Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-CITA-att2.pdf

Other Text extracted CITA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 170

Page 1

          
Page 2
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                         2




Berlandaskan Integritas,
Memajukan Keberlanjutan
Building on Integrity, Progressing Sustainability
Tema “Berlandaskan Integritas, Memajukan Keberlanjutan” mencerminkan komitmen berkelanjutan CITA dalam memperkuat
fondasi kepatuhan serta mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam seluruh aspek operasional perusahaan.
Berlandaskan Integritas menegaskan bahwa setiap langkah strategis Perusahaan dibangun di atas tata kelola yang baik,
kepatuhan terhadap regulasi, serta penerapan etika bisnis yang konsisten. Sementara itu, Memajukan Keberlanjutan
menyatakan komitmen CITA untuk terus meningkatkan kinerja keberlanjutan secara terukur melalui penguatan sistem,
pengelolaan risiko, dan penerapan praktik operasional yang bertanggung jawab.

Pada tahun 2025, CITA semakin memperkokoh fondasi tersebut dengan meneguhkan struktur tata kelola dan meningkatkan
efektivitas sistem kepatuhan, guna memastikan bahwa prinsip keberlanjutan tidak hanya menjadi sasaran jangka panjang,
tetapi terimplementasi dalam praktik bisnis sehari-hari.

Melalui tema ini, CITA menegaskan komitmennya terhadap perbaikan berkelanjutan, di mana integritas membentuk budaya
dan perilaku organisasi untuk mendorong pertumbuhan Perusahaan yang bertanggung jawab.

The theme “Building on Integrity, Progressing Sustainability” reflects CITA’s ongoing commitment to strengthening its
compliance foundation while embedding sustainability principles across all aspects of the Company’s operations. Building
on Integrity underscores that every strategic initiative is anchored in sound governance, regulatory compliance, and the
consistent application of ethical business practices. Meanwhile, Progressing Sustainability represents CITA’s commitment
to continuously improve its sustainability performance in a measurable manner by strengthening systems, enhancing risk
management, and implementing responsible operational practices.

In 2025, CITA further reinforced this foundation by solidifying its governance structure and enhancing the effectiveness of
its compliance systems, ensuring that sustainability principles are not only long-term objectives but are also embedded in
day-to-day business practices.

Through this theme, CITA reaffirms its commitment to continuous improvement, with integrity shaping the Company’s culture
and behavior to drive responsible and sustainable growth.
Page 3
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                       3




Disclaimer
Laporan Keberlanjutan PT Cita Mineral Investindo Tbk        The Sustainability Report of PT Cita Mineral Investindo Tbk
(CITA), selanjutnya disebut sebagai “Laporan”, menyajikan   (CITA), hereinafter referred to as the “Report,” presents
data dan informasi material bagi pemangku kepentingan       material data and information for stakeholders regarding
mengenai kinerja keberlanjutan Perusahaan sepanjang         the Company’s sustainability performance throughout
tahun 2025. Laporan ini disusun berdasarkan informasi       2025. This Report was prepared based on internal
internal yang telah melalui proses verifikasi oleh pihak    information that has been verified by an independent third
ketiga independen, guna memastikan akurasi dan              party to ensure the accuracy and reliability of the data. The
keandalan data. Istilah “CITA”, “Perusahaan”, atau “Kami”   terms “CITA,” the “Company,” or “We” as we used in this
dalam dokumen ini merujuk pada PT Cita Mineral              document refer to PT Cita Mineral Investindo Tbk.
Investindo Tbk.

Laporan ini juga memuat sejumlah pandangan dan              This report also contains certain forward-looking
pernyataan bersifat berorientasi ke depan, yang             statements that reflect the Company’s projections,
mencerminkan proyeksi, rencana, atau ekspektasi             plans, or expectations regarding future conditions. We
Perusahaan terhadap kondisi di masa mendatang. Kami         acknowledge that various risks and uncertainties may
menyadari bahwa berbagai risiko dan ketidakpastian dapat    affect the fulfillment of these statements; therefore, they
memengaruhi realisasi pernyataan tersebut, sehingga         cannot be guaranteed to fully reflect actual conditions in
tidak dapat dijamin akan sepenuhnya mencerminkan            the future. Readers are encouraged to exercise caution
kondisi aktual di kemudian hari. Pembaca diharapkan         when interpreting this information.
menafsirkan informasi ini secara hati-hati.

Laporan ini dibuat dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa        This Report is prepared in Bahasa Indonesia and English,
Inggris, di mana terjemahan ke dalam Bahasa Inggris         where the English version constitutes an free/non-
merupakan terjemahan bebas/tidak resmi. Dalam hal           binding translation. In the event of any inconsistency or
terdapat perbedaan penafsiran antara versi Bahasa           difference in interpretation between the Bahasa Indonesia
Indonesia dan Bahasa Inggris, maka yang berlaku adalah      and English versions, the Bahasa Indonesia version shall
versi Bahasa Indonesia.                                     prevail.

Angka yang tercantum dalam teks disajikan mengikuti         Numbers presented in the text follow the numerical
kaidah penulisan numerik sesuai bahasa pada teks            formatting conventions of the language used in each
tersebut. Beberapa angka telah dibulatkan untuk             section. Certain figures have been rounded for ease of
penyederhanaan penyajian, sehingga mungkin terdapat         presentation; therefore, minor differences may occur due
sedikit perbedaan akibat proses pembulatan. Angka           to rounding. Figures in tables, charts, and infographics
pada tabel, grafik, dan infografis menggunakan kaidah       apply Indonesian numerical formatting conventions,
penulisan numerik Bahasa Indonesia, kecuali dinyatakan      unless otherwise stated. Accordingly, periods are used to
lain. Dengan demikian, untuk memisahkan ribuan, jutaan,     separate thousands, millions, and billions, and commas
dan miliar menggunakan titik dan desimal menggunakan        are used to indicate decimals.
tanda koma.

Cakupan pelaporan mencakup operasional di Air Upas          The reporting scope covers operations in Air Upas and
dan Sandai (Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat) serta     Sandai (Ketapang Regency, West Kalimantan), as well
kantor pusat Jakarta dan kantor perwakilan. Setiap data     as head office in Jakarta and representative offices. All
yang disajikan mengacu pada rincian cakupan pelaporan       data presented refer to the detailed reporting scope as
pada Bab Tentang Laporan Keberlanjutan.                     described in the About This Report chapter.
Page 4
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                             4




Table of Contents
Daftar Isi

 Penjelasan Tema                                          Arah dan Strategi Keberlanjutan
                                                     2                                                  30
 Theme Description                                        Sustainability Direction and Strategy
 Disclaimer
                                                     3    Topik Material
 Disclaimer                                                                                             32
                                                          Material Topics
 Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
                                                     6    Capaian Target Keberlanjutan dan Kontribusi
 Sustainability Performance Highlights
                                                          terhadap TPB
 Pesan Direksi                                                                                          35
                                                     10   Sustainability Target Achievement and
 Message from the Board of Directors                      Contribution to SDGs
 Surat Pernyataan
                                                     15   Pelibatan Pemangku Kepentingan
                                                                                                        39
 Statement Letter
                                                          Stakeholder Engagement



1
                                                          Tata Kelola Keberlanjutan
      Tentang CITA                                                                                      41
                                                          Sustainability Governance
      About CITA



                                                          3   Praktik Pertambangan
 Sekilas Perusahaan
                                                     17
 Company Overview                                             Bertanggung Jawab
 Identitas Perusahaan                                         Good Mining Practices
                                                     18
 Company Identity
 Visi, Misi, Nilai-Nilai Inti Perusahaan                  Prinsip Pelaksanaan Teknik Pertambangan
 Vision, Mission, and Core Values of The             19   yang Baik                                     43
 Company                                                  Principles of Good Mining Practice

 Peta Area Operasional                                    Praktik Pertambangan Bauksit
                                                     20                                                 44
 Map of Operational Areas                                 Bauxite Mining Practices

 Komposisi Pemegang Saham                                 Reklamasi Pascatambang
                                                     21                                                 49
 Shareholding Composition                                 Post-Mining Reclamation

 Rantai Nilai
                                                     22

                                                          4
 Value Chain                                                  Kinerja Lingkungan
 Kinerja Bisnis & Kontribusi Ekonomi                          Environmental Performance
 Business Performance & Economic                     23
 Contribution
                                                          Pengelolaan Lingkungan
 Keanggotaan                                                                                            55
                                                     27   Environmental Management
 Membership
                                                          Pengelolaan Energi
 Penghargaan                                                                                            56
                                                     27   Energy Management
 Awards
                                                          Emisi Gas Rumah Kaca
                                                                                                        60
                                                          Greenhouse Gas Emission


2     Manajemen Keberlanjutan
      Sustainability Management
                                                          Pengelolaan Air
                                                          Water Management
                                                                                                        63

                                                          Pengelolaan Limbah
 Pendekatan Keberlanjutan
                                                                                                        68
                                                          Waste Management
                                                     29
 Sustainability Approach
 Komitmen Keberlanjutan
                                                     29
 Sustainability Commitment
Page 5
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                 5




5
                                                           Sistem Pelaporan Pelanggaran
      Kinerja SDM dan K3                                   Whistleblowing System
                                                                                                           141
      HR and OHS Performance


 Manajemen Sumber Daya Manusia
 Human Resource Management
                                                     73    8   Tentang Laporan Keberlanjutan
                                                               About Sustainability Report
 Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja
                                                     92
 Occupational Health and Safety Management                 Profil Laporan
                                                                                                           144
                                                           Report Profile
                                                           Prinsip Pelaporan dan Keselarasan Dengan

6     Kinerja Pemberdayaan Masyarakat
      Community Empowerment Performance
                                                           Laporan Lain
                                                           Reporting Principles and Alignment with Other
                                                           Reports
                                                                                                           145

 Inisiatif Berdampak Jangka Panjang Bagi                   Penjaminan Pihak Independen
 Masyarakat                                                                                                145
                                                     109   Independent Assurance
 Initiatives with Long-Term Impact on
 Community                                                 Tanggapan Umpan Balik Laporan Tahun
                                                           Sebelumnya                                      146
 Penanganan Keluhan Masyarakat                             Feedback from Previous Report
                                                     129
 Community Grievance Handling
                                                           Kontak Terkait Laporan
                                                                                                           146
                                                           Contact Information


7     Kinerja Tata Kelola
      Governance Performance


 Tata Kelola Perusahaan yang Baik
                                                           9   Lampiran
                                                               Appendix
                                                     132
 Good Corporate Governance
                                                           Tabel Data
 Struktur Tata Kelola Perusahaan                                                                           147
                                                     132   Data Table
 Corporate Governance Structure
                                                           Pernyataan Verifikasi Independen
 Nominasi, Penilaian, dan Remunerasi Badan                                                                 158
                                                           Independent Assurance Statement
 Tata Kelola
                                                     134   Indeks POJK
 Nomination, Evaluation, and Remuneration of                                                               160
 Governance Bodies                                         POJK Index
 Sistem Pengendalian Internal dan Manajemen                Indeks GRI
 Risiko                                              135                                                   164
                                                           GRI Index
 Internal Control System and Risk Management
                                                           Lembar Umpan Balik
 Kepatuhan                                                                                                 169
                                                     139   Feedback Form
 Compliance
 Etika Bisnis
                                                     139
 Business Ethics
 Kode Etik
                                                     139
 Code of Conduct
 Antikorupsi
                                                     140
 Anti-Corruption
 Anti-Pencucian Uang
                                                     140
 Anti-Money Laundering
Page 6
2025 Sustainability Performance Highlights | Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                              6




Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Kinerja Bisnis [POJK-B.1]
Business Performance
Page 7
2025 Sustainability Performance Highlights | Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                        7




Kinerja Lingkungan [POJK-B.2]
Environmental Performance




                             Pemanfaatan Residu Bauksit di 2025
                             of bauxite residue utilized in 2025
                                                                              Tanaman ditanam pada lahan pascatambang
        Dengan            tingkat penggunaan ulang                            Plants were planted on post-mining land
                          with a reuse rate of 4,1%
Page 8
2025 Sustainability Performance Highlights | Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                       8


Kinerja Sosial [POJK-B.3]
Social Performance

           Sumber Daya Manusia
           Human Resource




                                                                                Jam pelatihan
                                                                                Training hours
                           total karyawan I total employees



                                                                              Rata-Rata Jam Pelatihan
                                                                              Average Training Hours

                perempuan | women                      laki-laki | men



                perempuan | women                      laki-laki | men




                                           karyawan lokal di 2025
                     atau | or             local employees in 2025




           Keselamatan dan Kesehatan Kerja
           Occupational Health and Safety




           Pemberdayaan Masyarakat
           Community Empowerment




                                                                                   dengan kategori Baik
                                                                                   score in the Good category




                                                                               pengaduan masyarakat diselesaikan
                                                                               of community grievances resolved




                                                                               nilai pengadaan kepada pemasok lokal
                                                                               of procurement value was allocated to
                                                                               local suppliers
Page 9
2025 Sustainability Performance Highlights | Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                              9




Kinerja Tata Kelola
Governance Performance
Page 10
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                     10




Pesan Direksi [POJK-D.1][GRI 2-22]
Message from the Board of Directors
Page 11
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                        11




Para Pemangku Kepentingan yang Terhormat,                       Dear Respected Stakeholder,
Tahun 2025 menjadi periode penting bagi CITA dalam              The year 2025 marked an important milestone for CITA
memperkuat fondasi tata kelola, disiplin operasional, dan       in strengthening its governance foundation, operational
arah pertumbuhan jangka panjang di tengah dinamika              discipline, and long-term growth direction amid the
industri bauksit nasional. Percepatan agenda hilirisasi bijih   evolving dynamics of Indonesia’s bauxite industry. The
bauksit, dinamika pasar, dan meningkatnya ekspektasi            acceleration of bauxite downstreaming initiatives, shifting
terhadap praktik usaha yang bertanggung jawab                   market conditions, and rising expectations for responsible
mendorong Perusahaan untuk memastikan bahwa setiap              business practices have driven the Company to ensure
langkah pertumbuhan dijalankan secara terukur dan               that every step of its growth is carried out in a measured
sejalan dengan prinsip keberlanjutan.                           manner and aligned with sustainability principles.

Indonesia memiliki peran strategis dalam rantai nilai           Indonesia holds a strategic role in the downstream
hilirisasi bauksit dan aluminium. Namun, perkembangan           value chain of bauxite and aluminum. However, these
tersebut juga diiringi tantangan, termasuk penyesuaian          developments are accompanied by challenges, including
rantai pasok domestik, dan peningkatan tuntutan                 domestic supply chain adjustments and the rising demand
akuntabilitas yang semakin tinggi pada aspek lingkungan,        for higher accountability across environmental, social,
sosial, dan tata kelola. Dalam konteks ini, CITA berfokus       and governance aspects. In this context, CITA focuses on
pada penguatan sistem melalui peningkatan kepatuhan,            strengthening its systems by enhancing compliance and
serta pengendalian risiko sebagai dasar bagi pertumbuhan        risk management as the foundation for more sustainable
yang lebih berkelanjutan.                                       growth.

Sepanjang 2025, Perusahaan melakukan berbagai                   Throughout 2025, the Company undertook various
pembenahan internal melalui penguatan standar                   internal improvements by reinforcing operational
operasional, peningkatan pengawasan, dan penyelarasan           standards, enhancing oversight, and aligning management
sistem pengelolaan pada aspek keselamatan, lingkungan,          systems across safety, environmental, and governance
dan tata kelola. Beroperasinya kembali Site Sandai turut        aspects. The resumption of operations at the Sandai
meningkatkan kapasitas produksi, yang diiringi dengan           Site also contributed to increased production capacity,
upaya menjaga agar peningkatan aktivitas tetap berada           accompanied by efforts to ensure that the increase in
dalam kendali yang memadai.                                     activities remained under appropriate control.

Bagi CITA, keberlanjutan merupakan bagian dari upaya            For CITA, sustainability is an integral part of maintaining
menjaga ketahanan bisnis dan kepercayaan pemangku               business resilience and stakeholder trust. This
kepentingan. Laporan Keberlanjutan ini tidak hanya              Sustainability Report not only presents performance
memuat capaian kinerja, tetapi juga mencerminkan proses         achievements but also reflects an ongoing process of
perbaikan yang terus berjalan.                                  continuous improvement.




           Keberlanjutan bukan hanya tentang menjaga
              kelangsungan usaha, tetapi tentang
           memastikan bahwa pertumbuhan yang kami
           capai tetap bertanggung jawab, terukur, dan
                  memberi nilai jangka panjang.
      Sustainability is not merely about maintaining business continuity, it is
      about ensuring that our growth remains responsible, measurable, and
                        capable of delivering long-term value.
Page 12
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                       12



Kinerja Operasional dan Ketahanan Bisnis                     Operational Performance and Business
[POJK-D.1B]
                                                             Resilience [POJK-D.1B]
CITA menjaga kesinambungan rantai nilai melalui stabilitas   CITA maintained the continuity of its value chain through
pasokan kepada entitas asosiasi, PT Well Harvest Winning     stable supply to its associate entity, PT Well Harvest
Alumina Refinery (WHW). Pada 2025, Perusahaan                Winning Alumina Refinery (WHW). In 2025, the Company
mencatat pendapatan sebesar Rp2.687,17 miliar dengan         recorded revenue of IDR 2,687.17 billion, with a production
volume produksi 4,71 juta WMT MGB. Posisi keuangan           volume of 4.71 million WMT of MGB. Its financial position
tetap terjaga, tercermin dari arus kas operasional yang      remained sound, as reflected in positive operating cash
tetap positif. Nilai ekonomi yang didistribusikan mencapai   flows. The total economic value distributed reached IDR
Rp3.863,67 miliar, meningkat 31,4% dibandingkan tahun        3,863.67 billion, representing a 31.4% increase compared
sebelumnya.                                                  to the previous year.


Penguatan Strategi Keberlanjutan dan Tata                    Strengthening Sustainability Strategy and
Kelola [POJK-D.1A, D.1C, E.5]                                Governance [POJK-D.1A, D.1C, E.5]
Arah keberlanjutan CITA dijalankan melalui peta jalan yang   CITA’s sustainability direction is implemented through a
terbagi ke dalam tiga fase, yaitu transformasi, penciptaan   roadmap structured into three phases: transformation,
nilai, dan inovasi terdepan yang berfokus pada sembilan      value creation, and leading innovation, focusing on nine
target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Pada 2025,          Sustainable Development Goals. In 2025, the Company
fokus Perusahaan diarahkan pada fase transformasi            concentrated on the transformation phase by aligning
melalui penyelarasan sistem, penguatan kepatuhan dan         systems, strengthening compliance and controls, and
pengendalian, serta perbaikan tata kelola pelaksanaan        improving governance implementation, including risk
termasuk pengelolaan risiko sebagai fondasi bagi kinerja     management, as the foundation for more consistent
keberlanjutan yang lebih konsisten pada fase berikutnya.     sustainability performance in the subsequent phases.

Berbagai risiko yang dapat memengaruhi keberlanjutan         Various risks that may affect sustainability across economic,
pada aspek ekonomi, lingkungan, sosial, operasional, dan     environmental, social, operational, and compliance aspects
kepatuhan dipertimbangkan sebagai bagian dari kerangka       are considered as part of the Company’s risk management
manajemen risiko Perusahaan, serta diidentifikasi dan        framework, and are identified and monitored periodically
dipantau secara berkala untuk memastikan respons yang        to ensure appropriate responses to their potential impacts.
tepat terhadap potensi dampaknya. Di saat yang sama,         At the same time, the Company views sustainability as
Perusahaan melihat keberlanjutan sebagai peluang             an opportunity to strengthen competitiveness and long-
untuk memperkuat daya saing dan prospek usaha                term business prospects, in line with the advancement of
jangka panjang, seiring penguatan hilirisasi, kebutuhan      downstreaming, the growing need for more responsible
akan rantai pasok mineral yang lebih bertanggung             mineral supply chains, and increasing expectations for
jawab, dan meningkatnya ekspektasi terhadap praktik          good business and mining practices. These opportunities
usaha dan pertambangan yang baik. Peluang tersebut           are leveraged through the strengthening of operational
dimanfaatkan melalui penguatan standar operasional,          standards, enhancement of governance, and the
peningkatan tata kelola, serta penyesuaian praktik bisnis    adjustment of business practices to align with market and
agar selaras dengan tuntutan pasar dan pemangku              stakeholder expectations. The Company also recognizes
kepentingan. Perusahaan juga menyadari masih terdapat        that challenges remain, particularly in strengthening
tantangan, terutama dalam penguatan sistem, konsistensi      systems, ensuring consistency in implementation, and
implementasi, dan peningkatan kapasitas organisasi,          enhancing organizational capacity, all of which are
yang terus dibenahi secara bertahap. Integritas tetap        being addressed progressively. Integrity remains a
menjadi landasan dalam menjalankan usaha, seperti            fundamental principle in conducting business, reflected in
melalui penerapan kebijakan kode etik, antikorupsi, dan      the implementation of policies on code of conduct, anti-
anti pencucian uang, seleksi pemasok, dan penerapan          corruption and anti-money laundering, supplier selection,
sistem pelaporan pelanggaran. Sepanjang 2025, terdapat       and whistleblowing systems. Throughout 2025, several
beberapa aspek perizinan dan kepatuhan yang masih            permitting and compliance aspects were still undergoing
dalam proses penyesuaian, yang telah ditindaklanjuti         adjustment, which have been followed up through the
melalui penguatan pengendalian internal dan koordinasi       strengthening of internal controls and coordination with
dengan instansi terkait guna memastikan pemenuhan            relevant authorities to ensure compliance with applicable
ketentuan yang berlaku.[POJK-E.5]                            regulations.[POJK-E.5]
Page 13
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                    13



Kinerja Lingkungan [POJK-D.1B]                              Environmental Performance [POJK-D.1B]
Peningkatan aktivitas operasional seiring kembali           The increase in operational activities following the
beroperasinya Sandai pada 2025 turut mendorong              resumption of Sandai’s operations in 2025 contributed to
kenaikan konsumsi energi, air, serta emisi dan limbah       higher energy and water consumption, as well as increased
secara absolut dibandingkan tahun sebelumnya. Namun,        emissions and waste in absolute terms compared to
kinerja tersebut masih berada di bawah baseline tahun       the previous year. However, this performance remains
2022. Perusahaan terus memperkuat pengendalian dan          below the baseline set in 2022. The Company continues
pemantauan lingkungan untuk memastikan pengelolaan          to strengthen environmental control and monitoring to
dampak dilakukan secara konsisten sesuai ketentuan.         ensure that impact management is consistently carried
Hingga akhir tahun, Perusahaan juga melaksanakan            out in accordance with regulations. By the end of the year,
reklamasi dan revegetasi progresif pada area bekas          the Company also implemented progressive reclamation
tambang sebagai bagian dari upaya pemulihan lahan           and revegetation on former mining areas as part of
pascatambang, disertai pemantauan lingkungan yang           post-mining land restoration efforts, with environmental
dilakukan secara konsisten sesuai standar yang berlaku.     monitoring being conducted consistently according to
                                                            applicable standards.
Kami memahami bahwa kinerja lingkungan pada sektor
pertambangan sangat dipengaruhi oleh intensitas operasi     We understand that environmental performance in the
dan karakteristik kegiatan produksi. Namun demikian, arah   mining sector is significantly influenced by the intensity
jangka panjang kami tetap jelas, yaitu memperkuat sistem    of operations and production activities. Nevertheless, our
pengelolaan lingkungan, meningkatkan kedisiplinan           long-term direction remains clear, which is to strengthen
implementasi, dan memastikan bahwa pertumbuhan              the environmental management system, improve the
operasi berjalan seiring dengan pengendalian dampak         discipline of implementation, and ensure that operational
yang bertanggung jawab.                                     growth progresses in line with responsible impact control.


Kinerja Sosial, Keselamatan Kerja, dan                      Social Performance, Occupational Safety, and
Kontribusi kepada Masyarakat                                Contribution to the Community
CITA memandang kinerja sosial sebagai fondasi               CITA views social performance as a crucial foundation
penting bagi keberlanjutan operasi. Hal ini diwujudkan      for operational sustainability. This is manifested through
melalui upaya membangun tempat kerja yang aman,             efforts to create a safe and inclusive workplace, employee
inklusif, pengembangan kompetensi karyawan, serta           competency development, and community empowerment,
pemberdayaan masyarakat, termasuk penyerapan                including the absorption of local labor. A total of 63%
tenaga kerja lokal. Sebanyak 63% karyawan berasal dari      of employees are from West Kalimantan, reflecting the
Kalimantan Barat, mencerminkan komitmen Perusahaan          Company’s commitment to providing broad employment
dalam memberikan kesempatan kerja yang luas bagi            opportunities for local communities while supporting
masyarakat lokal sekaligus mendukung pengembangan           regional human capital development. Throughout 2025,
sumber daya manusia di daerah. Sepanjang 2025,              the Company strengthened the implementation of the
Perusahaan memperkuat implementasi Sistem Manajemen         Mining Safety Management System (SMKP) and increased
Keselamatan Pertambangan (SMKP) dan peningkatan             occupational health and safety (OHS) training. We
pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Kami        maintained zero fatalities across all operational areas and
mempertahankan nol fatalitas di seluruh area operasional    achieved a 42.9% reduction in contractor work-related
disertai dengan penurunan tingkat kecelakaan kerja          accidents compared to 2024.
kontraktor hingga 42,9% dibandingkan tahun 2024.

Di luar area operasional, kami juga terus berupaya          Beyond operational areas, we also continue to
memastikan bahwa kehadiran Perusahaan memberikan            ensure that the Company’s presence brings tangible
manfaat yang nyata bagi masyarakat. Pada 2025, program      benefits to the community. In 2025, CITA’s community
pemberdayaan masyarakat CITA telah menjangkau 21 desa,      empowerment programs reached 21 villages, covering
mencakup program akses air bersih, layanan kesehatan,       clean water access, healthcare services, education, MSME
pendidikan, penguatan UMKM, infrastruktur, serta            empowerment, infrastructure development, and local
pengembangan ekonomi lokal. Investasi sosial meningkat      economic development. Social investment increased by
84,2% dibandingkan 2024 menjadi Rp8,64 miliar, dengan       84.2% compared to 2024, reaching IDR 8.64 billion, with
fokus pada program prioritas yang disusun berdasarkan       a focus on priority programs based on community needs
kebutuhan masyarakat dan konteks wilayah. Bagi kami,        and regional context. For us, these numbers are not just
angka-angka tersebut bukan sekadar indikator kinerja. Di    performance indicators. Behind them is a process of
baliknya, terdapat proses membangun kepercayaan, dan        building trust and ensuring that the Company’s presence
memastikan bahwa keberadaan Perusahaan memberikan           contributes meaningfully to the Local Community.
kontribusi yang relevan bagi masyarakat sekitar.
Page 14
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                14




Apresiasi dan Arah ke Depan                                            Appreciation and the Way Forward
Kami menyadari bahwa keberlanjutan merupakan                           We recognize that sustainability is a long-term journey that
perjalanan jangka panjang yang membutuhkan                             requires consistency and collaboration. The achievements
konsistensi, dan kolaborasi. Capaian tahun 2025 menjadi                of 2025 serve as a critical foundation for CITA to continue
fondasi penting bagi CITA untuk terus memperkuat                       strengthening business resilience, enhancing operational
ketahanan bisnis, meningkatkan kualitas pengelolaan                    management quality, and increasing contributions to the
operasional, dan memperbesar kontribusi bagi ekonomi,                  economy, environment, and society.
lingkungan, dan masyarakat.

Atas nama Direksi, kami menyampaikan apresiasi kepada                  On behalf of the Board of Directors, we express our
seluruh pemangku kepentingan atas kepercayaan dan                      appreciation to all stakeholders for their trust and
dukungan yang diberikan ke depan, CITA akan terus                      support. Moving forward, CITA will continue to strengthen
memperkuat kinerja keberlanjutan yang terukur agar                     measurable sustainability performance to ensure
dapat terus tumbuh secara bertanggung jawab dan                        responsible growth and provide added value to the Local
memberi nilai tambah bagi Masyarakat sekitar.                          Community.




                                                       Jakarta, 20 April 2026
                                                      Jakarta, April
                                                         Jakarta,    20th,
                                                                  April    2026
                                                                        2026

                                          Atas Nama Direksi PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                 On behalf of the Board of Directors of PT Cita Mineral Investindo Tbk




                                                     Harry Kesuma Tanoto
                                               Direktur
                                               DirekturUtama
                                                        UtamaIIPresident
                                                               PresidentDirectors
                                                                         Director
Page 15
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                   15




                                 SURAT PERNYATAAN
                                            STATEMENT LETTER
              SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN KEBERLANJUTAN
                      PT CITA MINERAL INVESTINDO TBK TAHUN BUKU 2025

                   STATEMENT OF RESPONSIBILITY FOR THE SUSTAINABILITY REPORT OF
                        PT CITA MINERAL INVESTINDO TBK FINANCIAL YEAR 2025


   Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa seluruh informasi dalam Laporan
  Keberlanjutan PT Cita Mineral Investindo Tbk Tahun Buku 2025 telah dimuat secara lengkap dan
              bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Keberlanjutan ini.

  We, the undersigned, hereby declare that all information contained in the Sustainability Report of
 PT Cita Mineral Investindo Tbk for the 2025 fiscal year has been fully disclosed, and we accept full
             responsibility for the accuracy of the contents of this Sustainability Report.




                                                 Jakarta, 20 April 2026
                                                Jakarta, April
                                                   Jakarta,    20th,
                                                            April    2026
                                                                  2026

                                Atas nama Direksi PT Cita Mineral Investindo Tbk
                       On behalf of the Board of Directors of PT Cita Mineral Investindo Tbk




                                            Harry Kesuma Tanoto
                                    DirekturUtama
                                    Direktur UtamaIIPresident
                                                    PresidentDirectors
                                                              Director
Page 16

          
Page 17
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                         17




Sekilas Perusahaan
Company Overview
PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) pertama kali             PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) was originally
didirikan pada tanggal 27 Juni 1992 dengan nama awal PT        established on 27 June 1992 under the name PT Cipta
Cipta Panelutama dengan fokus bisnis bergerak di industri      Panelutama, with initial business activities focused on
panel dan furnitur. Langkah besar diambil perusahaan           the panel and furniture industry rather than mining. A
pada 20 Maret 2002, di mana PT Cipta Panelutama resmi          major milestone was achieved on 20 March 2002, when
mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan         the Company was officially listed on the Indonesia Stock
bertransformasi menjadi perusahaan terbuka bernama PT          Exchange (IDX) and became a publicly listed entity under
Cipta Panelutama Tbk dengan ticker CITA. Tahun 2007            the name PT Cipta Panelutama Tbk, with the ticker symbol
menjadi tonggak perubahan total arah bisnis (pivoting)         CITA. In 2007, the Company underwent a significant
perusahaan, dari yang semula bergerak di industri              strategic transformation, marking a complete shift in its
perkayuan menjadi fokus ke sektor pertambangan bauksit         business direction from the timber industry to the bauxite
yang dikenal sekarang. Pada 14 Mei 2007 Perusahaan pun         mining sector, which remains its core business today.
mengubah namanya menjadi PT Cita Mineral Investindo            Subsequently, on 14 May 2007, the Company formally
Tbk.                                                           changed its name to PT Cita Mineral Investindo Tbk.

CITA memiliki area operasional pertambangan bauksit            CITA operates bauxite mining areas in Ketapang Regency,
yang beroperasi di Kabupaten Ketapang, Kalimantan              West Kalimantan. The Company’s mining activities are
Barat. Kegiatan penambangan Perusahaan terutama                primarily located in Air Upas District and Sandai District.
berlokasi di Kecamatan Air Upas dan Kecamatan Sandai.          In response to the government’s bauxite export ban policy
Sebagai respons terhadap kebijakan larangan ekspor             issued in June 2023, CITA made operational adjustments
bauksit oleh pemerintah pada Juni 2023, CITA melakukan         by temporarily suspending mining activities in Sandai
penyesuaian      operasional      dengan    menghentikan       District in the same year. After undertaking business
sementara aktivitas penambangan di Kecamatan Sandai            strategy adjustments and considering developments in
di tahun yang sama. Setelah melalui penyesuaian strategi       industry conditions, operations in the area resumed in
bisnis dan mempertimbangkan perkembangan kondisi               mid-2025.
industri, operasional di areal tersebut kembali dilanjutkan
pada pertengahan tahun 2025.

Hingga saat ini, CITA dan entitas anak dikenal sebagai salah   At present, CITA and its subsidiaries are recognized as
satu perusahaan tambang bauksit terbesar di Indonesia          one of the largest bauxite mining companies in Indonesia
serta memainkan peran strategis dalam pengembangan             and play a strategic role in the development of the national
industri pengolahan bauksit nasional. Pada tahun 2013,         bauxite processing industry. In 2013, CITA, together with
CITA bersama China Hongqiao Group Limited Co. dari             China Hongqiao Group Limited Co. from China and other
Tiongkok dan mitra lainnya membentuk perusahaan                partners, established a joint venture company, PT Well
patungan, yaitu PT Well Harvest Winning Alumina Refinery       Harvest Winning Alumina Refinery (WHW), to develop
(WHW) untuk mengembangkan fasilitas pengolahan dan             a Smelter Grade Alumina (SGA) processing and refining
pemurnian Smelter Grade Alumina (SGA) di Ketapang,             facility in Ketapang, West Kalimantan. The development
Kalimantan Barat. Pembangunan fasilitas tersebut               of this facility represents a strategic step to enhance the
merupakan langkah strategis untuk meningkatkan nilai           value-added of bauxite minerals through the development
tambah mineral bauksit melalui pengembangan industri           of the domestic processing industry.
pengolahan domestik.

Fasilitas pemurnian tersebut mulai beroperasi pada tahun       The refining facility commenced operations in 2016
2016 dan menjadi produsen SGA pertama di Indonesia.            and became the first SGA producer in Indonesia. WHW,
WHW yang memiliki kapasitas produksi mencapai 2                which has a production capacity of up to 2 million tons
juta ton per tahun, juga tercatat sebagai produsen SGA         per year, is also recognized as the largest SGA producer
terbesar di kawasan ASEAN, menyalurkan produk SGA              in the ASEAN region, supplying SGA products to both
ke pasar domestik maupun ekspor. Kehadiran fasilitas ini       domestic and export markets. The establishment of this
menandai transformasi penting bagi CITA, dari Perusahaan       facility marked a significant transformation for CITA, from a
pertambangan bauksit menjadi bagian dari rantai nilai          bauxite mining company into part of the national alumina
industri alumina nasional.                                     industry value chain.
Page 18
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                       18




Identitas Perusahaan [POJK-C.4] [GRI 2-1, 2-6]
Company Identity



       Nama Perusahaan
                                               PT Cita Mineral Investindo Tbk
       Company Name

       Tanggal Pendirian                       27 Juni 1992
       Date of Establishment                   June 27, 1992

       Tanggal Pencatatan di Bursa Efek        20 Maret 2002
       Listed on the Indonesia Stock           March 20, 2002
       Exchange (IDX)e

       Kode Saham
                                               CITA
       Stock Code

       Modal Dasar
                                               Rp1.348.000.000.000
       Authorized Capital

       Modal Ditempatkan dan Disetor
                                               Rp396.036.125.000
       Issued and Paid-up Capital

       Kegiatan Usaha dan Produk               Proses penambangan dan pengolahan bauksit untuk menghasilkan
       Business Activities and Products        Metallurgical Grade Bauxite (MGB)
                                               Bauxite mining and processing to produce Metallurgical Grade Bauxite
                                               (MGB)

       Negara Beroperasi
                                               Indonesia
       Country of Operation

       Area Operasional                        Kecamatan Air Upas dan Kecamatan Sandai Kabupaten Ketapang,
       Operational Areas                       Kalimantan Barat
                                               Air Upas District and Sandai District, Ketapang Regency, West
                                               Kalimantan

       Jenis Pasar yang Dilayani               Lokasi: Pasar Dalam Negeri             Location: Domestic Market
       Type of Market Served                   Sektor: Industri Pengolahan            Sector: Processing Industry
                                               Jenis Pelanggan: Industri              Customer Type: Industrial

       Jumlah Karyawan                         882 Orang
       Number of Employees                     882 People

       Alamat dan Kontak Perusahaan [POJK-C.2]
       Company Address and Contact

       Alamat Kantor Pusat                     Gedung Bank Panin lantai 2 Jl.         Panin Bank Building, 2nd Floor
       Head Office Address                     Jend Sudirman Kav 1 – Senayan          Jl. Jend. Sudirman Kav. 1 –
                                               Jakarta Pusat 10270, Indonesia         Senayan Central Jakarta 10270,
                                                                                      Indonesia

       Kontak Perusahaan                             Telepon | Telephone: (021)-7251344
       Company Contact                               Fax: (021)-72789885
                                                     Website: www.citamineral.com
                                                     Email: corsec@citamineral.com
Page 19
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                         19




Visi, Misi, Nilai-nilai Inti Perusahaan [POJK-C.1]
Vision, Mission, and Core Values of the Company



                    Visi
                    Vision

                    Menjadi Produsen Bauksit dan Alumina
                    terkemuka di Indonesia.
                    To become a leading bauxite and alumina producer in Indonesia.



                    Misi
                    Vision
                        Mengelola sumber daya bauksit secara optimal.
                        To optimally manage bauxite resources.
                        Menerapkan good mining practices.
                        To implement good mining practices.
                        Berkomitmen untuk menerapkan Kebijakan K3LH (Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Lingkungan
                        Hidup) yang bertanggung jawab.
                        To commit to the implementation of responsible HSE (Health, Safety, and Environment) policies.
                        Melakukan harmonisasi antara daya dukung lingkungan dan masyarakat setempat.
                        To harmonize environmental carrying capacity with local communities.
                        Meningkatkan nilai bagi pemegang saham.
                        To enhance value for shareholders.




                    Nilai-Nilai Perusahaan
                    Corporate Values
Page 20
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                               20




Peta Area Operasional [POJK-C.3D]
Map of Operational Areas
Area utama pertambangan bauksit berlokasi di Kecamatan     The main bauxite mining areas are located in Air Upas
Air Upas dan Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang,         District and Sandai District, Ketapang Regency, West
Kalimantan Barat, dengan kantor pusat di Jakarta.          Kalimantan, with the Company’s head office in Jakarta.
Sementara itu, fasilitas pemurnian SGA yang dioperasikan   Meanwhile, the SGA refining facility—operated by PT Well
WHW juga berlokasi di wilayah yang sama, yaitu di          Harvest Winning Alumina Refinery (WHW)—is also located
Kabupaten Ketapang, dengan kantor pusat Perusahaan         in the same region in Ketapang Regency, with its head
berlokasi di Jakarta.                                      office based in Jakarta.
Page 21
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                 21




Komposisi Pemegang Saham [POJK-C.3C] [GRI 2-1]
Shareholding Composition
Perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 20     The Company has been listed on the Indonesia Stock
Maret 2002 dengan kode saham CITA. Pada tahun 2025       Exchange since March 20, 2002, under the stock code
komposisi kepemilikan saham PT Harita Jayaraya sebesar   CITA. As of 2025, the shareholding composition consists
60,5%, Glencore International Investment Ltd. sebesar    of PT Harita Jayaraya at 60.5%, Glencore International
31,6%, dan publik sebesar 7,9%.                          Investment Ltd. at 31.6%, and public shareholders at 7.9%.




                            Publik | Public




         Glencore
       International




                                                                                  PT Harita Jayaraya


Selain itu, CITA juga memegang kepemilikan saham         In addition, CITA holds a 30% ownership interest in
perusahaan sebesar 30% di PT Well Harvest Winning        PT Well Harvest Winning (WHW) Alumina Refinery. For
(WHW) Alumina Refinery. Sebagai informasi tambahan,      further information, the corporate structure as well as
struktur korporasi serta data keuangan yang mencakup     financial data, including the consolidated data of CITA and
konsolidasi data CITA dan segenap entitas anak tidak     its indirect subsidiaries, can be found in the CITA 2025
langsung bisa dilihat di Laporan Tahunan CITA 2025.      Annual Report.
Page 22
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                    22




Rantai Nilai
Value Chain
Selain      mengoperasikan        pertambangan,       melalui   In addition to operating mining activities, through its
kemitraannya dengan WHW, CITA telah mengembangkan               partnership with WHW, CITA has developed an increasingly
model bisnis yang semakin berkesinambungan. Ekspansi            sustainable business model. This expansion of the value
rantai nilai ini tidak hanya memperkuat posisi CITA dalam       chain not only strengthens CITA’s position in the bauxite
industri bauksit dan alumina, tetapi juga menciptakan nilai     and alumina industry, but also creates economic and
ekonomi dan sosial melalui penciptaan lapangan kerja,           social value through job creation, enhancement of local
peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal, kontribusi           workforce competencies, fiscal contributions to the
fiskal bagi pemerintah, serta membawa manfaat jangka            government, and the delivery of long-term benefits to
panjang bagi masyarakat.[GRI 2-6, 3-3, 203-2, 14.9.4]           communities.[GRI 2-6, 3-3, 203-2, 14.9.4]




   Bauksit adalah batuan sedimen yang
   mengandung aluminium serta mineral
   lain seperti silika. Bauksit kemudian
   dicuci, dikeringkan, dan dicampur
   untuk menghasilkan Metallurgical
   Grade Bauxite (MGB). MGB
   mengandung sekitar 45-53%
   aluminium.

   Bauxite is a sedimentary rock
   containing aluminum as well as other
   minerals such as silica. The bauxite is
   then washed, dried, and blended to
   produce Metallurgical Grade Bauxite
   (MGB). MGB contains approximately
   45–53% aluminum.

   PT. Cita Mineral Investindo Tbk dan
   entitas anak
   PT Cita Mineral Investindo Tbk and
   its subsidiaries




                                                                                    Catatan: Tahapan downstream tidak termasuk
                                                                                    dalam lingkup CITA dan disajikan hanya untuk
                                                                                    memberikan gambaran rantai nilai bauksit.
                                                                                    Note: Downstream stages are not within CITA’s
                                                                                    scope and are presented solely to provide an
                                                                                    overview of the bauxite value chain.
Page 23
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                             23




      Keterlibatan Pemasok dalam Rantai Nilai [POJK-B.1E][GRI 204-1, 14.9.5]
      Supplier Engagement in the Value Chain

      CITA mengedepankan kemitraan dengan pemasok                CITA prioritizes partnerships with local suppliers as
      lokal sebagai bagian dari upaya memperkuat rantai          part of its efforts to strengthen the supply chain and
      pasok serta mendorong pertumbuhan ekonomi                  support regional economic development. In 2025,
      daerah. Pada tahun 2025, CITA bekerja sama dengan          the Company collaborated with 28 local suppliers,
      28 pemasok lokal dengan nilai pengadaan sebesar            with a total procurement value of IDR 170.71 billion,
      Rp170,71 miliar atau sekitar 71% dari total pengadaan      representing approximately 71% of total procurement
      tahun berjalan.                                            during the reporting year.

      Seluruh proses pengadaan diawali dengan seleksi            All procurement activities begin with a structured
      pemasok yang mengacu pada Kebijakan Seleksi dan            supplier selection process guided by the Selection and
      Peningkatan Kemampuan Pemasok untuk memastikan             Capacity Development Policy for Suppliers or Vendors,
      proses yang kompetitif, transparan, adil, dan akuntabel.   ensuring that procurement practices are competitive,
      Pada tahap ini, pemasok harus memenuhi persyaratan         transparent, fair, and accountable. At this stage,
      legalitas, keahlian, kemampuan teknis, serta integritas    suppliers are required to meet strict criteria, including
      yang tinggi.                                               legal compliance, technical expertise, operational
                                                                 capability, and high integrity standards.

      Selanjutnya, pemasok terpilih akan melalui proses          Selected suppliers subsequently undergo periodic
      evaluasi kinerja secara berkala, yang dilakukan untuk      performance evaluations to assess the quality of
      menilai kesesuaian kualitas barang dan jasa terhadap       goods and services against the Company’s established
      standar yang ditetapkan Perusahaan serta memastikan        standards and to ensure compliance with service
      pemenuhan persyaratan layanan.                             requirements.

      Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam           The results of these evaluations serve as the basis for
      upaya peningkatan kapasitas pemasok, sehingga              supplier capacity development initiatives, enabling
      CITA dapat terus mendorong perbaikan kinerja dan           CITA to continuously improve supplier performance
      memperkuat hubungan kemitraan jangka panjang               and strengthen long-term, collaborative partnerships.
      dengan para pemasok.

      Informasi lebih lanjut terkait kebijakan ini tersedia di   Further information regarding this policy is available on
      situs resmi CITA https://citamineral.com/policies.         CITA’s official website https://citamineral.com/policies.




Kinerja Bisnis & Kontribusi Ekonomi
Business Performance & Economic Contribution
Kinerja Bisnis [POJK-B.1A, B.1B, B.1C, F.2]                        Business Performance [POJK-B.1A, B.1B, B.1C, F.2]
CITA mengelola kinerja ekonomi dan operasional dengan              CITA manages its economic and operational performance
fokus pada peningkatan efisiensi, keberlanjutan rantai             with a focus on improving efficiency, supply chain
pasok, serta kepatuhan terhadap kebijakan hilirisasi               sustainability, and compliance with the national aluminum
mineral aluminium nasional. Pendekatan ini semakin                 mineral downstreaming policy. This approach was further
diperkuat di 2025 dan menjadi landasan bagi perusahaan             strengthened in 2025 and serves as a foundation for
dalam menjaga kesinambungan usaha, meningkatkan                    the Company to maintain business continuity, enhance
nilai tambah bauksit, dan memperkuat ketahanan bisnis di           the value-added of bauxite, and strengthen business
tengah dinamika industri aluminium.                                resilience amid the dynamics of the aluminum industry.

Sebagai bagian dari ekosistem hilirisasi mineral di                As part of Indonesia’s mineral downstreaming ecosystem,
Indonesia, perusahaan berfokus pada optimalisasi                   the Company focuses on optimizing production,
produksi, penguatan kemitraan dengan PT Well Harvest               strengthening its partnership with PT Well Harvest Winning
Winning Alumina Refinery (WHW), serta peningkatan                  Alumina Refinery (WHW), and improving the effectiveness
Page 24
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                     24



efektivitas pengelolaan operasional guna mendukung           of operational management to support a sustainable
pasokan bahan baku alumina secara berkelanjutan.             supply of alumina raw materials.

Pada tahun 2025, target produksi MGB ditetapkan              In 2025, the MGB production target was set at 6.74 million
sebesar 6,74 juta WMT, dengan realisasi mencapai             WMT, with actual realization reaching 4.70 million WMT or
4,70 juta WMT atau 69,74% dari target. Kinerja produksi      69.74% of the target. Production performance was primarily
terutama ditopang oleh Site Air Upas yang mencapai 4,47      supported by the Air Upas site, which reached 4.47 million
juta WMT atau 94,95% dari target, sementara realisasi        WMT or 94.95% of its target, while production realization
produksi di Site Sandai tercatat sebesar 227.858 WMT         at the Sandai site was recorded at 227,858 WMT or 11.25%
atau 11,25% dari target. Belum tercapainya target produksi   of its target. The overall production target was not fully
secara keseluruhan terutama dipengaruhi oleh belum           achieved mainly due to the not yet optimal absorption of
optimalnya penyerapan hasil produksi karena jumlah           production output, as the number of operating alumina
pabrik pemurnian alumina yang telah beroperasi masih         refining plants remains limited. This condition has resulted
terbatas. Kondisi ini menyebabkan produksi di Site Sandai    in production at the Sandai site not being maximized. To
belum dapat dimaksimalkan. Hingga saat ini, sebagian         date, the majority of the Company’s production has been
besar hasil produksi Perusahaan disalurkan ke WHW.           supplied to WHW.

Meskipun output produksi lebih rendah, Perusahaan            Despite lower production output, the Company recorded
membukukan nilai penjualan sebesar Rp2.687,16 miliar,        sales of Rp2,687.16 billion, an increase of 12.6% compared
meningkat 12,6% dibandingkan tahun 2024. Penjualan           to 2024. Net sales in 2025 rose in line with the increase in
bersih tahun 2025 meningkat seiring kenaikan volume          sales volume from 3.65 million DMT in 2024 to 3.82 million
penjualan dari 3,65 juta DMT pada 2024 menjadi 3,82 juta     DMT. The base price of MGB remained relatively stable
DMT. Harga dasar MGB relatif stabil di USD38 per DMT,        at USD38 per DMT, higher than the early 2024 range of
lebih tinggi dibandingkan awal 2024 di kisaran USD36–        USD36–USD37 per DMT, and was further supported by a
USD37 per DMT, serta didukung oleh nilai tukar yang lebih    stronger exchange rate throughout 2025.
tinggi sepanjang 2025.

Perusahaan mencatat laba bersih sebesar Rp2.399,06           In 2025, the Company reported net profit of IDR 2,399.06
miliar pada 2025, turun 3,6% dibandingkan 2024,              billion, down 3.6% compared to 2024, primarily due to
terutama akibat menurunnya bagian laba bersih entitas        lower earnings contributions from associates as alumina
asosiasi seiring normalisasi harga jual alumina setelah      prices normalized following the earlier increase driven
sebelumnya meningkat karena gejolak politik global.          by global geopolitical tensions. This decline was partly
Dampak tersebut sebagian diredam oleh peningkatan            mitigated by margin expansion supported by higher sales
marjin seiring kenaikan penjualan serta penurunan beban      and lower administrative expenses.
administrasi.

Perusahaan secara berkala memantau kinerja keuangan          The Company periodically monitors its financial
melalui evaluasi pendapatan, struktur aset dan liabilitas,   performance through the evaluation of revenue, asset
serta capaian produksi. Upaya peningkatan kinerja            and liability structure, as well as production achievements.
dilakukan melalui efisiensi biaya, penguatan koordinasi      Efforts to improve performance are carried out through
rantai pasok, serta penjajakan peluang kerja sama            cost efficiency measures, strengthened supply chain
penjualan dan hilirisasi lanjutan untuk mendukung            coordination, and the exploration of sales collaboration
keberlanjutan usaha jangka panjang.                          and further downstreaming opportunities to support long-
                                                             term business sustainability.
Page 25
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                       25


Skala Ekonomi PT Cita Mineral Investindo Tbk [POJK-C.3A][GRI 2-1, 2-7]
Economic Scale of PT Cita Mineral Investindo Tbk




Rincian informasi terkait skala ekonomi CITA dapat dilihat   Detailed information regarding CITA’s economic scale can
pada halaman 147.                                            be found on page 147.




Kontribusi Ekonomi [GRI 3-3, 14.9.1]                         Economic Contribution [GRI 3-3, 14.9.1]
Kontribusi ekonomi merupakan nilai ekonomi yang telah        Economic contribution represents the economic value
dihasilkan dan didistribusikan oleh perusahaan. Selama       generated and distributed by the Company. In 2025, the
tahun 2025, Perusahaan mendistribusikan nilai ekonomi        Company distributed economic value amounting to IDR
sebesar Rp3.863,67 miliar kepada para pemangku               3,863.67 billion to its stakeholders. This value was primarily
kepentingan. Nilai tersebut terutama disalurkan melalui      distributed through operating expenses, payments to
beban usaha, pembayaran kepada pemegang saham,               shareholders, contributions to the government, employee
kontribusi kepada pemerintah, gaji dan tunjangan             salaries and benefits, as well as investments in community
karyawan, serta investasi untuk komunitas. Kontribusi        development. This economic contribution reflects the
ekonomi ini mencerminkan peran Perusahaan dalam              Company’s role in supporting both local and national
mendukung perekonomian lokal dan nasional. Sepanjang         economies. Throughout the 2025 reporting year, CITA did
tahun pelaporan 2025, CITA tidak menerima dukungan           not receive any financial assistance from the government
finansial dari pemerintah dalam bentuk subsidi, insentif,    in the form of subsidies, incentives, or other support.
atau bantuan lainnya. Ke depan, CITA berkomitmen untuk       Going forward, CITA remains committed to continuously
terus meningkatkan kontribusi ekonomi untuk mendukung        enhancing its economic contribution to support long-term
pertumbuhan ekonomi jangka panjang dan berkelanjutan.        and sustainable economic growth. [GRI 201-4, 14.23.3]
[GRI 201-4, 14.23.3]

                                                             In addition, in 2025, the Company allocated IDR 8.64
Selain itu, pada tahun 2025, Perusahaan mengalokasikan       billion for CSR and community development programs.
dana sebesar Rp8,64 miliar untuk program CSR dan             The utilization of these funds is monitored and reviewed
pengembangan masyarakat. Pemanfaatan dana tersebut           periodically through internal evaluation mechanisms to
dipantau dan ditinjau secara berkala melalui mekanisme       ensure the effective implementation of the programs.
evaluasi internal guna memastikan pelaksanaan program
berjalan efektif.
Page 26
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                            26



Kontribusi Ekonomi dan Nilai Ekonomi yang                         Economic Contribution and Economic Value
Dihasilkan (Rp miliar) [POJK-F.3] [GRI 201-1, 14.9.2., 14.23.2]   Generated 2025 (IDR billion) [POJK-F.3] [GRI 201-1, 14.9.2.,
                                                                  14.23.2]



Kontribusi Ekonomi dan Nilai Ekonomi yang Dihasilkan (Rp miliar)
Economic Contribution and Economic Value Generated (IDR billion)




  Pendapatan
  Revenue                                                                                                2.687,17

  Dividen dari entitas asosiasi
  Dividends from associates                                                                             1.344,08

  Pendapatan bunga
  Interest income                                                                                         64,62

  Lainnya
  Others                                                                                                  22,34




  Biaya operasional
  Operating Cost                                                                                        1.870,00

  Dividen kepada Pemegang Saham
  Dividend to Capital Shareholder                                                                       1.299,00

  Investasi untuk komunitas
  Investment in communities                                                                                8,64

  Gaji dan tunjangan karyawan
  Employee wage and benefit                                                                               181,50

  Pengeluaran kepada Pemerintah
  Contribution to Government                                                                             504,53




Rincian informasi terkait kontribusi ekonomi dan nilai            Detailed information regarding CITA’s economic
ekonomi yang dihasilkan CITA dapat dilihat pada halaman           contribution and economic value generated can be found
147. Informasi lebih lengkap mengenai kondisi keuangan            on page 147. More comprehensive information on the
dapat ditemukan dalam Laporan Keuangan Tahunan 2025.              Company’s financial condition is available in the 2025
                                                                  Annual Financial Statements.
Page 27
2025 Sustainability Highlights
                    Report | Laporan
                               | Laporan
                                     Keberlanjutan
                                         Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                    27




Keanggotaan [POJK-C.5] [GRI 2-28]
Membership
                                               Tahun 2025, CITA resmi menjadi anggota Asosiasi Bauksit Indonesia (ABI). Asosiasi
                                               dibentuk 14 Oktober 2024, sebagai wadah bagi pelaku industri bauksit nasional
                                               untuk bersinergi dan mendorong pengembangan sektor pertambangan yang
                                               kompetitif dan berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun global.
                                               In 2025, CITA officially became a member of the Indonesian Bauxite Association
                                               (ABI). The association was established on October 14, 2024, as a platform for
                                               national bauxite industry players to collaborate and promote the development of
                                               a competitive and sustainable mining sector, both at the national and global levels.




Penghargaan
Awards
Selama 2025 CITA mencatatkan sejumlah penghargaan:
Throughout 2025, CITA received several awards:



               Bisnis Indonesia Awards 2025                                      CSR & PDB Awards 2025, GOLD



                             Kategori Logam & Mineral, Aset < 10                              Kolaborasi Peremajaan Sawit Rakyat,
                             Triliun, dari Bisnis Indonesia                                   dari Kementerian Desa & ISSF
                             Metals & Minerals Category, Assets <                             Smallholder Palm Oil Replanting
                             IDR 10 trillion, from Bisnis Indonesia                           Collaboration, from the Ministry of
                                                                                              Villages & ISSF




                            BISRA 2025                                     Penghargaan Nihil Kecelakaan Kerja 2025


                             Kolaborasi Pertumbuhan Ekonomi
                             melalui Kegiatan Peremajaan Sawit                                Dari Gubernur Kalimantan Barat untuk
                             Masyarakat, dari Bisnis Indonesia                                CMI Site Air Upas
                             Economic Growth Collaboration                                    From the Governor of West
                             through Community Palm Oil                                       Kalimantan for CMI Site Air Upas
                             Replanting Programs, from Bisnis
                             Indonesia




     Penghargaan Pencegahan HIV & AIDS 2025                                Penghargaan Nihil Kecelakaan Kerja 2025



                             Dari Gubernur Kalimantan Barat untuk                             Dari Gubernur Kalimantan Barat untuk
                             CMI Site Air Upas                                                CMI Site Sandai
                             From the Governor of West                                        From the Governor of West
                             Kalimantan for CMI Site Air Upas                                 Kalimantan for CMI Site Sandai
Page 28

          
Page 29
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                     29


Pendekatan Keberlanjutan [POJK-A.1]
Sustainability Approach
CITA mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam strategi          CITA integrates sustainability into its business strategy,
bisnis, pengambilan keputusan, dan operasional untuk           decision making, and operations to create long term
menciptakan nilai jangka panjang. Pendekatan ini               value. This approach supports business growth that aligns
mendukung pertumbuhan usaha yang selaras dengan                with environmental protection, community empowerment,
perlindungan lingkungan, penguatan masyarakat, dan             and responsible governance for stakeholders.
tata kelola yang bertanggung jawab bagi pemangku
kepentingan.


Komitmen Keberlanjutan [POJK-A.1] [GRI 2-23, 2-24]
Sustainability Commitment
Komitmen keberlanjutan CITA diwujudkan melalui                 CITA’s sustainability commitment is reflected through the
penetapan kerangka dan target keberlanjutan yang menjadi       establishment of a sustainability framework and targets
acuan dalam mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial,         that guide the integration of environmental, social, and
dan tata kelola ke dalam strategi, pengambilan keputusan       governance aspects into the Company’s strategy, business
bisnis, serta operasional Perusahaan. Penetapan dan            decision making, and operations. The determination and
pengawasan atas arah keberlanjutan tersebut dilakukan          oversight of this sustainability direction are carried out
oleh manajemen, serta dikomunikasikan kepada seluruh           by management and communicated to all work units and
unit kerja dan pemangku kepentingan terkait.                   relevant stakeholders.



               Cakupan Komitmen Keberlanjutan tersebut termasuk:
               The scope of this sustainability commitment includes:
Page 30
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                  30




Arah dan Strategi Keberlanjutan [POJK-A.1][GRI 2-22, 2-23, 2-24]
Sustainability Direction and Strategy




Sejak 2022, CITA menerapkan kerangka keberlanjutan           Since 2022, CITA has implemented a sustainability
yang terdiri dari lima pilar—Care for People, Responsible    framework consisting of five pillars—Care for People,
Footprint, Climate Resilience, Ethical Governance, dan       Responsible Footprint, Climate Resilience, Ethical
Business Resilience. Lima pilar tersebut diimplementasikan   Governance, and Business Resilience—executed through
melalui peta jalan keberlanjutan dengan tiga sasaran         a sustainability roadmap with three strategic objectives:
strategis: Transformation, Value Creation, dan Leading       Transformation, Value Creation, and Leading Innovation.
Innovation. Ke depan, Perusahaan berkomitmen                 Moving forward, the Company is committed to conducting
menjalankan operasi yang adaptif terhadap tantangan          operations that are adaptive to global challenges through
global melalui penguatan kebijakan, prosedur, dan            the strengthening of policies, procedures, and regular
evaluasi berkala untuk memastikan strategi keberlanjutan     evaluations to ensure that the sustainability strategy
tetap efektif dan relevan.                                   remains effective and relevant.
Page 31
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                     31




Kerangka Kerja Keberlanjutan
Sustainability Framework
Page 32
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                            32




Topik material [GRI 3-1, 3-2]
Material Topics
CITA mengidentifikasi topik material untuk menetapkan           CITA identifies material topics to prioritize sustainability
prioritas pengelolaan keberlanjutan yang paling relevan         management issues that are most relevant to the business
bagi bisnis dan pemangku kepentingan, sekaligus                 and stakeholders, ensuring that strategies, programs,
memastikan strategi, program, serta pengungkapan                and performance disclosures are focused on the most
kinerja difokuskan pada isu-isu yang paling berdampak.          impactful issues. The material topic assessment process
Proses penilaian topik material telah dilakukan pada 2024       was conducted in 2024 through in-depth interviews with
melalui wawancara mendalam (in-depth interview) dengan          representatives of both internal and external stakeholders,
perwakilan pemangku kepentingan internal dan eksternal          including employees from various divisions, government,
yaitu karyawan lintas divisi, pemerintah, masyarakat,           communities, contractors, and customers. Stakeholders
kontraktor, dan pelanggan. Pemangku kepentingan dipilih         were selected based on their relevance and significance
berdasarkan keterkaitan serta signifikansinya terhadap          to the business activities.
kegiatan usaha.


Proses Penentuan Topik Material
Material Topics Formation Process




  Identifikasi Topik              Pelaksanaan in depth          Analisis dan Validasi           Penetapan Topik
  Material yang Potensial         interview                     Analysis and Validation         Material
  Identification of Potential     In depth interview                                            Establishment of Material
  Material Topics                                                                               Topics
  Peninjauan internal             Wawancara mendalam            Melakukan analisis atas         Hasil analisis menjadi
  terhadap :                      dengan perwakilan             hasil wawancara untuk:          dasar dalam menetapkan
  • Topik material tahun          eksternal dan internal yang   • Mengidentifikasi              prioritas topik material yang
      sebelumnya.                 relevan guna memperoleh           prioritas topik             relevan dengan dampak
  • Perkembangan                  perspektif kepentingan dan        berdasarkan persepsi        dan strategi keberlanjutan
      regulasi dan standar        dampak dari masing-masing         dan relevansinya            Perusahaan.
      keberlanjutan.              topik.                            terhadap bisnis.            The analysis outcomes
  • Tren dan risiko               In-depth interviews with                                      serve as the foundation
      keberlanjutan di sektor     relevant internal and         The results of the interviews   for determining the priority
      pertambangan.               external stakeholder          were analyzed to:               material topics relevant to
  Internal reviews of:            representatives to gather     • Identify priority             the Company’s sustainability
  • Previous year’s material      perspectives on the              topics based on              impacts and strategy.
      topics.                     significance and impact of       their perception and
  • Developments in               each topic.                      relevance to the
      regulatory frameworks                                        business.
      and sustainability
      standards.
  • Sustainability Trends
      and Risks in the Mining
      Sector.


Pada 2025, Perusahaan melakukan tinjauan internal               In 2025, the Company conducted an internal review of
atas topik-topik material dengan mempertimbangkan               material topics, considering developments in regulations,
perkembangan regulasi dan tren keberlanjutan di                 sustainability trends in the mining sector, and the
sektor pertambangan, serta dinamika risiko dan prioritas        dynamics of risks and operational priorities. Generally, the
operasional. Secara umum, topik yang telah ditetapkan           established topics remain relevant, though adjustments
tetap relevan, namun dilakukan penyesuaian untuk                were made to ensure the focus stays accurate. The review
menjaga ketepatan fokus. Hasil peninjauan ini menetapkan        results established seven sustainability material topics
tujuh topik material keberlanjutan sebagai prioritas            as the Company’s priorities. Input from stakeholders was
Perusahaan. Masukan dari pemangku kepentingan                   considered in determining material topics, improving
digunakan sebagai pertimbangan dalam penentuan topik            community empowerment programs, and strengthening
material, perbaikan program pemberdayaan masyarakat,            the company’s sustainability policies.
serta penguatan kebijakan keberlanjutan perusahaan.
Page 33
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                         33




                                                                                                                      Pengelolaan topik
  Topik Material
                       Mengapa topik material ini penting                            Isu-isu Utama                        material
     Material
                        Why this material topics important                             Main issue                      Management of
      Topics
                                                                                                                       Material Topics
 Keselamatan           Kegiatan     pertambangan        melibatkan    Pengelolaan Sistem Manajemen K3 melalui:        Pengelolaan      pada
 dan Kesehatan         penggunaan alat berat, dan aktivitas           Management of the OHS system includes:          topik material ini
 Kerja                 operasional yang intensif, sehingga                                                            dapat dilihat pada
 Occupational          Perusahaan       melakukan       Penerapan     • Penerapan standar kepatuhan K3                halaman 92.
 Health and            dan pengelolaan K3 secara ketat untuk          • Implementation of OHS compliance              Management of this
 Safety                melindungi pekerja, dan meminimalkan             standards                                     material topic can be
                       potensi       gangguan          operasional.                                                   found on page 92.
                       Perusahaan       berkomitmen       terhadap    • Identifikasi dan mitigasi risiko K3
                       perlindungan tenaga kerja, kepatuhan           • Identification and mitigation of OHS risks
                       regulasi, serta praktik bisnis berkelanjutan
                       perusahaan.                                    • Penyediaan fasilitas     dan APD yang
                       Mining activities involve the use of heavy       memadai
                       equipment and intensive operational            • Provision of adequate facilities and PPE
                       activities, which is why the Company
                                                                      • Peningkatan kapasitas dan kompetensi
                       implements and manages OHS practices
                                                                        pekerja dan organisasi
                       rigorously to protect workers and minimize
                       potential operational disruptions. The         • Capacity building and competency
                                                                        development for workers and the
                       Company is committed to workforce
                                                                        organization
                       protection, regulatory compliance, and
                       sustainable business practices.
                                                                      • Pemantauan dan pelaporan insiden
                                                                      • Monitoring and reporting of incidents

 Pengelolaan           Pengelolaan lingkungan penting untuk           • Pengelolaan dan pengendalian limbah, air,     Pengelolaan      pada
 Lingkungan            mengendalikan dampak operasional                 efluen serta udara                            topik material ini
 Environmental         tambang terhadap air, udara, dan               • Management and control of waste, water,       dapat dilihat pada
 Management            tanah, memastikan kepatuhan regulasi,            effluents, and air                            halaman 55.
                       serta menjaga keseimbangan antara                                                              Management of this
                       produktivitas dan kelestarian lingkungan.                                                      material topic can be
                       Environmental management is crucial            • Manajemen emisi karbon dan energi             found on page 55.
                       for controlling the operational impacts of       Carbon and energy emissions management
                       mining on water, air, and land, ensuring
                       regulatory compliance, and maintaining
                       a balance between productivity and
                       environmental sustainability.

 Reklamasi             Reklamasi       pascatambang      penting      • Perencanaan, implementasi, pemantauan         Pengelolaan      pada
 Pascatambang          untuk memulihkan fungsi ekologis dan             dan pelaporan Reklamasi                       topik material ini
 Post-mining           sosial dari area tambang agar dapat            • Planning, implementation, monitoring, and     dapat dilihat pada
 reclamation           dimanfaatkan kembali secara aman tanpa           reporting of reclamation                      halaman 49.
                       menimbulkan dampak jangka panjang.                                                             Management of this
                       Environmental management is crucial                                                            material topic can be
                       for controlling the operational impacts of                                                     found on page 49.
                       mining on water, air, and land, ensuring
                       regulatory compliance, and maintaining
                       a balance between productivity and
                       environmental sustainability.

 Pemberdayaan          Pemberdayaan       masyarakat     penting      • Pelaksanaan program berbasis kebutuhan        Pengelolaan      pada
 Masyarakat            untuk meningkatkan kesejahteraan sosial          dan potensi daerah                            topik material ini
 Community             ekonomi, membangun hubungan yang               • Implementation of programs based on           dapat dilihat pada
 Empowerment           harmonis, dan mendukung keberlanjutan            regional needs and potential                  halaman 109.
                       sosial jangka panjang.                                                                         Management of this
                       Community empowerment is crucial               • Penguatan komunikasi, kemitraan dan           material topic can be
                       for enhancing socio-economic welfare,            pelibatan pemangku kepentingan                found on page 109.
                       building harmonious relationships, and         • Strengthening              communication,
                       supporting long-term social sustainability.      partnerships, and stakeholder engagement

                                                                      • Pengukuran dan evaluasi dampak program
                                                                      • Measuring and evaluating program impact

                                                                      • Pengelolaan      mekanisme       pengaduan
                                                                        masyarakat
                                                                      • Management      of   community    grievance
                                                                        mechanisms
Page 34
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                     34




                                                                                                                  Pengelolaan topik
  Topik Material
                       Mengapa topik material ini penting                         Isu-isu Utama                       material
     Material
                        Why this material topics important                          Main issue                     Management of
      Topics
                                                                                                                   Material Topics
 Pengelolaan           Pengelolaan sumber daya manusia              • Ketenagakerjaan & Pengelolaan SDM           Pengelolaan      pada
 Sumber Daya           penting untuk memastikan kompetensi,         • Labor & HR management                       topik material ini
 Manusia               keselamatan,       kesejahteraan,     dan                                                  dapat dilihat pada
 Human                 integritas pekerja yang berdampak pada       • Penghormatan Hak Asasi Manusia              halaman 73.
 Resource              produktivitas    dan    keberlangsungan      • Respect for human rights                    Management of this
 Management            operasional.                                                                               material topic can be
                       Human resource management is crucial         • Pengelolaan     mekanisme      pengaduan    found on page 73.
                       for ensuring the competence, safety, well-     karyawan
                       being, and integrity of workers, which       • Management     of   employee    grievance
                       impacts productivity and operational           mechanism
                       continuity

 Kontribusi            Kontribusi ekonomi mencerminkan wujud        • Nilai ekonomi yang dihasilkan dan           Pengelolaan      pada
 Ekonomi               tanggung jawab Perusahaan dalam                didistribusikan                             topik material ini
 Economic              menciptakan nilai tambah bagi pemangku       • Economic value generated and distributed    dapat dilihat pada
 Contribution          kepentingan dan wilayah operasional                                                        halaman 25.
                       melalui kinerja usaha, penciptaan                                                          Management of this
                       lapangan kerja, kontribusi fiskal kepada                                                   material topic can be
                       negara, dan mendorong pertumbuhan                                                          found on page 25.
                       ekonomi lokal secara nyata.
                       Economic contribution reflects the           • Pengelolaan rantai pasok
                       Company’s responsibility in creating         • Supply chain management
                       added value for stakeholders and the
                       surrounding operational areas through
                       business performance, job creation, fiscal
                       contributions to the government, and
                       promoting local economic growth.

 Etika Bisnis dan      Penerapan etika bisnis dan kepatuhan         • Penerapan kode etik dan pakta integritas    Pengelolaan      pada
 Kepatuhan             yang kuat memastikan praktik usaha           • Implementation of the code of conduct and   topik material ini
 Business Ethics       yang transparan, akuntabel, dan sesuai         integrity pact                              dapat dilihat pada
 and Compliance        regulasi. Penguatan budaya integritas                                                      halaman 139.
                       dan sistem kepatuhan menjadi instrumen                                                     Management of this
                                                                    • Kebijakan antikorupsi dan anti-penyuapan
                       utama dalam mengelola risiko hukum dan                                                     material topic can be
                                                                    • Anti-corruption and anti-bribery policies
                       reputasi serta menjaga keberlanjutan                                                       found on page 139.
                       Perusahaan.
                       The      implementation     of      strong
                       business      ethics  and     compliance     • Kepatuhan pada regulasi
                       ensures transparent, accountable, and        • Compliance with regulations
                       regulation-compliant business practices.
                       Strengthening a culture of integrity and
                       the compliance system is a key instrument
                       in managing legal and reputational
                       risks while maintaining the Company’s
                       sustainability.
Page 35
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                 35




Capaian Target Keberlanjutan dan Kontribusi terhadap TPB
Sustainability Target Achievements and Contribution to the SDGs
Sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung                            As part of its commitment to supporting the achievement of
pencapaian       Tujuan    Pembangunan     Berkelanjutan                the Sustainable Development Goals (SDGs) in Indonesia,
(TPB) di Indonesia, CITA menjalankan berbagai fokus                     CITA implements various sustainability initiatives that align
inisiatif keberlanjutan yang sejalan dengan TPB dengan                  with the SDGs, considering the impact of the Company’s
memperhatikan dampak dari kegiatan operasional                          operational activities. This alignment ensures that CITA’s
Perusahaan. Keselarasan ini memastikan bahwa                            impact management and sustainability efforts contribute
pengelolaan dampak dan upaya keberlanjutan CITA                         to social and environmental benefits, while also supporting
turut memberikan manfaat bagi sosial dan lingkungan,                    the Company’s long-term performance.
sekaligus mendukung kinerja jangka panjang Perusahaan.

Berikut adalah target keberlanjutan yang dipetakan sesuai               Below are the sustainability targets mapped according
topik material CITA dan turut berkontribusi pada 9 Tujuan               to CITA’s material topics, which also contribute to 9
Pembangunan Berkelanjutan (TPB).                                        Sustainable Development Goals (SDGs).




         KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
         OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY

                                                                    Pencapaian 2025                    Menuju 2030
      Target 2030                   Target 2025                                                                              TPB
                                                                      2025 Achieve                     Towards 2030

 Nol angka fatalitas.            Nol angka fatalitas.   ACHIEVED                                        MAINTAINED
 Zero fatalities.                Zero fatalities.
                                                        Nol angka fatalitas dan kecelakaan berat
                                                        karyawan.
                                                        Zero fatalities and serious accidents.



         PENGELOLAAN LINGKUNGAN
         ENVIRONMENTAL MANAGEMENT

                                                                    Pencapaian 2025                    Menuju 2030
      Target 2030                   Target 2025                                                                              TPB
                                                                      2025 Achieve                     Towards 2030

 Memastikan                      Memastikan             ACHIEVED                                        MAINTAINED
 kualitas udara                  kualitas udara
 ambien memenuhi                 ambien memenuhi        Kualitas udara ambien selama periode
 baku mutu nasional.             baku mutu nasional.    pelaporan berada di bawah baku mutu
 Ensure ambient                  Ensure ambient         nasional.
 air quality meets               air quality meets      Ambient air quality during the reporting
 national standards.             national standards.    period was below national standards.

 Mengurangi                      Mengurangi             NOT YET ACHIEVED                               IN PROGRESS
 intensitas                      intensitas
 penggunaan air                  penggunaan air         Intensitas penggunaan air sebesar
 produksi hingga                 untuk produksi         0,000781 ML/WMT MGB atau 9,2%
 30% dari baseline               hingga 20% dari        lebih rendah dibandingkan baseline
 2022.                           baseline 2022.         2022. Penggunaan air tidak menurun
 Reduce production               Reduce production      secara proporsional terhadap produksi
 water usage                     water usage            karena kebutuhan pengelolaan kolam
 intensity by 30%                intensity by 20%       penampungan tetap berlangsung.
 from 2022 baseline.             from 2022 baseline.    Water use intensity was 0.000781 ML/WMT
                                                        MGB, or 9.2% lower than the 2022 baseline.
                                                        Water consumption did not decrease
                                                        proportionally with production due to
                                                        ongoing pond management requirements.
Page 36
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                      36




                                                                   Pencapaian 2025                   Menuju 2030
      Target 2030                   Target 2025                                                                     TPB
                                                                     2025 Achieve                    Towards 2030

 Mengurangi                      Mengurangi            NOT YET ACHIEVED                              IN PROGRESS
 intensitas emisi                intensitas emisi
 GRK Cakupan 1                   GRK cakupan 1         Intensitas emisi GRK sebesar 0,015 tCO2e/
 sebesar 20% dari                sebesar 15% dari      WMT MGB, naik 8,9% dibandingkan
 baseline 2022.                  baseline 2022.        baseline 2022,         dipengaruhi oleh
 Reduce Scope 1                  Reduce GHG            kembalinya operasional Site Sandai dan
 GHG emissions                   emission intensity    penambahan aktivitas alat berat di Site Air
 intensity by 20%                by 15% from 2022      Upas yang meningkatkan konsumsi bahan
 from the 2022                   baseline.             bakar, di tengah penurunan produksi 1,3%
 baseline.                                             dibandingkan tahun 2024.
                                                       GHG emission intensity is 0.015 tCO2e/
                                                       WMT MGB, 8.9% higher than the 2022
                                                       baseline, influenced by the return of
                                                       Site Sandai operations and the increase
                                                       in heavy equipment operations at Air
                                                       Upas, increasing fuel consumption, while
                                                       production decreased by 1.3% compared
                                                       to 2024.

 Tercapainya 40%                 Tercapainya 30%       ACHIEVED                                      IN PROGRESS
 bauran energi                   bauran energi
 terbarukan.                     terbarukan.           Energi terbarukan berkontribusi 150.076 GJ
 Achieve 40%                     Achieve 30%           atau 39,3% dari total konsumsi, mendekati
 renewable energy                renewable energy      40%.
 mix.                            mix.                  Renewable energy contributed 150,076
                                                       GJ or 39.3% of total consumption, nearing
                                                       40%.

 Mencapai 50%                    Tercapainya 20%       NOT YET ACHIEVED                              IN PROGRESS
 pemanfaatan residu              pemanfaatan residu
 bauksit.                        bauksit.              Tingkat pemanfaatan residu bauksit pada
 Achieve 50%                     Achieve 20%           tahun 2025 sebesar 4%. Perusahaan
 bauxite residue                 bauxite residue       akan terus mengevaluasi alternatif untuk
 utilization.                    utilization.          meningkatkan tingkat pemanfaatannya.
                                                       Bauxite residue utilization in 2025 is 4%.
                                                       The Company will keep assessing options
                                                       to enhance its utilization rate.




         REKLAMASI PACATAMBANG
         POST-MINING RECLAMATION

                                                                   Pencapaian 2025                   Menuju 2030
      Target 2030                   Target 2025                                                                     TPB
                                                                     2025 Achieve                    Towards 2030

 Merehabilitasi                  Merehabilitasi        NOT YET ACHIEVED                              IN PROGRESS
 90% area bekas                  85% area bekas
 tambang.                        tambang.              Reklamasi area bekas tambang yang
 Rehabilitate 90% of             Rehabilitate 85% of   belum selesai pada Desember 2025
 the mined area.                 the mined area.       akan dilanjutkan pada tahun 2026 untuk
                                                       memastikan pemulihan lahan terselesaikan.
                                                       Reclamation of the mined area that
                                                       remains unfinished by December 2025 will
                                                       continue in 2026 to ensure land recovery
                                                       is completed.
Page 37
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                 37




         PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
         COMMUNITY EMPOWERMENT

                                                                       Pencapaian 2025                          Menuju 2030
      Target 2030                   Target 2025                                                                                TPB
                                                                         2025 Achieve                           Towards 2030

 Air bersih dapat                Air bersih dapat       NOT YET ACHIEVED                                        IN PROGRESS
 diakses untuk                   diakses untuk
 20.000 penerima                 12.000 penerima        Hingga 2025, akses air bersih telah
 manfaat.                        manfaat.               menjangkau 8.461 penerima manfaat (71%
 Access to clean                 Access to clean        dari target 2025) di 10 kecamatan.
 water for 20,000                water for 12,000       Until 2025, access to clean water reached
 beneficiaries.                  beneficiaries .        8.461 beneficiaries (71% of the 2025 target)
                                                        in 10 district.




         PENGELOLAAN SDM
         HUMAN RESOURCE MANAGEMENT

                                                                       Pencapaian 2025                          Menuju 2030
      Target 2030                   Target 2025                                                                                TPB
                                                                         2025 Achieve                           Towards 2030

 Meningkatkan jam                Meningkatkan jam       ACHIEVED                                                IN PROGRESS
 pelatihan karyawan              pelatihan karyawan
 menjadi 24 jam                  menjadi 8 jam          Rata-rata jam pelatihan per karyawan
 pelatihan per tahun.            pelatihan per tahun.   mencapai 9,68 jam per tahun.
 Increase employee               Increase employee      The average training hours per employee
 training hours to 24            training hours to 8    reached 9.68 hours per year.
 hours per year.                 hours per year.

 Meningkatkan                    Meningkatkan           ACHIEVED                                                MAINTAINED
 proporsi karyawan               proporsi karyawan
 perempuan menjadi               perempuan menjadi      Proporsi karyawan perempuan mencapai
 lebih dari 20%.                 lebih dari 15%.        21% dari total karyawan.
 Increase the                    Increase the           The proportion of female employees
 proportion of                   proportion of          reached 21% of the total workforce.
 female employees                female employees
 to over 20%.                    to over 15%.




         KONTRIBUSI EKONOMI
         ECONOMIC CONTRIBUTION

                                                                       Pencapaian 2025                          Menuju 2030
      Target 2030                   Target 2025                                                                                TPB
                                                                         2025 Achieve                           Towards 2030

 Meningkatkan nilai              Meningkatkan nilai     ACHIEVED                                                MAINTAINED
 pengadaan dari                  pengadaan dari
 pemasok lokal                   pemasok lokal          Sebanyak 71% dari total nilai pengadaan
 hingga 40%.                     hingga 30%.            berasal dari pemasok lokal*.
 Increase the value              Increase the value     71% of the total procurement value came
 of procurement                  of procurement         from local suppliers*.
 from local suppliers            from local suppliers
                                                        *) Pemasok lokal berasal dari area Kalimantan Barat
 to 40%.                         to 30%.                *) Local suppliers are from the West Kalimantan area.
Page 38
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                  38




         ETIKA BISNIS DAN KEPATUHAN
         BUSINESS ETHICS AND COMPLIANCE

                                                                 Pencapaian 2025                 Menuju 2030
      Target 2030                   Target 2025                                                                 TPB
                                                                   2025 Achieve                  Towards 2030

 Mempertahankan                  Mempertahankan       ACHIEVED                                   MAINTAINED
 100% keluhan                    100% keluhan
 karyawan                        karyawan             100% keluhan karyawan terselesaikan.
 terselesaikan.                  terselesaikan.       100% of employee complaints were
 Maintain 100%                   Maintain 100%        resolved.
 resolution of                   resolution of
 employee                        employee
 complaints.                     complaints.

 Tidak ada indikasi              Tidak ada indikasi   ACHIEVED                                   MAINTAINED
 pelanggaran yang                pelanggaran yang
 terbukti terhadap               terbukti terhadap    Tidak ada kasus pelanggaran kebijakan
 kebijakan etika                 kebijakan etika      etik perusahaan dan regulasi.
 perusahaan.                     perusahaan.          No cases of violations against the
 No proven                       No proven            company’s ethics policy and regulations.
 violations of the               violations of the
 company’s ethics                company’s ethics
 policy.                         policy.
Page 39
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                39




Pelibatan Pemangku Kepentingan [POJK-E.4][GRI 2-29]
Stakeholder Engagement
CITA mengidentifikasi dan memetakan pemangku                          CITA identifies and maps stakeholders based on their
kepentingan berdasarkan tingkat pengaruh, kepentingan,                level of influence, interest, and impact on operations,
dan dampaknya terhadap operasional, yang meliputi                     including shareholders, employees, contractors, suppliers,
pemegang saham, karyawan, kontraktor, pemasok,                        customers, government, surrounding communities,
pelanggan, pemerintah, masyarakat sekitar, lembaga                    traditional institutions, civil society organizations, and
adat, organisasi masyarakat, dan regulator. Keterlibatan              regulators. Engagement is carried out through regular
dilakukan melalui pertemuan rutin, dialog, mekanisme                  meetings, dialogues, feedback mechanisms, and digital
umpan balik, serta platform komunikasi digital untuk                  communication platforms to capture aspirations and
menyerap aspirasi dan memastikan respons yang tepat                   ensure appropriate responses to material issues.
terhadap isu material.

Metode Keterlibatan dan Frekuensi Interaksi Para Pemangku Kepentingan
Methods of Engagement and Frequency of Stakeholder Interaction

             Keterlibatan dan       Dasar
                Frekuensi        Identifikasi     Topik Relevan                        Respons Perusahaan
               Engagement        Identification   Relevant Topics                        Company Response
              and Frequency         Criteria

             KARYAWAN | EMPLOYEE

             Rapat dan           D, R, T, P       Operasional,      • Menyediakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan
             sosialisasi                          K3, WBS,            inklusif.
             berkala bulanan/                     promosi, serta    • Provide a safe, healthy, and inclusive work environment.
             insidentil                           kebijakan
             Regular monthly                      perusahaan        • Mendukung pengembangan kompetensi dan hubungan
             and ad hoc                           Operations,         industrial yang adil.
             meetings and                         OHS, WBS,         • Support competency development and fair industrial
             dissemination                        promotions,         relations.
                                                  and company
 INTERNAL




                                                  policies          • Menerapkan kepatuhan regulasi ketenagakerjaan dan
                                                                      komunikasi internal yang efektif.
                                                                    • Ensure compliance with labor regulations and effective
                                                                      internal communication.

             PEMEGANG SAHAM | SHAREHOLDERS

             Laporan tahunan     D, R, T, P       Kinerja           • Pelaporan rutin termasuk pelaporan perkembangan
             Annual reports                       perusahaan          usaha dan perkembangan prosedur kerja melalui
                                                  Company             laporan tahunan, laporan keberlanjutan, dan media
                                                  performance         pelaporan resmi lainnya.
                                                                    • Annual reporting includes business progress and
                                                                      updates on work procedures through annual reports,
                                                                      sustainability reports, and other official reporting media.

             PELANGGAN | CUSTOMER

             • Korespondensi     D, R, P          Kualitas produk   • Penyediaan produk yang berkualitas dan memenuhi
             • Correspondent                      dan komunikasi      kriteria pelanggan.
                                                  Product           • Provide a safe, healthy, and inclusive work environment.
 EKSTERNAL




             • Sesuai                             quality and
               kebutuhan                          communication     • Pembuatan kontrak komersial.
             • As needed                                            • Support competency development and fair industrial
                                                                      relations.

                                                                    • Komunikasi intensif dalam pemenuhan persyaratan
                                                                      bisnis maupun aspek lainnya.
                                                                    • Ensure compliance with labor regulations and effective
                                                                      internal communication.
Page 40
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                             40


             Keterlibatan dan       Dasar
                Frekuensi        Identifikasi     Topik Relevan                        Respons Perusahaan
                Engagement       Identification   Relevant Topics                       Company Response
               and Frequency        Criteria

             PEMERINTAH | GOVERNMENT

             • Diseminasi        D, R, T, P       Dampak            • Pemenuhan regulasi dan dukungan untuk kebijakan
             • Dissemination                      kegiatan TJSL,      pemerintah.
                                                  dan komunikasi    • Compliance with regulations and support for government
             • Kuartal,                           Impact of CSR       policies.
               tahunan,                           Activities and
               atau sesuai                        Communication     • Konsultasi kebijakan publik.
               kebutuhan                                            • Public policy consultation.
             • Quarterly,
               annually, or as                                      • Musyawarah Pembangunan Daerah dengan
               needed                                                 pemerintahan tingkat provinsi.
                                                                    • Regional Development Consultations with the provincial
                                                                      government.

                                                                    • Pelaporan rutin sesuai regulasi pemerintah.
                                                                    • Routine reporting in accordance with government
                                                                      regulations.

                                                                    • Komunikasi terkait penelitian khusus yang dilakukan
                                                                      perusahaan.
                                                                    • Communication related to special research conducted by
                                                                      the company.

             REKAN BISNIS | CIVIL SOCIETY

             • Korespondensi     D, R, T, P       Kontrak dan       • Transparansi informasi dan prosedur kerja sama.
             • Correspondent                      perubahannya      • Transparency of information and cooperation procedures
 EKSTERNAL




                                                  Contract and
             • Sesuai                             Their Changes
               kebutuhan
             • As needed

             MASYARAKAT | CUSTOMER

             • Lembaga Desa      D, R, P          Pemberdayaan      • Penyediaan produk yang berkualitas dan memenuhi
             • Village                            masyarakat          kriteria pelanggan.
               Institution                        Community         • Socializing operational activities that may impact
                                                  Empowerment         community activities.
             • Bulanan,
               tahunan,                                             • Pembuatan kontrak komersial.
               atau sesuai                                          • Implementing CSR programs involving the community.
               kebutuhan
             • Monthly,                                             • Komunikasi intensif dalam pemenuhan persyaratan bisnis
               yearly, or as                                          maupun aspek lainnya.
               needed                                               • Involving the community in special studies related to
                                                                      environmental and social issues.

             PEMASOK DAN KONTRAKTOR | SUPPLIERS AND CONTRACTOR

             • Korespondensi     D, T, P          Kinerja           • Transparansi informasi dan prosedur kerja sama.
             • Correspondent                      aktivitas         • Transparency of information and cooperation
                                                  Activity            procedures.
             • Sesuai                             performance
               kebutuhan                                            • Mendorong terciptanya pasokan yang bertanggung
             • As needed                                              jawab dan berkelanjutan melalui sosialisasi.
                                                                    • Promoting responsible and sustainable supply through
                                                                      socialization.

                                                                    • Edukasi perihal kerja sama dan operasional yang
                                                                      berkelanjutan untuk kontraktor.
                                                                    • Education on sustainable cooperation and operations for
                                                                      contractors.
Page 41
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                41



             Keterlibatan dan       Dasar
                Frekuensi        Identifikasi     Topik Relevan                        Respons Perusahaan
               Engagement        Identification   Relevant Topics                        Company Response
              and Frequency         Criteria

             MEDIA | MEDIA

             • Paparan publik    D, R, T, P       Kinerja           • Penyajian informasi tentang kinerja perusahaan.
 EKSTERNAL




               dan siaran                         perusahaan        • Providing information on company performance.
               pers                               Company
             • Public                             Performance
               exposure and
               press releases

             • Tahunan
             • Annually


Pemangku kepentingan CITA diidentifikasi berdasarkan 4                 CITA’s stakeholders are identified based on 4 criteria:
kriteria:                                                               1. Dependence (D): CITA’s reliance on stakeholders or
 1. Ketergantungan (D): Ketergantungan CITA pada para                      vice versa
     pemangku kepentingan atau sebaliknya                               2. Responsibility (R): Legal, commercial, or ethical
 2. Bertanggung Jawab (R): Legal, komersil atau tanggung                   responsibility toward stakeholders
     jawab etis terhadap pemangku kepentingan                           3. Tension (T): Influence of interests on CITA’s strategy
 3. Tegangan (T): Pengaruh kepentingan terhadap                            and policies
     strategi dan kebijakan CITA                                        4. Proximity (P): Geographical and operational proximity
 4. Kedekatan (P): kedekatan geografis dan operasional                     of stakeholders to the Company
     pemangku kepentingan dengan Perusahaan


Tata Kelola Keberlanjutan [POJK-E.1][GRI 2-9, 2-12, 2-13, 2-14]
Sustainability Governance
Perusahaan menerapkan tata kelola keberlanjutan                        The Company implements sustainability governance to
untuk memastikan topik-topik material dikelola secara                  ensure that material topics are managed in a focused and
terarah dan akuntabel di seluruh operasional. Direktur                 accountable manner across all operations. The President
Utama memegang tanggung jawab tertinggi atas kinerja                   Director holds the highest responsibility for sustainability
keberlanjutan. Dalam menjalankan tanggung jawab                        performance. In carrying out this responsibility, the
tersebut, Direksi berperan tidak hanya dalam pengelolaan               Board of Directors plays a role not only in managing the
operasional perusahaan, tetapi juga dalam penetapan                    company’s operations but also in determining the direction
arah strategi keberlanjutan termasuk manajemen risiko                  of sustainability strategy and approving material topics
penerapan keberlanjutan serta persetujuan atas topik                   and information disclosed in the Sustainability Report.
material dan informasi yang disampaikan dalam Laporan                  Monitoring and evaluation of sustainability performance
Keberlanjutan. Sementara Dewan Komisaris sebagai                       are conducted regularly, with reports submitted to the
pengawas kinerja Direksi turut melakukan telaah berkala                President Director as part of accountability.
dan meninjau efektivitas proses manajemen risiko
keberlanjutan yang dijalankan oleh Perseroan.

Dalam pelaksanaannya, Direksi menugaskan Departemen                    In practice, the Board of Directors assigns the ESG
ESG untuk mengoordinasikan dan memantau pengelolaan                    Department to coordinate and monitor sustainability
keberlanjutan di tingkat perusahaan, termasuk mendukung                management at the corporate level, including supporting
integrasi target keberlanjutan dan mendorong kolaborasi                the integration of sustainability targets and promoting
lintas fungsi. Sementara itu, pelaksanaan program                      cross-functional collaboration. The implementation of
keberlanjutan dilakukan oleh unit operasional sesuai                   sustainability programs is carried out by operational units
fungsi masing-masing.                                                  according to their respective functions.

Dalam penyusunan Laporan Keberlanjutan dikoordinasikan                 The preparation of the Sustainability Report is coordinated
oleh Departemen ESG melalui pengumpulan dan                            by the ESG Department through the collection and
konsolidasi data dari seluruh departemen terkait, termasuk             consolidation of data from all relevant departments,
operasional di site. Draf laporan melalui penelaahan                   including site operations. The draft report undergoes
internal, assurans pihak ketiga, dan tinjauan manajemen                internal review, third-party assurance, and management
sebelum memperoleh persetujuan akhir pimpinan untuk                    review before receiving final approval from senior
dipublikasikan.                                                        leadership for publication.
Page 42

          
Page 43
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                           43



Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan,                As part of its commitment to sustainability, CITA
CITA menerapkan prinsip Good Mining Practice (GMP)                  implements the principles of Good Mining Practice (GMP)
dalam seluruh kegiatan operasional pertambangan                     in all bauxite mining operational activities, from planning
bauksit, mulai dari perencanaan, operasi, hingga                    and operations to post-mining. By referring to the
pascatambang. Dengan mengacu pada Keputusan                         Decree of the Minister of Energy and Mineral Resources
Menteri ESDM No. 1827K/30/MEM/2018 tentang Pedoman                  No. 1827K/30/MEM/2018 concerning Guidelines for the
Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik serta              Implementation of Good Mining Engineering Practices
ketentuan perundang-undangan terkait, CITA menerapkan               as well as related laws and regulations, CITA implements
GMP yang mencakup enam prinsip utama berikut beserta                GMP which includes the following six main principles
implementasinya.                                                    along with their implementation.


Prinsip Pelaksanaan Teknik Pertambangan yang Baik
Principles of Good Mining Practice Implementation
*Berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No. 1827K/30/MEM/2018
*Based on the Decree of the Minister of Energy and Mineral Resources No. 1827K/30/MEM/2018




Dengan pendekatan ini, CITA memastikan kegiatan                     Through this approach, CITA ensures that mining activities
pertambangan dijalankan secara aman, efisien, patuh                 are carried out safely, efficiently, in compliance with
regulasi, dan selaras dengan prinsip keberlanjutan jangka           regulations, and aligned with long-term sustainability
panjang.                                                            principles.
Page 44
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                 44




Praktik Pertambangan Bauksit
Bauxite Mining Practices
Penerapan praktik pertambangan di CITA dilakukan                      The implementation of mining practices at CITA is carried
secara sistematis melalui beberapa tahap. Setiap tahap                out systematically through several stages. Each stage is
dilaksanakan sesuai prosedur untuk meminimalkan risiko                conducted in accordance with established procedures
lingkungan dan memastikan keselamatan operasional.                    to minimize environmental risks and ensure operational
Pendekatan ini mendukung optimalisasi sumber daya                     safety. This approach supports the optimization of
mineral sekaligus menjaga keberlanjutan fungsi lahan dan              mineral resources while maintaining the sustainability
kualitas lingkungan di sekitar area operasional. Rangkaian            of land functions and environmental quality around the
tahapan berikut ini menggambarkan komitmen CITA                       operational area. The following stages illustrate CITA’s
dalam mengintegrasikan efisiensi operasional dengan                   commitment to integrating operational efficiency with
prinsip keberlanjutan sepanjang siklus penambangan.                   sustainability principles throughout the mining cycle.




   01

  Sebelum operasional penambangan dimulai, Perusahaan melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan tokoh masyarakat di
  desa/dusun terlingkup.
  Before mining operations begin, the Company engages with local communities and their leaders in the surrounding villages and
  hamlets.




   02                                                                05

  Lingkup pengelolaan teknis dalam sistem penambangan               Proses pengambilan endapan bijih setelah overburden
  mencakup konstruksi dan commissioning peralatan, rancang          (lapisan penutup) dihilangkan, kemudian diangkut untuk
  bangun, penambangan, pengolahan, pengangkutan dan                 dilakukan pencucian.
  pengelolaan teknis pasca operasi.                                 The process of extracting the ore deposit after the
  The scope of technical management in the mining system            overburden layer has been removed, which is then
  includes equipment construction and commissioning,                transported for washing.
  engineering design, mining, processing, transportation, and
  post-operation technical management.
                                                                     06

   03                                                               Proses pencucian untuk meningkatkan nilai tambah dan
                                                                    menghilangkan pengotor dari endapan ore bauksit.
  Proses pembersihan lahan untuk konstruksi infrastruktur dan       The washing process to increase added value and remove
  area penambangan.                                                 impurities from the bauxite ore deposit.
  The process of clearing land for infrastructure construction
  and mining areas.
                                                                     07

                                                                    Proses pengangkutan ore hasil pencucian (MGB) ke area
   04
                                                                    stockpile.
                                                                    The process of transporting the washed ore (MGB) to the
  Proses pengupasan lapisan tanah atau batuan penutup yang
                                                                    stockpile area.
  menutupi endapan bahan galian (ore bauksit).
  The process of stripping the soil or rock overburden layer
  that covers the mineral deposit (bauxite ore).
Page 45
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                   45




   08                                                             09

                                                                  Proses pemuatan MGB dari stockpile ke tongkang.
                                                                  The loading process of MGB from the stockpile onto barges.



                                                                   10

                                                                  Proses pengiriman MGB menuju pabrik pengolahan lanjutan.
                                                                  MGB shipment to the downstream processing plant.




   11                                                              12

  Kegiatan reklamasi berisi penataan lahan dan revegetasi di      Kegiatan berlanjut yang dilakukan setelah sebagian atau
  area bekas tambang dan pengembalian lahan.                      seluruh usaha pertambangan berakhir seperti reklamasi dan
  Reclamation activities include land recontouring and            revegetasi, pengelolaan dampak sosial-ekonomi,
  revegetation in mined-out areas, as well as land restoration.   pengelolaan sarana dan prasarana, serta pemantauan
                                                                  aktivitas pascaoperasi.
                                                                  Ongoing activities carried out after part or all of the mining
                                                                  operations have ended, such as reclamation and
                                                                  revegetation, management of socio-economic impacts,
                                                                  management of facilities and infrastructure, and monitoring
                                                                  of post-operational activities.
Page 46
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                     46




Pengelolaan dan Penggunaan Lahan
Land Management and Land Use
Pertambangan bauksit memerlukan alokasi ruang lahan          Bauxite mining requires significant land allocation for its
yang signifikan untuk operasionalnya karena karakteristik    operations due to the lateral distribution characteristics
penyebaran mineral bauksit yang lateral sehingga             of bauxite minerals, which necessitate extensive land
memerlukan alokasi lahan yang signifikan dan metode          use and the application of open pit mining methods. This
penambangan terbuka (open pit mining) yang digunakan.        activity requires environmental management focused on
Aktivitas ini membutuhkan pengelolaan lingkungan yang        controlling landscape changes, managing topsoil, and
difokuskan pada pengendalian perubahan bentang alam,         ensuring land stability, so that the ecological functions of
pengelolaan tanah pucuk (topsoil), serta stabilitas lahan,   the area are maintained. CITA recognizes its obligation
sehingga fungsi ekologis wilayah tetap terpelihara. CITA     to manage land responsibly and to minimize potential
menyadari kewajiban untuk mengelola lahan secara             environmental impacts.
bertanggung jawab dan meminimalkan potensi dampak
terhadap lingkungan.

Sebagian besar lahan yang digunakan dikelola dengan          Most of the land used is managed under a borrow-to-
skema pinjam pakai, dengan hak kepemilikan tetap             use arrangement, whereby ownership remains with local
berada pada masyarakat setempat selama proses                communities throughout the mining period, as the land
penambangan, yang sebelumnya memanfaatkan lahan              was previously utilized for oil palm plantations. Upon
tersebut untuk perkebunan kelapa sawit. Setelah kegiatan     completion of mining activities in each block, CITA is
penambangan selesai pada suatu blok area, CITA               required to restore land functions in accordance with
berkewajiban memulihkan kembali fungsi lahan sesuai          applicable reclamation and post-mining regulations,
ketentuan reklamasi dan pascatambang, hingga kondisi         ensuring that the land is returned to an ecologically and
lahan mencapai tingkat kesesuaian fungsi yang dapat          socially acceptable condition.
diterima secara ekologis maupun sosial.
Page 47
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                  47




      Memperkuat Akurasi Data Lahan melalui Sistem Terpadu dan Teknologi
      Survei Presisi[POJK-F.26]
      Enhancing Land Data Accuracy through Integrated Systems and Precision Survey Technology
      Memasuki tahun 2025, CITA memperkuat transformasi              In 2025, CITA strengthens its digital transformation
      digital melalui pengembangan sistem terpadu yang               through the development of an integrated system that
      mengintegrasikan seluruh data lahan, mulai dari proses         integrates all land data, ranging from land acquisition
      pembebasan, kesiapan tambang, area operasional                 processes, mine readiness, active operational
      aktif, hingga pascatambang dalam satu pusat data.              areas, to post-mining, into a single data center. This
      Inovasi ini mendukung pengelolaan informasi yang               innovation supports more structured and accurate
      lebih terstruktur dan akurat sehingga meningkatkan             information management, thereby improving the
      kualitas perencanaan, pemantauan, serta pengambilan            quality of planning, monitoring, and decision-making
      keputusan dalam setiap tahap kegiatan penambangan.             at every stage of mining activities. The consolidation
      Konsolidasi data tersebut juga mendorong efisiensi             of this data also promotes operational efficiency while
      operasional sekaligus memperkuat transparansi dan              strengthening transparency and accountability in
      akuntabilitas pengelolaan sumber daya.                         resource management.

      Dalam kegiatan survei, CITA memanfaatkan teknologi             In survey activities, CITA utilizes Total Station and GNSS
      Total Station dan GNSS RTK dengan metode yang                  RTK technologies using methods that are adjusted to
      disesuaikan dengan kebutuhan tingkat akurasi serta             the required level of accuracy and field conditions.
      kondisi lapangan. Total Station digunakan untuk                Total Station is used for high-precision measurement of
      pengukuran sudut dan jarak dengan presisi tinggi               angles and distances through direct line of sight, while
      melalui garis pandang langsung, sementara GNSS                 GNSS RTK utilizes real-time satellite-based correction
      RTK memanfaatkan koreksi real-time berbasis satelit            to obtain coordinates quickly and accurately. The
      untuk memperoleh koordinat secara cepat dan akurat.            combination of these two technologies produces
      Kombinasi kedua teknologi ini menghasilkan data                reliable geospatial data as a basis for planning and
      geospasial yang andal sebagai dasar perencanaan dan            more optimal management of mining areas.
      pengelolaan area tambang secara lebih optimal.

      Sejalan dengan itu, CITA juga memperbarui teknologi            In line with this, CITA also updates its mapping
      pemetaan dari metode LiDAR konvensional menuju                 technology from conventional LiDAR methods to more
      pemetaan berbasis drone yang lebih efisien dan                 efficient and precise drone-based mapping. The use
      presisi. Pemanfaatan teknologi ini memungkinkan                of this technology enables faster and more accurate
      pemantauan perubahan elevasi lahan secara lebih                monitoring of land elevation changes from the pre-
      cepat dan akurat sejak tahap pratambang hingga                 mining stage through to land closure. The development
      penutupan lahan. Pengembangan sistem dan                       of these systems and technologies forms part of CITA’s
      teknologi ini merupakan bagian dari komitmen CITA              commitment to continuously improving the quality
      untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan                  of operational management through the utilization of
      operasional melalui pemanfaatan inovasi teknologi              technological innovations that support more modern,
      yang mendukung praktik pertambangan yang lebih                 efficient, and sustainable mining practices.
      modern, efisien, dan berkelanjutan.




           Keterangan Gambar: Pengukuran menggunakan Total Station     Keterangan Gambar: Pengukuran menggunakan GNSS RTK
           Image Caption: Surveying with Total Station                 Image Caption: Surveying with GNSS RTK
Page 48
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                        48


Konservasi Sumber Daya Mineral [GRI 301]
Mineral Resource Conservation
Konservasi sumber daya mineral di CITA diterapkan             Mineral resource conservation at CITA is implemented
secara menyeluruh sejak tahap eksplorasi hingga               comprehensively from the exploration stage to production
produksi       melalui pengendalian kualitas bijih dan        through ore quality control and the optimization of mining
optimasi proses penambangan serta pengolahan. Tingkat         and processing activities. The mining recovery rate is
recovery penambangan tercatat lebih dari 90%. Hal ini         recorded at above 90%, which reflects the effectiveness
mencerminkan efektivitas kegiatan penambangan karena          of mining operations and exceeds the benchmark
di atas nilai standar acuan yaitu sebesar 90%. Sementara      standard of 90%. Meanwhile, the processing recovery rate
itu, recovery pengolahan mencapai rata-rata di atas 70%       averages above 70%, exceeding the regulatory standard
atau melampaui standar regulasi (60%). Artinya, CITA          of 60%. This indicates that CITA is able to maximize the
mampu memaksimalkan nilai mineral Al2O3 dari bahan            value of Al₂O₃ from the available raw materials through the
baku yang tersedia melalui proses pencucian bijih bauksit     optimal washing process of bauxite ore.
yang berjalan secara optimal.




                      > 90%                                                  > 70%
Pendataan mineral kadar rendah sudah dilakukan,               Data collection for low-grade minerals has been carried
sehingga apabila di masa mendatang mineral tersebut           out so that, should these minerals become economically
memiliki nilai ekonomis, data yang diperlukan telah           viable in the future, the required data is already available.
tersedia. Selain itu, pengelolaan dan pemanfaatan sisa        In addition, the management and utilization of processing
hasil pengolahan sebagai bagian dari konservasi sumber        residue in relation to mineral resource conservation at
daya mineral di CITA telah berjalan dan dilaporkan secara     CITA have been carried out and are reported periodically
berkala melalui laporan triwulan konservasi.                  in the quarterly conservation reports.

Kandungan mineral ikutan bauksit seperti SiO₂, Fe₂O₃, dan     The content of associated minerals in bauxite, such as
TiO₂, saat ini belum dimanfaatkan karena belum terdapat       SiO₂, Fe₂O₃, and TiO₂, is currently not utilized due to the
permintaan pasar. Meski demikian, Perusahaan telah            absence of market demand. Nevertheless, the Company
mendata dan menganalisis kadar unsur ikutan tersebut          has recorded and analyzed the levels of these associated
sebagai bagian dari upaya pengelolaan sumber daya             elements as part of its efforts to ensure comprehensive
mineral secara menyeluruh dan berkelanjutan.                  and sustainable mineral resource management.



      Komitmen terhadap Kualitas Produk serta Kepuasan dan Layanan Setara Pelanggan
      Commitment to Product Quality as well as Customer Satisfaction and Equitable Service
      Perusahaan secara aktif menjaga komunikasi dengan     The company actively maintains communication with
      pelanggan untuk memperoleh umpan balik terkait        customers to obtain feedback regarding Metallurgical
      produk Metallurgical Grade Bauxite (MGB). Umpan       Grade Bauxite (MGB) products. Feedback is obtained
      balik diperoleh melalui komunikasi rutin, evaluasi    through regular communication, supplier performance
      kinerja pemasok, serta pertemuan koordinasi yang      evaluations, and coordination meetings that discuss
      membahas kualitas produk, ketepatan pengiriman,       product quality, delivery timeliness, and communication
      dan efektivitas komunikasi. Mekanisme ini menjadi     effectiveness. This mechanism forms part of the
      bagian dari upaya Perusahaan untuk memastikan         Company’s efforts to ensure that product quality and
      kualitas produk dan layanan tetap memenuhi harapan    services continue to meet customer expectations.
      pelanggan. CITA berkomitmen untuk memberikan          CITA is committed to providing equitable service to
      layanan setara kepada semua pelanggan dengan          all customers by ensuring that every MGB product
      memastikan setiap produk MGB memenuhi standar         meets high-quality standards and is supported by
      kualitas tinggi dan didukung oleh pelayanan yang      optimal service. During the reporting year, there were
      optimal. Selama tahun pelaporan, tidak terdapat       no product recalls, reflecting consistency in quality and
      penarikan produk, mencerminkan konsistensi dalam      service. [POJK-F.17, F.29, F.30]
      kualitas dan pelayanan. [POJK-F.17, F.29, F.30]
Page 49
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                      49




Reklamasi Pascatambang [GRI 3-3, 14.8.1, 14.8.4, 14.8.5,
14.8.8, 14.8.9]
Post-Mining Reclamation
CITA melaksanakan program reklamasi dan revegetasi         CITA carries out reclamation and revegetation programs
sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk              as part of the Company’s commitment to restore the
memulihkan kembali fungsi ekologis lahan yang terdampak    ecological functions of land affected by mining activities.
kegiatan pertambangan. Proses penambangan bauksit          Bauxite mining activities do not result in significant
tidak menimbulkan void atau lubang bekas tambang yang      voids or mined-out pits and can be backfilled using the
signifikan dan dapat dilakukan penutupan kembali melalui   backfill method. With this mining method, the level of land
metode backfill. Dengan metode penambangan tersebut,       subsidence after closure is relatively minimal and soil
tingkat penurunan permukaan tanah pasca-penutupan          nutrient conditions are maintained. These conditions form
relatif minimal dan kondisi unsur hara tanah masih         the basis for reclamation planning and implementation,
terjaga. Kondisi ini menjadi dasar dalam perencanaan dan   enabling post-mining land to regain stability and potential
pelaksanaan reklamasi sehingga lahan pascatambang          productivity.
dapat kembali stabil dan berpotensi produktif.

CITA memiliki rencana reklamasi dan pascatambang           CITA has reclamation and post-mining plans that have
yang telah memperoleh persetujuan pemerintah serta         obtained government approval and for which financial
menempatkan jaminan sesuai dengan ketentuan yang           guarantees have been provided in accordance with
berlaku. Pada tahun 2025, kegiatan reklamasi masih         applicable regulations. In 2025, reclamation activities
terus dilaksanakan, sedangkan kegiatan pascatambang        are still being carried out, while post-mining activities will
akan dilakukan setelah seluruh operasi tambang berakhir.   be conducted after all mining operations have ceased.
Sepanjang tahun 2025, CITA telah merehabilitasi lahan      Throughout 2025, CITA has rehabilitated 369.72 hectares
seluas 369,72 hektar, dan kegiatan reklamasi akan terus    of land, and reclamation activities will continue to be carried
dilanjutkan sejalan dengan rencana operasional serta       out in line with operational plans and the Company’s
komitmen Perusahaan dalam mematuhi peraturan yang          commitment to comply with applicable regulations.
berlaku.




Pelaksanaan reklamasi dievaluasi secara berkala            The implementation of reclamation is evaluated
untuk memastikan efektivitas pengelolaan serta             periodically to ensure the effectiveness of management
kesesuaiannya dengan rencana reklamasi yang telah          and its alignment with the established reclamation
ditetapkan. Perusahaan juga melaporkan pelaksanaan         plans. The Company also reports the implementation of
reklamasi secara berkala serta menerima bimbingan dan      reclamation on a regular basis and receives guidance and
pengawasan dari instansi berwenang guna memastikan         supervision from the relevant authorities to ensure that
kesesuaian pelaksanaan reklamasi dengan perencanaan        reclamation activities are carried out in accordance with
yang ditetapkan dan regulasi yang berlaku.                 the established plans and applicable regulations.

Rincian data total luasan reklamasi lahan tambang dapat    Details of the total reclaimed mining area can be found on
dilihat pada halaman 148.                                  page 148.

Biaya reklamasi mencakup komponen biaya langsung dan       Reclamation costs include direct and indirect cost
tidak langsung, seperti penatagunaan lahan, revegetasi,    components, such as land arrangement, revegetation, as
serta biaya operasional dan administratif. Adapun biaya    well as operational and administrative costs. Meanwhile,
pascatambang memiliki cakupan yang lebih luas, meliputi    post-mining costs have a broader scope, including
reklamasi, pemeliharaan tanaman dan pemantauan             reclamation, plant maintenance and vegetation monitoring,
vegetasi, program sosial, ekonomi, dan budaya, serta       social, economic, and cultural programs, as well as
kegiatan pemantauan, mobilisasi, dan administrasi.         monitoring, mobilization, and administrative activities. The
Page 50
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                 50



Penyediaan biaya reklamasi dan pascatambang              provision of reclamation and post-mining funds is carried
dilakukan untuk memastikan kecukupan pendanaan           out to ensure the adequacy of funding in accordance with
sesuai ketentuan regulasi dan komitmen keberlanjutan     applicable regulations and the Company’s sustainability
Perusahaan.                                              commitments.

Selain aspek finansial tersebut, CITA juga menyiapkan    In addition to these financial aspects, CITA also provides
dukungan      non-finansial   untuk     mempersiapkan    non-financial support to prepare the socio-economic
transisi sosial ekonomi masyarakat menuju kondisi        transition of communities toward sustainable and self-
pascatambang yang berkelanjutan dan mandiri melalui      reliant post-mining conditions through community
program pemberdayaan masyarakat dengan melakukan         empowerment programs, including capacity building, local
penguatan kapasitas, pengembangan kelembagaan lokal,     institutional development, and assistance to beneficiary
dan pendampingan kelompok binaan hingga akhir masa       groups until the end of the mining license period.
izin usaha.




Reklamasi Progresif [POJK-F.10]
Progressive Reclamation
CITA menerapkan reklamasi progresif, yaitu pemulihan     CITA implements progressive reclamation, which is the
lahan yang dilakukan segera setelah suatu blok tambang   restoration of land carried out immediately after a mining
selesai dioperasikan tanpa menunggu seluruh wilayah      block has been fully operated, without waiting for the
pertambangan ditutup. Pendekatan ini memungkinkan        closure of the entire mining area. This approach enables
pemulihan berlangsung lebih cepat dan meminimalkan       faster restoration and minimizes open areas that are at risk
areal terbuka yang berisiko mengalami degradasi.         of degradation.
Page 51
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                           51




Alur Reklamasi Progresif
Progressive Reclamation Process Flow




                         Pemindahan material overburden ke lubang bekas tambang




                         Penataan lahan (berupa perataan lahan, pembuatan saluran drainase, pembuatan kolam
                         sedimen dan terasering jika diperlukan)
                         Land recontouring (including land leveling, construction of drainage channels, sediment
                         ponds, and terracing, if required)



                         Penaburan tanah pucuk
                         Topsoil re-spreading




                         Penanaman tanaman penutup
                         Cover cropping




                         Penanaman kembali
                         Revegetation




                         Pengembalian lahan
                         Land restoration




Tahapan reklamasi diawali dengan penataan kembali                Reclamation activities are initiated with the recontouring of
lahan pascatambang melalui pengisian kembali dan                 post-mining land through backfilling and the formation of a
pembentukan permukaan lahan yang stabil, dilengkapi              stable land surface, supported by water control systems to
sistem pengendalian air untuk mencegah erosi. Tanah              prevent erosion. Topsoil that has been previously returned
pucuk dikembalikan ke area reklamasi guna mendukung              to the reclamation area is used to support the restoration
pemulihan kesuburan tanah.                                       of soil fertility.

Seluruh proses dilanjutkan dengan revegetasi dan                 The entire process is continued with revegetation and
pemeliharaan hingga lahan mencapai kondisi stabil sesuai         maintenance until the land reaches a stable condition in
rencana pascatambang. Proses ini dilaksanakan melalui            accordance with the post-mining plan, and is carried out
kerja sama dengan pemilik lahan dan koperasi masyarakat          through cooperation with landowners and local community
setempat untuk memastikan pemulihan berjalan efektif             cooperatives to ensure that restoration is effective and
dan berkelanjutan.                                               sustainable.
Page 52
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                    52


Revegetasi Pascatambang [POJK-B.2D, F.10]
Post-Mining Revegetation
Dalam pelaksanaan revegetasi, Perusahaan memilih           In the implementation of revegetation, the Company
jenis tanaman dengan mempertimbangkan karakteristik        selects plant species by considering ecological
ekologis dan kondisi awal lahan. Pada beberapa area        characteristics and initial land conditions. In several areas
yang sebelumnya merupakan perkebunan sawit,                that were previously oil palm plantations, revegetation is
revegetasi dilakukan dengan penanaman kembali kelapa       carried out through the replanting of oil palm, which is
sawit yang dinilai sesuai dengan kondisi wilayah serta     considered suitable for the regional conditions and the
arah pengembangan komoditas daerah sebagaimana             direction of regional commodity development as stipulated
tercantum dalam RTRW Kabupaten Ketapang (Peraturan         in the Regional Spatial Plan (RTRW) of Ketapang Regency
Daerah Kabupaten Ketapang Nomor 3 Tahun 2015) yang         (Regional Regulation of Ketapang Regency No. 3 of 2015),
memuat arah penguatan sektor sawit. Dengan demikian,       which outlines the strengthening of the oil palm sector.
revegetasi kelapa sawit diharapkan turut mendorong         Through this approach, oil palm revegetation is expected
percepatan perkembangan ekonomi dan pemerataan             to contribute to accelerating economic development and
manfaat di sekitar wilayah operasi pertambangan CITA.      promoting equitable distribution of benefits in the areas
                                                           surrounding CITA’s mining operations.


Pengelolaan Lahan Berbasis Kemitraan dengan Masyarakat [POJK-F.9]
Partnership-Based Land Management with Communities
Seluruh wilayah operasional CITA tidak berada di dalam     All of CITA’s operational areas are not located within
maupun berdekatan dengan kawasan konservasi atau           or adjacent to conservation areas or areas with high
area dengan nilai keanekaragaman hayati tinggi. Lahan      biodiversity value. Most of CITA’s bauxite mining land is
tambang bauksit CITA sebagian besar berlokasi pada         located within Areas for Other Uses (APL/2L). The majority
Area Penggunaan Lain (APL/2L). Mayoritas lahan yang        of the land used consists of leased or borrowed-use land
digunakan merupakan lahan sewa atau pinjam pakai yang      that will be returned to its owners after the completion of
akan dikembalikan kepada pemiliknya setelah kegiatan       operational activities. In managing land access, CITA applies
operasional selesai. Dalam pengelolaan akses lahan, CITA   two cooperation schemes, namely (1) direct cooperation
menerapkan dua skema kerja sama, yaitu (1) kerja sama      with landowners (individual) and (2) cooperation through
langsung dengan pemilik lahan (individual) dan (2) kerja   local community cooperatives as collective managers of
sama melalui koperasi masyarakat setempat sebagai          land owned by more than one individual. This partnership
pengelola kolektif lahan milik lebih dari satu individu.   forms the basis for the implementation of reclamation
Kemitraan ini menjadi dasar pelaksanaan program            programs through smallholder oil palm replanting
reklamasi melalui skema peremajaan sawit rakyat, sejalan   schemes, in line with government programs.
dengan program pemerintah.

Dalam periode 2022–2025, melalui kemitraan ini, CITA       During the period of 2022–2025, through this partnership,
telah mereklamasi lahan bekas tambang seluas 796,29        CITA has reclaimed 796.29 hectares of mined-out land
hektar dan menjangkau 158 penerima manfaat.                and reached 158 beneficiaries.




Tahapan Program Kolaborasi Peremajaan Sawit Rakyat
Stages of the Community Oil Palm Replanting Collaboration Program
Page 53
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                            53


Selama periode perawatan sekitar tiga tahun, perusahaan             During the maintenance period of approximately three
melalui koperasi yang ditunjuk melakukan pemeliharaan,              years, the Company, through appointed cooperatives,
meliputi pemupukan, pemantauan pertumbuhan tanaman,                 carries out maintenance activities, including fertilization,
serta pengelolaan kualitas tanah. Setelah lahan mencapai            monitoring of plant growth, and management of soil quality.
kondisi yang dinilai pulih, area tersebut dikembalikan              After the land reaches a condition that is considered
kepada negara dan pemilik lahan, baik individu maupun               restored, the area is returned to the state and landowners,
lahan yang dikelola oleh koperasi, sesuai status                    both individuals and land managed by cooperatives,
penguasaan lahannya. Pengembalian lahan dilakukan                   in accordance with the land tenure status. The return
ketika tanaman telah mencapai kondisi mulai berbuah,                of land is carried out when the plants have reached the
sehingga lahan yang dikembalikan tetap bernilai secara              stage of bearing fruit, so that the returned land remains
ekonomi bagi pemilik.                                               economically valuable for the owners.



               Jejak Reklamasi CITA yang menciptakan keberlanjutan sosial
               CITA’s Reclamation Footprint Creating Social Sustainability




            01




            02




                    Sumber penghidupan berkelanjutan, melalui hasil panen replanting sawit pasca penambangan.
            03
                    Sustainable livelihoods, through post-mining oil palm replanting harvests.



                    Kemitraan jangka panjang antara petani, koperasi, dan perusahaan.
            04
                    Long-term partnerships between farmers, cooperatives, and the Company.



                    Partisipasi aktif petani dari tahap perencanaan program, pelaksanaaan program dan monitoring
            05      program.
                    Active participation of farmers from the program planning stage, program implementation, and
                    program monitoring.


                    Program perbaikan dan pelebaran akses jalan kebun mendukung kelancaran distribusi hasil panen
            06      masyarakat serta mempersingkat waktu tempuh.
                    Improvement and widening of plantation access roads support the smooth distribution of
                    community harvests and shorten travel time.




                        Keberhasilan reklamasi ini menorehkan 2 (dua) penghargaan CSR kategori Golden, yaitu Bisnis Indonesia
                        Corporate Social Responsibility Award (BISRA) dan Pengembangan Desa Berkelanjutan Award 2025
                        dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.
                        This achievement has received 2 (two) Golden category CSR awards, namely the Bisnis Indonesia
                        Corporate Social Responsibility Award (BISRA) and the Sustainable Village Development Award 2025
                        from the Ministry of Villages and Development of Disadvantaged Regions.
Page 54
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                     54
Page 55
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                    55




Pengelolaan Lingkungan
Environmental Management
Perusahaan menyadari bahwa kegiatan operasional            The Company recognizes that mining operations are
pertambangan memiliki keterkaitan erat dengan              closely linked to the environment and play a strategic
lingkungan hidup serta peran strategis dalam               role in maintaining the quality of water, air, soil, and the
menjaga kualitas air, udara, tanah, serta pemanfaatan      responsible use of natural resources. With this awareness,
sumber daya alam. Dengan kesadaran tersebut, CITA          CITA places environmental management as an integral
menempatkan pengelolaan lingkungan sebagai bagian          part of its operational governance. Through a proactive
dari tata kelola operasional. Melalui pendekatan yang      and responsible approach, the Company strives to manage
proaktif dan bertanggung jawab, Perusahaan berusaha        potential negative impacts, ensure regulatory compliance,
untuk mengelola potensi dampak negatif, memastikan         and maintain responsible business performance.
kepatuhan terhadap regulasi, serta menjaga kinerja
perusahaan secara bertanggung jawab.

Pengelolaan lingkungan dijalankan melalui kebijakan        Environmental management is implemented through
dan prosedur internal untuk memastikan kepatuhan           internal policies and procedures to ensure regulatory
regulasi, mitigasi dan pengendalian dampak operasional,    compliance, mitigate and control operational impacts,
keterlibatan pemangku kepentingan guna meningkatkan        engage stakeholders to strengthen awareness of
kesadaran praktik pengelolaan lingkungan yang              responsible environmental practices, and implement
bertanggung jawab, serta penerapan sistem manajemen        an environmental management system that supports
lingkungan yang mendukung operasional pertambangan         sustainable mining operations.
yang berkelanjutan.

Ruang lingkup implementasinya mencakup pengelolaan         The scope of implementation covers the management
air, limbah, energi, emisi, rehabilitasi lahan, dan        of water, waste, energy, emissions, land rehabilitation,
keanekaragaman hayati. Efektivitasnya dievaluasi melalui   and biodiversity. Its effectiveness is evaluated through
pemantauan parameter lingkungan, audit internal,           environmental parameter monitoring, internal audits, and
serta tindak lanjut perbaikan atas potensi risiko yang     corrective actions to address identified risks, ensuring that
teridentifikasi, sehingga seluruh kegiatan operasional     all operational activities are carried out in accordance with
dapat dilaksanakan sesuai standar dan ketentuan            applicable environmental standards and regulations. [GRI 3-3]
lingkungan yang berlaku. [GRI 3-3]


Kepatuhan Lingkungan
Environmental Compliance
Komitmen CITA terhadap praktik pertambangan yang           CITA’s commitment to responsible mining practices is
bertanggung jawab melalui pemenuhan dan peningkatan        demonstrated through compliance with and continuous
kepatuhan terhadap peraturan, standar, dan persyaratan     improvement of regulations, standards, and environmental
di bidang lingkungan hidup. Kepatuhan ini menjadi dasar    requirements. This compliance serves as a foundation for
untuk memperkuat penerapan praktik terbaik dalam           strengthening best practices in environmental management
pengelolaan lingkungan di operasional. Sebagai bagian      across operations. As part of this commitment, the
dari komitmen tersebut, perusahaan secara berkala          Company regularly submits Environmental Management
menyampaikan laporan Rencana Pengelolaan Lingkungan        Plan and Environmental Monitoring Plan (RKL–RPL) reports
dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL–RPL) kepada         to the relevant authorities, with monitoring conducted
instansi berwenang, dengan pemantauan dilakukan            in accordance with the indicators and methodologies
sesuai indikator dan metodologi dalam dokumen AMDAL.       outlined in the AMDAL document.

Selain itu, Perusahaan juga mengalokasikan anggaran        In addition, the Company allocates a dedicated budget
untuk biaya pengelolaan lingkungan, dengan realisasi       for environmental management, with total realization
sepanjang tahun 2025 sebesar 13,14 miliar.                 reaching IDR 13.14 billion in 2025.
Page 56
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                   56



Biaya Pengelolaan Lingkungan 2025 [POJK-F.3, F.4]
Environmental Investment 2025




                                                          Miliar | Billion




Pengelolaan Energi
Energy Management
CITA mengelola konsumsi energi operasional melalui                    CITA manages operational energy consumption through
pemantauan dan evaluasi secara berkala guna                           regular monitoring and evaluation to enhance efficiency
meningkatkan efisiensi serta kinerja lingkungan.                      and environmental performance. The Company
Perusahaan berfokus memperkuat fondasi pengelolaan                    focuses on strengthening the foundation of energy
energi menuju penerapan sistem manajemen energi,                      management toward the implementation of an energy
melalui pemetaan profil penggunaan energi, penguatan                  management system, by mapping energy use, enhancing
sistem pencatatan dan pemantauan, serta mengidentifikasi              record‑keeping and monitoring systems, and gradually
peluang efisiensi secara bertahap. Upaya ini menjadi                  identifying energy‑efficiency opportunities. These
landasan bagi pengembangan program pengelolaan                        efforts provide the basis for developing more structured
energi yang lebih terstruktur, termasuk inisiatif yang                energy‑management programs, including initiatives that
mendukung pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK).                     support greenhouse gas (GHG) emissions reduction.

Konsumsi Energi [POJK-B.2A] [GRI 302-1, 302-4 , 14.1.2]               Energy Consumption [POJK-B.2A] [GRI 302-1, 302-4 , 14.1.2]
Dalam kegiatan operasional, sumber energi yang                        In operational activities, the energy sources used include
digunakan mencakup biodiesel untuk alat berat dan                     biodiesel for heavy equipment and generators, gasoline
genset, bensin untuk kendaraan operasional, LPG untuk                 for operational vehicles, LPG for domestic needs and
kebutuhan domestik dan pengelasan, serta listrik dari                 welding, and electricity from PLN for office operations. In
PLN untuk operasional perkantoran. Sejalan dengan                     line with the clean energy transition, the Company also
transisi energi bersih, Perusahaan juga memanfaatkan                  utilizes renewable energy through the use of solar panels
energi terbarukan melalui penggunaan solar panel                      for office areas at operational sites. During the reporting
untuk area perkantoran di lokasi operasional. Pada tahun              year, CITA has not yet calculated energy consumption
pelaporan, CITA belum menghitung konsumsi energi di                   outside the organization. [GRI 302-2, 14.1.3]
luar organisasi. [GRI 302-2, 14.1.3]

Pada tahun 2025, total konsumsi energi CITA tercatat                  In 2025, CITA’s total energy consumption was recorded at
sebesar 381.881 GJ, meningkat 19,8% dibandingkan tahun                381,881 GJ, an increase of 19.8% compared to 2024, yet
2024, namun masih 66,5% lebih rendah dibandingkan                     still 66.5% lower than the 2022 baseline. This condition is
baseline 2022. Kondisi ini sejalan dengan penurunan                   in line with the decline in production volume throughout
volume produksi sepanjang 2022–2025, terutama                         2022–2025, particularly following the implementation of
setelah diberlakukannya kebijakan pelarangan ekspor                   the Government’s bauxite export ban in 2023. The baseline
bauksit oleh Pemerintah pada 2023. Tahun dasar 2022                   year 2022 was established as it reflects representative
Page 57
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                          57

ditetapkan karena mencerminkan aktivitas operasional                             operational activities. The Company will continue to ensure
yang representatif. Perusahaan akan terus memastikan                             data reliability and will recalculate the baseline should
keandalan data dan menghitung ulang tahun dasar jika                             any material changes occur in its operations. Our annual
terjadi perubahan material dalam operasional. Produksi                           production has also been adjusted to match domestic
tahunan kami pun menyesuaikan dengan permintaan                                  market demand. The increase in energy consumption in
pasar domestik. Peningkatan konsumsi energi pada                                 2025 compared to the previous year was mainly driven by
tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya terutama                                the restart of Sandai Site and increased heavy equipment
dipengaruhi oleh tahap awal kembali beroperasinya Site                           activities at Air Upas Site.
Sandai serta penambahan aktivitas kendaraan berat di
Site Air Upas.

Dalam bauran energi Perusahaan, energi terbarukan                                In the Company’s energy mix, renewable energy
menyumbang 150.076 GJ atau 39,3% dari total konsumsi                             accounted for 150,076 GJ, or 39.3% of total energy
energi, meningkat 35,7% dibandingkan tahun 2024,                                 consumption, increasing by 35.7% compared to 2024,
terutama didorong oleh peningkatan penggunaan                                    primarily driven by higher biodiesel consumption in heavy
biodiesel dalam operasional kendaraan berat.                                     equipment operations.

Seiring perkembangan tersebut, CITA memperkuat                                   Amid these developments, CITA strengthens energy
pengelolaan energi secara lebih disiplin melalui                                 management in a more disciplined manner through
pemantauan berkala dan evaluasi kinerja guna mendukung                           regular monitoring and performance evaluation to support
efisiensi operasional yang terukur di seluruh unit kerja.                        measurable operational efficiency across all work units.

Seluruh energi yang digunakan Perusahaan, termasuk                               All energy used by the Company, including fuels, electricity,
bahan bakar, listrik, dan energi terbarukan, dimanfaatkan                        and renewable energy, is fully utilized to support internal
sepenuhnya untuk mendukung operasional internal dan                              operations and is not sold or transferred to external parties
tidak diperjualbelikan dalam bentuk apapun ke pihak                              in any form. Energy consumption data are collected
luar. Data konsumsi energi dihimpun melalui sistem                               through internal monitoring systems, electricity meters,
pemantauan internal, meteran listrik, serta pencatatan                           and records from operational units. All collected data are
pada unit operasi. Seluruh data yang dikumpulkan                                 then calculated and converted based on international
tersebut dihitung dan dikonversi dengan mengacu pada                             standards.
standar internasional.


Penggunaan Energi CITA 2025
CITA’s Energy Used 2025




         150.076




                                                                        231.805




    1. Energi Terbarukan | Renewable Energy:
       PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) dan Biosolar B40 (40% komponen nabati).
       Solar power (PLTS) and B40 biodiesel (40% bio-based content).
    2.
Page 58
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                        58




                   OFF   ON




Intensitas Energi [POJK-F.6][GRI 302-3, 14.1.4]             Energy Intensity [POJK-F.6][GRI 302-3, 14.1.4]
Intensitas konsumsi energi pada tahun 2025 tercatat         Energy consumption intensity in 2025 was recorded
sebesar 0,081 GJ/ton WMT MGB, lebih rendah 18,3%            at 0.081 GJ/ton WMT MGB, 18.3% lower than the 2022
dibandingkan baseline 2022. Namun demikian,                 baseline. However, compared to 2024, energy intensity
dibandingkan tahun 2024 intensitas energi meningkat         increased by 21.3%. This data trend reflects the operational
21,3%. Tren data tersebut mencerminkan dinamika             and market dynamics described previously.
operasional dan pasar yang telah diuraikan sebelumnya.

Rincian data konsumsi dan intensitas energi dapat dilihat   A detailed breakdown of energy consumption and energy
pada halaman 148.                                           intensity can be seen on page 148.


Inisiatif Efisiensi Energi [POJK-F.7, F.12] [GRI 302-4]     Energy Efficiency Initiative [POJK-F.7, F.12] [GRI 302-4]
CITA melakukan upaya efisiensi energi melalui berbagai      CITA implements energy efficiency efforts through various
inisiatif operasional, termasuk pemanfaatan Pembangkit      operational initiatives, including the utilization of solar
Listrik Tenaga Surya (PLTS) di area perkantoran untuk       power plants (PLTS) in office areas to partially replace
menggantikan sebagian pasokan listrik yang sebelumnya       electricity previously fully supplied by biodiesel-fueled
masih bergantung sepenuhnya pada genset berbahan            generators. The PLTS, which has been in operation
bakar biosolar. PLTS yang telah dioperasikan sejak 2022     since 2022, is used for internal needs with an installed
dimanfaatkan untuk kebutuhan internal dengan kapasitas      capacity of 19.1 kWp at the Air Upas Site office and 34
terpasang sebesar 19,1 kWp di kantor Site Air Upas dan      kWp at the Sandai Site office. Throughout 2025, the PLTS
34 kWp di kantor Site Sandai. Sepanjang 2025, PLTS          generated 47 GJ of energy, or approximately 0.012% of the
menghasilkan energi sebesar 47 GJ atau sekitar 0,012%       Company’s total energy consumption. This decreased by
dari total konsumsi energi Perusahaan. Angka ini menurun    around 35.6% compared to the previous year, mainly due
sekitar 35,6% dibandingkan tahun sebelumnya, terutama       to operational disruptions at the Sandai Site PLTS and the
dipengaruhi oleh gangguan operasional pada PLTS di Site     limited operating period of the PLTS at the Air Upas Site.
Sandai sepanjang 2025 serta terbatasnya periode operasi
PLTS di Site Air Upas.

Selain    memanfaatkan      PLTS,    Perusahaan     juga    In addition to PLTS utilization, the Company increased
meningkatkan porsi energi terbarukan dalam konsumsi         the share of renewable energy in its energy mix through
energinya melalui penggunaan biosolar B40 sepanjang         the use of B40 biodiesel throughout 2025. The use of
tahun 2025. Penggunaan bahan bakar dengan campuran          fuel blended with 40% Fatty Acid Methyl Ester (FAME)
Fatty Acid Methyl Ester (FAME) sebesar 40% ini merupakan    reflects the Company’s commitment to supporting a more
bagian dari upaya Perusahaan untuk mendukung bauran         sustainable energy mix and reducing dependence on
energi yang lebih berkelanjutan serta mengurangi            fossil fuels. [POJK-F.5]
ketergantungan pada bahan bakar fosil. [POJK-F.5]
Page 59
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                   59



Total pengurangan energi yang berhasil dicapai pada                        The total energy reduction achieved in 2025 amounted
tahun 2025 adalah 150.076 GJ, yang diperoleh melalui                       to 150,076 GJ, driven by an increased renewable energy
peningkatan bauran energi terbarukan, yaitu dari biosolar                  mix, namely the transition from B35 to B40 biodiesel and
B35 ke B40 dan pemanfaatan PLTS. Konsumsi energi yang                      the utilization of solar power (PLTS). The recorded energy
tercatat mencerminkan total energi yang digunakan dari                     consumption reflects the total energy used from biodiesel
biosolar dan PLTS. Pengurangan energi pada tahun 2025                      and solar power. Energy reduction in 2025 increased by
meningkat sebesar 35,7% dibandingkan tahun 2024.                           35.7% compared to 2024.



Upaya lain yang dilakukan perusahaan di antaranya                          Other initiatives include evaluating bauxite transportation
melakukan evaluasi proses pengangkutan bauksit yang                        processes, covering road design, route optimization,
mencakup desain jalan, pemilihan rute terdekat, dan                        and road contour adjustments to improve fuel efficiency.
penyesuaian kontur jalan untuk mendorong efisiensi                         Beyond technical measures, the Company also actively
penggunaan bahan bakar. Selain inisiatif teknis,                           promotes energy conservation through employee
Perusahaan aktif mengadakan kampanye penghematan                           communication channels, including awareness programs,
energi melalui berbagai saluran komunikasi karyawan,                       educational materials, and management messages
seperti sosialisasi, materi edukasi, serta penyampaian                     delivered to employees. [POJK-F.1]
pesan manajemen kepada karyawan. [POJK-F.1]




      Penguatan Konservasi Energi
      Strengthening Energy Conservation
      CITA terus memperkuat kinerja lingkungan melalui                   CITA continues to strengthen its environmental
      berbagai inisiatif berkelanjutan. Pada Desember 2025,              performance through various sustainable initiatives. In
      Perusahaan menyelenggarakan Bimbingan Teknis                       December 2025, the Company conducted a Technical
      penerapan Manajemen Energi dan Pelaporan Energi                    Guidance session on the implementation of Energy
      dengan menghadirkan narasumber dari Direktorat                     Management and Energy Reporting, featuring a speaker
      Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi                   from the Directorate General of New, Renewable
      Energi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya                   Energy and Energy Conservation. This activity forms
      meningkatkan efisiensi energi sekaligus memastikan                 part of the Company’s efforts to improve energy
      kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah Nomor                      efficiency while ensuring compliance with Government
      33 Tahun 2023 tentang Konservasi Energi serta                      Regulation No. 33 of 2023 on Energy Conservation and
      Peraturan Menteri ESDM Nomor 8 Tahun 2025 tentang                  Minister of Energy and Mineral Resources Regulation
      Manajemen Energi.                                                  No. 8 of 2025 on Energy Management.




           Keterangan Gambar: Kegiatan Bimbingan Teknis penerapan Manajemen Energi dan Pelaporan Energi
           Image Caption: Technical Guidance on Energy Management Implementation and Energy Reporting
Page 60
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                               60




Emisi Gas Rumah Kaca [GRI 3-3, 305-1, 305-2, 305-3, 14.1.1, 14.1.5, 14.1.6, 14.1.7]
Greenhouse Gas Emission
CITA secara rutin memantau dan mengevaluasi emisi Gas        CITA regularly monitors and evaluates greenhouse
Rumah Kaca (GRK) di seluruh kegiatan operasional sesuai      gas (GHG) emissions across all operational activities in
dengan GHG Protocol: Corporate Standard dan ISO              accordance with the GHG Protocol: Corporate Standard
14064-1. Inventarisasi emisi GRK mencakup tiga kategori      and ISO 14064-1. The GHG inventory covers three
pelaporan:                                                   reporting categories:




       Berasal dari pembakaran pada                                                       Mencakup emisi dari aktivitas
       sumber tidak bergerak (genset),                                                    perjalanan dinas karyawan dan
       sumber bergerak (kendaraan                                                         perjalanan rotasi kerja.
       operasional dan alat berat),                                                       Including emissions from
       emisi fugitif (pengelolaan limbah                                                  employee business travel and
       domestik dan penggunaan                                                            rotational work travel activities.
       refrigeran), serta perubahan
       penggunaan lahan.
       Arising from stationary
       combustion sources
       (generators), mobile sources
       (operational vehicles and heavy
       equipment), fugitive emissions
       (domestic waste management
       and refrigerant use), as well as
       land use changes.


Pada tahun 2025, emisi GRK absolut CITA yang melingkupi      In 2025, CITA’s total GHG emissions from Scope 1 and
Cakupan 1 dan Cakupan 2 tercatat sebesar 69.307 tCO₂e,       Scope 2 amounted to 69,307 tCO₂e, representing an
meningkat 28,7% dibandingkan tahun 2024, namun masih         increase of 28.7% compared to 2024, yet remaining 55.1%
55,1% lebih rendah dibandingkan baseline 2022.               lower than the 2022 baseline.




                                                                 from 2022 baseline                    compare to 2024




Tren data tersebut mencerminkan dinamika operasional         This trend reflects operational and market dynamics,
dan pasar yang juga selaras dengan uraian di bagian          consistent with the explanation provided in the Energy
Energi. Emisi ini mencerminkan sumber emisi langsung         section. These emissions represent both direct and
dan tidak langsung dari kegiatan operasional Perusahaan      indirect sources from the Company’s operations and serve
dan menjadi dasar dalam evaluasi kinerja, pengendalian       as a basis for performance evaluation, emissions control,
emisi, serta penetapan langkah mitigasi berkelanjutan.       and the development of ongoing mitigation measures.
Sedangkan emisi GRK Cakupan 3 pada tahun 2025                Meanwhile, Scope 3 GHG emissions in 2025 were
tercatat sebesar 289 tCO₂e, meningkat 24% dibandingkan       recorded at 289 tCO₂e, an increase of 24% compared to
tahun 2024 dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas           2024, primarily driven by increased employee mobility
mobilitas karyawan seiring beroperasinya kembali Site        following the reactivation of the Sandai Site. [POJK-F.11] [GRI 305-5,
Sandai. [POJK-F.11] [GRI 305-5, 14.1.9]                      14.1.9]




Rincian data emisi dan intensitas emisi dapat dilihat pada   Detailed emission and emission intensity data are
halaman 149.                                                 presented on page 149.
Page 61
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                                                 61




      99,17%          Contribution to GHG Emission Value   0,42%   Contribution to GHG Emission Value               0,41%   Contribution to GHG Emission Value




                                                                                         Scope 2


                                                                                         Scope 3




Pada 2025, intensitas emisi GRK CITA Cakupan 1 dan 2                              In 2025, CITA’s Scope 1 and Scope 2 GHG emission
tercatat 0,015 ton CO₂e/WMT MGB, meningkat 30,3%                                  intensity was recorded at 0.015 tCO₂e/WMT MGB,
dibandingkan tahun 2024 dan 8,9% dari baseline 2022                               representing an increase of 30.3% compared to 2024 and
seiring perkembangan profil operasional pada 2025 yang                            8.9% above the 2022 baseline, in line with the operational
telah dijelaskan sebelumnya. [POJK-F.11] [GRI 305-4, 14.1.8]                      profile developments in 2025 as previously described.
                                                                                  [POJK-F.11] [GRI 305-4, 14.1.8]




Perusahaan telah melakukan upaya untuk mengurangi                                 The Company has taken steps to reduce GHG emissions
emisi GRK melalui peningkatan penggunaan energi                                   through increased use of renewable energy, including
terbarukan, termasuk biosolar B40 dan pemanfaatan                                 B40 biodiesel and the utilization of solar power (PLTS).
PLTS. Kedua inisiatif tersebut mengurangi emisi sebesar                           These initiatives resulted in a reduction of 11,206 tCO₂e,
11.206 tCO2e, meningkat 37,7% dibandingkan tahun 2024.                            representing a 37.7% increase compared to 2024. [POJK-B.2B]
[POJK-B.2B] [GRI 305-5, 14.1.9]                                                   [GRI 305-5, 14.1.9]




Perusahaan terus melakukan pemantauan dan evaluasi                                The Company continues to monitor and evaluate its
terhadap kinerja emisi untuk mengidentifikasi peluang                             emissions performance to identify opportunities for
peningkatan efisiensi dan pengendalian emisi secara                               improving efficiency and ensuring continuous emissions
berkelanjutan.[POJK F.12]                                                         control.[POJK F.12]
Page 62
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                               62




Emisi Non-GRK [POJK F.12][GRI 3-3, 14.3.1]
Non-GHG Emissions
Selain pengelolaan emisi GRK, CITA juga memantau emisi             In addition to managing GHG emissions, CITA also
udara non-GRK untuk memastikan kepatuhan terhadap                  monitors non-GHG air emissions to ensure compliance
baku mutu dan menjaga kualitas udara di area operasional.          with applicable standards and maintain air quality within
CITA melakukan pemantauan berkala terhadap emisi                   operational areas. The Company conducts periodic
udara dari sumber tidak bergerak, mengacu pada                     monitoring of air emissions from stationary sources
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.               in accordance with the Regulation of the Minister of
11 Tahun 2021 tentang Baku Mutu Emisi Mesin dengan                 Environment and Forestry No. 11 of 2021 concerning
Pembakaran Dalam.                                                  Emission Standards for Internal Combustion Engines.

CITA melakukan pemantauan kualitas udara ambien secara             CITA also performs regular ambient air quality monitoring
berkala bekerja sama dengan laboratorium lingkungan                in     collaboration  with    accredited     environmental
terakreditasi untuk mengevaluasi kualitas udara di                 laboratories to assess air quality within its operational
lingkungan operasional. Hasil pemantauan di 2025                   environment. The monitoring results in 2025 indicate that
menunjukkan seluruh parameter yang diuji berada dalam              all tested parameters were within the applicable regulatory
batas baku mutu/ambang batas yang dipersyaratkan.                  thresholds and standards.



Emisi Lain yang Signifikan dari Operasional CITA [GRI 305-7, 14.3.2]
Other Significant Emissions from CITA Operations




      Pengurangan Emisi Zat Perusak Lapisan Ozon (ODS) [POJK-F.12] [GRI 305-6]
      Ozone-Depleting Substances (ODS) Emissions Reduction
      Perusahaan berupaya mengurangi emisi zat perusak           The Company is committed to reducing emissions
      lapisan ozon (Ozone-Depleting Substances/ODS)              of ozone-depleting substances (ODS) by not using
      dengan tidak menggunakan refrigeran berbasis               chlorofluorocarbon       (CFC)-based          refrigerants.
      chlorofluorocarbon        (CFC).    Meskipun     dalam     While the Company’s operations still involve the
      operasional masih terdapat penggunaan refrigeran           use of R22 refrigerant, which is classified as a
      R22 yang tergolong hydrochlorofluorocarbon (HCFC),         hydrochlorofluorocarbon (HCFC), this type of refrigerant
      jenis refrigeran ini saat ini berada dalam masa transisi   is currently in a phase-out transition in line with efforts
      penghapusan bertahap sejalan dengan upaya                  to adopt more environmentally friendly alternatives.
      penggunaan refrigeran yang lebih ramah lingkungan.
Page 63
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                 63




      Menjaga Kualitas Udara dan Tingkat Kebisingan
      Maintaining Air Quality and Noise Levels
      Aktivitas pertambangan serta kegiatan pendukungnya              Mining activities and their supporting operations have
      berpotensi menghasilkan polusi udara yang dapat                 the potential to generate air pollution that may lead
      menimbulkan dampak lingkungan jangka panjang                    to long-term environmental impacts and pose health
      serta risiko kesehatan bagi pekerja dan masyarakat di           risks to workers and surrounding communities if not
      sekitar area operasional apabila tidak dikelola dengan          properly managed. Recognizing this, CITA implements
      baik. Menyadari hal tersebut, CITA menerapkan                   various measures to control operational impacts on
      berbagai langkah untuk mengendalikan dampak                     ambient air quality, including noise management and
      operasional terhadap kualitas udara ambien, termasuk            emissions from generators.
      pengelolaan kebisingan, dan emisi dari genset.

      Upaya pengendalian dilakukan melalui inisiatif berikut:
      Control efforts are carried out through the following initiatives:


        01


                Perawatan kendaraan dan mesin secara rutin guna menjaga kinerja pembakaran dan menekan emisi gas buang,
       02       termasuk parameter seperti NOX, CO, SO2 dan partikulat.
                Regular maintenance of vehicles and machinery to maintain combustion performance and reduce exhaust emissions,
                including parameters such as NOX, CO, SO2 and particulates;

                Pengaturan waktu dan volume mobilisasi bijih bauksit menuju Bauxite Processing Plant untuk mengoptimalkan
       03       pergerakan alat angkut dan potensi sebaran debu di jalur pengangkutan.
                Managing the timing and volume of bauxite transportation to the Bauxite Processing Plant to optimize haulage
                operations and minimize dust dispersion along transportation routes;


                Penyiraman jalan tambang secara berkala untuk meminimalkan penyebaran debu, terutama pada musim kemarau.
       04
                Routine watering of mine roads to suppress dust, particularly during the dry season;

                Penanaman vegetasi di sepanjang jalur tambang sebagai penghalang debu alami sekaligus penguatan kondisi
       05       lingkungan di area operasional.
                Planting vegetation along mining routes as a natural dust barrier and to enhance environmental conditions in
                operational areas;

                Pengujian rutin oleh laboratorium lingkungan yang terakreditasi.
       06       Regular testing conducted by accredited environmental laboratories.




Pengelolaan Air
Water Management
Ketersediaan dan kualitas air merupakan aspek penting                   Water availability and quality are critical aspects of CITA’s
dalam kegiatan pertambangan CITA. Perusahaan                            mining operations. The Company manages water through
melakukan pengelolaan air melalui pemantauan dan                        continuous monitoring and operational controls to maintain
pengendalian operasional untuk menjaga kualitas serta                   both the quality and availability of water resources in and
ketersediaan sumber daya air di sekitar wilayah tambang.                around the mining areas. These efforts are continuously
Upaya ini terus dikembangkan secara bertahap guna                       developed to ensure that operational activities remain
memastikan kegiatan operasional tetap memperhatikan                     aligned with the sustainable management of water
keberlanjutan sumber daya air bagi lingkungan dan                       resources for both the environment and surrounding
masyarakat sekitar.                                                     communities.

Pemantauan kualitas air limbah dan badan air sekitar                    Monitoring of wastewater and surrounding water bodies is
operasional dilakukan secara berkala melalui laboratorium               conducted periodically through accredited environmental
lingkungan terakreditasi dan didukung oleh infrastruktur                laboratories and supported by adequate infrastructure,
Page 64
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                     64




yang memadai seperti kolam pengendapan, sistem               including settling ponds, drainage systems, and emergency
drainase, serta saluran darurat guna mencegah limpasan       channels to prevent runoff into the environment. All
ke lingkungan. Seluruh hasil pemantauan dilaporkan           monitoring results are reported to the relevant authorities
kepada otoritas sesuai ketentuan.                            in accordance with applicable regulations.

Perusahaan melaksanakan pengelolaan air dengan               The Company manages water in compliance with
mengacu pada regulasi dan persetujuan lingkungan yang        prevailing regulations and environmental approvals
berlaku, melalui pendekatan pencegahan, pemantauan           through preventive measures, regular monitoring,
berkala, dan evaluasi terhadap kinerja pengelolaan.          and performance evaluation. Evaluation is based on
Evaluasi dilihat berdasarkan kepatuhan terhadap baku         compliance with required quality standards, water quality
mutu yang dipersyaratkan, hasil pemantauan kualitas air,     monitoring results, and the assessment of water usage
serta peninjauan pola pemanfaatan air. Dalam hal terdapat    patterns. In the event of non-compliance, the Company
ketidaksesuaian, Perusahaan melakukan tindak lanjut dan      undertakes necessary corrective actions as part of its
perbaikan yang diperlukan sebagai bagian dari upaya          continuous improvement efforts. Input from regulators
peningkatan berkelanjutan. Masukan dari regulator dan        and surrounding communities also contributes to
masyarakat sekitar turut menjadi bagian dalam penguatan      strengthening water management governance.[GRI 3-3, 14.7.1]
tata kelola pengelolaan air. [GRI 3-3, 14.7.1]




Pengambilan dan Penggunaan Air [POJK- F.8][GRI 303-          Water Withdrawal and Usage [POJK- F.8][GRI 303-3, 303-5,
3, 303-5, 14.7.4, 14.7.6]                                    14.7.4, 14.7.6]


Dalam operasionalnya, CITA menggunakan air dari              In its operations, CITA utilizes water from several sources,
beberapa sumber, yaitu air permukaan, air hujan yang         including surface water, naturally collected rainwater,
tertampung secara alami dan air daur ulang internal untuk    and internally recycled water for operational activities, as
kegiatan operasional serta air tanah untuk kebutuhan         well as groundwater for domestic use. CITA’s operational
domestik. Wilayah operasional CITA tidak berada pada         areas are not located in water-stressed areas, and water
area dengan tingkat water stress, dan pengambilan air        withdrawal is not conducted from protected sources.
tidak dilakukan dari sumber yang dilindungi.

Kebutuhan air untuk proses produksi terutama dipenuhi        Water requirements for production processes are
dari kombinasi air permukaan dan sebagian besar dari         primarily met through a combination of surface water and
air yang disirkulasi ulang. Sementara itu, air tanah hanya   largely recycled water. Meanwhile, groundwater is used
digunakan untuk kebutuhan domestik seperti untuk             exclusively for domestic purposes, such as office facilities
kebutuhan air di area perkantoran dan mess karyawan.         and employee housing. The use of surface water is carried
Pemanfaatan air permukaan dilakukan secara terbatas,         out in a controlled manner, taking into account operational
dengan mempertimbangkan kebutuhan operasional dan            needs and resource availability.
ketersediaan sumber daya.

Di lain sisi, pemanfaatan kembali air terus dioptimalkan     At the same time, water reuse continues to be optimized
sebagai bagian dari strategi efisiensi air. Ke depan,        as part of the Company’s water efficiency strategy.
Perusahaan akan melakukan penguatan sistem                   Going forward, the Company will gradually strengthen its
pemantauan dan pencatatan pengelolaan air secara             monitoring and recording systems for water management
Page 65
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                            65


bertahap, sejalan dengan upaya peningkatan tata kelola.          in line with efforts to enhance governance.

Pada tahun 2025, total konsumsi air mencapai 3.733,43            In 2025, total water consumption reached 3,733.43
megaliter, meningkat 7,9% dibandingkan tahun sebelumnya          megaliters, representing an increase of 7.9% compared
seiring dengan kembali beroperasinya Site Sandai.                to the previous year, in line with the reactivation of the
Meskipun demikian, dibandingkan dengan baseline                  Sandai Site. However, compared to the 2022 baseline,
tahun 2022, konsumsi air masih lebih rendah sebesar              water consumption remained 62.3% lower, consistent with
62,3% sejalan dengan penurunan tingkat produksi selama           the decline in production levels during the 2022–2025
periode 2022-2025, terutama setelah kebijakan ekspor             period, particularly following the Government’s bauxite
bauksit oleh Pemerintah pada 2023. Produksi tahunan              export policy in 2023. Annual production has also been
kami pun menyesuaikan dengan ketersediaan permintaan             adjusted to domestic market demand.
pasar domestik.




                                                                                                       from 2022 baseline


Rincian data pengambilan dan pemakaian air dapat dilihat         Detailed data on water withdrawal and consumption can
pada halaman 150.                                                be found on page 150.




Pengelolaan Air di Fasilitas Pencucian Bauksit                   Water Management in Bauxite Processing
[GRI 303-1, 14.7.2]
                                                                 Plant [GRI 303-1, 14.7.2]
CITA menerapkan praktik pemanfaatan kembali air proses           CITA implements water reuse practices at the Bauxite
di Bauxite Processing Plant (BPP) untuk meningkatkan             Processing Plant (BPP) to improve water use efficiency
efisiensi penggunaan air dan membatasi kebutuhan air             and reduce the demand for fresh water.
baru.

Air dari kolam pencucian bauksit dimanfaatkan kembali            Water from the bauxite washing ponds is reused within the
dalam siklus operasional melalui sistem sirkulasi internal       operational cycle through internal circulation systems and
dan pengendapan bertahap. Pendekatan ini mendukung               staged sedimentation processes. This approach supports
pengendalian penggunaan air serta meminimalkan                   controlled water usage and minimizes the potential
potensi pelepasan air proses ke lingkungan sesuai                discharge of processed water into the environment in
dengan mekanisme yang diatur. Residu hasil pencucian             accordance with established mechanisms. Residue from
dikelola melalui kolam pengendapan yang dirancang                the washing process is managed through settling ponds
untuk memisahkan partikel padat dari air sebelum air             designed to separate solid particles from water before it
digunakan kembali atau dilepas ke lingkungan. Seluruh            is reused or discharged. All ponds are constructed with
kolam dibangun dengan desain teknis yang memperkuat              technical designs that strengthen embankment structures
struktur tanggul dari potensi limpasan, rembesan, dan            to prevent overflow, seepage, and slope failure, ensuring
longsor, untuk menjaga stabilitas dan keamanan fasilitas.        facility stability and safety. Structural integrity and storage
Keandalan struktur dan kapasitas tampung dikendalikan            capacity are maintained through regular monitoring of
melalui pemantauan elevasi muka air, volume residu, serta        water levels, residue volumes, and periodic physical
penilaian kondisi fisik secara berkala. Untuk mitigasi risiko,   condition assessments. As part of risk mitigation, the ponds
kolam dilengkapi fasilitas tampungan darurat dan sistem          are equipped with emergency containment facilities and
drainase terkontrol guna menjaga kapasitas tampung               controlled drainage systems to ensure sufficient storage
tetap memadai.                                                   capacity at all times.
Page 66
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                       66


Proses Pencucian Bauksit
Bauxite Washing Process




Pelepasan Air [GRI 303-2, 303-4, 14.7.3, 14.7.5]               Water Discharge [GRI 303-2, 303-4, 14.7.3, 14.7.5]
CITA mengelola air limbah secara ketat dengan                  CITA strictly manages wastewater by ensuring that water
memastikan air hasil pencucian bauksit tidak dilepaskan        from bauxite washing processes is not directly discharged
langsung      ke badan air. Prosedur kesiapsiagaan             into natural water bodies. Preparedness procedures
diterapkan untuk mengantisipasi kondisi operasional yang       are implemented to anticipate abnormal operational
tidak normal, termasuk curah hujan ekstrem. Pelepasan          conditions, including extreme rainfall. Water discharge
air hanya dilakukan dalam kondisi yang sangat mendesak         is only carried out under exceptional circumstances that
dan memerlukan pengurangan volume tampungan.                   require a reduction in storage capacity. Any discharge
Setiap pelepasan air ke lingkungan dilakukan dengan            to the environment is conducted in compliance with
memperhatikan batas debit dan parameter kualitas air           applicable wastewater discharge technical approvals,
sesuai dengan Persetujuan Teknis Pembuangan Air                including flow rate limits and water quality parameters.
limbah yang berlaku.

Pemantauan kualitas air di sekitar area operasional (sungai-   Water quality monitoring in surrounding operational
sungai) dilakukan secara reguler melalui pemeriksaan           areas (rivers) is conducted regularly through daily internal
internal harian dan pengujian oleh laboratorium lingkungan     inspections and testing by accredited environmental
terakreditasi.                                                 laboratories.
Page 67
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                           67



Pemantauan terhadap parameter utama seperti Total               Monitoring of key parameters such as Total Suspended
Suspended Solid (TSS) dan pH dilakukan sebagai                  Solids (TSS) and pH serves as an early warning mechanism
mekanisme peringatan dini untuk mendeteksi potensi              to detect potential changes in water quality and ensure
perubahan kualitas air dan memastikan langkah                   timely implementation of control measures.
pengendalian dapat segera dilakukan.




      Prinsip Geoteknik di Fasilitas Penampungan untuk Stabilitas
      Pengelolaan Air dan Residu
      Geotechnical Principles in Containment Facilities for Water and Residue Stability

      Untuk menjaga stabilitas kolam pengelolaan              To ensure the stability of water and residue management
      air dan residu, Perusahaan menerapkan prinsip           ponds, the Company applies geotechnical principles
      geoteknik dalam tahap perencanaan, konstruksi, dan      throughout the planning, construction, and monitoring
      pemantauan. Penerapan ini mencakup analisis dan         stages. This includes the analysis and verification of
      verifikasi stabilitas tanggul, kapasitas kolam, serta   embankment stability, pond capacity, and drainage
      sistem drainase untuk menekan risiko kegagalan          systems to minimize the risks of structural failure,
      struktur, rembesan, dan potensi limpasan/tumpahan,      seepage, and potential overflow/spillage, thereby
      sehingga kualitas air tetap terjaga sesuai ketentuan    maintaining water quality in accordance with
      lingkungan. [GRI 306-2, 14.5.3]                         environmental standards.[GRI 306-2, 14.5.3]

      Prinsip geoteknik diterapkan secara menyeluruh          Geotechnical principles are applied comprehensively
      sepanjang siklus hidup fasilitas. Proses dimulai dari   across the entire lifecycle of the facilities. The process
      investigasi tanah pra-konstruksi, dilanjutkan dengan    begins with pre-construction soil investigations,
      pengendalian mutu pada tahap konstruksi, serta          followed by quality control during construction, and
      pemantauan stabilitas pada fase operasi melalui         continued stability monitoring during the operational
      mekanisme robotik dengan aspek pengukuran               phase through systematic monitoring mechanisms,
      seperti tekanan air pori, pemantauan pergerakan         including measurements of pore water pressure,
      tanah, dan inspeksi berkala. Pengawasan kemudian        ground movement monitoring, and periodic
      diteruskan hingga tahap penutupan dan rehabilitasi      inspections. Oversight is further extended to the closure
      untuk memastikan kestabilan pascaoperasi serta          and rehabilitation phases to ensure post-operational
      meminimalkan risiko lingkungan jangka panjang.          stability and minimize long-term environmental risks.
Page 68
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                  68


Pengelolaan Limbah [POJK-F.14][GRI 3-3, 306-1, 306-2, 14.5.1, 14.5.2, 14.5.3]
Waste Management
CITA menerapkan sistem pengelolaan limbah yang               CITA implements a waste management system covering
mencakup limbah non-mineral yaitu limbah B3 (Bahan           non-mineral waste, including hazardous waste and
Berbahaya dan Beracun) dan limbah non-B3, serta limbah       non-hazardous waste, as well as mineral waste in the
mineral berupa residu bauksit. Pengelolaan dilakukan         form of bauxite residue. Waste is managed according
sesuai karakteristik masing-masing jenis limbah sesuai       to its characteristics and in compliance with applicable
regulasi yang berlaku. CITA melakukan pemantauan dan         regulations. The Company conducts regular monitoring
pencatatan timbulan serta penanganan limbah dari seluruh     and recording of waste generation and handling from
kegiatan operasional secara berkala. Data ini digunakan      all operational activities. This data serves as the basis
sebagai dasar evaluasi kinerja dan penetapan langkah         for performance evaluation and the determination of
perbaikan pengelolaan limbah dari waktu ke waktu.            continuous improvement measures in waste management.


Sistem Pengolahan Limbah
Waste Management System




Timbulan Limbah Non-mineral [POJK-B.2C, F.13] [GRI 306-3, 306-4, 306-5, 14.5.4, 14.5.5, 14.5.6]
Non-mineral Waste Generation
Page 69
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                           69




Timbulan Limbah Mineral [POJK-B.2C, F.13] [GRI 306-3, 14.5.4]
Mineral Waste Generation




Pengelolaan dan Pemanfaatan Sisa Hasil Pengolahan Bauksit [POJK-
B.1D, F.5, F.28] [GRI 306-2, 14.5.3]

Management and Utilization of Bauxite Residue
Sisa hasil pengolahan mineral merupakan material               Bauxite residue are non‑product materials generated
nonproduk yang dihasilkan dari proses pengolahan bijih         from the beneficiation of bauxite ore into Metallurgical
bauksit menjadi Metallurgical Grade Bauxite (MGB), yang        Grade Bauxite (MGB), which settle as slurry in settling
berupa residu dan terendapkan pada kolam sedimentasi           ponds. Based on characterization tests, these residue
(settling pond). Berdasarkan hasil pengujian karakteristik,    are not classified as hazardous waste (B3) and do not
residu tersebut tidak tergolong sebagai limbah B3 serta        exhibit hazardous properties such as corrosivity, reactivity,
tidak memiliki sifat berbahaya seperti korosif, reaktif,       explosiveness, or flammability. In addition, all Toxicity
mudah meledak, maupun mudah menyala. Selain itu,               Characteristic Leaching Procedure (TCLP) parameters are
seluruh parameter Toxicity Characteristic Leaching             below the applicable quality standards.
Procedure (TCLP) berada di bawah baku mutu yang
berlaku.

Secara karakteristik, residu bauksit didominasi oleh           In terms of characteristics, bauxite residue is dominated
kandungan silika, oksida besi, dan tanah liat, dengan          by silica, iron oxide, and clay content, with relatively low
kadar aluminium yang relatif rendah. Pengelolaan residu        aluminium levels. Residue management is carried out with
dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip efisiensi,           a focus on efficiency and sustainability, taking into account
dan keberlanjutan, serta mempertimbangkan aspek                economic aspects and the availability of applicable
keekonomian dan ketersediaan teknologi yang tersedia           technologies.
dan dapat diterapkan.



              Upaya pengelolaan residu yang diterapkan meliputi:
              Residue management measures include:



               01                            02                           03                              04
   Penempatan material pada        Pengendalian                Pelaksanaan pendataan           Optimalisasi pemanfaatan
   lokasi khusus sesuai            volume/tonase residu yang   dan pemantauan kuantitas        residu sebagai material
   dengan jenis dan                dihasilkan;                 serta kualitas material         pendukung operasional.
   karakteristiknya;               Control of the              secara berkala;                 Optimization of residue
   Placement of material in        volume/tonnage of           Regular data collection         utilization as supporting
   designated locations            generated residue;          and monitoring of material      operational material.
   according to its type and                                   quantity and quality;
   characteristics;
Page 70
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                            70



Dalam implementasinya, pengelolaan residu difokuskan              In practice, residue management focuses on tracking
pada kegiatan inventarisasi material endapan di settling          residue volumes in settling ponds. Meanwhile, residue
pond. Sementara itu, pemanfaatan residu dilakukan                 utilization is implemented as blending material in the
sebagai material blending di stockpile, serta dimanfaatkan        stockpile and as road surfacing material for hauling roads
sebagai material pelapisan jalan tambang (hauling road)           and access‑road improvement through the Company’s
dan peningkatan akses jalan melalui program tanggung              corporate social responsibility (CSR) program.
jawab sosial perusahaan (CSR).



                Melalui pendekatan tersebut, perusahaan berkomitmen untuk:
                Through this approach, the Company is committed to:



             Mengendalikan dan meminimalkan dampak lingkungan;
  01         Controlling and minimizing environmental impacts;



             Mengoptimalkan pemanfaatan sisa hasil pengolahan;
 02          Optimizing the utilization of bauxite residue;



             Menerapkan praktik pengelolaan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan sesuai ketentuan yang
 03          berlaku.
             Implementing responsible and sustainable management practices in accordance with applicable
             regulations.


Ke depan, perusahaan akan terus melakukan evaluasi                Looking ahead, the company will continue to evaluate and
dan kajian terhadap alternatif pemanfaatan residu lainnya         study alternative uses of the residue to enhance its added
guna meningkatkan nilai tambah material, termasuk untuk           value, including for construction and related sectors, in line
kebutuhan konstruksi dan sektor terkait, seiring dengan           with technological developments and available utilization
perkembangan teknologi dan peluang pemanfaatan yang               opportunities.[POJK-F.5]
tersedia.[POJK-F.5]

Pengelolaan Limbah B3                                             Hazardous Waste Management
Pengelolaan limbah B3 dilakukan melalui penanganan                Hazardous waste is managed through special handling
khusus yang mencakup identifikasi jenis limbah,                   procedures, including identification of waste types,
pengumpulan, serta pemberian simbol dan label limbah              collection, and labeling of hazardous waste before further
B3 sebelum diproses lebih lanjut. Mayoritas limbah B3             processing. The majority of hazardous waste originates
bersumber dari aktivitas operasional kendaraan angkutan           from vehicle and bauxite mining equipment operations
material dan alat penambangan bauksit (kegiatan                   (upstream activities).[GRI 306-1, 306-2, 14.5.2, 14.5.3]
upstream).[GRI 306-1, 306-2, 14.5.2, 14.5.3]

Seluruh limbah B3 disimpan sementara di Tempat                    All hazardous waste is temporarily stored at a Licensed
Penyimpanan Sementara (TPS) Limbah B3 yang telah                  Hazardous Waste Temporary Storage Facility (TPS
memenuhi standar teknis dan persyaratan regulasi                  Limbah B3) that meets applicable technical standards
yang berlaku. Selanjutnya, limbah diserahkan kepada               and regulatory requirements. Subsequently, the waste
pihak ketiga berizin untuk pengangkutan, pengolahan,              is transferred to licensed third parties for transportation,
pemanfaatan, atau pembuangan akhir sesuai peraturan               treatment, utilization, or final disposal in accordance
perundang-undangan yang berlaku. Pengelolaan yang                 with applicable laws and regulations. This systematic
sistematis ini mendukung pengendalian risiko operasional,         management supports operational risk control, as reflected
yang tercermin dari tidak adanya insiden tumpahan limbah          by the absence of hazardous waste or hazardous material
B3 maupun material berbahaya lain yang berdampak                  spills impacting the environment throughout 2025. [POJK-F.15]
terhadap lingkungan sepanjang tahun 2025. [POJK-F.15] [GRI 306-   [GRI 306-3, 14.5.4]

3, 14.5.4]
Page 71
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                        71




Tahun 2025, timbulan limbah B3 didominasi oleh minyak         In 2025, hazardous waste generation was dominated by
pelumas bekas (145,9 ton) dan filter oli bekas (18,2 ton).    used lubricating oil (145.9 tons) and used oil filters (18.2
Peningkatan total timbulan limbah B3 sebesar 54,5%            tons). The total generation of hazardous waste increased
dibandingkan tahun 2024 dipengaruhi oleh kembali              by 54.5% compared to 2024, driven by the resumption of
beroperasinya Site Sandai, khususnya dari aktivitas           operations at the Sandai Site, particularly from material
kendaraan angkutan material dan alat berat penambangan.       hauling activities and mining heavy equipment.


Pengelolaan Limbah Non-B3                                     Non-hazardous Waste Management
Kegiatan operasional CITA menghasilkan limbah non-B3          CITA’s operational activities generate non-hazardous
yang berasal dari aktivitas domestik, meliputi perkantoran,   waste primarily from domestic activities, including
fasilitas operasional, hunian, kantin, gudang, dan area       offices, operational facilities, residential areas, canteens,
pendukung lainnya. Untuk limbah non-B3 domestik,              warehouses, and other supporting areas. For domestic
pemilahan dilakukan sejak sumber sesuai persyaratan           non-hazardous waste, segregation is carried out at the
teknis dan administratif berdasarkan kategori organik,        source in accordance with technical and administrative
anorganik, dan residu dengan penyediaan tempat sampah         requirements, based on organic, inorganic, and residual
terpilah di setiap lokasi kerja. Pemilahan menjadi tanggung   categories, supported by the provision of segregated
jawab bersama seluruh karyawan dan kontraktor.                waste bins at each work location. Waste segregation is a
                                                              shared responsibility of all employees and contractors.

Sampah yang telah dipilah kemudian dikumpulkan dan            Segregated waste is subsequently collected and
diangkut ke Tempat Penampungan Sementara (TPS),               transported to Temporary Storage Facilities (TPS), where it
disertai penimbangan, dan pencatatan sebagai bagian           is weighed and recorded as part of administrative control.
dari pengendalian administratif. Sampah anorganik             Inorganic waste is stored in designated TPS areas and
disimpan di TPS anorganik dan secara berkala diambil          periodically collected by the responsible party of the
oleh penanggung jawab Tempat Pengolahan Sampah                Village Integrated Waste Processing Facility (TPST) for
Terpadu (TPST) Desa untuk dimanfaatkan lebih lanjut.          further utilization.

Sampah organik kemudian dikelola melalui proses               Organic waste is managed through natural decomposition
dekomposisi alami, termasuk pemanfaatan untuk                 processes, including its use for animal feed and composting.
kebutuhan pakan ternak dan pengomposan. Seluruh               All waste management processes are governed by
tahapan pengelolaan sampah, diatur dalam prosedur             internal operational procedures and are monitored and
operasional internal serta diawasi melalui monitoring         evaluated regularly to ensure compliance with applicable
dan evaluasi berkala untuk memastikan kesesuaiannya           regulations. The Human Resource General Affairs (HRGA)
dengan ketentuan yang berlaku. Departemen Human               and Health, Security, and Environment (HSE) departments
Resource General Affair (HRGA) dan Health, Security, and      oversee the implementation of these procedures, as
Environment (HSE) melakukan pemantauan pelaksanaan            well as conduct socialization, education, and awareness
prosedur, serta melaksanakan sosialisasi, edukasi, dan        campaigns to enhance employee responsibility and
kampanye untuk meningkatkan kepedulian dan kepatuhan          compliance in waste management practices.
karyawan terhadap pengelolaan sampah.

Pada tahun 2025, timbulan limbah non-B3 dari aktivitas        In 2025, the total non-hazardous waste generated from
domestik di area operasional tercatat sebesar 98,2 ton.       domestic activities in operational areas amounted to 98.2
Data timbulan limbah non-B3 untuk tahun 2023 dan 2024         tons. Data on non-hazardous (non-B3) waste generation
tidak disajikan karena dokumentasi pendukung yang             for 2023 and 2024 are not presented, as the available
tersedia belum memadai untuk memastikan keandalan             supporting documentation is insufficient to ensure data
data. Ke depan, Perusahaan terus memperkuat sistem            reliability. Moving forward, the Company continues
pencatatan dan dokumentasi pengelolaan limbah guna            to strengthen its waste management recording and
meningkatkan konsistensi dan keandalan pelaporan data.        documentation systems to improve the consistency and
                                                              reliability of data reporting.
Page 72

          
Page 73
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                     73




Manajemen Sumber Daya Manusia[GRI 3-3, 14.17.1]
Human Resource Management
Karyawan merupakan fondasi utama yang menopang              Employees are the primary foundation supporting the
pertumbuhan berkelanjutan perusahaan, sehingga              company’s sustainable growth, making human resource
pengelolaan sumber daya manusia (SDM) menjadi               (HR) management a strategic priority. The company
salah satu prioritas strategis perusahaan. Perusahaan       implements HR management in accordance with labor
menerapkan pengelolaan SDM selaras dengan peraturan         regulations to ensure compliance with and protection of
ketenagakerjaan untuk memastikan kepatuhan serta            labor rights.
perlindungan hak-ketenagakerjaan.

CITA berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja         CITA is committed to creating a productive, inclusive, and
yang produktif, inklusif dan menjunjung keberagaman,        diverse work environment, ensuring equal opportunities,
menjamin kesetaraan peluang, serta melindungi hak           and protecting the rights of every individual. As part of
setiap individu. Sebagai bagian dari komitmen ini, kami     this commitment, we encourage career development and
mendorong pengembangan karier serta peningkatan             human resource competency development so that every
kompetensi SDM agar setiap karyawan dapat tumbuh,           employee can grow, develop, and reach their full potential.
berkembang, dan mencapai potensi terbaiknya.

Kerangka pengelolaan SDM CITA berpedoman pada               CITA’s HR management framework is guided by Company
Peraturan Perusahaan yang telah disahkan oleh               Regulations that have been approved by the Department
Dinas Ketenagakerjaan yang memuat ketentuan                 of Manpower which contain employment provisions
ketenagakerjaan termasuk hak dan kewajiban karyawan         including employee rights and obligations and a Code of
dan Kode Etik yang disosialisasikan kepada seluruh          Ethics that is socialized to all employees.
karyawan.


Profil Keberagaman Karyawan [POJK- C.3B, F.18] [GRI 2-7, 202-2, 405-1, 14.21.2, 14.21.5]
Employee Diversity Profile
Hingga akhir tahun 2025, total tenaga kerja CITA tercatat   As of the end of 2025, CITA’s total workforce was recorded
sebanyak 882 orang, meningkat 48% dibandingkan tahun        at 882 employees, an increase of 48% compared to 2024.
2024. Kenaikan jumlah karyawan ini sejalan dengan           This increase in the number of employees is in line with
strategi pertumbuhan bisnis untuk memenuhi permintaan       the business growth strategy to meet the continuously
pasar yang terus berkembang, di mana industri pemurnian     growing market demand, where the alumina refining
alumina di Indonesia juga mulai bertumbuh lebih baik. Hal   industry in Indonesia has also begun to grow more
ini juga didukung oleh kembali beroperasinya kegiatan       positively. This was also supported by the resumption of
pertambangan di area Sandai, Kalimantan Barat. Sebanyak     mining operations in the Sandai area, West Kalimantan. A
54% atau 474 karyawan merupakan karyawan kontrak.           total of 54% or 474 employees are contract employees.

CITA secara konsisten mendorong partisipasi tenaga          CITA consistently encourages inclusive workforce
kerja yang inklusif, dengan melibatkan karyawan dari        participation by involving employees from various age
berbagai latar belakang usia, wilayah asal, dan jenjang     groups, regions of origin, and job levels. The presence of
jabatan. Kehadiran tenaga kerja lokal juga menjadi bagian   local workers is also an important part of the Company’s
penting dari strategi perusahaan, khususnya dalam           strategy, particularly in supporting regional economic
mendukung pemberdayaan ekonomi daerah di sekitar            empowerment around the operational areas. In 2025,
wilayah operasional. Pada tahun 2025, proporsi karyawan     the proportion of local employees from West Kalimantan
lokal yang berasal dari Kalimantan Barat mencapai 63%       reached 63% or 552 employees out of the total workforce.
atau sebanyak 552 karyawan dari total keseluruhan           Of this number, several local employees have held
karyawan. Dari jumlah tersebut, sebagian karyawan lokal     managerial positions, accounting for 13% or equivalent to
telah menduduki posisi manajerial, yaitu sebesar 13% atau   16 employees. In line with this, the Company continues to
setara dengan 16 karyawan. Sejalan dengan hal tersebut,     strengthen the role and capability of local talent as part of
perusahaan terus memperkuat peran dan kapabilitas           sustainable human resource development.
talenta lokal sebagai bagian dari pengembangan SDM
yang berkelanjutan.
Page 74
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                         74



Komposisi karyawan CITA didominasi oleh karyawan              CITA’s employee composition is dominated by male
laki-laki sebanyak 727 orang (82%) sementara karyawan         employees, totaling 727 people (82%), while female
perempuan berjumlah 155 orang (18%). Komposisi tersebut       employees number 155 people (18%). This composition
mencerminkan karakteristik industri pertambangan              reflects the characteristics of the mining industry, which is
yang umumnya berlokasi di area terpencil, melibatkan          generally located in remote areas and involves operational
aktivitas operasional dengan tingkat mobilitas tinggi dan     activities with high mobility and relatively intensive physical
tuntutan fisik yang cukup intens, sehingga secara umum        demands, and therefore is generally still dominated by
masih didominasi oleh tenaga kerja laki-laki. Karakteristik   male workers. These job characteristics in the mining
pekerjaan di sektor pertambangan tersebut turut               sector also influence the profile of the workforce available
memengaruhi profil tenaga kerja yang tersedia di pasar        in the labor market, which is likewise dominated by men.
ketenagakerjaan, yang juga didominasi laki-laki.




Meskipun demikian, CITA tetap membuka kesempatan              However, CITA continues to provide equal employment
kerja yang setara bagi pekerja perempuan untuk                opportunities for female workers to contribute across
berkontribusi di berbagai fungsi, termasuk pada peran         various functions, including operational roles in mining
operasional di area tambang, sepanjang memenuhi               areas, as long as they meet the required qualifications and
kualifikasi dan kompetensi, yang dibutuhkan.                  competencies.

Hingga akhir tahun pelaporan, CITA mempekerjakan              As of the end of the reporting year, CITA employed
empat karyawan penyandang disabilitas (disabilitas fisik      4 employees with disabilities (physical and sensory
dan sensorik). Upaya membangun lingkungan kerja yang          disabilities). Efforts to foster an inclusive workplace are
inklusif, juga diwujudkan melalui dukungan terhadap           also reflected in the support provided for the needs of
kebutuhan karyawan Perempuan, antara lain dengan              female employees, including the provision of lactation
penyediaan fasilitas ruang laktasi di lingkungan kerja.       rooms in the workplace.
Page 75
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                   75




Statistik Karyawan di 2025
2025 Employee Statistics




                                                     Catatan: CITA tidak memiliki karyawan berstatus paruh waktu
                                                     Note: CITA does not have any part-time employees.
Page 76
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                     76




Statistik Karyawan di 2025
2025 Employee Statistics
Page 77
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                         77




Perekrutan Karyawan [POJK-F.18][GRI 401-1, 14.17.3]
Employee Recruitment [POJK-F.18][GRI 401-1, 14.17.3]
Dalam proses rekrutmen, CITA menilai kandidat                   During the recruitment process, CITA assesses candidates
berdasarkan kualifikasi dan kompetensi yang sesuai              based on qualifications and competencies that align with
dengan kebutuhan posisi serta menerapkan prinsip non-           the position requirements and adheres to the principle
diskriminasi. Untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di          of non-discrimination. To meet workforce needs at
lokasi operasional, Perusahaan juga berkolaborasi dengan        operational sites, the Company also collaborates with
kontraktor lokal dan memprioritaskan perekrutan dari            local contractors and prioritizes recruitment from the
masyarakat sekitar sebagai bagian dari upaya mendukung          surrounding community as part of its efforts to support its
kontribusi terhadap perekonomian daerah.                        contribution to the regional economy.




Sepanjang 2025, CITA telah merekrut 386 karyawan baru           Throughout 2025, CITA has recruited 386 new
terdiri dari 321 orang (83%) laki-laki dan 65 orang (17%)       employees, consisting of 321 men (83%) and 65 women
perempuan. Perekrutan ini dilakukan untuk memenuhi              (17%). This recruitment was carried out to meet the needs
kebutuhan Site Sandai yang kembali beroperasi pada              of the Sandai Site, which will resume operations in mid-
pertengahan 2025, dengan penambahan 201 karyawan.               2025, with the addition of 201 employees. Throughout
Dalam prosesnya, Perusahaan tetap mengedepankan                 the process, the Company continues to prioritize the
penyerapan tenaga kerja dari masyarakat lokal. Dalam            absorption of local workers. In this context, local workers
konteks ini, tenaga kerja lokal merujuk pada karyawan           refer to employees with identity cards in West Kalimantan
dengan kartu identitas di Provinsi Kalimantan Barat.            Province. Meanwhile, non-local workers are Indonesian
Sementara itu, nonlokal adalah karyawan berkebangsaan           employees from outside West Kalimantan Province (not
Indonesia dari luar Provinsi Kalimantan Barat (bukan            foreign workers/expatriates).
tenaga kerja asing/ekspatriat).

Pertumbuhan signifikan jumlah karyawan pada tahun               The significant growth in the number of employees
2025 membawa konsekuensi terhadap kebutuhan                     in 2025 has implications for the need to align work
penyelarasan nilai kerja serta peningkatan efektivitas          values and improve the effectiveness of the employee
proses orientasi karyawan, khususnya di site yang kembali       orientation process, particularly at sites that have resumed
beroperasi. Kami memastikan proses ini berjalan dengan          operations. We ensure that this process runs smoothly and
lancar dan terstruktur sehingga karyawan baru dapat             in a structured manner so that new employees can adapt
beradaptasi dengan baik serta memahami tata kelola              well and understand the Company’s governance, work
perusahaan, standar kerja, dan budaya Perusahaan sejak          standards, and corporate culture from the outset.
awal.

Perusahaan bekerja sama dengan pemerintah setempat              The Company collaborates with local governments in the
dalam proses perekrutan tenaga kerja lokal di area              recruitment of local workers in mining areas, including
pertambangan antara lain melalui penyelenggaraan                through the organization of job fairs, to expand community
job fair, untuk memperluas akses masyarakat terhadap            access to employment opportunities. To fulfill the need for
kesempatan kerja. Untuk pemenuhan kebutuhan kru                 field crews in mining areas, the Company prioritizes the
lapangan di area tambang, Perusahaan memprioritaskan            recruitment of surrounding communities (ring one and ring
perekrutan masyarakat sekitar (lingkar satu dan lingkar dua),   two), by utilizing CSR data and village data in the mining
Page 78
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                     78



dengan memanfaatkan data CSR dan data desa di wilayah        areas. In every job vacancy announcement, the Company
penambangan. Dalam setiap pengumuman lowongan                ensures that the requirements listed are non-discriminatory,
kerja, Perusahaan memastikan bahwa persyaratan yang          including with regard to gender, religion, ethnicity, social
dicantumkan tidak bersifat diskriminatif, termasuk terkait   group, or age limits, in line with labor regulations and the
jenis kelamin, agama, suku, golongan, maupun batasan         principle of equal employment opportunity.
usia, sejalan dengan ketentuan ketenagakerjaan dan
prinsip kesetaraan kesempatan kerja.


Total Perekrutan Karyawan Baru
Total New Employee Recruitment
Page 79
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                              79


Pergantian Karyawan [GRI 401-1, 14.17.3]
Employee Turnover
Sepanjang tahun 2025, jumlah karyawan yang berhenti bekerja
secara sukarela dan PHK tercatat sebanyak 93 orang dengan tingkat
pergantian karyawan sebesar 10,54%. Angka ini menurun dibandingkan
tahun sebelumnya sebesar 33,8%. Penurunan ini menjadi indikasi positif
atas upaya penguatan pengelolaan SDM dan stabilitas operasional.

Throughout 2025, the number of employees who voluntarily resigned
and were terminated was recorded at 93 people, with an employee
turnover rate of 10.54%. This figure decreased compared to the previous
year, which was 33.8%.. This decline is a positive indication of efforts to                                compared to 2024
strengthen human resource management and operational stability.

CITA mencatat bahwa sebagian besar karyawan yang                    CITA recorded that the majority of employees who left
keluar dari perusahaan mengundurkan diri atas alasan                the Company resigned for personal reasons. In every
personal. Dalam setiap pengakhiran hubungan kerja,                  termination of employment, CITA implements a transparent
CITA menerapkan proses yang transparan dan adil                     and fair process in accordance with the applicable
sesuai regulasi yang berlaku termasuk regulasi internal             regulations, including internal regulations agreed upon
yang disepakati dalam Peraturan Perusahaan, termasuk                in the Company Regulation, including the implementation
pelaksanaan exit interview untuk mengidentifikasi alasan            of exit interviews to identify the main reasons employees
utama karyawan meninggalkan perusahaan. Hasil exit                  leave the Company. The results of the exit interviews are
interview digunakan sebagai bahan evaluasi untuk                    used as evaluation material to strengthen policies and
memperkuat kebijakan dan praktik pengelolaan SDM ke                 practices of human resource management in the future.
depan.


Data Pergantian Karyawan
Employee Turnover Data
Page 80
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                        80




Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia [POJK-F.22] [GRI 404-1,
404-2, 14.17.7, 14.8.3, 14.17.8, 14.21.4]
Human Resource Training and Development
Regenerasi dan pengembangan kompetensi karyawan                Employee regeneration and competency development
merupakan bagian penting dari keberlanjutan organisasi         are essential components of CITA’s organizational
CITA. Selain membuka ruang bagi talenta baru, Perusahaan       sustainability. In addition to opening up opportunities
berkomitmen memenuhi hak pengembangan kompetensi               for new talent, the Company is committed to fulfilling
karyawan melalui program pelatihan yang disesuaikan            employees’ competency development rights through
dengan kebutuhan operasional dan strategi bisnis.              training programs tailored to operational needs
Pelatihan ini mencakup penguatan kompetensi teknis dan         and business strategy. This training encompasses
manajerial, sekaligus mendorong tingkat keterlibatan dan       strengthening technical and managerial competencies,
rasa kepemilikan karyawan dalam mendukung pencapaian           while also encouraging employee engagement and
kinerja secara optimal.                                        ownership, supporting optimal performance.

Untuk memastikan kesiapan karyawan dalam transisi              To ensure employee readiness for role transitions, CITA
peran, CITA menyediakan mekanisme pengembangan                 provides a career development mechanism through
karier melalui promosi internal dan rotasi antar fungsi dan/   internal promotions and rotations between functions and/
atau departemen. Sepanjang tahun berjalan, pelatihan           or departments. Throughout the year, training is conducted
diselenggarakan baik secara internal maupun eksternal,         both internally and externally, covering technical and non-
mencakup materi teknis dan non-teknis sesuai fungsi,           technical materials according to each function, role, and
peran, dan ruang lingkup pekerjaan masing-masing.              scope of work. Going forward, the Company will place
Ke depannya, Perusahaan akan lebih menekankan                  greater emphasis on increasing the frequency of upskilling
meningkatkan frekuensi upskilling dan reskilling berbasis      and reskilling based on job needs, as well as developing
kebutuhan jabatan, serta mengembangkan modul                   internal training modules to ensure the quality of learning
pelatihan internal agar kualitas pembelajaran semakin          is more sustainable and equitable across all levels of the
berkelanjutan dan merata di seluruh lini organisasi. Bagi      organization. For new employees, the Company provides
karyawan baru, Perusahaan menyediakan pelatihan                orientation training that covers basic understanding of
orientasi yang mencakup pemahaman dasar proses kerja,          work processes, both theoretically and directly in the
baik secara teoritis maupun praktik langsung di lapangan,      field, especially for technical functions. In addition, new
khususnya untuk fungsi teknis. Selain itu, karyawan baru       employees placed in mining areas are also required
yang ditempatkan di area pertambangan juga wajib               to attend OHS training as initial preparation to ensure
mengikuti pelatihan K3 sebagai pembekalan awal untuk           understanding of potential work risks, implementation of
memastikan pemahaman terhadap potensi risiko kerja,            safety procedures, and readiness to carry out operational
penerapan prosedur keselamatan, serta kesiapan dalam           activities safely and responsibly.
menjalankan aktivitas operasional secara aman dan
bertanggung jawab.

Pelatihan eksternal difokuskan pada peningkatan                External training focuses on improving technical
kompetensi teknis yang terkait dengan pemenuhan                competencies related to meeting national standards
standar nasional dan regulasi sektoral. Contohnya meliputi     and sectoral regulations. Examples include training on
pelatihan standar keselamatan kerja, keberlanjutan,            occupational safety standards, sustainability, and other
dll. Pendekatan ini memastikan karyawan memiliki               relevant areas. This approach ensures employees possess
keterampilan yang relevan sesuai tugas dan tanggung            the relevant skills for their roles and responsibilities
jawabnya dan menjalankan pekerjaan sesuai ketentuan            and perform their work in accordance with applicable
regulasi, standar, dan perkembangan industri yang              regulations, standards, and industry developments.
berlaku.

Pada tahun 2025, rata-rata jam pelatihan per karyawan          In 2025, the average training hours per employee were
tercatat sebesar 9,68 jam per tahun, terdiri dari 11,19 jam    recorded at 9.68 hours per year, consisting of 11.19 hours
per tahun untuk karyawan laki-laki dan 2,59 jam per            per year for male employees and 2.59 hours per year for
tahun untuk karyawan perempuan. Angka keseluruhan              female employees. This represents a 22.49% decrease
mengalami penurunan sebesar 22,49% dibandingkan                compared to the previous year. The decrease in average
tahun sebelumnya. Penurunan rata-rata jam pelatihan per        training hours per employee was not due to a reduction in
karyawan bukan disebabkan oleh berkurangnya total jam          total training hours, but rather to an increase in the number
pelatihan, melainkan oleh peningkatan jumlah karyawan          of new employees, which methodologically broadens
baru yang secara metodologis memperbesar basis                 the calculation base. Furthermore, Sandai Site that have
Page 81
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                                         81

perhitungan. Selain itu, Site Sandai yang mulai beroperasi                           just begun operations still prioritize mandatory external
masih memprioritaskan pelatihan eksternal wajib untuk                                training for certification, while internal training has not
sertifikasi, sementara pelatihan internal belum berjalan                             been optimally implemented, thus impacting the intensity
optimal, sehingga memengaruhi intensitas capaian                                     of training outcomes in the current year.
pelatihan tahun berjalan.

Detail data rata-rata jam pelatihan karyawan dapat dilihat                           Detailed data on the average employee training hours can
pada halaman 154.                                                                    be found on page 154.




                                 | compared to 2024




                              | compared to 2024




      Penguatan Kompetensi Pengawas Operasional melalui Sertifikasi
      Strengthening Operational Supervisor Competence through Certification

      Pada tahun 2025, CITA menyelenggarakan program                              In 2025, CITA held a three-day certified education
      pendidikan dan pelatihan bersertifikat serta sertifikasi                    and training program, along with a re-certification
      ulang selama tiga hari bagi Pengawas Operasional                            program for First Operational Supervisors (POP),
      Pertama (POP), Pengawas Operasional Madya (POM),                            Middle Operational Supervisors (POM), and Main
      dan Pengawas Operasional Utama (POU) yang diikuti                           Operational Supervisors (POU), attended by 32
      oleh 32 karyawan. Program ini bertujuan untuk                               employees. This program aims to improve employee
      meningkatkan kompetensi karyawan untuk mendukung                            competency to support the effectiveness of mining
      efektivitas pengawasan operasional pertambangan di                          operational supervision at all levels in accordance
      setiap tingkatan sesuai regulasi yang berlaku. Dengan                       with applicable regulations. Thus, this training is
      demikian, pelatihan ini diharapkan dapat mendorong                          expected to encourage better mining operational
      tercapainya kinerja dan produktivitas operasional                           performance and productivity. All training participants
      tambang yang lebih baik. Seluruh peserta pelatihan                          were declared competent (passed) and received
      dinyatakan kompeten (lulus) dan memperoleh sertifikat                       competency certificates, confirming their readiness to
      kompetensi, yang menegaskan kesiapan mereka                                 face operational challenges at their respective levels.
      dalam menghadapi tantangan operasional di tingkat
      masing-masing.




          Keterangan gambar: Pelatihan sertifikasi ulang bagi Pengawas Operasional Pertama (POP), Pengawas Operasional Madya (POM), dan
          Pengawas Operasional Utama (POU).
          Image caption: Re-certification training for First Operational Supervisors (POP), Middle Operational Supervisors (POM), and Main Operational
          Supervisors (POU).
Page 82
2025 Sustainability Highlights
                    Report | Laporan Keberlanjutan
                               | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                           82




      Monday Morning Talk: Belajar Bersama, Bertumbuh Bersama [POJK-F.1]h Bersama
      Monday Morning Talk: Learning Together, Growing Together

      Pada tahun 2025, CITA terus mengembangkan                              In 2025, CITA continued to develop the Monday
      program Monday Morning Talk (MMT) sebagai forum                        Morning Talk (MMT) program as an interactive forum
      interaktif yang rutin melibatkan setiap departemen                     that regularly engages every department to share
      untuk berbagi informasi terkait proyek terkini, inisiatif,             information regarding the latest projects, initiatives, and
      serta isu-isu penting yang relevan dengan perusahaan.                  important issues relevant to the company. Each week,
      Setiap pekan, tiap departemen diberi kesempatan                        each department is given the opportunity to discuss
      untuk membahas topik yang bervariasi, mulai dari                       various topics, ranging from sustainability/ESG topics,
      topik keberlanjutan/ESG, operasional pertambangan,                     mining operations, sustainable supply chains to broader
      rantai pasok berkelanjutan, hingga isu-isu yang lebih                  issues such as work culture, occupational health
      luas seperti budaya kerja, kesehatan dan keselamatan                   and safety, and the importance of good governance,
      kerja, serta pentingnya tata kelola yang baik, dsb.                    etc. MMT aims to increase employee knowledge not
      MMT bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan                           only in their field of work but across departments,
      karyawan tidak hanya di bidang pekerjaannya namun                      strengthen internal communication, and create a more
      lintas departemen, memperkuat komunikasi internal,                     collaborative and transparent work atmosphere at all
      serta menciptakan suasana kerja yang lebih kolaboratif                 levels of the organization. With this forum, it is hoped
      dan transparan di seluruh tingkat organisasi. Dengan                   that employees will have a better understanding of the
      adanya forum ini, diharapkan karyawan dapat lebih                      company’s goals and policies, and will be more active
      memahami tujuan dan kebijakan perusahaan, serta                        in participating in various initiatives that support shared
      lebih aktif berpartisipasi dalam berbagai inisiatif yang               success.
      mendukung kesuksesan bersama.




   Keterangan gambar :
   Agenda MMT: Sosialisasi Tata Kelola Perusahaan yang Baik di Kantor Pusat Jakarta
   Image caption:
   MMT Agenda: Good Corporate Governance Socialization at Jakarta Head Office
Page 83
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                    83




Penilaian Karyawan [GRI 404-3]
Employee Assessment
Perusahaan menerapkan sistem penilaian kinerja sebagai
dasar objektif untuk pengembangan karier, termasuk            Pada tahun2025,
promosi dan rotasi posisi. Penilaian dilakukan setiap tahun   By 2025,




                                                              91%
dengan mempertimbangkan kinerja tanpa membedakan
gender maupun karakteristik personal lainnya. Pada
tahun 2025, 91% dari seluruh karyawan menerima
evaluasi kinerja tahunan sebagai bentuk transparansi
dalam pengembangan karier. Angka ini mencakup hampir
                                                              dari seluruh karyawan menerima evaluasi kinerja
seluruh karyawan, kecuali mereka yang baru bergabung
                                                              tahunan
pada kuartal keempat tahun berjalan. Meski demikian,          of all employees will receive an annual performance
karyawan yang bergabung pada kuartal keempat tetap            evaluation
mendapatkan pendampingan dari atasan masing-masing,
meskipun belum memenuhi syarat untuk mengikuti
evaluasi kinerja tahunan.

The company implements a performance appraisal system
as an objective basis for career development, including
promotions and job rotations. Assessments are conducted
annually, taking performance into account without regard
to gender or other personal characteristics. By 2025,
91% of all employees will receive an annual performance
evaluation, demonstrating transparency in career
development. This figure covers almost all employees,
except those who joined in the fourth quarter of the
current year. However, employees who joined in the fourth
quarter will still receive support from their supervisors,
even though they are not yet eligible for the annual
performance evaluation.



Cakupan Penilaian Karyawan Tahun 2025
Employee Performance Assessment Coverage in 2025
Page 84
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                            84




Kesejahteraan Karyawan
Employee Well-being
CITA berkomitmen mendukung kesejahteraan karyawan                 CITA is committed to supporting employee well-
melalui pengelolaan kompensasi dan manfaat kerja yang             being through structured compensation and benefits
terstruktur serta selaras dengan ketentuan peraturan              management that aligns with applicable laws and
perundang-undangan        yang   berlaku.   Pendekatan            regulations. This approach includes fair and competitive
ini mencakup remunerasi yang adil dan kompetitif                  remuneration based on wage structures and scales,
berdasarkan struktur dan skala upah, penyediaan manfaat           the provision of work benefits and facilities, retirement
dan fasilitas kerja, program perencanaan pensiun, serta           planning programs, and support for employees with
dukungan bagi karyawan yang sudah berkeluarga.                    families.

Perusahaan juga mendorong keseimbangan kehidupan                  The company also encourages work-life balance by
kerja dan pribadi melalui fasilitasi berbagai aktivitas positif   facilitating various positive activities outside of operations
di luar operasional untuk membangun kebersamaan,                  to build togetherness, maintain fitness, and strengthen
menjaga kebugaran, dan memperkuat keterlibatan                    employee engagement.
karyawan.

Remunerasi dan Tunjangan Karyawan [POJK-F.20]                     Remuneration and Employee Benefits [POJK-F.20]
[GRI 202-1, 401-2, 14.17.2, 14.17.4]                              [GRI 202-1, 401-2, 14.17.2, 14.17.4]

Untuk memastikan prinsip kesetaraan dan keadilan                  To ensure the principles of equality and fairness in
dalam remunerasi, Perusahaan menerapkan kebijakan                 remuneration, the Company implements a wage policy
pengupahan      yang    selaras     dengan    peraturan           that is aligned with labor regulations in Indonesia and
ketenagakerjaan di Indonesia serta menerapkan standar             applies salary and remuneration standards exceeding
penggajian dan remunerasi di atas persyaratan minimum             the minimum requirements stipulated by applicable
peraturan yang berlaku. Perusahaan juga memastikan                regulations. The Company also ensures that remuneration
remunerasi diberikan secara adil dan setara berdasarkan           is provided fairly and equitably based on job function,
fungsi pekerjaan, kompetensi, dan tanggung jawab, tanpa           competencies, and responsibilities, without gender
diskriminasi gender.                                              discrimination.

Di CITA, perbedaan rasio upah antara karyawan laki-laki
dan perempuan dapat terjadi karena variasi karakteristik          At CITA, differences in pay ratios between male and
pekerjaan, biasanya antara peran di lapangan atau di              female employees can arise due to variations in job
kantor (back office) dan penempatan, termasuk lokasi              characteristics, typically between field and back-office
kerja, tingkat tanggung jawab, serta paparan risiko               roles, and placement, including work location, level
keselamatan. Peran berbasis lapangan umumnya memiliki             of responsibility, and exposure to safety risks. Field-
risiko dan tanggung jawab operasional yang lebih tinggi,          based roles generally carry higher operational risks
sehingga disertai manfaat dan tunjangan tambahan sesuai           and responsibilities, and therefore are accompanied by
ketentuan yang berlaku.                                           additional benefits and allowances as required.
Page 85
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                           85


Perbandingan Upah Posisi Pemula Terendah Terhadap Upah Minimum di Lokasi
Operasional
Comparison of entry-level standard wages to the minimum wage at operational locations




                Upah Minimum Sektoral Kab. Ketapang   Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta       Laki-laki        Perempuan
                Ketapang Regency Minimum Wage         Jakarta Provincial Minimum Wage         Male             Female


Selain remunerasi dasar, Perusahaan menyediakan                   In addition to basic remuneration, the Company provides
berbagai tunjangan dan fasilitas sebagai bagian dari              various allowances and facilities as part of its commitment
komitmen terhadap kesejahteraan karyawan. Bagi                    to employee well-being. For employees assigned to
karyawan yang bertugas di wilayah operasional                     mining operational areas, the facilities provided include
pertambangan, fasilitas yang disediakan mencakup tempat           housing, meals, laundry services, health services
tinggal, konsumsi, layanan binatu, layanan kesehatan              (clinic)—including mandatory annual medical check-
(klinik), termasuk fasilitas cek kesehatan tahunan wajib,         ups, particularly for employees at operational sites as a
terutama bagi karyawan di lokasi operasional sebagai              mandatory requirement to work—sports facilities, duty
syarat wajib bekerja, fasilitas olahraga, tunjangan dinas,        allowances, and a lumpsum for site employees who take
serta lumpsum bagi karyawan site yang menjalankan cuti            leave in accordance with Company policy.
sesuai kebijakan Perusahaan.

Pada dasarnya, remunerasi dan tunjangan karyawan                  In principle, employee remuneration and benefits are
ditentukan berdasarkan status kepegawaian, jabatan,               determined based on employment status, position, and
dan tuntutan pekerjaan. Informasi terkait kompensasi dan          job requirements. Information related to compensation
manfaat kerja disampaikan secara jelas sejak awal masa            and employment benefits is communicated clearly from
kerja dan dievaluasi secara berkala untuk memastikan              the beginning of employment and is periodically evaluated
kesesuaiannya serta mendukung kesejahteraan karyawan.             to ensure its appropriateness and to support employee
                                                                  well-being.
Page 86
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                       86




Manfaat Karyawan berdasarkan Status Karyawan Tahun 2025
Employee Benefits by Employment Status in 2025

                        Komponen                          Karyawan Permanen                 Karyawan Kontrak
                        Component                         Permanent Employees               Contract Employees

    BPJS Kesehatan
                                                                      ✓                                ✓
    BPJS Health Insurance

    BPJS Ketenagakerjaan
                                                                      ✓                                ✓
    BPJS Employment Insurance

    Asuransi Kesehatan Swasta
                                                                      ✓                                ✓
    Private Health Insurance

    Cuti Melahirkan
                                                                      ✓                                ✓
    Parental Leave

    Provisi Pensiun
    Retirement Provisions
                                                                      ✓                                x

    Tunjangan Duka Cita
    Bereavement Allowance
                                                                      ✓                                ✓

    Tunjangan Suka Cita
    Special Occasion Allowance
                                                                      ✓                                x

    Tunjangan Kaca Mata
    Eyeglasses Allowance
                                                                      ✓                                x

    Tunjangan Hari Raya Keagamanaan
                                                                      ✓                                ✓
    Religious Holiday Allowance

    Tunjangan Dinas
                                                                      ✓                                ✓
    Work Assignment Allowance

    Lumpsum                                                                                            ✓
    *Bagi karyawan site yang menjalankan cuti                         ✓
    *For site-based employees who are on leave

    Bonus Tahunan
                                                                      ✓                                ✓
    Annual Bonus



Kewajiban Rencana Pensiun Karyawan [GRI 201-3,                 Employee Retirement Plan Obligations [GRI 201-3,
401-2, 14.17.4]                                                401-2, 14.17.4]

Perusahaan menghargai kontribusi setiap karyawan dan           The Company values the   ​​ contribution of each employee
berkomitmen mendukung kesejahteraan jangka panjang,            and is committed to supporting long-term well-being, both
baik selama masa kerja aktif maupun setelah memasuki           during active employment and after retirement. As a form
usia pensiun. Sebagai bentuk perlindungan sosial dan           of social and financial protection, the Company participates
finansial, Perusahaan berpartisipasi dalam program BPJS        in the BPJS Employment program, which includes Old Age
Ketenagakerjaan yang mencakup Jaminan Hari Tua (JHT)           Security (JHT) and Pension Security (JP) in accordance
dan Jaminan Pensiun (JP) sesuai ketentuan peraturan            with applicable laws and regulations. By 2025, all CITA
perundang-undangan yang berlaku. Hingga tahun 2025,            employees (100%) have been registered in the JHT and/or
seluruh karyawan CITA (100%) telah terdaftar dalam             JP programs in accordance with applicable regulations. In
program JHT dan/atau JP sesuai ketentuan yang berlaku.         addition to BPJS membership, the Company also ensures
Selain kepesertaan BPJS, Perusahaan juga memastikan            that post-employment benefit obligations are managed in
kewajiban imbalan pascakerja dikelola secara terukur,          a measurable, transparent manner, and in accordance with
transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.                 applicable regulations.
Page 87
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                      87



Cuti Parental [GRI 401-3, 14.17.5, 14.21.3]                     Parental Leave [GRI 401-3, 14.17.5, 14.21.3]
CITA memberikan hak cuti parental selama 3 bulan                CITA provides 3 months of parental leave to female
kalender kepada karyawan perempuan sesuai ketentuan             employees in accordance with applicable labor laws and
peraturan       perundang-undangan          ketenagakerjaan     regulations. During this leave period, employees continue
yang berlaku. Selama masa cuti tersebut, pekerja tetap          to receive full wages. After the leave period ends, the
menerima upah penuh. Setelah masa cuti berakhir,                Company guarantees that employees can return to
Perusahaan menjamin karyawan dapat kembali bekerja              work in the same position. Meanwhile, male employees
pada jabatan yang sama. Sementara itu, karyawan laki-           are entitled to two working days of maternity leave for
laki memperoleh hak cuti pendampingan persalinan bagi           their wives. This provision applies to all employees who
istri selama 2 hari kerja. Ketentuan ini berlaku bagi seluruh   meet the requirements. Therefore, CITA is committed to
karyawan yang memenuhi persyaratan. Dengan demikian,            supporting a balance between work and personal life for
CITA berkomitmen untuk mendukung keseimbangan                   each employee as part of an effort to maintain their well-
antara pekerjaan dan kehidupan pribadi setiap karyawan          being.
sebagai bagian dari upaya menjaga kesejahteraan
mereka.

Pada tahun 2025, sebanyak 33 orang mengambil cuti               In 2025, 33 people took parental leave, and 27 of them
parental dan 27 di antaranya kembali bekerja setelah            returned to work after the leave ended, representing a
masa cuti berakhir atau sebesar 82%. Dari jumlah tersebut,      return-to-work rate of 82%. Of these, 23 (85%) remained
23 orang (85%) tetap bekerja selama setidaknya 12 bulan         employed for at least 12 months after returning.
setelah kembali bekerja.




Data Cuti Parental 2025
2025 Parental Leave Data
Page 88
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                        88



Tingkat retensi karyawan perempuan pada tahun 2025               The female employee retention rate in 2025 will be
dipengaruhi oleh keputusan pribadi sejumlah karyawan             affected by the personal decisions of some female
perempuan untuk tidak melanjutkan masa kerja setelah             employees to discontinue employment after parental
cuti parental berakhir. Perusahaan menghormati                   leave ends. The company respects these decisions and
keputusan tersebut dan memastikan seluruh proses                 ensures that all employment processes are conducted in
ketenagakerjaan dilakukan sesuai dengan ketentuan dan            accordance with applicable provisions and regulations.
regulasi yang berlaku.


Dukungan terhadap Kualitas Hidup Karyawan                        Supporting Employee Quality of Life [GRI 401-2,
[GRI 401-2, 14.17.4]                                             14.17.4]

Kenyamanan dalam bekerja mencakup lebih dari sekadar             Workplace well-being encompasses more than just
aspek materi, melainkan juga manfaat dan fasilitas yang          material aspects, including benefits and amenities that
mendukung kesehatan fisik, keseimbangan kehidupan                support physical health, work-life balance, and sustainable
kerja, serta kesejahteraan karyawan secara berkelanjutan.        employee well-being. In addition to focusing on
Selain berfokus pada pemenuhan aspek operasional dan             operational and compliance requirements, the Company
kepatuhan, Perusahaan menginisiasi berbagai aktivitas            initiates various positive activities outside of work to
positif di luar pekerjaan untuk mendukung keseharian             support employee well-being, strengthen engagement,
karyawan, memperkuat keterlibatan, dan meningkatkan              and improve the quality of life in the workplace. These
kualitas hidup di lingkungan kerja. Aktivitas tersebut           activities include sports and health education programs
mencakup kegiatan olahraga dan edukasi kesehatan                 designed to encourage interaction, maintain health, and
yang dirancang untuk mendorong interaksi, menjaga                create a more balanced and conducive work environment.
kesehatan, serta menciptakan suasana kerja yang lebih
seimbang dan kondusif.

CITA secara rutin menyelenggarakan kegiatan seperti              CITA regularly hosts activities such as gatherings and
gathering dan pertandingan olahraga, serta menyediakan           sports competitions, and provides sports facilities at its
fasilitas olahraga di site operasional, termasuk lapangan        operational sites, including badminton courts and jogging
bulu tangkis dan jogging track, guna mendorong gaya              tracks, to encourage a healthy lifestyle and positive
hidup sehat dan interaksi positif antar karyawan. Selain itu,    interaction among employees. In addition, the Company
Perusahaan juga menyelenggarakan kegiatan kesehatan,             also organizes wellness activities, including health check-
antara lain pemeriksaan kesehatan, serta seminar                 ups and health seminars, which are open to all employees.
kesehatan, yang terbuka bagi seluruh karyawan.




    Keterangan gambar: Agenda Keterlibatan Karyawan NUSANTARUN
    Image caption: Employee Engagement Activity NUSANTARUN
Page 89
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                                                89




Penghargaan terhadap Hak Asasi Manusia [POJK- F.18, F.19] [GRI 406-1, 14.21.7]
Respect for Human Rights
Sebagai perusahaan yang beroperasi di sektor dengan                       As a company operating in a sector with a relatively high
tingkat risiko ketenagakerjaan yang relatif tinggi,                       level of labor-related risk, the Company is committed to
perusahaan berkomitmen untuk memastikan kepatuhan                         ensuring compliance with applicable labor regulations and
terhadap peraturan ketenagakerjaan yang berlaku dan                       upholding respect for human rights, both for employees and
menjunjung tinggi penghormatan terhadap hak asasi                         other stakeholders, including communities surrounding
manusia, baik untuk karyawan maupun para pemangku                         the operational areas. This commitment is reflected in the
kepentingan lainnya, termasuk masyarakat di sekitar                       Company Regulation and Code of Conduct Policy, which
wilayah operasi. Komitmen ini tercermin dalam Peraturan                   are prepared in alignment with labor regulatory provisions
Perusahaan dan Kebijakan Kode Etik yang disusun                           while also considering the principles contained in the
selaras ketentuan regulasi ketenagakerjaan serta                          United Nations Guiding Principles on Business and Human
mempertimbangkan prinsip-prinsip yang terkandung                          Rights (UNGP). In addition, CITA provides a reporting
dalam United Nations Guiding Principles on Business and                   mechanism for violations through an employee grievance
Human Rights (UNGP). Selain itu, CITA juga menyediakan                    channel that ensures the confidentiality of the reporter’s
mekanisme pelaporan pelanggaran melalui saluran                           identity and protection from any form of retaliation. This
pengaduan karyawan yang menjamin kerahasiaan                              mechanism is implemented to address issues such as
identitas pelapor serta perlindungan dari segala bentuk                   discrimination, violence, and harassment in the workplace.
pembalasan (retaliation). Mekanisme ini diberlakukan                      Throughout the reporting year, there were no incidents
untuk menangani isu-isu seperti diskriminasi, kekerasan,                  of discrimination against employees and one employee
dan pelecehan di tempat kerja. Sepanjang tahun                            complaint related to employee housing facilities, which
pelaporan, tidak terdapat insiden diskriminasi terhadap                   has been resolved
karyawan dan satu keluhan karyawan yang telah
terselesaikan sehubungan fasilitas mess karyawan.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap praktik                             As part of its commitment to fair and equitable labor
ketenagakerjaan yang adil dan setara, perusahaan                          practices, the Company ensures that there are no
memastikan tidak ada praktik mempekerjakan anak di                        practices of employing children under the age of 18 or
bawah usia 18 tahun dan menggunakan tenaga kerja paksa.                   using forced labor. In addition, the Company is committed
Selain itu, Perseroan berkomitmen untuk memberikan                        to providing prior notification (minimum notice) to
pemberitahuan terlebih dahulu (minimum notice) kepada                     employees regarding operational changes, in accordance
pekerja terkait perubahan operasional, sesuai dengan                      with Company provisions. This measure aims to ensure
ketentuan perusahaan. Langkah ini bertujuan untuk                         transparency, certainty, and fairness in every human
memastikan transparansi, kepastian, dan keadilan dalam                    resource management policy. [GRI 402-1, 14.8.2, 14.17.6]
setiap kebijakan pengelolaan sumber daya manusia. [GRI
402-1, 14.8.2, 14.17.6]




Praktik Ketenagakerjaan Pihak Ketiga dan                                  Third-Party and Contractor Labor Practices
Kontraktor [GRI 408-1, 409-1, 414-1, 414-2, 14.17.9, 14.17.10, 14.18.2,   [GRI 408-1, 409-1, 414-1, 414-2, 14.17.9, 14.17.10, 14.18.2, 14.18.3, 14.19.2, 14.19.3]

14.18.3, 14.19.2, 14.19.3]

CITA berkomitmen untuk mencegah praktik pekerja anak                      CITA is committed to preventing the practices of child
dan kerja paksa dalam seluruh kegiatan operasional                        labor and forced labor across all operational activities as
maupun rantai pasok, khususnya pada kontraktor                            well as throughout the supply chain, particularly among
yang memiliki peran signifikan terhadap operasional                       contractors who have a significant role in the Company’s
Perusahaan. Aspek sosial, termasuk kepatuhan terhadap                     operations. Social aspects, including compliance with
prinsip hak asasi manusia dan ketenagakerjaan, telah                      human rights and labor principles, have been integrated
diintegrasikan ke dalam proses seleksi, persyaratan                       into the contractor selection process, contractual
kontrak, serta evaluasi berkala kontraktor. Ketentuan                     requirements, and periodic contractor evaluations. These
tersebut mencakup kepatuhan terhadap peraturan                            provisions include compliance with labor regulations,
ketenagakerjaan, pelarangan pekerja anak dan kerja                        prohibition of child labor and forced labor, mandatory
paksa, kewajiban kepesertaan BPJS, pengembangan                           participation in BPJS programs, employee competency
kompetensi karyawan, serta pelaporan ketenagakerjaan                      development, as well as labor reporting in accordance
sesuai ketentuan yang berlaku.                                            with applicable regulations.
Page 90
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                    90



Pemantauan kepatuhan dilakukan melalui evaluasi              Compliance monitoring is carried out through periodic
berkala. Apabila terdapat ketidaksesuaian, Perusahaan        evaluations. If any non-conformities are identified, the
mewajibkan kontraktor untuk melaksanakan tindakan            Company requires contractors to implement corrective
perbaikan dan memantau tindak lanjutnya hingga               actions and monitors the follow-up until it meets the
sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan. Mengingat         established requirements. Considering that occupational
keselamatan kerja merupakan fondasi utama dalam              safety is a fundamental foundation of our operations,
operasional kami, prinsip tersebut juga kami terapkan        this principle is also consistently applied in contractor
secara konsisten dalam pengelolaan kontraktor. Oleh          management. Therefore, the Company also ensures
karena itu, Perusahaan turut memastikan pemenuhan            the fulfillment of occupational health and safety (OHS)
kewajiban pelatihan K3 bagi kontraktor, termasuk melalui     training obligations for contractors, including through the
penyelenggaraan pelatihan K3 yang bersifat wajib.            implementation of mandatory OHS training programs.
Penjelasan lebih lanjut mengenai pelatihan bagi kontraktor   Further explanation regarding training for contractors
juga diuraikan pada subbab Kesehatan dan Keselamatan         is also described in the Occupational Health and Safety
Kerja.                                                       subsection.

Berdasarkan hasil pemantauan selama periode pelaporan,       Based on monitoring results during the reporting period,
tidak terdapat temuan terkait praktik pekerja anak maupun    there were no findings related to the practices of child
kerja paksa pada kontraktor yang berada di bawah             labor or forced labor among contractors under CITA’s
pengawasan CITA. Risiko terhadap kedua aspek tersebut        supervision. The risks related to these two aspects are
dinilai rendah, sejalan dengan karakteristik pekerjaan di    considered low, in line with the characteristics of work in
sektor pertambangan yang mensyaratkan kompetensi             the mining sector which require technical competencies,
teknis, sertifikasi, serta pemenuhan batas usia minimum      certifications, as well as compliance with minimum age
sesuai dengan peraturan perundang-undangan.                  requirements in accordance with applicable laws and
                                                             regulations.

Pendekatan ini memastikan seluruh aktivitas yang             This approach ensures that all activities involving third
melibatkan pihak ketiga dilaksanakan secara bertanggung      parties are carried out responsibly for the elimination of
jawab untuk penghapusan pekerja anak dan kerja paksa         child labor and forced labor in the Company’s value chain.
dalam rantai nilai perusahaan.
Page 91
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                       91




Hubungan Industrial yang Harmonis [GRI 407-1, 14.20.2, 14.20.3]
Harmonious Industrial Relations
Perusahaan meyakini pentingnya menciptakan lingkungan         The Company believes in the importance of creating a
kerja yang adil, transparan, dan inklusif sebagai dasar       fair, transparent, and inclusive work environment as the
terwujudnya hubungan industrial yang harmonis dengan          foundation for harmonious industrial relations with all
seluruh karyawan. Komitmen ini diwujudkan melalui             employees. This commitment is demonstrated through the
penerapan Peraturan Perusahaan yang menjadi pedoman           implementation of Company Regulations, which serve as
hak dan kewajiban bagi pekerja dan perusahaan.                guidelines for the rights and obligations of both employees
                                                              and the Company.

CITA menghormati hak seluruh pekerja Perusahaan               CITA respects the rights of all Company employees and
dan pekerja dari pihak ketiga seperti kontraktor, untuk       workers from third parties such as contractors to establish,
membentuk, bergabung, dan berpartisipasi dalam                join, and participate in worker organizations in accordance
organisasi pekerja sesuai dengan ketentuan peraturan          with applicable laws and regulations.
perundang-undangan yang berlaku.

Seluruh isu ketenagakerjaan diselesaikan secara               All labor-related issues are resolved through deliberation
musyawarah melalui mekanisme komunikasi yang                  via mutually agreed communication mechanisms, as
telah disepakati bersama, sebagai bagian dari upaya           part of efforts to create an open and respectful dialogue
menciptakan ruang dialog yang terbuka dan saling              space. This approach supports the creation of a conducive
menghormati. Pendekatan ini mendukung terciptanya             work environment and encourages the implementation of
lingkungan kerja yang kondusif serta mendorong                policies, particularly in the fields of occupational health
implementasi kebijakan, khususnya di bidang keselamatan       and safety and employee welfare on a sustainable basis.
dan kesehatan kerja serta kesejahteraan karyawan secara
berkelanjutan.

Sepanjang tahun 2025, Perusahaan tidak mencatat               Throughout 2025, the Company did not record any
adanya insiden pembatasan kebebasan berserikat                incidents related to restrictions on freedom of association
maupun perundingan kolektif, serta tidak terjadi mogok        or collective bargaining, and there were no strikes or work
kerja atau penghentian kerja oleh karyawan.                   stoppages by employees.

Sehubungan dengan keluhan karyawan, Perusahaan                In relation to employee grievances, the Company facilitates
memfasilitasi dan menampung seluruh keluhan terkait           and accommodates all complaints related to working
kondisi kerja, baik yang berkaitan maupun yang tidak          conditions, both those related and unrelated to the
berkaitan dengan ketentuan Peraturan Perusahaan. Setiap       provisions of the Company Regulations. Each complaint
keluhan ditangani melalui beberapa jenjang penyelesaian       is handled through several levels of resolution within the
di internal Perusahaan dengan mengedepankan dialog            Company by prioritizing dialogue and deliberation.
dan musyawarah.

Sepanjang periode pelaporan, Perusahaan menerima              Throughout the reporting period, the Company received
satu keluhan terkait kondisi fasilitas akomodasi karyawan.    one complaint related to the condition of employee
Masukan tersebut telah ditindaklanjuti dan ditangani guna     accommodation facilities. The feedback has been
memastikan kenyamanan dan kelayakan fasilitas bagi            followed up and addressed to ensure the comfort and
karyawan. Perusahaan berkomitmen untuk merespons              adequacy of facilities for employees. The Company is
setiap aspirasi secara konstruktif sebagai bagian dari        committed to responding to every concern constructively
upaya peningkatan berkelanjutan terhadap lingkungan           as part of efforts for continuous improvement of the work
kerja.                                                        environment.


                                    Data Keluhan Karyawan Tahun 2025
                                                Employee Grievance Data
Page 92
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                       92




Manajemen Kesehatan dan Keselamatan
Kerja[GRI 3-3, 14.16.1]
Occupational Health and Safety Management
Sebagai aspek yang paling material dalam mendukung        As the most material aspect in supporting operational
keberlangsungan dan keandalan operasional, Kesehatan      sustainability and reliability, occupational health and safety
dan Keselamatan Kerja (K3) menjadi prioritas utama CITA   (OHS) is a top priority for CITA in all its operational activity.
dalam seluruh aktivitas operasionalnya. CITA memahami     CITA recognizes that mining activities carry significant risk,
bahwa aktivitas pertambangan memiliki potensi risiko      including workplaces accidents and exposure to hazards
cukup tinggi dalam hal kecelakaan kerja dan paparan       in the field. As a result, the Company implements an OHS
bahaya di lapangan. Oleh karena itu, Perusahaan           management system to prevent incidents and protect
menerapkan pengelolaan K3 untuk mencegah insiden          all workers in operational areas. This approach ensures
serta melindungi seluruh pekerja di area operasional.     not only the safety and health of employees but also
Pendekatan ini tidak hanya bertujuan menjaga              supports operational continuity, enhances productivity,
keselamatan dan kesehatan karyawan, tetapi juga           and strengthens stakeholder trust in the Company’s
mendukung kesinambungan operasional, meningkatkan         performance and sustainability commitment.
produktivitas, serta memperkuat kepercayaan pemangku
kepentingan terhadap kinerja dan komitmen keberlanjutan
Perusahaan.

Untuk memperkuat fokus tersebut, Perusahaan               To reinforce this focus, the Company targets zero fatalities
menargetkan pencapaian nol fatalitas guna mendorong       to promote more disciplined risk control, consistency in
pengendalian risiko yang lebih disiplin, konsistensi      applying OHS standards and systems, and strengthening
penerapan standar dan sistem K3, serta penguatan          the safety culture in the workplace.
budaya keselamatan di tempat kerja.
Page 93
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                    93




Kebijakan dan Sistem Manajemen K3 [POJK-F.21] [GRI 403-1, 14.16.2]
OHS Policy and Management System
Pengelolaan K3 di CITA dilakukan melalui penerapan                      OHS management in CITA is carried out through the
Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP)                        implementation of the Mining Safety Management System
sebagai kerangka utama yang diperkuat oleh Kebijakan                    (SMKP) as the primary framework, strengthened by the
Kesehatan dan Keselamatan Kerja dan berbagai Standard                   Health and Safety Policy and various technical Standard
Operational Procedure (SOP) teknis untuk memastikan                     Operating Procedures (SOPs) to ensure consistent risk
pengendalian risiko yang konsisten. [GRI 3-3, 14.16.1]                  control. [GRI 3-3, 14.16.1]

Penerapan SMKP mengacu pada Kepmen ESDM No.                             The implementation of SMKP refers to Minister of Energy
1827 K/30/MEM/2018, serta Permen ESDM No. 26 Tahun                      and Mineral Resources Decree No. 1827 K/30/MEM/2018,
2018 tentang Penerapan Kaidah Pertambangan yang Baik                    as well as Minister of Energy and Mineral Resources
dan Pengawasan Pertambangan Mineral dan Batubara,                       Regulation No. 26 of 2018 on the Implementation of
dan Kepdirjen Minerba No. 185.K/30/DJB/2019 tentang                     Good Mining Practice and Supervision of Mineral and
Petunjuk Teknis Penerapan, Penilaian, dan Pelaporan                     Coal Mining, and Director General of Mineral and Coal
Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan Mineral                       Decree No. 185.K/30/DJB/2019 on Technical Guidelines
dan Batubara. Penerapan tersebut juga selaras dengan                    for the Application, Assessment, and Reporting of the
ketentuan peraturan perundang-undangan nasional,                        Mining Safety Management System for Mineral and Coal
termasuk Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang                         Mining. This implementation is also in line with national
Keselamatan Kerja dan PP No. 50 Tahun 2012 tentang                      legal regulations, including Law No. 1 of 1970 on Work
Penerapan Sistem Manajemen K3.                                          Safety and Government Regulation No. 50 of 2012 on the
                                                                        Implementation of the OHS Management System.

Implementasi SMKP dilaksanakan secara berkala                           SMKP implementation is conducted periodically by certified
oleh auditor internal yang sudah tersertifikasi serta                   internal auditors who are registered with the Head of the
mendapatkan nomor registrasi dari Kepala inspektur                      Mining Inspector (KAIT) as per applicable regulations. This
Tambang (KAIT) sesuai peraturan perundang-undangan.                     is done to ensure that the SMKP functions effectively and
Hal ini dilakukan untuk memastikan SMKP berjalan secara                 meets the required mining safety standards.
efektif dan memenuhi standar keselamatan pertambangan
yang berlaku.

Sebanyak 715 karyawan di wilayah operasional (100%)                     A total of 715 employees in operational areas (100%) and
dan 2.620 non-karyawan (100%) yaitu kontraktor yang                     2,620 non-employees (100%) such as contractors working
melakukan aktivitas di wilayah operasional Perusahaan                   in operational areas are covered by the OHS management
berada dalam lingkup penerapan sistem manajemen                         system at CITA. This system is applied comprehensively
K3 di CITA. Sistem ini diterapkan secara menyeluruh,                    to all mining activities across all operational sites, with no
mencakup seluruh aktivitas pertambangan di semua                        exceptions for job types, worker groups, or work areas. [GRI
lokasi operasional, tanpa adanya pengecualian terhadap                  403-8, 14.16.9]

jenis pekerjaan, kelompok pekerja, maupun area kerja. [GRI
403-8, 14.16.9]




Melalui penerapan standar K3, serta audit rutin setiap tahun            Through the implementation of OHS standards and annual
sesuai Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan                        audits in accordance with the Mining Safety Management
(SMKP), perusahaan telah mencapai zero fatality di seluruh              System (SMKP), the company has achieved zero fatalities
area operasional sepanjang 2025. [GRI 403-1, 403-8, 14.16.2, 14.16.9]   across all operational areas throughout 2025. [GRI 403-1, 403-8,
                                                                        14.16.2, 14.16.9]
Page 94
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                        94




Identifikasi dan Pengelolaan Risiko K3 [GRI 403-2, 14.16.3]
Identification and Management of OHS Risk
Penerapan manajemen risiko keselamatan dimulai                 The implementation of safety risk management begins
dengan mengidentifikasi bahaya serta penerapan                 with identifying hazards and applying control measures
langkah pengendalian terhadap risiko historis, potensial,      for historical, potential, and actual risks that arise during
maupun aktual yang muncul selama kegiatan operasional,         operational activities, ensuring that workplace safety is
sehingga keselamatan kerja tetap terjaga dan risiko dapat      maintained and risks can be continuously minimized.
diminimalkan secara berkelanjutan.

Untuk meminimalkan risiko kecelakaan di area                   To minimize accident risks in operational areas, the
operasional, perusahaan secara konsisten melakukan             company consistently conducts Hazard Identification and
Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (IBPR). Proses        Risk Assessment (HIRA). This process results in hazard
ini menghasilkan pemetaan bahaya dan tingkat risiko            mapping, risk levels, and control recommendations,
serta rekomendasi pengendalian yang menjadi dasar              which form the basis for establishing OHS mitigation
penetapan langkah mitigasi K3 dan penyusunan prosedur          steps and developing safe work procedures to enhance
kerja yang aman untuk meningkatkan keselamatan                 workplace safety and support operational sustainability.
kerja dan mendukung keberlanjutan operasional. IBPR            HIRA is carried out by CITA’s internal team, coordinated
dilaksanakan oleh tim internal CITA di bawah koordinasi        by the Head of Mining Engineering and the HSE Division
Kepala Teknik Tambang dan Divisi HSE pada masing-              at each site unit. The identification process for preparing
masing unit site. Proses identifikasi untuk menyusun IBPR      HIRA involves input from workers and field supervisors to
melibatkan masukan dari pekerja dan pengawas lapangan          ensure the hazard identification reflects actual working
untuk memastikan identifikasi bahaya mencerminkan              conditions. HIRA is also updated periodically or whenever
kondisi kerja aktual. IBPR juga diperbaharui secara            there are changes in activities, equipment, work processes,
berkala atau apabila terjadi perubahan aktivitas, peralatan,   or operational conditions. The company ensures that all
proses kerja, maupun kondisi operasional. Perusahaan           OHS personnel involved have the necessary competence
memastikan seluruh personel K3 yang terlibat memiliki          through certification as General OHS Experts and other
kompetensi yang memadai melalui sertifikasi Ahli K3            supporting training and certifications.
Umum serta pelatihan dan sertifikasi pendukung lainnya.

Selain itu, CITA menjamin tersedianya rambu keselamatan        Additionally, CITA ensures the availability of adequate
yang memadai, mengkomunikasikan prosedur operasi               safety signage, communicates Standard Operating
standar (SOP), menetapkan matriks alat pelindung               Procedures (SOPs), establishes a Personal Protective
diri (APD) dan menyediakan APD sesuai kebutuhan                Equipment (PPE) matrix, and provides PPE as needed for
keselamatan kerja. Perusahaan juga menyelenggarakan            work safety. The company also conducts OHS training and
pelatihan K3 dan melakukan pemeriksaan kesehatan               annual health checks as part of its efforts to maintain the
tahunan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan          safety and well-being of its workers.
dan kesejahteraan para pekerja.

Sedangkan Program Tanggap Darurat (Emergency                   The Emergency Preparedness Response Plan (EPRP) is
Preparedness Response Plan/EPRP) dirancang untuk               designed to anticipate and respond to various emergency
mengantisipasi dan merespons berbagai situasi darurat di       situations in mining areas, including workplace accidents,
area pertambangan, mulai dari kecelakaan kerja, bencana        natural disasters, and incidents that may endanger
alam, hingga insiden yang berpotensi membahayakan              employees, local communities, the environment, and
karyawan, masyarakat sekitar, lingkungan, maupun               operational continuity. EPRP includes hazard identification
keberlangsungan operasi. EPRP mencakup proses                  processes, response planning, training, and routine
identifikasi risiko, perencanaan respon, pelatihan, serta      simulations to ensure all personnel can act swiftly
simulasi rutin agar seluruh personel mampu bertindak           and effectively. The Company provides supporting
cepat dan efektif. Perusahaan menyediakan infrastruktur        infrastructure such as evacuation routes and emergency
pendukung seperti jalur evakuasi dan sistem komunikasi         communication systems. The Company also coordinates
darurat.      Langkah lainnya, berkoordinasi dengan            with relevant authorities and local communities to ensure
otoritas terkait dan komunitas lokal untuk memastikan          integrated preparedness. EPRP is implemented to support
kesiapsiagaan terpadu. Penerapan EPRP dilakukan guna           emergency preparedness across all mining sites operated
mendukung kesiapsiagaan tanggap darurat di seluruh site        by the Company. [GRI 14.15.4]
tambang yang dioperasikan Perusahaan. [GRI 14.15.4]
Page 95
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                         95




Pada tahun 2025, CITA secara berkala melaksanakan                 In 2025, CITA will regularly conduct training and
program pelatihan dan pengembangan bagi personel                  development programs for Emergency Response Team
Emergency Response Team (ERT) di site guna                        (ERT) personnel at the site to enhance technical competence
meningkatkan kompetensi teknis dan kesiapsiagaan dalam            and readiness in handling emergencies. Furthermore, the
penanganan keadaan darurat. Selain itu, Perusahaan                Company will update emergency response equipment
memperbarui peralatan tanggap darurat (EPRP) serta                (EPRP) and organize BNSP certification training related
menyelenggarakan pelatihan sertifikasi BNSP terkait               to EPRP, also attended by contractor representatives, to
EPRP yang turut diikuti oleh perwakilan kontraktor, guna          strengthen preparedness and response capabilities in
memperkuat kesiapsiagaan dan kemampuan respons                    high-risk situations.
terhadap situasi berisiko tinggi.

Sepanjang periode pelaporan, CITA telah mengidentifikasi          Throughout the reporting period, CITA has identified all
seluruh risiko dari setiap area dan fungsi kerja, serta           risks across each area and work function and prioritized
menetapkan prioritas terhadap risiko bahaya utama                 the major hazard risks, including prevention and risk
termasuk upaya pencegahan dan pengurangan risiko.                 reduction efforts.




Mitigasi Risiko pada Pekerjaan Berisiko Tinggi [GRI 403-2, 403-7, 14.16.3, 14.16.8]
Risk mitigation in High-Risk Job

       Jenis Pekerjaan dengan
                                                                  Mitigasi dan Kontrol Hierarki
             Risiko Tinggi                                        Mitigation and Control Hierarchy
         Types of High-Risk Jobs


 01                                         Pengelolaan area kerja, pemeliharaan      Management       of    work     areas,
                                            peralatan, penerapan standar dan          maintenance        of      equipment,
Eksplorasi
                                            prosedur internal, pelatihan personel,    implementation of internal standards
Exploration
                                            serta penggunaan APD sesuai               and procedures, personnel training,
                                            ketentuan.                                and the use of PPE in accordance
                                                                                      with applicable provisions.




02                                          Pengelolaan kualitas udara dan            Management of air quality and
Pekerjaan confined space                    ventilasi,    penyediaan      sistem      ventilation, provision of adequate
(penggalian dan pembersihan                 komunikasi memadai, penerapan             communication               systems,
tangki BBC)                                 prosedur keselamatan dan perizinan        implementation of safety procedures
Confined space work (excavation             operasional, pelatihan bagi personel,     and operational permits, training
and cleaning of BBC tanks)                  serta penggunaan APD sesuai               for personnel, and the use of PPE
                                            ketentuan.                                in accordance with applicable
                                                                                      provisions.
Page 96
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                            96




       Jenis Pekerjaan dengan
                                                                  Mitigasi dan Kontrol Hierarki
             Risiko Tinggi                                        Mitigation and Control Hierarchy.
         Types of High-Risk Jobs


03                                          Perawatan    infrastruktur   jalan,      Maintenance of road infrastructure,
Pengangkutan material,                      pemasangan rambu keselamatan,            installation of safety signs, supervision
overburden, dan material ore                pengawasan           pengangkutan,       of        transportation        activities,
Material, overburden, and ore               penerapan      prosedur,     serta       implementation of procedures, and
transport                                   penggunaan peralatan dan APD.            the use of PPE.




04                                          Pemasangan cover guard pada              Installation of cover guards on
Pencucian bauksit di washing plant          peralatan berputar, pemantauan           rotating equipment, periodic noise
(Kebisingan >85 dB dan bekerja              kebisingan  berkala,   penerapan         monitoring, implementation of safety
dekat tromol/benda berputar)                prosedur   keselamatan       kerja,      procedures, installation of signage,
Bauxite washing at the washing              pemasangan    rambu,    sosialisasi      noise hazard awareness, and use of
plant (Noise >85 dB and working             bahaya     kebisingan,       serta       PPE.
near drums/rotating objects)                penggunaan APD.




05                                          Penggunaan scaffolding standar           Use of standard scaffolding (work
Bekerja di atas ketinggian >1,75            (struktur       penyangga       kerja    support structures at height) and
meter seperti pekerjaan sipil/              di     ketinggian)   dan     handrail,   handrails, installation of barricades in
konstruksi dan maintenance BLC              pemasangan         barricade    pada     work areas, implementation of safety
Working at heights above 1.75               area kerja, penerapan prosedur           procedures and special work permits
meters, such as civil/construction          keselamatan dan izin kerja khusus        for working at height, and the use of
work and BLC maintenance                    pekerjaan di ketinggian, serta           complete PPE including a full body
                                            penggunaan APD lengkap termasuk          harness.
                                            full body harness.




06                                          Penyediaan      dan    pemasangan        Provision and installation of fire
Pengoperasian peralatan panas               peralatan perlindungan kebakaran,        protection equipment, implementation
(mesin las, cutting torch)                  penerapan prosedur keselamatan           of safety procedures, and use of PPE.
Operation of hot equipment                  kerja, serta penggunaan APD.
(welding machines, cutting torches)




 07                                         Penyediaan    pagar   pengaman           Provision     of    safety    guardrails
Persiapan dan pemuatan material             (guardrail)  dan    penerangan,          and lighting, ramp inspection,
ore ke tongkang                             pemeriksaan   ramp,   penerapan          implementation        of    procedures,
Preparation and loading of Ore              prosedur,   pemasangan   rambu           installation of safety signage, and use
material onto barges                        keselamatan, serta penggunaan            of PPE.
                                            APD.
Page 97
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                 97




Penguatan Kapasitas dan Budaya K3
Strengthening OHS Capacity and Culture
Penguatan kapasitas dan budaya K3 menjadi salah satu      Strengthening OHS capacity and culture is one of CITA’s
fokus CITA untuk memastikan setiap pekerja memiliki       focuses to ensure that every worker has the same level of
kompetensi, kewaspadaan, dan kepedulian yang sama         competence, awareness, and commitment to workplace
terhadap keselamatan di tempat kerja. Melalui penguatan   safety. Through enhanced training, increased worker
pelatihan, peningkatan keterlibatan pekerja, serta        engagement, and the promotion of safe work behaviors,
pembiasaan perilaku kerja aman, CITA membangun            CITA fosters a proactive OHS culture and reinforces risk
budaya K3 yang proaktif dan memperkuat disiplin           control discipline as part of the implementation of the
pengendalian risiko sebagai bagian dari penerapan SMKP.   Mining Safety Management System (SMKP).


Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja                 Occupational Health and Safety Training [POJK-F.1]
[POJK-F.1][GRI 403-5, 14.16.6]                            [GRI 403-5, 14.16.6]

Dalam rangka menerapkan sistem manajemen K3 secara        To consistently implement the OHS management system
konsisten di seluruh area operasional, CITA memandang     across all operational areas, CITA views increasing safety
peningkatan kesadaran dan kompetensi keselamatan          awareness and competence as a key prerequisite for both
kerja sebagai prasyarat utama bagi karyawan maupun        employees and contractors.
kontraktor.

Program pelatihan K3 di CITA
OHS Training Program at CITA
Page 98
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                            98




   Keterangan gambar: Suasana berbagai kegiatan pelatihan K3
   Image caption: Scene of various OHS training activities




Berikut ini adalah contoh beberapa pelatihan rutin K3             Here are some examples of routine OHS training programs
yang diselenggarakan oleh perusahan:                              organized by the company:




      Basic Safety Training (BST) - Pelatihan Rutin Mingguan
      Strengthening Operational Supervisor Competence through Certification

      BST diberikan kepada karyawan perusahaan dan mitra        BST is provided to company employees and business
      kerja. Pelatihan dasar ini bertujuan untuk meningkatkan   partners. This basic training aims to enhance the ability
      kesadaran kemampuan dalam mengidentifikasi dan            to identify and control hazards in the work environment
      mengendalikan bahaya di lingkungan kerja guna             to minimize the potential for accidents, injuries, and
      meminimalkan potensi kecelakaan, cedera dan               losses. Additionally, it prepares employees and
      kerugian. Selain itu, untuk mempersiapkan karyawan        business partners to respond to emergencies, such
      dan mitra kerja dalam menghadapi keadaan darurat          as fires, spills, or other incidents, by training them on
      sehingga melatih respons dalam situasi darurat seperti    emergency response procedures.
      kebakaran, tumpahan, atau insiden lain.




      Defensive Driving Training (DDT)- Pelatihan Rutin Mingguan
      DDT – Defensive Driving Training (DDT) - Weekly Routine Training

      DDT merupakan pelatihan mengemudi aman yang               DDT is a safe driving training aimed at preventing
      bertujuan mencegah kecelakaan serta meningkatkan          accidents and improving drivers’ ability to respond to
      kemampuan pengemudi dalam merespons kondisi               operational conditions, particularly in mining activities
      operasional, khususnya pada kegiatan pertambangan         that heavily involve the use of heavy equipment. Based
      yang intens melibatkan penggunaan alat berat.             on the HIRA results, driving is identified as a high-risk
      Berdasarkan hasil IBPR, pengemudi merupakan               job due to factors such as dynamic road conditions,
      pekerjaan dengan tingkat risiko kecelakaan yang           potential errors by other drivers, and various
      tinggi, antara lain karena pengemudi berisiko             unforeseen situations during operations. Therefore,
      menghadapi kondisi jalan yang dinamis, potensi            we give special attention through training to enhance
      kesalahan pengemudi lain, serta berbagai situasi          awareness, driving skills, and compliance with safety
      kondisi tak terduga selama operasional. Oleh karena       procedures.
      itu, kami memberikan perhatian khusus melalui
      pelatihan    untuk   meningkatkan    kewaspadaan,
      keterampilan berkendara, dan kepatuhan terhadap
      prosedur keselamatan.
Page 99
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                           99



      Safety Leadership Training (SLT)- Pelatihan Rutin Mingguan
      Safety Leadership Training (SLT) - Weekly Routine Training
      SLT ditujukan bagi para pengawas, mulai dari              SLT is intended for supervisors, from supervisors to
      supervisor hingga Kepala Teknik Tambang (KTT), untuk      Head of Mining Engineering (KTT), to strengthen their
      memperkuat pemahaman terhadap implementasi,               understanding of the implementation, monitoring, and
      pemantauan,     dan    evaluasi   SMKP.    Pelatihan      evaluation of the Mining Safety Management System
      ini membekali pemimpin dengan kemampuan                   (SMKP). This training equips leaders with the skills
      memengaruhi, memotivasi, dan menggerakkan tim             to influence, motivate, and drive teams to create a
      untuk menciptakan budaya keselamatan kerja yang           proactive safety culture, communicate effectively, and
      proaktif, mampu berkomunikasi efektif dan mengelola       manage risks.
      risiko.




      Pelatihan SMKP bersama Pengawas Bimbingan Teknis Kementerian ESDM
      (Bimtek ESDM) - Pelatihan Berjenjang Non-Sertifikasi
      SMKP Training with Technical Supervisors from the Ministry of Energy and Mineral Resources
      (Bimtek ESDM) - Tiered Non-Certified Training
      CITA melaksanakan pelatihan keselamatan bersama           CITA conducts safety training with technical supervisors
      pengawas bimbingan teknis dari Kementerian ESDM           from the Ministry of Energy and Mineral Resources
      sebagai bagian dari peningkatan kompetensi teknis dan     (ESDM) as part of improving technical competence
      kepatuhan regulasi. Pelatihan ini diikuti oleh karyawan   and regulatory compliance. This training, attended by
      dan kontraktor di site dari level personnel hingga        employees and contractors at the site from personnel
      manajer, bertujuan untuk meningkatkan efektivitas         to managers, aims to enhance the effectiveness of
      penerapan SMKP di perusahaan serta menyamakan             SMKP implementation within the company and align
      persepsi standar penerapan SMKP di seluruh entitas        the perception of SMKP standards across all company
      perusahaan, kontraktor utama, dan afiliasi.               entities, main contractors, and affiliates.



Partisipasi dan Komunikasi K3 [GRI 403-4, 14.16.5]
OHS Participation and Communication
CITA memastikan pengelolaan K3 di area pertambangan               CITA ensures effective OHS management in mining
berjalan efektif melalui komunikasi, konsultasi, dan              areas through communication, consultation, and active
partisipasi aktif karyawan serta kontraktor. Informasi            participation from employees and contractors. Information
terkait prosedur keselamatan, identifikasi risiko, dan            related to safety procedures, risk identification, and
pelaporan potensi bahaya dikomunikasikan secara rutin             hazard reporting is communicated regularly to ensure
agar setiap aktivitas operasional dilaksanakan aman dan           that all operational activities are carried out safely and in
sesuai ketentuan.                                                 compliance with regulations.

Sebagai mekanisme pengawasan partisipatif, CITA                   As a participatory oversight mechanism, CITA
membentuk Komite Keselamatan Pertambangan (KKP).                  established a Mining Safety Committee (KKP). Committee
Perwakilan komite dipilih melalui mekanisme internal              representatives are selected through internal mechanisms
masing-masing unit kerja dengan melibatkan Kepala                 within each work unit, involving the Head of Mining
Teknik Tambang sebagai ketua KKP, perwakilan karyawan             Engineering as the KKP chair, employee representatives
dari setiap area atau fungsi kerja untuk melakukan                from each area or work function for supervision and
pengawasan dan evaluasi, serta perwakilan tenaga kerja            evaluation, and contractor labor representatives to ensure
kontraktor guna memastikan keterwakilan yang inklusif.            inclusive representation. The composition of the KKP is
Komposisi KKP masih didominasi oleh tenaga kerja laki-            still dominated by male workers; however, the Company
laki, namun Perusahaan tetap melibatkan partisipasi               continues to involve female workers to ensure inclusive
pekerja perempuan untuk memastikan keterwakilan yang              representation and bring diverse perspectives to the
inklusif serta menghadirkan perspektif yang beragam               safety oversight and evaluation process. The committee
dalam proses pengawasan dan evaluasi keselamatan.                 holds regular meetings at least once a month and is
Komite menyelenggarakan pertemuan rutin setidaknya                mandated to provide improvement recommendations,
setiap bulan dan memiliki mandat untuk memberikan                 monitor follow-up actions, support the implementation of
rekomendasi perbaikan, memantau tindak lanjut,                    SMKP corrective action plans, and play a role in the annual
mendukung pemenuhan rencana tindakan korektif SMKP,               evaluation of the OHS system.
Page 100
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                             100

serta berperan dalam evaluasi tahunan sistem K3.

Pada 2025, terdapat 151 orang karyawan yang terlibat aktif         In 2025, 151 employees actively participated in the Mining
dalam Komite Keselamatan Pertambangan (KKP), atau                  Safety Committee (KKP), representing 21% of the total
setara 21% dari dari total pekerja di dua lokasi site CITA.        workforce across two CITA site locations. Contractor
Keterwakilan kontraktor dalam komite ini terdiri dari satu         representation in the committee includes one Operational
orang Penanggung Jawab Operasional (PJO) dari setiap               Responsible Person (PJO) from each contractor partner
mitra kontraktor yang berkerja di operasional CITA.                working at CITA operations.




Perusahaan juga telah membentuk tim P2K3 untuk                     The Company has established an Occupational Health
memastikan penerapan standar K3 yang konsisten,                    and Safety Committee (P2K3) to ensure the consistent,
menyeluruh, dan berkelanjutan di seluruh lokasi                    comprehensive, and sustainable implementation of OHS
operasional, sesuai dengan ketentuan SMKP. Selain itu,             standards across all operational areas, in accordance
Perusahaan menjamin hak karyawan dan kontraktor                    with the provisions of Mining Safety Management System
untuk menolak melaksanakan pekerjaan dalam kondisi                 (SMKP). Additionally, the Company ensures the right of
kerja yang tidak aman dan melanjutkan kembali kegiatan             employees and contractors to refuse to perform work
setelah tindakan pengendalian bahaya diterapkan                    in unsafe conditions and to resume activities only after
sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Setiap                 hazard control measures are applied in accordance
potensi kondisi tidak aman dapat dilaporkan melalui                with procedures and regulations. Any potential unsafe
Departemen HSE untuk ditindaklanjuti. Jika laporan                 conditions can be reported to the HSE Department
tersebut terkonfirmasi, perusahaan segera mengadakan               for follow-up. If the report is confirmed, the company
pertemuan dan evaluasi untuk menetapkan langkah                    immediately conducts a meeting and evaluation to
perbaikan dan memastikan kegiatan operasional kembali              establish corrective actions and ensure that operations
berjalan dengan aman.[GRI 403-2, 14.16.3]                          are resumed safely.[GRI 403-2, 14.16.3]


Membangun Budaya Keselamatan [GRI 403-4, 14.16.5]
Building a Safety Culture
Berbagai upaya pembangunan perilaku keselamatan                    Various efforts to build a safety culture in operational
di area operasional dilakukan secara konsisten, antara             areas are consistently carried out, including Safety Talks,
lain melalui Safety Talk, P5M (Pembicaraan 5 Menit                 5-Minute Safety Talks (P5M), simulations, and HSE weekly
mengenai aspek K3 di tempat kerja), simulasi, serta HSE            meetings to ensure safety messages are communicated
weekly meeting untuk memastikan pesan keselamatan                  clearly and sustainably.
tersampaikan secara jelas dan berkelanjutan.

Kampanye keselamatan diperkuat melalui pemasangan                  Safety campaigns are reinforced through the installation
materi komunikasi visual serta penyebaran informasi                of visual communication materials and the dissemination
melalui grup komunikasi internal bagi karyawan dan                 of information via internal communication groups for
kontraktor. Perusahaan juga melakukan inspeksi K3 secara           employees and contractors. The Company also conducts
terjadwal untuk memantau kepatuhan, mengidentifikasi               scheduled OHS inspections to monitor compliance,
potensi bahaya, dan memastikan efektivitas pengendalian            identify potential hazards, and ensure the effectiveness of
risiko di area kerja.                                              risk controls in the work areas.



      Safety Talk
           Selama 2025 | Throughout 2025             72 sesi | sessions
      Safety Talk merupakan pertemuan rutin yang                 Safety Talk is a weekly routine meeting held at CITA site
      dilaksanakan seminggu sekali di area site CITA             areas to raise risk awareness, reinforce compliance with
      untuk meningkatkan kesadaran risiko, memperkuat            OHS procedures, and promote safe work behaviors to
      kepatuhan terhadap prosedur K3, dan mendorong              minimize the potential for accidents.
      perilaku kerja aman guna meminimalkan potensi
      kecelakaan.
Page 101
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                              101




      P5M
      P5M

      Sesi Pertemuan 5 Menit (P5M) merupakan pertemuan                           The 5-Minute Meeting (P5M) is a brief, routine meeting
      singkat rutin di awal hari kerja untuk membahas aspek                      held at the beginning of each workday to discuss OHS
      K3, yang bertujuan meningkatkan kesadaran K3 dan                           aspects. It aims to raise OHS awareness and build a
      membangun budaya kerja aman melalui penyampaian                            safety culture by delivering important information such
      informasi penting seperti prosedur kerja aman, potensi                     as safe work procedures, potential hazards, use of PPE,
      bahaya, penggunaan APD, dan evaluasi pekerjaan.                            and job evaluations.




         Keterangan gambar: Program P5M di Site CITA
         Image Caption: P5M Program at CITA Site




      Simulasi Tanggap Darurat
      Emergency Response Simulation

      CITA secara rutin menyelenggarakan simulasi Tanggap                        CITA regularly conducts Emergency Response (ER)
      Darurat (Emergency Response/ER) yang dilakukan                             simulations at each mining site and other operational
      di setiap lokasi pertambangan dan fasilitas-fasilitas                      facilities. These simulations involve repetitive practical
      operasional lain. Simulasi ini berupa latihan praktik                      exercises to test readiness, response, and team
      berulang untuk menguji kesiapan, respons, dan                              coordination according to procedures, as well as
      koordinasi tim sesuai prosedur, serta mengidentifikasi                     to identify gaps in the emergency response plan.
      celah dalam rencana tanggap darurat. Melalui simulasi                      Through these simulations, employees are ensured to
      ini, karyawan dipastikan memahami perannya, mampu                          understand their roles, use safety equipment correctly,
      menggunakan peralatan keselamatan dengan benar,                            and carry out evacuations safely.
      dan menjalankan evakuasi secara aman.




         Keterangan gambar: Salah satu kegiatan simulasi ERT di Site Upas.
         Image Caption: One of the ERT simulation activities at the Upas Site.
Page 102
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                     102




Penerapan Sistem Manajemen K3 ke Kontraktor [GRI 403-7, 14.16.8]
Implementation of OHS Management System for Contractors
Penerapan K3 di CITA diintegrasikan secara menyeluruh                     OHS implementation at CITA is fully integrated, involving
dengan melibatkan mitra kerja kontraktor sebagai                          contractor partners as key stakeholders in operational
pemangku kepentingan utama di area operasional,                           areas, given their significant contribution to mining
mengingat besarnya kontribusi mereka dalam aktivitas                      operations. To ensure standardization and compliance
operasional pertambangan. Untuk menjamin standarisasi                     consistency, all contractors are required to have a valid
dan konsistensi kepatuhan, seluruh kontraktor wajib                       Mining Service Business License (IUJP), adhere to OHS
memenuhi legalitas Izin Usaha Jasa Pertambangan (IUJP),                   clauses in cooperation contracts, and conduct periodic
mematuhi klausul K3L dalam kontrak kerja sama, serta                      internal SMKP audits. For contractors without certified
melaksanakan audit internal SMKP secara periodik. Bagi                    auditors, CITA performs SMKP audits on contractors
kontraktor yang belum memiliki auditor tersertifikasi,                    operating in the Company’s operational areas.
CITA melakukan audit SMKP terhadap kontraktor yang
beroperasi di area operasional Perusahaan.

Dalam kegiatan operasional, CITA membentuk hauling                        In operational activities, CITA forms a hauling committee
committee dan melaksanakan inspeksi bersama ke                            and conducts joint inspections of contractor-managed
area tambang dan workshop yang dikelola kontraktor,                       mining areas and workshops, including road condition
termasuk melakukan asesmen kondisi jalan pada rute                        assessments on transportation routes to control
pengangkutan untuk mengendalikan risiko transportasi.                     transportation risks. Monitoring contractor activities
Pemantauan agenda kegiatan dan kinerja kontraktor                         and performance, including OHS aspects, is carried out
yang di dalamnya mencakup aspek K3, dilakukan melalui                     through the Performa Weekly platform, serving as the
platform Performa Mingguan sebagai dasar evaluasi dan                     basis for evaluation and follow-up improvements.
tindak lanjut perbaikan.




      Penguatan Sistem Tanggap Darurat Bersama Kontraktor
      Strengthening Emergency Response Systems with Contractors

      Pertengahan Agustus 2025 lalu, saya mengikuti                     In mid-August 2025, I participated in the Emergency
      pelatihan Emergency Response Plan (ERP) yang                      Response Plan (ERP) training organized by CITA
      diselenggarakan CITA bersama Basarnas. Saya menjadi               in collaboration with Basarnas. I was one of the
      salah satu peserta yang mengikuti pelatihan tersebut,             participants attending the training as a representative
      dan hadir sebagai perwakilan karyawan kontraktor.                 of the contractor’s employees. The training aimed to
      Pelatihan ini bertujuan membentuk Tim Tanggap                     form Emergency Response Teams in each partner
      Darurat di masing-masing perusahaan mitra, sekaligus              company and improve skills and preparedness to
      meningkatkan keterampilan dan kesiapsiagaan                       handle emergency situations within CITA’s IUP areas.
      dalam menghadapi kondisi darurat di wilayah IUP                   Through this collaborative scheme, contractors gained
      CITA. Melalui skema kolaboratif ini, para kontraktor              a more comprehensive understanding of emergency
      memperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh                        management and shared best practices among
      tentang pengelolaan kedaruratan serta ruang berbagi               partners. Moving forward, we hope that similar training
      praktik antarmitra. Ke depan, kami berharap pelatihan             will be conducted continuously and enhanced as part
      serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan                of a collective effort to build a strong and sustainable
      ditingkatkan, sebagai bagian dari upaya bersama                   safety culture throughout CITA’s work ecosystem.
      membangun budaya keselamatan yang kuat dan
      berkelanjutan di seluruh ekosistem kerja CITA.


                         Gumelar Santosa
                         Penanggung Jawab Operasional | Operational Responsible Person
                         Karyawan dari Mitra Kontraktor PT CMI di Site Air Upas | Employee of PT CMI Contractor Partner at the Air
                         Upas Site
Page 103
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                          103




Kecelakaan Kerja [GRI 403-9, 14.16.10]
Work-Related Accident
Untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja, Perusahaan                     To minimize the risk of occupational accidents, the
memantau kinerja program K3 melalui pelacakan indikator                    Company monitors the performance of its OHS program
keselamatan utama guna mengidentifikasi area perbaikan                     by tracking key safety indicators to identify areas for
dan memastikan efektivitas pengendalian. Setiap insiden                    improvement and ensure the effectiveness of controls.
dilaporkan dan ditangani segera sesuai prosedur untuk                      Each incident is reported and promptly addressed
menetapkan tindakan korektif dan pencegahan agar                           according to procedures to establish corrective and
kejadian serupa tidak terulang.                                            preventive actions to prevent similar occurrences.

Sepanjang 2025, CITA mempertahankan capaian nihil                          Throughout 2025, CITA maintained a zero fatality record
fatalitas dan tidak mencatatkan kecelakaan berat, baik                     and reported no serious accidents, both in Company
pada aktivitas Perusahaan maupun kontraktor. Capaian                       operations and contractor activities. This achievement
ini mencerminkan penguatan budaya keselamatan dan                          reflects the strengthening of the safety culture and the
penerapan operasional yang bertanggung jawab.                              implementation of responsible operations.


Data Kecelakaan Kerja 2025
Work-Related Accident in 2025

                    Deskripsi                                      UoM                    Karyawan                       Kontraktor
                   Description                                     UoM                    Employee                       Contractor
      Kerusakan Properti
                                                                                                 6                             43
      Property Damage

      Pertolongan Pertama
                                                                                                 4                             6
      First Aid

      Insiden Ringan1                                   Jumlah kasus
                                                                                                0                               1
      Minor Incident                                    Number of case

      Insiden Berat2
                                                                                                0                              2
      Major Incident

      Kematian akibat kerja
                                                                                                0                              0
      Fatality

      Total Jam Kerja                                   Jumlah Jam
                                                                                           2.241.885                      12.148.341
      Man Hour                                          Number of Hour
      Hari Kerja Hilang                                 Jumlah Hari
                                                                                                 0                             65
      Day Lost                                          Number of Days


 1.    Insiden ringan: Cidera akibat kecelakaan tambang yang menghalangi   2.   Insiden berat: Cidera akibat kecelakaan tambang yang menghalangi
       pekerja untuk kembali bekerja selama 3 minggu atau lebih.                pekerja untuk kembali bekerja selama 3 minggu atau lebih.
       Minor incident: An injury resulting from a mining accident that          Major incident: An injury resulting from a mining accident that
       prevents the worker from returning to work for less than 3 weeks.        prevents the worker from returning to work for 3 weeks or more.
Page 104
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                                      104


Tingkat Kecelakaan Kerja 2025
Work-Related Accident Rate in 2025

                                                                                     Karyawan                                 Kontraktor
                           Deskripsi                                                 Employee                                 Contractor
                          Description                                      Jumlah                  Tingkat            Jumlah               Tingkat
                                                                            Total                    Rate              Total                 Rate
    Tingkat Hilangnya Hari Kerja Akibat Kecelakaan
                                                                               0                           0              3                   5,6
    Lost Time Injury Severity Rate (LTISR)

    Tingkat Frekuensi Kecelakaan dengan Hari
    Kerja Hilang                                                               0                           0              3                   0,2
    Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR)

    Tingkat Frekuensi Kerusakan Properti
                                                                               6                       2,7               43                   3,5
    Property Damage Frequency Rate (PDFR)

    Tingkat Insiden Kematian (Fatalitas)
                                                                               0                           0              0                    0
    Total Fatality Incident Rate (TFIR)

    Tingkat Frekuensi Insiden Kecelakaan Kerja
                                                                               10                      4,5               52                   4,3
    Total Injury Frequency Rate (TIFR)

Catatan: Perhitungan tingkat kecelakaan dilakukan berdasarkan jumlah insiden per 1.000.000 jam kerja, dengan cakupan data meliputi pekerja CITA dan
kontraktor di area operasional.
Note: The accident rate is calculated based on the number of incidents per 1,000,000 working hours, covering data from CITA employees and contractors within
the operational area.


Tingkat insiden pada kontraktor yang relatif lebih tinggi                           The higher incident rate among contractors compared
dibandingkan karyawan internal menjadi perhatian                                    to internal employees is a concern for management.
manajemen. Kondisi ini dipengaruhi oleh proporsi jam kerja                          This condition is influenced by the larger proportion of
kontraktor yang lebih besar serta karakteristik pekerjaan                           contractor working hours and the nature of the work,
dengan tingkat risiko yang lebih tinggi. Perusahaan telah                           which carries higher risk levels. The Company has taken
mengambil langkah-langkah untuk mencegah kecelakaan                                 measures to prevent workplace accidents, including
kerja seperti dengan meningkatkan komunikasi dan                                    enhancing safety communication and training, updating
pelatihan keselamatan, memperbarui kebijakan, serta                                 policies, and ensuring that equipment and personal
memastikan peralatan dan APD yang digunakan sesuai                                  protective equipment (PPE) used comply with applicable
standar keselamatan yang berlaku.                                                   safety standards.

Rincian data kecelakaan kerja dan tingkat kecelakaan                                Detailed data on occupational accidents and the
kerja karyawan dan kontraktor dapat dilihat pada halaman                            occupational accident rates of employees and contractors
155.                                                                                can be found on page 155.


Manajemen Kesehatan Karyawan [POJK-F.21]
Employee Health Management
CITA memandang manajemen kesehatan kerja sebagai                                    CITA views occupational health management as an
bagian penting dari penerapan sistem K3 untuk melindungi                            integral part of implementing the OHS system to protect
karyawan dan kontraktor dari risiko kesehatan akibat                                employees and contractors from health risks arising from
aktivitas operasional. Melalui fasilitas klinik, pemeriksaan                        operational activities. Through clinic facilities, regular
kesehatan berkala, pemantauan penyakit akibat kerja,                                health check-ups, occupational disease monitoring,
serta program promotif dan preventif, Perusahaan                                    and promotive and preventive programs, the Company
menjaga kesehatan pekerja guna mendukung lingkungan                                 ensures the health of workers to support a safe and
kerja yang aman dan produktif.                                                      productive work environment.


Layanan dan Fasilitas Kesehatan Karyawan                                            Employee Healthcare Service and Facilities
[GRI 403-3, 14.16.4]                                                                [GRI 403-3, 14.16.4]

CITA menyediakan fasilitas kesehatan kerja berupa klinik                            CITA provides occupational healthcare facilities in the
di setiap area operasional sebagai bentuk pemenuhan                                 form of clinics at each operational area to meet the health
kebutuhan layanan kesehatan bagi karyawan. Kami                                     service needs of employees. We have 2 doctors and 10
Page 105
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                     105




memiliki 2 dokter dan 10 paramedis yang bersiaga untuk       paramedics on standby to provide first aid, regular health
memberikan layanan pertolongan pertama, pemeriksaan          check-ups, free consultations, care for sick employees, and
kesehatan berkala, konsultasi tanpa biaya, perawatan         medical referrals. In addition to the clinics, the Company
karyawan yang sakit, dan rujukan medis. Selain klinik,       also provides medical posts at each site and regularly
Perusahaan juga menyediakan pos medis di masing-             distributes masks and vitamins as part of preventive
masing site, serta secara rutin menyalurkan masker dan       efforts.
vitamin sebagai bagian dari upaya pencegahan.

Klinik CITA tidak hanya melayani karyawan, tetapi            CITA clinics serve not only employees but also contractors
juga kontraktor dan masyarakat sekitar. Layanan bagi         and surrounding communities. Services for contractors and
kontraktor dan masyarakat difokuskan pada penanganan         the community focus on handling emergency situations,
kondisi darurat, sementara kebutuhan perawatan lanjutan      while further treatment or outpatient care is directed
atau rawat jalan diarahkan melalui mekanisme rujukan,        through referral mechanisms, along with providing free
serta memberikan bantuan layanan ambulans gratis.            ambulance services. To support this, CITA’s healthcare
Untuk mendukung hal tersebut, fasilitas kesehatan CITA       facilities coordinate and collaborate with nearby public
berkoordinasi dan berkolaborasi dengan puskesmas di          health centers and referral hospitals to ensure proper
sekitar area operasional serta rumah sakit rujukan guna      follow-up treatment.
memastikan penanganan lebih lanjut yang tepat.

Pemantauan Kesehatan Karyawan [GRI 403-3, 403-10,            Employee Health Monitoring [GRI 403-3, 403-10, 14.16.4,
14.16.4, 14.16.11]                                           14.16.11]


CITA melakukan pemantauan kesehatan pekerja melalui          CITA monitors employee health through the annual
penyelenggaraan medical check-up (MCU) tahunan bagi          medical check-up (MCU) program for employees. In
karyawan. Di tahun 2025, sebanyak 478 karyawan site          2025, 478 site employees and 126 contractor employees
dan 126 karyawan kontraktor telah mengikuti pemeriksaan      participated in the annual health check-up (MCU).
kesehatan tahunan (MCU).

Hasil MCU menetapkan status Fit to Work sebagai dasar        Medical check-up (MCU) results are used to determine “Fit
kelayakan kerja. Bagi karyawan yang dinyatakan tidak fit,    to Work” status as the basis for work eligibility. Employees
Perusahaan menyiapkan penanganan dan penyesuaian             who are declared unfit are provided with appropriate
yang diperlukan agar tetap dapat bekerja dengan optimal.     handling and necessary adjustments to support their
Temuan dari hasil MCU digunakan untuk mengidentifikasi       continued ability to work effectively. Findings from MCU
potensi risiko kesehatan akibat kerja dan menetapkan         results are utilized to identify potential work-related
langkah mitigasi. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan       health risks and to establish relevant mitigation measures.
meliputi MCU awal, MCU berkala (tahunan), MCU                Health examinations conducted include pre-employment
khusus, dan MCU akhir menjelang pensiun. MCU khusus          MCU, periodic (annual) MCU, special MCU, and final
dilakukan dua kali setahun bagi karyawan yang rentan         MCU prior to retirement. Special MCU is conducted
terhadap paparan radiasi atau bekerja dekat laboratorium.    twice a year for employees who are at risk of radiation
Karyawan yang terindikasi memiliki masalah kesehatan         exposure or who work in proximity to laboratory areas.
akan mendapatkan intervensi promotif, preventif, dan         Employees identified with health concerns are provided
kuratif, termasuk pelayanan di klinik, pemantauan berkala,   with promotive, preventive, and curative interventions,
serta rujukan apabila diperlukan.                            including clinic services, periodic monitoring, and referrals
                                                             when necessary.

Berdasarkan MCU berkala 2025, temuan kesehatan               Based on the 2025 periodic medical check-up (MCU)
didominasi oleh gangguan metabolik dan faktor risiko         results, the main health findings were dominated by
penyakit tidak menular, fungsi organ dan parameter           metabolic disorders and risk factors of non-communicable
laboratorium, gangguan indera dan kesehatan gigi,            diseases, organ function and laboratory parameters,
serta kardiovaskular. Menindaklanjuti temuan tersebut,       sensory and dental health issues, as well as cardiovascular
Perusahaan melaksanakan berbagai upaya promotif dan          conditions. In response to these findings, the Company
preventif, antara lain melalui edukasi kesehatan, kampanye   implemented various promotive and preventive measures,
pola hidup sehat, pemantauan berkala, serta pemberian        including health education, healthy lifestyle campaigns,
rekomendasi medis guna mendukung peningkatan                 regular health monitoring, and the provision of medical
kesadaran dan pengelolaan kesehatan pekerja. Hasil           recommendations to enhance employee health awareness
pemeriksaan juga menunjukkan tidak adanya indikasi           and management. The examination results also indicated
Penyakit Akibat Kerja (PAK) pada periode pelaporan.          no cases of Occupational Diseases during the reporting
                                                             period.
Page 106
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                  106




Lima Temuan Penyakit Utama Berdasarkan Hasil MCU dan Upaya Mitigasi Tahun
2025
Five Main Disease Findings Based on MCU Results and Mitigation Actions for 2025
Page 107
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                              107




CITA secara berkala juga melakukan uji kelelahan (fatigue           CITA also conducts periodic fatigue tests for employees
test) bagi karyawan dan kontraktor, khususnya mereka                and contractors, particularly those working in shift systems.
yang bekerja dengan sistem shift. Jika ditemukan indikasi           If signs of fatigue are identified, the company immediately
kelelahan, perusahaan segera mengambil tindakan                     takes recovery actions, including providing additional rest
pemulihan, termasuk memberikan waktu istirahat                      time to ensure workplace safety is maintained.
tambahan untuk memastikan keselamatan kerja tetap
terjaga.


Promosi dan Peningkatan Kesehatan Karyawan                          Promotion and Improvement of Employee
[GRI 403-6, 14.16.7]
                                                                    Health [GRI 403-6, 14.16.7]
Selain layanan kuratif dan preventif, klinik CITA juga              In addition to curative and preventive services, CITA’s
aktif memberikan edukasi kesehatan kepada karyawan                  clinic actively provides health education to employees and
dan kontraktor melalui Health Talk dan sosialisasi rutin.           contractors through Health Talk and regular socialization
Sepanjang tahun pelaporan, CITA menyelenggarakan                    sessions. Throughout the reporting period, CITA organized
berbagai kegiatan promosi kesehatan bagi karyawan dan               various health promotion activities for employees and
kontraktor yang mencakup edukasi mengenai penyakit                  contractors, covering education on non-communicable
tidak menular dan penyakit menular, kesehatan kerja dan             and infectious diseases, occupational health and
pencegahan risiko di tempat kerja, kesehatan mental serta           workplace risk prevention, mental health, healthy lifestyle
penerapan gaya hidup sehat, serta pertolongan pertama               practices, as well as first aid and general health condition
dan penanganan kondisi kesehatan umum.                              management.

Materi disampaikan melalui sosialisasi rutin dan                    The material is delivered through regular socialization and
pendekatan edukasi yang disesuaikan dengan risiko                   educational approaches tailored to the relevant health
kesehatan yang relevan di area operasional, termasuk                risks in operational areas, including noise exposure, work
paparan kebisingan, kelelahan kerja, penyakit metabolik,            fatigue, metabolic diseases, infections, and lifestyle factors.
infeksi, serta faktor gaya hidup. Kegiatan ini bertujuan            These activities aim to enhance workers’ understanding
meningkatkan pemahaman pekerja terhadap pencegahan                  of disease prevention, early detection, and healthy living
penyakit, deteksi dini, dan perilaku hidup sehat, sekaligus         behaviors, while supporting the creation of a safer and
mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih aman              more productive work environment.
dan produktif.




       Program Promosi Kesehatan Sosialisasi Bahaya NAPZA
       Health Promotion Program on the Dangers of Narcotics, Psychotropics, and Addictive
       Substances (NAPZA)

                                                                  Pada tahun 2025, Klinik CITA menyelenggarakan
                                                                  promosi kesehatan bertema bahaya NAPZA melalui
                                                                  edukasi personal dan berkelompok untuk meningkatkan
                                                                  kesadaran pekerja terhadap risiko penyalahgunaan zat.
                                                                  Upaya ini mendukung pencegahan dan pengendalian
                                                                  insiden yang berkaitan dengan NAPZA di lingkungan
                                                                  kerja.
                                                                  In 2025, CITA’s clinic organized a health promotion
                                                                  program on the dangers of NAPZA through individual
                                                                  and group education to raise workers’ awareness of
                                                                  the risks of substance abuse. This effort supports the
          Keterangan gambar: Edukasi bahaya Napza di site.
          Image Caption: NAPZA awareness education at the site.
                                                                  prevention and control of NAPZA-related incidents in
                                                                  the workplace.
Page 108
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                     108
Page 109
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                  109




Inisiatif Berdampak Jangka Panjang Bagi
Masyarakat [POJK-F.23] [GRI 3-3, 203-1, 203-2, 413-2, 14.10.1, 14.9.3,
14.9.4, 14.10.3]
Initiatives with Long-Term Impact on Communities
Sebagai perusahaan pertambangan, CITA beroperasi            As a mining company, CITA operates in areas near local
di wilayah yang berdekatan dengan komunitas lokal,          communities, and therefore the Company’s operational
sehingga aktivitas operasional Perusahaan berinteraksi      activities directly interact with the social, economic, and
langsung dengan dinamika sosial, ekonomi, dan lingkungan    environmental dynamics of the surrounding communities.
masyarakat sekitar. CITA turut meningkatkan kualitas        CITA contributes to improving the quality of life of
hidup masyarakat dengan pemberdayaan ekonomi kreatif,       communities through creative economic empowerment,
pengembangan infrastruktur, penguatan sosial budaya,        infrastructure development, socio-cultural strengthening,
serta peningkatan kesehatan dan pendidikan. Dalam           as well as improvements in health and education. In this
konteks ini, operasional Perusahaan dapat memberikan        context, the Company’s operations can generate positive
dampak positif, seperti peningkatan kesempatan kerja,       impacts, such as increased employment opportunities,
tumbuhnya aktivitas ekonomi lokal, serta terbukanya         the growth of local economic activities, and expanded
peluang penguatan kapasitas masyarakat. Namun,              opportunities for community capacity building. However,
aktivitas pertambangan juga berpotensi menimbulkan          mining activities also have the potential to give rise
dampak sosial tertentu yang perlu dikelola secara           to certain social impacts that need to be managed
bertanggung jawab dan berkelanjutan. Oleh karena itu,       responsibly and sustainably. Therefore, CITA is committed
CITA berkomitmen untuk mengelola dampak tersebut            to managing these impacts through a planned, systematic,
melalui pendekatan yang terencana, sistematis, dan          and community needs-based approach.
berbasis kebutuhan masyarakat.

Pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat CITA            The implementation of CITA’s community development
mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan         and empowerment programs refers to the prevailing
yang berlaku, khususnya Keputusan Menteri ESDM              laws and regulations, particularly Minister of Energy and
Nomor 1824 Tahun 2018, tentang Pedoman Pelaksanaan          Mineral Resources Decree No. 1824 of 2018 concerning
Pengembangan        dan     Pemberdayaan      Masyarakat.   Guidelines for the Implementation of Community
Sejalan dengan kerangka regulasi tersebut, program          Development and Empowerment. In line with this
juga dirancang untuk mendukung pencapaian Tujuan            regulatory framework, the programs are also designed to
Pembangunan Berkelanjutan (TPB) yang telah diterapkan       support the achievement of the Sustainable Development
oleh pemerintah Indonesia, di tingkat daerah, perusahaan    Goals (SDGs) adopted by the Government of Indonesia. At
juga berpijak pada Peraturan Daerah Kabupaten               the regional level, the Company also refers to Ketapang
Ketapang Nomor 17 Tahun 2017 tentang Tanggung Jawab         Regency Regional Regulation No. 17 of 2017 on Corporate
Sosial dan Lingkungan Perusahaan, serta menyelaraskan       Social and Environmental Responsibility and aligns its
pelaksanaan program dengan Rencana Pembangunan              program implementation with the Regional Medium-Term
Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dengan mengacu              Development Plan (RPJMD). By adhering to this strategic
kerangka strategis tersebut, kontribusi sosial yang         framework, the Company’s social contributions are well-
dilakukan terarah, selaras dengan prioritas pembangunan     directed, aligned with local development priorities,
setempat, serta memberikan nilai tambah jangka panjang      and capable of delivering long-term added value to the
bagi komunitas.                                             communities.

Dalam pelaksanaannya, CITA melibatkan masyarakat            In its implementation, CITA involves communities from
sejak awal pengembangan program pemberdayaan                the initial stage of developing community empowerment
masyarakat hingga melakukan pemantauan dan evaluasi         programs and conducts regular monitoring and evaluation
secara berkala. Tujuannya untuk menilai efektivitas         to assess program effectiveness, identify challenges,
program, mengidentifikasi tantangan, dan relevansinya       and ensure their relevance to community conditions.
terhadap kondisi masyarakat. Hasil evaluasi dan masukan     The results of these evaluations, along with feedback
dari pemangku kepentingan menjadi dasar bagi perbaikan      from stakeholders, serve as the basis for continuous
berkelanjutan dalam perencanaan dan pelaksanaan             improvement in program planning and implementation,
program, sehingga upaya pemberdayaan masyarakat             ensuring that community empowerment efforts deliver
dapat memberikan manfaat yang inklusif, terukur, dan        inclusive, measurable, and sustainable benefits.
berkelanjutan.
Page 110
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                                      110




Keterlibatan Masyarakat [GRI 3-3, 413-1, 14.10.1, 14.10.2]
Community Engagement
Pelibatan masyarakat dilakukan melalui proses konsultasi                          Community engagement is carried out through a systematic,
dan pemetaan sosial yang sistematis, adil, dan inklusif,                          fair, and inclusive consultation and social mapping process,
meliputi dialog langsung, Musyawarah Perencanaan                                  which includes direct dialogue, Development Planning
Pembangunan (MUSRENBANG), forum komunitas, serta                                  Consultations (Musrenbang), community forums, and
koordinasi dengan perangkat pemerintahan setempat,                                coordination with local government authorities, thereby
sehingga memberi kesempatan secara setara bagi                                    providing equal opportunities for community participation.
masyarakat berpartisipasi. Proses ini dilaksanakan sejak                          This process is conducted from the planning stage through
tahap perencanaan hingga evaluasi program untuk                                   to program evaluation to ensure alignment with community
memastikan kesesuaian dengan kebutuhan masyarakat                                 needs and regional development priorities. To ensure
dan arah pembangunan daerah. Untuk memastikan                                     focused implementation, the Company also conducts
pelaksanaan yang terarah, Perusahaan juga memetakan                               stakeholder mapping to identify relevant community
pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi kelompok                              groups, key figures, and vulnerable groups. The results
masyarakat, tokoh kunci, serta kelompok rentan yang                               of this mapping serve as the basis for developing the
relevan. Hasil pemetaan tersebut menjadi dasar dalam                              community engagement plan.
penyusunan rencana pelibatan masyarakat.

CITA     menyadari      bahwa     pelaksanaan    program                          CITA recognizes that the implementation of community
pemberdayaan masyarakat berpotensi menimbulkan                                    empowerment programs may potentially give rise to
dampak negatif apabila tidak dikelola secara tepat,                               negative impacts if not properly managed, such as the
seperti risiko ketergantungan terhadap bantuan,                                   risk of dependency on assistance, unequal access among
ketimpangan akses antarkelompok masyarakat, serta                                 community groups, and misalignment between programs
ketidaksesuaian program dengan kebutuhan lokal. Untuk                             and local needs. To mitigate these risks, CITA applies
memitigasi hal tersebut, CITA menerapkan pendekatan                               a participatory approach through Participatory Rural
partisipatif melalui Participatory Rural Appraisal (PRA)                          Appraisal (PRA), strengthened by the implementation
yang diperkuat dengan penerapan SOP internal sebagai                              of internal Standard Operating Procedures (SOPs) as
pedoman perencanaan, pelaksanaan, serta monitoring                                guidelines for program planning, implementation, as well
dan evaluasi program. Pendekatan dengan instrumen                                 as monitoring and evaluation. The PRA-based approach
PRA memungkinkan perusahaan meminimalkan risiko                                   enables the Company to minimize the aforementioned
tantangan sosial yang disebutkan tadi sehingga program                            social risks, ensuring that priority programs are well-
prioritas yang dijalankan akan terarah dan akuntabel.                             targeted and accountable.




                                    80,83        Poin | Point




Pendekatan partisipatif yang diterapkan mendorong                                 The participatory approach implemented fosters a sense of
tumbuhnya rasa kepemilikan masyarakat terhadap                                    community ownership over the empowerment programs,
program       pemberdayaan         masyarakat,   sehingga                         thereby strengthening the sustainability of long-term
memperkuat keberlanjutan manfaat jangka panjang. Hal                              benefits. This is reflected in the results of the Community
ini tercermin dari hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM)*                        Satisfaction Survey (SKM)*, which recorded a Community
dengan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 80,83                             Satisfaction Index (IKM) score of 80.83 (categorized
(kategori Baik) dan menunjukkan bahwa program ini telah                           as Good), indicating that the programs have delivered
memberikan manfaat nyata dan diterima secara positif                              tangible benefits and have been positively received by
oleh masyarakat.                                                                  the community.


*Metode SKM berdasarkan ketentuan PermenPANRB No. 14 Tahun 2017 tentang Pedoman utama untuk penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) dari
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
*The SKM method is based on the provisions set out in Ministerial Regulation of the Ministry of Administrative and Bureaucratic Reform (PermenPANRB) No. 14
of 2017, which serves as the primary guideline for the preparation of the Public Satisfaction Survey (Survei Kepuasan Masyarakat/SKM).
Page 111
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                        111


Alur Pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat CITA
CITA’s Community Empowerment Program Implementation Process
Pendekatan partisipatif sebagaimana telah dijelaskan                            The participatory approach as described above is
sebelumnya diintegrasikan ke dalam alur pelaksanaan                             integrated into a structured and phased community
program pemberdayaan masyarakat yang terstruktur                                empowerment program implementation process. This
dan bertahap. Alur ini memastikan bahwa setiap                                  process ensures that each program is designed based on
program dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat                              identified community needs, implemented in a systematic
yang teridentifikasi, dilaksanakan secara sistematis                            and controlled manner, and directed toward enhancing the
dan terkontrol, serta diarahkan untuk meningkatkan                              self-reliance and long-term sustainability of beneficiaries.
kemandirian dan keberlanjutan penerima manfaat.


Alur Pelaksanaan Pemberdayaan Masyarakat
Community Empowerment Implementation




                                                   Teknis
                                                   Technical
                                                   Institusi
                                                   Institutional
                                                   Ekologi                                                      Lingkungan
                                                   Ecological                                                   Environmental
                                                   Pelaku usaha lokal                                           Sosial-ekonomi
                                                   Local entities/business                                      Socio-economic




               Teknis                                                                        Teknis
               Technical                                                                     Technical
               Pemetaan Sosial - membangun                                                   Sosial
               kepercayaan                                                                   Social
               Social Mapping - building trust                                               Ekologi
               Input Eksternal                                                               Ecological
               External input




Catatan: Pada tahap 3, pemberian dana akan semakin sedikit ini karena program sudah berkelanjutan.
Note: At stage 3, funding will gradually decrease because the program has become sustainable




Pertama, tahap inisiasi, diawali dengan social mapping                          First, the initiation stage begins with social mapping to
untuk memahami kondisi sosial-ekonomi, potensi lokal, dan                       understand the socio-economic conditions, local potential,
risiko sosial di sekitar wilayah operasional, baik di Site Air                  and social risks surrounding the operational areas, both
Upas maupun Sandai. Hasilnya menjadi dasar penetapan                            at the Upas and Sandai sites. The results serve as the
kebutuhan prioritas serta perencanaan program melalui                           basis for determining priority needs and program planning
Page 112
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                112

pelibatan aktif masyarakat guna memastikan relevansi                   through the active involvement of communities to ensure
dan membangun kepercayaan. Pada tahap ini CITA                         relevance and build trust. At this stage, CITA also conducts
juga memetakan para pemangku kepentingan untuk                         stakeholder mapping to identify social roles and interaction
mengidentifikasi peran sosial, dan pola interaksi di tingkat           patterns at the local level. Based on the mapping results,
lokal. Berdasarkan hasil pemetaan tersebut Perusahaan                  the Company designs a community engagement strategy
merancang strategi keterlibatan masyarakat yang tepat                  that is well-targeted and relevant to the local context.[GRI
sasaran dan relevan dengan konteks setempat.[GRI 413-1, 14.10.2]       413-1, 14.10.2]




Kedua, tahap pengembangan. Pada tahap ini CITA                         Second, the development stage. At this stage, CITA
melakukan peningkatan kapasitas dasar masyarakat,                      focuses on strengthening the community’s basic
penguatan struktur kelembagaan, serta penyempurnaan                    capacities, reinforcing institutional structures, and refining
model usaha atau bentuk intervensi agar program                        business models or forms of intervention to ensure that
memiliki pondasi yang jelas, terarah dan siap untuk                    the program has a clear and well-defined foundation, is
diimplementasikan lebih luas.                                          properly directed, and is ready for broader implementation.

Ketiga,    tahap      penguatan,     difokuskan   pada                 Third, the strengthening stage focuses on continued
pendampingan lanjutan, monitoring berkala, dukungan                    mentoring, periodic monitoring, support for access to
akses pembiayaan, serta penguatan aspek teknis, sosial,                financing, as well as the reinforcement of technical, social,
dan ekologis. Tahap ini bertujuan mendorong peningkatan                and ecological aspects. This stage aims to enhance
kapasitas masyarakat dan memperluas manfaat ekonomi                    community capacity and expand the economic benefits
yang dihasilkan oleh program.                                          generated by the program.

Keempat, tahap keberlanjutan dan kemandirian, yaitu                    Fourth, the sustainability and independence stage,
tatkala program dilepas secara bertahap melalui exit                   during which the program is gradually phased out through
strategy terencana dan dialihkan kepada kelompok atau                  a planned exit strategy and transferred to local groups
lembaga lokal agar berjalan secara mandiri. Sepanjang                  or institutions to operate independently. Throughout all
seluruh tahapan pelaksanaan, monitoring dan evaluasi                   stages of implementation, monitoring and evaluation
dilakukan secara rutin sebagai bentuk transparansi dan                 are conducted regularly as a form of transparency and
akuntabilitas.                                                         accountability.


Pilar Pemberdayaan Masyarakat CITA
CITA’s Community Empowerment Pillars
CITA melaksanakan program pemberdayaan masyarakat                      CITA implements its community empowerment programs
melalui tujuh pilar utama sebagai kerangka implementasi                through seven main pillars as an internal implementation
internal. Pengelompokan ini bertujuan memastikan setiap                framework. This grouping aims to ensure that each activity
kegiatan memiliki fokus yang jelas dan terarah.                        has a clear and focused direction.


Tujuh pilar pemberdayaan masyarakat CITA
The Seven Pillars of CITA’s Community Empowerment



           1                     2              3                  4                     5            6                  7
Page 113
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                           113



Kinerja Program Masyarakat [POJK-F.25] [GRI 203-1, 203-2, 14.9.3, 14.9.4]
Community Development Performance
Pada 2025, nilai investasi program pemberdayaan                                    In 2025, CITA’s investment in community empowerment
masyarakat CITA meningkat signifikan sebesar 84%                                   programs increased significantly by 84% to Rp 8.64 billion.
menjadi Rp8,64 miliar. Kenaikan ini sejalan dengan kembali                         This increase was in line with the resumption of operations
beroperasinya Site Sandai serta komitmen perusahaan                                at the Sandai Site, as well as the Company’s commitment
untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat, khususnya                               to addressing community aspirations, particularly in
dalam mendukung perbaikan infrastruktur jalan di sekitar                           supporting improvements to road infrastructure around
Site Air Upas sebagai bagian dari upaya menciptakan                                the Upas Site as part of efforts to generate indirect social
manfaat sosial dan ekonomi masyarakat sekitar secara                               and economic benefits for surrounding communities.
tidak langsung.




      Keterangan gambar: Program air bersih “Si Asih”
      Image caption: “Si Asih” Clean Water Program



Jumlah Program, Desa Penerima, dan Investasi
Number of Programs, Beneficiary Villages, and Investment Value




                                                        dari 2024 | compared to 2024
Page 114
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                     114



Investasi dan Penerima Manfaat 2025
Investment and Beneficiaries 2025




Berdasarkan data tersebut, investasi tahun 2025 terbesar     Based on these data, the largest portion of the 2025
dialokasikan pada pilar Infrastruktur, sejalan dengan        investment was allocated to the Infrastructure pillar, in
kebutuhan peningkatan akses dan fasilitas dasar di wilayah   line with the need to improve access and basic facilities in
operasional. Sementara itu, pilar Sosial Budaya mencatat     the operational areas. Meanwhile, the Social and Cultural
jumlah penerima manfaat terbanyak, mencerminkan              pillar recorded the highest number of beneficiaries,
luasnya jangkauan program yang menyentuh komunitas           reflecting the broad reach of programs that collectively
secara kolektif. Pilar Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi, dan   engage the community. The Health, Education, Economic,
Lingkungan juga menunjukkan kontribusi signifikan baik       and Environmental pillars also demonstrated significant
dari sisi nilai investasi maupun jumlah penerima manfaat,    contributions in terms of both investment value and number
yang secara keseluruhan menggambarkan komitmen               of beneficiaries, which overall illustrate the Company’s
perusahaan dalam mendorong peningkatan kualitas hidup        commitment to promoting comprehensive and balanced
masyarakat secara menyeluruh dan berimbang.                  improvements in the quality of life of communities.
Page 115
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                     115



              Program Pilar Pendidikan: Peningkatan Akses dan Kualitas Pendidikan
              Education Pillar Program: Enhancing Access to and Quality of Education


Di bidang Pendidikan, kami berkontribusi langsung                         In the field of Education, we contribute directly to
terhadap penguatan kapasitas masyarakat dan daya saing                    strengthening community capacity and long-term
jangka panjang. CITA mengarahkan inisiatif pendidikan                     competitiveness. CITA focuses its education initiatives
pada peningkatan mutu pembelajaran dan perluasan akses                    on improving learning quality and expanding inclusive
yang inklusif, khususnya bagi masyarakat kurang mampu                     access, particularly for underprivileged communities
dan wilayah sekitar operasi. Program dirancang dengan                     and areas surrounding our operations. The programs
target dan indikator kinerja yang terukur serta terintegrasi              are designed with measurable targets and performance
dengan aspek kesehatan, lingkungan, dan ekonomi,                          indicators and integrated with health, environmental, and
sehingga intervensi pendidikan memperkuat ekosistem                       economic aspects, ensuring that educational interventions
pembelajaran di tingkat keluarga dan komunitas.                           strengthen the learning ecosystem at the family and
                                                                          community levels.


             Program Utama                                     Fokus Intervensi                           Dampak di 2025
              Key Programs                                    Intervention Focus                           Impact in 2025

   Beasiswa siswa kurang mampu                       Perluasan akses pendidikan bagi            61 siswa memperoleh kesempatan
   dan berprestasi                                   siswa prasejahtera berprestasi.            belajar
   High-achieving students from low-                 Expanding access to education for          61 students gained learning
   income backgrounds                                High-achieving students from low-          opportunities
                                                     income backgrounds.


   Bantuan sarana dan prasarana                      Peningkatan fasilitas pendukung            490 civitas akademik memperoleh
   pendidikan                                        sekolah.                                   akses fasilitas lebih baik
   Assistance for educational facilities             Improvement of supporting school           490 academics gained access to
   and infrastructure                                facilities.                                improved facilities


   GAS CERDAS (Gerakan Ayo                           Penguatan akses pendidikan                 10 anak mengikuti kejar Paket C
   Sekolah, Ciptakan Edukasi,                        nonformal dan pencegahan putus             10 children participated in the
   Relasi, dan Dukungan Anak                         sekolah.                                   Package C equivalency program
   Sekolah)                                          Strengthening access to non-
   GAS CERDAS (Let’s Go to School                    formal education and preventing
   Movement, Creating Education,                     dropouts.                                  7 anak rawan putus sekolah
   Relationships, and Support for                                                               menerima beasiswa
   School Children)                                                                             7 children at risk of dropping out
                                                                                                received scholarships




   Kegiatan pelatihan peningkatan kompetensi guru tingkat regional       Pemberian beasiswa oleh CITA kepada peserta didik
   Regional training program for teacher competency development          CITA awarding scholarships to students
Page 116
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                           116




      Mendekatkan Siswa ke Peluang Agribisnis
      Connecting Students with Agribusiness Opportunities
      Program SAHABAT merupakan inisiatif kolaboratif         The SAHABAT program is a collaborative initiative that
      yang mempertemukan peserta didik, perusahaan,           brings together students, the Company, and the Kabun
      dan kelompok petani binaan Kabun Basar dalam satu       Basar assisted farmer groups within a single practical
      ekosistem pembelajaran praktik. Melalui program         learning ecosystem. Through this program, students
      ini, para siswa memperoleh pengalaman langsung          gain hands-on field experience with the assisted
      di lapangan dengan pendampingan petani binaan           farmers serving as their primary mentors. The Company
      sebagai mentor utama. Perusahaan berperan               provides learning facilities and infrastructure, while the
      menyediakan sarana dan prasarana pembelajaran,          farmers share their knowledge, skills, and experience.
      sementara para petani berbagi pengetahuan,              “For us, this is an appreciation and a form of moral
      keterampilan, serta pengalaman. “Bagi kami ini sebuah   satisfaction, being able to support education, especially
      apresiasi dan menjadi semacam kepuasan moral saat       for young people, and to provide alternative options for
      bisa membantu dunia pendidikan khususnya anak-anak      them after they finish school,” said Andi Agasi, Head of
      muda, terutama untuk memberikan alternatif pilihan      the Farmer Group who serves as one of the mentors.
      bagi mereka setelah mereka selesai sekolah nanti,”      Andi hopes to show that the agriculture and plantation
      kata Andi Agasi, Ketua Kelompok Tani yang menjadi       sectors still hold promising opportunities.
      salah satu mentor. Andi ingin menunjukkan bahwa
      sektor pertanian dan perkebunan tetap menyimpan
      peluang yang menjanjikan.

      Program SAHABAT dirancang untuk mendorong               The SAHABAT program is designed to encourage the
      lahirnya alternatif sumber penghidupan yang selaras     emergence of alternative livelihoods that align with
      dengan potensi lokal serta membuka ruang bagi           local potential and to provide opportunities for young
      generasi muda untuk mengembangkan usaha                 people to develop agricultural ventures independently.
      agrikultur secara mandiri.

      Pada tahun 2025, fokus Program SAHABAT diarahkan        In 2025, the SAHABAT program focused on the
      pada pengembangan komoditas jeruk. Para peserta         development of citrus commodities. Participants
      mendapatkan pembekalan mulai dari teknik budidaya,      received training covering cultivation techniques,
      penyusunan rencana bisnis, hingga presentasi            business plan preparation, and business presentations.
      usaha. Program ini juga dilengkapi dengan dukungan      The program also included financial support and
      pembiayaan serta pendampingan lanjutan. ”Saya           ongoing mentoring. “I learned how to plant tomatoes,
      belajar dari cara menanam tomat, cabe, terong maupun    chili peppers, eggplants, and oranges,” said Natus
      jeruk,” ujar Natus Yoga, peserta magang. Sementara      Yoga, an internship participant. Meanwhile, another
      itu, siswa lain, Dea, berharap program ini akan terus   student, Dea, hopes that the program will continue.
      berlanjut.




         Keterangan gambar: Agenda program SAHABAT
         Image caption: SAHABAT program agenda
Page 117
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                            117




              Program Pilar Kesehatan: Peningkatan Kualitas Hidup Berkelanjutan
              Health Pillar Program: Improving Sustainable Quality of Life


Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas                     This program is designed to improve the health of
kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional                   communities surrounding our operational areas through
melalui pendekatan yang holistik, mencakup upaya                      a holistic approach, encompassing promotive and
promotif dan preventif, layanan pengobatan, edukasi                   preventive efforts, medical services, health education, as
kesehatan, serta penyediaan dan peningkatan akses                     well as the provision and enhancement of access to clean
terhadap sarana air bersih. Melalui intervensi yang                   water facilities. Through these integrated interventions,
terintegrasi tersebut, CITA berupaya memperkuat                       CITA aims to strengthen community health resilience while
ketahanan kesehatan masyarakat sekaligus mendukung                    supporting the long-term well-being of local communities.
kesejahteraan jangka panjang komunitas lokal.



     Program Utama                          Fokus Intervensi                                  Dampak di 2025
      Key Programs                         Intervention Focus                                  Impact in 2025

   Air Bersih                    Penyediaan infrastruktur: sumur                 16 titik dibangun (2025); total 97 titik
   Clean Water                   bor, embung, dan sumur gali, untuk              16 points constructed (2025); total 97
                                 memastikan akses air bersih.                    points
                                 Provision of infrastructure such as bore
                                 wells, reservoirs, and river filtration to
                                 ensure access to clean water.


   Pengobatan Gratis             Pengobatan gratis bagi masyarakat               180 orang memperoleh penghematan
   Free Medical                  rentan kolaborasi dengan fasilitas              Rp250.000/tahun/orang
   Treatment                     kesehatan setempat.                             180 people received savings of IDR
                                 Free medical services for vulnerable            250,000/year/person
                                 communities in collaboration with local
                                 healthcare facilities.
                                                                                 530 mengakses pelayanan kesehatan
                                                                                 dasar
                                                                                 530 people accessed basic healthcare
                                                                                 services


   Edukasi Gizi &                Edukasi gizi dan perilaku hidup sehat.          150 masyarakat teredukasi
   Perilaku Hidup                Education on nutrition and healthy              150 community members educated
   Bersih dan Sehat              living.
   (PHBS)
   Nutrition Education
   & Clean and Health
   Living Behavior
   (PHBS)


   Sarana & Prasarana            Penguatan fasilitas layanan kesehatan.
   Kesehatan                     Strengthening healthcare service                100 orang memperoleh layanan layak
   Health Facilities and         facilities.                                     100 people received adequate services
   Infrastructure
Page 118
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                           118




      Mendekatkan Akses Layanan Kesehatan
      Improving Access to Healthcare Services
      Sarana dan pelayanan kesehatan masih menjadi                         Healthcare facilities and services remain a challenge
      tantangan bagi masyarakat pedesaan, termasuk                         for rural communities, including the residents of Dusun
      warga Dusun Sedawak, Desa Karya Baru, Air Upas.                      Sedawak, Karya Baru Village, Air Upas. This was
      Hal ini dirasakan langsung oleh Harlan saat mengikuti                directly experienced by Harlan during a free medical
      kegiatan pengobatan gratis yang diselenggarakan                      check-up organized by CITA on November 10, 2025.
      CITA pada 10 November 2025. “Karena tinggal di                       “Living in the village, it is very difficult to see a doctor,
      kampung untuk ketemu dokter itu sangat sulit, tetapi                 but with this program we can meet the doctor directly,”
      dengan adanya program ini kita bisa bertemu langsung                 said Harlan after the examination. He hopes similar
      dengan dokter,” kata Harlan usai pemeriksaan. Ia                     activities can be held regularly each year.
      berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara
      rutin setiap tahun.

      Harapan senada disampaikan Budi Arman, Kepala                        A similar expectation was expressed by Budi Arman,
      Desa Karya Baru yang menilai program tersebut sangat                 Head of Karya Baru Village, who said the program
      membantu warganya. “Kami kesulitan untuk berobat ke                  has been very helpful for his residents. “We face
      kecamatan karena jarak yang jauh ke Marau dan juga                   difficulties accessing healthcare services at the sub-
      ke Air Upas, pengobatan gratis yang dilaksanakan oleh                district level due to the long distance to Marau and Air
      CITA bekerja sama dengan Puskesmas Marau sangat                      Upas. The free medical services organized by CITA in
      membantu kami,” ujarnya. Budi juga menambahkan                       collaboration with Marau Community Healthcare Center
      bahwa sebagian warga memanfaatkan layanan                            have been very helpful,” he said. Budi also added that
      kesehatan CITA. “Ada beberapa warga saya juga yang                   some residents use CITA’s healthcare services. “Some
      sakit dan kita antar ke CMI bisa rawat inap di situ,” kata           of my residents who were sick were brought to CMI for
      Budi.                                                                inpatient care,” Budi said.

      Pihak penyedia layanan kesehatan, Silos, Pelaksana                   Healthcare service providers, Silos, and the Head of the
      Tugas Kepala Puskesmas Marau, mengapresiasi                          Marau Community Healthcare Center acknowledged
      kolaborasi yang terjalin dan berharap ke depan                       and appreciated the established collaboration and
      kegiatan serupa dapat menghadirkan dokter spesialis.                 expect that similar activities in the future could include
      Ia juga menegaskan dukungan CITA terhadap                            specialist doctors. He also highlighted CITA’s support
      fasilitas kesehatan setempat. “Di mana kalau kami                    for the local healthcare facilities. “Whenever we need
      ada keperluan sesuatu yang kami tidak miliki, kami                   something that we don’t have or are lacking, they are
      kekurangan, mereka juga bisa penuhi,” tutupnya.                      able to provide it,” he concluded.




         Keterangan gambar: Kegiatan CERIA sebagai bagian dari Pilar Kesehatan dalam Peringatan Hari Kesehatan Nasional
         Image caption: CERIA Activity as Part of the Health Pillar in Commemoration of National Health Day
Page 119
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                  119




      Dukungan Akses Air Bersih untuk Masyarakat
      Enhancing Community Access to Clean Water
      Kegiatan operasional CITA di Desa Air Upas                    CITA’s operational activities in Air Upas Village take
      memperhatikan pentingnya ketersediaan air layak               into account the importance of the availability of
      bagi masyarakat, mengingat tingginya ketergantungan           adequate water for the community, considering the
      warga pada air sungai untuk kebutuhan air sehari-hari.        high dependence of residents on river water for their
      Perusahaan memahami bahwa akses terhadap sumber               daily water needs. The Company understands that
      air yang aman merupakan faktor penting dalam                  access to safe water sources is an important factor in
      mendukung kualitas hidup masyarakat setempat.                 supporting the quality of life of the local community. As
      Sebagai langkah mitigasi dengan mengedepankan                 a mitigation measure that prioritizes the principle of
      prinsip kehati-hatian lingkungan, CITA menginisiasi           environmental precaution, CITA initiated a program to
      program penyediaan sarana air bersih melalui                  provide clean water facilities through the construction
      pembangunan sumur air tanah bagi masyarakat.                  of groundwater wells for the community. This program
      Program ini dirancang dengan mempertimbangkan                 was designed by considering technical aspects,
      aspek teknis, kondisi hidrogeologis, serta daya dukung        hydrogeological conditions, as well as environmental
      lingkungan, guna memastikan keberlanjutan sumber              carrying capacity, in order to ensure the long-term
      air dalam jangka panjang. Inisiatif ini merupakan             sustainability of the water source. This initiative is part
      bagian dari upaya CITA dalam mengelola dampak                 of CITA’s efforts to manage impacts in accordance with
      sesuai ketentuan lingkungan hidup yang berlaku,               applicable environmental regulations, in supporting the
      dalam mendukung ketersediaan air yang lebih aman              availability of safer water for communities around the
      bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. [GRI 303-2,   operational area. [GRI 303-2, 14.7.3]
      14.7.3]




                Program Pilar Ekonomi: Penguatan Kemandirian Masyarakat
                Economic Pillar Program: Empowering Community Self-Reliance



CITA mengembangkan inisiatif pemberdayaan ekonomi                    CITA develops economic empowerment initiatives focused
yang berfokus pada peningkatan pendapatan riil dan                   on increasing real income and strengthening the economic
penguatan kemandirian ekonomi masyarakat sebagai                     self-reliance of communities as part of sustainable social
bagian dari pengelolaan dampak sosial yang berkelanjutan.            impact management. The program is designed to build a
Program ini dirancang untuk membangun fondasi ekonomi                long-term economic foundation through capacity building,
jangka panjang melalui penguatan kapasitas, peningkatan              enhancing local competitiveness, and fostering inclusive
daya saing lokal, serta penciptaan pertumbuhan ekonomi               economic growth, with communities positioned as the
yang inklusif, dengan menempatkan masyarakat sebagai                 main drivers of development in their areas.
pelaku utama pembangunan di wilayahnya.

Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan kepada                   Ongoing mentoring is provided to assisted business
kelompok usaha binaan di sektor pertanian, hortikultura,             groups in the agriculture, horticulture, livestock, fisheries,
peternakan, perikanan, dan UMKM melalui pembentukan                  and MSME sectors through the establishment of business
kelembagaan usaha, pelatihan, pendampingan teknis,                   institutions, training, technical guidance, and regular
serta evaluasi berkala. Pendekatan ini berkontribusi                 evaluations. This approach contributes to enhancing the
pada peningkatan kapasitas produktif penerima manfaat,               productive capacity of beneficiaries, strengthening local
penguatan rantai nilai lokal, serta diversifikasi sumber             value chains, and diversifying village income sources.
pendapatan desa.
Page 120
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                        120



     Program Utama                         Fokus Intervensi                            Dampak di 2025
      Key Programs                        Intervention Focus                            Impact in 2025

                                                                           24 petani meningkat kapasitasnya;
   Demplot Sekolah               Penguatan kapasitas petani melalui
                                                                           24 farmers improved their capacity;
   Tani                          pembelajaran hortikultura berkelanjutan
   Agricultural                  dan optimalisasi lahan kritis untuk       3 kelompok tani terbentuk;
   Field School                  peningkatan pendapatan.                   3 farmer groups established;
   Demonstration Plot            Strengthening farmers’ capacity
                                                                           4 ha lahan terolah;
                                 through sustainable horticulture
                                                                           4 hectares of land cultivated;
                                 learning and optimization of degraded
                                 land to increase income.                  280 pohon jeruk tertanam;
                                                                           280 orange trees planted;

                                                                           Pendapatan naik Rp24 juta/tahun/
                                                                           kelompok.
                                                                           Income reached IDR 24 million/year/group.

                                                                           21 orang terampil beternak;
   Peternakan                    Peningkatan keterampilan budidaya
                                                                           21 people gained livestock farming skills;
   Livestock Farming             dan manajemen ternak kambing dan
                                 ayam.                                     Tambahan pendapatan Rp6 juta/tahun
                                 Improving skills in goat and Poultry      (kambing) dan Rp1,5 juta/orang (ayam).
                                 Farming and livestock management.         Additional income of IDR 6 million/
                                                                           year (goats) and IDR 1.5 million/person
                                                                           (chickens).

                                                                           30 orang meningkat kapasitas
   Budidaya Perikanan            Pengembangan budidaya perikanan
                                                                           budidayanya;
   Aquaculture                   berbasis kelompok melalui peningkatan
                                                                           30 people improved aquaculture capacity;
                                 pengetahuan teknis, penguatan
                                 kelembagaan, pendampingan produksi
                                 untuk mendorong peningkatan               4 kelompok perikanan terorganisir;
                                 pendapatan dan skala usaha.               4 fishery groups organized;
                                 Development of group-based
                                 aquaculture through improved technical    15 orang naik pendapatan Rp6 juta/tahun;
                                 knowledge, institutional strengthening,   15 people increased income by IDR 6
                                 and production assistance to increase     million/year;
                                 income and business scale.
                                                                           Omzet kelompok Rp90 juta/tahun.
                                                                           Group revenue reached IDR 90 million/
                                                                           year.

   Pengembangan                  Peningkatan kapasitas kewirausahaan,      5 orang meningkat kapasitas diversifikasi;
   UMKM dan                      diversifikasi produk, dan penguatan       5 people improved diversification capacity;
   Diversifikasi Produk          kelembagaan UMKM, melibatkan
   MSME Development              generasi muda dan pelajar SMK, guna       50 siswa SMK terampil berwirausaha;
   and Product                   menciptakan peluang usaha yang            50 vocational high school students gained
   Diversification               inklusif.                                 entrepreneurship skills;
                                 Enhancing entrepreneurship
                                                                           2 kelompok UMKM terbentuk;
                                 capacity, product diversification, and
                                                                           2 MSME groups established;
                                 strengthening MSME institutions,
                                 involving youth and vocational high       3 produk baru;
                                 school students to create inclusive       3 new products;
                                 business opportunities.
                                                                           Omzet Rp30 juta/tahun;
                                                                           Revenue reached IDR 30 million/year;

                                                                           Rata-rata pendapatan Rp2,5 juta/orang/
                                                                           tahun (15 anggota).
                                                                           Average income IDR 2.5 million/person/
                                                                           year (15 members).
Page 121
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                          121




Keterangan gambar: Deplot sekolah tani
Demonstration Plot of the “Sekolah Tani” Program




                           Srimi
                           Ketua Pokja 2 Raja Herbal Dusun Madu Sari, Desa Membuluh Baru Kecamatan Air Upas
                           Lead of Working Group 2, Raja Herbal, Dusun Madu Sari, Membuluh Baru Village, Air Upas Subdistrict




       Kelompok UMKM Raja Herbal beranggotakan delapan                        The Raja Herbal MSME group consists of eight women,
       perempuan, dengan saya sebagai ketuanya. Usaha ini                     with me serving as the head. I initially started this
       awalnya saya rintis secara mandiri di rumah bersama                    business independently at home with my husband. As
       suami. Seiring meningkatnya minat masyarakat                           community interest in our herbal products grew, the
       terhadap produk herbal kami, PKK Desa kemudian                         Village PKK invited us to coordinate with CITA.
       mengajak kami untuk berkoordinasi dengan CITA.

       Melalui proposal yang kami ajukan dan disetujui,                       Through a proposal we submitted and that was
       perkembangan Raja Herbal semakin signifikan.                           approved, Raja Herbal’s development has become
       Dukungan CITA mendorong peningkatan permintaan                         increasingly significant. CITA’s support has driven
       produk, baik dari perusahaan maupun masyarakat.                        higher demand for our products, both from the company
       Kami menerima bantuan peralatan serta dukungan                         and the community. We received assistance with
       alat produksi, pengemasan, hingga pelabelan produk.                    cultivation equipment such as support for production
       Kami juga difasilitasi mengikuti pelatihan di Ketapang                 tools, packaging, and labeling. We were also facilitated
       yang diikuti oleh tiga anggota kelompok. Saat ini, Raja                to attend training in Ketapang, which was attended by
       Herbal memiliki empat varian produk, yaitu jahe wangi,                 three group members. Currently, Raja Herbal offers
       kunyit, kencur, dan temulawak.                                         four product variants: aromatic ginger, turmeric, kencur,
                                                                              and temulawak.
Page 122
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                        122




Program lainnya adalah usaha pengolahan keripik               CITA develops economic empowerment initiatives focused
tempe melalui program Krumpe yang melibatkan lima             Another program is a tempeh chip processing business
perempuan penerima manfaat dari masyarakat lokal.             through tKrumpe program, which involves five women
Produk dipasarkan secara lokal dan telah memiliki izin        beneficiaries from the local community. The products are
usaha kecil.                                                  marketed locally and have a small business permit.




                         Dewi Anggraini
                         Pemilik Usaha Rumahan Krumpe
                         Owner of a Home Enterprise Krumpe




      Saya memulai usaha kerupuk tempe atau krumpe pada      I started the tempeh chip, or Krumpe, business in 2017.
      tahun 2017. Seiring berjalannya waktu, CITA melalui    Over time, CITA, through the PKK of Membuluh Baru
      PKK Desa Membuluh Baru, Kecamatan Air Upas,            Village, Air Upas Subdistrict, initiated support for the
      menginisiasi dukungan bagi pengembangan produk         development of local flagship products, including my
      unggulan lokal, termasuk usaha krumpe yang saya        Krumpe business.
      jalankan.

      Melalui PKK, kami mengajukan proposal kebutuhan        Through the PKK, we submitted a business proposal
      usaha dan mendapatkan dukungan dari CITA berupa        and received support from CITA in the form of
      peralatan produksi serta pendampingan keamanan         production equipment and food safety guidance. This
      pangan. Pendampingan ini menjadi langkah penting       mentoring was an important step for us to obtain the
      bagi kami untuk memperoleh Sertifikat Produksi         Home Industry Food Production Certificate (SPP IRT),
      Pangan Industri Rumah Tangga (SPP IRT), sehingga       allowing Krumpe products to be officially licensed for
      produk krumpe resmi memiliki izin edar. Dukungan       distribution. This support has helped improve both the
      tersebut mendorong peningkatan kualitas dan skala      quality and scale of the business. While marketing was
      usaha. Jika sebelumnya pemasaran terbatas di           previously limited to the surrounding area, Krumpe is
      lingkungan sekitar, kini krumpe telah dipasarkan ke    now sold at school canteens, local shops, and even
      kantin sekolah, warung, hingga minimarket di tingkat   minimarkets across the subdistrict.
      kecamatan.
Page 123
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                         123




              Program Pilar Lingkungan: Perlindungan dan Pelestarian Ekosistem
              Environmental Pillar Program: Ecosystem Protection and Preservation


CITA memandang perlindungan dan pengelolaan                         CITA views environmental protection and management
lingkungan sebagai bagian integral dari keberlanjutan               as an integral part of operational sustainability and
operasional dan tanggung jawab sosial perusahaan.                   corporate social responsibility. Through carefully planned
Melalui berbagai program lingkungan yang dirancang                  and participatory environmental programs, the company
secara terencana dan partisipatif, Perusahaan berupaya              seeks to mitigate the impacts of its operations, maintain
memitigasi dampak aktivitas operasional, menjaga kualitas           ecosystem quality, and enhance the environmental
ekosistem, serta meningkatkan daya dukung lingkungan di             carrying capacity around its operational areas. These
sekitar wilayah operasi. Inisiatif lingkungan ini tidak hanya       environmental initiatives focus not only on regulatory
berfokus pada kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga              compliance but also on creating long-term benefits
pada penciptaan manfaat jangka panjang bagi masyarakat              for both communities and the environment through
dan lingkungan melalui pemulihan ekosistem.                         ecosystem restoration.


     Program Utama                           Fokus Intervensi                              Dampak di 2025
      Key Programs                          Intervention Focus                              Impact in 2025
 Penanaman Pohon                 Pemulihan ekologi melalui peningkatan       160 Pohon tertanam
 Tree Planting                   vegetasi dan edukasi lingkungan sejak       160 trees planted
                                 dini.
                                                                             440 pohon terawat
                                 Ecological restoration through vegetation
                                                                             440 trees maintained
                                 enhancement and early environmental
                                 education.                                  107 siswa teredukasi melestarikan lingkungan
                                                                             107 students educated on environmental
                                                                             conservation

 Normalisasi Sungai              Pemulihan kapasitas sungai guna
 River Restoration               menekan risiko banjir dan menjaga
                                 keberlanjutan lingkungan.                   1,5 kilometer sungai telah dinormalisasi
                                 River capacity restoration to reduce        1.5 kilometers of river normalized
                                 flood risk and maintain environmental
                                 sustainability.

 Pembersihan Paritan             Optimalisasi drainase untuk menekan
                                                                             2 titik paritan dapat difungsikan
 Drainage Cleaning               genangan dan meningkatkan kualitas
                                                                             2 drainage points operationalized
                                 lingkungan permukiman.
                                 Drainage optimization to reduce
                                 waterlogging and improve the quality of     2 titik telah dimitigasi dapat mengurangi
                                 the residential environment.                potensi banjir
                                                                             2 points intervened and mitigated




   Keterangan gambar: Program penanaman pohon
   Image caption: Tree Planting Program
Page 124
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                              124




              Program Pilar Sosial dan Budaya: Penguatan Nilai Sosial dan Budaya
              Social and Cultural Pillar Program: Strengthening Social and Cultural Value


Bidang sosial dan budaya difokuskan pada penguatan                 In the social and cultural field, the focus is on enhancing
kesejahteraan masyarakat melalui pelestarian nilai                 community welfare through the preservation of cultural
budaya, pengembangan kehidupan sosial yang inklusif,               values, the development of inclusive social life, and the
serta pemberdayaan komunitas lokal. CITA berupaya                  empowerment of local communities. CITA strives to
menghormati dan menjaga kearifan lokal sebagai                     respect and maintain local wisdom as part of the identity
bagian dari identitas masyarakat sekitar wilayah                   of communities around its operational areas. Support
operasional. Dukungan diberikan melalui penyediaan                 is provided through the provision and maintenance of
dan pemeliharaan infrastruktur budaya, fasilitas kegiatan          cultural infrastructure, facilities for traditional and artistic
adat dan seni tradisional, serta keterlibatan aktif dalam          activities, as well as active participation in various social
berbagai aktivitas sosial, guna memperkuat kohesi sosial           initiatives, aiming to strengthen social cohesion and ensure
dan menjaga keberlanjutan budaya lokal dari generasi ke            the sustainability of local culture for future generations.
generasi.


     Program Utama                         Fokus Intervensi                                 Dampak di 2025
      Key Programs                        Intervention Focus                                 Impact in 2025

                                                                               32 hewan kurban
   Program Dukungan              Penguatan nilai keagamaan,
                                                                               32 sacrificial animals
   Keagamaan, Adat,              pelestarian adat dan budaya lokal, serta
   dan Budaya                    peningkatan kohesivitas sosial.               25 kegiatan adat
   Religious, Customary,         Strengthening religious values,               25 customary activities
   and Cultural Support          preserving local customs and culture,
                                                                               2 tempat ibadah dan 1 rumah adat
   Program                       and enhancing social cohesion.
                                                                               terbangun
                                                                               2 places of worship and 1 traditional house
                                                                               constructed

                                                                               634 penerima manfaat
                                                                               634 beneficiaries

   Program Sosial                Penguatan partisipasi sosial dan
                                                                               211 warga terfasilitasi dalam kegiatan sosial
   Kemasyarakatan                kapasitas pemuda.
                                                                               kemasyarakatan dan kepemudaan
   dan Kepemudaan                Strengthening social participation and
                                                                               211 residents facilitated in community social
   Community Social              youth capacity.
                                                                               and youth activities
   and Youth Program

                                                                               1.850 penerima bantuan tanggap darurat
   Program Tanggap               Respon darurat, pemenuhan kebutuhan
                                                                               bencana
   Darurat dan                   dasar, dan dukungan kesehatan
                                                                               1,850 disaster emergency response aid
   Kepedulian Sosial             masyarakat.
                                                                               beneficiaries
   (CMI Peduli)                  Emergency response, fulfillment of
   Emergency                     basic needs, and support for community        1.000 paket sembako kelompok rentan
   Response and Social           health.                                       1,000 food aid packages for vulnerable
   Care Program (CMI                                                           groups
   Peduli)
                                                                               100 peserta senam
                                                                               100 exercise participants

                                                                               150 donor darah
                                                                               150 blood donors
Page 125
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                               125


              Program Pilar Infrastruktur: Menjembatani Kesenjangan [GRI 203-1, 14.9.3]
              Infrastructure Pillar Program: Bridging Infrastructure Gap


Salah satu indikator kemajuan suatu daerah adalah kualitas           One of the indicators of regional progress is the quality
infrastrukturnya. Namun bagi masyarakat di wilayah rural             of its infrastructure. However, for communities in rural or
atau pedalaman, kesenjangan pembangunan masih nyata                  remote areas, development gaps remain a real challenge.
dirasakan. Melalui program berbasis infrastruktur, CITA              Through its infrastructure-based program, CITA aims to
berupaya menjembatani kesenjangan tersebut dengan                    bridge this gap by providing access to essential public
membuka akses terhadap fasilitas umum yang vital,                    facilities, enabling communities to enjoy basic services
sehingga masyarakat dapat menikmati pelayanan dasar                  and improved economic opportunities.
dan peluang ekonomi yang lebih baik.

Program ini merupakan bentuk investasi infrastruktur dan             This program represents an investment in infrastructure
dukungan layanan publik yang diberikan secara non-                   and public service support provided on a non-commercial
komersial untuk memberikan manfaat sosial–ekonomi                    basis to deliver socio-economic benefits to the community.
kepada masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi               Activities include village road repairs, river normalization,
perbaikan jalan desa, normalisasi sungai, pemasangan                 culvert installation, provincial road improvements,
gorong-gorong, perbaikan jalan provinsi, penyediaan                  provision of fill material for public facilities, and land
tanah timbunan untuk fasilitas umum, serta pembukaan                 clearing for village business units. These interventions fall
lahan untuk unit usaha desa. Intervensi tersebut termasuk            under the category of development of basic infrastructure
dalam kategori development of basic infrastructure dan               and support services.
support services.

Investasi infrastruktur ini dikelola melalui pendekatan              The infrastructure investment is managed through
kolaboratif, di mana pengelolaan infrastruktur dan                   a collaborative approach, gradually transferring
fasilitas secara bertahap dialihkan kepada pemerintah                management of infrastructure and facilities to village
desa atau masyarakat untuk memastikan keberlanjutan                  authorities or the community to ensure sustainable use.
pemanfaatannya. Selain memperkuat layanan dasar,                     Beyond strengthening basic services, these investments
investasi tersebut juga memberikan dampak ekonomi                    also generate indirect economic benefits. Improved roads
tidak langsung bagi masyarakat. Peningkatan kualitas jalan           and supporting facilities facilitate mobility, accelerate the
dan fasilitas pendukung mendorong kelancaran mobilitas,              distribution of agricultural products, reduce logistics costs,
mempercepat distribusi hasil pertanian, menurunkan biaya             and enhance connectivity between regions.
logistik, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.


     Program Utama                              Fokus Intervensi                                 Dampak di 2025
      Key Programs                             Intervention Focus                                 Impact in 2025

   Bantuan Tower                 Peningkatan akses penerangan untuk                     11 Desa memiliki akses penerangan
   Lamp                          mendukung aktivitas sosial, keagamaan, dan             pada kegiatan sosial
   Tower Lamp                    keamanan lingkungan desa, mengurangi                   11 villages have access to lighting
   Assistance                    beban biaya operasional masyarakat dalam               for social activities
                                 penyelenggaraan kegiatan bersama.
                                 Increasing access to lighting to support social,       11 Desa mendapatkan
                                 religious, and village environmental security          penghematan biaya sewa
                                 activities, reducing the burden of community           penerangan
                                 operational costs in organizing joint activities.      11 villages received savings in
                                                                                        lighting rental costs

   Bantuan Aramco                Memperkuat infrastruktur drainase dan                  7 titik terpasang gorong-gorong
   Aramco Assistance             konektivitas desa untuk mengurangi                     aramco
                                 risiko genangan dan banjir, meningkatkan               7 culverts installed by Aramco
                                 ketahanan wilayah terhadap dampak cuaca
                                 ekstrem.                                               46,5 meter aramco terpasang
                                 Strengthening village infrastructure and               46.5 meters of culverts installed
                                 connectivity to reduce flood risk and increase
                                                                                        4 desa termitigasi dari ancaman
                                 regional resilience to extreme climate
                                                                                        genangan banjir
                                 impacts.
                                                                                        4 villages mitigated from flood risk
Page 126
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                         126



     Program Utama                             Fokus Intervensi                           Dampak di 2025
      Key Programs                            Intervention Focus                           Impact in 2025

   Perbaikan Jalan               Meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas    22 titik jalan diperbaiki
   Road Improvement              antar wilayah desa guna mobilitas              22 road points improved
                                 masyarakat, distribusi logistik, serta
                                 pertumbuhan aktivitas ekonomi lokal.           585.100 m2 total jalan yang
                                 Increasing accessibility and inter-village     diperbaiki
                                 connectivity to support community mobility,    585,100 m² of road improved
                                 logistics distribution, and local economic
                                 activities.                                    4 titik jalan dropping bahan quarry
                                                                                untuk perbaikan
                                                                                4 points of quarry material
                                                                                dropping for repairs

   Fasum Lapangan                Menyediakan ruang publik yang inklusif         1 lapangan sepak bola untuk
   Olahraga                      untuk olahraga, interaksi sosial, serta        fasilitas publik
   Public Sports Field           penguatan kohesi dan kesehatan                 1 football field for public facilities
   Facilities                    masyarakat desa.
                                 Providing inclusive public space for sports,   1 lapangan voli terbangun untuk
                                 social interaction, and strengthening          fasilitas publik
                                 community cohesion and health.                 1 volleyball field for public
                                                                                facilities

   Pembangunan                   Mengurangi risiko banjir dan genangan          4 titik gorong-gorong terbangun
   Gorong-Gorong                 melalui peningkatan sistem drainase desa,      untuk saluran pembuangan air.
   Culvert                       menjaga fungsi infrastruktur jalan dan         4 culverts constructed for
   Construction                  lingkungan permukiman.                         drainage channels
                                 Reducing flood risk through improvement of
                                 the village drainage system, while improving   25 meter gorong-gorong
                                 road infrastructure and the residential        terbangun
                                 environment.                                   25 meters of culverts constructed

                                                                                3 desa termitigasi dari ancaman
                                                                                genangan banjir
                                                                                3 villages mitigated from flood
                                                                                risk

   Pembangunan                   Mendukung pengelolaan aliran air
   Parit                         permukaan lebih terstruktur untuk
   Drainage                      mencegah genangan, menjaga kebersihan,
   Construction                  dan kenyamanan pemukiman warga.                1 titik terbangun parit
                                 Supporting more structured surface water       1 point of drain constructed
                                 flow management to reduce waterlogging
                                 and maintain cleanliness and comfort of
                                 residential areas.
Page 127
2025 Sustainability Highlights
                    Report | Laporan
                               | Laporan
                                     Keberlanjutan
                                         Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                      127




      Keterangan gambar: Area jalan hasil perbaikan CITA dengan pemanfaatan residu bauksit
      Image caption: Road Area Rehabilitated by CITA Using Bauxite Residue




      Dari Residu, Membantu Masyarakat Memangkas Waktu dan Biaya
      From Residue, Helping Communities Reduce Time and Costs

      “Memang jauh, dibanding dulu sangat jauh, jalan                       “It’s really improved a lot compared to before. CITA’s
      hauling tambang CITA itu kan boleh dikatakan jalan                    mining hauling road can practically be considered our
      tolnya kita di sini. Kalau jalan bagus cepat sampai,                  toll road here. When the road is good, we can get there
      harga pun akan murah,” kata Hermawan Putra, Pemilik                   faster and prices become cheaper,” said Hermawan
      Toko Sembako Mitra Utama di Kawasan Air Upas. Ia                      Putra, Owner of Mitra Utama Grocery Store in the Air
      mengenang kondisi jalan sebelumnya yang rusak dan                     Upas area. He recalled the previous road conditions,
      sulit dilalui, terutama saat hujan. “Baju kotor pun, basah            which were damaged and difficult to pass, especially
      pakai lagi, karena kena hujan, di jalan betulin ban,                  during the rainy season. “Our clothes would get dirty
      gimana ya jalannya benar-benar susah,” ungkapnya.                     and wet, but we still had to wear them. When it rained,
                                                                            we often had to repair our tires on the road. The road
                                                                            was really difficult,” he said.

      Jalan hauling yang kini disebut sebagai “jalan tol”                   The hauling road, now referred to as a “toll road,” was
      tersebut dibangun dan diperbaiki oleh CITA dengan                     built and improved by CITA by utilizing bauxite residue
      memanfaatkan residu bauksit sebagai material laterit,                 as laterite material, resulting in a compact, weather
      menghasilkan permukaan jalan yang padat, tahan                        resistant surface that supports efficient mobilization.
      cuaca, dan efisien untuk mobilisasi. Perbaikan ini turut              This improvement has also enhanced the smooth
      meningkatkan kelancaran distribusi BBM di wilayah Air                 distribution of fuel in the Air Upas area. “Now, on
      Upas. “Sekarang rata-rata angkutan kita tidak pernah                  average, our deliveries never experience delays during
      mengalami keterlambatan bongkar. Jarak tempuh ini                     unloading. The travel time is now only around eight or
      mungkin tinggal 8 atau 9 jam,” tutur Midi, SE, Supervisor             nine hours,” said Midi, SE, gas station supervisor, who
      SPBU Kompak.                                                          agreed with this view.

      Akses jalan yang semakin baik tidak hanya                             Improved road access not only facilitates logistics and
      memperlancar logistik dan mendorong pertumbuhan                       supports the growth of MSMEs and retail businesses,
      UMKM dan ritel, tetapi juga mempermudah akses                         but also makes access to education easier. In the
      pendidikan. Infrastruktur jalan ini pada akhirnya                     long run, this road infrastructure contributes to
      berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Desa                        improvements in the Village Development Index and
      Membangun dan mendorong desa-desa di Air Upas                         encourages villages in Air Upas to transform from
      bertransformasi dari desa berkembang menjadi desa                     developing villages into advanced and self-reliant
      maju dan mandiri.                                                     villages.
Page 128
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                          128


              Program Pilar Kelembagaan Komunitas: Penguatan Kapasitas Komunitas
              Community Institutional Pillar Program: Capacity Building for Community


CITA mengembangkan berbagai inisiatif yang berfokus                            CITA develops various initiatives focused on strengthening
pada penguatan kapasitas, peran, dan keberlanjutan                             the capacity, role, and sustainability of local institutions,
lembaga-lembaga lokal agar mampu mengelola sumber                              enabling them to manage resources, voice community
daya, menyampaikan aspirasi, dan berpartisipasi aktif                          aspirations, and actively participate in independent
dalam pembangunan masyarakat secara mandiri. Upaya                             community development. These efforts are primarily aimed
ini terutama ditujukan bagi kelompok-kelompok binaan                           at CITA’s assisted groups, serving as strategic partners in
CITA sebagai mitra strategis dalam pengembangan                                community development. CITA has implemented a range
komunitas. CITA telah melaksanakan berbagai inisiatif                          of initiatives to reinforce local institutional capacity, roles,
untuk memperkuat kapasitas, peran, dan keberlanjutan                           and sustainability, ensuring they can manage resources,
kelembagaan lokal agar mampu mengelola sumber daya,                            channel aspirations, and contribute actively to the social
menyalurkan aspirasi, serta berkontribusi aktif dalam                          and economic development of their communities.
pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.



     Program Utama                               Fokus Intervensi                                        Dampak di 2025
      Key Programs                              Intervention Focus                                        Impact in 2025

   Pengembangan dan                 Penguatan kelembagaan desa melalui                       8 kelompok masyarakat bersinergi
   kolaborasi antar                 kolaborasi dan peningkatan peran                         memperkuat lembaga desa
   lembaga desa                     dalam pembangunan partisipatif.                          8 community groups collaborated to
   Development and                  Strengthening village institutions                       strengthen village institutions
   collaboration among              through collaboration and enhancing
   village institutions             their role in participatory development.


   Penguatan                        Pengembangan kelembagaan                                 170 civitas akademik teredukasi penguatan
   kelembagaan                      pendidikan, penguatan jejaring                           tata kelola kelembagaan pendidikan
   tenaga pendidik                  antar-pendidik, serta penanaman nilai                    170 academic participants received capacity
   Strengthening                    kolaborasi.                                              building on strengthening governance in
   institutional capacity           Development of educational                               educational institution
   of educators                     institutions, strengthened collaboration
                                    among educators, and cultivation of
                                    collaborative values.




      Keterangan gambar: Kegiatan dalam program penguatan kelembagaan tenaga pendidik
      Image caption: Activities as Part of the Teacher Institutional Strengthening Program
Page 129
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                 129



Penanganan Keluhan Masyarakat
Community Grievance Handling
Mengelola Keluhan Masyarakat [POJK-F.16, F.24] [GRI 2-25, 2-26, 413-1, 14.10.2, 14.10.4]
Community Grievance Mechanism
CITA menempatkan komunikasi yang akuntabel, aman,         CITA emphasizes accountable, safe, and transparent
dan transparan dengan masyarakat sekitar wilayah          communication with communities around its operational
operasional sebagai bagian penting dari tata kelola       areas as an integral part of social governance. To foster
sosial. Untuk mendorong partisipasi yang bermakna serta   meaningful participation and properly manage potential
mengelola potensi dampak lingkungan dan sosial yang       environmental and social impacts from its operations, the
ditimbulkan operasional CITA secara tepat, perusahaan     company provides a Community Grievance Mechanism
menyediakan Mekanisme Keluhan Masyarakat sebagai          as the official channel for submitting aspirations and
saluran resmi penyampaian aspirasi dan pengaduan.         complaints. This mechanism also forms part of human
Mekanisme ini juga menjadi bagian dari pemantauan hak     rights monitoring and functions to address issues related
asasi manusia dan berfungsi untuk merespons isu yang      to the fulfillment of these rights. Every complaint received
berkaitan dengan pemenuhan hak-hak tersebut. Setiap       is followed up through a structured, documented process,
pengaduan yang diterima telah ditindaklanjuti melalui     with remediation measures tailored to the substance of
mekanisme terstruktur yang terdokumentasi disertai        each grievance.
dengan remediasi yang disesuaikan dengan substansi
pengaduan yang disampaikan.

Alur Pengaduan Masyarakat
Community Grievance Mechanism
Page 130
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                  130




Sepanjang tahun 2025, kami menerima 38 keluhan yang         Throughout 2025, we received 38 complaints submitted
masuk melalui mekanisme pengaduan, dengan 87% di            through the grievance mechanism, with 87% of them
antaranya telah ditindaklanjuti dan diselesaikan. Laporan   having been addressed and resolved. These community
keluhan masyarakat tersebut mencakup berbagai isu,          complaints covered a range of issues, including
termasuk lingkungan dan sosial-ekonomi, yang menjadi        environmental and socio-economic matters, which are
perhatian bersama dalam memastikan kelangsungan             of mutual concern to ensure the sustainable continuity of
operasional yang berkelanjutan. Pengaduan yang              operations. Complaints that remained unresolved during
belum terselesaikan pada periode pelaporan akan tetap       the reporting period will continue to be followed up in the
ditindaklanjuti pada periode berikutnya sesuai dengan       subsequent period in accordance with the established
mekanisme dan tahapan penanganan yang berlaku.              handling mechanisms and procedures.
Page 131

          
Page 132
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                   132



Tata Kelola Perusahaan yang Baik [GRI 2-23, 2-24]
Good Corporate Governance
Perusahaan menerapkan prinsip tata kelola Perusahaan         The company applies corporate governance principles
yang mencakup transparansi, akuntabilitas, tanggung          that include transparency, accountability, responsibility,
jawab, independensi, dan kewajaran. Prinsip tersebut         independence, and fairness. These principles are
diterapkan melalui berbagai kebijakan internal, sistem       implemented through various internal policies, control
pengendalian, serta mekanisme pengawasan, seperti:           systems, and oversight mechanisms, such as: Code
Kode Etik, Anti-Pencucian Uang, Antikorupsi, Sistem          of Conduct, Anti-Money Laundering, Anti-Corruption,
Pelaporan Pelanggaran, Sanksi, Manajemen Risiko,             Whistleblowing System, Sanctions, Risk Management,
serta Seleksi dan Peningkatan Kapasitas Pemasok untuk        and Supplier Selection and Capacity Building to ensure
memastikan praktik bisnis yang etis, transparan, dan patuh   ethical, transparent business practices that comply
terhadap regulasi. Kebijakan ini dikomunikasikan kepada      with regulations. These policies are communicated to
karyawan dan pemangku kepentingan, termasuk melalui          employees and stakeholders, including through the
situs Perusahaan.                                            Company’s website.

Implementasinya dikoordinasikan oleh fungsi terkait          The implementation is coordinated by the relevant
di bawah pengawasan manajemen dan terintegrasi               functions under management oversight and integrated
dalam prosedur operasional, sosialisasi, serta pelatihan     into operational procedures, socialization, and internal
internal. Penerapannya dimonitor dan dievaluasi secara       training. Its application is monitored and evaluated
berkala melalui mekanisme pengawasan dan penegakan           periodically through oversight mechanisms and the
sanksi guna mendorong perbaikan berkelanjutan dan            enforcement of sanctions to drive continuous improvement
memperkuat akuntabilitas.                                    and strengthen accountability.




Struktur Tata Kelola Perusahaan [GRI 2-9, 2-11, 2-12]
Governance Bodies
Perusahaan menerapkan struktur tata kelola berdasarkan       The Company implements a governance structure in
Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan          accordance with Law No. 40 of 2007 on Limited Liability
Terbatas sebagaimana telah diubah terakhir dengan            Companies, as most recently amended by Law No. 6 of
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.        2023 on Job Creation. For more detailed information on
Untuk informasi lebih lanjut mengenai struktur organisasi,   the organizational structure, please refer to the Company’s
dapat merujuk pada Laporan Tahunan Perusahaan.               Annual Report.

Dalam menjalankan fungsinya, Dewan Komisaris didukung        In carrying out its functions, the Board of Commissioners
oleh Komite Audit, sedangkan Direksi didukung oleh           is supported by the Audit Committee, while the Board of
Sekretaris Perusahaan dan Unit Audit Internal. Penjelasan    Directors is supported by the Corporate Secretary and
rinci mengenai tugas dan tanggung jawab masing-masing        the Internal Audit Unit. Detailed explanations regarding
organ disajikan dalam Laporan Tahunan Perseroan.             the duties and responsibilities of each organ are provided
Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi sebagai berikut:       in the Company’s Annual Report. The composition of the
                                                             Board of Commissioners and Board of Directors is as
                                                             follows:
Page 133
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                         133




Komposisi Direksi
Board of Directors Composition

                    Nama                      Jenis Kelamin        Kewarganegaraan                      Jabatan
                    Name                         Gender               Nationality                       Position

                                                     Laki-laki           Indonesia                  Direktur Utama
  Harry Kesuma Tanoto
                                                      Male              Indonesian                 President Director

                                                     Laki-laki           Indonesia                      Direktur
  Robby Irfan Rafianto
                                                      Male              Indonesian                      Director

                                                     Laki-laki           Indonesia                      Direktur
  Ferry Kadi
                                                      Male              Indonesian                      Director

                                                     Laki-laki           Indonesia                      Direktur
  Yusak Lumba Pardede
                                                      Male              Indonesian                      Director



Komposisi Komisaris
Board of Commissioners Composition

                    Nama                      Jenis Kelamin        Kewarganegaraan                      Jabatan
                    Name                         Gender               Nationality                       Position

                                                     Laki-laki           Indonesia                 Komisaris Utama
  Lim Gunawan Hariyanto
                                                      Male              Indonesian              President Commissioner

                                                     Laki-laki             Swiss                       Komisaris
  Pascal Steven Jean
                                                      Male                 Swiss                     Commissioner

                                                     Laki-laki           Indonesia                     Komisaris
  Darjoto Setyawan
                                                      Male              Indonesian                   Commissioner

                                                     Laki-laki           Indonesia                     Komisaris
  Ibrahim Saleh
                                                      Male              Indonesian                   Commissioner



Dewan Komisaris dan Direksi secara kolektif memiliki             The Board, both Commissioners and Directrors are
kompetensi dan pengalaman yang relevan di                        collectively possess relevant competencies and
bidang bisnis, keuangan, pertambangan, hukum,                    experience in business, finance, mining, law, and
serta keberlanjutan. Keberagaman kompetensi ini                  sustainability. This diverse expertise supports the strategic
mendukung proses pengambilan keputusan strategis                 decision-making process and oversight of the company’s
dan pengawasan terhadap operasional perusahaan.                  operations. These competencies are further strengthened
Kompetensi ini diperkuat melalui pembekalan, pelatihan,          through training, capacity building, and access to material
dan akses terhadap informasi material untuk mendukung            information to support strategic decision-making. The
pengambilan keputusan strategis. Dewan Komisaris dan             Board, both Commissioners and Directors continuously
Direksi juga secara berkelanjutan mengikuti berbagai             participate in various relevant competency development
program pengembangan kompetensi yang relevan guna                programs to ensure the effective execution of their
memastikan efektivitas pelaksanaan fungsi masing-                respective functions. Information on the competency
masing. Informasi mengenai kegiatan pengembangan                 development programs undertaken is presented in the
kompetensi yang telah diikuti disajikan dalam Laporan            Company’s Annual Report. [POJK-E.2] [GRI 2-17]
Tahunan Perusahaan.[POJK-E.2] [GRI 2-17]
Page 134
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                             134




      CITA dalam acara Minerba Convex 2025 [GRI 2-9]
      CITA’s Participation in Minerba Convex 2025

      Pada pengujung 2025, CITA berpartisipasi dalam             At the end of 2025, CITA participated in Minerba
      konvensi dan pameran untuk sektor pertambangan             Convex 2025, a forum for mineral and coal mining
      mineral dan batubara (Minerba Convex) 2025                 sector, held in Jakarta. President Director, Harry Kesuma
      di Jakarta. Direktur Utama CITA Harry Kesuma               Tanoto, in his speech, emphasized the role of mining in
      Tanoto dalam forum tersebut menegaskan peran               driving national development through downstreaming
      pertambangan dalam mendorong pembangunan                   that generates sustainable added value. In line with
      nasional melalui hilirisasi yang menciptakan nilai         the statement, CITA remains committed to supporting
      tambah secara berkelanjutan. Sejalan dengan itu, CITA      regional development and empowering communities
      juga berkomitmen mendukung pertumbuhan wilayah             in its operational areas to build self-sustaining
      dan pemberdayaan masyarakat lingkar tambang untuk          economic ecosystems, as reflected in the improved
      membangun ekosistem ekonomi yang mandiri. Upaya            status of 17 villages that have transformed since 2018
      ini berkontribusi nyata, ditandai dengan peningkatan       from underdeveloped to advanced and independent
      status 17 desa yang sejak 2018 bertransformasi dari        villages.
      kategori tertinggal menjadi desa maju hingga mandiri.




          Keterangan gambar: Kegiatan Expo Minerba Convex 2025
          Image caption: Minerba Convex Expo 2025




Nominasi, Penilaian dan Remunerasi Badan Tata Kelola [GRI 2-10, 2-18,
2-19, 2-20, 2-21]
Nomination, Performance Evaluation, and Remuneration of The Governing Body
Anggota Dewan Komisaris dan Direksi ditetapkan melalui            Members of the Board of Commissioners and Board
proses nominasi dan seleksi sesuai Anggaran Dasar, Board          of Directors are appointed through a nomination and
Manual, dan ketentuan peraturan perundang-undangan,               selection process in accordance with the Articles of
serta diangkat dan diberhentikan melalui Rapat Umum               Association, Board Manual, and applicable laws and
Pemegang Saham (RUPS). Pelaksanaan fungsi nominasi                regulations, and are appointed and removed by the
dijalankan oleh Dewan Komisaris melalui penelaahan                Resolution of General Meeting of Shareholders (GMS).
calon yang memenuhi persyaratan untuk kemudian                    The nomination function is carried out by the Board of
Page 135
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                135




diajukan kepada RUPS. Untuk menjaga independensi          Commissioners through the review of candidates who
pengawasan, Ketua Dewan Komisaris tidak merangkap         meet the requirements, which are then proposed to the
jabatan.                                                  GMS. To maintain the independence of oversight, the
                                                          President of the Board of Commissioners does not hold
                                                          another position concurrently.

Perusahaan melakukan penilaian kinerja Dewan              The Company conducts periodic performance evaluations
Komisaris dan Direksi secara berkala. Dewan Komisaris     of the Board of Commissioners and Board of Directors.
melakukan penilaian mandiri (self-assessment) sebagai     The Board of Commissioners performs a self-assessment
dasar evaluasi dan peningkatan efektivitas pelaksanaan    the basis for evaluating and improving the effectiveness of
tugas, sedangkan penilaian kinerja Direksi dilakukan      its duties, while the performance evaluation of the Board
berdasarkan kesesuaian pelaksanaan tugas dengan           of Directors is based on the alignment of task execution
peran dan tanggung jawabnya. Hasil penilaian kinerja      with their roles and responsibilities. Performance
disampaikan dalam Laporan Tahunan Perusahaan.             evaluation results are disclosed in the Company’s Annual
                                                          Report.

Anggota Dewan Komisaris dan Direksi memperoleh            Members of the Board of Commissioners and Board
remunerasi sesuai keputusan RUPS. RUPS memberikan         of Directors receive remuneration in accordance with
kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan        the GMS decision. The GMS authorizes the Board of
total remunerasi. Total remunerasi Dewan Komisaris dan    Commissioners to determine the total remuneration. Total
Direksi dapat dilihat dalam Laporan Tahunan Perusahaan.   remuneration for the Board of Commissioners and Board
                                                          of Directors can be found in the Company’s Annual Report.



Sistem Pengendalian Internal dan Manajemen Risiko [POJK E.3][GRI 2-12,
2-13, 2-14]
Internal Control System and Risk Management
Perusahaan memiliki Departemen Internal Audit dan         The Company has an Internal Audit and Risk Management
Manajemen Risiko yang menjalankan fungsi assurance        Department that carries out assurance and consulting
dan konsultasi untuk menilai efektivitas pengendalian     functions to assess the effectiveness of internal controls,
internal, manajemen risiko, dan tata kelola perusahaan    risk management, and corporate governance through
melalui audit berbasis risiko terhadap kegiatan           operational risk-based audit and supporting other
operasional dan fungsi pendukung dengan ruang lingkup     functions with clear scope. This function ensures that
yang jelas. Fungsi ini memastikan kegiatan operasional    operational activities are carried out in accordance with
berjalan sesuai kebijakan, regulasi, dan standar yang     policies, regulations, and applicable standards, while
berlaku, sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang dapat    also identifying factors that could impact the Company’s
memengaruhi kinerja dan reputasi perusahaan.              performance and reputation.


Sistem Pengendalian Internal
Internal Control System
CITA telah menerapkan sistem pengendalian internal        CITA has implemented an internal control system to ensure
untuk memastikan efektivitas operasional, mendukung       operational effectiveness, support good governance, and
tata kelola yang baik, dan mencapai tujuan strategis      achieve the Company’s strategic objectives. This system
perusahaan. Sistem ini mencakup kebijakan manajemen       includes risk management policies applied throughout the
risiko yang diterapkan di seluruh lini perusahaan dan     Company and periodic risk identification.
identifikasi risiko secara berkala.

Pada tahun 2025, evaluasi dilakukan dengan                In 2025, the evaluation was conducted by considering
mempertimbangkan risiko tinggi seperti operasional,       high-risk areas such as operations, occupational safety,
keselamatan kerja, kepatuhan lingkungan, dan fluktuasi    environmental compliance, and commodity price volatility.
harga komoditas. Direksi menilai kecukupan kebijakan      The Board of Directors assesses the adequacy of control
dan prosedur pengendalian serta tindak lanjut temuan      policies and procedures and follows up on audit findings,
audit, sementara Dewan Komisaris melalui Komite Audit     while the Board of Commissioners, through the Audit
memberikan rekomendasi perbaikan.                         Committee, provides recommendations for improvements.
Page 136
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                            136




        Fokus Pengendalian Internal:
        Focus of Internal Control:


           01      Mematuhi peraturan yang berlaku.
                   Comply with applicable regulations.


                   Menerapkan kebijakan anti-korupsi, anti-money laundering, seleksi vendor, whistleblowing,
           02      manajemen risiko, dan sanksi.
                   Implementing of anti-corruption, anti-money laundering policies, vendor selection, whistleblowing,
                   risk management, and sanctions.



           03      Mendeteksi potensi kecurangan dan melakukan monitoring oleh Audit Internal.
                   Detecting potential fraud and conducting monitoring by Internal Audit.



                   Meningkatkan kualitas pelaporan keuangan dan pelaporan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.
           04




Sistem Manajemen Risiko
Risk Management System
Pengelolaan risiko dilaksanakan secara terstruktur                  Risk management is carried out in a structured manner
mengacu pada Kebijakan Manajemen Risiko melalui                     based on the Risk Management Policy through the
penyusunan kerangka kerja, sosialisasi, identifikasi dan            development of a framework, socialization, identification
mitigasi bersama risk owner, evaluasi pengendalian,                 and mitigation with risk owners, control evaluation, and
serta pelaporan kepada manajemen sebagai dasar                      reporting to management as a basis for decision-making.
pengambilan keputusan. Penilaian dilakukan secara                   Assessments are conducted periodically to set mitigation
berkala untuk menetapkan prioritas mitigasi dengan                  priorities, covering strategic, operational, non-operational,
cakupan risiko strategis, operasional, non-operasional,             ESG, and compliance risks.
ESG, dan kepatuhan.

Berikut adalah profil risiko tahun 2025.                            Below is the risk profile for 2025:

             Jenis Risiko                  Potensi Risiko                             Penanganan Risiko
  No.
              Type Risk                    Potential Risk                              Risk Management
    1      Risiko                Kecelakaan kerja yang                Penerapan Sistem K3.
           Keselamatan           berpotensi menimbulkan cedera,       Implementation of OHS System (Occupational Health
           Safety Risk           kerusakan, hingga kematian.          and Safety).
                                 Workplace accidents potentially
                                                                      Pelatihan keselamatan kerja berkala.
                                 cause injuries, damage, or
                                                                      Regular safety training.
                                 fatalities
                                                                      Penyediaan APD sesuai standar.
                                                                      Provision of appropriate PPE.

                                                                      Inspeksi keselamatan rutin dan kesiapsiagaan
                                                                      tanggap darurat.
                                                                      Regular safety inspections and emergency
                                                                      preparedness.
Page 137
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                          137


             Jenis Risiko                Potensi Risiko                               Penanganan Risiko
  No.
              Type Risk                  Potential Risk                                Risk Management
   2      Risiko                 Dampak lingkungan berupa            Kepatuhan terhadap regulasi lingkungan.
          Lingkungan             polusi udara, pencemaran            Compliance with environmental regulations.
          Environmental          air, kerusakan habitat, dan
          Risk                   gangguan ekosistem.                 Pemantauan kinerja lingkungan.
                                 Environmental impacts               Environmental performance monitoring.
                                 such as air pollution, water
                                 contamination, habitat
                                                                     Rehabilitasi pascaoperasi.
                                 destruction, and ecosystem
                                                                     Post-operation rehabilitation.
                                 disturbance.

   3      Risiko Kesehatan       Dampak jangka panjang pada          Penyediaan fasilitas kesehatan.
          Health Risk            kesehatan fisik dan mental          Provision of healthcare facilities.
                                 akibat paparan bahaya kerja.
                                 Long-term physical and mental       Pemeriksaan kesehatan berkala dan program
                                                                     konseling kesehatan mental.
                                 health impacts associated with
                                                                     Regular health check-ups and counseling programs.
                                 occupational hazard exposure.
                                                                     Penerapan protokol kesehatan.
                                                                     Implementation of health protocols.

   4        Risiko Sosial         Perubahan harapan                  Melibatkan masyarakat lokal dalam pemberdayaan.
            Social Risk           masyarakat, konflik sosial,        Involvement of local communities in empowerment.
                                  atau isu-isu keberlanjutan
                                  lingkungan.                        Mengelola dampak sosial melalui studi dan
                                  Changes in community               monitoring.
                                  perception, social conflicts, or   Managing social impacts through studies and
                                  environmental sustainability       monitoring.
                                  issues.
                                                                     Menyediakan forum dialog untuk masukan komunitas.
                                                                     Facilitating social dialogue to gather community input.

                                                                     Menyelaraskan operasional perusahaan dengan
                                                                     kebutuhan masyarakat sekitar.
                                                                     Adjusting operational with community dynamic.

   5        Risiko                Ketidakpatuhan terhadap            Menyusun sistem manajemen kepatuhan untuk
            Kepatuhan             peraturan dan regulasi             memantau perubahan regulasi.
            Regulasi              yang berlaku. Ini mencakup         Establishing a compliance management system to
            Regulatory            pelanggaran hukum, tidak           monitor regulatory changes.
                                  memenuhi standar industri,
            Compliance
                                  atau ketidaksesuaian dengan        Memberikan pelatihan kepatuhan regulasi kepada
            Risk                                                     karyawan.
                                  regulasi pemerintah.
                                  Non-compliance with                Providing regulatory compliance training for
                                  applicable laws and                employees.
                                  regulations, including legal
                                  violations, failure to meet
                                  industry standards, or non-        Melakukan audit atas kepatuhan terhadap regulasi.
                                  compliance with government         Conducting audits for regulatory compliance.
                                  regulations.

   6        Risiko                Gangguan atau hambatan             Meningkatkan kualitas pelatihan dan kompetensi
            Operasional           yang dapat mempengaruhi            tenaga kerja.
            Operational           keberlanjutan dan efektifitas      Enhancing workforce training and competencies.
            Risk                  operasional di lokasi
                                  tambang serta menghambat           Melakukan pemeliharaan preventif pada peralatan
                                  pencapaian produksi.               dan fasilitas.
                                  Disruptions or obstacles that      Conducting preventive maintenance on equipment
                                  may affect the sustainability      and facilities.
                                  and effectiveness of
                                  operations at mining sites and     Menerapkan sistem manajemen risiko operasional.
                                  hinder production goals.           Implementing an operational risk management
                                                                     system.
Page 138
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                           138


             Jenis Risiko                Potensi Risiko                                Penanganan Risiko
  No.
              Type Risk                  Potential Risk                                 Risk Management
   7      Risiko Finansial       Fluktuasi nilai tukar,                Memantau kecukupan dana untuk menghindari
          Financial Risk         kenaikan biaya operasional,           kekurangan kas untuk keperluan modal kerja dan
                                 ketidakpastian pendapatan, dan        investasi.
                                 risiko investasi.                     Monitoring adequate funding to avoid cash shortages
                                                                       for capital and investments.
                                 Exchange rate fluctuations,
                                 rising operational costs, revenue     Memantau kontrak dan kesediaan jumlah yang dapat
                                 uncertainty, and investment risks.    dipasok kepada pihak pembeli guna melindungi
                                                                       kinerja keuangan Perusahaan.
                                                                       Monitoring contracts and supply to buyers to protect
                                                                       financial performance.

                                                                       Menyusun anggaran berbasis risiko dan perencanaan
                                                                       jangka panjang.
                                                                       Preparing risk-based budgeting and long-term
                                                                       planning.

                                                                       Melakukan audit keuangan berkala untuk memberikan
                                                                       gambaran kewajaran dalam penyajian keuangan.
                                                                       Conducting regular financial audits to ensure fair
                                                                       financial reporting.



Untuk mendukung Tata Kelola Perusahaan yang Baik                      To support Good Corporate Governance (GCG) and a
(GCG) dan budaya kesadaran risiko, perusahaan terus                   culture of risk awareness, the company continues to make
melakukan perbaikan, termasuk: merancang program                      improvements, including: designing a phased business
business review dan risk mapping bertahap pada                        review and risk mapping program for 2026, socializing
2026, sosialisasi pelaporan pengelolaan risiko kepada                 risk management reporting to management, integrating
manajemen, mengintegrasikan manajemen risiko dengan                   risk management with the Safety team in relation to
tim keamanan sehubungan dengan Identifikasi Bahaya                    Hazard Identification and Risk Control (IBPR), refining
dan Pengendalian Risiko (IBPR), menyempurnakan                        the approach with an accident-based methodology, and
dengan pendekatan berbasis kecelakaan, dan bekerja                    collaborating with risk owners to develop a more effective
sama dengan pemilik risiko dalam membangun kerangka                   mitigation framework. With these steps, the Company aims
mitigasi yang lebih efektif. Dengan langkah-langkah ini,              to achieve more mature and integrated risk management
Perusahaan berharap dapat mencapai pengelolaan risiko                 to support business sustainability.
yang lebih matang dan terintegrasi untuk mendukung
keberlanjutan bisnis.
Page 139
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                           139




Etika Bisnis
Business Ethic
Industri pertambangan memiliki tingkat paparan risiko          The mining industry is highly exposed to potential
yang tinggi terhadap potensi benturan kepentingan,             conflicts of interest, violations, and practices that do not
penyimpangan, serta praktik yang tidak sejalan dengan          align with good governance principles. Therefore, CITA
prinsip tata kelola yang baik. Oleh karena itu, CITA           places business ethics as a fundamental foundation for
menempatkan etika bisnis sebagai landasan utama                conducting its operations with integrity, transparency,
dalam menjalankan kegiatan usaha secara berintegritas,         and in compliance with applicable laws. This principle
transparan, dan patuh terhadap peraturan perundang-            is implemented through the establishment of Code of
undangan. Penerapan prinsip tersebut diwujudkan melalui        Conduct, which serves as a behavioral guideline that must
Kode Etik sebagai pedoman perilaku yang wajib dipatuhi         be adhered to by the Board of Commissioners, the Board
oleh Dewan Komisaris, Direksi, seluruh karyawan, dan           of Directors, employees, and business partners.[GRI 3-3, 14.22.1]
mitra kerja.[GRI 3-3, 14.22.1]


Kepatuhan [GRI 2-27]
Compliance
Kepatuhan merupakan bagian integral dari penerapan             Compliance is an integral part of the implementation
etika bisnis CITA dan menjadi landasan dalam menjalankan       of CITA’s business ethics and serves as the basis for
usaha secara berintegritas, bertanggung jawab, dan             conducting business with integrity, responsibility, and in
sesuai dengan ketentuan yang berlaku. CITA memastikan          accordance with applicable regulations. CITA ensures
seluruh kegiatan usaha dilaksanakan dengan mematuhi            that all business activities are carried out in compliance
peraturan perundang-undangan, ketentuan regulator,             with laws, regulatory requirements, and good corporate
serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik.                governance principles.

Selama tahun 2025, CITA, entitas anak, serta anggota           In 2025, CITA, its subsidiaries, and members of the Board
Direksi dan Dewan Komisaris tidak terlibat dalam perkara       of Directors and the Board of Commissioners were not
hukum material yang dapat memengaruhi kegiatan                 involved in any material legal matters that could affect the
maupun kelangsungan usaha Perusahaan. Pada periode             Company’s operations or business continuity. During the
yang sama, CITA juga tidak menerima sanksi administratif       same period, CITA also did not receive any administrative
dari bursa, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), maupun               sanctions from the stock exchange, the Financial Services
regulator lainnya. [GRI 205-3, 14.22.4]                        Authority (OJK), or other regulators. [GRI 205-3, 14.22.4]


Kode Etik [GRI 2-23]
Code of Conduct
Kode Etik Perusahaan dirancang untuk menyelaraskan             Company’s Code of Conduct is designed to align the
pola pikir dan perilaku interaksi dalam pelaksanaan            mindset and behavioral interactions in carrying out business
kegiatan usaha agar setiap individu bertindak konsisten,       activities, ensuring that each individual acts consistently,
profesional, dan bertanggung jawab. Implementasinya            professionally, and responsibly. Its implementation
didukung melalui sosialisasi, pengawasan, dan penegakan        is supported through socialization, monitoring, and
disiplin di seluruh wilayah operasional. Tujuannya,            disciplinary enforcement across all operational areas. The
setiap individu memahami, mengerti, dan mampu                  goal is for every individual to understand, comprehend,
menerapkannya.                                                 and be able to apply the Code.

Pokok-pokok Kode Etik Perusahaan meliputi Kode Etik            The main points of the Company’s Code of Conduct
Bisnis sebagai pedoman perilaku etis dalam hubungan            include the Business Code of Conduct, which serves as an
dengan pemangku kepentingan sesuai prinsip GCG dan             ethical behavior guideline in relations with stakeholders
nilai Perusahaan, serta Kode Etik Individu sebagai acuan       according to the GCG principles and Company values,
perilaku kerja dalam pelaksanaan tugas dan interaksi           and the Individual Code of Conduct, which serves as
profesional di lingkungan kerja. Informasi lengkap terkait     a reference for work behavior in carrying out tasks and
kode etik CITA dapat diakses pada situs resmi Perusahan        professional interactions in the workplace. Detailed
https://citamineral.com/policies. [POJK-E.4][GRI 2-23, 2-24]   information regarding CITA’s Code of Conduct can be
                                                               accessed on the Company’s website https://citamineral.
                                                               com/policies. [POJK-E.4][GRI 2-23, 2-24]
Page 140
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                           140


Antikorupsi [GRI 205-1, GRI 205-2, 14.22.2, 14.22.3]
Anti-Corruption
CITA menetapkan Kebijakan Antikorupsi untuk melindungi            CITA has established an Anti-Corruption Policy to protect
kegiatan usaha dari tindakan yang merugikan serta                 business activities from harmful actions and support anti-
mendukung upaya pencegahan korupsi. Kebijakan ini                 corruption efforts. This policy focuses on preventing both
berfokus pada pencegahan kerugian material maupun                 material and immaterial losses, strengthening compliance
immaterial, penguatan kepatuhan terhadap hukum dan                with laws and ethics, and fostering a culture of integrity
etika, serta pembentukan budaya integritas dalam seluruh          throughout all work activities, including those involving
aktivitas kerja, termasuk yang melibatkan mitra usaha             business partners and government agencies. The policy
dan instansi pemerintah. Ketentuan berlaku bagi Dewan             applies to the Board of Commissioners, the Board of
Komisaris, Direksi, dan seluruh karyawan.                         Directors, and all employees.

Ruang lingkupnya mencakup larangan terhadap berbagai              The scope includes prohibitions against various forms of
bentuk korupsi, termasuk penyuapan, penggelapan,                  corruption, including bribery, embezzlement, extortion,
pemerasan, kecurangan, benturan kepentingan, dan                  fraud, conflicts of interest, and gratuities. The policy also
gratifikasi. Ketentuan juga mengatur interaksi bisnis yang        regulates business interactions that may lead to conflicts
berpotensi menimbulkan konflik kepentingan, termasuk              of interest, including the provision/receipt of undue
pemberian/penerimaan manfaat yang tidak semestinya,               benefits and prohibits facilitation payments.
serta larangan facilitation payment.

Penguatan integritas juga diterapkan pada rantai pasok            Integrity strengthening is also applied across the supply
melalui sosialisasi kepatuhan kepada mitra kerja dan              chain through compliance socialization with business
pemasok, serta pencantuman antikorupsi pada klausul               partners and suppliers, and anti-corruption clauses in
kontrak. Dugaan pelanggaran dapat dilaporkan melalui              contracts. Alleged violations can be reported through the
Whistleblowing System (WBS). Setiap pelanggaran                   Whistleblowing System (WBS). Any proven violations will
yang terbukti dikenakan sanksi tegas sesuai Peraturan             result in strict sanctions in accordance with the Company’s
Perusahaan dan ketentuan hukum yang berlaku. Informasi            regulations and applicable laws. Further information on
lebih lanjut mengenai Kebijakan Antikorupsi tersedia pada         the Anti-Corruption Policy is available on CITA’s official
situs resmi CITA.                                                 website.




      Sebagai bagian dari Kebijakan Antikorupsi, CITA           As part of the Anti-Corruption Policy, CITA manages
      mengendalikan     benturan    kepentingan         untuk   conflicts of interest to maintain the independence
      menjaga independensi dan objektivitas setiap organ        and objectivity of each corporate body. This provision
      Perusahaan. Ketentuan ini melarang transaksi atau         prohibits transactions or actions that create conflicts
      tindakan yang menimbulkan konflik kepentingan             of interest or personal gain, limits the accumulation of
      dan keuntungan pribadi, membatasi perangkapan             positions that may compromise independence, and
      jabatan yang berpotensi mengganggu independensi,          prohibits individuals with conflicting interests from
      serta melarang pihak yang memiliki kepentingan            representing the Company.[GRI 2-15]
      bertentangan untuk mewakili Perusahaan.[GRI 2-15]




Anti-Pencucian Uang
Anti-Money Laundering
Pencucian uang merupakan upaya menyamarkan asal-                  Money laundering is an attempt to disguise the origin
usul hasil kejahatan agar tampak berasal dari sumber              of proceeds of crime so that they appear to come from
yang sah. Praktik ini dapat menimbulkan risiko hukum,             legitimate sources. This practice may pose legal, financial,
finansial, dan reputasi bagi Perusahaan. Karena itu,              and reputational risks to the Company. Therefore, CITA
CITA menerapkan Kebijakan Anti-Pencucian Uang (APU)               implements an Anti-Money Laundering (AML) policy as part
sebagai bagian dari penguatan integritas dan kepatuhan            of strengthening integrity and compliance in all business
dalam seluruh aktivitas bisnis. Penerapannya didukung             activities. Its implementation is supported through
melalui komunikasi dan sosialisasi kepatuhan, termasuk            compliance communication and socialization, including to
kepada mitra kerja, untuk memastikan prinsip integritas           business partners, to ensure that the principles of integrity
diterapkan secara konsisten di sepanjang rantai pasok.            are consistently applied throughout the supply chain.
Page 141
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                             141

Apabila terdapat indikasi pelanggaran, kasus ditangani                    If there are indications of violations, cases are handled
melalui investigasi internal dan tindak lanjut sesuai                     through internal investigations and follow-up actions
ketentuan, termasuk sanksi disiplin hingga pemutusan                      in accordance with applicable provisions, including
hubungan kerja, pelaporan kepada otoritas berwenang,                      disciplinary sanctions up to termination of employment,
serta penguatan pengendalian internal guna mencegah                       reporting to the relevant authorities, and strengthening
kejadian berulang.                                                        internal controls to prevent recurrence.


Sistem Pelaporan Pelanggaran
Whistleblowing System
Mekanisme pelaporan internal (Whistleblowing System/                      An internal reporting mechanism (Whistleblowing System/
WBS) disediakan untuk menampung dugaan pelanggaran                        WBS) is provided to receive allegations of ethical violations,
etika, ketidakpatuhan hukum, maupun penyimpangan                          legal non-compliance, or other deviations. Protection
lainnya. Perlindungan bagi pelapor diterapkan sesuai                      for whistleblowers is implemented in accordance with
ketentuan, termasuk menjaga kerahasiaan dan/atau                          regulations, including confidentiality and/or anonymity,
anonimitas serta menjamin tidak adanya tindakan                           and ensuring there is no retaliation.
pembalasan (retaliation).

Setiap laporan ditelaah dan, bila diperlukan, diinvestigasi               Each report is reviewed and, if necessary, investigated by
oleh pihak independen. Proses penanganan laporan                          an independent party. The reporting process is structured
dilakukan secara terstruktur, dan terdokumentasi guna                     and documented to ensure fair and transparent handling.
memastikan penanganan yang adil dan transparan.                           The results serve as input for monitoring the Code of
Hasilnya menjadi masukan untuk pemantauan Kode Etik,                      Ethics, compliance clarification, and strengthening the
klarifikasi kepatuhan, serta penguatan sistem integritas.                 integrity system. Further details regarding the WBS
Rincian lebih lanjut terkait mekanisme WBS tersedia di                    mechanism are available on CITA’s official website (https://
situs resmi CITA (https://citamineral.com/policies). [GRI 2-16]           citamineral.com/policies). [GRI 2-16]


      Jenis pelanggaran yang dikelola dalam Sistem Whistleblowing
      Types of violations handled under Whistleblowing System


                  Penyimpangan dari peraturan dan                                        Pemerasan
          01      ketentuan hukum yang berlaku                              04           Extortion
                  Deviation from applicable laws and
                  regulations

                                                                            05           Perbuatan curang
                  Pelanggaran terhadap kebijakan dan                                     Fraud
         02       peraturan Perusahaan
                  Violations of Company policies and
                  regulations                                                            Benturan kepentingan
                                                                            06

                  Penyalahgunaan jabatan untuk
         03       kepentingan lain di luar Perusahaan
                  Abuse of position for personal or other                    07
                  interests outside the Company



Sepanjang 2025, tidak ada laporan pelanggaran yang                        Throughout 2025, no violations were reported through
disampaikan melalui mekanisme Whistleblowing System                       the Whistleblowing System (WBS).[POJK-F.24][GRI 2-24, 2-25, 2-26, 205-3,
(WBS).[POJK-F.24][GRI 2-24, 2-25, 2-26, 205-3, 406-1, 14.22.4, 14.21.7]   406-1, 14.22.4, 14.21.7]




                                                        Sarana/Media Pelaporan WBS
                                                           WBS Reporting Channels
                                                         Email: wbs@cita mineral.com
                                                       Telpon | Telephone: 0811943663
Page 142
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                        142




      Sosialisasi Tata Kelola dan Etika Bisnis bagi Karyawan [POJK-F.1]
      Dissemination of Governance and Ethics principles to employees

      Sosialiasi tata kelola dan etika bisnis menjadi bagian             Dissemination of governance and business ethics is part
      dari upaya perusahaan untuk memperkuat pemahaman                   of the Company’s efforts to strengthen understanding
      terhadap kebijakan internal dan Kode Etik, sekaligus               of internal policies and the Code of Conduct, while
      mengingatkan kembali peran Whistleblowing System                   also reinforcing the role of the Whistleblowing System
      (WBS) sebagai sarana pelaporan. [GRI 2-24]                         (WBS) as a reporting mechanism. [GRI 2-24]

      Materi yang disampaikan mencakup kebijakan                         The materials presented covered the Code of
      Kode Etik, Anti-Pencucian Uang, Antikorupsi, Sistem                Conduct, Anti-Money Laundering, Anti-Corruption,
      Pelaporan Pelanggaran, Sanksi, Manajemen Risiko,                   Whistleblowing System, Sanctions, Risk Management,
      serta Seleksi dan Peningkatan Kapasitas Pemasok.                   and Supplier Selection and Capacity Building. The
      Penyampaian dilakukan menggunakan metode studi                     presentation utilized case studies to make it easier for
      kasus agar peserta lebih mudah memahami keterkaitan                participants to understand the connection between the
      antara nilai-nilai perusahaan dengan penerapannya                  company’s values and their application in daily business
      dalam etika bisnis sehari-hari. Antusiasme peserta                 ethics. The enthusiasm of the participants throughout
      terlihat selama kegiatan berlangsung, mencerminkan                 the event reflected an increased awareness of the
      meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya praktik                 importance of good governance practices.[GRI 205-2, 14.22.3]
      tata kelola yang baik.[GRI 205-2, 14.22.3]

      Sebagai penguatan, Perusahaan juga memanfaatkan                    For reinforcement purpose, the company also utilized
      media visual melalui pemasangan banner di berbagai                 visual media by placing banners in various work areas,
      area kerja seperti ruang kerja, lobi, dan kantin, sehingga         such as workspaces, lobbies, and cafeterias, making
      informasi mengenai alur pelaporan WBS dapat diakses                WBS reporting procedures more easily accessible to
      dengan lebih mudah oleh seluruh karyawan.                          all employees.




                    230 jam pelatihan | hours of training
                    Kebijakan tata kelola, termasuk kebijakan antikorupsi.
                    Corporate governance policies, including anti‑corruption policies.




         Keterangan gambar: Kegiatan sosialisasi kebijakan tata kelola
         Image caption: Policy Governance Socialization Activity
Page 143
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                     143
Page 144
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                   144




Tentang Laporan Keberlanjutan
About the Sustainability Report
Profil Laporan
Report Profile
CITA menyajikan data dan informasi mengenai kinerja          CITA presents data and information on the Company’s
keberlanjutan Perusahaan yang mencakup aspek                 sustainability   performance,        covering    economic,
ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) melalui   environmental, social, and governance (ESG) aspects,
Laporan Keberlanjutan ini. Laporan disusun sebagai bentuk    through this Sustainability Report. The report is prepared
pemenuhan terhadap ketentuan Peraturan Otoritas Jasa         in compliance with Financial Services Authority Regulation
Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017 dan Surat Edaran         (POJK) No. 51/POJK.03/2017 and Financial Services
Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 16/SEOJK.04/2021.         Authority Circular Letter (SEOJK) No. 16/SEOJK.04/2021.
Selain memenuhi regulasi nasional, Perusahaan juga           In addition to complying with national regulations, the
menyusun laporan ini merujuk (with reference) pada Global    Company has prepared this report with reference to the
Reporting Initiative (GRI) Standards 2021, termasuk GRI      Global Reporting Initiative (GRI) Standards 2021, including
Sector Standard for Mining (GRI 14), serta menyelaraskan     the GRI Sector Standard for Mining (GRI 14), and has
pengungkapan dan program keberlanjutan Perusahaan            aligned its sustainability disclosures and programs with
dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).[POJK-G.4]     the Sustainable Development Goals (SDGs).[POJK-G.4]

Laporan ini diterbitkan secara tahunan, menjadikannya        This report is published annually and serves as a
lanjutan dari laporan tahun buku 2024. Sejumlah data         continuation of the 2024 reporting period. Certain
numerik disajikan dengan perbandingan tren dua tahun         numerical data are presented with trend comparisons for
sebelumnya. Dalam penyajian, seluruh data numerik pada       the preceding two years. In its presentation, all numerical
tabel, grafik, infografik, dan teks menggunakan kaidah       data in tables, charts, infographics, and text apply
Bahasa Indonesia.                                            Indonesian numerical formatting conventions.

Data keuangan yang disajikan dalam Laporan Keberlanjutan     The financial data presented in this Sustainability Report
ini merupakan data konsolidasi yang mengacu pada             are consolidated figures based on the Company’s
Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan yang telah         Consolidated Financial Statements, which have been
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik. Cakupan konsolidasi      audited by a Public Accounting Firm. The consolidation
data keuangan meliputi seluruh 10 entitas anak, yaitu PT     scope covers all 10 subsidiaries, namely PT Harita Prima
Harita Prima Abadi (HPAM), PT Karya Utama Tambangjaya        Abadi (HPAM), PT Karya Utama Tambangjaya (KUTj), PT
(KUTj), PT Sandai Karya Utama (SKU), PT Ketapang Karya       Sandai Karya Utama (SKU), PT Ketapang Karya Utama
Utama (KKU), PT Sandai Inti Jaya Tambang (SIJT), PT          (KKU), PT Sandai Inti Jaya Tambang (SIJT), PT Ketapang
Ketapang Karya Tambang (KKT), PT Labai Pertiwi Tambang       Karya Tambang (KKT), PT Labai Pertiwi Tambang (LPT), PT
(LPT), PT Megah Putra Jaya Tambang (MPTJ), PT Duta           Megah Putra Jaya Tambang (MPTJ), PT Duta Kemakmuran
Kemakmuran Jayaraya (DKJ), dan PT Kemakmuran Surya           Jayaraya (DKJ), and PT Kemakmuran Surya Inti Perkasa
Inti Perkasa (KSIP).                                         (KSIP).

Di luar data keuangan, lingkup pengungkapan aspek            Outside of financial data, the disclosure of environmental,
lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam Laporan            social, and governance aspects in this Sustainability
Keberlanjutan ini terbatas pada dua lokasi operasi           Report is limited to two mining operation sites, namely Air
tambang, yaitu Air Upas dan Sandai yang berlokasi di         Upas and Sandai, located in Ketapang, West Kalimantan,
Ketapang, Kalimantan Barat, serta kantor pusat Jakarta dan   as well as the head office in Jakarta and representative
kantor perwakilan, Indonesia, di bawah kepemilikan PT        offices, Indonesia, under the ownership of PT CITA Mineral
CITA Mineral Investindo Tbk. Dengan demikian, terdapat       Investindo Tbk. Consequently, there is a difference in
perbedaan cakupan antara entitas yang dilaporkan dalam       scope between the entities reported in the financial
pelaporan keuangan dan lokasi yang dicakup dalam             statements and the locations covered in the sustainability
pengungkapan keberlanjutan. [GRI 2-2]                        disclosures.[GRI 2-2]

Sepanjang periode pelaporan tahun 2025, tidak terdapat
perubahan signifikan pada struktur perusahaan, termasuk      Throughout the 2025 reporting period, there were no
aktivitas merger, akuisisi, pelepasan entitas (divestasi),   mergers, acquisitions, or divestments that had a material
perubahan pengendali, maupun perubahan kegiatan              impact on the Company’s operations. Consequently, the
usaha yang berdampak material terhadap operasional           approach to consolidating financial data and sustainability
Page 145
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                    145

perusahaan. Dengan demikian, pendekatan konsolidasi         disclosures has been applied consistently, with no changes
data keuangan dan pengungkapan keberlanjutan                compared to the previous reporting period.[POJK-C.6][GRI 2-6]
diterapkan secara konsisten dan tidak mengalami
perubahan dibandingkan periode pelaporan sebelumnya.
[POJK-C.6][GRI 2-6]




Selama periode pelaporan, Perusahaan melakukan              During the reporting period, the Company restated certain
penyajian kembali atas beberapa data dalam Laporan          data presented in the 2024 Sustainability Report (covering
Keberlanjutan tahun 2024 (tahun 2023 dan 2024)              2023 and 2024) to ensure accuracy, consistency, and
untuk memastikan akurasi, konsistensi, dan keselarasan      alignment of calculation methodologies. The restated
metodologi perhitungan. Data yang disajikan kembali         data are disclosed in the notes to the data tables in the
kami cantumkan dalam keterangan catatan pada lampiran       appendix, covering the following:
tabel data, mencakup:                                        1. Total economic value distributed and direct economic
  1. Total nilai ekonomi terdistribusi dan nilai ekonomi         value retained
     langsung ditahan                                        2. Scope 3 greenhouse gas (GHG) emissions
  2. Emisi GRK cakupan 3                                     3. Total non-hazardous waste and waste intensity
  3. Total limbah non-B3 dan intensitas limbah               4. Total bauxite residue generated
  4. Total residu bauksit yang dihasilkan                    5. Water use intensity for production
  5. Intensitas penggunaan air untuk produksi                6. Average employee training hours
  6. Rata - rata jam pelatihan karyawan                      7. Total employee training hours
  7. Total jam pelatihan karyawan                            8. Comparison of entry-level wages to the minimum
  8. Perbandingan upah posisi pemula terendah terhadap           wage at the Company’s operating locations
     upah minimum di lokasi operasional Perusahaan           9. Total recordable incident frequency rate (TRIFR) for
  9. Tingkat frekuensi insiden kecelakaan kerja (TIFR)           employees and contractors [GRI 2-4]
     karyawan dan kontraktor [GRI 2-4]




Prinsip Pelaporan dan Keselarasan dengan Laporan lain [GRI 2-3]
Reporting Principles and Alignment with Other Reports
Laporan Keberlanjutan CITA disusun dengan mengacu           CITA’s Sustainability Report is prepared with reference
pada prinsip-prinsip pelaporan Standar GRI yang mencakup    to the GRI Standards reporting principles, which include
akurasi, keseimbangan, kejelasan, keterbandingan,           accuracy, balance, clarity, comparability, completeness,
kelengkapan, konteks keberlanjutan, ketepatan waktu,        sustainability context, timeliness, and verifiability in the
dan keterverifikasian dalam penyajian informasi.            presentation of information. The report is prepared
Penyusunan laporan dilakukan sesuai jadwal pelaporan        according to the established reporting schedule and has
yang ditetapkan dan telah melalui proses verifikasi         undergone a limited verification process. The financial
terbatas. Informasi kinerja keuangan yang disajikan dalam   performance information presented in this report is fully
laporan ini sepenuhnya selaras dengan Laporan Keuangan      aligned with the Company’s Consolidated Financial
Konsolidasian dan Laporan Tahunan Perusahaan pada           Statements and Annual Report for the same period,
periode yang sama, sehingga memastikan konsistensi          ensuring data consistency and reliability for stakeholders.
dan keandalan data bagi para pemangku kepentingan.          Furthermore, the Sustainability Report covers the period
Selanjutnya, Laporan Keberlanjutan mencakup laporan         from 1 January to 31 December 2025, which is consistent
periode dari 1 Januari hingga 31 Desember 2025, yang        with the reporting period of CITA’s financial statements
juga konsisten dengan periode pelaporan laporan             and Annual Report.
keuangan dan Laporan Tahunan CITA.


Penjaminan Pihak Independen [POJK-G.1][GRI 2-5]
Independent Assurance
Laporan Keberlanjutan ini telah melalui penjaminan          This Sustainability Report has undergone limited
independen terbatas yang dilaksanakan oleh Moores           independent assurance conducted by Moores Rowland
Rowland Indonesia. Penunjukan penyedia jasa penjaminan      Indonesia. The appointment of the assurance service
dilakukan sesuai kebijakan Perusahaan dengan                provider was carried out in accordance with the Company’s
mempertimbangkan kompetensi, pengalaman, metodologi         policy by considering competence, experience, assurance
penjaminan, serta independensinya. Proses penunjukan        methodology, and independence. The appointment
tersebut disetujui oleh Direktur dan dilaksanakan secara    process was approved by the Director and carried out
transparan. Perusahaan juga memastikan tidak terdapat       transparently. The Company also ensures that there is no
benturan kepentingan dalam pelaksanaan penjaminan.          conflict of interest in the implementation of the assurance.
Page 146
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                            146



Pelaksanaan penjaminan mengacu pada ISAE 3000 –                   The assurance engagement refers to ISAE 3000 –
Assurance Engagements Other than Audits or Reviews                Assurance Engagements Other than Audits or Reviews of
of Historical Financial Information, dengan tingkat limited       Historical Financial Information, with a limited assurance
assurance atas informasi dan indikator keberlanjutan              level on selected sustainability information and indicators.
terpilih. Ruang lingkup penjaminan mencakup aspek:                The scope of the assurance includes the following aspects:
  1. Energi dan Emisi [GRI 302, 305]                                1. Energy and Emissions [GRI 302, 305],
  2. Kesehatan dan Keselamatan Kerja [GRI 403]                      2. Occupational Health and Safety [GRI 403],
  3. Manajemen Sumber Daya Manusia [GRI 202-2, 401, 404, 405,       3. Human Resource Management [GRI 202-2, 401, 404, 405, 406],
      406]
                                                                    4. Community Development [GRI 413, 201-1]
 4. Pemberdayaan Masyarakat [GRI 413, 201-1]

Ruang lingkup dan kesimpulan penjaminan disajikan                 The scope and conclusion of the assurance are presented
dalam Pernyataan Penjaminan Independen pada bagian                in the Independent Assurance Statement at the end of this
akhir Laporan Keberlanjutan ini (halaman 158).                    Sustainability Report (page 158).


Tanggapan Umpan Balik Laporan Tahun Sebelumnya [POJK-G.3] [GRI 2-3]
Feedback from Previous Report
Selama periode pelaporan, tidak terdapat umpan balik              During the reporting period, no feedback was received
yang diterima terkait Laporan Keberlanjutan 2024 melalui          regarding the 2024 Sustainability Report through the
saluran umpan balik yang telah disediakan. Meskipun               feedback channels that have been provided. Nevertheless,
demikian, Perusahaan tetap berkomitmen untuk terus                the Company remains committed to continuously
meningkatkan kualitas pelaporan dengan melakukan                  improving the quality of reporting by conducting periodic
peninjauan secara berkala serta memastikan penyajian              reviews and ensuring the presentation of information that
informasi yang relevan bagi para pemangku kepentingan.            is relevant to stakeholders.


Kontak Terkait Laporan [GRI 2-3]
Contact Information
Informasi lainnya tentang PT Cita Mineral Investindo Tbk          Additional information about PT Cita Mineral Investindo
dapat ditemukan di situs web kami. Untuk informasi lebih          Tbk can be found on our website. For further information,
lanjut, input dan saran untuk perbaikan dan kemajuan              as well as feedback and suggestions to improve this
laporan ini, silakan hubungi:                                     report, please contact:




                                               Corporate Secretary Department
                                                Email: corsec@citamineral.com

                                          PT CITA MINERAL INVESTINDO TBK
                                 Gedung Bank Panin, Lantai 2 | Panin Bank Building, 2nd Floor
                                          Jl. Jendral Sudirman No. Kav 1 Gelora,
                                       Tanah Abang, Jakarta Pusat | Central Jakarta
                                                     DKI Jakarta 10270
                                                         Indonesia
Page 147
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                    147




Tabel Data
Data Table

01 Tentang CITA
01 About CITA

Skala Ekonomi PT Cita Mineral Investindo Tbk [POJK-C.3A][GRI 2-1, 2-7]
Economic Scale of PT Cita Mineral Investindo Tbk

                       Uraian                                Satuan
                                                                                          2025               2024        2023
                     Description                              Unit
 Total Karyawan                                    Orang
                                                                                           882                596         596
 Total Employees                                   People
 Total Aset
                                                                                         9.127,85           7.943,81    6.224,31
 Total Assets
 Total Ekuitas                                     Miliar Rupiah
                                                                                         8.767,21            7.621,21   5.521,40
 Total Equity                                      IDR Billion
 Total Liabilitas
                                                                                         360,64              322,60      702,91
 Total Liabilities
 Total Produksi
                                                   WMT MGB                              4.704.889           4.765.256   6.349.436
 Total Production


Kontribusi Ekonomi dan Nilai Ekonomi yang Dihasilkan (Rp miliar) [GRI 201-1, 14.19.2, 14.23.2]
Economic Value Generated and Distributed (IDR billion)

                                    Deskripsi
                                                                                           2025               2024        2023
                                   Description
 Nilai Ekonomi Langsung Dihasilkan (A)
                                                                                         4.118.21           4.200,78    3.547,34
 Direct Economic Value Generated (A)
 Pendapatan
                                                                                          2.687,17           2.386,97    3.292,72
 Revenue
 Dividen dari entitas asosiasi
                                                                                         1.344,08            1.760,35     231,21
 Dividends from associates
 Pendapatan bunga
                                                                                           64,62              36,82        9,54
 Interest income
 Lainnya
                                                                                           22,34              16,64       13,87
 Others
 Nilai Ekonomi Terdistribusi (B)
                                                                                         3.863,67           2.939,30*   3.662,06*
 Economic Value Distributed (B)
 Biaya operasional
                                                                                         1.870,00            1.802,46    2.866,63
 Operating Cost
 Dividen kepada Pemegang Saham
                                                                                         1.299,00            463,36       39,60
 Dividend to Capital Shareholder
 Investasi untuk komunitas
                                                                                           8,64               4,69         7,07
 Investment in communities
 Gaji dan tunjangan karyawan
                                                                                          181,50             162,95       184,43
 Employee wage and benefit

 Pengeluaran kepada Pemerintah
                                                                                          504,53             505,84      564,33
 Contribution to Government

 Nilai Ekonomi Langsung Ditahan (A-B)
                                                                                          254,54            1.261,48*    -114,72*
 Direct Economic Value Retained (A–B)

*Penyajian ulang data tahun 2023 dan 2024 nilai ekonomi terdistribusi dan nilai ekonomi langsung ditahan.
*Restatement of the 2023 and 2024 economic value distributed and direct economic value retained.
Page 148
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                                         148



03 Praktik Pertambangan Bertanggung Jawab [GRI 14.8.6]
03 Good Mining Practices

Total Luas Reklamasi Lahan Tambang (Hektar)
Total Reclaimed Mining Area (Hectares)


                      2025                                                 2024                                                 2023

                      369,72                                               592,37                                               504,07




04 Kinerja Lingkungan
04 Environmental Performance

Data Konsumsi Energi Dalam Batas Operasional Perusahaan (gigajoule) [POJK-F.6] [GRI 302-1, 14.1.2]
Energy Consumption within Operational Scope (gigajoule)

                              Deskripsi
                                                                                     2025                        2024                        2023
                             Description
 Sumber Energi Tak Terbarukan
                                                                                    231.805                     208.165                     437.029
 Non-Renewable Energy Resources

 Biosolar                                                                           228.424                    205.294                      433.817

 Gasoline                                                                            2.175                        1.795                      2.459

 LPG                                                                                  421                         219                         274

 Listrik yang dibeli
                                                                                      785                         857                         479
 Purchased electricity
 Sumber Energi Terbarukan
                                                                                    150.076                     110.616                     201.714
 Renewable Energy Resources
 Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)
                                                                                       47                          73                          179
 Solar PV
 Biosolar                                                                           150.029                     110.543                     201.535

  Total                                                                             381.881                     318.781                    638.743


Catatan:
 1. Data total konsumsi energi mencakup konsumsi seluruh sumber energi yang digunakan di lokasi produksi, kantor (kantor pusat dan kantor perwakilan),
    dan fasilitas penunjang non-produksi.
 2. Penurunan konsumsi energi pada tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya disebabkan oleh penonaktifan operasional site Sandai mulai tahun 2023.
 3. Perhitungan dilakukan berdasarkan Protokol GRK dan ISO 14064.
Note:
 1. Total energy consumption data covers the use of all energy sources across production sites, offices (including head office and representative offices), and
    non-production supporting facilities.
 2. The decrease in energy consumption in 2024 compared to the previous year was due to the deactivation of Sandai site operations starting in 2023.
 3. The calculation is conducted in accordance with the GHG Protocol and ISO 14064.


Intensitas Konsumsi Energi terhadap Produksi (GJ/WMT MGB) [GRI 302-3, 14.1.4]
Energy Consumption Intensity (GJ/WMT MGB)

                              Deskripsi
                                                                                     2025                        2024                        2023
                             Description
 Intensitas Energi
                                                                                     0,081                       0,067                        0,101
 Energy Intensity

Catatan:
Intensitas energi dihitung dengan membagi total konsumsi energi dalam batas operasional perusahaan dengan total produksi Wet Metric Ton (WMT) MGB.
Note:
Energy intensity is calculated by dividing the total energy consumption within the company’s operational boundaries by the total Wet Metric Ton (WMT) MGB
production.
Page 149
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                                     149



Nilai Emisi GRK Absolut (tCO2e) [POJK-F.11] [GRI 305-1, 305-2, 305-3, 14.1.5, 14.1.6, 14.1.7]
Absolute GHG Emission Value (tCO2e)

                           Sumber Emisi
                                                                                    2025                       2024                       2023
                          Emission Sources
 Cakupan 1 | Scope 1

 Bio solar                                                                          27.580                     15.096                    31.275

 LPG                                                                                  28                         14                         53

 Gasoline                                                                             172                        147                       171

 Perubahan penggunaan lahan
                                                                                    40.998                    38.039                     50.807
 Land use change

 Refrigeran
                                                                                      171                        21                         42
 Refrigerant

 Limbah yang diolah langsung oleh perusahaan
                                                                                      68                         314                       402
 Waste treated directly by the company

 Cakupan 2 | Scope 2

 Konsumsi Listrik
                                                                                      290                       234                        116
 Electricity Consumption

 Cakupan 3 | Scope 3

 Aktivitas lain di luar kontrol langsung perusahaan
                                                                                      289                       233*                       219
 Activity outside the company’s direct control

 Total Cakupan 1
                                                                                    69.017                     53.631                    82.750
 Total Scope 1

 Total Cakupan 2
                                                                                      290                       234                        116
 Total Scope 2

 Total Cakupan 3
                                                                                      289                       233                        219
 Total Scope 3

 Total Cakupan 1, 2
                                                                                    69.307                    53.865                     82.866
 Total Scope 1, 2

 Total Cakupan 1, 2, 3
                                                                                    69.596                    54.098                     83.085
 Total Scope 1, 2, 3

 Intensitas Emisi GRK Cakupan 1 dan 2 (tCO2e/ WMT MGB)
                                                                                     0,015                     0,011                      0,013
 GHG Emission Intensity Scope 1 and 2 (tCO2e/ WMT MGB)

Catatan:
  1. Cakupan emisi GRK mencakup seluruh emisi terkonsolidasi yaitu CITA Site Air Upas, Site Sandai, Kantor Perwakilan Ketapang, Kantor Perwakilan
      Pontianak dan Kantor Pusat Jakarta.
  2. Kuantifikasi emisi GRK untuk Scope 1 dan 2 mencakup Karbon Dioksida (CO2), Metana (CH4), Nitrous Oksida (N2O) dan Refrigeran seperti R32 dan R134a.
  3. Angka parameter Global Warming Potential (GWP) yang dirujuk berasal dari laporan IPCC Assessment Report 6 (AR6).
  4. Konsolidasi emisi GRK menggunakan kendali operasional.
  5. Nilai faktor emisi menggunakan tier 2 untuk bahan bakar yang diterbitkan oleh ESDM, tier 1 untuk pengelolaan limbah domestik dari Defra.
  6. Intensitas emisi dihitung sebagai rasio total emisi GRK cakupan 1 dan 2 terhadap total produksi selama periode pelaporan, sehingga menunjukkan
      besaran emisi per satuan produksi.
  7. Satuan tCO2e / WMT MGB menunjukkan intensitas emisi gas rumah kaca (ton CO2 ekuivalen) yang dihasilkan per satu ton basah (Wet Metric Ton) produksi
      bauksit kualitas metalurgi (Metallurgical Grade Bauxite).
  8. Perhitungan dilakukan berdasarkan Protokol GRK dan ISO 14064.
*Penyajian ulang data tahun 2024 total emisi cakupan 3 karena kesalahan penulisan. [GRI 2-4]
Note:
  1. The GHG emissions boundary covers all consolidated emissions, including CITA Air Upas Site, Sandai Site, Ketapang Representative Office, Pontianak
      Representative Office, and Jakarta Head Office.
  2. GHG emissions quantification for Scope 1 and Scope 2 includes Carbon Dioxide (CO₂), Methane (CH₄), Nitrous Oxide (N₂O), and refrigerants such as R32
      and R134a.
  3. The Global Warming Potential (GWP) parameters are based on the IPCC Assessment Report 6 (AR6).
  4. GHG emissions consolidation is based on the operational control approach.
  5. Emission factors use Tier 2 for fuels issued by the Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM), and Tier 1 for domestic waste management based
      on Defra.
  6. Emission intensity is calculated as the ratio of total Scope 1 and Scope 2 GHG emissions to total production during the reporting period, representing
      emissions per unit of production.
  7. The unit tCO2e/WMT MGB represents the greenhouse gas emissions intensity (tons of CO₂ equivalent) generated per one wet metric ton (WMT) of
      Metallurgical Grade Bauxite (MGB) production.
  8. The calculation is performed in accordance with the GHG Protocol and ISO 14064.
*Restatement of the 2024 total Scope 3 emissions data due to a clerical error. [GRI 2-4]
Page 150
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                                   150


Jumlah Pengambilan dan Pemakaian Air [POJK-F.8] [GRI 303-3, 303-5, 14.7.4, 14.7.6]
Total Water Withdrawal and Consumption

                      Deskripsi                                  Satuan
                                                                                             2025                   2024                 2023
                     Description                                  Unit
 Air Permukaan
                                                                                          3.674,81                 3.407,04             3.820,84
 Surface water
 Air Tanah
                                                          Megaliter (ML)                     58,62                   53,52               55,25
 Groundwater
 Total Penggunaan Air
                                                                                          3.733,43                 3.460,55             3.876,09
 Total Water Consumption
 Intensitas Penggunaan Air terhadap Produksi
                                                          Megaliter/WMT MGB               0,000781                0,000715*            0,000602*
 Water Intensity per Production

Intensitas air dihitung berdasarkan perbandingan antara pengambilan air permukaan dan total produksi (WMT MGB).
Water Intensity is calculated as the ratio between surface water withdrawal and total production (WMT MGB).
*Penyajian ulang data tahun 2023 dan 2024 Intensitas penggunaan air untuk produksi karena perhitungan ulang. [GRI 2-4]
*Restatement of the 2023 and 2024 water use intensity for production due to updated calculations. [GRI 2-4]


Timbulan Limbah Non-mineral (Ton) [POJK- F.13][GRI 306-3, 306-4, 14.5.4, 14.5.5]
Non-mineral Waste Generation (Ton)

                              Deskripsi
                                                                                    2025                       2024*                   2023*
                             Description
 Limbah Non B3
 Non-Hazardous Waste
    Total limbah Non B3
                                                                                    98,23                        N/A                     N/A
    Total Non-Hazardous Waste
 Limbah B3
 Hazardous and Toxic Waste
    Total limbah B3
                                                                                    174,12                      112,71                  96,54
    Total Hazardous Waste
    Dikelola oleh pihak ketiga
                                                                                    174,12                      112,71                  96,54
    Managed by third party
 Intensitas Limbah
                                                                                 0,000058                    0,000024                 0,000015
 Waste Intensity

Catatan:
Intensitas limbah 2025 dikalkulasi hanya dari limbah yang dihasilkan (B3 dan non B3) tanpa mengikutsertakan residu bauksit dalam total limbah dihasilkan.
*Penyajian ulang data tahun 2023 dan 2024 timbulan limbah non-B3 disajikan sebagai N/A karena dokumentasi pendukung tidak lengkap sehingga keandalan
data tidak dapat dipastikan.
*Penyajian ulang data tahun 2023 dan 2024 intensitas limbah dengan cakupan terbatas pada limbah B3.[GRI 2-4]
Note:
Waste intensity is calculated based solely on the waste generated (both B3 and non-B3), excluding bauxite residue from the total waste generated
*Restatement of the 2023 and 2024 non-hazardous waste generation data, presented as N/A due to incomplete supporting documentation, such that data
reliability cannot be assured.
*Restatement of the 2023 and 2024 waste intensity, with the scope limited to hazardous waste only. [GRI 2-4]


Timbulan Limbah Mineral (m3) [POJK- F.13][GRI 306-3, 14.5.4]
Mineral Waste Generation (m3)

                              Deskripsi
                                                                                    2025                       2024                     2023
                             Description
 Residu Bauksit
 Bauxite Residue
    Dihasilkan
                                                                                 2.635.970                  2.403.305*               2.376.766*
    Generated
    Dimanfaatkan kembali
                                                                                   107.028                    124.760                  138.184
    Utilized
    Disimpan
                                                                                 2.528.942                   2.278.546               2.238.582
    Stored

*Penyajian ulang data tahun 2023 dan 2024 residu bauksit yang dihasilkan dilakukan karena adanya perhitungan ulang.[GRI 2-4]
*Restatement of the 2023 and 2024 Bauxite Residue generated was made due to updated calculations.[GRI 2-4]
Page 151
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                  151




05 Kinerja Sumber Daya Manusia dan Keselamatan
   dan Kesehatan Kerja
05 Human Resources and Occupational Health and Safety Performance

Jumlah Karyawan berdasarkan Jabatan, Usia, Asal, dan Status Kepegawaian (Orang) [GRI 2-7]
Number of Employees by Category, Age, Region, and Employment Status (People)

                                                  2025                                   2024                       2023
              Deskripsi                           2025                                   2024                       2023
             Description              Laki-Laki         Perempuan           Laki-Laki       Perempuan   Laki-Laki      Perempuan
                                        Male              Female              Male            Female      Male           Female
 Komposisi Karyawan Berdasarkan jabatan
 Employee Composition by Position
 Direktur
                                           4                  0                  4               0          4                 0
 Director
 General Manajer
                                           12                 0                  14              0         13                 0
 General Manager
 Manajer
                                           31                 5                  21              5         28                 5
 Manager
 Superintendent
                                           62                 6                  57              6         60                 6
 Superintendent
 Supervisor
                                           161                35                118             22         125               14
 Supervisor
 Staf
                                          212                 69                148             51         147               48
 Staff
 Nonstaf
                                          245                 40                128             22         121               25
 Non Staff
 TOTAL                                    727                155                490             106       498                98
 Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia
 Employee Composition by Age
 <30 tahun
 <30 years
                                          288                95                 168             65        164                52

 30-50 tahun
 30-50 years
                                          386                52                 275             33        288                39

 >50 tahun
 >50 years
                                           53                 8                  47             8          46                 7

 TOTAL                                    727                155                490             106       498                98
 Komposisi Karyawan Berdasarkan Asal
 Employee Composition by Region
 Lokal
 Local
                                          467                85                 298             53
                                                                                                            Data Tidak Tersedia
 Nonlokal
 Non Local
                                          260                 70                192             53           Data Not Availabe

 TOTAL                                    727                155                490             106
 Komposisi Karyawan Berdasarkan Status
 Employee Composition by Employment Status
 Permanen
 Permanent
                                          329                 79                328             61        359                77

 Kontrak
 Contract
                                          398                 76                162             45         139               21

 TOTAL                                    727                155                490             106       498                98

Catatan:
Metodologi untuk menghitung jumlah karyawan berdasarkan data penggajian (Headcount).
Note:
Methodology for calculating the number of employees based on payroll data (Headcount).
Page 152
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                               152




Jumlah Karyawan Baru (Orang) [GRI 401-1, 14.17.3]
New Employee Recruitment (People)

                                             2025                       2024                       2023
              Deskripsi                      2025                       2024                       2023
             Description         Laki-Laki      Perempuan   Laki-Laki      Perempuan   Laki-Laki      Perempuan
                                   Male           Female      Male           Female      Male           Female
 Berdasarkan jabatan
 By Position
 Direktur
                                     0               0         0               0          0               0
 Director
 General Manajer
                                     0               0         0               1           1              0
 General Manager
 Manajer
                                     10              0         0               0          8               0
 Manager
 Superintendent
                                     15              2          1              0          25              1
 Superintendent
 Supervisor
                                     57              10        17              1          67              5
 Supervisor
 Staf
                                     94              33        22              17         101             20
 Staff
 Nonstaf
                                    145              20        40              6          90              12
 Non Staff
 TOTAL                              321              65        80              25        292              38
 Berdasarkan Asal
 By Region
 Lokal
 Local
                                    226              36        46              23        218              34

 Nonlokal
 Non Local
                                    95               29        34              2          74              4

 TOTAL                              321              65        80              25        292              38
 Berdasarkan Usia
 By Age
 <30 tahun
 <30 years
                                    196              54        54              14         110             25

 30-50 tahun
 30-50 years
                                    119              11        26              11        150              11

 >50 tahun
 >50 years
                                     6               0         0               0          32              2

 TOTAL                              321              65        80              25        292              38
Page 153
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                              153




Jumlah Pergantian Karyawan (Orang) [GRI 401-1, 14.7.3]
Number of Employee Turnover (People)

                                             2025                       2024                       2023
              Deskripsi                      2025                       2024                       2023
             Description         Laki-Laki      Perempuan   Laki-Laki      Perempuan   Laki-Laki      Perempuan
                                   Male           Female      Male           Female      Male           Female
 Berdasarkan jabatan
 By Position
 Direktur
                                     0               0         0               0          0               0
 Director
 General Manajer
                                     2               0         0               0           1              0
 General Manager
 Manajer
                                     7               0         10              0           1              0
 Manager
 Superintendent
                                     6               2         4               1          9               1
 Superintendent
 Supervisor
                                     13              1         26              4          21              1
 Supervisor
 Staf
                                     28              8         16              5          11              3
 Staff
 Nonstaf
                                     20              6         26              3          11              1
 Non Staff
 TOTAL                              76               17        82              13         54              6
 Berdasarkan Asal
 By Region
 Lokal
 Local
                                    45               10        46              5          22              1

 Nonlokal
 Non Local
                                     31              7         36              8          32              5

 TOTAL                              76               17        82              13         54              6
 Berdasarkan Usia
 By Age
 <30 tahun
 <30 years
                                    23               10        19              11         16              4

 30-50 tahun
 30-50 years
                                     44              5         51              2          34              2

 >50 tahun
 >50 years
                                     9               2         12              0          4               0

 TOTAL                              76               17        82              13         54              6
Page 154
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                                          154



Rata-rata Jam Pelatihan Karyawan (Jam) [POJK-F.22] [GRI 404-1, 14.17.7, 14.21.4]
Average Employee Training Hours (Hours)


                      2025                                                2024*                                                 2023*

         Laki-Laki               Perempuan                 Laki-Laki               Perempuan                      Laki-Laki               Perempuan
           Male                    Female                    Male                    Female                         Male                    Female

                       9,68                                                12,48                                                   2,87

             11,19                  2,59                      14,33                        3,93                     3,10                       1,66


*Penyajian ulang data tahun 2023 dan 2024 rata-rata jam pelatihan karyawan karena adanya perhitungan ulang. [GRI 2-4]
*Restatement of the 2023 and 2024 average employee training hours due to updated calculations. [GRI 2-4]


Total Jam Pelatihan Karyawan berdasarkan Kategori (Jam) [POJK-F.22] [GRI 404-1, 14.17.7, 14.21.4]
Total Employee Training Hours by Level (Hours)

                                                     2025                                    2024*                                     2023*
              Deskripsi
             Description                 Laki-Laki         Perempuan             Laki-Laki         Perempuan               Laki-Laki       Perempuan
                                           Male              Female                Male              Female                  Male            Female
 Total Jam Pelatihan Ber-
 dasarkan Kategori                          8.134                401                7.024                   417               1.546               163
 Total Training Hours by Level
 General Manajer
                                             33                   0                  36                     0                  0                  0
 General Manager
 Manajer
                                            405                   1                  108                    0                 120                 0
 Manager
 Superintendent
                                            606                  55                 403                     0                 495                 0
 Superintendent
 Supervisor
                                            1.159                97                  722                    115               592                 80
 Supervisor
 Staf
                                             718                 213                 757                254                   339                 83
 Staff
 Nonstaf
                                            5.213                35                 4.998                   48                 0                  0
 Non Staff

*Penyajian ulang data tahun 2023 dan 2024 total jam pelatihan karyawan karena perhitungan ulang.[GRI 2-4]
*Restatement of the 2023 and 2024 total employee training hours due to updated calculations.[GRI 2-4]


Rata-rata Jam Pelatihan Per Tahun Per Pegawai 2025 [POJK-F.22] [GRI 404-1, 14.17.7, 14.21.4]
Average Training Hours Per Year Per Employee 2025

                                                                                                                           Rata-rata per Karyawan
                                                                               Jumlah Jam Pelatiha (Jam)
                                             Jumlah Pekerja                                                                         (Jam)
                                                                                Number of Training Hours
              Deskripsi                    Number of Employees                                                              Average per employee
                                                                                        (Hours)
             Description                                                                                                           (Hours)
                                         Laki-Laki         Perempuan             Laki-Laki         Perempuan               Laki-Laki       Perempuan
                                           Male              Female                Male              Female                  Male            Female
 General Manajer
                                             12                   0                  33                     0                 2,8                     -
 General Manager
 Manajer
                                             31                   5                 405                      1                13,1                0,2
 Manager
 Superintendent
                                             62                   6                 606                     55                 9,8                9,2
 Superintendent
 Supervisor
                                             161                 35                 1.159                   97                 7,2                2,8
 Supervisor
 Staf
                                             212                 69                  718                    213                3,4                3,1
 Staff
 Nonstaf
                                             245                 40                 5.213                   48                21,3                0,9
 Non Staff
Page 155
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                                          155



Perbandingan Upah Posisi Pemula Terendah Terhadap Upah Minimum di Lokasi Operasional [GRI 202-1,
14.17.2]

Comparison of entry-level standard wages to the minimum wage at operational locations

                                                                   2025                                 2024*                               2023*
                   Deskripsi
                  Description                          UM              L      P             UM             L       P            UM             L          P
                                                    (Rp) I (IDR)       (%)    (%)        (Rp) I (IDR)      (%)     (%)       (Rp) I (IDR)      (%)       (%)

 Kantor Pusat Jakarta - UMP DKI Jakarta
 Jakarta Head Office - Jakarta Provincial            5.396.800       144%    134%         5.067.381       152%    155%       4.985.200        165%       163%
 Minimum Wage
 Site Air Upas - UMSK Kab. Ketapang
 Upas Site - Ketapang Regency Minimum                3.396.300       118%    118%         3.188.983       124%    125%        3.188.983       118%       125%
 Wage
 Site Sandai - UMSK Kab. Ketapang
 Sandai Site - Ketapang Regency Minimum              3.396.300       118%    119%         3.188.983       133%    127%        3.188.983       134%       125%
 Wage

Catatan:
L: Persentase Upah Standar Terendah Laki-laki dibandingkan dengan Upah Minimum
P: Persentase Upah Standar Terendah Perempuan dibandingkan dengan Upah Minimum
UM: Upah Minimum
*Penyajian ulang data tahun 2023 dan 2024 perbandingan upah posisi pemula terendah terhadap upah minimum yang berlaku karena perhitungan ulang. [GRI 2-4]
Note:
L: Percentage of Men’s Lowest Standard Wage compared to the Minimum Wage
P: Percentage of Women’s Lowest Standard Wage compared to the Minimum Wage
UM: Minimum Wage
*Restatement of the 2023 and 2024 ratio of the lowest entry-level wage to the applicable minimum wage due to updated calculations. [GRI 2-4]


Data Keluhan Karyawan (Kasus) [GRI 2-25]
Employee Grievance Data (Cases)

                             Deskripsi
                                                                                    2025                         2024                         2023
                            Description
 Jumlah keluhan
                                                                                     1                            10                            13
 Total Grievances
 Keluhan sedang ditangani
                                                                                     0                            0                             0
 Grievances Being Processed
 Keluhan diselesaikan
                                                                                     1                            10                            13
 Grievances Resolved



Data Kecelakaan Kerja Karyawan [GRI 403-9, 14.16.10]
Employee Work-Related Accident Data

                   Deskripsi                                     UoM
                                                                                            2025                      2024                     2023
                  Description                                    UoM
 Kerusakan Properti
                                                                                               6                         4                         18
 Property Damage

 Pertolongan Pertama
                                                                                               4                         1                           2
 First Aid

 Insiden Ringan                                    Jumlah kasus
                                                                                               0                         0                           0
 Minor Incident                                    Number of case
 Insiden Berat
                                                                                               0                         0                           0
 Major Incident

 Kematian akibat kerja
                                                                                               0                         0                           0
 Fatality

 Total Jam Kerja                                   Jumlah Jam
                                                                                         2.241.885                1.269.124                  1.234.255
 Man Hour                                          Number of Hour
 Hari Kerja Hilang                                 Jumlah Hari
                                                                                               0                         0                           0
 Day Lost                                          Number of Days
Page 156
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                                       156




Tingkat Kecelakaan Kerja Karyawan [GRI 403-9, 14.16.10]
Employee Work-Related Accident Rate


                                                                   2025                              2024                            2023
                     Deskripsi
                    Description                           Jumlah          Tingkat          Jumlah          Tingkat          Jumlah         Tingkat
                                                           Total            Rate            Total            Rate            Total           Rate
 Tingkat Hilangnya Hari Kerja Akibat
 Kecelakaan                                                   0               0                  0              0              0                 0
 Lost Time Injury Severity Rate (LTISR)
 Tingkat Frekuensi Kecelakaan dengan
 Hari Kerja Hilang                                            0               0                  0              0              0                 0
 Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR)
 Tingkat Frekuensi Kerusakan Properti
 Property Damage Frequency Rate                               6              2,7                 4            3,2             18                14,6
 (PDFR)
 Tingkat Insiden Kematian (Fatalitas)
 Total Fatality Incident Rate (TFIR)                          0               0                  0              0              0                 0

 Tingkat Frekuensi Insiden Kecelakaan
 Kerja                                                       10              4,5                 5            3,9*            20             16,2*
 Total Injury Frequency Rate (TIFR)

Catatan:
Perhitungan tingkat kecelakaan dilakukan berdasarkan jumlah insiden per 1.000.000 jam kerja, dengan cakupan data meliputi pekerja CITA di area
operasional.
*Penyajian ulang data tahun 2023 dan 2024 TIFR karena perbaikan metode perhitungan. [GRI 2-4]
Note:
The accident rate calculation is based on the number of incidents per 1,000,000 working hours, with data coverage including CITA employees in
operational areas.
*Restatement of the 2023 and 2024 Total TIFR due to improvements in the calculation methodology. [GRI 2-4]



Data Kecelakaan Kerja Kontraktor [GRI 403-9, 14.16.10]
Contractor Work-Related Accident Data

                   Deskripsi                                  UoM
                                                                                          2025                      2024                 2023
                  Description                                 UoM
 Kerusakan Properti
                                                                                            43                       48                    63
 Property Damage
 Pertolongan Pertama
                                                                                             6                       15                    13
 First Aid
 Insiden Ringan                                    Jumlah kasus
                                                                                             1                       0                      0
 Minor Incident                                    Number of case
 Insiden Berat
                                                                                             2                       0                      0
 Major Incident
 Kematian akibat kerja
                                                                                             0                       0                      0
 Fatality
 Total Jam Kerja                                   Jumlah Jam
                                                                                        12.148.341              8.407.096             1.234.255
 Man Hour                                          Number of Hour
 Hari Kerja Hilang                                 Jumlah Hari
                                                                                            65                       0                      0
 Day Lost                                          Number of Days


Catatan: Peningkatan jam kerja kontraktor pada 2023–2025 dipengaruhi oleh ekspansi aktivitas pertambangan.
Note: The increase in contractor working hours in 2023–2025 was influenced by the expansion of mining activities.
Page 157
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                                        157




Tingkat Kecelakaan Kerja Kontraktor [GRI 403-9, 14.16.10]
Contractor Work-Related Accident Rate


                                                                   2025                            2024                                2023
                    Deskripsi
                   Description                            Jumlah         Tingkat         Jumlah           Tingkat         Jumlah           Tingkat
                                                           Total           Rate           Total             Rate           Total             Rate

 Tingkat Hilangnya Hari Kerja Akibat
 Kecelakaan                                                  3              5,6              0                0               0                  0
 Lost Time Injury Severity Rate (LTISR)
 Tingkat Frekuensi Kecelakaan dengan Hari
 Kerja Hilang                                                3              0,2              0                0               0                  0
 Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR)
 Tingkat Frekuensi Kerusakan Properti
 Property Damage Frequency Rate (PDFR)                      43              3,5              48              5,7             63                 51,0

 Tingkat Insiden Kematian (Fatalitas)
 Total Fatality Incident Rate (TFIR)                         0               0               0                0               0                  0

 Tingkat Frekuensi Insiden Kecelakaan Kerja
 Total Injury Frequency Rate (TIFR)                         52              4,3              63             7,5*             76                 61,6*


Catatan: Perhitungan tingkat kecelakaan dilakukan berdasarkan jumlah insiden per 1.000.000 jam kerja, dengan cakupan data meliputi pekerja kontraktor di
area operasional.
*Penyajian ulang data tahun 2023 dan 2024 TIFR karena perhitungan ulang. [GRI 2-4]
Note: The accident rate calculation is based on the number of incidents per 1,000,000 working hours, with data coverage including contractor workers in
operational areas.
*Restatement of the 2023 and 2024 Total TIFR data due to updated calculations. [GRI 2-4]




06 Kinerja Pemberdayaan Masyarakat
06 Community Empowerment Performance

Jumlah Program, Desa Penerima, dan Investasi [GRI 203-1, 203-2, 14.9.3, 14.9.4]
Number of Programs, Beneficiary Villages, and Investment Value

                             Deskripsi
                                                                                  2025                      2024                        2023
                            Description
 Jumlah Program
                                                                                  209                        140                         131
 Number of Programs
 Desa Penerima
                                                                                   21                         20                          17
 Beneficiary Villages
 Nilai Investasi Masyarakat (Rp miliar)
                                                                                  8,64                       4,69                        7,07
 Community Investment Value (IDR billion)


Jumlah Keluhan Masyarakat (Kasus) [POJK-F.16, F.24] [GRI 2-25, 2-26, 14.10.4]
Number of Community Complaints (Cases)

          Tahun                    Jumlah Keluhan Masyarakat                          Terselesaikan               Dalam Proses Penyelesaian
           Year                  Number of Community Complaints                         Resolved                     In Resolution Process

           2025                                      38                                     87%                                13%

           2024                                      47                                    100%                                   0%

           2023                                      49                                    100%                                   0%
Page 158
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                     158
Page 159
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                     159
Page 160
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                      160




Indeks POJK [POJK-G.4]
POJK Index
Indeks POJK dalam laporan ini disusun berdasarkan:                                  The POJK Index in this report is compiled based on:
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 51/                                 • Financial Services Authority Regulation (POJK) Number
   POJK.03/2017                                                                        51/POJK.03/2017
• Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor                                 • Circular Letter of the Financial Services Authority
   16/SEOJK.04/2021                                                                    (SEOJK) Number 16/SEOJK.04/2021



                                                               Pengungkapan                                             Halaman
    POJK51
                                                                 Disclosure                                              Page
                                                                    Strategi Keberlanjutan
                                                                    Sustainability Strategy

                    Penjelasan Strategi Keberlanjutan
        A.1                                                                                                                29-31
                    Sustainability Strategy Explanation

                                                         Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
                                                      Sustainability Aspect Performance Overview

                    Aspek Ekonomi, paling sedikit memuat:
        B.1                                                                                                                  6
                    Economic aspects, containing at least:

                    a. Kuantitas produksi atau jasa yang dijual;
                                                                                                                           6, 23
                       Quantity of production or services sold

                    b. Pendapatan atau penjualan;
                                                                                                                           6, 23
                       Income or sales

                    c. Laba atau rugi bersih;
                                                                                                                           6, 23
                       Net profit or loss

                    d. Produk ramah lingkungan; dan
                                                                                                                            69
                       Environmentally friendly products; and

                    e. Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan proses bisnis Keuangan Berkelanjutan.
                                                                                                                            23
                       Involvement of local parties related to the Sustainable Finance business process.

                    Aspek Lingkungan Hidup, paling sedikit memuat:
       B.2                                                                                                                   7
                    Environmental aspects, containing at least:

                    a. Penggunaan energi;
                                                                                                                          7, 56-57
                       Energy usage

                    b. Pengurangan emisi yang dihasilkan;
                                                                                                                            61
                       Reduction of emissions produced

                    c. Pengurangan limbah dan efluen; dan
                                                                                                                          7, 68-69
                       Reduction of waste and effluent; and

                    d. Pelestarian keanekaragaman hayati.
                                                                                                                            52
                       Conservation of biodiversity

                    Aspek Sosial
       B.3                                                                                                                   8
                    Social Aspects

                                                                       Profil Perusahaan
                                                                       Company Profile

                    Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
        C.1                                                                                                                 19
                    Vision, Mission and Sustainability Values

                    Alamat Perusahaan
       C.2                                                                                                                  18
                    Company’s address

                    Skala Usaha, paling sedikit memuat:
       C.3
                    Business Scale, containing at least:

                    a. Total aset atau kapitalisasi aset dan total kewajiban;
                                                                                                                          25, 147
                       Total assets or asset capitalization and total liabilities
Page 161
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                         161




                                                             Pengungkapan                                               Halaman
    POJK51
                                                               Disclosure                                                Page
                    b. Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan status ketenagakerjaan;
                                                                                                                             73
                       Number of employees by gender, position, age, education, and employment status

                    c. Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan saham; dan
                                                                                                                             21
                       Name of shareholder and percentage of share ownership; &

                    d. Wilayah operasional.
                                                                                                                             20
                       Operational area.

                    Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
       C.4                                                                                                                   18
                    Products, Services and Business Activities Carried Out

                    Keanggotaan pada Asosiasi
       C.5                                                                                                                   27
                    Membership of the Association

                    Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
       C.6                                                                                                                  145
                    Significant Changes in Issuers and Public Companies

                                                                   Penjelasan Direksi
                                                                  Directors’ Explanation

                    Penjelasan Direksi
        D.1                                                                                                                  10
                    Directors’ Explanation

                    a. Kebijakan untuk merespon tantangan dalam pemenuhan strategi keberlanjutan
                                                                                                                             12
                       Policies to respond to challenges in fulfilling sustainability strategies

                    b. Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                                           12-13
                       Implementation of Sustainable Finance

                    c. Strategi pencapaian target
                                                                                                                             12
                       Target achievement strategy

                                                                Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                Sustainability Governance

                    Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
        E.1                                                                                                                  41
                    Responsible for Implementation of Sustainable Finance

                    Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
       E.2                                                                                                                  133
                    Competency Development Related to Sustainable Finance

                    Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
       E.3                                                                                                                  135
                    Risk Assessment of Sustainable Finance Implementation

                    Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan
       E.4                                                                                                                39, 139
                    Stakeholder Relations

                    Penjelasan Direksi
       E.5                                                                                                                   12
                    Directors’ Explanation

                                                                 Kinerja Keberlanjutan
                                                               Sustainability Performance

                    Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
        F.1                                                                                                            59, 82, 97, 142
                    Activities to Build a Culture of Sustainability

                                                                         Kinerja Ekonomi
                                                                      Economic Performance

                    Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan atau Investasi,
                    Pendapatan dan Laba Rugi
       F.2                                                                                                                   23
                    Comparison of Production Targets and Performance, Portfolio, Financing or Investment Targets,
                    Income and Profit and Loss

                    Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan atau Investasi pada Instrumen
                    Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
       F.3                                                                                                                 26, 56
                    Comparison of Portfolio Targets and Performance, Financing or Investment Targets in Financial
                    Instruments or Projects that are in Line with Sustainable Finance
Page 162
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                     162




                                                          Pengungkapan                                              Halaman
    POJK51
                                                            Disclosure                                               Page
                                                              Kinerja Lingkungan Hidup
                                                              Environmental Performance

 Aspek Umum
 General Aspect

                    Biaya Lingkungan Hidup
        F.4                                                                                                              56
                    Environmental Costs

 Aspek Material
 Material Aspect

                    Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
       F.5                                                                                                             58, 69
                    Use of Environmentally Friendly Materials

 Aspek Energi
 Energy Aspect

                    Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
        F.6                                                                                                            58, 148
                    Amount and Intensity of Energy Used

                    Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
        F.7                                                                                                              58
                    Efforts and Achievements of Energy Efficiency and Use of Renewable Energy

 Aspek Air
 Water Aspect

                    Penggunaan Air
       F.8                                                                                                             64, 150
                    Water Usage

 Aspek Keanekaragaman Hayati
 Aspects of Biodiversity

                    Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki
       F.9          Keanekaragaman Hayati                                                                                52
                    Impacts of Operational Areas Near or Located in Conservation Areas or Areas with Biodiversity

                    Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
       F.10                                                                                                            50, 52
                    Biodiversity Conservation Efforts

 Aspek Emisi
 Emission Aspect

                    Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
       F.11                                                                                                          60-61, 149
                    Amount and Intensity of Emissions Generated Based on Type

                    Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
       F.12                                                                                                         58, 61, 62, 63
                    Efforts and Achievements in Emission Reduction

 Aspek Limbah Dan Efluen
 Waste and Effluent Aspects

                    Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
       F.13                                                                                                          68, 69, 150
                    Amount of Waste and Effluent Generated Based on Type

                    Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
       F.14                                                                                                              68
                    Waste and Effluent Management Mechanism

                    Tumpahan yang Terjadi ( jika ada)
       F.15                                                                                                              70
                    Spills that Occur (if any)

 Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
 Environmental Complaints Aspects

                    Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
       F.16                                                                                                           129, 157
                    Number and Material of Environmental Complaints Received and Displeasing

                                                                     Kinerja Sosial
                                                                     Social Aspect

                    Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Konsumen
       F.17                                                                                                              48
                    Commitment to Provide Equivalent Products and/or Services to Consumers
Page 163
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                163




                                                             Pengungkapan                                       Halaman
    POJK51
                                                               Disclosure                                        Page
 Aspek Ketenagakerjaan
 Employment Aspect

                    Kesetaraan Kesempatan Bekerja
       F.18                                                                                                      73, 77, 89
                    Equal Employment Opportunity

                    Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
       F.19                                                                                                          89
                    Child Labor and Forced Labor

                    Upah Minimum Regional
       F.20                                                                                                       84, 155
                    Regional minimum wage

                    Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
       F.21                                                                                                       93, 104
                    Decent and Safe Working Environment

                    Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
       F.22                                                                                                       80, 154
                    Employee Training and Skill Development

 Aspek Masyarakat
 Community Aspects

                    Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
       F.23                                                                                                         109
                    Impact of Operations on Surrounding Communities

                    Pengaduan Masyarakat
       F.24                                                                                                     129, 140, 157
                    Public Complaints

                    Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
       F.25                                                                                                          113
                    Environmental Social Responsibility (TJSL) Activities

 Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
 Responsibility for Sustainable Product/Service Development

                    Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
       F.26                                                                                                          47
                    Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services

                    Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
       F.27                                                                                                          45
                    Products/Services That Have Been Evaluated for Safety for Customers

                    Dampak Produk/Jasa
       F.28                                                                                                          69
                    Product/Service Impact

                    Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
       F.29                                                                                                          48
                    Number of Products Recalled

                    Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
       F.30                                                                                                          48
                    Customer Satisfaction Survey on Sustainable Financial Products and/or Services

                                                                            Lain-lain
                                                                             Others

                    Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen ( jika ada)
        G.1                                                                                                     145, 158, 159
                    Written Verification from Independent Party (if any)

                    Lembar Umpan Balik
       G.2                                                                                                          169
                    Feedback Sheet

                    Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
       G.3                                                                                                          146
                    Response to Previous Year Sustainability Report Feedback

                    Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang
                    Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan,Emiten, dan Perusahaan Publik
       G.4          List of Disclosures in Accordance with Financial Services Authority Regulation Number 51/     144, 160
                    POJK.03/2017 concerning the Implementation of Sustainable Finance for Financial Services
                    Institutions, Issuers, and Public Companies
Page 164
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                        164




Indeks GRI
GRI Index
 Pernyataan penggunaan                          PT Cita Mineral Investindo Tbk telah melaporkan informasi yang dikutip dalam indeks
 Statement of use                               konten GRI untuk periode 1 Januari hingga 31 Desember 2025 dengan merujuk
                                                kepada Standar GRI.
                                                PT Cita Mineral Investindo Tbk has reported the information cited in this GRI content
                                                index for the period January 1 to December 31, 2024 with reference to the GRI
                                                Standards.

 GRI 1 yang digunakan                           GRI 1 Landasan 2021
 GRI 1 used                                     GRI 1: foundation 2021

 Standar Sektor GRI yang berlaku                GRI 14: Sektor Pertambangan 2024
 Applicable GRI Sector Standard(s)              GRI 14: Mining Sector 2024


                                                                                                                      No Rujukan Standar
   Standar GRI                                        Pengungkapan                                Halaman                  Sektor GRI
   GRI Standard                                         Disclosure                                 Page               GRI Sector Standard
                                                                                                                       Reference Number
 GRI 2:                  2-1 Rincian organisasi
                                                                                                 18, 21, 25, 147
 Pengungkapan            2-1 Organizational details
 Umum 2021
 GR1-2 General           2-2 Entitas yang dicantumkan dalam pelaporan keberlanjutan
 Disclosure 2021         organisasi                                                                  144, 145
                         2-2 Entities included in the organization’s sustainability reporting

                         2-3 Periode, frekuensi, dan titik kontak pelaporan
                                                                                                     145, 146
                         2-3 Reporting period, frequency and contact point

                         2-4 Penyajian kembali informasi                                        145, 147, 149, 150,
                         2-4 Restatements of information                                        154, 155, 156, 157

                         2-5 Penjaminan eksternal
                                                                                                       145
                         2-5 External assurance

                         2-6 Kegiatan, rantai nilai dan hubungan bisnis lain
                                                                                                   18, 22, 145
                         2-6 Activities, value chain and other business relationships

                         2-7 Tenaga kerja
                                                                                                 25, 73, 147, 151
                         2-7 Employees

                         2-8 Pekerja yang bukan pekerja langsung
                                                                                                         -
                         2-8 Workers who are not employees

                         2-9 Struktur dan komposisi tata kelola
                                                                                                   41, 132, 134
                         2-9 Governance structure and composition

                         2-10 Pencalonan dan pemilihan badan tata kelola tertinggi
                                                                                                       134
                         2-10 Nomination and selection of the highest governance body

                         2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi
                                                                                                       132
                         2-11 Chair of the highest governance body

                         2-12 Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi manajemen
                         dampak
                                                                                                   41, 132, 135
                         2-12 Role of the highest governance body in overseeing the
                         management of impacts

                         2-13 Delegasi tanggung jawab untuk mengelola dampak
                                                                                                     41, 135
                         2-13 Delegation of responsibility for managing impacts

                         2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan
                                                                                                     41, 135
                         2-14 Role of the highest governance body in sustainability reporting

                         2-15 Konflik kepentingan
                                                                                                       140
                         2-15 Conflicts of interest

                         2-16 Komunikasi masalah penting
                                                                                                       141
                         2-16 Communication of critical concerns
Page 165
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                                        165


                                                                                                                     No Rujukan Standar
   Standar GRI                                         Pengungkapan                              Halaman                  Sektor GRI
   GRI Standard                                          Disclosure                               Page               GRI Sector Standard
                                                                                                                      Reference Number
                         2-17 Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi
                                                                                                      133
                         2-17 Collective knowledge of the highest governance body

                         2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi
                                                                                                      134
                         2-18 Evaluation of the performance of the highest governance body

                         2-19 Kebijakan remunerasi
                                                                                                      134
                         2-19 Remuneration policies

                         2-20 Proses untuk menentukan remunerasi
                                                                                                      134
                         2-20 Process to determine remuneration

                         2-21 Rasio kompensasi total tahunan
                                                                                                      134
                         2-21 Annual total compensation ratio

                         2-22 Pernyataan tentang strategi pembangunan berkelanjutan
                                                                                                    10, 30
                         2-22 Statement on sustainable development strategy

                         2-23 Komitmen kebijakan
                                                                                               29, 30, 132, 139
                         2-23 Policy commitments

                         2-24 Menanamkan komitmen kebijakan                                    29, 30, 132, 139,
                         2-24 Embedding policy commitments                                         141, 142

                         2-25 Proses untuk memperbaiki dampak negatif
                                                                                               129, 141, 155, 157
                         2-25 Processes to remediate negative impacts

                         2-26 Mekanisme untuk mencari nasihat dan mengemukakan masalah
                                                                                                 129, 141, 157
                         2-26 Mechanisms for seeking advice and raising concerns

                         2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan
                                                                                                      139
                         2-27 Compliance with laws and regulations

                         2-28 Asosiasi keanggotaan
                                                                                                      27
                         2-28 Membership associations

                         2-29 Pendekatan untuk keterlibatan pemangku kepentingan
                                                                                                      39
                         2-29 Approach to stakeholder engagement

                         2-30 Perjanjian perundingan kolektif
                                                                                                       -
                         2-30 Collective bargaining agreements

 GRI 3: Topik Material   3-1 Proses untuk menentukan topik material
                                                                                                      32
 2021                    3-1 Process to determine material topics
 GRI 3: Material
 Topics 2021             3-2 Daftar topik material
                                                                                                      32
                         3-2 List of material topics

                                                                                              22, 25, 49, 55, 60,   14.1.1, 14.3.1, 14.5.1, 14.7.1, 14.8.1,
                         3-3 Manajemen Topik Material
                                                                                              62, 64, 68, 73, 92,     14.9.1, 14.10.1, 14.16.1, 14.17.1,
                         3-3 Management of Material Topics
                                                                                               93, 109, 110, 139                    14.22.1

 GRI 201: Kinerja        201-1 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan
                                                                                                    26, 147                   14.9.2, 14.23.2
 Ekonomi 2016            201-1 Direct economic value generated and distributed
 GRI 201: Economic
 Performance 2016        201-3 Kewajiban program imbalan pasti dan program pensiun lainnya
                                                                                                      86
                         201-3 Defined benefit plan obligations and other retirement plans

                         201-4 Bantuan keuangan yang diterima dari pemerintah
                                                                                                      25                          14.23.3
                         201-4 Financial assistance received from government

 GRI 202:                202-1 Rasio standar upah karyawan pemula berdasarkan jenis kelamin
 Keberadaan Pasar        terhadap upah minimum regional
                                                                                                    84, 155                        14.17.2
 2016                    202-1 Ratios of standard entry level wage by gender compared to
 GRI 202: Market         local minimum wage
 Presence 2016
                         202-2 Proporsi manajemen senior yang berasal dari masyarakat
                         setempat
                                                                                                      73                           14.21.2
                         202-2 Proportion of senior management hired from the local
                         community

 GRI 203: Dampak         203-1 Investasi infrastruktur dan dukungan layanan
                                                                                              109, 113, 125, 157                   14.9.3
 Ekonomi Tidak           203-1 Infrastructure investments and services supported
 Langsung 2016
 GRI 203: Indirect
                         203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan
 Economic Impacts                                                                              22, 109, 113, 157                   14.9.4
                         203-2 Significant indirect economic impacts
 2016
Page 166
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                       166


                                                                                                                     No Rujukan Standar
   Standar GRI                                     Pengungkapan                                     Halaman               Sektor GRI
   GRI Standard                                      Disclosure                                      Page            GRI Sector Standard
                                                                                                                      Reference Number
 GGRI 204: Praktik
 Pengadaan 2016
                         204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal
 GRI 204:                                                                                                23                 14.9.5
                         204-1 Proportion of spending on local suppliers
 Procurement
 Practices 2016

 GRI 205: Antikorupsi    205-1 Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi
                                                                                                        140                14.22.2
 2016                    205-1 Operations assessed for risks related to corruption
 GRI 205: Anti-
 corruption 2016         205-2 Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan prosedur
                         antikorupsi
                                                                                                      140, 142             14.22.3
                         205-2 Communication and training about anti-corruption policies and
                         procedures

                         205-3 Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil
                                                                                                      139, 141             14.22.4
                         205-3 Confirmed incidents of corruption and actions taken

 GRI 302: Energi 2016    302-1 Konsumsi energi dalam organisasi
                                                                                                      56, 148               14.1.2
 GRI 302: Energy         302-1 Energy consumption within the organization
 2016
                         302-2 Konsumsi energi di luar organisasi
                                                                                                         56                 14.1.3
                         302-2 Energy consumption outside of the organization

                         302-3 Intensitas energi
                                                                                                      58, 148               14.1.4
                         302-3 Energy intensity

                         302-4 Pengurangan konsumsi energi
                                                                                                       56, 58
                         302-4 Reduction of energy consumption

 GRI 303: Air dan        303-1 Interaksi dengan air sebagai sumber daya bersama
                                                                                                         65                 14.7.2
 Efluen 2018             303-1 Interactions with water as a shared resource
 GRI 303: Water and
 Effluents 2018          303-2 Manajemen dampak yang berkaitan dengan pembuangan air
                                                                                                       66, 119              14.7.3
                         303-2 Management of water discharge-related impacts

                         303-3 Pengambilan air
                                                                                                      64, 150               14.7.4
                         303-3 Water withdrawal

                         303-4 Pembungan air
                                                                                                         66                 14.7.5
                         303-4 Water discharge

                         303-5 Konsumsi air
                                                                                                      64, 150               14.7.6
                         303-5 Water consumption

 GRI 305: Emisi 2016     305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
                                                                                                      60, 149               14.1.5
 GRI 305: Emissions      305-1 Direct (Scope 1) GHG emissions
 2016
                         305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung
                                                                                                      60, 149               14.1.6
                         305-2 Energy indirect (Scope 2) GHG emissions

                         305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya
                                                                                                      60, 149               14.1.7
                         305-3 Other indirect (Scope 3) GHG emissions

                         305-4 Intensitas emisi GRK
                                                                                                         61                 14.1.8
                         305-4 GHG emissions intensity

                         305-5 Pengurangan emisi GRK
                                                                                                       60, 61               14.1.9
                         305-5 Reduction of GHG emissions

                         305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS)
                                                                                                         62
                         305-6 Emissions of ozone-depleting substances (ODS)

                         305-7 Nitrogen oksida (NOx), belerang oksida (SOx), dan emisi udara
                         signifikan lainnya
                                                                                                         62                 14.3.2
                         305-7 Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other significant
                         air emissions

 GRI 306: Limbah         306-1 Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait limbah
                                                                                                       68, 70               14.5.2
 2020                    306-1 Waste generation and significant waste-related impacts
 GRI 306: Waste
 2020                    306-2 Pengelolaan dampak signifikan terkait limbah
                                                                                                   67, 68, 69, 70           14.5.3
                         306-2 Management of significant waste-related impacts

                         306-3 Limbah yang dihasilkan
                                                                                                   68, 69, 70, 150          14.5.4
                         306-3 Waste generated
Page 167
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                               167


                                                                                                                        No Rujukan Standar
   Standar GRI                                     Pengungkapan                                      Halaman                 Sektor GRI
   GRI Standard                                      Disclosure                                       Page              GRI Sector Standard
                                                                                                                         Reference Number
                         306-4 Limbah yang dialihkan dari pembuangan
                                                                                                        68, 150                 14.5.5
                         306-4 Waste diverted from disposal

 GRI 401:                401-1 Perekrutan karyawan baru dan tingkat perputaran karyawan
                                                                                                    77, 79, 152, 153            14.17.3
 Kepegawaian             401-1 New employee hires and employee turnover
 2016
 GRI 401: Employment     401-2 Tunjangan yang diberikan kepada karyawan tetap penuh waktu
 2016                    yang tidak diberikan kepada karyawan sementara atau paruh waktu
                                                                                                      84, 86, 88                14.17.4
                         401-2 Benefits provided to full-time employees that are not provided to
                         temporary or part-time employees

                         401-3 Cuti orang tua
                                                                                                          87                14.17.5, 14.21.3
                         401-3 Parental leave

 GRI 402: Hubungan
 Tenaga Kerja/
 Manajemen
                         402-1 Periode pemberitahuan minimum terkait perubahan operasional
 2016                                                                                                     89                14.8.2, 14.17.6
                         402-1 Minimum notice periods regarding operational changes
 GRI 402: Labor/
 Management
 Relations 2016

 GRI 403: Kesehatan      403-1 Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja
                                                                                                          93                    14.16.2
 dan Keselamatan         403-1 Occupational health and safety management system
 Kerja 2018
 GRI 403:                403-2 Identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan investigasi insiden
 Occupational Health     403-2 Hazard identification, risk assessment, and incident                   94, 95, 100               14.16.3
 and Safety 2018         investigation

                         403-3 Layanan kesehatan kerja
                                                                                                       104, 105                 14.16.4
                         403-3 Occupational health services

                         403-4 Partisipasi pekerja, konsultasi, dan komunikasi mengenai
                         kesehatan dan keselamatan kerja
                                                                                                        99, 100                 14.16.5
                         403-4 Worker participation, consultation, and communication on
                         occupational health and safety

                         403-5 Pelatihan pekerja terkait kesehatan dan keselamatan kerja
                                                                                                          97                    14.16.6
                         403-5 Worker training on occupational health and safety

                         403-6 Promosi kesehatan pekerja
                                                                                                          107                   14.16.7
                         403-6 Promotion of worker health

                         403-7 Pencegahan dan mitigasi dampak kesehatan dan keselamatan
                         kerja yang secara langsung terkait dengan hubungan bisnis
                                                                                                        95, 102                 14.16.8
                         403-7 Prevention and mitigation of occupational health and safety
                         impacts directly linked by business relationships

                         403-8 Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen kesehatan dan
                         keselamatan kerja
                                                                                                          93                    14.16.9
                         403-8 Workers covered by an occupational health and safety
                         management system

                         403-9 Cedera terkait pekerjaan
                                                                                                   103, 155, 156, 157          14.16.10
                         403-9 Work-related injuries

                         403-10 Penyakit akibat kerja
                                                                                                          105                   14.16.11
                         403-10 Work-related ill health

 GRI 404: Pelatihan      404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
                                                                                                        80, 154             14.17.7, 14.21.4
 dan Pendidikan 2016     404-1 Average hours of training per year per employee
 GRI 404: Training
 and Education 2016      404-2 Program peningkatan keterampilan karyawan dan program
                         bantuan transisi
                                                                                                          80                14.8.3, 14.17.8
                         404-2 Programs for upgrading employee skills and transition
                         assistance programs

                         404-3: Persentase karyawan yang menerima evaluasi kinerja dan
                         pengembangan karier secara berkala
                                                                                                          83
                         404-3 Percentage of employees receiving regular performance and
                         career development reviews
Page 168
2025 Sustainability Report | Laporan Keberlanjutan
PT Cita Mineral Investindo Tbk
                                                                                                                                                   168


                                                                                                                     No Rujukan Standar
   Standar GRI                                     Pengungkapan                                      Halaman              Sektor GRI
   GRI Standard                                      Disclosure                                       Page           GRI Sector Standard
                                                                                                                      Reference Number
                         405-1 Keberagaman pada organ tata kelola dan karyawan
                                                                                                          73                   14.21.5
                         405-1 Diversity of governance bodies and employees

 GRI 406:
 Nondiskriminasi
 2016
                         406-1 Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang diambil
 GRI 406: Non-                                                                                         89, 141                 14.21.7
                         406-1 Incidents of discrimination and corrective actions taken
 discrimination 2016
 GRI 408:
 Child Labor 2016

 GRI 407: Kebebasan
 Berserikat dan
 Perundingan Kolektif    407-1 Operasi dan pemasok yang berisiko terhadap pelaksanaan hak
 2016                    kebebasan berserikat dan perundingan bersama
                                                                                                          91                   14.20.2
 GRI 407: Freedom        407-1 Operations and suppliers in which the right to freedom of
 of Association and      association and collective bargaining may be at risk
 Collective Bargaining
 2016

 GRI 408: Pekerja
                         408-1 Operasi dan pemasok yang memiliki risiko signifikan terhadap
 anak 2016
                         kejadian pekerja anak.                                                          89                    14.18.2
 GRI 408: Child Labor
                         408-1 Operations and suppliers at significant risk for incidents of child
 2016

 GRI 409: Kerja Paksa
 atau Wajib Kerja
                         409-1 Operasi dan pemasok yang memiliki risiko signifikan terhadap
 2016
                         kejadian kerja paksa atau kerja wajib                                           89                    14.19.2
 GRI 409: Forced or
                         409-1 Forced or compulsory labour risks at operations and suppliers
 Compulsory Labor
 2016

 GRI 413: Masyarakat     413-1 Operasi dengan keterlibatan masyarakat lokal, penilaian dampak,
 Lokal 2016              dan program pengembangan masyarakat
                                                                                                     110, 112, 129             14.10.2
 GRI 413:                413-1 Operations with local community engagement, impact
 Local Communities       assessments, and development programs
 2016
                         413-2 Operasi dengan dampak negatif signifikan yang aktual maupun
                         potensial terhadap masyarakat lokal
                                                                                                         109                   14.10.3
                         413-2 Operations with significant actual and potential negative impacts
                         on local communities

 GRI 414: Penilaian      414-1 Pemasok baru yang disaring menggunakan kriteria sosial
                                                                                                         89            14.17.9, 14.18.3, 14.19.3
 Sosial Pemasok 2016     414-1 New suppliers that were screened using social criteria
 GRI 414: Supplier
 Social Assessment       414-2 Dampak sosial negatif dalam rantai pasok dan tindakan yang
 2016                    diambil                                                                         89                    14.17.10
                         414-2 Negative social impacts in the supply chain and actions taken
Page 169
Lembar Umpan Balik [POJK-G.2]
Feedback Form

Laporan Keberlanjutan 2025 PT Cita Mineral Investindo Tbk telah memberikan gambaran kinerja keberlanjutan Perusahaan. Kami
mengharapkan masukan dari Bapak/Ibu/Saudara atas Laporan Keberlanjutan ini melalui e-mail atau formulir ini.
The 2025 Sustainability Report of PT Cita Mineral Investindo Tbk provides an overview of the Company’s sustainability performance. We
welcome feedback from you on this Sustainability Report via email or by completing this form.

Profil Anda I Your Identity
Surel I E-mail                                    :
Nama Lengkap I Full Name                          :
Institusi I Institution                           :
Telp/ Hp I Telephone/Mobile                       :

Golongan Pemangku Kepentingan I Stakeholder Groups
         Karyawan I Employees
         Pemegang Saham I Stakeholders
         Pelanggan I Customer
         Rekan Bisnis I Business Partners
         Pemerintah I Government
         Masyarakat I Communities
         Pemasok I Suppliers
         Publik I Publics
         Lainnya I Others

1. Laporan ini mudah dimengerti
   The content of the report is easy to understand
       Setuju I Agree                           Netral I Neutral                             Tidak setuju I Disagree

2. Laporan ini sudah menggambarkan informasi aspek material Perusahaan, baik dari sisi positif dan negatif.
   This report has presented information on the Company’s material aspects, covering both positive and negative impacts.
        Setuju I Agree                          Netral I Neutral                      Tidak setuju I Disagree

3. Mohon berikan penilaian atas tingkat topik material di bawah (nilai 1 = paling signifikan s/d 4 = kurang signifikan)
   Please provide your assessment of the level of materiality for the topics below (1 = most significant to 4 = least significant).

                                    Topik Material | Material Topics                                                   Nilai I Rating
   Keselamatan dan Kesehatan Kerja I Occupational Health and Safety
   Pengelolaan Lingkungan I Environmental Management
   Reklamasi Pascatambang I Post-Mining Reclamation
   Pemberdayaan Masyarakat I Community Empowerment
   Pengelolaan Sumber Daya Manusia I Human Resource Management
   Kontribusi Ekonomi I Economic Contribution
   Etika Bisnis dan Kepatuhan I Business Ethics and Compliance

4. Mohon berikan saran/usul/komentar Anda atas laporan ini
   Please give your advice/suggestions/comments on this report.




Terima kasih atas partisipasi Anda, Mohon agar hasil lembar umpan balik ini dikirimkan kembali ke:
Thank you for your participation. Please send the results of this feedback form back to:
Email: corsec@citamineral.com
Page 170
PT CITA MINERAL INVESTINDO TBK
Gedung Bank Panin, Lantai 2 | Panin Bank Building, 2nd Floor
Jl. Jendral Sudirman No. Kav 1 Gelora,
Tanah Abang, Jakarta Pusat | Central Jakarta
DKI Jakarta 10270
Indonesia

T. (021)-7251344
F. (021)-72789885
W. www.citamineral.com
M. corsec@citamineral.com

File

File Open PDF
Source IDX
Size8.75 MB
Published20 Apr 2026
Pages170
Characters613,635
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 42 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Cita Mineral Investindo Tbk p.2 ×433
linked org PT Harita Jayaraya p.21 ×4
linked org Glencore International p.21 ×3
linked person Lim Gunawan Hariyanto p.133
possible org Bursa Efek Indonesia p.17 ×2
possible person Darjoto Setyawan p.133
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.139
unresolved org PT Cita Mineral p.3
unresolved org PT Well Harvest Winning p.12 ×3
unresolved org PT Well Harvest Alumina Refinery p.12
unresolved org PT Cipta Cipta Panelutama p.17
unresolved org Cipta Panelutama Tbk p.17 ×4
unresolved org China Hongqiao Group Limited p.17 ×2
unresolved org PT Well Harvest Winning Alumina Refinery p.17
unresolved org PT Well WHW p.20
unresolved org Glencore International Investment Ltd. p.21
unresolved org PT Harita Jayaraya Selain p.21
unresolved org PT Well Harvest p.23
unresolved org PT Well Harvest Winning Winning Alumina Refinery p.23
unresolved org Kementerian Desa & ISSF Metals & Minerals Category p.27
unresolved org Ministry of Villages & ISSF BISRA p.27
unresolved org Departemen ESG p.41
unresolved org Minister of Energy and Mineral Resources Menteri ESDM p.43
unresolved org Menteri ESDM p.43 ×3
unresolved org Minister of Energy and Mineral Resources p.43
unresolved org Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. This p.53
unresolved org Directorate General of New p.59
unresolved org Minister of Energy and Mineral Resources Regulation Manajemen Energi. p.59
unresolved org Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan p.62
unresolved org Departemen Human p.71
unresolved org Minister of Energy p.93 ×2
unresolved org Minister of Energy and Mineral Resources dan Pengawasan Pertambangan Mineral dan Batubara p.93
unresolved org Kementerian ESDM p.99 ×2
unresolved org Ministry of Energy and Mineral Resources p.99 ×2
unresolved org Departemen HSE p.100
unresolved org PT CMI p.102
unresolved org PT CMI Contractor Partner p.102
unresolved org Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi p.110
unresolved org Ministry of Administrative and Bureaucratic Reform p.110
unresolved person Swiss · Komisaris p.133
unresolved org Tata Kelola p.134
unresolved org Departemen Internal Audit p.135

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 2

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result