapat                           their carrying values may not be fully
          seluruhnya terealisasi.                                             recoverable.

          Jumlah tercatat komponen dari suatu aset                            The carrying amount of an item of these
          dihentikan     pengakuannya     pada     saat                       assets is derecognized upon disposal or
          dilepaskan atau saat sudah tidak ada lagi                           when no future economic benefits are
          manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan                          expected from its use or disposal. Any gain
          dari penggunaan maupun pelepasannya.                                or loss arising from the derecognition of the
          Keuntungan atau kerugian yang timbul dari                           asset (calculated as the difference between
          penghentian pengakuan tersebut (ditentukan                          the net disposal proceeds and the carrying
          sebesar selisih antara jumlah hasil pelepasan                       amount of the asset) is directly included in
          neto dan jumlah tercatatnya) dimasukkan ke                          the profit or loss of year the item is
          dalam laba rugi pada tahun penghentian                              derecognized.
          pengakuan tersebut dilakukan.

          Nilai residu aset, umur manfaat dan metode                          The asset residual values, useful lives and
          penyusutan dievaluasi setiap akhir tahun                            depreciation method are reviewed at the
          pelaporan dan disesuaikan secara prospektif                         end of each reporting year and adjusted
          jika dipandang perlu.                                               prospectively if necessary.

          Aset tetap dalam penyelesaian dicatat sebesar                       Constructions in-progress are stated at
          biaya perolehan, yang mencakup kapitalisasi                         cost, including capitalized borrowing costs
          beban pinjaman dan biaya-biaya lainnya yang                         and other charges incurred in connection
          terjadi sehubungan dengan pendanaan aset                            with the financing of the said asset
          tetap dalam penyelesaian tersebut. Akumulasi                        constructions. The accumulated costs will
          biaya perolehan akan direklasifikasi ke akun                        be reclassified to the appropriate “Fixed
          “Aset Tetap” yang bersangkutan pada saat                            Assets” account when the construction is
          aset tetap tersebut telah selesai dikerjakan                        completed. Assets under construction are
          dan siap untuk digunakan. Aset tetap dalam                          not depreciated until they fulfill the
          penyelesaian     tidak  disusutkan     sampai                       criteria for recognition as fixed assets as
          memenuhi syarat pengakuan sebagai aset                              disclosed above.
          tetap seperti diungkapkan di atas.
Page 492
                                                           These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                             in Indonesian language

                                      Ekshibit E/18                                                  Exhibit E/18
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                    PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                           AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                           FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                               FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI       KEBIJAKAN     AKUNTANSI      2.     SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                          POLICIES INFORMATION (Continued)

     h.   Aset tetap (Lanjutan)                                   h.   Fixed assets (Continued)

          Beban     pemeliharaan     dan      perbaikan                Repairs and maintenance expenses are
          dibebankan pada laba rugi pada saat                          taken to the profit or loss when they are
          terjadinya.    Beban      pemugaran       dan                incurred. The cost of major renovation and
          penambahan dalam jumlah besar dikapitalisasi                 restoration is included in the carrying
          kepada jumlah tercatat aset terkait bila besar               amount of the related asset when it is
          kemungkinan bagi Grup manfaat ekonomi masa                   probable that future economic benefits in
          depan menjadi lebih besar dari standar kinerja               excess of the originally assessed standard of
          awal yang ditetapkan sebelumnya dan                          performance of the existing asset will flow
          disusutkan sepanjang sisa masa manfaat aset                  to the Group and is depreciated over the
          terkait.                                                     remaining useful life of the related asset.

          Tanah termasuk biaya pengurusan legal hak                    Land, including legal cost of land rights in
          atas tanah dalam bentuk Hak Guna Usaha                       the form of Right to Cultivate (“Hak Guna
          (“HGU”), Hak Guna Bangunan (“HGB”) dan Hak                   Usaha” or “HGU”), Right to Build (“Hak
          Pakai (“HP”) ketika tanah diperoleh pertama                  Guna Bangunan” or “HGB”) and Right to Use
          kali dinyatakan sebesar biaya perolehan dan                  (“Hak Pakai” or “HP”) when the land rights
          tidak    diamortisasi  karena    manajemen                   were acquired initially, is stated at cost and
          berpendapat bahwa kemungkinan besar hak                      not amortized as the management is of the
          atas        tanah       tersebut      dapat                  opinion that it is probable the titles of land
          diperbaharui/diperpanjang pada saat masa                     rights can be renewed/extended upon
          berlakunya selesai.                                          expiration.


          Biaya pengurusan atas perpanjangan atau                      The extension or the legal renewal costs of
          pembaruan legal hak atas tanah dalam bentuk                  land rights in the form of HGU, HGB and HP
          HGU, HGB dan HP ditangguhkan dan                             are deferred and amortized over the
          diamortisasi yang lebih pendek antara umur                   shorter between the land rights' legal life
          hukum hak atas tanah dan umur ekonomi                        and the economic life of the land, and
          tanah, dan disajikan sebagai bagian dari akun                presented as part of “Fixed assets, net”
          “Aset tetap, neto” pada laporan posisi                       account in the consolidated statement of
          keuangan konsolidasian.                                      financial position.

     i. Penurunan nilai aset non-keuangan                         i.   Impairment of non-financial assets

          Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menilai                  The Group assesses at end of each reporting
          apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami                period whether there is an indication that
          penurunan nilai. Jika terdapat indikasi                      an asset may be impaired. If any such
          tersebut atau pada saat pengujian secara                     indication exists, or when annual
          tahunan penurunan nilai aset (yaitu aset tak                 impairment testing for an asset (i.e. an
          berwujud dengan umur manfaat tidak                           intangible asset with an indefinite useful
          terbatas, aset tak berwujud yang belum dapat                 life, an intangible asset not yet available
          digunakan, atau goodwill yang diperoleh                      for use, or goodwill acquired in a business
          dalam suatu kombinasi bisnis) diperlukan,                    combination) is required, the Group makes
          maka Grup membuat estimasi atas jumlah                       an estimate of the asset’s recoverable
          terpulihkan aset tersebut.                                   amount.
Page 493
                                                          These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                            in Indonesian language

                                      Ekshibit E/19                                                 Exhibit E/19
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                   PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                          AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                          FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                               AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                              FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI        KEBIJAKAN   AKUNTANSI      2.     SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                         POLICIES INFORMATION (Continued)

     i. Penurunan      nilai     aset   non-keuangan             i.   Impairment      of   non-financial     assets
        (Lanjutan)                                                    (Continued)

        Grup mendasarkan perhitungan penurunan                        The Group bases its impairment calculation
        nilai pada rincian perhitungan anggaran atau                  on    detailed    budgets    and    forecast
        prakiraan yang disusun secara terpisah untuk                  calculations which are prepared separately
        masing-masing Unit Penghasil Kas (“UPK”)                      for each of the Group’s Cash Generating
        Grup atas aset individual yang dialokasikan.                  Unit (“CGU”) to which the individual assets
        Perhitungan anggaran dan prakiraan ini secara                 are allocated. These budgets and forecast
        umum mencakup periode selama lima atau                        calculations are generally covering a period
        sepuluh tahun sesuai dengan kestabilan                        of five or ten years in accordance with the
        masing-masing arus kas terkait. Setelah                       stability of each cash flows. Beyond the
        periode yang dianggarkan, proyeksi arus kas                   forecasted period, the estimated cash flows
        diestimasi dengan melakukan ekstrapolasi                      are determined by extrapolating the
        proyeksi     yang     dianggarkan     dengan                  forecasted cash flows using a steady long-
        menggunakan tingkat pertumbuhan jangka                        term growth rate.
        panjang yang tetap.


        Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus                   In assessing the value in use, the estimated
        kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini               net future cash flows are discounted to
        dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum                   their present value using a pre-tax discount
        pajak yang menggambarkan penilaian pasar                      rate that reflects current market
        kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik                assessments of the time value of money and
        atas aset. Dalam menentukan nilai wajar                       the risks specific to the asset. In
        dikurangi biaya untuk menjual, digunakan                      determining fair value less costs to sell,
        harga penawaran pasar terakhir, jika tersedia.                recent market transactions are taken into
        Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Grup                  account, if available. If no such transactions
        menggunakan model penilaian yang sesuai                       can be identified, an appropriate valuation
        untuk    menentukan     nilai  wajar     aset.                model is used to determine the fair value of
        Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh                    the assets. These calculations are
        penilaian berganda atau indikator nilai wajar                 corroborated by valuation multiples or
        yang tersedia.                                                other available fair value indicators.

        Kerugian penurunan nilai dari operasi yang                    Impairment losses of continuing operations,
        berkelanjutan, jika ada, diakui pada laporan                  if any, are recognized in the consolidated
        laba rugi dan penghasilan komprehensif lain                   statement of profit or loss and other
        konsolidasian sesuai dengan kategori biaya                    comprehensive income under expense
        yang konsisten dengan fungsi dari aset yang                   categories that are consistent with the
        diturunkan nilainya, kecuali jika aset tersebut               functions of the impaired assets, unless the
        dicatat sebesar nilai revaluasi, dimana                       relevant asset is carried at a revalued
        kerugian penurunan nilai diperlakukan sebagai                 amount, in which case the impairment loss
        penurunan revaluasi.                                          is treated as a revaluation decrease.
Page 494
                                                            These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                              in Indonesian language

                                      Ekshibit E/20                                                   Exhibit E/20
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                     PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                            AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                            FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                 AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI          KEBIJAKAN   AKUNTANSI      2.     SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                           POLICIES INFORMATION (Continued)

      i. Penurunan       nilai     aset   non-keuangan             i.   Impairment      of   non-financial     assets
         (Lanjutan)                                                     (Continued)

          Penilaian dilakukan pada akhir setiap tanggal                 An assessment is made at each reporting
          pelaporan untuk menilai apakah terdapat                       date to assess whether there is any
          indikasi bahwa rugi penurunan nilai yang telah                indication that previously recognized
          diakui dalam periode sebelumnya mungkin                       impairment losses may no longer exist or
          tidak ada lagi atau mungkin telah menurun.                    may have decreased. If such indication
          Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka                        exists, the asset’s or CGUs recoverable
          entitas mengestimasi jumlah terpulihkan aset                  amount is estimated. A previously
          atau UPK tersebut. Kerugian penurunan nilai                   recognized impairment loss is reversed only
          yang telah diakui dalam periode sebelumnya                    if there has been a change in the
          dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsi-                 assumptions used to determine the asset’s
          asumsi yang digunakan untuk menentukan                        recoverable amount since the last
          jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi                   impairment loss was recognized.
          penurunan nilai terakhir diakui.

          Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan                 In this case, the carrying amount of the
          ke     jumlah    terpulihkannya.   Pembalikan                 asset is increased to its recoverable
          tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset               amount. The reversal is limited so that the
          tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun                   carrying amount of the asset does not
          jumlah tercatat yang telah ditentukan, neto                   exceed its recoverable amount, nor exceed
          setelah penyusutan, seandainya tidak ada rugi                 the carrying amount that would have been
          penurunan nilai yang telah diakui untuk aset                  determined, net of depreciation, had no
          tersebut pada tahun sebelumnya. Pembalikan                    impairment loss been recognized for the
          rugi penurunan nilai diakui sebagai laba atau                 asset in prior years. Reversal of an
          rugi, kecuali jika aset tersebut dicatat pada                 impairment loss is recognized in profit or
          nilai revaluasi, dalam hal tersebut pemulihan                 loss, unless the relevant asset is carried at
          rugi penurunan nilai diperlakukan sebagai                     a revalued amount, in which case the
          kenaikan revaluasi. Setelah pembalikan                        reversal of the impairment loss is treated as
          tersebut, penyusutan aset tersebut disesuaikan                a revaluation increase. After such reversal,
          di periode mendatang untuk mengalokasikan                     the depreciation charge on the said asset is
          jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi                 adjusted in future period to allocate the
          nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis                   asset’s revised carrying amount, less any
          selama sisa umur manfaatnya.                                  residual value, on a systematic basis over its
                                                                        remaining useful life.

     j.   Provisi                                                  j.   Provisions

          Provisi diakui jika Grup memiliki kewajiban                   Provisions are recognized when the Group
          kini (baik bersifat hukum maupun bersifat                     has a present obligation (legal or
          konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu,                 constructive) where, as a result of a past
          besar      kemungkinannya        penyelesaian                 event, it is probable that an outflow of
          kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar                  resources embodying economic benefits will
          sumber daya yang mengandung manfaat                           be required to settle the obligation and a
          ekonomi dan estimasi yang andal mengenai                      reliable estimate can be made of the amount
          jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.                       of the obligation.


          Provisi ditelaah pada setiap tanggal laporan                  Provisions are reviewed at each reporting
          dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi                   date and adjusted to reflect the current
          terbaik yang paling kini. Jika arus keluar                    best estimate. If it is no longer probable
          sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban                     that an outflow of resources embodying
          kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi                 economic benefits will be required to settle
          dibatalkan.                                                   the obligation, the provision is reversed.
Page 495
                                                         These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                           in Indonesian language

                                      Ekshibit E/21                                             Exhibit E/21
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                               PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                      AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                      FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                           AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                          FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2. IKHTISAR INFORMASI        KEBIJAKAN    AKUNTANSI       2.    SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
   MATERIAL (Lanjutan)                                          POLICIES INFORMATION (Continued)

   j.   Provisi (Lanjutan)                                     j.   Provisions (Continued)

        Provisi untuk biaya pembongkaran aset                       Provision for asset dismantling costs is
        diestimasi berdasarkan beberapa asumsi dan                  estimated based on certain assumptions and
        disajikan pada nilai wajar sesuai dengan                    carried at fair value based on applicable
        tingkat diskonto yang berlaku.                              discount rates.

   k.   Sewa                                                   k.   Leases

        Grup menilai pada saat insepsi kontrak apabila              The Group assesses at contract inception
        kontrak tersebut adalah, atau mengandung,                   whether a contract is, or contains, a lease.
        sewa. Yaitu, bila kontrak tersebut memberikan               That is, if the contract conveys the right to
        hak untuk mengendalikan penggunaan aset                     control the use of an identified asset for a
        identifikasian selama suatu jangka waktu                    period     of   time    in   exchange     for
        untuk dipertukarkan dengan imbalan.                         consideration.


        Grup sebagai penyewa                                        The Group as a lessee

        Grup menerapkan pendekatan pengakuan dan                    The Group applies a single recognition and
        pengukuran tunggal untuk semua sewa, kecuali                measurement approach for all leases,
        untuk sewa jangka pendek dan sewa yang aset                 except for short-term leases and leases of
        pendasarnya bernilai rendah. Grup mengakui                  low-value assets. The Group recognizes
        liabilitas sewa untuk melakukan pembayaran                  lease liabilities to make lease payments and
        sewa dan aset hak-guna yang mewakili hak                    right-of-use assets representing the right to
        untuk menggunakan aset pendasar.                            use the underlying assets.

        i) Aset hak-guna                                             i) Right-of-use assets

           Grup mengakui aset hak-guna pada tanggal                     The Group recognizes right-of-use assets
           permulaan sewa (yaitu tanggal aset                           at the commencement date of the lease
           pendasar tersedia untuk digunakan). Aset                     (i.e., the date the underlying asset is
           hak-guna diukur pada harga perolehan,                        available for use). Right-of-use assets
           dikurangi akumulasi penyusutan dan                           are measured at cost, less any
           penurunan nilai, serta disesuaikan dengan                    accumulated        depreciation      and
           pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya                    impairment losses, and adjusted for any
           perolehan aset hak-guna mencakup jumlah                      remeasurement of lease liabilities. The
                                                                        cost of right-of-use assets includes the
           liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung
                                                                        amount of lease liabilities recognized,
           awal yang terjadi, dan pembayaran sewa
                                                                        initial direct costs incurred, and lease
           yang dilakukan pada atau sebelum tanggal                     payments made at or before the
           permulaan dikurangi setiap insentif sewa                     commencement date less any lease
           yang diterima. Aset hak-guna disusutkan                      incentives received. Right-of-use assets
           dengan metode garis lurus selama masa                        are depreciated on a straight-line basis
           sewa.                                                        over the lease term.

           Aset hak-guna disusutkan dengan metode                       Right-of-use assets are depreciated on a
           garis lurus selama periode yang lebih                        straight-line basis over the shorter of
           pendek antara masa sewa dan estimasi                         the lease term and the estimated useful
           masa manfaat aset, sebagai berikut:                          lives of the assets, as follows:
Page 496
                                                               These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                 in Indonesian language

                                      Ekshibit E/22                                                       Exhibit E/22
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                         PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                                AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                                FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                     AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                    FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI        KEBIJAKAN   AKUNTANSI           2.      SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                               POLICIES INFORMATION (Continued)

     k. Sewa (Lanjutan)                                                k.   Leases (Continued)

        Grup sebagai penyewa (Lanjutan)                                     The Group as a lessee (Continued)

         i) Aset hak-guna (Lanjutan)                                        i)   Right-of-use assets (Continued)

                                                         Tahun/Years

            Pesawat                                         2 - 10                                               Aircraft
            Mesin pesawat                                      5                                         Aircraft engines

            Jika kepemilikan aset sewaan beralih ke                              If ownership of the leased asset
            Grup pada akhir masa sewa atau biaya                                 transfers to the Group at the end of the
            perolehan mencerminkan pelaksanaan opsi                              lease term or the cost reflects the
            beli,    penyusutan   dihitung  dengan                               exercise of a purchase option,
            menggunakan estimasi masa manfaat aset.                              depreciation is calculated using the
            Aset hak-guna juga mengalami penurunan                               estimated useful life of the asset. The
            nilai (Catatan 2i).                                                  right-of-use assets are also subject to
                                                                                 impairment (Note 2i).

         ii) Liabilitas sewa                                                ii) Lease liabilities

            Pada tanggal permulaan sewa, Grup                                    At the commencement date of the lease,
            mengakui liabilitas sewa yang diukur pada                            the Group recognizes lease liabilities
            nilai kini pembayaran sewa yang harus                                measured at the present value of lease
            dilakukan selama masa sewa.                                          payments to be made over the lease
                                                                                 term.

           Pembayaran sewa juga mencakup harga                                   The lease payments also include the
           pelaksanaan dari opsi beli yang cukup pasti                           exercise price of a purchase option
           akan dilaksanakan oleh Grup, dan                                      reasonably certain to be exercised by the
           pembayaran penalti untuk mengakhiri                                   Group and payments of penalties for
           sewa, jika masa sewa merefleksikan adanya                             terminating the lease, if the lease term
           opsi dapat mengakhiri sewa. Variabel                                  reflects exercising the option to
           pembayaran sewa yang tidak bergantung                                 terminate. Variable of lease payments
           pada indeks atau kurs diakui sebagai beban                            that do not depend on an index or a rate
           pada periode di mana peristiwa atau                                   are recognized as expenses in the period
           kondisi    yang     memicu       terjadinya                           in which the event or condition that
           pembayaran tersebut.                                                  triggers the payment occurs.
Page 497
                                                          These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                            in Indonesian language

                                      Ekshibit E/23                                                 Exhibit E/23
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                   PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                          AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                          FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                               AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                              FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI      KEBIJAKAN     AKUNTANSI      2.     SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                         POLICIES INFORMATION (Continued)

     k. Sewa (Lanjutan)                                          k.   Leases (Continued)

        Grup sebagai penyewa (Lanjutan)                               The Group as a lessee (Continued)

        ii) Liabilitas sewa (Lanjutan)                                ii) Lease liabilities (Continued)

            Dalam menghitung nilai kini pembayaran                        In calculating the present value of lease
            sewa, Grup menggunakan Suku Bunga                             payments,      the    Group    uses     its
            Pinjaman Inkremental (“SBPI”) pada                            Incremental Borrowing Rate (“IBR”) at
            tanggal dimulainya sewa karena tingkat                        the lease commencement date because
            bunga implisit dalam sewa tidak dapat                         the interest rate implicit in the lease is
            segera    ditentukan.  Setelah     tanggal                    not readily determinable. After the
            permulaan,     jumlah   liabilitas   sewa                     commencement date, the amount of
            ditingkatkan mencerminkan akresi bunga                        lease liabilities are increased to reflect
            (atas efek diskonto) dan dikurangi untuk                      the accretion of interest and reduced for
            pembayaran sewa yang dilakukan.                               the lease payments made.

            Selain itu, nilai tercatat liabilitas sewa                    In addition, the carrying amount of lease
            diukur kembali jika ada modifikasi,                           liabilities are remeasured if there is a
            perubahan     masa     sewa,    perubahan                     modification, a change in the lease
            pembayaran sewa (misalnya, perubahan                          term, a change in the lease payments
            pembayaran masa depan akibat perubahan                        (i.e., changes to future payments
            indeks atau kurs yang digunakan untuk                         resulting from a change in an index or
            pembayaran     sewa)     atau   perubahan                     rate used to determine such lease
            penilaian opsi untuk membeli aset                             payments) or a change in the assessment
            pendasar.                                                     of an option to purchase the underlying
                                                                          asset.

         iii) Sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai               iii) Short-term leases and leases of low-value
              rendah                                                       assets

            Grup menerapkan pengecualian pengakuan                        The Group applies the short-term lease
            sewa jangka pendek (yaitu, sewa yang                          recognition exemption to its short-term
            memiliki jangka waktu sewa 12 bulan atau                      leases (i.e., those leases that have a
            kurang, dari tanggal permulaan dan tidak                      lease term of 12 months or less from the
            mengandung opsi beli). Hal ini juga berlaku                   commencement date and do not contain
            untuk pengecualian pengakuan sewa aset                        a purchase option). It also applies the
            bernilai rendah untuk sewa yang aset                          lease of low-value assets recognition
            pendasarnya dianggap bernilai rendah.                         exemption to leases that are considered
            Pembayaran sewa untuk sewa jangka                             to be low value. Lease payments on
            pendek dan sewa dari aset bernilai rendah                     short-term leases and leases of low-
            diakui sebagai beban dengan metode garis                      value assets are recognized as expenses
            lurus selama masa sewa.                                       on a straight-line basis over the lease
                                                                          term.
Page 498
                                                         These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                           in Indonesian language

                                       Ekshibit E/24                                            Exhibit E/24
              PT AIRASIA INDONESIA TBK                              PT AIRASIA INDONESIA TBK
               DAN ENTITAS ANAKNYA                                     AND ITS SUBSIDIARIES
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                            NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                     FINANCIAL STATEMENTS
      TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                          AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
 TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                         FOR THE YEAR THEN ENDED
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)        (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI      KEBIJAKAN    AKUNTANSI       2. SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                     POLICIES INFORMATION (Continued)

     k. Sewa (Lanjutan)                                       k.   Leases (Continued)

        Grup sebagai penyewa (Lanjutan)                            The Group as a lessee (Continued)

        iv) Jual dan sewa-balik                                    iv) Sale and leaseback

           Aset yang dijual melalui transaksi jual dan                Assets sold under a sale and leaseback
           sewa kembali dinilai apakah memenuhi                       transaction are assessed as to whether it
           kriteria PSAK 115: Pendapatan dari kontrak                 meets the criteria within PSAK 115:
           dengan      pelanggan    atas   terjadinya                 Revenue from contracts with customers
           penjualan. Jika penjualan telah terjadi,                   for a sale to have occurred. If a sale has
           maka aset terkait dihentikan pengakuannya                  occurred, then the associated assets are
           dan aset hak-guna serta liabilitas sewa                    derecognized and a ROU asset and lease
           diakui. Aset hak-guna diakui berdasarkan                   liability is recognized. The ROU asset is
           proporsi nilai tercatat aset sebelumnya                    recognized based on proportion of the
           terkait dengan hak pakai yang dimiliki                     previous carrying amount of the asset
           penjual-penyewa.      Keuntungan       atau                that relates to the right of use retained
           kerugian yang diakui dibatasi pada jumlah                  by the seller-lessee. Any gains or losses
           yang berkaitan dengan hak yang telah                       recognized are restricted to the amount
           dialihkan kepada pihak lawan transaksi.                    that relates to the rights that have been
                                                                      transferred to the counter party to the
                                                                      transaction.

           Jika penjualan belum terjadi, maka aset                    Where a sale has not occurred, the asset
           tersebut tetap disajikan di laporan posisi                 is retained on the statement of financial
           keuangan sebagai “Aset tetap, neto”, dan                   position within “Fixed assets, net”, and
           liabilitas atas aset yang dibiayai diakui                  an asset financed liability recognized
           sebesar hasil pendanaan. Kriteria utama                    equal to the financing proceeds. The
           untuk menilai apakah penjualan telah                       principal criteria for assessing whether a
           terjadi atau tidak adalah apakah kontrak                   sale has occurred or not is whether the
           tersebut memuat opsi, berdasarkan                          contract contains the option, at the
           pertimbangan Grup, untuk membeli                           discretion of the Group, to repurchase
           kembali pesawat tersebut selama masa                       the aircraft over the lease term. The
           sewa. Adanya opsi pembelian kembali                        existence of such a repurchase option
           tersebut      mengakibatkan     penjualan                  results in a sale having been deemed not
           dianggap tidak terjadi, dan apabila opsi                   to have occurred, and if no such
           pembelian kembali tersebut tidak ada,                      repurchase option exists, then a sale is
           maka penjualan dianggap telah terjadi.                     deemed to have occurred.

     l. Dana pemeliharaan pesawat                             l.   Maintenance reserve funds

        Biaya inspeksi besar rangka pesawat dan                    Major airframe inspection cost relating to
        perbaikan besar mesin pesawat atas sewa                    heavy maintenance visit and engine
        pembiayaan dikapitalisasi dan disusutkan                   overhauls for leased aircraft is capitalized
        secara garis lurus selama periode sampai                   and amortized straight line over the period
        dengan inspeksi atau perbaikan besar                       until the next expected major inspection or
        berikutnya.                                                overhaul.
Page 499
                                                               These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                 in Indonesian language

                                       Ekshibit E/25                                                  Exhibit E/25
              PT AIRASIA INDONESIA TBK                                    PT AIRASIA INDONESIA TBK
               DAN ENTITAS ANAKNYA                                           AND ITS SUBSIDIARIES
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                           FINANCIAL STATEMENTS
      TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
 TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                               FOR THE YEAR THEN ENDED
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI      KEBIJAKAN     AKUNTANSI            2. SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                           POLICIES INFORMATION (Continued)

     m. Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan                   m. Revenue from Contracts with Customers
        dan Pengakuan Beban                                           and Recognition of Expenses

         Pendapatan penumpang                                           Passenger revenue

         Pendapatan diukur berdasarkan pertimbangan                     Revenue is measured based on the
         yang ditentukan dalam kontrak dengan                           consideration specified in a contract with a
         pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang                       customer and excludes amounts collected on
         dikumpulkan atas nama pihak ketiga.                            behalf of third parties.

         Grup mengakui pendapatan ketika atau saat                      The Group recognizes revenue when or as it
         mengalihkan kendali atas produk atau layanan                   transfers control over a product or service
         kepada pelanggan pada suatu jumlah yang                        to customers at an amount that reflects the
         mencerminkan imbalan yang diharapkan Grup                      consideration to which the Group expects to
         sebagai imbalan atas jasa tersebut. Aset                       be entitled in exchange for those goods or
         ditransfer ketika pelanggan memperoleh                         services. An asset is transferred when the
         kendali atas aset tersebut.                                    customer obtains control of the asset.

         Secara umum, Grup menyimpulkan bahwa                           Generally, the Group has concluded that it
         mereka bertindak sebagai prinsipal dalam                       is the principal in its revenue arrangements.
         pengaturan    pendapatannya.      Pendapatan                   Passenger revenue relates to scheduled
         penumpang terkait dengan penerbangan                           passenger flight and charter flight income
         penumpang berjadwal dan pendapatan                             and is recorded net of discounts and includes
         penerbangan charter dan dicatat setelah                        the related ancillary revenue (including
         dikurangi diskon dan termasuk pendapatan                       airport     and      insurance     surcharges,
         tambahan terkait (termasuk biaya tambahan                      administrative fees, baggage fee, assigned
         bandara dan asuransi, biaya administrasi,                      seat, cancellation, documentation and other
         biaya bagasi, kursi yang ditetapkan,                           fees, and on-board sale of meals and
         pembatalan, dokumentasi dan biaya lainnya,                     merchandise).       Passenger    revenue    is
         dan biaya penjualan makanan dan barang                         recorded when the air transportation
         dagangan di atas pesawat). Pendapatan                          service is provided (i.e performance at a
         penumpang dicatat pada saat layanan                            point in time).
         transportasi   udara     disediakan    (yaitu
         pelaksanaan pada suatu titik waktu).

         Jika pelanggan membayar imbalan sebelum                        If a customer pays consideration before the
         Grup mentransfer barang atau jasa kepada                       Group transfers goods or services to the
         pelanggan, liabilitas kontrak diakui pada saat                 customer, a contract liability is recognized
         pembayaran dilakukan atau pembayaran jatuh                     when the payment is made or the payment
         tempo (mana yang lebih awal). Liabilitas                       is due (whichever is earlier). Contract
         kontrak diakui sebagai pendapatan pada saat                    liabilities are recognized as revenue when
         Perusahaan     melaksanakan       berdasarkan                  the Company performs under the contract.
         kontrak.

         Pendapatan Kargo                                 h.            Cargo Revenue
                                                          i.

         Pendapatan jasa kargo dan pendapatan terkait     j.            Cargo waybill revenue and other related
         lainnya diakui pada saat jasa selesai                          revenue are recognized upon the completion
         diserahkan.                                                    of services rendered.
                                                          k.
         Beban                                            l.            Expenses

         Beban diakui pada saat terjadinya (asas                        Expenses are recognized when they are
         akrual).                                                       incurred (accrual basis).
Page 500
                                                            These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                              in Indonesian language

                                      Ekshibit E/26                                                   Exhibit E/26
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                     PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                            AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                            FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                 AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI        KEBIJAKAN     AKUNTANSI      2.     SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                           POLICIES INFORMATION (Continued)

     n.   Imbalan kerja                                            n. Employee benefits

          Pembayaran program manfaat pensiun iuran                    Payments      to     defined    contribution
          pasti diakui sebagai beban pada saat pekerja                retirement benefit plans are recognized as
          telah memberikan jasa mereka, dimana                        an expense when employees have rendered
          mereka memperoleh hak atas iuran.                           service entitling them to the contributions.
          Pembayaran kepada Dana Pensiun Lembaga                      Payments made to Financial Institution
          Keuangan diperhitungkan sebagai pembayaran                  Pension Funds are accounted for as
          untuk program iuran pasti di mana kewajiban                 payments to defined contribution plans
          Grup tertentu berdasarkan program tersebut                  where the obligations of The Group under
          setara dengan kewajiban yang timbul dalam                   the plans are equivalent to those arising in
          program manfaat pensiun iuran pasti.                        a defined contribution retirement benefit
                                                                      plan.

          Grup juga mencatat penyisihan manfaat                       The Group also provides additional
          tambahan selain program dana pensiun                        provisions on top of the benefits provided
          tersebut di atas untuk memenuhi dan menutup                 under    the   above-mentioned     defined
          imbalan minimum yang harus dibayar kepada                   contribution pension programs in order to
          karyawan-karyawan sesuai dengan Perjanjian                  meet and cover the minimum benefits
          Kerja Bersama dan Peraturan Pemerintah                      required to be paid to the qualified
          Pengganti Undang-undang tentang Cipta Kerja                 employees     under    Collective    Labor
          No. 2/2022 (“UU Cipta Kerja”, (UUCK)).                      Agreement and Government Regulation in
          Penyisihan tambahan tersebut diestimasi                     Lieu of Law No. 2/2022 (the “Cipta Kerja
          dengan menggunakan perhitungan aktuarial                    Law”, (UUCK)). The said additional
          metode “Projected Unit Credit”.                             provisions are estimated using actuarial
                                                                      calculations based on “Projected Unit
                                                                      Credit” method.

          Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan                 Re-measurements, comprising of actuarial
          dan kerugian aktuarial, segera diakui pada                  gains     and    losses,   are    recognized
          laporan posisi keuangan konsolidasian dengan                immediately in the consolidated statement
          pengaruh langsung didebit atau dikreditkan                  of financial position with a corresponding
          kepada saldo laba melalui PKL pada periode                  debit or credit to retained earnings through
          terjadinya.     Pengukuran   kembali    tidak               OCI in the period in which they occur. Re-
          direklasifikasi ke laba rugi pada periode                   measurements are not reclassified to profit
          berikutnya.                                                 or loss in subsequent periods.

          Biaya jasa lalu harus diakui sebagai beban pada             Past service costs are recognized in profit or
          saat yang lebih awal antara:                                loss at the earlier between:
           i. tanggal amandemen atau kurtailmen                       i. the date of the plan amendment or
               terjadi, dan                                                curtailment, and
           ii. tanggal     entitas     mengakui     biaya             ii. the date the Group recognizes related
               restrukturisasi atau imbalan terminasi                      restructuring costs.
               terkait.
Page 501
                                                                 These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                   in Indonesian language

                                      Ekshibit E/27                                                        Exhibit E/27
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                          PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                                 AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                                 FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                      AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                     FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI         KEBIJAKAN    AKUNTANSI           2.    SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                               POLICIES INFORMATION (Continued)
     n.   Imbalan kerja (Lanjutan)                                      n. Employee benefits (Continued)
          Bunga neto dihitung dengan menerapkan                            Net interest is calculated by applying the
          tingkat diskonto yang digunakan terhadap                         discount rate to the net defined benefit
          liabilitas imbalan kerja. Grup mengakui                          liability. The Group recognizes the following
          perubahan berikut pada kewajiban obligasi                        changes in the net defined benefit
          neto pada akun “Imbalan kerja karyawan”                          obligation under “Employee benefits
          pada laporan laba rugi dan penghasilan                           expenses”      as   appropriate     in    the
          komprehensif lain konsolidasian:                                 consolidated statement of profit or loss and
                                                                           other comprehensive income:

          i)    Biaya jasa terdiri atas biaya jasa kini,                   i)    Service costs comprising current service
                biaya jasa lalu, keuntungan atau kerugian                        costs, past-service costs, gains or losses
                atas penyelesaian (curtailment) tidak                            on curtailments and non-routine
                rutin, dan                                                       settlements, and
          ii)   Beban atau penghasilan bunga neto.                         ii)   Net interest expense or income.

     o.   Transaksi dan saldo dalam mata uang asing                     o. Foreign  currency         transactions      and
                                                                           balances

          Mata uang penyajian yang digunakan pada                          The presentation currency used in the
          laporan keuangan konsolidasian adalah Rupiah                     consolidated financial statements is Rupiah,
          yang juga merupakan mata uang fungsional                         which is also the Group’s functional
          Grup.                                                            currency.

          Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam                    Transactions involving foreign currencies are
          mata uang Rupiah berdasarkan kurs yang                           recorded in Rupiah at the rates
          berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada                      of exchange prevailing at the time the
          tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter                   transactions are made. At the reporting
          dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam                        date, monetary assets and liabilities
          Rupiah sesuai dengan kurs tengah Bank                            denominated in foreign currencies are
          Indonesia pada tanggal transaksi terakhir bank                   adjusted to Rupiah using the Bank
          untuk tahun tersebut. Laba atau rugi kurs yang                   Indonesia’s middle rates
          terjadi dikreditkan atau dibebankan pada                         of exchange at the last banking transaction
          operasi periode yang bersangkutan.                               date of the year. The resulting gains or
                                                                           losses are credited or charged to current
                                                                           operations.
          Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, nilai                    At 31 December 2025 and 2024, the rates of
          tukar yang digunakan adalah sebagai berikut:                     exchange used were:
                                          31 Desember 2025/        31 Desember 2024/
                                          31 December 2025         31 December 2024
          1 Dolar AS (“US$”)                            16.782                     16.162             US Dollar (“US$”) 1
          1 Dolar Australia (“AUD”)                     11.255                     10.082    Australian Dollar (“AUD”) 1
          1 Dolar Singapura (“SIN$”)                    13.069                     11.919     Singapore Dollar (“SIN$”) 1
          1 Ringgit Malaysia (“MYR”)                     4.144                      3.616    Malaysian Ringgit (“MYR”) 1
          1 Dong Vietnam (“VND”)                        0,6400                     0,6350        Vietnam Dong (“VND”) 1
          1 Baht Thailand (“THB”)                          533                        476        Thailand Baht (“THB”) 1
          1 Euro (“EUR”)                                19.753                     16.851                 Euro (“EUR”) 1
          1 Dolar Hongkong (“HKD”)                       2.157                      2.082     Hongkong Dollar (“HKD”) 1
          1 Dolar Brunei (“BND”)                        13.068                     11.919         Brunei Dollar(“BND”) 1

          Transaksi dalam mata uang asing            lain                  Transactions in other foreign currencies are
          dipertimbangkan tidak signifikan.                                considered not significant.
Page 502
                                                        These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                          in Indonesian language

                                      Ekshibit E/28                                               Exhibit E/28
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                 PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                        AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                        FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                             AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                            FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)           (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI     KEBIJAKAN    AKUNTANSI      2.     SUMMARY     OF   MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                       POLICIES INFORMATION (Continued)

     p. Perpajakan                                             p. Taxation

        Pajak Penghasilan Kini                                    Current Income Tax

        Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun                Current income tax assets and liabilities for
        berjalan diukur sebesar jumlah yang                       the current year are measured at the
        diharapkan dapat direstitusi dari atau                    amount expected to be recovered from or
        dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Tarif              paid to the taxation authority. The tax rates
        pajak dan peraturan pajak yang digunakan                  and tax laws used to compute the amount
        untuk menghitung jumlah tersebut adalah yang              are those that have been enacted or
        telah berlaku atau secara substantif telah                substantively enacted as at the reporting
        berlaku pada tanggal pelaporan di negara                  dates in the countries where the Group
        tempat Grup beroperasi dan menghasilkan                   operates and generates taxable income.
        pendapatan kena pajak.

        Bunga dan denda disajikan sebagai bagian dari             Interests and penalties are presented as
        pendapatan atau beban usaha lain karena tidak             part of other operating income or expenses
        dianggap sebagai bagian dari beban pajak                  since they are not considered as part of the
        penghasilan.                                              income tax expense.

        Pajak penghasilan kini terkait dengan pos-pos             Current income tax relating to items
        yang diakui secara langsung di ekuitas diakui             recognized directly in equity is recognized
        dalam ekuitas dan bukan dalam laporan laba                in equity and not in the consolidated
        rugi konsolidasian.                                       statement of profit or loss.

        Manajemen secara berkala mengevaluasi posisi              Management        periodically      evaluates
        yang diambil dalam Surat Pemberitahuan                    positions taken in the tax returns with
        Tahunan (“SPT”) sehubungan dengan situasi di              respect to situations in which applicable tax
        mana peraturan perpajakan yang berlaku                    regulations are subject to interpretation
        tunduk pada interpretasi dan menetapkan                   and     establishes      provisions    where
        ketentuan yang sesuai.                                    appropriate.

        Perubahan terhadap liabilitas perpajakan                   Amendments to tax obligations are
        diakui pada saat Surat Ketetapan Pajak                     recorded when the Tax Assessment Letter
        (“SKP”) diterima atau jika Grup mengajukan                 (“SKP”) is received or, if appealed against
        keberatan, pada saat keputusan atas                        by the Group, when the result of the appeal
        keberatan     tersebut    telah  ditetapkan.               is    determined.    Underpayment       and
        Kekurangan dan kelebihan pembayaran pajak                  overpayment of corporate income tax, if
        penghasilan badan, jika ada, dicatat sebagai               any, are recorded as part of “Current tax
        bagian dari akun “Beban pajak kini” dalam                  expense” in the consolidated statement of
        laporan    laba    rugi    dan   penghasilan               profit or loss and other comprehensive
        komprehensif lain konsolidasian.                           income.
Page 503
                                                         These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                           in Indonesian language

                                      Ekshibit E/29                                                Exhibit E/29
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                  PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                         AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                         FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                              AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                             FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI     KEBIJAKAN       AKUNTANSI    2.     SUMMARY     OF   MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                        POLICIES INFORMATION (Continued)

     p. Perpajakan (Lanjutan)                                   p. Taxation (Continued)

        Pajak penghasilan kini (Lanjutan)                          Current income tax (Contunued)

        Bunga dan denda disajikan sebagai bagian dari              Interests and penalties are presented as part
        pendapatan atau beban usaha lain karena                    of other operating income or expenses since
        tidak dianggap sebagai bagian dari beban                   they are not considered as part of the
        pajak penghasilan.                                         income tax expense.

        Pajak penghasilan kini terkait dengan pos-pos               Current income tax relating to items
        yang diakui secara langsung di ekuitas diakui               recognized directly in equity is recognized
        dalam ekuitas dan bukan dalam laporan laba                  in equity and not in the consolidated
        rugi konsolidasian.                                         statement of profit or loss.

        Manajemen secara berkala mengevaluasi posisi                Management        periodically      evaluates
        yang diambil dalam Surat Pemberitahuan                      positions taken in the tax returns with
        Tahunan (“SPT”) sehubungan dengan situasi di                respect to situations in which applicable tax
        mana peraturan perpajakan yang berlaku                      regulations are subject to interpretation
        tunduk pada interpretasi dan menetapkan                     and     establishes      provisions    where
        ketentuan yang sesuai.                                      appropriate.

        Perubahan terhadap liabilitas perpajakan                    Amendments to tax obligations are
        diakui pada saat Surat Ketetapan Pajak (“SKP”)              recorded when the Tax Assessment Letter
        diterima atau jika Grup mengajukan                          (“SKP”) is received or, if appealed against
        keberatan, pada saat keputusan atas                         by the Group, when the result of the appeal
        keberatan     tersebut    telah    ditetapkan.              is    determined.    Underpayment       and
        Kekurangan dan kelebihan pembayaran pajak                   overpayment of corporate income tax, if
        penghasilan badan, jika ada, dicatat sebagai                any, are recorded as part of “Current tax
        bagian dari akun “Beban pajak kini” dalam                   expense” in the consolidated statement of
        laporan    laba     rugi    dan    penghasilan              profit or loss and other comprehensive
        komprehensif lain konsolidasian.                            income.

        Sebagai tanggapan terhadap penerapan                        In response to the implementation of the
        kerangka Pilar Dua Organisasi untuk Kerja                   Organization for Economic Co-operation
        Sama      dan      Pembangunan        Ekonomi               and Development (“OECD”) Pillar Two
        (Organisation for Economic Co-operation and                 framework, on 31 December 2024,
        Development     atau "OECD"), pada tanggal                  Indonesian Government implemented Pillar
        31 Desember 2024, Pemerintah Indonesia                      Two framework through Ministry of Finance
        menerapkan kerangka Pilar Dua melalui                       Regulation No. 136/2024 (PMK 136/2024).
        Peraturan Menteri Keuangan No. 136/2024                     The Pillar Two model rules as implemented
        (PMK 136/2024). Aturan model Pilar Dua                      under PMK 136/2024 will take effect for
        sebagaimana diterapkan dalam PMK 136/2024                   fiscal years beginning on or after 1 January
        akan berlaku untuk tahun fiskal yang dimulai                2025. For the year ended 31 December 2025,
        pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025.                   the Group has applied amendments to PSAK
        Untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember                  212: Income Taxes, which provide
        2025, Grup telah menerapkan amandemen                       mandatory temporary exception from
        PSAK    212:    Pajak     Penghasilan,   yang               recognizing or disclosing deferred taxes
        memberikan pengecualian wajib sementara                     related to Pillar Two.
        dari pengakuan atau pengungkapan pajak
        tangguhan terkait Pilar Dua.
Page 504
                                                         These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                           in Indonesian language

                                      Ekshibit E/30                                                Exhibit E/30
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                  PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                         AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                         FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                              AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                             FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI      KEBIJAKAN    AKUNTANSI      2.     SUMMARY     OF   MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                        POLICIES INFORMATION (Continued)

     p. Perpajakan (Lanjutan)                                   p. Taxation (Continued)

        Pajak tangguhan                                            Deferred tax

        Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan                  Deferred tax is recognized using the liability
        metode liabilitas atas perbedaan temporer                  method on temporary differences at the
        pada tanggal pelaporan antara dasar                        reporting date between the tax bases of
        pengenaan pajak dari aset dan liabilitas dan               assets and liabilities and their carrying
        jumlah tercatatnya untuk tujuan pelaporan                  amounts for financial reporting purposes at
        keuangan pada tanggal pelaporan.                           the reporting date.

        Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua              Deferred tax liabilities are recognized for
        perbedaan temporer yang kena pajak, kecuali:               all taxable temporary differences, except:

        i.    Liabilitas pajak tangguhan yang terjadi               i.  Where the deferred tax liability arises
              dari pengakuan awal goodwill atau dari                    from the initial recognition of goodwill
              aset atau liabilitas dari transaksi yang                  or of an asset or liability in a
              bukan transaksi kombinasi bisnis, dan                     transaction that is not a business
              pada waktu transaksi tidak memengaruhi                    combination and, at the time of the
              laba akuntansi dan laba kena pajak atau                   transaction, affects neither the
              rugi pajak;                                               accounting profit nor taxable profit or
                                                                        loss;
        ii.   Dari perbedaan temporer kena pajak atas               ii. In respect of taxable temporary
              investasi pada entitas anak, yang saat                    differences        associated      with
              pembalikannya dapat dikendalikan dan                      investments in subsidiaries, when the
              besar kemungkinannya bahwa beda                           timing of the reversal of the temporary
              temporer itu tidak akan dibalik dalam                     differences can be controlled and it is
              waktu dekat.                                              probable     that     the     temporary
                                                                        differences will not be reversed in the
                                                                        foreseeable future.
Page 505
                                                          These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                            in Indonesian language

                                      Ekshibit E/31                                                 Exhibit E/31
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                   PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                          AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                          FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                               AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                              FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI      KEBIJAKAN     AKUNTANSI      2.     SUMMARY     OF   MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                         POLICIES INFORMATION (Continued)

     p. Perpajakan (Lanjutan)                                    p. Taxation (Continued)

        Pajak tangguhan (Lanjutan)                                  Deferred tax (Continued)

        Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh                    Deferred tax assets are recognized for all
        perbedaan temporer yang dapat dikurangkan                    deductible temporary differences and carry
        dan akumulasi rugi pajak yang belum                          forward of unused tax losses, to the extent
        dikompensasi, bila kemungkinan besar laba                    that it is probable that taxable profits will
        kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan                  be available against which deductible
        temporer yang dapat dikurangkan, dan rugi                    temporary differences, and the carry
        pajak yang belum dikompensasi, dapat                         forward of unused tax losses can be
        dimanfaatkan, kecuali:                                       utilized, except:

        i.    Jika aset pajak tangguhan timbul dari                  i.   Where the deferred tax asset relating
              pengakuan awal aset atau liabilitas dalam                   to the deductible temporary difference
              transaksi yang bukan transaksi kombinasi                    arises from the initial recognition of an
              bisnis, dan pada waktu transaksi tidak                      asset or liability in a transaction that
              memengaruhi laba akuntansi maupun laba                      is not a business combination and, at
              kena pajak/rugi pajak; atau                                 the time of the transaction, affects
                                                                          neither the accounting profit nor
                                                                          taxable profit or loss; or

        ii.   Dari perbedaan temporer yang dapat                     ii. In respect of deductible temporary
              dikurangkan atas investasi pada entitas                    differences       associated       with
              anak, aset pajak tangguhan hanya diakui                    investments in subsidiaries, deferred
              bila besar kemungkinannya bahwa beda                       tax assets are recognized only to the
              temporer itu tidak akan dibalik dalam                      extent that it is probable that the
              waktu dekat dan laba kena pajak dapat                      temporary differences will not be
              dikompensasi dengan beda temporer                          reversed in the foreseeable future and
              tersebut.                                                  taxable profit will be available against
                                                                         which the temporary differences can
                                                                         be utilized.

        Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah                The carrying amount of a deferred tax asset
        pada setiap tanggal pelaporan dan nilai                      is reviewed at each reporting date and
        tercatat aset pajak tangguhan tersebut                       reduced to the extent that it is no longer
        diturunkan apabila laba fiskal mungkin tidak                 probable that sufficient taxable profit will
        memadai untuk mengkompensasi sebagian                        be available to allow all or part of the
        atau semua manfaat aset pajak tangguhan.                     benefit of that deferred tax asset to be
        Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menilai                  utilized. Unrecognized deferred tax assets
        kembali aset pajak tangguhan yang tidak diakui               are reassessed by the Group at each
        dan mengakui aset pajak tangguhan yang                       reporting date and are recognized to the
        sebelumnya tidak diakui apabila besar                        extent that it has become probable that
        kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa                      future taxable profit will allow the
        yang akan datang akan tersedia untuk                         deferred tax assets to be recovered.
        dipulihkan.
Page 506
                                                               These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                 in Indonesian language

                                       Ekshibit E/32                                                     Exhibit E/32
              PT AIRASIA INDONESIA TBK                                       PT AIRASIA INDONESIA TBK
               DAN ENTITAS ANAKNYA                                              AND ITS SUBSIDIARIES
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                              FINANCIAL STATEMENTS
      TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                   AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
 TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                  FOR THE YEAR THEN ENDED
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI         KEBIJAKAN      AKUNTANSI       2.    SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                             POLICIES INFORMATION (Continued)

     p.   Perpajakan (Lanjutan)                                       p.   Taxation (Continued)

          Pajak tangguhan (Lanjutan)                                       Deferred tax (Continued)
          Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur                       Deferred tax assets and liabilities are
          dengan menggunakan tarif pajak yang                              measured at the tax rates that are expected
          diharapkan akan berlaku pada tahun saat aset                     to apply to the year when the asset is
          dipulihkan    atau    liabilitas diselesaikan                    realized or the liability is settled, based on
          berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak                      tax rates and tax laws that have been
          yang berlaku atau yang secara substantif telah                   enacted or substantively enacted as of the
          berlaku pada tanggal pelaporan.                                  reporting date.
          Pajak tangguhan terkait dengan pos-pos yang                      Deferred tax relating to items recognized
          diakui di luar laba rugi diakui di luar laba rugi.               outside profit or loss is recognized outside
          Pajak tangguhan diakui sesuai dengan transaksi                   profit or loss. Deferred tax is recognized in
          yang mendasarinya baik di PKL maupun secara                      correlation to the underlying transaction
          langsung di ekuitas.                                             either in OCI or directly in equity.
          Grup melakukan saling hapus aset pajak                           The Group offsets deferred tax assets and
          tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan jika                    deferred tax liabilities if and only if it has
          dan hanya jika memiliki hak yang berkekuatan                     a legally enforceable right to set off current
          hukum untuk saling hapus aset pajak kini dan                     tax assets and current tax liabilities and the
          liabilitas pajak kini dan aset pajak tangguhan                   deferred tax assets and deferred tax
          dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan                    liabilities relate to income taxes levied by
          pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas                   the same taxation authority on the same
          perpajakan yang sama atas entitas kena pajak                     taxable entity or different taxable entities
          yang sama atau entitas kena pajak yang                           which intend either to settle current tax
          berbeda yang bermaksud untuk menyelesaikan                       liabilities and assets on a net basis, or to
          liabilitas dan aset pajak kini secara neto, atau                 realize the assets and settle the liabilities
          untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan                      simultaneously, in each future period in
          liabilitas secara bersamaan, pada setiap                         which significant amounts of deferred tax
          periode masa depan di mana jumlah liabilitas                     liabilities or assets are expected to be
          atau aset pajak tangguhan yang signifikan                        settled or recovered.
          diharapkan untuk diselesaikan atau dipulihkan.

          Pajak pertambahan nilai                                          Value-added tax
          Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui                     Revenues, expenses and assets are
          neto atas jumlah pajak pertambahan nilai                         recognized net of the amount of value-
          (“PPN”) kecuali:                                                 added tax (“VAT”) except:
          a) PPN yang muncul dari pembelian aset atau                      a) Where the VAT incurred on a purchase of
             jasa yang tidak dapat dikreditkan oleh                           assets or services is not recoverable from
             kantor pajak, yang dalam hal ini PPN diakui                      the taxation authority, in which case the
             sebagai bagian dari biaya perolehan aset                         VAT is recognized as part of the cost of
             atau sebagai bagian dari akun beban-beban                        acquisition of the asset or as part of the
             yang diterapkan; dan                                             expense account as applicable; and

          b) Piutang dan utang yang disajikan termasuk                     b) For receivables and payables that are
             dengan jumlah PPN.                                               stated with the amount of VAT included.

          Jumlah PPN neto yang terpulihkan dari, atau                      The net amount of VAT recoverable from,
          terutang    kepada,   otoritas   perpajakan                      or payable to, the taxation authority is
          termasuk sebagai bagian dari piutang atau                        included as part of receivables or payables
          utang    pada   laporan   posisi  keuangan                       in the consolidated statement of financial
          konsolidasian.                                                   position.
Page 507
                                                              These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                in Indonesian language

                                       Ekshibit E/33                                                    Exhibit E/33
              PT AIRASIA INDONESIA TBK                                      PT AIRASIA INDONESIA TBK
               DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                             FINANCIAL STATEMENTS
      TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                  AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
 TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                 FOR THE YEAR THEN ENDED
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI         KEBIJAKAN     AKUNTANSI       2.     SUMMARY     OF   MATERIAL    ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                             POLICIES INFORMATION (Continued)

     p.   Perpajakan (Lanjutan)                                      p. Taxation (Continued)

          Pajak final                                                   Final tax

          Sesuai peraturan perpajakan di Indonesia,                     In accordance with the tax regulation in
          pajak final dikenakan atas nilai bruto transaksi,             Indonesia, final tax is applied to the gross
          dan tetap dikenakan walaupun atas transaksi                   value of transactions, even when the parties
          tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian.                 carrying the transaction recognize losses.

          Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang                 Final tax is scoped out from PSAK 212.
          diatur oleh PSAK 212.

     q.   Pengukuran nilai wajar                                     q. Fair value measurement

          Grup mengukur uang jaminan pada nilai wajar                   The Group measures security deposits at fair
          setiap tanggal pelaporan. Grup juga mengukur                  value at each reporting date. The Group also
          pada pengakuan awal instrumen keuangan, dan                   initially measures financial instruments, and
          aset dan liabilitas yang diperoleh melalui                    assets and liabilities of the acquirees upon
          kombinasi bisnis pada nilai wajar. Grup juga                  business combinations at fair value. They
          mengukur jumlah terpulihkan dari unit                         also measure certain recoverable amounts of
          penghasil kas (“UPK”) tertentu berdasarkan                    the cash generating unit (“CGU”) using fair
          nilai wajar dikurangi biaya pelepasan, dan aset               value less cost of disposal (“FVLCD”) and
          keuangan tertentu pada nilai wajar melalui                    certain financial assets at fair value through
          penghasilan komprehensif lain (“NWPKL”).                      other comprehensive income (“FVOCI”).

          Nilai wajar adalah harga yang akan diterima                   Fair value is the price that would be
          dari menjual suatu aset atau harga yang akan                  received to sell an asset or paid to transfer
          dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas                    a liability in an orderly transaction between
          dalam transaksi teratur antara pelaku pasar                   market participants at the measurement
          pada tanggal pengukuran. Pengukuran nilai                     date. The fair value measurement is based
          wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk                     on the presumption that the transaction to
          menjual aset atau mengalihkan liabilitas                      sell the asset or transfer the liability takes
          terjadi:                                                      place either:

          i)  di pasar utama untuk aset atau liabilitas                  i)    in the principal market for the asset or
              tersebut, atau                                                   liability, or
          ii) jika tidak terdapat pasar utama, di pasar                  ii)   in the absence of a principal market, in
              yang paling menguntungkan untuk aset                             the most advantageous market for the
              atau liabilitas tersebut.                                        asset or liability.

          Pasar utama atau pasar yang paling                            The principal or the most advantageous
          menguntungkan tersebut harus dapat diakses                    market must be accessible by the Group.
          oleh Grup.

          Nilai wajar dari aset atau liabilitas diukur                  The fair value of an asset or a liability is
          dengan menggunakan asumsi yang akan                           measured using the assumptions that market
          digunakan pelaku pasar ketika menentukan                      participants would use when pricing the
          harga aset atau liabilitas tersebut, dengan                   asset or liability, assuming that market
          asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam                     participants act in their best economic
          kepentingan ekonomi terbaiknya.                               interest.
Page 508
                                                           These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                             in Indonesian language

                                       Ekshibit E/34                                                 Exhibit E/34
              PT AIRASIA INDONESIA TBK                                   PT AIRASIA INDONESIA TBK
               DAN ENTITAS ANAKNYA                                          AND ITS SUBSIDIARIES
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                          FINANCIAL STATEMENTS
      TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                               AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
 TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                              FOR THE YEAR THEN ENDED
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI       KEBIJAKAN     AKUNTANSI      2.    SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                         POLICIES INFORMATION (Continued)

     q.   Pengukuran nilai wajar (Lanjutan)                       q. Fair value measurement (Continued)

          Pengukuran nilai wajar dari suatu aset non-                A fair value measurement of a non-financial
          keuangan   memperhitungkan       kemampuan                 asset takes into account a market
          pelaku pasar untuk menghasilkan manfaat                    participant's ability to generate economic
          ekonomi dengan menggunakan aset dalam                      benefits by using the asset at its highest and
          penggunaan tertinggi dan terbaiknya atau                   best use or by selling it to another market
          dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain                 participant that would use the asset in its
          yang akan menggunakan aset tersebut pada                   highest and best use.
          penggunaan tertinggi dan terbaiknya.

          Grup menggunakan teknik penilaian yang                    The Group uses valuation techniques that are
          sesuai dengan keadaan dan data yang                       appropriate in the circumstances and for
          memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar,              which sufficient data are available to
          dengan memaksimalkan masukan (input) yang                 measure fair value, maximizing the use of
          dapat diamati (observable) yang relevan dan               relevant observable inputs and minimizing
          meminimalkan masukan (input) yang tidak                   the use of unobservable inputs.
          dapat diamati (unobservable).

          Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya              All assets and liabilities for which fair value
          diukur atau diungkapkan dalam laporan                      is measured or disclosed in the consolidated
          keuangan konsolidasian dikategorikan dalam                 financial statements are categorized within
          hierarki nilai wajar berdasarkan level masukan             the fair value hierarchy, described as
          (input) paling rendah yang signifikan terhadap             follows, based on the lowest level input that
          pengukuran nilai wajar secara keseluruhan                  is significant to the fair value measurement
          sebagai berikut:                                           as a whole:
          i)   Level 1 - Harga kuotasian (tanpa                      i)    Level 1 - Quoted (unadjusted) market
               penyesuaian) di pasar aktif untuk aset                      prices in active markets for identical
               atau liabilitas yang identik yang dapat                     assets or liabilities.
               diakses entitas pada tanggal pengukuran
          ii) Level 2 - Teknik penilaian yang                        ii)   Level 2 - Valuation techniques for
               menggunakan tingkat masukan (input)                         which the lowest level input that is
               yang paling rendah yang signifikan                          significant to   the    fair    value
               terhadap pengukuran nilai wajar yang                        measurement is directly or indirectly
               dapat diamati (observable) baik secara                      observable.
               langsung atau tidak langsung.
          iii) Level 3 - Teknik penilaian yang                       iii) Level 3 - Valuation techniques for
               menggunakan tingkat masukan (input)                        which the lowest level input that is
               yang paling rendah yang signifikan                         significant to    the   fair   value
               terhadap pengukuran nilai wajar yang                       measurement is unobservable.
               tidak dapat diamati (unobservable) baik
               secara langsung atau tidak langsung.

          Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada                 For assets and liabilities that are recognized
          laporan keuangan konsolidasian secara                      in the consolidated financial statements on
          berulang, Grup menentukan apakah terdapat                  a recurring basis, the Group determines
          perpindahan antara level dalam hierarki                    whether transfers have occurred between
          dengan melakukan evaluasi ulang atas                       levels in the hierarchy by re-assessing
          penetapan kategori (berdasarkan level                      categorization (based on the lowest level
          masukan (input) paling rendah yang signifikan              input that is significant to the fair value
          terhadap pengukuran nilai wajar secara                     measurement as a whole) at the end of each
          keseluruhan) pada tiap akhir periode                       reporting period.
          pelaporan.
Page 509
                                                           These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                             in Indonesian language

                                       Ekshibit E/35                                              Exhibit E/35
              PT AIRASIA INDONESIA TBK                                PT AIRASIA INDONESIA TBK
               DAN ENTITAS ANAKNYA                                       AND ITS SUBSIDIARIES
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                       FINANCIAL STATEMENTS
      TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                            AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
 TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                           FOR THE YEAR THEN ENDED
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI       KEBIJAKAN     AKUNTANSI       2.   SUMMARY     OF   MATERIAL    ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                         POLICIES INFORMATION (Continued)

     q.   Pengukuran nilai wajar (Lanjutan)                      q. Fair value measurement (Continued)

          Tim pelaporan keuangan Grup bertanggung-                  The Group’s financial reporting team in
          jawab atas penilaian dalam menentukan                     charge of valuation to determine the
          kebijakan dan prosedur untuk pengukuran nilai             policies and procedures for recurring fair
          wajar berulang, seperti uang jaminan, nilai               value measurement, such as security
          wajar (dikurangi biaya untuk menjual) UPK                 deposits and fair value (less costs of
          (untuk uji penurunan nilai), dan aset keuangan            disposal) of CGUs (for impairment test
          pada NWPKL.                                               purpose) and financial assets at FVOCI.

          Untuk tujuan pengungkapan nilai wajar, Grup               For the purpose of fair value disclosures, the
          menentukan klasifikasi aset dan liabilitas                Group has determined classes of assets and
          berdasarkan sifat, karakteristik dan risikonya            liabilities on the basis of the nature,
          dan level pada hierarki nilai wajar                       characteristics and risks of the asset or
          sebagaimana dijelaskan diatas.                            liability and the level of the fair value
                                                                    hierarchy as explained above.

     r.   Biaya emisi saham                                      r. Issuance costs of share capital

          Biaya yang terjadi sehubungan dengan                      Costs incurred in connection with the
          penerbitan modal saham Perusahaan kepada                  Company’s issuance of share capital to the
          publik dikurangkan langsung dengan hasil                  public were offset directly with the proceeds
          emisi dan disajikan sebagai pengurang akun                and presented as deduction to additional
          tambahan modal disetor dalam laporan posisi               paid-in capital account in the consolidated
          keuangan konsolidasian.                                   statement of financial position.

     s.   Laba (rugi) per saham dasar                            s. Basic earnings (loss) per share

          Sesuai dengan PSAK 233: Laba per Saham, laba              In accordance with PSAK 233: Earnings per
          (rugi) per saham dasar yang dapat                         Share, the basic earnings (loss) per share
          diatribusikan kepada pemilik entitas induk                attributable to the equity holder of the
          dihitung dengan membagi laba (rugi) tahun                 parent entity are computed by dividing profit
          berjalan yang dapat diatribusikan kepada                  (loss) for the year attributable to the equity
          pemilik entitas induk dengan rata-rata                    holders of the parent entity over the
          tertimbang jumlah saham yang beredar dan                  weighted average number of issued and fully
          disetor    penuh    selama    tahun    yang               paid shares during the year.
          bersangkutan.
Page 510
                                                              These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                in Indonesian language

                                           Ekshibit E/36                                             Exhibit E/36
                  PT AIRASIA INDONESIA TBK                               PT AIRASIA INDONESIA TBK
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                      AND ITS SUBSIDIARIES
             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             NOTES TO THE CONSOLIDATED
                       KONSOLIDASIAN                                      FINANCIAL STATEMENTS
          TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                           AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
     TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                          FOR THE YEAR THEN ENDED
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.     IKHTISAR INFORMASI        KEBIJAKAN     AKUNTANSI      2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
        MATERIAL (Lanjutan)                                      INFORMATION (Continued)

        s.   Laba (rugi) per saham dasar (Lanjutan)                s. Basic earnings (loss) per share (Continued)

             Apabila jumlah saham biasa yang beredar                  If the number of ordinary shares outstanding
             meningkat tanpa disertai peningkatan sumber              is increased without an increase in resources,
             daya, maka jumlah saham biasa yang beredar               the number of ordinary shares outstanding
             sebelum peristiwa tersebut disesuaikan dengan            before the event is adjusted for the
             perubahan proporsional atas jumlah saham                 proportionate change in the number of
             beredar seolah-olah peristiwa tersebut terjadi           ordinary shares outstanding as of the event
             pada permulaan dari periode sajian paling                had occurred at the beginning of the earliest
             awal.                                                    period presented.

             Grup tidak mempunyai saham biasa yang                    The Group has no outstanding dilutive
             berpotensi dilutif pada tanggal 31 Desember              potential ordinary shares as of 31 December
             2025.                                                    2025.

        t.   Informasi segmen                                      t. Segment information

             Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan                Operating segments are identified on the
             laporan internal mengenai komponen dari Grup             basis of internal reports about components of
             yang secara reguler direviu oleh pengambil               the Group that are regularly reviewed by the
             keputusan     operasional   dalam    rangka              chief operating decision maker in order to
             mengalokasikan sumber daya dan menilai                   allocate resources to the segments and to
             kinerja segmen operasi.                                  assess their performances.

             Segmen operasi adalah suatu komponen dari                An operating segment is a component of an
             entitas:                                                 entity:

             a.   yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang            a.   that engages in business activities from
                  mana memperoleh pendapatan dan                            which it may earn revenue and incur
                  menimbulkan         beban       (termasuk                 expenses (including revenue and
                  pendapatan dan beban terkait dengan                       expenses relating to the transaction
                  transaksi dengan komponen lain dari                       with other components of the same
                  entitas yang sama);                                       entity);
             b.   yang hasil operasinya dikaji ulang secara            b.   whose operating results are reviewed
                  reguler    oleh   pengambil     keputusan                 regularly by the entity’s chief
                  operasional untuk membuat keputusan                       operating decision maker to make
                  tentang sumber daya yang dialokasikan                     decision about resources to be
                  pada segmen tersebut dan menilai                          allocated to the segments and assess its
                  kinerjanya; dan                                           performance; and
             c.   dimana tersedia informasi keuangan yang              c.   for which discrete financial information
                  dapat dipisahkan.                                         is available.

             Informasi yang digunakan oleh pengambil                   Information reported to the chief operating
             keputusan operasional dalam rangka alokasi                decision maker for the purpose of resource
             sumber daya dan penilaian kinerja mereka                  allocation and assessment of their
             terfokus pada kategori dari setiap segmen.                performance is more specifically focused on
                                                                       the category of each segment.

             Grup memiliki dua kategori segmen yaitu                   The Group has two segment categories
             operasi penerbangan dan ancillary dan lain-               which are flight operations and ancillary
             lain (Catatan 30).                                        and others (Note 30).
Page 511
                                                           These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                             in Indonesian language

                                           Ekshibit E/37                                          Exhibit E/37
                  PT AIRASIA INDONESIA TBK                            PT AIRASIA INDONESIA TBK
                   DAN ENTITAS ANAKNYA                                   AND ITS SUBSIDIARIES
             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                          NOTES TO THE CONSOLIDATED
                       KONSOLIDASIAN                                   FINANCIAL STATEMENTS
          TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                        AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
     TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                       FOR THE YEAR THEN ENDED
      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)      (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.     IKHTISAR INFORMASI       KEBIJAKAN    AKUNTANSI       2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
        MATERIAL (Lanjutan)                                      INFORMATION (Continued)

        u. Peristiwa setelah periode pelaporan                  u.   Events after the reporting period

            Peristiwa setelah akhir periode yang                     Post-period events that provide additional
            memberikan tambahan informasi mengenai                   information about the Group’s consolidated
            posisi keuangan konsolidasian Grup pada                  financial position at the reporting date
            tanggal pelaporan (peristiwa penyesuaian),               (adjusting events), if any, are reflected in
            jika ada, dicerminkan dalam laporan keuangan             the consolidated financial statements.
            konsolidasian.

            Peristiwa setelah akhir periode yang bukan               Post-period events that are not adjusting
            peristiwa penyesuaian diungkapkan dalam                  events are disclosed in the notes to
            catatan atas laporan keuangan konsolidasian              consolidated financial statements when
            jika material.                                           material.

        v. Perubahan    pada    pernyataan    standar           v.   Changes to the statements of financial
           akuntansi   keuangan    dan    interpretasi               accounting standards and interpretations
           pernyataan standar akuntansi keuangan                     of statement of financial accounting
                                                                     standards
            Penerapan dari revisi standar berikut yang               The adoption of these amended standards,
            berlaku efektif mulai 1 Januari 2025 tidak               which are effective beginning 1 January
            menimbulkan perubahan substansial terhadap               2025 did not result in substantial changes to
            kebijakan akuntansi Grup dan pengaruh yang               the Group’s accounting policies and had no
            material atas jumlah yang dilaporkan atas                material impact on the amounts reported
            tahun berjalan atau tahun sebelumnya.                    for the current or prior financial years.

            Amendemen PSAK 221 “Pengaruh Perubahan                   Amendment of PSAK 221 “The Effects of
            Kurs Valuta Asing” – Kekurangan Ketertukaran             Changes in Foreign Exchange Rates” – Lack
                                                                     of Exchangeability

            Amandemen PSAK 221, ‘Pengaruh Perubahan                  Amendment of PSAK 221 “The Effects of
            Kurs Valuta Asing', memperjelas pengaturan               Changes in Foreign Exchange Rates” clarifies
            terkait kondisi ketika suatu mata uang tidak             the requirements concerning the conditions
            tertukarkan serta pengungkapannya.                       under which a currency is non-exchangeable
                                                                     and its disclosure.

            PSAK 117 “Kontrak Asuransi”                              PSAK 117 “Insurance Contract”

            PSAK 117 mengatur relaksasi beberapa                     PSAK 117 regulates the relaxation of several
            ketentuan antara lain berupa penambahan                  provisions, including the addition of scope
            pengecualian ruang lingkup, penyesuaian                  exceptions, adjustments to the presentation
            penyajian laporan keuangan, penerapan opsi               of financial statements, application of risk
            mitigasi risiko dan beberapa modifikasi pada             mitigation options and some modifications
            ketentuan      transisi. PSAK   117     juga             to transitional provisions. PSAK 117 also
            mensyaratkan pemisahan yang jelas antara                 requires a clear separation between income
            pendapatan yang dihasilkan dari bisnis                   generated from the insurance business and
            asuransi dengan yang berasal dari kegiatan               from investment activities.
            investasi.
Page 512
                                                            These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                              in Indonesian language

                                      Ekshibit E/38                                                Exhibit E/38
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                  PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                         AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                         FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                              AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                             FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI        KEBIJAKAN     AKUNTANSI      2.   SUMMARY     OF   MATERIAL    ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                         POLICIES INFORMATION (Continued)

     w.   Standar akuntansi yang telah diterbitkan               w. Accounting standards that have been
          namun belum berlaku efektif                               published but not yet effective

          Penerapan dari revisi standar berikut yang                 The adoption of these amended standards,
          berlaku efektif mulai 1 Januari 2026 tidak                 which are effective beginning 1 January
          menimbulkan perubahan substansial terhadap                 2026 did not result in substantial changes to
          kebijakan akuntansi Grup dan pengaruh yang                 the Group’s accounting policies and had no
          material atas jumlah yang dilaporkan atas                  material impact on the amounts reported
          tahun berjalan atau tahun sebelumnya.                      for the current or prior financial years.

          Amendemen PSAK 109 dan PSAK                107              Amendment of PSAK 109 and PSAK 107
          “Pengungkapan tentang Klasifikasi          dan              “Classification   and  Measurement of
          Pengukuran Instrumen Keuangan”                              Financial Instruments”

          Amendemen PSAK 109 ini menambahkan dan                      The amendment adds and clarifies
          mengklarifikasi ketentuan dalam PSAK 109                    provisions in PSAK 109 regarding the
          terkait penghentian pengakuan liabilitas                    derecognition of financial liabilities and
          keuangan, serta mengklarifikasi penilaian                   clarifies the assessment of cash flow
          karakteristik arus kas untuk aset keuangan                  characteristics for financial assets with
          dengan fitur ESG-linked, aset keuangan                      environmental, social and governance
          dengan fitur non-recourse, dan instrumen yang               (ESG)-linked features, financial assets with
          terikat secara kontraktual seperti tranche.                 non-recourse features and contractually
          Amendemen ini juga mengubah ketentuan                       linked instruments such as tranches. The
          dalam PSAK 107 terkait persyaratan                          amendment also modifies provisions in
          pengungkapan investasi pada instrumen                       PSAK     107    related    to     disclosure
          ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui                requirements for investments in equity
          penghasilan komprehensif lain dan menambah                  instruments measured at fair value through
          ketentuan terkait instrumen keuangan dengan                 other comprehensive income and adds
          persyaratan kontraktual yang mengubah waktu                 provisions related to financial instruments
          atau jumlah arus kas kontraktual.                           with contractual terms that alter the
                                                                      timing or amount of contractual cash flow.

          Amendemen PSAK 109 dan PSAK 107 terkait                     Amendments to PSAK 109 and PSAK 107 of
          Kontrak yang Mengacu pada Listrik Bergantung                Contracts Referencing Nature-dependent
          Alam                                                        Electricity

          Amandemen ini mengubah persyaratan                          The amendment modifies the 'own use' and
          ‘pengunaan sendiri' dan akuntansi lindung nilai             hedge accounting requirements of PSAK 109
          dalam PSAK 109 serta memperkenalkan                         and     introduce    specific   disclosure
          persyaratan pengungkapan khusus untuk PSAK                  requirements for PSAK 107. They apply only
          107. Ketentuan ini hanya berlaku untuk                      to contracts that involve variability in
          kontrak yang melibatkan variabilitas dalam                  electricity     generation     due      to
          pembangkit listrik yang disebabkan oleh                     uncontrollable natural conditions, like
          kondisi alam yang tidak dapat dikendalikan,                 weather. These are known as 'contracts
          seperti cuaca. Kontrak-kontrak ini dikenal                  referencing nature-dependent electricity’.
          sebagai 'kontrak dengan referensi listrik yang
          bergantung pada alam'.
Page 513
                                                         These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                           in Indonesian language

                                      Ekshibit E/39                                                Exhibit E/39
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                  PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                         AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                         FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                              AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                             FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI     KEBIJAKAN     AKUNTANSI      2.     SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                        POLICIES INFORMATION (Continued)

     w. Standar akuntansi yang telah diterbitkan               w. Accounting standards that have been
        namun belum berlaku efektif (Lanjutan)                    published   but  not   yet  effective
                                                                  (Continued)

        Penerapan dari standar baru berikut berlaku                The adoption of the new standard is
        efektif mulai 1 Januari 2027. Penerapan                    effective beginning 1 January 2027.
        retrospektif diwajibkan, sehingga informasi                Retrospective application is required, and
        komparatif untuk tahun keuangan yang                       so the comparative information for the
        berakhir pada 31 Desember 2026 akan                        financial year ending 31 December 2026 will
        disajikan ulang sesuai dengan standar ini.                 be restated in accordance with this
                                                                   standard.

        PSAK 118 “Penyajian dan Pengungkapan dalam                  PSAK 118 “Presentation and Disclosure in
        Laporan Keuangan”                                           Financial Statements”

        PSAK     118     menggantikan    PSAK    201,               PSAK 118 supersedes PSAK 201, retaining
        mempertahankan banyak prinsip yang ada                      many existing principles but significantly
        tetapi secara signifikan mengubah cara entitas              changing how entities report “operating
        melaporkan “laba atau rugi operasional.” PSAK               profit or loss.” It establishes a defined
        ini menetapkan struktur yang jelas untuk                    structure for the statement of profit or
        laporan laba rugi dengan mengelompokkan                     loss, categorising items into operating,
        pos-pos ke dalam kategori operasi, investasi,               investing, financing, income taxes and
        pembiayaan, pajak penghasilan, dan operasi                  discontinued operations. The standard
        yang dihentikan. Standar ini mewajibkan                     mandates specific disclosures, including
        pengungkapan tertentu, termasuk ukuran                      management-defined            performance
        kinerja tetapan manajemen (UKTM), yang                      measures (MPMs), allowing investors to
        memungkinkan investor memahami bagaimana                    understand management's view of the
        pandangan manajemen atas kinerja keuangan                   company's financial performance and how
        perusahaan dan bagaimana ukuran tersebut                    these measures compare to those defined in
        dibandingkan dengan ukuran yang didefinisikan               PSAK 118.
        dalam PSAK 118.

        Meskipun PSAK 118 tidak memengaruhi                         Even though PSAK 118 will not impact the
        pengakuan atau pengukuran pos-pos dalam                     recognition or measurement of items in the
        laporan keuangan, dampaknya terhadap                        financial statements, its impacts on
        penyajian dan pengungkapan diperkirakan                     presentation and disclosure are expected to
        akan sangat luas, terutama yang berkaitan                   be pervasive, in particular those related to
        dengan laporan kinerja keuangan dan                         the statement of financial performance and
        penyediaan UKTM dalam laporan keuangan.                     providing MPM within the financial
                                                                    statements.
Page 514
                                                          These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                            in Indonesian language

                                      Ekshibit E/40                                                 Exhibit E/40
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                   PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                          AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                          FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                               AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                              FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI      KEBIJAKAN     AKUNTANSI      2.     SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                         POLICIES INFORMATION (Continued)

     w. Standar akuntansi yang telah diterbitkan                w. Accounting standards that have been
        namun belum berlaku efektif (Lanjutan)                     published   but  not   yet  effective
                                                                   (Continued)

        PSAK 118 “Penyajian dan Pengungkapan dalam                   PSAK 118 “Presentation and Disclosure in
        Laporan Keuangan” (Lanjutan)                                 Financial Statements” (Continued)

        Manajemen saat ini sedang menilai secara rinci              Management is currently assessing the
        implikasi penerapan standar baru ini pada                   detailed implications of applying the new
        laporan keuangan konsolidasian Grup. Dari                   standard on the Group’s consolidated
        penilaian awal, secara garis besar, dampak                  financial statements. From the high-level
        potensial berikut telah diidentifikasi:                     preliminary assessment performed, the
                                                                    following potential impacts have been
                                                                    identified:

        1)   PSAK 118 “Penyajian dan Pengungkapan                   1)   Although the adoption of PSAK 118 will
             dalam Laporan Keuangan” Meskipun                            have no impact on the Group’s net
             adopsi PSAK 118 tidak akan berpengaruh                      profit, the Group expects that
             pada    laba    bersih    Grup,    Grup                     Grouping items of income and expenses
             mengharapkan     pengelompokan      pos                     in the statement of profit or loss into
             pendapatan dan beban dalam laporan laba                     the new categories will impact how
             rugi ke dalam kategori baru akan                            operating profit is calculated and
             memengaruhi cara perhitungan dan                            reported. From the high-level impact
             pelaporan laba operasi. Dari penilaian                      assessment that the Group has
             dampak garis besar yang dilakukan Grup,                     performed, the following items might
             pos-pos berikut mungkin berpotensi                          potentially impact operating profit:
             memengaruhi laba operasi:

             (a) Perbedaan nilai tukar yang saat ini                     (a) Foreign    exchange     differences
                 digabungkan dalam pos ‘pendapatan                           currently aggregated in the line
                 lain dan keuntungan/ (kerugian) lain                        item ‘other income and other
                 – neto’ dalam laba operasi mungkin                          gains/(losses) – net’ in operating
                 perlu dipisahkan, dengan beberapa                           profit    might   need     to    be
                 keuntungan atau kerugian dari nilai                         disaggregated, with some foreign
                 tukar disajikan di bawah laba operasi.                      exchange gains or losses presented
                                                                             below operating profit.

             (b) PSAK 118 memiliki persyaratan khusus                    (b) PSAK 118 has specific requirements
                 mengenai       kategori    di    mana                       on the category in which derivative
                 keuntungan atau kerugian derivatif                          gains or losses are recognized –
                 diakui – yaitu kategori yang sama                           which is the same category as the
                 dengan pendapatan dan beban yang                            income and expenses affected by
                 dipengaruhi oleh risiko yang dikelola                       the risk that the derivative is used
                 oleh derivatif tersebut. Meskipun Grup                      to manage. Although the Group
                 saat    ini     mengakui      beberapa                      currently recognizes some gains or
                 keuntungan atau kerugian dalam laba                         losses in operating profit and
                 operasi dan lainnya dalam biaya                             others in finance costs, there might
                 keuangan, mungkin akan terjadi                              be a change to where these gains or
                 perubahan mengenai tempat di mana                           losses are recognized, and the
                 keuntungan atau kerugian tersebut                           Group is currently evaluating the
                 diakui, dan Grup saat ini sedang                            need for change.
                 mengevaluasi       kebutuhan     untuk
                 melakukan perubahan.
Page 515
                                                          These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                            in Indonesian language

                                      Ekshibit E/41                                                 Exhibit E/41
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                   PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                          AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                          FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                               AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                              FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI      KEBIJAKAN     AKUNTANSI      2.     SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                         POLICIES INFORMATION (Continued)

     w. Standar akuntansi yang telah diterbitkan                w. Accounting standards that have been
        namun belum berlaku efektif (Lanjutan)                     published   but  not   yet  effective
                                                                   (Continued)

        PSAK 118 “Penyajian dan Pengungkapan dalam                   PSAK 118 “Presentation and Disclosure in
        Laporan Keuangan” (Lanjutan)                                 Financial Statements” (Continued)

        2)   Pos-pos yang disajikan dalam laporan                   2)   The line items presented on the
             keuangan utama mungkin akan berubah                         primary financial statements might
             akibat penerapan konsep ‘ringkasan                          change as a result of the application of
             terstruktur yang berguna’ dan prinsip yang                  the concept of ‘useful structured
             ditingkatkan mengenai agregasi dan                          summary’ and the enhanced principles
             disaggregasi. Selain itu, karena goodwill                   on aggregation and disaggregation. In
             akan disajikan secara terpisah dalam                        addition, since goodwill will be
             laporan posisi keuangan, Grup akan                          required to be separately presented in
             memisahkan goodwill dan aset tidak                          the statement of financial position, the
             berwujud lainnya serta menyajikannya                        Group will disaggregate goodwill and
             secara terpisah dalam laporan posisi                        other intangible assets and present
             keuangan.                                                   them separately in the statement of
                                                                         financial position.

        3)   Grup     tidak    mengharapkan     adanya              3)    The Group does not expect there to be
             perubahan signifikan dalam informasi yang                    a significant change in the information
             saat ini diungkapkan dalam atatan, karena                    that is currently disclosed in the notes
             persyaratan      untuk    mengungkapkan                      because the requirement to disclose
             informasi material etap tidak berubah;                       material       information       remains
             namun, cara pengelompokan informasi                          unchanged; however, the way in which
             tersebut mungkin berubah sebagai akibat                      the information is Grouped might
             dari prinsip agregasi/disaggregasi. Selain                   change as a result of the aggregation/
             itu, akan ada pengungkapan baru yang                         disaggregation principles. In addition,
             signifikan yang diwajibkan untuk:                            there will be significant new
                                                                          disclosures required for:
             (i) UKTM;                                                   (i) MPM;
             (ii) Rincian jenis beban untuk pos-pos                      (ii) a break-down of the nature of
                  yang disajikan berdasarkan fungsi                            expenses for line items presented
                  dalam kategori operasi laporan laba                          by function in the operating
                  rugi – rincian ini hanya diperlukan                          category of the statement of profit
                  untuk beberapa jenis beban tertentu;                         or loss – this break-down is only
                  dan                                                          required for certain nature
                                                                               expenses; and
             (iii) untuk periode tahunan pertama                         (iii) for the first annual period of
                   penerapan PSAK 118, rekonsiliasi                            application of PSAK 118, a
                   untuk setiap pos dalam laporan laba                         reconciliation for each line item in
                   rugi antara angka yang telah                                the statement of profit or loss
                   disajikan     ulang     berdasarkan                         between the restated amounts
                   penerapan PSAK 118 dan angka yang                           presented by applying PSAK 118 and
                   sebelumnya disajikan berdasarkan                            the amounts previously presented
                   PSAK 201.                                                   applying PSAK 201.
Page 516
                                                            These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                              in Indonesian language

                                      Ekshibit E/42                                                   Exhibit E/42
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                     PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                            AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                            FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                 AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)               (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

2.   IKHTISAR INFORMASI       KEBIJAKAN     AKUNTANSI       2.     SUMMARY      OF  MATERIAL     ACCOUNTING
     MATERIAL (Lanjutan)                                           POLICIES INFORMATION (Continued)

     w. Standar akuntansi yang telah diterbitkan                  w. Accounting standards that have been
        namun belum berlaku efektif (Lanjutan)                       published   but  not   yet  effective
                                                                     (Continued)

         PSAK 118 “Penyajian dan Pengungkapan dalam                    PSAK 118 “Presentation and Disclosure in
         Laporan Keuangan” (Lanjutan)                                  Financial Statements” (Continued)

         4)   Dari perspektif laporan arus kas, akan ada               4)   From    a    cash   flow     statement
              perubahan cara penyajian bunga diterima                       perspective, there will be changes to
              dan bunga dibayar. Bunga dibayar akan                         how interest received and interest paid
              disajikan sebagai arus kas pendanaan dan                      are presented. Interest paid will be
              bunga diterima akan disajikan sebagai                         presented as financing cash flows and
              arus kas investasi, yang merupakan                            interest received as investing cash
              perubahan dari penyajian saat ini sebagai                     flows, which is a change from current
              bagian dari arus kas operasi.                                 presentation as part of operating cash
                                                                            flows.

3.   PERTIMBANGAN,     ESTIMASI         DAN      ASUMSI     3.     SIGNIFICANT   ACCOUNTING            JUDGMENTS,
     AKUNTANSI SIGNIFIKAN                                          ESTIMATES AND ASSUMPTIONS

     Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup                The      preparation     of     the       Group’s
     mengharuskan manajemen          untuk membuat                 consolidated financial statements requires
     pertimbangan, estimasi dan asumsi yang                        management to make judgments, estimates and
     mempengaruhi jumlah pendapatan, beban, aset                   assumptions that affect the reported amounts
     dan liabilitas yang dilaporkan, dan pengungkapan              of revenues, expenses, assets and liabilities, and
     atas liabilitas kontinjensi, pada akhir periode               the disclosures of contingent liabilities, at the
     pelaporan.                                                    end of the reporting periods.

     Ketidakpastian tentang asumsi dan estimasi                    Uncertainty about these assumptions and
     tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian                      estimates could result in outcomes that may
     material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas          require material adjustments to the carrying
     yang terpengaruh pada periode pelaporan                       amounts of the assets and liabilities affected in
     berikutnya.                                                   future periods.

     Pertimbangan                                                  Judgments

     Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen                The following judgments are made by the
     dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Grup               management in order to apply the Group’s
     yang memiliki pengaruh paling signifikan atas                 accounting policies, that have the most
     jumlah yang diakui dalam laporan keuangan                     significant effects on the amounts recognized in
     konsolidasian:                                                the consolidated financial statements:
Page 517
                                                         These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                           in Indonesian language

                                      Ekshibit E/43                                             Exhibit E/43
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                               PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                      AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                      FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                           AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                          FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3.   PERTIMBANGAN,     ESTIMASI      DAN       ASUMSI    3. SIGNIFICANT   ACCOUNTING    JUDGMENTS,
     AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)                        ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (Continued)

     Pertimbangan (Lanjutan)                                  Judgments (Continued)

     Pajak penghasilan                                        Income tax

     Pertimbangan     signifikan   dilakukan    dalam         Significant judgment is involved in determining
     menentukan provisi atas pajak penghasilan badan.         the provision for corporate income tax. There
     Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang         are certain transactions and computation for
     penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti              which the ultimate tax determination is
     sepanjang kegiatan usaha normal.                         uncertain during the ordinary course of
                                                              business.

     Ketidakpastian atas interpretasi dari peraturan          Uncertainties exist with respect to the
     perpajakan yang kompleks dan jumlah serta waktu          interpretation of complex tax regulations and
     dari penghasilan kena pajak di masa mendatang.           the amount and timing of future taxable
     Perhitungan untuk pajak penghasilan badan di             income. The computation of corporate income
     ungkapkan di Catatan 23.                                 tax is disclosed in Note 23.

     Opsi pembaruan dan penghentian dalam                     Lease term of contracts with renewal and
     kontrak - Grup sebagai penyewa                           termination options - Group as lessee

     Grup menentukan masa sewa sesuai masa sewa yang          The Group determines the lease term as the
     tidak dapat terbatalkan, ditambah dengan periode         non-cancellable term of the lease, together
     yang dicakup oleh opsi untuk memperpanjang masa          with any periods covered by an option to extend
     sewa jika cukup pasti untuk mengeksekusi, atau           the lease if it is reasonably certain to be
     setiap periode yang dicakup oleh opsi untuk              exercised, or any periods covered by an option
     menghentikan sewa, jika cukup pasti untuk tidak          to terminate the lease, if it is reasonably
     mengeksekusi opsi tersebut.                              certain not to be exercised.

     Grup memiliki beberapa kontrak sewa yang                 The Group has several lease contracts that
     mencakup opsi perpanjangan dan terminasi. Grup           include extension and termination options. The
     menerapkan pertimbangan dalam mengevaluasi               Group applies judgement in evaluating whether
     apakah secara wajar akan menggunakan opsi untuk          it is reasonably certain to exercise the option to
     memperbarui atau mengakhiri sewa.                        renew or terminate the lease or not.

     Pengungkapan lebih lanjut mengenai sewa terdapat         Further disclosures of leases are made in
     pada Catatan 10.                                         Note 10.

     Estimasi dan asumsi                                      Estimations and assumptions

     Asumsi utama masa depan dan sumber utama                 The key assumptions concerning the future and
     ketidakpastian estimasi lain pada tanggal                other key sources of uncertainty of estimation
     pelaporan, yang memiliki risiko signifikan bagi          at the reporting date that have a significant risk
     penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat        of causing material adjustments to the carrying
     aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya               amounts of assets and liabilities within the next
     diungkapkan di bawah ini.                                financial year are disclosed below.
Page 518
                                                            These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                              in Indonesian language

                                      Ekshibit E/44                                                Exhibit E/44
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                  PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                         AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                         FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                              AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                             FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


3.   PERTIMBANGAN,     ESTIMASI      DAN         ASUMSI     3. SIGNIFICANT   ACCOUNTING    JUDGMENTS,
     AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)                           ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (Continued)

     Estimasi dan asumsi (Lanjutan)                              Estimations and assumptions (Continued)

     Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada                   The Group based its assumptions and estimates
     parameter yang tersedia pada saat laporan                   on parameters available when the consolidated
     keuangan konsolidasian disusun. Asumsi dan situasi          financial statements were prepared. Existing
     mengenai perkembangan masa depan mungkin                    circumstances and assumptions about future
     berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar         developments may change due to market
     kendali Grup. Perubahan tersebut dicerminkan                changes or circumstances arising beyond the
     dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.                  control of the Group. Such changes are reflected
                                                                 in the assumptions when they occur.

     Penyusutan aset tetap                                       Depreciation of fixed assets

     Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan                The costs of fixed assets are depreciated on a
     menggunakan metode garis lurus berdasarkan                  straight-line method over the estimated useful
     estimasi masa manfaat ekonomisnya. Manajemen                lives of the assets. Management estimates the
     mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap               useful lives of these fixed assets to be within 5
     antara 5 sampai dengan 28,75 tahun. Ini adalah              to 28.75 years. These are common life
     umur yang secara umum diharapkan dalam industri             expectancies applied in the industries where the
     dimana Grup menjalankan bisnisnya.                          Group conducts its businesses.

     Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan                Changes in the expected level of usage and
     teknologi dapat memengaruhi masa manfaat                    technological development could impact the
     ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya beban           economic useful lives and the residual values of
     penyusutan masa depan mungkin direvisi. Nilai               these assets, and therefore future depreciation
     tercatat neto atas aset tetap Grup pada tanggal 31          charges could be revised. The net carrying value
     Desember 2025 dan 2024 diungkapkan dalam                    of the Group’s fixed assets as of 31 December
     Catatan 9.                                                  2025 and 2024 is disclosed in Note 9.

     Program pensiun dan imbalan kerja                           Pension plan and employee benefits

     Pengukuran liabilitas imbalan kerja Grup                    The measurement of the Group’s employee
     bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan             benefits liability is dependent on its selection of
     oleh aktuaris independen dalam menghitung                   certain assumptions used by the independent
     jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk            actuary in calculating such amounts. Those
     antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji        assumptions include among others, discount
     tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan                  rates, future annual salary increase, annual
     tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan                employee turn-over rate, disability rate,
     tingkat kematian. Keuntungan atau kerugian                  retirement age and mortality rate. Actuarial
     aktuarial yang timbul dari penyesuaian dan                  gain or losses arising from experience
     perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial diakui              adjustments      and     changes    in    actuarial
     secara langsung pada laporan posisi keuangan                assumptions are recognized immediately in the
     konsolidasian melalui penghasilan komprehensif              consolidated financial position through other
     lain dalam periode terjadinya.                              comprehensive income the period in which they
                                                                 occur.
Page 519
                                                             These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                               in Indonesian language

                                      Ekshibit E/45                                                    Exhibit E/45
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                      PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                             FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                  AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                 FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3.   PERTIMBANGAN,     ESTIMASI     DAN             ASUMSI   3.     SIGNIFICANT   ACCOUNTING    JUDGMENTS,
     AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)                                ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (Continued)

     Estimasi dan asumsi (Lanjutan)                                Estimations and assumptions (Continued)

     Program pensiun dan imbalan kerja (Lanjutan)                   Pension plan and employee benefits (Continued)

     Sementara Grup berkeyakinan bahwa asumsi                       While the Group believes that its assumptions
     tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan                    are reasonable and appropriate, significant
     signifikan pada hasil aktual atau perubahan                    differences in the Group’s actual experiences or
     signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Grup                   significant changes in the Group assumptions
     dapat memengaruhi secara material liabilitas                   may materially affect its estimated liabilities
     diestimasi atas pensiun dan imbalan kerja dan                  for pension and employee benefits and net
     beban imbalan kerja neto.                                      employee benefits expense.

     Nilai tercatat atas estimasi liabilitas imbalan kerja          The carrying amount of the Group’s estimated
     Grup pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                    employee benefits liability as of 31 December
     dijelaskan lebih rinci dalam Catatan 17.                       2025 and 2024 are discussed further in Note 17.

     Pengakuan    dan    Pemulihan    atas   aset    pajak          Recognition and Recoverability of deferred tax
     tangguhan                                                      assets

     Grup melakukan penelaahan atas nilai tercatat aset             The Group reviews the carrying amounts of
     pajak tangguhan pada setiap akhir periode                      deferred tax assets at the end of each reporting
     pelaporan dan mengurangi nilai tersebut apabila                period and reduces these to the extent that it is
     laba kena pajak mungkin tidak memadai untuk                    no longer probable that sufficient taxable
     mengkompensasi sebagian atau semua manfaat                     income will be available to allow all or part of
     aset pajak tangguhan. Penelaahan Grup atas                     the deferred tax assets to be utilized. The
     pengakuan aset pajak tangguhan untuk perbedaan                 Group’s assessment on the recognition of
     temporer yang dapat dikurangkan didasarkan atas                deferred tax assets on deductible temporary
     tingkat dan waktu dari penghasilan kena pajak yang             differences is based on the level and timing of
     ditaksirkan untuk periode pelaporan berikutnya.                forecasted taxable income of the subsequent
                                                                    reporting periods.

     Taksiran ini berdasarkan hasil pencapaian Grup di              This forecast is based on the Group’s past results
     masa lalu dan ekspektasi di masa depan terhadap                and future expectations on revenues and
     pendapatan dan beban, sebagaimana juga dengan                  expenses as well as future tax planning
     strategi perencanaan perpajakan di masa depan.                 strategies. However, there is no assurance that
     Tetapi tidak terdapat kepastian bahwa Grup dapat               the Group will generate sufficient taxable
     menghasilkan penghasilan kena pajak yang cukup                 income to allow all or part of the deferred tax
     untuk memungkinkan penggunaan sebagian atau                    assets to be utilized.
     seluruh aset pajak tangguhan tersebut.
Page 520
                                                           These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                             in Indonesian language

                                      Ekshibit E/46                                                  Exhibit E/46
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                    PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                           AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                           FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                               FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3.   PERTIMBANGAN,     ESTIMASI     DAN         ASUMSI     3.     SIGNIFICANT   ACCOUNTING    JUDGMENTS,
     AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)                              ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (Continued)

     Estimasi dan asumsi (Lanjutan)                               Estimations and assumptions (Continued)

     Ketidakpastian kewajiban perpajakan                          Uncertainty of tax provisions

     Dalam situasi tertentu, Grup tidak dapat                     In certain circumstances, the Group may not be
     menentukan secara pasti jumlah utang pajak kini              able to determine the exact amount of its
     atau masa mendatang atau jumlah klaim restitusi              current or future tax liabilities or recoverable
     pajak yang dapat terpulihkan karena proses                   amount of the claim for tax refund due to on-
     pemeriksaan yang masih berlangsung atau                      going investigations by, or negotiation with, the
     negosiasi      dengan      otoritas   perpajakan.            taxation authority. Uncertainties exist with
     Ketidakpastian timbul terkait dengan interpretasi            respect to the interpretation of complex tax
     dari peraturan perpajakan yang kompleks dan                  regulations and the amount and timing of future
     jumlah dan waktu dari penghasilan kena pajak di              taxable income. In determining the amount to
     masa depan. Dalam menentukan jumlah yang harus               be recognized in respect of an uncertain tax
     diakui terkait dengan utang pajak yang tidak pasti           liability or the recoverable amount of the claim
     atau klaim restitusi pajak yang dapat terpulihkan            for tax refund related to uncertain tax
     terkait dengan ketidakpastian posisi perpajakan,             positions,     the    Group    applies     similar
     Grup menerapkan pertimbangan yang sama yang                  considerations as it would use in determining
     akan digunakan dalam menentukan jumlah provisi               the amount of a provision to be recognized in
     yang harus diakui sesuai dengan PSAK 237: Provisi,           accordance with PSAK 237: Provisions,
     Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi dan             Contingent Liabilities and Contingent Assets and
     PSAK 212. Grup membuat analisis untuk semua                  PSAK 212. The Group makes an analysis of all
     ketidakpastian      posisi    perpajakan    untuk            uncertain tax positions to determine if a tax
     menentukan jika utang pajak atas manfaat pajak               liability for uncertain tax benefit or a provision
     yang tidak pasti atau cadangan atas klaim restitusi          for unrecoverable claim for tax refund should be
     pajak yang tidak dapat terpulihkan harus diakui.             recognized.

     Penyisihan atas pengembalian pesawat                         Provision for redelivery aircrafts

     Penyisihan dibuat dengan menggunakan model                  The provision is made using a model which
     yang melibatkan sejumlah asumsi dan memerlukan              incorporates a number of assumptions and
     pertimbangan yang signifikan termasuk pola                  requires significant judgement, including past
     pemanfaatan dan perawatan pesawat dan mesin di              and    expected       future utilization   and
     masa lalu dan yang diharapkan di masa depan,                maintenance patterns of the aircraft and
     perkiraan    biaya   perawatan     pada    saat             engines, expected cost of the maintenance at
     pengembalian pesawat, dan tingkat diskonto                  the time to return the aircrafts, and discount
     diterapkan untuk menghitung nilai sekarang dari             rate applied to calculate the present value of
     kewajiban masa depan.                                       the future liability.
Page 521
                                                             These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                               in Indonesian language

                                      Ekshibit E/47                                                    Exhibit E/47
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                      PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                             FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                  AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                 FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3.   PERTIMBANGAN,     ESTIMASI     DAN           ASUMSI     3.     SIGNIFICANT   ACCOUNTING    JUDGMENTS,
     AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)                                ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (Continued)

     Estimasi dan asumsi (Lanjutan)                                 Estimations and assumptions (Continued)

     Penurunan nilai aset non-keuangan                              Impairment of non-financial assets

     Penurunan nilai terjadi pada saat nilai tercatat aset          Impairment exists when the carrying value of an
     melebihi jumlah terpulihkannya, yaitu yang lebih               asset exceeds its recoverable amount, which is
     tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk                the higher of its fair value less costs to sell and
     menjual dan nilai pakainya. Nilai wajar dikurangi              its value in use. The fair value less costs to sell
     biaya untuk menjual didasarkan pada data yang                  calculation is based on available data from
     tersedia dari perjanjian penjualan yang mengikat               binding sales transactions in an arm’s length
     yang dibuat dalam transaksi normal atas aset                   transaction of similar assets or observable
     serupa atau harga pasar yang dapat diamati                     market prices less incremental costs for
     dikurangi dengan biaya tambahan yang dapat                     disposing the asset. In assessing the value in use,
     diatribusikan dengan pelepasan aset. Dalam                     the estimated net future cash flows are
     menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa                 discounted to their present value using a pre-tax
     depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan                  discount rate that reflects current market
     menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang                assessments of the time value of money and the
     menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai                  risks specific to the asset.
     waktu uang dan risiko spesifik atas aset.

     Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya                   In determining fair value less costs to sell,
     untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar                 recent market transactions are taken into
     terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat                   account, if available. If no such transactions can
     transaksi tersebut, Grup menggunakan model                     be identified, an appropriate valuation model is
     penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai wajar             used by the Group to determine the fair value
     aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh               of the assets. These calculations are
     metode penilaian berganda atau indikator nilai                 corroborated by valuation multiples or other
     wajar yang tersedia. Perhitungan nilai pakai                   available fair value indicators. The value in use
     didasarkan    pada     model   arus   kas     yang             calculation is based on a discounted cash flow
     didiskontokan.                                                 model.

     Grup mencatat penurunan nilai aset tetap pada                 The Group recorded allowance for impairment
     tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Nilai tercatat             losses of fixed assets as of 31 December 2025 and
     neto atas aset tetap dan aset hak-guna Grup pada              2024. The net carrying value of the Group’s fixed
     tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, diungkapkan                assets and right-of-use assets as of 31 December
     masing-masing dalam Catatan 9 dan 10.                         2025 and 2024 are disclosed in Notes 9 and 10,
                                                                   respectively.

     Penyisihan atas kerugian penurunan nilai piutang              Allowance for impairment of other receivables
     lain-lain

     Grup menetapkan estimasi penyisihan penurunan                 The Group estimates impairment allowance for
     nilai piutang lain-lain menggunakan pendekatan                other receivables using simplified approach of
     yang disederhanakan dari KKE. Matriks provisi                 ECL. A provision matrix is used to determine ECL
     digunakan untuk menghitung KKE untuk piutang                  for other receivables, where the provision rates
     lain-lain. Tarif provisi didasarkan pada hari                 are based on days past due for groupings of
     tunggakan untuk pengelompokan berbagai segmen                 various customer segments that have similar loss
     pelanggan yang memiliki pola kerugian serupa.                 patterns.
Page 522
                                                           These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                             in Indonesian language

                                      Ekshibit E/48                                                  Exhibit E/48
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                    PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                           AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                           FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                               FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

3.   PERTIMBANGAN,     ESTIMASI     DAN         ASUMSI     3.     SIGNIFICANT   ACCOUNTING    JUDGMENTS,
     AKUNTANSI SIGNIFIKAN (Lanjutan)                              ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (Continued)

     Estimasi dan asumsi (Lanjutan)                               Estimations and assumptions (Continued)

     Penyisihan atas kerugian penurunan nilai piutang             Allowance for impairment of other receivables
     lain-lain (Lanjutan)                                         (Continued)

     Evaluasi atas korelasi antara tingkat gagal bayar            The assessment of the correlation between
     yang diamati secara historis, perkiraan kondisi              historical observed loss rates, forecast economic
     ekonomi dan KKE adalah estimasi signifikan.                  conditions and ECLs is a significant estimate.
     Jumlah KKE sensitif terhadap perubahan keadaan               The amount of ECLs is sensitive to changes in
     dan prakiraan kondisi ekonomi. Kerugian kredit               circumstances and of forecast economic
     historis Grup dan perkiraan kondisi ekonomi                  conditions. The Group’s historical observed loss
     mungkin tidak mewakili tingkat gagal bayar                   rate and forecast of economic conditions may
     pelanggan aktual di masa depan.                              not be representative of customer’s actual
                                                                  default in the future.

     Nilai tercatat piutang lain-lain Grup sebelum               The carrying amounts of the Group’s other
     penyisihan atas kerugian penurunan nilai pada               receivables before allowance for impairment as
     tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 lebih lanjut              of 31 December 2025 and 2024 further details
     diungkapkan dalam Catatan 6 atas laporan                    are presented in Note 6 to the consolidated
     keuangan konsolidasian.                                     financial statements.

     Sewa - mengestimasi       suku   bunga   pinjaman           Leases - estimating the incremental borrowing
     inkremental                                                 rate

     Grup tidak dapat langsung menentukan tingkat                The Group cannot readily determine the interest
     bunga implisit dalam sewa, oleh karena itu, Grup            rate implicit in the lease, therefore, it uses its
     menggunakan suku bunga pinjaman inkremental                 incremental borrowing rate (IBR) to measure
     (SBPI) untuk mengukur liabilitas sewa.                      lease liabilities.

     SBPI adalah tingkat suku bunga yang harus dibayar           The IBR is the rate of interest that the Group
     oleh Grup atas pinjaman dalam jangka waktu yang             would have to pay to borrow over a similar term,
     sama, dan dengan jaminan serupa, dana yang                  and with a similar security, the funds necessary
     diperlukan untuk memperoleh aset dengan nilai               to obtain an asset of a similar value to the
     yang sama dengan aset hak-guna dalam lingkungan             right-of-use asset in a similar economic
     ekonomi yang serupa. Oleh karena itu, SBPI                  environment. The IBR therefore reflects what
     mencerminkan apa yang 'harus dibayar' oleh Grup,            the Group ‘would have to pay’, which requires
     yang memerlukan estimasi ketika tidak tersedianya           estimation when no observable rates are
     tarif yang dapat diamati atau ketika mereka perlu           available or when they need to be adjusted to
     disesuaikan untuk mencerminkan syarat dan                   reflect the terms and conditions of the lease.
     ketentuan sewa.

     Grup mengestimasi SBPI dengan menggunakan                   The Group estimates the IBR using observable
     input yang dapat diamati (seperti suku bunga pasar)         inputs (such as market interest rates) when
     jika tersedia dan diperlukan untuk membuat                  available and is required to make certain entity-
     estimasi spesifik entitas tertentu.                         specific estimates.
Page 523
                                                             These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                               in Indonesian language

                                      Ekshibit E/49                                                    Exhibit E/49
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                      PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                             FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                  AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                 FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

4. KAS DAN BANK                                              4.    CASH ON HAND AND IN BANKS

                                       31 Desember 2025/     31 Desember 2024/
                                       31 December 2025      31 December 2024

   Kas                                         150.265.522             149.256.986                           Cash on hand

   Bank - pihak ketiga                                                                        Cash in banks - third parties
    Rekening Rupiah                                                                                       Rupiah Accounts
      PT Bank CIMB Niaga Tbk                 8.399.165.675          10.710.632.115            PT Bank CIMB Niaga Tbk
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk          7.181.166.020          10.372.001.020      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
      PT Bank Central Asia Tbk               1.164.407.049           1.081.732.434           PT Bank Central Asia Tbk
      PT Bank Negara Indonesia                                                               PT Bank Negara Indonesia
        (Persero) Tbk                          129.147.569           1.278.708.934                    (Persero) Tbk
      PT Bank Maybank Indonesia Tbk             96.489.108             118.634.800     PT Bank Maybank Indonesia Tbk
      Citibank, N.A.                            22.913.686             114.958.411                      Citibank, N.A.
    Rekening Dolar AS                                                                                 US Dollar Accounts
      PT Bank CIMB Niaga Tbk                 5.690.670.809           6.396.736.323            PT Bank CIMB Niaga Tbk
      Citibank, N.A.                         3.310.399.195           5.116.317.550                       Citibank, N.A.
      PT Bank Mandiri (Persero) Tbk          1.936.463.233           1.052.882.638       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
      PT Bank Maybank Indonesia Tbk             70.115.028           3.098.754.321     PT Bank Maybank Indonesia Tbk
    Rekening Dolar Australia                                                                    Australian Dollar Account
      Citibank, N.A.                         5.216.938.740             159.344.013                        Citibank, N.A.
    Rekening Dong Vietnam                                                                          Vietnam Dong Account
      Citibank, N.A.                         1.860.657.894           1.846.121.505                        Citibank, N.A.
    Rekening Dolar Singapura                                                                    Singapore Dollar Account
      Citibank, N.A.                         1.415.984.133           3.472.111.106                        Citibank, N.A.
    Rekening Ringgit Malaysia                                                                 Malaysian Ringgit Accounts
      Citibank, N.A.                            99.329.572             398.915.212                       Citibank, N.A.
      PT Bank Maybank Indonesia Tbk.             4.460.419               3.892.888      PT Bank Maybank Indonesia Tbk.

   Total                                    36.748.573.652          45.371.000.256                                   Total

   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak                    As of 31 December 2025 and 2024, there are no
   terdapat kas dan bank yang digunakan sebagai                     cash on hand and in banks as collateral to
   jaminan atas utang atau pinjaman.                                payables or loans.

   Rekening di bank memiliki tingkat bunga                          Accounts in banks earn interest at floating rates
   mengambang sesuai dengan tingkat penawaran                       based on the offered rates from each bank.
   pada masing-masing bank. Pendapatan bunga yang                   Interest income from cash in banks is presented
   berasal dari kas di bank disajikan sebagai bagian                as part of “Finance income” in the consolidated
   dari “Pendapatan keuangan” pada laporan laba rugi                statement of profit or loss and other
   dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.                 comprehensive income.
Page 524
                                                             These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                               in Indonesian language

                                      Ekshibit E/50                                                    Exhibit E/50
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                      PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                             FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                  AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                 FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

5.   PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA                            5.     TRADE RECEIVABLES - THIRD PARTIES

                                      31 Desember 2025/      31 Desember 2024/
                                      31 December 2025       31 December 2024

     Kartu kredit                           16.366.122.052          16.736.623.822                          Credit card
     Perantara pembayaran                      450.588.610             352.361.425                      Payment channel
     Lain-lain                               1.778.211.680           1.548.416.277                               Others

     Total                                  18.594.922.342          18.637.401.524                                 Total

     Rincian piutang usaha - pihak ketiga berdasarkan               The details of trade receivables - third parties
     mata uang adalah sebagai berikut:                              based on the currency are as follows:

                                      31 Desember 2025/      31 Desember 2024/
                                      31 December 2025       31 December 2024

     Rupiah                                 18.544.300.415          18.632.876.092                               Rupiah
     Malaysia Ringgit                            5.909.253                       -                     Malaysian Ringgit
     Thailand Baht                              44.712.674               4.525.432                        Thailand Baht

     Total                                  18.594.922.342          18.637.401.524                                 Total

     Analisis umur piutang usaha - pihak ketiga adalah              The aging analysis of trade receivables - third
     sebagai berikut:                                               parties is as follows:

                                      31 Desember 2025/      31 Desember 2024/
                                      31 December 2025       31 December 2024

     Lancar dan tidak mengalami
       penurunan nilai                      18.589.013.089          18.630.941.030         Neither past due nor impaired

     Telah jatuh tempo namun tidak
       mengalami penurunan nilai:                                                             Past due but not impaired:
       1-30 hari                                         -                       -                              1-30 days
       31-60 hari                                        -               4.025.899                            31-60 days
       61-90 hari                                        -                  84.929                            61-90 days
       Lebih dari 90 hari                        5.909.253               2.349.666                    More than 90 days

     Total                                  18.594.922.342          18.637.401.524                                 Total

     Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, piutang                As of 31 December 2025 and 2024, trade
     usaha PT Indonesia AirAsia, entitas anak, digunakan            receivables of PT Indonesia AirAsia, a subsidiary,
     sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman yang                   are pledged as collateral to the loan facilities
     diperoleh dari kreditur masing-masing sebesar                  obtained     from    creditors    amounted      to
     Rp18.594.922.342 dan Rp18.637.401.524 (Catatan                 Rp18,594,922,342       and     Rp18,637,401,524,
     15).                                                           respectively (Note 15).

     Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh piutang                   Management believes that all trade receivables
     usaha dapat ditagih sepenuhnya sehingga tidak                  are fully collectible so no allowance for
     diperlukan pencadangan atas penurunan nilai                    impairment of trade receivables are provided.
     piutang usaha.
Page 525
                                                                   These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                     in Indonesian language

                                      Ekshibit E/51                                                          Exhibit E/51
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                            PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                                   AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                                   FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                        AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                       FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

6.   PIUTANG LAIN-LAIN, NETO                                       6.     OTHER RECEIVABLES, NET

                                            31 Desember 2025/      31 Desember 2024/
                                            31 December 2025       31 December 2024

     Pihak ketiga                               133.367.047.499          171.363.181.341                        Third parties
     Penyisihan atas kerugian                                                                 Allowance for impairment losses
        penurunan nilai piutang lain-lain                                                             on other receivables
        pihak ketiga                            (12.955.734.966)         (12.955.734.966)                     Third parties

     Pihak ketiga, neto                         120.411.312.533          158.407.446.375                    Third parties, net
     Pihak berelasi, neto (Catatan 22)          118.544.875.429           50.993.482.587        Related parties, net (Note 22)

     Total neto                                 238.956.187.962          209.400.928.962                            Net Total

     Rincian piutang lain-lain berdasarkan mata uang                      The details of other receivables based on the
     adalah sebagai berikut:                                              currency are as follows:

                                            31 Desember 2025/      31 Desember 2024/
                                            31 December 2025       31 December 2024

     Rupiah                                     152.984.344.254          168.189.809.629                               Rupiah
     Dolar AS                                    83.934.653.516           40.968.742.843                             US Dollar
     Dolar Singapura                              1.622.818.692                        -                      Singapore Dollar
     Ringgit Malaysia                               414.371.500              242.376.490                     Malaysian Ringgit

     Total                                      238.956.187.962          209.400.928.962                                 Total

     Mutasi penyisihan atas kerugian penurunan nilai                     The movements in the allowance for impairment
     adalah sebagai berikut:                                             losses are as follows:

                                            31 Desember 2025/      31 Desember 2024/
                                            31 December 2025       31 December 2024

     Saldo awal                                  12.955.734.966           12.955.734.966                              US Dollar
     Penyisihan selama periode berjalan                       -                        -            Provision during the period
     Penghapusan                                              -                        -                             Write-offs

     Saldo akhir                                 12.955.734.966           12.955.734.966                       Ending balance

     Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, piutang                      As of 31 December 2025 and 2024, other
     lain-lain PT Indonesia AirAsia, entitas anak,                        receivables of PT Indonesia AirAsia, a subsidiary,
     digunakan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman                    are pledged as collateral to the facilities loan
     yang diperoleh dari kreditur masing-masing sebesar                   obtained     from    creditors    amounted      to
     Rp238.956.187.962       dan     Rp209.400.928.962                    Rp238,956,187,962      and    Rp209,400,928,962,
     (Catatan 15).                                                        respectively (Note 15).

     Manajemen berpendapat bahwa tidak diperlukan                         Management believes that there is no need to
     penyisihan penurunan nilai piutang lain-lain kepada                  provide the provision for impairment of other
     pihak berelasi.                                                      receivables to related parties.
Page 526
                                                             These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                               in Indonesian language

                                      Ekshibit E/52                                                    Exhibit E/52
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                      PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                             FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                  AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                 FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

7.   PERSEDIAAN                                              7.     INVENTORIES

                                     31 Desember 2025/       31 Desember 2024/
                                     31 December 2025        31 December 2024

     Suku cadang                          138.171.432.045          111.822.031.431                           Spare parts
     Barang dagangan dalam
       penerbangan                            894.263.121           15.235.572.089                         Inflight goods

     Total                                139.065.695.166          127.057.603.520                                 Total

     Berdasarkan penelaahan pada akhir tahun,                       Based on the review at the end of the year, the
     manajemen yakin bahwa seluruh persediaan dapat                 management believes that all inventories are
     digunakan sepenuhnya sehingga tidak ada                        fully useable so no impairment and/or allowance
     penyisihan penurunan nilai dan/atau penyisihan                 for inventory obsolescence are provided.
     penghapusan.

     Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                        As of 31 December 2025 and 2024, certain
     persediaan tertentu diasuransikan terhadap risiko              inventories were insured against fire and other
     kebakaran dan risiko lainnya (Catatan 9).                      risks (Note 9). Management believes that the
     Manajemen yakin bahwa nilai pertanggungan telah                insurance coverage is adequate to cover possible
     cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas                  losses arising from possible losses on the
     persediaan yang dipertanggungkan.                              inventories insured.

     Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak                  As of 31 December 2025 and 2024, inventories are
     terdapat persediaan yang dijaminkan.                           not pledged as collateral.

8.   UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DI MUKA                     8.     ADVANCES AND PREPAID EXPENSES

                                     31 Desember 2025/       31 Desember 2024/
                                     31 December 2025        31 December 2024

     Bahan bakar                           50.998.203.944           31.010.204.784                                  Fuel
     Lain-lain                              8.834.933.350            1.965.165.028                                Others

     Total                                 59.833.137.294           32.975.369.812                                 Total

     Uang muka bahan bakar merupakan pembayaran                     Advances for fuel represent payments to PT
     kepada, PT Pertamina (Persero), Air BP Ltd.,                   Pertamina (Persero), Air BP Ltd., Petronas
     Petronas Dagangan Berhad, Chevron (Hongkong)                   Dagangan Berhad, Chevron (Hongkong) Ltd., Vitol
     Ltd., Vitol Aviation BV, dan PTT Oil and Retail                Aviation BV, and PTT Oil and Retail Business PCL.
     Business PCL.

     Mutasi saldo uang muka bahan bakar adalah sebagai             The movements in the balance of advances for
     berikut:                                                      fuel are as follows:

                                     31 Desember 2025/       31 Desember 2024/
                                     31 December 2025        31 December 2024

     Saldo awal                             31.010.204.784         43.710.233.507                      Beginning balance
     Penambahan                          3.201.678.859.745      3.419.447.396.223                              Additions
     Pengurangan                       (3.181.690.860.585)    (3.432.147.424.946)                             Deductions

     Saldo akhir                           50.998.203.944           31.010.204.784                                 Total
Page 527
                                                                              These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                                in Indonesian language

                                      Ekshibit E/53                                                                        Exhibit E/53
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                                          PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                 AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                                                 FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                                      AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                                     FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

9.   ASET TETAP, NETO                                                          9.       FIXED ASSETS, NET
                                                        31 Desember 2025/31 December 2025
                               Saldo awal/
                                Beginning        Penambahan/       Pengurangan/          Reklasifikasi/         Saldo akhir/
                                 balance           Addition         Deduction           Reclassification       Ending balance

     Nilai perolehan                                                                                                                                Cost
     Tanah                     176.769.049.934                 -                  -                        -    176.769.049.934                    Land
     Bangunan                  384.407.638.387                 -                  -                        -    384.407.638.387                 Building
     Mesin pesawat
       dan peralatan                                                                                                                Aircraft engines and
       penerbangan             162.708.726.006   113.314.209.794                  -                        -    276.022.935.800    inflight equipment
     Rotable assets                                                                                                                       Rotable assets
       dan alat teknik         394.787.150.178    26.074.936.008   (5.935.029.087)                         -    414.927.057.099 and engineering tools
                                                                                                                                         Ground support
     Alat bantu darat            3.870.938.576                 -                  -                        -      3.870.938.576             equipment
     Kendaraan                  12.458.041.226                 -                  -                        -     12.458.041.226                 Vehicles
     Peralatan kantor           83.547.176.353     3.175.905.855                  -                        -     86.723.082.208        Office equipment
     Renovasi                   13.991.426.967       947.264.022                  -                        -     14.938.690.989               Renovation
     Aset dalam
       penyelesaian                          -                 -                  -                        -                  -       Work in progress
     Pesawat                   385.015.597.708                 -                  -                        -    385.015.597.708                Aircraft


      Total nilai perolehan 1.617.555.745.335    143.512.315.679   (5.935.029.087)                         -   1.755.133.031.927            Total cost

     Akumulasi                                                                                                                            Accumulated
       penyusutan                                                                                                                       depreciation
     Bangunan                   76.927.317.749    13.370.700.466                  -                        -     90.298.018.215                Building
     Mesin pesawat dan
       peralatan                                                                                                                    Aircraft engines and
       penerbangan             125.057.021.880    27.171.304.259                  -                        -    152.228.326.139    inflight equipment
     Rotable assets dan alat                                                                                                          Rotable assets and
       teknik                  294.415.409.439    24.014.019.187   (2.791.976.284)                         -    315.637.452.342      engineering tools
                                                                                                                                         Ground support
     Alat bantu darat            1.116.718.036        27.640.000                  -                        -      1.144.358.036             equipment
     Kendaraan                  12.513.354.140                 -                  -                        -     12.513.354.140                 Vehicles
     Peralatan kantor           72.446.756.781     2.826.932.080                  -                        -     75.273.688.861        Office equipment
     Renovasi                   11.434.727.171       738.830.712                  -                        -     12.173.557.883               Renovation
     Pesawat                   269.954.093.715    63.288.639.743                  -                        -    333.242.733.458                  Aircraft

     Total akumulasi                                                                                                                Total accumulated
       penyusutan              863.865.398.911   131.438.066.447   (2.791.976.284)                         -    992.511.489.074         depreciation

     Kerugian penurunan
       nilai                    12.515.080.854                 -                  -                        -     12.515.080.854      Impairment losses

     Nilai buku neto           741.175.265.570                                                                  750.106.461.999         Net book value
Page 528
                                                                              These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                                in Indonesian language

                                      Ekshibit E/54                                                                        Exhibit E/54
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                                          PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                 AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                                                 FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                                      AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                                     FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

9.   ASET TETAP, NETO (Lanjutan)                                               9.       FIXED ASSETS, NET (Continued)
                                                        31 Desember 2024/31 December 2024
                               Saldo awal/
                                Beginning        Penambahan/       Pengurangan/          Reklasifikasi/         Saldo akhir/
                                 balance           Addition         Deduction           Reclassification       Ending balance

     Nilai perolehan                                                                                                                                Cost
     Tanah                     176.769.049.934                 -                  -                        -    176.769.049.934                    Land
     Bangunan                  384.407.638.387                 -                  -                        -    384.407.638.387                 Building
     Mesin pesawat
       dan peralatan                                                                                                              Aircraft engines and
       penerbangan             162.225.499.181      483.226.825                   -                        -    162.708.726.006   inflight equipment
     Rotable assets                                                                                                                      Rotable assets
       dan alat teknik         371.854.370.269    31.872.348.535   (8.939.568.626)                         -    394.787.150.178 and engineering tools
                                                                                                                                        Ground support
     Alat bantu darat            1.268.959.704     2.601.978.872                -                      -          3.870.938.576            equipment
     Kendaraan                  12.458.041.226                 -                -                      -         12.458.041.226                Vehicles
     Peralatan kantor           82.062.967.016     1.824.799.199    (340.589.862)                      -         83.547.176.353      Office equipment
     Renovasi                   12.203.882.990     1.266.605.103                -            520.938.874         13.991.426.967             Renovation
     Aset dalam
       penyelesaian                520.938.874                 -                  -         (520.938.874)                     -        Work in progress
     Pesawat                   385.015.597.708                 -                  -                     -       385.015.597.708                Aircraft


      Total nilai perolehan 1.588.786.945.289     38.048.958.534   (9.280.158.488)                         -   1.617.555.745.335            Total cost

     Akumulasi                                                                                                                            Accumulated
       penyusutan                                                                                                                       depreciation
     Bangunan                   63.556.617.283    13.370.700.466                  -                        -     76.927.317.749                Building
     Mesin pesawat dan
       peralatan                                                                                                                    Aircraft engines and
       penerbangan             124.686.972.706      370.049.174                   -                        -    125.057.021.880    inflight equipment
     Rotable assets dan alat                                                                                                          Rotable assets and
       teknik                  278.593.412.951    20.826.220.297   (5.004.223.809)                         -    294.415.409.439      engineering tools
                                                                                                                                         Ground support
     Alat bantu darat            1.089.078.036        27.640.000                  -                        -      1.116.718.036             equipment
     Kendaraan                  12.513.354.140         -                          -                        -     12.513.354.140                 Vehicles
     Peralatan kantor           69.729.991.433     2.716.765.348                  -                        -     72.446.756.781        Office equipment
     Renovasi                   10.610.961.015       823.766.156                  -                        -     11.434.727.171               Renovation
     Pesawat                   206.683.376.156    63.270.717.559                  -                        -    269.954.093.715                  Aircraft

     Total akumulasi                                                                                                                Total accumulated
       penyusutan              767.463.763.720   101.405.859.000   (5.004.223.809)                         -    863.865.398.911       depreciation

     Kerugian penurunan
       nilai                    12.515.080.854                 -                  -                        -     12.515.080.854      Impairment losses

     Nilai buku neto           808.808.100.715                                                                  741.175.265.570         Net book value

     Beban penyusutan yang dibebankan dalam beban                                       Depreciation expense charged to operating
     usaha untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31                                    expenses for the year ended 31 December 2025
     Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah                                        and 2024 amounted to Rp131,438,066,447 and
     sebesar Rp131.438.066.447 dan Rp101.405.859.000.                                   Rp101,405,859,000, respectively.

     Pada bulan April 2019, IAA melakukan pembelian tanah                              In April 2019, IAA purchased land and buildings
     dan bangunan sebesar Rp561.176.688.321 atau setara                                amounted to Rp561,176,688,321 or equivalent to
     dengan US$34.000.000, dengan area masing-masing                                   US$34,000,000, with areas of 10,731 square
     seluas 10.731 meter persegi (m2) dan 11.200 m2 yang                               meters (m2) and 11,200 m2, respectively,
     berlokasi di Jl. Marsekal Suryadharma No. 1,                                      located at Jl. Marsekal Suryadharma No. 1,
     Tangerang, yang sebagian dibayar melalui uang muka                                Tangerang, that is partially paid as advances
     sebesar Rp527.250.888.321 atau setara dengan                                      amounted to Rp527,250,888,321 or equivalent to
     US$32.321.066. IAA memperoleh fasilitas pinjaman                                  US$32,321,066. IAA obtained bank loan facility
     bank untuk melunasi pembelian tersebut (Catatan 15).                              to settle such purchase (Note 15).
Page 529
                                                         These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                           in Indonesian language

                                      Ekshibit E/55                                             Exhibit E/55
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                               PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                      AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                      FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                           AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                          FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

9. ASET TETAP, NETO (Lanjutan)                           9. FIXED ASSETS, NET (Continued)

   Pada tanggal 31 Desember 2025, kerugian                    As of 31 December 2025, impairment losses of
   penurunan nilai aset tetap untuk menutupi                  fixed assets to cover any possible losses that may
   kemungkinan kerugian atau penurunan nilai aset             arise from the decrease in value of fixed assets
   tetap sebesar Rp12.515.080.854.                            amounted to Rp12,515,080,854.

   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, nilai              As of 31 December 2025 and 2024, the
   perolehan aset tetap Grup yang telah disusutkan            acquisition costs of the Group’s fixed assets that
   penuh namun masih digunakan adalah masing-                 have been fully depreciated but are still being
   masing    sebesar     Rp296.730.896.602     dan            utilized amounted to Rp296,730,896,602 and
   Rp274.101.228.611.                                         Rp274,101,228,611, respectively.

   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset               As of 31 December 2025 and 2024, fixed assets
   tetap dan persediaan dilindungi dengan asuransi            and certain inventories are covered by insurance
   terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya               against losses from fire and other risks under a
   berdasarkan    paket     polis    dengan      nilai        policy package with insurance coverage totaling
   pertanggungan sebesar Rp415.000.000.000 dan                Rp415,000,000,000 and US$828,504,252 by PT
   US$828.504.252 oleh PT Asuransi Central Asia, yang         Asuransi Central Asia, which in management’s
   menurut pendapat manajemen cukup untuk                     opinion is adequate to cover possible losses that
   menutup kemungkinan kerugian dari risiko-risiko            may arise from the said insured risks.
   yang dipertanggungkan.

   Jenis kepemilikan hak atas tanah Grup adalah               The Group’s titles of ownership on its land rights
   berupa Hak Guna Bangunan (“HGB”), yang masa                are in the form of Right to Build (“Hak Guna
   berlakunya akan berakhir antara tahun 2043 sampai          Bangunan” or “HGB”), which will expire
   dengan 2046. Manajemen berkeyakinan bahwa                  between 2043 and 2046. The management
   kepemilikan hak atas tanah akan dapat                      believes that the said titles of land rights
   diperbaharui/diperpanjang pada saat jatuh tempo.           ownership can be renewed/extended upon
                                                              expiry.

   Berdasarkan hasil penelaahan kondisi aset tetap,           Based on the review of the condition of fixed
   manajemen     berpendapat     bahwa     kerugian           assets, the management is of the opinion that
   penurunan nilai aset tetap cukup untuk menutupi            the allowance for impairment losses of fixed
   kemungkinan kerugian atas penurunan nilai aset             assets is adequate to cover any possible losses
   tetap.                                                     that may arise from the decrease in value of
                                                              fixed assets.

   Berdasarkan penelaahan manajemen, tidak                    Based on management review, there were no
   terdapat kejadian-kejadian atau perubahan-                 events or changes in circumstances which
   perubahan    keadaan    yang   mengindikasikan             indicate an adjustment for estimated useful
   penyesuaian taksiran masa manfaat, nilai residu,           life, residual values and depreciation method of
   dan metode penyusutan aset tetap pada tanggal              the fixed assets as of 31 December 2025 and
   31 Desember 2025 dan 2024.                                 2024.

   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset               As of 31 December 2025 and 2024, certain assets
   tertentu dijaminkan atas pinjaman dari PT Bank             were pledged as collateral to the bank loan
   CIMB Niaga Tbk. (Catatan 15).                              obtained from PT Bank CIMB Niaga Tbk. (Note 15).
Page 530
                                                             These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                               in Indonesian language

                                      Ekshibit E/56                                                 Exhibit E/56
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                   PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                          AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                          FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                               AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                              FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

10. SEWA                                                     10. LEASES

   a. Aset hak-guna, neto                                         a.   Right-of-use assets, net
                                   Pesawat/         Mesin pesawat/            Jumlah/
                                   Aircrafts        Aircraft engines          Amount

      Biaya perolehan                                                                                           At cost
      Saldo per                                                                                           Balance as of
        1 Januari 2025         7.890.576.128.494      15.241.197.731     7.905.817.326.225            1 January 2025
      Penambahan                               -      37.541.790.220        37.541.790.220                    Additions
      Modifikasi                               -      87.330.442.488        87.330.442.488               Modifications
      Pengurangan              (833.575.853.419)                   -     (833.575.853.419)                  Deductions

      Total nilai perolehan    7.057.000.275.075    140.113.430.439      7.197.113.705.514                    Total cost

                                                                                                          Accumulated
      Akumulasi penyusutan                                                                               depreciation

      Saldo per                                                                                           Balance as of
        1 Januari 2025        (3.728.360.434.706)   (15.241.197.731) (3.743.601.632.437)              1 January 2025
      Penyusutan                (698.186.779.348)   (12.749.685.343)   (710.936.464.691)                  Depreciation
      Pengurangan                 708.027.731.753                  -     708.027.731.753                    Deductions

      Total akumulasi                                                                               Total accumulated
       penyusutan             (3.718.519.482.301)   (27.990.883.074) (3.746.510.365.375)                depreciation

                                                                                                    Carrying value as
     Nilai tercatat per                                                                             of 31 December
       31 Desember 2025        3.338.480.792.774    112.122.547.365      3.450.603.340.139                    2025
Page 531
                                                             These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                               in Indonesian language

                                      Ekshibit E/57                                                  Exhibit E/57
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                    PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                           AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                           FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                               FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

10. SEWA (Lanjutan)                                           10. LEASES (Continued)

   a. Aset hak-guna, neto (Lanjutan)                              a.    Right-of-use assets, net (Continued)

                                   Pesawat/         Mesin pesawat/            Jumlah/
                                   Aircrafts        Aircraft engines          Amount

      Biaya perolehan                                                                                           At cost
      Saldo per                                                                                           Balance as of
        1 Januari 2024         7.566.189.092.409       15.241.197.731     7.581.430.290.140           1 January 2024
      Penambahan                 104.441.693.737                    -       104.441.693.737                   Additions
      Modifikasi                 219.945.342.348                    -       219.945.342.348              Modifications
      Total nilai perolehan   7.890.576.128.494        15.241.197.731     7.905.817.326.225                   Total cost

                                                                                                          Accumulated
      Akumulasi penyusutan                                                                               depreciation
      Saldo per 1 Januari                                                                                 Balance as of
        2024                  (2.944.656.758.418)   (15.241.194.731) (2.959.897.956.149)              1 January 2024
      Penyusutan                (783.703.676.288)                  -   (783.703.676.288)                  Depreciation
      Reklasifikasi                             -                  -                   -               Reclassification

      Total akumulasi                                                                               Total accumulated
       penyusutan             (3.728.360.434.706)   (15.241.197.731) (3.743.601.632.437)                depreciation
                                                                                                    Carrying value as
      Nilai tercatat per                                                                            of 31 December
        31 Desember 2024       4.162.215.693.788                    -    4.162.215.693.788                    2024

      Peningkatan aset hak-guna pada tahun 2025                         Increase in right-of-use assets in 2025
      merupakan penambahan mesin baru dan                               represents the addition of new aircraft and
      penambahan penyisihan atas pengembalian                           an increase in provisions for aircraft
      pesawat, serta pengurangan atas pengembalian                      returns, as well as a decrease in aircraft
      pesawat.                                                          returns.

      Peningkatan aset hak-guna pada tahun 2024                         Increase of right-of-use assets in 2024 is
      merupakan penambahan pesawat baru dan                             from new additional aircraft lease and
      penambahan penyisihan atas pengembalian                           additional of provision for redelivery of
      pesawat.                                                          aircrafts, respectively.

      Pada tahun 2024, modifikasi merupakan                             In 2024, modifications represent change in
      perubahan ketentuan sewa pesawat dari lessor                      lease terms of aircraft lease agreements
      tertentu. Modifikasi tersebut dinegosiasikan                      from certain lessors. These modifications
      oleh Grup untuk memberikan fleksibilitas dalam                    are negotiated by the Group to provide
      mengelola portofolio aset sewaan dan                              flexibility in managing the leased-asset
      menyelaraskan dengan kebutuhan bisnis Grup.                       portfolio and align with the Group’s
                                                                        business needs.
Page 532
                                                                   These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                     in Indonesian language

                                      Ekshibit E/58                                                       Exhibit E/58
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                         PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                                AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                                FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                     AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                    FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                   (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

10. SEWA (Lanjutan)                                                10. LEASES (Continued)

   b.   Liabilitas sewa                                                 b.   Lease liabilities

        Nilai   tercatat   liabilitas sewa    dan                            The carrying amounts of lease liabilities and
        pergerakannya selama tahun berjalan adalah                           the movements during the year are as
        sebagai berikut:                                                     follows:

                                            31 Desember 2025/         31 Desember 2024/
                                            31 December 2025          31 December 2024

        Saldo awal                             7.868.821.868.665         7.536.182.788.463                  Beginning balance
        Penambahan
          selama tahun berjalan                   36.101.218.386            141.820.681.458           Addition during the year
        Modifikasi                                63.380.014.822            513.693.752.455                       Modifications
        Pengurangan                            (393.001.629.941)                          -                         Deductions
        Reklasifikasi                                          -                          -                    Reclassifications
        Penambahan bunga                         394.387.389.199            395.325.639.756                  Interest accretion
        Pembayaran                           (1.152.825.205.329)        (1.186.521.002.252)                           Payments
        Selisih kurs                           (323.217.204.688)            468.320.008.785                   Foreign exchange

        Total                                  6.493.646.451.114         7.868.821.868.665                               Total

        Berikut adalah jatuh tempo pembayaran                                 Presented below is the maturity of lease
        liabilitas sewa:                                                      liability payments:
                                            31 Desember 2025/         31 Desember 2024/
                                            31 December 2025          31 December 2024

        Tahun                                                                                                             Year
        2025                                                   -         2.748.899.722.375                                2025
        2026                                   2.230.214.925.213         1.183.405.778.620                                2026
        2027                                   1.034.728.135.613         1.080.934.661.532                                2027
        2028                                     991.764.613.545           994.263.453.791                                2028
        2029                                     909.320.378.241           907.445.976.040                                2029
        2030 dan seterusnya                    2.251.934.250.546         2.964.476.803.694                      2030 and so on

        Total pembayaran sewa                  7.417.962.303.158          9.879.426.396.052               Total lease payment
        Bunga                                  (924.315.852.044)        (2.010.604.527.387)                            Interest

                                                                                                         Total lease liabilities
        Total liabilitas sewa (nilai kini                                                             (present value of lease
          atas pembayaran sewa)                6.493.646.451.114         7.868.821.868.665                          payment)

        Total liabilitas sewa                  6.493.646.451.114         7.868.821.868.665               Total lease liabilities
        Bagian yang jatuh tempo
          dalam satu tahun                   (1.941.837.683.561)        (2.096.681.687.585)                    Current portion

        Bagian jangka panjang                  4.551.808.767.553         5.772.140.181.080               Non-current portion
Page 533
                                                                      These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                        in Indonesian language

                                      Ekshibit E/59                                                          Exhibit E/59
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                            PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                                   AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                                   FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                        AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                       FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                      (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

10. SEWA (Lanjutan)                                                   10. LEASES (Continued)

   b.      Liabilitas sewa (Lanjutan)                                      b.    Lease liabilities (Continued)

           Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi                            Amounts recognized in the consolidated
           dan     penghasilan     komprehensif  lain                            statement of profit or loss and other
           konsolidasian adalah sebagai berikut:                                 comprehensive income are as follows:

                                               31 Desember 2025/         31 Desember 2024/
                                               31 December 2025          31 December 2024

                                                                                                            Depreciation expense
           Beban penyusutan aset hak-guna           710.936.464.691             783.421.132.103            of right-of-use assets
           Beban bunga liabilitas sewa                                                                        Interest expense on
             (Catatan 27)                           394.387.389.199             395.325.639.756        lease liabilities (Note 27)
           Beban sewa pesawat jangka                                                                    Short-term aircraft lease
             pendek                                  87.499.186.143              51.905.565.389                           expense

           Total                                  1.192.823.040.033         1.230.652.337.248                               Total

           Pada 31 Desember 2025, Grup memiliki arus                             On 31 December 2025, the Group had total
           kas     keluar    untuk      sewa     sebesar                         cash      outflows    for     leases      of
           Rp1.152.825.205.329 (31 Desember 2024:                                Rp1,152,825,205,329 (31 December 2024:
           Rp1.186.521.002.252), serta mencatat beban                            Rp1,186,521,002,252),     and      recorded
           bunga    sebesar    Rp394.387.389.199     (31                         interest expenses of Rp394,387,389,199 (31
           Desember 2024: Rp395.325.639.756) pada                                December 2024: Rp395,325,639,756) in the
           laporan    laba    rugi   dan     penghasilan                         consolidated statement of profit or loss and
           komprehensif lain konsolidasian.                                      other comprehensive income.

11. UANG JAMINAN                                                      11. SECURITY DEPOSITS

                                            31 Desember 2025/         31 Desember 2024/
                                            31 December 2025          31 December 2024

   Uang jaminan - pihak ketiga                                                                      Security deposits - third parties
    Sewa pesawat (Catatan 31)                   227.070.422.606           292.173.139.351              Lease of aircraft (Note 31)
    Terminal bandara                             92.776.737.788            60.941.471.558                        Airport terminal
    Lain-lain                                    21.185.757.347            17.526.392.676                                    Others

   Total                                        341.032.917.741           370.641.003.585                                     Total

12. UTANG USAHA - PIHAK KETIGA                                        12. TRADE PAYABLES - THIRD PARTIES

                                            31 Desember 2025/         31 Desember 2024/
                                            31 December 2025          31 December 2024

   Jasa bandara                                 950.258.584.302           977.438.788.013                           Airport services
   Pemeliharaan pesawat                         544.317.583.364           880.910.489.508                     Aircraft maintenance
   Asuransi                                      23.519.980.206            12.702.137.183                                 Insurance
   Kesejahteraan karyawan                         6.600.188.759             2.308.021.492                             Staff welfare
   Jasa boga                                      1.152.360.914            10.828.703.903                                  Catering
   Lain-lain                                    542.150.607.577           225.990.578.234                                    Others

   Total                                       2.067.999.305.122         2.110.178.718.333                                    Total
Page 534
                                                          These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                            in Indonesian language

                                      Ekshibit E/60                                              Exhibit E/60
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                       AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                       FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                            AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                           FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

12. UTANG USAHA - PIHAK KETIGA (Lanjutan)                 12. TRADE PAYABLES - THIRD PARTIES (Continued)

   Rincian utang usaha - pihak ketiga berdasarkan              The details of trade payables - third parties
   mata uang adalah sebagai berikut:                           based on the currency are as follows:

                                   31 Desember 2025/      31 Desember 2024/
                                   31 December 2025       31 December 2024

   Rupiah                             1.072.852.735.830      1.219.857.220.935                                   Rupiah
   Dolar AS                             379.934.384.366        658.962.416.822                                 US Dollar
   Dolar Singapura                      236.973.327.612         82.884.098.300                         Singapore Dollar
   Ringgit Malaysia                     183.288.283.208         52.540.343.460                          Ringgit Malaysia
   Baht Thailand                        113.814.647.353         22.244.386.595                            Thailand Baht
   Dolar Australia                       71.573.042.587         73.075.973.469                         Australian Dollar
   Hongkong Dollar                        3.998.159.685                      -                          Hongkong Dollar
   Brunei Dollar                          1.930.393.057                      -                             Brunei Dollar
   Euro                                   1.926.391.011            520.136.059                                     Euro
   Rupee India                            1.707.940.413             94.142.693                            Indian Rupees

   Total                              2.067.999.305.122      2.110.178.718.333                                    Total

   Analisis umur utang usaha - pihak ketiga adalah             The aging analysis of trade payables - third parties
   sebagai berikut:                                            are as follows:
                                   31 Desember 2025/      31 Desember 2024/
                                   31 December 2025       31 December 2024
   Lancar                             1.428.403.697.527      1.398.936.690.671                                 Current
   Telah jatuh tempo:                                                                                        Overdue:
     1-30 hari                            1.116.969.800       217.167.811.861                               1-30 days
     31-60 hari                          38.739.739.787        91.702.257.974                              31-60 days
     61-90 hari                         127.183.043.066                     -                              61-90 days
     Lebih dari 90 hari                 472.555.854.942       402.371.957.827                       More than 90 days
   Total                              2.067.999.305.122      2.110.178.718.333                                    Total

   Utang usaha tidak dijamin, tidak dikenakan bunga,          Trade payables are unsecured, non-interest
   dan umumnya mempunyai syarat pembayaran                    bearing, and generally have terms of payment
   antara 30 hari sampai dengan 60 hari.                      between 30 to 60 days.
Page 535
                                                                 These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                   in Indonesian language

                                      Ekshibit E/61                                                     Exhibit E/61
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                       PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                              AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                              FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                   AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                  FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


13. UTANG LAIN-LAIN - PIHAK BERELASI                             13. OTHER PAYABLES - RELATED PARTIES
                                          31 Desember 2025/      31 Desember 2024/
                                          31 December 2025       31 December 2024
   Pemegang Saham                                                                                                   Shareholders
     AirAsia Aviation Group Limited          2.510.208.134.561         93.200.336.284        AirAsia Aviation Group Limited
   Entitas Induk Terakhir                                                                                 Ultimate Parent Entity
     Capital A Berhad                          28.482.244.066          28.033.113.396                         Capital A Berhad
   Entitas Sepengendali                                                                        Entities under Common Control
     AirAsia Berhad                          1.304.115.890.296      1.672.598.437.090                            AirAsia Berhad
     Asia Aviation Capital Ltd.                299.802.169.564        275.968.945.939                Asia Aviation Capital Ltd.
     AirAsia SEA Ltd.                          180.066.892.231        196.897.092.195                          AirAsia SEA Ltd.
     AirAsia Aviation Management                                                                AirAsia Aviation Management
        Services Sdn. Bhd.                    123.672.761.062          24.064.241.169                      Services Sdn. Bhd.
     PT Asia Digital Engineering                                                                   PT Asia Digital Engineering
        Indonesia                              75.575.090.087           5.135.953.613                               Indonesia
     Asia Digital Engineering                                                                          Asia Digital Engineering
        Sdn. Bhd.                              68.683.431.615         128.354.825.971                               Sdn. Bhd.
     Airasia (Cambodia) Co., Ltd.              66.305.847.303           6.828.733.977            Airasia (Cambodia) Co., Ltd.
     Ground Team Red Sdn. Bhd.                 33.523.012.111          18.931.049.404             Ground Team Red Sdn. Bhd.
     BIG Life Sdn. Bhd.                         4.755.902.772           3.577.933.820                        BIG Life Sdn. Bhd.
     AirAsia Technology Centre                                                                      AirAsia Technology Centre
        Singapore Pte. Ltd.                     3.933.367.677           3.788.051.984                     Singapore Pte. Ltd.
     Rokki Sdn. Bhd.                            2.907.687.583           3.576.040.969                           Rokki Sdn. Bhd.
     Philippines AirAsia Inc.                     704.318.332              93.920.900                   Philippines AirAsia Inc.
     PT Teleport Bisnis Indonesia                 116.949.047             507.739.094             PT Teleport Bisnis Indonesia
     Teleport Commerce Malaysia                                                                 Teleport Commerce Malaysia
        Sdn. Bhd.                                  39.164.326              37.208.210                               Sdn. Bhd.
     Airasia (Guangzhou) Aviation                                                                Airasia (Guangzhou) Aviation
        Service Limited Company                     6.353.661               5.860.067              Service Limited Company
     Teleport Commericial Service                                                               Teleport Commericial Service
        (Shenzhen) Limited                            237.801                 229.016                     (Shenzhen) Limited
     AirAsia SEA Sdn. Bhd.                                  -          13.278.751.024                     AirAsia SEA Sdn. Bhd.
   Pihak Berelasi Lainnya                                                                                  Other Related Parties
      PT Indonesia AirAsia Extra               58.908.108.765         426.498.982.749               PT Indonesia AirAsia Extra
      Thai AirAsia X Co. Ltd.                  22.107.473.176          22.284.381.524                   Thai AirAsia X Co. Ltd.
      AirAsia X Services Pty. Ltd.              8.634.589.473           1.359.224.342              AirAsia X Services Pty. Ltd.
      Santan Food Sdn. Bhd.                       561.603.288             490.146.417                    Santan Food Sdn. Bhd.
      PT Santan Food Services Indonesia           183.660.000                       -      PT Santan Food Services Indonesia
      PT BIGLIFE Digital Indonesia                127.900.000                       -             PT BIGLIFE Digital Indonesia
      AirAsia X Bhd.                                        -           6.179.158.734                             AirAsia X Bhd
      Santan Food Services Sdn Bhd.                         -           8.276.982.440          Santan Food Services Sdn Bhd.

   Total                                     4.793.422.788.797      2.939.967.340.328                                     Total
Page 536
                                                            These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                              in Indonesian language

                                      Ekshibit E/62                                                Exhibit E/62
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                  PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                         AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                         FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                              AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                             FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

13. UTANG LAIN-LAIN - PIHAK BERELASI (Lanjutan)             13. OTHER PAYABLES             -   RELATED       PARTIES
                                                                (Continued)

   Rincian utang lain-lain - pihak berelasi berdasarkan          The details of other payables - related parties
   mata uang adalah sebagai berikut:                             based on the currency are as follows:

                                     31 Desember 2025/      31 Desember 2024/
                                     31 December 2025       31 December 2024

   Dolar AS                             4.473.533.435.602      2.442.452.187.118                                US Dollar
   Rupiah                                 126.588.770.792        419.166.097.630                                  Rupiah
   Ringgit Malaysia                       176.784.411.566         69.832.888.316                        Malaysian Ringgit
   Euro                                     8.634.589.473          6.718.282.264                                    Euro
   Dolar Australia                          7.875.227.703          1.792.024.933                        Australian Dollar
   China Yuan                                   6.353.661              5.860.067                              China Yuan

   Total                                4.793.422.788.797      2.939.967.340.328                                    Total

14. BIAYA MASIH HARUS DIBAYAR                               14. ACCRUED EXPENSES

                                     31 Desember 2025/      31 Desember 2024/
                                     31 December 2025       31 December 2024

   Penyisihan atas pengembalian                                                                   Provision for redelivery
     pesawat                              287.828.423.849       249.094.902.489                              of aircrafts
   Penyisihan atas perbaikan besar
     pesawat                               10.157.071.727         28.250.653.322          Provision for aircrafts overhaul
   Penyisihan atas tagihan pajak                                                          Provision for tax underpayment
     (Catatan 23e)                        243.221.482.770       166.587.815.391                               (Note 23e)
   Bonus                                   68.929.456.930        62.403.622.166                                      Bonus
   Biaya penerbangan                       66.437.770.087        69.284.361.480                     Flight operation costs
   Biaya lisensi merek                                  -        10.512.518.596                          Brand license fee
   Lain-lain                              116.430.177.165         7.256.550.984                                     Others

   Total                                  793.004.382.528       593.390.424.428                                     Total

   Penyisihan atas pengembalian pesawat merupakan                Provision for redelivery aircrafts represents
   estimasi biaya perawatan pesawat dan mesin pada               estimation cost of maintenance of the aircrafts
   saat pengembalian pesawat terjadi.                            and engines at the time to return the aircrafts.

   Penyisihan atas perbaikan besar pesawat                       Provision for aircraft overhaul represents cost
   merupakan biaya perbaikan besar pesawat untuk 12              of maintenance overhaul of the aircrafts for 12
   tahun.                                                        years.

   Saldo biaya masih harus dibayar lain-lain sebagian            The balance of accrued expenses is mostly
   besar merupakan provisi atas masa akhir sewa                  provisions for aircraft end of lease.
   pesawat.
Page 537
                                                                                           These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                                             in Indonesian language

                                      Ekshibit E/63                                                                                Exhibit E/63
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                                                  PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                         AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                                                         FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                                              AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                                             FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

15. PINJAMAN BANK                                                                          15. BANK LOAN

                                                                                                                                          Saldo per/
                                                                                                                                         Balance as of
                                         Batas Maksimum                                                                       31 Desember             31 Desember
                                            Fasilitas/                   Jatuh                                                   2025/                   2024/
           Kreditor/                     Maximum Credit                 Tempo/                    Jaminan/                    31 December             31 December
           Creditors                        Facilities                 Maturities                Collateral*                      2025                    2024

    Rupiah/Rupiah
    PT Bank CIMB Niaga                 Rp200.000.000.000                  Januari             Tanah, bangunan                 45.000.000.000          95.000.000.000
      Tbk.                                                                 2027/                  dan piutang/
                                                                         January               Land, buildings,
                                                                            2027               and receivables
    Dolar AS/US Dollar
    PT Bank CIMB Niaga                  US$9.200.000 atau                 Januari             Tanah, bangunan                 32.228.824.072          65.525.273.356
      Tbk.                                   Dolar AS yang                 2027/                  dan piutang/
                                            setara dengan                January               Land, buildings,
                                      Rp125.000.000.000/                    2027               and receivables
                                       US$9,200,000 or US
                                      Dollar equivalent to
                                       Rp125,000,000,000
    Total/Total                                                                                                               77.228.824.072         160.525.273.356
    Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu
      tahun/Less current maturities                                                                                           77.228.824.072         160.525.273.356
    Bagian jangka panjang/Long-term portion                                                                                                    -                    -

    * Lihat Catatan 5, 6, dan 9 untuk piutang usaha, piutang lain-lain, neto, dan aset tetap, neto yang dijaminkan/Refer to Notes 5, 6, and 10 for
      details of trade receivables, other receivables, net, and fixed asset, net, respectively, that are pledged as collateral.



   Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 36 tanggal                                                   Based on Credit Agreement No. 36 dated 22 May
   22 Mei 2018, IAA memperoleh fasilitas pinjaman                                                 2018, IAA obtained an investment loan facility
   investasi dari PT Bank CIMB Niaga Tbk. (“CIMB                                                  from PT Bank CIMB Niaga Tbk. (“CIMB Niaga”)
   Niaga”) dengan maksimum fasilitas senilai                                                      with    maximum      facility    amounted   to
   Rp200.000.000.000 dan US$9.200.000 atau setara                                                 Rp200,000,000,000     and     US$9,200,000  or
   dengan Rp125.000.000.000.                                                                      equivalent to Rp125,000,000,000.

   Tujuan dari fasilitas                tersebut adalah untuk                                     The purpose of such facility was for refinancing
   pembiayaan kembali                   pembelian tanah dan                                       the acquisition of land and buildings (Note 9).
   bangunan (Catatan 9).

   Untuk periode yang berakhir pada tanggal                                                       For the period ended 31 December 2025 and
   31 Desember 2025 dan 2024, pinjaman jangka                                                     2024, long-term bank loan denominated in US
   panjang dalam mata uang Dólar AS dikenakan suku                                                Dollar bears annual interest rate of 5.75% and
   bunga tahunan sebesar 5,75% dan dalam mata uang                                                denominated in Rupiah bears annual interest
   Rupiah dikenakan suku bunga tahunan sebesar                                                    rate of 10.75%.
   10,75%.

   IAA dikenakan beban bunga masing-masing sebesar                                                IAA bears interest expense for the periods ended
   Rp10.173.873.859 dan Rp15.930.743.779 untuk                                                    31 December 2025 and 2024 amounted to
   periode-periode yang berakhir pada tanggal                                                     Rp10,173,873,859      and     Rp15,930,743,779,
   31 Desember 2025 dan 2024 yang dicatat sebagai                                                 respectively, which are recorded as part of
   bagian dari akun “Beban keuangan” dalam laporan                                                “Finance expense” in the consolidated
   laba rugi dan penghasilan komprehensif lain                                                    statement of profit or loss and other
   konsolidasian (Catatan 27).                                                                    comprehensive income (Note 27).
Page 538
                                                         These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                           in Indonesian language

                                      Ekshibit E/64                                             Exhibit E/64
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                               PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                      AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                      FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                           AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                          FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

15. PINJAMAN BANK (Lanjutan)                             15. BANK LOAN (Continued)

   Pembatasan-pembatasan                                      Covenants

   Berdasarkan     persyaratan-persyaratan    dalam           Under the terms of the related loan agreements,
   perjanjian pinjaman-pinjaman tersebut, IAA tidak           IAA is not permitted to sell and/or in other ways
   diperkenankan untuk menjual dan/atau dengan                transfer the rights or lease/surrender the use of
   cara    lain   mengalihkan    hak    milik  atau           all or part of the assets in the form of movable
   menyewakan/menyerahkan pemakaian seluruh                   or immovable property; pledge assets to other
   atau sebagian kekayaan baik berupa barang                  parties; enter into an agreement that can give
   bergerak maupun tidak bergerak; mengagunkan                rise to the obligation of IAA to pay to another
   kekayaan kepada pihak lain; mengadakan                     party; provide loans to other parties, except in
   perjanjian yang dapat menimbulkan kewajiban IAA            the context of running a daily business that does
   membayar kepada pihak lain; memberikan                     not affect IAA’s ability to implement the Credit
   pinjaman kepada pihak lain, kecuali dalam rangka           Agreement; make changes to the purposes,
   menjalankan usaha IAA sehari-hari yang tidak               objectives and business activities of IAA; change
   memengaruhi       kemampuan       Grup     untuk           IAA’s capital structure including through
   melaksanakan Perjanjian Kredit; mengadakan                 merger, consolidation, expropriation and
   perubahan atas maksud, tujuan, dan kegiatan                separation.
   usaha IAA; melakukan perubahan terhadap struktur
   permodalan IAA antara lain penggabungan,
   peleburan, pengambilalihan dan pemisahan.

   Selain itu, IAA diharuskan untuk menjaga ekuitas           In addition, IAA is required to maintain positive
   yang positif, dalam hal ini, ekuitas mencakup              equity, in this case, equity includes
   pinjaman subordinasi dari pemegang saham beserta           subordinated loans from shareholders and their
   afiliasinya, saldo laba dan modal saham yang               affiliates, retained earnings and paid-up share
   disetor; menjaga nilai debt service reserve account        capital; maintain the value of the debt service
   (DSRA) minimum sebesar 1 bulan pembayaran                  reserve account (DSRA) at a minimum of 1 month
   utang pokok dan bunga setiap saat; menjaga debt            payment of principal and interest at any time;
   to equity ratio (DER), tidak termasuk pinjaman             maintain a debt to equity ratio (DER), excluding
   subordinasi dari afiliasi dan pemegang saham/total         subordinated loans from affiliates and
   ekuitas, dimana total ekuitas mencakup semua               shareholders/total equity, where the total
   pinjaman dari pemegang saham beserta afiliasinya,          equity includes all loans from shareholders and
   saldo laba dan modal saham yang disetor,                   their affiliates, retained earnings and paid-up
   maksimum dua kali; menjaga debt service coverage           share capital, a maximum of twice; maintain a
   ratio (DSCR), EBITDA untuk semua pembayaran                debt service coverage ratio (DSCR), EBITDA for
   utang pokok, bunga dan biaya-biaya lain, tidak             all payments of principal, interest and other
   termasuk pinjaman dari afiliasi dan pemegang               costs, excluding loans from affiliates and
   saham, minimal satu kali.                                  shareholders, at least once.

   Pada tanggal 1 April 2021, CIMB Niaga dan IAA telah        On 1 April 2021, CIMB Niaga and IAA entered into
   menandatangani perubahan ketiga atas Perjanjian            third amendment of the Credit Agreement
   Kredit No. 36 tanggal 22 Mei 2018, dimana CIMB             No. 36 dated 22 May 2018, whereas CIMB Niaga
   Niaga setuju untuk:                                        agreed to:

    - Memperpanjang masa tenggang tambahan atas                - Extend additional grace period of the credit
      fasilitas kredit sampai dengan tanggal 31 Maret            facility up to 31 March 2022.
      2022.
    - Memperpanjang jangka waktu sekaligus tanggal             - Extend the period and the maturity date of
      jatuh tempo fasilitas kredit menjadi 1 Januari             the credit facility to become 1 January 2027.
      2027.
    - Mengatur kembali ketentuan pembayaran                    - Rearrange the loan principal repayment
      kembali pokok pinjaman.                                    schedule.
Page 539
                                                         These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                           in Indonesian language

                                      Ekshibit E/65                                             Exhibit E/65
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                               PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                      AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                      FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                           AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                          FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

15. PINJAMAN BANK (Lanjutan)                             15. BANK LOAN (Continued)

   Pembatasan-pembatasan (Lanjutan)                           Covenants (Continued)

   Perjanjian tersebut mencakup pelepasan tuntutan            Such agreement includes a waiver from CIMB
   pelunasan dari CIMB Niaga berkaitan dengan                 Niaga in regard to the breach of certain financial
   pelanggaran atas persyaratan keuangan tertentu             covenants i.e. DER, DSCR, and/or positive
   yaitu DER, DSCR, dan/atau ekuitas yang positif,            equity, covering the period until 31 March 2022.
   yang mencakup periode sampai dengan tanggal
   31 Maret 2022.

   Pada tanggal 31 Desember 2024, Perusahaan belum            As of 31 December 2024, the Company had not
   memperoleh surat pelepasan (waiver) dari pihak             obtained a waiver letter from the lender.
   kreditor, sehingga saldo utang bank pada tanggal           Accordingly, the outstanding bank loan as of
   tersebut diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka        that date was classified as a current liability.
   pendek.

   Pada tanggal 23 Juni 2025, Perusahaan telah                On 23 June 2025, the Company obtained a
   memperoleh surat pelepasan (waiver) yang                   waiver letter covering the period from the first
   mencakup periode kuartal I sampai dengan kuartal           quarter through the fourth quarter of 2025.
   IV tahun 2025.

16. LIABILITAS KONTRAK                                   16. CONTRACT LIABILITIES

   Liabilitas kontrak terutama merupakan kas yang             Contract liabilities mostly represent cash
   diterima dari pembelian tiket penerbangan oleh             received from purchases of flight tickets by
   penumpang dengan jadwal penerbangan setelah                passengers which flights were scheduled after
   tanggal 31 Desember 2025 dan 31 December 2024.             31 December 2025 and 31 December 2024.

   Liabilitas kontrak pada tanggal 31 Desember 2025           Contract liabilities as of 31 December 2025 and
   dan     2024    masing-masing    adalah  sebesar           2024 amounted to Rp1,255,513,326,288 and
   Rp1.255.513.326.288 dan Rp1.157.628.863.591.               Rp1,157,628,863,591, respectively.

   Liabilitas kontrak pada periode awal yang diakui           Contract liabilities at the beginning period
   sebagai pendapatan pada tahun 2025 dan 2024                which were recognized as revenue in 2025 and
   masing-masing sebesar Rp1.157.628.863.591 dan              2024 amounted to Rp1,157,628,863,591 and
   Rp975.209.017.088.                                         Rp975,209,017,088, respectively.

17. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN                    17. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY

   Liabilitas imbalan kerja ditentukan berdasarkan            The employee benefits liability was determined
   perhitungan aktuaris independen, Kantor Konsultan          based on independent actuarial calculation
   Aktuaria Azwir, Arifin, dan Rekan dalam laporannya         performed by Kantor Konsultan Aktuaria Azwir,
   tanggal 18 Februari 2026 untuk tahun yang berakhir         Arifin, dan Rekan, as shown in the report dated
   pada tanggal 31 Desember 2025, yang                        18 February 2026 for the year ended 31
   menggunakan metode “Projected Unit Credit”.                December 2025, using the “Projected Unit
                                                              Credit” method.
Page 540
                                                                 These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                   in Indonesian language

                                      Ekshibit E/66                                                     Exhibit E/66
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                       PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                              AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                              FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                   AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                  FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                 (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

17. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN (Lanjutan)                 17. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY (Continued)

   Asumsi dasar yang digunakan pada perhitungan                       The key assumptions used for the said actuarial
   aktuarial tersebut, antara lain, adalah sebagai                    calculations, among others, are as follows:
   berikut:

    Asumsi ekonomi:                                                   Economic assumptions:
    a. Tingkat diskonto: 6,56%-6,95% per tahun                        a. Discount rate: 6.56%-6.95% per annum
       (2024: 7,13%)                                                     (2024: 7.13%)
    b. Tingkat kenaikan gaji: 5,00% per tahun.                        b. Salary growth rate: 5.00% per annum.

    Asumsi lainnya:                                                   Other assumptions:
    a. Usia pensiun normal: 55 – 60 tahun.                            a. Normal retirement age: 55 – 60 years.
    b. Tingkat mortalitas: TMI IV.                                    b. Mortality rate: TMI IV.
    c. Tingkat cacat: 10% dari TMI IV.                                c. Disability rate: 10% of TMI IV.
    d. Tingkat pengunduran diri karyawan                              d. Annual employee resignation rate: 3% for
       tahunan: 3% untuk karyawan di bawah 45 tahun                      employees before the age of 45 and will
       dan menurun secara linear sampai 0% pada                          linearly decrease until 0% at the age of 55.
       umur 55 tahun.

   Perubahan liabilitas imbalan kerja karyawan                        Changes in employee benefits liability

                                        31 Desember 2025/       31 Desember 2024/
                                        31 December 2025        31 December 2024

   Nilai kini kewajiban imbalan kerja                                                     Present value of future benefit
     awal tahun                            201.583.391.808          181.638.579.648 obligations at beginning of the year

   Perubahan yang dibebankan ke
    laba rugi:                                                                                         Charges to profit or loss:
    Biaya jasa kini                           17.710.962.350           15.778.707.577                       Current service cost
    Beban bunga                               14.382.292.953           12.220.126.664                              Interest cost
    Nilai kini mutasi karyawan              (27.685.158.823)                        -               PVBO for employee mutation

   Sub-total                                   4.408.096.480           27.998.834.241                                  Sub-total

   Imbalan yang dibayarkan                    (8.372.966.009)        (14.204.382.348)                              Benefits paid

   Rugi (laba) pengukuran kembali                                                                          Re-measurement loss
     yang dibebankan ke penghasilan                                                                     (gain) charged to other
     komprehensif lain:                                                                                 comprehensive income:
     Kerugian (keuntungan) aktuarial
       atas liabilitas imbalan kerja           3.236.447.783            6.150.360.267    Actuarial loss (gain) benefits liability

   Saldo akhir                               200.854.970.062         201.583.391.808                             Ending balance

   Analisis sensitivitas terhadap asumsi utama yang                   Sensitivity analysis to the key assumptions used in
   digunakan dalam menentukan kewajiban imbalan                       determining employee benefits obligations are as
   kerja adalah sebagai berikut:                                      follows:

                                                                  (Penurunan)/Kenaikan Liabilitas
                                              Kenaikan/                 Imbalan Kerja Neto/
                                            (Penurunan)/           (Decrease)/Increase in the Net
     Asumsi Utama                       Increase/(Decrease)         Employee Benefits Liability               Key Assumptions

      31 Desember 2025                                                                                       31 December 2025
      Tingkat diskonto tahunan               1%/(1%)            (187.646.164.917)/ 215.274.886.184         Annual discount rate

      Tingkat kenaikan gaji                                                                                Future annual salary
         tahunan                             1%/(1%)            213.272.129.961/(189.244.891.565)               increase rate
Page 541
                                                                    These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                      in Indonesian language

                                      Ekshibit E/67                                                            Exhibit E/67
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                              PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                                     AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                                     FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                          AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                         FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                        (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

17. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN (Lanjutan)                    17. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITY (Continued)

   Pada tanggal 31 December 2025, pembayaran                                As of 31 December 2025, the following payments
   kontribusi yang diharapkan dari kewajiban imbalan                        are expected contributions to the benefits
   kerja pada periode mendatang adalah sebagai                              obligation in future years:
   berikut:

                                                  31 Desember 2025/
                                                  31 December 2025

   Dalam 12 bulan mendatang                                14.734.248.397                           Within the next 12 months
   Antara 1 sampai 2 tahun                                  6.757.827.483                               Between 1 and 2 years
   Antara 2 sampai 5 tahun                                 84.627.827.952                               Between 2 and 5 years
   Di atas 5 tahun                                      1.619.901.228.231                                      Beyond 5 years

   Total                                                1.726.021.132.063                                                    Total
   Durasi rata-rata dari kewajiban imbalan kerja pada                       The average duration of the benefit obligation
   tanggal 31 Desember 2025 adalah 17,78 tahun.                             on 31 December 2025 was 17.78 years.

   Berdasarkan hasil penelaahan atas liabilitas                             Based on the review of the employee benefits
   imbalan kerja karyawan, manajemen Grup                                   liability, the Group’s management believes that
   berkeyakinan bahwa penyisihan imbalan kerja                              the provision for employee benefits is sufficient
   karyawan adalah cukup untuk memenuhi ketentuan                           to meet the requirements of the applicable law
   dalam undang-undang yang berlaku dan standar                             and accounting standards.
   akuntansi.

18. MODAL SAHAM                                                     18. SHARE CAPITAL

   Susunan pemegang saham dan kepemilikan                                   The shareholders and their shareholding as of 31
   sahamnya pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                          December 2025 and 2024 are as follows:
   adalah sebagai berikut:

                                                            Persentase
                                                           Kepemilikan/
                                                            Percentage
                                     Jumlah Saham/              of                 Jumlah/
           Pemegang Saham           Number of Shares        Ownership              Amount                  Shareholders

   PT Fersindo Nusaperkasa              4.931.915.000               46,16%      1.232.978.750.000           PT Fersindo Nusaperkasa
   AirAsia Aviation Group Limited       4.942.013.300               46,25%      1.235.503.325.000    AirAsia Aviation Group Limited
   Publik (dengan kepemilikan                                                                        Public (with ownership interest
     masing-masing di bawah 5%)           811.196.141                7,59%        202.799.035.250                  below 5% each)

   Total                               10.685.124.441              100,00%      2.671.281.110.250                             Total


   Capital A Berhad ("CAB"), sebagai entitas induk                          Capital A Berhad ("CAB"), the ultimate parent
   utama      Grup,    sedang     menjalani    proses                       entity of the Group, is undergoing a
   restrukturisasi yang mencakup pelepasan dan                              restructuring involving the disposal and
   reorganisasi beberapa entitas anak. Sebagai bagian                       reorganization of certain subsidiaries. As a key
   utama dari restrukturisasi ini, CAB akan menjual                         part of this, CAB will sell its investments in
   investasinya di AirAsia Aviation Group Limited                           AirAsia Aviation Group Limited (AAGL), the
   (AAGL), yang merupakan entitas induk langsung                            immediate parent company of IAA, to AirAsia X
   dari IAA, kepada AirAsia X Berhad, yang merupakan                        Berhad, a sister company to CAB.
   perusahaan afiliasi dari CAB.
Page 542
                                                         These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                           in Indonesian language

                                      Ekshibit E/68                                             Exhibit E/68
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                               PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                      AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                      FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                           AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                          FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

18. MODAL SAHAM (Lanjutan)                               18. SHARE CAPITAL (Continued)

   Pengelolaan modal                                          Capital management
   Tujuan utama pengelolaan modal Grup adalah                 The primary objective of the Group’s capital
   untuk memastikan kemampuan pendanaan operasi               management is to ensure the Group’s ability to
   Grup dalam rangka memaksimalkan imbalan bagi               finance its operation in order to maximize
   pemegang saham.                                            shareholders’ value.
   Grup    dipersyaratkan     oleh     undang-undang          The Group is also required by the Limited
   Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007 efektif               Liability Company Law No. 40 Year 2007
   tanggal 16 Agustus 2007 untuk mengkontribusikan            effective on 16 August 2007 to contribute to and
   sampai dengan 20% dari modal saham ditempatkan             maintain a non-distributable reserve fund until
   dan disetor penuh ke dalam dana cadangan yang              the said reserve reaches at least 20% of the
   tidak    boleh    didistribusikan.     Persyaratan         issued and fully paid share capital. This
   permodalan      eksternal       tersebut      akan         externally imposed capital requirement will be
   dipertimbangkan    oleh    Grup      ketika   Grup         considered by the Group when it has reported
   melaporkan saldo laba positif.                             positive retained earnings.
   Grup mengelola struktur permodalan dan                     The Group manages its capital structure and
   melakukan penyesuaian berdasarkan perubahan                makes adjustments to it in light of changes in
   kondisi ekonomi.                                           economic conditions.

   Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur                 To maintain or adjust the capital structure, the
   permodalan, Perusahaan dapat menerbitkan saham             Company may issue new shares or raise debt
   baru atau mengusahakan pendanaan melalui                   financing. No changes were made in the
   pinjaman. Tidak ada perubahan atas tujuan,                 objectives, policies or processes during the
   kebijakan maupun proses selama periode                     periods presented.
   penyajian.
   Kebijakan Grup adalah mempertahankan struktur              The Group’s policy is to maintain a healthy
   permodalan yang sehat untuk mengamankan akses              capital structure in order to secure access to
   terhadap pendanaan pada biaya yang wajar.                  finance at a reasonable cost.

   Kepentingan non-pengendali                                 Non-controlling interests

   Kepentingan     non-pengendali    pada     tanggal         Non-controlling interests as of 31 December
   31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebesar                   2025 and 2024 amounted to Rp8,122,085,715
   Rp8.122.085.715 dan Rp6.865.849.765 pada                   and Rp6,865,849,765, respectively, in the
   laporan posisi keuangan konsolidasian, serta laba          consolidated statement of financial position,
   tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada             and profit for the year attributable to non-
   kepentingan non-pengendali adalah sebesar                  controlling     interests    amounted      to
   Rp1.538.923.610 pada laporan laba rugi dan                 Rp1,538,923,610 in the consolidated statement
   penghasilan komprehensif lain konsolidasian.               of profit or loss and other comprehensive
                                                              income.

19. TAMBAHAN MODAL DISETOR                               19. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL

   Akun ini merupakan penyesuaian terhadap modal              This account represents an adjustment to
   saham dari entitas induk secara hukum                      reflect the statutory share capital of the parent
   (Perusahaan) sebagai akibat dari akuisisi terbalik,        entity (the Company) resulting from the reverse
   setelah dikurangi biaya emisi saham sehubungan             acquisition, net of issuance cost related to
   dengan penawaran umum terbatas. Tambahan                   limited public offering. Additional paid-in
   modal disetor pada tanggal 31 Desember 2025 dan            capital as of 31 December 2025 and 2024
   2024 adalah sebesar Rp163.673.995.500.                     amounted to Rp163,673,995,500.
Page 543
                                                             These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                               in Indonesian language

                                      Ekshibit E/69                                                 Exhibit E/69
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                   PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                          AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                          FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                               AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                              FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

20. LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR                              20. BASIC INCOME (LOSS) PER SHARE

                                      31 Desember 2025/      31 Desember 2024/
                                      31 December 2025       31 December 2024

   Rugi periode berjalan yang dapat                                                          Loss for the year attributable
     diatribusikan kepada pemilik                                                                       to equity holders
     entitas induk                     (1.296.405.259.401)    (1.527.474.720.416)                    of the parent entity

   Jumlah rata-rata tertimbang                                                                  Weighted average number
    saham                                  10.685.124.441          10.685.124.441                            Of shares

   Rugi per saham dasar yang dapat                                                                    Basic loss per share
    diatribusikan kepada                                                                 attributable to equity holders
    pemilik entitas induk                        (121,32)                (142,95)                  of the parent entity

   Grup tidak mempunyai saham biasa yang                          The Group has no outstanding potential dilutive
   berpotensi dilutif pada tanggal-tanggal pelaporan.             ordinary shares at reporting dates. Accordingly,
   Oleh karenanya, rugi per saham dilusian tidak                  no diluted loss per share is calculated and
   dihitung dan disajikan pada laporan laba rugi dan              presented in the consolidated statement of
   penghasilan komprehensif lain konsolidasian.                   profit or loss and other comprehensive income.

21. SEKURITAS PERPETUAL                                      21. PERPETUAL SECURITIES

   Berdasarkan Perjanjian Pembelian Sekuritas                     Based on the Perpetual Capital Security
   Perpetual (“Perjanjian Perpetual”) tertanggal                  Purchase Agreements (“PCS Agreement”) dated
   29 September 2015 dan 16 Desember 2016, IAA,                   29 September 2015 and 16 December 2016, IAA,
   entitas anak, menerbitkan sekuritas perpetual                  a subsidiary, issued perpetual securities to
   kepada AirAsia Berhad dengan jumlah total sebesar              AirAsia Berhad totaling to Rp5,100,000,000,000,
   Rp5.100.000.000.000, yang diselesaikan melalui                 which was settled through the conversion of
   konversi utang lain-lain kepada AirAsia Berhad                 other payables due to AirAsia Berhad at the
   dengan jumlah yang sama. Kondisi dan ketentuan                 same amount. The terms and conditions of the
   yang berlaku atas sekuritas perpetual diatur dalam             perpetual securities are stipulated in such
   perjanjian tersebut.                                           agreements.

   Pada bulan Agustus 2017, AirAsia Berhad, sebagai               In August 2017, AirAsia Berhad as the perpetual
   pemegang sekuritas perpetual, mengalihkan                      securities         holder,           transferred
   sekuritas perpetual dengan nilai total sebesar                 Rp2,601,000,000,000 of the perpetual securities
   Rp2.601.000.000.000    kepada     PT     Fersindo              to PT Fersindo Nusaperkasa and AirAsia
   Nusaperkasa dan AirAsia Investment Ltd., yang                  Investment Ltd., which later is used to acquire
   kemudian digunakan untuk membeli saham                         the Company’s shares in December 2017.
   Perusahaan pada bulan Desember 2017. Lebih                     Further, the Company fully converted such
   lanjut, Perusahaan mengkonversi seluruh sekuritas              perpetual securities into IAA’s shares (Note 1).
   perpetual tersebut menjadi saham IAA (Catatan 1).
Page 544
                                                          These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                            in Indonesian language

                                      Ekshibit E/70                                              Exhibit E/70
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                       AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                       FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                            AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                           FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

21. SEKURITAS PERPETUAL (Lanjutan)                        21. PERPETUAL SECURITIES (Continued)

   Berdasarkan Perjanjian Pembelian Sekuritas                  Based on the Conditional Perpetual Capital
   Perpetual Bersyarat tertanggal 31 Desember 2018             Security    Purchase      Agreements    dated
   dan adendumnya tertanggal 4 Juli 2019, IAA                  31 December 2018 and its addendum dated
   menerbitkan tambahan sekuritas perpetual kepada             4 July 2019, IAA issued additional perpetual
   AirAsia Berhad dengan jumlah total sebesar                  securities  to    AirAsia    Berhad   totaling
   Rp1.128.750.000.000, yang telah diterima dalam              Rp1,128,750,000,000, which have been received
   bentuk setoran kas.                                         in cash.

   Lebih lanjut, pada bulan Januari 2020, IAA, atas            Furthermore, in January 2020, IAA, at its own
   keputusannya sendiri sepenuhnya, melakukan                  and sole discretion, has partly redeemed the
   penebusan sebagian saldo pokok sekuritas                    principal amount of perpetual securities
   perpetual sebesar Rp140.900.000.000. Seperti yang           amounted to Rp140,900,000,000. As stipulated
   diatur dalam Perjanjian Perpetual, IAA diharuskan           in the CPCS Agreement, IAA is required to pay
   membayar      bunga    (“Distribusi”),   termasuk           interest   (“Distribution”),    including    the
   akumulasi tunggakan Distribusi, ketika melakukan            accumulative arrears of Distributions, following
   penebusan saldo pokok. AirAsia Berhad telah                 the redemption of principal amount. AirAsia
   menghapuskan Distribusi tersebut sebesar Rp25,2             Berhad has waived such Distribution amounted
   miliar.                                                     to Rp25.2 billion.

   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, saldo               As of 31 December 2025 and 2024, outstanding
   sekuritas      perpetual      adalah      sebesar           balance of perpetual securities amounted to
   Rp3.486.850.000.000.      Sekuritas     perpetual           Rp3,486,850,000,000. The perpetual securities
   memenuhi definisi sebagai instrumen ekuitas dan             meet the definition of equity instrument and
   disajikan dalam bagian ekuitas pada laporan posisi          presented in the equity section of the
   keuangan konsolidasian.                                     consolidated statement of financial position.

   Sekuritas perpetual dikenakan bunga (“Distribusi”)          The perpetual securities bear interest
   atas saldo pokok dan Perusahaan dapat membayar              (“Distribution”) on its outstanding principal
   Distribusi tersebut setiap setengah tahun (“Tanggal         amount and the Company may pay such
   Pembayaran Distribusi”) dengan tingkat bunga                Distribution    semi-annually      (“Distribution
   sebesar 2% per tahun selama 12 bulan efektif sejak          Payment Date”) at 2% per annum for the 12
   Perjanjian ditandatangani, kemudian berkisar                months effective from the date of signing of the
   antara 8% - 12% per tahun setelahnya (“Tarif                Agreement, and ranging between 8% - 12% per
   Distribusi”), sampai dengan tahun ketujuh sejak             annum thereafter (“Distribution Rate”), until
   diterbitkannya sekuritas perpetual (“First Call             the seventh anniversary of the issuance of
   Date”).                                                     perpetual securities (“First Call Date”).

   Pada setiap periode setelah First Call Date, tingkat        At each subsequent period after the First Call
   bunga yang berlaku adalah Tarif Distribusi                  Date, the prevailing interest rate is Distribution
   ditambah dengan step-up margin sebesar 5%.                  Rate plus step-up margin of 5%.

   Perusahaan dapat, atas keputusannya sendiri                 The Company may, at its sole and absolute
   sepenuhnya, memilih untuk menangguhkan, baik                discretion, elect to defer, in whole or in part,
   seluruh atau sebagian, pembayaran Distribusi,               payment of any Distribution, unless a
   kecuali ketika terjadi suatu kejadian keharusan             compulsory Distribution payment event has
   pembayaran Distribusi. Namun, terjadinya kejadian           occurred.     However, the occurence of such
   keharusan    pembayaran      Distribusi  tersebut           compulsory Distribution payment event is at the
   merupakan     keputusan     Perusahaan     sendiri          sole discretion of the Company. Following a
   sepenuhnya.     Ketika    penangguhan     terjadi,          deferral,    arrears   of    Distributions   are
   tunggakan Distribusi diakumulasikan.                        cumulative.
Page 545
                                                                               These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                                 in Indonesian language

                                      Ekshibit E/71                                                                    Exhibit E/71
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                                      PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                                             AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                                             FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                                  AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                                 FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

21. SEKURITAS PERPETUAL (Lanjutan)                                             21. PERPETUAL SECURITIES (Continued)

   Sekuritas perpetual tersebut tidak dijamin dan                                    The perpetual securities are unsecured and have
   tidak memiliki tanggal penebusan, dengan                                          no fixed redemption date, therefore the
   demikian entitas anak tidak berkewajiban untuk                                    subsidiary is not obliged to redeem the principal
   melakukan penebusan saldo pokok namun memiliki                                    amount but would have the right, at its own and
   hak untuk, atas keputusannya sendiri sepenuhnya,                                  sole discretion, to redeem in whole or in part,
   melakukan penebusan baik seluruh atau sebagian,                                   on the First Call Date or any following
   pada First Call Date maupun pada tanggal                                          Distribution Payment Date.
   Pembayaran Distribusi selanjutnya.

   Direksi berpendapat bahwa IAA memiliki                                            In the opinion of the Board of Directors, IAA is
   kemampuan dalam menentukan pembayaran baik                                        able to control the delivery of cash or other
   secara kas maupun aset keuangan lainnya kepada                                    financial assets to the holders of perpetual
   pemegang sekuritas di luar terjadinya likuidasi di                                securities other than an unforeseen liquidation
   luar kontrol IAA.                                                                 of IAA.

22. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK - PIHAK                                   22. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED
    BERELASI                                                                       PARTIES

   Grup melakukan transaksi dengan pihak-pihak                                       The Group has engaged in transactions with
   berelasi dengan syarat dan ketentuan yang                                         related parties under terms and conditions as
   disepakati oleh kedua belah pihak.                                                agreed within parties.

   Ringkasan saldo signifikan dengan pihak-pihak                                     The summary of significant balances with
   berelasi per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah                                     related parties as of 31 December 2025 and 2024
   sebagai berikut:                                                                  are as follows:

                                                                                  Persentase terhadap Total Aset/
                                                     Total                           Percentage to Total Assets
                                     31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/      31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
                                     31 December 2025    31 December 2024     31 December 2025      31 December 2024

   Piutang lain-lain (Catatan 6):                                                                                         Other receivables (Note 6):
   Entitas sepengendali                                                                                                 Entities under common control
      Teleport Everywhere, Pte.                                                                                           Teleport Everywhere, Pte.
         Ltd.                             24.741.690.850     15.997.352.696               0,43%                 0,28%                            Ltd.
      GTRSG Pte Ltd                        7.431.372.851      6.717.771.180               0,13%                 0,12%                 GTRSG Pte Ltd.
      AirAsia SEA Sdn. Bhd                 2.370.719.781                  -               0,06%                     -            AirAsia SEA Sdn. Bhd
      Move Digital Sdn. Bhd.                 402.882.957        387.998.710               0,01%                 0,01%          Move Digital Sdn. Bhd.
      Teleport (Thailand) Co. Ltd.                94.986             91.477               0,00%                 0,00%    Teleport (Thailand) Co. Ltd
      PT BIGLIFE Digital Indonesia                     -          5.300.000                   -                 0,00%    PT BIGLIFE Digital Indonesia
      Thai AirAsia X Co. Ltd.                          -     14.359.636.518                   -                 0,25%          Thai AirAsia X Co. Ltd.
   Pihak berelasi lainnya                                                                                                         Other related parties
      AirAsia X Bhd.                      68.068.228.880                  -               1,34%                     -                   AirAsia X Bhd.
      PT. Move Travel Indonesia           11.063.374.606     11.704.320.150               0,22%                 0,20%      PT. Move Travel Indonesia
      Thai AirAsia Co., Ltd.               3.166.762.607                  -               0,04%                     -            Thai AirAsia Co. Ltd.
      Move Travel Sdn Bhd.                   993.510.472      1.579.528.070               0,00%                 0,03%           Move Travel Sdn Bhd.
      Move Duty Free Sdn. Bhd.               138.641.304        117.751.807               0,00%                 0,00%      Move Duty Free Sdn. Bhd.
      Santan Food Service Sdn.
         Bhd.                                 66.872.082                  -               0,00%                     - Santan Food Service Sdn. Bhd
      Ikhlas Com Travel Sdn. Bhd              79.863.356        103.641.967               0,00%                 0,21%   Ikhlas Com Travel Sdn. Bhd
      Brand AA Sdn. Bhd                       20.860.697         20.090.012               0,00%                 0,00%            Brand AA Sdn. Bhd

   Total                                 118.544.875.429     50.993.482.587               2,38%                 0,90%                          Total
Page 546
                                                                                        These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                                          in Indonesian language

                                      Ekshibit E/72                                                                             Exhibit E/72
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                                               PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                      AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                             NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                                                      FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                                           AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                                          FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

22. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK                                              22. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED
    BERELASI (Lanjutan)                                                                     PARTIES (Continued)

   Ringkasan saldo signifikan dengan pihak-pihak                                              The summary of significant balances with
   berelasi per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah                                              related parties as of 31 December 2025 and 2024
   sebagai berikut: (Lanjutan)                                                                are as follows: (Continued)

                                                                                             Persentase terhadap Total Aset/
                                                         Total                                  Percentage to Total Assets
                                     31 Desember 2025/           31 Desember 2024/      31 Desember 2025/      31 Desember 2024/
                                     31 December 2025            31 December 2024       31 December 2025        31 December 2024

   Utang lain-lain (Catatan 13):                                                                                                         Other Payables (Note 13):
   Entitas Induk Terakhir                                                                                                                     Ultimate Parent Entity
      Capital A Berhad                     28.482.244.066              28.033.113.396                 0,18%                  0,19%             Capital A Berhad
   Pemegang Saham                                                                                                                                         Shareholder
    AirAsia Aviation Group                                                                                                                AirAsia Aviation Group
       Limited                          2.510.208.134.561              93.200.336.284                15,89%                  0,62%                      Limited
   Entitas Sepengendali                                                                                                             Entities Under Common Control
     AirAsia Berhad                     1.304.115.890.296           1.672.598.437.090                 8,25%                  9,52%                 AirAsia Berhad
     Asia Aviation Capital Ltd.           299.802.169.564             275.968.945.939                 1,90%                  1,82%    Asia Aviation Capital Ltd.
     AirAsia SEA Ltd.                     180.066.892.231             196.897.092.195                 1,14%                  1,30%               AirAsia SEA Ltd.
     AirAsia Aviation                                                                                                                            AirAsia Aviation
        Management Services                                                                                                        Management Services Sdn.
        Sdn. Bhd.                         123.672.761.062              24.064.241.169                 0,78%                  0,16%                         Bhd.
     PT Asia Digital Engineering                                                                                                     PT Asia Digital Engineering
        Indonesia                          75.575.090.087               5.135.953.613                 0,48%                  0,03%                    Indonesia
     Asia Digital Engineering Sdn.                                                                                                 Asia Digital Engineering Sdn.
        Bhd.                               68.683.431.615             128.354.825.971                 0,43%                  0,85%                         Bhd.
     AirAsia (Cambodia) Co., Ltd           66.305.847.303               6.828.733.977                 0,42%                  0,05% AirAsia (Cambodia) Co., Ltd
     Ground Team Red Sdn. Bhd.             33.523.012.111              18.931.049.404                 0,21%                  0,13% Ground Team Red Sdn. Bhd.
     BIG Life Sdn. Bhd.                     4.755.902.772               3.577.933.820                 0,03%                  0,02%             BIG Life Sdn. Bhd.
     Airasia Technology Centre                                                                                                        Airasia Technology Centre
        Singapore Pte Ltd.                  3.933.367.677               3.788.051.984                 0,02%                  0,03%          Singapore Pte Ltd.
     Rokki Sdn. Bhd.                        2.907.687.583               3.576.040.969                 0,02%                  0,02%                Rokki Sdn. Bhd.
     Philippines AirAsia Inc.                 704.318.332                  93.920.900                 0,00%                  0,00%       Philippines AirAsia Inc.
     PT Teleport Bisnis Indonesia             116.949.047                 507.739.094                 0,00%                  0,00% PT Teleport Bisnis Indonesia
     Teleport Commerce Malaysia                                                                                                              Teleport Commerce
        Sdn. Bhd.                             39.164.326                   37.208.210                 0,00%                  0,00%         Malaysia Sdn. Bhd.
     AirAsia (Guangzhou) Aviation                                                                                                  AirAsia (Guangzhou)Aviation
        Service Limited Company                 6.353.661                   5.860.067                 0,00%                  0,00% Service Limited Company
     Teleport Commercial                                                                                                                   Teleport Commercial
        Services (Shenzhen)                                                                                                               Services (Shenzhen)
        Limited                                  237.801                      229.016                 0,00%                  0,00%                      Limited
     AirAsia SEA Sdn. Bhd.                             -               13.278.751.024                     -                  0,09%         AirAsia SEA Sdn. Bhd.

   Pihak Berelasi Lainnya                                                                                                                  Other Related Parties
      PT Indonesia AirAsia Extra           58.908.108.765             426.498.982.749                 0,00%                  2,82%   PT Indonesia AirAsia Extra
      Thai AirAsia X Co. Ltd.              22.107.473.176              22.284.381.524                 0,00%                  0,15%       Thai AirAsia X Co. Ltd.
      AirAsia X Services Pty. Ltd.          8.634.589.473               1.359.224.342                 0,00%                  0,04%  AirAsia X Services Pty. Ltd.
      Santan Food Sdn. Bhd.                   561.603.288                 490.146.417                 0,00%                  0,00%       Santan Food Sdn. Bhd.
      PT Santan Food Services                                                                                                          PT Santan Food Services
         Indonesia                           183.660.000                            -                 0,00%                      -                  Indonesia
      PT BIGLIFE Digital Indonesia           127.900.000                            -                 0,00%                  0,00% PT BIGLIFE Digital Indonesia
      AirAsia X Bhd                                    -                6.179.158.734                     -                  0,01%                AirAsia X Bhd
      Santan Food Services Sdn.                                                                                                      Santan Food Services Sdn.
         Bhd.                                             -             8.276.982.440                     -                  0,05%                       Bhd.

   Total                                4.793.422.788.797           2.939.967.340.328                30,34%                 17,90%                           Total


   Piutang lain-lain dari Thai AirAsia Co. Ltd. dan                                           Other receivables from Thai AirAsia Co. Ltd. and
   AirAsia X Berhad merupakan piutang atas transaksi                                          AirAsia X Berhad represents receivables arising
   penerimaan kas atas nama Perusahaan atas                                                   from cash receipt transactions on behalf of the
   pembelian tiket penerbangan oleh penumpang.                                                Company with regard to the purchases of flight
                                                                                              tickets by passengers.

   Piutang lain-lain dari Teleport Everywhere Pte.                                            Other receivables from Teleport Everywhere
   Ltd. merupakan piutang atas transaksi kargo.                                               Pte. Ltd. represent receivables arising from
                                                                                              cargo transactions.

   Piutang lain-lain dari PT. Move Travel Indonesia                                           Other receivables from PT. Move Travel
   (fka PT AirAsia SuperApp Indonesia) merupakan                                              Indonesia (fka PT AirAsia SuperApp Indonesia)
   piutang atas transaksi Unlimited Pass dan payroll                                          represent receivables arising from Unlimited
   chargeback.                                                                                Pass and payroll chargeback transactions.
Page 547
                                                         These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                           in Indonesian language

                                      Ekshibit E/73                                             Exhibit E/73
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                               PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                      AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                      FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                           AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                          FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

22. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK               22. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED
    BERELASI (Lanjutan)                                      PARTIES (Continued)

   Piutang lain-lain dari GTRSG Pte Ltd merupakan             Other receivables from GTRSG Pte Ltd.
   piutang atas transaksi Not to Land (NTL) dan               represents receivables arising from Not to Land
   Ground Handling chargeback.                                (NTL) and Ground Handling Chargeback.

   Piutang lain-lain kepada AirAsia SEA Sdn. Bhd.,            Other receivable to AirAsia SEA Sdn. Bhd. are
   merupakan piutang atas payroll chargeback.                 receivables from payroll chargebacks.

   Piutang lain-lain kepada Move Travel Sdn Bhd atas          Other receivable to Move Travel Sdn. Bhd with
   komisi atas penjualan dan pemasaran melalui                regard to the commission fees from sales and
   platform AirAsia SuperApp dan chargeback atas              marketing through AirAsia SuperApp platform
   transaksi Unlimited Pass.                                  and unlimited pass chargeback transactions.

   Utang lain-lain kepada AirAsia Berhad merupakan            Other payables to AirAsia Berhad represent
   utang atas transaksi yang berkaitan dengan                 payables arising from transactions related to
   pembayaran liabilitas sewa, pemeliharaan pesawat           the payments of lease liabilities, aircraft
   serta kegiatan operasional Grup lainnya.                   maintenance and the Group’s other operational
                                                              activities.

   Utang lain-lain kepada PT Indonesia AirAsia Extra          Other payables to PT Indonesia AirAsia Extra
   (“IAAX”) terutama merupakan utang atas transaksi           (“IAAX”) mostly represent payables arising from
   wet lease yang telah berakhir pada bulan Oktober           wet lease transaction that has ended in October
   2020. Transaksi wet lease merupakan transaksi              2020. Wet lease transaction represents aircraft
   sewa pesawat antara IAA dengan IAAX untuk 5                lease between IAA and IAAX for 5 Airbus
   pesawat Airbus tipe A-320 dimana IAAX                      aircrafts type A-320 in which IAAX charges to IAA
   mengenakan IAA beban atas sewa pesawat, kru                on a monthly basis for aircraft lease, cabin
   pesawat, pemeliharaan pesawat dan asuransi                 crew, aircraft maintenance and insurance.
   pesawat.

   Utang lain-lain kepada Asia Aviation Capital Ltd.          Other payables to Asia Aviation Capital Ltd.
   merupakan utang atas transaksi pembayaran sewa             represent payables arising from transaction
   pesawat dan pembiayaan atas pemeliharaan                   related to payments of aircraft lease and
   pesawat. Utang lain-lain kepada Asia Digital               maintenance transactions. Other payables to
   Engineering Sdn. Bhd. adalah utang atas pembelian          Asia Digital Engineering Sdn. Bhd. represent
   persediaan dan aset tetap.                                 payables arising from the purchase of inventory
                                                              and fixed asset.

   Utang lain-lain kepada AirAsia SEA Ltd. dan AirAsia        Other payables to AirAsia SEA Ltd. and AirAsia
   Aviation Management Services Sdn Bhd merupakan             Aviation Management Services Sdn Bhd
   utang atas pembayaran management fee atas jasa             represent management fee related to shared
   shared service.                                            service.
Page 548
                                                                             These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                               in Indonesian language

                                      Ekshibit E/74                                                                 Exhibit E/74
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                                   PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                                          AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                                          FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                               AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                              FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

22. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK                                   22. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH RELATED
    BERELASI (Lanjutan)                                                          PARTIES (Continued)

   Utang lain-lain kepada Thai AirAsia X Co. Ltd., dan                            Other payables to Thai AirAsia X Co. Ltd., and
   Ground Team Red Sdn. Bhd. atas pembelian tiket                                 Ground Team Red Sdn. Bhd. with regard to the
   penerbangan oleh penumpang dan transaksi ground                                purchases of flight tickets by passengers and
   handling.                                                                      ground handling transactions.

   Ringkasan transaksi signifikan dengan pihak-pihak                              The summary of significant transactions with
   berelasi untuk periode yang berakhir pada tanggal                              related parties for the period ended 31
   31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:                              December 2025 and 2024 are as follows:

                                                                                     Persentase terhadap
                                                                               Total Beban Usaha/Percentage to
                                                   Total                           Total Operating Expense
                                  Tahun yang Berakhir Tahun yang Berakhir Tahun yang Berakhir Tahun yang Berakhir
                                      pada Tanggal        pada Tanggal        pada Tanggal          pada Tanggal
                                  31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/ 31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
                                       Year Ended          Year Ended          Year Ended            Year Ended
                                   31 December 2025    31 December 2024    31 December 2025      31 December 2024

  Entitas Sepengendali                                                                                                    Under Common Control
  Biaya manajemen & layanan:                                                                                        Management & service fees:
    AirAsia SEA Sdn. Bhd.              33.886.300.279       30.663.356.154             0,40%                0,55%         AirAsia SEA Sdn. Bhd.
    AirAsia Aviation                                                                                                            AirAsia Aviation
       Management Services                                                                                           Management Services Sdn.
       Sdn. Bhd                        44.415.638.069       27.638.787.033             0,52%                0,27%                         Bhd.
    AirAsia X Services Pty. Ltd         5.657.491.931        3.586.303.143             0,07%                0,04%    AirAsia X Services Pty. Ltd
    Teleport Everywhere, Pte.,                                                                                      Teleport Everywhere, Pte.,
       Ltd.                             1.545.485.216       1.280.836.852              0,02%                0,01%                         Ltd.
  Komisi:                                                                                                                            Commission:
    Move Travel Sdn Bhd                82.302.982.681      61.507.020.357              0,97%                0,70%          Move Travel Sdn Bhd
    AirAsia Berhad                      6.908.375.625     101.497.743.969              0,08%                1,16%                AirAsia Berhad
  Biaya ICT:                                                                                                                             ICT Cost:
    AirAsia Aviation                                                                                                            AirAsia Aviation
       Management Services                                                                                             Management Services
       Sdn. Bhd                        10.335.404.673       10.803.026.729             0,12%                0,12%                   Sdn.Bhd.
  Biaya lisensi merek:                                                                                                         Brand license fee:
    AirAsia Aviation Group                                                                                              AirAsia Aviation Group
       Limited                         83.533.587.400       89.261.487.754             0,98%                1,02%                    Limited
  Beban bunga:                                                                                                                 Interest expense:
    AirAsia Berhad                     13.606.717.076        7.077.315.167             0,16%                0,08%                AirAsia Berhad



                                                                                     Persentase terhadap
                                                                               Total Pendapatan/Percentage to
                                                   Total                               Total Revenues
                                  Tahun yang Berakhir Tahun yang Berakhir Tahun yang Berakhir Tahun yang Berakhir
                                      pada Tanggal        pada Tanggal        pada Tanggal          pada Tanggal
                                  31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/ 31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
                                       Year Ended          Year Ended          Year Ended            Year Ended
                                   31 December 2025    31 December 2024    31 December 2025      31 December 2024

  Entitas Sepengendali                                                                                                   Under Common Control
  Pendapatan kargo:                                                                                                              Cargo revenue:
    Teleport Everywhere, Pte.                                                                                        Teleport Everywhere, Pte.
       Ltd.                            70.947.909.609       56.236.597.320             0,90%                0,71%                         Ltd.


   Untuk periode yang berakhir pada tanggal                                       For the period ended 31 December 2025, the
   31 Desember 2025, Grup membayarkan kompensasi                                  Group paid short-term compensation to key
   imbalan kerja jangka pendek kepada personel                                    management personnel consisting of Board of
   manajemen kunci yang terdiri dari Dewan Komisaris                              Commissioners and Board of Directors of the
   dan Direksi Perusahaan masing-fmasing sebesar                                  Company, amounted to Rp660,000,000 and
   Rp660.000.000    dan    Rp14.210.952.860     (31                               Rp14,210,952,860, respectively (31 December
   Desember      2024:      Rp660.000.000       dan                               2024: Rp660,000,000 and Rp16,499,616,237).
   Rp16.499.616.237).
Page 549
                                                                    These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                      in Indonesian language

                                      Ekshibit E/75                                                        Exhibit E/75
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                          PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                                 AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                                 FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                      AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                     FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

23. PERPAJAKAN                                                      23. TAXATION

   a.   Utang pajak                                                      a.    Taxes payable

                                            31 Desember 2025/          31 Desember 2024/
                                            31 December 2025           31 December 2024

        Perusahaan                                                                                                 The Company
        Pajak penghasilan pasal 21                  117.257.954                     1.218.107            Income taxes article 21

        Entitas anak                                                                                                  Subsidiary

        Pajak penghasilan:                                                                                         Income taxes:
        Pasal 21                                 72.030.027.588                43.862.926.916                          Article 21
        Pasal 23                                  8.693.519.573                 2.132.607.530                          Article 23
        Pasal 22                                  1.779.198.848                12.008.415.881                          Article 22
        Pasal 4 (2)                                 514.413.951                     8.215.175                        Article 4 (2)
        Pasal 25                                    279.191.893                   430.616.421                          Article 25
        Pasal 29                                     56.980.822                   904.726.809                          Article 29
        Pasal 15                                              -                 8.369.457.894                          Article 15
        Pajak pertambahan nilai                   1.197.530.642                   720.213.549                    value added tax
        Sub total                                84.550.463.317                68.437.180.175                           Sub-total

        Total                                    84.668.121.271                68.438.398.282                              Total

   b.   Beban pajak kini                                                 b. Current tax expense
        Perhitungan pajak penghasilan Perusahaan                               Income tax computation of the Company
        Rekonsiliasi antara rugi sebelum beban pajak                           The reconciliation between loss before
        penghasilan, sesuai dengan laporan laba rugi                           income tax expense, as shown in the
        dan     penghasilan      komprehensif   lain                           consolidated statements of profit or loss,
        konsolidasian, dan estimasi rugi fiskal                                and other comprehensive income and
        Perusahaan adalah sebagai berikut:                                     estimated tax loss of the Company is as
                                                                               follows:
                                            31 Desember 2025/          31 Desember 2024/
                                            31 December 2025           31 December 2024
        Rugi sebelum manfaat (beban)                                                             Loss before income tax benefit
         pajak penghasilan menurut                                                                   (expense) per consolidated
          laporan laba rugi dan                                                                                   statements of
          penghasilan komprehensif lain                                                                 profit or loss and other
          konsolidasian                      (1.291.446.513.208)         (1.523.194.719.330)             comprehensive income
        Rugi sebelum pajak                                                                                   Loss before income
         penghasilan Entitas anak              1.285.529.681.212          1.521.335.318.450                       tax Subsidiary
        Rugi sebelum pajak penghasilan                                                                    Loss before income tax
         Perusahaan                              (5.916.831.996)               (1.859.400.880)                  of the Company
        Beda temporer                               227.842.601                     6.088.973              Temporary differences
        Beda tetap                                   14.001.000                   117.205.670              Permanent differences
        Estimasi rugi fiskal                     (5.674.988.395)               (1.736.106.237)                 Estimated tax loss
        Akumulasi rugi fiskal tahun-tahun
          sebelumnya                            (18.404.009.031)              (28.984.813.293) Prior years accumulated tax losses

        Rugi fiskal yang telah
         kedaluwarsa                                (97.326.479)               12.316.910.499                Expired fiscal losses
        Total akumulasi rugi fiskal             (24.176.323.905)              (18.404.009.031)       Total accumulated tax losses

                                                                                                       Current tax expense – the
        Beban pajak kini - Perusahaan                           -                            -                       Company
Page 550
                                                                    These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                      in Indonesian language

                                      Ekshibit E/76                                                        Exhibit E/76
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                          PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                                 AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                                 FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                      AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                     FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                    (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

23. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                           23. TAXATION (Continued)

    b. Beban pajak kini (Lanjutan)                                      b.   Current tax expense (Continued)
       Perhitungan pajak penghasilan IAA, entitas                            Income tax computation of IAA, a subsidiary
       anak
       Rekonsiliasi antara rugi sebelum manfaat                              The reconciliation between loss before
       (beban) pajak penghasilan dan estimasi rugi                           income tax benefit (expense) and estimated
       fiskal IAA adalah sebagai berikut:                                    tax loss of IAA is as follows:
                                            31 Desember 2025/           31 Desember 2024/
                                            31 December 2025            31 December 2024
        Rugi sebelum manfaat (beban)                                                             Loss before income tax benefit
          pajak penghasilan                  (1.290.743.945.611)          (1.524.917.991.994)                       (expense)
        Beda temporer                             65.378.369.391            (149.290.522.612)            Temporary differences
        Beda tetap                             (112.245.127.846)              124.194.055.375            Permanent differences

        Estimasi rugi fiskal                 (1.337.610.704.066)          (1.550.014.459.231)                  Estimated tax loss
        Akumulasi rugi fiskal tahun-tahun                                                           Prior years accumulated tax
          sebelumnya                         (6.129.166.260.661)          (4.610.051.470.633)                          losses
        Koreksi rugi fiskal tahun                                                                     Correction on prior year
          sebelumnya                            181.735.143.532                30.899.669.203              estimated tax loss
        Total akumulasi rugi fiskal          (7.285.041.821.195)          (6.129.166.260.661)      Total accumulated tax losses

        Beban pajak kini                                        -                            -             Current tax expense

       IAA telah melaporkan Surat Pemberitahuan                               IAA has submitted Annual Corporate Income
       Tahunan atas pajak penghasilan badan (“SPT”)                           Tax Return (“SPT”) to the Tax Office for
       ke Kantor Pajak untuk tahun pajak 2024 sesuai                          fiscal year 2024 in accordance with the tax
       dengan perhitungan rugi fiskal yang disajikan                          loss computation as presented above.
       di atas.
       Pada tanggal 29 Oktober 2021, Presiden                                 On 29 October 2021, the President of the
       Republik Indonesia menandatangani UU                                   Republic of Indonesia signed UU No.7/2021
       No.7/2021 tentang “Harmonisasi Peraturan                               regarding     “Harmonization     of    Tax
       Perpajakan”, yang menerapkan, antara lain,                             Regulation”, which applies, among others,
       tarif pajak penghasilan badan sebagai berikut:                         the corporate income tax rate as follows:
       a. sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun                          a. 22% effective starting fiscal year 2022
          pajak 2022 (sebelumnya 20% yang diatur                                (previously 20% as stipulated in
          dalam Peraturan Pemerintah (Perppu) No.1                              Government Regulation (Perppu) No.1
          Tahun 2020 tertanggal 31 Maret 2020).                                 Year 2020 dated 31 March 2020).
       b. Perusahaan Terbuka dalam negeri dengan                             b. Resident publicly-listed companies in
          jumlah keseluruhan saham yang disetor                                 Indonesia whose at least 40% or more of
          diperdagangkan pada bursa efek di                                     the total paid-up shares or other equity
          Indonesia paling sedikit 40% dan memenuhi                             instruments are listed for trading in the
          persyaratan tertentu sesuai dengan                                    Indonesia stock exchanges and meet
          peraturan pemerintah, dapat memperoleh                                certain requirements in accordance with
          tarif sebesar 3% lebih rendah dari tarif pada                         the government regulations, can apply
          butir a di atas.                                                      tariff of 3% lower than tariff as stated in
                                                                                point a above.
       Grup telah menggunakan tarif pajak                                    The Group has applied a single tax rate as
       penghasilan tunggal sesuai Perppu di atas                             disclosed in above Perppu for the fiscal year
       untuk tahun pajak 2025 dan 2024 sebesar 22%.                          2025 and 2024 of 22%.
       Pajak Penghasilan Pilar Dua                                           Pillar Two income taxes
       Perusahaan merupakan bagian dari grup                                 The Company is within the scope of PMK No.
       multinasional yang tercakup dalam ruang                               136 of 2024 regarding the Global Minimum
       lingkup PMK No. 136 Tahun 2024 mengenai                               Tax (Pillar Two).
       Pajak Minimum Global (Pilar Dua).
Page 551
                                                                                        These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                                          in Indonesian language

                                      Ekshibit E/77                                                                            Exhibit E/77
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                                              PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                     AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                                                     FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                                          AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                                         FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                        (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

23. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                                               23. TAXATION (Continued)

   b.      Beban pajak kini (Lanjutan)                                                       b.    Current tax expense (Continued)

           PMK 136/2024 menerapkan mekanisme                                                      PMK 136/2024 applies new taxing
           perpajakan       baru   yang     mensyaratkan                                          mechanisms under which a Multinational
           Perusahaan Multinasional ("PMN") untuk                                                 Enterprises (“MNE”) would pay a top-up tax
           membayar pajak tambahan di suatu yurisdiksi                                            in a jurisdiction whenever the effective tax
           ketika tarif pajak efektif, yang ditentukan                                            rate, determined on a jurisdictional basis
           berdasarkan yurisdiksi menurut aturan Pilar                                            under the Pillar Two rules is below a 15%
           Dua, lebih rendah dari tarif minimum 15%. PMK                                          minimum rate. PMK 136/2024 sets out the
           136/2024 menetapkan mekanisme untuk                                                    mechanics for determining which entity (or
           menentukan entitas mana (atau entitas-entitas                                          entities) in an MNE Group should apply the
           mana) dalam Grup PMN yang harus                                                        top-up tax and the portion of such tax that
           menerapkan pajak tambahan tersebut dan                                                 is charged to each relevant entity.
           porsi pajak yang dibebankan kepada setiap
           entitas terkait.

           Untuk tahun yang berakhir pada tanggal                                                 For the year ended 31 December 2025, the
           31 Desember 2025 Grup telah menerapkan                                                 Group has applied amendment to PSAK 212:
           amandemen PSAK 212: Pajak Penghasilan,                                                 Income Taxes, which provides mandatory
           yang    memberikan      pengecualian   wajib                                           temporary exception from recognizing or
           sementara dari pengakuan atau pengungkapan                                             disclosing deferred taxes related to Pillar
           pajak tangguhan terkait aturan Pilar Dua                                               Two rules such that there is no impact to
           sehingga tidak ada dampak terhadap Laporan                                             the 2025 consolidated financial statements.
           Keuangan konsolidasian 2025. Dampak masa                                               The future impact of Pillar Two rules for the
           depan dari aturan Pilar Dua untuk Grup masih                                           Group is still being estimated.
           dalam tahap estimasi.

           Aturan model Pilar Dua adalah kompleks dan                                             The Pillar Two model rules are complex and
           Grup sedang dalam proses untuk mengestimasi                                            the Group is still in the process of assessing
           dampak potensialnya terhadap laporan                                                   potential impact to the consolidated
           keuangan konsolidasian, jika ada. Berdasarkan                                          financial statements, if any. Based on
           informasi yang tersedia saat ini, Grup tidak                                           currently available information, the Group
           mengharapkan adanya dampak material                                                    does not expect any material impact to the
           terhadap laporan keuangan konsolidasian.                                               consolidated financial statements.

   c.      Aset (liabilitas) pajak tangguhan, neto                                           c.    Deferred tax assets (liabilities), net

                                                                         Dicatat di
                                                                        penghasilan
                                                 Dibebankan ke         komprehensif         Pengaruh atas
                                                  laporan laba       lain/ Recognized      perubahan tarif
                                                rugi/ Charged to          in other         pajak/ Effect of         31 Desember
                             1 Januari 2025/    profit or loss for    comprehensive        changes in tax               2025/
                             1 January 2025         the year               income               rate              31 December 2025

   Aset (liabilitas) pajak                                                                                                             Deferred tax assets (liabilities)
     tangguhan
     Entitas anak                                                                                                                                       Subsidiaries
     Aset tetap, neto         (7.399.849.129)     (1.286.929.920)                   -                         -      (8.686.779.049)                    Fixed assets
     Imbalan kerja              1.677.103.203         394.317.957         241.613.385                         -        2.313.034.545               Employee benefits

   Total                      (5.722.745.926)       (892.611.963)         241.613.385                         -      (6.373.744.503)                              Total
Page 552
                                                                                        These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                                          in Indonesian language

                                      Ekshibit E/78                                                                            Exhibit E/78
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                                              PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                     AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                            NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                                                     FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                                          AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                                         FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                        (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

23. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                                               23. TAXATION (Continued)

   c.      Aset (liabilitas)          pajak      tangguhan,          neto                    c.    Deferred tax             assets       (liabilities),        net
           (Lanjutan)                                                                              (Continued)

                                                                         Dicatat di
                                                                        penghasilan
                                                 Dibebankan ke         komprehensif         Pengaruh atas
                                                  laporan laba       lain/ Recognized      perubahan tarif
                                                rugi/ Charged to          in other         pajak/ Effect of         31 Desember
                             1 Januari 2024/    profit or loss for    comprehensive        changes in tax               2024/
                             1 January 2024         the year               income               rate              31 December 2024

   Aset (liabilitas) pajak                                                                                                             Deferred tax assets (liabilities)
     tangguhan
     Entitas Anak                                                                                                                                          Subsdiary
     Aset tetap               (6.102.844.347)     (1.297.004.782)                   -                         -      (7.399.849.129)                    Fixed assets
     Imbalan kerja              1.350.738.247         325.304.549           1.060.407                         -        1.677.103.203               Employee benefits

   Total                     (4.752.106.100)        (971.700.233)           1.060.407                         -      (5.722.745.926)                              Total

           Pada tanggal 31 Desember 2025, manajemen                                                As of 31 December 2025, the Group’s
           Grup melakukan pengkajian terkait dengan                                                management reviewed the estimated tax
           estimasi manfaat pajak yang berasal dari beda                                           benefit arising from temporary differences
           temporer yang telah diakui serta rugi fiskal.                                           that have been recognized and tax loss.
           Berdasarkan hasil pengkajian manajemen,                                                 Based on the management assessment, it
           diputuskan bahwa Grup tidak mengakui aset                                               has been decided that the Group did not
           pajak tangguhan yang berasal dari imbalan                                               recognize deferred tax assets on employee
           kerja, penyisihan bonus karyawan, penyisihan                                            benefits, provision for employee bonuses,
           atas penurunan nilai piutang lain-lain,                                                 allowance for impairment of other
           penyisihan atas penurunan nilai aset hak-guna,                                          receivables, allowance for impairment of
           dan akumulasi rugi fiskal, dengan nilai total                                           right-of-use assets, and accumulated tax
           sebesar      Rp1.414.741.585.907,       karena                                          losses,    with     total    amount      of
           kemungkinan besar tidak tersedia penghasilan                                            Rp1,414,741,585,907, since it is not
           kena pajak masa depan untuk memanfaatkan                                                probable that the future taxable profit will
           seluruh beda temporer dan rugi fiskal tersebut.                                         be available against such temporary
                                                                                                   differences and tax loss.

           Rekonsiliasi antara manfaat pajak yang                                                  The reconciliation between tax benefit
           dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang                                            calculated by applying the applicable tax
           berlaku dari rugi sebelum beban pajak                                                   rate to the loss before income tax expense
           penghasilan dengan jumlah beban pajak                                                   and income tax expense as shown in the
           penghasilan sesuai dengan laporan laba rugi                                             consolidated statements of profit or loss
           dan     penghasilan     komprehensif     lain                                           and other comprehensive income is as
           konsolidasian adalah sebagai berikut:                                                   follows:

                                                        31 Desember 2025/                  31 Desember 2024/
                                                        31 December 2025                   31 December 2024
           Rugi sebelum beban pajak                                                                                         Loss before income tax expense
            Penghasilan menurut laporan                                                                                    per consolidated statements of
            laba rugi dan penghasilan                                                                                              profit or loss and other
            komprehensif lain konsolidasian                (1.291.446.513.208)               (1.523.194.719.330)                    comprehensive income
           Manfaat pajak pada tarif
            pajak berlaku                                       284.118.232.948                   335.102.838.253        Tax benefit at applicable tax rate
                                                                                                                                  Tax effect on permanent
           Pengaruh pajak atas beda tetap                        23.705.093.188                 (28.579.100.317)                               difference
           Aset pajak tangguhan tidak diakui                  (311.243.148.719)                (309.839.539.569)           Unrecognized deferred tax asset
           Beban pajak penghasilan                               (3.419.822.583)                  (3.315.815.633)                          Income tax expense
Page 553
                                                         These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                           in Indonesian language

                                      Ekshibit E/79                                             Exhibit E/79
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                               PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                      AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                      FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                           AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                          FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

23. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                23. TAXATION (Continued)

   d.   Pemeriksaan pajak                                     d.   Tax audit

        Entitas Anak - IAA                                         The Subsidiary - IAA
        Audit Pajak Masa 2019                                      Tax Audit Fiscal Year 2019
        Pada bulan Januari 2024, IAA menerima Surat                In January 2024, IAA received a Tax
        Ketetapan Pajak Kurang Bayar dari Kantor                   Underpayment Assessment Letter from the
        Pajak atas tahun pajak 2019 terkait pajak                  Tax Office for the 2019 fiscal year, relating
        penghasilan Pasal 21, 23, 26, 4(2), 15 serta               to Income Tax Articles 21, 23, 26, 4(2), and
        PPN,     dengan     nilai   total    sebesar               15, as well as VAT, with a total amount of
        Rp136.722.469.681, termasuk denda pajak.                   Rp136,722,469,681, including tax penalties.
        IAA menerima sebagian hasil pemeriksaan                    IAA accepted part of the tax audit findings
        pajak    sejumlah    Rp10.675.489.764   dan                amounting to Rp10,675,489,764 and filed
        mengajukan keberatan atas jumlah yang                      an objection for the remaining amount.
        tersisa.

        Pada bulan April 2024, IAA menyampaikan                    In April 2024, IAA submitted an objection
        surat keberatan untuk sengketa PPh Pasal 23                letter to the Directorate General of Taxes
        masa Desember, PPh Pasal 26 masa Desember,                 (DGT) for disputes related to Income Tax
        PPN Jasa Luar Negeri masa Agustus dan                      Article 23 for the December tax period,
        Desember, dan PPN untuk masa Januari sampai                Income Tax Article 26 for the December tax
        dengan Desember tahun pajak 2019 dengan                    period, VAT on Offshore Services for the
        nilai total sengketa sebesar Rp126.046.979.917             August and December tax periods, and VAT
        ke DJP.                                                    for the January to December 2019 tax
                                                                   periods, with a total disputed amount of
                                                                   Rp126,046,979,917.

        Putusan atas permohonan keberatan untuk                    The decision on the objection for the
        sengketa PPh Pasal 26 untuk tahun pajak 2019               Income Tax Article 26 dispute for the 2019
        diterbitkan pada September 2024. Berdasarkan               fiscal year was issued in September 2024.
        putusan keberatan tersebut, DJP mengabulkan                Based on the decision, the DGT partially
        sebagian sengketa PPh Pasal 26 masa                        granted the objection for Income Tax
        Desember sebesar Rp15.911.576.109 dari total               Article 26 for the December tax period,
        nilai sengketa sebesar Rp18.463.202.886.Atas               amounting to Rp15,911,576,109 out of the
        keputusan keberatan ini, IAA tidak mengajukan              total       disputed       amount       of
        banding.                                                   Rp18,463,202,886. Following this decision,
                                                                   IAA did not proceed with an appeal.

        Putusan atas permohonan keberatan untuk                    The decision on the objection for the VAT
        sengketa PPN Jasa Luar Negeri masa Agustus                 on Offshore Services dispute for the August
        dan Desember tahun pajak 2019 diterbitkan                  and December 2019 tax periods was issued
        pada bulan Desember 2024. Berdasarkan                      in December 2024. Based on the decision,
        putusan keberatan tersebut, DJP menolak                    the DGT rejected the objection in full. IAA
        keseluruhan keberatan yang diajukan. Atas                  did not proceed with an appeal against this
        keputusan keberatan ini, IAA tidak mengajukan              decision.
        banding.

        Putusan atas permohonan keberatan untuk                    The decision on the objection for the
        sengketa PPh Pasal 23 untuk tahun pajak 2019               Income Tax Article 23 dispute for the 2019
        diterbitkan pada Pada Januari 2025.                        fiscal year was issued in January 2025.
        Berdasarkan putusan keberatan tersebut, DJP                Based on the decision, the DGT rejected the
        menolak    keseluruhan     keberatan    yang               objection in full. IAA did not proceed with
        diajukan. Atas keputusan keberatan ini, IAA                an appeal against this decision.
        tidak mengajukan banding.
Page 554
                                                          These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                            in Indonesian language

                                      Ekshibit E/80                                              Exhibit E/80
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                       AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                       FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                            AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                           FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

23. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                 23. TAXATION (Continued)

   e.   Pemeriksaan pajak (Lanjutan)                           e.   Tax audit (Continued)
        Entitas Anak – IAA (Lanjutan)                               The Subsidiary – IAA (Continued)
        Audit Pajak Masa 2019 (Lanjutan)                            Tax Audit Fiscal Year 2019 (Continued)
        Selanjutnya, DJP menerbitkan Surat Tagihan                  Subsequently, in September 2025, the DGT
        Pajak (STP) Denda Penagihan atas keberatan                  issued Tax Collection Letters (STP) for
        yang ditolak dan tidak diajukan banding atas                Collection Penalties related to the rejected
        PPh Pasal 23, PPh Pasal 26, serta PPN Jasa Luar             objections that were not further appealed,
        Negeri untuk Masa Pajak Agustus dan Desember                covering Income Tax Article 23, Income Tax
        2019 Pada bulan September 2025. Atas STP                    Article 26, and VAT on Offshore Services for
        Denda Penagihan tersebut, IAA mengajukan                    the August and December 2019 tax periods.
        permohonan penghapusan sanksi pada bulan                    In response, IAA submitted an application
        November 2025. Keputusan atas permohonan                    for the waiver of administrative penalties
        penghapusan sanksi tersebut diterbitkan pada                in November 2025. The decision on the
        bulan Desember 2025. DJP mengabulkan                        waiver application was issued in December
        permohonan penghapusan sanksi PPh Pasal 23                  2025, where the DGT approved the waiver
        dan PPh Pasal 26, namun menolak permohonan                  requests for Income Tax Article 23 and
        penghapusan sanksi untuk PPN Jasa Luar                      Income Tax Article 26, but rejected the
        Negeri Masa Pajak Agustus dan Desember 2019.                waiver request for VAT on Offshore Services
        Atas penolakan penghapusan sanksi tersebut,                 for the August and December 2019 tax
        IAA telah melunasi denda penagihan dimaksud                 periods. Following the rejection, IAA
        pada bulan Januari 2026.                                    settled the relevant collection penalties in
                                                                    January 2026.

        Putusan atas permohonan keberatan untuk                     The decisions on the objections related to
        sengketa PPN untuk masa Januari sampai                      the VAT dispute for the January to
        dengan     Desember    tahun    pajak    2019               December 2019 tax periods were issued in
        diterbitkan pada bulan September 2024 dan                   September 2024 and January 2025. Based on
        January 2025. Berdasarkan putusan keberatan                 these decisions, the DGT rejected the
        tersebut, DJP menolak keseluruhan keberatan                 objections in full. Following the rejection,
        yang diajukan untuk sengketa PPN. Atas                      IAA filed an appeal to the Tax Court in
        penolakan      keberatan    tersebut,     IAA               December 2024 and April 2025. In January
        mengajukan      permohonan     banding     ke               2026, the Tax Court issued its decision on
        Pengadilan Pajak pada bulan Desember 2024                   the VAT appeal for the January to
        dan April 2025. Pada bulan Januari 2026,                    December 2019 tax periods. The Tax Court
        Pengadilan Pajak menerbitkan putusan atas                   rejected the appeal in full for the January
        permohonan banding sengketa PPN untuk Masa                  to November 2019 tax periods, while the
        Pajak Januari sampai dengan Desember 2019.                  appeal for the December 2019 tax period
        Pengadilan Pajak menolak seluruh permohonan                 was partially granted. Based on the appeal
        banding untuk masa pajak Januari sampai                     decision, the remaining tax underpayment
        dengan November 2019. Sementara itu, untuk                  to be settled by IAA amounted to
        Masa Pajak Desember 2019, permohonan                        Rp90,568,225,735, which was fully paid in
        banding diterima sebagian. Berdasarkan                      February 2026. In the same month, the DGT
        putusan banding tersebut, jumlah kurang                     issued an STP for Collection Penalties in
        bayar yang masih harus dilunasi oleh IAA                    connection with the appeal decision,
        adalah sebesar Rp90.568.225.735. Kekurangan                 amounting     to     Rp54,340,935,441.    In
        pembayaran tersebut telah dilunasi pada bulan               response to this STP, IAA submitted an
        Februari 2026. Pada bulan yang sama, DJP                    application for the waiver of administrative
        menerbitkan STP atas Denda Penagihan                        penalties in February 2026.
        sehubungan dengan putusan banding tersebut
        dengan jumlah sebesar Rp54.340.935.441.
        Atas STP tersebut, IAA telah mengajukan
        permohonan penghapusan sanksi pada bulan
        Februari 2026.
Page 555
                                                            These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                              in Indonesian language

                                      Ekshibit E/81                                                Exhibit E/81
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                  PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                         AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                         FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                              AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                             FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

23. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                   23. TAXATION (Continued)

   d.   Pemeriksaan pajak (Lanjutan)                             d.   Tax audit (Continued)
        Entitas Anak – IAA (Lanjutan)                                 The Subsidiary – IAA (Continued)
        Audit Pajak Masa 2020                                         Tax Audit Fiscal Year 2020
        Pada Agustus 2024, IAA menerima surat                         In August 2024, IAA received a Request for
        Permintaan Penjelasan Data dan Keterangan                     Explanation of Data and Information
        (SP2DK) dari DJP untuk tahun pajak 2020. Pada                 (SP2DK) from the Directorate General of
        bulan November 2024, IAA dan DJP                              Taxes (DGT) for the 2020 fiscal year. In
        menandatangani Berita Acara Pelaksanaan                       November 2024, IAA and the DGT signed the
        Permintaan Atas Data dan Keterangan untuk                     Minutes of Meeting on the Implementation
        tahun 2020. IAA menyetujui membayar                           of the Request for Data and Information for
        kekurangan pembayaran pajak sebesar                           the 2020 fiscal year. IAA agreed to settle
        Rp17.089.168.518 dan melakukan pembetulan                     the tax underpayment amounting to
        SPT untuk PPh Badan, PPh pasal 21, PPh pasal                  Rp17,089,168,518      and      subsequently
        23, PPh pasal 4(2), PPh pasal 15 dan PPN.                     amended its tax returns for Corporate
                                                                      Income Tax, Income Tax Article 21, Income
                                                                      Tax Article 23, Income Tax Article 4(2),
                                                                      Income Tax Article 15, and VAT.

        IAA menerima Surat Tagih Pajak atas                           IAA later received several Tax Collection
        pembetulan SPT terkait pemenuhan kewajiban                    Letters (STP) related to the amended tax
        perpajakan terkait SP2DK tahun 2020 untuk                     returns arising from the SP2DK process for
        SPT PPN masa Januari, Oktober, November,                      the 2020 fiscal year. The first STP was
        Desember dan PPh pasal 23 masa Desember                       received for VAT returns for the January,
        tahun     2020    dengan       total      sebesar             October, November, and December, and
        Rp2.201.411.600. Pada bulan Maret 2025, IAA                   Income Tax Article 23 for the December,
        menerima Surat Tagih Pajak atas pembetulan                    with a total amount of Rp2,201,411,600. In
        SPT terkait pemenuhan kewajiban perpajakan                    March 2025, IAA received additional STPs
        terkait SP2DK tahun 2020 untuk SPT PPN                        for VAT returns for the February to
        Februari, Maret, April, Mei, Juni, Juli, Agustus,             September and Income Tax Article 21 for
        September dan PPh pasal 21 masa Desember                      the December, totaling Rp1,589,447,053.
        dengan total sebesar Rp1.589.447.053.                         Subsequently, in November 2025, IAA
        Selanjutnya, pada bulan November 2015, IAA                    received another STP related to Income Tax
        menerima Surat Tagih Pajak atas pembetulan                    Article 4(2) and Income Tax Article 15,
        SPT terkait pemenuhan kewajiban perpajakan                    amounting to Rp133,072,106.
        terkait SP2DK tahun 2020 untuk PPh Pasal 4
        ayat 2 dan PPh Pasal 15 dengan total
        Rp133.072.106.

        Atas STP ini, IAA telah melunasi hutang pajak                 IAA settled the outstanding tax liabilities
        tersebut pada bulan April 2025.                               arising from these STPs in April 2025.
Page 556
                                                         These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                           in Indonesian language

                                      Ekshibit E/82                                             Exhibit E/82
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                               PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                      AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                      FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                           AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                          FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

23. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                23. TAXATION (Continued)

   d.   Pemeriksaan pajak (Lanjutan)                          d.   Tax audit (Continued)
        Entitas Anak – IAA (Lanjutan)                              The Subsidiary – IAA (Continued)
        Audit Pajak Masa 2021                                      Tax Audit Fiscal Year 2021
        Pada September 2024, IAA menerima surat                    In September 2024, IAA received a Request
        Permintaan Penjelasan Data dan Keterangan                  for Explanation of Data and Information
        (SP2DK) dari DJP untuk tahun pajak 2021. Pada              (SP2DK) from the Directorate General of
        bulan Desember 2024, IAA dan DJP                           Taxes (DGT) for the fiscal year 2021. In
        menandatangani Berita Acara Pelaksanaan                    December 2024, IAA and the DGT signed the
        SP2DK untuk tahun 2021, menyetujui                         Minutes of Meeting on SP2DK for the fiscal
        membayar kekurangan pembayaran pajak                       year 2021, agreed to settle a tax
        sebesar Rp11.957.939.920 dan melakukan                     underpayment          amounting         to
        pembetulan SPT untuk PPh Badan, PPh pasal                  Rp11,957,939,920      and    subsequently
        21, PPh pasal 23, PPh pasal 4(2), PPh pasal 15             amended its tax returns for Corporate
        dan PPN.                                                   Income Tax, Income Tax Article 21, Income
                                                                   Tax Article 23, Income Tax Article 4(2),
                                                                   Income Tax Article 15, and VAT.

        IAA menerima Surat Tagih Pajak atas                        IAA received Tax Collection Letters (STP)
        pembetulan SPT terkait pemenuhan kewajiban                 related to the amended tax returns arising
        perpajakan terkait SP2DK tahun 2021 pada                   from the SP2DK process for the 2021 fiscal
        bulan Juli 2025 untuk SPT PPh 21 masa                      year in July 2025, consisting of Income Tax
        Desember sebesar Rp31.082.674, SPT PPh                     Article 21 for the December tax period
        pasal    23    masa     Desember    sebesar                amounting to Rp31,082,674, Income Tax
        Rp90.356.929, dan SPT PPN masa Januari                     Article 23 for the December tax period
        sampai dengan Desember dengan total sebesar                amounting to Rp90,356,929, and VAT for
        Rp2.382.761.277. Atas STP ini, IAA telah                   the January to December tax periods
        mengajukan Permohonan Penghapusan Sanksi                   totaling Rp2,382,761,277. In response to
        Administrasi ke DJP pada bulan Maret & Juli                these STPs, IAA submitted applications for
        2025.                                                      the waiver of administrative penalties to
                                                                   the Directorate General of Taxes (DGT) in
                                                                   March and July 2025.

        Pada bulan September dan Oktober 2025, IAA                 In September and October 2025, IAA
        menerima Surat Keputusan Penghapusan                       received Decisions on the Waiver of
        Sanksi Administrasi atas semua permohonan                  Administrative Penalties for all submitted
        tersebut.    DJP     mengabulkan    semua                  applications. The DGT approved all requests
        permohonan penghapusan sanksi administrasi                 for the waiver of administrative penalties
        atas pembetulan SPT terkait pemenuhan                      related to the amended tax returns arising
        kewajiban perpajakan terkait SP2DK tahun                   from the SP2DK for the 2021 fiscal year.
        2021.
Page 557
                                                         These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                           in Indonesian language

                                      Ekshibit E/83                                             Exhibit E/83
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                               PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                      AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                      FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                           AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                          FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

23. PERPAJAKAN (Lanjutan)                                23. TAXATION (Continued)

   e.   Pemeriksaan pajak (Lanjutan)                          e.   Tax audit (Continued)
        Entitas Anak – IAA (Lanjutan)                              The Subsidiary – IAA (Continued)
        Audit Pajak Masa 2022                                      Tax Audit Fiscal Year 2022

        Pada April 2025, IAA menerima surat                        In April 2025, IAA received a Request for
        Permintaan Penjelasan Data dan Keterangan                  Data and Information Explanation Letter
        (SP2DK) dari DJP untuk tahun pajak 2022. Pada              (SP2DK) from the Directorate General of
        bulan September 2025, IAA dan DJP                          Taxes (DGT) for the 2022 fiscal year. In
        menandatangani Berita Acara Pelaksanaan                    September 2025, IAA and the DGT signed
        SP2DK untuk tahun 2022, menyetujui                         the Minutes of SP2DK for the fiscal year
        membayar kekurangan pembayaran pajak                       2022, agreed to settle an underpayment of
        sebesar Rp12.985.404.744 yang dibayarkan                   Rp12,985,404,744 which was paid in
        pada bulan Desember 2025. IAA melakukan                    December 2025. IAA submitted amended tax
        pembetulan SPT untuk PPh Badan, PPh pasal                  returns for Corporate Income Tax,
        21, PPh pasal 23, PPh pasal 4(2), PPh pasal 15             Withholding Tax Article 21, Article 23,
        dan PPN.                                                   Article 4(2), Article 15, and VAT.


        IAA menerima Surat Tagih Pajak (STP) atas                  IAA received a Tax Collection Letter (STP)
        pembetulan SPT terkait SP2DK tahun 2022                    in February 2026 related to fulfillment of
        tersebut pada bulan Februari 2026 untuk                    tax obligations arising from the 2022 SP2DK,
        semua jenis pajak dengan total sebesar                     covering all types of taxes, with a total
        Rp3.135.533.743. Atas STP ini, IAA telah                   amount of Rp3,135,533,743. IAA settled the
        melakukan pelunasan pada bulan yang sama.                  outstanding amount in full within the same
                                                                   month.

        Audit Pajak Masa 2023                                      Tax Audit Fiscal Year 2023

        Pada bulan Oktober 2025, IAA menerima Surat                In October 2025, IAA received a Tax Audit
        Pemberitahuan Pemeriksaan Pajak untuk                      Notification Letter for the fiscal year 2023.
        Tahun Pajak 2023. Hingga saat ini, proses                  The audit process is currently ongoing and
        pemeriksaan tersebut masih berlangsung dan                 has not yet been finalized.
        belum selesai.
Page 558
                                                              These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                in Indonesian language

                                      Ekshibit E/84                                                  Exhibit E/84
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                    PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                           AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                           FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                               FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)              (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

24. PENDAPATAN USAHA                                          24. OPERATING REVENUES

                                       31 Desember 2025/        31 Desember 2024/
                                       31 December 2025         31 December 2024

    Pendapatan penumpang                                                                                 Passenger revenue
     Penjualan kursi                      6.626.982.311.125        6.730.941.117.166                            Seat sales
     Bagasi                               1.001.126.837.862          970.448.023.832                              Baggage
     Pelayanan penerbangan                  108.382.731.541          132.784.892.413                       Airline related
     Lain-lain                               35.009.612.523           51.916.540.186                                Others
    Kargo                                    70.947.909.609           56.236.597.320                                  Cargo
    Charter                                  31.882.440.242            1.604.089.161                                Charter

    Total                                 7.874.331.842.902        7.943.931.260.078                                 Total

   Pendapatan penumpang lain-lain merupakan                        Other passenger revenues represent ancillary
   pendapatan ancillary seperti jasa boga dan ground               income such as catering and ground handling.
   handling.

   Tidak terdapat pendapatan dari pelanggan individu               No revenue earned from individual customers
   yang melebihi 10% dari total pendapatan usaha.                  exceeded 10% of total operating revenues.

25. BAHAN BAKAR                                               25. FUEL

                                       31 Desember 2025/        31 Desember 2024/
                                       31 December 2025         31 December 2024

    PT Pertamina (Persero)                1.535.622.000.699        1.759.970.955.388                PT Pertamina (Persero)
    Shell Malaysia Trading Sdn. Bhd.        719.235.281.307          606.191.075.208       Shell Malaysia Trading Sdn. Bhd.
    PTT Oil and Retail Business PCL.        345.581.356.301          315.605.557.221       PTT Oil and Retail Business PCL.
    Petronas Dagangan Berhad                260.627.181.007          493.046.517.290             Petronas Dagangan Berhad
    Air BP Ltd.                             244.896.585.652          237.754.274.517                             Air BP Ltd.
    Chevron (Hongkong) Ltd.                  37.752.318.781           23.132.021.091              Chevron (Hongkong) Ltd.
    Vitol Aviation BV                        18.122.123.381            9.360.068.195                       Vitol Aviation BV
    Lain-lain                                 1.149.961.757                        -                                  Others

    Total                                 3.162.986.808.885        3.445.060.468.910                                 Total

26. PENDAPATAN (BEBAN) USAHA LAIN, NETO                       26. OTHER OPERATING INCOME (EXPENSE), NET

                                       31 Desember 2025/        31 Desember 2024/
                                       31 December 2025         31 December 2024

    Pendapatan dari biaya layanan
      penumpang yang telah                                                                Income from forfeited passenger
      kedaluwarsa                          110.507.248.342           122.707.823.914                       service charge
    Pendapatan dari jasa
      yang telah kedaluwarsa                38.799.235.180            29.864.958.074        Income from forfeited revenue
    Pendapatan dari akun                                                                              Income from expired
      kredit yang telah kedaluwarsa          5.076.856.767            54.505.556.341                            credit shell
    Pendapatan dari amortisasi                                                                Income from amortization of
      uang jaminan pesawat                   11.631.147.292           11.498.045.612              aircraft security deposit
    Beban pajak                           (142.719.373.402)        (172.609.758.512)                         Tax expense
    Beban jasa profesional                (119.857.481.124)         (94.172.676.651)                     Professional fees
    Beban kantor                          (110.280.565.723)        (125.534.866.373)                       Office expense
    Beban pelatihan karyawan               (19.035.780.213)          (9.606.088.250)           Employee training expense
    Beban imbalan kerja karyawan                                                                        Employee benefit
      (Catatan 17)                          (4.408.096.480)          (26.406.972.652)               expense (Note 17)
    lain-lain                              226.949.334.591              5.736.024.912                                others

    Total                                   (3.337.474.770)        (204.017.953.585)                                 Total
Page 559
                                                            These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                              in Indonesian language

                                      Ekshibit E/85                                                Exhibit E/85
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                  PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                         AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                         FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                              AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                             FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

26. PENDAPATAN      (BEBAN)    USAHA    LAIN,   NETO        26. OTHER OPERATING INCOME (EXPENSE), NET
    (Lanjutan)                                                  (Continued)

   Pendapatan dari biaya layanan penumpang yang                  Income from forfeited passenger service charge
   telah kedaluwarsa merupakan pendapatan yang                   represents income from airport tax fee from no
   diakui dari biaya airport tax atas penumpang yang             show passengers. Income from expired credit
   tidak terbang. Pendapatan atas akun kredit yang               shell represents income from passengers’ credit
   telah kedaluwarsa merupakan pendapatan yang                   account that have not been redeemed within
   diakui atas saldo akun kredit penumpang yang tidak            certain period. Forfeited revenue represents
   digunakan dalam jangka waktu tertentu.                        income from ticket refund charges to passenger.
   Pendapatan atas jasa yang telah kedaluwarsa
   merupakan pendapatan atas biaya yang dikenakan
   kepada penumpang atas pengembalian uang tiket
   pesawat.

27. BEBAN KEUANGAN                                          27. FINANCE EXPENSE
                                     31 Desember 2025/      31 Desember 2024/
                                     31 December 2025       31 December 2024

  Bunga atas liabilitas sewa                                                                Interest on lease liabilities
    (Catatan 10)                          394.387.389.199        395.325.639.756                             (Note 10)
  Bunga atas pinjaman bank                                                                        Interest on bank loan
    (Catatan 15)                           10.173.873.859         15.930.743.779                             (Note 15)
  Lain-lain                                35.102.424.593         13.083.176.372                                 Others

   Total                                  439.663.687.651        424.339.559.907                                  Total

28. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO                   28. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
    KEUANGAN                                                    AND POLICIES

   Sebagai Grup yang bergerak di bidang industri                 As a Group that operates in the domestic and
   penerbangan domestik, internasional dan bidang                international aviation industry and other
   lain yang terkait, Grup banyak dipengaruhi oleh               related areas, the Group is strongly affected by
   risiko keuangan seperti risiko harga bahan bakar              various financial risks, including aircraft fuel
   pesawat, risiko mata uang asing, risiko suku bunga,           price risk, foreign currency risk, interest rate
   risiko kredit, dan risiko likuiditas. Secara                  risk, credit risk, and liquidity risk. The overall
   keseluruhan, pendekatan manajemen risiko                      risk management approach is to minimize the
   bertujuan untuk meminimalkan efek dari setiap                 effect of such risks on the Group’s financial
   risiko pada kinerja keuangan Grup.                            performance.

   Kebijakan manajemen risiko keuangan ditelaah                  Financial risk management policies are
   secara berkala dan disetujui oleh Direksi Grup.               periodically reviewed and approved by the
                                                                 Group’s Board of Directors.

   Risiko harga bahan bakar pesawat                              Aircraft fuel price risk

   PT Indonesia AirAsia (“IAA”), entitas anak,                   PT Indonesia AirAsia (“IAA”), a subsidiary, is
   berpotensi terkena risiko harga bahan bakar                   exposed to aircraft fuel price risk arising from
   pesawat yang timbul dari fluktuasi harga bahan                the fluctuations in the prices of aircraft fuel.
   bakar pesawat.
Page 560
                                                         These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                           in Indonesian language

                                      Ekshibit E/86                                             Exhibit E/86
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                               PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                      AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                      FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                           AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                          FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

28. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO                28. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
    KEUANGAN (Lanjutan)                                      AND POLICIES (Continued)

   Risiko harga bahan bakar pesawat (Lanjutan)                Aircraft fuel price risk (Continued)

   Strategi meminimalisir risiko melalui aktivitas            A strategy to minimize the risk through hedging
   transaksi lindung nilai dilakukan oleh AirAsia             transactions activity is conducted by AirAsia
   Berhad bersama dengan grup perusahaan                      Berhad together with the group of airline
   penerbangan dimana IAA merupakan bagian                    companies of which IAA is a part in it (AirAsia
   didalamnya (Grup AirAsia). Berkaitan dengan hal            Group). In relation to this, as stated in the
   tersebut, seperti disebutkan dalam Master                  Master Agreement dated 19 November 2004
   Agreement tanggal 19 November 2004 antara                  between AirAsia Berhad and IAA, AirAsia Berhad
   AirAsia Berhad dan IAA, AirAsia Berhad akan                will enter into commodity hedging transactions
   melakukan transaksi lindung nilai komoditas                with its counterparties, for AirAsia Berhad’s
   dengan pihak lain, untuk mendapatkan manfaat               benefit and for the benefit of AirAsia Group.
   bagi AirAsia Berhad serta manfaat bagi perusahaan
   penerbangan dalam Grup AirAsia.

   IAA dan AirAsia Berhad setuju bahwa AirAsia Berhad         IAA and AirAsia Berhad agreed that AirAsia
   harus mengidentifikasi transaksi-transaksi yang            Berhad shall identify transactions which AirAsia
   akan disepakati oleh AirAsia Berhad untuk dapat            Berhad is entering into for the benefit of IAA,
   memberikan manfaat kepada IAA, dan berkaitan               and in respect of such transaction:
   dengan transaksi tersebut:

   (a) Jika AirAsia Berhad menerima pembayaran dari           (a) If AirAsia Berhad receives a sum under these
       transaksi-transaksi tersebut, AirAsia Berhad                transactions, AirAsia Berhad will pay such
       akan membayarkan kepada IAA dan,                            sum to IAA and,

   (b) Jika AirAsia Berhad diharuskan untuk                   (b) If AirAsia Berhad is required to pay a sum
       melakukan pembayaran          dari transaksi-              under such transactions, IAA will pay to
       transaksi tersebut, IAA akan membayar kepada               AirAsia Berhad.
       AirAsia Berhad.

   Sebagai bagian dari manajemen bahan bakar, IAA             As part of the fuel management strategy, IAA
   juga terus melakukan upaya pengelolaan                     also constantly strives to ensure that costs are
   pemakaian bahan bakar secara operasional yaitu             controlled by using fuel efficiently in all flight
   penghematan biaya dengan penggunaan alternatif             operations through effective and efficient use
   pesawat secara efektif dan efisien, termasuk juga          of alternative aircrafts and evaluation of
   melakukan     evaluasi   untuk    kontrak-kontrak          current contracts, which are set forth in the IAA
   berjalan, yang dituangkan dalam program-program            work programs.
   kinerja IAA.

   Risiko mata uang asing                                     Foreign currency risk

   Risiko mata uang asing adalah risiko atas perubahan        Foreign currency risk is the risk that arises from
   nilai tukar Rupiah sebagai mata uang pelaporan             the changes of exchange rate of Rupiah as
   terhadap mata uang asing, terutama Dolar Amerika           functional currency against foreign currencies,
   Serikat (Dolar AS).                                        mainly US Dollar.

   Grup dapat dipengaruhi secara signifikan oleh              The Group may be affected significantly by
   perubahan nilai tukar Dolar AS/Rupiah. Saat ini,           movements in the US Dollar/Rupiah exchange
   Grup tidak mempunyai kebijakan formal lindung              rates. Currently, the Group does not have any
   nilai atas risiko mata uang asing.                         formal hedging policy for foreign exchange
                                                              exposure.
Page 561
                                                         These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                           in Indonesian language

                                      Ekshibit E/87                                             Exhibit E/87
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                               PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                      AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                      FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                           AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                          FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

28. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO                28. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
    KEUANGAN (Lanjutan)                                      AND POLICIES (Continued)

   Risiko mata uang asing (Lanjutan)                          Foreign currency risk (Continued)

   Pada tanggal 31 Desember 2025, jika nilai tukar            As of 31 December 2025, had the exchange rate
   Rupiah terhadap Dolar AS menguat sebanyak 10%              of Rupiah against US Dollar appreciated by 10%
   dengan semua variabel konstan, rugi sebelum                with all other variables held constant, loss
   beban pajak penghasilan untuk tahun yang berakhir          before income tax expense for the year then
   pada tanggal tersebut akan lebih tinggi/rendah             ended would have been Rp1,107 billion
   sebesar Rp1.107 miliar, terutama sebagai akibat            higher/lower, mainly as a result of foreign
   kerugian/keuntungan selisih kurs atas liabilitas           exchange losses/gains on the lease liabilities
   sewa dalam Dolar AS.                                       denominated in US Dollar.

   Risiko suku bunga                                          Interest rate risk

   Risiko suku bunga adalah risiko bahwa nilai wajar          Interest rate risk is the risk that the fair value
   atau arus kas masa depan suatu instrumen                   or future cash flows of a financial instrument
   keuangan akan berfluktuasi karena perubahan                will fluctuate because of changes in market
   tingkat suku bunga pasar.                                  interest rates.

   Risiko suku bunga Grup terutama timbul dari               The Group’s interest rate risk mainly arises from
   pinjaman untuk modal kerja dan investasi.                 loans for working capital and investment
   Pinjaman dengan suku bunga mengambang                     purposes. Loans at floating interest rate expose
   menimbulkan risiko suku bunga atas nilai wajar            the Group to fair value interest rate risk. There
   kepada Grup. Tidak terdapat pinjaman Grup yang            are no loans of the Group that bear interest at
   dikenakan suku bunga tetap. Saat ini, Grup tidak          fixed rate. Currently, the Group does not have
   mempunyai kebijakan formal lindung nilai atas             a formal hedging policy for interest rate
   risiko suku bunga.                                        exposures.


   Pada tanggal 31 Desember 2025, jika suku bunga             As of 31 December 2025, had the floating
   mengambang naik/turun sebanyak 50 basis poin               interest rate increase/decrease by 50 basis point
   dengan semua variabel konstan, rugi sebelum                with all other variables held constant, loss
   beban pajak penghasilan untuk tahun yang berakhir          before income tax expense for the year then
   pada tanggal tersebut akan lebih tinggi/rendah             ended would have been Rp68,460,386
   sebesar Rp68.460.386, sebagai akibat kenaikan/             higher/lower, as a result of increase/decrease
   penurunan beban bunga.                                     of interest expense.

   Risiko kredit                                              Credit risk

   Risiko kredit adalah risiko dimana salah satu pihak        Credit risk is the risk that one party of financial
   atas instrumen keuangan akan gagal memenuhi                instruments will fail to discharge its obligation
   kewajibannya dan menyebabkan pihak lain                    and will incur a financial loss to the other party.
   mengalami kerugian keuangan. Aset keuangan Grup            The Group’s financial assets that are potentially
   yang memiliki potensi konsentrasi risiko kredit            subject to significant concentrations of credit
   secara signifikan terutama adalah kas di bank dan          risk consist principally of cash in banks and trade
   piutang usaha dan lain-lain.                               and other receivables.

   Grup memiliki kebijakan untuk menempatkan kas              The Group has a policy to place the cash into the
   pada institusi keuangan yang terpercaya.                   creditworthy financial institutions.

   Risiko kredit maksimum Grup untuk kas di bank,            The Group’s maximum exposure to credit risk for
   piutang usaha dan piutang lain-lain pada tanggal 31       cash in banks, trade receivables and other
   Desember 2025 dan 2024 adalah sebesar nilai               receivables as of 31 December 2025 and 2024 is
   tercatatnya seperti yang disajikan dalam laporan          equal to the carrying amounts of these financial
   posisi keuangan konsolidasian.                            assets as presented in the consolidated
                                                             statements of financial position.
Page 562
                                                                         These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                           in Indonesian language

                                      Ekshibit E/88                                                             Exhibit E/88
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                               PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                                      AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                                      FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                           AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                          FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

28. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO                                28. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
    KEUANGAN (Lanjutan)                                                      AND POLICIES (Continued)
   Risiko likuiditas                                                          Liquidity risk
   Risiko likuiditas adalah risiko dimana Grup tidak                          Liquidity risk is the risk that the Group is unable
   bisa memenuhi kewajiban pada saat jatuh tempo.                             to meet its obligations when they fall due. The
   Grup mengelola profil likuiditasnya untuk dapat                            Group manages its liquidity profile to be able to
   mendanai pengeluaran modalnya dan mengelola                                finance its capital expenditure and service its
   utang yang jatuh tempo dengan mengatur                                     maturing debts by maintaining sufficient cash
   kecukupan kas, dan memastikan pendanaan yang                               and ensuring adequate funding through the
   cukup melalui fasilitas kredit yang telah tersedia.                        available credit facilities.

   Secara umum, kebutuhan dana untuk pelunasan                                In general, fund needed to settle the current
   liabilitas jangka pendek maupun jangka panjang                             and long-term liabilities is obtained from
   yang jatuh tempo diperoleh dari penjualan kepada                           service activities to customers and due to
   pelanggan dan utang kepada pihak berelasi.                                 related parties.
   Tabel dibawah merupakan profil liabilitas keuangan                         The table below summarizes the maturity
   Grup pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024:                               profile of the Group’s financial liabilities as at
                                                                              31 December 2025 and 2024:
                                                     31 Desember 2025/31 December 2025
                                                       Lebih dari 1
                                                      Tahun Sampai
                                                     dengan 5 Tahun/       Lebih dari
                                Di bawah 1 Tahun/      Over 1 Year         5 Tahun/                Total/
                                   Below 1 Year       Up to 5 Years      Over 5 Years              Total

  Liabilitas Keuangan                                                                                               Financial Liabilities

  Utang usaha - pihak ketiga     2.067.999.305.122                   -                    -    2.067.999.305.122   Trade payables - third
                                                                                                                              parties
  Utang lain-lain - pihak                                                                                                Other payables –
    berelasi                     4.793.422.788.797                   -                    -    4.793.422.788.797      Related parties
  Pinjaman bank:                                                                                                               Bank loan:
  Pokok pinjaman                    77.228.824.072                   -                    -      77.228.824.072                 Principal
                                                                                                                          Future imputed
  Beban bunga masa depan             8.407.291.054                   -                    -        8.407.291.054         interest charges
  Liabilitas sewa:                                                                                                     Lease liabilities:
       Pokok pinjaman            1.941.837.683.561   3.050.297.035.056    1.501.511.732.497    6.493.646.451.114               Principal
                                                                                                                        Future imputed
      Beban bunga masa depan       288.377.241.652     541.478.617.524       94.459.992.868     924.315.852.044        interest charges
  Biaya masih harus dibayar        793.004.382.528                   -                    -     793.004.382.528       Accrued expenses

  Total                          9.970.277.516.786   3.591.775.652.580    1.595.971.725.365   15.158.024.894.731                    Total

                                                     31 Desember 2024/31 December 2024
                                                       Lebih dari 1
                                                      Tahun Sampai
                                                     dengan 5 Tahun/       Lebih dari
                                Di bawah 1 Tahun/      Over 1 Year         5 Tahun/                Total/
                                   Below 1 Year       Up to 5 Years      Over 5 Years              Total

  Liabilitas Keuangan                                                                                               Financial Liabilities

  Utang usaha - pihak ketiga     2.067.999.305.122                   -                    -    2.067.999.305.122   Trade payables - third
                                                                                                                               parties
  Utang lain-lain - pihak                                                                                                Other payables –
    berelasi                     4.793.422.788.797                   -                    -    4.793.422.788.797      Related parties
  Pinjaman bank:                                                                                                               Bank loan:
    Pokok pinjaman                 160.525.273.356                   -                    -     160.525.273.356              Principal
    Beban bunga masa depan          10.117.253.278       3.062.750.736                    -      13.180.004.014       interest charges

  Liabilitas sewa:                                                                                                     Lease liabilities:
       Pokok pinjaman            2.096.681.687.585   3.181.613.043.882    2.590.527.137.198    7.868.821.868.665               Principal
                                                                                                                        Future imputed
    Beban bunga masa depan         652.218.034.790     984.422.147.491      373.964.345.106    2.010.604.527.387       interest charges
    Biaya masih harus dibayar      593.390.424.428                   -                    -      593.390.424.428      Accrued expenses

  Total                         10.374.354.767.356   4.169.097.942.109    2.964.491.482.304   17.507.944.191.769                    Total
Page 563
                                                                                             These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                                               in Indonesian language

                                      Ekshibit E/89                                                                                 Exhibit E/89
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                                                   PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                                                          AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                 NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                                                          FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                                               AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                                              FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

28. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO                                                    28. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
    KEUANGAN (Lanjutan)                                                                          AND POLICIES (Continued)

   Risiko likuiditas (Lanjutan)                                                                   Liquidity risk (Continued)

   Perubahan Liabilitas yang Timbul dari Aktivitas                                                Changes in Liabilities arising from Financing
   Pendanaan                                                                                      Activities
                                                                             Selisih kurs/
                               1 Januari 2025/           Arus kas/             Foreign               Lain-lain (*)/         31 Desember 2025/
                               1 January 2025            Cash flow            exchange                Others (*)            31 December 2025

    Pinjaman bank jangka                                                                                                                                  Long-term bank
       panjang                    160.525.273.356       (85.118.205.264)          1.821.755.980                        -          77.228.824.072                      loan
    Liabilitas sewa             7.868.821.868.666    (1.152.825.205.329)      (323.217.204.688)          100.866.992.465       6.493.646.451.114          Lease liabilities

    Total                       8.029.347.142.021      (915.720.344.671)      (230.484.889.271)          308.070.060.267       7.191.211.968.346                     Total

                                                                             Selisih kurs/
                               1 Januari 2024/           Arus kas/             Foreign               Lain-lain (*)/         31 Desember 2024/
                               1 January 2024            Cash flow            exchange                Others (*)            31 December 2024

    Pinjaman bank jangka                                                                                                                                  Long-term bank
       panjang                    223.817.002.424       (67.152.402.716)         3.860.673.648                         -         160.525.273.356                      loan
    Liabilitas sewa             7.536.182.788.463    (1.186.521.002.252)       468.320.008.785         1.050.840.073.669       7.868.821.868.665          Lease liabilities

    Total                       7.759.999.790.887    (1.253.673.404.968)       472.180.682.433         1.050.840.073.669       8.029.347.142.021                     Total

   (*) Lain-lain - liabilitas sewa terdiri dari penambahan selama tahun berjalan, modifikasi dan penambahan bunga (Catatan 10)/Others - lease liabilities consist of addition
   during the year, modifications and interest accretion (Note 10)

29. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG ASING                                                29. ASSETS   AND                  LIABILITIES           IN       FOREIGN
                                                                                                 CURRENCIES

   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Grup                                                   As of 31 December 2025 and 2024, the Group has
   memiliki aset dan liabilitas dalam mata uang asing.                                            assets and liabilities denominated in foreign
   Aset dan liabilitas dalam mata uang asing pada                                                 currencies.     These    foreign      currencies-
   tanggal tersebut disajikan dengan kurs yang                                                    denominated assets and liabilities are presented
   berlaku pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                 using the exchange rates as of 31 December 2025
   sebagai berikut:                                                                               and 2024 as follows:
                                                             Mata Uang Asing                    31 Desember 2025
                                                             (Angka Penuh)/                    (Tanggal Pelaporan)/
                                                            Foreign Currencies                  31 December 2025
                                                              (Full Amounts)                     (Reporting Date)

    Aset                                                                                                                                                         Assets
    Kas dan bank                                                                                                                            Cash on hand and in Banks
       Dalam Dolar AS                                    US$                554.519                      9.305.930.810                                   In US Dollar
       Dalam Dong Vietnam                                VND          2.907.277.960                      1.860.657.894                              In Vietnam Dong
       Dalam Dolar Singapura                             SIN$               108.350                      1.415.984.134                           In Singapore Dollar
       Dalam Dolar Australia                             AUD                463.528                      5.216.938.740                          In Australian Dollar
       Dalam Ringgit Malaysia                            MYR                 25.048                        103.789.992                         In Malaysian Ringgit
    Piutang usaha                                                                                                                                     Trade receivables
       Dalam Baht Thailand                               THB                   11.095                         5.909.253                             In Thailand Baht
       Dalam Ringgit Malaysia                            MYR                   10.790                        44.712.674                        In Malaysian Ringgit
    Piutang lain-lain                                                                                                                                 Other receivables
       Dalam Dolar AS                                    US$                6.635.582                  111.358.330.319                                   In US Dollar
    Uang jaminan                                                                                                                                       Security deposits
       Dalam Dolar AS                                    US$               14.187.094                  238.087.809.830                                   In US Dollar
       Dalam Dolar Singapura                             SIN$               6.012.027                   78.568.591.771                           In Singapore Dollar
       Dalam Dolar Australia                             AUD                  712.418                    8.018.160.614                          In Australian Dollar
       Dalam Dollar Hongkong                             HK$                2.700.000                    5.824.156.500                           In Hongkong Dollar
       Dalam Baht Thailand                               THB               11.913.120                    6.344.868.146                              In Thailand Baht
       Dalam Dolar Brunei                                BND                  198.000                    2.587.378.860                               In Brunei Dollar
       Dalam Ringgit Malaysia                            MYR                   30.000                      124.311.450                         In Malaysian Ringgit

    Total Aset                                                                                                                                              Total Assets
      dalam Mata Uang Asing                                                                            468.867.530.987                          in Foreign Currencies
Page 564
                                                                These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                  in Indonesian language

                                      Ekshibit E/90                                                    Exhibit E/90
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                      PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                             FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                  AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                 FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

29. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG ASING                   29. ASSETS   AND    LIABILITIES             IN      FOREIGN
    (Lanjutan)                                                      CURRENCIES (Continued)

   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Grup                      As of 31 December 2025 and 2024, the Group has
   memiliki aset dan liabilitas dalam mata uang asing.               assets and liabilities denominated in foreign
   Aset dan liabilitas dalam mata uang asing pada                    currencies.     These    foreign      currencies-
   tanggal tersebut disajikan dengan kurs yang                       denominated assets and liabilities are presented
   berlaku pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                    using the exchange rates as of 31 December 2025
   sebagai berikut: (Lanjutan)                                       and 2024 as follows: (Continued)
                                          Mata Uang Asing          31 Desember 2025
                                          (Angka Penuh)/          (Tanggal Pelaporan)/
                                         Foreign Currencies        31 December 2025
                                           (Full Amounts)           (Reporting Date)

   Liabilitas                                                                                                         Liabilities
   Utang usaha - pihak ketiga                                                                   Trade payables - third parties
      Dalam Dolar AS                   US$         22.639.398           379.934.384.366                          In US Dollar
      Dalam Dolar Singapura            SIN$         5.476.551           236.973.327.612                  In Singapore Dollar
      Dalam Ringgit Malaysia           MYR         44.229.798           183.288.283.208                In Malaysian Ringgit
      Dalam Baht Thailand              THB        213.535.924           113.814.647.353                     In Thailand Baht
      Dalam Dolar Australia            AUD         21.054.938            71.573.042.587                 In Australian Dollar
      Dalam Dolar Hongkong             HKD          1.853.574             3.998.159.685                  In Hongkong Dollar
      Dalam Dolar Brunei               BND            147.719             1.930.393.057                      In Brunei Dollar
      Dalam Euro                       EUR             97.524             1.926.391.011                                In Euro
      Dalam Rupee India                INR          9.133.371             1.707.940.413                     In Indian Rupees
                                                                                                   Other payables - related
   Utang lain-lain - pihak berelasi                                                                                    parties
      Dalam Dolar AS                   US$        266.582.463         4.473.786.890.288                            In US Dollar
      Dalam Ringgit Malaysia           MYR         42.663.265           176.784.411.566                In Malaysian Ringgit
      Dalam Euro                       EUR            398.680             7.875.227.714                                In Euro
      Dalam Dolar Australia            AUD            767.188             8.634.589.473                 In Australian Dollar
      Dalam Yuan Chinese               CNY              2.647                 6.353.661                      In Chinese Yuan
   Liabilitas sewa                                                                                            Lease liabilities
      Dalam Dolar AS                   US$        325.037.771         5.454.783.868.055                              In US Dollar
   Biaya masih harus dibayar                                                                               Accrued expenses
      Dalam Dolar AS                   US$         24.837.954           416.830.550.237                              In US Dollar


   Total Liabilitas                                                                                           Total Liabilities
      dalam Mata Uang Asing                                          11.533.848.460.286               in Foreign Currencies

   Liabilitas Neto                                                                                             Net Liabilities
      dalam Mata Uang Asing                                       (11.064.980.929.299)                in Foreign Currencies
Page 565
                                                                These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                  in Indonesian language

                                      Ekshibit E/91                                                    Exhibit E/91
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                      PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                             AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                             FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                  AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                 FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)


29. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG ASING                   29. ASSETS   AND    LIABILITIES             IN      FOREIGN
    (Lanjutan)                                                      CURRENCIES (Continued)

   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Grup                      As of 31 December 2025 and 2024, the Group has
   memiliki aset dan liabilitas dalam mata uang asing.               assets and liabilities denominated in foreign
   Aset dan liabilitas dalam mata uang asing pada                    currencies.     These     foreign     currencies-
   tanggal tersebut disajikan dengan kurs yang                       denominated assets and liabilities are presented
   berlaku pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                    using the exchange rates as of 31 December 2025
   sebagai berikut: (Lanjutan)                                       and 2024 as follows: (Continued)

                                          Mata Uang Asing          31 Desember 2024
                                          (Angka Penuh)/          (Tanggal Pelaporan)/
                                         Foreign Currencies        31 December 2024
                                           (Full Amounts)           (Reporting Date)

   Aset                                                                                                                  Assets
   Kas dan bank                                                                                     Cash on hand and in banks
      Dalam Dolar AS                   US$            969.229            15.664.690.832                          In US Dollar
      Dalam Dong Vietnam               VND      2.907.277.960             1.846.121.505                     In Vietnam Dong
      Dalam Dolar Singapura            SIN$           291.301             3.472.111.106                  In Singapore Dollar
      Dalam Dolar Australia            AUD             15.805               159.344.013                 In Australian Dollar
      Dalam Ringgit Malaysia           MYR            111.381               402.808.100                In Malaysian Ringgit
   Piutang lain-lain                                                                                          Other receivables
      Dalam Dolar AS                   US$          2.534.881            40.968.742.843                          In US Dollar
      Dalam Ringgit Malaysia           MYR             67.020               242.376.490                In Malaysian Ringgit
   Uang jaminan                                                                                               Security deposits
      Dalam Dolar AS                   US$         18.734.284           302.783.492.351                          In US Dollar
      Dalam Baht Thailand              THB         11.703.120             5.570.451.058                     In Thailand Baht
      Dalam Dolar Singapura            SIN$         4.112.026            49.012.623.766                  In Singapore Dollar
      Dalam Dollar Hongkong            HK$          2.700.000             5.621.454.000                  In Hongkong Dollar
      Dalam Dolar Australia            AUD            601.456             6.063.807.217                 In Australian Dollar
      Dalam Ringgit Malaysia           MYR             30.000               108.494.400                In Malaysian Ringgit

   Total Aset                                                                                                    Total Assets
     dalam Mata Uang Asing                                             431.916.517.681                in Foreign Currencies

   Liabilitas                                                                                                        Liabilities
   Utang usaha - pihak ketiga                                                                   Trade payables - third parties
      Dalam Dolar AS                   US$         40.772.331           658.962.416.822                          In US Dollar
      Dalam Dolar Singapura            SIN$         6.130.876            73.075.973.469                  In Singapore Dollar
      Dalam Baht Thailand              THB         46.733.868            22.244.386.595                     In Thailand Baht
      Dalam Dolar Australia            AUD          8.221.095            82.884.098.299                 In Australian Dollar
      Dalam Euro                       EUR             30.866               520.136.059                               In Euro
      Dalam Rupee India                INR            501.018                94.142.693                     In Indian Rupees
      Dalam Ringgit Malaysia           MYR         14.528.033            52.540.343.460                In Malaysian Ringgit
   Utang lain-lain - pihak berelasi                                                           Other payables - related parties
      Dalam Dolar AS                   US$        151.132.867         2.442.452.187.118                          In US Dollar
      Dalam Ringgit Malaysia           MYR         19.309.629            69.832.888.316                In Malaysian Ringgit
      Dalam Euro                       EUR            398.680             6.718.282.264                               In Euro
      Dalam Dolar Australia            AUD            177.747             1.792.024.933                 In Australian Dollar
      Dalam Yuan Chinese               CNY              2.647                 5.860.067                       In Chinese Yuan
   Liabilitas sewa                                                                                              Lease liabilities
      Dalam Dolar AS                   US$        486.871.790         7.868.821.868.665                          In US Dollar
   Pinjaman bank jangka panjang                                                                           Long-term bank loan
      Dalam Dolar AS                   US$          4.054.280            65.525.273.356                          In US Dollar
   Biaya masih harus dibayar                                                                                  Accrued expenses
      Dalam Dolar AS                   US$         16.743.653           270.610.912.676                          In US Dollar

   Total Liabilitas                                                                                            Total Liabilities
      dalam Mata Uang Asing                                          11.616.080.794.792                in Foreign Currencies

   Liabilitas Neto                                                                                             Net Liabilities
      dalam Mata Uang Asing                                       (11.184.164.277.111)                in Foreign Currencies
Page 566
                                                                          These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                            in Indonesian language

                                      Ekshibit E/92                                                               Exhibit E/92
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                                 PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                                        AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                               NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                                        FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                             AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                            FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                           (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

30. INFORMASI SEGMEN                                                      30. SEGMENT INFORMATION

                                                31 Desember 2025/ 31 December 2025


                                           Operasi          Ancillary dan Lain-
                                        Penerbangan/        lain/ Ancillary and         Total/
                                      Flight Operations            Others               Total

   PENDAPATAN USAHA                                                                                                OPERATING REVENUE
   Pendapatan segmen                    6.444.930.862.175    1.429.400.980.727       7.874.331.842.902                 Segment revenue
   Beban segmen                       (7.672.031.920.206)    (846.890.594.352)     (8.518.922.514.558)                Segment expenses

   Rugi usaha segmen                 (1.227.101.058.031)      582.510.386.375       (644.590.671.656)      Segment loss from operations

   Pendapatan keuangan                                                                                                    Finance income
   Pajak final atas pendapatan                                                                                Final tax on finance income
     keuangan                                                                              622.222.648
   Beban keuangan                                                                    (439.663.687.651)                       Finance costs
   Laba (rugi) selisih kurs dari                                                                          Gain (loss) on foreign exchange
     Aktivitas keuangan                                                              (207.814.376.549)        from financing activities

   Rugi sebelum pajak penghasilan                                                 (1.291.446.513.208)            Loss before income tax
   Beban pajak penghasilan                                                             (3.419.822.583)               Income tax expense

   RUGI PERIODE BERJALAN                                                          (1.294.866.335.791)              LOSS FOR THE PERIOD
   Penghasilan komprehensif lain                                                                         Other comprehensive income for
   periode berjalan, setelah pajak                                                     (2.994.834.398)           the period, net of tax

   TOTAL RUGI KOMPREHENSIF                                                                                 TOTAL COMPREHENSIVE LOSS
     PERIODE BERJALAN                                                             (1.297.861.170.189)              FOR THE PERIOD

   Laporan Posisi Keuangan                                                                                   Consolidated Statements of
     Konsolidasian                                                                                                 Financial Position
   Aset segmen                                                                       5.069.500.367.490                   Segment assets

   Liabilitas segmen                                                                15.798.974.405.357                Segment liabilities

   Informasi segmen lainnya                                                                                  Other segment information
   Pengeluaran modal dan uang                                                                            Capital expenditure and advance
     muka pembelian aset tetap           139.389.145.802         4.123.169.877         143.512.315.679           purchases of fixed assets

   Penyusutan                            825.438.067.881        16.936.463.257         842.374.531.138                       Depreciation
Page 567
                                                                        These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                                          in Indonesian language

                                      Ekshibit E/93                                                             Exhibit E/93
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                               PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                                      AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                                      FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                                           AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                                          FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

30. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan)                                         30. SEGMENT INFORMATION (Continued)

                                              31 Desember 2024/ 31 December 2024


                                          Operasi         Ancillary dan Lain-
                                       Penerbangan/       lain/ Ancillary and           Total/
                                     Flight Operations           Others                 Total

    PENDAPATAN USAHA                                                                                               OPERATING REVENUE
    Pendapatan segmen                  6.521.658.540.259   1.422.272.719.819         7.943.931.260.078                 Segment revenue
    Beban segmen                     (7.724.422.039.118) (1.009.902.522.841)       (8.734.324.561.959)                Segment expenses

    Rugi usaha segmen               (1.202.763.498.859)     412.370.196.978        (790.393.301.881)      Segment loss from operations

    Pendapatan keuangan                                                                 1.796.683.479                    Finance income
    Pajak final atas pendapatan                                                         (359.336.696)        Final tax on finance income
       keuangan
    Beban keuangan                                                                   (424.339.559.907)                       Finance costs
    Laba (rugi) selisih kurs dari                                                                         Gain (loss) on foreign exchange
       Aktivitas keuangan                                                           (309.889.204.325)         from financing activities

    Rugi sebelum pajak                                                                                           Loss before income tax
       penghasilan                                                               (1.523.194.719.330)
    Beban pajak penghasilan                                                           (3.315.815.633)                Income tax expense

    RUGI PERIODE BERJALAN                                                        (1.526.510.534.963)              LOSS FOR THE PERIOD
    Penghasilan komprehensif lain                                                                        Other comprehensive income for
       periode berjalan, setelah                                                                                 the period, net of tax
       pajak                                                                           (6.149.299.860)

    TOTAL RUGI KOMPREHENSIF                                                                               TOTAL COMPREHENSIVE LOSS
    PERIODE BERJALAN                                                             (1.532.659.834.823)              FOR THE PERIOD

    Laporan Posisi Keuangan                                                                                 Consolidated Statements of
       Konsolidasian                                                                                                Financial Position
    Aset segmen                                                                     5.716.560.756.692                    Segment assets

    Liabilitas segmen                                                              15.151.336.468.921                 Segment liabilities

    Informasi segmen lainnya                                                                                 Other segment information
    Pengeluaran modal dan uang                                                                           Capital expenditure and advance
      muka pembelian aset tetap           34.957.554.23        3.091.404.302           38.048.958.534         purchases of fixed assets

    Penyusutan                          868.198.303.318       16.911.231.970          885.109.535.388                        Depreciation



   Seluruh aset produktif Grup berada di Indonesia.                             All of the Group’s productive assets are located
   Berikut merupakan pendapatan segmen usaha tiap                               in Indonesia. The following is the total operating
   wilayah berdasarkan pusat operasi:                                           revenue of each region based on its centre hub:

                                        31 Desember 2025/            31 Desember 2024/
                                        31 December 2025             31 December 2024

   Jakarta                                 3.579.594.088.849            3.577.031.224.791                                    Jakarta
   Denpasar                                2.545.842.821.481            3.083.313.086.975                                   Denpasar
   Surabaya                                  777.013.326.451              907.328.948.115                                   Surabaya
   Medan                                     971.881.606.121              376.258.000.197                                     Medan

   Total                                   7.874.331.842.902            7.943.931.260.078                                       Total
Page 568
                                                           These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                             in Indonesian language

                                      Ekshibit E/94                                                 Exhibit E/94
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                   PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                          AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                          FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                               AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                              FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)             (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

31. PERJANJIAN SEWA                                        31. LEASE AGREEMENTS
   IAA sebagai lessee                                            IAA as lessee
   i.   Pesawat                                           j.     i.   Aircraft
        Pada tanggal 31 Desember 2025, IAA memiliki                   As of 31 December 2025, IAA has leases of
        sewa atas 27 pesawat Airbus tipe A-320,                       27 Airbus aircrafts type A-320, with
        dengan masa sewa yang akan berakhir paling                    lease period up to 2034 at the latest.
        lama pada tahun 2034. Selama 2024, IAA telah                  During 2024, IAA has restructured portion
        merestrukturisasi sebagian dari liabilitas sewa               of its lease liabilities as a result of the
        sebagai dampak dari perubahan tarif sewa dan                  changes in rental rate and lease period as
        jangka waktu sewa sebagaimana disepakati                      stipulated in the lease agreements with
        dalam perjanjian sewa dengan lessor tertentu.                 certain lessors. Such changes resulted in
        Perubahan tersebut menyebabkan terjadinya                     modifications to lease liabilities and the
        modifikasi terhadap liabilitas sewa dan aset                  related right-of-use assets, which are
        hak-guna terkait, yang tercatat pada laporan                  recorded in the consolidated statements of
        posisi keuangan (Catatan 10).                                 financial position (Note 10).
    ii. Uang Jaminan                                              ii. Security Deposits
        IAA diharuskan membayar uang jaminan                          IAA is required to pay security deposits in
        berkaitan dengan sewa pesawat. Pada tanggal                   relation to the aircraft leases. As of
        31 Desember 2025 dan 2024 , uang jaminan                      31 December 2025 and 2024, the security
        yang telah dibayarkan adalah sebesar                          deposits paid amounted to US$25,743,260
        US$25.743.260 dan US$23,566,960        atau                   and US$23,566,960 or equivalent to
        masing-masing         setara        dengan                    Rp432.023.389.320 and Rp380,889,207,520,
        Rp432.023.389.320 dan Rp380.889.207.520.                      respectively.
        Nilai wajar uang jaminan pada tanggal 31                      The fair values of security deposit as of 31
        Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah                   December 2025 and 2024 amounted to
        sebesar       Rp227.070.422.606        dan                    Rp227,070,422,606 and Rp292,173,139,351,
        Rp292.173.139.351 (Catatan 11).                               respectively (Note 11).
        Selisih antara nilai uang jaminan yang telah                  The difference between the amount paid
        dibayarkan dengan nilai wajarnya disajikan                    for security deposits and their fair values
        sebagai bagian dari akun “Aset hak-guna, neto”                presented as part of “Right-of-use assets,
        pada laporan posisi keuangan konsolidasian                    net”    account    in   the    consolidated
        (Catatan 10).                                                 statements of financial position (Note 10).

    iii. Dana Pemeliharaan Pesawat                               iii. Maintenance Reserve Funds

        Sesuai dengan perjanjian sewa pesawat, IAA                    Based on aircraft lease agreements, IAA is
        diharuskan      untuk    membayar       dana                  required to pay maintenance reserve funds
        pemeliharaan untuk pesawat yang disewa.                       for the leased aircrafts. Maintenance
        Dana pemeliharaan pesawat didasarkan atas                     reserve funds are based on the use of the
        penggunaan pesawat selama periode sewa yang                   aircraft during the lease term consisting of
        mencakup dana perbaikan untuk rangka                          reserves funds for airframe structure
        pesawat, pengembalian kinerja mesin, dan                      maintenance,        engine      performance
        suku cadang mesin, serta alat pendaratan dan                  restoration maintenance, engine life
        Auxiliary Power Unit (APU). Sesuai dengan                     limited parts maintenance, landing gear
        ketentuan-ketentuan dalam perjanjian, IAA                     maintenance and Auxiliary Power Unit
        dapat mengajukan biaya penggantian kepada                     (APU)     maintenance.      Following    the
        lessor atas biaya pemeliharaan dan perbaikan                  conditions in the agreement, IAA is entitled
        pesawat tertentu.                                             to reimburse certain maintenance and
                                                                      repair costs to the lessor.
Page 569
                                                         These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                           in Indonesian language

                                      Ekshibit E/95                                             Exhibit E/95
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                               PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                      AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                      FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                           AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                          FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

31. PERJANJIAN SEWA (Lanjutan)                           31. LEASE AGREEMENTS (Continued)
   IAA sebagai lessee (Lanjutan)                              IAA as lessee (Continued)
   iv.   Kesepakatan jual dan sewa balik                   v.iv. Sale-and-leaseback
         Pada bulan Juni 2023, Perusahaan melakukan               In June 2023, the Company entered into
         transaksi     jual   dan     sewa-balik atas             sale-and-leaseback transactions of its
         pesawatnya, yaitu pesawat dengan MSN 3549,               aircraft with Aircraft MSN 3549, where the
         dimana Perusahaan mencatat transaksi ini                 Company accounted the transaction as a
         sebagai transaksi pembiayaan dengan tetap                financing      transaction  by    continue
         mengakui aset tersebut sebagai aset tetap                recognizing such asset on its consolidated
         dalam laporan posisi keuangan konsolidasi.               statement of financial position. The
         Perusahaan mencatat kewajiban keuangan                   Company recognized current and non-
         jangka pendek dan jangka panjang atas                    current finance liabilities amounting to
         transaksi tersebut masing-masing sebesar                 Rp32,690,488,481 and Rp14,118,275,916,
         Rp32.690.488.481 dan Rp14.118.275.916                    respectively, accounted to other payables –
         dalam akun utang usaha - pihak ketiga dan                third party and other non-current
         liabilitas jangka panjang lainnya.                       liabilities, respectively.

32. NILAI WAJAR DARI INSTRUMEN KEUANGAN                  32. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS

   Nilai tercatat aset keuangan yang disajikan di             The carrying amounts of financial instruments
   dalam laporan posisi keuangan konsolidasian                presented in the consolidated statement of
   kurang lebih sebesar nilai wajarnya.                       financial position approximate their fair values.

   Pada tanggal 31 Desember 2025, hierarki nilai              As of 31 December 2025, fair value hierarchy of
   wajar liabilitas sewa dan uang jaminan berada pada         the lease liabilities and security deposits are on
   level 2. Nilai tercatat dari pinjaman bank jangka          level 2. The carrying amount of long-term bank
   panjang dengan suku bunga mengambang kurang                loan with floating interest rate is approximately
   lebih sebesar nilai wajarnya karena dinilai ulang          at its fair value as it is re-priced frequently.
   secara berkala.

   Manajemen menetapkan bahwa nilai tercatat                  Management has determined that the carrying
   (berdasarkan jumlah nosional) kas dan bank,                amounts (based on notional amounts) of cash on
   piutang usaha dan lain-lain, utang usaha dan               hand and in banks, trade, and other receivables,
   lain-lain, biaya masih harus dibayar, pinjaman bank        trade, and other payables, accrued expenses,
   jangka panjang, dan liabilitas sewa yang jatuh             current maturities of long-term bank loan, and
   tempo dalam waktu satu tahun kurang lebih                  current maturities of lease liabilities reasonably
   sebesar nilai wajarnya karena instrumen keuangan           approximate their fair values because they are
   tersebut berjangka pendek.                                 short-term in nature.

   Telah menjadi kebijakan Grup bahwa tidak akan              It is and has been the Group policy that no
   ada perdagangan dalam instrumen keuangan yang              trading in financial instruments shall be
   akan dilakukan.                                            undertaken.

   Nilai wajar uang jaminan dan liabilitas sewa jangka        The fair value of security deposits and lease
   panjang ditentukan dengan mendiskontokan arus              liabilities - net of current portion are estimated
   kas masa datang.                                           by discounting future cash flows.
Page 570
                                                         These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                           in Indonesian language

                                      Ekshibit E/96                                                Exhibit E/96
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                  PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                         AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                         FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                              AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                             FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)            (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

33. PERJANJIAN PENTING ATAU KOMITMEN                      33. SIGNIFICANT AGREEMENTS OR COMMITMENTS

   a. IAA, entitas anak, mengadakan beberapa             B.     a.   IAA, a subsidiary, entered into several
      perjanjian dengan berbagai pihak berkaitan                     agreements with various parties related to
      dengan ground handling dalam                                   the ground handling in airports located
      bandara-bandara yang berada di wilayah                         within Indonesia, Australia, Malaysia,
      Indonesia, Australia, Malaysia, Thailand, dan                  Thailand, and Singapore.
      Singapura.
                                                         C.
   b. IAA mengadakan beberapa perjanjian atas            D.     b.   IAA entered into jet fuel purchase
      pembelian avtur dengan berbagai pihak untuk                    agreements with various parties for
      pengisian bahan bakar pesawat dalam bandara-                   aircraft fuel uplift in airports located
      bandara yang berada di wilayah Indonesia,                      within Indonesia, Australia, Malaysia,
      Australia, Malaysia, Thailand, dan Singapura.                  Thailand, and Singapore.


   c.   IAA mengadakan perjanjian dengan Avia                   c.   IAA entered into an agreement with Avia
        Technics Dirgantara untuk pekerjaan rutin dan                Technics Dirgantara for the routine and
        non-rutin berkaitan dengan pemeliharaan dan                  non-routine works related to the
        perbaikan pesawat. Perjanjian tersebut                       maintenance and repair of aircrafts. The
        berlaku sejak tanggal 30 Januari 2024 hingga                 agreement effective for the period
        29 Januari 2027.                                             30 January 2024 to 29 January 2027.

   d.   PT Indonesia AirAsia mengadakan Perjanjian              d.   PT Indonesia AirAsia entered into Brand
        Lisensi Merek dengan AirAsia Aviation Group                  License Agreement with AirAsia Aviation
        Limited (“AAGL”) pada tanggal 15 Juni 2023,                  Group Limited (“AAGL”) on 15 June 2023,
        yang berlaku untuk jangka waktu lima tahun                   and will remain in force for an initial term
        untuk periode 1 Januari 2023 hingga                          of five years for the period 1 January 2023
        31 Desember 2027.                                            to 31 December 2027.

        Berdasarkan perjanjian ini, PT Indonesia                     Under this agreement, PT Indonesia AirAsia
        AirAsia menggunakan merek AirAsia serta                      uses and applies AirAsia brand as well as
        menerapkan      dan     mengimplementasikan                  adopts and implements the branding
        pedoman branding dan persyaratan operasi                     guidelines and operating requirements of
        AirAsia dalam beberapa area seperti ancillary,               AirAsia in areas such as ancillary, branding,
        branding, katering dan pelayanan dalam                       catering      and     in-flight      services,
        penerbangan, teknik, operasi penerbangan,                    engineering, flight operations, marketing,
        pemasaran,       pengelolaan    pendapatan,                  revenue management, safety and sales and
        keselamatan serta penjualan dan distribusi.                  distribution. The brand license fees shall
        Tarif lisensi merek adalah sebesar 1,2% dari                 be charged at 1.2% of the audited
        pendapatan konsolidasian auditan.                            consolidated revenue.
Page 571
                                                         These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                           in Indonesian language

                                      Ekshibit E/97                                             Exhibit E/97
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                               PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                      AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                             NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                      FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                           AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                          FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)         (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

33. PERJANJIAN PENTING ATAU KOMITMEN (Lanjutan)          33. SIGNIFICANT AGREEMENTS OR COMMITMENTS
                                                             (Continued)

  e.   Pada tanggal 20 November 2020, IAA                     e.   On 20 November 2020, IAA entered into an
       mengadakan Perjanjian Penunjukan Distribusi                 Online       Distribution    Appointment
       Online dengan Move Travel Sdn Bhd (fka AirAsia              Agreement with Move Travel Sdn Bhd (fka
       Com Travel Sdn Bhd) (“AACom”) untuk                         AirAsia Com Travel Sdn. Bhd.) (“AACom”)
       melakukan kegiatan pemasaran, periklanan,                   which appoints AACom and its subsidiaries
       promosi      dan      penjualan     persediaan              and affiliates to market, advertise,
       penerbangan dan non-penerbangan atas nama                   promote, and sell flight & non-flight
       Perusahaan. Biaya komisi dikenakan sebesar 5%               inventories on behalf of the Company.
       dari penjualan. Di bawah perjanjian ini, AACom              Commission fees shall be charged 5% of the
       diberikan hak atas lisensi dan penggunaan                   sales. Under this agreement, AACom is
       kekayaan     intelektual   untuk    melakukan               granted the right to license and use any
       kewajibannya.                                               intellectual property for the purpose of
                                                                   performing its obligations.

       Pada tanggal 1 September 2022, amandemen                    On 1 September 2022, an amendment to
       Perjanjian Penunjukan Distribusi Online di atas             the above Online Distribution Appointment
       telah ditandatangani, dimana biaya komisi                   Agreement      was     signed,    whereas
       yang berlaku diubah menjadi sebesar 3,45%                   Commission fees rate was changed to 3.45%
       untuk periode 16 November 2020 hingga                       for the period of 16 November 2020 to
       1 Januari 2022 dan sebesar 3% untuk periode                 1 January 2022 and 3% henceforth.
       setelahnya.

       Pada tanggal 31 Desember 2024, amandemen                    On 31 December 2024, an amendment to
       Perjanjian Penunjukan Distribusi Online telah               the above Online Distribution Appointment
       ditandatangani, dimana biaya komisi yang                    Agreement      was     signed,    whereas
       berlaku diubah menjadi sebesar 3% dan                       Commission fees rate was changed to 3%
       Perusahaan menerima komisi sebesar 0,5% atas                and Company shall received 0,5% from sale
       penjualan.                                                  proceeds.

34. KELANGSUNGAN USAHA                                   34. GOING CONCERN

   Semenjak tahun 2022, Indonesia menuju akhir                Started in 2022, as Indonesia is moving to the
   pandemi dan banyak negara melonggarkan                     end of pandemic and many countries loosen
   pembatasan COVID-19 dan membuka kembali                    their COVID-19 restrictions and reopen borders,
   perbatasan, analis menemukan bahwa turis yang              analyst found that vacation-starved tourists
   ingin berlibur (lokal/internasional) berusaha              (local/international) are making up for lost time
   menebus waktu yang hilang selama pandemi.                  during the pandemic. Strong pent-up demand is
   Permintaan terpendam yang kuat terbukti dalam              evident inflight ticket booking activities where
   aktivitas pemesanan tiket penerbangan saat                 travel restrictions are lifted and additional
   pembatasan perjalanan dicabut dan rute tambahan            routes re-opened, and this supports the
   dibuka kembali, dan hal ini mendukung pemulihan            industry’s recovery through 2024 both in the
   industri hingga tahun 2024 baik di pasar domestik          domestic and international markets during the
   maupun internasional selama tahun berjalan, yang           year, indicated by the significant increase of
   diindikasikan dengan peningkatan signifikan dalam          current year revenues compared to prior year.
   pendapatan tahun berjalan dibandingkan dengan              However, there are still substantial negative
   tahun sebelumnya. Namun, masih terdapat                    financial performance indicators of the Group as
   indikator negatif yang substansial terkait kinerja         of auditors’ report date.
   keuangan Grup pada tanggal laporan auditor.
Page 572
                                                          These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                            in Indonesian language

                                      Ekshibit E/98                                              Exhibit E/98
             PT AIRASIA INDONESIA TBK                                PT AIRASIA INDONESIA TBK
              DAN ENTITAS ANAKNYA                                       AND ITS SUBSIDIARIES
        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE CONSOLIDATED
                  KONSOLIDASIAN                                       FINANCIAL STATEMENTS
     TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                            AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                           FOR THE YEAR THEN ENDED
 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)          (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

34. KELANGSUNGAN USAHA (Lanjutan)                         34. GOING CONCERN (Continued)

   Laporan keuangan konsolidasian ini telah disusun            These consolidated financial statements have
   dengan asumsi bahwa Grup akan terus beroperasi              been prepared assuming that the Group will
   secara berkesinambungan, yang mengasumsikan                 continue to operate as a going concern, which
   bahwa aset akan direalisasikan, dan kewajiban               assumes that assets will be realized, and
   akan diselesaikan dalam kegiatan usaha normal.              liabilities will be settled within the normal
                                                               course of business.

   Grup mengalami rugi konsolidasian tahun berjalan            The Group incurred total consolidated loss for the
   dan total beban komprehensif konsolidasian untuk            year and total comprehensive loss for the year
   tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember                ended 31 December 2025 of Rp1,296 billion and
   2025, masing-masing sebesar Rp1.296 milyar dan              Rp1,299 billion respectively, and reported
   Rp1.299 milyar, serta melaporkan saldo akumulasi            consolidated accumulated losses and total capital
   kerugian dan total defisiensi modal konsolidasian           deficiency as of 31 December 2025 of Rp17,135
   pada tanggal 31 Desember 2025 masing-masing                 billon and Rp10,741 billion, respectively, and that
   sebesar Rp17.135 milyar dan Rp10.741 milyar, dan            its consolidated total current liabilities exceeded
   bahwa total liabilitas jangka pendek konsolidasian          its consolidated total current assets by Rp10,520
   melampaui total aset lancar konsolidasiannya                billion as of such date.
   sebesar Rp10.520 milyar pada tanggal tersebut.

   Manajemen Grup terus memonitor perkembangan                 The Group’s management has been monitoring
   situasi di atas dan melakukan berbagai macam                the development of the above situations and
   usaha untuk mendorong pemulihan. Dalam rangka               exerted efforts to push for recovery. In
   mengantisipasi terjadinya dampak yang merugikan             response of the adverse effect to the Group’s
   kinerja keuangan Grup, manajemen Grup                       financial    performance,     the     Group’s
   mengimplementasikan rencana-rencana berikut ini:            management has been implementing the
                                                               following plans:

   a.   Melanjutkan langkah-langkah efisiensi biaya            a.   Continue the cost efficiency measures for
        untuk pemulihan bisnis dan mampu menjaga                    business recovery and be able to maintain
        keberlangsungan bisnis.                                     business sustainability.

   b.   Terus bekerja sama dengan Grup AirAsia untuk           b. Continue working with AirAsia Group to
        menegosiasikan       kembali      biaya     dan           renegotiate costs and restructure the
        merestrukturisasi liabilitas yang belum dibayar           outstanding     liabilities with  vendors
        dengan vendor terutama dengan lessor                      especially with the aircraft lessors, and
        pesawat, dan vendor penting lainnya.                      other critical vendors.

   c.   Diskusi dan negosiasi yang berkelanjutan               c. Continuous discussions and negotiations
        dengan seluruh vendor penting sedang                      have been ongoing with all key vendors to
        berjalan  dalam     rangka  menangguhkan                  defer the payments with various schedules
        pembayaran dengan jadwal yang beragam dan                 and negotiate price.
        melakukan negosiasi harga.
Page 573
                                                        These Consolidated Financial Statements are originally issued
                                                                          in Indonesian language

                                       Ekshibit E/99                                           Exhibit E/99
              PT AIRASIA INDONESIA TBK                             PT AIRASIA INDONESIA TBK
               DAN ENTITAS ANAKNYA                                    AND ITS SUBSIDIARIES
         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                           NOTES TO THE CONSOLIDATED
                   KONSOLIDASIAN                                    FINANCIAL STATEMENTS
      TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN UNTUK                         AS OF 31 DECEMBER 2025 AND
 TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT                        FOR THE YEAR THEN ENDED
  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)       (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)

34. KELANGSUNGAN USAHA (Lanjutan)                       34. GOING CONCERN (Continued)

    d. Optimalisasi kapasitas pesawat dengan                 d. Aircraft capacity optimization with route
       pemilihan rute dan fokus pada rute yang                  selection and focus on profitable routes and
       menguntungkan dan rute dengan faktor                     routes with better load factors, including
       muatan yang lebih baik, termasuk membuka                 re-opening international and domestic
       kembali rute internasional dan domestik untuk            routes to enhance tourism destinations. In
       meningkatkan destinasi pariwisata. Selain itu,           addition, the Group is planning to open new
       Grup berencana untuk membuka rute                        domestic and international routes that will
       domestik dan internasional baru yang akan                add more values to the business and
       memberikan nilai tambah terhadap bisnis                  improving the market share of the Group.
       serta meningkatkan pangsa pasar Grup.

    e.   Tetap fokus terhadap peluang bisnis lain            e. Continue to focus on other business
         seperti bisnis kargo dan charter.                      opportunities such as cargo and charter
                                                                business.

    f.   Optimalisasi pendapatan ancillary.                  f. Ancillary revenue optimization.

    g.   Secara proaktif mencari peluang pendanaan           g. Proactively seeking external funding
         eksternal untuk meningkatkan permodalan                opportunities to improve the Group’s
         Grup guna meningkatkan kemampuan finansial             capital in order to boost financial and
         dan kelincahan operasional.                            operational agility.


    Walaupun terdapat rencana-rencana tersebut di            Notwithstanding the above plans, there are still
    atas, masih terdapat ketidakpastian atas                 uncertainties regarding the Group’s ability to
    kemampuan      Grup     untuk   mempertahankan           continue as going concern, which highly depends
    kelangsungan usahanya, yang sangat bergantung            on the availability of an adequate financial
    pada ketersediaan sumber daya keuangan untuk             resources to meet the Group’s obligations as and
    memenuhi kewajiban Grup ketika jatuh tempo.              when they fall due. Further, it is not possible to
    Selain itu, perkembangan kondisi industri                determine the future development on the
    penerbangan serta dampaknya terhadap likuiditas          airlines industry and its impacts on the Group’s
    dan pendapatan Grup di masa depan tidak dapat            liquidity and earnings. Accordingly, there is an
    ditentukan. Oleh karena itu, terdapat suatu              existence of a material uncertainty as of
    ketidakpastian material pada tanggal 31 Desember         31 December 2025 that may cast significant
    2025 yang dapat menyebabkan keraguan signifikan          doubt on the Group’s ability to continue as a
    atas kemampuan Grup dalam mempertahankan                 going concern.
    kelangsungan usahanya.

35. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN                 35. EVENTS AFTER REPORTING PERIOD

    Berdasarkan pengumuman kepada Bursa Malaysia             Based on the announcement to Bursa Malaysia
    pada tanggal 16 Januari 2026, pemegang saham             dated 16 January 2026, the shareholders noted
    menyatakan bahwa Capital A Berhad, sebagai               that Capital A Berhad, as the ultimate holding
    entitas induk terakhir, telah menyelesaikan              company, had completed the disposal of its
    transaksi penjualan bisnis penerbangannya yang           aviation business operated through AirAsia
    dijalankan melalui AirAsia Aviation Group Limited        Aviation Group Limited to AirAsia X Berhad
    kepada AirAsia X Berhad (“AAX”). Transaksi               (“AAX”). The transaction forms part of the
    tersebut dilakukan sebagai bagian dari langkah           Group’s strategic restructuring initiative,
    strategis restrukturisasi grup, di mana Capital A        whereby Capital A Berhad transferred all
    Berhad mengalihkan seluruh aktivitas bisnis              aviation-related business activities to AAX.
    penerbangan kepada AAX.
Page 574
                                                                 Tel : +62-21 5795 7300                        Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan
                                                                 Fax : +62-21 5795 7301                        Certified Public Accountant
                                                                 www.bdo.co.id                                 Licence No. 622/KM.1/2016

                                                                                                               Head Office
                                                                                                               Prudential Tower, 17th Floor
                                                                                                               Jl. Jend. Sudirman Kav. 79
                                                                                                               Jakarta 12910 - Indonesia




                                                                                               The original report is in the Indonesian language


 No. : 00087/2.1068/AU.1/06/0251-1/1/III/2026                                            No. : 00087/2.1068/AU.1/06/0251-1/1/III/2026


                   Laporan Auditor Independen                                                            Independent Auditor’s Report


 Pemegang Saham, Komisaris dan Direksi                                                   The Stockholders, Commissioner and Directors
 PT AirAsia Indonesia Tbk                                                                PT AirAsia Indonesia Tbk


 Opini                                                                                   Opinion

 Kami telah mengaudit laporan keuangan konsolidasian                                     We have audited the consolidated financial statements
 PT AirAsia Indonesia Tbk dan Entitas Anaknya (“Grup”),                                  of PT AirAsia Indonesia Tbk and its subsidiaries
 yang terdiri dari laporan posisi keuangan konsolidasian                                 (the “Group”), which comprise the consolidated
 tanggal 31 Desember 2025, serta laporan laba rugi dan                                   statement of financial position as of 31 December
 penghasilan komprehensif lain konsolidasian, laporan                                    2025, and the consolidated statements of profit or loss
 perubahan ekuitas konsolidasian dan laporan arus kas                                    and other comprehensive income, consolidated
 konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal                                    statement of changes in equity and consolidated
 tersebut, serta catatan atas laporan keuangan                                           statement of cash flows for the year then ended, and
 konsolidasian, termasuk informasi kebijakan akuntansi                                   notes to the consolidated financial statements,
 material.                                                                               including a material accounting policies information.

 Menurut opini kami, laporan keuangan konsolidasian                                      In our opinion, the accompanying consolidated
 terlampir menyajikan secara wajar, dalam semua hal                                      financial statements present fairly, in all material
 yang material, posisi keuangan konsolidasian Grup                                       respects, the consolidated financial position of the
 tanggal 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan                                        Group as of 31 December 2025, and its consolidated
 konsolidasian dan arus kas konsolidasiannya untuk                                       financial performance and its consolidated cash flows
 tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai                                       for the year then ended, in accordance with Indonesian
 dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.                                         Financial Accounting Standards.

 Basis Opini                                                                             Basis for Opinion

 Kami melaksanakan audit kami berdasarkan Standar                                        We conducted our audit in accordance with Standards
 Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik                                      on Auditing established by the Indonesian Institute of
 Indonesia. Tanggung jawab kami menurut standar                                          Certified Public Accountants. Our responsibilities
 tersebut diuraikan lebih lanjut dalam paragraf                                          under those standards are further described in the
 Tanggung Jawab Auditor terhadap audit atas Laporan                                      Auditor’s Responsibilities for the audit of the
 Keuangan Konsolidasian pada laporan kami. Kami                                          Consolidated Financial Statements paragraph of our
 independen terhadap Grup berdasarkan ketentuan                                          report. We are independent of the Group in accordance
 etika yang relevan dalam audit kami atas laporan                                        with the ethical requirements that are relevant to
 keuangan konsolidasian di Indonesia, dan kami telah                                     our audit of the consolidated financial statements
 memenuhi tanggung jawab etika lainnya berdasarkan                                       in Indonesia, and we have fulfilled our other
 ketentuan tersebut. Kami yakin bahwa bukti audit yang                                   ethical responsibilities in accordance with these
 telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk                                         requirements. We believe that the audit evidence we
 menyediakan suatu basis bagi opini audit kami.                                          have obtained is sufficient and appropriate to provide
                                                                                         a basis for our opinion.




TANUBRATA SUTANTO FAHMI BAMBANG & REKAN
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Certified Public Accountant), an Indonesian partnership, is a member of BDO International Limited, a UK
company limited by guarantee, and forms part of the international BDO network of independent member firms.
Page 575
                                                                 Halaman 2                                                                         Page 2


 Ketidakpastian Material                    yang       Terkait        dengan             Material Uncertainty Related to Going Concern
 Kelangsungan Usaha

  Kami memberikan perhatian pada Catatan 34 atas                                         As disclosed in Note 34 to the accompanying
  laporan keuangan konsolidasian terlampir, Grup                                         consolidated financial statements, the Group incurred
  mengalami rugi konsolidasian tahun berjalan dan total                                  total consolidated loss for the year and total
  beban komprehensif konsolidasian untuk tahun yang                                      comprehensive loss for the year ended 31 December 2025
  berakhir pada tanggal 31 Desember 2025, masing-                                        of Rp1,296 billion and Rp1,299 billion respectively, and
  masing sebesar Rp1.296 milyar dan Rp1.299 milyar,                                      reported consolidated accumulated losses and total
  serta melaporkan saldo akumulasi kerugian dan total                                    capital deficiency as of 31 December 2025 of Rp17,135
  defisiensi   modal    konsolidasian  pada     tanggal                                  billon and Rp10,741 billion, respectively, and that its
  31 Desember 2025 masing-masing sebesar Rp17.135                                        consolidated total current liabilities exceeded its
  milyar dan Rp10.741 milyar, dan bahwa total liabilitas                                 consolidated total current assets by Rp10,520 billion as of
  jangka pendek konsolidasian melampaui total aset                                       such date.
  lancar konsolidasiannya sebesar Rp10.520 milyar pada
  tanggal tersebut.

  Kondisi tersebut, bersama dengan hal-hal lain yang                                     Such conditions, along with other matters disclosed in
  diungkapkan dalam Catatan 34 atas laporan keuangan                                     Notes 34 to the accompanying consolidated financial
  konsolidasian   terlampir,    menunjukkan    adanya                                    statements, indicating the existence of a material
  ketidakpastian material yang dapat menimbulkan                                         uncertainty that may cast significant doubt on the
  keraguan yang signifikan atas kemampuan Grup untuk                                     Groups ability to continue as a going concern. Our
  terus beroperasi sebagai entitas yang berkelanjutan.                                   opinion is not modified in this regard.
  Opini kami tidak dimodifikasi sehubungan dengan hal
  ini.

 Hal Audit Utama                                                                         Key Audit Matter

 Hal audit utama adalah hal-hal yang, menurut                                            Key audit matters are those matters that, in our
 pertimbangan profesional kami, merupakan hal yang                                       professional judgment, were of most significance in
 paling signifikan dalam audit kami atas laporan                                         our audit of the consolidated financial statements of
 keuangan konsolidasian periode kini. Selain hal-hal                                     the current period. In addition to the matters
 yang diuraikan dalam paragraf Ketidakpastian Material                                   described in the Material Uncertainty Related to Going
 yang Terkait dengan Kelangsungan Usaha, kami telah                                      Concern paragraph, we have determined the matter
 menentukan hal yang diuraikan di bawah ini sebagai hal                                  described below to be the key audit matter
 audit utama yang dikomunikasikan dalam laporan                                          communicated in our auditor’s report.
 auditor kami.

 Hal-hal tersebut disampaikan dalam konteks audit kami                                   These matters were addressed in the context of our
 atas    laporan    keuangan    konsolidasian   secara                                   audit of the consolidated financial statements as a
 keseluruhan, dan dalam merumuskan opini kami atas                                       whole, and in forming our opinion thereon, and we do
 laporan keuangan konsolidasian terkait, kami tidak                                      not provide a separate opinion on these matters.
 menyatakan suatu opini terpisah atas hal audit utama
 tersebut.

 Penurunan nilai aset hak-guna                                                           Impairment of right-of-use asset

 Sebagaimana yang diungkapkan dalam Catatan 10 atas                                      As disclosed in Note 10 to the accompanying
 laporan keuangan konsolidasian terlampir, nilai tercatat                                consolidated financial statements, the carrying value
 aset hak-guna konsolidasian Grup pada tanggal                                           of the Group's consolidated right-of-use assets as of
 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp3.451 milyar, yang                                    31 December 2025 is Rp3,451 billion, which represents
 merupakan 68% dari total aset konsolidasian Grup pada                                   68% of the Group's total consolidated assets as of that
 tanggal tersebut.                                                                       date.




TANUBRATA SUTANTO FAHMI BAMBANG & REKAN
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Certified Public Accountant), an Indonesian partnership, is a member of BDO International Limited, a UK
company limited by guarantee, and forms part of the international BDO network of independent member firms.
Page 576
                                                                 Halaman 3                                                                         Page 3


 Hal Audit Utama (Lanjutan)                                                              Key Audit Matter (Continued)

 Penurunan nilai aset hak-guna (Lanjutan)                                                Impairment of right-of-use asset (Continued)

 Sebagaimana yang dipersyaratkan oleh Standar                                            As required by Indonesian Financial Accounting
 Akuntansi Keuangan di Indonesia, nilai tercatat aset hak-                               Standards, the carrying amount of consolidated right-
 guna konsolidasian diuji untuk penurunan nilai karena                                   of-use assets is tested for impairment because there
 terdapat indikator bahwa nilai tercatat tersebut                                        are indicators that such carrying amount may not be
 mungkin tidak terpulihkan. Hal ini signifikan dalam audit                               recoverable. This matter is significant in our audit
 kami karena nilai tercatat aset hak-guna konsolidasian                                  because the carrying amount of the consolidated right-
 adalah    material    terhadap      laporan     keuangan                                of-use assets is material to the accompanying
 konsolidasian terlampir dan penilaian atas penurunan                                    consolidated financial statements and impairment
 nilai melibatkan pertimbangan dan asumsi signifikan                                     assessment involves significant judgement and
 yang diperngaruhi oleh ketidakpastian estimasi, yang                                    assumptions that are subjected to estimation
 mencakup proyeksi arus kas masa depan, pertumbuhan
                                                                                         uncertainty, which include future cash flow
 pendapatan, belanja modal masa depan, dan biaya
                                                                                         projections,    revenue    growth, future     capital
 modal rata-rata tertimbang.
                                                                                         expenditures and weighted average cost of capital.

 Prosedur audit kami mencakup hal-hal berikut:                                           Our audit procedures include the following:

 •      Memperoleh suatu pemahaman tentang proses                                        •     Obtain an understanding of management’s process
        manajemen dalam menilai penurunan nilai aset                                           for assessing the impairment of the Group’s
        hak-guna konsolidasian Grup;                                                           consolidated right-of-use assets;
 •      Melakukan verifikasi atas kelengkapan dan                                        •     Verify the completeness and accuracy of the
        keakurasian data relevan yang digunakan dalam                                          relevant data used in the assessment;
        penilaian tersebut;
 •      Membandingkan asumsi signifikan yang digunakan                                   •     Compare the significant assumptions used by
        oleh manajemen dengan data historis serta tren                                         management with historical data as well as
        industri dan ekonomi terkini;                                                          current industry and economic trends;
 •      Menilai dan mengevaluasi kewajaran model                                         •     Assess and evaluate the reasonableness of
        penilaian manajemen atas arus kas terdiskonto                                          management’s discounted cash flow valuation
        serta menguji atas parameter yang digunakan                                            model and test the parameters used in
        dalam penentuan tingkat diskonto terhadap data                                         determining the discount rate against market
        pasar;                                                                                 data;
 •      Menilai apakah terdapat potensi sumber informasi                                 •     Assess whether there are potential sources of
        sebaliknya; dan                                                                        contrary information; and
 •      Mengevaluasi kecukupan pengungkapan atas                                         •     Evaluate the adequacy of disclosures regarding the
        pengujian penurunan nilai aset hak-guna                                                impairment testing of consolidated right-of-use
        konsolidasian     dalam      laporan   keuangan                                        assets in the accompanying consolidated financial
        konsolidasian terlampir.                                                               statements.

 Informasi Lain                                                                          Other Information

 Manajemen bertanggung jawab atas informasi lain.                                        Management is responsible for the other information.
 Informasi lain merupakan informasi yang tercantum                                       The other information comprises the information
 dalam Laporan Tahunan 2025 (“laporan tahunan”)                                          contained in the 2025 Annual Report (the “Annual
 tetapi tidak termasuk laporan keuangan konsolidasian                                    Report”) but does not include the consolidated
 dan laporan auditor kami. Laporan tahunan diharapkan                                    financial statements and our auditor’s report thereon.
 akan tersedia bagi kami setelah tanggal laporan auditor                                 The annual report is expected to be made available to
 ini.                                                                                    us after the date of this auditor’s report.

 Opini kami atas laporan keuangan konsolidasian tidak                                    Our opinion on the consolidated financial statements
 mencakup Laporan Tahunan, dan oleh karena itu, kami                                     does not cover the Annual Report, and accordingly, we
 tidak menyatakan bentuk keyakinan apapun atas                                           do not express any form of assurance conclusion
 Laporan Tahunan tersebut                                                                thereon.




TANUBRATA SUTANTO FAHMI BAMBANG & REKAN
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Certified Public Accountant), an Indonesian partnership, is a member of BDO International Limited, a UK
company limited by guarantee, and forms part of the international BDO network of independent member firms.
Page 577
                                                                 Halaman 4                                                                         Page 4


 Informasi Lain (Lanjutan)                                                               Other Information (Continued)

 Sehubungan dengan audit kami atas laporan keuangan                                      In connection with our audit of the consolidated
 konsolidasian, tanggung jawab kami adalah untuk                                         financial statements, our responsibility is to read the
 membaca Laporan Tahunan, ketika tersedia dan, dalam                                     Annual Report when it becomes available and, in doing
 melaksanakannya, mempertimbangkan apakah Laporan                                        so, consider whether the Annual Information is
 Tahunan mengandung ketidakkonsistensian material                                        materially inconsistent with the consolidated financial
 dengan laporan keuangan konsolidasian atau                                              statements or our knowledge obtained in the audit or
 pemahaman yang kami peroleh selama audit, atau                                          otherwise appears to be materially misstated.
 mengandung kesalahan penyajian material.

 Ketika kami membaca Laporan Tahunan, jika kami                                          When we read the Annual Report, if we conclude that
 menyimpulkan bahwa terdapat suatu kesalahan                                             there is a material misstatement therein, we are
 penyajian material di dalamnya, kami diharuskan untuk                                   required to communicate the matter to those charged
 mengomunikasikan hal tersebut kepada pihak yang                                         with governance and take appropriate actions in
 bertanggung jawab atas tata kelola dan mengambil                                        accordance with Standards on Auditing established by
 tindakan tepat berdasarkan Standar Audit yang                                           the Indonesian Institute of Certified Public
 ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia.                                      Accountants.

 Tanggung Jawab Manajemen dan Pihak yang                                                 Responsibilities of Management and Those Charged
 Bertanggung Jawab atas Tata Kelola terhadap                                             with Governance for the Consolidated Financial
 Laporan Keuangan Konsolidasian                                                          Statements

 Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan dan                                         Management is responsible for the preparation and fair
 penyajian wajar laporan keuangan konsolidasian                                          presentation of the consolidated financial statements
 tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di                                    in accordance with Indonesian Financial Accounting
 Indonesia, dan atas pengendalian internal yang                                          Standards, and for such internal control as
 dianggap perlu oleh manajemen untuk memungkinkan                                        management determines is necessary to enable the
 penyusunan laporan keuangan konsolidasian yang bebas                                    preparation of consolidated financial statements that
 dari kesalahan penyajian material, baik yang                                            are free from material misstatement, whether due to
 disebabkan oleh kecurangan maupun kesalahan.                                            fraud or error.

 Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian,                                        In preparing consolidated the financial statements,
 manajemen bertanggung jawab untuk menilai                                               management is responsible for assessing the Group’s
 kemampuan        Grup    dalam      mempertahankan                                      ability to continue as a going concern, disclosing, as
 kelangsungan usahanya, mengungkapkan, sesuai                                            applicable, matters related to going concern and using
 dengan kondisinya, hal-hal yang berkaitan dengan                                        the going concern basis of accounting unless
 kelangsungan usaha, dan menggunakan basis akuntansi                                     management either intends to liquidate the Group or
 kelangsungan usaha, kecuali manajemen memiliki                                          to cease operations, or has no realistic alternative but
 intensi untuk melikuidasi Grup atau menghentikan                                        to do so.
 operasi, atau tidak memiliki alternatif yang realistis
 selain melaksanakannya.

 Pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola                                           Those charged with governance are responsible for
 bertanggung jawab untuk mengawasi proses pelaporan                                      overseeing the Group’s financial reporting process.
 keuangan Grup.

 Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan                                      Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
 Keuangan Konsolidasian                                                                  Consolidated Financial Statements

 Tujuan kami adalah untuk memperoleh keyakinan                                           Our objectives are to obtain reasonable assurance
 memadai      tentang   apakah    laporan    keuangan                                    about whether the consolidated financial statements
 konsolidasian secara keseluruhan bebas dari kesalahan                                   as a whole are free from material misstatement,
 penyajian material, baik yang disebabkan oleh                                           whether due to fraud or error, and to issue an auditor’s
 kecurangan maupun kesalahan, dan untuk menerbitkan                                      report that includes our opinion. Reasonable assurance
 laporan auditor yang mencakup opini kami. Keyakinan                                     is a high level of assurance but is not a guarantee that
 memadai merupakan suatu tingkat keyakinan tinggi,                                       an audit conducted in accordance with Standard on
 namun bukan merupakan suatu jaminan bahwa audit                                         Auditing will always detect a material misstatement
 yang dilaksanakan berdasarkan Standar Audit akan                                        when it exists.
 selalu mendeteksi kesalahan penyajian material ketika
 hal tersebut ada.




TANUBRATA SUTANTO FAHMI BAMBANG & REKAN
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Certified Public Accountant), an Indonesian partnership, is a member of BDO International Limited, a UK
company limited by guarantee, and forms part of the international BDO network of independent member firms.
Page 578
                                                                 Halaman 5                                                                         Page 5


 Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan                                      Auditor’s Responsibilities for the Audit of the
 Keuangan Konsolidasian (Lanjutan)                                                       Consolidated Financial Statements (Continued)

 Kesalahan penyajian dapat disebabkan oleh kecurangan                                    Misstatements can arise from fraud or error and are
 maupun kesalahan dan dianggap material jika, baik                                       considered material if, individually or in the
 secara individual maupun secara agregat, dapat                                          aggregate, they could reasonably be expected to
 diekspektasikan secara wajar akan memengaruhi                                           influence the economic decisions of users taken on the
 keputusan ekonomi yang diambil oleh pengguna                                            basis of these consolidated financial statements.
 berdasarkan laporan keuangan konsolidasian tersebut.

 Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar                                     As part of an audit in accordance with Standard on
 Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional dan                                     Auditing, we exercise professional judgment and
 mempertahankan skeptisisme profesional selama audit.                                    maintain professional skepticism throughout the audit.
 Kami juga:                                                                              We also:

 •     Mengidentifikasi dan menilai risiko kesalahan                                     •    Identify and assess the risks of material
       penyajian material dalam laporan keuangan                                              misstatement of the consolidated financial
       konsolidasian, baik yang disebabkan oleh                                               statements, whether due to fraud or error, design
       kecurangan maupun kesalahan, mendesain dan                                             and perform audit procedures responsive to those
       melaksanakan prosedur audit yang responsif                                             risks, and obtain audit evidence that is sufficient
       terhadap risiko tersebut, serta memperoleh bukti                                       and appropriate to provide a basis for our opinion.
       audit yang cukup dan tepat untuk menyediakan                                           The risk of not detecting a material misstatement
       basis bagi opini kami. Risiko tidak terdeteksinya                                      resulting from fraud is higher than for one resulting
       kesalahan penyajian material yang disebabkan oleh                                      from error, as fraud may involve collusion, forgery,
       kecurangan lebih tinggi dari yang disebabkan oleh                                      intentional omissions, misrepresentations, or the
       kesalahan, karena kecurangan dapat melibatkan                                          override of internal control.
       kolusi, pemalsuan, penghilangan secara sengaja,
       pernyataan salah, atau pengabaian pengendalian
       internal.

 •     Memperoleh      suatu     pemahaman     tentang                                   •    Obtain an understanding of internal control
       pengendalian internal yang relevan dengan audit                                        relevant to the audit in order to design audit
       untuk mendesain prosedur audit yang tepat sesuai                                       procedures that are appropriate in the
       dengan kondisinya, tetapi bukan untuk tujuan                                           circumstances, but not for the purpose of
       menyatakan      opini     atas   keefektivitasan                                       expressing an opinion on the effectiveness of the
       pengendalian internal Grup.                                                            Group’s internal control.

 •     Mengevaluasi ketepatan kebijakan akuntansi yang                                   •    Evaluate the appropriateness of accounting policies
       digunakan serta kewajaran estimasi akuntansi dan                                       used and the reasonableness of accounting
       pengungkapan     terkait  yang     dibuat   oleh                                       estimates and related disclosures made by
       manajemen.                                                                             management.

 •     Menyimpulkan      ketepatan    penggunaan      basis                              •    Conclude on the appropriateness of management's
       akuntansi kelangsungan usaha oleh manajemen                                            use of the going concern basis of accounting and,
       dan, berdasarkan bukti audit yang diperoleh,                                           based on the audit evidence obtained, whether a
       apakah terdapat suatu ketidakpastian material yang                                     material uncertainty exists related to events or
       terkait dengan peristiwa atau kondisi yang dapat                                       conditions that may cast significant doubt on the
       menyebabkan keraguan signifikan atas kemampuan                                         Group’s ability to continue as a going concern. If we
       Grup    untuk    mempertahankan       kelangsungan                                     conclude that a material uncertainty exists, we are
       usahanya. Ketika kami menyimpulkan bahwa                                               required to draw attention in our auditor's report
       terdapat suatu ketidakpastian material, kami                                           to the related disclosures in the consolidated
       diharuskan untuk menarik perhatian dalam laporan                                       financial statements or, if such disclosures are
       auditor kami ke pengungkapan terkait dalam                                             inadequate, to modify our opinion. Our conclusions
       laporan keuangan konsolidasian atau, jika                                              are based on the audit evidence obtained up to the
       pengungkapan tersebut tidak memadai, harus                                             date of our auditor's report. However, future
       menentukan apakah perlu untuk memodifikasi opini                                       events or conditions may cause the Group to cease
       kami. Kesimpulan kami didasarkan pada bukti audit                                      to continue as a going concern.
       yang diperoleh hingga tanggal laporan auditor kami.
       Namun, peristiwa atau kondisi masa depan dapat
       menyebabkan Grup tidak dapat mempertahankan
       kelangsungan usaha.



TANUBRATA SUTANTO FAHMI BAMBANG & REKAN
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Certified Public Accountant), an Indonesian partnership, is a member of BDO International Limited, a UK
company limited by guarantee, and forms part of the international BDO network of independent member firms.
Page 579
                                                                 Halaman 6                                                                         Page 6


 Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan                                      Auditor’s Responsibilities for the Audit of The
 Keuangan Konsolidasian (Lanjutan)                                                       Consolidated Financial Statements (Continued)

 Sebagai bagian dari suatu audit berdasarkan Standar                                     As part of an audit in accordance with Standard on
 Audit, kami menerapkan pertimbangan profesional dan                                     Auditing, we exercise professional judgment and
 mempertahankan skeptisisme profesional selama audit.                                    maintain professional skepticism throughout the audit.
 Kami juga: (Lanjutan)                                                                   We also: (Continued)

  •    Mengevaluasi penyajian, struktur, dan isi laporan                                 •    Evaluate the overall presentation, structure and
       keuangan konsolidasian secara keseluruhan,                                             content of the consolidated financial statements,
       termasuk pengungkapannya, dan apakah laporan                                           including the disclosures, and whether the
       keuangan konsolidasian mencerminkan transaksi                                          consolidated financial statements represent the
       dan peristiwa yang mendasarinya dengan suatu cara                                      underlying transactions and events in a manner that
       yang mencapai penyajian wajar.                                                         achieves fair presentation.

 •     Memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat                                       •    Obtain sufficient appropriate audit evidence
       terkait informasi keuangan entitas atau aktivitas                                      regarding the financial information of the entities
       bisnis dalam Grup untuk menyatakan opini atas                                          or business activities within the Group to express
       laporan keuangan konsolidasian. Kami bertanggung                                       an opinion on the consolidated financial
       jawab atas arahan, supervisi, dan pelaksanaan                                          statements. We are responsible for the direction,
       audit Grup. Kami tetap bertanggung jawab                                               supervision and performance of the Group audit.
       sepenuhnya atas opini audit kami.                                                      We remain solely responsible for our audit opinion.

 Kami     mengomunikasikan      kepada    pihak    yang                                  We communicate with those charged with governance
 bertanggung jawab atas tata kelola mengenai, antara                                     regarding, among other matters, the planned scope
 lain, ruang lingkup dan saat yang direncanakan atas                                     and timing of the audit and significant audit findings,
 audit, serta temuan audit signifikan, termasuk setiap                                   including any significant deficiencies in internal
 defisiensi signifikan dalam pengendalian internal yang                                  control that we identify during our audit.
 teridentifikasi oleh kami selama audit.

 Kami juga memberikan suatu pernyataan kepada pihak                                      We also provide those charged with governance with a
 yang bertanggung jawab atas tata kelola bahwa kami                                      statement that we have complied with relevant ethical
 telah mematuhi ketentuan etika yang relevan                                             requirements regarding independence, and to
 mengenai independensi, dan mengomunikasikan                                             communicate with them all relationships and other
 seluruh hubungan, serta hal-hal lain yang dianggap                                      matters that may reasonably be thought to bear on our
 secara wajar berpengaruh terhadap independensi kami,                                    independence, and where applicable, related
 dan, jika relevan, pengamanan terkait.                                                  safeguards.




TANUBRATA SUTANTO FAHMI BAMBANG & REKAN
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Certified Public Accountant), an Indonesian partnership, is a member of BDO International Limited, a UK
company limited by guarantee, and forms part of the international BDO network of independent member firms.
Page 580
                                                                 Halaman 7                                                                         Page 7


 Tanggung Jawab Auditor terhadap Audit atas Laporan                                      Auditor’s Responsibilities for the Audit of The
 Keuangan Konsolidasian (Lanjutan)                                                       Consolidated Financial Statements (Continued)

 Dari hal-hal yang dikomunikasikan kepada pihak yang                                     From the matters communicated with those charged
 bertanggung jawab atas tata kelola, kami menentukan                                     with governance, we determine those matters that
 hal-hal tersebut yang paling signifikan dalam audit atas                                were of most significant in the audit of the
 laporan keuangan konsolidasian periode kini dan oleh                                    consolidated financial statements of the current period
 karenanya menjadi hal audit utama. Kami menguraikan                                     and are therefore the key audit matters. We describe
 hal audit utama dalam laporan independen auditor                                        these matters in our independent auditor's report
 kami, kecuali peraturan perundang-undangan melarang                                     unless law or regulation precludes public disclosure
 pengungkapan publik tentang hal tersebut atau ketika,                                   about the matter or when, in extremely rare
 dalam kondisi yang sangat jarang terjadi, kami                                          circumstances, we determine that a matter should not
 menentukan      bahwa     suatu     hal   tidak   boleh                                 be communicated in our report because the adverse
 dikomunikasikan     dalam     laporan    kami    karena                                 consequences of doing so would reasonably be expected
 konsekuensi merugikan dari mengomunikasikan hal                                         to outweigh the public interest benefits of such
 tersebut akan diekspektasikan secara wajar melebihi                                     communication.
 manfaat kepentingan publik atas komunikasi tersebut.



                                                        Kantor Akuntan Publik
                                              TANUBRATA SUTANTO FAHMI BAMBANG & Rekan




                                                             Godang Parulian Panjaitan
                                                                  NIAP AP. 0251/
                                                               License No. AP. 0251

                                                          13 Maret 2026 / 13 March 2026




TANUBRATA SUTANTO FAHMI BAMBANG & REKAN
Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Certified Public Accountant), an Indonesian partnership, is a member of BDO International Limited, a UK
company limited by guarantee, and forms part of the international BDO network of independent member firms.
Page 581

          
Page 582
2025         Laporan Tahunan & Laporan Keberlanjutan
             Annual Report & Sustainability Report




PT AirAsia Indonesia Tbk

Jl. Marsekal Suryadharma (M1) No. 1
Kel. Selapajang Jaya, Kec. Neglasari
Kota Tangerang, Banten 15127

Tel.      021 - 29850888
Web.      ir-id.aaid.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size23.92 MB
Published28 Apr 2026
Pages582
Characters3,846,998
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 86 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org AirAsia Indonesia Tbk p.1 ×312
linked person Sabam Hutajulu · Komisaris Independen p.32 ×20
linked person Reza Viryawan · Komisaris p.32 ×19
linked person Julianto Sidarto · Komisaris Independen p.33 ×14
linked person Veranita Yosephine Sinaga · Direktur Utama p.46 ×5
linked — AirAsia Aviation p.52 ×5
linked org PT Fersindo Nusaperkasa p.54 ×5
linked person Myrnie Zachraini Tamin p.61
linked — Credit Suisse p.63 ×2
linked org XL Axiata Tbk p.66 ×5
linked org GoTo Gojek Tokopedia Tbk p.66 ×5
linked org Astra Graphia Tbk p.66 ×5
linked org Aspirasi Hidup Indonesia Tbk p.67 ×5
possible org PT Indonesia AirAsia p.2 ×15
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.31 ×6
possible person Ahmad Al Farouk Bin Ahmad · Komisaris Utama p.32 ×17
possible person Kamal · President Commissioner p.32 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.52
possible org Bursa Efek Indonesia p.52 ×2
possible org PT Fersindo p.54 ×2
possible person Satria p.55
possible org Elnusa Tbk p.64 ×4
possible org PT Pertamina (Persero) p.64 ×6
unresolved org RPK RPK AirAsia Indonesia Tbk p.7
unresolved org PT AirAsia p.7 ×3
unresolved person Ikhtisar · Komisaris p.8
unresolved org PT Indonesia AirAsia Profile p.8
unresolved org Public Accounting Firm Indonesia Tbk p.8
unresolved org Indonesia Tbk p.8
unresolved org Financial Services Authority p.31 ×4
unresolved org Bank Indonesia p.36 ×3
unresolved person Luh Gede Mega Putri Tjatera · Direktur p.46 ×16
unresolved person Raden Achmad Sadikin · Direktur Utama p.47 ×14
unresolved org PT Centris Multipersada Pratama p.52 ×10
unresolved person Muchlis Munir · Notaris p.52 ×5
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.52
unresolved person Liestiani Wang S.H. · Notaris p.52 ×5
unresolved org Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia p.52 ×2
unresolved org Minister of Justice p.52 ×2
unresolved org Minister of Consulting Service p.52
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.52
unresolved org PT Garda Tawang Reksa Stock p.52
unresolved org PT Fersindo Indonesia p.52
unresolved org PT Centris p.54
unresolved org Centris Multipersada Pratama Multipersada Pratama Tbk p.54 ×2
unresolved org PT Rimau Multi Putra p.54 ×2
unresolved org PT Rimau Multi Putra Pratama p.54
unresolved org Pratama Tbk p.54
unresolved org Rimau Multi Putra Pratama Pratama Tbk p.54 ×2
unresolved org AirAsia Investment Ltd. p.54 ×2
unresolved person Jose Dima Satria p.55
unresolved org PT Centris Multipersada p.55
unresolved org PT Rimau p.55
unresolved org Rimau Multi Pratama Tbk. p.55 ×2
unresolved org Multi Pratama Tbk. p.55
unresolved person Wang S.H. p.55
unresolved org Minister of Law and Human Rights Selatan p.55
unresolved person Kewarganegaraan · Komisaris p.63 ×5
unresolved person Malaysian · Commissioner p.63
unresolved org AirAsia Aviation Group Limited p.63 ×4
unresolved org PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri p.64 ×2
unresolved org PT Jardine Lloyd Thompson Indonesia p.64 ×2
unresolved org PT Tugu Pratama Indonesia p.64 ×2
unresolved org PT Elnusa Petrofin Trading p.64 ×2
unresolved org Pertamina Energy Services Pte. Ltd. p.64 ×4
unresolved org Pengawasan Keuangan p.64
unresolved org PT Digital Alpha Indonesia p.66 ×2
unresolved org PT Pelabuhan Indonesia II p.66 ×2
unresolved org Yayasan Cinta Anak Bangsa Foundation p.67 ×2
unresolved org PT Rama Putera Investindo p.68 ×2
unresolved org PT Grafika Media Solusindo p.68 ×2
unresolved — Nusaperkasa · Pemegang Saham p.68
unresolved org PT Fersindo Relationship Nusaperkasa p.68
unresolved org Direktorat Jenderal Perhubungan Udara p.70
unresolved org Kementerian Certification p.70
unresolved org Kementerian Perhubungan Republik Indonesia p.70
unresolved org Directorate General of Civil Aviation p.70 ×2
unresolved org Ministry of Transportation p.70 ×2
unresolved org PT Merpati Nusantara Airlines p.70 ×2
unresolved person Ahmad Kamal · President Commissioner p.73 ×3
unresolved — Sinaga · President Director p.73 ×2
unresolved — Tjatera · Director p.73 ×3
unresolved org PT Indonesia AirAsia Board p.104
unresolved org PT Indonesia AirAsia Ahmad Al Farouk bin Ahmad p.104
unresolved org Bapepam-LK p.154 ×2
unresolved org Bapepam p.154 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 2

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result