Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 44
Page 1
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 2025
Page 2
Page 3
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 2025
DAFTAR ISI
Ekshibit
Surat Pernyataan Dewan Direksi Tentang Tanggungjawab Atas Laporan Keuangan A
Neraca B
Laporan Laba Rugi C
Laporan Perubahan Ekuitas D
Laporan Arus Kas E
Catatan atas Laporan Keuangan F
Page 4
Page 5
Ekshibit B/1
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN ( NERACA )
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
ASET
Catatan 31 Maret 2026 31 Desember 2025
Rp Rp
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 2.c,3 2.853.981.044 16.683.683.777
Piutang Usaha
Pihak ketiga 2.d,4 286.106.632 286.106.632
( setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu
tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 masing-
masing Rp 8,282,619,098,- dan Rp 8,282,619,098,- )
Pihak yang Berelasi 2.b,5 22.917.415.624 22.917.415.624
( seteleh dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu
tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 masing-
masing Rp 30,701,858,861,- dan Rp 30,701,858,861,- )
Piutang Lain-lain 2.d,6 11.504.997.000 65.297.000
Persediaan 2.e,7 4.060.374.830 4.060.374.830
( seteleh dikurangi penyisihan penurunan nilai
tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 masing-
masing Rp 10,041,549,607,- dan Rp 10,041,549,607,- )
Uang Muka dan biaya dibayar dimuka 9 627.494.121 971.990.284
Pajak dibayar dimuka 2.l,8 108.788.405 77.580.610
Jumlah Aset Lancar 42.359.157.656 45.062.448.757
ASET TIDAK LANCAR
Piutang lain-lain
Piutang Pihak yang Berelasi 2.b,29,c 58.902.710.414 59.625.210.414
( setelah dikurangi penyisihan piutang ragu-ragu
tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 masing-
masing Rp 36,267,186,015,- dan Rp 36.267.186.015 )
Aset pajak tangguhan 2.l - -
Investasi Properti ( Aset yang tidak digunakan dalam usaha ) 2.g.11 11.971.110.000 11.971.110.000
Aset Tetap 2.f,10 30.072.146.475 30.114.870.920
( setelah dikurangi akumulasi penyusutan
tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 masing-
masing Rp 25,439.205.928,- dan Rp 25,390,131,483,- )
Aset lain lain 12 3.371.006.494 3.371.006.494
Jumlah Aset Tidak Lancar 104.316.973.383 105.082.197.828
JUMLAH ASET 146.676.131.039 150.144.646.585
Lihat catatan atas Laporan Keuangan pada Ekshibit F terlampir yang
Merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan
Page 6
Ekshibit B/2
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
LAPORAN POSISI KEUANGAN ( NERACA )
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
LIABILITAS DAN EKUITAS
Catatan 31 Maret 2026 31 Desember 2025
Rp Rp
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Usaha
- Pihak ketiga 13 - -
- Pihak yang berelasi 13 88.237.323 88.237.323
Utang Lain-lain 14 6.484.360.628 6.484.360.628
Utang Pajak 15 615.080.067 49.073.963
Biaya yang masih harus dibayar 16 141.465.952 143.592.480
Pendapatan diterima di muka 17 1.254.841.214 4.699.802.841
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 8.583.985.184 11.465.067.235
LIABILITAS TIDAK LANCAR
Utang Pihak ketiga 2.p,18 638.089.331.702 638.089.331.702
Kewajiban Uang jasa karyawan 2.m,19 1.295.194.399 1.295.194.399
Jumlah Liabilitas tidak lancar 639.384.526.101 639.384.526.101
EKUITAS
Modal Saham
Modal dasar terdiri dari 600.000.000 saham,
dengan nilai nominal Rp 500,
ditempatkan dan disetor penuh 150.000.000 saham 20 75.000.000.000 75.000.000.000
Tambahan modal disetor penuh 21 6.514.524.544 6.514.524.544
Saham Treasuri (862.469.300) (716.206.900)
Akumulasi defisit (581.944.435.490) (581.503.264.395)
Jumlah Defisiensi Modal (501.292.380.246) (500.704.946.751)
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 146.676.131.039 150.144.646.585
Lihat catatan atas Laporan Keuangan pada Ekshibit F terlampir yang
Merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan
Page 7
Ekshibit C
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
KOMPREHENSIF LAIN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 2025
CATATAN 31 Maret 2026 31 Maret 2025
Rp Rp
PENDAPATAN PENJUALAN - BERSIH 2.j,22 - -
BEBAN POKOK PENJUALAN 2.j,23 - -
LABA ( RUGI ) KOTOR - -
BEBAN USAHA 2.j,24
Beban penjualan - -
Beban umum dan administrasi (3.657.193.459) (3.558.332.420)
Jumlah Beban Usaha (3.657.193.459) (3.558.332.420)
LABA (RUGI) USAHA (3.657.193.459) (3.558.332.420)
PENDAPATAN (BEBAN) DILUAR USAHA
Pendapatan bunga - bersih 2.j,25 32.695.503 3.008.867
Laba (rugi) kurs - bersih 2.k,26 - 13.419.000
Beban bank 2.i,27 (1.436.550) (819.500)
Rupa-rupa hasil lain 28 - -
Rupa-rupa hasil (sewa) 28 3.538.626.012 3.206.883.663
Beban pajak rupa rupa (sewa) 28 (353.862.601) (320.688.366)
Penghasilan (beban) Lain-lain - Bersih 3.216.022.364 2.901.803.664
LABA (RUGI) SEBELUM POS LUAR BIASA
DAN PAJAK PENGHASILAN (441.171.095) (656.528.756)
TAKSIRAN PAJAK PENGHASILAN
Tahun berjalan - -
Pajak tangguhan - -
LABA (RUGI) BERSIH TAHUN BERJALAN (441.171.095) (656.528.756)
LABA (RUGI) PER SAHAM
Laba (rugi) usaha per saham 2.n (24,38) (23,72)
Laba (rugi) sebelum pos luar biasa & pajak penghasilan
2.n (2,94) (4,38)
Laba (rugi) bersih per saham 2.n (2,94) (4,38)
Lihat catatan atas Laporan Keuangan pada Ekshibit F terlampir
yang merupakan bagian tak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan
Page 8
Ekshibit D
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 2025
Tambahan
Modal saham modal disetor Saham Treasuri Defisit Defisiensi modal
bersih
Rp Rp Rp Rp Rp
Saldo 01 Januari 2025 75.000.000.000 6.514.524.544 - (579.631.903.032) (498.117.378.488)
Laba/(Rugi) bersih (656.528.756) (656.528.756)
Penghasilan Komprehensif
lain - -
Saldo 31 Maret 2025 75.000.000.000 6.514.524.544 - (580.288.431.788) (498.773.907.244)
Pembelian kembali Saham - - (716.206.900) - (716.206.900)
Laba/(Rugi) bersih - - - (1.214.832.607) (1.214.832.607)
Penghasilan Komprehensif -
lain - -
Saldo 31 Desember 2025 75.000.000.000 6.514.524.544 (716.206.900) (581.503.264.395) (500.704.946.751)
Pembelian kembali Saham - - (146.262.400) - (146.262.400)
Laba/(Rugi) bersih - - - (441.171.095) (441.171.095)
Penghasilan Komprehensif
lain - - - - -
Saldo 31 Maret 2026 75.000.000.000 6.514.524.544 (862.469.300) (581.944.435.490) (501.292.380.246)
Lihat catatan atas Laporan Keuangan pada Ekshibit F terlampir yang
Merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruha
Page 9
Ekshibit E
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
LAPORAN ARUS KAS
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 MARET 2025
2026 2025
Rp Rp
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan - -
Penerimaan dari Restisusi - -
Pembayaran ke pemasok (113.863.684) (117.065.862)
Pembayaran ke pegawai (2.294.725.298) (2.081.440.408)
Penerimaan ( Pembayaran ) Hubungan Berelasi 722.500.000 (4.051.852.690)
Pembayaran administrasi bank (1.015.800) (715.000)
Penerimaan ( Pembayaran ) pajak penghasilan (163.713.329) (122.955.124)
Penghasilan dan Beban Lainnya Bersih (11.972.534.622) (2.414.882.188)
Arus kas (digunakan untuk) diperoleh dari aktivitas operasi (13.823.352.733) (8.788.911.272)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Pekerjaan dalam proses - -
Pembelian Aset Tetap 6.350.000 -
Kas bersih yang diperoleh dari/ (digunakan )
untuk aktifitas investasi 6.350.000 -
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan/ (pembayaran) utang / piutang kepada
pihak-pihak yang memiliki hubungan istimewa - -
Utang pada pihak ketiga - -
Kas bersih yang diperoleh dari/ (digunakan)
untuk aktifitas pendanaan - -
Kenaikan / penurunan bersih kas (13.817.002.733) (8.788.911.272)
Kas dan Setara Kas pada awal tahun 16.683.683.777 9.777.575.746
SALDO KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 2.866.681.044 988.664.474
Kas dan setara kas terdiri dari
Kas 1.615.600 3.859.100
Bank 2.852.365.444 984.805.374
2.853.981.044 988.664.474
Lihat catatan atas Laporan Keuangan pada Ekshibit F terlampir yang
Merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan
Page 10
Ekshibit F
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
1. U M U M
a. Pendirian Perusahaan
PT Jakarta Kyoei Steel Works Limited Tbk (”Perusahaan”), bertempat kedudukan di
Jakarta, Indonesia didirikan berdasarkan Undang-Undang Penanaman Modal Asing
Republik Indonesia No. 1 tahun 1967, yang diubah dengan Undang-Undang No. 11
tahun 1970, berdasarkan akta Notaris Fransiscus Jacobus Mawati, SH No. 4 pada
tanggal 7 Januari 1974 dengan nama ”PT Jakarta Kyoei Steel Works Limited ”. Akta
pendirian Perusahaan telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia
dengan Surat Keputusan No. Y.A.5/125/25 tanggal 30 April 1975 dan diumumkan
dalam Berita Negara No. 635 tanggal 7 November 1975, Tambahan No. 89.
Berdasarkan Surat Badan Koordinasi Penanaman Modal Asing No. 25/V/1985 tanggal
30 Desember 1985, status Perusahaan berubah dari Penanaman Modal Asing (PMA)
menjadi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang diatur dalam Undang-Undang
No. 6 tahun 1968 jo Undang-Undang No. 12 tahun 1970.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan
akta Notaris Jimmy Tanal, SH, M.Kn, No. 256 tanggal 31 Juli 2025 tentang perubahan
Susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Akta tersebut telah mendapat persetujuan dari
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-
0180266.AH.01.11 Tahun 2025, tanggal 6 Agustus 2025.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan
meliputi industri penggilingan baja. Kantor dan Pabrik Perusahaan terletak di Jl. Rawa
Terate II No. 1 Kawasan Industri Pulo Gadung, Jakarta, Indonesia.
Perusahaan memulai produksi komersialnya pada tahun 1976.
b. Susunan Pengurus
Susunan pengurus perusahaan per 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 adalah sebagai
berikut :
Komisaris Utama : Thee Ning Khong
Komisaris (Independen) : Haji Sumedi
Presiden Direktur : Harry Lasmono Hartawan
Wakil Presiden Direktur : The Kwen Ie
Direktur : Arry Wicaksono
Page 11
Ekshibit F/2
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
b. Susunan Pengurus (Lanjutan)
Susunan Komite Audit adalah sebagai berikut :
Ketua : Haji Sumedi
Anggota : Ben Ubeto
Anggota : KP Irwan Kartawijaya
Pada tanggal 31 Maret 2026, jumlah karyawan Perusahaan berjumlah 42 orang .
c. Penawaran Umum Efek Perusahaan
Pada tahun 1997, Perusahaan melakukan penawaran umum sebanyak 50.000.000 saham
dengan nilai nominal Rp 500 per saham yang ditawarkan dengan harga perdana sebesar
Rp 650 per saham. Pernyataan pendaftaran untuk penawaran umum saham tersebut telah
dinyatakan efektif oleh BAPEPAM dalam surat No. S-1453/PM/1997 tanggal 27 Juni
1997. Pencatatan saham tersebut dilakukan pada tanggal 6 Agustus 1997.
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI
Berikut ini kebijakan akuntansi penting yang diterapkan dalam penyusunan laporan
keuangan Perusahaan.
a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan
Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan, yang mencakup pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
danInterpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan peraturan Bapepam dan
Lembaga Keuangan No. VIII.G.7 tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik” yang terdapat dalam lampiran Keputusan
Ketua Bapepam dan Lembaga Keuangan No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni
2012.
Dasar penyusunan laporan keuangan, kecuali untuk laporan arus kas adalah dasar
akrual. Pengukurannya disusun berdasarkan pengakuan sebagaimana diuraikan
dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan meode langsung dengan
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan adalah
Rupiah.
Page 12
Ekshibit F/3
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)
b. Transaksi dengan Pihak yang berelasi
Perusahaan melakukan transaksi dengan beberapa pihak yang berelasi, sebagaimana
didefinisikan dalam Pernyataan Standar Akuntansi
(i) perusahaan yang melalui satu atau lebih perantara (intermediaries),
mengendalikan atau dikendalikan oleh, atau berada di bawah pengendalian
bersama, dengan perusahaan pelapor (termasuk holding companies, subsidiaries
dan fellow subsidiaries);
(ii) perusahaan asosiasi (associated companies);
(iii) perorangan yang memiliki, baik secara langsung maupun tidak langsung, suatu
kepentingan hak suara di perusahaan pelapor yang berpengaruh secara
signifikan, dan anggota keluarga dekat dari perorangan tersebut; yang
dimaksudkan dengan anggota keluarga dekat adalah mereka yang dapat
diharapkan mempengaruhi atau dipengaruhi perorangan tersebut dalam
transaksinya dengan perusahaan pelapor;
(iv) karyawan kunci, yaitu orang-orang yang mempunyai wewenang dan tanggung
jawab untuk merencanakan, memimpin dan mengendalikan kegiatan perusahaan
pelapor yang meliputi anggota dewan komisaris, direksi dan manajer dari
perusahaan serta anggota keluarga dekat orang-orang tersebut;
(v) perusahaan di mana suatu kepentingan substansial dalam hak suara dimiliki
baik secara langsung maupun tidak langsung oleh setiap orang yang diuraikan
dalam (iii) dan (iv), atau setiap orang tersebut mempunyai pengaruh signifikan
atas perusahaan yang bersangkutan. Ini mencakup perusahaan-perusahaan yang
dimiliki oleh dewan komisaris, direksi atau pemegang saham utama dari
perusahaan pelapor dan perusahaan-perusahaan yang mempunyai anggota
manajemen kunci yang sama dengan perusahaan pelapor.
Semua transaksi dengan pihak yang berelasi, baik yang dilakukan dengan syarat
normal sebagaimana dilakukan dengan pihak yang tidak berelasi, telah diungkapkan
pada Catatan 29 atas laporan keuangan.
Page 13
Ekshibit F/4
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)
c. Setara Kas
Perusahaan mengklasifikasikan investasi yang sifatnya likuid atau berjangka pendek
yang akan jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang pada saat ditempatkan
dan tidak dijaminkan atas fasilitas pinjaman, sebagai setara kas.
d. Piutang
Piutang usaha dibukukan dalam jumlah kotor dikurangi penyisihan piutang tak
tertagih. Perusahaan melakukan penyisihan piutang tak tertagih berdasarkan hasil
penelaahan terhadap akun piutang masing-masing pelanggan pada akhir periode.
Piutang dihapuskan dalam periode di mana piutang tersebut dipastikan tidak akan
tertagih.
e. Persediaan
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang terendah antara biaya perolehan dan nilai
realisasi bersih (the lower of cost or net realizable value). Biaya perolehan
ditentukan dengan metode rata-rata bergerak (moving average method).
Nilai realisasi bersih adalah estimasi harga penjualan dalam kegiatan usaha normal
dikurangi taksiran biaya penyelesaian dan biaya penjualan.
Penyisihan keusangan ditentukan berdasarkan estimasi penggunaan atau penjualan
masing-masing jenis persediaan pada masa mendatang.
f. Aset Tetap
1) Pemilikan Langsung
Aset tetap tertentu yang digunakan dalam kegiatan usaha telah dinilai kembali
berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh penilai independen pada tanggal 1
November 2000 sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku. Harga perolehan
mencakup pengeluaran untuk perbaikan, penggantian, pemugaran , peningkatan daya
guna aktiva tetap yang jumlahnya signifikan, serta selisih kurs tertentu atas
kewajiban yang timbul untuk perolehan aset tetap.
Page 14
Ekshibit F/5
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)
f. Aset Tetap (Lanjutan)
Penyusutan terhadap aktiva tetap dihitung dengan metode garis lurus (straight line
method), berdasarkan taksiran masa manfaat aset yang bersangkutan, sebagai berikut
:
Masa % per
manfaat tahun
Bangunan dan prasarana 20 tahun 5
Mesin 10 10
Kendaraan bermotor 5 20
Inventaris kantor dan pabrik 5 20
Tanah tidak disusutkan.
Sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 47, ”Akuntansi
Tanah” perolehan tanah setelah tanggal 1 Januari 1999 dinyatakan berdasarkan
biaya perolehan dan tidak disusutkan. Biaya-biaya tertentu sehubungan dengan
perolehan atau perpanjangan hak pemilikan atas tanah, ditangguhkan dan
diamortisasi sepanjang periode pemilikan hak atas tanah.
Reparasi dan pemeliharaan, penggantian kecil serta perbaikan yang tidak menambah
nilai atau meningkatkan produktifitas dasar aktiva tersebut, dibukukan sebagai
beban pada saat terjadinya. Aset tetap yang sudah tidak dipergunakan lagi atau
dijual, dikeluarkan dari kelompok aset tetap dan laba atau rugi yang bersangkutan
dicerminkan dalam laporan laba rugi pada masa usaha yang terkait.
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan. Akumulasi biaya
perolehan akan dipindahkan ke akun aset tetap yang bersangkutan pada saat aset
tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan. Penyusutan mulai dibebankan pada
saat aset tersebut mulai digunakan.
Apabila nilai tercatat suatu aset lebih tinggi dari nilai yang dapat diperoleh kembali
(recoverable amount), aset tersebut diturunkan nilainya menjadi sebesar nilai yang dapat
diperoleh kembali , yaitu nilai tertinggi antara harga jual bersih (net selling price) dan nilai
pakai (value in use).
Page 15
Ekshibit F/6
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)
2) Aset dalam Pembangunan
Aset dalam pembangunan meliputi bangunan dan prasarana lainnya, yang
dinyatakan berdasarkan biaya pembangunan, biaya pegawai langsung, biaya tidak
langsung dalam pembangunan tersebut dan biaya-biaya pinjaman yang digunakan
selama masa pembangunan. Akumulasi biaya aktiva dalam pembangunan akan
direklasifikasi ke aset tetap yang bersangkutan dan kapitalisasi biaya pinjaman
dihentikan pada saat pembangunan selesai dan aset tersebut siap untuk digunakan.
g. Aset Tetap yang Tidak Digunakan dalam Usaha
Aset tetap yang tidak digunakan dipindahkan ke Aset lain-lain.
h. Penurunan Nilai Aset
Perusahaan mengakui kerugian penurunan nilai aset apabila taksiran jumlah yang
dapat diperoleh kembali dari suatu aset lebih rendah dari nilai tercatatnya. Pada
setiap tanggal neraca, Perusahaan melakukan penelaahan untuk menentukan apakah
terdapat indikasi pemulihan penurunan nilai. Pemulihan penurunan nilai diakui
sebagai laba pada periode terjadinya pemulihan.
i. Beban Pinjaman
Beban atas pinjaman yang digunakan untuk membiayai pembangunan
atau pemasangan aktiva dalam pembangunan dikapitalisasi. Beban keuangan ini
mencakup beban bunga, selisih kurs, dan biaya pinjaman lainnya. Kapitalisasi biaya-
biaya pinjaman ini dihentikan pada saat pembangunan aset selesai dan siap untuk
digunakan.
j. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Pendapatan dari penjualan barang produksi sendiri diakui pada saat penyerahan
barang kepada pelanggan. Pendapatan dari penjualan berdasarkan job order diakui
pada saat barang selesai diproduksi.
Beban diakui pada saat terjadinya (accrual basis).
Page 16
Ekshibit F/7
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)
k. Penjabaran Valuta Asing
Transaksi dalam mata uang asing dicatat berdasarkan kurs yang berlaku pada saat
transaksi dilakukan. Pada tanggal neraca, aktiva dan kewajiban moneter dalam mata
uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia
yang berlaku pada tanggal tersebut dan laba atau rugi kurs dikredit atau dibebankan
pada operasi tahun berjalan.
Kurs yang digunakan pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025 adalah
sebagai berikut :
2026 2025
Rp. Rp.
Dollar Amerika Serikat ( US.$ ) 1 16.993.00 16.162.00
l. Perpajakan
Semua perbedaan temporer antara jumlah tercatat Aset dan kewajiban dengan dasar
pengenaan pajak diakui sebagai pajak tangguhan dengan metode kewajiban. Pajak
tangguhan diukur dengan tarif pajak yang berlaku saat ini.
Saldo rugi fiskal yang dapat dikompensasi diakui sebagai Aset pajak tangguhan
apabila besar kemungkinan bahwa jumlah laba fiskal pada masa mendatang akan
memadai untuk dikompensasi.
Koreksi terhadap kewajiban perpajakan diakui saat ketetapan pajak diterima atau jika
mengajukan keberatan, pada saat keputusan atau keberatan tersebut telah ditetapkan.
Page 17
Ekshibit F/8
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)
m. Pembayaran Pesangon Karyawan
Hak karyawan atas uang jasa dan ganti rugi yang berhubungan dengan pengunduran
diri karyawan secara sukarela, diakui dengan metode akrual. Kewajiban estimasi
yang diakui berhubungan dengan jasa yang diberikan karyawan sampai dengan
tanggal neraca dihitung sesuai dengan Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang
ketenagakerjaan.
n. Laba per Saham
Laba/(rugi) dari usaha dan laba/(rugi) bersih per saham dihitung dengan membagi
masing-masing laba/(rugi) dari usaha dan laba bersih dengan jumlah rata-rata
tertimbang saham yang beredar.
o. Penggunaan Estimasi
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum
mengharuskan manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi
jumlah aset dan kewajiban dan pengungkapan aset dan kewajiban kontinjen pada
tanggal laporan keuangan serta jumlah pendapatan dan beban selama periode
pelaporan. Hasil yang sebenarnya mungkin berbeda dari jumlah yang diestimasi.
p. Restrukturisasi Utang Bermasalah
Keuntungan bersih atas restrukturisasi utang setelah memperhitungkan Pajak
Penghasilan terkait diakui dalam laporan laba (rugi) pada periode terjadinya
restrukturisasi dan diklasifikasikan sebagai pos luar biasa setelah memperhitungkan
hutang kontinjen yang timbul setelah restrukturisasi.
q. Penyisihan Piutang Ragu-ragu
Penghitungan kembali atas penyisihan piutang yang telah dibukukan pada tahun-tahun
sebelumnya
Page 18
Ekshibit F/9
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
3. KAS DAN SETARA KAS
Maret - 2026 Desember - 2025
Rp Rp
Kas
Rupiah 1.615.600 1.849.900
1.615.600 1.849.900
Bank
Rupiah
Pihak ketiga
PT Bank Mandiri (Pulogadung) 4.975.000 4.975.000
PT Bank Mandiri (Kelapa Gading) 4.975.000 4.975.000
PT Bank Mandiri TBM (Kepala Gading) 511.386.073 145.179.099
PT Bank Mandiri TBMP (Pulogadung) 1.618.241.848 338.222.206
PT. Bank Central Asia 712.765.433 688.451.182
PT. Bank Central Asia - RDN 22.090 31.390
Jumlah 2.852.365.444 1.181.833.877
Valas
PT Bank Mandiri Deposito - 12.000.000.000
PT. Bank Central Asia - 3.500.000.000
- 15.500.000.000
Jumlah 2.853.981.044 16.683.683.777
4. PIUTANG USAHA
Maret - 2026 Desember - 2025
Rp Rp
Pihak Ketiga
BUT Hyundai Duta Graha JO 2.531.487.363 2.531.487.363
BUT Sangyong- BPL JO 2.301.934.574 2.301.934.574
PT Catur Bangun Mandiri 741.900.947 741.900.947
Catur Graha Ekapperkasa 884.349.475 884.349.475
Lain - lain (dengan jumlah di bawah Rp. 500.000.000,-) 2.109.053.371 2.109.053.371
8.568.725.730 8.568.725.730
Dikurangi penyisihan piutang ragu -ragu (8.282.619.098) (8.282.619.098)
Bersih 286.106.632 286.106.632
Page 19
Ekshibit F/10
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
4. PIUTANG USAHA (Lanjutan)
Rincian berdasarkan umur piutang adalah sebagai berikut
Maret - 2026 Desember - 2025
Rp Rp
Umur piutang
Belum jatuh tempo - -
31 - 60 hari - -
61 - 90 hari - -
91 - 120 hari - -
lebih dari 120 hari 8.568.725.730 8.568.725.730
8.568.725.730 8.568.725.730
Penyisihan piutang tak tertagih (8.282.619.098) (8.282.619.098)
286.106.632 286.106.632
Piutang usaha digunakan sebagai jaminan atas pinjaman bank tertentu.
Berdasarkan penelaahan keadaan akun piutang masing-masing pelanggan pada akhir periode,
manajemen Perusahaan berpendapat bahwa penyisihan piutang tak tertagih adalah mencukupi
untuk menutupi kemungkinan kerugian atas tak tertagihnya piutang usaha.
Tidak ada pembentukan ataupun penghapusan piutang tak tertagih selama periode tiga bulan
yang berakhir 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025.
Page 20
Ekshibit F/11
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
5. PIUTANG USAHA PIHAK YANG BERELASI
Piutang Usaha Maret - 2026 Desember - 2025
Rp Rp
PT Jakarta Steel Megah Utama 22.772.110.924 22.772.110.924
PT Segoro Adidaya Steel 26.282.107.417 26.282.107.417
PT Maxifero ( Steel ) Industry Co., Ltd. - -
PT Jakarta Steel Perdana Industries 4.565.056.144 4.565.056.144
53.619.274.485 53.619.274.485
Penyisihan piutang tak tertagih (30.701.858.861) (30.701.858.861)
Bersih 22.917.415.624 22.917.415.624
Rincian berdasarkan umur piutang adalah sebagai berikut
Maret - 2026 Desember - 2025
Rp Rp
Umur piutang
Belum jatuh tempo - -
31 - 60 hari - -
61 - 90 hari - -
91 - 120 hari - -
lebih dari 120 hari 53.619.274.485 53.619.274.485
53.619.274.485 53.619.274.485
Penyisihan piutang tak tertagih (30.701.858.861) (30.701.858.861)
22.917.415.624 22.917.415.624
Page 21
Ekshibit F/12
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
6. PIUTANG LAIN-LAIN PIHAK KETIGA
Maret - 2026 Desember - 2025
Rp Rp
Pihak ketiga
Ferro 11.500.000.000 -
LotusLake2 Golf Club-Karawang Golf - 60.000.000
Hyundai Engineering 247.252.526 247.252.526
Jakarta Hilton Executive Club 65.153.739 65.153.739
Tata Buana Graha 32.069.870 32.069.870
Lain-lain (saldo dibawah
Rp 30.000.000 ) 54.877.822 55.177.822
11.899.353.957 459.653.957
Penyisihan kerugian penurunan nilai (394.356.957) (394.356.957)
Jumlah 11.504.997.000 65.297.000
Rincian berdasarkan umur piutang adalah sebagai berikut
Maret - 2026 Desember - 2025
Rp Rp
Umur piutang lain-lain - pihak ketiga
Belum jatuh tempo - -
31 - 60 hari - -
61 - 90 hari - -
91 - 120 hari 11.504.997.000 65.297.000
lebih dari 120 hari 394.356.957 394.356.957
11.899.353.957 459.653.957
Penyisihan piutang tak tertagih (394.356.957) (394.356.957)
11.504.997.000 65.297.000
Page 22
Ekshibit F/13
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
6. PIUTANG LAIN-LAIN PIHAK KETIGA ( Lanjutan )
Berdasarkan penelaahan keadaan akun piutang masing-masing pelanggan pada akhir
periode, manajemen Perusahaan berpendapat bahwa penyisihan piutang tak tertagih
adalah mencukupi untuk menutupi kemungkinan kerugian atas tak tertagihnya piutang
usaha.
Tidak ada pembentukan ataupun penghapusan piutang tak tertagih selama periode tiga
bulan yang berakhir 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025.
7
7. PERSEDIAAN
Maret - 2026 Desember - 2025
Rp Rp
Bahan baku 240.719.438 240.719.438
Bahan pembantu 12.705.964.714 12.705.964.714
Barang jadi 1.155.240.285 1.155.240.285
14.101.924.437 14.101.924.437
Penyishian penurunan nilai (10.041.549.607) (10.041.549.607)
Jumlah 4.060.374.830 4.060.374.830
Persediaan digunakan sebagai jaminan atas pinjaman bank tertentu.
Berdasarkan hasil penelaahan keadaan masing-masing jenis akun persediaan pada akhir
periode, manajemen Perusahaan berpendapat tidak terdapat persediaan yang rusak atau
usang untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 dan 31
Desember 2025
Page 23
Ekshibit F/14
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
8. PAJAK DIBAYAR DI MUKA
Maret - 2026 Desember - 2025
Rp Rp
Tagihan Pajak Penghasilan - 1.878.906
Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) - -
PPh Pasal 22 - -
PPN Masukan 108.788.405 75.701.704
Jumlah 108.788.405 77.580.610
9. BIAYA DIBAYAR DI MUKA DAN AKTIVA LANCAR LAINNYA
Maret - 2026 Desember - 2025
Rp Rp
Biaya dibayar dimuka
Biaya Pajak PPh Psl.4 125.484.121 469.980.284
Jasa Karyawan 502.010.000 502.010.000
Jumlah 627.494.121 971.990.284
Uang muka pembelian
- -
- -
Jumlah - -
Total 627.494.121 971.990.284
Page 24
Ekshibit F/15
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
10. ASET TETAP
31 Maret 2026
Saldo awal Tambahan Penarikan Saldo akhir
Rp Rp Rp Rp
Biaya perolehan
Pemilikan langsung
Hak atas Tanah 27.817.500.000 - - 27.817.500.000
Bangunan dan Prasarana 7.750.796.940 - - 7.750.796.940
Mesin 16.631.288.796 - - 16.631.288.796
Kendaraan 2.204.180.762 - - 2.204.180.762
Inventaris kantor dan pabrik 1.101.235.905 6.350.000 - 1.107.585.905
Aset dalam Penyelesaian
Bangunan dan Prasarana - - - -
55.505.002.403 6.350.000 - 55.511.352.403
Akumulasi penyusutan
Pemilikan langsung
Bangunan dan Prasarana 5.567.928.173 37.102.728 - 5.605.030.901
Mesin 16.631.288.796 - - 16.631.288.796
Kendaraan 2.128.280.902 7.468.842 - 2.135.749.744
Inventaris kantor dan pabrik 1.062.633.612 4.502.875 - 1.067.136.487
25.390.131.483 49.074.445 - 25.439.205.928
Nilai buku 30.114.870.920 30.072.146.475
Page 25
Ekshibit F/16
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
10. ASET TETAP (Lanjutan)
31 Desember 2025
Saldo awal Tambahan Penarikan Saldo akhir
Rp Rp Rp Rp
Biaya perolehan
Pemilikan langsung
Hak atas Tanah 27.817.500.000 - - 27.817.500.000
Bangunan dan Prasarana 7.750.796.940 - - 7.750.796.940
Mesin 16.631.288.796 - - 16.631.288.796
Kendaraan 2.204.180.762 - - 2.204.180.762
Inventaris kantor dan pabrik 1.074.060.905 27.175.000 - 1.101.235.905
Aset dalam Penyelesaian
Bangunan dan Prasarana - - - -
55.477.827.403 27.175.000 - 55.505.002.403
Akumulasi penyusutan
Pemilikan langsung
Bangunan dan Prasarana 5.419.517.260 148.410.912 - 5.567.928.172
Mesin 16.631.288.796 - - 16.631.288.796
Kendaraan 2.088.405.578 39.875.323 - 2.128.280.901
Inventaris kantor dan pabrik 1.043.749.823 18.883.791 - 1.062.633.614
25.182.961.457 207.170.026 - 25.390.131.483
Nilai buku 30.294.865.946 30.114.870.920
Pelepasan mesin dalam konstruksi dan rugi penurunan nilai berkaitan dengan perjanjian
restrukturisasi hutang Perusahaan dengan Marubeni Corp, Japan (lihat Catatan 30).
Hak atas tanah dan mesin telah dijadikan jaminan atas pinjaman bank (lihat Catatan 14).
Pembebanan penyusutan Maret 2026 dan Desember 2025 sebagai berikut :
Maret-2026 Desember-2025
Rp Rp
Harga Pokok Penjualan 0 0
Beban Umum dan Administrasi 49.074.445 207.170.026
Beban Lain-lain 0 0
49.074.445 207.170.026
Page 26
Ekshibit F/17
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
11. INVESTASI PROPERTI ( ASET YANG TIDAK DIGUNAKAN DALAM
USAHA )
Perusahaan juga memiliki aset tetap yang tidak digunakan dalam kegiatan operasi yang
terdiri dari :
Maret 2026 Desember 2025
Rp Rp
Properti Inventarisasi Taman Modern Cikande 11.971.110.000 11.971.110.000
11.971.110.000 11.971.110.000
12. ASET LAIN - LAIN
Perusahaan juga memiliki aset lain-lain yang tidak digunakan dalam kegiatan operasi
yang terdiri dari :
Maret 2026 Desember 2025
Rp Rp
Spare parts reheating furnance ( burners) 3.296.786.494 3.296.786.494
Uang Keanggotaan Karawang Golf - -
Uang Jaminan PLN 72.020.000 72.020.000
Uang Jaminan Container sampah 200.000 200.000
Uang Jaminan Tabung Oxygen 2.000.000 2.000.000
Jumlah 3.371.006.494 3.371.006.494
Page 27
Ekshibit F/18
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
13. UTANG USAHA
Maret- 2026 Desember - 2025
Pihak Ketiga Rp Rp
Lain - lain ( dengan jumlah di bawah Rp6.000.000) - -
- -
Maret - 2026 Desember - 2025
Rp Rp
Rincian umur utang usaha pihak ketiga dihitung
sejak tanggal faktur sebagai berikut :
Umur utang
Belum jatuh tempo - -
31-60 hari - -
61-90 hari - -
lebih dari 120 hari - -
Jumlah - -
Maret-2026 Desember - 2025
Pihak yang Berelasi Rp Rp
PT. Jakarta Steel Megah Utama 88.237.323 88.237.323
88.237.323 88.237.323
Page 28
Ekshibit F/19
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
13. UTANG USAHA (Lanjutan)
Maret - 2026 Desember - 2025
Rp Rp
Rincian umur utang usaha pihak yang berelasi
dihitung sejak tanggal faktur sebagai berikut :
Umur utang
Belum jatuh tempo - -
31 - 60 hari - -
61 - 90 hari - -
lebih dari 120 hari 88.237.323 88.237.323
Jumlah 88.237.323 88.237.323
Rincian berdasarkan mata uang
Utang Usaha Total berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut :
Maret - 2026 Jan-00
Rp Rp
Mata uang
Rupiah 88.237.323 88.237.323
US Dollar - -
88.237.323 88.237.323
Page 29
Ekshibit F/20
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
14. UTANG LAIN-LAIN
Maret - 2026 Desember - 2025
Rp Rp
Deviden 1.057.880.053 1.057.880.053
Sinar Surya Steel PT 5.371.480.575 5.371.480.575
Lain-lain (Dengan jumlah dibawah -
Rp 50.000.000 ) 55.000.000 55.000.000
Jumlah 6.484.360.628 6.484.360.628
15. UTANG PAJAK
Maret - 2026 Desember - 2025
Rp Rp
PPN - -
PPh Pasal 21 140.765.599 40.157.713
PPh Pasal 23 796.006 -
PPh Final Pasal 4 ayat 2 8.916.250 8.916.250
Pajak Bumi dan Bangunan 464.602.212 -
Jumlah 615.080.067 49.073.963
Page 30
Ekshibit F/21
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
16. BIAYA MASIH HARUS DIBAYAR
Maret - 2026 Desember-2025
Rp Rp
PLN - -
Reperasi dan pemeliharaan (PT. JIEP) 90.054.125 90.054.125
Tenaga Kerja Outsourcing - -
Bursa Efek - -
Lain-lain (Saldo dibawah Rp.50,000,000) 51.411.827 53.538.355
Jumlah 141.465.952 143.592.480
17. PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA
Maret - 2026 Desember-2025
Rp Rp
Pendapatan diterima di muka 1.254.841.214 4.699.802.841
- -
Jumlah 1.254.841.214 4.699.802.841
Page 31
Ekshibit F/22
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
18 . UTANG INVESTOR
Maret - 2026 Desember - 2025
Rupiah Rp Rp
Abasca Financial Limited (AFL), Singapore sebelumnya
Asia Strategic Fund (ASF), Singapore sebelumnya
sebelumnya PT Bank Internasional Indonesia 170.671.928.542 170.671.928.542
sebelumnya PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 93.518.444.517 93.518.444.517
sebelumnya PT Bank Dagang Negara Indonesia 39.055.707.661 39.055.707.661
sebelumnya PT Bank Permata ex Prima Ekspres Bank 28.230.918.244 28.230.918.244
sebelumnya PT Bank Niaga 12.624.160.239 12.624.160.239
sebelumnya PT Bank Lippo 10.808.756.730 10.808.756.730
sebelumnya PT Bank Tamara 6.300.000.000 6.300.000.000
sebelumnya PT Bank Tiara Asia Tbk 5.373.978.873 5.373.978.873
366.583.894.806 366.583.894.806
Dollar Amerika Serikat
Abasca Financial Limited (AFL), Singapore sebelumnya
Asia Strategic Fund (ASF), Singapore sebelumnya
sebelumnya PT Bank Dagang Nasional Indonesia Tbk
USD 12,743,499,15 (2010) dan (2009) 145.021.020.327 145.021.020.327
sebelumnya PT Bank Lippo Tbk
USD 3,887,342,83 (2010) dan (2009) 44.237.961.406 44.237.961.406
sebelumnya PT Prima Express Bank
USD 2,412,597,44 (2010) dan (2009) 27.455.358.868 27.455.358.868
sebelumnya PT Bank Tiara Asia Tbk
USD 1,532,671,81 (2010) dan (2009) 17.441.805.198 17.441.805.198
sebelumnya PT Bank Niaga
USD 3,282,011.52 (2010) dan (2009) 37.349.291.097 37.349.291.097
271.505.436.896 271.505.436.896
Jumlah 638.089.331.702 638.089.331.702
Utang ke Abasca Financial Limited (AFL) merupakan utang yang berasal dari Asia Strategic
Fund (ASF), yang sebelumnya mengambil alih hak tagih atas utang-utang Perseroan dari
Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).
Pinjaman ini dijamin dengan persediaan, piutang usaha, hak atas tanah, mesin Perusahaan dan
pihak-pihak hubungan istimewa.
Page 32
Ekshibit F/23
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
18. UTANG INVESTOR ( Lanjutan )
Perusahaan dan Abasca Financial Limited (AFL), telah menandatangani Memorandum of
Understanding (MOU) pada tanggal 19 Desember 2005 sehubungan dengan rencana
restrukturisasi utang kepada AFL. Sesuai dengan MOU, AFL mengakui bahwa jumlah
tagihannya kepada perusahaan sebesar Rp 262.821.825.092 dan USD 26.766.248. Pada
tanggal 8 April 2009 telah dibuat suatu kesepakatan baru antara Abasca Finance Limited
Singapura (pihak pertama) dengan perusahaan (pihak kedua), sebagai pengganti dari MOU
tersebut dengan poin-poin kesepakatan sebagai berikut :
a. Jumlah utang pihak kedua kepada pihak pertama mengacu pada posisi neraca pihak
kedua per 31 Desember 2008 yaitu sebesar Rp 366.583.894.806 dan USD
23,858,122.75
b. Pihak pertama membebaskan pihak kedua beban perhitungan bunga atas utang
pokok sampai dengan tanggal kesepakatan ini.
c. Akan dilakukan Debt to Equity Swap atas utang pihak kedua kepada pihak pertama,
yang jumlahnya akan ditentukan pada saat pelaksanaan Debt to Equity Swap
tersebut nantinya, yang tujuannya untuk menghilangkan defisit ekuiti pada neraca
pihak kedua.
d. Untuk keperluan debt to equity swap tersebut kedua belah pihak sepakat untuk
mengkonversi utang-utang pihak kedua kepada pihak pertama sebagaimana tersebut
pada poin a diatas, seluruhnya menjadi utang dalam bentuk mata uang Rupiah,
dengan kurs konversi pada tanggal 8 April 2009 dengan nilai kurs USD 1 sebesar Rp
11.380,- dan posisi utang pihak kedua kepada pihak pertama menjadi sebesar Rp
638.089.331.702,-.
e. Sejak tanggal perjanjian ini sampai tanggal dilakukan debt to equity swap, pihak
pertama membebaskan pihak kedua beban bunga atas utang-utang tersebut.
f. Apabila masih terdapat selisih lebih atas utang setelah dikurangi dengan jumlah yang
dikonversi menjadi ekuiti ( debt to equity swap ), maka sisanya menjadi utang pihak
kedua kepada pihak pertama yang penyelesaiannya akan diatur dalam kesepakatan
yang dibuat setelah dilakukan debt to equity swap tersebut.
Sampai dengan berakhirnya pemeriksaan ( Maret 2026 ) implementasi tersebut masih
dalam proses.
Page 33
Ekshibit F/24
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
19. PENYISIHAN UANG JASA KARYAWAN
Pada tanggal 20 Juni 2000, Menteri Tenaga Kerja menerbitkan Keputusan
No. Kep-150/Men/2000 mengenai aturan besarnya kompensasi disertai ketentuan yang
mengatur pemberian kompensasi tersebut (perhitungan besarnya kompensasi direvisi
dengan Undang-Undang No. 13/2003 tentang ketenagakerjaan). Berdasarkan
ketentuan tersebut Perusahaan diharuskan membayar uang jasa dan kompensasi
sehubungan dengan pengunduran diri karyawan atas dasar jumlah tahun masa kerja
dan gaji, apabila pengunduran diri memenuhi ketentuan dalam Keputusan tersebut.
Liabilitas imbalan pasca kerja pada 31 Maret 2026 sebesar Rp 1.295.194.399,- bagi
karyawan yang memasuki usia pensiun normal,pensiun dipercepat,meninggal dunia atau
cacat tetap, yang jumlahnya disesuaikan dengan masa kerja dan pangkat karyawan.
Liabilitas imbalan pasca kerja per 31 Maret 2026 dihitung secara internal karena
jumlah karyawan tetapnya hanya empat orang. Liabilitas imbalan pasca kerja dihitung
dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit Method”. Asumsi utama yang
digunakan dalam perhitungan tersebut adalah sebagai berikut :
Tingkat diskonto : 6,00 %
Kenaikan gaji tahunan : 7,00 %
Usia pensiun : 55 Tahun
20. MODAL SAHAM
Susunan pemegang saham Perusahaan Per 31 Maret 2026 dan 31 Desember 2025
sebagai berikut :
Pemegang saham Saham Nominal
Helai Rp %
PT Devisi Multi Sejahtera 45.847.000 22.923.500.000 30,56
PT Matahari Diptanusa 43.000.000 21.500.000.000 28,67
Thee Ning Khong 2.000.000 1.000.000.000 1,33
Masyarakat 59.153.000 29.576.500.000 39,44
150.000.000 75.000.000.000 100,00
Page 34
Ekshibit F/25
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 2025
20. MODAL SAHAM (Lanjutan)
Sesuai dengan Akta Notaris Toety Junianto, SH No. 33 tanggal 21 Desember 2000,
pada tanggal 22 Desember 1999 telah diadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar
Biasa (RUPS LB) yang mengubah modal dasar Perusahaan dari 400.000.000 saham
menjadi 600.000.000 saham. Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. C-25647-HT.01.04.TH.2000.
21. TAMBAHAN MODAL DISETOR – BERSIH
Agio saham merupakan kelebihan penyetoran modal yang berasal dari selisih kurs
pada tahun 1980 dan kelebihan setoran modal atas nilai nominal saham pada tahun
1997.
2026 2025
Rp Rp
Agio Saham dan Selisih Kurs
Setoran Modal 4.845.774.544 4.845.774.544
Aset Pengampunan Pajak 1.668.750.000 1.668.750.000
Saham Treasuri (862.469.300) -
Jumlah 5.652.055.244 6.514.524.544
22. PENJUALAN
2026 2025
Rp Rp
Besi Beton - -
Besi Lainnya - -
Jumlah - -
Page 35
Ekshibit F/26
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 2025
23. BEBAN POKOK PENJUALAN
2026 2025
Rp Rp
Bahan Baku Yang Digunakan - -
Upah Buruh Langsung - -
Beban pabrikasi -
Listrik, air dan solar - -
Bahan pembantu - -
Upah buruh tidak langsung - -
Perbaikan dan pemeliharaan - -
Penyusutan - -
Lain - Lain - -
Jumlah Beban Pabrikasi - -
Beban Pokok Produksi - -
Persediaan Barang Jadi
Awal Tahun 1.155.240.285 1.181.716.920
Pembelian Besi Beton - -
Akhir Maret (1.155.240.285) (1.181.716.920)
Beban Pokok Penjualan - -
Page 36
Ekshibit F/27
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 2025
24. BEBAN USAHA
2026 2025
Rp Rp
Beban penjualan
Angkutan - -
Promosi dan iklan - -
- -
Beban umum dan administrasi
Gaji dan tunjangan karyawan 1.409.107.878 1.028.229.842
Gaji karyawan Outsourching 819.141.899 1.034.765.791
Pajak & perijinan 702.251.649 670.893.624
Iuran Ke-anggotaan, Audit 121.218.327 96.750.000
Konsultan ,Notaris & Outsourching
Perbaikan & pemeliharaan 431.897.787 523.673.323
Perjalanan Dinas 3.328.000 3.673.000
Jasa bisnis (representasi) - -
Penyusutan & Amortisasi 49.074.445 56.091.223
Komunikasi 1.022.962 958.066
Perlengkapan Kantor - 965.000
Air, Listrik & Gas 94.971.282 88.400.401
Lain-lain 25.179.230 53.932.150
3.657.193.459 3.558.332.420
Jumlah Beban Usaha 3.657.193.459 3.558.332.420
25. PENDAPATAN DAN BEBAN BUNGA
2026 2025
Rp Rp
Pendapatan bunga - bersih
Bunga jasa giro 1.100.981 108.850
Bunga Deposito 31.594.522 2.900.017
Jumlah Pendapatan bunga 32.695.503 3.008.867
Page 37
Ekshibit F/28
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 2025
26. LABA (RUGI) SELISIH KURS
2026 2025
Rp Rp
Lain-lain
Karawang Golf Int'l - 13.419.000
Lain-lain - -
Jumlah - 13.419.000
27. BEBAN BANK
2026 2025
Rp Rp
Biaya Administrasi
PT. Bank Mandiri eks BDN 1.030.150 679.500
PT. Bank Central Asia 406.400 140.000
Jumlah 1.436.550 819.500
28. RUPA-RUPA ( BEBAN ) HASIL
2026 2025
Rp Rp
Sewa Kantor - -
Sewa Tanah Cikande 3.067.085.250 2.808.488.970
Sewa lahan pabrik 83.928.161 77.706.327
Lain-lain 33.750.000 -
Jumlah 3.184.763.411 2.886.195.297
Page 38
Ekshibit F/29
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
29. TRANSAKSI DENGAN PIHAK YANG BERELASI
Perusahaan melakukan transaksi penjualan, pembelian dan keuangan dengan pihak-
pihak yang berelasi sebagai berikut :
a. Perusahaan menjual mayoritas produknya sehingga menimbulkan saldo piutang usaha
dengan rincian sebagai berikut :
2026 2025
Rp Rp
PT. Jakarta Steel Megah Utama 22.772.110.924 22.772.110.924
PT. Maxifero (Steel) Industry Co., Ltd. - -
PT. Segoro Adidaya Steel 26.282.107.417 26.282.107.417
PT. Jakarta Steel Perdana Industries 4.565.056.144 4.565.056.144
53.619.274.485 53.619.274.485
Penyisihan piutang tak tertagih (30.701.858.861) (30.701.858.861)
Bersih 22.917.415.624 22.917.415.624
Page 39
Ekshibit F/30
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
29. TRANSAKSI DENGAN PIHAK YANG BERELASI ( Lanjutan )
b. Perusahaan membeli material berupa billet dan bahan pembantu sehingga
menimbulkan saldo utang usaha dengan rincian sebagai berikut :
2026 2025
Rp Rp
PT Jakarta Steel Megah Utama 88.237.323 88.237.323
PT Maxifero ( Steel ) Industry Co., Ltd. - -
PT Segoro Adidaya Steel - -
PT Jakarta Steel Perdana Industries - -
Bersih 88.237.323 88.237.323
c. Perusahaan juga telah transaksi di luar kegiatan usaha normal Perusahaan dengan
rincian sebagai berikut :
Piutang lain-lain pihak berelasi 2026 2025
Rp Rp
PT Jakarta Steel Megah Utama 92.259.331.553 94.209.331.553
PT Segoro Adidaya Steel 128.752.139 901.252.139
PT Maxifero ( Steel ) Industry Co., Ltd. 2.000.000.000 -
PT Jakarta Steel Perdana Industries 781.812.737 781.812.737
95.169.896.429 95.892.396.429
Penyisihan piutang tak tertagih (36.267.186.015) (36.267.186.015)
Bersih 58.902.710.414 59.625.210.414
Page 40
Ekshibit F/31
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
_______________________________________________________________________
29.TRANSAKSI DENGAN PIHAK YANG BERELASI (Lanjutan)
Sifat transaksi dan hubungan dengan pihak yang berelasi adalah sebagai berikut :
Pihak yang Berelasi Sifat hubungan Hubungan dengan
dengan Perusahaan
Perusahaan
PT Jakarta Steel Megah Mempunyai Penjualan dan pembelian
Utama (JSMU) sebagian bahan baku, besi beton dan
pemegang saham aktiva, pembayaran uang muka
yang sama pembelian tanah dan
penggunaan fasilitas ”Letters
of Credit” Perusahaan oleh
JSMU, oleh karenanya semua
beban terkait yang timbul
menjadi beban JSMU.
PT Jakarta Steel Mempunyai Penjualan dan pembelian
Perdana Industri (JSPI) sebagian bahan baku danbesi beton,
pemegang saham pinjaman kas.
dan komisaris
yang sama
PT Segoro Adidaya Mempunyai Penjualan dan pembelian
Steel sebagian bahan baku dan besi beton
pemegang saham serta pinjaman kas.
yang sama
PT Maxifero (Steel) Mempunyai Penjualan dan pembelian
Industry Co, Ltd sebagian bahan baku dan besi beton,
(Maxifero) komisaris yang serta pinjaman kas.
sama
Page 41
Ekshibit F/32
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
_________________________________________________________________________
29.TRANSAKSI DENGAN PIHAK YANG BERELASI (Lanjutan)
PT Matahari Mempunyai Perusahaan mempunyai
Diptanusa saham dalam pinjaman kas.
Perusahaan
Thee Ning Khong Mempunyai Sebagai Komisaris dalam
sebagian Perusahaan.
pemegang saham.
dalam Perusahaan
Page 42
Ekshibit F/33
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
30. ASET DAN KEWAJIBAN MONETER DALAM MATA UANG ASING
Posisi aset dan kewajiban dalam mata uang asing pada tanggal 31 Maret 2026 adalah
sebagai berikut:
2026
Valas IDR Rupiah
Aset
Bank - US Dollar - -
- -
Jumlah Aset - -
Kewajiban
Pinjaman Bank Pihak ketiga - -
Utang Usaha Pihak ketiga - -
Jumlah Kewajiban - -
Aset bersih - -
31. KELANGSUNGAN HIDUP
Sebagai dampak berkelanjutan dari krisis ekonomi yang terjadi pada tahun 1997,
dimana sejak saat itu seluruh fasilitas perbankan yang diterima Perseroan dibekukan,
dengan dialihkannya seluruh masalah kredit perbankan yang tertunggak dari bank
asal pemberi kredit ke Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).
Sejak tahun 2002 BPPN telah mengubah kebijakannya terhadap masalah utang
kepada para debiturnya, dengan menghentikan seluruh proses restrukturisasi utang
Page 43
Ekshibit F/34
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
__________________________________________________________________________
31. KELANGSUNGAN HIDUP (Lanjutan)
dan menempuh program baru yang dikenal dengan nama PPAK (Program Penjualan
Assets Kredit), termasuk didalamnya seluruh utang-utang perseroan kepada BPPN.
Dengan program tersebut, seluruh utang-utang Perseroan ditawarkan untuk dijual
kepada publik investor yang berminat.
Pada tahun 2003, perseroan telah menerima pemberitahuan dari pihak BPPN, bahwa
seluruh utang-utang perseroan kepada BPPN, telah dialihkan/dijual kepada investor
baru, yaitu Asia Strategic Fund (ASF) yang berdomisili dan berkantor pusat di
Century Yard, Cricket Square, Hutchins Drive, George Town, Grand Cayman, British
West Indies.
Berdasarkan akta pengalihan hutang (cessie) notaris Imas Fatimah No. 8 tanggal 5
November 2003, nilai utang Perseroan yang telah dialihkan tersebut sebesar
Rp262.821.825.092 dan USD26.766.248. Pada tanggal 31 Januari 2005, ASF telah
mengalihkan hak tagihnya kepada Abasca Financial Limited, Singapura.
Sampai dengan tanggal laporan, belum ada perjanjian/kesepakatan antara perseroan
dengan Abasca Financial Limited, Singapura, mengenai restrukturisasi utang
Perseroan kepada investor tersebut.
Pada tanggal 31 Maret 2026, Perusahaan telah mengalami defisiensi modal sebesar
Rp 501.292.380.246,- sehingga menimbulkan ketidakpastian signifikan mengenai
kemampuan Perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan hidup serta
ketidakpastian signifikan apakah Perusahaan akan dapat merealisasikan aktiva dan
menyelesaikan pembayaran kewajiban dalam bisnis normal Perusahaan dan pada
nilai yang dinyatakan dalam laporan keuangan. Laporan keuangan terlampir disusun
dengan anggapan bahwa Perusahaan akan melanjutkan usahanya sebagai entitas yang
berkemampuan untuk mempertahankan kelangsungan hidup, dan tidak mencakup
adanya penyesuaiannya sebagai akibat adanya ketidakpastian tentang kelangsungan
hidup Perusahaan.
Page 44
Ekshibit F/35
PT JAKARTA KYOEI STEEL WORKS Tbk
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
UNTUK TIGA BULAN YANG BERAKHIR
PADA TANGGAL-TANGGAL
31 MARET 2026 DAN 31 DESEMBER 2025
31. KELANGSUNGAN HIDUP (Lanjutan)
Selanjutnya perseroan masih berupaya mencari investor agar dapat menjalankan
kegiatan produksi dengan tehnologi mesin terkini yang lebih efisien dan mampu
bersaing dengan kompetitor sejenis.
Disamping hal tersebut tidak menutup kemungkinan untuk mencari kerjasama
dibidang lainnya demi mempertahankan kelangsungan hidup perseroan.
Perseroan berprediksi apabila produksi tetap dilanjutkan maka akan timbul kerugian
yang semakin besar karena ketidak pastian dalam pemasaran hasil barang jadi dan
oleh karenanya perseroan memutuskan untuk menghentikan produksi sampai batas
waktu yang belum ditentukan.
Dalam situasi ini upaya upaya yang dilakukan oleh manajemen, berupa tindakan
efisiensi dalam semua aspek dan guna mempertahankan kelangsungan hidup
perseroan menyewakan aset tanah yang belum digunakan serta menjual barang jadi
dari hasil produksi sebelumnya.
32. TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN DAN PERSETUJUAN ATAS LAPORAN
KEUANGAN.
Penyusunan dan penyajian wajar laporan keuangan merupakan tanggung
jawab manajemen, dan telah disetujui oleh Direktur untuk diterbitkan pada
tanggal 28 April 2026.
Names mentioned 46 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
KYOEI STEEL WORKS Tbk
p.1 ×43
unresolved
person
Fransiscus Jacobus Mawati
p.10
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.10
unresolved
org
Koordinasi Penanaman Modal
p.10
unresolved
person
Jimmy Tanal
p.10
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-
p.10
unresolved
person
Kwen Ie
· Wakil Presiden Direktur
p.10 ×3
unresolved
org
BAPEPAM
p.11 ×5
unresolved
org
Bank Indonesia
p.16
unresolved
org
PT Bank Mandiri TBM
p.18
unresolved
org
PT Bank Mandiri TBMP
p.18
unresolved
org
PT Bank Mandiri Deposito
p.18
unresolved
org
PT Catur Bangun Mandiri
p.18
unresolved
org
PT Jakarta Steel Megah Utama
p.20 ×5
unresolved
org
PT Segoro Adidaya Steel
p.20 ×4
unresolved
org
PT Maxifero
p.20 ×5
unresolved
org
PT Jakarta Steel Perdana Industries
p.20 ×4
unresolved
org
Marubeni Corp
p.25
unresolved
org
PT. JIEP
p.30
unresolved
org
Rp Abasca Financial Limited
p.31
unresolved
org
PT Bank Internasional Indonesia
p.31
unresolved
org
PT Bank Dagang Negara Indonesia
p.31
unresolved
org
PT Bank Niaga
p.31
unresolved
org
PT Bank Tamara
p.31
unresolved
org
Bank Tiara Asia Tbk
p.31 ×4
unresolved
org
Dollar Amerika Serikat Abasca Financial Limited
p.31
unresolved
org
Bank Dagang Nasional Indonesia Tbk
p.31 ×2
unresolved
org
Bank Lippo Tbk
p.31 ×3
unresolved
org
PT Prima Express Bank USD
p.31
unresolved
org
PT Bank Niaga USD
p.31
unresolved
org
Abasca Financial Limited
p.31 ×4
unresolved
org
Penyehatan Perbankan Nasional
p.31 ×2
unresolved
org
Abasca Finance Limited
p.32
unresolved
org
Menteri Tenaga Kerja
p.33
unresolved
—
Helai
p.33
unresolved
person
Akta Notaris Toety Junianto
p.34
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.34
unresolved
org
PT Jakarta Steel Megah
p.40
unresolved
org
PT Segoro
p.40
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.