Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 74
Page 1
Memperkuat Komitmen
Untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Reinforcing Commitment to Achieve Sustainable Growth
1
Page 2
Pernyataan
Laporan Keberlanjutan ini memuat informasi terkait rencana, proyeksi, strategi, dan tujuan
Perusahaan yang bukan merupakan pernyataan fakta historis dan perlu dipahami sebagai
pernyataan mengenai masa depan. Tidak ada jaminan bahwa hasil yang diantisipasi maupun
diindikasikan melalui pernyataan-pernyataan Perusahaan mengenai masa depan akan tercapai.
Laporan Keberlanjutan ini memuat kata “Perusahaan”, “Bank Mega”, dan “Kami” yang didefinisikan
sebagai PT Bank Mega Tbk yang menjalankan kegiatan usaha di bidang perbankan.
2
Page 3
Bank Mega berhasil melalui berbagai dinamika dan
perubahan selama tahun 2023 dengan pertumbuhan yang
baik. Namun demikian, berbagai pembelajaran menjadikan
kami untuk terus mengasah strategi. Ke depan, perubahan
ini akan terus mewarnai kehidupan kita dan kami pun harus
tangkas dalam berkarya untuk menciptakan berbagai inovasi
layanan melalui keandalan teknologi yang terpercaya.
Bank Mega akan memperkuat komitmen dan sinergi
bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mencapai
pertumbuhan yang berkelanjutan.
3
Page 4
Daftar Isi
Bersama Menjaga
Ikhtisar Kinerja Aspek Lingkungan dan
5
Keberlanjutan
25 L Keanekaragaman
Hayati
Dukungan Terhadap
Sambutan Direktur
10
Utama
32 S Pegawai dan
Masyarakat
Menerapkan
Praktik Bisnis yang
Profil Bertanggung Jawab
14
Perusahaan
49 T dan Menciptakan
Ekonomi
Berkelanjutan
Strategi
20
Keberlanjutan
67 Tentang Laporan
68 Referensi POJK No.51/POJK.03/2017 dan Indeks Isi Standar GRI
73 Lembar Umpan Balik
4
Page 5
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
Aspek Ekonomi [B.1]
Pendapatan Bunga Bersih Persentase total kredit/pembiayaan usaha berkelanjutan
(Rp Triliun) terhadap total kredit/pembiayaan bank (%)
2023 2023
5,53 38
2022 2021 2022 2021
5,87 4,84 26 27
Pendapatan Selain Bunga Kredit untuk Pembiayaan UMKM
(Rp Triliun) (Rp Miliar)
2023 2023
2,29 46
2022 2021 2022 2021
2,50 3,14 66 70,61
Laba Bersih Jumlah Pemasok Lokal
(Rp Triliun) (Vendor)
2023 2023
3,51 24
2022 2021 2022
4,05 4,01 25
Nominal Produk dan/atau Jasa yang Memenuhi Kriteria
Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB)
(Rp Triliun)
2023
24,9
2022 2021
18,25 16,63
5
Page 6
Aspek Lingkungan Hidup [B.2]
Penggunaan Energi Listrik Penggunaan Air
(MWh) (m3)
2023 2023
1.244,4 82.318
2022 2021 2022 2021
1.184,9 1.053,1 85.153 76.504
Emisi yang Dihasilkan dari Bahan Bakar Minyak Jumlah bibit pohon bambu yang ditanam
(tCO2) (Bibit)
2023 2023
2.698 100
2022 2021 2022
2.349 2.772 100
Jumlah Limbah Kertas
(Ton)
2023
15,05
2022 2021
22,05 18,69
6
Page 7
Aspek Sosial [B.3]
Tingkat Kepuasan Pelanggan Persentase Jumlah Pegawai Wanita dibanding Total
Pegawai (%)
2023 2023
54
Penghargaan dari MRI - Top 2022 2021
5 Satisfaction Loyalty 53 51
Engagement
(SLE) Index 2023
(KBMI III) Tingkat Perputaran
Pegawai (%)
2023
33,51
2022 2021
2022 2021
39,71 32,07
Penghargaan 1st Rank for
dari MRI - Top 6 Categories
10 Satisfaction versi The 4th
Loyalty Satisfaction
Engagement Loyalty
(SLE) Index 2022 Engagement
(KBMI III) (SLE) Awards
2021
30 Peserta
Mengikuti pelatihan Climate Risk Stress Testing
(CSRT) dengan total 90 jam pelatihan
1.200 Peserta
Mengikut E-Learning Aksi Keuangan Berkelanjutan
dengan total jam pelatihan >2.500 jam
7
Page 8
2021 2022
1,11 6,75
2023
7,72
Mega Berbagi
Realisasi Dana
Tanggung Jawab Sosial
dan Lingkungan
(Rp Miliar)
Mega Peduli
2023
3,09
2021 2022
4,32 2,82
8
Page 9
Penghargaan Tahun 2023
Nama Penghargaan Nama Penghargaan Nama Penghargaan
• Transparansi Penurunan Emisi Katadata Green Initiative Awards LPS Awards 2023 - Bank Terbaik
Korporasi 2023 Kategori Green 2023 Kategori Perbankan dalam Pelaporan SCV Kelompok
• Transparansi Perhitungan KBMI 3
Emisi Korporasi 2023 Kategori
Silver
Instansi Pemberi Penghargaan Instansi Pemberi Penghargaan Instansi Pemberi Penghargaan
• Investor Daily Katadata Lembaga Penjamin Simpanan
• BGK Foundation (LPS)
• B Univererse
Nama Penghargaan Nama Penghargaan Nama Penghargaan
The Most Efficient Bank Excellent Financial Performance The Best Performing Bank 2023
Bank KBMI 3 Bank in 2022 (Bank Assets Category Within
Rp100 Trillion Less Thank Rp500
Instansi Pemberi Penghargaan Instansi Pemberi Penghargaan Trillion)
Bisnis Indonesia Infobank
Instansi Pemberi Penghargaan
The Finance
Nama Penghargaan
Satisfaction Loyalty Engagement
Instansi Pemberi Penghargaan
Infobank dan MRI
9
Page 10
Sambutan Direktur Utama [D.1] [2-22]
“
Bank Mega telah menerapkan kebijakan
sosialisasi guna meningkatkan peluang
bagi pembiayaan keuangan berkelanjutan
dengan cara melakukan seleksi proses
pembiayaan melalui persyaratan kredit
yang memperhatikan aspek Lingkungan,
“
Sosial dan Tata Kelola (LST).
Para Pemangku Kepentingan yang Terhormat, Lebih lanjut, sejalan dengan aspek LST, Bank Mega juga
Atas nama Direksi, saya menyampaikan Laporan melanjutkan transformasi digital yang telah dijalankan
Keberlanjutan Bank Mega 2023 yang menjelaskan kontribusi sebagai salah satu respon dalam menghadapi tantangan
kami terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) perubahan sistem usaha. Saat ini, mayoritas nasabah telah
di Indonesia. Laporan ini juga menjadi wujud komitmen menggunakan beragam platform berbasis digital, sehingga
Bank Mega dalam menerapkan prinsip-prinsip keuangan digitalisasi juga menjadi bagian dari aspek keberlanjutan.
berkelanjutan yang tertuang dalam Rencana Aksi Keuangan Namun demikian, Bank Mega juga menyadari bahwa dalam
Berkelanjutan (RAKB). implementasi inovasi teknologi berbasis digital terdapat
beberapa tantangan yang perlu dihadapi yaitu keamanan
Kebijakan untuk Merespons Tantangan data yang semakin rentan terhadap terjadinya kejahatan
Bank Mega telah memiliki kebijakan dalam merespons siber. Oleh sebab itu, merespon tantangan tersebut, maka
tantangan keberlanjutan serta meminimalkan risiko. Selain Bank Mega telah menerapkan standar ISO 27001:2013 yang
itu dalam mengelola dampak negatif perubahan iklim, Bank merupakan standar internasional sebagai pedoman dalam
Mega melakukan peningkatan pembiayaan yang berfokus Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI).
pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST).
Kebijakan yang diterapkan telah kami sesuaikan dengan Kinerja Keberlanjutan Tahun 2023
nilai-nilai keberlanjutan yang terdapat dalam Visi dan Misi Bank Mega telah memberikan tanggung jawab kepada Tim
Perusahaan. Keuangan Berkelanjutan untuk melakukan evaluasi terhadap
pencapaian penerapan keuangan berkelanjutan. Penyusunan
Bank Mega juga terus melakukan peningkatan pada dan pelaksanaan Keuangan Berkelanjutan di pimpin oleh
penyaluran pembiayaan pada Kategori Kegiatan Usaha Divisi Strategic & Business Development (SBDV) yang
Berkelanjutan (KKUB) yang difokuskan pada sektor Usaha bekerjasama dengan unit kerja lainnya. Kinerja penerapan
Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sebagai upaya keuangan berkelanjutan di tahun 2023 mencakup aspek
meningkatkan kinerja ekonomi UMKM dengan tidak ekonomi, sosial, dan lingkungan.
mengorbankan kelestarian lingkungan, Bank Mega telah
melakukan edukasi terkait pentingnya menjaga lingkungan. Sepanjang tahun 2023, Bank Mega telah menjalankan
Guna mewujudkan upaya tersebut, maka Bank Mega perlu strategi bisnis yang ditetapkan dalam Rencana Bisnis Bank,
juga mendapat dukungan dari semua pihak termasuk pelaku namun kondisi perekonomian di tahun 2023 masih penuh
usaha, masyarakat, dan Pemerintah. tantangan dan diliputi ketidakpastian berdampak pada
rencana strategi bisnis Bank. Kondisi tersebut mengharuskan
Bank melakukan beberapa penyesuaian untuk menjaga
10
Page 11
kelangsungan usaha. Pencapaian kinerja hasil usaha dan Dari aspek sosial, Bank Mega juga memberikan nilai tambah
kondisi keuangan terhadap Rencana Bisnis Bank (RBB) kepada masyarakat melalui pelaksanaan kegiatan tanggung
tahun 2023, secara umum belum menunjukkan hasil yang jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang mencakup kegiatan
optimal. Bank Mega membukukan profit before tax sebesar Mega Berbagi dan Mega Peduli serta literasi dan inklusi
Rp4,34 triliun Rupiah atau profit after tax sebesar Rp3,51 keuangan.
triliun. Pencapaian saat ini akan menjadi pijakan untuk
melompat lebih tinggi lagi di masa mendatang. Mega Berbagi merupakan bentuk kegiatan sosial yang
diperuntukkan bagi Pendidikan, Kesehatan Masyarakat,
Dari aspek lingkungan, Bank Mega secara berkesinambungan Pemberdayaan Masyarakat dan Kebencanaan di Indonesia.
dan berkelanjutan melakukan inovasi untuk menciptakan Dana donasi diperoleh dari nasabah Tabungan Mega Berbagi
efisiensi yang ramah lingkungan. Salah satu aktivitas yang yang menyisihkan minimum 1% dari bunga yang diterima dan
dilakukan Bank secara bertahap adalah perubahan dalam 1% tambahan yang diberikan dari Program CSR Bank Mega.
penggunaan kertas. Sebelum ini, penggunaan kertas Sepanjang tahun 2023, Bank Mega telah mendistribusikan
meliputi hampir seluruh aktivitas Bank, baik untuk kebutuhan dana program Mega Berbagi sebesar Rp7,72 miliar untuk
internal maupun eksternal. Konversi dari penggunaan form menyelesaikan 6 sekolah korban bencana di Jawa Timur,
kertas untuk pembukaan rekening menjadi aplikasi digital Sumatera Barat dan Nusa Tenggara Timur. Dari aspek pilar
terus dioptimalkan oleh Bank Mega. Hingga 31 Desember Kesehatan, Tabungan Mega Berbagi menyalurkan donasinya
2023 tercatat pembukaan rekening melalui aplikasi M-Smile, untuk membantu pembangunan Klinik Pratama Trans
mencapai 86.820 account. Berdasarkan data tersebut, Bank Medical guna meningkatkan Kesehatan Masyarakat di sekitar
Mega melakukan simulasi perkiraan nilai efisiensi dari sisi kantor pusat Bank Mega.
ekonomi dan dampak yang positif terhadap lingkungan.
Pengurangan pemakaian form dan salinan dokumen tersebut Donasi yang berasal dari Tabungan Mega Berbagi, juga
mencapai sekitar 312.552 lembar kertas yang mencerminkan disalurkan untuk meningkatkan kapasitas tenaga pendidik
bahwa Bank telah menyelamatkan 27 pohon. dan motivasi siswa dalam bidang literasi di remote area.
Dalam hal ini, Bank Mega bekerja sama dengan CT ARSA
Bank Mega juga melakukan efisiensi penggunaan kertas Foundation dalam melaksanakan kegiatan Program
melalui pengajuan aplikasi kartu kredit berbasis digital, Pelayanan Pendidikan dan Pengajaran (PIJAR) dengan
yaitu menggunakan tablet pada direct sales, aplikasi mobile mengirim relawan guru ke remote area khususnya sekolah-
banking, dan online onboarding. Penggunaan e-statement sekolah yang telah menerima bantuan dari Mega Berbagi, di
dan pengajuan KK melalui aplikasi digital telah menghemat Nusa Tenggara Timur, Sumatera Barat dan Jawa Timur.
penggunaan sekitar 9.959.638 lembar kertas selama
Januari - Desember 2023 dimana diperkirakan mengurangi Selain itu, selama tahun 2023 melalui program Mega Peduli,
penebangan pohon sebanyak 867 pohon, hal ini pun turut Bank Mega telah menyalurkan 20.000 paket sembako
memberikan kontribusi atas penambahan produksi 381 kepada masyarakat yang membutuhkan, pembagian masker
ton Oksigen (O2) serta mengurangi Karbondioksida (CO2) kepada seluruh karyawan dan melakukan penanaman pohon
sekitar 12,2 ton. bambu, bekerja sama dengan PPATK, FKDKP dan yayasan
KEHATI, dengan total donasi Mega Peduli sebesar Rp 3,09
Sepanjang tahun 2023, Bank Mega berhasil mengurangi miliar.
jumlah limbah kertas sebesar 32% menjadi 15,05 ton bila
dibandingkan pada tahun 2022 yakni sebesar 22,05 ton. Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Bank Mega memiliki kategori sektor industri yang
Selain efisiensi penggunaan kertas, Bank Mega juga menjadi prioritas dalam pembiayaan kredit, di antaranya
melanjutkan program efisiensi terhadap penggunaan air di sektor industri konstruksi dan pertanian, perburuan &
Menara Bank Mega. Seluruh air yang digunakan oleh Bank kehutanan. Pemilihan kategori tersebut berdasarkan
Mega berasal dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sektor ekonomi yang masih mampu tumbuh positif pada
dan selama tahun 2023, penggunaan air di Bank Mega kondisi perekonomian yang tidak pasti . Namun demikian,
adalah sebanyak 82.318 m3, turun 3% dibandingkan tahun pembiayaan kredit akan diberikan Bank Mega kepada
sebelumnya sebesar 85.153 m .3
debitur yang memenuhi syarat. Secara berkala, Bank Mega
akan memantau dan mengevaluasi setiap debitur. Melalui
upaya ini, Bank Mega berharap dapat mendorong komitmen
11
Page 12
debitur dan calon debitur untuk meningkatkan kinerja LST Pemanfaatan Peluang dan Prospek Usaha Keuangan
dan dijadikan sebagai sarana untuk meminimalkan dan Berkelanjutan
memitigasi dampak negatif dari kegiatan usaha tiap industri. Selain mengelola risiko, Bank Mega telah melakukan
pemetaan terhadap peluang dan prospek usaha. Kami
Adapun seluruh penyaluran biaya dari Bank Mega akan menyadari industri perbankan memiliki peran penting dalam
diselaraskan dengan Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan mendukung perekonomian nasional dan pencapaian target
(KKUB) yang terdiri dari pembiayaan kegiatan usaha pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK). Hal tersebut
berwawasan lingkungan serta pembiayaan UMKM, dengan memberikan peluang bagi kami untuk memberikan nilai
komposisi portofolio pembiayaan hijau sebesar 99,8% dan tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.
UMKM 0,2%. Selama tahun 2023, jumlah penyaluran kredit
KKUB mencapai Rp24,9 triliun. Jumlah ini mengalami Situasi Eksternal
kenaikan 36,4% jika dibandingkan dengan tahun 2022 Meningkatnya industri yang berbasis ramah lingkungan dan
sebesar Rp18,25 triliun. perkembangan teknologi telah memberikan peluang usaha
bagi perbankan untuk mendorong pertumbuhan usaha
Pengelolaan Risiko atas Penerapan Keuangan tersebut. Sementara itu, peningkatan jumlah UMKM di dalam
Berkelanjutan negeri maupun luar negeri dapat menjadi peluang usaha
Bank Mega telah melaksanakan manajemen risiko secara untuk kami. Bank Mega berkomitmen untuk memanfaatkan
menyeluruh terhadap implementasi keuangan berkelanjutan, peluang tersebut untuk menaikkan kelas UMKM melalui
termasuk di antaranya risiko kredit, operasional, likuiditas, berbagai layanan transaksi internasional.
dan pasar. Guna menghadapi risiko-risiko tersebut, kami
menerapkan strategi pendekatan secara hati-hati dengan Penutup
melakukan penilaian risiko LST, menyesuaikan pemberian Kami ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi tertinggi
kredit dengan mempertimbangkan aspek LST, dan kepada seluruh pemangku kepentingan atas dukungan, kerja
melakukan analisis terhadap profil risiko debitur. sama, dan kepercayaan yang telah diberikan kepada Bank
Mega sepanjang tahun 2023. Setiap bentuk dukungan yang
kami terima telah menjadi daya penggerak bagi kami untuk
meningkatkan pencapaian kinerja keuangan berkelanjutan.
Bank Mega akan terus berupaya menjaga keseimbangan
dalam mengelola kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola
(LST) yang menjadi penting bagi kesejahteraan masa kini
dan masa yang akan datang.
Jakarta, 7 Februari 2024
Kostaman Thayib
Direktur Utama
12
Page 13
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris
Tentang Tanggung Jawab Atas Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank Mega, Tbk
Kami segenap Dewan Komisaris menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan PT Bank Mega Tbk tahun
buku 2023 telah disampaikan sesuai dengan peraturan dan Kami bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan
Keberlanjutan ini. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 7 Februari 2024
Chairul Tanjung
Komisaris Utama
Yungky Setiawan Achjadi Ranuwisastra
Wakil Komisaris Utama Komisaris Independen
Lambock V. Nahattands Hizbullah
Komisaris Independen Komisaris Independen
Surat Pernyataan Anggota Direksi
Tentang Tanggung Jawab Atas Laporan Keberlanjutan 2023 PT Bank Mega, Tbk
Laporan Keberlanjutan PT Bank Mega Tbk tahun buku 2023 telah disampaikan sesuai dengan peraturan dan Kami
bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Keberlanjutan ini. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 7 Februari 2024
Kostaman Thayib
Direktur Utama
Indivara Erni Lay Diza Larentie Yuni Lastianto
Wakil Direktur Utama Wakil Direktur Utama Direktur Compliance
and Human Capital
Madi Darmadi Lazuardi Martin Mulwanto C. Guntur Triyudianto
Direktur Credit Direktur Treasury Direktur Operations
& International Banking
Y.B. Harianto
Direktur Information Technology
13
Page 14
Profil Perusahaan [C.1][2-1]
Visi
Menjadi Kebanggaan Bangsa
Misi
Mewujudkan hubungan baik yang berkesinambungan dengan nasabah
melalui layanan perbankan inovatif dan sinergi dengan didukung oleh
ekosistem yang terintegrasi, sumber daya manusia yang profesional, serta
kemampuan kinerja organisasi terbaik untuk memberikan nilai tambah
yang tinggi bagi seluruh pemangku kepentingan (stakeholders).
Dynamic
Entrepreneurship
Synergy
NILAI PERUSAHAAN
Commitment Trust
Ethics
Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan [F.1]
Sebagai upaya dalam membangun budaya keberlanjutan, Melalui sosialisasi, diharapkan seluruh pegawai dapat
Bank mega secara berkesinambungan memberikan memahami dan menerapkan budaya keberlanjutan dan
sosialisasi corporate culture untuk meningkatkan kapasitas perilaku ramah lingkungan di seluruh jaringan kantor
internal. Sosialisasi ini dilakukan dengan memberikan materi Bank Mega. Sosialisasi ini dilakukan secara konsisten
induction kepada pegawai baru mengenai corporate profile dalam periode tertentu oleh Corporate Culture & Change
dan memperkuat internalisasi Corporate Culture seputar Management Specialist (CCCM) yang merupakan bagian
aspek keberlanjutan kepada seluruh pegawai. dari Unit Kerja Corporate Affairs.
14
Page 15
Sekilas Tentang Bank Mega
Nama Perusahaan [2-1] PT Bank Mega Tbk
Tahun Awal Beroperasi 1969
15
• Akta Pendirian PT Bank Karman No.32
Tanggal 15 April 1969 Juncto
Dasar Hukum Pendirian
• Akta Perubahan No. 47 Tanggal 26
November 1969
Menara Bank Mega
Jl. Kapten Tendean No. 12-14 A
Jakarta, 12790, Indonesia.
Alamat Kantor Pusat [C.2] Telp: (+6221) 7917 5000
Fax: (+6221) 7918 7100
Website: www.bankmega.com
E-mail: corsec@bankmega.com
Bidang Usaha [2-6]
Perbankan
Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik
Izin Usaha Indonesia No. D.15.6.5.48 tanggal 14 Agustus
1969
PT Mega Corpora
(58,02%)
Kepemilikan
Saham
Masyarakat [C.3]
(41,98%)
15
Page 16
Skala Usaha [C.3] [2-6]
Uraian Satuan 2023 2022 2021
Laki-Laki 2.176 2.230 2.403
Jumlah Pegawai Tetap
Perempuan 2.553 2.505 2.549
Pendapatan Bunga Bersih 5,53 5,87 4,84
Rp Triliun
Laba Bersih 3,51 4,05 4,01
Total Kapitalisasi
Total Liabilitas 110,29 121,12 113,73
Total Ekuitas Rp Triliun 21,76 20,63 19,14
Total Aset 132,05 141,75 132,88
Wilayah Operasional [C.3] [2-6]
Sepanjang tahun 2023, Bank Mega memiliki 8 Kantor Wilayah di seluruh wilayah Indonesia yang membawahi 55
Kantor Cabang, 312 Kantor Cabang Pembantu, dan 3 Kantor Fungsional serta diperkuat dengan keberadaaan
582 ATM. Selain itu, Bank Mega juga telah menjalin kerja sama dengan 14 Bank koresponden yang tersebar di
beberapa negara.
1. Medan (area Sumatera kecuali Lampung)
2. Jakarta 1 (Area DKI Jakarta, Bekasi, dan Karawang)
3. Jakarta 2 (Area Jakarta Selatan, Lampung, Bogor, Depok, Tangerang, dan Banten)
4. Bandung (Area Jawa Barat kecuali Bogor, Depok, Bekasi, dan Karawang)
5. Semarang (Area Jawa Tengah dan DI Yogyakarta)
6. Surabaya (Area Jawa Timur, NTB, NTT, dan Bali)
7. Makassar (Area Sulawesi, Maluku, dan Papua)
8. Banjarmasin (Area Kalimantan)
16
Page 17
Jaringan Kantor dan ATM Bank Mega [2-1]
Uraian 2023 2022 2021
Jaringan Kantor
Kantor Pusat 1 1 1
Kantor Wilayah 8 8 8
Kantor Cabang 55 55 54
Kantor Cabang Pembantu 312 326 322
Kantor Fungsional 3 2 2
Total 379 392 387
ATM Bank Mega
Total 582 636 668
Produk dan Layanan [C.4] [2-6]
Berbagai produk dan Layanan telah disediakan oleh Bank
Detail mengenai produk dan layanan
Mega, seperti produk simpanan, pinjaman, trade finance, terdapat pada Laporan Tahunan 2023 dan
transaksi internasional, treasuri, Mega Pass, M-Money, web Perusahaan https://bankmega.com/id/
tentang-kami/hubungan-investor-new/.
begitu pula dengan layanan transaksi yang sudah dapat
dilakukan dengan menggunakan kartu dan aplikasi mobile.
Semua produk dan layanan transaksi tersebut juga sudah
dapat diakses secara digital melalui M-Smile, Mega Internet,
dan Mega ATM.
Transaksi Layanan
Jenis Layanan Satuan 2023 2022 2021
Nasabah 111.642 143.086 182.295
Mega ATM
Nilai (Rp Miliar) 2.358 3.112 4.524
Jumlah Kartu 228.918 256.499 313.934
Mega Pass
Nilai (Rp Miliar) 411,0 407,0 398,8
Nasabah 23.101 26.094 29.301
Internet Banking
Nilai (Rp Miliar) 47.982 47.693 49.786
Nasabah 784.118 581.311 394.564
Mobile Banking
Nilai (Rp Miliar) 36.339 20.967 10.737
Jumlah Kartu (Juta) 4,8 4,6 4,4
Uang Elektronik
Nilai (Rp Miliar) 0,7 0,4 0,4
Box 7.690 4.257 5.510
Safe Deposit Box
Nilai (Rp Miliar) 5,4 5,6 5,1
17
Page 18
Kuantitas Produk
Simpanan
2023 2022* 2021*
Nasabah Nilai Nasabah Nilai Nasabah Nilai
332.136 89,44 323.004 102,95 315.937 98,91
(Orang) (Rp Triliun) (Orang) (Rp Triliun) (Orang) (Rp Triliun)
*Terdapat penyajian informasi kembali (restatement) dari Laporan Keberlanjutan 2022 [2-4]
Treasuri
Produk dan Layanan Satuan 2023 2022 2021
Nasabah (Orang) 97 82 68
Foreign Exchange Transactions
Frekuensi Transaksi 7.884 9.958 7.110
(Spot, Forward & Swap)
Volume Transaksi (Rp Miliar) 316.172 390.324 201.376
Nasabah (Orang) 74 60 56
Money Market Transactions Frekuensi Transaksi 3.518 1.449 1.793
Volume Transaksi (Rp Miliar) 485.867 194.855 261.790
Nasabah (Orang) 5.670 6.210 5.998
Bonds Trading Transactions Frekuensi Transaksi 13.589 12.302 12.465
Volume Transaksi (Rp Miliar) 104.431 120.439 125.440
Nasabah (Orang) 5.841 6.352 6.122
Jumlah Frekuensi Transaksi 24.991 23.709 21.368
Volume Transaksi (Rp Miliar) 906.471 705.618 588.606*
*Terdapat penyajian informasi kembali (restatement) dari Laporan Keberlanjutan 2022 [2-4]
Perubahan Signifikan [C.6]
Selama tahun 2023, Bank Mega mengalami perubahan signifikan, antara lain yaitu:
Pembukaan 1 kantor fungsional. Penutupan 14 kantor cabang pembantu.
18
Page 19
Perhimp
una
Umum N n Bank
n asio
ciatio (Perban nal
Asso iste as)
Camb nale
atio Ikata
Intern ncial n
Indon Bankir
Fina ociation esia (
ss IBI)
ets A esia
Mark A) Indon
F M
(ACI
unan
Himp ng
ga
Peda tang si Emit
en
U
Surat ra Asosia ia (AEI)
es
N a UN)
e g Keanggotaan Indon
DAS Pada
(HIM Asosiasi [C.5][2-28]
Foru
Bankers Komu m
nik
Associatio
n Direk asi
for Ris k Kepa tur
tu
managem
ent Perba han
nkan
(B A R a ) (FKD
KP)
Asosiasi Sistem
Pembayaran
I)
Indonesia (ASP
Manajemen Rantai Pasok [2-6] [204-1]
Kegiatan berkelanjutan yang diterapkan oleh Bank Mega sangat berkaitan dengan proses kerja sama dengan pemasok.
Bank Mega berupaya untuk meningkatkan proses rantai pasokan yang berkualitas, transparan, profesional, dan aman guna
mewujudkan keuangan berkelanjutan. Bank Mega memastikan rantai pasokan yang sehat dan mitra kerja yang tepat dengan
menetapkan beberapa aspek penilaian dan melakukan evaluasi kerja.
Jumlah Pemasok Lokal
25
24
2023 2022
19
Page 20
Strategi Keberlanjutan [A.1] [2-22] [2-23] [2-24]
Bank Mega terus berupaya untuk memastikan operasi bisnis yang tidak hanya berfokus pada laba
(profit) tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia (people) dan kelestarian alam
(planet). Hal ini sejalan dengan Visi dan Misi Bank Mega untuk menjadi Bank kebanggaan Bangsa
Indonesia.
Guna mewujudkan usaha yang berkelanjutan, Bank Mega memperhatikan aspek internal dan
eksternal.
20
Page 21
Strategi eksternal Strategi internal
Meningkatkan inovasi dan Meningkatkan produktivitas
layanan, termasuk pembiayaan operasi yang efisien
Kategori Kegiatan Usaha
Berkelanjutan (KKUB).
Lebih lanjut, Bank Mega juga terus meningkatkan pembiayaan Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) melalui
penyaluran kredit pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui berbagai cara, antara lain:
• Menjalin kerja sama dalam ekosistem CT Corpora.
• Melakukan percepatan transformasi digital.
• Melakukan mitigasi risiko Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST).
Dukungan Bank Mega Terhadap Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan (TPB)
Sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), maka
Bank Mega telah mengidentifikasi beberapa program yang sejalan dengan TPB yaitu tujuan 3, 4, 5, 8, 9, 12, dan 16.
Target 2023:
• Menyediakan lingkungan kerja yang sehat, layak, dan aman untuk seluruh pegawai
• Meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan pegawai
Capaian 2023
• Menciptakan suasana kerja yang sehat, aman, dan nyaman
• Melaksanakan sosialisasi standar keselamatan kerja
• Seluruh pegawai (100%) telah menerapkan standar kesehatan dan keselamatan kerja
• Melaksanakan sosialisasi dan dan simulasi tanggap bencana secara berkala
• Melaksanakan Medical CheckUp (MCU) setiap satu tahun sekali
• Melaksanakan webinar tentang kesehatan yang diikuti oleh seluruh pegawai
21
Page 22
Target 2023:
• Melaksanakan pelatihan pengenalan aksi keuangan berkelanjutan untuk seluruh pegawai melalui
platform e-learning
• Memberikan sertifikasi dan pelatihan wajib yang sesuai ketentuan regulator, pelatihan teknis, dan
pengendalian risiko
• Mengembangkan modul e-learning Pengenalan Aksi Keuangan Berkelanjutan
• Mengembangkan materi Pengenalan Aksi Keuangan Berkelanjutan dalam kurikulum Development
Program
• Capaian 2023
• Melaksanakan pelatihan daring melalui aplikasi
• Mengikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pegawai
• Mengikuti E-learning Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
• Pelaksanaan pelatihan Climate Risk Stress Testing (CRST) kepada 30 peserta dengan total 90 jam
pelatihan
• E-Learning Aksi Keuangan Berkelanjutan dengan lebih dari 1.200 peserta dengan total jam pelatihan
lebih dari 2.500 jam.
• Mengikuti program Pengenalan Aksi Keuangan Berkelanjutan bagi peserta Development Program
Target 2023:
• Perusahaan mendukung adanya kesetaraan gender untuk menduduki jabatan tertinggi dan
menerima perlakuan yang setara
Capaian 2023
• 3.391 pegawai wanita atau setara dengan 54,31% dari jumlah seluruh pegawai
• 2 karyawan wanita atau 25% yang menduduki posisi sebagai Direksi
• Menerapkan kebijakan kesetaraan bagi semua pegawai untuk meningkatkan karir dan menduduki
posisi pejabat eksekutif
Target 2023:
• Meningkatkan kesejahteraan pegawai
• Meningkatkan ekonomi masyarakat
• Mendukung dan membantu kemandirian UMKM
Capaian 2023
• Melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan (TJSL)
• Menerapkan kebijakan peningkatan kesejahteraan pegawai sesuai dengan prestasi kerja dan
kondisi Bank
• Memberikan pembiayaan kredit kepada UMKM sebesar Rp46 miliar
• Memberikan penyaluran kredit yang mengintegrasikan kepentingan ekonomi, sosial, dan
lingkungan hidup serta masuk dalam kategori keuangan berkelanjutan sebesar Rp24,9 triliun
• Penghimpunan dana sesuai dengan keuangan berkelanjutan sebesar Rp459,4 miliar
22
Page 23
Target 2023:
• Membangun infrastruktur digital
• Melakukan inovasi produk dan jasa untuk meningkatkan kualitas layanan
• Menjaga keamanan data rahasia seluruh nasabah dan seluruh stakeholders lainnya
Capaian 2023
• Mengadakan sosialisasi dan edukasi penggunaan digital dalam proses perbankan
• Menerapkan Quick Respond Code Indonesia Standard (QRIS) untuk transaksi transfer, tarik tunai,
setor (TTS), dan Cross Border Thailand
• Nasabah bank lain yang sudah memiliki QRIS juga dapat melakukan transaksi di mesin ATM Bank
Mega di seluruh Indonesia yang sudah menerapkan QRIS-TTS
• Memiliki sertifikasi ISO 27001:2013 dari CBQA Global
• Mengembangkan modul e-learning berbasis digital
Target 2023:
• Efisiensi penggunaan energi dan air
Capaian 2023
• Limbah kertas turun 32% dibandingkan tahun sebelumnya
Target 2023:
• Tidak terdapat produk dan/atau jasa layanan yang ditarik kembali setelah produk dan/atau
layanan diluncurkan
• Tidak mendapatkan laporan pengaduan terkait pelanggaran praktik ketenagakerjaan, termasuk
tindak diskriminasi suku, agama, jenis kelamin, ras, atau golongan
• Seluruh pengaduan nasabah dapat diselesaikan dengan baik
Capaian 2023
• Mematuhi seluruh regulasi yang berlaku dan tata kelola Perusahaan
• Menjaga tingkat kepuasan nasabah
• Menangani semua masukan, saran, dan pengaduan secara adil, cepat, dan konsisten
23
Page 24
Capaian Kegiatan Keuangan Berkelanjutan
Selama tahun 2023, Perusahaan berhasil memiliki pencapaian kegiatan keuangan
berkelanjutan, di antaranya yaitu:
Kegiatan Utama Kegiatan Utama
Pertumbuhan penyaluran kredit yang sesuai Efisiensi penggunaan kertas melalui
dengan KKUB pengajuan aplikasi kartu kredit berbasis
digital
Pencapaian 2023
Rp24,9 Triliun Pencapaian 2023
Pertumbuhan penyaluran kredit yang Penghematan sekitar
menyelaraskan kepentingan ekonomi, sosial, 9.959.638 lembar kertas
dan lingkungan hidup dan masuk ke dalam dan mengurangi penebangan pohon
kategori keuangan berkelanjutan sebanyak 867 pohon
Kegiatan Utama Kegiatan Utama
Penghimpunan dana yang sesuai dengan Melakukan peningkatan efisiensi
Keuangan Berkelanjutan penggunaan majalah & koran
Pencapaian 2023 Pencapaian 2023
Rp459.4 Miliar Rp177,4 Juta
Pencapaian penghimpunan dana yang sesuai Biaya penggunaan majalah & koran
dengan keuangan berkelanjutan
Kegiatan Utama Kegiatan Utama
Pemberian pelatihan terkait Keuangan Kegiatan tanggung jawab sosial dan lingkungan
Berkelanjutan (TJSL) yang mencakup kegiatan Mega Berbagi dan
Mega Peduli serta literasi dan inklusi keuangan
Pencapaian 2023
>1.200 Peserta Pencapaian 2023
Mengikut E-Learning Aksi Keuangan Rp7,72 Miliar
Berkelanjutan dengan total jam pelatihan Mega Berbagi
>2.500 jam Rp3,09 Miliar
Mega Peduli
24
Page 25
Bersama Menjaga Lingkungan dan
Keanekaragaman Hayati
25
Page 26
Bersama Menjaga Lingkungan dan
Keanekaragaman Hayati
Bank Mega selalu berupaya untuk menerapkan pengelolaan lingkungan
secara berkelanjutan dalam menjalankan kegiatan operasional yang
sejalan dengan nilai-nilai lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST).
Pencapaian Kinerja Lingkungan Tahun 2023
Program Dimensi Efisiensi
E-Learning
Mendukung proses pelatihan dan sosialisasi kepada setiap Sumber Daya Biaya, SDM, dan kertas
Manusia (SDM) dengan efektif dan efisien.
Mobile onboarding
Biaya, SDM, dan kertas
Mendukung proses onboarding nasabah yang efektif dan efisien.
SDM dan kertas
Card Initiation System
Mendukung proses customer origination bagi nasabah kartu kredit.
Proses Automation dan Digitalisasi
Biaya operasional dan SDM
Mendukung efisiensi proses untuk mendapatkan kinerja yang lebih optimal.
Tangible Monitoring System
Mendukung proses pengelolaan barang-barang dan aset yang terdapat di
Biaya operasional dan SDM
cabang sehingga Bank dapat merencanakan pengadaan dan penggantian
barang dan aset secara efektif.
QR Payment
Biaya operasional
Mendukung proses pembayaran yang lebih efisien.
26
Page 27
Program Dimensi Efisiensi
Web Policy & Procedure Management System
Mendukung pengelolaan dokumen kebijakan dan prosedur serta SDM dan kertas
penyimpanan dokumen secara paperless.
Content Management
Mendukung pengelolaan dokumen data profil dan rekening nasabah secara SDM dan kertas
paperless.
E-Doc
Mendukung pengelolaan dokumen data profil dan rekening nasabah secara SDM dan kertas
paperless.
Enterprise Data Warehouse
SDM dan kertas
Mendukung penyediaan untuk berbagai jenis laporan secara paperless.
Chatbot
Biaya operasional dan SDM
Mendukung proses pelayanan nasabah yang lebih efisien.
Collection System
Mendukung proses collection menggunakan mobile apps sehingga Biaya operasional, SDM, dan kertas
meningkatkan efisiensi proses.
Mobile Appraisal
Mendukung proses appraisal menggunakan mobile apps sehingga Biaya operasional, SDM, dan kertas
meningkatkan efisiensi proses.
Mega Employee Mobile (MeMo)
Biaya operasional, SDM, dan kertas
Mendukung aktivitas operasional yang dilakukan secara mandiri dan paperless.
Branch Delivery System (BDS)
Mendukung aktivitas customer service tanpa menggunakan form fisik Biaya operasional, SDM, dan kertas
(paperless).
BI Fast
Mendukung transaksi secara real time (24/7) dengan biaya transaksi yang lebih Biaya Operasional
ekonomis.
Open API
Mendukung efisiensi dan kemudahan proses koneksi antar aplikasi antara Bank Biaya operasional, SDM, dan kertas
dengan pihak mitra.
Payment Gateway
Biaya operasional, SDM, dan kertas
Mendukung transaksi finansial antara merchant dan partner Bank Mega.
Reconciliation System
Biaya operasional, SDM, dan kertas
Mendukung efisiensi dalam proses rekonsiliasi.
Talkbot
Biaya operasional dan SDM
Mendukung efisiensi di sisi sumber daya manusia, waktu, dan optimalisasi
kinerja SDM.
HC - Employee Self Service (adding new modules)
Mendukung efisiensi proses dan kecepatan layanan HC sehingga dapat Biaya operasional, SDM, dan kertas
mengoptimalkan kinerja SDM dan juga paperless.
Update HC System (adding new modules)
Biaya operasional, SDM, dan kertas
Mendukung efisiensi dan kecepatan proses kerja di HC sehingga dapat
mengoptimalkan layanan SDM dan juga paperless.
27
Page 28
Upaya Bank Mega dalam Menjaga Lingkungan
Bank Mega menjaga kelestarian lingkungan melalui berbagai g. Mengatur pemakaian pendingin ruangan (AC).
upaya, di antaranya: h. Menggunakan lampu ramah lingkungan di kantor Bank
a. Melakukan efisiensi penggunaan energi. Mega.
b. Mengurangi jumlah emisi. i. Mengoptimalkan penghentian penggunaan Air Minum
c. Mengurangi jumlah limbah kertas. Dalam Kemasan (AMDK) Gelas dan Botol di Lingkungan
d. Melakukan Himbauan pengurangan pemakaian Bank Mega untuk mengurangi limbah plastik,sesuai
kendaraan operasional. Memo Dinas (No.MD.1638/PRFS/19).
e. Menyediakan kendaraan dinas yang telah lulus uji emisi. j. Melakukan pemberlakuan kuota printer dengan pilot
f. Menerapkan proses digitalisasi untuk mengurangi project di Kantor Pusat.
penggunaan kertas. [F.5]
Konsumsi Energi
Sumber energi menjadi hal yang penting dalam mendukung Selama tahun 2023, Bank telah mengeluarkan sebesar
kegiatan operasional Bank Mega. Beberapa sumber energi Rp14,18 miliar untuk biaya listrik. Jumlah ini mengalami
yang digunakan yaitu listrik dan bahan bakar seperti solar, kenaikan sebesar 34% jika dibandingkan dengan tahun 2022
minyak, dan bensin. Selain itu, Bank Mega juga menggunakan sebesar Rp10,57 miliar. Namun demikian, Bank Mega akan
genset sebagai cadangan energi saat terjadi pemadaman terus berupaya melakukan efisiensi energi ke depannya. [F.7]
listrik guna memastikan zero downtime dan menjaga proses
transaksi perbankan.
Jumlah dan Intensitas Penggunaan Energi Listrik [F.6] [302-3]
Uraian 2023 2022 2021
Jumlah pemakaian energi (MWh) 1.244,4 1.184,9 1.053,1
Luasan (m2) 57.595 57.595 57.595
Intensitas penggunaan energi (MWh/m ) 2
0,02161 0,00206 0,01828
Biaya Listrik, Air, dan Bahan Bakar Minyak (Rp Miliar)
Uraian 2023 2022 2021
Biaya Listrik* 14,18 10,57 12,02
Biaya Pemakaian Air** 1,05 1,07 0,86
Biaya Penggunaan Bahan Bakar Minyak*** 9,67 8,40 9,02
Keterangan:
*Data berasal dari Kantor Pusat Bank Mega
**Data dari seluruh cabang Bank Mega (KC, KCP, KK)
***Data dari seluruh Wilayah Nasional Bank Mega (Kendaraan Operasional dan Taksi Online)
28
Page 29
Emisi Gas Rumah Kaca yang Dihasilkan (GRK) [305-1] [305-5]
Selama tahun 2023, Bank Mega telah menghitung emisi cakupan 1 dilakukan menggunakan metode konversi emisi
cakupan 1 yang berasal dari penggunaan BBM untuk yaitu 1 liter konsumsi BBM akan menghasilkan 2,35 kg emisi
untuk kendaraan dinas sebesar 967.476 liter, naik 15% jika CO2. [F.11]
dibandingkan dengan tahun 2022 yaitu sebesar 844.389 liter.
Adapun, penggunaan taksi online dengan menggunakan Lebih lanjut, Bank Mega telah melakukan beberapa upaya
perhitungan yang sama dengan kendaraan dinas jika guna mengurangi jumlah emisi yang dihasilkan di antaranya:
dikonversi dengan harga BBM sebesar 180.411 liter, naik 16% [F.12]
jika dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar 155.300 liter. 1. Menggunakan Bahan Bakar dengan Oktan Tinggi RON
95 untuk kendaraan Operasional Direksi & Komisaris &
Berdasarkan perhitungan emisi cakupan 1, maka jumlah yang Regional Head guna mengurangi hasil emisi karbon.
dihasilkan sebesar 2.698 ton CO2. Jumlah ini mengalami 2. Melakukan Uji Emisi untuk seluruh kendaraan dinas
kenaikan sebesar 349 ton CO2 jika dibandingkan dengan operasional & saat ini di Kantor Pusat & Cabang
tahun 2022 sebesar 2.349 ton CO2. Perhitungan jumlah emisi Jabodetabek dan telah lulus uji emisi kendaraan bermotor.
Penerapan teknologi digital menjadi salah satu upaya Bank Mega untuk mengurangi jejak
karbon di seluruh kegiatan operasional. Hal ini juga berdampak pada nasabah yang tidak
memerlukan transportasi menuju bank dan dapat melakukan berbagai transaksi kapan
pun dan di mana pun. [305-5] [FS8]
Penggunaan Air [F.8] [303-1]
Air menjadi kebutuhan Bank Mega dalam menjalankan Sebagai upaya efisiensi pemakaian air, Bank Mega telah
aktivitas dan memelihara lingkungan di area kantor pusat melakukan pengecekan & perbaikan berkala pada saluran
dan seluruh cabang. Seluruh air yang digunakan oleh Bank air sehingga meminimalisir terjadinya kebocoran air
Mega berasal dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
Selama tahun 2023, penggunaan air di Kantor Pusat
adalah sebanyak 82.318 m3, turun 3% dibandingkan tahun
sebelumnya sebesar 85.153 m3.
29
Page 30
Jumlah Pemakaian Air (m3)
82.318 85.153 76.504
2023 2022 2021
Keterangan: data berasal dari Menara Bank Mega
Mengelola Limbah
Sebagian besar limbah yang dihasilkan dari kegiatan Lebih lanjut, Bank Mega melalui unit kerja Property & Facility
operasional Bank Mega yaitu limbah kertas. Bank Mega Services (PRFS) memantau upaya penurunan limbah kertas
terus berupaya mengurangi jumlah limbah kertas dengan sehingga dapat mencapai batas efisiensi maksimal. Selama
melakukan pengelolaan kepada pihak ketiga yang telah tahun 2023, jumlah limbah kertas yang dihasilkan adalah
memiliki izin pengelolaan limbah. [F.14] sebanyak 15,05 ton. Jumlah ini mengalami penurunan 32%
dibandingkan tahun 2022 sebesar 22,05 ton. [2-25][306-1][306-
2] [306-3]
Jumlah Limbah Kertas yang Dihasilkan (Ton) [F.13]
2023 15,05
Bank Mega telah bertransformasi menuju
era digitalisasi dengan menerapkan layanan
berbasis teknologi terkini. Hal tersebut
berdampak pada berkurangnya penggunaan
2022 2021 kertas secara signifikan. Lebih lanjut, Bank
22,05 18,69 Mega secara konsisten melakukan edukasi
terkait penggunaan beberapa layanan berbasis
teknologi di antaranya:
30
Page 31
• M-Smile • Content Management
• E-Learning • E-Doc
• Mobile onboarding • Enterprise Data
• Card Initiation System Warehouse
• Web Policy & Procedure • MEMo
Management System
Hingga akhir periode pelaporan, terdapat pembukaan rekening melalui aplikasi M-Smile
mencapai 86.820 account. Hal ini juga memberikan dampak positif dengan konversi dari
penggunaan form kertas untuk pembukaan rekening menjadi menggunakan aplikasi digital.
Selain itu juga berdampak pada pengurangan jumlah kertas sebanyak 312.552 lembar
yang dapat menghemat biaya sebesar Rp32.088.672 serta mencerminkan bahwa Bank
telah menyelamatkan 27 pohon.
Bank Mega telah melakukan peningkatan efisiensi penggunaan majalah & koran di Kantor
Wilayah, Kantor Cabang, dan Kantor Cabang Pembantu. Seluruh berita dapat diakses
melalui koran dan majalah digital. Upaya tersebut merupakan langkah yang dilakukan oleh
Bank Mega dalam mengikuti perkembangan teknologi dan mendukung keberlanjutan.
Hingga akhir periode pelaporan Bank Mega telah merealisasikan biaya penggunaan majalah
dan koran sebesar Rp177,4 juta, turun sebesar Rp69,5 juta, jika dibandingkan dengan tahun
2022 sebesar Rp246,9 juta.
Melestarikan Keanekaragaman Hayati
Pada dasarnya seluruh lokasi dan proses kegiatan operasional Bank Mega tidak memiliki keterkaitan secara langsung dengan
keanekaragaman hayati tinggi atau berada dan/atau berdekatan dengan kawasan yang dilindungi. Namun demikian, Bank
Mega tetap berusaha untuk berkontribusi dalam menjaga kelestarian keanekaragaman hayati demi terciptanya kehidupan
yang berkelanjutan. [F.9]
Kegiatan Penanaman Bambu di Desa Ngargoretno, Kabupaten
Magelang
Bank Mega ikut serta mendukung program Penanaman Bambu di Kawasan Geowisata Bukit Manoreh, Desa Ngargoretno-
Kabupaten Magelang yang diprakarsai oleh Yayasan KEHATI. Melalui program ini, diharapkan dapat lebih memberikan daya
tarik wisata edukasi, melestarikan beberapa jenis bambu yang terancam punah, dan menciptakan taman belajar pengenalan
jenis bambu. Sejak tahun 2022 sampai dengan tahun 2027, Bank Mega berkomitmen untuk mendukung program ini dengan
memberikan bantuan biaya sebesar Rp14.500.000/tahun dan membantu 100 penanaman bibit bambu. [F.4] [F.10]
31
Page 32
Dukungan Terhadap Pegawai dan Masyarakat
Bank Mega mendukung seluruh pegawai untuk memiliki jenjang karier jangka panjang dengan baik.
Bank Mega juga selalu berupaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan adil.
32
Page 33
Pegawai Bank Mega [2-7] [405-1] [406-1]
“
Selama tahun 2023, Bank Mega tidak mendapatkan laporan pengaduan
terkait pelanggaran praktik ketenagakerjaan, termasuk tindak diskriminasi
suku, agama, jenis kelamin, ras, atau golongan. “
Keberlanjutan usaha Bank Mega diperkuat oleh adanya dan prestasi kerja. Prinsip ini menjadi landasan kami dalam
sumber daya manusia (SDM) yang unggul, profesional, memilih insan terbaik untuk menjadi bagian dari Bank Mega.
dan berintegritas tinggi. Bank Mega turut memberikan [F.18]
kebebasan bagi seluruh pegawai untuk mengikuti pelatihan,
pendidikan, dan penilaian kinerja sesuai kebutuhan dan Hingga akhir tahun 2023, Bank Mega memiliki 6.244 pegawai,
bakatnya. yang terdiri dari 2.853 pegawai laki-laki dan 3.391 pegawai
perempuan. Seluruh pegawai Bank Mega merupakan
Lebih lanjut, Perusahaan senantiasa menghormati pegawai penuh waktu dan tidak terdapat pegawai part-time.
implementasi Hak Asasi Manusia (HAM) dengan Sebagai wujud komitmen kami dalam menjunjung tinggi
memberikan perlakuan yang setara kepada seluruh pegawai. kesetaraan dan keberagaman maka terdapat 3.391 pegawai
Sesuai dengan Surat Keputusan No. 083/DIRBM/21 tentang perempuan yang setara dengan 54,31% jumlah pegawai
Rekrutmen dan Seleksi Pegawai, implementasi prinsip Bank Mega serta 2 perempuan atau 25% yang menempati
kesetaraan kesempatan bekerja telah diterapkan sejak posisi sebagai Direksi. Secara keseluruhan, rasio antara
tahap rekrutmen. Prinsip tersebut memastikan seluruh calon pegawai laki-laki dengan perempuan cukup seimbang
pegawai memiliki kesempatan yang setara untuk menempati dengan mayoritasnya berada dalam rentang usia produktif
suatu jabatan tertentu sesuai dengan kompetensi, kapasitas, yakni 25 hingga 39 tahun.
Pegawai Berdasarkan Status Ketenagakerjaan
2023 2022 2021
Status Jenis Kelamin
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Laki-Laki
2.176 34,85 2.230 36,37 2.403 38,02
Pegawai
Perempuan
Tetap 2.553 40,89 2.505 40,86 2.549 40,33
Jumlah
4.729 75,74 4.735 77,23 4.952 78,35
Laki-Laki
677 10,84 632 10,31 663 10,49
Pegawai
Perempuan
Kontrak 838 13,42 764 12,46 705 11,16
Jumlah
1.515 24,26 1.396 22,77 1.368 21,65
Jumlah 6.244 6.131 6.320
33
Page 34
Pegawai Berdasarkan Wilayah
2023 2022 2021
Wilayah Jenis Kelamin
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Laki-Laki
1.920 30,75 1.994 32,52 2.035 32,30
Kantor Pusat Perempuan
1.210 19,38 1.185 19,33 1.088 17,22
Jumlah
3.130 50,13 3.179 51,85 3.123 49,41
Laki-Laki
933 14,94 868 14,16 1.031 16,31
Kantor Cabang Perempuan
2.188 34,93 2.084 33,99 2.166 34,27
Jumlah
3.114 49,87 2.952 48,15 3.197 50,59
Jumlah 6.244 6.131 6.320
Pegawai Berdasarkan Kelompok Usia
2023 2022 2021
Usia Jenis Kelamin
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Laki-Laki
162 2,59 97 1,58 128 2,03
Perempuan
20-24 387 6,20 322 5,25 375 5,93
Jumlah
549 8,79 419 6,83 503 7,96
Laki-Laki
505 8,09 469 7,65 550 8,70
Perempuan
25-29 989 15,84 962 15,69 968 15,32
Jumlah
1.494 23,93 1.431 23,34 1.518 24,02
Laki-Laki
490 7,85 568 9,26 608 9,62
Perempuan
30-34 661 10,59 679 11,07 698 11,04
Jumlah
1.151 18,43 1.247 20,34 1.306 20,66
Laki-Laki
580 9,29 616 10,05 674 10,66
Perempuan
35-39 635 10,17 663 10,81 623 9,86
Jumlah
1.215 19,46 1.279 20,86 1.297 20,52
34
Page 35
2023 2022 2021
Usia Jenis Kelamin
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Laki-Laki
544 8,71 559 9,12 561 8,88
Perempuan
40-44 380 6,09 322 5,25 289 4,57
Jumlah
924 14,80 881 14,37 850 13,45
Laki-Laki
284 4,55 269 4,39 293 4,64
Perempuan
45-49 161 2,58 170 2,77 165 2,61
Jumlah
445 7,13 439 7,16 458 7,25
Laki-Laki
240 3,84 239 3,90 218 3,45
Perempuan
50-54 152 2,43 131 2,14 122 1,93
Jumlah
392 6,28 370 6,03 340 5,38
Laki-Laki
38 0,61 37 0,60 27 0,43
Perempuan
55-59 24 0,38 17 0,28 13 0,21
Jumlah
62 0,99 54 0,88 40 0,63
Laki-Laki
10 0,16 8 0,13 7 0,11
Perempuan
>60 2 0,03 3 0,05 1 0,02
Jumlah
12 0,19 11 0,18 8 0,13
Jumlah 6.244 6.131 6.320
Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan
2023 2022 2021
Pendidikan Jenis Kelamin
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Laki-Laki
111 1,78 122 1,99 121 1,92
Perempuan
Strata 2 dan 3 78 1,25 76 1,24 69 1,09
Jumlah
189 3,03 198 3,23 190 3,01
35
Page 36
2023 2022 2021
Pendidikan Jenis Kelamin
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Laki-Laki
2.178 34,88 2.131 34,76 2.271 35,93
Perempuan
Strata 1 2.697 43,19 2.596 42,34 2.585 40,90
Jumlah
4.875 78,07 4.727 77,10 4.856 76,84
Laki-Laki
374 5,99 408 6,65 441 6,98
Perempuan
Diploma 3 576 9,22 562 9,17 551 8,72
Jumlah
950 15,21 970 15,82 992 15,70
Laki-Laki
14 0,22 15 0,24 13 0,21
Perempuan
Diploma 1 dan 2 12 0,19 12 0,20 13 0,21
Jumlah
26 0,42 27 0,44 26 0,41
Laki-Laki
176 2,82 186 3,03 220 3,48
Sekolah
Perempuan
Menengah 28 0,45 23 0,38 36 0,57
Umum
Jumlah
204 3,27 209 3,41 256 4,05
Jumlah 6.244 6.131 6.320
Pegawai Berdasarkan Kepangkatan
Jenis 2023 2022 2021
Jabatan
Kelamin Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Laki-Laki
182 2,91 188 3,07 175 2,77
Perempuan
Vice President 135 2,16 127 2,07 109 1,72
Jumlah
317 5,08 315 5,14 284 4,49
Laki-Laki
725 11,61 679 11,07 641 10,14
Perempuan
Manager 569 9,11 528 8,61 475 7,52
Jumlah
1.294 20,72 1.207 19,69 1.116 17,66
36
Page 37
Jenis 2023 2022 2021
Jabatan
Kelamin Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Laki-Laki
1.170 18,74 1.188 19,38 1.380 21,84
Perempuan
Officer 1.242 19,89 1.165 19,00 1.271 20,11
Jumlah
2.412 38,63 2.353 38,38 2.651 41,95
Laki-Laki
776 12,43 807 13,16 870 13,77
Perempuan
Administrasi 1.445 23,14 1.449 23,63 1.399 22,14
Jumlah
2.221 35,57 2.256 36,80 2.269 35,90
Jumlah 6.244 6.131 6.320
Pekerja Alih Daya Bank Mega sesuai dengan ketentuan Pemerintah, termasuk usia kerja
Di tempat kami juga terdapat alih daya yang bukan pegawai minimum dan waktu kerja, serta tidak melibatkan tenaga
Bank Mega. Mereka adalah pekerja vendor/pemasok yang kerja anak dan tenaga kerja paksa. [F.19]
bekerja berdasarkan kontrak yang telah disepakati. Namun,
laporan ini belum menyertakan jumlah pekerja lain alih daya Pada tahun 2023, Bank Mega telah menerima 2.202 pegawai
yang bukan pegawai Bank Mega, mengingat dinamisnya baru yang terdiri dari 905 pegawai laki-laki dan 1.297
jumlah pergerakan di antara mereka. [2-8] pegawai perempuan untuk memenuhi kebutuhan dengan
kebutuhan pegawai yang ada. Jumlah kebutuhan pegawai
Proses Rekrutmen dan Pegawai Baru [401-1] sejalan dengan menurunnya tingkat turnover pegawai.
Proses rekrutmen pegawai Bank Mega dilaksanakan sesuai
dengan Surat Edaran nomor 267/DIRBM-PMIC/23 yang
37
Page 38
Jumlah Pegawai Baru Berdasarkan Gender Jumlah Pegawai Resign Berdasarkan Gender
Jenis Kelamin 2023 2022 2021 Jenis Kelamin 2023 2022 2021
Laki-Laki 905 932 795 Laki-Laki 913 1.134 958
Perempuan 1.297 1.372 1.067 Perempuan 1.176 1.359 1.082
Jumlah 2.202 2.304 1.862 Jumlah 2.089 2.493 2.040
Jumlah Pegawai Baru Berdasarkan Kelompok Usia Jumlah Pegawai Resign Berdasarkan Kelompok Usia
Kelompok Usia Kelompok Usia
2023 2022 2021 2023 2022 2021
(tahun) (tahun)
<30 1.664 1.613 1.334 <30 1.203 1.496 1.110
30-50 530 681 520 30-50 819 944 871
>50 8 10 8 >50 67 53 59
Jumlah 2.202 2.304 1.862 Jumlah 2.089 2.493 2.040
Jumlah Pegawai Baru Berdasarkan Wilayah Jumlah Pegawai Resign Berdasarkan Wilayah
Wilayah 2023 2022 2021 Wilayah 2023 2022 2021
Jakarta 989 1.134 769 Jakarta 916 1.015 760
Di Luar Jakarta 1.213 1.170 1.093 Di Luar Jakarta 1.173 1.478 1.280
Jumlah 2.202 2.304 1.862 Jumlah 2.089 2.493 2.040
Tingkat Turnover Pegawai (%)
2023 2022 2021
33,51 39,71 32,07
Kesejahteraan Pegawai
Imbal Jasa Pegawai [2-19] Cuti Melahirkan [401-3]
Bank Mega telah sepenuhnya mematuhi peraturan Bank Mega telah berkomitmen untuk menyediakan hak cuti
perundang-undangan terkait Upah Minimum Regional dan melahirkan bagi pegawai perempuan dan laki-laki. Sejalan
Provinsi (UMR dan UMP) dengan rasio 1:1. Bank Mega dapat dengan komitmen tersebut, Bank Mega memberikan hak cuti
memastikan seluruh pegawai (100%) menerima besaran melahirkan selama 3 bulan bagi pegawai perempuan dan
remunerasi melebihi upah minimum yang telah ditetapkan. pegawai laki-laki yang istrinya melahirkan akan diberikan
Penetapan besaran remunerasi disesuaikan dengan cuti khusus selama 2 hari.
prestasi kerja, level jabatan, dan kinerja, serta tidak adanya
diskriminasi terkait gender maupun aspek latar belakang Pada tahun 2023 terdapat 226 pegawai perempuan dan 113
lainnya. Kebijakan remunerasi diatur oleh Komite Sumber pegawai laki-laki yang mengambil cuti melahirkan dan telah
Daya Manusia yang merujuk pada Surat Keputusan Nomor kembali bekerja sesuai dengan jabatan semula. Kebijakan
062/DIRBM/23 tentang Komite Sumber Daya Manusia. [F.20] mengenai cuti telah diatur dalam Peraturan Perusahaan
periode 2023-2025 pasal 40.
Seluruh pegawai tetap maupun alih daya mendapatkan
tunjangan hari raya, tunjangan jabatan, insentif kehadiran,
imbalan pensiun kepada pegawai yang akan memasuki masa
purnabakti, asuransi kesehatan dan kompensasi fasilitas
tahunan. [401-2]
38
Page 39
Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman [F.21] • Melaksanakan uji coba terhadap kesiapan infrastruktur
Bank Mega telah menerapkan kebijakan Pengelolaan dan jaringan TI berdasarkan Disaster Recovery Plan
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di setiap unit (DRP) yang dikoordinasikan oleh Recovery Team.
kerja. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya • Melakukan Risk Campaign melalui email blast mengenai
yang dilakukan Bank Mega untuk menciptakan lingkungan tanggap darurat terhadap risiko yang disebabkan karena
kerja yang sehat, layak, dan aman untuk seluruh pegawai. faktor eksternal yang dapat memengaruhi lingkungan
Seluruh pegawai Bank Mega dan pihak yang memasuki area kerja seperti, Waspada Banjir Akibat Hujan Ekstrem
perkantoran Bank diwajibkan untuk mematuhi kebijakan (Januari 2023), Status Pandemi di Indonesia Dicabut
tersebut. [403-8] (Juli 2023), Waspada Monkeypox (November 2023),
dan Waspada Banjir Akibat Hujan Ekstrem (Desember
Sistem manajemen K3 telah terintegrasi dengan sistem 2023).
manajemen Bank yang sesuai dengan peraturan perundang- • Menyediakan fasilitas layanan Kesehatan termasuk
undangan yang berlaku. Seluruh pegawai memiliki layanan pertolongan pertama pada kecelakaan
kewenangan untuk melaporkan atau melakukan konsultasi (P3K), fasilitas asuransi kesehatan yang ditunjuk oleh
mengenai implementasi, pengembangan, dan evaluasi K3 perusahaan, serta asuransi wajib BPJS bagi pegawai dan
kepada tim Unit Kerja Property & Facility Services dan kepala keluarganya.
unit masing-masing. Hasil evaluasi yang di didapatkan • Mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis berupa IVA
akan menjadi bahan perbaikan dan disesuaikan dengan Test serta pengukuran tekanan darah dan gula darah.
kebutuhan yang ada. [403-1][403-4] Pemeriksaan kesehatan tersebut diselenggarakan oleh
Bank dan bekerja sama dengan pihak ketiga.
Pelaksanaan kegiatan K3 yang dilakukan oleh Bank Mega • Melakukan Medical Check Up (MCU) secara general bagi
antaranya: [403-3][403-5][403-6][403-7][403-9][403-10] pegawai tertentu yang diselenggarakan oleh Asuransi
• Menyelenggarakan program sosialisasi dan simulasi Umum Mega.
tanggap darurat bencana yang bertujuan untuk melatih • Melaksanakan serangkaian webinar mengenai kesehatan
kesiapsiagaan pegawai dan memastikan efektivitas yang diharapkan mampu meningkatkan kesadaran
Business Continuity Management (BCM) milik Bank. seluruh pegawai atas pentingnya menjaga kesehatan.
• Berdasarkan pengalaman pada masa pandemi COVID-19, • Menyampaikan sosialisasi mengenai penerapan protokol
Bank memiliki mitigasi dalam menghadapi kondisi kesehatan melalui email blast, buku panduan pada situs
darurat seperti Sistem Work from Home maupun Split internal Bank, dan pemberitahuan pengingat melalui
Operations di alternate site dan aplikasi yang tersedia di berbagai saluran komunikasi di jam-jam tertentu.
Business Continuity Plan (BCP) sites.
Bank Mega menyediakan fasilitas Asuransi Kesehatan bagi Pegawai, sehingga
apabila Pegawai memerlukan pemeriksaan kesehatan, maka dapat menggunakan
fasilitas Asuransi kesehatan tersebut sesuai dengan ketentuan. Selama tahun
2023, tidak terdapat penyakit akibat kerja (PAK) yang disebabkan dari kegiatan
operasional Bank Mega. Bank Mega melalui program Mega Berbagi melakukan
kerja sama dengan Klinik Pratama Trans Medical dan BPJS memberikan layanan
medis untuk karyawan Kantor Pusat dan juga masyarakat di sekitar kawasan
Menara Bank Mega. [403-6] [403-10]
39
Page 40
Pelatihan, Pengembangan, dan Pelibatan Teknologi
Seluruh pegawai Bank Mega mendapatkan kesempatan Selama tahun 2023, Bank Mega telah merealisasikan lebih
setara untuk menempuh pelatihan dan pengembangan. dari 1.300 sesi kegiatan pelatihan yang setara dengan
Pelatihan dan pengembangan diberikan kepada pegawai mandays 10,3 untuk setiap peserta dengan tingkat
untuk peningkatan kompetensi dan diberikan melalui partisipasi mencapai 99,33% pegawai aktif. Sejalan dengan
berbagai macam cara, baik secara offline maupun online proses digitalisasi, pembelajaran melalui e-Learning semakin
dan e-Learning yang pelaksanaannya diakses melalui dioptimalkan sehingga pemberian training dan sharing
teknologi berbasis digital. Sebagai bagian dari transformasi knowledge bisa dapat dijangkau secara lebih luas sampai
digital serta peningkatan learning culture, pemanfaatan ke seluruh pegawai di seluruh Cabang yang tersebar di
platform e-Learning turut mendorong partisipasi pegawai Indonesia. Sampai dengan Desember 2023, Bank Mega telah
dalam akses literasi dan knowledge yang relevan dengan menjalankan e-Learning dan telah diikuti lebih dari 40 ribu
fungsi tugas. Pelatihan dan pengembangan berada dibawah peserta (diluar online-test).
pengelolaan Direktur Compliance & Human Capital. [3-3]
Pengembangan Kompetensi atas Keuangan
Salah satu upaya pengenalan Aksi Keuangan Berkelanjutan Berkelanjutan [E.2]
juga dilakukan melalui platform e-Learning sehingga setiap Sebagai upaya mengembangkan kompetensi pegawai yang
pegawai baru diwajibkan untuk mengikuti materi tersebut. berbasis digital, Bank Mega telah memiliki modul e-learning
Selain itu, tersedianya modul baru dalam platform e-Learning Pengenalan Aksi Keuangan Berkelanjutan. Melalui modul
dapat dijadikan sebagai enhancement yang dilakukan secara e-learning, Bank Mega memberikan fasilitas pengembangan
berkesinambungan dan berkelanjutan. wawasan terkait Aksi Keuangan Berkelanjutan kepada seluruh
pegawai yang dapat diakses secara efektif dan efisien serta
Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai tidak terbatas dengan waktu dan tempat. Namun demikian,
[F.22] Bank Mega akan terus melakukan pengembangan modul
Bank Mega mendukung peningkatan kualitas SDM e-learning seiring dengan perkembangan aspek lingkungan,
dengan memberikan kesempatan dan kebebasan kepada sosial, dan tata kelola (LST), serta kebutuhan pemangku
seluruh pegawai untuk mengembangkan kemampuan kepentingan. [FS4]
dan kompetensinya melalui pelatihan dan pemberian
wawasan secara berkesinambungan. Kegiatan tersebut Selama tahun 2023, Bank Mega telah melakukan refreshment
diselenggarakan oleh internal Bank Mega maupun kerja mengenai kesadaran aksi keuangan berkelanjutan kepada
sama dengan penyelenggara eksternal. seluruh pegawai melalui e-learning platform. Bank Mega
juga telah menambahkan materi Pengenalan Aksi Keuangan
Berkelanjutan di dalam kurikulum Development Program
yang merupakan program akselerasi calon pegawai jenjang
managerial.
40
Page 41
Realisasi Literasi Keuangan Berkelanjutan Tahun 2023 [404-1] [404-2] [FS4]
Jumlah Jam Rerata Jam Pelatihan/
Topik Pelatihan
Peserta Pelatihan Pegawai
Pengenalan Aksi Keuangan Berkelanjutan bagi peserta
69 552 8
Development Program
Climate Risk Stress Testing (CRST) 30 90 3
Perusahaan telah mengikutsertakan Komisaris dan Direksi dalam berbagai kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan terkait
penerapan tata kelola keberlanjutan. Anggota Direksi yang dikirim berkewajiban berbagi pengetahuan dengan yang lain.
Kegiatan yang diikuti Direksi/Komisaris pada tahun 2023, di antaranya: [E.2] [2-17]
Jumlah Jam Rerata Jam
Topik Pelatihan Penyelenggara
Peserta Pelatihan Pelatihan/Pegawai
Perbankan Indonesia dalam Mendukung Indonesia
4 30 7,5 BARa
Menuju Low Carbon Economy
BARa & Moody’s
Half-Day Seminar Climate Change Stress Testing 1 4 4
Analitics Singapore
OJK International Research Forum 2023 - Save
the Planet: The Role of Financial Sector to
1 7,5 7,5 OJK
Support Carbon Reduction and Electric Vehicles
Development
How to Manage Climate Related Risk in Banking
1 3,5 3,5 OJK Institute
Industry
Managing Environmental, Social and Governance
1 3 3 OJK Institute
Risk and Opportunities
41
Page 42
Penilaian Pegawai
Bank Mega secara berkala melakukan penilaian kinerja Penilaian kinerja dilakukan berdasarkan ketentuan yang
terhadap seluruh pegawai. Penilaian kinerja memiliki tujuan tercantum dalam Surat Keputusan Nomor 085/DIRBM/21
untuk mengukur hasil kerja dan capaian terhadap target tentang Penilaian Kinerja Pegawai. Mengacu pada Surat
yang ditetapkan, mengetahui aspirasi karier, serta mengukur Keputusan Nomor 079/DIRBM-HCRO/21 tentang Promosi
minat dan kebutuhan pekerjaan. Pada tahun 2023, seluruh Pegawai, pegawai yang berkompeten berkesempatan
pegawai yang sesuai dengan ketentuan telah menjalani mendapatkan promosi untuk naik jenjang dengan
tinjauan kinerja. [404-3] mekanisme promosi kenaikan jabatan. Selama tahun 2023,
terdapat 16,65% pegawai yang menerima promosi jabatan.
Komposisi dan Persentase Pegawai yang Menerima Promosi
2023 2022 2021
Penilaian Jenis Kelamin
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Laki-Laki
59 7,38 52 6,40 53 6,38
Promosi Jabatan Perempuan
74 9,26 60 7,38 66 7,94
Jumlah
133 16,65 112 13,78 119 14,32
Laki-Laki
62 7,76 128 15,74 89 10,71
Promosi Pangkat Perempuan
105 13,14 109 13,41 86 10,35
Jumlah
167 20,90 237 29,15 175 21,06
Laki-Laki
285 35,67 238 29,27 267 32,13
Rotasi/ Mutasi
Perempuan
214 26,78 226 27,80 270 32,49
Jumlah 499 62,45 464 57,07 537 64,62
Jumlah 799 813 831
Digitalisasi dan Inovasi Pengembangan Produk dan/atau Jasa
[F.26] [3-3]
Bank Mega terus berupaya melakukan berbagai inovasi inovasi ini akan lebih memudahkan nasabah melakukan
pengembangan produk dan/atau jasa secara digital guna aktivitas tarik tunai di ATM dan merchant, transfer ke semua
menjaga standar kualitas tinggi dalam memberikan layanan bank, dan setor tunai di merchant hanya dengan memindai
yang setara kepada seluruh nasabah dan mitra. Beberapa kode QRIS melalui aplikasi mobile banking.
inovasi yang dilakukan selama tahun 2023 yaitu pada aplikasi
M-Smile telah dilengkapi dengan QRIS TUNTAS (Transfer,
Tarik Tunai, dan Setor Tunai) di ATM Bank Mega. Melalui
42
Page 43
a) Penambahan Layanan Pembayaran dengan
penyempurnaan top up uang digital, pembayaran
tiket pesawat, asuransi, dan pajak kendaraan
bermotor signal.
b) Pengembangan keamanan mobile banking yang
menyeluruh untuk menjaga kestabilan aplikasi,
cybercrime, dan keamanan data nasabah.
c) Pengembangan fitur loyalty point dalam MPC Point
dan kemudahan untuk melihat data kartu kredit
dengan aman.
4. Pengembangan Standar Nasional Open API Sistem
Pembayaran (SNAP) yang berkesinambungan dengan
standar industri yang ditetapkan oleh Regulator.
5. Pengembangan pada layanan cabang agar dapat
mengikuti perkembangan digitalisasi perbankan yaitu
dengan Aplikasi Branch Delivery System.
Ke Depan, Bank Mega akan terus melakukan inovasi lainnya
Bank Mega memberikan tanggung jawab untuk melakukan yang ada di Mobile Banking M-Smile, Internet Banking
inovasi pengembangan dan/atau jasa kepada Tim Taskforce Corporate, dan sarana digital lainnya yang dapat mendukung
Transformasi Digital yang diawasi langsung oleh Direktur kebutuhan Nasabah Bank Mega.
Utama. Seluruh Produk Inovasi terkait dengan Mobile
Banking M-Smile telah mengacu pada Surat dari Bank
Indonesia No. 22/125/DKSP/Srt/B tanggal 19 Februari
2020 mengenai Persetujuan Pengembangan Proprietary
Channel Mega Smart Mobile (M-Smile) PT Bank Mega,
Tbk. Bank Mega berharap kehadiran produk inovasi dapat Kartu Kredit Digital Bank Mega
memudahkan nasabah guna melakukan berbagai transaksi Bank Mega telah meluncurkan produk berupa
dengan lebih mudah dan cepat. Ke Depan, Bank Mega akan Kartu Kredit Digital. Kartu kredit digital
terus melakukan inovasi lainnya yang ada di Mobile Banking dijadikan sebagai pengembangan lanjutan
M-Smile, Internet Banking Corporate dan sarana digital dari kartu kredit konvensional yang akan
lainnya yang dapat mendukung kebutuhan Nasabah Bank membantu bisnis kartu kredit berjalan lebih
Mega. efektif dan efisien. Pengembangan produk
kartu kredit digital juga merupakan bagian dari
upaya Bank Mega dalam mendukung Tujuan
Sepanjang tahun 2023, Bank terus melakukan
Pembangunan Berkelanjutan (TPB), di mana
pengembangan teknologi informasi yang dapat
penggunaan kartu kredit digital dapat menekan
meningkatkan layanan kepada nasabah, di antaranya yaitu:
emisi karbon dari proses pencetakan kartu dan
1. Pengajuan kartu kredit secara online untuk kartu kredit
meminimalisir penggunaan kertas dalam proses
digital, di mana nasabah dapat langsung melakukan
administrasi yang dilakukan secara digital.
transaksi online tanpa harus menunggu kartu kredit fisik
Bank Mega menjadi salah satu bank swasta
diterima.
pertama yang menerapkan QR Code Indonesia
2. Pengajuan fitur Loan On Card yaitu pengajuan pencairan
Standard (QRIS) di beberapa negara ASEAN
dana dari 50% limit kartu kredit yang dapat ditarik
seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura untuk
kapan saja dengan proses yang cepat dan praktis.
Layanan QRIS Payment lintas negara (Cross
3. Pengembangan yang dilakukan untuk melengkapi fitur
Border).
dan layanan yang sudah ada saat ini, antara lain sebagai
berikut:
43
Page 44
Privasi dan Keamanan Data Nasabah [3-3] [418-1]
Sosialisasi Undang-Undang
No.27 Tahun 2022 Tentang
Pelindungan Data Pribadi
(UU PDP)
Perkembangan teknologi yang semakin pesat memberikan PMOC/21 tentang Self Assessment Edukasi dan Perlindungan
dampak yang signifikan kepada dunia perbankan. Saat ini, Konsumen; Surat Edaran Nomor SE: 137/DIRBM–PMOC/22
nasabah memiliki kemudahan dalam kegiatan transaksi tentang Pelindungan Aset, Privasi, dan Data Konsumen
secara digital. Namun demikian, digitalisasi juga membawa dalam Rangka Perlindungan Konsumen dan Masyarakat
dampak negatif, salah satunya adalah peningkatan kejahatan dan Surat Edaran Nomor SE: 245/DIRBM-PMIC/23 tentang
teknologi sehingga keamanan data nasabah menjadi sangat Ketahanan dan Keamanan Siber.
penting.
Seluruh kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen
Sebagai upaya mitigasi risiko tersebut, Bank Mega telah Bank Mega dalam melindungi kerahasiaan dan keamanan
menetapkan beberapa kebijakan internal yang tertuang data nasabah. Bank Mega menjamin bahwa data nasabah
dalam Surat Keputusan Nomor SK: 078/DIRBM/23 tentang hanya dapat diakses oleh pegawai yang berwenang atau
Perlindungan Konsumen dan Masyarakat PT Bank Mega, pihak berwajib yang memiliki surat perintah sebagaimana
Tbk.; Surat Keputusan Nomor SK: 090/DIRBM/23 tentang diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 Pasal
Kebijakan Keamanan Informasi; Surat Keputusan Nomor 40 Ayat 1 mengenai kewajiban Bank untuk merahasiakan
SK: 114/DIRBM/23 tentang Manajemen Risiko Teknologi informasi mengenai nasabah dan Undang-Undang Nomor
Informasi & Siber; Surat Edaran Nomor SE: 230/DIRBM- 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.
Memberikan Pelayanan Terbaik Kepada Nasabah
Pendekatan Manajemen [3-3] dan harapan nasabah, sehingga nasabah selalu merasakan
Layanan nasabah sangat penting untuk pertumbuhan pengalaman perbankan yang baik dan efisien. Salah satu
Bank Mega yang berkelanjutan. Bank Mega terus berupaya wujud upaya Bank Mega dalam memberikan layanan yang
memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah secara terdepan adalah menyediakan layanan transfer antarbank
tepat waktu dan profesional, serta menjalankan mekanisme melalui BI Fast dengan biaya Rp0 tanpa syarat. [F.17]
pengaduan nasabah melalui kantor cabang dan Mega
Call dengan tujuan untuk senantiasa menangani semua Upaya lainnya yang telah kami lakukan untuk memberikan
masukan, saran, dan pengaduan dengan menerapkan layanan terbaik dalam transaksi nasabah adalah
prinsip aksesibilitas, independensi, keadilan, efisiensi, dan memperluas jangkauan layanan dengan menambah jumlah
efektivitas. biller pembayaran dan pembelian pada mobile banking,
ATM, maupun internet banking. Selain itu, Bank Mega turut
Pelayanan yang Diberikan meningkatkan kemudahan dalam melakukan transaksi jual
Bank Mega senantiasa menjaga standar kualitas tinggi dalam beli serta pemesanan produk wealth berupa Reksadana
memberikan layanan produk dan jasa yang setara kepada dan Obligasi melalui mobile banking. Bank Mega berharap
seluruh nasabah dan mitra. Kami selalu berusaha untuk nasabah dapat menikmati pengalaman transaksi perbankan
memberikan layanan terdepan dalam memenuhi kebutuhan hanya dalam satu genggaman.
44
Page 45
Mekanisme Penanganan dan Penyelesaian Selama tahun 2023, Customer Care mencatat jumlah
Pengaduan Nasabah [F.16] [F.24] pengaduan yang diterima terkait produk dan/atau layanan
Bank Mega sangat terbuka terhadap pengaduan dari Bank Mega sebanyak 6.554 laporan. Jumlah ini mengalami
nasabah, masyarakat, maupun pemangku kepentingan kenaikan 6% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya
lainnya apabila terdapat permasalahan terkait layanan sebanyak 6.172 laporan. Jenis pengaduan yang paling
produk dan/atau jasa atau terkait aspek lingkungan hidup banyak diterima yakni mengenai Kartu Kredit dan Transfer
dan sosial. Kami telah menyediakan akses untuk menerima Dana. Namun demikian, seluruh pengaduan (100%) telah
pengaduan yaitu melalui Kantor Cabang, Mega Call, ditindaklanjuti oleh Bank Mega dengan baik.
formulir keluhan pelanggan di web, media sosial, dan form
pengaduan di aplikasi M-Smile. Seluruh pengaduan yang
masuk akan ditindaklanjuti oleh unit terkait sesuai dengan
jenis keluhan yang disampaikan oleh nasabah.
Sistem Penanganan
Nasabah Channel Unit Kerja
Pengaduan
Kantor Cabang • Melakukan Proses
klasifikasi • Investigasi
pengaduan • Penyelesaian
Mega Call • No.Tiket • Closing case
• SLA • Input hasil
penyelesaian di
• Aplikasi M-Smile Sistem Penanganan
Pengaduan • Web Bank Mega Pengaduan
• Hasil penyelesaian
pengaduan
• Media Sosial diberitahukan ke
• Media Massa nasabah melalui
• Regulator media komunikasi
• LAPS yang tersedia
Input
Keluhan nasabah, masyarakat, maupun pemangku kepentingan lainnya
dapat disampaikan melalui:
• Customer Service di seluruh kantor cabang Bank Mega
• Mega Call dengan nomor 08041500010 atau +6221 2960 1600 (dari luar negeri)
• Formulir Keluhan Pelanggan yang dapat diakses melalui www.bankmega.com
• Media Sosial:
• Instagram : @bankmegaid
• Facebook : BankMegaID
• X : @BankMegaID
• Youtube : Bank Mega Indonesia
• TikTok : @bankmega
• Form Pengaduan yang dapat diakses melalui Aplikasi M-Smile
45
Page 46
Jumlah Pengaduan Nasabah
2023 2022 2021
6.554 6.172 5.728 6.554 6.172 5.728
Pengaduan yang diterima Pengaduan yang ditindaklanjuti
6.228 5.844 5.595
Pengaduan yang telah selesai*
Keterangan: Data Per 31 Desember 2023
Evaluasi Keamanan Produk dan/atau Layanan [F.27] informasi dan edukasi terkait keamanan bertransaksi dan
Seluruh produk dan layanan yang Bank Mega sediakan pencegahan kejahatan teknologi. Sepanjang tahun 2023,
kepada nasabah telah melalui proses evaluasi keamanan tidak terdapat produk dan/atau jasa layanan yang ditarik
teknologi dan pengawasan yang ketat sebelum diluncurkan. kembali setelah produk dan/atau layanan diluncurkan serta
Proses evaluasi atas keamanan produk dan layanan telah tidak ada denda finansial maupun sanksi hukum lainnya
melibatkan Bank Mega dan pihak regulator, yakni Bank mengenai dugaan ketidakpatuhan penyampaian informasi
Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan. Prosedur evaluasi produk dan/atau jasa perbankan. [F.29]
dilaksanakan dengan mengacu kepada Undang-Undang
Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang- Bank Mega senantiasa mempertahankan komitmen
Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan; Peraturan terhadap keamanan produk dan/atau layanan guna
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 6/POJK.07/2022 tentang menjaga kepercayaan pelanggan. Melalui penerapan
Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa komitmen tersebut, pada tahun 2023 Bank Mega berhasil
Keuangan; dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor masuk ke dalam 5 besar tingkat kepuasan pelanggan
11/POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan Teknologi Satisfaction Loyalty Engagement (SLE) Index 2023 (KBMI
Informasi oleh Bank Umum. III) yang diselenggarakan oleh Market Research Indonesia
(MRI).
Bank Mega juga terus berupaya meningkatkan keamanan
produk dan layanan dengan memperkuat sistem teknologi
informasi. Selain itu, secara konsisten kami selalu memberikan
46
Page 47
Survei Kepuasan Nasabah [F.30] keseluruhan. Selain itu, setiap nasabah selesai melakukan
Pada tahun 2023, pengukuran kepuasan nasabah dilakukan transaksi maka akan diminta memberikan tanggapan
sesuai adanya event & kebutuhan tertentu. Namun demikian, terhadap pengalaman yang dirasakan guna memastikan
di tahun 2024 Bank Mega secara rutin akan melakukan survei mendapatkan pengalaman terbaik. Maka dari itu, hasil dari
kepuasan nasabah di seluruh titik layanan. Hal ini dilakukan survei kepuasan pelanggan akan dilaporkan pada periode
Bank Mega guna meningkatkan pengalaman nasabah secara pelaporan selanjutnya.
Inklusi dan Literasi Keuangan [FS13] [FS14] [FS16]
Pendekatan Manajemen [3-3] Program “Ayo ke Bank” dan Program “Edukasi
Bank Mega telah melakukan tindak lanjut POJK Nomor Nasabah”
3 Tahun 2023 mengenai Peningkatan Literasi dan Inklusi Melalui program “Ayo ke Bank”, Bank Mega akan
Keuangan di Sektor Jasa Keuangan melalui program mengenalkan dunia perbankan dan memberikan edukasi
edukasi dan inklusi keuangan. Selain memenuhi peraturan terkait manajemen keuangan kepada anak-anak usia sekolah.
otoritas, Bank Mega juga melaksanakan kegiatan tersebut Pada tahun 2023, Program “Ayo ke Bank” dilaksanakan di
untuk meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya SMP Al Kautsar dan diikuti oleh 50 anak-anak usia sekolah.
mengenai pengelolaan keuangan, pengenalan bank, produk
perbankan dan senantiasa mengajak untuk menggunakan Lebih lanjut, program Edukasi Nasabah bertujuan untuk
jasa layanan keuangan khususnya bidang perbankan. memberikan edukasi kepada para nasabah dalam hal
Dengan masyarakat yang lebih memahami mengenai literasi meningkatkan kemampuan dalam mengelola keuangan dan
keuangan, diharapkan dapat membantu dalam pengelolaan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penipuan
keuangan sehari-hari, sehingga dapat meningkatkan finansial.
kesejahteraan.
Pada akhir tahun, Bank Mega bersama LJK lainnya bersama-
Kegiatan Edukasi dan Inklusi dilaksanakan oleh unit Corporate sama melaksanakan Gerakan Bersama Edukasi Perlindungan
Affairs yang di supervisi oleh Direktur Compliance & Human Konsumen - Konsumen Cerdas, Peka Bertransaksi yang
Capital, secara berkala dilakukan penelaahan terhadap diinisiasi oleh Bank Indonesia. Kampanye ini dilaksanakan
pencapaian kinerja dan pencapaian target program. secara daring mulai tanggal 22 Desember 2023 hingga 3
Januari 2024. Seluruh Program Edukasi Nasabahâ dilakukan
melalui kampanye digital di platform sosial media Bank
Mega yang telah diikuti oleh 369.670 netizen.
Bank Mega juga melakukan program inklusi keuangan secara daring melalui
Program kampanye “Pekan QRIS Nasional” melalui aplikasi mobile banking
M-Smile. Selain itu, Bank Mega juga telah melaksanakan Program “Bulan Inklusi
Keuangan” secara luring dalam acara Meriah Bareng Mega di berbagai kota di
seluruh Indonesia dan kampanye melalui channel digital sosial media Bank Mega.
47
Page 48
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) [F.23][F.25]
Bank Mega memberikan nilai tambah kepada Sejak 2008, Bank Mega telah
masyarakat melalui pelaksanaan kegiatan tanggung meningkatkan infrastruktur 78 sekolah
jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang mencakup sekolah yang tersebar di Indonesia
kegiatan Mega Berbagi dan Mega Peduli serta dengan realisasi biaya sebesar Rp114,93
literasi dan inklusi keuangan. Miliar.
Mega Berbagi [FS7]
Berdasarkan kebijakan Mega Berbagi yang tertuang dalam Di sisi lain, kami turut memberikan bantuan berupa
SE No.180/DIRBM-PMIC/23 mengenai Mega Berbagi. perbaikan infrastruktur bangunan sekolah. Kami percaya
Tabungan Mega Berbagi adalah produk Tabungan yang bahwa lingkungan belajar yang nyaman dan infrastruktur
diperuntukan bagi kegiatan menabung sekaligus membantu yang memadai mampu berkontribusi pada peningkatan
Nasabah dalam menyalurkan bantuan untuk kegiatan kualitas pendidikan bagi para siswa.
sosial. Bentuk kegiatan sosial berupa sumbangan sosial
yang diperuntukkan bagi kegiatan Pendidikan, Kesehatan Pengelolaan program Mega Berbagi menjadi tanggung
Masyarakat, Pemberdayaan Masyarakat dan Kebencanaan jawab Komite Mega Berbagi yang terdiri dari berbagai
di Indonesia. Dana donasi akan diperoleh dari penyisihan pihak, termasuk perwakilan nasabah. Komite akan selalu
bunga yang seharusnya diterima nasabah, minimal 1% dan memastikan bahwa program telah dilaksanakan sesuai
ditambah oleh Bank Mega sebesar 1%. dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi.
Bank Mega bekerja sama dengan CT ARSA melaksanakan Mega Peduli
kegiatan Program Pelayanan Pendidikan dan Pengajaran Bank Mega terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi
(PIJAR) yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi siswa positif bagi kesejahteraan bangsa dengan mengawal
dalam bidang literasi dan kapasitas tenaga pendidik di terwujudnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)
remote area. Relawan guru yang telah menjalani pelatihan yaitu kehidupan sehat dan Sejahtera. Selama tahun 2023,
khusus, akan kami tempatkan di berbagai pelosok Indonesia terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan Bank Mega
selama satu tahun. Hal tersebut merupakan sebuah upaya dalam program Mega Peduli antara lain:
kami untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. 1. Pembagian 20.000 paket sembako kepada masyarakat
yang membutuhkan di sekitar kantor menjelang Hari
Raya Idul Fitri.
2. Pembagian Masker kepada karyawan dalam rangka
HUT Bank Mega ke-54.
3. Penanaman Pohon Bambu bersama Pusat Pelaporan
Transaksi Keuangan (PPATK), Forum Komunikasi
Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDP), dan Yayasan
KEHATI.
Biaya Kegiatan Mega Peduli
(Rp Miliar)
3,09 2,82 4,32
2023 2022 2021
48
Page 49
Menerapkan Praktik Bisnis yang Bertanggung
Jawab dan Menciptakan Ekonomi
Berkelanjutan
49
Page 50
Struktur Tata Kelola Keberlanjutan [E.1] [2-9]
Berdasarkan Undang- Undang (UU) Perseroan Terbatas,
struktur tata kelola Bank Mega dengan organ tertinggi Bank Mega telah menerapkan tata kelola
yaitu Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Direksi yang baik sesuai dengan:
sebagai pengelola Perusahaan, dan Dewan Komisaris • Anggaran Dasar PT Bank Mega Tbk No.
sebagai pengawas. Lebih lanjut, dengan memperhatikan 08 Tahun 2023.
rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi, • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.
Pemegang saham memiliki kewenangan untuk menentukan 17 Tahun 2023 Tentang Penerapan Tata
besaran remunerasi serta nominasi pengangkatan Direksi Kelola Bagi Bank Untuk Bank Umum.
dan Dewan Komisaris yang disahkan pada saat RUPS. Detail • Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
mengenai RUPS, Direksi, Dewan Komisaris, beserta fungsi- No.13/SEOJK.03/2017 tentang
fungsi di bawahnya, proses nominasi dan seleksi, serta rasio Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum.
remunerasi dan evaluasi kinerja Direksi dan Dewan Komisaris
terdapat di dalam Laporan Tahunan 2023. [2-9][2-10][2-11] [2-18] Setiap akhir tahun Bank Mega melaporkan
[2-20] [2-21]
dan menerbitkan laporan pelaksanaan tata
kelola sebagai bagian dari implementasi
keterbukaan dan transparansi informasi.
[2-15][2-27]
Rapat Umum Pemegang Saham
Sekretaris Perusahaan
Dewan Komisaris Direksi
Komite di Bawah Komisaris Komite di Bawah Direksi
Tim Keuangan Berkelanjutan [2-12] [2-13] [2-14] • Membuat laporan Rencana Kerja dan Anggaran
Sebagai upaya implementasi keuangan berkelanjutan, Bank Biaya (RAKB).
Mega melalui Surat Keputusan Direksi No. 153/DIRBM/19 • Membuat laporan keberlanjutan.
tanggal 20 Juni 2019 tentang Struktur Keanggotaan Tim • Melaporkan kinerja keberlanjutan secara berkala
Keuangan Berkelanjutan telah memiliki “Tim Keuangan kepada Direktur Compliance & Human Capital. Direktur
Berkelanjutan” yang terdiri dari beberapa unit kerja. Tim Compliance & Human Capital akan melaporkan kepada
Keuangan Berkelanjutan memiliki tanggung jawab antara lain: Direktur Utama sebagai proses peninjauan, evaluasi, dan
persetujuan isi dari laporan keberlanjutan.
50
Page 51
Penerapan Kebijakan Keuangan Berkelanjutan [FS1]
Hingga akhir periode 2023, Bank Mega telah menerapkan • Kebijakan anti fraud.
kriteria usaha yang terdapat di dalam kebijakan keuangan • Kebijakan antikorupsi.
berkelanjutan. Melalui kriteria ini, Bank Mega dapat • Kebijakan Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan
menentukan usaha apa saja yang dapat diberikan kredit, Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
termasuk kelengkapan dokumen seperti sertifikasi bagi Pemusnah Massal (APU, PPT & PPPSPM).
sektor tertentu. Bank Mega juga memiliki kebijakan lainnya
seperti: Kebijakan tersebut merupakan perangkat untuk memastikan
pelaksanaan tata kelola yang baik, dan dapat diakses pada
web Perusahaan.
Identifikasi Risiko Keuangan Berkelanjutan [FS2]
Bank Mega telah mengidentifikasi risiko yang akan menjadi tantangan dalam implementasi keuangan berkelanjutan. Sebagai
upaya mitigasi setiap risiko, Bank Mega menggunakan pendekatan kehati-hatian melalui empat pilar, yaitu:
Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi.
Sistem Pengendalian Internal.
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Limit.
Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan, dan
Pengendalian Risiko.
Sistem Informasi Manajemen Risiko.
51
Page 52
Prosedur Manajemen Risiko pada Penerapan (risiko fisik kronis). Adapun Risiko transisi merupakan risiko
Keuangan Berkelanjutan [E.3] [FS2] [FS9] yang muncul akibat perubahan arah kebijakan pemerintah
Bank Mega berupaya untuk menerapkan keuangan dan stakeholder, kemajuan teknologi, dan dinamika sosial
berkelanjutan sesuai dengan prosedur kebijakan manajemen seiring dengan bergesernya tujuan perekonomian dunia ke
risiko. Selain itu, dilakukan juga proses identifikasi, arah ekonomi rendah karbon.
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko kredit
yang meliputi dampak Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola Efektivitas manajemen risiko, khususnya dalam proses
(LST) dari kegiatan usaha debitur. pemberian kredit diharapkan dapat menjadi dukungan Bank
Mega dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Proses manajemen risiko juga mencakup penilaian terhadap (TPB).
dampak dari risiko iklim seperti risiko fisik dan risiko transisi
terhadap kinerja keuangan debitur. Risiko fisik yaitu risiko Berikut merupakan prosedur manajemen risiko dalam
yang diakibatkan oleh bencana alam yang parah (risiko proses pemberian kredit yang memperhatikan penerapan
fisik akut) dan risiko yang secara bertahap terdampak oleh keuangan berkelanjutan dan aspek Lingkungan, Sosial, dan
perubahan pola iklim dalam jangka panjang yang disebabkan, Tata kelola:
misalnya, kenaikan temperatur dan permukaan air laut
Tahapan Prosedur Manajemen Risiko pada Penerapan Keuangan Berkelanjutan
1. Identifikasi profil usaha 2. Pengukuran risiko kredit 3. Pemantauan atas risiko 4. Pengendalian risiko terkait
debitur terkait risiko LST LST dari usaha debitur iklim / LST:
• Daftar risiko aktivitas dengan instrumen utama • Pengelolaan komposisi
• Pengukuran dampak
bisnis untuk menentukan berupa laporan kinerja atau portofolio kredit terhadap
level risiko LST. dari risiko fisik terkait kepatuhan terhadap standar sektor ekonomi maupun
• Potensi kerusakan sosial dengan lokasi usaha LST wilayah yang memiliki
dan lingkungan hidup dari dampak risiko iklim yang
maupun agunan
kegiatan usaha debitur. besar.
• Dampak/isu sosial dan debitur, serta dampak • Menetapkan covenant
lingkungan hidup dari dari risiko transisi kepada debitur terkait
tujuan pengajuan kredit. terhadap kinerja kepatuhan terhadap
dampak LST.
keuangan debitur /
calon debitur.
Bank Mega juga mulai melakukan pemetaan terhadap portofolio kredit Bank yang terkait dengan dampak dari risiko iklim
seperti risiko fisik dan risiko transisi. Selain itu, Bank Mega juga dalam proses mengembangkan metodologi Stress Testing
terkait risiko iklim untuk menilai potensi kerugian Bank Mega akibat risiko iklim yang akan berdampak pada permodalan Bank.
Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan » Bank juga perlu memastikan bahwa Bank memiliki
Berkelanjutan [E.5] [FS9] kebijakan untuk meningkatkan budaya keberlanjutan
Bank Mega menyadari dalam melakukan penerapan kepada pegawai, serta memastikan kebijakan-kebijakan
keuangan berkelanjutan terdapat berbagai tantangan yang lain terkait proses bisnis dan manajemen risiko yang
perlu dihadapi, baik dari sisi internal maupun sisi eksternal. diterbitkan oleh Bank sudah dilandasi oleh budaya
• Sisi internal keberlanjutan.
» Bank Mega perlu meningkatkan kesadaran seluruh
pegawai dalam membentuk budaya keberlanjutan.
Budaya ini sangat penting sebagai dasar dalam
memahami perlunya penerapan keberlanjutan di semua
lini usaha, terutama perkreditan.
52
Page 53
• Sisi eksternal debitur. Hal ini dilakukan karena implementasi keuangan
» Bank Mega perlu memerlukan upaya bersama dengan berkelanjutan tidak hanya untuk keuntungan saat ini saja,
para debitur yang memiliki peran signifikan untuk namun tanggung jawab guna mempertahankan usaha dalam
melakukan transisi kegiatan usaha menuju ke ekonomi jangka panjang dengan meningkatkan efisiensi penggunaan
ramah lingkungan. sumber daya alam. Selain itu, Bank juga akan terus melakukan
» Keterbukaan dari debitur atas data-data yang terkait reviu terhadap kebijakan-kebijakan yang diterbitkan oleh
dengan risiko iklim seperti emisi yang dihasilkan maupun Bank agar sejalan dengan budaya keberlanjutan.
aktivitas-aktivitas usaha debitur yang terkait dengan
LST. Data-data tersebut diperlukan agar pengukuran Terkait dengan tantangan dari sisi eksternal, Bank Mega
risiko kredit terhadap debitur dapat dilakukan dengan akan berkoordinasi dengan debitur untuk melakukan
akurat. edukasi maupun peningkatan awareness terhadap debitur
untuk menjalankan aktivitas bisnis yang memperhatikan
Sebagai upaya untuk merespons tantangan ini, maka Bank faktor LST. Selain itu, Bank juga akan memastikan kebutuhan
Mega terus melakukan edukasi kepada semua pegawai dan Bank terkait dengan data-data risiko iklim dari debitur dapat
terpenuhi.
Whistleblowing System [2-16] [205-3] [2-26]
Sebagai upaya implementasi Tata Kelola Perusahaan Unit Kerja Crime and Fraud Investigation (CFIN) bertanggung
yang baik (Good Corporate Governance), Bank Mega jawab penuh dalam penerapan WBS yang secara berkala
telah berkomitmen untuk menerapkan Sistem pelaporan akan melaporkan seluruh hasil WBS kepada Direksi. Selama
Pelanggaran (Whistleblowing System/WBS). Melalui tahun 2023, Bank Mega memiliki 11 laporan WBS yang
penerapan sistem WBS, Bank Mega ingin menciptakan diterima dan telah selesai ditindaklanjuti sesuai dengan
sebuah lingkungan bisnis yang bersih, aman, serta hukum dan peraturan yang berlaku. [2-16]
transparan dan diharapkan dapat mendorong kesadaran
pegawai maupun pemangku kepentingan lainnya dalam
mengungkapkan tindak pelanggaran.
53
Page 54
Whistleblowing System dapat diakses melalui
E-mail : fbi@bankmega.com
Telepon (Fixed Line) : +6221-7915000 melalui eks. 15.112, 15.115, 15212 dan 15215.
Telepon/ SMS/Whatsapp : 0822-0822-0500 dan 0822-0822-1999
Alamat : Unit Kerja Crime & Fraud Investigation (CFIN), Menara Bank Mega Lt. 15 Jl. Kapten
Tendean No. 12-14 A Jakarta 12790
Jika hasil analisa tidak
ditemukan adanya unsur
fraud, maka laporan tidak akan
disampaikan kembali ke Pelapor
(whistleblower) bahwa laporan
tidak memenuhi unsur fraud
Jika hasil laporan menyangkut
unsur kode etik, maka akan
diteruskan kepada unit kerja
yang menanganinya (contoh:
Unit Kerja Human Capital
Pelapor Reward, Operations & Services)
Pengaduan
(whistleblower)
masuk
melaporkan
dilakukan
adanya dugaan
verifikasi Jika hasil analisa ditemukan
tindakan
dan analisa adanya salah satu unsur
Pelanggaran/Fraud
laporan tindakan fraud, dan/atau unsur
melalui sarana
pidana, maka Crime&Fraud
yang tersedia
Investigation Head
menginstruksikan dilakukan
proses investigasi
Hasil investigasi disampaikan
kepada Direktur Utama dan Pengenaan sanksi sesuai
Direktur terkait dengan peraturan perusahaan
tembusan kepada Komisaris dan ketentuan hukum
Utama/Dewan Komisaris yang berlaku
54
Page 55
Dukungan Perusahaan pada Antikorupsi [205-1] [205-2] [205-3]
Perusahaan menerapkan zero tolerance terhadap korupsi Pada dasarnya, terdapat beberapa unit yang memiliki risiko
dan penyalahgunaan kekuasaan untuk keuntungan pribadi, cenderung cukup tinggi terkait dengan tindakan korupsi,
sejalan pemberlakuan SK.No. 084/DIRBM/2022 tentang seperti di Unit PRFS. Namun demikian, selama periode
Strategi Anti Fraud yang ditandatangani oleh Direksi sejak pelaporan Perusahaan tidak menerima pengaduan terkait
tahun 2022. Selain itu, Perusahaan melakukan pelatihan dugaan pelanggaran antikorupsi, baik yang dilakukan
anti fraud kepada seluruh pegawai secara berkala dengan oleh pegawai maupun mitra kerja. Kami juga tidak pernah
berbagai topik, antara lain: dihadapkan pada kasus hukum publik terkait dugaan korupsi
• Strategi Anti Fraud. yang melibatkan Perusahaan.
• Pengetahuan umum perihal UU Perbankan No. 10/1998.
• Whistleblowing System.
• Modus kejahatan Perbankan dan antisipasinya.
Pelibatan Pemangku Kepentingan [E.4] [2-29]
Bank Mega selalu melibatkan pemangku kepentingan yang signifikan dalam semua kegiatan dan terus berupaya untuk
memenuhi kebutuhan seluruh pemangku kepentingan yang telah dipetakan berdasarkan kedekatan dan dampak pengaruhnya
terhadap Perusahaan.
Topik Penting dan
Pemangku Sarana Pelibatan dan Respons
Kebutuhan Pemangku
Kepentingan Frekuensinya Bank Mega
Kepentingan
• Rapat Umum Pemegang • Kinerja finansial • Menyelenggarakan RUPS
Saham (RUPS): setahun • Kinerja keberlanjutan • Pelaporan kinerja keuangan
sekali (Public Expose).
• Rapat Umum Pemegang
Investor dan Pemegang Saham
Saham Luar Biasa (RUPSLB):
apabila diperlukan
• Laporan Triwulanan
• Laporan Tahunan
• Laporan Keberlanjutan
• Aktivitas perbankan: setiap • Tanggapan dan solusi • Menyediakan media
saat atas input, keluhan, dan komunikasi dan layanan 24
• Melalui contact center: Mega permintaan informasi jam
Call 08041500010/ (+62) • Pengembangan produk • Menindaklanjuti keluhan dan
29601600, situs web, email, perbankan termasuk pengaduan
fax, telepon, dan media digitalisasi • Menggali kebutuhan
Nasabah sosial setiap saat • Perlindungan privasi dan nasabah, dan
keamanan data mengembangkan inovasi
• Pendidikan dan pelatihan produk, serta layanan,
• Layanan yang prima termasuk digital banking
• Literasi dan inklusi keuangan • Menjaga privasi dan
keamanan data
• Melakukan program literasi
dan inklusi keuangan
55
Page 56
Topik Penting dan
Pemangku Sarana Pelibatan dan Respons
Kebutuhan Pemangku
Kepentingan Frekuensinya Bank Mega
Kepentingan
• Pelaporan pelaksanaan • Kepatuhan regulasi dan • Laporan pelaksanaan
kepatuhan: minimal setahun pelaksanaan prinsip kehati- kepatuhan
sekali hatian dan tata kelola • Laporan RAKB
• Penyampaian bukti perusahaan • Laporan tahunan dan
pengumuman RUPST dan • Analisis risiko LST dalam laporan keberlanjutan
Regulator
RUPSLB, Laporan Keuangan pemberian kredit • Pertemuan-pertemuan lain,
Tahunan, Bulanan, dan • Anti-Fraud dan Anti-Korupsi, seperti pra exit meeting dan
Triwulan. Anti-Pencucian Uang dan exit meeting
• Penyelenggaraan Public Pencegahan Pendanaan • Laporan Hasil RUPST dan
Expose: minimal setahun Terorisme (APU-PPT) Public Expose
sekali
• Media komunikasi internal: • Hubungan industrial • Menyediakan saluran
setiap saat • Hak dan kewajiban pegawai whistleblowing
• Rapat internal sesuai • Kesempatan pengembangan • Memberikan hak-hak
kebutuhan: setiap saat karier kompetensi, pelatihan, pegawai sesuai dengan
Pegawai • Sesi berbagi yang diadakan dan pendidikan Peraturan Perusahaan
sesuai dengan kebijakan • Kesehatan dan keamanan • Mengadakan pelatihan dan
masing-masing unit kerja kerja pengembangan
• Layanan dan/atau fasilitas • Mengadakan evaluasi kerja,
perbankan yang dapat kenaikan jabatan, promosi,
diakses setiap saat dan mutasi
• Interaksi melalui situs: setiap • Pengadaan barang dan/atau • Memberikan informasi
saat jasa yang transparan yang dibutuhkan untuk
• Kode etik yang berhubungan • Kontrak kerja yang adil memperlancar proses
dengan vendor • Pembayaran tepat waktu pengadaan dan pekerjaan
Mitra Bisnis/
• Pertemuan dengan Komite • Hubungan kerja yang saling • Sosialisasi kebijakan dan
Pemasok/Vendor
Pengadaan Barang: jika menguntungkan kode etik
diperlukan minimal setahun • Membangun komunikasi
sekali bisnis
• Melakukan pembayaran
tepat waktu
Media • Siaran Pers: setiap saat jika • Informasi dan data • Menyelenggarakan siaran
diperlukan perusahaan, antara pers
• Keterbukaan informasi: lain mengenai finansial • Publikasi media dan laporan
setiap saat jika diperlukan perusahaan, produk, dan aksi
korporasi
Identifikasi Topik Material dan Isu Keberlanjutan enam topik material sesuai konteks keberlanjutan dan
Bank Mega telah menentukan dan memetakan topik material diselaraskan dengan dukungan pada pencapaian TPB.
pada tanggal 21 Desember 2023 yang relevan sesuai dengan
konteks keberlanjutan serta dukungan terhadap pencapaian Terdapat penambahan topik material dan perbedaan
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Bank Mega juga judul topik material dalam pelaporan tahun 2023. Adanya
melakukan diskusi yang difasilitasi oleh pihak independen perbedaan ini dikarenakan Bank Mega telah menyesuaikan
yang bertindak sebagai tim ahli. Diskusi tersebut membahas isu-isu penting yang terjadi selama tahun 2023 yang
dampak aktual dan potensial dari kegiatan bisnis serta disesuaikan dengan prioritas pengungkapan topik material.
analisis pengaruhnya. Hasil diskusi menetapkan terdapat [3-1] [3-2]
56
Page 57
Topik Material dan Isu Keberlanjutan
No. Topik Material Isu Keberlanjutan
1. Pencapaian penyaluran dana (kredit) yang sesuai dengan Kategori
Kegiatan Usaha Berkelanjutan melebihi target dalam RAKB 2022 ini
terutama bersumber dari segmen Korporasi, baik dari kredit baru
maupun utilisasi fasilitas kredit
2. Penerapan keuangan berkelanjutan dalam kriteria usaha yang dapat
diberikan kredit
1 Keuangan Berkelanjutan 3. Ketahanan kinerja ekonomi
4. Efisiensi biaya operasional
5. Pertumbuhan kredit
6. Pertumbuhan portofolio KKUB
7. Anti-Fraud dan AntiKorupsi, Anti Pencucian Uang dan Pencegahan
Pendanaan Terorisme (APU-PPT)
8. Kepatuhan pada regulasi dan tata kelola Perusahaan
1. Menjaga keamanan informasi dan transaksi
Privasi Nasabah dan
2
Keamanan Data 2. Kepatuhan pada regulasi dan tata kelola Perusahaan
1. Menerapkan inovasi digital teknologi
3 Digitalisasi dan Inovasi
2. Kepatuhan pada regulasi dan tata kelola Perusahaan
Pelatihan, 1. Pelatihan Keuangan Berkelanjutan
4 Pengembangan, dan 2. Pelatihan peningkatan kompetensi dan jenjang karir
Pelibatan Teknologi 3. Pelatihan peningkatan kompetensi bagi nasabah dan masyarakat
Inklusi dan Literasi
5 1. Pelatihan terkait inklusi dan literasi keuangan
Keuangan
1. Menjaga tingkat kepuasan nasabah
Pelayanan Terbaik
6 2. Menangani semua masukan, saran, dan pengaduan secara adil, cepat,
dan konsisten
57
Page 58
Kinerja Ekonomi 2023
Selama tahun 2023, Bank Mega berhasil mencatatkan Secara berkala, Bank Mega selalu menjaga kualitas kredit
kinerja positif atas laba setelah pajak sebesar Rp3,51 triliun. secara intensif melalui pengkajian kemampuan bayar
Hasil ini bersumber dari pendapatan bunga dan pendapatan debitur dan melakukan analisis. Melalui upaya ini, Bank Mega
fee based. Selain itu, Bank Mega telah menyalurkan kredit mampu menjaga kestabilan profit dan kualitas kredit dengan
sebesar Rp66,29 triliun, turun 5,69 % dibandingkan tahun baik. Bank Mega juga telah mengeluarkan kebijakan untuk
sebelumnya sebesar Rp70,29 triliun. Pemberian kredit menjaga Loan-to-Deposit Ratio (LDR) yang berada pada
didominasi oleh dua segmen kredit, yaitu segmen korporasi kisaran 74,03% sehingga terjaga likuiditasnya. Berbagai
dan joint financing. upaya tersebut dievaluasi secara berkala oleh Unit Kerja
Financial Control yang disampaikan kepada Direktur Utama.
Nilai Ekonomi Langsung Dihasilkan dan Didistribusikan (Rp Triliun) [201-1]
Uraian 2023 2022 2021
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan
Total Aset 132,05 141,75 132,88
Kredit yang Disalurkan 66,29 70,29 60,68
Dana Pihak Ketiga 89,44 102,95 98,91
Pendapatan Bunga Bersih 5,53 5,87 4,84
Pendapatan selain Bunga 2,29 2,50 3,14
Pendapatan Operasional Bersih 4,33 5,00 4,94
Laba Bersih 3,51 4,05 4,01
Jumlah Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan (A) 303,54 332,41 304,50
Nilai Ekonomi Langsung yang Didistribusikan
Biaya Operasional Lainnya 3,49 3,36* 3,04*
Upah dan Tunjangan untuk Pegawai
1,46 1,36 1,32
dan Direktur
Pembayaran Dividen 2,84 2,80 2,10
Jumlah Nilai Ekonomi yang Didistribusikan (B) 7,79 7,52* 6,46*
Jumlah Nilai Ekonomi yang Ditahan (A-B) 295,75 324,89* 298,04*
Keterangan:
*Terdapat penyajian informasi kembali (restatement) dari Laporan Keberlanjutan 2022 [2-4]
Rasio Keuangan (%)
Uraian 2023 2022 2021
Rasio Kecukupan Modal Minimum 26,17 25,41 27,30
Aset produktif bermasalah dan aset non-produktif bermasalah
1,58 1,13 1,04
terhadap total aset produktif dan aset non-produktif
Aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif 0,99 0,78 0,66
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) aset keuangan terhadap
0,56 0,49 0,46
aset produktif
58
Page 59
Uraian 2023 2022 2021
NPL Gross 1,57 1,23 1,12
NPL Nett 1,18 0,91 0,81
Return on Asset (ROA) 3,47 4,00 4,22
Return on Equity (ROE) 17,62 23,15 23,49
Net Interest Margin (NIM) 5,21 5,42 4,75
Rasio Efisiensi (BOPO) 65,36 56,76 56,06
Loan to Deposit Ratio (LDR) 74,03 68,04 60,96
Realisasi Kinerja Keuangan 2023 (Rp Triliun) [F.2] [F.3]
Uraian 2023 2022 2021
Pendapatan Operasional Bersih
Target 5,52 5,31 4,31
Realisasi 4,34 5,00 4,94
Laba (Rugi) Bersih
Target 4,46 4,30 3,50
Realisasi 3,51 4,05 4,01
Keterangan: Target penyaluran dana yang sesuai dengan keuangan berkelanjutan tumbuh 5% dari posisi Desember 2022 yaitu Rp24,9 triliun.
Bank Mega menyadari kinerja ekonomi yang dihasilkan Climate Risk Stress Test (CRST) [FS11]
dipengaruhi oleh berbagai faktor. Tidak hanya faktor yang • Credit Risk
dapat diperhitungan saja, namun adanya faktor lainnya Bank Mega melakukan perhitungan stress test terkait
seperti kondisi iklim dan sosial juga berdampak signifikan iklim untuk risiko kredit dengan mempertimbangkan
terhadap ketahanan kinerja ekonomi. Adanya kenaikan suhu risiko fisik dan risiko transisi. Pada risiko fisik seperti
permukaan bumi yang semakin meningkat telah berdampak banjir, kekeringan, dan kebakaran hutan, Bank Mega
pada perubahan pola konsumsi, kegiatan usaha, dan cara melakukan pemetaan terhadap lokasi agunan debitur
mengatasi risiko. Selama tahun 2023 Bank Mega belum kredit konsumsi beragun properti maupun lokasi usaha
mencatat adanya kerugian signifikan akibat perubahan dari debitur-debitur yang berada di sektor Pertanian,
iklim. Namun demikian risiko ini harus dicermati, termasuk Kehutanan, dan Perikanan. Adapun terkait risiko
dalam menganalisis risiko pembiayaan pada industri yang transisi, Bank Mega melakukan pemetaan terhadap
memberikan dampak negatif pada risiko iklim. Selain itu, debitur-debitur yang berada di sektor-sektor yang
selama tahun 2023 Bank Mega tidak menerima bantuan menghasilkan emisi tinggi seperti sektor Konstruksi,
keuangan apapun dari Pemerintah. [201-2] [201-4] sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, sektor
Energi, sektor Pertambangan dan Penggalian, sektor
Pengangkutan dan Pergudangan, serta sektor Industri
Pengolahan.
59
Page 60
Lebih lanjut, berdasarkan hasil pemetaan tersebut, • Operational Risk
Bank Mega akan melakukan proyeksi dampak dari Bank Mega telah melakukan identifikasi risiko fisik yang
risiko banjir terhadap agunan debitur yang akan disebabkan adanya perubahan iklim yang terjadi secara
menyebabkan penurunan nilai dari agunan debitur, tiba-tiba seperti risiko banjir dan risiko kebakaran.
serta potensi kerugian dari debitur di sektor Pertanian, Adanya perubahan iklim tersebut dapat berpotensi
Kehutanan, dan Perikanan akibat dari risiko kekeringan menimbulkan dampak kerusakan pada aset bank
dan kebakaran hutan. Selain itu, Bank Mega juga akan seperti bangunan gedung kantor (baik kantor pusat
melakukan proyeksi kondisi keuangan debitur akibat maupun kantor cabang) dan kerusakan lainnya yang
dari adanya risiko transisi seperti pengenaan pajak dapat menimbulkan nilai kerugian bagi Bank Mega.
karbon yang diasumsikan harga karbon mengalami
kenaikan signifikan sehingga meningkatkan biaya yang Guna memitigasi risiko tersebut, maka Bank Mega
harus dikeluarkan oleh debitur. melakukan pengukuran dengan cara melakukan
mapping lokasi kantor cabang, kantor regional, kantor
• Market Risk pusat data , dan kantor pusat berdasarkan data potensi
Bank Mega telah melakukan identifikasi risiko terkait daerah rawan bencana yang didapat dari Indeks Risiko
dengan perhitungan estimasi emisi karbon pada cakupan Bencana Indonesia (IRBI). Bank Mega juga telah
3. Bank Mega melakukan mapping risiko transisi untuk melakukan perhitungan nilai kerugian berdasarkan data
surat berharga yang dimiliki bank ke dalam sektor historis yang Bank punya. Berdasarkan hasil mapping
ekonomi, serta membuat CRST framework - Market Risk tersebut, Bank Mega dapat melakukan proyeksi nilai
seperti scenario (short term & long term), time horizon, kerugian akibat adanya dampak risiko fisik tersebut.
data requirement (macroeconomic data, counterparty
& bond rating), shock stress test (peningkatan interest
rate & yield surat berharga), dan dampak terjadinya
climate risk (penurunan nilai marked to market surat
berharga).
Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Pendekatan Manajemen [3-3] Ketua tim penyusun dan pelaksana Keuangan Berkelanjutan
Melalui penerapan keuangan berkelanjutan yang dilakukan adalah Unit Kerja Strategic & Business Development. Tim
oleh Bank Mega secara langsung telah berdampak signifikan Keuangan Berkelanjutan juga dibantu oleh 15 Divisi lainnya.
terhadap kinerja keuangan. Selain itu, Bank Mega telah Kinerja Tim dipantau oleh Direktur Compliance & Human
mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan tata Capital.
kelola ke dalam proses bisnis dan operasional. Bank Mega
menerapkan keuangan berkelanjutan berdasarkan POJK No. Portofolio Kredit Berwawasan LST
51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan Sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi keuangan
bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. berkelanjutan di Indonesia, Bank Mega telah melakukan
pengelolaan portofolio kredit berwawasan LST.
Alur Proses Pengelolaan portofolio kredit berwawasan LST:
Mengidentifikasi portofolio kredit sesuai dengan Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB)
Mempertimbangkan dampak dari setiap tindakan yang dilakukan terhadap lingkungan hidup dan sosial
Melakukan pengukuran secara berkala sesuai target yang telah ditetapkan
60
Page 61
Pada dasarnya, pengelolaan portofolio kredit yang wanprestasi, maka akan dilakukan evaluasi untuk menilai
dilakukan oleh Bank Mega dilakukan melalui pendekatan dan memutuskan kelanjutan kredit. Melalui upaya ini, Bank
manajemen dengan menyusun kebijakan mengenai Mega berharap dapat mendorong komitmen debitur dan
pedoman perkreditan, menetapkan target pertumbuhan calon debitur untuk meningkatkan kinerja LST dan dijadikan
portofolio kredit keuangan berkelanjutan hingga 5% sebagai sarana untuk meminimalkan dan memitigasi
untuk kurun waktu 1 tahun. Adapun target dan sasaran dampak negatif dari kegiatan usaha tiap industri. [FS3]
pengelolaan portofolio kredit berwawasan LST dilakukan
sejalan dengan himbauan Pemerintah dan target Tujuan Kinerja Keuangan Berkelanjutan
Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Sebagai upaya penerapan keuangan berkelanjutan, Bank
Mega telah melakukan filterisasi pembiayaan sektor
Lebih lanjut, Bank Mega juga memiliki kategori sektor yang berpotensi memberikan dampak negatif pada
ekonomi yang menjadi prioritas dalam pembiayaan kredit, kerusakan alam, seperti sektor transportasi, kelapa sawit,
di antaranya sektor ekonomi konstruksi dan pertanian, atau manufaktur. Bank Mega juga akan mengurangi atau
perburuan & kehutanan. Pemilihan kategori tersebut menerapkan rencana perbaikan dalam jangka waktu
berdasarkan sektor ekonomi yang masih mampu tumbuh tertentu kepada sektor yang memiliki risiko tinggi terhadap
positif pada kondisi perekonomian yang tidak pasti (antara kerusakan lingkungan tersebut secara bertahap.
lain pada proyek-proyek strategis nasional dan penyaluran
kredit kepada grup konglomerasi yang memiliki finansial Lebih lanjut, bentuk dukungan Bank Mega terhadap
yang kuat, khususnya kepada perusahaan dengan rating implementasi keuangan berkelanjutan diwujudkan melalui
dan kondisi keuangan yang solid). Pembiayaan kredit akan penyaluran kredit KKUB. Selama tahun 2023, jumlah
diberikan Bank Mega kepada debitur yang memenuhi penyaluran kredit KKUB mencapai Rp24,9 triliun. Jumlah ini
syarat. Secara berkala, Bank Mega akan memantau dan mengalami kenaikan 36,4% jika dibandingkan dengan tahun
mengevaluasi setiap debitur. Jika debitur melakukan 2022 sebesar Rp18,25 triliun.
Bank Mega telah memetakan portofolio pembiayaan kepada debitur ke dalam delapan KKUB. Hingga akhir
periode pelaporan, jumlah pembiayaan KKUB yang diberikan oleh Bank Mega tumbuh sebesar Rp6,7 triliun
dengan pembiayaan setiap kategori sebagai berikut:
• Energi terbarukan Rp331 miliar
• Efisiensi Energi Rp181 miliar
• Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan Lahan yang Berkelanjutan Rp895 miliar
• Transportasi Ramah Lingkungan Rp104 miliar
• Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan Sumber Daya dan Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi (Eco-
efficient) Rp2,1 triliun
• Bangunan Berwawasan Lingkungan yang memenuhi Standar atau Sertifikasi yang diakui Secara Nasional,
Regional, atau Internasional sebesar Rp2,4 triliun
• Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan Lain yang Berwawasan Lingkungan Lainnya Rp709 miliar
61
Page 62
Realisasi Total Pembiayaan Keuangan Berkelanjutan (Rp Miliar)
2023 2022
Uraian
(Desember) (Desember)
NoA Rp Miliar NoA Rp Miliar
a. Penghimpunan Dana
19.604 459,4 23.749 519
CIF Rp Miliar CIF Rp Miliar
a. Penyaluran Dana
93 24.900 98 18.245
Total Aset Produktif Kegiatan Usaha Berkelanjutan 91.122 18.245
a. Total Kredit Pembiayaan Usaha Berkelanjutan (RP) 24.900 18.245
a. Total Non-Kredit/Pembiayaan Non-Kegiatan Usaha
0 0
Berkelanjutan (RP)
Persentase total kredit/pembiayaan kegiatan usaha berkelanjutan
38% 26%
terhadap total kredit/pembiayaan bank (%)
Jumlah dan kualitas kredit/pembiayaan berdasarkan kategori
(Rp) NPL (%) (Rp) NPL (%)
kegiatan usaha berkelanjutan
• Energi terbarukan 331 0 0 0
• Efisiensi Energi 181 0 0 0
• Pencegahan dan Pengendalian Polusi 0 0 0 0
• Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan Lahan
5.006 0 4.111 0
yang Berkelanjutan
• Konservasi Keanekaragaman Hayati Darat dan Air 0 0 0 0
• Transportasi Ramah Lingkungan 569 0 465 0
• Pengelolaan Air dan Air Limbah yang Berkelanjutan 0 0 0 0
• Adaptasi Perubahan Iklim 0 0 0 0
• Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan Sumber Daya dan
2.097 0 0 0
Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi (Eco-efficient)
• Bangunan Berwawasan Lingkungan yang memenuhi Standar atau
3.417 0 1.058 0
Sertifikasi yang diakui Secara Nasional, Regional, atau Internasional
• Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan Lain yang Berwawasan
13.254 0 12.545 0
Lingkungan Lainnya
• Kegiatan UMKM 46 0 66 0,59
Realisasi dan Target Pembiayaan Keuangan Berkelanjutan (Rp Miliar)
Penyaluran Kredit Berdasarkan KKUB Realisasi Pembiayaan
• Energi terbarukan 331
• Efisiensi Energi 181
• Pencegahan dan Pengendalian Polusi 0
• Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan Lahan yang Berkelanjutan 5.006
• Konservasi Keanekaragaman Hayati Darat dan Air 0
• Transportasi Ramah Lingkungan 569
• Pengelolaan Air dan Air Limbah yang Berkelanjutan 0
• Adaptasi Perubahan Iklim 0
62
Page 63
Penyaluran Kredit Berdasarkan KKUB Realisasi Pembiayaan
• Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan Sumber Daya dan Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi
2.097
(Eco-efficient)
• Bangunan Berwawasan Lingkungan yang memenuhi Standar atau Sertifikasi yang diakui Secara
3.417
Nasional, Regional, atau Internasional
• Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan Lain yang Berwawasan Lingkungan Lainnya 13.254
• Kegiatan UMKM 46
Penyaluran Kredit per Segmen (Rp Miliar) [FS6]
2023 2022 2021
Uraian
Rp Miliar Rp Miliar Rp Miliar
Kredit Korporasi 24.370 17.904 16.012,86
Energi Terbarukan 331 0 0
Efisiensi Energi 181 0 0
Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan Lahan yang
4.973 4.066 3.105,28
Berkelanjutan
Transportasi Ramah Lingkungan 569 465 369,47
Produk yang lebih Eco-Efficient 1.847 0 0
Bangunan Berwawasan Lingkungan yang memenuhi Standar atau
3.232 870 938,07
Sertifikasi yang diakui Secara Nasional, Regional, atau Internasional
Kegiatan Usaha dan/ atau Kegiatan Lain yang Berwawasan
13.237 12.503 11.600,04
Lingkungan Lainnya
Kredit Komersial 471 256 526,26
Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan Lahan yang
20 20 0
Berkelanjutan
Produk yang lebih Eco-Efficient 250 0 0
Bangunan Berwawasan Lingkungan yang Memenuhi Standar atau
185 188 189,50
Sertifikasi yang Diakui Secara Nasional, Regional, atau Internasional
Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan Lain yang Berwawasan
16 40 336,76
Lingkungan Lainnya
Kredit Retail (UMKM & Konsumer) 59 8 95
Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan Lahan yang
13 83 24,39
Berkelanjutan
Bangunan Berwawasan Lingkungan yang Memenuhi Standar atau
0 24 0
Sertifikasi yang diakui Secara Nasional, Regional, atau Internasional
Kegiatan Usaha dan/ atau Kegiatan Lain yang Berwawasan
0 1 0
Lingkungan Lainnya
Kegiatan UMKM 46 58 70,61
63
Page 64
Penyaluran Kredit Berdasarkan Sektor Ekonomi Selama Tahun 2023
Jumlah Debitur Customer Loans Outstanding
Sektor Ekonomi
Information File (CIF) (Rp Miliar)
Jasa Masyarakat Sosial Budaya Hiburan 2 0,22
Industri Pengolahan 14 5.485
Listrik, Gas, dan Air 1 331
Konstruksi 8 3.051
Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 12 2.164
Perdagangan Besar dan Eceran 32 57
Pertambangan dan Penggalian 3 6.933
Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan 8 5.379
Real Estate, Usaha Persewaan, dan Jasa Perusahaan 5 815
Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasi 4 684
Perantara Keuangan 1 0,70
Jasa Perorangan Melayani Rumah Tangga 0 0
Perikanan 1 0,31
Rumah Tangga 2 1,38
Jumlah 93 24.900
Pemetaan Portofolio Kredit Kategori Kegiatan Usaha • KKUB yang Mendukung Transportasi Ramah Lingkungan
Berkelanjutan Kredit diberikan melalui pembiayaan bersama dengan
Bank Mega memetakan portofolio kredit ke dalam KKUB bank lain, untuk pembiayaan kebutuhan investasi sarana
berdasarkan Peraturan OJK No. 51/POJK.03/2017. Secara dan prasarana proyek LRT Jabodebek.
berkala, Bank Mega menjalin hubungan yang baik dengan • KKUB yang Mendukung Kegiatan Usaha dan/atau
debitur guna membahas mengenai peluang dan risiko Kegiatan Lain yang Berwawasan Lingkungan Lainnya
terkait aspek LST dan mendorong usaha debitur untuk Diberikan kepada debitur yang memenuhi kriteria
masuk ke dalam KKUB. Bank Mega berharap setiap debitur usaha keuangan berkelanjutan dan berorientasi kepada
dapat memahami, memanfaatkan peluang, dan memitigasi peningkatan kualitas lingkungan hidup.
risiko LST sebagai upaya mengembangkan kegiatan usaha • KKUB yang Mendukung Kegiatan Usaha dan/atau
yang berkelanjutan. [FS5] Kegiatan Lain dari Kegiatan Usaha Mikro, Kecil, dan
Menengah (UMKM)
• KKUB yang Mendukung Pengelolaan Sumber Daya Alam Sebagai upaya untuk membiayai kebutuhan modal kerja/
Hayati dan Penggunaan Lahan Berkelanjutan [FS10] investasi debitur yang memenuhi kriteria UMKM.
Kami mempunyai 1 debitur yang memiliki sertifikasi
Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan/atau sertifikasi
Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).
64
Page 65
Penyaluran Kredit Berdasarkan Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (Rp Miliar)
Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan 2023 2022 2021
Energi Terbarukan 331 0 0
Efisiensi Energi 181 0 0
Pengelolaan SDA Hayati 5.006 4.111 3.130
Transportasi Ramah Lingkungan 569 465 369
Bangunan Berwawasan Lingkungan Standar 2.097 0 0
Kegiatan Usaha dan Wawasan Lingkungan 3.417 1.058 1.128
Kegiatan UMKM 13.254 12.545 11.937
Pengelolaan SDA Hayati 46 66 71
Jumlah 24.900 18.245 16.634
Dampak Produk dan/atau Jasa Keuangan Namun demikian, penerapan keuangan berkelanjutan juga
Berkelanjutan [F.23] [F.28] berpotensi menimbulkan dampak negatif apabila debitur
Seluruh produk dan/atau layanan keuangan berkelanjutan tidak mematuhi regulasi yang mengarah pada risiko terkena
akan menjadi dasar dalam setiap keputusan terkait penalti atau denda. Dalam menyikapi hal tersebut, Bank
keuangan. Implementasi produk dan/atau layanan keuangan Mega secara konsisten melakukan upaya edukasi kepada
berkelanjutan memiliki implikasi positif maupun negatif seluruh nasabah guna memastikan kepatuhan terhadap
bagi para nasabah. Produk dan/atau layanan keuangan regulasi dan mendukung pelestarian lingkungan secara
berkelanjutan memiliki potensi untuk meningkatkan berkelanjutan.
daya saing ekonomi secara global dan mampu berperan
dalam mendukung kelestarian lingkungan, efisiensi, serta
pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.
65
Page 66
Tentang Laporan [2-2] [2-3] [2-4] [2-5] 66
Page 67
Tentang Laporan [2-2] [2-3] [2-4] [2-5]
Laporan Keberlanjutan PT Bank Mega Tbk diterbitkan untuk Terdapat perubahan dan penyajian kembali (restatement)
menyampaikan informasi terkait kinerja ekonomi, sosial, untuk informasi pada laporan ini. Laporan Keberlanjutan ini
lingkungan, dan tata kelola, komitmen, dan akuntabilitas juga belum diverifikasi oleh pihak ketiga, namun demikian
Perusahaan kepada seluruh pemangku kepentingan. Laporan seluruh data keuangan berasal dari laporan keuangan
Keberlanjutan dan Laporan Tahunan 2023 merupakan satu yang telah diaudit oleh kantor akuntan publik (KAP) dan
kesatuan yang saling melengkapi. Laporan Keberlanjutan bersifat konsolidasi dari semua unit kerja Bank Mega
diterbitkan setiap tahun dengan periode 1 Januari hingga seluruh Indonesia. Adapun data konsumsi listrik berasal
31 Desember 2023. Laporan Keberlanjutan 2022 telah dari penggunaan di kantor pusat, data penggunaan air dan
dipublikasikan di situs web Perusahaan pada tanggal 2 konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) berasal dari kantor
Februari 2023. Laporan ini disusun dengan merujuk pada: pusat dan seluruh cabang Bank Mega. Laporan ini tidak
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.51/ termasuk entitas lainnya karena Bank Mega tidak memiliki
POJK.03/2017. anak perusahaan. Seluruh pengungkapan data dan informasi
• Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 16/ telah disetujui dan diverifikasi oleh pihak internal yang
SEOJK.04/2021. bertanggung jawab, termasuk Pimpinan perusahaan. [G.1]
• Standar Global Reporting Initiative (GRI) 2021 dengan
kesesuaian: “merujuk pada Standar GRI” dan Sektor
Indikator untuk jenis keuangan (GRI Financial Services
Sector Supplement).
Tanggapan Umpan Balik Laporan Tahun Sebelumnya [G.3]
Hingga akhir tahun 2023, Perusahaan menerima input untuk meningkatkan informasi terkait keuangan berkelanjutan dan
mulai melakukan identifikasi debitur sesuai dengan kategori kegiatan usaha berkelanjutan (KKUB). Maka, dalam laporan kali
ini, Bank Mega berusaha menyampaikan informasi tersebut dengan lebih komprehensif.
Penentuan Isi dan Kualitas Laporan [3-1]
Laporan Keberlanjutan Bank Mega 2023 disampaikan berdasarkan prinsip: akurasi, keseimbangan, kejelasan, perbandingan,
kelengkapan, konteks keberlanjutan, ketepatan waktu, dan dapat diverifikasi. Rangkaian penentuan isi dan proses penyusunan
dilakukan secara internal dan telah mendapat persetujuan dari Direktur Compliance & Human Capital yang bertanggung jawab
atas seluruh kegiatan keuangan berkelanjutan.
Kontak terkait Laporan [2-3]
Nama : Christiana Maria Damanik
Jabatan : Sekretaris Perusahaan
Email : corsec@bankmega.com
Telepon : (62-21) 7917 5000 (hunting)
67
Page 68
Referensi POJK No. 51/POJK.03/2017, SEOJK
No. 16/SEOJK.04/2021 , dan Indeks Isi Standar
GRI [G.4]
POJK No. 51/POJK.03/2017 dan SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021
No Indeks Nama Indeks Halaman
Strategi Keberlanjutan
A.1 Penjelasan Strategi Keberlanjutan 20-21
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
B.1 Aspek Ekonomi 5
B.2 Aspek Lingkungan Hidup 6
B.3 Aspek Sosial 7-8
Profil Perusahaan
C.1 Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan 14
C.2 Alamat Perusahaan 15
C.3 Skala Usaha 16
C.4 Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan 17
C.5 Keanggotaan pada Asosiasi 19
C.6 Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan 18
Penjelasan Direksi
D.1 Penjelasan Direksi 10-12
Tata Kelola Keberlanjutan
E.1 Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan 50
E.2 Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan 40-41
E.3 Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan 52
E.4 Hubungan dengan Pemangku Kepentingan 55-56
E.5 Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan 52-53
Kinerja Keberlanjutan
F.1 Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan 14
Kinerja Ekonomi
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan
F.2 59
dan Laba Rugi
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen
F.3 59
Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
Kinerja Lingkungan Hidup
Aspek Umum
F.4 Biaya Lingkungan Hidup 31
68
Page 69
No Indeks Nama Indeks Halaman
Aspek Material
F.5 Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan 28
Aspek Energi
F.6 Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan 28
F.7 Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan 28
Aspek Air
F.8 Penggunaan Air 29-30
Aspek Keanekaragaman Hayati
Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki
F.9 31
Keanekaragaman Hayati
F.10 Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati 31
Aspek Emisi
F.11 Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya 29
F.12 Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan 29
Aspek Limbah dan Efluen
F.13 Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis 30-31
F.14 Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen 30
F.15 Tumpahan yang Terjadi (jika ada) N/A
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
F.16 Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan 44-46
Kinerja Sosial
F.17 Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Konsumen 44
Aspek Ketenagakerjaan
F.18 Kesetaraan Kesempatan Bekerja 33
F.19 Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa 37
F.20 Upah Minimum Regional 38
F.21 Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman 40
F.22 Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai 42
Aspek Masyarakat
F.23 Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar 48
F.24 Pengaduan Masyarakat 44-46
F.25 Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) 48
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
F.26 Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan 43
F.27 Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan 46
F.28 Dampak Produk/Jasa 65
F.29 Jumlah Produk yang Ditarik Kembali 46
F.30 Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan 47
69
Page 70
No Indeks Nama Indeks Halaman
Lain-lain
G.1 Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada) 67
G.2 Lembar Umpan Balik 73
G.3 Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya 67
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang
G.4 68-70
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik
Indeks Isi Standar GRI
PT Bank Mega Tbk melaporkan informasi dalam indeks isi Standar GRI ini untuk periode 1 Januari
Pernyataan Penggunaan
2023-31 Desember 2023 dengan referensi Standar GRI.
GRI 1 yang digunakan GRI 1: Foundation 2021
Standar Indikator Pengungkapan Halaman
GRI 2: Pengungkapan Umum
2-1 Detail Organisasi 14-19
2021
2-2 Entitas yang termasuk dalam pelaporan keberlanjutan organisasi 67
2-3 Periode pelaporan, frekuensi, dan titik kontak 67
2-4 Penyajian kembali informasi 18, 58, 67
2-5 Assurance oleh pihak eksternal 67
2-6 Aktivitas, rantai nilai, dan hubungan bisnis lainnya 15-17, 19
2-7 Karyawan 33-38
2-8 Pekerja yang bukan karyawan 37
2-9 Struktur tata kelola dan komposisi 50
2-10 Menominasikan dan memilih badan tata kelola tertinggi 50
2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi 50
Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi pengelolaan
2-12 50
dampak
2-13 Pendelegasian tanggung jawab untuk mengelola dampak 50
2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan 50
2-15 Konflik kepentingan 50
2-16 Komunikasi masalah penting 53-54
2-17 Perjanjian perundingan kolektif 41
2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi 50
2-19 Kebijakan remunerasi 38
2-20 Proses untuk menentukan remunerasi 50
2-21 Rasio kompensasi total tahunan 50
2-22 Pernyataan tentang strategi pembangunan berkelanjutan 10-12
2-23 Komitmen kebijakan 20-21
2-24 Menanamkan komitmen kebijakan 20-21
2-25 Proses untuk memulihkan dampak negatif 30
2-26 Mekanisme untuk mendapatkan saran dan meningkatkan isu 53-54
70
Page 71
Standar Indikator Pengungkapan Halaman
2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan 50
GRI 2: Pengungkapan Umum 2-28 Keanggotaan asosiasi 19
2021 2-29 Pendekatan keterlibatan pemangku kepentingan 55-56
Topik: Kinerja Ekonomi
3-1 Proses untuk menentukan topik material 56-57
3-2 Daftar topik material 56-57
GRI 3: Topik Material 2022
40,43,44,
3-3 Manajemen topik material
47,60
201-1 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan 58
GRI 201:
201-2 Implikasi finansial, risiko, dan peluang lainnya terkait perubahan iklim 59
Kinerja Ekonomi 2016
201-4 Bantuan finansial yang diterima dari pemerintah 59
GRI 204:
204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal 19
Praktik Pengadaan 2016
205-1 Penilaian terhadap operasi yang memiliki risiko korupsi 55
205-2 Komunikasi dan pelatihan terkait kebijakan dan prosedur anti-korupsi 55
GRI 205: Anti Korupsi 2016
Insiden korupsi yang dikonfirmasi dan
205-3 53-54
tindakan yang diambil
Topik: Kinerja Lingkungan
GRI 302: Energi 2016 302-3 Intensitas energi 28
305-1 Emisi GRK langsung (Cakupan 1) 29
GRI 305: Emisi 2016
305-5 Reduksi Emisi GHG 29
GRI 303: Air dan Efluen 2018 303-1 Interaksi dengan air sebagai sumber daya bersama 29-30
306-1 Timbulan sampah dan dampak limbah yang signifikan 30
GRI 306: Limbah 2020 306-2 Pengelolaan dampak signifikan terkait limbah 30
306-3 Limbah yang dihasilkan 30
Topik: Kinerja Sosial
401-1 Karyawan baru dan karyawan turnover 37
Tunjangan yang diberikan kepada karyawan tetap yang tidak diberikan
GRI 401: Karyawan 2016 401-2 38
kepada karyawan sementara atau paruh waktu
401-3 Cuti orang tua 38
GRI 403: Kesehatan dan
403-1 Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja 39
Keselamatan Kerja 2018
403-3 Layanan kesehatan kerja 39
Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang keselamatan
403-4 39
dan kesehatan kerja
403-5 Pelatihan bagi pekerja mengenai keselamatan dan kesehatan kerja 39
403-6 Peningkatan kualitas kesehatan pekerja 39
Pencegahan dan mitigasi dampak dari keselamatan dan kesehatan
403-7 39
kerja yang secara langsung terkait hubungan bisnis
Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen keselamatan dan
403-8 39
kesehatan kerja
71
Page 72
Standar Indikator Pengungkapan Halaman
403-9 Kecelakaan kerja 39
403-10 Penyakit akibat kerja 39
404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan 41
Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan program
GRI 404: Pelatihan dan 404-2 41
bantuan transisi
Pendidikan 2016
Persentase penerimaan karyawan ulasan kinerja dan pengembangan
404-3 42
karir secara berkala
GRI 405: Keanekaragaman dan
405-1 Keanekaragaman badan tata kelola dan para karyawan 33-38
Kesempatan yang sama 2016
GRI 406: Non Diskriminasi 2016 406-1 Insiden diskriminasi dan tindakan korektif yang diambil 33
Keluhan yang dibuktikan mengenai pelanggaran privasi pelanggan dan
GRI 418: Privasi Pelanggan 2016 418-1 kerugian pelanggan 44
Data
Referensi Sektor Jasa Keuangan
Sector Disclosures Halaman
FS1 Kebijakan dengan komponen lingkungan dan sosial tertentu yang diterapkan pada lini bisnis 51
FS2 Prosedur untuk menilai dan menyaring risiko lingkungan dan sosial di lini bisnis 51-52
FS3 Proses untuk memantau pelaksanaan klien sesuai dengan persyaratan lingkungan dan sosial 61
Proses untuk meningkatkan kompetensi staf untuk menerapkan kebijakan dan prosedur lingkungan dan
FS4 40-41
sosial yang diterapkan pada lini bisnis
FS5 Interaksi dengan klien/investasi/mitra bisnis mengenai risiko dan peluang lingkungan dan sosial 64
FS6 Persentase kredit berdasarkan bidang usaha 63
Nilai moneter dari produk dan layanan yang dirancang untuk memberikan manfaat sosial tertentu untuk
FS7 48
setiap lini bisnis yang dirinci berdasarkan tujuan
FS8 Nilai moneter untuk manfaat Lingkungan 29
FS9 Cakupan dan frekuensi audit untuk menilai implementasi kebijakan lingkungan dan sosial 52-53
Persentase dan jumlah perusahaan dalam portofolio yang dievaluasi memiliki masalah lingkungan atau
FS10 64
sosia
FS11 Persentase aset yang terkena penyaringan lingkungan atau sosial positif dan negative 59-60
FS13 Jalur akses di daerah berpenduduk rendah atau kurang beruntung secara ekonomi berdasarkan jenis 47
Perusahan memiliki Inisiatif untuk meningkatkan akses ke layanan keuangan untuk orang-orang yang
FS14 47
kurang beruntung
FS16 Inisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan berdasarkan jenis penerima manfaat 47
72
Page 73
Lembar Umpan Balik [G.2]
Laporan Keberlanjutan PT Bank Mega Tbk Tahun 2023 telah memberikan gambaran kinerja keuangan dan keberlanjutan.
Kami mengharapkan masukan, kritik, dan saran dari Bapak/Ibu/Saudara atas penyajian laporan keberlanjutan 2023 ini melalui
kontak atau email di bagian bawah lembar ini.
Profil Anda
Nama (bila berkenan) : ……………………….………………………
Institusi/Perusahaan : ……………………….………………………
Surel : ……………………….………………………
Telp/Hp : ……………………….………………………
Golongan Pemangku Kepentingan
o Pemegang Saham o Media
o Pelanggan o Mitra Usaha
o Pegawai o Masyarakat dan Komunitas
o Pemerintah o Lain-lain, mohon sebutkan: …………
Mohon pilih jawaban berikut yang paling sesuai dengan pertanyaan di bawah
Ya Tidak
Laporan ini mudah dimengerti
Laporan ini bermanfaat bagi Anda
Laporan ini sudah menggambarkan kinerja Perusahaan dalam pembangunan berkelanjutan
Mohon berikan penilaian topik material yang paling penting menurut anda bagi keberlanjutan PT Bank Mega
Tbk (nilai 1 = paling tidak penting s/d 6 = paling penting)
• Keuangan Berkelanjutan [ ]
• Privasi Nasabah dan Keamanan Data [ ]
• Digitalisasi dan Inovasi [ ]
• Pelatihan, Pengembangan, dan Pelibatan Teknologi [ ]
• Inklusi dan Literasi Keuangan [ ]
• Pelayanan Terbaik [ ]
Saran atau kritik terkait laporan:
………………………………………………………………………………………………………………………………………….…………......................................................................................................
………………………………………………………………………………………………………………………………………….…………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………….............................................................................................................................................................................................................
Terima kasih atas masukan anda. Mohon lembar umpan balik dapat dikirim melalui surat elektronik
kepada kontak yang tertera di laporan ini.
Corporate Secretary
PT Bank Mega Tbk
Menara Bank Mega
Jl. Kapten P. Tendean, No.12-14A
Jakarta 12790, Indonesia.
Telepon : (+62 21) 7917 5000
Website : www.bankmega.com
Email : corsec@bankmega.com
73
Page 74
PT BANK MEGA Tbk Menara Bank Mega Jl. Kapten Tendean 12-14A, Jakarta 12970 Telp. 021 7917 5000 Fax. 021 7918 7100 www.bankmega.com 74
Names mentioned 38 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Sambutan
· Direktur
p.4 ×2
unresolved
org
Bank KBMI
p.9
unresolved
org
Bank Assets Category Within Rp
p.9
unresolved
org
Bank Mega. Hingga
p.11
unresolved
org
Bank Mega. Seluruh
p.11
unresolved
org
Bank Mega. Sosialisasi
p.14
unresolved
org
Bank Mega Nama Perusahaan
p.15
unresolved
org
PT Bank Karman
p.15
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Izin
p.15
unresolved
org
Bank Mega Total
p.17
unresolved
org
Bank Mega Terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
p.21
unresolved
org
Bank Mega. Reconciliation System Biaya
p.27
unresolved
org
Bank Mega. Beberapa
p.28
unresolved
org
Bank Mega Mengelola Limbah Sebagian
p.30
unresolved
org
Yayasan KEHATI. Melalui
p.31
unresolved
org
Bank Mega. Mereka
p.37
unresolved
org
Bank Mega. Melalui
p.42
unresolved
org
Bank Mega. Utama. Seluruh Produk Inovasi
p.43
unresolved
org
Bank Indonesia
p.43 ×2
unresolved
org
Bank Mega Indonesia
p.45
unresolved
org
Bank Indonesia. Kampanye
p.47
unresolved
org
Yayasan KEHATI. Biaya Kegiatan Mega Peduli
p.48
unresolved
org
Bank Mega Kepentingan
p.55 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.