Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-ADHI-att1.pdf

Other Text extracted ADHI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 280

Page 1
                                                                                1
                                     Tentang Laporan Keberlanjutan
                                      About the Sustainability Report




2025
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report




Beyond Construction:
Sustaining Value, Strengthening Impact




#BeyondConstruction                               PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
       PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                     Sustainability Report 2025
Page 2
2
              Tentang Laporan Keberlanjutan
              About the Sustainability Report




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk terus memperkuat                  PT ADHI KARYA (Persero) Tbk continues to strengthen
transfor masi bisnisnya sebagai perusahaan                    its business transformation as an integrated construction
konstruksi dan infrastruktur terintegrasi yang tidak          and infrastructure company that focuses not only
hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga            on physical development but also on creating long-
pada penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh             term value for all stakeholders. This approach drives
pemangku kepentingan. Pendekatan ini mendorong                the Company to go beyond its traditional role by
Perseroan untuk melampaui peran tradisional dengan            delivering comprehensive solutions that encompass
menghadirkan solusi menyeluruh yang mencakup                  planning, construction, and sustainable infrastructure
aspek perencanaan, pembangunan, hingga pengelolaan            management. This commitment is realized through
infrastruktur secara berkelanjutan. Komitmen tersebut         innovation in construction processes, improved
diwujudkan melalui inovasi dalam proses konstruksi,           resource efficiency, and the implementation of good
peningkatan efisiensi penggunaan sumber daya, serta           corporate governance to ensure business sustainability.
penerapan tata kelola perusahaan yang baik guna
memastikan keberlanjutan usaha.

Di sisi lain, Perseroan juga menitikberatkan pada             On the other hand, the Company also emphasizes
penguatan dampak dari setiap aktivitas operasional            enhancing the impact of every operational activity it
yang dijalankan. Kontribusi terhadap pembangunan              undertakes. Contributions to national development
nasional terus ditingkatkan dengan memperhatikan              continue to be enhanced by prioritizing sustainability
aspek keberlanjutan, seperti pengurangan emisi,               aspects, such as reducing emissions, improving
peningkatan keselamatan kerja, serta pemberdayaan             workplace safety, and empowering communities in
masyarakat di sekitar wilayah operasional. Melalui            the areas surrounding our operations. By integrating
integrasi antara strategi bisnis dan prinsip keberlanjutan,   business strategies and sustainability principles, the
Perseroan tidak hanya menghasilkan proyek berkualitas,        Company not only delivers high-quality projects but
tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan          also provides tangible benefits to the environment
dan masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan                and society while simultaneously strengthening the
perusahaan dalam menghadapi dinamika industri                 Company’s resilience in the face of future dynamics
infrastruktur ke depan.                                       in the infrastructure industry.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                      PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 3
                                                                            3
                                  Tentang Laporan Keberlanjutan
                                   About the Sustainability Report




                                       Sekapur Sirih
                              A Few Brief Introductory Words




Beyond Construction:
Sustaining Value, Strengthening Impact




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                          Sustainability Report 2025
Page 4
4




Daftar Isi
Table of Contents




Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan                    Wilayah Operasi dan Pasar yang Dilayani [GRI 2-1, 2-6]
                                             8
Sustainability Performance Highlights             [OJK C.3]                                                  50
                                                  Operational Areas and Markets Served
Penjelasan Direksi
                                             10
Director’s explanation                            Skala Organisasi [GRI 2-6] [OJK C.3]
                                                                                                              51
                                                  Organizational Scale
Tentang Laporan Keberlanjutan
                                             01
About the Sustainability Report                   Tenaga Kerja/Karyawan [GRI 2-7]
                                                                                                              51
                                                  Workforce/Employees
Profil Perusahaan
                                             02
Company Profile                                   Pekerja yang Bukan Pekerja Langsung [GRI 2-8]
                                                                                                             56
                                                  Indirect Workers
Informasi Umum dan Identitas Perusahaan
                                             32
General Information and Corporate Identity        Rantai Pasokan [GRI 2-6]
                                                                                                             57
                                                  Supply Chain
Riwayat Singkat Perusahaan
                                             34
Brief Company History                             Perubahan Signifikan pada Organisasi dan Rantai
                                                  Pasokan [GRI 2-6] [OJK C.6]                                 61
Jejak Langkah                                     Significant Changes in Organizations and Supply Chains
                                             36
Milestones
                                                  Pendekatan atau Prinsip Pencegahan [GRI 2-23]
Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan                                                                             61
                                             38   Precautionary Approach or Principle
Vision, Mission, and Corporate Culture
                                                  Inisiatif Eksternal
Nilai Budaya                                                                                                 62
                                             39   External initiatives
Corporate Values
                                                  Keanggotaan Asosiasi [GRI 2-28] [OJK C.5]
Roadmap Budaya Perusahaan                                                                                    69
                                             41   Association Memberships
Corporate Culture Roadmap
                                                  Tata Kelola Keberlanjutan
Implementasi Budaya Perusahaan                                                                               03
                                             42   Sustainability Governance
Implementation of Corporate Culture
                                                  Prinsip Tata Kelola
Kepemilikan Saham                                                                                            73
                                             44   Governance Principle
Shareholding
                                                  Struktur Tata Kelola [GRI 2-9]
Struktur Organisasi                                                                                          75
                                             46   Governance Structure
Organizational Structure
                                                  Kode Etik [GRI 2-23]
Bidang Usaha [GRI 2-6] [OJK C.4]                  Code of Conduct                                            96
                                             48
Line of Business




Laporan Keberlanjutan 2025                                                               PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 5
                                                                                                                              5




 Komunikasi Masalah Penting/Kritis, serta Mekanisme         Kinerja Sosial
                                                                                                                        06
 untuk Mencari Nasihat dan Mengemukakan Masalah             Social Performance
 [GRI 2-26]                                           98
 Communication of Material/Critical Issues, and             Mengoptimalkan Kinerja dengan Talent Prima
                                                                                                                        182
 Mechanisms for Seeking Advice and Raising Concerns         Optimizing Performance with Top Talent

 Whistleblowing System [GRI 2-25]                     99    Mencapai Kinerja Optimal
                                                            Melalui Lingkungan Kerja Ideal
                                                                                                                        199
 Kebijakan Antikorupsi/Anti Gratifikasi                     Achieving Optimal Performance through an Ideal Work
 [GRI 2-23, 2-24] [IDX G-07]                          102   Environment
 Anti-Corruption/Anti-Gratification Policy
                                                            Teguh Merawat Kepercayaan Pelanggan
                                                                                                                       224
 Pencegahan Benturan Kepentingan [IDX G-09]                 Consistently Maintaining Customer Trust
                                                      103
 Prevention of Conflicts of Interest
                                                            Sinergi dan Bertumbuh Bersama Masyarakat
                                                                                                                       234
 Hubungan dengan Pemangku Kepentingan [GRI 2-29]            Synergy and Growing with The Community
 [OJK E.4]                                            104
 Stakeholders Engagement                                    Daftar Pengungkapan Sesuai POJK 51/2017 [OJK G.4]
                                                                                                                       254
                                                            List of Disclosures According to POJK 51/2017
 Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan/Kegiatan
 Berkelanjutan [OJK E.5]                                    Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen [OJK G.1]
                                                      105                                                               257
 Issues Regarding Sustainable Finance/Activities            Written Verification by an Independent Party
 Implementation
                                                            Lembar Umpan Balik [OJK G.2]
                                                                                                                       258
 Kinerja Keberlanjutan                                      FEEDBACK FORM
                                                      04
 Sustainability Performance
                                                            Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Tahun
 Membangun Budaya Keberlanjutan [OJK F.1]                   Sebelumnya [OJK G.3]                                       260
                                                      109   Response to Feedback on The Previous Year’s Report
 Building A Culture of Sustainability

 Kinerja Ekonomi                                            Indeks Konten GRI Standard 2025
                                                      111                                                               261
 Economic Performance                                       GRI Standard 2025 Content Index

 Kinerja Lingkungan                                         Tautan Gri Standar dengan Sustainable Development
                                                      05    Goals (SDGs)
 Environmental Performance                                                                                              271
                                                            Tautan Gri Standar Dengan Sustainable Development
 Membangun Keselarasan dengan Lingkungan                    Goals (Sdgs)
 ADHI’S Commitment to Sustainable Environmental       134
 Management




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                         Sustainability Report 2025
Page 6
6
               Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
               Sustainability Performance Highlights




Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights


                   Deskripsi                             Satuan
                                                                               2025              2024                   2023
                  Description                             Unit

Kinerja Ekonomi [OJK B.1]
Economic Performance [OJK B.1]

Kuantitas produk/jasa                                   Lini Usaha                          4                4                       4
Product/service quantity                               Business Line

Pendapatan/Penjualan                                   Miliar Rupiah                    9.666           13.352                  20.073
Revenue/Sales                                          Billion Rupiah

Laba (Rugi) bersih tahun berjalan                      Miliar Rupiah                   (5.681)             281                    290
Net Profit (Loss) for the year                         Billion Rupiah

Produk ramah lingkungan                                Unit Produk                          8               10                       7
Environmentally friendly product                       Product Unit

Pemasok lokal                                      Partisipasi (%)              477 dari 1.752   828 dari 2.521            94 dari 277
Local suppliers                                   Participation (%)                  (27,23%)        (41,48%)               (33,94%)
                                                                        477 of 1,752 (27.23%)     828 of 2,521              94 of 277
                                                                                                     (32.84%)               (33.94%)

Kinerja Lingkungan [OJK B.2]
Environmental Performance [OJK B.2]

                                                           kWh
                                                                                 9.660.162,06     25.160.018**)          14.962.528*)
Penggunaan listrik
Electricity usage
                                                         Gigajoule
                                                                                       34.777           90.576               53.865*)


Penggunaan Air                                         Meter Kubik                325.146.517    379.867.173**)              66.794*)
Water usage                                            Cubic Meter

Total limbah padat yang dihasilkan                         Ton                      78.552,76       748.507**)                   310*)
Total solid waste generated                                Tons

Penambahan/(Pengurangan) limbah padat                      Ton                     (669.954)            748.197                    175
yang dihasilkan                                            Tons
Increase/(Decrease) in solid waste generated

Total berat limbah berbahaya yang dihasilkan               Ton                             33           278**)                   117*)
Total weight of hazardous waste generated                  Tons

Penambahan/(Pengurangan) limbah                            Ton                          (245)               161                    (15)
berbahaya yang dihasilkan                                  Tons
Increase/(Decrease) in hazardous waste
generated

Total limbah padat non-B3 yang Dialihkan                   Ton                     689,66**)       342.223**)                 128,47*)
dari Pembuangan Akhir                                      Tons
Total non-B3 solid waste diverted from final
disposal

Penambahan/(Pengurangan) total                             Ton                   (341.533,34)       342.094,53                       -
limbah padat non-B3 yang dialihkan dari                    Tons
pembuangan akhir
Increase/(Decrease) in total non-B3 solid
waste diverted from final disposal

Jumlah air limbah yang dibuang                           Megaliter                     10.843            9.746                       -
Amount of wastewater discharged




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                   PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 7
                                                                                                                                 7
                                                                                     Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
                                                                              Sustainability Performance Highlights




                   Deskripsi                       Satuan
                                                                    2025                  2024                        2023
                  Description                       Unit

 Penambahan/(Pengurangan) air limbah yang          Megaliter               1.097                        -                         -
 dibuang
 Increase/(Decrease) in wastewater
 discharged

 Emisi gas rumah kaca tidak langsung             Ton CO2eq             6.901**)               20.188**)                  15.824*)
 (Cakupan 2) dari penggunaan listrik             Tons CO2eq
 Indirect greenhouse gas emissions (Scope 2)
 from electricity use

 Penambahan/(Pengurangan) emisi Cakupan          Ton CO2eq             (13.287)                    4.364                 15.277*)
 2 dari penggunaan listrik                       Tons CO2eq
 Addition/(Reduction) of Scope 2 emissions
 from electricity usage

 Pelestarian keanekaragaman hayati               Jumlah pohon          760.970                   176.383                     82.265
 Biodiversity conservation                          ditanam
                                               Total Tree Planted

 Kinerja Sosial [OJK B.3]
 Social Performance [OJK B.3]

 Insiden Kecelakaan Kerja                           Kasus                     8                        8                         4
 Work Accident Incidents                            Case

 Jumlah Jam Pelatihan                                Jam                   3.885                 5.068,5                      5.197
 Number of Training Hours                            Hour

 Dana TJSL                                      Jutaan Rupiah              2.240                   2.196                      2.206
 CSR Funds                                      Million Rupiah

 *) Kantor Pusat dan 10 Proyek
 **) Kantor Pusat dan semua Proyek ADHI
 *) Head Office and 10 Projects
 **) Head Office and all ADHI Projects




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                            Sustainability Report 2025
Page 8
8
              Penjelasan Direksi
              Director’s Explanation




Penjelasan Direksi
Director’s explanation




                                       Moeharmein Zein
                                       Chaniago
                                       Direktur Utama
                                       President Director




Laporan Keberlanjutan 2025                          PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 9
                                                                                                                         9
                                                                                             Penjelasan Direksi
                                                                                         Director’s Explanation




Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan                        Esteemed Shareholders and Stakeholders,
yang Terhormat,

PT ADHI KARYA (Persero) Tbk menghadapi tahun                   PT ADHI KARYA (Persero) Tbk faces 2025 with
2025 dengan dinamika yang menantang ditandai oleh              challenging dynamics, marked by declines in assets,
penurunan aset, pendapatan usaha, dan laba bruto               revenues, and gross profits, driven by business
sebagai dampak dari penyesuaian strategi bisnis dan            strategy adjustments and the still-volatile conditions
kondisi industri konstruksi yang masih berfluktuasi. Di sisi   of the construction industry. On the other hand, the
lain, Perseroan menunjukkan langkah pengelolaan yang           Company has demonstrated disciplined management
disiplin melalui penurunan liabilitas serta efisiensi pada     through reductions in liabilities and improvements in
beban penjualan serta beban umum dan administrasi.             selling expenses as well as general and administrative
Upaya ini mencerminkan komitmen manajemen dalam                expenses. These efforts reflect management’s
menjaga kesehatan keuangan dan memperkuat fondasi              commitment to maintaining financial soundness
operasional di tengah tekanan eksternal.                       and strengthening operational foundations amid
                                                               external pressures.

Meskipun laba usaha mengalami penurunan, sedangkan             Although operating profit declined, the Company’s
rugi sebelum pajak serta rugi tahun berjalan meningkat,        loss before tax and loss for the year increased, and
Perseroan memandang kondisi ini sebagai bagian dari            the Company views these conditions as part of a
fase konsolidasi untuk memperkuat keberlanjutan                consolidation phase aimed at strengthening long-
jangka panjang. Kenaikan beban lainnya secara                  term sustainability. The significant increase in other
signifikan menjadi perhatian khusus yang mendorong             expenses is a particular concern that has prompted
dilakukannya evaluasi dan optimalisasi kinerja ke              an evaluation and optimization of future performance.
depan. Dengan tetap berfokus pada penguatan struktur           By remaining focused on strengthening its financial
keuangan, peningkatan efisiensi, serta selektivitas            structure, improving efficiency, and exercising project
proyek, ADHI optimis dapat meningkatkan kinerja secara         selectivity, ADHI is optimistic that it can gradually
bertahap dan menciptakan nilai yang lebih berkelanjutan        improve performance and create more sustainable
bagi seluruh pemangku kepentingan.                             value for all stakeholders.

Kinerja Lapangan Usaha Konstruksi                              Performance of the Construction Sector in
Tahun 2025                                                     2025

Di tengah dinamika dan ketidakpastian global,                  Amid global dynamics and uncertainty, Indonesia’s
perekonomian Indonesia pada tahun 2025 tetap                   economy in 2025 continues to demonstrate resilience,
menunjukkan ketahanan dengan pertumbuhan mencapai              with growth reaching 5.11%. This performance is
5,11%. Kinerja ini ditopang oleh konsumsi domestik yang        supported by strong domestic consumption, increased
kuat, peningkatan investasi, serta kontribusi ekspor           investment, and a positive contribution from exports
yang tetap positif meskipun menghadapi tekanan global.         despite global pressures. The synergy between fiscal
Sinergi kebijakan fiskal dan moneter, serta penguatan          and monetary policies, along with the strengthening of
sektor riil, mampu menjaga stabilitas makroekonomi,            the real sector, has maintained macroeconomic stability,
sehingga Indonesia tetap resilien dalam menghadapi             ensuring Indonesia remains resilient in the face of global
perlambatan ekonomi dunia.                                     economic slowdown.

Sejalan dengan itu, sektor konstruksi mencatat                 In line with this, the construction sector recorded growth
pertumbuhan sebesar 3,81% dan tetap menjadi                    of 3.81% and remains a key contributor to the national
salah satu kontributor utama perekonomian nasional.            economy. The high realization rate of government
Tingginya realisasi belanja infrastruktur pemerintah           infrastructure spending, which exceeded 95%, also
yang mencapai lebih dari 95% turut mendorong aktivitas         drove construction activity, including the accelerated
konstruksi, termasuk percepatan pembangunan Ibu                development of the Nusantara Capital City (IKN) and
Kota Nusantara (IKN) dan berbagai Proyek Strategis             various National Strategic Projects. However, behind
Nasional. Namun demikian, di balik pertumbuhan                 this growth, several construction sector corporations
tersebut, sejumlah korporasi yang bergerak di bidang           faced financial pressures in 2025, reflected in declining
konstruksi menghadapi tekanan kinerja keuangan pada            revenue, rising costs, and net losses.
tahun 2025 yang tercermin dari penurunan pendapatan,
peningkatan beban, serta kondisi rugi bersih.



PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                       Sustainability Report 2025
Page 10
10
              Penjelasan Direksi
              Director’s Explanation




Hal ini dipengaruhi oleh tingginya beban keuangan,            This is influenced by high financial costs, debt
restrukturisasi utang, serta tantangan likuiditas di tengah   restructuring, and liquidity challenges amid shifts in
perubahan lanskap pendanaan dan penugasan proyek.             the funding landscape and project assignments.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa meskipun                   These conditions indicate that, while demand for
permintaan terhadap jasa konstruksi tetap tinggi, industri    construction services remains high, the industry
menghadapi tantangan struktural yang memerlukan               faces structural challenges that require a fundamental
transformasi mendasar. Ke depan, penguatan tata               transformation. Moving forward, strengthening financial
kelola keuangan, peningkatan selektivitas proyek, serta       governance, increasing project selectivity, and
penerapan inovasi seperti Building Information Modeling       implementing innovations such as Building Information
(BIM) dan konstruksi berkelanjutan menjadi kunci untuk        Modeling (BIM) and sustainable construction are key to
meningkatkan efisiensi dan daya saing. Dengan langkah         improving efficiency and competitiveness. With these
strategis tersebut, sektor konstruksi diharapkan tidak        strategic steps, the construction sector is expected not
hanya mampu memulihkan kinerja, tetapi juga berperan          only to recover its performance but also to serve as a
sebagai pendorong pembangunan nasional yang lebih             driver of a healthier, more adaptive, and sustainable
sehat, adaptif, dan berkelanjutan.                            national development.

ADHI dan Keuangan Kegiatan                                    ADHI and Sustainable Finance Activities
Berkelanjutan

ADHI berkomitmen untuk mengimplementasikan                    ADHI is committed to implementing the principles
prinsip keuangan berkelanjutan sesuai dengan                  of sustainable finance in accordance with the OJK
ketentuan POJK Keuangan Berkelanjutan. Menurut                Regulation on Sustainable Finance. According to
regulasi tersebut, keuangan berkelanjutan merupakan           these regulations, sustainable finance constitutes
dukungan menyeluruh dari sektor jasa keuangan dan             comprehensive support from the financial services
emiten untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi                  sector to foster sustainable economic growth by aligning
berkelanjutan dengan menyelaraskan kepentingan                economic, environmental, and social interests. In a
ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial. Dalam konteks          broader context, for issuers and public companies,
yang lebih luas, bagi emiten dan perusahaan publik,           sustainable finance is understood as sustainable
keuangan berkelanjutan dimaknai kegiatan berkelanjutan        operations—that is, business operations conducted
(sustainable operation), yaitu kegiatan operasi               with due consideration for economic, environmental,
perusahaan yang dijalankan dengan memperhatikan               and social aspects.
aspek ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial

Dalam menjalankan bisnis, ADHI memandang                      In conducting its business, ADHI views the balance
keseimbangan antara aspek ekonomi, lingkungan                 between economic, environmental, and social aspects as
dan sosial sebagai bagian integral dari strategi jangka       an integral part of its long-term strategy. The application
panjang. Penerapan prinsip ini didukung oleh tata kelola      of these principles is supported by good corporate
perusahaan yang baik agar seluruh aktivitas dapat             governance to ensure all activities are carried out
dijalankan secara transparan dan akuntabel. Untuk             transparently and accountably. Therefore, the Company
itu, Perseroan tidak hanya berfokus pada pencapaian           not only focuses on achieving financial performance
kinerja keuangan, tetapi juga berupaya meminimalkan           but also strives to minimize environmental impacts
dampak lingkungan serta memberikan kontribusi positif         and make positive contributions to society, ensuring
bagi masyarakat sehingga pertumbuhan usaha tetap              business growth remains responsible and sustainable.
bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Lebih dari itu, ADHI meyakini bahwa sinergi antara            Furthermore, ADHI believes that synergy among
aspek ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola            economic, environmental, social, and governance
merupakan fondasi utama dalam membangun bisnis                aspects is the primary foundation for building a resilient
yang tangguh. Melalui penerapan prinsip keuangan              business. By applying sustainable finance principles,
berkelanjutan, Perseroan berupaya menjaga stabilitas          the Company seeks to maintain performance stability,
kinerja, meningkatkan daya saing, serta memperkuat            enhance competitiveness, and strengthen stakeholder
kepercayaan pemangku kepentingan. Dengan demikian,            trust. Thus, ADHI ensures stronger business continuity
ADHI memastikan kesinambungan bisnis yang lebih kuat          and a focus on creating long-term value.
dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang.



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                       PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 11
                                                                                                                     11
                                                                                         Penjelasan Direksi
                                                                                     Director’s Explanation




Kebijakan ADHI untuk Merespons                            ADHI’s Policy for Addressing Challenges in
Tantangan dalam Pemenuhan Strategi                        Implementing Its Sustainability Strategy
Keberlanjutaan

Sepanjang tahun 2025, ADHI menghadapi berbagai            Throughout 2025, ADHI faced various challenges in
tantangan dalam pemenuhan strategi keberlanjutan,         implementing its sustainability strategy, ranging from
mulai dari tekanan kinerja keuangan, dinamika industri    financial performance pressures and dynamics in the
konstruksi, hingga tuntutan penerapan prinsip ESG         construction industry to increasingly stringent demands
yang semakin ketat. Untuk merespons hal tersebut,         for the application of ESG principles. To address these
Perseroan mengambil langkah strategis melalui program     challenges, the Company has taken strategic steps
penyehatan yang mencakup penyesuaian nilai aset,          through a revitalization program that includes asset
penguatan tata kelola, serta peningkatan transparansi.    revaluation, strengthening corporate governance, and
Langkah ini menjadi fondasi penting dalam memastikan      enhancing transparency. These measures serve as a
keberlanjutan bisnis di tengah proses restrukturisasi     crucial foundation for ensuring business sustainability
BUMN karya .                                              amidst the restructuring process of BUMN Karya.

Sejalan dengan itu, ADHI memperkuat fokus pada bisnis     In line with this, ADHI is strengthening its focus on its
inti engineering dan konstruksi dengan pendekatan yang    core engineering and construction businesses with a
lebih selektif terhadap proyek, khususnya yang memiliki   more selective approach to projects, particularly those
profil risiko terukur dan nilai tambah jangka panjang.    with measurable risk profiles and long-term value-added
Kebijakan ini juga didukung oleh upaya efisiensi biaya    potential. This policy is also supported by cost-efficiency
dan optimalisasi operasional guna menjaga stabilitas      efforts and operational optimization to maintain
kinerja. Selain itu, Perseroan mulai mengarahkan          performance stability. Additionally, the Company is
portofolio proyek pada sektor-sektor yang mendukung       beginning to realign its project portfolio toward sectors
keberlanjutan, seperti pembangunan infrastruktur hijau    supporting sustainability, such as green infrastructure
dan proyek berbasis hilirisasi industri .                 development and industrial downstreaming.

Dalam aspek lingkungan, ADHI mengintegrasikan prinsip     In the environmental aspect, ADHI integrates green
green construction melalui efisiensi penggunaan energi    construction principles through energy and material
dan material, serta pengelolaan limbah konstruksi.        efficiency, as well as construction waste management.
Perseroan juga mulai menyusun roadmap dekarbonisasi       The Company has also begun drafting a decarbonization
sebagai bagian dari kontribusi terhadap target net zero   roadmap to support its contribution to the national net-
emission nasional. Upaya ini mencerminkan komitmen        zero emissions target. These efforts reflect ADHI’s
ADHI dalam meminimalkan dampak lingkungan sekaligus       commitment to minimizing environmental impact while
meningkatkan daya saing di tengah meningkatnya            enhancing competitiveness amid growing demands for
tuntutan proyek berbasis ESG.                             ESG-based projects.

Dari sisi sosial, ADHI terus mendorong penciptaan nilai   On the social front, ADHI continues to drive value
bagi masyarakat melalui penyediaan lapangan kerja,        creation for the community through job creation,
peningkatan kompetensi tenaga kerja, serta penerapan      workforce skill development, and the strict
standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang         implementation of occupational health and safety (OHS)
ketat. Perseroan juga memperkuat keterlibatan             standards. The Company also strengthens stakeholder
pemangku kepentingan melalui komunikasi yang lebih        engagement through more open and participatory
terbuka dan partisipatif sehingga dapat merespons         communication, enabling more adaptive responses to
kebutuhan dan ekspektasi secara lebih adaptif.            needs and expectations.

Melalui berbagai kebijakan tersebut, ADHI menunjukkan     Through these various policies, ADHI demonstrates its
komitmennya untuk tidak hanya bertahan di tengah          commitment not only to weathering challenges but also
tantangan, tetapi juga bertransformasi menjadi            to transforming into a more resilient and sustainable
perusahaan konstruksi yang lebih tangguh dan              construction company. With strengthened governance,
berkelanjutan. Dengan penguatan tata kelola, inovasi      business process innovation, and the integration of
proses bisnis, serta integrasi prinsip ESG, Perseroan     ESG principles, the Company is optimistic that it can
optimis dapat meningkatkan kinerja sekaligus              improve performance while creating long-term value
menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh             for all stakeholders.
pemangku kepentingan.



PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                   Sustainability Report 2025
Page 12
12
              Penjelasan Direksi
              Director’s Explanation




Kinerja Ekonomi ADHI Tahun 2025                               ADHI’s Economic Performance in 2025

Sepanjang tahun 2025, manajemen dan seluruh insan             Throughout 2025, ADHI’s management and all
ADHI bersinergi untuk mengintegrasikan prinsip                employees worked together to integrate sustainability
keberlanjutan ke dalam operasional perusahaan.                principles into the Company’s operations. ADHI no
ADHI tidak lagi memandang pencapaian ekonomi,                 longer views economic achievements, environmental
kelestarian lingkungan, dan kemajuan sosial sebagai           conservation, and social progress as separate elements,
elemen terpisah, melainkan sebagai kesatuan yang              but rather as a mutually reinforcing whole. Through a
saling menguatkan. Melalui pendekatan terukur dan             measured approach and disciplined governance, these
disiplin tata kelola, upaya kolektif ini menorehkan           collective efforts yielded the following results:
capaian sebagai berikut:

Kinerja Aspek Ekonomi:                                        Economic Performance:
ADHI menghadapi tekanan yang menantang pada                   ADHI faced significant challenges to its financial
kinerja keuangan tahun buku 2025, meskipun masih              performance in the 2025 fiscal year, though it still
mampu mencatatkan EBITDA positif sebesar Rp763,8              recorded a positive EBITDA of Rp763.8 billion, indicating
miliar sebagai indikasi keberlangsungan operasional.          operational sustainability. The Company recorded a
Perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp5,7 triliun,       net loss of Rp5.4 trillion, a significant increase from
meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya,           the previous year, primarily driven by provisions and
yang terutama dipengaruhi oleh pencadangan dan                fair value adjustments to assets as part of the SOE
penyesuaian nilai wajar aset dalam rangka program             restructuring program. On the revenue side, performance
penyehatan BUMN Karya. Di sisi pendapatan, kinerja            also declined, with non-JO business revenue totaling
juga mengalami penurunan dengan pendapatan usaha              Rp9.7 trillion—a 27.4% decrease—though it remained
non-JO sebesar Rp9,7 triliun atau turun 27,4%, meskipun       supported by strategic infrastructure projects such
tetap ditopang oleh proyek infrastruktur strategis seperti    as the Yogyakarta–Bawen Toll Road and PUSRI III-B.
Tol Yogyakarta–Bawen dan PUSRI III-B. Sementara itu,          Meanwhile, new contract awards amounted to Rp18.1
perolehan kontrak baru tercatat sebesar Rp18,1 triliun        trillion, with 91% originating from the engineering and
dengan 91% berasal dari lini engineering dan konstruksi.      construction segments.

Di tengah tekanan tersebut, aktivitas operasional             Amid these pressures, the Company’s operational
Perseroan tetap berjalan, tercermin dari nilai produksi       activities continued, reflected in a production value of
sebesar Rp16,6 triliun. Adapun langkah penyehatan yang        Rp16.6 trillion. The restructuring measures implemented
dilakukan mencakup koreksi nilai realisasi bersih aset        included correcting the net realized value of property
properti, pencadangan piutang pada entitas anak yaitu         assets, provisioning for receivables at the subsidiary
Adhi Persada Gedung, serta tindak lanjut atas temuan          Adhi Persada Gedung, and follow-up actions on
audit. Langkah-langkah tersebut berdampak pada                audit findings. These measures resulted in a decline
penurunan capaian dibanding tahun sebelumnya, yaitu           in financial metrics compared to the previous year,
ekuitas menjadi Rp3,30 triliun, total aset Rp28,79 triliun    with equity at Rp3.30 trillion, total assets at Rp28.79
dan liabilitas Rp25,50 triliun. Meski demikian, rasio utang   trillion, and liabilities at Rp25.50 trillion. Nevertheless,
terhadap ekuitas (DER) berbasis utang berbunga tetap          the debt-to-equity ratio (DER) based on interest-
terjaga pada level 2,41 kali, masih berada di bawah batas     bearing debt remained stable at 2.41 times, still below
covenant yang ditetapkan, menunjukkan pengelolaan             the established covenant limit, indicating that financial
struktur keuangan yang tetap terkendali.                      structure management remains under control.

Kinerja Aspek Sosial:                                         Social Performance:
ADHI berkomitmen menjalankan tanggung jawab sosial            ADHI is committed to fulfilling its social responsibilities
kepada seluruh pemangku kepentingan, baik internal            toward all stakeholders, both internal and external.
maupun eksternal. Pemangku kepentingan internal               Internal stakeholders include employees and
meliputi karyawan dan manajemen, sedangkan pihak              management, while external stakeholders encompass
eksternal mencakup pemegang saham, regulator,                 shareholders, regulators, project owners, suppliers, and
pemilik proyek, pemasok, serta masyarakat di sekitar          communities in the vicinity of operational areas. This
wilayah operasional. Komitmen ini diwujudkan melalui          commitment is realized through various initiatives aimed
berbagai inisiatif yang bertujuan menjaga hubungan            at maintaining harmonious, inclusive, and sustainable
yang harmonis, inklusif, dan berkelanjutan dengan             relationships with all parties.
seluruh pihak.



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                       PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 13
                                                                                                                    13
                                                                                         Penjelasan Direksi
                                                                                     Director’s Explanation




Sebagai implementasi komitmen tersebut, sepanjang          As part of implementing this commitment, throughout
tahun 2025 ADHI mencatatkan kinerja sosial yang            2025, ADHI recorded positive social performance,
positif antara lain dengan tidak ditemukannya kasus        including the absence of discrimination or violations of
diskriminasi maupun pelanggaran hak normatif               employees’ statutory rights. Additionally, there were no
karyawan. Selain itu, tidak terdapat kasus kerja paksa,    cases of forced or child labor, nor any violations of the
pekerja anak, maupun pelanggaran upah minimum,             minimum wage, reflecting the Company’s compliance
yang mencerminkan kepatuhan Perseroan terhadap             with labor regulations. ADHI also continues to invest
regulasi ketenagakerjaan. ADHI juga terus berinvestasi     in human resource competency development through
dalam pengembangan kompetensi SDM melalui 203              203 training programs participated by 3,831 personnel
program pelatihan yang diikuti oleh 3.831 karyawan         and management to enhance productivity and readiness
dan manajemen guna meningkatkan produktivitas dan          to address the dynamics of the construction industry.
kesiapan menghadapi dinamika industri konstruksi.

Dalam aspek keselamatan kerja, ADHI berkomitmen            In terms of workplace safety, ADHI is committed to
menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat           creating a safe and healthy work environment by
melalui penerapan Sistem Manajemen Keselamatan,            implementing the Occupational Safety, Health, and
Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (SMK3L). Hal ini           Environmental Management System (SMK3L). This is
tercermin dari capaian jam kerja yang tinggi dengan        reflected in high working hours, a controlled incident
tingkat insiden yang terkendali serta tingkat kepuasan     rate, and a customer satisfaction rate of 94.72%
pelanggan terhadap penerapan sistem tersebut               regarding the system implementation. On the other
yang mencapai 94,72%. Di sisi lain, Perseroan juga         hand, the Company also strengthens its supply chain
memperkuat rantai pasok dengan memprioritaskan             by prioritizing local and national suppliers, ensuring
pemasok lokal dan nasional sehingga seluruh kebutuhan      that all procurement needs are met domestically. By the
pengadaan dapat dipenuhi dari dalam negeri. Hingga         end of 2025, ADHI collaborated with 1,752 suppliers,
akhir tahun 2025, ADHI bekerja sama dengan 1.752           with local and national suppliers accounting for 99.77%
pemasok dengan komposisi pemasok lokal dan nasional        of the total.
sebesar 99,77%.

Lebih lanjut, sebagai bagian dari komitmen terhadap        Furthermore, as part of its commitment to the community,
masyarakat, ADHI menjalankan berbagai program              ADHI implements various Social and Environmental
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)                Responsibility (TJSL) programs with a total budget of
dengan total dana sebesar Rp2,24 miliar. Dana              Rp2.24 trillion. These funds are channeled through
tersebut disalurkan melalui empat pilar utama yaitu        four main pillars: Social Development, Economic
Pilar Pembangunan sosial, Pembangunan Ekonomi,             Development, Environmental Development, and Legal
Pembangunan Lingkungan serta Pilar Pembangunan             & Governance Development. The implementation of
Hukum & Tata Kelola. Pelaksanaan program TJSL              the TJSL program also reinforces ADHI’s support for
sekaligus mengukuhkan dukungan ADHI terhadap               achieving the Sustainable Development Goals (SDGs).
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)
atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Kinerja Aspek Lingkungan:                                  Environmental Performance:

ADHI terus memperkuat komitmennya dalam penerapan          ADHI continues to strengthen its commitment
prinsip Environmental, Social & Governance (ESG)           to applying Environmental, Social & Governance
seiring dengan meningkatnya tuntutan keberlanjutan.        (ESG) principles in line with increasing demands
Perseroan memastikan setiap proyek yang dijalankan         for sustainability. The Company ensures that every
mematuhi seluruh regulasi, khususnya di bidang             project it undertakes complies with all regulations,
lingkungan, termasuk pemenuhan persyaratan Analisis        particularly in the environmental sector, including
Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Komitmen ini           meeting the requirements of the Environmental
juga didukung oleh kepemilikan sertifikasi ISO 9001:2015   Impact Analysis (AMDAL). This commitment is further
dan ISO 14001:2015, serta implementasi ketentuan POJK      supported by the Company’s ISO 9001:2015 and ISO
terkait keuangan berkelanjutan melalui proyek-proyek       14001:2015 certifications, as well as the implementation
ramah lingkungan dan berorientasi pada keberlanjutan,      of OJK regulations on sustainable finance through
seperti Dumai Tirta Persada, Karian Water Service, dan     environmentally friendly and sustainability-oriented
Kawasan Industri/FPLT Medan.                               projects, such as Dumai Tirta Persada, Karian Water
                                                           Service, and the Medan Industrial Zone/FPLT.


PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                   Sustainability Report 2025
Page 14
14
              Penjelasan Direksi
              Director’s Explanation




Selain menerapkan pada proyek yang dikerjakan, ADHI        In addition to applying these principles to its projects,
juga mengintegrasikan prinsip ESG dalam operasional        ADHI integrates ESG principles into its office operations
perkantoran melalui berbagai inisiatif ramah lingkungan.   through various eco-friendly initiatives. These efforts
Upaya tersebut meliputi efisiensi penggunaan energi        include improving energy and fuel efficiency to reduce
listrik dan bahan bakar untuk menekan emisi gas rumah      greenhouse gas emissions, water conservation, waste
kaca, konservasi air, pengurangan limbah baik B3           reduction—both hazardous (B3) and non-hazardous—
maupun non-B3, serta pengelolaan air limbah secara         and optimal wastewater management to prevent
optimal guna mencegah pencemaran lingkungan.               environmental pollution.

Implementasi kebijakan tersebut menunjukkan hasil          The implementation of these policies has yielded
yang signifikan antara lain penurunan penggunaan           significant results, including a reduction in electricity
energi listrik lebih dari 50% dibandingkan tahun           consumption of more than 50% compared to the
sebelumnya yang berdampak pada penurunan emisi gas         previous year, resulting in a decrease in Scope 2
rumah kaca cakupan 2. Tak hanya itu, Perseroan juga        greenhouse gas emissions. Furthermore, the Company
berhasil mengurangi konsumsi air sebesar 14,41% serta      has successfully reduced water consumption by
menurunkan volume limbah berbahaya yang dihasilkan         14.41% and decreased the volume of hazardous
dan diangkut hingga 88,13% dibandingkan tahun 2024.        waste generated and transported by 88.13% compared
                                                           to 2024.

Selanjutnya, sebagai bagian dari tanggung jawab            Furthermore, as part of its environmental responsibility,
lingkungan, ADHI mengalokasikan biaya lingkungan           ADHI allocated an environmental budget of Rp2.24 billion
tahun 2025 sebesar Rp2,24 miliar untuk mendukung           for 2025 to support various pro-environmental programs,
berbagai program prolingkungan, termasuk pelatihan,        including training, environmental conservation, and
konservasi lingkungan, serta kegiatan TJSL lainnya         other TJSL activities in the environmental sector. In an
di bidang lingkungan. Dalam upaya menjaga                  effort to maintain biodiversity, the Company transplanted
keanekaragaman hayati, Perseroan melakukan                 2,500 coral reef seedlings. Another achievement
transplantasi terumbu karang sebanyak 2.500 bibit.         is that during the reporting year, ADHI received no
Pencapaian yang lain, selama tahun pelaporan, ADHI         environmental complaints, reflecting the effectiveness
tidak menerima pengaduan terkait lingkungan hidup,         of the Company’s environmental management.
yang mencerminkan efektivitas pengelolaan lingkungan
yang dijalankan Perseroan.

Atas berbagai penerapan ketiga aspek tersebut, ADHI        For the implementation of these three aspects, ADHI
mendapatkan apreasiasi dan memenangkan berbagai            received recognition and won various awards, including
penghargaan di antaranya Penghargaan Penerapan             the Best OHS Implementation Award by ASTRA Tol Cipali
K3 Terbaik oleh ASTRA Tol Cipali 2025 dari Astra Tol       2025 from Astra Tol Cikopo – Palimanan; Indonesia’s
Cikopo – Palimanan; Indonesia Best Companies in HSE        Best Companies in HSE Implementation 2025 with
Implementation 2025 dengan predikat: Excellent dari        the “Excellent” rating from SWA Media Group; the
SWA Media Group; Indonesia Green Awards 2025 dalam         Indonesia Green Awards 2025 in the “Carbon Footprint
kategori “Menghitung Jejak Karbon” melalui inisiatif       Calculation” category through the Company’s Carbon
Digitalisasi Perhitungan Jejak Karbon Perusahaan yang      Footprint Calculation Digitalization initiative, which
meraih predikat Platinum Alignment dari La Tofi School     earned the Platinum Alignment designation from La
of Social Responsibility; K3 Award dari Pemerintah         Tofi School of Social Responsibility; the OHS Award
Provinsi Banten dan Jawa Timur; serta Penghargaan          from the Provincial Governments of Banten and East
Zero Accident untuk sejumlah proyek dari Gubernur          Java; and the Zero Accident Award for several projects
Kalimantan Timur.                                          from the Governor of East Kalimantan.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                   PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 15
                                                                                                                       15
                                                                                            Penjelasan Direksi
                                                                                        Director’s Explanation




Strategi Pencapaian Target                                 Target Achievement Strategy

ADHI menetapkan arah strategis jangka panjang              ADHI has established a long-term strategic direction
melalui inisiatif “ADHI for ESG” dengan target menjadi     through the “ADHI for ESG” initiative, aiming to become
ESG Champion di Indonesia dan masuk dalam 100              an ESG Champion in Indonesia and rank among the top
perusahaan terbaik di SEA Fortune. Strategi ini            100 companies on the SEA Fortune list. This strategy
diwujudkan melalui pengembangan proyek infrastruktur       is implemented through the development of ESG-
berbasis ESG, eksplorasi investasi strategis, ekspansi     based infrastructure projects, strategic investment
pasar regional, serta penguatan tata kelola dan rantai     exploration, regional market expansion, as well as
pasok berkelanjutan. Sejalan dengan itu, integrasi BUMN    strengthening governance and sustainable supply
Karya difokuskan pada pengembangan infrastruktur           chains. In line with this, the integration of BUMN Karya
perkotaan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi       focuses on developing sustainable urban infrastructure
ADHI sebagai perusahaan konstruksi yang berorientasi       while simultaneously strengthening ADHI’s positioning
pada nilai dan keberlanjutan.                              as a construction company oriented toward value
                                                           and sustainability.

Dari aspek pemasaran dan investasi, ADHI                   From a marketing and investment perspective, ADHI
mengedepankan strategi pertumbuhan yang selektif           prioritizes a selective growth strategy while remaining
dengan tetap fokus pada proyek pemerintah seperti          focused on government projects such as the IKN and
IKN dan Proyek Strategis Nasional, serta memperluas        National Strategic Projects, and expanding its market
pangsa pasar ke sektor BUMN, swasta, dan regional.         share into the SOE, private, and regional sectors. Amid
Di tengah keterbatasan anggaran pemerintah, ADHI           government budget constraints, ADHI is also maximizing
juga memaksimalkan peluang properti berbasis Transit       opportunities in Transit Oriented Development (TOD)-
Oriented Development (TOD) serta menjalin kemitraan        based properties and forging strategic partnerships
strategis untuk meningkatkan nilai aset. Pada sisi         to enhance asset value. On the investment side, the
investasi, Perseroan menargetkan sektor infrastruktur,     Company targets the infrastructure, toll road, waste
jalan tol, pengelolaan limbah, dan air bersih, dengan      management, and clean water sectors, adopting a
pendekatan selektif serta didukung rencana divestasi       selective approach supported by an asset divestment
aset untuk memperkuat struktur permodalan.                 plan to strengthen its capital structure.

Pada aspek produksi dan keuangan, ADHI                     In terms of production and finance, ADHI implements
mengimplementasikan prinsip operating excellence,          the principles of operating excellence, cost efficiency
efisiensi biaya melalui value engineering, serta           through value engineering, and a shift from a sales-
transformasi dari pendekatan sales oriented menjadi        oriented to a value-oriented approach. Strengthening
value oriented. Penguatan supply chain management,         supply chain management, optimizing collection periods,
optimalisasi collection period, serta pengelolaan          and maintaining a healthy financial structure are key
struktur keuangan yang sehat menjadi fokus utama           priorities to ensure liquidity and profitability. Additionally,
untuk menjaga likuiditas dan profitabilitas. Selain itu,   the Company is promoting asset optimization, budget
Perseroan juga mendorong optimalisasi aset, efisiensi      efficiency, and the implementation of project financing
anggaran, serta penerapan skema project financing          schemes to enhance cost management discipline and
untuk meningkatkan disiplin pengelolaan biaya dan          project performance.
kinerja proyek.

Di sisi pendukung, ADHI terus memperkuat kapabilitas       On the support side, ADHI continues to strengthen
sumber daya manusia melalui pengembangan talenta,          human resource capabilities through talent development,
peningkatan produktivitas, serta perbaikan proses          productivity improvements, and business process
bisnis. Hal ini didukung oleh penguatan aspek legal        enhancements. This is supported by strengthening
dan kepatuhan, penerapan sistem teknologi terintegrasi     legal and compliance aspects, implementing integrated
seperti ERP SAP, serta penguatan sistem pengendalian       technology systems such as SAP ERP, and enhancing
internal dan manajemen risiko. Komitmen terhadap           internal control systems and risk management.
aspek Health, Safety, and Environment (HSE) juga           Commitment to Health, Safety, and Environment (HSE)
ditingkatkan melalui penerapan quality excellence,         is also being strengthened through the implementation
zero fatality accident, serta program konstruksi           of quality excellence, a zero-fatality accident policy,
berbasis ESG yang mendukung target dekarbonisasi           and ESG-based construction programs that support
dan keberlanjutan jangka panjang.                          decarbonization targets and long-term sustainability.



PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                      Sustainability Report 2025
Page 16
16
              Penjelasan Direksi
              Director’s Explanation




Prospek dan Peluang                                          Outlook and Opportunities

ADHI memandang tahun 2026 sebagai fase awal                  ADHI views 2026 as the initial phase of performance
pemulihan kinerja pasca langkah konsolidasi dan              recovery following the consolidation and restructuring
penyehatan yang dilakukan sepanjang 2025.                    measures implemented throughout 2025. Significant
Penyesuaian nilai aset dan pencadangan yang signifikan       asset revaluations and provisions serve as the
menjadi landasan untuk memperbaiki kualitas neraca           foundation for improving balance sheet quality and
serta meningkatkan transparansi keuangan. Ke depan,          enhancing financial transparency. Moving forward, the
Perseroan berfokus pada penguatan proyek berbasis            Company is focusing on strengthening downstream-
hilirisasi dan green construction, sejalan dengan arah       oriented and green construction projects, in line with
pembangunan nasional yang semakin menekankan                 national development priorities that increasingly
aspek keberlanjutan. Selain itu, potensi realisasi piutang   emphasize sustainability. Additionally, the potential
dari proyek strategis seperti LRT Jabodebek dan Tol          realization of receivables from strategic projects, such
Aceh–Sigli diharapkan dapat memperbaiki arus kas             as the Jabodebek LRT and the Aceh–Sigli Toll Road, is
secara signifikan.                                           expected to significantly improve cash flow.

Prospek pertumbuhan ADHI pada 2026 juga didukung             ADHI’s growth outlook for 2026 is also supported by a
oleh pipeline proyek yang masih kuat dengan                  robust project pipeline, targeting new contracts worth
menargetkan kontrak baru sebesar Rp23,8 triliun,             Rp23.8 trillion—a 31.49% increase compared to the
naik 31,49% dibandingkan realisasi 2025 senilai Rp18,1       2025 realization of Rp18.1 trillion. The Company’s focus
triliun. Fokus Perseroan pada lini bisnis engineering dan    on engineering and construction as core competencies
konstruksi sebagai core competency selaras dengan            aligns with government policies encouraging BUMN
kebijakan pemerintah yang mendorong BUMN karya               Karya to reinvigorate their core businesses. On the
kembali memperkuat bisnis inti. Di sisi lain, kebutuhan      other hand, the persistently high demand for national
pembangunan infrastruktur nasional yang tetap tinggi,        infrastructure development—across the road, building,
baik pada sektor jalan, gedung, maupun sumber daya           and water resources sectors—presents a sustainable
air, menjadi peluang berkelanjutan bagi Perseroan            opportunity for the Company to selectively and
untuk memperluas portofolio proyek secara selektif           strategically expand its project portfolio.
dan terukur.

Secara industri, tahun 2026 juga menjadi momentum            From an industry perspective, 2026 also marks a pivotal
penting bagi sektor konstruksi melalui rencana integrasi     moment for the construction sector through the planned
BUMN karya yang bertujuan memperkuat struktur                consolidation of BUMN Karya, aimed at strengthening
keuangan, efisiensi operasional, dan daya saing.             financial structures, operational efficiency, and
Langkah ini diproyeksikan menjadi katalis perbaikan          competitiveness. This is projected to serve as a catalyst
fundamental dan membuka peluang sinergi yang lebih           for fundamental improvement and open up greater
besar, meskipun proses restrukturisasi masih akan            opportunities for synergy, although the restructuring
berlangsung secara bertahap. Dengan dukungan proyek          process will still proceed gradually. With the support of
strategis nasional, potensi kontrak baru, serta perbaikan    national strategic projects, potential new contracts, and
tata kelola dan struktur keuangan, ADHI memiliki             improvements in governance and financial structure,
peluang untuk bertransformasi menjadi perusahaan             ADHI has the opportunity to transform into a healthier,
konstruksi yang lebih sehat, adaptif, dan berkelanjutan      more adaptive, and sustainable construction company
dalam jangka panjang.                                        in the long term.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                     PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 17
                                                                                                                      17
                                                                                           Penjelasan Direksi
                                                                                       Director’s Explanation




Apresiasi                                                    Appreciation

ADHI menyadari bahwa kinerja tahun 2025 mengalami            ADHI recognizes that its 2025 performance contracted
kontraksi dibandingkan periode sebelumnya, namun             compared to the previous period; however, the disciplined
langkah-langkah penyehatan yang dilakukan secara             financial restructuring measures implemented have
disiplin telah memperkuat fondasi keuangan Perseroan         significantly strengthened the Company’s financial
secara signifikan. Upaya ini meningkatkan kualitas           foundation. These efforts have improved the quality
neraca, transparansi, serta ketahanan bisnis sebagai         of the balance sheet, transparency, and business
bekal memasuki fase pemulihan pada tahun 2026.               resilience, positioning the Company to enter the
Dengan semangat optimisme dan transformasi                   recovery phase in 2026. With a spirit of optimism and
yang berkelanjutan, ADHI siap memanfaatkan                   continuous transformation, ADHI is ready to leverage
momentum tersebut untuk mendorong pertumbuhan                this momentum to drive more sound, adaptive growth
yang lebih sehat, adaptif, dan selaras dengan arah           aligned with the direction of national development.
pembangunan nasional.

Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya          We extend our highest appreciation to the Board of
kepada Dewan Komisaris atas pengawasan dan arahan            Commissioners for their supervision and strategic
strategis yang senantiasa memastikan efektivitas             guidance, which consistently ensures the effective
implementasi kebijakan Perseroan. Ucapan terima              implementation of the Company’s policies. We also
kasih juga kami sampaikan kepada para pemegang               express our gratitude to our shareholders for the trust
saham atas kepercayaan yang diberikan, serta kepada          they have placed in us, as well as to all ADHI personnel
seluruh insan ADHI atas dedikasi dan komitmennya             for their dedication and commitment in facing various
dalam menghadapi berbagai tantangan. Tidak lupa, kami        challenges. We also appreciate the continued support
menghargai dukungan berkelanjutan dari mitra usaha,          from our business partners, customers, the government,
pelanggan, pemerintah, regulator, dan masyarakat.            regulators, and the community. The synergy among all
Sinergi seluruh pemangku kepentingan ini menjadi             these stakeholders serves as the primary foundation for
fondasi utama bagi ADHI untuk terus bertumbuh sebagai        ADHI to continue growing as an innovative, competitive,
perusahaan konstruksi yang inovatif, berdaya saing,          and sustainable construction company.
dan berkelanjutan.




                                         Jakarta, 15 April 2026 I April, 15 2026
                                   Atas Nama Direksi PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
                          On behalf of the Board of Directors of PT ADHI KARYA (Persero) Tbk




                                          Moeharmein Zein Chaniago

                                                   Direktur Utama
                                                  President Director




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                     Sustainability Report 2025
Page 18
18
              Tentang Laporan Keberlanjutan
              About the Sustainability Report




  #BeyondConstruction




  01                                Tentang Laporan
                                    Keberlanjutan
                                    About Sustainability Reports




Laporan Keberlanjutan 2025                                  PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 19
                                                                                                       19
                                                              Tentang Laporan Keberlanjutan
                                                               About the Sustainability Report




Pencapaian kinerja positif yang dibukukan Perseroan
membuktikan kemampuannya dalam menjawab tantangan dan
tren industri yang dinamis. Perseroan juga terus meningkatkan
daya saing melalui inovasi teknologi yang dimiliki agar memberikan
nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.
The positive performance achievements recorded by the Company
prove the Company’s ability to respond to challenges and dynamic
industry trends. The Company also continues to improve its
competitiveness through technological innovation to provide
added value to shareholders and stakeholders.




    PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                  Sustainability Report 2025
Page 20
20
              Tentang Laporan Keberlanjutan
              About the Sustainability Report




Tentang Laporan Keberlanjutan
About the Sustainability Report




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk merupakan perusahaan        PT ADHI KARYA (Persero) Tbk is a construction services
jasa konstruksi yang aktivitas usahanya menimbulkan     company whose business activities have significant
dampak lingkungan dan sosial yang cukup besar.          environmental and social impacts. Therefore, the annual
Karena itu, penerbitan Laporan Keberlanjutan setiap     publication of a Sustainability Report is essential for the
tahun menjadi hal yang penting bagi Perusahaan untuk    Company to maintain transparency in its operational
menjaga transparansi dalam kegiatan operasionalnya.     activities. Through this report, ADHI outlines its
Melalui laporan ini, ADHI memaparkan rencana            plans and implementation of environmental impact
serta pelaksanaan pengelolaan dampak lingkungan,        management, while also demonstrating its contributions
sekaligus menunjukkan kontribusinya terhadap            to the social and economic development of communities
pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat di            in the Company’s operational areas.
wilayah operasional Perusahaan.

Di sisi lain, Laporan Keberlanjutan juga menjadi        On the other hand, the Sustainability Report also
instrumen penting untuk memperkuat akuntabilitas        serves as a vital tool to strengthen the Company’s
Perusahaan kepada seluruh pemangku kepentingan,         accountability to all stakeholders, both internal and
baik internal maupun eksternal. Kehadiran laporan ini   external. The publication of this report reaffirms ADHI’s
menegaskan komitmen ADHI dalam menjalankan praktik      commitment to conducting responsible and sustainable
bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.        business practices. Furthermore, the issuance of the
Selain itu, penerbitan Laporan Keberlanjutan menjadi    Sustainability Report is a strategic step for ADHI to
langkah strategis bagi ADHI untuk meningkatkan daya     enhance its competitiveness and serves as a key
saing serta menjadi sarana penting dalam membangun      instrument in building market trust.
kepercayaan pasar.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 21
                                                                                                                    21
                                                                           Tentang Laporan Keberlanjutan
                                                                            About the Sustainability Report




Tidak hanya itu, Laporan Keberlanjutan juga              Moreover, the Sustainabilit y Report reflects
merefleksikan peran ADHI dalam mendukung                 ADHI’s role in supporting the achievement of the
pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)          Sustainable Development Goals (SDGs), particularly
atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB),             in the environmental and social development aspects.
khususnya pada aspek lingkungan dan pembangunan          Thus, this report serves not only as a compliance
sosial. Dengan demikian, laporan ini tidak hanya         document but also as a tangible manifestation of the
berfungsi sebagai dokumen kepatuhan, tetapi juga         Company’s commitment to maintaining business and
menjadi wujud komitmen nyata Perusahaan dalam            environmental sustainability.
menjaga keberlanjutan bisnis dan lingkungan.

Laporan Keberlanjutan PT ADHI KARYA (Persero)            The 2025 Sustainability Report of PT ADHI KARYA
Tbk Tahun 2025 merupakan penerbitan yang ke-             (Persero) Tbk is the 10th edition, while the previous
10, sementara laporan sebelumnya diterbitkan pada        report was published on April 8, 2025. The preparation
08 April 2025. Penyusunan dan penerbitan laporan         and publication of this report constitute the Company’s
ini merupakan bentuk kepatuhan Perusahaan                compliance with Financial Services Authority (OJK)
terhadap Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)         Regulation No. 51/POJK.03/2017 on the Implementation
No.51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan            of Sustainable Finance for Financial Services
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,        Institutions, Issuers, and Public Companies, or the
dan Perusahaan Publik atau POJK Keuangan/Kegiatan        OJK Regulation on Sustainable Finance/Activities. As
Berkelanjutan. Sebagai bagian dari perusahaan publik,    a public company, ADHI is required to implement these
ADHI wajib menerapkan peraturan tersebut sejak 1         regulations effective January 1, 2021. [GRI 2-3]
Januari 2021. [GRI 2-3]

Prinsip Pelaporan                                        Reporting Principles

Laporan ADHI disusun dengan mengacu pada delapan         ADHI’s report is prepared in accordance with the eight
prinsip pelaporan yang ditetapkan dalam GRI 1:           reporting principles established in GRI 1: Foundation
Landasan 2021, yaitu sebagai berikut:                    2021, as follows:
1. Akurasi:                                              1. Accuracy:
    Perusahaan melaporkan informasi yang benar dan          The company reports accurate and sufficiently
    cukup terperinci agar dapat dilakukan penilaian         detailed information to enable an assessment of
    dampak organisasi.                                      the organization’s impacts.
2. Keseimbangan:                                         2. Balance:
    Perusahaan melaporkan informasi dengan cara             The company reports information neutrally and
    netral dan menyediakan gambaran yang seimbang           provides a balanced picture of the organization’s
    tentang dampak negatif dan positif organisasi.          negative and positive impacts.
3. Kejelasan:                                            3. Clarity:
    Perusahaan menyajikan informasi yang dapat diakses      The company presents information that is accessible
    dan dipahami oleh semua pengguna informasi.             and understandable to all users of the information.
4. Keterbandingan:                                       4. Comparability:
    Perusahaan memilih, menyusun, dan menyajikan            The company selects, compiles, and presents
    informasi secara konsisten agar dapat menganalisis      information consistently so that changes in the
    perubahan dampak organisasi dari waktu ke waktu,        organization’s impacts over time can be analyzed,
    serta menilai keterkaitan dampak tersebut dengan        and the relationship between those impacts
    dampak yang ditimbulkan oleh organisasi lain.           and those caused by other organizations can
                                                            be assessed.
5. Kelengkapan:                                          5. Completeness
   Perusahaan menyediakan informasi yang memadai            The company provides sufficient information to
   agar penilaian dampak organisasi dapat dilakukan         enable an assessment of the organization’s impacts
   selama periode pelaporan.                                during the reporting period.
6. Konteks keberlanjutan:                                6. Sustainability context:
   Perusahaan mengungkapkan informasi mengenai              The company discloses information regarding the
   dampak yang ditimbulkan dalam konteks                    impacts it generates within the broader context of
   pembangunan berkelanjutan yang lebih luas.               sustainable development.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                   Sustainability Report 2025
Page 22
22
              Tentang Laporan Keberlanjutan
              About the Sustainability Report




7. Ketepatan waktu:                                        7. Timeliness:
   Perusahaan menyampaikan informasi secara                   The company communicates infor mation
   berkala dan menyediakannya tepat waktu agar                periodically and makes it available on time so that
   dapat digunakan sebagai dasar pengambilan                  it can be used as a basis for decision-making by
   keputusan oleh para pengguna informasi.                    information users.                 
8. Keterverifikasian:                                      8. Verifiability:
   Perusahaan mengumpulkan, mencatat, menyusun,               The company collects, records, compiles, and
   dan menganalisis informasi dengan cara yang                analyzes information in a manner that allows it to
   memungkinkan informasi tersebut ditelaah untuk             be reviewed to assess its quality.
   menilai kualitasnya.

Rujukan Laporan                                            Report References

Laporan ini disusun dengan mengacu pada POJK               This report was prepared in accordance with POJK
No. 51/POJK.03/2017, SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021,           No. 51/POJK.03/2017, SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021,
serta GRI Standards Universal 2021 (Standar GRI) yang      and the 2021 GRI Universal Standards (GRI Standards)
diterbitkan oleh Global Sustainability Standards Board     published by the Global Sustainability Standards Board
(GSSB). GSSB merupakan lembaga yang dibentuk oleh          (GSSB). The GSSB is an organization established by the
Global Reporting Initiative (GRI) untuk mengembangkan      Global Reporting Initiative (GRI) to develop sustainability
standar pelaporan keberlanjutan. Selain itu, penyusunan    reporting standards. Additionally, the preparation of
laporan ini juga merujuk pada GRI G4 Pengungkapan          this report also references the GRI G4 Construction
Sektor Konstruksi dan Real Estat 2013.                     and Real Estate Sector Disclosure 2013.

Sejalan dengan komitmen Perusahaan dalam                   In line with the Company’s commitment to conducting
menjalankan kegiatan usaha berkelanjutan, kami             sustainable business operations, we strive to present
berupaya menyajikan seluruh informasi dan data             all information and data required by these guidelines.
yang dipersyaratkan dalam pedoman tersebut. Untuk          To help readers locate information in accordance with
memudahkan pembaca menemukan informasi yang                the regulations, we have included specific markers in
sesuai dengan ketentuan, kami mencantumkan penanda         the form of letters and numbers as listed in Appendix
khusus berupa huruf dan angka sebagaimana tercantum        II of POJK No. 51/POJK.03/2017 and SEOJK No. 16/
dalam Lampiran II POJK No. 51/POJK.03/2017 dan             SEOJK.04/2021, or in the form of GRI Standard and
SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021, atau berupa angka              GRI G4 disclosure codes within the relevant sentences
pengungkapan Standar GRI dan GRI G4 pada bagian            or paragraphs. A complete breakdown of the report’s
kalimat atau alinea yang relevan. Adapun rincian lengkap   compliance with these two references is presented at
mengenai kesesuaian isi laporan dengan kedua acuan         the end of this report.
tersebut disajikan pada bagian akhir laporan ini.

Melalui penyusunan laporan ini, kami berharap seluruh      Through the preparation of this report, we hope that
pemangku kepentingan, seperti pelanggan, pemegang          all stakeholders, such as customers, shareholders,
saham, karyawan, pemerintah, masyarakat, media,            employees, the government, the public, the media,
pemasok, dan pemangku kepentingan lainnya, dapat           suppliers, and other stakeholders, can understand the
memahami komitmen serta kontribusi Perusahaan              Company’s commitment and contributions in supporting
dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan              the achievement of the Sustainable Development Goals
Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals           (SDGs).
(SDGs).




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                    PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 23
                                                                                                                      23
                                                                              Tentang Laporan Keberlanjutan
                                                                               About the Sustainability Report




Informasi keuangan dalam laporan ini disajikan dalam       Financial information in this report is presented
mata uang Rupiah, kecuali dinyatakan lain. Dalam           in Indonesian Rupiah, unless otherwise stated. In
penyajian data keuangan, kami menggunakan metode           presenting financial data, we use methods in accordance
yang mengacu pada Pernyataan Standar Akuntansi             with Indonesian Financial Accounting Standards
Keuangan (PSAK) Indonesia. Sementara itu, data             (PSAK). Meanwhile, sustainability data is compiled
keberlanjutan disusun dengan menggunakan metode            using internationally recognized measurement methods.
pengukuran yang berlaku secara internasional. Untuk        To reach a wider audience, this report is published
menjangkau pembaca yang lebih luas, laporan ini            in two languages: Indonesian and English. To assist
diterbitkan dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia       stakeholders in analyzing the Company’s performance
dan Bahasa Inggris. Guna membantu pemangku                 trends, the quantitative data in this report is presented
kepentingan dalam menganalisis tren kinerja                based on the principle of comparability for at least three
Perusahaan, data kuantitatif dalam laporan ini disajikan   consecutive years.
berdasarkan prinsip daya banding (comparability)
sekurang-kurangnya untuk tiga tahun berturut-turut.

Cakupan dan Batasan Laporan                                Reporting Scope and Limitations

Laporan ini memuat kegiatan operasional ADHI di bidang     This report covers ADHI’s operational activities in the
ekonomi, lingkungan, dan sosial beserta dampak yang        economic, environmental, and social spheres, along
ditimbulkan selama periode 1 Januari 2025 sampai           with the impacts generated during the period from
31 Desember 2025, termasuk dampak positif yang             January 1, 2025, to December 31, 2025, including
bersifat material. Laporan ini tidak mencakup kegiatan     material positive impacts. This report does not cover
operasional anak perusahaan. [GRI 2-2]                     the operational activities of subsidiaries. [GRI 2-2]

Siklus, Periode Pelaporan dan Pernyataan                   Cycle, Reporting Period, and Statement of
Penggunaan                                                 Use

Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan         As an integral part of the Company’s Annual Report,
Tahunan Perusahaan, laporan ini diterbitkan setiap         this report is published annually. ADHI has reported
tahun. ADHI telah melaporkan informasi yang dikutip        the information cited in the GRI content index for the
pada indeks konten GRI untuk periode dari 1 Januari        period from January 1, 2025, to December 31, 2025,
2025-31 Desember 2025 “Sesuai dengan Standard              “in accordance with GRI Standards.” [GRI 2-3]
GRI.” [GRI 2-3]

Perubahan Terkait Laporan                                  Changes to the Report

Pada Laporan Keberlanjutan 2025 tidak terdapat             In the 2025 Sustainability Report, there are no changes
perubahan topik material dibandingkan dengan tahun         to material topics compared to the previous year. This
sebelumnya. Keputusan tersebut ditetapkan setelah          decision was made after the Company conducted
Perusahaan melakukan peninjauan atas topik material        a review of the 2024 material topics by engaging
tahun 2024 dengan melibatkan pemangku kepentingan          internal and external stakeholders in accordance
internal dan eksternal sesuai panduan GRI Standards        with the GRI Universal Standards 2021. Through this
Universal 2021. Melalui peninjauan ini, Perusahaan         review, the Company not only identified and assessed
tidak hanya mengidentifikasi dan menilai dampak            sustainable impacts but also ensured that the material
secara berkelanjutan, tetapi juga memastikan bahwa         topics presented in this report truly reflect the most
topik material yang disajikan dalam laporan ini benar-     significant impacts during the reporting year. The review
benar mencerminkan dampak paling signifikan selama         was conducted in conjunction with a kick-off meeting
tahun pelaporan. Peninjauan tersebut dilaksanakan          held online on December 11, 2025, and attended by
bersamaan dengan kick off meeting yang dilakukan           internal stakeholders, namely management and cross-
secara daring pada 11 Desember 2025 dan diikuti oleh       divisional employees, including those responsible for
pemangku kepentingan internal, yaitu manajemen dan         report preparation, as well as external stakeholders,
karyawan lintas divisi termasuk para penanggung jawab      namely consultants and report users. [GRI 3-1]
penyusunan laporan, serta pemangku kepentingan
eksternal, yaitu konsultan dan pengguna laporan.
[GRI 3-1]



PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                      Sustainability Report 2025
Page 24
24
              Tentang Laporan Keberlanjutan
              About the Sustainability Report




Proses untuk menentukan topik material
Process for determining material topics


     Mengidentifikasi dan menilai dampak secara berkesinambungan                       Menentukan topik material untuk pelaporan
            Identify and assess impacts on an ongoing basis                               Define material topics for reporting




                                    Melibatkan berbagai pemangku                   Menguji topik material dengan
                                  kepentingan dan pakar yang relevan               pakar dan pengguna informasi
                                  Engage with relevant stakeholder and                Test material topics with
                                                experts                             experts and information users




          1                           2                         3                                 4                      Topik Material
                                                                                                                         Material Topics

     Memahami                 Mengidentifikasi                Menilai                    Memprioritaskan
       konteks                 dampak aktual                signifikasi                   dampak paling
      organisasi               dan potensial                 dampak                      signifikan untuk
                                                                                             pelaporan
   Understand The              Identify actual             Assesing the
    organizational              and potential             significance of                  Prioritize the
       context                    impacts                   the impact                   most significant
                                                                                            impacts for
                                                                                             reporting




    Menggunakan              Mempertimbangkan
 standar sektor untuk         topik dan dampak                                         Menguji topik material
  memahami konteks           yang dideskripsikan                                        terhadap topik dalam
        sektor               dalam standar sektor                                           standar sektor
     Using sector                Consider the                                            Examine the material
     standards to             topics and impacts                                       topics against topics in
   understand sector            described in the                                         the sector standards
       context                 sector standards




Daftar 15 topik material untuk laporan tahun 2025                        The list of 15 material topics for the 2025 report, which
yang telah disepakati tersebut sudah memperoleh                          has been agreed upon, has received approval from the
persetujuan dari Direksi. Adapun daftar lengkap topik                    Board of Directors. The complete list of material topics
material dalam Laporan Keberlanjutan tahun 2025                          in the 2025 Sustainability Report is as follows: [GRI 3-2]
adalah sebagai berikut: [GRI 3-2]




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                        PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 25
                                                                                                                                         25
                                                                                               Tentang Laporan Keberlanjutan
                                                                                                About the Sustainability Report




Tabel Topik Material Tahun 2025
Table of Material Topics in 2025



                                                                                       Nomor                          Boundary
                                                                                   Pengungkapan
    Topik Material                    Kenapa Topik Ini Material                    GRI Standards                                Di Luar
    Material Topics                   Topic Materiality[GRI 3-3]                    GRI Standards      Di Dalam ADHI
                                                                                                                                 ADHI
                                                                                     Disclosure         Within ADHI
                                                                                                                              Outside ADHI
                                                                                      Number

 Topik Ekonomi
 Economic Topics

 Kinerja ekonomi          Menggambarkan pencapaian dan kinerja Perusahaan           201-1, 201-2,               √
 Economic performance     selama tahun pelaporan                                    201-3, 201-4
                          Describes the Company’s achievements and
                          performance during the reporting year

 Keberadaan Pasar         Menggambarkan komitmen Perseroan dalam                    202-1, 202-2                √
 Market Presence          memberikan upah dan gaji yang layak
                          bagi seluruh karyawan
                          Describes the Company’s commitment to providing
                          fair wages and salaries for all employees

 Dampak Ekonomi tidak     Menggambarkan komitmen Perusahaan dalam                   203-1, 203-2                √                   √
 Langsung                 membangun sarana dan prasarana yang layak
 Indirect Economic        Describes the Company’s commitment to building
 Impacts                  adequate facilities and infrastructure

 Praktik Pengadaan        Menggambarkan komitmen Perseroan terhadap                    204-1                    √                   √
 Procurement Practices    keberadaan pemasok lokal
                          Describes the Company’s commitment to supporting
                          local suppliers

 Antikorupsi              Menggambarkan komitmen Perusahaan untuk                   205-1, 205-2,               √
 Anti-Corruption          memerangi dan mencegah adanya praktik korupsi di             205-3
                          Perseroan
                          Describes the Company’s commitment to combating
                          and preventing corrupt practices within the Company

 Topik Lingkungan
 Environmental Topics

 Material                 Menggambarkan kepedulian Perusahaan terhadap                 301-3                    √                   √
 Materials                penggunaan material yang ramah lingkungan bagi
                          kegiatan operasional di Perusahaan
                          Demonstrates the Company’s commitment to using
                          environmentally friendly materials in its operations

 Energi                   Menggambarkan kepedulian Perusahaan terhadap              302-1, 302-2,               √
 Energy                   pengelolaan energi yang ketersediannya kian terbatas.     302-3, 302-4,
                          Describes the Company’s commitment to energy                 302-5
                          management in the face of increasingly limited energy
                          availability.

 Air dan Air Limbah       Menggambarkan kepedulian Perusahaan terhadap              303-1, 303-2,               √                   √
 (Efluen)                 pengelolaan sumber daya air yang ketersediaannya          303-3, 303-4,
 Water and Effluents      kian terbatas                                                303-5
                          Demonstrating the Company’s commitment to
                          managing water resources, the availability of which is
                          becoming increasingly limited

 Emisi                    Menggambarkan Komitmen Perseroan terhadap                 305-1, 305-2,               √
 Emissions                pengurangan emisi                                         305-3, 305-4,
                          Illustrates the Company’s Commitment to reducing          305-5, 305-6,
                          Emissions                                                    305-7

 Limbah                   Menggambarkan kepedulian Perusahaan terhadap              306-1, 306-2,               √                   √
 Waste                    pengelolaan limbah yang aman                              306-3, 306-4,
                          bagi lingkungan                                              306-5
                          Demonstrating the Company’s commitment to safe
                          waste management
                          for the environment




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                         Sustainability Report 2025
Page 26
26
                 Tentang Laporan Keberlanjutan
                 About the Sustainability Report




Tabel Topik Material Tahun 2025
Table of Material Topics in 2025



                                                                                        Nomor                   Boundary
                                                                                    Pengungkapan
    Topik Material                       Kenapa Topik Ini Material                  GRI Standards                         Di Luar
    Material Topics                      Topic Materiality[GRI 3-3]                  GRI Standards   Di Dalam ADHI
                                                                                                                           ADHI
                                                                                      Disclosure      Within ADHI
                                                                                                                        Outside ADHI
                                                                                       Number

 Topik Sosial
 Social Topics

 Kepegawaian               Menggambarkan komitmen Perusahaan dalam                   401-1, 401-2,        √
 Employment                memberikan kesempatan bekerja yang                           401-3
                           setara bagi seluruh insan serta menghormati HAM
                           Demonstrates the Company’s commitment to providing
                           equal employment opportunities
                           equal employment opportunities for all individuals and
                           respecting human rights

 Kesehatan dan             Menggambarkan komitmen Perusahaan dalam menjaga           403-1, 403-2,        √
 Keselamatan Kerja         keselamatan dan kesehatan                                 403-3, 403-4,
 Occupational Health       karyawan di tempat kerja                                  403-5, 403-6,
 and Safety                Demonstrates the Company’s commitment to ensuring         403-7, 403-8,
                           the safety and health of employees in the workplace       403-9, 403-10

 Pelatihan dan             Menggambarkan komitmen Perseroan dalam upaya                 404-3             √
 pendidikan                meningkatkan kompetensi pekerja
 Training and              Demonstrates the Company’s commitment to
 Education                 enhancing employee competencies

 Masyarakat Lokal          Menggambarkan komitmen Perusahaan dalam                    413-1, 413-2        √                   √
 Local Communities         menebar manfaatnya bagi masyarakat
                           Demonstrating the Company’s commitment to bringing
                           benefits to the community

 Pemasaran dan             Menggambarkan komitmen Perusahaan dalam                       417-1            √
 Pelabelan                 menyediakan informasi produk yang jelas bagi
 Marketing and             Pelanggan
 Labeling                  Demonstrates the Company’s commitment to providing
                           clear product information to customers



Pernyataan Ulang Informasi                                               Restated Information

Untuk mendukung validitas isi laporan, setiap pernyataan                 To support the validity of the report’s content, each
ulang atas informasi yang telah disampaikan pada                         restatement of information previously presented in the
laporan sebelumnya diberi tanda *disajikan kembali.                      report is marked with *restated. In this report, such
Dalam laporan ini, penyajian kembali tersebut antara                     restatements include, among others, Table of Goods
lain berkaitan dengan Tabel Pemasok Barang dan Jasa                      and Services Suppliers and Contract Values [GRI 2-4]
beserta Nilai Kontrak [GRI 2-4]




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                    PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 27
                                                                                                                        27
                                                                                Tentang Laporan Keberlanjutan
                                                                                 About the Sustainability Report




Verifikasi oleh Pihak Independen                              Verification by an Independent Party

GRI dan OJK merekomendasikan penggunaan                       GRI and OJK recommend the use of external assurance
penjaminan eksternal oleh pihak ketiga yang independen        by an independent third party to ensure the quality and
guna memastikan kualitas dan keandalan informasi yang         reliability of the information presented in the report.
disajikan dalam laporan. Sejalan dengan rekomendasi           In line with these recommendations, ADHI conducted
tersebut, ADHI melakukan proses assurance dengan              an assurance process by appointing an independent
menunjuk pihak independen, untuk melakukan verifikasi         party, to perform verification in accordance with the
sesuai standar AA1000 Accountability Principles 2018.         AA1000 Accountability Principles 2018. The Company
Perusahaan tidak memiliki hubungan kerja sama lain            has no other business relationship with the assurance
dengan pihak assurer selain penugasan penjaminan atas         provider other than the assignment to assure this report.
laporan ini. Selain itu, pihak assurer tidak terlibat dalam   Furthermore, the assurance provider was not involved
proses penyusunan laporan sehingga potensi benturan           in the report preparation process, thereby avoiding
kepentingan dalam proses penjaminan dapat dihindari.          potential conflicts of interest in the assurance process.
Penunjukan assurer dilakukan melalui persetujuan              The appointment of the assurance provider was made
Direksi yang diwakili oleh Sekretaris Perusahaan.             with the approval of the Board of Directors, represented
[GRI 2-5]                                                     by the Corporate Secretary. [GRI 2-5]

Aksesibilitas dan Umpan Balik                                 Accessibility and Feedback

ADHI mengundang para pembaca dan pemangku                     ADHI invites readers and stakeholders to access and
kepentingan untuk mengakses serta mengunduh                   download the Sustainability Report via the website
Laporan Keberlanjutan melalui situs web www.adhi.             www.adhi.co.id. We welcome comments, ideas, and
co.id. Kami terbuka terhadap komentar, gagasan, dan           feedback to improve the quality of the report in the next
umpan balik sebagai bahan perbaikan kualitas laporan          period. Such input can be submitted to us via: [GRI 2-3]
pada periode berikutnya. Berbagai masukan tersebut
dapat disampaikan kepada kami melalui: [GRI 2-3]




     Corporate Secretary                                      Corporate Secretary

     PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                              PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
     ADHI Tower                                               ADHI Tower
     Jl. MT Haryono No. 27,                                   Jl. MT Haryono No. 27,
     Jakarta 13630 - Indonesia                                Jakarta 13630 - Indonesia
     Telp: +62 21 797 5312                                    Telp: +62 21 797 5312
     E-mail: adhi@adhi.co.id                                  E-mail: adhi@adhi.co.id
     Email Informasi : corpcomm@adhi.co.id                    Information Email: corpcomm@adhi.co.id




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                        Sustainability Report 2025
Page 28
28
              Profil Perusahaan
              Company Profile




  #BeyondConstruction




  02                              Profil
                                  Perusahaan
                                  Company Profile




Laporan Keberlanjutan 2025                          PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 29
                                                                                            29
                                                                   Profil Perusahaan
                                                                    Company Profile




Pencapaian kinerja positif yang dibukukan Perseroan membuktikan
kemampuannya dalam menjawab tantangan dan tren industri
yang dinamis. Perseroan juga terus meningkatkan daya saing
melalui inovasi teknologi yang dimiliki agar memberikan nilai
tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.
The positive performance achievements recorded by the Company
prove the Company’s ability to respond to challenges and dynamic
industry trends. The Company also continues to improve its
competitiveness through technological innovation to provide
added value to shareholders and stakeholders.




    PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                         Sustainability Report 2025
Page 30
30
                Profil Perusahaan
                Company Profile




Informasi Umum dan Identitas Perusahaan
General Information and Corporate Identity




Nama [GRI 2-1]                         PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Name [GRI 2-1]

Nama Panggilan [GRI 2-1]               ADHI
Nickname [GRI 2-1]

Bidang Usaha [GRI 2-6]                 Jasa Konstruksi
Line of Business [GRI 2-6]             Construction Services

Status Perusahaan [GRI 2-1]            Perusahaan Terbuka
Company Status [GRI 2-1]               Limited Liability Company

Tanggal Pendirian                      11 Maret 1960
Date of Establishment                  March 11, 1960

Dasar Hukum                            •   Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 2 Tahun 1960 Tentang Penentuan Pemborongan
Legal Basis                                Milik Belanda yang Dikenakan Nasionalisasi.
                                       •   Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik No. 5 Tahun 1960 tanggal 11
                                           Maret 1960.
                                       •   Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 65 Tahun 1961 tentang Pendirian Perusahaan
                                           Negara “Adhi Karya”.
                                       •   Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 41 Tahun 1971 tentang Pengalihan Bentuk
                                           Perusahaan Bangunan Negara Adhi Karya Menjadi Perusahaan Perseroan (Persero).
                                       •   Akta Notaris No. 1 Tanggal 1 Juli 1974 yang diubah melalu Akta No. 2 Tanggal 3 Desember
                                           1974 dibuat di hadapan Kartini Muljadi SH, Notaris di Jakarta, yang telah disahkan oleh Menteri
                                           Kehakiman melalui Surat Keputusan Menteri Kehakiman No. Y.A.5/5/13 Tanggal 7 Januari 1975.
                                       •   Government Regulation of the Republic of Indonesia No. 2 of 1960 on the Determination of
                                           Dutch-Owned Contracts Subject to Nationalization.
                                       •   Minister of Public Works and Electricity Decree No. 5 of 1960 dated March 11, 1960.
                                       •   Government Regulation of the Republic of Indonesia No. 65 of 1961 on the Establishment of
                                           the State-Owned Enterprise "Adhi Karya".
                                       •   Government Regulation of the Republic of Indonesia No. 41 of 1971 on the Conversion of the
                                           State Construction Company Adhi Karya into a Limited Liability Company (Persero).
                                       •   Notarial Deed No. 1 dated July 1, 1974, amended by Deed No. 2 dated December 3, 1974,
                                           drawn up before Kartini Muljadi, S.H., Notary in Jakarta, which was ratified by the Minister of
                                           Justice through Minister of Justice Decree No. Y.A.5/5/13 dated January 7, 1975.

Akta Pendirian Perusahaan              Akta No. 1 Tanggal 1 Juni 1974
Company Establishment Deed             Deed No. 1 dated June 1, 1974

Kepemilikan Saham [GRI 2-1][OJK C.3]   Pemerintah Republik Indonesia: 64%
Shareholding [GRI 2-1][OJK C.3]        Publik: 36%
                                       Government of the Republic of Indonesia: 64%
                                       Public: 36%

Modal Dasar                            22.000.000.000 saham dengan nilai nominal Rp2.200.000.000 atau masing-masing bernilai
Authorized Capital                     Rp100 per saham.
                                       22,000,000,000 shares with a nominal value of Rp2,200,000,000 or Rp100 per share.

Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh    8.407.608.979 saham dengan nilai nominal Rp840.760.897.900
Issued and Fully Paid-up Capital       8,407,608,979 shares with a nominal value of Rp840,760,897,900.

Pencatatan di Bursa                    18 Maret 2004
Initial Public Offering                March 18, 2004

Bursa Saham                            Bursa Efek Indonesia
Stock Exchange                         Indonesia Stock Exchange

Jenis Saham                            Saham Seri A Dwiwarna dan Saham Seri B
Type of Shares                         Series A Dwiwarna Stocks and Series B Stocks


Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                     PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 31
                                                                                                                                    31
                                                                                                         Profil Perusahaan
                                                                                                          Company Profile




 Kode Saham                                ADHI
 Ticker Code

 Hasil Pemeringkat obligasi                idA- (Single A-) Outlook Positive
 oleh Pefindo tahun 2024
 Bond rating results by Pefindo in 2024

 Kode Obligasi                             • Obligasi Berkelanjutan II Adhi Karya Tahap I
 Bond Code                                   » ADHI02CN1 jatuh tempo pada 22 Juni 2022
                                           • Obligasi Berkelanjutan II Adhi Karya Tahap II
                                             » Seri A: ADHI02ACN2 jatuh tempo pada 25 Juni 2022
                                             » Seri B: ADHI02BCN2 jatuh tempo pada 25 Juni 2024
                                           • Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap I
                                             » ADHI03CN1 jatuh tempo pada 18 November 2023
                                           • Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap II Tahun 2021
                                             » Seri A: ADHI03ACN2 jatuh tempo pada 4 September 2022
                                             » Seri B: ADHI02BCN2 jatuh tempo pada 24 Agustus 2024
                                           • Obligasi Berkelanjutan III Adhi Tahap III 2022
                                             » Seri A: ADHI03ACN3, jatuh tempo pada 24 Mei 2025
                                             » Seri B: ADHI03BCN3, jatuh tempo pada 24 Mei 2027
                                             » Seri C: ADHI03CCN3, jatuh tempo pada 24 Mei 2029
                                           • Obligasi Berkelanjutan IV Adhi Tahap I Tahun 2024
                                             » Seri A: ADHI04CN1, jatuh tempo pada 9 Juli 2027
                                           • Adhi Karya Shelf Registered Bond II Phase I
                                             » ADHI02CN1 maturing on June 22, 2022
                                           • Adhi Karya Shelf Registered Bond II Phase I
                                             » Series A: ADHI02ACN2 maturing on June 25, 2022
                                             » Series B: ADHI02BCN2 maturing on June 25, 2024
                                           • Adhi Karya Shelf Registered Bond III Phase I
                                             » ADHI03CN1 maturing on November 18, 2023
                                           • Adhi Karya Shelf Registered Bond III Phase I 2021
                                             » Series A: ADHI03ACN2 maturing on September 4, 2022
                                             » Series B: ADHI02BCN2 maturing on August 24, 2024
                                           • Adhi Karya Shelf Registered Bond III Phase III 2021
                                             » Series A: ADHI03ACN3 maturing on May 24, 2025
                                             » Series B: ADHI03BCN3 maturing on May 24, 2027
                                             » Series C: ADHI03CCN3 maturing on May 24, 2029
                                           • Adhi Karya Shelf Registered Bond IV Phase I 2024
                                             » Series A: ADHIACN1 maturing on July 9, 2027

 Jumlah Pegawai [GRI 2-6]                  2.109 orang per 31 Desember 2025
 Number of Employees [GRI 2-6]             2,109 personnel as of December 31, 2025

 Alamat Kantor Pusat [GRI 2-1] [OJK C.2]   ADHI Tower
 Head Office Address [GRI 2-1] [OJK C.2]   Jl. MT Haryono No. 27,
                                           Jakarta 13630

 Telepon                                   +62 21 797 5312
 Phone

 Faksimile                                 +62 21 797 5311
 Faximiline

 Email                                     adhi@adhi.co.id

 Situs Perusahaan                          www.adhi.co.id
 Company Website

 Entitas Anak dan Asosiasi                 Entitas Anak | Subsidiaries:
 Subsidiaries and Associates               • PT Adhi Persada Properti (APP)
                                           • PT Adhi Persada Gedung (APG)
                                           • PT Adhi Persada Beton (APB)
                                           • PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP)
                                           • PT Dumai Tirta Persada (DTP)
                                           • PT Jalintim Adhi Abipraya (JAA)
                                           • PT Adhi Jalintim Riau (AJR)

                                           Entitas Afiliasi | Affiliates:
                                           • PT Jasamarga Bali Tol
                                           • PT Trans-Pacific Petrochemicals Indotama
                                           • PT Perusahaan Air Indonesia Amerika (PAIA)
                                           • PT Jasamarga Jogja Solo
                                           • PT Jasamarga Jogja Bawen
                                           • PT Karian Water Services
                                           • PT Jasamarga Akses Patimban
                                           • PT Karya Logistik Nusantara
                                           • PT Jakarta Metro Ekspressway
                                           • PT Bogor Serpong Infra Selaras

 Media Sosial                              Facebook: adhikaryaID
 Social Media
                                           Instagram: @adhikaryaID

                                           X (Twitter): @adhikaryaID

                                           YouTube: adhikaryaID



PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                   Sustainability Report 2025
Page 32
32
              Profil Perusahaan
              Company Profile




Riwayat Singkat Perusahaan
Brief Company History


PT ADHI KARYA (Persero) Tbk, yang selanjutnya               PT ADHI KARYA (Persero) Tbk, hereinafter referred to
disebut dengan ADHI atau Perseroan, merupakan               as ADHI or the Company, is one of Indonesia’s leading
salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN)                  State-Owned Enterprises (BUMN) engaged in the
terkemuka yang bergerak di bidang konstruksi di             construction sector. The Company has undertaken
Indonesia. Sejumlah proyek besar dan prestisius             several large and prestigious projects in 2025, including
dikerjakan Perseroan pada tahun 2025 di antaranya           the continuation of the Jakarta MRT Phase 2A Package
melanjutkan pembangunan proyek MRT Jakarta Fase             CP202 project, which has entered the tunnel excavation
2A Paket CP202 yang memasuki tahap penggalian               stage to connect Harmoni to Mangga Besar, and
terowongan untuk menghubungkan Harmoni hingga               being appointed as the contractor for the Front-End
Mangga Besar, ditunjuk sebagai kontraktor pekerjaan         Engineering Design (FEED) work for one of the national
Front-End Engineering Design (FEED) untuk salah satu        strategic projects (PSN) undertaken by the Japanese
proyek strategis nasional (PSN) yang dikerjakan anak        energy giant’s subsidiary, INPEX, where the Company
usaha raksasa energi asal Jepang yakni INPEX di mana        received a Letter of Award (LOA) for the Indonesia
Perseroan menerima Surat Penetapan Pemenang (Letter         INPEX Abadi Onshore LNG Project from INPEX Masela
of Award/LOA) untuk proyek Indonesia INPEX Abadi            Ltd. In addition, through its subsidiary PT Adhi Persada
Onshore LNG Project dari INPEX Masela Ltd. Selain           Beton (APB), the Company is playing a role in a large-
itu, melalui anak usaha PT Adhi Persada Beton (APB),        scale mass transportation project in the Philippines,
Perseroan mengambil peran dalam proyek transportasi         namely the North–South Commuter Railway (NCSR), a
massal berskala besar di Filipina, yaitu North–South        railway line that will connect the northern part of the
Commuter Railway (NCSR), jalur kereta yang akan             Philippines (Malolos) to the southern part (Calamba
menghubungkan sisi utara Filipina (Malolos) hingga          City) with a track length of 6.8 kilometers.
sisi selatan (Kota Calamba) dengan panjang lintasan
mencapai 6,8 kilometer.

Sejarah ADHI dimulai pada 11 Maret 1960 dengan              ADHI’s history began on March 11, 1960, with the
penetapan nama Perseroan melalui Surat Keputusan            establishment of the Company’s name through a Minister
Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Kerja. Pada tahun         of Public Works and Manpower Decree. In 1961, based
1961, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 65          on Government Regulation (PP) No. 65 of 1961, ADHI
Tahun 1961, ADHI ditetapkan sebagai Perusahaan              was established as a State-Owned Enterprise (PN). In
Negara (PN). Pada tahun yang sama, perusahaan               the same year, the former Dutch-owned construction
konstruksi bekas milik Belanda, Associate NV, yang          company, Associate NV, which had been nationalized,
telah dinasionalisasi, dilebur ke dalam Adhi Karya.         was merged into Adhi Karya.

Pada 1 Juni 1974, status perusahaan berubah dari PN         On June 1, 1974, the Company’s status changed from
Adhi Karya menjadi Perseroan Terbatas dengan nama           PN Adhi Karya to a limited liability company under the
PT Adhi Karya (Persero), sesuai dengan pengesahan           name PT Adhi Karya (Persero), in accordance with the
dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia melalui           ratification of the Minister of Justice of the Republic
Peraturan Pemerintah No. 26 Tahun 1974. Proses              of Indonesia through Government Regulation No. 26 of
pendirian perusahaan ini dicatat dalam Akta Notaris No. 1   1974. The process of establishing the Company was
tanggal 1 Juni 1974, yang kemudian diperbaharui dengan      recorded in Notarial Deed No. 1 dated June 1, 1974,
Akta No. 2 pada 3 Desember 1974. Akta Pendirian ini         which was later renewed with Deed No. 2 on December
telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan          3, 1974. This Deed of Establishment was approved by
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat           the Minister of Law and Human Rights of the Republic of
Keputusan No. Y.A.5/5/13 tanggal 17 Januari 1975, dan       Indonesia through Decree No. Y.A.5/5/13 dated January
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia            17, 1975, and announced in the State Gazette of the
No. 85 tanggal 24 Oktober 1975, Tambahan No. 600.           Republic of Indonesia No. 85 dated October 24, 1975,
[GRI 2-1]                                                   Supplement No. 600. [GRI 2-1]




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                    PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 33
                                                                                                                       33
                                                                                           Profil Perusahaan
                                                                                            Company Profile




Pada 18 Maret 2004, ADHI melakukan Initial Public            On March 18, 2004, ADHI conducted an Initial Public
Offering (IPO) dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia,        Offering (IPO) and was listed on the Indonesia Stock
menjadikannya perusahaan konstruksi pertama yang             Exchange, making it the first construction company to
melantai di bursa dengan nama PT ADHI KARYA                  be listed on the stock exchange under the name PT
(Persero) Tbk. Saat itu, mayoritas saham ADHI (51%)          ADHI KARYA (Persero) Tbk. At that time, the majority
dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia, sementara       of ADHI shares (51%) were owned by the Government
24,5% dimiliki oleh manajemen melalui program                of the Republic of Indonesia, while 24.5% were owned
Employee Management Buy Out (EMBO), dan sisanya              by management through the Employee Management
sebesar 24,5% dimiliki oleh publik.                          Buy Out (EMBO) program, and the remaining 24.5%
                                                             were owned by the public.

Dengan status sebagai perusahaan terbuka, ADHI               With its status as a public company, ADHI has a great
memiliki tanggung jawab besar untuk menunjukkan              responsibility to demonstrate its best performance
kinerja terbaik kepada pemegang saham. Tanggung              to its shareholders. This responsibility is fulfilled
jawab tersebut terpenuhi dengan kemampuan ADHI               by ADHI’s ability to become a leading construction
menjadi perusahaan konstruksi terkemuka di Asia              company in Southeast Asia through its competitiveness
Tenggara melalui daya saing dan pengalaman yang              and experience, as proven by the success of the
dibuktikan pada keberhasilan proyek konstruksi yang          construction projects it has undertaken. ADHI’s business
sudah dijalankan. Keberhasilan usaha yang sudah diraih       success would be meaningless without the support and
ADHI tidak akan bermakna tanpa dukungan dan peran            participation of the community. For this reason, ADHI, as
serta masyarakat. Untuk itu, ADHI sebagai salah satu         one of Indonesia’s state-owned enterprises, contributes
BUMN RI memberikan sumbangsihnya kepada seluruh              to the entire community by constantly striving to play an
masyarakat dengan senantiasa berupaya ikut berperan          active role in the growth of infrastructure in Indonesia.
aktif menjadi bagian dari pertumbuhan infrastruktur
di Indonesia.

Dalam perjalanan bisnisnya, ADHI terus berkomitmen           In its business journey, ADHI remains committed
untuk memenuhi tanggung jawab kepada seluruh                 to fulfilling its responsibilities to all stakeholders,
pemangku kepentingan, baik di masa perkembangan              both during the Company’s development and amid
perusahaan maupun di tengah persaingan industri              increasingly fierce competition in the construction
konstruksi yang semakin ketat. Menghadapi persaingan         industry. Facing competition and price wars, ADHI
dan perang harga, ADHI melakukan redefinisi visi dan         has redefined its vision and mission. Based on the
misi perusahaan. Berdasarkan Surat Keputusan Direksi         Board of Directors Decree of PT ADHI KARYA (Persero)
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk No. 014-6/2020/432               Tbk No. 014-6/2020/432 dated October 2, 2020, the
tanggal 2 Oktober 2020, Perseroan mengubah Visi,             Company changed its Vision, Mission, and Corporate
Misi, dan Nilai Perusahaan sebagai bagian dari               Values as part of its commitment to continue to grow
komitmen untuk terus tumbuh menjadi korporasi yang           into an innovative and culturally superior corporation
inovatif dan berbudaya unggul guna memastikan                to ensure sustainable growth.
pertumbuhan berkelanjutan.

Keterangan Perubahan Nama dan Status                         Information on Changes to the Name and
Badan Hukum                                                  Legal Entity Status




               1960                                   1974                                           2004


          PN Adhi Karya                      PT Adhi Karya (Persero)                   PT ADHI KARYA (Persero) Tbk


                                       Pengesahan Menteri Kehakiman RI                 Perusahaan konstruksi pertama yang
                                      No.26 Tahun 1971 tanggal 1 Juni 1974             mencatatkan sahamnya di Bursa Efek
          11 Maret 1960                                                                     Indonesia pada 17 Maret 2004
                                          Ratification of the Minister of
          March 11, 1960                                                                The first construction company to
                                       Justice of the Republic of Indonesia           list its shares on the Indonesia Stock
                                        No.26 of 1974 dated June 1, 1974                    Exchange on March 17, 2004




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                     Sustainability Report 2025
Page 34
34
              Profil Perusahaan
              Company Profile




Jejak Langkah
Milestones



    1960                                     1961                                        1971
PN Adhi Karya dibentuk dari hasil        Pemer int ah Republik Indonesia           Pemer int ah Republik Indonesia
nasionalisasi perusahaan Belanda         secara resmi mengeluarkan Peraturan       mengeluarkan Peraturan Pemerintah
bernama Associatie NV                    Pemerintah Republik Indonesia No.         Republik Indonesia No. 41 Tahun 1971
PN Adhi Karya was established from       65 Tahun 1961 tentang Pendirian           Tentang Pengalihan Bentuk Perusahaan
the nationalization of a Dutch company   Perusahaan Negara “Adhi Karya”.           Bangunan Negara Adhi Karya Menjadi
called Associatie NV.                    The Government of the Republic of         Perusahaan Perseroan (Persero)
                                         Indonesia officially issued Government    The Government of the Republic of
                                         Regulation of the Republic of Indonesia   Indonesia issued Government Regulation
                                         No. 65 of 1961 concer ning the            of the Republic of Indonesia No. 41 of
                                         Establishment of the State Company        1971 concerning the Change of Form of
                                         “Adhi Karya”.                             the State Building Company Adhi Karya
                                                                                   to a Limited Liability Company (Persero).




    2020                                      2019                                      2018
• Mendirikan entitas anak, yaitu PT      Mendirikan PT Dumai Tirta Persada,        • Mendirikan entitas anak, yaitu PT
  Jalintim Adhi Abipraya; dan            sebuah entitas anak Perseroan.              Adhi Commuter Properti; dan
• Membuat perubahan Nilai Perseroan      Established PT Dumai Tirta Persada, a     • Melakukan redefinisi visi dan
• Establish a subsidiary, namely         subsidiary of the Company                   misi Perseroan.
  PT Jalintim Adhi Abipraya.                                                       • Establish a subsidiary, namely PT
• Make changes to the Corporate Value.                                               Adhi Commuter Properti.
                                                                                   • Redefine the corporate vision
                                                                                     and mission.




    2021                                     2022                                      2023
• Pendirian PT Adhi Jalintim Riau.       • PT Adhi Commuter Properti Tbk           • Pembentukan Perusahaan afiliasi
• Peresmian FPLT KIM Medan.                (ADCP) melantai di Bursa Efek             PT Jasamarga Akses Patimban.
• Establishment of PT Adhi                 Indonesia                               • Pembentukan Perusahaan afiliasi
  Jalintim Riau.                         • Pelaksanaan Penawaran Umum                PT Karya Logistik Nusantara.
• Inauguration of FPLT KIM Medan.          Terbatas II Tahun 2022                  • Pembentukan Perusahaan afiliasi
                                         • PT Adhi Commuter Properti Tbk.            PT Jakarta Metro Ekspressway
                                           (ADCP) listed on the Indonesia          • Peresmian LRT Jabodebek dan
                                           Stock Exchange.                           Indonesia Arena GBK
                                         • Implementation of Limited Public        • Establishment of affiliated company
                                           Offering II in 2022.                      PT Jasamarga Akses Patimban.
                                                                                   • Establishment of affiliated company
                                                                                     PT Karya Logistik Nusantara.
                                                                                   • Establishment of affiliated company
                                                                                     PT Jakarta Metro Ekspressway
                                                                                   • Inauguration of Jabodebek LRT and
                                                                                     Indonesia Arena GBK.


Laporan Keberlanjutan 2025                                                                        PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 35
                                                                                                                      35
                                                                                            Profil Perusahaan
                                                                                             Company Profile




      1974                               2004                                           2011
PN Adhi Karya berubah menjadi        Menjadi BUMN Konstruksi pertama              Mengalami transformasi bisnis dengan
PT Adhi Karya (Persero).             yang tercatat di Bursa Efek Indonesia        melakukan beberapa
PN Adhi Karya changed its name to    (BEI) d.h. Bursa Efek Jakarta (BEJ) pada     langkah strategis, antara lain:
PT Adhi Karya (Persero).             tanggal 18 Maret 2004 sehingga menjadi       • Mengubah Visi, Misi, dan Tata Nilai
                                     PT ADHI KARYA (Persero) Tbk.                    Perusahaan
                                     Became the first SOE Construction listed     • Melakukan restrukturisasi organisasi
                                     on the Indonesia Stock Exchange (BEI),       • Mendirikan ADHI Learning Center
                                     formerly the Jakarta Stock Exchange             (ALC)
                                     (BEJ), on March 18, 2004, thus changing      Undergoing business transformation by
                                     its name to PT ADHI KARYA (Persero)          taking several strategic steps, including:
                                     Tbk.                                         • Changing the Corporate Vision,
                                                                                     Mission, and Values.
                                                                                  • Restructuring the organization.
                                                                                  • Establishing the ADHI Learning
                                                                                     Center (ALC).




     2015                                 2014                                         2012
Memulai pelaksanaan proyek LRT       Mendirikan 2 (dua) entitas anak, yaitu:      Mengembangkan bisnis dengan
Jabodebek yang ditandai dengan       • PT Adhi Persada Gedung (APG)               mendirikan entitas anak bernama
melakukan ground breaking.           • PT Adhi Persada Beton (APB)                PT Adhi Persada Properti.
Starting the implementation of the   Established two subsidiaries, namely:        Developing the business by
Jabodebek LRT project, which was     • PT Adhi Persada Gedung (APG)               establishing a subsidiary named
marked by the groundbreaking.        • PT Adhi Persada Beton (APB)                PT Adhi Persada Properti.




     2024                                      2025
• Pembentukan Afiliasi PT Bogor           • Pengalihan Saham dari Kementerian
  Serpong Infra Selaras                     BUMN ke PT Biro Klasifikasi Indonesia
• Establishment of an affiliated            (Persero) dan PT Danantara Asset
  company PT Bogor Serpong Infra            Management (Persero).
  Selaras                                 • Transfer of Shares from the Ministry
                                            of SOE to PT Biro Klasifikasi Indonesia
                                            (Persero) and PT Danantara Asset
                                            Management (Persero).




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                      Sustainability Report 2025
Page 36
36
              Ikhtisar Kinerja
              Performance Highlight




Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan
Vision, Mission, and Corporate Culture




Perseroan telah menetapkan Visi, Misi,            The Company has established its Vision,
dan Nilai Budaya Perseroan berdasarkan            Mission, and Cultural Values based on
Surat Keputusan Direksi PT ADHI KARYA             the Board of Directors Decree of PT ADHI
(Persero) Tbk No. 014-6/2020/432 tanggal          KARYA (Persero) Tbk No. 014-6/2020/432
2 Oktober 2020 tentang Penetapan Visi,            dated October 2, 2020, on the Establishment
Misi, dan Nilai Perusahaan PT ADHI KARYA          of the Vision, Mission, and Values of
(Persero) Tbk.                                    PT ADHI KARYA (Persero) Tbk.




   Visi
   Vision

                          Menjadi Korporasi Inovatif dan Berbudaya
                          Unggul untuk Pertumbuhan Berkelanjutan.
                          To become an innovative and excellent corporation with a culture
                          of excellence for sustainable growth.




   Misi
   Mission

     Membangun insan yang unggul, profesional,               Menjalankan organisasi dengan tata kelola
     amanah, dan berjiwa wirausaha.                          perusahaan yang baik.
     Building superior, professional, trustworthy, and       Running an organization with good corporate
     entrepreneurial people.                                 governance.

     Mengembangkan bisnis konstruksi, rekayasa,              Menjalankan sistem manajemen yang menjamin
     property industri, dan investasi yang bereputasi.       pencapaian sasaran kualitas lingkungan kerja.
     Developing reputable construction, engineering,         Running a management system that ensures the
     industrial property, and investment businesses.         achievement of quality environment targets.

     Mengembangkan inovasi produk dan proses                 Mengembangkan teknologi informasi dan
     untuk memberi solusi serta impact bagi                  komunikasi sebagai sarana untuk pembuatan
     stakeholders.                                           keputusan dan pengelolaan risiko korporasi.
     Developing product and process innovations to           Developing information and communication
     provide solutions and impacts for stakeholders.         technology as a means for making.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                        PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 37
                                                                                                                 37
                                                                                         Ikhtisar Kinerja
                                                                                  Performance Highlight




Nilai Budaya
Corporate Values


Sejak tahun 2020, Perseroan mengadopsi Core               Since 2020, the Company has adopted the Corporate
Values Perusahaan yaitu AKHLAK sesuai dengan              Core Values AKHLAK, in accordance with Board
Surat Keputusan Direksi No. 014-6/2020/432                of Directors Decree No. 014-6/2020/432 on the
tentang Penetapan Visi, Misi dan Nilai Perusahaan         Determination of the Vision, Mission and Values of PT
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk dan karakter LAMPs            ADHI KARYA (Persero) Tbk and the LAMPs character
yang tertuang pada Surat Keputusan Direksi No. 014-       as outlined in Board of Directors Decree No. 014-
6/2025/025B tentang Logo dan Karakter ADHI 2025.          6/2025/025B on the ADHI 2025 Logo and Character.
Core Values AKHLAK mencakup nilai budaya:                 The AKHLAK Core Values encompass cultural values:




    Amanah                    Memegang teguh kepercayaan yang diberikan
    Trustworthy               Uphold the trust given




    Kompeten                  Terus belajar dan mengembangkan kapabilitas
    Competent                 Continue to learn and develop capabilities




    Harmonis                  Saling peduli dan menghargai perbedaan
    Harmonious                Mutual care and respect for differences




                              Berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa
    Loyal                     dan negara
    Loyal                     Dedicated and prioritizing the interests of the nation
                              and the state



                              Terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan
    Adaptif                   ataupun menghadapi perubahan
                              Continue to innovate and be enthusiastic in driving or
    Adaptive
                              facing change




    Kolaboratif               Memegang teguh kepercayaan yang diberikan
    Collaborative             Uphold the trust given




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                 Sustainability Report 2025
Page 38
38
              Ikhtisar Kinerja
              Performance Highlight




Karakter pegawai LAMPs mencakup karakter:                       LAMPs employee characteristics include:



                               Learner
                  L          Terbuka, mengikuti dan mengimplementasikan perkembangan teknologi
                             Open-minded, follows and implements technological developments




                              Adaptive
                 A           Terus berinovasi dan antusias daam menggerakan ataupun menghadapi perubahan
                             Continually innovates and is enthusiastic about driving or facing change




                                Militant
                             Pegawai memiliki standard kinerja yang tinggi dan menghargai hasil yang
                 M           dicapai. Setiap pegawai bertanggung jawab atas kinerja tim dan organisasi
                             Employees have high performance standards and value the results achieved. Each
                             employee is responsible for the performance of the team and the organization.




                               Problem Solver
                             Pegawai mampu memberikan solusi yang inovatif dan efisien dalam mendukung
                  P          pengembalian keputusan yang cepat dan tepat.
                             Employees are able to provide innovative and efficient solutions in support of quick
                             and accurate decision-making.




Review Visi, Misi, dan Nilai Perusahaan                         Review of the Corporate Vision, Mission,
                                                                and Values

Perseroan senantiasa mendukung program kerja                    The Company continues to support the work program of
Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara dalam                 the Regulatory Agency of State-Owned Enterprises in
mewujudkan peran BUMN sebagai ujung tombak                      realizing the role of SOEs as the spearhead of economic
pertumbuhan ekonomi, akselerator kesejahteraan sosial           growth, accelerators of social welfare, providers of
(social welfare), penyedia lapangan kerja, dan penyedia         employment, and providers of competent talent. To
talenta yang kompeten. Untuk mencapai kondisi tersebut          achieve this, it is necessary to transform SOE human
perlu dilakukan transformasi SDM BUMN di semua                  resources across all lines. This human resource
lini. Dengan transformasi SDM tersebut diharapkan               transformation is expected to become an identity
dapat menjadi identitas dan perekat budaya kerja yang           and a unifying force for a work culture that supports
mendukung peningkatan kinerja secara berkelanjutan.             continuous performance improvement.

Dalam upaya untuk menyelaraskan dan                             In an effort to harmonize and internalize ADHI’s cultural
menginternalisasikan nilai-nilai budaya ADHI ke dalam           values into the ADHI community, one of the concrete
Insan ADHI, salah satu langkah nyata yang dilakukan             steps taken by the Company is to develop the LAMPs
Perseroan adalah dengan melakukan pembentukan                   character. This adjustment is carried out in the form
karakter LAMPs. Penyesuaian ini dilakukan dalam                 of a strategy to achieve the vision, mission, and
bentuk strategi dalam rangka mencapai visi, misi dan            cultural values.
nilai budaya.
Laporan Keberlanjutan 2025                                                                        PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 39
                                                                                                                                         39
                                                                                                                Ikhtisar Kinerja
                                                                                                         Performance Highlight




Roadmap Budaya Perusahaan
Corporate Culture Roadmap


   2025               Menguatkan core
                      values AKHLAK
                                                  •   Menguatkan core values AKHLAK melalui pembentukan karakter LAMPs sebagai
                                                      sifat-sifat yang harus dimiliki insan ADHI di keseharian pekerjaannya dalam menunjang
                      melalui penguatan               terbentuknya AKHLAK. Proses internalisasi meliputi proses awareness pengenalan
                      karakter LAMPs serta            karakter LAMPs melalui berbagai kanal media internal, Townhall dan Tone from the Top
                      institusionalisasi budaya   •   Memastikan nilai AKHLAK tidak lagi sebatas kampanye atau program, tetapi tertanam,
                      AKHLAK.                         terintegrasi, dan selaras dengan sistem organisasi (proses bisnis, tata kelola SDM,
                      Strengthening                   komunikasi, dan pengambilan keputusan)
                      AKHLAK's core values        •   Strengthening AKHLAK core values through the formation of LAMPs character traits
                      through LAMPs                   as qualities that ADHI employees must possess in their daily work to support the
                      character building              formation of AKHLAK. The internalization process includes raising awareness of
                      and institutionalizing          LAMPs character traits through various internal media channels, Townhall, and Tone
                      AKHLAK culture.                 from the Top.
                                                  •   Ensuring that AKHLAK values are no longer limited to campaigns or programs, but
                                                      are embedded, integrated, and aligned with the organizational system (business
                                                      processes, HR management, communication, and decision-making).


   2024               Meningkatkan Kualitas
                      Budaya Kerja AKHLAK
                                                  Peningkatan performa kualitas budaya kerja AKHLAK dengan melakukan review Tata
                                                  Kelola HC, struktur organisasi, mempercepat transformasi digital, menciptakan lingkungan
                      Improving the Quality of    kerja yang harmonis inovatif, peningkatan kompetensi dan moralitas melalui perilaku
                      AKHLAK Work Culture         karakter pegawai dan kepemimpinan yang berintegritas
                                                  Improving the performance of AKHLAK work culture by reviewing HC governance,
                                                  organizational structure, accelerating digital transformation, creating a harmonious and
                                                  innovative work environment, and improving competence and morality through employee
                                                  behavior and leadership with integrity.


   2023               Menetapkan dan
                      Membangun Momentum
                                                  Melakukan sosialisasi dan internalisasi nilai-nilai AKHLAK di perusahaan melalui 3 metode,
                                                  yaitu internalisasi melalui sistem manajemen kinerja pegawai, aspek simbol dan atribut
                      Budaya AKHLAK               AKHLAK pada lingkungan kantor, baik atribut fisik maupun atribut pada sosial media, dan
                      Establishing and Building   komitmen pimpinan yang ditunjukkan melalui berbagai kegiatan, seperti Townhall Meeting
                      Momentum for AKHLAK         sebagai wadah diskusi refleksi perjalanan AKHLAH selama 3 tahun terakhir.
                      Culture                     Socializing and internalizing AKHLAK values in the company through three methods,
                                                  namely internalization through the employee performance management system, AKHLAK
                                                  symbols and attributes in the office environment, both physical attributes and attributes on
                                                  social media, and leadership commitment demonstrated through various activities, such as
                                                  Townhall Meetings as a forum for discussing and reflecting on AKHLAK's journey over the
                                                  past three years.


   2022               Mendorong Kinerja
                      dengan AKHLAK
                                                  Melakukan perbaikan alat ukur AKHLAK dalam sistem Performance Appraisal.
                                                  Menerapkan edukasi nilai-nilai AKHLAK melalu platform digital korporasi mengadakan
                      Driving Performance         perlombaan Semarak AKHLAK untuk memberikan reward & motivation kepada seluruh
                      with AKHLAK                 insan ADHI
                                                  Improving the AKHLAK measurement tools within the Performance Appraisal system.
                                                  Implementing AKHLAK values education through the corporate digital platform by
                                                  organizing the Semarak AKHLAK competition to provide rewards and motivation to all ADHI
                                                  employees.


   2021               Peringatan 1 tahun
                      AKHLAK ADHI
                                                  Implementasi penerapan AKHLAK di ADHI selama 1 tahun terakhir.
                                                  Implementation of AKHLAK at ADHI over the past year.
                      First Anniversary of
                      AKHLAK ADHI


   2020               Konsep Peluncuran
                      Program Budaya ADHI
                                                  Bagaimana ADHI ingin meningkatkan kesadaran dalam learning organization dan
                                                  meningkatkan tingkat adaptability dalam dunia bisnis
                      ADHI Cultural Program       How ADHI wants to increase awareness in learning organizations and improve the level of
                      Launch Concept              adaptability in the business world


   2019               Profiing Indeks Budaya
                      ADHI
                                                  Pengukuran Indeks Budaya 2019 untuk menjadi program Peningkatan Indeks Budaya 2020
                                                  2019 Culture Index Measurement to become the 2020 Culture Index Improvement program
                      ADHI Cultural Index
                      Profiling


   2018               Transformasi 3.0 – Back
                      to be the Best
                                                  ADHI ingin meraih kembali sebagai market leader industrinya dengan merumuskan Visi,
                                                  Misi, dan Nilai Budaya baru
                      3.0 Transformation –        ADHI means to regain its position as the market leader in its industry by formulating a new
                      Back to be the Best         Vision, Mission, and Cultural Values


   2017               Budaya 3B
                      3B Culture
                                                  Penerapan nilai budaya baru yaitu bekerja cerdas, jujur bertanggung jawab, dan bersahaja.
                                                  Implementation of new cultural values, namely working smart, being honest and
                                                  responsible, and being humble.


PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                        Sustainability Report 2025
Page 40
40
              Profil Perusahaan
              Company Profile




Implementasi Budaya Perusahaan
Implementation of Corporate Culture


Di era digitalisasi dan kompetisi bisnis yang semakin         In this era of digitalization and increasingly open
terbuka, Perseroan dihadapkan pada tantangan untuk            business competition, the Company faces the challenge
bertahan, beradaptasi dengan perubahan, dan terus             of survival, adaptation to change, and continued growth
berkembang demi mencapai keberlanjutan usaha.                 to achieve business sustainability. In facing these
Dalam menghadapi tantangan ini, penerapan nilai               challenges, the application of cultural values becomes
budaya menjadi sangat penting. Nilai budaya berfungsi         very important. Cultural values serve as distinguishing
sebagai ciri pembeda yang mencerminkan karakteristik          features that reflect the Company’s approach to the
Perseroan dalam menghadapi dinamika kondisi saat ini.         dynamics of current conditions.

Fase Implementasi Perubahan Budaya
Cultural Change Implementation Phase




      Tahap 1                     Tahap 2             Tahap 3                 Tahap 4                  Tahap 5
      Phase 1                     Phase 2             Phase 3                 Phase 4                  Phase 5




Profiling Nilai Budaya       Launching Budaya     Sosialisasi Budaya       Aktivasi Budaya            Evaluasi dan
       Perseroan                   ADHI          Culture Socialization         Cultural           Monitoring Budaya
 Corporate Cultural          Launching of ADHI                            Cultural Activation    Culture Evaluation and
   Values Profiling               Culture                                                              Monitoring


Program Sosialisasi Nilai-nilai Budaya                        Corporate Cultural Values Socialization
Perusahaan                                                    Program

Sepanjang tahun 2025, ADHI menjalankan proses                 Throughout 2025, ADHI continues to internalize its core
internalisasi core values AKHLAK dan karakter                 values of AKHLAK and LAMPs character in a sustainable
LAMPs secara berkelanjutan dan terarah melalui                and focused manner through various strategic activities.
berbagai kegiatan strategis. Internalisasi dimulai dari       Internalization began with a Townhall involving all ADHI
Townhall yang melibatkan seluruh insan ADHI sebagai           employees as a space for aligning perceptions and
ruang penyamaan persepsi dan komitmen bersama,                shared commitments, reinforced by Tone from the top
diperkuat dengan Tone from the top melalui pesan-             through messages from the Board of Directors affirming
pesan Direksi yang menegaskan LAMPs sebagai arah              LAMPs as the direction for the organization’s behavior
perilaku dan cara kerja organisasi. Seiring berjalan,         and work style. Along the way, the LAMPs character was
karakter LAMPs diperkenalkan dan dihidupkan melalui           introduced and brought to life through various internal
berbagai media komunikasi internal yang dekat dengan          communication channels familiar to employees’ daily
keseharian karyawan, sehingga nilai tidak hanya               lives, so that the values are not only understood but
dipahami, tetapi juga dirasakan dan dipraktikkan.             also felt and practiced. This series of efforts reflects
Rangkaian upaya ini mencerminkan keseriusan ADHI              ADHI’s seriousness in building an adaptive, competitive
dalam membangun budaya yang adaptif, berdaya                  culture based on AKHLAK core values.
saing, dan berlandaskan core values AKHLAK.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                      PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 41
                                                                                                                    41
                                                                                         Profil Perusahaan
                                                                                          Company Profile




Untuk memperkuat penanaman nilai-nilai budaya                To strengthen the instillation of corporate cultural
perusahaan, ADHI melaksanakan program sosialisasi            values, ADHI implements a socialization program
yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan,                 that provides knowledge, reinforces, and increases
menanamkan, serta meningkatkan pemahaman                     understanding of the Company’s cultural values among
mengenai nilai-nilai budaya Perusahaan kepada                all ADHI personnel. This is expected to serve as a
seluruh insan ADHI. Hal ini diharapkan dapat menjadi         guideline for good behavior in the work environment.
pedoman dalam berperilaku baik di lingkungan kerja.          The socialization program is carried out in various
Program sosialisasi dilaksanakan melalui berbagai cara,      ways, including workshops and the distribution of
antara lain penyelenggaraan workshop dan distribusi          information through internal media, such as website
informasi melalui media internal, seperti tampilan di        displays, standing banners, and logos on ID cards
website, standing banner, serta logo pada id-card dan        and other attributes. In addition, to celebrate ADHI’s
atribut lainnya. Selain itu, dalam rangka merayakan          65th anniversary, a series of activities was held to
HUT ADHI ke-65, juga diadakan serangkaian kegiatan           further explore and apply the corporate culture among
yang bertujuan untuk lebih mendalami dan menerapkan          employees.
budaya perusahaan di kalangan karyawan.

Kampanye Melalui Media Sosial                                Campaigns through Social Media

Seiring dengan perkembangan terkini, Perseroan               In line with current developments, the Company has
juga memperluas implementasi nilai budaya melalui            also expanded its implementation of cultural values
kampanye di media sosial. Kampanye ini dilaksanakan          through social media campaigns. These campaigns
pada hari-hari nasional tertentu untuk menonjolkan nilai     are held on designated national days to highlight the
budaya perusahaan di seluruh platform media sosial.          Company’s cultural values across all social media
Berbagai metode digunakan dalam kampanye media               platforms. Various methods are used in social media
sosial, seperti mengunggah status WhatsApp (WA),             campaigns, such as uploading WhatsApp (WA) statuses,
mengganti gambar profil, atau membagikan nilai-nilai         changing profile pictures, or sharing cultural values
budaya melalui platform media sosial lainnya. Selain itu,    through other social media platforms. In addition, ADHI
ADHI juga melaksanakan berbagai program kampanye             carries out various LAMPs cultural campaign programs
budaya LAMPs di media sosial, seperti kuis, sosialisasi,     on social media, such as quizzes, socialization, and
dan lomba video LAMPs.                                       LAMPs video competitions.

Selain itu, ADHI memiliki akun Instagram @being.adhi         Furthermore, ADHI has an Instagram account, @being.
yang digunakan untuk mengomunikasikan budaya                 adhi, which is used to communicate the Company’s
kerja di lingkungan Perseroan. Akun ini menjadi              work culture. This account serves as a channel for
saluran bagi pegawai di mana pun mereka berada               employees, wherever they are, to access information
untuk mendapatkan informasi terkait program-program          about the Company’s employee programs. Not only that,
kepegawaian yang dimiliki perusahaan. Tak hanya              @being.adhi also aims to attract potential employees
itu, @being.adhi juga bertujuan untuk menarik calon          whose values and cultures align with ADHI’s so they
pegawai potensial yang memiliki nilai dan budaya yang        are interested in joining and growing with the Company.
serupa dengan ADHI agar tertarik untuk bergabung dan
berkembang bersama perusahaan.

Aktivasi                                                     Activation

Program aktivasi dan internalisasi nilai-nilai budaya        All ADHI employees participate in the program to
dijalankan oleh seluruh insan ADHI untuk memastikan          activate and internalize cultural values, ensuring
nilai-nilai tersebut diyakini dan diterapkan dalam kinerja   they are believed in and applied in their daily work.
sehari-hari. Melalui program ini diharapkan nilai-nilai      Through this program, it is hoped that the Company’s
budaya perusahaan dapat tertanam dengan kuat dan             cultural values will be deeply embedded and reflected
tercermin dalam perilaku para insan ADHI sehingga            in ADHI employees’ behavior, thereby supporting the
mendukung tercapainya visi dan misi Perseroan.               achievement of the Company’s vision and mission.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                   Sustainability Report 2025
Page 42
42
               Profil Perusahaan
               Company Profile




Kepemilikan Saham
Shareholding




                                                                                                               35,7%

                                                                                                               Publik
            0,6%                                                                                               Public


         BP BUMN




                                                                                                               63,7%

                                                                                                       Danantara Asset
                                                                                                        Management


Pemegang Saham Utama dan Pengendali                                Main and Controlling Shareholders

Sampai dengan 31 Desember 2025, Mayoritas                          As of December 31, 2025, 63.7% of ADHI shares
saham ADHI, yaitu sebesar 63,7% saat ini dimiliki                  are owned by the Government of the Republic of
oleh Pemerintah Negara Republik Indonesia melalui                  Indonesia through Danantara Asset Management,
Danantara Asset Management yang merupakan                          which is the majority and controlling shareholder of
pemegang saham utama dan pengendali ADHI.                          ADHI. Meanwhile, 35.7% of shares are owned by the
Sedangkan 35,7% saham dimiliki oleh publik. Pada                   public. At the Annual General Meeting of Shareholders
tanggal 7 April 2022 melalui Rapat Umum Pemegang                   on April 7, 2022, it was decided to reclassify ADHI
Saham Tahunan telah ditetapkan bahwa terdapat                      shares, previously unclassified, into Series A Dwiwarna
perubahan klasifikasi saham ADHI yang semula tanpa                 Shares and Series B Shares. It was also decided that
seri, menjadi terdiri dari Saham Seri A Dwiwarna dan               one Series A Dwiwarna Share would be taken from the
Saham Seri B. Dan ditetapkan 1 (satu) Saham Seri                   Government’s 63.7% ownership. This resolution was
A Dwiwarna yang diambil dari kepemilikan 63,7%                     documented in Deed No. 12, dated April 7, 2022, by
Pemerintah. Penetapan tersebut dituangkan dalam                    Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta.
Akta No. 12, tanggal 7 April 2022 oleh Ashoya Ratam,
S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta.

                                     Per 1 Januari 2025                                Per 31 Desember 2025
                                    As of January 1, 2025                             As of December 31, 2025
                        Jumlah                                                Jumlah
  Pemegang            Pemegang                                              Pemegang
                                        Jumlah Saham        Persentase                        Jumlah Saham       Persentase
    Saham               Saham                                                 Saham
                                          (Lembar)          Kepemilikan                         (Lembar)         Kepemilikan
  Shareholder          (Subjek)                                              (Subjek)
                                         Total Shares        Ownership                         Total Shares       Ownership
                         Total                                                 Total
                                           (share)          Percentage                           (share)         Percentage
                     Shareholders                                          Shareholders
                       (Subject)                                             (Subject)
Nilai Nominal Saham = Rp100,-/lembar saham
Nominal Value of Shares = Rp100 per share
Pemodal Nasional
National Investors
Negara Republik                     1     5.408.773.792           64,33%                  1                1                0%
Indonesia
Republic of
Indonesia


Laporan Keberlanjutan 2025                                                                            PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 43
                                                                                                                            43
                                                                                                   Profil Perusahaan
                                                                                                    Company Profile




                                     Per 1 Januari 2025                                Per 31 Desember 2025
                                    As of January 1, 2025                             As of December 31, 2025
                        Jumlah                                                Jumlah
  Pemegang            Pemegang                                              Pemegang
                                        Jumlah Saham        Persentase                        Jumlah Saham         Persentase
    Saham               Saham                                                 Saham
                                          (Lembar)          Kepemilikan                         (Lembar)           Kepemilikan
  Shareholder          (Subjek)                                              (Subjek)
                                         Total Shares        Ownership                         Total Shares         Ownership
                         Total                                                 Total
                                           (share)          Percentage                           (share)           Percentage
                     Shareholders                                          Shareholders
                       (Subject)                                             (Subject)
 Perorangan                   47.543      2.421.567.847           28,80%          46.029        2.270.756.241             27,01%
 Indonesia
 Indonesian
 Individuals
 Karyawan                           1           10.000             0,00%                  1            10.000              0,00%
 Employees
 Koperasi                           4         1.655.060            0,02%                  3          984.960               0,01%
 Cooperatives
 Yayasan                          10        22.833.872             0,27%                  8        15.300.235              0,18%
 Foundations
 Dana Pensiun                     55        67.205.654             0,80%              46           53.850.788              0,64%
 Pension Funds
 Asuransi                         12         26.757.145            0,32%              13           22.821.764              0,27%
 Insurance
 Companies
 Bank                               1        3.000.000             0,36%                  1         3.000.000              0,04%
 Banks
 Perseroan                        78        324.614.317            3,86%              67         5.954.818.167            70,83%
 Terbatas
 Limited Liability
 Companies
 Lembaga                            1               87             0,00%                  1                 87                0%
 Pemerintah
 Government
 Agencies
 Reksa Dana                       18        36.587.923             0,44%               15           1.365.902              0,02%
 Mutual Funds
 Sub jumlah                   47.724      8.313.005.697           98,87%           46.185       8.322.908.145             98,99%
 Subtotal
 Pemodal Asing
 Foreign Investors
 Perorangan                     259         23.450.646             0,28%             239          25.965.846               0,31%
 Asing
 Foreign
 Individuals
 Badan Usaha                      55         71.152.636            0,85%               51         58.734.988               0,69%
 Asing
 Foreign
 Business Entities
 Sub Jumlah                      314        94.603.282             1,13%             290          84.700.834               1,00%
 Subtotal
 Jumlah                       48.038     8.407.608.979           100,00%          46.475       8.407.608.979            100,00%
 Total


Salah satu perubahan signifikan di tahun 2026 adalah               One significant change in 2026 was the transfer of
perubahan kepemilikan perusahaan ke PT Danantara                   the company’s ownership to PT Danantara Asset
Asset Management, yang terlihat pada tabel struktur                Management, as shown in ADHI’s share ownership
kepemilikan saham ADHI sampai dengan 31 Januari                    structure as of January 31, 2026. Based on the table
2026. Berdasarkan tabel di atas, kepemilikan                       above, PT Danantara Asset Management’s ownership
PT Danantara Asset Management atas ADHI tercatat                   of ADHI is recorded in the Limited Liability Company,
di Perseroan Terbatas, di mana PT Danantara Asset                  where it holds 5,408,773,791 shares, representing
Management memegang 5.408.773.791 lembar saham                     63.7% ownership.
dengan kepemilikan 63,7%.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                             Sustainability Report 2025
Page 44
44
               Profil Perusahaan
               Company Profile




Struktur Organisasi
Organizational Structure


Struktur Organisasi Korporasi PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Corporate Organizational Structure of PT ADHI KARYA (Persero) Tbk




                                                                   SPI
                                                           Internal Audit Unit


                                                             Ary Vambudi




                                   Direktur Operasi I     Direktur Operasi II        Direktur Operasi III
                                       Director of            Director of                Director of
                                      Operations I           Operations II              Operations III



                                    A. Suko Widigdo           Harimawan                  Vera Kirana




                                                                                    Departemen Supply
                                   Departemen Infra I        Departemen
                                                                                       Management
   Anak Perusahaan                   Infrastructure I      Perkeretaapian
                                                                                    Supply Management
      subsidiary                       Department        Railways Department
                                                                                       Department

                                   Rony Kusumanegara           Siswanto               Mochamad Yusuf




                                                                                       Departemen
                                   Departemen Infra II
                                                         Departemen Gedung          Pengendali Operasi
        Afiliasi                     Infrastructure II
                                                         Buildings Department       Operations Control
       Affiliation                     Department
                                                                                       Department

                                      Sudiyat Miko       Bagus Prima Anugerah             Sumantri




                                                         Departemen Energi &           Departemen
                                                              Industrial           Pengembangan Bisnis
                                                          Energy & industrial      Business Development
                                                             Department                 Department

                                                            Susetyo Rohadi          Lasarus Bambang S.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 45
                                                                                                                            45
                                                                                                Profil Perusahaan
                                                                                                 Company Profile




Struktur Organisasi ADHI per 6 Maret 2026, telah               The organizational structure of ADHI as of March 6,
ditetapkan melalui Surat Keputusan Direksi No. 014-            2026, has been established through Board of Directors
6/2026/101 tanggal 6 Maret 2026 tentang Penetapan              Decree No. 014-6/2026/101 dated March 6, 2026, on
Struktur Organisasi Mikro PT ADHI KARYA (Persero)              the Establishment of the Micro Organizational Structure
Tbk sebagaimana terlampir di bawah ini.                        of PT ADHI KARYA (Persero) Tbk as attached below.




                Direktur Utama
               President Director



            Moeharmein Zein Chaniago
                                                                  Departemen QHSE
                                                                  QHSE Department


                                                               Yang Gisella Yulialistika E.




                                                                      Direktur Manajemen
                                         Direktur Human
                                                                      Risiko & Kesisteman
       Direktur Keuangan                 Capital & Legal
                                                                         Director of Risk
       Director of Finance              Director of Human
                                                                       Management and
                                         Capital & Legal
                                                                            Systems


            Bani Iqbal                 Ki Syahgolang Permata                Yan Arianto




                                       Departemen Human              Departemen Manajemen                    Corporate
           Departemen
                                             Capital                          Risiko
            Keuangan                                                                                         Secretary
                                         Human Capital                  Risk Management
       Finance Department
                                          Department                       Department
                                                                                                              Rozi Sparta
          Herry Ardianto                  Ahmad Affandi              Hafiz Bambang Pamungkas




           Departemen                                                Departemen Kesisteman
            Akuntansi                   Departemen Legal                    & Inovasi
           Accounting                   Legal Department              Systems & Innovation
           Department                                                      Department

         Bambang Utaryo                Bindut Agus Dewanto            Inonu Ferryanto Dewanto




      Departemen Strategi
           Korporasi
                                       ADHI Learning Center
       Corporate Strategy
          Department

        Parwanto Noegroho                 Tanti Indriastuti




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                          Sustainability Report 2025
Page 46
46
              Profil Perusahaan
              Company Profile




Bidang Usaha [GRI 2-6] [OJK C.4]
Line of Business


Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan Pasal 3 yang         Pursuant to Article 3 of the Company’s Articles of
tercantum dalam Akta No. 47 tanggal 23 Juni 2021,         Association, as stated in Deed No. 47 dated June
Perseroan menjalankan berbagai kegiatan usaha yang        23, 2021, the Company conducts various business
terbagi dalam empat lini bisnis utama yaitu Engineering   activities across four main business lines: Engineering &
& Construction, Property & Hospitality, Manufacture,      Construction, Property & Hospitality, Manufacture, and
serta Investment & Concession. Untuk mencapai             Investment & Concession. To achieve its objectives,
tujuannya, Perseroan mengelola operasionalnya secara      the Company manages its operations sustainably by
berkelanjutan dengan mendirikan lima departemen           establishing five operational departments and seven
operasional dan tujuh entitas usaha yang tersebar di      business entities across Indonesia.
seluruh Indonesia.

Perseroan membagi segmentasi pasarnya berdasarkan         The Company divides its market segmentation
sumber pendanaannya yaitu proyek pemerintah (APBN/        by funding source: government projects (APBN/
APBD), swasta, dan BUMN. Selain itu, Perseroan            APBD), the private sector, and SOEs. In addition, the
mengelompokkan proyek yang dijalankannya ke dalam         Company groups its projects into three categories:
tiga kategori yaitu proyek infrastruktur dan energi,      infrastructure and energy projects, property projects,
proyek properti, serta proyek lainnya.                    and other projects.

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi di         In line with the rapid technological development in the
era digital, Perseroan kini memanfaatkan teknologi        digital era, the Company now utilizes technology across
dalam operasional usahanya. Beberapa teknologi yang       its business operations. Some of the technologies
diterapkan antara lain:                                   implemented include:
1. e-procurement, yaitu proses pengadaan barang           1. e-procurement, which is the process of procuring
    dan jasa tertentu di lingkungan Perseroan, di              certain goods and services within the Company,
    mana seluruh proses pengadaan dilakukan                    where the entire procurement process is carried
    sesuai prosedur yang telah ada namun diterapkan            out in accordance with existing procedures but
    secara elektronik;                                         implemented electronically;
2. e-risk, yaitu aplikasi yang digunakan untuk            2. e-risk, an app used to automatically document
    mendokumentasi tiap tahap manajemen risiko                 each stage of risk management, including risks
    secara otomatis, yang meliputi risiko beserta              and their monitoring;
    monitoring-nya;
3. Enterprise Architecture, Integrasi & harmonisasi       3. Enter pr ise Architecture, integration and
    antara perkembangan proses bisnis dengan                 harmonization between business process
    pengembangan teknologi informasi, yang                   development and information technology
    dihubungkan dengan seluruh dimensi perusahaan            development, which is linked to all dimensions of
    seperti visi-misi, RJPP/ program strategis, standar      the Company, such as vision and mission, RJPP/
    & regulasi, risiko, dan KPI;                             strategic programs, standards and regulations, risks,
                                                             and KPIs;
4. Enterprise Resource Planning (ERP), yaitu sistem       4. Enterprise Resource Planning (ERP), which is
   pengelolaan proses bisnis Perseroan yang                  a business process management system that
   mengintegrasikan seluruh sumber daya perusahaan           integrates all of the Company’s resources so that
   sehingga memungkinkan setiap departemen di                every department in the Company can be connected
   perusahaan dapat terhubung pada satu sistem               to the same system;
   yang sama;
5. Building Information Modelling (BIM) 8D, yaitu suatu   5. Building Information Modeling (BIM) 8D, which is
   sistem atau teknologi yang mencakup Informasi             a system or technology that includes important
   penting dalam proses Design, Construction,                information in the Design, Construction, and
   Maintenance yang terintegrasi pada pemodelan              Maintenance processes integrated into 3D modeling
   3D untuk menunjang pekerjaan konstruksi di proyek.        to support construction work on projects. With the



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                  PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 47
                                                                                                                    47
                                                                                          Profil Perusahaan
                                                                                           Company Profile




   Dengan implementasi BIM 8D, maka modul yang                 implementation of BIM 8D, the modules that can be
   dapat digunakan dalam BIM adalah Software                   used in BIM are Software Integration, Risk Analysis,
   Integration, Risk Analysis, Safety Recommendation,          Safety Recommendation, 3D Safety Visualization,
   3D Safety Visualization, Risk Report, Volume                Risk Report, Volume Calculation, Cost Estimation,
   Calculation, Cost Estimation, serta Authentication;         and Authentication;
6. BIM Interactive 3D Visualization, yaitu optimalisasi     6. BIM Interactive 3D Visualization, which is the
   pemanfaatan BIM untuk otomatisasi beberapa fitur            optimization of BIM utilization for the automation
   bangunan melalui visualisasi 3D interaktif. Inovasi         of several building features through interactive
   ini meningkatkan efisiensi proyek melalui deteksi           3D visualization. This innovation improves project
   benturan (clash detection), perencanaan waktu (4D           efficiency through clash detection, 4D scheduling,
   scheduling), dan analisis biaya (5D cost analysis);         and 5D cost analysis.
7. Integrasi ERP-BIM, yaitu pengitegrasian antara           7. ERP-BIM Integration, which is the integration
   software ERP dan BIM yang memungkinkan                      between ERP and BIM software that enables the
   optimalisasi manajemen proyek konstruksi melalui            optimization of construction project management
   pengelolaan sumber daya yang lebih efisien.                 through more efficient resource management.
   BIM menyediakan model digital bangunan yang                 BIM provides a digital model of the building that
   mencakup informasi detail mengenai desain,                  includes detailed information on design, structure,
   struktur, dan sistem teknis, sementara ERP                  and technical systems, while ERP manages business
   mengelola aspek bisnis seperti anggaran, tenaga             aspects such as budget, labor, and the supply chain.
   kerja, dan rantai pasokan. Dengan integrasi ini, data       With this integration, data from BIM can be directly
   dari BIM dapat secara langsung digunakan dalam              used in the ERM system to improve budget planning,
   sistem ERM untuk meningkatkan perencanaan                   material procurement, and real-time workforce
   anggaran, pengadaan material, serta penjadwalan             scheduling; and
   tenaga kerja secara real-time; dan
8. Modular Box (MOBOX), yaitu proses di mana sebuah         8. Modular Box (MOBOX), which is a process whereby
   bangunan dibuat dalam bentuk modul-modul di luar            a building is constructed in modules off-site under
   lokasi di bawah kondisi pabrik yang terkendali, yang        controlled factory conditions, which are then
   kemudian dikirimkan dan dibangun di lokasi proyek.          shipped and assembled at the project site.

Bidang Usaha yang Dijalankan pada                           Business Fields Operated in the Fiscal
Tahun Buku [OJK C.4]                                        Year [OJK C.4]

Pada tahun buku 2025, ADHI menjalankan seluruh              In the 2025 fiscal year, ADHI carried out all business
kegiatan usaha yang tercantum dalam Anggaran                activities listed in the Company’s Articles of Association.
Dasar Perseroan.

Empat Lini Bisnis ADHI [OJK C.4]                            ADHI’s Four Business Lines [OJK C.4]
Sesuai dengan Akta No. 47 tanggal 23 Juni 2021 tentang      In accordance with Deed No. 47 dated June 23, 2021,
perubahan Anggaran Dasar PT ADHI KARYA (Persero)            on amendments to the Articles of Association of PT
Tbk, yang dibuat oleh Notaris dan PPAT Ashoya Ratam,        ADHI KARYA (Persero) Tbk, drawn up by Notary and
S.H., M.Kn., yang telah diperbaharui dengan Akta            PPAT Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., which has been
Perubahan Anggaran Dasar PT ADHI KARYA (Persero)            updated with the Deed of Amendment to the Articles
Tbk. Sesuai dengan akta no. 18 tanggal 14 Januari 2026,     of Association of PT ADHI KARYA (Persero) Tbk. In
dinyatakan bahwa bidang usaha ADHI adalah:                  accordance with Deed No. 18 dated January 14, 2026,
                                                            it is stated that ADHI’s business fields are:
 Lini Bisnis
 Nusiness Line

 Engineering & Construction   Property & Hospitality       Manufacture                   Investment & Concession

 Infrastruktur                Properti                     Precast Concrete              Infrastruktur
 Infrastructure               Property                                                   Infrastructure

 Building                     TOD                                                        Pengelolaan Air
                                                                                         Water Management

 Power Plant                  Hotel                                                      Pengelolaan Limbah
                                                                                         Waste Management

 Oil and Gas                                                                             Lainnya
                                                                                         Others


PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                    Sustainability Report 2025
Page 48
48
                Profil Perusahaan
                Company Profile




Operasional, Anak Usaha, dan Afiliasi
Operations, Subsidiaries, and Affiliates

Operasional
Operations

• Departemen Infrastruktur I
• Departemen Infrastruktur II
• Departemen Gedung
• Departemen Energi dan Industrial
• Departemen Perkeretaapian
• Infrastructure I Department
• Infrastructure II Department
• Buildings Department
• Energy and Industrial Department
• Railways Department

Anak Usaha dan Afiliasi
Subsidiaries and Affiliates

Anak Usaha                                           Afiliasi
Subsidiaries                                         Affiliates

PT Adhi Persada Gedung (APG)                         PT Jasamarga Bali Tol

PT Adhi Persada Properti (APP)                       PT Trans-Pacific Petrochemicals Indotama

PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP)                 PT Perusahaan Air Indonesia Amerika (PAIA)

PT Adhi Persada Beton (APB)                          PT Jasamarga Jogja Solo

PT Dumai Tirta Persada (DTP)                         PT Jasamarga Jogja Bawen

PT Jalintim Adhi Abipraya (JAA)                      PT Karian Water Services

PT Adhi Jalintim Riau (AJR)                          PT Jasamarga Akses Patimban

                                                     PT Karya Logistik Nusantara

                                                     PT Jakarta Metro Ekspressway

                                                     PT Bogor Serpong Infra Selaras




Wilayah Operasi dan
Pasar yang Dilayani [GRI 2-1, 2-6][OJK C.3]
Operational Areas and Markets Served


ADHI menjalankan usahanya di seluruh wilayah          ADHI operates throughout Indonesia, with project
Indonesia dan di mancanegara dengan lokasi proyek     locations determined by tender wins in the reporting
tergantung pada kemenangan tender sesuai tahun        year. Especially on an international scale, ADHI carries
pelaporan. Khususnya di skala internasional, ADHI     out railway work in the Philippines. As of December 31,
melaksanakan pekerjaan Perkeretaapian di Filipina.    2025, the Company has five operational departments.
Per 31 Desember 2025, Perseroan memiliki 5 (lima)     All products and services provided by ADHI are intended
departemen operasional. Produk dan layanan yang       for the corporate market/segment.
diberikan ADHI seluruhnya ditujukan untuk pasar/
segmen korporasi.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                   PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 49
                                                                                                                              49
                                                                                                 Profil Perusahaan
                                                                                                  Company Profile




Skala Organisasi [GRI 2-6] [OJK C.3]
Organizational Scale


           Deskripsi                Satuan
                                                             2025                      2024                         2023
          Description                Unit

 Jumlah Karyawan                    Orang                             2.109                     2.502                        2.595
 Number of Employees               Personnel

 Jumlah Pendapatan               Miliar Rupiah                        9.666                    13.352                       20.073
 Total Revenue                   Billion Rupiah

 Jumlah Liabilitas               Miliar Rupiah                       25.497                    25.368                        31.273
 Total Liabilities               Billion Rupiah

 Jumlah Ekuitas                  Miliar Rupiah                        3.297                     9.675                         9.219
 Total Equity                    Billion Rupiah

 Jumlah Aset                     Miliar Rupiah                       28.794                    35.043                       40.492
 Total Assets                    Billion Rupiah

 Laba Tahun Berjalan             Miliar Rupiah                       (5.681)                      281                          290
 Profit for the Year             Billion Rupiah

 Jumlah Produk dan Jasa yang       Lini Bisnis                            4                           4                           4
 Ditawarkan                      Business Lines
 Number of Products and
 Services Offered

 Jumlah Total Operasi          Kantor Operasional                         5                           5                           5
 Total Operations              Operational Offices

 Pemegang Saham Terbesar             Persen          PT Danantara Asset        Pemerintah Indonesia        Pemerintah Indonesia
 Majority Shareholder                                management                Government of               Government of
                                                     (63,7%)                   Indonesia                   Indonesia
                                                                               (64%)                       (64%)




Tenaga Kerja/Karyawan [GRI 2-7]
Workforce/Employees


Per 31 Desember 2025, jumlah karyawan ADHI tercatat            As of December 31, 2025, ADHI had 2,109 employees,
sebanyak 2.109 orang, berkurang 393 orang atau 15,7%           a decrease of 393 employees, or 15.7%, from 2024,
dibandingkan tahun 2024 dengan karyawan sebanyak               when it had 2,502 employees. The reduction occurred
2.502 orang. Pengurangan terjadi sejalan dengan                in line with employee retirements and resignations. The
adanya pegawai yang purnatugas dan mengundurkan                complete employee demographics are presented in the
diri. Demografi karyawan selengkapnya disajikan dalam          following tables: [GRI 3-3]
tabel-tabel berikut: [GRI 3-3]




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                               Sustainability Report 2025
Page 50
50
                   Profil Perusahaan
                   Company Profile




Demografi Karyawan Berdasarkan Level Organisasi (orang)
Employee Demographics by Organizational Level (personnel)


                                                         2025                                   2024                            2023
          Level Organisasi
         Organizational level                Jumlah           Persentase           Jumlah            Persentase       Jumlah            Persentase
                                              Total           Percentage            Total            Percentage        Total            Percentage

 Direksi Anak Perusahaan                                 17             0,8%                    14         0,6%                 18             0,7%
 Director of Subsidiaries

 General Manager                                        22               1,0%                   27            1,1%              23             0,9%

 Manajer Biro                                           113             5,4%                   117         4,7%                120             4,6%
 Bureau Manager

 Tenaga Ahli                                            46               2,1%                   47            1,9%              38             1,5%
 Experts

 Senior Staff                                          274              13,0%                  252         10,1%               218             8,4%

 Staff                                                 542          25,7%                      535         21,4%               572            22,0%

 Admin                                                   9              0,4%                    17         0,7%                 11             0,4%

 Project Manager (PM)                                  183              8,7%                   199         8,0%               206              7,9%

 Level 2 Proyek                                         611         29,0%                      671        26,8%                708            27,3%
 Level 2 Project

 Level 3 Proyek                                        292              13,8%                  622        24,9%                677            26,1%
 Level 3 Project

 Level 4 Proyek                                          0                 0                    0               0                   4          0,2%
 Level 4 Project

 Level 5 Proyek                                          0                 0                    0               0                   0                0
 Level 5 Project

 Jumlah                                               2.109             100%              2.502            100%           2.595              100,0%
 Total



Merujuk demografi karyawan berdasarkan level                                     Based on the employee demographics for the
organisasi di atas, proporsi manajemen senior dari                               organizational levels above, the proportion of senior
masyarakat lokal tercatat sebanyak 135 orang atau                                management from the local community is 135 personnel,
6,40% dari total karyawan. Dalam laporan ini, definisi                           or 6.40% of the total employees. In this report, senior
manajemen senior adalah karyawan yang menempati                                  management is defined as employees who occupy
jabatan 1 tingkat dan 2 tingkat di bawah Board of                                positions one and two levels below the Board of
Directors, sedangkan penentuan kategori masyarakat                               Directors, while the local community category is defined
lokal adalah karyawan yang penempatannya sama                                    as employees whose place of work is the same as their
dengan domisilinya yang terdaftar di Kartu Tanda                                 domicile as registered on their Identity Card. [GRI 202-2]
Pengenal. [GRI 202-2]

Demografi Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Employee Demographics by Education Level


                                                 2025                                     2024                                 2023
  Tingkat Pendidikan
    Education Level                    Jumlah          Persentase               Jumlah           Persentase          Jumlah             Persentase
                                        Total          Percentage                Total           Percentage           Total             Percentage

 S3                                              4              0,2%                      2             0,08%                  3               0,1%
 Doctorate Degree

 S2                                             377             17,9%                    361           14,43%                 331             12,8%
 Master’s Degree

 S1                                         1.432               67,9%                1.722             68,82%             1.769               68,2%
 Bachelor’s Degree




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                              PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 51
                                                                                                                                                 51
                                                                                                                 Profil Perusahaan
                                                                                                                  Company Profile




Demografi Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Employee Demographics by Education Level


                                           2025                                    2024                                     2023
  Tingkat Pendidikan
    Education Level            Jumlah             Persentase             Jumlah              Persentase          Jumlah              Persentase
                                Total             Percentage              Total              Percentage           Total              Percentage

 D4                                       39                1,8%                   41              1,64%                   46                   1,8%
 Diploma 4

 D3                                     146                 6,9%                  195              7,79%                   214                 8,2%
 Diploma 3

 D2                                        3                0,1%                   3               0,12%                      3                 0,1%
 Diploma 2

 D1                                        6                0,3%                   7               0,28%                      7                0,3%
 Diploma 1

 SMA/SMK/STM                              101               4,8%                  170              6,79%                   221                  8,5%
 High School Equivalents

 SMP                                        1               0,0%                    1              0,04%                      1                0,0%
 Junior High School

 SD                                        0            0,00%                      0               0,00%                      0                0,0%
 Elementary School

 Jumlah                               2.109             100%                   2.502             100,00%               2.595                 100,0%
 Total



Demografi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian
Employee Demographics by Employment Status


                                           2025                                    2024                                     2023
  Status Kepegawaian
   Employment Status           Jumlah             Persentase             Jumlah              Persentase          Jumlah              Persentase
                                Total             Percentage              Total              Percentage           Total              Percentage

 Tetap                                1.644             78,0%                  1.725              68,90%                1.773                 68,32%
 Permanent

 Tidak Tetap                            465             22,0%                     777              31,10%                  822                31,68%
 Contract

 Jumlah                               2.109                 100%               2.502             100,00%                2.595                100,00%
 Total


Demografi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian dan Wilayah Kerja
Employee Demographics by Employment Status and Work Area


    Status                         2025                                        2024                                        2023
 Kepegawaian
  Employment
                      KP       %          KD        %          KP          %            KD        %         KP         %          KD            %
    Status

 Tetap                  579   27,5%        1065    50,5%           573     23%          1.152     46%        610       24%           1.162      45%
 Permanent

 Tidak Tetap            154    7,3%         311     14,7%          166      7%            611     24%        224         9%           599       23%
 Contract

 Jumlah                 733   34,8%        1376    65,2%           739     30%          1.763     70%       834        32%           1.761      68%
 Total
KP=Kantor Pusat | KD=Kantor di Daerah/Proyek
KP=Head Office | KD=Regional/Project Office




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                           Sustainability Report 2025
Page 52
52
                  Profil Perusahaan
                  Company Profile




Demografi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian dan Jenis Kelamin
Employee Demographics by Employment Status and Gender


    Status                                    2025                                            2024                                            2023
 Kepegawaian
  Employment            Pria                     Wanita                       Pria                  Wanita                    Pria                 Wanita
                                      %                            %                     %                            %                   %                     %
    Status              Male                     Female                       Male                  Female                    Male                 Female

 Tetap                     1.341    63,58%           303          14,37%       1.414    56,51%           311   12,43%          1.458      56%           315      12%
 Permanent

 Tidak Tetap                357     16,93%             108         5,12%          636   25,42%           141      5,64%         693       27%           129          5%
 Contract

 Jumlah                   1.698     80,51%             411        19,49%      2.050     81,93%          452    18,07%          2.151      83%          444       17%
 Total
KP=Kantor Pusat | KD=Kantor di Daerah/Proyek
KP=Head Office | KD=Regional/Project Office



Demografi Karyawan Berdasarkan Rentang Usia
Employee Demographics by Age Range


                                                2025                                           2024                                           2024
  Rentang Usia
   Age Range                   Jumlah                  Persentase                    Jumlah             Persentase               Jumlah                Persentase
                                Total                  Percentage                     Total             Percentage                Total                Percentage

 >30 tahun                                    340                    16,1%                    424                 16,95%                   750                 28,9%
 >30 years old

 >31-45 tahun                                1.148                  54,4%                  1.339                  53,52%                  1.146                44,2%
 >31-45 years old

 >46-55 tahun                                 594                   28,2%                     665                 26,58%                   677                  26,1%
 >46-55 years old

 >55 tahun                                     27                      1,3%                    74                     2,96%                   22                0,8%
 >55 years old

 Jumlah                                   2.109                      100%                 2.502                       100%                2.595               100,0%
 Total


Jumlah Level Karyawan Berdasarkan Kelompok Umur Tahun 2025 [IDX S-02]
Total Employees by Job Level and Age Group in 2025 [IDX S-02]


                                                                               Level Jabatan
                                                                                 Job Level
 Rentang
   Usia                                                                                                                                                       Jumlah
                          Entry level                             Mid level                        Senior-level                  Executive level
   Age                                                                                                                                                         Total
  Range
                 Laki-laki         Perempuan           Laki-laki        Perempuan         Laki-laki       Perempuan           Laki-laki    Perempuan
                   Male              Female              Male             Female            Male            Female              Male         Female

  18-25             9                   9                    1                0                0                  0              0                 0            19

  26-35            306                  191              289                  90              13                  2               1                0           892

  36-45             121                 39               348                  26              34                  3              5                 1           577

  46-55            149                  19               322                  24              53                  5              21                1           594

   >55              0                   0                    14               0                3                  0              9                 1            27




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                                             PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 53
                                                                                                                                               53
                                                                                                                  Profil Perusahaan
                                                                                                                   Company Profile




Jumlah Level Karyawan Berdasarkan Kelompok Umur Tahun 2024 [IDX S-02]
Total Employees by Job Level and Age Group in 2024 [IDX S-02]


                                                                     Level Jabatan
                                                                       Job Level
 Rentang
   Usia                                                                                                                                       Jumlah
                     Entry level                        Mid level                    Senior-level                 Executive level
   Age                                                                                                                                         Total
  Range
              Laki-laki        Perempuan         Laki-laki       Perempuan    Laki-laki       Perempuan        Laki-laki        Perempuan
                Male             Female            Male            Female       Male            Female           Male             Female

   18-25               26                25                  -           -                -                -               -              -           51

   26-35             475                219            324              84             15              3                   1              1         1.122

  36-45               199               43             364              29             34              4                   7              -         680

  46-55               198                21             341             20             54              3               11                 1         663

    >55                   7                  -               4           -                4                -               6              1           22



Jumlah Level Karyawan Berdasarkan Kelompok Umur Tahun 2023 [IDX S-02]
Total Employees by Job Level and Age Group in 2023 [IDX S-02]


                                                                     Level Jabatan
                                                                       Job Level
 Rentang
   Usia                                                                                                                                       Jumlah
                     Entry level                        Mid level                    Senior-level                 Executive level
   Age                                                                                                                                         Total
  Range
              Laki-laki        Perempuan         Laki-laki       Perempuan    Laki-laki       Perempuan        Laki-laki        Perempuan
                Male             Female            Male            Female       Male            Female           Male             Female

 18-25                 13                    3               0           0                0            0                   0              0           16

 26-35               469               234             266              71             10              2                   0              0     1.052

 36-45                219                45            359              29             29              3                   5              1         690

 46-55                197                23            360              24             52              5               20                 1         682

 >55                  49                     0           73              0              17             2               13                 1          155



Demografi Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
Employee Demographics by Gender


                                        2025                                    2024                                            2023
  Jenis Kelamin
     Gender                   Jumlah             Persentase           Jumlah              Persentase            Jumlah                 Persentase
                               Total             Percentage            Total              Percentage             Total                 Percentage

 Laki-laki                         1.698                80,5%                2.050              81,93%                     2.151               83%
 Male

 Perempuan                             411               19,5%                 452               18,07%                        444             17%
 Female

 Jumlah                            2.109                 100%                2.502                  100%               2.595                  100%
 Total




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                            Sustainability Report 2025
Page 54
54
                Profil Perusahaan
                Company Profile




Kesetaraan Gender [IDX S-01]
Gender Equality [IDX S-01]


                                   2025                                               2024                                                      2023

                   Laki-laki                Perempuan                 Laki-laki                Perempuan                        Laki-laki                  Perempuan
                     Male                     Female                    Male                     Female                           Male                       Female
   Level
 Jabatan                Persentase                 Persentase              Persentase                     Persentase                   Persentase                 Persentase
              Jumlah                    Jumlah                   Jumlah                    Jumlah                        Jumlah                      Jumlah
                         pegawai                    pegawai                 pegawai                        pegawai                      pegawai                    pegawai
             Pegawai                   Pegawai                  Pegawai                   Pegawai                       Pegawai                     Pegawai
                         Employee                   Employee                Employee                       Employee                     Employee                   Employee
               Total                     Total                    Total                     Total                         Total                       Total
                        percentage                 percentage              percentage                     percentage                   percentage                 percentage
             Employee                  Employee                 Employee                  Employee                      Employee                    Employee
                            (%)                        (%)                     (%)                            (%)                          (%)                        (%)

 Entry           585           27,7%       258          12,2%       905           35,7%       308              12,1%           947          36,5%          585         27,7%
 level

 Mid             974           46,2%        140         6,6%       1.033          40,7%        133             5,2%        1.058            40,8%          974         46,2%
 level

 Senior-          103           4,9%          10        0,5%         107          4,2%          10             0,4%            108           4,2%          103          4,9%
 level

 Executive        36            1,7%          3          0,1%        25            1,0%         3               0,1%            38           1,5%          36           1,7%
 level

 Total          1.698          80,5%        411        19,5%       2.070          81,6%       454             17,9%           2.151          82,9      1.698           80,5%




Pekerja yang Bukan Pekerja Langsung [GRI 2-8]
Indirect Workers


Selain tenaga kerja/karyawan dalam kategori di atas,                              In addition to the employees in the above categories,
Perseroan juga mempekerjakan pekerja yang bukan                                   the Company employs non-direct employees, who
pekerja secara langsung yaitu mereka yang melakukan                               perform work for ADHI but do not have a direct
pekerjaan untuk ADHI namun tidak memiliki hubungan                                employment relationship with ADHI. Employees in this
kerja langsung dengan ADHI. Pekerja dalam kategori                                category include outsourced workers who work as
ini meliputi tenaga kerja alih daya yang bekerja sebagai                          office assistants, cleaning service, security, drivers,
pramukantor, cleaning service, security, driver,                                  technicians, and interns, as listed in the following table:
teknisi, dan magang sebagaimana tercantum dalam
tabel berikut:

Tabel Pekerja yang Bukan Pekerja Langsung Tahun 2023-2025
Table of Indirect Workers in 2023-2025


                                  Uraian
                                                                                      2025                             2024                         2023
                                Description

 Tenaga kerja alih daya                                                                         203                               219                            229
 Outsourced workforce

 Tenaga kerja magang                                                                                 10                               10                          15
 Interns

 Jumlah                                                                                         213                               229                            244
 Total




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                                            PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 55
                                                                                                                    55
                                                                                           Profil Perusahaan
                                                                                            Company Profile




Jumlah Pegawai Sementara [IDX S-04]
Total Temporary Employees [IDX S-04]


                                                                                         Persentase Pegawai
                                                     Jumlah Pegawai
                   Uraian                                                              (dalam tahun pelaporan)
                                                 (dalam tahun pelaporan)
                 Description                                                            Employee Percentage
                                           Total Employees (in reporting year)
                                                                                          (in reporting year)

 Jumlah Pegawai perusahaan yang dipegang                203 orang                                9,63%
 oleh kontraktor dan/atau konsultan                   203 personnel
 Total company personnel managed by
 contractors and/or consultants




Rantai Pasokan [GRI 2-6]
Supply Chain


Pengelolaan rantai pasokan dan pengadaan barang               Supply chain management and procurement of goods
serta jasa sangat krusial bagi keberhasilan bisnis ADHI       and services are crucial to ADHI’s business success
karena berperan penting dalam mengoptimalkan biaya            as they play an important role in optimizing costs and
dan meningkatkan efisiensi operasional. Hal ini menjadi       improving operational efficiency. This is even more
lebih penting mengingat Perseroan menjalankan usaha           important considering that the Company operates four
dengan empat lini bisnis yang beragam. Oleh karena itu,       diverse business lines. Therefore, the Company works
Perseroan bekerja sama dengan pemasok/vendor untuk            closely with suppliers/vendors to meet various needs,
memenuhi berbagai kebutuhan, baik barang maupun               both for goods and services. Goods requirements include
jasa. Kebutuhan barang meliputi bahan baku/material           raw materials/materials such as bulk cement, split stone,
seperti semen curah, batu split, besi beton, dan bahan        concrete iron, and other materials. Meanwhile, service
material lainnya. Sementara itu, kebutuhan jasa meliputi      requirements include outsourcing, training, employee
tenaga alih daya, pelatihan, pengembangan karyawan,           development, heavy equipment rental, office equipment
sewa alat berat proyek, sewa peralatan kantor, serta          rental, as well as project consultants and construction
konsultan proyek dan supervisi jasa konstruksi.               service supervision. [GRI 3-3]
[GRI 3-3]

Sebagai bagian dari BUMN, pengadaan barang dan                As part of SOEs, the procurement of goods and services
jasa di ADHI mengikuti regulasi dan ketentuan yang            at ADHI follows the regulations and provisions set by
ditetapkan oleh Badan Pengaturan Badan Usaha Milik            the Regulatory Agency of State-Owned Enterprises,
Negara, termasuk Peraturan Menteri Badan Usaha Milik          including the Minister of State-Owned Enterprises
Negara Republik Indonesia Nomor PER-2/MBU/03/2023             Regulation of the Republic of Indonesia No. PER-2/
tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi            MBU/03/2023 on Guidelines for Governance and
Signifikan Badan Usaha Milik Negara –per 6 Oktober            Significant Corporate Activities of State-Owned
2025, Kementerian BUMN berubah menjadi Badan                  Enterprises. As of October 6, 2025, the Ministry of
Pengaturan BUMN sejalan dengan pengesahan                     SOE was transformed into the SOE Regulatory Agency
Undang-Undang Republik Indonesia No. 16 Tahun 2025            in line with the ratification of Law of the Republic of
tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang No.              Indonesia No. 16 of 2025 on the Fourth Amendment
19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara.               to Law No. 19 of 2003 on State-Owned Enterprises.
Selanjutnya, untuk mendukung proses pengadaan                 Furthermore, to support a transparent procurement
yang transparan, Direksi ADHI mengeluarkan Surat              process, the Board of Directors of ADHI issued a Board
Keputusan Direksi PT ADHI KARYA (Persero) Tbk, No.            of Directors Decree of PT ADHI KARYA (Persero) Tbk,
014-6/2024/305 tentang MP 015 Tata Kelola Supply              No. 014-6/2024/305 on MP 015 Governance of Supply
Chain Management PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                  Chain Management of PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
pada tanggal 15 Juli 2024.                                    on July 15, 2024.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                     Sustainability Report 2025
Page 56
56
              Profil Perusahaan
              Company Profile




Dalam pengadaan barang dan jasa, Perusahaan             In the procurement of goods and services, the Company
memegang prinsip-prinsip:                               upholds the following principles:
1. Efisien                                              1. Efficiency
2. Efektif                                              2. Effectiveness
3. Kompetitif                                           3. Competitiveness
4. Transparan                                           4. Transparency
5. Adil dan Wajar                                       5. Fairness and reasonableness
6. Terbuka                                              6. Openness
7. Akuntabel                                            7. Accountability
8. Anti gratifikasi dan independensi                    8. Anti-gratification and independence
9. Mengutamakan produksi dalam negeri dengan            9. Prioritizing domestic production while complying
    tetap mengindahkan ketentuan perundangan yang            with applicable laws and regulations
    berlaku
10. Perluasan kesempatan bagi UMKM                      10. Expanding opportunities for MSMEs
11. Kolaboratif                                         11. Collaborative
12. Berlandaskan Tata Kelola Perusahaan yang Baik       12. Based on Good Corporate Governance
13. Serta merujuk pada implementasi Sistem Manajemen    13. As well as referring to the implementation of the
    Anti Penyuapan sesuai dengan ISO 37001:2016             Anti-Bribery Management System in accordance
                                                            with ISO 37001:2016
Adapun tujuan pengadaan barang dan jasa di ADHI di      The objectives of goods and services procurement at
antaranya adalah:                                       ADHI include:
1. Menghasilkan barang dan jasa yang tepat kualitas,    1. Producing goods and services with the right quality,
    jumlah, waktu, biaya, lokasi, dan penyedia              quantity, timing, cost, location, and provider
2. Mendukung penciptaan nilai tambah bagi ADHI          2. Supporting the creation of added value for ADHI
3. Meningkatkan efisiensi bagi korporasi                3. Improving efficiency for the corporation
4. Menyederhanakan dan mempercepat proses               4. Simplifying and accelerating the decision-making
    pengambilan keputusan                                   process
5. Meningkatkan kemandirian, tanggung jawab, dan        5. To increase independence, responsibility, and
    profesionalisme                                         professionalism
6. Mewujudkan pengadaan yang fleksibel dan inovatif     6. To realize flexible and innovative procurement that
    namun tetap kompetitif, transparan, akuntabel dan       remains competitive, transparent, accountable, and
    dilandasi etika pengadaan yang baik                     based on good procurement ethics
7. Meningkatkan penggunaan produksi dalam negeri        7. To increase the use of domestic production
8. Meningkatkan peran pelaku usaha nasional             8. To increase the role of national businesses, including
    termasuk usaha kecil                                    small businesses
9. Meningkatkan sinergi antar BUMN, sinergi Anak        9. Enhancing synergy between SOEs, subsidiaries,
    Perusahaan, dan/atau Perusahaan Terafiliasi BUMN        and/or companies affiliated with SOEs.

Lebih lanjut, untuk mendukung prinsip-prinsip           Furthermore, to support these principles of goods and
pengadaan barang dan jasa tersebut, ADHI                services procurement, ADHI has developed the ADHI
mengembangkan sistem Electronic Supply Chain            Electronic Supply Chain Management (ELISA) system,
Management ADHI (ELISA), sebuah aplikasi Supply         a Supply Chain Management app that digitally manages
Chain Management yang dirancang untuk mengelola         the procurement process. With this system, ADHI
proses pengadaan secara digital. Dengan sistem ini,     has created a single database of goods and service
ADHI telah membangun Daftar Penyedia Barang dan         providers for its procurement.
Jasa dalam sebuah database tunggal yang dapat
digunakan dalam pengadaan barang dan jasa yang
diselenggarakan oleh ADHI.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 57
                                                                                                                 57
                                                                                       Profil Perusahaan
                                                                                        Company Profile




Selain mengikuti perkembangan teknologi terkini, tujuan   In addition to keeping up with the latest technological
utama keberadaan ELISA adalah untuk memastikan            developments, the main purpose of ELISA is to ensure
perlakuan yang adil dan setara bagi semua calon           fair and equal treatment for all prospective partners and
rekanan, serta mengimplementasikan database tunggal       to implement a centrally managed single database that
yang dikelola secara terpusat sehingga menjamin           guarantees the accuracy of the data used.
kebenaran data yang digunakan.

Selaras dengan itu, untuk menjaga kualitas                In line with this, ADHI also maintains product quality
dan mutu produk yang dihasilkan, ADHI juga                by implementing the Construction Quality and Safety
mengimplementasikan Construction Quality and Safety       Management System (CQSMS). This system is a quality
Management System (CQSMS). Sistem ini merupakan           and HSE management system applied to contractors
sistem manajemen mutu dan K3L yang diterapkan             and subcontractors, covering various quality and HSE
kepada kontraktor dan subkontraktor, mencakup             elements in accordance with applicable standards.
berbagai elemen mutu dan K3L yang sesuai dengan           The implementation of CQSMS aims to ensure that
standar yang berlaku. Penerapan CQSMS bertujuan           the Company’s operations run safely and productively,
untuk memastikan operasional perusahaan berjalan          enhance the Company’s reputation, strengthen partners’
dengan aman dan produktif, meningkatkan reputasi          capabilities, and eliminate negative impacts on quality
perusahaan, memperkuat kemampuan rekanan, serta           and HSE to prevent losses for the Company, partners,
mengeliminasi dampak negatif terkait kualitas dan K3L     and other stakeholders.
untuk mencegah kerugian bagi perusahaan, rekanan,
dan stakeholder lainnya.

Implementasi CQSMS tersebut dilakukan berdasarkan:        The implementation of CQSMS is carried out based on:
• Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang                • Law No. 1 of 1970 on Occupational Safety
   Keselamatan Kerja
• Undang-Undang No.32Tahun 2009 tentang                   •   Law No. 32 of 2009 on Environmental Protection
   Perlindungan & Pengelolaan Lingkungan Hidup                & Management
• Undang-undang No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa             •   Law No. 2 of 2017 on Construction Services
   Konstruksi
• Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang        •   Government Regulation No. 50 of 2012 on the
   Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan                 Implementation of Occupational Safety and Health
   Kesehatan Kerja                                            Management Systems
• Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 2021 tentang          •   Government Regulation No. 14 of 2021 on
   Perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun           Amendments to Government Regulation No. 22 of
   2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-                 2020 concerning Implementing Regulations of Law
   Undang No. 2 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi            No. 2 of 2017 concerning Construction Services
• Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan          •   Minister of Public Works and Housing Regulation
   Rakyat Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pedoman                 No. 10 of 2021 on Guidelines for the Construction
   Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi                    Safety Management System
• ISO9001:2015                                            •   ISO9001:2015
• ISO14001:2015                                           •   ISO14001:2015
• ISO45001:2018                                           •   ISO45001:2018

Hal yang tak kalah penting, sesuai dengan regulasi yang   Equally important, in accordance with applicable
berlaku, ADHI berkomitmen untuk mendukung pemasok         regulations, ADHI is committed to supporting local
lokal dan meningkatkan peran Usaha Mikro dan Usaha        suppliers and enhancing the role of Micro and Small
Kecil (UMK), sebagaimana diatur dalam Peraturan           Enterprises (MSEs), as stipulated in the Minister of
Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia       State-Owned Enterprises Regulation of the Republic
Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata              of Indonesia No. PER-2/MBU/03/2023 on Guidelines
Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha      for Corporate Governance and Significant Activities
Milik Negara, yang menyatakan bahwa “Pengguna             of State-Owned Enterprises, which states that “Users
mengutamakan penggunaan produksi dalam negeri dan         shall prioritize the use of domestic products and the
pemberdayaan produk Usaha Mikro dan Usaha Kecil.”         empowerment of Micro and Small Enterprises.”




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                 Sustainability Report 2025
Page 58
58
                  Profil Perusahaan
                  Company Profile




Mengikuti semangat tersebut, ADHI berkomitmen untuk               In line with this spirit, ADHI is committed to prioritizing
mengutamakan dan memberdayakan pemasok lokal                      and empowering local suppliers, namely suppliers that
yakni pemasok yang beroperasi dan berdomisili dalam               operate and are domiciled in the same province as
satu provinsi dengan kantor operasional proyek ADHI.              ADHI’s project operational office. In addition, there is
Selain itu, terdapat kategori pemasok non-lokal yaitu             a category of non-local suppliers, namely suppliers
pemasok yang beroperasi dan berdomisili di luar provinsi          that operate and are domiciled outside the province of
kantor operasional proyek ADHI. Apabila pemasok                   ADHI’s project operational office. If local and non-local
lokal dan non-lokal (nasional) tidak dapat memenuhi               (national) suppliers cannot meet ADHI’s needs for goods
kebutuhan barang dan jasa yang diperlukan ADHI, atau              and services, or based on certain considerations, the
berdasarkan pertimbangan tertentu, Perseroan akan                 Company will collaborate with foreign/international
bekerja sama dengan pemasok asing/internasional                   suppliers, namely suppliers that operate and are
yaitu pemasok yang beroperasi dan berdomisili di                  domiciled outside Indonesia.
luar Indonesia.

Selain sejalan dengan komitmen untuk memberdayakan                In addition to aligning with the commitment to empower
pemasok lokal dan non-lokal/nasional, kebijakan                   local and non-local/national suppliers, ADHI’s policy to
ADHI untuk menjalin kerja sama dengan kedua                       collaborate with both types of suppliers is also driven
jenis pemasok ini juga didorong oleh pertimbangan                 by environmental considerations. Collaborating with
lingkungan. Kerja sama dengan pemasok yang lebih                  suppliers closer to the Company can reduce the carbon
dekat secara geografis dapat mengurangi jejak karbon              footprint associated with delivering the goods and
yang dihasilkan dari proses pengiriman barang dan jasa            services required by the Company.
yang diperlukan Perseroan.

Berdasarkan kriteria, kategorisasi dan pertimbangan di            Based on the above criteria, categorization, and
atas, maka rantai pasokan ADHI selama tahun 2023-                 considerations, ADHI’s supply chain for 2023-2025 is
2025 adalah sebagai berikut: [GRI 204-1]                          as follows: [GRI 204-1]

Tabel Pemasok Barang dan Jasa beserta Nilai Kontrak
Table of Goods and Services Suppliers and Contract Values


                                             Jumlah Pemasok Barang                  Nilai Kontrak Pekerjaan (Rp Miliar)
           Keterangan                            Total Suppliers                         Contract Value (Rp Billion)
           Description
                                      2025          2024*            2023          2025            2024             2023

 Lokal                                       477            828             94            392             747               92
 Local

 Non-lokal (Nasional)                    1.271           1.688              183         4.381           7.536             371,6
 Non-local (National)

 Asing/Internasional                           4              5               -            23             24                  -
 Foreign/International

 Jumlah                                  1.752           2.521              277        4.797           8.308              463,6
 Total
 *) dinyatakan kembali
 *) restated



Sesuai tabel di atas, pelibatan pemasok lokal tercatat            According to the table above, local suppliers accounted
sebanyak 27,23% dari total pemasok barang dan jasa                for 27.23% of the total suppliers of goods and services
yang digandeng ADHI tahun 2025. Persentase tersebut               engaged by ADHI in 2025. This percentage is down
turun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 32,84%.               from 32.84% in 2024.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                           PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 59
                                                                                                                59
                                                                                       Profil Perusahaan
                                                                                        Company Profile




Perubahan Signifikan pada Organisasi dan
Rantai Pasokan [GRI 2-6] [OJK C.6]
Significant Changes in Organizations and Supply Chains


Pada tahun 2025, terdapat perubahan signifikan di         In 2025, there were significant changes at ADHI,
ADHI di antaranya perubahan kepemilikan Perusahaan        including changes in the Company’s ownership to PT
ke PT Danantara Asset Management sebagaimana              Danantara Asset Management as stated in the ADHI
disampaikan dalam tabel struktur kepemilikan saham        share ownership structure table until January 31, 2025.
ADHI sampai dengan 31 Januari 2025. Berdasarkan           Based on the table, PT Danantara Asset Management’s
tabel tersebut, kepemilikan PT Danantara Asset            ownership of ADHI was recorded in a Limited Liability
Management atas ADHI tercatat di Perseroan Terbatas       Company where PT Danantara Asset Management
di mana PT Danantara Asset Management memegang            held 5,408,773,791 shares with 63.7% ownership.
5.408.773.791 lembar saham dengan kepemilikan 63,7%.      Meanwhile, in terms of the supply chain, the number
Sementara itu, berkaitan dengan rantai pasokan, pada      of suppliers decreased from 2,521 in 2024 to 1,752 in
tahun 2025, terdapat perubahan berupa pengurangan         2025. This change is followed by a decrease in contract
jumlah pemasok dari 2.521 pemasok pada tahun 2024         value from Rp8,308 billion in 2024 to Rp4,797 billion in
menjadi 1.752 pemasok pada tahun 2025. Perubahan          2025. These changes in the supply chain also affect
tersebut diikuti dengan berkurangnya nilai kontrak dari   ADHI’s efforts to achieve its targets and performance
Rp8.308 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp4.797 miliar     during the reporting year.
pada tahun 2025. Perubahan rantai pasokan ini turut
memengaruhi upaya ADHI mewujudkan target dan
kinerja selama tahun pelaporan.




Pendekatan atau Prinsip Pencegahan [GRI 2-23]
Precautionary Approach or Principle


ADHI menyadari adanya berbagai risiko yang dapat          ADHI recognizes that various risks can hinder the
menghambat pencapaian kinerja dan target yang             achievement of performance and targets set out in the
telah ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran         Company’s Work Plan and Budget (RKAP). Therefore,
Perusahaan (RKAP). Oleh karena itu, Perusahaan            the Company consistently implements Risk Management
secara konsisten menerapkan Manajemen Risiko              to identify, manage, control, and mitigate risks
untuk mengidentifikasi, mengelola, mengendalikan,         appropriately. Thus, even though there are risks that
dan melakukan mitigasi risiko dengan tepat. Dengan        cannot be completely prevented, the negative impacts
demikian, meskipun ada risiko yang tidak dapat            can be minimized. In managing risks, ADHI follows the
sepenuhnya dicegah, dampak negatif yang ditimbulkan       guidelines of SNI ISO 31000:2018, as outlined in the risk
dapat diminimalkan. Dalam mengelola risiko, ADHI          management implementation acceleration roadmap.
mengikuti pedoman SNI ISO 31000: 2018, yang               Further details on Risk Management can be found in
dituangkan dalam roadmap akselerasi penerapan             the Sustainability Governance chapter of this report.
manajemen risiko. Penjelasan lebih lanjut mengenai
Manajemen Risiko dapat ditemukan dalam Bab Tata
Kelola Keberlanjutan pada laporan ini.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                 Sustainability Report 2025
Page 60
60
                 Profil Perusahaan
                 Company Profile




Inisiatif Eksternal
External initiatives


ADHI berkomitmen untuk menyediakan produk dan                           ADHI is committed to providing the best products and
layanan terbaik guna mencapai kepuasan pelanggan                        services to achieve maximum customer satisfaction.
yang maksimal. Untuk mewujudkan hal tersebut,                           To achieve this, the Company adopts various external
Perseroan mengadopsi berbagai standar eksternal yang                    standards relevant to ADHI’s business activities,
relevan dengan kegiatan usaha ADHI, seperti sertifikasi                 including national and international certifications. The
berskala nasional maupun internasional. Komitmen                        Company’s commitment to conducting its business
Perseroan dalam menjalankan operasional usaha                           operations in accordance with these best standards has
berdasarkan standar terbaik ini telah mendapatkan                       been recognized by external parties through awards.
pengakuan dari pihak eksternal berupa penghargaan.                      The certifications that are valid and the awards received
Sertifikasi yang berlaku dan penghargaan yang diterima                  during the reporting year are as follows:
selama tahun pelaporan adalah sebagai berikut:


Sertifikasi
Certifications


                                                                                                Lembaga
                                                                                                 Pemberi       Masa Berlaku Sertifikat
   Nama Sertifikasi          Ruang Lingkup Sertifikasi           Deskripsi Singkat
                                                                                                Sertifikasi     Certification Validity
  Certification Name            Certification Scope              Brief Description
                                                                                               Certification            Period
                                                                                                 Agency
 Guidance on Project        The Provision of Project        ISO 21502 memberikan              SUCOFINDO        Berlaku dari 11 Maret 2025
 Management                 Management for Engineering,     panduan tentang berbagai                           sampai 10 Maret 2028
 SNI ISO 21502:2020         Procurment and Construction,    praktik yang diperlukan                            Valid from March 11, 2025,
 PT ADHI KARYA              Building and Infrastructure     dalam s     etiap fase                             to March 10, 2028
 (Persero) Tbk.                                             siklus hidup proyek,
                                                            termasuk perencanaan dan
                                                            pengendalian, serta mengelola
                                                            manfaat, perubahan,
                                                            dan informasi bisnis dan
                                                            masyarakat.
                                                            ISO 21502 provides guidance
                                                            on practices for each phase
                                                            of the project life cycle,
                                                            including planning and control,
                                                            as well as managing benefits,
                                                            changes, and business and
                                                            community information.
 BIM (Building              Achieved BIM for Design,        ISO 19650-2018 Kitemark           BSI Group        Berlaku dari 12 Oktober
 information modelling)     Construction and                merupakan sertifikasi dengan                       2025 sampai 11 Oktober
 SNI ISO 19650              Commissioning in Accordance     standar internasional untuk                        2028
 Kitemark PT ADHI           with ISO 19650-1:2018,          penerapan implementasi BIM.                        Valid from October 12,
 KARYA (Persero) Tbk.       ISO 19650-2:2018, and           ISO 19650-2018 Kitemark                            2025, to October 11, 2028
                            the implementation of a         is an international standard
                            Security Minded Approach        certification for BIM
                            in Accordance with BS EN        implementation.
                            ISO 19650-5:2020 following
                            the assessment of Project
                            Delivery and Collaborative
                            Working Maturity with project
                            stakeholders
 Sistem Manajemen           Sistem Manajemen Keamanan       ISO 27001 adalah standar          SUCOFINDO        Berlaku dari 16 Maret 2023
 Keamanan Informasi         Informasi untuk pengelolaan     internasional yang mengatur                        sampai 15 Maret 2026.
 SNI ISO 27001:2022         infrastruktur jaringan dan      Sistem Manajemen Keamanan                          Valid from March 16, 2023,
 PT ADHI KARYA              server dalam operasional data   Informasi (Information                             to March 15, 2026.
 (Persero) Tbk.             center                          Security Management
 Information Security       Information Security            System/ISMS)
 Management System          Management System               ISO 27001 is an international
 SNI ISO 27001:2022         for managing network            standard that specifies
 PT ADHI KARYA              infrastructure and servers in   requirements for an
 (Persero) Tbk              data center operations.         Information Security
                                                            Management System (ISMS).


Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                      PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 61
                                                                                                                                          61
                                                                                                              Profil Perusahaan
                                                                                                               Company Profile




Sertifikasi
Certifications


                                                                                               Lembaga
                                                                                                Pemberi           Masa Berlaku Sertifikat
   Nama Sertifikasi           Ruang Lingkup Sertifikasi          Deskripsi Singkat
                                                                                               Sertifikasi         Certification Validity
  Certification Name             Certification Scope             Brief Description
                                                                                              Certification                Period
                                                                                                Agency
 Sistem Manajemen         Provision of construction         ISO 14001 adalah bagian dari      TUVNORD            Berlaku dari 12 Juli 2024
 Lingkungan SNI ISO       business activities (including    International Standard Series                        sampai 27 Juli 2027
 14001:2015 PT ADHI       EPC, property and realty,         yang bisa diaplikasikan pada                         Valid from July 12, 2024, to
 KARYA (Persero) Tbk.     and investment), covering         semua sistem organisasi                              July 27, 2027.
 Environmental            construction of buildings         dengan fokus pada kinerja
 Management System        and infrastructure, civil,        lingkungan, yang didefinisikan
 ISO 14001:2015 PT        mechanical, integrated project)   sebagai hasil yang terukur dari
 ADHI KARYA (Persero)                                       pengelolaan yang dilakukan
 Tbk                                                        oleh suatu organisasi terhadap
                                                            lingkungannya.

                                                            ISO 14001 is part of the
                                                            International Standard Series
                                                            that can be applied to all
                                                            organizational systems with
                                                            a focus on environmental
                                                            performance, which is defined
                                                            as the measurable results of
                                                            an organization's management
                                                            of its environment.
 Sistem Manajemen         Provision of construction         ISO 9001:2015 adalah              TUVNORD            Berlaku dari 12 Juli 2024
 Mutu SNI ISO             business activities (including    standar internasional yang                           sampai 27 Juli 2027
 9001:2015 PT ADHI        EPC, property and realty,         digunakan untuk menetapkan                           Valid from July 12, 2024, to
 KARYA (Persero) Tbk.     and investment), covering         kebijakan dan sasaran mutu                           July 27, 2027.
 Quality Management       construction of buildings         (quality objective) serta
 System ISO 9001:2015     and infrastructure, civil,        pencapaiannya yang bisa
 PT ADHI KARYA            mechanical, integrated project)   diterapkan dalam Perusahaan.
 (Persero) Tbk
                                                            Dengan menerapkan SNI ISO
                                                            9001:2015 Perusahaan telah
                                                            menjamin bahwa produk atau
                                                            jasa yang dihasilkan sudah
                                                            memenuhi standar yang
                                                            diberlakukan di dunia

                                                            ISO 9001:2015 is an
                                                            international standard used to
                                                            establish quality policies and
                                                            objectives, and to assess their
                                                            achievement, which can be
                                                            applied within the Company.

                                                            By implementing SNI ISO
                                                            9001:2015, the Company has
                                                            ensured that its products and
                                                            services meet internationally
                                                            recognized standards.
 Sistem Manajemen         Provision of construction         ISO 45001 adalah standar          TUVNORD            Berlaku dari 12 Juli 2024
 keselamatan dan          business activities (including    internasional untuk sistem                           sampai 27 Juli 2027
 kesehatan kerja (K3)     EPC, property and realty,         manajemen Keselamatan                                Valid from July 12, 2024, to
 SNI ISO 45001:2018       and investment), covering         dan Kesehatan Kerja (K3)                             July 27, 2027.
 PT ADHI KARYA            construction of buildings         yang memberikan panduan
 (Persero) Tbk            and infrastructure, civil,        bagi organisasi untuk
 Occupational Health      mechanical, integrated project)   mengidentifikasi, mengelola,
 and Safety (OHS)                                           dan mengurangi risiko terkait
 Management System                                          K3.
 SNI ISO 45001:2018                                         ISO 45001 is an international
 PT ADHI KARYA                                              standard for occupational
 (Persero) Tbk                                              health and safety (OHS)
                                                            management systems
                                                            that provides guidance to
                                                            organizations on identifying,
                                                            managing, and reducing OHS-
                                                            related risks.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                        Sustainability Report 2025
Page 62
62
                 Profil Perusahaan
                 Company Profile




Sertifikasi
Certifications


                                                                                            Lembaga
                                                                                             Pemberi       Masa Berlaku Sertifikat
   Nama Sertifikasi          Ruang Lingkup Sertifikasi        Deskripsi Singkat
                                                                                            Sertifikasi     Certification Validity
  Certification Name            Certification Scope           Brief Description
                                                                                           Certification            Period
                                                                                             Agency
 Sistem Manajemen           Jasa Konstruksi              SMK3 Sistem Manajemen             SUCOFINDO       Berlaku dari 9 Juni 2023
 Keselamatan dan                                         Keselamatan dan Kesehatan                         sampai 9 Juni 2026
 Kesehatan Kerja                                         Kerja PP 50 Tahun 2012 ,                          Valid from June 9, 2023, to
 (SMK3) berdasarkan                                      dalam peraturan tersebut,                         June 9, 2026.
 PP 50 Tahun 2012                                        semua pemberi kerja
 Occupational                                            wajib melaksanakan SMK3
 Health and Safety                                       terutama perusahaan yang
 Management System                                       mempekerjakan minimal 100
 (SMK3) based on PP                                      tenaga kerja atau perusahaan
 50 of 2012                                              yang memiliki tingkat potensi
                                                         kecelakaan yang tinggi
                                                         akibat karakteristik proses
                                                         kerja. SMK3 adalah bagian
                                                         dari sistem manajemen
                                                         perusahaan secara
                                                         keseluruhan dalam rangka
                                                         pengendalian risiko yang
                                                         berkaitan dengan kegiatan
                                                         kerja guna terciptanya tempat
                                                         kerja yang aman, efisien, dan
                                                         produktif.
                                                         SMK3 Occupational Safety
                                                         and Health Management
                                                         System based on PP 50
                                                         of 2012 stipulates that all
                                                         employers must implement
                                                         SMK3, especially companies
                                                         that employ at least 100
                                                         workers or companies
                                                         that have a high potential
                                                         for accidents due to the
                                                         characteristics of their work
                                                         processes. SMK3 is part
                                                         of the company's overall
                                                         management system for
                                                         controlling risks associated
                                                         with work activities as well as
                                                         creating a safe, efficient, and
                                                         productive workplace.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                  PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 63
                                                                                                                                     63
                                                                                                            Profil Perusahaan
                                                                                                             Company Profile




Sertifikasi
Certifications


                                                                                             Lembaga
                                                                                              Pemberi           Masa Berlaku Sertifikat
   Nama Sertifikasi           Ruang Lingkup Sertifikasi        Deskripsi Singkat
                                                                                             Sertifikasi         Certification Validity
  Certification Name             Certification Scope           Brief Description
                                                                                            Certification                Period
                                                                                              Agency
 Sistem Manajemen Anti    Departemen Infrastruktur 1,     ISO 37001:2016 adalah             SUCOFINDO          Berlaku dari 4 September
 Penyuapan SNI ISO        Departemen Infrastruktur 2,     standar internasional                                2023 sampai 1 September
 37001:2016 PT ADHI       Departemen Perkeretaapian,      mengenai Sistem Manajemen                            2026
 KARYA (Persero) Tbk.     Departemen Energi dan           Anti Penyuapan. Standar ini                          Valid from September 3,
 Anti-Bribery             Industri, Departemen            bertujuan untuk memberikan                           2023, to September 1,
 Management System        Gedung, Departemen Legal,       kepastian kepada organisasi                          2026.
 SNI ISO 37001:2016 PT    Departemen Pemasaran,           bahwa sistem anti penyuapan
 ADHI KARYA (Persero)     Departemen Pemasaran,           dengan menetapkan
 Tbk                      Departemen Keuangan,            serangkaian langkah-langkah
                          Departemen Akuntansi &          dan kontrol yang berurusan
                          Pajak, Departemen Manajemen     dengan penyuapan, dan
                          Risiko, Departemen              juga dimaksudkan untuk
                          Pengembangan Bisnis,            mencegah, mengurangi, serta
                          Departemen Human Capital,       mendeteksi risiko korupsi.
                          Departemen Sistem IT dan        ISO 37001:2016 is an
                          Inovasi, Departemen Strategi    international standard on Anti-
                          Korporasi, Portofolio Bisnis    Bribery Management Systems.
                          dan SCM, Departemen QHSE,       This standard aims to assure
                          Satuan Pengawas Intern,         organizations that their anti-
                          Corporate Secretary PT ADHI     bribery systems are effective
                          KARYA (Persero) Tbk.            by establishing a series of
                          Infrastructure Department 1,    measures and controls to
                          Infrastructure Department 2,    address bribery as well as to
                          Railway Department, Energy      prevent, reduce, and detect
                          and Industry Department,        the risk of corruption.
                          Building Department, Legal
                          Department, Marketing
                          Department, Marketing
                          Department, Finance
                          Department, Accounting & Tax
                          Department, Risk Management
                          Department, Business
                          Development Department,
                          Human Capital Department,
                          IT Systems and Innovation
                          Department, Corporate
                          Strategy, Business Portfolio
                          and SCM Department, QHSE
                          Department, Internal Audit
                          Unit, Corporate Secretary of
                          PT ADHI KARYA (Persero) Tbk.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                      Sustainability Report 2025
Page 64
64
                 Profil Perusahaan
                 Company Profile




Penghargaan
Awards


 Waktu Perolehan                                         Nama Penghargaan                                              Penyelenggara
  Awarding Date                                            Award Name                                                    Organizer

14 Februari 2025           Penghargaan Penerapan K3 Terbaik oleh ASTRA Tol Cipali 2025                           Astra Tol Cikopo - Palimanan
February 14, 2025          Best OHS Implementation Award by ASTRA Cipali Toll Road 2025


24 April 2025              Penghargaan K3 Award Provinsi Banten Tahun 2025 Katergori Zero Accident,              Pemprov Banten
April 24, 2025             P2K3 dan HIV-AIDS Proyek Tol Serpan Seksi 3                                           Banten Provincial Government
                           2025 Banten Province OHS Award in the Zero Accident, P2K3, and HIV-AIDS
                           Categories for the Serpan Toll Road Section 3 Project

19 Maret 2025              Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2025 With the predicate :              SWA Media Group
March 19, 2025             EXCELLENT


11 Maret 2025              Pembangunan Balok Pier Head Portal Terpanjang dengan Sistem Perancah/                 Rekor Indonesia MURI
March 11, 2025             Heavy Shoring Free-Standing (Jalan Tol Yogyakarta – Bawen, 55,2 m)                    MURI Indonesian Record
                           Construction of the Longest Pier Head Portal Beam with a Free-Standing
                           Scaffolding/Heavy Shoring System (Yogyakarta – Bawen Toll Road, 55.2 m)

27 Februari 2025           2nd Runner Up Contractor Pada ajang SHES Awards 2025                                  MRT JAKARTA
February 27, 2025          2nd Runner Up Contractor at the 2025 SHES Awards


20 Oktober 2025            Indonesia Green Awards 2025 dalam kategori “Menghitung Jejak Karbon” melalui          La Tofi School of Social
October 20, 2025           inisiatif Digitalisasi Perhitungan Jejak Karbon Perusahaan yang meraih predikat       Responsibility
                           Platinum Alignment
                           2025 Indonesia Green Awards in the “Calculating Carbon Footprint” category
                           through the Corporate Carbon Footprint Calculation Digitalization initiative, which
                           achieved a Platinum Alignment rating




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                           PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 65
                                                                                                                                    65
                                                                                                           Profil Perusahaan
                                                                                                            Company Profile




Penghargaan
Awards


  Waktu Perolehan                                     Nama Penghargaan                                            Penyelenggara
   Awarding Date                                        Award Name                                                  Organizer

 13 Januari 2025         Penghargaan K3 Award Provinsi Jawa Timur Tahun 2025 Kategori Zero Accident,       Gubernur Jawa Timur
 January 13, 2025        Proyek RSUD Eka Cendrarini Surabaya                                               East Java Governor
                         2025 East Java Province K3 Award in the Zero Accident category, Eka Cendrarini
                         Surabaya Regional General Hospital Project

 26 Juni 2025            Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV & AIDS di Tempat Kerja Proyek           Gubernur Kalimantan Timur
 June 26, 2025           Sarana Prasarana Pemerintahan II di IKN Peringkat Gold                            East Kalimantan Governor
                         HIV & AIDS Prevention and Control Program in the Workplace, Government
                         Infrastructure Project II in IKN Gold Rating


 26 Juni 2025            Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV & AIDS di Tempat Kerja Proyek           Gubernur Kalimantan Timur
 June 26, 2025           Sarana Prasarana 1B IKN Peringkat Platinum                                        East Kalimantan Governor
                         HIV & AIDS Prevention and Control Program in the Workplace for the IKN
                         Infrastructure Project 1B Platinum Rating


 26 Juni 2025            Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV & AIDS di Tempat Kerja Proyek           Gubernur Kalimantan Timur
 June 26, 2025           RS IKN Peringkat Platinum                                                         East Kalimantan Governor
                         HIV & AIDS Prevention and Control Program in the Workplace for the IKN Hospital
                         Project Platinum Rating


 26 Juni 2025            Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV & AIDS di Tempat Kerja Proyek           Gubernur Kalimantan Timur
 June 26, 2025           Adhi Jakon/ Otorita IKN                                                           East Kalimantan Governor
                         HIV & AIDS Prevention and Control Program in the Workplace for the Adhi Jakon/
                         IKN Authority Project


 26 Juni 2025            Piagam Penghargaan Zero Accident Proyek Adhi Jakon/Otorita IKN                    Gubernur Kalimantan Timur
 June 26, 2025           Zero Accident Award Certificate for the Adhi Jakon/IKN Authority Project          East Kalimantan Governor




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                     Sustainability Report 2025
Page 66
66
                Profil Perusahaan
                Company Profile




Penghargaan
Awards


 Waktu Perolehan                                       Nama Penghargaan                                         Penyelenggara
  Awarding Date                                          Award Name                                               Organizer

26 Juni 2025              Piagam Penghargaan Zero Accident Proyek Sarana Prasarana 1B IKN                 Gubernur Kalimantan Timur
June 26, 2025             Zero Accident Award Certificate for Infrastructure Project 1B IKN               East Kalimantan Governor


26 Juni 2025              Piagam Penghargaan Zero Accident Proyek Site Rumah Susun Polri dan BIN          Gubernur Kalimantan Timur
June 26, 2025             Zero Accident Award Certificate for Police and BIN Apartment Complex Project    East Kalimantan Governor

26 Juni 2025              Piagam Penghargaan Zero Accident Proyek RS IKN                                  Gubernur Kalimantan Timur
June 26, 2025             Zero Accident Award Certificate for IKN Hospital Project                        East Kalimantan Governor

26 Juni 2025              Piagam Penghargaan Program Penanggulangan Tuberkulosis di Tempat Kerja          Gubernur Kalimantan Timur
June 26, 2025             Pada Proyek RS IKN Peringkat Gold                                               East Kalimantan Governor
                          Award Certificate for Tuberculosis Prevention Program in the Workplace at IKN
                          Hospital Project, Gold Rating

26 Juni 2025              Piagam Penghargaan Program Penanggulangan Tuberkulosis di Tempat Kerja          Gubernur Kalimantan Timur
June 26, 2025             Pada Proyek Sarana Prasarana 1B IKN Peringkat Platinum                          East Kalimantan Governor
                          Certificate of Appreciation for the Tuberculosis Prevention Program in the
                          Workplace at the IKN Infrastructure Project 1B Platinum Rating

26 September 2025         Project Building Folded Box Board (FBB1) IKPP Kerawang Without LTI Accident     Owner Sinarmas
September 26, 2025                                                                                        Sinarmas Owner




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                    PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 67
                                                                                                                              67
                                                                                                  Profil Perusahaan
                                                                                                   Company Profile




Keanggotaan Asosiasi [GRI 2-28] [OJK C.5]
Association Memberships

ADHI aktif bergabung dan berperan dalam asosiasi yang                 ADHI actively participates and plays a role in
bergerak di bidang jasa konstruksi. Melalui keanggotaan               associations engaged in the construction services
ini, ADHI dapat memperluas jaringan bisnis, berbagi                   sector. Through this membership, ADHI can expand
pengetahuan dan pengalaman dengan sesama pelaku                       its business network, share knowledge and experience
industri sejenis, serta mengakses berbagai pelatihan                  with other players in the same industry, and access
dan sertifikasi untuk pengembangan kapasitas sumber                   various training and certification programs to build
daya manusia. Selain itu, keterlibatan dalam asosiasi                 human resource capacity. In addition, involvement in
juga memberikan kesempatan bagi ADHI untuk                            associations provides ADHI with the opportunity to
berpartisipasi dalam perumusan kebijakan industri                     participate in the formulation of construction service
jasa konstruksi, menyuarakan kepentingan bersama,                     industry policies, voice common interests, and improve
dan meningkatkan standar pelayanan sesuai dengan                      service standards in accordance with best practices. In
praktik terbaik. Selama tahun 2025, ADHI tergabung                    2025, ADHI was a member of the following associations:
dalam asosiasi sebagai berikut:

                                                                                                                Iuran Tahunan
                                                                              Skala Asosiasi
                                   Nama Asosiasi                                                  Posisi          2025 (Rp)
 No.                                                                           Association
                                  Association Name                                               Position        Annual Fee in
                                                                                  Scale
                                                                                                                   2025 (Rp)
   1     Kamar Dagang dan Industri (KADIN)                                       Anggota         Nasional             3.000.000
         Indonesian Chamber of Commerce and Industry (KADIN)                     Member          National
   2     Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI)              Anggota         Nasional             15.000.000
         Indonesian National Construction Association (GAPENSI)                  Member          National
   3     Gabungan Perusahaan Nasional Rancangbangun Indonesia (GAPENRI)          Anggota         Nasional             12.500.000
         Indonesian Association of EPC Contractors (GAPENRI)                     Member          National
   4     Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI)                                     Anggota         Nasional             12.000.000
         Indonesian Contractors Association (AKI)                                Member          National
   5     Komite Nasional Indonesia untuk Bendungan Besar (KNIBB)                 Anggota         Nasional             5.000.000
         National Committee for Big Dams (KNIBB)                                 Member          National
   6     Perkumpulan Pengusaha Konstruksi Terintegrasi (PAKTI)                   Anggota         Nasional             5.700.000
         Integrated Construction Entrepreneurs Association (PAKTI)               Member          National
   7     Gabungan Perusahaan Kontraktor Nasional (GAPEKNAS)                      Anggota         Nasional             15.000.000
         Integrated Construction Entrepreneurs Association (PAKTI)               Member          National
   8     Green Building Council Indonesia (GBCI)                                 Anggota         Nasional             18.000.000
                                                                                 Member          National
   9     Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI)                                      Anggota         Nasional             5.000.000
         Indonesian Toll Road Association (ATI)                                  Member          National
  10     Perkumpulan Pelaksana Pekerjaan Infrastruktur Mandiri (P3IM)            Anggota         Nasional                 0
         Independent Infrastructure Work Implementation Association (P3IM)       Member          National
   11    Himpunan Jasa Konstruksi Indonesia (HJKI)                               Anggota         Nasional                 0
         Indonesian Construction Services Association (HJKI)                     Member          National
  12     Perkumpulan Perusahaan Kontraktor Independen Nasional (PPKIN)           Anggota         Nasional                 0
         National Independent Contractors Association (PPKIN)                    Member          National
  13     Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI)                            Anggota         Nasional             5.000.000
         Indonesian Road Developers Association (HPJI)                           Member          National
  14     Asosiasi Profesi Masyarakat Perkeretaapian Indonesia                    Anggota         Nasional             5.000.000
         Indonesian Railway Society Professional Association                     Member          National
  15     Green Building                                                          Anggota         Nasional             5.000.000
                                                                                 Member          National
  16     BCI Central                                                             Anggota         Nasional             75.000.000
                                                                                 Member          National
  17     World Safety Organization (WSO)                                         Anggota         Nasional             12.000.000
                                                                                 Member          National
  18     Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)                                         Anggota         Nasional             12.000.000
         Indonesian Issuers Association (AEI)                                    Member          National




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                            Sustainability Report 2025
Page 68
68
              Tata Kelola Keberlanjutan
              Sustainability Governance




  #BeyondConstruction




  03                                Tata Kelola
                                    Keberlanjutan
                                    Sustainability Governance




Laporan Keberlanjutan 2025                                 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 69
                                                                                                  69
                                                                 Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                 Sustainability Governance




Pencapaian kinerja positif yang dibukukan Perseroan
membuktikan kemampuannya dalam menjawab tantangan dan
tren industri yang dinamis. Perseroan juga terus meningkatkan
daya saing melalui inovasi teknologi yang dimiliki agar memberikan
nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.
The positive performance achievements recorded by the Company
prove the Company’s ability to respond to challenges and dynamic
industry trends. The Company also continues to improve its
competitiveness through technological innovation to provide
added value to shareholders and stakeholders.




    PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                               Sustainability Report 2025
Page 70
70
              Tata Kelola Keberlanjutan
              Sustainability Governance




Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau Good                Good Corporate Governance (GCG) serves as the
Corporate Governance (GCG) menjadi fondasi utama          cornerstone for ADHI in managing all its operations.
bagi ADHI dalam mengelola seluruh operasionalnya.         Recognizing the essence of GCG, the Company
Dengan kesadaran akan esensi GCG, Perseroan               integrates it into every level of the organization to
mengintegrasikannya ke setiap lini organisasi             ensure the smooth operation of business activities and
guna menjamin kelancaran kegiatan bisnis serta            minimize the risk of mismanagement. The consistent
meminimalkan risiko kesalahan pengelolaan. Penerapan      implementation of GCG also boosts operational
GCG yang berkelanjutan turut mendongkrak efisiensi        efficiency and facilitates targeted evaluations of
operasi dan memfasilitasi evaluasi kinerja manajemen      management performance.
secara tepat sasaran.

Bagi entitas publik seperti ADHI, komitmen terhadap GCG   For a public entity like ADHI, a commitment to
krusial untuk membangun kepercayaan masyarakat,           GCG is crucial for building public trust, particularly
khususnya para pemegang saham bahwa dana investasi        among shareholders, that their investment funds are
mereka dijaga dengan aman dan profesional. Mengikuti      safeguarded securely and professionally. Keeping pace
dinamika terkini, ADHI secara proaktif mengadopsi         with current trends, ADHI proactively adopts innovations
inovasi dalam praktik GCG agar prinsip-prinsipnya         in GCG practices to ensure its principles remain aligned
tetap selaras dengan perkembangan era. Dukungan           with the evolving times. Support from shareholders
dari pemegang saham serta pemangku kepentingan            and other stakeholders is essential to optimize ADHI’s
lainnya esensial untuk mengoptimalkan kinerja ADHI,       performance, address contemporary challenges, and
mengatasi tantangan kontemporer, dan mewujudkan           achieve sustainable growth.
pertumbuhan berkelanjutan.

ADHI teguh berkomitmen menerapkan GCG secara              ADHI is firmly committed to consistently implementing
konsisten selaras dengan visi dan misi Perseroan.         GCG in line with the Company’s vision and mission.
Pendekatan ini tidak hanya menjaga keseimbangan           This approach not only maintains a balance in
pengawasan internal, tetapi juga meredam potensi          internal oversight but also mitigates potential errors
kesalahan dalam pengelolaan. Di samping itu, GCG          in management. Furthermore, GCG is designed to
dirancang untuk menghasilkan nilai tambah maksimal        generate maximum value for the Company.
bagi Perseroan.

Prinsip-prinsip GCG di ADHI berpijak pada Undang-         The principles of GCG at ADHI are grounded in
Undang serta peraturan perundang-undangan yang            applicable laws and regulations, Financial Services
berlaku, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),          Authority (OJK) regulations, the General Guidelines
Pedoman Umum GCG Indonesia dari Komite Nasional           on Corporate Governance in Indonesia from the
Kebijakan Governance (KNKG), dan Peraturan Menteri        National Committee on Governance (KNKG), and the
Badan Usaha Milik Negara No. PER-2/MBU/03/2023            Minister of State-Owned Enterprises Regulation No.
tentang Pedoman Tata Kelola serta Kegiatan Korporasi      PER-2/MBU/03/2023 on Guidelines on Corporate
Signifikan Badan Usaha Milik Negara.                      Governance and Significant Corporate Activities of
                                                          State-Owned Enterprises.

Sebagai pilar operasional utama, penerapan GCG oleh       As a key operational pillar, the implementation of GCG
Perseroan—sebagai bagian dari Badan Usaha Milik           by the Company—as part of a State-Owned Enterprise
Negara di Indonesia—juga dimaksudkan untuk:               in Indonesia—is also intended to:
1. Melindungi hak dan kepentingan Pemegang Saham          1. Protect the rights and interests of Shareholders
   dan pemangku kepentingan;                                   and stakeholders;
2. Mendorong Pemegang Saham, Dewan Komisaris,             2. E n c o u r a g e S h a re h o l d e r s , t h e B o a rd o f
   Direksi, dan Karyawan untuk mengambil keputusan             Commissioners, the Board of Directors, and
   dan menjalankan tindakannya dilandasi oleh nilai            Employees to make decisions and carry out their
   moral yang tinggi dan keputusan terhadap peraturan          actions based on high moral values and compliance
   perundang-undangan; dan                                     with laws and regulations; and
3. Meningkatkan nilai Perusahaan.                         3. Enhance the Company’s value.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                      PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 71
                                                                                                                      71
                                                                                   Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                   Sustainability Governance




Prinsip Tata Kelola
Governance Principle


ADHI teguh berkomitmen menerapkan praktik bisnis            ADHI is firmly committed to implementing sound
yang sehat dengan memprioritaskan prinsip-prinsip           business practices by prioritizing GCG principles in
GCG dalam setiap kegiatan bisnis dan operasional            all business and operational activities to optimize the
guna mengoptimalkan kualitas pengelolaan Perseroan.         quality of the Company’s management. In line with
Sejalan dengan regulasi yang berlaku, termasuk              applicable regulations, including the Regulation of
Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara No.       the Minister of State-Owned Enterprises No. PER-2/
PER-2/MBU/03/2023, prinsip-prinsip utama mencakup           MBU/03/2023, the main principles include transparency,
transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban,            accountability, responsibility, independence, as well as
independensi, serta kesetaraan dan kewajaran.               equality and fairness.
1. Transparency (Keterbukaan)                               1. Transparency
    Keterbukaan adalah prinsip yang sangat vital                 Transparency is a vital principle in decision-
    dalam pengambilan keputusan dan pengungkapan                 making and the accurate and timely disclosure of
    informasi material yang relevan secara akurat dan            relevant material information to all shareholders and
    tepat waktu kepada seluruh pemegang saham                    stakeholders to ensure the fulfillment of the rights
    dan pemangku kepentingan guna menjamin                       of all shareholders and stakeholders.
    terpenuhinya hak-hak seluruh pemegang saham
    dan pemangku kepentingan.
2. Accountability (Akuntabilitas)                           2. Accountability
    Prinsip akuntabilitas tidak bisa dihilangkan dalam         The accountability principle is indispensable in
    mencapai efektivitas dan efisiensi kegiatan                achieving the effectiveness and efficiency of the
    operasional Perseroan. Prinsip ini mengatur kejelasan      Company’s operational activities. This principle
    fungsi, struktur, sistem, dan pertanggungjawaban           governs the clarity of functions, structures, systems,
    masing-masing organ Perseroan.                             and the responsibilities of each of the Company’s
                                                               governing bodies.
3. Responsibility (Tanggung jawab)                          3. Responsibility
   Prinsip responsibility atau tanggung jawab                  The principle of responsibility serves to ensure
   berfungsi menjaga kepatuhan Perseroan terhadap              the Company’s compliance with applicable laws
   peraturan perundang-undangan yang berlaku demi              and regulations to foster a sound and conducive
   menciptakan iklim bisnis yang sehat dan kondusif.           business environment.
4. Independency (Kemandirian)                               4. Independence
   Independensi berfungsi menjalankan pelaksanaan              Independence ensures that each of the Company’s
   tugas, kewajiban serta wewenang dari masing-                organs carries out its duties, obligations, and
   masing organ Perseroan tanpa keterlibatan organ-            authorities without the involvement of other
   organ lainnya yang tidak sesuai dengan peraturan            organs in a manner inconsistent with applicable
   perundang-undangan yang berlaku. Prinsip ini                laws and regulations. This principle plays a crucial
   memegang peran penting dalam pengambilan                    role in management decision-making and policy
   keputusan atau kebijakan manajemen agar                     formulation to ensure that decisions are objective
   keputusan yang dihasilkan bersifat objektif dan             and free from conflicts of interest or influence by
   bebas dari konflik kepentingan atau pengaruh pihak          any party.
   mana pun.
5. Fairness (Kesetaraan dan Kewajaran)                      5. Fairness
   Kewajaran diwujudkan dengan perlakuan yang                  Fairness is realized through equitable and equal
   adil dan setara di dalam memenuhi hak-hak para              treatment in fulfilling the rights of shareholders
   pemegang saham maupun pemangku kepentingan                  and stakeholders arising from agreements and
   yang timbul berdasarkan perjanjian serta peraturan          applicable laws and regulations, without engaging
   perundangan yang berlaku, tanpa melakukan                   in any discriminatory actions in the implementation
   tindakan diskriminatif apa pun dalam pelaksanaan            of this principle.
   prinsip tersebut.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                     Sustainability Report 2025
Page 72
72
                Tata Kelola Keberlanjutan
                Sustainability Governance




Selanjutnya, dengan sikap terbuka terhadap pembaruan,                   Furthermore, with an open attitude toward innovation,
ADHI mengadopsi prinsip-prinsip terbaru dari Komite                     ADHI has adopted the latest principles from the National
Nasional Kebijakan Governance (KNKG) melalui                            Committee on Governance (KNKG) through the General
Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUG-                        Guidelines on Indonesian Corporate Governance
KI), yang dijiwai oleh empat pilar tata kelola korporat:                (PUG-KI), which are guided by the four pillars of
Perilaku Beretika, Akuntabilitas, Transparansi dan                      corporate governance: Ethical Conduct, Accountability,
Keberlanjutan sebagaimana pertama kali diperkenalkan                    Transparency, and Sustainability, as first introduced in
dalam PUG-KI 2021. PUG-KI ini merupakan evolusi                         the 2021 PUG-KI. This PUG-KI represents an evolution of
dari nilai dasar TARIF (Transparansi, Akuntabilitas,                    the core values of TARIF (Transparency, Accountability,
Responsibility, Independensi, dan Fairness) yang                        Responsibility, Independence, and Fairness) used in
digunakan pada PUG-KI 2019, disesuaikan dengan                          the 2019 PUG-KI, adapted to current dynamics. The
dinamika terkini. Keempat prinsip dasar PUG-KI 2021                     four core principles of the 2021 PUG-KI are detailed
secara rinci adalah sebagai berikut:                                    as follows:
1. Perilaku Beretika                                                    1. Ethical Conduct
     Dalam melaksanakan kegiatannya, korporasi                              In carrying out its activities, the Company
     s e n a n t i a s a m e n g e d e p a n k a n ke j u j u r a n ,       consistently prioritizes honesty, treats all parties
     memperlakukan semua pihak dengan hormat                                with respect, fulfills its commitments, and
     (respect), memenuhi komitmen, membangun serta                          consistently builds and maintains moral values
     menjaga nilai-nilai moral dan kepercayaan secara                       and trust. The Company considers the interests of
     konsisten. Korporasi memperhatikan kepentingan                         shareholders and other stakeholders based on the
     pemegang saham dan pemangku kepentingan                                principles of fairness and equality, and is managed
     lainnya berdasarkan asas kewajaran dan kesetaraan                      independently so that each corporate body does
     (fairness) dan dikelola secara independen sehingga                     not dominate the others and cannot be interfered
     masing-masing organ perusahaan tidak saling                            with by other parties.
     mendominasi dan tidak dapat diintervensi oleh
     pihak lain.
2. Akuntabilitas                                                        2. Accountability
     Korporasi dapat mempertanggungjawabkan                                The Company can account for its performance
     kinerjanya secara transparan dan wajar. Untuk                         transparently and fairly. To that end, the Company
     itu Korporasi harus dikelola secara benar, terukur                    must be managed properly, measurably, and in
     dan sesuai dengan kepentingan korporat dengan                         accordance with corporate interests while taking
     tetap memperhitungkan kepentingan pemegang                            into account the interests of shareholders and
     saham dan pemangku kepentingan. Akuntabilitas                         stakeholders. Accountability is a prerequisite for
     merupakan prasyarat yang diperlukan untuk                             achieving sustainable performance.
     mencapai kinerja yang berkelanjutan.
3. Transparansi                                                         3. Transparency
     Untuk menjaga obyektivitas dalam menjalankan                          To maintain objectivity in conducting business,
     bisnis, korporasi menyediakan informasi yang                          the Company provides material and relevant
     material dan relevan dengan cara yang mudah                           information in a manner that is easily accessible and
     diakses dan dipahami oleh pemangku kepentingan.                       understandable to stakeholders. The Company takes
     Korporasi mengambil inisiatif untuk mengungkapkan                     the initiative to disclose not only matters required
     tidak hanya masalah yang disyaratkan oleh                             by laws and regulations, but also matters that are
     peraturan perundang-undangan, tetapi juga                             important for decision-making by shareholders,
     hal yang penting untuk pengambilan keputusan                          creditors, and other stakeholders.
     oleh pemegang saham, kreditur dan pemangku
     kepentingan lainnya.
4. Keberlanjutan                                                        4. Sustainability
     Korporasi mematuhi peraturan perundang-                               The Company complies with laws and regulations
     undangan serta berkomitmen melaksanakan                               and is committed to fulfilling its social and
     tanggung jawab terhadap masyarakat dan                                environmental responsibilities to contribute to
     lingkungan agar berkontribusi pada pembangunan                        sustainable development through collaboration with
     berkelanjutan melalui kerja sama dengan semua                         all relevant stakeholders to improve their lives in a
     pemangku kepentingan terkait untuk meningkatkan                       manner consistent with business interests and the
     kehidupan mereka dengan cara yang selaras dengan                      sustainable development agenda.
     kepentingan bisnis dan agenda pembangunan
     berkelanjutan


Laporan Keberlanjutan 2025                                                                               PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 73
                                                                                                                   73
                                                                                 Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                 Sustainability Governance




Struktur Tata Kelola [GRI 2-9]
Governance Structure


Merujuk peraturan perundang-undangan yang berlaku,         In accordance with applicable laws and regulations,
ADHI menyusun struktur Tata Kelola Perusahaan yang         ADHI has established a Good Corporate Governance
Baik (GCG). Implementasi ini mengacu pada Undang-          (GCG) structure. This implementation is based on Law
Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun 2007 tentang        No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies. Under
Perseroan Terbatas. Berdasarkan undang-undang              this law, there are three main governance bodies: the
tersebut, terdapat tiga organ utama tata kelola: Rapat     General Meeting of Shareholders (GMS), the Board
Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris,               of Commissioners, and the Board of Directors. As
dan Direksi. Sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar       stipulated in the Articles of Association, the management
Perseroan, sistem kepengurusan mengadopsi two tier         system adopts a two-tier system between the Board
system antara Dewan Komisaris dan Direksi dengan           of Commissioners and the Board of Directors, with
wewenang serta tanggung jawab yang tegas sesuai            clearly defined authorities and responsibilities in
fungsi masing-masing sebagaimana diamanatkan               accordance with their respective functions as mandated
Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan.           by the Articles of Association and applicable laws and
Di ADHI, Direksi berperan sebagai eksekutif senior         regulations. At ADHI, the Board of Directors serves as
yang ditunjuk langsung oleh pemegang saham dan             the senior executive body directly appointed by the
bertanggung jawab penuh atas pengelolaan keseluruhan       shareholders and is fully responsible for the overall
perusahaan. [GRI 2-11][IDX G-03]                           Company management. [GRI 2-11][IDX G-03]

Untuk mendukung pelaksanaan tugas secara optimal,          To support the optimal performance of their duties,
Dewan Komisaris dibantu organ pendukung berupa             the Board of Commissioners is assisted by supporting
Sekretaris Dewan Komisaris, Komite Audit, Komite           bodies, including the Secretary to the Board of
Pemantau Manajemen Risiko dan Mutu, Komite                 Commissioners, the Audit Committee, the Risk
Pengawasan GCG dan Legal, serta Komite Nominasi            Management and Quality Monitoring Committee,
dan Remunerasi. Sementara itu, Direksi didukung oleh       the GCG and Legal Supervisory Committee, and the
Corporate Secretary dan Satuan Pengawasan Intern. Di       Nomination and Remuneration Committee. Meanwhile,
antara organ pendukung Dewan Komisaris dan Direksi,        the Board of Directors is supported by the Corporate
Corporate Secretary memegang peran kunci dalam             Secretary and the Internal Audit Unit. Among the
pengambilan keputusan serta pengawasan dampak              supporting bodies of the Board of Commissioners and
manajemen Perusahaan terhadap ekonomi, lingkungan,         the Board of Directors, the Corporate Secretary plays a
dan masyarakat, melalui pengelolaan program                key role in decision-making and in monitoring the impact
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan. Selain itu,          of the Company’s management on the economy, the
ADHI memiliki departemen khusus untuk mengawasi            environment, and society, through the management
serta mengelola isu strategis Environment, Social, dan     of Social and Environmental Responsibility programs.
Governance (ESG) via Biro ESG di bawah Departemen          Additionally, ADHI has a dedicated department to
Strategi Korporasi. Untuk memperkuat penerapan ESG,        oversee and manage strategic Environment, Social,
ADHI telah membentuk Komite ESG berdasarkan Surat          and Governance (ESG) issues via the ESG Bureau under
Keputusan Direksi No. 014-6/2023/190, yang diubah          the Corporate Strategy Department. To strengthen the
melalui Surat Keputusan Direksi No. 014-6/2024/297,        implementation of ESG, ADHI has established an ESG
dengan tujuan menyusun strategi dan kebijakan              Committee based on Board of Directors Decree No.
ESG guna memastikan pertumbuhan berkelanjutan              014-6/2023/190, amended by Board of Directors Decree
Perusahaan sambil mempertimbangkan aspek                   No. 014-6/2024/297, to formulate ESG strategies and
lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik. [GRI 2-9]   policies to ensure the Company’s sustainable growth
                                                           while considering environmental, social, and good
                                                           governance aspects. [GRI 2-9]




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                   Sustainability Report 2025
Page 74
74
              Tata Kelola Keberlanjutan
              Sustainability Governance




Sebagai Perusahaan Publik, ADHI wajib menerapkan        As a Public Company, ADHI is required to implement
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.             Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 51/
51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan              POJK.03/2017 on the Implementation of Sustainable
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,       Finance for Financial Institutions, Issuers, and Public
dan Perusahaan Publik, berlaku sejak 1 Januari 2020.    Companies, effective as of January 1, 2020. Appendix
Lampiran II peraturan ini mewajibkan penunjukan         II of this regulation requires the designation of an
pegawai, pejabat, atau unit kerja sebagai penanggung    employee, officer, or work unit as the person responsible
jawab penerapan Keuangan Berkelanjutan. Namun,          for implementing sustainable finance. However, as of the
hingga akhir 2025, ADHI belum secara resmi membentuk    end of 2025, ADHI has not yet officially established or
atau menugaskan entitas tersebut. Oleh karena           assigned such an entity. Therefore, the responsibility for
itu, tanggung jawab penerapan keuangan/kegiatan         implementing sustainable finance/activities is handled
berkelanjutan ditangani oleh Corporate Secretary .      by the Corporate Secretary. [OJK E.1] [GRI 2-13]
[OJK E.1] [GRI 2-13]

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)                        General Meeting of Shareholders (GMS)

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan              The General Meeting of Shareholders (GMS) is a
Organ Perusahaan yang memiliki kewenangan yang          corporate body with authority not delegated to the
tidak diberikan kepada Direksi maupun Dewan             Board of Directors or the Board of Commissioners, as
Komisaris, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang       stipulated in the Law and/or the Articles of Association.
dan/atau Anggaran Dasar. Berdasarkan Anggaran           Pursuant to the Articles of Association, the GMS consists
Dasar Perusahaan, RUPS terdiri atas RUPS Tahunan        of the Annual GMS and other GMS (Extraordinary
dan RUPS lainnya (RUPS Luar Biasa). RUPS Tahunan        GMS). The Annual GMS must be held no later than six
wajib diselenggarakan paling lambat 6 (enam) bulan      months after the fiscal year ends. Other GMS may be
setelah tahun buku berakhir. Adapun RUPS lainnya        held at any time as needed and in the best interests
dapat dilaksanakan setiap saat sesuai kebutuhan dan     of the Company.
demi kepentingan Perusahaan.

Selama tahun 2025, ADHI menyelenggarakan 1 (satu)       Throughout 2025, ADHI held one Annual GMS and
kali RUPS Tahunan, dan 1 (satu) kali RUPS Luar Biasa.   one Extraordinary GMS. The Annual GMS was held on
RUPS Tahunan diselenggarakan pada Rabu, 30 April        Wednesday, April 30, 2025, at ADHI Tower, Jakarta. The
2025, di ADHI Tower, Jakarta. Adapun RUPS Luar Biasa    Extraordinary GMS was held on Tuesday, December 16,
diselenggarakan pada Selasa, 16 Desember 2025, di       2025, at ADHI Tower, Jakarta.
ADHI Tower, Jakarta.

Kebijakan Mengenai Perlakuan Adil                       Policy on Fair Treatment of Shareholders
terhadap Pemegang Saham [IDX G-08]                      [IDX G-08]

Perseroan berkomitmen untuk senantiasa melindungi       The Company is committed to consistently protecting
serta memfasilitasi pemenuhan hak-hak pemegang          and facilitating the fulfillment of shareholders’
saham, sekaligus memastikan perlakuan yang setara       rights, while ensuring equal and fair treatment for all
dan adil bagi seluruh pemegang saham. Dalam rangka      shareholders. To that end, the Company has established
itu, Perseroan telah menetapkan hak dan tanggung        the rights and responsibilities of shareholders as
jawab pemegang saham sebagaimana diatur dalam           stipulated in the Company’s Articles of Association
Anggaran Dasar Perusahaan No. 18 tanggal 14 Januari     No. 18 dated January 14, 2026, which states that at
2026, di mana disampaikan bahwa dalam RUPS tiap         the General Meeting of Shareholders, each share is
saham memiliki hak masing-masing 1 (satu) suara.        entitled to 1 on vote.

Penetapan tersebut dimaksudkan untuk memberikan         This provision is intended to provide a foundation and
landasan dan kejelasan mengenai hak-hak pemegang        clarity regarding shareholders’ rights, thereby fostering
saham, sehingga tercipta kepastian hukum dan tata       legal certainty and good corporate governance. Within
kelola yang baik. Dengan kerangka tersebut, para        this framework, shareholders are expected to play
pemegang saham diharapkan dapat berperan aktif serta    an active role and make positive contributions to the
memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan      Company’s growth and sustainability.
dan keberlanjutan Perseroan.



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 75
                                                                                                                  75
                                                                                Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                Sustainability Governance




Dewan Komisaris                                           Board of Commissioners

Dewan Komisaris adalah Organ Perusahaan yang              The Board of Commissioners is a corporate organ
bertugas melakukan pengawasan secara umum dan/atau        responsible for exercising general and/or specific
khusus sesuai dengan anggaran dasar serta memberi         supervision in accordance with the articles of
nasihat kepada Direksi sebagaimana diatur dalam           association and for advising the Board of Directors,
Pasal 31 Undang-Undang No. 19 Tahun 2003 tentang          as provided for in Article 31 of Law No. 19 of 2003
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagaimana telah         on State-Owned Enterprises (SOEs), as amended by
diubah dengan UU No. 1 Tahun 2025 tentang Perubahan       Law No. 1 of 2025 on the Third Amendment to Law
Ketiga atas Undang-Undang No. 19 Tahun 2003 tentang       No. 19 of 2003 on State-Owned Enterprises and Law
Badan Usaha Milik Negara dan Undang-Undang No 1           No. 1 on the Third Amendment to Law No. 19 of 2003
tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang No. 19        on State-Owned Enterprises. The supervisory duties
Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara. Tugas        and authorities, as well as the provision of advice by
dan wewenang pengawasan serta pemberian nasihat           the Board of Commissioners to the Board of Directors,
dari Dewan Komisaris kepada Direksi juga diatur di        are also regulated in the Board Manual and are in
dalam Board Manual Perseroan dan mengacu dengan           accordance with the Articles of Association. In carrying
Anggaran Dasar Perseroan. Dewan Komisaris dalam           out its duties and authority regarding supervision and
melaksanakan tugas dan wewenang pengawasan dan            the provision of advice, the Board of Commissioners
pemberian nasihat terbatas pada isu - isu yang terkait    is limited to issues related to the Company’s business
dengan kegiatan usaha Perseroan (going concern).          operations (going concern). The full scope of the
Tugas Dewan Komisaris selengkapnya disampaikan            Board of Commissioners’ duties is outlined in the Good
dalam Bab Tata Kelola Perusahaan yang Baik pada           Corporate Governance Chapter in ADHI’s 2025 Annual
Laporan Tahunan ADHI Tahun 2025 halaman.......... .       Report pages … . [GRI 2-12]
[GRI 2-12]

Berpedoman pada Pedoman Kerja, Dewan Komisaris            In accordance with the Board Manual, the Board of
terdiri dari paling sedikit 2 (dua) orang, yang terdiri   Commissioners consists of at least two members,
dari 1 (satu) orang Komisaris Utama; 1 (satu) orang       comprising one President Commissioner; one
Komisaris atau lebih; dengan memperhatikan peraturan      Commissioner, or more; in compliance with applicable
yang berlaku di bidang Pasar Modal. Apabila Dewan         regulations in the capital market sector. If the Board
Komisaris terdiri dari 2 (dua) orang anggota Dewan        of Commissioners consists of two members, then
Komisaris, maka 1 (satu) di antaranya adalah Komisaris    one of them must be an Independent Commissioner.
Independen. Sementara itu, bila Dewan Komisaris terdiri   Meanwhile, if the Board of Commissioners consists of
lebih dari 2 (dua) orang anggota Dewan Komisaris,         more than two members, the number of Independent
maka jumlah Komisaris Independen wajib paling kurang      Commissioners must be at least 30% of the total number
30% (tiga puluh persen) dari jumlah seluruh anggota       of Board of Commissioners members.
Dewan Komisaris.

Pada tahun 2025, sebagaimana informasi selengkapnya       In 2025, as detailed in ADHI’s 2025 Annual Report, the
disampaikan pada Laporan Tahunan ADHI Tahun 2025,         composition of ADHI’s Board of Commissioners changed
komposisi Dewan Komisaris ADHI mengalami perubahan        compared to the previous year. As of December 31,
dibanding tahun sebelumnya. Per 31 Desember 2025,         2025, the composition of the Board of Commissioners
susunan dan komposisi Dewan Komisaris Perseroan           is as follows:
adalah sebagai berikut:


                                                                  Periode
        Nama dan Jabatan                Masa Jabatan                                   Dasar Pengangkatan
                                                                  Jabatan
        Name and Position               Term of Office                                  Appointment Basis
                                                                Office Period

 Dody Usodo Hargo S.            RUPST 2025–RUPST 2030         Ke-2 (dua)        Keputusan RUPST 30 April 2025
 (Komisaris Utama)              2025 AGMS–2030 AGMS           Second            AGMS Resolution dated April 30, 2025
 (President Commissioner)

 Erwin Moeslimin Singaruju      RUPST 2023–RUPST 2028         Ke-1 (satu)       Keputusan RUPST 11 April 2023
 (Komisaris Independen)         2023 AGMS–2028 AGMS           First             AGMS Resolution dated April 11, 2023
 (Independent Commissioner)

 Bob Arthur Lombogia            RUPST 2024–RUPST 2029         Ke-1 (satu)       Keputusan RUPST 1 April 2024
 (Komisaris)                    2024 AGMS–2029 AGMS           First             AGMS Resolution dated April 1, 2024
 (Commissioner)


PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                  Sustainability Report 2025
Page 76
76
                Tata Kelola Keberlanjutan
                Sustainability Governance




                                                                                Periode
        Nama dan Jabatan                          Masa Jabatan                                          Dasar Pengangkatan
                                                                                Jabatan
        Name and Position                         Term of Office                                         Appointment Basis
                                                                              Office Period

 Rustam Sofyan Sirait                    RUPST 2024–RUPST 2029              Ke-1 (satu)         Keputusan RUPST 1 April 2024
 (Komisaris Independen)                  2024 AGMS–2029 AGMS                First               AGMS Resolution dated April 1, 2024
 (Independent Commissioner)

 Elan Suherlan                           RUPST 2024–RUPST 2029              Ke-1 (satu)         Keputusan RUPST 1 April 2024
 (Komisaris Independen)                  2024 AGMS–2029 AGMS                First               AGMS Resolution dated April 1, 2024
 (Independent Commissioner)

 Amelia Tetriana                         RUPSLB 2025 – RUPST 2030           Ke-1 (satu          Keputusan RUPS-LB 16 Desember 2025
 (Komisaris)                             2025 EGMS–2030 AGMS                First               EGMS Resolution dated December 16,
 (Commissioner)                                                                                 2025


Direksi                                                                Board of Directors

Direksi adalah Organ Perusahaan yang berwenang dan                     The Board of Directors is the Company’s governing
bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perusahaan                     body authorized and fully responsible for managing
untuk kepentingan Perusahaan, sesuai dengan maksud                     the Company in the Company’s best interests, in
dan tujuan Perusahaan serta mewakili Perusahaan, baik                  accordance with the Company’s objectives and
di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan                       purposes, and for representing the Company both in
ketentuan Anggaran Dasar. Secara umum, Direksi                         and out of court in accordance with the provisions of
berperan untuk mengelola kegiatan operasional                          the Articles of Association. Generally, the Board of
Perusahaan dengan orientasi kepentingan terbaik                        Directors is responsible for managing the Company’s
Perusahaan. Tugas Direksi selengkapnya diuraikan pada                  operational activities with a focus on the Company’s
Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan                       best interests. The full duties of the Board of Directors
ADHI. [GRI 2-12]                                                       are outlined in the Corporate Governance Chapter of
                                                                       ADHI’s Annual Report. [GRI 2-12]

Sesuai dengan Anggaran Dasar, Direksi Perusahaan                       In accordance with the Articles of Association, the
terdiri dari paling sedikit 2 (dua) orang, yang terdiri dari:          Company’s Board of Directors consists of at least two
                                                                       members, comprising:
•   1 (satu) orang Direktur Utama; dan                                 • One President Director; and
•   1 (satu) orang Direktur atau lebih.                                • One Director or more.

Pada tahun 2025, sebagaimana informasi selengkapnya                    In 2025, as detailed in ADHI’s 2025 Annual Report,
disampaikan pada Laporan Tahunan ADHI Tahun 2025,                      the composition of ADHI’s Board of Directors changed
komposisi Direksi ADHI mengalami perubahan dibanding                   compared to the previous year. As of December 31,
tahun sebelumnya. Per 31 Desember 2025, susunan dan                    2025, the composition of the Board of Directors is
komposisi Direksi Perseroan adalah sebagai berikut                     as follows.


                                                                          Periode
         Nama dan Jabatan                        Masa Jabatan                                        Dasar Pengangkatan
                                                                          Jabatan
         Name and Position                       Term of Office                                       Appointment Basis
                                                                        Office Period

 Moeharmein Z. C                            RUPSLB 2025 – RUPST 2030    Ke-1 (satu        Keputusan RUPS-LB 16 Desember 2025
 (Direktur Utama)                           2025 EGMS–2030 AGMS         First             EGMS Resolution dated December 16, 2025
 (President Director)

 Ki Syahgolang Permata                      RUPST 2023-RUPST 2028       Ke-1 (satu)       Keputusan RUPST 11 April 2023
 (Direktur Human Capital dan Legal)         2023 AGMS–2028 AGMS         First             AGMS Resolution dated April 11, 2023
 (Director of Human Capital and Legal)

 Bani Iqbal                                 RUPST 2024 - RUPST 2029     Ke-1 (satu)       Keputusan RUPST 1 April 2024
 (Direktur Keuangan)                        2024 AGMS–2029 AGMS         First             AGMS Resolution dated April 1, 2024
 (Director of Finance)

 Yan Arianto                                RUPST 2024 - RUPST 2029     Ke-1 (satu)       Keputusan RUPST 1 April 2024
 (Direktur Manajemen Risiko dan             2024 AGMS–2029 AGMS         First             AGMS Resolution dated April 1, 2024
 Kesisteman)
 (Director of Risk Management and
 Systems)




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                    PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 77
                                                                                                                   77
                                                                                 Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                 Sustainability Governance




                                                             Periode
          Nama dan Jabatan           Masa Jabatan                                    Dasar Pengangkatan
                                                             Jabatan
          Name and Position          Term of Office                                   Appointment Basis
                                                           Office Period

 A. Suko Widigdo                RUPST 2025–RUPST 2030      Ke-2 (dua)      Keputusan RUPST 30 April 2025
 (Direktur Operasi I)           2025 AGMS–2030 AGMS        Second          AGMS Resolution dated April 30, 2025
 (Director of Operations I)

 Harimawan                      RUPST 2024 - RUPST 2029    Ke-1 (satu)     Keputusan RUPST 1 April 2024
 (Direktur Operasi II)          2024 AGMS–2029 AGMS        First           AGMS Resolution dated April 1, 2024
 (Director of Operations II)

 Vera Kirana                    RUPST 2021-RUPST 2026      Ke-1 (satu)     Keputusan RUPST 25 Mei 2021
 (Direktur Operasi III)         2021 AGMS–2026 AGMS        First           AGMS Resolution dated May 25, 2024
 (Director of Operations III)


Kriteria Pemilihan Dewan Komisaris dan                    Criteria for the Selection of the Board
Direksi [IDX G-06]                                        of Commissioners and the Board of
                                                          Directors [IDX G-06]

Perencanaan suksesi Direksi dilaksanakan oleh Komite      Succession planning for the Board of Directors is carried
Nominasi dan Remunerasi sebagai bagian dari upaya         out by the Nomination and Remuneration Committee
mempersiapkan proses regenerasi kepemimpinan              as part of efforts to prepare for leadership succession
serta memastikan kesinambungan arah dan strategi          and ensure the continuity of the Company’s direction
Perseroan di masa mendatang. Kebijakan dasar yang         and strategy in the future. The fundamental policies
mengatur Dewan Komisaris dan Direksi di lingkungan        governing the Board of Commissioners and the Board of
Perseroan berpedoman pada ketentuan peraturan             Directors within the Company are based on applicable
perundang-undangan yang berlaku, antara lain:             laws and regulations, including:
1. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang                1. Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies.
    Perseroan Terbatas.
2. Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tentang              2. OJK Regulation No. 33/POJK.04/2014 on the Board
    Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau                  of Directors and Board of Commissioners of Issuers
    Perusahaan Publik.                                       or Public Companies.
3. Peraturan Menteri BUMN No. PER-04/MBU/06/2020          3. Ministry of SOE Regulation No. PER-04/
    tentang Perubahan atas Peraturan Menteri                 MBU/06/2020 on Amendments to the Ministry
    BUMN No. PER-03/MBU/2012 tentang Pedoman                 of SOE Regulation No. PER-03/MBU/2012 on
    Pengangkatan Anggota Direksi dan Anggota                 Guidelines for the Appointment of Members
    Dewan Komisaris Anak Perusahaan Badan Usaha              of the Board of Directors and Members of the
    Milik Negara.                                            Board of Commissioners of Subsidiaries of
                                                             State-Owned Enterprises.

Berdasarkan Peraturan Menteri BUMN No. PER-04/            Pursuant to the Ministry of SOE Regulation No.
MBU/06/2020, calon anggota Dewan Komisaris dan            PER-04/MBU/06/2020, candidates for the Board of
Direksi wajib dinyatakan lulus proses penilaian atas      Commissioners and the Board of Directors must be
kelayakan dan kepatutan seseorang untuk menjabat          deemed to have passed the assessment process
sebagai anggota Direksi atau Dewan Komisaris.             regarding an individual’s suitability and fitness to
                                                          serve as a member of the Board of Directors or Board
                                                          of Commissioners.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                   Sustainability Report 2025
Page 78
78
                Tata Kelola Keberlanjutan
                Sustainability Governance




Keberagaman Badan Tata Kelola [IDX G-01]                    Diversity of the Governance Body [IDX G-01]

Perseroan senantiasa menjaga keberagaman komposisi          The Company consistently maintains diversity in
Dewan Komisaris dan Direksi sebagai bagian dari upaya       the composition of the Board of Commissioners and
mendorong proses pengambilan keputusan yang                 the Board of Directors as part of its efforts to foster
objektif, komprehensif, dan optimal. Keberagaman            objective, comprehensive, and optimal decision-
tersebut diyakini mampu memperkaya perspektif dan           making processes. This diversity is believed to
sudut pandang dalam setiap pembahasan strategis, baik       enrich perspectives and viewpoints in every strategic
di tingkat Dewan Komisaris maupun Direksi, sehingga         discussion, both at the Board of Commissioners and
menghasilkan keputusan yang lebih berkualitas serta         Board of Directors levels, thereby yielding higher-quality
memberikan nilai tambah bagi kinerja operasional dan        decisions and providing added value for the Company’s
pengembangan bisnis Perseroan.                              operational performance and business development.

Selain itu, keberagaman pada jajaran Dewan Komisaris        Furthermore, diversity within the ranks of the Board
dan Direksi merupakan wujud nyata komitmen                  of Commissioners and the Board of Directors is a
Perseroan dalam menerapkan prinsip-prinsip Good             tangible manifestation of the Company’s commitment
Corporate Governance (GCG). Anggota Dewan                   to implementing the principles of Good Corporate
Komisaris dan Direksi memiliki latar belakang yang          Governance (GCG). Members of the Board of
beragam, mencakup pendidikan, pengalaman kerja,             Commissioners and the Board of Directors possess
keahlian profesional, serta rentang usia, yang secara       diverse backgrounds—encompassing education, work
kolektif mendukung terciptanya tata kelola perusahaan       experience, professional expertise, and age ranges,
yang efektif dan berkelanjutan.                             which collectively support the creation of effective and
                                                            sustainable corporate governance.
Keberagaman Manajemen dan Independensi Tahun 2025
Management Diversity and Independence in 2025


                                                                                           Jumlah Pihak Independen
    Tipe Manajemen Perusahaan                   Laki-laki             Perempuan
                                                                                            Number of Independent
    Company Management Type                       Male                  Female
                                                                                                  Members
 Komisaris                                  5                  1                           3
 Commissioner
 Direksi                                    6                  1                           -
 Director


Total Kehadiran Rapat Direksi dan Dewan                     Total Attendance at Board of Directors
Komisaris                                                   and Board of Commissioners Meetings

Mengacu pada Peraturan OJK No. 33 Tahun 2014,               Pursuant to OJK Regulation No. 33 of 2014, the Board of
Direksi wajib menyelenggarakan Rapat Direksi                Directors is required to hold a Board of Directors meeting
sekurang-kurangnya satu kali dalam setiap bulan, dan        at least once every month, and every decision made
setiap keputusan yang dihasilkan dalam rapat tersebut       during such a meeting is valid and binding. Decisions are
bersifat sah serta mengikat. Keputusan pada prinsipnya      generally made through consensus, and if consensus
diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat,               cannot be reached, they are determined by a vote
dan apabila tidak tercapai, maka ditetapkan melalui         requiring the approval of more than one-half of the valid
pemungutan suara dengan persetujuan lebih dari ½            votes cast during the meeting. In every decision-making
(satu per dua) dari jumlah suara sah yang dikeluarkan       process, the Board of Directors upholds the principle of
dalam rapat. Dalam setiap pengambilan keputusan,            independence and avoids potential conflicts of interest
Direksi menjunjung tinggi prinsip independensi serta        to maintain the objectivity and integrity of decisions.
menghindari potensi benturan kepentingan guna
menjaga objektivitas dan integritas keputusan.

Sementara itu, Anggaran Dasar Perseroan mengatur            Meanwhile, the Articles of Association stipulate that
bahwa rapat Dewan Komisaris diselenggarakan paling          meetings of the Board of Commissioners must be
sedikit satu kali dalam sebulan dan dapat mengundang        held at least once a month and may invite the Board
Direksi apabila diperlukan. Pemanggilan rapat               of Directors when necessary. Meetings are convened by



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                     PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 79
                                                                                                                                     79
                                                                                                  Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                  Sustainability Governance




dilakukan oleh Komisaris Utama atau wakilnya, dengan                      the President Commissioner or their deputy, with written
undangan tertulis paling lambat lima hari sebelum rapat                   invitations issued no later than five days prior to the
dilaksanakan. Rapat Dewan Komisaris dinyatakan sah                        meeting. A meeting of the Board of Commissioners is
dan berwenang mengambil keputusan yang mengikat                           deemed valid and authorized to make binding decisions
apabila dihadiri dan/atau diwakili oleh lebih dari ½ (satu                if attended and/or represented by more than one-half
per dua) jumlah anggota Dewan Komisaris. Setiap hasil                     of the total members of the Board of Commissioners.
rapat wajib dituangkan dalam risalah dan ditandatangani                   All meeting outcomes must be recorded in the minutes
oleh seluruh anggota yang hadir, serta didistribusikan                    and signed by all attending members, and distributed
kepada seluruh anggota Dewan Komisaris. Apabila                           to all members of the Board of Commissioners. If a
anggota tidak dapat hadir secara fisik, rapat dapat                       member is unable to attend in person, the meeting may
diselenggarakan melalui telekonferensi, video                             be held via teleconference, video conference, or other
konferensi, atau media elektronik lainnya.                                electronic means.

Total Kehadiran Direksi dan Komisaris ke Rapat Dewan [IDX G-02]
Total Attendance of Directors and Commissioners at Board Meetings [IDX G-02]


                                                                                                    Rata-rata persentase kehadiran
                                                                                   Jumlah rapat      direksi/ komisaris dalam rapat
                                      Uraian
                                                                                      Total           Average attendance rate of
                                    Description
                                                                                     Meetings         directors/commissioners at
                                                                                                                meetings

 Jumlah kehadiran Direksi dalam Rapat Direksi                                            41                          96%
 Total Board of Directors’ Attendance at Board of Directors’ Meetings

 Jumlah kehadiran Komisaris dalam rapat Dewan Komisaris                                  14                          93%
 Total Board of Commissioners’ Attendance at Board of Commissioners’ Meetings


Total Kehadiran Direksi dalam pelaksanaan Rapat Direksi Tahun 2025
Total Attendance of the Board of Directors at the 2025 Board of Directors Meetings


                                                                                                    Jumlah
              Nama                                  Jabatan                   Jumlah Rapat
                                                                                                  Kehadiran                    %
              Name                                  Position                  Total Meetings
                                                                                               Total Attendance

 Entus Asnawi                       Direktur Utama                                  39                  39                    100%
 Mukhson (EAM)*                     President Director

 Moeharmein Zein Chaniago                                                           2                    2                    100%
 (MH)**

 Vera Kirana (VKA)                  Direktur Operasi III                            41                  39                    95%
                                    Director of Operations III

 A. Suko Widigdo (ASW)              Direktur Operasi I                              41                  40                    98%
                                    Director of Operations I

 Ki Syahgolang Permata (KSP)        Direktur Human Capital dan Legal                41                   41                   100%
                                    Director of Human Capital and Legal

 Bani Iqbal (BIL)                   Direktur Keuangan                               41                  34                    83%
                                    Director of Finance

 Harimawan (HMN)                    Direktur Operasi II                             41                  40                    98%
                                    Director of Operations II

 Yan Arianto (YAO)                  Direktur Manajemen Risiko dan                   41                  40                    98%
                                    Kesisteman
                                    Director of Risk Management and
                                    Systems
 *masa jabatan sampai dengan 16 Desember 2025
 *Term of office until December 16, 2025
 **masa jabatan mulai 17 Desember 2025
 **Term of office begins on December 17, 2025




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                    Sustainability Report 2025
Page 80
80
                 Tata Kelola Keberlanjutan
                 Sustainability Governance




                                                                                                              Jumlah
              Nama                                    Jabatan                       Jumlah Rapat
                                                                                                            Kehadiran              %
              Name                                    Position                      Total Meetings
                                                                                                         Total Attendance

 Dody Usodo Hargo S.                 Komisaris Utama                                        14                  13                93%
                                     President Commissioner

 R. Erwin Moeslimin Singajuru        Komisaris Independen                                   14                  13                93%
                                     Independent Commissioner

 Hironimus Hilapok*                  Komisaris Independen                                   4                   4                 100%
                                     Independent Commissioner

 Bob Arthur Lombogia                 Komisaris                                              14                  11                79%
                                     Commissioner

 Elan Suherlan                       Komisaris Independen                                   14                  14                100%
                                     Independent Commissioner

 Rustam Sofyan Sirait                Komisaris Independen                                   14                  14                100%
                                     Independent Commissioner

 Amelia Tetriana**                   Komisaris                                               1                  1                 100%
                                     Commissioner

 Entus Asnawi Mukhson                Direktur Utama                                         13                  12                92%
 (EAM)***                            President Director

 Moeharmein Zein Chaniago                                                                    1                  1                 100%
 (MH)***

 Vera Kirana (VKA)                   Direktur Operasi III                                   14                  13                93%
                                     Director of Operations III

 A. Suko Widigdo (ASW)               Direktur Operasi I                                     14                  12                86%
                                     Director of Operations I

 Ki Syahgolang Permata (KSP)         Direktur Human Capital dan Legal                       14                  14                100%
                                     Director of Human Capital and Legal

 Bani Iqbal (BIL)                    Direktur Keuangan                                      14                  13                93%
                                     Director of Finance

 Harimawan (HMN)                     Direktur Operasi II                                    14                  13                93%
                                     Director of Operations II

 Yan Arianto (YAO)                   Direktur Manajemen Risiko dan                          14                  11                79%
                                     Kesisteman
                                     Director of Risk Management and
                                     Systems

                                                                                                                                  93%
 *Habis masa jabatan sebagai Komisaris Independen sesuai dengan hasil RUPS pada tanggal 30 April 2025
 *Term as Independent Commissioner expires in accordance with the GMS results on April 30, 2025
 **Menjabat sebagai Komisaris sesuai dengan hasil RUPSLB pada tanggal 16 Desember 2025
 **Serves as Commissioner in accordance with the EGMS results on December 16, 2025
 ***Habis masa jabatan sebagai Direktur Utama sesuai dengan hasil RUPSLB pada tanggal 16 Desember 2025
 ***Term as President Director expires in accordance with the EGMS results on December 16, 2025
 ****Menjabat sebagai Direktur Utama sesuai dengan hasil RUPSLB pada tanggal 16 Desember 2025
 ****Serves as President Director in accordance with the EGMS results on December 16, 2025



Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan                                         Performance Evaluation of the Board
Direksi [IDX G-04]                                                            of Commissioners and the Board of
                                                                              Directors [IDX G-04]

Penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan                       Performance evaluations of the Board of Commissioners
untuk memastikan pengelolaan Perseroan berlangsung                            and the Board of Directors are conducted to ensure that
secara efektif, transparan, serta selaras dengan prinsip-                     the Company’s management is carried out effectively,
prinsip Good Corporate Governance (GCG). Proses ini                           transparently, and in accordance with the principles
mencakup evaluasi atas kontribusi individu maupun                             of Good Corporate Governance (GCG). This process
kolektif dalam mencapai sasaran strategis Perseroan,                          includes an evaluation of both individual and collective
sekaligus menegaskan akuntabilitas dalam setiap                               contributions toward achieving the Company’s strategic
pengambilan keputusan. Metode penilaian mengacu                               objectives, while reinforcing accountability in every
pada pendekatan Balanced Scorecard dan pengukuran                             decision-making process. The assessment method
berbasis Key Performance Indicators (KPI) yang telah                          is based on the Balanced Scorecard approach and


Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                           PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 81
                                                                                                                     81
                                                                                  Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                  Sustainability Governance




ditetapkan sebelumnya. Evaluasi tersebut menjadi          measurements using pre-established Key Performance
instrumen penting dalam memberikan umpan balik            Indicators (KPIs). This evaluation serves as a vital tool for
yang konstruktif, mendorong perbaikan berkelanjutan,      providing constructive feedback, fostering continuous
serta menjaga dan meningkatkan kepercayaan para           improvement, and maintaining and enhancing
pemangku kepentingan terhadap tata kelola Perseroan.      stakeholders’ confidence in the Company’s governance.
Sebagaimana yang telah tertuang dalam Board Manual        As stipulated in ADHI Board Manual, it is stated that in
ADHI, tercantum bahwa dalam penilaian kinerja Direksi,    evaluating the performance of the Board of Directors,
Dewan Komisaris berkewajiban                              the Board of Commissioners is obligated to
1. Menetapkan kebijakan Dewan Komisaris mengenai          1. Establish Board of Commissioners policies regarding
    penilaian kinerja Direksi secara kolegial dan             the performance evaluation of the Board of Directors,
    individual dan menyampaikan hasil penilaian kepada        both collectively and individually, and communicate
    Pemegang Saham.                                           the evaluation results to the Shareholders.
2. Menyusun rencana mengenai pemantauan kinerja           2. Develop a plan for monitoring the Board of Directors’
    Direksi dan pelaporan kepada Pemegang Saham.              performance and reporting to the Shareholders.
3. Melakukan penilaian kinerja Direksi berdasarkan        3. Conduct performance evaluations of the Board of
    indikator kinerja utama yang tercakup dalam Kontrak       Directors based on key performance indicators
    Manajemen Direksi secara kolegial dan individu            included in the Board of Directors’ Management
    dengan realisasi pencapaian masing-masing.                Contracts, both collectively and individually, in
                                                              relation to the achievement of respective targets.
4. Menyampaikan hasil penilaian kinerja Direksi           4. Submit the results of the Board of Directors’
   secara kolegial dan individu kepada RUPS dalam             performance evaluation, both collectively
   laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris secara            and individually, to the GMS in the Board of
   tahunan                                                    Commissioners’ annual supervisory report.

Setiap tahun, Perseroan melaksanakan evaluasi kinerja     Annually, the Company conducts a performance
Direksi berdasarkan capaian Key Performance Indicator     evaluation of the Board of Directors based on the
(KPI) sesuai dengan pedoman yang diatur dalam             achievement of Key Performance Indicators (KPIs) in
Peraturan Menteri BUMN. Di tahun 2025, Perseroan          accordance with the guidelines outlined in the Minister
melaksanakan evaluasi kinerja Direksi berdasarkan         of SOE Regulation. In 2025, the Company conducted a
capaian KPI sebagaimana di atur dalam Peraturan           performance evaluation of the Board of Directors based
Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara No. PER           on KPI achievements as stipulated in the Minister of
2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan             SOE Regulation No. PER 2/MBU/03/2023 on Guidelines
Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara.   on Corporate Governance and Significant Corporate
                                                          Activities of State-Owned Enterprises.

Peran Badan Tata Kelola Tertinggi dalam                   The Role of the Highest Governance Body
Pelaporan Keberlanjutan [GRI 2-14]                        in Sustainability Reporting [GRI 2-14]

ADHI wajib mengimplementasikan praktik bisnis             ADHI is required to implement sustainable business
berkelanjutan yang pelaporannya disampaikan melalui       practices, the reporting of which is submitted through
Laporan Keberlanjutan sebagaimana diamanatkan             the Sustainability Report as mandated by OJK Regulation
dalam POJK tentang Keuangan Berkelanjutan. Sebagai        on Sustainable Finance. As a public company, the
perusahaan publik, penyusunan dan penyampaian             preparation and submission of the Sustainability Report
Laporan Keberlanjutan merupakan kewajiban yang            is an obligation that the Company must fulfill.
harus dipenuhi Perseroan.

Dalam konteks tersebut, Direksi sebagai organ tata        In this context, the Board of Directors, as the
kelola yang bertanggung jawab atas pengelolaan            governance organ responsible for managing the
perusahaan memberikan persetujuan atas penetapan          Company, approves the determination of material topics
topik material dengan mempertimbangkan Tujuan             by considering the Sustainable Development Goals
Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development        (SDGs) as well as environmental, social, economic, and
Goals/SDGs) serta aspek lingkungan, sosial, ekonomi,      governance (ESG) aspects. The Board of Directors also
dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/   consistently encourages improvements in the quality
ESG). Direksi juga senantiasa mendorong peningkatan       and completeness of the Sustainability Report’s content
kualitas dan kelengkapan substansi Laporan                to align with the provisions of the OJK’s Sustainable
Keberlanjutan agar selaras dengan ketentuan POJK          Finance Regulation and the GRI Universal Standards


PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                    Sustainability Report 2025
Page 82
82
              Tata Kelola Keberlanjutan
              Sustainability Governance




Keuangan Berkelanjutan dan GRI Universal Standards         2021. By referring to these two guidelines, the material
2021. Dengan mengacu pada kedua pedoman tersebut,          topics presented reflect the application of ESG aspects
topik-topik material yang disajikan telah mencerminkan     relevant to the expectations of stakeholders, both
penerapan aspek ESG yang relevan dengan ekspektasi         internal and external.
pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal.

Lebih dari itu, Dewan Direksi dan Dewan Komisaris juga     Furthermore, the Board of Directors and the Board
berperan dalam melakukan pengawasan atas proses            of Commissioners also play a role in overseeing the
penyusunan Laporan Keberlanjutan serta memberikan          preparation process of the Sustainability Report
arahan strategis guna memastikan kualitas, akurasi, dan    and providing strategic guidance to ensure the
kepatuhan laporan terhadap ketentuan yang berlaku .        report’s quality, accuracy, and compliance with
                                                           applicable regulations.

Rasio Kompensasi Total Tahunan [GRI 2-21]                  Annual Total Compensation Ratio [GRI 2-21]

Rasio kompensasi total tahunan ADHI digunakan untuk        ADHI’s annual total compensation ratio is used to
membandingkan gaji dan tunjangan yang diterima oleh        compare the salary and benefits received by the
individu dengan remunerasi tertinggi terhadap nilai        highest-paid individual against the median annual
tengah total kompensasi tahunan seluruh karyawan           total compensation of all employees (excluding the
(tidak termasuk individu dengan bayaran tertinggi) yaitu   highest-paid individual), which is General Manager The
General Manager Perseroan berkomitmen memastikan           Company is committed to ensuring that compensation is
kompensasi diberikan secara proporsional dengan            provided in a manner that is proportional to performance
kinerja dan adil, mencerminkan kontribusi setiap           and fair, reflecting each employee’s contribution to the
karyawan terhadap pencapaian kinerja Perseroan.            Company’s performance.

Pada tahun 2025, perbandingan pendapatan tertinggi         In 2025, the comparison of the highest income earned
yang didapat oleh General Manager dengan rata-rata         by General Manager with the average income of all
pendapatan seluruh karyawan menghasilkan rasio             employees resulted in an annual total compensation ratio
kompensasi total tahunan sebesar 8:1. Peningkatan          of 8:1. The increase in the annual total compensation of
kompensasi total tahunan individu dengan kompensasi        the highest compensated individual from 2024 to 2025
tertinggi dari tahun 2024 ke tahun 2025 adalah             is Rp 4.83%, while the average increase in the annual
sebesar Rp 4,83%,-, sedangkan peningkatan rata-            total compensation of all employees (excluding the
rata kompensasi total tahunan seluruh karyawan (tidak      highest paid individual) from 2024 to 2025 is 14.01%,
termasuk individu dengan bayaran tertinggi) dari tahun     so that the ratio of the increase in the annual total
2024 ke tahun 2025 adalah sebesar 14,01% , sehingga        compensation of ADHI is 1:3.
rasio peningkatan kompensasi total tahunan ADHI
sebesar 1 :3.

Pengembangan Kompetensi Terkait                            Development of Competencies Related to
Keuangan/Kegiatan Berkelanjutan                            Sustainable Finance/Activities [GRI 2-17]
[GRI 2-17] [OJK E.2][IDX G-05]                             [OJK E.2][IDX G-05]

ADHI menyediakan fasilitas serta kesempatan bagi           ADHI provides facilities and opportunities for the
Dewan Komisaris dan Direksi untuk meningkatkan             Board of Commissioners and the Board of Directors
pengetahuan dan kompetensi yang relevan dengan             to enhance their knowledge and competencies relevant
kegiatan usaha Perseroan guna mendukung efektivitas        to the Company’s business operations to support the
pelaksanaan fungsi pengawasan oleh Dewan Komisaris         effectiveness of the supervisory functions performed
dan fungsi pengelolaan oleh Direksi. Peningkatan           by the Board of Commissioners and the management
kompetensi tersebut dilaksanakan melalui berbagai          functions performed by the Board of Directors. This
program pengembangan, termasuk yang berkaitan              competency enhancement is carried out through
dengan aspek keuangan dan kegiatan berkelanjutan.          various development programs, including those related
                                                           to financial aspects and sustainable activities.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                  PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 83
                                                                                                                                       83
                                                                                                     Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                     Sustainability Governance




Program pengembangan kompetensi dapat berupa                              Competency development programs may take the
pelatihan, workshop, seminar, konferensi, kursus,                         form of training, workshops, seminars, conferences,
lokakarya, maupun bentuk kegiatan pembelajaran                            courses, or other forms of learning activities.
lainnya. Kesempatan yang setara juga diberikan kepada                     Equivalent opportunities are also provided to the
Corporate Secretary sebagai penanggung jawab                              Corporate Secretary as the interim person in charge
sementara atas penerapan keuangan dan/atau kegiatan                       of the implementation of financial and/or sustainable
berkelanjutan di Perseroan. Pengembangan kompetensi                       activities within the Company. A complete overview
selengkapnya disampaikan dalam tabel berikut:                             of competency development is presented in the
                                                                          following table:


                               Jenis Pendidikan dan         Materi Pendidikan
  Nama dan Jabatan                   Pelatihan               dan Pelatihan              Tempat/Tanggal                Penyelenggara
  Name and Position           Education and Training         Education and                Venue/Date                    Organizer
                                       Type                 Training Material

 Dewan Komisaris
 Board of Commissioners

 DODY USODO HARGO             PELATIHAN ICOFR             PELATIHAN ICOFR             Grandhika, 25 s/d 27      Departemen Human Capital
                              ICOFR Training              ICOFR Training              Februari 2025             Human Capital Department
                                                                                      Grandhika, February
                                                                                      25–27, 2025

 ELAN SUHERLAN                PELATIHAN ICOFR             PELATIHAN ICOFR             Grandhika, 25 s/d 27      Departemen Human Capital
                              ICOFR Training              ICOFR Training              Februari 2025             Human Capital Department
                                                                                      Grandhika, February
                                                                                      25–27, 2025

 HIRONIMUS HILAPOK            PELATIHAN ICOFR             PELATIHAN ICOFR             Grandhika, 25 s/d 27      Departemen Human Capital
                              ICOFR Training              ICOFR Training              Februari 2025             Human Capital Department
                                                                                      Grandhika, February
                                                                                      25–27, 2025

 R ERWIN M                    PELATIHAN ICOFR             PELATIHAN ICOFR             Grandhika, 25 s/d 27      Departemen Human Capital
 SINGAJURU                    ICOFR Training              ICOFR Training              Februari 2025             Human Capital Department
                                                                                      Grandhika, February
                                                                                      25–27, 2025

 RUSTAM SOFYAN                PELATIHAN ICOFR             PELATIHAN ICOFR             Grandhika, 25 s/d 27      Departemen Human Capital
 SIRAIT                       ICOFR Training              ICOFR Training              Februari 2025             Human Capital Department
                                                                                      Grandhika, February
                                                                                      25–27, 2025

 DODY USODO HARGO             WORKSHOP                    WORKSHOP                    Jakarta, 20 Mei 2025      LSPMR
 SUSENO                       IMPLEMENTASI ICOFR          IMPLEMENTASI ICOFR          Jakarta, May 20, 2025
                              (INTERNAL CONTROL           (INTERNAL CONTROL
                              OVER FINANCIAL              OVER FINANCIAL
                              REPORTING)                  REPORTING)
                              ICOFR (Internal Control     ICOFR (Internal Control
                              Over Financial Reporting)   Over Financial Reporting)
                              Implementation Workshop     Implementation
                                                          Workshop

 ELAN SUHERLAN                WORKSHOP                    WORKSHOP                    Jakarta, 20 Mei 2025      LSPMR
                              IMPLEMENTASI ICOFR          IMPLEMENTASI ICOFR          Jakarta, May 20, 2025
                              (INTERNAL CONTROL           (INTERNAL CONTROL
                              OVER FINANCIAL              OVER FINANCIAL
                              REPORTING)                  REPORTING)
                              ICOFR (Internal Control     ICOFR (Internal Control
                              Over Financial Reporting)   Over Financial Reporting)
                              Implementation Workshop     Implementation
                                                          Workshop

 DODY USODO HARGO             PELATIHAN KOMISARIS         PELATIHAN KOMISARIS         12 & 13 Juni 2025         Intipesan Conference
 SUSENO                       PROFESSIONAL -              PROFESSIONAL -              June 12 & 13, 2025
                              MENJADI KOMISARIS           MENJADI KOMISARIS
                              YANG KOMPETEN DAN           YANG KOMPETEN DAN
                              BERTANGGUNG JAWAB           BERTANGGUNG JAWAB
                              Professional Board          Professional Board
                              Member Training -           Member Training -
                              Becoming a Competent        Becoming a Competent
                              and Accountable Board       and Accountable Board
                              Member                      Member




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                       Sustainability Report 2025
Page 84
84
              Tata Kelola Keberlanjutan
              Sustainability Governance




                          Jenis Pendidikan dan          Materi Pendidikan
 Nama dan Jabatan               Pelatihan                dan Pelatihan               Tempat/Tanggal            Penyelenggara
 Name and Position       Education and Training          Education and                 Venue/Date                Organizer
                                  Type                  Training Material

Dewan Komisaris
Board of Commissioners

DODY USODO HARGO         WORKSHOP GRC SUMMIT          WORKSHOP GRC                 21/08/2025           CRMS Indonesia
                         : LEADING THROUGH GRC        SUMMIT : LEADING             August 21, 2025
                         IN THE POST DIGITAL ERA      THROUGH GRC IN THE
                         GRC Summit Workshop:         POST DIGITAL ERA
                         Leading Through GRC in       GRC Summit Workshop:
                         the Post-Digital Era         Leading Through GRC In
                                                      The Post-Digital Era

DODY USODO HARGO         WORKSHOP NAVIGATING          WORKSHOP                     28/08/2025           GRC Management
                         UNCERTAINTY : BUILDING       NAVIGATING                   August 28, 2025
                         RESILIENCE THROUGH           UNCERTAINTY :
                         STRATEGIC BCM                BUILDING RESILIENCE
                         Workshop on Navigating       THROUGH STRATEGIC
                         Uncertainty: Building        BCM
                         Resilience Through           Workshop on Navigating
                         Strategic BCM                Uncertainty: Building
                                                      Resilience Through
                                                      Strategic BCM

DODY USODO HARGO         WORKSHOP ETHICAL             WORKSHOP ETHICAL             30/09/2025           GRC MANAGEMENT
                         RISK CULTURE &               RISK CULTURE &               September 30, 2025
                         RISK LEADERSHIP              RISK LEADERSHIP
                         Workshop On Ethical Risk     Workshop On Ethical
                         Culture & Risk Leadership    Risk Culture & Risk
                                                      Leadership

GENDUT SUPRAYITNO        PELATIHAN CERTIFIED          PELATIHAN CERTIFIED          10/06/2025           RAP INDONESIA
                         RISK GOVERNANCE              RISK GOVERNANCE              June 10, 2025
                         PROFESSIONAL (CRGP)          PROFESSIONAL (CRGP)
                         Certified Risk Governance    Certified Risk
                         Professional (CRGP)          Governance Professional
                         Training                     (CRGP) Training

RAHMAT SULAIMAN          PELATIHAN CERTIFIED          PELATIHAN CERTIFIED          10/06/2025           RAP INDONESIA
                         RISK GOVERNANCE              RISK GOVERNANCE              June 10, 2025
                         PROFESSIONAL (CRGP)          PROFESSIONAL (CRGP)
                         Certified Risk Governance    Certified Risk
                         Professional (CRGP)          Governance Professional
                         Training                     (CRGP) Training

YAN FIRWAN               PELATIHAN CERTIFIED          PELATIHAN CERTIFIED          10/06/2025           RAP INDONESIA
                         RISK GOVERNANCE              RISK GOVERNANCE              June 10, 2025
                         PROFESSIONAL (CRGP)          PROFESSIONAL (CRGP)
                         Certified Risk Governance    Certified Risk
                         Professional (CRGP)          Governance Professional
                         Training                     (CRGP) Training

RUSTAM SOFYAN            Certification In Audit       Certification In Audit       18/11/2025           IKAI
SIRAIT                   Committee Practices CACP     Committee Practices          November 18, 2025
                         Batch 65                     CACP Batch 65

DODY USODO HARGO         Seminar Konferensi           Seminar Konferensi           27/11/2025           LSPMR
                         Nasional Profesional         Nasional Profesional         November 27, 2025
                         Manajemen Risiko XI –        Manajemen Risiko XI –
                         2025                         2025
                         11th National Professional   11th National Professional
                         Risk Management              Risk Management
                         Conference Seminar –         Conference Seminar –
                         2025                         2025

ELAN SUHERLAN            Seminar Konferensi           Seminar Konferensi           27/11/2025           LSPMR
                         Nasional Profesional         Nasional Profesional         November 27, 2025
                         Manajemen Risiko XI –        Manajemen Risiko XI –
                         2025                         2025
                         11th National Professional   11th National Professional
                         Risk Management              Risk Management
                         Conference Seminar –         Conference Seminar –
                         2025                         2025




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                               PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 85
                                                                                                                                        85
                                                                                                       Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                       Sustainability Governance




                               Jenis Pendidikan dan          Materi Pendidikan
  Nama dan Jabatan                   Pelatihan                dan Pelatihan               Tempat/Tanggal                Penyelenggara
  Name and Position           Education and Training          Education and                 Venue/Date                    Organizer
                                       Type                  Training Material

 Dewan Komisaris
 Board of Commissioners

 MICHAEL CA WANNEE            Seminar Konferensi           Seminar Konferensi           27/11/2025                 LSPMR
                              Nasional Profesional         Nasional Profesional         November 27, 2025
                              Manajemen Risiko XI –        Manajemen Risiko XI –
                              2025                         2025
                              11th National Professional   11th National Professional
                              Risk Management              Risk Management
                              Conference Seminar –         Conference Seminar –
                              2025                         2025

 MARDIANNUS                   Seminar Konferensi           Seminar Konferensi           27/11/2025                 LSPMR
 PRAMUDYA                     Nasional Profesional         Nasional Profesional         November 27, 2025
                              Manajemen Risiko XI –        Manajemen Risiko XI –
                              2025                         2025
                              11th National Professional   11th National Professional
                              Risk Management              Risk Management
                              Conference Seminar –         Conference Seminar –
                              2025                         2025

 ANDI NUGROHO                 Seminar Konferensi           Seminar Konferensi           27/11/2025                 LSPMR
 SURYO KUNCORO                Nasional Profesional         Nasional Profesional         November 27, 2025
                              Manajemen Risiko XI –        Manajemen Risiko XI –
                              2025                         2025
                              11th National Professional   11th National Professional
                              Risk Management              Risk Management
                              Conference Seminar –         Conference Seminar –
                              2025                         2025

 Direksi
 Board of Directors

 ENTUS ASNAWI                 PELATIHAN ICOFR              PELATIHAN ICOFR              Grandhika, 25 s/d 27       Departemen Human Capital
 MUKHSON.MM                   ICOFR Training               ICOFR Training               Februari 2025              Human Capital Department
                                                                                        Grandhika, February
                                                                                        25–27, 2025

 ALLOYSIUS SUKO               PELATIHAN ICOFR              PELATIHAN ICOFR              Grandhika, 25 s/d 27       Departemen Human Capital
 WIDIGDO                      ICOFR Training               ICOFR Training               Februari 2025              Human Capital Department
                                                                                        Grandhika, February
                                                                                        25–27, 2025

 HARIMAWAN                    PELATIHAN ICOFR              PELATIHAN ICOFR              Grandhika, 25 s/d 27       Departemen Human Capital
                              ICOFR Training               ICOFR Training               Februari 2025              Human Capital Department
                                                                                        Grandhika, February
                                                                                        25–27, 2025

 VERA KIRANA                  PELATIHAN ICOFR              PELATIHAN ICOFR              Grandhika, 25 s/d 27       Departemen Human Capital
                              ICOFR Training               ICOFR Training               Februari 2025              Human Capital Department
                                                                                        Grandhika, February
                                                                                        25–27, 2025

 BANI IQBAL                   PELATIHAN ICOFR              PELATIHAN ICOFR              Grandhika, 25 s/d 27       Departemen Human Capital
                              ICOFR Training               ICOFR Training               Februari 2025              Human Capital Department
                                                                                        Grandhika, February
                                                                                        25–27, 2025

 KI SYAHGOLANG                PELATIHAN ICOFR              PELATIHAN ICOFR              Grandhika, 25 s/d 27       Departemen Human Capital
 PERMATA                      ICOFR Training               ICOFR Training               Februari 2025              Human Capital Department
                                                                                        Grandhika, February
                                                                                        25–27, 2025

 YAN ARIANTO                  PELATIHAN ICOFR              PELATIHAN ICOFR              Grandhika, 25 s/d 27       Departemen Human Capital
                              ICOFR Training               ICOFR Training               Februari 2025              Human Capital Department
                                                                                        Grandhika, February
                                                                                        25–27, 2025

 YAN ARIANTO                  PROGRAM CHIEF RISIKO         PROGRAM CHIEF RISIKO         Jakarta, 14 s/d 16 Mei     Badan Pengaturan BUMN
                              (CRO) SCHOOL TAHUN           (CRO) SCHOOL TAHUN           2025                       Regulatory Agency of SOE
                              2025                         2025                         Jakarta, May 14–16, 2025
                              2025 Chief Risk Officer      2025 Chief Risk Officer
                              (CRO) School Program         (CRO) School Program




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                         Sustainability Report 2025
Page 86
86
               Tata Kelola Keberlanjutan
               Sustainability Governance




                           Jenis Pendidikan dan     Materi Pendidikan
 Nama dan Jabatan                Pelatihan           dan Pelatihan             Tempat/Tanggal               Penyelenggara
 Name and Position        Education and Training     Education and               Venue/Date                   Organizer
                                   Type             Training Material

 Dewan Komisaris
 Board of Commissioners

 Sekretaris Perusahaan
 Corporate Secretary

 Rozi Sparta              Green Financing Amidst   Green Financing Amidst   ITB Bandung, 31 Juli s.d.   ECADIN
                          Global Uncertainty       Global Uncertainty       1 Agustus 2025
                                                                            ITB Bandung, July 31 to
                                                                            August 1, 2025


Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan/                         Risk Assessment on Sustainable Finance/
Kegiatan Berkelanjutan [GRI 2-23] [OJK E.3]                       Activities [GRI 2-23] [OJK E.3]

ADHI memahami bahwa terdapat berbagai potensi                     ADHI recognizes that various potential risks could
risiko yang dapat memengaruhi pencapaian target                   affect the achievement of established targets and
dan kinerja yang telah ditetapkan. Oleh karena itu,               performance. Therefore, the Company implements a
Perseroan menerapkan sistem Manajemen Risiko                      Risk Management system that includes policies for risk
yang mencakup kebijakan penyusunan peta risiko,                   mapping, controlling the likelihood and impact of risks,
pengendalian kemungkinan dan dampak risiko, serta                 and formulating appropriate and efficient mitigation
perumusan langkah mitigasi yang tepat dan efisien.                measures. Through structured risk management, the
Melalui pengelolaan risiko yang terstruktur, dampak               impact of risks on the Company’s performance can be
risiko terhadap kinerja Perseroan dapat ditekan                   minimized effectively.
secara optimal.

Penerapan manajemen risiko dilaksanakan secara                    Risk management is implemented in an w manner
terintegrasi sejak tahap perencanaan hingga evaluasi              from the planning stage through to final evaluation to
akhir untuk mengurangi potensi gangguan terhadap                  reduce potential disruptions to revenue. The Company’s
pendapatan. Kerangka kebijakan manajemen risiko                   risk management policy framework is systematically
Perseroan dirancang secara sistematis, mencakup                   designed, covering the stages of identification,
tahapan identifikasi, pengukuran, mitigasi, dan                   measurement, mitigation, and monitoring applied across
pemantauan yang diterapkan p ada seluruh                          all organizational levels.
tingkatan organisasi.

Dalam prosesnya, Direksi bersama Unit Audit Internal              In this process, the Board of Directors, together with
serta Dewan Komisaris melalui Komite Audit melakukan              the Internal Audit Unit and the Board of Commissioners
evaluasi dan menetapkan strategi pengelolaan serta                through the Audit Committee, conducts evaluations
mitigasi risiko yang diperlukan. Dewan Komisaris                  and establishes the necessary risk management and
menjalankan fungsi pengawasan atas pelaksanaan                    mitigation strategies. The Board of Commissioners
manajemen risiko, dengan tetap memberikan                         performs a supervisory function regarding the
kewenangan kepada Direksi dan Unit Audit Internal                 implementation of risk management, while still granting
untuk mengelola risiko sesuai dengan profil risiko yang           authority to the Board of Directors and the Internal
timbul dari kegiatan bisnis dan operasional.                      Audit Unit to manage risks in accordance with the risk
                                                                  profile arising from business and operational activities.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                               PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 87
                                                                                                                       87
                                                                                     Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                     Sustainability Governance




Identifikasi, Pengukuran, dan                                 Risk Identification, Measurement, and
Pemantauan Risiko [GRI 2-24]                                  Monitoring [GRI 2-24]

Secara operasional, sistem manajemen risiko mencakup          Operationally, the risk management system
kegiatan identifikasi, pengukuran, dan pemantauan atas        encompasses activities to identify, measure, and
risiko yang melekat pada proses, transaksi, portofolio,       monitor risks inherent in processes, transactions,
dan infrastruktur di seluruh aktivitas Perseroan. Penilaian   portfolios, and infrastructure across all of the Company’s
profil risiko dilakukan secara berkala dengan mengukur        activities. Risk profile assessments are conducted
tingkat eksposur risiko, baik yang bersumber dari faktor      periodically by measuring the level of risk exposure,
internal maupun eksternal, terutama yang berpotensi           whether stemming from internal or external factors,
memberikan dampak signifikan terhadap operasional,            particularly those with the potential to significantly
bisnis, dan pencapaian tujuan strategis.                      impact operations, business, and the achievement of
                                                              strategic objectives.

Temuan dari proses identifikasi dan pengukuran risiko         Findings from the risk identification and measurement
menjadi landasan dalam penetapan strategi mitigasi            process serve as the foundation for establishing
yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing           mitigation strategies tailored to the characteristics of
risiko. Sejalan dengan itu, Perseroan secara konsisten        each risk. In line with this, the Company consistently
melakukan pemantauan dan reviu untuk memastikan               conducts monitoring and reviews to ensure the
efektivitas implementasi manajemen risiko serta               effectiveness of risk management implementation
menyediakan umpan balik yang konstruktif dalam                and to provide constructive feedback in support of
mendukung pencapaian sasaran Perusahaan.                      the Company’s objectives.

Sebagai bagian dari penguatan tata kelola risiko, ADHI        As part of strengthening risk governance, ADHI has
menetapkan kebijakan manajemen risiko sesuai dengan           established a risk management policy in accordance
MP 013 Tata Kelola Manajemen Risiko PT ADHI KARYA             with MP 013 Risk Management Governance of PT
(Persero) Tbk., yang di dalamnya memuat ketentuan             ADHI KARYA (Persero) Tbk., which includes the
sebagai berikut:                                              following provisions:
1. PT ADHI KARYA (Persero) Tbk menerapkan                     1. PT ADHI KARYA (Persero) Tbk implements a
   sistem Manajemen Risiko berbasis standar SNI                    risk management system based on the SNI ISO
   ISO 31000:2018, yang diintegrasikan ke dalam                    31000:2018 standard, which is integrated into
   semua proses bisnis dan sesuai dengan Tata                      all business processes and aligned with Good
   Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate                     Corporate Governance (GCG) to create and protect
   Governance) dengan tujuan untuk menciptakan                     corporate value.
   dan melindungi nilai perusahaan.                           2. The Board of Commissioners is responsible for
2. Dewan Komisaris bertanggung jawab dalam                         ensuring the monitoring of the effectiveness of
   memastikan pemantauan atas efektivitas                          the implementation of the internal control and risk
   pelaksanaan sistem pengendalian internal dan                    control systems by the Board of Directors and
   pengendalian risiko oleh Direksi dan manajemen                  management through management reviews of:
   melalui management review atas:
   a. Pelaksanaan strategi dan risiko strategis                   a. The implementation of the Company’s strategy
       perusahaan secara berkala.                                    and strategic risks regularly.
   b. Pemantauan atas tindak lanjut temuan dan                    b. Monitoring of follow-up actions on findings
       rekomendasi yang disampaikan oleh regulator,                  and recommendations submitted by regulators,
       audit internal dan audit eksternal melalui Komite             internal audits, and external audits through
       Audit dan Komite Pemantau Manajemen                           the Audit Committee, the Risk Management
       Risiko dan Mutu, dan Komite Pemantau Good                     and Quality Monitoring Committee, and the
       Corporate Governance dan Legal.                               Good Corporate Governance and Legal
                                                                     Supervisory Committee.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                       Sustainability Report 2025
Page 88
88
              Tata Kelola Keberlanjutan
              Sustainability Governance




   c. Direksi bersama dengan manajemen melakukan              c. The Board of Directors, together with
      Review secara berkala terhadap pelaksanaan                  management, conducts periodic reviews of
      strategi Perusahaan dalam kegiatan operasional              the implementation of the Company’s strategy
      maupun non-operasional berdasarkan kebijakan                in both operational and non-operational
      dan prosedur pengendalian internal.                         activities based on internal control policies
                                                                  and procedures.
3. Integrasi proses manajemen risiko dilakukan             3. The integration of risk management processes
   berdasarkan risk based thinking approach                   is carried out based on a risk-based thinking
   dimulai dari penetapan visi misi, RJPP, RKAP,              approach, starting from the establishment of the
   KPI, dan pelaksanaan seluruh proses bisnis                 vision and mission, RJPP, RKAP, KPIs, and the
   ter masuk pengambilan keputusan untuk                      implementation of all business processes, including
   lebih menjamin ketercapaian sasaran dengan                 decision-making, to better ensure the achievement
   target-target kinerjanya.                                  of objectives and performance targets.
4. Manajemen memfasilitasi sumber daya yang                4. Management facilitates the necessary resources
   diperlukan untuk memenuhi penerapan Manajemen              to ensure the implementation of Risk Management
   Risiko berbasis standar SNI ISO 31000:2018.                based on the SNI ISO 31000:2018 standard.

Penanggung Jawab Penerapan Manajemen                       Person Responsible for Risk Management
Risiko                                                     Implementation
Pelaksanaan manajemen risiko di ADHI berada di             Risk management implementation at ADHI falls
bawah tanggung jawab Departemen Manajemen Risiko           under the responsibility of the Risk Management
yang bertanggung jawab langsung kepada Direktur            Department, which reports directly to the Director of
Manajemen Risiko dan Kesisteman. Departemen ini            Risk Management and Systems. This department serves
berperan sebagai pemegang fungsi Manajemen Risiko          as the holder of the Risk Management function at the
di tingkat korporat.                                       corporate level.

Di setiap unit kerja, Perseroan juga membentuk unit        Within each work unit, the Company also establishes
manajemen risiko yang bertugas mengimplementasikan         a risk management unit tasked with implementing risk
pengelolaan risiko sesuai lingkup masing-masing.           management within its respective scope. This structure
Struktur ini mencakup risk owner yaitu Kepala Satuan       includes risk owners—the Heads of Work Units at every
Kerja pada setiap jenjang organisasi, mulai dari tingkat   organizational level, from the Corporate level down
Korporat hingga Proyek, yang memiliki kewenangan           to the Project level—who possess the authority and
dan otoritas dalam mengendalikan risiko. Selain itu,       responsibility to control risks. Additionally, there are
terdapat risk treatment owner yang terdiri dari jajaran    risk treatment owners, comprising staff within the
pada Unit Pengelola Risiko yang mendukung risk owner       Risk Management Unit, who support risk owners in
dalam menangani berbagai risiko yang berpotensi            addressing various risks that could potentially impact
memengaruhi pencapaian sasaran dan target kinerja.         the achievement of objectives and performance
Sementara itu, risk officer menjalankan peran fungsional   targets. Meanwhile, risk officers fulfill a functional role
sebagai fasilitator melalui pendampingan harian (daily     as facilitators through daily coaching of risk owners
coaching) kepada para risk owner dalam memastikan          to ensure the risk management process operates
proses manajemen risiko berjalan efektif di unit kerja     effectively within their respective work units.
masing-masing.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                    PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 89
                                                                                                                              89
                                                                                             Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                             Sustainability Governance




Roadmap Manajemen Risiko                                             Risk Management Roadmap
Perseroan memiliki Roadmap Manajemen Risiko yang                     The Company has a Risk Management Roadmap
dibuat berdasarkan Manual Manajemen Risiko dengan                    developed based on the Risk Management Manual while
tetap melaksanakan pengembangan Infrastruktur,                       continuing to develop Risk Infrastructure, Capabilities,
Kapabilitas, Integrasi, dan Budaya Risiko.                           Integration, and Culture.
1. Infrastruktur Manajemen Risiko                                    1. Risk Management Infrastructure
    Pengelolaan infrastruktur manajemen risiko                           Risk management infrastructure management
    menyediakan infrastruktur manajemen risiko                           provides the necessary framework for risk
    dalam pengelolaan risiko di perusahaan, agar                         management within the Company, enabling it to
    mampu mendukung pencapaian kinerja perusahaan                        support the achievement of optimal corporate
    secara maksimal dan meningkatkan level                               performance and enhance the Company’s
    maturitas perusahaan.                                                maturity level.
    a. Program digitalisasi (ADHI e-risk).                               a. Digitalization program (ADHI e-risk).
    b. Review dan melaksanakan kajian roadmap                            b. R e v i e w i n g a n d a s s e s s i n g t h e R i s k
        Manajemen Risiko.                                                    Management Roadmap.
    c. Pelaksanaan Asesmen Tingkat Maturitas                             c. Conducting an External Assessment of Risk
        Penerap an Manajemen Risiko oleh                                     Management Implementation Maturity.
        Pihak Eksternal.
2. Kapabilitas Manajemen Risiko                                      2. Risk Management Capabilities
    Pengelolaan kapabilitas manajemen risiko                            Risk management capability management carries
    melaksanakan kegiatan fungsi Kapabilitas                            out risk management capability functions to support
    Manajemen Risiko agar mampu mendukung                               optimal corporate performance and enhance
    pencapaian kinerja perusahaan secara optimal dan                    maturity levels.
    meningkatkan level maturitas.
    a. Sosialisasi Manual dan Prosedur Manajemen                        a. Training on Risk Management Manuals and
        R i s i ko b e s e r t a r i s k a p p e t i t e & r i s k          Procedures, including corporate risk appetite
        tolerance korporat.                                                 and risk tolerance.
    b. Risk Awareness.                                                  b. Risk Awareness.
    c. Peningkatan kapabilitas Manajemen Risiko.                        c. Enhancement of Risk Management Capabilities.
    d. Benchmarking Manajemen Risiko.                                   d. Risk Management Benchmarking.
3. Integrasi Manajemen Risiko                                        3. Risk Management Integration
    Pengelolaan integrasi manajemen r isiko                             Risk management integration involves embedding
    melaksanakan proses integrasi manajemen risiko                      risk management processes into the Company’s
    ke dalam proses bisnis perusahaan, agar mampu                       business operations to support optimal corporate
    mendukung pencapaian kinerja perusahaan                             performance and enhance the Company’s
    secara maksimal dan meningkatkan level                              maturity level.
    maturitas perusahaan.
    a. Pelaksanaan assessment internal                                  a. Conducting internal risk
        Manajemen Risiko.                                                   management assessments.
    b. Pembuatan RKAP berbasis risiko.                                  b. Development of a risk-based RKAP.
4. Budaya Manajemen Risiko                                           4. Risk Management Culture
    Manajemen risiko mengusahakan agar tercipta                         Risk management strives to foster a risk-aware
    budaya sadar risiko. Penerapan budaya perusahaan                    culture. The implementation of corporate culture
    biasanya dilakukan melalui perumusan nilai-nilai                    is typically achieved through the formulation of
    yang akan dianut oleh perusahaan tersebut.                          values that the Company will embrace.
    a. Dashboard Manajemen Risiko.                                      a. Risk Management Dashboard.
    b. FGD antara Risk Champion Team dan Risk                           b. FGD between the Risk Champion Team and
        Officer dengan Biro Manajemen Risiko dan                            the Risk Officer with the Risk Management
        Komite Pemantau Manajemen Risiko dan Mutu.                          Office and the Risk Management and Quality
                                                                            Monitoring Committee.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                               Sustainability Report 2025
Page 90
90
                  Tata Kelola Keberlanjutan
                  Sustainability Governance




Bagan Roadmap Penerapan Manajemen Risiko
Risk Management Implementation Roadmap



                         Penguatan Budaya Risiko
                        Strengthening Risk Culture

                      Peningkatan Kapabilitas Risiko
                       Enhancing Risk Capabilities

                 Pengoptimalan Organ Pengelola Risiko
                      Strengthening Risk Culture

    Peningkatan Efektifitas Peran dan Tanggung Jawab Organ Pengelola Risiko
     Enhancing the Effectiveness of the Roles and Responsibilities of the Risk
                                Management Body

     Peningkatan Efektifitas Model Tata Kelola Risiko Tiga Lini dan Tata
                          Kelola Risiko Terintegrasi
   Enhancing the Effectiveness of the Three-Line Risk Governance Model
                     and Integrated Risk Governance

               Penguatan Penerapan Strategi Risiko
        Strengthening the Implementation of Risk Strategies

    Peningkatan Efektifitas Penerapan Kebijakan dan Prosedur
       Improving the Effectiveness of Policy and Procedure
                          Implementation

                     Penguatan Fungsi Kepatuhan
                Strengthening the Compliance Function

     Peningkatan Efektifitas Manajemen Risiko dan Pengendalian Intern
    Improving the Effectiveness of Risk Management and Internal Control


     Pengoptimalan Identifikasi Risiko
      Optimizing Risk Identification

            Penguatan Pengukuran dan Prioritisasi Risiko
         Strengthening Risk Measurement and Prioritization

      Pengoptimalan Perlakuan Risiko
        Optimizing Risk Treatment

                                                                               Penguatan Penerapan Permodelan Risiko
                                                                            Strengthening the Application of Risk Modeling

                                                                                      Pengoptimalan Data Risiko
                                                                                        Optimizing Risk Data




                2005                                     2006                                2007                            2008

Roadmap penerapan manajemen risiko di atas                                            The risk management implementation roadmap above
didasarkan pada rekomendasi dari hasil penilaian Risk                                 is based on recommendations from the results of the
Maturity Index (RMI) tahun 2025. Rekomendasi ini terdiri                              2025 Risk Maturity Index (RMI) assessment. These
atas 5 (lima) dimensi risiko yang dirinci kembali ke dalam                            recommendations consist of five risk dimensions, which
14 (empat belas) sub-dimensi risiko sebagaimana pada                                  are further broken down into 14 risk sub-dimensions,
gambar di atas. Adapun berikut merupakan penjelasan                                   as shown in the figure above. The following is an
langkah-langkah konkrit yang perlu dilakukan untuk                                    explanation of the concrete steps that need to be taken
tiap sub-dimensi:                                                                     for each sub-dimension:
1. Sub Dimensi: Budaya Risiko                                                         1. Sub-Dimension: Risk Culture
    Penguatan budaya risiko dilakukan melalui                                             Strengthening risk culture is achieved through
    penyusunan laporan kinerja implementasi program                                       the preparation of a performance report on the
    budaya risiko yang memuat bukti kuantitatif dan                                       implementation of the risk culture program, which



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                                   PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 91
                                                                                                                         91
                                                                                      Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                      Sustainability Governance




   kualitatif seperti penurunan kasus kecurangan,                  includes quantitative and qualitative evidence such
   pelanggaran kode etik, dan kerugian akibat                      as a reduction in cases of fraud, violations of the
   pelanggaran tersebut. Langkah ini bertujuan                     code of conduct, and losses resulting from such
   menilai efektivitas internalisasi budaya risiko serta           violations. This step aims to assess the effectiveness
   memastikan kesadaran risiko tertanam dalam                      of internalizing risk culture and ensure that risk
   perilaku dan pengambilan keputusan sehari-hari                  awareness is embedded in daily behavior and
   di seluruh lini bisnis perusahaan.                              decision-making across all Company business lines.
2. Sub Dimensi: Kapabilitas Risiko                            2.   Sub-Dimension: Risk Capability
   Peningkatan kapabilitas risiko dilakukan melalui                Improving risk capabilities is achieved through
   optimalisasi hasil Penilaian RMI dan pengembangan               the optimization of RMI Assessment results and
   kompetensi risiko. Perusahaan menyusun laporan                  the development of risk competencies. The
   kinerja implementasi hasil RMI yang menunjukkan                 Company prepares a performance report on the
   peningkatan skor year-on-year serta realisasi                   implementation of RMI results, demonstrating
   rencana aksi perbaikan secara penuh. Selain                     year-on-year score improvements and the
   itu, pelatihan dan sertifikasi manajemen risiko                 full implementation of corrective action plans.
   dilaksanakan secara terstruktur untuk meningkatkan              Additionally, risk management training and
   kesadaran, kualitas pengambilan keputusan                       certification are conducted in a structured manner
   berbasis risiko, dan tanggung jawab kolektif dalam              to enhance awareness, the quality of risk-based
   pengelolaan risiko.                                             decision-making, and collective responsibility in
                                                                   risk management.
3. Sub Dimensi: Organ Pengelola Risiko                        3.   Sub-Dimension: Risk Management Organ
   Optimalisasi organ pengelola risiko dilakukan melalui           Optimization of the risk management organ is
   sertifikasi lebih dari satu sertifikasi manajemen risiko        achieved through obtaining more than one risk
   bagi seluruh organ terkait. Upaya ini meningkatkan              management certification for all relevant bodies.
   profesionalisme, kemampuan identifikasi dan                     These efforts enhance professionalism, risk
   mitigasi risiko, serta kontribusi strategis dalam               identification, and mitigation capabilities, as well
   menjaga reputasi dan keberlanjutan perusahaan.                  as strategic contributions to safeguarding the
                                                                   company’s reputation and sustainability.
4. Sub Dimensi: Peran dan Tanggung Jawab Organ                4.   Sub-Dimension: Roles and Responsibilities of the
   Pengelola Risiko                                                Risk Management Organ
   Keterlibatan aktif Dewan Komisaris diperkuat melalui            The active involvement of the Board of
   partisipasi dalam sosialisasi risiko dan program                Commissioners is strengthened through
   pelatihan serta sertifikasi manajemen risiko. Dengan            participation in risk awareness sessions, training
   pemahaman yang lebih baik, Dewan Komisaris                      programs, and risk management certifications. With
   mampu melakukan pengawasan strategis yang                       a better understanding, the Board of Commissioners
   efektif dan memastikan integrasi risiko dalam                   can conduct effective strategic supervision and
   pengambilan keputusan tingkat tertinggi.                        ensure the integration of risk into top-level decision-
                                                                   making.
5. Sub Dimensi: Model Tata Kelola Risiko Tiga Lini dan        5.   Sub-Dimension: Three-Line Risk Governance Model
   Tata Kelola Risiko Terintegrasi                                 and Integrated Risk Governance
   Peningkatan efektifitas model tata kelola risiko tiga           The effectiveness of the three-line risk governance
   lini dilakukan melalui evaluasi dan penyesuaian                 model is enhanced through periodic evaluation
   berkala struktur organisasi tata kelola risiko                  and adjustment of the organizational structure
   tiga lini yang tertian dalam sebuah laporan                     of the three-line risk governance framework,
   kinerja implementasi. Dengan hal ini diharapkan                 documented in an implementation performance
   perusahaan dapat memastikan bahwa tanggung                      report. This is expected to ensure that risk
   jawab pengelolaan risiko dibagi dengan jelas di                 management responsibilities are clearly allocated
   antara berbagai fungsi. Setiap lini dalam model                 among various functions. Each line in the model
   memiliki peran dan tanggung jawab yang spesifik,                has specific roles and responsibilities, which help
   yang membantu meningkatkan akuntabilitas dalam                  improve accountability in risk management.
   manajemen risiko.

    Selain itu, penyampaian risiko utama dan                       Additionally, the communication of key risks and
    rekomendasi oleh lini kedua kepada lini ketiga                 recommendations by the second line to the third
    sebagai bahan penyusunan rencana audit tahunan                 line as input for the preparation of the annual audit
    juga diperlukan dalam rangka penguatan risk-based              plan is necessary to strengthen risk-based auditing


PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                        Sustainability Report 2025
Page 92
92
              Tata Kelola Keberlanjutan
              Sustainability Governance




   audit dan menyeleraskan fokus pengawasan.                    and align oversight priorities. It is expected that
   Diharapkan sinergi antara lini kedua dan lini ketiga         this synergy between the second and third lines
   ini dapat tertuang dalam laporan tindak lanjut yang          will be reflected in a follow-up report detailing the
   memuat hasil evaluasi efektifitas pelaksanaan                results of the evaluation of the effectiveness of
   pengendalian intern, manajemen risiko, dan tata              internal controls, risk management, and corporate
   kelola perusahaan.                                           governance.

   Terkait dengan peningkatan efektifitas atas             Regarding the enhancement of the effectiveness of
   tata kelola terintegrasi, Dewan Komisaris akan          integrated governance, the Board of Commissioners
   melakukan evaluasi kebijakan tata kelola terintegrasi   will evaluate integrated governance policies,
   dan mengarahkan untuk penyempurnaan dalam               provide guidance for improvements in the form of
   bentuk rekomendasi serta mengawasi pelaksanaan          recommendations, and oversee the implementation
   penyempurnaannya. Hal ini memungkinkan                  of such improvements. This enables the company
   perusahaan untuk dapat mengoptimalkan proses            to optimize business processes, reduce operational
   bisnis, mengurangi gangguan operasional, dan            disruptions, and improve efficiency.
   meningkatkan efisiensi.
6. Sub Dimensi: Strategi Risiko                            6. Sub-Dimension: Risk Strategy
   Penguatan penerapan strategi risiko dihubungkan            Strengthening the implementation of risk strategy
   langsung dengan pencapaian target strategis                is directly linked to achieving the strategic RKAP
   RKAP melalui analisis backward-looking dan                 targets through backward-looking and forward-
   forward-looking, termasuk analisis skenario                looking analyses, including quantitative scenario
   kuantitatif. Selain itu, penyusunan kapasitas              analysis. Additionally, risk capacity assessment and
   risiko dan penetapan selera risiko dilakukan agar          risk appetite determination are conducted to ensure
   pengambilan risiko tetap dalam batas kemampuan             that risk-taking remains within the company’s actual
   riil perusahaan. Adapun pembahasan mengenai                capabilities. Discussions regarding risk appetite
   selera dan strategi risiko diharapkan dapat dilakukan      and strategy are expected to be conducted in
   bersama dengan pemangku kepentingan utama                  collaboration with key stakeholders to provide
   dengan tujuan memberikan arah dan batasan yang             clear direction and boundaries for the company in
   jelas bagi perusahaan dalam mengelola risiko               managing risks, in alignment with the perspectives
   dan sesuai dengan pandangan dari pemangku                  of key stakeholders.
   kepentingan utama.
7. Sub Dimensi: Kebijakan dan Prosedur                     7.   Sub-Dimension: Policies and Procedure
   Dalam rangka peningkatan efektifitas kebijakan,              To enhance the effectiveness of policies, the
   perusahaan menyusun rencana kontingensi dan                  company develops well-defined contingency
   Business Continuity Management (BCM) yang                    plans and Business Continuity Management (BCM)
   terdefinisi dengan baik serta melaksanakan stress            frameworks, and conduct regular stress tests and
   test dan simulasi krisis secara berkala. Langkah             crisis simulations. These steps ensure preparedness
   ini memastikan kesiapan menghadapi worst case                for worst-case scenarios and maintain business
   scenario dan menjaga kelangsungan bisnis.                    continuity. Regarding procedures, the effectiveness
   Sementara dari sisi prosedur, dilakukan pengujian            of risk-related procedures is tested to determine
   efektifitas atas prosedur-prosedur yang berkait              whether actions or strategies based on these
   dengan risiko sehingga dapat diketahui apakah                procedures can mitigate risks, reduce losses, or
   mampu tindakan atau strategi yang berdasar                   maintain stability. The results of these evaluations
   atas prosedur tersebut mampu menekan risiko,                 are further supported by benchmarking against
   mengurangi kerugian, atau mempertahankan kondisi             best practices.
   tetap stabil. Hasil evaluasi pengujian tersebut juga
   ditopang dengan melakukan benchmarking pada
   praktik terbaik.
8. Sub Dimensi: Fungsi Kepatuhan                           8. Sub-Dimension: Compliance Function
   Penguatan fungsi kepatuhan dilakukan melalui               Strengthening the compliance function is achieved
   pemisahan fungsi dari proses bisnis, klarifikasi           through the separation of the function from business
   peran dengan risiko dan audit, pemantauan internal,        processes, clarification of roles regarding risk
   serta kajian regulasi baru. Fungsi kepatuhan juga          and audit, internal monitoring, and review of new
   berperan sebagai advisory untuk memastikan                 regulations. The compliance function also serves
   kepatuhan dan transparansi tata kelola.                    as an advisory body to ensure compliance and
                                                              transparency in governance.


Laporan Keberlanjutan 2025                                                                    PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 93
                                                                                                                     93
                                                                                    Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                    Sustainability Governance




9. Sub Dimensi: Efektivitas Manajemen Risiko dan            9. Sub-Dimension: Effectiveness of Risk Management
    Pengendalian Intern                                         and Internal Controls
    Peningkatan efektifitas manajemen risiko dan                Improvements in the effectiveness of risk
    pengendalian intern dilakukan dengan menyusun               management and internal controls are achieved
    renc ana review tahunan Kerangka ERM,                       by developing an annual review plan for the ERM
    transformasi ERM, benchmarking praktik terbaik,             Framework, implementing ERM transformation,
    dan membangun sistem pengendalian intern yang               benchmarking best practices, and establishing an
    sesuai dengan jenis dan tingkat risiko yang melekat         internal control system appropriate to the nature
    pada kegiatan usaha. Sehingga dapat memastikan              and level of risks inherent in business operations.
    pengelolaan risiko dilakukan secara terintegrasi,           This ensures that risk management is conducted in
    transparan, dan mendukung tata kelola perusahaan            an integrated and transparent manner and supports
    yang baik.                                                  good corporate governance.
10. Sub Dimensi: Identifikasi Risiko                        10. Sub-Dimension: Risk Identification
    Optimalisasi identifikasi risiko dilakukan dengan           Risk identification is optimized by regularly updating
    pengkinian taksonomi risiko secara rutin melalui            the risk taxonomy through external benchmarking,
    benchmarking eksternal, tinjauan oleh direksi,              reviews by the board of directors, and cross-
    dan workshop lintas fungsi untuk mengidentifikasi           functional workshops to identify emerging risks and
    emerging risk dan memastikan proses identifikasi            ensure the identification process remains relevant
    tetap relevan dan komprehensif.                             and comprehensive.
11. Sub Dimensi: Pengukuran dan Prioritisasi Risiko         11. Sub-Dimension: Risk Measurement and Prioritization
    Penguatan aspek pengukuran risiko melalui                   Strengthening of risk measurement is achieved
    pengembangan sistem penilaian risiko otomatis               through the development of an automated risk
    melalui Sistem Informasi Manajemen Risiko                   assessment system via the Risk Management
    (SIMR), dalam hal ini adalah ERISKA, dengan fitur           Information System (SIMR), specifically ERISKA,
    peringatan limit risiko serta integrasi data historis       featuring risk limit alerts and integration of historical
    memastikan evaluasi risiko lebih akurat dan berbasis        data to ensure more accurate and data-driven risk
    data. Penguatan prioritasi risiko dilakukan melalui         evaluations. Risk prioritization is strengthened
    pembentukan prosedur formal saat limit terlampaui           through the establishment of formal procedures
    dan integrasi emerging risk.                                when limits are exceeded and the integration of
                                                                emerging risks.
12. Sub Dimensi: Perlakuan Risiko                           12. Sub-Dimension: Risk Treatment
    Optimalisasi perlakuan risiko dengan melakukan              Optimizing risk treatment by developing well-
    penyusunan rencana kontingensi yang terdefinisi             defined contingency plans for each major risk and
    untuk setiap risiko utama serta sosialisasi                 disseminating them to all employees ensures that
    kepada seluruh pegawai memastikan perlakuan                 risk treatment is effective and understood by all
    risiko berjalan efektif dan dipahami oleh seluruh           levels of the Company.
    lini perusahaan.
13. Sub Dimensi: Permodelan Risiko                          13. Sub-Dimension: Risk Modeling
    Penguatan permodelan risiko dilakukan melalui               Strengthening risk modeling is achieved by creating
    pembuatan model risiko untuk kuantifikasi sebagian          risk models to quantify most of the Company’s key
    besar risiko utama perusahaan, implementasi                 risks, implementing advanced analytics such as
    advanced analytics seperti Early Warning                    Early Warning Systems (EWS) and anti-fraud tools,
    System (EWS) dan anti-fraud, pembentukan                    establishing an in-house risk analytics team, and
    tim risk analytics in-house, serta dilakukannya             having the developed risk models validated by an
    validasi atas model risiko yang telah dibuat oleh           independent party. All of these measures aim to
    pihak independen. Seluruh hal ini bertujuan untuk           enhance the accuracy of risk predictions and the
    meningkatkan akurasi prediksi risiko dan kualitas           quality of data-driven decision-making.
    pengambilan keputusan berbasis data.
14. Sub Dimensi: Data Risiko                                14. Sub-Dimension: Risk Data
    Otomatisasi pengelolaan data risiko dan pemanfaatan         Automating risk data management and utilizing
    Artificial Intelligence/Machine Learning dalam              Artificial Intelligence/Machine Learning within the
    sistem ERISKA diharapkan dapat meningkatkan                 ERISKA system is expected to improve the accuracy,
    akurasi, kelengkapan, dan pemanfaatan data                  completeness, and utilization of risk data as the
    risiko sebagai fondasi pengambilan keputusan dan            foundation for decision-making and enhancing the
    peningkatan ketahanan perusahaan.                           company’s resilience.



PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                      Sustainability Report 2025
Page 94
94
              Tata Kelola Keberlanjutan
              Sustainability Governance




Kode Etik [GRI 2-23]
Code of Conduct


Sebagai bagian dari komitmen untuk memperkuat             As part of its commitment to strengthening the
penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan          implementation of good corporate governance
yang baik, ADHI menetapkan Pedoman Etika Bisnis           principles, ADHI has established the Code of ADHI
ADHI (Code of ADHI Business Conduct) yang menjadi         Business Conduct, which serves as a guide for the
pedoman perilaku bagi seluruh insan Perusahaan            behavior of all Company personnel in their interactions,
dalam berinteraksi, baik dengan pihak internal            both with internal and external parties. This Code
maupun eksternal. Kode Etik ini mengikat seluruh          of Conduct applies to all levels of the organization,
jajaran, termasuk Dewan Komisaris, Direksi, dan           including the Board of Commissioners, the Board of
seluruh karyawan. Agar Kode Etik dapat dipahami           Directors, and all employees. To ensure the Code of
dan diimplementasikan secara konsisten, Perseroan         Conduct is understood and implemented consistently,
secara berkelanjutan melakukan sosialisasi melalui        the Company continuously conducts outreach through
berbagai sarana, antara lain situs resmi perusahaan,      various channels, including the official company
media teknologi informasi internal yang dapat diakses     website, internal information technology platforms
oleh seluruh karyawan, serta penyampaian melalui          accessible to all employees, as well as communications
memo dan surat edaran Direksi.                            via memos and circulars from the Board of Directors.

Pokok-Pokok Kode Etik                                     Key Provisions of the Code of Conduct

Pedoman Etika Bisnis ADHI memuat tingkah laku moral       Code of ADHI Business Conduct outline the moral and
dan etika yang harus dimiliki oleh semua pegawai dan      ethical conduct expected of all employees and officers
pengurus Perseroan. Pedoman tersebut berisi hal-hal       of the Company. These guidelines include the following:
berikut:
1. Aset dan informasi Perseroan.                          1. Company assets and information.
2. Perseroan dan karyawan.                                2. The Company and its employees.
3. Berhati-hati dalam melakukan usaha dan                 3. Exercising caution in engaging in side businesses
    pekerjaan sampingan.                                     and work.
4. Memperlakukan keluarga dan teman secara etis           4. Ethical treatment of family and friends in the
    dalam pekerjaan.                                         workplace.
5. Berhati-hati dalam menghadapi tawaran dan              5. Exercising caution when dealing with offers and
    pemberian hadiah, jamuan, dan hiburan.                   the acceptance of gifts, meals, and entertainment.
6. Menjalin hubungan yang wajar dengan pemerintah.        6. M a i n t a i n a p p ro p r i a te re l a t i o n s h i p s w i t h
                                                             the government.
7. Menjaga reputasi ADHI dalam aktivitas politik.         7. Maintain ADHI’s reputation in political activities.
8. Memperlakukan mitra bisnis ADHI dengan adil.           8. Treat ADHI’s business partners fairly.
9. Bersaing secara sehat.                                 9. Compete fairly.

Informasi lengkap Kode Etik bisa diakses melalui situs:   The full Code of Conduct is available at:
https://adhi.co.id/gcg/manual-gcg/                        https://adhi.co.id/gcg/manual-gcg/




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                          PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 95
                                                                                                                95
                                                                               Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                               Sustainability Governance




Sosialisasi dan Penyebarluasan Kode Etik                Socialization and Dissemination of the
[GRI 2-24]                                              Code of Conduct [GRI 2-24]

Setiap Departemen/Divisi/Proyek bertanggung jawab       Each Department/Division/Project is responsible
untuk menyampaikan dan menyebarluaskan Kode Etik        for communicating and disseminating the Code of
kepada seluruh karyawan di unit kerjanya masing-        Conduct to all employees in their respective work units.
masing. Sebagai bentuk komitmen terhadap kepatuhan,     As a demonstration of commitment to compliance,
karyawan secara berkala diwajibkan menandatangani       employees are required to periodically sign a statement
pernyataan kepatuhan terhadap Pedoman Kode Etik.        of compliance with the Code of Conduct Guidelines.
Departemen Human Capital (HC) bersama General           The Human Capital (HC) Department, together with
Manager dan Kepala Divisi melakukan pemantauan          the General Manager and Division Heads, monitors the
atas pelaksanaan pedoman di masing-masing               implementation of the guidelines in each Department/
Departemen/Divisi/Proyek serta melaksanakan evaluasi    Division/Project and conducts periodic evaluations to
secara berkala guna memastikan implementasinya          ensure effective implementation.
berjalan efektif.

Sanksi bagi Pelanggar Kode Etik                         Sanctions for Code of Conduct Violators

Seluruh karyawan diwajibkan mengikuti pelatihan         All employees are required to attend Code of Conduct
Kode Etik sebagai bagian dari upaya menanamkan          training as part of efforts to instill values of integrity
nilai-nilai integritas demi keberlanjutan Perseroan.    for the Company’s sustainability. To ensure its
Untuk menjamin penerapannya, ADHI menetapkan            enforcement, ADHI has established a mechanism
mekanisme penanganan pelanggaran beserta jenis          for handling violations along with types of sanctions
sanksi yang mengacu pada Peraturan Perusahaan           that align with Company Regulations and provisions
dan ketentuan dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB).     in the Collective Bargaining Agreement (PKB). The
Pengenaan sanksi dilakukan secara konsisten dan         imposition of sanctions is carried out consistently and
proporsional sesuai dengan tingkat pelanggaran yang     proportionally according to the severity of the violation.
terjadi. Selain penegakan disiplin, Perseroan juga      In addition to enforcing discipline, the Company also
memberikan apresiasi atas kepatuhan terhadap Kode       recognizes compliance with the Code of Conduct
Etik melalui penilaian kinerja Insan ADHI, termasuk     through performance evaluations of ADHI personnel,
pemberian penghargaan kepada individu yang              including the awarding of recognition to individuals who
menunjukkan integritas tinggi dalam menjalankan tugas   demonstrate high integrity in carrying out their duties
dan tanggung jawabnya.                                  and responsibilities.

Jumlah Pelanggar Kode Etik                              Number of Code of Conduct Violators

Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat laporan mengenai   Throughout 2025, there were no reports of Code of
pelanggaran Kode Etik sehingga Perseroan tidak          Conduct violations; therefore, the Company did not
menjatuhkan sanksi apa pun sepanjang tahun buku.        impose any sanctions during the year.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                 Sustainability Report 2025
Page 96
96
              Tata Kelola Keberlanjutan
              Sustainability Governance




Komunikasi Masalah Penting/Kritis, serta
Mekanisme untuk Mencari Nasihat dan
Mengemukakan Masalah [GRI 2-26]
Communication of Material/Critical Issues, and Mechanisms for Seeking
Advice and Raising Concerns


ADHI menyediakan mekanisme penyampaian                           ADHI provides a complaint submission mechanism
pengaduan melalui Whistleblowing System (WBS)                    through the Whistleblowing System (WBS) as a means
sebagai sarana bagi pemangku kepentingan untuk                   for stakeholders to report various important issues,
melaporkan berbagai isu penting, termasuk potensi                including potential or actual negative impacts. Issues
maupun dampak aktual yang bersifat negatif. Isu yang             that can be reported include environmental, socio-
dapat dilaporkan mencakup aspek lingkungan, sosial-              economic, and governance (ESG) aspects. Every
ekonomi, dan tata kelola (Environmental, Social, and             complaint received will be reviewed by the WBS Team. If
Governance/ESG). Setiap pengaduan yang diterima                  categorized as a critical or material issue, its discussion
akan ditelaah oleh Tim WBS, dan apabila dikategorikan            will involve the Board of Commissioners and the Board
sebagai isu kritis atau material, pembahasannya akan             of Directors in formal forums, whether through Board of
melibatkan Dewan Komisaris dan Direksi dalam forum               Commissioners meetings, Board of Directors meetings,
resmi, baik melalui rapat Dewan Komisaris, rapat Direksi,        or joint Board of Commissioners and Board of Directors
maupun rapat gabungan Dewan Komisaris dan Direksi                meetings, which are scheduled 15 times a year.
yang dijadwalkan sebanyak 15 kali dalam satu tahun.

Untuk mengantisipasi serta merespons isu-isu ekonomi,            To anticipate and respond to economic, environmental,
lingkungan, dan sosial, termasuk ESG beserta potensi             and social issues, including ESG and their potential
dampaknya, ADHI juga mengoptimalkan peran                        impacts, ADHI also optimizes the role of the Corporate
Corporate Secretary sebagai organ pendukung tata                 Secretary as a governance support organ. The
kelola. Corporate Secretary bertanggung jawab                    Corporate Secretary is responsible for coordinating
dalam mengoordinasikan serta mendukung proses                    and supporting the decision-making process regarding
pengambilan keputusan terkait topik-topik ekonomi,               economic, environmental, and social topics within
lingkungan, dan sosial di Perseroan.                             the Company.

Secara khusus, topik ESG yang menjadi pembahasan                 Specifically, the ESG topics discussed by the Board of
Dewan Komisaris dan Direksi selama tahun pelaporan               Commissioners and the Board of Directors during the
adalah sebagai berikut:                                          reporting year are as follows:


                           Waktu/Tempat
    Jenis Rapat               Rapat                             Topik ESG yang dibahas                              Peserta
    Meeting Type           Meeting Date/                         ESG Topics Discussed                              Participant
                              Venue

 Rakomdir               Maret 2025/ADHI      HC agar segera memberdayakan ADHI Learning Center (ALC) untuk        BoD
 Board of               Tower Lt.16.4        melaksanakan program – program ALC selama tahun 2025.                BoC
 Commissioners-Board    March 2025/ADHI      The HC is requested to immediately empower the ADHI Learning
 of Directors Meeting   Tower, 16th Floor,   Center (ALC) to implement ALC programs throughout 2025.
                        Unit 4

 Rakomdir               Juni 2025/ADHI       Terkait program ALC, perlu melakukan percepatan program-             BoD
 Board of               Tower Lt.16.4        program ALC bersama HC dalam pengembangan karyawan                   BoC
 Commissioners-Board    June 2025/ADHI       berdasarkan Competence Need Analysis dan Business Need Analysis.
 of Directors Meeting   Tower, 16th Floor,   Hasil Asesmen Risiko SDM yang dilakukan oleh Manajemen Risiko
                        Unit 4               dijadikan pertimbangan utama dalam penyusunan Program-program
                                             HC & ALC
                                             Regarding ALC programs, it is necessary to accelerate ALC programs
                                             in collaboration with HC for employee development based on
                                             Competence Need Analysis and Business Need Analysis. The results
                                             of the HR Risk Assessment conducted by Risk Management serve as
                                             the primary consideration in the development of HC & ALC programs.



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                              PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 97
                                                                                                                                        97
                                                                                                   Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                   Sustainability Governance




                              Waktu/Tempat
     Jenis Rapat                 Rapat                               Topik ESG yang dibahas                                     Peserta
     Meeting Type             Meeting Date/                           ESG Topics Discussed                                     Participant
                                 Venue

 Rakomdir                 Juni 2025/ADHI       Walaupun talent mobility telah berjalan dengan baik tetapi Manajemen       BoD
 Board of                 Tower Lt.16.4        perlu mempersiapkan talent-talent terbaik untuk menggantikan               BoC
 Commissioners-Board      June 2025/ADHI       jabatan-jabatan yang pemangku nya akan memasuki masa pensiun,
 of Directors Meeting     Tower, 16th Floor,   terutama untuk jabatan-jabatan kritis di BOD-1.
                          Unit 4               Although talent mobility has been proceeding well, Management
                                               needs to prepare the best talents to fill positions whose incumbents
                                               will be retiring, particularly for critical roles within BOD-1.

 Rakomdir                 Juni 2025/ADHI       Perlu adanya pelatihan kontrak yang berkala termasuk sertifikasi           BoD
 Board of                 Tower Lt.16.4        untuk penguatan unit Biro Kontrak dan Risiko (BKR) di Departemen.          BoC
 Commissioners-Board      June 2025/ADHI       There is a need for periodic contract training, including certification,
 of Directors Meeting     Tower, 16th Floor,   to strengthen the Contract and Risk Bureau (BKR) unit within the
                          Unit 4               Department.



Selama tahun 2025, ADHI tidak menerima atau                           Throughout 2025, ADHI did not receive or face any
menghadapi masalah penting/kritis, baik yang                          significant/critical issues, whether reported through
disampaikan melalui WBS, maupun pengaduan kepada                      the WBS or complaints submitted to the Corporate
Corporate Secretary sehingga tidak terdapat keluhan                   Secretary; consequently, there were no complaints or
atau keprihatinan terkait dampak negatif aktual/                      concerns regarding actual or potential negative impacts
potensial terhadap pemangku kepentingan dari aspek                    on stakeholders related to environmental, social, or
lingkungan, sosial, tata kelola, pelanggaran GCG,                     governance aspects, violations of Good Corporate
maupun ketidakpatuhan terhadap regulasi seperti POJK                  Governance (GCG), or non-compliance with regulations
Keuangan Berkelanjutan yang memerlukan tindak lanjut                  such as the POJK on Sustainable Finance that required
oleh Direksi atau Dewan Komisaris. [GRI 2-16]                         follow-up by the Board of Directors or the Board of
                                                                      Commissioners. [GRI 2-16]




Whistleblowing System [GRI 2-25]
Sebagai upaya memperkuat penerapan prinsip tata                       As part of efforts to strengthen the implementation
kelola perusahaan yang baik serta mengadopsi praktik                  of good corporate governance principles and adopt
terbaik, Perseroan telah mengimplementasikan sistem                   best practices, the Company has implemented a
pelaporan pelanggaran (Whistleblowing System/WBS).                    Whistleblowing System (WBS). The purpose of this
Keberadaan sistem ini bertujuan untuk mencegah dan                    system is to prevent and minimize the potential for fraud,
menekan potensi terjadinya kecurangan, sekaligus                      while fostering a culture of integrity, transparency, and
menumbuhkan budaya integritas, transparansi, dan                      openness within the Company.
keterbukaan di lingkungan Perseroan.

Seluruh laporan yang diterima diproses oleh Tim WBS                   All reports received are processed by the WBS Team,
yang bertanggung jawab langsung kepada Direktur                       which reports directly to the President Director. The
Utama. Hasil investigasi atas setiap laporan menjadi                  results of investigations into each report serve as the
dasar bagi Perseroan dalam menetapkan kebijakan                       basis for the Company in determining policies and
dan tindakan terhadap dugaan penyimpangan atau                        actions regarding alleged irregularities or violations.
pelanggaran. Pengembangan WBS memberikan manfaat                      The development of the WBS benefits the Company
bagi Perusahaan sebagai pijakan dalam merancang                       as a foundation for designing corrective measures
langkah perbaikan serta sebagai mekanisme peringatan                  and as an early warning system for potential issues.
dini (early warning system) atas potensi permasalahan.                For whistleblowers, this system guarantees protection
Bagi pelapor, sistem ini menjamin perlindungan serta                  and confidentiality of identity for every complaint or
kerahasiaan identitas atas setiap pengaduan atau                      disclosure submitted.
pengungkapan yang disampaikan.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                      Sustainability Report 2025
Page 98
98
              Tata Kelola Keberlanjutan
              Sustainability Governance




Pengelola WBS                                           WBS Administrator

Dalam upaya melaksanakan penelaahan awal atas           In an effort to conduct an initial review of every
setiap pengaduan atau pengungkapan pelanggaran,         complaint or disclosure of a violation, ADHI established
ADHI membentuk Komite Etik yang ditetapkan melalui      an Ethics Committee as stipulated in Board of Directors
Surat Keputusan Direksi No. 014-6/2024/133 tentang      Decree No. 014-6/2024/133 on the Revision of the
Penyempurnaan Atas Pedoman Sistem Pelaporan             Guidelines for the Violation Reporting System within
Pelanggaran pada Whistleblowing System (WBS)            the Whistleblowing System (WBS) of PT ADHI KARYA
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk. Komite Etik bertugas       (Persero) Tbk. The Ethics Committee is tasked with
memberikan kajian dan rekomendasi kepada Direksi        providing reviews and recommendations to the Board
sebagai dasar pengambilan keputusan. Adapun Komite      of Directors as a basis for decision-making. The Ethics
Etik terdiri dari unsur-unsur sebagai berikut:          Committee consists of the following members:
1. Ketua: General Manager Departemen Legal.             1. Chairman: General Manager of the Legal Department.
2. Anggota:                                             2. Members:
    1. General Manager Departemen HC                        a. General Manager of the HC Department
    2. General Manager Departemen Kesisteman                b. General Manager of the Corporate Systems &
        Korporasi & IT                                          IT Department
3. Corporate Secretary                                  3. Corporate Secretary

Sarana/Media Pelaporan                                  Reporting Channels

Pelapor yang hendak menyampaikan pengungkapan/          Whistleblowers wishing to submit disclosures or reports
pelaporan pengaduan pelanggaran kepada Komite Etik      of violations to the Ethics Committee may use the e-WBS
dapat memanfaatkan aplikasi e-WBS yang tersedia         app available under the WBS menu on the ADHI website
pada menu WBS di situs web ADHI (www.adhi.co.id)        (www.adhi.co.id), which is specifically designed for the
yang diperuntukkan khusus bagi Sistem Pengelolaan       Whistleblowing System. The types of violations that
Pelanggaran. Adapun jenis pelanggaran yang dapat        can be reported through WBS include:
dilaporkan melalui WBS meliputi:
1. Benturan Kepentingan;                                1.   Conflict of Interest;
2. Korupsi;                                             2.   Corruption;
3. Kecurangan;                                          3.   Fraud;
4. Penggelapan;                                         4.   Embezzlement;
5. Gratifikasi;                                         5.   Gratification;
6. Suap; dan                                            6.   Bribery; and
7. Pelanggaran dalam Proses Pengadaan Barang            7.   Violations in the Procurement Process of Goods
    dan Jasa.                                                and Services.

Perseroan berkomitmen untuk menjaga kerahasiaan         The Company is committed to maintaining the
identitas setiap pelapor (whistleblower) serta          confidentiality of every whistleblower’s identity and
memberikan perlindungan dari segala bentuk ancaman,     providing protection against any form of threat,
intimidasi, maupun tindakan tidak menyenangkan dari     intimidation, or unpleasant actions from any party,
pihak mana pun sepanjang pelapor turut menjaga          provided that the whistleblower also maintains
kerahasiaan atas kasus yang diadukan atau dilaporkan.   confidentiality regarding the reported case.

Selain perlindungan bagi pelapor, Perseroan juga        In addition to protection for whistleblowers, the
memastikan keamanan dan perlindungan bagi seluruh       Company ensures the safety and protection of all
petugas yang ditunjuk dalam proses investigasi dan      personnel appointed in the investigation and verification
verifikasi, termasuk pihak-pihak yang memberikan        process, including parties who provide testimony or
keterangan atau informasi terkait pengaduan maupun      information related to complaints or the disclosure of
pengungkapan dugaan pelanggaran.                        alleged violations.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 99
                                                                                                                      99
                                                                                   Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                   Sustainability Governance




Informasi lebih lanjut mengenai Whistleblowing System      Further information regarding the Whistleblowing
(WBS) dapat diakses melalui situs resmi Perseroan:         System (WBS) can be accessed through the Company’s
https://adhi.co.id/gcg/wbs/                                official website: https://adhi.co.id/gcg/wbs/

Sosialisasi WBS                                            WBS Socialization

Sepanjang tahun 2025, Perseroan melaksanakan               Throughout 2025, the Company conducted awareness
sosialisasi Whistleblowing System (WBS) yang diikuti       sessions on the Whistleblowing System (WBS) attended
oleh karyawan dari seluruh Departemen. Kegiatan ini        by employees from all departments. These sessions
diselenggarakan melalui platform ILMU ADHI yaitu           were held via the ILMU ADHI platform, an e-learning
media e-learning yang dapat diakses oleh seluruh           platform accessible to all ADHI employees. The
Insan ADHI. Program sosialisasi tersebut diinisiasi oleh   awareness program was initiated by the HR Department
Departemen SDM dan ditujukan kepada peserta Great          and targeted participants of the Great Employee
Employee Development Program serta Fresh Graduate          Development Program and the Fresh Graduate
Development Program (karyawan baru). Dalam rangka          Development Program (new hires). To strengthen
memperkuat pemahaman mengenai integritas dan               understanding of integrity and compliance, the
kepatuhan, Perseroan juga menyampaikan materi              Company also presented materials on Gratuities and the
terkait Gratifikasi dan Code of Conduct (CoC) dalam        Code of Conduct (CoC) during the awareness sessions.
sesi sosialisasi tersebut.

Jumlah Pengaduan dan Tindak Lanjut                         Total Complaints and Follow-Up Actions

Per 31 Desember 2025, ADHI tidak menerima                  As of December 31, 2025, ADHI has not received
pengaduan melalui WBS sebagaimana disampaikan              any complaints through the WBS, as shown in the
dalam tabel berikut:                                       following table:


                                    Tindak Lanjut
                                                                             2025              2024            2023
                                      Follow Up

 Laporan dalam Proses                                                          0                  0               -
 Reports in Process

 Laporan yang Selesai Ditindaklanjuti                                          0                  0              2
 Reports That Have Been Followed Up

 Laporan Tidak Terbukti                                                        0                  0               1
 Reports Not Proven

 Jumlah                                                                        0                  0              3
 Total




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                     Sustainability Report 2025
Page 100
100
              Tata Kelola Keberlanjutan
              Sustainability Governance




Kebijakan Antikorupsi/Anti Gratifikasi
[GRI 2-23, 2-24] [IDX G-07]

Anti-Corruption/Anti-Gratification Policy


Perseroan memandang korupsi sebagai ancaman serius          The Company views corruption as a serious threat
yang menghambat percepatan pembangunan yang                 that hinders the acceleration of development, which
tengah dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan.       is being carried out consistently and sustainably.
Komitmen ADHI dalam pemberantasan korupsi sejalan           ADHI’s commitment to combating corruption aligns
dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang              with Law No. 20 of 2001 Amending Law No. 31 of 1999
Perubahan atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999              on the Eradication of Corruption Offenses, as well as
mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,               Circular Letter No. S-35/MBU/01/2020, which instructs
serta Surat Edaran No. S-35/MBU/01/2020 yang                the Boards of Directors of SOEs to implement an Anti-
menginstruksikan Direksi BUMN untuk menerapkan              Bribery Management System (SMAP). [GRI 3-3]
Sistem Manajemen Anti-Suap (SMAP). [GRI 3-3]

Sebagai bentuk implementasi kebijakan antikorupsi           As part of the implementation of anti-corruption and
dan anti-gratifikasi, Perseroan menerbitkan Surat           anti-gratification policies, the Company issued Board
Keputusan Direksi PT ADHI KARYA (Persero) Tbk No.           of Directors Decree No. 014-6/2020/389B of PT ADHI
014-6/2020/389B tentang Pedoman Pengendalian                KARYA (Persero) Tbk on Guidelines for Gratification
Gratifikasi yang disahkan pada 14 Agustus 2020.             Control, which was approved on August 14, 2020. This
Kebijakan tersebut mengatur mekanisme pengendalian          policy regulates the mechanism for controlling gratuities
gratifikasi yang berpotensi bertentangan dengan tugas       that may conflict with employees’ duties and obligations.
dan kewajiban karyawan. Setiap karyawan wajib               Every employee is required to politely refuse any form
menolak secara santun setiap bentuk gratifikasi yang        of gratuity that does not comply with the Company’s
tidak sesuai dengan ketentuan Perseroan. Dalam hal          regulations. In the event that refusal could potentially
penolakan berpotensi mengganggu hubungan kerja atau         disrupt working relationships or the gift has already
pemberian telah berada di tempat penerima, gratifikasi      been received by the recipient, such gratuities must
tersebut wajib dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan       be reported to the Corruption Eradication Commission
Korupsi (KPK) atau kepada Tim Pelaksana Pengendali          (KPK) or to the Gratification Control Implementation
Gratifikasi (TPPG) sebagai pengelola gratifikasi di         Team (TPPG) as the gratuity manager within ADHI.
lingkungan ADHI.

Informasi lebih lanjut mengenai pengendalian gratifikasi    Further information regarding gift control can be
bisa diakses melalui situs resmi Perseroan: https://adhi.   accessed through the Company’s official website:
co.id/gcg/manual-gcg/                                       https://adhi.co.id/gcg/manual-gcg/

Selain menetapkan kebijakan pengendalian gratifikasi,       In addition to establishing a gratuity control policy,
ADHI juga melakukan pemetaan risiko serta langkah           ADHI conducts risk mapping and implements mitigation
mitigasi terhadap proses bisnis yang memiliki tingkat       measures for business processes with a high risk of
kerawanan korupsi atau penyuapan, seperti pengadaan         corruption or bribery, such as procurement of goods
barang dan jasa, pengelolaan sumber daya manusia,           and services, human resources management, and
serta fungsi keuangan. Mitigasi risiko tersebut dilakukan   financial functions. These risk mitigation measures
melalui pelaksanaan audit secara berkala, baik oleh         are carried out through periodic audits, conducted by
auditor internal maupun eksternal. [GRI 205-1]              both internal and external auditors. [GRI 205-1]

Sejalan dengan kebijakan antikorupsi dan implementasi       In line with anti-corruption policies and the SMAP
SMAP, Perseroan secara aktif melakukan sosialisasi          implementation, the Company actively disseminates
kebijakan kepada Dewan Komisaris, Direksi, karyawan,        these policies to the Board of Commissioners, the
serta mitra/vendor. Sosialisasi kepada organ tata           Board of Directors, employees, and partners/vendors.
kelola dan karyawan dilaksanakan melalui program            Dissemination to governance bodies and employees is
Sosialisasi GCG yang mencakup materi GCG, ISO 37001         carried out through the GCG Dissemination Program,



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                    PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 101
                                                                                                                    101
                                                                                   Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                   Sustainability Governance




& Gratifikasi, serta WBS kepada seluruh Insan ADHI.        which covers GCG materials, ISO 37001 & Gratuities,
Hingga 31 Desember 2025, sebanyak 100% Dewan               and the WBS for all ADHI personnel. By December 31,
Komisaris, 100% Direksi, dan 100% karyawan telah           2025, 100% of the Board of Commissioners, 100%
memperoleh informasi mengenai kebijakan dan prosedur       of the Board of Directors, and 100% of employees
antikorupsi. Sementara itu, penyampaian kebijakan          have received information regarding anti-corruption
kepada mitra/vendor dan pemangku kepentingan               policies and procedures. Meanwhile, the dissemination
lainnya dilakukan secara insidental sesuai kebutuhan,      of policies to partners/vendors and other stakeholders
termasuk kepada mitra baru yang menjalin kerja sama        is conducted on an ad hoc basis as needed, including
dengan Perseroan.                                          to new partners entering into cooperation with the
                                                           Company.

Sejalan dengan itu, pada tahun pelaporan,                  In line with this, during the reporting year, ADHI
ADHI menyelenggarakan maupun mengirimkan                   organized and sent its employees to participate in the
karyawannya untuk mengikuti Sosialisasi Kebijakan          socialization of the company’s Anti-Bribery Management
Sistem Manajemen Anti Penyuapan perusahaan.                System Policy. Through this activity, as of December 31,
Melalui kegiatan tersebut, per 31 Desember 2025,           2025, 460 employees, or 21.81% of the total workforce,
sebanyak 460 karyawan atau21,81% dari total                had participated in anti-corruption training. [GRI 205-2]
karyawan telah mengikuti pelatihan antikorupsi.
[GRI 205-2]

Komitmen dan integritas Insan ADHI dalam menerapkan        The commitment and integrity of ADHI’s personnel in
prinsip antikorupsi menunjukkan hasil yang positif,        applying anti-corruption principles have yielded positive
tercermin dari tidak adanya insiden korupsi sepanjang      results, as evidenced by the absence of any corruption
tahun pelaporan. Dengan demikian, Perseroan tidak          incidents throughout the reporting year. Consequently,
perlu mengambil tindakan perbaikan khusus, baik            the Company has not needed to take any specific
secara internal maupun eksternal, serta tidak terdapat     corrective actions, either internally or externally, and
sanksi atau pemutusan hubungan kerja sama terhadap         there have been no sanctions or termination of business
mitra/vendor akibat keterlibatan dalam tindak korupsi.     relationships with partners/vendors due to involvement
[GRI 205-3]                                                in corrupt practices. [GRI 205-3]




Pencegahan Benturan Kepentingan [IDX G-09]
Prevention of Conflicts of Interest

Benturan kepentingan terjadi ketika hak, kegiatan, dan     A conflict of interest arises when an employee’s personal
hubungan pribadi pegawai mengganggu atau berpotensi        rights, activities, and relationships interfere with or have
mengganggu tindakan pegawai demi kepentingan               the potential to interfere with the employee’s actions
terbaik ADHI. Dengan kata lain, benturan kepentingan       in the best interests of ADHI. In other words, a conflict
merupakan pertentangan antara kepentingan pribadi          of interest is a clash between the personal interests
insan ADHI dengan kepentingan Perusahaan. Situasi          of ADHI personnel and the interests of the Company.
tersebut dapat merusak atau dianggap merusak               Such a situation may impair or be perceived as
kemampuan pegawai ADHI untuk mengambil keputusan           impairing an ADHI employee’s ability to make objective
bisnis secara objektif.                                    business decisions.

ADHI mengatur tentang pengelolaan dan pencegahan           ADHI regulates the management and prevention
benturan kepentingan melalui Surat Keputusan Direksi       of conflicts of interest through Board of Directors
No. 014-6/2024/303 tanggal 23 Juli 2024 tentang Tata       Decree No. 014-6/2024/303 dated July 23, 2024,
Kelola Benturan Kepentingan (Conflict Of Interest).        on Conflict of Interest Governance. The Conflict of
Mekanisme Tata Kelola Konflik Kepentingan (Conflict        Interest Governance Mechanism can be accessed via
of Interest) bisa diakses melalui situs resmi Perseroan:   the Company’s official website: https://adhi.co.id/gcg/
https://adhi.co.id/gcg/kebijakan/                          kebijakan/



PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                     Sustainability Report 2025
Page 102
102
              Tata Kelola Keberlanjutan
              Sustainability Governance




Hubungan dengan
Pemangku Kepentingan [GRI 2-29] [OJK E.4]
Stakeholders Engagement


Pemangku kepentingan merupakan individu atau                             Stakeholders are individuals or entities affected by the
entitas yang terdampak oleh aktivitas, produk,                           activities, products, or services carried out by ADHI.
maupun layanan yang dijalankan ADHI. Sebaliknya,                         Conversely, their roles and presence also influence
peran dan keberadaan mereka juga turut memengaruhi                       the Company’s success in implementing strategies
keberhasilan Perseroan dalam mengimplementasikan                         and achieving established objectives. In this regard,
strategi serta mencapai tujuan yang telah ditetapkan.                    ADHI has conducted an identification process of
Sehubungan dengan hal tersebut, ADHI telah melakukan                     individuals and groups falling under the stakeholder
proses identifikasi terhadap individu maupun kelompok                    category, taking into account their level of influence
yang termasuk dalam kategori pemangku kepentingan                        and significance. A description of the stakeholder list,
dengan mempertimbangkan tingkat pengaruh dan                             along with the forms of their engagement, is presented
kepentingannya. Uraian mengenai daftar pemangku                          in the following table:
kepentingan beserta bentuk pelibatannya disajikan
pada tabel berikut:

    Pemangku
                                   Topik Pembahasan                               Pendekatan                Frekuensi Pendekatan
   Kepentingan
                                    Discussion Topics                             Engagement                Engagement Frequency
   Stakeholders
Pemegang Saham        Informasi kinerja keuangan terkait aksi korporat    RUPS Tahunan                    Setahun Sekali
Shareholders          dan strategi perusahaan                             Annual GMS                      Once a Year
                      Financial performance information related to
                      corporate actions and company strategy
                      Informasi kinerja non keuangan                      Laporan triwulanan              Setahun 4 Kali
                      Non-financial performance information               Quarterly reports               Four times a year
Karyawan              Pemenuhan hak-hak normatif dan perlindungan         Media internal [Majalah]        3 Bulan sekali
Employees             kerja                                               Internal Media [Magazine]       Every 3 Months
                      Fulfillment of statutory rights and labor
                      protection
                      Pengembangan karier                                 Perjanjian Kerja Bersama        2 tahun sekali
                      Career development                                  Collective Bargaining           Every 2 years
                                                                          Agreement
                      Kesetaraan kesempatan pengembangan karier           Orientasi karyawan baru         Setiap program insidental
                      Equal opportunities for career development          Program pengembangan            All ad-hoc programs
                                                                          individu
                                                                          New employee orientation
                                                                          Individual development
                                                                          programs
                      Kesehatan dan keselamatan kerja                     Serikat Pekerja                 Setahun sekali
                      Occupational health and safety                      Labor Union                     Once a year
Owner                 Pelaksanaan pekerjaan tepat waktu, tepat            Pelaporan kemajuan pekerjaan    Sesuai termin yang Ditentukan
                      anggaran, dan aman.                                 Progress reporting              As per the agreed schedule
                      Work is carried out on time, within budget, and
                      safely.
                      Kualitas produk dan jasa                            Pengkajian Kontrak Kerja        Saat dibutuhkan
                      Product and service quality                         Contract Review                 As needed
                      Inovasi                                             Survei kepuasan pelanggan       Setahun 2 kali
                      Innovation                                          Customer satisfaction surveys   Twice a year
Pemerintah            Kepatuhan pada peraturan dan perundangan            Laporan Tahunan                 Minimal setahun sekali
Government            Compliance with regulations and laws                Annual Report                   At least once a year
                      Transparansi dan informasi terkini                  Laporan Keberlanjutan           Minimal setahun sekali
                      Transparency and up-to-date information             Sustainability Report           At least once a year
                      Tata Kelola perusahaan yang baik                    Program Kemitraan dan Bina      Minimal setahun sekali
                      Good corporate governance                           Lingkungan                      At least once a year
                                                                          Partnership and Community
                                                                          Development Programs
                      Anti korupsi dan etika bisnis                       Sosialisasi                     Minimal setahun sekali
                      Anti-corruption and business ethics                 Socialization                   At least once a year




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                    PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 103
                                                                                                                                     103
                                                                                                    Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                    Sustainability Governance




     Pemangku
                                     Topik Pembahasan                             Pendekatan                   Frekuensi Pendekatan
    Kepentingan
                                      Discussion Topics                           Engagement                   Engagement Frequency
    Stakeholders
 Masyarakat             Program TJSL yang direncanakan dan                Kerja sama strategis dalam        Minimal setahun sekali
 Community              dilaksanakan                                      program TJSL                      At least once a year
                        Planned and implemented CSR programs              Strategic partnerships in CSR
                                                                          programs
                        Dampak dan kinerja lingkungan                     Pelaporan TJSL                    Minimal setahun sekali
                        Environmental impact and performance              CSR reporting                     At least once a year
                        Kesempatan untuk berkolaborasi pada kegiatan      Program TJSL di sekitar           Minimal setahun sekali
                        TJSL                                              lingkungan proyek                 At least once a year
                        Opportunities to collaborate on CSR activities    CSR programs in the project’s
                                                                          surrounding community
                        Informasi kegiatan                                Media untuk Masyarakat            Minimal setahun sekali
                        Activity information                              Media for the community           At least once a year
 Media                  Kinerja keuangan dan non keuangan                 Press release                     Insidental
 Media                  Financial and non-financial performance           Paparan publik kunjungan          Incidental
                                                                          proyek
                                                                          Press release
                                                                          Public presentation of the
                                                                          project visits
 Pemasok                Proses pengadaan barang dan jasa yang             Sosialisasi sistem pengadaan      Insidental
 Suppliers              Transparan                                        barang dan jasa                   Incidental
                        Transparent procurement process for goods and     Socializtion on the goods and
                        services                                          services procurement system
                        Hubungan bisnis yang saling menguntungkan         Apresiasi penghargaan bagi        Insidental
                        antara Perseroan dan pemasok                      pemasok                           Incidental
                        Mutually beneficial business relationships        Recognition and appreciation
                        between the Company and suppliers                 for suppliers




Permasalahan terhadap Penerapan
Keuangan/Kegiatan Berkelanjutan [OJK E.5]
Issues Regarding Sustainable Finance/Activities Implementation


ADHI tidak mengalami kendala/permasalahan yang                           ADHI has not encountered any material obstacles
material dalam mengimplementasikan kegiatan                              or issues in implementing sustainable operations—
berkelanjutan (sustainable operation) yaitu operasional                  that is, company operations that prioritize a balance
perusahaan yang memperhatikan keseimbangan aspek                         between economic, environmental, and social aspects.
ekonomi, lingkungan, dan sosial. Secara khusus, dalam                    Specifically, in implementing sustainable operations
penerapan kegiatan berkelanjutan melalui pengalokasian                   through the allocation of a portion of Social and
sebagian dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan                       Environmental Responsibility (TJSL) funds to support
(TJSL) untuk mendukung program-program yang sejalan                      programs aligned with OJK regulations on Sustainable
dengan ketentuan POJK tentang Keuangan/Kegiatan                          Finance/Activities, the Company has carried this out
Berkelanjutan, Perseroan telah melaksanakannya                           optimally throughout the reporting year. The programs
secara optimal sepanjang tahun pelaporan. Program                        implemented include the development of facilities
yang dijalankan antara lain mencakup pembangunan                         and infrastructure to improve the quality of life for
sarana dan prasarana guna meningkatkan kualitas                          communities in the areas surrounding the Company’s
hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional.                         operations. In carrying out these TJSL activities, the
Dalam pelaksanaan TJSL tersebut, Perseroan juga tidak                    Company did not encounter any significant obstacles.
menghadapi hambatan yang signifikan.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                      Sustainability Report 2025
Page 104
104
              Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
              Sustainability Economic Performance




  #BeyondConstruction




  04                                Kinerja
                                    Keberlanjutan
                                    Sustainability Performance




Laporan Keberlanjutan 2025                                 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 105
                                                                                                     105
                                                                 Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                                                           Sustainability Economic Performance




Pencapaian kinerja positif yang dibukukan Perseroan
membuktikan kemampuannya dalam menjawab tantangan dan
tren industri yang dinamis. Perseroan juga terus meningkatkan
daya saing melalui inovasi teknologi yang dimiliki agar memberikan
nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.
The positive performance achievements recorded by the Company
prove the Company’s ability to respond to challenges and dynamic
industry trends. The Company also continues to improve its
competitiveness through technological innovation to provide
added value to shareholders and stakeholders.




    PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                   Sustainability Report 2025
Page 106
106
              Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
              Sustainability Economic Performance




Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance




ADHI sebagai perusahaan publik di Indonesia             As a public company in Indonesia, ADHI is obligated to
memiliki kewajiban untuk mengimplementasikan            implement sustainable finance principles in accordance
prinsip keuangan/kegiatan berkelanjutan sesuai          with the provisions of the Financial Services Authority,
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan melalui POJK           as set out in POJK No. 51/POJK.03/2017 on the
No.51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan           Implementation of Sustainable Finance for Financial
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,       Services Institutions, Issuers, and Public Companies
dan Perusahaan Publik (POJK Keuangan Berkelanjutan).    (POJK Sustainable Finance). This regulation serves as
Regulasi tersebut menjadi dasar bagi Perseroan dalam    the basis for the Company in integrating sustainability
mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam           aspects into its policies and operational activities.
kebijakan dan aktivitas operasionalnya.

Keuangan ber kelanjutan merup akan bentuk               Sustainable finance is a comprehensive form of
dukungan komprehensif dari sektor jasa keuangan         support from the financial services sector to encourage
untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang                sustainable economic growth by balancing economic,
berkesinambungan dengan menyeimbangkan                  environmental, and social interests. In the context of
kepentingan ekonomi, lingkungan, dan sosial. Dalam      issuers and public companies, this concept is interpreted
konteks emiten dan perusahaan publik, konsep ini        as sustainable operations, namely, operations carried
dimaknai sebagai kegiatan usaha berkelanjutan           out with consideration for economic, environmental,
(sustainable operation) yakni yaitu kegiatan operasi    and social factors.
perusahaan yang dijalankan dengan memperhatikan
aspek ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial.

Bagi ADHI, keseimbangan antara dimensi ekonomi,         For ADHI, the balance between economic, environmental,
lingkungan, dan sosial bukan sekadar pilihan,           and social dimensions is not merely a choice but a
melainkan sebuah keniscayaan. Perusahaan tidak          necessity. The Company is not only profit-oriented but
hanya berorientasi pada pencapaian laba, tetapi         also has a responsibility to preserve the environment and
juga memiliki tanggung jawab menjaga kelestarian        to show concern for various social issues. Furthermore,
lingkungan serta menunjukkan kepedulian terhadap        the Company believes that harmonizing these three
berbagai isu sosial. Lebih jauh, Perseroan meyakini     aspects is the primary foundation for building a strong,
bahwa harmonisasi ketiga aspek tersebut menjadi         competitive business capable of delivering optimal
fondasi utama dalam membangun bisnis yang tangguh,      performance on a sustainable basis.
berdaya saing, dan mampu menghasilkan kinerja optimal
secara berkelanjutan.


Laporan Keberlanjutan 2025                                                                PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 107
                                                                                                                               107
                                                                                           Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                                                                                     Sustainability Economic Performance




Membangun Budaya Keberlanjutan [OJK F.1]
Building A Culture of Sustainability




Sebagai wujud nyata komitmen terhadap kegiatan                         As a tangible manifestation of its commitment to
berkelanjutan, ADHI mengimplementasikannya melalui                     sustainable activities, ADHI implements this through
berbagai kebijakan strategis, termasuk penyaluran                      various strategic policies, including the distribution of
pembiayaan atau investasi yang sejalan dengan prinsip                  financing or investment in line with the principles of
kegiatan berkelanjutan serta pelaksanaan program                       sustainable activities and the implementation of Social
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).                           and Environmental Responsibility (TJSL)/Corporate
Untuk memastikan penerapan kegiatan berkelanjutan                      Social Responsibility (CSR) programs. To ensure that
berjalan efektif dan terarah, Perseroan berpedoman                     sustainable activities are implemented effectively and
pada delapan prinsip keuangan berkelanjutan sebagai                    purposefully, the Company adheres to eight principles
panduan utama dalam setiap proses pengambilan                          of sustainable finance as the main guidelines in every
keputusan dan pelaksanaan kegiatan usaha yaitu:                        decision-making process and business activity, namely:
1. Prinsip investasi bertanggung jawab;                                1. Responsible investment principles;
2. Prinsip strategi dan praktik bisnis berkelanjutan;                  2. Sustainable business strategy and practice principle;
3. P r i n s i p p e n g e l o l a a n r i s i k o s o s i a l d a n   3. Social and environmental risk management principle;
    lingkungan hidup;
4. Prinsip tata kelola;                                                4.   Governance principle;
5. Prinsip komunikasi yang informatif;                                 5.   Informative communication principle;
6. Prinsip inklusif;                                                   6.   Inclusivity principle;
7. Prinsip pengembangan sektor unggulan prioritas;                     7.   Principles of priority sector development; and
    dan
8. Prinsip koordinasi dan kolaborasi                                   8. Coordination and collaboration principles.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                 Sustainability Report 2025
Page 108
108
              Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
              Sustainability Economic Performance




Berpedoman pada delapan prinsip tersebut, ADHI             Guided by these eight principles, ADHI internalizes
menginternalisasikan budaya keberlanjutan yang             a culture of sustainability, communicating it
disampaikan secara menyeluruh kepada jajaran               comprehensively to management and all employees
manajemen dan seluruh karyawan agar terimplementasi        so it is implemented at every level of the organization.
di setiap lini organisasi. Budaya keberlanjutan tersebut   The culture of sustainability refers to ADHI’s culture
merujuk pada budaya ADHI sebagai bagian dari               as part of a State-Owned Enterprise (BUMN), namely
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni AKHLAK               AKHLAK (Trustworthy, Competent, Harmonious, Loyal,
(Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan           Adaptive, and Collaborative), and the character of
Kolaboratif) serta karakter pegawai ADHI yakni LAMPs       ADHI employees, namely LAMPs (Learner, Adaptive,
(Learner, Adaptive, Militant, dan Problem Solver).         Militant, and Problem Solver). The socialization process
Proses sosialisasi dilakukan melalui berbagai saluran      is carried out through various communication channels
komunikasi dan forum, seperti situs resmi perusahaan,      and forums, such as the Company’s official website,
media sosial, pertemuan manajemen dengan pegawai,          social media, management meetings with employees,
serta interaksi dengan mitra kerja, masyarakat, dan        and interactions with partners, the community, and other
pemangku kepentingan eksternal lainnya, baik yang          external stakeholders, both scheduled and incidental.
terjadwal maupun bersifat insidental.

Di samping itu, penguatan budaya keberlanjutan juga        In addition, strengthening a culture of sustainability is
diwujudkan melalui pelaksanaan berbagai kegiatan yang      achieved through the implementation of activities aligned
sejalan dengan prinsip operasional berkelanjutan antara    with the principles of sustainable operations, including
lain meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan,      minimizing environmental impacts, implementing CSR
menjalankan program TJSL, serta menerapkan praktik         programs, and adopting environmentally friendly
perkantoran yang ramah lingkungan. Implementasi            office practices. Green operations are implemented
operasional hijau tersebut dilakukan melalui sejumlah      through initiatives such as efficient use of materials,
inisiatif seperti efisiensi penggunaan material,           reduced paper consumption, and conservation of
pengurangan konsumsi kertas, penghematan listrik,          electricity, fuel, water, and other resources. In line
Bahan Bakar Minyak (BBM), air, dan sumber daya             with this commitment, ADHI also promotes a culture
lainnya. Sejalan dengan komitmen tersebut, ADHI juga       of sustainability by creating a safe and healthy work
memastikan penerapan budaya keberlanjutan melalui          environment in accordance with Occupational Health
penciptaan lingkungan kerja yang aman dan sehat            and Safety (OHS) principles, aiming to prevent work
sesuai prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3),       accidents and occupational diseases.
dengan tujuan mencegah terjadinya kecelakaan kerja
maupun penyakit akibat kerja.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                   PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 109
                                                                                                                  109
                                                                              Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                                                                        Sustainability Economic Performance




Kinerja Ekonomi
Economic Performance


Mengukuhkan Pencapaian Ekonomi                            Confirming Sustainable Economic
Berkelanjutan                                             Achievements

Sekilas Ekonomi Global dan Nasional                       Global and National Economic Overview
Pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2025                Global economic growth in 2025 faces significant
menghadapi tantangan signifikan khususnya akibat          challenges, particularly due to international trade
ketegangan perdagangan internasional dan risiko           tensions and geopolitical risks. According to the IMF,
geopolitik. Menurut IMF, proyeksi awal pertumbuhan        the initial global growth projection of 3.3% has been
global sebesar 3,3 % direvisi turun menjadi sekitar       revised down to around 2.8% due to the impact of
2,8 % karena dampak kebijakan tarif AS dan hambatan       US tariff policies and other trade barriers. Although
perdagangan lainnya. Meski kemudian diperbaiki            this was later revised upward to 3.0–3.2% as global
menjadi 3,0–3,2 % seiring meredanya sebagian              pressures eased and financial conditions improved, the
tekanan global dan perbaikan kondisi keuangan, IMF        IMF emphasized that the growth rate remained below
menekankan bahwa laju pertumbuhan masih berada            the historical trend before the pandemic.
di bawah tren historis sebelum pandemi .

Pandangan Bank Dunia bahkan lebih konservatif,            The World Bank’s view is even more conservative,
memperkirakan pertumbuhan ekonomi global hanya            estimating that global economic growth will only
mencapai 2,3 % pada 2025. Laporan Global Economic         reach 2.3% in 2025. The Global Economic Prospects
Prospects mencatat hampir 70 % negara mengalami           report notes that nearly 70% of countries have had
pemotongan proyeksi akibat lemahnya investasi,            their projections downwardly revised due to weak
penurunan permintaan global, dan ketidakpastian           investment, declining global demand, and trade
perdagangan . Meski resesi global tidak diperkirakan,     uncertainty. Although a global recession is not
lembaga ini menekankan bahwa dekade 2020-an               expected, the institution emphasizes that the 2020s
berpotensi menjadi periode pertumbuhan global             could potentially be the lowest period of global growth
terendah sejak 1960-an jika tren perlambatan berlanjut.   since the 1960s if the slowdown trend continues.

Dari sisi regional, tekanan global ini memengaruhi        Regionally, these global pressures are affecting
perdagangan, aliran modal, dan harga komoditas,           trade, capital flows, and commodity prices, requiring
sehingga negara-negara ber kembang harus                  developing countries to adapt to tighter conditions. The
beradaptasi dengan kondisi yang lebih ketat. Penurunan    slowdown in many major economies also increases
laju pertumbuhan di banyak ekonomi utama juga             the risk of financial market volatility and slows post-
meningkatkan risiko volatilitas pasar keuangan dan        pandemic recovery, especially for sectors dependent
memperlambat pemulihan pascapandemi, terutama             on exports and international supply chains.
bagi sektor-sektor yang bergantung pada ekspor dan
rantai pasok internasional.

Di tengah tantangan global tersebut, perekonomian         Amid these global challenges, the Indonesian economy
Indonesia menunjukkan ketahanan yang kuat.                has shown strong resilience. Based on official data from
Berdasarkan data resmi BPS, pertumbuhan ekonomi           Statistics Indonesia (BPS), national economic growth
nasional tahun 2025 mencapai 5,11%, meningkat             in 2025 reached 5.11%, an increase from the previous
dibanding tahun sebelumnya. Pencapaian ini didorong       year. This achievement was driven by continued high
oleh konsumsi domestik yang tetap tinggi, investasi       domestic consumption, growing private and government
swasta dan pemerintah yang bertumbuh, serta               investment, and exports that contributed positively
ekspor yang memberikan kontribusi positif meskipun        despite a slowdown in global markets.
menghadapi perlambatan di pasar global.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                    Sustainability Report 2025
Page 110
110
               Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
               Sustainability Economic Performance




Pertumbuhan Produk Domestik Bruto 2015-2025 (Persen)
Gross Domestic Product Growth 2015-2025 (Percent)




   (Persen)
   (Percent)                                                                                    5,31
                                         5,17                                                            5,05              5,11
                             5,07
                 5,03                                  5,02                                                     5,03
      4,88
                                                                                  3,70


                                                                    -2,07



      2015      2016         2017       2018          2019          2020          2021         2022      2023   2024      2025


                                                 Sumber: Berita Resmi Statistik BPS, 5 Februari 2026
                                                Source: BPS Official Statistics News, February 5, 2026


Capaian ini menunjukkan bahwa Indonesia berhasil                              This achievement shows that Indonesia has maintained
menjaga momentum pertumbuhan meski diwarnai                                   its growth momentum despite the global economic
perlambatan ekonomi global. Sinergi antara kebijakan                          slowdown. The synergy between fiscal and monetary
fiskal, moneter, dan upaya penguatan sektor riil terbukti                     policies and efforts to strengthen the real sector has
efektif dalam mendukung daya beli masyarakat,                                 proven effective in supporting people’s purchasing
menciptakan lapangan kerja, dan menjaga stabilitas                            power, creating jobs, and maintaining macroeconomic
makroekonomi. Dengan demikian, ekonomi nasional                               stability. Thus, the national economy remains resilient
tetap resilient, sekaligus menunjukkan kemampuan                              while demonstrating Indonesia’s ability to face global
Indonesia menghadapi dinamika global yang                                     dynamics full of uncertainty.
penuh ketidakpastian.

Kinerja Lapangan Usaha Konstruksi                                             Construction Business Sector
Tahun 2025                                                                    Performance in 2025

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sebagian                        Based on data from Statistics Indonesia (BPS), most
besar lapangan usaha tumbuh positif pada tahun 2025,                          business sectors grew in 2025, including construction,
termasuk sektor konstruksi yang mencatat pertumbuhan                          which recorded growth of 3.81%. Construction is
sebesar 3,81%. Konstruksi juga masuk dalam lima                               also among the five business sectors that make the
lapangan usaha dengan kontribusi terbesar terhadap                            largest contribution to the national economy, along
perekonomian nasional, bersama industri pengolahan,                           with manufacturing, trade, agriculture, and mining.
perdagangan, pertanian, dan pertambangan. Capaian ini                         This achievement confirms the strategic role of the
menegaskan peran strategis sektor konstruksi sebagai                          construction sector as a driving force of economic
motor penggerak aktivitas ekonomi, terutama dalam                             activity, particularly in encouraging investment, labor
mendorong investasi, penyerapan tenaga kerja, dan                             absorption, and strengthening regional connectivity.
penguatan konektivitas antarwilayah.

Kinerja tersebut tidak terlepas dari efektivitas belanja                      This performance is inseparable from the effectiveness
infrastruktur pemerintah. Kementerian Pekerjaan                               of government infrastructure spending. The Ministry of
Umum (PU) mencatat realisasi keuangan Anggaran                                Public Works (PU) recorded a financial realization of
2025 sebesar 95,23% dari pagu efektif Rp112,13 triliun                        the 2025 Budget at 95.23% of the effective ceiling of
dengan capaian fisik 95,17 %, meningkat dibandingkan                          Rp112.13 trillion, with a physical achievement of 95.17%,
realisasi 2024 yang tercatat sebesar 93,8%. Otoritas                          an increase compared to the 2024 realization of 93.8%.
resmi kementerian menegaskan realisasi tersebut                               The ministry’s official authority emphasized that this
mencerminkan efektivitas eksekusi proyek infrastruktur                        realization reflects the effectiveness of infrastructure
sekaligus memberikan multiplier effect terhadap                               project execution while providing a multiplier effect on
pertumbuhan sektor konstruksi secara nasional.                                national construction sector growth.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                       PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 111
                                                                                                                                      111
                                                                                               Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                                                                                         Sustainability Economic Performance




Pertumbuhan PDB Menurut Lapangan Usaha Tahun 2025 (Persen)
GDP Growth by Industry in 2025 (Percent)


                                                                                                                        6,26

                                                                                                    5,49               Lainnya
             5,33
                                                        5,30                                                           Others

                                                                                              Perdagangan &
           Pertanian          Pertambangan dan        Industri                                   Reparasi
          Agricultural            Penggalian        Pengolahan                                Trade & Repair
                                                   Manufacturing              3,81
                                  Mining and
                                  Quarrying          Industry
                                   -0,66                                   Konstruksi
                                                                          Construction




                                            Sumber: Berita Resmi Statistik BPS, 5 Februari 2026
                                           Source: BPS Official Statistics News, February 5, 2026



Dari sisi proyek strategis, tahun 2025 ditandai oleh                    In terms of strategic projects, 2025 was marked by
percepatan pembangunan berskala besar, termasuk                         the acceleration of large-scale development, including
kelanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN)                         the continued construction of the Nusantara Capital
dan berbagai Proyek Strategis Nasional. Penyelesaian                    City (IKN) and various National Strategic Projects. The
tahap awal kawasan inti pemerintahan, pembangunan                       completion of the initial phase of the core government
jalan tol penunjang konektivitas, hunian ASN, hingga                    area, the construction of toll roads to support
gedung kementerian menunjukkan kapasitas industri                       connectivity, housing for civil servants, and ministry
konstruksi dalam menangani proyek kompleks dan                          buildings demonstrated the construction industry’s
berteknologi tinggi.                                                    capacity to handle complex and high-tech projects.

Selain infrastruktur gedung dan jalan, pembangunan                      In addition to building and road infrastructure,
sektor sumber daya air, energi, dan konektivitas turut                  development in the water resources, energy, and
memperkuat fondasi ekonomi. Peresmian PLTA Jatigede                     connectivity sectors further strengthens the economic
dan sejumlah pembangkit listrik lain mendukung agenda                   foundation. The inauguration of the PLTA Jatigede
transisi energi, sementara pembangunan dan preservasi                   and several other power plants support the energy
jalan, jembatan, flyover, serta underpass meningkatkan                  transition agenda. At the same time, the construction
efisiensi logistik. Dukungan terhadap infrastruktur dasar               and preservation of roads, bridges, flyovers, and
seperti Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), sanitasi,                   underpasses improve logistics efficiency. Support for
serta program berbasis masyarakat juga memperluas                       basic infrastructure, such as the Drinking Water Supply
dampak sosial pembangunan konstruksi hingga ke                          System (SPAM), sanitation, and community-based
wilayah perdesaan dan tertinggal.                                       programs, also extends the social impact of construction
                                                                        development to rural and disadvantaged areas.

Meski prospeknya positif hingga 2030, sektor                            Although the outlook is positive until 2030, the
konstruksi tetap menghadapi tantangan, mulai dari                       construction sector still faces challenges, including
risiko keselamatan kerja, fluktuasi harga material, hingga              occupational safety risks, material price fluctuations, and
dampak lingkungan akibat masifnya pembangunan.                          the environmental impact of massive development. The
Implementasi regulasi konstruksi berkelanjutan,                         implementation of sustainable construction regulations,
penerapan Building Information Modeling (BIM),                          the application of Building Information Modeling (BIM),
teknologi modular, serta standar bangunan hijau                         modular technology, and green building standards
menjadi kebutuhan mendesak. Dengan penguatan                            are urgent needs. With strengthened governance,
tata kelola, inovasi teknologi, dan komitmen terhadap                   technological innovation, and a commitment to
prinsip keberlanjutan, sektor konstruksi Indonesia                      sustainability principles, Indonesia’s construction
tidak hanya mampu menopang pertumbuhan ekonomi                          sector is not only capable of supporting short-term
jangka pendek, tetapi juga berperan sebagai katalis                     economic growth but also catalyzing inclusive, low-
transformasi pembangunan nasional yang inklusif dan                     carbon national development.
rendah karbon.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                     Sustainability Report 2025
Page 112
112
              Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
              Sustainability Economic Performance




Inisiatif dan Kebijakan Strategis ADHI                    ADHI’s Strategic Initiatives and Policies

Tahun 2025 menjadi momentum transformasi yang             2025 marks a fundamental transformation for ADHI,
fundamental bagi ADHI sebagai entitas bisnis terkemuka    a leading business entity in the construction sector.
di sektor konstruksi. Di tengah dinamika perekonomian     Amidst the dynamics of the national economy, the
nasional, Perusahaan mengambil keputusan strategis        Company has taken bold and measured strategic
yang berani dan terukur. Hal ini tercermin pada laporan   decisions. This is reflected in the financial statements
keuangan tahun pelaporan yang telah diaudit oleh Kantor   for the reporting year, audited by a Public Accounting
Akuntan Publik, di mana Perusahaan memprioritaskan        Firm, where the Company prioritizes comprehensive
langkah restrukturisasi dan penyehatan postur keuangan    restructuring and financial posture recovery.
secara komprehensif.

Penyesuaian ini merupakan inisiatif Perusahaan            This adjustment represents the Company’s initiative to
dalam melakukan pembersihan secara menyeluruh             conduct a thorough cleanup to strengthen its financial
untuk penguatan fundamental keuangan. Perusahaan          fundamentals. The Company proactively adjusted
secara proaktif melakukan penyesuaian nilai buku,         its book value, implemented more conservative risk
pencadangan risiko yang lebih konservatif, serta          provisions, and resolved past portfolio issues to achieve
penyelesaian portofolio masa lalu agar neraca keuangan    a healthier, more accountable, and more transparent
menjadi jauh lebih sehat, akuntabel, dan transparan.      balance sheet.

Langkah tegas yang ditetapkan dalam Rencana Kerja         These decisive steps outlined in the 2025 Corporate
dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2025 ini sekaligus         Work Plan and Budget (RKAP) are also an integral part
merupakan bagian integral dari proses rasionalisasi       of the pre-integration rationalization process. This
pre-integrasi. Rencana strategis ini disusun secara       strategic plan was developed comprehensively through
komprehensif melalui evaluasi kondisi internal dan        an evaluation of internal and macroeconomic conditions
makroekonomi tahun 2024. Melalui inisiatif ini, ADHI      in 2024. Through this initiative, ADHI is preparing a
mempersiapkan fondasi perusahaan yang lebih               leaner, more resilient company foundation, free from
ramping, tangguh, dan terbebas dari beban historis        historical burdens, and prioritizing the upcoming
sebelum memasuki fase integrasi bisnis ke depannya.       business integration phase. With its fundamentals now
Dengan fundamental yang kini telah dibersihkan            cleaned up and strengthened, ADHI is in a much more
dan diperkuat, ADHI berada dalam posisi yang jauh         solid position to realize its optimistic projections and
lebih solid untuk merealisasikan proyeksi optimis dan     seize the opportunities for national economic growth
menangkap peluang pertumbuhan ekonomi nasional di         in the coming years. The following are details of ADHI’s
tahun-tahun mendatang. Berikut adalah rincian inisiatif   strategic initiatives and policies for 2025: [GRI 3-3]
dan kebijakan strategis ADHI pada tahun 2025: [GRI 3-3]

Aspek Strategis                                           Strategic Aspects

1.   ADHI for ESG                                         1.   ADHI for ESG
     ADHI telah menetapkan tujuan jangka panjang               ADHI has set long-term goals in accordance with
     sesuai RJPP 2025-2029, yaitu menjadi ESG                  the 2025-2029 RJPP, namely to become an ESG
     Champion di Indonesia dan masuk jajaran 100               Champion in Indonesia and to be included in the
     perusahaan di SEA Fortune.                                SEA Fortune 100 list of companies.
     a. Memprakarsai proyek infrastruktur strategis            a. Initiating strategic infrastructure projects in
        di sektor ESG melalui skema KPBU Availability              the ESG sector through the KPBU Availability
        Payment                                                    Payment scheme
     b. Mengeksplorasi peluang pengembangan bisnis             b. Exploring business investment development
        investasi melalui akuisisi strategis pemain di             opportunities through strategic acquisitions of
        sektor target                                              players in the target sector
     c. Mengeksplorasi peluang proyek regional yang            c. Exploring regional project opportunities backed
        didukung jaminan pembayaran (cth. ADB, WB)                 by payment guarantees (e.g., ADB, WB) through
        melalui penguatan KAM                                      KAM strengthening
     d. Membudayakan keber lanjutan melalui                    d. Cultivating sustainability through enhancing
        peningkatan kompetensi ESG dan penguatan                   ESG competencies and strengthening ADHI’s
        tata kelola terintegrasi ADHI.                             integrated governance.



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                  PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 113
                                                                                                                   113
                                                                             Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                                                                       Sustainability Economic Performance




    e. Memperkuat praktik sustainable supply chain           e. Strengthening sustainable supply chain
       dengan mempertimbangkan dampak sosial,                   practices by considering social, environmental,
       lingkungan, dan ekonomi                                  and economic impacts
    f. Adaptasi perubahan iklim melalui efisiensi            f. Adapting to climate change through energy
       energi dan air serta penurunan carbon footprint          and water efficiency, and reducing the carbon
                                                                footprint
    g. Menerapkan ekonomi sirkular, pemilihan                g. Implementing a circular economy, selecting
       material ramah lingkungan dan pengelolaan                environmentally friendly materials, and
       limbah                                                   managing waste

2. Integrasi BUMN Karya                                  2. BUMN Karya Integration
   Sejalan dengan visi BP BUMN dan BPI Danantara            In line with the vision of BP BUMN and BPI
   terkait arah transformasi BUMN Karya ke                  Danantara regarding the future transformation of
   depan, langkah integrasi diposisikan sebagai             State-Owned Construction Companies (SOEs),
   upaya strategis untuk memperkuat spesialisasi            the integration is positioned as a strategic effort to
   kompetensi serta mengoptimalkan value creation.          strengthen competency specialization and optimize
   Mempertimbangkan dinamika terkini dan arahan dari        value creation. Considering current dynamics
   pemegang saham, fokus integrasi kini ditekankan          and shareholder direction, the integration focus
   sepenuhnya pada implementasi strategi back to            is now fully focused on implementing a back-
   core (kembali ke bisnis inti).                           to-core strategy.

   Melalui konsolidasi yang berfokus pada kekuatan           Through consolidation focused on core strengths
   utama di bidang konstruksi, ADHI berkomitmen              in the construction sector, ADHI is committed to
   untuk meningkatkan keunggulan operasional                 enhancing operational excellence and efficiency
   (operational excellence) dan efisiensi di seluruh         across all business lines. This back-to-core strategy
   lini bisnis. Strategi back to core ini diharapkan         is expected to solidify the Company’s role in
   mampu memantapkan peran Perusahaan dalam                  strengthening the sustainable national development
   memperkuat rantai nilai (value chain) pembangunan         value chain, while ensuring long-term growth
   nasional yang berkelanjutan, sekaligus memastikan         aligned with ESG principles.
   pertumbuhan jangka panjang yang selaras dengan
   prinsip-prinsip ESG.
3. Rebranding ADHI: ADHI for ESG, creating value         3. ADHI rebranding: ADHI for ESG, creating value and
   and sustainability.                                      sustainability.
   Brand image ADHI diperkuat dengan fokus pada             ADHI’s brand image is strengthened by focusing on
   aspek ESG yang sejalan dengan SDGs. Strategi ini         ESG initiatives aligned with the SDGs. This strategy
   tidak hanya bertujuan untuk memanfaatkan peluang         not only aims to take advantage of opportunities
   dari kebijakan keuangan berkelanjutan, tetapi juga       from sustainable finance policies but also to expand
   untuk memperluas pangsa pasar, terutama dalam            market share, especially in environmentally friendly
   proyek-proyek yang berwawasan lingkungan/                projects. By promoting ADHI’s ESG principles, it is
   environmental. Dengan mengedepankan ADHI                 hoped that a competitive advantage can be built
   prinsip-prinsip ESG, diharapkan dapat membangun          in the future.
   competitive advantage di masa mendatang.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                   Sustainability Report 2025
Page 114
114
              Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
              Sustainability Economic Performance




Aspek Pemasaran                                           Marketing Aspects

1. Pertumbuhan portofolio pangsa pasar baru               1.   Growth of new market share portfolio
   Karakteristik bisnis konstruksi mengandalkan                The construction business relies on the continuity
   keberlangsungan perolehan kontrak baru, yang                of new contracts, which are expected to grow
   diharapkan tumbuh setiap tahunnya. Secara historis,         every year. Historically, ADHI’s new contracts
   perolehan kontrak baru ADHI didominasi pada                 have been dominated by government infrastructure
   pembangunan infrastruktur dan sarana pendukung              and supporting facilities, funded by state/regional
   pemerintah, dengan sumber dana APBN/D dan                   budgets and loans. However, the government has
   Loan. Namun demikian, saat ini Pemerintah telah             now established priority programs focused on food
   menetapkan program prioritas yang berfokus pada             and energy security. To fund these priority programs
   ketahanan pangan dan ketahanan energi. Untuk                and address budget constraints, the government
   mendanai program prioritas tersebut serta untuk             has revised budget ceilings through efficiency
   mengatasi keterbatasan anggaran yang dimiliki,              mechanisms outlined in Presidential Instruction
   Pemerintah telah melakukan perubahan pagu                   No. 1 of 2025.
   anggaran melalui mekanisme efisiensi yang tertuang
   dalam Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2025.
2. Selektif menyasar proyek infrastruktur dengan risiko   2. Selectively targeting infrastructure projects with
   yang terukur                                              measurable risks
   Sebagai salah satu penggerak industri konstruksi          As one of the drivers of the construction industry in
   di Indonesia, ADHI terus berupaya untuk tetap             Indonesia, ADHI continues to strive to maintain and
   fokus mempertahankan serta menguatkan posisi              strengthen the company’s position in the domestic
   perusahaan di dalam negeri. Proses ini dilakukan          market. This process is carried out by continuing
   dengan tetap menyasar proyek-proyek Pemerintah            to target government projects (IKN projects and
   (proyek-proyek IKN dan Proyek Strategis nasional/         other national strategic projects/PSN) and by
   PSN lainnya) serta menangkap pangsa pasar                 capturing additional market share in the domestic
   lain di dalam negeri. Dalam rentang 2025, ADHI            market. In 2025, ADHI increased its market share in
   akan memperbesar market share atas peluang                BUMN/D and private projects while considering their
   proyek BUMN/D dan swasta dengan tetap                     capabilities and risks. With the risk of a decline in
   mempertimbangkan kapabilitas dan risikonya.               the domestic market due to budget cuts, ADHI has
   Dengan adanya risiko penurunan pasar domestik             also begun to expand into regional markets, while
   akibat penurunan anggaran, ADHI juga mulai                considering potential risks in a measured manner.
   melakukan ekspansi ke pasar regional dengan tetap
   mempertimbangkan risiko-risiko yang mungkin
   terjadi secara terukur.
3. Memaksimalkan keunggulan properti berbasis TOD         3. Maximizing the advantages of TOD-based
   Khusus pemasaran properti, dengan telah                   properties  
   beroperasinya LRT Jabodebek, menjadi momentum             Specifically for property marketing, with the
   yang tepat untuk memaksimalkan keunggulan                 Jabodebek LRT in operation, this is the right
   properti berbasis TOD sebagai diferensiasi produk         momentum to maximize the advantages of TOD-
   properti yang ditawarkan ADHI dibandingkan                based properties as a product differentiation offered
   properti yang ditawarkan oleh kompetitor. Skema           by ADHI compared to competitors’ offerings.
   lainnya yang akan dilakukan adalah dengan menjalin        Another scheme to be carried out is establishing
   partnership untuk memaksimalkan value dari aset           partnerships to maximize the value of property
   properti dan mengatasi keterbatasan pendanaan             assets and overcome current funding constraints.
   saat ini.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                  PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 115
                                                                                                                     115
                                                                                Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                                                                          Sustainability Economic Performance




Aspek Investasi                                            Investment Aspects

1. Differentiation Focus                                   1.   Differentiation Focus
   Sektor investasi infrastruktur terutama jalan tol            The infrastructure investment sector, especially
   diperkirakan masih tumbuh dan menjadi potensi                toll roads, is expected to continue growing and
   besar untuk digarap, dan menjadi peluang besar               presents a significant opportunity for ADHI. ADHI’s
   bagi ADHI. Keterbatasan ekuitas ADHI menjadi risiko          limited equity poses a risk to its ability to develop
   kapabilitas untuk mengembangkan proyek-proyek                investment projects that require substantial funding.
   investasi yang memerlukan sumber dana yang                   Therefore, ADHI must be selective in choosing
   cukup besar. Oleh sebab itu, ADHI harus selektif             investment projects while accounting for potential
   memilih proyek investasi yang akan disasar dengan            financial risks. Investment projects targeted for
   mempertimbangkan risiko pendanaan/keuangan                   future business development: a) Infrastructure
   yang mungkin terjadi. Proyek-proyek investasi yang           and toll road projects as construction feeders; b)
   menjadi target pengembangan bisnis ke depan: a)              Waste and garbage management; and c) Clean
   Investasi proyek infrastruktur dan jalan tol sebagai         water supply.
   feeding konstruksi; b) Pengelolaan limbah dan
   sampah; dan c) Penyediaan air bersih.
2. Selektif memilih proyek investasi dengan                2. Selectively choosing investment projects by
   mempertimbangkan risiko yang terukur                       considering measurable risks
   Bisnis investasi dalam infrastruktur diperkirakan          The infrastructure investment business is expected
   akan terus tumbuh dan menyajikan potensi besar             to continue growing and offer significant potential
   bagi ADHI. Namun, keterbatasan ekuitas ADHI                for ADHI. However, ADHI’s limited equity is a
   menjadi tantangan dalam mengembangkan proyek               challenge in developing investment projects
   proyek investasi yang memerlukan sumber dana               that require significant funding. Therefore, ADHI
   yang cukup besar. Oleh sebab itu, ADHI perlu               needs to be selective in choosing investment
   selektif dalam memilih proyek investasi yang               projects, taking into account potential funding and
   akan disasar dengan mempertimbangkan risiko                financial risks. ADHI’s future investment business
   pendanaan dan keuangan yang mungkin terjadi.               development focus may include, but is not limited to,
   Fokus pengembangan bisnis investasi ADHI ke                infrastructure and toll road projects as construction
   depan dapat meliputi sebagai berikut namun tidak           feeders, waste and garbage management, and clean
   terbatas pada investasi proyek infrastruktur dan           water supply.
   jalan tol sebagai feeding konstruksi, pengelolaan
   limbah dan sampah serta penyediaan air bersih.
3. Divestasi terhadap aset potensial                       3. Divestment of potential assets
   ADHI akan memulai proses divestasi terhadap                ADHI will begin the process of divesting a number
   sejumlah aset potensial yang dimiliki. Dengan gain         of its potential assets. With the gains achieved, it
   yang diperoleh, diharapkan ADHI dapat meningkatkan         is hoped that ADHI can increase its equity, thereby
   ekuitasnya sehingga mampu meningkatkan leverage            enhancing its leverage to develop new investment
   untuk dapat mengembangkan proyek investasi baru            projects selectively and measurably.
   dengan selektif dan terukur.

Aspek Produksi                                             Production Aspects

1.   Operating Excellence                                  1.   Operating Excellence
     ADHI menghadapi risiko produksi dalam industri             ADHI faces production risks in the construction
     konstruksi yang meliputi risiko biaya, risiko mutu,        industry, including cost, quality, and time risks.
     dan risiko waktu. Untuk mengatasi hal ini, ADHI            To overcome this, ADHI implements an operating
     menerapkan sistem operating excellence untuk               excellence system to minimize the possibility and
     meminimalkan kemungkinan dan dampak terjadinya             impact of construction risks. In support of this
     risiko konstruksi. Dalam mendukung strategi ini,           strategy, ADHI has developed an ISO-based work
     ADHI telah mengembangkan sistem kerja berbasis             system that is periodically reviewed and adjusted
     ISO yang secara berkala ditinjau dan disesuaikan           to the demands of business changes.
     dengan tuntutan perubahan bisnis.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                      Sustainability Report 2025
Page 116
116
              Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
              Sustainability Economic Performance




2. Strategi Cost Leadership                              2. Cost Leadership Strategy  
   Untuk mengoptimalkan order book, ADHI berfokus           To optimize its order book, ADHI focuses on
   pada percepatan produksi dan cost reduction untuk        accelerating production and reducing costs,
   menekan biaya pokok produksi tanpa mengurangi            thereby lowering the cost of goods sold without
   kualitas produk yang dihasilkan melalui penerapan        compromising product quality, through the
   value engineering.                                       application of value engineering.
3. Perubahan pola produksi dari sales oriented menjadi   3. Change in production pattern from sales-oriented
   value oriented                                           to value-oriented
   Diperlukan perubahan pola produksi dari sales            A shift in production patterns from sales-oriented
   oriented menjadi value oriented yang lebih               to value-oriented is needed, which prioritizes
   mengedepankan kepuasan dan kepercayaan                   consumer satisfaction and trust in ADHI because
   konsumen kep ada ADHI karena merasa                      they feel they are getting added value from the
   mendapatkan nilai tambah dari proyek yang                projects undertaken. This also mitigates the risk
   dikerjakan. Hal ini sekaligus merupakan mitigasi         of competition that demands added value for the
   atas risiko persaingan yang menuntut nilai tambah        products produced, and is not sufficient with just
   atas produk yang dihasilkan, dan tidak cukup hanya       an increase in business revenue.
   dengan peningkatan pendapatan usaha.
4. Supply chain management strategy and                  4. Supply chain management strategy and
   improvement                                              improvement
   SCM memiliki dampak signifikan terhadap                  SCM has a significant impact on ADHI’s profitability
   profitabilitas ADHI melalui efisiensi proses             by improving the efficiency of its procurement
   pengadaan barang dan jasa. Strategi operasi              processes for goods and services. The supply chain
   supply chain, yang berkaitan dengan penyusunan           operations strategy, which involves formulating
   kebijakan dan rencana penggunaan sumber daya             policies and plans for the use of company resources,
   perusahaan, perlu terintegrasi dengan strategi           needs to be integrated with the company’s
   bisnis perusahaan. Untuk meningkatkan daya               business strategy. To increase competitiveness,
   saing, memberikan nilai tambah (value added)             provide added value, and enhance competitive
   dan meningkatkan competitive advantage, ADHI             advantage, ADHI implements appropriate supply
   menerapkan strategi pengelolaan supply chain yang        chain management strategies and continuous
   tepat dan perbaikan berkelanjutan meliputi:              improvements, including:
   a. Memperoleh strategic partner yang qualified           a. Acquiring qualified strategic partners
       ADHI fokus pada pemilihan strategic partner              ADHI focuses on selecting strategic partners
       dengan kualifikasi terbaik untuk memperoleh              with the best qualifications to procure goods or
       barang atau jasa yang memberikan value                   services that deliver high value to customers.
       added tinggi kepada pelanggan. ADHI terus                ADHI continues to improve the ADHI Vendor
       memperbaiki Vendor Management System                     Management System to identify qualified
       ADHI untuk mengidentifikasi rekanan/partner              partners by categorizing and clustering them
       yang qualified dengan mengategorikan dan                 based on financial health, supply capabilities,
       melakukan clustering seperti berdasarkan                 Quality Safety Management System, and partner
       kesehatan keuangan, kemampuan supply,                    performance.
       Quality Safety Management System serta
       performance dari rekanan.
   b. Procurement & SCM Process Improvement                 b. Procurement & SCM Process Improvement
       Sejalan dengan target yang telah ditetapkan             In line with the targets set by the PMO, both
       dalam PMO baik internal ADHI maupun BP                  internally at ADHI and at BP BUMN, ADHI
       BUMN, ADHI terus meningkatkan proses                    continues to improve its Procurement and SCM
       Procurement dan SCM. Fokusnya adalah                    processes. The focus is on creating a system
       menciptakan sistem yang lebih agile, inovatif,          that is more agile, innovative, effective, efficient,
       efektif, efisien dan transparan. Melalui                and transparent. Through more optimal supply
       pengelolaan supply chain yang lebih optimal,            chain management, ADHI aims to reduce BPP
       ADHI bertujuan untuk mereduksi biaya pokok              and increase company profits.
       produksi dan meningkatkan laba perusahaan.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 117
                                                                                                                                 117
                                                                                           Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                                                                                     Sustainability Economic Performance




Aspek Keuangan                                                        Financial Aspects

1.   Melakukan optimalisasi collection period                         1.   Optimizing the collection period
     ADHI telah membangun branding yang kuat,                              ADHI has built a strong brand, making it the
     menjadikannya perusahaan konstruksi pilihan                           construction company of choice for a wide range of
     dalam menyelesaikan berbagai proyek. ADHI                             projects. ADHI will optimize the collection period to
     akan mengoptimalkan collection period untuk                           accelerate receipt of payments for completed work,
     mempercepat penerimaan pembayaran atas                                thereby achieving optimal financial performance.
     pekerjaan yang telah dilakukan, untuk menciptakan
     kinerja keuangan yang efektif dan optimal.
2.   Menjaga fundamental keuangan dengan tingkat                      2. Maintaining financial fundamentals with optimal
     likuiditas dan solvabilitas optimal                                 liquidity and solvency
     Ke t a h a n a n f u n d a m e n t a l m e n j a d i k u n c i      Fundamental resilience is key to ADHI’s future
     keberlangsungan bisnis ADHI ke depan. Kebijakan                     business continuity. Financial policies will prioritize
     keuangan akan mengedepankan optimalisasi struktur                   optimizing the capital structure (debt-to-equity)
     modal (debt to equity) dan ketersediaan modal kerja                 and ensuring the availability of centralized working
     yang tersentralisasi untuk mendukung produktivitas                  capital to support operational productivity. To
     operasi. Dalam menjaga ketahanan fundamental                        maintain this financial resilience, ADHI will explore
     keuangan ini beberapa peluang yang akan didalami                    opportunities, such as issuing Sharia Bonds,
     ADHI, seperti penerbitan instrument keuangan dalam                  medium-term notes (MTNs), and other instruments,
     bentuk Sukuk, medium term notes (MTN), dan/                         to enhance the attractiveness of its financial
     atau instrumen lainnya yang dapat meningkatkan                      instruments. In addition, ADHI will utilize its good
     attractiveness terhadap instrumen keuangan ADHI.                    institutional relationships to obtain funding and
     Selain itu, ADHI akan memanfaatkan hubungan                         restructuring approvals (if necessary) for ADHI and
     kelembagaan yang baik untuk memperoleh pendaaan                     its subsidiaries. Furthermore, ADHI will undertake a
     maupun persetujuan restrukturisasi (jika diperlukan)                range of necessary intercompany corporate actions
     bagi ADHI maupun anak usaha. Selain itu, ADHI akan                  (asset swaps, shareholder loans, asset guarantees,
     melakukan sejumlah aksi korporasi intercompany                      etc.), prioritizing the principles of Good Corporate
     yang dibutuhkan (asset swap, shareholder loan,                      Governance (GCG) and sound risk management.
     penjaminan aset, dsb), dengan mengedepankan
     prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan
     manajemen risiko yang baik.
3.   Project financing/loan allocation                                3. Project financing/loan allocation
     Strategi project financing/loan allocation akan                     A project financing/loan allocation strategy will
     diterapkan, terutama untuk proyek-proyek baru                       be implemented, especially for new projects that
     yang memerlukan pinjaman bank untuk modal kerja.                    require bank loans for working capital. This is
     Hal ini penting untuk pengendalian bunga bank                       important for controlling banklocalized interest
     yang terlokalisir dalam masing-masing proyek dan                    rates thatwithinh project and facifor litating bank
     mempermudah pengendalian biaya bank.                                cost control.
4.   Optimalisasi Aset-aset Non-Produktif                             4. Optimization of Non-Productive Assets
     ADHI akan memaksimalkan seluruh aset yang                           ADHI will maximize all assets owned, both in the
     dimiliki, baik dalam entitas induk maupun anak                      parent entity and subsidiaries, to obtain added
     perusahaan, ADHI untuk mendapatkan nilai tambah                     value through utilization as supporting assets in
     melalui utilisasi sebagai aset supporting dalam                     the construction process and monetization through
     proses konstruksi dan monetisasi melalui recurring                  recurring business. If they cannot be utilized, then
     business. Apabila tidak dapat terutilisasi, maka akan               several non-productive assets will be disposed of.
     dilakukan terhadap sejumlah aset yang bersifat
     non-produktif.
5.   Optimalisasi anggaran biaya usaha tahun 2025                     5. Optimization of the 2025 business cost budget
     Dengan adanya risiko tingkat produksi pada tahun                    Given the risk of production levels in 2025, ADHI
     2025, ADHI akan melakukan optimalisasi biaya                        optimized operating costs to maintain profitability.
     usaha untuk menjaga profitabilitas. Optimalisasi                    This budget optimization will be carried out by
     anggaran ini dilakukan dengan memberlakukan                         implementing policy adjustments, optimizing
     penyesuaian kebijakan, optimalisasi proses                          business processes, and implementing solutions
     bisnis, serta memanfaatkan implementasi yang                        that create budget management mechanisms that
     menciptakan mekanisme pengelolaan anggaran                          prioritize budget discipline.
     yang mengedepankan prinsip budget discipline.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                 Sustainability Report 2025
Page 118
118
              Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
              Sustainability Economic Performance




Aspek Sumber Daya Manusia                                   Human Resources Aspect

1. Business process improvement                             1.   Business process improvement
   ADHI melakukan business process improvement                   ADHI is improving business processes by
   melalui perubahan struktur organisasi Unit Kerja              restructuring Work Units and Projects. The goal is
   dan Proyek. Tujuannya adalah memastikan alur                  to ensure a more structured flow of coordination
   koordinasi dan tanggung jawab yang lebih                      and responsibility in accordance with business
   terstruktur sesuai proses bisnis, sekaligus untuk             processes, while reducing project overhead
   menekan overhead proyek dan biaya usaha kantor.               and office operating costs. To improve control
   Untuk meningkatkan fungsi pengendalian dan                    and operational support functions, an Operating
   penunjang operasi, diperlukan organ Operating                 Support unit is needed at the Head Office, as an
   Support di Kantor Pusat sebagai kepanjangan                   extension of the Director of Operations, to oversee
   tangan Direktur Operasi dalam mengendalikan dan               the production process.
   mengawasi proses produksi.
2. Talent development                                       2. Talent development
   Pengembangan talenta di ADHI dikelompokkan                  Talent development at ADHI is grouped into two
   menjadi dua kategori berdasarkan kompetensi                 categories based on individual competencies,
   individu yaitu pengembangan mandatory dan                   namely mandatory development and specific/
   pengembangan spesifik/fungsional. Pengembangan              functional development. Mandatory development
   mandatory diberikan kepada semua jabatan dan                is provided to all positions and levels, while specific/
   jenjang, sementara pengembangan spesifik/                   functional development is tailored to each position's
   fungsional disesuaikan dengan bidang dan                    field and function and to each employee's expertise.
   fungsi jabatan/pekerjaan serta keahlian masing-             This program is developed through an Individual
   masing karyawan. Program ini disusun melalui                Development Plan created by employees together
   Individual Development Plan yang disusun oleh               with their supervisors as mentors, reflecting the
   pegawai bersama dengan atasan sebagai mentor,               concept of "leaders create leaders."
   mencerminkan konsep “leader create leaders”.
3. Penguatan kapabilitas dan kapasitas para Insan           3. Strengthening the capabilities and capacity of ADHI
   ADHI                                                        personnel
   ADHI memiliki SDM dengan demografi umur dan                 ADHI has human resources with an ideal age
   strata pendidikan yang cukup ideal untuk menunjang          demographic and educational background to
   Bisnisnya ke masa depan. Namun, produktivitas               support its business in the future. However, ADHI's
   ADHI relatif masih rendah dibandingkan para                 productivity is still relatively low compared to its
   kompetitor. Untuk mengatasi risiko rendahnya                competitors. To mitigate the risk of low human
   produktivitas SDM, ADHI akan meningkatkan                   resource productivity, ADHI will improve employee
   kualitas karyawannya melalui program sertifikasi            quality through skill certification programs and other
   keahlian dan pelatihan lain yang relevan dengan             training aligned with the company's business needs.
   kebutuhan bisnis perusahaan.

Aspek Legal dan Compliance                                  Legal and Compliance Aspects

1.   Business process improvement di bidang legal           1.   Business process improvement in the legal field
     Berkaitan dengan risiko legal, diperlukan mitigasi          Regarding legal risks, mitigation is required through
     dengan business process improvement di bidang               business process improvement in the legal field,
     legal, hasil dari pengembangan melalui Sub PMO              achieved through development under the Sub PMO
     Claim and Change Management, salah satunya                  Claim and Change Management, one of which is a
     adalah key capabilities di contract review function.        key capability in the contract review function. The
     Peningkatan kapabilitas pada bidang kepatuhan               improvement of capabilities in the field of legal
     hukum dan perundang-undangan ini, akan ditunjang            compliance and legislation will be supported by a
     dengan serangkaian program pelatihan insan ADHI             series of training programs for ADHI employees in
     di bidang legal, serta perbaikan SOP sesuai dengan          the legal field, as well as improvements to SOPs
     ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku               in accordance with applicable regulations and
     untuk memastikan keseluruhan proses dilakukan               legislation, to ensure that the entire process is
     secara prudent memenuhi ketentuan peraturan                 carried out prudently in compliance with applicable
     dan perundang-undangan yang berlaku. Selain                 regulations and legislation. Additionally, regarding



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                     PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 119
                                                                                                                    119
                                                                               Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                                                                         Sustainability Economic Performance




   itu, berkaitan dengan aset-aset tanah dan/atau             land and/or building assets that do not yet meet
   bangunan yang belum memenuhi aspek legal dari              legal requirements for ownership, ADHI aims to
   sisi kepemilikan, ADHI menargetkan menyelesaikan           complete the certification of some of these assets
   sebagian sertifikasi aset pada tahun 2025.                 by 2025.
2. Meningkatkan kepatuhan/compliance                       2. Improving compliance
   ADHI berkomitmen untuk menerapkan GCG yang                 ADHI is committed to implementing good GCG
   baik sesuai dengan PER-02 /MBU/03/2023 tentang             in accordance with PER-02/MBU/03/2023 on
   Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi                 the Guidelines for Corporate Governance and
   Signifikan BUMN. Peraturan ini menekankan                  Significant Corporate Activities of SOEs. This
   kewajiban BUMN untuk menerapkan GCG secara                 regulation emphasizes the obligation of SOEs
   konsisten dan menjadikannya landasan operasional.          to consistently implement GCG and make it the
   Tujuannya adalah meningkatkan keberhasilan                 basis for their operations. The goal is to improve
   usaha dan akuntabilitas perusahaan, sehingga               business performance and corporate accountability,
   dapat mewujudkan nilai pemegang saham dalam                thereby creating long-term shareholder value. In its
   jangka panjang. Dalam implementasinya, ADHI                implementation, ADHI continues to pay attention to
   tetap memperhatikan kepentingan stakeholders               the interests of other stakeholders, applicable laws
   lainnya, serta berlandaskan pada peraturan                 and regulations, and business ethics.
   perundangundangan dan nilai-nilai etika (business
   ethics) yang berlaku.
3. Penyesuaian kepemilikan saham atas pendirian            3. Adjustment of share ownership upon the
   Danantara                                                  establishment of Danantara
   Seiring dengan pengesahan Undang-undang                    In line with the enactment of Law No. 1 of 2025 on
   No. 1 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga Atas             the Third Amendment to Law No. 19 of 2003 on
   Undang-undang No. 19 Tahun 2003 Tentang                    State-Owned Enterprises, and the establishment
   Badan Usaha Milik Negara, dan pendirian                    of Danantara and the transfer of several shares
   Danatara dan pengalihan sejumlah kepemilikan               to Danantara, ADHI will make the necessary
   saham kepada Danantara, ADHI akan melakukan                adjustments to support the achievement of
   penyesuaianpenyesuaian yang dibutuhkan guna                Danantara's establishment objectives. These
   mendukung tercapainya tujuan pendirian Danantara           adjustments include, but are not limited to, matters
   tersebut. Serangkaian penyesuaian tersebut                 determined at this time, as well as those that will be
   mencakup namun tidak terbatas ada hal-hal                  determined later, given that portfolio optimization
   yang telah ditetapkan saat ini, maupun yang akan           is still under discussion at the initial stage of
   ditetapkan kemudian mengingat optimasi portofolio          Danantara's establishment.
   masih dalam tahap pembahasan di awal pendirian
   Danantara saat ini.

Aspek Sistem Teknologi dan Informasi                       Information Technology and Systems Aspects

1. Penguatan Sistem Pengendalian Kinerja dan               1. Strengthening Performance Control and Risk
   Manajemen Risiko                                           Management Systems
   ADHI akan menyelaraskan sistem pengendalian                ADHI will align its performance control and risk
   kinerja dan manajemen risiko dengan Permen                 management systems with the Minister of SOE
   BUMN, khususnya PER-2/MBU/03/2023 tentang                  Regulation, specifically PER-2/MBU/03/2023 on
   Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi                 Guidelines for Corporate Governance and Significant
   Signifikan BUMN. Dalam prosesnya, perusahaan               Corporate Activities of SOEs. In the process, the
   akan mempertimbangkan dinamika perubahan                   Company will consider the dynamics of internal
   faktor internal dan eksternal di lingkungan industri.      and external factors in the industry.
2. Sistem pengendalian internal (Internal Control)         2. Internal Control System
   Penerapan tata kelola perusahaan yang baik                 The implementation of good corporate governance
   merupakan kewajiban ADHI untuk meningkatkan dan            is ADHI's obligation to improve and develop
   mengembangkan pengelolaan perusahaan menuju                company management in accordance with
   praktik-praktik bisnis terbaik sesuai dengan standar       established standards and best business practices.
   yang ditetapkan. Dengan komitmen dan kepatuhan             With the commitment and compliance of all
   seluruh stakeholder, manajemen, serta seluruh insan        stakeholders, management, and ADHI personnel,
   ADHI, diharapkan dapat menjamin pertumbuhan                it is hoped that sustainable, long-term growth can be



PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                     Sustainability Report 2025
Page 120
120
              Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
              Sustainability Economic Performance




   jangka panjang yang berkesinambungan dan                   ensured and that the trust of shareholders and other
   meningkatkan kepercayaan pemegang saham dan                stakeholders can be increased. To ensure effective
   pemangku kepentingan lainnya. Untuk memastikan             implementation, SPI will periodically conduct
   pelaksanaan yang efektif, pengawasan internal              internal supervision. SPI will be strengthened by
   akan dilakukan secara periodik oleh SPI. SPI akan          the addition of Technical Auditors and Financial
   diperkuat dengan penambahan Auditor Teknik dan             Auditors, as well as the certification of Auditors.
   Auditor Keuangan, serta sertifikasi para Auditor.
3. Implementasi ERP dengan aplikasi SAP                  3. Implementation of ERP with SAP apps
   ADHI akan memanfaatkan kemajuan TI ADHI                  ADHI will leverage its IT advancements to enable
   untuk proses yang lebih efektif dan efisien.             more effective, efficient processes. The SAP
   Implementasi SAP akan diintegrasikan dengan              implementation will be integrated with the Vendor
   Vendor Management System dan Procurement                 Management System and Procurement Monitoring
   Monitoring System, memungkinkan ADHI untuk               System, enabling ADHI to implement Strategic
   menerapkan Strategic Sourcing secara korporasi.          Sourcing on a corporate level.

Aspek Health, Safety and Environment                     Health, Safety, and Environment Aspects

1. Quality Excellence                                    1.   Quality Excellence
   Untuk menghadapi risiko kegagalan proses dan               To address the risk of process and product failure
   produk dalam industri konstruksi yaitu salah               in the construction industry, one of which is quality
   satunya ketidaksesuaian mutu yang terjadi, ADHI            non-conformity, ADHI is committed to implementing
   berkomitmen untuk mengimplementasikan Quality              Quality Excellence through several programs,
   Excellence melalui beberapa program seperti                such as developing quality standards related to
   menyusun standarisasi mutu terkait proses dan              processes and product results, improving the
   hasil produk, peningkatan budaya mutu, Gugus               quality culture, Quality Control Groups (GKM) in all
   Kendali Mutu (GKM) pada seluruh proyek, dan                projects, and Quality Lessons Learned. In addition,
   Quality Lesson Learned. Selain itu, ADHI juga              ADHI conducts internal assessments and external
   melakukan internal assesment dan surveillance              surveillance audits to assess the consistency of
   Audit Eksternal untuk megukur sejauh mana                  implementation of the Quality Management System
   konsistensi tingkat penerapan Sistem Manajemen             and quality excellence.
   Mutu dan quality excellence.
2. Zero Fatality Accident                                2. Zero Fatality Accident
   Kecelakaan konstruksi, ketidaksesuaian mutu,             Construction accidents, quality noncompliance,
   penyakit akibat kerja, dan pencemaran lingkungan         occupational diseases, and environmental pollution
   yang masih terjadi di beberapa proyek yang               still occur in several ADHI projects currently
   sedang dikerjakan ADHI. Kasus terkait QHSE               underway. QHSE-related cases do not discriminate
   tidak memandang proyek yang memiliki risiko              between projects with high or low work risks. To
   pekerjaan tinggi atau rendah. Adapun untuk mitigasi      mitigate these risks, ADHI must continue to be
   risiko tersebut, ADHI harus terus berkomitmen            committed to tightening the implementation of
   memperketat implementasi prosedur dan petunjuk           procedures and work instructions in projects,
   kerja di proyek serta memperketat pengawasan di          strengthening supervision, and improving the
   proyek, peningkatan budaya K3. Hal ini diharapkan        OHS culture. This is expected to reduce the risk
   akan mengurangi risiko kecelakaan konstruksi,            of construction accidents, quality noncompliance,
   ketidaksesuaian mutu, penyakit akibat kerja dan          occupational diseases, and environmental pollution.
   pencemaran lingkungan. Selain Keselamatan kerja,         In addition to occupational safety, ADHI cares
   ADHI juga peduli akan kesehatan pekerjanya yaitu         about its employees' health, particularly regarding
   terkait penyakit akibat kerja. ADHI berkomitmen          occupational diseases. ADHI is committed to
   meningkatkan program Preventif, Promotif, Kuratif,       improving its preventive, promotive, curative, and
   dan Rehabilitatif melalui dukungan Pelayanan Unit        rehabilitative programs through the support of the
   Kesehatan Kerja (UKK).                                   Occupational Health Unit (UKK).
3. Program penyelarasan proses konstruksi yang           3. Construction process alignment program oriented
   berorientasi pada ESG.                                   towards ESG.
   Dalam upaya mendukung tercapainya NZE 2050,              In an effort to support the achievement of NZE 2050,
   ADHI akan menerapkan serangkaian program untuk           ADHI will implement a series of programs to reduce
   mengurangi emisi karbon dan limbah konstruksi.           carbon emissions and construction waste. These
   Inisiatif ini mencakup penyusunan roadmap                initiatives include preparing ADHI's decarbonization
   dekarbonisasi ADHI, pengoptimalan nilai ekonomi          roadmap, optimizing carbon economic value, and
Laporan Keberlanjutan 2025                                                                  PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 121
                                                                                                                                 121
                                                                                          Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                                                                                    Sustainability Economic Performance




      karbon, dan monetisasi operasi bisnis ramah                        monetizing environmentally friendly business
      lingkungan untuk meningkatkan nilai tambah dalam                   operations to increase added value along the value
      value chain, dan program lainnya.                                  chain, among other programs.

Kinerja Ekonomi ADHI Tahun 2025                                    ADHI’s Economic Performance in 2025

ADHI meyakini bahwa keberhasilan implementasi                      ADHI believes that the successful implementation
inisiatif dan kebijakan strategis serta pencapaian target          of strategic initiatives and policies, as well as the
RKAP 2025 sangat bergantung pada dukungan sinergis                 achievement of the 2025 RKAP targets, depend heavily
dari seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu,                on the synergistic support of all stakeholders. Therefore,
Perusahaan secara intensif menyosialisasikan arah                  the Company is intensively disseminating its strategic
kebijakan strategis guna memastikan keselarasan                    policy direction to ensure optimal understanding and
pemahaman dan partisipasi yang optimal di seluruh lini.            participation across all lines.

Bagi pemangku kepentingan internal, sosialisasi                    For internal stakeholders, dissemination is carried out
dilakukan melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk              through various communication channels, including
rapat manajemen terjadwal maupun pertemuan                         scheduled management meetings and incidental
insidental. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai             meetings. These activities not only serve as a
sarana penyampaian strategi, tetapi juga menjadi                   means of communicating strategy, but also as a vital
instrumen vital dalam memperkuat budaya keberlanjutan              instrument in strengthening a culture of sustainability
di lingkungan ADHI. Sementara itu, komunikasi dengan               within ADHI. Meanwhile, communication with external
pemangku kepentingan eksternal seperti pemerintah,                 stakeholders, such as the government, regulators,
regulator, kreditur, dan pemasok dijalankan melalui                creditors, and suppliers, is conducted through strategic
forum-forum strategis seperti investor gathering,                  forums, including investor gatherings, corporate
pembaruan informasi korporasi, serta pelaksanaan                   information updates, and annual public exposés to
public expose tahunan sebagai bentuk transparansi.                 foster transparency.

Selaras dengan upaya sosialisasi tersebut,                         In line with these outreach efforts, ADHI's management
manajemen dan seluruh insan ADHI secara konsisten                  and entire workforce consistently implement
mengimplementasikan kebijakan strategis di sepanjang               strategic policies throughout the reporting year. This
tahun pelaporan. Proses pelaksanaan ini dipantau dan               implementation process is monitored and evaluated
dievaluasi secara berkala untuk mengidentifikasi serta             periodically to identify and mitigate any deviations or
memitigasi setiap deviasi maupun kendala operasional               operational obstacles that arise in the field. Through
yang muncul di lapangan. Melalui komitmen dan disiplin             commitment and high execution discipline, ADHI
eksekusi yang tinggi, ADHI berhasil mencatatkan kinerja            succeeded in recording optimal performance in 2025
optimal pada tahun 2025 dan merealisasikan target                  and realizing the following RKAP targets: [OJK F.2]
RKAP sebagai berikut: [OJK F.2]


Target dan Realisasi Tahun 2023-2025
Targets and Realizations in 2023-2025


                                                     2025                           2024                            2023
            Uraian             Satuan
 No.                                                       Realisasi                      Realisasi                        Realisasi
          Description           Unit        Target                         Target                          Target
                                                          Realization                    Realization                      Realization
  1     Pendapatan             Rp miliar       12.700           9.666         16.996           13.352          18.876          20.073
        Operasional            Rp billion
        Operating
        Revenue
  2     Laba kotor             Rp miliar        1.765             179           1.824           1.628           2.065           2.323
        Gross profit           Rp billion
  3     Laba bersih            Rp miliar             40        (5.681)            100             281             215             290
        Net profit             Rp billion
  4     Beban pokok            Rp miliar     (10.936)          (8.617)        (15.172)        (11.724)        (16.811)        (17.750)
        pendapatan             Rp billion
        Cost of revenues
  5     ROE                     Persen         0,42%         (62,99)%          1,20%           2,99%            1,27%            3,3%
                              Percentage



PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                Sustainability Report 2025
Page 122
122
               Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
               Sustainability Economic Performance




Berdasarkan tabel di atas, secara umum, pencapaian           Based on the table above, in general, the Company’s
pendapatan dan laba bersih perusahaan lebih tinggi/          revenue and net profit achievements are higher/lower
rendah dibandingkan dengan target yang ditetapkan            than the targets set in the 2025 RKAP. This was partly
dalam RKAP Tahun 2025. Hal itu salahsatunya                  due to the recording of fixed asset impairments and
disebabkan oleh pencatatan impairment aset tetap             accounts receivable impairment losses. A complete
dan ckpn piutang. Uraian selengkapnya tentang                description of economic performance is presented in
kinerja ekonomi disampaikan dalam Bab Analisa dan            the Management Analysis and Discussion section of
Pembahasan Manajemen Laporan Tahunan Perseroan               the Company’s 2025 Annual Report on page ...
Tahun 2025 halaman .........

Distribusi Nilai Ekonomi                                     Economic Value Distribution

Berdasarkan pencapaian ekonomi tahun 2025, distribusi        Based on the economic achievements in 2025, the
nilai ekonomi ADHI yang mencakup nilai ekonomi               distribution of ADHI’s economic value, which includes
langsung yang dihasilkan, didistribusikan, dan ditahan,      the direct economic value generated, distributed,
dapat dipetakan secara akurat. Nilai ekonomi langsung        and retained, can be accurately mapped. The direct
yang dihasilkan merepresentasikan total pendapatan           economic value generated represents the total revenue
dari seluruh aktivitas operasional Perseroan. Sementara      from all of the Company’s operational activities.
itu, nilai ekonomi yang didistribusikan merupakan            Meanwhile, distributed economic value is a tangible
wujud kontribusi nyata Perseroan dalam mendorong             manifestation of the Company’s contribution to driving
pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan pemangku               economic growth and stakeholder welfare, which
kepentingan, yang meliputi pembayaran gaji karyawan,         includes employee salary payments, taxes to the state,
pajak kepada negara, dividen kepada pemegang saham,          dividends to shareholders, payments to suppliers,
pembayaran kepada pemasok, serta penyaluran dana             and the distribution of Social and Environmental
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Adapun          Responsibility (TJSL). The retained economic value is
nilai ekonomi yang ditahan merupakan selisih antara          the difference between the economic value generated
nilai ekonomi yang dihasilkan dan didistribusikan, yang      and distributed, which is reallocated to strengthen the
dialokasikan kembali untuk penguatan struktur modal          capital structure and develop sustainable businesses.
serta pengembangan usaha berkelanjutan. [GRI 201-1]          [GRI 201-1]

Tabel Distribusi Nilai Ekonomi Tahun 2023-2025 (Rp Juta)
Table of Economic Value Distribution for 2023-2025 (Rp Million)


                              Indikator
                                                                  2025              2024                  2023
                              Indicator

 Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
 Economic Value Generated

 Pendapatan                                                         9.666.050          13.351.717           20.072.993
 Revenue

 Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
 Economic Value Distributed

 Beban Pokok Pendapatan                                              8.616.501         11.723.660            17.750.066
 Cost of Revenue

 Beban Pegawai                                                        622.641            610.274                591.402
 Employee Expense

 Pembayaran Dividen kepada Pemegang Saham                                     0                0                      0
 Divident Payment to Shareholders

 Beban Pajak Penghasilan                                                 235.120         305.829                520.921
 Income Tax Expense

 Pengeluaran untuk Masyarakat                                             2.240             2.196                 2.206
 Community Expenditures

 Jumlah Nilai Ekonomi yang Didistribusikan                          9.476.502          12.641.959            18.864.595
 Total Economic Value Distributed

 Nilai Ekonomi yang Ditahan                                           189.548            709.758              1.208.398
 Economic Value Retained



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                    PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 123
                                                                                                                                    123
                                                                                         Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                                                                                   Sustainability Economic Performance




Proyek/Investasi yang Sejalan dengan                            Projects/Investments Aligned with
Kegiatan Berkelanjutan [OJK F.3]                                Sustainable Activities [OJK F.3]

Sebagai perusahaan publik, ADHI memiliki kewajiban              As a public company, ADHI is obligated to implement
untuk mengimplementasikan POJK No. 51/POJK.03/2017              POJK No. 51/POJK.03/2017 on the Implementation of
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi                   Sustainable Finance for Financial Services Institutions,
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan                   Issuers, and Public Companies or Sustainable Finance
Publik atau POJK Keuangan Berkelanjutan. Regulasi ini           POJK. This regulation mandates that every issuer and
mengamanatkan setiap emiten dan perusahaan publik               public company organize financing programs and
untuk menyelenggarakan program pembiayaan maupun                investments in instruments or projects that align with the
investasi pada instrumen atau proyek yang selaras               principles of sustainable activities. In accordance with
dengan prinsip kegiatan berkelanjutan. Sejalan dengan           these provisions, the criteria for sustainable financing
ketentuan tersebut, kriteria program pembiayaan,                programs, investments, or projects adopted by the
investasi, atau proyek berkelanjutan yang diadopsi              Company are as follows:
oleh Perseroan adalah sebagai berikut:
1. mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas                 1. prioritizing efforts to efficiently and effectively use
    penggunaan sumber daya alam secara berkelanjutan;              natural resources sustainably;
2. mencegah/membatasi/mengurangi/memperbaiki                    2. p r eve n t i n g / l i m i t i n g / r e d u c i n g / r e m e d y i n g
    kerusakan lingkungan hidup, peningkatan polusi,                environmental damage, increased pollution, waste,
    limbah, kerusakan ekosistem, dan ketidakadilan/                ecosystem damage, and social injustice/inequality;
    kesenjangan sosial; atau                                       or
3. memberikan solusi bagi masyarakat yang                       3. providing solutions for communities facing the
    menghadapi dampak perubahan iklim.                             impacts of climate change.

Selaras dengan bidang usaha jasa konstruksi, ADHI               In line with the construction services business, ADHI
mengimplementasikan POJK Keuangan Berkelanjutan                 implements Sustainable Finance POJK by allocating
melalui pengalokasian pembiayaan dan investasi pada             financing and investing in various projects that meet
berbagai proyek yang memenuhi prinsip kegiatan                  the principles of sustainable activities. The details of
berkelanjutan. Adapun rincian proyek tersebut adalah            these projects are as follows: [GRI G4: CRE8]
sebagai berikut: [GRI G4: CRE8]


Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Pembiayaan Investasi Ramah Lingkungan Tahun 2023-2025 (Nilai
Investasi) (Rp Juta)
Comparison Table of Targets and Realization of Environmentally Friendly Investment Financing for 2023-2025
(Investment Value) (Rp Million)


                                       2025                                2024                                    2023
           Uraian
         Description                           Realisasi                           Realisasi                               Realisasi
                              Target                            Target                                  Target
                                              Realization                         Realization                             Realization
 Dumai Tirta Persada               1.020                    0         13.416               1.964                2.611             59.639
 Karian Water Service            45.666                     0        36.469                     0             38.349                     0
 Rehabilitasi Mangrove              3.111            2.801            3.074                  840                    0                    0
 Mangrove Rehabilitation
*nilai investasi
*investment value




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                  Sustainability Report 2025
Page 124
124
               Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
               Sustainability Economic Performance




Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Pendapatan Investasi Ramah Lingkungan Tahun 2023-2025 (Nilai
Pendapatan) (Juta Rupiah)
Comparison Table of Targets and Realization of Environmentally Friendly Investment Financing for 2023-2025
(Revenue Value) (Rp Million)


                                             2025                             2024                           2023
           Uraian
         Description                                  Realisasi                       Realisasi                      Realisasi
                                   Target                            Target                         Target
                                                     Realization                     Realization                    Realization
 Dumai Tirta Persada                    68.738             84.577       206.103            75.239      70.579             68.982
 Kawasan Industri/ FPLT                  15.582             45.711      20.002             24.073       16.979             17.091
 Medan
 Medan Industrial Area/FPLT
*nilai pendapatan
*revenue value



Implikasi Finansial Serta Risiko dan                                 Financial Implications, Other Risks, and
Peluang Lain Akibat dari Perubahan Iklim                             Opportunities Resulting from Climate
                                                                     Change

Saat ini, masyarakat global tengah dihadapkan pada                   Currently, the global community faces complex issues
berbagai persoalan kompleks yang menuntut sinergi                    that require international cooperation to address
antarnegara untuk menanganinya secara efektif. Salah                 effectively. One of the most crucial issues is climate
satu isu paling krusial adalah perubahan iklim dan                   change and global warming, whose effects are
pemanasan global, yang dampaknya kian terasa nyata                   increasingly felt worldwide. This phenomenon triggers
di berbagai belahan dunia. Fenomena tersebut memicu                  extreme weather events, rising average temperatures,
kejadian cuaca ekstrem, kenaikan suhu rata-rata, curah               unpredictable rainfall patterns, and prolonged droughts,
hujan tinggi dengan pola yang sulit diprediksi, hingga               which can cause crop failures and other consequences.
musim kemarau berkepanjangan yang berpotensi                         Not only does it disrupt the environmental balance,
menyebabkan gagal panen serta konsekuensi lanjutan                   but the climate crisis also has serious implications for
lainnya. Tidak hanya mengganggu keseimbangan                         human survival and the preservation of ecosystems.
lingkungan, krisis iklim juga membawa implikasi serius               [GRI 3-3]
bagi keberlangsungan hidup manusia dan kelestarian
ekosistem secara menyeluruh. [GRI 3-3]

Melihat luas dan besarnya dampak tersebut, ADHI                      Given the extent and magnitude of these impacts,
menyadari urgensi penerapan pengelolaan risiko                       ADHI recognizes the urgency of implementing robust
yang memadai guna memitigasi berbagai potensi                        risk management to mitigate potential negative
dampak negatif. Oleh karena itu, ADHI berkomitmen                    consequences. Therefore, ADHI is committed to
memastikan praktik Manajemen Risiko berjalan secara                  ensuring that Risk Management practices are carried
efektif melalui penyediaan kebijakan yang memadai,                   out effectively through the provision of adequate
penetapan toleransi risiko, serta batasan risiko yang                policies, the establishment of risk tolerance and risk
ditinjau secara berkala dan memperoleh persetujuan                   limits, and their periodic review and approval by the
Direksi serta Dewan Komisaris. Komitmen ini diwujudkan               Board of Directors and the Board of Commissioners.
melalui penerapan Tata Kelola Manajemen Risiko yang                  This commitment is realized through the implementation
mengatur ketentuan umum, arsitektur, mekanisme                       of Risk Management Governance, which regulates
implementasi, peran dan tanggung jawab organ risiko,                 general provisions, architecture, implementation
proses pengelolaan, hingga integrasinya dengan proses                mechanisms, the roles and responsibilities of risk
bisnis lainnya.                                                      organs, management processes, and their integration
                                                                     with other business processes.

Dalam operasional usahanya, ADHI menerapkan                          In its business operations, ADHI implements structured,
pengelolaan risiko secara terstruktur, sistematis,                   systematic, and integrated risk management to
dan terintegrasi untuk meningkatkan keyakinan atas                   increase confidence in achieving the Company's
tercapainya tujuan strategis Perseroan, baik yang                    strategic objectives, as outlined in the Company's
tertuang dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan                     Long-Term Plan (RJPP) and the Company's Work
(RJPP) maupun Rencana Kerja dan Anggaran                             Plan and Budget (RKAP). The process of identifying,


Laporan Keberlanjutan 2025                                                                             PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 125
                                                                                                                    125
                                                                                Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                                                                          Sustainability Economic Performance




Perusahaan (RKAP). Proses identifikasi, pengukuran,        measuring, monitoring, and controlling risks is carried
pemantauan, serta pengendalian risiko dilakukan secara     out continuously for all significant risks that could affect
berkesinambungan terhadap seluruh risiko signifikan        business processes, with support from an integrated
yang berpotensi memengaruhi proses bisnis, dengan          Risk Management information system. This approach
dukungan sistem informasi Manajemen Risiko yang            is implemented in accordance with the principles of
terintegrasi. Pendekatan ini dijalankan berdasarkan        prudence and high vigilance in all operational activities.
prinsip kehati-hatian dan kewaspadaan tinggi dalam         This step aims to optimize shareholder value while
setiap aktivitas operasional. Langkah tersebut             maintaining profitability and sustainable business
bertujuan untuk mengoptimalkan penciptaan nilai            growth. ADHI's Risk Management System itself has been
bagi pemegang saham sekaligus menjaga profitabilitas       referring to the principles, framework, and processes
serta pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. Sistem         as stipulated in ISO 31000:2018.
Manajemen Risiko ADHI sendiri telah mengacu pada
prinsip, kerangka kerja, dan proses sebagaimana diatur
dalam ISO 31000:2018.

Sebagai elemen penting dalam implementasi Manajemen        As an important element in the implementation of
Risiko, ADHI juga menempatkan sistem pengendalian          Risk Management, ADHI also places an effective
internal yang efektif sebagai fondasi utama tata kelola.   internal control system at the core of its governance.
Manajemen memastikan bahwa pengendalian internal           Management ensures that internal controls are applied
diterapkan secara konsisten di seluruh lini dan unit       consistently across all lines and business units. Every
bisnis. Setiap kebijakan Manajemen Risiko yang disusun     Risk Management policy formulated in line with ADHI's
selaras dengan visi, misi, sasaran, serta karakteristik    vision, mission, objectives, and business characteristics
usaha ADHI telah diformalkan dan didokumentasikan          has been formalized and clearly documented, including
dengan jelas, termasuk memuat tujuan serta komitmen        the objectives and commitments for its implementation.
dalam pelaksanaannya.

Pada tahun pelapoporan, terdapat 9 (sembilan) risiko       In the reporting year, there were nine risks managed
yang dikelola oleh ADHI yaitu :                            by ADHI, namely:
1. Risiko Strategis adalah risiko yang disebabkan oleh     1. Strategic Risk is a risk arising from uncertainty in
   ketidakpastian kondisi ADHI dalam ketidaktepatan            ADHI's condition due to inaccuracies in strategic
   arahan kebijakan strategis yang dapat memberikan            policy direction, which can have a material impact
   dampak yang material terhadap posisi ADHI dalam             on ADHI's position in the industry in which ADHI
   industri di mana ADHI beroperasi.                           operates.
2. Risiko Pemasaran dibedakan berdasarkan lini             2. Marketing Risk is differentiated by business line.
   bisnisnya. Risiko Pemasaran dalam lini bisnis               Marketing Risk in the Engineering & Construction
   Engineering & Construction adalah risiko                    business line is the risk of not achieving contract-
   ketidaktercapaian target perolehan kontrak                  acquisition targets as planned, from tender planning
   sesuai dengan yang direncanakan mulai dari                  to implementation. Marketing Risk in the property
   perencanaan tender sampai pada pelaksanaannya.              & manufacturing business line is the risk of
   Risiko Pemasaran dalam lini bisnis property &               conducting activities to promote a product/service
   manufacturing adalah risiko pelaksanaan kegiatan            and of gathering new market information to achieve
   mempromosikan suatu produk/layanan serta                    targeted KPIs.
   pencarian info pasar baru yang menjadi target
   dalam pencapaian KPI
3. Risiko Investasi adalah risiko yang dihadapi oleh       3. Investment Risk is the risk faced by an entity
   entitas mulai dari perencanaan sampai pada                 from the planning through implementation of an
   pelaksanaan proyek investasi yang mencakup                 investment project, including the risk of selecting
   risiko pemilihan dan keputusan proyek investasi            and deciding on investment projects and assessing
   dan kelayakan investasi (return, payback period,           investment feasibility (return, payback period, and
   dan strategi bisnisnya).                                   business strategy).
4. Risiko Produksi adalah risiko terkait dengan            4. Production Risk is the risk related to costs, quality,
   biaya, mutu, dan waktu yang menyebabkan tidak              and timing that prevents revenue targets from being
   tercapainya target revenue sesuai dengan rencana           achieved according to the established plan.
   yang telah ditetapkan.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                      Sustainability Report 2025
Page 126
126
              Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
              Sustainability Economic Performance




5. Risiko Keuangan adalah risiko yang disebabkan oleh    5. Financial Risk is risk arising from funding structure
   struktur dan akses pendanaan, terkait perpajakan,        and access, including taxation, budgeting,
   anggaran, akuntansi, piutang, pengelolaan modal          accounting, accounts receivable, working capital,
   kerja dan arus kas serta Risiko integritas atas          and cash flow management, as well as integrity risk
   penyusunan dan laporan keuangan, termasuk                in financial statement preparation and reporting,
   pergerakan tingkat bunga referensi dan pergerakan        including movements in reference interest rates
   nilai tukar rupiah.                                      and rupiah exchange rates.
6. Risiko Sumber Daya Manusia (SDM) adalah Risiko        6. Human Resource Risk is risk related to human
   yang berkaitan dengan Sumber Daya Manusia terkait        resources, including recruitment, productivity,
   dengan rekrutmen, produktivitas, kompetensi,             competence, compensation and benefits, industrial
   kompensasi dan benefit, industrial relationship,         relations, and appropriate placement.
   serta ketepatan penempatannya
7. Risiko Hukum, Reputasi dan Kepatuhan adalah           7.   Legal, Reputation, and Compliance Risk is risk
   risiko yang disebabkan oleh tindakan dan/atau              caused by legal actions and/or lawsuits, fraud in
   tuntutan hukum, kecurangan dalam konteks korupsi,          the context of corruption, collusion, and nepotism,
   kolusi, dan nepotisme, perburukkan reputasi                damage to reputation, and non-compliance with
   dan ketidakpatuhan pada peraturan perundang-               applicable laws and regulations that may affect
   undangan yang berlaku yang dapat berpengaruh               reputation and performance.
   terhadap reputasi dan kinerja.
8. Risiko Sistem & Teknologi Informasi adalah risiko     8. Information Technology & System Risk is risk
   yang disebabkan oleh kegagalan perangkat lunak,          caused by software, hardware, network, or other
   perangkat keras, jaringan, atau sistem teknologi         information technology system failures resulting
   informasi lainnya yang diakibatkan oleh serangan         from cyber attacks, data loss, privacy violations,
   siber (cyber attacks), kehilangan data, pelanggaran      malicious data manipulation, and/or data access
   privasi, manipulasi data berbahaya, dan/atau             management.
   pengelolaan akses data.
9. Risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3),          9. Occup ational He al th and Safet y (OHS),
   Lingkungan, dan Sosial adalah risiko terhadap            Environmental, and Social Risks are potential losses
   potensi kerugian yang disebabkan oleh proses             arising from internal processes, system failures,
   internal, kegagalan sistem, kecelakaan dalam             occupational health and safety accidents, human
   kesehatan keselamatan kerja, kesalahan manusia,          error, or external events that affect daily business
   atau kejadian eksternal yang mempengaruhi operasi        operations. Environmental and social risks are
   bisnis sehari-hari. Risiko terkait lingkungan dan        potential exposures caused by physical climate
   sosial yaitu potensi eksposur yang disebabkan oleh       change events and/or transition risks related to
   peristiwa perubahan iklim fisik, dan/atau Risiko         environmental policy changes, poor relations with
   transisi terkait perubahan kebijakan lingkungan,         the surrounding community, and social engagement.
   Risiko terkait hubungan yang tidak baik dengan
   komunitas/masyarakat sekitar dan social
   engagement.

ADHI menetapkan kebijakan Manajemen Risiko melalui       ADHI establishes a Risk Management policy through a
Surat Keputusan Direksi sebagai landasan formal dalam    Board of Directors Decree, serving as the Company's
pengelolaan risiko Perseroan. Kebijakan ini mengatur     formal basis for risk management. This policy governs
penerapan Manajemen Risiko dengan mengacu pada           the implementation of Risk Management in accordance
standar SNI ISO 31000 serta Peraturan Menteri Badan      with the SNI ISO 31000 standard and the Minister
Usaha Milik Negara Nomor PER-2/MBU/03/2023.              of State-Owned Enterprises Regulation No. PER-2/
Beberapa pokok pengaturan yang tercantum dalam           MBU/03/2023. Several key provisions contained in the
kebijakan Manajemen Risiko adalah sebagai berikut:       Risk Management policy are as follows:
1. ADHI menerapkan sistem Manajemen Risiko               1. ADHI implements a Risk Management system based
    berbasis standar SNI ISO 31000:2018, yang                on the SNI ISO 31000:2018 standard, integrated
    diintegrasikan ke dalam semua proses bisnis dan          into all business processes and aligned with Good
    sesuai dengan Tata Kelola Perusahaan yang Baik           Corporate Governance, to create and protect the
    (Good Corporate Governance) dengan tujuan untuk          Company's value.
    menciptakan dan melindungi nilai Perseroan.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 127
                                                                                                                   127
                                                                              Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                                                                        Sustainability Economic Performance




2. Dewan Komisaris bertanggung jawab dalam                2. The Board of Commissioners is responsible for
   memastikan pemantauan atas efektivitas                    ensuring the monitoring of the effectiveness of the
   pelaksanaan sistem pengendalian internal dan              implementation of internal control and risk control
   pengendalian risiko oleh Direksi dan manajemen            systems by the Board of Directors and management
   melalui management review atas:                           through management reviews of:
   a. Pelaksanaan strategi dan risiko strategis              a. Implementation of the Company's strategies
       Perseroan secara berkala.                                 and strategic risks regularly.
   b. Pemantauan atas tindak lanjut temuan dan               b. Monitoring of follow-up on findings and
       rekomendasi yang disampaikan oleh regulator,              recommendations submitted by regulators,
       audit internal, dan audit eksternal melalui               internal audits, and external audits through the
       Komite Audit, Komite Pemantau Manajemen                   Audit Committee, Risk and Quality Management
       Risiko dan Mutu, Tata Kelola Terintegrasi dan             Monitoring Committee, Integrated Governance,
       Komite Pemantau Good Corporate Governance                 and Good Corporate Governance and Legal
       dan Legal.                                                Monitoring Committee.
   c. Direksi bersama-sama dengan manajemen                  c. The Board of Directors, together with
       melakukan review secara berkala terhadap                  management, periodically reviews the
       pelaksanaan strategi perusahaan dalam                     implementation of the Company's strategy in
       kegiatan operasional maupun non operasional               operational and non-operational activities based
       berdasar kan kebijakan dan prosedur                       on internal control policies and procedures.
       pengendalian internal.
3. Integrasi proses manajemen risiko dilakukan            3. Risk management processes are integrated using
   berdasarkan risk based thinking approach                  a risk-based thinking approach, starting with the
   dimulai dari penetapan visi, misi, RJPP, RKAP,            establishment of the vision, mission, RJPP, RKAP,
   KPI dan pelaksanaan seluruh proses bisnis                 and KPI, and the implementation of all business
   ter masuk pengambilan keputusan untuk                     processes, including decision-making, to better
   lebih menjamin ketercapaian sasaran dengan                ensure the achievement of objectives and their
   target-target kinerjanya.                                 performance targets.
4. Manajemen memfasilitasi sumber daya yang               4. Management provides the resources needed to
   diperlukan untuk memenuhi penerapan sistem                implement a risk management system in accordance
   Manajemen Risiko berbasis standar SNI ISO                 with the SNI ISO 31000:2018 standard.
   31000:2018.

Perubahan iklim sebagai konsekuensi dari pemanasan        Climate change, driven by global warming, has become a
global telah menjadi tantangan signifikan bagi berbagai   significant challenge for various business and industrial
sektor usaha dan industri di Indonesia, termasuk          sectors in Indonesia, including the construction sector.
sektor konstruksi. Beberapa fenomena yang perlu           Several phenomena to watch out for include shifts in
diwaspadai meliputi pergeseran pola curah hujan,          rainfall patterns, increased frequency and intensity of
peningkatan frekuensi dan intensitas cuaca ekstrem,       extreme weather events, and rising sea levels. For ADHI,
serta kenaikan permukaan air laut. Bagi ADHI, kondisi     these conditions could affect the implementation and
tersebut berpotensi memengaruhi proses pelaksanaan        completion of ongoing projects. In response to these
maupun penyelesaian proyek yang sedang berjalan.          challenges, ADHI has formulated several mitigation
Sebagai respons atas tantangan tersebut, ADHI telah       measures as follows: [GRI 201-2, GRI G4: CRE8]
merumuskan sejumlah langkah mitigasi sebagai berikut:
[GRI 201-2, GRI G4: CRE8]
1. Memastikan semua proyek yang menerima                  1. Ensuring that all projects receiving government
    dukungan Pemerintah menerapkan seluruh ruang             support implement the full scope of Climate Change
    lingkup Standar Mitigasi dan Adaptasi Perubahan          Mitigation and Adaptation Standards and disaster
    Iklim serta risiko bencana                               risk management
2. Mendorong pengelola proyek untuk memastikan            2. Encouraging project managers to ensure that
    pelaksanaan konstruksi berjalan lancar dan adanya        construction runs smoothly and that efforts are
    upaya pencegahan terhadap perubahan kondisi              made to prevent climate change, such as global
    iklim, seperti kenaikan suhu bumi, kenaikan muka         warming, sea level rise, changes in rainfall patterns,
    air laut, perubahan pola curah hujan, dan perubahan      and changes in storm patterns, as well as preparing
    pola badai serta menyiapkan penanganannya                for their management




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                    Sustainability Report 2025
Page 128
128
              Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
              Sustainability Economic Performance




3. Memastikan setiap proyek yang menerima dukungan           3. Ensuring that every project receiving government
   dari Pemerintah patuh dan melaksanakan segala                support complies with and implements all types
   jenis peraturan dan perundang-undangan yang                  of regulations and legislation related to buildings
   berkaitan dengan bangunan dan bangunan hijau,                and green buildings, as well as related regulations
   serta peraturan yang terkait
4. Melakukan identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan          4. Identifying Environmental Aspects & Impacts
   terhadap aspek limbah, aspek pencemaran, aspek               on waste, pollution, water & energy resources,
   sumber daya air & energi, aspek keanekaragaman               biodiversity, climate change, cultural heritage,
   hayati, aspek perubahan iklim, aspek cagar budaya,           5R (Compact, Neat, Clean, Maintain, Diligent),
   aspek 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin), dan           and Social Environmental Aspects, which include
   Aspek Sosial Lingkungan Sekitar yang di dalamnya             impact analysis, mitigation control, environmental
   terdapat analisa dampak, mitigasi pengendalian,              program plans, and responsible parties. This is
   rencana program lingkungan, dan penanggung                   stated in the Work Instructions for the Identification
   jawab. Hal ini tertera pada Petunjuk Kerja Identifikasi      of Environmental Aspects and Impacts (IADL) and
   Aspek dan Dampak Lingkungan (IADL) dan Rencana               the Environmental Program Plan SP 014 ES W01.
   Program Lingkungan SP 014 ES W01

Program Pensiun                                              Retirement Program

ADHI secara konsisten menunjukkan kepedulian                 ADHI consistently demonstrates its concern for
terhadap kesejahteraan karyawan, baik selama masa            employee welfare, both during their service and
pengabdian maupun ketika memasuki masa purnabakti.           upon retirement. In this regard, employees who enter
Sehubungan dengan hal tersebut, karyawan yang                retirement are entitled to pension benefits calculated
memasuki masa pensiun berhak memperoleh manfaat              in accordance with the Manpower Law’s severance
pensiun yang dihitung berdasarkan ketentuan pesangon         pay provisions, with pension program funds managed
sesuai Undang-Undang Ketenagakerjaan, dengan                 in collaboration with the Financial Institution Pension
pengelolaan dana program pensiun melalui kerja sama          Fund (DPLK). [GRI 3-3]
dengan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).
[GRI 3-3]

Program pensiun yang diterapkan di lingkungan ADHI           The pension programs implemented at ADHI include
meliputi Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) yang             the Defined Contribution Pension Program (PPIP),
dikelola oleh DPLK BNI. Besaran manfaat pensiun              managed by DPLK BNI. The amount of pension benefits
yang diterima karyawan mengacu pada formula                  received by employees is determined by the severance
perhitungan pesangon sebagaimana diatur dalam                pay calculation formula stipulated in the applicable
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam             laws and regulations. In its implementation, ADHI is
pelaksanaannya, ADHI berkewajiban memenuhi hak               obliged to fulfill this right by paying the higher value
tersebut dengan membayarkan nilai yang lebih tinggi          between the severance pay calculation in accordance
antara hasil perhitungan pesangon sesuai regulasi atau       with regulations or the accumulated balance of the
akumulasi saldo iuran kontribusi Perseroan. [GRI 201-3]      Company's contribution contributions. [GRI 201-3]

Bantuan Finansial yang Diterima dari                         Financial Assistance Received from the
Pemerintah                                                   Government

Sejak tahun 2010, Pemerintah memberikan perhatian            Since 2010, the Government has paid special attention to
khusus kepada BUMN melalui alokasi Penyertaan                SOEs by allocating State Capital Participation (PMN) to
Modal Negara (PMN) guna memperkuat peran BUMN                strengthen their role as drivers of the national economy.
sebagai penggerak perekonomian nasional. Pada tahun          In 2025, the Regulatory Agency of SOE and Commission
2025, Badan Pengaturan BUMN dan Komisi VI DPR RI             VI of the House of Representatives (DPR RI) approved
menyetujui pemberian PMN kepada 16 BUMN dengan               the provision of PMN to 16 SOEs, totaling Rp44.24
total nilai Rp44,24 triliun. Namun demikian, ADHI tidak      trillion. However, ADHI is not among the recipients of
termasuk sebagai penerima modal negara tersebut.             this state funding. Furthermore, ADHI does not receive
Selain itu, ADHI juga tidak menerima bantuan finansial       any other financial assistance from the government.
lain dari pemerintah. [GRI 3-3, 201-4]                       [GRI 3-3, 201-4]




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                     PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 129
                                                                                                                   129
                                                                               Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
                                                                         Sustainability Economic Performance




Pengungkapan Kerangka Governansi,                          Disclosure of Governance, Management,
Pengelolaan dan Pengendalian Aspek                         and Control Framework for Taxation
Perpajakan

Sebagai wajib pajak, ADHI berkomitmen penuh untuk          As a taxpayer, ADHI is fully committed to supporting
mendukung pembangunan nasional melalui ketaatan            national development by complying with tax obligations.
dalam pembayaran pajak. Sepanjang tahun 2025,              Throughout 2025, the Company has complied with all
Perseroan telah mematuhi seluruh peraturan perpajakan      applicable tax regulations and, as of December 31, 2025,
yang berlaku, sehingga tidak menerima peringatan atau      has not received any significant warnings or sanctions.
sanksi signifikan hingga 31 Desember 2025.

Pengelolaan pajak di ADHI ditangani oleh Departemen        The Accounting Department manages tax matters at
Akuntansi di bawah Direktur Keuangan, yang juga            ADHI under the Director of Finance, who also serves
berperan sebagai badan tata kelola tertinggi untuk         as the highest governance body for reviewing and
meninjau dan menyetujui strategi perpajakan                approving the Company's tax strategy. ADHI makes every
perusahaan. ADHI berupaya maksimal menghindari             effort to avoid violations by preventing administrative
pelanggaran dengan mencegah sanksi administrasi            sanctions, such as fines, interest, and surcharges, as
seperti denda, bunga, kenaikan, serta sanksi pidana        well as criminal sanctions or imprisonment.
atau kurungan.

Sebagai bagian dari perencanaan pajak, Departemen          As part of tax planning, the Accounting Department
Akuntansi melakukan Pelatihan Penggunaan Sistem            conducts training on the use of the Core Tax Information
Inti Informasi Perpajakan. Pada tahun 2025, kegiatan       System. In 2025, this training will be conducted offline
ini dilakukan secara luring di ADHI Tower.                 at the ADHI Tower.

Meskipun mengerjakan proyek luar negeri melalui            Despite undertaking overseas projects through the
Departemen Perkeretaapian dan juga anak usaha PT           Ministry of Railways and also a subsidiary of PT
Adhi Persada Beton berupa pembangunan prasarana            Adhi Persada Beton, including railway infrastructure
perkeretaapian di Filipina pada 2025, laporan perpajakan   development in the Philippines in 2025, ADHI's tax
ADHI tetap mengikuti regulasi Indonesia. Hingga 31         reports continues to comply with Indonesian regulations.
Desember 2025, total pembayaran pajak mencapai             As of December 31, 2025, total tax payments reached
Rp1.544.815.688.082, yang terdiri dari terdiri dari        Rp1,544,815,688,082, consisting of Income Tax of
Pajak Penghasilan sebesar Rp370.277.663.998, PPN           Rp370,277,663,998, VAT of Rp1,172,811,987,186,
Rp1.172.811.987.186, Bea dan Cukai Rp127.089.560, serta    Customs and Excise of Rp127,089,560, and Property Tax
PBB Rp1.589.222.771, meningkat/menurun dibandingkan        of Rp1,589,222,771, an increase/decrease compared to
2024 yang mencapai Rp1.623.877.543.041.                    2024, which reached Rp1,623,877,543,041.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                     Sustainability Report 2025
Page 130
130
              Kinerja Lingkungan
              Environmental Performance




  #BeyondConstruction




  05                               Kinerja
                                   Lingkungan
                                   Environmental Performance




Laporan Keberlanjutan 2025                              PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 131
                                                                                                   131
                                                                        Kinerja Lingkungan
                                                                Environmental Performance




Pencapaian kinerja positif yang dibukukan Perseroan
membuktikan kemampuannya dalam menjawab tantangan dan
tren industri yang dinamis. Perseroan juga terus meningkatkan
daya saing melalui inovasi teknologi yang dimiliki agar memberikan
nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.
The positive performance achievements recorded by the Company
prove the Company’s ability to respond to challenges and dynamic
industry trends. The Company also continues to improve its
competitiveness through technological innovation to provide
added value to shareholders and stakeholders.




    PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                               Sustainability Report 2025
Page 132
132
              Kinerja Lingkungan
              Environmental Performance




Membangun Keselarasan dengan Lingkungan
ADHI’S Commitment to Sustainable Environmental Management


Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor konstruksi     As a company in the construction and infrastructure
dan infrastruktur, ADHI menyadari bahwa setiap            sector, ADHI recognizes that every operational activity
aktivitas operasional memiliki potensi dampak terhadap    can affect the environment, including changes to the
lingkungan, termasuk perubahan bentang alam dan           landscape and the use of natural resources. Therefore,
penggunaan sumber daya alam. Oleh karena itu, ADHI        ADHI places environmental aspects as an integral part
menempatkan aspek lingkungan sebagai bagian integral      of the company's sustainability strategy.
dari strategi keberlanjutan perusahaan.

Komitmen ini diwujudkan melalui penerapan prinsip         This commitment is realized through the application
pembangunan berkelanjutan yang menyeimbangkan             of sustainable development principles that balance
pertumbuhan bisnis dengan perlindungan lingkungan.        business growth with environmental protection. ADHI
ADHI tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap            not only ensures compliance with applicable laws
peraturan perundang-undangan yang berlaku, tetapi         and regulations but also actively supports the global
juga berkontribusi aktif dalam mendukung agenda           agenda for climate change control and greenhouse gas
global pengendalian perubahan iklim dan penurunan         emission reduction.
emisi gas rumah kaca.

Dalam pelaksanaan proyek, ADHI secara konsisten           In implementing its projects, ADHI consistently strives
berupaya mengendalikan emisi karbon, mengoptimalkan       to control carbon emissions, optimize energy and water
efisiensi penggunaan energi dan air, serta menerapkan     efficiency, and implement responsible construction
pengelolaan limbah konstruksi yang bertanggung            waste management. These measures are taken to
jawab. Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk           minimize potential air, water, and soil pollution while
meminimalkan potensi pencemaran udara, air, dan           maintaining the quality of the environment in the
tanah, sekaligus menjaga kualitas lingkungan di sekitar   surrounding operational areas.
wilayah operasional.

Kepatuhan terhadap standar lingkungan juga                Compliance with environmental standards also
memperkuat reputasi dan daya saing perusahaan.            strengthens the comp any's reputation and
Seiring meningkatnya perhatian pemangku kepentingan       competitiveness. As stakeholders' attention to ESG
terhadap praktik ESG, ADHI terus mengintegrasikan         practices increases, ADHI continues to integrate
prinsip keberlanjutan ke dalam proses bisnis guna         sustainability principles into its business processes to
menciptakan nilai jangka panjang bagi investor, mitra     create long-term value for investors, business partners,
usaha, pelanggan, dan masyarakat luas.                    customers, and the wider community.

Dengan pendekatan ini, aspek lingkungan tidak             With this approach, environmental aspects are not
hanya dipandang sebagai kewajiban regulatif, tetapi       only viewed as a regulatory obligation but also as
juga sebagai bagian dari strategi mitigasi risiko dan     part of a risk-mitigation and operational-efficiency
peningkatan efisiensi operasional yang mendukung          improvement strategy that supports the company's
keberlanjutan perusahaan di masa depan.                   future sustainability.

Landasan Kebijakan [GRI 3-3]                              Policy Foundation [GRI 3-3]

Dalam menjalankan pengelolaan lingkungan, ADHI            In implementing environmental management, ADHI
berpedoman pada berbagai peraturan perundang-             adheres to various laws and regulations applicable
undangan yang berlaku di Indonesia serta standar yang     in Indonesia as well as standards relevant to the
relevan dengan kegiatan usaha Perseroan di sektor         Company's business activities in the construction
konstruksi dan infrastruktur. Kepatuhan terhadap          and infrastructure sectors. Compliance with these
regulasi tersebut menjadi dasar dalam penyusunan          regulations forms the basis for the formulation of
kebijakan internal, penerapan sistem manajemen            internal policies, the implementation of environmental
lingkungan, serta pelaksanaan program pengelolaan         management systems, and the implementation of


Laporan Keberlanjutan 2025                                                                 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 133
                                                                                                                133
                                                                                       Kinerja Lingkungan
                                                                               Environmental Performance




dan pemantauan lingkungan di seluruh proyek dan          environmental management and monitoring programs
operasional perusahaan.                                  in all of the Company's projects and operations.

Berbagai regulasi yang menjadi acuan dalam pengelolaan   The various regulations that serve as a reference in
lingkungan Perseroan antara lain sebagai berikut:        the Company's environmental management include
1. Undang-Undang Republik Indonesia No. 30 Tahun         the following:
    2007 tentang Energi                                  1. Law of the Republic of Indonesia No. 30 of 2007
                                                             on Energy
2. Undang-Undang No. 18 Tahun 2008 tentang               2. Law No. 18 of 2008 on Waste Management
    Pengelolaan Sampah
3. Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang               3. Law No. 32 of 2009 on Environmental Protection
    Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.          and Management.
4. Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang                4. Law No. 6 of 2023 on the Stipulation of Government
    Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti                Regulation in Lieu of Law No. 2 of 2022 on Job
    Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta            Creation into Law
    Kerja menjadi Undang-Undang
5. Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 tentang        5. Government Regulation No. 22 of 2021 on the
    Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan             Implementation of Environmental Protection and
    Lingkungan Hidup                                         Management
6. Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2001 tentang        6. Government Regulation No. 74 of 2001 on the
    Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun                  Management of Hazardous and Toxic Materials
7. Peraturan Pemerintah No. 33 Tahun 2023 tentang        7. Government Regulation No. 33 of 2023 on Energy
    Konservasi Energi                                        Conservation
8. Instruksi Presiden No. 13 Tahun 2011 tentang          8. Presidential Instruction No. 13 of 2011 on Energy
    Penghematan Energi                                       Conservation
9. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan      9. Minister of Environment and Forestry Regulation
    Republik Indonesia No. 12 Tahun 2010 tentang             of the Republic of Indonesia No. 12 of 2010 on
    Pelaksanaan Pengendalian Pencemaran Udara di             the Implementation of Air Pollution Control in the
    Daerah                                                   Regions
10. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan     10. Minister of Environment and Forestry Regulation
    No. 6 Tahun 2021 tentang Tata Cara dan Persyaratan       No. 6 of 2021 on Procedures and Requirements for
    Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun.          the Management of Hazardous and Toxic Waste.
11. Peraturan Menteri PUPR No. 9 Tahun 2021 tentang      11. Minister of Public Works and Housing Regulation
    Program Penyelenggaraan Konstruksi Berkelanjutan         No. 9 of 2021 on the Sustainable Construction
                                                             Implementation Program
12. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup dan        12. Minister of Environment and Forestry Decree of the
    Kehutanan Republik Indonesia No. 111 Tahun 2003          Republic of Indonesia No. 111 of 2003 on Guidelines
    Tentang Pedoman Mengenai Syarat dan Tata Cara            on the Requirements and Procedures for Licensing
    Perizinan Serta Pedoman Kajian Pembuangan Air            and Guidelines for the Assessment of Wastewater
    Limbah ke Air atau Sumber Air.                           Discharge into Water or Water Sources.
13. Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan               13. Minister of Environment and Forestry Decree of the
    Kehutanan Republik Indonesia No. 45 Tahun 2005           Republic of Indonesia No. 45 of 2005 on Guidelines
    tentang Pedoman Penyusunan Pelaksanaan RKL-              for the Preparation and Implementation of RKL-RPL
    RPL
14. Indeks saham Sustainable and Responsible             14. Sustainable and Responsible Investment (SRI)-
    Investment (SRI)-KEHATI.                                 KEHATI stock index.

Berdasarkan berbagai regulasi tersebut, Perseroan        In line with these regulations, the Company has
menetapkan kebijakan serta pedoman internal untuk        established internal policies and guidelines to ensure that
memastikan pengelolaan lingkungan dilaksanakan           environmental management is consistently implemented
secara konsisten di seluruh kegiatan operasional.        across all operational activities. The implementation of
Implementasi kebijakan ini juga didukung melalui         this policy is also supported by the application of the
penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015            ISO 9001:2015 Quality Management System and the
dan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015.          ISO 14001:2015 Environmental Management System.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                  Sustainability Report 2025
Page 134
134
              Kinerja Lingkungan
              Environmental Performance




Komitmen ADHI terhadap Kelestarian                       ADHI’s Commitment to Environmental
Lingkungan [GRI 3-3]                                     Sustainability [GRI 3-3]

Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor               As a company in the construction and infrastructure
konstruksi dan infrastruktur, ADHI berkomitmen untuk     sector, ADHI is committed to conducting its business
menjalankan kegiatan usaha yang sejalan dengan           activities in line with sustainability principles and
prinsip keberlanjutan serta menjaga kelestarian          environmental preservation. This commitment is realized
lingkungan. Komitmen ini diwujudkan melalui penerapan    through the implementation of policies and programs
berbagai kebijakan dan program yang bertujuan untuk      that minimize the Company's operational activities'
meminimalkan dampak lingkungan dari aktivitas            environmental impact.
operasional perusahaan.

Upaya tersebut dilakukan tidak hanya melalui kepatuhan   These efforts are carried out not only through
terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku,      compliance with applicable laws and regulations,
tetapi juga melalui berbagai inisiatif yang mendukung    but also through various initiatives that support
pengurangan dampak perubahan iklim dan pemanasan         reducing the impact of climate change and global
global. ADHI secara konsisten mengintegrasikan prinsip   warming. ADHI consistently integrates sustainability
keberlanjutan dalam proses perencanaan, pelaksanaan,     principles into the planning, execution, and oversight
serta pengawasan proyek konstruksi guna memastikan       of construction projects to balance business growth
terciptanya keseimbangan antara pertumbuhan bisnis       with environmental preservation.
dan pelestarian lingkungan.

Komitmen Perseroan dalam pengelolaan lingkungan          The Company's commitment to environmental
juga sejalan dengan penerapan Peraturan Otoritas Jasa    management is also in line with the implementation
Keuangan No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan           of Financial Services Authority Regulation No. 51/
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan,       POJK.03/2017 on the Application of Sustainable
Emiten, dan Perusahaan Publik. Berdasarkan klasifikasi   Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and
dalam regulasi tersebut, kegiatan usaha ADHI termasuk    Public Companies. Based on the classification in this
dalam kategori perusahaan yang proses bisnisnya          regulation, ADHI's business activities are categorized
berkaitan langsung dengan lingkungan hidup, sehingga     as a company whose business processes are directly
pengelolaan dampak lingkungan menjadi aspek yang         related to the environment, making environmental
sangat penting dalam operasional Perseroan.              impact management a very important aspect of the
                                                         Company's operations.

Dalam implementasinya, ADHI mendorong kolaborasi         In its implementation, ADHI encourages collaboration
dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk           with various stakeholders, including the government,
pemerintah, pelaku industri, lembaga pendidikan, serta   industry players, educational institutions, and the
masyarakat. Melalui kerja sama tersebut, Perseroan       community. Through these collaborations, the Company
berupaya meningkatkan efektivitas pengelolaan            strives to improve the effectiveness of environmental
lingkungan, baik melalui program pengelolaan limbah,     management by implementing waste management
peningkatan kapasitas sumber daya manusia, maupun        programs, building human resource capacity, and
penerapan standar pengelolaan lingkungan.                adopting environmental management standards.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas          As part of its efforts to improve internal capacity,
internal, ADHI juga menyelenggarakan berbagai            ADHI also organizes various training activities on
kegiatan pelatihan terkait pengelolaan lingkungan,       environmental management, including greenhouse gas
termasuk pelatihan perhitungan emisi gas rumah           emissions calculations and ISO 14001 implementation.
kaca dan penerapan standar ISO 14001. Dalam              To support climate change mitigation efforts, ADHI
rangka mendukung upaya mitigasi perubahan iklim,         implements mangrove rehabilitation programs across
ADHI melaksanakan program rehabilitasi mangrove di       several operational areas. In the reporting year,
beberapa wilayah operasional. Pada tahun pelaporan,      mangrove planting activities were carried out in Sedari
kegiatan penanaman mangrove dilaksanakan di Desa         Village, Cibuaya District, Karawang Regency, West Java
Sedari, Kec. Cibuaya, Kab. Karawang, Prov. Jawa Barat    Province, covering an area of 525 hectares and totaling
seluas 525 Hektar dengan total bibit yang ditanam        640,000 seedlings.
sebanyak 640.000 bibit.



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 135
                                                                                                                                   135
                                                                                                      Kinerja Lingkungan
                                                                                              Environmental Performance




Melalui berbagai inisiatif tersebut, ADHI berupaya                 Through these various initiatives, ADHI strives to
untuk terus meningkatkan kinerja lingkungan sekaligus              continuously improve its environmental performance
mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.                        while supporting the sustainable development agenda.
Perseroan meyakini bahwa keberhasilan dalam menjaga                The Company believes that success in maintaining a
keseimbangan antara kegiatan usaha dan kelestarian                 balance between business activities and environmental
lingkungan akan memberikan manfaat jangka panjang                  sustainability will provide long-term benefits for the
bagi perusahaan, masyarakat, serta lingkungan.                     Company, the community, and the environment.

Dalam rangka memastikan pengelolaan lingkungan                     To ensure environmental management is carried out in
dilakukan secara terstruktur dan terukur, ADHI                     a structured, measurable manner, ADHI implements the
menerapkan proses Identifikasi Aspek dan Dampak                    Identification of Environmental Aspects and Impacts
Lingkungan (IADL) pada setiap proyek. Melalui proses               (IADL) process for every project. Through this process,
ini, Perseroan mengidentifikasi potensi dampak                     the Company identifies the potential environmental
lingkungan dari aktivitas operasional serta menetapkan             impacts of its operational activities and determines the
langkah mitigasi dan pengendalian yang diperlukan.                 necessary mitigation and control measures.

Rincian identifikasi aspek dan dampak lingkungan                   Details of the identification of environmental aspects
tersebut disajikan pada tabel berikut.                             and impacts are presented in the following table.

Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)


                Klasifikasi Aspek
                   Lingkungan                                       Definisi dan Contoh Risikonya
   No
                 Classification of                                 Definitions and Examples of Risks
              Environmental Aspects

           Aspek Limbah
    1
           Waste Aspect

   1.1.    Limbah Konstruksi          Potensi timbulnya dampak lingkungan negatif akibat tidak terkelola dengan baik limbah
           Construction Waste         konstruksi dari aktivitas proyek.
                                      The potential for negative environmental impacts resulting from the improper management of
                                      construction waste generated by project activities.

                                      Limbah konstruksi organik: Limbah dari bahan organik/alami, mudah terurai. Contoh: Limbah
                                      kayu/multipleks bekisting, sisa palet kayu, sisa bambu.
                                      Organic construction waste: Waste from organic/natural materials that is easily biodegradable.
                                      Examples: Wood/plywood formwork waste, leftover wooden pallets, leftover bamboo.

                                      Limbah konstruksi anorganik: Limbah dari bahan non-organik, sulit terurai secara alami.
                                      Contoh: Sisa beton pengecoran, sisa mortar, sisa bata ringan, sisa scrap besi, sisa potongan
                                      keramik, sisa pipa PVC/HDPE.
                                      Inorganic construction waste: Waste from non-organic materials that does not decompose
                                      naturally. Examples: Leftover concrete, leftover mortar, lightweight brick scraps, scrap iron,
                                      ceramic tile scraps, PVC/HDPE pipe scraps.

   1.2.    Limbah Konstruksi B3       Potensi timbulnya dampak lingkungan negatif akibat tidak terkelola dengan baik limbah
           B3 Construction Waste      konstruksi B3 dari aktivitas proyek.
                                      Potential for negative environmental impacts resulting from the improper management of B3
                                      waste from project activities.

                                      Limbah konstruksi B3: Limbah yang mengandung zat-zat berbahaya dan beracun.
                                      Contoh: Tumpahan solar, tumpahan oli bekas, kemasan sisa cat, kemasan aditif beton.
                                      B3 construction waste: Waste containing hazardous and toxic substances.
                                      Examples: Diesel spills, used oil spills, leftover paint containers, and concrete additive
                                      containers.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                  Sustainability Report 2025
Page 136
136
              Kinerja Lingkungan
              Environmental Performance




Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)


              Klasifikasi Aspek
                 Lingkungan                                              Definisi dan Contoh Risikonya
   No
               Classification of                                        Definitions and Examples of Risks
            Environmental Aspects

   1.3.   Limbah Domestik                 Potensi timbulnya dampak lingkungan negatif akibat tidak terkelola dengan baik limbah
          Domestic Waste                  domestik dari aktivitas proyek.
                                          Potential for negative environmental impacts resulting from improper management of domestic
                                          waste from project activities.

                                          Limbah domestik organik: Limbah dari bahan organik/alami dari kegiatan rumah tangga/kantor.
                                          Contoh: Kertas bekas/karton, sisa makanan, sisa bungkus makanan.
                                          Organic domestic waste: Waste from organic/natural materials generated by household or
                                          office activities.
                                          Examples: Used paper/cardboard, food scraps, food packaging waste.

                                          Limbah domestik anorganik: Limbah dari material non-organik.
                                          Contoh: Botol plastik minuman, kaleng minuman.
                                          Inorganic domestic waste: Waste from non-organic materials.
                                          Examples: Plastic beverage bottles, beverage cans.

  1.4.    Limbah Domestik B3              Potensi timbulnya dampak lingkungan negatif akibat tidak terkelola dengan baik limbah
          B3 Domestic Waste               domestik B3 dari aktivitas proyek.
                                          Potential for negative environmental impacts due to improper management of hazardous
                                          domestic waste (B3) from project activities.

                                          Limbah domestik B3: Limbah domestik yang mengandung zat-zat berbahaya dan beracun.
                                          Contoh: Baterai bekas, Tinta bekas printer, Cartridge printer bekas, Kaleng semprotan
                                          serangga.
                                          Hazardous domestic waste (B3): Domestic waste containing hazardous and toxic substances.
                                          Examples: Used batteries, used printer ink, used printer cartridges, insect spray cans.

   1.5.   Limbah Cair                     Potensi timbulnya dampak lingkungan negatif akibat tidak terkelola dengan baik limbah cair
          Liquid Waste                    dari aktivitas proyek.
                                          Potential for negative environmental impacts due to improper management of liquid waste from
                                          project activities.

                                          Limbah Cair Konstruksi: Air cuci concrete pump, Air cuci truck mixer, Air lumpur borepile, Air
                                          bilasan ember adukan plesteran, Air cuci molen, Air dewatering, Air buangan hydrotest.
                                          Construction Liquid Waste: Concrete pump wash water, Mixer truck wash water, Bore pile
                                          slurry water, Plaster mix bucket rinse water, Mortar mixer wash water, Dewatering water,
                                          Hydrotest discharge water.

                                          Limbah Cair Domestik (Grey Water): Air bekas mandi, Air bekas wastafel, Air bekas cuci piring,
                                          Air bekas cuci pakaian.
                                          Domestic Liquid Waste (Grey Water): Bathwater, Sink water, Dishwater, Laundry water.

                                          Limbah Cair Domestik (Black Water): Air bekas kloset/WC, Air bekas urinal.
                                          Domestic Liquid Waste (Black Water): Toilet water, Urinal water.

          Aspek Pencemaran
    2
          Pollution Aspect

   2.1.   Pencemaran Udara                Potensi timbulnya penurunan kualitas udara ambien akibat aktivitas konstruksi, yang dapat
          Air Pollution                   menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan pekerja, masyarakat sekitar, lingkungan,
                                          serta kelancaran proyek.
                                          Contoh: Debu pemadatan tanah, Debu transportasi tanah, Debu bobokan beton/plesteran,
                                          Debu cutting keramik, Emisi gas buang alat berat, Emisi gas buang kendaraan truk, Emisi gas
                                          buang kendaraan operasional.
                                          The potential for a decline in ambient air quality from construction activities, which may
                                          negatively impact workers' health, the surrounding community, the environment, and the
                                          project's smooth progress.
                                          Examples: Soil compaction dust, soil transport dust, concrete/plaster demolition dust, ceramic
                                          cutting dust, heavy equipment exhaust emissions, truck exhaust emissions, and operational
                                          vehicle exhaust emissions.

                                          Faktor eksternal yang berasal dari aktivitas di sekitar lokasi proyek yang menghasilkan emisi,
                                          bau, debu, atau polutan udara.
                                          Contoh: Polusi udara dari kebakaran hutan, lalu lintas jalan raya sekitar, pabrik industri sekitar,
                                          atau kegiatan peternakan/pertanian sekitar.
                                          External factors originating from activities near the project site that generate emissions, odors,
                                          dust, or air pollutants.
                                          Examples: Air pollution from forest fires, nearby highway traffic, nearby industrial plants, or
                                          nearby livestock/agricultural activities.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                        PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 137
                                                                                                                                          137
                                                                                                             Kinerja Lingkungan
                                                                                                     Environmental Performance




Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)


                Klasifikasi Aspek
                   Lingkungan                                              Definisi dan Contoh Risikonya
   No
                 Classification of                                        Definitions and Examples of Risks
              Environmental Aspects

   2.2.    Pencemaran Air                    Potensi menurunnya kualitas air permukaan maupun air tanah akibat dari aktivitas konstruksi,
           Water Pollution                   yang dapat mengganggu fungsi lingkungan, kesehatan masyarakat, serta kelancaran proyek.
                                             Contoh: Sedimentasi tanah dari aktifitas proyek mempengaruhi kualitas air permukaan, Slurry
                                             pada jacking pipa mempengaruhi kualitas air tanah.
                                             Contoh: Slurry pada borepile mempengaruhi kualitas air tanah.
                                             Potential deterioration of surface water and groundwater quality due to construction activities,
                                             which may disrupt environmental functions, public health, and project progress.
                                             Example: Soil sedimentation from project activities affecting surface water quality; slurry from
                                             pipe jacking affecting groundwater quality.
                                             Example: Slurry from bored piles affecting groundwater quality.

   2.3.    Pencemaran Tanah                  Potensi terkontaminasinya tanah akibat aktivitas konstruksi, yang dapat menurunkan kualitas
           Land Pollution                    tanah, mempengaruhi ekosistem, serta menimbulkan risiko kesehatan dan sosial.
                                             Contoh: Pestisida anti rayap, Bitumen aspal pada pondasi jalan kerja.
                                             Potential soil contamination resulting from construction activities, which may degrade soil
                                             quality, impact ecosystems, and pose health and social risks.
                                             Example: Termite-resistant pesticides; asphalt bitumen in road foundation.


           Aspek Sumber Daya Air & Energi
    3
           Water Resources & Energy Aspect

   3.1.    Sumber Daya Air                   Potensi terjadinya gangguan, kerusakan, kuantitas air permukaan maupun air tanah akibat
           Water Resources                   kegiatan konstruksi maupun pemanfaatan air yang berlebihan.
                                             Contoh: Rigid pavement pada temporary facility mempengaruhi resapan air hujan; Sumur bor
                                             tanah secara berlebihan; Dewatering pada galian basement.
                                             Potential for disruption, damage, or changes in the quantity of surface water or groundwater
                                             due to construction activities or excessive water use.
                                             Examples: Rigid pavement on temporary facilities affecting rainwater infiltration; excessive
                                             drilling of groundwater wells; dewatering during basement excavation.

                                             Ketersediaan dan akses terhadap air bersih, air teknis, dan sanitasi untuk mendukung proses
                                             konstruksi.
                                             Contoh: Keterbatasan sumber air bersih, Keterbatasan sumber air tawar.
                                             Availability of and access to clean water, process water, and sanitation to support the
                                             construction process.
                                             Examples: Limited clean water sources, limited freshwater sources.

   3.2.    Sumber Daya Energi                Potensi timbulnya gangguan, pemborosan, atau dampak negatif akibat penggunaan energi
           Energy Resources                  (listrik, BBM, dll) yang mempengaruhi efisiensi dan jejak karbon.
                                             Contoh: Pemilihan alat berat tidak sesuai (boros BBM), Alat berat umur tua, Pemakaian lampu
                                             siang hari, Pemakaian AC terus-menerus, Pemakaian pompa tekan tangki air, Pemakaian lampu
                                             PJU daya tinggi.
                                             Potential for disruptions, waste, or negative impacts resulting from energy use (electricity, fuel,
                                             etc.) that affect efficiency and carbon footprint.
                                             Examples: Inappropriate selection of heavy equipment (fuel-inefficient), aged heavy
                                             equipment, daytime lighting, continuous air conditioning, use of water tank pressure pumps,
                                             and use of high-power streetlights.

                                             Kondisi pasokan energi berupa listrik dan BBM yang digunakan untuk menjalankan seluruh
                                             aktivitas konstruksi.
                                             Contoh: Keterlambatan/ketiadaan stok BBM, Kualitas BBM buruk/ilegal, Tidak tersedia jaringan
                                             PLN, Daya PLN tidak mencukupi, Gangguan pemadaman, Tegangan tidak stabil.
                                             Conditions of energy supply, including electricity and fuel, for carrying out all construction
                                             activities.
                                             Examples: Delays/shortages in fuel supply, poor-quality or illegal fuel, lack of access to the
                                             national power grid, insufficient power supply, power outages, and unstable voltage.

           Aspek Keanekaragaman Hayati
    4
           Biodiversity Aspect

   4.1.    Keanekaragaman Hayati Flora       Potensi hilangnya, rusaknya, atau menurunnya kualitas vegetasi dan ekosistem tumbuhan
           Floral Biodiversity               akibat aktivitas proyek.
                                             Contoh: Pembukaan lahan menyebabkan hilangnya pohon dilindungi; Pembuatan temporary
                                             facility menyebabkan hilangnya pohon kayu keras/peneduh; Pekerjaan pembentukan kontur
                                             lereng menyebabkan hilangnya vegetasi alami penahan erosi.
                                             Potential loss, damage, or degradation of vegetation and plant ecosystems due to project
                                             activities.
                                             Examples: Land clearing results in the loss of protected trees; construction of temporary
                                             facilities results in the loss of hardwood/shade trees; slope contouring work results in the loss
                                             of natural vegetation that prevents erosion.

PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                         Sustainability Report 2025
Page 138
138
              Kinerja Lingkungan
              Environmental Performance




Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)


               Klasifikasi Aspek
                  Lingkungan                                               Definisi dan Contoh Risikonya
   No
                Classification of                                         Definitions and Examples of Risks
             Environmental Aspects

  4.2.    Keanekaragaman Hayati Fauna       Potensi hilangnya, menurunnya populasi, atau terganggunya perilaku satwa akibat aktivitas
          Faunal Biodiversity               proyek.
                                            Contoh: Pembukaan lahan mengganggu habitat satwa buas/dilindungi; Aktivitas proyek
                                            mengganggu jalur migrasi satwa; Dredging mengganggu ekosistem hewan laut.
                                            Potential loss, population decline, or disruption of wildlife behavior due to project activities.
                                            Examples: Land clearing disrupts the habitat of wild/protected animals; Project activities
                                            disrupt animal migration routes; Dredging disrupts marine ecosystems.

          Aspek Perubahan Iklim & Risiko Bencana
    5
          Climate Change & Disaster Risk

   5.1.   Perubahan Iklim                   Potensi dampak langsung/tidak langsung dari fenomena iklim ekstrem (suhu, curah hujan,
          Climate Change                    banjir, kekeringan, kenaikan muka air laut) terhadap kegiatan proyek.
                                            Contoh: Cuaca angin ekstrem (badai/muson), Cuaca hujan ekstrem, Gelombang laut tinggi,
                                            Kenaikan muka air laut, Suhu udara meningkat.
                                            Potential direct and indirect impacts of extreme weather events (temperature, rainfall, flooding,
                                            drought, sea-level rise) on project activities.
                                            Examples: Extreme wind events (storms/monsoons), extreme rainfall, high sea waves, sea level
                                            rise, rising air temperatures.

  5.2.    Risiko Bencana Alam               Potensi dampak peristiwa bencana alam yang mengancam keselamatan pekerja, infrastruktur,
          Natural Disaster Risks            material, dan keberlanjutan proyek.
                                            Contoh: Bencana banjir, tsunami, gempa bumi, tanah longsor, dan letusan gunung berapi.
                                            Potential impacts of natural disasters that threaten worker safety, infrastructure, materials, and
                                            project sustainability.
                                            Examples: Floods, tsunamis, earthquakes, landslides, and volcanic eruptions.

          Aspek Cagar Budaya & Bersejarah
    6
          Cultural And Historical Heritage Aspects

   6.1.   Bangunan & Benda Cagar            Potensi kerusakan, gangguan, atau hilangnya bangunan/benda yang sudah ditetapkan resmi
          Budaya                            sebagai cagar budaya akibat aktivitas konstruksi.
          Cultural Heritage Buildings &     Contoh: Penemuan artefak/fosil purbakala bawah tanah pada situs cagar budaya; Adanya
          Objects                           bangunan cagar budaya di lokasi.
                                            Potential damage, disruption, or loss of buildings or objects officially designated as cultural
                                            heritage sites due to construction activities.
                                            Examples: Discovery of ancient artifacts or fossils underground at a cultural heritage site;
                                            Presence of a cultural heritage building at the location.

  6.2.    Bangunan & Benda Bersejarah       Potensi kerusakan/hilangnya bangunan/benda bersejarah yang belum ditetapkan resmi
          Historical Buildings & Objects    sebagai cagar budaya.
                                            Contoh: Penemuan makam kuno/benda arkeologi di luar situs resmi; Adanya tempat ibadah
                                            kuno atau bangunan sejarah kemerdekaan.
                                            Potential damage or loss of historic buildings or objects that have not yet been officially
                                            designated as cultural heritage sites.
                                            Examples: Discovery of ancient tombs or archaeological artifacts outside official sites;
                                            Presence of ancient places of worship or buildings related to the history of independence.

          Aspek Budaya dan Kearifan Lokal
    7
          Cultural Aspects and Local Wisdom

   7.1.   Budaya & Kearifan Lokal           Faktor eksternal mencakup nilai, adat istiadat, ritual, dan aturan sosial masyarakat setempat.
          Culture & Local Wisdom            Proyek dapat terganggu penolakan masyarakat/konflik jika tidak menghormati budaya lokal.
                                            Contoh: Hari Nyepi di Bali, Pemakaman adat Toraja, Acara adat Minangkabau, Acara
                                            selamatan, Ritual sedekah laut, Izin masuk lokasi Suku Dayak.
                                            External factors include the local community's values, customs, rituals, and social norms. A
                                            project may face community resistance or conflict if it fails to respect local culture.
                                            Examples: Nyepi Day in Bali, traditional Toraja funerals, traditional Minangkabau ceremonies,
                                            selamatan ceremonies, sea offering rituals, and permits to enter Dayak tribal territories.

          Aspek 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin)
    8
          The 5R Principles (Compact, Neat, Clean, Maintain, Diligent)

   8.1.   Kondisi 5R Di Kantor              Potensi ketidakteraturan, penurunan produktivitas, serta memburuknya kondisi kerja akibat
          5R Practices In The Office        tidak diterapkannya prinsip 5R di kantor.
                                            Contoh: Kondisi 5R kantor yang tidak terkelola dengan baik.
                                            The potential for disorganization, decreased productivity, and deteriorating working conditions
                                            resulting from the failure to implement the 5R principles in the office.
                                            Example: Poorly managed 5R conditions in the office.



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                           PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 139
                                                                                                                                        139
                                                                                                           Kinerja Lingkungan
                                                                                                   Environmental Performance




Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)


                Klasifikasi Aspek
                   Lingkungan                                             Definisi dan Contoh Risikonya
   No
                 Classification of                                       Definitions and Examples of Risks
              Environmental Aspects

   8.2.    Kondisi 5R Di Lapangan           Potensi ketidakteraturan, penurunan produktivitas, serta memburuknya kondisi kerja akibat
           5R Practices In The Field        tidak diterapkannya prinsip 5R di kantor.
                                            Contoh: Kondisi 5R lapangan yang tidak terkelola dengan baik.
                                            Potential for disorganization, decreased productivity, and deteriorating working conditions due
                                            to the failure to implement the 5R principles in the office.
                                            Example: Poorly managed 5R conditions in the field.

           Aspek Kepatuhan Terhadap Peraturan Pemerintah
    9
           Compliance With Government Regulations

   9.1.    Perizinan Lingkungan             Potensi dampak faktor eksternal akibat tidak dipenuhinya ketaatan terhadap perizinan maupun
           Environmental Permits            kewajiban pembayaran retribusi resmi material.
                                            Contoh:
                                            a. Persetujuan Dokumen Lingkungan: AMDAL, UKL-UPL, SPPL, Pertek air limbah, Pertek emisi,
                                               Pertek limbah B3, Andalalin.
                                            b. Perizinan selama masa konstruksi: Retribusi Air Tanah, TPS Limbah B3, Izin pengangkutan
                                               limbah, Laporan RKL-RPL.
                                            c. Perizinan lintas sektor: Pengerukan laut/sungai, Olah Gerak Kapal, Izin Ketinggian (KKOP).
                                            Potential impacts of external factors resulting from non-compliance with licensing
                                            requirements or failure to pay official fees.
                                            Examples:
                                            a. Environmental Document Approvals: EIA, UKL-UPL, SPPL, Wastewater Technical Guidelines,
                                               Emission Technical Guidelines, Hazardous Waste Technical Guidelines, and Andalalin.
                                            b. Permits during the construction period: Groundwater Fees, Hazardous Waste (B3) Landfill
                                               Permit, Waste Transportation Permit, RKL-RPL Report.
                                            c. Cross-sectoral permits: Marine/River Dredging, Vessel Maneuvering Permit, Height Permit
                                               (KKOP).

   9.2.    Perizinan Tambang & Retribusi    Potensi dampak dari faktor eksternal akibat tidak dipenuhinya ketaatan terhadap perizinan
           Material Tambang                 tambang maupun kewajiban pembayaran retribusi resmi material.
           Mining Permits & Mining          Contoh: Perizinan Pertambangan MBLB (tanah urug, pasir, batu kerikil).
           Material Fees                    a. Retribusi Material MBLB dari Pemda
                                            Potential impacts from external factors resulting from non-compliance with mining permits or
                                            failure to pay official material fees.
                                            Example: MBLB Mining Permits (fill dirt, sand, gravel).
                                            a. MBLB Material Fees from the Local Government

           Aspek Sosial & Lingkungan Lainnya
    10
           Other Social & Environmental Aspects

   10,1    Kondisi Lalu Lintas              Seluruh keadaan dan dinamika dari aktivitas proyek yang dapat mempengaruhi kelancaran lalu
           Traffic Conditions               lintas umum dan menimbulkan kerusakan fasilitas transportasi.
                                            Contoh: Kemacetan lalu lintas umum; Hilangnya akses publik (penutupan jalan); Kerusakan
                                            fasilitas umum transportasi.
                                            All circumstances and dynamics of project activities that may affect the smooth flow of general
                                            traffic and cause damage to transportation facilities.
                                            Examples: General traffic congestion; Loss of public access (road closures); Damage to public
                                            transportation facilities.

                                            Seluruh kebijakan, kondisi, pembatasan, dan dinamika arus transportasi dari pihak/kondisi
                                            eksternal yang mempengaruhi aktivitas proyek.
                                            Contoh: Pembatasan waktu operasional/tonase kendaraan proyek; Penutupan jalan oleh
                                            pemerintah/warga; Fasilitas jalan umum tidak memadai.
                                            All policies, conditions, restrictions, and dynamics of transportation flows from external parties
                                            or conditions that affect project activities.
                                            Examples: Operational time/vehicle tonnage restrictions for the project; Road closures by the
                                            government/residents; Inadequate public road infrastructure.

   10,2    Fasilitas Umum, Jaringan         Potensi kerusakan, gangguan fungsi, atau kehilangan terhadap fasilitas umum, jaringan utilitas,
           Utilitas & Aset Masyarakat       maupun aset masyarakat akibat aktivitas konstruksi.
           Public Facilities, Utility       Contoh: Bersinggungan dengan pipa gas, pipa PDAM, jaringan telekomunikasi, jaringan listrik
           Networks & Community Assets      PLN, jembatan rumah warga, gapura warga, atau pagar rumah warga.
                                            Potential damage, functional disruption, or loss to public facilities, utility networks, or
                                            community assets resulting from construction activities.
                                            Examples: Interference with gas pipelines, water supply pipelines, telecommunications
                                            networks, PLN power lines, residents’ bridges, residents’ gateways, or residents’ fences.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                        Sustainability Report 2025
Page 140
140
              Kinerja Lingkungan
              Environmental Performance




Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)


               Klasifikasi Aspek
                  Lingkungan                                             Definisi dan Contoh Risikonya
   No
                Classification of                                       Definitions and Examples of Risks
             Environmental Aspects

  10,3    Kebisingan & Getaran             Potensi terganggunya kenyamanan, kesehatan, serta keamanan warga akibat paparan suara
          Lingkungan Masyarakat            bising dan getaran dari aktivitas konstruksi.
          Noise & Vibration In The         Contoh: Kebisingan mengganggu kegiatan belajar, ibadah, atau istirahat warga; Getaran
          Community                        menyebabkan keretakan bangunan warga.
                                           Potential disruption to residents’ comfort, health, and safety due to exposure to noise and
                                           vibrations from construction activities.
                                           Examples: Noise disrupting residents’ study, worship, or rest; vibrations causing cracks in
                                           residents’ buildings.

  10,4    Permasalahan Lahan Kerja         Potensi hambatan, keterlambatan, atau terhentinya proyek akibat lahan yang dibutuhkan belum
          Employment Issues                tersedia secara legal, fisik, maupun sosial.
                                           Contoh: Lahan belum bebas/masih dimanfaatkan warga (tanggung jawab Owner); Akses lokasi
                                           sulit dilalui; Lokasi proyek sangat sempit atau kawasan restricted (militer/bandar udara).
                                           Potential obstacles, delays, or project stoppages due to the required land not yet being
                                           available legally, physically, or socially.
                                           Examples: Land not yet acquired/still in use by residents (the Owner’s responsibility); Difficult
                                           site access; Project site is very narrow or a restricted area (military/airport).

  10,5    Ketenagakerjaan Lokal            Seluruh kondisi, karakteristik, dinamika, dan keterlibatan tenaga kerja yang berasal dari
          Local Employment                 masyarakat sekitar lokasi proyek yang dapat mempengaruhi aktivitas konstruksi.
                                           Contoh:
                                           * Tenaga kerja lokal tidak tersedia.
                                           * Tingkat kompetensi tenaga kerja lokal tidak memenuhi persyaratan.
                                           * Intervensi dari tokoh lokal tentang permintaan perekrutan tenaga lokal.
                                           * Perbedaan budaya dan disiplin kerja tenaga lokal.
                                           All conditions, characteristics, dynamics, and involvement of the workforce from the
                                           community surrounding the project site that may affect construction activities.
                                           Examples:
                                           * Local labor is not available.
                                           * The competency level of local labor does not meet requirements.
                                           * Intervention by local leaders regarding requests to hire local workers.
                                           * Cultural differences and work discipline among local workers.

Total Klasifikasi: 26 Aspek Lingkungan

Sumber Referensi:
Perpres No 59/2017 tentang Pencapaian Pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Peraturan Menteri PUPR 9/2021 tentang Penyelenggaraan Konstruksi Berkelanjutan.
Peraturan Menteri PUPR 10/2021 tentang Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi.
Surat Edaran 10/2022 tentang Panduan Operasional Keselamatan Konstruksi.
Peta Jalan dan RAN Ekonomi Sirkular Indonesia 2025-2045.

Total Classifications: 26 Environmental Aspects

References:
Presidential Regulation No. 59/2017 on the Implementation of Sustainable Development Goals.
Ministry of PUPR Regulation No. 9/2021 on the Implementation of Sustainable Construction.
Ministry of PUPR Regulation No. 10/2021 on the Construction Safety Management System.
Circular Letter No. 10/2022 on Operational Guidelines for Construction Safety.
Roadmap and RAN for Indonesia’s Circular Economy 2025–2045.



Implementasi Kepedulian terhadap                                       Implementation of Environmental
Lingkungan [GRI 3-3]                                                   Awareness [GRI 3-3]

Sebagai bentuk implementasi komitmen terhadap                          As part of its commitment to sustainable environmental
pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, ADHI                        management, ADHI implements various policies,
menerapkan berbagai kebijakan, prosedur, serta                         procedures, and work programs that support integrated
program kerja yang mendukung pengelolaan dampak                        environmental impact management. This implementation
lingkungan secara terintegrasi. Penerapan tersebut                     includes compliance with applicable regulations and
mencakup kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku                      strengthening environmental governance in all of the
serta penguatan tata kelola lingkungan dalam seluruh                   Company’s operational activities.
aktivitas operasional Perseroan.



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                       PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 141
                                                                                                               141
                                                                                     Kinerja Lingkungan
                                                                             Environmental Performance




Beberapa kebijakan dan pedoman internal terkait          Several internal policies and guidelines related to
kepedulian terhadaap lingkungan telah rilis di tahun     environmental awareness were released in the previous
sebelumnya, guna mendukung implementasi prinsip          year. To support the implementation of Environmental,
Environmental, Social, and Governance (ESG), ADHI        Social, and Governance (ESG) principles, ADHI has
telah menetapkan Petunjuk Kerja Penilaian Konstruksi     established Sustainable Construction Assessment Work
Berkelanjutan, Petunjuk Kerja Dekarbonisasi.             Guidelines and Decarbonization Work Guidelines.

Selain itu, Perseroan juga mengimplementasikan           In addition, the Company has implemented Board of
SK Direksi Kebijakan ESG No. 014-6/2023/279, yang        Directors Decree No. 014-6/2023/279 on ESG Policy,
menegaskan komitmen ADHI dalam melaksanakan              which affirms ADHI’s commitment to implementing
pembangunan yang memperhatikan aspek keberlanjutan       development that takes into account environmental
lingkungan. Kebijakan ini mencakup upaya pengurangan     sustainability. This policy includes efforts to reduce
timbulan limbah, pengendalian emisi gas rumah kaca,      waste, control greenhouse gas emissions, and increase
serta peningkatan efisiensi penggunaan sumber daya.      resource efficiency.




Perseroan menjalankan program Public Transportation      The Company runs a Public Transportation Day program
Day sebagai upaya pengurangan emisi karbon dari          as an effort to reduce carbon emissions from employee
aktivitas transportasi karyawan. Program ini mendorong   transportation activities. This program encourages
karyawan untuk menggunakan transportasi publik           employees to use public transportation to commute
dalam perjalanan menuju tempat kerja sehingga            to work, thereby contributing to a reduction in carbon
berkontribusi terhadap penurunan emisi karbon dari       emissions from office operations.
aktivitas operasional kantor.


PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                Sustainability Report 2025
Page 142
142
              Kinerja Lingkungan
              Environmental Performance




Dalam operasional proyek, ADHI juga menerapkan             In project operations, ADHI also implements various
berbagai inisiatif yang mendukung praktik konstruksi       initiatives that support sustainable construction
berkelanjutan melalui penerapan program green              practices through the application of a green construction
construction pada seluruh proyek yang dikerjakan           program in all projects undertaken by the Company.
Perseroan. Program ini mencakup upaya pengendalian         This program includes efforts to control environmental
dampak lingkungan selama proses konstruksi, efisiensi      impacts during the construction process, resource
penggunaan sumber daya, serta penerapan metode             efficiency, and the application of more environmentally
kerja yang lebih ramah lingkungan.                         friendly work methods.

Selain itu, Perseroan juga mengimplementasikan             In addition, the Company implements a waste
program waste management di lingkungan kantor              management program in the ADHI office environment as
ADHI sebagai bagian dari upaya pengelolaan limbah          part of its efforts to manage waste in a more systematic
yang lebih sistematis dan bertanggung jawab. Program       and responsible manner. This program includes waste
ini mencakup pemilahan sampah, pengurangan                 sorting, waste reduction, and sustainable domestic
timbulan limbah, serta pengelolaan limbah domestik         waste management.
secara berkelanjutan.

Dalam mendukung penerapan ekonomi sirkular ,               In supporting the implementation of a circular economy,
ADHI juga mengembangkan inisiatif pengolahan               ADHI has developed an initiative to process organic
limbah organik menggunakan maggot yang kemudian            waste using maggots, which are then reused to create
dimanfaatkan kembali menjadi produk bernilai guna.         useful products. This initiative not only helps reduce
Inisiatif ini tidak hanya membantu mengurangi volume       the volume of organic waste but also adds value to the
limbah organik, tetapi juga memberikan nilai tambah        waste management process.
dari proses pengelolaan limbah yang dilakukan.

Sebagai bagian dari upaya pengelolaan lingkungan           As part of its sustainable environmental management
yang berkelanjutan, ADHI secara konsisten menerapkan       efforts, ADHI consistently applies the 9R principle
prinsip 9R (Rethink, Refuse, Reduce, Reuse, Repair,        (Rethink, Refuse, Reduce, Reuse, Repair, Refurbish,
Refurbish, Remanufacture, Repurpose, dan Recycle)          Remanufacture, Repurpose, and Recycle) in its
dalam kegiatan operasional, baik di lingkungan kantor      operational activities, both in the office and on projects.
maupun proyek. Penerapan prinsip ini bertujuan             The application of these principles aims to optimize
untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya,              resource utilization, reduce waste generation, and
mengurangi timbulan limbah, serta mendorong praktik        encourage circular economy practices in the Company’s
ekonomi sirkular dalam aktivitas operasional Perseroan.    operational activities.

Untuk memastikan implementasi kebijakan dan program        To ensure the effective implementation of environmental
lingkungan berjalan secara efektif, Perseroan secara       policies and programs, the Company regularly conducts
berkala melakukan sosialisasi dan kampanye internal        internal socialization and campaigns to all work units
kepada seluruh unit kerja dan proyek. Melalui pendekatan   and projects. Through this approach, ADHI not only
ini, ADHI tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap        ensures compliance with environmental regulations but
regulasi lingkungan, tetapi juga membangun budaya          also builds a culture of sustainability across all lines of
keberlanjutan di seluruh lini operasional perusahaan.      the Company’s operations.

Sebagai bagian dari implementasi komitmen                  As part of the implementation of its commitment to
terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan,             sustainable environmental management, ADHI applies
ADHI menerapkan kerangka Sustainability ADHI.              the Sustainability ADHI framework. This approach aims
Pendekatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi            to identify and control the potential environmental
serta mengendalikan potensi dampak lingkungan dari         impact of the Company’s operational activities.
aktivitas operasional Perseroan. [GRI 3-3] [OJK A.1]       [GRI 3-3] [OJK A.1]




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                    PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 143
                                                                                                                          143
                                                                                                 Kinerja Lingkungan
                                                                                         Environmental Performance




                                           2                       3                        4                           4
                  1
    2023     First Step           2024   Second           2025    Third           2026    Fourth            2027      Fifth
                                          Step                    Step                     Step                       Step


•   Komite ESG ADHI           •   Review Strategi     •   Review Strategi     •   Review Strategi       •    Review Strategi
•   Perencanaan                   dan Kebijakan           dan Kebijakan           dan Kebijakan              dan Kebijakan
    Strategis ESG             •   Sertifikasi         •   Rencana Program     •   Rencana Program       •    Rencana Program
•   Strategi dan                  ISO:26000               Unggulan 2025           Unggulan 2026              Unggulan 2027
    Kebijakan ESG             •   Rencana Program     •   Implementasi        •   Implementasi          •    Implementasi
•   Manual dan                    Unggulan 2024           Program Unggulan        Program Unggulan           Program Unggulan
    Prosedur ESG              •   Implementasi            dan Evaluasinya         dan Evaluasinya            dan Evaluasinya
•   Implementasi                  Program Unggulan    •   ESG Risk            •   ESG Risk              •    ESG Risk
    program Unggulan              dan Evaluasinya         Assessment 2024         Assessment 2025            Assessment 2026
    Jangka Pendek             •   ESG Risk            •   Strategy and        •   Strategy and          •    Strategy and
•   Improvement                   Assessment 2023         Policy Review           Policy Review              Policy Review
    Annual SR                 •   Strategy and        •   2025 Featured       •   2026 Featured         •    2027 Featured
•   Komite ESG ADHI               Policy Review           Program Plan            Program Plan               Program Plan
•   ADHI ESG                  •   ISO:26000           •   Implementation of   •   Implementation of     •    Implementation of
    Committee                     certification           Flagship Programs       Flagship Programs          Flagship Programs
•   ESG Strategic             •   2024 Featured           and Evaluation          and Evaluation             and Evaluation
    Planning                      Program Plan        •   ESG Risk            •   ESG Risk              •    ESG Risk
•   ESG Strategy and          •   Implementation of       Assessment 2024         Assessment 2025            Assessment 2026
    Policy                        Flagship Programs
•   ESG Manuals and               and Evaluation
•   Procedures                •   ESG Risk
•   Implementation                Assessment 2023
    of the Short-
    Term Excellence
    program
•   Annual SR
    Improvement



Pengelolaan Material/Bahan Baku                                    Materials/Raw Materials Management

Sesuai dengan bidang usaha di sektor jasa konstruksi,              In line with its business in the construction services
ADHI membutuhkan berbagai jenis bahan baku/material                sector, ADHI requires various types of raw materials/
yang dapat dikelompokkan menjadi dua kategori yaitu                materials that can be grouped into two categories,
material terbarukan dan tidak terbarukan. Perseroan                namely renewable and non-renewable materials. The
selalu memastikan bahwa semua bahan baku yang                      Company always ensures that all raw materials used
digunakan diperoleh dari sumber yang sah dan memiliki              are obtained from legitimate sources and have official
izin resmi. Berikut adalah rincian volume dan jenis bahan          permits. The following are details of the volume and
baku yang digunakan oleh Perseroan selama tiga tahun               types of raw materials used by the Company over the
terakhir: [GRI 301-1]                                              last three years: [GRI 301-1]




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                            Sustainability Report 2025
Page 144
144
                Kinerja Lingkungan
                Environmental Performance




Tabel Pemakaian Material/Bahan Baku Tahun 2023-2025
Table of Material/Raw Material Usage in 2023-2025


                                                    Tabel Penggunaan Bahan Baku/Material
                                                          Table of Raw Material Usage
                                                                                Tahun
        Nama
                   Satuan                      2025                             2024                              2023
 No.   Material
                    Unit                              Nilai (Rp)                        Nilai (Rp)                       Nilai (Rp)
       Material                  Volume                                Volume                            Volume
                                                      Value (Rp)                        Value (Rp)                       Value (Rp)
 Material tidak terbarukan
 Non-renrewable materials
  1.   Pasir           M3              64.395         12.505.967.427       15.443       2.381.781.995        44.021     44.989.581.019
       Sand
  2.   Batu            M3              31.409         11.336.697.640       56.452   27.885.501.250         1.427.493    351.148.102.551
       Pecah
       Crushed
       stone
 3.    Batu            M3                      -                   -       34.310      8.968.496.100         33.134     10.325.599.320
       Amour
       Amour
       stone
  4.   Batu Kali       M3                   6.141     1.569.352.450        51.664   37.987.852.440          260.649     17.545.406.073
       River
       stone
  5.   Sirtu           M3              28.512         5.234.538.361        76.267       17.156.751.250      525.989     55.391.346.075
       Gravel
  6.   Semen         Sak              281.032         19.261.873.182        9.705        678.290.000       4.298.512   106.630.471.443
       Cement        Sack
 Material Terbarukan
 Renewable Materials
  1.   Kayu            M3                   547       8.754.768.005          396        1.138.950.000        47.434     12.013.296.299
       Wood


Berdasarkan data pada tabel di atas, mayoritas material                Based on the data in the table above, the majority of
yang digunakan oleh ADHI berasal dari sumber daya                      materials used by ADHI come from natural resources
alam dan termasuk dalam kategori tak terbarukan,                       and are classified as non-renewable, such as sand,
seperti pasir, batu pecah, batu armor, batu kali, sirtu,               crushed stone, armor stone, river stone, gravel, and
dan semen. Mengingat ketersediaannya yang semakin                      cement. Given their increasingly limited availability, ADHI
terbatas, ADHI menyadari pentingnya pengelolaan yang                   recognizes the importance of prudent management to
bijaksana untuk memastikan penggunaan yang efisien                     ensure efficient use and reduce waste.
serta mengurangi limbah yang dihasilkan.

Untuk mendukung efisiensi dan keberlanjutan, ADHI                      To support efficiency and sustainability, ADHI strives to
berupaya memanfaatkan material secara optimal                          utilize materials optimally to minimize waste and save
guna meminimalkan pemborosan dan menghemat                             raw materials. In addition, for certain materials that can
bahan baku. Selain itu, untuk material tertentu yang                   be reused, the Company is committed to implementing
memungkinkan untuk digunakan kembali, Perseroan                        the principles of recycling and reuse in accordance with
berkomitmen untuk menerapkan prinsip daur ulang dan                    applicable standards.
pemanfaatan ulang sesuai dengan standar yang berlaku.

Sebagai bagian dari upaya pengelolaan lingkungan,                      As part of its environmental management efforts,
ADHI menerapkan Prosedur Pengelolaan Limbah                            ADHI implements Procedures for the Management
Konstruksi, Domestik, dan B3 di setiap proyek. Prosedur                of Construction, Domestic, and Hazardous Waste in
ini mencakup penyediaan fasilitas pengumpulan,                         every project. These procedures include the provision
pemilahan, pencatatan, serta pembuangan akhir limbah.                  of facilities for the collection, sorting, recording, and
Limbah yang tidak dapat dikelola secara internal akan                  final disposal of waste. Waste that cannot be managed
dikirim ke pihak ketiga yang memiliki izin resmi untuk                 internally will be sent to third parties that have official
proses pengolahan lebih lanjut.                                        permits for further processing.



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 145
                                                                                                                    145
                                                                                           Kinerja Lingkungan
                                                                                   Environmental Performance




Berdasarkan Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan          Based on the Identification of Environmental Aspects &
(IADL), beberapa material yang sudah masuk kategori         Impacts (IADL), several materials that are categorized
limbah dan dapat didaur ulang di antaranya limbah kayu      as waste and can be recycled include formwork wood
bekisting, sisa beton readymix, scrap besi beton, kertas    waste, ready-mix concrete scraps, concrete iron scraps,
bekas print, oli mesin bekas, sampah botol plastik, dan     used printing paper, used engine oil, plastic bottle
limbah cartridge tinta printer. Beberapa material/limbah    waste, and printer ink cartridge waste. Some materials/
yang dapat digunakan kembali (reuse) antara lain limbah     waste that can be reused include formwork wood waste,
kayu bekisting, scrap besi beton, oli mesin bekas, kertas   concrete iron scrap, used engine oil, used print paper,
bekas print, sampah botol plastik, dan air hasil cucian     plastic bottle waste, and water from washing concrete
sisa beton dari truck mixer. Mengingat bidang usaha         residue from truck mixers. Given that the Company’s
Perseroan di sektor konstruksi, tidak terdapat produk       business is in the construction sector, there are no
reclaimed atau material kemasan yang dapat digunakan        reclaimed products or packaging materials that can
kembali. [GRI 301-2, 301-3]                                 be reused. [GRI 301-2, 301-3]

Selain bahan baku utama untuk mendukung pekerjaan di        In addition to the main raw materials to support work
sektor konstruksi, ADHI juga memerlukan kertas sebagai      in the construction sector, ADHI requires paper as
material pendukung dalam kegiatan perkantoran. Kertas       a supporting material in office activities. Paper is
digunakan untuk berbagai keperluan administrasi,            used for various administrative purposes, such as
seperti surat-menyurat, kontrak kerja dengan mitra,         correspondence, work contracts with partners, memos,
memo, dan dokumen lainnya. ADHI menyadari bahwa             and other documents. ADHI realizes that the paper
proses produksi kertas memerlukan bubur kayu yang           production process requires wood pulp from tree felling,
berasal dari penebangan pohon, serta menggunakan            as well as electricity, fuel oil, water, and other chemicals.
energi listrik, bahan bakar minyak, air, dan bahan          In addition, paper production generates various types
kimia lainnya. Selain itu, produksi kertas menghasilkan     of waste, including solid, liquid, and gas waste, as well
berbagai jenis limbah, baik padat, cair, maupun gas,        as waste classified as Hazardous and Toxic Materials
termasuk limbah yang tergolong Bahan Berbahaya dan          (B3) and non-B3, which contribute to environmental
Beracun (B3) serta non-B3, yang turut berkontribusi         impacts such as global warming and climate change.
terhadap dampak lingkungan seperti pemanasan global
dan perubahan iklim.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak                   As a form of concern for the environmental impact
lingkungan yang ditimbulkan oleh produksi kertas, ADHI      caused by paper production, ADHI is committed to
berkomitmen untuk mengurangi penggunaan kertas              reducing the use of paper in its operational activities.
dalam aktivitas operasionalnya. Salah satu langkah          One of the measures implemented is to reuse used
yang diterapkan adalah memanfaatkan kembali kertas          paper from non-confidential documents by using the
bekas dari dokumen yang tidak bersifat rahasia dengan       blank side for internal purposes.
menggunakan sisi kosongnya untuk keperluan internal.

Selain itu, ADHI juga menerapkan kebijakan paperless        In addition, ADHI implements a paperless policy in
dalam berbagai proses administrasi dengan                   various administrative processes by utilizing digital
memanfaatkan teknologi digital. Penggunaan surat            technology. The use of electronic mail, digital signature
elektronik, sistem tanda tangan digital, dan aplikasi       systems, and online-based applications is optimized to
berbasis online dioptimalkan untuk mengurangi               reduce dependence on printed documents.
ketergantungan pada dokumen cetak.

Sebagai bagian dari efisiensi penggunaan kertas, ADHI       As part of its paper efficiency efforts, ADHI also
juga melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum               conducts thorough checks before printing documents
pencetakan dokumen untuk menghindari kesalahan              to avoid typos or spelling errors that could result in
ketik atau ejaan yang dapat menyebabkan pencetakan          reprinting. Through these various efforts, ADHI strives to
ulang. Dengan berbagai upaya tersebut, ADHI berusaha        reduce paper consumption and contribute to sustainable
menekan konsumsi kertas dan berkontribusi pada upaya        environmental conservation efforts.
pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                      Sustainability Report 2025
Page 146
146
              Kinerja Lingkungan
              Environmental Performance




Penggunaan kertas oleh Perseroan secara otomatis                          The Company’s use of paper automatically generates
menghasilkan limbah yang termasuk dalam kategori                          waste that falls into the non-B3 (Hazardous and Toxic
non-B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Untuk                               Materials) category. For paper waste management,
pengelolaan limbah kertas, Perseroan menyerahkan                          the Company outsources to third parties, including the
kepada pihak ketiga, termasuk kemungkinan untuk                           possibility of reuse or recycling. However, until the end
digunakan kembali atau didaur ulang. Namun, hingga                        of 2025, ADHI has not utilized the recycled paper in its
akhir tahun 2025, ADHI belum memanfaatkan hasil                           daily operations. [OJK F.5]
daur ulang kertas tersebut dalam operasional sehari-
hari. [OJK F.5]

Dalam kegiatan operasional konstruksi, penggunaan                         In construction operations, the use of materials and
material dan bahan baku menjadi salah satu aspek                          raw materials is an important aspect that has the
penting yang berpotensi memberikan dampak terhadap                        potential to impact the environment. Therefore, ADHI
lingkungan. Oleh karena itu, ADHI berkomitmen untuk                       is committed to optimizing the efficient use of materials
mengoptimalkan penggunaan material secara efisien                         and encouraging the use of more environmentally
serta mendorong pemanfaatan material yang lebih                           friendly materials in project implementation.
ramah lingkungan dalam pelaksanaan proyek.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Perseroan                             As part of these efforts, the Company implements
menerapkan berbagai inisiatif dalam pengelolaan                           various initiatives in material management that focus
material yang berfokus pada efisiensi penggunaan                          on resource efficiency, waste reduction, and support
sumber daya, pengurangan timbulan limbah, serta                           for the application of circular economy principles in
dukungan terhadap penerapan prinsip ekonomi sirkular                      operational activities.
dalam kegiatan operasional.

Penggunaan material ramah lingkungan pada proyek-                         The use of environmentally friendly materials in ADHI
proyek ADHI disajikan dalam tabel berikut.                                projects is presented in the following table.


               Material                      Pemakaian                                                Justifikasi
  No.
               Material                        Usage                                                 Justification

   1.    Lampu LED               Penggunaan lampu LED pada                 Lampu LED lebih efisien dalam penggunaan energi (listrik)
         LED Lights              kantor pusat ADHI dan proyek-             dibandingkan dengan lampu non-LED. Memiliki masa waktu
                                 proyek operasional                        pemakaian yang lama serta rendah emisi karbon
                                 Use of LED lighting at ADHI’s             LED lights are more energy-efficient (in terms of electricity)
                                 headquarters and operational              than non-LED lights. They have a long lifespan and produce low
                                 projects.                                 carbon emissions.

   2.    Panel Surya             Lampu penerangan jalan akses              Penggunaan panel surya sebagai energi terbarukan yang
         Solar Panels            kerja, lampu penerangan di area           lebih efisien dan rendah emisi karbon untuk menggantikan
                                 kerja, penerangan di area direksi         penggunaan energi Listrik
                                 keet, CCTV lapangan dan kantor            The use of solar panels as a more efficient, low-carbon
                                 direksi keet.                             renewable energy source to replace electricity.
                                 Work access road lighting, lighting
                                 in work areas, lighting in the project
                                 office, on-site CCTV, and the
                                 project office.

   3.    MOBOX                   Sebagai material alternatif untuk         MOBOX (Modular Box) merupakan material alternatif dalam
                                 pembangunan direksi keet proyek           pembangunan direksi keet maupun proyek gedung lainnya. Dapat
                                 ADHI                                      digunakan berkali kali sehingga minim menghasilkan limbah
                                 As an alternative material for the        MOBOX (Modular Box) is an alternative material for the
                                 construction of the ADHI project          construction of site offices and other building projects. It can be
                                 offices.                                  reused multiple times, minimizing waste.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                         PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 147
                                                                                                                                         147
                                                                                                           Kinerja Lingkungan
                                                                                                   Environmental Performance




                 Material                     Pemakaian                                               Justifikasi
  No.
                 Material                       Usage                                                Justification

   4.     Kaca SunenergyClear     Material kaca sunergy untuk fasad       Kaca Sunergy adalah kaca pelapis yang dapat mengurangi panas
          Sunenergy Clear Glass   yang dapat mereduksi suhu di            matahari yang masuk ke dalam bangunan dan termasuk jenis
                                  dalam gedung.                           kaca emisivitas rendah. Kaca ini memiliki tampilan clear sehingga
                                  Sunergy glass for facades that can      pencahayaan alami bisa masuk ke dalam bangunan. Material ini
                                  reduce indoor temperatures.             dapat mengurangi beban panas dan dapat mengurangi beban AC
                                                                          yang digunakan sehingga kaca Sun energy termasuk kaca yang
                                                                          ramah lingkungan.
                                                                          Sunergy glass is a coated glass that reduces solar heat entering
                                                                          a building and is classified as low-emissivity glass. This glass
                                                                          is clear, allowing natural light to enter the building. This material
                                                                          reduces heat gain and reduces the load on air conditioning
                                                                          systems, making Sunergy glass an environmentally friendly
                                                                          option.

   5.     Genset Powerbank        Enertainer dimanfaatkan sebagai         Enertainer sebagai Upaya Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca dan
          (Enertainer)            solusi penyimpanan energi               Bahan Perusak Ozon
          Powerbank Generator     yang menggantikan genset                Enertainer as a strategy for reducing greenhouse gas and ozone-
          (Enertainer)            diesel konvensional, sehingga           depleting substance emissions.
                                  mengurangi konsumsi solar yang
                                  tidak terbarukan dan menekan
                                  ketergantungan pada pasokan
                                  listrik dari PLN. Teknologi berbasis
                                  baterai ini mampu menyuplai daya
                                  listrik secara stabil dan efisien
                                  untuk mendukung kebutuhan
                                  proyek konstruksi, sekaligus
                                  menurunkan biaya operasional
                                  serta emisi karbon.
                                  Enertainer is used as an energy
                                  storage solution that replaces
                                  conventional diesel generators,
                                  thereby reducing consumption
                                  of non-renewable diesel fuel and
                                  decreasing reliance on PLN-
                                  supplied electricity. This battery-
                                  based technology can supply
                                  stable, efficient electrical power to
                                  support construction project needs
                                  while reducing operational costs
                                  and carbon emissions.

   6.     Semen Non-OPC           Semen tipe PCC                          PCC juga mendukung keberlanjutan lingkungan dengan
          Non-OPC Cement          PCC-type cement                         mengurangi penggunaan klinker dan menambahkan bahan
                                                                          yang lebih mudah diperoleh seperti batu kapur. Produksi PCC
                                                                          menghasilkan emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan
                                                                          dengan semen tradisional, menjadikannya pilihan yang lebih baik
                                                                          dari segi lingkungan.
                                                                          PCC also supports environmental sustainability by reducing
                                                                          clinker use and incorporating more readily available materials,
                                                                          such as limestone. PCC production results in lower carbon
                                                                          emissions compared to traditional cement, making it a better
                                                                          environmental choice.

    7.    Fly Ash                 Pengganti unsur semen yang              Fly ash merupakan limbah sisa hasil pembakaran batu bara
                                  dihasilkan dari limbah batu bara        yang didaur ulang dan digunakan dalam konstruksi untuk
                                  A cement substitute produced from       menggantikan sebagian semen. Penggunaannya mengurangi
                                  coal waste.                             emisi karbon, meningkatkan kekuatan beton, meminimalkan
                                                                          dampak lingkungan, dan termasuk bahan non-B3 yang aman
                                                                          digunakan dalam konstruksi.
                                                                          Fly ash is a byproduct of coal combustion that is recycled
                                                                          and used in construction to replace cement partially. Its use
                                                                          reduces carbon emissions, enhances concrete strength,
                                                                          minimizes environmental impact, and qualifies as a safe, non-B3
                                                                          construction material.

   8.     SLAG                    limbah dari industri baja yang bisa     limbah hasil peleburan biji besi, didaur ulang untuk menggantikan
                                  digunakan sebagai agregat dalam         sebagian semen dalam konstruksi. Penggunaannya mengurangi
                                  campuran beton.                         emisi karbon, meningkatkan ketahanan beton terhadap sulfat
                                  Steel industry waste that can be        dan korosi, serta mengurangi konsumsi bahan baku alam,
                                  used as aggregate in concrete           menjadikannya pilihan material yang ramah lingkungan dan
                                  mixes                                   berkelanjutan
                                                                          A byproduct of iron ore smelting, recycled to replace cement
                                                                          in construction, partially. Its use reduces carbon emissions,
                                                                          improves concrete’s resistance to sulfates and corrosion, and
                                                                          reduces the consumption of natural raw materials, making it an
                                                                          environmentally friendly and sustainable material choice.



PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                        Sustainability Report 2025
Page 148
148
              Kinerja Lingkungan
              Environmental Performance




Untuk beberapa program serta penggunaan material          For several programs and the use of environmentally
ramah lingkungan tersebut, ADHI juga melakukan            friendly materials, ADHI also calculates estimates of
perhitungan estimasi reduksi emisi karbon yang dihitung   carbon emission reductions, which are calculated
secara internal oleh Departemen QHSE. Berdasarkan         internally by the QHSE Department. Based on these
hasil perhitungan tersebut, pada tahun 2025 Perseroan     calculations, in 2025, the Company recorded carbon
mencatatkan emisi karbon sebesar 59.596,55 ton            emissions of 59,596.55 tons of CO₂eq and successfully
CO₂eq dan berhasil mereduksi emisi karbon sebesar         reduced carbon emissions by 4,987.17 tons of CO₂eq,
4.987,17 ton CO₂eq, turun dibandingkan tahun 2024         down from 68,467.75 tons of CO₂eq recorded in 2024.
yang tercatat sebesar 68.467,75 ton CO₂eq.

Pengelolaan Air                                           Water Management

Air merupakan salah satu sumber daya penting dalam        Water is an important resource in supporting ADHI’s
mendukung kegiatan operasional ADHI, baik untuk           operational activities, both for the domestic needs
kebutuhan domestik karyawan di kantor maupun untuk        of employees in the office and for various stages of
berbagai tahapan pekerjaan konstruksi di lokasi proyek.   construction work at project sites. Water is used for daily
Penggunaan air meliputi kebutuhan sehari-hari seperti     needs such as bathing, washing, cooking, and religious
mandi, mencuci, memasak, serta keperluan ibadah,          purposes, as well as in the construction process. Most
selain juga dimanfaatkan dalam proses konstruksi.         of the Company’s water needs are obtained from
Sebagian besar kebutuhan air Perseroan diperoleh          groundwater sources. [GRI 3-3]
dari sumber air tanah. [GRI 3-3]

Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keberlanjutan      As part of its responsibility for the sustainability of
sumber daya air, ADHI berkomitmen untuk mengelola         water resources, ADHI is committed to managing water
penggunaan air secara bijaksana dan efisien.              use wisely and efficiently. Efforts made include water
Upaya yang dilakukan antara lain melalui kampanye         conservation campaigns, routine checks of water pipes,
penghematan air, pemeriksaan rutin terhadap saluran       taps, and valves to prevent leaks, and immediate repairs
air, keran, dan valve untuk mencegah kebocoran,           if damage to the water distribution system is found.
serta melakukan perbaikan segera apabila ditemukan
kerusakan pada sistem distribusi air.

Melalui berbagai langkah tersebut, ADHI berupaya          Through these various measures, ADHI strives to
memastikan bahwa penggunaan air dalam kegiatan            ensure that water use in its operational activities does
operasional tidak memberikan dampak negatif terhadap      not have a negative impact on the environment or the
lingkungan maupun masyarakat sekitar. Perseroan           surrounding community. The Company also ensures
juga memastikan bahwa aktivitas operasional tidak         that its operational activities do not cause water stress
menyebabkan terjadinya stres air pada wilayah tempat      in the areas where its business activities are carried
kegiatan usaha dilaksanakan. Sebagai salah satu bentuk    out. As part of its corporate social and environmental
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan perusahaan,          responsibility, ADHI has collaborated in a clean water
ADHI telah berkolaborasi dalam program penyediaan         supply program in West Java. [GRI 303-1] [OJK F.5]
air bersih di Jawa Barat. [GRI 303-1] [OJK F.5]




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                   PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 149
                                                                                                                                                  149
                                                                                                                         Kinerja Lingkungan
                                                                                                                 Environmental Performance




Sumber air yang digunakan dalam operasional ADHI                                      The water sources used in ADHI’s operations come
berasal dari beberapa sumber, antara lain air tanah, air                              from several sources, including groundwater, rainwater,
hujan, air PDAM, serta air daur ulang yang dimanfaatkan                               PDAM water, and recycled water that is reused to support
kembali untuk mendukung kegiatan operasional                                          the Company’s operational activities. The utilization of
perusahaan. Pemanfaatan berbagai sumber air ini                                       these various water sources is carried out to ensure
dilakukan untuk memastikan ketersediaan air bagi                                      the availability of water for operational activities while
kegiatan operasional sekaligus mendorong efisiensi                                    promoting the efficient use of water resources.
penggunaan sumber daya air.

Pada tahun pelaporan, ADHI melakukan pemantauan                                       During the reporting year, ADHI monitored the volume
terhadap volume pengambilan air dari berbagai sumber                                  of water taken from various sources to ensure that
guna memastikan penggunaan air dilakukan secara                                       water use was measured and responsible. Details of
terukur dan bertanggung jawab. Rincian pengambilan                                    the Company’s water intake over the last three years
air Perseroan selama tiga tahun terakhir disajikan pada                               are presented in the following table.
tabel berikut.


Tabel Pengambilan Air Tahun 2023-2025 [GRI 303-3][OJK F.5, F.8] [IDX E-04]
Table of Water Withdrawal in 2023-2025 [GRI 303-3][OJK F.5, F.8] [IDX E-04]


       Sumber Air                      Satuan
                                                                   2025**)                             2024**)                         2023*)
       Water Source                     Unit
 Air tanah                               m3                                202.269.869                     230.524.346                           66.794
 Groundwater
                                      Megaliter                                 202.269                           230.524                             67
 Air Hujan                               m3                                   12.174.612                     12.827.732                                -
 Rainwater
                                      Megaliter                                    12.175                          12.828                              -
 Air PDAM                                m3                                   84.974.115                    117.676.682                                -
 PDAM Water
                                      Megaliter                                   84.974                           117.677                             -
 Air Daur Ulang                          m3                                  25.727.920                      18.838.412                                -
 Recycled Water
                                      Megaliter                                   25.728                           18.838                              -
 Jumlah                                  m3                                 325.146.517                     379.867.173                          66.794
 Total
                                      Megaliter                                  325.147                          379.867                             67
 Konversi m3 ke liter/megaliter: https://convertlive.com/id/u/mengkonversi/meter-kubik/ke/liter
 *) Kantor Pusat dan 10 Proyek
 **) Kantor Pusat dan semua Proyek ADHI

 Conversion from m³ to liters/megaliters: https://convertlive.com/id/u/mengkonversi/meter-kubik/ke/liter
 *) Head Office and 10 Projects
 **) Head Office and all ADHI Projects




Berdasarkan tabel di atas, total pengambilan air pada                                 Based on the table above, total water withdrawal in 2025
tahun 2025 tercatat sebesar 325.146.517 m³, menurun                                   is recorded at 325,146,517 m³, a decrease compared
dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 379.867.173 m³.                                 to 2024, which reached 379,867,173 m³.

Penurunan ini dipengaruhi oleh berbagai inisiatif                                     This decrease was influenced by various water
efisiensi penggunaan air yang diterapkan Perseroan                                    efficiency initiatives implemented by the Company
serta optimalisasi pemanfaatan air daur ulang dalam                                   and the optimization of recycled water utilization in
kegiatan operasional.                                                                 operational activities.

Selain melakukan pemantauan terhadap pengambilan                                      In addition to monitoring water withdrawal, ADHI
air, ADHI juga mengelola pembuangan air limbah yang                                   manages wastewater disposal generated from
dihasilkan dari kegiatan operasional. Air limbah yang                                 operational activities. Wastewater generated from
dihasilkan dari aktivitas domestik maupun operasional                                 domestic and project operational activities first goes
proyek terlebih dahulu melalui proses pengolahan untuk                                through a treatment process to ensure that the quality
memastikan bahwa kualitas air yang dibuang telah                                      of the discharged water meets applicable environmental
memenuhi baku mutu lingkungan yang berlaku.                                           quality standards.



PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                                    Sustainability Report 2025
Page 150
150
               Kinerja Lingkungan
               Environmental Performance




Di Kantor Pusat ADHI yang berlokasi di Jl. MT Haryono                    At ADHI’s Headquarters located at Jl. MT Haryono No.
No. 27 Jakarta, pengolahan air limbah dilakukan melalui                  27 Jakarta, wastewater is treated through a Sewage
Sewage Treatment Plant (STP) sebelum dialirkan ke                        Treatment Plant (STP) before being discharged into an
sumur resapan. Sistem ini diterapkan untuk memastikan                    infiltration well. This system is implemented to ensure
bahwa air limbah yang dibuang tidak mencemari badan                      that the wastewater discharged does not pollute water
air maupun lingkungan sekitar. [GRI 303-2]                               bodies or the surrounding environment. [GRI 303-2]

Rincian volume pembuangan air limbah Perseroan                           Details of the Company’s wastewater discharge
selama periode pelaporan disajikan pada tabel berikut.                   volume during the reporting period are presented in
                                                                         the following table.

Volume Pembuangan Air Tahun 2023-2025 [GRI 303-4][OJK F.13, F.14]
Water Discharge Volume in 2023-2025 [GRI 303-4][OJK F.13, F.14]


             Badan Air           Satuan            Jenis/Mekanisme IPAL
 No.                                                                                  2025             2024                 2023
           Body of Waster         Unit             IPAL Type/Mechanism

  1.    Sumur Resapan               m3          Sewage Treatment Plant                    10.843              9,746                   -
        Infiltration Well



Untuk memastikan air limbah yang dihasilkan dari                         To ensure that wastewater generated from operational
kegiatan operasional tidak menimbulkan dampak negatif                    activities does not harm the environment, ADHI
terhadap lingkungan, ADHI secara rutin melakukan                         routinely conducts wastewater quality testing through
pengujian kualitas air limbah melalui laboratorium pihak                 an independent third-party laboratory. This testing
ketiga yang independen. Pengujian ini bertujuan untuk                    aims to ensure that wastewater quality parameters
memastikan bahwa parameter kualitas air limbah telah                     meet the quality standards set out in applicable
memenuhi baku mutu yang ditetapkan dalam peraturan                       environmental regulations.
lingkungan hidup yang berlaku.

Beberapa parameter utama yang diuji dalam pengolahan                     Some of the main parameters tested in wastewater
air limbah meliputi pH, Biological Oxygen Demand                         treatment include pH, Biological Oxygen Demand (BOD),
(BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), amonia,                             Chemical Oxygen Demand (COD), ammonia, oil and
minyak dan lemak, total padatan tersuspensi (TSS),                       grease, total suspended solids (TSS), and total coliform.
serta total coliform. Hasil pengujian kualitas air limbah                The results of wastewater quality testing in the reporting
pada tahun pelaporan disajikan pada tabel berikut.                       year are presented in the following table.

Tabel Zat-zat Prioritas yang Diperiksa dalam Air Limbah Bulan Desember Tahun 2025
Table of Priority Substances Examined in Wastewater in December 2025


                                                                                              Memenuhi?
                                                     Kadar
                                                                   Hasil Pengolahan           Fulfillment
              Nama                   Satuan         Maksimum                                                      Langkah lanjutan
                                                                      Processing
              Name                    Unit          Maximum                                                         Next measure
                                                                        Results            Ya         Tidak
                                                      Level
                                                                                           Yes         No

 pH                                        -             6-9               6,92              Ya         -                   -
                                                                                             Yes

 BOD/Biochemical Oxygen Demand           mg/L            30                2,78              Ya         -                   -
                                                                                             Yes

 COD/Chemical Oxygen Demand              mg/L            100               14,80             Ya         -                   -
                                                                                             Yes

 ammonia                                 mg/L            10                1,33              Ya         -                   -
 ammonia                                                                                     Yes

 minyak dan lemak                        mg/L             5                0,79              Ya         -                   -
 oil and grease                                                                              Yes




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                    PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 151
                                                                                                                                                   151
                                                                                                                       Kinerja Lingkungan
                                                                                                               Environmental Performance




Tabel Zat-zat Prioritas yang Diperiksa dalam Air Limbah Bulan Desember Tahun 2025
Table of Priority Substances Examined in Wastewater in December 2025


                                                                                                          Memenuhi?
                                                            Kadar
                                                                            Hasil Pengolahan              Fulfillment
                  Nama                      Satuan        Maksimum                                                                   Langkah lanjutan
                                                                               Processing
                  Name                       Unit         Maximum                                                                      Next measure
                                                                                 Results                 Ya           Tidak
                                                            Level
                                                                                                         Yes           No

 total padatan tersuspensi (TSS/             mg/L               30                   0,50                Ya              -                   -
 Total Suspended Solids)                                                                                 Yes
 Total suspended solids (TSS)

 Total coliform                            Jumlah/            3.000                  < 1,8               Ya              -                   -
                                           100 mL                                                        Yes
                                           Amount/
                                           100 mL


Untuk memantau efisiensi penggunaan air, ADHI juga                                To monitor water usage efficiency, ADHI also calculates
melakukan penghitungan intensitas konsumsi air pada                               water consumption intensity at its Headquarters on
Kantor Pusat di Jl. MT Haryono, Jakarta. Perhitungan ini                          Jl. MT Haryono, Jakarta. This calculation is made by
dilakukan dengan mempertimbangkan jumlah karyawan                                 considering the relatively stable number of employees
yang relatif stabil dibandingkan dengan tenaga kerja                              compared to the workforce on dynamic projects.
pada proyek yang bersifat dinamis.

Intensitas penggunaan air dihitung dengan                                         Water consumption intensity is calculated by comparing
membandingkan total konsumsi air dengan jumlah                                    total water consumption with the number of employees
karyawan pada periode pelaporan. Melalui pendekatan                               during the reporting period. Through this approach,
ini, Perseroan dapat memantau tingkat efisiensi                                   the Company can monitor the level of water usage
penggunaan air serta mengevaluasi efektivitas program                             efficiency and evaluate the effectiveness of the water
penghematan air yang telah diterapkan.                                            conservation program that has been implemented.

Pada tahun 2025, intensitas penggunaan air tercatat                               In 2025, water usage intensity was recorded at 16.67
sebesar 16,67 m³/karyawan/tahun, turun dibandingkan                               m³/employee/year, down from 20.18 m³/employee/year
tahun 2024 yang mencapai 20,18 m³/karyawan/tahun.                                 in 2024. This change was influenced by the dynamics
Perubahan tersebut dipengaruhi oleh dinamika aktivitas                            of office operations and the implementation of various
operasional kantor serta penerapan berbagai program                               water efficiency programs. [GRI G4: CRE2 [FM4.1]
efisiensi penggunaan air. [GRI G4: CRE2 [FM4.1]

Tabel Pengambilan, Pembuangan dan Konsumsi Air Tahun 2023-2025*)
Table of Water Intake, Discharge and Consumption in 2023-2025*)


                     Sumber Air                                 Satuan
                                                                                       2025                       2024                      2023
                     Water Source                                Unit
 Pengambilan Air
 Water Intake
 Air PDAM                                                    M3                                 12.366                   14.307                         -
 PDAM Water                                                  Megaliter                           12.37                       14.31                      -
 Pembuangan Air                                              M3                                10.843                        9.746                      -
 Water Disposal                                              Megaliter                           10,84                        9.75                      -
 Konsumsi Air                                                M3                                  1.523                       4.561                      -
 Water Consumption
                                                             Megaliter                            1,52                        4.56                      -
 *) Data merujuk penggunaan air Kantor Pusat ADHI, Jl. MT Haryono No. 27, Jakarta
 Konversi m3 ke megaliter: https://www.unitconverters.net/volume/megaliter-to-cubic-meter.htm
 *) Data refers to water usage at ADHI's Headquarters, Jl. MT Haryono No. 27, Jakarta
 Conversion from m3 to megaliters: https://www.unitconverters.net/volume/megaliter-to-cubic-meter.htm




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                                    Sustainability Report 2025
Page 152
152
              Kinerja Lingkungan
              Environmental Performance




Sesuai tabel di atas, konsumsi air tahun 2025                    According to the table above, water consumption in
mengalaami penurunan dibandingkan tahun 2024. Hal                2025 decrease compared to 2024. This was influenced
tersebut dipengaruhi oleh dinamika penggunaan air di             by changes in water usage at ADHI’s headquarters.
lingkungan kantor pusat ADHI. [OJK F.8][GRI 303-3,               [OJK F.8][GRI 303-3, 303-4, 303-5]
303-4, 303-5]

Pengelolaan Energi                                               Energy Management

Energi merupakan salah satu sumber daya penting                  Energy is one of the important resources in supporting
dalam mendukung kegiatan operasional ADHI, baik pada             ADHI’s operational activities, both in office activities and
aktivitas perkantoran maupun pada proyek konstruksi              in construction projects carried out by the Company.
yang dijalankan Perseroan. Penggunaan energi terutama            Energy use mainly comes from electricity, which is
berasal dari listrik yang digunakan untuk mendukung              used to support the operation of office equipment and
operasional peralatan dan fasilitas kantor, serta                facilities, as well as fuel oil (BBM), which is used for the
Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dimanfaatkan untuk                 operation of vehicles and heavy equipment at project
operasional kendaraan dan alat berat di lokasi proyek.           sites. [GRI 3-3]
[GRI 3-3]

ADHI menyadari bahwa sebagian besar BBM yang                     ADHI realizes that most of the fuel currently used
digunakan saat ini masih berasal dari energi fosil yang          still comes from fossil energy, which has limited
memiliki keterbatasan ketersediaan serta berpotensi              availability and the potential to cause greenhouse gas
menimbulkan emisi gas rumah kaca. Begitu pula                    emissions. Similarly, electricity still uses coal as its
dengan listrik yang masih menggunakan batu bara                  energy source. Therefore, the Company is committed
sebagai energi pembangkit. Oleh karena itu, Perseroan            to improving energy efficiency and encouraging the
berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi penggunaan              use of more environmentally friendly energy sources
energi serta mendorong penerapan sumber energi yang              in its operational activities. This also supports the
lebih ramah lingkungan dalam kegiatan operasional.               implementation of Government Regulation No. 70 of
Hal ini sekaligus mendukung implementasi Peraturan               2009 on Energy Conservation.
Pemerintah No. 70 Tahun 2009 tentang Konservasi
Energi.

Sejalan dengan komitmen tersebut, ADHI menerapkan                In line with this commitment, ADHI implements various
berbagai inisiatif efisiensi energi yang dilakukan               energy efficiency initiatives that are carried out
secara berkelanjutan di lingkungan kantor maupun                 sustainably in the office and project environments.
proyek. Upaya tersebut antara lain melalui optimalisasi          These efforts include optimizing the use of electrical
penggunaan peralatan listrik, penerapan teknologi                equipment, applying energy-saving technologies,
hemat energi, serta peningkatan kesadaran karyawan               and increasing employee awareness of the wise use
dalam penggunaan energi secara bijaksana.                        of energy.

Berbagai program untuk mendukung pengurangan                     Various programs to support the reduction of energy
konsumsi energi dan emisi karbon yang dilakukan                  consumption and carbon emissions carried out by the
Perseroan antara lain: [OJK F.7, F.12][GRI 302-4, 305-5]         Company include: [OJK F.7, F.12][GRI 302-4, 305-5]
1. Optimalisasi mobilitas dinas guna mengurangi                  1. Optimization of official mobility to reduce the
   frekuensi perjalanan dinas yang tidak diperlukan                  frequency of unnecessary business trips
2. Mendorong penggunaan transportasi publik melalui              2. Encouraging the use of public transportation
   program Transportation Day                                        through the Transportation Day program
3. Pemasangan panel surya pada atap Kantor Pusat                 3. Installation of solar panels on the roof of the Head
   sebagai bagian dari implementasi konsep green                     Office as part of the implementation of the green
   office                                                            office concept
4. Penggunaan lampu LED hemat energi pada fasilitas              4. Use of energy-efficient LED lights in office facilities
   kantor
5. Optimalisasi penggunaan AC sesuai jam operasional             5. Optimization of AC use in accordance with office
   kantor                                                           operating hours
6. D e s a i n b a n g u n a n k a n t o r p r o y e k y a n g   6. Office building design that maximizes natural
   memaksimalkan pencahayaan alami sehingga                         lighting, thereby reducing the use of lights during
   mengurangi penggunaan lampu pada siang hari                      the day


Laporan Keberlanjutan 2025                                                                          PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 153
                                                                                                                                                 153
                                                                                                                      Kinerja Lingkungan
                                                                                                              Environmental Performance




7.        Pemanfaatan solar panel pada beberapa proyek                             7.   Utilization of solar panels in several ADHI projects
          ADHI

Pengurangan energi yang dibutuhkan untuk produk/jasa                               ADHI reduces the energy required for its products/
dilakukan ADHI antara lain, dengan memanfaatkan alat                               services by, among other things, utilizing heavy
berat yang berusia di bawah 5 tahun dan melakukan                                  equipment that is less than five years old and performing
perawatan rutin pada alat berat tersebut. [GRI 302-5]                              routine maintenance on such equipment. [GRI 302-5]

Konsumsi energi listrik yang digunakan dalam                                       The Company’s electricity consumption during the
operasional Perseroan selama periode pelaporan                                     reporting period is presented in the following table.
disajikan pada tabel berikut.

Tabel Konsumsi Listrik Tahun 2023 – 2025*) [GRI 302-1][OJK F.6] [IDX E-03]
Table of Electricity Consumption in 2023–2025*) [GRI 302-1][OJK F.6] [IDX E-03]


                      Jenis BBM                   Satuan
     No.                                                                     2025                          2024**)                    2023**)
                      Fuel Type                    Unit

     1.      Listrik                          kWh                                   9.660.162                   25.160.018                  14.962.528
             Electricity
                                              Gigajoule                                 34.777                       90.576                     53.865
 Konversi kWh ke Gigajoule: https://www.unitconverters.net/energy/kilowatt-hour-to-gigajoule.htm
 *) Data ADHI dan Proyek ADHI
 Conversion from kWh to Gigajoules: https://www.unitconverters.net/energy/kilowatt-hour-to-gigajoule.htm
 *) ADHI data and ADHI Projects




Berdasarkan tabel di atas, konsumsi listrik Perseroan                              Based on the table above, the Company’s electricity
pada tahun 2025 tercatat sebesar 9.660.162 kWh,                                    consumption in 2025 is recorded at 9,660,162 kWh, a
menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai                                      decrease compared to 2024, which reached 25,160,018
25.160.018 kWh. Penurunan ini dipengaruhi oleh                                     kWh. This decrease was influenced by various energy
berbagai program efisiensi energi yang diterapkan                                  efficiency programs implemented by the Company,
Perseroan, termasuk optimalisasi penggunaan peralatan                              including the optimization of electrical equipment use
listrik serta pemanfaatan energi terbarukan melalui                                and the utilization of renewable energy through the
pemasangan panel surya.                                                            installation of solar panels.

Selain energi listrik, ADHI juga menggunakan energi                                In addition to electrical energy, ADHI sources energy
yang bersumber dari Bahan Bakar Minyak (BBM) dan                                   from fuel oil (BBM) and Liquefied Petroleum Gas (LPG)
Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk mendukung                                      to support the Company’s operational activities. The
kegiatan operasional Perseroan. Penggunaan BBM                                     use of fuel oil is mainly intended for the operation of
terutama diperuntukkan bagi operasional alat berat                                 heavy equipment in construction projects, operational
di proyek konstruksi, kendaraan operasional, serta                                 vehicles, and other supporting equipment.
peralatan pendukung lainnya.

Penggunaan energi berbasis bahan bakar ini dikelola                                The use of fuel-based energy is managed in a measured
secara terukur melalui pemantauan konsumsi energi                                  manner through monitoring energy consumption in
pada setiap proyek dan unit kerja. Hal ini dilakukan untuk                         each project and work unit. This is done to ensure that
memastikan penggunaan energi berlangsung secara                                    energy is used efficiently while supporting efforts to
efisien sekaligusmendukung upaya pengurangan emisi                                 reduce greenhouse gas emissions from the Company’s
gas rumah kaca dari kegiatan operasional Perseroan.                                operational activities. [GRI 305-5]
[GRI 305-5]




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                                   Sustainability Report 2025
Page 154
154
                 Kinerja Lingkungan
                 Environmental Performance




Rincian penggunaan BBM dan gas dalam kegiatan                         Details of fuel and gas consumption in ADHI’s operational
operasional ADHI selama periode pelaporan disajikan                   activities during the reporting period are presented in
pada tabel berikut.                                                   the following table.

Tabel Penggunaan BBM dan Gas Tahun 2023 – 2025 [GRI 302-1, 302-3][OJK F.6]
Table of Fuel and Gas Usage in 2023–2025 [GRI 302-1, 302-3][OJK F.6]


                    Jenis Energi                  Satuan
 No.                                                                  2025*)                  2024**)                   2023*)
                    Energy Type                    Unit

  1.    Solar                                Liter                          17.999.142              13.903.172                        -
        Diesel
                                             Gigajoule                        615.570               2.446.447                         -

  2.    Bensin                               Liter                          7.941.890                 1.727.721                    499
        Gasoline
                                             Gigajoule                        271.612                  59.088                        88

  3.    Liquefied Petroleum Gas (LPG)        Kg                                40.759                   41.108                        -

                                             Gigajoule                          1.879                    4.974                        -

        Jumlah                               Gigajoule                       889.061                2.510.509                        17
        Total

 Konversi liter ke Gigajoule: https://hextobinary.com/unit/energy/from/gasoline/to/gigajoule
 Konversi kg ke Gigajoule: https://www.elgas.com.au/elgas-knowledge-hub/residential-lpg/lpg-gas-unit-conversions/
 *) Data penggunaan kendaraan kantor pusat
 **) Data ADHI dan Proyek ADHI

 Conversion from liters to gigajoules: https://hextobinary.com/unit/energy/from/gasoline/to/gigajoule
 Conversion from kilograms to gigajoules: https://www.elgas.com.au/elgas-knowledge-hub/residential-lpg/lpg-gas-unit-conversions/
 *) Head office vehicle usage data
 **) ADHI data and ADHI projects


Berdasarkan tabel di atas, penggunaan BBM dan                         Based on the table above, fuel and gas consumption in
gas pada tahun 2025 mengalami peningkatan                             2025 increased compared to 2024. This increase is in
dibandingkan tahun 2024. Peningkatan ini sejalan                      line with the growing number of construction projects
dengan bertambahnya jumlah proyek konstruksi yang                     undertaken by the Company and increased heavy
dikerjakan Perseroan serta meningkatnya aktivitas                     equipment operational activity at project sites. [GRI 3-3]
operasional alat berat di lokasi proyek. [GRI 3-3]

Untuk memantau efisiensi penggunaan energi, ADHI                      To monitor energy efficiency, ADHI also calculates
juga melakukan penghitungan intensitas konsumsi                       energy consumption intensity at the Company’s two
energi pada dua lokasi utama operasional Perseroan,                   main operational locations, namely the Office on Jl.
yaitu Kantor di Jl. Pasar Minggu dan Kantor Pusat di Jl.              Pasar Minggu and the Headquarters on Jl. MT Haryono,
MT Haryono, Jakarta. Penghitungan ini menggunakan                     Jakarta. This calculation uses the number of employees
jumlah karyawan sebagai dasar pembagi, mengingat                      as the divisor, given that the number of workers on
jumlah tenaga kerja pada proyek bersifat dinamis.                     projects is dynamic.

Intensitas energi dihitung dengan membandingkan                       Energy intensity is calculated by comparing the total
total konsumsi energi listrik dan bahan bakar dengan                  consumption of electricity and fuel with the number of
jumlah karyawan pada masing-masing lokasi. Melalui                    employees at each location. Through this calculation,
penghitungan ini, Perseroan dapat memantau tingkat                    the Company can monitor the level of energy efficiency
efisiensi penggunaan energi serta mengevaluasi                        and evaluate the effectiveness of various energy-saving
efektivitas berbagai program penghematan energi yang                  programs that have been implemented.
telah diterapkan.

Pada tahun 2025, intensitas penggunaan energi di kedua                In 2025, energy intensity at the two locations was
lokasi tersebut tercatat sebesar 4.42 GJ/karyawan/                    recorded at 4.42 GJ/employee/year, down from 11.13
tahun, turun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai                    GJ/employee/year in 2024. [GRI G4: CRE1] [GRI 302-3]
11.13 GJ/karyawan/tahun. [GRI G4: CRE1] [GRI 302-3]




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                    PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 155
                                                                                                                                          155
                                                                                                              Kinerja Lingkungan
                                                                                                      Environmental Performance




Sementara itu, konsumsi energi yang terjadi di luar                        Meanwhile, energy consumption outside the
organisasi, seperti penggunaan listrik dan bahan bakar                     organization, such as the use of electricity and fuel by
oleh pemasok atau mitra kerja, belum dapat dilaporkan                      suppliers or business partners, cannot yet be reported
oleh ADHI. Hal ini disebabkan karena perjanjian kerja                      by ADHI. This is because the current cooperation
sama dengan pemasok saat ini belum termasuk                                agreement with suppliers does not include the obligation
kewajiban pencatatan maupun pelaporan volume energi                        to record or report the volume of energy used by partners
yang digunakan oleh mitra dalam mendukung kegiatan                         in supporting the Company’s operational activities.
operasional Perseroan.

Meskipun demikian, ADHI tetap melakukan identifikasi                       However, , ADHI continues to identify relevant energy
terhadap konsumsi energi yang relevan di luar                              consumption outside the organization. One of the
organisasi. Salah satu kategori yang diidentifikasi                        categories identified is business travel, particularly
adalah aktivitas perjalanan dinas (business travel),                       travel by air. In this report, the calculation of energy
khususnya perjalanan menggunakan transportasi udara.                       consumption from air travel refers to business trips
Dalam laporan ini, perhitungan konsumsi energi dari                        undertaken by the Board of Commissioners and
perjalanan udara mengacu pada perjalanan dinas yang                        Directors. Estimates of energy and fuel consumption
dilakukan oleh Dewan Komisaris dan Direksi. Estimasi                       from these trips are calculated using the ICAO
konsumsi energi dan bahan bakar dari perjalanan                            (International Civil Aviation Organization) carbon
tersebut dihitung menggunakan kalkulator emisi karbon                      emissions calculator, which takes into account the
ICAO (International Civil Aviation Organization) yang                      distance traveled and the type of aircraft used.
mempertimbangkan jarak perjalanan serta jenis pesawat
yang digunakan.

Rincian konsumsi energi dari perjalanan dinas                              Details of energy consumption from business travel
menggunakan pesawat selama periode pelaporan                               by aircraft during the reporting period are presented
disajikan pada tabel berikut.                                              in the following table.

Konsumsi Energi dari Perjalanan Dinas dengan Pesawat oleh Dewan Komisaris dan Direksi Tahun 2023-2025 [GRI 302-1]
Energy Consumption from Business Travel by Air by the Board of Commissioners and Board of Directors in 2023-2025
[GRI 302-1]


                                                                                                  Total BBM
                                               Total Jarak             Total BBM                                               Total Energi
  Tahun           Total Perjalanan                                                                Total Fuel
                                              Total Distance           Total Fuel                                              Total Energy
   Year              Total Trip
                                                   (KM)                   (KG)                                                     (GJ)
                                                                                              Liter          Kiloliter

 2025                                136                  195.024           1.163.942          1.454.928             1.455               58.488

 2024                                 67                   60.268            339.689             424.611              425                 17.084

 2023                                 75                   54.957             313.948           392.435               392                 15.757

 Konversi kilogram ke liter: https://iataops,com/conversion/
 Konversi liter ke Gigajoule: https://www,unitconverters,net/energy/fuel-oil-equivalent-kiloliter-to-gigajoule,htm

 Conversion from kilograms to liters: https://iataops,com/conversion/
 Conversion from liters to gigajoules: https://www,unitconverters,net/energy/fuel-oil-equivalent-kiloliter-to-gigajoule,htm


Untuk memantau efisiensi penggunaan energi, ADHI                           To monitor energy efficiency, ADHI also calculates
juga melakukan penghitungan intensitas konsumsi                            energy consumption intensity. This calculation is
energi. Perhitungan ini dilakukan dengan menggunakan                       performed using data from Head Office, given that
data dari Kantor Pusat, mengingat ketersediaan data                        the data available there is more consistent than that
yang lebih konsisten dibandingkan dengan aktivitas                         from dynamic project activities. Energy intensity is
proyek yang bersifat dinamis. Intensitas energi dihitung                   calculated by comparing total energy consumption
dengan membandingkan total konsumsi energi                                 with the number of employees during the reporting
dengan jumlah karyawan pada periode pelaporan.                             period. This approach is used to evaluate the level
Pendekatan ini digunakan untuk mengevaluasi tingkat                        of energy efficiency and the effectiveness of various
efisiensi penggunaan energi serta efektivitas berbagai                     energy-saving programs that have been implemented
program penghematan energi yang telah diterapkan                           by the Company.
oleh Perseroan.


PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                            Sustainability Report 2025
Page 156
156
                Kinerja Lingkungan
                Environmental Performance




Rincian intensitas konsumsi energi ADHI selama periode            Details of ADHI’s energy consumption intensity during
pelaporan disajikan pada tabel berikut.                           the reporting period are presented in the following table.


Tabel Intensitas Konsumsi Energi Tahun 2023-2025[GRI 302-3][OJK F.6]
Table of Energy Consumption Intensity in 2023-2025 [GRI 302-3][OJK F.6]


                        Jenis Energi                          Satuan
                                                                               2025             2024              2023
                        Energy Type                            Unit
 Listrik                                                      Gigajoule             3.729              7.890             6.610
 Electricity
 BBM dan Gas                                                  Gigajoule               898               966                88
 Fuel and Gas
 Avtur dari Perjalanan Dinas dengan Pesawat                   Gigajoule            58.488           17.084             15.757
 Jet Fuel from Business Travel by Airplane
 Jumlah                                                       Gigajoule            62.655           25.939            22.455
 Total
 Intensitas Energi                                       GJ/Karyawan                   85                35                27
 Energy Intensity                                        GJ/Employee



Berdasarkan tabel di atas, intensitas konsumsi energi             Based on the table above, energy consumption intensity
tahun 2025 mengalami kenaikan dibanding tahun 2024,               in 2025 increased compared to 2024, due to the addition
dikarenakan adanya penambahan lingkup pengumpulan                 of the scope of data collection, where official travel
data, di mana data perjalanan dinas di tahun 2025                 data in 2025 includes the Board of Directors and the
mencakup Direksi dan Dewan Komisaris, sedangkan                   Board of Commissioners, while in 2024 it includes the
di tahun 2024 mencakup Direksi.                                   Board of Directors.

Pengelolaan Emisi                                                 Emission Management

ADHI berkomitmen untuk mendukung upaya global                     ADHI is committed to supporting global efforts to combat
dalam mengatasi perubahan iklim dan pemanasan                     climate change and global warming by managing and
global melalui pengelolaan serta pengurangan emisi                reducing greenhouse gas (GHG) emissions generated
Gas Rumah Kaca (GRK) yang dihasilkan dari kegiatan                from the Company’s operational activities. These efforts
operasional Perseroan. Upaya ini dilakukan dengan                 are carried out by monitoring major sources of emissions
memantau sumber emisi utama serta menerapkan                      and implementing various initiatives to improve energy
berbagai inisiatif untuk meningkatkan efisiensi energi            efficiency and reduce carbon emissions.
dan mengurangi emisi karbon.

Dalam kegiatan operasionalnya, emisi gas rumah kaca               In its operational activities, the Company’s greenhouse
Perseroan terutama berasal dari penggunaan Bahan                  gas emissions mainly originate from the use of fuel oil
Bakar Minyak (BBM) pada kendaraan dan alat berat,                 (BBM) in vehicles and heavy equipment, consumption of
konsumsi energi listrik, serta aktivitas perjalanan dinas         electricity, and business travel using air transportation.
menggunakan transportasi udara. Emisi yang dilaporkan             The emissions reported in this report include direct
dalam laporan ini mencakup emisi langsung (Cakupan 1/             emissions (Scope 1), indirect emissions from electricity
Scope 1), emisi tidak langsung dari konsumsi energi listrik       consumption (Scope 2), and other indirect emissions
(Cakupan 2/Scope 2), serta emisi tidak langsung lainnya           (Scope 3) from business travel.
(Cakupan 3/Scope 3) yang berasal dari perjalanan dinas.

Jenis gas rumah kaca yang dihitung dalam inventarisasi            The types of greenhouse gases calculated in the
emisi Perseroan meliputi karbon dioksida (CO₂),                   Company’s emissions inventory include carbon
metana (CH₄), dinitrogen oksida (N₂O), serta                      dioxide (CO₂), methane (CH₄), nitrous oxide (N₂O), and
hidrofluorokarbon (HFC). Perhitungan emisi dilakukan              hydrofluorocarbons (HFC). Emissions are calculated
dengan menggunakan faktor emisi nasional maupun                   using national and international emission factors,
internasional, antara lain tier 2/National Default yang           including tier 2/National Default published by the
diterbitkan oleh Kementerian ESDM dan KLHK serta tier             Ministry of Energy and Mineral Resources and the
1/International Default yang mengacu pada pedoman                 Ministry of Environment and Forestry, as well as tier
IPCC dan EPA.                                                     1/International Default, which refers to the IPCC and
                                                                  EPA guidelines.
Laporan Keberlanjutan 2025                                                                          PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 157
                                                                                                                157
                                                                                       Kinerja Lingkungan
                                                                               Environmental Performance




Melalui proses inventarisasi emisi tersebut, ADHI dapat   Through this emissions inventory process, ADHI
memantau kontribusi emisi dari berbagai aktivitas         can monitor the emissions contribution from various
operasional sekaligus menjadi dasar dalam menyusun        operational activities and use this as a basis for
strategi pengurangan emisi gas rumah kaca secara          developing strategies to reduce greenhouse gas
berkelanjutan. [GRI 3-3]                                  emissions sustainably. [GRI 3-3]

Target Net Zero Emission                                  Net Zero Emission Target

Sebagai bagian dari komitmen terhadap pengendalian        As part of its commitment to climate change control
perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan, ADHI       and sustainable development, ADHI has set a target
menetapkan target untuk mencapai net zero emission        to achieve net zero emissions by 2055. To achieve
pada tahun 2055. Untuk mencapai target tersebut,          this target, the Company is gradually implementing
Perseroan menerapkan berbagai langkah strategis           various strategic measures, including improving energy
secara bertahap, antara lain melalui peningkatan          efficiency, utilizing renewable energy, and implementing
efisiensi energi, pemanfaatan energi terbarukan, serta    various emission reduction initiatives in its operations.
implementasi berbagai inisiatif pengurangan emisi
dalam kegiatan operasional.

Dalam rangka mewujudkan target tersebut, ADHI telah       To realize this target, ADHI has established internal
menetapkan kebijakan dan pedoman internal yang            policies and guidelines that regulate greenhouse gas
mengatur pengelolaan emisi gas rumah kaca, termasuk       emissions management, including emission reduction
strategi pengurangan emisi serta penguatan tata kelola    strategies and strengthening emission control
pengendalian emisi di lingkungan Perseroan. [IDX E-06]    governance within the Company. [IDX E-06]

Untuk mendukung pencapaian target net zero emission,      To support the achievement of the net-zero emission
ADHI juga menetapkan target pengurangan emisi             target, ADHI has also set short-term (1 year), medium-
jangka pendek (1 tahun), jangka menengah (5 tahun),       term (5 years), and long-term (10 years) emission
dan jangka panjang (10 tahun) dengan tahun dasar          reduction targets with a baseline calculation year of
perhitungan (baseline) yaitu tahun 2024. Sejalan dengan   2024. In line with these targets, in 2025, the Company
target tersebut, pada tahun 2025 Perseroan berhasil       succeeded in realizing a 9.66% reduction in emissions
merealisasikan penurunan emisi sebesar 9,66% dari         from the 2024 GHG emissions inventory.
inventarisasi emisi GRK tahun 2024.

Dalam memastikan pencapaian target tersebut,              To ensure the achievement of these targets, the
Perseroan menunjuk Biro Environment Management            Company has appointed the Environment Management
Departemen QHSE sebagai unit yang bertanggung             Bureau of the QHSE Department as the unit responsible
jawab dalam melakukan pemantauan serta pengendalian       for monitoring and controlling greenhouse gas emissions
emisi gas rumah kaca di lingkungan Perseroan.             within the Company. [IDX E-07]
[IDX E-07]

Untuk memantau pencapaian target tersebut, Perseroan      To monitor the achievement of this target, the Company
melakukan inventarisasi emisi gas rumah kaca yang         conducts an inventory of greenhouse gas emissions
berasal dari berbagai sumber operasional.                 from various operational sources.

Inventarisasi Emisi Gas Rumah Kaca                        Greenhouse Gas Emissions Inventory

Dalam proses inventarisasi Gas Rumah Kaca, ADHI           During the greenhouse gas inventory process,
melaksanakan perhitungan secara mandiri yang              ADHI conducts independent calculations within
dilakukan di Departemen QHSE. Proses ini mencakup         the QHSE Department. This process includes real-
pengumpulan data yang dilakukan secara real time ke       time data collection for ADHI projects through the
proyek ADHI melalui aplikasi SIQHA.                       SIQHA application.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                  Sustainability Report 2025
Page 158
158
              Kinerja Lingkungan
              Environmental Performance




Dalam proses inventarisasi tersebut, ADHI menggunakan        In the inventory process, the verifier used operational
batasan operasional (operational boundary) mencakup          boundaries covering Scope 1 and Scope 2, as stipulated
Cakupan 1 (Scope 1) dan Cakupan 2 (Scope 2),                 in the ISO 14064-1 standard. Scope 3 emissions have
sebagaimana diatur dalam standar ISO 14064-1. Emisi          not yet been fully calculated. One category that has
pada Cakupan 3 (Scope 3) belum seluruhnya dapat              been specifically calculated is emissions from business
dihitung. Salah satu kategori yang telah dihitung secara     travel, particularly air transportation by the Board of
spesifik adalah emisi dari aktivitas perjalanan dinas        Directors, as classified in category 3.5 based on the
(business travel), khususnya transportasi udara oleh         ISO 14064-1 standard.
jajaran Direksi, sebagaimana diklasifikasikan dalam
kategori 3.5 berdasarkan standar ISO 14064-1.

Jenis gas rumah kaca yang dihitung saat ini di               The types of greenhouse gases currently calculated
operasional ADHI yaitu Karbon dioksida (CO₂),Metana          in ADHI’s operations are carbon dioxide (CO₂), fossil
fosil (CH₄ - Fossil), Metana non-fosil (CH₄ - Non Fossil),   methane (CH₄ - Fossil), non-fossil methane (CH₄ - Non
Dinitrogen oksida (N₂O), dan Hidrofluorokarbon (HFCs).       Fossil), nitrous oxide (N₂O), and hydrofluorocarbons
Perhitungan gas rumah kaca mengacu pada factor emisi         (HFCs). Greenhouse gas calculations refer to tier 2/
tier 2/National Default (ESDM, KLH) tier 1/International     National Default (ESDM, KLH), tier 1/International Default
Default (IPCC, EPA).                                         (IPCC, EPA) emission factors.

Pengukuran emisi GRK dilakukan berdasarkan kategori          GHG emissions are measured based on the
sebagai berikut:                                             following categories:
1. Cakupan 1 (Emisi Langsung):
   a. 1.1 Emisi langsung dari pembakaran sumber              1.   Scope 1 (Direct Emissions)
      tidak bergerak                                              a. 1.1 Direct emissions from stationary sources
   b. 1.2 Emisi langsung dari pembakaran sumber
      bergerak                                                    b. 1.2 Direct emissions from mobile sources
   c. 1.3 Emisi dan serapan langsung dari
      proses industri,                                          c. 1.3 Direct emissions and removals from industrial
   d. 1.4 Emisi langsung dari kebocoran (fugitive                  processes
      emissions) gas rumah kaca dalam sistem                    d. 1.4 Direct emissions from fugitive emissions of
      antropogenik.                                                greenhouse gases in anthropogenic systems.
2. Cakupan 2 (Emisi Tidak Langsung):                         2. Scope 2 (Indirect Emissions):
   a. 2.1 Emisi tidak langsung yang berasal dari                a. 2.1 Indirect emissions from electricity
      konsumsi listrik yang disuplai oleh jaringan                 consumption supplied by the State Electricity
      Perusahaan Listrik Negara (PLN).                             Company (PLN) network.

Emisi gas rumah kaca langsung (Cakupan 1) merupakan          Direct greenhouse gas emissions (Scope 1) are emissions
emisi yang dihasilkan dari sumber yang dimiliki atau         generated from sources owned or directly controlled by
dikendalikan secara langsung oleh Perseroan. Sumber          the Company. These emission sources mainly originate
emisi ini terutama berasal dari penggunaan bahan             from the use of fossil fuels in operational vehicles
bakar fosil pada kendaraan operasional dan alat berat,       and heavy equipment, combustion in operational
pembakaran pada peralatan operasional, serta potensi         equipment, and potential refrigerant gas leaks from
kebocoran gas refrigeran dari peralatan pendingin yang       cooling equipment used in operational activities.
digunakan dalam kegiatan operasional.

Melalui proses inventarisasi emisi, ADHI melakukan           Through the emission inventory process, ADHI monitors
pemantauan terhadap kontribusi emisi dari berbagai           the emission contributions from various sources as a
sumber tersebut sebagai dasar dalam pengelolaan              basis for managing and controlling greenhouse gas
dan pengendalian emisi gas rumah kaca di lingkungan          emissions in the Company’s operational environment.
operasional Perseroan. Rincian emisi gas rumah kaca          Details of direct greenhouse gas emissions (Scope
langsung (Cakupan 1) selama periode pelaporan                1) during the reporting period are presented in the
disajikan pada tabel berikut.                                following table.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                     PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 159
                                                                                                                              159
                                                                                                     Kinerja Lingkungan
                                                                                             Environmental Performance




Tabel Emisi Gas Rumah Kaca Cakupan 1 Tahun 2023-2025 [GRI 305-1] [OJK F.11]
Table of Greenhouse Gas Emissions Scope 1 in 2023-2025 [GRI 305-1] [OJK F.11]


     Konsumsi                         Konsumsi Energi                                        Total Emisi CO2 yang Dihasilkan
       Bahan                           Consumption                                            Total CO2 Emissions Generated
       Bakar                             (terajoule)                                                       (ton)
        Fuel
    Consumption               2025         2024         2023                                  2025           2024          2023

 1.1 Emisi langsung             90,73             5            -                                  4.591            124             -
 Pembakaran tidak
 Bergerak
 Direct emissions                                                   Perhitungan emisi
 Non-moving                                                          GRK mengacu
 combustion                                                         pada faktor emisi
                                                                     tier 2/National
 1.2 Emisi langsung            798,32        2.505             -                                49.582          30.914             -
 Pembakaran
                                                                     Default (ESDM,
 Bergerak                                                             KLH) dan tier
 Direct emissions                                                    1/International
 Mobile combustion                                                    Default (IPCC,
 1.3 Emisi dan                        -           -            -
                                                                           EPA)                       0              7             -
 serapan langsung
 dari proses industri                                                  GHG emissions
 Direct emissions                                                    calculations refer to
 and absorption from                                               tier 2/National Default
 industrial processes
                                                                   (ESDM, KLH) and tier
 1.4 Emisi langsung                   0           -            -   1/International Default           0,1           395             -
 fugitive dari gas                                                 (IPCC, EPA) emission
 rumah kaca                                                                factors.
 dalam sistem
 antropogenik
 Fugitive direct
 emissions of
 greenhouse gases
 in anthropogenic
 systems

 Jumlah                         ........      2.510            -                                52.072         31.440              -
 Total




Berdasarkan tabel di atas, emisi gas rumah kaca                       Based on the table above, direct greenhouse gas
langsung (Cakupan 1) pada tahun 2025 tercatat sebesar                 emissions (Scope 1) in 2025 are recorded at 54,173tons
52.072 ton CO₂eq, meningkat dibandingkan tahun 2024                   of CO₂eq, an increase compared to 2024, which
yang mencapai 31.440 ton CO₂eq. Peningkatan tersebut                  reached 31,440 tons of CO₂eq. This increase is in line
sejalan dengan meningkatnya aktivitas operasional                     with the increase in project operational activities and
proyek serta penggunaan alat berat dalam pelaksanaan                  the use of heavy equipment in the implementation of
pekerjaan konstruksi.                                                 construction work.

Emisi gas rumah kaca tidak langsung (Cakupan 2) berasal               Indirect greenhouse gas emissions (Scope 2) originate
dari konsumsi energi listrik yang digunakan dalam                     from the consumption of electrical energy used in the
kegiatan operasional Perseroan, baik pada aktivitas                   Company’s operational activities, both in office activities
perkantoran maupun pada proyek konstruksi. Meskipun                   and in construction projects. Although these emissions
emisi tersebut tidak dihasilkan secara langsung oleh                  are not generated directly by the Company, the use of
Perseroan, penggunaan listrik yang bersumber dari                     electricity sourced from the national grid still contributes
jaringan listrik nasional tetap berkontribusi terhadap                to greenhouse gas emissions.
emisi gas rumah kaca.

Perhitungan emisi pada cakupan ini dilakukan dengan                   Emissions in this scope are calculated by multiplying
mengalikan total konsumsi listrik dengan faktor emisi                 total electricity consumption by the Jawa-Madura-Bali
sistem ketenagalistrikan Jawa-Madura-Bali (Jamali)                    (Jamali) electricity system emission factor as stipulated
sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Menteri                        in the Minister of Energy and Mineral Resources Decree
Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia                     of the Republic of Indonesia No. 163.K/HK.02/MEM.



PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                Sustainability Report 2025
Page 160
160
               Kinerja Lingkungan
               Environmental Performance




No. 163.K/HK.02/MEM.S/2021 tentang Penetapan Faktor                S/2021 on the Determination of Greenhouse Gas
Emisi Gas Rumah Kaca Sistem Ketenagalistrikan, yaitu               Emission Factors for the Electricity System, which is
sebesar 0,87 kgCO₂/kWh.                                            0.87 kgCO₂/kWh.

Rincian emisi gas rumah kaca tidak langsung dari                   Details of indirect greenhouse gas emissions from
konsumsi energi listrik selama periode pelaporan                   electricity consumption during the reporting period
disajikan pada tabel berikut.                                      are presented in the following table.

Tabel Emisi Gas Rumah Kaca Tidak Langsung (Cakupan 2) Tahun 2023-2025 [GRI 305-2][OJK F.11]
Table of Indirect Greenhouse Gas Emissions (Scope 2) in 2023-2025 [GRI 305-2][OJK F.11]


                                                  Tahun (kWh)                                Emisi CO2 yang Dihasilkan (ton)
      Konsumsi Energi                              Year (kWh)                                 CO2 Emissions Generated (ton)
     Energy Conumption
                                     2025            2024              2023                 2025         2024             2023

 Listrik                           9.660.162,06      25.024.815        14.962.528              6.901         20.188            15.824
 Electricity



Berdasarkan tabel di atas, emisi gas rumah kaca                    Based on the table above, indirect greenhouse gas
tidak langsung (Cakupan 2) pada tahun 2025 tercatat                emissions (Scope 2) in 2025 are recorded at 7,091
sebesar 6.901 ton CO₂eq, menurun dibandingkan tahun                6,901 ton CO₂eq, a decrease compared to 2024,
2024 yang mencapai 20.188 ton CO₂eq. Penurunan ini                 which reached 20,188 ton CO₂eq. This decrease was
dipengaruhi oleh berbagai upaya efisiensi energi yang              influenced by various energy efficiency efforts carried
dilakukan Perseroan, termasuk optimalisasi penggunaan              out by the Company, including optimizing the use of
energi listrik serta penerapan teknologi hemat energi              electrical energy and implementing energy-saving
di lingkungan operasional.                                         technologies in the operational environment.

Selain emisi langsung dan emisi dari konsumsi energi               In addition to direct emissions and emissions from
listrik, ADHI juga mengidentifikasi emisi gas rumah kaca           electricity consumption, ADHI identifies other indirect
tidak langsung lainnya (Cakupan 3) yang berasal dari               greenhouse gas emissions (Scope 3) that originate
aktivitas operasional di luar kendali langsung Perseroan.          from operational activities beyond the Company’s direct
Dalam laporan ini, kategori emisi Cakupan 3 yang                   control. In this report, the Scope 3 emissions category
dihitung adalah emisi yang berasal dari perjalanan dinas           calculated is emissions originating from business travel
(business travel) menggunakan transportasi udara.                  using air transportation.

Perhitungan emisi dari perjalanan dinas tersebut                   The calculation of emissions from business travel is
dilakukan dengan menggunakan kalkulator emisi karbon               carried out using the carbon emissions calculator from
dari International Civil Aviation Organization (ICAO)              the International Civil Aviation Organization (ICAO),
yang mempertimbangkan jarak perjalanan serta jenis                 which takes into account the distance traveled and
pesawat yang digunakan. Dalam laporan ini, perjalanan              the type of aircraft used. In this report, the air travel
udara yang dihitung merujuk pada perjalanan dinas yang             calculated refers to business travel undertaken by
dilakukan oleh Dewan Komisaris dan Direksi selama                  the Board of Commissioners and Directors during the
periode pelaporan.                                                 reporting period.

Tabel Emisi GRK (Cakupan 3) Tidak Langsung Lainnya dari Perjalanan Dinas dengan Pesawat Terbang
[GRI 305-3][OJK F.11]
Table of Other Indirect GHG Emissions (Scope 3) from Business Travel by Aircraft [GRI 305-3][OJK F.11]


                   2025                                         2024                                         2023

     Jumlah                                       Jumlah                                         Jumlah
   Penggunaan          Emisi (Kg CO2eq)         Penggunaan         Emisi (Kg CO2eq)            Penggunaan        Emisi (Kg CO2eq)
 Pesawat Terbang         Emission (Kg         Pesawat Terbang        Emission (Kg            Pesawat Terbang       Emission (Kg
   Total Aircraft          CO2eq)               Total Aircraft         CO2eq)                  Total Aircraft        CO2eq)
      Usage                                        Usage                                          Usage

                 136                 29.373                   67                    5.450                   75                  5.452

Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                  PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 161
                                                                                                                                161
                                                                                                      Kinerja Lingkungan
                                                                                              Environmental Performance




Berdasarkan tabel di atas, emisi gas rumah kaca                      Based on the table above, other indirect greenhouse
[Cakupan 3] tidak langsung lainnya dari perjalanan                   gas emissions [Scope 3] from business travel by aircraft
dinas dengan pesawat tahun 2025 mengalami kenaikan                   in 2025 increased compared to the previous year in
dibanding tahun sebelumnya sejalan dengan bertambah                  line with the increase in business travel by the Board
perjalanan dinas Dewan Komisaris dan Direksi.                        of Commissioners and Directors.

Untuk memantau efisiensi pengelolaan emisi gas rumah                 To monitor the efficiency of greenhouse gas emissions
kaca, ADHI juga melakukan penghitungan intensitas                    management, ADHI also calculates emission intensity.
emisi. Intensitas emisi dihitung dengan membandingkan                Emission intensity is calculated by comparing the total
total emisi gas rumah kaca dari Cakupan 1, Cakupan 2,                greenhouse gas emissions from Scope 1, Scope 2, and
dan Cakupan 3 dengan jumlah karyawan pada Kantor                     Scope 3 with the number of employees at ADHI Pasar
ADHI Pasar Minggu dan Kantor Pusat ADHI. Perhitungan                 Minggu Office and ADHI Head Office. Emission intensity
intensitas emisi dilakukan dengan menggunakan rumus                  is calculated using the following formula: [IDX E-02]
berikut: [IDX E-02]


                              Intensitas Emisi = Jumlah emisi cakupan 1 + cakupan 2 + cakupan 3
                              Emission Intensity = Total emissions from scope 1 + scope 2 + scope 3

                                                       Pendapatan ADHI
                                                       ADHI’s Revenues




Berdasarkan perhitungan tersebut, intensitas emisi                   Based on these calculations, greenhouse gas
gas rumah kaca (GRK) pada tahun 2025 tercatat                        (GHG) emissions intensity in 2025 is recorded at
sebesar 61.076,02 ton CO₂eq mengalami penurunan                      61,076.02 tons of CO₂eq, a decrease compared to
dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 69.870                 2024, which is recorded at 69,870 tons of CO₂eq.
ton CO₂eq. [GRI 305-4] [OJK F.11]                                    [GRI 305-4] [OJK F.11]

ADHI juga telah menghitung intensitas emisi gas                      ADHI has also calculated the intensity of greenhouse
rumah kaca dari penggunaan listrik berdasarkan                       gas emissions from electricity use based on
aktivitas pembangunan konstruksi dan proyek yang                     construction and project activities carried out in 2025,
dikerjakan tahun 2025, yaitu sebesar 0,0063 kgCO2eq/                 which is 0.0063 kg of CO₂eq/million in revenue, an
juta pendapatan, naik dibandingkan tahun 2024 yang                   increase compared to 2024, which reached 0.0051 kg
mencapai 0,0051 kgCO2eq/juta pendapatan. Kenaikan                    of CO₂eq/million in revenue. The increase occurred
terjadi karena peningkatan jumlah proyek aktif di 2025.              due to increase in the number of active projects in
Perhitungan diperoleh dengan membagi total emisi gas                 2025. The calculation is obtained by dividing the total
rumah kaca dari penggunaan listrik dengan pendapatan                 greenhouse gas emissions from electricity usage
yang diraih Perseroan pada tahun pelaporan.                          by the Company’s revenue in the reporting year.
[GRI G4: CRE4]                                                       [GRI G4: CRE4]

Sejalan dengan komitmen Perseroan dalam                              In line with the Company’s commitment to controlling
mengendalikan emisi gas rumah kaca, ADHI menerapkan                  greenhouse gas emissions, ADHI implements various
berbagai kebijakan dan inisiatif untuk mengurangi                    policies and initiatives to reduce emissions generated
emisi yang dihasilkan dari kegiatan operasional.                     from operational activities. These efforts are carried
Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan efisiensi               out through increasing energy efficiency, optimizing
penggunaan energi, optimalisasi penggunaan peralatan                 the use of operational equipment, and applying more
operasional, serta penerapan teknologi yang lebih                    environmentally friendly technologies.
ramah lingkungan.

Beberapa kebijakan yang telah diterapkan Perseroan                   Some of the policies that the Company has implemented
untuk mengurangi emisi gas rumah kaca di antaranya:                  to reduce greenhouse gas emissions include:
[GRI 305-5]                                                          [GRI 305-5]
1. Menggunakan alat berat umur di bawah 5 tahun                      1. Using heavy equipment that is less than five years old
2. Menggunakan alat berat yang mempunyai teknologi                   2. Using heavy equipment with emission reduction
   pengurangan emisi                                                    technology
3. Melakukan perawatan alat berat secara berkala                     3. Performing regular maintenance on heavy
                                                                        equipment
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                 Sustainability Report 2025
Page 162
162
              Kinerja Lingkungan
              Environmental Performance




4. Menggunakan BBM yang lebih bersih dan alternatif       4. Using cleaner and alternative fuels
5. Melakukan uji emisi gas buang alat berat               5. Conducting regular exhaust emission tests on
   secara berkala.                                           heavy equipment.
6. Mengganti alat berat yang tidak memenuhi standar       6. Replacing heavy equipment that does not meet
   uji emisi                                                 emission test standards
7. Menggunakan bahan bakar yang lebih bersih dan          7. Using cleaner and alternative fuels to support
   alternatif untuk mendukung pengurangan emisi              emission reduction

Sebagai korporasi yang bergerak di bidang konstruksi      As a corporation engaged in construction and
dan infrastruktur, sampai dengan akhir tahun 2025, ADHI   infrastructure, until the end of 2025, ADHI does not
tidak memproduksi, mengimpor dan mengekspor Bahan         produce, import, or export Ozone Depleting Substances
Perusak Ozon (BPO), yaitu senyawa kimia yang dapat        (ODS), which are chemical compounds that can react
bereaksi dengan molekul ozon di lapisan stratosfer.       with ozone molecules in the stratosphere. However,
Namun demikian, Perseroan memberikan perhatian            the Company pays attention to materials that are
terhadap bahan yang kegunaannya antara lain dipakai       used in air conditioners, refrigerators, and fire
pada mesin pendingin ruangan (AC), kulkas, dan tabung     extinguishers, among other things. The use of ODS
pemadam api. Penggunaan BPO dapat menyebabkan             can cause ozone depletion, which has the potential to
penipisan lapisan ozon, yang berpotensi menimbulkan       cause environmental degradation, limited clean water
degradasi lingkungan, keterbatasan sumber air bersih,     sources, damage to the marine food chain, decreased
kerusakan rantai makanan laut, penurunan hasil            agricultural production, and other environmental
produksi pertanian, dan dampak lingkungan lainnya.        impacts. In line with its initial commitment to reduce
Sesuai dengan komitmen awal untuk mengurangi emisi        greenhouse gas emissions, including emissions from
gas rumah kaca, termasuk emisi akibat BPO, ADHI           BPO, ADHI has replaced refrigerants in air conditioners
telah mengganti refrigeran AC dan kulkas dengan           and refrigerators with more environmentally friendly
hidrofluorokarbon (HFC) yang lebih ramah lingkungan.      hydrofluorocarbons (HFCs). Fire extinguishing agents
Zat pemadam api untuk Alat Pemadam Api Ringan             for Light Fire Extinguishers (APAR) also use more
(APAR) juga sudah menggunakan monoammonium                environmentally friendly monoammonium phosphate
phosphate yang lebih ramah lingkungan sebagai             as a substitute for halons, which are classified as BPO.
pengganti halon yang termasuk dalam kategori BPO.         [GRI 305-6] [OJK F.12]
[GRI 305-6] [OJK F.12]

Dalam upaya mengurangi dampak lingkungan,                 In an effort to reduce its environmental impact, ADHI
ADHI Karya juga berkomitmen untuk memantau dan            Karya is also committed to monitoring and managing
mengelola emisi udara yang dihasilkan dari kegiatan       air emissions generated from its operational activities,
operasional, terutama emisi Nitrogen Oksida (NO),         particularly emissions of nitrogen oxide (NO), sulfur
Sulfur Oksida (SO), dan emisi udara signifikan lainnya.   oxide (SO), and other significant air emissions. Through
Melalui kebijakan yang mendukung penggunaan               policies that support the use of environmentally friendly
teknologi ramah lingkungan dan efisiensi energi, ADHI     and energy-efficient technologies, ADHI has taken
telah mengambil langkah-langkah untuk mengurangi          steps to reduce these emissions, including optimizing
emisi ini, termasuk pengoptimalan proses konstruksi,      construction processes, using cleaner fuels, and
penggunaan bahan bakar yang lebih bersih, serta           closely monitoring air emissions from vehicles and
pemantauan yang ketat terhadap emisi udara yang           heavy machinery used in projects. Thus, ADHI strives
dihasilkan dari kendaraan dan mesin berat yang            to minimize its contribution to air pollution and is
digunakan dalam proyek. Dengan demikian, ADHI             committed to maintaining the quality of the surrounding
berupaya untuk meminimalkan kontribusi terhadap           environment, in line with the principles of sustainability
polusi udara dan berkomitmen untuk menjaga kualitas       and corporate social responsibility. [GRI 305-7]
lingkungan sekitar, sejalan dengan prinsip-prinsip
keberlanjutan dan tanggung jawab sosial perusahaan.
[GRI 305-7]

Untuk mengurangi pencemaran udara, Perseroan              To reduce air pollution, the Company implements various
menerapkan berbagai kebijakan, antara lain Manual ESG,    policies, including the ESG Manual, ESG Policy Decree,
SKD Kebijakan ESG, Prosedur Pengelolaan Lingkungan,       Environmental Management Procedures, Environmental
Prosedur Penerapan Sistem Manajemen Lingkungan,           Management System Implementation Procedures, and
serta beberapa Petunjuk Kerja, seperti Identifikasi dan   several Work Instructions, such as Environmental Impact



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                  PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 163
                                                                                                                         163
                                                                                             Kinerja Lingkungan
                                                                                     Environmental Performance




Analisa Dampak Lingkungan, Pengelolaan Limbah                Identification and Analysis, Construction, Domestic,
Konstruksi, Domestik, dan B3.                                and Hazardous Waste Management.

Selain melakukan berbagai upaya pengurangan emisi            In addition to various efforts to reduce greenhouse gas
gas rumah kaca, ADHI juga melaksanakan program               emissions, ADHI implements a carbon sequestration
penyerapan karbon melalui kegiatan penghijauan di            program through reforestation activities at various
berbagai lokasi proyek. Program ini bertujuan untuk          project sites. This program aims to increase vegetation
meningkatkan tutupan vegetasi serta mendukung                cover and support natural carbon sequestration
upaya penyerapan emisi karbon secara alami melalui           efforts through plant ecosystems. The Company’s
ekosistem tanaman. Kegiatan penghijauan yang                 reforestation activities include a tree planting program
dilakukan Perseroan antara lain melalui program              and mangrove rehabilitation in several operational areas.
penanaman pohon serta rehabilitasi mangrove di               In addition to contributing to carbon sequestration,
sejumlah wilayah operasional. Selain berkontribusi           these activities also provide other ecological benefits,
terhadap penyerapan karbon, kegiatan ini juga                such as maintaining ecosystem balance, improving
memberikan manfaat ekologis lainnya, seperti menjaga         environmental quality, and supporting the sustainability
keseimbangan ekosistem, meningkatkan kualitas                of natural habitats around operational areas.
lingkungan, serta mendukung keberlanjutan habitat
alami di sekitar wilayah operasional.

Rincian kegiatan penanaman pohon dan rehabilitasi            Details of tree planting and mangrove rehabilitation
mangrove serta estimasi nilai serapan karbon selama          activities, as well as estimated carbon sequestration
periode pelaporan disajikan pada tabel berikut.              values during the reporting period, are presented in
[GRI 305-7]                                                  the following table. [GRI 305-7]

Tabel Penanaman dan Potensi Nilai Serapan Karbon
Table of Planting and Potential Carbon Sequestration Value


                                                                                            Nilai serapan karbon
                                                             Volume                       Carbon sequestration value
 No.                          Program                                                             (ton CO2e)

                                                    2025               2024                 2025                  2024

   1     Penanaman Pohon                                 120,970            16.383                947,91            1.302,59
         Tree Planting

  2      Rehabilitasi Mangrove 125 Ha                    640,000           160.000              2.484,79                 67,12
         125 Ha Mangrove Rehabilitation

 Total                                                   760,970          176.383              3.432,70             1.369,71



Berdasarkan tabel di atas, kegiatan penghijauan              Based on the table above, the greening activities carried
yang dilakukan Perseroan memberikan kontribusi               out by the Company contributed to increased carbon
terhadap peningkatan penyerapan karbon selama                sequestration during the reporting period. Through tree
periode pelaporan. Melalui program penanaman                 planting and mangrove rehabilitation programs, ADHI
pohon dan rehabilitasi mangrove, ADHI berupaya               strives to support climate change mitigation efforts
mendukung upaya mitigasi perubahan iklim sekaligus           while improving the quality of the environment around
meningkatkan kualitas lingkungan di sekitar wilayah          its operational areas. The program is also part of the
operasional. Program tersebut juga menjadi bagian dari       Company’s commitment to supporting sustainable
komitmen Perseroan dalam mendukung pembangunan               development through the implementation of more
berkelanjutan melalui penerapan praktik konstruksi           environmentally friendly construction practices.
yang lebih ramah lingkungan.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                        Sustainability Report 2025
Page 164
164
               Kinerja Lingkungan
               Environmental Performance




Rekapitulasi perhitungan emisi yang dilakukan ADHI                      A summary of the emission calculations conducted
disampaikan dalam tabel berikut. [IDX E-01]                             by ADHI is presented in the following table. [IDX E-01]


                                                                                                                          Total Emisi
           Nama                                             Contoh Sumber Emisi                                             tCO2e
           Name                                          Example of Emission Sources                                      Total tCO2e
                                                                                                                           Emissions

Kategori 1 Total Emisi Gas Rumah Kaca Langsung dan Pembuangan
Category 1 Total Direct Greenhouse Gas Emissions and Disposal

Emisi langsung dari            Emisi yang berasal dari pembakaran pada peralatan tetap yang dimiliki perusahaan               4.591
pembakaran stasioner           seperti generator set, boiler, tungku
Direct emissions from          Emissions from combustion in fixed equipment owned by the company, such as
stationary combustion          generator sets, boilers, and furnaces

Emisi langsung dari            Emisi yang berasal dari kendaraan bermotor yang dimiliki perusahaan                            49.582
pembakaran bergerak            Emissions from motor vehicles owned by the company
Direct emissions from
mobile combustion

Emisi langsung dari proses     Asap (fumes) yang dihasilkan selama proses produksi di tempat dan proses industri                0
pengolahan                     lainnya
Direct emissions from          Fumes generated during on-site production processes and other industrial processes
processing

Emisi fugitive langsung        Pelepasan gas yang tidak disengaja akibat kebocoran. Berasal dari gas pendingin AC,              0,1
Direct fugitive emissions      pengolahan air limbah, kebocoran perpipaan, tangki penyimpanan
                               Unintentional gas releases due to leaks from air conditioning refrigerants, wastewater
                               treatment, pipeline leaks, and storage tanks

Emisi langsung dari Land       Deforestasi/penebangan pohon, kebakaran hutan, konversi lahan                                    0
Use, Land Use                  Deforestation/logging, forest fires, land conversion
Change and Forestry/
LULUCF
Direct emissions from Land
Use, Land Use Change and
Forestry (LULUCF)

Total Emisi Langsung                                                                                                          54.173
(Scope 1)
Total Direct Emissions
(Scope 1)



                                                                                                                          Total Emisi
           Nama                                             Contoh Sumber Emisi                                             tCO2e
           Name                                          Example of Emission Sources                                      Total tCO2e
                                                                                                                           Emissions

Kategori 2: Emisi GRK tidak langsung dari energi yang diimpor/dibeli
Category 2: Indirect GHG emissions from imported/purchased energy

Emisi tidak langsung dari      Pembelian listrik                                                                              6.901
konsumsi listrik yang          Electricity purchase
diimpor/dibeli
Indirect emissions from
imported/purchased
electricity consumption

Emisi tidak langsung dari      Pembelian pemanasan distrik, pendinginan distrik, uap                                            -
konsumsi jaringan energi       District heating, district cooling, and steam purchase
yang diimpor/dibeli (di luar
listrik)
Indirect emissions from
imported/purchased energy
network consumption
(excluding electricity)

Total Emisi Langsung                                                                                                          6.901
(Scope 2)
Total Indirect Emissions
(Scope 2)




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                        PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 165
                                                                                                                                          165
                                                                                                            Kinerja Lingkungan
                                                                                                    Environmental Performance




                                                                                                                         Total Emisi tCO2e
            Nama                                             Contoh Sumber Emisi
                                                                                                                            Total tCO2e
            Name                                          Example of Emission Sources
                                                                                                                             Emissions
 Kategori 3: Total Emisi Gas Rumah Kaca (Cakupan 3) Tidak Langsung Lainnya dari Transportasi
 Category 3: Total Other Indirect Greenhouse Gas Emissions (Scope 3) from Transportation
 Transportasi dan               Transportasi dan proses distribusi barang yang dibeli dan bahan mentah penting                     0
 distribusi hulu                lainnya untuk operasional perusahaan
 Upstream transportation        Transportation and distribution of purchased goods and other raw materials essential
 and distribution               to company operations
 Perjalanan dinas               Perjalanan dinas karyawan yang dibayarkan oleh perusahaan                                        29.373
 Business travel                Business trips taken by employees and paid for by the company
 Transportasi dari klien dan    Perjalanan tamu dan klien yang berkunjung ke perusahaan yang dibayarkan oleh                       0
 pengunjung                     perusahaan
 Transportation of clients      Trips taken by guests and clients visiting the company and paid for by the company
 and visitors
 Transportasi dan               Transportasi dan distribusi barang yang dijual oleh perusahaan dimana jasa                         0
 distribusi hilir               transportasi tersebut dibayarkan oleh perusahaan
 Downstream transportation      Transportation and distribution of goods sold by the company, where transportation
 and distribution               services are paid for by the company
 Perjalanan Karyawan            Perjalanan (commuting) yang ditempuh karyawan perusahaan dari tempat tinggal                       0
 Employee travel                karyawan ke perusahaan
                                Commuting taken by company employees from their place of residence to the
                                company
 Kategori 4: Total Emisi Gas Rumah Kaca Tidak Langsung dari Produk yang Digunakan Perusahaan
 Category 4: Total Other Indirect Greenhouse Gas Emissions from Products Used by the Company
 Kegiatan yang berhubungan      Emisi yang berkaitan dengan adanya proses transmisi listrik dan transportasi bahan                 0
 dengan energi yang tidak       bakar yang dibeli oleh perusahaan (di luar Scope 1 dan Scope 2)
 termasuk dalam emisi           Emissions associated with the transmission of electricity and transportation of fuel
 langsung dan emisi energi      purchased by the company (outside of Scope 1 and Scope 2)
 tidak langsung
 Activities related to energy
 that are not included in
 direct emissions and
 indirect energy emissions
 Pembelian barang dan jasa      Emisi dari produk yang dibeli atau diperoleh oleh perusahaan, yang mencakup                        0
 Purchases of goods and         barang dan bahan mentah (produk berwujud) dan jasa (produk tidak berwujud)
 services                       Emissions from products purchased or acquired by the company, including goods
                                and raw materials (tangible products) and services (intangible products)
 Capital equipment/goods        Emisi dari produk akhir yang memiliki masa pakai lebih lama dan digunakan oleh                     0
                                perusahaan pelapor untuk memproduksi suatu produk. Contoh: komputer, printer,
                                bangunan, mesin dan perlengkapan
                                Emissions from end products that have a longer service life and are used by the
                                reporting company to manufacture a product. Examples: computers, printers,
                                buildings, machinery, and equipment
 Limbah yang dihasilkan         Limbah dan air limbah yang dihasilkan oleh aktivitas Perusahaan pelapor                            0
 dalam kegiatan Operasional     Waste and wastewater generated by the reporting company's activities
 Waste generated in
 operational activities
 Aset sewaan hulu               Emisi dari aktivitas pengoperasian aset yang disewa oleh Perusahaan pelapor.                       0
 Upstream leased assets         Termasuk di dalamnya: mobil sewaan yang digunakan untuk perjalanan bisnis atau
                                mesin berat sewaan yang digunakan untuk proyek konstruksi perusahaan
                                Emissions from the operation of assets leased by the reporting company. This
                                includes: leased cars used for business travel or leased heavy machinery used for
                                the company's construction projects
 Kategori 5: Emisi GRK Tidak Langsung yang Terkait dengan Penggunaan Produk dari Perusahaan
 Category 5: Indirect GHG Emissions Related to the Use of the Company's Products
 Investasi                      Emisi Scope 1 dan Scope 2 dari perusahaan yang masuk dalam investasi perusahaan                    0
 Investment                     pada tahun pelaporan, yang belum termasuk dalam Scope 1 atau Scope 2
                                Perusahaan pelapor
                                Scope 1 and Scope 2 emissions from companies included in the company's
                                investments in the reporting year, which are not included in Scope 1 or Scope 2 of the
                                reporting company
 Penggunaan produk              Penggunaan langsung dan tidak langsung dari produk yang dihasilkan perusahaan                      0
 yang dijual                    oleh konsumen
 Use of products sold           Direct and indirect use of products manufactured by the company by consumers
 Pembuangan akhir masa          Pembuangan dan pengolahan produk yang dihasilkan perusahaan oleh konsumen di                       0
 pakai produk yang dijual       akhir masa hidup produk atau setelah menjadi limbah
 Disposal of products sold at   Disposal and treatment of products manufactured by the company by consumers at
 the end of their useful life   the end of the product's life or after it has become waste
 Waralaba hilir                 Scope 1 dan Scope 2 dari pengoperasian waralaba yang dimiliki perusahaan                           0
 Downstream franchising         Scope 1 and Scope 2 from the operation of franchises owned by the company




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                         Sustainability Report 2025
Page 166
166
                Kinerja Lingkungan
                Environmental Performance




                                                                                                                         Total Emisi tCO2e
           Nama                                             Contoh Sumber Emisi
                                                                                                                            Total tCO2e
           Name                                          Example of Emission Sources
                                                                                                                             Emissions
 Aset Sewaan Hilir             Scope 1 dan Scope 2 dari pengoperasian aset yang dimiliki oleh perusahaan pelapor                   0
 Downstream leased assets      (bertindak sebagai lessor) dan disewakan kepada entitas lain
                               Scope 1 and Scope 2 from the operation of assets owned by the reporting company
                               (acting as lessor) and leased to other entities
 Pengolahan produk             Pemrosesan produk yang dihasilkan perusahaan oleh konsumen. Berlaku jika produk                     0
 yang dijual                   yang dihasilkan perusahaan adalah produk intermediary product
 Processing of products sold   Processing of products produced by the company by consumers. Applies if the
                               products produced by the company are intermediate
 Kategori 6: Emisi GRK Tidak Langsung dari Sumber Lainnya
 Category 6: Indirect GHG Emissions from Other Sources
 Emisi atau pembuangan         Emisi yang tidak bisa dilaporkan pada kategori lainnya                                              0
 tidak langsung lainnya        Emissions that cannot be reported in other categories
 Other indirect emissions or
 discharges
 Total Emisi Tidak                                                                                                               29.373
 Langsung(Scope 3)
 Total Indirect Emissions
 (Scope 3)
 Total Emisi GRK                                                                                                                 61.074
 (Scope 1 and 2)
 Total GHG Emissions
 (Scope 1 and 2)
 Total Emisi GRK                                                                                                                 90.447
 (Scope 1, 2 and 3)
 Total GHG Emissions
 (Scope 1, 2, and 3)
 Offsets/Credits               Klaim untuk menghindari emisi gas rumah kaca atau peningkatan removal gas rumah                     0
                               kaca dari atmosfer
                               Claims to avoid greenhouse gas emissions or increase greenhouse gas removal from
                               the atmosphere
 Pembelian Renewable           REC mewakili hak perusahaan atas atribut lingkungan, sosial, dan atribut non-listrik      0 kWh
 Energy                        lainnya dari pembangkitan listrik terbarukan. Jumlah yang diperoleh akan dilaporkan
 Certificate (REC) (kWh)       secara terpisah dari pelaporan emisi Scope 2.
 Purchase of Renewable         RECs represent a company's rights to the environmental, social, and other non-
 Energy Certificates (REC)     electricity attributes of renewable electricity generation. The amount obtained will be
 (kWh)                         reported separately from Scope 2 emissions reporting.


Pengelolaan Limbah                                                       Waste Management

Limbah merupakan salah satu aspek lingkungan yang                        Waste is one aspect of the environment that needs to
perlu dikelola secara bertanggung jawab dalam kegiatan                   be managed responsibly in the Company’s operational
operasional Perseroan. Aktivitas konstruksi maupun                       activities. Construction and office activities have the
kegiatan perkantoran berpotensi menghasilkan berbagai                    potential to produce various types of waste, which,
jenis limbah yang apabila tidak dikelola dengan baik                     if not managed properly, can have an impact on
dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan.                            the environment.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap pengelolaan                        As part of its commitment to sustainable environmental
lingkungan yang berkelanjutan, ADHI menerapkan                           management, ADHI implements waste management in
pengelolaan limbah sesuai dengan karakteristiknya.                       accordance with the characteristics of the waste. Waste
Limbah yang dihasilkan dari kegiatan operasional                         generated from operational activities is classified into
diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori, yaitu                       several categories, namely organic waste, inorganic
limbah organik, limbah anorganik, serta limbah bahan                     waste, and hazardous and toxic waste (B3) in liquid and
berbahaya dan beracun (B3) dalam bentuk cair maupun                      solid forms. Each type of waste is placed in separate
padat. Setiap jenis limbah ditempatkan pada wadah                        containers to ensure that the management process can
terpisah untuk memastikan proses pengelolaan dapat                       be carried out appropriately.
dilakukan secara tepat.

Pengelolaan limbah Perseroan dilaksanakan dengan                         The Company’s waste management is carried out with
mengacu pada Prosedur Pengelolaan Limbah                                 reference to the Procedures for the Management of
Konstruksi, Domestik, dan B3 yang mencakup                               Construction, Domestic, and B3 Waste, which covers
tahapan pengumpulan, pemilahan, pencatatan, serta                        the stages of waste collection, sorting, recording, and
pengolahan limbah. Dalam pelaksanaannya, Perseroan                       processing. In its implementation, the Company also


Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                         PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 167
                                                                                                                             167
                                                                                                 Kinerja Lingkungan
                                                                                         Environmental Performance




juga menerapkan prinsip 9R (Rethink, Refuse, Reduce,            applies the 9R (Rethink, Refuse, Reduce, Reuse, Repair,
Reuse, Repair, Refurbish, Remanufacture, Repurpose,             Refurbish, Remanufacture, Repurpose, and Recycle)
dan Recycle) untuk meminimalkan timbulan limbah                 principle to minimize waste generation and encourage
serta mendorong pemanfaatan kembali sumber daya.                the reuse of resources.

Limbah yang tidak dapat dikelola lebih lanjut di lokasi         Waste that cannot be further managed at the operational
operasional akan disimpan sementara di Tempat                   site will be temporarily stored at a Temporary Storage
Penampungan Sementara (TPS) sebelum diserahkan                  Site (TPS) before being handed over to a third party
kepada pihak ketiga yang memiliki izin resmi untuk              with an official permit for further processing.
dilakukan pengolahan lebih lanjut.

Untuk limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3),                  For Hazardous and Toxic Materials (B3) waste, the
Perseroan menyediakan fasilitas TPS Limbah B3 yang              Company provides a B3 Waste TPS facility that meets
telah memenuhi standar keselamatan dan lingkungan.              safety and environmental standards. B3 waste is
Penanganan limbah B3 dilakukan oleh mitra pengelola             handled by waste management partners that have
limbah yang memiliki izin resmi serta diaudit secara            official permits and are audited regularly to ensure
berkala guna memastikan kepatuhan terhadap peraturan            compliance with applicable regulations. Details of
yang berlaku. Rincian volume limbah yang dihasilkan             the volume of waste generated from the Company’s
dari kegiatan operasional Perseroan selama periode              operational activities during the reporting period are
pelaporan disajikan pada tabel berikut: [GRI 3-3, 306-1,        presented in the following table: [GRI 3-3, 306-1, 306-
306-3][OJK F.13, F.14] [IDX E-05]                               3][OJK F.13, F.14] [IDX E-05]


Tabel Volume Limbah Padat dan Metode Pengelolaan Tahun 2023-2025
Table of Solid Waste Volume and Management Methods in 2023-2025


                           Uraian                      Satuan
                                                                          2025                  2024                  2023
                         Description                    Unit
 Total limbah padat yang dihasilkan                        Kg               78.552,76                748.507                  310
 Total solid waste generated
 Penggunaan Kembali                                        Kg                 471,94                     234                  113
 Reuse
 Daur ulang                                                Kg                    54,27               341.992                   15
 Recycling
 Pengolahan menjadi kompos                                 Kg                 163,45                     186                 0,32
 Composting
 Pembakaran massa                                          Kg                       0                      0                   0
 Incineration
 Tempat pembuangan akhir                                   Kg               77.863,10               406.095                   181
 Landfill



Sesuai tabel di atas, volume limbah padat tahun 2025            According to the table above, the volume of solid waste
turun dibandingkan tahun sebelumnya karena upaya-               in 2025 decreased compared to the previous year due
upaya pengurangan limbah yang telah dilakukan.                  to waste reduction efforts that have been made

Perseroan terus berupaya mengelola limbah secara                The Company continues to strive to manage waste
bertanggung jawab melalui penerapan prinsip 9R                  responsibly through the application of the 9R principle
(Rethink, Refuse, Reduce, Reuse, Repair, Refurbish,             (Rethink, Refuse, Reduce, Reuse, Repair, Refurbish,
Remanufacture, Repurpose, dan Recycle) serta                    Remanufacture, Repurpose, and Recycle) and the
optimalisasi pemilahan limbah di lingkungan proyek              optimization of waste sorting in project and office
dan perkantoran. Melalui berbagai upaya tersebut, ADHI          environments. Through these various efforts, ADHI
berupaya meminimalkan timbulan limbah sekaligus                 strives to minimize waste generation while increasing
meningkatkan pemanfaatan kembali sumber daya dalam              the reuse of resources in its operational activities.
kegiatan operasional.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengelolaan              As part of its efforts to improve sustainable
lingkungan secara berkelanjutan, ADHI mengembangkan             environmental management, ADHI developed the Medan


PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                            Sustainability Report 2025
Page 168
168
                  Kinerja Lingkungan
                  Environmental Performance




Fasilitas Pengelolaan Limbah Terpadu (FPLT) Kawasan          Integrated Waste Management Facility (FPLT). This
Medan. Fasilitas ini mulai beroperasi sejak tahun            facility has been operational since 2021 and plays a role
2021 dan berperan dalam meningkatkan kapasitas               in increasing the capacity to manage waste generated
pengelolaan limbah yang dihasilkan dari kegiatan             from the Company’s operational activities. The Medan
operasional Perseroan. FPLT Kawasan Medan telah              Area FPLT has complied with applicable environmental
memenuhi ketentuan peraturan lingkungan hidup yang           regulations and has received the Blue Company
berlaku serta memperoleh Program Penilaian Peringkat         Performance Rating Program (PROPER) from the
Kinerja Perusahaan (PROPER) Biru dari Kementerian            Ministry of Environment and Forestry (KLHK). Through
Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Melalui               this facility, the Company can manage waste in a more
fasilitas ini, Perseroan dapat mengelola limbah secara       integrated and responsible manner. The operation of
lebih terintegrasi dan bertanggung jawab. Pengoperasian      the Medan Area FPLT is also part of ADHI’s contribution
FPLT Kawasan Medan juga menjadi bagian dari kontribusi       to supporting better environmental management and
ADHI dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang             providing benefits to the communities surrounding its
lebih baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat          operational areas. [GRI 306-2] [IDX E-05]
di sekitar wilayah operasional. [GRI 306-2] [IDX E-05]


Tabel Limbah Berbahaya Tahun 2023-2025
Table of Hazardous Waste in 2023-2025


                        Uraian                      Satuan
                                                                2025                  2024                  2023*
                      Description                    Unit
 Total berat limbah berbahaya yang dihasilkan         Kg                  33                   278                      117
 Total weight of hazardous waste generated
 Total berat limbah berbahaya yang diangkut           Kg                  33                   278                      117
 Total weight of hazardous waste transported
 *) Data dari 10 pilot project pengukuran limbah
 *) Data from 10 waste measurement pilot projects



Merujuk pada tabel di atas, total berat limbah Bahan         Referring to the table above, the total weight of hazardous
Berbahaya dan Beracun (B3) yang dihasilkan dan               and toxic waste (B3) produced and transported in 2025
diangkut pada tahun 2025 tercatat sebesar 33 ton,            is recorded at 33 tons, a decrease compared to 2024,
menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai                which reached 278 tons. This decrease was influenced
278 ton. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh upaya           by waste reduction efforts at the source carried out in all
pengurangan limbah dari sumbernya yang dilakukan             projects undertaken by the Company, such as increased
di seluruh proyek yang dikerjakan Perseroan, seperti         control of the use of materials and operational materials
peningkatan pengendalian penggunaan material dan             in the project environment. All B3 waste generated from
bahan operasional di lingkungan proyek. Seluruh limbah       the Company’s operational activities is managed in
B3 yang dihasilkan dari kegiatan operasional Perseroan       accordance with applicable environmental regulations,
dikelola sesuai dengan ketentuan peraturan lingkungan        including through temporary storage at a Temporary
hidup yang berlaku, termasuk melalui penyimpanan             Storage Site (TPS) for B3 Waste before being handed
sementara di Tempat Penampungan Sementara (TPS)              over to a third party that has an official permit for further
Limbah B3 sebelum diserahkan kepada pihak ketiga             transportation and processing.
yang memiliki izin resmi untuk dilakukan pengangkutan
dan pengolahan lebih lanjut.

Adapun pengelolaan limbah padat domestik dari                The Company manages domestic solid waste from
aktivitas perkantoran dilakukan Perusahaan dengan            office activities by providing temporary waste storage
menyediakan tempat penampungan sampah sementara              facilities (TPS) according to type (organic & inorganic).
(TPS) sesuai jenisnya (organik & anorganik). Selanjutnya,    The waste is then transported periodically by local
sampah tersebut akan diangkut oleh petugas Dinas             Environmental Agency officials. [GRI 306-3, 306-5]
Lingkungan Hidup setempat secara berkala. [GRI 306-          [OJK F.14]
3, 306-5][OJK F.14]




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                       PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 169
                                                                                                                                  169
                                                                                                         Kinerja Lingkungan
                                                                                                 Environmental Performance




Tabel Limbah yang Dialihkan dari Pembuangan Akhir Tahun 2023-2025 [GRI 306-4, 306-5] [IDX E-05]
Table of Waste Diverted from Final Fisposal in 2023-2025 [GRI 306-4, 306-5] [IDX E-05]


   Jenis Pengolahan                                        Limbah Padat B3                           Limbah Padat Non-B3
        Limbah                   Satuan                     Solid B3 Waste                            Solid Non-B3 Waste
     Type of Waste                Unit
                                                    2025        2024            2023*         2025            2024            2023*
       Treatment
 Persiapan untuk                    Ton                    0        0,197               0        471,94           233,76           113,3
 digunakan kembali
 Preparation for reuse
 Daur ulang                         Ton                    0        3,32                0         54,27       341.988,97            15,17
 Recycling
 Pengerjaan pemulihan               Ton               33,00            0                0        163,45                0               0
 lainnya
 Other recovery
 operations
 Total Limbah yang                  Ton               33,00         3,52                0        689,66         342.223           128,47
 Dialihkan dari
 Pembuangan Akhir
 Total Waste Diverted
 from Final Disposal
 *) Data dari 10 pilot project pengukuran limbah
 *) Data from 10 waste measurement pilot projects



Limbah yang Dikirim ke Pembuangan Akhir tahun 2023-2025 [GRI 306-4, 306-5] [IDX E-05]
Waste Sent to Final Disposal in 2023-2025 [GRI 306-4, 306-5] [IDX E-05]


   Jenis Pengolahan                                        Limbah Padat B3                           Limbah Padat Non-B3
        Limbah                   Satuan                     Solid B3 Waste                            Solid Non-B3 Waste
     Type of Waste                Unit
                                                    2025        2024            2023*         2025            2024            2023
       Treatment
 Insinerasi dengan                  Ton                    0           0                0             0                0               0
 perolehan energi
 Incineration with energy
 recovery
 Insinerasi tanpa                   Ton                    0           0                0             0                0               0
 perolehan energi
 Incineration without
 energy recovery
 Penimbunan                         Ton                    0           0           117,044        77,86      406.094,64                0
 Landfilling
 Cara pembuangan                    Ton                    0           0                0             0                0               0
 lainnya
 Other disposal methods
 Total Limbah yang                  Ton                    0           0           117,044        77,86      406.094,64                0
 Dikirim ke Pembuangan
 Akhir
 Total Waste Sent to Final
 Disposal
 *) Data dari 10 pilot project pengukuran limbah
 *) Data from 10 waste measurement pilot projects




Merujuk pada tabel di atas, pada tahun 2025 ADHI                            Referring to the table above, in 2025, ADHI successfully
berhasil mengalihkan sebagian limbah dari pembuangan                        diverted some of its waste from final disposal through
akhir melalui proses persiapan untuk digunakan kembali,                     a process of preparation for reuse, recycling, and other
daur ulang, serta pemulihan lainnya. Total limbah yang                      recovery. The total waste successfully diverted from
berhasil dialihkan dari pembuangan akhir tercatat                           final disposal was recorded at 33 tons for B3 solid
sebesar 33 ton untuk limbah padat B3 dan 689,66 ton                         waste and 689.66 tons for non-B3 solid waste, an
untuk limbah padat non-B3, meningkat dibandingkan                           increase compared to the previous year. The increase
tahun sebelumnya. Peningkatan volume limbah yang                            in the volume of waste diverted from final disposal was
dialihkan dari pembuangan akhir terutama dipengaruhi                        mainly influenced by increased project activity and the
oleh meningkatnya aktivitas proyek serta penguatan                          strengthening of waste management implementation
implementasi pengelolaan limbah di lingkungan                               in the Company’s operational environment.
operasional Perseroan.


PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                    Sustainability Report 2025
Page 170
170
              Kinerja Lingkungan
              Environmental Performance




Sementara itu, limbah yang dikirim ke tempat              Meanwhile, waste sent to landfills in 2025 was recorded
pembuangan akhir (landfill) pada tahun 2025 tercatat      at 77.86 tons for non-B3 solid waste, while B3 waste
sebesar 77,86 ton untuk limbah padat non-B3,              was not landfilled. This shows that the hazardous waste
sedangkan limbah B3 tidak dilakukan penimbunan di         produced by the Company has been managed through
landfill. Hal ini menunjukkan bahwa limbah B3 yang        a treatment mechanism that complies with applicable
dihasilkan Perseroan telah dikelola melalui mekanisme     regulations. Through this waste management, ADHI
pengolahan yang sesuai dengan ketentuan yang              continues to strive to reduce the amount of waste that
berlaku. Melalui pengelolaan limbah tersebut, ADHI        ends up in landfills and improve its responsible waste
terus berupaya mengurangi jumlah limbah yang berakhir     management practices.
di tempat pembuangan akhir serta meningkatkan praktik
pengelolaan limbah yang lebih bertanggung jawab.

Sebagai langkah untuk mengurangi limbah domestik          As a measure to reduce domestic waste from office
dari aktivitas perkantoran, ADHI meluncurkan Program      activities, ADHI launched the Plastic Diet Program.
Diet Plastik. Program ini mengajak karyawan untuk lebih   This program encourages employees to be more
bijak dalam menggunakan plastik sekali pakai dengan       prudent in using single-use plastics with the aim of
tujuan meminimalkan sampah plastik di lingkungan          minimizing plastic waste in the ADHI office and project
kantor dan proyek ADHI. Karyawan diimbau untuk            environments. Employees are encouraged to bring
membawa botol minum pribadi dan kantong belanja           personal drinking bottles and non-plastic shopping bags
non-plastik sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.    as part of their daily habits. It is hoped that these habits
Diharapkan, kebiasaan ini tidak hanya diterapkan di       will not only be applied in the workplace but also spread
lingkungan kerja, tetapi juga dapat ditularkan kepada     to family and friends, creating a wider positive impact.
keluarga dan teman, menciptakan dampak positif yang
lebih luas.

Pada tahun 2025 ADHI juga mulai mengimplementasikan       In 2025, ADHI also began implementing the ADHI Waste
Program ADHI Waste Management di Kantor Pusat.            Management Program at its Head Office. This program
Program ini mendorong pemilahan sampah sejak              encourages all employees and operational staff to sort
dari sumbernya oleh seluruh karyawan dan tenaga           waste at the source by grouping waste into several
operasional dengan mengelompokkan sampah ke               categories, namely organic, recyclable, non-organic,
dalam beberapa kategori, yaitu organik, daur ulang,       and residual. The sorted waste is then managed through
non-organik, dan residu. Sampah yang telah dipilah        various processing channels such as recycling, organic
kemudian dikelola melalui berbagai jalur pengolahan       waste processing, and management by third parties,
seperti daur ulang, pengolahan limbah organik,            thereby reducing the amount of waste that ends up
maupun pengelolaan oleh pihak ketiga, sehingga dapat      in landfills.
mengurangi jumlah limbah yang berakhir di tempat
pembuangan akhir.

Melalui program ini, ADHI juga mendorong penerapan        Through this program, ADHI also encourages the
prinsip ekonomi sirkular melalui pemanfaatan kembali      application of the principles of a circular economy by
limbah menjadi produk bernilai guna. Limbah plastik       reusing waste to create useful products. Collected
yang terkumpul dapat didaur ulang melalui program         plastic waste can be recycled through the Plastic
Plastic Pay, sementara limbah organik seperti sisa        Pay program, while organic waste, such as food
makanan diolah menggunakan metode Black Soldier           scraps, is processed using the Black Soldier Fly (BSF)
Fly (BSF) Maggot untuk menghasilkan pupuk dan pakan       Maggot method to produce fertilizer and high-protein
ternak berprotein tinggi.                                 animal feed.

Selain itu, ADHI juga menjalankan Program Diet Plastik    In addition, ADHI runs the Plastic Diet Program to reduce
untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di       the use of single-use plastics in the office and project
lingkungan kantor maupun proyek. Karyawan dihimbau        environments. Employees are encouraged to bring their
untuk membawa botol minum pribadi dan menggunakan         own water bottles and use non-plastic shopping bags
kantong belanja non-plastik sebagai bagian dari           as part of their daily routine. [GRI 3-3]
kebiasaan sehari-hari. [GRI 3-3]

Selain plastik, ADHI juga menyadari bahwa kegiatan        Apart from plastic, ADHI also realizes that the Company’s
operasional perusahaan menghasilkan limbah kertas         operational activities generate paper waste from various


Laporan Keberlanjutan 2025                                                                   PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 171
                                                                                                                    171
                                                                                         Kinerja Lingkungan
                                                                                 Environmental Performance




dari berbagai keperluan administrasi, seperti surat-       administrative purposes, such as correspondence,
menyurat, kontrak kerja, dan memo. Untuk mengurangi        work contracts, and memos. To reduce paper waste,
limbah kertas, Perseroan menerapkan Program Diet           the Company implements a Paper Diet Program by
Kertas dengan mengoptimalkan penggunaan kertas             optimizing the efficient use of paper and reducing
secara efisien dan mengurangi pencetakan dokumen           unnecessary document printing. This program aims
yang tidak perlu. Program ini bertujuan untuk              to reduce the environmental impact of paper production
mengurangi dampak lingkungan dari produksi dan             and disposal, in line with ADHI’s commitment to
pembuangan kertas, selaras dengan komitmen ADHI            sustainability principles.
terhadap prinsip keberlanjutan.

Untuk mengurangi limbah kertas dari kegiatan               To reduce paper waste from administrative activities, the
administrasi, Perseroan juga menerapkan Program            Company also implements the Paper Diet Program by
Diet Kertas melalui optimalisasi penggunaan kertas         optimizing the efficient use of paper and reducing the
secara efisien serta pengurangan pencetakan dokumen        printing of unnecessary documents. This initiative is part
yang tidak diperlukan. Inisiatif ini dilakukan sebagai     of ADHI’s commitment to supporting more sustainable
bagian dari komitmen ADHI dalam mendukung praktik          operational practices.
operasional yang lebih berkelanjutan.

Pengelolaan Limbah IKN                                     IKN Waste Management

Pengelolaan sampah adalah aspek penting yang               Waste management is an important aspect that has
memiliki dampak langsung pada kesehatan lingkungan,        a direct impact on environmental health, ecosystem
kebersihan ekosistem, dan kualitas hidup masyarakat        cleanliness, and the quality of life of the surrounding
sekitar. Seiring dengan berkembangnya proyek               community. As infrastructure projects develop, the
infrastruktur, volume sampah yang dihasilkan juga          volume of waste produced also increases, so this
meningkat sehingga tantangan ini perlu dikelola dengan     challenge needs to be managed properly to minimize
baik untuk meminimalkan dampak negatifnya. Dengan          its negative impact. With effective waste management,
pengelolaan sampah yang efektif, proyek infrastruktur      infrastructure projects not only contribute to physical
tidak hanya berkontribusi pada pembangunan fisik,          development but also support environmental
tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan dan         sustainability and the overall welfare of the community.
kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Salah satu proyek besar yang dikerjakan ADHI sejak         One of the major projects undertaken by ADHI since
2022 dan berlanjut hingga 2025 adalah Pembangunan          2022 and continuing until 2025 is the Development of
Ibu Kota Nusantara (IKN), yang merupakan bagian            the Nusantara Capital City (IKN), which is part of the
dari Proyek Strategis Nasional. Dalam proyek ini,          National Strategic Project. In this project, in addition to
selain mengerjakan beberapa proyek, Perseroan              working on several projects, the Company is given the
diberi tanggung jawab untuk melaksanakan Estate            responsibility to implement ADHI’s Estate Management,
Management ADHI yaitu pengelolaan kawasan                  which covers various aspects such as road watering,
pembangunan IKN yang mencakup berbagai aspek               traffic management, ambulance and rescue services, as
seperti penyiraman jalan, manajemen lalu lintas, layanan   well as the management of waste and sewage produced.
ambulans dan penyelamatan, serta pengelolaan sampah
dan limbah yang dihasilkan.

Lingkup pengelolaan sampah dan limbah dalam                The scope of waste and sewage management in
Estate Management ADHI mencakup seluruh proyek             ADHI’s Estate Management covers all IKN development
pembangunan IKN, baik yang dikerjakan oleh ADHI            projects, both those carried out by ADHI and by other
maupun oleh perusahaan lainnya. Sampah yang                companies. Waste generated from the construction
dihasilkan dari proses konstruksi terdiri dari berbagai    process consists of various types, such as organic
jenis seperti sampah organik (seperti sisa makanan,        waste (such as food scraps, leaves, and wood),
daun, dan kayu), sampah anorganik (seperti botol           inorganic waste (such as plastic bottles, paper, metal,
plastik, kertas, logam, dan sisa kabel), serta sampah      and cable scraps), and hazardous waste (such as used
B3 (seperti oli bekas, gipsum, limbah cat, dan material    oil, gypsum, paint waste, and construction materials
konstruksi yang terkontaminasi B3). Untuk memastikan       contaminated with hazardous substances). To ensure
pengelolaan yang tepat, sampah dalam proyek ini            proper management, waste in this project is classified
diklasifikasikan menjadi tiga kategori, yaitu sampah       into three categories, namely specific waste, waste


PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                    Sustainability Report 2025
Page 172
172
              Kinerja Lingkungan
              Environmental Performance




spesifik, sampah dari aktivitas sehari-hari, dan sampah     from daily activities, and hazardous waste, with different
B3, dengan metode pengelolaan yang berbeda untuk            management methods for each category.
masing-masing kategori.

Dalam melaksanakan pengelolaan sampah dan limbah            In implementing waste and waste management at
di Estate Management ADHI, Perseroan bekerja sama           ADHI Estate Management, the Company collaborates
dengan pihak ketiga yang memiliki izin dan kompetensi       with third parties that have licenses and expertise in
dalam pengolahan limbah. Dengan pendekatan ini, ADHI        waste processing. With this approach, ADHI strives to
berupaya menjaga keseimbangan antara percepatan             maintain a balance between accelerating infrastructure
pembangunan infrastruktur dan keberlanjutan                 development and environmental sustainability in the
lingkungan di kawasan IKN.                                  IKN area.

Keanekaragaman Hayati [OJK F.9, F.10]                       Biodiversity [OJK F.9, F.10]

ADHI sangat memperhatikan upaya pelestarian                 ADHI pays close attention to biodiversity conservation
keanekaragaman hayati karena menyadari pentingnya           efforts because it recognizes the importance of
perlindungan terhadap flora, fauna, keanekaragaman          protecting flora, fauna, genetic diversity, and natural
genetik, dan ekosistem alami untuk memastikan               ecosystems to ensure the sustainability of life. In this
keberlanjutan kehidupan. Dalam hal ini, ADHI                regard, ADHI is committed to maintaining ecosystem
berkomitmen untuk menjaga keseimbangan ekosistem,           balance, both inside and outside its operational areas,
baik di dalam maupun di luar area operasional, guna         to minimize the environmental impact of the Company’s
meminimalkan dampak lingkungan yang ditimbulkan             business activities.
dari kegiatan bisnis perusahaan.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, ADHI                 As part of this commitment, ADHI ensures that all
memastikan bahwa seluruh wilayah operasional dan            of its operational areas and projects are not located
proyek yang dijalankannya tidak berada di dalam atau        within or adjacent to protected areas or areas with high
berdekatan dengan kawasan lindung maupun kawasan            biodiversity outside of protected forest areas. With this
dengan keanekaragaman hayati tinggi di luar kawasan         measure, the Company can ensure that there are no
hutan lindung. Dengan langkah ini, perusahaan dapat         significant impacts from its operational activities or
memastikan bahwa tidak ada dampak signifikan dari           projects that could threaten the sustainability of the
kegiatan operasional maupun proyek yang dapat               ecosystem. In implementing projects, the Company
mengancam kelestarian ekosistem. Dalam pelaksanaan          also continues to carry out various environmental
proyek, Perseroan juga tetap melakukan berbagai             management efforts to minimize potential impacts on
upaya pengelolaan lingkungan untuk meminimalkan             the ecosystem, including through the implementation of
potensi dampak terhadap ekosistem, antara lain melalui      environmental documents, responsible management of
penerapan dokumen lingkungan, pengelolaan area kerja        work areas, and monitoring of environmental conditions
secara bertanggung jawab, serta pemantauan terhadap         around the project area. [OJK F.9]
kondisi lingkungan di sekitar wilayah proyek. [OJK F.9]

Selain itu, ADHI juga melaksanakan berbagai kegiatan        In addition, ADHI carries out various environmental
rehabilitasi lingkungan melalui penanaman pohon dan         rehabilitation activities through tree and mangrove
mangrove di sejumlah wilayah operasional. Kegiatan          planting in a number of operational areas. These
ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Perseroan           activities are carried out as part of the Company’s
dalam mendukung pelestarian ekosistem, meningkatkan         efforts to support ecosystem preservation, increase
tutupan vegetasi, serta menjaga keseimbangan                vegetation cover, and maintain environmental balance
lingkungan di sekitar area operasional. Penanaman           around operational areas. Mangrove planting also plays
mangrove juga berperan penting dalam menjaga                an important role in preserving coastal ecosystems,
ekosistem pesisir, melindungi wilayah pantai dari abrasi,   protecting coastal areas from abrasion, and supporting
serta mendukung habitat bagi berbagai jenis flora dan       habitats for various types of flora and fauna. In addition
fauna. Selain memberikan manfaat ekologis, kegiatan ini     to providing ecological benefits, this activity also
juga berkontribusi terhadap upaya mitigasi perubahan        contributes to climate change mitigation efforts by
iklim melalui peningkatan kapasitas penyerapan              increasing natural carbon absorption capacity.
karbon alami.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                    PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 173
                                                                                                                     173
                                                                                         Kinerja Lingkungan
                                                                                 Environmental Performance




Tabel Konservasi Keanekaragaman Hayati Tahun 2023-2025
Table of Biodiversity Conservation in 2023-2025


                      Uraian                     Satuan
                                                                   2025               2024                    2023
                    Description                   Unit
 Penanaman Pohon                             Batang Pohon              120.970             176.383               82.265
 Tree Planting                               Tree Trunk
 Rehabilitasi Mangrove                       Bibit                     640.000             160.000                     0
 Mangrove Rehabilitation                     Seedling
 Penangkaran Fauna                           Ekor                      800.000                    0                   80
 Fauna Breeding                              Animal



Merujuk pada tabel di atas, pada tahun 2025 ADHI            Referring to the table above, in 2025, ADHI carried out
melaksanakan berbagai kegiatan pelestarian                  various biodiversity conservation activities, including
keanekaragaman hayati yang meliputi penanaman               planting 120,970 trees, rehabilitating 640,000 mangrove
pohon sebanyak 120.970 batang, rehabilitasi mangrove        seedlings, and breeding 800,000 animals in several
sebanyak 640.000 bibit, serta penangkaran fauna             operational areas. These activities are part of the
sebanyak 800.000 ekor di sejumlah wilayah operasional.      Company’s commitment to preserving ecosystems,
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen            increasing vegetation cover, and supporting
Perseroan dalam menjaga kelestarian ekosistem,              environmental sustainability in the areas surrounding
meningkatkan tutupan vegetasi, serta mendukung              its operations. [OJK F.10]
keberlanjutan lingkungan di sekitar area operasional
[OJK F.10]

Dalam kegiatan operasionalnya, beberapa proyek              In its operational activities, several ADHI projects have
ADHI berpotensi bersinggungan dengan habitat                the potential to interfere with wildlife habitats around
satwa liar di sekitar wilayah proyek. Oleh karena itu,      the project area. Therefore, the Company continues
Perseroan terus melanjutkan berbagai upaya mitigasi         to pursue various mitigation efforts to minimize the
untuk meminimalkan potensi dampak terhadap                  potential impact on biodiversity, including the protection
keanekaragaman hayati, termasuk perlindungan                of wildlife habitats around the project area. In 2025,
habitat satwa liar di sekitar area proyek. Pada tahun       ADHI continued to implement mitigation measures that
2025, ADHI melanjutkan implementasi langkah-                were carried out in the previous year, including through
langkah mitigasi yang telah dilakukan pada tahun            the responsible management of work areas and the
sebelumnya, antara lain melalui pengelolaan area kerja      application of environmental documents to ensure that
secara bertanggung jawab serta penerapan dokumen            operational activities continue to take into account the
lingkungan guna memastikan kegiatan operasional tetap       preservation of ecosystems around the project area.
memperhatikan kelestarian ekosistem di sekitar wilayah      ADHI also implements various mitigation measures to
proyek. ADHI juga mengimplementasikan berbagai              reduce the impact of operational activities on wildlife,
langkah mitigasi untuk mengurangi dampak kegiatan           as shown in the following table:
operasional terhadap satwa liar, yang dapat dilihat pada
tabel berikut:




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                    Sustainability Report 2025
Page 174
174
              Kinerja Lingkungan
              Environmental Performance




Mitigasi ADHI atas Proyek yang Berpengaruh Terhadap Keanekaragaman Hayati
ADHI’s Mitigation of Projects Affecting Biodiversity


       Spesies     Asal Proyek                         Deskripsi                      Kegiatan Mitigasi          Foto/Dokumentasi
 No.
       Species     Project Origin                     Description                     Mitigation Activities     Photo/Documentation

  1    Acropora   Kegiatan TJSL     Kolaborasi ADHI bersama dengan Lembaga            Penanaman 2.500
       Tenuis     Kolaborasi        Manajemen Infaq (LMI) dan 7 BUMN lain dalam       terumbu karang
                  Coral Planting    program pelestarian terumbu karang di Pantai      Planting 2,500 coral
                  Coral Planting    Bangsring, Banyuwangi.                            reefs
                  Collaborative     ADHI’s collaboration with the Infaq Management
                  TJSL Activities   Institute (LMI) and 7 other state-owned
                                    enterprises in the coral reef conservation
                                    program at Bangsring Beach, Banyuwangi.

  2    Mangrove   Program           Penanaman mangrove sebagai upaya                  Program rehabilitasi
                  Rehabilitasi      penyerapan emisi karbon secara alami melalui      mangrove di
                  Mangrove          ekosistem tanaman                                 beberapa wilayah
                  ADHI              Mangrove planting as an effort to absorb carbon   operasional.
                  ADHI              emissions naturally through plant ecosystems      Pada tahun
                  Mangrove                                                            pelaporan, kegiatan
                  Rehabilitation                                                      penanaman
                  Program                                                             mangrove
                                                                                      dilaksanakan di
                                                                                      Desa Sedari, Kec.
                                                                                      Cibuaya, Kab.
                                                                                      Karawang, Prov.
                                                                                      Jawa Barat seluas
                                                                                      525 Hektar dengan
                                                                                      total bibit yang
                                                                                      ditanam sebanyak
                                                                                      640.000 bibit.
                                                                                      Mangrove
                                                                                      rehabilitation
                                                                                      programs in several
                                                                                      operational areas.
                                                                                      In the reporting
                                                                                      year, mangrove
                                                                                      planting activities
                                                                                      were carried out
                                                                                      in Sedari Village,
                                                                                      Cibuaya District,
                                                                                      Karawang Regency,
                                                                                      West Java Province,
                                                                                      covering an area of ​​
                                                                                      525 hectares, with
                                                                                      a total of 640,000
                                                                                      seedlings planted.



Tumpahan yang Terjadi [OJK F.15]                                      Spills [OJK F.15]

Tumpahan minyak, bahan bakar minyak, dan zat kimia                    Spills of oil, fuel oil, and certain chemicals are among the
tertentu merupakan salah satu risiko yang dihadapi                    risks faced in ADHI’s operations, especially at project
dalam operasional ADHI, terutama di lokasi proyek. Jika               sites. If a spill occurs, the incident can affect the quality
terjadi tumpahan, insiden tersebut dapat memengaruhi                  of soil, water, air, biodiversity, and human health in the
kualitas tanah, air, udara, keanekaragaman hayati, dan                surrounding area. ADHI is committed to preventing
kesehatan manusia yang berada di sekitar lokasi. ADHI                 spills, and the results are evident in the absence of
berkomitmen untuk mencegah terjadinya tumpahan, dan                   significant spill incidents during the reporting year.
hasilnya terlihat dengan tidak adanya insiden tumpahan                Therefore, no specific actions need to be taken by the
yang signifikan selama tahun pelaporan. Oleh karena                   Company in relation to such spill incidents.
itu, tidak ada tindakan khusus yang perlu diambil oleh
Perseroan terkait insiden tumpahan tersebut.

Namun ADHI memahami adanya potensi risiko terjadinya                  However, ADHI understands that there is a potential risk
tumpahan bahan berbahaya yang dapat berdampak                         of hazardous spills that could impact the environment,
terhadap lingkungan, seperti bahan bakar, oli,                        such as fuel, oil, and chemicals used in construction
maupun bahan kimia yang digunakan dalam kegiatan                      activities. Therefore, the Company implements various
konstruksi. Oleh karena itu, Perseroan menerapkan                     prevention and control measures to minimize the


Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                     PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 175
                                                                                                                               175
                                                                                                     Kinerja Lingkungan
                                                                                             Environmental Performance




berbagai langkah pencegahan dan pengendalian untuk                  potential for such spills. Control measures include
meminimalkan potensi terjadinya tumpahan tersebut.                  the implementation of standard operating procedures
Langkah pengendalian yang dilakukan antara lain                     for handling hazardous materials, the construction
melalui penerapan prosedur operasional standar dalam                of bund walls at the project’s fuel storage site, and
penanganan bahan berbahaya, pembangunan bund wall                   the implementation of regular equipment inspections
di lokasi penyimpanan BBM proyek, serta pelaksanaan                 and maintenance.
inspeksi dan pemeliharaan peralatan secara berkala.

Dalam pengelolaan limbah, ADHI mengikuti pedoman                    In waste management, ADHI follows
yang telah ditetapkan:                                              established guidelines:
1. Prosedur Pengelolaan Lingkungan (BP 014 ES P01)                  1. Environmental Management Procedures (BP 014
                                                                        ES P01)
2. Petunjuk Kerja Pengelolaan Limbah Konstruksi dan                 2. Work Instructions for Construction Waste and
   Limbah Domestik (SP 014 ES W03)                                      Domestic Waste Management (SP 014 ES W03)
3. Petunjuk Kerja Pengelolaan Limbah Bahan                          3. Work Instructions for Hazardous and Toxic Waste
   Berbahaya dan Beracun (SP 014 ES W04)                                Management (SP 014 ES W04)

Biaya Lingkungan                                                    Environmental Costs

ADHI berkomitmen untuk mewujudkan lingkungan                        ADHI is committed to creating a better environment
yang lebih baik dengan mengalokasikan biaya                         by allocating environmental costs for various
lingkungan yang digunakan untuk berbagai keperluan                  environmental-related purposes. In 2025, the
terkait lingkungan. Pada tahun 2025, Perusahaan                     Company incurred environmental costs of Rp2.2
mengeluarkan biaya lingkungan sebesar Rp2,2 miliar,                 billion, a decrease compared to 2024, which reached
turun dibandingkan tahun 2024, yang mencapai Rp3,74                 Rp3.74 billion with the following allocation of use:
miliar dengan alokasi penggunaan sebagai berikut:                   [OJK F.4]
[OJK F.4]

Tabel Biaya Lingkungan Tahun 2023-2025 (Rupiah)
Table of Environmental Costs in 2023-2025 (Rupiah)


               Jumlah Biaya
                Lingkungan
  Tahun                                                            Pemanfaatan/Penggunaan
                    Total
   Year                                                                Utilization/Use
               Environmental
                    Cost

   2025         2.242.761.299   Pengeluaran Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan dan Program Lingkungan Lainnya
                                Expenditures for Social and Environmental Responsibility Programs and Other Environmental Programs

   2024         3.742.649.938   Pengeluaran Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan dan Program Lingkungan Lainnya
                                Expenditures for Social and Environmental Responsibility Programs and Other Environmental Programs

   2023         2.205.801.500   Pengeluaran program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan tahun 2023
                                Expenditures for Social and Environmental Responsibility Programs in 2023


Kepatuhan Lingkungan                                                Environmental Compliance

Dalam menjalankan usaha, ADHI berkomitmen                           In conducting its business, ADHI is committed to
untuk senantiasa mematuhi peraturan pemerintah di                   complying with government regulations in the field
bidang lingkungan hidup. Perseroan secara konsisten                 of the environment. The Company consistently
memastikan bahwa setiap kegiatan operasional                        ensures that all operational activities are carried out
dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku                   in accordance with applicable regulations through the
melalui penerapan dokumen lingkungan, pemantauan                    implementation of environmental documents, regular
lingkungan secara berkala, serta pengelolaan dampak                 environmental monitoring, and responsible management




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                 Sustainability Report 2025
Page 176
176
              Kinerja Lingkungan
              Environmental Performance




lingkungan yang bertanggung jawab. Komitmen ini               of environmental impacts. This commitment has
membawa hasil dengan tidak adanya sanksi atau                 resulted in no sanctions or fines, either material or non-
denda, baik material maupun non-material, terkait             material, related to non-compliance with environmental
ketidakpatuhan terhadap regulasi lingkungan selama            regulations during 2025. In addition, during the reporting
tahun 2025. Selain itu, selama tahun pelaporan,               year, the Company did not receive any complaints
Perseroan juga tidak menerima pengaduan terkait               related to the environment. [GRI 2-27][OJK F.16]
lingkungan hidup. [GRI 2-27][OJK F.16]

Penghargaan Lingkungan Tahun 2025                             Environmental Awards in 2025

Sebagai bentuk pengakuan atas komitmen Perseroan              In recognition of the Company’s commitment to
dalam menerapkan praktik pengelolaan lingkungan               implementing responsible environmental management
yang bertanggung jawab, ADHI memperoleh berbagai              practices, ADHI has received various environmental
penghargaan di bidang lingkungan dari lembaga                 awards from relevant institutions and agencies.
maupun instansi terkait.

Penghargaan tersebut mencerminkan upaya                       These awards reflect the Company’s efforts to
Perseroan dalam meningkatkan kinerja lingkungan               improve its environmental performance through the
melalui penerapan berbagai program keberlanjutan,             implementation of various sustainability programs,
pengelolaan dampak lingkungan secara bertanggung              responsible management of environmental impacts, and
jawab, serta kepatuhan terhadap peraturan lingkungan          compliance with applicable environmental regulations.
hidup yang berlaku. Rincian penghargaan di bidang             Details of the environmental awards received by the
lingkungan yang diterima Perseroan selama periode             Company during the reporting period are presented
pelaporan disajikan sebagai berikut.                          as follows.




             Indonesia Green Awards 2026 & 2025                                     TOP CSR Awards 2025
       Meraih penghargaan Predikat Platinum di kategori                   Apresiasi atas kontribusi dalam pelestarian
       “Mengembangkan Pengolahan Sampah Terpadu”                       lingkungan hidup dan pengembangan ekonomi
         melalui program Green Box Maggot (BSF) dan                       melalui konsep circular economy, termasuk
           predikat Platinum Alignment untuk inisiatif                  penggunaan Modular Box (MOBOX) di proyek
       Digitalisasi Perhitungan Jejak Karbon Perusahaan                         Hunian Pekerja Konstruksi IKN

             Indonesia Green Awards 2026 & 2025                                    TOP CSR Awards 2025
        Received the Platinum Award in the “Developing                 Appreciation for contributions to environmental
       Integrated Waste Management” category through                  conservation and economic development through
         the Green Box Maggot (BSF) program and the                 the concept of a circular economy, including the use
      Platinum Alignment Award for the Corporate Carbon              of Modular Boxes (MOBOX) in the IKN Construction
           Footprint Calculation Digitalization initiative.                       Worker Housing project.



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                          PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 177
                                                                                                                     177
                                                                                        Kinerja Lingkungan
                                                                                Environmental Performance




        Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025               IDX Channel Anugerah ESG 2025
        ADHI meraih Gold Rating atas kualitas Sustainability      ADHI menerima penghargaan untuk kategori
        Report Tahun 2024 yang menunjukkan transparansi         Sektor Infrastruktur atas keberhasilan memadukan
                             praktik ESG                         penerapan ESG dari level karyawan hingga top
                                                                                    manajemen
        Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025
         ADHI achieved a Gold Rating for the quality of its              IDX Channel ESG Awards 2025
         2024 Sustainability Report, which demonstrates           ADHI received an award in the Infrastructure
                  transparency in ESG practices.                Sector category for its success in integrating ESG
                                                                 implementation from the employee level to top
                                                                                 management.




                 In-House Counsel Awards 2025                             Penghargaan Industri Hijau 2025
       ADHI dianugerahi Most Innovative In-House Counsel       Diperoleh oleh anak usaha, PT Adhi Persada Beton,
        Team 2025 untuk sektor Infrastruktur & Konstruksi,     atas komitmen dalam transformasi menuju industri
         sebagai bukti tata kelola perusahaan yang adaptif      hijau, termasuk pemanfaatan fly ash dan efisiensi
                          dan berintegritas                                        bahan baku

                 In-House Counsel Awards 2025                             2025 Green Industry Award
         ADHI was awarded the Most Innovative In-House         Awarded to subsidiary PT Adhi Persada Beton for its
           Counsel Team 2025 for the Infrastructure &           commitment to transforming into a green industry,
          Construction sector, as proof of adaptive and           including the use of fly ash and raw material
             integrity-based corporate governance.                                 efficiency.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                    Sustainability Report 2025
Page 178
178
              Kinerja Sosial
              Social Performance




  #BeyondConstruction




  06                               Kinerja Sosial
                                   Social Performance




Laporan Keberlanjutan 2025                              PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 179
                                                                                               179
                                                                           Kinerja Sosial
                                                                     Social Performance




Pencapaian kinerja positif yang dibukukan Perseroan
membuktikan kemampuannya dalam menjawab tantangan dan
tren industri yang dinamis. Perseroan juga terus meningkatkan
daya saing melalui inovasi teknologi yang dimiliki agar memberikan
nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.
The positive performance achievements recorded by the Company
prove the Company’s ability to respond to challenges and dynamic
industry trends. The Company also continues to improve its
competitiveness through technological innovation to provide
added value to shareholders and stakeholders.




    PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                             Sustainability Report 2025
Page 180
180
              Kinerja Sosial
              Social Performance




Mengoptimalkan Kinerja dengan Talent Prima
Optimizing Performance with Top Talent


PT ADHI KARYA (Persero) Tbk menempatkan Sumber               PT ADHI KARYA (Persero) Tbk considers Human
Daya Manusia (SDM) sebagai aset strategis sekaligus          Resources (HR) as a strategic asset and a key
pilar utama dalam akselerasi bisnis di industri konstruksi   pillar in accelerating business in the construction
dan infrastruktur. ADHI menyadari bahwa keberhasilan         and infrastructure industry. ADHI realizes that the
setiap proyek nasional yang diemban sangat ditentukan        success of every national project it undertakes is
oleh kompetensi, dedikasi, dan profesionalisme tenaga        largely determined by the competence, dedication,
kerjanya. Oleh karena itu, Perseroan berkomitmen             and professionalism of its workforce. Therefore, the
penuh untuk membangun ekosistem kerja yang                   Company is fully committed to building a conducive work
kondusif, meningkatkan standar kesejahteraan, serta          ecosystem, improving welfare standards, and initiating
menginisiasi program pengembangan kompetensi yang            comprehensive competency development programs to
komprehensif demi melahirkan SDM yang adaptif dan            produce adaptive and globally competitive HR.
berdaya saing global.

Secara berkesinambungan, ADHI memperkuat kapasitas           ADHI continuously strengthens its employees’ intellectual
intelektual karyawan melalui program pelatihan dan           capacity through training and certification programs that
sertifikasi yang mencakup keahlian teknis, manajerial,       cover technical and managerial skills, as well as safety
hingga penguasaan standar keselamatan dan                    and sustainability standards. This approach ensures
keberlanjutan. Pendekatan ini memastikan talenta             that ADHI’s talents are not only practically superior
ADHI tidak hanya unggul secara praktis, namun juga           but also agile in adopting technological advances
tangkas dalam mengadopsi kemajuan teknologi serta            and modern construction trends. The Company also
tren konstruksi modern. Perseroan turut menanamkan           instills a culture of innovation and collaboration as the
budaya kerja berbasis inovasi dan kolaborasi sebagai         foundation for each individual to contribute fully to the
fondasi bagi setiap individu untuk memberikan kontribusi     organization’s growth.
maksimal bagi pertumbuhan organisasi.

Sebagai bentuk rekognisi atas kinerja dan loyalitas          As a form of recognition for employee performance and
karyawan, ADHI menerapkan sistem remunerasi serta            loyalty, ADHI implements a competitive and transparent
jenjang karier yang kompetitif dan transparan. Strategi      remuneration system and career path. The Company’s
pengelolaan SDM Perseroan juga menitikberatkan pada          HR management strategy also emphasizes inclusiveness
aspek inklusivitas serta keseimbangan kehidupan kerja        and work-life balance. By creating an environment
dan pribadi (work-life balance). Dengan menciptakan          that supports self-actualization and professional
lingkungan yang mendukung aktualisasi diri dan               development, ADHI ensures that all employees are
pengembangan profesional, ADHI memastikan seluruh            highly motivated to deliver their best performance,
tenaga kerja memiliki motivasi tinggi untuk mencapai         ultimately strengthening business sustainability and
performa terbaik, yang pada akhirnya memperkokoh             advancing the Company’s vision.
keberlanjutan bisnis dan pencapaian visi perusahaan
di masa depan.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                     PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 181
                                                                                                                 181
                                                                                            Kinerja Sosial
                                                                                      Social Performance




Landasan Kebijakan [GRI 3-3]                              Policy Foundation [GRI 3-3]

ADHI menerapkan sistem pengelolaan Sumber Daya            ADHI implements a comprehensive human resource
Manusia secara komprehensif dengan menjunjung             management system that upholds compliance with
tinggi kepatuhan terhadap ketentuan perundang-            applicable laws and regulations, including:
undangan yang berlaku di antaranya:
1. Undang-Undang Presiden Republik Indonesia No.11        1.   Presidential Law of the Republic of Indonesia No.
    Tahun 1992 tentang Dana Pensiun                            11 of 1992 on Pension Funds
2. Undang-Undang Republik Indonesia No. 21 Tahun          2.   Law of the Republic of Indonesia No. 21 of 2000
    2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh                 on Labor Unions
3. Undang-Undang Republik Indonesia No. 13 tahun          3.   Law of the Republic of Indonesia No . 13 of 2003
    2003 tentang Ketenagakerjaan                               on Manpower
4. Undang Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun          4.   Law of the Republic of Indonesia No. 40 of 2004
    2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional                concerning the National Social Security System
5. Undang-Undang Republik Indonesia No. 24 Tahun          5.   Law of the Republic of Indonesia No. 24 of 2011 on
    2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial            the Social Security Administration Agency
6. Undang-Undang Republik Indonesia No. 6 Tahun           6.   Law of the Republic of Indonesia No. 6 of 2023 on
    2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah                the Stipulation of Government Regulation in Lieu of
    Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022                   Law No. 2 of 2022 on Job Creation into Law
    tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang
7. Peraturan Pemerintah No. 44 tahun 2015 tentang         7. Government Regulation No. 44 of 2015 concerning
    Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan               the Implementation of Work Accident Insurance and
    Kerja dan Jaminan Kematian                               Death Benefit Programs
8. Peraturan Pemerintah No.35 tahun 2021 tentang          8. Government Regulation No. 35 of 2021 concerning
    Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu        Fixed-Term Employment Agreements, Outsourcing,
    Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan        Working Hours and Rest Periods, and Termination
    Kerja                                                    of Employment
9. Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2021 tentang         9. Government Regulation No. 36 of 2021 on Wages
    Pengupahan
10. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi       10. Minister of Manpower and Transmigration Regulation
    No. Per-02/Men/1980 Pemeriksaan Kesehatan                 No. PER-02/MEN/1980 concerning Medical
    Tenaga Kerja Dalam Penyelenggaraan Keselamatan            Examinations of Workers in the Implementation of
    Kerja                                                     Occupational Safety
11. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara No.        11. Minister of State-Owned Enterprises Regulation
    PER-2/MBU/03/2023 Tahun 2023 tentang Pedoman              No. PER-2/MBU/03/2023 of 2023 concerning
    Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan       Guidelines on Governance and Significant Corporate
    Usaha Milik Negara                                        Activities of State-Owned Enterprises
12. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara No.        12. Minister of State-Owned Enterprises Regulation No.
    PER-3/MBU/03/2023 Tahun 2023 tentang Peraturan            PER-3/MBU/03/2023 of 2023 concerning Organs
    Menteri Badan Usaha Milik Negara tentang Organ dan        and Human Resources of State-Owned Enterprises.
    Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara
13. Surat Keputusan Menteri BUMN No. SK-394/              13. Decree of the Minister of State-Owned Enterprises
    MBU/12/2021 Tanggal 8 Desember 2021 tentang               No. SK-394/MBU/12/2021 dated December 8, 2021
    Pedoman Pelaksanaan Asesmen bagi Talenta                  concerning Guidelines for the Implementation of
    Direksi BUMN                                              Assessments for Board of Directors Talent of State-
                                                              Owned Enterprises

Berdasarkan kerangka regulasi di atas, Perseroan          Based on the above regulatory framework, the Company
menerbitkan berbagai kebijakan internal yang              has issued various internal policies covering the
mencakup seluruh siklus kepengawaian, mulai dari          entire employment cycle, ranging from a transparent
sistem rekrutmen yang transparan, struktur pengupahan     recruitment system and a competitive wage structure to
yang kompetitif, pengaturan jam kerja, hingga program     working-hour arrangements, competency development
pengembangan kompetensi dan penilaian kinerja             programs, and objective performance appraisals.
yang objektif. Lebih jauh, pengelolaan SDM di ADHI        Furthermore, ADHI’s human resource management is




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                  Sustainability Report 2025
Page 182
182
               Kinerja Sosial
               Social Performance




berkomitmen penuh pada penghormatan hak-hak                      fully committed to respecting employees’ normative
normatif karyawan, termasuk jaminan kebebasan                    rights, including freedom of association, equal career
berserikat, kesetaraan peluang karier tanpa diskriminasi,        opportunities without discrimination, and protection of
serta perlindungan hak asasi manusia lainnya di                  other human rights in the workplace.
lingkungan kerja.

Program Human Capital ADHI                                       ADHI’s Human Capital Program

Pengelolaan Sumber Daya Manusia di ADHI                          Human Resource Management at ADHI is carried out
dilaksanakan secara terpadu (incorporated) oleh                  by the Human Resources Department in an integrated
Departemen Sumber Daya Manusia. Sebagai langkah                  manner. As a strategic step to achieve excellent talent
strategis untuk mencapai standar pengelolaan talenta             management standards, the Company has approved the
yang ekselen, Perseroan telah mengesahkan Program                2025 Human Capital Program. This program serves as
Human Capital 2025. Program ini menjadi kompas                   a compass for transformation, setting the direction for
transformasi dalam menetapkan arah pengembangan                  sustainable human resource development by aligning
SDM yang berkelanjutan dengan menyelaraskan                      internal needs with the challenges of the construction
kebutuhan internal serta tantangan industri konstruksi           industry, both present and future. In its implementation,
di masa kini dan masa depan. Dalam implementasinya,              this blueprint serves as the main reference in formulating
cetak biru (blueprint) ini menjadi referensi utama dalam         talent management policies and strategies across all
merumuskan kebijakan dan strategi manajemen talenta              lines of the Company. The complete 2025 Human
di seluruh lini Perseroan. Program Human Capital 2025            Capital Program is as follows:
selengkapnya adalah sebagai berikut:


            Program Kerja                                                Inisiatif Strategis
            Work Program                                                 Strategic Initiatives

 Organization Design                 • Struktur Organisasi Korporat
                                     • Struktur Organisasi Anak
                                     • Job Evaluation & Job Grade
                                     • Work Load Analysis
                                     • Treshold Pegawai
                                     • Corporate Organizational Structure
                                     • Subsidiary Organizational Structure
                                     • Job Evaluation & Job Grading
                                     • Workload Analysis
                                     • Employee Threshold

 HC Transformation                   • Digitalisasi HC System
                                     • Performance Management System
                                     • Culture
                                     • HC System Digitization
                                     • Performance Management System
                                     • Culture

 Learning                            • Training Need Analysis
                                     • Pelatihan & Sertifikasi
                                     • Knowledge Management
                                     • ADHI Scholarship Program
                                     • Retirement Pegawai
                                     • Training Needs Analysis
                                     • Training & Certification
                                     • Knowledge Management
                                     • ADHI Scholarship Program
                                     • Employee Retirement

 People Development                  • Individual Development Plan
                                     • Talent Diversity
                                     • Talent Mobility
                                     • Asesmen Pegawai
                                     • Individual Development Plan
                                     • Talent Diversity
                                     • Talent Mobility
                                     • Employee Assessment

 Produktifitas Pegawai               • Man Power Planning
 Employee Productivity               • Revenue per Employee
                                     • EBITDA per Employee
                                     • Manpower Planning
                                     • Revenue per Employee
                                     • EBITDA per Employee


Laporan Keberlanjutan 2025                                                                         PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 183
                                                                                                                   183
                                                                                           Kinerja Sosial
                                                                                     Social Performance




Rekrutmen dan Turnover                                    Recruitment and Turnover

ADHI menyelenggarakan proses rekrutmen untuk              ADHI conducts a recruitment process to attract the best
menjaring kandidat terbaik dengan kompetensi,             candidates with competencies, expertise, and insights
keahlian, dan wawasan yang selaras dengan rencana         aligned with the Company’s strategic human resources
strategis kepegawaian Perseroan. Lebih dari sekadar       plan. More than just filling positions, recruitment is
pemenuhan posisi, rekrutmen dirancang sebagai             designed as a regeneration tool to prepare future
instrumen regenerasi untuk mempersiapkan calon            leaders who are competitive and visionary. The
pemimpin masa depan yang kompetitif dan visioner.         Company ensures that the entire selection process
Perseroan menjamin bahwa seluruh proses seleksi           is conducted transparently and inclusively for all
dilakukan secara transparan dan inklusif bagi setiap      Indonesian citizens, regardless of ethnicity, race,
warga negara Indonesia, tanpa memandang suku, ras,        religion, class, or gender. The principles of equality
agama, golongan, maupun gender. Prinsip kesetaraan        and diversity are the foundation for ADHI’s approach
dan keberagaman menjadi fondasi bagi ADHI dalam           to providing fair opportunities for every talent to grow
memberikan kesempatan yang adil bagi setiap talenta       with the Company.
untuk tumbuh bersama perusahaan.

Sebagai bentuk kontribusi terhadap pemberdayaan           As a contribution to regional empowerment, ADHI
wilayah, ADHI menerapkan kebijakan prioritas tenaga       implements a policy of prioritizing local workers
kerja lokal untuk pekerjaan tertentu sepanjang memenuhi   for certain jobs, provided they meet the specified
kualifikasi kompetensi yang ditetapkan. Langkah ini       competency qualifications. This step is a manifestation
merupakan perwujudan komitmen Perseroan dalam             of the Company’s commitment to fostering local
mendorong keterlibatan masyarakat setempat serta          community involvement and stimulating economic
menstimulasi pertumbuhan ekonomi di area operasional      growth in ADHI’s operational areas.
ADHI

Pada tahun 2025, Perseroan merekrut karyawan              In 2025, the Company recruited 12 new employees. The
baru sebanyak 12 orang. Komposisi karyawan baru           composition of new employees based on age, gender,
berdasarkan usia, jenis kelamin dan wilayah kerja         and work area is as follows: [GRI 401-1]
selengkapnya adalah sebagai berikut: [GRI 401-1]

Komposisi Karyawan Baru Berdasarkan Usia Tahun 2023-2025
Composition of New Employees Based on Age in 2023-2025


                              Kelompok Usia
                                                                 2025              2024                     2023
                                Age Group

 <29 tahun                                                                 8                  19                    45
 <29 years old

 30-50 tahun                                                               1                  15                    28
 30-50 years old

 >51 tahun                                                                 3                   5                     1
 >51 years old

 Jumlah                                                                   12                  39                    74
 Total

Komposisi Karyawan Baru Berdasarkan Jenis Kelamin Tahun 2023-2025
Composition of New Employees Based on Gender in 2023-2025


                              Jenis Kelamin
                                                                 2025              2024                     2023
                                 Gender

 Pria                                                                      7                  21                    55
 Male

 Wanita                                                                    5                  18                    19
 Female

 Jumlah                                                                   12                  39                    74
 Total



PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                 Sustainability Report 2025
Page 184
184
                 Kinerja Sosial
                 Social Performance




Komposisi Karyawan Baru Berdasarkan Wilayah Kerja Tahun 2023-2025
Composition of New Employees Based on Work Area in 2023-2025


                             Wilayah Kerja
                                                                2025               2024                 2023
                              Work Area

 Kantor Pusat                                                             0                  5                     2
 Head Office

 Unit Kerja Operasional                                                   3                 14                    46
 Operational Work Unit

 Anak Perusahaan                                                          9                 20                    26
 Subsidiary

 Jumlah                                                                  12                 39                    74
 Total


Selain bertambah karena rekrutmen, karyawan ADHI         In addition to an increase due to recruitment, the number
berkurang karena adanya karyawan yang berhenti           of ADHI employees decreased due to resignations or
bekerja atau meninggalkan Perseroan dengan alasan        departures from the Company for reasons permitted
yang dibenarkan undang-undang. Selama tahun              by law. Throughout 2025, the number of employees
2025, karyawan yang berhenti atau meninggalkan           who resigned or left the Company was 236 people with
Perseroan sebanyak 236 orang dengan berbagai             various backgrounds, namely reaching retirement age,
latar belakang yaitu mencapai usia pensiun, berhenti     resigning, passing away, and others. The composition
bekerja, meninggal, dan lain-lain. Komposisi karyawan    of employees who resigned or left ADHI based on age
yang berhenti bekerja atau meninggalkan ADHI             group, gender, and work area is as follows: [GRI 401-1]
berdasarkan kelompok usia, jenis kelamin dan wilayah
kerja selengkapnya adalah sebagai berikut: [GRI 401-1]

Komposisi Karyawan Meninggalkan Perusahaan Berdasarkan Usia Tahun 2023-2025
Composition of Employees Leaving the Company Based on Age in 2023-2025


                             Kelompok Usia
                                                                2025               2024                 2023
                               Age Group

 <29 tahun                                                               19                 17                    44
 <29 years old

 30-50 tahun                                                            140                 48                    48
 30-50 years old

 >51 tahun                                                               77                 62                    57
 >51 years old

 Jumlah                                                                 236                127                   149
 Total



Komposisi Karyawan Meninggalkan Perusahaan Berdasarkan Jenis Kelamin Tahun 2023-2025
Composition of Employees Leaving the Company Based on Gender in 2023-2025


                             Jenis Kelamin
                                                                2025               2024                2023
                                Gender

 Pria                                                                   214                108                   115
 Male

 Wanita                                                                  22                 19                    34
 Female

 Jumlah                                                                236                 127                   149
 Total




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 185
                                                                                                                       185
                                                                                               Kinerja Sosial
                                                                                         Social Performance




Komposisi Karyawan Meninggalkan Perusahaan Berdasarkan Wilayah Kerja Tahun 2023-2025
Composition of Employees Leaving the Company Based on Work Area in 2023-2025


                              Wilayah Kerja
                                                                      2025             2024                     2023
                               Work Area

 Kantor Pusat                                                                     10              12                     27
 Head Office

 Unit Kerja Operasional                                                          190              77                      74
 Operational Work Unit

 Anak Perusahaan                                                                 36               38                     48
 Subsidiary

 Jumlah                                                                        236               127                     149
 Total


Penyebab karyawan meninggalkan Perseroan dan                  The reasons for employees leaving the Company and
tingkat turnover disajikan dalam tabel berikut: [GRI 3-3]     the turnover rate are presented in the following table:
                                                              [GRI 3-3]


Tabel Penyebab Karyawan Keluar dan Turnover Tahun 2023-2025
Table of Reasons for Employee Departures and Turnover Rates in 2023-2025


                               Penyebab
                                                                      2025             2024                     2023
                                Reason
 Pensiun                                                                         45               56                     46
 Retirement
 Meninggal Dunia                                                                   7               4                       6
 Pass Away
 Berhenti Kerja                                                                  184              67                      97
 Resigned
 Jumlah karyawan yang keluar                                                   236               127                     149
 Number of employees who left
 Total karyawan                                                               2109            2.502                    2,595
 Total employees
 Persentase turnover                                                         11,19%           5,08%                    5,66%
 Turnover percentage



Merujuk tabel di atas, tingkat turnover tahun 2025 lebih      Referring to the table above, the turnover rate in 2025
tinggi dibandingkan tahun 2024. Hal ini menunjukkan           is higher than in 2024. This indicates an increase in
adanya peningkatan dinamika pergerakan tenaga kerja           workforce turnover in 2025, driven primarily by a rise
pada tahun 2025, yang terutama dipengaruhi oleh               in the number of employees resigning, which warrants
meningkatnya jumlah karyawan yang mengundurkan                attention in efforts to strengthen retention strategies
diri, sehingga perlu menjadi perhatian dalam upaya            and human resource management.
penguatan strategi retensi dan pengelolaan sumber
daya manusia.

Tingkat Pergantian Pegawai Tahun 2025 [IDX S-03]
Employee Turnover Rate in 2025 [IDX S-03]


                                                          Jumlah Pegawai                   Persentase Pegawai
                         Uraian                       (dalam tahun pelaporan)            (dalam tahun pelaporan)
                       Description                        Total Employees                 Employee Percentage
                                                       (in the reporting year)             (in the reporting yea)

 Jumlah Pegawai resign/ Pemutusan Hubungan Kerja              236 orang                             11,19%
 Number of Employees Resigning/Terminated                   236 personnel

 Jumlah Pegawai Baru/ Pengganti                               12 orang                              0,57%
 Number of New/Replacement Employees                        12 personnel


PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                     Sustainability Report 2025
Page 186
186
              Kinerja Sosial
              Social Performance




Untuk enekan tingkat perputaran karyawan (turnover)          To reduce employee turnover and retain the best
serta mempertahankan talenta terbaik, baik tetap             talent, both permanent and contract, ADHI consistently
maupun kontrak, ADHI secara konsisten memperkuat             strengthens its employee engagement strategy. The
strategi keterikatan karyawan (employee engagement).         Company fosters a supportive work ecosystem through
Perseroan menciptakan ekosistem kerja yang                   initiatives ranging from competitive remuneration
suportif melalui berbagai inisiatif, mulai dari skema        and non-financial rewards to special recognition for
remunerasi dan penghargaan non-finansial yang                employees who have reached certain work milestones.
kompetitif, hingga apresiasi khusus bagi karyawan            In addition, ADHI facilitates employee self-actualization
yang telah mencapai milestone masa kerja tertentu.           in non-professional fields through the Sports and Arts
Selain itu, ADHI memfasilitasi aktualisasi diri karyawan     Management Board (BAPORSI) and the Spirituality
di bidang non-profesional melalui Badan Pengurus             Coordination Board (BAKKO). The momentum of ADHI’s
Olahraga dan Seni (BAPORSI) dan Badan Koordinator            anniversary celebration also serves as an opportunity
Kerohanian (BAKKO). Momentum perayaan HUT ADHI               to strengthen team solidarity, where employees actively
juga menjadi ajang mempererat soliditas tim di mana          participate in various competitions and exciting activities
karyawan berpartisipasi aktif dalam berbagai kompetisi       such as ADHI Anniversary Celebration, Inter-SOE Sports
dan kegiatan menarik seperti Tasyakuran HUT ADHI,            Competition, and Spiritual Activities. [GRI 3-3]
kompetisi olahraga antar BUMN dan kegiatan kerohanian
[GRI 3-3]

Kesetaraan Kesempatan Bekerja                                Equal Employment Opportunities
[OJK F.18]                                                   [OJK F.18]

ADHI menerapkan prinsip kesetaraan dan non-                  ADHI applies the principles of equality and non-
diskriminasi di semua aspek ketenagakerjaan, mulai           discrimination in all aspects of employment, including
dari proses rekrutmen, pengembangan kompetensi dan           recruitment, competency development, remuneration,
karier, hingga pemberian remunerasi dan kesempatan           and promotion opportunities. In accordance with this
promosi. Sesuai dengan prinsip ini, setiap karyawan          principle, every employee is given equal opportunities
diberikan peluang yang setara untuk bekerja dan              to work and occupy positions or roles based on their
menduduki posisi atau jabatan berdasarkan kapasitas          capacity and competence. As of December 31, 2025,
serta kompetensinya. Pada 31 Desember 2025,                  the composition of ADHI employees based on gender
komposisi karyawan ADHI berdasarkan jenis kelamin            consists of 80.5% male and 19.5% female. This
terdiri dari 80,5% laki-laki dan 19,5% perempuan.            percentage difference is not a result of discrimination,
Perbedaan persentase ini bukan akibat diskriminasi,          but is related to the characteristics of the construction
melainkan terkait dengan karakteristik industri konstruksi   industry, which requires more field workers.
yang lebih membutuhkan tenaga kerja di lapangan.

Selain sebagai bentuk kepatuhan terhadap Undang-             In addition to complying with the Manpower and Job
Undang Ketenagakerjaan dan Cipta Kerja, penghargaan          Creation Laws, the commitment to equal opportunities in
terhadap kesetaraan kesempatan dalam bekerja juga            employment is also in line with Law No. 21 of 1999 on the
selaras dengan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 1999             Ratification of ILO Convention No. 111 on Discrimination
tentang Pengesahan ILO Convention No. 111 Concerning         in Respect of Employment and Occupation, as well as
Discrimination in Respect of Employment and                  the Guidelines for Equality and Non-Discrimination in
Occupation (Konvensi ILO Mengenai Diskriminasi dalam         the Workplace in Indonesia (Ministry of Manpower and
Pekerjaan dan Jabatan), serta Panduan Kesetaraan             Transmigration of the Republic of Indonesia).
dan Non Diskriminasi di Tempat Kerja di Indonesia
(Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI).

Konsistensi ADHI menerapkan kesetaraan dan non-              ADHI’s consistent implementation of equality and
diskriminasi, serta memberikan kesempatan yang               non-discrimination, as well as its provision of equal
sama bagi karyawan untuk menduduki berbagai posisi,          opportunities for employees to occupy various
termasuk posisi manajerial puncak, membuahkan hasil          positions, including top managerial positions, has
dengan tidak adanya insiden diskriminasi sepanjang           resulted in no incidents of discrimination throughout
tahun pelaporan. Oleh karena itu, Perseroan tidak            the reporting year. Therefore, the Company does not
perlu mengambil langkah perbaikan terkait kebijakan          need to take corrective measures related to its equality
kesetaraan dan non-diskriminasi tersebut.                    and non-discrimination policies.



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                      PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 187
                                                                                                                      187
                                                                                                  Kinerja Sosial
                                                                                            Social Performance




Upah Minimum Regional                                          Regional Minimum Wage

ADHI berkomitmen memenuhi hak normatif karyawan                ADHI is committed to fulfilling employees’ normative
melalui sistem remunerasi yang adil, kompetitif, dan           rights through a fair, competitive, and performance-
berbasis kinerja. Kebijakan pengupahan Perseroan               based remuneration system. The Company’s wage policy
dirancang untuk memotivasi produktivitas sekaligus             is designed to motivate productivity while ensuring
memastikan daya saing talenta dengan merujuk pada              talent competitiveness, in line with construction industry
standar industri konstruksi. Perseroan menjamin sistem         standards. The Company guarantees a remuneration
penggajian yang sepenuhnya bebas dari diskriminasi di          system that is completely free from discrimination, in
mana penentuan besaran imbalan kerja didasarkan pada           which remuneration is determined by competence,
kompetensi, tanggung jawab, dan pencapaian kinerja             responsibility, and individual performance, without
individu, tanpa membedakan latar belakang gender.              distinction based on gender.

Dalam menetapkan standar upah, ADHI senantiasa                 In setting wage standards, ADHI always prioritizes the
mengedepankan prinsip pemenuhan kebutuhan hidup                principle of fulfilling decent living needs. The minimum
layak. Besaran upah minimum bagi karyawan tetap                wage for the lowest level of permanent employees is
level terendah disesuaikan secara dinamis dengan               dynamically adjusted based on economic indicators,
mempertimbangkan indikator ekonomi seperti tingkat             including inflation, purchasing power, and living
inflasi, daya beli, dan standar kelayakan hidup.               standards. Given the spread of project operations
Mengingat persebaran operasional proyek di seluruh             throughout Indonesia, the minimum wage for the lowest
Indonesia, maka besaran upah minimum bagi karyawan             level of permanent employees is set by the Regional
tetap level terendah mengikuti ketentuan Upah Minimum          Minimum Wage (UMR) at ADHI project locations.
Regional (UMR) di lokasi proyek ADHI.

Perseroan menegaskan bahwa tidak terdapat perbedaan            The Company emphasizes that there is no difference in
skala upah antara karyawan pria dan wanita untuk               the wage scale between male and female employees for
posisi dan tanggung jawab yang setara. Setiap variasi          equivalent positions and responsibilities. Any variation
dalam jumlah remunerasi yang diterima merupakan                in the amount of remuneration received is an objective
refleksi objektif dari hasil evaluasi kinerja individu serta   reflection of the results of individual performance
kebijakan insentif yang diberikan berdasarkan hasil            evaluations and incentive policies based on employees’
kerja dan kontribusi karyawan terhadap perusahaan.             work performance and contributions to the Company.

Selain berpedoman pada kebijakan internal,                     In addition to adhering to internal policies, ADHI’s wage
sistem pengupahan ADHI selaras dengan regulasi                 system is in line with national labor regulations, including
ketenagakerjaan nasional di antaranya Keputusan                the Minister of Manpower and Transmigration Decree
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 226                  No. 226 of 2000, which amends several articles of the
Tahun 2000 tentang perubahan beberapa pasal                    Minister of Manpower Regulation No. PER-01/MEN/1999
dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. PER-01/               on Minimum Wages. Specifically, for the 2025 minimum
MEN/1999 mengenai Upah Minimum. Secara khusus,                 wage, the Company refers to Minister of Manpower
untuk UMR tahun 2025, Perseroan merujuk pada                   Regulation No. 16 of 2024 on the Determination of the
Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 16 Tahun 2024            2025 Minimum Wage. In its implementation, the standard
tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2025. Dalam               ratio of the lowest level of permanent employee wages
implementasinya, rasio standar upah karyawan tetap             to the regional minimum wage exceeds the government-
level terendah terhadap upah minimum regional lebih            set minimum wage. For example, for the lowest level
tinggi dibandingkan upah minimum yang ditetapkan               of permanent employees in DKI Jakarta, it is set at
pemerintah. Untuk karyawan tetap tingkat terendah di           Rp10,161,000 or 188.28% of the DKI Jakarta Provincial
DKI Jakarta misalnya, ditetapkan sebesar Rp 10.161.000         Minimum Wage of Rp5,396,761. [GRI 202-1][OJK F.20]
atau 188,28% dari Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta
sebesar Rp5.396.761. [GRI 202-1][OJK F.20]




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                        Sustainability Report 2025
Page 188
188
              Kinerja Sosial
              Social Performance




Kebijakan Mengenai Hak Asasi Manusia                             Policy on Human Rights [IDX S-09]
[IDX S-09]

ADHI belum memiliki kebijakan spesifik terkait dengan            ADHI does not yet have a specific policy regarding
hak asasi manusia. Namun demikian, komitmen dalam                human rights. However, the commitment to upholding
penegakkan HAM telah tercantum dalam Kode Etik                   human rights has been stated in the Code of Ethics
(Code of Conduct), Perjanjian Kontrak Bersama                    (Code of Conduct), Collective Contract Agreement
(PKB), dan Surat Ketetapan Direksi mengenai Sanksi &             (PKB), and the Board of Directors’ Decree regarding
Punishment serta terdapat pembentukan organisasi dan             Sanctions & Punishment as well as the establishment
program seperti Respectful Workplace Program (RWP),              of organizations and programs such as the Respectful
SRIKANDI dan Badan Kordinasi Kerohanian (BAKO).                  Workplace Program (RWP), SRIKANDI and the Spiritual
Dalam aspek sosial, Perseroan menegaskan prinsip                 Coordination Unit (BAKO). In the social aspect, the
menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan keadilan                 Company emphasizes the principle of upholding the
dengan menghormati hak asasi manusia serta menjamin              values ​​of humanity and justice by respecting human
kesetaraan tanpa diskriminasi. Prinsip ini menjadi               rights and ensuring equality without discrimination.
dasar bagi seluruh kegiatan operasional ADHI,yaitu               This principle is the basis for all ADHI operational
memastikan bahwa setiap kebijakan, praktik, dan                  activities, namely ensuring that every policy, practice,
interaksi dengan konsumen/pelanggan/mitra maupun                 and interaction with consumers/customers/partners
karyawan mencerminkan penghormatan terhadap hak                  and employees reflects respect for individual rights
individu dan perlakuan adil/non diskriminatif bagi semua         and fair/non-discriminatory treatment for all parties as
pihak sebagai wujud implementasi penghormatan                    a form of implementation of respect for human rights..
terhadap hak asasi manusia.

Jumlah Kejadian Pelanggaran Hak Asasi Manusia Tahun 2025 [IDX S-07]
Number of Human Rights Violations in 2025 [IDX S-07]


                    Jumlah pelanggaran HAM pada tahun pelaporan                                       0 kasus
                                                                                                      0 cases
                  Number of human rights violations in the reporting year


Kebijakan terkait Pelecehan Seksual dan/                         Policy on Sexual Harassment and/or
atau Diskriminasi [IDX S-08]                                     Discrimination [IDX S-08]

Perseroan memiliki kebijakan tegas yang melarang                 The Company has a strict policy that prohibits all forms
segala bentuk pelecehan seksual di lingkungan kerja.             of sexual harassment in the workplace. As stipulated the
Sebagaimana diatur dalam Perjanjian Kerja Bersama,               Collective Labor, this policy is implemented to create
Kebijakan ini diterapkan untuk menciptakan lingkungan            a safe, professional, and respectful work environment
kerja yang aman, profesional, dan menghormati hak-hak            for all employees, especially female employees, and
setiap karyawan, terkhusus karyawan perempuan, serta             to ensure that all employees can work without fear
memastikan bahwa semua pegawai dapat bekerja tanpa               or intimidation and without discriminatory treatment.
rasa takut atau intimidasi tanpa perlakuan diskriminatif.        Policies regarding sexual harassment and discrimination
Kebijakan terkait pelecehan seksual dan diskriminasi             are also outlined in ADHI’s Code of Ethical Conduct, 6th
juga tertulis di Pedoman Perilaku Etika ADHI Edisi 6,            Edition, under Section 2: Guidelines for the Company and
pada bagian Pedoman 2 Perseroan dan Karyawan, yang               Employees, which states the company’s commitment
menyatakan komitmen untuk memberikan kesempatan                  to providing equal employment opportunities (except
bekerja yang sama (kecuali untuk beberapa bidang                 in certain fields requiring specialized qualifications)
yang membutuhkan kualifikasi khusus), serta tidak                and does not condone inappropriate behavior or any
membenarkan tindakan asulisa dan segala bentuk                   form of harassment.
pelecehan.

ADHI juga menyediakan saluran pengaduan untuk                    ADHI also provides a reporting channel for all acts
segala tindakan pelecehan dan diskriminasi melalui               of harassment and discrimination through the ADHI
Whistleblowing System (WBS) ADHI. Melalui mekanisme              Whistleblowing System (WBS). Through this mechanism,
tersebut pelapor dapat melaporkan segala bentuk                  reporters can report any violations of laws and
pelanggaran atas peraturan perundangundangan,                    regulations, internal company regulations, corporate
peraturan internal perusahaan, pedoman perilaku                  conduct guidelines, and sound business ethics. In


Laporan Keberlanjutan 2025                                                                        PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 189
                                                                                                                 189
                                                                                             Kinerja Sosial
                                                                                       Social Performance




perusahaan, serta etika bisnis yang sehat. Sesuai Surat    accordance with Board of Directors Decree No. 014-
Keputusan Direksi no. 014-6/2024/142 tentang Petunjuk      6/2024/142 on Technical Guidelines for the Protection
Teknis Pemberian Perlindungan Terhadap Pelapor             of Whistleblowing System (WBS) Whistleblowers, ADHI
Whistleblowing System (WBS), ADHI juga melindungi          also protects reporters who use the WBS system,
para pelapor yang menggunakan sistem WBS, baik             including through physical protection, protection against
dari sisi perlindungan fisik, perlindungan dari tindakan   retaliation by the reported party, career protection, and
balasan pihak yang terlapor, perlindungan karir, maupun    the confidentiality of information.
kerahasiaan informasi.

Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja                         Child Labor and Forced Labor
Paksa [OJK F.19][IDX S-10]                                 [OJK F.19][IDX S-10]

ADHI berkomitmen penuh dalam mendukung                     ADHI is fully committed to supporting the elimination
penghapusan pekerja anak dan segala bentuk kerja           of child labor and all forms of forced labor as part
paksa sebagai bagian dari penghormatan terhadap            of its respect for human rights. This commitment is
Hak Asasi Manusia (HAM). Wujud nyata komitmen ini          implemented through a strict policy that includes a
diimplementasikan melalui kebijakan ketenagakerjaan        minimum employee age of 22. In terms of working
yang ketat, termasuk penetapan usia minimum                hours, as stipulated in the Collective Labor Agreement,
karyawan minimal 22 tahun. Dalam hal pengaturan            the Company consistently refers to Article 77 of Law
waktu kerja, sebagaimana diatur dalam Perjanjian Kerja     No. 13 of 2003 on Manpower, which implements an
Bersama, Perseroan secara konsisten merujuk pada           eight-hour workday or a 40-hour workweek in a five-
Pasal 77 Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang           day workweek scheme.
Ketenagakerjaan dengan memberlakukan 8 (delapan)
jam kerja per hari atau 40 (empat puluh) jam per minggu
dalam skema lima hari kerja.

Pada beberapa unit kerja dan level tertentu, ADHI          In certain work units and at certain levels, ADHI
memberlakukan sistem kerja giliran (shift work) yang       implements a shift work system tailored to operational
disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan operasional.      conditions and needs. This arrangement ensures that
Pengaturan ini memastikan bahwa setiap waktu kerja         any additional working hours are counted as overtime
tambahan dihitung sebagai lembur dan diberikan             and compensated in accordance with the provisions,
kompensasi sesuai ketentuan agar tidak merugikan           without disadvantaging employees. In addition, the
karyawan. Selain itu, Perseroan juga menjamin hak          Company guarantees employees’ right to take breaks
karyawan untuk beristirahat sesuai dengan waktu yang       within the specified time to maintain a balance between
telah ditentukan guna menjaga keseimbangan antara          productivity and the welfare of the workforce.
produktivitas dan kesejahteraan tenaga kerja.

Kebijakan batasan usia kerja di Perseroan tidak hanya      The Company’s policy on age limits for employment
mengacu pada undang-undang ketenagakerjaan,                not only refers to labor laws, but is also in line with
tetapi juga selaras dengan spirit Undang-Undang No.        the spirit of Law No. 20 of 1999 on the Ratification of
20 Tahun 1999 tentang Pengesahan ILO Convention            ILO Convention No. 138 Concerning Minimum Age for
No. 138 Concerning Minimum Age for Admission to            Admission to Employment, and LawLaw of the Republic
Employment (Konvensi ILO Mengenai Usia Minimum             of Indonesia No. 1 of 2000 on the Ratification of ILO
Untuk Diperbolehkan Bekerja), dan Undang-Undang            Convention No. 182 on the Prohibition and Immediate
Republik Indonesia No. 1 Tahun 2000 tentang                Action for the Elimination of the Worst Forms of Child
Pengesahan ILO Convention No. 182 Concerning The           Labor. Meanwhile, the implementation of working hours
Prohibition And Immediate Action for The Elimination       with clear time limits is in line with Law No. 19 of 1999
of The Worst Forms of Child Labour (Konvensi ILO           of the Republic of Indonesia on the Ratification of ILO
No. 182 Mengenai Pelarangan dan Tindakan Segera            Convention No. 105 on the Abolition of Forced Labor.
Penghapusan Bentuk-Bentuk Pekerjaan Terburuk untuk
Anak). Sementara itu, penerapan jam kerja dengan
batasan waktu yang jelas sejalan dengan Undang-
Undang Republik Indonesia No. 19 Tahun 1999 Tentang
Pengesahan ILO Convention No. 105 Concerning The
Abolition of Forced Labour (Konvensi ILO Mengenai
Penghapusan Kerja Paksa).


PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                   Sustainability Report 2025
Page 190
190
                   Kinerja Sosial
                   Social Performance




Konsistensi ADHI dalam menjunjung tinggi komitmen                      ADHI’s consistency in upholding its commitment to
penghapusan pekerja anak dan kerja paksa                               eliminating child labor and forced labor has yielded
membuahkan hasil nyata, yang dibuktikan dengan                         tangible results, as evidenced by the absence of
tidak adanya insiden terkait pekerja anak maupun                       incidents related to child labor or forced labor in all
kerja paksa di seluruh wilayah operasional sepanjang                   operational areas throughout the reporting period.
periode pelaporan.

Pelatihan dan Pengembangan                                             Employee Training and Capacity Building
Kemampuan Karyawan

Peningkatan kapasitas dan kompetensi karyawan                          Enhancing employee capacity and competence is
merupakan pilar strategis dalam memperkokoh                            a strategic pillar in strengthening ADHI’s business
pertumbuhan bisnis dan performa berkelanjutan                          growth and sustainable performance. To that end,
ADHI. Untuk itu, Perseroan secara sistematis                           the Company systematically organizes education and
menyelenggarakan berbagai program pendidikan dan                       training programs through both internal mechanisms
pelatihan, baik melalui mekanisme internal maupun                      and external collaborations. These initiatives are
kolaborasi eksternal. Inisiatif ini dipetakan secara                   carefully mapped out to ensure that every talent has the
cermat untuk memastikan setiap talenta memiliki                        relevant capabilities and is adaptable to the dynamics
kapabilitas yang relevan serta adaptif terhadap dinamika               and demands of the construction industry.
dan tuntutan industri konstruksi.

Berpijak pada prinsip inklusivitas, ADHI menjamin                      Based on the principle of inclusiveness, ADHI
kesetaraan akses bagi seluruh karyawan untuk mengikuti                 guarantees equal access for all employees to participate
program pengembangan kompetensi tanpa memandang                        in competency development programs regardless
latar belakang maupun gender. Perseroan memandang                      of background or gender. The Company views the
peningkatan keterampilan tenaga kerja bukan sekadar                    improvement of workforce skills not merely as a cost
biaya, melainkan investasi strategis yang berkontribusi                but as a strategic investment that directly strengthens
langsung pada penguatan produktivitas serta daya saing                 the organization’s productivity and competitiveness in
organisasi di pasar nasional maupun internasional.                     national and international markets.

Sebagai implementasi atas komitmen pengembangan                        As part of its commitment to employee development,
karyawan, pada tahun 2025, ADHI mengalokasikan dana                    in 2025 ADHI allocated a development fund of
pengembangan sebesar Rp3.354.500.000, mengalami                        Rp3,354,500,000, an decrease from the previous
penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, yang                          year, which reached Rp6,808,988,344. Details of the
mencapai Rp6.808.988.344. Rincian pelaksanaan                          competency development program implementation
program pengembangan kompetensi sepanjang tahun                        throughout 2025 are presented in the following table:
2025 disajikan dalam tabel berikut: [GRI 404-1, 404-2]                 [GRI 404-1, 404-2] [OJK F.22]
[OJK F.22]

Tabel Pelatihan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Kategori Jabatan Tahun Tahun 2023-2025
Table of Training by Gender and Job Position Category in 2023-2025



                                                                                                                 Rata-rata pelatihan
                                        Jumlah Pelatihan
        Jenis Pelatihan                                        Jumlah Peserta             Durasi (jam)               (jam/orang)
                                          Total Training
         Training Type                                         Total Participants        Duration (hours)          Average Training
                                            Program
                                                                                                                  (hours/personnel)

 2025

 Public Training                                       135                      474                2.956 jam                     6,2 jam
                                                                                                 2,956 hours                   6.2 hours

 In House Training                                     65                     3.347                  719 jam                     0,2 jam
                                                                                                   719 hours                   0.2 hours

 Dewan Komisaris & Direksi                                 3                        10               210 jam                      21 jam
 Board of Commissioners &                                                                          210 hours                    21 hours
 Board of Directors




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                     PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 191
                                                                                                                                                  191
                                                                                                                         Kinerja Sosial
                                                                                                                   Social Performance




Tabel Pelatihan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Kategori Jabatan Tahun Tahun 2023-2025
Table of Training by Gender and Job Position Category in 2023-2025



                                                                                                                               Rata-rata pelatihan
                                      Jumlah Pelatihan
         Jenis Pelatihan                                           Jumlah Peserta                  Durasi (jam)                    (jam/orang)
                                        Total Training
          Training Type                                            Total Participants             Duration (hours)               Average Training
                                          Program
                                                                                                                                (hours/personnel)

 2024

 Public Training                                      191                           522                     4.055,5 jam                       7,77 jam
                                                                                                          4,055.5 hours                     7.77 hours

 In House Training                                    76                           3617                      1.013,5 jam                      0,29 jam
                                                                                                          1,013.5 hours                     0.29 hours

 Dewan Komisaris & Direksi                               6                              24                        151 jam                     6,29 jam
 Board of Commissioners &                                                                                       151 hours                   6.29 hours
 Board of Directors

 2023

 Public Training                                     265                            701                      3.297 jam                        4,70 jam
                                                                                                           3,297 hours                      4.70 hours

 In House Training                                       91                       2,453                          1.875 jam                    0,76 jam
                                                                                                              1,875 hours                   0.76 hours

 Dewan Komisaris & Direksi                               7                              12                        25 jam                        1,8 jam
 Board of Commissioners &                                                                                       25 hours                     1.8 hours
 Board of Directors



Tabel Pelatihan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Kategori Jabatan Tahun Tahun 2023-2025
Table of Training by Gender and Job Position Category in 2023-2025


                                                                                                                    Rata-rata Jam Pelatihan
                                Jumlah Pekerja yang
                               Memperoleh Pelatihan                          Jam Pelatihan
                                                                                                                        Setiap Pekerja
        Uraian                Total Employees Receiving                      Training Hours
                                                                                                                   Average Training Hours per
      Description                      Training
                                                                                                                           Employee

                              2025        2024       2023            2025         2024             2023           2025           2024         2023

 Keseluruhan                    3.821       4.139        3.166         42.829       11.249          68.091             11,2           1,2           22
 Overall

 Berdasarkan Gender
 By Gender

 Laki-laki                     3.025       3.444         2.573         32.845       9.356           55,108             10,9           2,7            21
 Male

 Perempuan                       796         406          593           9.984       1.893           12,983             12,5           4,7         21,9
 Female

 Berdasarkan kategori jabatan karyawan
 By position category

 Komisaris                           18       20               2          280            107              8            15,6           5,4            4
 Board of
 Commissioners

 Direksi                             10          7            10          210            44             32               21           6,3          3.2
 Board of Directors

 Direksi AP                       27          35              33          355            84            332             16,9           2,4          10,1
 Board of Directors of
 Subsidiaries

 GM                                  71       72              52           85            85            571             15,2           1,2            11

 M.Opr                               17          5             2          175                17           6            10,3           3,4            3




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                                  Sustainability Report 2025
Page 192
192
                 Kinerja Sosial
                 Social Performance




Tabel Pelatihan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Kategori Jabatan Tahun Tahun 2023-2025
Table of Training by Gender and Job Position Category in 2023-2025


                                                                                                              Rata-rata Jam Pelatihan
                                Jumlah Pekerja yang
                               Memperoleh Pelatihan                            Jam Pelatihan
                                                                                                                  Setiap Pekerja
           Uraian             Total Employees Receiving                        Training Hours
                                                                                                             Average Training Hours per
         Description                   Training
                                                                                                                     Employee

                             2025          2024        2023            2025          2024        2023        2025        2024          2023

 M.Div                                0           0           0               0             0           0           0             0           0

 M.Biro                           224         146          140           2.739         329         2,231        12,2            2,3       15,9

 M.BD                                 0           1           6               0             8       135             0             8       22,5

 PD                                   0        77             0               0         214             0           0           2,8           0

 Koordinator                          61       20             12           830         305          179         13,6           15,25      14,9
 Coordinator

 PM                               592        1.169         386           4.909        3.378       5,338         8,3             2,9       13,8

 L.2P                             898         778          550           8.037         1.531      15,285            9             2       27,8

 L.3P                             514        880          1.194          3.788        1.942       26,513         7,4            2,2       22,2

 L.4P                                 11          2           5             63              16      156          5,7              8       31,2

 SPC                                  8           1           5            105           14             91      13,1             14       18,2


 Sr SPC                               0           0           5               0             0           19          0             0        3,8

 SS                               451        203           244           5.488        1.047        5.014        12,2             5,2      20,5

 Staf                             887         375          506          14.458         1.712      11,827        16,3            4,6       23,4
 Staff

 Admin                                3           0           7               21            0       278             7             0       39,7

 No Cluster                           2           0           7             28              0        76             14            0       10,9




Data tabel di atas dihasilkan dengan pendekatan                               The data in the table above was generated using an
karyawannya, yaitu data masing-masing pelatihan                               employee-based approach, which includes data on
yang telah diikuti oleh masing-masing karyawan,                               each training program attended by each employee,
yang kemudian dihitung durasi totalnya. Data cakupan                          and then calculates the total duration. Data on the
program pelatihan terhadap jumlah total karyawan dapat                        training program coverage relative to the total number
dilihat pada tabel di bawah ini.                                              of employees can be seen in the table below.

Pelatihan dan Pengembangan Pegawai [IDX S-05]
Employee Training and Development [IDX S-05]


  Rata-rata jam pelatihan per pegawai             Jumlah pegawai yang ikut serta dalam             Persentase jumlah pegawai yang ikut
        dalam tahun Pelaporan                               program pelatihan                           serta dalam pelatihan (%)
 Average training hours per employee in           Total employees participating in training        Percentage of employees participating
           the reporting year                                   programs                                      in training (%)

                 11,2 Jam/Pegawai                                    3.821 orang                                     181,18%
               11.2 hours/personnel                                3,821 personnel




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                           PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 193
                                                                                                                                   193
                                                                                                            Kinerja Sosial
                                                                                                      Social Performance




Sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian terhadap masa                 As a form of appreciation and concern for the future
depan karyawan, ADHI menyelenggarakan program                         of its employees, ADHI organizes a special training
pelatihan khusus bagi karyawan yang akan memasuki                     program for employees who are about to retire.
masa purnabakti. Program ini dirancang secara holistik                This program is designed holistically to provide
untuk memberikan pembekalan aspek psikis (kesiapan                    psychological preparation (mental readiness) and
mental) serta keahlian praktis yang relevan sehingga                  relevant practical skills so that retirees can continue
para pensiunan tetap dapat beraktualisasi secara                      to actualize themselves productively and independently
produktif dan mandiri di masa mendatang.                              in the future.

Sesuai dengan tabel di atas, persentase jumlah                        According to the table above, the percentage of
pegawai yang ikut serta dalam pelatihan adalah                        employees participating in training is 181.18% of ADHI’s
sebesar 181,18% dari total karyawan ADHI. ADHI tidak                  total workforce. ADHI does not impose a maximum limit
memberikan batasan jumlah maksimum pelatihan yang                     on the number of training sessions employees may
diperkenankan kepada pekerja, sehingga karyawan                       attend, so that employees can participate in more than
dapat menjalani lebih dari 1 pelatihan dalam 1 tahun.                 one training session per year. The retirement preparation
Program pelatihan persiapan pensiun yang telah                        training programs conducted by the Company in 2025
dilakukan perusahaan di tahun 2025 adalah sebagai                     are as follows: [GRI 404-2]
berikut: [GRI 404-2]

Pelatihan Menjelang Pensiun/Program Bantuan Peralihan Tahun 2025
Pre-Retirement Training/Transition Assistance Program 2025


                                                                                                                               Jumlah
                                                                                                     Syarat Peserta
      Deskripsi          Materi Pelatihan              Tujuan                 Waktu/Tempat                                    Peserta
                                                                                                       Participant
     Description         Training Material            Objective                Time/Venue                                       Total
                                                                                                      Requirement
                                                                                                                             Participants

 RETIREMENT             Awareness atas       Membangun kesadaran baru        Jakarta, 28 Agustus   Peserta yang sudah        36
 PROGRAM:               pentingnya           bahwa menyiapkan pensiun        2025/ADHI TOWER       memasuki usia
 JAGRATARA SESI 1       persiapan pensiun    harus dimulai sejak 5 tahun     Jakarta, August 28,   pensiun minus 5
                        Awareness of         sebelum masa pensiun tiba       2025 / ADHI TOWER     tahun
                        the importance       Building new awareness                                Participants who are
                        of retirement        that preparing for retirement                         5 years away from
                        preparation          must begin 5 years before                             retirement age
                                             retirement age

 Jumlah                                                                                                                      36
 Total


Perjanjian Kerja Bersama (PKB)                                        Collective Labor Agreement

ADHI memastikan hak normatif karyawan untuk                           ADHI ensures employees’ normative rights to associate
berserikat dan berkumpul, termasuk untuk mendirikan                   and assemble, including the right to establish and join
dan bergabung dengan Serikat Pekerja Adhi Karya.                      the Adhi Karya Workers Union. This freedom is part of
Kebebasan ini merupakan bagian dari komitmen                          the Company’s commitment to creating an inclusive
Perseroan untuk menciptakan lingkungan kerja yang                     work environment that respects employee rights.
inklusif dan menghormati hak-hak karyawan.

Implementasi kebebasan berserikat di ADHI                             The implementation of freedom of association at ADHI
mencerminkan kepatuhan terhadap Undang-Undang                         complies with Law No. 21 of 2000 on Labor Unions and
No. 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat                     ILO Convention No. 87. These regulations emphasize
Buruh dan Konvensi ILO No. 87. Regulasi ini menekankan                the importance of guaranteeing all employees the right
pentingnya memberikan jaminan kebebasan bagi                          to join professionally managed labor organizations.
seluruh karyawan untuk bergabung dengan organisasi
pekerja yang dikelola secara profesional.

Serikat Pekerja di ADHI memegang peranan strategis                    The Labor Union at ADHI plays a strategic role as a
sebagai mitra dialog antara karyawan dan manajemen                    dialogue partner between employees and management
dalam membangun hubungan industrial yang harmonis                     in building harmonious and fair industrial relations. The
dan berkeadilan. Kehadiran wadah ini bertujuan                        purpose of this forum is to foster constructive synergy


PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                  Sustainability Report 2025
Page 194
194
              Kinerja Sosial
              Social Performance




untuk menciptakan sinergi konstruktif yang mampu             that balances the fulfillment of employee rights with the
menyeimbangkan pemenuhan hak karyawan dengan                 Company’s productivity targets to ensure long-term
target produktivitas perusahaan, guna menjamin               business sustainability.
keberlanjutan usaha jangka panjang.

Sebagai landasan operasional hubungan kerja, ADHI            As the operational foundation of labor relations, ADHI
menerapkan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang               implements a Collective Labor Agreement (PKB) ratified
disahkan Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan                by the Director General of Industrial Relations and
Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja dengan nomor      Social Security for Workers with Decree No. KEP. 4/
Keputusan KEP. 4/HI.00.01/00.0000.251006006/B/               HI.00.01/00.0000.251006006/B/III/2026. This PKB is
III/2026 PKB ini bersifat inklusif dan memberikan            inclusive and provides legal protection for all (100%)
perlindungan hukum bagi seluruh (100%) karyawan              ADHI employees. In addition, the PKB serves as a
ADHI. Selain itu, PKB berfungsi sebagai acuan formal         formal reference in resolving any industrial relations
dalam penyelesaian setiap dinamika hubungan industrial       dynamics while maintaining compliance with national
dengan tetap mengedepankan kepatuhan terhadap                labor regulations.
regulasi ketenagakerjaan nasional.

Sepanjang tahun 2025, ADHI menjamin penuh                    Throughout 2025, ADHI fully guaranteed employees’
hak karyawan dalam kebebasan berpendapat dan                 rights to freedom of expression and association, with
berserikat di mana tidak terdapat laporan mengenai           no reports of restrictive company actions or policies
tindakan maupun kebijakan perusahaan yang bersifat           regarding these rights. Communication between
restriktif terhadap hak-hak tersebut. Komunikasi antara      management and the Labor Union was intensive through
manajemen dan Serikat Pekerja terjalin secara intensif       regular meetings every semester. This forum served as
melalui pertemuan rutin setiap semester. Forum tersebut      a strategic discussion space for employment-related
menjadi ruang diskusi strategis dalam membahas               topics, including the alignment of employee rights and
aspek ketenagakerjaan, termasuk penyelarasan hak             obligations, evaluations of remuneration structures,
dan kewajiban pegawai, evaluasi struktur remunerasi,         and welfare adjustments in line with inflation rates.
hingga penyesuaian kesejahteraan terhadap tingkat            This strong synergy ensured that every employee’s
inflasi. Sinergi yang kokoh ini memastikan setiap aspirasi   aspirations could be professionally accommodated for
karyawan dapat diakomodasi secara profesional demi           mutual progress. [GRI 2-30]
kemajuan bersama. [GRI 2-30]

Sistem Manajemen untuk Kerja                                 Work Management System

ADHI melakukan penilaian kinerja terhadap seluruh            ADHI conducts objective, gender-neutral performance
karyawan (100 persen) secara objektif dan tanpa              appraisals for all employees (100 percent). The appraisal
membedakan jenis kelamin. Proses penilaian dimulai           process begins with performance planning at the start
dengan penetapan performance planning di awal                of the year, outlined as Key Performance Indicators
tahun yang dituangkan dalam bentuk Key Performance           (KPIs), which are then broken down into individual KPIs.
Indicators (KPI), yang kemudian diturunkan hingga            Next, performance reviews are conducted quarterly,
tingkat KPI individu. Selanjutnya, dilakukan performance     with informal reviews as needed. At this stage, leaders
review setiap triwulan, disertai dengan review informal      provide coaching and counseling to evaluate team and
yang dilaksanakan sesuai kebutuhan. Pada tahap ini,          individual performance and to develop action plans to
para pemimpin memberikan coaching dan counseling             achieve remaining targets. [GRI 3-3]
mengevaluasi kinerja tim serta individu, dan menyusun
action plan untuk mencapai target yang tersisa di masa
depan. [GRI 3-3]

Di awal tahun berikutnya, dilakukan performance              At the beginning of the following year, a performance
appraisal untuk menilai kinerja selama satu tahun            appraisal is conducted to assess performance over
dengan sistem gabungan yang mencakup penilaian               the course of the year using a combined system
kinerja individu, baik aspek bisnis maupun perilaku,         that includes individual performance assessments
serta potensi pengembangan karyawan. Hasil penilaian         across business and behavior, as well as employee
kinerja karyawan selengkapnya disampaikan dalam              development potential. The complete results of
tabel berikut: [GRI 404-3]                                   employee performance assessments are presented in
                                                             the following table: [GRI 404-3]


Laporan Keberlanjutan 2025                                                                     PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 195
                                                                                                                              195
                                                                                                         Kinerja Sosial
                                                                                                   Social Performance




Tabel Penilaian Kinerja dan Pengembangan Karier Tahun 2023-2025
Table of Performance Appraisal and Career Development in 2023-2025


                                    2025                                2024                                   2023

    Uraian                          Rotasi/                             Rotasi/                               Rotasi/
  Description      Promosi          Mutasi      Demosi     Promosi      Mutasi      Demosi      Promosi       Mutasi        Demosi
                  Promotion        Rotation/   Demotion   Promotion    Rotation/   Demotion    Promotion     Rotation/     Demotion
                                   Mutation                            Mutation                              Mutation
 Laki-laki                    59         547         81         151          652          53         280            801           49
 Male
 Perempuan                    12         101          6          25          163           3          38             167           2
 Female
 Sub Jumlah                   71         648         87         176          815          56         318            968           51
 Subtotal
 Jumlah                                             806                                1.047                                   1.337
 Total
 Persentase                                      37,42%                              42,18%                                  51,70%
 Cakupan
 Penilaian
 Terhadap
 Seluruh
 Karyawan
 Percentage of
 Assessment
 Coverage of
 All Employees


Cuti Melahirkan                                                       Maternity Leave

ADHI menjamin pemenuhan hak cuti melahirkan bagi                      ADHI guarantees maternity leave for female employees
karyawan perempuan serta cuti bagi karyawan laki-laki                 and paternity leave for male employees whose wives
yang istrinya melahirkan (paternity leave). Pemberian                 give birth. This entitlement is intended to enable
hak ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi                    employees to properly prepare for the birth of their child.
karyawan agar dapat mempersiapkan kelahiran anak                      In accordance with labor regulations, ADHI provides
dengan baik. Sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan,                 paid leave to female employees who give birth for 90
ADHI memberikan izin dengan upah tetap dibayar bagi                   calendar days. For male employees whose wives give
karyawati yang melahirkan, dengan masa cuti selama                    birth, the Company provides two days of leave, both
90 hari kalender. Adapun kepada karyawan laki-laki                    within and outside the city.
yang istrinya melahirkan, Perseroan memberikan izin
tidak masuk kerja sebanyak 2 hari, baik di dalam kota
maupun di luar kota.

Berdasarkan ketentuan tersebut, per 31 Desember 2025,                 Based on these provisions, as of December 31, 2025,
jumlah karyawan perempuan yang memiliki hak cuti                      the number of female employees who are entitled
melahirkan tercatat sebanyak 21 orang, dan sebanyak                   to maternity leave is recorded at 21 people, and as
21 orang mengambil hak tersebut. Dari jumlah itu,                     many as 21 people have taken this entitlement. Of that
sebanyak 21 orang atau 100% telah kembali bekerja.                    number, as many as 21 people or 100% have returned
Adapun karyawan perempuan yang tetap bertahan di                      to work. Meanwhile, the number of female employees
ADHI hingga 12 bulan berikutnya setelah masa cutinya                  who remained at ADHI for 12 months after their leave
berakhir pada tahun sebelumnya sebanyak 22 orang                      ended in the previous year was 22 people or 100%
atau 100% dari total 22 orang. Sementara itu, karyawan                of the total 22 people. Meanwhile, there were 0 male
laki-laki yang berhak cuti untuk mendampingi istrinya                 employees who were entitled to leave to accompany
melahirkan. ada sebanyak 0 orang, dan sebanyak 0                      their wives during childbirth, and 0 people or 100%
orang atau 100% mengambil hak tersebut. Dari jumlah                   took this entitlement. Of that number, 0 people or 100%
itu, sebanyak 0 orang atau 100% telah kembali bekerja.                have returned to work. On the other hand, there is no
Di sisi lain, tidak terdapat informasi tentang karyawan               information on male employees who remained employed
pria yang tetap bekerja di Perseroan hingga 12 bulan                  at the Company for up to 12 months after their leave,
berikutnya karena tidak ada karyawan pria yang cuti                   as no male employees took leave in 2025. [GRI 401-3]
pada tahun 2024. [GRI 401-3]


PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                Sustainability Report 2025
Page 196
196
               Kinerja Sosial
               Social Performance




Realisasi Cuti Melahirkan untuk Ayah (Paternity Leave) dan Ibu (Maternity Leave) Tahun 2023-2025
Realization of Paternity Leave and Maternity Leave in 2023-2025


                                                       2025                            2024                         2023
               Keterangan
               Description                    Wanita          Pria            Wanita          Pria        Wanita           Pria
                                              Women           Men             Women           Men         Women            Men

Jumlah karyawan yang berhak                            21             0            22                0              22             0
mendapatkan hak cuti
Number of employees eligible for leave
entitlement

Jumlah karyawan yang menggunakan hak                   21             0            22                0              22             0
cuti
Number of employees who used their leave
entitlement

Jumlah karyawan yang kembali bekerja                   21             0            22                0              22             0
setelah masa cuti berakhir
Number of employees who returned to
work after their leave ended

Jumlah karyawan yang kembali bekerja               22                 0            22                0              22             0
setelah masa cuti berakhir, dan masih
bekerja hingga 12 bulan setelah cutinya
berakhir (data merujuk tahun sebelumnya)
Number of employees who returned to
work after their leave ended and were still
working 12 months after their leave ended
(data refers to the previous year)

Tingkat karyawan yang menggunakan                100%            100%            100%           100%              100%         100%
hak cuti yang kembali bekerja pada tahun
pelaporan (%)
Percentage of employees who used their
leave entitlement and returned to work in
the reporting year (%)

Tingkat karyawan yang kembali setelah            100%            100%            100%           100%              100%         100%
masa cuti berakhir, dan masih bekerja
hingga 12 bulan setelahnya (%)
Percentage of employees who return to
work after their leave ends and remain
employed for 12 months thereafter (%)



Tunjangan Karyawan                                                   Employee Benefits

Karyawan ADHI dibedakan berdasarkan statusnya                        ADHI employees are classified as permanent or
menjadi karyawan tetap dan tidak tetap. Meskipun                     contract. Although there are differences in status, this
terdapat perbedaan status, hal ini tidak mempengaruhi                does not affect the types of benefits received, as listed
jenis tunjangan yang diterima, seperti yang tercantum                in the following table: [GRI 401-2]
dalam tabel berikut: [GRI 401-2]

Tabel Tunjangan yang Diberikan kepada Karyawan Tetap dan Kontrak
Table of Benefits Provided to Permanent and Contract Employees


             Jenis Tunjangan                             Karyawan Tetap                              Karyawan Kontrak
               Benefit Type                            Permanent Employees                           Contract Employees

BPJS Tenaga Kerja                                               √                                             √

BPJS Kesehatan                                          Karyawan + Keluarga                          Karyawan + Keluarga
                                                        Employees + Family                           Employees + Family

Asuransi Kesehatan                                      Karyawan + Keluarga
                                                                                                              -
Health Insurance                                        Employees + Family




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 197
                                                                                                              197
                                                                                          Kinerja Sosial
                                                                                    Social Performance




Mencapai Kinerja Optimal
Melalui Lingkungan Kerja Ideal
Achieving Optimal Performance through an Ideal Work Environment



Komitmen ADHI Terhadap K3 [GRI 3-3]                      ADHI’s Commitment to OHS [GRI 3-3]
[OJK F.21]                                               [OJK F.21]

ADHI meyakini bahwa lingkungan kerja yang aman           ADHI believes that a safe and decent work environment
dan layak merupakan fondasi utama dalam memacu           is the cornerstone of driving employee productivity. As
produktivitas karyawan. Sebagai bentuk kepatuhan         a form of compliance with regulations, the Company
terhadap regulasi, Perseroan secara konsisten            consistently implements integrated Occupational
menerapkan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja       Health and Safety (OHS) principles. This aligns with
(K3) yang terintegrasi. Hal ini selaras dengan amanat    the mandates of Law No. 17 of 2023 on Health and Law
UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan UU No. 1      No. 1 of 1970 on Occupational Safety, which guarantee
Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja yang menjamin       the right to protection for every worker. Additionally,
hak perlindungan setiap tenaga kerja. Selain itu, ADHI   ADHI refers to Presidential Regulation No. 7 of 2019 in
merujuk pada Peraturan Presiden No. 7 Tahun 2019         mitigating the risk of work-related illnesses. Through
dalam memitigasi risiko penyakit akibat kerja. Melalui   this comprehensive commitment, ADHI strives to foster
komitmen menyeluruh ini, ADHI berupaya mewujudkan        a zero-accident work culture and eliminate work-
budaya kerja zero accident dan tidak ada penyakit        related illnesses to ensure the Company’s sustainable
akibat kerja demi pertumbuhan kinerja perusahaan         performance growth.
yang berkelanjutan.

Landasan Kebijakan                                       Policy Framework

Upaya ADHI mewujudkan lingkungan bekerja yang            ADHI’s efforts to create a decent and safe working
layak dan aman merujuk berbagai regulasi dan standar     environment are based on the following regulations
sebagai berikut:                                         and standards:
1. Undang-Undang No. 13 Tahun 2003                       1. Law No. 13 of 2003 on Manpower
    tentang Ketenagakerjaan;
2. Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang                2. Law No. 1 of 1970 on Occupational Safety;
    Keselamatan Kerja;
3. Undang-Undang Republik Indonesia No. 17               3. Law of the Republic of Indonesia No. 17 of 2023
    Tahun 2023 tentang Kesehatan;                           on Health;
4. Undang-Undang Republik Indonesia No. 24 Tahun         4. Law of the Republic of Indonesia No. 24 of 2011 on
    2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial         the Social Security Administration Agency
5. Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang                5. Law No. 6 of 2023 on the Enactment of Government
    Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti                Regulation in Lieu of Law No. 2 of 2022 on Job
    Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta            Creation into Law
    Kerja menjadi Undang-Undang
6. Peraturan Pemerintah (PP) No. 50 Tahun 2012           6. Government Regulation (PP) No. 50 of 2012 on the
    tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan          Implementation of the Occupational Safety and
    dan Kesehatan Kerja                                     Health Management System
7. Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 7 Tahun     7. Presidential Regulation of the Republic of Indonesia
    2019 tentang Penyakit Akibat Kerja                      No. 7 of 2019 on Occupational Diseases
8. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 26 Tahun        8. Minister of Manpower Regulation No. 26 of 2014 on
    2014 tentang Penyelenggaraan Penilaian Penerapan        the Conduct of Assessments of the Implementation
    Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan              of Occupational Safety and Health Management
    Kerja                                                   Systems




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                Sustainability Report 2025
Page 198
198
              Kinerja Sosial
              Social Performance




9. Peraturan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia     9. Minister of Manpower Regulation No. PER.04/
   No. PER.04/MEN/1987 tentang Panitia Pembina              MEN/1987 on the Occupational Safety and Health
   Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Serta Tata Cara          Advisory Committee and Procedures for the
   Penunjukan Ahli Keselamatan Kerja.                       Appointment of Occupational Safety Experts

Berdasarka regulasi di atas, selanjutnya ADHI            Based on the above regulations, ADHI subsequently
menerbitkan sejumlah kebijakan internal terkait          issued several internal policies related to quality and
kebijakan mutu dan K3L sebagai berikut:                  HSE policies as follows:
1. Kebijakan Mutu, K3L, dan Sasaran Mutu PT ADHI         1. Quality, HSE, and Quality Objectives Policy of PT
   KARYA (Persero) Tbk. No. 014-6/2020/357 tanggal           ADHI KARYA (Persero) Tbk. No. 014-6/2020/357
   2 Juli 2020;                                              dated July 2, 2020;
2. Tata Kelola Manajemen Risiko – MP013, tanggal 28      2. Risk Management Governance – MP013, dated
   Februari 2024;                                            February 28, 2024;
3. Surat Keputusan Direksi PT Adhi Karya (Persero) Tbk   3. Board of Directors Decree of PT Adhi Karya (Persero)
   No. 014-6/2024/129 tentang Manual Manajemen               Tbk No. 014-6/2024/129 on the Quality, OHS, and
   Mutu, K3, dan Lingkungan – MP014;                         Environment Management Manual – MP014;
4. Manual Manajemen Risiko No. 014-6/2021/359            4. Risk Management Manual No. 014-6/2021/359
   tanggal 17 Desember 2021;                                 dated December 17, 2021;
5. Surat Keputusan Direksi PT Adhi Karya (Persero) Tbk   5. Board of Directors Decree of PT Adhi Karya
   No. 014-6/2023/380 tentang Perubahan Struktur             (Persero) Tbk No. 014-6/2023/380 on Changes to
   Organisasi Panitia Pembina Keselamatan dan                the Organizational Structure of the Occupational
   Kesehatan Kerja (P2K3) Tanggal 31 Oktober 2023;           Safety and Health Steering Committee (P2K3) dated
                                                             October 31, 2023;
6. Kebijakan SWA (Stop Work Authority) No. 014-          6. SWA (Stop Work Authority) Policy No. 014-
   6/2020/369 tanggal 22 Juli 2020;                          6/2020/369 dated July 22, 2020;
7. Kebijakan Sistem Manajemen Risiko Asesmen             7. Risk Assessment Management System Policy in
   Berbasis Manajemen Risiko sesuai dokumen No.              accordance with document No. BP 013 RS P04
   BP 013 RS P04 tanggal 17 Desember 2020;                   dated December 17, 2020;
8. Prosedur Penerapan SMM sesuai dokumen No. BP          8. Procedures for Implementing SMM per document
   024 QS P01 tanggal 18 Oktober 2021; dan                   No. BP 024 QS P01 dated October 18, 2021; and
9. Penerapan Prosedur Sistem Manajemen K3L sesuai        9. Implementation of the HSE Management System
   dokumen No. BP 014 HS P01 Edisi Ke-2 tanggal 9            Procedures per document No. BP 014 HS P01, 2nd
   Oktober 2023.                                             Edition, dated October 9, 2023.

Sistem Manajemen Keselamatan dan                         Occupational Safety and Health
Kesehatan Kerja (SMK3)                                   Management System (SMK3)

Sebagai perusahaan jasa konstruksi dengan risiko         As a construction services company with high
operasional tinggi dan tenaga kerja lebih dari 100       operational risks and a workforce of more than 100
orang, ADHI berkomitmen penuh menerapkan Sistem          people, ADHI is fully committed to implementing the
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja                Occupational Safety and Health Management System
(SMK3). Langkah ini merupakan wujud kepatuhan            (SMK3). This step demonstrates compliance with
terhadap regulasi Pemerintah serta Peraturan Menteri     government regulations and the Minister of Manpower’s
Ketenagakerjaan. ADHI telah mengimplementasikan          Regulations. ADHI has fully implemented the SMK3,
SMK3 secara menyeluruh, mencakup operasional             covering operations from the Head Office to all project
di Kantor Pusat hingga seluruh unit proyek guna          units to ensure the highest standards of protection for
memastikan standar perlindungan terbaik bagi seluruh     all employees. [GRI G4: CRE6]
karyawan. [GRI G4: CRE6]




Laporan Keberlanjutan 2025                                                               PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 199
                                                                                                                  199
                                                                                              Kinerja Sosial
                                                                                        Social Performance




Lebih lanjut, ADHI memastikan bahwa semua individiu         Furthermore, ADHI ensures that all individuals (100%)
(100%) yang beraktivitas di lingkungan operasional          working within the Company’s operational environment,
Perseroan, mencakup karyawan tetap dan tidak tetap,         including permanent and non-permanent employees,
tenaga alih daya dan sebagainya yang area kerjanya          outsourced personnel, and others whose work areas
dikendalikan oleh ADHI, telah terlindungi sepenuhnya        are controlled by ADHI, are fully protected by the
oleh Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan             Occupational Safety and Health Management System
Kerja (SMK3). Sistem ini telah memenuhi standar             (SMK3). This system complies with the national audit
audit nasional Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun            standards of Government Regulation No. 50 of 2012
2012 serta tersertifikasi secara internasional melalui      and is internationally certified under ISO 45001:2018
ISO 45001:2018 guna menjamin standar keamanan               to ensure uniform safety standards without exception.
yang seragam tanpa terkecuali. Melalui penerapan            Through the implementation of an inclusive SMK3
SMK3 yang inklusif di seluruh unit kerja dan proyek,        across all work units and projects, the Company ensures
Perseroan memastikan bahwa setiap potensi bahaya            that every potential hazard is systematically mitigated,
telah dimitigasi secara sistematis, baik melalui prosedur   both through periodic internal audit procedures and
audit internal berkala maupun tinjauan eksternal untuk      external reviews, to maintain the sustainability of health
menjaga keberlanjutan perlindungan kesehatan dan            and safety protection for all workers. [GRI 403-8]
keselamatan bagi seluruh elemen pekerja. [GRI 403-8]

Penerapan SMK3 di ADHI memiliki tujuan sebagai              The implementation of SMK3 at ADHI has the following
berikut: [GRI 403-1]                                        objectives: [GRI 403-1]
1. Meningkatkan efektivitas perlindungan keselamatan        1. Enhancing the effectiveness of planned, measurable,
    dan kesehatan kerja yang terencana, terukur,                structured, and integrated occupational safety and
    terstruktur, dan terintegrasi;                              health protection;
2. Mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja dan             2. Preventing and reducing workplace accidents and
    penyakit akibat kerja dengan melibatkan unsur               work-related illnesses by involving management,
    manajemen, pekerja/buruh, dan/atau serikat                  workers, and/or labor unions; and
    pekerja/serikat buruh; serta
3. Menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman, dan          3. Creating a safe, comfortable, and efficient
    efisien untuk mendorong produktivitas.                     workplace to boost productivity.

Dalam mematuhi standar SMK3, Perseroan membentuk            In compliance with SMK3 standards, the Company
Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja             established the Occupational Safety and Health Steering
(P2K3) sebagai badan pembantu yang bertanggung              Committee (P2K3) as an auxiliary body responsible
jawab mengoordinasikan bidang K3. Organisasi ini            for coordinating OHS matters. This organization
memfasilitasi kerja sama dua arah antara pengusaha          facilitates two-way cooperation between employers
dan tenaga kerja guna membangun saling pengertian           and employees to foster mutual understanding in
dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman. Sesuai        creating a safe work environment. In accordance with
regulasi, susunan pengurus P2K3 terdiri dari Ketua,         regulations, the P2K3 executive board consists of a
Sekretaris, dan Anggota. Mandat utama organisasi            Chairperson, Secretary, and Members. The primary
ini adalah memberikan masukan dan pertimbangan              mandate of this organization is to provide continuous
mengenai kebijakan serta permasalahan keselamatan           input and recommendations regarding policies and
dan kesehatan kerja secara berkesinambungan bagi            issues related to occupational safety and health to the
manajemen Perseroan. [GRI 403-4]                            Company’s management. [GRI 403-4]




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                    Sustainability Report 2025
Page 200
200
               Kinerja Sosial
               Social Performance




Dalam menjalankan tugasnya, P2K3 mempunyai fungsi                     In carrying out its duties, the P2K3 has the
sebagai berikut:                                                      following functions:
1. Menghimpun dan mengolah data tentang                               1. Collecting and processing data on Occupational
    Keselamatan dan Kesehatan Kerja di tempat kerja;                       Safety and Health in the workplace;
2. Membantu menunjukkan dan menjelaskan kepada                        2. Assisting in identifying and explaining to
    setiap tenaga kerja:                                                   all employees:
    a. Berbagai faktor bahaya di tempat kerja yang                         a. Various hazards in the workplace that may
        dapat menimbulkan gangguan keselamatan dan                              cause occupational safety and health issues,
        kesehatan kerja, termasuk bahaya kebakaran                              including fire and explosion hazards, as well as
        dan peledakan serta cara penanggulangannya.                             methods for their prevention;
    b. Faktor yang dapat mempengaruhi efisiensi dan                        b. Factors that can affect work efficiency
        produktivitas kerja;                                                    and productivity;
    c. Alat pelindung diri bagi tenaga ker ja                              c. Personal protective equipment for the
        yang bersangkutan;                                                      relevant workers;
    d. Cara dan sikap yang benar dan aman dalam                            d. Proper and safe methods and attitudes in
        melaksanakan pekerjaannya;                                              performing their work;
3. Membantu pengusaha atau pengurus dalam:                            3. Assisting employers or managers in:
    a. Mengevaluasi cara ker ja, proses dan                                a. Evaluating work methods, processes, and the
        lingkungan kerja;                                                       work environment;
    b. Menentukan tindakan koreksi dengan                                  b. Determining corrective actions with the
        alternatif terbaik;                                                     best alternatives;
    c. Mengembangkan sistem pengendalian bahaya                            c. Developing a hazard control system for
        terhadap keselamatan dan kesehatan kerja;                               occupational safety and health;
    d. Mengevaluasi penyebab timbulnya kecelakaan,                         d. Evaluating the causes of accidents and work-
        penyakit akibat kerja serta mengambil langkah-                          related illnesses and taking necessary steps;
        langkah yang diperlukan;
    e. Mengembangkan penyuluhan dan penelitian                            e. Developing socialization and research in
        di bidang keselamatan kerja, kehigienisan                            occupational safety, workplace hygiene,
        perusahaan, kesehatan kerja dan ergonomi;                            occupational health, and ergonomics;
    f. Melaksanakan pemantauan terhadap gizi kerja                        f. Monitoring workplace nutrition and organizing
        dan menyelenggarakan makanan di perusahaan;                          meals at the Company;
    g. M e m e r i k s a k e l e n g k a p a n p e r a l a t a n          g. Inspecting the completeness of occupational
        keselamatan kerja;                                                   safety equipment;
    h. Mengembangkan pelayanan kesehatan                                  h. Developing occupational health services;
        tenaga kerja;
    i. Mengembangkan laboratorium kesehatan dan                           i.   Developing occupational health and safety
        keselamatan kerja, melakukan pemeriksaan                               laboratories, conducting laboratory tests, and
        laboratorium dan melaksanakan interpretasi                             interpreting test results;
        hasil pemeriksaan;
    j. Menyelenggarakan administrasi keselamatan                          j.   Managing occupational safety, workplace
        ke r j a , ke h i g i e n i s a n p e r u s a h a a n d a n            hygiene, and occupational health administration;
        kesehatan kerja.
4. Membantu pimpinan perusahaan menyusun                              4. Assisting company management in formulating
    kebijaksanaan manajemen dan pedoman kerja                            management policies and work guidelines to improve
    dalam rangka upaya meningkatkan keselamatan                          workplace safety, workplace hygiene, occupational
    kerja, kehigienisan perusahaan, kesehatan kerja,                     health, ergonomics, and employee nutrition.
    ergonomi dan gizi tenaga kerja.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                              PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 201
                                                                                                               201
                                                                                           Kinerja Sosial
                                                                                     Social Performance




Sesuai dengan Surat Keputusan Direksi tentang            In accordance with the Board of Directors Decree
Perubahan Struktur Organisasi Panitia Pembina            on Changes to the Organizational Structure of the
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) No. 014-          Occupational Safety and Health Steering Committee
6/2025/021 tanggal 13 Februari 2025, struktur            (P2K3) No. 014-6/2025/021 dated February 13, 2025
dan kepengurusan P2K3 ADHI tahun 2025 adalah             the structure and management of ADHI’s P2K3 for the
sebagai berikut:                                         2024–2025 term is as follows:
1. Ketua		           : Vera Kirana                       1. Chairwoman		          : Vera Kirana
2. Wakil Ketua		     : Achmad Afandi                     2. Vice Chairman         : Achmad Afandi
3. Sekretaris		      : Dalimin                           3. Secretary		           : Dalimin
   Anggota		         : Yang Gisela                           Member		             : Yang Gisela
			                    Subandi                           			                        Subandi
			                    Natali Agung                      			                        Natali Agung
			                    Muji Santoso                      			                        Muji Santoso
			                    Sri Mardhiyono                    			                        Sri Mardhiyono
			                    Tennissa Febriani                 			                        Tennissa Febriani
			                    Wahyudi                           			                        Wahyudi
			                    Sutarto                           			                        Sutarto
			                    Tatak Nurwahyudo                  			                        Tatak Nurwahyudo
			                    Aditya Yuwono                     			                        Aditya Yuwono
			                    Sigit Santoso                     			                        Sigit Santoso
			                    Novy Nur K.                       			                        Novy Nur K.
			                    Niza Nur Azizah                   			                        Niza Nur Azizah
			                    Lina Nur H.                       			                        Lina Nur H.
			                    Falin Diah Ekarini                			                        Falin Diah Ekarini
			                    Dhian Pratiwi                     			                        Dhian Pratiwi
			                    Kusrini Retnowulan                			                        Kusrini Retnowulan

Kesehatan, Keselamatan Kerja dan                         Health, Safety, and Environment (HSE)
Lingkungan (K3L)

Dalam upaya merealisasikan lingkungan kerja yang         In an effort to create a healthy and safe work
sehat dan aman, sekaligus meraih tujuan K3, ADHI         environment while achieving OHS objectives, ADHI
membentuk organisasi Kesehatan, Keselamatan              established an Occupational Health, Safety, and
Kerja dan Lingkungan (K3L), yang berada di bawah         Environment (HSE) organization, which operates under
pengawasan langsung Direktur Operasi III. ADHI           the direct supervision of the Director of Operations III.
menerapkan K3L dengan tujuan sebagai berikut: [GRI       ADHI implements HSE with the following objectives:
403-7]                                                   [GRI 403-7]

•   Meningkatkan efektivitas perlindungan keselamatan    •   To improve the effectiveness of occupational safety
    dan kesehatan kerja yang terencana, terukur,             and health protection that is planned, measurable,
    terstruktur, dan terintegrasi.                           structured, and integrated.
•   Mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja dan         •   To prevent and reduce work-related accidents and
    penyakit akibat kerja dengan melibatkan unsur            illnesses by involving management, workers, and
    manajemen, pekerja/buruh dan serikat pekerja/            labor unions.
    serikat buruh.
•   Menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman,          •   Creating a safe, comfortable, healthy, and efficient
    sehat dan efisien untuk mendorong produktivitas.         workplace to boost productivity.
•   Pelaksanaan inisiatif Kesehatan, Keselamatan Kerja   •   The implementation of Health, Safety, and
    dan Lingkungan (K3L) atau Health, Safety and             Environment (HSE) initiatives at ADHI is a realization
    Environment (HSE) di ADHI merupakan realisasi            of the Company’s commitment to serving customers
    dari komitmen Perseroan untuk melayani pelanggan         and stakeholders to the best of its ability.
    dan stakeholder dengan sebaik-baiknya.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                 Sustainability Report 2025
Page 202
202
               Kinerja Sosial
               Social Performance




Sasaran utama pelaksanaan K3L mencakup                                        The primary objectives of implementing HSE include
pencapaian operasional tanpa kecelakaan fatal                                 achieving zero fatal accidents and minimizing
(zero fatality accident) serta meminimalkan dampak                            environmental impact through pollution prevention. In
lingkungan melalui pencegahan polusi. Dalam                                   striving to achieve this operational excellence, ADHI
upaya mencapai keunggulan operasional ini, ADHI                               is committed to continuously strengthening every
berkomitmen memperkuat setiap dimensi K3L secara                              aspect of HSE. This commitment is underscored by
berkesinambungan. Komitmen tersebut dipertegas                                the Company’s successful adoption of the international
dengan keberhasilan Perseroan dalam mengadopsi                                standard ISO 45001:2018 on Occupational Health and
standar internasional ISO 45001:2018 tentang Sistem                           Safety Management Systems.
Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja.

Roadmap K3L/HSE                                                               HSE Roadmap

Sebagai panduan penerapan dan pencapaian, sekaligus                           As a guide for implementation and achievement, as well
evaluasi atas pelaksanaan program K3L/HSE, ADHI                               as for evaluating the execution of the HSE program,
telah menyusun roadmap sebagai berikut:                                       ADHI has developed the following roadmap:


        2023                    2024                     2025                      2026                     2027                     2028
•   Zero Fatality        •   Zero Fatality       •   Zero Fatality        •    Zero Fatality        •   Zero Fatality        •   Zero Fatality
    Accident (SR             Accident (SR            Accident (SR              Accident (SR             Accident (Srmaks         Accident (SR
    maks 1,67 dan FR         maks 1,68 dan FR        maks 1,67 dan FR          maks 1,67dan FR          1,68 dan FR              maks 1,68 dan FR
    maks 0,92)               maks 0,92)              maks 0,92)                maks 0,92)               maks0,93)                maks 0,93)
•   TRIR maksimal        •   TRIR maksimal       •   TRIR maksimal        •    TRIR maksimal        •   TRIR maksimal        •   TRIR maksimal
    1,5                      1,5                     1,5                       1,2                      1,2                      1,2
•   Jumlah rekanan       •   Jumlah rekanan      •   Jumlah rekanan       •    Jumlah rekanan       •   Jumlah rekanan       •   Jumlah rekanan
    terverifikasi            terverifikasi           terverifikasi             terverifikasi            terverifikasi            terverifikasi
    QSMS = 20%               CQSMS =                 CQSMS = 40%               CQSMS = 50%              CQSMS = 60%              CQSMS = 70%
    dari total rekanan       30%dari total           dari total rekanan        dari total rekanan       dari total rekanan       dari total rekanan
•   Skor Budaya              rekanan             •   Skor Budaya          •    Skor Budaya          •   Skor Budaya          •   Skor Budaya
    & Leadership         •   Skor Budaya             & Leadership              & Leadership             & Leadership             & Leadership
    K3 distage 4:            & Leadership            K3 distage 4:             K3 distage 4:            K3 distage 5:            K3 distage 5:
    proactive                K3 distage 4:           proactive                 proactive                generative               generative
•   QHSE                     proactive           •   QHSE                 •    QHSE                 •   QHSE                 •   QHSE
    Performance          •   QHSE                    Performance               Performance              Performance              Performance
    min. 94%                 Performance             min. 94%                  min. 94%                 min. 95%                 min. 95%
•   Zero Fatal               min. 94%            •   Zero Fatality        •    Zero Fatality        •   Zero Fatality        •   Zero Fatality
    Accidents (SR        •   Zero Fatality           Accident (SR              Accidents (SR            Accident (SR             Accident (SR
    max 1.67 and FR          Accidents (SR           max 1.67 and FR           max 1.67 and FR          max 1.68 and FR          max 1.68 and FR
    max 0.92)                max 1.68 and FR         max 0.92)                 max 0.92)                max 0.93)                max 0.93)
•   Maximum TRIR             max 0.92)           •   Maximum TRIR         •    Maximum TRIR         •   Maximum TRIR         •   Maximum TRIR
    1.5                  •   Maximum TRIR            1.5                       1.2                      1.2                      1.2
•   Number of                1.5                 •   Number of            •    Number of            •   Number of            •   Number of
    QSMS-verified        •   Number of               CQSMS-verified            CQSMS-verified           CQSMS-verified           CQSMS-verified
    partners = 20%           CQSMS-verified          partners = 40%            partners = 50%           partners = 60%           partners = 70%
    of total partners        partners = 30%          of total partners         of total partners        of total partners        of total partners
•   Stage 4 OHS              of total partners   •   Stage 4 OHS          •    Stage 4 OHS          •   Stage 5 OHS          •   Stage 5 OHS
    Culture &            •   Stage 4 OHS             Culture &                 Culture &                Culture &                Culture &
    Leadership               Culture &               Leadership                Leadership               Leadership               Leadership
    Score: proactive         Leadership              Score: proactive          Score: proactive         Score: generative        Score: generative
•   QHSE                     Score: proactive    •   QHSE                 •    QHSE                 •   QHSE                 •   QHSE
    Performance          •   QHSE                    Performance               Performance              Performance              Performance
    min. 94%                 Performance             min. 94%                  min. 94%                 min. 95%                 min. 95%
                             min. 94%




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                             PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 203
                                                                                                                              203
                                                                                                          Kinerja Sosial
                                                                                                    Social Performance




Merujuk evaluasi atas implementasi roadmap K3L tahun                     Referring to the evaluation of the implementation of
2025, ADHI mencatatkan keberhasilan sebagai berikut:                     the 2025 OHS roadmap, ADHI recorded the following
[GRI 403-7]                                                              successes: [GRI 403-7]

                                                                                                                Pencapaian
  No.                                                  2025
                                                                                                                Achievement
   1.     Zero Fatality Accident (SR maks 1,67 dan FR maks 0,92)                                       SR = 0,06 dan FR = 0,25
          Zero Fatality Accidents (SR max 1.67 and FR max 0.92)                                        SR = 0.06 and FR = 0.25
   2.     Jumlah rekanan terverifikasi CQSMS = 40% dari total rekanan                                  100%
          Number of CQSMS-verified partners = 40% of total partners
   3.     Total Recordable Incident Rate (TRIR) target maksimal 1,5                                    0,02
          Total Recordable Incident Rate (TRIR) target is a maximum of 1.5
   4.     Skor Budaya & Leadership K3 di stage 4: proactive                                            4 (Proactive)
          Stage 4 OHS Culture & Leadership Score: proactive
   5.     Target QHSE Performance min. 94%                                                             94,93%
          QHSE Performance Target min. 94%


Program K3 dan Pelaksanaan pada                                          OHS Program and Implementation in 2025
Tahun 2025

Berpedoman pada roadmap K3L, pada tahun 2024,                            In accordance with the HSE roadmap, by 2025, ADHI has
ADHI telah merancang berbagai program K3L sebagai                        designed various HSE programs as part of its initiative,
berikut: [GRI 403-3, 403-6]                                              as follows: [GRI 403-3, 403-6]

Perencanaan Aspek Mutu, K3, dan Lingkungan                               Planning for Quality, OHS, and Environmental Aspects
1. Review dan Update HIRADC, HRA, dan IADL                               1. Review and Update of HIRADC, HRA, and IADL
2. Review Dokumen SMKK dan Metode Kerja Aman                             2. Review of SMKK Documents and Safe Work
   Proyek High Risk                                                          Methods for High-Risk Projects
3. Penyusunan & Review Manual, Prosedur, dan                             3. Development & Review of Manuals, Procedures,
   Petunjuk Kerja                                                            and Work Instructions

Pelaksanaan Pengawasan dan Pembinaan QHSE                                Implementation of QHSE Supervision and Guidance
1. Aplikasi Adhi QHSE                                                    1. Adhi QHSE App
2. Aplikasi Adhi Manpower                                                2. Adhi Manpower App
3. Kunjungan Lapangan                                                    3. Site Visits
   a. High Risk Project                                                     a. High-Risk Projects
   b. Monitoring Evaluasi Integrasi (MONEVIN)                               b. Monitoring and Evaluation of Integration
                                                                                (MONEVIN)
4. Sosialisasi dan Komunikasi                                            4. Socialization and Communication
   a. Sosialisasi dan Komunikasi                                            a. Socialization and Communication
   b. Sharing Knowledge & Sharing Session                                   b. Knowledge Sharing & Sharing Sessions
5. Pengembangan Kompetensi                                               5. Competency Development
   a. Sertifikasi Personil QHSE                                             a. QHSE Personnel Certification
   b. Internal Training QHSE                                                b. Internal QHSE Training
   c. Training Lainnya                                                      c. Other Training
6. Program Latihan Kerja QHSE                                            6. QHSE Work Training Program
7. Simulasi Tanggap Darurat ADHI TOWER                                   7. ADHI TOWER Emergency Response Simulation
8. Program Gugus Kendali Mutu (GKM)                                      8. Quality Control Group (GKM) Program
9. Program Peningkatan Kematangan Berbudaya                              9. Safety Culture Maturity Improvement Program
   Keselamatan
   a. Behaviour Based Safety                                                 a.   Behavior-Based Safety
   b. Program QHSE for Non QHSE                                              b.   QHSE Program for Non-QHSE
   c. Safety Golden Rules                                                    c.   Safety Golden Rules
   d. Knowledge Sharing & Awareness                                          d.   Knowledge Sharing & Awareness
   e. Pengukuran Safety Culture Maturity Level                               e.   Safety Culture Maturity Level (SCML) 2025
      (SCML) 2025                                                                 Assessment




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                Sustainability Report 2025
Page 204
204
              Kinerja Sosial
              Social Performance




10. Program Kesehatan                                          10. Health Programs
    a. Safety Briefing                                             a. Safety Briefing
    b. FGD High Risk Assessment                                    b. FGD on High-Risk Assessment
    c. Mini Health Talk                                            c. Mini Health Talk
    d. Uji Lingkungan Kerja                                        d. Workplace Environment Assessment
    e. Refreshment P2HIV                                           e. P2HIV Refresher Training
    f. Kampanye TB-HIV                                             f. TB-HIV Campaign
11. Program Lingkungan                                         11. Environmental Programs
    a. Kampanye Transportasi Umum                                  a. Public Transportation Campaign
    b. Pencatatan Emisi Gas Rumah Kaca                             b. Greenhouse Gas Emissions Recording
    c. Pengelolaan Limbah                                          c. Waste Management
    d. Kampanye Pemilahan dan Pengelolaan Sampah                   d. ADHI Tower Waste Sorting and Management
        ADHI Tower                                                    Campaign
    e. Pengelolan Sampah Organik dengan BSF                        e. Organic Waste Management Using BSF Maggots
        Maggot di Adhi Tower                                          at Adhi Tower
    f. Program Penanaman Pohon & Rehabilitas                       f. Tree Planting & Mangrove Rehabilitation
        Mangrove                                                      Program
    g. Inspeksi 5R                                                 g. 5S Inspection
    h. Penilaian Green Construction                                h. Green Construction Assessment
12. Kegiatan Lainnya                                           12. Other Activities

Evaluasi Kinerja Tahun 2025
Performance Evaluation for 2025


                                                                                       Realisasi TW
                                                                           Rencana
                                                                                         IV 2025            Keterangan
 No                                Item                            Note   Tahun 2025
                                                                                        Q IV 2025             Remark
                                                                           2025 Plan
                                                                                        Realization
Sasaran Quality Management
Quality Management Target
  1    Zero Major NC Quality                                 Max          0            0                   Tercapai
                                                                                                           Achieved
  2    Penilaian Pelanggan Mutu dan K3L                      Min          90,00%       94,72%              Tercapai
       Customer Quality and HSE Assessment                                                                 Achieved
  3    Penilaian Penerapan Sistem Manajemen QHSE             Min          94,00%       94,93%              Tercapai
       QHSE Management System Assessment                                                                   Achieved
Sasaran Health & Safety Management
Health & Safety Management Target
  1    Fatality Accident                                     Max          0            0                   Tercapai
                                                                                                           Achieved
  2    Zero Major NC K3                                      Max          0            0                   Tercapai
                                                                                                           Achieved
  3    Maturity Budaya & Leadership K3                       Min          Level 4      Level 4             Tercapai
       OHS Culture & Leadership Maturity                                                                   Achieved
  4    Penerapan Adhi CQSMS                                  Min          100%         98%                 Belum Tercapai
       Adhi CQSMS Implementation                                                                           Not Yet
                                                                                                           Achieved
Sasaran Environmental Management
Environmental Management Target
  1    Pencemaran Lingkungan                                 Max          0            0                   Tercapai
       Environmental Pollution                                                                             Achieved
  2    Zero Major NC Lingkungan                              Max          0            0                   Tercapai
       Zero Major Environmental NC                                                                         Achieved
  3    Program pengelolaan limbah konstruksi                 Min          75,00        75,06               Tercapai
       sesuai prosedur dan 5R                                                                              Achieved
       Construction waste management program in accordance
       with procedures and 5R
  4    Penurunan Karbon terhadap baseline                    Min          4%           6,6%                Tercapai
       Carbon reduction compared to the baseline                                                           Achieved
  5    Skor Environment pada ESG (Sustainaytic)              Min          9,05         20,33               Tercapai
       ESG Environmental Score (Sustainalytic)                                                             Achieved




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                       PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 205
                                                                                                                                  205
                                                                                                             Kinerja Sosial
                                                                                                       Social Performance




Promosi, Sosialisasi dan Komunikasi K3L                                 HSE Promotion, Socialization, and
                                                                        Communication

Selama tahun 2025, ADHI telah melaksanakan berbagai                     Throughout 2025, ADHI has implemented various
program untuk mempromosikan, mensosialisasikan, dan                     programs to promote, raise awareness of, and
mengkomunikasikan K3L sebagai berikut: [GRI 403-3]                      communicate HSE as follows: [GRI 403-3]


                                                     Judul Dokumen                                                      Tanggal
  No
                                                     Document Title                                                      Date

 Triwulan 1 | First Quarter

   1     Prosedur Tindakan Perbaikan Ketidaksesuaian atau NC                                                        24 Februari 2025
         Procedure for Correcting Non-Conformities (NC)                                                            February 24, 2025

   2     Petunjuk Kerja Pekerjaan Sambungan Kepala Kolom                                                            24 Februari 2025
         Work Instructions for Column Head Joints                                                                  February 24, 2025

   3     Sosialisasi Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta BBS di Lingkungan Gedung ADHI Tower                26 Februari 2025
         Awareness Campaign on Occupational Safety and Health and BBS at ADHI Tower                                February 26, 2025

 Triwulan II | Second Quarter

   1     Petunjuk Kerja CQSMS                                                                                        22 April 2025
         CQSMS Work Instructions                                                                                     April 22, 2025

   2     Sosialisasi Perhitungan Statistik K3 (SR, FR, & TRIR)                                                      8 – 16 Mei 2025
         Training on OHS Statistical Calculations (SR, FR, & TRIR)                                                  May 8–16, 2025

   3     Petunjuk Kerja Plesteran dan Acian                                                                          17 Juni 2025
         Work Instructions for Plastering and Rendering                                                              June 17, 2025

   4     Petunjuk Kerja Pengecoran Beton                                                                             17 Juni 2025
         Work Instructions for Concrete Pouring                                                                      June 17, 2025

 Triwulan III | Third Quarter

   1     Sosialisasi Petunjuk Kerja Pengecoran Beton & Pengelolaan NC                                                  9 Juli 2025
         Socialization on Concrete Pouring Work Instructions & NC Management                                          July 9, 2025

   2     Sosialisasi Prosedur QHSE Pada PM Proyek Dept Infra II                                                       22 Juli 2025
         Socialization on QHSE Procedures for Project Managers in the Infrastructure II Department                   July 22, 2025

   3     Sosialisasi Program Waste Management di ADHI TOWER                                                           28 Juli 2025
         Training on the Waste Management Program at ADHI TOWER                                                      July 28, 2025

   4     Sosialisasi Materi Pekerjaan Bekisting dan Quality Induction                                               13 Agustus 2025
         Training on Formwork Work Materials and Quality Induction                                                  August 13, 2025

   5     Sosialisasi Penilaian Konstruksi Berkelanjutan                                                            22 Agustus 2025
         Socialization of Sustainable Construction Assessment                                                      August 22, 2025

   6     Sosialisasi Update Petunjuk Kerja Inventarisasi Emisi GRK & Konsumsi Air                                 19 September 2025
         Socialization of Updated Work Guidelines for GHG Emissions and Water Consumption Inventory               September 19, 2025

   7     Sosialisasi Update Modul Lingkungan Pada Aplikasi SIQHA                                                  19 September 2025
         Socialization of the Updated Environmental Module in the SIQHA App                                       September 19, 2025

 Triwulan IV | First Quarter

   1     Sosialisasi pekerjaan pengecatan                                                                           2 Oktober 2025
         Socialization on Painting Work                                                                             October 2, 2025

   2     Sosialisasi pekerjaan hotmix                                                                               9 Oktober 2025
         Socialization on Hot Mix Work                                                                              October 9, 2025

   3     Sosialisasi Site Management Plan                                                                         19 November 2025
         Socialization on the Site Management Plan                                                                November 19, 2025




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                   Sustainability Report 2025
Page 206
206
              Kinerja Sosial
              Social Performance




Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko dan                             Hazard Identification, Risk Assessment,
Pengendalian Bahaya                                                   and Hazard Control

ADHI secara proaktif melakukan pemetaan dan                           ADHI proactively maps and identifies risks in every type
identifikasi risiko pada setiap jenis pekerjaan untuk                 of work to determine appropriate mitigation measures.
menentukan langkah mitigasi yang tepat. Proses ini                    This process is comprehensively structured with
disusun secara komprehensif dengan mengacu pada                       reference to the scope of project activities, government
lingkup aktivitas proyek, regulasi pemerintah, serta                  regulations, and applicable contract standards. As a
standar kontrak yang berlaku. Sebagai instrumen utama,                primary tool, the Company implements the Hazard
Perseroan menerapkan metode Hazard Identification                     Identification, Risk Assessment, and Determining
Risk Assessment and Determining Control (HIRADC)                      Control (HIRADC) method across all project units to
di seluruh unit proyek guna memitigasi bahaya di                      mitigate hazards in the work environment measurably.
lingkungan kerja secara terukur.

Guna memastikan segalanya berjalan di bawah                           To ensure everything operates under ADHI’s supervision,
pengawasan ADHI, pelaporan terkait data K3 kepada                     reports on OHS data submitted to the QHSE Department
Departemen QHSE senantiasa ditinjau minimal satu kali                 are reviewed at least once a month to track severity
setiap bulan untuk mengetahui severity rate, frequency                rates, frequency rates, incident rates, working hours,
rate, incident rate, jam kerja, jumlah pekerja, hingga                the number of workers, and near-miss incidents. This
kecelakaan kerja yang nyaris terjadi. Pengawasan ketat                strict oversight enables ADHI to implement continuous
ini memungkinkan ADHI untuk melakukan perbaikan                       improvement to ensure the highest safety standards.
berkelanjutan (continuous improvement) demi menjamin                  Details of the mapping and identification of occupational
standar keselamatan tertinggi. Detail pemetaan dan                    risks are presented in the following table: [GRI 403-2]
identifikasi risiko kerja disajikan dalam tabel berikut:
[GRI 403-2]

Tabel Pemetaan Risiko K3 Berdasarkan Unit Kerja
Table of OHS Risk Mapping by Work Unit


     Jenis Pekerjaan                    Potensi risiko K3                                       Mitigasi Risiko
       Work Type                       Potential OHS Risks                                      Risk Mitigation

 Pembangunan Jembatan         •    Girder Patah                        •   Terdapat Perhitungan Safety Factor erection girder yang akurat
 Bridge Construction          •    Jatuh dari ketinggian               •   Bekerja sesuai Prosedur / WI yang telah disepakati
                              •    Terkena Swing/Manuver Alat Berat    •   Dilakukan checklist kesiapan peralatan bersama (internal &
                              •    Pekerja Kejatuhan Material              eksternal)
                              •    Tali Sling Crane Putus              •   Metode kerja, request kerja permit sesuai JSA (Job Safety
                              •    Crane terguling                         Analysis) telah diperiksa tim pengawas
                              •    Broken Girder                       •   Manajemen Lalu Lintas, jalur kondisi darurat dan perkuatan
                              •    Falling from a Height                   Tanah dasar
                              •    Struck by Heavy Equipment Swing/    •   Alat pelindung diri dan pemeriksaan kesehatan semua operator
                                   Maneuver                            •   Accurate safety factor calculations for girder erection
                              •    Material Fall on a Worker           •   Work in accordance with the agreed-upon procedures/WI
                              •    Broken Crane Sling                  •   Joint equipment readiness checklist (internal & external) was
                              •    Crane Overturn                          conducted
                                                                       •   Work methods and work permit requests in accordance with
                                                                           the JSA (Job Safety Analysis) have been reviewed by the
                                                                           supervisory team
                                                                       •   Traffic management, emergency routes, and ground
                                                                           reinforcement
                                                                       •   Personal protective equipment and health checks for all
                                                                           operators




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                    PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 207
                                                                                                                                    207
                                                                                                                Kinerja Sosial
                                                                                                          Social Performance




Tabel Pemetaan Risiko K3 Berdasarkan Unit Kerja
Table of OHS Risk Mapping by Work Unit


      Jenis Pekerjaan                   Potensi risiko K3                                          Mitigasi Risiko
        Work Type                      Potential OHS Risks                                         Risk Mitigation

 Pembangunan Jembatan         •   Alat pancang roboh pada saat            •   Melakukan TBM sebelum melaksanakan pekerjaan
 Bridge Construction              melakukan pemancangan spunpile          •   Menjelaskan metode kerja yang akan digunakan kepada
                              •   Piling equipment collapsed during           seluruh pekerja
                                  spun pile driving                       •   Melakukan pemeriksaan alat berat maupun alat kerja sebelum
                                                                              melakukan pekerjaan
                                                                          •   Memasang pelat besi untuk landasan alat pancang pada tanah
                                                                              yang tidak stabil/lunak
                                                                          •   Selalu melakukan koordinasi dengan Stasiun Kadipiro terkait
                                                                              jadwal kereta
                                                                          •   Menghentikan pekerjaan saat kereta lewat
                                                                          •   Operator harus bersertifikat dan masih berlaku
                                                                          •   Conducting TBM before carrying out the work
                                                                          •   Explaining the work methods to be used to all workers
                                                                          •   Inspecting heavy equipment and tools before starting work
                                                                          •   Installing steel plates for the pile-driving equipment’s
                                                                              foundation on unstable/soft ground
                                                                          •   Always coordinate with Kadipiro Station regarding train
                                                                              schedules
                                                                          •   Stop work when a train is passing
                                                                          •   Operators must be certified and hold a valid license

 Pembangunan Jalan            •   Lereng badan jalan longsor yang         •   Terdapat hasil-hasil pengujian tanah existing dan tanah
 Road Construction                mengakibatkan kerusakan badan               timbunan
                                  jalan                                   •   Dibuat SOP/WI metode kerja khusus pada timbunan tinggi
                              •   Bangunan pelengkap jalan rusak          •   Pada area timbunan tinggi didesain dasar timbunan ada saluran
                              •   Komplain warga yang fasilitas/              melintang
                                  lahannya terimbas longsoran             •   Lereng-lereng timbunan langsung ditanami tanaman penahan
                              •   Tertabrak alat berat                        longsoran
                              •   Tertimbun beton basah                   •   Dibuatkan saluran penangkap air hujan diarahkan ke saluran
                              •   Sliding road embankment is                  pembuangan
                                  causing road damage                     •   Terdapat Metode kerja dan SOP Pekerjaan
                              •   Damaged road infrastructure             •   Operator dan Alat Berat berlisensi
                              •   Complaints from residents whose         •   Terdapat Rambu dan Alat pelindung Kerja yang mumpuni
                                  facilities or land have been affected   •   Terdapat Izin Kerja & Pengawas di lokasi
                                  by the landslide                        •   Tersedia APD yang sesuai
                              •   Struck by heavy equipment               •   Tersedia Flag man
                              •   Buried under wet concrete               •   Results of tests on existing soil and fill soil are available
                                                                          •   SOPs/WI for special work methods on high-fill areas have been
                                                                              established
                                                                          •   In high-fill areas, the fill base is designed with cross-drains
                                                                          •   The slopes of the fill are immediately planted with erosion-
                                                                              control vegetation
                                                                          •   Rainwater collection channels were constructed and directed to
                                                                              drainage channels
                                                                          •   Work methods and SOPs are in place
                                                                          •   Licensed operators and heavy equipment
                                                                          •   Appropriate safety signs and protective equipment are in place
                                                                          •   Work permits and on-site supervisors are in place
                                                                          •   Appropriate PPE is available
                                                                          •   Flagmen are available




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                      Sustainability Report 2025
Page 208
208
              Kinerja Sosial
              Social Performance




Tabel Pemetaan Risiko K3 Berdasarkan Unit Kerja
Table of OHS Risk Mapping by Work Unit


     Jenis Pekerjaan                     Potensi risiko K3                                          Mitigasi Risiko
       Work Type                        Potential OHS Risks                                         Risk Mitigation

Pembangunan Bendungan         •    Komunikasi antara pelaksana            •   Mitigasi area terkena dampak ledakan
Dam Construction                   dengan tim K3 tidak berjalan baik      •   radius minimal untuk manusia = 500 m
                                   (miskomunikasi)                        •   radius minimal untuk struktur bangunan = 300 m
                              •    Kurangnya sosialisasi kepada           •   Gunakan HT untuk komunikasi antar tim
                                   pihak ekstern terhadap jadwal          •   Lakukan Simulasi prosedur pengamanan pekerjaan peledakan
                                   pelaksanaan peledakan                  •   Untuk struktur bangunan yang sudah terlanjur ada dan masuk
                              •    Tim peledakan tidak kompeten               area terkena dampak ledakan (<300 m), maka gunakan
                              •    Communication between the                  rekayasa teknik peledakan untuk arah lontaran ledakan
                                   contractor and the OHS team is not         menjauhi struktur bangunan
                                   effective (miscommunication)           •   Sosialisasi kepada pekerja lain dan warga masyarakat sekitar
                              •    Lack of outreach to external parties       min 3 hari sebelum pelaksanaan
                                   regarding the blasting schedule        •   Memastikan Subkon memiliki pekerja bersertifikat KTT dan
                              •    The blasting team is not competent         Pelaksana Blasting yang masih valid
                                                                          •   Mitigation of areas affected by the blast
                                                                          •   minimum radius for people = 500 m
                                                                          •   minimum radius for building structures = 300 m
                                                                          •   Use walkie-talkies for communication between teams
                                                                          •   Conduct a simulation of safety procedures for blasting
                                                                              operations
                                                                          •   For existing building structures located within the blast-affected
                                                                              area (<300 m), use engineering methods to direct the blast
                                                                              away from the structures
                                                                          •   Conduct outreach to other workers and nearby residents at
                                                                              least three days prior to the operation
                                                                          •   Ensure that subcontractors have workers with valid KTT and
                                                                              Blasting Supervisor certifications

Pembangunan Stadium           •    Terjatuh dari ketinggian               •   Mendatangkan pekerja sesuai skill dan memiliki pengalaman
Stadium Construction          •    Tertimpa material                          sesuai medan kerja
                              •    Tersayat besi                          •   Membuat perencanaan sesuai dengan kendala yang sekiranya
                              •    Tergantung di full body harness            akan muncul
                              •    Falling from a height                  •   Memastikan alat pelindung diri yang disediakan sesuai jenis
                              •    Struck by falling debris                   pekerjaan dan layak digunakan
                              •    Cut by metal                           •   Memastikan alat kerja lengkap dan layak dioperasikan
                              •    Suspended in a full-body harness       •   Pekerja memiliki kondisi kesehatan yang fit
                                                                          •   Memiliki sertifikat atau sudah pernah mengikuti pelatihan sesuai
                                                                              jenis pekerjaan
                                                                          •   Mengadakan refresh ulang pelatihan yang sesuai medan kerja
                                                                          •   Memastikan jadwal kerja setiap minggu sesuai kondisi cuaca
                                                                              dan medan kerja
                                                                          •   Memastikan material datang sesuai dan dicek sebelum
                                                                              dipasang
                                                                          •   Wajib melakukan briefing sebelum bekerja
                                                                          •   Hiring workers with the appropriate skills and experience for
                                                                              the job site
                                                                          •   Developing plans to address potential challenges
                                                                          •   Ensuring that the personal protective equipment provided is
                                                                              appropriate for the type of work and in good condition
                                                                          •   Ensuring that work tools are complete and in good working
                                                                              order
                                                                          •   Workers are in good health
                                                                          •   Possess a certificate or have completed training appropriate for
                                                                              the type of work
                                                                          •   Conducting refresher training appropriate for the work
                                                                              environment
                                                                          •   Ensuring weekly work schedules align with weather conditions
                                                                              and the work environment
                                                                          •   Ensuring materials arrive as ordered and are inspected before
                                                                              installation
                                                                          •   Must conduct a briefing before starting work




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                         PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 209
                                                                                                                                    209
                                                                                                                Kinerja Sosial
                                                                                                          Social Performance




Tabel Pemetaan Risiko K3 Berdasarkan Unit Kerja
Table of OHS Risk Mapping by Work Unit


      Jenis Pekerjaan                   Potensi risiko K3                                          Mitigasi Risiko
        Work Type                      Potential OHS Risks                                         Risk Mitigation

 Pekerjaan Pemasangan         •   Terjatuh dari ketinggian                •   Mendatangkan pekerja sesuai skill dan memiliki pengalaman
 Bekisting                    •   Terpeleset                                  sesuai medan kerja
 Formwork Installation        •   Tergantung di full body harness         •   Membuat perencanaan sesuai dengan kendala yang sekiranya
                              •   Kejatuhan material                          akan muncul
                              •   Falls from heights                      •   Memastikan alat pelindung diri yang disediakan sesuai jenis
                              •   Slipping                                    pekerjaan dan layak digunakan
                              •   Suspended in a full-body harness        •   Memastikan alat kerja lengkap dan layak dioperasikan
                              •   Falling materials                       •   Pekerja memiliki kondisi kesehatan yang fit
                                                                          •   Memiliki sertifikat atau sudah pernah mengikuti pelatihan sesuai
                                                                              jenis pekerjaan
                                                                          •   Mengadakan refresh ulang pelatihan yang sesuai medan kerja
                                                                          •   Memastikan jadwal kerja setiap minggu sesuai kondisi cuaca
                                                                              dan medan kerja
                                                                          •   Memastikan bersama QC terkait ukuran dan kekuatan bekisting
                                                                              sebelum dilakukan pengecoran
                                                                          •   Wajib melakukan briefing sebelum bekerja
                                                                          •   Hire workers with the appropriate skills and experience for the
                                                                              job site
                                                                          •   Developing a plan to address potential challenges
                                                                          •   Ensuring that the personal protective equipment provided is
                                                                              appropriate for the type of work and in good condition
                                                                          •   Ensuring that work equipment is complete and in good working
                                                                              order
                                                                          •   Workers are in good health
                                                                          •   Possess a certificate or have completed training appropriate for
                                                                              the type of work
                                                                          •   Conducting refresher training appropriate for the work
                                                                              environment
                                                                          •   Ensuring weekly work schedules align with weather conditions
                                                                              and work site conditions
                                                                          •   Ensuring, together with QC, the dimensions and strength of the
                                                                              formwork before pouring
                                                                          •   Must conduct a briefing before work

 Pembangunan Jalan Tol        •   Ikatan sling pada girder putus          •   Melakukan safety induction, Toolbox meeting sebelum bekerja
 Highway Construction         •   Crane roboh atau terguling              •   Petugas Rigger harus memiliki kompetensi di bidang pengikatan
                              •   Terkena manuver alat                    •   Melakukan perhitungan alat crane dengan beban yang diangkat
                              •   The sling attachment on the girder      •   Dipasang rambu " DILARANG DEKAT MANUVER ALAT BERAT"
                                  broke                                   •   Memakai APD ( Helm, Rompi, Sepatu Safety)
                              •   Crane collapse or overturn              •   Conduct safety induction and toolbox meetings before work
                              •   Struck by moving equipment              •   Riggers must be competent in rigging
                                                                          •   Perform crane calculations based on the load being lifted
                                                                          •   Post a sign reading "NO ENTRY NEAR HEAVY EQUIPMENT
                                                                              MANEUVERS"
                                                                          •   Wear PPE (Helmet, Vest, Safety Shoes)

 Pembangunan Irigasi          •   Pekerja jatuh ke sungai                 •   Melakukan Tool Box Meeting (TBM)
 Irrigation Construction      •   Terkena swing alat servis crane         •   Berhenti bekerja ketika cuaca buruk (hujan dan arus sungai
                              •   Pekerja tertabrak material spunpile         deras)
                                  pada saat swing                         •   Memastikan kondisi alat dalam kondisi baik dan layak pakai
                              •   Pekerja tertimpa, terjepit, kejatuhan       (tersedia Surat Ijin Alat/ SIA)
                                  material spun pile                      •   Inspeksi rutin alat berat dan kelengkapannya
                              •   Servis crane/HSPD terguling             •   Conducting a Toolbox Meeting (TBM)
                              •   A worker falls into the river           •   Stop work during bad weather (rain and strong river currents)
                              •   Struck by a swinging crane service      •   Ensure equipment is in good condition and serviceable
                                  arm                                         (Equipment Permit/SIA available)
                              •   Worker struck by spun pile material     •   Routine inspection of heavy equipment and its accessories
                                  during swing
                              •   Worker struck, pinned, or hit by
                                  falling spun pile material
                              •   Crane/HSPD service overturn




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                       Sustainability Report 2025
Page 210
210
               Kinerja Sosial
               Social Performance




ADHI menerapkan metodologi identifikasi aspek K3L               ADHI implements a methodology for identifying HSE
dan evaluasi risiko sebagai landasan utama dalam                aspects and risk assessment as the primary foundation
menetapkan sasaran, program kerja, serta strategi               for establishing objectives, work programs, and
pengendalian bahaya. Proses ini dilaksanakan secara             hazard control strategies. This process is carried out
komprehensif dengan mempertimbangkan cakupan                    comprehensively, taking into account operational scope,
operasional, kepatuhan terhadap regulasi pemerintah,            compliance with government regulations, and applicable
serta standar kontraktual yang berlaku.                         contractual standards.

Sebagai instrumen kendali di level operasional,                 As a control mechanism at the operational level, the
Perseroan mengimplementasikan metode Hazard                     Company implements the Hazard Identification, Risk
Identification, Risk Assessment, and Determining                Assessment, and Determining Control (HIRADC) method
Control (HIRADC) di seluruh proyek. HIRADC berfungsi            across all projects. HIRADC serves to comprehensively
memetakan potensi bahaya secara menyeluruh dan                  map potential hazards and develop mitigation measures
menyusun langkah mitigasi untuk mengeliminasi atau              to eliminate or minimize workplace risks. Additionally,
meminimalkan risiko kerja. Selain itu, evaluasi HIRADC          HIRADC evaluations are conducted periodically
dilakukan secara berkala guna menjamin bahwa setiap             to ensure that all potential risks are consistently
potensi risiko senantiasa teridentifikasi dan dikendalikan      identified and effectively controlled in accordance with
secara efektif sesuai dengan dinamika di lapangan.              on-site dynamics.

Pelatihan dan Sertifikasi K3                                    OHS Training and Certification

ADHI berkomitmen melakukan peningkatan kompetensi               ADHI is committed to continuously enhancing employee
karyawan secara berkelanjutan melalui program                   competencies through OHS training and certification
pelatihan dan sertifikasi K3. Selain bertujuan membekali        programs. In addition to equipping personnel with
personel dengan wawasan terkini di bidang K3, program           up-to-date knowledge in OHS, these programs are
ini dirancang untuk mengasah keterampilan teknis serta          designed to sharpen technical skills and strengthen
memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi               preparedness in handling emergency situations in the
darurat di lingkungan kerja. Per 31 Desember 2025,              workplace. As of December 31, 2025, a total of 340
tercatat sebanyak 340 karyawan mengikuti pelatihan              employees participated in OHS training and certification.
dan sertifikasi K3. Program pelatihan dan sertifikasi           The OHS training and certification programs attended
K3 yang diikuti karyawan selama tahun 2025 adalah               by employees during 2025 are as follows: [GRI 403-5]
sebagai berikut: [GRI 403-5]

Tabel Pelatihan dan Sertifikasi K3 Tahun 2025 [GRI 403-5]
Table of OHS Training and Certification [GRI 403-5]


                                                            Jumlah Peserta
            Uraian                  Tanggal Pelatihan                        Internal/Eksternal       Detail/Materi
                                                              Number of
          Description                 Training Dates                          Internal/External      Details/Materials
                                                              Participants

 Uji Kompetensi Ahli K3 Umum        21 – 22 Januari 2025          8               Eksternal              Presentasi
 BNSP                               January 21–22, 2025                           External              Presentation
 BNSP General OHS Expert
 Competency Test

 Pelatihan Public Disclosure        25 – 26 Februari 2025         15              Eksternal              Presentasi
 Program for Environmental          February 25–26, 2025                          External              Presentation
 Compliance
 Public Disclosure Program for
 Environmental Compliance
 Training

 Fasilitator Gugus Kendali Mutu       20 – 23 Mei 2025            25              Eksternal              Presentasi
 ADHI                                 May 20–23, 2025                             External              Presentation
 ADHI Quality Control Team
 Facilitator

 Sertifikasi Ahli K3 Kebakaran      11 – 13 Agustus 2025          7               Eksternal              Presentasi
 Kelas D                             August 11–13, 2025                           External              Presentation
 Class D OHS Fire Safety Expert
 Certification




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                        PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 211
                                                                                                                             211
                                                                                                     Kinerja Sosial
                                                                                               Social Performance




Tabel Pelatihan dan Sertifikasi K3 Tahun 2025 [GRI 403-5]
Table of OHS Training and Certification [GRI 403-5]


                                                             Jumlah Peserta
             Uraian                  Tanggal Pelatihan                        Internal/Eksternal            Detail/Materi
                                                               Number of
           Description                 Training Dates                          Internal/External           Details/Materials
                                                               Participants

 Pelatihan Environmental               19 – 20 Juni 2025          38               Internal                    Presentasi
 Sustainability Practice Batch 1       June 19–20, 2025                            Internal                   Presentation
 Environmental Sustainability
 Practice Training Batch 1

 Pelatihan Environmental             26 – 27 Agustus 2025          25              Internal                    Presentasi
 Sustainability Practice Batch 2      August 26–27, 2025                           Internal                   Presentation
 Environmental Sustainability
 Practice Training Batch 2

 Pelatihan Implementasi              27 – 28 Agustus 2025          25              Eksternal                   Presentasi
 ISO 50001 : 2018 – Sistem            August 27–28, 2025                           External                   Presentation
 Manajemen Energy
 Training on the Implementation
 of ISO 50001:2018 – Energy
 Management System

 Pelatihan Manajemen Emisi Gas           5 Mei 2025               26               Eksternal                   Presentasi
 Rumah Kaca Scope 3                      May 5, 2025                               External                   Presentation
 Training on Scope 3
 Greenhouse Gas Emissions
 Management

 Refreshment Tim P3K PT ADHI             10 Juni 2025             33               Internal                    Presentasi
 KARYA (Persero) Tbk                    June 10, 2025                              Internal                   Presentation
 Refresher Training for the First
 Aid Team at PT ADHI KARYA
 (Persero) Tbk

 Pelatihan Penggunaan AED                10 Juni 2025             33               Eksternal                   Presentasi
 AED Usage Training                     June 10, 2025                              External                   Presentation

 Sertifikasi CSMS BNSP                 19 – 20 Mei 2025            1               Eksternal                   Presentasi
 BNSP CSMS Certification               May 19–20, 2025                             External                   Presentation

 Sertifikasi Tim P3K Kemenaker       20 – 22 Agustus 2025          10              Eksternal                   Presentasi
 Ministry of Manpower First Aid       August 20–22, 2025                           External                   Presentation
 Team Certification

 Sertifikasi Ahli K3 Kebakaran       15 – 21 Oktober 2025          2               Eksternal                   Presentasi
 Kelas B                             October 15–21, 2025                           External                   Presentation
 Class B OHS Fire Safety
 Specialist Certification

 Awareness Integrasi ISO 9001,      23 – 24 September 2025        107              Eksternal                   Presentasi
 45001, 14001                       September 23–24, 2025                          External                   Presentation
 Awareness Training on the
 Integration of ISO 9001, 45001,
 and 14001



Tanggap Darurat                                                  Emergency Response

Selain menjamin kepatuhan operasional terhadap                   In addition to ensuring operational compliance with
standar keselamatan, ADHI mengimplementasikan                    safety standards, ADHI implements standard procedures
prosedur standar dalam manajemen situasi darurat                 for managing emergencies and workplace accidents.
dan kecelakaan kerja. Kebijakan ini diwujudkan melalui           This policy is realized through the provision of
penyediaan sarana prasarana pendukung, penyusunan                supporting facilities and infrastructure, the development
prosedur tanggap darurat yang komprehensif,                      of comprehensive emergency response procedures, the
pembentukan tim tanggap darurat yang kompeten,                   formation of a competent emergency response team,
serta pelaksanaan simulasi secara terprogram                     and the conduct of scheduled drills.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                           Sustainability Report 2025
Page 212
212
              Kinerja Sosial
              Social Performance




Sebagai bentuk komitmen nyata, ADHI                          As a concrete demonstration of its commitment, ADHI
menyelenggarakan Simulasi Tanggap Darurat                    conducts Emergency Response Drills on a regular basis,
(Emergency Response Drill) secara rutin minimal satu         at least once a year. This activity involves all elements
kali dalam setahun. Kegiatan ini melibatkan seluruh          of the company—from the headquarters, departments,
elemen perusahaan, baik kantor pusat, departemen,            to project units—to test personnel readiness in handling
hingga unit proyek, untuk menguji kesiapsiagaan              emergency conditions. These drills not only prioritize
personel dalam menghadapi kondisi darurat. Simulasi          the safety of lives but also serve as a preventive
ini tidak hanya bertujuan memprioritaskan keselamatan        measure to mitigate asset damage and protect ADHI’s
jiwa, namun juga menjadi langkah preventif dalam             vital documents. [GRI 403-7]
memitigasi kerusakan aset serta melindungi dokumen
vital milik ADHI. [GRI 403-7]




ADHI melaksanakan Simulasi Tanggap Darurat di                ADHI conducted an Emergency Response Drill at
ADHI Tower pada hari Rabu (10/09) untuk menguji dan          ADHI Tower on Wednesday (September 10) to test and
meningkatkan kesiapan seluruh elemen yang ada, baik          improve the readiness of all relevant parties, including
dalam hal prosedur evakuasi, peralatan, dan koordinasi       evacuation procedures, equipment, and coordination
antar tim yang terlibat. Simulasi tanggap darurat ini juga   among the teams involved. This emergency response
merupakan kewajiban perusahaan untuk membekali               drill is also a corporate obligation to ensure that all
seluruh karyawan agar peka terhadap kondisi darurat.         employees are prepared for emergencies.

Kegiatan simulasi tanggap darurat melibatkan seluruh         The emergency response simulation involved all
Insan ADHI yang berada di ADHI Tower didampingi oleh         ADHI personnel at ADHI Tower, accompanied by the
Tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) perusahaan.         company’s Occupational Health and Safety (OHS) Team.
Dalam simulasi ini, skenario gempa bumi digunakan            In this simulation, an earthquake scenario was used
sebagai situasi darurat untuk menguji kesiapan dan           as the emergency to test readiness and coordination



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                     PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 213
                                                                                                                      213
                                                                                               Kinerja Sosial
                                                                                         Social Performance




koordinasi antar tim, turut didukung oleh pihak Rumah      among teams, supported by Budi Asih Regional
Sakit Umum Daerah Budi Asih untuk memastikan               General Hospital to ensure a more comprehensive
penanganan darurat yang lebih komprehensif.                emergency response.

Dalam skenario simulasi, general alarm tanda bahaya        In the simulation scenario, the general alarm was
dibunyikan dan seluruh Insan ADHI di lokasi segera         sounded, and all ADHI personnel on-site were
diarahkan untuk melakukan evakuasi melalui jalur           immediately directed to evacuate via the designated
evakuasi yang telah ditentukan. Tim tanggap darurat        evacuation routes. The emergency response team
dengan sigap memandu karyawan menuju titik kumpul          swiftly guided employees to a safe assembly point
yang aman di luar gedung. Proses evakuasi berlangsung      outside the building. The evacuation process proceeded
dengan tertib dan cepat, sesuai dengan prosedur yang       in an orderly and swift manner, in accordance with
telah disosialisasikan sebelumnya melalui kegiatan         procedures previously communicated through routine
rutin Safety Talk.                                         Safety Talk sessions.

Selain evakuasi, simulasi ini juga melibatkan penanganan   In addition to evacuation, this simulation involved the
korban yang terluka. Tim P3K ADHI dengan sigap             handling of injured victims. The ADHI First Aid Team
memberikan pertolongan pertama kepada korban               promptly provided first aid to injured victims, who
yang mengalami cedera dan langsung di evakuasi             were then immediately evacuated by ambulance to
menggunakan ambulan ke rumah sakit terdekat. Setelah       the nearest hospital. After the simulation concluded, the
simulasi berakhir, tim tanggap darurat selalu melakukan    emergency response team evaluated the performance
evaluasi untuk menilai kinerja dan efektivitas prosedur    and effectiveness of the implemented emergency
tanggap darurat yang telah diterapkan. Hasil evaluasi      response procedures. The results of this evaluation
ini akan menjadi bahan masukan untuk perbaikan dan         will serve as input for improvements and enhancements
peningkatan sistem keselamatan dan kesehatan kerja         to the occupational safety and health system at
di ADHI Tower.                                             ADHI Tower.




Health Talk                                                Health Talk

Sebagai bentuk kepedulian dan upaya meningkatkan           As part of its commitment to improving employees’
pengetahuan dan kesadaran karyawan terhadap aspek          knowledge and awareness of health-related issues—
kesehatan terutama dalam hal pencegahan penyakit dan       particularly disease prevention and the promotion of
promosi perilaku hidup sehat, ADHI menyelenggarakan        healthy lifestyles—ADHI hosted a series of Health
Health Talk selama tahun 2025, adapun tema kegiatan        Talks throughout 2025. The themes of these events
sebagai berikut :                                          are as follows:


                              Tema Health Talk                              Waktu                      Kolaborasi
  No
                              Health Talk Theme                             Time                      Collaboration

   1    Ergonomi                                                     21 Januari 2025          Dokter Perusahaan
        Ergonomics                                                   January 21, 2025         Company Physician

   2    Hipertensi                                                   11 Februari 2025         RSUD Budi Asih
        Hypertension                                                 February 11, 2025        Budi Asih General Hospital




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                     Sustainability Report 2025
Page 214
214
              Kinerja Sosial
              Social Performance




                                   Tema Health Talk                                       Waktu                 Kolaborasi
 No
                                   Health Talk Theme                                      Time                 Collaboration

  3    Hari Tuberkolosis Sedunia                                                  20 Maret 2025          RS Siloam Agora
       World Tuberculosis Day                                                     March 20, 2025         Siloam Agora Hospital

  4    Kupas Tuntas Hasil Medical Check Up (MCU)                                  Mei – Juni 2025        Dokter Perusahaan
       A Comprehensive Breakdown of Medical Check-Up (MCU) Results                May–June 2025          Company Physician

  5    Selamatkan Keluarga dari Stroke dengan Langkah Tepat                       15 Juli 2025           RS Premier Jatinegara
       Protect Your Family from Stroke with the Right Steps                       July 15, 2025          Jatinegara Premier Hospital

  6    Cara Mudah Cegah Nyeri Otot & Cidera Kerja                                 16 Sep 2025            RS Premier Bintaro
       Easy Ways to Prevent Muscle Pain & Work-Related Injuries                   September 16, 2025     Bintaro Premier Hospital

  7    "DIABETES : Musuh atau Sahabat ? Strategi untuk Hidup Sehat                24 Oktober 2025        RS Mayapada
       Bersamanya"                                                                October 24, 2025       Mayapada Hospital
       “DIABETES: Enemy or Friend? Strategies for Living Healthily with It”



Melalui kegiatan Health Talk ini, karyawan mendapatkan                  Through this Health Talk event, employees receive
edukasi langsung dari tenaga medis profesional                          direct education from medical professionals on disease
mengenai pencegahan penyakit dan pentingnya                             prevention and the importance of maintaining good
menjaga kesehatan di lingkungan kerja. Kegiatan ini juga                health in the workplace. This event also encourages
mendorong penerapan perilaku hidup sehat sebagai                        the adoption of healthy lifestyle habits as part of ADHI’s
bagian dari budaya kerja di ADHI.                                       workplace culture.




Safety Culture Maturity Level                                           Safety Culture Maturity Level

Sebagai bagian dari implementasi Sistem Manajemen                       As part of the implementation of an integrated OHS
K3 yang terintegrasi, Pada tahun 2025 ADHI melakukan                    Management System, in 2025, ADHI conducted an
pengukuran tingkat kematangan budaya keselamatan                        assessment of the safety culture maturity level through
melalui Survey Safety Culture Maturity Level (SCML).                    the Safety Culture Maturity Level Survey (SCML). The
SCML digunakan untuk memastikan bahwa sistem                            SCML is used to ensure that the safety system is not
keselamatan tidak hanya bersifat administratif, tetapi                  merely administrative in nature, but has been internalized
telah terinternalisasi dalam perilaku, kepemimpinan,                    into the Company’s behavior, leadership, and operational
dan proses operasional Perusahaan. Hasil pengukuran                     processes. The results of this assessment serve as the
ini menjadi dasar dalam penyusunan program                              basis for developing a program to continuously improve
peningkatan budaya keselamatan secara berkelanjutan.                    safety culture. [GRI 403-1, 403-4]
[GRI 403-1, 403-4]




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 215
                                                                                                                                   215
                                                                                                              Kinerja Sosial
                                                                                                        Social Performance




     Safety Culture
 Safety Culture Maturity



                                       Generative     “Safety is how we do business around here”
Increasingly
Informed                                        “We work on the problems that we still find”
                              Proactive



                        Calculative       “We have systems in place to manage all hazards”



                   Reactive        “Safety is important; we do a lot every time we have an accident”                       Increasingly
                                                                                                                           Trust

             Pathological     “Who cares as long as we are not caught?”



Untuk memperoleh hasil yang komprehensif, pengukuran                 To obtain comprehensive results, the SCML
SCML dilakukan melalui tiga pendekatan utama, yaitu                  measurement was conducted using three main
psychological, behavioral, dan situational. Pendekatan               approaches: psychological, behavioral, and situational.
psychological digunakan untuk mengukur persepsi dan                  The psychological approach was used to measure
sikap pekerja terhadap keselamatan (safety climate)                  workers’ perceptions and attitudes toward safety (safety
melalui penyebaran kuesioner. Dalam pelaksanaannya,                  climate) through the distribution of questionnaires. In
pengukuran ini melibatkan 494 responden dari berbagai                practice, this measurement involved 494 respondents
proyek yang menjadi lokasi sampling, sehingga                        from various projects selected as sampling sites, so
hasil yang diperoleh dinilai representatif dalam                     the results obtained are considered representative in
menggambarkan persepsi keselamatan kerja.                            depicting perceptions of workplace safety.




                                            1                                    2                                        3




                 PHYCOLOGICAL                             BEHAVIORAL                             SITUATIONAL
                How people feel or Safety                   What people do                    What the organization has
                       Climate
                                                             Observation,                              Documents,
                       Questionnaire                           Interview,                               Interview
                                                             Ethnography




                      Safety Climate                                         Safety Culture Maturity




                                                  TOTAL SAFETY CULTURE




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                    Sustainability Report 2025
Page 216
216
               Kinerja Sosial
               Social Performance




Proyek Bank Mandiri Palembang                                        Proyek Pekerjaan Pembangunan Fasilitas Perkeretaapian Manggarai-
                                                                     Jatinegara

Proyek EPC Pembangunan CHF ICB                                       Proyek Gedung DKUT Gresik

Proyek Jalan Tol Solo – Yogya – NYIA Kulon Progo Seksi 1 Paket 1.2   Proyek Jembatan Jorang Riau

Palnt Precast Margorejo                                              Proyek Pembangunan Rumah Susun MBR IKN

RMC Margomulyo                                                       Proyek Peningkatan Kapasitas Sungai Veteran Kota Banjarmasin

Proyek Tol Serpan Fase 2 Paket 3



Sebagai bagian dari implementasi pengukuran SCML,                     As part of the implementation of the SCML assessment,
ADHI menetapkan 12 proyek sebagai lokasi sampling                     ADHI identified 12 projects as sampling sites that
yang mewakili karakteristik pekerjaan, tingkat risiko,                represent the nature of the work, risk levels, and the
serta sebaran wilayah operasional. Proyek-proyek                      geographical distribution of its operations. These
tersebut mencakup berbagai sektor, antara lain                        projects span various sectors, including buildings, toll
gedung, infrastruktur jalan tol, fasilitas industri, serta            road infrastructure, industrial facilities, and area-based
proyek berbasis kawasan, yang tersebar di berbagai                    projects, spread across various regions of Indonesia.
wilayah Indonesia.

Hasil pengukuran SCML ADHI tahun 2025 menunjukkan                     ADHI’s 2025 SCML measurement results show a
skor total 3,40, yang menempatkan Perusahaan pada                     total score of 3.40, placing the Company at Level 4
Level 4 – Proactive.                                                  – Proactive.

Pada level ini, budaya keselamatan telah menjadi bagian               At this level, safety culture has become an integral part
integral dari nilai organisasi dan tercermin dalam:                   of the organization’s values and is reflected in:
• Ke p e m i m p i n a n y a n g a k t i f m e n d o r o n g          • Active leadership that promotes safety practices.
    praktik keselamatan.
• Identifikasi dan pengendalian risiko secara preventif               •    Preventive risk identification and control before
    sebelum terjadi insiden.                                               incidents occur.
• Keterlibatan pekerja dalam pelaporan bahaya                         •    Worker involvement in hazard reporting and
    (hazard reporting) dan perbaikan berkelanjutan.                        continuous improvement.
• Integrasi aspek keselamatan dalam pengambilan                       •    Integration of safety aspects into operational and
    keputusan operasional dan strategis.                                   strategic decision-making.

Sebagai tindak lanjut, perusahaan terus mendorong                     As a follow-up, the company continues to strive for
peningkatan menuju Level 5 – Generative, di mana                      improvement toward Level 5 – Generative, where safety
keselamatan tidak hanya menjadi prioritas, tetapi telah               is not merely a priority but has become a core value
menjadi nilai utama yang secara konsisten diterapkan                  consistently applied in every activity. These efforts are
dalam setiap aktivitas. Upaya ini dilakukan melalui                   carried out through strengthening safety leadership,
penguatan kepemimpinan keselamatan, peningkatan                       enhancing worker competencies, and developing
kompetensi pekerja, serta pengembangan program-                       behavior-based safety programs alongside the active
program keselamatan berbasis perilaku dan keterlibatan                involvement of all company personnel.
aktif seluruh insan perusahaan.
Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                  PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 217
                                                                                                                          217
                                                                                                  Kinerja Sosial
                                                                                            Social Performance




Kinerja K3 Tahun 2025                                           OHS Performance in 2025

Sepanjang tahun 2025, ADHI berkomitmen untuk                    Throughout 2025, ADHI is committed to maintaining
mempertahankan perlindungan keselamatan pekerja                 worker safety to achieve zero fatalities and reduce injury
agar terwujud nihil kecelakaan fatal (zero fatality) dan        rates through strict supervision across all construction
menekan tingkat cedera melalui pengawasan ketat                 project lines. From a cumulative total of 67,365,488
di seluruh lini proyek konstruksi. Dari total kumulatif         safe working hours achieved, the Company recorded a
67.365.488 jam kerja selamat yang tercapai, Perseroan           Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR) of 0.25 and a
mencatatkan Tingkat Keseringan Kecelakaan Kerja                 Severity Rate of 0.06, demonstrating the effectiveness
(Lost Time Injury Frequency Rate /LTIFR) sebesar 0,25           of preventive measures and rapid response in mitigating
dan Tingkat Keparahan (Severity Rate) sebesar 0,06,             hazards on-site. [GRI 403-9]
yang menunjukkan efektivitas langkah preventif serta
respons cepat dalam mitigasi bahaya di lapangan.
[GRI 403-9]

Setiap insiden kerja, termasuk kategori near-miss               Every workplace incident, including near-misses, has
(nyaris terjadi) telah didokumentasikan dan diinvestigasi       been thoroughly documented and investigated to
secara mendalam untuk menentukan akar penyebab                  determine the root cause, to prevent similar incidents
(root cause analysis) guna mencegah pengulangan                 from recurring in the future. Through the consistent
kejadian serupa di masa depan. Melalui konsistensi              implementation of safe work procedures and multi-
penerapan prosedur kerja aman dan pengawasan                    layered oversight by the QHSE Department, ADHI
berlapis oleh Departemen QHSE, ADHI memastikan                  ensures that the high risks inherent in construction
bahwa risiko tinggi yang melekat pada operasional               services operations can be optimally managed to
jasa konstruksi dapat dikelola secara optimal demi              guarantee the safety of all employees and partner
menjamin keselamatan seluruh karyawan dan pekerja               workers under the Company’s operational control. Full
mitra di bawah kendali operasional Perseroan. Kinerja           OHS performance is presented in the following table:
K3 selengkapnya disampaikan dalam tabel berikut:                [GRI 403-9]
[GRI 403-9]

Tabel Kinerja K3 Tahun 2023-2025
Table of OHS Performance in 2023-2025


                                                                                          Realisasi
                       Deskripsi
                                                      Target                             Realization
                      Description
                                                                          2025             2024                    2023
 Kecelakaan yang Nyaris Terjadi                         -                           8                  14                    7
 Near-Miss Incidents
 Insiden                                                -                           8                   8                    4
 Incident
 Tingkat Insiden                                        1,5                      0,02               0,02                  0,003
 Total Recordable Incident Rate
 Tingkat Keparahan                                   Max 0,50                    0,06                 0,5                    0
 Severity Level
 Tingkat Keseringan                                  Max 0,40                    0,25               0,03                     0
 Frequency Level
 Total Jam Kerja                                        -                  67.365.488        65.837.322            52.952.124
 Total Working Hours
 QHSE Performance                                    92,00%                   94,93%             94,57%              94,83%
 QHSE Performance
 Kepuasan Pelanggan Penerapan SMM & SMK3L            90,00%                   94,72%             92,90%              90,99%
 Customer Satisfaction of SMM & SMK3L
 Implementation



Berdasarkan data di atas, dengan akumulasi total jam            Based on the data above, with a total accumulated
kerja sebanyak 67.365.488 jam, Perseroan mencatatkan            working hours of 67,365,488 hours, the Company
incident rate sebesar 0,02 Capaian ini merefleksikan            recorded an incident rate of 0.02 This achievement
efektivitas implementasi SMK3L di seluruh lingkungan            reflects the effectiveness of SMK3L implementation
kerja ADHI, yang didorong oleh komitmen kuat dalam              across all ADHI work environments, driven by a
menjamin keselamatan pekerja serta kelestarian                  strong commitment to ensuring worker safety and
lingkungan di area proyek.                                      environmental sustainability at project sites.


PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                        Sustainability Report 2025
Page 218
218
              Kinerja Sosial
              Social Performance




Jumlah Kecelakaan Kerja Tahun 2025 [IDX S-06]
Number of Work-Related Accidents in 2025 [IDX S-06]


  Frekuensi kecelakaan kerja dari total    Persentase kecelakaan kerja serius yang berakibat cedera serius dan fatal
                pegawai                                               dari total pegawai (%)
 Workplace accident frequency among all     Percentage of serious work-related accidents resulting in serious and fatal
              employees                                        injuries out of total employees (%)
                    0 kali                                                     0%
                   0 times



Pada periode pelaporan, tercatat tidak terdapat              During the reporting period, there were no work-related
kecelakaan kerja yang mengakibatkan luka serius              accidents resulting in serious injuries or fatalities. As
maupun fatality. Sebagai bagian dari pemantauan              part of our safety performance monitoring, there were
kinerja keselamatan, tercatat 8 kejadian luka ringan         eight incidents involving minor injuries that did not result
tanpa mengakibatkan kehilangan hari kerja, yang              in lost workdays, indicating that the severity of incidents
menunjukkan bahwa tingkat keparahan kejadian masih           remains within manageable limits. Each incident was
dalam batas terkendali. Setiap kejadian telah ditangani      handled in accordance with procedures and recorded
sesuai prosedur dan dicatat sebagai bagian dari evaluasi     as part of our safety performance evaluation.
kinerja keselamatan.

Sebagai landasan operasional, ADHI mempedomani               As an operational foundation, ADHI adheres to the
Kebijakan Mutu dan K3L yang ditetapkan oleh                  Quality and HSE Policy established by the President
Direktur Utama sejak 2 Juli 2020. Kebijakan ini ditinjau     Director on July 2, 2020. This policy is reviewed and
dan dievaluasi secara berkala guna memastikan                evaluated periodically to ensure its relevance to industry
relevansinya terhadap dinamika industri. Komitmen            dynamics. This commitment is reinforced through
tersebut diperkuat melalui kebijakan pendukung spesifik      specific supporting policies such as the Emergency
seperti Kebijakan Tanggap Darurat, Kebijakan Stop            Response Policy, the Stop Work Authority Policy,
Work Authority, Kebijakan Obat-obatan Terlarang, serta       the Prohibited Drugs Policy, as well as the HIV/AIDS
Kebijakan Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS             Prevention and Control Policy and the Workplace HIV/
dan Kebijakan Pencegahan dan Penanggulangan HIV-             AIDS Prevention and Control Policy. This set of policies
AIDS di Tempat Kerja. Rangkaian kebijakan tersebut           serves as a strategic tool to mitigate construction
merupakan instrumen strategis untuk memitigasi               accidents, occupational disease risks, and prevent
kecelakaan konstruksi, risiko penyakit akibat kerja          environmental pollution.
(PAK), serta mencegah pencemaran lingkungan.

Di tingkat operasional, fungsi QHSE di setiap unit           At the operational level, the QHSE function in each
kerja memastikan program K3L berjalan optimal.               work unit ensures that the HSE program runs optimally.
Kesiapsiagaan didukung oleh petugas tanggap darurat          Preparedness is supported by on-call emergency
yang siaga serta pemeliharaan fasilitas proteksi seperti     response personnel and the maintenance of protective
APAR, hidrant, dan kotak P3K dalam kondisi prima.            facilities such as fire extinguishers, hydrants, and first-
Efektivitas sistem ini tercermin pada peningkatan indeks     aid kits in prime condition. The effectiveness of this
kepuasan pelanggan terhadap penerapan SMK3L, yaitu           system is reflected in the increase in the customer
naik dari 92,90% di tahun 2024 menjadi 94,72% pada           satisfaction index regarding the SMK3L implementation,
tahun 2025.                                                  which rose from 92.90% in 2024 to 94.72% in 2025.

Sejalan dengan prioritas kesehatan kerja, ADHI secara        In line with occupational health priorities, ADHI routinely
rutin mengevaluasi risiko Penyakit Akibat Kerja (PAK)        evaluates the risks of Occupational Diseases (PAK)
yang bersumber dari sifat pekerjaan maupun paparan           arising from the nature of the work and environmental
lingkungan. Berdasarkan hasil pemantauan sepanjang           exposure. Based on monitoring results throughout
tahun pelaporan, tidak ditemukan adanya laporan              the reporting year, there were no reports of workers
mengenai pekerja yang mengalami Penyakit Akibat              suffering from Occupational Diseases (PAK).
Kerja (PAK ). [GRI 403-10]                                   [GRI 403-10]




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                       PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 219
                                                                                                                         219
                                                                                                     Kinerja Sosial
                                                                                               Social Performance




Kesehatan Lingkungan Kerja                                         Occupational Health

Kesungguhan dan konsistensi ADHI dalam mewujudkan                  ADHI’s commitment and consistency in creating a
lingkungan kerja yang sehat dan aman dikukuhkan                    healthy and safe work environment are demonstrated
melalui pemberian layanan kesehatan di lingkungan                  through the provision of workplace health services,
kerja di antaranya: [GRI 403-3]                                    including: [GRI 403-3]
1. Pemeriksaan rutin kesehatan lingkungan kerja ADHI,              1. Routine inspections of ADHI’s workplace health at
    baik di proyek, kantor divisi maupun kantor pusat.                 project sites, division offices, or the headquarters.
2. Penyuluhan kesehatan dan pelatihan.                             2. Health education and training.
3. Penyemprotan nyamuk dan serangga.                               3. Mosquito and insect spraying.
4. Pengukuran tingkat kebisingan.                                  4. Noise level measurements.
5. Pengukuran kualitas air dan udara.                              5. Water and air quality measurements.
6. Tingkat penerangan lampu.                                       6. Lighting levels.
7. Pengukuran kadar emisi kendaraan bermotor di                    7. Measurement of motor vehicle emissions levels in
    lingkungan kantor pusat.                                           the vicinity of the headquarters.

Selaras dengan implementasi program K3L, Perseroan                 In line with the implementation of the HSE program, the
menetapkan berbagai kebijakan strategis untuk                      Company has established various strategic policies to
memastikan pemeliharaan kesehatan seluruh karyawan                 ensure the comprehensive health maintenance of all
secara komprehensif. Selain memberikan penyuluhan                  employees. In addition to providing intensive training on
intensif mengenai manajemen kesehatan, ADHI                        health management, ADHI emphasizes the importance
juga menekankan pentingnya sinergi antara aspek                    of synergy between professionalism and personal well-
profesionalisme dan kesejahteraan personal (work-                  being (work-life balance), both physically and mentally.
life balance), baik secara jasmani maupun rohani. Guna             To achieve optimal physical and mental conditions
mewujudkan kondisi fisik dan mental yang prima bagi                for work productivity, the Company implements the
produktivitas kerja, Perseroan menjalankan rangkaian               following programs: [GRI 403-6]
program sebagai berikut: [GRI 403-6]
1. Medical check up setahun sekali.                                1. Annual medical check-ups.
2. Evaluasi risiko kesehatan.                                      2. Health risk assessment.
3. Pengukuran kelembaban, pencahayaan dan                          3. Me asurement of humidit y, lighting, and
     suhu ruangan.                                                     room temperature.
4. Pemeriksaan biometric.                                          4. Biometric screening.
5. Pemeriksaan bio-monitoring air minum.                           5. Drinking water bio-monitoring.
6. Poster-poster yang mendorong pola hidup sehat.                  6. Posters promoting a healthy lifestyle.
7. Pengukuran ergonomi.                                            7. Ergonomic assessments.
8. Program olah raga karyawan.                                     8. Employee fitness program.
9. Penyelenggaraan pelayanan kesehatan tenaga kerja                9. Provision of occupational health services
10. Memfasilitasi program ASI Eksklusif                            10. Facilitating exclusive breastfeeding programs
11. Memfasilitasi konseling kesehatan kerja                        11. Facilitating occupational health counseling
12. Penyediaan dan pemberian APD untuk pencegahan                  12. Provision and distribution of PPE to prevent disease
     penularan penyakit                                                transmission
13. Memfasilitasi program gizi pekerja                             13. Facilitating worker nutrition programs
14. Health Prevention Event                                        14. Health Prevention Event
15. Penanganan penyakit di tempat kerja                            15. Management of workplace illnesses

Guna mewujudkan work-life balance bagi seluruh                     To achieve work-life balance for all employees, ADHI
karyawan, ADHI memfasilitasi berbagai infrastruktur dan            facilitates various infrastructure and platforms for
wadah kreativitas. Untuk itu, Perseroan menyediakan                creativity. To that end, the Company provides the
ADHI Sports Centre di Kantor ADHI Pasar Minggu yang                ADHI Sports Center at the the ADHI Pasar Minggu
dilengkapi dengan lapangan badminton, tenis, dan futsal            Office, equipped with badminton, tennis, and futsal
sebagai pusat aktivitas fisik. Selain fasilitas fisik, ADHI juga   courts as a hub for physical activities. In addition to
mendukung penuh pembentukan berbagai komunitas                     physical facilities, ADHI fully supports the formation
minat dan bakat bagi Insan ADHI. Wadah ini mencakup                of various interest and talent communities for ADHI
bidang olahraga seperti bersepeda, bola basket, dan tenis,         employees. These platforms cover sports such as
hingga bidang seni seperti fotografi dan videografi, yang          cycling, basketball, and tennis, as well as arts such as
bertujuan untuk mempererat soliditas serta keseimbangan            photography and videography, aimed at strengthening
hidup karyawan. [GRI 403-6]                                        solidarity and employees’ work-life balance. [GRI 403-6]
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                           Sustainability Report 2025
Page 220
220
                  Kinerja Sosial
                  Social Performance




Penghargaan K3                                                             OHS Awards

Kesungguhan Perseroan dalam mengimplementasikan                            The Company’s commitment to implementing superior
standar K3 yang unggul mendapatkan pengakuan luas                          OHS standards has received widespread recognition
dari berbagai pemangku kepentingan. Keberhasilan dalam                     from various stakeholders. Success in creating a safe
menciptakan ekosistem kerja yang aman selama tahun                         work ecosystem in 2025 is reflected in the achievement
2025 tercermin dari pencapaian sejumlah penghargaan                        of several prestigious awards from external parties,
prestisius dari pihak eksternal di antaranya:                              including:


 Waktu Perolehan                                      Nama Penghargaan                                           Penyelenggara
  Recipient Date                                        Award Name                                                 Organizer

 13 Januari 2025          Penghargaan K3 Award Provinsi Jawa Timur Tahun 2025 Kategori Zero              Gubernur Jawa Timur
 January 13, 2025         Accident, Proyek RSUD Eka Cendrarini Surabaya                                  East Java Governor
                          2025 East Java Province OHS Award, Zero Accident Category, Eka Cendrarini
                          General Hospital Project, Surabaya

 14 Februari 2025         Penghagaan Penerapan K3 Terbaik oleh ASTRA Tol Cipali 2025                     Astra Tol Cikopo - Palimanan
 February 14, 2025        Best OHS Implementation Award by ASTRA Tol Cipali 2025

 27 Februari 2025         2nd Runner Up Contractor Pada ajang SHES Awards 2025                           MRT JAKARTA
 February 27, 2025        2nd Runner-Up Contractor at the 2025 SHES Awards

 11 Maret 2025            Pembangunan Balok Pier Head Portal Terpanjang dengan Sistem Perancah/          Rekor Indonesia MURI
 March 11, 2025           Heavy Shoring Free-Standing (Jalan Tol Yogyakarta – Bawen, 55,2 m)             MURI Indonesian Record
                          Construction of the Longest Portal Pier Head Beam Using a Free-Standing
                          Scaffolding/Heavy Shoring System (Yogyakarta–Bawen Toll Road, 55.2 m)

 19 Maret 2025            Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2025 With the predicate :       SWA Media Group
 March 19, 2025           EXCELLENT

 24 April 2025            Penghargaan K3 Award Provinsi Banten Tahun 2025 Katergori Zero Accident,       Pemprov Banten
 April 24, 2025           P2K3 dan HIV-AIDS Proyek Tol Serpan Seksi 3                                    Banten Provincial Government
                          Banten Province OHS Award 2025 in the Zero Accident, P2K3, and HIV-AIDS
                          Categories for the Serpan Toll Road Section 3 Project

 26 Juni 2025             Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV & AIDS di Tempat Kerja Proyek        Gubernur Kalimantan Timur
 June 26, 2025            Sarana Prasarana Pemerintahan II di IKN Peringkat Gold                         East Kalimantan Governor
                          Workplace HIV & AIDS Prevention and Control Program for Government
                          Infrastructure Project II in IKN – Gold Rating

 26 Juni 2025             Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV & AIDS di Tempat Kerja Proyek        Gubernur Kalimantan Timur
 June 26, 2025            Sarana Prasarana 1B IKN Peringkat Platinum                                     East Kalimantan Governor
                          Workplace HIV & AIDS Prevention and Control Program for Infrastructure
                          Project 1B in IKN – Platinum Rating

 26 Juni 2025             Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV & AIDS di Tempat Kerja Proyek        Gubernur Kalimantan Timur
 June 26, 2025            RS IKN Peringkat Platinum                                                      East Kalimantan Governor
                          Workplace HIV & AIDS Prevention and Control Program for IKN Hospital Project
                          – Platinum Rating

 26 Juni 2025             Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV & AIDS di Tempat Kerja Proyek        Gubernur Kalimantan Timur
 June 26, 2025            Adhi Jakon/ Otorita IKN                                                        East Kalimantan Governor
                          Workplace HIV & AIDS Prevention and Control Program for the Adhi Jakon/IKN
                          Authority Project

 26 Juni 2025             Piagam Penghargaan Zero Accident Proyek Adhi Jakon/ Otorita IKN                Gubernur Kalimantan Timur
 June 26, 2025            Zero Accident Award Certificate for the Adhi Jakon/IKN Authority Project       East Kalimantan Governor

 26 Juni 2025             Piagam Penghargaan Zero Accident Proyek Sarana Prasarana 1B IKN                Gubernur Kalimantan Timur
 June 26, 2025            Zero Accident Award Certificate for the IKN Infrastructure Project 1B          East Kalimantan Governor

 26 Juni 2025             Piagam Penghargaan Zero Accident Proyek Site Rumah Susun Polri dan BIN         Gubernur Kalimantan Timur
 June 26, 2025            Zero Accident Award Certificate for the Police and BIN Apartment Complex       East Kalimantan Governor
                          Site Project

 26 Juni 2025             Piagam Penghargaan Zero Accident Proyek RS IKN                                 Gubernur Kalimantan Timur
 June 26, 2025            Zero Accident Award Certificate for the IKN Hospital Project                   East Kalimantan Governor

 26 Juni 2025             Piagam Penghargaan Program Penanggulangan Tuberkulosis di Tempat Kerja         Gubernur Kalimantan Timur
 June 26, 2025            Pada Proyek RS IKN Peringkat Gold                                              East Kalimantan Governor
                          Award Certificate for the Tuberculosis Control Program at the Workplace for
                          the IKN Hospital Project (Gold Rating)




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                       PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 221
                                                                                                                                     221
                                                                                                                Kinerja Sosial
                                                                                                          Social Performance




 Waktu Perolehan                                    Nama Penghargaan                                              Penyelenggara
  Recipient Date                                      Award Name                                                    Organizer

 26 Juni 2025           Piagam Penghargaan Program Penanggulangan Tuberkulosis di Tempat Kerja           Gubernur Kalimantan Timur
 June 26, 2025          Pada Proyek Sarana Prasarana 1B IKN Peringkat Platinum
                        Award Certificate for the Tuberculosis Control Program at the Workplace for      East Kalimantan Governor
                        IKN Infrastructure 1B Project (Platinum Rating)

 26 September 2025      Project Building Folded Box Board (FBB1) IKPP Kerawang Without LTI Accident      Owner Sinarmas
 September 26, 2025     Project Building Folded Box Board (FBB1) IKPP Kerawang Without LTI Accidents     Sinarmas Owner

 20 Oktober 2025        Indonesia Green Awards 2025 dalam kategori “Menghitung Jejak Karbon”             La Tofi School of Social
 October 20, 2025       melalui inisiatif Digitalisasi Perhitungan Jejak Karbon Perusahaan yang meraih   Responsibility
                        predikat Platinum Alignment
                        Indonesia Green Awards 2025 in the “Carbon Footprint Calculation” category
                        through the Corporate Carbon Footprint Calculation Digitalization initiative,
                        which received the Platinum Alignment designation




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                      Sustainability Report 2025
Page 222
222
              Kinerja Sosial
              Social Performance




Teguh Merawat Kepercayaan Pelanggan
Consistently Maintaining Customer Trust




Pelanggan dan pemberi kerja memiliki peran strategis      Customers and employers play a strategic role in
dalam menjaga keberlangsungan usaha ADHI. Sebagai         ensuring the sustainability of ADHI’s business. As a
perusahaan konstruksi terkemuka, Perseroan sangat         leading construction company, the Company relies
bergantung pada tingkat kepercayaan dan kepuasan          heavily on the level of customer trust and satisfaction in
pelanggan dalam pelaksanaan berbagai proyek               the execution of various strategic projects. Every project
strategis. Setiap proyek yang dikerjakan tidak semata-    undertaken is not merely a contractual relationship, but
mata merupakan hubungan kontraktual, melainkan            a manifestation of ADHI’s commitment to delivering
wujud komitmen ADHI untuk menghadirkan hasil kerja        high-quality work that aligns with customer needs and
berkualitas tinggi yang sejalan dengan kebutuhan dan      expectations. Therefore, effective customer relationship
ekspektasi pelanggan. Oleh karena itu, pengelolaan        management and a deep understanding of their
hubungan pelanggan yang baik serta pemahaman yang         needs are top priorities in conducting the Company’s
mendalam terhadap kebutuhan mereka menjadi prioritas      business operations.
utama dalam menjalankan kegiatan usaha Perseroan.

Di samping itu, pelanggan dan pemberi kerja berperan      Furthermore, customers and clients play a crucial
penting dalam mendorong inovasi serta peningkatan         role in driving innovation and improving the quality of
kualitas layanan ADHI. Dinamika persaingan industri       ADHI’s services. The increasingly intense dynamics
konstruksi yang semakin ketat menuntut Perseroan          of competition in the construction industry require the
untuk senantiasa beradaptasi terhadap perkembangan        Company to continuously adapt to advancements in
teknologi, regulasi, dan standar keberlanjutan. Masukan   technology, regulations, and sustainability standards.
dan umpan balik dari pelanggan menjadi bagian             Customer input and feedback are an integral part
integral dalam proses evaluasi dan penyempurnaan          of the process of evaluating and refining business
strategi bisnis, baik dari aspek teknis, operasional,     strategies, whether from a technical, operational, or
maupun pelayanan. Melalui respons yang proaktif           service perspective. Through proactive responses to
terhadap kebutuhan pelanggan, ADHI memastikan             customer needs, ADHI ensures that every project not
setiap proyek tidak hanya memenuhi spesifikasi teknis,    only meets technical specifications but also provides
tetapi juga memberikan nilai tambah bagi seluruh          added value for all stakeholders.
pemangku kepentingan.

Lebih lanjut, reputasi dan loyalitas pelanggan menjadi    Furthermore, customer reputation and loyalty
faktor kunci dalam mendukung keberlanjutan bisnis         are key factors in supporting the sustainability of
ADHI. Tingkat kepuasan pelanggan yang tinggi membuka      ADHI’s business. High customer satisfaction opens
peluang perolehan proyek baru, baik dari sektor           opportunities for securing new projects, both from
pemerintah maupun swasta. Untuk itu, Perseroan secara     the government and private sectors. To this end, the
konsisten membangun kepercayaan jangka panjang            Company consistently builds long-term trust through
melalui pelayanan yang profesional, transparansi dalam    professional service, transparency in every business
setiap proses bisnis, serta penyelesaian proyek yang      process, and the timely completion of projects in
tepat waktu dan sesuai standar mutu. Upaya tersebut       accordance with quality standards. These efforts
memperkuat posisi ADHI sebagai perusahaan konstruksi      strengthen ADHI’s position as a reliable, competitive,
yang andal, berdaya saing, dan berkelanjutan.             and sustainable construction company.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                  PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 223
                                                                                                                223
                                                                                             Kinerja Sosial
                                                                                       Social Performance




Landasan Kebijakan                                          Policy Framework

Pemenuhan tanggung jawab ADHI terhadap konsumen             ADHI fulfills its responsibilities toward consumers by
dilaksanakan dengan berpedoman pada berbagai                adhering to various legal regulations, particularly the
ketentuan peraturan perundang-undangan, khususnya           Consumer Protection Act under Law No. 8 of 1999,
Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan         along with its implementing regulations. In addition,
Konsumen, beserta peraturan pelaksanaannya. Selain          the Company also upholds the privacy of customers
itu, Perseroan juga memegang teguh privasi pelanggan        and employees as stipulated in Law No. 27 of 2022 on
dan pemberi kerja sebagaimana diatur dalam Undang-          Personal Data Protection (PDP Law).
Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data
Pribadi (UU PDP) .

Konsep Sistem Manajemen Mutu                                Quality Management System Concept

Upaya ADHI dalam menyediakan produk dan layanan             ADHI’s efforts to provide superior products and services
yang unggul kepada konsumen dilaksanakan dengan             to consumers are carried out in accordance with
berpedoman pada berbagai regulasi dan standar, antara       various regulations and standards, including through
lain melalui penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO            the implementation of the ISO 9001:2015 Quality
9001:2015. Dengan mengacu pada sistem manajemen             Management System. By adhering to this quality
mutu tersebut, Perseroan memastikan pemenuhan               management system, the Company ensures compliance
seluruh persyaratan pengguna jasa sesuai dengan ruang       with all service user requirements in accordance with
lingkup pekerjaan, anggaran, serta jangka waktu yang        the scope of work, budget, and agreed-upon timeline.
telah disepakati. Penerapan Sistem Manajemen Mutu ini       The implementation of this Quality Management
merupakan wujud tanggung jawab dan komitmen ADHI            System is a manifestation of ADHI’s responsibility and
dalam menghormati serta melindungi hak-hak konsumen         commitment to respecting and protecting consumer
sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-               rights as stipulated in consumer protection laws and
undangan di bidang perlindungan konsumen. Adapun            regulations. The Quality Management System (SMM)
konsep Sistem Manajemen Mutu (SMM) yang menjadi             concepts that serve as ADHI’s reference include:
acuan ADHI meliputi:
1. Fokus kepada pelanggan                                   1.   Customer Focus
2. Kepemimpinan                                             2.   Leadership
3. Keterlibatan orang                                       3.   Involvement of people
4. Pendekatan proses                                        4.   Process approach
5. Peningkatan                                              5.   Improvement
6. Pengambilan keputusan berbasis bukti                     6.   Evidence-based decision-making
7. Manajemen hubungan                                       7.   Relationship management

Layanan Setara untuk Konsumen [OJK F.17]                    Equal Service for Consumers [OJK F.17]

ADHI menjunjung tinggi prinsip kesetaraan layanan           ADHI upholds the principle of service equality in
dalam menjalankan kegiatan usahanya dengan                  conducting its business activities by ensuring that
memastikan setiap konsumen atau pelanggan                   every consumer or customer receives fair and equal
memperoleh perlakuan yang adil dan setara. Perseroan        treatment. The Company does not discriminate in its
tidak melakukan pembedaan layanan berdasarkan suku,         services based on ethnicity, religion, race, skin color,
agama, ras, warna kulit, pandangan politik, maupun          political views, or other backgrounds. This commitment
latar belakang lainnya. Komitmen tersebut sejalan           aligns with Article 7(c) of the Consumer Protection
dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen                  Law, which requires businesses to treat and serve
Pasal 7 huruf c, yang mewajibkan pelaku usaha untuk         consumers fairly, honestly, and without discrimination.
memperlakukan dan melayani konsumen secara benar,           The explanation of this article further emphasizes the
jujur, dan tidak diskriminatif. Penjelasan pasal tersebut   prohibition against businesses discriminating against
juga menegaskan larangan bagi pelaku usaha untuk            consumers, whether in the provision of services or the
membeda-bedakan konsumen, baik dalam pemberian              quality of service provided.
layanan maupun mutu pelayanan yang diberikan.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                   Sustainability Report 2025
Page 224
224
              Kinerja Sosial
              Social Performance




Lebih lanjut, penerapan perlakuan setara terhadap        Furthermore, the application of equal treatment toward
pelanggan merupakan bagian dari implementasi             customers is part of the implementation of the ADHI
Code of Conduct ADHI, khususnya dalam Pedoman            Code of Conduct, specifically in Guideline 8: Treating
8: Memperlakukan Mitra Bisnis ADHI dengan Adil.          ADHI Business Partners Fairly. In this context, “partners”
Dalam hal ini, yang dimaksud mitra di antaranya adalah   include customers. The required behavior is to treat
pelanggan. Perilaku yang harus dilakukan adalah          customers fairly, while the prohibited actions—or those
memperlakukan pelanggan dengan adil, sedangkan           to be avoided—are engaging in unfair practices.
larangan atau yang harus dihindari adalah melakukan
praktik yang tidak adil.

Informasi Produk/Jasa                                    Product/Service Information

ADHI menjunjung tinggi dan berkomitmen dalam             ADHI upholds and is committed to fulfilling consumers’
pemenuhan hak konsumen atas informasi yang               rights to accurate, clear, and honest information
benar, jelas, dan jujur sebagaimana diatur dalam         as stipulated in Article 4 of Law No. 8 of 1999 on
Pasal 4 Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang           Consumer Protection. This is also outlined in ADHI’s
Perlindungan Konsumen. Hal ini juga dituangkan ke        Public Information Disclosure Statement, in which the
dalam Maklumat Keterbukaan Informasi Publik ADHI         Company commits to:
di mana perusahaan berkomitmen untuk:
1. Menyediakan Informasi Publik secara cepat, tepat,     1. Provide Public Information promptly, appropriately,
    dan akurat.                                             and accurately.
2. Memberikan Pelayanan Informasi Publik dengan          2. Deliver Public Information Services responsibly
    bertanggung jawab dan tepat waktu.                      and promptly.
3. Memberikan kemudahan untuk mendapatkan                3. Facilitate access to Public Information.
    Informasi Publik.
4. Menyediakan sumber daya manusia yang siap             4. Provide human resources capable of delivering
    melakukan pelayanan informasi secara handal             reliable and competent information services.
    dan kompeten.
5. Memastikan seluruh pengguna Informasi Publik          5. Ensuring that all users of Public Information and
    dan fasilitas pelayanan mendapat perlakuan yang         service facilities are treated fairly and in accordance
    adil dan sesuai dengan ketentuan dan tata tertib        with applicable regulations and rules.
    yang berlaku.
6. Melakukan pengawasan, evaluasi, dan perbaikan         6. Conducting continuous monitoring, evaluation, and
    kinerja pelaksana secara berkelanjutan.                 improvement of service providers’ performance.

Untuk memenuhi hak tersebut, Perseroan menyediakan       To fulfill these rights, the Company provides transparent
informasi terkait produk dan layanan secara transparan   information regarding its products and services
melalui situs web resmi perusahaan, www.adhi.co.id,      through its official website, www.adhi.co.id, which
yang dapat diakses dengan mudah kapan saja dan di        can be easily accessed anytime and anywhere. In
mana saja. Selain melalui situs resmi perusahaan, ADHI   addition to the Company’s official website, ADHI also
juga menyediakan Layanan Informasi Publik yang dapat     provides a Public Information Service accessible at
diakses pada https://adhi.co.id/ppid/ yang bertujuan     https://adhi.co.id/ppid/, aimed at delivering more
untuk memberikan informasi-informasi yang lebih          comprehensive information tailored to the requests
komprehensif sesuai dengan permintaan dan kebutuhan      and needs of applicants. The provision of clear and
pemohon. Penyediaan informasi yang jelas dan akurat      accurate information is not only a form of compliance
tidak hanya merupakan bentuk kepatuhan terhadap          with applicable regulations but also reflects ADHI’s
regulasi yang berlaku, tetapi juga mencerminkan          commitment to marketing products and services fairly
komitmen ADHI dalam memasarkan produk dan layanan        and responsibly. [GRI 3-3, 417-1]
secara adil serta bertanggung jawab. [GRI 3-3, 417-1]

Selain menyediakam informasi produk secara               In addition to providing transparent product information,
transparan, ADHI juga menjunjung tinggi etika dalam      ADHI upholds ethical standards in all marketing activities
seluruh aktivitas pemasaran produk dan layanannya        for its products and services to customers. Through
kepada pelanggan. Melalui Code of Conduct, Perseroan     its Code of Conduct, the Company emphasizes the
menekankan penerapan prinsip kehati-hatian dalam         application of the principle of due diligence in marketing



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 225
                                                                                                               225
                                                                                            Kinerja Sosial
                                                                                      Social Performance




proses pemasaran dan produksi, termasuk kewajiban        and production processes, including the obligation
untuk menjaga mutu produk. Selaras dengan itu,           to maintain product quality. In line with this, ADHI
ADHI senantiasa mematuhi ketentuan dan standar           consistently adheres to applicable regulations and
yang berlaku dalam komunikasi pemasaran, termasuk        standards in marketing communications, including in
dalam periklanan, promosi, dan kegiatan sponsorship.     advertising, promotions, and sponsorship activities.
Pendekatan ini memastikan bahwa setiap aktivitas         This approach ensures that every marketing
pemasaran dilakukan secara profesional, transparan,      activity is conducted professionally, transparently,
dan bertanggung jawab.                                   and responsibly.

Penyampaian informasi yang jelas dan akurat mengenai     The provision of clear and accurate information
produk serta layanan tidak hanya merupakan bentuk        regarding products and services is not only a form of
kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, tetapi juga    compliance with applicable regulations but also reflects
mencerminkan komitmen ADHI dalam memasarkan              ADHI’s commitment to marketing products fairly and
produk secara adil dan bertanggung jawab. Dengan         responsibly. By providing open access to information,
menyediakan akses informasi yang terbuka, ADHI           ADHI ensures that consumers can make better-informed
memastikan bahwa konsumen dapat mengambil                decisions and understand every aspect of the services
keputusan dengan lebih baik dan memahami setiap          offered. [GRI 3-3]
aspek dari layanan yang ditawarkan. [GRI 3-3]

Kesungguhan ADHI dalam melaksanakan etika dan            ADHI’s dedication to upholding marketing ethics and
regulasi pemasaran teruji dengan tidak adanya laporan    regulations is evidenced by the absence of reports
maupun insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi         or incidents of non-compliance related to marketing
pemasaran pada tahun 2025 j, termasuk dalam aspek        communications in 2025, including in the areas of
periklanan, promosi, dan sponsorship. Hal tersebut       advertising, promotions, and sponsorships. This
menunjukkan konsistensi Perseroan dalam menerapkan       demonstrates the Company’s consistency in applying
praktik pemasaran yang etis, adil, dan sesuai dengan     ethical, fair, and legally compliant marketing practices.
ketentuan peraturan perundang-undangan yang              [GRI 417-2, 417-3]
berlaku. [GRI 417-2, 417-3]

Inovasi dan Pengembangan Produk dan/                     Product and/or Service Innovation and
atau Jasa [OJK F.26]                                     Development [OJK F.26]

Inovasi serta pengembangan produk dan layanan            Innovation and the development of products and
merupakan prioritas strategis ADHI dalam memenuhi        services are strategic priorities for ADHI in meeting
kebutuhan dan ekspektasi pelanggan. Pengembangan         customer needs and expectations. Innovation
inovasi bahkan telah ditetapkan sebagai salah satu       development has even been established as one of the
misi Perseroan. Upaya inovasi yang dilakukan tidak       Company’s missions. Innovation efforts are not only
hanya berfokus pada produk dan layanan, tetapi juga      focused on products and services but also encompass
mencakup strategi pemasaran serta aspek pendukung        marketing strategies and other supporting aspects to
lainnya guna meningkatkan daya saing dan menciptakan     enhance competitiveness and create sustainable value
nilai tambah yang berkelanjutan bagi pelanggan.          for customers.

Sepanjang tahun 2025, ADHI secara konsisten              Throughout 2025, ADHI consistently developed various
mengembangkan berbagai inovasi dan peningkatan           innovations and improvements to products and services
produk serta layanan yang berorientasi pada efisiensi,   focused on efficiency, quality enhancement, and
peningkatan kualitas, dan keberlanjutan. Berbagai        sustainability. These initiatives reflect the Company’s
inisiatif tersebut mencerminkan komitmen Perseroan       commitment to delivering optimal solutions for
dalam menghadirkan solusi yang optimal bagi pelanggan    customers and all stakeholders. The innovations and
dan seluruh pemangku kepentingan. Adapun inovasi dan     product and service developments implemented by
pengembangan produk dan layanan yang dilaksanakan        ADHI throughout 2025 include the following:
ADHI selama tahun 2025 di antaranya sebagai berikut:
1. Inovasi teknologi digital yaitu platform AI 8D -      1.   Digital technology innovation, i.e., the AI 8D - BISMA
     BISMA (BIM Safety Management ADHI) yang                  (ADHI BIM Safety Management) platform, which
     mengintegrasikan 3D model proyek dengan sistem           integrates 3D project models with occupational
     keselamatan kerja. Platform ini mampu memplot            safety systems. This platform can automatically plot



PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                  Sustainability Report 2025
Page 226
226
              Kinerja Sosial
              Social Performance




   otomatis kebutuhan safety seperti safety net,            safety requirements such as safety nets, barriers,
   barrier, safety sign dan elemen K3 lainnya langsung      safety signs, and other OHS elements directly onto
   di 3D modelnya, serta menghitung anggarannya             the 3D model, as well as accurately calculate the
   secara akurat untuk mendukung penerapan                  budget to support the implementation of safe and
   konstruksi aman dan berkelanjutan. Inovasi ini           sustainable construction. This innovation is the
   merupakan yang pertama di Indonesia dan telah            first of its kind in Indonesia and has received a
   mendapatkan sertifikat Hak Cipta dari Direktorat         Copyright Certificate from the Intellectual Property
   Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum          Directorate General, Ministry of Law of the Republic
   Republik Indonesia.                                      of Indonesia.
2. Inovasi sistem modular box dengan brand MoBox,        2. The modular box system innovation under the MoBox
   yaitu unit portabel yang dirancang sebagai ruang         brand, which consists of portable units designed
   pendukung proyek dengan konsep plug and play.            as project support spaces with a plug-and-play
   MoBox dapat difungsikan sebagai kantor proyek.           concept. MoBox can function as a project office.
   Inovasi ini meningkatkan efisiensi mobilisasi,           This innovation enhances mobilization efficiency,
   mengurangi kebutuhan bangunan sementara,                 reduces the need for temporary structures,
   serta mengurangi limbah dan mendukung prinsip            minimizes waste, and supports the principles of
   konstruksi hijau dan berkelanjutan.                      green and sustainable construction.
3. Inovasi penggunaan enertainer (powerbank) sebagai     3. The innovation of using an enertainer (power
   power supply pada Proyek Pembangunan Gedung              bank) as a power supply for the DKUT Building
   DKUT serta Fasilitas Pendukung DKUT BI Gresik.           Construction Project and the DKUT BI Gresik
   Proyek pembangunan DKUT BI Gresik berlokasi di           Support Facilities. The DKUT BI Gresik construction
   kawasan JIIPE yang tidak dapat langsung terhubung        project is located in the JIIPE area, which cannot be
   ke jaringan listrik PLN. Sebagai bentuk inovasi          directly connected to the PLN power grid. As a form
   efisiensi energi, tim proyek mengimplementasikan         of energy efficiency innovation, the project team
   kombinasi satu unit Power Bank dan satu unit genset      implemented a combination of one power bank unit
   untuk menggantikan empat unit genset sebelumnya.         and one generator set to replace the previous four
   Inovasi ini mampu memenuhi kebutuhan listrik tiga        generator sets. This innovation optimally meets
   unit tower crane dan direksi keet secara optimal,        the electricity needs of three tower cranes and the
   sekaligus menekan konsumsi bahan bakar,                  project office, while reducing fuel consumption,
   mengurangi emisi karbon 82%, dan mendukung               cutting carbon emissions by 82%, and supporting
   komitmen perusahaan terhadap praktik operasional         the Company’s commitment to more environmentally
   yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.           friendly and sustainable operational practices.
4. Inovasi BioSmart Concrete (BSC) pada Proyek           4. BioSmart Concrete (BSC) Innovation in the Solo-
   Pembangunan Jalan Tol Solo Yogyakarta. BSC adalah        Yogyakarta Toll Road Construction Project. BSC
   beton ramah lingkungan dengan penggunaan semen           is an eco-friendly concrete with minimal cement
   minimum dengan kuat tekan tinggi serta beton ini         usage yet high compressive strength; this concrete
   mempunyai kemampuan untuk memperbaiki retakan            possesses the ability to self-heal cracks without
   secara mandiri tanpa intervensi manusia atau self-       human intervention—or self-healing concrete—
   healing concrete (beton penyembuh diri) dengan           with the assistance of microorganisms. BSC
   bantuan mikroorganisme. Implementasi BSC dapat           implementation can lead to cost and time savings for
   berdampak pada penghematan biaya dan waktu               concrete repairs. Additionally, the use of fly ash as
   untuk repair beton. Di samping itu, penggunaan fly       a cement substitute in BSC production contributes
   ash sebagai subtitusi semen dalam produksi BSC           to reducing carbon emissions.
   juga berkontribusi dalam menekan emisi karbon.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 227
                                                                                                                   227
                                                                                                Kinerja Sosial
                                                                                          Social Performance




5. Inovasi digital BIMO 2.0 digunakan untuk                    5. The BIMO 2.0 digital innovation is used to support an
   mendukung alur kerja pengelolaan BIM yang efisien              efficient and integrated BIM management workflow.
   dan terintegrasi. Selain itu, kebutuhan koordinasi             Furthermore, the need for BIM project coordination
   dan kolaborasi proyek BIM memerlukan aplikasi                  and collaboration requires a Common Data
   Common Data Environment (CDE) yang terkelola                   Environment (CDE) app that is managed internally
   secara internal dan berkelanjutan. Oleh karena                 and sustainably. Therefore, the development of BIMO
   itu, pengembangan BIMO 2.0 diarahkan sebagai                   2.0 is aimed at creating an integrated platform that
   platform terintegrasi yang berfungsi sebagai                   serves as a tool for monitoring BIM implementation,
   sarana monitoring implementasi BIM, kolaborasi                 project collaboration and coordination, and connects
   dan koordinasi proyek, serta terhubung dengan                  with existing internal, web-based, and mobile
   aplikasi internal eksisting, berbasis web dan mobile,          apps to enhance the effectiveness, efficiency,
   guna meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan tata             and governance of BIM at ADHI. In addition to
   kelola BIM di ADHI. Selain mendukung peningkatan               supporting improved BIM implementation and
   implementasi dan kolaborasi BIM, pengembangan                  collaboration, the development of BIMO 2.0 is
   BIMO 2.0 juga diarahkan untuk mendukung integrasi              aimed at supporting the integration of the Quality
   Sistem Manajemen Mutu (ISO) di lingkungan                      Management System (ISO) within ADHI through
   ADHI melalui penambahan menu ISO terintegrasi.                 the addition of an integrated ISO menu. This menu
   Menu ini dirancang untuk mengelola proses audit,               is designed to manage audit processes, evidence,
   eviden, dokumen, serta notifikasi dalam satu sistem            documents, and notifications within a single
   terpadu yang mudah dipantau dan diakses lintas                 integrated system that is easy to monitor and access
   unit kerja. Dengan sistem terpusat, pengelolaan                across departments. With a centralized system,
   eviden ISO dapat dilakukan secara berkelanjutan,               ISO evidence management can be conducted
   terdokumentasi dengan baik, dan tersedia secara                continuously, well-documented, and available
   real time, sehingga pelaksanaan ISO tidak lagi                 in real time, ensuring that ISO implementation is
   bersifat administratif atau reaktif menjelang audit.           no longer merely administrative or reactive in the
   Implementasi ini mendorong penerapan standar ISO               lead-up to audits. This implementation promotes
   yang lebih substansial dan terintegrasi dalam proses           the adoption of more substantial and integrated
   kerja harian, sekaligus memastikan kepatuhan                   ISO standards within daily work processes, while
   terhadap standar ISO menjadi bagian dari budaya                ensuring compliance with ISO standards becomes
   kerja organisasi, bukan sekadar pemenuhan                      part of the organization’s work culture, rather than
   dokumen saat audit.                                            merely fulfilling documentation requirements
                                                                  during audits.
6. A D H I M A R K E T I N G E L E K T R O N I K ( A M E L )   6. ADHI MARKETING ELEKTRONIK (AMEL) is an
   merupakan inovasi platform CRM terintegrasi                    innovative integrated CRM platform that bridges
   yang menjembatani seluruh pengguna lintas                      all users across departments and subsidiaries at PT
   departemen dan anak usaha di PT Adhi Karya                     Adhi Karya (Persero) Tbk. This platform serves as a
   (Persero) Tbk. Platform ini berfungsi sebagai                  central hub for consolidating marketing data within
   pusat konsolidasi data pemasaran dalam satu                    a unified system, making data processing faster,
   sistem terpadu sehingga proses pengolahan data                 more efficient, and standardized. Through AMEL,
   menjadi lebih cepat, efisien, dan terstandarisasi.             the data presented is more valid and accountable as
   Melalui AMEL, data yang disajikan lebih valid dan              it avoids redundancy. The platform is also capable
   dapat dipertanggungjawabkan karena terhindar dari              of generating new insights from data analysis, such
   redundansi. Platform ini juga mampu menghasilkan               as information on competitors, partners, and project
   insight baru hasil analisis data, seperti informasi            data supporting RKAP preparation. Additionally, the
   competitor, partner, serta data proyek pendukung               digitization of analysis and reporting processes
   penyusunan RKAP. Selain itu, digitalisasi proses               via AMEL drives cost efficiency by reducing
   analisis dan pelaporan melalui AMEL mendorong                  reliance on manual and paper-based processes.
   efisiensi biaya dengan mengurangi ketergantungan               By optimizing digital marketing business processes,
   pada proses manual dan paper-based. Dengan                     AMEL strengthens the development of a high-value
   optimalisasi proses bisnis pemasaran secara                    strategic database as a source of lessons learned
   digital, AMEL memperkuat pembentukan bank data                 and the foundation for market development analysis
   strategis yang bernilai tinggi sebagai sumber lesson           for PT Adhi Karya (Persero) Tbk in the future.
   learned dan dasar analisis pengembangan pasar PT
   Adhi Karya (Persero) Tbk di masa depan.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                      Sustainability Report 2025
Page 228
228
              Kinerja Sosial
              Social Performance




Evaluasi Keamanan Produk dan Jasa                          Evaluation of Product and Service Safety
terhadap Pelanggan [OJK F.27]                              for Customers [OJK F.27]

ADHI menjamin bahwa setiap produk yang dihasilkan          ADHI guarantees that every product it manufactures
memenuhi standar keamanan dan kualitas yang                meets high safety and quality standards, ensuring they
tinggi sehingga aman bagi konsumen dan pengguna.           are safe for consumers and users. This guarantee is
Jaminan tersebut didukung oleh proses pabrikasi            supported by a manufacturing process that adheres to
yang menerapkan standar keselamatan dan kesehatan          occupational safety and health standards in accordance
kerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-         with applicable laws and regulations. Every stage—from
undangan yang berlaku. Seluruh tahapan, mulai dari         licensing and certification to distribution—is strictly
perizinan, sertifikasi, hingga distribusi, dilaksanakan    enforced to ensure product safety and reliability. The
secara ketat untuk memastikan keamanan dan                 Company also ensures that all products produced
keandalan produk. Perseroan juga memastikan bahwa          (100%) meet safety standards and relevant regulations,
seluruh produk yang dihasilkan (100%) telah memenuhi       and are subject to continuous monitoring and evaluation
standar keselamatan serta regulasi yang relevan, dan       to guarantee their quality and safety.
berada dalam pengawasan serta evaluasi berkelanjutan
guna menjamin mutu dan keamanannya.

Dalam rangka melindungi keselamatan pemilik                To protect the safety of project owners, customers, and
proyek, pelanggan, serta pemangku kepentingan              other stakeholders, ADHI assigns Quality, Health, Safety,
lainnya, ADHI menugaskan petugas Quality, Health,          and Environment (QHSE) officers in operational areas to
Safety, and Environment (QHSE) di area operasional         provide safety inductions to every visitor. This activity
untuk memberikan safety induction kepada setiap            covers the explanation of visitors’ responsibilities,
pengunjung. Kegiatan ini mencakup penyampaian              potential risks, and hazards at the worksite, as well
kewajiban pengunjung, potensi risiko dan bahaya di         as other important information, such as the location
lokasi kerja, serta informasi penting lainnya, seperti     of public facilities, evacuation routes, and assembly
lokasi fasilitas umum, jalur evakuasi, dan titik kumpul.   points. This measure is part of the Company’s efforts
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya               to support the achievement of the zero-accident target
Perseroan dalam mendukung pencapaian target zero           through the consistent implementation of Occupational
accident melalui penerapan Kesehatan dan Keselamatan       Health and Safety (OHS).
Kerja (K3) secara konsisten.

Selain itu, ADHI melakukan penilaian dan pengujian         Additionally, ADHI conducts quality assessments and
kualitas terhadap setiap produk sebelum proses serah       testing on every product prior to handover to customers.
terima kepada pelanggan. Perseroan juga memberikan         The Company also provides signage and warnings
penandaan dan peringatan pada area atau fasilitas          in areas or facilities with specific risk levels, such as
dengan tingkat risiko tertentu, seperti instalasi          high-voltage installations or potential short circuits, to
bertegangan tinggi atau potensi arus pendek, guna          minimize safety risks for users.
meminimalkan risiko keselamatan bagi pengguna.

Lebih lanjut, sebagai wujud penerapan tata kelola          Furthermore, as a manifestation of good corporate
perusahaan yang baik, ADHI memastikan bahwa                governance, ADHI ensures that all products and services
seluruh produk dan layanan yang dihasilkan senantiasa      produced consistently comply with Occupational Health
mematuhi ketentuan Keselamatan dan Kesehatan               and Safety (OHS) regulations. Throughout 2025, the
Kerja (K3). Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak          Company recorded no incidents of non-compliance
mencatat adanya insiden ketidakpatuhan terhadap            with the Occupational Safety and Health standards
standar keselamatan dan kesehatan kerja terkait produk     regarding the products or services produced, reflecting
maupun jasa yang dihasilkan, yang mencerminkan             ADHI’s strong commitment to maintaining safety and
komitmen kuat ADHI dalam menjaga keselamatan dan           quality on an ongoing basis.
kualitas secara berkelanjutan.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                   PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 229
                                                                                                              229
                                                                                           Kinerja Sosial
                                                                                     Social Performance




Dampak Produk/Jasa [OJK F.28]                            Impact of Products/Services [OJK F.28]

Pembangunan infrastruktur melalui berbagai proyek        Infrastructure development through various construction
konstruksi, seperti jalan, jembatan, dan bendungan,      projects, such as roads, bridges, and dams, plays a
memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan     strategic role in driving national economic growth. As
ekonomi nasional. Sebagai perusahaan jasa konstruksi,    a construction services company, ADHI is committed
ADHI berkomitmen untuk berkontribusi aktif dalam         to actively contributing to infrastructure development
pembangunan infrastruktur di berbagai sektor di          across various sectors in Indonesia. Throughout 2025,
Indonesia. Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah         the Company has undertaken and completed several
mengerjakan dan menyelesaikan sejumlah proyek            projects, including the Construction of Public Schools,
antara lain Pembangunan Sekolah Rakyat, Satuan           the Nutrition Fulfillment Service Unit – Package 2, and
Pelayanan Pemenuhan Gizi – Paket 2, dan Irigasi.         Irrigation. The implementation of these projects has
Pembangunan proyek tersebut memberikan dampak            had a positive impact on the community, including
positif bagi Masyarakat diantaranya peningkatan          improved educational quality, enhanced nutritional
kualitas pendidikan, peningkatan asupan gizi, serta      intake, and increased food security. The completion
peningkatan ketahanan pangan. Penyelesaian proyek        of these projects is expected to contribute to domestic
ini diharapkan dapat berkontribusi ke sasaran-sasaran    goals, such as the President’s Asta Cita, as well as
domestik dalam bentuk Asta Cita Presiden, maupun ke      global goals like the Sustainable Development Goals.
sasaran-sasaran global serperti Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan.

Di sisi lain, Perseroan menyadari bahwa pelaksanaan      On the other hand, the Company recognizes that the
proyek konstruksi berpotensi menimbulkan dampak          implementation of construction projects has the potential
lingkungan akibat perubahan bentang alam. Dampak         to cause environmental impacts due to changes in
tersebut antara lain berupa deforestasi, pencemaran      the landscape. These impacts include deforestation,
air, tanah, dan udara, serta gangguan terhadap habitat   water, soil, and air pollution, as well as disturbances
alami. Untuk memitigasi potensi dampak negatif           to natural habitats. To mitigate these potential negative
tersebut, ADHI telah menerapkan berbagai upaya           impacts, ADHI has implemented various environmental
pengelolaan lingkungan antara lain melalui penanaman     management efforts, including tree planting, waste
pohon, pengolahan limbah, serta pemanfaatan kembali      treatment, and the reuse of project waste in accordance
limbah proyek sesuai dengan ketentuan yang berlaku.      with applicable regulations.

Selain dampak lingkungan, kegiatan konstruksi juga       In addition to environmental impacts, construction
berpotensi memengaruhi lahan dan permukiman              activities may affect community land and settlements,
masyarakat sehingga memerlukan proses pembebasan         necessitating a land acquisition process prior to project
lahan sebelum proyek dilaksanakan. Dalam rangka          implementation. To minimize social impacts, the
meminimalkan dampak sosial, pendekatan musyawarah        principles of consensus-building through consultation
untuk mufakat dan penerapan solusi yang saling           and the application of mutually beneficial solutions
menguntungkan (win-win solution) menjadi prinsip         (win-win solutions) are paramount, including, if
utama, termasuk apabila diperlukan opsi pemindahan       necessary, options for the relocation and resettlement
dan permukiman kembali masyarakat terdampak.             of affected communities. However, as of December 31,
Namun demikian, hingga 31 Desember 2025, tidak           2025, no residents have had to relocate or undergo
terdapat penduduk yang harus berpindah atau menjalani    resettlement due to projects undertaken by ADHI, as all
permukiman kembali akibat proyek yang dikerjakan         land acquisition processes—including those involving
ADHI, mengingat seluruh proses pembebasan lahan,         occupied land—are carried out by the project owners
termasuk yang telah dihuni, dilaksanakan oleh pemilik    and fall outside the Company’s authority. [MM1.1] [GRI
proyek dan berada di luar kewenangan Perseroan.          G4: CRE7]
[MM1.1] [GRI G4: CRE7]




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                 Sustainability Report 2025
Page 230
230
              Kinerja Sosial
              Social Performance




Lebih lanjut, sebagai wujud tanggung jawab sosial dan      Furthermore, as a manifestation of its social and
lingkungan, ADHI menyediakan akses bagi pelanggan,         environmental responsibility, ADHI provides access
masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya untuk       for customers, the community, and other stakeholders
menyampaikan keluhan atau pengaduan terkait dampak         to submit complaints or grievances regarding the
operasional Perseroan. Setiap pengaduan yang diterima      Company’s operational impacts. Every complaint
akan ditindaklanjuti secara cepat, transparan, dan         received will be followed up promptly, transparently, and
profesional sesuai dengan standar operasional yang         professionally in accordance with applicable operational
berlaku, guna memastikan tersedianya solusi yang tepat     standards, to ensure the provision of appropriate
serta terjaganya hubungan yang baik dengan seluruh         solutions and the maintenance of good relations with
pemangku kepentingan. Adapun penyampaian keluhan           all stakeholders. Complaints may be submitted through
dapat dilakukan melalui saluran pengaduan berikut:         the following channels:

Call Center ADHI                                           ADHI Call Center
1500 227                                                   1500 227

Website Perseroan: www.adhi.co.id                          Company Website: www.adhi.co.id
Telepon		      : +62 21 797 5312,                          Phone		      : +62 21 797 5312,
Faksimile      : +62 21 797 5311                           Fax		        : +62 21 797 5311
Email		        : adhi@adhi.co.id                           Email		      : adhi@adhi.co.id

Alamat Surat Menyurat:                                     Mailing Address:
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
ADHI Tower Jl. MT Haryono No. 27                           ADHI Tower Jl. MT Haryono No. 27
Jakarta 13630                                              Jakarta 13630

Selain dampak produk/jasa, pengaduan yang bisa             In addition to issues regarding products/services, the
disampaikan kepada Perseroan adalah sebagai berikut:       following complaints may be submitted to the Company:
1. Penyalahgunaan wewenang (benturan kepentingan,          1. Abuse of authority (conflicts of interest, bribery,
    penyuapan, dan gratifikasi).                                and gratuities).
2. Penyalahgunaan aset (cash, non cash, dan                2. Misuse of assets (cash, non-cash, and falsification
    pemalsuan pengeluaran).                                     of expenses).
3. Pemalsuan laporan (keuangan dan non keuangan/           3. Falsification of reports (financial and non-financial/
    operasional).                                               operational).

Selama tahun 2025, ADHI menerima pengaduan,                Throughout 2025, ADHI received complaints,
termasuk dari pelanggan sebanyak 13 laporan yang           including 13 reports from customers, all of which had
seluruhnya telah diselesaikan dan ditindaklanjuti sampai   been resolved and followed up on by the end of the
dengan akhir tahun pelaporan.                              reporting year.

Produk yang Ditarik Kembali [OJK F.29]                     Product Recalls [OJK F.29]

Selama tahun 2025, tidak terdapat produk dan layanan       Throughout 2025, no ADHI products or services were
ADHI yang ditarik kembali/ditutup/dibatalkan dengan        recalled, discontinued, or canceled for any reason,
alasan apa pun, baik karena pengaduan dari konsumen,       whether due to complaints from consumers, regulators,
regulator maupun pemangku kepentingan lainnya .            or other stakeholders.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                   PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 231
                                                                                                                231
                                                                                            Kinerja Sosial
                                                                                      Social Performance




Survei Kepuasan Pelanggan [OJK F.30]                      Customer Satisfaction Survey [OJK F.30]

Kepuasan pelanggan dan pemberi kerja merupakan            Customer and employer satisfaction are top priorities
prioritas utama dalam setiap layanan yang diberikan       in every service provided by ADHI. High satisfaction
oleh ADHI. Tingkat kepuasan yang tinggi tidak hanya       levels not only reflect the quality of the Company’s
mencerminkan mutu produk dan layanan Perseroan,           products and services but also strengthen customer
tetapi juga memperkuat kepercayaan pelanggan dan          and employer trust, and contribute to enhancing
pemberi kerja, serta berkontribusi terhadap peningkatan   ADHI’s image and reputation in the infrastructure and
citra dan reputasi ADHI di industri infrastruktur         construction industry. To measure and ensure the
dan konstruksi. Untuk mengukur dan memastikan             achievement of these satisfaction levels, the Company
pencapaian tingkat kepuasan tersebut, Perseroan           periodically conducts customer satisfaction surveys,
secara berkala melaksanakan survei kepuasan               particularly on projects that have reached a minimum
pelanggan, khususnya pada proyek-proyek yang telah        progress level of 50%.
mencapai tingkat progres minimal 50%

Hasil pengukuran menunjukkan bahwa tingkat                The measurement results show that the customer
kinerja kepuasan pelanggan mencapai 90.66%,               satisfaction rate reached 90.66%, significantly exceeding
yang secara signifikan melampaui target perusahaan        the company’s target of 88.75%. This achievement also
sebesar 88.75%. Capaian ini juga berada di atas nilai     surpasses the benchmark of 86.25%, confirming that
pembanding sebesar 86.25%, sehingga menegaskan            the quality of service provided not only meets internal
bahwa kualitas layanan yang diberikan tidak hanya         expectations but also outperforms the benchmark used.
memenuhi ekspektasi internal, tetapi juga unggul          Regardless of these results, ADHI remains committed
dibandingkan standar pembanding yang digunakan.           to consistently delivering high-quality products and
Terlepas dari hasil tersebut, ADHI tetap berkomitmen      services to meet the expectations of all stakeholders,
untuk secara konsisten menghadirkan produk dan            particularly customers and employers.
layanan berkualitas tinggi guna memenuhi harapan
seluruh pemangku kepentingan, khususnya pelanggan
dan pemberi kerja.

Bagi ADHI, survei kepuasan pelanggan tidak hanya          For ADHI, the customer satisfaction survey serves not
berfungsi sebagai sarana evaluasi, tetapi juga menjadi    only as an evaluation tool but also as the foundation
dasar dalam penerapan perbaikan berkelanjutan atas        for implementing continuous improvements in product
kualitas produk dan layanan. Dengan secara aktif          and service quality. By actively listening to customer
mendengarkan masukan dari pelanggan, Perseroan            feedback, the Company continues to strengthen its
terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan             position as a competitive, innovative, and trusted
konstruksi yang kompetitif, inovatif, dan terpercaya.     construction firm.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                  Sustainability Report 2025
Page 232
232
              Kinerja Sosial
              Social Performance




Sinergi dan Bertumbuh Bersama Masyarakat
Synergy and Growing with The Community



Keberadaan ADHI sebagai salah satu perusahaan              ADHI’s existence as one of Indonesia’s leading
konstruksi terkemuka di Indonesia tidak semata-mata        construction companies is not solely focused on
berorientasi pada pencapaian keuntungan. Sebagai           profit. As part of a State-Owned Enterprise (SOE),
bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN),               the Company was established with the noble goal
Perseroan didirikan dengan tujuan luhur untuk turut        of actively participating in providing guidance
berperan aktif dalam memberikan bimbingan dan              and assistance to economically disadvantaged
bantuan kepada pengusaha golongan ekonomi                  entrepreneurs, cooperatives, and communities. In line
lemah, koperasi, serta masyarakat. Sejalan dengan          with this objective, ADHI continuously balances its
tujuan tersebut, ADHI senantiasa menyeimbangkan            efforts to create economic value with its commitment
upaya penciptaan nilai ekonomi dengan komitmen             to empower Micro, Small, and Medium Enterprises
dalam memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil,             (MSMEs), cooperatives, and communities in the areas
dan Menengah (UMKM), koperasi, serta masyarakat            where the Company operates.
di sekitar wilayah operasional Perusahaan.

Peran BUMN dalam pemberdayaan UMKM, koperasi,              The role of SOEs in empowering MSMEs, cooperatives,
dan masyarakat diperkuat melalui Peraturan Menteri         and communities is strengthened through the Minister
BUMN No. PER-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan               of SOE Regulation No. PER-1/MBU/03/2023 on
Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan               Special Assignments and Social and Environmental
Lingkungan Badan Usaha Milik Negara. Regulasi              Responsibility Programs of State-Owned Enterprises.
ini mengatur pelaksanaan Program TJSL BUMN                 This regulation governs the implementation of the SOE
yang mencakup dua program utama yaitu Program              CSR Program, which comprises two main programs:
Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (Program             the Micro and Small Business Funding Program
Pendanaan UMK) serta Bantuan dan/atau Kegiatan             (MSB Funding Program) and Other Assistance and/or
Lainnya, termasuk Pembinaan.                               Activities, including Guidance.

Merujuk pada regulasi tersebut, Program Tanggung           Referring to this regulation, the SOE Social and
Jawab Sosial dan Lingkungan BUMN didefinisikan             Environmental Responsibility Program is defined as
kegiatan yang merupakan komitmen dan bakti BUMN            activities that represent the commitment and dedication
terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan             of SOEs to sustainable development by providing
memberikan manfaat pada ekonomi, sosial, lingkungan        benefits to the economy, society, environment, and
serta hukum dan tata kelola dengan prinsip yang lebih      law and governance with more integrated, targeted,
terintegrasi, terarah, terukur dampaknya serta dapat       measurable, and accountable principles, and is part
dipertanggungjawabkan dan merupakan bagian dari            of the Company’s business approach. The spirit of
pendekatan bisnis perusahaan. Spirit pelaksanaan           implementing the SOE TJSL Program aligns with the
Program TJSL BUMN sejalan dengan ketentuan                 provisions on Social and Environmental Responsibility
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan sebagaimana           stipulated in Law No. 40 of 2007 on Limited Liability
diatur dalam Undang-Undang No. 40 Tahun 2007               Companies and Government Regulation of the Republic
tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan Pemerintah        of Indonesia No. 47 of 2012.
Republik Indonesia No. 47 Tahun 2012.

Sebagai wujud komitmen dalam pemberdayaan                  As a manifestation of its commitment to empowering
UMKM dan masyarakat, ADHI menerapkan berbagai              MSMEs and the community, ADHI implements various
kebijakan strategis antara lain dengan memberikan          strategic policies, including providing the widest
kesempatan seluas-luasnya kepada pelaku UMKM               possible opportunities for MSME players to act as local
untuk berperan sebagai pemasok lokal barang dan            suppliers of goods and services, as well as prioritizing
jasa, serta memprioritaskan perekrutan tenaga kerja dari   the recruitment of workers from the local community or
masyarakat lokal atau putra daerah di sekitar wilayah      local people around the Company’s operational areas.
operasional Perusahaan.



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                  PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 233
                                                                                                                233
                                                                                             Kinerja Sosial
                                                                                       Social Performance




Dalam laporan ini, masyarakat lokal atau putra daerah      In this report, local communities or local residents are
didefinisikan sebagai individu yang berdomisili dan        defined as individuals who reside and have an Identity
memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) di provinsi yang       Card (KTP) in the same province as the project location
sama dengan lokasi proyek yang dikerjakan ADHI atau        being worked on by ADHI or the Company’s operational
lokasi operasional Perusahaan, termasuk Kantor Pusat.      location, including the Head Office. Meanwhile, local
Sementara itu, pemasok lokal adalah pelaku usaha           suppliers are business actors who reside in and conduct
yang berdomisili dan menjalankan kegiatan usahanya         their business activities in the same province as the
di provinsi yang sama dengan lokasi proyek atau            ADHI project or operational location, including the
operasional ADHI, termasuk Kantor Pusat.                   Head Office.

Sepanjang tahun 2025, ADHI menjalin kerja sama             Throughout 2025, ADHI collaborated with 477 suppliers
dengan pemasok lokal barang dan jasa sebanyak 477          of local goods and services, an decrease from 828
pemasok, menurun dibandingkan tahun 2024 yang              suppliers in 2024. The goods supplied include
tercatat sebanyak 828 pemasok. Barang yang dipasok         construction raw materials, such as sand, crushed
meliputi bahan baku konstruksi seperti pasir, batu         stone, and cement, while the services provided
pecah, dan semen, sementara jasa yang disediakan           include outsourcing, catering, and employee training
antara lain tenaga alih daya, penyediaan katering, serta   and development. The number of local employees
pelatihan dan pengembangan karyawan. Adapun jumlah         recruited in 2025 was 3,877 people, an decrease from
karyawan putra daerah yang direkrut pada tahun 2025        the previous year, when 4,056 people were recruited.
tercatat sebanyak 3.887 orang, menurun dibandingkan        These employees were recruited as project workers
tahun sebelumnya yang mencapai 4.056 orang. Para           through an open selection process and are still required
karyawan tersebut direkrut sebagai pekerja proyek          to meet the Company’s qualifications. [OJK F.23]
melalui proses seleksi terbuka dan tetap diwajibkan
memenuhi kualifikasi yang ditetapkan oleh Perusahaan.
[OJK F.23]

TJSL dan Pembangunan Berkelanjutan                         TJSL and Sustainable Development

Tuntutan terhadap implementasi Tanggung Jawab              Demands for the implementation of Social and
Sosial dan Lingkungan (TJSL) bagi emiten dan               Environmental Responsibility (TJSL) for issuers and
perusahaan publik semakin menguat seiring dengan           public companies have grown stronger with the
diterbitkannya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan            issuance of Financial Services Authority Regulation
(POJK) No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan               (POJK) No. 51/POJK.03/2017 on the Application of
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan,         Sustainable Finance for Financial Services Institutions,
Emiten, dan Perusahaan Publik. Peraturan ini berlaku       Issuers, and Public Companies. This regulation came
efektif sejak 1 Januari 2020 dan menegaskan kewajiban      into effect on January 1, 2020, and emphasizes public
perusahaan publik dalam mendukung penerapan                companies’ obligation to support the implementation
keuangan berkelanjutan. Dalam Pasal 8 POJK                 of sustainable finance. Article 8 of the POJK states
tersebut, dinyatakan bahwa perusahaan publik yang          that public companies that are required to implement
diwajibkan melaksanakan TJSL dapat mengalokasikan          TJSL may allocate part of their TJSL funds to support
sebagian dana TJSL untuk mendukung kegiatan                sustainable finance activities. Based on the technical
keuangan berkelanjutan. Berdasarkan pedoman teknis         guidelines for its implementation, sustainable finance
pelaksanaannya, keuangan berkelanjutan bagi emiten         for issuers and public companies is broadly defined as
dan perusahaan publik dimaknai secara luas sebagai         the integration of sustainable operations that balance
pelaksanaan kegiatan operasional berkelanjutan             economic, environmental, and social aspects.
(sustainable operation) yang memperhatikan
keseimbangan aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial.

ADHI melaksanakan TJSL melalui Program Tanggung            ADHI implements TJSL through the Social and
Jawab Sosial dan Lingkungan. Selain berlandaskan           Environmental Responsibility Program. In addition
pada Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang               to being based on Law No. 40 of 2007 on Limited
Perseroan Terbatas, pelaksanaan TJSL juga merupakan        Liability Companies, the implementation of CSR also
bentuk pemenuhan kewajiban sebagaimana diatur              serves to fulfill obligations stipulated in Law No. 25
dalam Undang-Undang No. 25 Tahun 2007 tentang              of 2007 on Investment, specifically Article 15, letter b,
Penanaman Modal, khususnya Pasal 15 huruf b, yang          which requires every investor to implement corporate



PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                   Sustainability Report 2025
Page 234
234
              Kinerja Sosial
              Social Performance




mewajibkan setiap penanam modal untuk melaksanakan          social responsibility. Furthermore, referring to the
tanggung jawab sosial perusahaan. Selanjutnya,              Circular Letter of the Financial Services Authority of
mengacu pada Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan            the Republic of Indonesia No. 16/SEOJK.04/2021 on
Republik Indonesia No. 16/SEOJK.04/2021 tentang             the Form and Content of Annual Reports of Issuers
Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan       or Public Companies as technical guidelines for
Publik sebagai pedoman teknis pelaksanaan POJK              the implementation of POJK Sustainable Finance,
Keuangan Berkelanjutan, pelaksanaan TJSL perlu              the implementation of TJSL needs to be linked to
dikaitkan dengan 17 (tujuh belas) Tujuan Pembangunan        the 17 Sustainable Development Goals (SDGs) in
Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs)          Indonesia. This link is disclosed in the Company’s
di Indonesia. Keterkaitan tersebut diungkapkan melalui      Sustainability Report.
Laporan Keberlanjutan Perusahaan.

Sejalan dengan ketentuan regulasi terbaru yaitu Peraturan   In line with the latest regulatory provisions, namely
Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia         the Minister of State-Owned Enterprises Regulation
Nomor PER-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus            of the Republic of Indonesia No. PER-1/MBU/03/2023
dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan            on Special Assignments and Social and Environmental
Badan Usaha Milik Negara, ADHI sebagai bagian dari          Responsibility Programs of SOEs, ADHI, as part of
BUMN melaksanakan TJSL melalui Program Pendanaan            SOEs, implements TJSL through the Micro and Small
Usaha Mikro dan Usaha Kecil (Program Pendanaan              Business Funding Program (UMK Funding Program)
UMK) serta Program Pemberian Bantuan dan/atau               and the Assistance and/or Other Activities Program,
Kegiatan Lainnya, termasuk Pembinaan. Pelaksanaan           including Coaching. The implementation of the SOE
Program TJSL BUMN diarahkan untuk mendukung                 TJSL Program is directed at supporting the achievement
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)           of the Sustainable Development Goals (SDGs) and
serta berpedoman pada ISO 26000 sebagai panduan             is guided by ISO 26000 to make the program more
sehingga implementasi program dapat berlangsung             measurable, impactful, and sustainable. The SOE TJSL
secara lebih terukur, berdampak, dan berkelanjutan.         program aims to:
Adapun program TJSL BUMN bertujuan untuk:
1. Memberikan kemanfaatan bagi pembangunan                  1.   Provide benefits for economic development, social
    ekonomi, pembangunan sosial, pembangunan                     development, environmental development, and legal
    lingkungan serta pembangunan hukum dan tata                  and governance development for the company;
    kelola bagi perusahaan;
2. Memberikan kontribusi pada penciptaan nilai              2. Contribute to the creation of added value for the
    tambah bagi perusahaan dengan prinsip yang                 company with integrated, targeted, and measurable
    terintegrasi, terarah dan terukur dampaknya serta          principles that are accountable; and
    akuntabel; dan
3. Membina usaha mikro dan usaha kecil agar                 3. Foster micro and small businesses to be more
    lebih tangguh dan mandiri, serta masyarakat                resilient and independent, as well as the communities
    sekitar perusahaan.                                        surrounding the company.

Sejalan dengan berbagai ketentuan regulasi yang             In line with applicable regulatory provisions, ADHI
berlaku, ADHI melaksanakan kegiatan Tanggung Jawab          carries out the Social and Environmental Responsibility
Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan berorientasi            Program. Activities aimed at strengthening community
pada penguatan kepedulian dan ketahanan sosial              awareness and social resilience, as well as sustainable
masyarakat, serta pengembangan dan pemberdayaan             community development and empowerment, from both
masyarakat secara berkelanjutan, baik dari aspek sosial     social and economic perspectives.
maupun ekonomi.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                   PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 235
                                                                                                                235
                                                                                             Kinerja Sosial
                                                                                       Social Performance




Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat                           Community Economic Empowerment

Sepanjang tahun 2025, ADHI melaksanakan Program           Throughout 2025, ADHI implemented the Micro and
Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK)              Small Business Funding Program (PUMK) to increase
sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas Usaha          the capacity of its partner Micro and Small Businesses
Mikro dan Usaha Kecil (UMKM) mitra binaan agar tumbuh     (MSBs) to grow into resilient, independent businesses.
menjadi usaha yang tangguh dan mandiri. Dana program      Program funds were disbursed as loans for working
disalurkan dalam bentuk pinjaman yang digunakan           capital and/or the procurement of fixed assets to
untuk pembiayaan modal kerja dan/atau pengadaan           increase production and sales capacity, as well as for
aset tetap guna meningkatkan kapasitas produksi dan       additional short-term loans to meet the funding needs
penjualan, serta pinjaman tambahan yang bersifat          of partner businesses.
jangka pendek untuk memenuhi kebutuhan pendanaan
atas pesanan dari rekanan usaha mitra binaan.

Sejalan dengan ketentuan regulasi yang berlaku,           In line with applicable regulations, the Company has
Perseroan menetapkan plafon pinjaman bagi setiap          set a loan ceiling for each partner in the MSME Funding
mitra binaan dalam Program Pendanaan UMK paling           Program of up to Rp250,000,000 (two hundred and
tinggi sebesar Rp250.000.000 (dua ratus lima puluh        fifty million rupiah). The administration fee for MSME
juta rupiah). Adapun jasa administrasi atas pinjaman      development loans is set at 3% effective per annum
dana pembinaan UMKM ditetapkan sebesar 3%                 of the initial loan balance for the year. In addition to
(tiga persen) efektif per tahun dari saldo pinjaman       providing soft loans, ADHI provides integrated guidance
awal tahun. Selain penyaluran pinjaman lunak, ADHI        to its partners, including support for education, training,
juga melaksanakan pembinaan secara terintegrasi           and apprenticeships, marketing and promotion, as well
kepada mitra binaan, meliputi dukungan pembiayaan         as other activities aimed at increasing the productivity
pendidikan, pelatihan dan pemagangan, pemasaran           and competitiveness of its partners. The guidance also
dan promosi, serta kegiatan lain yang bertujuan untuk     includes assessment and/or research activities related
meningkatkan produktivitas dan daya saing mitra           to the implementation of the MSME Funding Program.
binaan. Pembinaan juga mencakup kegiatan pengkajian
dan/atau penelitian yang berkaitan dengan pelaksanaan
Program Pendanaan UMK.

Hingga 31 Desember 2025, ADHI telah merealisasikan        As of December 31, 2025, ADHI has disbursed PUMK
penyaluran dana PUMK sebesar Rp1.000.000.000              funds amounting to Rp1,000,000,000 through a
melalui mekanisme kerja sama Penyaluran PUMK              PUMK Disbursement cooperation mechanism with PT
dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk             Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk as the PUMK
sebagai Pengelola Kerja Sama Program PUMK. Jumlah         Program Cooperation Manager. The amount of
penyaluran dana dan mitra binaan pada tahun 2025          funds disbursed and the number of partners in 2025
mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024 yang          decreased compared to 2024, when the amount was
tercatat sebesar Rp1.400.000.000. Hal itu sejalan         recorded at Rp1,400,000,000. This is in line with the
dengan pendekatan Perusahaan untuk mendistribusikan       Company’s approach to distribute PUMK funds in
dana PUMK secara bertahap, sesuai dengan kesiapan         stages, in accordance with the readiness and needs of
dan kebutuhan target penerima manfaat program/            the program’s target beneficiaries and partners, which
mitra binaan yang merupakan UMK di sekitar daerah         are MSMEs in the vicinity of the Company’s operational
operasional perusahaan.                                   areas.



Melalui mekanisme kerja sama penyaluran Program           Through the PUMK Program distribution cooperation
PUMK, dana PUMK ADHI dititipkan kepada pengelola          mechanism, ADHI’s PUMK funds are entrusted to
kerja sama untuk selanjutnya disalurkan kepada mitra      cooperation managers for distribution to fostered
binaan yang telah memenuhi kualifikasi sesuai ketentuan   partners who meet the qualifications in accordance
yang berlaku.[GRI 203-1, 203-2, 413-1][OJK F.3]           with applicable regulations. [GRI 203-1, 203-2, 413-1]
                                                          [OJK F.3]




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                   Sustainability Report 2025
Page 236
236
                 Kinerja Sosial
                 Social Performance




Pada tahun 2025, Mitra Binaan ADHI yang disalurkan             In 2025, ADHI’s fostered partners that are distributed
dengan mekanisme kerja sama dapat dikelompokkan                through the cooperation mechanism can be grouped
ke dalam sektor-sektor sebagai berikut:                        into the following sectors:

Tabel Realisasi Mitra PUMK Kerja Sama Tahun 2025
Table of Realized PUMK Cooperation Partners in 2025


                   Provinsi                             Sektor                              Jumlah Mitra
                   Province                             Sector                              Total Partners

Kalimantan Timur                                         Industri                                 6
East Kalimantan                                         Industry

Kalimantan Timur                                       Pertanian                                  11
East Kalimantan                                       Agriculture

Kalimantan Timur                                         Jasa                                     8
East Kalimantan                                        Services

Kalimantan Timur                                      Perkebunan                                  4
East Kalimantan                                        Plantation

Kalimantan Timur                                      Peternakan                                  3
East Kalimantan                                        Livestock

Kalimantan Timur                                      Perdagangan                                 17
East Kalimantan                                          Trade

Kalimantan Timur                                        Lainnya                                   4
East Kalimantan                                         Others

Jawa Tengah                                           Perdagangan                                23
Central Java                                             Trade

Jawa Tengah                                              Jasa                                     6
Central Java                                           Services

Jawa Tengah                                              Industri                                 1
Central Java                                            Industry

Jawa Tengah                                            Pertanian                                  3
Central Java                                          Agriculture

Jawa Tengah                                             Lainnya                                   1
Central Java                                            Others

Jawa Tengah                                            Perikanan                                  1
Central Java                                           Fisheries

Total Mitra                                                                                      88
Total Partners


Kepedulian terhadap Ketahanan Sosial                           Concern for Social and Community
dan Masyarakat                                                 Resilience

Sebagai wujud kepatuhan terhadap Peraturan Menteri             In compliance with Regulation of the Minister of State-
Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor              Owned Enterprises of the Republic of Indonesia No.
PER-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan                 PER-1/MBU/03/2023 on Special Assignments and Social
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan             and Environmental Responsibility Programs of State-
Usaha Milik Negara, serta sebagai bentuk kontribusi            Owned Enterprises, and as a form of the Company’s
perusahaan atas pencapaian Tujuan Pembangunan                  contribution to the achievement of Sustainable
Berkelanjutan, pelaksanaan TJSL ADHI mengacu pada              Development Goals, the implementation of ADHI’s TJSL
pilar-pilar utama sebagai berikut:                             refers to the following main pillars:
1. Sosial, untuk tercapainya pemenuhan hak                     1. Social, to achieve the fulfillment of basic human
    dasar manusia yang berkualitas secara adil dan                 rights fairly and equitably, to improve the welfare
    setara untuk meningkatkan kesejahteraan bagi                   of the entire community.
    seluruh masyarakat.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                     PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 237
                                                                                                                     237
                                                                                              Kinerja Sosial
                                                                                        Social Performance




2. Lingkungan, untuk pengelolaan sumber daya                  2. Environment, for the sustainable management
   alam dan lingkungan yang berkelanjutan sebagai                of natural resources and the environment as the
   penyangga seluruh kehidupan.                                  foundation of all life.
3. Ekonomi, untuk tercapainya pertumbuhan ekonomi             3. Economic, to achieve quality economic growth
   berkualitas melalui keberlanjutan peluang kerja               through sustainable employment and business
   dan usaha, inovasi, industri, inklusif, infrastruktur         opportunities, innovation, industry, inclusiveness,
   memadai, energi bersih yang terjangkau dan                    adequate infrastructure, affordable clean energy,
   didukung kemitraan.                                           and supported partnerships.
4. Hukum dan Tata Kelola, untuk terwujudnya                   4. Legal and Governance, to realize legal certainty
   kepastian hukum dan tata kelola yang efektif,                 and effective, transparent, accountable, and
   transparan, akuntabel dan partisipatif untuk                  participatory governance to create security,
   menciptakan stabilitas keamanan dan mencapai                  stability, and achieve a state based on law.
   negara berdasarkan hukum.

Untuk memastikan efektivitas pelaksanaan program              To ensure the effective implementation of its Social
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL),                  and Environmental Responsibility (TJSL) program, the
Perseroan secara aktif menjalin komunikasi dan                Company actively communicates with and engages
keterlibatan dengan masyarakat di sekitar wilayah             communities surrounding its operational areas. Through
operasional. Melalui pendekatan tersebut, ADHI                this approach, ADHI obtains relevant information and
memperoleh informasi dan data yang relevan terkait            data on community needs, while also identifying
kebutuhan masyarakat, sekaligus mengidentifikasi              and formulating solutions to potential obstacles to
serta merumuskan solusi atas potensi kendala yang             the implementation of the TJSL program. These
dapat timbul dalam pelaksanaan program TJSL.                  community engagement efforts align with ADHI’s TJSL
Upaya pelibatan masyarakat ini sejalan dengan prinsip         implementation principle, namely ADHI Peduli (ADHI
pelaksanaan TJSL ADHI yaitu ADHI Peduli. [OJK F.23]           Cares). [OJK F.23]

Hingga 31 Desember 2025, ADHI merealisasikan                  As of December 31, 2025, ADHI has realized TJSL
biaya TJSL sebesar Rp2.239.960.299, meningkat                 costs of Rp2,239,960,299, an increase from the
dibandingkan realisasi tahun 2024 yang tercatat sebesar       2024 realization of Rp2,196,170,279. This increase is
Rp2.196.170.279. Peningkatan ini dipengaruhi oleh             influenced by the dynamics of TJSL implementation,
dinamika pelaksanaan TJSL, namun tidak mengubah               but does not change the direction and objectives of
arah dan tujuan program TJSL. Dana TJSL tersebut              the TJSL program. The CSR funds were distributed
disalurkan melalui empat pilar utama sebagai berikut:         through the following four main pillars: [GRI 203-1,
[GRI 203-1, 203-2, 413-1][OJK F.3]                            203-2, 413-1][OJK F.3]

Tabel Realisasi Program TJSL Tahun 2023-2025 (Rp juta)
Table of TJSL Program Realization in 2023-2025 (Rp million)


                               Pilar TPB
                                                                     2025             2024                      2023
                               SDG Pillar

 Pilar Pembangunan Sosial                                            1.118.367.423     1.131.561.500           1.323.909.000
 Social Development Pillar

 Pilar Pembangunan Ekonomi                                           276.901.032        403.051.712              351.892.500
 Economic Development Pillar

 Pilar Pembangunan Lingkungan                                         757.112.844      648.397.067               530.000.000
 Environmental Development Pillar

 Pilar Pembangunan Hukum & Tata Kelola                                87.579.000         13.160.000                        -
 Legal & Governance Development Pillar

 Jumlah                                                            2.239.960.299      2.196.170.279            2.205.801.500
 Total




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                     Sustainability Report 2025
Page 238
238
                 Kinerja Sosial
                 Social Performance




Selanjutnya, program TJSL ADHI dilaksanakan                              Furthermore, ADHI’s TJSL program aligns with the
dengan mengacu kepada target-target pada Tujuan                          Sustainable Development Goals (SDGs). In 2025, the
Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Pada tahun                              Company has mapped these targets as the focus of
2025 perseroan telah memetakan target tersebut                           TJSL implementation. Based on this mapping, ADHI’s
untuk menjadi fokus pelaksanaan TJSL. Berdasarkan                        TJSL program is focused on SDGs No Hunger, Good
pemetaan tersebut, maka program TJSL ADHI                                Health and Well-Being, Quality Education, Clean Water
difokuskan ke TPB Tanpa Kelaparan, Kehidupan Sehat                       and Sanitation, Decent Work and Economic Growth,
dan Sejahtera, Pendidikan Berkualitas, Air Bersih dan                    Industry, Innovation, and Infrastructure, Sustainable
Sanitasi Layak, Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan                          Cities and Communities, Responsible Consumption and
Ekonomi, Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, Kota dan                  Production, Life Below Water, as well as Peace, Justice,
Pemukiman yang Berkelanjutan, Konsumsi dan Produksi                      and Strong Institutions, as shown in the following table:
yang Bertanggung Jawab, Ekosistem Lautan, dan                            [GRI 203-1, 203-2] [OJK F.23, F.25]
Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh
sebagaimana tabel berikut: [GRI 203-1, 203-2] [OJK
F.23, F.25]


Tabel Program TJSL dan Dukungan terhadap TPB Tahun 2025
Table of TJSL Programs and Support for SDGs in 2025


                                        Pilar dan
                                 Kesesuaian dengan
            Uraian                                                         Uraian Kegiatan                           Realisasi Anggaran
                                         SDGs
          Description                                                     Activity Description                        Budget Realization
                                 Pillar and Alignment
                                       with SDGs
 Pilar Sosial
 Social Pillar
 ADHI Mengajar - ITS & UPI       Pendidikan Berkualitas   Indikator TPB 4.7.1, di mana melalui program ini                       40.549.600
 ADHI Teaching - ITS & UPI       Quality Education        ADHI berusaha untuk meningkatkan pengetahuan
                                                          mahasiswa terkait pembangunan berkelanjutan
                                                          SDG indicator 4.7.1, where, through this program, ADHI
                                                          strives to increase students' knowledge of sustainable
                                                          development.
 Bakti Sosial Ramadhan           Tanpa Kelaparan          Indikator TPB 2.1.1, di mana penyediaan sembako akan                   80.000.000
 Ramadan Social Service          Zero Hunger              membantu menghilangkan kelaparan di beberapa hari
                                                          SDG indicator 2.1.1, where the provision of basic food
                                                          supplies will help eliminate hunger in several days.
 Khitanan Massal ADHI            Kehidupan Sehat dan      Indikator TPB 3.1 di mana melalui pelaksanaan                         149.424.753
 ADHI Mass Circumcision          Sejahtera                khitanan massal ADHI dapat menyediakan fasilitas
                                 Good Health and Well-    khitanan untuk peserta yang terjamin kebersihannya
                                 Being                    sehingga dapat mengurangi risiko penyakit.
                                                          SDG Indicator 3.1, where, through the implementation
                                                          of mass circumcision, ADHI can provide circumcision
                                                          facilities for participants that are guaranteed to be
                                                          clean, thereby reducing the risk of disease.
 Bantuan Renovasi PAUD           Pendidikan Berkualitas   Indikator TPB 4.2.2, di mana melalui program ini                        71.700.000
 Yayasan Al Kamal Ihsan          Quality Education        ADHI berusaha untuk menjamin bahwa semua anak
 Renovation Assistance for                                perempuan dan laki-laki memiliki akses terhadap
 Al Kamal Ihsan Foundation                                perkembangan dan pengasuhan anak usia dini,
 PAUD                                                     pengasuhan, pendidikan pra-sekolah dasar yang
                                                          berkualitas, sehingga mereka siap untuk menempuh
                                                          pendidikan dasar
                                                          SDG Indicator 4.2.2, where, through this program,
                                                          ADHI strives to ensure that all girls and boys have
                                                          access to quality early childhood development, care,
                                                          and pre-primary education, so that they are ready for
                                                          primary education
 Bantuan Biaya Pendidikan        Pendidikan Berkualitas   Indikator TPB 4.1. di mana melalui program ini ADHI                    114.000.000
 Anak Berprestasi                Quality Education        berusaha untuk memberikan bantuan pendidikan
 Educational Assistance for                               berkualitas
 Outstanding Children                                     SDG Indicator 4.1, where, through this program, ADHI
                                                          strives to provide quality educational assistance
 Bantuan Pembangunan             Pendidikan Berkualitas   Indikator TPB 4.a.1, di mana melalui program ini ADHI                 150.000.000
 Ruang Kelas MI                  Quality Education        meningkatkan fasilitas pendidikan
 Assistance for MI Classroom                              SDG indicator 4.a.1, whereby ADHI improves
 Construction                                             educational facilities through this program.



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                         PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 239
                                                                                                                                      239
                                                                                                                Kinerja Sosial
                                                                                                          Social Performance




Tabel Program TJSL dan Dukungan terhadap TPB Tahun 2025
Table of TJSL Programs and Support for SDGs in 2025


                                      Pilar dan
                               Kesesuaian dengan
           Uraian                                                        Uraian Kegiatan                              Realisasi Anggaran
                                       SDGs
         Description                                                    Activity Description                           Budget Realization
                               Pillar and Alignment
                                     with SDGs
 Bantuan Peternak Sapi Perah   Tanpa Kelaparan         Indikator 2.2 memaksimalkan pelaksanaan kebijakan                          25.000.000
 Komunal Jombang               Zero Hunger             strategi pangan dan gizi dan ditetapkan Dewan
 Assistance for Jombang                                Ketahanan Pangan 2015, baik oleh pemerintah,
 Communal Dairy Farmers                                stakeholders, maupun masyarakat.
                                                       Indicator 2.2 maximizes the implementation of food
                                                       and nutrition strategy policies and was established by
                                                       the 2015 Food Security Council, by the government,
                                                       stakeholders, and the community.
 Qurban Bersama ADHI           Tanpa Kelaparan         Bagian upaya ADHI untuk berkontribusi terhadap                             30.000.000
 Qurban with ADHI              Zero Hunger             TPB indikator 2.1.1, Tanpa Kelaparan. Distribusi
                                                       daging kurban membantu mencukupi kebutuhan gizi
                                                       masyarakat rentan, khususnya dalam bentuk asupan
                                                       protein. Ini mendukung target pengurangan kelaparan
                                                       dan kekurangan gizi secara langsung.
                                                       Part of ADHI's efforts to contribute to SDG indicator
                                                       2.1.1, No Hunger. The distribution of sacrificial meat
                                                       helps meet the nutritional needs of vulnerable
                                                       communities, particularly by providing protein. This
                                                       directly supports the goal of reducing hunger and
                                                       malnutrition.
 Bantuan Bencana Banjir        Tanpa Kelaparan         Bantuan tanggap darurat untuk korban banjir                                  9.177.500
 Rawajati                      Zero Hunger             berkontribusi pada perlindungan terhadap mata
 Rawajati Flood Disaster                               pencaharian masyarakat, melalui program ini ADHI
 Assistance                                            membantu Masyarakat dalam penyediaan makanan
                                                       siap saji. Hal ini selaras dengan Target 2.a yang
                                                       mendorong investasi dalam infrastruktur pedesaan
                                                       dan peningkatan ketahanan pangan.
                                                       Emergency assistance for flood victims helps protect
                                                       people's livelihoods. Through this program, ADHI
                                                       helps the community by providing ready-to-eat
                                                       meals. This aligns with Target 2.a, which encourages
                                                       investment in rural infrastructure and increased food
                                                       security.
 Bantuan Bencana Banjir        Tanpa Kelaparan         Bantuan tanggap darurat untuk korban banjir                                12.350.000
 Cawang                        Zero Hunger             berkontribusi pada perlindungan terhadap mata
 Flood Relief Assistance in                            pencaharian masyarakat, melalui program ini ADHI
 Cawang                                                membantu Masyarakat dalam penyediaan makanan
                                                       siap saji. Hal ini selaras dengan Target 2.a yang
                                                       mendorong investasi dalam infrastruktur pedesaan
                                                       dan peningkatan ketahanan pangan.

                                                       Emergency assistance for flood victims helps
                                                       protect people's livelihoods. Through this program,
                                                       ADHI helps communities by providing ready-to-eat
                                                       meals. This aligns with Target 2.a, which encourages
                                                       investment in rural infrastructure and increased food
                                                       security.
 Qurban Lazis Kahmi            Tanpa Kelaparan         Penyembelihan kurban yang terorganisir mendukung                           10.000.000
                               Zero Hunger             distribusi pangan yang adil dan efisien, serta
                                                       membantu menjaga stabilitas pasokan protein hewani.
                                                       Ini sejalan dengan Target 2.b yang mendorong
                                                       kelancaran pasar pangan dan perdagangan komoditas
                                                       secara adil.
                                                       Organized slaughtering of sacrificial animals supports
                                                       fair and efficient food distribution and helps maintain
                                                       the stability of animal protein supplies. This aligns with
                                                       Target 2.b, which encourages fair food markets and
                                                       commodity trade.
 Bantuan Khitanan Massal       Kehidupan Sehat dan     Indikator TPB 3.1 di mana melalui pelaksanaan                              25.000.000
 Mass Circumcision             Sejahtera               khitanan massal ADHI dapat menyediakan fasilitas
 Assistance                    Good Health and Well-   khitanan untuk peserta yang terjamin kebersihannya
                               Being                   sehingga dapat mengurangi risiko penyakit.
                                                       SDG Indicator 3.1, where, through the implementation
                                                       of mass circumcision, ADHI can provide circumcision
                                                       facilities for participants that are guaranteed to be
                                                       clean, thereby reducing the risk of disease.

PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                         Sustainability Report 2025
Page 240
240
               Kinerja Sosial
               Social Performance




Tabel Program TJSL dan Dukungan terhadap TPB Tahun 2025
Table of TJSL Programs and Support for SDGs in 2025


                                      Pilar dan
                               Kesesuaian dengan
          Uraian                                                         Uraian Kegiatan                            Realisasi Anggaran
                                       SDGs
        Description                                                     Activity Description                         Budget Realization
                               Pillar and Alignment
                                     with SDGs
Bantuan Bibit dan Pakan Ikan   Tanpa Kelaparan          Indikator TPB 2.3 di mana penguatan industri                            99.000.000
Kelompok Budidaya Ikan         Zero Hunger              perikanan akan meningkatkan ketahanan pangan
Andalusia                                               SDG Indicator 2.3, where strengthening the fishing
Fish Seed and Feed                                      industry will increase food security.
Assistance for the Andalusia
Fish Farming Group
ADHI Wellness Fair - Bantuan   Kehidupan Sehat dan      Indikator TPB 3.3, melalui kegiatan ADHI Wellness                       30.000.000
Sembako                        Sejahtera                Fair, perusahaan mengampanyekan program
ADHI Wellness Fair - Basic     Good Health and Well-    kesehatan untuk mencegah penyakit akibat kerja dan
Food Assistance                Being                    penyakit menular, sebagai bentuk dukungan terhadap
                                                        peningkatan kesehatan karyawan dan pencapaian
                                                        tujuan pembangunan berkelanjutan.
                                                        SDG Indicator 3.3, through ADHI's Wellness Fair
                                                        activities, the Company promotes health programs
                                                        to prevent occupational and infectious diseases, as
                                                        a form of support for improving employee health and
                                                        achieving sustainable development goals.
Sertifikasi Mandor             Pendidikan Berkualitas   Indikator TPB 4.4, di mana melalui program ini ADHI                      20.115.570
Foreman Certification          Quality Education        membantu meningkatkan akses pendidikan teknik dan
                                                        kejuruan
                                                        SDG Indicator 4.4, where, through this program, ADHI
                                                        helps improve access to technical and vocational
                                                        education
Program Kolaborasi TJSL Ata    Pendidikan Berkualitas   Indikator TPB 4.5.1, di mana melalui program ini ADHI                   10.470.000
Modo                           Quality Education        menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata
TJSL Ata Modo Collaboration                             serta meningkatkan kesempatan belajar
Program                                                 SDG Indicator 4.5.1, where, through this program, ADHI
                                                        ensures inclusive and equitable quality education and
                                                        promotes lifelong learning opportunities
Srikandi Mengajar & Aksi       Pendidikan Berkualitas   Indikator TPB 4.5.1, di mana melalui program ini ADHI                   35.000.000
Sosial                         Quality Education        menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata
Srikandi Teaching & Social                              serta meningkatkan kesempatan belajar
Action                                                  SDG Indicator 4.5.1, where, through this program, ADHI
                                                        ensures inclusive and equitable quality education and
                                                        promotes lifelong learning opportunities
Bantuan Bencana Alam           Tanpa Kelaparan          Indikator TPB 2.1.1, di mana penyediaan sembako akan                    10.000.000
Sumatera Barat                 Zero Hunger              membantu menghilangkan kelaparan di beberapa hari,
Natural Disaster Relief in                              dalam hal ini khususnya pada saat bencana
West Sumatra                                            SDG Indicator 2.1.1, where the provision of basic food
                                                        supplies will help eliminate hunger on certain days,
                                                        particularly during times of disaster
Perhitungan dampak TJSL        Pendidikan Berkualitas   Indikator TPB 4.a.1, di mana melalui program ini ADHI                   86.580.000
TJSL Impact Assessment         Quality Education        meningkatkan fasilitas pendidikan
                                                        SDG Indicator 4.a.1, where, through this program,
                                                        ADHI improves educational facilities
Bantuan Bencana Alam Aceh      Tanpa Kelaparan          Indikator TPB 2.1.1, di mana penyediaan sembako akan                    110.000.000
Natural Disaster Relief in     Zero Hunger              membantu menghilangkan kelaparan di beberapa hari,
Aceh                                                    dalam hal ini khususnya pada saat bencana
                                                        SDG Indicator 2.1.1, where the provision of basic
                                                        necessities will help eliminate hunger on certain days,
                                                        particularly during disasters
Pilar Ekonomi
Economic Pillar
DifabelPreneur pelatihan       Pekerjaan Layak dan      Indikator TBB 8.1 Pertumbuhan PDB Per Perkapita &                        54.327.750
kewirausahaan dan modal        Pertumbuhan Ekonomi      TPB 10.2.1 Proporsi penduduk yang hidup di bawah
usaha                          Decent Work and          50 persen dari median pendapatan, menurut jenis
DifabelPreneur                 Economic Growth          kelamin dan penyandang disabilitas.
entrepreneurship training                               SDG Indicator 8.1 GDP growth per capita & SDG
and business capital                                    10.2.1 Proportion of people living below 50 percent of
                                                        median income, by gender and disability status.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                        PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 241
                                                                                                                                      241
                                                                                                                 Kinerja Sosial
                                                                                                           Social Performance




Tabel Program TJSL dan Dukungan terhadap TPB Tahun 2025
Table of TJSL Programs and Support for SDGs in 2025


                                       Pilar dan
                                Kesesuaian dengan
           Uraian                                                          Uraian Kegiatan                           Realisasi Anggaran
                                        SDGs
         Description                                                      Activity Description                        Budget Realization
                                Pillar and Alignment
                                      with SDGs
 ADHI Green - Rumah Apung       Pekerjaan Layak dan      Indikator TPB 8.1.1 (a), di mana melalui program ini                     75.000.000
 ADHI                           Pertumbuhan Ekonomi      ADHI berusaha untuk meningkatkan pendapatan
 ADHI Green - ADHI Floating     Decent Work and          UMKM dengan kegiatan penggunaan rumah apung
 House                          Economic Growth          yang digunakan untuk fasilitas ekowisata.
                                                         SDG Indicator 8.1.1 (a), through which ADHI seeks to
                                                         increase MSME income by utilizing floating houses for
                                                         ecotourism facilities.
 ADHI Green - Bazar UMKM        Pekerjaan Layak dan      Indikator TPB 8.1.1 (a), di mana melalui program ini                     11.960.000
 Sedari                         Pertumbuhan Ekonomi      ADHI berusaha untuk meningkatkan pendapatan
 ADHI Green - Sedari MSME       Decent Work and          UMKM dengan kegiatan bazar UMKM.
 Bazaar                         Economic Growth          SDG Indicator 8.1.1 (a), where, through this program,
                                                         ADHI seeks to increase MSME income through MSME
                                                         bazaar activities.
 Permohonan Pengaspalan         Industri, Inovasi, dan   Perbaikan infrastruktur jalan meningkatkan kondisi                       25.000.000
 Jalan Desa Mandi Raja Wetan    Infrastruktur            jalan nasional serta akses masyarakat ke fasilitas
 Request for Paving of Mandi    Industry, Innovation,    kesehatan, pendidikan, dan pasar, dan merupakan
 Raja Wetan Village Road        and Infrastructure       upaya perusahaan untuk mendukung TPB 9.1.1(a).
                                                         Road infrastructure improvements enhance national
                                                         road conditions and community access to health,
                                                         education, and market facilities, and are part of the
                                                         company's efforts to support SDG 9.1.1(a).
 Bantuan Bibit dan Pakan Ikan   Pekerjaan Layak dan      Indikator TPB 8.1.1 (a), di mana melalui program ini                     31.290.900
 Kelompok Budidaya Ikan         Pertumbuhan Ekonomi      ADHI berusaha untuk meningkatkan kapasitas UMKM.
 Andalusia                      Decent Work and          SDG Indicator 8.1.1 (a), where, through this program,
 Fish Seed and Feed             Economic Growth          ADHI strives to increase the capacity of MSMEs
 Assistance for the Andalusia
 Fish Farming Group
 Pameran INACRAFT Mitra         Pekerjaan Layak dan      Indikator TPB 8.1.1 (a), di mana melalui program ini                     51.572.382
 Binaan ADHI                    Pertumbuhan Ekonomi      ADHI berusaha untuk meningkatkan pendapatan
 INACRAFT Exhibition for        Decent Work and          UMKM dengan kegiatan Pameran UMKM.
 ADHI Partners                  Economic Growth          SDG Indicator 8.1.1 (a), where, through this program,
                                                         ADHI seeks to increase MSME income through MSME
                                                         exhibitions.
 Kegiatan UMKM Naik Kelas       Pekerjaan Layak dan      Indikator TPB 8.1.1 (a), di mana melalui program ini                     27.750.000
 2025 Wilayah DIY               Pertumbuhan Ekonomi      ADHI berusaha untuk meningkatkan pendapatan
 MSME Upgrading Activities      Decent Work and          UMKM dengan kegiatan workshop UMKM.
 2025 in the DIY Region         Economic Growth          SDG Indicator 8.1.1 (a), where, through this program,
                                                         ADHI seeks to increase MSME income through MSME
                                                         workshops.
 Pilar Lingkungan
 Environmental Pillar
 Bantuan Pembangunan            Kota dan Pemukiman       Indikator TPB 11.2.1 (a),Proporsi populasi yang                          24.006.000
 Jembatan Desa Sedari - Kec.    yang Berkelanjutan       mendapatkan akses yang nyaman pada transportasi
 Cibuaya                        Sustainable Cities and   publik.
 Assistance for the             Communities              SDG Indicator 11.2.1 (a), Proportion of population with
 Construction of the Sedari                              convenient access to public transportation.
 Village Bridge - Cibuaya
 District
 Bantuan Pembangunan            Kota dan Pemukiman       Indikator TPB 11.1 menjamin akses bagi semua orang                        7.500.000
 Mushola Al Mu'min              yang Berkelanjutan       terhadap perumahan yang layak, aman dan terjangkau
 Assistance for the             Sustainable Cities and   serta layanan dasar dan meningkatkan kualitas
 Construction of Al Mu'min      Communities              permukiman kumuh.
 Mosque                                                  SDG Indicator 11.1 ensures access for all to adequate,
                                                         safe, and affordable housing and basic services and
                                                         improves the quality of slum settlements.
 Bantuan Pembangunan            Kota dan Pemukiman       Indikator 1.3.1 (a), di mana melalui program ini ADHI                    50.000.000
 Musholla Baiturrahman          yang Berkelanjutan       membantu fasilitas Sarana prasarana desa.
 Assistance for the             Sustainable Cities and   Indicator 1.3.1 (a), through which ADHI assists with
 Construction of Baiturrahman   Communities              village infrastructure facilities.
 Mosque




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                        Sustainability Report 2025
Page 242
242
              Kinerja Sosial
              Social Performance




Tabel Program TJSL dan Dukungan terhadap TPB Tahun 2025
Table of TJSL Programs and Support for SDGs in 2025


                                     Pilar dan
                              Kesesuaian dengan
          Uraian                                                          Uraian Kegiatan                          Realisasi Anggaran
                                      SDGs
        Description                                                      Activity Description                       Budget Realization
                              Pillar and Alignment
                                    with SDGs
Dakwah Ramadhan Yayasan       Kota dan Pemukiman        Indikator TPB 11.1 menjamin akses bagi semua orang                     10.000.000
PNB                           yang Berkelanjutan        terhadap perumahan yang layak, aman dan terjangkau
Ramadan Da'wah PNB            Sustainable Cities and    serta layanan dasar dan meningkatkan kualitas
Foundation                    Communities               permukiman kumuh.
                                                        SDG Indicator 11.1 ensures access for all to adequate,
                                                        safe, and affordable housing and basic services, and
                                                        improves the quality of slum settlements.
Mudik Bareng ADHI - Mudik     Kota dan Pemukiman        Indikator TPB 11.1 di mana melalui pelaksanaan mudik                  108.608.272
Aman Sampai Tujuan            yang Berkelanjutan        bersama ADHI membantu menyediakan transportasi
Homecoming with ADHI          Sustainable Cities and    yang berkualitas dan terjamin keamanannya untuk
- Travel Safely to Your       Communities               kegiatan mudik peserta.
Destination                                             SDG Indicator 11.1, where, through the implementation
                                                        of joint homecoming trips, ADHI helps provide quality
                                                        and safe transportation for participants' homecoming
                                                        activities.
Renovasi Masjid Al Hikmah     Kota dan Pemukiman        Renovasi masjid sebagai sarana ibadah dan pusat                        50.000.000
Renovation of Al Hikmah       yang Berkelanjutan        kegiatan masyarakat mendukung terciptanya ruang
Mosque                        Sustainable Cities and    publik yang inklusif, aman, dan mudah diakses.
                              Communities               Hal ini selaras dengan TPB 11.a yang mendorong
                                                        perencanaan wilayah dan kota yang berkelanjutan
                                                        serta memperkuat keterkaitan wilayah perkotaan dan
                                                        pedesaan.
                                                        Renovating mosques as places of worship and
                                                        community activity centers supports the creation of
                                                        inclusive, safe, and accessible public spaces. This
                                                        aligns with SDG 11.a, which promotes sustainable
                                                        regional and urban planning and strengthens
                                                        connections between urban and rural areas.
Dropbox Plasticpay            Konsumsi dan Produksi     Indikator TPB 12.5.1(a) di mana ADHI membantu                          10.204.082
                              yang Bertanggung          menyediakan fasilitas untuk daur ulang sampah
                              Jawab                     plastik.
                              Responsible               SDG Indicator 12.5.1(a), where ADHI helps provide
                              Consumption and           facilities for plastic waste recycling.
                              Production
Bantuan Sarana Air Bersih     Air Bersih dan Sanitasi   Indikator TPB 6.2.1 penyediaan layanan sanitasi yang                    51.168.040
dan Pemberdayaan              Layak                     dikelola secara aman, termasuk fasilitas cuci tangan
Masyarakat                    Clean Water and           dengan air dan sabun.
Clean Water Facilities and    Sanitation                SDG Indicator 6.2.1, the provision of safely managed
Community Empowerment                                   sanitation services, including handwashing facilities
Assistance                                              with water and soap.
Kolaborasi Restorasi          Ekosistem Lautan          Indikator TPB 14.2.1* program yang bertujuan                           45.000.000
Terumbu Karang                Life Below Water          mengelola dan melindungi ekosistem laut dan pesisir
Coral Reef Restoration                                  secara berkelanjutan.
Collaboration                                           SDG Indicator 14.2.1*, programs aimed at sustainably
                                                        managing and protecting marine and coastal
                                                        ecosystems.
Bantuan Mobil Ambulans        Kota dan Pemukiman        Bagian dari upaya ADHI untuk menciptakan Desa                         265.626.450
Ambulance Assistance          yang Berkelanjutan        Berkelanjutan, di mana salah satunya adalah
                              Sustainable Cities and    penyediaan ambulans.
                              Communities               Part of ADHI's efforts to create Sustainable Villages,
                                                        including the provision of ambulances.
Bantuan Kemandirian Desa -    Kota dan Pemukiman        Indikator TPB 11.1 menjamin akses bagi semua orang                     50.000.000
Tenda/Tratagan dan Kursi      yang Berkelanjutan        terhadap perumahan yang layak, aman dan terjangkau
Village Independence          Sustainable Cities and    serta layanan dasar dan meningkatkan kualitas
Assistance - Tents/Tratagan   Communities               permukiman kumuh.
and Chairs                                              SDG indicator 11.1 ensures access for all to adequate,
                                                        safe, and affordable housing and basic services and
                                                        improves the quality of slums.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                       PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 243
                                                                                                                                    243
                                                                                                               Kinerja Sosial
                                                                                                         Social Performance




Tabel Program TJSL dan Dukungan terhadap TPB Tahun 2025
Table of TJSL Programs and Support for SDGs in 2025


                                      Pilar dan
                               Kesesuaian dengan
            Uraian                                                       Uraian Kegiatan                            Realisasi Anggaran
                                       SDGs
          Description                                                   Activity Description                         Budget Realization
                               Pillar and Alignment
                                     with SDGs
 Bantuan Kemandirian Desa      Kota dan Pemukiman       Indikator TPB 11.1 menjamin akses bagi semua orang                      60.000.000
 - Lampu Penerangan Jalan      yang Berkelanjutan       terhadap perumahan yang layak, aman dan terjangkau
 Umum                          Sustainable Cities and   serta layanan dasar dan meningkatkan kualitas
 Village Independence          Communities              permukiman kumuh.
 Assistance - Public Street                             SDG 11.1 indicator guarantees access for all to
 Lighting                                               adequate, safe, and affordable housing and
                                                        basic services, and improves the quality of slum
                                                        settlements.
 Bantuan Kemandirian Desa -    Kota dan Pemukiman       indikator TPB 11.5.3 (a) Kerusakan pada infrastruktur                   15.000.000
 Pengaspalan Jalan             yang Berkelanjutan       vital dan (b) jumlah gangguan pada layanan dasar,
 Village Independence          Sustainable Cities and   akibat bencana
 Assistance - Road Paving      Communities              SDG 11.5.3 indicator (a) Damage to vital infrastructure
                                                        and (b) number of disruptions to basic services due to
                                                        disasters
 Renovasi Mushola Ar-          Kota dan Pemukiman       Indikator TPB 11.1 menjamin akses bagi semua orang                      10.000.000
 Rahman                        yang Berkelanjutan       terhadap perumahan yang layak, aman dan terjangkau
 Renovation of Ar-Rahman       Sustainable Cities and   serta layanan dasar dan meningkatkan kualitas
 Mosque                        Communities              permukiman kumuh.
                                                        SDG 11.1 indicator ensures access for all to adequate,
                                                        safe, and affordable housing and basic services, and
                                                        improves the quality of slum settlements.
 Pilar Hukum dan Tata Kelola
 Legal and Governance Pillar
 Wirausaha Berkarya bersama    Perdamaian Keadilan      Indikator TPB 16.3 di mana peningkatan pemahaman                        87.579.000
 ADHI                          dan Kelembagaan          dan kapasitas UMKM terkait legalitas dan hukum
 Empowering Entrepreneurs      yang Tangguh             diharapkan akan meningkatakan ketaatan mereka
 with ADHI                     Peace, Justice, and      terhadap hukum tersebut.
                               Strong Institutions      SDG indicator 16.3, whereby increased understanding
                                                        and capacity of MSMEs regarding legality and law is
                                                        expected to increase their compliance with the law.
 Jumlah                                                                                                                     2.239.960.299
 Total



Realisasi Program TJSL Tahun 2025                                      Realization of TJSL Program in 2025

Untuk memastikan pelaksanaan program Tanggung                          To ensure the implementation of an integrated, targeted,
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang terintegrasi,                  and measurable Social and Environmental Responsibility
terarah, dan berdampak terukur, ADHI menerapkan                        (TJSL) program, ADHI applies a selective planning and
proses perencanaan dan kurasi kegiatan TJSL secara                     curation process for TJSL activities. This approach is
selektif. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan                    taken to ensure that each implemented program is on
bahwa setiap program yang direalisasikan tepat sasaran                 target and delivers optimal benefits to stakeholders.
serta memberikan manfaat yang optimal bagi para
pemangku kepentingan.

Sejalan dengan ketentuan Peraturan Menteri BUMN,                       In line with the provisions of the Minister of SOE
ADHI memfokuskan pelaksanaan TJSL pada tiga bidang                     Regulation, ADHI focuses its TJSL implementation on
utama yaitu Pendidikan, Lingkungan, dan pemberdayaan                   three main areas: Education, Environment, and Micro,
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selain                        Small, and Medium Enterprises (MSME) empowerment.
ketiga bidang tersebut, ADHI juga melaksanakan                         In addition to these three areas, ADHI implements other
program-program lain yang dikelompokkan dalam                          programs grouped under the Social focus.
fokus Sosial.

Program pada Bidang Lingkungan meliputi kegiatan                       Environmental programs include environmental
rehabilitasi lingkungan, dukungan desa berkelanjutan,                  rehabilitation, sustainable village support, and
serta bantuan pengelolaan sampah. Program ini                          waste management assistance. These programs are


PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                       Sustainability Report 2025
Page 244
244
               Kinerja Sosial
               Social Performance




dilaksanakan untuk mengatasi dampak lingkungan,                implemented to address environmental impacts, both
baik yang timbul dari aktivitas perusahaan maupun              those arising from company activities and to improve
dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan secara           overall environmental quality.
keseluruhan.

Adapun pelaksanaan TJSL di Bidang Pendidikan berupa            The implementation of CSR in the Education field
ADHI Mengajar, Bantuan Sarana & Prasarana Pendidikan,          comprises ADHI Teaching, Assistance for Educational
serta Sertifikasi Mandor. Kegiatan ini merupakan salah         Facilities & Infrastructure, and Foreman Certification.
satu upaya ADHI untuk memberikan kontribusi positif            These activities are part of ADHI’s efforts to make a
ke pengembangan kualitas SDM di Indonesia melalui              positive contribution to the development of human
program TJSL.                                                  resource quality in Indonesia through the TJSL program.

Untuk Bidang Pemberdayaan UMKM, ADHI                           In the MSME Empowerment field, ADHI organizes
menyelenggarakan program Bantuan Pelatihan                     programs such as MSME Entrepreneurship Training
Kewirausahaan UMKM, Penyaluran Bantuan Modal                   Assistance, Business Capital Assistance Distribution,
Usaha, Penyertaan Pameran UMKM, dan Pengembangan               MSME Exhibition Participation, and MSME Capacity
Kapasitas UMKM. Pelaksanaan program ini menjadi                Building. The implementation of this program is one of
salah satu upaya ADHI untuk meningkatkan kontribusi            ADHI’s efforts to increase the company’s contribution
perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat                   to the welfare of the surrounding community through
sekitar melalui pengembangan kapasitas UMKM.                   MSME capacity building. The MSME empowerment
Dengan adanya program pemberdayaan UMKM                        program is expected to have a sustainable, positive
diharapkan dapat memberikan dampak positif yang                impact on MSMEs and on employees affected by it.
berkelanjutan bagi UMKM itu sendiri, maupun bagi
karyawan-karyawan yang menjadi ikut terdampak
program pemberdayaannya.

Sejalan dengan itu, untuk mengetahui manfaat program           In line with this, to determine the benefits of the
TJSL yang dijalankan, ADHI melakukan pengukuran                CSR program, ADHI measures the impact of several
dampak terhadap beberapa kegiatan dengan metode                activities using the Social Return on Investment
Social Return on Investment (SROI). Evaluasi ini               (SROI) method. This evaluation is used as a tool to
digunakan sebagai alat ukur efektivitas program TJSL           measure the effectiveness of TJSL programs with the
dengan hasil sebagai berikut:                                  following results:


                                                Program TJSL                                               Nilai SROI
                                                CSR Program                                                SROI Score
 Program Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi                                                                   3,02
 Construction Workforce Certification Program
 Program Renovasi Ruang Kelas                                                                                  3,06
 Classroom Renovation Program
 Program Pengelolaan Sampah Likupang                                                                           4,74
 Likupang Waste Management Program
 Program Kolaborasi Restorasi Terumbu Karang                                                                    1,18
 Coral Reef Restoration Collaborative Program



Melalui pendekatan ini, ADHI berkomitmen untuk terus           Through this approach, ADHI is committed to
meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program             continuously improving the effectiveness and
TJSL demi memberikan manfaat yang optimal bagi                 sustainability of TJSL programs to deliver optimal
masyarakat dan lingkungan.                                     benefits to the community and the environment.

Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi ADHI                       ADHI Construction Workforce Certification
Peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi                 Improving the competence of the construction
merupakan faktor penting dalam mewujudkan                      workforce is an important factor in creating a
industri yang profesional, aman, dan berkualitas.              professional, safe, and high-quality industry. Through
Melalui Program Sertifikasi Mandor, ADHI mendukung             the Foreman Certification Program, ADHI supports the
peningkatan kapasitas sumber daya manusia konstruksi           improvement of construction human resource capacity
melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi resmi.            through training and official competency certification.


Laporan Keberlanjutan 2025                                                                     PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 245
                                                                                                                245
                                                                                             Kinerja Sosial
                                                                                       Social Performance




Program ini ditujukan bagi tenaga kerja konstruksi         This program is intended for skilled construction
terampil ataupun mandor dan pekerja lapangan di            workers, foremen, and field workers in the Jogja-Bawen
lingkungan proyek Jalan Tol Jogja–Bawen. Program           Toll Road project environment. The certification program
sertifikasi mencakup dua skema kompetensi, yaitu           covers two competency schemes, namely Level 3
Mandor Konstruksi Jenjang 3 dan Supervisor K3              Construction Foreman and Level 6 Main Construction
Konstruksi Utama Jenjang 6, yang diikuti oleh mandor       OHS Supervisor, which are attended by foremen from
dari proyek-proyek ADHI Karya di wilayah Daerah            ADHI Karya projects in the Special Region of Yogyakarta
Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Para peserta          and Central Java. Participants undergo a nationally
menjalani proses asesmen kompetensi yang diakui            recognized competency assessment process as a
secara nasional sebagai standar kualifikasi keahlian       standard qualification for construction workers. This
tenaga kerja konstruksi. Program ini dilaksanakan          program is carried out in collaboration with the Regional
bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah          IV Construction Services Center, the Construction
IV, Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, Kementerian       Directorate General, and the Ministry of Public Works.
Pekerjaan Umum

Program ini bertujuan memastikan mandor memiliki           The program aims to ensure that foremen have the
kemampuan teknis, pemahaman keselamatan kerja,             technical skills, understanding of work safety, and
serta profesionalitas sesuai kebutuhan industri. Dengan    professionalism required by the industry. With this
adanya sertifikasi ini, diharapkan kualitas pekerjaan      certification, it is hoped that the quality of work and
dan daya saing tenaga kerja konstruksi dapat terus         competitiveness of construction workers will continue
meningkat. Program ini juga merupakan wujud komitmen       to improve. This program is also a manifestation of ADHI
ADHI Karya dalam mendukung pengembangan sumber             Karya’s commitment to supporting the development
daya manusia sektor konstruksi serta memberikan nilai      of human resources in the construction sector and
tambah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional      providing added value to the communities around the
proyek. Selain meningkatkan keterampilan, sertifikasi      project operational areas. In addition to improving
ini diharapkan mampu memperkuat budaya kerja yang          skills, this certification is expected to strengthen a
profesional, berstandar mutu, dan berorientasi pada        professional work culture that is quality-oriented and
keselamatan kerja. Kegiatan ini merupakan bagian dari      focused on work safety. This activity is part of a series
rangkaian kegiatan TJSL ADHI Pintar, yang dilakukan        of ADHI Pintar TJSL activities aimed at developing
dalam rangka pengembangan kapasitas komunitas              the capacity of the community around ADHI Karya,
sekitar ADHI Karya , dalam hal ini tenaga kerja            specifically the construction workforce. Previously,
konstruksi. Sebelumnya ADHI Karya telah melakukan          ADHI Karya had carried out this activity in 2024 in
kegiatan ini pada tahun 2024 bekerja sama dengan Balai     collaboration with the Regional Construction Office II,
Kerja Konstruksi Wilayah II yang dilaksanakan di Proyek    which was implemented at the PUSRI IIIB Palembang
PUSRI IIIB Palembang.Program ini mendukung Tujuan          Project. This program supports the 8th Sustainable
Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Tujuan Kedelapan,          Development Goal (SDG), namely Decent Work and
yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.             Economic Growth.

Investasi Infrastruktur dan Dukungan                       Infrastructure Investment and Service
Layanan [GRI 203-1, 413-1, 413-2] [OJK                     Support [GRI 203-1, 413-1, 413-2] [OJK
F.23, F.25]                                                F.23, F.25]

Selain melaksanakan program TJSL yang berfokus             In addition to implementing CSR programs focused
pada community engagement, ADHI menyadari bahwa            on community engagement, ADHI recognizes that
kegiatan operasional Perseroan berpotensi menimbulkan      the Company’s operational activities can impact the
dampak terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar,         environment and surrounding communities, both
baik dampak positif maupun negatif. Dampak negatif         positively and negatively. Negative impacts that may
yang dapat muncul antara lain peningkatan debu akibat      arise include increased dust from mobilized project
mobilisasi kendaraan proyek, kerusakan jalan akses,        vehicles, damage to access roads, health problems for
gangguan kesehatan bagi masyarakat sekitar, serta          surrounding communities, and the diversion of traffic
pengalihan arus lalu lintas ke jalur alternatif.           to alternative routes.

Sebagai bentuk mitigasi atas dampak tersebut, ADHI         As a form of mitigation for these impacts, ADHI
melaksanakan berbagai kegiatan TJSL yang bersifat          carries out various responsive and preventive CSR
responsif dan preventif, antara lain penyiraman jalan di   activities, including watering roads in project areas and



PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                   Sustainability Report 2025
Page 246
246
              Kinerja Sosial
              Social Performance




area proyek dan jalan lingkungan untuk mengendalikan       neighborhood roads to control dust, conducting free
debu, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dan                health checks and health education for the surrounding
penyuluhan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar,       community, and repairing and maintaining community
serta perbaikan dan pemeliharaan akses jalan warga.        access roads. In addition, the Company also installs
Selain itu, Perseroan juga melakukan pemasangan            speed bumps, periodically cleans and scrubs access
speed bump, pembersihan dan scrubbing jalan akses          roads, cleans drainage channels around the project
secara berkala, pembersihan saluran drainase di            area, and installs safety signs and information related
sekitar area proyek, serta pemasangan rambu-rambu          to project activities.
keselamatan dan informasi terkait kegiatan proyek.

Di samping itu, anak perusahaan ADHI turut                 Furthermore, ADHI’s subsidiaries implement the
melaksanakan program tanggung jawab sosial dan             Social and Environmental Responsibility Program. to
lingkungan baik yang bertujuan untuk mengelola             manage operational impacts and increase community
dampak operasional maupun yang bersifat peningkatan        involvement and welfare. One of the subsidiaries that
keterlibatan dan kesejahteraan komunitas sekitar. Salah    actively implements CSR is PT Adhi Persada Beton
satu anak perusahaan yang aktif melaksanakan CSR           (APB), which is engaged in manufacturing. For APB,
adalah PT Adhi Persada Beton (APB), yang bergerak          implementing CSR is an important part of its efforts to
di bidang manufaktur. Bagi APB, pelaksanaan CSR            manage the impact of its operations and improve the
menjadi bagian penting dalam upaya pengelolaan             welfare of communities in its operational areas.
dampak operasi sekaligus peningkatan kesejahteraan
masyarakat di sekitar area operasional.

Pada tahun 2025, APB melaksanakan berbagai kegiatan        In 2025, APB carried out various CSR activities
CSR, yang mendukung 4 pilar Tanggung Jawab Sosial          supporting the four pillars of SOEs’ Social and
dan Lingkungan (TJSL) BUMN, yaitu sosial, ekonomi,         Environmental Responsibility (TJSL): social, economic,
lingkungan, dan hukum. Adapun kegiatan yang telah          environmental, and legal. The activities carried
dilaksanakan antara lain:                                  out include:
1. Pilar Sosial:                                           1. Social Pillar:
    a. Health Talk & Sosialisasi K3 di Lingkungan Pabrik       a. Health Talks & OHS Awareness Sessions at the
       Dalam rangka Bulan K3 Nasional, di wilayah                  Factory
       Pabrik Mojokerto telah dilaksanakan Health                  As part of National OSH Month, a Health Talk
       Talk Penyakit Menular HIV AIDS & TB yang                    on HIV/AIDS and TB was held at the Mojokerto
       dihadiri oleh warga sekitar pabrik. APB                     Factory, attended by residents living near
       berkolaborasi dengan IHC Rumah Sakit Gatoel                 the facility. APB collaborated with IHC Gatoel
       yang menghadirkan tenaga medis untuk                        Hospital, which provided medical personnel
       memberikan edukasi kepada warga. Selain                     to educate the community. Additionally, in
       itu di wilayah Pabrik Margorejo telah diadakan              the Margorejo Factory area, an awareness
       sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran akan               campaign was held to raise awareness of the
       pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja                  importance of Occupational Safety and Health
       (K3) dengan peserta sosialisasi adalah siswa/i              (OHS), with participants being students from
       SMKN 1 Tempel.                                              SMKN 1 Tempel.
    b. APB Care: Beasiswa Karyawan                             b. APB Care: Employee Scholarships
       Ditujukan untuk memberikan kesempatan bagi                  Designed to provide employees with
       karyawan untuk melanjutkan pendidikan formal                opportunities to pursue both formal and non-
       maupun non-formal. Program ini dirancang                    formal education. This program is intended to
       untuk meningkatkan kompetensi, wawasan,                     enhance employees’ competencies, knowledge,
       serta daya saing karyawan di lingkungan kerja.              and competitiveness in the workplace.
    c. Berkah Ramadan: Buka Bersama & Santunan                 c. Ramadan Blessings: Iftar Gathering & Orphan
       Anak Yatim                                                  Support
       Dalam rangka menyambut dan memeriahkan                      To welcome and celebrate the holy month of
       bulan suci Ramadhan 1446 H, APB                             Ramadan 1446 H, APB organized a joint iftar
       menyelenggarakan kegiatan buka puasa                        and charity event for orphans as an expression
       bersama dan santunan anak yatim sebagai                     of gratitude and an effort to strengthen the
       wujud rasa syukur serta upaya memperkuat                    values of compassion and togetherness amidst
       nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan di tengah            this blessed atmosphere. Adhi Beton warmly



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 247
                                                                                                             247
                                                                                          Kinerja Sosial
                                                                                    Social Performance




       suasana penuh berkah. Adhi Beton dengan                 welcomed the children from the Al-Kautsar
       penuh kehangatan menyambut kehadiran adik-              Foundation, who were the honored guests at
       adik dari Yayasan Al-Kautsar yang menjadi tamu          this event.
       utama dalam kegiatan ini.
   d. APB Ber-Qurban                                       d. APB Qurban Sacrifice
       Adhi Beton berkolaborasi dengan BAKKO                  Adhi Beton collaborated with BAKKO ADHI
       ADHI (Badan Kerohanian dan Keagamaan                   (ADHI Corporate Spiritual and Religious
       Korporat ADHI) dalam pelaksanaan kegiatan              Affairs Board) in carrying out the Eid al-Adha
       Qurban Idul Adha 1446 Hijriah. APB berhasil            Qurban sacrifice for the year 1446 Hijri. APB
       menyalurkan total delapan 8 ekor hewan                 successfully distributed a total of eight sacrificial
       qurban yang terdiri dari satu 1 ekor sapi dan          animals, consisting of one cow and seven goats,
       tujuh 7 ekor kambing yang melibatkan seluruh           involving all Adhi Beton employees across
       insan Adhi Beton di berbagai unit kerja, mulai         various work units, from the headquarters to all
       dari kantor pusat hingga seluruh batching              batching plants in various operational regions.
       plant di berbagai wilayah operasional. Daging          The sacrificial meat was distributed to the
       qurban didistribusikan kepada masyarakat               communities surrounding the workplaces, with
       sekitar lingkungan kerja, dengan harapan               the hope of providing benefits and strengthening
       dapat memberikan manfaat serta mempererat              harmonious relationships between the company
       hubungan yang harmonis antara perusahaan               and the surrounding communities.
       dan komunitas sekitar.
   e. Kolaborasi: Srikandi Mengajar & Aksi Sosial          e. Collaboration: Srikandi Mengajar & Social Action
       Srikandi Mengajar & Aksi Sosial - Berbagi              Srikandi Mengajar & Social Action - Sharing
       untuk Anak-anak Badui merupakan program                for the Badui Children is a collaborative
       kolaborasi antara Adhi Beton dan Srikandi Adhi         program between Adhi Beton and Srikandi
       yang dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian            Adhi, implemented as an expression of the
       dan komitmen perusahaan dalam mendukung                company’s concern and commitment to
       peningkatan kualitas pendidikan. Kegiatan              supporting improvements in educational quality.
       ini dilaksanakan di wilayah Badui, Banten,             This activity was conducted in the Badui region
       dengan tujuan berbagi inspirasi, pengetahuan,          of Banten to share inspiration, knowledge,
       serta dukungan nyata kepada para siswa di              and tangible support with students in the
       lingkungan Suku Badui.                                 Badui community.
2. Pilar Ekonomi:                                       2. Economic Pillar:
   a. Pelatihan Roster Beton                               a. Concrete Mixing Training
       APB bersama dengan PT Adhi Karya (Persero)             APB, together with PT Adhi Karya (Persero)
       Tbk. dan PT Permodalan Nasional Madani                 Tbk. and PT Permodalan Nasional Madani
       (PNM) menyelenggarakan Pelatihan Roster                (PNM), organized a Concrete Mixing Training
       Beton di Purwakarta pada 11 September 2025.            in Purwakarta on September 11, 2025. Under the
       Mengusung tema “Manajemen Pengembangan                 theme “Business Development Management and
       Usaha dan Strategi Pemasaran Produk”,                  Product Marketing Strategies”, this activity aims
       kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas          to enhance the capacity and competitiveness
       dan daya saing pelaku usaha roster di sekitar          of concrete mixer operators around the
       batching plant Purwakarta melalui pembekalan           Purwakarta batching plant through training on
       terkait strategi pemasaran guna mendorong              marketing strategies to drive sustainable local
       pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.          economic growth.
3. Pilar Lingkungan:                                    3. Environmental Pillar:
   a. Bantuan Sarana Air Bersih                            a. Clean Water Infrastructure Assistance
       Pada program yang sama dengan Pelatihan                As part of the same program as the Concrete
       Roster Beton, APB bersama Adhi Karya dan PNM           Roster Training, APB, together with Adhi
       telah menyalurkan Bantuan Sarana Air Bersih            Karya and PNM, has distributed Clean Water
       bagi masyarakat sekitar wilayah operasional.           Infrastructure Assistance to communities near
       Program ini bertujuan meningkatkan akses               its operational areas. This program aims to
       air bersih melalui pembangunan sumur,                  improve access to clean water through the
       penampungan, tandon, dan fasilitas pendukung           construction of wells, reservoirs, storage tanks,




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                Sustainability Report 2025
Page 248
248
              Kinerja Sosial
              Social Performance




       lainnya secara kolaboratif dengan masyarakat                and other supporting facilities in collaboration
       dan aparat setempat, guna mendukung                         with local communities and authorities, to
       kesehatan, kelestarian lingkungan, serta                    support health, environmental sustainability,
       kesejahteraan sosial secara berkelanjutan.                  and social welfare in a sustainable manner.
4. Pilar Hukum:                                              4. Legal Pillar:
   a. Mengikuti Wawasan Kebangsaan LEMHANNAS                    a. Participating in LEMHANNAS RI National Outlook
       RI                                                          Program
       APB mengikuti program wawasan kebangsaan                    APB participates in the National Outlook
       LEMHANNAS RI sebagai bentuk komitmen                        Program of LEMHANNAS RI as a demonstration
       perusahaan dalam memperkuat kapasitas                       of the company’s commitment to strengthening
       kepemimpinan dan nilai-nilai kebangsaan.                    leadership capacity and national values.
       Kegiatan ini mendukung penguatan tata kelola,               These activities support the strengthening of
       literasi kebangsaan, serta kolaborasi strategis             governance, national literacy, and strategic
       antara dunia usaha dan institusi pembangunan                collaboration between the business sector
       demi terciptanya masyarakat yang berdaya dan                and development institutions to create an
       berkeadilan sosial.                                         empowered and socially just society.

Selain itu, mengingat karakteristik kegiatan APB di bidang   In addition, given the characteristics of APB’s
manufaktur, pelaksanaan TJSL APB mengedepankan               manufacturing-sector activities, its CSR implementation
prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R). Dalam               prioritizes the principles of Reduce, Reuse, and Recycle
implementasinya, sejumlah kegiatan TJSL dilakukan            (3R). During implementation, several CSR activities were
dengan memanfaatkan sisa material konstruksi, antara         carried out using construction waste materials, including
lain pemanfaatan benda uji beton untuk penataan taman        concrete test specimens for community parks, dry
warga, pemanfaatan dry sludge sebagai material               sludge as road-filling material in villages, and concrete
penimbunan jalan desa, serta pemanfaatan silinder            cylinders for the construction of village facilities.
beton untuk pembangunan fasilitas desa.

Sementara itu, sebagai Anak Perusahaan ADHI yang             Meanwhile, as a subsidiary of ADHI engaged in Transit
bergerak di bidang Transit Oriented Development,             Oriented Development, PT Adhi Commuter Properti Tbk
PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) memiliki                (ADCP) has a responsibility to develop and improve the
tanggung jawab untuk pengembangan dan peningkatan            welfare of the surrounding community, one of which is
kesejahteraan komunitas lingkungan sekitar yang salah        realized through CSR activities. CSR activities carried
satunya direalisasikan melalui kegiatan TJSL. Kegiatan       out by ADCP in 2025 include educational assistance,
TJSL yang telah dilakukan ADCP pada tahun 2025 antara        donation of business books to the National Library,
lain bantuan pendidikan yang meliputi donasi buku            assistance to the Khoiru Ummah Foundation Islamic
bisnis untuk Perpustakaan Nasional, bantuan kepada           Boarding School in order to support the activities and
Pondok Pesantren Yayasan Khoiru Ummah dalam rangka           operations of the Islamic boarding school, as well as
mendukung kegiatan dan operasional pesantren, serta          development and operational support for PAUD and
pembangunan dan dukungan operasional bagi PAUD               the poor through the Hidayatullah A’Raf Foundation.
dan kaum dhuafa melalui Yayasan Hidayatullah A’Raf.

Selanjutnya, Anak Perusahaan ADHI yang bergerak              Furthermore, ADHI’s subsidiary in the property sector,
di bidang properti, PT Adhi Persada Properti (APP)           PT Adhi Persada Properti (APP), consistently implements
secara konsisten melaksanakan program Tanggung               Social and Environmental Responsibility (TJSL) programs
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan                    by prioritizing the management of the company’s
memprioritaskan pengelolaan dampak operasional               operational impacts on the environment surrounding
perusahaan terhadap lingkungan sekitar proyek serta          its projects and making tangible contributions to the
kontribusi nyata bagi masyarakat luas. Dalam aspek           broader community. In the environmental aspect, APP’s
lingkungan, inisiatif program TJSL APP diwujudkan            CSR initiatives are realized through tree-planting and
melalui kegiatan penanaman pohon dan penghijauan             greening activities around project sites, responsible
di sekitar kawasan proyek, pengelolaan limbah                management of construction waste at every stage of
konstruksi secara bertanggung jawab pada setiap              development, and the implementation of eco-friendly
tahapan pembangunan, serta penerapan teknologi               technologies, such as providing charging facilities for
ramah lingkungan seperti penyediaan fasilitas pengisian      electric vehicles. These efforts aim not only to minimize
daya pada kendaraan listrik. Upaya ini tidak hanya           environmental impact but also to support the creation
bertujuan meminimalkan dampak lingkungan, tetapi             of more sustainable residential areas. From a social


Laporan Keberlanjutan 2025                                                                     PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 249
                                                                                                                249
                                                                                             Kinerja Sosial
                                                                                       Social Performance




juga mendukung terciptanya kawasan hunian yang            perspective, APP implements various community
lebih berkelanjutan. Dari sisi sosial, APP menjalankan    empowerment programs designed to improve the
berbagai program pemberdayaan masyarakat yang             quality of life and economic self-reliance of residents
dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup dan           near the project. These programs include organizing
kemandirian ekonomi warga di sekitar proyek. Program      MSME bazaars as part of community activities such as
tersebut antara lain penyelenggaraan bazaar UMKM          PoundFit, religious study sessions, and aid for orphans,
dalam rangkaian kegiatan komunitas seperti poundfit,      as well as social service activities at the project sites
pengajian dan santunan anak yatim, serta kegiatan         currently under construction. By integrating social and
bakti sosial di lokasi proyek yang sedang dibangun.       environmental interests into every business activity, APP
Melalui integrasi kepentingan sosial dan lingkungan       is committed to creating harmony between business
dalam setiap aktivitas bisnisnya, APP berkomitmen         sustainability and community well-being, in line with
menciptakan harmoni antara keberlanjutan usaha dan        the principles of sustainable development that form
kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan prinsip          the foundation of the company’s growth.
pembangunan berkelanjutan yang menjadi landasan
pertumbuhan perusahaan.

Adapun Anak Perusahaan ADHI yang turut berkontribusi      ADHI’s subsidiary, PT ADHI Persada Gedung (APG),
dalam sektor konstruksi, yaitu PT ADHI Persada            which contributes to the construction sector, implements
Gedung (APG), melaksanakan berbagai program CSR           various CSR programs focused on the sustainability and
yang berfokus pada keberlanjutan dan kesejahteraan        well-being of the surrounding community. APG’s CSR
masyarakat sekitar. Inisiatif APG untuk melaksanakan      initiatives demonstrate its commitment to improving
program CSR menunjukkan komitmen APG untuk                the quality of life of the community as its stakeholders,
dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat selaku       while also maintaining the sustainability of the company
pemangku kepentingan perusahaan serta menjaga             and the surrounding environment.
keberlanjutan perusahaan dan lingkungan sekitar.

Program-program yang dilaksanakan APG meliputi            APG’s programs include the APGreen Program, which
Program APGreen yang mencakup kegiatan pelestarian        encompasses environmental conservation and climate
lingkungan hidup dan mitigasi perubahan iklim melalui     change mitigation through programs that directly
program-program yang berdampak langsung pada              impact the ecosystem and raise collective awareness.
ekosistem dan kesadaran kolektif. Melalui kemitraan       Through a strategic partnership with the Seribu Islands
strategis bersama Balai Taman Nasional Kepulauan          National Park (TNKpS), APGreen collaborates with
Seribu (TNKpS), APGreen menjalin kerja sama dengan        several community-based communities, such as the
sejumlah komunitas masyarakat binaan seperti Rumah        Green Literacy House (Rumah Literasi Hijau), Pernitas
Literasi Hijau, Pernitas (Perempuan Pesisir Nusantara),   (Perempuan Pesisir Nusantara), and SPKP Samosamo
dan SPKP Samosamo (Sentra Pendidikan Konservasi           (Conservation and Production Education Center). This
dan Produksi). Kolaborasi ini memperkuat semangat         collaboration strengthens the spirit of participation while
partisipatif, sekaligus memberdayakan kelompok lokal      empowering local groups to take concrete action for
dalam aksi nyata pelestarian lingkungan secara inklusif   inclusive and sustainable environmental conservation.
dan berkelanjutan. Kegiatannya antara lain: Penanaman     Activities include mangrove tree planting, baby coral
Pohon Mangrove, Transplantasi Baby Coral, dan Aksi        transplantation, and beach clean-ups.
Beach Clean-up.

Selain itu, terdapat program APG Berbagi menjadi          In addition, the APG Berbagi program serves as
wadah bagi Perusahaan dalam menjalankan misi sosial       a platform for the Company to carry out its social
dan kemanusiaan untuk meningkatkan taraf hidup            and humanitarian mission to improve the lives of
masyarakat, khususnya kelompok rentan dan komunitas       the community, especially vulnerable groups and
sekitar wilayah operasional. Melalui pengelompokan        communities surrounding its operational areas. Through
ini, APG memastikan bahwa setiap program TJSL tidak       this grouping, APG ensures that each TJSL program
hanya memiliki arah yang jelas dan terukur, tetapi juga   not only has a clear and measurable direction but is
sejalan dengan nilai-nilai keberlanjutan dan prinsip      also aligned with the values ​​of sustainability and the
tanggung jawab sosial perusahaan. Kegiatannya antara      principles of corporate social responsibility. Activities
lain: Santunan Anak Yatim, Pemberian Paket Sembako,       include: Assistance to Orphans, Distribution of Basic
Pemberian Perlengkapan Sekolah.                           Food Packages, and Distribution of School Supplies.

Selain melaksanakan berbagai program TJSL                 In addition to implementing various CSR programs


PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                   Sustainability Report 2025
Page 250
250
              Kinerja Sosial
              Social Performance




sebagaimana diuraikan di atas, ADHI secara konsisten      as described above, ADHI consistently contributes
berkontribusi melalui pembangunan infrastruktur           to infrastructure development that enhances service
yang mendukung peningkatan kualitas layanan di            quality across various sectors of community life.
berbagai sektor kehidupan masyarakat. Penyediaan          The provision of this infrastructure provides tangible
infrastruktur tersebut memberikan manfaat nyata,          benefits, including opening access for previously
antara lain membuka akses bagi masyarakat yang            isolated communities through the construction of roads
sebelumnya terisolasi melalui pembangunan jalan dan       and bridges, improving the quality of education through
jembatan, meningkatkan kualitas pendidikan melalui        the provision of educational facilities, improving the
penyediaan sarana pendidikan, meningkatkan derajat        health of the community through the construction of
kesehatan masyarakat melalui pembangunan fasilitas        health facilities, and supporting religious life through
kesehatan, serta mendukung kehidupan beragama             the provision of adequate worship facilities.
melalui penyediaan sarana ibadah yang layak.

Dalam pelaksanaan program TJSL di bidang                  In implementing CSR programs in infrastructure
pembangunan infrastruktur, Perseroan menerima             development, the Company receives various
berbagai usulan dan proposal dari masyarakat. ADHI        suggestions and proposals from the community. ADHI
berupaya mengakomodasi usulan-usulan tersebut             strives to accommodate these proposals optimally while
secara optimal dengan tetap menerapkan proses             still implementing a selection process to ensure that
seleksi, guna memastikan bahwa program yang               the programs implemented are on target and provide
dilaksanakan tepat sasaran dan memberikan manfaat         maximum benefits to the community.
yang maksimal bagi masyarakat.

Berdasarkan hasil evaluasi Perseroan, berbagai            Based on the Company’s evaluation, the various
infrastruktur yang dibangun selama periode pelaporan      infrastructure projects built during the reporting
merupakan investasi sosial yang memberikan manfaat        period are social investments that provide significant
signifikan dan berkelanjutan bagi masyarakat. Sebagian    and sustainable benefits to the community. Most of
besar program tersebut merupakan bantuan dari             these programs are supported by the Company and are
Perseroan yang dapat dimanfaatkan masyarakat              available to the community at no cost (pro bono). As for
tanpa dipungut biaya (pro bono). Adapun pada              several commercial programs, such as the construction
beberapa program yang bersifat komersial, seperti         of health facilities, the costs incurred by the community
pembangunan fasilitas kesehatan, biaya yang               are not part of the Company’s revenue. Overall, ADHI’s
dikeluarkan oleh masyarakat tidak menjadi bagian          infrastructure investments have had a positive impact,
dari pendapatan Perseroan. Secara keseluruhan,            encouraging community progress and welfare.
investasi infrastruktur yang dilakukan ADHI terbukti
memberikan dampak positif serta mendorong kemajuan
dan kesejahteraan masyarakat.

Penghargaan Atas Hak-hak Masyarakat                       Respect for Indigenous Peoples’ Rights
Adat

Dalam pelaksanaan pembangunan dan pengembangan            In implementing infrastructure development, ADHI
infrastruktur, ADHI menyadari pentingnya interaksi yang   recognizes the importance of harmonious interaction
harmonis serta peran masyarakat adat, khususnya           with indigenous peoples, especially those living near
di sekitar lokasi proyek. Oleh karena itu, Perseroan      project sites, and the role of indigenous peoples.
secara konsisten melaksanakan kegiatan Tanggung           Therefore, the Company consistently carries out Social
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang menjangkau        and Environmental Responsibility (TJSL) activities that
masyarakat adat di wilayah operasional. Melalui           reach out to indigenous peoples in its operational areas.
penerapan TJSL, ADHI berupaya meminimalkan potensi        Through the implementation of TJSL, ADHI strives to
dampak negatif dari kegiatan operasional terhadap         minimize the potential negative impact of its operational
masyarakat adat, sekaligus memberikan kontribusi          activities on indigenous peoples, while also making a
positif melalui peningkatan kesejahteraan dan kualitas    positive contribution by improving their welfare and
hidup mereka. Pelaksanaan kegiatan TJSL bagi              quality of life. The implementation of TJSL activities for
masyarakat adat mencakup berbagai inisiatif, antara       indigenous peoples includes initiatives such as providing
lain pemberian santunan, peningkatan dan perbaikan        compensation, improving and repairing facilities, and
fasilitas, serta program-program lain yang mendukung      other programs that support the sustainability of their
keberlanjutan kehidupan dan budaya masyarakat adat.       lives and culture.


Laporan Keberlanjutan 2025                                                                  PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 251
                                                                                                                    251
                                                                                                Kinerja Sosial
                                                                                          Social Performance




Pengaduan Masyarakat terhadap Dampak                        Public Complaints Regarding Negative
Negatif yang Ditimbulkan Perseroan                          Impacts Caused by the Company

ADHI berkomitmen menjalankan kegiatan usaha dengan          ADHI is committed to conducting its business activities
mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan               in compliance with all applicable laws and regulations
yang berlaku guna memastikan bahwa keberadaan               to ensure that the Company’s existence and operations
dan operasional Perseroan tidak menimbulkan dampak          do not have a negative impact on the community or the
negatif bagi masyarakat maupun lingkungan. Namun            environment. However, the Company recognizes that
demikian, Perseroan menyadari bahwa dalam pelaksanaan       during project implementation, certain potential impacts
proyek, terdapat potensi dampak tertentu yang dapat         may arise, either directly or indirectly. For example,
muncul, baik secara langsung maupun tidak langsung.         construction activities on or adjacent to public roads
Sebagai contoh, kegiatan konstruksi yang berada di atau     can disrupt traffic and affect existing facilities and
berdekatan dengan jalan umum berpotensi menimbulkan         infrastructure. [GRI 3-3]
gangguan arus lalu lintas serta berdampak pada sarana
dan infrastruktur yang telah ada sebelumnya. [GRI 3-3]

Sehubungan dengan potensi risiko tersebut, sebelum          In relation to these potential risks, before commencing
memulai pelaksanaan proyek, ADHI melakukan koordinasi       a project, ADHI coordinates with and obtains permits
dan perizinan dengan pihak atau instansi terkait. Selama    from the relevant parties or agencies. During project
pelaksanaan proyek, Perseroan menempatkan personel          implementation, the Company assigns supervisory
pengawas serta menerapkan berbagai langkah pengendalian,    personnel and implements various control measures,
antara lain pemasangan rambu peringatan, pagar pengaman,    including installing warning signs, safety fences, and
dan sarana pendukung lainnya, guna memastikan kegiatan      other supporting facilities, to ensure that project activities
proyek berjalan sesuai rencana sekaligus meminimalkan       run according to plan while minimizing potential negative
potensi dampak negatif, termasuk risiko kecelakaan akibat   impacts, including the risk of accidents caused by traffic
gangguan lalu lintas. Melalui penerapan mekanisme           disruptions. By implementing these mechanisms, the
tersebut, Perseroan berupaya mengurangi dampak              Company strives to reduce the operational impact on
operasional terhadap masyarakat dan lingkungan.             the community and the environment. [GRI 413-2]
[GRI 413-2]

Sejalan dengan komitmen tersebut, sebagai bentuk            In line with this commitment, to fulfill its responsibilities
pemenuhan tanggung jawab kepada masyarakat dan              to the community and other stakeholders, ADHI provides
pemangku kepentingan lainnya, ADHI menyediakan              a complaint mechanism for parties affected by or who
mekanisme pengaduan bagi pihak-pihak yang                   have complaints related to operational activities or
terdampak atau memiliki keluhan terkait kegiatan            project implementation. The Company has opened a
operasional maupun pelaksanaan proyek. Perseroan            complaint channel through: [OJK F.24]
membuka saluran pengaduan melalui: [OJK F.24]

Call Center ADHI                                            ADHI Call Center
1500 227                                                    1500 227

Website Perseroan      : www.adhi.co.id                     Company Website: www.adhi.co.id
Telepon			             : +62 21 797 5312,                   Telephone       : +62 21 797 5312
Faksimile		            : +62 21 797 5311                    Facsimile       : +62 21 797 5311
Email 			              : adhi@adhi.co.id                    Email		         : adhi@adhi.co.id
Alamat Surat Menyurat :                                     Mailing Address :
Kantor Pusat                                                Head Office
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
ADHI Tower Jl. MT Haryono No. 27                            ADHI Tower Jl. MT Haryono No. 27
Jakarta 13630                                               Jakarta 13630

Per 31 Desember 2025, ADHI menerima pengaduan               As of December 31, 2025, ADHI received a total of 13
masyarakat sebanyak 13 pengaduan. Dari pengaduan            complaints from the public. All of these complaints have
sebanyak itu, semuanya sudah diselesaikan dengan baik.      been resolved well.



PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                      Sustainability Report 2025
Page 252
252
               Kinerja Sosial
               Social Performance




Daftar Pengungkapan Sesuai POJK 51/2017 [OJK G.4]
List of Disclosures According to POJK 51/2017



    No
                                                                  Nama Indeks                    Hal.
  Indeks
                                                                  Index Name                     Page
 Index No
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy

     A.1       Penjelasan Strategi Keberlanjutan                                                  142
               Explanation on Sustainability Strategy

Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
Sustainable Performance Overview

     B.1       Aspek Ekonomi                                                                       6
               Economic Aspect

     B.2       Aspek Lingkungan Hidup                                                              6
               Environmental Aspect

     B.3       Aspek Sosial                                                                        7
               Social Aspect

Profil Perusahaan
Company Profile

     C.1       Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan                                                36
               Vision, Mission, and Sustainability Values

    C.2        Alamat Perusahaan                                                                  31
               Company Address

    C.3        Skala Usaha                                                                    30, 48, 49
               Company Scale

    C.4        Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan                              46, 47
               Products, Services, and Business Activities

    C.5        Keanggotaan pada Asosiasi                                                          67
               Membership in Associations

    C.6        Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan                    59
               Significant Changes in the Issuers or Public Company

Penjelasan Direksi
Explanation from the Board of Directors

     D.1       Penjelasan Direksi                                                                  8
               Explanation from the Board of Directors

Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance

     E.1       Penanggungjawab Penerapan Keuangan berkelanjutan                                   74
               The Person in Charge of Sustainable Finance Implementation

     E.2       Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan                             82
               Competency Development related to Sustainable Finance

     E.3       Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan                             86
               Risk Assessment on Sustainable Finance Implementation

     E.4       Hubungan dengan Pemangku Kepentingan                                               102
               Stakeholder Engagement

     E.5       Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan                             103
               Issues in Sustainable Finance Implementation

Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance

     F.1       Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan                                            107
               Activities to Establish a Sustainability Culture




Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 253
                                                                                                                                        253
                                                                                                                 Kinerja Sosial
                                                                                                           Social Performance




     No
                                                                Nama Indeks                                                          Hal.
   Indeks
                                                                Index Name                                                           Page
  Index No
 Kinerja Ekonomi
 Economic Performance

      F.2         Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan dan              121
                  Laba Rugi
                  Targets and Performances Comparison of Production, Portfolio, Financing Target, or Investments, Revenue
                  and Profit/Loss

      F.3         Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen Keuangan           123, 235, 237
                  atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
                  Targets and Performances Comparison of Production, Portfolio, Financing Target, or Investments on
                  Financial Instruments or Projects in Line with Sustainable Finance

 Kinerja Lingkungan Hidup
 Environmental Performance

 Aspek Umum
 General Aspect

      F.4         Biaya Lingkungan Hidup                                                                                              175
                  Environmental Costs

 Aspek Material
 Material Aspect

      F.5         Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan                                                                       146, 148, 149
                  Use of Environmentally-Friendly Materials

 Aspek Energi
 Energy Aspect

      F.6         Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan                                                                     153, 154, 156
                  Total Energy Used and their Intensity

      F.7         Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan                                              152
                  The Efforts and Achievement of Energy Efficiency and Utilization of Renewable Energy

 Aspek Air
 Water Aspect

      F.8         Penggunaan Air                                                                                                    149, 152
                  Water Usage

 Aspek Keanekaragaman Hayati
 Biodiversity Aspect

      F.9         Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki                           172
                  Keanekaragaman Hayati
                  Impacts from Operational Areas that are Near or Located in Conservation Areas or Have Biodiversity

     F.10         Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati                                                                            172, 173
                  Biodiversity Conservation Efforts

 Aspek Emisi
 Emission Aspect

      F.11        Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya                                                159, 160, 161
                  Amount and Intensity of Emissions Generated by Type (Scope 1, 2, and 3)

     F.12         Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan                                                             152, 162
                  Efforts and Achievements of Emission Reduction

 Aspek Limbah dan Efluen
 Waste and Effluents Aspect

     F.13         Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis                                                        150, 167
                  Amount of Waste and Effluents Generated by Type

     F.14         Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen                                                                         150, 167, 168
                  Waste and Effluents Management Mechanism

     F.15         Tumpahan yang Terjadi (jika ada)                                                                                    174
                  Spills That Occur (If Any)




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                       Sustainability Report 2025
Page 254
254
              Kinerja Sosial
              Social Performance




    No
                                                            Nama Indeks                                                       Hal.
  Indeks
                                                            Index Name                                                        Page
 Index No
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Environmental Complaints Aspect

    F.16      Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan                                      176
              Number and Material of Environmental Complaints Received and Resolved

Kinerja Sosial
Social Performance

    F.17      Komitmen LJK, Emiten, atau Perusahaan Publik untuk Memberikan Layanan Atas Produk dan/atau Jasa                  223
              yang Setara Kepada Konsumen
              The Financial Services Institution, Issuer, or Public Company’s Commitment to Provide an Equal Service on
              Products and/or Services to the Customers

Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspect

    F.18      Kesetaraan Kesempatan Bekerja                                                                                    186
              Equal Job Opportunity

    F.19      Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa                                                                         189
              Child Labor and Forced Labor

    F.20      Upah Minimum Regional                                                                                            187
              Minimum Regional Wage

    F.21      Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman                                                                           197
              Decent and Safe Working Environment

    F.22      Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai                                                                     190
              Training and Development of Employee Competency

Aspek Masyarakat
Community Aspect

    F.23      Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar                                                                    233, 237,
              Operational Impact on the Surrounding Communities                                                             238, 245

    F.24      Pengaduan Masyarakat                                                                                             251
              Community Grievance

    F.25      Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)                                                              238, 245
              Socio-Environment Responsibility Activities

Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Responsibility on Sustainable Product/Service Development

    F.26      Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan                                                      225
              Innovation and Development of Sustainable Finance Products/Services

    F.27      Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan                                                     228
              Safety-Evaluated Products/Services for the Customers

    F.28      Dampak Produk/Jasa                                                                                               229
              Impacts of Products/Services

    F.29      Jumlah Produk yang Ditarik Kembali                                                                              230
              Total Recalled Products

    F.30      Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan                                   231
              Customer Satisfaction Survey on Sustainable Finance Products and/or Services

Lain-lain
Others

     G.1      Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)                                                             255
              Written Verication from an Independent Party (if any)

    G.2       Lembar Umpan Balik                                                                                               256
              Feedback Form

    G.3       Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya                                            258
              Response on the Feedback on the Previous Sustainability Report

    G.4       Daftar Pengungkapan Sesuai POJK 51/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa               252
              Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik
              List of Disclosure per POJK No. 51/POJK.03/2017 on the Implementation of Sustainable Finance for
              Financial Services Institutions, Issuers, and Public Companies




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                    PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 255
                                                                                                          255
                                                                                       Kinerja Sosial
                                                                                 Social Performance




Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen [OJK G.1]
Written Verification by an Independent Party


Sejalan dengan rekomendasi tersebut, ADHI melakukan   This Sustainability Report has not been verified by an
proses assurance dengan menunjuk pihak independen,    independent Assurance Services Provider, namely in
untuk melakukan verifikasi sesuai standar AA1000      accordance with the AA1000 Accountability Principles
Accountability Principles 2018.                       2018. PT ADHI KARYA (Persero) Tbk has no other
                                                      business relationship with the assurance provider other
                                                      than the assignment to assure this report.




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                             Sustainability Report 2025
Page 256
256
                    Kinerja Sosial
                    Social Performance




Lembar Umpan Balik [OJK G.2]
FEEDBACK FORM


Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu/                                               We would like to thank you for taking the time to read the
Saudara yang telah meluangkan waktu untuk membaca                                             2025 Sustainability Report of PT ADHI KARYA (Persero)
Laporan Keberlanjutan PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                             Tbk. To improve the quality of the Sustainability Report
Tahun 2025. Guna meningkatkan kualitas isi Laporan                                            in the coming years, please complete this Feedback
Keberlanjutan pada tahun-tahun mendatang, kami                                                Form by circling one of the answers and filling in the
mengharapkan kesediaan Bapak/Ibu/Saudara untuk                                                provided blanks.
mengisi Lembar Umpan Balik ini dengan melingkari
salah satu jawaban dan mengisi titik-titik yang
telah disediakan.



1.    Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai kinerja ekonomi, sosial dan
      lingkungan PT ADHI KARYA (Persero) Tbk:
      This Sustainability Report has provided clear information regarding the economic, social, and environmental
      performance of PT ADHI KARYA (Persero) Tbk:
      a.Setuju | Agree		             b. Tidak Setuju | Disagree		              c. Tidak tahu | Don’t know

2. Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai pemenuhan tanggung jawab
   sosial dan lingkungan PT ADHI KARYA (Persero) Tbk:
   This Sustainability Report has provided clear information regarding the fulfillment of PT ADHI KARYA (Persero)
   Tbk’s social and environmental responsibilities:
   a. Setuju | Agree		             b. Tidak Setuju | Disagree		                c. Tidak tahu | Don’t know

3. Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini mudah dimengerti dan dipahami:
   The content and data in this Sustainability Report are easy to understand:
   a.Setuju | Agree		            b. Tidak Setuju | Disagree		               c. Tidak tahu | Don’t know

4. Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah cukup lengkap:
   The content and data in this Sustainability Report are sufficiently comprehensive:
   a.Setuju | Agree		            b. Tidak Setuju | Disagree		                c. Tidak tahu | Don’t know

5. Apakah desain, tata letak, grafis dan foto-foto dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah bagus?
   Are the design, layout, graphics, and photos in this Sustainability Report good?
   a.Sudah bagus | Good           b. Belum bagus | Insufficient 		            c. Tidak tahu | Don’t know



6. Informasi apa yang paling bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
   What information in this Sustainability Report is most useful?
   ..............................................................................................................................................................................
   ..............................................................................................................................................................................
   ..............................................................................................................................................................................

7.    Informasi apa yang dinilai kurang bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
      What information in this Sustainability Report do you find least useful?
      ...............................................................................................................................................................................
      ...............................................................................................................................................................................
      ................................................................................................................................................................................




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                                                        PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 257
                                                                                                                                                                        257
                                                                                                                                             Kinerja Sosial
                                                                                                                                       Social Performance




8. Informasi apa yang dinilai masih kurang dari Laporan Keberlanjutan ini dan perlu ditambahkan pada Laporan
   Keberlanjutan mendatang?
   What information is missing from this Sustainability Report and should be included in future Sustainability Reports?
   ..............................................................................................................................................................................
   ..............................................................................................................................................................................
   ..............................................................................................................................................................................




       Identitas Pengirim | Sender’s Information:

       Nama I Name                : ...........................................................................................................................................
       Email		                    : ...........................................................................................................................................
       HP I Phone                 : ...........................................................................................................................................



Identifikasi menurut kategori pemangku kepentingan:
Identification by stakeholder category

a.    Pelanggan | Customer		
b.    Pegawai/Organisasi Pegawai | Employee/Employee Organizations
c.    Pemegang saham | Shareholder
d.    Pemerintah, Regulator, Legislatif | Government, Regulators, Legislators
e.    Mitra kerja | Business partner
f.    Media massa | Media
g.    Masyarakat | Public
h.    Lain-lain, sebutkan.............
      Others, please specify ………




Mohon lembar umpan balik ini dikirimkan ke:
Please send this feedback form to:

Sekretaris Perusahaan | Corporate Secretary [GRI 2-3]

PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
ADHI Tower
Jl. MT Haryono No. 27,
Jakarta 13630 - Indonesia
Telp | Phone: +62 21 797 5312
E-mail: adhi@adhi.co.id
Email Informasi | Information Email: corpcomm@adhi.co.id




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                                                     Sustainability Report 2025
Page 258
258
              Kinerja Sosial
              Social Performance




Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan
Tahun Sebelumnya [OJK G.3]
Response to Feedback on The Previous Year’s Report


Sepanjang tahun 2025, PT ADHI KARYA (Persero)           Throughout 2025, PT ADHI KARYA (Persero) Tbk did
Tbk tidak menerima tanggapan dari para pemangku         not receive any feedback from stakeholders regarding
kepentingan terkait Laporan Keberlanjutan Tahun 2024.   the 2024 Sustainability Report. Therefore, this report
Oleh karena itu, laporan ini tidak memuat informasi     does not contain specific information regarding the
secara khusus mengenai tindak lanjut yang dilakukan     Company’s follow-up actions on stakeholder feedback.
Perusahaan atas tanggapan dari pemangku kepentingan.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                              PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 259
                                                                                                                                     259
                                                                                                               Kinerja Sosial
                                                                                                         Social Performance




Indeks Konten GRI Standard 2025
GRI Standard 2025 Content Index




 Pernyataan penggunaan         PT ADHI KARYA (Persero) Tbk telah melaporkan informasi yang dikutip dalam indeks konten GRI ini untuk
 Statement of Use              periode 1 Januari 2025-31 Desember 2025 sesuai dengan Standard GRI.
                               PT ADHI KARYA (Persero) Tbk has reported the information cited in this GRI content index for the period
                               January 1, 2025–December 31, 2025, in accordance with the GRI Standards.

 GRI 1                         GRI 1: Landasan 2021
                               GRI 1: Foundation 2021

 GRI Sektor Standards          GRI G4 Pengungkapan Sektor Konstruksi dan Real Estat 2013
 GRI Sector Standards          GRI G4 Construction and Real Estate Sector Disclosures 2013




                                                                                                         Pengecualian
                                                                                                           Omission

         Standard GRI                  PENGUNGKAPAN                       Hlm.         Persyaratan
         GRI Standard                    DISCLOSURE                       Page            yang
                                                                                                             Alasan             Penjelasan
                                                                                       Dikecualikan
                                                                                                             Reason             Explanation
                                                                                       Requirements
                                                                                         Omitted

 GRI Pengungkapan       2-1    Detail Organisasi
 Umum 2021                     Organizational details
 GRI General
 Disclosures 2021       2-2    Entitas yang tercakup dalam
                               pelaporan keberlanjutan organisasi
                               Entities included in the organization’s
                               sustainability reporting

                        2-3    Periode pelaporan, frekuensi dan
                               titik kontak
                               Reporting period, frequency and
                               contact point

                        2-4    Pernyataan ulang informasi
                               Restatements of information

                        2-5    Penjaminan eksternal
                               External assurance

                        2-6    Kegiatan, rantai nilai, dan hubungan
                               bisnis lainnya
                               Activities, value chain and other
                               business relationships

                        2-7    Karyawan
                               Employees

                        2-8    Pekerja yang Bukan Pekerja
                               Langsung
                               Workers who are not employees

                        2-9    Struktur dan komposisi tata kelola
                               Governance structure and
                               composition

                        2-10   Nominasi dan seleksi untuk badan
                               tata kelola tertinggi
                               Nomination and selection of the
                               highest governance body

                        2-11   Pejabat tata kelola tertinggi
                               Chair of the highest governance
                               body




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                     Sustainability Report 2025
Page 260
260
              Kinerja Sosial
              Social Performance




                                                                                          Pengecualian
                                                                                            Omission

      Standard GRI                   PENGUNGKAPAN                   Hlm.   Persyaratan
      GRI Standard                     DISCLOSURE                   Page      yang
                                                                                            Alasan         Penjelasan
                                                                           Dikecualikan
                                                                                            Reason         Explanation
                                                                           Requirements
                                                                             Omitted

GRI Pengungkapan     2-12    Peran pejabat tata kelola tertinggi
Umum 2021                    dalam memantau dampak
GRI General                  manajemen
Disclosures 2021             Role of the highest governance body
                             in overseeing the management of
                             impacts

                     2-13    Pendelegasian tanggung jawab
                             untuk mengelola dampak
                             Delegation of responsibility for
                             managing impacts

                     2-14    Peran badan tata kelola tertinggi
                             dalam pelaporan keberlanjutan
                             Role of the highest governance body
                             in sustainability reporting

                     2-15    Konflik kepentingan
                             Conflicts of interest

                     2-16    Komunikasi keprihatinan kritis
                             Communication of critical concerns

                     2-17    Pengetahuan kolektif badan tata
                             kelola tertinggi
                             Collective knowledge of the highest
                             governance body

                     2-18    Evaluasi kinerja badan tata kelola
                             tertinggi
                             Evaluation of the performance of the
                             highest governance body

                     2-19    Kebijakan Remunerasi
                             Remuneration policies

                     2-20    Proses penentuan remunerasi
                             Process to determine remuneration

                     2-21    Rasio kompensasi total tahunan
                             Annual total compensation ratio

                     2-22    Pernyataan tentang strategi
                             pembangunan berkelanjutan
                             Statement on sustainable
                             development strategy

                     2-23    Komitmen kebijakan
                             Policy commitments

                     2-24    Komitmen dalam menanamkan
                             kebijakan
                             Embedding policy commitments

                     2-25    Proses untuk memulihkan dampak
                             negatif
                             Processes to remediate negative
                             impacts

                     2-26    Mekanisme untuk mencari nasihat
                             dan menyampaikan kekhawatiran
                             Mechanisms for seeking advice and
                             raising concerns




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                     PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 261
                                                                                                                       261
                                                                                                Kinerja Sosial
                                                                                          Social Performance




                                                                                          Pengecualian
                                                                                            Omission

       Standard GRI                    PENGUNGKAPAN                 Hlm.   Persyaratan
       GRI Standard                      DISCLOSURE                 Page      yang
                                                                                             Alasan              Penjelasan
                                                                           Dikecualikan
                                                                                             Reason              Explanation
                                                                           Requirements
                                                                             Omitted

 GRI Pengungkapan      2-27    Kepatuhan terhadap hukum dan
 Umum 2021                     peraturan
 GRI General                   Compliance with laws and
 Disclosures 2021              regulations

                       2-28    Keanggotaan asosiasi
                               Membership associations

                       2-29    Pendekatan terhadap keterlibatan
                               pemangku kepentingan
                               Approach to stakeholder
                               engagement

                       2-30    Perjanjian perundingan kolektif
                               Collective bargaining agreements

 TOPIK MATERIAL
 MATERIAL TOPICS

 GRI 3:                 3-1    Proses untuk menentukan topik
 Topik Material 2021           material
 GRI 3:                        Process to determine material
 Material Topics               topics
 2021
                        3-2    Daftar topik material
                               List of material topics

 PENGUNGKAPAN STANDAR KHUSUS
 SPECIFIC STANDARD DISCLOSURES

 TOPIK EKONOMI
 ECONOMIC TOPICS

 KINERJA EKONOMI
 ECONOMIC PERFORMANCE

 GRI 3:                 3-3    Manajemen topik material
 Topik Material 2021           Management of material topics
 GRI 3:
 Material Topics
 2021

 GRI 201: Kinerja      201-1   Nilai ekonomi langsung yang
 Ekonomi 2016                  dihasilkan dan didistribusikan
 GRI 201: Economic             Direct economic value generated
 Performance 2016              and distributed

                       201-2   Kewajiban program pensiun
                               manfaat pasti dan program pensiun
                               lainnya
                               Financial implications and other
                               risks and opportunities due to
                               climate change

                       201-3   Kewajiban pada program imbalan
                               pasti dan program pensiun lainnya
                               Defined benefit plan obligations
                               and other retirement plans

                       201-4   Bantuan finansial dari pemerintah
                               Financial assistance received from
                               government




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                      Sustainability Report 2025
Page 262
262
              Kinerja Sosial
              Social Performance




                                                                                       Pengecualian
                                                                                         Omission

      Standard GRI                   PENGUNGKAPAN                Hlm.   Persyaratan
      GRI Standard                     DISCLOSURE                Page      yang
                                                                                         Alasan        Penjelasan
                                                                        Dikecualikan
                                                                                         Reason        Explanation
                                                                        Requirements
                                                                          Omitted

KEBERADAAN PASAR
MARKET PRESENCE

GRI 3:                 3-3    Manajemen topik material
Topik Material 2021           Management of material topics
GRI 3:
Material Topics
2021

GRI 202:              202-1   Rasio standar upah karyawan
Keberadaan Pasar              entry-level berdasarkan jenis
GRI 202: Market               kelamin terhadap upah minimum
Presence                      regional
                              Ratios of standard entry level
                              wage by gender compared to local
                              minimum wage

                      202-2   Proporsi manajemen senior yang
                              berasal dari masyarakat lokal
                              Proportion of senior management
                              hired from the local community

DAMPAK EKONOMI TIDAK LANGSUNG
INDIRECT ECONOMIC IMPACTS

GRI 3:                 3-3    Manajemen topik material
Topik Material 2021           Management of material topics
GRI 3:
Material Topics
2021

GRI 203: Dampak       203-1   Investasi infrastruktur dan
Ekonomi Tidak                 dukungan layanan
Langsung                      Infrastructure investments and
GRI 203: Indirect             services supported
Economic Impacts
                      203-2   Dampak ekonomi tidak langsung
                              yang signifikan
                              Significant indirect economic
                              impacts

PRAKTIK PENGADAAN
PROCUREMENT PRACTICES

GRI 3:                 3-3    Manajemen topik material
Topik Material 2021           Management of material topics
GRI 3:
Material Topics
2021

GRI 204: Praktik      204-1   Proporsi pengeluaran untuk
Pengadaan                     pemasok lokal
GRI 204:                      Proportion of spending on local
Procurement                   suppliers
Practices

ANTIKORUPSI
ANTI-CORRUPTION

GRI 3:                 3-3    Manajemen topik material
Topik Material 2021           Management of material topics
GRI 3:
Material Topics
2021




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                  PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 263
                                                                                                                       263
                                                                                                 Kinerja Sosial
                                                                                           Social Performance




                                                                                           Pengecualian
                                                                                             Omission

       Standard GRI                   PENGUNGKAPAN                   Hlm.   Persyaratan
       GRI Standard                     DISCLOSURE                   Page      yang
                                                                                              Alasan              Penjelasan
                                                                            Dikecualikan
                                                                                              Reason              Explanation
                                                                            Requirements
                                                                              Omitted

 GRI 205:              205-1   Operasi-operasi yang dinilai
 Antikorups                    memiliki risiko terkait korupsi
 GRI 205: Anti-                Operations assessed for risks
 corruption                    related to corruption

                       205-2   Komunikasi dan pelatihan tentang
                               kebijakan dan prosedur anti-
                               korupsi
                               Communication and training
                               about anti-corruption policies and
                               procedures

                       205-3   Insiden korupsi yang terbukti dan
                               tindakan yang diambil
                               Confirmed incidents of corruption
                               and actions taken

 TOPIK LINGKUNGAN
 ENVIRONMENTAL TOPICS

 MATERIAL
 MATERIALS

 GRI 3:                 3-3    Manajemen topik material
 Topik Material 2021           Management of material topics
 GRI 3:
 Material Topics
 2021

 GRI 301: Material     301-1   Material yang digunakan
 2016                          berdasarkan berat atau volume
 GRI 301: Materials            Materials used by weight or volume
 2016
                       301-2   Material input dari daur ulang yang
                               digunakan
                               Recycled input materials used

                       301-3   Produk reclaimed dan material
                               kemasannya
                               Reclaimed products and their
                               packaging materials

 ENERGI
 ENERGY

 GRI 3:                 3-3    Manajemen topik material
 Topik Material 2021           Management of material topics
 GRI 3:
 Material Topics
 2021

 GRI 302: Energi       302-1   Konsumsi energi dalam organisasi
 2016                          Energy consumption within the
 GRI 302: Energy               organization
 2016
                       302-2   Konsumsi energi di luar organisasi
                               Energy consumption outside of the
                               organization

                       302-3   Intensitas energi
                               Energy intensity

                       302-4   Pengurangan konsumsi energi
                               Reduction of energy consumption

                       302-5   Pengurangan pada energi yang
                               dibutuhkan untuk
                               produk dan jasa
                               Reductions in energy requirements
                               of products and services




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                       Sustainability Report 2025
Page 264
264
              Kinerja Sosial
              Social Performance




                                                                                          Pengecualian
                                                                                            Omission

      Standard GRI                   PENGUNGKAPAN                   Hlm.   Persyaratan
      GRI Standard                     DISCLOSURE                   Page      yang
                                                                                            Alasan        Penjelasan
                                                                           Dikecualikan
                                                                                            Reason        Explanation
                                                                           Requirements
                                                                             Omitted

AIR DAN EFLUEN
WATER AND EFFLUENTS

GRI 3:                3-3     Manajemen topik material
Topik Material 2021           Management of material topics
GRI 3:
Material Topics
2021

GRI 303: Air dan      303-1   Interaksi dengan air sebagai
Efluen 2018                   sumber daya bersama
GRI 303: Water and            Interactions with water as a shared
Effluents 2018                resource

                      303-2   Manajemen dampak yang berkaitan
                              dengan pembuangan air
                              Management of water discharge-
                              related impacts

                      303-3   Pengambilan air
                              Water withdrawal

                      303-4   Pembuangan air
                              Water discharge

                      303-5   Konsumsi air
                              Water consumption

EMISI
EMISSIONS

GRI 3:                 3-3    Manajemen topik material
Topik Material 2021           Management of material topics
GRI 3:
Material Topics
2021

GRI 305: Emisi        305-1   Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
2016                          Direct (Scope 1) GHG emissions
GRI 305: Emissions
2016                  305-2   Emisi Energi GRK (Cakupan 2)
                              Tidak Langsung
                              Energy indirect (Scope 2) GHG
                              emissions

                      305-3   Emisi GRK (Scope 3) tidak
                              langsung lainnya
                              Other indirect (Scope 3) GHG
                              emissions

                              Intensitas Emisi GRK
                              GHG emissions intensity

                      305-4   Pengurangan emisi GRK
                              Reduction of GHG emissions

                      305-5   Emisi zat perusak ozon (ODS)
                              Emissions of ozone-depleting
                              substances (ODS)

                      305-6   Nitrogen oksida (NOx), sulfur
                              oksida (SOx), dan emisi udara yang
                              signifikan lainny
                              Nitrogen oxides (NOx), sulfur
                              oxides (SOx), and other significant
                              air emissions




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                     PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 265
                                                                                                                      265
                                                                                                Kinerja Sosial
                                                                                          Social Performance




                                                                                          Pengecualian
                                                                                            Omission

       Standard GRI                                                 Hlm.   Persyaratan
                                             305-7
       GRI Standard                                                 Page      yang
                                                                                             Alasan              Penjelasan
                                                                           Dikecualikan
                                                                                             Reason              Explanation
                                                                           Requirements
                                                                             Omitted

 LIMBAH
 WASTE

 GRI 3:                 3-3    Manajemen topik material
 Topik Material 2021           Management of material topics
 GRI 3:
 Material Topics
 2021

 GRI 306: Limbah       306-1   Timbulan Limbah dan Dampak-
 2020                          dampak yang Signifikan Terkait
 GRI 306: Waste                Limbah
 2020                          Waste generation and significant
                               waste-related impacts

                       306-2   Pengelolaan Dampak yang
                               Signifikan Terkait Limbah
                               Management of significant waste-
                               related impacts

                       306-3   Timbulan Limbah
                               306-3 Waste generated

                       306-4   Limbah yang Dialihkan dari
                               Pembuangan Akhir
                               Waste diverted from disposal

                       306-5   Limbah yang dikirimkan ke
                               pembuangan akhir
                               Waste directed to disposal

 TOPIK SOSIAL
 SOCIAL TOPICS

 KEPEGAWAIAN
 EMPLOYMENT

 GRI 3:                 3-3    Manajemen topik material
 Topik Material 2021           Management of material topics
 GRI 3:
 Material Topics
 2021

 GRI 401:              401-1   Perekrutan karyawan baru dan
 Kepegawaian 2016              pergantian karyawan
 GRI 401:                      New employee hires and employee
 Employment 2016               turnover

                       401-2   Tunjangan yang diberikan
                               kepada karyawan purnawaktu
                               yang tidak diberikan kepada
                               karyawan sementara atau
                               paruh waktu
                               Benefits provided to full-time
                               employees that are not provided to
                               temporary or part-time employees

                       401-3   Cuti melahirkan
                               Parental leave

 KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA
 OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY

 GRI 3:                 3-3    Manajemen topik material
 Topik Material 2021           Management of material topics
 GRI 3:
 Material Topics
 2021




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                      Sustainability Report 2025
Page 266
266
              Kinerja Sosial
              Social Performance




                                                                                             Pengecualian
                                                                                               Omission

      Standard GRI                    PENGUNGKAPAN                     Hlm.   Persyaratan
      GRI Standard                      DISCLOSURE                     Page      yang
                                                                                               Alasan        Penjelasan
                                                                              Dikecualikan
                                                                                               Reason        Explanation
                                                                              Requirements
                                                                                Omitted

GRI 403:              403-1   Sistem Manajemen Kesehatan dan
Kesehatan dan                 Keselamatan Kerja
Keselamatan Kerja             Occupational health and safety
2018                          management system
GRI 403:
Occupational          403-2   Identifikasi bahaya, penilaian risiko,
Health and Safety             dan investigasi insiden
2018                          Hazard identification, risk
                              assessment, and incident
                              investigation

                      403-3   Layanan Kesehatan Kerja
                              Occupational health services

                      403-4   Partisipasi, Konsultan, dan
                              Komunikasi Pekerja pada
                              Kesehatan dan Keselamatan Kerja
                              Worker participation, consultation,
                              and communication on
                              occupational health and safety

                      403-5   Pelatihan Bagi Pekerja Mengenai
                              Keselamatan dan Kesehatan Kerja
                              Worker training on occupational
                              health and safety

                      403-6   Peningkatan Kualitas Kesehatan
                              Pekerja
                              Promotion of worker health

                      403-7   Pencegahan dan Mitigasi
                              Kesehatan dan Keselamatan Kerja
                              yang Berdampak Langsung dalam
                              Hubungan Bisnis
                              Prevention and mitigation of
                              occupational health and safety
                              impacts directly linked by business
                              relationships

                      403-8   Pekerja yang Tercakup dalam
                              Sistem Manajemen
                              Keselamatan dan Kesehatan Kerja
                              Workers covered by an
                              occupational health and safety
                              management system

                      403-9   Kecelakaan Kerja
                              Work-related injuries

                      403-    Penyakit Akibat Kerja
                       10     Work-related ill health

PELATIHAN DAN PENDIDIKAN
TRAINING AND EDUCATION

GRI 3:                 3-3    Manajemen topik material
Topik Material 2021           Management of material topics
GRI 3:
Material Topics
2021




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                        PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 267
                                                                                                                       267
                                                                                                Kinerja Sosial
                                                                                          Social Performance




                                                                                          Pengecualian
                                                                                            Omission

       Standard GRI                   PENGUNGKAPAN                  Hlm.   Persyaratan
       GRI Standard                     DISCLOSURE                  Page      yang
                                                                                             Alasan              Penjelasan
                                                                           Dikecualikan
                                                                                             Reason              Explanation
                                                                           Requirements
                                                                             Omitted

 GRI 404: Pelatihan    404-1   Rata-rata jam pelatihan per tahun
 dan Pendidikan                per karyawan
 2016                          Average hours of training per year
 GRI 404: Training             per employee
 and Education
 2016                  404-2   Program untuk meningkatkan
                               keterampilan karyawan
                               dan program bantuan peralihan
                               Programs for upgrading employee
                               skills and transition assistance
                               programs

                       404-3    Persentase karyawan
                               yang menerima tinjauan
                               rutin terhadap kinerja dan
                               pengembangan karier
                               Percentage of employees receiving
                               regular performance and career
                               development reviews

 MASYARAKAT LOKAL
 LOCAL COMMUNITIES

 GRI 3:                3-3     Manajemen topik material
 Topik Material 2021           Management of material topics
 GRI 3:
 Material Topics
 2021

 GRI 413:              413-1   Operasi dengan keterlibatan
 Masyarakat Lokal              masyarakat lokal, penilaian
 2016                          dampak, dan program
 GRI 413: Local                pengembangan
 Communities 2016              Operations with local community
                               engagement, impact assessments,
                               and development programs

                       413-2   Operasi yang secara aktual dan
                               yang berpotensi memiliki dampak
                               negatif signifikan terhadap
                               masyarakat lokal
                               Operations with significant actual
                               and potential negative impacts on
                               local communities

 PEMASARAN DAN PELABELAN
 MARKETING AND LABELING

 GRI 3:                 3-3    Manajemen topik material
 Topik Material 2021           Management of material topics
 GRI 3:
 Material Topics
 2021

 GRI 417:              417-1   Persyaratan untuk pelabelan dan
 Pemasaran dan                 informasi produk dan jasa
 Pelabelan 2016                Requirements for product and
 GRI 417: Marketing            service information and labeling
 and Labeling 2016
                       417-2   Insiden ketidakpatuhan terkait
                               informasi dan pelabelan produk
                               dan jasa
                               Incidents of non-compliance
                               concerning product and service
                               information and labeling

                       417-3   Insiden ketidakpatuhan terkait
                               komunikasi pemasaran
                               Incidents of non-compliance
                               concerning marketing
                               communications



PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                      Sustainability Report 2025
Page 268
268
              Kinerja Sosial
              Social Performance




GRI G4 PENGUNGKAPAN SEKTOR KONSTRUKSI DAN REAL ESTAT
GRI G4 CONSTRUCTION AND REAL ESTATE SECTOR DISCLOSURES


       Indikator                                                Deskripsi                                                   Halaman
 No.
       Indicator                                               Description                                                   Page

  1       CRE1      Intensitas energi bangunan
                    Building energy intensity

  2      CRE2       Intensitas air bangunan
                    Building water intensity

  3      CRE3       Intensitas emisi gas rumah kaca bangunan
                    Greenhouse gas emissions intensity from buildings

 4       CRE4       Intensitas emisi gas rumah kaca dari kegiatan konstruksi dan pembangunan kembali
                    Greenhouse gas emissions intensity from new construction and redevelopment activity

  5      CRE5       Lahan yang diperbaiki dan membutuhkan perbaikan (remediasi) akibat terjadinya kontaminasi dari
                    aktivitas pembangunan konstruksi atau real estat yang dilakukan sesuai standar dan regulasi yang
                    berlaku
                    Land remediated and in need of remediation for the existing or intended land use, according to
                    applicable legal designations

  6      CRE6       Kepatuhan organisasi terhadap implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan
                    Kerja (SMK3) dalam memberikan perlindungan kepada karyawan
                    Percentage of the organization operating in verified compliance with an internationally recognized
                    health and safety management system

  7      CRE7       Jumlah orang yang secara sukarela/tidak sukarela menjalani perpindahan atau permukiman
                    kembali karena lahan/ permukimanya terkena aktivitas pembangunan konstruksi dan real estat
                    Number of persons voluntarily and involuntarily displaced and/or resettled by development, broken
                    down by project

  8      CRE8       Jenis dan jumlah sertifikasi keberlanjutan, skema peringkat dan pelabelan untuk konstruksi baru,
                    manajemen, pekerjaan dan pembangunan kembali
                    Type and number of sustainability certification, rating and labeling schemes for new construction,
                    management, occupation, and redevelopment




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                      PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 269
                                                                                                                              269
                                                                                                           Kinerja Sosial
                                                                                                     Social Performance




Tautan GRI Standar dengan Sustainable
Development Goals (SDGs)
Tautan GRI Standar Dengan Sustainable Development Goals (SDGs)


PT ADHI KARYA (Persero) Tbk berkomitmen                                PT ADHI KARYA (Persero) Tbk is committed to
untuk berkontribusi dalam pencapaian Sustainable                       contributing to the achievement of Sustainable
Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan                       Development Goals (SDGs) in Indonesia. Contributions
Berkelanjutan (TPB) di Indonesia. Kontribusi                           are conveyed through links between programs/activities
disampaikan melalui tautan antara program/kegiatan                     in the Company’s Sustainability Report in accordance
dalam Laporan Keberlanjutan Perusahaan sesuai                          with the GRI Standard with SDGs according to the
dengan GRI Standard dengan SDGs sesuai panduan                         SDG Compass guidelines issued by GRI, the United
SDG Compass yang diterbitkan oleh GRI, United                          Nations Global Compact, and the World Business
Nations Global Compact, dan World Business Council                     Council for Sustainable Development (WBCSD), as in
for Sustainable Development (WBCSD), sebagaimana                       the table below:
tabel di bawah ini:


                                                                      Kesesuaian
                                                 Bahasan dalam        dengan GRI
                               Tujuan                Laporan            Standar              Pengungkapan                   Halaman
        Logo
                                Goals            Discussion in the    Compliance               Disclosure                    Page
                                                      Report            with GRI
                                                                       Standards

                        Mengakhiri               Penyediaan           GRI 201:      201-1
                        Kemiskinan dalam         lapangan kerja,      Kinerja       Nilai ekonomi langsung yang
                        Segala Bentuk di         pendapatan, upah     Ekonomi       dihasilkan dan didistribusikan
                        Manapun                  dan tunjangan        Economic      Direct economic value generated
                        End Poverty in All Its   karyawan             Performance   and distributed
                        Forms Everywhere         Provision of
                                                 employment,                        201-3
                                                 income, wages, and                 Kewajiban program pensiun
                                                 employee benefits                  manfaat pasti dan program pensiun
                                                                                    lainnya
                                                                                    Defined benefit plan obligations and
                                                                                    other retirement plans

                                                                      GRI 202:      202-1
                                                                      Keberadaan    Rasio standar upah karyawan entry-
                                                                      Pasar         level berdasarkan jenis kelamin
                                                                      Market        terhadap upah minimum regional
                                                                      Presence      Ratios of standard entry level
                                                                                    wage by gender compared to local
                                                                                    minimum wage

                                                                                    202-2
                                                                                    Proporsi manajemen senior yang
                                                                                    berasal dari masyarakat lokal
                                                                                    Proportion of senior management
                                                                                    hired from the local community

                                                                      GRI 401:      401-1
                                                                      Kepegawaian   Perekrutan karyawan baru dan
                                                                      Employment    pergantian karyawan
                                                                                    New employee hires and employee
                                                                                    turnover

                                                                                    401-2
                                                                                    Tunjangan yang diberikan kepada
                                                                                    karyawan purnawaktu yang
                                                                                    tidak diberikan kepada karyawan
                                                                                    sementara atau paruh waktu
                                                                                    Benefits provided to full-time
                                                                                    employees that are not provided to
                                                                                    temporary or part-time employees




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                 Sustainability Report 2025
Page 270
270
              Kinerja Sosial
              Social Performance




                                                                    Kesesuaian
                                               Bahasan dalam        dengan GRI
                             Tujuan                Laporan            Standar                Pengungkapan                  Halaman
       Logo
                              Goals            Discussion in the    Compliance                 Disclosure                   Page
                                                    Report            with GRI
                                                                     Standards

                      Mengakhiri               Pembangunan dan      GRI 203:        203-2
                      Kemiskinan dalam         pemberdayaan         Dampak          Dampak ekonomi tidak langsung
                      Segala Bentuk di         masyarakat           Ekonomi Tidak   yang signifikan
                      Manapun                  setempat             Langsung        Significant indirect economic
                      End Poverty in All Its   Community            Indirect        impacts
                      Forms Everywhere         development and      Economic
                                               empowerment          Impacts

                      Menghilangkan            Penyediaan           GRI 201:        201-1
                      Kelaparan, Mencapai      lapangan kerja,      Kinerja         Nilai ekonomi langsung yang
                      Ketahanan Pangan         pendapatan, upah     Ekonomi         dihasilkan dan didistribusikan
                      dan Gizi yang Baik,      dan tunjangan        Economic        Direct economic value generated
                      serta Meningkatkan       karyawan             Performance     and distributed
                      Pertanian                Provision of jobs,
                      Berkelanjutan            income, wages, and                   201-3
                      End Hunger,              employee benefits                    Kewajiban program pensiun
                      Achieve Food                                                  manfaat pasti dan program pensiun
                      Security, Improved                                            lainnya
                      Nutrition and                                                 Defined benefit plan obligations and
                      Promote Sustainable                                           other retirement plans
                      Agriculture
                                                                    GRI 202:        202-1
                                                                    Keberadaan      Rasio standar upah karyawan entry-
                                                                    Pasar           level berdasarkan jenis kelamin
                                                                    Market          terhadap upah minimum regional
                                                                    Presence        Ratios of standard entry level
                                                                                    wage by gender compared to local
                                                                                    minimum wage

                                                                                    202-2
                                                                                    Proporsi manajemen senior yang
                                                                                    berasal dari masyarakat lokal
                                                                                    Proportion of senior management
                                                                                    hired from the local community

                                                                    GRI 401:        401-1
                                                                    Kepegawaian     Perekrutan karyawan baru dan
                                                                    Employment      pergantian karyawan
                                                                                    New employee hires and employee
                                                                                    turnover

                                                                                    401-2
                                                                                    Tunjangan yang diberikan kepada
                                                                                    karyawan purnawaktu yang
                                                                                    tidak diberikan kepada karyawan
                                                                                    sementara atau paruh waktu
                                                                                    Benefits provided to full-time
                                                                                    employees that are not provided to
                                                                                    temporary or part-time employees

                                               Pembangunan dan      GRI 203:        203-2
                                               pemberdayaaan        Dampak          Dampak ekonomi tidak langsung
                                               masyarakat           Ekonomi Tidak   yang signifikan
                                               setempat             Langsung        Significant indirect economic
                                               Community            Indirect        impacts
                                               development and      Economic
                                               empowerment          Impacts




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                  PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 271
                                                                                                                                    271
                                                                                                               Kinerja Sosial
                                                                                                         Social Performance




                                                                      Kesesuaian
                                               Bahasan dalam          dengan GRI
                              Tujuan               Laporan              Standar                Pengungkapan                     Halaman
        Logo
                               Goals           Discussion in the      Compliance                 Disclosure                      Page
                                                    Report              with GRI
                                                                       Standards

                        Menjamin Kehidupan     Komitmen               GRI 403:        403-1
                        yang Sehat dan         mewujudkan             Kesehatan dan   Sistem manajemen keselamatan
                        Meningkatkan           lingkungan kerja       Keselamatan     dan kesehatan kerja
                        Kesejahteraan          yang aman dan          Kerja           Occupational health and safety
                        Seluruh Penduduk       sehat sesuai prinsip   Occupational    management system
                        Semua Usia             Kesehatan dan          Health and
                        Ensure Healthy Lives   Keselamatan Kerja      Safety          403-2
                        and Promote Well-      Commitment to                          Identifikasi bahaya, penilaian risiko,
                        Being for All Ages     creating a safe                        dan investigasi insiden
                                               and healthy work                       Hazard identification, risk
                                               environment in                         assessment, and incident
                                               accordance with                        investigation
                                               Occupational
                                               Health and Safety                      403-3
                                               principles                             Layanan kesehatan kerja
                                                                                      Occupational health services

                                                                                      403-4
                                                                                      Partisipasi, konsultasi, dan
                                                                                      komunikasi pekerja tentang
                                                                                      keselamatan dan kesehatan kerja
                                                                                      Worker participation, consultation,
                                                                                      and communication on occupational
                                                                                      health and safety

                                                                                      403-5
                                                                                      Pelatihan bagi pekerja mengenai
                                                                                      keselamatan dan kesehatan kerja
                                                                                      Worker training on occupational
                                                                                      health and safety

                                                                                      403-6
                                                                                      Peningkatan kualitas kesehatan
                                                                                      pekerja
                                                                                      Promotion of worker health

                                                                                      403-7
                                                                                      Pencegahan dan mitigasi dampak
                                                                                      dari keselamatan dan kesehatan
                                                                                      kerja yang secara langsung terkait
                                                                                      hubungan bisnis
                                                                                      Prevention and mitigation of
                                                                                      occupational health and safety
                                                                                      impacts directly linked by business
                                                                                      relationships

                                                                                      403-8
                                                                                      Pekerja yang tercakup dalam sistem
                                                                                      manajemen keselamatan dan
                                                                                      kesehatan kerja
                                                                                      Workers covered by an
                                                                                      occupational health and safety
                                                                                      management system

                                                                                      403-9
                                                                                      Kecelakaan kerja
                                                                                      Work-related injuries

                                                                                      403-10
                                                                                      Penyakit akibat kerja
                                                                                      Work-related ill health




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                     Sustainability Report 2025
Page 272
272
              Kinerja Sosial
              Social Performance




                                                                   Kesesuaian
                                              Bahasan dalam        dengan GRI
                             Tujuan               Laporan            Standar                Pengungkapan                 Halaman
       Logo
                              Goals           Discussion in the    Compliance                 Disclosure                  Page
                                                   Report            with GRI
                                                                    Standards

                      Menjamin Kualitas       Peningkatan          GRI 404:        404-1
                      Pendidikan yang         kompetensi tanpa     Pelatihan dan   Rata-rata jam pelatihan per tahun
                      Inklusif dan Merata     membedakan jenis     Pendidikan      per karyawan
                      serta Meningkatkan      kelamin dan latar    and Education   Average hours of training per year
                      Kesempatan Belajar      belakang pegawai                     per employee
                      Sepanjang Hayat         Improving
                      untuk Semua             competencies                         404-2
                      Ensure Inclusive        without                              Program untuk meningkatkan
                      and Equitable           discrimination                       keterampilan karyawan
                      Quality Education       based on gender                      dan program bantuan peralihan
                      and Promote             or employee                          Programs for upgrading employee
                      Lifelong Learning       background                           skills and transition assistance
                      Opportunities for All                                        programs

                                                                                   404-3
                                                                                   Persentase karyawan
                                                                                   yang menerima tinjauan
                                                                                   rutin terhadap kinerja dan
                                                                                   pengembangan karier
                                                                                   Percentage of employees receiving
                                                                                   regular performance and career
                                                                                   development reviews

                      Mencapai Kesetaraan     Rekrutmen pegawai,   GRI 401:        401-1
                      Gender dan              tunjangan, rasio     Kepegawaian     Perekrutan karyawan baru dan
                      Memberdayakan           upah, pembiayaan/    Employment      pergantian karyawan
                      Kaum Perempuan          pembinaan UMKM                       New employee hires and employee
                                                                                   turnover
                      Achieve Gender          Employee
                      Equality and            recruitment,                         401-2
                      Empower All Women       benefits, wage                       Tunjangan yang diberikan kepada
                      and Girls               ratios, financing/                   karyawan purnawaktu yang
                                              support for SMEs                     tidak diberikan kepada karyawan
                                                                                   sementara atau paruh waktu
                                                                                   Benefits provided to full-time
                                                                                   employees that are not provided to
                                                                                   temporary or part-time employees

                                                                   GRI 202:        202-1
                                                                   Keberadaan      Rasio standar upah karyawan entry-
                                                                   Pasar           level berdasarkan jenis kelamin
                                                                   Market          terhadap upah minimum regional
                                                                   Presence        Ratios of standard entry level
                                                                                   wage by gender compared to local
                                                                                   minimum wage

                                                                                   202-2
                                                                                   Proporsi manajemen senior yang
                                                                                   berasal dari masyarakat lokal
                                                                                   Proportion of senior management
                                                                                   hired from the local community

                                                                   GRI 203:        203-2
                                                                   Dampak          Dampak ekonomi tidak langsung
                                                                   Ekonomi Tidak   yang signifikan
                                                                   Langsung        Significant indirect economic
                                                                   Indirect        impacts
                                                                   Economic
                                                                   Impacts




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 273
                                                                                                                                      273
                                                                                                                  Kinerja Sosial
                                                                                                            Social Performance




                                                                       Kesesuaian
                                                Bahasan dalam          dengan GRI
                              Tujuan                Laporan              Standar                 Pengungkapan                      Halaman
        Logo
                               Goals            Discussion in the      Compliance                  Disclosure                       Page
                                                     Report              with GRI
                                                                        Standards

                        Menjamin                Pengelolaan air,       GRI 303: Air     303-1
                        Ketersediaan serta      efisiensi air, daur    dan Efluen       Interaksi dengan air sebagai
                        Pengelolaan Air         ulang air limbah,      2018             sumber daya
                        Bersih dan Sanitasi     penyediaan air         Water and        Bersama
                        yang Berkelanjutan      bersih untuk           Effluents 2018   Interactions with water as a shared
                        untuk Semua             masyarakat                              resource
                        Ensure Availability     Water management,
                        and Sustainable         water efficiency,                       303-2
                        Management of           wastewater                              Manajemen dampak yang berkaitan
                        Water and Sanitation    recycling, and clean                    dengan pembuangan air
                        for All                 water supply for                        Management of water discharge-
                                                communities                             related impacts

                                                                                        303-3
                                                                                        Pengambilan air
                                                                                        Water withdrawal

                                                                                        303-4
                                                                                        Pembuangan air
                                                                                        Water discharge

                                                                                        303-5
                                                                                        Konsumsi air
                                                                                        Water consumption

                                                                       GRI 203:         203-1
                                                                       Dampak           Investasi infrastruktur dan
                                                                       Ekonomi Tidak    dukungan layanan
                                                                       Langsung         Infrastructure investments and
                                                                       Indirect         services supported
                                                                       Economic
                                                                       Impacts

                        Menjamin Akses          Pengelolaan energi     GRI 302:         302-1
                        Energi yang             secara bijaksana,      Energi 2016      Konsumsi energi dalam organisasi
                        Terjangkau, Andal,      termasuk efisiensi     Energy 2016      Energy consumption within the
                        Berkelanjutan dan       yang dilakukan                          organization
                        Modern untuk Semua      Prudent energy
                        Ensure Access to        management,                             302-2
                        Affordable, Reliable,   including efficiency                    Konsumsi energi di luar organisasi
                        Sustainable and         measures                                Energy consumption outside of the
                        Modern Energy for All                                           organization

                                                                                        302-3
                                                                                        Intensitas energi
                                                                                        Energy intensity

                                                                                        302-4
                                                                                        Pengurangan konsumsi energi
                                                                                        Reduction of energy consumption

                                                                                        302-5
                                                                                        Pengurangan pada energi yang
                                                                                        dibutuhkan untuk produk dan jasa
                                                                                        Reductions in energy requirements
                                                                                        of products and services




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                        Sustainability Report 2025
Page 274
274
              Kinerja Sosial
              Social Performance




                                                                   Kesesuaian
                                              Bahasan dalam        dengan GRI
                             Tujuan               Laporan            Standar              Pengungkapan                  Halaman
       Logo
                              Goals           Discussion in the    Compliance               Disclosure                   Page
                                                   Report            with GRI
                                                                    Standards

                      Meningkatkan            Penyediaan           GRI 201:      201-1
                      Pertumbuhan             lapangan kerja,      Kinerja       Nilai ekonomi langsung yang
                      Ekonomi yang Inklusif   pendapatan, upah     Ekonomi       dihasilkan dan didistribusikan
                      dan Berkelanjutan,      dan tunjangan        Economic      Direct economic value generated
                      Kesempatan Kerja        karyawan, serta      Performance   and distributed
                      yang Produktif dan      pembinaan/
                      Menyeluruh, serta       peningkatan                        201-3
                      Pekerjaan yang Layak    kapasitas UMKM                     Kewajiban program pensiun
                      untuk Semua             Job creation,                      manfaat pasti dan program pensiun
                      Promote Sustained,      income, employee                   lainnya
                      Inclusive and           wages and                          Defined benefit plan obligations and
                      Sustainable             benefits, and                      other retirement plans
                      Economic Growth,        capacity building/
                      Full and Productive     enhancement for
                      Employment and          MSMEs
                      Decent Work For All
                                                                   GRI 202:      202-1
                                                                   Keberadaan    Rasio standar upah karyawan entry-
                                                                   Pasar         level berdasarkan jenis kelamin
                                                                   Market        terhadap upah minimum regional
                                                                   Presence      Ratios of standard entry level
                                                                                 wage by gender compared to local
                                                                                 minimum wage

                                                                                 202-2
                                                                                 Proporsi manajemen senior yang
                                                                                 berasal dari masyarakat lokal
                                                                                 Proportion of senior management
                                                                                 hired from the local community

                                                                   GRI 401:      401-1
                                                                   Kepegawaian   Perekrutan karyawan baru dan
                                                                   Employment    pergantian karyawan
                                                                                 New employee hires and employee
                                                                                 turnover

                                                                                 401-2
                                                                                 Tunjangan yang diberikan kepada
                                                                                 karyawan purnawaktu yang
                                                                                 tidak diberikan kepada karyawan
                                                                                 sementara atau paruh waktu
                                                                                 Benefits provided to full-time
                                                                                 employees that are not provided to
                                                                                 temporary or part-time employees




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                               PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 275
                                                                                                                                    275
                                                                                                                Kinerja Sosial
                                                                                                          Social Performance




                                                                         Kesesuaian
                                                 Bahasan dalam           dengan GRI
                               Tujuan                Laporan               Standar                Pengungkapan                   Halaman
        Logo
                                Goals            Discussion in the       Compliance                 Disclosure                    Page
                                                      Report               with GRI
                                                                          Standards

                        Meningkatkan             Penyediaan              GRI 203:        203-2
                        Pertumbuhan              lapangan kerja,         Dampak          Dampak ekonomi tidak langsung
                        Ekonomi yang Inklusif    pendapatan, upah        Ekonomi Tidak   yang signifikan
                        dan Berkelanjutan,       dan tunjangan           Langsung        Significant indirect economic
                        Kesempatan Kerja         karyawan, serta         Indirect        impacts
                        yang Produktif dan       pembinaan/              Economic
                        Menyeluruh, serta        peningkatan             Impacts
                        Pekerjaan yang Layak     kapasitas UMKM
                        untuk Semua              Job creation,
                        Promote Sustained,       income, employee
                        Inclusive and            wages and
                        Sustainable              benefits, and
                        Economic Growth,         capacity building/
                        Full and Productive      enhancement for
                        Employment and           MSMEs
                        Decent Work For All
                                                 Penyediaan              GRI 401:        401-1
                                                 lapangan kerja          Kepegawaian     Perekrutan karyawan baru dan
                                                 beserta hak-hak         Employment      pergantian karyawan
                                                 normatif bagi                           New employee hires and employee
                                                 pekerja                                 turnover
                                                 Job creation and
                                                 the provision of                        401-2
                                                 statutory rights for                    Tunjangan yang diberikan kepada
                                                 workers                                 karyawan purnawaktu yang
                                                                                         tidak diberikan kepada karyawan
                                                                                         sementara atau paruh waktu
                                                                                         Benefits provided to full-time
                                                                                         employees that are not provided to
                                                                                         temporary or part-time employees

                        Membangun                Pembangunan             GRI 203:        203-1
                        Infrastruktur            sarana pendidikan,      Dampak          Investasi infrastruktur dan
                        yang Tangguh,            sarana ibadah,          Ekonomi Tidak   dukungan layanan
                        Meningkatkan             sarana infrastruktur,   Langsung        Infrastructure investments and
                        Industri Inklusif dan    sarana kesehatan        Indirect        services supported
                        Berkelanjutan, serta     melalui Program         Economic
                        Mendorong Inovasi        TJSL                    Impacts
                        Build Resilient          Construction
                        Infrastructure,          of educational
                        Promote Inclusive        facilities, places
                        and Sustainable          of worship,
                        Industrialization, and   infrastructure, and
                        Foster Innovation        healthcare facilities
                                                 through the TJSL
                                                 Program




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                      Sustainability Report 2025
Page 276
276
              Kinerja Sosial
              Social Performance




                                                                      Kesesuaian
                                             Bahasan dalam            dengan GRI
                             Tujuan              Laporan                Standar                Pengungkapan                  Halaman
       Logo
                              Goals          Discussion in the        Compliance                 Disclosure                   Page
                                                  Report                with GRI
                                                                       Standards

                      Mengurangi             Penyediaan               GRI 201:        201-1
                      Kesenjangan Intra      lapangan kerja,          Kinerja         Nilai ekonomi langsung yang
                      dan Antar Negara       pendapatan, upah         Ekonomi         dihasilkan dan didistribusikan
                      Reduce Inequality      dan tunjangan            Economic        Direct economic value generated
                      Within and Among       karyawan                 Performance     and distributed
                      Countries              Job creation,
                                             revenue, wages, and                      201-3
                                             employee benefits                        Kewajiban program pensiun
                                                                                      manfaat pasti dan program pensiun
                                                                                      lainnya
                                                                                      Defined benefit plan obligations and
                                                                                      other retirement plans

                                                                      GRI 202:        202-1
                                                                      Keberadaan      Rasio standar upah karyawan entry-
                                                                      Pasar           level berdasarkan jenis kelamin
                                                                      Market          terhadap upah minimum regional
                                                                      Presence        Ratios of standard entry level
                                                                                      wage by gender compared to local
                                                                                      minimum wage

                                                                                      202-2
                                                                                      Proporsi manajemen senior yang
                                                                                      berasal dari masyarakat lokal
                                                                                      Proportion of senior management
                                                                                      hired from the local community

                                                                      GRI 401:        401-1
                                                                      Kepegawaian     Perekrutan karyawan baru dan
                                                                      Employment      pergantian karyawan
                                                                                      New employee hires and employee
                                                                                      turnover

                                                                                      401-2
                                                                                      Tunjangan yang diberikan kepada
                                                                                      karyawan purnawaktu yang
                                                                                      tidak diberikan kepada karyawan
                                                                                      sementara atau paruh waktu
                                                                                      Benefits provided to full-time
                                                                                      employees that are not provided to
                                                                                      temporary or part-time employees

                      Menjadikan Kota dan    Pembangunan              GRI 203:        203-1
                      Permukiman Inklusif,   sarana dan               Dampak          Investasi infrastruktur dan
                      Aman, Tangguh dan      prasarana untuk          Ekonomi Tidak   dukungan layanan
                      Berkelanjutan          meningkatkan             Langsung        Infrastructure investments and
                      Make Cities and        kualitas hidup           Indirect        services supported
                      Human Settlements      masyarakat melalui       Economic
                      Inclusive, Safe,       program TJSL             Impacts
                      Resilient, and         Development
                      Sustainable            of facilities and
                                             infrastructure
                                             to improve the
                                             quality of life of the
                                             community through
                                             TJSL programs

                      Menjamin Pola          Pembinaan dan            GRI 203:        203-2
                      Produksi dan           peningkatan              Dampak          Dampak ekonomi tidak langsung
                      Konsumsi yang          kapasitas UMKM           Ekonomi Tidak   yang signifikan
                      Berkelanjutan          melalui program          Langsung        Significant indirect economic
                      Ensure Sustainable     TJSL                     Indirect        impacts
                      Consumption and        Capacity building        Economic
                      Production Patterns    and enhancement          Impacts
                                             of MSMEs through
                                             TJSL programs




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                    PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 277
                                                                                                                                  277
                                                                                                              Kinerja Sosial
                                                                                                        Social Performance




                                                                      Kesesuaian
                                               Bahasan dalam          dengan GRI
                              Tujuan               Laporan              Standar                Pengungkapan                    Halaman
        Logo
                               Goals           Discussion in the      Compliance                 Disclosure                     Page
                                                    Report              with GRI
                                                                       Standards

                        Mengambil Tindakan     Pengurangan emisi      GRI 305:        305-1
                        Cepat untuk            sebagai penyebab       Emisi           Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
                        Mengatasi Perubahan    pemanasan global       Emissions       Direct (Scope 1) GHG emissions
                        Iklim dan Dampaknya    dan perubahan iklim
                        Take Urgent Action     Emissions reduction                    305-2
                        to Combat Climate      as a cause of global                   Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak
                        Change and Its         warming and climate                    langsung
                        Impacts                change                                 Energy indirect (Scope 2) GHG
                                                                                      emissions

                                                                                      305-3
                                                                                      Emisi GRK (Cakupan 3) tidak
                                                                                      langsung lainnya
                                                                                      Other indirect (Scope 3) GHG
                                                                                      emissions

                                                                                      305-4
                                                                                      Intensitas emisi GRK
                                                                                      GHG emissions intensity

                                                                                      305-5
                                                                                      Pengurangan emisi GRK
                                                                                      Reduction of GHG emissions

                                                                                      305-6
                                                                                      Emisi zat perusak ozon (ODS)
                                                                                      Emissions of ozone-depleting
                                                                                      substances (ODS)

                                                                                      305-7
                                                                                      Nitrogen Oksida (NOX), sulfur
                                                                                      oksida (SOX), dan emisi udara
                                                                                      signifikan lainnya
                                                                                      Nitrogen oxides (NOx), sulfur
                                                                                      oxides (SOx), and other significant
                                                                                      air emissions

                                               Penanaman pohon        GRI 203:        203-2
                                               melalui program        Dampak          Dampak ekonomi tidak langsung
                                               TJSL                   Ekonomi Tidak   yang signifikan
                                               Tree planting          Langsung        Significant indirect economic
                                               through the TJSL       Indirect        impacts
                                               program                Economic
                                                                      Impacts

                        Melestarikan dan       Penjagaan              GRI 203:        203-2
                        Memanfaatkan           ekosistem melalui      Dampak          Dampak ekonomi tidak langsung
                        Secara Berkelanjutan   penanaman              Ekonomi Tidak   yang signifikan
                        Sumber Daya            mangrove di pesisir    Langsung        Significant indirect economic
                        Kelautan dan           pantai melalui         Indirect        impacts
                        Samudera untuk         program TJSL           Economic
                        Pembangunan            Ecosystem              Impacts
                        Berkelanjutan          conservation
                        Conserve and           through mangrove
                        Sustainably Use the    planting along the
                        Oceans, Seas and       coast via the TJSL
                        Marine Resources       program
                        for Sustainable
                        Development




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk                                                                                     Sustainability Report 2025
Page 278
278
              Kinerja Sosial
              Social Performance




                                                                    Kesesuaian
                                              Bahasan dalam         dengan GRI
                             Tujuan               Laporan             Standar                 Pengungkapan                   Halaman
       Logo
                              Goals           Discussion in the     Compliance                  Disclosure                    Page
                                                   Report             with GRI
                                                                     Standards

                      Melindungi,             Pengelolaan emisi     GRI 305:         305-1
                      Merestorasi dan         sebagai penyebab      Emisi            Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
                      Meningkatkan            pemanasan global      Emissions        Direct (Scope 1) GHG emissions
                      Pemanfaatan             dan perubahan iklim
                      Berkelanjutan           Management of                          305-2
                      Ekosistem Daratan,      emissions as a                         Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak
                      Mengelola Hutan         cause of global                        langsung
                      Secara Lestari,         warming and climate                    Energy indirect (Scope 2) GHG
                      Menghentikan            change                                 emissions
                      Penggurunan,
                      Memulihkan                                                     305-3
                      Degradasi lahan,                                               Emisi GRK (Cakupan 3) tidak
                      serta Menghentikan                                             langsung lainnya
                      Kehilangan                                                     Other indirect (Scope 3) GHG
                      Keanekaragaman                                                 emissions
                      Hayati
                      Protect, Restore and                                           305-4
                      Promote Sustainable                                            Intensitas emisi GRK
                      Use of Terrestrial                                             GHG emissions intensity
                      Ecosystems,
                      Sustainably Manage                                             305-5
                      Forests, Combat                                                Pengurangan emisi GRK
                      Desertification, and                                           Reduction of GHG emissions
                      Halt and Reverse
                      Land Degradation                                               305-6
                      and Halt Biodiversity                                          Emisi zat perusak ozon (ODS)
                      Loss                                                           Emissions of ozone-depleting
                                                                                     substances (ODS)

                                                                                     305-7
                                                                                     Nitrogen Oksida (NOX), sulfur
                                                                                     oksida (SOX), dan emisi udara
                                                                                     signifikan lainnya
                                                                                     Nitrogen oxides (NOx), sulfur
                                                                                     oxides (SOx), and other significant
                                                                                     air emissions

                                              Pengelolaan           GRI 303:         303-2
                                              air limbah agar       Air dan          Manajemen dampak yang berkaitan
                                              tidak mencemari       Efluen 2018      dengan pembuangan air
                                              lingkungan            Water and        Management of water discharge-
                                              Wastewater            Effluents 2018   related impacts
                                              management
                                              to prevent                             303-4
                                              environmental                          Pembuangan air
                                              pollution                              Water discharge

                                              Pengelolaan           GRI 306:         306-1
                                              limbah agar           Limbah           Timbulan limbah dan dampak
                                              tidak mencemari       Waste            signifikan terkait limbah
                                              lingkungan                             Waste generation and significant
                                              Waste management                       waste-related impacts
                                              to prevent
                                              environmental                          306-2
                                              contamination                          Pengelolaan dampak yang
                                                                                     signifikan terkait limbah
                                                                                     Management of significant waste-
                                                                                     related impacts

                                                                                     306-3
                                                                                     Timbulan limbah
                                                                                     Waste generated

                                                                                     306-4
                                                                                     Limbah yang dialihkan dari
                                                                                     pembuangan akhir
                                                                                     Waste diverted from disposal

                                                                                     306-5
                                                                                     Limbah yang dikirimkan ke
                                                                                     pembuangan akhir
                                                                                     Waste directed to disposal

Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                     PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 279
                                                       279
                                    Kinerja Sosial
                              Social Performance




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk          Sustainability Report 2025
Page 280
#BeyondConstruction




2025
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report




Beyond Construction:
Sustaining Value, Strengthening Impact




PT ADHI KARYA (Persero) Tbk

Kantor Pusat | Head Office
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
ADHI Tower Jl. MT Haryono No. 27
Jakarta 13630


P. +62 21 797 5312
E. adhi@adhi.co.id www.adhi.co.id   www.adhi.co.id

File

File Open PDF
Source IDX
Size9.14 MB
Published15 Apr 2026
Pages280
Characters1,343,945
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 158 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Moeharmein Zein Chaniago p.8 ×5
linked org Adhi Commuter Properti Tbk p.31 ×13
linked org PT Jasamarga Bali Tol p.31 ×3
linked org PT Jasamarga Jogja Solo p.31 ×3
linked org PT Jasamarga Jogja Bawen p.31 ×3
linked org PT Jasamarga Akses Patimban p.31 ×7
linked org PT Danantara Asset p.35 ×10
linked org Dana Pensiun p.43 ×2
linked person A. Suko Widigdo p.44 ×4
linked person Vera Kirana p.44 ×5
linked person Bani Iqbal p.45 ×5
linked person Ki Syahgolang Permata p.45 ×4
linked person Yan Arianto p.45 ×6
linked person Rozi Sparta p.45 ×2
linked person Bob Arthur Lombogia · Komisaris p.75 ×2
linked person Rustam Sofyan Sirait · Komisaris Independen p.76 ×2
linked person Elan Suherlan · Komisaris Independen p.76 ×5
linked person Amelia Tetriana p.76 ×2
linked person Moeharmein Z. C p.76
linked person R. Erwin Moeslimin Singajuru · Komisaris Independen p.80
linked person Hironimus Hilapok p.80 ×2
linked person Entus Asnawi Mukhson · Direktur Utama p.80 ×2
linked person ALLOYSIUS SUKO p.85
possible org ADHI KARYA (Persero) Tbk p.1 ×515
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.21 ×3
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.30 ×6
possible org Bursa Efek Indonesia p.30 ×3
possible org Negara Republik Indonesia p.32 ×4
possible org PT Danantara p.43
possible org PT Danantara Asset Management’s p.43 ×2
possible person Mochamad Yusuf p.44
possible person Herry Ardianto p.45
possible org Perusahaan. (Persero) Tbk p.61
possible person Dody Usodo Hargo S. · Komisaris Utama p.80 ×10
possible person YAN FIRWAN p.84
unresolved org Financial Services Authority p.21 ×2
unresolved org Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik p.30
unresolved org Menteri Kehakiman p.30
unresolved org Menteri Kehakiman No. Y.A. p.30
unresolved org Minister of Public Works and Electricity Decree p.30
unresolved person Kartini Muljadi · Notaris p.30 ×2
unresolved org Minister of Justice p.30 ×2
unresolved org Minister of Justice Decree No. Y.A. p.30
unresolved org Government of the Republic of Indonesia p.30
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.30 ×2
unresolved org PT Adhi Persada Properti p.31 ×3
unresolved org PT Adhi Persada p.31 ×4
unresolved org PT Adhi Persada Beton p.31 ×5
unresolved org PT Dumai Tirta Persada p.31 ×4
unresolved org PT Jalintim Adhi Abipraya p.31 ×4
unresolved org PT Adhi Jalintim Riau p.31 ×3
unresolved org PT Trans-Pacific Petrochemicals Indotama p.31 ×2
unresolved org PT Perusahaan Air Indonesia Amerika p.31 ×2
unresolved org PT Karian Water Services p.31 ×2
unresolved org PT Karya Logistik Nusantara p.31 ×4
unresolved org PT Jakarta Metro Ekspressway p.31 ×4
unresolved org PT Bogor Serpong Infra Selaras Media Sosial p.31
unresolved org Milik Negara p.32 ×7
unresolved org PT Adhi Persada Onshore LNG Project p.32
unresolved org INPEX Masela Ltd. p.32
unresolved org Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Kerja. p.32
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.32
unresolved org Menteri p.32 ×2
unresolved org Minister of Law and Human Rights p.32
unresolved org Menteri Kehakiman RI p.33
unresolved org Minister p.33
unresolved org PT Adhi Persada Properti. Starting p.35
unresolved org PT Bogor p.35
unresolved org Kementerian Serpong Infra Selaras p.35
unresolved org PT Bogor Serpong Infra p.35
unresolved org ADHI (Persero) Tbk p.36 ×2
unresolved org KARYA (Persero) Tbk p.36 ×7
unresolved org Pengaturan Badan Usaha Milik Negara p.38
unresolved — kepemilikan perusahaan ke PT Danantara p.43
unresolved — kepemilikan saham ADHI sampai dengan 31 p.43
unresolved — 2026. Berdasarkan tabel di atas, kepemilikan p.43
unresolved org PT Danantara Asset Management atas ADHI tercatat p.43
unresolved org di Perseroan Terbatas, di mana PT Danantara Asset p.43
unresolved org Management memegang 5.408.773.791 p.43
unresolved person Operasi II · Direktur p.44
unresolved org Departemen Supply Departemen Infra I p.44
unresolved org Departemen Management Anak Perusahaan p.44
unresolved org Departemen Departemen Infra II Departemen p.44
unresolved org Departemen Energi p.44 ×2
unresolved org Departemen Industrial p.44
unresolved org Micro Organizational Structure Tbk p.45
unresolved org Departemen QHSE QHSE Department Yang Gisella Yulialistika E. p.45
unresolved org Departemen Human p.45
unresolved org Departemen Manajemen p.45 ×2
unresolved org Departemen Capital p.45
unresolved org Departemen Kesisteman Akuntansi p.45
unresolved org Departemen Legal p.45 ×3
unresolved org Departemen Strategi Korporasi ADHI Learning Center p.45
unresolved person PPAT Ashoya Ratam · Notaris p.47 ×3
unresolved org Articles Tbk. p.47
unresolved org Departemen Infrastruktur I p.48
unresolved org Departemen Infrastruktur II p.48
unresolved org Departemen p.48
unresolved org Departemen Energi dan Industrial p.48
unresolved org Departemen Perkeretaapian p.48 ×2
unresolved org PT Bogor Serpong Infra Selaras Wilayah Operasi p.48
unresolved org Pengaturan Badan Usaha Milik p.55
unresolved org Menteri Badan Usaha Milik p.55
unresolved org Minister of State-Owned Enterprises Negara Republik Indonesia Nomor PER- p.55
unresolved org Kementerian BUMN p.55
unresolved org Ministry of Pengaturan BUMN p.55
unresolved org Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan p.57
unresolved org Minister of Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia p.57
unresolved org Departemen Infrastruktur p.63 ×2
unresolved org Departemen Pemasaran p.63 ×2
unresolved org Departemen Keuangan p.63
unresolved org Departemen Akuntansi p.63
unresolved org Departemen Human Capital p.63
unresolved org Departemen Sistem IT p.63
unresolved org Departemen Strategi p.63
unresolved org Departemen QHSE p.63
unresolved org Milik Negara No. PER- p.70
unresolved org Minister of State-Owned Enterprises Regulation p.70
unresolved org Milik p.70
unresolved org Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara p.71
unresolved org Minister of State-Owned Enterprises No. PER- p.71
unresolved org Milik Negara dan Undang-Undang p.75
unresolved org Milik Negara. Tugas p.75
unresolved org Menteri BUMN No. PER- p.77 ×2
unresolved org Ministry of SOE Regulation No. PER- p.77
unresolved person Guidelines · Anggota p.77
unresolved org Ministry of SOE Regulation No. MBU p.77
unresolved org Tata Kelola p.78
unresolved person Furthermore · Komisaris p.78
unresolved org Menteri BUMN. Di p.81
unresolved org Tata Kelola Tertinggi p.81
unresolved org Departemen Human Capital ICOFR Training p.83 ×7
unresolved org Departemen Human Capital SINGAJURU p.83
unresolved org Departemen Human Capital SIRAIT p.83
unresolved org Departemen Human Capital MUKHSON. p.85
unresolved org Departemen Human Capital WIDIGDO p.85
unresolved org Departemen Human Capital PERMATA p.85
unresolved org Pengaturan BUMN p.85
unresolved org Departemen Manajemen Risiko p.88
unresolved person Department · Direktur p.88
unresolved org General Manager Departemen Legal. · Ketua p.98
unresolved person General Manager · Chairman p.98
unresolved org Departemen HC p.98
unresolved org Departemen Kesisteman p.98
unresolved org Kementerian ESDM dan KLHK p.156
unresolved org Ministry of Energy and Mineral Resources p.156
unresolved org Ministry of Environment and Forestry p.156
unresolved org Penyelenggara Jaminan Sosial p.181
unresolved org Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi p.181
unresolved org Menteri Badan Usaha Milik Negara p.181 ×3
unresolved org Minister of State-Owned Enterprises Regulation PER- p.181
unresolved org Minister of State-Owned Enterprises Regulation No. PER- p.181
unresolved org Menteri BUMN No. SK- p.181
unresolved org Minister of State-Owned Enterprises MBU p.181
unresolved org Kordinasi Kerohanian p.188

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result