Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 65
Page 1
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
LAPORAN KEUANGAN INTERIM PER 31 MARET 2026
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL–TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025
(TIDAK DIAUDIT)
INTERIM FINANCIAL STATEMENTS AS OF MARCH 31, 2026
AND FOR THE THREE-MONTH PERIODS ENDED
MARCH 31, 2026 AND 2025
(UNAUDITED)
Page 2
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk
DAFTAR ISI/
TABLE OF CONTENTS
Halaman/Page
SURAT PERNYATAAN DIREKSI/
DIRECTOR’S STATEMENT LETTER
LAPORAN KEUANGAN INTERIM PER 31 MARET 2026
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL 31
MARET 2026 DAN 2025 (TIDAK DIAUDIT) /
INTERIM FINANCIAL STATEMENTS AS OF MARCH 31, 2026
AND FOR THE THREE-MONTH PERIODS ENDED
MARCH 31, 2026 AND 2025 (UNAUDITED)
LAPORAN POSISI KEUANGAN/
STATEMENT OF FINANCIAL POSITION 1-2
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN/
STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME 3
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS/
STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY 4
LAPORAN ARUS KAS/
STATEMENT OF CASH FLOWS 5
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/
NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 6 - 62
Page 3
Page 4
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM INTERIM STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
PER 31 MARET 2026 DAN DESEMBER 2025 AS OF MARCH 31, 2026 AND DECEMBER 31, 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
ASET ASSETS
31 Maret/
March 31,
2026 31 Desember/
Catatan/ (Tidak Diaudit/ December 31,
Notes Unaudited) 2025
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan Bank 3,5,24&25 1.119.092.351 3.233.711.876 Cash on Hand and in Banks
Piutang Usaha kepada Trade Receivables from
Pihak Ketiga 3,6&25 18.735.273.003 13.024.976.500 Third Parties
Persediaan 3&7 152.074.800.217 170.056.061.975 Inventories
Biaya Dibayar di Muka 82.744.780 87.706.479 Prepaid Expenses
Total Aset Lancar 172.011.910.351 186.402.456.830 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Aset Hak Guna 12 1.876.602.768 2.502.137.030 Rights-of-Use Assets
Uang Muka 9 19.703.909.685 14.537.180.938 Advances
Aset Tetap - Setelah Dikurangi Fixed Assets - Net of
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
sebesar Rp 3.243.227.651 of Rp 3,243,227,651
(2025: Rp 1.639.884.210) 3,8&11 441.694.444.982 443.216.563.914 (2025: Rp 1,639,884,210)
Aset Pajak Tangguhan 3 & 14 1.034.004.185 993.134.192 Deferred Tax Assets
Aset Lain-lain: Other Assets:
- Hak Guna Bangunan 12.314.468 14.777.362 - Building Rights
Total Aset Tidak Lancar 464.321.276.088 461.263.793.436 Total Non-Current Assets
TOTAL ASET 636.333.186.439 647.666.250.266 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan interim terlampir merupakan bagian yang The accompanying notes to the interim financial statements are an integral
tidak terpisahkan dari laporan keuangan interim secara keseluruhan. part of these interim financial statements taken as a whole.
1
Page 5
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM INTERIM STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
PER 31 MARET 2026 DAN DESEMBER 2025 AS OF MARCH 31, 2026 AND DECEMBER 31, 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
31 Maret/
March 31,
2026 31 Desember/
Catatan/ (Tidak Diaudit/ December 31,
Notes Unaudited) 2025
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES
Utang Bank 3,8,11&25 54.919.267.515 69.389.609.182 Bank Loans
Utang Usaha kepada Pihak Trade Payables to Third
Ketiga 3,13&25 26.235.361.657 35.883.465.472 Parties
Utang Pajak 3 & 14 4.767.100.867 3.379.512.837 Taxes Payable
Beban Akrual 3 & 25 739.604.221 623.081.000 Accrued Expenses
Pendapatan Diterima di Muka Unearned Revenues
Liabilitas Sewa 12 & 25 1.949.694.675 2.579.699.372 Lease Liabilities
Liabilitas Jangka Panjang -
Bagian Jatuh Tempo dalam Long-term Liabilities -
Satu Tahun: Current Maturities:
- Liabilitas Pembiayaan - Consumer Financing
Konsumen 3,10&25 20.278.581 175.946.524 Loans
- Utang Bank 3,8,11&25 24.579.052.585 22.099.885.918 - Bank Loans
Total Liabilitas Jangka
Pendek 113.210.360.101 134.131.200.305 Total Current Liabilities
LIABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT LIABILITIES
Liabilitas Jangka Panjang -
Setelah Dikurangi Bagian
Jatuh Tempo dalam Satu Long-term Liabilities -
Tahun: Net of Current Maturities:
- Utang Bank 3,8,11&25 43.436.239.681 37.143.502.827 - Bank Loans
Liabilitas Imbalan Kerja Long-term Employee
Jangka Panjang 3 & 15 4.700.020.666 4.514.246.330 Benefits Liabilities
Total Liabilitas Jangka Total Non-Current
Panjang 48.136.260.347 41.657.749.157 Liabilities
Total Liabilitas 161.346.620.448 175.788.949.462 Total Liabilities
EKUITAS EQUITY
Modal Saham - nilai nominal Capital Stock - Rp 50 par
Rp 50 per saham value per share
Modal Dasar - 2.666.640.000 Authorized - 2,666,640,000
saham shares
Modal Ditempatkan dan Subscribed and Fully Paid -
Disetor - 940.720.000 saham 3 & 16 47.036.000.000 47.036.000.000 940,720,000 shares
Tambahan Modal Disetor 17 37.906.140.000 37.906.140.000 Additional Paid-in Capital
Surplus Revaluasi 3&8 294.030.759.344 294.030.759.344 Revaluation Surplus
Saldo Laba: Retained Earnings:
- Ditentukan Penggunaannya 600.000.000 600.000.000 - Appropriated
- Tidak Ditentukan
Penggunaannya 95.413.666.647 92.304.401.460 - Unappropriated
Total Ekuitas 474.986.565.991 471.877.300.804 Total Equity
TOTAL LIABILITIES AND
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 636.333.186.439 647.666.250.266 EQUITY
Catatan atas laporan keuangan interim terlampir merupakan bagian yang The accompanying notes to the interim financial statements are an integral
tidak terpisahkan dari laporan keuangan interim secara keseluruhan. part of these interim financial statements taken as a whole.
2
Page 6
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN INTERIM STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
KOMPREHENSIF LAIN INTERIM OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS ENDED MARCH 31,
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 2026 AND 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
2026
Catatan/ (Tidak Diaudit/
Notes Unaudited) 2025
PENJUALAN 18 66.908.632.973 68.807.249.987 SALES
BEBAN POKOK PENJUALAN 19 (51.265.653.693) (53.067.523.207) COST OF GOODS SOLD
LABA BRUTO 15.642.979.280 15.739.726.780 GROSS PROFIT
Beban Usaha 20 (7.600.838.405) (7.750.237.646) Operating Expenses
Penghasilan Keuangan 21 765.932 883.177 Finance Income
Selisih Kurs 7.428.842 8.356.092 Difference
Beban Keuangan 21 (2.951.929.086) (3.530.296.657) Financial Costs
Denda Pajak (81.667.967) - Tax Penalty
Lain-lain - Neto 27.326.999 (28.227.752) Others - Net
LABA SEBELUM PAJAK 5.044.065.595 4.440.203.994 INCOME BEFORE TAX
PAJAK PENGHASILAN 3 & 14 (1.943.346.664) (1.317.039.518) INCOME TAX
LABA TAHUN BERJALAN 3.100.718.931 3.123.164.476 INCOME FOR THE YEAR
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN INCOME
Item yang Tidak Akan Item that Will Not Be
Direklasifikasikan ke Reclasified to Profit or
Laba Rugi: Loss:
Remeasurement of
Pengukuran Kembali atas Employee Benefits
Liabilitas Imbalan Kerja 3 & 15 10.956.739 7.336.562 Liabilities
Pajak Penghasilan
Terkait 3,14&15 (2.410.483) (1.614.044) Related Income Tax
TOTAL LABA KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN 3.109.265.187 3.128.886.994 INCOME FOR THE YEAR
LABA TAHUN BERJALAN BASIC EARNINGS PER SHARE
PER SAHAM DASAR 3 & 23 3,30 3,32 FOR THE YEAR
Catatan atas laporan keuangan interim terlampir merupakan bagian yang tidak The accompanying notes to the interim financial statements are an integral part of
terpisahkan dari laporan keuangan interim secara keseluruhan. these interim financial statements taken as a whole.
3
Page 7
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS INTERIM INTERIM STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL 31 FOR THE THREE-MONTH PERIODS ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025
MARET 2026 DAN 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
Disetor/ Revaluasi/ Ditentukan Tidak Ditentukan
Catatan/ Modal Saham/ Additional Paid-in Revaluation Penggunaannya/ Penggunaannya/ Total/
Notes Capital Stock Capital Surplus Appropriated Appropriated Total
SALDO PER 1 JANUARI 2025 47.036.000.000 37.906.140.000 275.160.354.039 600.000.000 72.593.671.980 433.296.166.019 BALANCE AS OF JANUARY 1, 2025
LABA TAHUN BERJALAN (TIDAK DIAUDIT) - - - 3.123.164.476 3.123.164.476 INCOME FOR THE YEAR (UNAUDITED)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Pengukuran Kembali atas Liabilitas Remeasurement of Post-Employment
Imbalan Pascakerja - Neto 3,14&15 - - - - 5.722.518 5.722.518 Benefits Liabilities - Net
SALDO PER 31 MARET 2025 (TIDAK DIAUDIT) 47.036.000.000 37.906.140.000 275.160.354.039 600.000.000 75.722.558.974 436.425.053.013 BALANCE AS OF MARET 31, 2025 (UNAUDITED_
SALDO PER 1 JANUARI 2026 47.036.000.000 37.906.140.000 294.030.759.344 600.000.000 92.304.401.460 471.877.300.804 BALANCE AS OF JANUARY 1, 2026
LABA TAHUN BERJALAN (TIDAK DIAUDIT) - - - - 3.100.718.931 3.100.718.931 INCOME FOR THE YEAR (UNAUDITED)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Pengukuran Kembali atas Liabilitas Remeasurement of Post-Employment
Imbalan Pascakerja - Neto 3,14&15 - - - - 8.546.256 8.546.256 Benefits Liabilities - Net
SALDO PER 31 MARET 2026 (TIDAK DIAUDIT) 47.036.000.000 37.906.140.000 294.030.759.344 600.000.000 95.413.666.647 474.986.565.991 BALANCE AS OF MARET 31, 2026 (UNAUDITED)
Catatan atas laporan keuangan interim terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan The accompanying notes to the interim financial statements are an integral part of these interim financial statements
interim secara keseluruhan. taken as a whole.
4
Page 8
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
LAPORAN ARUS KAS INTERIM INTERIM STATEMENT OF CASH FLOWS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS ENDED MARCH 31,
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 2026 AND 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
2026 2025
Catatan/ (Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Notes Unaudited) Unaudited)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan dari Pelanggan 6 & 18 61.198.336.470 69.592.889.987 Receipts from Customers
Pembayaran Kas kepada Cash Paid to Suppliers and
Pemasok dan Lainnya (35.625.974.433) (46.307.018.530) Others
Pembayaran Kas kepada Karyawan (11.206.012.134) (11.187.738.646) Cash Paid to Employees
Penerimaan Lain-lain 765.932 883.177 Others Received
Kas Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Cash Provided by (Used in)
Aktivitas Operasi 14.367.115.835 12.099.015.988 Operating Activities
Pembayaran Pajak Penghasilan Payment of Corporate Income
Badan (1.845.602.894) (1.625.583.663) Tax
Kas Neto Diperoleh dari Net Cash Provided by
(Digunakan untuk) (Used in) Operating
Aktivitas Operasi 12.521.512.941 10.473.432.325 Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Perolehan Aset Tetap 8 (81.224.509) (567.206.018) Acquisition of Fixed Assets
Pembayaran Uang Muka Aset Payment of Advances of Fixed
Tetap 9 (5.166.728.747) - Assets
Kas Neto Digunakan untuk Net Cash Used in
Aktivitas Investasi (5.247.953.256) (567.206.018) Investing Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan Utang Bank 11 15.000.000.000 - Proceeds from Bank Loans
Pembayaran Utang Bank 11 (20.698.438.146) (7.179.637.645) Payment of Bank Loans
Pembayaran Liabilitas Pembiayaan Payment of Consumer Financing
Konsumen 10 (155.667.943) (387.587.304) Loans
Pembayaran Bunga Pembiayaan Payment of Interest on Consumer
Konsumen 10&21 (1.781.182) (27.444.471) Financing Loans
Pembayaran Bunga dan Provisi Payment of Interest and Provision
Pinjaman Bank 11&21 (2.872.291.939) (3.600.089.336) on Bank Loans
Pembayaran Liabilitas Sewa 12 (630.004.697) (592.120.718) Payment of Lease Liabilities
Pembayaran Beban Bunga - Payment of Interest Expense -
Liabilitas Sewa 12&21 (29.995.303) (67.879.282) Lease Liabilities
Kas Neto Diperoleh dari Net Cash Provided by
(Digunakan untuk) (Used in) Financing
Aktivitas Pendanaan (9.388.179.210) (11.854.758.756) Activities
PENINGKATAN (PENURUNAN) NETO NET INCREASE (DECREASE) IN
KAS DAN BANK (2.114.619.525) (1.948.532.449) CASH ON HAND AND IN BANKS
CASH ON HAND AND IN BANKS,
KAS DAN BANK, AWAL TAHUN 5 3.233.711.876 3.423.401.613 BEGINNING
CASH ON HAND AND IN BANKS,
KAS DAN BANK, AKHIR TAHUN 5 1.119.092.351 1.474.869.164 ENDING
Catatan atas laporan keuangan interim terlampir merupakan bagian yang The accompanying notes to the interim financial statements are an integral
tidak terpisahkan dari laporan keuangan interim secara keseluruhan. part of these interim financial statements taken as a whole.
5
Page 9
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian Perusahaan dan Informasi Umum a. The Company’s Establishment and General
Information
PT Indonesian Tobacco Tbk (“Perusahaan”) didirikan PT Indonesian Tobacco Tbk (the “Company”) was
berdasarkan Akta No. 25 tanggal 16 Mei 1955 dari established based on Notarial Deed No. 25 dated May
Notaris Raden Soediono dengan nama N.V. 16, 1955 of Public Notary Raden Soediono under the
Indonesian Tobacco & Industrial Company. Akta name of N.V. Indonesian Tobacco & Industrial
Pendirian Perusahaan telah memeroleh pengesahan Company. The Company’s Deed of Establishment
dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam was approved by the Minister of Justice of the
Surat Keputusan No. J.A.5/61/3 tanggal 16 Juni 1955 Republic of Indonesia in Decision Letter No.
dan diumumkan dalam Berita Negara Republik J.A.5/61/3 dated June 16, 1955 and was published in
Indonesia No. 478 tanggal 22 Juni 1956, State Gazette of the Republic of Indonesia
Tambahan No. 50. No. 478 dated June 22, 1956, Supplement No. 50.
Berdasarkan Akta No. 3 tanggal 7 Juli 2008 dari Based on Notarial Deed No. 3 dated July 7, 2008 of
Notaris Ermin Yuniastuti, S.H., seluruh Anggaran Public Notary Ermin Yuniastuti, S.H., the entire
Dasar Perusahaan telah disesuaikan dengan Articles of Association of the Company have been
ketentuan Undang-undang No. 40 tahun 2007 adjusted to the provisions of Law No. 40 year 2007
tentang Perusahaan Terbatas. Akta penyesuaian concerning Limited Liability Companies. The deed of
tersebut telah memeroleh persetujuan dari Menteri adjustment has been approved by the Minister of Law
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia and Human Rights of the Republic of Indonesia in
dalam Surat Keputusan No. AHU- Decision Letter No. AHU-45448.AH.01.02. Tahun
45448.AH.01.02.Tahun 2008 tanggal 28 Juli 2008. 2008 dated July 28, 2008.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami The Company’s Articles of Association have been
beberapa kali perubahan, terakhir dalam Akta No. 62 amended several times, most recently by Notarial
tanggal 23 Mei 2023 dari Notaris Rini Yulianti, S.H, Deed No. 62 dated May 23, 2023 of Public Notary Rini
mengenai perubahan Pasal 17 Anggaran Dasar Yulianti, S.H., concerning the changes in Article 17 of
Perusahaan untuk disesuaikan dengan Peraturan the Company’s Article of Association to comply with
Otoritas Jasa Keuangan No. 14/POJK.04/2022 the Financial Services Authority Regulation No.
tentang Penyampaian Laporan Keuangan Berkala 14/POJK.04/2022 concerning the submission of
Emiten atau Perusahaan Publik. Akta Perubahan Periodic Financial Reports of Issuers or Public
tersebut telah diberitahukan kepada Menteri Hukum Companies. The Deed of Amendment has been
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam notified to the Minister of Law and Human Rights of
Surat Penerimaan Pemberitahuan No. AHU- the Republic of Indonesia in Notification Letter
AH.01.03-0075582 tanggal 12 Juni 2023. No. AHU-AH.01.03-0075582 dated June 12, 2023.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, According to Article 3 of the Company Articles of
maksud dan tujuan Perusahaan adalah menjalankan Association, the Company’s purposes and objectives
usaha dalam bidang industri pengolahan dan are engaging in the processing industry and trading.
perdagangan. Untuk mencapai maksud dan tujuan To achive its purposes and objectives, the Company
tersebut, Perusahaan dapat melaksanakan kegiatan may implement business activities as follows:
usaha sebagai berikut:
i) Kegiatan usaha utama mencakup industri i) Main business activities including tobacco drying
pengering dan pengolahan tembakau, industri and processing industry, tobacco processing
rokok dan produk tembakau lainnya, industri industry, cigarette and other tobacco product
kretek, industri rokok putih, industri rokok lainnya, industry, clove industry, white cigarette industry,
industri pengolahan tembakau lainnya dan other cigarette industry, other tobacco processing
industri bumbu rokok serta kelengkapan rokok industry and cigarette condiment and other
lainnya. cigarette supply industry.
ii) Kegiatan usaha penunjang mencakup ii) Supporting business activities including cigarette,
perdagangan besar rokok, tembakau dan tobacco and shredded tobacco wholesale.
tembakau rajangan.
Pada saat ini, Perusahaan bergerak dalam bidang Currently, the Company engages in the other cigarette
industri rokok lainnya. industry.
Perusahaan mulai beroperasi komersial untuk jenis The Company commenced commercial operations for
tembakau iris pada tahun 1980. sliced tobacco in 1980.
6
Page 10
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
1. UMUM - Lanjutan 1. GENERAL - Continued
a. Pendirian Perusahaan dan Informasi Umum - a. The Company’s Establishment and General
Lanjutan Information - Continued
Perusahaan tidak memiliki entitas induk dan entitas The Company has no immediate holding entity and
induk terakhir. Pemegang saham pengendali adalah ultimate parent entity. The controlling stockholder is
Djonny Saksono. Djonny Saksono.
Perusahaan berdomisili di Malang dan berkantor The Company is domiciled in Malang and the head
pusat di Jl. Letjen S. Parman No. 92, Malang, Jawa office is at Jl. Letjen S. Parman No. 92, Malang, East
Timur. Java.
b. Penawaran Umum b. Public Offering
Pada tanggal 5 April 2019, melalui Surat Pengantar On April 5, 2019, through Registration Statement
Pernyataan Pendaftaran dalam rangka penawaran Letter on Initial Public Offering No. 009/IT-
Umum Perdana Saham No. 009/IT-OFFICE/IV/2019, OFFICE/IV/2019, the Company conducted the initial
Perusahaan telah menawarkan sahamnya kepada public offering of its 274,060,000 shares at a par value
masyarakat melalui pasar modal sejumlah of Rp50 per share with an offering price of Rp219 per
274.060.000 saham biasa dengan nilai nominal Rp50 share through the capital market. On June 24, 2019
per saham dengan harga penawaran based on Letter No. S- 83/D.04/2019 from the Board
Rp219 per saham. Pada tanggal 24 Juni 2019, of Commissioners of the Financial Services Authority
berdasarkan Surat Dewan Komisioner Otoritas Jasa Chief Executive of the Capital Market Supervisor, the
Keuangan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Company’s Statement Registration became effective.
No. S-83/D.04/2019, Perusahaan telah memeroleh The excess amount received from the stock issuance
Surat Pemberitahuan Efektif Pernyataan Penawaran. over its nominal value amounting to
Selisih lebih jumlah yang diterima dari pengeluaran Rp37,906,140,000 was recorded in the “Additional
saham terhadap nilai nominalnya sebesar Paid-in Capital” account, after being deducted by the
Rp37.906.140.000 dicatat dalam akun “Tambahan stock issuance cost of Rp8,410,000,000 (Note 17).
Modal Disetor” setelah dikurangi biaya emisi saham On July 4, 2019, all the Company’s shares were listed
sebesar Rp8.410.000.000 (Catatan 17). Pada tanggal on the Indonesia Stock Exchange.
4 Juli 2019, seluruh saham Perusahaan telah tercatat
pada Bursa Efek Indonesia.
c. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, dan c. Board of Commissioners, Directors, Audit
Karyawan Committee, and Employees
Berdasarkan Akta No. 39 tanggal 21 Mei 2024 dari Based Notarial Deed No. 39 dated May 21, 2024 of
Notaris Rini Yulianti, S.H., susunan Dewan Komisaris Public Notary Rini Yulianti, S.H., the Company’s
dan Direksi Perseroan per 31 Maret 2026 dan 31 Boards of Commissioners and Directors as of March
Desember 2025 adalah sebagai berikut: 31, 2026 and December 31, 2025, were as follows:
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama : Shirley Suwantina : President Commissioner
Komisaris Independen : Suprihadi : Independent Commissoner
Direksi Board of Directors
Direktur Utama : Djonny Saksono : President Director
Direktur : Andre Martinus : Director
Manajemen kunci meliputi anggota Dewan Komisaris Key management includes the members of the
dan Direksi Perusahaan. Company’s Board of Commissioners and Directors.
Susunan Komite Audit Perseroan per 31 Maret 2026 The Structure of Company’s Audit Committee as of
dan 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut: March 31, 2026 and December 31, 2025 was as
follows:
Komite Audit Audit Committee
Ketua : Suprihadi : Chairman
Anggota : Andi Sudhana : Members
Erwin Saraswati
7
Page 11
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
1. UMUM - Lanjutan 1. GENERAL - Continued
c. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, dan c. Board of Commissioners, Directors, Audit
Karyawan - Lanjutan Committee, and Employees - Continued
Gaji dan tunjangan yang dibayarkan kepada Salaries and allowances paid to the Company’s
Komisaris dan Direksi Perusahaan adalah sebesar Boards of Commissioners and Directors amounted to
Rp2.291.154.808 dan Rp1.863.182.976 masing- Rp2,291,154,808 and Rp1,863,182,976 for the three
masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 month periods ended March 31, 2026 and the years
Maret 2026 dan 2025. ended 2025, respectively.
Jumlah karyawan tetap Perusahaan masing- masing The Company had 237 and 270 permanent
adalah 237 dan 270 karyawan untuk tahun 2026 dan employees for the year 2026 and 2025, respectively
2025 (tidak diaudit). (unaudited).
d. Penyelesaian Laporan Keuangan d. Completion of the Financial Statements
Direksi Perusahaan bertanggung jawab atas The Company’s Board of Directors is responsible for
penyusunan dan penyajian laporan keuangan, yang the preparation and presentation of the financial
telah diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit oleh statements, which were completed and approved for
Direksi Perusahaan pada tanggal 28 Maret 2026. issue by the Company’s Board of Directors on March
28, 2026.
2. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STATEMENTS OF
KEUANGAN (“PSAK”) DAN INTERPRETASI FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS (“PSAK”)
STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (“ISAK”) BARU AND INTERPRETATION TO FINANCIAL
DAN REVISI ACCOUNTING STANDARDS (“ISAK”)
a. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) a. Statements of Financial Accounting Standards
dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (PSAKs) and Interpretation to Financial
(ISAK) yang Diterbitkan dan Berlaku Efektif dalam Accounting Standards (ISAKs) Issued and
Tahun Berjalan (pada atau setelah 1 Januari 2026) Effective in the Current Year (on or after January
1, 2026)
Dalam tahun berjalan, Perusahaan telah menerapkan In the current year, the Company has adopted all of
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) the new and revised Statements of Financial
dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan Accounting Standards (PSAKs) and Interpretation to
(“ISAK”) baru dan revisi termasuk pengesahan Financial Accounting Standards (ISAKs) including
amendemen dan penyesuaian tahunan yang amendments and annual improvements issued by the
dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Board of Financial Accounting Standards of the
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia yang dianggap Indonesian Institute of Accountants that are relevant
relevan dengan kegiatan operasinya dan to its operations and affected to the financial
memengaruhi laporan keuangan berlaku efektif untuk statements effective for accounting period beginning
periode tahun buku yang dimulai pada atau setelah on or after January 1, 2026.
1 Januari 2026.
PSAK dan ISAK baru dan revisi termasuk The New and revised PSAKs and ISAKs including
pengesahan amedemen dan penyesuaian tahunan amendments and annual improvements effective in
yang berlaku efektif dalam tahun berjalan adalah the current year are as follows:
sebagai berikut:
- PSAK 109: Instrumen Keuangan dan PSAK 107 - -PSAK 109: Financial Instruments and PSAK 107
Instrumen Keuangan: Pengungkapan terkait Financial Instruments: Disclosure related to
Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen Keuangan. Classification and Measurement of Financial
Amandemen ini menambahkan dan Instruments. The amendment adds and clarifies
mengklarifikasi ketentuan dalam PSAK 109 provisions in PSAK 109 regarding the
mengenai penghentian pengakuan liabilitas derecognition of financial liabilities and clarifies the
keuangan dan mengklarifikasi penilaian assessment of cash flow characteristics for
karakteristik arus kas untuk aset keuangan financial assets with environmental, social and
dengan fitur terkait lingkungan, sosial, dan tata governance (ESG)-linked features, financial
kelola (LST), aset keuangan dengan fitur non- assets with non-recourse features and
recourse, dan instrumen terkait kontraktual seperti contractually linked instruments such as tranches.
tranche.
8
Page 12
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
2. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI 2. ADOPTION OF NEW AND REVISED STATEMENTS OF
KEUANGAN (“PSAK”) DAN INTERPRETASI FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS (“PSAK”)
STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (“ISAK”) BARU AND INTERPRETATION TO FINANCIAL
DAN REVISI - Lanjutan ACCOUNTING STANDARDS (“ISAK”) - Continued
Amandemen ini juga memodifikasi ketentuan The amendment also modifies provisions in PSAK
dalam PSAK 107 terkait persyaratan 107 related to disclosure requirements for
pengungkapan untuk investasi dalam instrumen investments in equity instruments measured at fair
ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui value through other comprehensive income (OCI)
penghasilan komprehensif lain (OCI) dan and adds provisions related to financial
menambahkan ketentuan terkait instrumen instruments with contractual terms that alter the
keuangan dengan persyaratan kontraktual yang timing or amount of contractual cash flows.
mengubah waktu atau jumlah arus kas
kontraktual.
b. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) b. Statements of Financial Accounting Standards
dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (PSAKs) and Interpretation to Financial
(ISAK) yang Diterbitkan Namun Belum Berlaku Accounting Standards (ISAKs) Issued but not
Efektif dalam Tahun Berjalan Effective in the Current Year
- PSAK 118: Penyajian dan Pengungkapan dalam - PSAK 118: Presentation and Disclosure in
Laporan Keuangan. PSAK 118 menggantikan Financial Statements. PSAK 118 supersedes
PSAK 201, mempertahankan banyak prinsip yang PSAK 201, retaining many existing principles but
ada tetapi secara signifikan mengubah cara significantly changing how entities report
Perusahaan melaporkan "Laba Rugi Operasi". “Operating Profit or Loss.” It establishes a defined
PSAK 118 menetapkan struktur yang jelas untuk structure for the statement of profit or loss,
laporan laba rugi, mengkategorikan pos-pos categorizing items into operating, investing,
menjadi operasi, investasi, pendanaan, pajak financing, income taxes and discontinued
penghasilan, dan operasi yang dihentikan. operations. The standard mandates specific
Standar ini mengamanatkan pengungkapan disclosures, including management-defined
spesifik, termasuk ukuran kinerja yang ditentukan performance measures (MPMs), which must be
manajemen (MPM), yang harus direkonsiliasi reconciled to the most similar specified subtotal in
dengan subtotal yang paling mirip dalam laba rugi PSAK’s profit or loss. Effective date January 1,
PSAK. Tanggal efektif 1 Januari 2027 dan 2027 and early adoption is allowed.
penerapan dini diperkenankan.
- PSAK 119: Entitas Anak tanpa Akuntabilitas - PSAK 119: Subsidiaries without Public
Publik - Pengungkapan. Accountability - Disclosures.
- Amandemen PSAK 119: Entitas Anak tanpa - Amendments to PSAK 119: Subsidiaries without
Akuntabilitas Publik – Pengungkapan. Public Accountability - Disclosures.
Beberapa dari PSAK dan ISAK termasuk amendemen Several PSAKs and ISAKs including amendments and
dan penyesuaian tahunan yang berlaku dalam tahun annual improvements that became effective in the current
berjalan dan relevan dengan kegiatan Perusahaan telah year and are relevant to the Company’s operation have
diterapkan sebagaimana dijelaskan dalam “Ikhtisar been adopted as disclosed in the “Summary of Material
Informasi Kebijakan Akuntansi Material.” Accounting Policies Information”.
Beberapa PSAK dan ISAK lainnya yang tidak relevan Other PSAKs and ISAKs that are not relevant to the
dengan kegiatan Perusahaan atau mungkin akan Company’s operation or might affect the accounting
memengaruhi kebijakan akuntansinya dimasa depan policies in the future are being evaluated by the
sedang dievaluasi oleh manajemen potensi dampak management the potential impact that might arise from
yang mungkin timbul dari penerapan standar-standar ini the adoption of these standards to the financial
terhadap laporan keuangan. statements.
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL INFORMATION
Kebijakan akuntansi diterapkan secara konsisten dalam The accounting policies have been applied consistently in
penyajian laporan keuangan kecuali bagi penerapan the preparation of financial statements except for the
beberapa SAK yang telah direvisi dan berlaku efektif adoption of several new and revised SAKs that effective
sejak tanggal 1 Januari 2026 yaitu sebagai berikut: on or after January 1, 2026, as follows:
9
Page 13
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
a. Pernyataan Kepatuhan a. Compliance Statement
Laporan keuangan telah disusun sesuai dengan SAK, The financial statements have been prepared in
yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang accordance with SAK, which comprises the
diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Statements and Interpretations issued by the Board of
Ikatan Akuntan Indonesia, termasuk standar baru dan Financial Accounting Standards of the Indonesian
yang direvisi, amendemen dan penyesuaian tahunan, Institute of Accountants, including applicable new and
yang berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 revised standards, effective on or after January 1,
Januari 2025, serta Lampiran Keputusan Ketua 2025, and Attachment to the Decision of the
Badan Pengawasan Pasar Modal dan Lembaga Chairman of Bapepam – LK (now becoming
Keuangan (sekarang menjadi Otoritas Jasa Indonesian Financial Services Authority or OJK) No.
Keuangan atau OJK) No. Kep-347/BL/2012 tanggal Kep-347/BL/2012 dated June 25, 2012 that is
25 Juni 2012 yaitu Peraturan No.VIII.G.7 tentang Regulation No.VIII.G.7 regarding Presentation and
Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Disclosures of the Financial Statements of the Public
Emiten atau Perusahaan Publik yang berlaku untuk Company that effective for the financial statements
laporan keuangan yang berakhir pada atau setelah that ended on or after December 31, 2012.
tanggal 31 Desember 2012.
b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan b. Basic for the Preparation of Financial Statements
Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi The financial statements have been prepared on the
kelangsungan usaha serta atas dasar akrual, kecuali assumption of going concern and accrual basis
laporan arus kas yang menggunakan dasar kas. except for statement of cash flows using cash basis.
Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan The measurement in the preparation of financial
keuangan ini adalah konsep biaya perolehan statements is historical cost concept, except for
(historical cost), kecuali untuk beberapa akun tertentu certain accounts which are measured on the basis
yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana yang described in the related accounting policies of
diungkapkan pada kebijakan akuntansi dalam respective account.
masing-masing akun tersebut.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan The statement of cash flows, which have been
metode langsung (direct method) dengan prepared using the direct method, present cash
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, receipts and payments classified into operating,
investasi, dan pendanaan. investing, and financing activities.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan The reporting currency used in the preparation of the
keuangan adalah Rupiah (Rp) yang juga merupakan financial statements is Rupiah (Rp) which also
mata uang fungsional Perusahaan. represents functional currency of the Company.
Ketika Perusahaan menerapkan suatu kebijakan When the Company adopts accounting policy
akuntansi secara restrospektif atau membuat retrospectively or restates items in its financial
penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau statements or the Company reclassifies the items in
ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam its financial statements, the statement of financial
laporan keuangannya maka Perusahaan menyajikan position at the beginning of comparative period is
kembali laporan posisi keuangan pada awal periode presented.
komparatif yang disajikan.
c. Instrumen Keuangan c. Financial Instruments
(1) Aset Keuangan (1) Financial Assets
Pengakuan dan Pengukuran Awal Initial Recognition and Measurement
Aset keuangan diakui pada posisi keuangan ketika Financial assets are recognized on the financial
Perusahaan menjadi pihak dalam penyediaan position when the Company becomes a party to
instrumen secara kontraktual. Semua aset the contractual provision of the instrument. All
keuangan diakui dan dihentikan pengakuannya financial assets are recognized and de-recognized
berdasarkan tanggal perdagangan di mana on a trade date basis where the purchase or sale
pembelian atau penjualan aset keuangan of financial assets is under a contract whose terms
dilakukan berdasarkan kontrak yang require delivery of assets within the time frame
persyaratannya mengharuskan penyerahan aset established by the market concerned.
dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh pasar
yang bersangkutan.
10
Page 14
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
c. Instrumen Keuangan - Lanjutan c. Financial Instruments - Continued
(1) Aset Keuangan - Lanjutan (1) Financial Assets - Continued
Pengakuan dan Pengukuran Awal - Lanjutan Initial Recognition and Measurement -
Continued
Aset keuangan pada awalnya diukur pada nilai Financial assets are initially measured at fair
wajar, dalam hal investasi tidak diklasifikasikan value, in the case of investments not classified as
sebagai nilai wajar melalui laba rugi (FVTPL), nilai at fair value through profit or loss (FVTPL), fair
wajar ditambah biaya transaksi yang dapat value plus transaction costs that are directly
diatribusikan secara langsung dengan akuisisi attributable to the acquisition or issuance of
atau penerbitan aset keuangan. financial assets.
Semua aset keuangan yang diakui kemudian All recognized financial assets are subsequently
diukur secara keseluruhan pada biaya perolehan measured in their entirety at either amortized cost
diamortisasi atau nilai wajar, tergantung pada or fair value, depending on the classification of the
klasifikasi aset keuangan tersebut. financial assets.
Pengukuran Selanjutnya Subsequent Measurement
Instrumen utang yang memenuhi kondisi berikut Debt instruments that meet the following
diukur pada biaya perolehan diamortisasi: conditions are subsequently measured at
amortized cost:
Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis yang The financial asset is held within a business model
bertujuan untuk memiliki aset keuangan untuk whose objective is to hold financial assets in order
mengumpulkan arus kas kontraktual; dan to collect contractual cash flows; and The
Persyaratan kontraktual dari aset keuangan contractual terms of the financial asset give rise
menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu yang on specified dates to cash flows that are solely
hanya merupakan pembayaran pokok dan bunga payments of principal and interest on the principal
dari jumlah pokok terutang. amount outstanding.
Instrumen utang yang memenuhi ketentuan Debt instruments that meet the following
berikut ini selanjutnya diukur pada nilai wajar conditions are subsequently measured at fair
melalui penghasilan komprehensif lain (FVOCI): value through other comprehensive income
(FVOCI):
Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis yang The financial asset is held within a business model
tujuannya dicapai dengan mengumpulkan arus whose objective is achieved by both collecting
kas kontraktual dan menjual aset keuangan; dan contractual cash flows and selling the financial
Persyaratan kontraktual dari aset keuangan assets; and The contractual terms of the financial
menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu yang asset give rise on specified dates to cash flows
hanya merupakan pembayaran pokok dan bunga that are solely payments of principal and interest
dari jumlah pokok terutang. on the principal amount outstanding.
Biaya Perolehan Diamortisasi dan Metode Amortized Cost and Effective Interest Method
Bunga Efektif
Biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan The amortized cost of a financial asset is the
adalah jumlah di mana aset keuangan diukur amount at which the financial asset is measured
pada pengakuan awal dikurangi pembayaran at initial recognition minus the principal
pokok, ditambah amortisasi kumulatif dengan repayments, plus the cumulative amortization
menggunakan metode suku bunga efektif dari using the effective interest method of any
setiap perbedaan antara jumlah awal dan jumlah difference between that initial amount and the
jatuh tempo, disesuaikan dengan penyisihan maturity amount, adjusted for any loss allowance.
kerugian. Di sisi lain, jumlah tercatat bruto dari On the other hand, the gross carrying amount of a
aset keuangan adalah biaya perolehan financial asset is the amortized cost of a financial
diamortisasi dari aset keuangan sebelum asset before adjusting for any loss allowance.
disesuaikan dengan penyisihan kerugian.
11
Page 15
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
c. Instrumen Keuangan - Lanjutan c. Financial Instruments - Continued
(1) Aset Keuangan - Lanjutan (1) Financial Assets - Continued
Pengukuran Selanjutnya - Lanjutan Subsequent Measurement - Continued
Biaya Perolehan Dia mortisasi dan Metode Amortized Cost and Effective Interest Method
Bunga Efektif - Lanjutan - Continued
Pendapatan bunga diakui dengan menggunakan Interest income is recognized using the effective
metode suku bunga efektif untuk instrumen utang interest method for debt instruments measured
yang diukur kemudian pada biaya perolehan subsequently at amortized cost and at FVOCI. For
diamortisasi dan pada FVOCI. Untuk instrumen financial instruments other than purchased or
keuangan selain yang dibeli atau yang berasal originated credit-impaired financial assets,
dari aset keuangan menurun, pendapatan bunga interest income is calculated by applying the
dihitung dengan menggunakan suku bunga efektif effective interest rate to the gross carrying amount
terhadap jumlah tercatat bruto dari aset keuangan of a financial asset (gross basis), except for
(basis bruto), kecuali untuk aset keuangan yang financial assets that have subsequently become
kemudian mengalami penurunan nilai kredit. credit-impaired.
Untuk aset keuangan yang kemudian mengalami For financial assets that have subsequently
penurunan nilai kredit, pendapatan bunga diakui become credit-impaired, interest income is
dengan menerapkan suku bunga efektif pada recognized by applying the effective interest rate
biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan to the amortized cost of the financial asset. If, in
tersebut. Jika, pada periode pelaporan subsequent reporting periods, the credit risk on
berikutnya, risiko kredit atas instrumen keuangan the credit-impaired financial instrument improves
yang mengalami penurunan nilai kredit meningkat so that the financial asset is no longer credit-
sehingga aset keuangan tidak lagi mengalami impaired, interest income is recognized by
penurunan nilai kredit, maka pendapatan bunga applying the effective interest rate to the gross
diakui dengan menerapkan suku bunga efektif carrying amount of the financial asset.
terhadap nilai tercatat bruto aset keuangan.
Untuk instrumen keuangan selain yang dibeli atau For financial instruments other than purchased or
yang berasal dari aset keuangan menurun (yaitu originated credit-impaired financial assets (i.e.
aset yang mengalami penurunan nilai kredit pada assets that are credit impaired on initial
pengakuan awal), suku bunga efektif adalah suku recognition), the effective interest rate is the rate
bunga yang secara tepat mendiskontokan that exactly discounts estimated future cash
estimasi penerimaan kas masa depan (termasuk receipts (including all fees and points paid or
semua biaya dan poin bentuk lain yang received that form an integral part of the effective
dibayarkan atau diterima merupakan bagian yang interest rate, transaction costs and other
tidak terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya premiums or discounts) excluding expected credit
transaksi dan premi atau diskon lainnya) tidak losses, through the expected life of the debt
termasuk kerugian kredit yang diharapkan, instrument, or, where appropriate, a shorter
selama perkiraan umur dari instrumen utang, period, to the gross carrying amount of the debt
atau, jika sesuai, periode yang lebih pendek, ke instrument on initial recognition. For purchased or
jumlah tercatat bruto dari instrumen utang pada originated credit-impaired financial assets,
pengakuan awal. Untuk aset keuangan yang
dibeli atau yang berasal dari aset keuangan
menurun,
Perusahaan mengakui pendapatan bunga The Company recognizes interest income by
dengan menerapkan suku bunga efektif yang applying the credit-adjusted effective interest rate
disesuaikan dengan kredit ke biaya perolehan to the amortized cost of the financial asset from
diamortisasi dari aset keuangan tersebut sejak initial recognition. The calculation does not revert
pengakuan awal. Penghitungan tidak kembali ke to the gross basis even if the credit risk of the
basis bruto meskipun risiko kredit dari aset financial asset subsequently improves so that the
keuangan kemudian meningkat sehingga aset financial asset is no longer credit-impaired.
keuangan tidak lagi menurun. Pendapatan bunga Interest income is recognized in profit or loss and
diakui dalam laba rugi dan dimasukkan dalam is included in the "Finance Income – Interest
baris item "Pendapatan Keuangan - Pendapatan Income" line item.
Bunga".
12
Page 16
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
c. Instrumen Keuangan - Lanjutan c. Financial Instruments - Continued
(1) Aset Keuangan - Lanjutan (1) Financial Assets - Continued
Pengukuran Selanjutnya - Lanjutan Subsequent Measurement - Continued
Investasi dalam Instrumen Utang yang Investment in Debt Instruments Classified as
Diklasifikasikan sebagai FVOCI at FVOCI
Instrumen utang pada awalnya diukur pada nilai The debt instruments are initially measured at fair
wajar ditambah biaya transaksi. Selanjutnya, value plus transaction costs. Subsequently,
perubahan nilai tercatat instrumen utang sebagai changes in the carrying amount of the debt
akibat dari keuntungan dan kerugian selisih kurs, instruments as a result of foreign exchange gains
keuntungan atau kerugian penurunan nilai, dan and losses, impairment gains or losses, and
pendapatan bunga yang dihitung dengan interest income calculated using the effective
menggunakan metode suku bunga efektif, diakui interest method are recognized in profit or loss.
dalam laba rugi. Jumlah yang diakui dalam laba The amounts that are recognized in profit or loss
rugi sama dengan jumlah yang akan diakui dalam are the same as the amounts that would have
laba rugi jika aset keuangan tersebut diukur been recognized in profit or loss if these financial
dengan biaya perolehan diamortisasi. assets had been measured at amortized cost.
Semua perubahan lain dalam nilai tercatat dari All other changes in the carrying amount of these
aset keuangan tersebut diakui dalam penghasilan financial assets are recognized in other
komprehensif lain dan diakumulasi dalam akun comprehensive income and accumulated under
cadangan revaluasi investasi. Ketika aset the heading of investments revaluation reserve.
keuangan ini dihentikan pengakuannya, When these financial assets are derecognized,
keuntungan atau kerugian kumulatif yang the cumulative gains or losses previously
sebelumnya diakui dalam penghasilan recognized in other comprehensive income are
komprehensif lain akan direklasifikasi ke laba rugi. reclassified to profit or loss.
Aset keuangan dimiliki untuk diperdagangkan jika: A financial asset is held for trading if:
- diakuisisi terutama untuk tujuan menjualnya - it has been acquired principally for the
dalam waktu dekat; atau purpose of selling it in the near term; or
- pada pengakuan awal, ini merupakan - on initial recognition it is part of a portfolio of
bagian dari portofolio instrumen keuangan identified financial instruments that the
teridentifikasi yang dikelola bersama oleh Company manages together and has
Perusahaan dan memiliki bukti pola evidence of a recent actual pattern of short-
pengambilan laba jangka pendek aktual term profit-taking; or
terkini; atau
- merupakan derivatif (kecuali untuk derivatif - it is a derivative (except for a derivative that
yang merupakan kontrak jaminan keuangan is a financial guarantee contract or a
atau instrumen lindung nilai yang ditetapkan designated and effective hedging
dan efektif). instrument).
Investasi dalam instrumen ekuitas pada FVOCI Investments in equity instruments at FVOCI are
pada awalnya diukur pada nilai wajar ditambah initially measured at fair value plus transaction
biaya transaksi. Selanjutnya, nilai wajar tersebut costs Subsequently, they are measured at fair
diukur pada nilai wajar dengan keuntungan dan value with gains and losses arising from changes
kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar in fair value recognized in other comprehensive
diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan income and accumulated in the investment
diakumulasi dalam cadangan revaluasi investasi. revaluation reserve. The cumulative gain or loss
Keuntungan atau kerugian kumulatif tidak akan will not be reclassified to profit or loss on disposal
direklasifikasi ke laba rugi atas pelepasan of the equity investments, instead, they will be
investasi ekuitas, melainkan akan ditransfer ke transferred to retained earnings.
saldo laba.
13
Page 17
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
c. Instrumen Keuangan - Lanjutan c. Financial Instruments - Continued
(1) Aset Keuangan - Lanjutan (1) Financial Assets - Continued
Pengukuran Selanjutnya - Lanjutan Subsequent Measurement - Continued
Investasi dalam Instrumen Ekuitas yang Investment in Equity Instruments Designated
Ditetapkan pada FVOCI - Lanjutan as at FVOCI - Continued
Pendapatan dividen dari investasi dalam Dividends income on these investments in equity
instrumen ekuitas ini diakui dalam laba rugi ketika instruments are recognized in profit or loss when
hak Perusahaan untuk menerima dividen the Company’s right to receive the dividends is
ditetapkan, kecuali dividen tersebut secara jelas established unless the dividends clearly represent
merupakan pemulihan sebagian biaya investasi. a recovery of part of the cost of the investment.
Dividen disertakan dalam baris item "Pendapatan Dividends are included in the “Finance Income –
Keuangan - Pendapatan Dividen" dalam laba rugi. Dividend Income” line item in profit or loss.
Aset Keuangan pada FVTPL Financial Assets at FVTPL
Aset keuangan yang tidak memenuhi kriteria Financial assets that do not meet the criteria for
untuk diukur pada biaya perolehan diamortisasi being measured at amortized cost or FVOCI are
atau FVOCI diukur pada FVTPL. measured at FVTPL.
Aset keuangan pada FVTPL diukur pada nilai Financial assets at FVTPL are measured at fair
wajar pada setiap tanggal pelaporan, dengan value as at each reporting date, with any fair value
keuntungan atau kerugian nilai wajar diakui dalam gains or losses recognized in profit or loss to the
laba rugi sepanjang bukan merupakan bagian dari extent they are not part of a designated hedging
hubungan lindung nilai yang ditentukan. relationship. The net gain or loss recognized in
Keuntungan atau kerugian bersih yang diakui profit or loss includes any dividend or interest
dalam laba rugi termasuk dividen atau bunga earned on the financial asset and is included in the
yang diperoleh dari aset keuangan dan “Other Gains and Losses” line item.
dimasukkan dalam baris item "Keuntungan dan
Kerugian Lainnya".
Keuntungan dan Kerugian Selisih Kurs Foreign Exchange Gains and Losses
Nilai tercatat aset keuangan dalam mata uang The carrying amount of financial assets that are
asing ditentukan dalam mata uang asing tersebut denominated in a foreign currency is determined
dan dijabarkan dengan kurs spot pada setiap in that foreign currency and translated at the spot
tanggal pelaporan. rate as at each reporting date.
Secara khusus, Specifically,
- untuk aset keuangan yang diukur pada biaya - for financial assets measured at amortized cost
perolehan diamortisasi yang bukan that are not part of a designated hedging
merupakan bagian dari hubungan lindung nilai relationship, exchange differences are
yang ditentukan, selisih kurs diakui dalam laba recognized in profit or loss in the “Gains or
rugi pada baris item “Keuntungan atau Losses on Foreign Exchange” line item;
Kerugian Selisih Kurs”;
- untuk instrumen utang yang diukur pada - - for debt instruments measured at FVOCI that
FVOCI yang bukan merupakan bagian dari are not part of a designated hedging
hubungan lindung nilai yang ditentukan, selisih relationship, exchange differences on the
kurs atas biaya perolehan diamortisasi dari amortized cost of the debt instrument are
instrumen utang tersebut diakui dalam laba recognized in profit or loss in the “Gains or
rugi pada baris item “Keuntungan atau Losses on Foreign Exchange” line item;
Kerugian Selisih Kurs”;
-
-
14
Page 18
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
c. Instrumen Keuangan - Lanjutan c. Financial Instruments - Continued
(1) Aset Keuangan - Lanjutan (1) Financial Assets - Continued
Keuntungan dan Kerugian Selisih Kurs - Foreign Exchange Gains and Losses -
Lanjutan Continued
- untuk aset keuangan yang diukur pada FVTPL - for financial assets measured at FVTPL that
yang bukan merupakan bagian dari hubungan are not part of a designated hedging
lindung nilai yang ditentukan, selisih kurs relationship, exchange differences are
diakui dalam laba rugi pada baris item recognized in profit or loss in the “Gains or
“Keuntungan atau Kerugian Selisih Kurs”; dan Losses on Foreign Exchange” line item; and
- untuk instrumen ekuitas yang diukur dengan - for equity instruments measured at FVOCI,
FVOCI, selisih kurs diakui dalam penghasilan exchange differences are recognized in other
komprehensif lain dalam cadangan revaluasi comprehensive income in the investments
investasi. revaluation reserve.
Penurunan Nilai Aset Keuangan Impairment of Financial Assets
Perusahaan mengakui penyisihan kerugian kredit The Company recognizes a loss allowance for
ekspektasian (“ECL”) atas investasi dalam expected credit losses (“ECL”) on investments in
instrumen utang yang diukur pada biaya debt instruments that are measured at amortized
perolehan diamortisasi atau pada FVOCI. Jumlah cost or at FVOCI. The amount of expected credit
kerugian kredit ekspektasian diperbarui pada losses is updated at each reporting date to reflect
setiap tanggal pelaporan untuk mencerminkan changes in credit risk since initial recognition of
perubahan risiko kredit sejak pengakuan awal the respective financial instrument.
atas instrumen keuangan tersebut.
Perusahaan selalu mengakui ECL sepanjang The Company always recognizes lifetime ECL for
umur untuk piutang usaha. Kerugian kredit trade receivables. The expected credit losses on
ekspektasian atas aset keuangan ini diestimasi these financial assets are estimated using a
dengan menggunakan matriks provisi provision matrix based on the Company’s
berdasarkan pengalaman kerugian kredit historis historical credit loss experience, adjusted for
Perusahaan, disesuaikan untuk faktor-faktor yang factors that are specific to the debtors, general
spesifik bagi debitur, kondisi ekonomi secara economic conditions and an assessment of both
umum dan penilaian terhadap arah saat ini the current as well as the forecast direction of
maupun arah kondisi perkiraan kerugian pada conditions at the reporting date, including time
tanggal pelaporan, termasuk nilai waktu uang jika value of money where appropriate.
sesuai.
Untuk semua instrumen keuangan lainnya, For all other financial instruments, the Company
Perusahaan mengakui ECL sepanjang umur recognizes lifetime ECL when there has been a
ketika terdapat peningkatan yang signifikan dalam significant increase in credit risk since initial
risiko kredit sejak pengakuan awal. Sebaliknya, recognition. If, on the other hand, the credit risk on
jika risiko kredit atas instrumen keuangan tidak the financial instrument has not increased
meningkat secara signifikan sejak pengakuan significantly since initial recognition, the Company
awal, Perusahaan mengukur penyisihan kerugian measures the loss allowance for that financial
untuk instrumen keuangan tersebut dengan instrument at an amount equal to 12-month ECL
jumlah yang sama dengan ECL 12 bulan (12mECL). The assessment of whether lifetime
(12mECL). Penilaian apakah ECL sepanjang ECL should be recognized is based on significant
umur harus diakui didasarkan pada peningkatan increases in the likelihood or risk of a default
signifikan dalam kemungkinan atau risiko gagal occurring since initial recognition instead of on
bayar yang terjadi sejak pengakuan awal alih-alih evidence of a financial asset being credit-impaired
pada bukti aset keuangan mengalami penurunan at the reporting date or an actual default occurring.
nilai kredit pada tanggal pelaporan atau terjadi
gagal bayar (default) yang sebenarnya.
15
Page 19
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
c. Instrumen Keuangan - Lanjutan c. Financial Instruments - Continued
(1) Aset Keuangan - Lanjutan (1) Financial Assets - Continued
Penurunan Nilai Aset Keuangan - Lanjutan Impairment of Financial Assets - Continued
ECL sepanjang umur merupakan kerugian kredit Lifetime ECL represents the expected credit
ekspektasian yang dihasilkan dari semua losses that will result from all possible default
kemungkinan peristiwa gagal bayar (default) events over the expected life of a financial
selama perkiraan umur instrumen keuangan. instrument. In contrast, 12mECL represents the
Sebaliknya, 12mECL merupakan porsi ECL portion of lifetime ECL that is expected to result
sepanjang umur yang diharapkan dihasilkan dari from default events on a financial instrument that
peristiwa gagal bayar (default) pada instrumen are possible within 12 months after the reporting
keuangan yang mungkin terjadi dalam 12 bulan date.
setelah tanggal pelaporan.
Risiko Kredit Meningkat Signifikan Significant Increase in Credit Risk
Dalam menilai apakah risiko kredit pada In assessing whether the credit risk on a financial
instrumen keuangan telah meningkat secara instrument has increased significantly since initial
signifikan sejak pengakuan awal, Perusahaan recognition, the Company compares the risk of a
membandingkan risiko gagal bayar (default) yang default occurring on the financial instrument as at
terjadi pada instrumen keuangan pada tanggal the reporting date with the risk of a default
pelaporan dengan risiko gagal bayar (default) occurring on the financial instrument as at the date
yang terjadi pada instrumen keuangan pada of initial recognition. In making this assessment,
tanggal pengakuan awal. Dalam melakukan the Company considers both quantitative and
penilaian ini, Perusahaan mempertimbangkan qualitative information that is reasonable and
informasi kuantitatif dan kualitatif yang wajar dan supportable, including historical experience and
dapat didukung, termasuk pengalaman historis forward-looking information that is available
dan informasi berwawasan ke depan yang without undue cost or effort.
tersedia tanpa biaya atau upaya yang tidak
semestinya.
Informasi berwawasan kedepan yang Forward-looking information considered includes
dipertimbangkan mencakup prospek masa depan the future prospects of the industries in which the
industri dimana debitur Perusahaan beroperasi, Company’s debtors operate, obtained from
yang diperoleh dari laporan ahli ekonomi, analis economic expert reports, financial analysts,
keuangan, badan pemerintah, lembaga periset governmental bodies, relevant think-tanks, and
(think-tanks) terkait, dan organisasi serupa other similar organizations, as well as
lainnya, serta pertimbangan berbagai sumber consideration of various external sources of actual
eksternal dan memperkirakan informasi ekonomi and forecast economic information that relate to
yang terkait dengan operasi inti Perusahaan. the Company’s core operations.
Perusahaan secara berkala memantau efektivitas The Company regularly monitors the effectiveness
kriteria yang digunakan untuk mengidentifikasi of the criteria used to identify whether there has
apakah terdapat peningkatan risiko kredit yang been a significant increase in credit risk and
signifikan dan merevisinya sesuai kebutuhan revises them as appropriate to ensure that the
untuk memastikan bahwa kriteria tersebut mampu criteria are capable of identifying significant
mengidentifikasi peningkatan risiko kredit yang increase in credit risk before the amount becomes
signifikan sebelum jumlah tersebut jatuh tempo. past due.
Jika Perusahaan telah mengukur penyisihan If the Company has measured the loss allowance
kerugian untuk instrumen keuangan dengan for a financial instrument at an amount equal to
jumlah yang sama dengan ECL sepanjang umur lifetime ECL in the previous reporting period, but
pada periode pelaporan sebelumnya, tetapi determines at the current reporting date that the
menentukan pada tanggal pelaporan saat ini conditions for lifetime ECL are no longer met, the
bahwa kondisi untuk ECL sepanjang umur tidak Company measures the loss allowance at an
lagi terpenuhi, Perusahaan mengukur penyisihan amount equal to 12mECL at the current reporting
kerugian pada jumlah yang sama dengan date, except for assets for which simplified
12mECL pada tanggal pelaporan saat ini, kecuali approach was used.
untuk aset yang menggunakan pendekatan yang
disederhanakan.
16
Page 20
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
c. Instrumen Keuangan - Lanjutan c. Financial Instruments - Continued
(1) Aset Keuangan - Lanjutan (1) Financial Assets - Continued
Risiko Kredit Meningkat Signifikan - Lanjutan Significant Increase in Credit Risk - Continued
Perusahaan mengakui keuntungan atau kerugian The Company recognizes an impairment gain or
penurunan nilai dalam laba rugi untuk semua loss in profit or loss for all financial instruments
instrumen keuangan dengan penyesuaian yang with a corresponding adjustment to their carrying
sesuai dengan nilai tercatatnya melalui akun amount through a loss allowance account, except
penyisihan kerugian, kecuali untuk investasi for investments in debt instruments that are
dalam instrumen utang yang diukur pada FVOCI, measured at FVOCI, for which the loss allowance
di mana penyisihan kerugian diakui pada is recognized in other comprehensive income and
penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi accumulated in the investment revaluation
dalam cadangan revaluasi investasi, dan tidak reserve, and does not reduce the carrying amount
mengurangi nilai tercatat aset keuangan pada of the financial asset in the statement of financial
laporan posisi keuangan. position.
Kebijakan Penghapusan Write-off Policy
Perusahaan menghapus aset keuangan jika The Company writes off a financial asset when
terdapat informasi yang menunjukkan bahwa there is information indicating that the debtor is in
debitur berada dalam kesulitan keuangan yang severe financial difficulty and there is no realistic
parah dan tidak ada prospek pemulihan yang prospect of recovery. Financial assets written off
realistis. Aset keuangan yang dihapuskan may still be subject to enforcement activities under
mungkin masih tunduk pada aktivitas penegakan the Company’s recovery procedures, taking into
hukum berdasarkan prosedur pemulihan account legal advice where appropriate. Any
Perusahaan, dengan mempertimbangkan advis recoveries made are recognized in profit or loss.
hukum jika sesuai. Setiap pemulihan yang
dilakukan diakui dalam laba rugi.
Penghentian Pengakuan Aset Keuangan Derecognition of Financial Assets
Perusahaan menghentikan pengakuan aset The Company derecognizes a financial asset only
keuangan hanya jika hak kontraktual atas arus when the contractual rights to the cash flows from
kas dari aset tersebut berakhir, atau saat aset the asset expire, or when it transfers the financial
keuangan tersebut dialihkan dan secara asset and substantially all the risks and rewards of
substansial seluruh risiko dan manfaat ownership of the asset to another party. If the
kepemilikan aset kepada pihak lain. Jika Company’s neither transfers nor retains
Perusahaan tidak mengalihkan atau substantially all the risks and rewards of
mempertahankan secara substansial seluruh ownership and continues to control the transferred
risiko dan manfaat kepemilikan dan terus asset, the Company recognizes its retained
mengendalikan aset yang dialihkan, Perusahaan interest in the asset and an associated liability for
hak kepemilikannya atas aset dan liabilitas terkait amounts it may have to pay. If the Company
sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar. Jika retains substantially all the risks and rewards of
Perusahaan memiliki secara substansial seluruh ownership of a transferred financial asset, the
risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan Company continues to recognize the financial
yang dialihkan, Perusahaan tetap mengakui aset asset and also recognizes a collateralized
keuangan dan juga mengakui pinjaman yang borrowing for the proceeds received.
dijamin sebesar hasil yang diterima.
Pada penghentian pengakuan aset keuangan On derecognition of a financial asset measured at
yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi, amortized cost, the difference between the asset’s
perbedaan antara nilai tercatat aset dan jumlah carrying amount and the sum of the consideration
imbalan yang diterima dan piutang diakui dalam received and receivable is recognized in profit or
laba rugi. Selain itu, pada penghentian pengakuan loss. In addition, on derecognition of an
investasi dalam instrumen utang yang investment in a debt instrument classified as at
diklasifikasikan sebagai FVOCI, keuntungan atau FVOCI, the cumulative gain or loss previously
kerugian kumulatif yang sebelumnya diakumulasi accumulated in the investments revaluation
dalam cadangan revaluasi investasi direklasifikasi reserve is reclassified to profit or loss
ke laba rugi.
17
Page 21
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
c. Instrumen Keuangan - Lanjutan c. Financial Instruments - Continued
(2) Liabilitas Keuangan (2) Financial Liabilities
Semua liabilitas keuangan selanjutnya diukur All financial liabilities are subsequently measured
pada biaya perolehan diamortisasi dengan at amortized cost using the effective interest
menggunakan metode suku bunga efektif atau method or at FVTPL.
pada FVTPL.
Liabilitas Keuangan Selanjutnya Diukur pada Financial Liabilities Subsequently Measured at
FVTPL FVTPL
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai A financial liability is classified as held for trading
dimiliki untuk diperdagangkan jika: if:
- telah diperoleh terutama untuk tujuan dibeli - it has been acquired principally for the purpose
kembali dalam waktu dekat; atau of repurchasing it in the near term; or
- pada pengakuan awal, ini merupakan bagian - on initial recognition it is part of a portfolio of
dari portofolio instrumen keuangan yang identified financial instruments that the
diidentifikasi yang dikelola bersama oleh Company manages together and has a recent
Perusahaan dan memiliki pola pengambilan actual pattern of short-term profit-taking; or
keuntungan jangka pendek aktual terkini; atau
- merupakan derivatif, kecuali untuk derivatif - it is a derivative, except for a derivative that is
yang merupakan kontrak jaminan keuangan a financial guarantee contract or a designated
atau instrumen lindung nilai yang ditetapkan and effective hedging instrument.
dan efektif.
Liabilitas keuangan pada FVTPL disajikan Financial liabilities at FVTPL are stated at fair
sebesar nilai wajar dengan keuntungan atau value with any gains or losses arising on changes
kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar in fair value recognized in profit or loss to the
yang diakui dalam laba rugi sepanjang hal extent that they are not part of a designated
tersebut bukan merupakan bagian dari hubungan hedging relationship. The net gain or loss
lindung nilai yang ditentukan. Keuntungan atau recognized in profit or loss incorporates any
kerugian bersih yang diakui dalam laba rugi interest paid on the financial liabilities and is
menggabungkan setiap bunga yang dibayarkan included in the “Other Gains and Losses” line item.
atas liabilitas keuangan dan dimasukkan dalam
baris item "Keuntungan dan Kerugian Lain-lain".
Namun, untuk liabilitas keuangan yang ditetapkan However, for financial liabilities that are
sebagai FVTPL, jumlah perubahan nilai wajar designated as at FVTPL, the amount of change in
liabilitas keuangan yang dapat diatribusikan pada the fair value of the financial liability that is
perubahan risiko kredit sendiri dari liabilitas attributable to changes in own credit risk of that
tersebut diakui dalam penghasilan komprehensif liability is recognized in other comprehensive
lain, kecuali pengakuan dampak dari perubahan income, unless the recognition of the effects of
risiko kredit liabilitas dalam penghasilan changes in the liability’s credit risk in other
komprehensif lain akan menciptakan atau comprehensive income would create or enlarge
memperbesar inkonsistensi akuntansi dalam laba an accounting mismatch in profit or loss. The
rugi. Sisa perubahan nilai wajar karena selain remaining amount of change in the fair value due
risiko kredit sendiri dari liabilitas diakui dalam laba to other than own credit risk of liability is
rugi. Perubahan nilai wajar yang dapat recognized in profit or loss. Changes in fair value
diatribusikan pada risiko kredit liabilitas keuangan attributable to a financial liability’s credit risk that
diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan are recognized in other comprehensive income
kemudian tidak direklasifikasi ke laba rugi; sebagai are not subsequently reclassified to profit or loss;
gantinya, dapat dipindahkan ke saldo laba pada instead, they are transferred to retained earnings
saat penghentian pengakuan liabilitas keuangan. upon derecognition of the financial liability.
18
Page 22
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
c. Instrumen Keuangan - Lanjutan c. Financial Instruments - Continued
(2) Liabilitas Keuangan – Lanjutan (2) Financial Liabilities - Continued
Liabilitas Keuangan Selanjutnya Diukur pada Financial Liabilities Subsequently Measured at
Biaya Perolehan Diamortisasi Amortized Cost
Liabilitas keuangan yang bukan merupakan Financial liabilities that are not contingent
imbalan kontinjensi dari pihak pengakuisisi dalam consideration of an acquirer in a business
kombinasi bisnis, dimiliki untuk tidak combination, not held-for-trading, or designated
diperdagangkan, atau ditetapkan sebagai FVTPL, as at FVTPL, are subsequently measured at
selanjutnya diukur pada biaya perolehan amortized cost using the effective interest method.
diamortisasi dengan menggunakan metode suku
bunga efektif.
Metode suku bunga efektif adalah metode untuk The effective interest method is a method of
menghitung biaya perolehan diamortisasi dari calculating the amortized cost of a financial liability
liabilitas keuangan dan metode untuk and of allocating interest expense over the
mengalokasikan beban bunga selama periode relevant period. The effective interest rate is the
yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku rate that exactly discounts estimated future cash
bunga yang secara tepat mendiskontokan payments (including all fees and points paid or
estimasi pembayaran tunai di masa depan received that form an integral part of the effective
(termasuk semua biaya dan poin bentuk lain yang interest rate, transaction costs and other
dibayarkan atau diterima yang merupakan bagian premiums or discounts) through the expected life
integral dari suku bunga efektif, biaya transaksi, of the financial liability, or (where appropriate) a
dan premi atau diskon lainnya) selama perkiraan shorter period, to the amortized cost of a financial
umur liabilitas keuangan, atau (jika sesuai) liability.
periode yang lebih singkat, untuk biaya perolehan
diamortisasi dari liabilitas keuangan.
Keuntungan dan Kerugian Selisih Kurs Foreign Exchange Gains and Losses
Untuk liabilitas keuangan dalam mata uang asing For financial liabilities that are denominated in a
dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi foreign currency and are measured at amortized
pada setiap tanggal pelaporan, keuntungan dan cost as at each reporting date, the foreign
kerugian selisih kurs ditentukan berdasarkan exchange gains and losses are determined based
biaya perolehan diamortisasi instrumen tersebut. on the amortized cost of the instruments. These
Keuntungan dan kerugian selisih kurs ini diakui foreign exchange gains and losses are recognized
dalam “Keuntungan atau Kerugian Selisih Kurs” in the “Gains or Losses on Foreign Exchange” in
dalam laba rugi untuk liabilitas keuangan yang profit or loss for financial liabilities that are not part
bukan merupakan bagian dari hubungan lindung of a designated hedging relationship. For those
nilai yang ditentukan. Untuk liabilitas yang which are designated as a hedging instrument for
ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai untuk a hedge of foreign currency risk, foreign exchange
lindung nilai atas risiko mata uang asing, gains and losses are recognized in other
keuntungan dan kerugian selisih kurs diakui comprehensive income and accumulated in a
dalam penghasilan komprehensif lain dan separate component of equity.
diakumulasi dalam komponen ekuitas yang
terpisah.
Nilai wajar dari liabilitas keuangan dalam mata The fair value of financial liabilities denominated in
uang asing ditentukan dalam mata uang asing a foreign currency is determined in that foreign
tersebut dan dijabarkan dengan kurs spot pada currency and translated at the spot rate at the end
akhir periode pelaporan. Untuk liabilitas keuangan of the reporting period. For financial liabilities that
yang diukur pada FVTPL, komponen valuta asing are measured as at FVTPL, the foreign exchange
merupakan bagian dari keuntungan atau kerugian component forms part of the fair value gains or
nilai wajar dan diakui dalam laba rugi untuk losses and is recognized in profit or loss for
liabilitas keuangan yang bukan merupakan financial liabilities that are not part of a designated
bagian dari hubungan lindung nilai yang hedging relationship.
ditentukan.
19
Page 23
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
c. Instrumen Keuangan - Lanjutan c. Financial Instruments - Continued
(2) Liabilitas Keuangan - Lanjutan (2) Financial Liabilities - Continued
Penghentian Pengakuan Liabilitas Keuangan Derecognition of Financial Liabilities
Perusahaan menghentikan pengakuan liabilitas The Company derecognizes financial liabilities
keuangannya jika, dan hanya jika, kewajiban when, and only when, the Company’s obligations
Perusahaan dilepaskan, dibatalkan, atau habis are discharged, cancelled or they expire. The
masa berlakunya. Selisih antara nilai tercatat difference between the carrying amount of the
liabilitas keuangan yang dihentikan financial liability derecognized and the
pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan dan consideration paid and payable, including any
terutang, termasuk aset non tunai yang dialihkan non-cash assets transferred or liabilities assumed,
atau liabilitas yang diambil alih, diakui dalam laba is recognized in profit or loss.
rugi.
Ketika Perusahaan menukar dengan pemberi When the Company exchanges with the existing
pinjaman yang eksis, suatu instrumen utang ke lender one debt instrument into another one with
instrumen lain dengan persyaratan yang secara the substantially different terms, such exchange is
substansial berbeda, pertukaran tersebut dicatat accounted for as an extinguishment of the original
sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal financial liability and the recognition of a new
dan pengakuan liabilitas keuangan baru. financial liability. Similarly, the Company accounts
Demikian pula, Perusahaan mencatat modifikasi for substantial modification of terms of an existing
substansial dari persyaratan liabilitas yang ada liability or part of it as an extinguishment of the
atau bagian darinya sebagai penghapusan original financial liability and the recognition of a
liabilitas keuangan asli dan pengakuan liabilitas new liability.
baru.
Diasumsikan bahwa persyaratannya secara It is assumed that the terms are substantially
substansial berbeda jika nilai sekarang yang different if the discounted present value of the
didiskontokan dari arus kas menurut persyaratan cash flows under the new terms, including any
baru, termasuk biaya yang dibayarkan setelah fees paid net of any fees received and discounted
dikurangi biaya yang diterima dan didiskontokan using the original effective rate is at least 10
menggunakan tarif efektif awal sekurang- percent different from the discounted present
kurangnya 10 persen berbeda dari nilai wajar value of the remaining cash flows of the original
yang didiskontokan atas nilai sisa arus kas dari financial liability. If the modification is not
liabilitas keuangan awal. Jika modifikasi tidak substantial, the difference between: (1) the
substansial, perbedaan antara: (1) nilai tercatat carrying amount of the liability before the
liabilitas sebelum modifikasi; dan (2) nilai kini arus modification; and (2) the present value of the cash
kas setelah modifikasi harus diakui dalam laba flows after modification should be recognized in
rugi sebagai keuntungan atau kerugian modifikasi profit or loss as the modification gain or loss within
dalam keuntungan dan kerugian lain. other gains and losses.
(3) Pengaturan Saling Hapus (3) Offsetting Arrangements
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling Financial assets and financial liabilities are offset
hapus dan jumlah bersih disajikan di laporan and the net amount presented in the statement of
posisi keuangan jika, dan hanya jika, Perusahaan financial position when, and only when, the
memiliki hak yang dapat diberlakukan secara Company has a legally enforceable right to set off
hukum untuk menghapus jumlah yang diakui; dan the recognized amounts; and intends either to
bermaksud untuk menyelesaikan secara neto, settle on a net basis, or to realize the asset and
atau untuk merealisasikan aset dan settle the liability simultaneously. A right to set-off
menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. Hak must be available today rather than being
untuk kompensasi harus tersedia saat kini contingent on a future event and must be
daripada bergantung pada peristiwa di masa exercisable by any of the counterparties, both in
depan dan harus dapat dilaksanakan oleh salah the normal course of business and in the event of
satu pihak lawan, baik dalam kegiatan bisnis default, insolvency or bankruptcy.
normal dan dalam hal terjadi gagal bayar (default),
keadaan tidak dapat membayar (insolvency) atau
kebangkrutan.
20
Page 24
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
d. Kas dan Bank d. Cash on Hand and in Banks
Kas adalah alat pembayaran yang siap dan bebas Cash is the means of payment that ready and free to
dipergunakan untuk membiayai kegiatan be used to finance the activities of the Company.
Perusahaan.
Kas di bank yang akan digunakan untuk membayar Cash in banks will be used to pay liabilities due within
liabilitas yang akan jatuh tempo dalam 1 (satu) tahun, 1 (one) year, is presented as part of current assets.
disajikan sebagai bagian dari aset lancar.
e. Sewa e. Leases
Perusahaan sebagai Penyewa Company as a Lessee
Pada insepsi kontrak, Perusahaan menilai apakah At the inception of a contract, the Company assesses
kontrak adalah, atau mengandung, sewa. Suatu whether the contract is, or contains, a lease. A
kontrak adalah atau mengandung sewa jika kontrak contract is or contains a lease if the contract conveys
tersebut memberikan hak untuk mengendalikan the right to control the use of an identified assets for a
penggunaan aset yang identifikasian selama suatu period of time in exchange for consideration.
jangka waktu waktu untuk dipertukarkan dengan
imbalan.
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk To assess whether a contract conveys the right to
mengendalikan penggunaan aset yang identifikasian, control the use of an identified asset, the Company
Perusahaan harus menilai apakah: shall assess whether:
- Perusahaan memiliki hak untuk mendapatkan - The Company has the right to obtain substantially
secara substansial seluruh manfaat ekonomik dari all the economic benefits from use of the asset
penggunaan aset identifikasian selama periode throughout the period of use; and
penggunaan; dan
- Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan - The Company has the right to direct the use of the
penggunaan aset identifikasian. Perusahaan asset. The Company has this right when it has the
memiliki hak ini ketika Perusahaan memiliki hak decision-making rights that are the most relevant
pengambilan keputusan yang paling relevan to changing how and for what purpose the asset
untuk mengubah cara dan tujuan penggunaan is used are predetermined:
aset telah ditentukan sebelumnya:
1. Perusahaan memiliki hak untuk 1. The Company has the right to operate the
mengoperasikan aset identifikasian; asset;
2. Perusahaan telah mendesain aset 2. The Company has designed the asset in a way
identifikasian dengan cara yang telah that predetermined how and for what purpose
ditentukan sebelumnya bagaimana dan untuk it will be used.
tujuan apa aset itu akan digunakan.
Pada insepsi atau penilaian kembali kontrak yang At the inception or on reassessment of a contract that
berisi komponen sewa, Perusahaan mengalokasikan contains a lease component, the Company allocates
imbalan dalam kontrak untuk setiap komponen sewa the consideration in the contract to each lease
atas dasar harga relatif tersendiri dan harga tersendiri component on the basis of their relative stand-alone
agregat dari komponen non-sewa. Akan tetapi, untuk prices and the aggregate stand-alone price of the
sewa perbaikan di mana Perusahaan adalah non-lease components. However, for the leases of
penyewa, Perusahaan telah memilih untuk tidak improvements in which the Company is a lessee, the
memisahkan komponen non-sewa dan mencatat Company has elected not to separate non-lease
komponen sewa dan non-sewa sebagai komponen components and account for the lease and non-lease
sewa tunggal. components as a single lease component.
21
Page 25
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
e. Sewa - Lanjutan e. Leases - Continued
Perusahaan sebagai Penyewa - Lanjutan Company as a Lessee - Continued
Pada saat permulaan sewa, penyewa mengakui aset Upon lease commencement a lessee recognizes a
hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna awalnya right-of-use asset and a lease liability. The right-of-
diukur pada harga perolehan, yang terdiri dari jumlah use asset is initially measured at cost, which
awal liabilitas sewa yang disesuaikan dengan comprises the initial amount of the lease liability
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau adjusted for any lease payment made at or before
sebelum tanggal permulaan, ditambah biaya the commencement date, plus any initial direct cost
langsung awal yang timbul dan estimasi biaya untuk incurred and an estimate of costs to dismantle and
membongkar dan memindahkan aset pendasar atau remove the underlying asset or to restore the
merestorasi aset pendasar ke kondisi yang underlying asset to the condition required by the
disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa, terms and conditions of the lease, less any lease
dikurangi insentif sewa yang diterima. incentives received.
Setelah tanggal permulaan, Perusahaan mengukur After lease commencement, the Company measures
aset hak-guna dengan menggunakan model biaya the right-of-use asset using a cost model that relates
yang berkaitan Aset Tetap sesuai PSAK 116. to Fixed Assets under PSAK 116.
Berdasarkan model biaya, aset hak-guna diukur pada Under the cost model, a right-of-use asset is
biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan measured at cost less accumulated depreciation and
akumulasi penurunan nilai. Jika sewa mengalihkan accumulated impairment. If the lease transfers
kepemilikan aset pendasar kepada Perusahaan pada ownership of the underlying assets to the Group at the
akhir masa sewa atau jika biaya perolehan aset hak- end of the lease period or if the acquisition cost of the
guna mencerminkan bahwa penyewa akan right-of-use asset reflects that the lessee will make a
mengeksekusi opsi beli, Perusahaan mendepresiasi purchase option, the Group depreciates the right-of-
hak-guna sejak tanggal permulaan hingga akhir umur use asset from the commencement date until the end
manfaat aset pendasar. Jika tidak, Perusahaan of the useful life of the asset underlying assets. If not,
mendepresiasi aset hak-guna dari tanggal permulaan the Group depreciates the right-of-use assets from
hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur the commencement date to the earlier of the end of
manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa. the useful life of the right-of-use asset or the end of
the lease term.
Liabilitas sewa pada awalnya diukur pada nilai kini The lease liability is initially measured at the present
dari pembayaran sewa yang terutang selama masa value of the lease payments payable over the lease
sewa, didiskontokan pada suku bunga implisit dalam term, discounted at the rate implicit in the lease if that
sewa jika hal itu dapat segera ditentukan. Jika suku can be readily determined. If that rate cannot be
bunga implisit tersebut tidak dapat segera ditentukan, readily determined, the Entity uses its incremental
Entitas menggunakan suku bunga pinjaman borrowing rate.
inkremental.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran Lease payments included in the measurement of the
liabilitas sewa terdiri dari: lease liability comprise the following:
- pembayaran tetap, termasuk pembayaran tetap - fixed payments, including in-substance fixed
secara-substansi dikurangi piutang insentif sewa; payments less any lease incentive receivable;
- pembayaran sewa variabel yang bergantung - variable lease payments that depend on an index
pada indeks atau suku bunga, awalnya diukur or a rate, initially measured using the index or rate
menggunakan indeks atau suku bunga pada as at the commencement date;
tanggal permulaan;
- jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh - amounts expected to be payable by the Entity
Entitas dalam jaminan nilai residual; under a residual value guarantee;
- harga eksekusi opsi beli yang cukup pasti Entitas - the exercise price under a purchase option that
akan mengeksekusi; dan the Entity is reasonably certain to exercise; and
- pembayaran penalti untuk penghentian sewa - penalties payment for early termination of a lease
lebih awal kecuali Entitas cukup pasti untuk tidak unless the Entity is reasonably certain not to
menghentikan kontrak lebih awal. terminate early.
22
Page 26
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
e. Sewa - Lanjutan e. Leases - Continued
Perusahaan sebagai Penyewa – Lanjutan Company as a Lessee - Continued
Pembayaran sewa variabel yang tidak termasuk Variable lease payments that are not included in the
dalam pengukuran liabilitas sewa diakui dalam laba measurement of the lease liability are recognized in
rugi pada periode terjadinya peristiwa atau kondisi profit or loss in the period in which the event or
yang memicu terjadinya pembayaran, kecuali biaya condition that triggers payment occurs, unless the
tersebut dimasukkan dalam nilai tercatat aset lain costs are included in the carrying amount of another
menurut Pernyataan lain. asset under another Standard.
Liabilitas sewa selanjutnya diukur kembali untuk The lease liability is subsequently remeasured to
mencerminkan perubahan dalam: reflect changes in:
- masa sewa (menggunakan tingkat diskonto yang - the lease term (using a revised discount rate);
direvisi);
- penilaian opsi beli (menggunakan tingkat diskonto - the assessment of a purchase option (using a
yang direvisi); revised discount rate);
- jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan dalam - the amounts expected to be payable under
jaminan nilai residual (menggunakan tingkat residual value guarantees (using an unchanged
diskonto yang tidak berubah); atau discount rate); or
- pembayaran sewa masa depan sebagai akibat - future lease payments resulting from a change in
dari perubahan indeks atau suku bunga yang an index or a rate used to determine those
digunakan untuk menentukan pembayaran payments (using an unchanged discount rate).
tersebut (menggunakan tingkat diskonto yang
tidak berubah).
Sewa Jangka Pendek dan Aset Pendasar Bernilai Short-term Leases and Low Value Underlying
Rendah Assets
Perusahaan telah memilih untuk tidak mengakui aset The Company has elected not to recognize right-of-
hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka use assets and lease liability for short-term leases
pendek yang memiliki jangka waktu sewa 12 bulan that have a lease term of 12 months or less. The
atau kurang. Perusahaan mengakui pembayaran Company recognizes the leases payments
sewa terkait dengan sewa tersebut sebagai beban associated with these leases as an expense on a
dengan metode garis lurus selama masa sewa. straight-line basis over the lease term.
Perusahaan belum menentukan ambang batas aset The Company has not determined the threshold of
bernilai rendah, oleh karena itu Perusahaan tidak low value assets, accordingly the Company does ot
menggunakan pengecualian ini dan menerapkan use this exemption and applies PSAK 116 as
PSAK 116 sebagaimana mestinya. appropriate.
Modifikasi Sewa Lease Modification
Modifikasi sewa juga dapat meminta pengukuran Lease modifications may also prompt remeasurement
kembali liabilitas sewa kecuali jika diperlakukan of the lease liability unless they are to be treated as
sebagai sewa terpisah. separate leases.
Penyewa mencatat modifikasi sewa sebagai sewa The lessee accounts for a lease modification as a
terpisah jika keduanya: separate lease if both:
- modifikasi meningkatkan ruang lingkup sewa - the modification increases the scope of the lease
dengan menambahkan hak untuk menggunakan by adding the right to use one or more underlying
satu atau lebih aset pendasar; dan assets; and
- imbalan sewa meningkat sebesar jumlah yang - the consideration for the lease increases by an
setara dengan harga tersendiri untuk peningkatan amount commensurate with the stand-alone price
ruang lingkup dan penyesuaian yang tepat for the increase in scope and any appropriate
terhadap harga tersendiri tersebut untuk adjustments to that stand-alone price to reflect the
mencerminkan kondisi kontrak tertentu. circumstances of the particular contract.
23
Page 27
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
e. Sewa - Lanjutan e. Leases - Continued
Modifikasi Sewa Lease Modification
Untuk modifikasi sewa yang tidak dicatat sebagai For a lease modification that is not accounted for as a
sewa terpisah, pada tanggal efektif modifikasi sewa, separate lease, at the effective date of the lease
penyewa: modification, the lessee:
- mengukur kembali dan mengalokasikan imbalan - remeasure and allocate the consideration in the
dalam kontrak modifikasian; modified contract;
- menentukan masa sewa dari sewa modifikasian; - determine the lease term of the modified lease;
- mengukur kembali liabilitas sewa dengan - remeasure the lease liability by discounting the
mendiskontokan pembayaran sewa yang direvisi revised lease payments using a revised discount
menggunakan tingkat diskonto revisian atas dasar rate on the basis of the remaining lease term and
sisa masa sewa dan sisa pembayaran sewa the remaining lease payment with a
dengan penyesuaian yang sesuai dengan aset corresponding adjustment to the right-of-use
hak-guna. Tingkat diskonto revisian ditentukan assets. The revised discount rate is determined as
sebagai suku bunga pinjaman inkremental the lessee’s incremental borrowing rate at the
penyewa pada tanggal efektif modifikasi; effective date of the modification;
- menurunkan nilai tercatat aset hak-guna untuk - decrease the carrying amount of the right-of-use
mencerminkan penghentian parsial atau penuh asset to reflect the partial or full termination of the
dari sewa untuk modifikasi sewa yang lease for lease modifications that decrease the
menurunkan ruang lingkup sewa. Penyewa scope of the lease. The lessee recognizes in profit
mengakui dalam laba rugi setiap keuntungan atau or loss any gain or loss relating to the partial or full
kerugian yang terkait dengan penghentian parsial termination of the lease; and
atau penuh sewa tersebut; dan
- membuat penyesuaian terkait dengan aset hak- - make a corresponding adjustment to the right-of-
guna untuk semua modifikasi sewa lainnya. use asset for all other lease modifications.
f. Persediaan f. Inventories
Persediaan dibukukan berdasarkan nilai yang lebih Inventories are stated at the lower of cost and net
rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi realizable value. Cost of inventories is computed
neto. Biaya perolehan persediaan ditentukan dengan using the moving average method except for the
menggunakan metode rata-rata bergerak (moving excise tape inventory whose cost is determined using
average method) kecuali untuk persediaan pita cukai the specific identification method.
yang biayanya ditentukan dengan metode identifikasi
khusus.
Nilai realisasi neto adalah estimasi harga jual dalam Net realizable value is the estimated selling price in
kegiatan usaha normal, dikurangi estimasi biaya the normal business activities, less the estimated
penyelesaian dan beban penjualan. completion costs and selling expenses.
Cadangan penurunan nilai persediaan dilakukan Provision for impairment of inventories is made to
untuk mengurangi nilai tercatat menjadi nilai realisasi reduce the carrying value of inventories to their net
neto dan ditentukan berdasarkan hasil penelaahan realizable value and determined based on the results
terhadap keadaan persediaan. of a review of the inventories condition.
g. Biaya Dibayar Dimuka g. Prepaid Expenses
Biaya dibayar dimuka diamortisasi sesuai masa Prepaid expenses are amortized over the useful life of
manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan each expense using the straight-line method.
metode garis lurus (straight-line method).
24
Page 28
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
h. Aset Tetap h. Fixed Assets
Tanah, bangunan, mesin, dan kendaraan dibukukan Land, buildings, machinery, and vehicles are stated at
berdasarkan nilai revaluasi yang merupakan nilai their revalued amounts, being the fair value at the
wajar pada tanggal revaluasi dikurangi akumulasi date of revaluation, less any subsequent accumulated
penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai yang depreciation and subsequent accumulated
terjadi setelah tanggal revaluasi. Revaluasi dilakukan impairment losses. Revaluation is made for a
maksimal setiap 3 tahun untuk memastikan bahwa maximum of every three years to ensure that the
jumlah tercatat tidak berbeda secara material dari carrying amount does not differ materially from that
jumlah yang ditentukan dengan menggunakan nilai which would be determined using the fair value at the
wajar pada tanggal laporan posisi keuangan. statement of financial position date.
Pada tanggal revaluasi, akumulasi penyusutan On the revaluation date, the accumulated
dieliminasi dengan nilai tercatat bruto aset. depreciation was eliminated against the gross
carrying amount of the assets.
Kenaikan yang berasal dari revaluasi tanah, Any increase arising from the revaluation of land,
bangunan, mesin, dan kendaraan diakui pada building, machinery, and vehicles is recognized in
penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi other comprehensive income and accumulated in
dalam ekuitas pada bagian surplus revaluasian equity under the heading of revaluation surplus,
kecuali sebelumnya penurunan revaluasi atas aset except to the extent that it reverses a revaluation
yang sama pernah diakui dalam laba rugi, dalam hal decrease, for the same asset which was previously
ini kenaikan revaluasi hingga sebesar penurunan nilai recognized in profit or loss, in which case the increase
aset akibat revaluasi tersebut, dikreditkan dalam laba is credited to profit and loss to the extent of the
rugi. Penurunan jumlah tercatat yang berasal dari decrease previously charged. A decrease in carrying
revaluasi seluruh aset tetap dibebankan ke laba rugi amount arising from the revaluation of all the fixed
apabila penurunan tersebut melebihi saldo surplus assets is charged to profit or loss to the extent that it
revaluasi aset yang bersangkutan, jika ada. exceeds the balance, if any.
Surplus revaluasi yang telah disajikan dalam ekuitas The revaluation surplus that has been presented in
dipindahkan langsung ke saldo laba pada saat aset equity is directly transferred to retained earnings
tersebut dihentikan pengakuannya. when the asset is derecognized.
Aset tetap dibukukan berdasarkan biaya perolehan Fixed assets are stated at cost less accumulated
setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi depreciation and impairment losses, if any.
penurunan nilai, jika ada.
Aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode Fixed assets are depreciated using the double
saldo menurun berdasarkan taksiran masa manfaat declining method over the estimated useful lives of
keekonomian masing-masing aset tetap sebagai the fixed assets as follows:
berikut:
Tahun/Year
Mesin 8 Machinery
Perabotan dan Peralatan 4 Furniture and Fixtures
Kendaraan 5–8 Vehicles
Bangunan 20 Building
Hak atas tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan Land rights are stated at cost and not amortized, as
dan tidak diamortisasi, karena manajemen the management believes that the land rights will be
berpendapat bahwa kemungkinan besar hak atas renewed/extended when they expire. Legal costs of
tanah tersebut dapat diperbarui/diperpanjang pada land rights when the land was acquired initially are
saat masa berlakunya telah berakhir. Biaya recognized as part of the cost of the land and not
pengurusan legal hak atas tanah ketika tanah amortized. The legal renewal costs of land rights are
diperoleh pertama kali diakui sebagai bagian dari recognized as intangible asset and are amortized over
biaya perolehan tanah dan tidak diamortisasi. Biaya the shorter of the right legal life and land’s economic
terkait dengan pembaharuan hak atas tanah diakui life.
sebagai aset tak berwujud dan diamortisasi
sepanjang umur hukum atau umur ekonomi tanah
mana yang lebih pendek.
25
Page 29
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
h. Aset Tetap - lanjutan h Fixed Assets - continued
Masing-masing jenis hak atas tanah dianalisa untuk Each of the land rights is analysed to determine
menentukan apakah hak atas tanah tersebut harus whether it should be accounted for as either a fixed
dicatat sebagai aset tetap atau aset hak-guna asset or a right-of-use asset, depending on the
tergantung pada substansi ekonomik yang mendasari underlying economic substance of the landrights
kepemilikan hak atas tanah. Jika hak atas tanah ownership. If the landrights do not effectively provide
tersebut tidak secara efektif memberikan control of the underlying assets, but only give the
pengendalian atas aset pendasar, melainkan hanya rights to use the underlying assets, they are
memberikan hak untuk menggunakan aset pendasar, accounted for as leases under PSAK 116, “Leases”.
transaksi tersebut dicatat sebagai sewa berdasarkan If the landrights are substantially similar to those of
PSAK 116, “Sewa”. Jika hak atas tanah secara land purchases, they are accounted for as fixed
substansi menyerupai pembelian tanah, maka hak assets under PSAK 216 “Fixed Assets”.
atas tanah tersebut dicatat sebagai aset tetap
berdasarkan PSAK 216 “Aset Tetap”.
Biaya-biaya setelah pengakuan awal aset diakui Subsequent costs are included in the asset's carrying
sebagai bagian dari nilai tercatat aset atau sebagai amount or recognized as a separate asset, as
aset yang terpisah, sebagaimana seharusnya, hanya appropriate, only when it is probable that future
apabila kemungkinan besar Perusahaan akan economic benefits associated with the item will flow to
mendapatkan manfaat ekonomis di masa depan the Company and the cost of the item can be
berkenaan dengan aset tersebut dan biaya perolehan measured reliably. Amounts related to component
aset dapat diukur dengan andal. Nilai yang terkait replacement are not recognized. Repairs and
dengan penggantian komponen tidak diakui. Biaya maintenance costs are charged to profit or loss during
perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam the period in which they are incurred.
laba rugi selama periode dimana biaya-biaya tersebut
terjadi.
Nilai residu, umur manfaat aset dan metode The residual values, useful lives and methods of
penyusutan ditelaah, dan jika perlu disesuaikan pada depreciation are reviewed, and adjusted prospectively
setiap akhir periode pelaporan. if appropriate at each financial year-end.
Apabila aset tetap dihentikan pengakuannya, maka When fixed assets are derecognized, their carrying
nilai tercatat dan akumulasi penyusutannya values and the related accumulated depreciation are
dikeluarkan dari akun aset tetap dan keuntungan atau removed from the fixed assets accounts and any
kerugian yang dihasilkan diakui dalam laba rugi tahun resulting gain or loss is reflected in profit or loss for
berjalan. the year.
Hasil atas penjualan yang dihasilkan pada saat suatu The proceeds from selling the output generated when
aset tetap dalam tahap pengembangan, misalnya the item of fixed assets is in the development phase,
hasil penjualan sampel yang dihasilkan pada saat for example, the proceeds from selling samples
pengujian suatu aset tetap beserta biaya produksinya produced when testing an item of fixed assets,
diakui dalam laba rugi. together with the costs of production, are recognised
in profit or loss.
i. Penurunan Nilai Aset Non-keuangan i. Impairment of Non-financial Assets
Aset non-keuangan ditelaah untuk mengetahui Non-financial assets are reviewed for impairment
apakah telah terjadi penurunan nilai bilamana whenever events or changes in circumstances
terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang indicate that the carrying amount may not be
mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset tersebut recoverable. An impairment loss is recognized for the
tidak dapat dipulihkan. Kerugian akibat penurunan amount by which the carrying amount of the asset
nilai diakui sebesar selisih antara nilai tercatat aset exceeds its recoverable amount.
dengan jumlah terpulihkannya.
Jumlah terpulihkan adalah nilai yang lebih tinggi Recoverable amount is the higher of its fair value less
antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual dan cost to sell or its value in use of the assets. For the
nilai pakai aset. Dalam rangka mengukur penurunan purposes of assessing impairment, assets are
nilai, aset dikelompokkan hingga unit terkecil yang grouped at the lowest levels for which there are
menghasilkan arus kas terpisah. separately identifiable cash flows.
26
Page 30
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
i. Penurunan Nilai Aset Non-keuangan i. Impairment of Non-financial Assets
Pada setiap akhir periode pelaporan, aset non- At each reporting date, non-financial assets that
keuangan, yang telah mengalami penurunan nilai suffered impairment are reviewed for possible
ditelaah untuk menentukan apakah terdapat reversal of the impairment. Recoverable amount is
kemungkinan pemulihan penurunan nilai. Jika terjadi immediately recognized in profit or loss, but not in
pemulihan nilai, maka langsung diakui dalam laba excess of any accumulated impairment loss
rugi, tetapi tidak boleh melebihi akumulasi rugi previously recognized.
penurunan nilai yang telah diakui sebelumnya.
j. Pengukuran Nilai Wajar j. Fair Value Measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk Fair value is the price that would be received to sell
menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar an asset or paid to transfer a liability in an orderly
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi transaction between market participants at the
teratur antara pelaku pasar pada tanggal measurement date. The fair value measurement is
pengukuran. Pengukuran nilai wajar mengasumsikan based on the presumption that the transaction to sell
bahwa transaksi untuk menjual aset atau the asset or transfer the liability takes place either in
mengalihkan liabilitas terjadi di pasar utama untuk the principal market for the asset or liability, or in the
aset atau liabilitas tersebut atau jika tidak terdapat absence of a principal market, in the most
pasar utama, di pasar yang paling menguntungkan advantageous market for the asset or liability.
untuk aset atau liabilitas tersebut.
Pengukuran nilai wajar aset non-keuangan A fair value measurement of a non-financial asset
memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk takes into account a market participant's ability to
menghasilkan manfaat ekonomik dengan generate economic benefits by using the asset in its
menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan highest and best use or by selling it to another market
terbaiknya atau dengan menjualnya kepada pelaku participant that would use the asset in its highest and
pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut best use.
dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya.
Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang The Company uses valuation techniques that are
sesuai dengan keadaan dan dimana data yang appropriate in the circumstances and for which
memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, sufficient data are available to measure fair value,
memaksimalkan penggunaan input yang dapat maximizing the use of relevant observable inputs and
diobservasi yang relevan dan meminimalkan minimizing the use of unobservable inputs.
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.
Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur All assets and liabilities for which fair value is
atau diungkapkan dalam Laporan Keuangan measured or disclosed in the financial statements are
dikategorikan dalam hirarki nilai wajar berdasarkan categorized within the fair value hierarchy, described
level input terendah yang signifikan terhadap as follows, based on the lowest level input that is
keseluruhan pengukuran nilai wajar sebagai berikut: significant to the fair value measurement as a whole:
i) Input Level 1: harga kuotasian (tanpa i) Level 1 inputs: quoted prices (unadjusted) in
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau active markets for indentical assets or liabilities
liabilitas yang identik yang dapat diakses accessible by the Company at the measurement
Perusahaan pada tanggal pengukuran. date.
ii) Input Level 2: input selain harga kuotasian yang ii) Level 2 inputs: inputs other than quoted prices
termasuk dalam Level 1 yang dapat diobservasi included in Level 1 that are observable for the
untuk aset dan liabilitas, baik secara langsung assets and liabilities, either directly or indirectly.
atau tidak langsung.
iii) Input Level 3: input yang tidak dapat diobservasi iii) Level 3 inputs: inputs that are directly or indirectly
baik secara langsung atau tidak langsung. unobservable.
27
Page 31
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
k. Pengakuan Pendapatan dan Beban k. Revenue and Expense Recognition
Dalam menentukan pengakuan pendapatan, In determining the revenue recognition, the Company
Perusahaan melakukan analisa transaksi melalui lima performs a transaction analysis through the following
langkah analisa berikut: five steps of assessment:
1. Mengindentifikasi kontrak dengan pelanggan, 1. Identify contracts with customers with certain
dengan kriteria sebagai berikut: (a) kontrak telah criteria as follows: (a) the contract has been
disetujui oleh pihak-pihak terkait dalam kontrak; agreed by the parties involved in the contract; (b)
(b) Perusahaan bisa mengidentifikasi hak dari the Company can identify the rights of relevant
pihak-pihak terkait dan jangka waktu pembayaran parties and the term of payment for the goods to
dari barang yang akan dialihkan; (c) kontrak be transferred; (c) the contract has commercial
memiliki substansi komersial; (d) besar substance; (d) it is probable that the Company will
kemungkinan Perusahaan akan menerima receive benefits for the goods transferred.
imbalan atas barang yang dialihkan.
2. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam 2. Identify the performance obligations in the
kontrak ke pelanggan. contract to the customer.
3. Menentukan harga transaksi, setelah dikurangi 3. Determine the transaction price, net of discounts,
diskon, retur, potongan penjualan, pajak ekspor returns, trade allowances, export tax and export
dan pungutan ekspor, yang berhak diperoleh levies, which the Company expects to be entitled
Perusahaan sebagai kompensasi atas in exchange for transferring promised goods to a
diserahkannya barang yang dijanjikan ke customer.
pelanggan.
4. Mengalokasikan harga transaksi kepada setiap 4. Allocate the transaction price to each performance
kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan obligation on the basis of the selling prices of each
dasar harga jual dari setiap barang yang dijanjikan good promised in the contract.
di kontrak.
5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban 5. Recognize revenue when the performance
pelaksanaan telah dipenuhi (sepanjang waktu obligation is satisfied (over time or at a point in
atau pada suatu waktu tertentu). time).
Pendapatan diakui pada titik waktu tertentu. Revenue is recognized at a point in time. Revenue
Pendapatan dari penjualan barang jadi diakui pada from the sales of finished goods is recognized when
saat pengendalian atas barang jadi telah berpindah control is transferred to a customer.
kepada pelanggan.
Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual). Expenses are recognized as incurred (accrual basis).
l. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing l. Transactions and Balances in Foreign Currency
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan dalam Transactions denominated in foreign currencies are
mata uang Rupiah berdasarkan kurs yang berlaku translated into Indonesian Rupiah based on the
pada saat transaksi terjadi. prevailing exchange rate at the time the transaction
occurs.
Aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing Foreign currency monetary assets and liabilities are
dijabarkan dalam mata uang Rupiah dengan translated into Indonesian Rupiah at Bank Indonesia
menggunakan kurs tengah Bank Indonesia yang middle rates of exchange prevailing at the end of
berlaku pada akhir periode pelaporan. Laba atau rugi reporting period. Any resulting gain or loss on the
kurs yang timbul dari transaksi dan penyesuaian aset transaction and adjustment of the foreign currency
dan liabilitas dalam mata uang asing tersebut assets and liabilities is credited or charged to profit or
dikreditkan atau dibebankan dalam laba rugi tahun loss for the year.
berjalan.
Kurs yang digunakan adalah kurs tengah yang The exchange rates used are the middle exchange
diumumkan oleh Bank Indonesia, sebagai berikut: rate announced by Bank Indonesia, as follows:
31 Maret 2026 Rp 16.993/ 1 USD March 31, 2026
31 Desember 2025 Rp 16.782/ 1 USD December 31, 2025
28
Page 32
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
m. Perpajakan m. Taxation
Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai Current tax and deferred income tax are recognized
penghasilan atau beban dalam laba rugi tahun as income or expense in profit or loss for the year,
berjalan, kecuali jika pajak penghasilan tersebut except to the extent that it relates to items recognized
terkait dengan transaksi atau kejadian yang diakui ke to other comprehensive income or directly to equity.
penghasilan komprehensif lain atau langsung ke
ekuitas.
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan penghasilan The current tax expense is determined based on the
kena pajak dalam periode yang bersangkutan yang taxable income in the period calculated based on the
dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku. prevailing tax rates.
Pajak tangguhan diakui menggunakan metode Deferred tax is recognized using the liability method
liabilitas atas perbedaan temporer antara jumlah on temporary differences between the carrying
tercatat aset dan liabilitas dengan dasar pengenaan amount of assets and liabilities and their tax bases.
pajaknya. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk Deferred tax liabilities are recognized for all taxable
semua perbedaan temporer kena pajak dan aset temporary differences and deferred tax assets are
pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer recognized for all deductible temporary differences
yang boleh dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal, and accumulated fiscal losses, to the extent that it is
sepanjang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan probable to be utilized to reduce future taxable profit.
untuk mengurangi laba kena pajak pada masa
datang.
Pajak tangguhan dihitung dengan menggunakan tarif Deferred income tax is calculated at the tax rates that
pajak yang berlaku atau secara substansial telah have been enacted or substantively enacted at the
berlaku pada akhir periode pelaporan. Perubahan end of the reporting period. Changes in the carrying
nilai tercatat aset atau liabilitas pajak tangguhan yang amount of deferred tax assets or liabilities due to a
disebabkan penyisihan dan/atau penyesuaian provision and/or readjustment to all temporary
kembali dari seluruh perbedaan temporer, termasuk differences are credited or charged to profit or loss for
perubahan tarif pajak dibebankan atau dikreditkan the period.
pada laba rugi periode berjalan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus Deferred tax assets and liabilities are offset if a legally
ketika terdapat hak yang dapat dipaksakan secara enforceable right exists to set off current tax assets
hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini against current income tax liabilities and the deferred
terhadap liabilitas pajak kini dan pajak tangguhan taxes relate to the same taxable company and the
tersebut terkait dengan perusahaan yang sama dan same taxation authority.
otoritas perpajakan yang sama.
Pendapatan, beban dan aset diakui neto atas jumlah Revenues, expenses and assets are recognized net
Pajak Pertambahan Nilai (PPN), kecuali PPN yang of the amount of Value Added Tax (VAT), except for
timbul dari pembelian aset atau jasa yang tidak dapat VAT arising from the purchase of assets or services
dikreditkan, maka PPN tersebut diakui sebagai bagian that cannot be credited, the VAT is recognized as part
dari biaya perolehan aset atau sebagai bagian dari of the acquisition cost of the asset or as part of the
beban yang bersangkutan. Piutang dan utang yang expense. Receivables and payables presented
disajikan termasuk dengan jumlah PPN. including the VAT amount.
Jumlah tambahan pokok dan denda pajak yang Additional principal amount of tax and penalties
ditetapkan dengan surat ketetapan pajak diakui established by the tax assessment letter is recognized
sebagai penghasilan atau beban dalam laba rugi as income or expense in profit or loss for the year,
tahun berjalan, kecuali jika diajukan upaya unless there are further proposed remedies. An
penyelesaian selanjutnya. Jumlah tambahan pokok additional amount of principal outstanding taxes and
pajak dan denda ditangguhkan pembebanannya penalties are deferred when they meet the asset
sepanjang memenuhi kriteria pengakuan aset. recognition criteria.
29
Page 33
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
n. Imbalan Kerja n. Employee Benefits
i) Liabilitas Imbalan Pasca Masa Kerja i) Pension Benefit Liabilities
Program pensiun imbalan pasti adalah program A defined benefit plan is a pension plan that
pensiun yang menentukan jumlah imbalan defines an amount of pension benefit to be
pensiun yang akan diberikan, biasanya provided, usually as a function of one or more
berdasarkan satu faktor atau lebih seperti usia, factors such as age, years of service, or
masa kerja, atau kompensasi. compensation.
Perusahaan harus menyediakan imbalan pensiun The Company is required to provide a minimum
dengan jumlah minimal sesuai dengan Undang- amount of pension benefits in accordance with
Undang Cipta Kerja (“UU Cipta Kerja”) No. 6/2023 Job Creation Law (the “Job Creation Law”) No.
untuk tahun 2026 dan 2025 atau Kontrak Kerja 6/2023 for the year 2026 and 2025 or the
Bersama (“KKB”), mana yang lebih tinggi. Karena Collective Labor Agreement (the “CLA”),
UU Cipta Kerja atau KKB menentukan rumus whichever is higher. Since the Job Creation Law
tertentu untuk menghitung jumlah minimal and the CLA set the formula for determining the
imbalan pensiun, pada dasarnya program minimum amount of benefits, in substance
pensiun berdasarkan UU Cipta Kerja atau KKB pension plans under the Job Creation Law or the
adalah program pensiun imbalan pasti. CLA represent defined benefit plans.
Liabilitas program pensiun imbalan pasti yang diakui The liability recognized in the Statement of Financial
di laporan posisi keuangan adalah nilai kini liabilitas Position in respect of the defined benefit pension plan
imbalan pasti pada tanggal akhir pelaporan dikurangi is the present value of the defined benefit liabilities at
nilai wajar aset program. the reporting date less the fair value of plan assets.
Liabilitas imbalan pasti dihitung oleh aktuaris The defined benefit liability is calculated by
independen menggunakan metode Proyeksi Kredit independent actuaries using the Projected Unit Credit
Unit. Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan method. The present value of the defined benefit
dengan mendiskonto estimasi arus kas keluar masa liability is determined by discounting the estimated
depan menggunakan tingkat bunga obligasi future cash outflows using interest rates of
pemerintah (dengan pertimbangan saat ini tidak ada government bonds (considering currently there is no
pasar aktif untuk obligasi korporat berkualitas tinggi) deep market for high-quality corporate bonds) that are
dalam mata uang yang sama dengan mata uang denominated in the currency in which the benefit will
imbalan yang akan dibayarkan dan waktu jatuh tempo be paid, and that have terms to maturity
yang kurang lebih sama dengan waktu jatuh tempo approximating the terms of the related pension
imbalan yang bersangkutan. liability.
Biaya jasa kini dari program pensiun imbalan pasti The current service cost of the defined benefit plan is
diakui dalam laba rugi pada beban imbalan kerja recognized in the profit or loss in employee benefit
dimana mencerminkan peningkatan liabilitas imbalan expenses which reflect the increase in the defined
pasti yang dihasilkan dari jasa karyawan dalam tahun benefit liability resulting from the employees’ service
berjalan. in the current year.
Biaya jasa lalu diakui secara langsung di laba rugi. Past service costs are recognized immediately in
profit or loss.
Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari Actuarial gains and losses arising from experience
penyesuaian dan perubahan asumsi aktuaria adjustments and changes in actuarial assumptions
dibebankan atau dikreditkan ke penghasilan are charged or credited to other comprehensive
komprehensif lain diperiode terjadinya. income and presented as part of retained earnings in
the period in which they arise.
Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Termination Benefits
Pesangon pemutusan kontrak kerja terutang ketika Termination benefits are payable when employment
Perusahaan memberhentikan hubungan kerja is terminated by the Company before the normal
sebelum usia pensiun normal, atau ketika seorang retirement date, or whenever an employee accepts
pekerja menerima penawaran mengundurkan diri voluntary redundancy in exchange for these benefits.
secara sukarela dengan kompensasi imbalan
pesangon.
30
Page 34
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
3. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL - Lanjutan INFORMATION - Continued
n. Imbalan Kerja - Lanjutan n. Employee Benefits - Continued
ii) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja - Lanjutan ii) Termination Benefits - Continued
Perusahaan mengakui pesangon pemutusan The Company recognizes termination benefits at
kontrak kerja pada tanggal yang lebih awal antara: the earlier of the following dates: (i) when the
(i) ketika Perusahaan tidak dapat lagi menarik Company can no longer withdraw the offer of
tawaran atas imbalan tersebut; dan (ii) ketika those benefits; and (ii) when the Company
Perusahaan mengakui biaya untuk restrukturisasi recognizes costs for a restructuring that is within
yang berasal dalam ruang lingkup PSAK 237 dan the scope of PSAK 237 and involves the payment
melibatkan pembayaran pesangon. Dalam hal of termination benefits. In the case of an offer
menyediakan pesangon sebagai penawaran being made to encourage voluntary redundancy,
untuk mengundurkan diri secara sukarela, the termination benefits are measured based on
pesangon pemutusan kontrak kerja diukur the number of employees expected to accept the
berdasarkan jumlah karyawan yang diharapkan offer. Benefits falling due more than 12 months
menerima penawaran tersebut. Imbalan yang after the reporting date are discounted to their
jatuh tempo lebih dari 12 bulan setelah periode present value.
pelaporan didiskontokan menjadi nilai kininya.
o. Informasi Segmen o. Segment Information
Segmen adalah bagian khusus dari Perusahaan yang A segment is a distinguishable component of the
terlibat dalam menyediakan produk dan jasa dalam Company engaged in providing products and services
lingkungan ekonomi tertentu (segmen geografis), within a particular economic environment
yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari (geographical segment), which is subject to risks and
segmen lainnya. rewards that are different from those in other
segments.
p. Laba per Saham Dasar p. Basic Earnings per Share
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba Basic earnings per share is calculated by dividing the
periode berjalan dengan jumlah rata-rata tertimbang net income for the period with the weighted average
saham biasa yang beredar pada tahun yang number of ordinary shares outstanding during the
bersangkutan. year.
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 2025, Perusahaan As of March 31, 2026 and 2025, the Company had no
tidak mempunyai efek berpotensi saham biasa yang potential dilutive ordinary shares, accordingly there
bersifat dilutif, sehingga laba per saham dilusian tidak was no diluted earnings per share calculated and
dihitung dan disajikan pada laporan laba rugi dan presented in the statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
q. Biaya Emisi Saham q. Stock Issuance Cost
Biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan Cost incurred in a connection with the issuance of
modal saham Perusahaan kepada publik dikurangkan shares of the Company to the public is deducted
langsung dengan hasil emisi dan disajikan sebagai directly with the result of issuance and presented as
pengurang akun tambahan modal disetor dalam deduction to additional paid-in capital in the
laporan posisi keuangan. Biaya emisi yang terjadi statements of financial position. Stock issuance cost
sebelum pencatatan saham perdana, dicatat sebagai that occurs before the initial listing of shares, is
biaya ditangguhkan. recorded as deferred charges.
31
Page 35
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
4. PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 4. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN - Lanjutan ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS - Continued
Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Judgments,
r. Estimates, and Assumptions
Penyusunan laporan keuangan mengharuskan The preparation of financial statements requires
manajemen Perusahaan untuk membuat pertimbangan, management of the Company to make judgments,
estimasi, dan asumsi yang memengaruhi jumlah yang estimates, and assumptions that affect the reported
dilaporkan dari pendapatan, beban, aset dan liabilitas, amounts of revenues, expenses, assets and liabilities
dan pengungkapan atas liabilitas kontijensi, pada akhir and disclosure of contingent liabilities, at the end of the
periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai reporting period. Uncertainty about the judgments,
pertimbangan, estimasi, dan asumsi tersebut dapat estimates, and assumptions could result in material
mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai adjustments to the carrying value of assets and liabilities
tercatat pada aset dan liabilitas dalam periode pelaporan in future period.
berikutnya.
Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi The key assumptions of the future and the other key
ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang memiliki source of uncertainty in estimation at the reporting date
risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap that have a significant risk of material adjustment to the
nilai tercatat aset dan liabilitas untuk periode berikutnya carrying amounts of assets and liabilities for the future
diungkapkan dibawah ini. period described below.
Perusahaan mendasarkan estimasi dan asumsi pada The Company bases its estimates and assumptions on
parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan the parameters available at the time the financial
disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan statements are prepared. Assumptions and situation
masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar concerning the future development may change due to
atau situasi diluar kendali Perusahaan. Perubahan market changes or circumstances beyond the control of
tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat the Company. The changes are reflected in the related
terjadinya. assumptions as incurred.
Pertimbangan, estimasi, dan asumsi berikut ini dibuat The following judgments, estimates, and assumptions
oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan made by management in implementing accounting
akuntansi Perusahaan yang memiliki pengaruh paling policies of the Company have the most significant effect
signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan on the amount recognized in the financial statements:
keuangan:
- Menentukan Mata Uang Fungsional - Determining of Functional Currency
Mata uang fungsional adalah mata uang dari The functional currency is the currency of the primary
lingkungan ekonomi utama dimana Perusahaan economic environment in which the Company
beroperasi. Manajemen mempertimbangkan mata operates. The management considers the currency
uang yang paling memengaruhi pendapatan dan that mainly influences the revenue and cost of sales
harga pokok penjualan dan indikator lainnya dalam and other indicators in determining the currency that
menentukan mata uang yang paling sesuai mewakili most faithfully represents the economic effects of the
dampak ekonomi yang mendasari transaksi, peristiwa underlying transactions, events and conditions.
dan kondisi.
- Menentukan Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas - Determining Classification of Financial Assets and
Keuangan Financial Liabilities
Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan The Company determines classification of certain
liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas assets and liabilities as financial assets and financial
keuangan dengan mempertimbangkan definisi yang liabilities by considering the definitions set forth in
ditetapkan PSAK 109 dipenuhi. Dengan demikian, PSAK 109 are met. Accordingly, financial assets and
aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai financial liabilities are recognized in accordance with
dengan kebijakan akuntansi Perusahaan. the Company’s accounting policies.
32
Page 36
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
4. PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 4. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN - Lanjutan ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS - Continued
- Menentukan Apakah Suatu Pengaturan adalah atau - Determining Whether an Arrangement is or
Mengandung Sewa Contains a Lease
Penentuan apakah suatu pengaturan merupakan Determining whether an arrangement is or contains
atau mengandung sewa memerlukan pertimbangan a lease requires careful judgement to assess
yang cermat untuk menilai apakah pengaturan whether the arrangement conveys a right to obtain
tersebut memberikan hak untuk memeroleh secara substantially all the economic benefits from use of
substansial semua manfaat ekonomik dari the asset throughout the period of use and right to
penggunaan aset selama periode penggunaan dan direct the use of the asset, even if the right is not
hak untuk mengarahkan penggunaan aset, bahkan explicitly specified in the arrangement.
jika pengaturan tersebut hak tidak secara eksplisit
ditentukan dalam pengaturan.
- Penentuan Opsi Masa Sewa - Determination Lease Term Option
Masa sewa merupakan komponen signifikan dalam The lease term is a significant component in the
pengukuran aset hak-guna dan liabilitas sewa. measurement of both the right-of-use asset and lease
Pertimbangan dilakukan dalam menentukan apakah liability. Judgment is exercised in determining
terdapat opsi untuk memperpanjang sewa atau whether there is reasonable certainty that an option to
membeli aset pendasar cukup pasti akan dieksekusi, extend the lease or purchase the underlying asset will
atau opsi untuk mengakhiri sewa tidak akan be exercised, or an option to terminate the lease will
dieksekusi, ketika memastikan periode yang akan not be exercised, when ascertaining the periods to be
disertakan dalam masa sewa. included in the lease term.
Faktor-faktor yang dipertimbangkan dapat mencakup Factors considered may include the importance of the
pentingnya aset untuk operasi Perusahaan; asset to the Company's operations; comparison of
perbandingan syarat dan ketentuan dengan harga terms and conditions to prevailing market rates;
pasar yang berlaku; timbulnya penalti yang signifikan; incurrence of significant penalties; existence of
adanya perbaikan hak penyewaan yang signifikan; significant leasehold improvements; and the costs
dan biaya serta masalah gangguan untuk mengganti and disruption to replace the asset. The Company
aset. Perusahaan menilai kembali apakah cukup reassesses whether it is reasonably certain to
pasti untuk mengeksekusi opsi perpanjangan, atau exercise an extension option, or not exercise a
tidak mengeksekusi opsi penghentian, jika terdapat termination option, if there is a significant event or
peristiwa signifikan atau perubahan keadaan yang significant change in circumstances.
signifikan.
- Menentukan Jumlah Terpulihkan dari Aset Non- - Determining Recoverable Amount of Non-financial
keuangan Assets
Penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan Provision for decline in market value and
persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan situasi obsolescence of inventories is estimated based on
yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas pada, available facts and circumstances, including but not
kondisi fisik persediaan yang dimiliki, harga jual limited to, the physical condition of inventory on hand,
pasar, estimasi biaya penyelesaian dan estimasi the selling price of the market, estimated costs of
biaya yang timbul untuk penjualan. completion and the estimated costs incurred for the
sale.
Provisi dievaluasi kembali dan disesuaikan jika Provision re-evaluated and adjusted if additional
tambahan informasi yang memengaruhi jumlah yang information that affect the estimated amounts.
diestimasi.
Jumlah pemulihan atas aset tetap didasarkan pada The recovery amounts of fixed assests are based on
estimasi dan asumsi khususnya mengenai prospek estimates and assumptions especially about market
pasar dan arus kas terkait dengan aset. Estimasi arus prospects and cash flows associated with the asset.
kas masa depan mencakup perkiraan mengenai Estimates of future cash flows include estimates of
pendapatan masa depan. Setiap perubahan dalam future revenues. Any changes in these assumptions
asumsi-asumsi ini mungkin memiliki dampak material may have a material impact on the measurement of
terhadap pengukuran jumlah terpulihkan dan bisa recoverable amount and could result in adjustments
mengakibatkan penyesuaian penyisihan penurunan to the allowance for impairment already booked.
nilai yang sudah dibukukan.
33
Page 37
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
4. PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 4. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN - Lanjutan ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS - Continued
- Cadangan Penurunan Nilai Piutang - Provision for Impairment of Receivables
Perusahaan menetapkan estimasi penyisihan The Company estimates impairment provision for
penurunan nilai piutang usaha menggunakan trade receivables using a simplified approach of ECL.
pendekatan yang disederhanakan dari ECL. Matriks A provision matrix is used to determine ECL for trade
provisi digunakan untuk menghitung ECL untuk receivables, where the provision rates are based on
piutang usaha dimana tarif provisi didasarkan pada days past due for groupings of various customer
hari tunggakan untuk pengelompokan berbagai segments that have similar loss patterns.
segmen pelanggan yang memiliki pola kerugian
serupa.
Matriks provisi awalnya didasarkan pada riwayat The provision matrix is initially based on the
tingkat kerugian pelanggan. Perusahaan akan customer’s historical observed loss rates. The
melakukan penyesuaian pengalaman kerugian Company will adjust the historical observed loss
historis dengan informasi berwawasan ke depan. experience with forward-looking information. For
Misalnya, jika prakiraan kondisi ekonomi yang terkait instance, if forecast economic conditions closely
erat dengan riwayat tingkat kerugian diperkirakan related to the historical observed loss are expected to
akan menurun pada tahun berikutnya yang dapat deteriorate over the next year which can lead to an
menyebabkan peningkatan jumlah gagal bayar pada increased number of defaults in the sectors where
sektor-sektor pelanggan beroperasi, riwayat tingkat customers are operating, the historical losses are
kerugian disesuaikan. Pada setiap tanggal pelaporan, adjusted accordingly. At every reporting date, the
riwayat tingkat gagal bayar yang diamati diperbarui historical observed loss rates are updated and
dan perubahan dalam estimasi berwawasan ke changes in the forward- looking estimates are
depan dianalisis. analyzed.
Evaluasi atas korelasi antara tingkat gagal bayar The assessment of the correlation between historical
yang diamati secara historis, prakiraan kondisi observed loss rates, forecast economic conditions
ekonomi dan ECL, adalah estimasi signifikan. Jumlah and ECLs, is a significant estimate. The amount of
ECL sensitif terhadap perubahan keadaan dan ECLs is sensitive to changes in circumstances and of
prakiraan kondisi ekonomi. Kerugian kredit historis forecast economic conditions. The Company’s
Perusahaan dan perkiraan kondisi ekonomi mungkin historical observed loss rate and forecast of economic
tidak mewakili tingkat gagal bayar pelanggan aktual conditions may not be representative of the
di masa depan. customer’s actual default in the future.
- Cadangan Penurunan Nilai Persediaan - Provision for Impairment of Inventories
Penurunan nilai realisasi neto persediaan diestimasi Provision for Impairment of inventories is estimated
berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia, based on the best available facts and circumstances,
termasuk namun tidak terbatas kepada, kondisi fisik including but not limited to, the inventories’ own
persediaan yang dimiliki, harga jual pasar, estimasi physical conditions, their market selling prices,
biaya penyelesaian, dan estimasi biaya yang timbul estimated costs of completion, and estimated costs to
untuk penjualan. Penurunan nilai dievaluasi kembali be incurred for their sales. The impairment is re-
dan disesuaikan jika terdapat tambahan informasi evaluated and adjusted as additional information
yang memengaruhi jumlah yang diestimasi. received affects the amount estimated.
- Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap - Estimated Useful Lives of Fixed Assets
Masa manfaat setiap aset tetap Perusahaan The useful lives of each item of the Company’s fixed
ditentukan berdasarkan taksiran masa manfaat assets are determined based on the estimated useful
ekonomisnya diharapkan. Estimasi ini ditentukan lives. These estimates are determined based on the
berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman Company’s internal technical evaluation and
Perusahaan atas aset sejenis. experience from similar assets.
34
Page 38
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
4. PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 4. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN - Lanjutan ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS - Continued
- Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap - - Estimated Useful Lives of Fixed Assets - continued
lanjutan
- Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik dan - The useful lives of each asset are reviewed
disesuaikan apabila prakiraan berbeda dengan periodically and adjusted if different from previous
estimasi sebelumnya, yang disebabkan keausan, estimates due to wear and tear, technical and
keusangan teknis dan komersial, hukum atau commercial obsolescence, legal or other limitations on
keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Tetapi, the use of assets. However, it is probable that future
terdapat kemungkinan bahwa kinerja keuangan di financial performance may be significantly affected by
masa datang dapat dipengaruhi secara signifikan oleh changes in the amount and period of recording costs
perubahan atas jumlah serta periode pencatatan due on account of the factors mentioned above.
biaya yang diakibatkan karena faktor yang disebut Changes in the useful life of fixed assets can affect the
diatas. Perubahan masa manfaat aset tetap dapat amount of depreciation expense that is recognized
memengaruhi jumlah biaya penyusutan yang diakui and recorded asset impairment.
dan penurunan nilai tercatat aset.
- Penurunan Nilai Aset Non-moneter - Impairment of Non-monetary Assets
- Reviu atas penurunan nilai dilakukan apabila terdapat - Impairment review is performed when there is an
indikasi penurunan nilai. Penentuan nilai pakai aset indication of asset impairment. The determination of
memerlukan estimasi mengenai arus kas yang the asset use value requires the estimation of cash
diharapkan untuk dihasilkan dari penggunaan aset flows expected to result from the use of assets and the
dan penjualan aset tersebut. Walaupun asumsi yang sale of assets. Although the assumptions used in
digunakan dalam mengestimasi nilai pakai aset yang estimating the value of disposable assets are reflected
tercermin dalam laporan keuangan dianggap telah in the financial statements have been considered
sesuai dan wajar, namun perubahan signifikan atas appropriate and reasonable, but significant changes in
asumsi ini akan berdampak material terhadap these assumptions would have a material effect on the
penentuan jumlah yang dapat dipulihkan dan determination of the amount that can be recovered
akibatnya kerugian penurunan nilai yang timbul akan and as a result, impairment losses will affect the
berdampak terhadap kinerja keuangan. results of financial performance.
- Perpajakan - Taxation
Ketidakpastian atas interpretasi dari peraturan pajak Uncertainties existing with respects to the
yang kompleks, perubahan peraturan pajak dan interpretation of complex tax regulations, changes in
jumlah dan timbulnya pendapatan kena pajak dimasa tax laws and the amount and timing of future taxable
depan, dapat menyebabkan penyesuaian di masa income, necessitate future adjustments to tax income
depan atas pendapatan dan beban pajak yang telah and expenses already recorded.
dicatat.
Estimasi signifikan juga dilakukan dalam menentukan Significant estimates are required in determining the
penyisihan atas pajak penghasilan badan. Terdapat provision for corporate income taxes. There are
transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan certain transactions and computations whose final tax
pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan determination is uncertain during the normal business
usaha normal. activities.
- Pemulihan Aset Pajak Tangguhan - Recovery of Deferred Tax Assets
Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan Deferred tax assets are recognized for all deductible
temporer yang dapat dikurangkan, sepanjang besar temporary difference, to the extent that it is probable
kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak that taxable profit will be availabe against which the
akan tersedia sehingga perbedaan temporer tersebut losses can be utilized. Significant management
dapat digunakan. Estimasi signifikan oleh estimates are required to determine the amount of
manajemen disyaratkan dalam menentukan total aset deferred tax assets that can be recognized, based
pajak tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat upon the likely timing and the level of future taxable
penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak profits together with future tax planning strategies.
serta strategi perencanaan pajak masa depan.
35
Page 39
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
4. PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI 4. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN - Lanjutan ESTIMATES, AND ASSUMPTIONS - Continued
- Imbalan Pasca Kerja - Employee Benefits
Penentuan liabilitas imbalan pascakerja tergantung The determination of post-employment benefits
pada pemilihan asumsi tertentu yang digunakan oleh liability is dependent on the selection of certain
aktuaris independen dalam menghitung jumlah assumptions used by actuaries in calculating such
liablitas tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara amounts. Those assumptions include among others,
lain tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, discount rate and annual salary increment rate,
tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat disability rate, pension age and mortality rate.
kematian.
Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang Actual results that differ from the Company’s
ditetapkan Perusahaan langsung diakui dalam laba assumptions are directly recognized as profit or loss
rugi pada saat terjadinya. Walaupun asumsi when incurred. Although it is believed that the
perusahaan dianggap tepat dan wajar, namun company’s assumptions are reasonable and
perubahan signifikan pada kenyataannya atau appropriate, however significant changes in
perubahan signifikan dalam asumsi yang digunakan assumptions may materially affect the Company’s
dapat berpengaruh secara signifikan terhadap employee benefits liabilities.
liabilitas imbalan kerja Perusahaan.
- Nilai Wajar Instrumen Keuangan - Fair Value of Financial Instruments
Penentuan nilai wajar instrumen keuangan Measuring fair values of financial instruments has led
memerlukan adanya estimasi-estimasi tertentu. to the use of key estimates. In markets that are not
Dalam pasar yang tidak aktif, manajemen active, management makes use of valuation
menggunakan teknik penilaian tertentu untuk techniques to measure fair values. Management
menentukan nilai wajar. Manajemen memilih teknik selects valuation techniques that maximize the use of
penilaian yang dapat memaksimumkan penggunaan observable parameters and minimize the use of
input yang dapat diobservasi dan meminimalkan unobservable parameters to estimate the fair values.
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi When estimating fair values in this way, management
dalam menentukan nilai wajar. Ketika menentukan has taken into account current market conditions and
nilai wajar dengan cara tersebut di atas, manajemen included appropriate risk adjustments that market
juga memasukkan unsur kondisi pasar saat ini serta participants would make.
membuat penyesuaian risiko yang dianggap tepat
akan dibuat oleh pelaku pasar.
36
Page 40
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
5. KAS DAN BANK 5. CASH ON HAND AND IN BANKS
Rinciannya sebagai berikut: The details are as follows:
31 Maret /
March 31,
2026 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2025
Kas 141.615.900 115.812.600 Cash on Hand
Bank Cash in Banks
Rupiah Rupiah
PT Bank Woori Saudara PT Bank Woori Saudara
Indonesia 1906 Tbk 746.750.574 541.660.173 Indonesia 1906 Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 107.834.260 2.151.176.208 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 15.865.643 3.872.158 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Dolar Singapura Singapore Dollar
PT Bank Central Asia Tbk 88.806.158 347.032.086 PT Bank Central Asia Tbk
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
PT Bank Central Asia Tbk 18.219.816 74.158.651 PT Bank Central Asia Tbk
Total Bank 977.476.451 3.117.899.276 Total Cash in Bank
Total Cash on Hand and
Total Kas dan Bank 1.119.092.351 3.233.711.876 in Bank
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, As of March 31, 2026 and December 31,2025, there was
tidak ada kas dan bank yang dibatasi penggunaannya. no restricted cash on hand and in banks.
Seluruh kas di bank ditempatkan pada pihak ketiga. All cash in banks was placed in third parties.
6. PIUTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA 6. TRADE RECEIVABLES FROM THIRD PARTIES
Rincian piutang usaha berdasarkan pelanggan sebagai The details of trade receivables by customer are as
berikut: follows:
31 Maret /
March 31,
2026 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2025
CV Faromas Timor Distribution 3.148.560.000 546.300.000 CV Faromas Timor Distribution
PD Setia Mandiri 2.047.500.000 737.645.000 PD Setia Mandiri
Toko Faiku Agats 1.831.361.250 610.453.750 Toko Faiku Agats
PT Surya Wenang Indah 1.642.000.000 - PT Surya Wenang Indah
CV Harapan Prima Lestari 1.604.000.000 1.515.500.000 CV Harapan Prima Lestari
CV Wijaya Raya 1.383.476.250 2.821.065.000 CV Wijaya Raya
CV Aman Jaya 1.208.512.500 1.208.512.500 CV Aman Jaya
37
Page 41
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
6. PIUTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA - Lanjutan 6. TRADE RECEIVABLES FROM THIRD PARTIES -
Continued
31 Maret /
March 31,
2026 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2025
PT Senja Indah Timika 1.208.512.500 - PT Senja Indah Timika
CV Sulawesi 613.552.500 - CV Sulawesi
PT Mariat Utama 610.453.750 610.453.750 PT Mariat Utama
CV Senja Indah 607.355.000 607.355.000 CV Senja Indah
CV Berkat Fak-Fak 588.762.500 - CV Berkat Fak-Fak
CV Citra Prima Distributor 270.562.500 2.350.286.250 CV Citra Prima Distributor
CV Sinergi Padi - 604.256.250 CV Sinergi Padi
Lain-lain (Saldo masing-masing Others (Accounts with balances
di bawah Rp 500.000.000) 1.970.664.253 1.413.149.000 below Rp 500,000,000, each)
Total 18.735.273.003 13.024.976.500 Total
Seluruh piutang usaha dalam mata uang Rupiah. All of trade receivables were in Rupiah.
Rincian piutang usaha berdasarkan umur sejak tanggal The details of trade receivables by age category are as
jatuh tempo pembayarannya sebagai berikut: follows:
31 Maret /
March 31,
2026 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2025
Belum Jatuh Tempo - - Not Yet Due
Lewat Jatuh Tempo Over Due
1 s/d 30 Hari 18.735.273.003 13.024.976.500 1 - 30 days
31 s/d 60 Hari - - 31 - 60 days
61 s/d 90 Hari - - 61 - 90 days
Lebih dari 90 Hari - - Over 90 days
Total 18.735.273.003 13.024.976.500 Total
Berdasarkan hasil penelaahan dan pengalaman Based on management’s review and experience, the
manajemen, Perusahaan tidak mengalami kesulitan atas Company did not encounter difficulty in collecting its
kolektibilitas piutang usaha, sehingga tidak dilakukan receivables, therefore no provision for impairment of
cadangan penurunan nilai piutang pada tanggal 31 Maret receivables was provided as of March 31, 2026 and
2026 dan 31 Desember 2025. December 31,2025.
7. PERSEDIAAN 7. INVENTORIES
Rinciannya sebagai berikut: The details are as follows:
31 Maret /
March 31,
2026 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2025
Bahan Baku 135.923.714.806 154.971.341.521 Raw Materials
Barang Dalam Proses 11.087.576.696 9.345.512.316 Work in Process
Barang Jadi 1.481.283.130 3.240.473.745 Finished Goods
Bahan Pembantu dan Lainnya 548.353.605 249.672.872 Supporting Materials and Others
Pita Cukai 810.446.921 - Excise Tapes
Suku Cadang 2.223.425.059 2.249.061.521 Spare Parts
Total 152.074.800.217 170.056.061.975 Total
38
Page 42
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
7. PERSEDIAAN - Lanjutan 7. INVENTORIES - Continued
Persediaan telah diasuransikan terhadap risiko Inventories have been insured against fire and other risk
kebakaran dan risiko lainnya dengan jumlah with insurance coverage of Rp200,000,000,000.
pertanggungan sebesar Rp200.000.000.000. Management believes that the insurance coverage is
Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan adequate to cover possible losses arising from such risks.
tersebut memadai untuk menutup kemungkinan kerugian
yang timbul atas risiko yang dipertanggungkan.
Berdasarkan hasil penelaahan kondisi persediaan pada Based on the results of inventories review at year- end,
akhir tahun, manajemen berkeyakinan bahwa tidak ada management believes that no provision for inventories
cadangan penurunan nilai persediaan yang perlu impairment should be made as of December 31, 2025
dibentuk pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. and 2024.
8. ASET TETAP 8. FIXED ASSETS
Rinciannya sebagai berikut: The details are as follows:
31 Maret 2026/ March 31, 2026 (Tidak Diaudit / Unaudited )
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Eliminasi/ Revaluasi/ Saldo Akhir/
Beginning Balance Additions Deductions Eliminations Revaluations Ending Balance
Biaya Perolehan At Cost
Tanah 390.161.000.000 - - - - 390.161.000.000 Land
Bangunan 32.235.000.000 34.088.618 - - - 32.269.088.618 Buildings
Mesin 13.418.000.000 - - - - 13.418.000.000 Machinery
Kendaraan 6.883.000.000 - - - - 6.883.000.000 Vehicles
Perabot dan Furniture and
Peralatan 2.159.448.124 47.135.891 - - - 2.206.584.015 Fixtures
Total 444.856.448.124 81.224.509 - - - 444.937.672.633 Total
Akumulasi Accumulated
Penyusutan Depreciation
Bangunan - 403.519.221 - - - 403.519.221 Buildings
Mesin - 664.186.742 - - - 664.186.742 Machinery
Kendaraan - 463.686.250 - - - 463.686.250 Vehicles
Perabot dan Furniture and
Peralatan 1.639.884.210 71.951.228 - - - 1.711.835.438 Fixtures
Total 1.639.884.210 1.603.343.441 - - - 3.243.227.651 Total
Jumlah Tercatat 443.216.563.914 441.694.444.982 Carrying Value
31 Desember 2025/ December 31, 2025
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Eliminasi/ Revaluasi/ Saldo Akhir/
Beginning Balance Additions Deductions Eliminations Revaluations Ending Balance
Biaya Perolehan At Cost
Tanah 372.592.000.000 1.041.815.050 - - 16.527.184.950 390.161.000.000 Land
Bangunan 32.691.000.000 2.045.343.500 - (1.717.293.080) (784.050.420) 32.235.000.000 Buildings
Mesin 14.929.000.000 16.000.000 - (3.189.281.375) 1.662.281.375 13.418.000.000 Machinery
Kendaraan 7.808.000.000 3.900.000 395.000.000 (1.998.889.400) 1.464.989.400 6.883.000.000 Vehicles
Perabot dan Furniture and
Peralatan 1.535.204.624 624.243.500 - - - 2.159.448.124 Fixtures
Total 429.555.204.624 3.731.302.050 395.000.000 (6.905.463.855) 18.870.405.305 444.856.448.124 Total
Akumulasi Accumulated
Penyusutan Depreciation
Bangunan - 1.717.293.080 - (1.717.293.080) - - Buildings
Mesin - 3.189.281.375 - (3.189.281.375) - - Machinery
Kendaraan - 2.141.722.733 142.833.333 (1.998.889.400) - - Vehicles
Perabot dan Furniture and
Peralatan 1.487.252.681 152.631.529 - - - 1.639.884.210 Fixtures
Total 1.487.252.681 7.200.928.717 142.833.333 (6.905.463.855) - 1.639.884.210 Total
Jumlah Tercatat 428.067.951.943 443.216.563.914 Carrying Value
39
Page 43
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
8. ASET TETAP - Lanjutan 8. FIXED ASSETS - Continued
Akumulasi penyusutan pada tanggal revaluasi telah The accumulated depreciation as of the revaluation date
dieliminasi dengan nilai tercatat bruto aset revaluasi yang has been eliminated against the gross carrying amount of
disajikan dalam eliminasi. the revalued assets presented in elimination.
Berdasarkan Akta Perikatan Jual Beli No. 36 tanggal Based on Deed on Sale and Purchase Agreement No. 36
29 November 2023 dari Notaris Erlin Mulyatriani, S.H., dated November 29, 2023 of Public Notary Erlin
Perusahaan melakukan pembelian bidang tanah yang Mulyatriani, S.H., the Company 40urchased land located
berlokasi di Jl. Raya Yogya-Solo, Desa Jombor, on Jl. Raya Yogya-Solo, Jombor Village, Ceper District,
Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten seluas 5.378 m² Klaten Regency covering an area of 5,378 m² with a
dengan harga transaksi Rp13.982.800.000. transaction price of Rp13,982,800,000.
Penambahan biaya perolehan tanah merupakan biaya Additional land acquisition costs are the costs of
perolehan hak atas tanah untuk tahun 2025 sebesar acquiring land rights in 2025 amounting to
Rp1.041.815.050. Rp1,041,815,050.
Pada tanggal 20 Januari 2025, Perusahaan melakukan On January 20, 2025, the Company purchases tobacco
pembelian mesin pengolahan tembakau dengan processing machine from Korber Technologies GmbH, a
Korber Technologies GmbH, pihak ketiga yang akan third party which expected to be completed on November,
selesai pada November 2027. Nilai transaksi sebesar 2027. The transaction value is amounting to
EUR4.374.500. Pembayaran akan dilakukan secara EUR4,374,500. The payments will be made in
bertahap dengan pembiayaan dari pinjaman pihak ketiga installments with financing through loan from third party
dan kas Perusahaan. and the Company’s cash.
Pada tanggal 20 Januari 2025, Perusahaan melakukan On January 20, 2025, the Company entered into sales
perjanjian kerjasama jual beli untuk pembelian dan and purchase agreement for the purchase and
instalasi mesin serta peralatan primary line dari PT installation of machine and primary line equipment from
Buana Multi Teknik, pihak ketiga yang akan selesai pada PT Buana Multi Teknik, a third party which expected to
Bulan Februari 2026. Nilai transaksi pembelian sebesar be completed on February, 2026. The transaction value
Rp40.000.000.000. Pembayaran akan dilakukan secara is amounting to Rp40,000,000,000. The payments will be
bertahap dengan pembiayaan dari pinjaman pihak ketiga made in installments with financing through loan from
dan kas Perusahaan. third party and the Company’s cash.
Beban penyusutan dialokasi sebagai berikut: Depreciation expenses are allocated as follows:
31 Maret /
March 31,
2026 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2025
Beban Pokok Penjualan 1.007.553.128 4.906.574.455 Cost of Goods Sold
Beban Usaha 595.790.313 2.294.354.262 Operating Expenses
Total 1.603.343.441 7.200.928.717 Total
Jumlah tercatat bruto dari aset tetap yang telah The total gross fixed assets which had been fully
disusutkan penuh dan masih digunakan hingga tanggal depreciated and were still being used until March 31,
31 Maret 2026 sebesar Rp1.446.783.359 (31 Desember 2026 amounted to Rp1,446,783,359 (December
2025: Rp1.987.092.452). 31,2025: Rp1,987,092,452).
Jumlah tercatat dari aset tetap dengan menggunakan The carrying value of fixed assets using the cost model
model biaya per 31 Maret 2026 adalah sebesar as Maret 31, 2026 amounted to Rp187,232,643,325
Rp187.232.643.325 (31 Desember 2025: (December 31, 2025: Rp187,877,411,134).
Rp187.877.411.134).
40
Page 44
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
8. ASET TETAP - Lanjutan 8. FIXED ASSETS - Continued
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, On March 31, 2026 and December 31,2025, fixed assets
aset tetap bangunan dan mesin telah diasuransikan building and machinery have been insured against other
terhadap risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan risks with the coverage amount of Rp75,000,000,000.
sebesar Rp75.000.000.000. Manajemen akan Management will adjust the insurance coverage that is
menyesuaikan nilai pertanggungan tersebut agar adequate to cover possible losses arising from such risks.
memadai untuk menutupi kemungkinan kerugian yang
timbul atas risiko yang dipertanggungkan.
Penilaian atas nilai wajar tanah, bangunan, mesin, dan The valuations of the fair values of land, buildings,
kendaraan dilakukan oleh KJPP Felix Sutandar dan machinery, and vehicles were performed by KJPP Felix
Rekan pada tanggal 31 Desember 2025 dalam Laporan Sutandar dan Rekan on December 31, 2025 in Reports
No. 00104/2.0072-00/PI/04/0022/1/II/2026 tanggal 6 No. 00104/2.0072-00/PI/04/0022/1/II/2026 dated
Februari 2026 dan Laporan No. 00105/2.0072- February 6, 2026 and No. 00105/2.0072-
00/PI/04/0022/1/II/2026 tanggal 6 Februari 2026 sebesar 00/PI/04/0022/1/II/2026 dated February 6, 2026
Rp442.697.000.000. Pendekatan penilaian amounting to Rp442,697,000,000. The valuation used
menggunakan pendekatan biaya dan pendekatan pasar the cost approach and market approach for the fair values
untuk nilai wajar tanah, bangunan, dan mesin dan untuk of land, buildings, and machinery and the market
kendaraan menggunakan pendekatan pasar. approach for the vehicles.
Penilaian atas nilai wajar tanah, bangunan, mesin, dan The valuations of the fair values of land, buildings,
kendaraan dilakukan oleh KJPP Felix Sutandar dan machinery, and vehicles were performed by KJPP Felix
Rekan pada tanggal 31 Desember 2024 dalam Laporan Sutandar dan Rekan on December 31, 2024 in Reports
No. 00064/2.0072-00/PI/04/0022/1/I/2025 tanggal 31 No. 00064/2.0072-00/PI/04/0022/1/I/2025 dated January
Januari 2025 dan Laporan No. 00077/2.0072- 31, 2025 and No. 00077/2.0072-00/PI/04/0022/1/II/2025
00/PI/04/0022/1/II/2025 tanggal 6 Februari 2025 sebesar dated February 6, 2025 amounting to
Rp428.020.000.000. Pendekatan penilaian Rp428,020,000,000. The valuation used the cost
menggunakan pendekatan biaya dan pendekatan pasar approach and market approach for the fair values of land,
untuk nilai wajar tanah, bangunan, dan mesin dan untuk buildings, and machinery and the market approach for the
kendaraan menggunakan pendekatan pasar. vehicles.
Tanah dan bangunan digunakan sebagai jaminan atas Land and buildings are used as collateral for credit
fasilitas kredit yang diperoleh dari PT Bank Woori facilities obtined from PT Bank Woori Saudara Indonesia
Saudara Indonesia 1906 Tbk (Catatan 11). 1906 Tbk (Note 11).
Berdasarkan hasil penelaahan manajemen, tidak Based on management’s evaluation, there were no
terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang events or changes in circumstances indicating any
mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada decline in the fixed assets value as of March 31, 2026
tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025. and December 31,2025.
9. UANG MUKA 9. ADVANCES
Saldo per 31 Maret 2026 merupakan uang muka The balance of March 31, 2026 represents advances for
pembelian aset tetap kepada Korber Technologies the purchase of fixed assets to Korber Technologies
GmbH dan PT Buana Multi Teknik masing-masing GmbH and PT Buana Multi Teknik amounting to
sebesar Rp12.703.909.685 dan Rp7.000.000.000. Rp12,703,909,685 and Rp7,000,000,000, respectively.
Saldo per 31 Desember 2025 merupakan uang muka The balance of December 31, 2025 represents advances
pembelian aset tetap kepada Korber Technologies for the purchase of fixed assets to Korber Technologies
GmbH dan PT Buana Multi Teknik masing-masing GmbH and PT Buana Multi Teknik amounting to
sebesar Rp10.537.180.938 dan Rp4.000.000.000. Rp10,537,180,938 and Rp4,000,000,000, respectively.
10. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN 10. CONSUMER FINANCING PAYABLES
Perusahaan melakukan perjanjian pembiayaan The Company entered into consumer financing loans
konsumen untuk pembelian kendaraan. agreements for the purchase of a vehicles.
41
Page 45
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
10. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN - Lanjutan 10. CONSUMER FINANCING PAYABLES – Continued
Perusahaan telah melakukan perjanjian pembiayaan The Company has entered into a financing agreement
dengan PT Dipo Star Finance atas 2 (dua) kendaraan with PT Dipo Star Finance for two Mitsubishi Fuso
Mitsubishi Fuso sebesar Rp1.312.940.836 dengan vehicles amounting to Rp1,312,940,836 for a 36-month
jangka waktu 36 bulan sejak tanggal 16 Januari 2023 term from January 16, 2023, to January 16, 2026.
sampai dengan 16 Januari 2026.
Perusahaan telah melakukan perjanjian pembiayaan The Company has entered into a financing agreement
dengan PT Dipo Star Finance atas kendaraan Toyota with PT Dipo Star Finance for Toyota Innova Zenix and
Innova Zenix dan Toyota Voxy masing-masing sebesar Toyota Voxy vehicles amounting to Rp462,477,750 and
Rp462.477.750 dan Rp407.612.250 dengan jangka Rp407,612,250, respectively, with a term of 24 months
waktu 24 bulan sejak tanggal from May 16, 2024, to March 16, 2026 for Toyota Innova
16 Mei 2024 sampai dengan 16 Maret 2026 untuk Toyota Zenix and April 16, 2026 for Toyota Voxy.
Innova Zenix dan 16 April 2026 untuk Toyota Voxy.
Rincian pembayaran angsuran di masa yang akan The details of future installment payments based on the
datang berdasarkan perjanjian pembiayaan konsumen consumer financing payables agreements are as follows:
sebagai berikut:
31 Maret /
March 31,
2026 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2025
PT BCA Finance 20.382.327 135.329.200 PT BCA Finance
PT Dipo Star Finance - 42.488.226 PT Dipo Star Finance
Total 20.382.327 177.817.426 Total
Dikurangi: Beban Keuangan (103.746) (1.870.902) Less: Financial Costs
Present Value of Consumer
Nilai Kini Pembiayaan Konsumen 20.278.581 175.946.524 Financing Loans
Bagian Jatuh Tempo dalam
Satu Tahun (20.278.581) (175.946.524) Current Maturities
Bagian Jangka Panjang - - Long-term Maturities
Pembayaran minimum pembiayaan konsumen di masa The minimum consumer financing payments based on
yang akan datang berdasarkan perjanjian pembiayaan the consumer financing agreements are as follows:
sebagai berikut:
31 Maret /
March 31,
2026 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2025
Tahun: Year:
2025 - - 2025
2026 20.382.327 177.817.426 2026
Total 20.382.327 177.817.426 Total
Dikurangi: Beban Keuangan (103.746) (1.870.902) Less: Financial Costs
Present Value of Consumer
Nilai Kini Pembiayaan Konsumen 20.278.581 175.946.524 Financing Loans
Bagian Jatuh Tempo dalam
Satu Tahun (20.278.581) (175.946.524) Current Maturities
Bagian Jangka Panjang - - Long-term Marturities
42
Page 46
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
11. UTANG BANK 11. BANK LOANS
Rinciannya sebagai berikut: The details are as follows:
31 Maret /
March 31,
2026 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2025
Jangka Pendek Short-term
PT Bank Woori Saudara PT Bank Woori Saudara
Indonesia 1906 Tbk 54.919.267.515 69.389.609.182 Indonesia 1906 Tbk
Jangka Panjang Long-term
PT Bank Woori Saudara PT Bank Woori Saudara
Indonesia 1906 Tbk 68.015.292.266 59.243.388.745 Indonesia 1906 Tbk
Bagian Jatuh Tempo dalam Satu
Tahun (24.579.052.585) (22.099.885.918) Current Maturities
Bagian Jangka Panjang 43.436.239.681 37.143.502.827 Long Term Maturities
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 44 tanggal 17 Based on Credit Agreement Deed No. 44 dated February
Februari 2022 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., 17, 2022 of Public Notary Adeline Wijaya, S.H., M.Kn.,
dan telah diperbarui dengan Akta Perjanjian Kredit No. which has been amended by Credit Agreement Deed No.
45 tanggal 17 Februari 2023 dari Notaris yang sama, 45 dated February 17, 2023, the Company obtained a
Perusahaan memeroleh fasilitas pembiayaan umum dari general financing facility from PT Bank Woori Saudara
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk yang akan Indonesia 1906 Tbk with a credit limit amounting to
digunakan untuk tambahan modal kerja dengan plafond Rp20,000,000,000 to be used for additional working
sebesar Rp20.000.000.000. Fasilitas ini jatuh tempo capital. This facility will mature on February 18, 2027. The
pada 18 Februari 2027. Tingkat bunga per tahun yang annual interest is charged at 9.25%. The outstanding
dibebankan sebesar 9,25%. Saldo terutang per 31 Maret balance as of March 31, 2026 and December 31,2025
2026 dan 31 Desember 2025 sebesar Rp3.666.666.667 amounted to Rp3,666,666,667 and Rp4,666,666,667.
dan Rp4.666.666.667.
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 2 tanggal 5 Juli Based on Credit Agreement Deed No. 2 dated July 5,
2022 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., 2022 of Public Notary Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., the
Perusahaan memeroleh fasilitas pembiayaan umum dari Company obtained a general financing facility from PT
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk yang akan Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk with a credit
digunakan untuk modal kerja dengan nilai plafond limit amounting to Rp 15,000,000,000 to be used for
sebesar Rp 15.000.000.000. Fasilitas ini jatuh tempo working capital. This facility will mature on July 5, 2026.
pada 5 Juli 2026. Tingkat bunga per tahun yang The annual interest is charged at 9.25 The outstanding
dibebankan sebesar 9,25%. Saldo terutang per 31 Maret balance as of March 31, 2026 and December 31,2025
2026 dan 31 Desember 2025 sebesar Rp1.250.000.000 amounted to Rp1,250,000,000 and Rp2,187,500,000.
dan Rp2.187.500.000.
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 34 tanggal 19 Based on Credit Agreement Deed No. 34 dated February
Februari 2024 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., 19, 2024 of Public Notary Adeline Wijaya, S.H., M.Kn.,
Perusahaan memeroleh fasilitas pembiayaan umum dari the Company obtained a general financing facility from
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk yang akan PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk with a credit
digunakan untuk tambahan modal kerja dengan nilai limit amounting to Rp40,000,000,000 to be used for
plafond sebesar Rp40.000.000.000. Fasilitas ini jatuh additional working capital. This facility will mature on
tempo pada 19 Februari 2029. Tingkat bunga per tahun February 19, 2029. The annual interest is charged at 9%.
yang dibebankan sebesar 9%. Saldo terutang per 31 The outstanding balance as of March 31, 2026 and
Maret 2026 dan 31 Desember 2025 sebesar December 31,2025 amounted to Rp23,481,638,420 and
Rp23.481.638.420 dan Rp25.494.350.282. Rp25,494,350,282.
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 2 tanggal 2 Based on Credit Agreement Deed No. 2 dated October 2,
Oktober 2024 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., 2024 of Public Notary Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., the
Perusahaan memeroleh fasilitas pembiayaan umum dari Company obtained a general financing facility from PT
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk yang akan Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk with a credit
digunakan untuk tambahan modal kerja dengan nilai limit amounting to Rp25,000,000,000 to be used for
plafond sebesar Rp25.000.000.000. Fasilitas ini jatuh additional working capital. This facility will mature on
tempo pada 2 Februari 2029. Tingkat bunga per tahun February 2, 2029. The outstanding balance as of March
yang dibebankan sebesar 9%. Saldo terutang per 31 31, 2026 and December 31,2025 amounted to
Maret 2026 dan 31 Desember 2025 sebesar Rp17,096,153,846 and Rp18,561,538,462.
Rp17.096.153.846 dan Rp18.561.538.462.
43
Page 47
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
11. UTANG BANK - Lanjutan 11. BANK LOANS - Continued
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk - PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk -
Lanjutan Continued
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 2 tanggal 19 Based on Credit Agreement Deed No. 2 dated February
Februari 2019 dari Notaris Maya Hasanah, S.H., M.Kn. 19, 2019 of Public Notary Maya Hasanah, S.H., M.Kn
yang telah diperpanjang dengan Akta Perjanjian Kredit which has been extended with Credit Agreement Deed
No. 43 tanggal 17 Februari 2025 dari Notaris Adeline No. 43 dated February 17,2025 of Notary Adeline Wijaya,
Wijaya, S.H., M.Kn., yang memperpanjang Akta S.H., M.Kn., which extended the Credit Agreement Deed
Perjanjian Kredit No. 35 tanggal 19 Februari 2024 dari No. 35 dated February 19, 2024 of Public Notary Adeline
Notaris Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., Perusahaan Wijaya, S.H., M.Kn., the Company obtained an overdraft
memeroleh fasilitas pinjaman rekening koran dari PT credit facility from PT Bank Woori Saudara Indonesia
Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk yang akan 1906 Tbk with a maximum limit amounting to
digunakan untuk tambahan modal kerja dengan limit Rp70,000,000,000 to be used for additional working
maksimal Rp70.000.000.000. Fasilitas ini jatuh tempo capital. This facility will mature on February 16, 2026. The
pada 16 Februari 2026. Tingkat bunga per tahun yang annual interest is charged at 8.75%.
dibebankan sebesar 8,75%.
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 41 tanggal 13 Based on Credit Agreement Deed No. 41 dated February
Februari 2026 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., 13, 2026 of Notary Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., which
yang memperpanjang Akta Perjanjian Kredit No. 43 extended the Credit Agreement Deed No. 43 dated
tanggal 17 Februari 2025 dari Notaris yang sama, February 17, 2025 of the same Public Notary, the
Perusahaan memeroleh fasilitas pinjaman rekening Company obtained an overdraft credit facility from PT
koran dari PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk with a
yang akan digunakan untuk tambahan modal kerja maximum limit amounting to Rp55,000,000,000 to be
dengan limit maksimal Rp55.000.000.000. Fasilitas ini used for additional working capital. This facility will
jatuh tempo pada 12 Februari 2027. Tingkat bunga per mature on February 12, 2027. The annual interest is
tahun yang dibebankan sebesar 8,75%. charged at 8.75%.
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 26 tanggal 17 Based on Credit Agreement Deed No. 26 dated February
Februari 2020 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., M.Kn., 17, 2020 of Public Notary Adeline Wijaya, S.H., M.Kn.,
dan telah diperbarui dengan Akta Perjanjian Kredit No. which has been amended by Credit Agreement Deed No.
44 tanggal 17 Februari 2023 dari Notaris yang sama, 44 dated February 17, 2023 of the same Public Notary,
Perusahaan memeroleh fasilitas pembiayaan umum dari the Company obtained a general financing facility from
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk yang akan PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk with a credit
digunakan untuk tambahan modal kerja dengan nilai limit amounting to Rp43,400,000,000 to be used for
plafond Rp43.400.000.000. Fasilitas ini jatuh tempo pada additional working capital. This facility will mature on
17 Februari 2025. Tingkat bunga per tahun yang February 17, 2025. The annual interest is charged at
dibebankan sebesar 9,25%. Fasilitas ini telah dilunasi 9.25%. This facility was settled by the Company in
Perusahaan pada bulan Februari 2025. February 2025.
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 44 tanggal Based on Credit Agreement Deed No. 44 dated February
17 Februari 2025 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., 17, 2025 of Public Notary Adeline Wijaya, S.H., M.Kn.,
M.Kn., Perusahaan memeroleh fasilitas pembiayaan the Company obtained a general financing facility from
umum dari PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk with a credit
yang akan digunakan untuk tambahan modal kerja limit amounting to Rp10,000,000,000 to be used for
dengan nilai plafond sebesar Rp10.000.000.000. additional working capital. This facility will mature on
Fasilitas ini jatuh tempo pada February 17, 2030. The annual interest is charged at
17 Februari 2030. Tingkat bunga per tahun yang 8.75%. The outstanding balance as of March 31, 2026
dibebankan sebesar 8,75%. Saldo terutang per 31 Maret and December 31,2025 amounted to Rp7,833,333,333
2026 dan 31 Desember 2025 sebesar and Rp8,333,333,333.
Rp.7.833.333.333 dan Rp8.333.333.333.
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 42 tanggal Based on Credit Agreement Deed No. 42 dated February
13 Februari 2026 dari Notaris Adeline Wijaya, S.H., 13, 2026 of Public Notary Adeline Wijaya, S.H., M.Kn.,
M.Kn., Perusahaan memeroleh fasilitas pembiayaan the Company obtained a general financing facility from
umum dari PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk with a credit
yang akan digunakan untuk tambahan modal kerja limit amounting to Rp15,000,000,000 to be used for
dengan nilai plafond sebesar Rp15.000.000.000. additional working capital. This facility will mature on
Fasilitas ini jatuh tempo pada February 13, 2030. The annual interest is charged at
13 Februari 2030. Tingkat bunga per tahun yang 8.75%. The outstanding balance as of March 31, 2026
dibebankan sebesar 8,75%. Saldo terutang per 31 Maret amounted to Rp14,687,500,000.
2026 sebesarRp14.687.500.000.
44
Page 48
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
11. UTANG BANK - Lanjutan 11. BANK LOANS - Continued
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk - PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk -
Lanjutan Continued
Fasilitas kredit tersebut dijamin dengan: The credit facilities are secured with:
a. Sebidang tanah berikut segala sesuatu yang berdiri di a. A plot of 6,720 m² land along with everything thereon
atasnya termasuk bangunan, baik yang telah ada including the building, existing and to exist which
maupun yang akan ada yang menurut sifat dan according to its nature and purpose is an integral part
peruntukannya merupakan satu kesatuan dengan of the plot of land, with Right to Build Title (HGB)
bidang tanah tersebut, dengan Hak Guna Bangunan No. 195/Kelurahan Purwantoro located at Jalan
(HGB) No. 195/Kelurahan Purwantoro seluas 6.720 Letnan Jenderal S. Parman No. 92, Malang and
m² yang terletak di Jalan Letnan Jenderal S. Parman registered on behalf of the Company.
No. 92, Malang dan terdaftar atas nama Perusahaan.
b. Sebidang tanah berikut segala sesuatu yang berdiri di b. A plot of 9,940 m² land along with everything thereon
atasnya termasuk bangunan, baik yang telah ada including the building, existing and to exist which
maupun yang akan ada yang menurut sifat dan according to its nature and purpose is an integral part
peruntukannya merupakan satu kesatuan dengan of the plot of land, with HGB No. 297/Kelurahan
bidang tanah tersebut, dengan HGB No. Purwantoro located at Jalan Letnan Jenderal S.
297/Kelurahan Purwantoro seluas 9.940 m² yang Parman No. 92, Malang and registered on behalf of
terletak di Jalan Letnan Jenderal S. Parman the Company.
No. 92, Malang dan terdaftar atas nama Perusahaan.
c. Jaminan pribadi Djonny Saksono. c. Personal guarantee from Djonny Saksono.
Perusahaan juga dibatasi dalam beberapa hal, antara The Company is also restricted in several matters, among
lain: others:
- Mengagunkan jaminan yang telah dijaminkan kepada - Pledge collateral that has been pledged to other
pihak lain; parties;
- Mengajukan permohonan pailit secara sendiri kepada - File a bankruptcy application by itself to the
Pengadilan Niaga; Commercial Court;
- Perusahaan tidak diperkenankan untuk melakukan - The Company is not permitted to conduct, among
antara lain, namun tidak terbatas pada hal-hal others, but not limited to the following matters, by
dibawah ini dengan terlebih dahulu mendapatkan obtaining prior written approval:
persetujuan tertulis:
a. Mengikatkan diri sebagai penjamin terhadap a. Bind itself as a guarantor for other parties.
pihak lain.
b. Menerima pinjaman baru dari kreditur lain atau b. Receive new loans from other creditors or other
lembaga keuangan lainnya, kecuali transaksi financial institutions, except the usual trade
dagang yang lazim dan fasilitas bank lain yang transactions and other bank facilities that already
sudah ada saat ini. exist today.
c. Melakukan investasi jangka panjang dalam c. Make long-term investments in bonds and shares
bentuk obligasi dan saham yang belum likuid yang that are not liquid traded on the stock exchange
diperdagangkan di bursa saham tanpa without the knowledge of the bank.
sepengetahuan dari pihak bank.
- Perusahaan wajib menjaga rasio keuangan (financial - The Company is required to maintain a financial
covenant), yaitu penjualan tahun 2026 meningkat covenant, whereby the Company’s sales in 2026
minimal 4% dari penjualan tahun 2025, jika financial must increase by at least 4% compared to the sales
covenant tidak dapat terpenuhi, maka pada saat in 2025. If the financial covenant cannot be fulfilled,
perpanjangan fasilitas akan disesuaikan dengan nilai the extension of the credit facility will be adjusted
likuidasi jaminan, berdasarkan ketentuan Bank. based on the liquidation value of the collateral in
accordance with the Bank’s applicable provisions.
Pada periode tiga bulan tahun 2026, penjualan In three month periods in 2026, the Company's sales
Perusahaan mengalami penurunan sebesar experienced a decrease of Rp1,898,617,014 or
Rp1.898.617.014 atau 2,76% dibanding penjualan 2.76% compared to sales in 2025.
tahun 2025.
45
Page 49
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
11. UTANG BANK - Lanjutan 11. BANK LOANS - Continued
Atas hal tersebut pihak bank telah menerbitkan SPPK In relation to this matter, the Bank issued the SPPK
No. 992/ SPPK.KC.MLG/II/2026, tanggal 13 Februari No. 992/SPPK.KC.MLG/II/2026 dated February 13,
2026, Perihal Surat Prinsip Persertujuan Kredit, yang 2026. Through this letter, the Bank agreed to grant a
mana pihak Bank telah menyetujui untuk memberikan reduction and extension of the loan facility with
penurunan dan perpanjangan fasilitas pinjaman adjustments in accordance with the Bank’s applicable
dengan penyesuaian berdasarkan ketentuan Bank. terms and conditions.
12. ASET HAK-GUNA DAN LIABILITAS SEWA 12. RIGHT-OF-USE ASSET AND LEASE LIABILITIES
Rinciannya sebagai berikut: The details are as follows:
31 Maret 2026/ March 31, 2026 (Tidak Diaudit/ Unaudited )
Saldo Awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Saldo Akhir/
Balance Additions Deductions Ending Balance
Biaya Perolehan At Cost
Bangunan 5.004.274.062 - - 5.004.274.062 Building
Akumulasi Accumulated
Penyusutan Depreciation
Bangunan 2.502.137.032 625.534.262 - 3.127.671.294 Building
Jumlah Tercatat 2.502.137.030 1.876.602.768 Carrying Value
31 Desember 2025/ December 31, 2025
Saldo Awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Saldo Akhir/
Balance Additions Deductions Ending Balance
Biaya Perolehan At Cost
Bangunan 5.004.274.062 - - 5.004.274.062 Building
Akumulasi Accumulated
Penyusutan Depreciation
Bangunan - 2.502.137.032 - 2.502.137.032 Building
Jumlah Tercatat 5.004.274.062 2.502.137.030 Carrying Value
Jumlah liabilitas sewa sebagai berikut: The total lease liabilities are as follows:
31 Maret/
March 31,
2026 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2025
Saldo Awal 2.579.699.372 5.004.274.062 Beginning Balance
Penambahan - - Additions
Penambahan Bunga 29.995.303 215.425.310 Additional of Interest
Pembayaran (660.000.000) (2.640.000.000) Payment
Saldo Akhir 1.949.694.675 2.579.699.372 Ending Balance
Saldo Jangka Pendek (1.949.694.675) (2.579.699.372) Current Maturities
Saldo Jangka Panjang - - Long-term Maturities
46
Page 50
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
12. ASET HAK-GUNA DAN LIABILITAS SEWA - Lanjutan 12. RIGHT-OF-USE ASSET AND LEASE LIABILITIES -
Continued
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan The amount recognized in the statement of profit or loss
penghasilan komprehensif lain untuk periode tiga bulan and other comprehensive income for the three month
tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 sebagai period ended March 31, 2026 and December 31, 2025
berikut: are as follows:
31 Maret/
March 31,
2026 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2025
Beban Penyusutan - Aset Hak Depreciation Expense - Right-of-
Guna 625.534.262 2.502.137.032 Use Asset
Interest Expense - Lease
Beban Bunga - Liabilitas Sewa 29.995.303 215.425.310 Liabilities
Total 655.529.565 2.717.562.342 Total
Perusahaan melakukan perjanjian sewa gudang yang The Company entered into a warehouse rental
terletak di Klaten, Jawa Tengah seluas 11.000 m² kepada agreement which located at Klaten, Central Java
Djonny Saksono, Direktur Utama Perusahaan untuk covering an area of 11,000 m² with Djonny Saksono, the
jangka waktu 2 tahun dan telah diperpanjang untuk Company’s President Director, for a period of 2 years and
jangka waktu 2 tahun. has been extended for a period of 2 years.
Pada tanggal 3 Januari 2025, Perusahaan melakukan On January 3, 2025, the Company entered into an
perpanjangan perjanjian sewa gudang yang terletak di extension of rental agreement on a warehouse located at
Klaten, Jawa Tengah seluas 11.000 m² kepada Djonny Klaten, Central Java covering an area of 11.000 m² with
Saksono, Direktur Utama Perusahaan untuk jangka Djonny Saksono, the Company’s President Director, for a
waktu 2 tahun, yang akan berakhir pada tanggal 3 period of 2 years, expiring on January 3, 2027 amounting
Januari 2027 sebesar Rp220.000.000 per bulan. to Rp220,000,000 per month.
13. UTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA 13. TRADE PAYABLES TO THIRD PARTIES
Rincian utang usaha sebagai berikut: The details of trade payables are as follows:
31 Maret/
March 31,
2026 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2025
Petani Tembakau 21.189.852.420 32.189.349.018 Petani Tembakau
PT Gracia Optima Masterpro 1.241.004.480 478.187.101 PT Gracia Optima Masterpro
PT Sarianugerah Semesta 926.006.400 926.006.400 PT Sarianugerah Semesta
PT Santoso Jawi Abadi 715.348.890 371.025.543 PT Santoso Jawi Abadi
PT Panverta Cakrakencana 577.222.200 125.671.703 PT Panverta Cakrakencana
PT Hannovi Tiga Jaya - 509.200.613 PT Hannovi Tiga Jaya
Lain-lain (Saldo masing-masing Others (Accounts with balances
di bawah Rp 500.000.000) 1.585.927.267 1.284.025.094 below Rp 500,000,000, each)
Total 26.235.361.657 35.883.465.472 Total
Seluruh utang usaha dalam mata uang Rupiah. All of trade payables were in Rupiah.
47
Page 51
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
13. UTANG USAHA KEPADA PIHAK KETIGA - Lanjutan 13. TRADE PAYABLES TO THIRD PARTIES - Continued
Rincian utang usaha berdasarkan umur sejak tanggal The details of trade payables by age category are as
jatuh tempo pembayarannya sebagai berikut: follows:
31 Maret/
March 31,
2026 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2025
Belum Jatuh Tempo - - Not Yet Due
Lewat Jatuh Tempo Over Due
1 - 30 Hari 17.438.449.811 27.513.423.962 1 - 30 Days
30 - 60 Hari 8.796.911.846 8.370.041.510 30 - 60 Days
60 - 90 Hari - - 60 - 90 Days
Lebih dari 90 Hari - - Over 90 Days
Total 26.235.361.657 35.883.465.472 Total
14. PERPAJAKAN 14. TAXATION
a. Utang Pajak a. Taxes Payable
31 Maret/
March 31,
2026 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2025
Utang Pajak Taxes Payable
Pajak Penghasilan Pasal 21 107.621.494 82.636.470 Income Tax Article 21
Pajak Penghasilan Pasal 22 3.492.190 37.455.285 Income Tax Article 22
Pajak Penghasilan Pasal 23 1.804.382 7.952.927 Income Tax Article 23
Pajak Penghasilan Pasal 25 645.234.298 555.134.298 Income Tax Article 25
Pajak Penghasilan Pasal 29 1.945.470.371 1.894.545.765 Income Tax Article 29
Pajak Penghasilan Pasal 4 (2) 64.013.200 66.584.533 Income Tax Article 4 (2)
Pajak Pertambahan Nilai 1.999.464.932 735.203.559 Value Added Tax
Total 4.767.100.867 3.379.512.837 Total
Perusahaan telah melakukan pembayaran pajak The Company has already paid the Annual Corporate
penghasilan pasal 29 yang terutang sebesar Income Tax article 29 amounted to Rp1.894.545.765
Rp1.894.545.765 pada tanggal 24 April 2026. on April 24, 2026. Other tax obligations, if any, will be
Kewajiban perpajakan lainnya, jika ada, akan settled when they fall due.
diselesaikan pada saat jatuh tempo.
b. Pajak Penghasilan Badan b. Corporate Income Tax
Rinciannya sebagai berikut: The details are as follows:
2026 2025
(3 Bulan/ Months ) (3 Bulan/ Months )
(Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Unaudited) Unaudited)
Pajak Kini (1.986.627.500) (1.367.624.940) Current Tax
Pajak Tangguhan 43.280.836 50.585.422 Deferred Tax
Total (1.943.346.664) (1.317.039.518) Total
48
Page 52
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
14. PERPAJAKAN - Lanjutan 14. TAXATION - Continued
b. Pajak Penghasilan Badan - Lanjutan b. Corporate Income Tax - Continued
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak dengan laba The reconciliation between income before tax and
kena pajak adalah sebagai berikut: taxable income is as follows:
2026 2025
(3 Bulan/ Months ) (3 Bulan/ Months )
(Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Unaudited) Unaudited)
Laba sebelum Pajak 5.044.065.595 4.440.203.994 Income before Tax
Beda Waktu: Temporary Differences:
Cadangan Imbalan Kerja 196.731.075 229.933.735 Provision for Employee Benefits
Pembayaran Imbalan Kerja - - Employee Benefits Payment
Jumlah Beda Waktu 196.731.075 229.933.735 Total Temporary Differences
Beda Tetap: Permanent Difference:
Beban yang Tidak Bisa
Dikurangkan 3.789.329.189 1.546.339.956 Undeductible Expenses
Laba Fiskal 9.030.125.859 6.216.477.685 Taxable Income
Dibulatkan 9.030.125.000 6.216.477.000 Rounded-off
Pajak Penghasilan (22%) 1.986.627.500 1.367.624.940 Income Tax (22%)
Pajak Dibayar di Muka: Prepaid Taxes:
Pajak Penghasilan Pasal 25 (1.935.702.894) (1.058.886.607) Income Tax Article 25
Pajak Penghasilan Pasal 29 50.924.606 308.738.333 Income Tax Article 29
Berdasarkan Undang-undang Perpajakan yang Under the taxation laws in Indonesia, the Company
berlaku di Indonesia, Perusahaan menghitung, submits tax returns on the basis of self assessment.
menetapkan dan membayar sendiri besarnya jumlah The Directorate General of Taxes may assess or
pajak yang terutang. Direktorat Jenderal Pajak dapat amend taxes within five years of the time of the tax
menetapkan atau mengubah kewajiban pajak dalam becomes due.
batas waktu lima tahun sejak saat terutangnya pajak.
c. Pajak Tangguhan c. Deferred Tax
2 0 2 6 (3 Bulan/ Months ) (Tidak Diaudit/ Unaudited )
Diakui dalam
Penghasilan
Komprehensif
Lain/
Dibebankan Recognized in
1 Januari/ ke Laba Rugi/ Other 31 Maret/
January 1, Charged to Comprehensive March 31,
2026 Profit or Loss Income 2026
Imbalan Employee
Kerja 993.134.192 43.280.836 (2.410.843) 1.034.004.185 Benefits
49
Page 53
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
14. PERPAJAKAN - Lanjutan 14. TAXATION - Continued
c. Pajak Tangguhan - Lanjutan c. Deferred Tax - Continued
2 0 2 5 (3 Bulan/ Months ) (Tidak Diaudit/ Unaudited )
Diakui dalam
Penghasilan
Komprehensif
Lain/
Dibebankan Recognized in
1 Januari/ ke Laba Rugi/ Other 31 Maret/
January 1, Charged to Comprehensive March 31,
2025 Profit or Loss Income 2025
Imbalan Employee
Kerja 1.086.134.362 50.585.422 (1.614.044) 1.135.105.740 Benefits
d. Rekonsiliasi Pajak Penghasilan Badan d. Corporate Income Tax Reconciliation
Rekonsiliasi antara beban pajak dan hasil perkalian The reconciliation between the tax expense and the
laba sebelum pajak dengan tarif pajak yang berlaku amounts computed by applying the prevailing tax rate
adalah sebagai berikut: to income before tax is as follows:
2026 2025
(3 Bulan/ Months ) (3 Bulan/ Months )
(Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Unaudited) Unaudited)
Laba sebelum Pajak 5.044.065.595 4.440.203.994 Income before Tax
Beban Pajak sesuai Tarif Pajak Tax Expense based on Prevailing
yang Berlaku 1.109.694.431 976.844.879 Tax Rates
Pengaruh Pajak atas: Tax Effects on:
Beda Permanen 833.652.233 340.194.639 Permanent Differences
Total Beban Pajak 1.943.346.664 1.317.039.518 Total Tax Expense
15. LIABILITAS IMBALAN KERJA 15. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang Perusahaan Long-term employee benefits liabilities of the Company
hanya berhubungan dengan liabilitas imbalan are related only to post-employment benefits liabilities.
pascakerja. Imbalan ini tidak didanakan. These benefits are not funded.
Perusahaan menghitung dan mencatat liabilitas imbalan The Company calculates and records post-employment
pascakerja untuk semua karyawan tetap sesuai dengan benefits liabilities for all its permanent employees in
Undang-Undang Cipta Kerja No. 6 tahun 2023 untuk accordance with Job Creation Law No. 6 of 2023 for the
tahun 2025 dan 2024. Liabilitas imbalan kerja ditentukan year 2025 and 2024. The provision for employee benefits
berdasarkan perhitungan aktuaria independen Kantor is based on the calculation of an independent actuary,
Konsultan Aktuaria Indra Catarya Situmeang dan Rekan Kantor Konsultan Aktuaria Indra Catarya Situmeang dan
dalam Laporan No. 038/LA-IK/KKAICS/II-2026 tanggal 9 Rekan in Report No. 038/LA-IK/KKAICS/II-2026 dated
Februari 2026 untuk tahun 2025 dan No. 012/LA- February 9, 2026 for the year 2025 and Report No.
IK/KKAICS/I-2025 tanggal 24 Januari 2025 untuk tahun 012/LA- IK/KKAICS/I-2025 dated January 24, 2025 for
2024. Pada tahun 2026 dan 2025, jumlah karyawan tetap the year 2024. There were 237 and 270 employees
yang berhak masing-masing sebanyak 237 orang dan entitled to such benefits in 2026 and 2025, respectively.
270 orang.
50
Page 54
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
15. LIABILITAS IMBALAN KERJA - Lanjutan 15. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES - Continued
Asumsi yang digunakan untuk menghitung liabilitas The assumptions used in determining the employee
imbalan kerja pada tanggal laporan posisi keuangan benefits liabilities at the statement of financial position
adalah sebagai berikut: dates are as follows:
31 Maret/
March 31, 31 Desember/
2026 December 31,
(Tidak Diaudit/ Unaudited ) 2025
Usia Pensiun Normal : 58 Tahun/Years 58 Tahun/Years Normal Pension Age
Tingkat Kenaikan Gaji Annual Salary
per Tahun : 7,00% 7,00% Increment Rate
Tingkat Bunga Aktuaria Annual Actuarial
per Tahun : 7,14% 7,14% Interest Rate
Tingkat Mortalita : Tabel Mortalita Indonesia IV Tahun Tabel Mortalita Indonesia IV Tahun Mortality Rate
2019/ 2019/
Indonesian Mortality Table IV Year Indonesian Mortality Table IV Year
2019 2019
Tingkat Cacat : 1% dari tingkat mortalita/ 1% dari tingkat mortalita/ Disability Rate
1% of mortality rate 1% of mortality rate
Tingkat Pengunduran Diri : 0% - 1% 0% - 1% Resignation Rate
Metode Penilaian : Proyeksi Kredit Unit/ Proyeksi Kredit Unit/ Valuation Method
Projected Unit Credit Projected Unit Credit
Mutasi saldo liabilitas imbalan kerja sebagai berikut: The changes in employee benefits liabilities are as
follows:
March 31,
2025 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2025
Saldo Awal 4.514.246.330 4.936.974.377 Beginning Balance
Cadangan Tahun Berjalan 196.731.075 633.769.445 Provision for the Year
Pembayaran Imbalan Kerja - (1.856.630.146) Payment for Employee Benefits
Rugi (Laba) Aktuarial Imbalan Actuarial Loss (Gain) on post
Pasca Kerja diakui dalam employment benefits recognized
Penghasilan Komprehensif Lain (10.956.739) 800.132.654 in Other Comprehensive Income
Saldo Akhir 4.700.020.666 4.514.246.330 Ending Balance
Rincian cadangan imbalan kerja sebagai berikut: The details of the provision for employee benefits are as
follows:
31 Maret /
March 31,
2026 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2025
Biaya Jasa Kini 126.083.120 450.053.680 Current Service Cost
Biaya Bunga 70.647.955 286.218.274 Interest Cost
Biaya Jasa Lalu - (102.502.509) Past Service Cost
Cadangan Kelebihan Pembayaran - - Provision for Excess Payment
Total 196.731.075 633.769.445 Total
Beban imbalan kerja disajikan dalam akun Beban Usaha Provision for employee benefits is presented in Operating
(Catatan 20). Expenses account (Note 20).
51
Page 55
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
15. LIABILITAS IMBALAN KERJA JANGKA PANJANG - 15. LONG-TERM EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES -
Lanjutan Continued
Manajemen telah menelaah asumsi yang digunakan dan Management has reviewed the assumptions used and
berpendapat bahwa asumsi tersebut sudah memadai. believes that such assumptions are adequate.
Manajemen berkeyakinan bahwa liabilitas imbalan kerja Management believes that the employee benefits
tersebut telah memadai untuk menutupi liabilitas imbalan liabilities are adequate to cover the Company’s employee
kerja Perusahaan. benefits liabilities.
16. MODAL SAHAM 16. CAPITAL STOCK
Berdasarkan Laporan dari Biro Administrasi Efek PT Based on the Report from Stock Administration Bureau
Adimitra Jasa Korpora, susunan pemegang saham per PT Adimitra Jasa Korpora, the composition of
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: stockholders as of December 31, 2025 and 2024 are as
follows:
31 Maret 2026/ March 31, 2026 (Tidak Diaudit/ Unaudited )
Modal Ditempatkan dan Disetor/
Subscribed and Fully Paid Capital
Persentase
Kepemilikan/
Jumlah Saham/ Percentage of
Pemegang Saham Total Shares Ownership Total/Total Stockholders
Djonny Saksono 644.230.200 68,48 % 32.211.510.000 Djonny Saksono
PT Anugerah Investindo PT Anugerah Investindo
Nusantara 66.000.000 7,02 % 3.300.000.000 Nusantara
Masyarakat 230.489.800 24,50 % 11.524.490.000 Public
Total 940.720.000 100,00 % 47.036.000.000 Total
31 Desember 2025/ December 31, 2025
Modal Ditempatkan dan Disetor/
Subscribed and Fully Paid Capital
Persentase
Kepemilikan/
Jumlah Saham/ Percentage of
Pemegang Saham Total Shares Ownership Total/Total Stockholders
Djonny Saksono 642.595.500 67,67 % 32.129.775.000 Djonny Saksono
PT Anugerah Investindo PT Anugerah Investindo
Nusantara 66.000.000 7,02 % 3.300.000.000 Nusantara
Masyarakat 232.124.500 25,31 % 11.606.225.000 Public
Total 940.720.000 100,00 % 47.036.000.000 Total
17. TAMBAHAN MODAL DISETOR 17. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL
Rincian per 31 Maret 2026 dan 2025 adalah sebagai The details as of Maret 31, 2026 and 2025 are as follows:
berikut:
Penawaran Umum Perdana 46.316.140.000 Initial Public Offering
Biaya Emisi Saham (8.410.000.000) Share Issuance Cost
Total - Neto 37.906.140.000 Total - Net
52
Page 56
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
18. PENJUALAN 18. SALES
2026 2025
(3 Bulan/ Months ) (3 Bulan/ Months )
(Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Unaudited) Unaudited)
Lokal 67.504.493.018 69.568.652.650 Local
Ekspor 473.761.705 411.048.337 Export
Retur dan Diskon (1.069.621.750) (1.172.451.000) Returns and Discounts
Total 66.908.632.973 68.807.249.987 Total
Pada tahun 2026 dan 2025, tidak ada penjualan kepada In 2026 and 2025, there were no sales to related parties.
pihak berelasi.
Rincian pelanggan dengan nilai penjualan neto melebihi The details of customers whose net sales value
10% dari total penjualan neto sebagai berikut: exceeded 10% of the total sales are as follows:
2026 2025
(3 Bulan/ Months) (3 Bulan/ Months)
(Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Unaudited) Unaudited)
Rp % Rp %
PD Setia Mandiri 8.894.090.000 13,29% 7.396.209.983 10,75% PD Setia Mandiri
CV Faromas Timor CV Faromas Timor
Distribution 8.764.200.000 13,10% 7.081.354.679 10,29% Distribution
CV Citra Prima Distributor 8.014.061.250 11,98% 7.909.713.000 11,49% CV Citra Prima Distributor
CV Sinergi Padi 6.246.386.250 9,34% 7.607.642.000 11,05% CV Sinergi Padi
Total 31.918.737.500 47,71% 29.994.919.662 43,58% Total
19. BEBAN POKOK PENJUALAN 19. COST OF GOODS SOLD
Rinciannya sebagai berikut: The details are as follows:
2026 2025
(3 Bulan/ Months ) (3 Bulan/ Months )
(Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Unaudited) Unaudited)
Bahan Baku Awal 154.971.341.521 169.802.693.062 Raw Materials, Beginning
Pembelian Neto 16.028.974.271 34.486.918.065 Net Purchases
Bahan Baku Akhir (135.923.714.806) (168.850.611.886) Raw Materials, Ending
Bahan Baku yang Digunakan 35.076.600.986 35.438.999.241 Raw Materials Used
Upah Langsung 6.685.688.531 6.909.390.271 Direct Labor
Biaya Produksi Tidak Langsung 3.701.000.391 4.513.179.669 Factory Overhead Cost
Biaya Produksi 45.463.289.908 46.861.569.181 Production Cost
Persediaan Awal Barang dalam
Proses 9.345.512.316 12.699.539.329 Work in Process, Beginning
Persediaan Akhir Barang dalam
Proses (11.087.576.696) (12.652.701.259) Work in Process, Ending
Biaya Pokok Produksi 43.721.225.528 46.908.407.251 Cost of Goods Manufactured
Pita Cukai 5.785.237.550 6.984.616.506 Excise Tapes
Persediaan Awal Barang Jadi 3.240.473.745 65.367.937 Finished Goods, Beginning
Persediaan Akhir Barang Jadi (1.481.283.130) (890.868.487) Finished Goods, Ending
Beban Pokok Penjualan 51.265.653.693 53.067.523.207 Cost of Goods Sold
Seluruh pembelian dilakukan dengan pihak ketiga. All purchases were made with third parties.
53
Page 57
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
19. BEBAN POKOK PENJUALAN - Lanjutan 19. COST OF GOODS SOLD - Continued
Rincian biaya produksi tidak langsung sebagai berikut: The details of factory overhead cost are as follows:
2026 2025
(3 Bulan/ Months ) (3 Bulan/ Months )
(Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Unaudited) Unaudited)
Bahan Pembantu 1.865.957.106 2.440.917.319 Indirect Materials
Penyusutan 1.007.553.128 1.214.623.119 Depreciation
BPJS 710.168.666 714.929.217 BPJS
Listrik dan Air 62.172.142 71.378.000 Electricity and Water
Perbaikan dan Pemeliharaan 47.100.000 60.254.106 Repairs and Maintenance
Lain-lain 8.049.349 11.077.908 Others
Total 3.701.000.391 4.513.179.669 Total
20. BEBAN USAHA 20. OPERATING EXPENSES
2026 2025
(3 Bulan/ Months ) (3 Bulan/ Months )
(Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Unaudited) Unaudited)
Beban Penjualan Selling Expenses
Gaji dan Tunjangan 430.328.091 486.989.685 Salaries and Allowances
Pengangkutan 173.321.500 179.211.730 Freight Out
Perjalanan Dinas 155.589.913 175.845.300 Travelling and Accommodation
Lainnya 56.570.560 70.168.488 Others
Total 815.810.064 912.215.203 Total
General and Administrative
Beban Umum dan Administrasi Expenses
Gaji dan Tunjangan 4.089.995.512 3.791.358.691 Salaries and Allowances
Depreciation - Right-of-Use
Penyusutan - Aset Hak Guna 625.534.262 625.534.258 Asset
Penyusutan 595.790.313 519.249.655 Depreciation
Jasa Profesional 312.608.736 400.558.325 Professional Fees
Pajak Bumi dan Bangunan 220.087.100 218.194.650 Land and Building Taxes
Keamanan 208.147.369 213.914.987 Securities
Imbalan Kerja 196.731.075 229.933.735 Employee Benefits
Keperluan Kantor 179.742.043 201.028.546 Office Supplies
Pajak 117.974.824 209.114.527 Taxes
Perjalanan Dinas 54.796.657 118.552.842 Travelling
Lain-lain 183.620.450 310.582.227 Others
Total 6.785.028.341 6.838.022.443 Total
TOTAL 7.600.838.405 7.750.237.646 TOTAL
54
Page 58
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
21. PENDAPATAN DAN BEBAN KEUANGAN 21. FINANCE INCOME AND EXPENSES
2026 2025
(3 Bulan/ Months ) (3 Bulan/ Months )
(Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Unaudited) Unaudited)
Penghasilan Keuangan Financial Income
Jasa Giro 765.932 883.177 Interest on Bank Accounts
Beban Keuangan Financial Costs
Bunga Utang Bank (2.841.785.017) (3.354.972.903) Interest on Bank Loans
Bunga - Liabilitas Sewa (29.995.303) (67.879.282) Interest - Lease Liabilities
Interest on Consumer
Bunga Pembiayaan Konsumen (1.781.182) (27.444.472) Financing Loan
Amortization of Bank Loan
Amortisasi Provisi Utang Bank (70.000.000) (80.000.000) Provision
Lainnya (8.367.584) - Other
Total (2.951.929.086) (3.530.296.657) Total
22. INFORMASI SEGMEN 22. SEGMENT INFORMATION
Perusahaan hanya memiliki usaha dalam satu bidang The Company only engages in one manufacturing
industri, sehingga informasi segmen operasi tidak operations, therefore, the operating segment information
disajikan, sedangkan segmen usaha berdasarkan is not presented, while the geographical segment is as
geografis adalah sebagai berikut: follows:
2026 2025
(3 Bulan/ Months ) (3 Bulan/ Months )
(Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Unaudited) Unaudited)
Papua 45.152.691.250 45.983.300.000 Papua
Nusa Tenggara 15.600.078.262 14.652.950.261 Nusa Tenggara
Kalimantan 9.817.090.000 8.856.520.833 Kalimantan
Sulawesi 4.268.783.785 7.363.252.028 Sulawesi
Sumatera 275.000.000 324.850.000 Sumatera
Singapura 264.783.952 145.600.000 Singapore
Malaysia 145.600.000 244.408.337 Malaysia
Maluku 78.750.000 3.500.000 Maluku
Jawa 70.465.500 84.166.750 Java
Jepang - 21.040.000 Japan
India 63.377.752 - India
Pajak Pertambahan Nilai (8.827.987.528) (8.872.338.222) Value Added Tax
Total 66.908.632.973 68.807.249.987 Total
55
Page 59
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
23. LABA PER SAHAM 23. EARNINGS PER SHARE
Rincian perhitungan laba per saham adalah sebagai The details of basic earnings per share are as follows:
berikut:
2026 2025
(3 Bulan/ Months ) (3 Bulan/ Months )
(Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Unaudited) Unaudited)
Laba Tahun Berjalan 3.100.718.931 3.123.164.476 Income for the Year
Weighted Average of
Rata-rata Tertimbang Saham Outstanding Common
Biasa yang Beredar 940.720.000 940.720.000 Shares
Laba per Saham 3,30 3,32 Earnings Per Share
24. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA 24. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES IN FOREIGN
UANG ASING CURRENCIES
Pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025, As of March 31, 2026 and December 31, 2025, the
Perusahaan mempunyai aset dan liabilitas moneter Company had monetary assets and liabilities
dalam mata uang asing sebagai berikut: denominated in foreign currencies as follows:
31 Maret 2025/
March 31, 2025 31 Desember 2025/
(Tidak Diaudit/ Unaudited) December 31, 2025
Ekuivalen/ Ekuivalen/
Mata Uang Asing/ Konversi Kurs/ Equivalent Mata Uang Asing/ Konversi Kurs/ Equivalent
Foreign Currency Kurs Convertion Rp Foreign Currency Kurs Convertion Rp
Aset Assets
Cash on Hand and
Kas dan Bank USD 1.072 16.993 18.219.816 4.419 16.782 74.158.651 in Banks
SGD 6.737 13.182 88.806.158 26.555 13.069 347.032.086
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT
Mengingat bahwa penerapan praktik manajemen risiko Considering that good risk management practice
yang baik dapat mendukung kinerja Perusahaan, maka implementation could better support the performance of
manajemen risiko selalu menjadi elemen pendukung the Company, hence, the risk management would always
penting bagi Perusahaan dalam menjalankan usahanya. be an important supporting element for the Company in
Sasaran dan tujuan utama dari diterapkannya praktik operate its business. The target and main purpose of the
manajemen risiko di Perusahaan adalah untuk menjaga implementation of risk management practices in the
dan melindungi Perusahaan melalui pengelolaan risiko Company is to maintain and protect the Company through
kerugian yang mungkin timbul dari berbagai aktivitasnya managing the risk of losses, which might arise from its
serta menjaga tingkat risiko agar sesuai dengan arahan various activities as well as maintaining risk level in order
yang sudah ditetapkan oleh manajemen Perusahaan. to match with the direction already established by the
management of the Company.
Perusahaan memiliki eksposur terhadap risiko risiko atas The Company has exposure to the following risk from
instrumen keuangan seperti: risiko kredit, risiko nilai financial instruments, such as: credit risk, foreign
tukar mata uang asing, risiko tingkat suku bunga, risiko exchange rate risk, interest rate risk, price risk, liquidity
harga, risiko likuiditas, pengelolaan modal, dan nilai wajar risk, capital management, and the fair values of financial
aset dan liabilitas keuangan. assets and liabilities.
a. Risiko Kredit a. Credit Risk
Risiko kredit adalah risiko kerugian keuangan yang Credit risk is the risk of financial losses incurred if the
timbul jika pelanggan Perusahaan gagal memenuhi Company customer fails to meet the contractual
kewajiban kontraktualnya kepada Perusahaan. Risiko obligations to the Company. Credit risk mainly from
kredit terutama berasal dari piutang usaha yang trade receivables provided to the customers.
diberikan kepada pelanggan.
56
Page 60
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN - lanjutan 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT - continued
a. Risiko Kredit - lanjutan a. Credit Risk - continued
Perusahaan telah mengembangkan model untuk The Company has developed a model to support the
mendukung kuantifikasi dari risiko kredit. Dalam quantification of credit risk. In measuring credit risk for
mengukur risiko kredit untuk kredit yang diberikan, loans, the Perusahaan considers the "Probability of
Perusahaan mempertimbangkan ”Probability of Default" (PD) customers’ liability and the possibility of
Default” (PD) pelanggan atas liabilitas dan customer recovery ratio for obligations already in
kemungkinan rasio pemulihan atas kewajiban yang default ("Loss Given Default") (LGD). These models
telah wanprestasi (“Loss Given Default”) (LGD). are reviewed on a regular basis to compare with actual
Model ini ditelaah secara rutin untuk membandingkan results.
dengan hasil aktualnya.
LGD merupakan ekspektasi Perusahaan atas LGD is the Company magnitude expected loss of a
besarnya kerugian dari suatu piutang pada saat receivable at the time of default occurs. It is
wanprestasi terjadi. Hal ini dinyatakan dalam expressed as a percentage loss per unit of an
persentase kerugian per unit dari suatu eksposur. exposure. LGD usually varies according to the type of
LGD biasanya bervariasi sesuai dengan tipe customer.
pelanggan.
Cadangan kerugian penurunan nilai yang diakui pada Allowance for impairment losses recognized on
pelaporan keuangan berdasarkan kerugian financial reporting is based on an expected losses on
ekspektasian pada tanggal laporan keuangan. the date of the financial statements.
Eksposur maksimum atas risiko kredit tercermin dari The maximum exposure to credit risk is reflected in
nilai tercatat setiap aset keuangan pada tanggal 31 the carrying amount of each financial asset as of
Maret 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai Maret 31, 2026 and December 31,2025 as follows:
berikut:
31 Maret/
March 31,
2026 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2025
Kas dan Bank 1.119.092.351 3.233.711.876 Cash on Hand and in Banks
Piutang Usaha kepada Pihak Trade Receivables from Third
Ketiga 18.735.273.003 13.024.976.500 Parties
Total 19.854.365.354 16.258.688.376 Total
Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing Foreign Exchange Rate Risk
Risiko nilai tukar mata uang asing adalah risiko Foreign currency risk is the risk that the fair value or
dimana nilai wajar atau arus kas masa mendatang future cash flows of a financial instrument will
dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi fluctuate due to changes in foreign currency
akibat perubahan nilai tukar mata uang asing. Pada exchange rates. Currently, the Company does not
saat ini, Perusahaan tidak menghadapi risiko nilai face foreign exchange rate risk.
tukar mata uang asing.
Risiko Tingkat Suku Bunga Interest Rate Risk
Risiko tingkat suku bunga adalah risiko dimana nilai Interest rate risk is the risk that the fair value of future
wajar atau arus kas masa datang dari suatu cash flows of a financial instrument will fluctuate
instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat because of changes in market interest rates. The
perubahan suku bunga pasar. Risiko suku bunga Company is exposed to interest rate risk arising from
Perusahaan terutama timbul dari pinjaman untuk loans for working capital. Currently, the Company has
modal kerja. Pada saat ini, Perusahaan tidak memiliki no policy to hedge the interest rate risk.
kebijakan untuk melakukan lindung nilai atas risiko
tingkat suku bunga.
57
Page 61
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN - lanjutan 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT - continued
b. Risiko Tingkat Suku Bunga - lanjutan b. Interest Rate Risk - continued
Pada tanggal 31 Maret 2026, berdasarkan simulasi As of March 31, 2026, based on a reasonable
yang rasional, jika tingkat suku bunga utang bank simulation, if the bank loan interest rate had been
lebih tinggi/rendah 50 basis poin, dengan asumsi higher/lower by 50 basis points, with other variables
variabel lainnya tidak mengalami perubahan, maka held constant, the income before tax would have
laba sebelum pajak akan turun/naik sebesar Rp614,7 decreased/increased by to Rp614.7 million
juta (31 Desember 2025: Rp643,2 juta) diakibatkan (December 31, 2025: Rp643.2 million) due to the
naik/turunnya beban bunga yang dicatat di laba rugi. increase/decrease in interest expense recorded in
profit or loss.
c. Risiko Harga c. Price Risk
Risiko harga adalah risiko fluktuasi nilai instrumen Price risk is the risk of fluctuations in the value of
keuangan sebagai akibat perubahan harga pasar. financial instruments as a result of changes in market
Saat ini Perusahaan tidak menghadapi risiko harga. prices. Currently, the Company does not face price
risk.
d. Risiko Likuiditas d. Liquidity Risk
Manajemen telah membentuk kerangka kerja The management has established an appropriate
manajemen risiko likuiditas untuk pengelolaan dana liquidity risk management framework for the
jangka pendek, menengah dan jangka panjang dan management of the Company short, medium and
persyaratan manajemen likuiditas. Perusahaan long-term funding and liquidity management
mengelola risiko likuiditas dengan mempertahankan requirements. The Company manages liquidity risk by
cadangan yang memadai dan dengan terus maintaining adequate reserves and by continuously
memantau rencana dan realisasi arus kas dengan monitoring forecast and actual cash flows, and by
cara pencocokkan profil jatuh tempo aset dan matching the maturity profiles of financial assets and
liabilitas keuangan. liabilities.
e. Risiko Likuiditas e. Liquidity Risk
Tabel di bawah ini merupakan jadwal jatuh tempo The table below represents the maturity schedule of
liabilitas keuangan Perusahaan berdasarkan the Company financial liabilities based on
pembayaran kontraktual yang tidak didiskontokan undiscounted contractual payments as of March 31,
pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025: 2026 and December 31,2025:
31 Maret 2026/ March 31, 2026 (Tidak Diaudit/ Unaudited )
Lebih dari
Lebih dari Tiga Tahun
Satu Tahun sampai sampai dengan
Sampai dengan Tiga Tahun/ Lima Tahun/
Satu Tahun/ More than One Year More than Three Total/
Up to One Year up to Three Years Years up to Five Years Total
Utang Usaha Trade Payables
kepada Pihak to Third
Ketiga 26.235.361.657 - - 26.235.361.657 Parties
Accrued
Beban Akrual 739.604.582 - - 739.604.582 Expenses
Utang Bank 79.498.320.100 36.047.707.519 7.388.532.162 122.934.559.781 Bank Loans
Liabilitas Consumer
Pembiayaan Financing
Konsumen 20.278.581 - - 20.278.581 Loans
Liabilitas Sewa 1.949.694.675 - - 1.949.694.675 Lease Liabilities
Total 108.443.259.595 36.047.707.519 7.388.532.162 151.879.499.276 Total
58
Page 62
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN - Lanjutan 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT - Continued
e. Risiko Likuiditas - Lanjutan e. Liquidity Risk - Continued
Tabel di bawah ini merupakan jadwal jatuh tempo The table below represents the maturity schedule of
liabilitas keuangan Perusahaan berdasarkan the Company financial liabilities based on
pembayaran kontraktual yang tidak didiskontokan undiscounted contractual payments as of March 31,
pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025: 2026 and December 31,2025:
31 Desember 2025/ December 31, 2025 (Diaudit/ Audited )
Lebih dari
Lebih dari Tiga Tahun
Satu Tahun sampai sampai dengan
Sampai dengan Tiga Tahun/ Lima Tahun/
Satu Tahun/ More than One Year More than Three Total/
Up to One Year up to Three Years Years up to Five Years Total
Utang Usaha Trade Payables
kepada Pihak to Third
Ketiga 35.883.465.472 - - 35.883.465.472 Parties
Accrued
Beban Akrual 623.081.000 - - 623.081.000 Expenses
Utang Bank 91.489.495.100 32.491.438.507 4.652.064.320 128.632.997.927 Bank Loans
Liabilitas Consumer
Pembiayaan Financing
Konsumen 175.946.524 - - 175.946.524 Loans
Liabilitas Sewa 2.579.699.372 - - 2.579.699.372 Lease Liabilities
Total 130.751.687.468 32.491.438.507 4.652.064.320 167.895.190.295 Total
f. Pengelolaan Modal f. Capital Management
Tujuan Perusahaan ketika mengelola modal adalah The Company’s objectives when managing capital
untuk mempertahankan kelangsungan usaha are to safeguard the Company’s ability to continue as
Perusahaan serta memaksimalkan manfaat bagi a going concern whilst seeking to maximize benefits
pemegang saham dan pemangku kepentingan to stockholders and other stakeholders.
lainnya.
Perusahaan secara aktif dan rutin menelaah dan The Company actively and regularly reviews and
mengelola struktur permodalan untuk memastikan manages its capital structure and optimum
struktur modal dan hasil pengembalian ke pemegang stockholder return, by taking into consideration the
saham yang optimal, dengan mempertimbangkan future capital requirements and capital efficiency of
kebutuhan modal masa depan dan efisiensi modal the Company, prevailing and projected profitability,
Perusahaan, profitabilitas saat ini dan yang akan projected operating cash flows, projected capital
datang, proyeksi arus kas operasi, proyeksi belanja expenditure and projected strategic investment
modal, dan proyeksi peluang investasi yang strategis. opportunities. In order to maintain or adjust the capital
Dalam rangka mempertahankan atau menyesuaikan structure, the Company may adjust the amount of
struktur modal, Perusahaan dapat menyesuaikan dividends paid to stockholders, issue new shares or
jumlah dividen yang dibayarkan kepada para sell assets to reduce debt.
pemegang saham, mengeluarkan saham baru atau
menjual aset untuk mengurangi utang.
Perusahaan memonitor berdasarkan rasio gearing. The Company monitors capital on the basis of gearing
Rasio gearing dihitung dengan membagi pinjaman ratio. The gearing ratio is calculated as net debt
bersih dengan total ekuitas. Pinjaman neto dihitung divided by the total equity. Net debt is calculated as
dengan mengurangkan jumlah pinjaman dengan kas total borrowings less cash on hand and in banks. The
dan bank. Rasio gearing sebagai berikut: gearing ratio is as follows:
59
Page 63
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN - Lanjutan 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT - Continued
31 Maret/
March 31,
2026 31 Desember/
(Tidak Diaudit/ December 31,
Unaudited) 2025
Jumlah Pinjaman 122.954.838.362 128.808.944.451 Total Debt
Kas dan Bank (1.119.092.351) (3.233.711.876) Cash on Hand and in Banks
Pinjaman Neto 121.835.746.011 125.575.232.575 Net Debt
Ekuitas 474.986.565.991 471.877.300.804 Equity
Rasio Gearing 25,65% 26,61% Gearing Ratio
g. Nilai Wajar Aset dan Liabilitas Keuangan g. The Fair Values of Financial Assets and Liabilities
Aset keuangan Perusahaan meliputi kas dan bank The Company financial assets include cash on hand
dan piutang usaha yang timbul dari kegiatan and cash in banks and trade receivables arising from
usahanya. Liabilitas keuangan Perusahaan meliputi its business activities. The Company financial
utang usaha, utang bank, biaya yang masih harus liabilities include trade payables, bank loans, accrued
dibayar dan utang pembiayaan konsumen yang expenses, consumer financing payables and lease
tujuan utamanya untuk pembiayaan kegiatan usaha. liabilities for the primary purpose financing activities.
Tabel berikut ini menyajikan nilai tercatat dan estimasi The following table sets forth the carrying value and
nilai wajar dari instrumen keuangan Perusahaan estimated fair values of the Company’s financial
sebagai berikut: instruments as follows:
31 Maret 2026/ March 31, 2026
Nilai Tercatat/ Nilai Wajar */
Carrying Amount Fair Value *
Aset Keuangan Financial Assets
Pada Biaya Perolehan
Diamortisasi At Amortized Cost
Kas dan Bank 1.119.092.351 1.119.092.351 Cash on Hand and in Banks
Piutang Usaha kepada Pihak Trade Receivables from Third
Ketiga 18.735.273.003 18.735.273.003 Parties
Total Aset Keuangan 19.854.365.354 19.854.365.354 Total Financial Assets
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Pada Biaya Perolehan
Diamortisasi At Amortized Cost
Utang Usaha kepada Pihak Trade Payables to Third
Ketiga 26.235.361.657 26.235.361.657 Parties
Utang Bank 122.934.559.781 122.934.559.781 Bank Loans
Beban Akrual 739.604.582 739.604.582 Accrued Expenses
Liabilitas Pembiayaan
Konsumen 20.278.581 20.278.581 Consumer Financing Loans
Liabilitas Sewa 1.949.694.675 1.949.694.675 Lease Liabilities
Total Liabilitas Keuangan 151.879.499.276 151.879.499.276 Total Financial Liabilities
60
Page 64
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
25. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN - Lanjutan 25. FINANCIAL RISK MANAGEMENT - Continued
g. Nilai Wajar Aset dan Liabilitas Keuangan - g. The Fair Values of Financial Assets and Liabilities
Lanjutan - Continued
31 Desember 2025/ December 31, 2025
Nilai Tercatat/ Nilai Wajar */
Carrying Amount Fair Value *
Aset Keuangan Financial Assets
Pada Biaya Perolehan
Diamortisasi At Amortized Cost
Kas dan Bank 3.233.711.876 3.233.711.876 Cash on Hand and in Banks
Piutang Usaha kepada Pihak Trade Receivables from Third
Ketiga 13.024.976.500 13.024.976.500 Parties
Total Aset Keuangan 16.258.688.376 16.258.688.376 Total Financial Assets
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Pada Biaya Perolehan
Diamortisasi At Amortized Cost
Utang Usaha kepada Pihak Trade Payables to Third
Ketiga 35.883.465.472 35.883.465.472 Parties
Utang Bank 128.632.997.927 128.632.997.927 Bank Loans
Beban Akrual 623.081.000 623.081.000 Accrued Expenses
Liabilitas Pembiayaan
Konsumen 175.946.524 175.946.524 Consumer Financing Loans
Liabilitas Sewa 2.579.699.372 2.579.699.372 Lease Liabilities
Total Liabilitas Keuangan 167.895.190.295 167.895.190.295 Total Financial Liabilities
Nilai wajar didefinisikan sebagai harga yang akan Fair value is the price that would be received to sell
diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang an asset or paid to transfer a liability in an orderly
akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas transaction between market participants at the
dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada measurement date.
tanggal pengukuran.
Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan Fair values of financial assets and liabilities are
ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian determined by using valuation methods and
dan asumsi nilai wajar kas dan bank, piutang usaha assumptions of the fair values of cash on hand and in
kepada pihak ketiga, utang usaha kepada pihak banks, trade receivables from third parties, trade
ketiga, beban akrual, utang bank, utang pembiayaan payables to third parties, accrued expenses, bank
konsumen dan liabilitas sewa mendekati nilai loans, consumer financing payables and lease
tercatatnya, karena jangka waktu jatuh tempo yang liabilities are reasonable approximations of their
singkat atas instrumen keuangan tersebut atau carrying values due to their short-term nature, or
dikenakan suku bunga pinjaman yang berlaku di because they were charged with a loan interest rate
pasar pada tanggal laporan posisi keuangan. applied in the market at the statement of financial
position date.
26. PERJANJIAN DAN KOMITMEN PENTING 26. SIGNIFICANT COMMITMENTS AND AGREEMENTS
a. Sehubungan dengan fasilitas kredit yang diperoleh a. Related to the credit facilities obtained from PT Bank
dari PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk, Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk, the Company is
Perusahaan diwajibkan untuk memenuhi persyaratan required to fulfill the requirements as stated in the
sebagaimana dicantumkan dalam perjanjian kredit credit agreements (Note 11).
(Catatan 11).
61
Page 65
PT INDONESIAN TOBACCO Tbk.
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM NOTES TO THE INTERIM FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA FOR THE THREE-MONTH PERIODS
TANGGAL-TANGGAL 31 MARET 2026 DAN 2025 DAN ENDED MARCH 31, 2026 AND 2025 AND FOR THEYEAR
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 ENDED DECEMBER 31, 2025
DESEMBER 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain) (Expressed in Rupiah, except Otherwise Stated)
26. PERJANJIAN DAN KOMITMEN PENTING - Lanjutan 26. SIGNIFICANT COMMITMENTS AND AGREEMENTS -
Continued
b. Berdasarkan Perjanjian Lisensi Merek Dagang b. Based on the Trademark License Agreement dated
tanggal 26 Maret 2019, antara Djonny Saksono March 26, 2019, between Djonny Saksono and the
dengan Perusahaan mengenai pemberian hak lisensi Company regarding the granting of licensing rights to
kepada Perusahaan untuk menggunakan merek yang the Company to use brands licensed within the
dilisensikan di dalam wilayah Republik Indonesia territory of the Republic of Indonesia that are
yang bersifat eksklusif dan tidak dapat dialihkan exclusive and cannot be transferred as trademark
sebagai nama merek dagang sehubungan dengan names in connection with the implementation of the
pelaksanaan kegiatan usaha Perusahaan. Biaya Company's business activities. Licensed brand usage
penggunaan merek yang dilisensikan adalah sebesar fee is Rp 0 for a period of 10 years, in which the period
Rp 0 untuk jangka waktu selama 10 tahun, jangka can be extended again no later than 3 months before
waktu dapat diperpanjang kembali paling lambat 3 the expiration of this agreement period.
bulan sebelum berakhirnya jangka waktu perjanjian
ini.
27. INFORMASI TAMBAHAN UNTUK LAPORAN ARUS 27. SUPPLEMENTARY INFORMATION TO THE
KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
a. Aktivitas Non kas yang Signifikan a. Significant Non-Cash Activities
2024 2025
(3 Bulan/ Months ) (3 Bulan/ Months )
(Tidak Diaudit/ (Tidak Diaudit/
Unaudited) Unaudited)
Acquisition of Fixed
Perolehan Aset Tetap melalui : Assets through :
Penurunan Uang Muka - 1.275.000.000 Decrease in Advances
b. Perubahan Liabilitas yang Timbul dari Aktivitas b. Changes in Liabilities Arising from Financing
Pendanaan: Activities:
Liabilitas
Pembiayaan
Konsumen/
Consumer Liabilitas Sewa/
Utang Bank/ Financing Lease Total/
Bank Loans Loans Liabilities Total
Saldo 1 Januari 2025 153.773.432.856 1.517.277.002 5.004.274.062 160.294.983.920 Balance as of January 1, 2025
Arus Kas (7.179.637.645) (387.587.304) (592.120.718) (8.159.345.667) Cash Flows
Saldo 31 Maret 2025 146.593.795.211 1.129.689.698 4.412.153.344 152.135.638.253 Balance as of March 31, 2025
Saldo 1 Januari 2026 128.632.997.927 175.946.524 2.579.699.372 131.388.643.823 Balance as of January 1, 2026
Arus Kas (5.698.438.146) (155.667.943) (630.004.697) (6.484.110.786) Cash Flows
Saldo 31 Maret 2026 122.934.559.781 20.278.581 1.949.694.675 124.904.533.037 Balance as of March 31, 2026
28. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN 28. EVENTS AFTER THE REPORTING PERIOD
Sampai dengan tanggal penyelesaian Laporan Keuangan Up to the date of Interim Financial Statements were
Interim oleh Manajemen Perseroan, tidak ada peristiwa completed by the Company’s Management, there was no
penting setelah periode pelaporan. significant events after the reporting period.
62
Names mentioned 60 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.9
unresolved
org
Minister of Justice
p.9
unresolved
person
Public Notary Ermin Yuniastuti
p.9 ×2
unresolved
org
Minister of Law Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.9
unresolved
person
Yulianti
p.9
unresolved
org
Financial Services Authority
p.9 ×3
unresolved
org
Menteri
p.9
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.9
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.10
unresolved
person
Public Notary Rini Yulianti
· Komisaris
p.10 ×3
unresolved
org
Pengawasan Pasar Modal dan Lembaga
p.13
unresolved
org
Bapepam
p.13 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.31 ×4
unresolved
org
PT Bank Woori Saudara
p.40 ×5
unresolved
org
PT Bank Woori Saudara Indonesia
p.40 ×25
unresolved
org
PT Surya Wenang Indah
p.40
unresolved
org
PT Surya Wenang Indah CV Harapan Prima Lestari
p.40
unresolved
org
PT Senja Indah Timika
p.41
unresolved
org
PT Senja Indah Timika CV Sulawesi
p.41
unresolved
org
PT Mariat Utama
p.41
unresolved
org
PT Mariat Utama CV Senja Indah
p.41
unresolved
person
Erlin Mulyatriani
p.43
unresolved
person
Mulyatriani
p.43
unresolved
org
Korber Technologies GmbH
p.43 ×4
unresolved
org
PT Buana Multi Teknik
p.43 ×5
unresolved
org
KJPP Felix Sutandar
p.44 ×2
unresolved
org
KJPP Felix Rekan
p.44 ×2
unresolved
org
Sutandar dan Rekan
p.44 ×2
unresolved
org
PT Bank Woori
p.44
unresolved
org
PT Bank Woori Saudara Indonesia Saudara Indonesia
p.44
unresolved
org
PT Dipo Star Finance
p.45 ×5
unresolved
org
PT BCA Finance
p.45 ×2
unresolved
org
PT Dipo Star Finance Total
p.45
unresolved
person
Public Notary Adeline Wijaya
p.46 ×8
unresolved
person
Public Notary Maya Hasanah
p.47 ×2
unresolved
person
Wijaya
p.47 ×2
unresolved
person
Public Notary Adeline Notaris Adeline Wijaya
p.47 ×9
unresolved
org
PT Bank Woori Saudara Indonesia Bank Woori Saudara
p.47
unresolved
org
PT Gracia Optima Masterpro
p.50 ×2
unresolved
org
PT Sarianugerah Semesta
p.50 ×2
unresolved
org
PT Santoso Jawi Abadi
p.50 ×2
unresolved
org
PT Panverta Cakrakencana
p.50 ×2
unresolved
org
PT Hannovi Tiga Jaya
p.50
unresolved
org
PT Hannovi Tiga Jaya Lain-lain
p.50
unresolved
org
Directorate General of Taxes
p.52
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.52
unresolved
org
Konsultan Aktuaria Indra Catarya Situmeang dan Rekan
p.53
unresolved
org
PT Adimitra Jasa Korpora
p.55
unresolved
org
PT Anugerah Investindo Nusantara
p.55 ×2
unresolved
org
Bank Loan Amortisasi Provisi Utang Bank
p.58
unresolved
org
Bank Loans Beban Akrual
p.63 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.