Skip to content
Back to announcement

20260428_MBAP_Pemanggilan RUPS_32074533_lamp3.pdf

RUPS notice Text extracted MBAP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 1

Page 1
5        INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS
                                                                                                                                                                                             SELASA, 28 APRIL 2026


                                                                                                                                                    Indonesia Aero Summit
                                                                                                                                                       Kembali Digelar
                                                                                                                                                 JAKARTA, ID – Indonesia National     dekatan ekosistem, seluruh pemangku
                                                                                                                                             Air Carrier (INACA) bekerja sama         kepentingan —pemerintah, operator
                                                                                                                                             dengan perusahaan konsultan global       bandara, maskapai, industri manufak-
                                                                                                                                             INNOWINN Internasional kembali           tur, penyedia energi, hingga institusi
                                                                                                                                             menggelar Indonesia Aero Summit          riset/ lembaga pendidikan— didorong
                                                                                                                                             (IAS). Forum internasional tersebut      untuk berkolaborasi dalam mencipta-
                                                                                                                                             akan dilaksanakan selama 2 hari, Rabu    kan solusi inovatif.
                                                                                                                                             dan Kamis pada 8 dan 9 Juli 2026 di          “Hal ini meliputi isu-isu terkini sep-
                                                                                                                                             Jakarta. Foum ini menjadi kegiatan ke    erti pengembangan bahan bakar pen-
                                                                                                                                             tiga setelah sebelumnya sukses dilak-    erbangan berkelanjutan (SAF) dan car-
                                                                                                                                             sanakan pada 2024 dan 2025.              bon trading, modernisasi infrastruktur
                                                                                                                                                 Kegiatan ini kembali akan meng-      bandara, efisiensi manajemen lalu lin-
                                                                                                                                             hadirkan pembicara yang kompeten         tas udara, serta pemanfaatan teknologi
                                                                                                                                             dan pemegang keputusan baik di           digital untuk meningkatkan kinerja
                                                                                                                                             regulator dan operator penerbangan       operasional,” ucap Denon.
                                                                                                                                             dalam dan luar negeri. Dari dalam neg-       Di sisi lain, tema ini juga mengang-
                                                                                                                                             eri. Sejumlah pembicara dijadwalkan      kat pentingnya keseimbangan antara
                                                                                                                                             hadi di antaranya Direktorat Jenderal    pertumbuhan industri dengan dampak
                                                                                                                                             Perhubungan Udara Kementerian            sosial dan ekonomi. Menurut Denon,
                                                                                                                                       ant
                                                                                                                                             Perhubungan, Kementerian ESDM,           penerbangan yang berkelanjutan harus
    Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi                                                                                      Danantara, InJourney Airport, Airnav,    mampu meningkatkan konektivitas
    Warga melihat harga tiket pesawat dari situs lokapasar di Boyolali, Jawa Tengah, Senin (27/4/2026). Pemerintah menerbitkan               Pertamina Patra Niaga, KNKT, Batam       nasional, mendorong pertumbuhan
    Peraturan Menteri Keuangan Nomor 24 Tahun 2026, yang mengatur pemberian fasilitas pajak pertambahan nilai (PPN) ditang-                  Internasional Airport, dan ITB Band-     ekonomi daerah, serta tetap memper-
    gung pemerintah atas harga tiket pesawat kelas ekonomi untuk penerbangan domestik.                                                       ung.                                     hatikan kesejahteraan tenaga kerja dan
                                                                                                                                                 Sedangkan pembicara dari luar neg-   masyarakat sekitar.
                                                                                                                                             eri akan hadir di antaranya Lufthansa        “Dengan mengusung Sustainable



        Memanfaatkan
                                                                                                                                             Technic, Korn Ferry, Zurich Airport,     Aviation Ecosystem, Indonesia Aero
                                                                                                                                             Emirates Flight Training Academy, De-    Summit akan menjadi wadah strat-
                                                                                                                                             loitte Consulting, Accomodation Plus     egis untuk merumuskan arah masa
                                                                                                                                             International, Airline Pilot and Avia-   depan industri penerbangan Indo-
                                                                                                                                             tion Safety Advocate, Arthur D. Little   nesia—menuju sistem yang adaptif,



       Potensi Ekonomi
                                                                                                                                             dan yang lainnya.                        inklusif, dan berdaya saing global,
                                                                                                                                                 Ketua Umum INACA Denon               sekaligus bertanggung jawab terhadap
                                                                                                                                             Prawiratmadja mengatakan, IAS 2026       lingkungan dan generasi mendatang,”
                                                                                                                                             kali ini akan mengangkat tema besar      jelasnya.
                                                                                                                                             Sustainable Aviation Ecosystem yang          Hal tersebut penting mengingat



     Maritim di Selat Malaka
                                                                                                                                             merepresentasikan visi besar dengan      tahun 2026 diharapkan menjadi titik
                                                                                                                                             tujuan untuk membangun sistem pen-       tolak untuk lebih meningkatkan indus-
                                                                                                                                             erbangan nasional yang terintegrasi,     tri penerbangan nasional Indonesia se-
                                                                                                                                             tangguh, dan berkelanjutan secara        hingga dapat membantu target Pemer-
                                                                                                                                             menyeluruh.                              intah dalam menumbuhkan ekonomi
         JAKARTA, ID – Konflik geopolitik global yang berimbas pada sengketa Selat Hormuz                                                        “Tema ini menekankan bahwa           nasional sebesar 8% pada tahun 2029
                                                                                                                                             keberlanjutan industri aviasi tidak      sekaligus menjadikan industri pener-
          bisa menjadi peluang ekonomi bagi Indonesia untuk memanfaatkan potensi di Selat                                                    hanya terbatas pada pengurangan          bangan nasional mampu lebih bersaing
                                 Malaka yang dinilai cukup strategis.                                                                        emisi karbon, tetapi juga mencakup       di tingkat internasional.
                                                                                                                                             transformasi di seluruh rantai nilai         “Keberlanjutan industri aviasi ke
                                                                                                                                             penerbangan, mulai dari kebija-          depan akan cakup isu-isu lingkungan
    Oleh Ichsan Amin                   Letak Strategis Selat Malaka                                          seharusnya membuka po-          kan, operasional, teknologi, hingga      yakni bagaimana mengurangi dampak
                                                                                                             tensi besar untuk melayani      kolaborasi lintas sektor,” ujarnya       lingkungan dari industri penerban-




    F
                                                                    KAPAL
                                                                                                             kapal-kapal yang melintasi      dalam keterangannya di Jakarta,          gan, dengan fokus pada pengurangan
               ounder lembaga                                       100                                      jalur Selat Malaka. “Ambil      Senin (27/04/2026).                      emisi gas rumah kaca dan peningkatan
                                                                    Ribu
               Supply Chain In-                                     Kapal per Tahun                          contoh Singapura, negara            Denon menuturkan, melalui pen-       efisiensi energi,” pungkas Denon.(Ich)
               donesia (SCI) Seti-                                                                           kecil tanpa cadangan min-
                                        POTENSI EKONOMI
               jadi mengatakan,                                                                              yak itu berhasil menjadi
               secara ekonomi                 22                                             DISTRIBUSI      salah satu pusat refinery dan
                                              persen
                                                                                            MINYAK DUNIA     petrokimia dunia, bukan ka-
    Indonesia berpeluang me-           Perdagangan Maritim
    manfaatkan potensi Selat              Dunia Melewati
                                           Selat Malaka                                             23       rena memiliki sumber daya,
                                                                                               Juta Barrel
    Malaka yang strategis dile-        POTENSI EKONOMI                                          per Hari     melainkan karena mampu
    wati kapal-kapal dari ber-         Service layanan kapal dan kargo/ transshipment
                                                                                                             mengkapitalisasi letak geo-
    bagai belahan dunia. Men-                           SUMBER: SUPPLY CHAIN INDONESIA (SCI) 2026
                                                                                                             grafisnya,” pungkas Arief.
    urutnya, meski sebagian
    besar kapal hanya melintas                                                                               Bangun Infrastruktur
    dan tidak melakukan aktivi-      hub regional, sementara ke-          negeri.                                Secara terpisah, pakar
    tas ekonomi namun peluang        terbatasan layanan bernilai             “Dengan strategi yang           kemaritiman dari Institut
    sebagai negara penyedia          tambah seperti bunkering,            tepat, Selat Malaka dan            Sepuluh Nopember, Raja
    layanan terbuka lebar.           ship repair, dan transship-          ALKI dapat menjadi sum-            Oloan Saut Gurning menga-
        “Makanya perlu dilaku-       ment menyebabkan kapal               ber pertumbuhan ekonomi            takan, isu mengenai peman-
    kan pendekatan strategis         internasional belum me-              baru bagi Indonesia. Pen-          faatan Selat Malaka jauh
    dengan memanfaatkan in-          miliki insentif kuat untuk           dekatan berbasis layanan           sebelumnya sudah lama
    tensitas lalu lintas terse-      singgah di Indonesia.                tidak hanya sesuai dengan          bergulir. Namun begitu, isu
    but sebagai peluang untuk            “Selain itu, muatan              ketentuan hukum inter-             ini belum dilihat sebagai
    menciptakan nilai tambah         ekspor-impor yang masih              nasional, tetapi juga mem-         isu yang penting di sektor
    ekonomi. Indonesia perlu         tersebar di berbagai pelabu-         berikan dampak ekonomi             maritim.
    bertransformasi dari seka-       han membuat volume tidak             yang lebih berkelanjutan,”             “Selat Malaka itu sangat-
    dar negara lintasan (pass-       terkonsolidasi, sehingga             pungkasnya.                        sangat strategis sehingga
    through economy) menjadi         belum cukup menarik bagi                                                sejak awal kita harusnya
    negara penyedia layanan          mother vessel untuk melaku-          Lompatan Strategis                 fokus pada isu ini. Caranya,
    (service-based maritime          kan direct call,” paparnya.              Sementara itu, Komisa-         dengan membangun in-
    economy),” kata Setijadi             Kondisi tersebut men-            ris Pelindo Arief Puyuono          frastruktur dan memberi-
    dalam keterangan rilisnya        dorong operator pelayaran            mengatakan bahwa di ten-           kan pelayanan bagi ribuan
    dikutip di Jakarta, Senin        lebih memilih pelabuhan              gah meningkatnya rivalitas         lalu lintas kapal yang mele-
    (27/4/2026).                     dengan volume besar dan              geopolitik dan perebutan           wati jalur ini. Apalagi Indo-
        Ia menjelaskan lebih dari    stabil, sehingga arus ek-            kendali atas jalur perda-          nesia sudah memiliki Alur
    90.000 kapal yang melintas       spor-impor Indonesia masih           gangan dunia, pernyataan           Laut atau ALKI di mana
    setiap tahun bahkan jika         banyak dilayani melalui              Presiden Prabowo Subi-             Selat Malaka masuk dalam
    hanya 5–10% kapal melaku-        skema transshipment di hub           anto mengenai pentingnya           ALKI I,” ucap Saut Gurning
    kan port call di Indonesia,      regional seperti Singapura           mengkapitalisasi Strait of         kepada Investor Daily.
    potensi ekonomi yang ter-        atau Port Klang yang ber-            Malacca seharusnya dibaca              Ia menilai wacana me-
    cipta sangat signifikan, baik    dampak terhadap biaya lo-            bukan sebagai wacana fiskal        narik pungutan bagi kapal-
    dari sisi pendapatan pelabu-     gistik yang lebih tinggi, lead       semata, melainkan sebagai          kapal yang melintas bukan
    han, jasa logistik, maupun       time yang lebih panjang,             isyarat tentang perlunya           hal utama, sebab hal terse-
    multiplier effect terhadap       serta kehilangan potensi             lompatan dalam imajinasi           but memerlukan kerjasama
    industri pendukung.              nilai tambah ekonomi yang            strategis Indonesia.               dan persetujuan antar ne-
        “Pengalaman Singapura        seharusnya dapat ditangkap               “Mengenakan pungutan           gara terutama negara-ne-
    menunjukkan bahwa nilai          di dalam negeri.                     terhadap kapal yang melin-         gara seperti Malaysia dan
    ekonomi terbesar dari jalur          “Indonesia memiliki pe-          tas hanya menyentuh per-           Singapura. Yang lebih pent-
    pelayaran bukan berasal          luang besar untuk bertrans-          mukaan. Itu sebatas upaya          ing kata Saut, bagaimana
    dari pungutan lintas, mel-       formasi menjadi pemain               memperoleh rente dari geo-         BUMN dan swasta di sektor
    ainkan dari layanan bernilai     utama dalam sistem logis-            grafi. Padahal tantangan           maritim bisa memberikan
    tambah. Singapura saat ini       tik maritim global, bukan            Indonesia jauh lebih besar,        service kepada kapal-kapal
    menjadi hub bunkering terbe-     hanya sebagai jalur lintasan,        yakni bagaimana mengubah           yang lewat. “Caranya dngan
    sar di dunia dengan volume       tetapi sebagai pusat aktivi-         keunggulan geografi men-           membangun pelabuhan,
    lebih dari 50 juta ton bahan     tas ekonomi yang bernilai            jadi kekuatan ekonomi, in-         bahkan kalau ada indus-
    bakar kapal per tahun, serta     tinggi,” tuturnya.                   dustri, dan geopolitik,” ujar      trinya itu lebih tepat,” ung-
    menangani lebih dari 37 juta         Ia menambahkan, bahwa            Arief.                             kap Saut.
    TEUs peti kemas per tahun,”      penguatan peran Indonesia                Ia menegaskan bahwa,               Salah satu layanan yang
    ungkap Setijadi.                 dalam rantai pasok global            bukan kapal yang harus             bisa diberikan dan terbuka
        Di sisi lain, ungkap Seti-   memerlukan perubahan                 menjadi objek utama, mel-          lebar adalah layanan pandu
    jadi, Indonesia masih meng-      paradigma kebijakan. Di              ainkan nilai ekonomi yang          samudera. “Selain itu masih
    hadapi sejumlah tantangan        antaranya, pengembangan              mengikutinya. “Perdebatan          banyak layanan lain yang
    dalam memanfaatkan pelu-         maritime logistics hub di            ini penting karena Selat           bisa diberikan terutama di
    ang tersebut, baik dari sisi     sekitar Selat Malaka dan             Malaka bukan sekadar jalur         jalur yang penuh kargo ke
    kinerja pelabuhan maupun         Alur Laut Kepulauan Indo-            maritim biasa. Ia berada           wilayah timur itu banyak
    struktur arus muatan. Ki-        nesia (ALKI), peningkatan            di jantung geopolitik Indo         hal bisa dilakukan dan itu
    nerja beberapa pelabuhan         layanan pelabuhan, serta             Pasifik,” tegasnya.                bisa oleh pelayaran BUMN
    utama masih tertinggal           integrasi multimoda men-                 Arief menambahkan,             maupun pelayanan kapal
    dalam hal turnaround time        jadi kunci untuk menarik             dengan 80% impor energi            swasta lainnya termasuk
    dan efisiensi dibandingkan       aktivitas ekonomi ke dalam           China melewati jalur ini           juga keagenan,” imbuhnya.

File

File Open PDF
Source IDX
Size9.5 MB
Published28 Apr 2026
Pages1
Characters21,519
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Pertamina Patra Niaga p.1
unresolved org Kementerian ESDM p.1
unresolved org Menteri Keuangan p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result