Skip to content
Back to announcement

LHA PCAR 31 Desember 2025 (revisi).pdf

Financial statement Text extracted PCAR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 64

Page 1

          
Page 2
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk
      DAN ENTITAS ANAK

  LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
      TANGGAL 31 DESEMBER 2025
 SERTA UNTUK PERIODE YANG BERAKHIR
       PADA TANGGAL TERSEBUT
Page 3
PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK

DAFTAR ISI

                                            Halaman

Surat Pernyataan Direksi

Laporan Auditor Independen

Laporan Keuangan

  1. Laporan Posisi Keuangan                    1-2

  2. Laporan Laba Rugi Komprehensif               3

  3. Laporan Perubahan Ekuitas                    4

  4. Laporan Arus Kas                             5

  5. Catatan atas Laporan Keuangan              6 - 54
Page 4
scowawala 4,        PT. Prima Cakrawala Abadi
             Dog    address : Jl. Krt Wongsonegoro No. 39
               La                        “




                    phone   :
                    fax




                                             SURAT PERNYATAAN DIREKSI
                                           TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS
                                           LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI
                                UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR TANGGAL 31 DESEMBER 2025
                                   PT PRIMA CAKRAWALA ABADI TBK DAN ENTITAS ANAK



    Kami Yang bertandatangan dibawah ini :

         Nama                    :   Raditya Wardhana
         Alamat Kantor           1   Jl. Krt Wongsonegoro No. 39 RT 07 RW II Kelurahan Wonosari, Ngaliyan, Semarang
         Nomor Telepon           :   (024) 8661360
         Jabatan                 :   Direktur

         Nama                    :   Titi Indah Susilowati
         Alamat Kantor           :   Jl. Krt Wongsonegaro No. 39 RT 07 RW II Kelurahan Wonosari, Ngaliyan, Semarang
         Nomor Telepon           :   (024) 8661360
         Jabatan                 :   Direktur Independen


    menyatakan bahwa :

    1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian PT Prima
       Cakrawala Abadi Tbk dan Entitas Anak,
    2. Laporan keuangan konsolidasian PT Prima Cakrawala Abadi Tbk dan Entitas Anak telah disusun dan
       disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia:
    3. a. Semua informasi dalam laporan keuangan konsolidasian telah dimuat secara lengkap dan benar:
       b. Laporan keuangan konsolidasian tidak mengandung informasi atau fakta material yang tidak benar, dan
            tidak menghilangkan informasi atau fakta material:

    4. Bertanggung jawab atas sistem pengendalian internal Perusahaan.


    Demikian Pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.




                                                            Atas nama dan mewakili Direksi



                                                              A8               ea
                                                    /iip Woo                        1
                                     ( Raditya Wardhana )          |                (Titi Indah Susilowati )
                                        Direktur Utama                                       Direktur

                                                             Semarang, 30 Maret 2026
Page 5

          
Page 6

          
Page 7

          
Page 8

          
Page 9

          
Page 10

          
Page 11
                         PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                    Catatan      31 Desember 2025      31 Desember 2024

ASET

ASET LANCAR
Kas dan setara kas                                   2d, 4            2.550.895.976          2.946.522.627
Investasi jangka pendek                              2g, 5              178.690.000             94.160.000
Piutang usaha pihak ketiga neto                      2e, 6           45.885.027.777         44.411.865.461
Piutang lain-lain - pihak ketiga                       7a             1.451.752.817          1.084.210.199
Persediaan                                              8            11.085.912.028          7.731.315.473
Pajak dibayar dimuka                                  15a             1.885.250.500          2.544.173.909
Dibiaya dibayar dimuka                                  9                71.339.526             71.811.919

JUMLAH ASET LANCAR                                                   63.108.868.624         58.884.059.588

ASET TIDAK LANCAR
Uang muka                                            2g, 10           1.462.453.160         13.190.855.346
Piutang lain-lain pihak ketiga neto                  2f, 7b           7.740.000.000          4.560.000.000
Aset tetap neto                                        11
  Setelah dikurangi Akumulasi Penyusutan masing-
  masing sebesar Rp 13.988.893.185,- dan Rp
  12.670.339.429,- pada 31 Desember
  2025 dan 31 Desember 2024                                          26.498.134.744         14.896.890.023
Aset pajak tangguhan                                  15c             1.456.050.232            674.383.001
JUMLAH ASET TIDAK LANCAR                                             37.156.638.136         33.322.128.370
JUMLAH ASET                                                        100.265.506.760          92.206.187.958




                  Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang
                          tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan



                                                     1
Page 12
                         PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                   Catatan         31 Desember 2025    31 Desember 2024

LIABILITAS DAN EKUITAS

LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Usaha - pihak ketiga                        2g, 2n, 12          1.429.772.451          2.325.425.949
Utang Lain - Lain
  Pihak ketiga                                    2g, 2n, 13          1.937.600.004          2.074.150.000
  Pihak berelasi                              2f, 2g, 2n, 13, 31                                       -
Utang pajak                                        2t, 15b              990.722.826            799.453.360
Utang Bank dan lembaga Keuangan lainnya             2n, 17           13.484.317.378          2.000.000.000
Beban Masih Harus Dibayar                           2q, 16               42.341.553            470.844.437
Uang muka penjualan                                  2q,                 15.242.988              2.064.200

JUMLAH LIABILITAS JANGKA PENDEK                                      17.899.997.200          7.671.937.946

LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang Bank dan lembaga Keuangan lainnya           2g, 2n, 17          7.030.981.400         10.092.806.974
Utang Lain - Lain - pihak ketiga                  2g, 2n, 13            528.432.355          2.679.905.065
Liabilitas Imbalan Pascakerja                       2p, 14            8.880.764.507          6.326.723.847

JUMLAH LIABILITAS JANGKA PANJANG                                     16.440.178.262         19.099.435.886
JUMLAH LIABILITAS                                                    34.340.175.462         26.771.373.832

EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp. 100,-
per saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh
Modal dasar - 2.500.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor penuh
1.166.666.700 saham pada 31
Desember 2025 dan 31 Desember 2024                      18          116.666.670.000        116.666.670.000
Tambahan modal disetor                                  18            1.465.526.994          1.465.526.994
Agio saham                                              19           18.179.427.165         18.179.427.165
Saldo laba                                              20          (67.948.672.490)       (68.439.273.860)
Jumlah ekuitas yang dapat
didistribusikan kepada pemilik entitas                               68.362.951.669         67.872.350.299
Kepentingan non pengendali                          2d, 21           (2.437.620.371)        (2.437.536.173)
JUMLAH EKUITAS                                                       65.925.331.298         65.434.814.126
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                       100.265.506.760         92.206.187.958




                 Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasinn merupakan bagian yang
                         tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan
                                                    2
Page 13
                 PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
       LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
                 PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                Catatan      31 Desember 2025     31 Desember 2024

PENJUALAN NETO                                      2j, 22     232.835.392.353      246.983.652.207
BEBAN POKOK PENJUALAN                               2j, 23    (210.078.802.884)    (220.657.394.660)

LABA BRUTO                                                     22.756.589.469        26.326.257.547

BEBAN OPERASI
Beban penjualan                                     2j, 24      (5.648.760.650)      (6.923.969.113)
Beban administrasi dan umum                         2j, 25     (27.875.355.535)     (20.058.290.582)
Pendapatan lain-lain                                2j, 26          15.621.880          (12.194.338)
Laba selisih kurs                                                1.033.758.930        2.203.662.701
JUMLAH BEBAN OPERASI                                           (32.474.735.375)     (24.790.791.332)
LABA USAHA                                                      (9.718.145.906)         1.535.466.215

Penghasilan keuangan                                2j, 27          32.173.481          133.330.392
Beban keuangan                                      2j, 28      (1.108.505.570)      (1.245.510.817)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                 (10.794.477.995)          423.285.790

Pajak kini                                      2k, 17c         (1.083.434.220)          (865.669.394)
Manfaat (Beban) pajak penghasilan - neto        2k, 17d            725.648.573             93.398.660

LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN                                     (11.152.263.642)          (348.984.944)

Penghasilan (rugi) komprehensif lain
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
    Keuntungan (kerugian) Revaluasi Aset                       11.592.203.783                     -
    Kerugian belum terealisasi atas nilai
    wajar portofolio efek tersedia untuk
    dijual                                                         84.530.000             (26.750.000)
    Pengukuran kembali liabilitas imbalan
    pasti
                                                                  (276.504.837)          777.411.146
    Pajak penghasilan terkait                                     242.551.865            (162.242.864)
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN                                                    490.517.170            239.433.338

Jumlah Laba (rugi) Tahun Berjalan yang
Dapat Distribusikan Kepada:
   Pemilik Entitas Induk                                       (11.152.102.819)          (348.920.404)
   Kepentingan non pengendali                                         (160.822)               (64.540)
Jumlah                                                         (11.152.263.642)          (348.984.944)
    Pemilik Entitas Induk                                         490.328.260            239.485.694
    Kepentingan non pengendali                                        188.910                (52.355)
                                                                  490.517.170            239.433.339
Laba (rugi) per saham dasar                                              0,42                   0,21

              Lihat catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang
                      tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan

                                               3
Page 14
                                                              PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                                                LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                                              PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                                                                 Penghasilah                                              Jumlah
                                                     Tambahan Modal                                                                                 Kepentingan Non
                                   Modal Saham                      Agio Saham neto              Defisit        Komprehensif        Jumlah                              (Defesiensi)
                                                        Disetor                                                                                       Pengendali
                                                                                                                    Lain                                                  Ekuitas


Saldo Per 31 Desember 2023         116.666.670.000     1.465.526.994    18.179.427.165       (67.228.576.476)     186.414.968    69.269.462.651       (2.437.282.022)   66.832.180.629

Koreksi tahun lalu                                                                            (1.636.598.044)                    (1.636.598.044)            (201.796)   (1.636.799.840)
Laba (rugi) tahun berjalan                                                                      (348.920.404)                      (348.920.404)             (64.539)     (348.984.943)
Rugi komprehensif tahun berjalan                                                                           -      588.406.096       588.406.096               12.185       588.418.281
Saldo Per 31 Desember 2024         116.666.670.000     1.465.526.994    18.179.427.165       (69.214.094.924)     774.821.064    67.872.350.299       (2.437.536.173)   65.434.814.126

Koreksi tahun lalu                               -                 -                 -               273.111                 -           273.111            (273.106)                 5
Laba (rugi) tahun berjalan                       -                 -                 -       (11.152.102.819)                -   (11.152.102.819)           (160.822)   (11.152.263.642)
Rugi komprehensif tahun berjalan                 -                 -                 -                          11.642.431.079    11.642.431.079             349.729     11.642.780.808
Saldo Per 31 Desember 2025         116.666.670.000     1.465.526.994    18.179.427.165       (80.365.924.632)   12.417.252.143    68.362.951.670      (2.437.620.371)    65.925.331.298




                                                          Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang
                                                               tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan




                                                                                         4
Page 15
                PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
                PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                               31 Desember 2025     31 Desember 2024

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
  Penerimaan kas dari pelanggan                  232.404.721.749       244.035.413.141
  Pembayaran kas kepada pemasok                 (212.759.341.239)     (219.497.735.649)
  Pembayaran untuk beban produksi dan
  usaha                                          (11.166.473.968)      (10.266.443.594)
  Pembayaran kepada karyawan                     (11.469.993.362)      (11.606.185.759)
  Kas digunakan untuk operasi                     (2.991.086.820)        2.665.048.139
  Penerimaan penghasilan keuangan                     32.173.481           133.330.392
  Pembayaran pajak neto                           (1.286.658.474)       (1.779.281.400)
  Pembayaran beban keuangan                       (1.108.505.570)       (1.245.510.816)
  Pembayaran imabalan kerja neto                    (439.754.363)         (442.153.798)
  Penerimaan (pembayaran) lainnya                     15.621.880           (12.194.339)

Kas bersih digunakan untuk Aktivitas Operasi      (5.778.209.866)          (680.761.822)

Arus Kas Dari Aktivitas Investasi
  Perolehan aset tetap                            (1.106.813.094)          (743.391.377)
  Pelepasan aset tetap                                 4.504.505             36.216.216

Kas Bersih dari Aktivitas Investasi               (1.102.308.589)          (707.175.161)

Arus Kas Dari Aktivitas Pendanaan
  Pembayaran utang Lain-lain                      (1.937.600.000)       (5.737.600.000)
  Pembayaran utang bank                          (36.377.508.196)      (31.572.899.713)
  Penerimaan utang bank                           44.800.000.000        24.775.000.000

Kas Bersih dari Aktivitas Pendanaan                6.484.891.804       (12.535.499.713)
KENAIKAN KAS DAN SETARA KAS                         (395.626.651)      (13.923.436.696)

KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                      2.946.522.627         16.869.959.323

KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                     2.550.895.976          2.946.522.627




           Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang
                tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan




                                         5
Page 16
                                 PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                 PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.     UMUM

     a. Pendirian Perusahaan
       PT Prima Cakrawala Abadi Tbk (Perusahaan) didirikan berdasarkan Akta No. 111 tanggal 29 Januari 2014 dari
       Hasbullah Abdul Rasyid, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta. Akta pendirian telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak
       Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-08990.AH.01.01. Tahun 2014 tanggal 03 Maret
       2014.
       Akta Pendirian Perusahaan telah beberapa kali mengalami perubahan, sebagaimana tercantum dalam Akta Pernyataan
       Keputusan Para Pemegang Saham No. 2 tanggal 9 Januari 2018, yang dibuat di hadapan Rini Yulianti, S.H., notaris di
       Jakarta. Akta perubahan tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
       Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0008394 tanggal 10 Januari 2018.

       Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham No. 4 tanggal 16 Juni 2023, yang dibuat di hadapan
       Retno Hertiyanti, S.H., M.Kn, notaris di Semarang. Dilakukan penyesuaian Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
       (KBLI) dari KBLI 2017 menjadi KBLI 2020. Akta perubahan tersebut telah memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum
       dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU - 0039804.AH.01.02.TAHUN 2023
       tanggal 13 Juli 2023

       Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha Perusahaan adalah meliputi
       pengolahan dan pengawetan hasil perikanan (rajungan), industri pengolahan hasil perikanan melalui proses
       pembekuan(cold storage), menjalankan usaha pengawetan crustacea dan biota perairan lainnya melalui proses
       pembekuan, serta dalam bidang perdagangan termasuk impor, ekspor, interinsuler dan lokal dari segala jenis barang
       atau jasa yang dapat diperdagangkan baik untuk perhitungan sendiri maupun pihak lain secara komisi, grosir, pemasok,
       distributor dan keagenan serta perwakilan baik dari dalam maupun luar negeri dari segala jenis barang dagangan dan
       jasa, baik hasil produksi pihak lain maupun hasil produksi sendiri, termasuk di antaranya meliputi perdagangan besar
       hasil perikanan serta perdagangan besar hasil olahan perikanan.

       Perusahaan berdomisili di Semarang dengan alamat di Jl. KRT. Wongsonegoro No. 39, Kelurahan Wonosari Ngaliyan,
       Semarang, Jawa Tengah, Indonesia.

     b. Penawaran Umum Efek Perusahaan

       Pada tahun 2017 Perusahaan melakukan penawaran umum perdana sejumlah 466.666.700 saham dengan nilai nominal
       sebesar Rp100, per saham yang mewakili sebesar 40% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh dalam
       Perusahaan melalui Bursa Efek Indonesia dengan harga penawaran sebesar Rp150, per saham. Perusahaan telah
       mendapat Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran dalam Rangka Penawaran Umum Perdana Saham
       Perusahaan dari Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dengan Surat No. S471/D.04/2017 tanggal 21 Desember
       2017. Pada tanggal 29 Desember 2017 seluruh saham Perusahaan telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.

     c. Entitas Anak

       Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024, informasi mengenai entitas anak yang dikonsolidasikan ke
       dalam laporan keuangan Perusahaan adalah sebagai berikut:

       Nama Perusahaan          Domisili     Bidang Usaha          Tahun Operasi     Persentase         Jumlah Sebelum
                                                                     Komersial       Kepemilikan         Eliminasi Aset
                                                                                       Efektif
       PT Nuansa Cipta         Makasar     Budidaya hasil              2012                99,997%       48.539.459.216
       Magello                             laut,perdagangan
                                           umum,
                                           pengangkutan, dan
                                           kontraktor
       PT Karya Persada        Indramayu   Pengolahan                  2014                  99,997%     49.940.736.429
       Khatulistiwa                        rajungan




                                                               6
Page 17
                                     PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                     PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                          (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1.      UMUM (LANJUTAN )
     c. Entitas Anak (lanjutan )

       Nama Perusahaan              Domisili     Bidang Usaha          Tahun Operasi   Persentase          Jumlah Sebelum
                                                                         Komersial     Kepemilikan          Eliminasi Aset
                                                                                         Efektif
       PT Nuansa Cipta             Makasar     Budidaya hasil              2012                99,997%     42.011.297.948
       Magello                                 laut,perdagangan
                                               umum,
                                               pengangkutan, dan
       PT Karya Persada            Indramayu   kontraktor
                                               Pengolahan                  2014                99,997%     35.775.028.134
       Khatulistiwa                            rajungan


       PT Nuansa Cipta Magello (NCM)
       Didirikan berdasarkan Akta No. 17 tanggal 7 Desember 2000 dibuat di hadapan Notaris Hendrik Jaury S.H, notaris di
       Makassar. Berdasarkan Akta No. 109 tanggal 24 Juli 2014 dari Nisa Rochmasari, S.H., M.Kn., notaris di Semarang
       mengenai persetujuan atas penjualan sebagian saham NCM kepada PT Prima Cakrawala Abadi Tbk, yang telah
       mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat keputusan
       No. AHU-06661.40.21.TH.2014 tanggal 25 September 2014. Perusahaan memiliki kepemilikan 80% di NCM.

       Berdasarkan Akta No.5 tanggal 11 September 2017 yang dibuat di hadapan Harra Mieltuani Lubis S.H., notaris di
       Kotamadya Daerah Tingkat II Tangerang, yang telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
       Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan No. AHU-AH.01.03-0171504 tanggal 14
       September 2017, kepemilikan saham PT Prima Cakrawala Abadi Tbk di NCM berubah menjadi 99,90%.

       Perubahan terakhir dengan Akta No. 11 tanggal 23 Juli 2022 dari Retno Hertiyanti, S.H., M.H., notaris di Semarang,
       tentang perubahan maksud dan tujuan perseroan sesuai pasal 3 dan penambahan modal disetor menjadi
       Rp33.000.000.000 sesuai pasal 4 ayat 2, dengan mengkonversi sebagian hutang Perseroan sebesar Rp29.560.026.787.

       Perubahan tersebut, telah mendapatan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
       melalui Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahaan Data Perseroan No. AHU-0053249.AH.01.02 Tahun 2022 tanggal
       29 Juli 2022. Perusahaan memiliki kepemilikan 99,997% di PT Nuansa Cipta Magello.

       PT Karya Persada Khatulistiwa (KPK)
       Didirikan berdasarkan Akta No.203 tanggal 18 Maret 2014 yang dibuat di hadapan Notaris Jimmy Tanal, S.H., M.Kn.,
       notaris di Jakarta Selatan. Berdasarkan Akta No.4 tanggal 1 Agustus 2016 yang dibuat di hadapan Abdul Rasyid,S.H.,
       M.Kn., notaris di Jakarta Selatan, yang telah mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
       Republik Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan No. AHU-AH.01.03- 0071434 tanggal 13 Agustus
       2016, kepemilikan saham PT Prima Cakrawala Abadi Tbk di NCM berubah menjadi 99,98%.

       Perubahan terakhir berdasarkan Akta No. 10 tanggal 22 Juli 2022 dari Retno Hertiyanti, S.H., M.H., notaris di Semarang,
       tentang perubahan maksud dan tujuan perseroan sesuai pasal 3 dan penambahan modal disetor menjadi
       Rp35.000.000.000 sesuai pasal 4 ayat 2, dengan mengkonversi sebagian utang Perseroan sebesar Rp30.000.000.000.
       Perubahan tersebut, telah mendapatan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
       melalui Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahaan Data Perseroan No. AHU- 0054008.01.02.Tahun 2022 tanggal 2
       Agustus 2022. Perusahaan memiliki kepemilikan 99,997% di PT Karya Persada Khatulistiwa

d.     Komisaris, Direksi, Komite Audit, Sekretaris Perusahaan, dan Karyawan

       Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham PT Prima Cakrawala Abadi Tbk, sesuai Akta no. 07 tanggal 22 Juli 2022,
       telah dilakukan pengangkatan kembali Direksi dan Dewan Komisaris untuk periode tahun 2022 - 2027. Dan pada tanggal
       8 Desember 2023 dilakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, sesuai Akta no.17 tanggal 8 Desember 2023,
       sebagai persetujuan pengunduran diri bapak Muhammad Reagy Sukmana sebagai komisaris Perseroan. Selanjutnya
       berdasar Rapat Umum Pemegang Saham Akta no.13 tanggal 25 Juni 2024 telah dilakukan perubahan susunan dewan
       komisaris, sehingga Direksi dan Dewan Komisaris yang menjabat pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai
       berikut




                                                                   7
Page 18
                                PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


1.   UMUM (LANJUTAN )
d.   Komisaris, Direksi, Komite Audit, Sekretaris Perusahaan, dan Karyawan (Lanjutan)

     Dewan Komisaris
     Komisaris Utama      : Tn. A. Sunu Widyatmoko
     Komisaris            : Tn. Ida Bagus Oka Nila

     Direksi
     Direktur Utama       : Tn. Raditya Wardhana
     Direktur             : Tn. Lim Tony
     Direktur             : Ny. Titi Indah Susilowati

     Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris nomor 003/Kom.PCA/VIII/2022 tanggal 9 Agustus 2022 dilakukan
     perubahan anggota Komite Audit, sehingga susunan Komite Audit adalah sebagai berikut sejak 2022 hingga 31
     Desember 2025 :

     Komite Audit
     Ketua                : Tn. Ida Bagus Oka Nila
     Angggota             : Tn. Djunggu H. Sitorus
     Angggota             : Tn. Hendra Wardana

     Jabatan Sekretaris Perusahaan dirangkap oleh salah satu Direksi Perseroan sejak 2022 hingga 31 Desember 2025,
     yaitu Titi Indah Susilowati, berdasarkan Surat Pengangkatan Sekretaris Perusahan nomor 045/Dir.PCA/III/2022 tanggal
     24 Maret 2022.
     Jumlah karyawan tetap Perusahaan dan entitas anak ("Grup") (tidak diaudit):
                                                                                        2025                 2024

     PT Prima Cakrawala Abadi                                                            21                   34
     PT Karya Persada Khatulistiwa                                                       24                   21
     PT Nuansa Cipta Magello                                                             41                   26
     Jumlah                                                                              86                   81

e.   Otorisasi Laporan Keuangan Konsolidasian

     Laporan keuangan konsolidasian ini telah diotorisasi untuk diterbitkan oleh Direksi Perusahaan, selaku pihak yang
     bertanggungjawab atas penyusunan dan penyelesaian laporan keuangan konsolidasian pada tanggal 30 Maret 2026.

2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
     a. Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)

          Laporan keuangan konsolidasian ini telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK di Indonesia yang meliputi
          Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang
          diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntansi Indonesia (DSAK- IAI) serta peraturan terkait
          yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), khususnya Peraturan No. VIII.G.7, Lampiran No. Kep-
          347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Grup
          Publik”.

     b.   Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian

          Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha (bab 3 poin 09-Kerangka Konseptual
          Pelaporan keuangan), dan konsep biaya perolehan
          Laporan keuangan disusun berdasarkan PSAK 201 , “Penyajian Laporan Keuangan”.

          Laporan keuangan disusun dengan menggunakan dasar akrual (Bab 1 poin 17- Kerangka Konseptual Pelaporan
          keuangan), kecuali arus kas. Laporan arus kas disajikan sesuai PSAK 207 : Laporan Arus Kas, dengan
          menggunakan metode langsung (PSAK 207 poin 18 a) , dengan mengelompokkan penerimaan dan pengeluaran
          kas dan setara kas ke dalam aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.



                                                             8
Page 19
                                 PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                 PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjjutan)
     b. Dasar Pengukuran dan Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian (Lanjutan)

          Mata uang funsional
          Seluruh angka dalam laporan keuangan dibulatkan dan dinyatakan dalam Rupiah (“Rp”) sebagai mata uang
          fungsional, kecuali dinyatakan lain.
          Lingkungan ekonomi utama di mana entitas beroperasi adalah lingkungan entitas tersebut utamanya menghasilkan
          dan mengeluarkan kas. Entitas menpertimbangkan faktor berikut dalam menentukan mata uang
          fungsionalnya PSAK 221 poin 9):
          a. yang paling memengaruhi harga jual barang dan jasa (mata uang ini seringkali menjadi mata uang yang harga
             jual barang dan jasanya didenominasikan dan diselesaikan) dan dari negara yang kekuatan persaingan dan
             peraturannya sebagian besar menentukan harga jual barang dan jasa entitas; dan
          b. mata uang yang paling memengaruhi biaya tenaga kerja, bahan baku, dan biaya lain dari pengadaan barang
             atau jasa (mata uang ini seringkali menjadi mata uang yang mana biaya tersebut didenominasikan dan
             diselesaikan).
          Faktor-faktor berikut juga dapat memberikan bukti mengenai mata uang fungsionalnya (PSAK 221 poin 10):
          a. mata uang yang mana dana dari aktivitas pendanaan dihasilkan (yaitu penerbitan instrumen utang dan
             instrumen ekuitas); dan
          b. mata uang yang mana penerimaan dari aktivitas operasi pada umumnya ditahan

          Rupiah memenuhi seluruh kriteria di atas sebagai mata uang fungsional

          Klasifikasi lancar dan tidak lancar
          Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan posisi keuangan berdasarkan klasifikasi lancar/tak lancar.
          Suatu aset disajikan lancar bila (PSAK 201 poin 66):
          a. akan direalisasi, dijual, atau dikonsumsi dalam siklus operasi normal;
          b. untuk diperdagangkan; dan
          c. akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan, atau kas atau setara kas kecuali yang dibatasi
             penggunaannya atau akan digunakan untuk melunasi suatu liabilitas dalam paling lambat 12 bulan setelah
             tanggal pelaporan.

          Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.
          Suatu liabilitas disajikan lancar bila (PSAK 201 poin 67):
          a. akan dilunasi dalam siklus operasi normal;
          b. untuk diperdagangkan; dan
          c. akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal pelaporan; atau
          d. tidak ada hak tanpa syarat untuk menangguhkan pelunasannya dalam paling tidak 12 bulan setelah tanggal
             pelaporan

          Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak lancar.
          Kewajiban dan liabilitas pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset dan liabilitas tidak lancar

     c.   Standar dan Interpretasi Baru serta Amandemen dan Penyesuaian terhadap SAK

          Grup telah menerapkan sejumlah amandemen dan penyesuaian standar akuntansi yang relevan dengan pelaporan
          keuangan konsolidasian dan efektif untuk tahun periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2024 sebagai
          berikut:




                                                                9
Page 20
                               PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                               PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjjutan)
     c. Standar dan Interpretasi Baru serta Amandemen dan Penyesuaian terhadap SAK (Lanjutan)

         Amandemen PSAK 201 (sebelumnya dirujuk sebagai PSAK 1): Penyajian Laporan Keuangan tentang
         Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang dan Liabilitas Jangka Panjang dengan
         Kovenan
         Amendemen ini menentukan persyaratan untuk mengklasifikasikan suatu liabilitas sebagai jangka pendek atau
         jangka panjang dan menjelaskan: hal yang dimaksud sebagai hak untuk menangguhkan pelunasan, hak untuk
         menangguhkan pelunasan harus ada pada akhir periode pelaporan, klasifikasi tersebut tidak dipengaruhi oleh
         kemungkinan entitas akan menggunakan haknya untuk menangguhkan liabilitas, dan hanya jika derivatif melekat
         pada liabilitas konversi tersebut adalah suatu instrumen ekuitas, maka syarat dan ketentuan dari suatu
         liabilitas konversi tidak akan berdampak pada klasifikasinya


         Selain itu, persyaratan telah diperkenalkan untuk mewajibkan pengungkapan ketika suatu kewajiban timbul dari
         pinjaman perjanjian diklasifikasikan sebagai tidak lancar dan hak entitas untuk menunda penyelesaian bergantung
         pada kepatuhan terhadap persyaratan di masa depan dalam waktu dua belas bulan.


         Amendemen PSAK 207 (sebelumnya dirujuk sebagai PSAK 2) dan PSAK 107 (sebelumnya dirujuk sebagai
         PSAK 60): Pengaturan Pembiayaan Pemasok.
         Amendemen PSAK 207 dan PSAK 107 mengklarifikasi karakteristik pengaturan pembiayaan pemasok dan
         mensyaratkan pengungkapan tambahan atas pengaturan pembiayaan pemasok tersebut. Persyaratan
         pengungkapan dalam amendemen ini dimaksudkan untuk membantu pengguna laporan keuangan dalam
         memahami dampak pengaturan pembiayaan pemasok terhadap liabilitas, arus kas, dan eksposur terhadap risiko
         likuiditas suatu entitas.
         Penerapan PSAK di atas tidak berdampak material terhadap pelaporan keuangan dan pengungkapan dalam laporan
         keuangan konsolidasian.

         Standar baru yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2025, dengan penerapan
         dini diperkenankan yaitu:
         -   PSAK 74: Kontrak Asuransi
         -   Amendemen PSAK 74: Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK 74 dan PSAK 71 - Informasi Komparatif

         Namun, standar baru tersebut diestimasikan tidak memengaruhi akuntansi laporan keuangan konsolidasian Grup di
         masa depan

         Berlaku efektif pada atau setelah 1 Januari 2026
         PSAK 109, Instrumen Keuangan dan PSAK 107 Instrumen Keuangan Pengungkapan tentang Klasifikasi dan
         Pengukuran Instrumen Keuangan. Amendemen ini menambahkan dan mengklarifikasi ketentuan dalam PSAK 109
         terkait penghentian pengakuan liabilitas keuangan, serta mengklarifikasi penilaian karakteristik arus kas untuk aset
         keuangan dengan fitur ESG-linked, aset keuangan dengan fitur non-recourse, dan instrumen yang terikat secara
         kontraktual seperti tranche. Amendemen ini juga mengubah ketentuan dalam PSAK 107 terkait persyaratan
         pengungkapan investasi pada instrumen ekuitas yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
         dan menambah ketentuan terkait instrumen keuangan dengan persyaratan kontraktual yang
         mengubah waktu atau jumlah arus kas kontraktual.


         Hingga tanggal laporan keuangan ini diotorisasi, Grup masih melakukan evaluasi atas dampak potensial dari
         penerapan standar baru, amandemen standar, dan interpretasi standar tersebut.

         Mulai 1 Januari 2024, referensi terhadap masing masing PSAK dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan telah
         diubah sesuai dengan penerbitan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia, namun tidak
         mengubah materi dan tidak berdampak pada akuntansi laporan keuangan konsolidasian.




                                                             10
Page 21
                                 PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                 PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjjutan)

     d.   Prinsip-prinsip Konsolidasi

          Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan, selaku entitas induk dan entitas anak,
          sebagai suatu entitas ekonomi tunggal. Entitas anak adalah entitas yang dikendalikan oleh Grup dan pengendalian
          tersebut timbul ketika Grup terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan entitas
          anak dan memiliki kemampuan untuk memengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas entitas anak.
          Dengan demikian, investor mengendalikan investee jika dan hanya jika investor memiliki seluruh hal berikut ini
          (PSAK 110 poin 7):

          a. kekuasaan atas investee, yaitu hak yang ada saat ini yang memberi investor kemampuan kini untuk
             mengarahkan aktivitas relevan dari investee
          b. eksposur atau hak atas timbal balik hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee , dan
          c. kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk memengaruhi jumlah imbal hasil.

          Konsolidasi atas entitas-entitas anak dimulai sejak Entitas dan Entitas Anak memperoleh pengendalian atas entitas
          anak dan berhenti pada saat Entitas dan Entitas Anak kehilangan pengendalian atas Entitas dan Entitas Anak
          (PSAK 110 poin 20). Aset, liabilitas, penghasilan,dan beban dari Entitas Anak yang diakuisisi pada tahun tertentu
          disertakan dalam laporan keuangan konsolidasian sejak tanggal Entitas dan Entitas Anak memperoleh kendali
          sampai tanggal Entitas dan Entitas Anak tidak lagi mengendalikan entitas anak tersebut.

          Entitas dan Entitas Anak menilai kembali apakah mereka mengendalikan investee bila fakta dan keadaan
          mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu/ lebih dari ketiga elemen dari pengendalian (PSAK 110 poin 8).

          Jika terdapat perubahan dalam bagaimana kekuasaan atas investee dapat dilaksanakan, maka perubahan tersebut
          harus tercermin dalam bagaimana investor menilai kekuasaan atas investee. Contoh, perubahan hak pengambilan
          keputusan berarti aktivitas relevan tidak lagi diarahkan melalui hak suara, melainkan berdasarkan perjanjian lain,
          seperti kontrak, yang memberikan pihak lain kemampuan mengarahkan aktivitas relevan.

          Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk terhadap entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
          pengendalian, dicatat sebagai transaksi ekuitas (PSAK 110 poin 23). Bila kehilangan pengendalian atas suatu
          entitas anak, maka Entitas dan Entitas anak menghentikan pengakuan atas aset (termasuk goodwill), liabilitas dan
          komponen lain dari ekuitas terkait, sementara rugi atau laba yang dihasilkan diakui pada laba rugi. Bagian dari
          investasi yang tersisa diakui pada nilai wajar.

          Jika Perusahaan kehilangan pengendalian atas Entitas Anak maka Grup:
          a. menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas Entitas Anak
          b. menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap kepentingan nonpengendali
          c. menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, bila ada
          d. mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima
          e. mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya
          f. mengakui perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laporan laba rugi dan
              penghasilan komprehensif lain dan
          g. mereklasifikasi ke laba rugi proporsi keuntungan dan kerugian yang telah diakui sebelumnya dalam penghasilan
             komprehensif lain.
          PT Prima Cakrawala Abadi telah memenuhi syarat-syarat sebagaimana dijelaskan di atas sebagai induk dan oleh
          karena itu telah menyusun laporan keuangan konsolidasian ini. Hingga per 31 Desember 2025, belum ada
          perubahan terhadap pengendalian/kehilangan kekuasaan dan lainnya.

          Kepentingan Non Pengendali
          Entitas induk menyajikan kepentingan non pengendali di ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian,
          terpisah dari ekuitas pemilik entitas induk (PSAK 110 poin 22)

          Seluruh laba rugi dan setiap komponen penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemilik entitas induk dan
          pada kepentingan non-pengendali (“KNP”), walaupun hal ini akan menyebabkan saldo KNP yang defisit. Bila
          dipandang perlu, penyesuaian dilakukan terhadap laporan keuangan entitas anak untuk diselaraskan dengan
          kebijakan akuntansi Entitas dan Entitas Anak (PSAK 110 poin PP94).



                                                              11
Page 22
                                  PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                  PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
     d. Prinsip-prinsip Konsolidasi (Lanjutan)
         Kepentingan Non Pengendali (Lanjutan)

          Ketika proporsi ekuitas yang dimiliki oleh kepentingan non pengendali berubah, entitas menyesuaikan jumlah
          tercatat kepentingan pengendali dan kepentingan non pengendali untuk mencerminkan perubahan kepemilikan
          relatifnya dalam entitas anak. Entitas tersebut mengakui secara langsung dalam ekuitas setiap perbedaan antara
          jumlah tercatat kepentingan non pengendali yang disesuaikan dengan nilai wajar imbalan yang dibayar atau
          diterima, dan mengatribusikannya kepada pemilik entitas induk (PSAK 110 poin PP 96).

          KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset bersih dari Entitas anak yang tidak dapat diatribusikan,
          secara langsung maupun tidak langsung, pada Grup, yang masing-masing disajikan dalam laporan laba rugi dan
          penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian,
          terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

          Prosedur Konsolidasi (PSAK 110 poin PP86)

          PP 86. Laporan Konsolidasian :
          a. menggabungkan aset, liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban, dan arus kas sejenis dari entitas induk dengan
             entitas anaknya
          b. menghapus (mengeliminasi) jumlah tercatat dari investasi entitas induk di setiap entitas anak dan bagian entitas
             induk pada ekuitas setiap entitas anak (PSAK 103: Kombinasi Bisnis menjelaskan bagaimana
             menghitung setiap goodwill terkait)
          c. mengeliminasi secara penuh aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban, dan arus kas dalam intra kelompok
             usaha terkait dengan transaksi antar entitas dalam kelompok usaha (laba atau rugi yang timbul dari transaksi
             dalam kelompok usaha yang diakui dalam aset, seperti persediaan dan aset tetap, dieliminasi seluruhnya).
             Kerugian dalam kelompok usaha mengindikasikan adanya penurunan nilai yang mensyaratkan pengakuan
             dalam laporan keuangan konsolidasian. PSAK 46: Pajak Penghasilan diterapkan untuk perbedaan temporer
             sebagai akibat penghapusan laba dan rugi yang timbul dari transaksi dalam kelompok
             usaha.

     e.   Kombinasi Bisnis

          Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas
          yang diambil alih pada awalnya diukur sebesar nilai wajar pada tanggal akuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, Grup
          memilih untuk mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi pada tanggal akuisisi, yang menyajikan bagian
          kepemilikan dan memberikan hak atas bagian proporsional dari aset neto entitas dalam hal terjadi likuidasi, sebesar
          bagian proporsional kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari pihak diakuisisi. Biaya- biaya terkait
          akuisisi yang timbul diakui sebagai beban pada periode saat biaya tersebut terjadi dan jasa diterima.

          Selisih lebih (jika ada) atas jumlah dari nilai wajar imbalan yang dialihkan dalam kombinasi bisnis, jumlah KNP pada
          pihak yang diakuisisi, dan nilai wajar dari kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh Grup pada pihak yang
          diakuisisi (jika ada), terhadap nilai wajar neto dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih
          dicatat sebagai goodwill. Apabila nilai wajar neto tersebut melebihi jumlah yang disebutkan pada bagian awal di
          atas, selisih tersebut diakui sebagai keuntungan pembelian dengan diskon dalam laba rugi pada tanggal akuisisi.

          Goodwill pada awalnya diukur sebesar biaya perolehan. Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada biaya
          perolehan dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai.

          Dalam pengakuisisian saham atas PT Karya Persada Khatulistiwa dan PT Nuansa Cipta Magello tidak terdapat
          selisih lebih atas jumlah dari nilai wajar imbalan yang dialihkan dalam kombinasi bisnis, sehingga tidak nampak akun
          goodwill dalam laporan konsolidasi ini.




                                                                 12
Page 23
                                PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)

     f.   Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

          Sesuai dengan PSAK No. 224 , “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”, suatu pihak dianggap berelasi jika salah satu
          pihak memiliki kemampuan untuk mengendalikan (dengan cara kepemilikan, secara langsung atau tidak langsung)
          atau mempunyai pengaruh signifikan (dengan cara partisipasi dalam kebijakan keuangan dan operasional) atas
          pihak lain dalam mengambil keputusan keuangan dan operasional.

          Seluruh transaksi dan saldo signifikan dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan atas Laporan
          Keuangan Konsolidasian.

          Grup melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi sebagaimana didefinisikan di dalam PSAK No. 224 ):
          “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. Berdasarkan PSAK tersebut,

          1. Orang atau anggota keluarga terdekatnya dikatakan memiliki relasi dengan Grup jika orang tersebut:
             a. memiliki pengendalian ataupun pengendalian bersama terhadap Grup
             b. memiliki pengaruh signifikan terhadap Grup atau
             c. merupakan personil manajemen kunci dari Grup ataupun entitas induk dari Grup

          2. Suatu entitas dikatakan memiliki relasi dengan Grup jika memenuhi salah satu dari hal berikut ini:
             a. entitas tersebut merupakan entitas asosiasi atau ventura bersama dari Grup (atau entitas asosiasi atau
                ventura bersama tersebut merupakan anggota suatu kelompok usaha di mana Grup adalah anggota dari
                kelompok usaha tersebut)
             b. entitas tersebut dan Grup adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama
             c. entitas yang merupakan ventura bersama dari Grup dan entitas lain yang merupakan asosiasi dari Grup
             d. entitas yang merupakan suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari Grup atau entitas
                yang terkait dengan Grup
             e. entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam angka (1) di atas
             f. orang yang diidentifikasi dalam angka (1) (a) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau merupakan
                personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas)
             g. entitas, atau anggota dari kelompok di mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut,
                menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada Grup atau kepada entitas induk dari Grup.

          Seluruh transaksi dan saldo signifikan dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam Catatan atas Laporan
          Keuangan Konsolidasian.

     g.   Instrumen Keuangan

          Efektif 1 Januari 2020, PSAK No.109, Instrumen Keuangan, yang menggantikan PSAK No. 55, Instrumen
          Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran, mengenai pengaturan instrumen keuangan terkait klasifikasi dan
          pengukuran, penurunan nilai atas instrumen keuangan dan akuntansi lindung nilai.


          Klasifikasi :

          a. Aset Keuangan

             Entitas mengklasifikasikan aset keuangan sehingga setelah pengakuan awal aset keuangan diukur pada : biaya
             perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, atau nilai wajar melalui laba rugi
             dengan menggunakan dua dasar (PSAK 109 poin 4.1.1), yaitu :

             a. model bisnis entitas dalam mengelola aset keuangan, dan
             b. karakteristik arus kas kontraktual dari aset keuangan

             Klasifikasi aset keuangan didasarkan pada bisnis model dan arus kas kontraktual - apakah semata dari
             pembayaran pokok dan bunga (SPPI).




                                                             13
Page 24
                                 PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                 PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
     g. Instrumen Keuangan (Lanjutan)
         a. Aset Keuangan (Lanjutan)

           Pengujian SPPI
           Sebagai langkah pertama dari proses klasifikasi, Entitas dan Entitas Anak menilai persyaratan kontraktual
           keuangan untuk mengidentifikasi apakah mereka memenuhi pengujian SPPI.

           Nilai pokok untuk tujuan pengujian itu didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset keuangan pada pengakuan awal
           dan dapat berubah selama umur aset keuangan (misalnya, jika ada pembayaran pokok atau amortisasi
           premi/diskonto).

           Elemen bunga yang paling signifikan dalam perjanjian biasanya adalah pertimbangan atas nilai waktu dari uang
           dan risiko kredit. Untuk membuat penilaian SPPI, Entitas dan Entitas Anak menerapkan pertimbangan dan
           memperhatikan faktor-faktor yang relevan seperti mata uang di mana aset keuangan didenominasikan dan
           periode pada saat suku bunga ditetapkan.

           Aset keuangan Grup terdiri dari kas di tangan dan bank, piutang usaha, dan piutang lain-lain yang diukur
           berdasar biaya perolehan tanpa amortisasi mengingat tidak ada objek yang diamortisasi, dan investasi saham
           (reksadana) yang diukur berdasar nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.

        b. Liabilitas keuangan

           Entitas mengklasifikasikan liabilitas keuangan sehingga setelah pengakuan awal aset keuangan diukur pada
           biaya perolehan diamortisasi kecuali (a) nilai wajar melalui laba rugi (PSAK 109 poin 4.2.1)

           Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.

           Liabilitas keuangan Grup diukur pada biaya perolehan tanpa diamortisasi (mengingat tidak ada objek yang
           diamortisasi) yang terdiri atas utang usaha, beban akrual, dan utang lain-lain

        Pengukuran

        a. Aset Keuangan

           Pengukuran awal
           Kecuali untuk piutang dagang , pada saat pengakuan awal, entitas mengukur aset keuangan atau liabilitas
           keuangan pada nilai wajar ditambah atau dikurangi, biaya transaksi yang terkait langsung dengan perolehan
           atau penerbitan aset keuangan atau liabilitas keuangan, dalam hal aset keuangan dan liabilitas keuangan yang
           tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.(PSAK 109 poin 5.1.1). Grup tidak memiliki aset dan liabilitas
           keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi sehingga piutang lain-lain dan utang lain-lain pada
           penguruan awal dicatat sebesar nilai wajar saat itu tidak termasuk biaya transaksinya (sebesar kas yang
           diperoleh atau dibayarkan saat awal transaksi)


           Pengukuran Selanjutnya
           Setelah pengakuan awal, entitas mengukur aset keuangan pada (PSAK 109 poin 5.2.1) :
            - biaya perolehan diamortisasi
            - nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dan
            - nilai wajar melalui laba rugi

           Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi (PSAK 109 poin
           4.1.2) :
            - aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi dengan mendapatkan arus kas
              kontraktual dan menjual aset keuangan dan
            - persyaratan kontraktual dari aset keuangan menghasilkan arus kas pada tanggal tertentu yang semata dari
              pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang




                                                           14
Page 25
                                PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
     g. Instrumen Keuangan (Lanjutan)
         a. Aset Keuangan (Lanjutan)

             Aset keuangan Grup terdiri dari kas di tangan dan bank, piutang usaha, dan piutang lain-lain yang diukur
             berdasar biaya perolehan tanpa amortisasi mengingat tidak ada objek yang diamortisasi. Aset-aset keuangan
             tersebut telah memenuhi kriteria di atas
             Investasi pada instrumen ekuitas, saat pengakuan awal, entitas dapat membuat pilihan yang tak terbatalkan
             untuk menyajikan dalam penghasilan komprehensif lain perubahan selanjutnya pada nilai wajar investasi dalam
             instrumen ekuitas dan bukan merupakan instrumen ekuitas dimiliki untuk diperdagangkan maupun imbalan
             kontingensi yang diakui oleh pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis (PSAK 109 poin 5.7.5)

             Investasi saham (reksadana) yang diukur berdasar nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain sesuai
             dengan kriteria di atas

          b. Liabilitas Keuangan

             Pengukuran awal dan selanjutnya
             Entitas mengklasifikasikan seluruh liabilitas keuangan sehingga setelah pengakuan awal liabilitas keuangan
             diukur pada biaya perolehan diamortisasi (PSAK 109 poin 4.2.1 dan poin 5.2 ):

             Seluruh liabiltas keuangan yang dimiliki Grup : utang usaha, akrual, dan utang lain-lain diukur berdasarkan harga
             perolehan tanpa amortisasi mengingat tidak ada objek yang harus diamortisasi.

     h.   Penurunan Nilai Aset Keuangan

          Pada setiap tanggal pelaporan, entitas mengukur penyisihan kerugian instrumen keuangan sejumlah kerugian
          ekspektasian sepanjang umurnya, jika risiko kredit atas instrumen keuangan tersebut telah meningkat secara
          signifikan sejak pengakuan awal (PSAK 109 poin 5.5.3)

          Jika pada tanggal pelaporan, risiko kredit atas instrumen keuangan tidak meningkat secara signifikan sejak
          pengakuan awal, entitas mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan tersebut sejumlah kerugian
          kredit ekspektasian 12 bulan (PSAK 109 poin 5.5.5.)

          Jika dalam periode pelaporan sebelumnya entitas telah mengukur penyisihan kerugian untuk instrumen keuangan
          sejumlah kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya, tetapi pada tanggal pelaporan periode kini ditentukan
          bahwa persyaratan tidak lagi terpenuhi, maka entitas mengukur penyisihan kerugian sejumlah kerugian kredit
          ekspektasian 12 bulan pada tanggal pelaporan periode kini (PSAK 109 poin 5.5.7)

          Menentukan peningkatan risiko kredit signifikan

          Jika informasi bersifat perkiraan masa depan yang wajar dan terdukung tersedia tanpa biaya atau upaya berlebihan,
          entitas tidak hanya bergantung pada informasi tunggakan dalam menentukan apakah risiko kredit telah meningkat
          secara signifikan sejak pengakuan awal. Terdapat praduga bahwa risiko kredit suatu aset keuangan telah meningkat
          secara signifikan sejak pengakuan awal ketika pembayaran kontraktual tertunggak lebih dari 30 hari (PSAK 109 poin
          5.5.11)

          Pendekatan yang disederhanakan

          Entitas selalu mengukur penyisihan kerugian sejumlah kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya untuk
          (PSAK 109 poin 5.15) :

           - piutang dagang, dan
           - piutang sewa

          Grup telah membentuk penyisihan penurunan nilai atas piutang usaha dan piutang lain-lain, dengan menggunakan
          pendekatan ekspektasian kerugian sepanjang umurnya karena terdapat penunggakan lebih dari 30 hari




                                                              15
Page 26
                                PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (LANJUTAN)

     i.   Kas dan setara kas dan bank yang dibatasi

          Kas dan setara kas terdiri dari kas tunai, bank, dan setara kas yang tidak digunakan sebagai jaminan atas pinjaman,
          serta tidak dibatasi penggunaannya.

          Setara kas dimiliki untuk tujuan memenuhi komitmen kas jangka pendek, bukan untuk investasi atau tujuan lain.
          Untuk memenuhi kualifikasi sebagai setara kas, suatu investasi harus segera dapat dikonversikan menjadi kas
          dalam jumlah yang dapat ditentukan dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak signifikan. Oleh karena itu, suatu
          investasi umumnya memenuhi kualifikasi sebagai setara kas hanya jika akan segera jatuh tempo dalam waktu,
          sebagai contoh, tiga bulan atau kurang sejak tanggal perolehannya. Investasi dalam bentuk ekuitas tidak termasuk
          setara kas, kecuali substansi investasi dalam bentuk ekuitas tersebut adalah setara kas. (PSAK 207 poin 7). Grup
          memiliki setara kas dalam bentuk deposito


          Pinjaman bank (jika ada) umumnya dipertimbangkan sebagai aktivitas pendanaan. Akan tetapi, di beberapa negara,
          cerukan (bank overdraft) yang dibayarkan lagi berdasarkan permintaan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari
          pengelolaan kas entitas. Dalam keadaan tersebut, cerukan termasuk komponen kas dan setara kas. Karakterisitik
          dari pengaturan perbankan tersebut mengakibatkan saldo bank sering berfluktuasi dari saldo positif menjadi negatif
          (overdrawn). (PSAK 207 Poin 8)


     j.   Persediaan

          Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto (PSAK 202
          poin 9). Biaya perolehan persediaan meliputi seluruh biaya yang timbul sampai persediaan berada dalam kondisi
          dan lokasi saat ini di mana ditentukan dengan metode rata-rata tertimbang (weighted average method ). Nilai
          realisasi neto adalah estimasi harga penjualan dalam kegiatan usaha normal dikurangi estimasi biaya penyelesaian
          dan estimasi biaya yang diperlukan untuk melaksanakan penjualan.

          Ketika persediaan dijual, jumlah tercatat persediaan tersebut diakui sebagai beban pada tahun di mana pendapatan
          terkait diakui.

          Penyisihan penurunan nilai persediaan karena keusangan, kerusakan, kehilangan, dan lambatnya perputaran
          ditentukan berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan masing-masing persediaan untuk mencerminkan nilai
          realisasi neto pada akhir tahun. Nilai penyisihan penurunan nilai persediaan ke nilai realisasi neto dan seluruh
          kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode penurunan nilai atau kerugian terjadi

     k.   Biaya Dibayar di Muka

          Biaya dibayar di muka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode garis
          lurus.

     l.   Aset Tetap

          Pada saat pengakuan awal, aset tetap diukur pada biaya perolehan yang meliputi harga pembelian, biaya pinjaman,
          dan biaya lainnya yang dapat di distribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang
          diperlukan. Setelah pengakuan awal, Grup menggunakan model biaya di mana seluruh aset tetap diukur sebesar
          biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan nilai (jika ada) - PSAK 216-
          poin 30)

          Biaya setelah perolehan awal termasuk dalam jumlah tercatat aset atau diakui sebagai aset yang terpisah, mana
          yang lebih tepat, apabila kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan
          mengalir ke Grup dan biaya tersebut dapat diukur secara andal. Jumlah tercatat komponen yang diganti tidak diakui
          selama tahun berjalan pada saat terjadinya. Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke dalam laba rugi.




                                                              16
Page 27
                                 PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                 PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (LANJUTAN)
     l.  Aset Tetap (lanjutan)

          Penyusutan aset dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai maksud penggunaannya (PSAK 216
          poin 55) dan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi umur manfaat ekonomis.


             Keterangan                          Tahun
             Bangunan                              20
             Peralatan kantor                       4
             Peralatan Pabrik                     4-8
             Kendaraan                            4-8

          Tanah dinyatakan sebesar harga perolehan dan tidak disusutkan

          Masa manfaat ekonomis, nilai residu, dan metode penyusutan ditelaah setiap akhir tahun dan pengaruh dari setiap
          perubahan estimasi tersebut berlaku prospektif.

          Suatu aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat ekonomis masa
          depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian
          pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset tetap)
          diakui dalam laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

          Revaluasi aset tetap
          Perusahaan menerapkan revaluasi atas aset tetap tertentu setelah pengakuan awal sesuai dengan PSAK 16 Aset
          Tetap. Revaluasi dilakukan per kelompok aset, untuk memastikan bahwa jumlah tercatat aset tidak berbeda secara
          material dari nilai wajarnya pada akhir periode pelaporan. Aset tetap yang direvaluasi disajikan sebesar nilai wajar
          pada tanggal revaluasi, dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai setelah tanggal
          revaluasi.
     m. Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

          Aset yang diamortisasi diuji untuk penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau perubahan keadaan yang
          mengindikasikan bahwa jumlah tercatat aset tidak dapat diperoleh kembali. Penurunan nilai diakui untuk jumlah di
          mana jumlah tercatat aset melebihi jumlah terpulihkannya. Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi antara
          nilai wajar aset dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai. Untuk tujuan pengujian terhadap penurunan nilai, aset
          dikelompokkan hingga unit terkecil yang dapat teridentifikasi dalam menghasilkan arus kas terpisah (Unit Penghasil
          Kas atau UPK). Aset nonkeuangan yang mengalami penurunan nilai kemudian ditelaah untuk kemungkinan
          pembalikan atas penurunan nilai pada tiap tanggal pelaporan.

     n.   Pinjaman

          Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya transaksi yang
          terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi, selisih antara penerimaan (dikurangi
          biaya transaksi) dan nilai pelunasan dicatat pada laba rugi selama periode pinjaman dengan menggunakan metode
          bunga efektif.

          Biaya yang dibayar untuk memperoleh fasilitas pinjaman diakui sebagai biaya transaksi pinjaman sepanjang besar
          kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik. Dalam hal ini, biaya memperoleh pinjaman ditangguhkan
          sampai penarikan pinjaman terjadi. Sepanjang tidak terdapat bukti bahwa besar kemungkinan sebagian atau seluruh
          fasilitas akan ditarik, biaya memperoleh pinjaman dikapitalisasi sebagai pembayaran di muka untuk jasa likuiditas
          dan diamortisasi selama periode fasilitas yang terkait.

     o.   Transaksi Sewa

          Mulai tanggal 1 Januari 2020, PSAK No. 116 wajib diterapkan, yang mensyaratkan pengakuan liabilitas sewa
          sehubungan dengan sewa yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Kebijakan ini berlaku untuk
          kontrak yang disepakati atau berubah, pada atau setelah 1 Januari 2020

          Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung sewa. Suatu kontrak
          merupakan, atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset
          selama jangka waktu tertentu untuk dipertukarkan dengan imbalan (PSAK 116 - poin 9)



                                                              17
Page 28
                               PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                               PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (LANJUTAN)
     o. Transaksi Sewa (Lanjutan)

        Grup merupakan pihak penyewa

        Grup (jika) menyewa aset tetap tertentu dengan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa (PSAK 116 poin 22).
        Aset hak-guna diakui sebesar biaya perolehan, dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan penurunan nilai (PSAK
        116 poin 30). Aset hakguna disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara umur manfaat aset hak-guna
        atau masa sewa. Aset hak-guna disajikan sebagai bagian dari “Aset tetap”.
        Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar (PSAK 116 poin 26). Setiap pembayaran
        sewa dialokasikan antara porsi pelunasan liabilitas dan biaya keuangan. Liabilitas sewa, disajikan sebagai liabilitas
        jangka panjang kecuali untuk bagian yang jatuh tempo dalam waktu 12 bulan atau kurang yang disajikan sebagai
        liabilitas jangka pendek. Unsur bunga dalam biaya keuangan dibebankan ke laba rugi selama masa sewa yang
        menghasilkan tingkat suku bunga konstan atas saldo liabilitas.
        Namun, untuk transaksi sewa yang jatuh temponya 1 (satu) tahun atau kurang, Grup tidak mengakui aset hak- guna
        dan liabilitas sewa untuk: - sewa jangka-pendek yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang atau - sewa yang
        asetnya bernilai rendah.

        Pembayaran yang dilakukan untuk sewa tersebut dibebankan ke laba rugi dengan dasar garis lurus selama masa
        sewa.
        Grup menyewa tanah dan mess dengan periode sewa 1 (satu) tahun yang diakui sebagai sewa dibayar di muka
        dengan pembebanan secara garis lurus

        Grup merupakan pihak pesewa (jika ada)

        Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi jika sewa tidak mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan
        manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset. Dengan demikian, pembayaran sewa operasi diakui sebagai beban
        dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dengan dasar garis lurus (straight-line
        basis) selama masa sewa.
        Sebagai pihak pemberi sewa, Grup mengklasifikasi masing-masing sewanya baik sebagai sewa operasi atau sewa
        pembiayaan (PSAK 116 poin 61).

        Apakah suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi bergantung pada substansi transaksi daripada
        bentuk kontraknya. Contoh situasi yang secara individual atau gabungan yang pada umumnya akan
        menyebabkan sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan adalah (PSAK 116 poin 63):
        1. sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada penyewa pada akhir masa sewa
        2. penyewa memiliki opsi untuk membeli aset pendasar pada harga yang diperkirakan cukup rendah dari nilai wajar
           pada tanggal opsi tersebut mulai dapat dieksekusi sehingga menjadi cukup pasti, pada tanggal
           insepsi, bahwa opsi tersebut akan dieksekusi.
        3. masa sewa adalah sebagian besar umur ekonomik dari aset pendasar meski hak kepemilikan tidak dialihkan
        4. pada tanggal insepsi, nilai sekarang dari pembayaran sewa setidaknya mencakup secara substansial
           seluruh nilai wajar aset pendasar dan
        5. aset pendasar bersifat khusus sehingga hanya penyewa yang dapat menggunakannya tanpa modifikasi
           signifikan.
        Grup merupakan pihak pesewa (jika ada)

        Indikator situasi yang secara individual atau gabungan juga dapat menyebabkan sewa diklasifikasikan sebagai
        sewa pembiayaan adalah (PSAK 116 poin 64):

        1. jika penyewa dapat membatalkan sewa, maka kerugian pesewa yang terkait dengan pembatalan tersebut
           ditanggung oleh penyewa
        2. keuntungan atau kerugian dari fluktuasi nilai wajar residual terutang pada penyewa (sebagai contoh, dalam
           bentuk potongan harga rental yang sama dengan sebagian besar hasil penjualan pada akhir sewa); dan
        3. penyewa memiliki kemampuan untuk melanjutkan sewa untuk periode kedua pada harga rental yang secara
           substansial lebih rendah daripada rental pasar

        Perusahaan belum melakukan transaksi sewa apapun sebagai pesewa.




                                                            18
Page 29
                                 PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                 PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (LANJUTAN)

     p.   Liabilitas Imbalan Pascakerja

          Grup menerapkan PSAK No. 219: “Imbalan Kerja”, dalam mengakui liabilitas imbalan pascakerja kepada karyawan
          sesuai dengan ketentuan minimum di dalam Undang-Undang No. 13/2003 tentang “Ketenagakerjaan”.
          Perhitungan liabilitas imbalan pascakerja tersebut didasarkan pada metode aktuarial Projected Unit Credit setelah
          memperhitungkan kontribusi yang dibuat oleh Grup terkait dengan program (jika ada).

          Presiden Republik Indonesia telah menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022
          tentang Cipta Kerja (Perpu Cipta Kerja 2/2022) pada tanggal 30 Desember 2022 yang merupakan pelaksanaan dari
          Putusan MK Nomor 91/PUU-XVIII/2020 (kemudian diganti dengan UU nomor 4 tahun 2023). Dengan berlakunya
          Perpu ini, UU No.11/2020 tentang Cipta Kerja dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

          Liabilitas imbalan kerja jangka panjang Grup merupakan imbalan pasca-kerja manfaat pasti yang dibentuk tanpa
          pendanaan khusus dan didasarkan pada masa kerja dan jumlah penghasilan karyawan saat pensiun, yang dihitung
          menggunakan metode Projected Unit Credit . Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasti langsung diakui dalam
          laporan posisi keuangan pada periode terjadinya dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi. Biaya liabilitas imbalan
          pasti lainnya terkait dengan program imbalan pasti diakui dalam laba rugi.

          Akuntansi oleh entitas untuk program imbalan pasti meliputi tahap berikut: (PSAK 219 poin 57)
          a. menentukan defisit atau surplus. Hal ini termasuk:
             i menggunakan teknik aktuarial, metode Projected Unit Credit, untuk membuat estimasi andal atas biaya akhir
                 entitas dari imbalan yang menjadi hak pekerja sebagai pengganti jasa mereka pada periode berjalan dan
                 periode sebelumnya. Hal ini mensyaratkan entitas untuk menentukan besarnya imbalan yang dapat
                 diatribusikan kepada periode berjalan dan periode sebelumnya, dan untuk membuat estimasi (asumsi
                 aktuarial) tentang variabel demografik (seperti tingkat perputaran pekerja dan tingkat mortalitas) dan variabel
                 keuangan (seperti tingkat kenaikan gaji dan biaya kesehatan) yang akan
                 memengaruhi biaya atas imbalan tersebut);
             ii mendiskontokan imbalan tersebut untuk menentukan nilai sekarang kewajiban imbalan pasti dan biaya jasa
                 kini; dan
             iii mengurangi nilai wajar aset program dari nilai sekarang kewajiban imbalan pasti.

          b. menentukan jumlah liabilitas (aset) imbalan pasti neto sebagai jumlah defisit atau surplus yang ditentukan dalam
             huruf (a), disesuaikan untuk setiap dampak dari pembatasan aset imbalan pasti neto dari batas atas
             aset .

          c. menentukan jumlah yang diakui dalam laba rugi:
             i. biaya jasa kini
             ii. setiap biaya jasa lalu dan keuntungan atau kerugian atas penyelesaian
             iii. bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto.

          d. menentukan pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto, yang akan diakui sebagai penghasilan
             komprehensif lain, yang terdiri atas:
             i. keuntungan dan kerugian aktuarial;
             ii imbal hasil atas aset program, tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto atas liabilitas
                (aset) imbalan pasti neto; dan
             iii setiap perubahan dampak batas atas aset, tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto atas
                 liabilitas (aset) imbalan pasti neto.

     q.   Pengakuan Pendapatan dan Beban

          Pendapatan diukur pada nilai wajar dari imbalan yang diterima atau piutang atas penjualan barang dari aktivitas
          normal Grup. Pendapatan disajikan setelah dikurangi pajak pertambahan nilai, retur, potongan harga dan diskon.
          Pendapatan diakui apabila besar kemungkinan manfaat ekonomi akan mengalir kepada Grup dan pendapatan
          tersebut dapat diukur secara andal. Kriteria pengakuan tertentu berikut harus dipenuhi sebelum pengakuan
          pendapatan diakui:




                                                               19
Page 30
                                  PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                  PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (LANJUTAN)
     q.   Pengakuan Pendapatan dan Beban (Lanjutan)

          i.   Penjualan barang dagang

               Pendapatan dari penjualan barang diakui pada saat risiko dan manfaat kepemilikan secara signifikan telah
               dialihkan kepada pelanggan. Hal ini biasanya terjadi pada saat barang diserahkan dan pelanggan telah
               menerima barang tersebut.

          ii. Penghasilan bunga

               Pendapatan bunga diakui atas dasar proporsi waktu dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

          Sejak 1 Januari 2020, Perusaan telah menerapkan PSAK 115 yang membutuhkan pengakuan dan pengukuran
          pendapatan untuk memenuhi 5 langkah penilaian:

          1. identifikasi kontrak dengan pelanggan;
          2. identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan adalah janji dalam kontrak untuk
             mentransfer barang atau jasa yang berbeda kepada pelanggan;
          3. Menentukan harga transaksi. Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diharapkan menjadi hak Grup
             sebagai imbalan untuk mentransfer barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan. Jika yang dijanjikan
             dalam kontrak mencakup jumlah variabel, Grup memperkirakan jumlah imbalan yang diharapkan sebagai
             imbalan atas pengalihan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan dikurangi perkiraan
             jumlah jaminan tingkat layanan yang akan dibayarkan selama masa kontrak;
          4. alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan atas dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari
             setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal ini tidak dapat diamati secara
             langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diestimasi berdasarkan biaya ekspektasian ditambah marjin; dan
          5. mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi dengan mentransfer barang atau jasa yang
             dijanjikan kepada pelanggan (yaitu ketika pelanggan memperoleh kendali atas barang atau jasa tersebut).

          Identifikasi kontrak dengan pelanggan
          (PSAK 115 poin 9) Entittas mencatat kontrak dengan pelanggan dalam ruang lingkup pernyataan ini jika
          seluruh kriteria berikut terpenuhi:
          1. para pihak dengan kontrak telah menyetujui kontrak (secara tertulis, lisan atau sesuai dengan praktik bisnis pada
             umumnya) dan berkomitmen untuk melaksanakan kewajiban mereka masing-masing Grup telah menyetujui
             kontrak secara tertulis
          2. entitas dapat mengidentifikasi hak setiap pihak mengenai barang atau jasa yang akan dialihkan Hak pelanggan
             adalah menerima barang (umumnya rajungan dalam kemasan), sedangkan hak Grup adalah menerima
             pembayaran atas jasa yang telah dilaksanakan (PSAK 115 poin 9) Entittas mencatat kontrak dengan pelanggan
             dalam ruang lingkup pernyataan ini jika seluruh kriteria berikut terpenuhi (lanjutan):
          3. entitas dapat mengidentifikasi jangka waktu pembayaran barang atau jasa yang akan dialihkan Jangka waktu
             pembayaran sesuai kesepakatan dalam kontrak yaitu rata-rata maksimal 3 bulan dari tanggal invoice

          4. kontrak memiliki substansi komersial yaitu risikio, waktu, atau jumlah arus kas masa depan entitas diperkirakan
             berubah sebagai akibat dari kontrak; dan
          5. kemungkinan besar (probable) entitas akan menagih imbalan yang akan menjadi haknya dalam pertukaran
             barang atau jasa yang akan dialihkan ke pelanggan. Dalam mengevaluasi apakah kolektibilitas dari jumlah
             imbalan kemungkinan besar terjadi, entitas hanya mempertimbangkan kemampuan dan intensi pelanggan untuk
             membayar jumlah imbalan ketika jatuh tempo. Jumlah imbalan yang akan menjadi hak entitas mungkin lebih
             kecil dari harga yang tercatat dalam kontrak jika imbalan bersifat variabel karena entitas dapat menawarkan
             suatu konsesi harga kepada pelanggan.




                                                              20
Page 31
                                 PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                 PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (LANJUTAN)
     q.   Pengakuan Pendapatan dan Beban (Lanjutan)

          Kelima kriteria kontrak di atas telah terpenuhi oleh Grup

          Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak
          Sesuai PSAK 115 poin 27, barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan bersifat dapat dibedakan jika kedua
          kriteria berikut terpenuhi :
           - pelanggan memperoleh manfaat dari barang atau jasa baik barang atau jasa itu sendiri atau bersama dengan
             sumber daya lain yang siap tersedia kepada pelangggan (yaitu barang atau jasa yang bersifat dapat dibedakan);
             dan
           - janji entitas untuk mengalihkan barang atau jasa kepada pelanggan dapat diidentifikasi secara terpisah dari janji
             lain dalam kontrak (yaitu janji utuk mengalihkan barang atau jasa yang bersifat dapat dibedakan dalam konteks
             kontrak tersebut)

          Grup menyediakan produk rajungan dengan berbagai kemasan yang dapat diidentifikasi secara terpisah karena
          antar kemasan tidak memiliki ketergantungan yang tinggi. Oleh karenanya kewajiaban pelaksanaan Grup bersifat
          dapat dipisahkan (bukan kewajiban pelaksanaan tunggal)

          Penentuan harga dan alokasinya
          Harga berdasar kesepakatan di mana tiap kemasan memiliki harga tersendiri. Oleh karena itu tidak diperlukan
          pengalokasian harga ke masing-masing kemasan

          Pengakuan pendapatan/pemenuhan kewajiban pelaksanaan
          Dalam memenuhi kewajiban pelaksanaan, Grup tidak memenuhi kriteria satupun dari berikut sebagai kewajiban
          pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu (oleh karena itu pemenuhan kewajiban pelaksanaan Grup
          berdasarkan pemenuhan kewajiban pada waktu tertentu) :

          Pengakuan pendapatan/pemenuhan kewajiban pelaksanaan (lanjutan)
           - pelanggan secara simultan menerima dan mengonsumsi manfaat yang disediakan dari pelaksanaan entitas
             selama entitas melaksanakan kewajibannya
           - pelaksanaan entitas menimbulkan atau meningkatkan aset (sebagai contoh pekerjaan dalam proses ) yang
             dikendalikan pelanggan selama aset tersebut ditimbulkan atau ditingkatkan
           - pelaksanaan entitas tidak menimbulkan suatu aset dengan penggunaan alternatif bagi entitas dan entitas
             memiliki hak atas pembayaran yang dapat dipaksakan atas pelaksanaan yang telah diselesaikan sampai
             saat ini

          Selama pemenuhan kewajiban pelaksanaana pada waktu tertentu, Grup menerapkan kebijakan praktisnya dalam
          pengakuan pendapatan yaitu pendapatan diakui pada saat pelanggan memiliki risiko dan manfaat signifikan atas
          kepemilikan aset ( saat barang telah dikirim)

          Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual).

     r.   Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing

          Sebagaimana dinyatakan dalam PSAK 221 poin 21, pada pengakuan awal, transaksi Grup dalam mata uang asing
          dicatat ke dalam mata uang fungsional (Rupiah) berdasarkan kurs yang berlaku pada saat transaksi dilakukan.
          PSAK 221 poin 23, pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas moneter dijabarkan
          dalam mata uang Rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku pada tanggal neraca, sedangkan
          pos nonmoneter yang diukur dalam biaya historis dalam valuta asing dijabarkan menggunakan kurs pada tanggal
          transaksi. PSAK 221 poin 28, laba atau rugi kurs yang timbul dikreditkan atau dibebankan pada usaha tahun
          berjalan
          Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 , nilai tukar Rupiah untuk masing-masing mata uang asing
          1 Dolar Amerika Serikat masing-masing sebesar Rp 16.782,- dan Rp 16.162,-




                                                                21
Page 32
                                  PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                  PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                       (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (LANJUTAN)

     s.   Provisi

          Provisi diakui ketika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun konstruktif) sebagai akibat peristiwa
          masa lalu, kemungkinan besar Grup diharuskan menyelesaikan liabilitas dan estimasi andal mengenai jumlah
          liabilitas tersebut dapat dibuat.

          Jumlah yang diakui sebagai provisi merupakan estimasi terbaik dari pertimbangan yang diperlukan untuk
          menyelesaikan liabilitas kini pada akhir periode pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian
          yang meliputi liabilitasnya. Apabila suatu provisi diukur menggunakan arus kas yang diperkirakan untuk
          menyelesaikan liabilitas kini, maka nilai tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas

          Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling
          kini. Jika arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan liabilitas kemungkinan besar tidak terjadi, maka provisi
          dibatalkan.
     t.   Perpajakan

          i.   Pajak Penghasilan Kini
               Aset (liabilitas) pajak kini ditentukan sebesar jumlah ekspektasi restitusi dari (atau dibayarkan kepada) otoritas
               perpajakan yang dihitung menggunakan tarif pajak (dan peraturan perpajakan) yang telah berlaku atau secara
               substantif telah berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.

               Pajak kini diakui atas laba kena pajak dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif konsolidasian
               tahun berjalan kecuali apabila pajak tersebut terkait dengan transaksi yang diakui di luar laba rugi (baik diakui
               pada penghasilan komprehensif lain ataupun dibebankan secara langsung ke ekuitas).


          ii. Pajak Tangguhan
              Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode mendatang yang timbul dari
              perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan konsolidasian dengan dasar pengenaan
              pajak aset dan liabilitas kecuali perbedaan yang berhubungan dengan pajak penghasilan final. Liabilitas pajak
              tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk
              perbedaan temporer yang boleh dikurangkan, sepanjang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk
              mengurangi laba kena pajak pada masa datang.

               Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku
               pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian. Pajak tangguhan dibebankan atau dikreditkan dalam
               laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian, kecuali pajak tangguhan yang dibebankan
               atau dikreditkan langsung ke ekuitas.

               Aset dan liabilitas pajak tangguhan saling hapus ketika entitas memiliki hak yang dapat dipaksakan secara
               hukum untuk melakukan saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan ketika aset pajak
               tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas
               perpajakan yang sama serta Grup yang berbeda yang bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini
               dengan dasar neto.
               Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba atau rugi, kecuali sepanjang
               pajak penghasilan yang berasal dari transaksi atau kejadikan yang diakui, di luar laba atau rugi (baik dalam
               penghasilan komprehensif lain maupun secara langsung di ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar
               laba atau rugi yang timbul dari akuntansi awal untuk kombinasi bisnis, pengaruh pajak termasuk dalam
               akuntansi kombinasi bisnis.

               Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer antara dasar pajak
               aset dan liabilitas dengan jumlah tercatatnya pada tiap tanggal pelaporan.




                                                                22
Page 33
                                PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (LANJUTAN)
     t.   Perpajakan (Lanjutan)
          ii. Pajak Tangguhan (lanjutan)

             Liabilitas pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak tangguhan diakui atas
             seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan, serta atas kredit pajak dan akumulasi rugi fiskal yang
             belum digunakan sepanjang masih dapat dimanfaatkan. Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah setiap
             akhir tanggal pelaporan dan dikurangi ketika tidak terdapat kemungkinan bahwa laba kena pajak akan tersedia
             dalam jumlah yang memadai untuk memanfaatkan seluruh atau sebagian aset pajak tangguhan tersebut.

             Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diekspektasikan akan berlaku
             ketika aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak (dan peraturan perpajakan) yang
             berlaku atau secara substansial telah diberlakukan pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian.

             Pajak tangguhan diakui atas laba kena pajak di dalam laba rugi tahun berjalan kecuali apabila pajak tersebut
             terkait dengan transaksi yang diakui di luar laba rugi (baik diakui pada penghasilan komprehensif lain ataupun
             dibebankan secara langsung ke ekuitas).

             Aset dan liabilitas pajak tangguhan dapat saling hapus, jika dan hanya jika, 1) terdapat hak yang dapat
             dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus antara aset dan liabilitas pajak kini dan 2) aset serta
             liabilitas pajak tangguhan tersebut terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan
             yang sama.

          iii. Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak

             Sesuai dengan PSAK No. 70: “Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak”, aset dan liabilitas
             pengampunan pajak diakui apabila memenuhi ketentuan mengenai pengakuan dalam SAK.

             Pada pengakuan awal, aset pengampunan pajak diukur sebesar nilai aset berdasarkan Surat Keterangan
             Pengampunan Pajak (SKPP) sedangkan liabilitas pengampunan pajak diukur sebesar kewajiban kontraktual
             untuk menyerahkan kas dan setara kas dalam rangka menyelesaikan kewajiban yang berkaitan langsung
             dengan perolehan aset pengampunan pajak. Pengukuran setelah pengakuan awal dan penghentian pengakuan
             aset dan liabilitas pengampunan pajak mengacu pada ketentuan SAK yang relevan untuk masing-masing aset
             dan liabilitas yang terkait.

             Selisih antara aset dan liabilitas pengampunan pajak diakui sebagai bagian dari akun “Tambahan Modal Disetor”
             pada ekuitas. Selisih tersebut tidak dapat diakui sebagai laba rugi direalisasi atau direklasifikasi ke saldo laba.
             Saling hapus antara aset dan liabilitas pengampunan pajak tidak dapat dilakukan

             Uang tebusan yang dibayarkan diakui dalam laba rugi pada periode SKPP diterbitkan dan disajikan sebagai
             bagian dari beban usaha. Seluruh saldo klaim atas kelebihan pembayaran pajak, aset pajak tangguhan atas
             akumulasi rugi pajak yang belum dikompensasi dan provisi pajak sebelum pengampunan pajak,
             disesuaikan ke laba rugi pada periode SKPP diterbitkan.

             Grup mengikuti program Tax Amnesty yang diakui sebagai tambahan modal disetor sebesar Rp1.465.526.994.
             (Catatan 18)

     u.   Laba Per Saham

          Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba atau rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada
          pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada periode yang bersangkutan.

     v.   Segmen Operasi

          Segmen operasi disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam penyusunan dan penyajian laporan
          keuangan konsolidasian. Identifikasi segmen operasi berdasarkan laporan internal komponen- komponen Grup yang
          secara berkala dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya ke dalam
          segmen dan penilaian kinerja Grup.




                                                              23
Page 34
                               PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                               PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (LANJUTAN)
     v. Segmen Operasi (lanjutan)

         Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:
         a. yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk
            pendapatan dan beban terkait dengan transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama)
         b. hasil operasinya dikaji ulang secara reguler oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat keputusan
            tentang sumber daya yang dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan
         c. tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan

         Informasi yang dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional untuk tujuan alokasi sumber daya dan
         penilaian kinerjanya lebih difokuskan pada kategori masing-masing produk.

     w. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

         Peristiwa setelah periode pelaporan yang memberikan bukti kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan
         (adjusting events) tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian. Peristiwa setelah periode pelaporan yang tidak
         berdampak pada laporan keuangan konsolidasian diungkapkan dalam Catatan atas Laporan Keuangan
         Konsolidasian apabila jumlahnya material.


3.   PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN

     Penyusunan laporan keuangan konsolidasian mengharuskan manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi, dan
     asumsi yang akan memengaruhi jumlah-jumlah pendapatan, beban, aset, dan liabilitas yang dilaporkan, serta
     pengungkapan atas liabilitas kontinjensi pada akhir periode pelaporan. Adanya ketidakpastian terkait dengan asumsi dan
     estimasi dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas pada periode pelaporan
     berikutnya.

     Usaha yang berkelanjutan
     Manajemen Perusahaan telah melakukan penilaian atas kemampuan Perusahaan untuk melanjutkan kelangsungan
     usahanya dan berkeyakinan bahwa Perusahaan memiliki sumber daya untuk melanjutkan usahanya di masa
     mendatang.
     Manajemen mengetahui adanya ketidakpastian material yang dapat menimbulkan keraguan yang siginifikan terhadap
     kemampuan Perusahaan untuk melanjutkan kelangsungan usahanya, namun manajemen percaya bahwa dengan
     dukungan penuh dari pemegang saham dan atas sumber daya yang dimiliki saat ini serta prospek bisnis yang terus
     membaik, Grup akan mampu bertahan dan melanjutkan usahanya. Oleh karena itu, laporan keuangan telah disusun atas
     dasar usaha yang berkelanjutan.


     Pertimbangan dalam Penerapan Kebijakan Akuntansi

     Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan
     Grup mengklasifikasikan aset dan liabilitas keuangan sesuai dengan ketentuan di dalam PSAK No. 109. Tiap-tiap
     kelompok aset dan liabilitas keuangan memiliki dampak perlakuan akuntansi yang berbeda.

     Pengakuan Aset Pajak Tangguhan
     Aset pajak tangguhan diakui untuk akumulasi rugi fiskal yang belum dikompensasi sepanjang kemungkinan besar bahwa
     laba kena pajak masa depan akan tersedia untuk dimanfaatkan dengan rugi pajak yang belum
     dikompensasikan tersebut.
     Pertimbangan yang signifikan dari manajemen diperlukan untuk menentukan pengakuan terhadap aset pajak tangguhan,
     berdasarkan rentang waktu dan tingkat laba kena pajak masa depan serta perencanaan strategi pajak masa depan.
     Sehubungan dengan hal ini, manajamen melakukan pengujian terhadap kemungkinan besaran laba kena pajak Grup di
     masa depan berdasarkan rencana bisnis 5 tahun ke depan (masa daluwarsa pajak).




                                                            24
Page 35
                                PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


3.   PERTIMBANGAN, ESTIMASI, DAN ASUMSI AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (LANJUTAN)

     Sumber Estimasi Ketidakpastian

     Asumsi dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian pada tanggal pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi
     penyesuaian yang material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya diungkapkan di bawah ini.
     Grup mendasarkan asumsi dan estimasi pada tolok ukur yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun. Keadaan
     dan asumsi mengenai perkembangan masa depan yang ada saat ini dapat berubah akibat perubahan pasar atau situasi
     di luar kendali Grup. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

     Penyisihan kerugian kredit ekspektasian dari piutang usaha dan piutang lain-lain
     Grup telah membentuk penyisihan penurunan nilai untuk piutang usaha dan piutang lain-lain. Penyisihan awalnya
     didasarkan pada tarif default yang diamati secara historis Grup. Grup akan menyesuaikan pengalaman kerugian kredit
     historis dengan informasi berwawasan ke depan, misalnya dengan berdiskusi dengan pengacara (penagihan piutang lain-
     lain melalui somasi) untuk mengestimasikan berapa jumlah yang masih mungkin bisa ditagihkan.

     Penyusutan Aset Tetap
     Aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis dari aset
     yang bersangkutan yang berkisar antara 4 hingga 20 tahun, suatu kisaran yang umumnya diperkirakan. Perubahan
     dalam pola pemakaian dan tingkat perkembangan teknologi dapat memengaruhi masa manfaat ekonomis serta nilai
     residu dari aset tetap dan karenanya biaya penyusutan masa depan memiliki kemungkinan untuk direvisi. Jumlah
     tercatat aset tetap pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing adalah sebesar Rp
     26.498.134.744,- dan Rp 14.896.890.023,- (catatan 2l dan 11).


     Liabilitas Imbalan Pascakerja
     Penentuan liabilitas dan beban imbalan pascakerja Grup bergantung pada pemilihan asumsi aktuarial yang digunakan.
     Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan
     tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun, dan tingkat kematian. Hasil aktual yang berbeda dari asumsi yang ditetapkan
     sebelumnya, diperlakukan sesuai dengan kebijakan akuntansi sebagaimana diuraikan dalam Catatan 2p atas Laporan
     Keuangan konsolidasian.

     Meskipun Grup berkeyakinan bahwa asumsi pada tanggal pelaporan tersebut wajar dan telah sesuai, perbedaan
     signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Grup dapat memengaruhi secara
     material liabilitas dan beban imbalan pascakerja.

     Perpajakan
     Grup selaku wajib pajak menghitung liabilitas perpajakannya secara self assessment berdasarkan pada peraturan yang
     berlaku. Sehubungan dengan pengampunan pajak (Catatan 2t), perhitungan pajak sampai dengan tanggal 31 Desember
     2015 dianggap benar. Untuk tahun berikutnya perhitungan pajak dianggap benar selama belum terdapat ketetapan dari
     Direktorat Jenderal Pajak atas jumlah pajak yang terutang atau ketika sampai dengan jangka waktu lima (5) tahun (masa
     daluwarsa pajak) tidak terdapat ketetapan pajak yang diterbitkan. Perbedaan jumlah pajak yang terutang dapat
     disebabkan oleh beberapa hal seperti pemeriksaan pajak, penemuan bukti-bukti pajak baru, dan perbedaan interpretasi
     antara manajemen dan pejabat kantor pajak terhadap peraturan pajak tertentu. Perbedaan hasil aktual dan jumlah
     tercatat tersebut dapat memengaruhi jumlah aset pajak tangguhan, utang pajak dan beban pajak. Saldo utang pajak
     pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing adalah sebesar Rp990.722.826, dan
     Rp799.453.361,- (Catatan 15b).




                                                             25
Page 36
                                PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


4.   KAS DAN BANK
     Akun ini terdiri dari:
                                                                                 31 Desember 2025      31 Desember 2024

     Kas di tangan (Rupiah)                                                             107.494.531          114.356.548
     Bank (Rupiah)
      - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                    10.402.135         2.018.977.157
      - PT Bank Central Asia Tbk                                                      1.682.727.172           527.918.092
      - PT Bank Negara Indonesia Tbk                                                     67.127.330           132.340.971
      - PT Bank Danamon Indonesia Tbk                                                    14.313.011             8.535.709
      - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk                                                    623.490.643             4.274.655
      - PT Bank Central Asia Tbk (Reksus)                                                 5.465.199             4.802.307
      - PT Bank CIMB Niaga Tbk                                                              778.388             1.578.388

     Bank (Dolar Amerika Serikat)
      - PT Bank Central Asia Tbk                                                          7.692.533            19.418.481
      - PT Bank Central Asia Tbk (Reksus)                                                16.766.561            18.894.671
      - PT Bank CIMB Niaga Tbk                                                           10.273.810            10.697.663
      - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Reksus)                                            1.678.200             4.848.600
      - PT Bank Negara Indonesia Tbk                                                      2.686.463             2.779.379

     Deposito (Rupiah)                                                                           -             77.100.000

     Saldo kas dan setara kas                                                         2.550.895.976         2.946.522.621

     Berdasarkan mata uang Dolar Amerika Serikat (USD) :
         PT Bank Central Asia Tbk                                                $            458,38   $         1.201,49
         PT Bank Central Asia Tbk (Reksus)                                       $            999,08   $         1.169,08
         PT Bank CIMB Niaga Tbk                                                  $            612,19   $           661,90
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Reksus)                                  $            100,00   $           300,00
         PT Bank Negara Indonesia Tbk                                            $            160,08   $           171,97
                                                                                 $          2.329,73   $         3.504,44

     Berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 36 Tahun 2023 serta Peraturan Bank Indonesia nomor 7 tahun 2023 tentang
     pengaturan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA), dana masuk dalam mata uang asing wajib ditempatkan
     dalam Rekening Khusus (Reksus) sebesar 30% dari nilai PPE (Pemberitahuan Pabean Ekspor) selama 3 bulan, yang
     diawasi oleh Bank Indonesia.

     Mulai 1 Maret 2025, peraturan DHE diubah dengan Peraturan Pemerintah nomor 8 tahun 2025, pada pasal 11A
     meniadakan ketentuan penempatan DHE SDA yang dipergunakan antara lain untuk keperluan operasional.


     Seluruh kas dan setara kas telah ditempatkan pada pihak ketiga, tidak dibatasi penggunaannya, dan tidak dijaminkan




                                                            26
Page 37
                             PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                             PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


5.   INVESTASI JANGKA PENDEK

                                                                   31 Desember 2025
                Keterangan             Saham (lembar)    Harga Perolehan     Laba (Rugi)       Harga Pasar

      - Investasi Reksadana pada PT
        Artha Securitas Indonesia
        tanggal 31 Des 2025                  1.070.000        395.900.000      (301.740.000)      94.160.000
      - Harga pasar investasi
         - tanggal 31 Jan 2025                                                   (3.210.000)       90.950.000
         - tanggal 28 Feb 2025                                                   (7.490.000)       83.460.000
         - tanggal 31 Mar 2025                                                   (3.210.000)       80.250.000
         - Tanngal 30 April 2025                                                  1.070.000        81.320.000
         - tanggal 31 Mei 2025                                                    4.280.000        85.600.000
         - tanggal 30 Juni 2025                                                  (3.210.000)       82.390.000
         - tanggal 31 Juli 2025                                                  (1.070.000)       81.320.000
         - tanggal 31 Agust 2025                                                  6.420.000        87.740.000
         - tanggal 30 Sept 2025                                                  14.980.000       102.720.000
         - tanggal 31 Okt 2025                                                  (12.840.000)       89.880.000
         - tanggal 30 Nov 2025                                                    9.630.000        99.510.000
         - tanggal 31 Des 2025                                                   79.180.000       178.690.000

                                                                   31 Desember 2024
                Keterangan             Saham (lembar)    Harga Perolehan     Laba (Rugi)       Harga Pasar


      - Investasi Reksadana pada PT
        Artha Securitas Indonesia
        tanggal 31 Des 2024                  1.070.000        395.900.000      (274.990.000)     120.910.000
      - Harga pasar investasi
         - tanggal 31 Jan 2024                                                   (7.490.000)      113.420.000
         - tanggal 28 Feb 2024                                                   (3.210.000)      110.210.000
         - tanggal 31 Mar 2024                                                  (12.840.000)       97.370.000
         - Tanngal 30 April 2024                                                 (2.140.000)       95.230.000
         - tanggal 31 Mei 2024                                                    6.420.000       101.650.000
         - tanggal 30 Juni 2024                                                  (9.630.000)       92.020.000
         - tanggal 31 Juli 2024                                                   8.560.000       100.580.000
         - tanggal 31 Agust 2024                                                  7.490.000       108.070.000
         - tanggal 30 Sept 2024                                                   4.280.000       112.350.000
         - tanggal 31 Okt 2024                                                    6.420.000       105.930.000
         - tanggal 30 Nov 2024                                                   (8.560.000)       97.370.000
         - tanggal 31 Des 2024                                                   (3.210.000)       94.160.000




                                                         27
Page 38
                               PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                               PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


6.   PIUTANG USAHA
     Akun ini terdiri dari:
                                                                                 31 Desember 2025      31 Desember 2024

     Pihak ketiga
     Piutang Ekspor                                                                 46.058.959.896         44.544.653.870
     Piutang Lokal                                                                       9.090.000             43.472.078
     Jumlah                                                                          46.068.049.896        44.588.125.948
     Cadangan Piutang Tidak Tertagih                                                  (183.022.119)         (176.260.487)

     Total                                                                           45.885.027.777        44.411.865.461

     Rincian saldo piutang usaha berdasarkan Umur piutang adalah sebagai berikut:
                                                                                31 Desember 2025       31 Desember 2024

     Belum jatuh tempo dan tidak mengalami penurunan nilai                          25.044.439.811         36.901.478.410
     Telah jatuh tempo
     1 - 30 hari                                                                    21.019.620.085          6.320.023.279
     31 - 60 hari                                                                               -               9.095.501
     61 - 90 hari                                                                               -                340.000
     Lebih dari 90 hari                                                                  3.990.000          1.357.188.758
     Jumlah                                                                          46.068.049.896        44.588.125.948
     Cadangan Piutang Tidak Tertagih                                                  (183.022.119)         (176.260.487)

     Total                                                                           45.885.027.777        44.411.865.461



     Cadangan piutang tidak tertagih tahun 2025 sebesar $10.906 yang dikurskan menjadi Rp183.022.119, dengan
     penjelasan sebagai berikut:
                                                                                 31 Desember 2025      31 Desember 2024

     Saldo awal                                                                        (176.260.487)        (168.124.716)
     Selisih kurs                                                                        (6.761.632)          (8.135.771)
     Penghapusan piutang                                                                        -                    -

     Total                                                                             (183.022.119)        (176.260.487)

     Berdasarkan mata uang Dolar Amerika Serikat (USD) :
                                                                                 31 Desember 2025      31 Desember 2024

     Piutang Ekspor                                                             $         2.744.545    $       2.756.135
     Cadangan Piutang Tidak Tertagih                                            $           -10.906    $         -10.906

     Total                                                                      $         2.733.639    $       2.745.229

     Manajemen mencadangkan kerugian piutang dagang sebesar 1% dari nilai invoice, untuk piutang dengan umur 180 hari
     setelah barang diterima (240 hari dari tanggal invoice). Hal tersebut berdasar termin pembayaran salah satu pelanggan
     dengan estimasi lama pengiriman ekspor berkisar 45 - 60 hari. Dan terdapat kemungkinan adanya sampling FDA.
     Sampai dengan 31 Desember 2025 tidak terdapat invoice dengan umur lebih dari 240 hari.




                                                             28
Page 39
                                 PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                 PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                      (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


7.   PIUTANG LAIN-LAIN
     Akun ini terdiri dari:
                                                                                       31 Desember 2025        31 Desember 2024
     a.    Piutang Lancar (pihak ketiga)
           Pemasok daging                                                                    1.425.788.413         1.046.028.199
           Karyawan                                                                             17.636.875            31.499.999
           Lainnya                                                                               8.327.529             6.682.000
                                                                                             1.451.752.817         1.084.210.198
     b.    Piutang Tidak Lancar (Pihak ketiga)
                                            Jatuh tempo
           PT Tandikek Asri Lestari             1.158 hari                                   3.000.000.000         3.000.000.000
           PT Anugrah Semesta Investama         1.706 hari                                   9.000.000.000         9.000.000.000
                                                                                            12.000.000.000        12.000.000.000
           Cadangan Kerugian Piutang                                                        (9.600.000.000)       (7.440.000.000)
           Jumlah                                                                            2.400.000.000         4.560.000.000
           Uang Muka Suplier Meat                                                            5.340.000.000                     -
           Jumlah                                                                            7.740.000.000         4.560.000.000
     Piutang tersebut diklasifikasikan sebagai piutang tidak lancar dan sudah dilakukan pencadangkan kerugian sebesar 66% sejak
     semester kedua tahun 2022 sampai dengan 31 Desember tahun 2025 yang menurut manajemen (berdasarkan diskusi dengan
     pengacara) memadai untuk menutup kemungkinan kerugian dari tidak tertagihnya piutang lain-lain tersebut.

     Pada tahun 2018 dan 2019 dilakukan pembayaran uang muka untuk pembelian bahan baku, namun tidak dapat terealisasi karena
     tidak terjadi kesepakatan harga dan kualitas sesuai standar pabrik. Perseroan menagihkan pengembalian uang muka tersebut,
     namun suplier tidak dapat mengembalikan penuh. Selanjutnya berdasarkan Surat Penetapan Dewan Komisaris nomor
     007/Kom.PCA/XI/2025 tanggal 12 Desember 2025, sebagian piutang tersebut disetujui dihapuskan.

     Piutang PT Tandikek Asri Lestari dan Piutang PT. Anugerah Semesta Investama diklasifikasikan sebagai piutang tidak lancar dan
     sudah dilakukan pencadangkan kerugian sebesar 80% sejak semester kedua taun 2022 sampai dengan 31 Desember tahun 2025 .
     Saat ini sedang dalam proses menunggu upaya lowyer untuk mencari data dan keberadaan kedua perusahaan tersebut. Lihat
     Catatan 37.
     Manajemen telah melakukan upaya penagihan terhadap Piutang PT Tandikek Asri Lestari dan PT Anugrah Semesta Investama
     melalui Kantor Advokat Infiniti & Co, dan selanjutnya pengurusan sengketa dilanjutkan melalui Kantor Advokat Prisma & Co. Lihat
     Catatan 37.

                                                                                        PT Tandikek Asri          PT Anugrah
     No.                                   Keterangan
                                                                                            Lestari            Semesta Investama
     1.    Perjanjian utang Piutang
                - Tanggal Perjanjian Kredit                                               30 Oktober 2019        30 Oktober 2019
                                                                                      2 tahun jatuh tempo 30   6 bulan jatuh tempo
               - Jangka waktu
                                                                                              Oktober                30 April
               - Keperluan                                                                  Modal kerja            Modal kerja
               - Bunga                                                                         17%                   17%
               - Jumlah pinjaman                                                       Rp    9.000.000.000     Rp 3.000.000.000
     2.    Realisasi pemberian pinjaman
               - Tanggal transfer                                                        30 Oktober 2019         30 Oktober 2019
               - Bank                                                                         BCA                     BCA

     3.    Pembayaran Bunga                                                                Periode 1: 31           31-Dec-19
              - Tanggal                                                                     Desember             Rp. 97.750.000,-
                                                                                          Rp.293.250.000
              - Jumlah Bunga                                                                                        31-Dec-20
                                                                                           Periode 2: 31
               - Tanggal
                                                                                            Desember             Belum dilakukan
                                                                                         Belum dilakukan        pembayaran bunga
                                                                                        pembayaran bunga
                                                                                       Periode 3: 31 Oktober
                                                                                               2021




                                                                 29
Page 40
                                   PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


8.   PERSEDIAAN
     Akun ini terdiri dari:
                                                                                       31 Desember 2025     31 Desember 2024

     Barang jadi                                                                           5.582.979.627         3.501.920.029
     Barang dalam proses
      - Kaleng                                                                               475.571.343           449.266.359
      - Sortir                                                                                51.810.653            10.341.361
     Bahan baku                                                                            1.536.852.886           397.110.526
     Bahan pembantu                                                                        3.438.697.520         3.372.677.198

     Jumlah                                                                               11.085.912.028        7.731.315.473

     Rincian volume persediaan, sebagai berikut:
                                   Jenis Barang                                          Volume (Kg)           Volume (Kg)

     Rajungan                                                                                      16.664              16.113
     Ikan Segar                                                                                       884                 814
     Rumput Laut                                                                                  121.693                   -
                                             Jumlah                                               139.241              16.927

     Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah tercatat persediaan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024
     tidak melampaui nilai realisasi netonya sehingga tidak diperlukan cadangan penurunan nilai atas persediaan dan seluruh
     persediaan diasuransikan oleh manajemen.


9.   BIAYA DIBAYAR DI MUKA
     Akun ini terdiri dari:
                                                                                       31 Desember 2025     31 Desember 2024

     Asuransi                                                                                  51.876.208           42.181.934
     Sewa                                                                                      19.463.318           29.629.985

     Jumlah                                                                                    71.339.526          71.811.919

     Rincian asuransi :
                                                                                                            Nilai Pertanggungan
     No. Nama Asurasi            No. Polis       Junis Asuransi        Jangka Waktu      Nilai Polis (Rp)
                                                                                                                    (Rp)
                              11301010725000           Asuransi    18 Juli 2025- 18
      1         Tafakul                               kebakaran                            2.166.260             1.835.438.000
                                    100                                Juli 2026
           BRI Insurance 11050101250000            Asuransi        10 Juni 2025- 10
      2                                                                                     711.400              1.960.000.000
             (Asuransi       036858               Kebakaran           Juni 2026
           BRIGedung)
               Insurance                           Asuransi
                         11050101250000                            10 Juni 2025- 10
      3      (Asuransi                            Kebakaran                                2.068.170             1.860.600.000
                             036869                                   Juni 2026
              Gedung)
      4                                                            7 Januari 2025- 7
                              10702012501000
              CHUBB                              All Risk & TJH                            2.718.050                90.000.000
                                   1004                              Januari 2026
      5                       10702012501000                       7 Januari 2025- 7
              CHUBB                              All Risk & TJH                            3.547.400               120.000.000
                                    093                              Januari 2026
      6 Asuransi Umum 01060202120000                               22 April 2022-22
                                                 All Risk & TJH                           17.958.875               180.990.000
        BCA                  1                                       Maret 2026
      7                       12150000009706                       16 Januari 2025-
                 ASM                             All Risk & TJH                            2.638.937                98.000.000
                                     0                             16 Januari 2026




                                                                  30
Page 41
                                   PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                   PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                        (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


9.   BIAYA DIBAYAR DI MUKA (LANJUTAN)

     Rincian asuransi (lanjutan):

                                                                                                            Nilai Pertanggungan
     No. Nama Asurasi           No. Polis       Junis Asuransi         Jangka Waktu      Nilai Polis (Rp)
                                                                                                                    (Rp)
      8                      80.0229.23.0076                      24 Agustus 2023-
            OTORANSI                            All Risk & TJH                             5.609.620               483.300.000
                                   09                             24 Agusuts 2027
      9                                                             22 September
                             02.005.2021.005.
                ASM                             All Risk & TJH         2021-22             3.144.300               141.000.000
                                    08
                                                                   September 2025
                                                Comprehensive
                                                   (Jaminan       21 Desember 2021
      10    OTORANSI          021221526554         Kerugian         - 21 Desember         17.977.500               235.000.000
                                                  sebagian &             2025
                                                Kerugian Total)
                                                Comprehensive
                                                   (Jaminan       21 Desember 2021
      11    OTORANSI          021221527321         Kerugian         - 21 Desember         12.546.000               164.000.000
                                                  sebagian &             2025
                                                Kerugian Total)
                                                                    22 September
                             02.005.2021.005.
      12        ASM                             All Risk & TJH         2021-22             3.144.300               141.000.000
                                    07
                                                                   September 2025
                                                Comprehensive
                             ACN1315872845         (Jaminan        27 Juli 2023 - 27
      13    OTORANSI                                                                      10.000.000               471.800.000
                                  23               Kerugian            Juli 2027
                                                  sebagian &
                                                Kerugian Total)
                             40.0229.25.0003                      4 Feb 2025 - 4 Feb
      14    OTORANSI                            All Risk & TJH                            10.000.000               298.400.000
                                   28                                    2026

                             01060202120000                        14 Feb 2025 - 14
      15 BCA Insurance          1/028085
                                                All Risk & TJH                            14.626.625               189.300.000
                                                                       Feb 2028
                             01060202120000                        14 Feb 2025 - 14
      16 BCA Insurance          1/028084
                                                All Risk & TJH                            14.626.625               189.300.000
                                                                       Feb 2028


10. UANG MUKA
    Akun ini terdiri dari:
                                                                                       31 Desember 2025     31 Desember 2024

     Pembelian Barang Dagang                                                               1.462.453.160       13.190.855.346

     Jumlah                                                                                1.462.453.160       13.190.855.346




                                                                  31
Page 42
                                PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                                PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


11. ASET TETAP
    Akun ini terdiri dari:
                                                                          31 Desember 2025
                                                Saldo                                                          Saldo
                                                                  Penambahan          Pengurangan
                                            1 Januari 2025                                               31 Desember 2025
     Harga Perolehan
     Tanah                                   5.836.990.636      11.592.203.783                   -          17.429.194.419
     Bangunan                               11.487.151.401         358.411.102                   -          11.845.562.503
     Peralatan Pabrik                        6.151.673.380         781.092.700                   -           6.932.766.080
     Kendaraan                               2.807.596.288         290.319.212           152.050.000         2.945.865.500
     Peralatan Kantor                        1.283.817.747          59.821.680                   -           1.343.639.427
     Sub jumlah                             27.567.229.452      13.081.848.477           152.050.000        40.497.027.929

     Akumulasi Penyusutan
     Bangunan                                6.036.513.760          531.761.534                  -           6.568.275.294
     Peralatan Pabrik                        4.226.012.258          516.288.883                  -           4.742.301.141
     Kendaraan                               1.328.307.163          328.887.182          147.545.495         1.509.648.849
     Peralatan Kantor                        1.079.506.248           99.161.652                  -           1.178.667.900
     Sub jumlah                             12.670.339.429        1.476.099.251          147.545.495        13.998.893.184

     Nilai Buku                             14.896.890.023                                                  26.498.134.744

                                                                          31 Desember 2024
                                                Saldo                                                          Saldo
                                                                  Penambahan          Pengurangan
                                            1 Januari 2024                                               31 Desember 2024
     Harga Perolehan
     Tanah                                   5.836.990.636                                       -           5.836.990.636
     Bangunan                               11.487.151.401                                       -          11.487.151.401
     Peralatan Pabrik                        5.762.313.380         389.360.000                   -           6.151.673.380
     Kendaraan                               2.726.306.140         262.890.148           181.600.000         2.807.596.288
     Peralatan Kantor                        1.192.676.518          91.141.229                   -           1.283.817.747
     Sub jumlah                             27.005.438.075         743.391.377           181.600.000        27.567.229.452

     Akumulasi Penyusutan
     Bangunan                                5.504.737.876          531.775.884                    -         6.036.513.760
     Peralatan Pabrik                        3.768.311.386          457.700.872                    -         4.226.012.258
     Kendaraan                               1.195.752.017          277.938.930          145.383.784         1.328.307.163
     Peralatan Kantor                          985.774.478           93.731.770                    -         1.079.506.248
     Sub jumlah                             11.454.575.757        1.361.147.456          145.383.784        12.670.339.429

     Nilai Buku                             15.550.862.318                                                  14.896.890.024
     Grup tidak memiliki aset kualifikasian sehingga tidak terdapat biaya pinjaman dan tarif kapitalisasi yang dikapitalisasi
     selama tahun berjalan.

     Tidak terdapat aset tetap yang dihentikan dari penggunaan dan diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, terdapat
     perbedaan nilai wajar aset tetap dari jumlah tercatat karena aset dinilai dengan nilai historis (historical cost), tidak
     terdapat aset tetap yang dihentikan pengakuannya, dan tidak terdapat jumlah aset yang tidak dipakai sementara yang
     dipakai oleh Grup.

     Beban penyusutan aset tetap yang dialokasikan adalah sebagai berikut :
                                                                                  31 Desember 2025       31 Desember 2024

     Beban Pokok Penjualan (Cat. 23)                                                    1.050.902.130           955.286.639
     Beban Umum dan Administrasi (Cat 25)                                                 425.197.121           405.860.818
     Jumlah                                                                             1.476.099.251        1.361.147.457




                                                             32
Page 43
                              PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                              PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


11. ASET TETAP (Lanjutan)

    Manajemen mengasuransikan seluruh aset tetap dengan rincian sebagai berikut

    Objek Pertanggungan                                                                              Nilai Pertanggungan

    Gedung
       Kelurahan Wonosari, Kecamatan Ngalian, Semarang, Jawa Tengah                                       1.960.000.000
       Jl. Mina Ayu D/H Jl. Tanggul RT.13/ RW.04, Desa Limbangan, Kec. Juntinyuat, Indram                 1.860.600.000
       Jl Kima 3 No.5A Kav. K-48, Kel. Daya, Kec. Birinkanaya, Makassar                                   1.835.438.000
    Kendaraan
       All Risk dan TJH                                                                                   2.802.090.000

    Jumlah Nilai Pertanggungan                                                                           8.458.128.000

    Manajemen berpendapat bahwa jumlah pertanggungan atas asuransi tersebut cukup memadai untuk menutupi kerugian
    yang mungkin terjadi.

    Manajemen berpendapat bahwa jumlah tercatat dari seluruh aset tetap Grup dapat dipulihkan, sehingga tidak diperlukan
    adanya penurunan nilai atas aset tetap tersebut
    Tanah dan bangunan atas nama PT Nuansa Cipta Magello telah dijaminkan untuk utang kapada PT Pool Advista
    Finance, Tbk. Catatan 17

    Revauasi Aset Tetap
    Pada tahun 2025, Perseroan melakukan revaluasi tanah pada PT. Karya Persada Khatulistiwa dan PT. Nuansa Cipta
    Magello. Berdasarkan penilaian KJPP Ruddy Barus Yenny dan Rekan menggunakan pendekatan pasar, laporan
    penilaian properti tanah PT. Karya Persada Khatulistiwa no. 00046/2.0144-03/PI/04/0472/1/XII/2025 tanggal 31
    Desember 2025 dan laporan penilaian properti tanah PT. Nuansa Cipta Magello no. 00047/2.0144-
    03/PI/04/0472/1/XII/2025 tanggal 31 Desember 2025, dijelaskan sebagai berikut.

    1. PT. Karya Persada Khatulistiwa
                                                                                                      Surplus Revaluasi
                       Aset Revaluasi                          Nilai Buku         Nilai Revaluasi
                                                                                                            (OCI)
    Tanah- Jalan Mina Ayu Rt. 04 RW.13 Kelurahan               270.539.319           2.633.800.000       2.363.260.681
    Limbangan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Provisi
    SHGBBarat
    Jawa  no. 00018 dan no. 00019
    Luas : 2976 m2


    2. PT. Nuansa Cipta Magello
                                                                                                      Surplus Revaluasi
                       Aset Revaluasi                          Nilai Buku         Nilai Revaluasi
                                                                                                            (OCI)
    Tanah- Jalan KIMA 3 KAV.5 AB, Kelurahan Daya,              471.056.898           9.700.000.000       9.228.943.102
    Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Provinsi
    Sulawesi Selatan.
    SHGB no. 21082, Luas          2.367 m2
    SHGB no. 20185, Luas          2.435 m2
                 Luas             4.802 m2

    Total                                                       741.596.217        12.333.800.000       11.592.203.783




                                                          33
Page 44
                             PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                             PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


12. UTANG USAHA

   Akun ini merupakan utang usaha kepada suplier pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 masing-
   masing sebesar Rp 1.429.722.451,- dan Rp 2.325.425.949,-
   Akun ini terdiri:
                                                                               31 Desember 2025     31 Desember 2024

   Pihak ketiga
    - Cometa can                                                                      291.027.915             523.394.913
    - PT Samudera Naga Global                                                                 -               321.131.667
    - PT Rahayu Perdana Trans                                                                 -               143.348.051
    - PT MIP Logistik Indonesia                                                               -               134.538.953
    - Jojo - Gebang                                                                   141.834.127             120.159.649
    - PT United Can                                                                   121.932.515                     -
    - Lain-lain di bawah 100 juta                                                   1.166.005.809           1.082.852.716

   Jumlah                                                                           1.429.772.451           2.325.425.949


13. UTANG LAIN-LAIN
                                                                               31 Desember 2025     31 Desember 2024
   Pihak ketiga (Jangka Pendek)
   Utang kendaraan                                                                            -               136.550.000
   Astro Media Indonesia                                                            1.937.600.000           1.937.600.000
   Jumlah                                                                           1.937.600.000           2.074.150.000


   Pihak Ketiga (Jangka Panjang
   Astro Media Indonesia                                                                      -             1.937.600.000
   Lain-lain - Jk. Panjang                                                            528.432.359             742.305.065
   Jumlah                                                                             528.432.359           2.679.905.065

   Jumlah                                                                           2.466.032.359           4.754.055.065

   Utang lain-lain merupakan pinjaman dana ke pihak berelasi dan pihak ketiga untuk keperluan operasional
   Pada tanggal 15 Februari 2022 telah dilakukan perjanjian Restrukturisasi utang Erry Firmansyah dan PT Astro Media
   Indonesia di hadapan Notaris Retno Hertiyanti, Sarjana Hukum, notaris di kota Semarang yang telah ditandatangani
   dua perjanjian restrukturisasi utang, yaitu:
   1.   Surat Perjanjian Utang nomor 6, mengenai restrukturisasi utang PT Prima Cakrawala Abadi dengan Erry
        Firmansyah.
         - Kreditur akan mengembalikan kepada debitur seluruh jaminan berupa sertifikat tanah yang diagunkan kepada
           kreditur
         - Pasal 1, pinjaman sebesar Rp7.750.000.000 dan selama jangka waktu pinjaman tidak dikenakan bunga.
         - Pasal 2, Debitur akan mengembalikan sebagian pinjaman sebesar Rp3.000.000.000 pada bulan Juli 2022. Sisa
           pinjaman Rp 4.750.000.000 akan dibayarkan Rp 950.000.000 pada 30 Desember 2023 dan Rp 3.800.000.000
           pada 30 Desember 2024.
        Pada tanggal 31 Desember 2024 utang kepada Tn. Erry Firmansyah sudah lunas
   2.   Surat Perjanjian Utang nomor 7, mengenai restrukturisasi utang PT Prima Cakrawala Abadi dengan PT Astro Media
        Indonesia
         - Kreditur akan mengembalikan kepada debitur seluruh jaminan berupa sertifikat tanah yang diagunkan
         - Pasal 1, pinjaman sebesar Rp12.688.000.000 dan selama jangka waktu pinjaman tidak dikenakan bunga.
         - Pasal 2, Debitur akan mengembalikan sebagian pinjaman sebesar Rp3.000.000.000 pada bulan Juli 2022. Sisa
           pinjaman Rp9.688.000.000 akan dibayarkan beberapa tahap dalam lima tahun, mulai tahun 2022 sampai
           dengan tahun 2026. Masing-masing tahap jatuh tempo setiap tahun pada tanggal 30 Desember,
           sebesar Rp1.937.600.000.



                                                          34
Page 45
                               PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                               PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)



13. UTANG LAINNYA (LANJUTAN )

   Berdasarkan perjanjian tersebut, pinjaman wajib dikembalikan oleh Debitur secara bertahap, yaitu dengan 2 (dua) kali
   pembayaran, yaitu tanggal 31 Desember 2020 dan pelunasan pada tanggal 31 Desember 2021. Pinjaman tidak
   dikenakan bunga. Perjanjian berlaku sejak tanggal 12 Desember 2017 dan berakhir pada saat pengembalian pinjaman
   dari Debitur. Para pihak sepakat bahwa jaminan atas utang tersebut adalah sebagai berikut:
   a.   Sebidang tanah Hak Milik Nomor 44/Wonosari berikut bangunan di atasnya yang terletak di Kel. Beringin, Kec.
        Tugu, Kota Semarang, Jawa Tengah, selias ± 4.628 m2 (lebih kurang empat ribu enam ratus dua puluh delapan
        meter persegi) yang diterbitkan oleh Kepala Kantor Agraria Kotamadya Semarang, tercatat atas nama Yana
        Heriyana Rochman,S.E. berdasarkan Akta Pengikatan Jual Beli No. 48 tanggal 30 Oktober 2014 yang dibuat di
        hadapan Hari Bagyo, S.H., M.H., notaris di Semarang.

   b.   Sebidang tanah Hak Milik Nomor 578/Wonosari berikut bangunanya yang terletak di Kel. Beringin, Kec. Ngaliyan,
        Kota Semarang, Jawa Tengah, seluas ± 4.537 m2 (lebih kurang empat ribu lima ratus tiga puluh tujuh meter persegi)
        yang diterbitkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Semarang, tercatat atas nama Yana Heriyana Rochman,S.E.,
        berdasarkan Akta Pengikatan Jual Beli No. 49 tanggal 30 Oktober 2014 yang dibuat di hadapan Hari Bagyo, S.H.,
        M.H., Notaris di Semarang.

   c.   Sebidang tanah Hak Milik Nomor 05914/Wonosari berikut bangunannya yang terletak di Kel. Beringin, Kec.
        Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, seluas ± 3.826 m2 (lebih kurang tiga ribu delapan ratus dua puluh enam
        meter persegi) yang diterbitkan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Semarang, tercatat atas nama Yana Heriyana
        Rochman,S.E., berdasarkan Akta Pengikatan Jual Beli No. 50 tanggal 30 Oktober 2014 yang dibuat di hadapan Hari
        Bagyo, S.H., M.H., Notaris di Semarang. Perjanjian ini dan segala akibatnya kedua belah pihak memilih domisili
        (tempat kedudukan hukum) yang tetap dan tidak berubah di kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan



14. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA

   Grup memberikan imbalan bagi karyawan yang mencapai usia pensiun yaitu usia 55 tahun sesuai dengan Undang-
   Undang ketenagakerjaan No. 13/2003 tentang “Ketenagakerjaan” tanggal 25 Maret 2003.

   Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 Grup mencatat liabilitas imbalan pascakerja berdasarkan perhitungan yang
   dilakukan oleh Aktuaris Independen yaitu Kantor Konsultan Aktuaria Steven & Mourits, sebagaimana diungkapkan dalam
   Laporan Aktuaris Independen yang masing-masing tertanggal 11 Februari 2026 dan 18 Februari 2025, perhitungan
   dilakukan dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit” dan asumsi-asumsi utama sebagai berikut:


                                                                               31 Desember 2025      31 Desember 2024

   Tingkat diskonto                                                                          6,05%                7,00%
   Tingkat kenaikan gaji rata-rata                                                              3%                   5%
   Usia pensiun normal                                                                     55 tahun             55 tahun
   Tingkat mortalitas                                                                   100% TMI4           100% TMI4
   Tingkat pengunduran diri                                                    5,00%        sampai 5,00%         sampai
                                                                               dengan usia 35 dan dengan usia 35 dan
                                                                               berkurang     secara berkurang     secara
                                                                               linear       sampai linear        sampai
                                                                               dengan 0,00% pada dengan 0,00% pada
                                                                               usia 55 tahun dan usia 55 tahun dan
                                                                               setelahnya.          setelahnya.




                                                           35
Page 46
                             PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                             PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


14. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA (LANJUTAN)

   Rekonsiliasi nilai kini dari liabilitas imbalan pascakerja pada awal dan akhir tahun adalah sebagai berikut:
                                                                                     31 Desember 2025 31 Desember 2024

   Aset Neto Awal Periode                                                         (2.561.473.847)      (2.898.592.439)
   Pembayaran Imbalan oleh Perusahaan                                                116.097.224          350.368.356
   (Beban) Pendapatan di Laba Rugi                                                  (872.216.432)        (790.660.910)
   (Beban) Pendapatan pada PKL                                                      (276.504.837)         777.411.146
   Biaya Terminasi                                                                   186.533.208                  -
   Saldo Akhir                                                                    (3.407.564.684)      (2.561.473.847)

   Rincian beban imbalan kerja karyawan adalah sebagai berikut:
                                                                              31 Desember 2025      31 Desember 2024

   Biaya jasa kini                                                                  491.447.298           610.637.963
   Beban bunga                                                                      171.999.454           178.406.863
   Penyesuaian atas koreksi data                                                            -                     -
   Pengakuan Liabilitas Masa Kerja Lalu                                              22.236.472             1.616.084
   Jumlah                                                                           685.683.224          790.660.910

   Mutasi liabilitas imbalan pascakerja selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:
                                                                                 31 Desember 2025   31 Desember 2024

   Saldo awal                                                                     (2.561.473.847)      (2.898.592.439)
   Beban imbalan pascakerja tahun berjalan                                          (685.683.224)        (790.660.910)
   Pembayaran imbalan pascakerja yang dibayarkan tahun berjalan                      116.097.224           350.368.356
   Jumlah yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain                           (276.504.837)          777.411.146
   Saldo Akhir                                                                    (3.407.564.684)      (2.561.473.847)

   Mutasi liabilitas imbalan pascakerja selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:
                                                                                 31 Desember 2025   31 Desember 2024

   Saldo akhir mutasi imbalan pascakerja                                          (3.407.564.684)      (2.561.473.847)
   Cadangan Imbalan Pascakerja Lainnya                                            (5.473.199.823)      (3.765.250.000)
   Jumlah Utang Imbalan Kerja                                                     (8.880.764.507)      (6.326.723.847)



15. PERPAJAKAN

   a.   Pajak Dibayar di Muka
                                                                              31 Desember 2025      31 Desember 2024

        Pajak Penghasilan
         - Pasal 21                                                                          -                    -
         - Pasal 22                                                                    9.600.687            1.406.675
         - Pasal 23                                                                   76.906.758                  -
         - Pasal 25                                                                  161.318.443          255.055.842
        PPN (Vat In)                                                               1.637.424.612        2.287.711.392
                                                                                   1.885.250.500       2.544.173.909




                                                         36
Page 47
                              PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                              PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


15. PERPAJAKAN (LANJUTAN)

   b.   Utang Pajak
                                                                           31 Desember 2025      31 Desember 2024

        Pajak Penghasilan
         - Pasal 21                                                               92.782.816            79.822.683
         - Pasal 22                                                               48.748.437            41.221.794
         - Pasal 23                                                               27.275.505            41.796.786
         - Pasal 25                                                               37.576.732            46.065.910
         - PPH pasal 29                                                          711.869.113           526.266.279
        PPN (Vat Out)                                                             72.470.223            64.279.908
                                                                                 990.722.826          799.453.360

   c.   Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
                                                                           31 Desember 2025      31 Desember 2024

        Beban pajak kini
         - Induk                                                                         -             259.141.714
         - Entitas anak                                                        1.083.434.220           606.527.680
        Sub jumlah                                                             1.083.434.220           865.669.394

        Beban/Manfaat pajak tangguhan
         - Perusahaan                                                           (564.225.754)         (21.949.446)
         - Entitas anak                                                         (161.422.820)         (71.449.214)
        Sub jumlah                                                              (725.648.573)         (93.398.660)

        Neto                                                                     357.785.647          772.270.734

        Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum pajak menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
        konsolidasian dan taksiran penghasilan kena pajak tahun berjalan adalah sebagai berikut:
                                                                           31 Desember 2025      31 Desember 2024

        Laba (rugi) sebelum pajak menurut laporan laba (rugi)
        dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian                       (10.794.477.995)         423.285.790
        Laba (rugi) sebelum pajak (entitas anak)                               (4.206.000.911)      (1.348.078.355)
        Laba (rugi) sebelum pajak (Induk)                                      (6.588.477.084)        1.771.364.145

        Beda temporer
         - Imbalan Pascakerja                                                    789.661.878         (194.465.045)
         - Pembayaran Pensiun                                                            -                    -

        Beda tetap
           Beban yang tidak dapat dikurangkan untuk tujuan fiskal               3.030.634.021          380.246.718
           Penghasilan yang telah dikenakan pajak bersifat final                  (15.597.506)       (110.732.992)
        Taksiran Penghasilan Kena Pajak Tahun Berjalan - induk                 (2.783.778.692)       1.846.412.826

        Kompensasi Kerugian Fiskal                                                                            -
        Jumlah Penghasilah Kena Pajak                                          (2.783.778.692)      1.846.412.826
        Jumlah Penghasilah Kena Pajak (pembulatan)                             (2.783.778.000)      1.846.412.000

        Beban Pajak Kini Induk Perusahaan                                        Nihil                259.141.714




                                                           37
Page 48
                               PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                               PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


15. PERPAJAKAN (LANJUTAN)
    c. Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan (lanjutan)
                                                                                   31 Desember 2025      31 Desember 2024

         Dikurangi Pajak Penghasilan dibayar di muka
          - Pasal 22                                                                      4.846.423                   -
          - Pasal 23                                                                     76.906.758           179.865.767
          - Pasal 25                                                                     76.299.829            70.347.591

         Jumlah Taksiran Utang Pajak (pajak dibayar di muka) penghasilan
         Induk - Pasal 29/28A                                                           158.053.010             8.928.356

         Jumlah Taksiran Utang Pajak                                                               -          526.266.279
            (pajak dibayar di muka) penghasilan
            Konsolidasi - Pasal 29/28A

    d.   Pajak Penghasilan Tangguhan

                                                     31 Desember 2025
                           Saldo Awal     Dikreditkan ke    Dibebankan ke            Penyesuaian            Saldo Akhir
                                            Laba Rugi        Penghasilan
                                                            Komprehensif
    Rugi fiskal           (73.798.135)       528.917.952                   -             73.798.135           528.917.952
    Beban imbalan kerja 1.063.104.418        119.655.058                   -                    -           1.182.759.476
    Penghasilan
    komprehensif lain    (351.910.720)                 -          56.018.657                       -         (295.892.062)
    Penyisihan Piutang
    Lain-lain& usaha       36.987.438                  -                   -              3.277.429            40.264.867
    Jumlah Aset
    (Liabilitas) Pajak    674.383.001         648.573.010         56.018.657              77.075.563        1.456.050.232

                                                     31 Desember 2024
                           Saldo Awal     Dikreditkan ke    Dibebankan ke            Penyesuaian            Saldo Akhir
                                            Laba Rugi        Penghasilan
                                                            Komprehensif
    Rugi fiskal           (73.798.135)               -                     -                       -          (73.798.135)
    Beban imbalan kerja 1.131.948.622        (68.844.204)                  -                       -        1.063.104.418
    Penghasilan
    komprehensif lain
                         (351.910.720)               -                     -                      -          (351.910.720)
    Penyisihan Piutang 1.673.787.438                 -                     -          (1.636.800.000)          36.987.438
    Lain-lain&
    Jumlah Aset usaha   2.380.027.205         (68.844.204)                     -       (1.636.800.000)        674.383.001

    e.   Pengampunan Pajak
         Grup telah mengikuti program pengampunan pajak sebagaimana diatur di dalam Undang-Undang No. 11 Tahun
         2016 tentang “Pengampunan Pajak” (UU) yang berlaku efektif 1 Juli 2016. Pengampunan pajak adalah
         penghapusan pajak yang seharusnya terutang, tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana di
         bidang perpajakan, dengan cara mengungkap aset dan membayar uang tebusan sebagaimana diatur di dalam UU.

         Grup telah mengikuti program pengampunan pajak berdasarkan Surat Pernyataan Harta No. 50300001897 tanggal
         22 Desember 2016 dengan nilai keseluruhan sebesar Rp 1.465.526.994,-




                                                             38
Page 49
                              PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                              PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


16. BEBAN MASIH HARUS DIBAYAR
    Akun ini terdiri:
                                                                                31 Desember 2025       31 Desember 2024

   Gaji karyawan                                                                         40.107.318           407.722.086
   Jamsostek                                                                                    -              60.888.117
   utang Biaya Lainya                                                                     2.234.235             2.234.234
   Jumlah                                                                                42.341.553          470.844.437

17. UTANG BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN LAINNYA
    Akun ini terdiri:
                                                                                31 Desember 2025       31 Desember 2024
   Utang Jangka Pendek
    - PT Pool Advista Finance Tbk.                                                   1.584.317.378                    -
    - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                                                            -            2.000.000.000
    - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                                        11.900.000.000                    -
   Utang Jangka Panjang
    - PT Pool Advista Finance Tbk                                                     7.030.981.400        10.092.806.974
   Jumlah                                                                           20.515.298.778        12.092.806.974

   Utang Jangka Pendek
   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
   Fasilitas pinjaman PT. Karya Persada Khatulistiwa ini telah ditutup pada tanggal 6 Juni tahun 2024 berdasarkan surat no.
   S.014/DIR.PAF/VI/2024.
   Pada   tanggal     10   Juni  2024    telah   ditandatangani   Perjanjian    Kredit   Modal    Kerja     nomor
   RCO.SMG/0168/KMK/2024, Akta no. 10 atas nama PT. Karya Persada Khatulistiwa dihadapan Notaris Maria Dwi Hartati,
   SH,M.Kn, berdasar SPPK nomor SME.Ar-07.SPW.SPPK/140/2024 tanggal 21 Mei 2024. Terinci sebagai berikut


   1. Jenis Fasilitas                  : Kredit Modal Kerja
   2. Plafond                          : Rp 10.000.000.000,-
   3. Skema Kredit                     : Revolving - Transaksional
   4. Tujuan Penggunaan                 : Tambahan modal kerja usaha perdagangan hasil olahan perikanan (rajungan)
   5. Jangka Waktu Fasilitas            : 12 bulan
   6. Jangka Waktu per Penarika         : 2 bulan sejak tanggal pencairan kredit
   7. Suku Bunga                       : 9,25% pa. dan besarnya bunga dapat berubah sewaktu - waktu
   8. Angsuran                         : dibayarkan setiap bulan setiap tanggal 15
   9. Provisi                          : 0,1% dari plafond
   10. Servicing fee                   : 0,4% dari plafond
   11. Biaya Administrasi              : Rp.4.500.000,-
   12. Biaya Pengelolaan Rekenin        : Rp.50.000,- per bulan
   13. Biaya Asuransi                  : Rp. 5.948.662,-
   14. Biaya Notaris                   : Rp. 35.000.000,-
   15. Denda Keterlambatan              : 5% pa. diatas suku bunga kredit untuk setiap keterlambatan
   16. Penalty Pre-payment             : 3% dari limit kredit apabila kredit dilunasi sebelum tanggal jatuh tempo




                                                           39
Page 50
                              PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                              PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


17. UTANG BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN LAINNYA (LANJUTAN )

   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
   Perseroan mendapatkan pembiayaan modal kerja dari PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero). Berdasarkan Surat
   Penawaran Putusan Kredit (Offering Letter) nomor B.1611/KC-RO-SMG/OPK/05/2025 tanggal 22 Mei 2025, yang
   kemudian dilanjutkan dalam Akta Perjanjian Kredit Modal Kerja no.18 tanggal 5 Juni 2025 dan no. 19 tanggal 5 Juni
   2025, adalah sebagai berikut :


   A.   Fasilitas KMK Bersyarat
   1.   Plafond Kredit                : Rp 10.000.000.000,-
   2.   Jenis Kredit                  : Kredit Modal Kerja Bersyarat
   3.   Bentuk Kredit                 : Maks Co. Tetap
        Tujuan                          Tambahan modal kerja usaha Perdagangan Besar Hasil Olahan Perikanan dan
   4.   Penggunaan                    : Take Over KMK dari Bank Mandiri
        Jangka Waktu
   5.   Kredit                        : 12 bulan
   6.   Suku Bunga                    : 9% pa. dibayar efektif setiap bulan
   7.   Provisi Kredit                : 0,25%
   8.   Penalty                       : 50% dari suku bunga yang berlaku apabila terjadi tunggakan atas pokok dan atau
                                        bunga
   9.   Biaya
        Administrasi                  : Rp 5.000.000,-

   B.   Fasilitas KMK Co. Tetap
   1.   Plafond Kredit                : Rp 5.000.000,-
   2.   Jenis Kredit                  : Kredit Modal Kerja
   3.   Bentuk Kredit                 : Maks Co. Tetap
        Tujuan                          Tambahan modal kerja usaha Perdagangan Besar Hasil Olahan Perikanan dan
                                      :
   4.   Penggunaan                      Take Over KMK dari Bank Mandiri
        Jangka Waktu
                                      :
   5.   Kredit                          12 bulan
   6.   Suku Bunga                    : 9% pa. dibayar efektif setiap bulan
   7.   Provisi Kredit                : 0,25%
   8.   Penalty                       : 50% dari suku bunga yang berlaku apabila terjadi tunggakan atas pokok dan atau
                                        bunga
        Biaya
   9.   Administrasi                  : Rp 2.000.000,-

   C.   Agunan Kredit
        Agunan kredit berupa tanah dan bangunan pabrik PT. Prima Cakrawala Abadi Tbk dan PT. Karya Persada
        Khatulistiwa.
           1. Tanah dan bangunan atas PT Karya Persada Khatulistiwa dengan sertifikat SHGB no. 00018 dan 00019, LT
              2.796 terletak di Desa Limbangan, Kecamatan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Jantinyuat.
           2. Tanah dan Bangunan atas nama Pt. Prima Cakrawala Abadi dengan sertifikat SHGB No: 01640 & 01641
              yang terletak di Jl. Beringin Raya No.37 RT 010 RW 04 Kel. Wonosari Kec. Ngaliyan Kota Semarang.
   D.   Asuransi
        Agunan kredit wajib diasuransikan kepada Perusahaan asuransi rekanan BRI sebesar nilai pasar wajar dengan
        banker’s clause untuk kepentingan BRI, dengan premi dan jangka waktu yang disesuaikan dengan jangka waktu
        kredit.




                                                         40
Page 51
                             PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                             PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


17. UTANG BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN LAINNYA (LANJUTAN )
   Utang Jangka Panjang
   PT POOL ADVISTA FINANCE Tbk
   Bedasarkan Akta Perjanjian Pembiayaan Anjak Piutang Nomor 175 tertanggal 30 Agustus 2019 di hadapan Notaris
   Yulia, S.H., menerangkan bahwa PT Pool Advista Finance Tbk. selaku Kreditur dan PT Nuansa Cipta Mugello selaku
   Debitur. Dalam perjanjian kredit tersebut menerangkan pihak kreditur telah memberian fasilitas kredit kepada debitur
   terinci sebagai berikut:

   Fasilitas Multiguna
   1. Jenis Fasilitas                 : Pembiayaan investasi - restruktur
   2. Skema Fasilitas                 : Pembayaran secara angsurang
   3. Sifat Pembiayaan                : Uncommited
   4. Limit Kredit                    : Rp12.000.000.000,- (dua belas milyar rupiah)
   5. Tujuan Penggunaan                : Restrukturisasi pembiayaan modal kerja
   6. Jangka Waktu                    : 36 Bulan terhitung sejak tanggal 30 September 2020 s/d 30 September 2023
   7. Pembayaran kembali              : Bulan 1-35 : Rp. 35.463.708
                                      : Bulan 1-35 : Rp. 35.463.708
   8. Suku Bunga                      : 3% p.a dan differed bunga 10% dibayar saat jatuh tempo fasilitas.
   9. Biaya Provisi                   : Sebesar 0,25% Flat dibayar dimuka pada saat pencairan Pembiayaan.
   10. Biaya Administrasi                Rp. 2.500.000,-
   11. Biaya Asuransi                 : Sesuai tagihan
   12. Biaya Notaris                  : Sesuai tagihan
   13. Denda Keterlambatan             : 5% diatas suku bunga berlaku akan dibebankan untuk seluruh jumlah tunggakan
                                      : pinjaman tidak dibayar pada saat jatuh tempo terhitung dari tanggal jatuh tempo
                                      : tak terbayar sampai dengan tanggal dilakukan pembayaran.
   14. Penalty Pre-payment            : Tidak dikenakan pinalty
   15. Asuransi                       : Jaminan atas pembiayaan diasuransikan di perusahaan asuransi rekanan PAF
                                        dan terdaftar di OJK, dan diasuransikan selama jangka waktu pembiayaan
   16. Agunan                         : a. Klien mengikatkan diri serta menjamin kreditur, bahwa piutang- piutang yang
                                        dialihkan kepada kreditur adalah piutang-piutang yang timbul dan memenuhi
                                        syarat sebagai berikut:
                                       - Akan dibayar penuh dan tepat waktu oleh pihak tertagih.
                                       - Pihak tertagih mampu membayar utang setiap saat.
                                       - Pihak tertagih tidak akan menerbitkan dan/atau menarik cheque atau surat
                                       berharga lain yang tidak ada dananya, tidak sah, cacat hukum atau kadaluarsa
                                       - Pihak tertagih tidak dalam keadaan pailit.
                                       - Pihak tertagih tidak dalam keadaan di bawah pengampunan.
                                       - Pihak tertagih tidak akan melakukan tindakan-tindakan yang tidak disetujui
                                       kreditur.
                                       - Pihak tertagi tidak dalam keadaan terlibat dalam suatu perkara.
                                       - Pihak tertagih tidak akan menghentikan usahanya dengan alasan apapun
                                       b. Klien juga menjamin bahwa :
                                       - harus menyerahkan dan mengalihkan seluruh faktur-faktur dari pihak tertagih
                                       yang telah disetujui kepada kreditur
                                       - Kreditur adalah satu-satunya pihak yang ditunjukan memperoleh hak untuk
                                       membeli piutang-piutang yang dimiliki klien
                                       - Berkenaan dengan pengalihan piutang-piutang kepada kreditur dengan tidak
                                       mengesampingkan ketentuan-ketentuan termuat dalam perjanjian ini.
                                       - Dalam hal kreditur memberi pengecualian tertentu kepada klien maupun pihak
                                       tertagih.
                                       - Segalah tuntutan yang timbul dari pihak tertagih menjadi beban tanggung jawab
                                       serta resiko klien sendiri
                                       - Kreditur berhak untuk mendebet rekening (rekening factoring dan atau rekening
                                       penampungan) klien untuk jumlah sesuai perhitungan kreditur.



                                                         41
Page 52
                             PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                             PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




17. UTANG BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN LAINNYA (LANJUTAN )
    Utang Jangka Panjang (lanjutan)
    PT POOL ADVISTA FINANCE Tbk (LANJUTAN)

   Bedasarkan Akta Perjanjian Pembiayaan Multiguna Kredit Nomor 176 tertanggal 30 Agustus 2019 di hadapan Notaris
   Yulia, S.H., menerangkan bahwa PT Pool Advista Finance Tbk.selaku Kreditur dan PT Nuansa Cipta Magello selaku
   Debitur. Dalam perjanjian kredit tersebut menerangkan pihak kreditur telah memberian fasilitas kredit kepada debitur
   terinci sebagai berikut:


   Fasilitas Multiguna
   1. Jenis fasilitas                 : Multiguna
   2. Skema Fasilitas                 : Ballon Payment
   3. Sifat Pembiayaan                : Non Revolving
   4. Limit Kredit                    : Rp. 4.000.000.000,- (empat milyar rupiah)
   5. Tujuan Penggunaan                : Lainnya
   6. Jangka Waktu                    : 36 Bulan terhitung sejak tanggal ditetapkan
   7. Suku bunga                      : 14% p.a atau sesuai dengan tarif bunga yang berlaku di PT Pool Advista Finance
                                         Tbk
   8. Biaya Provisi                   : Sebesar 0,7% Flat dibayar dimuka pada saat pencairan Pembiayaan.
   9. Biaya Administrasi             : Sebesar 0,125% Flat dibayar dimuka pada saat penandatanganan akta perjanjian
   10. Angsuran Per Bulan             : Rp 75.000.000,- sisa ballon payment
   11. Biaya Asuransi                 : Sesuai tagihan
   12. Biaya Notaris                  : Sesuai tagihan
   13. Denda Keterlambatan           : 5% diatas suku bunga berlaku akan dibebankan untuk seluruh jumlah tunggakan
                                        pinjaman tidak dibayar pada saat jatuh tempo terhitung dari tanggal jatuh tempo
                                        tak terbayar sampai dengan tanggal dilakukan pembayaran.
   14. Penalty Pre-payment            : Tidak dikenakan pinalty
   15. Asuransi                       : Jaminan atas pembiayaan diasuransikan di perusahaan asuransi rekanan PAF
                                        dan terdaftar di OJK, dan diasuransikan selama jangka waktu pembiayaan
   16. Agunan                         : a. Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 018/Limbangan, Surat ukur tertanggal 22
                                        Desember 2017 Nomor 00048/Limbangan/2017 seluas 2.300 m2 terletak di Desa
                                        Limbangan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat
                                        atas nama PT Karya Persada Khatulistiwa
                                       b. Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 019/Limbangan, Surat ukur tertanggal 28
                                       Desember 2018 Nomor 00054/Limbangan/2018 seluas 496 m2 terletak di Desa
                                       Limbangan, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat
                                       atas nama PT Karya Persada Khatulistiwa.
                                       c. Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 21085/Daya, Surat ukur tertanggal 23
                                       Desember 2002 Nomor 00665/Daya/2018 seluas 2.435 m2 terletak di Desa Daya,
                                       Kecamatan Biringkanaya, Kabupaten Makasar, Provinsi Sulawesi Selatan atas
                                       nama PT Nuansa Cipta Mugello
                                       d. Sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 21082/Daya, Surat ukur tertanggal 23
                                       Desember 2002 Nomor 00666/Daya/2018 seluas 2.367 m2 terletak di Desa Daya,
                                       Kecamatan Biringkanaya, Kabupaten Makasar, Provinsi Sulawesi Selatan atas
                                       nama PT Nuansa Cipta Mugello.
                                       e. Cessie atas tagihan minimal 110%.




                                                         42
Page 53
                             PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                             PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


17. UTANG BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN LAINNYA (LANJUTAN )
    Utang Jangka Panjang (lanjutan)
    PT POOL ADVISTA FINANCE Tbk (LANJUTAN)
   Pada tanggal 30 Agustus 2021 dilakukan restrukturisasi utang PT Pool Advista Finance. Berdasarkan Akta no.14 tanggal
   6 September 2021 di hadapan Notaris Dewi Ramasari, S.H., mengenai Adendum Pertama Perjanjian pembiayaan
   Investasi (Restrukturisasi) Rp12.000.000.000 dengan outstanding per tanggal 6 September 2021 sebesar Rp.
   11.944.744.137, terinci sebagai berikut :

   Fasilitas Pembiayaan Investasi
   1. Jenis Fasilitas                 : Pembiayaan Investasi
   2. Skema Pembiayaan                   Pembayaran secara angsuran
   3. Plafond                         : Rp. 12.000.000.000,-
   4. Outstanding                     : Rp. 11.944.744.137,-
   5. Tujuan Penggunaan                : Restrukturasi Pembiayaan ke-2
   6. Jangka Waktu Restruktur         : 30 Agustus 2021 sd 30 September 2023
   7. Pembayaran kembali             : Aug'21 - Aug'23 Rp 35.463.708
                                         Sept'23 Rp 11.829.915.951,58
   8. Suku Bunga                      : 3% p.a. dan deffered bunga 7% dibayar saat jatuh tempo fasilitas
   9. Provisi                         : Rp0
   10 Biaya Administrasi             : Rp2.500.000
   11. Biaya Asuransi                 : Sesuai tagihan
   12. Biaya Notaris                  : Sesuai tagihan
   13. Denda Keterlambatan           : 5% diatas suku bunga berlaku akan dibebankan untuk seluruh jumlah tunggakan
                                         pinjaman tidak dibayarkan pada saat jatuh tempo terhitung dari tanggal jatuh
                                         tempo tak terbayar sampai dengan tanggal pembayaran dilakukan
   14. Penalty Pre-payment            : Tidak dikenakan pinalty
   15. Asuransi                       : Jaminan atas pembiayaan diasuransikan di perusahaan asuransi rekanan PAF
                                        dan terdaftar di OJK, dan diasuransikan selama jangka waktu pembiayaan
   16. Agunan                         : Nilai Agunan tidak berubah sesuai dengan pembiayaan kredit Nomor 175
   Berdasarkan Akta no.15 tanggal 6 September 2021 di hadapan Notaris Dewi Ramasari, S.H., mengenai Perjanjian Perubahan
   (restrukturisasi) dan Penegasan Kembali Terhadap Perjanjian Pembiayaan Multiguna, terinci sebagai berikut:

   Fasilitas Pembiayaan Multiguna
   1. Jenis Fasilitas                 : Pembiayaan Multiguna
   2. Skema Pembiayaan                   Pembayaran secara angsuran
   3. Plafond                         : Rp. 4.000.000.000,-
   4. Outstanding                     : Rp. 3.257.456.243,-
   5. tujuan Penggunaan                : Restrukturasi Pembiayaan ke-2
   6. Jangka Waktu Restruktur           :30 Agustus 2021 sd 30 Agustus 2022
   7. Pembayaran kembali              : Aug'21 - Jul'22 Rp 75.000.000
                                         Aug'22 Rp 2.450.166.325,36
   8. Suku Bunga                      : 3% p.a. dan deffered bunga 7% dibayar saat jatuh tempo fasilitas
   9. Provisi                         : Rp0
   10 Biaya Administrasi             : Rp2.500.000
   11. Biaya Asuransi                 : Sesuai tagihan
   12. Biaya Notaris                  : Sesuai tagihan
   13. Denda Keterlambatan             : 5% diatas suku bunga berlaku akan dibebankan untuk seluruh jumlah tunggakan
                                         pinjaman tidak dibayarkan pada saat jatuh tempo terhitung dari tanggal jatuh
                                         tempo tak terbayar sampai dengan tanggal pembayaran dilakukan
   14. Penalty Pre-payment            : Tidak dikenakan pinalty
                                        Jaminan atas pembiayaan diasuransikan di perusahaan asuransi rekanan PAF
   15. Asuransi                       : dan terdaftar di OJK, dan diasuransikan selama jangka waktu pembiayaan
   16. Agunan                         : Nilai Agunan tidak berubah sesuai dengan pembiayaan kredit Nomor 176




                                                          43
Page 54
                             PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                             PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


17. UTANG BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN LAINNYA (LANJUTAN )
    Utang Jangka Panjang (lanjutan)
    PT POOL ADVISTA FINANCE Tbk (LANJUTAN)

   Pada tanggal 29 September 2023 dilakukan restrukturisasi utang PT Nuansa Cipta Magello pada PT. Pool Advista
   Finance, yaitu Adendum kedua no 002/PK-ADDENDUM/IX/2023 tanggal 29 September 2023 dihadapan Notaris Dewi
   Ramasari, S.H., plafond Rp. 12.000.000.000, dengan outstanding per tanggal 27 September 2023 sebesar Rp.
   11.800.414.914, Tersebut merupakan perubahan dari Adendum Pertama atas Perjanjian pembiayaan Investasi
   (Restrukturisasi) no. 14 tanggal 6 September 2021. Terinci sebagai berikut :

   Fasilitas Pembiayaan Investasi
   1. Jenis Fasilitas               : Pembiayaan Investasi
   2. Skema Pembiayaan              : Pembayaran secara angsuran
   3. Plafond                       : Rp. 12.000.000.000,-
   4. Outstanding                   : Rp. 11.800,414,914,-
   5. Tujuan Penggunaan              : Restrukturasi (Perpanjangan Jangka Waktu Pembiayaan)
   6. Jangka Waktu Restruktur         :84 bulan (30 September 2023 sd 30 September 2030)
   7. Suku Bunga                    : 7% eff p.a
   8. Angsuran                      : Rp 178.099.886,-/bulan
   9. Biaya Administrasi               Rp 15.000.000,-
   10 Biaya Asuransi                : Sesuai tagihan
   11. Biaya Notaris                : Sesuai tagihan
   12. Denda Keterlambatan           : 2% per bulan dari angsuran tertunggak
   13. Penalty Pre-payment          : Tidak dikenakan pinalty
   14. Asuransi                     : Jaminan atas pembiayaan diasuransikan di perusahaan asuransi rekanan PAF,
                                       dan diasuransikan selama jangka waktu pembiayaan
   15. Agunan                        : Tanah dan bangunan atas nama PT Nuansa Cipta Magello, sertifikat SHGB no.
                                       21082 dan 21085, yaitu tanah dan bangunan yang terletak di Jl. Kima 3 No. 5A
                                       Kav K-48 Kel Daya Kec. Biringkanaya, Makassar
                                       dengan LT 4.803 m2 LB 1.431 m2.


18. MODAL SAHAM

   Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebagai
   berikut:

                                                 31 Desember 2025
                                                         Jumlah Saham
                                                                               Persentase
                     Pemegang Saham                     Ditempatkan dan                               Jumlah
                                                                             Kepemilikan (%)
                                                         Disetor Penuh
   PT ASABRI (Persero)                                       305.535.018         26,19%             30.553.501.800
   PT Bahari Istana Alkausar                                  58.360.000          5,00%              5.836.000.000
   Masyarakat (masing-masing dibawah 5%)                     802.771.682         68,81%             80.277.168.200
   Jumlah                                                   1.166.666.700         100%             116.666.670.000

                                                 31 Desember 2024
                                                          Jumlah Saham
                                                                               Persentase
                     Pemegang Saham                      Ditempatkan dan                              Jumlah
                                                                             Kepemilikan (%)
                                                          Disetor Penuh
   PT ASABRI (Persero)                                        293.285.543        25,14%             29.328.554.300
   PT Bahari Istana Alkausar                                   58.360.000         5,00%              5.836.000.000
   Masyarakat (masing-masing dibawah 5%)                      815.021.157        69,86%             81.502.115.700
   Jumlah                                                   1.166.666.700         100%             116.666.670.000




                                                       44
Page 55
                              PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                              PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


18. MODAL SAHAM (LANJUTAN )

   Berdasarkan Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham PT Prima Cakrawala Abadi Tbk No. 2 tanggal 9 Januari
   2018, mengenai peningkatan modal di tempatkan dan modal disetor Perseroan dari sebesar Rp 70.000.000.000 menjadi
   sebesar Rp 116.666.670.000. Perubahan tersebut telah diterima oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia
   Republik Indonesia melalui surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU- AH.01.03-0008394
   tanggal 10 Januari 2018.


   Pada tahun 2017 Perusahaan melakukan Penawaran Umum Perdana sejumlah 466.666.700 saham dengan nilai
   nominal sebesar Rp 100,- setiap saham yang mewakili sebesar 40% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh
   dalam Perusahaan melalui Bursa Efek Indonesia dengan harga penawaran sebesar Rp 150,- setiap saham. Perusahaan
   telah mendapat Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran dalam Rangka Penawaran Umum Perdana Saham
   Perusahaan dari Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Surat No. S- 471/D.04/2017 tanggal 21
   Desember 2017. Pada tanggal 29 Desember 2017 seluruh saham Perusahaan telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.
   Namun penambahan modal disetor baru diaktakan tanggal 9 Januari 2018.


   Tambahan Modal Disetor
                                                                                31 Desember 2025      31 Desember 2024

   Pengampunan Pajak                                                                 1.465.526.994         1.465.526.994

   Jumlah                                                                            1.465.526.994        1.465.526.994

   Pengelolaan Modal
   Tujuan utama dari pengelolaan modal Grup adalah memastikan bahwa manajemen mempertahankan peringkat kredit
   yang baik dan rasio modal yang sehat untuk mendukung bisnis dan memaksimalkan nilai bagi pemegang saham.

   Rasio utang terhadap modal dihitung berdasarkan pembagian antara liabilitas neto dengan jumlah ekuitas. Liabilitas neto
   meliputi seluruh liabilitas dikurangi dengan kas dan bank. Jumlah modal meliputi seluruh ekuitas sebagaimana yang
   disajikan di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian


   Perhitungan rasio utang terhadap ekuitas (Debt Equity Ratio/DER ) adalah sebagai berikut

                                                                                31 Desember 2025      31 Desember 2024

   Jumlah Liabilitas                                                                34.340.175.462        26.771.373.832
   Dikurangi:
     - Kas dan Setara Kas (lihat Catatan 4)                                          2.550.895.976         2.946.522.627
   Liabilitas Neto                                                                  31.789.279.486        23.824.851.205
   Jumlah Ekuitas                                                                   65.925.331.298        65.434.814.121
   Rasio Liabilitas Neto Terhadap Modal                                                     48,22%               36,41%

   Tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 Group lebih banyak menggunakan modal kerja sendiri dibanding
   hutang, dan mempertahankan dana kas dan bank 31 Desember 2025 sebesar Rp 2.550.891.403,-

19. AGIO SAHAM

   Saldo agio saham pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 adalah sebesar Rp. 18.179.427.165,- dan
   Rp. 18.179.427.165,- merupakan jumlah agio setelah dikurangi dengan biaya emisi dalam penawaran umum saham.




                                                           45
Page 56
                               PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                               PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


20. SALDO LABA (RUGI)

     Saldo laba (rugi) ditahan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 adalah:

                                                                                 31 Desember 2025      31 Desember 2024

     Saldo awal                                                                    (68.439.273.860)      (67.042.109.155)
     Perubahan:
      - Laba (rugi) tahun berjalan                                                    490.328.259            239.433.339
      - Koreksi saldo laba (rugi)                                                         273.111         (1.636.598.044)


     Saldo Akhir                                                                   (67.948.672.490)      (68.439.273.860)



21. KEPENTINGAN NONPENGENDALI

                                                                                 31 Desember 2025      31 Desember 2024

     Saldo awal                                                                     (2.437.536.173)       (2.437.282.022)
     Jumlah modal yang didistribusikan ke entitas anak                                    (273.106)             (201.796)
     Rugi komprehensif periode berjalan konsolidasian yang distribusikan ke
     entitas anak                                                                          188.908               (52.355)

     Saldo Akhir                                                                    (2.437.620.371)       (2.437.536.173)

                                                    31 Desember 2025
     Jumlah Aset                                            Jumlah Liabilitas     Laba Rugi Tahun
                                                                                                       Pendapatan Neto
                                                                                     Berjalan
     NCM                                  48.539.459.216        24.795.548.308         852.556.256       88.469.891.443
     KPK                                  49.940.736.430        16.356.253.445       5.707.617.232       139.713.942.976
     Jumlah                               98.480.195.645        41.151.801.753       6.560.173.488       228.183.834.419

                                                    31 Desember 2024
     Jumlah Aset                                           Jumlah Liabilitas      Laba Rugi Tahun      Pendapatan Neto
     NCM                                  42.011.297.948    19.119.943.296            Berjalan
                                                                                     (5.398.543.489)    115.272.884.696
     KPK                                  35.775.028.134     7.898.162.380            3.893.290.077     158.493.325.146
     Jumlah                               77.786.326.082    27.018.105.676           (1.505.253.413)    273.766.209.842



22. PENJUALAN NETO
    Akun ini terdiri dari :
                                                                                 31 Desember 2025      31 Desember 2024

     Penjualan ekspor                                                              226.835.933.631       245.723.420.572
     Penjualan lokal                                                                 5.979.779.216         1.202.612.068
     Penjualan Lain-lain                                                                19.679.505            57.619.567

     Jumlah                                                                        232.835.392.352      246.983.652.207




                                                           46
Page 57
                              PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                              PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


22. PENJUALAN NETO (LANJUTAN)

    Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024, Perusahaan melakukan semua
    transaksi penjualan kepada pihak ketiga,

    Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 terdapat pendapatan dari pelanggan yang
    jumlahnya di atas 10% dari jumlah pendapatan bersih sebagai berikut:

                                                                           31 Desember 2025      31 Desember 2024

    NIT                                                                       138.704.914.594      148.870.458.083
    CSC                                                                        88.130.885.389       96.852.962.490
    HM - sampel                                                                       133.648                  -
    Jumlah                                                                   226.835.933.631      245.723.420.573
    Persentase terhadap Penjualan                                               97,42%               99,49%



23. BEBAN POKOK PENJUALAN
    Akun ini terdiri dari:
                                                                           31 Desember 2025      31 Desember 2024

    Persediaan Bahan Baku & Packing
        Awal                                                                   3.769.787.722        2.234.487.155
        Pembelian                                                            191.277.108.777      188.849.589.459
        Akhir                                                                 (4.975.550.406)      (3.769.787.722)
    Pemakaian bahan baku & bahan pembantu                                    190.071.346.093      187.314.288.892

    Biaya tenaga kerja langsung                                               15.115.463.552       20.192.332.515
    Beban Overhead                                                             1.050.902.133        5.536.809.325
    Beban Utilitas                                                             2.184.627.105        3.122.466.971
    Beban Depresiasi                                                           3.805.297.874          955.286.639
    Barang Setengah Jadi Awal                                                    459.607.720          251.945.934
    Barang Setengah Jadi Akhir                                                  (527.381.998)        (459.607.720)
    Harga Pokok Produksi                                                     212.159.862.480      216.913.522.556
    Persediaan Barang Jadi
        Awal                                                                    3.501.920.030        7.245.792.134
        Akhir                                                                  (5.582.979.627)      (3.501.920.030)

    Beban Pokok Penjualan                                                    210.078.802.883      220.657.394.660

    Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024, tidak terdapat pembelian dari
    pemasok yang jumlahnya di atas 10% dari pembelian Perusahaan.



24. BEBAN PENJUALAN
    Akun ini terdiri dari:
                                                                           31 Desember 2025      31 Desember 2024

    Kargo                                                                      4.487.116.760         6.248.772.468
    Surveyor                                                                     286.287.171           125.600.250
    Stuffing ekspor                                                               62.333.500            89.629.800
    Promosi dan Pameran                                                          380.830.764            79.785.353
    Ekspedisi                                                                     48.120.742             1.843.710
    Lain-lain                                                                    384.071.713           378.337.533
    Jumlah                                                                     5.648.760.650        6.923.969.114



                                                        47
Page 58
                               PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                               PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




25. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
    Akun ini terdiri dari:
                                                                            31 Desember 2025     31 Desember 2024

     Gaji dan tunjangan karyawan                                               11.469.993.362       11.606.185.759
     Imbalan pascakerja (Catatan 14)                                            1.009.340.363        2.127.696.352
     Cadangan Imbalan Pascakerja                                                1.707.949.823                  -
     Pajak                                                                      1.053.417.129        1.458.898.753
     Perjalanan dinas                                                           1.094.490.501        1.138.468.645
     Jasa profesional                                                           1.195.790.464          896.672.649
     Pemeliharaan                                                                 688.789.518          585.197.402
     Penyusutan (Catatan 11)                                                      425.197.121          405.860.818
     Rumah tangga kantor                                                          239.081.401          361.695.364
     Transportasi                                                                 113.159.400          202.103.837
     Perlengkapan kantor                                                          185.748.472          212.806.703
     Listrik dan air                                                              202.327.329          199.547.939
     Perijinan                                                                    116.104.562          153.074.900
     Administrasi OJK dan BEI                                                     122.312.502          126.000.002
     Amortisasi                                                                   123.032.855          115.835.376
     Telepon                                                                      143.434.440          105.096.967
     Jamuan                                                                        41.851.888           85.481.865
     Sewa                                                                          82.155.000           51.908.548
     Beban RUPS                                                                    33.983.590           17.259.918
     Asuransi                                                                      36.385.342            8.330.563
     Beban CSR                                                                    176.319.458              198.000
     Beban Kerugian Piutang                                                     7.514.446.000                    -
     Beban Mes Karyawan                                                            13.068.700                    -
     Lain-lain                                                                     86.976.315          199.970.222

     Jumlah                                                                    27.875.355.535      20.058.290.582



26. PENDAPATAN LAIN-LAIN
    Akun ini terdiri dari:
                                                                            31 Desember 2025     31 Desember 2024

     Pendapatan (beban) lainnya                                                    20.125.983          24.021.878
     Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap                                              (4.504.505)        (36.216.216)
     Pendapatan Bunga Lainnya                                                             401                   -

     Jumlah                                                                        15.621.880         (12.194.338)



27   PENGHASILAN KEUANGAN
     Akun ini terdiri dari:
                                                                            31 Desember 2025     31 Desember 2024

     Pendapatan Bunga Bank dan Lembaga Pembiayaan dan Jasa Giro                    32.173.481          133.330.392
     Jumlah                                                                        32.173.481         133.330.392




                                                         48
Page 59
                               PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                               PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


28. BEBAN KEUANGAN
    Akun ini terdiri dari:
                                                                                 31 Desember 2025       31 Desember 2024

     Beban pajak jasa giro                                                                3.809.084             5.147.325
     Beban Bunga Bank dan Lembaga Pembiayaan                                            884.392.984         1.095.301.405
     Beban Administrasi Bank                                                            220.303.502           145.062.087

     Jumlah                                                                            1.108.505.570        1.245.510.817



29. LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR
    Akun ini terdiri dari:
                                                                                 31 Desember 2025       31 Desember 2024

     Laba (rugi) komprehensif tahun berjalan                                             490.517.170          239.433.339
     Rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar selama tahun berjalan              1.166.666.700        1.166.666.700

     Laba (Rugi) Bersih per Saham Dasar                                                         0,42                 0,21



30. SEGMEN OPERASI

     a.   Segmen Primer
          Untuk kepentingan manajemen, kegiatan usaha Grup diklasifikasikan menjadi 1 (satu) segmen usaha, yaitu
          perdagangan hasil olahan jenis rajungan. Informasi mengenai segmen usaha adalah sebagai berikut :

          Hasil laut                                                             31 Desember 2025       31 Desember 2024

          Penjualan eksternal                                                        232.835.392.352      246.983.652.207
          Beban pokok penjualan                                                     (210.078.802.884)    (220.657.394.660)
          Laba Segmen                                                                22.756.589.469       26.326.257.547

     b.   Segmen Geografis
          Informasi mengenai segmen usaha geografis grup adalah sebagai berikut :

          Hasil laut                                                             31 Desember 2025       31 Desember 2024

          Penjualan
          Ekspor                                                                    226.835.933.631      245.723.420.573
          Lokal                                                                       5.979.779.216        1.202.612.068

          Jumlah                                                                    232.815.712.847      246.926.032.641

31. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI

     Dalam kegiatan usahanya, Grup melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi. Entitas dianggap berelasi jika entitas
     tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung, dapat mengendalikan atau mengendalikan bersama, atau
     memiliki pengaruh signifikan atas Grup dalam pengambilan keputusan keuangan dan operasional. Entitas juga dianggap
     berelasi jika entitas tersebut sepengendalian dengan Grup.




                                                            49
Page 60
                               PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                               PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


31. TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI (LANJUNTAN)

   Kompensasi Manajemen Kunci
   Manajemen kunci adalah orang-orang yang mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk merencanakan,
   memimpin, dan mengendalikan kegiatan Perusahaan, termasuk direktur Perusahaan yang tercantum pada Catatan 1
   atas Laporan Keuangan Konsolidasian.


32. INSTRUMEN KEUANGAN

   Jumlah tercatat aset dan liabilitas keuangan yang diakui dalam laporan posisi keuangan konsolidasian telah mendekati
   nilai wajarnya karena seluruhnya merupakan instrumen keuangan berjangka pendek.

33. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

   Risiko utama yang timbul dari instrumen keuangan Grup adalah risiko mata uang, risiko kredit dan risiko likuiditas.
   Kebijakan manajemen terhadap risiko keuangan dimaksudkan untuk meminimalkan potensi dan dampak keuangan yang
   mungkin timbul dari risiko-risiko tersebut. Dalam kaitannya dengan hal ini, manajemen tidak memperkenankan adanya
   transaksi derivatif yang bertujuan spekulatif.


   Berikut ini adalah ikhtisar tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Grup:

   a.   Risiko Mata Uang
        Perusahaan melakukan transaksi bisnis dalam beberapa mata uang dan karena itu terekspos risiko mata uang.
        Grup tidak memiliki kebijakan khusus terhadap lindung nilai atas mata uang asing. Namun manajemen senantiasa
        memantau eksposur mata uang dan akan mempertimbangkan untuk melakukan lindung nilai manakala timbul
        risiko.

   b.   Risiko Kredit
        Risiko kredit adalah risiko di mana salah satu pihak akan gagal memenuhi liabilitas dalam suatu instrumen
        keuangan atau kontrak konsumen yang menyebabkan pihak lain mengalami kerugian keuangan. Risiko kredit yang
        dihadapi Grup berasal dari kredit yang diberikan kepada pelanggan tertentu dan simpanan di bank.


        Manajemen meminimalkan risiko kredit dengan menempatkan dana hanya pada bank yang memiliki reputasi baik
        serta melakukan hubungan usaha hanya dengan pihak ketiga yang memiliki kondisi usaha yang baik.

        Grup memiliki kebijakan yang jelas dalam pemilihan pelanggan, perjanjian yang mengikat secara hukum dan secara
        historis mempunyai tingkat yang rendah atas piutang usaha yang bermasalah. Sebagai tambahan, jumlah piutang
        dipantau secara terus menerus untuk mengurangi risiko piutang yang tidak tertagih. Jumlah maksimum eksposur
        risiko kredit adalah sebesar jumlah tercatat sebagaimana diungkapkan pada Catatan 4, 6 dan 7.


        Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024, rincian aset keuangan adalah sebagai berikut :

                                                                         31 Desember 2025
                                           Belum Jatuh          Kurang dari 1   Lebih dari 1 tahun
                                                                                                         Jumlah
                                             Tempo                 tahun

        Aset Keuangan :
         - Kas dan bank                    2.550.895.976                  -                    -        2.550.895.976
         - Piutang usaha                  25.044.439.811                  -                    -       25.044.439.811
         - Piutang lain-lain               1.451.752.817                  -                    -        1.451.752.817
                                          29.047.088.604                  -                    -        29.047.088.604




                                                           50
Page 61
                               PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                               PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


33. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (LANJUTAN)
    b. Risiko Kredit (lanjutan)

                                                                         31 Desember 2024
                                          Belum Jatuh           Kurang dari 1   Lebih dari 1 tahun
                                            Tempo                  tahun                                Jumlah


        Aset Keuangan :
         - Kas dan bank                    2.946.522.627                   -                   -       2.946.522.627
         - Piutang usaha                  36.901.478.410               340.000                 -      36.901.818.410
         - Piutang lain-lain               1.084.210.198                   -                   -       1.084.210.198
                                          40.932.211.235               340.000                 -       40.932.551.235

   c.   Risiko Likuiditas

        Risiko likuiditas (risiko pendanaan) adalah risiko di mana Perusahaan akan mengalami kesulitan memperoleh dana
        tunai ketika memenuhi komitmennya atas instrumen keuangan. Tujuan pengelolaan terkait dengan risiko ini
        terutama adalah untuk menjaga tingkat kas dalam besaran yang memadai guna mendanai kebutuhan operasional
        dan menutup liabilitas (terutama liabilitas dalam jangka pendek).


        Pengelolaan kas tersebut mencakup proyeksi hingga beberapa periode ke depan, menjaga profil jatuh tempo aset
        dan liabilitas keuangan serta memantau rencana dan realisasi arus kas. Sebagai bagian dari upaya tersebut,
        manajemen juga senantiasa mengupayakan penagihan kepada pelanggan secara tepat waktu dan sedapat mungkin
        mengurangi transaksi pembelian yang dilakukan secara tunai


        Tabel di bawah merangkum profil jatuh tempo liabilitas keuangan Perusahaan berdasarkan pembayaran kontraktual
        yang tidak didiskontokan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024

                                                                         31 Desember 2025
                                          Belum Jatuh           Kurang dari 1   Lebih dari 1 tahun
                                                                                                        Jumlah
                                            Tempo                  tahun

        Utang usaha                        1.429.772.451                  -                    -       1.429.772.451
        Utang lain-lain                    1.937.600.004                  -                    -       1.937.600.004
        Beban harus dibayar                   42.341.553                  -                    -          42.341.553
        Jumlah                             3.409.714.007                  -                    -        3.409.714.007



                                                                         31 Desember 2024
                                          Belum Jatuh           Kurang dari 1   Lebih dari 1 tahun
                                            Tempo                  tahun                                Jumlah


        Utang usaha                        2.325.425.949                  -                    -       2.325.425.949
        Utang lain-lain                      136.550.000                  -                    -         136.550.000
        Beban harus dibayar                  470.844.437                  -                    -         470.844.437
        Jumlah                             2.932.820.386                  -                    -        2.932.820.386




                                                           51
Page 62
                             PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                             PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


34. PERJANJIAN PENTING
   Tanggal 02 Januari 2024 dilakukan perjanjian kerja sama operasi antara PT Nuansa Cipta Magello dengan PT Prima
   Cakrawala Abadi, Tbk nomor 327/KSO/PCA-NCM/I/2024, dengan jangka waktu 6 bulan terhitung sejak 2 Januari 2024
   s/d 30 Juni 2024, berupa marketing fee sebesar 4% dari penjualan (include pajak). Mengenai perpanjangan jangka
   waktu perjanjian akan diperbaharui setiap 6 bulan. Pembayaran marketing fee dilakukan setiap 3 bulan, yaitu maksimal
   1 bulan setelah masa jatuh temponya

   Tanggal 28 Juni 2024 dilakukan perjanjian kerja sama operasi antara PT Karya Persada Khatulistiwa dengan PT Prima
   Cakrawala Abadi, Tbk nomor 130/KSO/PCA-KPK/VI/2024, dengan jangka waktu 6 bulan terhitung sejak 1 Juli 2024 s/d
   31 Desember 2024, berupa marketing fee sebesar 3% dari penjualan (include pajak). Mengenai perpanjangan jangka
   waktu perjanjian akan diperbaharui setiap 6 bulan. Pembayaran marketing fee dilakukan setiap 3 bulan, yaitu maksimal
   1 bulan setelah masa jatuh temponya.

   Tanggal 28 Juni 2024 dilakukan perjanjian kerja sama operasi antara PT Nuansa Cipta Magello dengan PT Prima
   Cakrawala Abadi, Tbk nomor 129/KSO/PCA-NCM/VI/2024, dengan jangka waktu 6 bulan terhitung sejak 1 Juli 2024 s/d
   31 Desember 2024, berupa marketing fee sebesar 3% dari penjualan (include pajak). Mengenai perpanjangan jangka
   waktu perjanjian akan diperbaharui setiap 6 bulan. Pembayaran marketing fee dilakukan setiap 3 bulan, yaitu maksimal
   1 bulan setelah masa jatuh temponya. Pada tanggal 24 September 2024 diperbaharui dengan addendum nomor
   230/KSO/PCA-NCM/IX/2024 mengenai pembebasan dari kewajiban membayar marketing fee kepada PCA untuk periode
   1 Oktober 2024 s/d 31 Desember 2024.

   Tanggal 2 Januari 2025 dilakukan perjanjian kerja sama operasi antara PT Karya Persada Khatulistiwa dengan PT
   Prima Cakrawala Abadi, Tbk nomor PK 077/KSO/PCA-KPK/I/2025, dengan jangka waktu 6 bulan terhitung sejak 2
   Januari 2025 s/d 30 Juni 2025, berupa marketing fee sebesar 3% dari penjualan (include pajak). Mengenai perpanjangan
   jangka waktu perjanjian akan diperbaharui setiap 6 bulan. Pembayaran marketing fee dilakukan setiap 3 bulan, yaitu
   maksimal 1 bulan setelah masa jatuh temponya.

   Tanggal 2 Januari 2025 dilakukan perjanjian kerja sama operasi antara PT Nuansa Cipta Magello dengan PT Prima
   Cakrawala Abadi, Tbk nomor PK 078/KSO/PCA-NCM/I/2025, dengan jangka waktu 6 bulan terhitung sejak 2 Januari
   2025 s/d 30 Juni 2025, berupa marketing fee sebesar 3% dari penjualan (include pajak). Mengenai perpanjangan jangka
   waktu perjanjian akan diperbaharui setiap 6 bulan. Pembayaran marketing fee dilakukan setiap 3 bulan, yaitu maksimal
   1 bulan setelah masa jatuh temponya. Pada tanggal 15 April 2025 diperbaharui dengan addendum nomor 079/KSO/PCA-
   NCM/IV/2025 mengenai pembebasan dari kewajiban membayar marketing fee kepada PCA untuk periode 1 Januari
   2024 s/d 31 Maret 2025. Pada tanggal 30 Juni 2025 diperbaharui dengan addendum nomor 080/KSO/PCA-NCM/IV/2025
   mengenai pembebasan dari kewajiban membayar marketing fee kepada PCA untuk periode 1 april 2024 s/d 30 Juni
   2025.

   Tanggal 30 Juni 2025 dilakukan perjanjian kerja sama operasi antara PT Karya Persada Khatulistiwa dengan PT Prima
   Cakrawala Abadi, Tbk nomor PK 131/KSO/PCA-KPK/VII/2025, dengan jangka waktu 6 bulan terhitung sejak 1 Juli 2025
   s/d 31 Desember 2025, berupa marketing fee sebesar 3% dari penjualan (include pajak). Mengenai perpanjangan jangka
   waktu perjanjian akan diperbaharui setiap 6 bulan. Pembayaran marketing fee dilakukan setiap 3 bulan, yaitu maksimal
   1 bulan setelah masa jatuh temponya.


   Tanggal 30 Juni 2025 dilakukan perjanjian kerja sama operasi antara PT Nuansa Cipta Magello dengan PT Prima
   Cakrawala Abadi, Tbk nomor PK 130/KSO/PCA-NCM/VII/2025, dengan jangka waktu 6 bulan terhitung sejak 1 Juli 2025
   s/d 31 Desember 2025, berupa marketing fee sebesar 3% dari penjualan (include pajak). Mengenai perpanjangan jangka
   waktu perjanjian akan diperbaharui setiap 6 bulan. Pembayaran marketing fee dilakukan setiap 3 bulan, yaitu maksimal
   1 bulan setelah masa jatuh temponya.




                                                         52
Page 63
                              PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                              PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


35. KELANGSUNGAN USAHA

   Perusahaan tidak mendapatkan Izin Usaha Industri (IUI) dari Instansi terkait karena kantor dan pabrik yang berlokasi di
   Semarang berada dikawasan pemukiman/perumahan. Kondisi ini menyebabkan Perusahaan berhenti dalam melakukan
   kegiatan proses produksi serta banyaknya pengunduran diri sebagian karyawan/tenaga kerja ahli yang bekerja di
   Perusahaan. Oleh karena itu, kelangsungan hidup Perusahaan bergantung sepenuhnya pada operasional anak
   perusahaan serta dukungan keuangan eksternal agar Perusahaan mematuhi kewajibannya pada saat jatuh tempo.
   Untuk masalah ini, dewan pengurus Perusahaan percaya bahwa prinsip mengenai mayoritas pemegang saham telah
   berkomitmen untuk memberikan dukungan finansial kepada Perusahaan dan akan menjamin untuk memenuhi semua
   kewajiban Perusahaan.

   Dalam upaya mengatasi hal tersebut manajemen perusahaan akan melakukan langkah - langkah sebgai berikut
   1. Perseroan berencana untuk menjual asset tanah dan pabrik yang berlokasi di Semarang sebagai modal untuk
       relokasi pabrik perseroan ke lokasi yang diizinkan untuk kegiatan industri.
   2.   Meningkatkan modal kerja maupun modal investasi Perseroan melalui kerjasama dengan lembaga keuangan.
   3.   Berupaya untuk meningkatkan volume produksi dan penjualan dari anak usaha.
   4.   Memperluas jaringan supply bahan baku mulai dari Indonesia bagian barat sampai dengan bagian timur
   5.   Membuka dan memperluas pasar lokal untuk meningkatkan rasio penjualan lokal dibandingkan dengan ekspor

   Dengan dukungan penuh dari pemegang saham dan sumber daya yang dimiliki saat ini, manajemen meyakini bahwa
   Grup akan tetap dapat mempertahankan kelangsungan usahanya di masa depan

36. REMUNERASI DIREKSI DAN KOMISARIS

   Pengangkatan direksi dan komisaris serta pemberian remunerasi dan fasilitas bagi Direksi dan Dewan Komisaris PT
   Prima Cakrawala Abadi Tbk ditetapkan berdasar RUPS, sesuai anggaran dasar Perseroan Akta no. 20 tanggal 19
   September 2017 beserta perubahannya, yaitu Akta No.5 tanggal 13 Agustus 2021.

   Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham PT. Prima Cakrawala Abadi Tbk yang dituangkan dalam Akta no. 07
   tanggal 22 Juli 2022, dilakukan pengangkatan kembali Direksi dan Dewan Komisaris. Remunerasi beserta fasilitas
   Direksi dan Dewan Komisaris diatur dalam Surat Ketetapan No.004/ Kom.PCA/IX/2022 tgl. 9 September 2022

   Pada tanggal 22 Juli 2024 diterbitkan Surat Keputusan No. 005/ Kom.PCA/ VII/ 2024 mengenai Penetapan Remunerasi
   Direksi dan Dewan Komisaris tahun 2024. Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris yang telah mendapat persetujuan
   pemegang saham dalam RUPS pada tanggal 25 Juni 2024, yang tertuang dalam Berita Acara Rapat Umum Pemegang
   Saham Tahunan nomor 12 tanggal 25 Juni 2024.

   Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris tahun 2025 telah mendapat persetujuan pemegang saham dalam RUPS
   Tahunan, yang tertuang dalam Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan nomor 13 tanggal 24 Juni 2025.
   Remunerasi Direksi dan dewan komisaris tahun 2025 ditetapkan berdasarkan surat keputusan
   No.003/Kom.PCA/VII/2025 tanggal 15 Juli 2025.



37. PERKEMBANGAN PERKARA PT ASI DAN PT TAL

   Berdasarkan surat perjanjian antara PT Nuansa Cipta Magello dan PT Tandikek Asri Lestari tertanggal 30 Oktober 2019.
   isi dari surat perjanjiannya ialah, bahwa Pihak pertama (PT NCM) meminjamkan uang kepada pihak kedua (PT TAL)
   sebesar Rp9.000.000.000,- (Sembilan Milyar rupiah) dengan jangka waktu 2 (dua) tahun terhitung dari penandatanganan
   kontrak.

   Berdasarkan surat perjanjian antara PT Nuansa Cipta Magello dan PT Anugrah Semesta Investama tertanggal 30
   Oktober 2019. isi dari surat perjanjiannya ialah, Bahwa Pihak pertama (PT NCM) meminjamkan uang kepada pihak ke
   dua (PT ASI) sebesar Rp3.000.000.000,- (Tiga Milyar rupiah) dengan jangka waktu 6 (enam) bulan terhitung dari
   penandatanganan kontrak.




                                                           53
Page 64
                             PT PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
                             PERIODE 31 DESEMBER 2025 DAN 31 DESEMBER 2024
                                  (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


37. PERKEMBANGAN PERKARA PT ASI DAN PT TAL (LANJUTAN)

   Perseroan telah menandatangani perjanjian dengan Prisma & Co no. 043/PRISMA-NCM/KH/VI/2023 pada tanggal 30
   Juni 2023 untuk melanjutkan pengurusan sengketa PT Tandikek Asri Lestari dan PT Anugerah Semesta Investama.

   1.   Berdasarkan Progress Report     Nomor: 074/PRISMA-NCM/REPORT/XI/2023 dan Nomor: 075/PRISMA-
        NCM/REPORT/XI/2023 tanggal 21 November 2023, perkembangan pengurusan sengketa adalah sebagai berikut :
         - Pada tanggal 31 Juli 2023 dikirimkan Somasi pertama kepada PT ASI dan PT TAL melalui Prisma & Co
         - Pada tanggal 12 September 2023 dikirimkan Somasi kedua kepada PT. ASI dan PT TAL melalui Prisma &
         - Pada tanggal 30 Oktober 2023 dikirimkan Somasi ketiga kepada PT. ASI dan PT TAL melalui Prisma & Co

   2.   Pada tanggal 27 Desember 2023 dilakukan permohonan Arbitrase ke BANI terhadap PT ASI melalui surat nomor
        082/NCM-ASI-BANI/XII/2023. Dan permohonan Arbitrase terhadap PT TAL melalui surat nomor 084/NCM-TAL-
        BANI/XII/2023.

   3.   Berdasarkan permohonan Perkara PT NCM terhadap PT ASI tersebut, BANI mengeluarkan Penetapan Biaya
        Arbitrase Perkara Nomor 47002/I/ARB-BANI/2024 pada tanggal 10 Januari 2024, namun belum mendapatkan
        tanggapan dari PT ASI. Selanjutnya Selanjutnya dikarenakan tidak adanya respon atas permohonan BANI dan telah
        lewatnya batas waktu pembayaran BANI sampai waktu yang telah ditentukan, berdasarkan Surat BANI Nomor
        24.1559/VIII/BANI/A WR-Lq tanggal 7 Agustus 2024 Perihal Penghapusan Perkara, bahwa Perkara tersebut
        dihapus dari daftar register perkara BANI dikarenakan belum diterimanya pembayaran atas Biaya Administrasi.
        Perkara akan dilanjutkan setelah adanya pembayaran tersebut.

   4.   Berdasarkan permohonan Perkara PT NCM terhadap PT TAL, BANI mengeluarkan Penetapan Biaya Arbitrase
        Perkara Nomor 47002/I/ARB-BANI/2024 pada tanggal 10 Januari 2024, namun belum mendapatkan tanggapan dari
        PT. TAL. Selanjutnya dikarenakan tidak adanya respon atas permohonan BANI dan telah lewatnya batas waktu
        pembayaran BANI sampai waktu yang telah ditentukan, berdasarkan Surat BANI Nomor 24.1560/VIII/BANI/A WR-Lq
        tanggal 7 Agustus 2024 Perihal Penghapusan Perkara dikarenakan belum diterimanya pembayaran atas Biaya
        Administrasi, Biaya Pemeriksaan dan Biaya Arbiter tersebut sampai dengan jangka waktu yang telah ditentukan.
        Perkara akan dilanjutkan setelah adanya pembayaran tersebut.

   5.   Selanjutnya Perseroan mengupayakan penagihan piutang PT ASI dan P TAL, serta mendiskusikan dengan
        Pengacara Perseroan, yaitu Prisma & Co, terkait penyelesaikan masalah tersebut. Atas diskusi tersebut,
        manajemen meyakini sebagian piutang masih dapat ditagihkan.




                                                         54

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.3 MB
Published24 Apr 2026
Pages64
Characters229,986
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 67 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PRIMA CAKRAWALA ABADI Tbk p.2 ×227
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.36 ×16
linked org Bank Central Asia Tbk p.36 ×17
linked org Bank Danamon Indonesia Tbk p.36 ×2
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.36 ×7
linked org Anugrah Semesta p.39 ×3
linked org PT Pool Advista Finance p.43 ×31
linked org Bahari Istana p.54 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.16 ×4
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.16 ×3
possible org Bank Negara Indonesia Tbk p.36 ×6
possible org Bank Rakyat Indonesia Tbk p.36 ×10
possible org PT ASABRI (Persero) p.54 ×2
unresolved org PT. Prima Cakrawala Abadi Dog p.4
unresolved person Hasbullah Abdul Rasyid p.16 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.16 ×8
unresolved person Rini Yulianti p.16
unresolved person Retno Hertiyanti p.16 ×3
unresolved org Domisili · Nama Perusahaan p.16 ×2
unresolved org PT Nuansa Cipta p.16 ×2
unresolved org PT Karya Persada p.16 ×2
unresolved org PT Nuansa Cipta Magello p.17 ×16
unresolved person Nisa Rochmasari p.17
unresolved org PT Karya Persada Khatulistiwa p.17 ×15
unresolved person Jimmy Tanal p.17
unresolved person A. Sunu Widyatmoko p.18
unresolved person Raditya Wardhana p.18
unresolved person Lim Tony p.18
unresolved person Titi Indah Susilowati p.18
unresolved person Ida Bagus Oka Nila Angggota p.18 ×3
unresolved person Djunggu H. Sitorus Angggota p.18 ×3
unresolved person Hendra Wardana p.18
unresolved org Bank Indonesia p.31 ×3
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.35
unresolved org Bank CIMB Niaga Tbk | 778.388 | 1.578.388 Bank p.36
unresolved org PT Artha Securitas Indonesia p.37 ×2
unresolved org PT Tandikek Asri Lestari p.39 ×5
unresolved org PT Anugrah Semesta Investama p.39 ×3
unresolved org PT. Anugerah Semesta Investama p.39 ×2
unresolved org PT Tandikek Asri p.39
unresolved org PT Anugrah p.39
unresolved org KJPP Ruddy Barus Yenny dan Rekan p.43
unresolved org KJPP Ruddy Barus Yenny p.43
unresolved org PT. Karya Persada Khatulistiwa Surplus Revaluasi Aset Revaluasi p.43
unresolved org PT. Nuansa Cipta Magello Surplus Revaluasi Aset Revaluasi p.43
unresolved org PT Samudera Naga Global p.44
unresolved org PT Rahayu Perdana Trans p.44
unresolved org PT MIP Logistik Indonesia p.44
unresolved org PT United Can p.44
unresolved org PT Astro Media Indonesia p.44 ×2
unresolved person Erry Firmansyah p.44
unresolved person Yana Heriyana Rochman p.45 ×3
unresolved person Hari Bagyo · Notaris p.45 ×4
unresolved org Pengadilan Negeri Jakarta Selatan p.45
unresolved person Maria Dwi Hartati p.49
unresolved org Bank Mandiri Jangka Waktu p.50 ×2
unresolved person Yulia p.51 ×2
unresolved org PT Nuansa Cipta Mugello p.51 ×3
unresolved org PT Pool Advista Finance. Berdasarkan Akta p.53
unresolved person Dewi Ramasari p.53 ×3
unresolved org PT Bahari Istana Alkausar p.54 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.55
unresolved org PT ASI p.63 ×9
unresolved org PT TAL p.63 ×8
unresolved org PT NCM p.63 ×4
unresolved org PT ASI. Selanjutnya Selanjutnya p.64
unresolved org PT. TAL. Selanjutnya p.64

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 4

FinancialStatement-2025-Tahunan-PCAR.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result